Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBIA-att1.pdf

Other Text extracted BBIA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 573

Page 1
Laporan Tahunan 2025
PT Bank UOB Indonesia


Membangun Masa Depan ASEAN
Page 2
Tentang Laporan Ini
Sejak berdiri pada tahun 1956, PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia atau Bank) senantiasa
berupaya memberikan nilai berkelanjutan bagi nasabah, karyawan, dan masyarakat. Bank terus
berfokus menyediakan produk serta layanan yang unggul, sekaligus berperan dalam mendorong
perkembangan dunia usaha, memperkuat perekonomian, dan menghasilkan manfaat bagi seluruh
pemangku kepentingan.

Penyusunan laporan ini mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dan selaras dengan standar pelaporan yang diterapkan oleh Grup UOB.

Laporan ini, beserta informasi tambahan mengenai UOB Indonesia, dapat diakses melalui
www.uob.co.id.

Untuk melihat informasi terkait, silakan pindai kode QR berikut:




https://www.uob.co.id/about-us/investor-relations/laporan-keuangan/annual-report.page
Page 3
Sampul Laporan Tahunan tahun ini menampilkan visual yang diambil dari “UNITY”, sebuah
pertunjukan projection mapping berdurasi enam menit yang ditampilkan di gedung UOB Plaza
1 di Singapura. Pertunjukan ini diselenggarakan untuk memperingati 90 tahun perjalanan UOB
sekaligus merayakan Hari Nasional Singapura yang ke-60 pada bulan Agustus. Berbagai proyeksi
visual dikembangkan oleh talenta lokal untuk menggambarkan perjalanan Singapura, warisan
UOB, serta semangat inovasi dan ketangguhan yang membersamai perjalanan kita. Pertunjukan
ini juga menampilkan karya para seniman Singapura berbakat yang merupakan pemenang UOB
Painting of the Year, kompetisi seni rupa paling lama berlangsung di Asia Tenggara.

Pertunjukan tersebut berhasil meraih tiga rekor Guinness World Records, yaitu:

•   Largest Light Output in a Projected Image
•   Longest Architectural Projection-Mapped Display (Temporary)
•   Highest Projection Image on a Building

Layaknya cahaya yang menari di langit kota, projection mapping ini melambangkan harapan,
kreativitas, dan kemajuan. Mengingatkan bahwa setiap gagasan besar selalu berawal dari
percikan kecil yang, ketika terus dikembangkan, mampu menerangi cakrawala yang lebih luas.
Memasuki usia ke-90, UOB terus melangkah dengan komitmen yang teguh untuk membangun
masa depan ASEAN. Dengan fondasi ketangguhan dan dorongan inovasi, UOB menatap masa
depan yang penuh peluang, di mana gagasan berkembang, masyarakat bertumbuh, dan potensi
kawasan terus terbuka luas.


                                                    P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   01
Page 4
     Daftar Isi


               Tentang Laporan Ini                                              63    Struktur Grup Perusahaan

      01       Tema                                                             64    Kronologi Pencatatan Saham

                                                                                65    Kronologi Pencatatan Obligasi

                                                                                66    Institusi dan/atau Profesi Pendukung
      Ikhtisar                                                                  66    Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
       07      Grafik Keuangan Penting                                          66    Informasi di Situs Web Perusahaan
       09      Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan                                   67    Penghargaan dan Sertifikasi
       13      Peristiwa Penting 2025                                           68    Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani




      Laporan Manajemen                                                         Analisis dan Pembahasan Manajemen
       24      Laporan Dewan Komisaris                                          78    Tinjauan Makroekonomi
       27      Laporan Direksi                                                  81    Tinjauan Bisnis

                                                                                81      Consumer Banking

                                                                                92      Wholesale Banking
      Profil Perusahaan
                                                                                97      Global Markets
       36      Identitas Perusahaan
                                                                                99    Nasabah
       38      Sekilas UOB Indonesia
                                                                                101   Sumber Daya Manusia
       40      Jejak Transformasi
                                                                                108   Teknologi Informasi dan Operasional
       42      Visi, Misi, Tujuan Keberlanjutan, dan Nilai
                                                                                111   Tinjauan Keuangan
       43      Kegiatan Usaha

       46      Struktur Organisasi

       48      Profil Dewan Komisaris                                           Tata Kelola Perusahaan
               Informasi Perubahan Anggota Dewan                                128 Penerapan Tata Kelola Perusahaan
       51
               Komisaris
                                                                                129 Penilaian Mandiri Good Corporate Governance
       52      Profil Direksi
                                                                                130 Aspek Pemegang Saham
       57      Informasi Perubahan Anggota Direksi
                                                                                131 Struktur Tata Kelola Perusahaan
       57      Demografi Karyawan
                                                                                131 Rapat Umum Pemegang Saham
               United Overseas Bank Limited sebagai
       58
               Pemegang Saham Pengendali                                        137 Dewan Komisaris
       59      Dimana Kami Beroperasi                                           144 Direksi
               Ringkasan Keuangan Lima Tahun United                                   Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-
       60                                                                       156
               Overseas Bank Limited                                                  Komite
       61      Struktur dan Komposisi Pemegang Saham                            197 Sekretaris Perusahaan




02   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 5
198 Corporate Communications                          222 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

      Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern, dan   223 Pelindungan Nasabah
200
      Audit Eksternal
                                                      224 Manajemen Risiko
    Penerapan Manajemen Risiko Termasuk
204                                                   265 Tabel Eksposur Risiko
    Sistem Pengendalian Internal

      Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
204
      Penyediaan Dana Besar

      Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi       Laporan Keberlanjutan
205
      Informasi
                                                      306    Tentang Laporan Keberlanjutan Ini
206 Rencana Strategis Bank
                                                      307    Ikhtisar Keberlanjutan
    Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris
                                                      309    Pendekatan Kami
    Serta Hubungan Keuangan dan Hubungan
207 Keluarga Anggota Dewan Komisaris dengan           322    Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
    Anggota Dewan Komisaris Lain, Anggota Direksi
    dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank           327    Mengutamakan Nasabah

209 Pengungkapan Kebijakan Remunerasi                        Mengembangkan Individu Profesional dan
                                                      336
                                                             Berprinsip
      Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain
211                                                   343    Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
      Bagi Dewan Komisaris Serta Direksi

214 Anti-Fraud, Anti Penyuapan dan Anti Korupsi       358    Indeks dan Formulir Umpan Balik

      Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) Yang       363    Lampiran
215
      Terjadi dan Upaya Penyelesaian oleh Bank

      Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya
215
      Penyelesaian oleh Bank
                                                             Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
    Permasalahan Hukum yang sedang Dihadapi                  dan Direksi Mengenai Tanggung Jawab
215                                                   367
    Dewan Komisaris dan Direksi                              Atas Laporan Tahunan 2025 PT Bank UOB
                                                             Indonesia
216 Sanksi Administratif
                                                      368    Laporan Keuangan
      Transaksi yang mengandung Benturan
216
      Kepentingan

      Transaksi dengan Pihak yang Memiliki Hubungan
216
      Istimewa

217 Buy Back Saham dan Buy Back Obligasi Bank

      Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan
217
      Kegiatan Politik

218 Kode Etik

219 Whistleblowing

    Penerapan Pencegahan Praktik Korupsi,
220 Balas Jasa (Kickbacks), Fraud, Suap dan/atau
    Gratifikasi

221 Komunikasi Internal




                                                       P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   03
Page 6
     Ikhtisar

       07      Grafik Keuangan Penting

       09      Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan

       13      Peristiwa Penting 2025




04   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 7
Membangun
Masa Depan ASEAN
Di seluruh kawasan ASEAN, baik bagi komunitas maupun
pelaku usaha yang saling terhubung di dalamnya.


Pernyataan Tujuan kami menegaskan komitmen UOB untuk
senantiasa bertindak demi kepentingan para pemangku
kepentingan, mulai dari nasabah, karyawan, hingga masyarakat
luas. Pernyataan ini mencerminkan arah jangka panjang Bank,
yang menegaskan komitmen kami untuk terus memperkuat
investasi di kawasan demi membuka peluang bagi masyarakat
dan dunia usaha di ASEAN. Selain itu, pernyataan tersebut
meneguhkan peran UOB dalam mendorong kelancaran arus
kegiatan ekonomi, baik di dalam kawasan maupun lintas
negara, guna mendukung pertumbuhan usaha lintas generasi.




              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   05
Page 8
       Ikhtisar

     Ikhtisar Keuangan UOB Indonesia 2025




                                                Laba Bersih                     Pinjaman Nasabah -       Rasio Kredit Bermasalah –

                                           Rp1.529
                                                                                       bruto                       neto


                                                 miliar                         Rp111.782                      1,02%
                                                276,60%                              miliar                     0,09% pt
                                                                                     11,32%




                                              Rasio Kredit                       Laba Operasional          Simpanan Nasabah

                                                                                Rp1.888                   Rp133.313
                                           Bermasalah – bruto

                                               1,80%                                 miliar                      miliar
                                                 0,25% pt
                                                                                    210,53%                       14,03%




                                                 Total Aset                     Rasio Pendanaan Stabil     Kredit Bermasalah

                                       Rp170.499                                                           Rp2.012
                                                                                         neto


                                                 miliar                          121,05%                        miliar
                                                   9,19%                            5,82% pt                     2,09%




06   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 9
Grafik Keuangan Penting


Kredit yang Diberikan - neto                   Simpanan Nasabah                                   Total Aset
(dalam Miliar Rupiah)                          (dalam Miliar Rupiah)                              (dalam Miliar Rupiah)



  71.198   81.298   79.912   96.452 107.957    100.034   113.917 119.283   116.912   133.313      121.395   138.276 162.546     156.142 170.499




  2021     2022     2023     2024     2025       2021     2022     2023    2024      2025           2021      2022     2023      2024     2025




Total Ekuitas                                  Pendapatan Bunga Bersih                            Laba Tahun Berjalan
(dalam Miliar Rupiah)                          (dalam Miliar Rupiah)                              (dalam Miliar Rupiah)



  14.678   15.361   17.601   17.826   20.124     4.433    5.140    5.357   5.844     6.013           655       951      675      406       1.529




  2021     2022     2023     2024     2025       2021     2022     2023    2024      2025           2021      2022     2023      2024     2025




                                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   07
Page 10
       Ikhtisar




     Rasio kredit yang diberikan                          Rasio Kewajiban Penyediaan                    Imbal Balik atas Aset (ROA)
     terhadap simpanan nasabah                            Modal Minimum                                 (dalam Persentase)
     (dalam Persentase)                                   (dalam Persentase)


       74,78      73,18    69,92   85,89      83,85          17,98    16,57     18,32   16,51   19,15      0,71    0,84      0,61   0,35   1,17




       2021       2022    2023      2024     2025            2021     2022      2023    2024    2025      2021    2022       2023   2024   2025




     Imbal Balik atas Ekuitas (ROE)                       Margin Bunga Bersih (NIM)                     Rasio Kredit Bermasalah -
     (dalam Persentase)                                   (dalam Persentase)                            bruto
                                                                                                        (dalam Persentase)

        4,68      6,70     4,44      2,55     8,67           3,81      3,98     3,85    3,92    3,81      3,51     2,98      2,58   2,05   1,80




       2021       2022    2023      2024     2025            2021     2022      2023    2024    2025      2021    2022       2023   2024   2025




08   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 11
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan


Laporan Posisi Keuangan
(dalam Miliar Rupiah)

                                                                                     per 31 Desember
                            Uraian
                                                           2021            2022             2023             2024             2025
 Aset
 Kas                                                           632                717             604              682              643
 Giro pada Bank Indonesia                                    4.315             8.870            9.901            5.799             7.116
 Giro pada bank lain - neto                                  1.879             1.094              982              822           1.000
 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto         2.995             5.856            2.136            3.657             408
 Efek-efek yang diperdagangkan dan investasi keuangan
                                                            18.054           28.547            35.795          34.760           41.027
 – neto
 Tagihan derivatif                                                727           1.321             841            2.062            1.605
 Kredit yang diberikan – neto                                71.198           81.298           79.912          96.452          107.957
 Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji
                                                            15.540             2.870          22.678             1.653            1.704
 dijual kembali
 Tagihan akseptasi - neto                                    2.753             3.683            2.499            2.418           2.590
 Aset pajak tangguhan - neto                                   553               747              734              642              100
 Aset tetap dan aset hak guna - nilai buku                   1.233             1.408            2.685           2.940             2.537
 Aset tak berwujud - neto                                           -               -           1.130            1.097            1.065
 Aset lain-lain - neto                                        1.516            1.865            2.649            3.158            2.747
 Total Aset                                                121.395          138.276          162.546          156.142         170.499
 Liabilitas dan Ekuitas
 Liabilitas segera                                                176            193              475             504               441
 Giro                                                       21.583            24.166          23.702            32.135          39.079
 Tabungan                                                   31.727           38.648           37.486           35.076          40.600
 Deposito berjangka                                         46.724            51.103          58.095            49.701          53.634
 Simpanan dari nasabah                                     100.034           113.917          119.283          116.912          133.313
 Simpanan dari bank lain                                          74             206            1.399           4.440             3.795
 Bunga yang masih harus dibayar                                   126            132              199              196              189
 Utang pajak                                                   241               196               171             105               141
 Liabilitas derivatif                                          725             1.401            1.223            2.226            1.462
 Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji
                                                                   13               -          13.296            5.576            3.525
 dibeli kembali
 Liabilitas akseptasi                                         2.311            3.252            2.412            2.307           2.005
 Liabilitas atas imbalan kerja                                 279               258              344              439              359
 Efek utang yang diterbitkan – neto                          1.498             1.596            1.443            1.042              945
 Liabilitas lain-lain                                        1.240             1.764           4.700             4.569           4.200
 Total Liabilitas                                          106.717          122.915          144.945          138.316          150.375
 Total Ekuitas                                              14.678            15.361           17.601          17.826           20.124
 Total Liabilitas dan Ekuitas                              121.395          138.276          162.546          156.142         170.499




                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   09
Page 12
       Ikhtisar




     Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya

     (dalam Miliar Rupiah)

                                                                                          untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
                                  Uraian
                                                                                2021              2022           2023           2024         2025
      Pendapatan bunga                                                            6.941              7.571         9.945         11.496        11.367
      Beban bunga                                                                (2.508)           (2.431)        (4.588)        (5.652)      (5.354)
      Pendapatan bunga - neto                                                     4.433             5.140           5.357         5.844        6.013
      Total pendapatan operasional lainnya - neto                                  1.339            1.396           1.374         1.653        1.868
      Total pembentukan penyisihan kerugian penurunan
                                                                                 (1.478)           (1.599)          (797)        (1.077)        (768)
      nilai
      Total beban operasional lainnya                                            (3.464)           (3.801)        (5.017)        (5.812)      (5.225)
      Laba operasional                                                              830              1.136              917         608        1.888
      Total pendapatan/(beban) non-operasional                                          19                12             (5)        (43)            70
      Laba sebelum beban pajak                                                      849             1.148               912         565        1.958
      Beban pajak                                                                  (194)             (197)          (237)          (159)        (429)
      Laba tahun berjalan                                                              655               951            675        406         1.529
      (Beban)/penghasilan komprehensif lainnya tahun
                                                                                   (113)            (268)                65        (181)         768
      berjalan - setelah pajak
      Total penghasilan komprehensif tahun berjalan                                    542            683            740            225        2.297
      Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada:
      Ekuitas pemilik                                                                  655               951            675        406         1.529
      Total penghasilan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
      Pemilik entitas induk                                                            542            683            740            225        2.297
      Laba per saham (dalam Rupiah, nilai penuh)                                        59               85             60             33           125




     Laporan Arus Kas
     (dalam Miliar Rupiah)

                                                                                             untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
                                    Uraian
                                                                                  2021             2022           2023          2024         2025
      Kas dan setara kas di awal tahun                                                 13.308            9.826      16.543        13.946      15.464
      Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
                                                                                       (1.044)       18.585             (730)     (1.718)      2.649
      operasi
      Kas bersih diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas
                                                                                          704       (12.223)        (3.121)        3.640      (3.932)
      investasi
      Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
                                                                                       (3.164)             29           1.285       (511)       (192)
      pembiayaan
      Pengaruh neto perubahan kurs pada kas dan setara kas                                   22           326            (31)          107          121

      Kas dan setara kas di akhir tahun                                                 9.826        16.543        13.946         15.464       14.110




10   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 13
Rasio Keuangan
(dalam persentase, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                    per 31 Desember
                   Uraian
                                                  2021               2022                2023                2024                  2025
 Modal
 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
                                                         17,98              16,57               18,32               16,51                 19,15
 Minimum (KPMM)
 Rasio Tier 1                                            15,88              14,74               16,73                15,11                17,78
 Rasio Tier 2                                             2,10               1,83                1,58                 1,41                 1,37
 Aset tetap bruto terhadap modal                         19,88           20,42                  28,55               32,38                28,28
 Kualitas Aset
 Aset produktif bermasalah terhadap
                                                          1,28               1,01                0,73                0,64                 0,64
 total aset produktif
 Kredit bermasalah (NPL) – bruto                          3,51              2,98                 2,58                2,05                 1,80
 Kredit bermasalah (NPL) – neto                           2,22               1,73                1,39                 1,11                 1,02
 Profitabilitas
 Imbal balik atas Aset (ROA)                              0,71              0,84                 0,61                0,35                  1,17
 Imbal balik atas Ekuitas (ROE)                          4,68               6,70                4,44                 2,55                 8,67
 Margin bunga bersih (NIM)                                3,81              3,98                 3,85                3,92                  3,81
 Biaya operasional terhadap
                                                         90,19              87,74               92,31              95,64                 86,39
 pendapatan operasional (BOPO)
 Likuiditas
 Rasio pinjaman terhadap simpanan
                                                         74,78              73,18               69,92              85,89                 83,85
 (LDR)
 Rasio dana murah (CASA)                                 53,29              55,14               51,30               57,49                 59,77
 Kepatuhan
 Pelanggaran atas Batas Maksimum
                                                         0,00               0,00                0,00                0,00                  0,00
 Pemberian Kredit (BMPK)
 Pinjaman Melebihi Batas Maksimum
                                                         0,00               0,00                0,00                0,00                  0,00
 Pemberian Kredit (BMPK)
 Giro Wajib Minimum (GWM): Rupiah
 - harian                                                 3,92               9,47                9,42                7,52                  9,07
 - rata-rata                                             4,24               10,57               10,34                 9,11               10,06
 Giro Wajib Minimum (GWM): Mata
 uang asing
 - harian                                                 4,13               4,10                4,67                4,17                  4,16
 - rata-rata                                              4,12               4,12                4,22                4,14                  4,12
 Agregat Posisi Devisa Neto (PDN)                         0,97               1,52                4,16                5,36                  3,95
 Lain-lain
 Rasio liabilitas terhadap ekuitas                    727,05            800,18              823,50                775,92                747,24
 Rasio liabilitas terhadap aset                          87,91           88,89                  89,17              88,58                 88,20
 Total modal saham ditempatkan dan
 disetor penuh (dalam Rupiah, nilai           11.186.644.888     11.186.644.888      12.227.591.633     12.227.591.633        12.227.591.633
 penuh)



                                                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   11
Page 14
       Ikhtisar




     Ikhtisar Saham dalam Dua Tahun Terakhir

     Sepanjang periode 2024 sampai dengan 2025, UOB Indonesia tidak memiliki saham yang dicatatkan maupun
     diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia ataupun bursa efek di negara lain. Dengan demikian, Bank tidak menyajikan
     informasi mengenai aktivitas saham dalam laporan ini.



     Informasi Aksi Korporasi dalam Dua Tahun Terakhir
     Sepanjang tahun 2025 dan 2024, tidak terdapat aksi korporasi yang berdampak pada struktur modal saham Bank.
     Pada tahun 2024, Bank menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap I 2024 sebesar Rp100
     miliar dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap I 2024 sebesar Rp100 miliar melalui
     penawaran umum.




     Informasi Peringkat Perusahaan

       No.        Lembaga Pemeringkat                          Peringkat          Penjelasan Peringkat   Masa Berlaku
        1.     Fitch Ratings Indonesia              AAA(idn)                    Obligasi                    2026
        2.     Fitch Ratings Indonesia              AA(idn)                     Obligasi Subordinasi        2026




12   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 15
Peristiwa Penting Tahun 2025


Membangun budaya berlandaskan care, growth, dan trust
Sepanjang tahun 2025, UOB Indonesia senantiasa membangun budaya perusahaan yang berfokus pada kepedulian,
perkembangan pribadi dan profesional karyawan, dan kepercayaan. Berlandaskan nilai-nilai perusahaan, UOB
Indonesia senantiasa merayakan keberagaman dan memberikan apresiasi bagi seluruh karyawan.




                                      UOB Indonesia CEO Awards 2025

                                      UOB Indonesia menganugerahkan penghargaan tertinggi CEO Awards
                                      sebagai bentuk apresiasi atas kinerja kolega yang berkontribusi
                                      terhadap pencapaian Bank kepada Samuel Alexander Surjana,
                                      Business Banking Credit Portfolio and Policy Head. Penghargaan
                                      diberikan oleh Bapak Wee Ee Cheong, Deputy Chairman and Chief
                                      Executive Officer, UOB, Bapak Hendra Gunawan, President Director,
                                      UOB Indonesia, dan Ibu Cristina Teh Tan, Consumer Banking Director,
  21 Februari 2025 - Jakarta          UOB Indonesia.

                                      UOB Indonesia juga melaksanakan rangkaian Start of the Year
                                      (SOTY) yang mengangkat tema ‘Supercharged Growth.’ Rangkaian
                                      acara SOTY terdiri dari SOTY Workshop, Service Convention, Sales
                                      Convention, dan Sales and Service Award.



                                      Merayakan ‘Inspirasi Ramadan 2025’ bersama karyawan
                                      UOB Indonesia

                                      UOB Indonesia menyelenggarakan rangkaian acara ‘Inspirasi
                                      Ramadan 2025’ sepanjang bulan Maret dan April untuk menyambut
                                      Idul Fitri. Rangkaian acara terdiri dari pembagian takjil bagi kolega,
                                      pemberian donasi untuk Rumah Piatu Muslimin, kajian Ramadan,
                                      mudik bersama, dan Halal Bihalal.

  Maret-April 2025 – Jakarta




                                      Menanamkan gaya hidup berkelanjutan untuk generasi
                                      muda melalui Kids@Work

                                      Sebagai bagian dari upaya UOB Indonesia dalam mendidik generasi
                                      masa depan, 60 anak-anak dari karyawan mengikuti lokakarya
                                      membuat pouch ramah lingkungan dari bahan daur ulang.




  7 Juli 2025 – Jakarta




                                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   13
Page 16
       Ikhtisar




                                                              Perayaan Natal UOB Indonesia

                                                              Mengakhiri tahun 2025, kolega UOB Indonesia merayakan Natal
                                                              melalui beberapa rangkaian acara. Perayaan Natal ini dilengkapi
                                                              dengan penggalangan dana karyawan yang diberikan untuk Panti
                                                              Asuhan Putera Maranatha di Bandung, serta ibadah Natal bersama.




         Desember 2025 - Jakarta




     Menghadirkan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap nasabah
     Nasabah adalah fokus utama dari layanan kami. UOB Indonesia terus memperkuat layanan beyond-banking
     melalui solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan finansial, gaya hidup, dan tujuan jangka panjang nasabah.
     Melalui kemitraan strategis, inovasi digital, serta beragam keistimewaan berbasis gaya hidup, kami menghadirkan
     pengalaman layanan yang lebih personal bagi seluruh nasabah.




                                                              Media Gathering: Financial Strategy Amid Economic
                                                              Challenges

                                                              UOB Indonesia mengundang media dalam sesi bertema ‘Strategi
                                                              Keuangan di Tengah Tantangan Ekonomi.’ Acara ini menghadirkan
                                                              Deposit and Wealth Management Head, UOB Indonesia, dan Bapak
                                                              Samuel Ray, Penulis dan Pendidik Keuangan di Indonesia, yang
                                                              menekankan pentingnya pengeluaran bijak untuk mencegah inflasi
                                                              gaya hidup, pentingnya perencanaan keuangan, dan menumbuhkan
         24 Januari 2025 – Jakarta                            kebiasaan menabung secara jangka panjang.



                                                              Garuda Indonesia UOB Card (GIUC) Brand Livery

                                                              UOB Indonesia dan Garuda Indonesia meluncurkan desain khusus
                                                              pesawat Boeing 737-800 NG bertema Garuda Indonesia UOB
                                                              Card (GIUC) dengan slogan ‘From Shops to Skies’. Peluncuran ini
                                                              didukung oleh program ‘Spend & Fly’ yang memberikan percepatan
                                                              pengumpulan GarudaMiles serta penawaran eksklusif bagi para
                                                              nasabah GIUC.

         28 Februari 2025 – Jakarta




14   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 17
                          UOB Media Literacy Circle: Strategi Kelas Menengah di
                          Tengah Biaya Hidup dan Gejolak Pasar

                          Sebagai upaya konsisten Bank dalam meningkatkan literasi finansial,
                          UOB Indonesia menggelar Media Literacy Circle bertema ‘Investasi via
                          Digital: Strategi Kelas Menengah di Tengah Biaya Hidup dan Gejolak
                          Pasar.’ Diskusi panel ini mengundang Bapak Enrico Tanuwidjaja,
                          ASEAN Economist, UOB, dan UOB Indonesia, Deposit and Wealth
                          Management Head, yang berbagi cara untuk menciptakan budaya
11 Maret 2025 – Jakarta   disiplin keuangan yang sehat dengan menabung, mengurangi
                          pembelian impulsif, dan membangun kebiasaan untuk berinvestasi.




                          UOB Media Editors Circle: How Tech Innovations
                          Transform Financial Services

                          UOB Indonesia mengadakan Media Editors Circle bertema ‘How Tech
                          Innovations Transform Financial Services.’ Acara ini menghadirkan
                          Bapak Sonny Hendra Sudaryana, Direktur Pengembangan
                          Ekosistem Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital Republik
                          Indonesia, Bapak Nailul Huda, Direktur Digital Ekonomi, CELIOS,
                          dan Bapak Glenn Natamihardja, TMRW Head UOB Indonesia, yang
17 April 2025 – Jakarta   membahas langkah lembaga keuangan dan regulator dapat
                          berkolaborasi untuk membangun sistem yang inklusif dan aman di
                          tengah perubahan perilaku keuangan yang terus berkembang.



                          Market Outlook 2025 - Policy Waves and Capital Flows:
                          Sailing Through Tides of Risk and Seas of Opportunity

                          UOB Indonesia mengusung acara Market Outlook 2025 bertajuk
                          ‘Policy Waves and Capital Flows: Sailing Through Tides of Risk and
                          Seas of Opportunity’ bagi nasabah Privilege Banking. Acara ini
                          menghadirkan pandangan ahli ekonomi, Bapak Enrico Tanuwidjaja
                          selaku ASEAN Economist UOB dan Ibu Aviliani, Senior Economist
                          INDEF, mengenai kondisi ekonomi global yang dinamis, serta strategi
24 April 2025 – Jakarta   investasi oleh Bapak Albert Z Budiman, Chief Investment Officer UOB
                          Asset Management, dalam merancang langkah keuangan di masa
                          depan.




                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   15
Page 18
       Ikhtisar




                                                              UOB Indonesia memenangkan penghargaan Best Data
                                                              Analytics Technology Implementation in Indonesia oleh
                                                              The Asian Banker

                                                              UOB Indonesia meraih penghargaan ‘Best Data Analytics Technology
                                                              Implementation in Indonesia’ pada ajang The Asian Banker Indonesia
                                                              Excellence in Retail Finance and Financial Technology Awards 2025.
                                                              Bank diakui atas keberhasilan implementasi platform Enterprise
                                                              Data Architecture and Governance (EDAG) yang meningkatkan
         22 Mei 2025 – Jakarta                                pengalaman nasabah dan mendorong kinerja bisnis melalui analisis
                                                              dan wawasan berbasis artificial intelligence (AI).


                                                              UOB Media Editors Circle: Navigating Regulation Shifts
                                                              and Market Uncertainties in Indonesia and ASEAN

                                                              Sebagai bagian dari seri Media Editors Circle, UOB Indonesia
                                                              mengadakan acara bertema ‘Navigating Regulation Shifts and
                                                              Market Uncertainties in Indonesia and ASEAN.’ Panel ini mengundang
                                                              Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang
                                                              Perekonomian, Ibu Aviliani, Wakil Ketua Umum Bidang Analisis
                                                              Kebijakan Makro-Mikro KADIN, dan Edwin Kadir, Head of Corporate
         22 Juli 2025 – Jakarta                               Banking UOB Indonesia, menyoroti tanggapan strategis Indonesia
                                                              terhadap perkembangan perdagangan internasional, termasuk
                                                              rencana pemberlakuan tarif AS dan ketegangan geopolitik antara
                                                              Tiongkok dan negara-negara Barat.


                                                              UOB Indonesia raih penghargaan Digital Banking Awards
                                                              2025

                                                              UOB Indonesia raih penghargaan pada kategori Dimensi Data
                                                              KBMI 3 di Digital Banking Awards 2025, yang diselenggarakan
                                                              oleh Intellectual Business Community (IBC) bersama InvestorTrust.
                                                              Penghargaan ini menegaskan komitmen Bank dalam mendorong
                                                              transformasi digital yang sukses untuk memberikan layanan terbaik
                                                              kepada nasabah.
         9 September 2025 – Jakarta




16   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 19
                               Mid-Year Market Outlook: Threading Clear Line in the
                               Midst of Tariff and Tension

                               UOB Indonesia Privilege Banking menyelenggarakan Mid-Year
                               Market Outlook bertema ‘Threading Clear Line in the Midst of
                               Tariff and Tension.’ Bapak Emil Dardak, Wakil Gubernur Jawa Timur,
                               menyampaikan keynote address yang menekankan pentingnya
                               memahami dinamika ekonomi global dan domestik untuk membuat
                               keputusan investasi yang tepat. Acara eksklusif ini memberikan
18 September 2025 – Surabaya   wawasan dan strategi bagi nasabah yang disampaikan oleh Bapak
                               Enrico Tanuwidjaja, ASEAN Economist, UOB, Ibu Aviliani, Ekonom
                               Senior, INDEF, dan Ibu Emillya Soesanto, Wealth Advisory, Business
                               Performance and Training Head UOB Indonesia.



                               Peluncuran PRUInfinity bersama Prudential Indonesia

                               UOB Indonesia bersama Prudential Indonesia meluncurkan
                               PRUInfinity, solusi perlindungan jiwa tradisional yang dirancang
                               untuk perencanaan warisan dan perlindungan jangka panjang.
                               Produk ini menawarkan manfaat pertanggungan yang meningkat
                               serta fleksibilitas masa pembayaran premi, memberikan pilihan yang
                               lebih personal bagi nasabah dalam menjaga kesehatan keuangan
                               keluarga.
29 September 2025 – Jakarta




                               UOB Media Editors Circle: How New Economic Policies
                               Affect Everyday Consumers

                               UOB Indonesia menggelar UOB Media Editors Circle bertema
                               “How New Economic Policies Affect Everyday Consumers” yang
                               menghadirkan wawasan dari Bapak Hendriyono Rachman, Kepala
                               Divisi Surveillance Industri Jasa Keuangan, OJK, Ibu Pauline Suharno,
                               Chairman Astindo, Bapak Ferry Malvinas, Partner dari BCG, dan Bapak
                               Herman Soesetyo, Cards and Payment Head UOB Indonesia, bagi
2 Desember 2025 – Jakarta      lebih dari 25 media lokal. Sesi ini membahas temuan dari UOB ASEAN
                               Consumer Sentiment Study (ACSS) 2025 (Indonesia), di mana perilaku
                               konsumen kelas menengah saat ini lebih bijak berbelanja dan tetap
                               optimis terhadap perekonomian.




                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   17
Page 20
       Ikhtisar




     Menghubungkan bisnis di kawasan ASEAN dan sekitarnya
     Dengan jaringan yang kuat di kawasan ASEAN, UOB Indonesia berkomitmen untuk membantu pelaku usaha
     berkembang melampaui batas negara. Kami mendukung nasabah melalui solusi pembiayaan terintegrasi, layanan
     advisory lintas negara, serta platform bagi generasi penerus pemimpin bisnis. Inisiatif ini mencerminkan peran Bank
     sebagai mitra jangka panjang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di kawasan.



                                                              Menavigasi masa depan ekonomi Indonesia dan
                                                              Singapura

                                                              UOB Indonesia berkolaborasi dengan Singapore Chambers of
                                                              Commerce Indonesia (SCCI) menggelar diskusi panel bertajuk
                                                              ‘Navigating the Economic Future of Indonesia and Singapore’. Diskusi
                                                              ini mengangkat membahas bagaimana Singapura dan Indonesia
                                                              dapat menavigasi tantangan dan peluang di masa depan berfokus
                                                              pada sektor seperti perdagangan, teknologi, dan kolaborasi regional.
         12 Februari 2025 – Jakarta




                                                              UOB Indonesia menyalurkan fasilitas Supplier Financing
                                                              untuk LOTTE Mart dan LOTTE Shopping Indonesia

                                                              Melalui penandatanganan MoU dengan LOTTE Mart dan LOTTE
                                                              Shopping Indonesia, UOB Indonesia meluncurkan solusi pembiayaan
                                                              pemasok terintegrasi melalui UOB Infinity dan konektivitas host-to-
                                                              host (H2H). Solusi ini mendukung likuiditas lebih stabil bagi sekitar
                                                              1.400 pemasok di ekosistem ritel LOTTE.

         18 Februari 2025 – Jakarta




                                                              Enhanced DHE Policy: Investment Reforms for Stronger
                                                              Indonesia

                                                              Dalam membantu pelaku bisnis eksportir menavigasi PP No. 8 terkait
                                                              Devisa Hasil Ekspor (DHE), UOB Indonesia menggelar sosialisasi bagi
                                                              400 nasabah Wholesale Banking dan Global Markets. Sosialisasi ini
                                                              menghadirkan pemaparan terkait DHE yang dibawakan oleh Bapak
                                                              Reza Yamora Siregar, Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian;
                                                              Bapak Arief Rachman, Direktur Departemen Pengelolaan Moneter,
         7 July 2025 - Jakarta                                Bank Indonesia, serta Bapak Enrico Tanuwidjaja, ASEAN Economist,
         10 Maret 2025 - Jakarta
                                                              UOB.




18   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 21
                          Pendanaan Green Club Loan untuk Data Centre Princeton
                          Digital Group

                          UOB Indonesia dan Bank DBS Indonesia memberikan green club
                          loan sebesar Rp1,7 triliun kepada Princeton Digital Group untuk
                          pengembangan pusat data JC2 berkapasitas 22MW. Fasilitas
                          pembiayaan ini mengikuti Green Loan Principles dan mendukung
                          pertumbuhan infrastruktur digital yang ramah lingkungan.

13 Maret 2025




                          UOB Media Editors Circle: Driving a responsible growth
                          for palm oil industry

                          UOB Indonesia menggelar UOB Media Editors Circle yang
                          mengangkat tema “Driving a Responsible Growth for Palm Oil Industry”.
                          Dihadiri oleh 13 editor media lokal, panel diskusi ini menghadirkan
                          pandangan mengenai langkah akselerasi industri kelapa sawit yang
                          berkelanjutan. Panel terdiri dari Ibu Fajarini Puntodewi, Direktur
                          Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan
22 April 2025 - Jakarta   Republik Indonesia, Bapak Mukti Sardjono, Direktur Eksekutif,
                          Gabungan Asosiasi Pengusahan Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), dan
                          Bapak Ernest Tan, Head of Consumer Goods and Healthcare – Sector
                          Solutions Group, UOB.



                          Fasilitas Pembiayaan Pusat Data INA–DayOne di Batam

                          UOB Indonesia dan Bank DBS Indonesia menyediakan fasilitas
                          pinjaman senilai Rp6,7 triliun untuk pembangunan tiga pusat data
                          terbaru di Nongsa Digital Park yang dikembangkan oleh DayOne
                          dan Indonesia Investment Authority (INA). Proyek ini memperkuat
                          posisi Batam sebagai penghubung digital Indonesia–Singapura
                          dan mencerminkan dukungan Bank terhadap infrastruktur digital
                          berkelanjutan.
5 Juni 2025




                          Peluncuran The Business Circle di Indonesia

                          UOB Indonesia memperkenalkan The Business Circle, program yang
                          dirancang bagi generasi penerus bisnis keluarga untuk memperluas
                          wawasan, mencapai peluang baru, dan mengembangkan jaringan
                          lintas negara. Program ini mencakup forum diskusi, kunjungan pasar,
                          serta berbagi pandangan mengenai perencanaan suksesi, teknologi
                          AI, dan keberlanjutan.

24 Juli 2025 – Jakarta




                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   19
Page 22
       Ikhtisar




     Menempa masa depan berkelanjutan di seluruh ASEAN

     Keberlanjutan menjadi landasan dalam kami menciptakan nilai tambah bagi pemangku kepentingan kami.
     Sepanjang tahun 2025, UOB Indonesia menjalankan berbagai inisiatif yang mendukung pelestarian lingkungan,
     inklusi digital, serta pengembangan seni dan pendidikan. Program-program tersebut mencerminkan komitmen Bank
     untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat di Indonesia maupun di kawasan.



                                                              Penyaluran fasilitas Green Term Loan untuk Xurya Group
                                                              of Companies

                                                              UOB Indonesia menjalin kerja sama dengan Xurya Group of
                                                              Companies melalui fasilitas green term loan senilai Rp350 miliar.
                                                              Pembiayaan melalui program U-Solar ini turut mendukung adopsi
                                                              energi surya bagi lebih dari 50 perusahaan komersial dan industri
                                                              dari berbagai sektor, serta memperkuat ekosistem energi terbarukan
                                                              di Indonesia.
         16 Juni 2025 – Jakarta




                                                              UOB Heartbeat Run 2025

                                                              Lebih dari 1.600 karyawan UOB Indonesia berkumpul di UOB
                                                              Heartbeat Run 2025 yang diselenggarakan serentak di Jakarta dan
                                                              Surabaya. Program tahunan ini berhasil menggalang lebih dari Rp225
                                                              juta untuk mendukung pendidikan inklusif di seluruh Indonesia, di
                                                              mana dana disalurkan melalui kolaborasi dengan Daya Pelita Kasih
                                                              Centre (DPK Centre) dan Yayasan Ruangguru, yang berfokus kepada
                                                              anak-anak berkebutuhan khusus dan komunitas kurang beruntung.
         2 Agustus 2025 – Tangerang




                                                              Peluncuran program UOB My Digital Space berkolaborasi
                                                              dengan Ruangguru

                                                              UOB Indonesia dan Ruangguru meluncurkan program beasiswa
                                                              jangka panjang UOB My Digital Space untuk menyediakan akses
                                                              pembelajaran coding dan keterampilan digital bagi 90.000 pelajar
                                                              di Indonesia. Program ini bertujuan memperkecil kesenjangan digital
                                                              dan mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan
                                                              berbasis AI.
         20 Agustus 2025 – Jakarta




20   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 23
                             UOB Painting of the Year 2025 (Indonesia)

                             UOB Indonesia menyelenggarakan kompetisi UOB Painting of the Year
                             (POY) ke-15, menobatkan Eddy Susanto sebagai pemenang kategori
                             Profesional melalui karya “Kuasa dalam Setara” dan Muhammad
                             Shodik sebagai Most Promising Artist of the Year. Kompetisi ini
                             menegaskan komitmen Bank dalam mendukung perkembangan seni
                             kontemporer di Indonesia dan kawasan ASEAN.

16 Oktober 2025 - Jakarta




                             UOB Indonesia bermitra dengan DHL Express Indonesia
                             untuk layanan GoGreen Plus

                             UOB Indonesia bekerja sama dengan DHL Express Indonesia dalam
                             penggunaan layanan GoGreen Plus untuk mengurangi hingga 80
                             persen emisi gas rumah kaca dari pengiriman udara internasional
                             melalui penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan.


23 Oktober 2025 – Jakarta




                             UOB Indonesia dan Prudential Indonesia bersihkan
                             Pantai Muara Angke

                             Sebagai upaya dalam melindungi ekosistem pesisir, UOB Indonesia
                             dan Prudential Indonesia berkolaborasi untuk membersihkan pantai
                             Muara Angke. Dalam kegiatan, karyawan berpartisipasi dalam
                             memilah sampah dan mendonasikan 72 tempat sampah untuk
                             mendukung keberlanjutan laut.

13 Desember 2025 – Jakarta




                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   21
Page 24
     Laporan Manajemen

       24      Laporan Dewan Komisaris

        27     Laporan Direksi




22   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 25
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   23
Page 26
       Laporan Manajemen

     Laporan Dewan Komisaris




                                                                       UOB Indonesia tetap berada pada posisi yang baik
                                                                       untuk memanfaatkan peluang jangka panjang di
                                                                       ASEAN, memperkuat peran Bank sebagai mitra
                                                                       keuangan tepercaya yang berkontribusi terhadap
                                                                       pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional
                                                                       dan regional.


                                                                       Wee Ee Cheong
                                                                       Komisaris Utama




     Para Pemegang Saham yang Terhormat,                                         Keunggulan ASEAN dalam Lanskap Global
     Sampul Laporan Tahunan tahun ini menampilkan UOB                            yang Kompleks
     Plaza 1 di Singapura yang bertransformasi sebagai                           Seiring perekonomian global menjadi semakin
     kanvas dinamis melalui “UNITY”, sebuah projection                           multipolar dan penataan ulang rantai pasok yang terus
     mapping yang dihadirkan untuk memperingati 90 tahun                         berlangsung, ASEAN terus menguat sebagai kawasan
     perjalanan UOB. Lebih dari sekadar visual, rangkaian                        pertumbuhan utama. Integrasi regional yang semakin
     proyeksi ini merefleksikan kreativitas, resiliensi, serta                   dalam di bidang perdagangan, ekonomi digital, dan
     semangat inovasi yang terus menjadi fondasi perjalanan                      ketahanan energi memperkokoh peran ASEAN sebagai
     Grup lintas generasi dan pasar.                                             destinasi utama investasi asing, dengan realisasi
                                                                                 investasi melampaui US$225 miliar pada tahun 2024.
     Seperti cahaya yang menerangi cakrawala, hal ini
     mengingatkan bahwa kemajuan berawal dari gagasan                            Di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya
     yang, ketika dipupuk dengan disiplin dan tujuan yang                        tensi geopolitik, ASEAN tetap menjadi salah satu
     jelas, mampu menciptakan dampak yang berkelanjutan.                         kawasan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Hal
     Berawal dari kantor cabang di Singapura, UOB telah                          ini didukung oleh permintaan domestik yang kuat,
     berkembang menjadi bank regional terkemuka melalui                          peningkatan investasi infrastruktur, serta populasi
     pertumbuhan yang stabil dan disiplin, ditopang oleh visi                    muda yang mobilitas ekonominya terus meningkat, dan
     jangka panjang yang jelas serta konektivitas regional                       mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi digital
     yang mendalam, sehingga mampu menciptakan nilai di                          dan hijau. Kelas menengah yang terus tumbuh juga
     seluruh kawasan ASEAN.                                                      memperkuat konsumsi, sehingga menempatkan ASEAN
                                                                                 menjadi salah satu blok ekonomi terbesar di dunia
     Menatap ke depan, Grup tetap fokus pada investasi                           dalam beberapa tahun ke depan.
     di kapabilitas yang paling relevan bagi nasabah,
     karyawan, dan masyarakat. Didukung oleh fondasi                             Dengan latar belakang tersebut, peluang semakin
     Grup yang kuat serta perspektif jangka panjang,                             terkonsentrasi di kawasan ini. Melalui akuisisi strategis
     UOB Indonesia berada pada posisi yang solid untuk                           dan ekspansi yang disiplin, UOB telah membangun skala
     mendukung nasabah maupun pelaku usaha dalam                                 bisnis yang signifikan di Asia Tenggara dan Tiongkok
     menangkap peluang yang terus berkembang. Kami                               Raya, sehingga semakin memperkuat kehadiran
     tetap berkomitmen untuk menjadi bank pilihan di                             regionalnya.
     Indonesia, sekaligus berkontribusi terhadap tujuan Grup
     dalam membangun masa depan ASEAN.                                           Seiring Vietnam yang semakin berkembang sebagai
                                                                                 pasar penting, UOB terus memperdalam jejak regional,
                                                                                 termasuk melalui pengembangan kantor pusat baru di
                                                                                 Ho Chi Minh City. Konektivitas regional tetap menjadi


24   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 27
diferensiasi utama bagi Grup. Melalui jaringan yang luas,   mencatat fokus pada penciptaan nilai jangka panjang
kehadiran jangka panjang, serta platform operasional        melalui pendekatan One Bank, penguatan konektivitas
regional yang terintegrasi, UOB menghadirkan wawasan        ASEAN, serta kolaborasi lintas segmen.
dan keahlian lokal yang mendalam, guna mendukung
nasabah di berbagai segmen dan market, melalui siklus       Strategi penyaluran kredit yang berfokus pada
ekonomi dan pada setiap tahap pertumbuhan mereka.           sektor serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam
                                                            underwriting kredit berkontribusi terhadap pertumbuhan
Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia memiliki       yang seimbang dan kualitas aset yang tetap terjaga.
posisi yang strategis. Pertumbuhan kelas menengah,          Pada saat yang sama, otomasi dan penyempurnaan
kinerja ekspor komoditas yang kuat, percepatan              proses turut meningkatkan efisiensi operasional serta
transformasi digital, serta kelanjutan pengembangan         memperkuat pengalaman nasabah.
hilirisasi industri menjadi landasan fundamental ekonomi
yang tetap tangguh. UOB Indonesia siap mendukung            Kinerja Keuangan dan Resiliensi
nasabah dalam memanfaatkan peluang pertumbuhan              Eksekusi strategi yang disiplin, didukung oleh
tersebut.                                                   manajemen risiko dan pengelolaan biaya yang
                                                            pruden, berkontribusi terhadap kinerja keuangan UOB
Didukung oleh platform regional dan skala Grup,             Indonesia yang solid pada tahun 2025. Laba sebelum
UOB Indonesia berada pada posisi yang baik untuk            pajak meningkat sebesar 246,6 persen secara tahunan
menangkap pertumbuhan jangka panjang ASEAN serta            menjadi Rp1,9 triliun, mencerminkan ketahanan dan
tetap menjadi mitra keuangan tepercaya di Indonesia         peningkatan profitabilitas di tengah lingkungan global
dan di seluruh kawasan.                                     yang menantang.

Inisiatif Strategis dan Pencapaian Tahun 2025               Kinerja tersebut didukung oleh pertumbuhan kredit
Sejalan dengan semakin dalamnya integrasi ekonomi           yang sehat, perbaikan kualitas aset, serta manajemen
ASEAN, UOB Indonesia memperkuat posisinya sebagai           risiko yang disiplin. Penyaluran kredit meningkat sebesar
penghubung regional. Melalui inovasi dan solusi             11,3 persen menjadi Rp111,8 triliun, sementara rasio
keuangan terintegrasi, nasabah semakin dimudahkan           kredit bermasalah bruto (Non-Performing Loan/NPL)
dalam melakukan transaksi lintas negara, pembiayaan,        tetap terjaga rendah pada 1,8 persen, jauh di bawah
dan perdagangan. Bank juga terus mengembangkan              ambang batas maksimum regulator sebesar 5,0 persen.
transformasi digital untuk menjawab kebutuhan               Peningkatan rasio Current Account Savings Account
transaksi yang terus berkembang serta meningkatkan          (CASA) 59,8 persen turut menurunkan biaya pendanaan.
efisiensi operasional.
                                                            Permodalan dan likuiditas tetap kuat, dengan Loan-to-
Dewan Komisaris mencatat adanya progres lebih lanjut        Deposit Ratio (LDR) sebesar 83,8 persen dan Capital
dalam kapabilitas perbankan digital, yang didukung          Adequacy Ratio (CAR) sebesar 19,2 persen, sehingga
oleh penguatan tata kelola data, infrastruktur digital      memungkinkan Bank untuk mendukung pertumbuhan
yang tangguh, serta perluasan ekosistem aplikasi untuk      yang berkelanjutan serta pembangunan ekonomi
mendukung daya saing jangka panjang.                        Indonesia.

Peningkatan aplikasi UOB TMRW serta penyempurnaan           Penguatan Budaya Sumber Daya Manusia
program Rewards+ turut meningkatkan pengalaman              Dewan Komisaris terus mendukung Direksi dan
nasabah ritel. Perluasan kapabilitas UOB Infinity dan       Manajemen dalam membangun budaya kerja yang kuat
UOB BizSmart semakin mendukung kebutuhan transaksi          melalui The UOB Way. Penerapan manajemen talenta
nasabah korporasi. Transformasi kantor cabang menjadi       yang terstruktur, program reskilling dan upskilling, serta
pusat layanan advisory juga terus berjalan, diperkuat       berbagai inisiatif keterlibatan karyawan, termasuk
dengan integrasi regional yang semakin solid seiring        program Professional Bankers and Future Bankers,
keberhasilan integrasi bisnis konsumer Citigroup.           Internship NextGen, dan Trainers Mileage, memperkuat
                                                            pipeline talenta serta budaya kerja berbasis kinerja
UOB Indonesia terus mengembangkan agenda                    untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
keberlanjutan melalui kemitraan strategis untuk
memperluas pembiayaan hijau serta mendukung
inisiatif penurunan emisi karbon. Dewan Komisaris juga


                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   25
Page 28
       Laporan Manajemen




     Komitmen Terhadap Tata Kelola dan                                          memastikan keselarasan dengan tujuan Bank, sementara
     Keberlanjutan                                                              penelaahan atas rencana strategis tiga tahunan
     UOB Indonesia menjaga penerapan tata kelola                                Bank menegaskan kembali fokus pada personalisasi,
     perusahaan yang kuat sepanjang tahun 2025. Dewan                           konektivitas, dan keberlanjutan.
     Komisaris menjalankan fungsi pengawasan dan
     pemberian arahan secara aktif, memperkuat praktik                          Berdasarkan asesmen tersebut, Dewan Komisaris
     manajemen risiko dan tata kelola, sebagaimana                              menilai bahwa Direksi telah menjalankan pengelolaan
     tercermin dalam peringkat self-assessment Good                             usaha Bank secara efektif serta mendorong peningkatan
     Corporate Governance sebesar “2” (Baik). Struktur                          kontribusi ekonomi, penciptaan nilai sosial, dan
     pengawasan dari komite turut memperkuat fungsi                             dukungan terhadap pembangunan nasional.
     pemantauan serta mendukung pengambilan keputusan
     yang pruden.                                                               Penilaian Kinerja Komite di Bawah Dewan
                                                                                Komisaris
     Dewan Komisaris mengawasi penguatan kerangka                               Dewan Komisaris didukung oleh Komite Audit, Komite
     manajemen risiko yang mencakup risiko kredit, likuiditas,                  Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi,
     suku bunga, nilai tukar, keamanan siber, perlindungan                      serta Komite Tata Kelola Terintegrasi. Melalui mandat
     data, serta risiko teknologi yang berkembang, termasuk                     masing-masing, komite-komite tersebut berkontribusi
     Artificial Intelligence (AI) dan Generative AI. Efektivitas                dalam memperkuat kualitas tata kelola, manajemen
     kepatuhan serta ketaatan terhadap regulasi, termasuk                       risiko, serta praktik remunerasi dan nominasi di UOB
     pengendalian anti pencucian uang, tetap menjadi area                       Indonesia. Dewan Komisaris menerima rekomendasi
     fokus utama.                                                               dari komite-komite tersebut dan menilai bahwa seluruh
                                                                                komite telah menjalankan perannya secara efektif dalam
     Keberlanjutan tetap tertanam dalam strategi jangka                         mendukung fungsi pengawasan sepanjang tahun 2025.
     panjang Bank, mendukung aksi iklim serta transisi
     nasabah menuju model bisnis yang lebih berkelanjutan,                      Komposisi Dewan Komisaris
     dengan tetap menjaga keseimbangan antara                                   Sepanjang tahun 2025, komposisi Dewan Komisaris
     pertumbuhan, ketahanan, dan kepentingan para                               tetap tidak berubah, mencerminkan kesinambungan
     pemangku kepentingan.                                                      dan stabilitas kepemimpinan.

     Pelaksanaan Peran Pengawasan                                               Apresiasi
     Dewan Komisaris menjalankan peran penting dalam                            Atas nama Dewan Komisaris, saya menyampaikan
     memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus                           apresiasi yang tulus kepada Direksi, Manajemen, dan
     memberikan arahan strategis kepada UOB Indonesia.                          seluruh karyawan atas dedikasi dan profesionalismenya.
     Kami melakukan pengawasan yang erat terhadap                               Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para
     kinerja keuangan, manajemen risiko, dan praktik tata                       pemegang saham, nasabah, mitra, dan seluruh
     kelola, serta menilai kinerja Direksi dalam mengelola                      pemangku kepentingan atas kepercayaan dan
     Bank dan menjalankan strategi.                                             dukungan yang terus diberikan.

     Melalui sesi internal secara berkala serta rapat                           Dengan fondasi yang kuat dan komitmen bersama,
     bersama Direksi, kami memberikan arahan, menelaah                          UOB Indonesia berada pada posisi yang baik
     perumusan dan pelaksanaan inisiatif strategis Bank,                        untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan
     serta memastikan keselarasan dengan prioritas utama.                       serta memberikan kontribusi yang berarti terhadap
     Dewan Komisaris juga menyampaikan pandangan                                pertumbuhan berkelanjutan Indonesia dan ASEAN.
     terkait prospek usaha Bank dan efektivitas praktik tata
     kelola, guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan
     dan penciptaan nilai jangka panjang.

     Penilaian Kinerja Direksi
     Dewan Komisaris melakukan penilaian secara                                 Wee Ee Cheong
     komprehensif terhadap kinerja Direksi sepanjang                            Komisaris Utama
     tahun 2025, berdasarkan pencapaian kinerja usaha                           PT Bank UOB Indonesia
     serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.                           April 2026
     Rapat berkala setiap triwulan diselenggarakan untuk


26   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 29
Laporan Direksi

                                               Kami tetap berada pada jalur yang tepat dalam
                                               mengeksekusi strategi jangka panjang. Melalui
                                               pendekatan One Bank dan pemanfaatan konektivitas
                                               ASEAN UOB, kami mengintegrasikan keahlian
                                               sektoral, kapabilitas digital, serta tata kelola yang
                                               kuat untuk membangun platform yang resilien, yang
                                               menghasilkan nilai berkelanjutan bagi nasabah
                                               serta mendukung pertumbuhan ekonomi jangka
                                               panjang Indonesia.


                                               Hendra Gunawan
                                               Direktur Utama




Para Pemegang Saham dan Pemangku                          investasi yang resilien. Perdagangan luar negeri juga
Kepentingan yang Terhormat,                               tetap terjaga di tengah tantangan yang timbul akibat
Direksi meyakini bahwa UOB Indonesia tetap berada         kebijakan tarif Amerika Serikat.
pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan strategis
jangka panjangnya. Kinerja tahun 2025 mencerminkan        Ketahanan tersebut semakin diperkuat oleh bauran
eksekusi yang disiplin, pertumbuhan yang berkelanjutan,   kebijakan yang suportif. Pemerintah menerapkan
keunggulan operasional, serta manajemen risiko yang       kebijakan fiskal yang ekspansif, sementara Bank
pruden, sehingga memungkinkan Bank menghadapi             Indonesia menurunkan suku bunga kebijakan menjadi
dinamika lingkungan usaha dengan ketahanan dan            4,75 persen, atau turun sebesar 125 basis poin, disertai
arah yang jelas.                                          instrumen makroprudensial untuk memitigasi volatilitas
                                                          global.
Sepanjang tahun, Bank menjaga keseimbangan
portofolio aset, didukung standar underwriting yang       Kondisi kebijakan moneter berubah sepanjang
kuat serta pengelolaan portofolio yang aktif. Disiplin    tahun. Setelah pelonggaran kebijakan pada periode
dalam pengendalian biaya, seiring dengan investasi        sebelumnya, Bank Indonesia mengadopsi pendekatan
strategis yang terarah, turut memperkuat fondasi          yang lebih seimbang pada paruh kedua tahun,
operasional sekaligus menjaga fleksibilitas untuk         mempertahankan 7-Day Reverse Repo Rate pada level
berinvestasi dalam pertumbuhan di masa depan.             4,75 persen guna menjaga stabilitas makroekonomi dan
                                                          sistem keuangan.
Atas nama Direksi, kami menyampaikan Laporan
Tahunan PT Bank UOB Indonesia untuk tahun buku            Dengan latar belakang tersebut, UOB Indonesia
yang berakhir pada 31 Desember 2025, bersama              merespons secara terukur. Bank memanfaatkan
dengan Laporan Keberlanjutan. Kedua laporan tersebut      kapabilitas pengelolaan kas yang kuat serta wawasan
menegaskan komitmen Bank dalam menciptakan nilai          yang mendalam terhadap nasabah untuk menghadirkan
jangka panjang yang berkelanjutan di tengah dinamika      solusi keuangan yang terarah. Solusi cash management
kondisi pasar yang terus berkembang.                      dan trade yang semakin baik memungkinkan nasabah
                                                          mengoptimalkan modal kerja, memperkuat ketahanan
Tinjauan Ekonomi dan Pasar Tahun 2025                     likuiditas, dan menghadapi lingkungan usaha yang
Meskipun pasar global mengalami moderasi pada tahun       lebih berhati-hati.
2025 akibat meningkatnya hambatan perdagangan
dan tensi geopolitik, Indonesia tetap mempertahankan      Bank mendukung nasabah dalam mengelola volatilitas
fundamental ekonomi yang kuat. Pertumbuhan Produk         nilai tukar melalui strategi lindung nilai yang disesuaikan
Domestik Bruto tahunan sebesar 5,11 persen didukung       serta solusi likuiditas multi-mata uang. Mengantisipasi
oleh konsumsi rumah tangga yang stabil serta aktivitas    kondisi suku bunga rendah yang berkepanjangan,



                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   27
Page 30
       Laporan Manajemen




     UOB Indonesia memperkuat konektivitas ASEAN dan                            sehingga semakin memperkuat perannya sebagai mitra
     kapabilitas Local Currency Settlement (LCS) untuk                          jangka panjang yang tepercaya bagi nasabah.
     membuka peluang lintas negara sekaligus mengurangi
     risiko mata uang. Selain itu, Bank terus memperkuat                        Peningkatan kualitas aset dan profitabilitas didukung
     perannya sebagai mitra strategis dalam mendorong                           oleh disiplin kredit yang berkelanjutan, bukan langkah
     ketahanan dan pertumbuhan yang berkelanjutan.                              jangka pendek. Standar underwriting yang kuat,
                                                                                komposisi portofolio yang seimbang, serta konsistensi
     Ke depan, perekonomian Indonesia berada pada                               dalam pemilihan nasabah telah terbangun secara
     jalur pertumbuhan yang berkelanjutan, didukung                             berkesinambungan, sehingga memperkuat ketahanan
     oleh berbagai inisiatif pemerintah, arus masuk modal,                      dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.
     serta kemajuan teknologi. Asta Cita menjadi kerangka
     strategis Pemerintah dalam konsep Indonesia                                Fokus Strategis dan Inisiatif Utama Tahun
     Incorporated, yang menyelaraskan peran negara,                             2025
     BUMN, dan sektor swasta untuk meningkatkan daya                            Pada tahun 2025, Bank menjalankan strategi
     saing global dan kesejahteraan nasional. Agenda ini                        pertumbuhan yang disiplin dan berbasis sektor , yang
     diharapkan dapat mendorong belanja pemerintah,                             selaras dengan prioritas jangka panjang Indonesia.
     investasi swasta, serta konsumsi domestik. UOB                             Dengan berfokus pada sektor industri yang kuat/
     Indonesia siap mendukung sektor-sektor prioritas dan                       tangguh, Bank memperdalam keahlian sektoral,
     berbagai inisiatif pertumbuhan nasional.                                   mengelola risiko secara proaktif, serta mendukung
                                                                                penggerak utama pertumbuhan dengan tetap menjaga
     Kinerja Keuangan dan Profitabilitas                                        kualitas aset. Melalui pendekatan selektif dalam
     Sepanjang tahun 2025, UOB Indonesia mencatat kinerja                       penyaluran kredit dan standar underwriting yang kuat,
     yang stabil dan solid di tengah ketidakpastian global.                     Bank berhasil mencatatkan pertumbuhan kredit yang
     Laba bersih setelah pajak meningkat sebesar 276,6                          seimbang sebesar 11,5 persen secara tahunan, dengan
     persen menjadi Rp1,5 triliun, didukung oleh pertumbuhan                    rasio NPL yang tetap terjaga sehat sebesar 1,8 persen.
     kredit sebesar 11,3 persen menjadi Rp111,8 triliun serta
     pertumbuhan dana pihak ketiga, sehingga memperkuat                         Kolaborasi di segmen retail, wholesale, dan global
     kontribusi Bank terhadap perekonomian nasional.                            markets semakin diperkuat. Bank juga melanjutkan
                                                                                transformasi menuju “One Bank”, dengan memahami
     Likuiditas dan kualitas aset tetap terjaga dengan baik.                    bahwa solusi yang terintegrasi mampu menciptakan
     Current Account Savings Account tumbuh 18,6 persen                         nilai yang lebih besar bagi nasabah serta keunggulan
     secara tahunan menjadi Rp79,7 triliun, sementara rasio                     kompetitif yang berkelanjutan.
     kredit bermasalah (NPL) membaik menjadi 1,8 persen.
     Disiplin biaya juga terjaga, dengan Cost-to-Income                         Budaya kolaborasi di seluruh Bank terus diperkuat,
     Ratio menurun sebesar 10,6 poin persentase secara                          didukung oleh penyelarasan insentif, perencanaan
     tahunan menjadi 69,7 persen. Kinerja ini mencerminkan                      nasabah secara bersama, serta penugasan lintas
     konsistensi dalam pelaksanaan strategi yang berfokus                       segmen. Inisiatif-inisiatif ini memperdalam hubungan
     pada      pertumbuhan     berkelanjutan,    keunggulan                     dengan nasabah, memperkuat ketahanan, serta
     operasional, serta manajemen risiko yang pruden.                           menegaskan akuntabilitas bersama.

     Selain kinerja keuangan, Bank juga mendorong berbagai                      Bank mempercepat penguatan konektivitas ASEAN
     prioritas strategis. UOB Indonesia memperluas ekosistem                    dan kapabilitas lintas negara untuk mendukung
     digital untuk memperdalam keterlibatan nasabah di                          perdagangan dan investasi regional. Bagi nasabah
     berbagai segmen, serta memperkuat kehadiran di                             korporasi dan komersial, UOB Infinity berperan sebagai
     Transaction Banking dan Wealth Management, guna                            platform keuangan terintegrasi yang memungkinkan
     mempercepat pertumbuhan pada fokus area.                                   pengelolaan kas secara seamless, visibilitas likuiditas
                                                                                secara real-time, serta optimalisasi modal kerja.
     Bank juga semakin mempertajam fokus pada arus
     perdagangan, origination kredit berkualitas tinggi,                        Fondasi operasional semakin diperkuat untuk mendukung
     efisiensi operasional, serta penyelarasan produk                           Bank yang lebih adaptif dan siap menghadapi
     dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang,                            masa depan. Otomatisasi dan digitalisasi proses
                                                                                meningkatkan efisiensi dan produktivitas, sementara



28   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 31
pemantauan layanan secara proaktif serta analisis           Melalui investasi berkelanjutan dalam pengembangan
umpan balik yang sistematis semakin mempertajam             human capital, Bank memastikan tetap agile, relevan,
fokus pada nasabah. Investasi berkesinambungan              dan berada pada posisi yang baik untuk mendukung
dalam arsitektur data dan tata kelola juga memperkuat       nasabah serta memberikan kontribusi nyata terhadap
kapabilitas Bank dalam mendukung pertumbuhan yang           kemajuan ekonomi Indonesia.
terukur dan berbasis inovasi.
                                                            Komitmen Terhadap Tata Kelola dan
Inovasi dan Transformasi Digital                            Manajemen Risiko
Pada tahun 2025, Bank terus mempercepat transformasi        Sepanjang tahun 2025, Bank mempertahankan
digital dengan fokus kuat pada customer-centricity.         kepatuhan penuh terhadap seluruh peraturan
Insight nasabah diintegrasikan ke dalam platform digital    perundang-undangan      yang     berlaku,   sekaligus
untuk menghadirkan solusi yang intuitif, relevan, dan       memperkuat pengendalian anti pencucian uang. Melalui
berdampak, baik bagi nasabah ritel maupun korporasi.        fungsi Kepatuhan, Bank meningkatkan Risk-Based Bank
                                                            Rating, sehingga memperkuat penerapan tata kelola
Bagi nasabah ritel, berbagai peningkatan dilakukan,         perusahaan yang baik di seluruh organisasi.
termasuk pengelolaan keuangan pribadi yang lebih
optimal melalui fitur tabungan berbasis gamifikasi,         Kerangka manajemen risiko juga semakin diperkuat
insight keuangan yang dipersonalisasi, serta transaksi      melalui integrasi berbagai pertimbangan risiko utama
wealth secara mandiri. Program Reward+ juga diperluas       dalam pengambilan keputusan strategis, termasuk
dengan lebih banyak opsi penukaran di seluruh               kualitas aset, sensitivitas suku bunga, likuiditas,
ASEAN, sehingga meningkatkan engagement sekaligus           eksposur nilai tukar, serta risiko yang berkembang
memberikan nilai tambah dalam aktivitas sehari-hari.        seperti keamanan siber, fraud, dan perlindungan data.

Bagi nasabah korporasi dan komersial, UOB Infinity          Direksi menjalankan pengawasan aktif terhadap profil
semakin memperkuat perannya sebagai platform                risiko Bank melalui keterlibatan yang terstruktur dan
keuangan terintegrasi dengan menghadirkan visibilitas       dukungan komite-komite terkait, sehingga memastikan
likuiditas secara real-time, solusi cash management         manajemen risiko tetap bersifat proaktif dan terintegrasi
dan trade yang seamless, autentikasi yang aman, serta       dalam pelaksanaan strategi.
konektivitas host-to-host untuk memungkinkan proses
transaksi yang efisien dan straight-through processing.     Komite Manajemen Risiko secara ketat menelaah
                                                            kualitas portofolio, hasil stress testing, serta indikator
Dengan menjawab kebutuhan nasabah, mulai dari               peringatan dini. Komite Aset-Liabilitas, yang didukung
tabungan pribadi hingga pengelolaan treasury yang           oleh Interest Rate Working Group, memantau dampak
kompleks, Bank menghadirkan pengalaman digital yang         perubahan suku bunga, rasio regulasi, serta rencana
aman dan terintegrasi, yang memperdalam engagemnt           pendanaan kontinjensi untuk menjaga stabilitas.
nasabah serta mendukung hubungan jangka panjang.
                                                            Melalui tata kelola berbasis komite yang disiplin, Bank
Penguatan Budaya Sumber Daya Manusia                        menilai risiko secara menyeluruh dan menerapkan
UOB Indonesia memperkuat kapabilitas sumber daya            batasan yang pruden, guna melindungi kekuatan
manusia melalui program reskilling dan upskilling           permodalan, stabilitas keuangan, serta reputasi Bank.
yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan dan
pengalaman     nasabah.    Berlandaskan     komitmen        Kontribusi Kepada Masyarakat
terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusi, UOB          Bank berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat
Indonesia terus memberdayakan karyawan sebagai              di wilayah operasionalnya, dengan fokus pada anak-
fondasi untuk menciptakan nilai jangka panjang.             anak, seni, dan pendidikan.

Pengembangan talenta dan keterlibatan karyawan              Dalam momentum 90 tahun UOB, Bank semakin
diperkuat melalui berbagai inisiatif seperti Professional   memperkuat komitmen jangka panjangnya terhadap
Bankers, Future Bankers, Internship NextGen, dan            pemberdayaan masyarakat. Di Indonesia, komitmen ini
Trainers Mileage. Program-program ini meningkatkan          diwujudkan melalui program UOB My Digital Space yang
kapabilitas, memperkuat keahlian internal, serta            bertujuan membekali 90.000 anak kurang mampu di 60
membangun budaya kerja yang kolaboratif dan                 kota dan 38 provinsi dengan perangkat pembelajaran
berorientasi pada kinerja.                                  digital selama lima tahun.


                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   29
Page 32
       Laporan Manajemen




     Kompetisi UOB Painting of the Year (POY) tetap menjadi                     keputusan, serta operasional sehari-hari. Pendekatan ini
     platform penting dalam mengembangkan talenta seni                          mencerminkan komitmen Bank terhadap pembangunan
     di Indonesia. Bank secara konsisten menyelenggarakan                       berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan generasi saat
     berbagai lokakarya untuk menampilkan para pemenang                         ini tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang
     serta mendorong pengembangan seni rupa, pendidikan,                        untuk memenuhi kebutuhannya.
     literasi digital, dan kesadaran lingkungan.
                                                                                Melalui Sustainability Framework, Environmental Risk
     UOB Indonesia juga menyelenggarakan UOB Heartbeat                          Management Framework, kebijakan Responsible
     Run 2025 yang diikuti oleh lebih dari 1.600 karyawan,                      Financing, serta Sustainable Finance Framework,
     serta berhasil menghimpun lebih dari Rp225 juta                            Bank mengintegrasikan pertimbangan ESG dalam
     untuk Daya Pelita Kasih Centre guna mendukung                              pengembangan bisnis dan penilaian risiko. Tata kelola
     pengembangan sarana pembelajaran bagi anak-anak                            keberlanjutan dijalankan melalui Sustainability Spokes
     neurodivergen.                                                             Forum dan Sustainability Working Group, dengan isu-
                                                                                isu material disampaikan kepada Dewan secara tepat
     Perubahan Komposisi Direksi                                                waktu.
     Sepanjang tahun 2025, terdapat perubahan dalam
     komposisi Direksi. Saya menyambut dengan hangat                            Bank telah mencatat pembiayaan Kegiatan Usaha
     pengangkatan     W.   Kartyono    sebagai   Direktur,                      Berkelanjutan sebesar Rp15,26 triliun serta mencatat
     sebagaimana telah disetujui dalam Rapat Umum                               subscription baru sebesar Rp1,17 triliun pada produk
     Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 29 April 2025,                          investasi berkelanjutan (ESG).
     serta menyampaikan apresiasi kepada Teh Han Yi yang
     telah mengakhiri masa jabatannya sebagai Direktur                          Keberlanjutan operasional juga semakin diperkuat,
     setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS Luar Biasa                       dengan kantor pusat Bank, UOB Plaza Jakarta,
     pada 9 Desember 2025. Masa jabatannya berakhir                             memperoleh sertifikasi Gold dari Greenship Building
     pada 31 Desember 2025.                                                     Council Indonesia pada tahun 2025. Intensitas emisi
                                                                                Cakupan 1 dan 2 (tidak termasuk data centre) berhasil
     Kinerja Komite di bawah Direksi                                            diturunkan sebesar 18 persen secara tahunan.
     Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,
     Direksi didukung oleh komite yang berfungsi sebagai                        Inisiatif dampak sosial juga mencakup penyaluran
     forum pengambilan keputusan dan pengawasan.                                dana tanggung jawab sosial perusahaan sebesar
     Komite-komite tersebut meliputi Komite Eksekutif,                          Rp3,25 miliar, yang memberikan manfaat bagi bidang
     Komite Manajemen Risiko (termasuk Komite Anti-                             anak-anak, seni, dan pendidikan, serta melibatkan
     Financial Crime dan Komite Manajemen Keberlanjutan                         3.000 siswa dan 235 seniman. Peluncuran UOB My
     Bisnis), Komite Kredit, Komite Aset dan Liabilitas, Komite                 Digital Space semakin memperkuat komitmen jangka
     Teknologi Informasi, Komite Sumber Daya Manusia,                           panjang Bank terhadap pertumbuhan yang inklusif dan
     Komite Kebijakan Kredit, serta Komite Manajemen Risiko                     ketahanan digital.
     Terintegrasi.
                                                                                Seiring dengan perkembangan isu keberlanjutan,
     Melalui mandat masing-masing, komite-komite tersebut                       Bank terus memperkuat kapabilitas organisasi melalui
     memberikan dukungan yang efektif dalam pengelolaan                         program e-learning keberlanjutan yang terstruktur
     operasional, penguatan tata kelola dan manajemen                           serta pelatihan spesifik di berbagai fungsi bisnis dan
     risiko, serta memfasilitasi pengambilan keputusan                          pendukung. Inisiatif ini meningkatkan kemampuan Bank
     strategis, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan                     dalam mendukung nasabah untuk mengadopsi praktik
     berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang.                         yang lebih berkelanjutan.

     Inisiatif ESG dan Pengembangan Masyarakat                                  Prospek dan Strategi 2026
     Bank membangun keberhasilan jangka panjang dengan                          Prospek Indonesia pada tahun 2026 tetap terjaga
     senantiasa mengutamakan kepentingan nasabah dan                            dengan baik, didukung oleh reformasi struktural serta
     para pemangku kepentingan. Kepercayaan dijaga                              berbagai program pemerintah yang mendorong hilirisasi
     melalui integrasi yang konsisten atas aspek lingkungan,                    dan industrialisasi. Inflasi yang stabil, permintaan yang
     sosial, dan tata kelola (ESG) dalam strategi, pengambilan                  kuat, stabilitas politik, serta penegakan hukum yang



30   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 33
semakin kuat diharapkan dapat menjaga kepercayaan        Bank akan terus melayani nasabah melalui advisory
dunia usaha dan memperkuat daya tarik Indonesia          yang forward-looking serta standar layanan yang tinggi,
sebagai tujuan investasi.                                dengan memanfaatkan jaringan ASEAN UOB untuk
                                                         memfasilitasi investasi asing strategis ke sektor-sektor
Dengan latar belakang tersebut, Bank akan terus          prioritas. Di balik ambisi ini, Bank terus berinvestas pada
mendorong     pertumbuhan      berkelanjutan   melalui   pengembangan sumber daya manusia dan budaya
pendekatan One Bank, dengan mengintegrasikan             kerja, dengan membangun budaya yang berlandaskan
kekuatan di seluruh segmen untuk menghadirkan nilai      Care, Growth, dan Trust.
yang konsisten dan berkelanjutan untuk jangka panjang.
Bank juga tetap berkomitmen mendukung prioritas          Apresiasi
pembangunan nasional serta menjalin kolaborasi yang      Atas nama Direksi, saya menyampaikan apresiasi kepada
erat dengan regulator dalam mendukung agenda             Dewan Komisaris atas arahan dan pengawasan yang
ekonomi Indonesia.                                       diberikan sepanjang tahun. Kami juga mengucapkan
                                                         terima kasih kepada para pemegang saham dan
Bank akan terus memperkuat kapabilitas yang agile dan    nasabah atas kepercayaan yang terus diberikan,
efisiensi operasional melalui otomasi, penyempurnaan     serta kepada seluruh karyawan atas dedikasi dan
proses, pemantauan layanan secara proaktif, serta        komitmennya. Dengan dukungan seluruh pemangku
pengembangan fondasi data yang kuat guna                 kepentingan, kami tetap berkomitmen untuk mencapai
mendukung inovasi dan pertumbuhan yang terukur.          pertumbuhan jangka panjang, keunggulan operasional,
                                                         serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi
Keberlanjutan tetap tertanam dalam strategi Bank.        Indonesia.
Melalui implementasi kebijakan Responsible Financing
yang disiplin, solusi berkelanjutan yang berfokus pada
nasabah, serta praktik operasional yang bertanggung
jawab, tujuan pertumbuhan diselaraskan dengan
dampak lingkungan dan sosial jangka panjang.



                                                         Hendra Gunawan
                                                         Direktur Utama
                                                         PT Bank UOB Indonesia
                                                         April 2026




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   31
Page 34
       Laporan Manajemen

     Direksi UOB Indonesia




     Dari kiri ke kanan: W. Kartyono, Paul Rafiuly, Hendra Gunawan, Cristina Teh Tan


32   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 35
Dari kiri ke kanan: Harapman Kasan, Sonny Samuel, Henry Santoso, Ardhi Wibowo


                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   33
Page 36
     Profil Perusahaan

        36     Identitas Perusahaan

       38      Sekilas UOB Indonesia

       40      Jejak Transformasi

       42      Visi, Misi, Tujuan Keberlanjutan, dan Nilai

       43      Kegiatan Usaha

       46      Struktur Organisasi

       48      Profil Dewan Komisaris
               Informasi Perubahan Anggota Dewan
        51
               Komisaris
        52     Profil Direksi

        57     Informasi Perubahan Anggota Direksi

        57     Demografi Karyawan
               United Overseas Bank Limited sebagai
       58
               Pemegang Saham Pengendali
        59     Dimana Kami Beroperasi
               Ringkasan Keuangan Lima Tahun United
       60
               Overseas Bank Limited
        61     Struktur dan Komposisi Pemegang Saham

        63     Struktur Grup Perusahaan

       64      Kronologi Pencatatan Saham

        65     Kronologi Pencatatan Obligasi

       66      Institusi dan/atau Profesi Pendukung

       66      Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik

       66      Informasi di Situs Web Perusahaan

        67     Penghargaan dan Sertifikasi
               Wilayah Operasional dan Pasar yang
       68
               Dilayani




34   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 37
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   35
Page 38
       Profil Perusahaan

     Identitas Perusahaan



               Nama Perusahaan                                                        Status Entitas
               PT Bank UOB Indonesia                                                  Perseroan Terbatas




               Nama Komersial                                                         Tanggal Pendirian
               UOB Indonesia (UOBI)                                             24    24 Oktober 1956




               Bidang Usaha                                                           Tanggal Beroperasi
               Industri Perbankan                                                     1 November 1956




               Dasar Hukum Pendirian                                                  Kepemilikan Saham
               • Akta Pendirian Perusahaan No. 150 yang                               • UOB International Investment Private
                 dibuat oleh Eliza Pondaag S.H., Notaris di                             Limited, Singapura (68,943%)
                 Jakarta, tanggal 31 Agustus 1956                                     • United Overseas Bank Limited, Singapura
               • Keputusan Menteri Kehakiman Republik                                   (30,056%)
                 Indonesia (sekarang Menteri Hukum                                    • Yayasan Kesejahteraan Nusantara (1,000%)
                 Republik Indonesia) No. J.A.5/78/4 tanggal                           • Lainnya (0,001%)
                 24 Oktober 1956
               • Lembaran Negara No. 96 tanggal 30
                 November 1956
               • Tambahan Lembaran Negara No. 1234/1956




               Modal Dasar                                                            Modal Ditempatkan dan Disetor penuh
               Rp9.000.000.000.000, terdiri dari                                      12.227.591.633 lembar saham atau
               36.000.000.000 saham dengan                                            setara dengan Rp3.056.897.908.250
               nilai nominal Rp250 per saham




               Laba Operasional Bank Tahun 2025                                       Pendapatan Bunga – Neto Tahun 2025
               Rp1.888 miliar                                                         Rp6.013 miliar




               Jumlah Aset Tahun 2025                           Jumlah Liabilitas Tahun 2025        Jumlah Ekuitas Tahun 2025
               Rp170.499 miliar                                 Rp150.375 miliar                    Rp20.124 miliar




36   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 39
       Skala Usaha                                Jaringan ATM
                                                  108 ATM
       Jumlah Kantor
       1 Kantor Pusat
       4 Kantor Wilayah                           Wilayah Operasional
       41 Kantor Cabang                           41 kota di 16 provinsi di Indonesia
       50 Kantor Cabang Pembantu
       3 Kantor Fungsional




       Alamat Kantor Pusat                         Jumlah Produk dan Layanan yang Ditawarkan
       UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10           • 5 (lima) produk utama, terdiri dari Produk
       DKI Jakarta 10230, Indonesia                   Pembiayaan, Produk Pendanaan, Produk
                                                      Investasi, Produk Asuransi dan Produk
               Nomor Telepon                          Treasuri
               +62 21 2350 6000 (hunting)          • 21 (dua puluh satu) jenis layanan
                                                      perbankan
               Nomor Faksimile
               +62 21 2993 6632

               Call Centre
               14008 & +62 21 2355 900
                                                   Jumlah Pekerja per 31 Desember 2025
                                                   3.597 pekerja
               Email
               uobcare@uob.co.id

               Website
               www.uob.co.id




Media Sosial                                       Keanggotaan Asosiasi
                                                   • Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
       UOB Indonesia, TMRW Indonesia               • Perhimpunan Bank-Bank Internasional
                                                      Indonesia (PERBINA)
       uob.id, uobcards.id,                        • Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia
       TMRWIndonesia                                  (ASPI)
                                                   • Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan
       UOB Indonesia, TMRW Indonesia                  Perbankans (FKDKP)
                                                   • Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI)




                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   37
Page 40
       Profil Perusahaan

     Sekilas UOB Indonesia


     Sejak memulai operasinya pada 31 Agustus 1956 dengan nama PT Bank Buana Indonesia, Bank telah melalui
     berbagai tahap perkembangan hingga akhirnya resmi menggunakan nama PT Bank UOB Indonesia pada Mei 2011.

     Saat ini, jaringan layanan UOB Indonesia mencakup 41 kantor cabang utama, 50 kantor cabang pembantu, serta
     108 ATM yang berlokasi di 41 kota pada 16 provinsi di seluruh Indonesia. Nasabah juga dapat mengakses layanan
     perbankan melalui jaringan ATM regional, serta jaringan ATM Prima, Bersama, dan Visa.




           Sejarah Nama UOB Indonesia


           1956                                              2007                                  2011
           PT Bank Buana Indonesia                           PT Bank UOB Buana Tbk                 PT Bank UOB Indonesia




     UOB Indonesia mempertahankan peringkat kredit                              Didukung oleh jaringan yang luas, teknologi informasi
     AAA(idn) dari Fitch Ratings Indonesia, lembaga                             yang handal, struktur permodalan yang sehat, dan
     pemeringkat independen. Selain itu, Bank menerima                          kualitas SDM yang unggul, UOB Indonesia berkomitmen
     Platinum Award for Exceptional Financial Performance                       untuk menciptakan nilai jangka panjang yang
     dari Majalah Infobank selama sepuluh tahun berturut-                       berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan. Bank
     turut.                                                                     tetap berfokus pada transformasi menjadi institusi yang
                                                                                semakin signifikan melalui pertumbuhan yang disiplin
     Bank memiliki fondasi bisnis yang kuat, khususnya                          dan stabil.
     dalam melayani segmen usaha kecil dan menengah
     dengan basis nasabah ritel yang solid. UOB Indonesia
     juga terus mengembangkan bisnis perbankan konsumer
     dan korporasi yang menyediakan rangkaian layanan
     treasury serta cash management.




38   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 41
Logo Perusahaan




Logo UOB terdiri dari lima garis merah yang ikonik disertai tulisan
“UOB” yang memberikan kesan elegan dan sederhana. Logo
ini terinspirasi dari filosofi Tiongkok “Gerbang Lima Bar” yang
melambangkan keamanan dan persatuan. Logo sederhana
turut mencerminkan fokus dan kejelasan UOB.




                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   39
Page 42
       Profil Perusahaan

     Jejak Transformasi


                                                          • 2007                                         Banking (PIB) untuk meningkatkan
                1950 - 1990s                                - Perubahan nama dari PT Bank                daya dan customer service quality.
                                                              Buana Indonesia Tbk menjadi PT
                                                              Bank UOB Buana Tbk.                    • 2020
     • 1956                                                 - United Overseas Bank Limited             - Peluncuran TMRW, bank digital
       Didirikan dengan nama PT Bank                          (UOB), melalui UOB, menjadi                pertama bagi generasi digital
       Buana Indonesia, Bank berdiri dan                      pemegang saham mayoritas Bank.             ASEAN.
       mulai beroperasi secara komersial.                                                              - Penawaran      Umum    Terbatas
                                                                                                         1.632.759.084 saham dengan nilai
                                                          • 2008
     • 1972                                                                                              nominal Rp250 per saham yang
                                                            - Rapat Umum Pemegang Saham
       Melakukan akuisisi terhadap PT                                                                    ditawarkan dengan harga Rp1.225
                                                              Luar Biasa menyetujui perubahan
       Bank Pembinaan Nasional, Bandung.                                                                 per saham.
                                                              status Bank menjadi perusahaan
                                                              tertutup.                              • 2021
     • 1974                                                 - Kepemilikan     saham      UOB           Menyelenggarakan Economic Outlook
       Melakukan akuisisi terhadap PT                         meningkat menjadi 98,997 persen          2022 yang dihadiri secara virtual oleh
       Bank Kesejahteraan Masyarakat,                         melalui tender offer terhadap            Presiden Republik Indonesia.
       Semarang.                                              saham-saham publik.
                                                            - Penghapusan pencatatan saham           • 2022
     • 1975                                                   Bank dari Bursa Efek Indonesia           - Penandatanganan Perjanjian Jual
       Melakukan akuisisi terhadap PT                         (delisting).                               Beli Aset dan Liabilitas antara
       Bank Aman Makmur, Jakarta.                                                                        Citibank, N.A cabang Indonesia.
                                                          • 2009                                       - Peluncuran TMRW Pay, pinjaman
     • 1976                                                 Pelunasan awal (call option) seluruh         e-commerce yang memungkinkan
       Mendapatkan izin sebagai Bank                        pokok Obligasi Subordinasi I.                konsumen       untuk      mengelola
       Devisa.                                                                                           kebutuhan      anggaran     mereka
                                                                                                         dengan mudah.
     • 1998                                                          2010 – 2020s                      - Peluncuran     U-Energy,   platform
                                                                                                         pembiayaan terintegrasi pertama
       Meraih peringkat sebagai bank
       kategori “A” dari Bank Indonesia.                                                                 di Asia untuk mendorong efisiensi
                                                          • 2010                                         energi.
                                                            Eks PT Bank UOB Indonesia                  - UOB bermitra dengan PT Chandra
                                                            melakukan penggabungan usaha ke
                      2000s                                 dalam PT Bank UOB Buana.
                                                                                                         Asri Petrochemical Tbk. untuk
                                                                                                         meluncurkan fasilitas pembiayaan
                                                                                                         Sustainability-Linked Trade yang
                                                          • 2011                                         pertama di Indonesia.
     • 2000
                                                            Perubahan nama Bank menjadi PT             - UOB Indonesia mengumumkan
       Penawaran Umum Perdana dan
                                                            Bank UOB Indonesia.                          kerja sama      dengan PT Sompo
       pencatatan saham Bank pada
                                                                                                         Insurance       Indonesia     untuk
       Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek                  • 2012                                         menawarkan Asuransi UKM Digital,
       Surabaya.                                            Bersama dengan Grup UOB, Bank                sebuah perlindungan asuransi
                                                            meluncurkan seragam baru secara              komprehensif bagi para pelaku
     • 2003                                                 regional untuk para lini depan, yang         usaha kecil dan menengah (UKM)
       Bergabungnya International                           mencerminkan        profesionalisme,         di Indonesia.
       Finance Corporation (IFC) sebagai                    kepercayaan diri, dan representasi         - UOB Indonesia menggandeng PT
       pemegang saham asing pertama                         atas Grup UOB.                               Prudential Life Assurance untuk
       melalui Penawaran Umum Terbatas                                                                   meluncurkan PRUTect Care, produk
       II.                                                • 2013                                         asuransi jiwa yang sesuai dengan
                                                            Implementasi      proyek      Core           prinsip-prinsip syariah, melalui
     • 2004                                                 Banking    Standardisation   untuk           platform TMRW.
       - UOB International Investment                       mengembangkan sistem infrastruktur,        - UOB Indonesia menyelenggarakan
         Private Limited (UOBII) menjadi                    sehingga    dapat    meningkatkan            UOB Economic Outlook 2023
         pemegang saham terbesar kedua                      layanan Bank.                                dengan tema “Emerging Stronger
         setelah PT Sari Dasa Karsa.                                                                     in Unity and Sustainably”. Bapak
       - Penerbitan Obligasi Subordinasi I.               • 2016                                         Joko Widodo, Presiden Republik
                                                            - Penerbitan Obligasi Berkelanjutan          Indonesia, membuka acara dengan
                                                              I   dan     Obligasi     Subordinasi       memberikan sambutan khusus.
     • 2005
                                                              Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia         Dilanjutkan dengan penyampaian
       - IFC      melepaskan       seluruh
                                                              Tahap I Tahun 2016.                        pidato utama dari Ibu Sri Mulyani,
         kepemilikan saham pada Bank.
                                                            - Peluncuran      Business    Internet       Menteri      Keuangan      Republik
       - UOBII menjadi pemegang saham                         Banking (BIB) dan Personal Internet        Indonesia.
         mayoritas dengan kepemilikan
         saham sebesar 61,11 persen.


40   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 43
   - UOB                mengumumkan          • 2024
     komitmennya     untuk   mencapai          - UOB      Indonesia        dan    Garuda
     net zero pada tahun 2050. Hal               Indonesia meluncurkan kartu kredit
                                                                                                  2025
     ini menggarisbawahi tujuan UOB              co-branded        Garuda       Indonesia
     untuk mendukung transisi yang               UOB Credit Card menawarkan                       - UOB Indonesia dan Garuda
     adil memajukan pembangunan                  keistimewaan dan keuntungan                        Indonesia meluncurkan livery
     sosial ekonomi berkelanjutan yang           eksklusif bagi pemegang kartu                      eksklusif yang menampilkan
     beriringan dengan dekarbonisasi di          dengan slogan “From Shops to
                                                                                                    desain Garuda Indonesia UOB
     Asia Tenggara.                              Skies” untuk memenuhi kebutuhan
                                                 wisatawan yang terus berkembang.                   Card (GIUC) pada salah satu
• 2023                                         - UOB       Indonesia         memperbarui            pesawat Boeing 737-800 NG
  - Peluncuran UOB Infinity, platform            tampilan       UOB       Lady’s     Card,          Garuda Indonesia.
    digital yang memungkinkan bisnis             menegaskan kembali komitmen                      - UOB Indonesia dan Bank
    mengelola       sendiri    kebutuhan         dalam mendorong kemajuan dan                       DBS       Indonesia     bersinergi
    perbankan dengan cara yang lebih             kesuksesan kaum perempuan di
                                                                                                    memfasilitasi pendanaan hijau
    sederhana, cerdas dan personal.              mana pun mereka berada dengan
  - UOB Indonesia, Visa, dan Volopay             tagline ‘Unstoppable Together’.                    senilai Rp1,7 triliun berskema
    meluncurkan solusi berupa kartu            - UOB        Indonesia        meluncurkan            club loan kepada Princeton
    kredit perusahaan untuk membantu             UOB Zenith Card, yang dirancang                    Digital Group untuk mendukung
    bisnis   mengelola      pengeluaran          untuk        memenuhi         kebutuhan            pengembangan pusat data JC2
    secara efisien.                              dan        preferensi        masyarakat
                                                                                                    di Cibitung.
  - Peluncuran UOB FinLab, akselelator           berpenghasilan tinggi, khususnya
    inovasi unggulan UOB untuk                   untuk bepergian dan berwisata.
                                                                                                  - UOB Indonesia dan Bank
    membantu bisnis lokal bertumbuh            - UOB Indonesia dan Telkomsel                        DBS Indonesia menyediakan
    dan bertransformasi secara digital.          meluncurkan kartu kredit co-                       fasilitas    pinjaman     sebesar
    Di Indonesia, program digitalisasi           branded UOB Telkomsel, memaknai                    Rp6,7 triliun untuk membiayai
    perdana dibuka dengan program                esensi ‘Lifestyle Connected’ untuk                 pembangunan         tiga    pusat
    UKM SUKSES (Sistem Usaha Kreatif             nasabah menikmati gaya hidup
                                                                                                    data baru untuk DayOne dan
    dan Solusi Ekonomi Sejahtera).               digital tanpa batas yang lebih
  - UOB      Indonesia      meluncurkan          terhubung dengan pengalaman                        Indonesia Investment Authority
    kapabilitas financial supply chain           seamless dan menguntungkan.                        (INA) di Nongsa Digital Park,
    management (FSCM) di UOB                   - UOB Indonesia menyelenggarakan                     Batam.
    Infinity   untuk      memungkinkan           UOB Economic Outlook 2025                        - UOB Indonesia meluncurkan
    nasabah melakukan digitalisasi               dengan tema ‘Ushering a New                        The Business Circle, sebuah
    pembiayaan supply chain mereka.              Dawn for Remarkable Indonesia’.
    Kemampuan FSCM memungkinkan                  Acara ini membahasa wawasan
                                                                                                    program         khusus       yang
    klien menghubungkan pembeli,                 dan strategi untuk memperkuat                      dirancang       untuk    generasi
    pemasok, dan distributor dalam               ekonomi         Indonesia,       menarik           penerus perusahaan keluarga
    ekosistem supply chain mereka                investasi asing, dan mencapai                      di Indonesia dan ASEAN.
    di Indonesia, seluruh ASEAN, dan             pertumbuhan berkelanjutan jangka                 - UOB        Indonesia     bermitra
    Tiongkok Raya.                               panjang bagi Indonesia.
                                                                                                    dengan        Ruangguru       dan
  - UOB Indonesia menyelenggarakan             - UOB berperan sebagai Joint
    UOB      Gateaway       to     ASEAN         Coordinator dalam menyediakan                      meluncurkan UOB My Digital
    Conference 2023 di luar Singapura.           kredit      sindikasi      terbesar    di          Space, program regional yang
    Acara tersebut mempertemukan                 Indonesia selama tahun 2024                        bertujuan menyediakan akses
    para pemimpin bisnis, klien, dan             senilai US$1,5 miliar untuk MIND                   pembelajaran digital kepada
    mitra dari Indonesia, ASEAN dan              ID.    Transaksi      ini    mendukung             90.000 pelajar di 60 kota dan
    Tiongkok, termasuk dengan para               strategi      pemerintah       Indonesia
    pejabat pemerintah.                          untuk mendorong pengembangan
                                                                                                    38 provinsi di Indonesia.
  - UOB menyelesaikan akuisisi dan               industri pertambangan nasional.                  - UOB Indonesia dan DHL
    integrasi atas bisnis perbankan            - UOB Indonesia pertama kali                         Express      bersinergi   kurangi
    konsumer Citigroup di Indonesia.             meluncurkan        program       Savings           emisi gas rumah kaca melalui
    Seluruh       akuisisi        berhasil       Weeks         untuk       menumbuhkan              layanan GoGreen Plus untuk
    diselesaikan di empat pasar ASEAN            budaya menabung yang proaktif
                                                                                                    mengurangi sekitar 80% emisi
    – Indonesia, Malaysia, Thailand,             dan mendorong keuangan yang
    dan Vietnam.                                 aman untuk nasabah.                                gas rumah kaca dari pengiriman
  - Penawaran        Umum        Terbatas      - UOB Indonesia mengumumkan                          udara internasional melalui
    1.040.946.745 saham dengan nilai             pembaruan UOB PRIVIMiles Card                      penggunaan            Sustainable
    nominal Rp250 per saham yang                 yang menawarkan perolehan miles                    Aviation Fuel (SAF).
    ditawarkan dengan harga Rp1.441              lebih cepat untuk tujuan wisata
    per saham.                                   ternama di ASEAN.




                                                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   41
Page 44
       Profil Perusahaan

     Visi, Misi, Tujuan Berkelanjutan dan Nilai


     UOB Indonesia menetapkan visi, misi, tujuan keberlanjutan, dan nilai-nilai yang menjadi dasar arah dan komitmen
     Bank sebagai berikut:




                         Visi                                                   Misi                      Tujuan
                                                                                                       Berkelanjutan
       Menjadi bank terkemuka di                            Menciptakan nilai ekonomi             Kami percaya bahwa sebagai
       Indonesia, menjadi bagian                            yang berkelanjutan bagi seluruh       bagian dari industri jasa
       penting   dari   Grup  UOB,                          pemangku kepentingan melalui          keuangan di Indonesia, kami
       dihargai oleh para nasabah,                          tim yang loyal, berdedikasi, dan      mempunyai        tugas     untuk
       kolega,   pemegang    saham                          profesional, serta berkomitmen        berkontribusi      dan     untuk
       dan regulator, dikagumi oleh                         untuk     memenuhi      bahkan        menjamin           kesejahteraan
       masyarakat, sebagai lembaga                          melampaui kebutuhan dan               ekonomi, sosial, dan lingkungan
       perbankan jangka panjang                             ekspektasi para pemangku              hidup negara secara jangka
       yang terpercaya.                                     kepentingan, dengan produk            panjang.     Kami     menyadari
                                                            dan layanan berkualitas tinggi        bahwa tata kelola perusahaan
                                                            bagi target nasabah di segmen         yang baik sangatlah penting
                                                            perbankan retail dan wholesale        untuk menanamkan praktik
                                                            dengan hasil kinerja keuangan         kerja berkelanjutan di Bank.
                                                            dan hasil penilaian kehati-
                                                            hatian yang unggul bagi para
                                                            karyawan, pemegang saham
                                                            dan regulator.




     Nilai-Nilai Kami

                  Honourable                                                            United
                  Kami bertindak dengan hati-hati untuk                                 Kami bekerja sebagai sebuah tim untuk
                  mendorong kesuksesan nasabah kami,                                    mencapai tujuan individu dan perusahaan
                  dengan mempertahankan standar profesional                             dengan kerja sama, saling menghormati dan
                  dan moral tertinggi. Kami melakukan apa                               loyalitas.
                  yang benar bagi nasabah kami melalui
                  disiplin, keterbukaan dan keberanian.

                  Enterprising                                                          Committed
                  Kami     diciptakan    dengan    semangat                             Kami berkomitmen untuk membangun hari
                  enterprising, yang didemonstrasikan melalui                           esok yang lebih baik dan bertanggung jawab
                  kepemimpinan, wawasan yang tajam dan                                  untuk memastikan UOB merupakan sumber
                  pola pikir yang berwawasan ke depan.                                  stabilitas, keamanan dan kekuatan yang
                                                                                        terpercaya.

42   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 45
Kegiatan Usaha


Kegiatan Usaha                              untuk kepentingan nasabah;                   Indonesia dan Otoritas Jasa
                                         f. menempatkan dana pada,                       Keuangan;
Berdasarkan Anggaran                        meminjam dana dari, atau                  o. melakukan               kegiatan
Dasar Perusahaan                            meminjamkan dana kepada                      penyertaan modal sementara
Mengacu pada Pasal 3 Anggaran               bank     lain,   baik    dengan              untuk     mengatasi       akibat
Dasar Bank, maksud dan tujuan               menggunakan surat, sarana                    kegagalan        kredit     atau
Bank adalah melakukan usaha                 telekomunikasi maupun dengan                 kegagalan           pembiayaan
dalam bidang Bank Umum sesuai               wesel unjuk, cek atau sarana                 berdasarkan Prinsip Syariah,
dengan peraturan perundang-                 lainnya;                                     dengan syarat harus menarik
undangan yang berlaku.                   g. menerima pembayaran dari                     kembali         penyertaannya,
                                            tagihan atas surat berharga dan              dengan memenuhi ketentuan
Untuk mencapai maksud dan                   melakukan perhitungan dengan                 yang ditetapkan Bank Indonesia
tujuan    tersebut,  Bank    dapat          atau antar pihak ketiga;                     dan Otoritas Jasa Keuangan;
melaksanakan kegiatan usaha              h. menyediakan tempat untuk                  p. bertindak     sebagai     pendiri
antara lain sebagai berikut:                menyimpan barang dan surat                   Dana Pensiun dan Pengurus
                                            berharga;                                    Dana Pensiun sesuai dengan
a. menghimpun          dana       dari   i. melakukan kegiatan penitipan                 peraturan perundangan yang
   masyarakat       dalam     bentuk        untuk kepentingan pihak lain                 berlaku;
   simpanan berupa giro, deposito           berdasarkan suatu kontrak;                q. Menyelenggarakan           usaha
   berjangka, sertifikat deposito,       j. melakukan penempatan dana                    lainnya yang lazim dilakukan
   tabungan, dan/atau bentuk                dari nasabah kepada nasabah                  oleh suatu Bank Umum baik
   lainnya yang dipersamakan                lainnya dalam bentuk surat                   secara konvensional maupun
   dengan itu;                              berharga yang tidak tercatat di              berdasarkan Prinsip Syariah baik
b. memberikan kredit;                       bursa efek;                                  di dalam maupun di luar negeri.
c. menerbitkan surat pengakuan           k. menyediakan         pembiayaan
   hutang;                                  dan/atau melakukan kegiatan               Kegiatan Usaha
d. membeli,        menjual       atau       lain berdasarkan prinsip syariah,
   menjaminkan atas risiko sendiri          sesuai dengan ketentuan yang
   maupun untuk kepentingan dan             ditetapkan oleh Bank Indonesia,           Memasuki akhir tahun 2025, UOB
   atas perintah nasabahnya:                Otoritas Jasa Keuangan dan                Indonesia     tetap    menjalankan
   1. surat-surat wesel termasuk            Dewan Syariah Nasional;                   kegiatan     usaha    sebagaimana
       wesel     yang     diakseptasi    l. melakukan      kegiatan     anjak         diuraikan     sebelumnya.         Pada
       oleh bank yang masa                  piutang, usaha kartu kredit dan           tingkat global, UOB mengelola
       berlakunya tidak lebih lama          kegiatan Wali Amanat;                     tiga segmen bisnis utama, yaitu
       daripada kebiasaan dalam          m. melakukan kegiatan dalam                  retail banking, wholesale banking,
       perdagangan         surat-surat      Valuta Asing sesuai dengan                dan global markets. Di Indonesia,
       dimaksud;                            ketentuan yang ditetapkan oleh            operasional      perbankan         UOB
   2. surat pengakuan hutang                Bank Indonesia dan Otoritas               Indonesia mencakup commercial
       dan kertas dagang lainnya            Jasa Keuangan;                            banking,     corporate       banking,
       yang masa berlakunya tidak        n. melakukan               kegiatan          personal financial services, business
       lebih lama dari kebiasaan            penyertaan      modal      pada           banking, serta financial institution.
       dalam perdagangan surat-             bank atau perusahaan lain di
       surat dimaksud;                      bidang keuangan seperti sewa
   3. kertas       perbendaharaan           guna usaha, modal ventura,
       Negara dan surat jaminan             perusahaan      efek,   asuransi,
       Pemerintah;                          lembaga kliring dan penjaminan
   4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);      serta lembaga penyimpanan
   5. obligasi;                             dan      penyelesaian,     sesuai
   6. Surat Dagang; dan                     dengan peraturan perundang-
   7. instrumen surat berharga lain.        undangan yang berlaku dan
e. memindahkan uang baik untuk              dengan memenuhi ketentuan
   kepentingan sendiri maupun               yang ditetapkan oleh Bank


                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   43
Page 46
       Profil Perusahaan




     Produk dan Layanan                                            •   PRUTech Care                     •  Supplier Finance
                                                                   •   PRUProteksi Griya                •  Account Receivable
     Beragam produk dan layanan yang                               •   Credit Life Insurance -             Finance
     disediakan Bank disajikan dalam                                   Sequis                           • Secured Back to Back
     tabel berikut:                                                •   AvaGriya Proteksiku -            • Home Loan
                                                                       Astra                         b. Produk Kartu dan
     1. Produk Investasi dan Produk                                •   Mortgage Redemption              Pembayaran
        Asuransi                                                       Insurance MSIG                   • UOB Zenith Card
        a. Produk Investasi                                        •   Credit Life Insurance -             (Mastercard & Visa)
           • Reksa Dana                                                MNC                              • UOB PRIVIMiles Card
           • Primary Retail Bonds                                  •   Fire Insurance from                 (Mastercard & Visa)
              (E-SBN)                                                  general insurance                • Garuda Indonesia UOB
        b. Produk Asuransi                                             companies, such as ABDA,            Card (Mastercard & Visa)
           UOB     Indonesia     bekerja                               ABI, Zurich, ACA, dan            • UOB Preferred Card
           sama dengan perusahaan                                      ASWATA                              (Mastercard & Visa)
           asuransi untuk memberikan                               •   Prudential Employee              • UOB Lady’s Card
           solusi    keuangan      bagi                                Benefit                             (Mastercard)
           nasabah berupa penawaran                                •   PRUCorporate Personal            • UOB ONE Card
           produk perlindungan jiwa                                    Accident                            (Mastercard & Visa)
           dan     kesehatan     melalui                           •   Zurich U-Travel                  • UOB YOLO Card
           pembayaran premi tunggal                                                                        (Mastercard & Visa)
           atau premi berkala.                            2. Produk Pembiayaan                          • UOB Telkomsel Card
           • PRUCinta                                        a. Produk Pembiayaan                          (Visa)
           • Usave PRUStar                                      • Overdraft Loan (Rupiah)               • TMRW Card (MasterCard)
           • PRUHospital Protection                             • Revolving Credit Facility             • UOB Debit Card
              Optima                                            • Fixed Loan                            • TMRW Debit Card
           • PRULife Harvest Plan                               • Fixed Asset Investment                • Commercial Card
           • PRUWealth Prime Account                               Loan                                    (Mastercard & Visa)
           • PRUInvestor Ultima                                 • Business Vehicle                      • UOB CashPlus
              Account                                              Financing
           • PRUCritical Benefit 88                             • Construction Investment         3. Produk Simpanan
           • PRUAnugerah Syariah                                   Loan                              a. Saving Account
           • PRUIncome Guard                                    • Heavy Equipment                       • Privilege Account
           • PRUIncome Protection                                  Financing                            • One Account
           • PRUIncome Maxima                                   • Commercial Property Loan              • Stash Account
           • PRUInfinity                                        • Installment Loan (Rupiah              • Lady’s Account
           • Lady’s Account Critical                               and FX)                              • Rekening Valas Produktif
              Cover                                             • Import-Export Credit                  • U-Save
           • Smart Level Term                                   • Letter of Credit (LC)                 • U-Plan
           • PRU Life Extra Return                              • Shipping Guarantee                    • Tabungan Biz88
           • PRULevel Term                                      • Bank Guarantee –                      • U-BIZZ88 Tabungan
           • PRUcorporate Life                                     Standby Letter of Credit             • Tabunganku
           • PRUcorporate Medical                               • Import Invoice Finance                • Simpanan Pelajar
           • PRUCredit Protection                               • Export Invoice Finance                • TMRW Everyday Account
           • PRULindungi Syariah                                • Trust Receipt                         • TMRW Savings Account
           • PRU Accident Guard Plus                            • Pre Shipment Finance                  • Tabungan Non Interest
           • PRUHospital Advantage                              • Early Payment Discount             b. Giro
           • Credit Protection Regular                          • Credit Bills Purchased                • Giro Rupiah
           • Credit Protection                                  • Bill of Exchange Purchase             • Giro Valas
              Maximum                                           • Distributor/Dealer                    • Giro 88
           • PRULife Extra Return                                  Finance                              • U-Biz88
           • PRUGuard                                                                                   • Giro Threshold


44   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 47
      • Giro Non Interest             •   Bills Payment Autodebit
   c. Deposito                        •   Cash Pick-up and delivery
      • Deposito Rupiah               •   Liquidity Management
      • Deposito Valas                    Solution (Domestic & Global
      • TMRW Power Saver                  LMS)
                                      •   UOB Virtual Account
4. Produk Tresuri                     •   eTax Payment/State
   a. Produk Valuta Asing                 Acceptance
      Value Today, Value Tomorrow     •   Domestic payment (SKN/LLG,
      dan Value Spot, Forward,            RTGS, transfer online/RTOL,
      Swap, Par Forward, Domestic         BI-FAST)
      Non-Deliverable Forward         •   Remittance (Telegraphic
      (DNDF)                              Transfer)
   b. Produk Derivatif:               •   Business E-Channels:
      Interest Rate Swap (IRS),           - UOB Infinity (new
      Cross Currency Swap (CCS),              business internet banking
      Plain Vanilla FX Options,               web including Trade
      Interest Rate Caps and Floors           and FSCM and mobile
   c. Produk Pasar Uang: Products             platform)
      Placement, Borrowing                - H2H File Transfer (FTS/
   d. Structured Products                     RFTS)
      Premium Forward Deposit             - Application Programming
      (PFD), Principal Guaranteed             Interface (API)
      Deposit     (PGD)     Premium
      Growth, UOB MaxiYield, Bond
      Linked Investment, dan Call
      Spread Option (CSO)
   e. Instrumen Efek
      Obligasi Pemerintah
      Indonesia/Obligasi Ritel
      (Transaksi Pasar Perdana
      dan Pasar Sekunder),
      Obligasi Korporasi Indonesia,
      Repo dan Reverse Repo

5. Layanan
   • Safe Deposit Box
   • Telegraphic Transfer and
      Demand Draft
   • Bills Collection Facility (FX)
   • Bank Draft (FX)
   • Inward and Outward
      Transfer (Rupiah and Foreign
      Currency)
   • Inward and Outward
      Collection
   • Transfer LC
   • Documentary Collections
   • Kliring
   • UOB Bill Pay: PLN, Telkom,
      Telkomsel, Indosat, XL and
      Indovision


                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   45
Page 48
       Profil Perusahaan

     Struktur Organisasi

     per 31 Desember 2025



                                                                                                                                                                DIREKSI




                                                                                                         Komite Audit
       • Komite Eksekutif
       • Komite Manajemen Risiko:
         - Komite Anti-Financial Crime                                                              Komite Pemantau
         - Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis                                                           Risiko
         - Komite Manajemen Risiko Operasional
       • Komite Kredit
       • Komite Aset dan Liabilitas                                                           Komite Remunerasi dan
       • Komite Informasi Teknologi                                                                 Nominasi
       • Komite Sumber Daya Manusia
       • Komite Kebijakan Kredit
       • Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
                                                                                                    Komite Tata Kelola
                                                                                                      Terintegrasi




       Direktur Consumer                                Direktur Wholesale                                    Direktur Global                            Direktur Teknologi
            Banking                                          Banking                                             Markets                                 dan Operasional
         Cristina Teh Tan                                Harapman Kasan                                       Sonny Samuel                                  Paul Rafiuly


                                                                                                                                                                                Head of Strategic
                                  Head of Channels                                Head of Human                                          Special Asset                          Communications &
                                   & Digitalisation                                 Resources                                          Management Head                              Brands
                                    *(Pjs) Ritaria                               Gevy Q Wulandari                                        Jenny Lukito                            Maya Saraswati
                                    Tjokromulio                                                                                                                                   Makagiansar


                 Sales &             Deputy Head            Head of Corporate       HR Services &                                                             Head of WB,
           Distribution Head         of Channels &                                Industrial Relation             Trading Head                                Markets and
                                                                Banking
                                     Digitalisation                                     Head                                                                 Enterprise T&O
              Neneng Dewi                                                                                       Welly Soewandono
                                                               Edwin Kadir
               Mulyasari          Ritaria Tjokromulio                                 Lily Johan                                                              Indra Gunawan


            Deposit, Wealth          Regional General                                                               Portfolio                                Head of Retail-
                                                               Head of FIG &          Talent &
            Management &                Manager                                                                    & Liquidity                                Banking and
                                                            Structured Finance   Development Head
             Training Head              Regional 1                                                              Management Head                               Channel T&O
                                                             Jenny Lesmana            Triagung W
            Emillya Soesanto              Vacant                                                                     Suhendar                                 Monique Sagita


           Secured Product &         Regional General      Head of Commercial                                     GM Corporate                                     Shared
              Sales Head                 Manager                Banking             Rewards Head                Banking & FI Sales                             Infrastructure
                                        Regional 2                                                                    Head                                     Services Head
             Inge Kartikasari                                 Fenny Natalya             Vacant
                                                                                                                  Hendro Patrick
                Wonoadi                   Vacant                Wiratama                                                                                           Yusar
                                                                                                                     Wisely

                                                                                    Organization
            Cards & Payment        Regional General                                                                                                              Business
                                                            Head of Business     Development & People             Global Markets
                 Head                 Manager -                                                                                                                 Technology
                                                               Banking             Analytics Head                Structuring Head
                                      Regional 3                                                                                                               Services Head
           Y. Herman Soesetyo                                  Dewi Tuegeh         Septine Marida               Steive Yoshika Putra
                                         Grace                                       Rifatunisa                                                                     Jieni

                                                                                   HRBP (Consumer                GM Commercial,
                                   Regional General            Wholesale                                                                                         T&O Risk
              TMRW Head                                                              Banking and                   Consumer &
                                      Manager -             Banking Business                                                                                  Governance and
                                                                                      Channels &                 Business Banking
                                      Regional 4           Management Head                                                                                    Assurance Head
           Glenn Natamihardja                                                     Digitalisation) Head             Sales Head
                                      Mei Sumiati              Ferdy Djojo                                          Vera Hasan                                  Handi Mulia
                                                                                   Endoflint Gedeo

                                                                 Wholesale                                       Global Markets
             PFS Marketing                                                       HRBP (WB, TB, GM,                                                            T&O Planning &
                                                                  Banking                                           Business
                 Head                                                               T&O) Head                                                                  Procurement
                                                              Acquisition Head                                  Management Head
                                                                                                                                                                  Head
           Arief Tjakraamidjaja                                                      Farida Holil
                                                               Evelyn Yuvania                                      Gerry Hasang
                                                                                                                                                              Roberto Sutedja


            PFS Business Risk                                    Dedicated        HRBP (Corporate                                                               Information
                 Head                                             FDI Unit        Function) Head                                                               Security Head

           Francisca Mulyanto                                  Samuel Houten         Devi Siswojo                                                               Farina Mutia



           Business Analytics                                    Dedicated
                                                                                  Talent Acquisition
                 Head                                          FDI Unit (China
                                                                                        Head
                                                                    Desk)
             Sekar Saraswita
                                                                                        Vacant
                Pradani                                            Kelvin

                                                                  Chinese
          Consumer Business
                                                                 Corporate
          Risk & Control Head
                                                                Relationship
             Jessy Catharina                                       Head
                  Sigar                                         Yuan Deyan

           Customer Franchise
            & Transformation
                  Head
            Anne Budihardja




46   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 49
                                                      RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM




                                                                 DEWAN KOMISARIS




                       Direktur Utama
                       Hendra Gunawan




Direktur Keuangan                                Direktur Kepatuhan,                         Direktur Manajemen                          Direktur Transaction
   dan Layanan                                   Legal, dan Sekretaris                              Risiko                                     Banking
    Korporasi                                        Perusahaan
                                                                                               Henry Santoso                                 W. Kartyono
   Teh Han Yi                                       Ardhi Wibowo


                                 Customer                                                                                                                        Head of Internal
                                                                           CEO Office Head                             Sustainability
                               Advocacy Head                                                                                                                         Audit
                                                                                                                           Head
                                                                           Tan Fransiska H                                                                       Imbang P.erdana
                               Amelia Ragamulu                                                                       Chelsea Monacella
                                                                                                                                                                    Satryawan


                                                         AFC Head                                   Credit Risk                                                  Head of Strategic
     Finance Head                                                                                                                            Cash Management
                                                                                                 Management Head                                                   Stakeholders
                                                                                                                                                Sales Head
                                                      Henry Kusumajaya                                                                                             Development
      Fonita Tatang
                                                          Budiman                                 Yanuar Maulana                                  Defi Xu
                                                                                                                                                                    Bontor Sitio

     Performance                                                                                 Market & Balance
   Management & GM,                                     Legal Head                                  Sheet Risk                                Trade Sales Head
   Channels Business                                                                             Management Head
     Finance Head                                      Erawati Esther                                                                          Daniel Prabawa
   Ajeng Naya Anindita                                                                            Ivan Pidyananda

                                                          Compliance                              Operational Risk
   Wholesale Business                                                                                                                         Trade Product &
                                                         Strategy and                            Management Head
     Finance Head                                                                                                                             Marketing Head
                                                       Governance Head
                                                                                                    Brahmantya                                 Nimas Mahati
   Setiawan Gunardi H                                     Josephine
                                                                                                    Paramajati                                  Danayanti
                                                         Kathrine P. P.

                                                        Reg. Compl. WB
   Consumer Business                                   & Global Markets                            Head of Retail
                                                                                                                                             Cash Product Head
     Finance Head                                       Advisory Head                                 Credit
                                                           Thomas                                                                              Grace Manuela
      Nuco Yotoho                                                                                      Rudy
                                                          Bangun A.

                                                         Regulatory                             Head of Commercial
     CTU & Financial                                    Compliance –                                                                          FSCM Coordinator
                                                          Consumer                                 & FI Credit 1
     Strategy Head                                                                                                                                & MNC
                                                        Advisory Head
                                                                                                  Siswo Soebianto
     Stanly Gunawan                                       Pjs. Devita                                                                         Darjong Tungadi
                                                        Hayuningtyas                                   Iksan


     Corporate Real                                       Compliamce                                 Head of                                    Programme
     Estate Services                                    Assurance Head                            Commercial & FI                                Manager
          Head                                                                                       Credit 2
                                                       Praisy Pramesa A                                                                      Yohanes Darmawan
    Stella Damayanti                                                                             FX Yanto Edy Umar

                                                          Compliance
      Country Data                                                                               Head of Corporate
                                                           Analytics &
        Officer                                                                                       Credit
                                                         Insights Head
     Fajar Septandri                                     Pjs. Josephine                              Ratnasari
       Maharjaya                                         Kathrine P. P.                              Kartawiria


                                                          Corporate                              Business Banking
                                                        Secretary Head                             Credit Head

                                                          Susilowati                              Soelaiman Reza
                                                                                                    Poernomo




                                                                                                    P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5         47
Page 50
       Profil Perusahaan

     Profil Dewan Komisaris




     WEE EE CHEONG                                                              CHIN VOON FAT (FREDERICK CHIN)
     Komisaris Utama                                                            Wakil Komisaris Utama

     Umur            : 73 tahun                                                 Umur            : 65 tahun
     Kewarganegaraan : Singapura                                                Kewarganegaraan : Singapura
     Domisili        : Singapura                                                Domisili        : Singapura

     Dasar Hukum Pengangkatan                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
     • Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)                      • Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 sebagai Komisaris
       tanggal 22 Juni 2007 sebagai Komisaris                                     dan Wakil Komisaris Utama
     • Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                           • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
       (RUPSLB) tanggal 18 Januari 2011 sebagai Wakil Komisaris                   RUPST tanggal 29 April 2025
       Utama
     • Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 sebagai Komisaris                  Pengalaman Kerja
       Utama                                                                    • Country Executive untuk Tiongkok Raya, Thailand, Indonesia
     • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan                        dan Malaysia
       RUPST tanggal 29 April 2025                                              • Executive Asia Pacific Committee Bank of America Merrill
                                                                                  Lynch (2010-2013)
     Pengalaman Kerja                                                           • Bank of America Merrill Lynch (1984-2013)
     Bergabung dengan United Overseas Bank Limited (UOBS)
     pada tahun 1979 dan diangkat sebagai Direktur UOBS pada                    Riwayat Pendidikan
     tahun 1990.                                                                Bachelor of Commerce (Akuntansi dan Ekonometrik) dari
                                                                                University of Melbourne, Australia
     Riwayat Pendidikan
     Bachelor of Science (Administrasi Bisnis) dan Master of Arts               Rangkap Jabatan
     (Applied Economics) dari American University, Washington, DC,              Kepala Grup Wholesale Banking and Markets, UOBS
     Amerika Serikat
                                                                                Hubungan Afiliasi
     Rangkap Jabatan                                                            Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
     • Deputy Chairman and Chief Executive Officer di UOBS                      anggota Dewan Komisaris atau Direksi. Namun, beliau memiliki
     • Chairman di United Overseas Insurance                                    afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali.
     • Chairman di United Overseas Bank (China)
     • Chairman di United Overseas Bank (Thai)
     • Director di United Overseas Bank (Malaysia)
     • Anggota dewan The Association of Banks di Singapura
     • Anggota dewan The Institute of Banking & Finance
     • Anggota Dewan Gubernur di Singapore-China Foundation
     • Anggota Dewan Kehormatan di Singapore-Chinese Chamber
       of Commerce & Industry

     Hubungan Afiliasi
     Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
     anggota Dewan Komisaris atau Direksi. Namun, beliau memiliki
     afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali.




48   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 51
CHAN KOK SEONG                                                 WAYAN ALIT ANTARA
Komisaris                                                      Komisaris Independen

Usia            : 63 tahun                                     Usia            : 77 years old
Kewarganegaraan : Singapura                                    Kewarganegaraan : Indonesian
Domisili        : Singapura                                    Domisili        : Jakarta

Dasar Hukum Pengangkatan                                       Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019                        • Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2008
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan          • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
  RUPST tanggal 29 April 2025                                    RUPST tanggal 29 April 2025

Pengalaman Kerja                                               Pengalaman Kerja
• UOB Malaysia (1998-2012) dengan jabatan terakhir sebagai     • Komisaris di PT Sumber Abadi Tirtasentosa (2008-2015)
  Chief Executive Officer                                      • Komisaris Independen di PT Bhakti Securities (2007-2008)
• Head of Risk Management di Arab-Malaysian Merchant           • Perjalanan karir di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  Bank (1995-1998)                                               (BRI) yang dimulai sejak tahun 1976, dengan menjabat
• Assistant Manager di Central Bank of Malaysia (1986-1995)      berbagai posisi kepemimpinan penting, antara lain Direktur
                                                                 Kredit Mikro dan UKM (2000-2003), Direktur Treasury dan
Riwayat Pendidikan                                               Keuangan (CFO) serta Ketua Tim IPO BRI (2003-2005), dan
Bachelor Degree in Accounting dari University of Malaya,         Wakil Direktur Utama (2005-2006).
Malaysia
                                                               Riwayat Pendidikan
Rangkap Jabatan                                                Sarjana Ekonomi Pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas
Grup Chief Risk Officer di UOBS                                Gadjah Mada, Yogyakarta

Hubungan Afiliasi                                              Rangkap Jabatan
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama          -
anggota Dewan Komisaris atau Direksi. Namun, beliau memiliki
afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali.                     Pernyataan Independensi
                                                               Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada
                                                               tanggal 30 Desember 2024.

                                                               Hubungan Afiliasi
                                                               Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
                                                               anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau dengan Pemegang
                                                               Saham Pengendali.




                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   49
Page 52
       Profil Perusahaan




     VJH BOENTARAN LESMANA                                                      JOHANES SUSILO
     Komisaris Independen                                                       Komisaris Independen

                                                                                Usia                   : 69 tahun
     Usia                      : 78 tahun
                                                                                Kewarganegaraan        : Indonesia
     Kewarganegaraan           : Indonesia                                      Domisili               : Jakarta
     Domisili                  : Jakarta
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
     Dasar Hukum Pengangkatan                                                   • Keputusan RUPSLB tanggal 26 Oktober 2023, dengan masa
                                                                                  jabatan efektif sejak tanggal 30 Januari 2024
     • Keputusan RUPST tanggal 9 Mei 2018
                                                                                • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST
     • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan                        tanggal 29 April 2025
       RUPST tanggal 29 April 2025
                                                                                Pengalaman Kerja
     Pengalaman Kerja                                                           • Komisaris Utama di PT Sucorinvest Asset Management (2013–
     Beliau memulai kariernya di Kantor Akuntan Publik (KAP)                      Januari 2024)
                                                                                • Komisaris Independen di PT Trias Sentosa Tbk (2022–2023;
     Tanudiredja, Wibisana, Rintis dan Rekan (dahulu KAP Drs
                                                                                  2003–2017)
     Hadi Sutanto dan Rekan) PricewaterhouseCoopers Indonesia                   • Komisaris Independen di PT Colorpak Indonesia Tbk (2013–2023)
     pada tahun 1972 dan dipromosikan sebagai Partner sejak 1                   • Presiden Direktur di PT Jayatama Prima Distribusi (2018–2023)
     Juli 1990 ssampai dengan pensiun pada 1 Januari 2010.                      • Komisaris di PT Gulf Mangan Grup (2018–2023)
                                                                                • Komisaris di PT JMP Indonesia (2015-2023)
                                                                                • Komisaris Independen di PT Sucor Sekuritas (d/h PT Sucorinvest
     Riwayat Pendidikan
                                                                                  Central Gani) (2000–2013)
     Sarjana Ekonomi dari            Fakultas     Ekonomi      Universitas      • Direktur Utama di PT Asia Kapitalindo Securities Tbk (1994–2000)
     Indonesia, Jakarta                                                         • Direktur Utama di PT Asia Kapitalindo Finance (1994–1999)
                                                                                • Direktur Utama di PT Danamon GT Management (d/h PT Jakarta
     Rangkap Jabatan                                                              Assetama Management) (1990–1994)
     -                                                                          • Direktur Utama di PT Danamon Securities (1990–1994)
                                                                                • Komisaris Utama di PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (1989–
                                                                                  2012)
     Pernyataan Independensi                                                    • Senior Vice President – Sekretaris Perusahaan di PT Bank
     Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada                         Danamon Indonesia Tbk (1989–1994)
     tanggal 30 Desember 2024.                                                  • Vice President di Chase Manhattan Bank, Jakarta (1986–1989)
                                                                                • Assistant Vice President di PT Chase Leasing Indonesia (1982–
                                                                                  1986)
     Hubungan Afiliasi
     Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama                      Riwayat Pendidikan
     anggota Dewan Komisaris, Direksi, atau dengan Pemegang                     • Sarjana Akuntansi dari Universitas Advent Indonesia, Bandung,
     Saham Pengendali.                                                             Indonesia
                                                                                • Master of Business Administration dari Andrews University,
                                                                                   Berrien Springs, Michigan, Amerika Serikat

                                                                                Rangkap Jabatan
                                                                                -
                                                                                Pernyataan Independensi
                                                                                Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal
                                                                                30 Desember 2024.

                                                                                Hubungan Afiliasi
                                                                                Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota
                                                                                Dewan Komisaris, Direksi, atau dengan Pemegang Saham
                                                                                Pengendali.



50   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 53
Informasi Perubahan Anggota Dewan Komisaris




Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan dalam susunan
anggota Dewan Komisaris. Komposisi Dewan Komisaris tetap
sebagaimana ditetapkan dan berlaku sepanjang tahun berjalan.




                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   51
Page 54
       Profil Perusahaan

     Profil Direksi




     HENDRA GUNAWAN                                                             PAUL RAFIULY
     Direktur Utama                                                             Direktur Teknologi dan Operasional

     Usia            : 55 tahun                                                 Usia                 : 49 tahun
     Kewarganegaraan : Indonesia                                                Kewarganegaraan      : Indonesia
     Domisili        : Jakarta                                                  Domisili             : Jakarta

     Dasar Hukum Pengangkatan                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
     • Keputusan RUPST tanggal 28 April 2019 sebagai Wakil                      • Keputusan RUPSLB tanggal 11 Oktober 2018
       Direktur Utama
                                                                                • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
     • Keputusan RUPSLB tanggal 21 Oktober 2020 sebagai
                                                                                  RUPST tanggal 29 April 2025
       Direktur Utama
     • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
                                                                                Pengalaman Kerja
       RUPST tanggal 29 April 2025
                                                                                • Chief Operating Officer di PT Trimegah Securities Tbk,
     Pengalaman Kerja                                                             Indonesia (2014-2018)
     • Wakil Direktur Utama di UOB Indonesia (2019-2020)                        • Head of Enterprise Technology Architecture (posisi terakhir)
     • Deputy Chief Executive Officer di UOB Malaysia (2017-2019)                 di OCBC Bank, Singapura (2010-2014)
     • Managing Director Centre of Excellence, Head of Agribusiness             • Engagement Manager di McKinsey & Company, Singapura
       and Consumer Goods (2011-2017)                                             (2006-2010)
     • PT Bank DBS Indonesia dengan posisi terakhir sebagai
       Direktur Utama (2003-2011)                                               Riwayat Pendidikan
     • Senior Vice President, Corporate Planning di DBS Bank Pte                • Master of Science in Electrical Engineering and Computer
       Ltd, Singapura (2003)                                                       Science, dan Master of Science in Building Technology dari
     • Vice President di Deutche Bank Global Corporate Finance,                    the Massachusetts Institute of Technology di Cambridge,
       Singapura (2000-2002)                                                       Amerika Serikat
     • Investment Analyst and Head of Indonesia Investment                      • Bachelor of Architecture and Diploma in Business
       Research di Schroders Investment Management Pte Ltd,                        Administration dari University of Texas di Austin, Amerika
       Singapura (1999-2000)                                                       Serikat
     • Head of Investment Research di PT Schroders Investment                   • Chartered Financial Analyst (CFA)
       Management Indonesia (1995-1999)                                         • Financial Risk Manager (FRM)
                                                                                • Information System Security Professional (CISSP)
     Riwayat Pendidikan
                                                                                • Certified Ethical Hacker (CEH)
     • Sarjana Keuangan dari The Wharton School of Finance
                                                                                • Certified Information Security Manager (CISM)
        and Commerce, University of Pennsylvania di Philadelphia,
        Amerika Serikat
                                                                                Rangkap Jabatan
     • Sarjana Teknik Elektro dari The Moore School of Electrical
        Engineering, University of Pennsylvania di Philadelphia,                -
        Amerika Serikat
                                                                                Hubungan Afiliasi
     Rangkap Jabatan                                                            Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
     -                                                                          anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
                                                                                Pemegang Saham Pengendali.
     Hubungan Afiliasi
     Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
     anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
     Pemegang Saham Pengendali.



52   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 55
TEH HAN YI*                                                          HARAPMAN KASAN
Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi                              Direktur Wholesale Banking

Usia                   : 55 tahun                                    Usia                     : 57 tahun
Kewarganegaraan        : Singapura                                   Kewarganegaraan          : Indonesia
Domisili               : Jakarta                                     Domisili                 : Jakarta

Dasar Hukum Pengangkatan                                             Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPSLB tanggal 21 Juni 2019                              • Keputusan RUPSLB tanggal 21 Juni 2019
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan                • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
  RUPST tanggal 29 April 2025                                          RUPST tanggal 29 April 2025

Pengalaman Kerja                                                     Pengalaman Kerja
• Executive Director Grup Human Resources di UOB Singapura           • Citibank, N.A. Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai
  (2017-2019)                                                          Managing Director, Head di Citi Commercial Bank (2015-
• Chief Financial Officer di UOB China (2012-2017)                     2018)
• Pemimpin Financial Management Solution di IBM China                • PT Bank Danamon, Tbk dengan jabatan terakhir sebagai
  (2009-2012)                                                          EVP Wholesale Business Head (2010-2015)
• Head Financial Planning & Analysis, AsiaPasific di Citi Global     • Citibank, N.A. Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai
  Wealth Management Asia Pasific (2007-2008)                           Head Commercial Bank (2001-2010)
• UOB Singapura dengan jabatan terakhir sebagai Head of              • PT Bank Niaga, Tbk dengan jabatan terakhir sebagai
  Group Financial Reporting (1999-2007)                                Regional Marketing Head (1990-1997)
• Assistance Vice President di Overseas Union Bank Limited,
  Singapura (1995-1999)                                              Riwayat Pendidikan
• Auditor di Auditor-General’s Office of Singapore (1992-1995)       • Magister Administrasi Bisnis dari Kennedy Western -
                                                                        Lembaga Manajemen Internasional Indonesia
Riwayat Pendidikan                                                   • Sarjana Akuntansi dari Universitas HKBP Nommensen,
Bachelor of Accounting (Akuntansi) dari Nanyang Technological           Medan
University, Singapura, dan memiliki sertifikat Certified Public
Accountant (CPA)                                                     Rangkap Jabatan
                                                                     -
Rangkap Jabatan
-                                                                    Hubungan Afiliasi
                                                                     Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
Hubungan Afiliasi                                                    anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama                Pemegang Saham Pengendali.
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali.




*) Masa tugas Ibu Teh Han Yi sebagai Direktur Keuangan dan Layanan
   Korporasi berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.



                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   53
Page 56
       Profil Perusahaan




     SONNY SAMUEL                                                               ARDHI WIBOWO
     Direktur Global Markets                                                    Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan

     Usia                      : 56 tahun                                       Usia                 : 50 tahun
     Kewarganegaraan           : Indonesia                                      Kewarganegaraan      : Indonesia
     Domisili                  : Jakarta                                        Domisili             : Jakarta

     Dasar Hukum Pengangkatan                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
     • Keputusan RUPST tanggal 30 April 2020                                    • Keputusan RUPST tanggal 30 April 2020
     • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan                      • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
       RUPST tanggal 29 April 2025                                                RUPST tanggal 29 April 2025

     Pengalaman Kerja                                                           Pengalaman Kerja
     • Direktur Head of Global Markets di PT Bank ANZ Indonesia                 • Citibank, N.A. Indonesia dengan posisi terakhir sebagai
       (2014-2018)                                                                Direktur Kepatuhan (2012-2020)
     • Kepala Sales dan          Marketing      di   PT Standard                • Wholesale, Auto dan Ketua Audit Anak Perusahaan di
       Chartered Bank dan Head of Global Marketing di                             PT Bank CIMB Niaga, Tbk (2010 -2012)
       PT Bank CIMB Niaga Tbk (2011-2014)                                       • Audit Internal Manager di The Royal Bank of Scotland (2006-
     • Treasury Director di The Royal Bank of Scotland dan                        2009) dan Barclays Indonesia (2009-2010)
       PT Rabobank International Indonesia (2009-2011)                          • Kepala     Unit  Restructuring     and   Revitalization  di
     • Associate Director di Barclays Capital Singapura (1997-1998)               PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (2009-2009)
     • Head of Treasury Marketing di Bank of America Corporation                • Expense Analyst di Citibank, N.A. Indonesia (2006-2006)
       (1994-1997)                                                              • Associate Manager di Ernst & Young Indonesia (2002-2006)
     • Treasury Dealer di Deutsche Bank AG (1990-1994)                          • Program Coordinator di PT GE Finance Indonesia (2000-
                                                                                  2001)
     Riwayat Pendidikan
     Magister Manajemen Strategis dari BINUS Business School,                   Riwayat Pendidikan
     Jakarta                                                                    • Master of Business Administration degree dari University of
                                                                                   Birmingham, Inggris
     Rangkap Jabatan                                                            • Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas
     -                                                                             Indonesia, Jakarta

     Hubungan Afiliasi                                                          Rangkap Jabatan
     Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama                      -
     anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
     Pemegang Saham Pengendali.                                                 Hubungan Afiliasi
                                                                                Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
                                                                                anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
                                                                                Pemegang Saham Pengendali.




54   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 57
HENRY SANTOSO                                                    CRISTINA TEH TAN (BEA)
Direktur Manajemen Risiko                                        Direktur Consumer Banking

Usia                 : 56 tahun
Kewarganegaraan      : Indonesia                                 Usia                     : 54 tahun
Domisili             : Jakarta                                   Kewarganegaraan          : Filipina
                                                                 Domisili                 : Jakarta
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPSLB tanggal 29 Noveber 2022                       Dasar Hukum Pengangkatan
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
                                                                 • Keputusan RUPST tanggal 30 April 2024
  RUPST tanggal 29 April 2025
                                                                 • Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan
Pengalaman Kerja                                                   RUPST tanggal 29 April 2025
• Regional Credit Officer, Priority Countries ASP WPB Risk di
  HSBC, Hong Kong (2018 -Agustus 2022)                           Pengalaman Kerja
• Komisaris di PT Astra Sedaya Finance, Indonesia (2014-2017)
                                                                 • Head of Consumer Banking di UOB Indonesia (November
• Executive Vice President, Head of Risk Retail & SME Banking
  di PT Bank Permata Tbk, Indonesia (2013-2017)                    2023-Mei 2024)
• Direktur Kredit Konsumer, Senior Credit Officer di Citibank,   • Head of Consumer Banking di Citibank N.A. Indonesia (2017-
  Russian Federation (2012-2013)                                   2023)
• Direktur Kredit Konsumer, Republik Ceko dan Cluster Credit     • Consumer Business Manager di Citibank N.A. Filipina (2013-
  Head di Citibank, Republik Ceko dan Romania (2010-2012)
                                                                   2017)
• Senior Vice President, Country Consumer Credit Head, Senior
  Credit Officer di Citibank, Romania (2008-2010)                • Cards & Credit Products Payment Director di Citibank N.A.
• Senior Vice President, Deputy Country Risk Manager,              Filipina (2006-2013)
  Unsecured Products & Citi Business di Citibank, Singapura      • Card Acquisitions & Strategic Development Head di Citibank
  (2006-2008).                                                     N.A. Filipina (2003-2006)
• Vice President, Risk Management Head, Secured Products &
                                                                 • Cards Category Manager, VP di Citibank N.A Filipina (2000-
  Citi Business di Citibank, Singapura (2003-2006)
• Senior Risk Analyst di Citibank, Singapura (2000-2003)           2003)
• Senior Consultant di Ernst & Young FSI, Singapura (1999-       • Cards Category Manager, AVP di Citibank N.A Filipina (1998-
  2000)                                                            2000)
• Senior Product Manager di PT Bank BII Commonwealth,            • Product Manager di Unilever Filipina (1993-1998)
  Indonesia (1997-1999)
• Wakil Kepala Divisi Kredit, Perdana Multi Finance, Indonesia
  (1997-1997)                                                    Riwayat Pendidikan
• Management Associate to Risk Analyst di Citibank, N.A.         • Bachelor Degree in Applied Economics dari De La Salle
  Indonesia (1994-1997)                                             University, Filipina
                                                                 • Bachelor Degree in Commerce dari De La Salle University,
Riwayat Pendidikan
                                                                    Filipina
• Master of Business Administration (MBA) dari University of
   Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat
• Bachelor of Business Administration (BBA) dari Iowa State      Rangkap Jabatan
   University, Amerika Serikat                                   -

Rangkap Jabatan
                                                                 Hubungan Afiliasi
-
                                                                 Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
Hubungan Afiliasi                                                anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama            Pemegang Saham Pengendali.
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
Pemegang Saham Pengendali.



                                                                    P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   55
Page 58
       Profil Perusahaan




     W. Kartyono
     Direktur Transaction Banking

     Usia                      : 47 tahun
     Kewarganegaraan           : Indonesia
     Domisili                  : Jakarta

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Keputusan RUPST tanggal 29 April 2025

     Pengalaman Kerja
     • Head of Transaction Banking di UOB Indonesia (2012-2025)
     • Trade Sales Head di UOB Indonesia (2010-2011)
     • Head of Trade & Supply Chain Sales (SVP) di ANZ Panin Bank
       (2010–2010)
     • Head of Trade Finance Sales di Bank DBS Indonesia (2005-
       2010)
     • Trade & Payment Specialist di International Banking Divison
       at Bank Central Asia (1999 – 2005)

     Riwayat Pendidikan
     Sarjana Teknis Sipil dari Universitas Tarumanagara, Jakarta

     Rangkap Jabatan
     -

     Hubungan Afiliasi
     Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama
     anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris, atau dengan
     Pemegang Saham Pengendali.




56   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 59
Informasi Perubahan Susunan Anggota Direksi


Pada tahun 2025, terjadi perubahan dalam susunan Direksi Perseroan. Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan pada 29 April 2025 menyetujui pengangkatan Bapak W. Kartyono sebagai
Direktur, yang setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Selanjutnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 9 Desember 2025 menyetujui
pengunduran diri Ibu Teh Han Yi sebagai Direktur, yang efektif pada akhir masa jabatannya
pada 31 Desember 2025.




Demografi Karyawan




                                                            3.597
                 Hingga 31 Desember 2025, jumlah karyawan
                 UOB Indonesia tercatat sebanyak                               karyawan.

     Informasi lebih rinci mengenai profil dan demografi karyawan dapat dilihat pada bab Analisis
     dan Pembahasan Manajemen – Sumber Daya Manusia di halaman 106-107.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   57
Page 60
       Profil Perusahaan

     United Overseas Bank Limited Sebagai
     Pemegang Saham Pengendali

     UOB adalah bank terkemuka di Asia dengan jaringan                          UOB juga berkomitmen untuk mendukung usaha untuk
     global di Asia Tenggara, Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika                  dapat membentuk masa depan yang berkelanjutan,
     Utara. Beroperasi melalui kantor pusat di Singapura dan                    dengan mendorong inklusivitas sosial, menciptakan
     anak perusahaan perbankan di Tiongkok, Indonesia,                          dampak lingkungan yang positif, serta memacu
     Malaysia, Thailand, dan Vietnam. UOB memiliki jaringan                     kemajuan ekonomi. UOB meyakini telah menjadi
     global yang meliputi sekitar 500 kantor di 19 negara dan                   penyedia layanan keuangan yang bertanggung jawab
     wilayah di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara.                         dan teguh dalam mendukung pendidikan, anak-
                                                                                anak dan seni, dan melakukan yang benar dengan
     Sejak berdiri pada tahun 1935, UOB telah tumbuh secara                     masyarakat dan pemangku kepentingan.
     organik dan melalui serangkaian akuisisi strategis. Saat
     ini, UOB memiliki rating yang sejajar dengan bank-bank                     Apa yang Kami Lakukan
     ternama di dunia: Aa1 dari Moody’s Investors Service                       UOB menyediakan berbagai layanan keuangan secara
     dan AA- dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings.                         global melalui tiga segmen bisnis inti kami – Group
                                                                                Retail, Group Wholesale Banking dan Global Markets.
     Selama hampir sembilan dekade, UOB telah mengadopsi                        Layanan perbankan kami meliputi consumer banking,
     pendekatan yang berpusat pada nasabah untuk                                perbankan swasta, perbankan komersial, perbankan
     menciptakan nilai jangka panjang dengan tetap fokus                        transaksi, perbankan investasi dan layanan treasuri.
     melalui semangat kewirausahaan dan upaya melakukan                         Melalui anak perusahaan, kami juga menyediakan
     yang benar bagi para nasabahnya. UOB berfokus untuk                        layanan pengelolaan aset, pengelolaan dana ekuitas
     membangun masa depan ASEAN – untuk masyarakat                              swasta dan layanan asuransi.
     dan bisnis di dalamnya, dan yang terhubung dengan
     ASEAN.

     Bank menghubungkan bisnis dengan peluang yang
     ada di kawasan Asia Tenggara dengan dengan
     memanfaatkan jejak kuatnya pada kawasan ini, serta
     diperkuat oleh data dan wawasan yang mumpuni untuk
     berinovasi dan menciptakan layanan sekaligus solusi
     perbankan yang dipersonalisasi agar dapat memenuhi
     kebutuhan dan preferensi unik masing-masing nasabah
     yang dinamis.




58   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 61
Dimana Kami Beroperasi




~430                  cabang dan kantor di Asia Pasifik, Eropa
                      dan Amerika Utara.




Brunei            2   Australia                            1
Hong Kong         2   Kanada                              3
India             2   Perancis                             1
Indonesia        91   Inggris                              1
Jepang            2   Amerika Serikat                     2
Tiongkok         17
Malaysia        58
Myanmar           2
Filipina          1
Singapura        52
Korea Selatan     1
Taiwan            1
Thailand        180
Vietnam           7




                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   59
Page 62
       Profil Perusahaan

     Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited dalam
     Lima Tahun Terakhir

                                 Uraian                                         2021         2022         2023         2024         2025

      Akun Laba Rugi Tertentu (Juta $)

      Total pendapatan                                                            9.789       11.575       13.932       14.294       13.808

      Total biaya                                                                 4.313        5.281        6.217        6.310        6.157

      Laba operasional                                                            5.476        6.294        7.715        7.984        7.651

      Laba setelah pajak – netoa                                                  4.075        4.573        5.711        6.045        4.682

      Akun neraca tertentu (miliar $)

      Pinjaman nasabah – bruto                                                         311      320          321          338          352

      Deposito nasabah                                                             353          369          385          404          426

      Total aset                                                                   459          504          524          538          572

      Ekuitas pemegang sahama                                                          43           43           46           50           51

      Indikator keuangan (%)

      Rasio biaya/pendapatan                                                       44,1         45,6        44,6          44,1         44,6

      Rasio kredit bermasalah                                                          1,6          1,6          1,5          1,5          1,5

      Pengembalian atas rata-rata ekuitas                                                                                                  9,6
                                                                                   10,2         11,2         13,4         13,3
      pemegang saham biasab

      Pengembalian atas rata-rata total aset                                       0,92         0,94         1,12         1,16         0,86

      Pengembalian atas aset risiko tertimbang                                     1,68         1,74         2,16         2,27         1,75

      Rasio kecukupan modal (%)

      Common equity tier 1                                                         13,5         13,3         13,4         15,5         15,1

      Tier 1                                                                       14,4         14,4         14,4         16,6         16,1

      Total                                                                        16,6         16,7         16,6         18,2         17,7

      Per saham dasar

      Laba dasar ($)b                                                              2,39         2,69         3,34         3,56         2,76

      Nilai aset neto ($)                                                         24,08        24,24       26,00         28,11        29,36

      Dividen neto (sen)c                                                          120           135         170          180          156

      a. Berkaitan dengan jumlah yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham Bank.
      b. Dihitung berdasarkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham Bank setelah dikurangi
         distribusi perpetual capital securities.
      c. Tidak termasuk dividen khusus.




60   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 63
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham


Komposisi Kepemilikan Saham
                                          per 1 Januari 2025                                  per 31 Desember 2025
                                                                                                                         Jumlah Modal
     Pemegang                                            Ditempatkan                                                      Ditempatkan
       saham                                Persentase                                               Persentase
                             Jumlah                       dan Disetor              Jumlah                                  dan Disetor
                                            Kepemilikan                                              Kepemilikan
                             Saham                       Penuh (dalam              Saham                                      Penuh
                                                (%)                                                      (%)
                                                        jutaan Rupiah)                                                   (dalam jutaan
                                                                                                                             Rupiah)
UOB International
Investment Private        8.430.031.879            68,943       2.107.508 8.430.031.879                       68,943             2.107.508
Limited, Singapura
United Overseas
Bank Limited,              3.675.134.661          30,056         918.784         3.675.134.661                30,056               918.784
Singapura
Yayasan
Kesejahteraan               122.308.897             1,000          30.577         122.308.897                   1,000                30.577
Nusantara
Pemegang saham
                                  116.196           0,001                 29             116.196                0,001                      29
lainnya
Total                    12.227.591.633          100,000       3.056.898 12.227.591.633                    100,000              3.056.898




Komposisi Kepemilikan Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih
per 1 Januari 2025 dan 31 Desember 2025

                                                                                                                 Jumlah Modal
                                                                                 Persentase                    Ditempatkan dan
          Pemegang saham                        Jumlah Saham
                                                                               Kepemilikan (%)                   Disetor Penuh
                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)
 UOB International Investment
                                                      8.430.031.879                             68,943                           2.107.508
 Private Limited, Singapura
 United Overseas Bank Limited,
                                                       3.675.134.661                            30,056                             918.784
 Singapura




                                                                       P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   61
Page 64
       Profil Perusahaan




     Klasifikasi Kepemilikan Saham berdasarkan Status Kepemilikan
     per 1 Januari 2025 dan 31 Desember 2025

                                                                                                                    Persentase
                Pemegang saham                                     Status               Jumlah Saham
                                                                                                                  Kepemilikan (%)
      UOB International Investment                     Kepemilikan Institusi
                                                                                              8.430.031.879                     68,943
      Private Limited, Singapura                       Asing
      United Overseas Bank Limited,                    Kepemilikan Institusi
                                                                                               3.675.134.661                    30,056
      Singapura                                        Asing
      Yayasan Kesejahteraan                            Kepemilikan Institusi
                                                                                                122.308.897                      1,000
      Nusantara                                        Lokal
                                                       Kepemilikan Institusi
      Pemegang saham lainnya                                                                         116.196                     0,001
                                                       Asing dan Lokal
      Total                                                                                   12.227.591.633                  100,000




     Klasifikasi Pemegang Saham Lokal dan Asing
     per 31 Desember 2025

                                                          Jumlah Pemegang                                           Persentase
         Kelompok Pemegang Saham                                                        Jumlah Saham
                                                               Saham                                              Kepemilikan (%)
      Institusi
          Lokal                                                       3                         122.309.280                      1,000
          Asing                                                       6                       12.105.166.978                    98,999
      Individu
          Lokal                                                      20                              114.145                     0,001
          Asing                                                        1                               1.230                    0,000
      Total                                                          30                       12.227.591.633                  100,000




     Kepemilikan Saham anggota Dewan Komisaris                                  Perubahan yang Bersifat Signifikan
     dan Direksi                                                                Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perubahan yang
     Pada tahun 2025, tidak terdapat anggota Dewan                              bersifat signifikan pada struktur kepemilikan, komposisi
     Komisaris maupun Direksi yang memiliki saham di                            pemegang saham, maupun aksi korporasi lainnya.
     Perseroan. Struktur kepemilikan Perseroan tetap                            Seluruh kegiatan korporasi berjalan sesuai struktur yang
     sepenuhnya berada pada pemegang saham pengendali                           telah ditetapkan pada tahun sebelumnya.
     tanpa kepemilikan individual oleh anggota Dewan
     Komisaris dan Direksi.




62   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 65
Struktur Grup Perusahaan


per 31 Desember 2025




                   Citibank Nominees
                                        19,04%
                   Singapore Pte Ltd.




                   HSBC (Singapore)
                                         9,25%
                   Nominees Pte Ltd




                   Wee Investments
                                         8,07%
                   Private Ltd



                   DBSN Services Pte.
 Ordinary Shares




                   Ltd.                  7,61%
                                                                                                United Overseas
                                                                                                                                        100%
                                                                                                 Bank Limited

                   Raffles Nominees                                                                  30,056%
                                         7,40%
                   (Pte.) Limited


                                                                                                                    UOB International
                   DBS Nominees                                                Others                               Investment Private
                                         5,93%                                                                            Limited
                   (Private) Limited
                                                                               1,001%                                      68,943%

                   Wah Hin and
                   Company Private       5,25%
                   Limited                                                                 PT Bank UOB Indonesia


                   Other Shareholders
                   (Ownership below     37,45%
                   5% each)


Informasi:
Berdasarkan struktur kepemilikan tersebut, United Overseas Bank Limited ditetapkan sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank. United
Overseas Bank Limited merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Singapura (SGX) dan tidak memiliki pemilik manfaat perorangan.




Entitas Anak dan Afiliasi
Hingga 31 Desember 2025, UOB Indonesia tidak memiliki entitas anak maupun entitas afiliasi, sebagaimana
tercantum dalam struktur grup yang disajikan sebelumnya.



                                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   63
Page 66
       Profil Perusahaan

     Kronologi Penerbitan Saham


                                                                                                  Tambahan/
                                                                                Nilai nominal    Pengurangan         Total Saham
                 Aksi Korporasi                       Tanggal Distribusi
                                                                                     (Rp)         dalam Total      Tercatat (lembar)
                                                                                                Saham (lembar)

      Penawaran Umum Perdana
                                                  20 Juli 2000                      500            194.000.000         970.000.000
      Saham

      Dividen Saham                               17 Mei 2002                       500             223.689.754        1.193.689.754

      Saham Bonus                                 17 Mei 2002                       500               47.133.917       1.240.823.671

      Penawaran Umum Terbatas I                   20-27 September 2002              500             248.164.734       1.488.988.405

      Nilai Nominal Saham                         23 Desember 2002                  250           1.488.988.405        2.977.976.810

      Penawaran Umum Terbatas II                  28 Mei-5 Juni 2003                250             744.494.202        3.722.471.012

      Dividen Saham                               4 November 2003                   250             306.091.338       4.028.562.350

      Saham Bonus                                 4 November 2003                   250             959.549.650        4.988.112.000

      Dividen Saham                               12 Mei 2005                       250              410.821.132       5.398.922.132

      Saham Bonus                                 12 Mei 2005                       250             367.309.605        5.766.242.737

      Penawaran Umum Terbatas III                 9-19 Juni 2006                    250              887.114.267      6.653.357.004

                                                  22 September-
      Penawaran Tender                                                              250                        -      6.653.357.004
                                                  21 Oktober 2008

      Delisting Saham di Bursa Efek               20 November 2008                  250                        -      6.653.357.004

      Merger                                      30 Juni 2010                      250           2.900.528.800       9.553.885.804

      Penawaran Umum Terbatas                     27 Mei 2020                       250            1.632.759.084      11.186.644.888

      Penawaran Umum Terbatas                     20 November 2023                  250           1.040.946.745       12.227.591.633




64   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 67
Kronologi Pencatatan Obligasi


Pada akhir tahun 2025, nilai Obligasi dan Obligasi Subordinasi Perseroan yang belum jatuh tempo berjumlah Rp950
miliar. Instrumen tersebut memperoleh peringkat dari Fitch Ratings Indonesia, yaitu AAA(idn) untuk Obligasi dan
AA(idn) untuk Obligasi Subordinasi. Pada tahun 2025, total Obligasi yang telah jatuh tempo sebesar Rp100 miliar.

Tabel berikut menyajikan rincian Obligasi yang masih beredar serta yang telah jatuh tempo:


                                                    Nilai
                          Tanggal      Jangka                       Jatuh           Suku
     Seri Obligasi                                 Nominal                                        Peringkat         Pencatatan
                         Penerbitan    Waktu                       Tempo           Bunga
                                                    (Rp)

Obligasi Belum Jatuh Tempo

Obligasi Subordinasi
                                                                                                   AA (idn)
Berkelanjutan II Bank                                               5 Juli                                           Bursa Efek
                      5 Juli 2019      7 tahun    100 miliar                     9,85% p.a.         Fitch
UOB Indonesia Tahap I                                               2026                                             Indonesia
                                                                                                   Ratings
Tahun 2019

Obligasi Subordinasi
                         13                                        13                              AA (idn)
Berkelanjutan II Bank                                                                                                Bursa Efek
                         November      7 tahun    650 miliar    November 9,25% p.a.                 Fitch
UOB Indonesia Tahap                                                                                                  Indonesia
                         2019                                     2026                             Ratings
II Tahun 2019

Obligasi Subordinasi
                                                                                                   AA (idn)
Berkelanjutan III Bank 8 Maret                                    8 Maret                                            Bursa Efek
                                       7 tahun    100 miliar                    8,00% p.a.          Fitch
UOB Indonesia Tahap I 2022                                         2029                                              Indonesia
                                                                                                   Ratings
Tahun 2022

Obligasi Subordinasi
                                                                                                   AA (idn)
Berkelanjutan IV Bank 26 Juni                                      26 Juni                                           Bursa Efek
                                       7 tahun    100 miliar                     7,50% p.a.         Fitch
UOB Indonesia Tahap I 2024                                          2031                                             Indonesia
                                                                                                   Ratings
Tahun 2024

Obligasi Jatuh Tempo

Obligasi Berkelanjutan                                                                            AAA (idn)
                       26 Juni                                      6 Juli                                           Bursa Efek
IV Bank UOB Indonesia                  370 hari   100 miliar                     6,70% p.a.         Fitch
                       2024                                         2025                                             Indonesia
Tahap I Tahun 2024                                                                                 Ratings




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   65
Page 68
       Profil Perusahaan

     Lembaga dan/atau Profesi Penunjang


     Kantor Akuntan Publik                                Wali Amanat                           Konsultan Hukum
     Purwanto Susanti dan Surja                           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk         Hiswara Bunjamin & Tandjung
     (Ernst & Young Indonesia)                            Wisma Danantara Indonesia,            Sudirman 7.8, Tower 1, Lantai 18
     Indonesia Stock Exchange                             Lantai 22                             Jl. Jenderal Sudirman Kav. 7-8
     Tower 2, Lt.7                                        Jl. Jenderal Gatot Subroto            Jakarta Selatan,
     Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53                     Kav. 36-38, Jakarta Selatan,          DKI Jakarta, 10220 - Indonesia
     Jakarta Selatan,                                     DKI Jakarta, 12190 - Indonesia        Telp. (021) 39738000
     DKI Jakarta 12190 - Indonesia                        Telp. (021) 5245161, 5268216          Faks. (021) 39736110
     Telp. (021) 52895000                                 Faks. (021) 5268201
     Faks. (021) 52894100


     Biro Administrasi                                    Notaris                               Lembaga Pemeringkat
     PT Raya Saham Registra                               Kantor Notaris Aulia Taufani S.H      PT Fitch Ratings Indonesia
     Gedung Plaza Sentral Lantai 2                        Menara Sudirman Lantai 17D            DBS Bank Tower, Lantai 24
     Jl. Jendral Sudirman Kav. 47-48                      Jl. Jenderal Sudirman Kav. 60         Jl. Prof Dr. Satrio Kav 3-5
     Jakarta 12930                                        Jakarta Selatan 12190                 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12940
     Telp. (021) 2525666                                  Telp. (021) 52892366                  Indonesia
     Faks. (021) 2525028                                  Faks. (021) 5204780                   Telp. (021) 29886800
                                                                                                Faks. (021) 29886822




     Akuntan Publik (AP) Dan Kantor Akuntan Publik (KAP)


              Tipe Profesi                                        Jasa                        Biaya           Periode Penugasan
                                         Jasa audit Laporan Keuangan Tahun
                                         2025

      Kantor Akuntan Publik                                                                  Rp5 miliar         Tahun buku 2025
                                         Tidak ada jasa non-audit yang
                                         diberikan oleh Kantor Akuntan Publik
                                         untuk Bank.




     Informasi Pada Situs Perusahaan

     Bank menyediakan akses yang mudah bagi seluruh Pemangku Kepentingan melalui situs resmi www.uob.co.id, di
     mana berbagai informasi publik yang dipersyaratkan oleh Regulator tersedia secara lengkap. Informasi tersebut
     mencakup hal-hal berikut:
     • Informasi mengenai pemegang saham;
     • Kode etik;
     • Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa serta semua pemberitahuan dan
       undangan terkait;
     • Laporan tahunan Perusahaan, laporan keuangan, dan laporan keuangan triwulanan;
     • Profil Dewan Komisaris dan Direksi; dan
     • Piagam Dewan Komisaris, Direksi, Komite dan Satuan Kerja Audit Intern.


66   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 69
Penghargaan dan Sertifikasi


    Maret 2025                          Mei 2025                                        Mei 2025

Instansi Penerbit                   Instansi Penerbit                             Instansi Penerbit
The Digital Banker                  Forbes and Statista                           The Asian Banker Indonesia
Nama Penghargaan                    Nama Penghargaan                              Nama Penghargaan
Digital CX Awards 2025              The World’s Best Banks 2025                   The Asian Banker Indonesia
Unit Bisnis                         Unit Bisnis                                   Excellence in Retail Finance and
                                                                                  Financial Technology Awards
Digital Banking                     Bank-wide
                                                                                  Unit Bisnis
Jenis Penghargaan                   Jenis Penghargaan
                                                                                  Data Management Office
Outstanding Digital CX - Mobile     Peringkat 3 di Indonesia
Banking - Indonesia                                                               Jenis Penghargaan
                                                                                  Best Data Analytics Technology
                                                                                  Implementation in Indonesia


    Mei 2025                            Juli 2025                                       Juli 2025

Instansi Penerbit                   Instansi Penerbit                             Instansi Penerbit
The Asian Banker Indonesia          Charlton Media                                Charlton Media
Nama Penghargaan                    Nama Penghargaan                              Nama Penghargaan
The Asian Banker Global             Asian Banking & Finance Retail                Asian Banking & Finance Retail
Transaction Finance Awards 2025     Banking Awards 2025                           Banking Awards 2025
Unit Bisnis                         Unit Bisnis                                   Unit Bisnis
Transaction Banking                 Digital Banking                               Brand and Marketing
Jenis Penghargaan                   Jenis Penghargaan                             Communication

The Asian Banker Global             Digital Consumer Banking                      Jenis Penghargaan
Transaction Finance Awards 2025     Initiative of the Year – Indonesia            Marketing & Brand Initiative of
                                                                                  the Year – Indonesia


    Agustus 2025                        September 2025                                  September 2025

Instansi Penerbit                   Instansi Penerbit                             Instansi Penerbit
Euromoney                           London Stock Exchange Group                   London Stock Exchange Group
Nama Penghargaan                    (LSEG)                                        (LSEG)

Euromoney Awards for Excellence     Nama Penghargaan                              Nama Penghargaan
2025                                LSEG (London Stock Exchange                   LSEG (London Stock Exchange
Unit Bisnis                         Group) FX Awards 2025                         Group) FX Awards 2025

Digital Banking                     Unit Bisnis                                   Unit Bisnis

Jenis Penghargaan                   Global Markets                                Global Markets

Indonesia’s Best Digital Bank for   Jenis Penghargaan                             Jenis Penghargaan
Consumers                           Best Market Maker – Second                    Most Active Bank – Second
                                    Runner Up                                     Runner Up




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   67
Page 70
       Profil Perusahaan




             September 2025                                      Desember 2025

      Instansi Penerbit                                    Instansi Penerbit
      London Stock Exchange Group                          Majalah SWA
      (LSEG)                                               Nama Penghargaan
      Nama Penghargaan                                     Indonesia Best Company in
      LSEG (London Stock Exchange                          Creating Leaders from Within
      Group) FX Awards 2025                                2025
      Unit Bisnis                                          Unit Bisnis
      Global Markets                                       Human Resources
      Jenis Penghargaan                                    Jenis Penghargaan
      Most Volume Trade – Second                           Indonesia Best Company in
      Runner Up                                            Creating Leaders from Within
                                                           2025 - Excellent predicate




     Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani


     Per 31 Desember 2025, jaringan layanan Perusahaan terdiri dari 41 kantor cabang utama, 50 kantor cabang
     pembantu, dan 108 ATM yang tersebar di 41 kota di 16 provinsi di Indonesia. Layanan perbankan Perusahaan dapat
     diakses melalui jaringan ATM regional, jaringan ATM Prima dan Bersama serta jaringan Visa.



                 Nama               Cabang
       No.                                                         Alamat                  Dati II        Telepon         Faksimili
                 Kantor             Utama
      KANTOR PUSAT
                                                 Jl. M.H. Thamrin No. 10,
                                                                                      0391 -
        1.    Kantor Pusat      -                Kel. Kebon Melati,                                   (021) 23506000   (021) 29936632
                                                                                      Jakarta Pusat
                                                 Kec. Tanah Abang 10230
      KANTOR WILAYAH
                                                 Gedung UOB Plaza
              Kantor            Kantor           Jl. M.H. Thamrin No. 10,             0391 -
        1.                                                                                            (021) 23506000   (021) 29936647
              Wilayah 1         Wilayah 1        Kel. Kebon Melati,                   Jakarta Pusat
                                                 Kec. Tanah Abang 10230
                                                 Gedung UOB Plaza
              Kantor            Kantor           Jl. M.H. Thamrin No. 10,             0391 -
        2.                                                                                            (021) 23506000   (021) 29936632
              Wilayah 2         Wilayah 2        Kel. Kebon Melati,                   Jakarta Pusat
                                                 Kec. Tanah Abang 10230
                                                 Jl. Palang Merah No. 30, Lantai 3,                                    (061) 4148556,
              Kantor            Kantor                                                3396 -
        3.                                       Kel. Kesawan, Kec. Medan Barat,                      (061) 4156574    (061) 4154793,
              Wilayah 3         Wilayah 3                                             Kota Medan
                                                 Medan 20231                                                           (061) 4560116
                                                 Jl. Panglima Sudirman
                                                                                                                       (031) 5345026,
              Kantor            Kantor           No. 53, Lantai 3,                    1291 -          (031) 5471772,
       4.                                                                                                              (031) 5345136,
              Wilayah 4         Wilayah 4        Kel. Embong Kaliasan, Kec. Genteng   Kota Surabaya   (031) 5481888
                                                                                                                       (031) 5345146
                                                 Surabaya 60271




68   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 71
         Nama          Cabang
No.                                                  Alamat                           Dati II               Telepon               Faksimili
         Kantor        Utama

KANTOR FUNGSIONAL
      South                         Jl. R.A Kartini Kav. 8, Cilandak Barat,    0394 -
 1.                  Head Office                                                                      (021) 50954300
      Quarter                       Jakarta Selatan 12430                      Jakarta Selatan
                                    Jl. Jend. Achmad Yani No. 235,
                                                                               0191 -
 2.   Achmad Yani    Bandung        Kel. Merdeka, Kec. Sumur Bandung,                                 (022) 7204952
                                                                               Kota Bandung
                                    Kota Bandung 40113
                                    Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 89,
      Wahid                                                                    0391 -                 (021) 29276200
 3.                  Head Office    Kel. Gondangdia, Kec. Menteng,
      Hasyim                                                                   Jakarta Pusat          (021) 29276400
                                    Jakarta Pusat 10350
KANTOR CABANG
                                    Jl. Ir. H. Juanda No. 15,
                                                                               0391 -                                        (021) 22035056
 1.   Juanda         Juanda         Kel. Kebon Kelapa,                                                (021) 22035055
                                                                               Jakarta Pusat                                 – 58
                                    Kec. Gambir 10120
                                    Jl. M.H. Thamrin No. 10,
                                                                               0391 -                                        (021) 29936680
 2.   UOB Plaza      UOB Plaza      Kel. Kebon Melati,                                                (021) 23506000
                                                                               Jakarta Pusat                                 - 82
                                    Kec. Tanah Abang 10230
                                    Jl. Raya Barat Boulevard
      Kelapa         Kelapa                                                    0392 -
 3.                                 Blok LC 7 No. 1-2,                                                (021) 4529171          (021) 4529179
      Gading         Gading                                                    Jakarta Utara
                                    Kelapa Gading Permai 14240
                                    Komplek Perumahan Green Garden,
      Green          Green          Blok A.7 No. 47-50,                        0393 -                 (021) 5819005,
 4.                                                                                                                          (021) 5802776
      Garden         Garden         Kel. Kedoya Utara,                         Jakarta Barat          (021) 5802814
                                    Kec. Kebon Jeruk 11520
                                                                                                                             (021) 6329696,
                     Gajah Mada
                                    Jl. Gajah Mada No.87-87A, Kel. Krukut,     0393 -                                        (021) 6329766,
 5.   Gajah Mada     (d/h:                                                                            (021) 6329779
                                    Kec. Taman Sari, Jakarta Barat 11140       Jakarta Barat                                 (021) 6329966,
                     (Asemka)
                                                                                                                             (021) 6329906
                                    Jl. Radio Dalam No. 9 A,
                                                                               0394 -
 6.   Radio Dalam    Radio Dalam    Kel. Gandaria Utara,                                              (021) 7252647          (021) 7252648
                                                                               Jakarta Selatan
                                    Kec. Kebayoran Baru 12140
      Pacific        Pacific        Pacific Century Place SCBD lot 10
                                                                               0394 -
 7.   Century        Century        Jl. Jend. Sudirman kav 52-53                                      (021) 72888788
                                                                               Jakarta Selatan
      Place          Place          Jakarta Selatan 12190
                                    Pantai Indah Kapuk Metro Broadway
                                    The Gallery No.8 Unit ES, ET, & FA
      Pantai Indah   Pantai Indah                                              0392 -
 8.                                 Jl. Pantai Indah Utara II,                                        (021) 30010566
      Kapuk Metro    Kapuk Metro                                               Jakarta Utara
                                    Pantai Indah Kapuk
                                    Jakarta Utara 14460
                                    AKR Gallery West
      Kebon Jeruk    Kebon Jeruk                                               0393 -
 9.                                 Jl. Panjang No. 5, Kebon Jeruk,                                   (021) 38782033
      AKR            AKR                                                       Jakarta Barat
                                    Jakarta Barat 11530
                                    Jl. M. Hasanuddin,
                                                                               0203 -                 (0254) 200153,
10.   Serang         Serang         Serang Plaza Blok II No. 3-7,                                                            (0254) 200692
                                                                               Kota Serang            (0254) 201566
                                    Serang, Banten 42112
                                    Jl. Ikan Tenggiri No. 17/A,
      Bandar         Bandar                                                    3991 - Kota
11.                                 Teluk Betung,                                                     (0721) 482982          (0721) 482951
      Lampung        Lampung                                                   Bandar Lampung
                                    Bandar Lampung 35223
                                    Jl. Raya Pajajaran No. 84,
                                                                               0192 -
12.   Bogor          Bogor          Kel. Baranangsiang, Kec. Bogor Timur,                             (0251) 8306699         (0251) 8306690
                                                                               Kota Bogor
                                    Kota Bogor 16143
                                    Jl. Palang Merah No. 30,                                                                 (061) 4148556,
                                                                               3396 -
13.   Medan          Medan          Kel. Kesawan, Kec. Medan Barat,                                   (061) 4156574          (061) 4154793,
                                                                               Kota Medan
                                    Medan 20231                                                                              (061) 4560116



                                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   69
Page 72
       Profil Perusahaan




                 Nama              Cabang
       No.                                                         Alamat                       Dati II          Telepon           Faksimili
                 Kantor            Utama
                                                 Jl. Jend. Gatot Subroto, Kompleks
                                                                                                             (061) 8455405,
                                                 Tomang Elok Blok A No. 55,                3396 -
       14.    Tomang Elok       Tomang Elok                                                                  (061) 8455785,     (061) 8455656
                                                 Kel. Sei Sikambing B,                     Kota Medan
                                                                                                             (061) 8455635
                                                 Kec. Medan Sunggal, Medan 20122
                                                 Jl. Mayor HM. Rasyad Nawawi,
                                                 Ruko Blok A1 No. 500 dan Blok A2          3691 -
       15.    Palembang         Palembang                                                                    (0711) 5734695     (0711)369657
                                                 No. 501, Kel. 9 Ilir Kec. Ilir Timur 3,   Kota Palembang
                                                 Kota Palembang 30113
                                                                                                             (0761) 21168,
                                                 Jl. Jend. Sudirman No. 442,
                                                                                           3591 -            (0761) 21116
       16.    Pekanbaru         Pekanbaru        Kel. Tanah Datar, Kec. Pekanbaru                                               (0761) 848052
                                                                                           Kota Pekanbaru    (0761) 20879
                                                 Kota, Kota Pekanbaru Riau 28115
                                                                                                             (0761) 848053
                                                 Komplek Batam Plaza Blok E No. 1-3,
                                                                                           3892 -
       17.    Batam             Batam            Jl. Imam Bonjol, Kel. Sungai Jodoh                          (0778) 459691      (0778) 458601
                                                                                           Kota Batam
                                                 Kec. Batu Ampar, Kota Batam 29453
                                                 Komplek Mahkota Raya Blok D No. 7
                                                 & No. 8,
              Batam             Batam                                                      3892 -
       18.                                       Jl. Engku Putri, Kel. Teluk Tering,                         (0778) 7486000     (0778) 7486025
              Centre            Centre                                                     Kota Batam
                                                 Kec. Batam Kota, Kota Batam,
                                                 Kepulauan Riau 29461
                                                 Jl. Jend. Urip Sumoharjo                                                       (0271) 668758,
                                                                                           0996 - Kota
       19.    Solo              Solo             No. 13- 17, Kepatihan Wetan,                                (0271) 646348      (0271) 630620,
                                                                                           Surakarta/Solo
                                                 Jebres, Kota Surakarta, 57129                                                  (0271) 646947
                                                 Jl. Jend. Sudirman No. 55 A,
                                                                                           0191 -
       20.    Bandung           Bandung          Kel. Karanganyar Kec. Astana Anyar,                         (022) 4204491      (022) 4238906
                                                                                           Kota Bandung
                                                 Kota Bandung 40241
                                                 Jl. Abdul Rivai No. 2 A, Tamansari,
              Bandung           Bandung                                                    0191 - Kota
       21.                                       Bandung Wetan, Kota Bandung,                                (022) 4209980      (022) 4209970
              Rivai             Rivai                                                      Bandung
                                                 Jawa Barat 40116
                                                 Menara Suara Merdeka (Ground
                                                 Floor, Mezzanine Floor, Lantai 2)
                                                                                           0991 -
       22.    Semarang          Semarang         Jl. Pandanaran No.30,                                       (024) 86448000     (024) 86446066
                                                                                           Kota Semarang
                                                 Kel. Pekunden, Kec. Semarang Tengah,
                                                 Semarang 50241
                                                                                                             (0231) 205040,
                                                 Jl. Yos Sudarso No. 29,
                                                                                           0194 -            (0231) 206959,     (0231) 201989,
       23.    Cirebon           Cirebon          Lemahwungkuk,
                                                                                           Kota Cirebon      (0231) 206396,     (0231) 248340
                                                 Kota Cirebon, Jawa Barat 45111
                                                                                                             (0231) 221541
                                                 Jl. Jend. Sudirman No. 732,
                                                 Kel. Purwokerto Kulon,                    0914 -
       24.    Purwokerto        Purwokerto                                                                   (0281) 2958100     (0281) 2958089
                                                 Kec. Purwokerto Selatan,                  Kab. Banyumas
                                                 Kab. Banyumas 53141
                                                                                                             (0293) 362181,
                                                 Jl. Tidar No. 17, Kel. Magersari,
                                                                                           0995 -            (0293) 364344,
       25.    Magelang          Magelang         Kec. Magelang Selatan,                                                         (0293) 364271
                                                                                           Kota Magelang     (0293) 365261,
                                                 Kota Magelang 56126
                                                                                                             (0293) 364405-06
                                                 Jl. Jend. Sudirman No. 62, Kotabaru,
                                                                                           0591 -            (0274) 562000,
       26.    Yogyakarta        Yogyakarta       Gondokusuman, Kota Yogyakarta,                                                 (0274) 563433
                                                                                           Kota Yogyakarta   (0274) 517410
                                                 Daerah Istimewa Yogyakarta 55224
                                                 Jl. Kolonel Sugiono No. 56, RT.003/
                                                                                           0994 -            (0283) 325001,
       27.    Tegal             Tegal            RW.05, Kel. Pekauman,                                                          (0283) 325008
                                                                                           Kota Tegal        (0283) 325005
                                                 Kec. Tegal Barat, Tegal 52113
                                                 Jl. Panglima Sudirman                                                          (031) 5345026,
                                                                                           1291 -            (031) 5471772,
       28.    Surabaya          Surabaya         No. 53, Embong Kaliasin, Genteng,                                              (031) 5345136,
                                                                                           Kota Surabaya     (031) 5481888
                                                 Kota Surabaya 60271                                                            (031) 5345146



70   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 73
         Nama         Cabang
No.                                               Alamat                           Dati II               Telepon               Faksimili
         Kantor       Utama
                                                                                                   (031) 7343949
                                                                                                   (Hunting),
                                  Jl. Raya Bukit Darmo Golf,                                       (031) 7326000
      Surabaya      Surabaya      Blok R No. 28 – 30,                       1291 –                 (Privilege
29.                                                                                                                       (031) 7343910
      Bukit Darmo   Bukit Darmo   Kel. Pradah Kalikendal,                   Kota Surabaya          Banking),
                                  Kec. Dukuh Pakis 60226                                           (031) 5486008
                                                                                                   (Call Centre
                                                                                                   24 hours)
      Surabaya      Surabaya      Jl. Manyar Kertoarjo No. 50,
                                                                            1291 –                 (031) 5991168          (031) 5991411
30.   Manyar        Manyar        Kel. Manyar Sabrangan,
                                                                            Kota Surabaya          (031) 5991428          (031) 5991412
      Kertoarjo     Kertoarjo     Kec. Sukolilo, Surabaya 60116
                                  Jl. Gajah Mada No. 68,                                           (0331) 484545,
                                                                            1212 -
31.   Jember        Jember        Kel. Jember Kidul, Kec. Kaliwates,                               (0331) 424759,         (0331) 484980
                                                                            Kab. Jember
                                  Kabupaten Jember 68131                                           (0331) 424859
                                  Jl. Dr. Wahidin No. 39,
                                                                            7291 -
32.   Denpasar      Denpasar      Kel. Pemecutan, Kec. Denpasar Barat,                             (0361) 433014          (0361) 424245
                                                                            Kota Denpasar
                                  Kota Denpasar 80111
                                  Jl. Raya Puputan Komplek Pertokoan
                                  Niti Mandala Raya No.17 Renon,            7291 -
33.   Bali Renon    Bali Renon                                                                     (0361) 241888          (0361) 245978
                                  Kel. Dangin Puri Klod,                    Kota Denpasar
                                  Kec. Denpasar Timur, Denpasar 80234
                                                                                                   (0333) 426500
                                  Jl. Jend. Sudirman No. 16,                                       (0333) 424705
                                                                            1211 -
34.   Banyuwangi    Banyuwangi    Kel. Penganjuran, Kec. Banyuwangi,                               (0333) 423061-62       (0333) 424260
                                                                            Kab. Banyuwangi
                                  Kabupaten Banyuwangi 68416                                       (0333) 422270-71
                                                                                                   (0333) 424070
                                  Jl. Gus Dur (d/h. Jl Merdeka) No. 133,                           (0321) 862500-01
                                                                            1204 -
35.   Jombang       Jombang       Candi Mulyo, Kec. Jombang,                                       (0321) 862337          (0321) 862171
                                                                            Kab. Jombang
                                  Kabupaten Jombang 61419                                          (0321) 874857-58
                                  Jl. Basuki Rahmat No. 63,                 1293 -
36.   Malang        Malang                                                                         (0341) 342333          (0341) 342572
                                  Kauman, Klojen, Kota Malang 65119         Kota Malang
                                  Jl. Sulawesi No. 83,
                                                                            6191 -                                        (0411) 315702
37.   Makassar      Makassar      Pattunuang, Wajo,                                                (0411) 321421
                                                                            Kota Makassar                                 (0411) 319457
                                  Kota Makassar 90174
                                  Jl. HOS Cokroaminoto No. 266/A,
                                                                            5391 -                 (0561) 732600
38.   Pontianak     Pontianak     Darat Sekip, Pontianak Kota,                                                            (0561) 736282
                                                                            Kota Pontianak         (0561) 734656
                                  Kota Pontianak 78117
                                  Kavling 8 Square Blok A6 & A7,
                                  RT 28 Jl. M.T. Haryono,                   5492 -                 (0542) 7208888
39.   Balikpapan    Balikpapan                                                                                            (0542) 765477
                                  Kel. Damai,                               Kota Balikpapan        (0542) 7209999
                                  Kec. Balikpapan Selatan 76114
                                  Jl. Pangeran Diponegoro                                          (0541) 732492-
                                  No. 68-70, Pelabuhan,                     5491 -                 95-97
40.   Samarinda     Samarinda                                                                                             (0541) 732490
                                  Samarinda Kota,                           Kota Samarinda         (0541) 749516-
                                  Kota Samarinda 75112                                             17-18
                                  Jl. Lambung Mangkurat
                                  No. 17, Banjarmasin,                      5191 -                 (0511) 3357172
41.   Banjarmasin   Banjarmasin   Kertak Baru Ulu,                          Kota                   (0511) 3353754         (0511) 3353305
                                  Banjarmasin Tengah,                       Banjarmasin            (0551) 3365312
                                  Kota Banjarmasin 70111




                                                                       P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   71
Page 74
       Profil Perusahaan




                 Nama              Cabang
       No.                                                         Alamat                        Dati II          Telepon           Faksimili
                 Kantor            Utama
      KANTOR CABANG PEMBANTU
                                                 Komp. Glodok Plaza Blok F No. 1-2,                           (021) 6595026
              Glodok                                                                        0393 -
        1.                      Gajah Mada       Jl. Pinangsia Raya, Pinangsia,                               (021) 6596745      (021) 6280944
              Plaza                                                                         Jakarta Barat
                                                 Tamansari, Kota Jakarta Barat 11110                          (021) 6280943-44
                                                 Jl. Pluit Kencana Raya No. 76,
                                                                                            0392 -
        2.    Pluit             Gajah Mada       Pluit, Penjaringan,                                          (021) 6611770–71   (021) 6691163
                                                                                            Jakarta Utara
                                                 Kota Jakarta Utara 14450
                                                                                                              (021) 6922115
                                                                                                              (021) 6922432
                                                 Jl. Petak Baru No. 25-26,
              Petak                                                                         0393 -            (021) 6912224
        3.                      Gajah Mada       Roa Malaka,                                                                     (021) 6928086
              Baru                                                                          Jakarta Barat     (021) 6924069
                                                 Tambora, Kota Jakarta 11230
                                                                                                              (021) 6901756-57
                                                                                                              (021) 6917410-11
                                                 Mangga Dua Plaza Blok F No. 5
                                                                                                              (021) 6120086
                                                 Jl. Mangga Dua Raya,
              Mangga Dua                                                                    0392 -            (021) 6120912
       4.                       Gajah Mada       Kel. Mangga Dua Selatan,                                                        (021) 6129130
              Plaza                                                                         Jakarta Utara     (021) 6129128
                                                 Kec. Sawah Besar,
                                                                                                              (021) 6129129
                                                 Jakarta Barat 10730
                                                 Sopo del Office Tower & Lifestyle -
                                                 Tower B, Ground Floor, Unit GF-20,
              Sopo Del                                                                      0394 -
        5.                      Gajah Mada       Jl. Mega Kuningan Barat III, lot 10.1-6,                     (021) 30007979     (021) 30007977
                                                                                            Jakarta Selatan
                                                 Kuningan Timur, Setiabudi,
                                                 Jakarta Selatan 12950
                                                 Jl. Muara Karang No. 1, RT. 019/RW.
              Muara                              02, Kav. Blok Y3 Barat No. 10,             0392 -            (021) 6625967-69
        6.                      Gajah Mada                                                                                       (021) 6606171
              Karang                             Kel. Pluit, Kec. Penjaringan,              Jakarta Utara     (021) 6601048
                                                 Kota Jakarta Utara 14450
                                                                                                              (021) 3853677
                                                 Jl. Sukarjo Wiryopranoto                                     (021) 231368
                                                                                            0391 -
        7.    Sawah Besar       Juanda           No. 26, Kebon Kelapa, Gambir,                                (021) 2313479      (021) 3860602
                                                                                            Jakarta Pusat
                                                 Jakarta Utara 10120                                          (021) 3453336
                                                                                                              (021) 3453337
                                                 Jl. Mangga Besar No. 68 – 68 A,                              (021) 6594677
              Mangga                                                                        0393 -
        8.                      Juanda           Kel. Taman Sari, Kec. Taman Sari,                            (021) 6292150      (021) 6293113
              Besar                                                                         Jakarta Barat
                                                 Jakarta Barat 11150                                          (021) 6292349
                                                 Jl. Pangeran Jayakarta                                       (021) 62201905
              Pangeran                           No. 126-129 Blok A/5,                      0391 –            (021) 62201906
        9.                      Juanda                                                                                           (021) 62201904
              Jayakarta                          Kel. Mangga Dua Selatan,                   Jakarta Pusat     (021) 62201907
                                                 Kec. Sawah Besar 10730                                       (021) 6016574
                                                 Pusat Grosir Metro Tanah Abang
                                                 Banking Center Lantai 7 Unit No.1,                           (021) 30036023
              Metro Tanah                                                                   0391 -
       10.                      UOB Plaza        Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 187-189,                           (021) 30036024     (021) 30036026
              Abang                                                                         Jakarta Pusat
                                                 Kel. Kampung Bali Kec. Tanah Abang,                          (021) 30036025
                                                 Jakarta Pusat 10250
                                                 Setiabudi Atrium Building 1st Floor
                                                 Suite 101 AA, Jl. H.R. Rasuna Said         0394 -
       11.    Setiabudi JKT     UOB Plaza                                                                     (021) 5210035      (021) 521 0036
                                                 Kav.62, Kel. Karet, Kec. Setiabudi,        Jakarta Selatan
                                                 Jakarta Selatan 12920
                                                 Wisma Indochem, Lantai Basement &
                                                 Lantai Dasar, Jl. Pantai Indah Kapuk
              PIK               Kelapa                                                      0392 -
       12.                                       Boulevard Kav. SSB/E,                                        (021) 29210600     (021) 29210601
              Boulevard         Gading                                                      Jakarta Utara
                                                 Kel. Kamal Muara, Kec. Penjaringan,
                                                 Jakarta Utara 14470




72   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 75
         Nama          Cabang
No.                                               Alamat                            Dati II               Telepon               Faksimili
         Kantor        Utama
                                   Jl. Danau Sunter Agung Utara Blok D 1
                     Kelapa                                                  0392 -                 (021) 6451120-21
13.   Sunter Agung                 No. 6 B, Sunter Agung,                                                                  (021) 6453821
                     Gading                                                  Jakarta Utara          (021) 65833281-82
                                   Jakarta Utara 14350
                                   Jl. Achmad Yani Kav. A4 No. 7,                                   (021) 88965891-
      Bekasi         Kelapa
14.                                Ruko Kalimalang Commercial Centre,        Bekasi                 93                     (021) 88965890
      Selatan        Gading
                                   Desa Kayuringin, Bekasi 17144                                    (021) 8853521
                                   Ruko Podium Blok B22
                     Kelapa
                                   Jl. Mataram Lippo Cikarang,               0198 -
15.   Cikarang       Gading                                                                         (021) 38735018         (021) 38735019
                                   Kel. Cibatu Kec. Cikarang                 Kota Bekasi
                                   Kab. Bekasi 17530
      Kelapa
                                   Jl. Boulevard Raya Blok DG No. 2,
      Gading         Kelapa                                                  0392 -
16.                                Kel. Kelapa Gading Timur,                                        (021) 4527582          (021) 4527583
      Boulevard      Gading                                                  Jakarta Utara
                                   Kelapa Gading 14240
      Raya
                                   Komplek Pertokoan Green Ville                                    (021) 56957883-
                     Green         Blok BG No. 14-15, Kel. Duri Kepa,        0393 -                 84
17.   Green Ville                                                                                                          (021) 56957902
                     Garden        Kec. Kebon Jeruk,                         Jakarta Barat          (021) 56957895
                                   Jakarta Barat 11510                                              (021) 56957897
                                   Komplek Taman Palem Lestari                                      (021) 55957447
                     Green                                                   0393 - Jakarta
18.   Cengkareng                   Blok D 10 No.1, Cengkareng Barat,                                (021) 55957448         (021) 55957446
                     Garden                                                  Barat
                                   Jakarta Barat 11730                                              (021) 55957449
                                                                                                    (021) 5523081-
                                   Jl. Ki Asnawi No. 64 C-D,
                     Green                                                   0292 -                 83-84
19.   Tangerang                    Kel. Sukarasa, Kec. Tangerang,                                                          (021) 5523082
                     Garden                                                  Kota Tangerang         (021) 55799082-
                                   Kota Tangerang 15111
                                                                                                    83
                                   Komplek Perumahan Taman Duta
                     Green         Mas, Blok D8 No. 1, Kel. Wijaya           0393 -                 (021) 5648262
20.   Duta Mas                                                                                                             (021) 5649464
                     Garden        Kusuma, Kec. Grogol Petamburan,           Jakarta Barat          (021) 5649550
                                   Jakarta Barat 11460
                                   Ruko BSD Golden Boulevard,                                       (021) 53160680
                                                                             0292 -
                     Green         Blok C No. 6, Jl. Pahlawan Seribu,                               (021) 53160681
21.   BSD Golden                                                             Tangerang                                     (021) 53153087
                     Garden        Kel. Lengkong Karya, Kec. Serpong                                (021) 53153168
                                                                             Selatan
                                   Utara, Kota Tangerang Selatan 15320                              (021) 53153169
                                   Jl. Tanjung Duren Raya
                                                                                                    (021) 5642027
      Tanjung        Green         Blok N No. 352 RT.007/RW.03,              0393 -
22.                                                                                                 (021) 5673950          (021) 5685079
      Duren          Garden        Kel. Tanjung Duren Utara, Kec. Grogol     Jakarta Barat
                                                                                                    (021) 56969082
                                   Petamburan 11470
                                   Grand Puri Kencana,
                                                                                                    (021) 5823602
                                   Jl. Puri Kencana Blok K7/2A, Kel.
                     Green                                                   0393 -                 (021) 5823603
23.   Puri Kencana                 Kembangan Selatan,                                                                      (021) 5819222
                     Garden                                                  Jakarta Barat          (021) 5823604
                                   Kec. Kembangan,
                                                                                                    (021) 5823605
                                   Jakarta Barat 11610
                                   Taman Kebon Jeruk Interco
      Kebon Jeruk    Green                                                   0393 -
24.                                Blok F No. 04, Kel Srengseng                                     (021) 38777028         (021) 38777009
      Intercon       Garden                                                  Jakarta Barat
                                   Kec. Kembangan, Jakarta Barat 11630
                                   Ruko Graha Boulevard
                                   Blok GBVC / 002,
      Gading         Green                                                   0292 -
25.                                Jl. Boulevard Gading Serpong,                                    (021) 29001081         (021) 29001071
      Serpong        Garden                                                  Kota Tangerang
                                   Kel. Curug, Kec. Kelapa Dua,
                                   Tangerang, Banten 15810
                                   Jl. Metro Pondok Indah Sektor II,
      Pondok                                                                 0394 -                 (021) 75906165
26.                  Radio Dalam   Blok UA Kav.46-47,                                                                      (021) 75900185
      Indah                                                                  Jakarta Selatan        (021) 75900178
                                   Jakarta Selatan 12310




                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   73
Page 76
       Profil Perusahaan




                 Nama              Cabang
       No.                                                         Alamat                       Dati II          Telepon         Faksimili
                 Kantor            Utama
                                                 Jl. Metro Pondok Indah
              Pondok                                                                       0394 -
       27.                      Radio Dalam      Kav. II/BA No.1 Pondok Indah                                (021) 7662933
              Indah 2                                                                      Jakarta Selatan
                                                 Jakarta Selatan 12310
                                                 Jl. Panglima Polim Raya No. 18A, B, C,                      (021) 7251603
              Panglima                                                                     0394 -
       28.                      Radio Dalam      Kel. Pulo, Kec. Kebayoran Baru,                             (021) 7202668    (021) 7222187
              Polim                                                                        Jakarta Selatan
                                                 Jakarta Selatan 12160                                       (021) 7251655
                                                 Gedung Plaza Oleos,
                                                 Lantai Dasar Unit B1 & B2,
                                                                                           0394 -
       29.    Plaza Oleos       Radio Dalam      Jl. TB. Simatupang Kav. 53 A,                               (021) 22780125   (021) 22780117
                                                                                           Jakarta Selatan
                                                 Kel. Kebagusan, Kec. Pasar Minggu
                                                 Jakarta Selatan 12520
                                                 Jl. Asia No. 132/172, Medan,
                                                                                           3396 -            (061) 7368623
       30.    Asia              Medan            Kel. Sei Rengas I, Kec. Medan Kota,                                          (061) 7368932
                                                                                           Kota Medan        (061) 7368653
                                                 Kota Medan 20214
                                                 Jl. Cemara Asri Boulevard,
                                                 Blok A No.58,                             3396 -
       31.    Cemara Asri       Medan                                                                        (061) 66936911   (061) 66933132
                                                 Kec. Percut Sei Tuan,                     Kota Medan
                                                 Kab. Deli Serdang 20371
                                                 Jl. Ir. H. Djuanda No. 20i,
              Medan                              Kel. Sukadamai,                           3396 -
       32.                      Medan                                                                        (061) 88815959   (061) 42003822
              Djuanda                            Kec. Medan Polonia,                       Kota Medan
                                                 Medan, 20157
                                                 Menara Aria Harbour Bay,
                                                 Lantai Dasar,
                                                                                           3892 -
       33.    Bayfront          Batam            Jl. Duyung, Kel. Sungai Jodoh,                              (0778) 4883120   (0778) 4883379
                                                                                           Kota Batam
                                                 Kec. Batu Ampar,
                                                 Kota Batam 29453
                                                 Komplek Grand Niaga Mas
              Grand Niaga                        Blok A No. 3, Batam Centre,               3892 -
       34.                      Batam                                                                        (0778) 4161676   (0778) 4170105
              Mas                                Kelurahan Belian, Kec. Batam Kota,        Kota Batam
                                                 Kota Batam 29464
                                                 Jl. Diponegoro No 9, Kel. Citarum,
                                                                                           0191 -
       35.    Dago              Bandung          Kec. Bandung Wetan,                                         (022) 86032800   (022) 86032808
                                                                                           Kota Bandung
                                                 Kota Bandung 40115
                                                 Jl. Brigjend. Sudiarto 106,
                                                                                           0991 -
       36.    Majapahit         Semarang         Kel. Pandean Lamper, Kec. Gayamsari,                        (024) 6723762    (024) 6723761
                                                                                           Kota Semarang
                                                 Kota Semarang 50167
                                                 Jl. Jend. Sudirman No.188,
                                                                                           0992 -
       37.    Salatiga          Semarang         Kel. Kalicacing, Kec. Sidomukti,                            (0298) 322027    (0298) 326032
                                                                                           Kota Salatiga
                                                 Kota Salatiga 50724
                                                 Jl. Gang Tengah No. 16-22,
                                                                                           0991 -
       38.    Gang Tengah       Semarang         Kranggan, Semarang Tengah,                                  (024) 3561800    (024) 3561700
                                                                                           Kota Semarang
                                                 Kota Semarang 50139
                                                 Jl. Pahlawan No. 5, Kel. Mugassari,
                                                                                           0991 -
       39.    Pahlawan          Semarang         Kec. Semarang Selatan, Kota                                 (024) 35318000
                                                                                           Kota Semarang
                                                 Semarang 50249
                                                 JL. KS. Tubun No. 1, Kel. Temanggung      0919 -
       40.    Temanggung        Magelang         I, Kec. Temanggung, Kabupaten             Kab.              (0293) 491555    (0293) 491155
                                                 Temanggung 56212                          Temanggung
                                                 Jl. Coklat No. 12 – 14, Kel. Bongkaran,   1291 -            (031) 3526784
       41.    Coklat            Surabaya                                                                                      (031) 3523332
                                                 Kec. Pabean Cantian, Surabaya 60161       Kota Surabaya     (031) 3530966




74   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 77
         Nama          Cabang
No.                                                Alamat                           Dati II               Telepon               Faksimili
         Kantor        Utama
                                   Ruko Tanjung Perak,
                                   Jl. Perak Timur No. 42,                   1291 -
42.   Perak Timur    Surabaya                                                                       (031) 3550318          (031) 3550314
                                   Kel. Perak Timur, Kec. Pabean Cantian,    Kota Surabaya
                                   Surabaya 60164
                                   Jl. Kapas Krampung 55 B,                                         (031) 3727910
      Kapas                                                                  1291 -
43.                  Surabaya      Kel. Rangkah, Kec. Tambaksari,                                   (031) 3718281          (031) 3715633
      Krampung                                                               Kota Surabaya
                                   Surabaya 60135                                                   (031) 3769292
                                   Jl. Rungkut Kidul Industri No. 62,
                                                                             1291 -                 (031) 8418271
44.   Rungkut        Surabaya      Kel. Rungkut Kidul, Kec. Rungkut,                                                       (031) 8414517
                                                                             Kota Surabaya          (031) 8419272
                                   Surabaya 60293
                                   Jl. Raya Margorejo Indah A-802
                                   Kav. 01, RT 001 RW 008 ,                  1291 -
45.   Margorejo      Surabaya                                                                       (031) 99847388         (031) 99847393
                                   Kel. Margorejo, Kec. Wonocolo,            Kota Surabaya
                                   Surabaya 60238
                                   Jl. Mojopahit 55-57 Mergelo,
                                                                             1292 -                 (0321) 322291
46.   Mojokerto      Jombang       Kel. Sentanan, Kec. Kranggan,                                                           (0321) 322719
                                                                             Kota Mojokerto         (0321) 322816
                                   Kota Mojokerto 61312
                                   Jl. Jend. Achmad Yani 40 J,
                     Surabaya                                                1202 -                 (031) 8941836
47.   Sidoarjo                     Kel. Sidokumpul, Kec. Sidoarjo,                                                         (031) 8941047
                     Bukit Darmo                                             Kab. Sidoarjo          (031) 8941046
                                   Kab. Sidoarjo 61212
                                   Jl. Mayjend. Sungkono No. 142-143,
      Mayjend.       Surabaya                                                1291 -
48.                                Blok A16, Kel. Gunungsari, Kec. Dukuh                            (031) 99531299         (031) 99535250
      Sungkono       Bukit Darmo                                             Kota Surabaya
                                   Pakis, Surabaya 60224
                                   Jl. Usman Sadar No. 84, Sukorame,
                     Surabaya                                                1201 -                 (031) 3990053
49.   Gresik                       Kemuteran, Kec. Gresik,                                                                 (031) 3990054
                     Bukit Darmo                                             Kab. Gresik            (031) 3972145
                                   Kabupaten Gresik 61115
                                   Jl. Pakuwon Boulevard II, East Coast
                                                                                                    (031) 5957279
                     Surabaya      Ruko Patoz AA2 No. 52,
                                                                             1291 -                 (031) 59175614
50.   Pakuwon City   Manyar        Pakuwon City, Kel. Kejawan Putih                                                        (031) 59175371
                                                                             Kota Surabaya          (031) 59175179
                     Kertoarjo     Tambak, Kec. Mulyorejo, Kota
                                                                                                    (031) 59172654
                                   Surabaya 60112




                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   75
Page 78
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Analisis dan
     Pembahasan Manajemen
       78     Tinjauan Makroekonomi

       81     Tinjauan Bisnis

       81        Consumer Banking

       92        Wholesale Banking

       97        Global Markets

       99     Nasabah

      101 Sumber Daya Manusia

      108 Teknologi Informasi dan Operasional

       111    Tinjauan Keuangan




76   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 79
Analisis dan Pembahasan Manajemen




                                    P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   77
Page 80
       Analisis dan Pembahasan Manajemen

     Tinjauan Makroekonomi


     Ekonomi Global                                                             2,92 persen (yoy), sejalan dengan target Bank Indonesia
     International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan                           sebesar 2,5 persen ± 1 persen. Kontributor utama inflasi
     pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,2 persen pada                         tahunan berasal dari kelompok makanan, minuman, dan
     tahun 2025, sedikit lebih tinggi dibandingkan estimasi                     tembakau, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang
     sebelumnya sebesar 3,1 persen. Meskipun demikian,                          secara bersama-sama menyumbang sekitar 71 persen
     pertumbuhan ini masih menghadapi tekanan akibat                            dari total inflasi.
     gangguan rantai pasok global yang dipicu oleh penerapan
     tarif resiprokal oleh Amerika Serikat serta meningkatnya                   Di tengah tekanan eksternal, Anggaran Pendapatan dan
     ketegangan geopolitik. Tahun 2025 ditandai oleh tingkat                    Belanja Negara (APBN) tahun 2025 tetap menunjukkan
     ketidakpastian yang tinggi, terutama dipengaruhi oleh                      kinerja yang disiplin dan terukur. Realisasi pendapatan
     dinamika dan perubahan arah kebijakan di berbagai                          negara mencapai 92 persen dari target sebesar Rp3.005
     negara dalam merespons kondisi global yang volatil.                        triliun, yang terutama didukung oleh penerimaan pajak
                                                                                (~80 persen dari total pendapatan). Sementara itu,
     Tahun 2025 diawali dengan kondisi yang kurang kondusif,                    realisasi belanja negara mencapai 95 persen dari target
     seiring pengumuman tarif resiprokal oleh Amerika Serikat                   sebesar Rp3.621 triliun, dengan belanja pemerintah pusat
     yang mengganggu arus perdagangan global. Ketegangan                        mencakup 75 persen dari total belanja. Dengan demikian,
     ini tidak hanya terbatas pada rivalitas Amerika Serikat                    defisit anggaran tercatat sebesar Rp695 triliun atau 2,92
     dan Tiongkok, tetapi juga meluas ke berbagai konflik                       persen terhadap PDB, sedikit lebih tinggi dari proyeksi
     regional lainnya. Situasi ini mendorong sikap kehati-hatian                awal sebesar 2,78 persen namun tetap berada di bawah
     di pasar, di mana konsumen cenderung meningkatkan                          batas maksimal 3 persen sesuai ketentuan.
     tabungan dibandingkan konsumsi, sehingga berdampak
     pada kinerja dunia usaha. Di sisi lain, tren penurunan                     Sektor eksternal tetap stabil, ditandai dengan pertumbuhan
     suku bunga global secara bertahap, meskipun masih                          ekspor riil barang dan jasa sebesar 7 persen (yoy).
     dibayangi ketidakpastian, memberikan ruang likuiditas                      Komoditas utama seperti minyak dan lemak hewani/nabati,
     yang cukup bagi sektor swasta untuk menjaga momentum                       besi dan baja, serta mesin dan peralatan elektronik menjadi
     pertumbuhan.                                                               penopang utama, didukung oleh pemulihan sektor jasa
                                                                                seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara.
     Di tengah tantangan tersebut, tahun 2025 juga ditandai oleh                Impor riil tumbuh sebesar 4,7 persen untuk memenuhi
     optimisme terhadap perkembangan Artificial Intelligence                    kebutuhan bahan baku dan barang modal. Surplus neraca
     (AI). Lonjakan adopsi AI mendorong peningkatan investasi                   perdagangan yang berkelanjutan turut mendorong
     pada sektor barang modal, sekaligus memicu persaingan                      peningkatan cadangan devisa menjadi US$156,5 miliar
     antarnegara untuk mengamankan pasokan mineral langka                       pada Desember 2025, sehingga memperkuat stabilitas
     dan memperkuat hilirisasi guna memperoleh nilai tambah                     makroekonomi dan sistem keuangan.
     yang lebih tinggi. Selain itu, AI semakin terintegrasi dalam
     kehidupan sehari-hari dan berperan penting dalam                           Aktivitas investasi terus menunjukkan penguatan, dengan
     mendorong produktivitas tenaga kerja. Digitalisasi juga                    realisasi investasi mencapai Rp1.931,2 triliun atau meningkat
     berkembang semakin pesat, memungkinkan pelaku usaha                        12,7 persen (yoy), melampaui target nasional. Pertumbuhan
     untuk melakukan ekspansi lebih cepat, serta memperluas                     ini didorong oleh percepatan program hilirisasi industri
     jangkauan ke pasar.                                                        yang turut berkontribusi terhadap penciptaan lapangan
                                                                                kerja. Komposisi investasi terdiri dari Penanaman Modal
     Ekonomi Indonesia                                                          Asing (PMA) sebesar Rp900,9 triliun (46,6 persen) dan
     Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang                          Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar
     kuat di tengah meningkatnya ketidakpastian global.                         Rp1.030,3 triliun (53,4 persen).
     Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sepanjang
     tahun 2025 mencapai 5,11 persen (yoy), melampaui                           Ekonomi digital Indonesia juga terus menunjukkan
     ekspektasi pasar. Kinerja ini didorong oleh kuatnya                        momentum yang kuat dan tetap menjadi yang terbesar di
     permintaan domestik, peningkatan investasi, kebijakan                      Asia Tenggara. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025,
     fiskal yang ekspansif, serta kinerja ekspor yang solid.                    nilai Gross Merchandise Value (GMV) diperkirakan mencapai
     Pertumbuhan positif di seluruh sektor mencerminkan                         sekitar US$100 miliar pada tahun 2025, mencerminkan
     momentum ekonomi yang luas dan terdiversifikasi. Dari                      pertumbuhan sebesar 14 persen dibandingkan tahun
     sisi moneter, inflasi pada akhir tahun tercatat sebesar                    sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan




78   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 81
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




aktivitas e-commerce, perkembangan pesat layanan             persen, sementara indikator risiko lainnya tetap terkelola
keuangan digital, serta adopsi teknologi digital yang        dengan baik.
semakin luas.
                                                             Kinerja intermediasi juga didukung oleh pertumbuhan Dana
Secara keseluruhan, ketahanan ekonomi Indonesia,             Pihak Ketiga yang kuat, meningkat 13,8 persen menjadi
inflasi yang terjaga, kebijakan moneter dan fiskal yang      Rp10.059 triliun. Dana Pihak Ketiga yang terdiri dari giro,
mendukung, serta pertumbuhan investasi dan ekonomi           tabungan, dan deposito masing-masing tumbuh sebesar
digital yang berkelanjutan memberikan fondasi yang kuat      19,1 persen, 8,2 persen, dan 14,3 persen year-on-year.
bagi stabilitas makroekonomi dan pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan.                                          Strategi penghimpunan dana terus difokuskan pada
                                                             efisiensi melalui digitalisasi deposito serta peningkatan
Tinjauan Industri Perbankan                                  pengalaman nasabah. Upaya ini mendukung retensi
Pada tahun 2025, industri perbankan Indonesia                nasabah sekaligus menjaga likuiditas industri tetap solid.
mencatatkan kinerja yang stabil, didukung oleh ketahanan
makroekonomi. Fungsi intermediasi tetap kuat, dengan         Fundamental perbankan tetap kuat, dengan Capital
penyaluran kredit tumbuh 9,6 persen year-on-year menjadi     Adequacy Ratio sebesar 25,8 persen serta kondisi likuiditas
Rp8.585 triliun, yang terutama diarahkan ke sektor-sektor    yang terjaga, tercermin dari Loan-to-Deposit Ratio sebesar
produktif.                                                   85,3 persen pada tahun 2025.

Berdasarkan jenis kredit, pertumbuhan didorong oleh          Adopsi digital semakin meningkat melalui perluasan
kredit investasi yang meningkat 20,8 persen, diikuti oleh    penggunaan sistem pembayaran digital, termasuk QRIS,
kredit konsumsi sebesar 6,6 persen, serta kredit modal       yang telah menjangkau hampir 60 juta pengguna. Sekitar
kerja sebesar 4,5 persen. Hal ini mencerminkan fokus         93 persen pengguna berasal dari segmen usaha mikro,
perbankan pada sektor-sektor yang resilien dan memiliki      kecil, dan menengah, mencerminkan percepatan inklusi
prospek jangka panjang yang kuat, termasuk hilirisasi,       dan digitalisasi keuangan.
energi, dan utilitas.
                                                             Industri perbankan juga memperkuat komitmennya
Sejalan dengan praktik manajemen risiko yang cermat,         terhadap keberlanjutan melalui pengembangan portofolio
perbankan memperkuat proses underwriting kredit dengan       pembiayaan yang sejalan dengan prinsip Environmental,
menitikberatkan pada struktur keuangan debitur, integritas   Social, and Governance. Inisiatif ini mendukung daya saing
data, serta ketahanan terhadap volatilitas pasar. Hal ini    sekaligus mengurangi eksposur terhadap risiko transisi.
tercermin pada kualitas aset yang tetap terjaga, dengan
rasio Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,05




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   79
Page 82
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Secara keseluruhan, industri perbankan nasional                            Sejalan dengan prospek tersebut, Otoritas Jasa Keuangan
     menunjukkan pertumbuhan yang stabil dan fundamental                        memperkirakan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga.
     yang kuat pada tahun 2025, serta terus berperan dalam                      Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan sebesar
     mendukung aktivitas ekonomi dan menjaga stabilitas                         10–12 persen, didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak
     sistem keuangan.                                                           Ketiga sebesar 7–9 persen pada tahun 2026. Perbankan
                                                                                diharapkan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam
     Prospek 2026                                                               penyaluran kredit dengan mengutamakan kualitas aset.
     Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2026                                 Pertumbuhan kredit akan difokuskan pada segmen ritel
     diproyeksikan oleh International Monetary Fund dan                         dan korporasi dengan arus kas yang resilien, sementara
     World Bank tetap moderat. Hal ini dipengaruhi oleh                         penghimpunan dana akan terus didorong oleh inisiatif
     melemahnya perdagangan global, permintaan yang tidak                       digitalisasi.
     sekuat sebelumnya, serta meningkatnya ketegangan
     geopolitik. Tekanan dari dinamika perdagangan global                       Industri perbankan diperkirakan terus diuntungkan dari
     juga diperkirakan masih berlanjut, sehingga kinerja antar                  penurunan cost of funds serta diversifikasi aset yang lebih
     ekonomi negara-negara utama menjadi tidak merata.                          baik untuk menjaga profitabilitas. Seiring dengan potensi
     Di sisi lain, Amerika Serikat diproyeksikan mencatatkan                    penurunan suku bunga acuan, kinerja pendapatan akan
     pertumbuhan yang solid seiring dengan meredanya inlasi.                    didukung oleh peningkatan non-interest income melalui
     Namun, percepatan adopsi AI berpotensi menahan laju                        pengembangan produk dan layanan digital. Perbankan
     penyerapan tenaga kerja. Sementara itu, Federal Reserve                    juga diperkirakan tetap menjaga komposisi aset yang
     diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan                          seimbang antara surat berharga dan kredit.
     setidaknya hingga pertengahan 2026.
                                                                                UOB Indonesia akan terus mendukung program prioritas
     Di kawasan Asia, Tiongkok diproyeksikan mencatat                           pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi
     pertumbuhan sekitar 4,4 persen, sejalan dengan target                      yang berkelanjutan. Bank akan memperkuat peran dalam
     pemerintah, didukung oleh surplus neraca perdagangan                       memfasilitasi penanaman modal asing melalui solusi
     dan diversifikasi ekspor. India menargetkan pertumbuhan                    permodalan dan pemanfaatan jaringan regional UOB.
     sebesar 6,8–7,2 persen pada tahun 2026, lebih tinggi                       Selain itu, Bank akan terus mendorong konektivitas ASEAN,
     dibandingkan proyeksi International Monetary Fund                          mempercepat transformasi digital, serta memprioritaskan
     sebesar 6,4 persen. Pertumbuhan ekonomi ASEAN                              pembiayaan hijau pada sektor-sektor yang mendukung
     diperkirakan tetap stabil, ditopang oleh konsumsi dan                      transisi energi bersih, sebagai wujud komitmen menjadi
     investasi. Dari sisi moneter, suku bunga global diperkirakan               mitra jangka panjang bagi nasabah dan masyarakat.
     masih mendukung likuiditas. Meski demikian, risiko
     tetap perlu diwaspadai, terutama yang bersumber dari
     ketidakpastian geopolitik serta tingginya imbal hasil
     obligasi jangka panjang.

     Perekonomian Indonesia diproyeksikan tetap resilien pada
     tahun 2026. Pemerintah menargetkan pertumbuhan sebesar
     5,4 persen, didukung oleh kuatnya permintaan domestik,
     konsumsi yang stabil, investasi yang berkelanjutan, serta
     peningkatan belanja pemerintah melalui program Asta
     Cita. Inflasi ditargetkan berada pada kisaran 2,5±1 persen
     untuk menjaga momentum pertumbuhan, dengan ruang
     bagi penurunan suku bunga lanjutan. Nilai tukar Rupiah
     diperkirakan tetap stabil, mencerminkan fundamental
     ekonomi yang kuat.




80   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 83
  Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tinjauan Bisnis


Consumer Banking
UOB Indonesia berkomitmen untuk mendukung nasabah ritel dalam mencapai tujuan
keuangan mereka di berbagai tahap kehidupan. Bank menyediakan rangkaian solusi yang
komprehensif dan disesuaikan dengan beragam kebutuhan serta gaya hidup, yang mencakup
produk simpanan, asuransi, pembiayaan dengan agunan dan tanpa agunan, produk tresuri
dan investasi, serta layanan advisory wealth.

Pada tahun 2025, segmen Consumer Banking mencatat kinerja yang stabil didukung oleh fokus
yang disiplin dalam mendorong pertumbuhan simpanan, kredit, kartu kredit, serta aktivitas
wealth advisory. Bank juga terus memperkuat kapabilitas personalisasi untuk menghadirkan
solusi dan pengalaman finansial yang selaras dengan kebutuhan masing-masing nasabah.



Personal Financial Services                                       lebih mudah, sekaligus memperluas akses investasi di
Personal Financial Services, yang mencakup Wealth                 berbagai segmen nasabah.
Management dan produk simpanan, berfokus pada                2.   Meluncurkan dua Capital Protected Funds (CPF) sebagai
penyediaan solusi inovatif serta pengalaman digital               respons terhadap kondisi pasar, menghadirkan opsi
yang mulus. Pada saat yang sama, berbagai inisiatif juga          investasi yang lebih defensif dengan imbal hasil yang
diarahkan untuk memperkuat literasi keuangan, khususnya           menarik dengan profil risiko yang terukur.
dalam hal menabung dan berinvestasi, sehingga nasabah        3.   Memperluas ragam produk reksa dana melalui
semakin percaya diri dan mampu mengambil keputusan                penambahan portofolio baru, termasuk Batavia
keuangan yang tepat dan terinformasi dengan baik.                 Technology Sharia Equity USD (BTSEU), guna
                                                                  meningkatkan variasi dan peluang diversifikasi
Melalui penyediaan wawasan pasar yang tepat waktu                 investasi.
serta panduan pengelolaan portofolio, nasabah didukung       4.   Secara berkelanjutan menyempurnakan pricing,
untuk lebih adaptif dalam menghadapi dinamika pasar               kebijakan, kemitraan, serta penawaran produk untuk
sekaligus mengoptimalkan hasil keuangan. Bank juga                tetap kompetitif di tengah dinamika industri wealth
terus memperbarui dan memperluas ragam produk agar                yang terus berkembang.
selaras dengan dinamika pasar, sehingga nasabah tetap        5.   Mengembangkan bisnis Structured Deposit seiring
mendapatkan akses terhadap solusi keuangan yang                   dengan tingginya permintaan akan imbal hasil yang
relevan dan efektif.                                              terpesonalisasi dan terkelola risikonya, disertai
                                                                  peluncuran produk Bond-Linked Investment sebagai
Wealth Management Solutions                                       alternatif peningkatan imbal hasil.
Pada tahun 2025, bisnis Wealth Management UOB                6.   Memperkuat kerangka dan prosedur tata kelola untuk
Indonesia memperkuat pendekatan holistik melalui                  menjaga penerapan manajemen risiko yang pruden,
penyediaan solusi yang komprehensif, mencakup reksa               kepatuhan terhadap regulasi, serta pertumbuhan
dana, produk tresuri, dan asuransi. Melalui integrasi             bisnis yang berkelanjutan.
kapabilitas digital, perluasan ragam produk, penerapan       7.   Melaksanakan inisiatif cross-sell lintas lini bisnis dan
tata kelola yang kuat, serta layanan advisory berkualitas,        segmen nasabah guna memperdalam hubungan serta
Bank semakin mempertegas perannya sebagai mitra                   meningkatkan wallet share.
wealth jangka panjang yang tepercaya.                        8.   Meluncurkan solusi asuransi baru bagi nasabah High
                                                                  Net-Worth dan Emerging Affluent, termasuk produk
Pencapaian utama pada tahun 2025 meliputi:                        dengan imbal hasil yang terjamin.
1. Meluncurkan transaksi reksa dana pada aplikasi UOB
   TMRW, yang memungkinkan nasabah untuk melakukan
   pembelian, penjualan kembali (redeem), switching,
   serta pengaturan rencana investasi berkala dengan


                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   81
Page 84
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Portfolio Counselor (PC) terus memainkan peran penting                     Produk Simpanan
     dalam mendukung tim penjualan dan jaringan cabang                          Pada tahun 2025, Bank terus memperkuat proposisi produk
     melalui penyediaan kajian portofolio yang komprehensif,                    simpanan melalui kampanye yang fokus dan terarah. Inisiatif
     penguatan pengetahuan produk, serta penyampaian                            ini menjadi semakin penting di tengah tren penurunan suku
     update pasar yang tepat waktu untuk meningkatkan                           bunga serta persaingan yang semakin ketat, sehingga
     engagement nasabah.                                                        memungkinkan Bank untuk menjaga profitabilitas sekaligus
                                                                                mendorong pertumbuhan dana.
     PC juga mengoptimalkan pemanfaatan berbagai tools
     dalam ekosistem Bank, termasuk Portfolio Advisory                          Bank menawarkan rangkaian produk simpanan unggulan
     Tools (PAT), Single Portfolio View (SPV), serta platform                   yang disesuaikan dengan beragam kebutuhan nasabah:
     digital lainnya, guna meningkatkan kualitas advisory dan                   • One Account: Produk tabungan yang memberikan bunga
     pengalaman nasabah. Untuk memperkuat kualitas diskusi                         bonus berdasarkan transaksi kartu debit dan kartu kredit.
     investasi, berbagai insight rutin disampaikan melalui                      • Stash Account: Produk tabungan yang memberikan bunga
     kolaborasi dengan fund houses, yang dilengkapi dengan                         bonus dengan mempertahankan atau meningkatkan
     kegiatan micro-gathering guna memberikan perspektif                           saldo bulanan.
     yang relevan dan terkini kepada nasabah.                                   • PVA Account: Produk tabungan untuk nasabah Privilege
                                                                                   Banking dengan suku bunga menarik, yang dikaitkan
     Sepanjang tahun, Bank juga menjalankan berbagai                               dengan total dana simpanan serta kemudahan transaksi.
     kampanye yang terarah, termasuk inisiatif Digital Wealth,                  • Lady’s Account: Produk tabungan yang dirancang
     program New-to-Wealth Branch, serta kampanye IPO Retail                       khusus untuk nasabah perempuan, dilengkapi dengan
     Bond Cashback. Upaya literasi keuangan juga diperkuat                         perlindungan asuransi.
     melalui sesi edukasi dan kegiatan market outlook. Selain                   • Valas Produktif: Produk tabungan valuta asing yang
     itu, Bank menyelenggarakan roadshow literasi keuangan                         tersedia dalam 11 mata uang utama dunia.
     untuk memperluas jangkauan serta memperkuat visibilitas
     brand di berbagai lokasi strategis. Partisipasi dalam                      Dengan memanfaatkan platform digital UOB TMRW, Bank
     program edukasi keuangan wajib yang diselenggarakan                        meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan penggunaan
     oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian                          produk simpanan:
     Keuangan semakin menegaskan komitmen Bank dalam                            • TMRW Everyday Account: Dirancang untuk kebutuhan
     mendorong literasi dan inklusi keuangan.                                      pembayaran dan transaksi sehari-hari.
                                                                                • TMRW Savings Account: Menawarkan suku bunga yang
     Prioritas Utama pada Tahun 2026                                               kompetitif untuk mendukung pertumbuhan tabungan.
     1. Menyediakan solusi wealth yang lebih terpesonalisasi
        bagi segmen Affluent dan Emerging Affluent, untuk                       Selain produk tabungan konvensional, berbagai fitur baru
        mendukung kebutuhan nasabah dalam Protect, Build,                       diperkenalkan untuk mendorong perilaku menabung yang
        dan Enhance.                                                            lebih efektif:
     2. Terus meningkatkan produk dan proses guna                               • Fitur Auto Save: Secara otomatis memindahkan kelebihan
        mendorong produktivitas serta meningkatkan                                  dana dari TMRW EverydayAccount ke TMRW Savings Account
        pengalaman nasabah.                                                         untuk mendorong kebiasaan menabung yang konsisten.
     3. Memperluas penawaran investasi berkelanjutan untuk                      • Gamified Savings melalui City of TMRW: Pengalaman
        membantu nasabah menyelaraskan portofolio dengan                            interaktif di mana nasabah membangun kota virtual
        prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)                         seiring dengan pertumbuhan tabungan, menggabungkan
        jangka panjang.                                                             pengelolaan keuangan dengan keterlibatan digital.
     4. Memperkuat kapabilitas digital dan advisory untuk
        memastikan integrasi yang seamless antara layanan                       Bank terus memperkuat posisinya di produk simpanan
        mandiri (self-service) dan pengalaman berbasis                          dengan menyesuaikan fitur rekening berdasarkan kebutuhan
        relationship.                                                           dan tujuan keuangan masing-masing nasabah. Integrasi
     5. Berinvestasi dalam pengembangan talenta serta                           yang semakin erat antara solusi simpanan dan investasi
        peningkatan standar tata kelola untuk mendukung                         memungkinkan perencanaan keuangan yang lebih holistik,
        pertumbuhan berkelanjutan, manajemen risiko yang                        sementara pengembangan berkelanjutan pada UOB TMRW
        sehat, dan kepatuhan terhadap regulasi.                                 memastikan pengalaman menabung digital yang sederhana,
                                                                                intuitif, dan efektif.



82   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 85
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Home Ownership Credit and Loans With                         e. Perluasan dan optimalisasi layanan perbankan digital
Collateral or Secured Product & Sales (SPS)                     UOB untuk menjangkau basis nasabah yang lebih luas.
UOB Indonesia mendukung nasabah dalam mewujudkan             f. Peluncuran kampanye taktis dan musiman untuk
kepemilikan rumah melalui solusi Kredit Pemilikan Rumah         menarik nasabah baru, termasuk penawaran suku
yang komprehensif. Bank menyediakan pembiayaan                  bunga khusus dan program cashback.
untuk pembelian rumah tinggal, apartemen bertingkat,         g. Peningkatan cross-selling produk Kredit Pemilikan
ruko, dan rukan, yang didukung oleh struktur pinjaman           Rumah kepada nasabah eksisting melalui kanal digital
yang fleksibel, serta layanan refinancing dan pengalihan        maupun konvensional.
kredit (loan takeover). Seluruh penawaran ini dirancang      h. Implementasi program retensi dan pre-emptive untuk
untuk memberikan solusi yang tepat dalam mewujudkan             menjaga hubungan jangka panjang dengan nasabah
kepemilikan hunian sekaligus mendukung pengelolaan              dalam produk UOB Housing Loans.
keuangan jangka panjang.                                     i. Peningkatan produktivitas penjualan melalui pelatihan
                                                                peningkatan kapasitas, penguatan manajemen kinerja,
Fokus Strategi pada Tahun 2025                                  serta program motivasi.
Pada tahun 2025, Bank terus memprioritaskan pertumbuhan
penyaluran kredit baru dengan tetap menjaga kualitas         Prioritas Utama pada Tahun 2026
portofolio yang sehat dan seimbang. Untuk mencapai           Ke depan, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi,
tujuan tersebut, kualitas portofolio:                        Bank telah menetapkan sejumlah prioritas untuk Kredit
1. Memperkuat kualitas portofolio dengan menyasar            Pemilikan Rumah dan Secured Loans, dengan tetap
    segmen nasabah high-net-worth dan affluent.              berfokus pada solusi yang berorientasi pada nasabah,
2. Meningkatkan kepemilikan produk (product holding)         kemitraan strategis, serta ketahanan portofolio:
    melalui cross-selling produk perbankan yang relevan
    kepada nasabah Kredit Pemilikan Rumah.                   1. Meningkatkan pengalaman nasabah dengan
3. Mempertahankan fokus pada segmen berkualitas                 menyederhanakan akses terhadap informasi dan
    baik di pasar primer maupun sekunder, khususnya di          pengajuan Kredit Pemilikan Rumah melalui situs Bank
    kawasan Well-Established Residential Areas (WERA)           dan platform digital banking.
    serta segmen nasabah berpenghasilan tetap (salaried      2. Meningkatkan efisiensi proses dan kepuasan nasabah
    customers).                                                 melalui prosedur yang lebih cepat dan sederhana,
                                                                dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian kredit.
Ringkasan Kinerja dan Inisiatif Utama pada Tahun             3. Meningkatkan Kredit Pemilikan Rumah primer melalui
2025                                                            kerja sama dan kemitraan dengan pengembang,
Portofolio Kredit Pemilikan Rumah dan Secured Loans             khususnya untuk proyek di kawasan hunian premium.
mempertahankan komposisi kualitas yang kuat, dengan          4. Mengembangkan kanal akuisisi digital melalui
Kredit Pemilikan Rumah primer berkontribusi sebesar             kemitraan dengan pelaku digital di sektor properti.
50 persen dari total portofolio dan segmen nasabah           5. M e m p e r l u a s j a n g ka u a n ke p a d a n a s a b a h
berpenghasilan tetap sebesar 65 persen, sehingga                berpenghasilan tetap melalui kemitraan Workplace
mendukung pengembangan aset yang resilien dan                   Banking dengan perusahaan-perusahaan mapan,
berkualitas baik secara berkelanjutan.                          didukung oleh proses Employee Home Loans yang
                                                                lebih sederhana.
Kinerja ini didukung oleh berbagai inisiatif utama sebagai   6. Menurunkan rasio Non-Performing Loan (NPL) melalui
berikut:                                                        strategi end-to-end yang mencakup akuisisi kredit baru,
a. Fokus pada Kredit Pemilikan Rumah primer melalui             underwriting kredit, pemantauan portofolio, penjualan
   kerja sama dengan pengembang dengan menawarkan               aset NPL, serta pengelolaan dan penyelesaian NPL
   proses yang lebih sederhana, dengan tetap menjunjung         secara terstruktur.
   prinsip kehati-hatian kredit Bank.
b. Perluasan kerja sama dengan pengembang properti
   dan agen di kota-kota yang menjadi target.
c. Memperkuat hubungan dengan pengembang dan agen
   melalui program serta kampanye pemasaran bersama.
d. Menawarkan pilihan suku bunga yang kompetitif dan
   transparan, disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.



                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   83
Page 86
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Kartu Kredit dan Pembayaran
     Pada tahun 2025, bisnis Kartu Kredit dan Pembayaran berfokus pada penguatan daya saing produk, percepatan
     pertumbuhan nasabah, pendalaman engagement, serta peningkatan profitabilitas melalui pengelolaan pendapatan
     dan biaya yang disiplin. Bank memperkuat proposisi nilai dengan menghadirkan manfaat baru dan komplementer
     untuk kartu UOB PRIVIMiles dan UOB Zenith, guna mendukung penetrasi yang lebih dalam pada segmen affluent
     serta memperluas pangsa pasar secara keseluruhan.

     Akuisisi nasabah didorong oleh kolaborasi yang kuat dengan mitra co-brand, khususnya Garuda Indonesia dan Telkomsel.
     Kemitraan ini didukung oleh proposisi kartu kredit co-brand yang menarik serta proses onboarding yang seamless.

     Untuk meningkatkan aktivitas transaksi dan memperkuat loyalitas nasabah, Bank menghadirkan berbagai program
     menarik untuk transaksi domestik maupun internasional, mendorong penggunaan pembayaran tagihan, serta
     mengimplementasikan inisiatif untuk mengurangi attrition. Pada saat yang sama, Bank tetap fokus pada pertumbuhan
     pendapatan bersih melalui optimalisasi pendapatan dan pengelolaan biaya yang disiplin.

     Ragam Produk Kartu Kredit
     Bank menawarkan beragam pilihan kartu kredit dengan manfaat dan program reward yang dipersonalisasi sesuai
     dengan gaya hidup dan preferensi nasabah, sehingga menyediakan opsi yang tepat untuk berbagai segmen nasabah.


         UOB Zenith Card
         Discover the Pinnacle of Privilege

         High Net Worth Individuals
         • Satu airline miles untuk setiap transaksi sebesar Rp8.800
            (pembelanjaan lokal dan luar negeri).
         • Komplemen satu malam untuk reservasi empat malam hingga lima kali
            pertahun.
         • Gratis antar-jemput bandara hingga lima kali per tahun.
         • Akses lounge bandara gratis hingga lima kali per tahun.
         • Asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar.

         UOB PRIVIMiles Card
         With Faster Miles Earned, Every Trip Leads To Another

         Affluent Travelers
         • Satu airline miles untuk setiap pembelanjaan di dalam negeri sebesar
            Rp12.000 atau pembelanjaan di luar negeri sebesar Rp4.500 untuk
            Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, dan Rp7.500 dengan mata
            uang asing lainnya.
         • Layanan akses lounge bandara tanpa biaya sebanyak dua kali per
            tahun.
         • Manfaat asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar.




84   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 87
Analisis dan Pembahasan Manajemen




UOB Preferred Card
Your Preferred Rewards, Unlocked

Mass Affluent
• Satu UOB Points untuk setiap pembelanjaan ritel senilai Rp1.000.
• Tiga UOB Points untuk setiap pembelanjaan ritel senilai Rp1.000 di
  kategori fesyen, department store, restoran dan transaksi di luar negeri.
• Manfaat perlindungan ketidaknyamanan perjalanan hingga Rp10 juta.
• Manfaat perlindungan biaya medis di luar negeri hingga Rp150 juta.


UOB Lady’s Card
Unstoppable Together

Perempuan
• Lady’s Day: Diskon hingga 50% di berbagai salon pilihan (pada hari
   Rabu).
• Lady’s Reward: Tiga UOB Points untuk pembelanjaan Rp1.000 di
   supermarket, belanja online, department store, dan butik mode.
• 0% Luxe Pay: Cicilan 0% hingga enam bulan untuk pembelanjaan di
   kategori fesyen dan department store.
• Lady’s Moment: Akses eksklusif ke acara yang diadakan khusus untuk
   nasabah Lady’s Card.

UOB One Card
It takes ONE for your loved ones

Young Families
• Cashback hingga 5% untuk semua kategori pembelanjaan, dengan
   maksimum Rp200.000 per bulan.
• Cicilan pendidikan 0% hingga enam bulan.
• Gratis perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri hingga Rp600 juta untuk
   nasabah dan keluarga (pasangan dan dua anak).

UOB TMRW Credit Card
Make TMRW yours

The Digital Generation
• Cashback hingga 6% untuk kategori tertentu, dengan maksimum
   Rp200.000 per bulan.
• Pembayaran angsuran fleksibel.
• Kontrol batas kartu kredit.
• Layanan kartu online.




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   85
Page 88
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




        UOB YOLO Card
        Better YOLO than LATER

        Millennials
        • YOLOyalty: Dapatkan YOLOyalty balance sebesar Rp20.000, yang dapat
           ditukarkan untuk berbagai e-voucher dan saldo e-wallet atau e-money.
        • YOLO Traveling: Cicilan 0% hingga 6 bulan untuk transaksi hotel dan
           travel.
        • Gratis iuran tahunan setiap tahun dengan melakukan pembelanjaan
           ritel minimum senilai Rp100.000 per bulan selama 12 bulan berturut-turut
           sejak tanggal kartu disetujui.

        Garuda Indonesia UOB Card
        From Shops to Skies

        Affluent Travellers
        • Accelerated Miles Earning
           »» Transaksi Garuda Indonesia: Tiga GarudaMiles untuk setiap transaksi
              sebesar Rp20.000 di website atau aplikasi Garuda Indonesia. Efektif
              10 Maret 2026, tingkat perolehan akan dinaikan menjadi Rp5.000 per
              mile untuk setiap Rp24.000 transaksi tersebut.
           »» Transaksi Retail Lainnya: Dua GarudaMiles untuk setiap transaksi
              sebesar Rp20.000 pada transaksi retail. Efektif 10 Maret 2026,
              transaksi perjalanan, hotel, dan transaksi valuta asing di luar negeri
              akan memperoleh tingkat yang lebih baik yaitu Rp8.000 per mile,
              sementara transaksi retail lainnya akan disesuaikan menjadi Rp12.000
              per mile untuk setiap Rp24.000 transaksi.
        • Exclusive Travel Benefits
           »» Tambahan bagasi sebesar 20kg untuk penerbangan domestik
              maupun internasional Garuda Indonesia.
           »» Diskon 10% saat melakukan penukaran GarudaMiles untuk tiket
              award di kantor penjualan Garuda Indonesia.
           »» Akses ke konter check-in khusus di Bandara Internasional Soekarno-
              Hatta (Terminal 3) dan Bandara Internasional Ngurah Rai (Bali).
           »» Perlindungan asuransi perjalanan gratis hingga Rp25 miliar.

        UOB Telkomsel Card
        Lifestyle Connected

        Mass Market
        • Triple Rewards Points: Mendapatkan tiga UOB Points untuk pembayaran
          tagihan Telkomsel Halo, transaksi valuta asing, serta transaksi pada
          kategori gaya hidup (Fesyen, Dining, Department Store, dan Cinema XXI).
        • Beli satu gratis dua tiket Cinema XXI setiap hari Sabtu.
        • Bonus paket roaming untuk kawasan Asia Tenggara, Asia, Australia,
          Amerika, dan Eropa.
        • Perlindungan ketidaknyamanan perjalanan hingga Rp10 juta.
        • Perlindungan biaya medis di luar negeri hingga Rp150 juta.
        • Penawaran khusus Telkomsel Halo serta cashback untuk pembayaran
          tagihan Halo.




86   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 89
Analisis dan Pembahasan Manajemen




 UOB GPN Debit Card
 Mass Market

 Mass Market
 • Tarik tunai di seluruh Automated Teller Machines (ATM) berlogo Visa/Plus,
   Prima, ATM Bersama di seluruh dunia.
 • Transaksi ritel di merchant lokal.




 UOB VISA Debit Card Reguler
 Mass Market

 Mass Market
 • Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
   seluruh dunia.
 • Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah.
 • Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan lainnya
   melalui ATM UOB.
 • Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia.


 UOB VISA Debit Card Wealth
 Wealth Banking

 Nasabah Wealth Banking
 • Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
   seluruh dunia.
 • Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah.
 • Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan lainnya
   melalui ATM UOB.
 • Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia.


 UOB VISA Debit Card Privilege Banking

 Nasabah Privilege Banking
 • Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
   seluruh dunia.
 • Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah.
 • Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan lainnya
   melalui ATM UOB.
 • Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia.
 • Akses ke Privilege Banking Centres dengan layanan eksekutif.
 • Parkir reservasi gratis di cabang UOB Indonesia.




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   87
Page 90
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Prioritas Utama pada Tahun 2026                                            Wealth Banking dan Privilege Banking
     Segmen Kartu Kredit dan Pembayaran akan berfokus
     pada prioritas berikut:                                                    Wealth Banking dan Privilege Banking berfokus untuk
     1. Pengembangan Produk Kartu Kredit                                        mendukung kepada nasabah emerging dan affluent
        • Melanjutkan ekspansi Kartu UOB Zenith dan UOB                         dalam mengelola keuangan dengan percaya diri dan
            PRIVIMiles untuk meningkatkan basis nasabah                         terarah. Melalui pendampingan yang personal dalam
            affluent melalui penetrasi cross-sell yang lebih luas.              perencanaan, menabung, bertransaksi, dan berinvestasi
        • Memperkuat posisi Kartu Garuda Indonesia UOB                          – yang didukung oleh Relationship Managers (RM) dan
            sebagai pilihan pembayaran utama yang paling                        Client Advisors (CA) – Bank hadir sebagai mitra di setiap
            bernilai untuk transaksi dengan Garuda Indonesia.                   tahap perjalanan finansial nasabah.
        • Melakukan rasionalisasi produk serta penyegaran
            Customer Value Proposition (CVP) untuk Kartu UOB                    Penawaran Bank mencakup produk tabungan dan giro,
            Preferred, Kartu UOB YOLO, dan Kartu UOB One.                       deposito berjangka, serta solusi asuransi yang dirancang
     2. Prioritas Penggunaan Kartu Kredit                                       untuk melindungi dan mengembangkan wealth. Dengan
        Secara strategis mendorong peningkatan transaksi                        pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-
        bernilai tinggi pada kategori belanja, perjalanan, dan                  masing nasabah, Wealth Banking dan Privilege Banking
        hiburan melalui penawaran yang menarik, premium,                        menghadirkan solusi keuangan yang jelas, efektif, dan
        serta berkelanjutan secara komersial.                                   relevan di setiap tahap kehidupan.

     Cashplus                                                                   Wealth Banking
     Strategi Fokus pada Tahun 2025                                             Pada tahun 2025, Wealth Banking memprioritaskan
     Pada tahun 2025, Bank mempercepat akuisisi nasabah                         penguatan kualitas portofolio dan peningkatan loyalitas
     melalui strategi bundling CashPlus dengan kartu kredit.                    nasabah melalui pendalaman penetrasi produk. Kajian
     Pendekatan ini memungkinkan jangkauan yang lebih luas                      portofolio dilakukan secara berkala, termasuk penyesuaian
     ke nasabah baru, sekaligus memberikan kemudahan dan                        segmen nasabah secara proaktif (upgrade maupun
     nilai tambah melalui solusi pinjaman tanpa agunan yang                     downgrade) guna memastikan setiap nasabah dilayani
     terintegrasi.                                                              sesuai dengan kebutuhannya. Pada saat yang sama,
                                                                                upaya cross-selling ke produk investasi dan asuransi
     Kinerja dan Inisiatif Utama pada Tahun 2025                                semakin ditingkatkan guna memperkuat hubungan serta
     Portofolio CashPlus menunjukkan stabilitas sepanjang                       membangun Assets Under Management (AUM) yang lebih
     tahun dan kembali mencatatkan pertumbuhan pada                             berkelanjutan.
     kuartal keempat. Ketahanan portofolio tetap menjadi fokus
     utama, didukung oleh penawaran pinjaman angsuran                           Kinerja dan Inisiatif Utama pada Tahun 2025
     yang kompetitif serta strategi cross-selling CashPlus                      Sejumlah inisiatif dijalankan untuk memperdalam
     kepada nasabah kartu kredit eksisting untuk meningkatkan                   keterlibatan nasabah. Nasabah Personal Banking yang
     penetrasi dan memperdalam hubungan nasabah. Kinerja                        memenuhi kriteria, termasuk yang memiliki total AUM
     bisnis pinjaman tanpa agunan juga terus diperkuat melalui                  minimal Rp100 juta atau yang telah memenuhi kriteria
     bundling dengan kartu kredit, yang berkontribusi pada                      Wealth Banking, diidentifikasi dan ditingkatkan statusnya
     pertumbuhan akuisisi nasabah secara berkelanjutan.                         melalui inisiatif mass upgrade yang terarah.

     Prioritas Utama pada Tahun 2026                                            Untuk mendorong diversifikasi portofolio, Bank meluncurkan
     • Memperluas basis nasabah melalui cross-selling dan                       program cross-sell investasi dan top-up, guna memberikan
        bundling CashPlus dengan kartu kredit.                                  tambahan peluang bagi nasabah untuk menyelaraskan
     • Melakukan cross-selling CashPlus dengan produk                           portofolio dengan tujuan keuangan mereka.
        perbankan lainnya, termasuk Kredit Pemilikan
        Rumah, layanan payroll, serta solusi pendanaan,                         Akuisisi nasabah juga tetap menjadi fokus utama. Program
        guna menghadirkan penawaran bundling yang lebih                         welcome reward diperkenalkan bagi nasabah Wealth
        komprehensif.                                                           Banking yang baru bergabung (new-to-bank/NTB), serta
     • Meningkatkan keterlibatan nasabah dan efektivitas                        program Member-Get-Member (MGM) melalui UOB TMRW
        penjualan, dengan fokus lebih besar pada produk                         untuk memperluas jangkauan dengan memanfaatkan
        cicilan dengan tenor yang lebih panjang.                                advokasi nasabah.
     • Meningkatkan awareness pasar terhadap UOB
        CashPlus sebagai solusi pinjaman tunai.


88   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 91
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Selain itu, Bank juga mengoptimalkan basis nasabah          Privilege Banking
Personal Financial Services (PFS) dengan mengidentifikasi   Pada tahun 2025, Privilege Banking memperkuat franchise
nasabah kredit pemilikan rumah dan kartu kredit sebagai     melalui pembentukan portofolio yang lebih berkualitas,
peluang cross-sell.                                         peningkatan penetrasi produk, serta penurunan tingkat
                                                            attrition. Kualitas portofolio ditingkatkan melalui upgrade
Prioritas Utama pada Tahun 2026                             nasabah dari segmen Personal dan Wealth Banking,
• Pendekatan risk-first: Menjadikan pendekatan “Risk-       akuisisi nasabah baru (NTB), serta pemanfaatan program
   First” sebagai proposisi nilai utama Wealth Banking      referral dan top-up.
   UOB.
• Pertumbuhan basis nasabah dan akuisisi NTB:               Memperdalam hubungan dengan nasabah tetap menjadi
   Mendorong pertumbuhan melalui tim akuisisi Wealth        prioritas. Upaya difokuskan pada perluasan ragam
   Banking yang dedicated, program akuisisi yang terarah,   produk yang dimiliki setiap nasabah untuk mendorong
   cross-selling dengan kartu kredit, serta upgrade         engagement serta didukung oleh layanan bernilai tambah
   terstruktur dari segmen Personal Banking.                yang dirancang untuk membangun hubungan jangka
• Peluncuran program yang relevan: Mengimplementasikan      panjang yang berkelanjutan.
   inisiatif pemasaran yang disesuaikan dengan segmen
   Wealth Banking dan selaras dengan dinamika pasar.        Kinerja dan Inisiatif Utama pada Tahun 2025
• Program portofolio: Menghadirkan program pengelolaan      Akuisisi nasabah menjadi salah satu pendorong utama
   portofolio yang tailored untuk memperdalam hubungan      pertumbuhan Privilege Banking. Program akuisisi diperkuat
   dan keterlibatan nasabah.                                melalui peningkatan welcome rewards serta integrasi
• Komunikasi aktif: Memperkuat komunikasi proposisi         program Member-Get-Member (MGM) melalui UOB TMRW,
   nilai dan layanan Wealth Banking kepada karyawan         sehingga memperluas jangkauan melalui kanal digital
   maupun nasabah melalui berbagai touchpoints.             sekaligus memanfaatkan advokasi nasabah untuk menarik
                                                            nasabah baru, baik dari segmen mapan maupun generasi
                                                            berikutnya.

                                                            Kualitas portofolio diperkuat melalui proses kajian
                                                            yang terstruktur untuk penyesuaian segmen nasabah
                                                            berdasarkan ambang batas AUM. Selain itu, Bank juga
                                                            memperkenalkan membership fee bagi nasabah dengan
                                                            AUM di bawah Rp1 miliar guna mendukung basis nasabah
                                                            yang lebih berkelanjutan.

                                                            Privilege Banking juga mempercepat adopsi digital melalui
                                                            penguatan onboarding digital serta integrasi manfaat
                                                            loyalitas melalui platform digital untuk meningkatkan
                                                            kemudahan dan keterlibatan nasabah. Berbagai proposisi
                                                            eksklusif Privilege Banking turut dikembangkan, termasuk
                                                            penambahan layanan travel concierge untuk melengkapi
                                                            layanan pendidikan dan medical concierge yang telah
                                                            tersedia.

                                                            Prioritas Utama pada Tahun 2026
                                                            1. Pertumbuhan nasabah yang kuat dan berkelanjutan:
                                                               Mendorong percepatan pertumbuhan melalui berbagai
                                                               akuisisi, termasuk pembaruan program NTB, penerapan
                                                               Client Acquisition Team (CAT), upgrade nasabah, akuisisi
                                                               berbasis kemitraan, pemanfaatan basis nasabah
                                                               Corporate Employee Program (CEP) dan kartu kredit,
                                                               serta kanal referral strategis.




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   89
Page 92
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     2. Penyempurnaan manfaat loyalitas dan kemitraan:                          Inisiatif Utama dan Pengembangan pada Tahun 2025
        Menyederhanakan mitra manfaat loyalitas serta                           UOB TMRW terus meningkatkan kemudahan dan
        menyempurnakan program loyalitas Privilege Banking                      memberdayakan nasabah untuk memiliki kendali yang
        melalui kolaborasi dengan program kartu kredit UOB                      lebih besar atas keuangan mereka. Salah satu pencapaian
        Zenith, guna memastikan keselarasan dengan nasabah                      utama adalah peluncuran fitur Self-Serve Unit Trust (SSUT),
        bernilai tinggi dan keberlanjutan jangka panjang.                       yang memungkinkan investasi digital dengan minimum
     3. Peningkatan loyalitas nasabah melalui solusi investasi:                 investasi mulai dari Rp100.000, sehingga memperluas
        Memperkuat retensi, engagement dan akuisisi nasabah                     akses terhadap solusi investasi.
        dengan menjadikan solusi berbasis investasi sebagai
        pendorong utama loyalitas hubungan jangka panjang.                      Keamanan nasabah tetap menjadi prioritas utama. Platform
     4. Komunikasi aktif: Memperkuat penyampaian proposisi                      kerangka keamanan diperkuat melalui pengecekan ganda
        nilai dan layanan Privilege Banking kepada karyawan                     terhadap data penting seperti alamat email dan nomor
        dan nasabah melalui berbagai touchpoints.                               ponsel, serta penerapan fitur Anti-Remote Access Detection
     5. Pendekatan Risk-First: Memperkuat pendekatan “Risk-                     untuk memitigasi risiko ancaman siber yang terus berkembang.
        First” sebagai proposisi nilai utama UOB Privilege
        Banking.                                                                Keterlibatan nasabah juga semakin ditingkatkan melalui
     6. Konektivitas regional: Memanfaatkan jaringan ASEAN                      perluasan jaringan biller, peningkatan fungsi pembayaran
        UOB untuk memperkuat konektivitas lintas negara,                        QRIS, serta pengembangan fitur Smart Insights dan
        menyediakan dukungan perbankan yang seamless                            program loyalitas Rewards+. Penyempurnaan chatbot
        bagi nasabah dengan kebutuhan transaksi dan gaya                        Tomorrow Intelligent Assistant (TIA) serta peluncuran
        hidup regional, didukung oleh peningkatan manfaat                       fitur penilaian dalam aplikasi memungkinkan nasabah
        perjalanan dan gaya hidup di berbagai pasar utama                       memberikan umpan balik secara real-time, sehingga
        ASEAN.                                                                  mendukung penyelesaian masalah yang lebih cepat dan
                                                                                peningkatan layanan secara berkelanjutan.

     UOB TMRW Digital Bank                                                      Inisiatif utama yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025
                                                                                meliputi:
     Tinjauan Strategis: Platform Digital Banking UOB TMRW                      1. Perluasan Layanan Keuangan dan Engagement
     Pada tahun 2025, UOB TMRW berfokus pada akuisisi                               • Manajemen Kredit Instan: Meluncurkan fitur Digital
     nasabah berkualitas tinggi, optimalisasi efisiensi biaya,                          Permanent Limit Increase yang memungkinkan
     serta pendalaman keterlibatan nasabah. Pilar-pilar                                 pemegang kartu kredit untuk mengelola dan
     strategis ini menjadi landasan dalam pengembangan                                  memperoleh peningkatan limit secara instan.
     platform secara berkelanjutan, sehingga memungkinkan                           • Unit Trust Investment: Memperkenalkan Self-Serve
     Bank untuk mendukung nasabah dalam perjalanan                                      Unit Trust (SSUT), yang memungkinkan nasabah
     keuangan mereka – mulai dari transaksi sehari-hari hingga                          untuk membeli, menjual, dan melakukan switching
     pengelolaan wealth jangka panjang.                                                 investasi unit trust secara digital melalui UOB TMRW.
                                                                                    • Pengembangan Ekosistem: Memperluas penawaran
     Sepanjang tahun, proposisi terus diperkuat untuk                                   rewards serta memperkuat kemitraan dengan biller
     menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih                                        dan merchant untuk meningkatkan kemudahan
     sederhana dan intuitif, sekaligus mempertajam positioning                          transaksi.
     di pasar. Integrasi solusi wealth management, tabungan,
     dan asuransi dari divisi Personal Financial Services ke                    2. Peningkatan Pengalaman Pengguna
     dalam aplikasi UOB TMRW semakin mempertegas peran                             • Navigasi yang Intuitif: Mendesain ulang tampilan
     platform sebagai pusat keuangan yang tepercaya, serta                            layar transfer dana untuk menyederhanakan
     mendorong hubungan digital yang lebih dalam dan aktif                            pengelolaan rekening dan meningkatkan
     dengan nasabah.                                                                  kemudahan penggunaan.
                                                                                   • Asistensi Cerdas: Mengoptimalkan chatbot TIA
                                                                                      untuk memberikan penyelesaian yang lebih cepat
                                                                                      atas pertanyaan umum, dengan eskalasi yang
                                                                                      seamless ke agen layanan untuk kebutuhan yang
                                                                                      lebih kompleks.



90   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 93
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




   •   Kanal Umpan Balik Langsung: Mengintegrasikan       Hasil ini mencerminkan efektivitas platform dalam
       sistem penilaian dalam aplikasi untuk menangkap    menarik nasabah baru sekaligus memperdalam hubungan
       umpan balik nasabah dan mendukung                  simpanan dan dana nasabah. Kepuasan nasabah tetap
       pengembangan platform secara berkelanjutan.        menjadi fokus utama, yang didukung oleh Net Promoter
                                                          Score (NPS) sebesar +66, mencerminkan umpan balik
3. Penguatan Keamanan dan Engagement                      positif atas interface yang intuitif, fitur keamanan yang
   • Verifikasi yang Lebih Kuat: Menerapkan pengecekan    kuat, serta kanal layanan yang responsif.
      ganda untuk alamat email dan nomor ponsel guna
      memperkuat keamanan identitas digital.              Prioritas Utama pada Tahun 2026
   • Ketahanan Siber: Mengimplementasikan Anti-           Melanjutkan capaian pada tahun 2025, UOB TMRW telah
      Remote Access Detection serta meningkatkan          menetapkan roadmap yang jelas untuk tahun 2026 guna
      perlindungan terhadap malware untuk mencegah        semakin memperkuat kapabilitas digital banking. Salah
      aplikasi tidak sah dan menjaga keamanan data        satu prioritas utama adalah pengembangan kapabilitas
      nasabah.                                            digital wealth, sehingga memastikan akses yang lebih
                                                          luas terhadap produk wealth management bagi berbagai
Pencapaian Kinerja Tahun 2025                             segmen nasabah.
UOB TMRW mencatatkan pencapaian kinerja yang kuat
pada tahun 2025, yang semakin mempertegas posisinya       Fitur transaksi akan terus dikembangkan seiring dengan
sebagai platform digital banking yang berorientasi pada   perubahan perilaku pembayaran, dengan tetap selaras
nasabah. Berbagai metrik utama menunjukkan momentum       dengan roadmap regulasi. Platform juga akan memperluas
yang berkelanjutan:                                       kapabilitas self-service digital untuk produk perbankan
• Pertumbuhan 47 persen pada rata-rata saldo nasabah      ritel, yang didukung oleh desain UI/UX yang lebih intuitif
   baru                                                   guna menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih
• Peningkatan 8 persen pada total saldo simpanan          cepat, lancar, dan seamless. Melalui kolaborasi yang
   TMRW                                                   berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan
• Pertumbuhan 4 persen pada jumlah pengguna aktif         strategis, UOB TMRW berada pada posisi yang kuat
   dan metrik digital CASA (Current Account Savings       untuk semakin mempertegas perannya sebagai salah satu
   Account) dibandingkan tahun 2024                       platform digital banking terdepan di kawasan ASEAN.



                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   91
Page 94
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Wholesale Banking
     Wholesale Banking mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menghubungkan
     pelaku usaha di seluruh kawasan serta memfasilitasi arus investasi, termasuk foreign
     direct investment ke Indonesia. Melalui produk dan layanan yang disesuaikan, Bank
     memungkinkan perusahaan dan institusi untuk mengelola operasional, likuiditas, ekspansi,
     serta kebutuhan permodalan, sekaligus menyediakan solusi untuk memitigasi risiko
     perdagangan dan komoditas. Para tahun 2025, Wholesale Banking mencatatkan kinerja
     yang resilien, didukung oleh fokus berkelanjutan pada engagement nasabah, penerapan
     manajemen risiko yang pruden, serta penyediaan solusi keuangan yang relevan dan selaras
     dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.



     Corporate Banking                                                          2. Barang Konsumsi dan Kesehatan, mencakup makanan
                                                                                   dan pertanian, produk rumah tangga dan perawatan
     Corporate Banking menyediakan solusi keuangan                                 pribadi, kosmetik, farmasi, alat kesehatan, serta
     terintegrasi bagi perusahaan multinasional, korporasi lokal                   penyedia layanan kesehatan.
     berskala besar, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).                       3. Energi dan Kimia, meliputi minyak dan gas, bahan
     Dengan memanfaatkan konektivitas regional UOB serta                           kimia, batu bara, ketenagalistrikan, serta penyedia
     keahlian industri yang mendalam, Bank menghadirkan                            jasa industri.
     solusi trade finance, cash management, dan pembiayaan                      4. Konstruksi dan Infrastruktur, termasuk kontraktor,
     terstruktur untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi                          pemasok bahan bangunan, transportasi dan
     korporasi. Pendekatan Bank menekankan kemitraan jangka                        infrastruktur, serta utilitas dan energi.
     panjang, inovasi, serta kapabilitas ekosistem yang kuat                    5. Telekomunikasi, Media, dan Teknologi.
     di kawasan industrial, pembiayaan berkelanjutan, dan                       6. Properti dan Perhotelan, dengan fokus pada peluang
     industri berbasis ekspor.                                                     yang selektif.


     Fokus Strategi dan Kinerja Tahun 2025                                      Kami juga memperkuat bisnis Foreign Direct Investment
     Tahun 2025 ditandai dengan fokus yang semakin tajam                        (FDI) dengan fokus yang jelas dalam mendukung nasabah
     pada perluasan basis nasabah baru (new-to-bank/NTB),                       asal Tiongkok serta menangkap peluang di pasar ASEAN
     khususnya di kawasan industrial dan ekosistem hilirisasi                   yang lebih luas.
     pertambangan. Penyaluran pembiayaan hijau, pembiayaan
     berbasis keberlanjutan (sustainability-linked financing),                  Di tengah tantangan kondisi global, Corporate Banking
     serta pembiayaan transisi terus menunjukkan peningkatan                    mencatatkan pertumbuhan yang kuat pada portofolio
     sejalan dengan komitmen keberlanjutan UOB. Bank juga                       pinjaman dan saldo CASA. Kinerja ini didukung oleh
     memanfaatkan jaringan regional untuk meningkatkan                          peningkatan utilisasi kredit, pipeline yang semakin kuat,
     konektivitas lintas negara serta memperdalam arus                          perluasan ekosistem, serta keberhasilan penyelesaian
     perdagangan. Kolaborasi yang erat dengan mitra produk                      sejumlah transaksi strategis. Kualitas aset tetap terjaga
     dan tim Corporate Credit turut memperkuat kecepatan,                       dengan baik, tercermin dari rasio non-performing loan
     disiplin, dan kualitas eksekusi dalam setiap transaksi.                    (NPL) sebesar 0 persen per Desember 2025, yang
                                                                                menunjukkan penerapan manajemen risiko yang disiplin
     Bank berfokus pada enam sektor utama:                                      serta pengelolaan portofolio yang aktif.
     1. Industri, meliputi otomotif serta machinery, equipment
        and components (MEC), logam dan pertambangan,                           Ke depan, Corporate Banking menargetkan perluasan
        serta industri terdiversifikasi.                                        basis NTB, dengan fokus pada nasabah yang memiliki
                                                                                potensi CASA yang berkelanjutan. Unit ini juga akan
                                                                                memprioritaskan sektor industri yang sedang berkembang



92   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 95
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




serta memperdalam hubungan dengan nasabah eksisting          Fokus Strategi pada Tahun 2025
melalui penyediaan solusi yang lebih terintegrasi dan end-   Pada tahun 2025, Commercial Banking mempercepat
to-end, yang menghubungkan nasabah dengan berbagai           momentum pada solusi perdagangan, sekaligus
peluang di seluruh kawasan.                                  memperdalam pertumbuhan dana murah (CASA). Upaya
                                                             juga diperkuat untuk meningkatkan fee-based income
Prioritas Utama pada Tahun 2026                              melalui perluasan adopsi produk Global Markets, disertai
Untuk tahun 2026, prioritas Bank meliputi:                   dengan pengembangan berkelanjutan atas efisiensi rantai
• Memperdalam wallet share: Meningkatkan penetrasi           pasok melalui program FSCM. Ekspansi ke klaster industri
   multi-produk dengan memanfaatkan hubungan yang            yang menjadi target juga diprioritaskan untuk menangkap
   telah ada di seluruh entitas dan grup perusahaan,         peluang pertumbuhan baru.
   serta menangkap peluang pembiayaan terbundel.
• Memperluas basis nasabah: Mendorong pertumbuhan            Keberlanjutan tetap menjadi pilar utama dalam
   pada segmen NTB maupun New-to-Product (NTP).              pendekatan Bank, dengan solusi pembiayaan hijau yang
• Memanfaatkan konektivitas regional: Mengoptimalkan         mendukung nasabah dalam mendorong agenda transisi
   jaringan ASEAN UOB untuk menangkap arus FDI,              dan keberlanjutan mereka.
   meningkatkan perolehan devisa ekspor, serta
   memperkuat layanan pengelolaan kas, khususnya di          Inisiatif Utama Tahun 2025
   sektor pertambangan dan perkebunan.                       Bank memperkuat strategi New-to-Bank (NTB) dengan
• Memanfaatkan tren yang berkembang: Mengarahkan             meningkatkan konektivitas lintas negara. Di Indonesia,
   fokus pada peluang di industri yang sedang bertumbuh,     Bank memperkuat kehadiran dengan, Bank mempertajam
   termasuk Smart Manufacturing, Consumer Infrastructure,    kehadirannya dengan meningkatkan fokus pada kota-
   dan Downstream Metals.                                    kota besar.
• Menjaga kualitas aset yang kuat: Mempertahankan
   standar underwriting kredit dan due diligence             Kolaborasi dengan pelaku industri diperkuat untuk
   yang ketat, pemantauan kredit yang proaktif, serta        memperdalam penetrasi pasar serta menghadirkan solusi
   keterlibatan dini ketika terdapat indikator peringatan    keuangan yang terintegrasi. Upaya perolehan nasabah
   awal.                                                     (lead generation) ditingkatkan melalui pemanfaatan insight
                                                             berbasis data, sehingga memungkinkan pendekatan
                                                             yang lebih terarah di berbagai ekosistem industri,
Commercial Banking                                           termasuk jaringan pembeli dan pemasok. Bank juga terus
                                                             memanfaatkan hubungan dengan nasabah eksisting serta
Commercial Banking menyediakan solusi keuangan yang
                                                             referensi untuk mendukung pertumbuhan bisnis, disertai
disesuaikan untuk mendukung perusahaan menengah
                                                             dengan insiatif seletif untuk menjalin kembali hubungan
dalam mengembangkan usaha, mengelola likuiditas,
                                                             dengan nasabah melalui solusi yang disesuaikan.
serta berekspansi di pasar domestik dan regional. Melalui
kemitraan yang erat dengan Transaction Banking dan
                                                             Pendalaman hubungan dengan nasabah eksisting tetap
Global Markets, Commercial Banking menghadirkan solusi
                                                             menjadi prioritas. Kajian portofolio bulanan bersama
pengelolaan kas, Financial Supply Chain Management
                                                             Credit Approval Group (CAG) mendukung pertumbuhan
(FSCM), pembiayaan, serta kapabilitas perbankan investasi
                                                             yang disiplin, memungkinkan persetujuan tepat waktu
yang mengoptimalkan modal kerja dan memfasilitasi
                                                             serta penambahan limit bagi nasabah berkualitas dengan
perdagangan.
                                                             utilisasi perdagangan yang kuat. Berbagai kampanye
                                                             produk pada valuta asing, CASA, dan solusi perdagangan
Melayani perusahaan terkonsolidasi, perusahaan
                                                             juga dilaksanakan, yang didukung peningkatan intensitas
keluarga, perusahaan multinasional, serta klien publik
                                                             dan struktur keterlibatan oleh Relationship Managers dan
tertentu, Bank membedakan diri melalui pendekatan
                                                             Senior Management.
berbasis hubungan yang kuat. Penyaluran kredit tetap
berfokus pada sektor-sektor utama seperti otomotif, kimia,
                                                             Untuk mendorong utilisasi yang lebih tinggi, portofolio
konstruksi, minyak kelapa sawit mentah, petrokimia, pulp
                                                             nasabah ditinjau dan disusun secara sistematis ke dalam
dan kertas, makanan dan minuman, serta farmasi. Bank
                                                             10 lead waves, sehingga memberikan arah tindak lanjut
juga mempertahankan fokus yang jelas pada sembilan
                                                             yang lebih jelas bagi Relationship Managers dalam
industri prioritas, sekaligus secara selektif mendukung
                                                             meningkatkan share of wallet. Interaksi rutin dengan
bisnis yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan
memperkuat ketahanan rantai pasok.

                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   93
Page 96
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     CAG juga difokuskan untuk mengidentifikasi peluang pada                    Fokus Strategi pada Tahun 2025
     nasabah dengan tingkat utilisasi yang masih rendah,                        Pada tahun 2025, FIG berfokus pada perluasan
     sementara kampanye yang terarah mempercepat adopsi                         penghimpunan dana pihak ketiga, penguatan hubungan
     produk serta momentum cross-selling.                                       kredit, serta pendalaman keterlibatan treasury dengan
                                                                                nasabah institusi keuangan prioritas.
     Prioritas Utama pada Tahun 2026
     • Memperkuat rekening operasional (dana murah) serta                       Penghimpunan dana pihak ketiga dalam bentuk giro dan
        menghadirkan solusi keuangan yang komprehensif.                         deposito berjangka diperluas melalui kolaborasi yang
     • Mengelola portofolio nasabah secara aktif melalui                        lebih erat dengan perusahaan sekuritas, perusahaan
        kajian berkala terhadap nasabah yang tidak aktif,                       pembiayaan terkemuka, manajer aset, perusahaan
        termasuk rekening dormant.                                              asuransi, serta dana pensiun. Pertumbuhan rekening giro
     • Membangun ekosistem supplier–buyer untuk                                 dan tabungan (CASA) juga didukung oleh pengembangan
        memperdalam hubungan dengan nasabah eksisting                           fitur internet banking serta penawaran imbal hasil yang
        serta mendukung pertumbuhan bisnis yang                                 kompetitif.
        berkelanjutan.
     • Meningkatkan cross-selling dan loyalitas nasabah                         Hubungan prioritas semakin diperkuat melalui penyaluran
        melalui kolaborasi yang lebih erat dengan Global                        kredit yang cermat, termasuk pembentukan fasilitas baru
        Markets, Trade, Bancassurance, serta mitra produk                       dan peningkatan limit. Bank mendukung perusahaan
        lainnya.                                                                pembiayaan terkemuka, perbankan melalui skema cross-
     • Memperluas kolaborasi Foreign Direct Investment (FDI)                    border booking, perusahaan sekuritas, serta entitas GFFS
        dengan bekerja sama secara erat dengan unit FDI                         untuk mendorong pertumbuhan kredit yang stabil dengan
        untuk mendukung nasabah asing yang berinvestasi                         tetap menjaga kualitas aset.
        di Indonesia.
                                                                                Kinerja dan Inisiatif Utama pada Tahun 2025
                                                                                FIG mencatatkan pertumbuhan kuat pada saldo
                                                                                pendanaan, yang didorong oleh peningkatan arus masuk
     Financial Institutions Group
                                                                                deposito berjangka. Total penyaluran kredit mengalami
                                                                                koreksi, mencerminkan pendekatan yang lebih selektif
     Financial Institutions Group (FIG) menyediakan solusi
                                                                                dalam penyaluran kredit.
     perbankan yang disesuaikan bagi bank, lembaga keuangan
     non-bank (NBFI), serta global funds and financial sponsors
                                                                                Total pendapatan meningkat sekitar 10 persen year-
     (GFFS) di pasar domestik maupun internasional. Dengan
                                                                                on-year, didukung oleh peningkatan utilisasi kredit dari
     memanfaatkan jaringan regional dan keahlian UOB, FIG
                                                                                nasabah multifinance, perusahaan sekuritas, dan entitas
     menghadirkan solusi lintas negara yang disesuaikan dan
                                                                                GFFS. Kualitas aset yang tetap terjaga serta profil kredit
     selaras dengan tujuan strategis serta kebutuhan bisnis
                                                                                nasabah yang kuat berkontribusi pada penurunan biaya
     nasabah.
                                                                                pencadangan, yang sebagian mengimbangi dampak dari
                                                                                beberapa penyesuaian suku bunga oleh Bank Indonesia.
     Kolaborasi menjadi inti dari model operasional FIG.
     Melalui kerja sama yang erat dengan Global Markets dan
                                                                                Prioritas Utama pada Tahun 2026
     Transaction Banking, FIG menghadirkan solusi terintegrasi
                                                                                Ke depan, FIG akan berfokus pada penguatan kualitas
     yang mencakup pendanaan alternatif, pembiayaan
                                                                                pendapatan, perluasan sumber pendanaan yang stabil,
     terstruktur, serta produk treasury yang inovatif.
                                                                                serta pendalaman hubungan dengan nasabah dengan
                                                                                tetap menjaga penerapan manajemen risiko yang pruden..
     Melalui keterlibatan proaktif dan inovasi yang
                                                                                Prioritas utama meliputi:
     berkelanjutan, FIG membangun kemitraan jangka panjang
                                                                                • Menjaga disiplin pricing untuk meningkatkan
     yang dilandasi oleh kepercayaan dan pertumbuhan
                                                                                    pendapatan sekaligus mempertahankan Net Interest
     bersama. Tim juga memperkuat hubungan koresponden
                                                                                    Margin yang sehat pada portofolio pendanaan maupun
     bank untuk mendukung perdagangan, valuta asing, dan
                                                                                    kredit.
     pengelolaan kas, sekaligus memperkuat konektivitas
                                                                                • Memperluas portofolio pendanaan dengan membangun
     regional di kawasan ASEAN.
                                                                                    sumber dana yang stabil, memperkuat kemitraan
                                                                                    dengan perusahaan sekuritas, perusahaan asuransi,
                                                                                    manajer aset, institusi sektor publik, entitas GFFS, serta


94   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 97
    Analisis dan Pembahasan Manajemen




     dana pensiun, serta menurunkan cost of funds melalui     Strategi utama tahun 2026 meliputi:
     peningkatan saldo CASA.                                  1. Pemanfaatan digitalisasi dan data untuk mendukung
•    Memperdalam hubungan dengan nasabah melalui                 pertumbuhan yang dapat diukur serta meningkatkan
     inisiatif cross-selling yang terarah serta eksplorasi       efisiensi layanan di segmen Emerging Enterprise.
     peluang baru dengan nasabah eksisting.                   2. Pengembangan kemitraan ekosistem strategis untuk
•    Mengembangkan portofolio kredit secara selektif             menghadirkan solusi UKM end-to-end, termasuk
     melalui ekspansi pembiayaan jangka pendek dan               platform pembayaran, sistem sumber daya manusia,
     jangka panjang kepada perusahaan pembiayaan,                dan tools pengelolaan akuntansi.
     perusahaan sekuritas, serta nasabah GFFS yang            3. Mendorong pertumbuhan CASA yang berkelanjutan
     bereputasi baik melalui skema pinjaman bilateral            melalui peningkatan penetrasi solusi pengelolaan
     dan sindikasi kredit.                                       kas, termasuk layanan payroll dan pembayaran dalam
                                                                 operasional UKM.
                                                              4. Peningkatan kapabilitas dan kualitas layanan melalui
Business Banking                                                 relationship manager yang mampu memberikan
                                                                 advisory bisnis secara komprehensif sesuai kebutuhan
UOB bertujuan menjadi mitra keuangan terpercaya bagi             nasabah.
Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Kami
menyediakan solusi yang disesuaikan dan komprehensif          Melalui prioritas ini, Emerging Enterprise Banking bertujuan
untuk mendukung pelaku usaha dalam menyederhanakan            memperkuat posisi Bank sebagai mitra terpercaya bagi
operasional serta mengelola likuiditas dengan percaya diri,   UKM dengan menghadirkan nilai berkelanjutan melalui
sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan            solusi terintegrasi, pertumbuhan yang disiplin, serta
di berbagai sektor industri.                                  eksekusi yang berbasis inovasi.

Fokus Strategi Tahun 2025
Pada tahun 2025, Bank memperluas proposisi nilai bagi
segmen UKM dengan melampaui layanan perbankan                 Transaction Banking
tradisional, melalui penyediaan solusi yang lebih holistis
dan terintegrasi. Penguatan kapabilitas digital, yang         Transaction Banking memungkinkan nasabah korporasi
dipadukan dengan solusi keuangan yang disesuaikan,            untuk mengoptimalkan modal kerja dan memperkuat arus
dihadirkan untuk menyederhanakan operasional usaha            kas melalui solusi terintegrasi yang mencakup pengelolaan
serta membuka peluang pertumbuhan baru.                       kas, trade finance, dan financial supply chain management
                                                              (FSCM). Dengan memanfaatkan jaringan dan kapabilitas
Kinerja dan Inisiatif Utama Tahun 2025                        regional UOB, kami menghubungkan nasabah dengan
Bank mempercepat integrasi berbagai perangkat digital         aspirasi, kapabilitas, dan ekosistem unggulan yang
canggih, produk pembiayaan yang disesuaikan, serta            mendukung operasional mereka serta memperkuat rantai
platform manajemen bisnis yang komprehensif. Inisiatif ini    nilai pemasok dan nasabah yang terlibat.
memungkinkan pelaku UKM untuk beroperasi lebih efisien,
memperoleh visibilitas keuangan yang lebih baik, serta        Cash Management
mengembangkan skala usaha dengan tingkat kepercayaan          UOB menyediakan rangkaian produk dan layanan
yang lebih tinggi.                                            Cash Management yang komprehensif bagi nasabah di
                                                              Indonesia, termasuk rekening giro dan tabungan dalam
Prioritas Tahun 2026                                          mata uang lokal maupun valuta asing, serta solusi likuiditas
Ke depan Business Banking akan bertransformasi menjadi        yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Emerging Enterprise Banking, yang merupakan bagian
integral dari Commercial Banking Group. Fokus diarahkan       Untuk layanan pembayaran, Bank menawarkan berbagai
pada penguatan akuisisi nasabah serta pendalaman              opsi transaksi domestik maupun lintas negara. Pada tahun
hubungan dengan UKM eksisting melalui solusi yang             2025, peningkatan infrastruktur dilakukan sejalan dengan
mendorong kualitas portofolio dan pertumbuhan                 inisiatif nasional Pemerintah Republik Indonesia. Nasabah
berkelanjutan. Emerging Enterprise Banking juga akan          kini dapat melakukan transaksi Bank Indonesia Fast
menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha emerging affluent       Payment (BI-FAST), baik secara individual maupun bulk,
yang ingin mengembangkan perjalanan bisnisnya bersama         secara seamless melalui berbagai kanal digital, termasuk
UOB.                                                          UOB Infinity (internet banking korporasi), layanan Host-to-



                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   95
Page 98
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Host (H2H), serta kanal Application Programming Interface                  pada Intrabank API. Bank juga mengembangkan RTGS
     (API) melalui Standar Nasional Open API Pembayaran                         Transfer API yang memungkinkan nasabah berbasis API
     (SNAP). Bank juga telah memperoleh sertifikasi resmi dari                  untuk melakukan transfer dana bernilai besar secara
     Kementerian Keuangan untuk layanan penerimaan negara,                      aman dan efisien.
     sehingga nasabah dapat melakukan pembayaran pajak
     dan bea cukai secara lebih efisien dalam alur kerja yang                   Trade Finance
     terintegrasi. Peningkatan ini turut mendorong pertumbuhan                  Pada tahun 2025, rangkaian solusi Trade Finance yang
     volume transaksi digital secara berkelanjutan.                             komprehensif terus diperkuat, mencakup documentary
                                                                                trade, open account, serta FSCM. Melalui kombinasi
     Secara regional, kesiapan transaksi lintas negara semakin                  kemampuan produk dan kapabilitas eksekusi yang
     diperkuat melalui adopsi SWIFT MX (standar pesan ISO                       kuat, Bank mendukung nasabah dalam mengelola arus
     20022) dalam kerangka Cross-Border Payments and                            pengadaan dan penjualan, baik di pasar domestik maupun
     Reporting Plus (CBPR+). Peningkatan ini meningkatkan                       internasional.
     efisiensi komunikasi antar bank sekaligus mempersiapkan                    Peningkatan pada aspek digital delivery, integrasi sistem,
     nasabah dalam menghadapi perkembangan lanskap                              dan ketahanan layanan semakin memperkuat kemampuan
     pembayaran global.                                                         Bank untuk tumbuh seiring dengan perkembangan bisnis
                                                                                nasabah. Layanan Trade dan FSCM juga didukung oleh
     UOB Infinity                                                               berbagai inisiatif digital utama, termasuk implementasi
     UOB Infinity merupakan platform digital banking Bank                       konektivitas H2H serta autentikasi soft token untuk transaksi
     yang dirancang untuk nasabah bisnis dalam mengelola                        FSCM dan open account trade. Inisiatif ini meningkatkan
     arus kas dan transaksi secara lebih efisien. Platform ini                  keamanan, otomasi, serta konektivitas dengan nasabah.
     menyediakan visibilitas informasi rekening secara real-
     time serta mendukung berbagai fungsi pembayaran yang                       UOB Infinity Financial Supply Chain Management
     komprehensif. UOB Infinity tersedia dalam bentuk platform                  (FSCM)
     berbasis web dan aplikasi mobile untuk meningkatkan                        UOB Infinity FSCM, sebagai kanal digital khusus Bank
     aksesibilitas dan kenyamanan. UOB Infinity mendukung                       untuk aktivitas financial supply chain, terus ditingkatkan
     transaksi pembayaran domestik maupun lintas negara                         untuk mendukung transaksi FSCM maupun open account
     (baik single maupun bulk), layanan trade finance, serta                    trade. Platform ini menghadirkan integrasi front-to-back
     FSCM melalui akses single sign-on. Platform ini juga                       yang seamless, memberikan transparansi, kontrol, dan
     dilengkapi dengan laporan dan advice yang rinci untuk                      visibilitas yang lebih baik atas aktivitas trade dan arus
     memudahkan proses rekonsiliasi. Keamanan diperkuat                         kas. Selain itu, Bank memperkenalkan portal onboarding
     melalui multi-factor authentication menggunakan hard                       berbasis spoke yang baru untuk mendigitalisasi proses
     token dan soft token.                                                      pendaftaran pemasok serta menyederhanakan proses
                                                                                onboarding, sehingga meningkatkan kecepatan dan
     Pada tahun 2025, berbagai peningkatan telah dilakukan,                     pengalaman nasabah secara keseluruhan.
     termasuk pembaruan tampilan aplikasi, penguatan fitur
     keamanan, peningkatan fitur pembuatan Billing ID untuk                     Green Trade Finance/Sustainable Trade Finance
     pembayaran pajak, perluasan kapasitas beneficiary                          Bank juga memperluas penawaran solusi pembiayaan
     advice, serta optimalisasi cut-off time pada front-end                     trade yang berwawasan hijau, berkelanjutan, dan transisi
     untuk transaksi real-time gross settlement (RTGS) dan                      untuk mendukung nasabah pada berbagai tahapan
     remittance.                                                                perjalanan keberlanjutan mereka. Pada tahun 2025,
                                                                                Bank mengembangkan kode produk khusus untuk green
     Layanan API UOB                                                            trade financing guna meningkatkan akurasi dalam proses
     Layanan API UOB memungkinkan nasabah korporasi untuk                       pencatatan sistem, pemantauan, serta pelaporan transaksi
     mengakses layanan perbankan secara real-time langsung                      trade dan FSCM yang berkelanjutan.
     dari sistem internal mereka, termasuk memperoleh informasi
     rekening maupun melakukan pembayaran instan secara
     aman, tanpa perlu masuk ke platform online banking.

     Pada tahun 2025, Layanan API UOB ditingkatkan untuk
     mendukung transaksi online real-time melalui Interbank
     API serta memungkinkan jenis rekening penerima baru


96   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 99
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Global Markets                                                 Pada tahun 2025, fokus tersebut tetap dijalankan, dengan
                                                               upaya berkelanjutan untuk memperkuat kehadiran di
Global Markets menyediakan solusi yang disesuaikan
                                                               pasar dan mendorong pertumbuhan pendapatan melalui
pada produk valuta asing (FX), suku bunga, dan investasi,
                                                               pendekatan yang disiplin dan strategis. Prioritas utama
termasuk derivatif, produk investasi terstruktur, sekuritas,
                                                               meliputi:
serta layanan pasar uang. Melalui solusi lindung nilai,
                                                               • Menyediakan layanan advisory, produk, dan strategi
konversi mata uang, dan investasi yang canggih, segmen
                                                                  pricing yang kompetitif untuk mendorong pertumbuhan
ini mendukung nasabah dalam mengoptimalkan strategi
                                                                  pada produk valuta asing (FX), obligasi, dan produk
keuangan sekaligus memperkuat disiplin likuiditas dan
                                                                  investasi, yang dilengkapi dengan solusi lindung nilai
manajemen risiko Bank. Beroperasi dalam kerangka
                                                                  yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
terintegrasi yang menggabungkan market-making,
                                                               • Memperluas basis nasabah melalui intensifikasi aktivitas
pengelolaan portofolio dan likuiditas, structuring, serta
                                                                  cross-selling dan cross-referral, guna meningkatkan
manajemen bisnis, Global Markets melayani Corporate
                                                                  efisiensi biaya serta mendorong peningkatan fee-
Banking, Financial Institutions Group (FIG), Commercial
                                                                  based income.
Banking, Business Banking, serta nasabah ritel dengan
                                                               • Mengelola eksposur risiko nasabah secara aktif di
solusi keuangan yang personal dan efektif.
                                                                  tengah volatilitas pasar melalui lindung nilai portofolio,
                                                                  sekaligus secara cermat menangkap peluang bisnis
Fokus Strategi pada Tahun 2025
                                                                  dalam kerangka manajemen risiko yang kuat.
Selama beberapa tahun terakhir, Global Markets secara
                                                               • Mendukung pengelolaan likuiditas Bank untuk
konsisten berfokus pada penguatan posisinya sebagai
                                                                  memastikan stabilitas pendanaan serta menjaga
mitra terpercaya dengan membantu nasabah mencapai
                                                                  kekuatan neraca.
imbal hasil investasi yang optimal, melakukan diversifikasi
                                                               • Meningkatkan produk dan kapabilitas dengan
portofolio, serta mengelola risiko melalui produk inovatif
                                                                  memanfaatkan sistem treasury.
dan strategi lindung nilai.




                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   97
Page 100
       Analisis dan Pembahasan Manajemen




     Kinerja dan Inisiatif Utama pada Tahun 2025                                Prioritas Utama pada Tahun 2026
     Pada tahun 2025, Global Markets mencatatkan kinerja                        Pada tahun 2026, Global Markets akan terus berfokus pada
     yang kuat dari sisi hasil keuangan, pengembangan                           perluasan basis nasabah dan pertumbuhan pendapatan,
     kapabilitas, ekspansi penjualan, keunggulan trading,                       dengan tetap mempertahankan posisi yang kuat di pasar.
     serta tata kelola, sehingga semakin memperkuat franchise                   Segmen akan memanfaatkan peluang dari volatilitas
     dan memposisikan segmen ini untuk pertumbuhan yang                         pasar yang berkelanjutan melalui penerapan manajemen
     berkelanjutan.                                                             risiko yang cermat, dengan fokus pada pertumbuhan
                                                                                berkelanjutan, inovasi, serta relevansi di tengah dinamika
     Secara finansial, kontribusi Global Markets terhadap                       industri keuangan. Prioritas tersebut akan diwujudkan
     fee-based income Bank meningkat menjadi 65,9 persen                        melalui:
     dibandingkan 45,5 persen pada tahun sebelumnya. Total                      1. Penyediaan produk dan strategi pricing yang kompetitif
     pendapatan tumbuh sebesar 75,5 persen, didukung                                untuk mendorong pertumbuhan serta memenuhi
     oleh kinerja yang lebih kuat pada Portfolio and Liquidity                      kebutuhan nasabah.
     Management, serta desk Trading, disamping pertumbuhan                      2. Pengembangan produk terstruktur yang inovatif dengan
     penjualan yang sehat.                                                          imbal hasil lebih tinggi serta mendukung pengelolaan
                                                                                    risiko nasabah secara efektif.
     Di sisi trading, tim memperkuat kehadiran di pasar dengan                  3. Dukungan terhadap pertumbuhan neraca Bank melalui
     meraih sejumlah penghargaan dari London Stock Exchange                         optimalisasi pengelolaan likuiditas dan peningkatan
     Group (LSEG) pada tahun 2025, termasuk Best Market                             net interest margin.
     Maker (Second Runner Up), Most Active Bank (Second                         4. Peningkatan kapabilitas market-making untuk
     Runner Up), dan Most Volume Traded (Second Runner Up).                         memenuhi kebutuhan lindung nilai dan investasi
                                                                                    nasabah.
     Dari perspektif tata kelola dan manajemen risiko, Global                   5. Peningkatan sistem treasury MUREX guna memperkuat
     Markets mencatatkan hasil yang kuat dalam penilaian
                                                                                    kapabilitas produk, mendukung peluncuran produk baru,
     tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan, yang
                                                                                    meningkatkan manajemen risiko, serta memperbaiki
     mencerminkan pengawasan yang disiplin, budaya risiko
                                                                                    stabilitas dan fungsi sistem secara keseluruhan.
     yang solid, serta komitmen yang kuat terhadap kepatuhan
                                                                                6. Dukungan terhadap inisiatif regulasi serta penguatan
     regulasi.
                                                                                    kolaborasi dengan Bank Indonesia, Otoritas Jasa
                                                                                    Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
     Dalam memperluas franchise penjualan, segmen ini terus
     mengembangkan basis nasabah yang kuat sekaligus
     meningkatkan pengetahuan terhadap cross-sell dan cross-
     referral di seluruh Bank. Global Markets tetap menjadi mitra
     yang andal dalam mendukung aktivitas investasi nasabah
     di berbagai siklus pasar, serta secara proaktif membantu
     nasabah dalam mengelola eksposur risiko melalui lindung
     nilai portofolio untuk memitigasi volatilitas pasar.

     1. Untuk mendukung peningkatan kebutuhan bisnis dan
        volume transaksi, serta inisiatif regulasi dari Bank
        Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, Global Markets
        memperkuat kapabilitas produk dan memperluas ragam
        instrumen yang ditawarkan, antara lain:
     2. Keberhasilan peluncuran produk investasi terstruktur
        baru, yaitu Bond Linked Investment (kombinasi antara
        opsi obligasi dan penempatan dana), yang menawarkan
        potensi imbal hasil lebih tinggi dibandingkan deposito
        berjangka konvensional.
     3. Memperkuat perannya sebagai Primary Dealer Bank
        Indonesia serta mendukung berbagai inisiatif baru,
        termasuk Bank Indonesia Floating Rate Notes, Repo
        dengan obligasi korporasi sebagai underlying asset,
        serta Overnight Index Swap (OIS) Matchmaking.


98   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 101
  Analisis dan Pembahasan Manajemen

Nasabah


Nasabah tetap menjadi fokus dari tujuan dan operasional Bank. Melalui solusi yang
disesuaikan, yang disampaikan dengan mengedepankan keamanan, keandalan, serta
sentuhan personal, Bank mendukung aspirasi finansial, bisnis, dan gaya hidup nasabah.


Pada tahun 2025, Bank semakin memperdalam pendekatan
yang berfokus pada nasabah, dengan berlandaskan pada
kepercayaan, keamanan, dan relevansi. Berpedoman pada
UOB Customer Commitments, solusi disampaikan sesuai
dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang,
didukung oleh proses keterlibatan dan advisory yang lebih
jelas untuk memastikan komunikasi yang akurat, tepat
waktu, dan transparan. Kanal digital dan fisik juga terus
diperkuat guna menghadirkan akses layanan perbankan
yang seamless dan andal, sementara umpan balik serta
aspirasi nasabah secara sistematis diaplikasikan untuk
peningkatan layanan, sehingga memperkuat hubungan
jangka panjang yang dilandasi kepercayaan.

Menjadikan Nasabah sebagai Fokus Utama
Pemahaman yang lebih mendalam atas beragam prioritas
nasabah di setiap segmen terus menjadi pedoman
dalam penyampaian layanan. Fokus diarahkan pada
pemberdayaan nasabah melalui personalisasi yang lebih
kuat, konektivitas yang lebih luas, serta komitmen terhadap
keberlanjutan.

Kanal layanan digital dan fisik terus ditingkatkan untuk
menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih intuitif,        dalam menghadapi tantangan keuangan. Net Promoter
mudah diakses, dan konsisten. Didukung oleh kapabilitas       Score (NPS) tetap menjadi indikator utama dalam mengukur
digital yang semakin kuat serta kolaborasi regional yang      efektivitas layanan di berbagai touchpoints, sekaligus
terkoordinasi di seluruh pasar ASEAN, nasabah dapat           menjadi dasar dalam mendorong perbaikan berkelanjutan.
bertransaksi dan mengelola keuangan dengan percaya
diri dan nyaman.                                              Untuk memperkuat pencapaian tersebut, Bank:
                                                              • Meningkatkan kecepatan penyelesaian isu melalui
Pendekatan Bank didasarkan pada tiga pilar utama:                alur eskalasi yang lebih jelas serta kolaborasi lintas
1. Customer Experience: Memperkuat model omnichannel             fungsi yang lebih kuat.
   untuk memastikan dukungan yang terpersonalisasi di         • Meningkatkan keandalan dan kemudahan penggunaan
   seluruh cabang, contact centre, dan platform digital.         platform digital untuk menghadirkan interaksi yang
2. Customer Insights: Secara aktif mengumpulkan dan              lebih lancar.
   menindaklanjuti umpan balik serta insight perilaku         • Memperluas kapabilitas layanan nasabah sekaligus
   untuk menyempurnakan produk dan layanan sesuai                memperkuat pelatihan bagi tim frontline dan fungsi
   kebutuhan nasabah.                                            pendukung.
3. Regional Connectivity: Memanfaatkan jaringan ASEAN
   untuk mendukung nasabah menangkap peluang                  Aspirasi dari NPS diintegrasikan ke dalam scorecard
   pertumbuhan serta melakukan transaksi lintas negara        internal guna memastikan akuntabilitas dan tindak lanjut
   secara seamless.                                           yang konsisten. Umpan balik dari detractors ditindaklanjuti
                                                              secara cepat, sementara aspirasi dari nasabah pasif dan
Kepercayaan nasabah semakin diperkuat melalui                 promoter dimanfaatkan untuk penyempurnaan pada aspek
pengelolaan isu secara proaktif, dijaganya keandalan          proses, sumber daya manusia, dan penyampaian layanan.
layanan, serta dukungan berkelanjutan bagi nasabah


                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   99
Page 102
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Perlakuan yang Setara untuk Nasabah Kami                                   NPS terus digunakan sebagai tolok ukur utama di berbagai
      Bank tetap berkomitmen untuk melayani nasabah secara                       touchpoints, termasuk penyelesaian isu, pengalaman produk
      adil dan konsisten, dengan menyediakan solusi yang                         dan brand, pricing, kualitas layanan, serta efisiensi interaksi.
      sesuai, transparan, dan bertanggung jawab.
                                                                                 Service Excellence Council (SEC) yang dipimpin oleh Direktur
      Penilaian kesesuaian dan keterjangkauan terus diperkuat                    Utama tetap menjadi forum utama dalam pengelolaan
      untuk memastikan bahwa saran yang diberikan selaras                        layanan. SEC memperkuat budaya yang berfokus pada
      dengan kebutuhan, tujuan keuangan, serta profil risiko                     nasabah, memantau metrik layanan utama, serta
      nasabah. Kajian berkala, pelatihan karyawan, dan                           memastikan isu yang muncul ditangani secara tepat waktu.
      mekanisme pemantauan turut memperkuat penerapan
      perlakuan yang setara, mengurangi risiko mis-selling,                      Daily branch huddles dan sesi dua mingguan di kantor
      serta menjaga standar layanan yang konsisten di seluruh                    pusat turut mendukung penyelarasan, memastikan
      segmen nasabah.                                                            karyawan selalu terinformasi dengan kebijakan terkini serta
                                                                                 mampu merespons kebutuhan nasabah dengan cepat.
      Survei NPS Fair Dealing terus dilaksanakan di segmen
      Consumer Banking, Business Banking, Commercial Banking,                    Menetapkan Standar Layanan untuk
      dan Global Markets guna memastikan kebutuhan nasabah                       Pengalaman Nasabah yang Unggul
      yang beragam dapat terpenuhi secara optimal.                               Standar layanan terus ditingkatkan di seluruh touchpoints
                                                                                 melalui penilaian berkala terhadap cabang dan kanal
      Tanggapan Efektif terhadap Kebutuhan                                       layanan untuk memastikan prosedur dijalankan secara
      Nasabah                                                                    konsisten dan efektif.
      Masukan dari nasabah terus menjadi perhatian utama,
      dengan tindak lanjut yang cepat untuk menyelesaikan                        Penilaian ini dilengkapi dengan program mystery shopping
      setiap permasalahan yang muncul.                                           yang memberikan aspirasi independen terhadap pengalaman
                                                                                 nasabah. Temuan yang diperoleh digunakan untuk
      Sepanjang tahun, kecepatan, kualitas, dan efektivitas                      menyempurnakan standar prosedur operasional, sehingga
      penyelesaian isu ditingkatkan melalui penyederhanaan                       meningkatkan konsistensi, efisiensi, dan kualitas interaksi.
      proses serta penguatan koordinasi lintas fungsi.
                                                                                 Pengurangan waktu tunggu nasabah di cabang menjadi fokus
      Inisiatif utama meliputi:                                                  utama. Aspirasi dari mystery shopping mendorong berbagai
      • Pelatihan refresher bagi staf cabang, Relationship                       perbaikan, termasuk pemasangan sistem antrean otomatis di
          Manager, dan agen Contact Centre yang dipandu                          cabang utama dan cabang pembantu untuk meningkatkan
          oleh subject-matter expert internal untuk memperkuat                   kelancaran layanan dan meminimalkan waktu tunggu.
          kapabilitas penyelesaian masalah.
      • Kajian lintas fungsi secara berkala untuk menangani isu                  Budaya layanan yang unggul terus diapresiasi dan
          yang berulang serta mempercepat waktu penyelesaian.                    dirayakan. UOB Customer Commitments Awards tahunan
                                                                                 memberikan penghargaan kepada individu dan tim yang
      Program Service Excellence terus diberikan kepada tim                      menunjukkan komitmen luar biasa terhadap nasabah.
      frontline dengan pemahaman yang lebih mendalam                             Pada tahun 2025, empat karyawan dan tiga tim menerima
      t e r h a d a p ke b u t u h a n n a s a b a h , a g a r m a m p u         penghargaan atas kinerja layanan yang unggul.
      merekomendasikan solusi yang selaras dengan tujuan
      keuangan nasabah. Pelatihan juga diberikan kepada                          Signature Experience Competition juga mendorong unit
      petugas keamanan untuk memastikan keselarasan dengan                       bisnis dan cabang untuk menghadirkan inovasi praktis
      standar layanan, termasuk pemahaman dasar produk dan                       dalam menjawab pain points nasabah serta meningkatkan
      penanganan situasi di cabang secara tepat.                                 kualitas layanan. Tiga tim menerima penghargaan atas
                                                                                 inisiatif ini dalam ajang Service and Sales Awards 2025.
      Kepuasan nasabah tetap menjadi fondasi hubungan
      jangka panjang. Survei berkala dilakukan untuk                             Melalui standar yang disiplin, pengukuran yang
      mengidentifikasi area prioritas perbaikan, yang menjadi                    berkelanjutan, serta apresiasi terhadap keunggulan, Bank
      dasar penyempurnaan produk dan layanan.                                    terus menghadirkan pengalaman nasabah yang konsisten,
                                                                                 responsif, dan berfokus pada kebutuhan nasabah.




100   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 103
  Analisis dan Pembahasan Manajemen

Sumber Daya Manusia


Untuk meningkatkan efektivitas organisasi, strategi Sumber Daya Manusia (SDM) Bank
berfokus pada tiga pilar strategis: Culture, Capabilities, and Size and Shape. Ketiga pilar ini
didukung oleh budaya risiko, guna mengembangkan tenaga kerja yang siap menghadapi
masa depan dan selaras dengan prioritas strategis Bank.


Pilar Culture mendukung aspirasi Bank untuk menjadi            didukung oleh pelatih bersertifikat serta alat pemantauan
organisasi yang produktif, berfokus pada nasabah,              perkembangan latihan.
kolaboratif, serta konstruktif dalam berinteraksi dengan
regulator dan komunitas. Produktivitas tidak hanya             Kesejahteraan mental diperkuat melalui implementasi
didorong oleh efisiensi proses dan teknologi, tetapi juga      berkelanjutan Employee Assistance Programme (EAP) yang
oleh nilai-nilai yang tertanam dalam perilaku sehari-          diluncurkan pada tahun 2024. Program ini memberikan
hari. Budaya sadar risiko yang tinggi memperkuat tata          akses rahasia kepada konselor profesional berlisensi,
kelola, kualitas pengambilan keputusan, dan kepatuhan          serta didukung oleh komunikasi internal dan rangkaian
terhadap regulasi.                                             webinar kesehatan mental untuk meningkatkan kesadaran
                                                               dan pemanfaatan.
Pilar Capabilities memperkuat pengembangan kapabilitas
SDM secara berkelanjutan sebagai komitmen utama                Upaya kesejahteraan finansial dilakukan melalui inisiatif
kepada para pemangku kepentingan. Berpedoman pada              literasi keuangan yang berkelanjutan, termasuk webinar
Nilai dan Filosofi SDM Bank, pengembangan dilakukan            Financial Planning yang membekali karyawan dengan
melalui model 70:20:10, yaitu 70 persen pembelajaran           pengetahuan praktis dalam mengelola keuangan pribadi
melalui pengalaman dan penugasan nyata, 20 persen              dan perencanaan jangka panjang. Skema Flexible
melalui interaksi dan mentoring, serta 10 persen melalui       Pension Contribution tetap diterapkan untuk memberikan
program terstruktur yang disampaikan melalui kelas             fleksibilitas dalam perencanaan pensiun.
maupun platform digital.
                                                               Kesejahteraan sosial diperkuat melalui partisipasi dalam
Pilar Shape and Size menjaga efektivitas organisasi            berbagai inisiatif yang memiliki tujuan sosial. UOB
dengan memastikan jumlah tenaga kerja yang tepat,              Heartbeat Run 2025 menjadi platform untuk kegiatan
kompetensi yang sesuai pada peran yang tepat, serta            kegiatan kesukarelawanan dan penggalangan dana,
struktur organisasi yang optimal yang didukung oleh            yang mendukung program pendidikan inklusif, termasuk
infrastruktur teknologi yang memadai. Pendekatan ini           bagi anak-anak berkebutuhan khusus serta penyediaan
memastikan organisasi tetap siap menghadapi masa               fasilitas pembelajaran digital.
depan dan selaras dengan aspirasi SDM Bank menuju
tahun 2035.                                                    Melalui pendekatan yang terintegrasi ini, Bank terus
                                                               menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai fondasi
Kolega                                                         dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, inklusif,
Pada tahun 2025, UOB Indonesia terus menerapkan                dan berkelanjutan guna mendukung kinerja jangka
pendekatan yang holistik terhadap kesejahteraan dan            panjang.
keterlibatan kolega, yang mencakup aspek fisik, mental,
finansial, dan sosial. Inisiatif ini semakin diperkuat
serta diintegrasikan dalam budaya kerja dan kerangka
keterlibatan karyawan Bank.

Kesejahteraan fisik didukung melalui penyediaan asuransi
kesehatan yang komprehensif bagi karyawan dan
keluarganya, serta fasilitas kebugaran di UOB Plaza Jakarta.
Partisipasi dalam aktivitas olahraga juga diperluas melalui
UOB Heartbeat Run 2025 yang mendorong kebersamaan
dan tujuan sosial. Bank juga mensponsori 100 karyawan
dalam program diet dan kesehatan terstruktur yang


                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   101
Page 104
          Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Strategi SDM Tahun 2025                                                    •   Penyediaan remunerasi dan manfaat yang kompetitif,
      Sepanjang tahun, efektivitas organisasi ditinjau untuk                         didukung oleh benchmarking pasar secara berkala.
      memastikan keselarasan dengan kebutuhan bisnis saat ini                    •   Penguatan berkelanjutan terhadap budaya perusahaan
      sekaligus mempersiapkan tuntutan di masa depan. Inisiatif                      dan budaya sadar risiko yang kuat.
      perbaikan proses secara berkelanjutan serta otomatisasi                    •   Komunikasi terbuka melalui berbagai kanal, termasuk
      dipercepat untuk meningkatkan efisiensi operasional.                           Townhall, Employee Engagement Survey, serta platform
                                                                                     interaksi lainnya.
      Bank juga melakukan penilaian terhadap ukuran organisasi                   •   Hubungan industrial yang konstruktif melalui penguatan
      dan produktivitas, termasuk optimalisasi cabang, guna                          kolaborasi antara Manajemen dan Serikat Pekerja.
      menjaga struktur yang efektif serta mengoptimalkan alokasi
      sumber daya. Mobilitas internal semakin dimanfaatkan                       Keunggulan pengelolaan SDM Bank juga memperoleh
      untuk mendukung pengembangan karier, memungkinkan                          pengakuan melalui penghargaan “Indonesia Best
      karyawan untuk meningkatkan upskill dan reskill sejalan                    Companies in Creating Leaders from Within 2025” dengan
      dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang, sekaligus                   predikat “Excellent” dari Majalah SWA.
      memperkuat ketangkasan tenaga kerja.
                                                                                 Doing What Is Right – Memelihara Tempat
      Filosofi Karyawan Kami: Care, Growth, dan                                  Kerja yang Beragam dan Inklusif
      Trust                                                                      Keberagaman, kesetaraan, dan inklusi tetap menjadi
      Filosofi People di UOB - Care, Growth, dan Trust diwujudkan                elemen inti dalam strategi SDM Bank. Budaya yang
      melalui berbagai program utama, antara lain:                               kolaboratif dan inklusif menciptakan lingkungan kerja
                                                                                 yang menghargai perbedaan dan keberagaman perspektif,
      •    Perencanaan tenaga kerja yang selaras dengan                          sehingga mendorong inovasi serta meningkatkan
           kebutuhan pertumbuhan bisnis, dengan prioritas pada                   kemampuan Bank dalam menghadapi tantangan bisnis
           pengembangan karier internal dan peluang re-skilling.                 dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
      •    Pengembangan kapabilitas melalui inisiatif jangka
           panjang dalam program Grow Our Own Timber,                            Bank berkomitmen untuk menjaga lingkungan kerja yang
           termasuk penugasan dan rotasi regional untuk                          bebas dari diskriminasi, intimidasi, dan pelecehan. Kode Etik
           memperluas eksposur serta mempersiapkan pemimpin                      yang jelas menetapkan standar profesional dan perilaku
           masa depan.                                                           etis yang diharapkan, sehingga mendukung terciptanya
      •    Penerapan manajemen kinerja yang adil dan objektif,                   lingkungan kerja yang aman, saling menghormati, dan
           yang menilai baik hasil kinerja maupun konsistensi                    produktif.
           dalam menerapkan nilai-nilai UOB.




102   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 105
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Sejalan dengan pentingnya kesehatan mental, karyawan          Menempatkan Talenta yang Tepat Pada
tetap memiliki akses terhadap layanan konseling               Pekerjaan yang Tepat
profesional yang disediakan oleh psikolog dan psikiater,      Perencanaan tenaga kerja tetap selaras dengan prioritas
baik melalui kanal online maupun tatap muka.                  pertumbuhan bisnis untuk memastikan peran-peran
                                                              strategis didukung oleh talenta yang tepat. Mobilitas
Mempertahankan Budaya Organisasi yang                         internal melalui job posting memungkinkan karyawan
Berfokus Pada Risiko                                          memperluas pengalaman, memperoleh keterampilan baru,
SDM terus memperkuat budaya sadar risiko untuk                serta mengembangkan karier.
memastikan tata kelola, kualitas pengambilan keputusan,
dan kepatuhan tertanam dalam setiap proses. Forum             Penilaian terhadap karyawan berpotensi tinggi dilakukan
Komunikasi Budaya Risiko diselenggarakan secara               secara seimbang, mencakup kapabilitas teknis, nilai,
triwulanan untuk meningkatkan kesadaran, didukung             serta keselarasan budaya. People Development Council
oleh e-learning kepatuhan yang bersifat wajib serta           melakukan pengawasan untuk memastikan hasil yang
komunikasi internal secara berkala. Kesadaran risiko juga     holistik dan objektif.
diintegrasikan ke dalam kerangka manajemen kinerja.
                                                              Membina Pemimpin Masa Depan
Menjamin Kebebasan Berserikat                                 Bank terus memperkuat pipeline kepemimpinan untuk
Komunikasi terbuka antara Manajemen dan karyawan              mendukung pertumbuhan berkelanjutan di tengah
tetap menjadi prioritas, didukung melalui Electronic Direct   dinamika lingkungan global. Dengan menyadari pentingnya
Mail (EDM), kanal digital, serta leadership townhall untuk    membangun tenaga kerja yang kompetitif, berlandaskan
mendorong dialog yang terbuka dan partisipasi karyawan.       budaya yang kuat dan tingkat keterlibatan yang tinggi,
                                                              inisiatif pengembangan kepemimpinan diarahkan oleh
Employee Engagement Survey (EES) tetap menjadi platform       Filosofi SDM Bank yaitu Care, Growth, dan Trust.
utama bagi karyawan untuk memberikan umpan balik
serta menyampaikan ide dalam menciptakan lingkungan           Dengan menggunakan model pembelajaran dan
kerja yang lebih baik.                                        pengembangan 70:20:10, program dirancang untuk
                                                              meningkatkan kapabilitas People Manager dalam
Salah satu pencapaian penting pada tahun ini adalah           tiga aspek utama: managing self (kesadaran diri dan
pembaruan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) pada Mei 2025,       kepemimpinan personal), managing teams (efektivitas
yang berlaku untuk periode dua tahun berikutnya. Perjanjian   tim dan keterlibatan), serta managing stakeholders
ini mencerminkan kolaborasi yang konstruktif antara           (membangun kemitraan internal dan eksternal).
Manajemen dan Serikat Pekerja, sekaligus memperkuat
komitmen bersama terhadap praktik ketenagakerjaan
yang adil, peningkatan produktivitas, dan kesejahteraan
karyawan.

Ke depan, Bank akan terus mendorong keterlibatan yang
proaktif dengan karyawan dan mitra serikat pekerja untuk
memastikan bahwa setiap inisiatif perubahan, pembaruan
kebijakan, dan transformasi dapat dikomunikasikan
dengan jelas, dipahami dengan baik, serta didukung
secara efektif.




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   103
Page 106
          Analisis dan Pembahasan Manajemen




                           70%                                                   20%                                 10%
                 Pembelajaran melalui                          Pembelajaran melalui Interaksi                   Pembelajaran melalui
                   Pengalaman Nyata                                  dengan Orang Lain                           Pendidikan Formal
      •    Penugasan dalam peran yang                      •   Coaching dan mentoring                 •   Leadership Academy
           lebih tinggi atau diperluas                     •   Job shadowing serta program            •   Program Leadership Acceleration
      •    Partisipasi dalam proyek strategis,                 mentoring lanjutan                     •   Materi kepemimpinan melalui
           baik domestik maupun melalui                    •   Eksposur dan partisipasi dalam             platform Go-1
           penugasan di Kantor Regional,                       pertemuan dengan manajemen             •   Program Better Leaders
           seperti Program Leadership                          senior, Direksi, serta pemangku        •   UOB Way
           Acceleration                                        kepentingan tingkat senior atau        •   Dan lainnya
      •    Keterlibatan dalam komite Bank,                     eksekutif
           baik formal maupun informal                     •   Leadership series serta sesi
      •    Leadership Academy                                  berbagi pengalaman dan
      •    UOB Way                                             pengetahuan yang dipimpin oleh
      •    Dan lainnya                                         pimpinan senior
                                                           •   UOB Way
                                                           •   Dan lainnya

      Inisiatif pengembangan disusun dalam dua alur strategis:                     Membangun Talenta Muda Melalui Professional
      1. Program Inti untuk menanamkan budaya UOB                                  and Future Bankers Academy
          Way, memperkuat fundamental perbankan, serta                             Model pembelajaran dan pengembangan 70:20:10 tetap
          membangun budaya sadar risiko yang kuat.                                 menjadi kerangka utama dalam memperkuat kapabilitas
      2. Program Korporat dan Fungsional yang berfokus                             SDM Bank serta membangun pipeline talenta yang
          pada upskilling, reskilling, serta pengembangan                          berkelanjutan.
          kepemimpinan secara terarah.
                                                                                   •   Program Management Associate
      Selain inisiatif peningkatan kapabilitas, perencanaan                            Program akselerasi ini ditujukan bagi lulusan sarjana
      suksesi tetap menjadi prioritas untuk memastikan kesiapan                        dan pascasarjana berkualitas tinggi yang diseleksi
      kepemimpinan dan keberlangsungan bisnis.                                         melalui proses asesmen yang ketat dan dipersiapkan
      Untuk semakin memperkuat kesiapan kepemimpinan,                                  sebagai calon pemimpin masa depan. Peserta
      Bank berinvestasi dalam beberapa program unggulan,                               mengikuti rotasi penugasan yang terstruktur serta
      antara lain:                                                                     terlibat dalam proyek strategis, sehingga mampu
      a. Leadership Acceleration, yaitu program komprehensif                           membangun pemahaman bisnis yang komprehensif,
         bagi talenta berpotensi tinggi yang mengombinasikan                           mengidentifikasi peluang perbaikan, serta mengasah
         penugasan internasional dan rotasi lintas negara.                             kapabilitas analitis dan kepemimpinan.
         Program ini dirancang untuk memperluas eksposur,
         meningkatkan kapabilitas kepemimpinan lintas budaya,                      •   Program Professional and Future Bankers
         serta memberikan kesempatan untuk terlibat dalam                              Untuk mendukung pengembangan pipeline talenta
         proyek strategis.                                                             yang berkelanjutan, Program Professional and Future
      b. Leadership Academy, yaitu program selama tiga                                 Bankers dirancang bagi lulusan yang ingin membangun
         bulan bagi karyawan berprestasi dari level Manager                            karier jangka panjang di industri perbankan. Program
         hingga Executive Director. Program ini membekali                              ini menawarkan dua jalur pengembangan karier:
         peserta dengan pengetahuan, tools, dan kapabilitas                            »» Frontliner Path, yaitu peran yang berhadapan
         kepemimpinan untuk mendorong pertumbuhan                                          langsung dengan nasabah dengan fokus pada
         dan inovasi, dengan penekanan pada kolaborasi,                                    penjualan dan/atau layanan, yang dijalankan
         keselarasan dengan nilai dan strategi Bank, serta                                 melalui program trainee selama 6 hingga 12 bulan
         kemitraan dengan institusi pendidikan bisnis global                               berbasis kerangka 70:20:10. Peserta memperoleh
         terkemuka.                                                                        pengetahuan perbankan dari tingkat dasar
                                                                                           hingga menengah, termasuk layanan, operasional
                                                                                           perbankan, produk, pemasaran, dan penjualan.
                                                                                           Pada tahun 2025, sembilan peserta bergabung
                                                                                           dalam jalur frontliner Consumer Banking.

104   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 107
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




   »» Professional Path, yaitu jalur pengembangan khusus
      untuk peran profesional seperti Internal Audit dan
      Data Management Office. Pada tahun 2025, tujuh
      peserta bergabung dalam jalur pengembangan
      profesional ini.

Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia
Pada tahun 2025, Bank terus berinvestasi dalam
pengembangan dan modernisasi teknologi untuk
meningkatkan efisiensi proses, mendorong lingkungan
kerja berbasis self-service bagi karyawan dan manajer,
serta meningkatkan pengalaman karyawan. Hal ini juga
menjadi penting untuk memastikan relevansi Bank di tengah
percepatan digitalisasi. Teknologi berperan sebagai
enabler dalam meningkatkan produktivitas karyawan, di
mana otomatisasi membantu mengurangi proses manual
dan repetitif. Melalui optimalisasi sistem digital, proses
akuisisi bisnis dan retensi nasabah menjadi lebih cepat,
lebih terukur, mudah ditelusuri, serta lebih efisien.

Keterlibatan Karyawan
Bank terus mendorong komunikasi yang terbuka
untuk memastikan karyawan merasa nyaman dalam
menyampaikan umpan balik serta berkontribusi dengan
ide-ide guna mendukung peningkatan organisasi. Employee      Bank tetap berkomitmen untuk berinvestasi dalam
Engagement Survey (EES) tetap menjadi platform utama         pengembangan sumber daya manusia serta membangun
bagi suara karyawan, dengan pelaksanaan tahunan yang         tenaga kerja yang siap menghadapi masa depan. Karyawan
disesuaikan dengan bulan anniversary kerja karyawan.         akan diberdayakan melalui prioritas upskilling, reskilling,
                                                             serta praktik manajemen talenta yang inovatif agar tetap
Pendekatan keterlibatan yang berkelanjutan ini               resilien di tengah perubahan kebutuhan kompetensi.
memungkinkan Bank memperoleh gambaran yang
komprehensif mengenai sentimen karyawan serta                Inisiatif pengembangan akan terus mengoptimalkan
menindaklanjuti berbagai isu secara cepat dan efektif.       sumber daya internal sekaligus memperkuat kemitraan
                                                             strategis dengan universitas terkemuka, baik di dalam
Prioritas Strategis 2026                                     negeri maupun internasional.
Ke depan pada tahun 2026, Bank akan terus berfokus
pada peninjauan efektivitas organisasi, penguatan
perencanaan tenaga kerja strategis, optimalisasi cabang,
pengembangan proses bisnis re-engineering, serta
peningkatan otomatisasi melalui pembaruan teknologi.
Inisiatif ini bertujuan membangun organisasi yang lebih
lean, agile, dan future-ready, sejalan dengan visi UOB
Indonesia 2035.




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   105
Page 108
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Demografi Karyawan - Keragaman Rekan Kami


      Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
                                    Jenis Kelamin                                2023           2024            2025
      Laki-laki                                                                         1.990          1.854           1.666
      Perempuan                                                                         2.262          2.148           1.931
      Jumlah                                                                            4.252          4.002           3.597

      Karyawan Berdasarkan Usia
                                          Usia                                   2023           2024            2025
      < 25 tahun                                                                          110            102             73
      25-29 tahun                                                                        488            425              312
      30-34 tahun                                                                        782            694              561
      35-39 tahun                                                                        879            825             720
      40-45 tahun                                                                        907           1.046            986
      > 45 tahun                                                                        1.086            910            945
      Jumlah                                                                            4.252          4.002           3.597

      Karyawan Berdasarkan Tingkat Jabatan
                                  Tingkat Jabatan                                2023           2024            2025
      Senior Management                                                                  237             252            246
      Middle Management                                                                  536             537            535
      Junior Management                                                                 1.910          1.805           1.667
      Staf                                                                              1.569          1.408           1.149
      Jumlah                                                                            4.252          4.002           3.597


      Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                Tingkat Pendidikan                               2023           2024            2025
      S2 dan S3                                                                          349            343             333
      S1                                                                                3.283           3.111          2.820
      Diploma                                                                            367            342             288
      Lain-lain                                                                          253            206             156
      Jumlah                                                                            4.252          4.002           3.597




106   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 109
 Analisis dan Pembahasan Manajemen




Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
                      Masa Kerja                 2023                      2024                      2025
< 1 tahun                                                1.444                        235                       181
1-4 tahun                                                  849                     1.240                      1.073
5-9 tahun                                                  774                     1.083                        933
10-14 tahun                                                414                       626                        588
15-19 tahun                                                 291                      342                        382
> 20 tahun                                                 480                        476                      440
Jumlah                                                  4.252                     4.002                      3.597

Karyawan Berdasarkan Fungsi Tugas
                      Fungsi Tugas               2023                      2024                      2025
Channels                                                   925                       899                        782
Corporate Support                                          739                       666                        628
Global Markets                                              48                         46                        44
Retail Segment                                            1.123                    1.034                        845
Technology and Operations                                  814                       794                        769
Wholesale Segment                                          603                        563                       470
Transaction Banking                                            -                         -                       59
Jumlah                                                  4.252                     4.002                      3.597

Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
                 Status Ketenagakerjaan          2023                      2024                      2025
Permanen                                                 3.954                      3.791                     3.543
Kontrak                                                    298                        211                        54
Jumlah                                                  4.252                     4.002                      3.597




                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   107
Page 110
        Analisis dan Pembahasan Manajemen

      Teknologi Informasi dan Operasional


      Teknologi Informasi dan Operasional terus memainkan peran penting dalam mendukung
      prioritas bisnis Bank serta skala inovasi, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital
      Indonesia. Investasi yang berkelanjutan difokuskan pada penguatan kapabilitas teknologi
      dan operasional, serta menjadikan teknologi sebagai enabler utama dalam pertumbuhan
      bisnis dan peningkatan pengalaman nasabah.

                                                                                 Untuk mendukung pilar tersebut, Bank menerapkan strategi
                                                                                 utama sebagai berikut:
                                                                                 1. Memperkuat tata kelola proyek melalui praktik
                                                                                    manajemen proyek yang kokoh untuk memastikan
                                                                                    penyelesaian tepat waktu, disiplin biaya, dan hasil
                                                                                    berkualitas tinggi.
                                                                                 2. Meningkatkan keandalan dan resiliensi operasional
                                                                                    “Run the Bank” melalui peningkatan stabilitas sistem,
                                                                                    ketersediaan layanan, pemulihan insiden, serta
                                                                                    kepatuhan terhadap service level agreement (SLA)
                                                                                    Teknologi Informasi dan Operasional.
                                                                                 3. Memperkuat manajemen risiko dan budaya sadar
                                                                                    risiko, yang tercermin dari peningkatan hasil audit,
                                                                                    peningkatan kesadaran risiko, penurunan kerugian
                                                                                    operasional, serta pelaksanaan program assurance
                                                                                    secara berkelanjutan.
                                                                                 4. Meningkatkan produktivitas melalui adopsi solusi
                                                                                    lokal (in-country) serta perbaikan proses secara
                                                                                    berkelanjutan.
                                                                                 5. Menjaga keterlibatan yang kuat dengan pemangku
                                                                                    kepentingan dan karyawan, serta melanjutkan inisiatif
                                                                                    upskilling dan reskilling untuk memperkuat kapabilitas
                                                                                    teknis.

                                                                                 Penyampaian dengan Kualitas dan Keunggulan
                                                                                 Seluruh proyek diawali dengan analisis bisnis yang
                                                                                 komprehensif dan disampaikan kepada Komite Bank
                                                                                 terkait untuk memperoleh persetujuan. Analisis tersebut
      Investasi tersebut diprioritaskan pada pengembangan                        mencakup tujuan proyek, manfaat yang diharapkan,
      sistem teknologi yang aman dan resilien, perluasan                         tingkat pengembalian investasi, biaya implementasi
      otomatisasi pada proses bisnis inti, serta peningkatan                     dan operasional, kebutuhan sumber daya, serta rencana
      kapabilitas produk dan layanan untuk mendukung                             realisasi manfaat.
      pertumbuhan basis nasabah.
                                                                                 Kerangka manajemen proyek yang terstruktur diterapkan
      Strategi dan Pengembangan 2025                                             pada seluruh inisiatif, mulai dari tahap inisiasi, pelaksanaan
      Pada tahun 2025, strategi Teknologi Informasi dan                          dengan pengendalian dan pengawasan, hingga
      Operasional diselaraskan dengan visi dan misi UOB                          penyelesaian dan masa warranty. Pendekatan yang disiplin
      Indonesia serta dijalankan melalui lima pilar strategis:                   ini memastikan proyek memenuhi kebutuhan fungsional
      1. Penyampaian dengan kualitas dan keunggulan                              dan operasional, serta tetap berada dalam anggaran
      2. Keandalan dan resiliensi operasional “Run the Bank”                     dan jadwal yang telah disetujui. Setiap perbedaan harus
      3. Manajemen risiko dan budaya sadar risiko                                dikomunikasikan untuk memperoleh persetujuan ulangi.
      4. Produktivitas dan efisiensi operasional
      5. Keterlibatan karyawan



108   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 111
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Inovasi dalam Infrastruktur Teknologi Informasi dan             Risiko dan Pengendalian
Keamanan Informasi                                              Manajemen risiko tetap menjadi prioritas utama, didukung
Inisiatif inovasi teknologi difokuskan pada peningkatan         oleh penguatan tata kelola, peningkatan kontrol teknologi,
produktivitas bisnis, penguatan resiliensi operasional,         serta penguatan perlindungan keamanan siber. Langkah-
serta peningkatan efisiensi sistem. Inisiatif utama meliputi:   langkah utama yang dilakukan antara lain:
1. Peningkatan arsitektur data enterprise dan tata kelola       1. Penyelesaian lebih dari 30 kegiatan audit
    data                                                        2. Identifikasi dan asesmen berkelanjutan atas gap
2. Peningkatan konektivitas sistem pembayaran                       Information Security (IS) dan infrastruktur TI melalui
3. Modernisasi sistem Anti Pencucian Uang (APU)                     vulnerability assessment, scanning, penetration testing,
4. Peningkatan resiliensi digital banking untuk nasabah             serta program assurance
    ritel dan korporasi                                         3. Peningkatan inisiatif kesadaran risiko di tingkat
5. Peningkatan kapabilitas sistem Sumber Daya Manusia               manajemen
    (SDM)                                                       4. Penguatan komunikasi kesadaran keamanan serta
6. Modernisasi sistem cabang                                        pelaksanaan uji kesadaran secara berkala kepada
                                                                    karyawan
Upaya inovasi juga mencakup pemenuhan kebutuhan                 5. Pembaruan teknologi yang telah usang untuk
berbasis regulasi serta kebutuhan bisnis melalui berbagai           meningkatkan resiliensi sistem
inisiatif pembaruan teknologi.                                  6. Implementasi alat pemantauan aplikasi, termasuk
                                                                    Geneos
Inisiatif Infrastruktur Teknologi Informasi dan                 7. Peningkatan kualitas pelaporan kepada regulator
Keamanan Informasi
Inisiatif infrastruktur Teknologi Informasi dan Keamanan        Produktivitas dan Efisiensi
Informasi terus dikembangkan untuk mendukung                    Produktivitas staf operasional meningkat lebih dari 15
kebutuhan bisnis yang semakin dinamis. Seluruh inisiatif        persen, sejalan dengan peningkatan volume transaksi
yang direncanakan telah direalisasikan sesuai jadwal,           dan pipeline proyek yang semakin besar. Peningkatan
antara lain:                                                    produktivitas dicapai melalui pengurangan proses
1. Cyber Maturity Assessment oleh Otoritas Jasa Keuangan        manual, otomatisasi pelaporan, serta reviu proses secara
    (OJK) serta Asesmen Ketahanan dan Keamanan Siber            berkala untuk meningkatkan efisiensi, skalabilitas, dan
    dari Bank Indonesia (BI)                                    pengendalian risiko.
2. Inisiatif Cyber Patrol untuk penanganan ancaman
    perjudian online                                            Otomatisasi proses pelaporan terus mengurangi intervensi
3. Sertifikasi ISO 27001:2022 diperluas dengan cakupan          manual dan meningkatkan akurasi laporan. Inisiatif ini juga
    tambahan untuk keamanan fisik pusat data pada               memperkuat kesiapan operasional dalam mendukung
    tahun 2025                                                  peluncuran dan pengelolaan produk konsumer baru,
4. Implementasi Automated Breach and Attack Simulation          termasuk personal loan dan kartu kredit co-brand.
5. Ekspansi Data Center
6. Implementasi Microsoft 365                                   Rekayasa ulang proses secara berkelanjutan pada
7. Perluasan cakupan monitoring aplikasi kritikal               Wholesale Operations menghasilkan berbagai pencapaian
8. Otomatisasi kepatuhan Security Baseline                      penting sepanjang 2025, antara lain sentralisasi proses
9. Pembaruan teknologi pada infrastruktur dan keamanan          administrasi kredit, otomatisasi input data agunan,
    informasi                                                   peningkatan sistem pelaporan regulator, e-matching untuk
                                                                laporan nasabah, Telegraphic Transfer Straight-Through
Infrastruktur TI dan “Run The Bank”                             Processing (STP), rekapitulasi dokumen onboarding, serta
Stabilitas operasional tetap terjaga dengan baik, tercermin     RTGS e-advice pada Trade Operations.
dari tingkat ketersediaan sistem yang secara konsisten
melampaui 99,9 persen. Kinerja pemulihan insiden juga           Untuk semakin memperkuat resiliensi operasional, Bank
tetap kuat, dengan pencapaian Total Resolution Objective        menerapkan operasional split-site dan menjalankan
(TRO) untuk insiden sistem mendekati 100 persen.                Business Continuity Plan (BCP). Disiplin biaya juga tetap
                                                                terjaga sepanjang tahun, dengan realisasi biaya Teknologi
                                                                Informasi berada di bawah anggaran TI tahun 2025 yang
                                                                telah ditetapkan.




                                                                   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   109
Page 112
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Manajemen Sumber Daya Manusia                                              Penghargaan dan Pengakuan
      Pada tahun 2025, Bank terus memprioritaskan                                Pengakuan eksternal utama yang diperoleh:
      pengembangan kapabilitas dan keterlibatan dalam                            1. Dua penghargaan dari JP Morgan untuk US Dollar
      fungsi Teknologi Informasi dan Operasional guna                               Clearing Elite Quality Recognition 2025 (Outstanding
      memperkuat keahlian teknis serta mendukung kinerja                            Achievement)
      yang berkelanjutan. Tingkat keterlibatan tetap tinggi                      2. Tingkat STP MT103 sebesar 99,77
      melalui komunikasi yang frekuen dan terstruktur, yang                      3. Tingkat STP MT202 sebesar 99,98
      berkontribusi pada penurunan tingkat attrisi.                              4. Penghargaan Bank of New York Service Review & STP
                                                                                    Award untuk “Outstanding International TT” (tingkat
      Karyawan didorong untuk berpartisipasi aktif dalam                            STP sebesar 96,43 persen)
      berbagai kegiatan dan kompetisi UOB, guna memperkuat                       5. Dua penghargaan dari Indonesia Operations Banking
      budaya organisasi yang solid. Pola pikir layanan yang                         Summit untuk “Well Implementation Control”
      unggul juga terus ditanamkan di seluruh fungsi, yang                       6. Penghargaan Gold dari Indonesia Contact Center
      tercermin dari tingginya internal Net Promoter Score (NPS).                   Association (ICCA)
                                                                                 7. Penghargaan Tradepass “Cyber Practitioner of the
      Pencapaian Tahun 2025                                                         Year 2025”
      1. Seluruh proyek dan Change Requests (CR) diselesaikan                    8. Penghargaan InfoBank Magazine “Top 200 The Next
          tepat waktu dan sesuai anggaran yang disetujui                            Leaders 2025”
      2. Stabilitas sistem kritikal tetap terjaga dengan                         9. Peringkat Best Among Peers oleh survei Net Promoter
          penurunan frekuensi insiden                                               Score (NPS) Bain & Company untuk Contact Center
      3. Pencapaian tingkat ketersediaan sistem kritikal sebesar                    Net Promoter Score
          99,9 persen
      4. Pemenuhan 100 persen SLA Operasional dan Teknologi                      Fokus Utama 2026
      5. Peningkatan hasil audit tanpa adanya temuan gagal                       Selaras dengan prioritas strategi Bank, fungsi Teknologi
          audit                                                                  Informasi dan Operasional akan terus berfokus pada
      6. Penurunan risiko obsolescence teknologi sebesar 20                      keunggulan layanan, disiplin manajemen risiko, optimalisasi
          persen year-on-year melalui penerapan roadmap                          proses, serta pengembangan sumber daya manusia. Area
      7. Peningkatan produktivitas sebesar 15 persen dengan                      fokus utama meliputi:
          tetap menjaga biaya operasional yang lebih rendah                      1. Menjaga disiplin pengelolaan biaya melalui berbagai
      8. Berbagai inisiatif digitalisasi berjalan sesuai rencana                    inisiatif untuk menurunkan biaya operasional, termasuk
          atau telah diselesaikan untuk meningkatkan efisiensi                      reviu dan perbaikan proses, sentralisasi proses
          operasional                                                               operasional yang serupa, serta peningkatan adopsi
      9. Internal Net Promoter Score (NPS) tetap terjaga di atas                    layanan self-service oleh nasabah.
          95 persen                                                              2. Mempercepat digitalisasi melalui otomatisasi,
      10. Skor Employee Engagement Survey (EES) dipertahankan                       simplifikasi, dan eliminasi proses yang tidak memberikan
          di atas 90 persen selama lima tahun berturut-turut                        nilai tambah.
      11. Perolehan berbagai penghargaan bank-wide (Customer                     3. Menjaga keunggulan operasional dengan kinerja SLA
          Commitments Award, Step Up Pledge Contest, Ideathon,                      yang konsisten tinggi.
          E-Thanks, dan Customer Protection Unit Awards)                         4. Meningkatkan manajemen risiko melalui penguatan
      12. Pelaksanaan Business Continuity, Disaster Recovery,                       first line of defence serta kolaborasi yang lebih erat
          dan Call Tree berjalan dengan sukses                                      dengan second line of defence.
                                                                                 5. Meningkatkan keterlibatan dan kapabilitas karyawan
                                                                                    melalui pembelajaran berkelanjutan.
                                                                                 6. Menjaga ketersediaan sistem dan kualitas layanan.
                                                                                 7. Mendukung implementasi bisnis melalui pelaksanaan
                                                                                    proyek yang tepat waktu, efisien biaya, dan berkualitas
                                                                                    tinggi.
                                                                                 8. Mengelola risiko teknologi secara aktif melalui
                                                                                    peremajaan sistem dan komponen yang telah usang
                                                                                    secara sistematis.
                                                                                 9. Meningkatkan edukasi nasabah terkait fitur self-service
                                                                                    melalui UOB TMRW.


110   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 113
  Analisis dan Pembahasan Manajemen

Tinjauan Keuangan


Analisis Komprehensif Kinerja Keuangan
Tinjauan keuangan ini disusun berdasarkan laporan keuangan UOB Indonesia yang telah disusun dan disajikan
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan
(DSAK). Seluruh informasi dalam laporan keuangan telah disajikan secara lengkap dan benar.

Laporan keuangan UOB Indonesia telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti, dan Surja (firma anggota
dari Ernst & Young Global Limited), dengan opini wajar tanpa modifikasian, yang menyatakan bahwa laporan keuangan
disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya

(disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                    2025           2024                   Naik/(Turun)
     Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya         Miliar         Miliar         Miliar
                                                                                                                Persentase (%)
                                                                   Rupiah         Rupiah         Rupiah
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga                                                      11.367         11.496          (129)                     (1,12)
Beban bunga                                                          (5.354)        (5.652)           298                     (5,27)
PENDAPATAN BUNGA - NETO                                                6.013         5.844             169                      2,89
Pendapatan operasional lainnya
Komisi dan jasa administrasi - neto                                      300            330           (30)                    (9,09)
Keuntungan yang telah direalisasi dan belum direalisasi atas
efek yang dijual dan perubahan nilai wajar efek-efek yang                562            396            166                    41,92
diperdagangkan - neto
Keuntungan transaksi mata uang asing                                     258            198             60                    30,30
Lain-lain - neto                                                         748            729             19                     2,61
Total pendapatan operasional lainnya- neto                             1.868          1.653            215                    13,01
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai
Aset keuangan                                                          (769)         (1.071)          302                   (28,20)
Agunan yang diambil alih                                                   1             (6)            7                  (116,67)
Total pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai                  (768)        (1.077)           309                  (28,69)
Beban operasional lainnya
Gaji dan kesejahteraan karyawan                                      (2.549)        (2.867)           318                    (11,09)
Beban umum dan administrasi                                          (2.676)        (2.945)           269                      (9,13)
Total beban operasional lainnya                                      (5.225)        (5.812)           587                   (10,10)
LABA OPERASIONAL                                                       1.888           608          1.280                   210,53
Pendapatan Non-Operasional
Kerugian penjualan aset tetap, agunan yang diambil alih dan
                                                                           70           (43)            113                (262,79)
properti terbengkalai - neto
Total beban non-operasional                                               70            (43)           113                (262,79)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                               1.958            565          1.393                  246,55
Beban pajak                                                            (429)           (159)         (270)                   169,81
LABA TAHUN BERJALAN                                                    1.529            406          1.123                 276,60
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                                  6          (44)            50                 (113,64)




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   111
Page 114
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




                                                                                  2025          2024              Naik/(Turun)
           Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya                 Miliar        Miliar      Miliar
                                                                                                                           Persentase (%)
                                                                                 Rupiah        Rupiah      Rupiah
      Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan
                                                                                       (1)          10          (11)              (110,00)
      komprehensif lainnya
                                                                                           5       (34)         39                 (114,71)
      Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
      Mutasi sehubungan dengan perubahan nilai wajar investasi
      keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                      978          (189)       1.167                   n.m.
      komprehensif lainnya
      Pajak penghasilan terkait komponen pendapatan komprehensif
                                                                                    (215)           42        (257)                   n.m.
      lainnya
                                                                                     763          (147)        910                    n.m.
      Keuntungan/(kerugian) komprehensif lainnya tahun berjalan
                                                                                     768          (181)        949                    n.m.
      - setelah pajak
      TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                2.297           225       2.072                 920,89
      LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh)                                             125            33          92                 278,79

      Pendapatan Bunga
      Pendapatan bunga diperoleh dari kredit yang diberikan, investasi keuangan dan efek-efek diperdagangkan, piutang
      atas surat berharga yang dibeli dengan janji untuk dijual kembali, penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain,
      serta rekening giro pada Bank Indonesia dan bank lain.

                                                                                  2025          2024               Naik/(Turun)
                                     Pendapatan Bunga                             Miliar        Miliar       Miliar
                                                                                                                       Persentase (%)
                                                                                 Rupiah        Rupiah       Rupiah
      Kredit yang diberikan                                                         8.192         7.944         248                   3,12
      Investasi keuangan dan efek-efek yang diperdagangkan                          2.722          2.773         (51)                (1,84)
      Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali             229           178              51              28,65
      Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                    123            119               4              3,36
      Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                                          101           482        (381)               (79,05)
      Total Pendapatan Bunga                                                       11.367        11.496        (129)                 (1,12)

      Pendapatan bunga pada tahun 2025 sebesar Rp11.367 miliar, menurun sebesar 1,1 persen atau Rp129 miliar
      dibandingkan tahun 2024.

      Penurunan pendapatan bunga terutama disebabkan oleh:
      a. Pendapatan bunga dari piutang atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali menurun sebesar
         Rp381 miliar atau 79,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya;
      b. Pendapatan bunga dari investasi keuangan dan efek-efek yang diperdagangkan menurun sebesar Rp51 miliar
         atau 1,8 persen; dan
      c. Penurunan tersebut diimbangi oleh pendapatan bunga dari kredit yang meningkat sebesar Rp248 miliar atau 3,1
         persen sebagai dampak dari peningkatan saldo rata-rata pada tahun 2025.




112   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 115
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Beban Bunga
Beban bunga diperoleh dari deposito berjangka, giro, tabungan, premi atas penjaminan Pemerintah, surat utang
yang diterbitkan, simpanan dan pinjaman dari bank lain, kewajiban atas surat berharga yang dijual dengan janji
dibeli kembali, dan setoran jaminan.
                                                                       2025           2024                   Naik/(Turun)
                           Beban Bunga                                 Miliar         Miliar         Miliar
                                                                                                                  Persentase (%)
                                                                      Rupiah         Rupiah         Rupiah
Deposito berjangka                                                        2.421          2.700           (279)                (10,33)
Giro                                                                       1.129         1.028             101                    9,82
Tabungan                                                                    926            823             103                  12,52
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
                                                                            323            470           (147)                (31,28)
kembali
Premi penjaminan Pemerintah                                                 259            246               13                  5,28
Simpanan dan pinjaman dari bank lain                                        179             196            (17)                 (8,67)
Efek utang yang diterbitkan                                                   89            126            (37)               (29,37)
Setoran jaminan                                                               28             63            (35)               (55,56)
Total Beban Bunga                                                        5.354           5.652          (298)                  (5,27)

Beban bunga pada tahun 2025 sebesar Rp5.354 miliar, menurun sebesar 5,3 persen atau Rp298 miliar dibandingkan
tahun 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh lebih rendahnya beban bunga atas liabilitas dari surat berharga
yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp147 miliar serta penurunan beban bunga dari dana pihak ketiga
(deposito berjangka) sejalan dengan biaya dana yang lebih rendah pada tahun 2025.


Pendapatan Operasional Lainnya

                                                                       2025           2024                  Naik/(Turun)
                   Pendapatan Operasional Lainnya                      Miliar         Miliar         Miliar
                                                                                                                  Persentase (%)
                                                                      Rupiah         Rupiah         Rupiah
Komisi dan jasa administrasi - neto                                         300            330            (30)                  (9,09)
Keuntungan yang telah direalisasi dan belum direalisasi atas
efek-efek yang dijual dan perubahan nilai wajar efek- efek yang             562            396             166                  41,92
diperdagangkan - neto
Keuntungan transaksi mata uang asing                                        258             198             60                 30,30
Lain-lain - neto                                                            748             729              19                   2,61
Total Pendapatan Operasional Lainnya - neto                              1.868           1.653             215                  13,01

Pendapatan operasional lainnya pada tahun 2025 sebesar Rp1.868 miliar, meningkat sebesar Rp215 miliar atau 13,0
persen dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini terutama berasal dari kenaikan keuntungan realisasi dan belum
terealisasi atas penjualan efek serta perubahan nilai wajar efek yang diperdagangkan – neto, dari Rp396 miliar pada
tahun 2024 menjadi Rp562 miliar pada tahun 2025, serta peningkatan keuntungan dari transaksi valuta asing dari
Rp198 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp258 miliar pada tahun 2025.




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   113
Page 116
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Beban Operasional
      Beban operasional terdiri dari pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai, gaji dan kesejahteraan karyawan,
      serta biaya umum dan administrasi.


                                                                                 2025          2024              Naik/(Turun)
                                     Beban Operasional
                                                                                  Miliar        Miliar      Miliar
                                                                                                                         Persentase (%)
                                                                                 Rupiah        Rupiah      Rupiah
      Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai
      Aset keuangan                                                                 (769)        (1.071)       302               (28,20)
      Agunan yang diambil alih                                                             1         (6)             7          (116,67)
      Total pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai                        (768)        (1.077)        309              (28,69)
      Beban operasional lainnya
      Gaji dan kesejahteraan karyawan                                             (2.549)       (2.867)         318              (11,09)
      Beban umum dan administrasi                                                 (2.676)       (2.945)        269                 (9,13)
      Total beban operasional lainnya                                             (5.225)       (5.812)        587               (10,10)
      Total beban operasional                                                     (5.993)      (6.889)         896               (13,01)

      Beban operasional pada tahun 2025 sebesar Rp5.993 miliar, menurun sebesar Rp896 miliar atau 13,0 persen
      dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini terutama disebabkan oleh:
      a. Penurunan beban gaji dan kesejahteraan karyawan sebesar Rp318 miliar;
      b. Penurunan beban pencadangan atas kredit sebesar Rp302 miliar sejalan dengan perbaikan kualitas aset; dan
      c. Penurunan beban umum dan administrasi sebesar Rp269 miliar.

      Laba Sebelum Pajak
      Pada tahun 2025, laba sebelum pajak sebesar Rp1.958 miliar, meningkat sebesar 246,6 persen atau Rp1.393 miliar
      dari Rp565 miliar pada tahun 2024.

      Beban Pajak
      Beban pajak pada tahun 2025 sebesar Rp429 miliar, meningkat sebesar 169,8 persen atau Rp270 miliar dari Rp159
      miliar pada tahun 2024.


                                                                                 2025          2024              Naik/(Turun)
                                         Beban Pajak                              Miliar        Miliar      Miliar
                                                                                                                         Persentase (%)
                                                                                 Rupiah        Rupiah      Rupiah
      Pajak Lancar                                                                  (104)          (16)        (88)             550,00
      Pajak Tangguhan                                                               (325)         (143)       (182)              127,27
      Total                                                                         (429)         (159)       (270)              169,81

      Laba Tahun Berjalan
      Laba tahun berjalan UOB Indonesia pada tahun 2025 sebesar Rp1.529 miliar, meningkat sebesar 276,6 persen atau
      Rp1.123 miliar dibandingkan Rp406 miliar pada tahun 2024.

      Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
      Laba komprehensif tahun berjalan pada tahun 2025 sebesar Rp2.297 miliar, meningkat sebesar 920,9 persen atau
      Rp2.072 miliar dari Rp225 miliar pada tahun 2024.




114   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 117
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Laporan Posisi Keuangan
Total aset UOB Indonesia pada tahun 2025 sebesar Rp170.499 miliar, meningkat sebesar 9,2 persen atau Rp14.357
miliar dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini terutama berasal dari kenaikan kredit – neto sebesar Rp11.505 miliar.

                                                                2025             2024                     Naik/(Turun)
                           Aset                                 Miliar           Miliar            Miliar
                                                                                                               Persentase (%)
                                                               Rupiah           Rupiah            Rupiah
Kas                                                                   643              682               (39)            (5,72)
Giro pada Bank Indonesia                                             7.116           5.799              1.317             22,71
Giro pada bank lain - neto                                         1.000               822                178             21,65
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto                   408            3.657          (3.249)            (88,84)
Efek-efek yang diperdagangkan                                       3.753           2.307              1.446             62,68
Investasi keuangan - neto                                         37.274          32.453               4.821             14,86
Tagihan derivatif                                                   1.605           2.062              (457)            (22,16)
Kredit yang Diberikan - neto                                     107.957          96.452             11.505               11,93
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji
                                                                   1.704              1.653                51                   3,09
dijual kembali - neto
Tagihan akseptasi - neto                                           2.590             2.418                172                    7,11
Aset pajak tangguhan - neto                                          100               642             (542)                (84,42)
Aset tetap dan aset hak guna – Nilai buku                          2.537             2.940             (403)                 (13,71)
Aset tidak berwujud - neto                                         1.065             1.097               (32)                 (2,92)
Aset lain-lain - neto                                              2.747              3.158             (411)                (13,01)
Total Aset                                                      170.499           156.142            14.357                     9,19


Aset Lancar
Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain – neto, penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain – neto, efek-efek yang diperdagangkan, investasi keuangan – neto, tagihan derivatif, kredit – neto,
tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali – neto, serta tagihan akseptasi – neto.

Aset lancar meningkat dari Rp148.305 miliar menjadi Rp164.050 miliar pada tahun 2025 atau meningkat sebesar 10,6
persen. Peningkatan kredit menjadi faktor utama kenaikan aset lancar tersebut.




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   115
Page 118
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Efek-Efek
      Berdasarkan jenisnya, efek-efek bruto terdiri dari efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar melalui
      penghasilan komprehensif lain, dan biaya perolehan diamortisasi. Pada akhir tahun 2025, masing-masing tercatat
      sebesar Rp3.753 miliar, Rp29.753 miliar, dan Rp7.541 miliar, dengan komposisi masing-masing sebesar 9,1 persen, 72,5
      persen, dan 18,4 persen terhadap total efek-efek bruto. Komposisi kepemilikan efek-efek tersebut merupakan bagian
      dari strategi Bank dalam mengelola kelebihan likuiditas.

                                                                                  2025        2024               Naik/(Turun)
                                        Efek-Efek                                 Miliar      Miliar
                                                                                                        Miliar Rupiah     Persentase (%)
                                                                                 Rupiah      Rupiah
      Efek-efek yang Diperdagangkan
      Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                                               2.633       1.395           1.238              88,75
      Obligasi Pemerintah                                                            848          326              522            160,12
      Sukuk                                                                          244          331             (87)           (26,28)
      Obligasi Korporasi                                                               28         255            (227)           (89,02)
                                                                                    3.753      2.307            1.446             62,68
      Investasi Keuangan
      Pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya
      Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                                               3.105     7.853            (4.748)           (60,46)
      Obligasi Pemerintah                                                          25.257    13.704             11.553             84,30
      Obligasi Korporasi                                                              767       638                129             20,22
      Sukuk                                                                           574       729              (155)            (21,26)
      Bank Indonesia Floating Rate Note                                                50         -                 50           100,00
                                                                                   29.753    22.924             6.829              29,79
      Diukur pada biaya perolehan yang diamortisas
      Obligasi Pemerintah                                                           6.379      7.094              (715)          (10,08)
      Wesel ekspor berjangka                                                         1.137     2.230           (1.093)            (49,01)
      Sukuk                                                                             25       221             (196)           (88,69)
                                                                                    7.541      9.545           -2.004            (21,00)
      Total                                                                       41.047     34.776             6.271              18,03
      Cadangan kerugian penurunan nilai                                               (20)       (16)              (4)             25,00
      Total - neto                                                                41.027     34.760             6.267              18,03

      Kredit yang Diberikan
      Kredit neto UOB Indonesia pada tahun 2025 sebesar Rp107.957 miliar dengan total kredit bruto sebesar Rp111.782
      miliar. UOB Indonesia menjalankan kegiatan usaha dengan menerapkan prinsip kehati-hatian secara ketat dalam
      penyaluran kredit sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakpastian global.




116   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 119
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Kredit yang Diberikan berdasarkan Mata Uang
Mayoritas kredit berasal dari kredit dalam Rupiah yang berkontribusi sebesar 65,9 persen dari total portofolio kredit
pada tahun 2025 atau sebesar Rp73.641 miliar. Sementara itu, kredit dalam mata uang asing mencakup 34,1 persen
dari total kredit atau sebesar Rp38.141 miliar pada tahun 2025.

                                                                   2025           2024                      Naik/(Turun)
        Kredit yang Diberikan berdasarkan Mata Uang                Miliar         Miliar
                                                                                                Miliar Rupiah        Persentase (%)
                                                                  Rupiah         Rupiah
Rupiah                                                              73.641         70.821                  2.820                    3.98
Mata uang asing                                                     38.141         29.591                  8.550                  28.89
Total Kredit yang Diberikan                                        111.782       100.412                  11.370                   11.32
Suku bunga kontrak rata-rata
Rupiah                                                              8,37%           9,09%
Mata uang asing                                                     5,15%           6,17%

Kredit yang Diberikan berdasarkan Jenis
Berdasarkan jenisnya, kontributor terbesar terhadap total kredit adalah kredit modal kerja yang mencakup 79,0 persen
dari total kredit, diikuti oleh kartu kredit, kredit investasi, dan kredit pemilikan rumah. Kredit modal kerja berkontribusi
sebesar 79,0 persen atau Rp88.284 miliar, meningkat sebesar 15,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

                                                                    2025              2024                    Naik/(Turun)
           Kredit yang Diberikan berdasarkan Jenis                  Miliar            Miliar            Miliar       Persentase
                                                                   Rupiah            Rupiah            Rupiah            (%)
Modal kerja                                                          88.284             76.148             12.136            15,94
Kartu kredit                                                            8.752             9.260             (508)           (5,49)
Investasi                                                               7.893             7.683                210            2,73
Kepemilikan rumah                                                       6.087             6.415             (328)            (5,11)
Multiguna                                                                 701               835              (134)         (16,05)
Kendaraan bermotor                                                         65                71                 (6)         (8,45)
Total Kredit yang Diberikan                                          111.782           100.412            11.370             11,32

Kredit yang Diberikan berdasarkan Segmentasi Bisnis
Segmen Wholesale Banking berkontribusi sebesar 86,0 persen terhadap total kredit UOB Indonesia pada tahun
2025, sedangkan segmen Consumer Banking berkontribusi sebesar 14,0 persen dari total kredit. Per 31 Desember
2025, saldo kredit dari segmen Wholesale Banking dan Consumer Banking masing-masing sebesar Rp96.177 miliar
dan Rp15.605 miliar.

                                                                    2025              2024                   Naik/(Turun)
    Kredit yang Diberikan berdasarkan Segmentasi Bisnis             Miliar            Miliar            Miliar      Persentase
                                                                   Rupiah            Rupiah            Rupiah           (%)
Wholesale Banking                                                      96.177           83.828            12.349            14,73
Consumer Banking                                                      15.605            16.584              (979)          (5,90)
Total Kredit yang Diberikan                                          111.782           100.412            11.370            11,32




                                                                   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   117
Page 120
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Kredit yang Diberikan berdasarkan Sektor Ekonomi
      Berdasarkan total kredit menurut sektor ekonomi, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar terhadap total
      kredit dengan porsi sebesar 26,2 persen atau setara dengan Rp29.319 miliar. Sektor perdagangan besar dan eceran
      menempati posisi kedua dengan porsi sebesar 23,7 persen atau setara dengan Rp26.461 miliar.

      Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit pada tahun 2025 sebesar Rp3.825 miliar, menurun sebesar 3,4 persen
      atau Rp135 miliar dibandingkan Rp3.960 miliar pada tahun 2024.

                                                                                  2025           2024                Naik/(Turun)
             Kredit yang Diberikan berdasarkan Sektor Ekonomi                     Miliar         Miliar        Miliar       Persentase
                                                                                 Rupiah         Rupiah        Rupiah            (%)
      Industri pengolahan                                                            29.319        24.247          5.072            20.92
      Perdagangan besar dan eceran                                                  26.461         20.201          6.260            30.99
      Rumah tangga                                                                  15.605          16.583         (978)            (5.90)
      Penambangan dan penggalian                                                      9.210          11.541      (2.331)          (20.20)
      Kegiatan keuangan dan asuransi                                                  6.821          7.500          (679)           (9.05)
      Informasi dan komunikasi                                                        5.996           2.197        3.799           172.92
      Pertanian, kehutanan, dan perikanan                                             4.616          4.544             72             1.58
      Transportasi dan pergudangan                                                   4.060            3.751          309              8.24
      Perumahan                                                                       3.327          2.980            347            11.64
      Penyedia akomodasi dan makanan dan minuman                                      1.859           1.944          (85)           (4.37)
      Pengadaan listrik, gas, dan air                                                 1.636             373        1.263           338.61
      Konstruksi bangunan                                                             1.281           3.182      (1.901)           (59.74)
      Lain-lain                                                                        1.591          1.369           222            16.22
      Total Kredit yang Diberikan                                                  111.782        100.412        11.370              11.32
      Cadangan kerugian penurunan nilai                                             (3.825)        (3.960)          (135)           (3.41)
      Total Kredit yang Diberikan - neto                                           107.957         96.452        11.505              11.93

      Kredit Bermasalah
      Kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) masing-masing tercatat sebesar Rp2.012 miliar dan Rp2.055 miliar
      pada tahun 2025 dan 2024. Penurunan NPL merupakan hasil dari strategi Bank dalam mengelola risk appetite kredit
      serta penerapan prinsip kehati-hatian. Kredit berdasarkan kolektibilitas per 31 Desember 2025 dan 2024 adalah
      sebagai berikut:

                                                                                  2025           2024               Naik/(Turun)
               Kredit yang Diberikan berdasarkan Kolektibilitas                   Miliar         Miliar        Miliar      Persentase
                                                                                 Rupiah         Rupiah        Rupiah           (%)
      Lancar                                                                       106.398         94.448         11,950            12.65
      Dalam perhatian Khusus                                                           3.372         3.909         (537)          (13.74)
      Kurang Lancar                                                                      147           295         (148)          (50.17)
      Diragukan                                                                           177          445         (268)         (60.22)
      Macet                                                                            1.688          1.315           373           28.37
      Total Kredit yang Diberikan                                                   111.782       100.412        11,370             11.32
      Kredit Bermasalah                                                                2.012         2.055           (43)          (2.09)
      NPL Bruto                                                                      1.80%          2.05%
      NPL Neto                                                                        1.02%          1.11%




118   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 121
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Pada tahun 2025, rasio NPL bruto menurun sebesar 0,3 persen poin, dari 2,1 persen pada tahun 2024 menjadi 1,8
persen pada tahun 2025. Rasio NPL neto juga menurun sebesar 0,1 persen poin, dari 1,1 persen pada tahun 2024
menjadi 1,0 persen pada tahun 2025. Bank mampu menjaga kualitas aset dengan baik, sebagaimana tercermin dari
rasio NPL yang berada jauh di bawah batas maksimum sebesar 5,00 persen yang ditetapkan oleh Regulator.

Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Kredit
Cadangan kerugian penurunan nilai atas kredit pada tahun 2025 sebesar Rp3.825 miliar, menurun sebesar 3,4 persen
atau Rp135 miliar dibandingkan Rp3.960 miliar pada tahun 2024. Cadangan yang dibentuk dinilai memadai untuk
menutup potensi kerugian yang timbul dari kredit yang tidak tertagih.

Aset Tidak Lancar
Aset tidak lancar terdiri dari aset pajak tangguhan, aset tetap dan aset hak-guna, aset tidak berwujud, dan aset
lainnya.

Pada tahun 2025, aset tidak lancar menurun sebesar Rp1.388 miliar atau 17,7 persen.

Aset Tidak Berwujud
Per tahun 2025, UOB Indonesia memiliki saldo aset tidak berwujud – neto sebesar Rp1.065 miliar. Aset tidak berwujud
tersebut timbul dari akuisisi bisnis konsumer dari Citi pada tahun 2023. Aset tidak berwujud tersebut terdiri dari
goodwill dan aset tidak berwujud lainnya yang terkait dengan transaksi tersebut.

Liabilitas
Mayoritas liabilitas UOB Indonesia berasal dari simpanan nasabah non-bank yang berkontribusi sebesar 88,7 persen
terhadap total liabilitas pada tahun 2025.

Total liabilitas UOB Indonesia meningkat dari Rp138.316 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp150.375 miliar, atau
meningkat sebesar 8,7 persen atau Rp12.059 miliar. Peningkatan ini terutama berasal dari kenaikan simpanan nasabah
sebesar Rp16.401 miliar.

                                                               2025              2024                   Naik/(Turun)
                         Liabilitas                            Miliar            Miliar            Miliar      Persentase
                                                              Rupiah            Rupiah            Rupiah           (%)
Liabilitas segera                                                    441               504               (63)        (12,50)
Simpanan nasabah                                                133.313           116.912            16.401            14,03
Simpanan bank lain                                                 3.795            4.440              (645)         (14,53)
Bunga yang masih harus dibayar                                       189               196                (7)          (3,57)
Utang pajak                                                           141              105                 36          34,29
Derivatif yang masih harus dibayar                                 1.462             2.226             (764)         (34,32)
Akseptasi yang masih harus dibayar                                 2.005             2.307             (302)         (13,09)
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji            3.525             5.576           (2.051)         (36,78)
dibeli kembali
Liabilitas atas imbalan kerja                                       359                439               (80)               (18,22)
Efek utang yang diterbitkan - neto                                  945              1.042               (97)                 (9,31)
Liabilitas lain-lain                                              4.200              4.569              (369)                (8,08)
Total Liabilitas                                                150.375            138.316            12.059                   8,72




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   119
Page 122
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Simpanan Nasabah
      Simpanan nasabah terdiri dari giro, tabungan, dan deposito berjangka. Pada tahun 2025, simpanan dari nasabah
      sebesar Rp133.313 miliar, meningkat sebesar 14,0 persen dari Rp116.912 miliar pada tahun 2024. Giro, tabungan, dan
      deposito berjangka masing-masing meningkat sebesar Rp6.944 miliar atau 21,6 persen, Rp5.524 miliar atau 15,8
      persen, dan Rp3.933 miliar atau 7,9 persen. Peningkatan simpanan dari nasabah sejalan dengan strategi Bank dalam
      menangkap konektivitas di kawasan ASEAN.

                                                                                  2025         2024               Naik/(Turun)
                                 Simpanan Nasabah                                 Miliar       Miliar        Miliar      Persentase
                                                                                 Rupiah       Rupiah        Rupiah           (%)
      Giro                                                                          39.079        32.135         6.944           21,61
      Tabungan                                                                     40.600        35.076          5.524           15,75
      Deposito berjangka                                                            53.634       49.701          3.933            7,91
      Total Simpanan Nasabah                                                       133.313      116.912        16.401           14,03

      Simpanan Nasabah berdasarkan Mata Uang
      Komposisi simpanan nasabah dalam Rupiah dan mata uang asing pada tahun 2025 masing-masing sebesar 65,3
      persen dan 34,7 persen. Simpanan nasabah dalam Rupiah tercatat sebesar Rp87.057 miliar pada tahun 2025, meningkat
      sebesar 8,7 persen dibandingkan posisi tahun 2024. Dana pihak ketiga dalam mata uang asing meningkat sebesar
      25,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

                                                                                  2025         2024               Naik/(Turun)
                 Simpanan Nasabah berdasarkan Mata Uang                           Miliar       Miliar        Miliar      Persentase
                                                                                 Rupiah       Rupiah        Rupiah           (%)
      Rupiah                                                                        87.057       80.102          6.955            8,68
      Mata uang asing                                                               46.256       36.810          9.446           25,66
      Total                                                                        133.313      116.912        16.401           14,03

      Simpanan dari Bank Lain
      Simpanan dari bank lain sebesar Rp3.795 miliar, menurun sebesar 14,5 persen atau Rp645 miliar dari Rp4.440 miliar
      pada tahun 2024. Penurunan simpanan dari bank lain terutama disebabkan oleh penurunan call money sebesar
      Rp616 miliar.

                                                                                  2025         2024                Naik/(Turun)
                              Simpanan dari Bank Lain                             Miliar       Miliar        Miliar       Persentase
                                                                                 Rupiah       Rupiah        Rupiah            (%)
      Call Money                                                                      3.738        4.354          (616)          (14,15)
      Giro                                                                               45           56            (11)        (19,64)
      Tabungan                                                                            2            11            (9)        (81,82)
      Deposito berjangka                                                                 10           19             (9)         (47,37)
      Total                                                                           3.795       4.440          (645)          (14,53)




120   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 123
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Simpanan dari Bank Lain berdasarkan Mata Uang
Simpanan dari bank lain dalam Rupiah meningkat sebesar 46,3 persen atau Rp936 miliar menjadi Rp2.960 miliar
pada tahun 2025. Komposisi simpanan dalam Rupiah dan mata uang asing masing-masing sebesar 78,0 persen
dan 22,0 persen pada tahun 2025.

                                                                 2025              2024                   Naik/(Turun)
     Simpanan dari Bank Lain Berdasarkan Mata Uang               Miliar            Miliar            Miliar      Persentase
                                                                Rupiah            Rupiah            Rupiah           (%)
Rupiah                                                               2.960             2.024               936           46,25
Mata uang asing                                                        835             2.416           (1.581)         (65,44)
Total                                                                3.795            4.440              (645)         (14,53)

Efek Utang yang Diterbitkan
Efek utang yang diterbitkan sebesar Rp945 miliar, menurun sebesar 9,3 persen atau Rp97 miliar dari Rp1.042 miliar pada
tahun 2024. Penurunan tersebut disebabkan oleh pelunasan pokok Efek Utang Berkelanjutan Bank UOB Indonesia
IV Tahap I Tahun 2024 sebesar Rp100.000.000.000 (nilai penuh) yang jatuh tempo pada 6 Juli 2025.

Ekuitas
Total ekuitas UOB Indonesia pada tahun 2025 sebesar Rp20.124 miliar, meningkat sebesar 12,9 persen atau Rp2.298
miliar dari Rp17.826 miliar pada tahun 2024. Peningkatan ekuitas tersebut berasal dari laba ditahan tahun 2025.

                                                                 2025              2024                   Naik/(Turun)
                          Ekuitas                                Miliar            Miliar            Miliar      Persentase
                                                                Rupiah            Rupiah            Rupiah           (%)
Modal saham                                                          3.057             3.057                 -            0,00
Tambahan modal disetor - neto                                        4.939             4.939                 -            0,00
Penghasilan komprehensif lainnya                                       479             (289)               768         (265,74)
Laba ditahan
  Telah ditentukan penggunanya                                         156               152                   4                 2,63
  Belum ditentikan penggunanya                                      11.493             9.967               1.526                15,31
Total Ekuitas                                                      20.124             17.826              2.298                12,89

Pada tahun 2025, tidak terdapat pembayaran dividen.
Kebijakan Bank adalah menjaga struktur permodalan yang memadai dan efisien untuk mendukung pertumbuhan bisnis.




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   121
Page 124
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Laporan Arus Kas
      Laporan Arus Kas diklasifikasikan berdasarkan aktivitas operasional, investasi, dan pendanaan.

      Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, serta penempatan pada Bank
      Indonesia dan bank lain dengan jangka waktu jatuh tempo 3 bulan atau kurang sejak tanggal perolehan, sepanjang
      tidak dijaminkan untuk pinjaman maupun dibatasi penggunaannya.

                                                                                  2025         2024              Naik/(Turun)
                                        Arus Kas                                  Miliar       Miliar       Miliar      Persentase
                                                                                 Rupiah       Rupiah       Rupiah           (%)
      Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas                             2.649      (1.718)        4.367         (254,19)
      operasi
      Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas                           (3.932)       3.640       (7.572)        (208,02)
      investasi
      Kas neto (digunakan untuk) aktivitas pendanaan                                  (192)       (511)           319         (62,43)
      Kenaikan/(penurunan) neto Kas dan Setara Kas                                 (1.475)        1.411      (2.886)        (204,54)
      Pengaruh neto perubahan kurs pada Kas dan Setara Kas                              121         107            14           13,08
      Kas dan Setara Kas awal tahun                                                15.464       13.946          1.518           10,88
      Kas dan Setara Kas akhir tahun                                                14.110      15.464        (1.354)          (8,76)

      Arus Kas Bersih dari/(Digunakan untuk) Aktivitas Operasi
      Arus kas bersih dari aktivitas operasional meningkat sebesar Rp4.367 miliar, dari (Rp1.718) miliar pada tahun 2024
      menjadi Rp2.649 miliar pada tahun 2025. Peningkatan ini terutama berasal dari kenaikan pergerakan tabungan dan
      deposito berjangka.

      Arus Kas Bersih (Digunakan untuk)/dari Aktivitas Investasi
      Arus kas bersih dari aktivitas investasi meningkat sebesar Rp7.572 miliar, dari Rp3.640 miliar pada tahun 2024 menjadi
      (Rp3.932) miliar pada tahun 2025.

      Peningkatan ini terutama disebabkan oleh pembelian investasi keuangan dari Rp4.504 miliar pada tahun 2024
      menjadi (Rp3.477) miliar pada tahun 2025.

      Arus Kas Bersih (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan
      Arus kas bersih dari aktivitas pendanaan menurun sebesar Rp319 miliar, dari (Rp511) miliar pada tahun 2024 menjadi
      (Rp192) miliar pada tahun 2025.

      Penurunan penggunaan kas dalam aktivitas pendanaan disebabkan oleh lebih rendahnya pelunasan efek utang
      yang jatuh tempo pada tahun 2025 serta tidak adanya penerbitan efek baru oleh Bank pada tahun 2025.




122   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 125
  Analisis dan Pembahasan Manajemen




Rasio Keuangan
(dalam Persentase, kecuali dinyatakan lain)
                            Rasio Keuangan                                                  2025                        2024
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                                                             19,15                        16,51
Kredit bermasalah (NPL) - Bruto                                                                       1,80                          2,05
Kredit bermasalah (NPL) - Neto                                                                         1,02                          1,11
Return on Assets (ROA)                                                                                  1,17                        0,35
Return on Equity (ROE)                                                                                8,67                          2,55
Net Interest Margin (NIM)                                                                              3,81                         3,92
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)                                             86,39                        95,64
Loans to Deposit Ratio (LDR)                                                                         83,85                        85,89
Giro Wajib Minimum (GWM):
GWM Rupiah
   GWM harian                                                                                         9,07                         7,52
   GWM rata-rata                                                                                     10,06                          9,11
   Penyangga Likuiditas Makroprudensial                                                              41,86                        37,98
   Rasio Intermediasi Makroprudensial                                                                78,83                        88,83
GWM Mata uang asing
   GWM harian                                                                                          4,16                         4,17
   GWM rata-rata                                                                                       4,12                         4,14
Posisi Devisa Neto (PDN)                                                                               3,95                         5,36

Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                       Return on Equity (ROE)
Pada tahun 2025, rasio KPMM meningkat sebesar 2,7               Pada tahun 2025, imbal hasil atas ekuitas (ROE) meningkat
persen poin, dari 16,5 persen pada tahun 2024 menjadi           sebesar 6,1 persen poin, dari 2,6 persen pada tahun 2024
19,2 persen pada tahun 2025, terutama disebabkan oleh           menjadi 8,7 persen pada tahun 2025.
peningkatan modal inti.
                                                                Peningkatan ROE didorong oleh kenaikan laba tahun
Pada tahun 2025 dan 2024, Bank telah memenuhi                   berjalan sebesar 276,6 persen atau Rp1.123 miliar.
ketentuan regulator terkait rasio kecukupan modal.
                                                                Net Interest Margin (NIM)
Rasio Kredit Bermasalah (NPL)                                   NIM pada tahun 2025 dan 2024 masing-masing sebesar
Pada tahun 2025, rasio NPL bruto menurun sebesar 0,3            3,8 persen dan 3,9 persen, menurun sebesar 0,1 persen poin.
persen poin, dari 2,1 persen pada tahun 2024 menjadi 1,8
persen pada tahun 2025.                                         Rasio Beban Operasional terhadap
                                                                Pendapatan Operasional (BOPO)
Rasio NPL neto juga menurun sebesar 0,1 persen poin, dari 1,1
persen pada tahun 2024 menjadi 1,0 persen pada tahun 2025.      Rasio BOPO menurun sebesar 9,2 persen poin menjadi
                                                                86,4 persen pada tahun 2025 dibandingkan 95,6 persen
Kredit bermasalah tercatat sebesar Rp2.012 miliar dan           pada tahun 2024.
Rp2.055 miliar masing-masing pada tahun 2025 dan 2024.
                                                                Loan to Deposit Ratio (LDR)
Return on Assets (ROA)                                          LDR yang digunakan untuk mengidentifikasi sejauh mana
Pada tahun 2025, ROA meningkat sebesar 0,8 persen               penyaluran kredit Bank didanai oleh simpanan nasabah,
poin, dari 0,4 persen pada tahun 2024 menjadi 1,2 persen        tercatat sebesar 83,9 persen pada tahun 2025, menurun
pada tahun 2025.                                                sebesar 2,0 persen poin dibandingkan 85,9 persen pada
                                                                tahun 2024.
Peningkatan ROA didorong oleh kenaikan laba sebelum
pajak sebesar 246,6 persen atau Rp1.393 miliar.


                                                                   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   123
Page 126
        Analisis dan Pembahasan Manajemen




      Giro Wajib Minimum (GWM)
      Bank diwajibkan untuk memenuhi Giro Wajib Minimum (GWM) dalam Rupiah untuk perbankan konvensional serta
      GWM dalam mata uang asing untuk transaksi valuta asing.

      Pada tahun 2025 dan 2024, Bank telah memenuhi ketentuan regulator terkait GWM.

      Posisi Devisa Neto (PDN)
      Pada tahun 2025 dan 2024, Bank telah memenuhi ketentuan regulator terkait Posisi Devisa Neto (PDN) dan tidak
      terdapat pelanggaran.

      Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
      Pada tahun 2025 dan 2024, Bank telah memenuhi ketentuan regulator terkait Batas Maksimum Pemberian Kredit
      (BMPK), baik kepada pihak terkait maupun pihak tidak terkait.


      Belanja Modal
      Perikatan Material dan Investasi Barang Modal
      Total belanja modal menurun sebesar 0,1 persen atau Rp1 miliar, dari Rp951 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp950
      miliar pada tahun 2025.

      Investasi belanja modal digunakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi, serta pengadaan peralatan
      kantor guna mendukung kebutuhan operasional Bank.

                                                                                  2025          2024              Naik/(Turun)
                                    Belanja Modal                                 Miliar        Miliar       Miliar      Persentase
                                                                                 Rupiah        Rupiah       Rupiah           (%)
      Penambahan melalui pembelian aset tetap                                            551         866          (315)         -36,37
      Penambahan aset tetap melalui reklasifikasi aset dalam                           348             43          305         709,30
      proses pembangunan
      Penambahan aset hak guna                                                          51            42            9           21,43
      Total                                                                            950           951           (1)          -0,11

      Kebijakan Permodalan
      Struktur Permodalan
      Bank berupaya untuk menjaga tingkat permodalan yang memadai guna mendukung kegiatan usaha dan pertumbuhan,
      memenuhi ketentuan permodalan regulator setiap saat, serta mempertahankan peringkat kredit yang baik.

      Bank juga berupaya untuk menjaga struktur permodalan yang efisien, mengoptimalkan biaya permodalan secara
      keseluruhan, serta memberikan imbal hasil dividen yang berkelanjutan kepada pemegang saham.

      Tujuan tersebut dicapai melalui Kerangka Manajemen Permodalan Bank yang menetapkan target permodalan dan risk
      appetite, termasuk melalui Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP). Batasan risk appetite permodalan
      tahunan disahkan oleh Risk Management Committee (RMC) dan disetujui oleh Dewan Komisaris.

      Per akhir tahun 2025, total modal Bank sebesar Rp20.314 miliar dengan CAR sebesar 19,2 persen. Modal inti (Tier 1)
      Bank mencakup 92,9 persen dari total modal Bank dengan rasio kecukupan modal inti (Tier 1) sebesar 17,8 persen.

      Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada “GCG – Tabel Eksposur Risiko #4 Komposisi Permodalan”.




124   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 127
 Analisis dan Pembahasan Manajemen




Komitmen Material atas Investasi                         Informasi Keuangan atas Kejadian
Belanja Modal                                            Luar Biasa
Bank memiliki sejumlah komitmen material terkait         UOB Indonesia tidak mengalami kejadian luar biasa yang
investasi barang modal, yang terutama ditujukan untuk    berdampak material terhadap kinerja keuangan pada
pengembangan infrastruktur teknologi informasi guna      tahun 2025.
mendukung pengembangan bisnis Perseroan. Biaya atas
komitmen material tersebut menggunakan dana internal     Informasi Material atas Transaksi yang
Bank. Tagihan dan pembayaran atas investasi barang
modal sebagian besar menggunakan mata uang Rupiah        Mengandung Benturan Kepentingan
untuk meminimalkan risiko nilai tukar.                   dan/atau Transaksi Material dengan
                                                         Pihak Berelasi
Dampak Perubahan Peraturan
terhadap Kinerja Bank                                    Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat transaksi yang
                                                         dapat dikategorikan sebagai transaksi yang mengandung
Perubahan peraturan tidak memberikan dampak yang         benturan kepentingan.
signifikan terhadap kinerja Bank.
                                                         Pada tahun 2025, dalam menjalankan kegiatan usahanya,
                                                         UOB Indonesia melakukan sejumlah transaksi dengan pihak
Standar Akuntansi yang Telah                             berelasi, termasuk penyaluran kredit dan penghimpunan
Diterbitkan namun Belum Berlaku                          simpanan dari nasabah. Untuk informasi lebih lanjut,
Efektif                                                  silakan merujuk pada Catatan No. 37 dalam Catatan atas
                                                         Laporan Keuangan.
Standar dan interpretasi yang telah diterbitkan oleh
Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK), namun belum     Kebijakan Dividen dan Penggunaan
berlaku efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan,   Laba Bersih
diungkapkan sebagai berikut.
                                                         Pembagian dividen dilakukan berdasarkan keputusan
Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2026         dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dengan
• PSAK 107: “Instrumen Keuangan: Pengungkapan atas       mempertimbangkan kondisi keuangan serta kebutuhan
  Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Keuangan”; dan    permodalan dan pengembangan usaha UOB Indonesia,
• PSAK 109: “Instrumen Keuangan”                         khususnya pertumbuhan kredit, serta memperhatikan
                                                         faktor-faktor relevan lainnya bagi pemegang saham.
Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari
2026 dan penerapan dini diperkenankan.

Berlaku efektif pada atau setelah 1 Januari 2027
• Amandemen PSAK 118: “Penyajian dan Pengungkapan
  dalam Laporan Keuangan”.

Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari
2027 dan penerapan dini diperkenankan.

Pada tanggal pengesahan laporan keuangan ini, Bank
masih melakukan evaluasi atas dampak potensial dari
standar akuntansi baru dan revisi tersebut terhadap
laporan keuangan Bank.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   125
Page 128
        Tata Kelola Perusahaan




      Tata Kelola
      Perusahaan
        128    Penerapan Tata Kelola Perusahaan
        129    Penilaian Mandiri Good Corporate Governance
        130    Aspek Pemegang Saham
        131    Struktur Tata Kelola Perusahaan
        131    Rapat Umum Pemegang Saham
        137    Dewan Komisaris
        144    Direksi
               Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-
        156
               Komite
        197    Sekretaris Perusahaan
        198    Corporate Communications
               Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern, dan
        200
               Audit Eksternal
               Penerapan Manajemen Risiko Termasuk
        204
               Sistem Pengendalian Internal
               Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
        204
               Penyediaan Dana Besar
               Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi
        205
               Informasi
        206    Rencana Strategis Bank
               Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris
               Serta Hubungan Keuangan dan Hubungan
               Keluarga Anggota Dewan Komisaris dengan
        207
               Anggota Dewan Komisaris Lain, Anggota
               Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali
               Bank
        209    Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
               Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain
         211
               Bagi Dewan Komisaris Serta Direksi
        214    Anti-Fraud, Anti Penyuapan dan Anti Korupsi
               Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) Yang
        215
               Terjadi dan Upaya Penyelesaian oleh Bank
               Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya
        215
               Penyelesaian oleh Bank
               Permasalahan Hukum yang sedang Dihadapi
        215
               Dewan Komisaris dan Direksi
        216    Sanksi Administratif
               Transaksi yang mengandung Benturan
        216
               Kepentingan
               Transaksi dengan Pihak yang Memiliki
        216
               Hubungan Istimewa
        217    Buy Back Saham dan Buy Back Obligasi Bank
               Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan
        217
               Kegiatan Politik
        218    Kode Etik
        219    Whistleblowing
               Penerapan Pencegahan Praktik Korupsi,
        220    Balas Jasa (Kickbacks), Fraud, Suap dan/atau
               Gratifikasi
        221    Komunikasi Internal
        222    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
        223    Pelindungan Nasabah
        224    Manajemen Risiko
        265    Tabel Eksposur Risiko




126   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 129
Tata Kelola Perusahaan




                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   127
Page 130
        Tata Kelola Perusahaan

      Tata Kelola Perusahaan


      Tata kelola yang kuat menjadi dasar bagi operasional                          sehingga menghasilkan outcome yang sesuai dengan
      perbankan yang prudent dan penciptaan nilai jangka                            harapan pemangku kepentingan Bank.
      panjang. Sebagai lembaga keuangan yang teregulasi                          c. Governance Outcome, yaitu aspek yang mencerminkan
      dan beroperasi dalam lingkungan yang semakin                                  hasil penerapan prinsip-prinsip GCG yang memenuhi
      kompleks, PT Bank UOB Indonesia (Bank atau Perseroan)                         harapan pemangku kepentingan Bank dengan
      mengintegrasikan Tata Kelola Perusahaan yang Baik                             dukungan kecukupan struktur dan infrastruktur tata
      (Good Corporate Governance/GCG) ke dalam strategi,                            kelola Bank.
      proses pengambilan keputusan, serta aktivitas operasional
      sehari-hari guna mendukung manajemen risiko yang                           Penerapan prinsip GCG ini dievaluasi secara berkala
      efektif, melindungi kepentingan pemangku kepentingan,                      melalui Self-Assessment GCG dan disampaikan kepada
      serta memastikan pelaksanaan usaha yang bertanggung                        Regulator dan Manajemen Bank sebagai bagian dari
      jawab dan beretika. Penerapan GCG didukung oleh                            Laporan Tingkat Kesehatan Bank (Risk Based Bank Rating/
      struktur tata kelola yang kuat dengan pembagian peran                      RBBR).
      dan tanggung jawab yang jelas antara Dewan Komisaris,
      Direksi, dan manajemen, serta mekanisme pengawasan                         Satuan Kerja Kepatuhan juga telah melakukan kajian
      dan pengendalian yang memadai. Berlandaskan prinsip                        dan penyesuaian atas Piagam Kepatuhan dari versi
      Etika, Akuntabilitas, Transparansi, dan Keberlanjutan,                     sebelumnya yang merupakan kebijakan payung dalam
      Bank terus meninjau dan menyempurnakan kerangka                            penerapan Fungsi Kepatuhan di Bank melalui Surat
      tata kelolanya untuk menjaga kepatuhan, ketahanan,                         Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0129 tanggal 15 Desember
      dan kepercayaan, sekaligus mendukung pertumbuhan                           2025.
      usaha yang berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka
      panjang bagi para pemangku kepentingan.                                    Selain itu, sejalan dengan peraturan OJK perihal
                                                                                 penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Konglomerasi
      Penerapan Tata Kelola Perusahaan                                           Keuangan yang telah diatur dalam Peraturan OJK No. 18/
      Ketentuan terkait Pelaksanaan Penerapan Tata Kelola                        POJK.03/2014 dan Surat Edaran OJK No.15/SEOJK.03/2015,
      Perusahaan yang Baik bagi Bank Umum mengacu pada                           Satuan Kerja Kepatuhan telah menerbitkan ketentuan
      Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17 Tahun                        internal berikut:
      2023 tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan                           1. Piagam Kepatuhan Terintegrasi bagi Entitas dalam
      Tata Kelola bagi Bank Umum (Peraturan OJK 17/2023)                             Konglomerasi Keuangan UOB Grup di Indonesia
      dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2025 tanggal                              sebagai kebijakan payung dalam pelaksanaan fungsi
      24 Juni 2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank                           kepatuhan terintegrasi, sebagaimana telah dikinikan
      Umum (SEOJK 14/2025).                                                          melalui Surat Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0123
                                                                                     tanggal 11 Desember 2025.
      Bank senantiasa memastikan bahwa prinsip-prinsip                           2. Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi sebagai pedoman
      GCG yaitu Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi,                      utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab
      dan Keberlanjutan diterapkan pada setiap aspek bisnis                          setiap Entitas dalam Konglomerasi Keuangan melalui
      dan di seluruh jajaran Bank. Pelaksanaan Prinsip GCG                           Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0129 tanggal
      tersebut diterapkan sekurang-kurangnya pada 15 (lima                           29 November 2024.
      belas) Faktor Pelaksanaan GCG, dimana setiap faktor
      harus dapat dinilai efektivitasnya dari 3 (tiga) aspek                     Berdasarkan Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024 tentang
      governance sebagai suatu proses berkesinambungan.                          Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
                                                                                 Konglomerasi Keuangan, PT Bank UOB Indonesia sebagai
      Ketiga aspek governance dimaksud adalah:                                   Entitas Utama dalam Konglomerasi Keuangan telah
      a. Governance Structure, yaitu aspek yang mengandung                       menyusun Piagam Korporasi. Piagam ini merupakan
         kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank                   perjanjian antara Entitas Utama dan Entitas Anggota
         agar proses pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan                        didalam Konglomerasi Keuangan UOB untuk memastikan
         outcome yang sesuai dengan harapan pemangku                             bahwa proses pemantauan, pelaporan, komunikasi dan
         kepentingan Bank.                                                       pertukaran informasi dalam rangka penerapan Tata
      b. Governance Process, yaitu aspek yang mengandung                         Kelola Terintegrasi, Manajemen Risiko Terintegrasi dan
         proses pelaksanaan prinsip GCG, yang didukung oleh                      Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dapat berjalan
         kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Bank                   lancar.




128   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 131
  Tata Kelola Perusahaan




Penilaian Mandiri Good Corporate                            •   pelaksanaan pemeriksaan secara periodik oleh
Governance                                                      Satuan Kerja Audit Intern dan Audit Eksternal untuk
                                                                memastikan efektivitas proses pelaksanaan seluruh
Kesimpulan   Umum   Hasil   Penilaian  Mandiri                  kebijakan, prosedur dan sistem informasi manajemen
Pelaksanaan Good Corporate Governance PT Bank                   Bank.
UOB Indonesia
                                                            Pada aspek Governance Outcome, secara umum Bank
Bank melakukan penilaian mandiri untuk pelaksanaan          telah mencapai hasil yang baik pada tahun 2025, terutama
prinsip GCG per posisi Desember 2025.                       dalam aspek:
                                                            • kecukupan transparansi laporan;
Pemeringkatan dari seluruh aspek di atas dilakukan          • kepatuhan terhadap peraturan perundang-
dengan membandingkan antara kinerja pelaksanaan                 undangan, termasuk upaya berkesinambungan dalam
GCG dan kriteria minimum yang telah ditetapkan oleh OJK.        meningkatkan budaya kepatuhan Bank;
                                                            • pelindungan konsumen, termasuk antara lain
Manajemen sepenuhnya menyadari bahwa penerapan                  penerapan prinsip pelindungan data pribadi; dan
Tata Kelola Perusahaan yang baik sangat penting untuk       • objektivitas dalam melakukan penilaian/audit;
mendapatkan kepercayaan dari nasabah maupun                 • kinerja Bank .
pemegang saham.
                                                            Dari sisi rencana strategis, berikut adalah kinerja Bank
Bank meyakini bahwa standar GCG yang tinggi harus           pada akhir tahun 2025 yang tercermin dari:
dicapai guna mendukung bisnis (untuk pertumbuhan bisnis,    • Pencapaian laba bersih sebelum pajak sebesar Rp1.958
profitabilitas, dan nilai tambah bagi seluruh pemangku         miliar;
kepentingan) serta untuk meningkatkan kemampuannya          • Penyaluran kredit mencapai Rp111,96 triliun atau 99,38
sehingga keberlanjutan bisnis jangka panjang dapat             persen dari target;
tercapai.                                                   • Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai
                                                               Rp132,85 triliun atau 103,05 persen dari target;
Bank telah melakukan penilaian mandiri (self-assessment)    • Rasio kecukupan modal (Kewajiban Penyediaan Modal
terhadap penerapan prinsip-prinsip GCG selama periode          Minimum/KPMM) sebesar 19,20 persen yang masih di
Januari s.d. Desember 2025. Berdasarkan penilaian mandiri      atas ketentuan yang berlaku; dan
GCG tahun 2025, Bank berada pada peringkat komposit         • Rasio modal inti terhadap Aktiva Tertimbang menurut
2 (dua) yang berarti Manajemen Bank secara umum                Risiko (ATMR) sebesar 17,83 persen.
telah melakukan penerapan GCG yang berpredikat ’Baik’,
sebagaimana tercermin melalui prinsip-prinsip GCG yang      Berdasarkan hasil penilaian terhadap aspek-aspek
memadai.                                                    governance tersebut, masih terdapat area yang dapat
                                                            diperbaiki dan ditingkatkan, antara lain:
Berdasarkan penilaian terhadap aspek Governance             1. Sistem pengendalian internal Bank, yaitu terkait
Structure, struktur tata kelola Bank terdiri dari Dewan        dengan masih adanya pengenaan sanksi administratif
Komisaris, Direksi, dan Komite-Komite, serta fungsi kerja      dari regulator, yang secara umum disebabkan oleh
yang dibentuk sesuai dengan kebutuhan Bank, dan                faktor human error, fungsi kontrol dari supervisor, dan
yang telah mematuhi ketentuan regulator. Struktur ini          proses internal yang masih dapat ditingkatkan. Hal ini
didukung oleh serangkaian kebijakan dan prosedur yang          juga sejalan dengan hasil pemeriksaan Satuan Kerja
komprehensif, sistem informasi manajemen, serta ketentuan      Audit Intern terkait dengan kewajiban pelaporan ke
yang mengatur tugas-tugas pokok dan fungsinya.                 regulator.

Aspek Governance Process telah berjalan dengan baik             Sebagai bentuk langkah perbaikan dan upaya untuk
yang tercermin dari:                                            meminimalisir timbulnya sanksi dari regulator, Bank
• pemenuhan tugas dan tanggung jawab Dewan                      telah melakukan hal-hal antara lain sebagai berikut:
   Komisaris, Direksi dan Komite;                               a. menerapkan tindakan disipliner bagi yang
• memiliki mekanisme 3 lini yang meliputi unit risk taker           melakukan pelanggaran atas peraturan
   (unit bisnis/pendukung) sebagai lini pertama, Satuan             perundangan yang berlaku termasuk kesalahan
   Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Kepatuhan                pelaporan yang menyebabkan pengenaan sanksi;
   sebagai lini kedua, dan Satuan Kerja Audit Intern
   sebagai lini ketiga; dan

                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   129
Page 132
        Tata Kelola Perusahaan




          b. m e m b e nt u k P ro j e c t Ste e r i n g Co m m i t te e            b. Bank terus berupaya untuk menjaga konsistensi
             Regulatory Reporting (PSC Regulatory Reporting)                           pelaksanaan kontrol sesuai kebijakan-kebijakan
             pada bulan Maret 2025 sebagai upaya untuk                                 pengelolaan risiko fraud dan prosedur operasional
             melakukan peningkatan kualitas pelaporan secara                           terkait. Bank secara berkelanjutan melakukan
             berkesinambungan melalui kajian perbaikan                                 program edukasi bagi nasabah dan Pekerja
             secara komprehensif atas kewajiban pelaporan                              guna membangun kesadaran anti-fraud serta
             ke regulator. PSC Regulatory Reporting ini diketuai                       memperkuat sistem pengendalian intern seiring
             secara langsung oleh Direktur Utama; dan                                  dengan perkembangan strategi bisnis, perubahan
          c. melakukan sosialisasi kepada unit terkait atas                            faktor internal dan eksternal, masih terdapatnya
             perubahan peraturan / peraturan baru yang                                 beberapa insiden fraud, serta menindaklanjuti
             diterbitkan oleh regulator.                                               sanksi administratif yang diterima Bank pada
                                                                                       semester I tahun 2025 untuk periode pelaporan
      2. Bank terus berupaya untuk menjaga konsistensi                                 Strategi Anti-Fraud pada periode pelaporan
         pelaksanaan kontrol sesuai kebijakan-kebijakan                                semester II tahun 2024 sebagai bagian dari proses
         pengelolaan risiko dan prosedur operasional.                                  perbaikan.
         Sosialisasi atas kebijakan-kebijakan pengelolaan risiko
         terus dilakukan seiring dengan perkembangan strategi                    Bank berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas
         bisnis, perubahan faktor internal dan eksternal, dan                    pilar penerapan strategi Anti-Fraud yang mencakup
         insiden terutama terkait faktor manusia dan proses                      deteksi, respons, investigasi, pelaporan dan sanksi serta
         yang masih terjadi.                                                     pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut.

      3. Bank telah mengintegrasikan persyaratan yang                            Aspek Pemegang Saham
         dinyatakan dalam SEOJK 14/2025 mengenai Benturan                        Pemegang saham memiliki peran penting dalam
         Kepentingan khususnya terkait perngaturan atas Pihak                    mendukung kesehatan dan keberlanjutan PT Bank UOB
         Istimewa, ke dalam Pedoman Pelaksanaan Good                             Indonesia. Peran tersebut tercermin melalui komitmen
         Corporate Governance PT Bank UOB Indonesia. Bank                        terhadap perencanaan dan persetujuan permodalan
         memahami masih diperlukan penyelarasan lebih lanjut                     yang memadai guna mendukung kesinambungan usaha
         secara komprehensif atas semua kebijakan internal dan                   Bank, termasuk dalam memenuhi kebutuhan permodalan
         prosedur operasional yang relevan. Oleh karena itu                      dan likuiditas apabila diperlukan. Pemegang saham
         sebagai langkah penguatan, Bank tengah melakukan                        menjalankan haknya melalui Rapat Umum Pemegang
         peninjauan terhadap proses, kebijakan internal dan                      Saham (RUPS) tanpa melakukan intervensi terhadap
         prosedur operasional terkait guna memastikan                            kegiatan operasional sehari-hari Bank, sehingga
         kepatuhan di seluruh aktivitas Bank.                                    independensi pengelolaan dan penerapan prinsip kehati-
                                                                                 hatian tetap terjaga.
      4. Sehubungan dengan penerapan Strategi Anti-Fraud
         termasuk Anti Penyuapan, terdapat beberapa hal                          Bank memiliki kebijakan dividen yang ditinjau secara
         yang akan secara terus menerus ditingkatkan antara                      berkala dan dikomunikasikan kepada pemegang saham
         lain sebagai berikut:                                                   melalui saluran yang sesuai, dengan memperhatikan
         a. Bank telah mengatur tata kelola sistem manajemen                     ketentuan peraturan perundang-undangan dan
             Anti Penyuapan dan Korupsi (Anti-Bribery and                        kewenangan regulator. Bank juga menjunjung tinggi
             Corruption) sebagai bagian dari penerapan                           hak pemegang saham, termasuk pemegang saham
             kerangka kerja Anti-Financial Crime (AFC). Bank                     minoritas, untuk memperoleh informasi secara tepat
             memahami perlu dilakukan peninjauan mendalam                        waktu, berpartisipasi dan memberikan suara dalam
             terhadap strategi anti penyuapan yang nantinya                      RUPS, serta menerima dividen sesuai dengan keputusan
             akan diatur dalam kebijakan tersendiri secara lebih                 RUPS. Untuk mendukung pelindungan pemegang saham,
             komprehensif, yang bertujuan agar penerapan                         Bank menyediakan sarana komunikasi yang memfasilitasi
             standar dan prosedur anti penyuapan berjalan                        keterlibatan dan konsultasi terkait hak pemegang saham
             secara konsisten di seluruh lini organisasi.                        serta keberlanjutan usaha Bank.




130   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 133
  Tata Kelola Perusahaan




Struktur Tata Kelola Perusahaan
Struktur tata kelola PT Bank UOB Indonesia dirancang untuk mendukung operasional perbankan yang pruden,
pengawasan yang efektif, serta akuntabilitas yang jelas. Struktur ini terdiri atas tiga organ utama, yaitu Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi, yang masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

RUPS merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi, yang mana pemegang saham menjalankan haknya atas
hal-hal mendasar. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas pengelolaan Bank. Dalam menjalankan
tugasnya, Dewan Komisaris didukung oleh komite-komite, antara lain Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, Komite
Nominasi dan Remunerasi, serta komite lainnya sesuai kebutuhan. Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan
kegiatan operasional Bank sehari-hari dan pelaksanaan strategi sesuai dengan tujuan, serta ketentuan regulator.
Direksi didukung oleh komite manajemen dan unit kerja untuk memastikan pelaksanaan kegiatan operasional,
keberlangsungan manajemen risiko, dan disiplin operasional yang efektif.

Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi Perseroan, di mana para
pemegang saham menjalankan haknya atas berbagai hal yang berkaitan dengan tata kelola dan arah strategis
Bank. Melalui RUPS, pemegang saham melakukan penilaian atas kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, menyetujui
laporan tahunan, mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan Direksi, menetapkan struktur serta
besaran remunerasi dan fasilitas lainnya, serta menunjuk Akuntan Publik. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) diselenggarakan 1 (satu) kali dalam setahun, sedangkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
dapat diselenggarakan sewaktu-waktu untuk membahas hal-hal tertentu.

Rapat Umum Pemegang Saham 2025
Pada tahun 2025, Bank telah menyelenggarakan 2 (dua) kali RUPS, yaitu 1 (satu) kali RUPST dan 1 (satu) kali RUPSLB.

                                                   RUPST 2025
Tanggal Rapat:
                              Kuorum:
29 April 2025
Tempat:
                              RUPST dihadiri oleh Pemegang Saham/kuasa yang hadir sejumlah 12.105.166.540
UOB Plaza Lantai 45,
                              saham (98,9988%) dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh
Jalan M. H. Thamrin No.
                              hingga saat Rapat yaitu sebanyak 12.227.591.633 saham.
10, Jakarta Pusat 10230
Pemenuhan Prosedur Hukum Untuk Penyelenggaraan Rapat
Penyelenggaraan rapat telah sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (2) dan ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan,
panggilan tentang penyelenggaraan Rapat telah diiklankan dalam satu surat kabar harian berbahasa Indonesia,
yaitu harian Investor Daily tanggal 14 April 2025.
Kehadiran Dewan Komisaris:                                 Kehadiran Direksi:
Nama                        Jabatan                         Nama                                 Jabatan
Wayan Alit Antara           Komisaris Independen            Hendra Gunawan                       Direktur Utama
VJH Boentaran Lesmana       Komisaris Independen            Teh Han Yi                           Direktur
Johanes Susilo              Komisaris Independen            Paul Rafiuly                         Direktur
                                                            Harapman Kasan                       Direktur
Undangan                                                    Sonny Samuel                         Direktur
                                                            Ardhi Wibowo                         Direktur Kepatuhan
Nama                        Jabatan
                                                            Henry Santoso                        Direktur
W. Kartyono                 Kandidat Direktur
                                                            Cristina Teh Tan                     Direktur




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   131
Page 134
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                Ringkasan Keputusan
      Keputusan RUPST Mata                   1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31
      Acara Pertama                             Desember 2024 termasuk Laporan Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
      Persetujuan       Laporan                 Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
      Tahunan         Perseroan                 buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 yang telah diaudit oleh Kantor
      untuk Tahun Buku yang                     Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, dengan memberikan pendapat
      Berakhir pada Tanggal 31                  wajar tanpa modifikasian sebagaimana dinyatakan dalam laporannya tertanggal
      Desember 2024 termasuk                    26 Februari 2025.
      Laporan         Keuangan               2. Menyetujui untuk memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
      Perseroan,        Laporan                 sepenuhnya (acquit et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan kepengurusan
      Direksi dan Laporan Tugas                 dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan
      Pengawasan         Dewan                  yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2024, sepanjang tindakan tersebut
      Komisaris.                                tercantum dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
                                                buku 2024.
      Keputusan RUPST Mata                   Menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024
      Acara Kedua                            sebagai berikut:
      Penetapan Penggunaan                   1. Sebesar Rp4.062.397.667,- (empat miliar enam puluh dua juta tiga ratus sembilan
      Laba Bersih Perseroan                     puluh tujuh ribu enam ratus enam puluh tujuh Rupiah) dibukukan sebagai cadangan
      untuk Tahun Buku yang                     wajib guna memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang- Undang Perseroan Terbatas
      Berakhir pada tanggal 31                  dan Pasal 20 Anggaran Dasar Perseroan.
      Desember 2024.                         2. Membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2024 setelah dikurangi
                                                cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp402.177.369.008,- (empat ratus
                                                dua miliar seratus tujuh puluh tujuh juta tiga ratus enam puluh sembilan ribu delapan
                                                Rupiah) untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan. Untuk tahun buku 2024,
                                                Perseroan tidak membagikan dividen.
      Keputusan RUPST Mata                   1. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan
      Acara Ketiga                              dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk menunjuk Akuntan
      Penunjukan Akuntan Publik                 Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk
      dan Kantor Akuntan Publik                 mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2025, dan menetapkan
      yang akan Mengaudit                       biaya jasa audit dan persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut,
      Buku    Perseroan    untuk                dengan kriteria dan batasan sesuai peraturan yang berlaku.
      Tahun Buku 2025 dan                    2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
      Penetapan      Honorarium                 menandatangani perjanjian dan persyaratan lainnya berkenaan dengan
      maupun         Persyaratan                penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut.
      Lainnya berkenaan dengan
      Penunjukan tersebut.
      Keputusan RUPST Mata                   1. Menyetujui pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris Perseroan dengan
      Acara Keempat                             susunan sebagai berikut:
      Perubahan         Susunan                 a. Bapak Wee Ee Cheong sebagai Komisaris Utama Perseroan;
      Pengurus Perseroan                        b. Bapak Chin Voon Fat sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan;
                                                c. Bapak Chan Kok Seong sebagai Komisaris Perseroan; dan
                                                d. Bapak Wayan Alit Antara, Bapak VJH Boentaran Lesmana, dan Bapak Johanes
                                                   Susilo, masing-masing sebagai Komisaris Independen Perseroan,

                                                 Masing-masing terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                 tahun 2025 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                 Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2027.




132   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 135
  Tata Kelola Perusahaan




                            2. Menyetujui pengangkatan kembali anggota Direksi Perseroan dengan susunan
                               sebagai berikut:
                               a. Bapak Hendra Gunawan sebagai Direktur Utama;
                               b. Ibu Teh Han Yi, Bapak Paul Rafiuly, Bapak Harapman Kasan, Bapak Sonny
                                  Samuel, Bapak Henry Santoso, Ibu Cristina Teh Tan, masing-masing sebagai
                                  Direktur Perseroan;
                               c. Bapak Ardhi Wibowo sebagai Direktur Kepatuhan.

                               Masing-masing terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                               Tahunan tahun 2025 sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
                               Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2029.

                            3. Menyetujui pengangkatan Bapak W. Kartyono sebagai Direktur Perseroan yang
                               berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun
                               2025 sampai dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
                               akan diadakan pada tahun 2029.

                              Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi setelah ditutupnya
                              Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                              DEWAN KOMISARIS
                              • Komisaris Utama		         : Bapak Wee Ee Cheong
                              • Wakil Komisaris Utama     : Bapak Chin Voon Fat
                              • Komisaris			              : Bapak Chan Kok Seong
                              • Komisaris Independen      : Bapak Wayan Alit Antara
                              • Komisaris Independen      : Bapak VJH Boentaran Lesmana
                              • Komisaris Independen      : Bapak Johanes Susilo
                              Sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
                              akan diadakan pada tahun 2027.

                              DIREKSI
                              • Direktur Utama		         : Bapak Hendra Gunawan
                              • Direktur			              : Ibu Teh Han Yi
                              • Direktur			              : Bapak Paul Rafiuly
                              • Direktur			              : Bapak Harapman Kasan
                              • Direktur			              : Bapak Sonny Samuel
                              • Direktur Kepatuhan       : Bapak Ardhi Wibowo
                              • Direktur			              : Bapak Henry Santoso
                              • Direktur			              : Ibu Cristina Teh Tan
                              • Direktur			              : Bapak W. Kartyono
                              Sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
                              yang akan diadakan pada tahun 2029.

                            4. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
                               susunan Pengurus Perseroan dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris dan
                               mengurus pemberitahuan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia.
Keputusan RUPST Mata        1. Menyetujui Rencana Aksi Pemulihan Perseroan Tahun 2024 dalam rangka memenuhi
Acara Kelima                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status
Persetujuan Rencana Aksi       Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum seperti yang telah
Pemulihan (Recovery Plan)      disampaikan; dan
Perseroan.                  2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris dan/atau Direksi Perseroan
                               untuk menjalankan seluruh tindakan yang diperlukan dalam melaksanakan
                               Rencana Aksi Pemulihan sesuai ketentuan yang berlaku.


                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   133
Page 136
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                           RUPSLB 2025
      Tanggal Rapat:
                                    Kuorum:
      9 Desember 2025
      Tempat:
                                    RUPST dihadiri oleh Pemegang Saham/kuasa yang hadir sejumlah 12.105.166.540 saham
      UOB Plaza Lantai 45,
                                    (98,9988%) dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh hingga saat
      Jalan M. H. Thamrin No.
                                    Rapat yaitu sebanyak 12.227.591.633 saham.
      10, Jakarta Pusat 10230
      Pemenuhan Prosedur Hukum Untuk Penyelenggaraan Rapat
      Penyelenggaraan rapat telah sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (2) dan ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan,
      panggilan tentang penyelenggaraan rapat telah diiklankan dalam satu surat kabar harian berbahasa Indonesia,
      yaitu harian Investor Daily tanggal 24 November 2025.
      Kehadiran Dewan Komisaris:                                   Kehadiran Direksi:
      Nama                                 Jabatan                                Nama               Jabatan
      Wayan Alit Antara                    Komisaris Independen                   Hendra Gunawan     Direktur Utama
      VJH Boentaran Lesmana                Komisaris Independen                   Teh Han Yi         Direktur
      Johanes Susilo                       Komisaris Independen                   Harapman Kasan     Direktur
                                                                                  Sonny Samuel       Direktur
      Undangan                                                                    Ardhi Wibowo       Direktur Kepatuhan
                                                                                  Henry Santoso      Direktur
      Nama                                 Jabatan
                                                                                  Cristina Teh Tan   Direktur
      W. Kartyono                          Kandidat Direktur
                                                                                  W. Kartyono        Direktur


                                                              Ringkasan Keputusan
      Keputusan RUPST Mata                  1. Menyetujui pengunduran diri Ibu Teh Han Yi sebagai Direktur Perseroan terhitung
      Acara Pertama                            sejak berakhirnya masa tugas pada tanggal 31 Desember 2025.
      Perubahan          Susunan
      Direksi Perseroan.                         Dengan demikian susunan anggota Direksi terhitung sejak tanggal 1 Januari 2026
                                                 adalah sebagai berikut:

                                                 DIREKSI
                                                 • Direktur Utama		         : Bapak Hendra Gunawan
                                                 • Direktur			              : Bapak Paul Rafiuly
                                                 • Direktur			              : Bapak Harapman Kasan
                                                 • Direktur			              : Bapak Sonny Samuel
                                                 • Direktur Kepatuhan       : Bapak Ardhi Wibowo
                                                 • Direktur			              : Bapak Henry Santoso
                                                 • Direktur			              : Ibu Cristina Teh Tan
                                                 • Direktur			              : Bapak W. Kartyono
                                                 Sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan
                                                 yang akan diadakan pada tahun 2029.

                                            2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan susunan
                                               Direksi Perseroan dalam suatu akta tersendiri di hadapan Notaris dan mengurus
                                               pemberitahuan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia.




134   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 137
  Tata Kelola Perusahaan




Rapat Umum Pemegang Saham 2024
Pada tahun 2024, Bank telah menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPST.

                                                     RUPST 2024
Tanggal Rapat:
                              Kuorum:
30 April 2024
Tempat:
                              RUPST dihadiri oleh Pemegang Saham/kuasa yang hadir sejumlah 12.105.166.540 saham
UOB Plaza Lantai 45,
                              (98,999%) dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh hingga saat
Jalan M. H. Thamrin No.
                              Rapat yaitu sebanyak 12.227.591.633 saham.
10, Jakarta Pusat 10230
Pemenuhan Prosedur Hukum Untuk Penyelenggaraan Rapat
Penyelenggaraan rapat telah sesuai dengan ketentuan Pasal 10 ayat (2) dan ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan,
panggilan tentang penyelenggaraan rapat telah diiklankan dalam satu surat kabar harian berbahasa Indonesia,
yaitu harian Investor Daily tanggal 14 April 2025.
Kehadiran Dewan Komisaris:                                   Kehadiran Direksi:
Nama                          Jabatan                       Nama                                Jabatan
Wayan Alit Antara             Komisaris Independen          Hendra Gunawan                      Direktur Utama
VJH Boentaran Lesmana         Komisaris Independen          Teh Han Yi                          Direktur
Johanes Susilo                Komisaris Independen          Paul Rafiuly                        Direktur
                                                            Harapman Kasan                      Direktur
Undangan                                                    Sonny Samuel                        Direktur
                                                            Ardhi Wibowo                        Direktur Kepatuhan
Nama                          Jabatan
                                                            Choi Yau Chi                        Direktur
Cristina Teh Tan              Kandidat Direktur
                                                            Henry Santoso                       Direktur


                                                Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPST Mata          1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31
Acara Pertama                    Desember 2023 termasuk Laporan Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan
Persetujuan Laporan Tahunan      Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
Perseroan untuk Tahun Buku       buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor
yang Berakhir pada Tanggal       Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, dengan memberikan pendapat
31 Desember 2023 termasuk        wajar tanpa modifikasian sebagaimana dinyatakan dalam laporannya tertanggal
LaporanKeuanganPerseroan,        28 Februari 2024.
Laporan Direksi dan Laporan   2. Menyetujui untuk memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
Tugas Pengawasan Dewan           sepenuhnya (acquit et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan kepengurusan
Komisaris.                       dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan
                                 yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2023, sepanjang tindakan tersebut
                                 tercantum dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun
                                 buku 2023.
Keputusan RUPST Mata          1. Sebesar Rp6.749.630.300,- (enam miliar tujuh ratus empat puluh sembilan juta enam
Acara Kedua                      ratus tiga puluh ribu tiga ratus Rupiah) dibukukan sebagai cadangan wajib guna
Penetapan Penggunaan             memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Pasal 20
Laba Bersih Perseroan            Anggaran Dasar Perseroan.
untuk Tahun Buku yang         2. Membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2023 setelah dikurangi
Berakhir pada tanggal 31         cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp668.213.399.733,- (enam ratus enam
Desember 2023.                   puluh delapan miliar dua ratus tiga belas juta tiga ratus sembilan puluh sembilan
                                 ribu tujuh ratus tiga puluh tiga Rupiah) untuk memperkuat struktur permodalan
                                 Perseroan. Untuk tahun buku 2023, Perseroan tidak membagikan dividen.




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   135
Page 138
        Tata Kelola Perusahaan




      Keputusan RUPST Mata                  1. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan
      Acara Ketiga                             dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit untuk menunjuk Akuntan
      Penunjukan Akuntan Publik                Publik dan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk
      dan Kantor Akuntan Publik                mengaudit Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024, dan menetapkan
      yang akan Mengaudit                      biaya jasa audit dan persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut,
      Buku    Perseroan    untuk               dengan kriteria dan batasan sesuai peraturan yang berlaku.
      Tahun Buku 2024 dan                   2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
      Penetapan      Honorarium                menandatangani perjanjian dan persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan
      maupun         Persyaratan               Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut.
      Lainnya berkenaan dengan
      Penunjukan tersebut.
      Keputusan RUPST Mata                  1. Menerima permohonan pengunduran diri Bapak Choi Yau Chi sebagai Direktur
      Acara Keempat                            Perseroan sesuai dengan surat permohonan pengunduran dirinya tertanggal 5 April
      Perubahan         Susunan                2024 yang berlaku efektif pada tanggal 30 Juni 2024 (Tanggal Efektif); selanjutnya
      Pengurus Perseroan.                      memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada Bapak Choi
                                               Yau Chi dalam menjalankan pengurusan Perseroan dalam jabatan selaku Direktur
                                               Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2024 sampai dengan tanggal 30 Juni 2024; sejauh
                                               tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun
                                               Buku 2024 yang akan disetujui dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham
                                               Tahunan Perseroan Tahun Buku 2024, sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.

                                            2. Menyetujui pengangkatan Ibu Cristina Teh Tan sebagai Direktur Perseroan yang
                                               berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan Rapat Umum Pemegang
                                               Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025.

                                                 Susunan Direksi Perseroan sebelum Tanggal Efektif adalah sebagai berikut:
                                                 DIREKSI
                                                 • Direktur Utama		           : Bapak Hendra Gunawan
                                                 • Direktur			                : Ibu Teh Han Yi
                                                 • Direktur			                : Bapak Paul Rafiuly
                                                 • Direktur			                : Bapak Harapman Kasan
                                                 • Direktur			                : Bapak Sonny Samuel
                                                 • Direktur Kepatuhan		       : Bapak Ardhi Wibowo
                                                 • Direktur			                : Bapak Choi Yau Chi*)
                                                 • Direktur			                : Bapak Henry Santoso
                                                 • Direktur			                : Ibu Cristina Teh Tan
                                                 *) Pengunduran diri Bapak Choi Yau Chi tersebut berlaku efektif pada 30 Juni 2024.

                                                 Sehingga dengan demikian, maka susunan Direksi setelah Tanggal Efektif sampai
                                                 dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
                                                 diadakan pada tahun 2025 menjadi sebagai berikut:

                                                DIREKSI
                                                • Direktur Utama		               : Bapak Hendra Gunawan
                                                • Direktur			                    : Ibu Teh Han Yi
                                                • Direktur			                    : Bapak Paul Rafiuly
                                                • Direktur			                    : Bapak Harapman Kasan
                                                • Direktur			                    : Bapak Sonny Samuel
                                                • Direktur Kepatuhan		           : Bapak Ardhi Wibowo
                                                • Direktur			                    : Bapak Henry Santoso
                                                • Direktur			                    : Ibu Cristina Teh Tan




136   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 139
  Tata Kelola Perusahaan




                             3. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan susunan
                                Pengurus Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan Notaris apabila
                                diperlukan dan mengurus pemberitahuan kepada Kementerian Hukum dan Hak
                                Asasi Manusia Republik Indonesia.
Keputusan RUPST Mata         Oleh karena keputusan pada Mata Acara Kelima telah diputuskan pada Rapat
Acara Kelima                 Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2023
Penetapan Remunerasi         dan tidak ada perubahan terhadap keputusan yang telah ditetapkan tersebut, maka
bagi Anggota Dewan           terhadap Mata Acara Kelima Rapat tidak dilakukan pembahasan dan tidak dilakukan
Komisaris dan Anggota        pengambilan keputusan.
Direksi Perseroan.

Pernyataan Terkait Keputusan RUPS 2025 yang Belum            Tertib dan Pedoman Kerja Dewan Komisaris PT Bank
Terealisasi                                                  UOB Indonesia (Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
Seluruh Keputusan RUPST dan RUPSLB 2025 telah                Komisaris).
terealisasi dan tidak ada keputusan yang tidak terealisasi
atau tertunda realisasinya.                                  Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
                                                             Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris berdasarkan
Pernyataan Terkait Keputusan RUPS 2024 yang Belum            Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris adalah
Terealisasi                                                  sebagai berikut:
Seluruh Keputusan RUPST 2024 telah terealisasi dan           a. Melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara
tidak ada keputusan yang tidak terealisasi atau tertunda        independen berdasarkan ketentuan Anggaran Dasar
realisasinya.                                                   Bank.
                                                             b. Memastikan terselenggaranya penerapan Tata Kelola
                                                                Perusahaan yang Baik dalam setiap kegiatan usaha
Dewan Komisaris                                                 Bank pada seluruh tingkatan dan jenjang organisasi.
Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan atas           c. Melakukan pengawasan untuk kepentingan Bank
pengelolaan dan kegiatan usaha Bank agar dilaksanakan           atas kebijakan dan jalannya pengurusan oleh
secara prudent dan bertanggung jawab. Dewan Komisaris           Direksi, memberikan nasihat kepada Direksi, dan
memantau pelaksanaan strategi Bank, penerapan                   bertanggung jawab atas pengawasan tersebut,
manajemen risiko dan sistem pengendalian internal, serta        peraturan perundang-undangan, anggaran dasar dan
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                 keputusan RUPS, dengan itikad baik, penuh tanggung
yang berlaku. Melalui pengawasan dan komunikasi yang            jawab dan prinsip kehati-hatian.
dilakukan secara berkala dengan Direksi, Dewan Komisaris     d. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi
memberikan arahan dan masukan atas berbagai hal                 pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan
yang mempengaruhi kegiatan Bank. Dewan Komisaris                kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan strategis
menjalankan tugasnya secara kolektif guna mendukung             Bank, sesuai dengan ketentuan peraturan-perundang-
akuntabilitas dan pengawasan yang efektif dalam                 undangan yang berlaku, anggaran dasar Bank, dan/
kerangka tata kelola Bank.                                      atau keputusan RUPS.
                                                             e. Menyetujui dan/atau melakukan pengawasan, baik
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris                   secara langsung maupun melalui komite di bawah
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                 Dewan Komisaris, atas pelaksanaan Rencana Bisnis,
anggota Dewan Komisaris mengacu pada Pedoman                    mengkaji dan menyetujui Laporan Tahunan, mengkaji
dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris yang telah                dan menyetujui Rencana Korporasi, Rencana Aksi
disesuaikan dengan peraturan Bank Indonesia dan OJK.            Keuangan Berkelanjutan, Rencana Aksi Pemulihan,
Pedoman ini ditinjau secara berkala untuk memastikan            dan menyetujui beberapa kebijakan Bank sesuai
kesesuaiannya dengan ketentuan peraturan terbaru.               ketentuan yang berlaku.
Pembaruan terakhir dilakukan pada tahun 2025 untuk           f. Menyetujui dan/atau melakukan pengawasan, baik
menyesuaikan pedoman dengan peraturan OJK dan                   secara langsung maupun melalui komite di bawah
Surat Edaran OJK terbaru tentang Penerapan Tata Kelola          Dewan Komisaris, atas pelaksanaan Rencana Bisnis,
pada Bank Umum. Pembaruan ini telah diresmikan melalui          mengkaji dan menyetujui Laporan Tahunan, mengkaji
Keputusan Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia No.             dan menyetujui Rencana Korporasi, Rencana Aksi
25/COM/0010 tanggal 9 Desember 2025 tentang Tata                Keuangan Berkelanjutan, Rencana Aksi Pemulihan,


                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   137
Page 140
        Tata Kelola Perusahaan




         dan menyetujui beberapa kebijakan Bank sesuai                           Sesuai dengan ketentuan SEOJK No. 14/2025, dalam
         ketentuan yang berlaku.                                                 melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris
      g. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut Direksi                     dilarang terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan
         atas temuan audit atau pemeriksaan dan rekomendasi                      operasional Bank. Ketentuan tersebut tidak berlaku
         dari satuan kerja audit intern Bank, auditor ekstern,                   terhadap keputusan yang berkaitan dengan:
         hasil pengawasan OJK, dan/atau hasil pengawasan                         a. penyediaan dana kepada pihak terkait sesuai dengan
         otoritas dan lembaga lainnya.                                               ketentuan mengenai batas maksimum pemberian kredit
      h. Melaporkan kepada OJK paling lambat 5 (lima) hari                           dan penyediaan dana besar bagi bank umum; serta
         kerja sejak ditemukannya:                                               b. hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar
         • Pelanggaran ketentuan pertauran perundang-                                Bank atau ketentuan peraturan perundang-undangan
             undangan di bidang keuangan, perbankan dan                              yang berlaku.
             yang terkait dengan kegiatan usaha Bank; dan/atau
         • Keadaan atau perkiraan situasi yang dapat                             Nominasi dan Kriteria Kandidat Dewan Komisaris
             membahayakan kelangsungan bisnis Bank.                              Bank telah menetapkan Kebijakan dan Prosedur untuk
      i. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan                          Nominasi, Penggantian, dan/atau Pemberhentian Anggota
         tugas dan tanggung jawabnya, Dewan Komisaris                            Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif Senior, serta
         wajib membentuk paling kurang:                                          Komite yang Bertanggung Jawab kepada Dewan Komisaris
         • Komite Audit;                                                         PT Bank UOB Indonesia. Kebijakan ini tercantum dalam
         • Komite Pemantau Risiko;                                               Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0134, yang mengatur
         • Komite Remunerasi dan Nominasi; dan                                   proses nominasi dan kriteria anggota Dewan Komisaris,
         • Komite Tata Kelola Terintegrasi, untuk mendukung                      sebagai berikut:
             pelaksanaan tata kelola terintegrasi.                               1. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pemegang
         dan memastikan bahwa Komite-Komite yang telah                              Saham Mayoritas Bank dapat menyampaikan usulan
         dibentuk menjalankan tugasnya secara efektif.                              kandidat anggota Dewan Komisaris, jika diperlukan.
      j. Memantau Tingkat Kesehatan Bank dan mengambil                           2. Usulan kandidat atas penunjukan anggota Dewan
         langkah-langkah yang diperlukan untuk memelihara                           Komisaris disampaikan kepada Komite Remunerasi
         dan/atau meningkatkan Tingkat Kesehatan Bank.                              dan Nominasi Bank.
      k. Melakukan pengawasan aktif terhadap pelaksanaan                         3. Kandidat yang diusulkan, paling kurang harus
         Fungsi Kepatuhan.                                                          memenuhi kriteria sebagai berikut:
      l. Melakukan pengawasan atas penerapan Tata Kelola                            a. Warga Negara Indonesia dan/atau Warga Negara
         Terintegrasi.                                                                  Asing yang memenuhi persyaratan yang ditentukan
      m. Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris secara                                  peraturan perundang-undangan yang berlaku.
         berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 (dua)                          b. Memiliki integritas, kompetensi dan reputasi
         bulan, dan apabila dianggap perlu oleh salah satu                              keuangan yang baik sebagaimana dipersyaratkan
         anggota Komisaris atau atas permintaan tertulis                                dalam peraturan perundang-undangan yang
         Direksi atau atas permintaan 1 (satu) pemegang                                 berlaku.
         saham atau lebih yang bersama-sama mewakili 1/10                           c. Kandidat Independen juga wajib memenuhi
         (satu persepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham                             persyaratan yang ditentukan peraturan perundang-
         yang telah ditempatkan oleh Bank dengan hak suara                              undangan.
         yang sah.                                                               4. Setiap usulan pengangkatan Anggota Dewan
      n. Menyelenggarakan rapat bersama Direksi secara                              Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang Saham
         berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat)                        harus memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi
         bulan.                                                                     dan Nominasi. Dalam hal anggota Remunerasi dan
      o. Pelaksanaan rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri                           Nominasi memiliki benturan kepentingan (conflict of
         oleh seluruh anggota Dewan Komisaris secara fisik                          interest) dengan kandidat yang direkomendasikan,
         paling kurang 2 (dua) kali dalam setahun, diutamakan                       maka dalam usulan tersebut wajib diungkapkan.
         dalam rangka evaluasi atau penetapan kebijakan                          5. Mantan anggota Direksi Bank atau mantan Pejabat
         strategis dan evaluasi realisasi Rencana Bisnis Bank                       Eksekutif Bank atau pihak yang mempunyai hubungan
         (RBB). Dalam hal Komisaris Non Independen tidak                            dengan Bank yang dapat mempengaruhi kemampuan
         dapat menghadiri rapat Dewan Komisaris secara                              untuk bertindak independen, dapat menjadi Komisaris
         fisik maka dapat menghadiri rapat Dewan Komisaris                          Independen pada Bank yang bersangkutan, setelah
         dengan ggunakan sarana teknologi telekonferensi.                           menjalani masa tunggu (cooling off) paling singkat


138   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 141
  Tata Kelola Perusahaan




   1 (satu) tahun. Cooling off juga dapat diterapkan             a. Hasil penilaian kinerja Komisaris Independen;
   untuk calon Komisaris Independen yang berasal dari            b. Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang
   pihak yang memiliki benturan kepentingan dengan                  menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap
   Bank sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK                 dapat bertindak independen;
   tentang Tata Kelola Bank Umum.                                c. Hasil penilaian oleh Kepala Audit Intern dan Pejabat
6. Mantan Direktur Utama, mantan anggota Direksi yang               Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber daya
   membawahkan fungsi pengawasan atau Pejabat                       manusia yang menyatakan bahwa Komisaris
   Eksekutif yang melakukan fungsi pengawasan pada                  Independen tetap dapat bertindak independen;
   Bank yang bersangkutan dapat menjadi Komisaris                d. Komisaris Independen menyatakan dalam RUPS
   Independen pada Bank yang bersangkutan setelah                   mengenai independensi yang bersangkutan.
   menjalani masa tunggu (cooling off) paling singkat        9. Komisaris Non Independen dapat beralih menjadi
   6 (enam) bulan dengan masa kerja pada jabatan                 Komisaris Independen di Bank atau kelompok usaha
   dimaksud paling sedikit 1 (satu) tahun sebelum selesai        Bank dengan memenuhi persyaratan sebagai Komisaris
   bekerja.                                                      Independen dan wajib menjalani masa tunggu
7. Komisaris Non lndependen dapat beralih menjadi                (cooling off) paling singkat 1 (satu) tahun serta telah
   Komisaris lndependen setelah memenuhi persyaratan             mendapatkan persetujuan dari OJK.
   sebagai Komisaris lndependen dan wajib menjalani          10. Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi, paling
   masa tunggu (cooling off) paling singkat 1 (satu) tahun       kurang berdasarkan persyaratan pada kriteria anggota
   serta telah mendapatkan persetujuan dari OJK.                 Dewan Komisaris sebagaimana ditetapkan dalam
8. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2             peraturan perundang-undangan yang berlaku.
   (dua) periode masa jabatan dapat diangkat kembali
   pada periode selanjutnya, dengan mempertimbangkan:


Komposisi, Kriteria dan Independensi Dewan Komisaris
Komposisi anggota Dewan Komisaris Bank per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:


        Nama                Jabatan                    Dasar Pengangkatan                         Pengangkatan              Masa
                                             Persetujuan Regulator             RUPS                  Kembali               Jabatan

Wee Ee Cheong          Komisaris Utama          22 Oktober 2019           29 April 2019
                       Wakil Komisaris
Chin Voon Fat                                 20 September 2019           29 April 2019
                       Utama
Chan Kok Seong         Komisaris              20 September 2019           29 April 2019
                       Komisaris                                                                                         2025 –
Wayan Alit Antara                               8 Januari 2009            20 Juni 2008             29 April 2025
                       Independen                                                                                        2027
VJH Boentaran          Komisaris
                                              22 Desember 2017             9 Mei 2018
Lesmana                Independen
                       Komisaris                                           26 Oktober
Johanes Susilo                                20 September 2023
                       Independen                                             2023

Anggota Dewan Komisaris memiliki masa jabatan selama 2 (dua) tahun. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris
yang saat ini menjabat akan berakhir pada penutupan RUPST Bank yang dijadwalkan pada tahun 2027.

Pasal 2 ayat (5) Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Bank berbunyi sebagai berikut: ”Paling kurang 50%
dari jumlah anggota Dewan Komisaris adalah Komisaris Independen”. Per 31 Desember 2025, Bank telah memenuhi
ketentuan tersebut dengan memiliki komposisi jumlah 3 (tiga) anggota dari total 6 (enam) anggota Dewan Komisaris
merupakan Komisaris Independen.




                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   139
Page 142
        Tata Kelola Perusahaan




      Independensi Dewan Komisaris                                               (c) anggota Dewan Komisaris menduduki jabatan pada
      Sebagaimana diatur dalam SEOJK 14/2025 dan Pasal 9                         organisasi atau lembaga nirlaba.
      ayat (5) Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
      Bank bahwa ”Lebih dari 51% (lima puluh satu persen)                        Selain itu, Komisaris Independen juga dilarang merangkap
      anggota Dewan Komisaris dilarang saling memiliki                           jabatan sebagai pejabat publik di lembaga eksekutif,
      hubungan keluarga sampai derajat kedua dengan                              legislatif, yudikatif, dan badan lainnya yang fungsi dan
      anggota Dewan Komisaris lainnya dan/atau anggota                           tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan
      Direksi”. Semua anggota Dewan Komisaris Bank tidak                         Negara.
      saling memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat
      kedua dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/                           Dengan demikian, seluruh anggota Dewan Komisaris Bank
      atau Direksi.                                                              telah memenuhi ketentuan sebagaimana disebutkan di
                                                                                 atas.
      Semua Komisaris Independen Bank:
      1. tidak mempunyai saham baik langsung maupun tidak                        Masa Jabatan Komisaris Independen
         langsung pada Bank;                                                     Masa jabatan Komisaris Independen mengikuti masa
      2. tidak mempunyai hubungan afiliasi, hubungan                             jabatan Dewan Komisaris secara umum yang mana
         keuangan, dan.atau hubungan kepengurusan dengan                         Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2
         Bank, anggota Dewan Komisaris Bank, anggota Direksi                     (dua) periode masa jabatan berturut-turut dapat diangkat
         Bank atau Pemegang Saham Pengendali Bank;                               kembali pada periode selanjutnya sebagai Komisaris
      3. tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung                            Independen dengan mempertimbangkan:
         maupun tidak langsung yang berkaitan dengan                             • Hasil penilaian kinerja Komisaris Independen;
         kegiatan utama Bank; dan                                                • Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang
      4. tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan                             menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap
         derajat kedua dengan anggota Dewan Komisaris                               dapat bertindak independen;
         lain, Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali                        • Hasil penilaian oleh Kepala Audit Intern dan Pejabat
         Bank, yang dapat mempengaruhi kemampuannya                                 Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber
         untuk bertindak independen.                                                daya manusia yang menyatakan bahwa Komisaris
                                                                                    Independen tetap dapat bertindak independen; dan
      Rangkap Jabatan Dewan Komisaris                                            • Komisaris Independen menyatakan dalam RUPS
      Sesuai dengan Peraturan OJK 17/2023 dan SEOJK 14/2025,                        mengenai independensi yang bersangkutan.
      anggota Dewan Komisaris dilarang melakukan rangkap
      jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris, Direksi,                          Sesuai dengan SEOJK 14/2025 dan Pedoman dan
      anggota dewan pengawas syariah, atau Pejabat Eksekutif                     Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, pemberhentian
      (a) pada lembaga keuangan atau perusahaan keuangan,                        atau penggantian anggota Dewan Komisaris Bank
      baik bank maupun bukan bank; (b) pada lebih dari 1                         sebelum berakhirnya masa jabatan dilakukan dengan
      (satu) lembaga bukan keuangan atau perusahaan bukan                        mengutamakan kepentingan terbaik Bank. Pemberhentian
      keuangan, baik yang berkedudukan di dalam maupun di                        termasuk pemberhentian sementara Dewan Komisaris oleh
      luar negeri; (c) pada bidang tugas fungsional Bank dan/                    RUPS dengan memperhatikan pembatasan kewenangan
      atau lembaga keuangan bukan bank; (d) pada jabatan lain                    sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
      yang dapat menimbulkan benturan kepentingan dalam                          Pemberhentian sementara anggota Dewan Komisaris Bank
      pelaksanaan tugas sebagai anggota Dewan Komisaris;                         dapat berdasarkan atas alasan pribadi dan alasan lain.
      dan/atau (e) pada jabatan lain sesuai dengan ketentuan
      peraturan perundang-undangan.                                              Pemberhentian atau penggantian Komisaris Independen
                                                                                 sebelum periode masa jabatannya berakhir, wajib
      Namun, tidak termasuk rangkap jabatan dalam hal (a)                        mendapatkan persetujuan OJK sebelum diputuskan
      anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai anggota                           dalam RUPS. Dalam hal pemberhentian atau penggantian
      Direksi, anggota Dewan Komisaris atau Pejabat Eksekutif                    Komisaris Independen sebelum periode masa jabatan
      yang melaksanakan fungsi pengawasan pada 1 (satu)                          berakhir karena sedang menjalani konsekuensi hasil akhir
      perusahaan anak bukan bank yang dikendalikan oleh                          dari penilaian kembali pihak utama dengan predikat tidak
      Bank; (b) Komisaris Non Independen menjalankan tugas                       lulus, hal dimaksud dipersamakan dengan persetujuan
      fungsional dari pemegang saham Bank yang berbentuk                         pemberhentian atau penggantian dari OJK.
      badan hukum pada kelompok usaha Bank; dan/atau


140   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 143
     Tata Kelola Perusahaan




Rekomendasi Dewan Komisaris                                    • Menyetujui Rencana Strategis Teknologi Informasi
Sepanjang tahun 2025, dalam melaksanakan fungsi                  (RSTI) 2026-2030.
pengawasan, Dewan Komisaris telah memberikan                   • Menyetujui Rencana dan Anggaran Internal Audit
beberapa rekomendasi kepada Direksi, antara lain:                tahun 2026.
                                                               • Menyetujui Rencana Aksi Pemulihan dan Rencana
I.    Terkait Rencana Bisnis Bank:                               Resolusi.
      • Menyetujui revisi Rencana Bisnis Bank tahun 2025-      • Menyetujui Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi atas
         2027.                                                   Konglomerasi Keuangan UOB.
      • Menyetujui Rencana Bisnis Bank tahun 2026-2028.        • Menyetujui pengkinian pada Kebijakan dan Prosedur
      • Menyetujui Laporan Pengawasan Rencana Bisnis             APU/PPT.
         Bank Semester II Tahun 2024 dan Semester I Tahun      • Menyetujui Kerangka Manajemen Permodalan.
         2025.                                                 • Menyetujui Laporan Manajemen Hasil Pengawasan
                                                                 Dewan Komisaris Penyelenggara Jasa Sistem
II. Rekomendasi dari Komite Audit, Komite Pemantau               Pembayaran Tahun 2024.
    Risiko, dan Komite Remunerasi dan Nominasi:
    • Menyetujui penunjukan Purwanto, Susanti dan Surja     Pengungkapan Informasi Fit and Proper Test
       (d/h Purwantono, Sungkoro & Surja) (EY Indonesia)    Seluruh pengangkatan anggota Dewan Komisaris
       sebagai Kantor Akuntan Publik dan Yovita sebagai     oleh RUPS telah memperhatikan kriteria utama yaitu
       Akuntan Publik, untuk melakukan audit untuk tahun    dengan mempertimbangkan integritas, kompetensi,
       buku 2025.                                           profesionalisme dan reputasi keuangan yang memadai
    • Menyetujui rekomendasi terkait besaran remunerasi     sesuai dengan persyaratan penilaian kemampuan dan
       bagi Direksi dan total remunerasi untuk Pejabat      kepatutan (fit and proper test) yang telah ditetapkan
       Eksekutif Senior dan staf.                           oleh Regulator.
    • Menyetujui pengangkatan dan pengangkatan
       kembali Anggota Direksi;                             Kebijakan Rapat Dewan Komisaris
    • Menyetujui pengangkatan anggota Komite di             Dengan mengacu pada SEOJK 14/2025, Dewan Komisaris
       bawah Dewan Komisaris.                               menyelenggarakan rapat sesuai dengan Pedoman dan
    • Menyetujui rekomendasi pengangkatan dan               Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris dengan ketentuan
       perpanjangan masa jabatan Pejabat Eksekutif          sebagai berikut:
       Senior (Anggota Senior Management Group/SMG).        a. Diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali dalam
                                                               2 (dua) bulan dan apabila dianggap perlu oleh
III. Kerangka kerja, kebijakan Manajemen Risiko dan Risk       salah seorang anggota Dewan Komisaris atau atas
     Appetite Statement:                                       permintaan tertulis oleh Direksi atau atas permintaan
     • Menyetujui tinjauan tahunan pada: Kerangka              1 (satu) pemegang saham atau lebih bersama-sama
       Kerja Manajemen Risiko; dan Kerangka Kerja Risiko       memiliki 1/10 (satu persepuluh) bagian dari jumlah
       Balance Sheet.                                          seluruh saham yang telah ditempatkan oleh Perseroan
     • Menyetujui Risk Apetite Framework and Statement         dengan hak suara yang sah.
       tahun 2026.                                          b. Mengadakan rapat bersama Direksi secara berkala
                                                               paling kurang 1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
IV. Lain-lain:                                              c. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh
    • Menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan           anggota Dewan Komisaris secara fisik paling kurang
      Bank tahun 2026-2030.                                    2 (dua) kali dalam setahun, diutamakan dalam rangka
    • Menyetujui Laporan Tahunan Bank termasuk                 evaluasi atau penetapan kebijakan strategis dan
      Laporan Keuangan Bank, Laporan Direksi dan               evaluasi realisasi Rencana Bisnis Bank (RBB). Dalam
      Laporan Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun           hal Komisaris Non Independen tidak dapat menghadiri
      buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.        Rapat Dewan Komisaris secara fisik maka dapat
    • Menyetujui jadwal dan agenda Rapat Umum                  menghadiri rapat melalui teknologi telekonferensi.
      Pemegang Saham Tahunan tanggal 29 April 2025.         d. Dewan Komisaris menjadwalkan rapat Dewan
    • Menyetujui proposal atas proyek-proyek yang              Komisaris untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya
      diajukan oleh Manajemen termasuk transaksi               tahun buku.
      dengan pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   141
Page 144
        Tata Kelola Perusahaan




      Frekuensi Rapat Dewan Komisaris                                            Hasil rapat, termasuk perbedaan pendapat (jika ada),
      Pada tahun 2025, Dewan Komisaris mengadakan rapat                          telah didokumentasikan dengan baik dalam risalah rapat
      setiap dua bulan sekali. Dalam rapat tersebut, Dewan                       yang dikelola secara baik oleh Sekretaris Perusahaan.
      Komisaris menerima penjelasan dari Direksi terkait tugas
      dan tanggung jawab Direksi dalam dua bulan sebelumnya                      Berdasarkan hal-hal di atas, Bank telah sepenuhnya
      serta membahas kinerja Bank secara umum.                                   memenuhi peraturan yang berlaku terkait rapat Dewan
                                                                                 Komisaris.
      Hingga 31 Desember 2025, Dewan Komisaris telah
      mengadakan 6 (enam) rapat Dewan Komisaris dan 4
      (empat) Rapat Gabungan dengan Direksi. Frekuensi ini
      telah sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK
      terkait kewajiban rapat Dewan Komisaris.


      Berikut adalah kehadiran anggota Dewan Komisaris pada Rapat Dewan Komisaris sepanjang tahun 2025:
                       Nama                                       Jabatan                Jumlah         Frekuensi       Persentase (%)
                                                                                          Rapat         Kehadiran

      Wee Ee Cheong                              Komisaris Utama                            6                6               100
      Chin Voon Fat                              Wakil Komisaris Utama                      6                6               100
      Chan Kok Seong                             Komisaris                                  6                6               100
      Wayan Alit Antara                          Komisaris Independen                       6                6               100
      VJH Boentaran Lesmana                      Komisaris Independen                       6                6               100
      Johanes Susilo                             Komisaris Independen                       6                6               100

      Tabel di bawah ini merupakan frekuensi dan daftar kehadiran Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi selama tahun 2025:
                       Nama                                       Jabatan                Jumlah         Frekuensi       Persentase (%)
                                                                                          Rapat         Kehadiran
      Wee Ee Cheong                               Komisaris Utama                           4               4                100
      Chin Voon Fat                               Wakil Komisaris Utama                     4               4                100
      Chan Kok Seong                              Komisaris                                 4               4                100
      Wayan Alit Antara                           Komisaris Independen                      4               4                100
      VJH Boentaran Lesmana                       Komisaris Independen                      4               4                100
      Johanes Susilo                              Komisaris Independen                      4               4                100
      Hendra Gunawan                              Direktur Utama                            4               4                100
      Teh Han Yi                                  Direktur Keuangan dan Layanan             4               4                100
                                                  Korporasi
      Harapman Kasan                              Direktur Wholesale Banking                4                4               100
      Paul Rafiuly                                Direktur Teknologi dan                    4                4               100
                                                  Operasional
      Sonny Samuel                                Direktur Global Markets                   4                4               100
      Ardhi Wibowo                                Direktur Kepatuhan, Legal, dan            4                4               100
                                                  Sekretaris Perusahaan
      Henry Santoso                               Direktur Manajemen Risiko                 4                4               100
      Cristina Teh Tan                            Direktur Consumer Banking                 4                3                75
      W. Kartyono*                                Direktur Transaction Banking              2                2               100
      *) Bapak W. Kartyono efektif menjabat sejak tanggal 29 April 2025.




142   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 145
    Tata Kelola Perusahaan




Penilaian Kinerja Dewan Komisaris
Prosedur Penilaian Kinerja
Bank telah menetapkan ketentuan mengenai evaluasi kinerja Dewan Komisaris yang diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Dewan Komisaris. Ketentuan tersebut memberikan panduan teknis yang jelas bagi Dewan Komisaris dalam
melaksanakan penilaian serta memastikan standarisasi kriteria kinerja yang diterapkan. Kebijakan ini mencakup
hal-hal berikut:

Penilaian Kinerja
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun dengan metode penilaian mandiri
(self-assessment) atau dengan metode lainnya yang ditentukan oleh Bank.

Kriteria Penilaian
Kriteria penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris antara lain sebagai berikut:
i. Independensi Dewan Komisaris;
ii. Kepatutan dan Kelayakan, yang terdiri dari kejujuran, integritas, reputasi, kompetensi, kemampuan, dan kesehatan
     keuangan; dan
iii. Kinerja Komisaris.

Hasil Penilaian
Hasil penilaian mandiri selanjutnya telah dilaporkan kepada Komite Remunerasi dan Nominasi. Selama tahun 2025,
Dewan Komisaris telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, memastikan pencapaian kinerja
Bank yang dapat memenuhi harapan para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.


Program Orientasi Bagi Anggota Komisaris Baru
Anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat diwajibkan mengikuti program orientasi yang dirancang untuk
memberikan pemahaman yang menyeluruh mengenai kegiatan usaha, tata kelola, dan lingkungan regulasi Bank.
Program ini bertujuan untuk membekali anggota Dewan Komisaris dengan pengetahuan yang diperlukan agar
dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara efektif dan efisien. Pada tahun 2025, tidak terdapat
pengangkatan anggota Dewan Komisaris baru, sehingga program orientasi tidak diselenggarakan.

Pelatihan yang Diikuti oleh Dewan Komisaris
    No.        Nama               Jabatan                                         Pelatihan

1         Wee Ee Cheong      Komisaris Utama    •   Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 6
                                                •   Key Trends in the Energy Transition Journey
                                                •   NextGen Tech Architecture
                                                •   Overview of Cybersecurity Threat Landscape
                                                •   Sustainable Finance Analysis
2         Chin Voon Fat      Wakil Komisaris    •   Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 6
                             Utama              •   Key Tends in the Energy Transition Journey
                                                •   Navigating Global Trade Tensions - Outlook and Opportunities
                                                    for ASEAN Economies and Markets
                                                •   NextGen Tech Architecture
                                                •   Overview of Cybersecurity Threat Landscape
3         Chan Kok Seong     Komisaris          •   Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 6
                                                •   Key Tends in the Energy Transition Journey
                                                •   Navigating Global Trade Tensions - Outlook and Opportunities
                                                    for ASEAN Economies and Markets
                                                •   NextGen Tech Architecture
                                                •   Overview of Cybersecurity Threat Landscape




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   143
Page 146
          Tata Kelola Perusahaan




        No.             Nama                      Jabatan                                            Pelatihan

      4         Wayan Alit                Komisaris                     • Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 6
                Antara                    Independen                    • Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                                                        • Sustainability Training untuk Anggota Dewan Komisaris PT Bank
                                                                          UOB Indonesia
      5         VJH Boentaran             Komisaris                     • Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 6
                Lesmana                   Independen                    • Sustainability Training untuk Anggota Dewan Komisaris PT Bank
                                                                          UOB Indonesia
      6         Johanes Susilo            Komisaris                     • Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 6
                                          Independen                    • Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                                                        • Sustainability Training untuk Anggota Dewan Komisaris PT Bank
                                                                          UOB Indonesia


      Direksi                                                                      Tugas dan Tanggung Jawab Direksi
      Direksi merupakan organ eksekutif yang bertanggung                           Merujuk pada SEOJK 14/2025 dan Pedoman dan Tata
      jawab atas pengelolaan kegiatan operasional Bank sehari-                     Tertib Kerja Direksi, tugas-tugas pokok Direksi Bank,
      hari. Dalam menjalankan tugasnya, Direksi mengarahkan                        antara lain:
      dan mengendalikan kegiatan usaha Bank sesuai dengan                          a. Mengelola Bank sesuai kewenangan dan tanggung
      strategi yang telah disetujui, risk appetite, serta ketentuan                   jawabnya sebagaimana dinyatakan dalam Anggaran
      regulator, serta mewakili Bank di dalam dan di luar                             Dasar dan peraturan perundang-undangan yang
      pengadilan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar.                             berlaku;
      Setiap anggota Direksi melaksanakan tugasnya secara                          b. Bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan
      profesional, prudent, dan bertanggung jawab dengan                              kepengurusan Bank;
      mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan                              c. Melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam setiap
      yang berlaku guna mendukung operasional Bank yang                               kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan dan
      sehat dan keberlanjutan usaha jangka panjang.                                   jenjang organisasi;
                                                                                   d. Direksi dilarang memberikan kuasa umum kepada
      Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi                                           pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas
      Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,                                 dan fungsi Direksi;
      Direksi berpedoman pada Pedoman dan Tata Tertib                              e. Menerapkan strategi usaha dengan supervisi dari
      Kerja Direksi yang telah disusun sesuai dengan peraturan                        Dewan Komisaris;
      perundang-undangan yang berlaku. Pedoman ini ditinjau                        f. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi
      secara berkala untuk memastikan kesesuaiannya dengan                            yang diberikan oleh fungsi kerja Audit Intern, Auditor
      ketentuan terkini. Pembaruan terakhir telah disahkan                            Eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa Keuangan
      melalui Surat Keputusan Direksi PT Bank UOB Indonesia                           serta instansi-instansi yang berwenang lainnya;
      No.25/SKDIR/0133 tanggal 17 Desember 2025 tentang                            g. Melakukan pengawasan internal secara efektif dan
      Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi PT Bank UOB                               efisien;
      Indonesia (Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi).                           h. Melakukan pemantauan pengelolaan risiko yang
                                                                                      dihadapi oleh Bank;
                                                                                   i. Menjaga iklim kerja yang kondusif sehingga
                                                                                      meningkatkan produktivitas dan profesionalisme;
                                                                                   j. Mengelola dan melakukan pengembangan karyawan
                                                                                      serta menjaga keberlangsungan organisasi;
                                                                                   k. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugasnya
                                                                                      kepada Pemegang Saham melalui RUPS;
                                                                                   l. Mengungkapkan kepada karyawan kebijakan Bank
                                                                                      yang bersifat strategis di bidang kepegawaian,
                                                                                      sepanjang kebijakan tersebut tidak bersifat rahasia;




144   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 147
  Tata Kelola Perusahaan




m. Menyediakan data dan informasi yang akurat, relevan    Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
   dan tepat waktu kepada Dewan Komisaris, serta          a. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya
   melaksanakan pengelolaan data dan informasi sesuai        Budaya Kepatuhan Bank.
   dengan GCG pada Bank dan ketentuan peraturan           b. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-prinsip
   perundang-undangan yang berlaku; dan                      kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi.
n. Dalam rangka penerapan Integritas Pelaporan            c. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan yang
   Keuangan Bank, Direksi bertanggung jawab atas:            akan digunakan untuk menyusun ketentuan dan
   i. penyusunan dan penyajian informasi keuangan            pedoman internal Bank.
        dan laporan keuangan;                             d. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
   ii. kesesuaian penyusunan dan penyajian laporan           sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
        keuangan dengan standar akuntansi keuangan           dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan-
        dan ketentuan OJK mengenai pencatatan transaksi      ketentuan regulator dan peraturan perundang-
        keuangan;                                            undangan yang berlaku.
   iii. kelengkapan dan kebenaran isi laporan keuangan;   e. Melakukan pengawasan atas Anti-Financial Crime
        dan                                                  yang mencakup Anti Pencucian Uang, Pencegahan
   iv. penerapan pengendalian internal dalam proses          Pendanaan Terorisme, Pencegahan Pendanaan
        pelaporan keuangan Bank.                             Proliferasi Senjata Pemusnah Massal, Sanctions, dan
                                                             Anti-Fraud.
Selanjutnya, dalam melaksanakan tugas dan tanggung        f. Meminimalisasikan risiko kepatuhan Bank serta
jawabnya, masing-masing anggota Direksi berpedoman           memberikan rekomendasi atas permasalahan terkait
pada pembagian pekerjaan, tanggung jawab dan                 kepatuhan.
wewenang anggota Direksi yang didasarkan pada Surat       g. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0039 tentang Tugas dan        dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank tidak
Wewenang Anggota Direksi, dengan rincian sebagai             menyimpang dari ketentuan regulator, serta peraturan
berikut:                                                     perundang-undangan yang berlaku.
                                                          h. Melakukan pengawasan dan memberikan arahan bagi
Direktur Utama                                               Pejabat-Pejabat yang masing-masing membawahi Unit
a. Berhak dan berwenang untuk bertindak atas nama            Legal, Unit Litigasi dan Unit Sekretaris Perusahaan
   Direksi dan mewakili Bank.                                dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
b. Mengoordinasikan pelaksanaan kepengurusan Bank.
c. Menetapkan strategi Bank.                              Direktur Teknologi dan Operasional
d. Memastikan pelaksanaan fungsi kepatuhan,               a. Bertanggung jawab untuk merumuskan Blueprint
   pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan        Technology and Operation secara jangka panjang.
   yang baik serta praktik prudential banking.            b. Bertanggung jawab untuk merumuskan, mengevaluasi serta
e. Mengembangkan strategi dan memberikan arahan              menentukan strategi operasional terhadap infrastruktur,
   kepada Regional General Manager.                          sistem serta keamanan Teknologi Informasi agar kegiatan
                                                             operasional dapat berjalan efektif dan efisien.
Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi                   c. Bertanggung jawab untuk merumuskan, mengevaluasi
a. Bertanggung jawab atas laporan keuangan Bank              serta menentukan strategi Operasional Bank yang
   serta merumuskan strategi pengelolaan keuangan            dapat mendorong unit kerja bisnis mencapai profit.
   Bank guna mendukung pencapaian kinerja Bank.           d. Memastikan pengembangan aplikasi, beserta
b. Memastikan integritas data keuangan Bank dan              jaringan infrastruktur teknologi dan komunikasi untuk
   menyediakan analisa keuangan atas kinerja Bank untuk      mendukung keamanan dan kerahasiaan yang tinggi
   mendukung pengambilan keputusan oleh manajemen            terhadap data bank dan nasabah.
   Bank.                                                  e. Memastikan mekanisme identifikasi dan mitigasi risiko
c. Mengembangkan sistem dan prosedur keuangan serta          terhadap sistem infrastruktur, keamanan teknologi dan
   memimpin, mengarahkan dan memonitor pelaksanaan           proses operasional telah tersedia dan dilaksanakan
   aksi korporasi yang dilakukan oleh Bank.                  sesuai dengan ketentuan.
                                                          f. Bekerja sama dengan unit kerja terkait untuk memastikan
                                                             cost effectiveness teknologi dan menentukan skala
                                                             prioritas sesuai dengan kemampuan Bank.




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   145
Page 148
        Tata Kelola Perusahaan




      Direktur Wholesale Banking                                                    penerimaan nasabah, pemantauan aktivitas bisnis
      a. Merumuskan, menjalankan strategi dan rencana bisnis                        dan operasional, pemantauan kepatuhan terhadap
         untuk mendorong pertumbuhan bisnis Wholesale                               kebijakan internal maupun regulasi eksternal serta
         Banking secara keseluruhan dengan optimal dan                              pelaksanaan kegiatan middle office.
         berkelanjutan.                                                          d. Bertanggung jawab membangun decision management
      b. Bertanggung jawab dalam memastikan pelaksanaan                             yang berfokus pada memberikan dukungan dan
         fungsi kepatuhan, pelaksanaan prinsip tata kelola                          pandangan untuk membangun bisnis ritel yang sehat
         perusahaan yang baik, praktik kehati-hatian perbankan                      melalui pembentukan, pemeliharaan dan peningkatan
         dengan efektif, serta mengimplementasikan arahan                           model retail risk scorecards, marketing, predictive dan
         dari regulator mengenai manajemen risiko Bank pada                         IFRS9. Membangun segmentasi/profil dari portofolio,
         segmen Wholesale Banking.                                                  serta membantu dalam membangun, memelihara dan
      c. Bertanggung jawab atas rencana, pelaksanaan,                               meningkatkan kinerja infrastruktur untuk manajemen
         dan pemantauan anggaran di lini bisnis Wholesale                           portofolio yang efektif.
         Banking dengan efektif.                                                 e. Bertanggung jawab mendukung pencapaian
      d. Melaksanakan pengembangan dan perbaikan                                    inisiatif Consumer Banking dan Channels di bawah
         proses bisnis secara kesinambungan dalam rangka                            Transformation Office dan Accelerated Build Program.
         peningkatan efisiensi serta guna mendukung kepuasan                     f. Bertanggung jawab untuk mengatasi konflik prioritas
         nasabah di lini bisnis Wholesale Banking.                                  dan saling ketergantungan program serta prioritas dan
                                                                                    risiko organisasi lainnya termasuk penyampaian laporan
      Direktur Global Markets                                                       kemajuan kepada pihak yang relevan, jika diperlukan.
      a. Mengoordinasikan, memberikan arahan strategis                           g. Bekerja sama dengan pemangku kepentingan utama
         dan memantau kegiatan di Global Markets, serta                             untuk mendukung kolaborasi yang erat dengan seluruh
         bertanggung jawab atas pencapaian pendapatan                               tim bisnis dan teknologi untuk melaksanakan proyek
         yang berasal dari transaksi dan kegiatan di Global                         integrasi dan transformasi. Bekerja sama dengan
         Markets secara keseluruhan.                                                para pimpinan lintas fungsi untuk memimpin dan
      b. Bertanggung jawab atas proses peluncuran produk/                           mendapatkan dukungan organisasi.
         aktivitas baru yang ditangani oleh Global Markets                       h. Bertanggung jawab untuk memenuhi target waktu
         dan memberikan arahan serta masukan untuk                                  proyek, serta secara proaktif mengidentifikasi
         mempersingkat proses dan meningkatkan kualitas                             hambatan, dan memitigasi risiko sehingga dapat
         produk/aktivitas.                                                          ditangani secara tepat waktu untuk mencapai tujuan
      c. Memberikan informasi kepada Anggota Direksi dan                            bisnis dan mendukung pertumbuhan bisnis.
         Dewan Komisaris mengenai kondisi pasar keuangan
         yang mencakup perkembangan pasar valuta asing,                          Direktur Manajemen Risiko
         pasar keuangan, lembaga keuangan dan pasar sekuritas.                   a. Memberikan arahan strategis dalam manajemen risiko
      d. Bertanggung jawab atas tata kelola yang baik dalam                         dengan senantiasa menerapkan pendekatan kehati-
         manajemen risiko dan memastikan kepatuhan terhadap                         hatian dalam melaksanakan arahan regulator terkait
         kebijakan dan prosedur.                                                    manajemen risiko Bank.
      e. Bertanggung jawab atas limit yang diberikan kepada                      b. Mengembangkan dan mengevaluasi sistem dan proses
         Global Markets baik Limit Risiko Pasar atau Limit                          manajemen risiko untuk mengidentifikasi, mengukur,
         Counterparty.                                                              memonitor, memitigasi, dan melaporkan risiko.
                                                                                 c. Memfasilitasi Manajemen Senior Bank memahami
      Direktur Consumer Banking                                                     berbagai jenis risiko termasuk secara bersama-sama
      a. Bertanggung jawab dalam memberikan arahan                                  mengembangkan kontrol dan mitigasi risiko serta
         strategis untuk pertumbuhan Consumer Banking dalam                         meningkatkan budaya kesadaran risiko.
         mendukung pertumbuhan bisnis Bank.                                      d. Memberikan pengawasan dan rekomendasi terkait
      b. Bertanggung jawab dalam pengembangan produk                                pengelolaan manajemen risiko Bank yang meliputi risiko
         dan jasa Consumer Banking dan perbankan digital                            operasional (termasuk teknologi), pasar, likuiditas, dan
         yang kompetitif dan inovatif sesuai dengan kebutuhan                       kredit.
         nasabah, perkembangan pasar dan tuntutan teknologi                      e. Memastikan pengelolaan dan pengembangan sumber
         guna mencapai target pasar dan target bisnis.                              daya manusia pada fungsi-fungsi yang terkait dengan
      c. Bertanggung jawab mendukung bisnis dan cabang                              manajemen risiko.
         dalam penerapan prinsip kehati-hatian dengan
         melakukan uji kelayakan (due diligence) dalam


146   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 149
  Tata Kelola Perusahaan




Direktur Transaction Banking                                 usulan yang direkomendasikan, maka dalam usulan
a. Merumuskan, menjalankan strategi dan rencana              tersebut wajib diungkapkan.
   Transaction Banking untuk mendorong pertumbuhan        5. Rekomendasi yang diberikan oleh Komite Remunerasi
   bisnis Bank dengan optimal dan berkelanjutan.             dan Nominasi berdasarkan persyaratan pada kriteria
b. Bertanggung jawab memastikan tingkat efektivitas,         anggota Direksi.
   profitabilitas, investasi, pengembangan dan
   implementasi produk/solusi/layanan Transaction         Sesuai SEOJK 14/2025 dan Kebijakan Nominasi Bank,
   Banking termasuk Cash Management, Trade Finance        pengangkatan, pemberhentian, atau penggantian Direktur
   dan Financial Supply Chain Management.                 Utama dan/atau Direktur yang membawahkan Fungsi
c. Melakukan perencanaan, pengembangan, dan               Kepatuhan sebelum berakhirnya masa jabatan dilakukan
   pelaksanaan layanan pembayaran UOB Indonesia           dengan mengutamakan kepentingan Bank dan wajib
   agar selaras dengan Cetak Biru Sistem Pembayaran       memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari OJK sebelum
   Indonesia 2030 (BSPI 2030).                            diputuskan dalam RUPS. Dalam hal pemberhentian atau
d. Bekerja sama dengan para pemangku kepentingan          penggantian Direktur Utama dan/atau Direktur yang
   dalam merumuskan, melakukan kajian dan                 membawahkan Fungsi Kepatuhan sebelum periode masa
   mengembangkan strategi bisnis jangka panjang,          jabatan berakhir karena sedang menjalani konsekuensi
   rencana bisnis tahunan dalam rangka mendukung          hasil akhir dari penilaian kembali pihak utama dengan
   bisnis Bank dengan mempertimbangkan analisa pasar,     predikat tidak lulus, hal dimaksud dipersamakan dengan
   pertumbuhan ekonomi, target sektor industri, peta      persetujuan pemberhentian atau penggantian dari OJK.
   persaingan pasar serta proyeksi keuangan.              Pemberhentian sementara dilakukan dengan pembatasan
                                                          kewenangan sesuai ketentuan peraturan perundang-
Nominasi dan Kriteria Kandidat Direksi                    undangan. Bank memastikan keberlanjutan kepengurusan
Bank telah menetapkan Kebijakan dan Prosedur untuk        sesuai ketentuan regulator, termasuk pemenuhan jumlah
Nominasi, Penggantian, dan/atau Pemberhentian             minimal Direksi, serta tunduk pada evaluasi OJK atas
Anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif       setiap pemberhentian atau pengunduran diri Direksi
Senior, serta Komite yang Bertanggung Jawab kepada        sebelum masa jabatan berakhir.
Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia. Kebijakan
ini tercantum dalam Keputusan Direksi PT Bank UOB         Pengangkatan Direktur Pengganti
                                                          Berdasarkan SEOJK 14/2025 dan Kebijakan Nominasi Bank,
Indonesia No. 25/SKDIR/0134 tanggal 17 Desember 2025
                                                          Bank menetapkan direktur pengganti (pelaksana tugas/
(Kebijakan Nominasi), yang mengatur proses nominasi
                                                          plt) untuk setiap pembidangan Direksi sesuai dengan
dan kriteria anggota Direksi, sebagai berikut:
                                                          ketentuan yang berlaku, dengan mempertimbangkan
1. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pemegang
                                                          kebutuhan fungsi, potensi benturan kepentingan, serta
    Saham Mayoritas Bank dapat menyampaikan usulan
                                                          sistem pengendalian internal Bank termasuk penerapan
    kandidat anggota Direksi, jika diperlukan.
                                                          tiga lini pertahanan. Direktur pengganti ditetapkan dari
2. Usulan kandidat anggota Direksi disampaikan kepada
                                                          internal Bank dan dapat berasal dari anggota Direksi
    Komite Remunerasi dan Nominasi Bank.
                                                          yang sedang menjabat. Dalam kondisi tertentu yang
3. Kandidat anggota Direksi yang diusulkan, paling
                                                          diperkenankan oleh peraturan, anggota Dewan Komisaris
    kurang harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
                                                          dapat menjalankan tugas sebagai direktur pengganti
    a. Warga Negara Indonesia dan/atau Warga Negara
                                                          dengan tetap menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan
        Asing yang memenuhi persyaratan yang ditentukan
                                                          yang Baik, termasuk pengungkapan dan pengelolaan
        peraturan perundang-undangan yang berlaku.
                                                          benturan kepentingan. Bank tidak mengangkat direktur
    b. Wajib berpengalaman paling kurang 5 (lima) tahun
                                                          pengganti dari pihak eksternal maupun dari jabatan di
        di bidang operasional sebagai Pejabat Eksekutif
                                                          bawah Direksi.
        pada bank umum.
    c. Memiliki integritas, kompetensi dan reputasi       Masa tugas direktur pengganti ditetapkan paling lama 6
        keuangan yang baik sebagaimana dipersyaratkan     (enam) bulan dan dapat diperpanjang dengan persetujuan
        dalam peraturan perundang-undangan yang           OJK berdasarkan kebutuhan Bank. Permohonan
        berlaku.                                          perpanjangan disampaikan paling lambat 1 (satu) bulan
4. Setiap usulan pengangkatan Anggota Direksi kepada      sebelum berakhirnya masa tugas dan memuat alasan
    Rapat Umum Pemegang Saham harus memperhatikan         perpanjangan serta perkiraan waktu pemenuhan jabatan
    rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi. Dalam     Direktur definitif.
    hal anggota Remunerasi dan Nominasi memiliki
    benturan kepentingan (conflict of interest) dengan


                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   147
Page 150
        Tata Kelola Perusahaan




      Komposisi, Kriteria dan Independensi Direksi
      Komposisi anggota Direksi Bank per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:

              Nama                        Jabatan    Dasar Pengangkatan                                     Pengangkatan     Masa Jabatan
                                               Persetujuan           RUPS                                      Kembali
                                                Regulator
      Hendra Gunawan Direktur Utama        17 September       21 Oktober 2020
                                                                                                                             2025 – 2029
                                           2020
      Teh Han Yi*    Direktur Keuangan dan 22 Agustus 2019 21 Juni 2019                                                      29 April 2025
                     Layanan Korporasi                                                                                       – 31 Desember
                                                                                                                             2025
      Paul Rafiuly     Direktur Teknologi dan                     27 Agustus 2018    11 Oktober 2018
                       Operasional
      Harapman Kasan Direktur Wholesale                           22 Agustus 2019    21 Juni 2019
                       Banking                                                                               29 April 2025
      Sonny Samuel     Direktur Global                            14 Mei 2020        30 April 2020
                       Markets
      Ardhi Wibowo     Direktur Kepatuhan,                        14 Mei 2020        30 April 2020
                       Legal, dan Sekretaris                                                                                 2025 – 2029
                       Perusahaan
      Henry Santoso    Direktur Manajemen                         8 Desember 2022 29 November 2022
                       Risiko
      Cristina Teh Tan Direktur Consumer                          15 Februari 2024   30 April 2024
                       Banking
      W. Kartyono      Direktur Transaction                       26 Februari 2025   29 April 2025
                                                                                                                    -
                       Banking

      *) Masa tugas Ibu Teh Han Yi sebagai Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.


      Sesuai dengan Anggaran Dasar Bank, masa jabatan anggota Direksi adalah selama 4 (empat) tahun. Masa jabatan anggota
      yang disebutkan di atas berlaku efektif hingga penutupan RUPST Bank yang akan diselenggarakan pada tahun 2029.

      Bank dapat menetapkan ketentuan tertentu terkait komposisi dan keberlanjutan keanggotaan Direksi. Dalam hal
      masa jabatan anggota Direksi telah berakhir dan penggantinya belum ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang
      Saham, anggota Direksi yang bersangkutan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sampai dengan
      ditetapkannya pengganti yang baru. Ketentuan ini diatur dalam Anggaran Dasar Bank.

      Independensi Direksi
      Dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya, Direksi Bank menjunjung tinggi prinsip independensi sebagaimana
      telah diatur dalam SEOJK 14/2025 dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, sebagai berikut:
      a. Seluruh anggota Direksi Bank tidak saling memiliki hubungan keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan
          kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua dengan sesama anggota Direksi
          dan/atau dengan anggota Dewan Komisaris pemegang saham pengendali.
      b. Anggota Direksi baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama tidak memiliki saham melebihi 25 persen dari
          modal disetor pada Bank atau pada suatu perusahaan lain.
      c. Seluruh anggota Direksi tidak merangkap jabatan sebagai anggota Direksi, Dewan Komisaris, anggota Dewan
          Pengawas Syariah, atau Pejabat Eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain.




148   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 151
  Tata Kelola Perusahaan




d. Direktur Utama Bank berasal dari pihak yang            Kebijakan Rapat Direksi
   independen terhadap Pemegang saham Pengendali          Kebijakan Rapat Direksi diatur dalam Anggaran Dasar
   Bank. Direktur Utama Bank tidak memiliki hubungan      dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi. Ketentuan
   keuangan, hubungan kepengurusan, hubungan              mengenai rapat Direksi mencakup antara lain:
   kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga          a. Rapat Direksi dapat diadakan sekurang-kurangnya 1
   dengan Pemegang Saham Pengendali Bank.                    (satu) kali setiap bulannya kecuali apabila dianggap
                                                             perlu oleh salah satu anggota Direksi atau atas
Penilaian Fit and Proper Test                                permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota
Seluruh pengangkatan anggota Direksi oleh RUPS               Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 (satu)
sebagaimana tercantum pada tabel di atas telah               pemegang saham atau lebih yang bersama-sama
memperhatikan kriteria utama yang disetujui oleh Dewan       mewakili 1/10 (satu persepuluh) bagian dari jumlah
Komisaris yaitu dengan mempertimbangkan integritas,          seluruh saham yang telah ditempatkan oleh Perseroan
kompetensi, profesionalisme dan reputasi keuangan            dengan hak suara yang sah.
yang memadai sesuai dengan persyaratan penilaian          b. Direksi mengadakan Rapat Direksi bersama dengan
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) yang           Dewan Komisaris secara berkala sekurang-kurangnya
telah ditetapkan oleh Regulator.                             1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
                                                          c. Direksi menjadwalkan Rapat Direksi untuk tahun
Rangkap Jabatan Direksi                                      berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
Sesuai dengan Peraturan OJK 17/2023, SEOJK 14/2025, dan   d. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, anggota Direksi       keputusan yang mengikat apabila lebih dari ½ (satu
dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai berikut:          per dua) bagian dari jumlah anggota Direksi hadir
a. anggota direksi, anggota dewan komisaris, anggota         dalam rapat.
    dewan pengawas syariah, atau pejabat eksekutif pada   e. Keputusan rapat Direksi harus diambil berdasarkan
    bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain;                 musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan
b. jabatan fungsional pada lembaga keuangan Bank             berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
    dan/atau lembaga keuangan bukan Bank yang                maka keputusan diambil dengan pemungutan suara
    berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;             berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu perdua)
c. jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan              bagian dari jumlah suara bagian dari jumlah suara
    kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai              yang dikeluarkan dengan sah dalam rapat tersebut.
    anggota Direksi; dan/atau                             f. Apabila suara yang tidak setuju dan suara yang
d. jabatan lain yang dilarang berdasarkan ketentuan          setuju sama banyaknya, maka ketua rapat Direksi
    peraturan perundang-undangan.                            yang memutuskan.
                                                          g. Setiap keputusan Direksi diambil berdasarkan
Adapun jabatan berikut tidak termasuk sebagai rangkap        pedoman dan tata tertib kerja yang berlaku dan
jabatan sepanjang tidak mengganggu pelaksanaan tugas         menjadi tanggung jawab seluruh anggota Direksi.
dan tanggung jawab sebagai anggota Direksi:                  Jika terdapat perbedaan pendapat (dissenting
a. tanggung jawab pengawasan atas penyertaan Bank            opinion), pandangan tersebut harus dicatat secara
   pada perusahaan anak;                                     jelas dalam risalah rapat Direksi beserta alasan yang
b. pelaksanaan tugas sebagai anggota Dewan Komisaris         mendasarinya.
   pada perusahaan anak bukan Bank yang dikendalikan      h. Hasil rapat Direksi dan rapat Direksi bersama Dewan
   oleh Bank;                                                Komisaris wajib dituangkan dalam risalah rapat,
c. tanggung jawab pengawasan dana pensiun atau               ditandatangani oleh seluruh anggota Direksi dan/atau
   pelaksanaan tugas sebagai dewan pengawas dana             Dewan Komisaris yang hadir dan disampaikan kepada
   pensiun yang dimiliki oleh Bank;                          seluruh anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris,
d. pelaksanaan tugas sebagai direktur pengganti; dan/        serta didokumentasikan dengan baik.
   atau
e. jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba.




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   149
Page 152
        Tata Kelola Perusahaan




      Pelaksanaan dan tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi dan Rapat Gabungan Direksi dengan Dewan
      Komisaris
      Sepanjang tahun 2025, pelaksanaan dan tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi dan Rapat Gabungan Direksi
      dan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:

                    Nama                                    Rapat Direksi                  Rapat Gabungan Direksi dan Dewan Komisaris
                                              Jumlah         Frekuensi Persentase        Jumlah Rapat   Frekuensi       Persentase (%)
                                               Rapat         Kehadiran     (%)                         Kehadiran
      Hendra Gunawan                             12                12            100           4              4                100
      Teh Han Yi                                 12                12            100           4              4                100
      Paul Rafiuly                               12                11             92           4              4                100
      Harapman Kasan                             12                12            100           4              4                100
      Sonny Samuel                               12                10             83           4              4                100
      Ardhi Wibowo                               12                11             92           4              4                100
      Henry Santoso                              12                12            100           4              4                100
      Cristina Teh Tan                           12                11             92           4              3                 75
      W. Kartyono*                               8                  7             88           2              2                100

      *) Bapak W. Kartyono efektif menjabat sejak tanggal 29 April 2025.


      Penilaian Kinerja Direksi                                                    Selama tahun 2025, Direksi telah menjalankan tugas dan
      Prosedur Penilaian Kinerja                                                   tanggung jawabnya dengan baik, memastikan pencapaian
      Bank telah menetapkan ketentuan mengenai Evaluasi                            kinerja Bank yang dapat memenuhi harapan para
      Kinerja Direksi yang diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib                    pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
      Kerja Direksi. Ketentuan tersebut memberikan panduan
      yang jelas kepada anggota Direksi dalam melaksanakan                         Program Orientasi Bagi Anggota Direksi Baru
      evaluasi kriteria kinerja dan memastikan standarisasi                        Anggota Direksi yang baru diangkat wajib mengikuti
      penerapan ketentuan kebijakan tersebut. Kebijakan ini                        program orientasi yang bertujuan untuk memberikan
      mencakup hal-hal berikut:                                                    pengetahuan dan informasi penting mengenai Bank.
                                                                                   Program ini memastikan pemahaman yang menyeluruh
      Penilaian Kinerja                                                            mengenai operasional Bank, sehingga tugas Direksi
      Penilaian kinerja anggota Direksi dilakukan 1 (satu) kali                    dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pada
      dalam setahun dengan melakukan penilaian mandiri                             tahun 2025, anggota baru Direksi, Bapak W. Kartyono,
      (self-assessment).                                                           telah mengikuti program orientasi.

      Kriteria Penilaian                                                           Program orientasi untuk Direksi baru, yang disiapkan oleh
      Kriteria penilaian kinerja anggota Direksi antara lain                       Unit Kerja Sekretaris Perusahaan, mencakup dokumen-
      sebagai berikut:                                                             dokumen berikut:
      1. Sasaran Kinerja dan Proses Pencapaian;                                    a. Visi dan Misi;
      2. Kompetensi Strategic, Engage, Execute and Develop                         b. Kode Etik;
          (SEED); dan                                                              c. Struktur Organisasi;
      3. Teladan atas nilai-nilai Perusahaan yaitu Honourable,                     d. Anggaran Dasar;
          Enterprising, United dan Committed.                                      e. Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan yang
                                                                                      Baik;
      Hasil Penilaian                                                              f. Pedoman Kerja dan Peraturan Dewan Komisaris/Direksi;
      Hasil penilaian mandiri disampaikan kepada fungsi                            g. Piagam Komite Terkait;
      pengawasan untuk dilaporkan kepada Dewan Komisaris                           h. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar Modal;
      berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan                                i. Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan; dan
      Nominasi. Selanjutnya, hasil akhir penilaian akan                            j. Rencana Bisnis
      disampaikan kepada masing-masing anggota Direksi.



150   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 153
  Tata Kelola Perusahaan




Data Lokakarya/Pelatihan/Seminar/Sosialisasi yang Diikuti oleh Direksi
Selain mengikuti program pelatihan internal Bank, anggota Direksi telah berpartisipasi dalam lokakarya, pelatihan,
seminar, dan program sosialisasi untuk dapat meningkatkan pengetahuan tentang perbankan dan perkembangan
terkini terkait bidang keuangan dan bidang lainnya, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung
jawabnya.

Selama tahun 2025, anggota Direksi Bank telah berpartisipasi dalam berbagai lokakarya, pelatihan, seminar, dan
program sosialisasi, antara lain:

 No.   Nama            Posisi                           Lokakarya/Pelatihan/Seminar/Sosialisasi
  1. Hendra        Direktur       DC People Strategy 2035
     Gunawan       Utama          Kompas Collaboration Forum (KCF)
                                  Singapore Management University (SMU) Panel: Asian Financial Leaders
                                  Programme (AFLP) 2025
                                  FPCI CEO Forum - Breakfast Meeting with Minister of Home Affairs of Indonesia
                                  Start of the Year Workshop 2025
                                  UOB Indonesia Business Manager Review 2025
                                  2025 Supervisory College
                                  Workshop “UOB of Future”
                                  UOB Leadership Masterclass - The Art of Mindful Leadership: Insights from Bhutan
                                  UOB Leadership Masterclass ASEAN Series: The United States and Southeast
                                  Asia - Trump 2.0 and Its Implications for ASEAN and Regional Economies
                                  Business Banking Townhall - Big Start
                                  UOB Indonesia Wealth Cross-Border Collaboration Workshop
                                  Indonesia Service Workshop with Group Strategy & Transformation (GSAT)
                                  IBC Business Competitiveness Outlook 2025
                                  Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025
                                  UOB Private Bank Investment Outlook 2025
                                  Privilege Conversation: Market Outlook 2025 “Capital Flows and Policy Waves:
                                  Sailing through Tides of Risk and Seas of Opportunity”
                                  Undangan Pertemuan Koordinasi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi
                                  Keuangan (PPATK) Tahun 2025
                                  SingCham Event 2025: “Shared Prosperity: Navigating the Economic Future of
                                  Indonesia and Singapore”
                                  Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                  Refresher Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang Kualifikasi 7
                                  Sustainability Training untuk Anggota Direksi PT Bank UOB Indonesia
                                  UOB Indonesia x Deloitte: Sharing of AML Remediation Work
                                  UOB Leadership Masterclass: Navigating Energy Transition Trends - Strategic
                                  Implications for Business and Banking
                                  UOB Leadership Masterclass ASEAN Series: Navigating Global Trade Tensions -
                                  Outlook and Opportunities for ASEAN Economies and Markets
                                  CEO Townhall Series
                                  ASEAN Night Networking Dinner
                                  Exclusive Dinner Reception bersama Danantara Indonesia
                                  Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2025
                                  GSAT Development Council
                                  UOB Gateway to ASEAN Conference 2025



                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   151
Page 154
        Tata Kelola Perusahaan




       No.        Nama                Posisi                      Lokakarya/Pelatihan/Seminar/Sosialisasi
                                            UOB Leadership Townhall 2025
                                            Focus Group Discussion (FGD): Peluang dan Tantangan Intermediasi serta
                                            Strategi Pengelolaan Likuiditas Perbankan
                                            High Level Meeting Bank Indonesia dengan Asosiasi Pasar Uang dan Pasar
                                            Valuta Asing Indonesia (APUVINDO)
                                            ASEAN Conference 2025
                                            Business Circle/Next Generations Launch – Press Conference
                                            Ideathon – Brand Progressive Idea Competition (Final Judging Event)
                                            Dialog Akhir Tahun antara Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
                                            dan Industri Jasa Keuangan Tahun 2025
                                            Group Channels & Digitalisation (GCD) Mid-of-Year 2025
                                            Group Investment Management (GIM) x Group Wholesale Banking (GWB) Offsite
                                            2025
                                            UOB Singapura Annual Strategy Refresh 2025
                                            UOB Indonesia Strategy Refresh Workshop
        2.    Teh Han Yi        Direktur    Start of the Year Workshop 2025
                                Keuangan    Compliance, Legal and Corporate Secretary (CLCS) Star of the Year 2025 –
                                dan Layanan “Reliable Gatekeeper, Accountability Start with Us”
                                Korporasi   UOB Indonesia Business Manager Review 2025
                                            Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                            UOB Leadership Masterclass: Smart and Sustainable Growth - Balancing AI
                                            Innovation with Environmental Responsibility
                                            TalentPlus Session
        3.    Harapman          Direktur    Business Banking Townhall – Big Start
              Kasan             Wholesale   Start of the Year Workshop 2025
                                Banking     UOB Indonesia Wholesale Banking Sustainable Finance
                                            Enhanced DHE Policy, Investment Reforms for Stronger Indonesia
                                            Sharing Session – Commercial Banking and Corporate Banking on US Tariff
                                            Updates
                                            Driving Sustainability in Oil Palm Industry through Shared Responsibility
                                            Conference
                                            European Investment Talk with RODL
                                            Identify Emerging Risks and Opportunities amid Tariff (with Wholesale Banking
                                            UOB Indonesia)
                                            UOB Indonesia Business Manager Review 2025
                                            Business Banking Mid-Year Townhall
                                            EGN Executive Leadership – 180 Days Indonesia’s New Government Direction
                                            Commercial Banking Midyear Business Review 2025
                                            Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                            Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                                            Sustainability Training untuk Anggota Direksi PT Bank UOB Indonesia
                                            UOB Private Bank Investment Outlook 2025
                                            Undangan Petemuan Koordinasi PPATK Tahun 2025
                                            CEO Townhall Series
                                            UOB Gateway to ASEAN Conference 2025
                                            UOB Leadership Townhall 2025
                                            UOB Indonesia Strategy Refresh Workshop


152   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 155
Tata Kelola Perusahaan




No.  Nama           Posisi                          Lokakarya/Pelatihan/Seminar/Sosialisasi
4. Paul Rafiuly Direktur      Refreshment: Kebijakan Operasional PT Bank UOB Indonesia
                Teknologi     UOB Leadership Masterclass ASEAN Series: The United States and Southeast
                dan           Asia - Trump 2.0 and Its Implications for ASEAN and Regional Economies
                Operasional   Start of the Year Workshop 2025
                              UOB Indonesia Business Manager Review 2025
                              Narasumber Utama untuk “OJK institute: The Future of Cybersecurity (Threats,
                              Challenges, and Innovations)”
                              Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                              Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                              UOB Leadership Masterclass: Smart and Sustainable Growth - Balancing AI
                              Innovation with Environmental Responsibility
                              Training for Certified Information Security Manager (CISM)
5.   Sonny       Direktur     Perpanjangan Sertifikasi Wakil Perantara Pedagang Efek Pemasaran (WPPEP)
     Samuel      Global       Market Code of Conduct
                 Markets      Start of the Year Workshop 2025
                              Sharing Session Leadership - 7 Habits of Highly Effective People
                              UOB Indonesia Business Manager Review 2025
                              Sosialisasi “Enhanced DHE Policy: Investment Reforms for Stronger Indonesia”
                              Global Markets Product Refresher I Tahun 2025
                              Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                              Electrical Energy Storage (EES) Global Markets
                              UOB-UPG-From 3.1.40: Front Office Upgrade Strategy
                              Rapat Umum Anggota Perhimpunan Pedagang Surat Utang (HIMDASUN)
                              Rapat Kerja HIMDASUN
                              Sustainability Training untuk Anggota Direksi PT Bank UOB Indonesia
                              FX Code of Conduct: Global Edition
                              Code of Conduct for Singapore Wholesale Financial Markets
                              Seminar Nasional “Pendalaman Pasar Keuangan dan Penguatan Stabilitas
                              Sistem Keuangan Indonesia Melalui Peningkatan Pemanfaatan Central
                              Counterparty (CCP) di Pasar Uang dan Valuta Asing (PUVA)”
                              UOB Leadership Masterclass: Navigating Energy Transition Trends – Strategic
                              Implications for Business and Banking
6.   Ardhi       Direktur     Start of the Year Workshop 2025
     Wibowo      Kepatuhan,   Leadership Acceleration Programme (LAP) Induction 2025 - Programme Overview
                 Legal, dan   UOB Leadership Masterclass - The Art of Mindful Leadership: Insights from
                 Sekretaris   Bhutan
                 Perusahaan   Sales & Distribution Townhall 2025
                              2025 Start of The Year - Risk Management & Compliance “Reliable Gatekeeper”
                              2025 CLCS Start of The Year “Reliable Gatekeeper, Accountability Start with Us”
                              Sosialisasi “Enhanced DHE Policy: Investment Reforms for Stronger Indonesia”
                              Training Financial Crime Risk
                              AML Uplift 2.0 Program – (Session 1) Working Level Briefing for Organisational
                              Business Engine (OBE) Phase 2 Self-Assessment
                              AML Uplift 2.0 Program – (Session 2) Working Level Briefing for Assessment &
                              Remediation of OBE
                              Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action




                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   153
Page 156
        Tata Kelola Perusahaan




       No.        Nama                Posisi                               Lokakarya/Pelatihan/Seminar/Sosialisasi
                                                     Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                                                     Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Kepatuhan Jenjang 7 Tahun 2025
                                                     Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
                                                     Pendanaan Terorisme (APU PPT) dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
                                                     Pemusnah Massal (PPPSPM)
                                                     Uji Sertifikasi Kepatuhan Jenjang 7 Direktur
                                                     Training on Group AML/CFT Guidelines on Source of Wealth Due Diligence
                                                     Sustainability Training untuk Anggota Direksi PT Bank UOB Indonesia
                                                     Sosialisasi Teknis Brankas Elektronik dan Layanan Hak Tanggungan Elektronik
                                                     CEO Townhall Series
                                                     AML Uplift 2.0 – Regional Rollout Workshop
                                                     General Counsel Leadership Council
                                                     2025 General Counsel Regional Meeting for Overseas Banking Subsidiaries and
                                                     Hong Kong Branch
                                                     Work-Life Harmony
                                                     Webinar Batch 3: “ESG - Inovasi Produk dan Layanan Keuangan Berkelanjutan
                                                     Skema Hijau untuk Menangkap Peluang Pendanaan dan lnvestasi”
                                                     Diseminasi Hasil Penilaian Financial Integrity Rating on Money Laundering and
                                                     Terrorist Financing (FIR on ML/TF)
                                                     C-Suite Forum: Exclusive Closed-Door Economic Outlook Discussion, FPCI in
                                                     partnership with UOB Indonesia
                                                     Seminar: The Future of Payments – Innovate, Trusted, and Global
                                                     Sosialisasi Peraturan OJK Nomor 24 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Rekening
                                                     pada Bank Umum dan Permohonan Penerusan Undangan Sosialisasi kepada
                                                     Anggota Asosiasi
                                                     UOB Leadership Masterclass: Navigating Energy Transition Trends – Strategic
                                                     Implications for Business and Banking
                                                     UOB Leadership Masterclass: Smart and Sustainable Growth – Balancing AI
                                                     Innovation with Environmental Responsibility
        7.    Henry             Direktur             Start of the Year Workshop 2025
              Santoso           Manajemen            2025 Start of The Year (SOTY) - Risk Management & Compliance “Reliable
                                Risiko               Gatekeeper”
                                                     UOB Business Manager Review 2025
                                                     Business Banking Mid-Year Townhall
                                                     The Unveiling of the Garuda Indonesia UOB Card Livery
                                                     Privilege Conversation: Market Outlook 2025 “Capital Flows and Policy Waves:
                                                     Sailing through Tides of Risk and Seas of Opportunity”
                                                     Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                                     Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                                                     Group Risk Management Leadership Team
                                                     UOB Leadership Townhall 2025
                                                     CEO Townhall Series
                                                     PERBANAS Review of Indonesia’s Mid-Year Economy (PRIME) 2025
                                                     Sustainability Training untuk Anggota Direksi PT Bank UOB Indonesia
                                                     UOB Leadership Masterclass: Smart and Sustainable Growth – Balancing AI
                                                     Innovation with Environmental Responsibility
                                                     Start of the Year Risk Management 2025



154   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 157
 Tata Kelola Perusahaan




No.    Nama         Posisi                            Lokakarya/Pelatihan/Seminar/Sosialisasi
8. Cristina Teh Direktur        Start of the Year Workshop 2025
    Tan         Consumer        Personal Financial Services (PFS) & Channels – CEP & CASA Workshop
                Banking         UOB Indonesia CPP Workshop
                                PFS Unsecured – T&O Workshop
                                Indonesia Service Workshop with GSAT
                                Wholesale - PFS Synergy Workshop
                                UOB Indonesia Strategy Workshop
                                Leadership Breakthrough Series #3 - The Art of Diplomacy in Action
                                Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                                Understanding the UOB Brand
 9.   W. Kartyono Direktur      Start of the Year Workshop 2025
                  Transaction   UOB Business Manager Review 2025
                  Banking       Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7
                                Sosialisasi: Information Security Awareness
                                Silaturahmi Badan Pengurus PERBANAS
                                Rapat Pengurus Bidang Pengembangan Produk Perbanas - Pembahasan
                                Program Kerja Tahun 2025
                                Central Banking Services Festival 2025 (Bank Indonesia Event) - International Seminar
                                Customer Commitment Awards Ceremony 2025
                                Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Executive Gathering 2025


Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris
Dewan Komisaris melakukan penilaian terhadap komite-komite sekali dalam setahun, dengan fokus pada struktur
dan komposisi masing-masing komite, efektivitas dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan,
serta efisiensi rapat komite.

Pada tahun 2025, komite-komite di bawah Dewan Komisaris telah melaksanakan penilaian kinerja secara mandiri.
Seluruh komite telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dengan baik, serta memberikan
rekomendasi yang mendukung efektivitas keseluruhan pelaksanaan fungsi Dewan Komisaris.




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   155
Page 158
        Tata Kelola Perusahaan




      Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-                                  Profil Komite Audit
      Komite                                                                     VJH Boentaran Lesmana
                                                                                 Ketua Komite Audit
      A. Komite-Komite di bawah Dewan Komisaris                                  (Komisaris Independen)
         1. KOMITE AUDIT
            Tujuan Pembentukan                                                   Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Dewan
            Komite Audit dibentuk untuk membantu dan                             Komisaris dalam Laporan Tahunan pada halaman
            mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung                             50.
            jawab Dewan Komisaris dalam melakukan
            pengawasan atas integritas pelaporan keuangan
            Bank, efektivitas sistem pengendalian internal dan
            manajemen risiko, kepatuhan terhadap peraturan
            perundang-undangan, serta pelaksanaan fungsi
            audit internal dan eksternal. Melalui pengawasan
            yang independen dan objektif, Komite Audit
            berperan dalam memperkuat penerapan tata
            kelola dan akuntabilitas di Bank.

               Komposisi Komite Audit
               Komite Audit seluruhnya terdiri dari anggota yang
               independen. Komite Audit paling sedikit terdiri                   Saguh Pangaribowo
               dari: (a) satu orang Komisaris Independen yang                    Anggota (Pihak Independen)
               merangkap sebagai Ketua; (b) satu orang Pihak
               Independen yang memiliki keahlian di bidang                       Usia: 57 tahun
               keuangan atau bidang akuntansi; dan (c) satu                      Kewarganegaraan: Indonesia
               orang Pihak Independen yang memiliki keahlian
               di bidang hukum atau perbankan.                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0035 tanggal
               Anggota Komite Audit dari Pihak Independen                        29 April 2025
               wajib memiliki kompetensi dan pengalaman yang
               relevan. Keahlian di bidang keuangan atau akuntansi               Riwayat Pendidikan
               maupun di bidang hukum atau perbankan didukung                    • Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia
               oleh sertifikasi yang diakui serta pengalaman kerja               • Master of Business Administration dari The
               paling sedikit lima tahun. Komposisi ini ditetapkan                 International University of Japan – Scholarship
               untuk memastikan pengawasan yang efektif, objektif,                 from Overseas Training Office Bappenas
               dan sesuai dengan ketentuan regulator yang berlaku.
                                                                                 Riwayat Pekerjaan
               Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank                       • Komite Manajemen Risiko PT PLN (Persero)
               UOB Indonesia No. 25/SKDIR/0035 tanggal 29                          (2021-2025)
               April 2025 tentang Pengangkatan Anggota Komite                    • Project Director untuk proyek-proyek Internal
               Audit, anggota Komite Bank terdiri dari 3 (tiga)                    Control over Financial Reporting (ICoFR) di
               orang, sebagai berikut:                                             PT Semen Indonesia Tbk, Perumnas, dan PT
                        Susunan Anggota Komite Audit                               Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) (2022-2025)
                         per tanggal 31 Desember 2025                            • Retainer Konsultan untuk Internal Audit Lippo
                      Nama                   Komposisi                             Group (2021-2022)
                VJH Boentaran        Ketua (Komisaris                            • Konsultan di EY Indonesia (2005-2020)
                Lesmana              Independen)                                 • Tenaga Ahli Badan Pengawasan Keuangan
                Saguh                Anggota (Pihak                                dan Pembangunan (BPKP) untuk Proyek Audit
                Pangaribowo          Independen)                                   Kinerja Kementerian Keuangan (2002-2004)
                Indyastuti           Anggota (Pihak                              • Auditor BPKP (1990-2024)
                                     Independen)



156   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 159
Tata Kelola Perusahaan




    Pelatihan                                               Riwayat Pekerjaan
    • Pelatihan program sertifikasi Certification in        • Advisor di Super Bank Indonesia (2022-2024)
      Audit Committee Practices                             • Pengajar/Fasilitator di Efektifpro Knowledge
    • Pelatihan program sertifikasi Qualified Risk            Source (2020-2021)
      Oversight Professional                                • Head of Professional Practices – Internal Audit
    • Pembicara pada ICoFR Workshop yang                      di PT Bank CIMB Niaga Tbk (2010-2020)
      diselenggarakan oleh PT Semen Tonasa                  • Head of Quality Assurance & Audit Methodology
    • Pembicara pada ICoFR Workshop yang                      – Internal Audit di PT Bank Danamon Indonesia
      diselenggarakan oleh PTPN IV                            Tbk (2006-2010)
                                                            • Head of Mass Market Audit – Internal Audit di
    Sertifikasi Profesional                                   PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2004-2006)
    • Certification in Audit Committee Practices            • Head of Corporate Banking Audit – Internal Audit
    • Qualified Risk Oversight Professional                   di PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2003-2004)
    • Qualified Risk Goverannce Professional                • Branch Audit – Internal Audit di PT Bank
    • Certified Internal Auditor                              Danamon Indonesia Tbk (1990-2002)
    • Certification in Risk Management Assurance            • Program Pendidikan Kader Perbankan
    • Certified Sustainability Reporting Specialist           (Management Trainee) (1990)

    Rangkap Jabatan                                         Pelatihan
    Anggota Komite Manajemen Risiko PT PLN (Persero)        • Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
                                                              jenjang 5 dan Jenjang 6
                                                            • Risk Appetite dan Risk Culture: Pilar Utama dalam
                                                              Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan

                                                            Sertifikasi Profesional
                                                            • Sertifikasi Manajemen Risiko, Jenjang 6
                                                            • Qualified Internal Auditor

                                                            Rangkap Jabatan
                                                            -


    Indyastuti
    Anggota (Pihak Independen)


    Usia: 60 tahun
    Kewarganegaraan: Indonesia

    Dasar Hukum Pengangkatan
    Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0035 tanggal
    29 April 2025.

    Riwayat Pendidikan
    Sarjana Ekonomi dari Universitas Pembangunan
    Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta, Yogyakarta




                                                       P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   157
Page 160
        Tata Kelola Perusahaan




               Periode Masa Tugas                                                b. Melakukan penelaahan atas ketaatan
               Masa jabatan anggota Komite Audit tidak                              terhadap peraturan perundang-undangan
               boleh melebihi masa jabatan Dewan Komisaris,                         yang berhubungan dengan kegiatan Bank.
               sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Bank.                     c. Memberikan pendapat independen dalam hal
               Anggota Komite Audit dapat diangkat kembali                          terjadi perbedaan pendapat antara manajemen
               hanya untuk satu periode berikutnya.                                 dan Akuntan Publik atas jasa yang diberikannya.
                                                                                 d. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan
               Komisaris Independen yang menjabat sebagai                           pemberian jasa audit atas informasi keuangan
               anggota Komite Audit juga hanya dapat diangkat                       historis tahunan oleh Akuntan Publik (AP) dan/
               kembali untuk satu periode berikutnya. Masa                          atau Kantor Akuntan Publik (KAP) di tahun
               jabatan Komite Audit saat ini akan berakhir pada                     sebelumnya, dengan menilai:
               tahun 2027.                                                          i. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP
                                                                                          dan/atau KAP dengan standar audit yang
               Periode Peninjauan Pedoman dan Tata Tertib                                 berlaku;
               Kerja Komite Audit Secara Berkala                                    ii. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;
               Bank telah menetapkan Piagam Komite Audit                            iii. Pengkajian kecukupan ruang lingkup audit
               yang disahkan berdasarkan Surat Keputusan                                  dan kecukupan uji petik; dan
               Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia No. 25/                        iv. Rekomendasi perbaikan yang diberikan
               COM/0011 tanggal 18 Desember 2025 (Piagam                                  oleh AP dan/atau KAP.
               Komite Audit). Bank melakukan reviu berkala                       e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
               terhadap Piagam Komite Audit, yaitu 1 (satu) kali                    Komisaris mengenai penunjukan AP dan KAP
               dalam setahun.                                                       yang didasarkan pada beberapa pertimbangan
                                                                                    sebagai berikut:
               Independensi Anggota Komite Audit                                    i. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP;
               Seluruh anggota Komite telah memenuhi ketentuan                      ii. Ruang lingkup audit;
               yang berlaku terkait dengan persyaratan                              iii. Imbalan jasa audit;
               independensi anggota Komite Audit, dengan                            iv. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim
               memperhatikan integritas, akhlak, dan moral                                Audit dari KAP;
               masing-masing anggota Komite Audit.                                  v. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang
                                                                                          digunakan KAP;
               Untuk menjaga independensi dan objektivitas,                         vi. Manfaat fresh eye perspectives yang akan
               anggota Komite Audit merupakan Komisaris                                   diperoleh melalui penggantian AP, KAP, dan
               Independen dan Pihak Independen. Direksi tidak                             Tim Audit dari KAP;
               diperkenankan untuk duduk dalam keanggotaan                          vii. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit
               Komite Audit.                                                              oleh KAP yang sama secara berturut-turut
                                                                                          untuk kurun waktu yang cukup panjang;
               Seluruh anggota Komite Audit memiliki                                      dan/atau
               integritas, akhlak dan moral yang baik, hal mana                     viii. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan
               merupakan persyaratan bagi anggota Komite                                  pemberian jasa audit atas informasi
               Audit sebagaimana dimaksud dalam Kebijakan                                 keuangan historis tahunan oleh AP dan
               Nominasi Bank serta telah memenuhi kriteria yang                           KAP pada periode sebelumnya, apabila ada.
               dipersyaratkan oleh Regulator.                                    f. Melakukan pemantauan, penelaahan dan
                                                                                    evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan
               Tugas dan Tanggung Jawab                                             audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil
               Komite Audit menjalankan tugas, tanggung jawab                       audit intern dalam rangka menilai kecukupan
               dan kewenangannya berdasarkan Piagam Komite                          pengendalian internal termasuk kecukupan
               Audit yang antara lain meliputi:                                     proses pelaporan keuangan, dan memastikan
               a. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan                      Direksi mengambil tindakan perbaikan yang
                  yang akan dikeluarkan oleh Bank kepada publik                     diperlukan secara cepat untuk mengatasi
                  dan/atau pihak otoritas lain, laporan keuangan,                   kelemahan pengendalian, fraud, masalah
                  proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan                       kepatuhan terhadap kebijakan, undang-
                  informasi keuangan Bank.                                          undang dan peraturan, atau masalah lain yang


158   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 161
Tata Kelola Perusahaan




       diidentifikasi dan dilaporkan oleh Audit Intern.                           perubahan yang dirasa perlu kepada Dewan
    g. Komite paling sedikit melakukan pemantauan                                 Komisaris.
       dan evaluasi atas:                                                      j. Menelaah pengaduan yang diterima Komite
       i. Pelaksanaan tugas dari Audit Intern;                                    Audit, yang berkaitan dengan proses akuntansi
       ii. Kesesuaian pelaksanaan audit yang                                      dan pelaporan keuangan Bank, serta
            dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik                                  menindaklanjutinya.
            dengan standar audit yang berlaku;                                 k. Menelaah dan memberikan saran kepada
       iii. Kesesuaian laporan keuangan dengan                                    Dewan Komisaris terkait dengan adanya potensi
            standar akuntansi yang berlaku;                                       benturan kepentingan Bank.
       iv. Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas                         l. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan
            hasil temuan Internal Audit, Akuntan Publik,                          informasi Bank.
            dan hasil pengawasan Bank Indonesia                                m. Melakukan evaluasi dan memberikan
            dan/atau Otoritas Jasa Keuangan, sebagai                              rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas:
            rekomendasi kepada Dewan Komisaris; dan                               i. Penetapan (Revisi) Piagam Audit Intern;
       v. penerapan kebijakan dan prosedur                                        ii. Penyusunan Rencana Audit Tahunan, ruang
            pengendalian internal dalam proses                                         lingkup dan alokasi anggaran Audit Intern;
            pelaporan keuangan Bank untuk memberikan                              iii. Penunjukan Pengendali Mutu Independen
            rekomendasi kepada Dewan Komisaris guna                                    dari pihak eksternal untuk melakukan kaji
            meyakini integritas dari proses pelaporan                                  ulang terhadap kinerja Audit Intern (setiap
            keuangan Bank.                                                             3 tahun);
    h. Memberikan rekomendasi atas penunjukan,                                    iv. Pemberian remunerasi tahunan Audit Intern
       pengunduran diri atau pemberhentian Kepala                                      secara keseluruhan serta penghargaan
       Audit Intern dan memberikan masukan terhadap                                    kinerja; dan
       penilaian tahunan atas kinerja dan remunerasi                              v. Efektivitas dan efisiensi pelaksanaan sistem
       yang bersangkutan.                                                              pengendalian intern.
    i. Menyiapkan Program Kerja Tahunan dan                                    n. Memastikan Audit Intern melakukan komunikasi
       melakukan penelaahan tahunan atas Cakupan                                  dengan Direksi, Dewan Komisaris, auditor
       Fungsi Komite dan efektivitas kerjanya serta                               eksternal dan Otoritas Jasa Keuangan.
       memberikan rekomendasi atas berbagai


    Rapat Komite Audit
    Rapat Komite Audit telah dilaksanakan sesuai kebutuhan Bank. Selama periode tahun 2025, Rapat Komite
    Audit diselenggarakan sebanyak 25 (dua puluh lima) kali, dengan dihadiri oleh seluruh anggota Komite Audit.

    Kehadiran anggota Komite Audit pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                          Nama                                Jumlah Rapat                   Kehadiran                  Persentase (%)

     VJH Boentaran Lesmana                                           25                            25                           100
     Burlita*                                                        10                            10                           100
     Humbul Kristiawan*                                              10                            10                           100
     Saguh Pangaribowo**                                             15                            15                           100
     Indyastuti**                                                    15                            15                           100

    *) Masa jabatan Ibu Burlita dan Bapak Humbul Kristiawan telah berakhir pada tanggal 29 April 2025.
    **) Bapak Saguh Pangaribowo dan Ibu Indyastuti efektif diangkat sejak tanggal 29 April 2025.

    Keputusan rapat diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat atau berdasarkan suara mayoritas
    jika terjadi perbedaan pendapat. Semua keputusan dicatat dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh
    seluruh anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan dengan baik termasuk perbedaan pendapat yang
    terjadi dalam rapat.




                                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   159
Page 162
        Tata Kelola Perusahaan




               Hasil rapat Komite Audit merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Dewan
               Komisaris untuk mengambil keputusan-keputusan.

               Mekanisme Evaluasi Kinerja
               Bank telah menetapkan menetapkan ketentuan mengenai evaluasi kinerja Komite Audit yang diatur dalam
               Piagam Komite Audit. Ketentuan tersebut memberikan panduan teknis yang jelas bagi Dewan Komisaris dalam
               melaksanakan penilaian serta memastikan standarisasi kriteria kinerja yang diterapkan.

               Berdasarkan Piagam Komite Audit, evaluasi kinerja anggota Komite Audit dilakukan oleh Dewan Komisaris
               paling sedikit setiap akhir tahun buku. Evaluasi kinerja Komite Audit meliputi struktur dan komposisi komite,
               efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Audit dan efektivitas pelaksanaan rapat Komite
               Audit.

               Program kerja Komite Audit dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:

                 No.              Program Kerja                                                    Realisasi
                  1.     Pemantauan dan evaluasi atas                  Selama tahun 2025, Komite Audit melaksanakan rapat dengan
                         perencanaan dan pelaksanaan                   mengundang perwakilan dari Fungsi Kerja Audit Intern sebanyak 6
                         audit serta pemantauan atas                   (enam) kali untuk memantau dan mengevaluasi perencanaan dan
                         tindak lanjut hasil audit dalam               pelaksanaan audit serta pemantauan tindak lanjut temuan audit
                         rangka menilai kecukupan                      untuk menilai kecukupan pengendalian internal.
                         pengendalian internal.
                  2.     Evaluasi terhadap pelaksanaan                 Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan dari
                         tugas Audit Intern.                           Fungsi Kerja Audit Intern sebagai undangan untuk membahas
                                                                       pelaksanaan tugas Audit Intern selama 2025 yaitu terkait
                                                                       pelaksanaan audit selama tahun 2025 dan isu audit yang signifikan.
                  3.     Evaluasi terhadap kesesuaian                  • Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang Divisi Finance dan
                         laporan keuangan dengan                          Auditor Eksternal Bank untuk melakukan penelaahan terhadap
                         standar     akuntansi   yang                     draft laporan audit Bank.
                         berlaku.                                      • Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang Divisi Finance
                                                                          untuk membahas laporan publikasi keuangan bulanan dan
                                                                          triwulanan dan mengevaluasi kesesuaian dengan standar
                                                                          akuntansi yang berlaku.
                  4.     Melakukan evaluasi terhadap                   Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan dari
                         pelaksanaan pemberian jasa                    Divisi Finance dan Fungsi Kerja Audit Intern untuk melakukan evaluasi
                         audit atas informasi keuangan                 atas pelaksanaan jasa audit atas laporan keuangan periode 31
                         historis tahunan oleh AP dan/                 Desember 2024, yang dilakukan oleh KAP Purwantono, Sungkoro
                         atau KAP.                                     & Surja (EY Indonesia) dan Yovita sebagai Akuntan Publik. Rapat
                                                                       diadakan pada tanggal 9 April 2025.
                  5.     Pemantauan atas rencana                       Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan dari
                         pelaksanaan audit oleh auditor                Divisi Finance dan Auditor Eksternal Bank untuk membahas progress
                         eksternal.                                    pelaksanaan audit oleh auditor eksternal.
                  6.     Evaluasi terhadap pelaksanaan                 Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan dari
                         tindak lanjut oleh Direksi atas               Fungsi Kerja Audit Intern dan Fungsi Kepatuhan untuk memastikan
                         hasil temuan Audit Intern,                    bahwa Direksi telah menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi
                         auditor eksternal dan hasil                   dari Audit Intern termasuk perbaikan terhadap hasil temuan
                         pengawasan OJK.                               pemeriksaan auditor eksternal maupun OJK.




160   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 163
Tata Kelola Perusahaan




      No.           Program Kerja                                      Realisasi
       7.   Melakukan penelaahan atas        Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan dari
            kepatuhan terhadap peraturan     Fungsi Kepatuhan untuk menelaah kepatuhan Bank terhadap
            perundang-undangan      yang     peraturan perundangan-undangan yang berlaku.
            berhubungan dengan kegiatan
            Bank.
       8.   Rekomendasi       penunjukan     Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang perwakilan dari
            Akuntan Publik dan KAP sesuai    Divisi Finance, Audit Intern, dan KAP Purwanto, Susanti dan Surja
            ketentuan yang berlaku.          (d/h KAP Purwantono, Sungkoro & Surja) (EY Indonesia) untuk
                                             membahas proposal penawaran dari EY Indonesia terkait dengan
                                             jasa audit laporan keuangan tahun buku 2025. Komite Audit
                                             memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas penunjukan
                                             KAP Purwanto, Susanti dan Surja (d/h KAP Purwantono, Sungkoro &
                                             Surja) (EY Indonesia) dan Yovita sebagai Akuntan Publik untuk audit
                                             tahun buku 2025, yang didasarkan pada beberapa pertimbangan
                                             sesuai dengan peraturan OJK yang berlaku dan hasil evaluasi atas
                                             pelaksanaan jasa audit atas laporan keuangan periode tahun
                                             sebelumnya.
       9.   Evaluasi terhadap pelaksanaan    Telah dilaksanakan rapat dengan perwakilan dari Divisi Finance,
            audit yang dilakukan oleh KAP    Audit Intern, dan Auditor Eksternal untuk membahas hal-hal sebagai
            sesuai dengan standar audit      berikut:
            yang berlaku.                    • Hasil akhir audit Laporan Keuangan tahun buku 2024 beserta
                                                Management Letter yang dibahas dalam rapat dengan Komite
                                                Audit tanggal 25 Februari 2025.
                                             • Program audit dan metodologi audit dan progress pelaksanaan
                                                audit laporan keuangan tahun 2025 yang dibahas dalam rapat
                                                dengan Komite Audit pada tanggal 11 September 2025.
      10.   Menyiapkan Program Kerja         Komite Audit telah menyiapkan Program Kerja Tahunan dan
            Tahunan      dan    melakukan    melakukan penelaahan tahunan atas cakupan fungsi Komite dan
            penelaahan tahunan atas          efektivitas kerjanya serta memberikan rekomendasi atas berbagai
            cakupan Fungsi Komite dan        perubahan yang dirasa perlu kepada Dewan Komisaris.
            efektivitas   kerjanya   serta
            memberikan rekomendasi atas
            berbagai perubahan yang
            dirasa perlu kepada Dewan
            Komisaris.
      11.   Diskusi     dengan      Fungsi   Telah dilaksanakan Rapat dengan perwakilan dari Fungsi Kepatuhan
            Kepatuhan tentang Laporan        untuk membahas Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Semester-
            Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan     II 2024 dan Semester I-2025, yang meliputi manajemen risiko
            di Bank.                         kepatuhan, pemantauan Prinsip Kehati-hatian Bank, pemenuhan
                                             Komitmen kepada Regulator, implementasi budaya kepatuhan, dan
                                             implementasi tugas kepatuhan lainnya.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   161
Page 164
        Tata Kelola Perusahaan




          2. KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI                                      Profil Komite Remunerasi dan Nominasi
             Tujuan Pembentukan                                                  Johanes Susilo
             Komite Remunerasi dan Nominasi dibentuk untuk                       Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
             membantu Dewan Komisaris dalam menyusun dan                         (Komisaris Independen)
             mengevaluasi kebijakan remunerasi, nominasi,
             serta perencanaan suksesi bagi anggota Dewan                        Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Dewan
             Komisaris, Direksi, dan pejabat eksekutif. Komite                   Komisaris dalam Laporan Tahunan pada halaman
             mendukung penerapan sistem remunerasi yang adil,                    50.
             transparan, dan berbasis kinerja serta memastikan
             proses nominasi selaras dengan strategi jangka                      Chin Voon Fat
             panjang Bank, prinsip tata kelola, dan ketentuan                    Anggota
             peraturan perundang-undangan yang berlaku.                          (Wakil Komisaris Utama)

               Komposisi Komite Remunerasi dan Nominasi                          Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Dewan
               Komite Remunerasi dan Nominasi Bank terdiri                       Komisaris dalam Laporan Tahunan pada halaman
               dari (a) satu orang Komisaris Independen yang                     48.
               merangkap sebagai Ketua, (b) satu orang Komisaris
               Non Independen, dan (c) satu orang Pejabat
               Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber daya
               manusia atau satu orang perwakilan Pekerja Bank.

               Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank
               UOB Indonesia No. 25/SKDIR/0037 tanggal 29
               April 2025 tentang Pengangkatan Anggota Komite
               Remunerasi dan Nominasi, anggota Komite Bank
               terdiri dari 3 (tiga) orang, sebagai berikut:
                   Susunan Anggota Komite Remunerasi dan
                    Nominasi per tanggal 31 Desember 2025
                      Nama                   Komposisi                           Gevy Q Wulandari
                Johanes Susilo      Ketua (Komisaris                             Anggota
                                    Independen)                                  (Head of Human Resources)
                Chin Voon Fat       Anggota (Wakil Komisaris
                                                                                 Usia: 57 tahun
                                    Utama)
                                                                                 Kewarganegaraan: Indonesia
                Gevy Q Wulandari Anggota (Pejabat
                                    Eksekutif yang
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                    membidangi Sumber Daya
                                                                                 Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0037 tanggal
                                    Manusia)
                                                                                 29 April 2025.

                                                                                 Riwayat Pendidikan
                                                                                 Beliau menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi,
                                                                                 Extension Program, Jurusan Sumber Daya Manusia,
                                                                                 Universitas Indonesia pada tahun 1995.

                                                                                 Riwayat Pekerjaan
                                                                                 • Head of Human Resources, UOB Indonesia
                                                                                   (2023-sekarang)
                                                                                 • Head of HR for VIP Cluster (Vietnam, Indonesia,
                                                                                   Philippines), AIG Insurance (2018-2023)
                                                                                 • Direktur Human Capital, AIG Indonesia (2012-
                                                                                   2023)



162   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 165
Tata Kelola Perusahaan




    • Head of HRBP Retail Banking, PT Permata Bank           Komite Remunerasi dan Nominasi yang antara
      (2009-2012)                                            lain meliputi:
    • Direktur HR, Microsoft Indonesia (2006-2009)           a. Terkait dengan Fungsi Remunerasi:
    • Head of Staffing & Talent Management, Citibank            • Melakukan evaluasi terhadap kebijakan
      N.A., Indonesia (1997-2006)                                  remunerasi yang didasarkan atas kinerja,
    • Human Resources Manager, GE Capital                          risiko, kewajaran dengan peer group,
      Indonesia (1994-1997)                                        sasaran, dan strategi jangka panjang Bank,
                                                                   pemenuhan cadangan sebagaimana diatur
    Pelatihan                                                      dalam peraturan perundang-undangan dan
    • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5                       potensi pendapatan Bank di masa yang
    • 10x Breakthrough Coaching                                    akan datang; dan
    • HR Certification General Manager                          • M e nya m p a i ka n h a s i l eva l u a s i d a n
    • The UOB Way Workshop                                         rekomendasi kepada Dewan Komisaris
    • Pengenalan Pelindungan Data Pribadi                          mengenai:
    • Sustainability 101                                           i. Kebijakan remunerasi bagi anggota
    • UOB Group-wide Mandatory Learning for                             Dewan Komisaris dan anggota Direksi
      Existing Employees - Mission Compliance                           untuk disampaikan kepada Rapat Umum
                                                                        Pemegang Saham;
    Rangkap Jabatan                                                ii. Kebijakan remunerasi bagi Pejabat
    -                                                                   Eksekutif Senior, Pejabat Eksekutif, dan
                                                                        pegawai secara keseluruhan untuk
    Periode Masa Tugas                                                  disampaikan kepada Direksi;
    Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan                     iii. Struktur remunerasi anggota Dewan
    Nominasi adalah selama 2 (dua) tahun dan akan                       Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif
    berakhir pada tahun 2025. Anggota yang masa                         Senior;
    jabatannya telah berakhir dapat diangkat kembali.              iv. Besaran remunerasi anggota Dewan
                                                                        Komisaris dan anggota Direksi; dan
    Pedoman Komite Remunerasi dan Nominasi                         v. Membantu Dewan Komisaris melakukan
    Bank telah menetapkan Pedoman dan Tata                              penilaian kinerja dengan kesesuaian
    Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi                         remunerasi yang diterima masing-masing
    yang disahkan berdasarkan Surat Keputusan                           anggota Direksi dan anggota Dewan
    Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia No. 25/                       Komisaris.
    COM/0012 tanggal 18 Desember 2025 (Pedoman                  • Menyampaikan hasil evaluasi dan rekomendasi
    dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan                    kepada Direksi mengenai besaran total
    Nominasi). Bank melakukan reviu berkala terhadap               framework remunerasi Pejabat Eksekutif Senior.
    Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi             • Memastikan bahwa Kebijakan Remunerasi
    dan Nominasi, yaitu 1 (satu) kali dalam setahun.               telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Independensi Anggota Komite Remunerasi dan               b. Terkait dengan Fungsi Nominasi:
    Nominasi                                                    • Menyusun dan memberikan rekomendasi
    Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi                mengenai sistem serta prosedur pemilihan
    memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik,              dan/atau penggantian:
    hal mana merupakan persyaratan bagi anggota                   i. Anggota Dewan Komisaris dan anggota
    Komite Remunerasi dan Nominasi sebagaimana                        Direksi kepada Dewan Komisaris untuk
    dimaksud dalam Kebijakan Nominasi serta telah                     disampaikan kepada RUPS; dan
    memenuhi kriteria yang dipersyaratkan oleh                    ii. Pejabat Eksekutif Senior untuk disampaikan
    Regulator.                                                        kepada Dewan Komisaris.
                                                                • Menelaah dan memberikan rekomendasi
    Tugas dan Tanggung Jawab                                      mengenai calon anggota Dewan Komisaris
    Komite Remunerasi dan Nominasi menjalankan                    dan/atau Direksi yang memenuhi syarat
    tugas, tanggung jawab dan kewenangannya                       kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
    berdasarkan Tata Tertib dan Pedoman Kerja                     kepada RUPST.


                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   163
Page 166
        Tata Kelola Perusahaan




                   • Anggota komite yang memiliki benturan kepentingan (conflict of interests) dengan usulan yang
                     direkomendasikan mengungkapkan keadaan tersebut dalam usulan yang direkomendasikan.
                   • Memberikan rekomendasi mengenai calon Pejabat Eksekutif Senior termasuk perpanjangan masa kerja
                     bagi Pejabat Eksekutif Senior yang telah melewati batas usia pensiun untuk disampaikan kepada Dewan
                     Komisaris.
                   • Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen yang akan menjadi anggota Komite Audit, Komite
                     Remunerasi dan Nominasi dan Komite Pemantau Risiko kepada Dewan Komisaris
                   • Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai:
                     i. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris;
                     ii. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan dalam proses Nominasi anggota Direksi, anggota Dewan
                          Komisaris dan Pejabat Eksekutif Senior; dan
                     iii. Kebijakan dan evaluasi kinerja bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris dan Pejabat Eksekutif
                          Senior.
                     iv. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
                          Komisaris berdasarkan tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan evaluasi.
                     v. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai program pengembangan kemampuan
                          anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

               Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi
               Rapat Komite diselenggarakan secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.

               Selama periode tahun 2025, Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan sebanyak 4 (empat)
               kali, di antaranya melalui teleconference dan dihadiri oleh lebih dari 51 persen anggota termasuk seorang
               Komisaris Independen dan pejabat eksekutif yang membawahi Sumber Daya Manusia.

               Kehadiran anggota Komite Remunerasi dan Nominasi pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025
               adalah sebagai berikut:
                                        Nama                                     Jumlah Rapat   Kehadiran   Persentase (%)
                Johanes Susilo                                                        4            4             100
                Chin Voon Fat                                                         4            4             100
                Gevy Q Wulandari                                                      4            4             100

               Keputusan rapat diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat atau berdasarkan suara mayoritas
               jika terjadi perbedaan pendapat. Semua keputusan dicatat dalam risalah rapat yang ditandatangani oleh
               seluruh anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan dengan baik termasuk perbedaan pendapat yang
               terjadi dalam rapat.

               Hasil rapat Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara
               optimal oleh Dewan Komisaris.

               Mekanisme Evaluasi Kinerja
               Bank memiliki ketentuan mengenai evaluasi kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi yang diatur dalam
               Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi. Ketentuan tersebut memberikan panduan
               teknis yang jelas bagi Dewan Komisaris dalam melaksanakan penilaian serta memastikan standarisasi kriteria
               kinerja yang diterapkan.

               Berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi, evaluasi kinerja anggota
               Komite Remunerasi dan Nominasi dilakukan oleh Dewan Komisaris paling sedikit setiap akhir tahun buku.
               Evaluasi kinerja Komite meliputi struktur dan komposisi komite, efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung
               jawab Komite Remunerasi dan Nominasi, dan efektivitas pelaksanaan rapat Komite Remunerasi dan Nominasi.




164   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 167
Tata Kelola Perusahaan




    Program kerja Komite Remunerasi dan Nominasi dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak
    terbatas pada:
      No.    Program Kerja                                     Realisasi
     1.     Terkait          a. Menelaah evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan
            Remunerasi          kepada Dewan Komisaris.
                             b. Memberikan rekomendasi remunerasi bagi anggota Direksi untuk disetujui oleh
                                Dewan Komisaris dan bagi anggota Komisaris untuk disetujui oleh pemegang
                                saham utama yaitu UOB International Investment Private Limited.
                             c. Menelaah dan memberikan rekomendasi atas Kebijakan Remunerasi.
     2.     Terkait          a. Memberikan rekomendasi pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris.
            Nominasi         b. Memberikan rekomendasi pengangkatan dan pengangkatan kembali anggota
                                Direksi.
                             c. Memberikan rekomendasi pengangkatan dan pengangkatan kembali Anggota
                                Komite di bawah Dewan Komisaris.
                             d. Memberikan rekomendasi pengangkatan dan perpanjangan masa jabatan
                                Pejabat Eksekutif Senior.
                             e. Menelaah dan memberikan rekomendasi atas Kebijakan Nominasi.
     3.     Lainnya          a. Menyusun dan membahas realisasi rencana kerja Komite Remunerasi dan
                                Nominasi.
                             b. Menelaah dan memberikan rekomendasi atas penelaahan berkala Pedoman dan
                                Tata Tertib Kerja.
                             c. Membahas dan memberikan masukan terhadap laporan yang disampaikan
                                Fungsi Sumber Daya Manusia.



 3. KOMITE PEMANTAU RISIKO                                    Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 25/
    Tujuan Pembentukan                                        SKDIR/0036 tanggal 29 April 2025 tentang
    Komite Pemantau Risiko dibentuk oleh Dewan                Pengangkatan Anggota Komite Pemantau Risiko,
    Komisaris dan bertanggungjawab kepada                     anggota Komite Bank terdiri dari 3 (tiga) orang,
    Dewan Komisaris untuk melaksanakan evaluasi               sebagai berikut:
    kesesuaian antara kebijakan manajemen risiko                Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko per
    dan pelaksanaan kebijakan Bank dan melakukan                         tanggal 31 Desember 2025
    pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas                        Nama                 Komposisi
    komite manajemen risiko dan satuan kerja                   Wayan Alit Antara Ketua (Komisaris
    manajemen risiko.                                                              Independen)
                                                               Hendry Patria Rosa Anggota (Pihak
    Komposisi Komite Pemantau Risiko                                               Independen)
    Komite Pemantau Risiko Bank terdiri dari (a) satu          Nina Diyanti Anwar Anggota (Pihak
    orang Komisaris Independen yang merangkap                                      Independen)
    sebagai Ketua, (b) satu orang Pihak Independen
    yang memiliki keahlian di bidang manajemen                Profil Komite Pemantau Risiko
    risiko, dan (c) satu orang Pihak Independen yang
                                                              Wayan Alit Antara
    memiliki keahlian di bidang keuangan.
                                                              Ketua Komite Pemantau Risiko
                                                              (Komisaris Independen)
    Anggota Komite yang berasal dari Pihak
    Independen memiliki sertifikasi dan pengalaman
                                                              Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Dewan
    kerja yang relevan di bidang manajemen risiko dan
                                                              Komisaris dalam Laporan Tahunan pada halaman
    keuangan, sehingga memastikan pengawasan
                                                              49.
    yang efektif, objektif, dan independen atas profil
    dan tata kelola risiko Bank.



                                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   165
Page 168
        Tata Kelola Perusahaan




               Hendry Patria Rosa                                                Nina Diyanti Anwar
               Anggota                                                           Anggota
               (Pihak Independen)                                                (Pihak Independen)

               Usia: 60 tahun                                                    Usia: 65 tahun
               Kewarganegaraan: Indonesia                                        Kewarganegaraan: Indonesia

               Dasar Hukum Pengangkatan                                          Dasar Hukum Pengangkatan
               Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0036 tanggal                       Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0036 tanggal
               29 April 2025.                                                    29 April 2025.

               Riwayat Pendidikan                                                Riwayat Pendidikan
               Sarjana Teknik Geodesi dari Universitas Gadjah                    Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas
               Mada, Yogyakarta                                                  Indonesia, Jakarta

               Riwayat Pekerjaan                                                 Riwayat Pekerjaan
               • Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank                       • Anggota Komite Audit di PT Bank UOB Indonesia
                 UOB Indonesia (2015-sekarang)                                     (2018 – 28 April 2021)
               • Banking Risk Management trainer di PT Orbit                     • Anggota Komite Audit di PT Maybank Indonesia
                 Risk Management (2007-sekarang)                                   Tbk (2012-2018)
               • PT Bank Artha Graha dengan posisi terakhir                      • Anggota Komite Audit di PT GMF Aerosia dari
                 sebagai Branch Manager di PT Bank Artha                           (2006-2015)
                 Graha Internasional (1994-2007)                                 • Anggota Komite Audit di PT Semen Gresik Tbk
               • Credit Auditor di PT Bank Bintang Manunggal                       (2004-2011)
                 (1993-1994)                                                     • Group Head/Vice President Investor Relations
                                                                                   Division/Treasury Group/Assets Management
               Pelatihan                                                           Divison di the Indonesian Bank Restructuring
               • Sertifikasi Training on Trainer Materi Kualifikasi                Agency (IBRA) (2000-2004)
                 4 Bidang Manajemen Risiko Perbankan.                            • Account Officer/AVP di ABN Amro Bank (1999-
               • Persiapan SMR Perbankan Kualifikasi Jenjang                       2000)
                 4, 5, 6, dan 7                                                  • Senior Credit Analyst (1994-1995) dan Account
               • UOB Economic Outlook: Ushering A New Dawn                         Manager/Assistant Vice President (AVP) (1995-
                 for Remarkable Indonesia                                          1999) di Rabobank
               • Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7                             • Account Manager di Bank Indovest (1989-1994)
               • OJK Webinar “Risk Appetite and Risk Culture                     • Financial analyst di USAID, Jakarta (1988-1989)
                 – Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen                         • Auditor di PricewaterhouseCoopers (1985-1988)
                 Risiko di Sektor Keuangan”

              Rangkap Jabatan
              Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi, PT Bank
              UOB Indonesia, Jakarta (2015-sekarang)




166   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 169
Tata Kelola Perusahaan




    Pelatihan                                                       Independensi Anggota Komite Pemantau Risiko
    • Persiapan Sertifikasi Manajemen Risiko                        Seluruh anggota Komite telah memenuhi ketentuan
      Perbankan Kualifikasi Jenjang 4, 5, 6, dan 7                  yang berlaku terkait dengan persyaratan
    • Seminar “Program Peningkatan Profesionalisme                  i n d e p e n d e n s i a n g g ota Ko m i te , d e n g a n
      Chartered Accountant”                                         memperhatikan integritas, akhlak, dan moral
    • Refresher SMR Jenjang Kualifikasi 7                           masing-masing anggota Komite.
    • OJK Webinar “Risk Appetite and Risk Culture
      – Pilar Utama dalam Penguatan Manajemen                       Untuk menjaga independensi dan objektivitas,
      Risiko di Sektor Keuangan”                                    anggota Komite Pemantau Risiko merupakan
                                                                    Komisaris Independen dan pihak independen.
    Sertifikasi Profesional                                         Direksi tidak diperkenankan untuk duduk dalam
    • Sertifikat Kompetensi Kualifikasi Jenjang 4,                  keanggotaan Komite Pemantau Risiko.
      Jenjang 5, Jenjang 6, dan Jenjang 7 Bidang
      Manajemen Risiko Perbankan                                    Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko memiliki
    • Sertifikat Chartered Accountant                               integritas, akhlak dan moral yang baik, hal mana
    • Piagam Register Negara Akuntan                                merupakan persyaratan bagi anggota Komite
                                                                    Pemantau Risiko sebagaimana dimaksud dalam
    Rangkap Jabatan                                                 Kebijakan Nominasi Bank serta telah memenuhi
    -                                                               kriteria yang dipersyaratkan oleh Regulator.

    Periode Masa Tugas                                              Tugas dan Tanggung Jawab
    Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko                     Komite Pemantau Risiko menjalankan tugas,
    adalah selama 2 (dua) tahun dan akan berakhir                   tanggung jawab dan kewenangannya berdasarkan
    pada tahun 2027. Anggota yang masa jabatannya                   Tata Tertib dan Pedoman Kerja Komite Pemantau
    telah berakhir, dapat diangkat kembali.                         Risiko yang antara lain meliputi:
                                                                    a. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
    Periode Reviu Pedoman dan Tata Tertib Kerja                        antara kebijakan manajemen risiko dengan
    Komite Pemantau Risiko Secara Berkala                              pelaksanaan kebijakan manajemen risiko;
    Bank telah menetapkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja             b. Melakukan pemantauan dan evaluasi
    Komite Pemantau Risiko yang disahkan berdasarkan                   pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko;
    Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank UOB                     c. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
    Indonesia No. 25/COM/0013 tanggal 18 Desember                      tugas Satuan Kerja Manajemen Risiko; dan
    2025 (Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau             d. Memberikan pemantauan tata kelola atas risiko
    Risiko). Bank melakukan reviu berkala terhadap                     fraud pada Bank.
    Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau
    Risiko, yaitu 1 (satu) kali dalam setahun.


    Rapat Komite Pemantau Risiko
    Rapat Komite Pemantau Risiko telah dilaksanakan sesuai kebutuhan Bank dan dihadiri oleh seluruh anggota
    Komite dan mengundang Fungsi Kerja Manajemen Risiko jika diperlukan. Selama tahun 2025, Rapat Komite
    Pemantau Risiko diselenggarakan sebanyak 16 (enam belas) kali, dengan dihadiri 100 persen anggota Komite.

    Kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko dalam rapat-rapat yang diselenggarakan pada tahun 2025
    adalah sebagai berikut:
                         Nama                     Jumlah Rapat                   Kehadiran                   Persentase (%)
     Wayan Alit Antara                                    16                          16                            100
     Hendry Patria Rosa                                   16                          16                            100
     Nina Diyanti Anwar                                   16                          16                            100

    Keputusan rapat diambil melalui musyawarah untuk mencapai mufakat. Semua keputusan dicatat dalam risalah
    rapat dan didokumentasikan dengan baik termasuk jika ada perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat Komite.


                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   167
Page 170
        Tata Kelola Perusahaan




               Mekanisme Evaluasi Kinerja
               Bank telah menetapkan menetapkan ketentuan mengenai evaluasi kinerja anggota Komite Pemantau Risiko
               yang diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko. Ketentuan tersebut memberikan
               panduan teknis yang jelas bagi Dewan Komisaris dalam melaksanakan penilaian serta memastikan standarisasi
               kriteria kinerja yang diterapkan.

               Berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Pemantau Risiko, evaluasi kinerja anggota Komite Pemantau
               Risiko dilakukan oleh Dewan Komisaris paling sedikit setiap akhir tahun buku. Evaluasi kinerja Komite meliputi
               struktur dan komposisi komite, efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau Risiko,
               dan efektivitas pelaksanaan rapat Komite Pemantau Risiko.

               Program kerja Komite Pemantau Risiko dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:

                 No.          Program Kerja                                                   Realisasi
                1.       Melakukan evaluasi                Telah diselenggarakan rapat berkala untuk melakukan evaluasi tentang
                         tentang kesesuaian                kesesuaian antara kebijakan dan strategi manajemen risiko yang
                         antara kebijakan                  dikembangkan oleh manajemen dengan pelaksanaan kebijakan manajemen
                         manajemen risiko                  risiko serta membahas profil risiko Bank secara triwulanan.
                         dengan pelaksanaan
                         kebijakan manajemen               Komite Pemantau Risiko juga melakukan review berkala terhadap Tingkat
                         risiko.                           Kesehatan Berdasarkan Risiko (RBBR), menelaah kepatuhan terhadap
                                                           parameter Risk Appetite Statements (RAS) yang telah ditetapkan, dan
                                                           melakukan review bulanan atas profil risiko khususnya risiko kredit, risiko
                                                           operasional, risiko pasar dan risiko likuiditas.
                2.       Memantau dan                      Telah dilaksanakan rapat berkala untuk membahas pelaksanaan tugas
                         mengevaluasi                      Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR).
                         pelaksanaan tugas                 Pemantauan pelaksanaan tugas dilakukan melalui evaluasi dan review
                         Komite Manajemen                  atas kerangka kerja manajemen risiko. Selain itu, Komite Pemantau Risiko
                         Risiko dan Satuan                 melakukan pemantauan melalui rapat dengan SKMR untuk membahas
                         Kerja Manajemen                   manajemen risiko terkait permodalan, indikator-indikator risiko dalam rangka
                         Risiko (SKMR).                    memastikan kesesuaian dengan risk appetite Bank.
                3.       Menjalankan                       Telah dilaksanakan rapat berkala untuk membahas pelaksanaan tugas
                         pengawasan atas                   Anti Financial Crime Investigation and Intelligence (dahulu Integrated Fraud
                         tata kelola risiko                Management), melakukan evaluasi atas Kerangka Kerja Manajemen Risiko
                         fraud untuk Bank.                 Fraud, memantau efektivitas penerapan strategi anti-fraud dan memantau
                                                           kejadian fraud yang terjadi di Bank dan tindak lanjutnya.

               Penilaian terhadap Komite di Bawah Direksi
               Direksi melakukan penilaian tahunan terhadap komite-komitenya, dengan fokus pada area utama seperti
               struktur dan komposisi masing-masing komite, efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, serta
               efisiensi rapat komite.

               Pada tahun 2025, komite-komite di bawah Direksi telah melaksanakan penilaian mandiri (self-assessment)
               untuk mengevaluasi kinerjanya. Seluruh komite telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik
               serta memberikan rekomendasi yang mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi.




168   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 171
  Tata Kelola Perusahaan




B. Komite-komite di bawah Direksi                                 c. Kegiatan Treasuri dan Investasi
   1. KOMITE EKSEKUTIF (EXCO)                                        Menetapkan kebijakan dan pedoman yang
                                                                     berhubungan untuk semua dealer, pejabat
         Pedoman Tugas dan Tanggung Jawab EXCO                       dan komite yang berhubungan, yang terlibat
         Pedoman yang mendukung pelaksanaan tugas                    dalam kegiatan Treasuri dan Investasi Bank.
         dan tanggung jawab EXCO tercantum dalam Surat
         Keputusan Direksi No. 20/SKDIR/0100 tanggal 16           d. Keputusan Kredit
         Desember 2020 tentang Komite Eksekutif (EXCO).              Memberikan keputusan kredit sesuai dengan
         Komposisi serta tugas dan tanggung jawab EXCO               batas kewenangannya, yang meliputi
         adalah sebagai berikut:                                     semua tipe-tipe eksposur, langsung dan/
                                                                     atau kontijensi, seperti eksposur terhadap
         a. Kebijakan Strategis                                      counterparty dan nasabah yang berasal dari
            ii. Mengusulkan dan merekomendasikan                     pinjaman/ pendanaan, underwriting/sindikasi,
                 tujuan jangka menengah dan panjang,                 surat berharga, instrumen derivatif, risiko
                 arah strategis, sasaran dan prioritas Bank          penyelesaian, interbank limit, End Financing
                 kepada Dewan Komisaris.                             (EF) limit mortgages dan produk program
            iii. Merumuskan dan mengulas masalah                     lainnya.
                 kebijakan dengan mempertimbangkan
                 keseluruhan perencanaan dan pelaksanaan          e. Lainnya
                 strategi untuk mencapai tujuan jangka               i. Mengambil keputusan mengenai bisnis
                 menengah dan panjang Bank.                               penting bersifat rahasia atau yang
                                                                          membutuhkan keputusan cepat dan/atau
         b. Pengeluaran untuk Pembelian Properti/                         seksama, tapi untuk pendelegasian hal ini
            Pengeluaran Modal Lainnya                                     kepada EXCO membutuhkan perhatian
            Menelaah dan memutuskan atau menyetujui                       dan keputusan Direksi.
            usulan-usulan atau permohonan mengenai:                  ii. Mengambil keputusan mengenai masalah
            i. Pembelian atau penjualan Aktiva Tetap                      bisnis yang bersifat tidak biasa atau
                 Bank.                                                    memiliki pengaruh strategis atau signifikan
            ii. Pembelian atau penjualan Inventaris                       (secara keuangan atau lainnya) pada
                 Bank, termasuk perangkat keras dan lunak                 Bank.
                 komputer.                                           iii. Melaksanakan fungsi lain yang mungkin,
            iii. Pengadaan barang dan jasa lainnya sesuai                 dari waktu ke waktu, didelegasikan oleh
                 ketentuan yang berlaku.                                  Direksi.

               Persetujuan EXCO diberikan sesuai limit yang            EXCO bertanggung jawab melaporkan
               berlaku.                                                kepada Rapat Direksi dan Pejabat Eksekutif
                                                                       Senior secara periodik, mengenai keputusan
                                                                       besar yang telah dibuat.


                     Susunan Anggota Komite Eksekutif (EXCO) per tanggal 31 Desember 2025
Ketua merangkap anggota tetap               Direktur Utama
Wakil Ketua merangkap anggota tetap         Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi*
Anggota tetap                               •   Direktur Teknologi dan Operasional*
                                            •   Direktur Wholesale Banking atau Direktur Consumer Banking**
                                            •   Direktur Manajemen Risiko**
                                            •   Kepala Kredit Terkait**
Sekretaris                                  •   Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan*
                                            •   Divisi Penyetuju Kredit Terkait**
* terkait non-kredit
** terkait kredit




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   169
Page 172
        Tata Kelola Perusahaan




               Rapat EXCO
               Komite EXCO mengadakan pertemuan sewaktu-waktu bila diperlukan tergantung pada volume dan mendesaknya
               suatu masalah untuk ditindaklanjuti. Rapat EXCO dapat dihadiri oleh anggota EXCO secara langsung atau
               melalui konferensi telepon/video. Kuorum harus mencakup sekurangnya anggota mayoritas EXCO (lebih dari
               50 persen), termasuk Ketua EXCO atau Ketua Sementara EXCO apabila Ketua Komite berhalangan.

               Kehadiran anggota Komite Eksekutif pada rapat terkait non-kredit yang dilaksanakan selama tahun 2025
               adalah sebagai berikut:
                                     Nama                                Jumlah Rapat             Kehadiran            Persentase (%)
                Hendra Gunawan                                                   4                     4                     100
                Teh Han Yi                                                       4                     4                     100
                Paul Rafiuly                                                     4                     4                     100

               Pengambilan Keputusan
               Keputusan rapat EXCO diambil berdasarkan musyawarah mufakat. Bila keputusan tidak dapat dicapai melalui
               musyawarah, Ketua Komite atau Ketua Sementara Komite memiliki hak final untuk mengambil keputusan.
               Keputusan EXCO juga dapat diambil secara sirkulasi, dengan ketentuan anggota EXCO diberitahukan secara
               tertulis tentang usulan yang diajukan. Persetujuan dari anggota EXCO disampaikan dalam usulan tertulis
               tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan
               yang diambil dengan sah dalam Rapat EXCO.

               Seluruh hasil keputusan rapat dituangkan dalam suatu risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
               anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan secara baik termasuk perbedaan pendapat yang terjadi
               dalam rapat Komite.

               Program kerja EXCO dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
                No.                 Program Kerja                                                              Realisasi
                1   Merumuskan dan mengulas masalah kebijakan                           Anggota EXCO telah mengulas masalah kebijakan
                    dengan     mempertimbangkan      keseluruhan                        dengan        mempertimbangkan          keseluruhan
                    perencanaan dan pelaksanaan strategi untuk                          perencanaan dan pelaksanaan strategi untuk
                    mencapai tujuan jangka menengah dan panjang                         mencapai tujuan jangka menengah dan panjang
                    Bank.                                                               Bank.
                2   Menelaah dan memutuskan usulan-usulan                               EXCO memberikan arahan strategik dalam proyek-
                    atau permohonan mengenai properti dan                               proyek besar seperti rencana properti jangka
                    pengeluaran modal lainnya sesuai ketentuan                          panjang, transformasi tempat kerja, divestasi aset
                    yang berlaku.                                                       non-operasi, inisiatif keberlanjutan, pengadaan TI
                                                                                        dan laporan kemajuan pada proyek-proyek besar
                                                                                        yang sedang berjalan.
                3       Memberikan keputusan kredit sesuai dengan                       EXCO telah memberikan keputusan-keputusan
                        batas kewenangannya, yang meliputi semua                        kredit sesuai dengan batas kewenangannya.
                        tipe-tipe eksposur, langsung dan/atau kontingensi,
                        seperti eksposur terhadap counterparty dan
                        nasabah yang berasal dari pinjaman/
                        pendanaan, underwriting/sindikasi, sekuritas
                        (pengganti pinjaman), instrumen derivatif, risiko
                        penyelesaian, interbank limit, End Financing
                        limit mortgages, dan produk program lainnya.




170   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 173
Tata Kelola Perusahaan




  2. KOMITE AKTIVA DAN PASIVA (ALCO)

    Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0078 tanggal 22 Agustus 2025, komposisi Komite Manajemen
    Aktiva dan Pasiva adalah sebagai berikut:
                         Susunan Anggota Aktiva dan Pasiva (ALCO) per tanggal 31 Desember 2025
     Ketua                      Direktur Utama
     Wakil Ketua                Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
     Sekretaris                 Kepala Divisi Market & Balance Sheet Risk Management
     Anggota tetap              •   Direktur Manajemen Risiko
                                •   Direktur Wholesale Banking
                                •   Direktur Consumer Banking
                                •   Direktur Global Markets
                                •   Kepala Fungsi Kerja Transaction Banking
                                •   Central Treasury Unit Head
                                •   Deposit & Wealth Management Head

    Rapat ALCO diadakan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau sekurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.

    Kehadiran anggota Komite Aktiva dan Pasiva pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah
    sebagai berikut:
                   Nama                        Jumlah Rapat                   Kehadiran                       Persentase (%)
     Hendra Gunawan                                  15                            14                                93
     Teh Han Yi                                      15                            15                               100
     Henry Santoso                                   15                            13                                87
     Harapman Kasan                                  15                            11                                73
     Cristina Teh Tan                                15                            13                                87
     Sonny Samuel                                    15                            14                                93
     W. Kartyono                                     15                            13                                87
     Stanly Gunawan                                  15                            15                               100
     Emillya Soesanto                                10                             9                                90

    Tugas dan tanggung jawab dari ALCO adalah:
    a. Memberikan persetujuan atas:
       • Kebijakan Manajemen Risiko Pasar, Kebijakan Manajemen Risiko Suku Bunga pada Banking Book,
          Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas dan Kebijakan Fund Transfer Pricing serta hal yang terkait
          permodelan/metodologi dan asumsi-asumsi yang diterapkan dalam manajemen Aktiva & Pasiva.
       • Pendelegasian risk appetite limit, risk control limit dan limit risiko lainnya terkait Risiko Pasar, Risiko Suku
          Bunga pada Banking Book dan Risiko Likuiditas;
       • Ratifikasi pelampauan limit oleh bisnis;
       • Memberikan limit sementara kepada bisnis;
       • Limit minimal 1 (satu) kali dalam setahun;
       • Strategic Pricing, FTP, dan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK); dan
       • Strategi Funding (Target Balance Sheet Mix, penerbitan surat hutang) dan market risk valuation adjustment.

    b. Memberikan pengesahan atas:
       • Kerangka kerja terkait pengelolaan Risiko Neraca (Risiko Suku Bunga pada Banking Book dan Risiko
         Likuiditas); dan
       • Mengkaji ulang dan merekomendasikan inisiatif terkait Model Internal (apabila sudah siap) digunakan
         dalam pelaporan ke regulator.




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   171
Page 174
        Tata Kelola Perusahaan




               c. Pemantauan dan Pelaporan:
                  • Memantau dan menyoroti pelampauan limit dari risk appetite limits, risk control limits, dan limit risiko
                    lainnya terkait risiko pasar, risiko suku bunga pada banking book dan risiko likuiditas untuk dieskalasi
                    ke Komite Manajemen Risiko dan Direksi;
                  • Memantau, menilai, dan mengkaji critical market, profil dan eksposur risiko pasar, risiko suku bunga
                    pada banking book dan risiko likuiditas, kerentanan, laba/rugi, isu-isu material dan transaksi utama;
                  • Memantau product pricing, earning spread, distribusi dan jatuh tempo aktiva/pasiva, risiko likuiditas,
                    risiko pasar, dan alokasi modal untuk risiko pasar;
                  • Menyediakan forum diskusi dan keputusan terkait semua aspek risiko pasar, risiko suku bunga pada
                    banking book, dan risiko likuiditas;
                  • Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Regulator yang relevan dengan manajemen risiko pasar,
                    risiko suku bunga pada banking book dan risiko likuiditas;
                  • Mengkaji ulang posisi likuiditas yang ada dan yang mungkin terjadi serta memantau alternatif sumber
                    pendanaan; dan
                  • Memantau dan memastikan kecukupan likuiditas di saat kondisi darurat yang tidak dapat diantisipasi.

               Program Kerja ALCO dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
                   No.               Program Kerja                                                   Realisasi
               1           Mengadakan rapat ALCO                      Selama tahun 2025, ALCO telah mengadakan rapat sebanyak
                           sekurang-kurangnya 1 (satu)                15 (lima belas) kali. Beberapa proposal yang disetujui oleh ALCO
                           kali dalam 1 (satu) bulan, atau            adalah sebagai berikut:
                           mengikuti kebutuhan Bank                   • Kajian tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas dan
                           sehubungan dengan adanya                       Kebijakan Manajemen Risiko Suku Bunga Banking Book;
                           perubahan kondisi ekonomi                  • Kajian tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Pasar;
                           nasional, kondisi Bank dan                 • Limit dan Mandat Manajemen Risiko Pasar 2026;
                           profil risiko, terutama risiko             • Limit dan Mandat Balance Sheet Risk Management 2026;
                           pasar dan risiko likuiditas.               • Kalibrasi Liquidity Premium dan Liquidity Charge;
                                                                      • Penerbitan obligasi sub ordinasi; dan
                                                                      • Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit bulanan.

          3. KOMITE MANAJEMEN RISIKO
             Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Kredit. 25/SKDIR/0045 tanggal 14 Mei 2025, komposisi Komite Manajemen
             Risiko (RMC) adalah sebagai berikut:
                                         Susunan Anggota Komite Manajemen Risiko per tanggal 31 Desember 2025
               Ketua                            Direktur Management Risiko
               Wakil Ketua                      Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
               Sekretaris                       Enterprise Risk Management Head
               Anggota tetap                    • Direktur Utama
                                                • Direktur Wholesale Banking
                                                • Direktur Teknologi dan Operasional
                                                • Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
                                                • Direktur Global Markets
                                                • Direktur Consumer Banking
                                                • Direktur Transaction Banking
                                                • Head of Internal Audit
                                                • Head of Human Resources
                                                • Credit Risk Management Head
                                                • Legal Head
                                                • CEO Office Head
                                                • Head of Channels dan Digitalisation




172   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 175
Tata Kelola Perusahaan




     Rapat RMC diselenggarakan secara berkala, dengan minimum rapat 10 (sepuluh) kali dalam satu tahun.

    Kehadiran anggota Komite Manajemen Risiko pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah
    sebagai berikut:
                           Nama                               Jumlah Rapat                     Kehadiran                 Persentase (%)
     Henry Santoso                                                    17                            16                            94
     Teh Han Yi                                                       17                            16                            94
     Hendra Gunawan                                                   17                            16                            94
     Paul Rafiuly                                                     17                            16                            94
     Harapman Kasan                                                   17                            14                            82
     Sonny Samuel                                                     17                            15                            88
     Ardhi Wibowo                                                     17                            14                            82
     Cristina Teh Tan                                                 17                            14                            82
     Gevy Q. Wulandari                                                17                            16                            94
     Yanuar Maulana Yusuf                                             17                            17                           100
     Imbang Perdana Satryawan                                         17                            16                            94
     Edisono Limin*                                                    9                             9                           100
     Irvan Gunardwi                                                    3                             3                           100
     Tan Fransiska Hendra                                             17                            16                            94
     W. Kartyono**                                                    10                             9                            90
     Erawati Esther***                                                 9                             8                            89
     Ritaria Tjokromulio*                                              5                             3                            60
    *) Bapak Edisono Limin menjabat sampai dengan Agustus 2025 dan digantikan oleh Ibu Ritaria Tjokromulio
    **) Bapak W. Kartyono efektif menjabat sebagai anggota RMC sejak Juni 2025
    ***) Ibu Erawati Esther efektif menjabat sebagai anggota RMC sejak July 2025

    Tugas, wewenang dan tanggung jawab RMC                                        Bank Rating), termasuk penilaian mandiri atas
    adalah sebagai berikut:                                                       peringkat profil risiko Bank.
    a. Merekomendasikan atau menyetujui strategi,                              g. Menilai dan mengevaluasi kecukupan modal
       model dan metodologi, kebijakan, kerangka                                  internal Bank, untuk memastikan Bank memiliki
       kerja, dan pedoman manajemen risiko secara                                 kecukupan modal berdasarkan profil risiko
       Bank-wide.                                                                 yang dimiliki.
    b. Mendukung atau menyetujui rencana                                       h. Menyediakan forum diskusi dan pengambilan
       p e nye m p u r n a a n d a n p e n g e m b a n g a n                      keputusan terkait isu-isu, permasalahan,
       manajemen risiko Bank berdasarkan hasil                                    dan perubahan peraturan yang berdampak
       evaluasi pelaksanaan manajemen risiko.                                     pada risiko dan permodalan Bank, termasuk
    c. Memastikan pelaksanaan manajemen risiko                                    menetapkan hal-hal yang terkait dengan
       berjalan secara efektif melalui metodologi                                 keputusan bisnis yang menyimpang dari
       pengukuran risiko yang tepat.                                              kebijakan dan prosedur manajemen risiko,
    d. Merekomendasikan dan/atau menyetujui Risk                                  diantaranya pengambilan posisi atau eksposur
       Appetite dan batasan risiko yang ditoleransi,                              risiko yang menyimpang dari limit yang telah
       serta memantau dan mengelola portofolio risiko                             ditetapkan.
       Bank agar berada dalam batasan tingkat risiko                           i. Melakukan kaji ulang dan menyetujui Bank-wide
       yang telah ditentukan.                                                     stress test atas skenario, asumsi, metodologi,
    e. Pengawasan dan peninjauan Budaya Risiko dan                                hasil, dan tindak lanjut mitigasi risiko yang akan
       Risiko Perilaku, diantaranya melalui peninjauan                            dilakukan, serta rencana kontinjensi apabila
       Risk Culture Dashboard, yang memaparkan metrik                             diperlukan.
       untuk mengawasi Budaya Risiko dan Perilaku.                             j. Mengembangkan budaya sadar risiko dan
    f. Melakukan evaluasi dan menyetujui hasil                                    menumbuhkan komitmen dalam mengelola
       penilaian mandiri atas tingkat kesehatan Bank                              risiko secara Bank-wide, termasuk di dalamnya
       dengan pendekatan berbasis risiko (Risk Based


                                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   173
Page 176
        Tata Kelola Perusahaan




                  penegakkan manajemen konsekuensi dengan adanya penilaian kinerja dan sanksi, apabila diperlukan.
               k. Memantau dan mengevaluasi laporan investigasi fraud, termasuk tindak lanjutnya.
               l. Mengkaji dan memutuskan permasalahan yang belum disepakati dalam proses kaji produk dan aktivitas
                  baru yang dieskalasi melalui Divisi Operational Risk Management oleh pihak-pihak yang melakukan analisa
                  atas produk dan aktivitas baru.
               m. Mengkaji dan menyetujui aktivitas alih daya baru, pengajuan jenis Bank-wide insurance baru, dan
                  perpanjangan tahunan Bank-wide insurance.
               n. Mengkaji dan menyetujui Product Programme baru serta peninjauan secara berkala.

               Program Kerja RMC dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
                 No.              Program Kerja                                                   Realisasi
                1.       Rapat RMC diselenggarakan                        Pada tahun 2025, pertemuan RMC dilaksanakan sebanyak 17
                         secara       berkala,    dengan                  (tujuh belas) kali.
                         minimum rapat sebanyak 10
                         (sepuluh) kali dalam satu tahun.
                2.       Cakupan atau topik yang                          Profil Risiko Bank dibahas dan disetujui setiap triwulan dan setiap
                         dibahas dalam rapat RMC                          semester untuk Tingkat Kesehatan Bank.
                         termasuk tetapi tidak terbatas                   • Pada tahun 2025, kerangka kerja, kebijakan, dan pedoman
                         pada:                                               yang direkomendasikan dan disetujui melalui RMC adalah
                         a. Risk Appetite;                                   Kebijakan Anti-Fraud, Review Tahunan Kebijakan Pengelolaan
                         b. Profil Risiko;                                   Risiko Hukum, Review Tahunan Kebijakan Manajemen Risiko
                         c. Tingkat Kesehatan Bank;                          Pihak Ketiga dan Alih Daya, Kerangka Kerja Manajemen
                         d. Penilaian kecukupan modal                        Risiko Kejahatan Keuangan, Review Tahunan Kerangka Kerja
                            berdasarkan profil risiko                        Manajemen Risiko Teknologi, Review Tahunan Kebijakan
                            yang dimiliki;                                   Manajemen Risiko Teknologi, Review Tahunan Kebijakan
                         e. Stress Test;                                     Manajemen Keamanan TI dan Resiliensi Siber, Review Tahunan
                         f. Kebijakan, pedoman dan                           Kebijakan Manajemen Asuransi, Review Tahunan Kerangka
                            prosedur;                                        Kerja Manajemen Risiko Operasional, Review Ad-hoc Kerangka
                         g. Kerugian Operasional, Key                        Kerja Manajemen Risiko Kejahatan Keuangan, Review Tahunan
                            Operational Risk Indicators                      Kebijakan Operasional Perbankan, Review Tahunan Kebijakan
                            (KORI)        serta    potensi                   Program Produk / Layanan, Review Tahunan Kebijakan
                            atau kejadian atas Risiko                        Layanan Penasihat Keuangan & Penjualan Produk Investasi,
                            Operasional yang dinilai                         Review Tahunan Kebijakan Transaksi Efek oleh Karyawan,
                            signifikan terhadap profil                       Review Tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Operasional,
                            risiko Bank;                                     Review Tahunan Kebijakan BCM, Review Tahunan Kerangka
                         h. Masalah-masalah         terkait                  Kerja Manajemen Permodalan, Review Tahunan Pernyataan
                            fraud;                                           dan Kerangka Kerja Selera Risiko 2026, Review Tahunan
                         i. Masalah-masalah           yang                   Panduan KPI Berbasis Risiko, Review Tahunan Kerangka Kerja
                            bersifat signifikan terhadap                     Tata Kelola Data dan AI, Review Tahunan Panduan Tata Kelola
                            posisi Bank; dan                                 Perusahaan yang Baik (GCG) Bank, Review Tahunan Kebijakan
                         j. Hal-hal lainnya, termasuk                        Manajemen Risiko Reputasi, Pemutakhiran Kebijakan dan
                            pembahasan           mengenai                    Prosedur Manajemen Risiko Pihak Ketiga dan Alih Daya, Review
                            risiko utama Bank yang                           Tahunan Kerangka Kerja Manajemen Risiko, Review Tahunan
                            belum       tercakup    dalam                    Kerangka Kerja Manajemen Risiko Lingkungan, Review Tahunan
                            Komite lainnya seperti Risiko                    Kebijakan Perlindungan Data Pribadi (PDP) dan Kebijakan Tata
                            Stratejik, Kepatuhan, Hukum                      Kelola Data.
                            dan Reputasi.




174   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 177
Tata Kelola Perusahaan




      No.              Program Kerja                                                 Realisasi
                                                        •   RMC juga telah mengkaji dan menyetujui beberapa Product
                                                            Programme (PP), antara lain: Produk Program Baru (PP):
                                                            Borrowing Base Trade Finance, Receivables Loan, Review
                                                            Ad-Hoc Produk Program FX Bundle Umbrella, Review Berkala
                                                            Produk Program Bond Option, Review Berkala Produk Program
                                                            Global Markets: Bond Futures, Interest Rate Futures, Callable
                                                            Government Bond, FX Options (dengan Discontinuous Payoffs),
                                                            Review Berkala Produk Program Supplier Finance, Review
                                                            Tahunan Kebijakan Program Produk/ Layanan, Review Tahunan
                                                            Kebijakan Advisory Services & Sale of Investment Products,
                                                            Inisiatif Baru Bancassurance - Straight Through Processing
                                                            untuk Produk Guaranteed Issuance Offer, dan Atestasi Matured
                                                            Banking Product.
                                                        •   Update terkait isu-isu signifikan terhadap eksposur risiko
                                                            Bank, seperti risiko Operasional dan Teknologi yang signifikan
                                                            dibahas setiap bulan di RMC.


 4. KOMITE ANTI-FINANCIAL CRIME
    Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0041 tanggal 30 April 2025 perihal Komite Anti-Financial
    Crime (AFCC), komposisi Komite adalah sebagai berikut:
                 Susunan Anggota Komite Anti-Financial Crime per tanggal 31 Desember 2025
     Ketua                 Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
     Wakil Ketua           Direktur Risk Management
     Anggota tetap         • Direktur Wholesale Banking
                           • Direktur Consumer Banking
                           • Direktur Teknologi dan Operasional
                           • Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation

    Rapat AFCC diselenggarakan setiap dua bulan sekali atau saat Ketua memutuskan untuk mengadakan rapat.
    Ketua (atau Wakil Ketua, apabila sedang berhalangan) memiliki wewenang untuk membatalkan rapat. Rapat
    dapat dihadiri secara langsung atau melalui media telekonferensi. Selain itu, hal-hal yang mendesak dapat
    disetujui melalui sirkulasi/edaran. Hasil keputusan dari sirkulasi/edaran harus dipresentasikan pada rapat
    berikutnya sebagai catatan.

    Kehadiran anggota AFCC pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                              Nama                                    Jumlah Rapat             Kehadiran              Persentase (%)
     Ardhi Wibowo                                                          6                       6                       100
     Henry Santoso                                                         6                       6                       100
     Harapman Kasan                                                        6                       6                       100
     Cristina Teh Tan                                                      6                       4                        67
     Paul Rafiuly                                                          6                       5                        83
     Edisono Limin                                                                                 3
                                                                               6                                               83
     Ritaria Tjokromulio (PJs Channels & Digitalization)*                                          2

    * Sehubungan dengan pengunduran diri Bapak Edisono Limin, posisi Deputy Head of Channel & Digitalisation dijalankan oleh Ibu Ritaria
    Tjokromulio, efektif mulai 1 November 2025.




                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   175
Page 178
        Tata Kelola Perusahaan




               Untuk permasalahan Anti – Financial Crime                         1.  Penyampaian Laporan Bulanan yang mencakup:
               (mencakup Anti-Pencucian Uang (APU), Pencegahan                       b. Risk Appetite Statement (RAS) Metrics
               Pendanaan Terorisme (PPT), Pendanaan Proliferasi                      c. Effectiveness Metrics
               Senjata Pemusnah Massal (PPSPM), Sanksi, Anti-                        d. Operational Metrics
               Fraud, serta Anti-Suap dan Korupsi) yang mendesak                 2. Penyampaian ringkasan Laporan Hasil
               dan membutuhkan perhatian khusus, maka rapat                          Pemeriksaan dari AFC Compliance Assurance.
               dapat dilakukan secara ad-hoc.                                    3. Penyampaian update terkait Fraud dan Scam
                                                                                     beserta Fraud Metrics.
               Tugas, wewenang dan tanggung jawab AFCC                           4. Permintaan persetujuan terkait Financial Crime
               adalah:                                                               Risk Management Framework & Business
               a. Menyetujui batas toleransi Manajemen Bisnis                        Management Tolerance (BMT).
                  AFC Bank dan memantau profil risiko Bank                       5. Permintaan persetujuan terkait KITAS.
                  terhadap batas toleransi tersebut (termasuk                    6. Permintaan persetujuan Terms of Reference
                  pengawasan terhadap pelaksanaan rencana                            (TOR) untuk Fraud Risk Management Committee
                  pengembalian (keputusan) ke manajemen.                             (FRMC).
               b. Menyetujui kerangka kerja dan kebijakan risiko                 7. Penyampaian informasi insiden Business Banking
                  dan kontrol atas AFC.                                          8. Penyampaian informasi projek Standar Nasional
               c. Memantau risiko yang material dan risiko AFC                       Open Application Programming Interface (SNAP).
                  yang muncul serta mengawasi rencana tindak                     9. Penyampaian update terkait Cash Pick Up and
                  lanjutnya.                                                         Delivery (CPUD).
               d. Mengawasi inisiatif strategis terkait AFC (namun               10. Permintaan persetujuan terkait perubahan
                  tidak terbatas pada Projek AFC Uplift).                            Transactions Monitoring Threshold (Tuning)
               e. Pengawasan atas pemenuhan komitmen ke                              2025.
                  regulator terkait AFC yang material bagi Bank                  11. Permintaan persetujuan terkait aturan
                  dan kecukupan tanggapannya.                                        Transactions Monitoring Loan Threshold.
               f. Melakukan pengawasan atas isu-isu AFC yang                     12. Permintaan persetujuan terkait Policy &
                  material, baik dari internal maupun eksternal,                     Procedure.
                  termasuk kesiapan keberlangsungan bisnis                       13. Permintaan persetujuan terkait perpanjangan
                  dan diberitahukan atas persetujuan deviasi                         waktu untuk pembaharuan dan implementasi
                  dari kebijakan dan prosedur.                                       UOB AML/CFT and Sanctions Policy 6.0.
               g. Mengawasi efektivitas implementasi AFC dan                     14. Permintaan persetujuan Terms of Reference
                  kondisi kerangka kontrol AFC secara keseluruhan                    (TOR) untuk Komite Anti-Financial Crime (AFCC).
                  termasuk hasil pengkajian dan audit.                           15. Penyampaian informasi terkait Glosarium untuk
               h. Mengawasi hasil dan rencana tindak lanjut dari                     AML/CFT Policy, Procedure dan Guidelines.
                  penilaian Enterprise-wide AFC Risk Assessment                  16. Penyampaian informasi terkait Terms of
                  (“EWRA”).                                                          Reference (TOR) untuk Forum Anti-Financial
               i. Mengambil keputusan atas kasus nasabah yang                        Crime Risk (AFCRF).
                  dieskalasi sesuai dengan kebijakan/prosedur.                   17. Penyampaian informasi terkait daftar AML
               j. Melakukan pengawasan atas FRMC, Business                           Representatif - Wholesale Banking & Channels
                  Unit’s (BU) AFC Forums and AFC Forum.                              & Digitalization
                                                                                 18. Penyampaian informasi dan asesmen terkait
               Selama tahun 2025, AFCC mengadakan rapat                              isu dorman (rekening pasif)
               sebanyak 6 (enam) kali dan 12 (dua belas) kali                    19. Penyampaian informasi terkait Regulatory
               permintaan persetujuan kepada anggota AFCC                            Reporting Project Steering Committee.
               melalui sirkulasi e-mail. Dalam rapat AFCC ini                    20. Penyampaian update terkait Tingkat Defisiensi
               dilaporkan pelaksanaan program APU/PPT/                               UOB
               PPSPM/Sanksi, Anti-Fraud, serta Anti-Suap dan
               Korupsi mencakup antara lain yaitu:




176   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 179
Tata Kelola Perusahaan




   21. Penyampaian update terkait keterlambatan           42. Permohonan persetujuan terkait retensi APEX
       name screening.                                        PEP.
   22. Penyampaian informasi terkait ML/TF Risk           43. Reklasifikasi 2 Insiden menjadi Internal Fraud.
       Assessment Survey 2025.                            44. Penyampaian update terkait dormant
   23. Penyampaian informasi terkait “WINA”.                  assessment oleh tim Channels.
   24. Penyampaian update informasi terkait kasus         45. Penyampaian update terkait risiko yang muncul
       penipuan/fraud internal.                               pada Transaksi Pembayaran Lokal BI-FAST - PT
   25. Penyampaian update informasi terkait kasus             PG.
       fraud eksternal.                                   46. Penyampaian update terkait penyelarasan
   26. Permintaan persetujuan/endorse terkait                 loan threshold untuk subsegment Commercial
       Kerangka Manajemen Risiko Kejahatan                    Banking dan Financial Insititution.
       Keuangan Versi 1.1.                                47. Permohonan persetujuan terkait review tahunan
   27. Permintaan persetujuan terkait pengajuan               atas Anti-Fraud Policy.
       deviasi sehubungan dengan sumber dana untuk        48. Permohonan persetujuan terkait update AML/
       nasabah baru TMRW (Source of Fund (SOF) for            CFT/CPF and Sanctions Procedure for Corporate
       TMRW NTB).                                             Ver5.0
   28. Permintaan persetujuan/endorse terkait             49. Permohonan persetujuan terkait Peninjauan
       Prosedur Pengendalian Trade Based Money                Definisi Risiko Tinggi: Solusi Interim untuk PV,
       Laundering Ver1.0.                                     SPVNO and Frekuensi Transaksi.
   29. Penyampaian update terkait hasil asesmen FMF       50. Penyampaian update terkait Kasus Pemalsuan
       Whitelist Removal.                                     Dokumen oleh Staf Penjualan di Cabang Kelapa
   30. Penyampaian penjelasan Tingkat Jatuh Tempo             Gading
       Name Screening dan KYC – OGR dan ICDD              51. Penyampaian update terkait Progres Pembaruan
       dari PFS.                                              Kebijakan & Prosedur.
   31. Permohonan persetujuan atas addendum - AML/        52. Penyampaian terkait AFC Assurance Plan 2026.
       CFT/CPF and Sanctions Procedure for Corporate      53. Penyampaian update terkait Penyelesaian
       & Individual Ver5.0.                                   Pembelajaran AML/CFT/CPF dan Sanksi untuk
   32. Penyampaian implementasi batas harian pada             Penyegaran (Refresher) & Karyawan Baru.
       Infinity untuk nasabah BB Non – Individual.
   33. Permohonan persetujuan terkait GoAML –
       Transaksi tunai.
   34. Penyampaian update terkait rekening dorman
       (PPATK Hensem).
   35. Penyampaian update Terms of Reference (TOR)
       untuk WB AFC Forum.
   36. Penyampaian material adverse news.
   37. Penyampaian update terkait skema identitas
       palsu.
   38. Penyampaian update terkait temuan AML
       Assurance.
   39. Penyampaian update terkait pencabutan MRA
       implementasi batas harian pada Infinity untuk
       nasabah BB Non – Individual.
   40. Permohonan persetujuan terkait AML CSA Result
   41. Permohonan persetujuan terkait update AML/
       CFT/CPF and Sanctions Procedure for Corporate
       & Individual Ver5.0.




                                                       P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   177
Page 180
        Tata Kelola Perusahaan




           5. KOMITE MANAJEMEN KONTINUITAS BISNIS

              Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0074 tanggal 21 Agustus 2025, komposisi Komite Manajemen
              Kontinuitas Bisnis (BCMC) adalah sebagai berikut:
                            Susunan Anggota Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis per tanggal 31 Desember 2025
               Ketua (Direktur          Direktur Teknologi dan Operasional
               Pemulihan)
               Wakil Ketua (Alternatif  Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
               Direktur Pemulihan)
               Director)
               Anggota tetap            •    Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
                                        •    Direktur Global Markets
                                        •    Kepala Fungsi Kerja Human Resources
                                        •    Kepala Divisi Manajemen Risiko Operasional
                                        •    Kepala Fungsi Kerja Strategic Communications and Brand
                                        •    Kepala Fungsi Kerja CEO Office
                                        •    Kepala Fungsi WB, Markets and Enterprise T&O
                                        •    Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation
                                        •    Kepala Divisi Corporate Real Estate Services
                                        •    Kepala Fungsi Kerja Retail-Banking and Channel T&O
                                        •    Kepala Divisi Wholesale Banking & Global Markets Ops
                                        •    Kepala Divisi Consumer Banking Business Risk & Control
                                        •    Kepala Divisi CAC & Insurance Appraisal
                                        •    Kepala Fungsi Kerja Customer Advocacy
               Sekretaris               Business Continuity Management - T&O Risk Governance and Assurance

              Rapat BCMC diselenggarakan minimal 2 (dua) kali dalam setahun.

              Kehadiran anggota BCMC pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                                         Nama                                    Jumlah Rapat   Kehadiran   Persentase (%)
               Paul Rafiuly                                                           2             2            100
               Teh Han Yi                                                             2             2            100
               Sonny Samuel                                                           2             2            100
               Ardhi Wibowo                                                           2             2            100
               Gevy Q Wulandari                                                       2             2            100
               Edisono Limin                                                          2             2            100
               Maya Rizano                                                            2             2            100
               Amelia Ragamulu                                                        2             2            100
               Indra Gunawan                                                          2             2            100
               Tan Fransiska Hendra                                                   2             2            100
               Monique Sagita                                                         2             2            100
               Ali Budiman                                                            2             2            100
               Alexander Husin                                                        2             2            100
               Brahmantya Paramajati                                                  2             2            100
               Jessy Catharina Sigar                                                  2             2            100
               Stella Damayanti                                                       2             2            100




178   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 181
Tata Kelola Perusahaan




    Tugas dan tanggung jawab BCMC meliputi hal-hal sebagai berikut:
    a. Memastikan BCM Bank efektif dan komprehensif.
    b. Memastikan potensi gangguan kelangsungan bisnis telah dikelola untuk memenuhi kebutuhan dan kewajiban
       bisnis Bank.
    c. Mengesahkan (endorse) strategi BCM.
    d. Menyetujui daftar fungsi bisnis kritikal dan daftar system kritikal di Bank.
    e. Menyetujui rencana BCM Task Force (BCMT) Crisis Management di Bank, serta menetapkan otoritas
       pengambilan keputusan yang jelas jika terjadi krisis.
    f. Menyediakan arahan untuk resolusi terkait isu BCM di UOBI.
    g. Memastikan adanya tata kelola yang tepat di UOBI untuk mengevaluai risiko, mengidentifikasi inisiatif
       mitigasi dan menjalankan kelangsungan bisnis / IT Disaster Recovery Plan.
    h. Mengesahkan pengecualian dari BCM Policy sebelum mendapat persetujuan dari RMC.
    i. Menyetujui Business continuity risk assessment di Bank.
    j. Mengkaji laporan berkala terkait status dari program BCM di Bank.
    k. Mengkaji BCM attestation tahunan di Bank.

    Program Kerja BCMC dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
      No.               Program Kerja                                           Realisasi
       1    Memastikan BCM Bank efektif dan             Pembaruan visibilitas dan status program BCM dilaporkan
            komprehensif.                               kepada Komite BCM dua kali setahun termasuk komite
                                                        BCM adhoc yang dilakukan pada tahun 2025.
       2    Memastikan      potensi      gangguan       Business Continuity Risk Assessment telah dikaji setiap
            kelangsungan bisnis telah dikelola untuk    tahunnya dan dilaporkan kepada Komite BCM.
            memenuhi kebutuhan dan kewajiban
            bisnis Bank.
       3    Mengesahkan (endorse) strategi BCM          Komite BCM telah menyetujui daftar layanan bisnis penting
                                                        (CBS) yang diperbarui untuk tahun 2025.
       4    Menyetujui daftar Fungsi Bisnis Kritis      Dijadwalkan dan akan disetujui di BCMC pada 27 Januari
            dan Sistem Kritis di Bank.                  2026.
       5    Menyetujui rencana BCM Task Force           Kerangka Acuan Komite BCM, anggota Gugus Tugas BCM,
            (BCMT) Crisis Management di Bank,           dan Buku Panduan ditinjau dan disetujui selama Komite
            serta menetapkan otoritas pengambilan       BCM pertama pada tanggal 31 Juli 2025.
            keputusan yang jelas jika terjadi krisis.
       6    Menyediakan arahan untuk resolusi           Program BCM diperbarui secara berkala kepada Komite
            terkait isu BCM di UOBI                     BCM.
       7    Memastikan adanya tata kelola yang          Komite BCM telah menyetujui laporan berkala tentang
            tepat di UOBI untuk mengevaluai risiko,     kegiatan program BCM, termasuk cakupan dan hasil
            mengidentifikasi inisiatif mitigasi dan     latihan pemulihan bencana.
            menjalankan kelangsungan bisnis / IT
            Disaster Recovery Plan.
       8    Mengesahkan pengecualian dari BCM           Komite BCM akan memberikan persetujuan jika terjadi
            Policy sebelum mendapat persetujuan         penyimpangan dari Kebijakan BCM.
            dari RMC.
       9    Menyetujui Business continuity risk         Dijadwalkan dan akan disetujui di BCMC pada 27 Januari
            assessment di Bank                          2026.
      10    Mengkaji laporan berkala terkait status     Dijadwalkan dan akan disetujui di BCMC pada 27 Januari
            dari program BCM di Bank                    2026.
      11    Mengkaji BCM attestation tahunan di         Dijadwalkan dan akan disetujui di BCMC pada 27 Januari
            Bank                                        2026.




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   179
Page 182
        Tata Kelola Perusahaan




           6. KOMITE MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL

              Berdasarkan keputusan direksi No. 25/SKDIR/0084 tanggal 15 September 2025 perihal Komite Manajemen
              Risiko Operasional, komposisi Komite Manajemen Risiko Operasional (ORMC) adalah sebagai berikut:
                           Susunan Anggota Komite Manajemen Risiko Operasional per tanggal 31 Desember 2025
               Ketua                    Direktur Manajemen Risiko
               Wakil Ketua              Direktur Teknologi dan Operasional
               Sekretaris               Kepala Divisi Manajemen Risiko Operasional
               Anggota tetap            • Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
                                        • Kepala Fungsi Kerja Retail Credit
                                        • Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation
                                        • Kepala Divisi Consumer Business Risk & Control Head
                                        • Kepala Divisi Wholesale Banking Business Management
                                        • Kepala Divisi Global Markets Business Management
                                        • Kepala Divisi Channels Risk & Assurance
                                        • Kepala Divisi T&O Risk Governance & Assurance
                                        • Kepala Divisi Anti-Financial Crime
                                        • Kepala Divisi HR Services & Industrial Relation
               Undangan Tetap           Kepala Fungsi Kerja Audit Internal

              Rapat ORMC diselenggarakan secara berkala, setiap satu bulan sekali dan/atau jika terdapat hal-hal yang
              mendesak untuk ditindaklanjuti.

              Kehadiran anggota ORMC pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 sebagai berikut:
                                     Nama                                 Jumlah Rapat           Kehadiran              Persentase (%)
               Henry Santoso                                                   13                   10                        77
               Paul Rafiuly                                                    13                   12                        92
               Ardhi Wibowo                                                    13                    9                        69
               Rudy Widjaja*                                                   12                   12                       100
               Ritaria Tjokromulio**                                           4                     3                        75
               Jessy Catharina Sigar                                           13                   13                       100
               Ferdy Djojo                                                     13                   11                        85
               Gerry Hasang                                                    13                   13                       100
               Elly Sandora                                                    13                   10                        77
               Handi Mulia                                                     13                   12                        92
               Henry Kusumajaya Budiman                                        13                   11                        85
               Lily Johan                                                      13                   11                        85
               Edisono Limin**                                                 8                     8                       100

              *) Bapak Rudy Widjaja efektif menjabat sebagai anggota ORMC sejak Febuari 2025
              **) Bapak Edisono Limin menjabat sampai dengan Agustus 2025 dan digantikan oleh Ibu Ritaria Tjokromulio


              Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab dari ORMC adalah sebagai berikut:
              a. Membantu RMC dan Manajemen Senior dalam menjaga efektivitas pengawasan dan tata kelola manajemen
                 risiko operasional.
              b. Mengkaji dan merekomendasikan risk appetite statements terkait risiko operasional dan batasan risiko
                 yang ditoleransi terhadap risiko-risiko utama yang berada dalam lingkupnya dan melakukan pengawasan
                 terhadap operasionalisasinya.
              c. Melaporkan/mengeskalasikan kepada RMC mengenai permasalahan/hal-hal signifikan terkait risiko




180   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 183
Tata Kelola Perusahaan




       operasional dan risiko reputasi termasuk persetujuan pengecualian dan/atau penyimpangan, atau jika
       terdapat perubahan peraturan yang berdampak pada permodalan dan risk appetite operasional.
    d. Mengkaji dan merekomendasikan Business Unit/Support Unit atas hal-hal umum seperti (namun tidak terbatas
       pada) risiko operasional yang muncul, perubahan peraturan, pihak ketiga, alih daya, dan program produk.
    e. Mengkaji dan mendukung rencana perbaikan dan peningkatan manajemen risiko operasional Bank
       berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan manajemen risiko operasional.
    f. Mengkaji dashboard profil risiko operasional unit bisnis/pendukung (misalnya kerugian risiko operasional,
       penilaian/indikator risiko, insiden atau isu) dan mengawasi kecukupan pengelolaan risiko operasional yang
       bersifat signifikan/material.
    g. Mengkaji dan memutuskan atribusi kerugian operasional ≥ Rp 300 juta yang tidak memenuhi kriteria yang
       telah ditentukan dalam Prosedur dan Pedoman Pelaporan Insiden UOBI atau di antara Unit Bisnis/Pendukung
       (BSU) yang terkena dampak jika lebih dari satu BSU terlibat, jika diperlukan. Kerugian operasional ini terjadi
       dan dilaporkan oleh BSU melalui program Pelaporan Insiden.
    h. Melakukan pengawasan terhadap tata kelola dan risiko pihak ketiga dan alih daya, termasuk mengkaji
       dan mendukung pengaturan alih daya pihak ketiga baru.

    Program kerja ORMC dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi namun tidak terbatas pada:
      No.                        Program Kerja                                          RealisasiRealisation
     1      Rapat ORMC diselenggarakan secara berkala, setiap             Selama tahun 2025, pertemuan ORMC
            satu bulan sekali dan/atau jika terdapat hal-hal risiko       dilaksanakan sebanyak 13 (tiga belas) kali,
            oprerasional yang mendesak untuk ditindaklanjuti              termasuk 1 (satu) kali pertemun Ad-hoc.
     2      Topik yang dibahas dalam rapat ORMC antara lain,              • Highlights bulanan terkait Manajemen
            namun tidak terbatas pada, update isu terkait risiko              Risiko Operasional dan Manajemen Risiko
            Operasional dan Teknologi yang dibahas setiap bulan,              Teknologi;
            juga terkait risiko Hukum, Kepatuhan, Fraud, dan              • Update triwulanan terkait Manajemen
            Information Security yang dibahas setiap triwulan.                Risiko Fraud, Litigasi, Kepatuhan & AML,
                                                                              dan Information Security; dan
            ORMC melaporkan/mengeskalasikan kepada RMC                    • Insiden-insiden       signifikan   (dengan
            mengenai permasalahan/hal-hal yang signifikan                     peringkat Major dan di atasnya) dan isu/
            terkait risiko operasional termasuk persetujuan                   permasalahan risiko operasional lainnya
            pengecualian dan/atau deviasi.                                    dieskalasikan/dilaporkan ke RMC.


 7. KOMITE KEBIJAKAN KREDIT
    Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0012 tanggal 24 Februari 2025, komposisi Komite Kebijakan
    Kredit (Credit Policy Committee/CPC) adalah sebagai berikut:
                         Susunan Anggota Komite Kebijakan Kredit per tanggal 31 Desember 2025
     Ketua                      Direktur Manajemen Risiko
     Wakil Ketua                Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
     Sekretaris                 Kepala Divisi Manajemen Risiko Kredit
     Anggota tetap              • Direktur Wholesale Banking
                                • Direktur Consumer Banking
                                • Direktur Consumer Banking
                                • Direktur Teknologi dan Operasional
                                • Head of Internal Audit
                                • Head of Retail Credit
                                • Head of Corporate Credit
                                • Head of Commercial & FI Credit 1
                                • Head of Commercial & FI Credit 2
                                • Credit Risk Management Head




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   181
Page 184
        Tata Kelola Perusahaan




              Rapat CPC diselenggarakan berdasarkan kebutuhan Bank.
              Kehadiran anggota CPC pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                                               Nama                                Jumlah Rapat           Kehadiran     Persentase (%)
               Henry Santoso                                                            20                   17               85
               Ardhi Wibowo                                                             20                   15               75
               Harapman Kasan                                                           20                   17               85
               Cristina Teh Tan                                                         20                   11               55
               Paul Rafiuly                                                             20                   18              90
               Imbang Perdana Satryawan                                                 20                   18              90
               Ratnasari Kartawiria                                                     20                   18              90
               Siswo Soebianto Iksan                                                    20                   17               85
               FX Yanto Edy Umar                                                        20                   19               95
               Rudy Widjaja                                                             20                   18              90
               Yanuar Maulana Yusuf                                                     20                   18              90
               Soelaiman Reza Poernomo*                                                 18                   17               94
              *) Bapak Soelaiman Reza Poernomo efektif menjabat sebagai anggota CPC sejak Februari 2025

              Tugas dan tanggung jawab CPC meliputi hal-hal                           j. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
              sebagai berikut:                                                           proses pemberian, perkembangan dan kualitas
              Tugas                                                                      penyediaan dana yang diberikan kepada pihak-
              a. Memberikan masukan dan persetujuan                                      pihak yang terkait dengan Bank dan debitur-
                 terhadap Kebijakan Kredit yang akan disetujui                           debitur besar tertentu.
                 dan diberlakukan oleh Direksi Bank.                                  k. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
              b. Mengawasi agar Kebijakan Kredit Bank dapat                              pelaksanaan ketentuan Batas Maksimum
                 diterapkan dan dilaksanakan dengan sebaik-                              Pemberian Kredit (BMPK).
                 baiknya.                                                             l. Memantau dan mengevaluasi penyelesaian
              c. Merumuskan pemecahan apabila terdapat                                   kredit bermasalah sesuai dengan yang
                 hambatan/kendala dalam penerapan Kebijakan                              ditetapkan dalam Kebijakan Kredit Bank.
                 Kredit Bank.                                                         m. Memantau dan mengevaluasi upaya Bank
              d. Melakukan kajian berkala terhadap Kebijakan                             dalam memenuhi kecukupan jumlah penyisihan
                 Kredit Bank dan memberikan saran kepada                                 penghapusan kredit.
                 Direksi Bank apabila diperlukan perubahan                            n. Memantau dan mengevaluasi kecukupan
                 atau perbaikannya.                                                      infrastruktur perkreditan yang dimiliki oleh Bank.
              e. Memantau dan mengevaluasi perkembangan                               o. Menyetujui, memantau dan mengevaluasi
                 dan kualitas portofolio kredit secara keseluruhan                       penerapan dan pelaksanaan parameter risiko
                 (termasuk distribusi peringkat rating, migrasi                          kredit, model dan scorecard Internal Rating
                 dan pelaporan eksposur).                                                Based (IRB).
              f. Memantau dan mengevaluasi ketaatan
                 terhadap Kebijakan Kredit, ketentuan                                 Tanggung jawab
                 perundang-undangan dan peraturan lainnya                             a. Menyampaikan laporan tertulis secara berkala
                 dalam pelaksanaan penyediaan dana.                                      (minimum setahun sekali) kepada Direksi dengan
              g. Memantau dan mengevaluasi efektivitas struktur                          tembusan kepada Komisaris, mengenai:
                 pengelolaan risiko kredit.                                              • Hasil pengawasan atas penerapan dan
              h. Memantau dan mengevaluasi kebenaran                                        pelaksanaan Kebijakan Kredit; dan
                 pelaksanaan kewenangan memutuskan                                       • Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai
                 penyediaan dana.                                                           hal-hal yang dimaksud dalam tugas-tugas
              i. Memberikan masukan kepada Direksi Bank                                     CPC.
                 dalam rangka penetapan batas wewenang                                b. Memberikan saran langkah-langkah perbaikan
                 pemberian penyediaan dana.                                              kepada Direksi dengan tembusan kepada
                                                                                         Dewan Komisaris mengenai hal-hal yang terkait
                                                                                         dengan tanggung jawab CPC bagian (a) di atas.


182   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 185
Tata Kelola Perusahaan




    Program Kerja CPC dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
     No.        Program Kerja                                    Realisasi
     1.  Melakukan     pemantauan      CPC mengadakan pertemuan sejumlah 20 (dua puluh) kali sepanjang
         dan                evaluasi   tahun 2025.
         perkembangan       kualitas
         portofolio kredit, stress-    CPC secara berkala memantau:
         test dan hal-hal signifikan   • Portofolio kredit Bank. Eksposur kredit Bank dipantau untuk setiap
         lain yang terkait dengan        segmen bisnis yaitu, Corporate Banking, Commercial Banking,
         perkreditan.                    Financial Institutions, Business Banking, Housing Loan and Secured
                                         Lending (HLS) dan Unsecured Business.
                                       • Batas konsentrasi untuk regulasi maupun batas internal seperti
                                         konsentrasi industri, konsentrasi pinjaman valas, batas negara, LLL
                                         dan provisi yang dibuat oleh Bank melalui pembaruan Credit Risk
                                         Highlight. Tindakan ini telah mendukung CPC dalam memberikan
                                         arah yang tepat untuk portofolio kredit Bank.
                                       • Pembaruan peminjam dengan eksposur besar.
                                       • Pemenuhan covenant Wholesale Banking yaitu, Monitoring Breach
                                         Letters, Pembaruan TBO, dll termasuk peningkatan proses bisnis
                                         terkait.

                                       Selama tahun 2025, CPC juga telah meninjau dan menyetujui/menyetujui
                                       antara lain, termasuk:
                                       Credit Policy & Governance Oversight dan Retail Risk Appetite (RRA)
                                       Monitoring, PFS Credit Quality Review, UOBI Steel and Textile Portfolio
                                       review 2025, Preliminary and Post Assessment on Trump’s Tariff Impact
                                       & Foreign Currency Weakening, CBK CMB Credit Portfolio Dashboard,
                                       BB Credit Transformation, UOBI CMB Automotive Portfolio Review,
                                       Restructure Portfolio Stress Test/Scenario Analysis, EF Monitoring, Stress
                                       Test for SPS Panel Developer, BB AYDA Ownership & Assets Condition
                                       Update, Industry Risk Rating Review 2025, Real Estate & Hospitality
                                       Stress Test 2025 dan BB Real Estate Stress Test 2025.
     2.   Melakukan pengkajian dan     Selama tahun 2025, CPC meninjau, menyetujui, dan memberikan
          pemberian    rekomendasi     rekomendasi mengenai kebijakan/ program kredit baru dan yang
          terhadap kebijakan kredit    diperbarui, termasuk:
          dan juga penerapan batas     • Kebijakan kredit payung Bank dan kerangka manajemen risiko kredit
          wewenang       pemberian         seperti yang diuraikan dalam Kebijakan Manajemen Risiko Kredit.
          persetujuan   penyediaan     • Kebijakan Kredit Inti yang memberikan prinsip-prinsip pemberian
          dana.                            pinjaman umum, proses, dan persyaratan kontrol minimum yang
                                           berlaku untuk segmen bisnis tertentu seperti General Credit Policy
                                           for Corporates and Financial Institutions, serta Retail Credit Policy &
                                           Process Standard (RCPPS) untuk Credit Risk Management dari Retail
                                           Portfolios.
                                       • Kebijakan kredit spesifik dan/atau panduan produk yang diturunkan
                                           dari kebijakan kredit inti yang memberikan panduan lebih rinci untuk
                                           diterapkan sesuai dengan segmen bisnis terkait antara lain termasuk:




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   183
Page 186
        Tata Kelola Perusahaan




                No.             Program Kerja                                                       Realisasi
                                                                     1. CC Past Due Transactions Allowing Transactions for Block P/X days,
                                                                        PFS Credit Card-Policy Alignment to New A-Score Models, BB Country
                                                                        Lending Program (CLP) Renewal, BB Focus, Sustain & Satellite City
                                                                        Review, PRD Periodic Review for Account Receivable Purchase and
                                                                        Dealer/Distributor Financing, Approval for PRD Receivables Loan,
                                                                        Delegation of Approval to Business Unit for Trade Transaction,
                                                                        Sandbox Framework for Partner Onboarding in Business Banking, PRD
                                                                        Renewal for Secured Loans, 2024 UOBI PFS Credit Card Behavioral
                                                                        Scorecard Model Review, 2024 UOBI BB Credit Underwriting Engine
                                                                        (CUE) Model Review, PRD Periodic Review for Supplier Finance,
                                                                        Sandbox Program Framework in Business Banking, 2024 UOBI PFS
                                                                        Credit Card Re-Score Gen3 Model Review, 2024 UOBI TMRW Credit
                                                                        Card A-Score Model Review, UOBI Non-Centrally Cleared Derivatives
                                                                        (NCCD) Implementation Approach, SBLC for LLL Guideline Update,
                                                                        BB Watchlist Policy Review, BB Risk Monitoring Framework Review
                                                                        2025, BB Maximum One Obligor Exposure (OOE) Limit Update,
                                                                        PRD Renewal for PFS Credit Card & Cash Plus, Credit Concentration
                                                                        Risk Management Policy, Trade & Cash Program Leveraging on
                                                                        UOB Infinity FSCM, General Insurance Partner Annual Review 2025,
                                                                        BizSolution Takeover Test & Learn Program (TLP) Update, Update
                                                                        of Credit Discretionary Limit (CDL) Transactional Authority for NPL
                                                                        Accounts, Stress Testing Policy Annual Review 2025, Country and
                                                                        Transfer Risk Stress Test, dan PFS Risk Readiness Plan.
                                                                     2. Meninjau dan memperbarui Term of Reference yang terkait dengan
                                                                        CPC, CMWG, EXCO, dan CC, serta meninjau kehadiran CPC & CMWG.

           8. KOMITE SUMBER DAYA MANUSIA
              Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0079 tanggal 8 Juli 2024 perihal Komite Sumber Daya
              Manusia (Komite SDM) Kantor Pusat, Komposisi Komite SDM adalah sebagai berikut:

                          Susunan Anggota Komite Sumber Daya Manusia per tanggal 31 Desember 2025
               Ketua                 Direktur Utama
               Sekretaris            Kepala Divisi HR atau Kepala Departemen HR Business Partner
               Anggota tetap         • Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
                                     • Direktur Wholesale Banking
                                     • Direktur Consumer Banking
                                     • Kepala Fungsi Kerja Sumber Daya Manusia

              Rapat Komite SDM diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan minimal 1 (satu) kali dalam setiap 3 (tiga) bulan.

              Kehadiran anggota Komite Sumber Daya Manusia pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah
              sebagai berikut:
                               Nama                                      Jumlah Rapat            Kehadiran             Persentase (%)
               Hendra Gunawan                                                 12                    12                      100
               Teh Han Yi                                                     12                    12                      100
               Harapman Kasan                                                 11                    11                      100
               Gevy Q Wulandari                                               12                    12                      100
               Cristina Teh Tan                                               11                    10                       91




184   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 187
Tata Kelola Perusahaan




    Tugas dan wewenang Komite SDM adalah:
    Tugas
    a. Mengkaji dan menyetujui strategi dan kebijakan SDM dalam rangka menunjang pencapaian sasaran kerja
       Perusahaan.
    b. Mengkaji dan menyetujui kebijakan SDM dalam berbagai bidang meliputi:
       • Rekrutmen dan assessment
       • Pengembangan organisasi dan budaya kerja
       • Pelatihan dan pengembangan
       • Pengelolaan Pekerja bertalenta
       • Pengelolaan kinerja Pekerja
       • Imbal Jasa dan Penghargaan Pekerja untuk perubahan yang tidak material, pengkajian dan persetujuan
         diberikan oleh Head of Human Resources.
       • Memantau pelaksanaan strategi dan kebijakan-kebijakan di bidang SDM.

    Wewenang
    a. Meninjau dan menyetujui kebijakan dan program kunci di bidang SDM.
    b. Meninjau strategi SDM termasuk rekrutmen, remunerasi, manajemen kinerja, program keterlibatan Pekerja,
       dan pelatihan serta pengembangan Pekerja/kepemimpinan.
    c. Meninjau dan menyetujui kebijakan dan program SDM termasuk manajemen talenta dan rencana suksesi.
    d. Meninjau dan menyetujui talenta yang telah diidentifikasi di tingkat Bank dan Regional.
    e. Meninjau dan menyetujui penyebaran kinerja Pekerja secara keseluruhan, rekomendasi kompensasi dan
       distribusi bonus kinerja.
    f. Meninjau dan menyetujui pedoman promosi Pekerja.
    g. Memberi rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi akan pengangkatan dan/atau penggantian
       Pejabat Eksekutif Senior berdasarkan pengalaman relevan, kompetensi serta. Komite SDM dapat memberi
       rekomendasi remunerasi.

    Program Kerja Komite SDM dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
     No.         Program Kerja                                          Realisasi
     1   Rapat        Komite       SDM     Komite Sumber Daya Manusia telah memenuhi program kerja dalam
         diselenggarakan         sesuai    minimal satu kali rapat setiap triwulan dan hal ini direalisasikan
         dengan kebutuhan minimal          selama tahun 2025, komite melakukan rapat sebanyak 12 (dua
         1 (satu) kali dalam setiap 3      belas) kali dalam setahun.
         (tiga) bulan.
     2   Cakupan atau topik yang           Rapat Komite SDM membahas dan memutuskan beberapa agenda
         dibahas dalam rapat Komite        sebagai berikut:
         SDM termasuk tetapi tidak         • Usulan dan pembayaran Kenaikan Gaji 2025 dan Bonus Kinerja 2024
         terbatas pada:                    • Usulan Harmonisasi manfaat dan dan konsolidasi asuransi kesehatan
         a. Meninjau Strategi SDM          • Usulan posisi Pengambil Risiko Material (MRT) yang diperbarui
             tentang Penghargaan &         • Rekomendasi untuk memasukkan Pekerja dengan masa kerja 35 tahun
             Pengakuan                        dalam penghargaan Pekerja dengan masa kerja panjang
         b. Meninjau          strategi     • Identifikasi talenta kunci, perencanaan suksesi untuk posisi-posisi penting.
             SDM     tentang     Bakat,    • Dimensi Kinerja yang Terstandarisasi bagi Pekerja
             Pembelajaran           dan    • Penambahan kriteria baru untuk Penghargaan Pendidikan mulai
             Pengembangan,          dan       tahun 2025 dan seterusnya.
             Manajemen Kinerja;            • Perbaikan proses pada Beasiswa Pekerja dan pengesahan penerima
         c. Survei        Keterlibatan        beasiswa Pekerja untuk tahun 2025
             Pekerja 2024;                 • Seleksi bagi penerima penghargaan Pekerja Berkinerja Tinggi
         d. Meninjau kebijakan SDM;        • Peninjauan kinerja dan kalibrasi promosi untuk Pekerja
         e. Anggota       Panel     Etik   • Pendekatan baru dalam implementasi EES yang diluncurkan
             Pekerja                          berdasarkan tanggal ulang tahun staf.
                                           • Perombakan Prosedur & Praktik Tindakan Disiplin Saat Ini
                                           • Perpanjangan Perjanjian Kerja Kolektif (PKB) 2025-2027
                                           • Perubahan anggota Panel Etik


                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   185
Page 188
        Tata Kelola Perusahaan




           9. KOMITE KREDIT

              Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 24/SKDIR/0002 tanggal 23 Januari 2024 perihal Komite Eksekutif –
              Kredit (EXCO) dan Komite Kredit (KK), komposisi Komite Kredit adalah sebagai berikut:
                                                Susunan Anggota Komite Kredit per tanggal 31 Desember 2025
                  Ketua                           Direktur Utama
                  Sekretaris                      Divisi Kredit Terkait
                  Anggota tetap                   • Direktur Manajemen Risiko
                                                  • Direktur Wholesale Banking atau Direktur Consumer Banking
                                                  • Head of Related Credit:
                                                     »» Head of Corporate Credit
                                                     »» Head of Commercial & FI Credit 1a
                                                     »» Head of Commercial & FI Credit 2a
                                                     »» Head of Retail Creditb
                                                     »» Business Banking Credit Headc
              a
                Untuk proposal kredit Commercial Banking & FI.
              b
                Untuk proposal kredit PFS.
              c
                Untuk proposal kredit Business Banking.


              Batas Kewenangan
              1. Memberikan keputusan kredit sesuai dengan batas kewenangannya, yang meliputi semua tipe – tipe eksposur,
                 langsung dan/atau kontinjensi, seperti eksposur terhadap counterparty dan nasabah yang berasal dari
                 pinjaman/pendanaan, underwriting/sindikasi, sekuritas (pengganti pinjaman), instrument derivative, risiko
                 penyelesaian, interbank limit, End Financing (EF) limit properti dan produk program lainnya.
              2. Melakukan koordinasi dengan Assets and Liabilities Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan kredit
                 atau pembiayaan.

              Selama tahun 2025, terdapat 500 proposal kredit yang diajukan kepada Komite Kredit, yaitu 8 proposal dari
              segmen Business Banking, 108 proposal dari segmen Corporate Banking, 339 proposal dari segmen Commercial
              Banking, 24 proposal dari segmen Financial Institution, 18 proposal dari Special Asset Management, 2 proposal
              dari segmen PFS Unsecured Credit dan 1 proposal dari segmen PFS Secured Credit.


           10. KOMITE TEKNOLOGI INFORMASI
               Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0062 tanggal 4 Mei 2023 perihal Komite Teknologi
               Informasi PT Bank UOB Indonesia (Komite TI), komposisi Komite TI adalah sebagai berikut:
                                         Susunan Anggota Komite Teknologi Informasi per tanggal 31 Desember 2025
                   Ketua                          Direktur Utama
                   Sekretaris                     Direktur Teknologi dan Operasional
                   Anggota tetap                  • Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
                                                  • Direktur Manajemen Risiko
                                                  • Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Perusahaan
                                                  • Kepala Fungsi Kerja CEO Office

                   Rapat Komite TI diselenggarakan secara rutin minimal 4 (empat) kali dalam setahun.




186   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 189
Tata Kelola Perusahaan




      Kehadiran anggota Komite TI pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
                       Nama                      Jumlah Rapat                Kehadiran                  Persentase (%)
       Hendra Gunawan                                 16                        16                           100
       Paul Rafiuly                                   16                        16                           100
       Teh Han Yi                                     16                        14                            88
       Henry Santoso                                  16                        12                            75
       Ardhi Wibowo                                   16                        11                            69
       Tan Fransiska Hendra                           16                        14                            88


      Tugas, wewenang dan tanggung jawab dari Komite TI adalah sebagai berikut:
      Tugas dan Tanggung Jawab
      • Membantu Bank dalam menetapkan dan mengawasi investasi Bank di TI, dan juga bertanggung jawab
         dalam pengembangan infrastruktur, keamanan TI dan rencana strategis teknologi informasi, dan
         memastikan agar semua sejalan dengan strategi bisnis Bank.
      • Melakukan pembahasan secara khusus mengenai rencana perkembangan teknologi informasi, baik yang
         sedang dipergunakan oleh Bank saat ini maupun teknologi yang baru.
      • Melakukan pembahasan suatu kebijakan dalam kaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi yang
         bersifat mendasar seperti pemanfaatan perangkat lunak, perangkat keras, dan jasa profesional yang
         akan dipergunakan.
      • Membantu Bank dalam mengarahkan, mengawasi dan mengelola risiko keamanan teknologi informasi
         sesuai dengan kebijakan keamanan teknologi.
      • Meninjau secara berkala mengenai kemajuan kegiatan utama TI, kecukupan sumber daya yang dimiliki
         Bank untuk menunjang kegiatan utama TI tersebut dan mengupayakan penyelesaian berbagai masalah
         terkait dengan kegiatan utama TI.
      • Bertanggung jawab atas tugas dan wewenang yang telah dilimpahkan sebagaimana yang ditetapkan
         dalam Surat Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0062 tanggal 4 Mei 2023.

      Wewenang
      • Menyetujui mengenai rencana pengembangan teknologi informasi, baik yang sedang dipergunakan oleh
        Bank saat ini maupun teknologi yang baru;
        Catatan:
        Untuk pengeluaran biaya akan tetap mengacu pada SOP Permintaan, Pengadaan dan Pembayaran
        Biaya Melalui Procurement and Expense Management System (PEMS).
      • Menyetujui suatu kebijakan dalam kaitan dengan strategi atau pemanfaatan teknologi informasi, seperti
        pemanfaatan software, hardware, dan jasa profesional yang akan dipergunakan.
      • Menentukan prioritas atas pengembangan TI yang bersifat strategis, patuh, bisnis/pelayanan pada
        nasabah.
      • Menyetujui semua deviasi terhadap kebijakan standar pada penggunaan teknologi sebagai hasil laporan
        dari penilaian risiko keamanan (security risk assessment).




                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   187
Page 190
        Tata Kelola Perusahaan




                 Program Kerja Komite TI dan realisasinya selama tahun 2025 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
                   No.          Program Kerja                                                   Realisasi
                  1.       Mengadakan rapat                  Pada tahun 2025, Komite TI mengadakan 16 (enam belas) kali pertemuan
                           secara rutin untuk                untuk meninjau dan menyetujui investasi TI. Investasi-investasi tersebut
                           menetapkan          dan           diselaraskan dengan tujuan strategis Bank dan mencakup area-area
                           mengawasi investasi               sebagai berikut:
                           Bank di bidang TI
                           (dalam hal pembelian              •    Memastikan Pengembangan Infrastruktur TI – Komite TI secara
                           perangkat           dan                konsisten mengoordinasikan inisiatif TI yang diusulkan agar selaras
                           implementasi proyek                    dengan rencana jangka panjang (RSTI), jangka menengah (RBB), dan
                           TI),         memantau                  jangka pendek (ITDP) Bank, sebagaimana diuraikan dalam strategic
                           kemajuan          proyek               roadmap. Hal ini dicapai melalui inisiatif berikut:
                           strategis     TI,   dan                1. Pengembangan dan implementasi sistem-sistem utama seperti:
                           menentukan kebijakan                      UOBI EDAG Phase 2, Visa/MasterCard Compliance, Voyager FSCM
                           strategis di bidang TI.                   Spoke Onboarding ph. 2, Voyager Trade API, AML Tech Roadmap,
                                                                     Digital Employee Card (e-biz Card), Workday Recruitment, Infinity
                                                                     Global soft token ID rollout, API Tier 1 Uplift and Capacity Increase,
                                                                     CMC Field and Report Enhancement for Cards Statement Balance,
                                                                     peningkatan sistem iBranch dan CTR serta RIMS Switch Fee Logic,
                                                                     juga implementasi Search Capability di UOBI Website.
                                                                  2. Peningkatan infrastruktur digital banking, termasuk: Digital Bank
                                                                     Releases dan pembaruan pada sistem aplikasi. Seperti TMRW
                                                                     Boatsize 2025.
                                                                  3. Penguatan sistem pendukung melalui peningkatan dan pembaruan.
                                                                     Peningkatan PLCE, pembaruan sistem (seperti Murex, NTR ke NTRX,
                                                                     Pefindo ke Eagle), penyegaran aplikasi (seperti WRM, CRS, Arbor, dan
                                                                     CAS ATP).

                                                             •    Memastikan Manajemen Risiko Keamanan TI – Komite TI telah
                                                                  memprioritaskan investasi Keamanan TI dan Manajemen Risiko
                                                                  dengan mengakomodasi inisiatif yang berfokus pada mitigasi risiko
                                                                  utama dan strategi peningkatan keamanan, termasuk: Vulnerability
                                                                  Scanning Uplift for Server and Extension to Endpoint and API yang
                                                                  meningkatkan perlindungan Bank dan kapabilitas respons insiden siber
                                                                  melalui identifikasi dan tindakan yang lebih cepat untuk menangani
                                                                  kerentanan; serta, Sensitive Data Discovery (implementasi Microsoft
                                                                  Purview) sebagai alat perlindungan untuk berkas kantor yang berada di
                                                                  OneDrive, SharePoint Online, dan pengguna NAS on-premises.




188   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 191
Tata Kelola Perusahaan




       No.       Program Kerja                                           Realisasi
                                     •   Memastikan Aktivitas Utama TI – Memastikan pelaksanaan aktivitas
                                         utama TI yang efektif melalui tata kelola dan mekanisme kontrol
                                         yang tepat. Semua inisiatif yang dipaparkan wajib menunjukkan latar
                                         belakang dan konteks, justifikasi bisnis, investasi biaya dan business
                                         case, jadwal pengerjaan, serta keselarasan dengan anggaran dan
                                         Rencana Strategis Teknologi Informasi. Komite TI telah menjalankan
                                         peran dan tanggung jawab sebagaimana diatur dalam Peraturan
                                         OJK terkait, misalnya kebijakan dan prosedur TI, evaluasi biaya TI,
                                         penyelesaian masalah terkait TI, dan lain-lain.

                                     •   BSC (Balance Score Card) – Komite TI telah memastikan keselarasan
                                         antara rencana strategis bisnis Bank dan Balance Score Card melalui
                                         prioritasi pada Obsolescence dan Run The Bank (RTB) yang bertujuan
                                         untuk menjaga keamanan aplikasi dan data kritikal, mengurangi
                                         kemungkinan gangguan sistem yang tidak terencana, meningkatkan
                                         pemulihan dari gangguan (recoverability), memastikan kepatuhan
                                         terhadap persyaratan regulasi, serta menjaga stabilitas operasional.
                                         Pendekatan terstruktur ini menunjukkan komitmen Bank untuk
                                         mempertahankan investasi TI yang tangguh, aman, dan efisien, yang
                                         selaras dengan ekspektasi regulator serta strategi Bank.

      Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tanggal 29 Juni 2021
      tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik, berikut adalah informasi mengenai
      anggota komite di bawah Direksi per 31 Desember 2025.

      Profil Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior yang menjadi anggota komite dapat dilihat pada bagian “Profil
      Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior” dalam bagian Profil Perusahaan di Laporan Tahunan ini.




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   189
Page 192
        Tata Kelola Perusahaan




                 Profil Pejabat Eksekutif Senior yang menjadi                    Rudy Widjaja
                 anggota komite disajikan di bawah ini.                          Kepala Fungsi Kerja Retail Credit

                 FX Yanto Edy Umar                                               Warga Negara Indonesia, 54 tahun
                 Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 2
                                                                                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                 Warga Negara Indonesia, 53 tahun                                • 2016-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
                                                                                   Head of Retail Credit
                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)               • 2014-2016, Citibank Indonesia sebagai Credit
                 • 2017-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai                    Operations Director
                   Head of Commercial & FI Credit 2                              • 2008-2014, Citibank Phillipines & Guam sebagai
                 • 2016-2017, PT Bank Permata Tbk., sebagai Head                   Credit Operations Director
                   of Business Credit Analyst & Portfolio Mgt                    • 2006-2008, Citifinancial Japan sebagai
                 • 2009-2016, PT Bank Danamon Indonesia sebagai                    Collections Head
                   Wholesale Business Head                                       • 1996-2006, Citibank Indonesia sebagai Country
                 • 2007-2009, PT Fitch Ratings Indonesia sebagai                   Collections Head
                   Associate Director                                            • 1995-1996, PT Indo Airo Sugih Indonesia sebagai
                 • 2006-2007, PT Bank OCBC Indonesia sebagai                       Business Development Manager
                   AVP Credit & Marketing Dept.                                  • 1992-1995, Seagate Technology Singapore
                 • 2001-2004, PT Bank Mizuho Indonesia sebagai                     sebagai Industrial Engineer
                   Officer Business Development
                 • 1999-2001, PT Bank Fuji Internasional Indonesia               Memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman di
                   sebagai Business Plan Supervisor                              industri perbankan.

                 Memiliki lebih dari 22 tahun pengalaman di bidang               Riwayat Pendidikan
                 kredit pada industri perbankan.                                 1992, Sarjana, Iowa State University, Amerika Serikat.

                 Riwayat Pendidikan                                              Siswo Soebianto Iksan
                 1996, Sarjana, Institut Teknologi Bandung, Bandung              Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 1

                 Ratnasari Kartawiria                                            Warga Negara Indonesia, 59 tahun
                 Kepala Fungsi Kerja Corporate Credit
                                                                                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                 Warga Negara Indonesia, 60 tahun                                • 2017-sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                                                                                   sebagai Head of Commercial & FI Credit 1
                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)               • 2010-2017, PT Bank Danamon Indonesia
                 • 2011-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai                    sebagai Senior Credit Officer
                   Head of Corporate Credit                                      • 2000-2010, PT Bank Internasional Indonesia
                 • 2008-2011, The Royal Bank of Scotland sebagai                   sebagai Corporate Credit Portfolio Head
                   Head of Transactional & Portfolio                             • 1994-2000, PT Bank Tiara Asia sebagai Head
                 • 1991-2008, ABN Amro Bank sebagai Head of                        of Treasury & Internal Division
                   Credit Portfolio Mgt                                          • 1990-1994, PT Bank Danamon Indonesia
                 • 1990, PT Nikko Securities sebagai Corporate                     sebagai Account Officer
                   Finance Officer                                               • 1988-1990, Universitas Kristen Satya Wacana
                                                                                   sebagai Lecturer
                 Memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di
                 industri perbankan.                                             Memiliki lebih dari 32 tahun pengalaman di
                                                                                 industri perbankan.
                 Riwayat Pendidikan
                 1989, Sarjana, California State University, Amerika             Riwayat Pendidikan
                 Serikat                                                         1990, Sarjana, Universitas Kristen Satya Wacana,
                                                                                 Salatiga

190   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 193
Tata Kelola Perusahaan




      Imbang Perdana Satryawan                                     Monique Sagita
      Kepala Fungsi Kerja Internal Audit                           Kepala Fungsi Kerja Retail-Banking and
                                                                   Channel T&O
      Indonesian, 47 years old
                                                                   Warga Negara Indonesia, 50 tahun
      Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Fungsi
                                                                   Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan
      Kerja Audit Intern dalam Laporan Tahunan pada
                                                                   terakhir)
      halaman 201.
                                                                   • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                                                                     sebagai Head of Retail-Banking and Channel
                                                                     T&O
      Gevy Q Wulandari
                                                                   • 2004 – 2023, PT Bank HSBC Indonesia sebagai
      Kepala Fungsi Kerja Human Resources
                                                                     Head of Business Services (Operations)
                                                                   • 1999 – 2004 Capital One Financial sebagai
      Warga Negara Indonesia, 57 tahun                               Senior Operations Analyst

      Profil beliau dapat dilihat di bagian Komite                 Memiliki lebih dari 26 tahun pengalaman di
      Remunerasi dan Nominasi dalam Laporan Tahunan                bidang perbankan dan industri lain.
      pada halaman 162.
                                                                   Riwayat Pendidikan
                                                                   1999, Sarjana, Purdue University, Amerika Serikat.
      Indra Gunawan
      Kepala Fungsi Kerja WB, Markets and                          Ritaria Tjokromulio
      Enterprise T&O                                               Kepala Fungsi Kerja Channels dan Digitalisation

      Warga Negara Indonesia, 46 tahun
                                                                   Warga Negara Indonesia, 57 tahun
      Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                                                                   Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan
      • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
                                                                   terakhir)
        Head of WB, Markets and Enterprise T&O
                                                                   • 2005 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
      • 2021 – 2023, Canadia Bank Plc sebagai Chief
                                                                     sebagai Head of Channels & Digitalisation
        Technology Officer
                                                                   • 1997 – 2005, PT Bank DBS sebagai Corporate
      • 2015 – 2021, Novus Technologies sebagai Chief
                                                                     Banking
        Executive Officer
                                                                   • 1991 – 1997 PT Mitsubishi Buana Bank sebagai
      • 2013 - 2015, Hitachi sebagai Senior Project
                                                                     Account Manager
        Manager
      • 2011 – 2013, Accenture sebagai System Integration
                                                                   Memiliki lebih dari 34 tahun pengalaman di
        Lead, Technology Consulting Workforce
                                                                   bidang perbankan dan industri lain.
      • 2004 – 2011, PT Bank Mandiri sebagai Technical
        Specialist, Prepaid Card Solutions Team
                                                                   Riwayat Pendidikan
      • 2003 – 2004, Schlumberger sebagai Engineer
                                                                   1993, Sarjana, Universitas Katolik Indonesia Atma
      • 2003, Elnusa Rentrakom sebagai
                                                                   Jaya, Jakarta.
        Telecommunication Engineer

      Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di
      bidang perbankan dan industri lainnya.

      Riwayat Pendidikan
      • 2008, Magister, Universitas Indonesia, Jakarta.
      • 2003, Sarjana, Institut Teknologi Bandung,
        Bandung.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   191
Page 194
        Tata Kelola Perusahaan




                 Berikut adalah profil Pejabat Bank sebagai                      Amelia Ragamulu
                 anggota komite.                                                 Kepala Fungsi Kerja Customer Advocacy

                 Alexander Husin                                                 Warga Negara Indonesia, 55 tahun
                 Kepala Divisi Credit Administration & Control
                 and Insurance Appraisal                                         Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan
                                                                                 terakhir)
                 Warga Negara Indonesia, 48 tahun                                • 2016 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                                                                                   sebagai Customer Experience and Advocacy
                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan                           Head
                 terakhir)                                                       • 2010 – 2016, PT Bank Maybank Indonesia
                 • 2021 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia                          sebagai Head of Centralized Customer Care
                   sebagai Credit Administration & Control Head                  • 2009 – 2010, ABN Amro Bank sebagai Head
                 • 2015 – 2021, PT Bank HSBC Indonesia sebagai                     of Client Loyalty for Branch Banking, Wealth
                   Senior Vice President Wholesale Operation                       Management, Private Client and Credit
                   Lead Credit Operations                                          Retention Unit
                 • 2011 – 2014, PT Bank Permata Tbk., sebagai                    • 2004 – 2007, Standard Chartered Bank sebagai
                   Vice President - Head Unit Operational Risk &                   Head Customer Contact Center
                   Quality Assurance                                             • 1994 – 2004, Citibank, N.A. sebagai Service
                 • 2004 – 2011, Citibank, N. A., sebagai Assistant                 Manager
                   Vice President - Control Unit - Credit Operations
                   Consumer Banking                                              Memiliki lebih dari 28 tahun pengalaman di
                 • 2000 – 2002, PT Mitrais (Mincom) sebagai                      bidang perbankan.
                   Software Engineer
                 • 1999 – 2000, PT Multipolar sebagai Programmer                 Riwayat Pendidikan
                                                                                 1993, Sarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
                 Memiliki lebih dari 24 tahun pengalaman di
                 bidang perbankan dan industri lainnya.
                                                                                 Ferdy Djojo
                                                                                 Kepala Divisi Wholesale Banking Business
                 Riwayat Pendidikan
                                                                                 Management
                 • 2003, Magister, The University of New South
                   Wales, Australia                                              Warga Negara Indonesia, 45 tahun
                 • 1998, Sarjana, Universitas Pelita Harapan,
                   Jakarta                                                       Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan
                                                                                 terakhir)
                                                                                 • 2017 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                                                                                   sebagai Wholesale Banking Business
                                                                                   Management Head
                                                                                 • 2016 – 2017, Citibank sebagai Relationship
                                                                                   Manager Financial Institutions, Corporate and
                                                                                   Investment Banking
                                                                                 • 2010 – 2016, Standard Chartered Bank sebagai
                                                                                   Director, Relationship Manager
                                                                                 • 2007 – 2010, PT Bank DBS Indonesia sebagai
                                                                                   Relationship Manager (Origination)

                                                                                 Memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman di
                                                                                 bidang perbankan dan industri lainya.

                                                                                 Riwayat Pendidikan
                                                                                 • 2003, Magister, Monash University, Australia.
                                                                                 • 2002, Sarjana, Monash University, Australia.


192   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 195
Tata Kelola Perusahaan




      Stanly Gunawan                                                 Ali Budiman
      Kepala Divisi Central Treasury Unit dan Financial              Kepala Divisi Wholesale Banking and Global
      Strategy                                                       Markets Operations

      Warga Negara Indonesia, 41 tahun                               Warga Negara Indonesia, 51 tahun

      Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)              Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
      • 2018 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia                       • 2022 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
        sebagai Central Treasury Unit Head                             sebagai Wholesale Operations Head
      • 2016 – 2018, PT Bank Commonwealth sebagai                    • 2016 – 2022, PT Bank ANZ Indonesia sebagai
        VP, Head of ALM & Portfolio Management                         Head of Institutional Operations
      • 2014 – 2016, PT Bank ANZ Indonesia sebagai                   • 2002 – 2016, Citibank sebagai Head of Treasury
        AVP, ALM Financial & Governance (Finance)                      Trade Solutions Operations
      • 2011 – 2014, PT Bank Commonwealth sebagai                    • 2001 – 2002, Westpac sebagai Global Securities
        Senior Manager, ALCO & Treasury Analytics                      Investigation
        (Global Market, Treasury)                                    • 1999 – 2001, PT Trinunggal Komara sebagai
      • 2007 – 2011, Standard Chartered Bank sebagai Senior            Marketing/Merchandising Manager
        Asistant Manager, ALCO Support (Country Finance)             • 1996 – 1999, PT Bank UOB Indonesia sebagai
      • 2006 – 2007, Lufthansa Systems sebagai                         Treasury Dealer
        Software/System Developer
                                                                     Memiliki lebih dari 29 tahun pengalaman di
      Memiliki lebih dari 18 tahun pengalaman di bidang              bidang perbankan dan industri lainnya.
      perbankan.
                                                                     Riwayat Pendidikan
      Riwayat Pendidikan                                             1995, Magister, University of Notre Dame Australia.
      2006, Bachelor of Science in Business Administration           1995, Sarjana, Curtin University, Australia.
      MIS & Finance, The University of Arizona, Amerika
      Serikat                                                        Brahmantya Paramajati
                                                                     Kepala Divisi Operational Risk Management
      Stella Damayanti
      Kepala Divisi Corporate Real Estate Services                   Warga Negara Indonesia, 44 tahun

      Warga Negara Indonesia, 50 tahun                               Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                                                                     • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
      Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)                sebagai Operational Risk Management Head
      • 2018 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai               • 2021 – 2022, Commonwealth Bank sebagai
        Corporate Real Estate Services Head                            Line-1 Business Risk & Control Dept Head
      • 2016 – 2018, PT Bank HSBC Indonesia sebagai                  • 2015 – 2021 Citibank Indonesia sebagai
        SVP, Head of Corporate Real Estate                             Compliance Business Control Officer
      • 2007 – 2016, PTBankDBS Indonesia sebagaiVP, Capex,           • 2014 – 2015 PTPermata BankTbk sebagai Operational
        Portfolio and Lease/Transaction Head (CRE Dept)                Excellence (OPEX) Leader - Retail Banking
      • 2005 – 2007, Jones Lang Salle Indonesia sebagai              • 2007 – 2014 Bank DBS Indonesia sebagai
        Senior Project Manager                                         Head, Service and Process Improvement
      • 2002 – 2005, PT. Ahara Prima Design sebagai                  • 2004 – 2007 Citibank Indonesia sebagai BI
        Project Coordinator                                            Reporting Officer

      Memiliki lebih dari 22 tahun pengalaman di bidang              Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di
      perbankan dan industri lainnya.                                bidang perbankan.

      Riwayat Pendidikan                                             Riwayat Pendidikan
      1999, Sarjana, Universitas Katolik Parahyangan,                2004, Sarjana, Institut Teknologi Bandung,
      Bandung.                                                       Bandung.


                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   193
Page 196
        Tata Kelola Perusahaan




                 Jessy Catharina Sigar                                           Tan Fransiska Hendra
                 Kepala Divisi Consumer Business Risk & Control                  Kepala Divisi CEO Office

                 Warga Negara Indonesia, 52 tahun                                Warga Negara Indonesia, 41 tahun

                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)               Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                 • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia                        • 2019 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                   sebagai Consumer Business Risk & Control                        sebagai CEO Office Head
                   Head                                                          • 2007 – 2018, PT Bank HSBC Indonesia sebagai
                 • 2017 – 2023, Citibank Indonesia sebagai                         Liability & FX Coordinator, Business Banking
                   Consumer Risk And Control Grou                                  Commercial Banking
                 • 2010 – 2017 PT Bank Danamon Indonesia                         • 2006 – 2007 Standard Chartered Bank sebagai
                   Tbk sebagai Consumer & Subject Matter                           Business Development Credit Card & Personal
                   Expertise Operational Risk Management &                         Loan
                   Quality Assurance
                 • 2004 – 2010 General Electric Finance Indonesia                Memiliki lebih dari 19 tahun pengalaman di
                   sebagai Country Compliance & Control H                        bidang perbankan.
                 • 1999 – 2004 Citibank N.A Singapore sebagai
                   Country Quality Assurance Management                          Riwayat Pendidikan
                 • 1997 – 1999, Citibank Indonesia sebagai Risk                  2005, Sarjana, University of Sydney, Australia.
                   Analyst - Credit Policy
                                                                                 Emillya Soesanto
                 Memiliki lebih dari 28 tahun pengalaman di                      Kepala Divisi Deposit, Wealth Management &
                 bidang perbankan dan industri lainnya                           Training

                 Riwayat Pendidikan                                              Warga Negara Indonesia, 44 tahun
                 1997, Sarjana, University of Wollongong, Australia.
                                                                                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                                                                                 • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                                                                                   sebagai Deposit, Wealth Management &
                                                                                   Training Head
                                                                                 • 2004 – 2023 Citibank sebagai Sales &
                                                                                   Distribution Head, Interim Retail Bank Head

                                                                                 Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di
                                                                                 bidang perbankan.

                                                                                 Riwayat Pendidikan
                                                                                 2003, Sarjana, Monash University, Australia.




194   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 197
Tata Kelola Perusahaan




      Yanuar Maulana Yusuf                                       Gerry Hasang
      Kepala Divisi Manajemen Risiko Kredit                      Kepala Divisi Global Markets Business Management

      Warga Negara Indonesia, 44 tahun                           Warga Negara Indonesia, 42 tahun

      Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)          Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
      • 2018 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia                   • 2022 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
        sebagai Credit Risk Management Head                        sebagai Global Markets Business Management
      • 2005 – 2018, PT Bank Permata sebagai Head                  Head
        MIS - Special Asset Management                           • 2020 – 2022, PT Spotgue Aplikasi Pratama
      • 2004 – 2005, PT AT Indonesia sebagai                       sebagai Komisaris Utama
        Purchassing Staff                                        • 2018 – 2020, PT Bank UOB Indonesia sebagai
                                                                   Murex Project Manager
      Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di                 • 2007 – 2018, PT Bank OCBC NISP sebagai Cash
      bidang perbankan dan industri lainnya.                       Management Product Specialist
                                                                 • 2005 – 2007, PT Jati Piranti Solusindo sebagai
      Riwayat Pendidikan                                           Various Role
      2017, Magister, Universitas Bina Nusantara.
      2004, Sarjana, Institut Teknologi Bandung,                 Memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di
      Bandung.                                                   bidang perbankan dan industri lainnya.

      Erawati Esther                                             Riwayat Pendidikan
      Kepala Fungsi Kerja Legal                                  2005, Sarjana, Universitas Tarumanegara, Jakarta.

      Warga Negara Indonesia, 54 tahun                           Handi Mulia
                                                                 Kepala Divisi Technology & Operations Risk
      Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)          Governance and Assurance
      • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
        sebagai Legal Head                                       Warga Negara Indonesia, 57 tahun
      • 2020 – 2020, PT Bank Interim Indonesia
        sebagai Head of Legal, Corporate Secretary               Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
        and Corporate Communication                              • 2017 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
      • 2018 – 2020, PT Bank Rabobank International                sebagai T&O Risk Governance and Assurance
        Indonesia sebagai Head of Legal, Corporate                 Head
        Secretary and Corporate Communication                    • 2012 – 2017, PT Permata Bank sebagai Internal
      • 2015 – 2018, William Hendrik Esther Law Office             Audit Head
        sebagai Partner                                          • 2002 – 2011, PT Smart Tbk sebagai IT Compliance
      • 2014 – 2015, Deutsche Bank sebagai Compliance              Sub Division Head
        Director                                                 • 1999 – 2002, Prasetio Utomo & Co sebagai
      • 2009 – 2014, Royal Bank of Scotland sebagai                Technology Risk Consulting, Supervisor
        Country Head of Legal and Compliance,
                                                                 • 1996 – 1998, PT Bank Modern sebagai Head
        Director
                                                                   of IT Audit
      • 2005 – 2009, ABN Amro Bank NV sebagai
                                                                 • 1993 – 1996, PT Bank Umum Nasional sebagai
        Country Head of Legal
                                                                   IT Audit Staff
      • 1995 – 2005, Hanafiah Ponggawa & Partners
        Law Firm sebagai Paralegal, Junior Associate,
        Associate, and Senior Associate                          Memiliki lebih dari 32 tahun pengalaman di
                                                                 bidang perbankan dan industri lainnya.
      Memiliki lebih dari 30 tahun pengalaman di
      bidang perbankan dan industri lainnya.                     Riwayat Pendidikan
                                                                 1997, Sarjana, Universitas Bunda Mulia, Jakarta.
      Riwayat Pendidikan
      1996, Sarjana, Universitas Indonesia, Jakarta.


                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   195
Page 198
        Tata Kelola Perusahaan




                 Henry Kusumajaya Budiman                                        Soelaiman Reza Poernomo
                 Kepala Fungsi Kerja Anti Financial Crime                        Kepala Divisi Business Banking Credit

                 Warga Negara Indonesia, 46 tahun                                Warga Negara Indonesia, 45 tahun

                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)               Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                 • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia                        • 2022 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                   sebagai Anti Financial Crime Head                               sebagai Business Banking Credit Head
                 • 2021 – 2023, PT Bank HSBC sebagai Head                        • 2021-2022, Pintek sebagai Head of Risk
                   Fraud Credit Control and Services                               Management
                 • 2020 – 2021, Standard Chartered Bank sebagai                  • 2015 – 2021, PT Bank UOB Indonesia sebagai
                   Country Head of Collections and Recovery                        Portfolio Management Head
                 • 2019 – 2020, Tokopedia sebagai Head of                        • 2014 – 2015, PT Bank DBS sebagai Strategic
                   Collection and Fraud                                            Project
                 • 2008 – 2019, PT Bank HSBC sebagai Head of                     • 2005 – 2014, PT Bank Maybank sebagai Credit
                   Cards, Portfolio, Personal Loan, and Acquisition                Reviewer
                 • 2004 – 2008, PT GE Finance Indonesia sebagai
                   Collection Front End Leader – Collection                      Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di
                   Department                                                    bidang perbankan.

                 Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di                      Riwayat Pendidikan
                 bidang perbankan.                                               2005, Magister, Universitas Indonesia, Jakarta.
                                                                                 2003, Sarjana, Universitas Padjajaran, Bandung.
                 Riwayat Pendidikan
                 1997, Sarjana, Purdue University, Amerika Serikat.

                 Lily Johan
                 Kepala Divisi Human Resources Services &
                 Industrial Relation

                 Warga Negara Indonesia, 56 tahun

                 Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
                 • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia
                   sebagai HR Services & Industrial Relation Head
                 • 1996 – 2023, PT Bank OCBC NISP sebagai
                   Human Resources Services Division Head

                 Memiliki lebih dari 27 tahun pengalaman di
                 bidang perbankan.

                 Riwayat Pendidikan
                 2013, Magister, PPM School of Management,
                 Jakarta.
                 2010, Sarjana, PPM School of Management,
                 Jakarta.




196   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 199
 Tata Kelola Perusahaan

Sekretaris Perusahaan


Sekretaris Perusahaan merupakan unit yang bertanggung jawab langsung kepada Direksi, dan bertindak sebagai
penghubung antara Bank dengan pihak internal Bank, instansi-instansi berwenang yang terkait, Pihak Eksternal,
dan Investor. Penunjukan Sekretaris Perusahaan bertujuan untuk mendukung Dewan Komisaris dan Direksi dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, dengan fokus khusus pada memastikan implementasi GCG. Sekretaris
Perusahaan juga bertugas mengelola komunikasi yang efektif dengan pemangku kepentingan internal maupun
eksternal.

Pengangkatan Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan diangkat berdasarkan keputusan Direksi. Saat ini Sekretaris Perusahaan dijabat oleh Susilowati,
yang menjabat sejak tanggal 25 Juni 2015 berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 15/DIR/0021. Dalam struktur
organisasi Bank, Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Kepatuhan, Legal,
dan Sekretaris Perusahaan.

Profil Sekretaris Perusahaan

                                                            Susilowati berdomisili di Jakarta dan meraih gelar Sarjana
                                                            Ekonomi dari Universitas Tarumanagara, Jakarta dan
                                                            meraih gelar Master jurusan Akuntansi dari Universitas
                                                            Trisakti, Jakarta. Susilowati memulai kariernya di PT Bank
                                                            Victoria International Tbk sejak tahun 2004 dengan
                                                            jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi Sekretaris
                                                            Perusahaan.

                                                            Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan
                                                            Pengembangan kompetensi yang telah diikuti oleh
Susilowati                                                  Susilowati antara lain Sertifikasi Manajemen Risiko
                                                            Perbankan Jenjang 5 dari Lembaga Sertifikasi Profesi
                                                            (LSP) Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan.


Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti program pengembangan
kompetensi dan pelatihan sepanjang tahun 2025, sebagai berikut:

 No.                               Nama Lokakarya/Pelatihan/Seminar dan Penyelenggara
  1    Sosialisasi Aplikasi Pelaporan Online (APOLO) OJK Modul Laporan Insidental Perbankan (BUK, BUS, UUS)
  2    Sosialisasi Peraturan OJK Nomor 45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan
       Perusahaan Publik
  3    Refresher Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5
  4    Dengar Pendapat Rancangan Peraturan OJK tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Perusahaan
       Induk Konglomerasi Keuangan
   5   Better U, Better Negotiation Skill
   6   Sosialisasi Ketentuan Perbankan tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
   7   Risk Management Refresher: Module Governance, Risk, Compliance, Audit
   8   Better U Festival 2025 Kickoff
   9   Leadership Breakthrough Series, The Art of Diplomacy in Action with Ibu Retno Marsudi
  10   Training “Work-Life Harmony” by Anisha Arwan S.Psi., M.Psi., Psikolog
  11   Sosialisasi Ketentuan Perbankan OJK




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   197
Page 200
        Tata Kelola Perusahaan




      Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan                             6. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
      Fungsi Sekretaris Perusahaan mengacu pada Pasal 5 POJK                        pelaksanaan tata kelola perusahaan antara lain
      No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan                             dengan memastikan kelancaran komunikasi antara
      Emiten atau Perusahaan Publik, antara lain:                                   perusahaan dengan pemangku kepentingan,
      1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya                               memastikan tersedianya informasi yang dapat diakses
         peraturan perundang-undangan yang berlaku di                               oleh pemangku kepentingan sesuai dengan kebutuhan
         bidang Pasar Modal;                                                        yang wajar dari pemangku kepentingan serta dengan
      2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan                                melakukan penyampaian informasi terkait aksi korporasi
         Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk                              kepada regulator yang berkepentingan.
         mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan                         7. Berkoordinasi dengan Fungsi Kerja Compliance
         di bidang Pasar Modal;                                                     dalam mempersiapkan laporan Self-Assessment dan
      3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam                                 Pelaksanaan Good Corporate Governance terkait
         pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:                          dengan Direksi, Dewan Komisaris dan Komite-Komite
         i. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk                       yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
              ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten atau
              Perusahaan Publik;                                                 Corporate Communications
         ii. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa
              Keuangan tepat waktu;                                              Fungsi Strategic Communications and Brand memiliki peran
         iii. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum                         penting dalam menjaga citra positif perusahaan. Strategi
              Pemegang Saham;                                                    komunikasi yang dirancang dengan baik bertujuan untuk
         iv. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat Direksi                       membangun kepercayaan publik dan mempertahankan
              dan/atau Dewan Komisaris; dan                                      reputasi yang baik melalui kegiatan komunikasi internal dan
         v. Pelaksanaan program orientasi terhadap                               eksternal yang konsisten sepanjang tahun. Selain itu, fungsi
              perusahaan bagi Direksi dan/ atau Dewan Komisaris.                 ini juga berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan
      4. Sebagai penghubung antara Bank dengan pemegang                          bisnis yang berkelanjutan dengan menyelaraskan upaya
         saham Emiten atau Perusahaan Publik, Otoritas Jasa                      komunikasi dengan tujuan strategis.
         Keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
                                                                                 Laporan Tahunan
      Realisasi Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris                              Sejak 2016, Strategic Communications and Brand,
      Perusahaan                                                                 dengan bekerja sama dengan unit Sekretaris Perusahaan
      Sepanjang tahun 2025, Sekretaris Perusahaan telah                          bertanggung jawab dan mempersiapkan pembuatan serta
      melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:                     menerbitkan Laporan Tahunan yang memuat informasi
      1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                              terkait kinerja Bank.
         Tahunan dan Luar Biasa.
      2. Mengoordinasikan dan menyampaikan Laporan
         Tahunan 2024 kepada pemangku kepentingan terkait.
      3. Menghadiri dan mempersiapkan notulen Rapat Dewan
         Komisaris, Rapat Direksi serta Rapat Komite-Komite
         yang bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris.
      4. Menyiapkan dokumentasi untuk proses Penilaian
         Kemampuan dan Kepatutan calon anggota Direksi.
      5. Melakukan pengkinian terhadap Peraturan Internal
         terkait dengan Dewan Komisaris dan Direksi serta
         Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada
         Dewan Komisaris untuk disesuaikan dengan peraturan
         yang berlaku.




198   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 201
  Tata Kelola Perusahaan




Siaran Pers                                                • 8 Mei 2025
Bank menyadari pentingnya keterlibatan dengan publik         UOB Indonesia membuka pendaftaran kompetisi 15th
dan bertujuan untuk meningkatkan profilnya serta berbagi     UOB Painting of the Year
informasi penting mengenai kegiatannya. Tujuan ini         • 8 April 2025
dicapai melalui aktivitas media dalam bentuk distribusi      UOB Luncurkan Program Beasiswa FutureGen untuk
siaran pers, konferensi pers, media gathering, serta         Dukung 90 Siswa dari Kawasan ASEAN
wawancara langsung.                                        • 13 Maret 2025
                                                             Bank DBS Indonesia dan UOB Indonesia Bersinergi
Pada tahun 2025, Bank mendistribusikan siaran pers           Salurkan Rp1,7 Triliun Pendanaan Hijau untuk Kampus
dengan berbagai topik, seperti: produk dan layanan           Pusat Data Princeton Digital Group
baru, program tanggung jawab sosial perusahaan, dan        • 27 Februari 2025
tinjauan ekonomi Indonesia.                                  UOB Indonesia dan Garuda Indonesia luncurkan livery
                                                             eksklusif menampilkan Garuda Indonesia UOB Card
Berikut adalah daftar siaran pers UOB Indonesia tahun
2025:                                                      Siaran pers Bank dipublikasikan oleh media-media utama
• 2 Desember 2025                                          Indonesia, seperti: Kompas, Bisnis Indonesia, Media
  Semakin banyak konsumen Indonesia memilih bijak          Indonesia, Metrotvnews.com, Koran Kontan, Jawa Pos,
  berbelanja dan tetap optimis terhadap perekonomian:      Antara, Detik.com, Infobank.com, Koran dan Okezone.com.
  UOB ASEAN Consumer Sentiment Study 2025
• 23 Oktober 2025
  DHL Express dan UOB Indonesia bersinergi kurangi
  emisi gas rumah kaca melalui layanan GoGreen Plus
• 15 Oktober 2025
  Karya seni yang menggambarkan pembentukan
  identitas gender melalui sejarah dan budaya
  memenangkan penghargaan 15 th UOB Painting of
  the Year (Indonesia)
• 20 Agustus 2025
  UOB bermitra dengan Ruangguru untuk membekali
  90.000 pelajar Indonesia dengan keterampilan digital
  melalui program UOB My Digital Space
• 2 Agustus 2025
  UOB Indonesia bersatu untuk mewujudkan pendidikan
  inklusif melalui UOB Heartbeat Run 2025
• 24 Juli 2025
  UOB luncurkan Business Circle di Indonesia untuk
  dukung pemimpin bisnis generasi penerus
• 13 Juni 2025
  UOB Business Outlook Study 2025: Separuh pelaku
  usaha di Indonesia tetap optimis di tengah dinamika
  global
• 5 Juni 2025
  Bank DBS Indonesia dan UOB Indonesia Kucurkan
  Rp6,7 Triliun, Pinjaman Terbesar untuk Pusat Data oleh
  DayOne dan Indonesia Investment Authority




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   199
Page 202
        Tata Kelola Perusahaan

      Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern, dan Audit Eksternal


      A. Fungsi Kepatuhan                                                        h. Memberikan saran dan update perkembangan
         1. Peran Fungsi Kerja Kepatuhan                                            terhadap hal-hal yang berkaitan dengan
            Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank mengacu                               peraturan Regulator dan peraturan lainnya yang
            pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 46/                           berlaku kepada unit bisnis/pendukung termasuk
            POJK.03/2017 dan Piagam Kepatuhan Bank.                                 kepada Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior;
                                                                                 i. Membantu unit bisnis/pendukung dalam
              Tugas dan tanggung jawab Fungsi Kerja Kepatuhan                       mengembangkan prosedur dan pedoman
              antara lain:                                                          Kepatuhan yang berisi ketentuan Regulator
              a. Membuat langkah-langkah dalam rangka                               yang berlaku, peraturan lain dan key business
                 mendukung terciptanya budaya kepatuhan pada                        conduct untuk digunakan oleh seluruh Pejabat
                 seluruh kegiatan usaha Bank di setiap jenjang                      dan staf Bank, bila diperlukan;
                 organisasi;                                                     j. Mengidentifikasi dan memelihara daftar dari
              b. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan                     seluruh ketentuan Regulator dan peraturan
                 dan pengendalian terhadap risiko kepatuhan                         lainnya yang berlaku dengan dukungan dari
                 dengan mengacu pada peraturan Regulator                            penasihat hukum internal/eksternal apabila
                 mengenai Penerapan Manajemen Risiko bagi                           dibutuhkan;
                 Bank Umum;                                                      k. Membantu Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior
              c. Menilai dan mengevaluasi secara ketat melalui                      dalam mendidik staf terkait, mengenai hal-hal
                 kerja sama dengan unit bisnis/ pendukung                           yang berhubungan dengan kepatuhan;
                 terhadap efektivitas, kecukupan, dan kesesuaian                 l. Memberikan saran, bimbingan dan pelatihan
                 kebijakan, ketentuan, sistem maupun prosedur                       secara berkesinambungan kepada staf-staf
                 yang dimiliki oleh Bank dengan peraturan                           mengenai penerapan kerangka kepatuhan yang
                 perundang-undangan yang berlaku;                                   baik, meliputi kebijakan dan prosedur seperti
              d. Melakukan review dan/atau merekomendasikan                         yang tercantum dalam Pedoman Kepatuhan
                 pengkinian dan penyempurnaan kebijakan,                            Bank, Kode Etik dan pedoman internal Bank;
                 ketentuan, sistem maupun prosedur yang                          m. Memberikan saran kepada unit bisnis/pendukung
                 dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan                    di Bank dan/atau Direksi dan Pejabat Eksekutif
                 Regulator dan perundang-undangan yang                              Senior terkait dengan Regulatory Obligation (RO)
                 berlaku;                                                           yang tercantum dalam penilaian risiko regulasi
              e. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan                             Bank termasuk pemberian saran tentang implikasi
                 bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur,                   perubahan peraturan;
                 serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan                   n. M e m a n t a u , m e n g u j i d a n m e l a p o r ka n
                 ketentuan Regulator dan peraturan perundang-                       pelaksanaan fungsi kepatuhan sesuai dengan
                 undangan yang berlaku;                                             kerangka manajemen risiko kepatuhan dan
              f. Melakukan fungsi anti pencucian uang                               kebijakan/prosedur internal kepada Pejabat
                 dengan memastikan penerapan seluruh sistem                         Eksekutif Senior dan Dewan Komisaris/Direksi
                 pemantauan transaksi yang dilakukan oleh                           dan, bila dipertimbangkan perlu, kepada
                 nasabah sesuai pedoman, kebijakan dan                              Regulator. Namun demikian, tanggung jawab
                 prosedur yang telah ditetapkan sehingga                            untuk memastikan kepatuhan tetap berada
                 pelaksanaan Program Anti Pencucian Uang,                           pada masing-masing unit bisnis/pendukung;
                 Pencegahan Pendanaan Terorisme, Pencegahan                      o. Melakukan investigasi pada insiden dan keluhan
                 Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal                      terkait peraturan kepatuhan, serta melaksanakan
                 dan Sanctions (APU, PPT, PPPSPM dan Sanctions)                     penyelidikan lebih lanjut yang diperlukan;
                 serta Pencegahan Penyuapan, Korupsi, dan                        p. Bertindak sebagai contact person dengan
                 Penghindaran Pajak dapat berjalan dengan baik                      pihak internal dan eksternal terkait, termasuk
                 dan menjaga Bank terhindar dari pengenaan                          Regulator, mengenai hal-hal yang berkaitan
                 sanksi;                                                            dengan kepatuhan Bank; dan
              g. Mengidentifikasi, menilai dan mendokumentasikan                 q. Melaksanakan tanggung jawabnya sesuai
                 risiko kepatuhan terkait dengan kegiatan usaha                     dengan rencana kepatuhan yang dibuat sesuai
                 Bank termasuk produk baru, layanan, praktik                        dengan kerangka manajemen risiko kepatuhan,
                 bisnis dan perubahan materi untuk bisnis yang                      termasuk melakukan pengkajian kepatuhan
                 ada dan hubungan dengan nasabah;                                   dengan pendekatan berbasis risiko.


200   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 203
Tata Kelola Perusahaan




 2. Langkah-Langkah Pencegahan Penyimpangan             B. Pelaksanaan Fungsi Audit Intern
    terhadap Ketentuan yang Berlaku                        Merujuk pada Peraturan OJK No.1/POJK.03/2019
    Direktur Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris              tanggal 29 Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi
    Perusahaan melalui Fungsi Kerja Kepatuhan              Audit Intern pada Bank Umum, Bank telah menerapkan
    senantiasa mengawasi kepatuhan Bank dengan             fungsi Audit Intern yang bertujuan untuk mendukung
    memantau dan mengendalikan aktivitas bisnis,           manajemen Bank dalam mendukung manajemen
    memastikan kepatuhan terhadap peraturan,               Bank dalam melaksanakan kewajibannya dengan
    ketentuan, dan perundang-undangan yang berlaku.        memberikan assurance yang independen untuk
                                                           mengevaluasi kecukupan, kualitas dan efektivitas tata
    Hal ini tercermin dalam berbagai langkah yang          kelola, manajemen risiko, dan pengendalian internal.
    telah diterapkan, antara lain:                         Dalam kerangka kerja manajemen risiko Bank, Audit
    a. Mendukung terciptanya budaya kepatuhan              Intern berfungsi sebagai lini ketiga dan bekerja sama
        dalam seluruh kegiatan usaha Bank pada setiap      dengan lini pertama (unit Bisnis dan Pendukung) dan
        jenjang organisasi melalui penerbitan:             lini kedua (fungsi Kepatuhan dan Manajemen Risiko).
        • Struktur Organisasi Kepatuhan;
        • Piagam Kepatuhan;                                Audit Intern telah menetapkan visi dan misi dalam
        • Pedoman Kepatuhan; dan                           Piagam Audit Intern yang juga menjelaskan ruang
        • Standar Operasional dan Prosedur                 lingkup, tujuan, etika, wewenang, dan akuntabilitas
            Kepatuhan.                                     Audit Intern. Untuk mendukung peran Audit Intern
    b. Melakukan proses identifikasi, pengukuran,          yang independen dan objektif, Audit Intern memiliki
        monitoring Risiko Kepatuhan dan menerapkan         akses penuh dan tak terbatas untuk meninjau seluruh
        proses kontrol melalui:                            fungsi, catatan, informasi, properti fisik, personel, dan
        • Prosedur Pengkajian Kepatuhan; dan               untuk bekerja secara bebas tanpa hambatan serta
        • Pengawasan pengenaan sanksi oleh                 dapat langsung berkomunikasi dengan Direksi, Dewan
            Regulator.                                     Komisaris, dan Komite Audit. Dalam menjalankan
    c. Melakukan pengelolaan Risiko Kepatuhan              kegiatan operasionalnya, Audit Intern berpedoman
        melalui Program Pengkajian Kepatuhan               pada Kebijakan, Prosedur, dan Metodologi Audit Intern.
        (Compliance Review Program) sehingga
        dapat memastikan kesesuaian dan kelayakan       Struktur Fungsi Audit Intern
        kebijakan, pedoman, sistem dan prosedur yang    Struktur organisasi Audit Intern UOB Indonesia dipimpin
        dimiliki Bank terhadap peraturan perundang-     oleh Kepala Audit Intern yang membawahi 4 (empat)
        undangan yang berlaku melalui:                  Divisi, yaitu Wholesale Banking, Consumer Banking, Global
        • Laporan Penilaian Regulatory Risk; dan        Markets and Channels Audit; Corporate Support Functions
        • Laporan Hasil Pengkajian Kepatuhan.           Audit; Technology Audit and Innovation; dan Professional
    d. Memberikan Opini Kepatuhan.                      Practices Audit. Kepala Audit Intern melapor langsung
    e. Memantau dan melaporkan Tindak Lanjut Hasil      kepada Direktur Utama dan secara fungsional kepada
        Pemeriksaan Regulator.                          Dewan Komisaris melalui Komite Audit.
    f. Menyosialisasikan ketentuan-ketentuan
        Regulator, baik melalui kegiatan sosialisasi    Kepala Audit Intern
        langsung maupun melalui media Compliance        Imbang Perdana Satryawan, berusia 47 tahun, warga
        News, email dan memberikan informasi untuk      negara Indonesia, ditunjuk sebagai Kepala Audit Intern
        hal-hal yang terkait dengan kepatuhan           sejak Januari 2022 berdasarkan surat penunjukan No.
        terhadap peraturan Regulator.                   22/SKDIR/0007 tanggal 27 Januari 2022. Beliau memiliki
    g. Mengevaluasi Checklist Materi Pemasaran.         pengalaman lebih dari 21 tahun di industri keuangan.
    h. Pemantauan tindak lanjut perbaikan Risk Based    Sebelum bergabung dengan UOB Indonesia, beliau
        Bank Rating-Good Corporate Governance (RBBR-    pernah bekerja di PT Bank BTPN sebagai Deputy Internal
        GCG) melalui Working Group RBBR-GCG.            Audit Head dan di PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
    i. Bertindak sebagai liaison officer untuk          sebagai Head of Internal Audit. Beliau meraih gelar
        permasalahan kepatuhan antara Bank dengan       Master of Business Administration dari Institut Teknologi
        Regulator maupun internal Bank.                 Bandung, gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas
                                                        Padjadjaran. Beliau memiliki kualifikasi dan serfitifasi
                                                        yang relevan seperti Certified Internal Auditor (CIA),


                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   201
Page 204
        Tata Kelola Perusahaan




      Chartered Accountant (CA), Sustainability and Climate                      1. Teknologi dan Analisa Data:
      Risk (SCR), Certified Financial Crime Specialists (CFCS)                      • Cybersecurity and Information Technology
      dan Sertifikasi Manajemen Risiko.                                                Governance
                                                                                    • SAS Data Analytics
      Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kerja Audit Intern                            • Digital Forensics
      Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan audit                          • Artificial Intelligence and Generative AI
      berbasis risiko yang mencakup semua aspek di lini pertama                     • Phyton programming and Technical Skills
      dan lini kedua termasuk namun tidak terbatas pada                          2. Bisnis dan Operasional:
      struktur, kebijakan, kerangka kerja, proses, sistem, produk,                  • Sustainability and Climate Change
      dan dokumentasi, untuk memberikan assurance yang                              • Islamic and Sustainable Finance
      independen kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris,                            • Financial Crime, AML/CFT, and Fraud Prevention
      dan Komite Audit atas efektivitas pengawasan tata                             • Customer Protection and Data Privacy
      kelola, manajemen risiko, dan penerapan pengendalian                          • Credit Risk and Banking Operations
      internal di bank.                                                             • Capital Markets, Macroeconomics and Policy
                                                                                    • Commodities and Energy Markets
      Audit Intern menerapkan Pendekatan Berbasis Risiko                            • Blockchain and Digital Assets
      dalam memproyeksikan rencana audit tahunan dan                             3. Audit dan Manajemen Risiko
      menentukan ruang lingkup audit untuk memprioritaskan                          • Governance, Risk, and Compliance
      area yang menjadi perhatian utama. Secara berkala,                            • Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
      Kepala Audit Intern bertemu dengan Komite Audit, dan                       4. Soft skill:
      berdiskusi terkait temuan audit yang signifikan, audit                        • Leadership, Management, and Strategic Thinking
      project progress, status temuan audit, dan hal penting                        • UOB culture and values
      lainnya. Untuk menjaga kualitas hasil kerja agar tetap                        • P e r s o n a l We l l - B e i n g , P h y s i c a l H e a l t h ,
      sesuai dengan metodologi audit dan standar internasional                         Communication, and Negotiation
      untuk praktik profesional bagi auditor intern, dilakukan                   5. Mandatory e-learning terkait Compliance dan
      penilaian kualitas oleh Fungsi Internal Audit Quality                         Sustainability
      Assurance dan independent quality assurance review
      oleh pihak ekstern setiap 3 (tiga) tahun sekali.                           Piagam Audit Intern
                                                                                 Merujuk kepada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan No.
      Kualifikasi/Sertifikasi Profesi Audit Intern                               1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern
      Per Desember 2025, Tim Audit Intern memiliki 40 auditor                    pada Bank Umum dan IPPF (International Professional
      dengan berbagai latar belakang pendidikan, antara lain                     Practices Framework) Standard, Bank telah memiliki Piagam
      bergelar Sarjana dan Pasca Sarjana jurusan Ekonomi,                        Audit Intern No.25/SKDIR/0031 yang memuat tujuan audit
      Manajemen, Akuntansi, Teknologi Informasi, dan lain-lain.                  intern, mandat audit intern mencakup ruang lingkup audit
                                                                                 intern, struktur dan kedudukan, tugas dan tanggung jawab,
      Mayoritas staf Audit Intern juga memiliki kualifikasi dan                  wewenang, etik dan profesionalisme. Piagam Audit Intern
      sertifikasi profesi Audit Intern, antara lain:                             juga mengatur persyaratan auditor, tanggung jawab dan
                                                                                 akuntabilitas kepala audit intern, penggunaan jasa pihak
      1. Sertifikasi internasional di antaranya, Certified Internal              ekstern, pembatasan audit intern dan Quality Assurance
         Auditor (CIA), Certified Information Systems Auditor                    and improvement program. Pembaruan terhadap Piagam
         (CISA), Qualified Internal Auditor (QIA), Chartered                     Audit Intern terakhir dilakukan pada 24 April 2025 dan
         Accountant (CA), Certified Financial Crime Specialists                  disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan
         (CFCS), Certified in Cybersecurity (CC), ISO 27001, dan                 mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Audit.
         Sustainability and Climate Risk (SCR).
      2. Sertifikasi lokal diantaranya: Sertifikasi Audit Intern                 Pengungkapan Hasil Kerja Audit Intern di Tahun 2025
         Bank dan Manajemen Risiko dari LSPP                                     Pada tahun 2025, Audit Intern telah melakukan peran
                                                                                 dan inisiatif yang ditugaskan, antara lain:
      Pelatihan Audit Intern                                                     a. Audit Intern telah menjaga independensi, objektivitas,
      Selama tahun 2025, Audit Intern telah menginisiasi                            dan profesionalisme dengan sebaiknya selama
      berbagai program untuk mengembangkan kompetensi                               pelaksanaan rencana audit.
      profesional auditor di area-area yang relevan. Program                     b. Audit Intern telah menyelesaikan 30 proyek audit
      pengembangan staf ini meliputi pelatihan dan seminar                          dengan efektif sesuai rencana strategis tahunan,
      terkait topik-topik di bawah ini:


202   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 205
  Tata Kelola Perusahaan




   yang mencakup Wholesale Banking, Consumer                              Etik, dan Standards dari The Institute of Internal
   Banking, Global Markets (aktivitas treasuri), Channels                 Auditors (IIA).
   (kantor cabang), Operations (aktivitas Operasional),                g. Fungsi Professional Practices Audit melakukan Quality
   Information Technology (IT), dan fungsi/departemen                     Assurance pada beberapa proyek Audit Intern yang
   pendukung lainnya. Audit Intern telah menggunakan                      menjadi sampel, untuk memastikan bahwa proses
   pendekatan Behaviourally-Informed (BI) Audit dalam                     audit dilakukan sesuai dengan kebijakan, prosedur,
   beberapa penugasan Audit. Metodologi audit BI                          dan metodologi audit yang ditetapkan, juga untuk
   mengintegrasikan konsep kultur untuk menilai perilaku                  memastikan dokumen-dokumen terkait diarsipkan
   dan kultur dalam audit. Audit Intern juga melakukan                    dengan baik dan didukung dengan bukti pendukung
   evaluasi atas enam kasus whistleblowing yang                           yang memadai.
   dilaporkan melalui whistleblowing hotline.                          h. Audit Intern menerapkan Kerangka Kompetensi bagi
c. A u d i t I n t e r n s e c a r a b e r k e s i n a m b u n g a n      Audit Intern untuk mengidentifikasi kesenjangan
   mengimplementasikan rencana transformasi digital                       keterampilan dalam tim audit dan akan terus
   melalui penyempurnaan skrip dan Advanced Data                          menfokuskan pada program pelatihan di bidang
   Analytics (DA) untuk mengotomatisasi beberapa proses                   keterampilan IT dan digitalisasi, Data Analytics,
   audit dan membentuk dashboards risiko. Penggunaan                      keterampilan teknik audit, keterampilan kepemimpinan,
   DA mengotomatisasi identifikasi kelemahan kontrol                      dan soft skill terkait lainnya.
   dengan sampel yang lebih besar dalam waktu yang                     i. Audit Intern menginisiasi Professional Bankers
   lebih singkat. Hal ini membantu pelaksanaan Continuous                 Programme dengan tujuan membantu new
   Auditing oleh Audit Intern dan melakukan audit reguler                 graduates untuk mendapatkan kemampuan audit
   dengan lebih efektif. Oleh karena itu, DA meningkatkan                 yang mendalam melalui rotasi pada divisi audit yang
   kemampuan Audit Intern dalam memberikan nilai                          berbeda, serta membantu dalam mengidentifikasi
   tambah kepada manajemen dan key stakeholders untuk                     dan mengembangkan talenta di dalam Fungsi Kerja
   membantu dalam penerapan manajemen risiko.                             Audit Intern.
d. Audit Intern telah menetapkan proses pemantauan
   penyelesaian temuan audit menggunakan sistem                        C. Pelaksanaan Fungsi Audit Eksternal
   GRC. Semua temuan Audit Intern telah diinformasikan                    Dengan persetujuan RUPS dan berdasarkan
   kepada manajemen terkait dan tindakan perbaikan                        rekomendasi dari Komite Audit melalui Dewan
   diselesaikan tepat waktu serta disampaikan kepada                      Komisaris, Bank telah menunjuk Kantor Akuntan Publik
   Direksi dan Komite Audit melalui laporan audit dan rapat               yang terdaftar di OJK, yaitu KAP Purwanto, Susanti &
   rutin. Sepanjang tahun 2025, Audit Intern menghadiri                   Surja, dimana KAP tersebut merupakan KAP “BIG 4”
   rapat bulanan dengan direksi dan menyampaikan isu                      dan berpengalaman dalam melakukan pemeriksaan
   signifikan yang ditemukan selama proses audit serta                    terhadap bank-bank besar di Indonesia. Penunjukan
   progres tindakan perbaikan setiap kuartal. Selain itu,                 serta legalitas perjanjian kerja telah sesuai peraturan
   Audit Intern mengadakan pertemuan dengan Komite                        perundang-undangan yang berlaku.
   Audit sebanyak 5 (lima) kali pada tahun 2025 untuk
   membahas implementasi fungsi Audit Intern antara                       Dalam melaksanakan tugasnya, KAP Purwanto, Susanti
   lain terkait sumber daya, proses audit, dan hasil                      & Surjatelah memenuhi aspek-aspek yang ditentukan
   pelaksanaan audit, serta temuan Regulator.                             dan telah bekerja secara independen serta memenuhi
e. Audit Intern meninjau dan memperbarui prosedur Audit                   Standar Profesional Akuntan Publik serta ruang lingkup
   Intern secara berkala untuk meningkatkan efisiensi                     audit yang ditetapkan dalam peraturan perundang-
   dan proses audit.                                                      undangan yang berlaku, sebagaimana tertuang dalam
f. Pada tahun 2025, peninjauan fungsi audit internal                      Perjanjian Kerja (Engagement Letter) KAP dengan Bank.
   telah dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Rintis,
   Jumadi, Rianto, & Rekan (PricewaterhouseCoopers/                       KAP Purwanto, Susanti & Surja, sesuai dengan
   PwC) sebagai pihak eksternal independen atas inisiasi                  Peraturan OJK No.9 Tahun 2023 tentang Penggunaan
   dari Grup Internal Audit UOB Singapura. Tinjauan                       Jasa Akuntan Publik Dan Kantor Akuntan Publik Dalam
   ini dilakukan untuk periode 1 Januari 2024 – 31                        Kegiatan Jasa Keuangan, telah melakukan komunikasi
   Desember 2024 terhadap standar profesional audit                       dengan Otoritas Jasa Keuangan untuk meminta
   intern termasuk International Professional Practices                   informasi mengenai kondisi Bank, serta memberikan
   Framework (IPPF) dengan hasil “Generally Conforms”,                    informasi mengenai pelaksanaan audit dari awal
   yaitu secara keseluruhan aktivitas SKAI UOB Indonesia                  dimulai proses audit hingga proses audit berakhir.
   telah sesuai dengan definisi Internal Auditing, Kode


                                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   203
Page 206
          Tata Kelola Perusahaan

      Penerapan Manajemen Risiko Termasuk
      Sistem Pengendalian Internal
      Untuk informasi lebih lanjut mengenai Penerapan Manajemen Risiko termasuk Sistem Pengendalian Internal dapat
      dilihat pada halaman 227.

      Mengenai Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas Kecukupan Sistem Pengendalian Internal dapat dilihat
      pada bagian Sistem Pengendalian Internal di halaman 227 serta Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas
      Kecukupan Sistem Manajemen Risiko dapat dilihat pada bagian Pelaksanaan Sistem Manajemen Risiko di halaman 245.




      Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
      Dana Besar
      Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur untuk Batas Maksimum Pemberian Kredit serta penyediaan dana kepada
      pihak terkait dan penyediaan dana besar sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian Bank.

      Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar sampai dengan posisi 31 Desember 2025
      diuraikan dalam tabel berikut:

      dalam Jutaan Rupiah

          No.                               Penyediaan Dana                                    Total
                                                                                  Debitur                 Nominal
      1         Secara Individu
                (1) Pihak Terkait                                                   149                         2.618.493
                (2) 20 (dua puluh) Peminjam selain Pihak Terkait                    20                         57.906.036
      2         Dana Besar
                a) Individu                                                          -                                  -
                b) Grup *)                                                          14                         48.453.426
      *) sesudah menerapkan Teknik MRK


      1. Penyediaan Dana secara Individu :
         Seluruh Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (baik diperhitungkan maupun dikecualikan dalam perhitungan
         BMPK. Penyediaan Dana kepada 20 Grup (dua puluh) Peminjam selain Pihak Terkait yang memperoleh jumlah
         Penyediaan Dana terbesar dengan tidak memperhatikan persentase jumlah Penyediaan Dana terhadap Modal
         Inti (tier 1) Bank.
      2. Penyediaan Dana Besar:
         Penyediaan Dana sebesar 10% (sepuluh persen) atau lebih dari Modal Inti (tier 1) Bank kepada selain Pihak Terkait,
         sebelum dan sesudah menerapkan Teknik MRK.




204   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 207
    Tata Kelola Perusahaan

Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi Informasi


PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) berkomitmen untuk menjaga integritas Laporan Keuangan sesuai dengan
ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.15 Tahun 2024 tanggal 2 Oktober 2024 tentang Integritas
Pelaporan Keuangan Bank. Untuk itu Direksi telah:

•    Menerbitkan Surat Keputusan No. 25/SKDIR/0002 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank PT Bank UOB
     Indonesia.
•    Menetapkan Kelompok Kerja Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan (Internal Control over Financial
     Reporting/ICoFR) PT Bank UOB Indonesia melalui Surat Keputusan Direksi No.25/SKDIR/0029 tentang Kelompok
     Kerja Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan (ICoFR) PT Bank UOB Indonesia.
•    Dalam upaya untuk menerapkan pelaksanaan ICoFR, Bank melakukan tinjauan atas pengendalian internal atas
     proses yang berdampak material terhadap pelaporan keuangan.

Direksi telah terlibat secara aktif dalam implementasi pengendalian internal dalam pelaporan keuangan Bank UOB
seperti fokus pada cakupan kontrol yang komprehensif, standar yang tinggi untuk kelengkapan dan keandalan
pengendalian internal dalam proses pelaporan keuangan, dokumentasi yang lengkap, remediasi yang tepat waktu
dan perbaikan yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Direksi telah menelaah dan melakukan penilaian bahwa pengendalian internal atas proses pelaporan
keuangan telah diterapkan secara efektif, wajar dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman Standar Sistem pengendalian Intern bagi Bank
Umum dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Pencatatan Transaksi Keuangan.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   205
Page 208
        Tata Kelola Perusahaan

      Rencana Strategis Bank


      Untuk meningkatkan GCG dan mematuhi ketentuan                              4. Mengembangkan ragam solusi di bidang tresuri
      regulator, Bank menyusun Rencana Bisnis yang                                   untuk menjawab kebutuhan nasabah ritel yang terus
      menggambarkan aktivitas bisnis Bank dalam jangka                               meningkat.
      pendek, menengah, dan panjang. Rencana ini memastikan                      5. Menumbuhkan aset secara berkelanjutan dengan
      bahwa kebijakan dan tujuan strategis Bank terarah                              mempertahankan kualitas aset melalui penetrasi
      dengan baik, hati-hati, dan sesuai dengan prinsip                              mendalam pada industri tertentu yang dipilih.
      perbankan yang sehat.                                                      6. Pengembangan berkelanjutan untuk Center of
                                                                                     Excellence untuk rupiah Indonesia.
      Rencana Bisnis Bank mempertimbangkan perkembangan                          7. Memanfaatkan ekosistem megatren Indonesia di
      ekonomi global dan domestik serta visi dan nilai-nilai                         sektor Nikel, Kelapa Sawit, dan Aluminium.
      Bank. Bank menjabarkan rencana strategisnya ke dalam                       8. Melakukan ekstraksi sinergi pasca akuisisi untuk
      rencana jangka panjang, menengah dan pendek dengan                             mempercepat bisnis Retail Banking menuju profitabilitas
      seluruh aspirasi untuk mencapai pertumbuhan yang                               positif dengan fokus pada nilai proposisi, peningkatan
      berkelanjutan.                                                                 CASA, dan penguatan portofolio pinjaman tanpa
                                                                                     agunan.
      Bank telah menetapkan fokus strategis jangka panjang                       9. Mengembangkan kemampuan dasar untuk memberikan
      sebagai berikut:                                                               pengalaman nasabah yang sangat baik untuk segmen
                                                                                     nasabah yang berbeda: Mass Market, Wealth Banking,
      1. Personalisation                                                             dan Privilege Banking.
         Penawaran solusi yang disesuaikan untuk setiap                          10. Pengembangan rangkaian produk dan layanan
         segment ritel, aplikasi yang dibangun sesuai dengan                         seputar demografi fokus utama Upwardly Mobile,
         kebutuhan nasabah serta pemberian advisory yang                             Young Demographic secara berkelanjutan.
         tepat.                                                                  11. Memperkuat pengawasan manajemen risiko, kedisiplian
      2. Connectivity                                                                proses dan kejelasan prosedur termasuk risiko yang
         Konektivitas yang kuat untuk berbisnis dengan dan                           muncul seiring perubahan lanskap risiko seperti
         dari ASEAN dengan menjadi “One Bank” untuk ASEAN,                           pencegahan kejahatan keuangan (Anti-Financial
         serta mendapatkan akses untuk peluang pertumbuhan                           Crime) dan Risiko yang Berkembang (Emerging Risk).
         di kawasan ASEAN.                                                       12. Memperkuat pengelolaan neraca dan permodalan
      3. Sustainability                                                              Bank melalui berbagai aksi korporasi.
         Membangun masa depan yang berkelanjutan dan                             13. Manajemen biaya yang terkendali dan peningkatan
         nilai ekonomi bagi semua pemangku kepentingan                               efisiensi Bank.
         Bank dengan pendekatan pragmatis dan progresif                          14. Tetap berada di jalur menuju nilai-nilai Environment,
         yang selaras dengan realitas pasar dan daya saing.                          Social, and Governance (ESG) melalui promosi
                                                                                     pembiayaan berkelanjutan dan praktik perusahaan
      Rencana Jangka Panjang Bank akan difokuskan pada                               lainnya.
      pengembangan dan penyempurnaan keunggulan                                  15. Menjelajah berbagai peluang potensial untuk sinergi
      kompetitif utamanya di kawasan, sebagai berikut:                               kemitraan komersial.
      1. Pengembangan berkelanjutan dari Key Cash,                               16. Mengembangkan talenta dengan pola pikir berorientasi
         Trade Finance, dan kemampuan Treasuries untuk                               pada nasabah serta kemampuan dengan wawasan
         meningkatkan kualitas pendapatan dengan memenuhi                            masa depan untuk pertumbuhan yang berkelanjutan
         kebutuhan nasabah institusi.                                            17. Mengembangkan talenta yang siap masa depan
      2. Mendorong perdagangan dan konektivitas dengan                               melalui pembelajaran silang dan transfer pengetahuan,
         menarik lebih banyak penanaman modal asing untuk                            dengan memanfaatkan jejak regional UOB.
         berinvestasi ke Indonesia melalui UOB FDI Advisory,                     18. Merevitalisasi posisi merek di ruang nasional dan
         terutama pada sektor-sektor yang selaras dengan                             regional, diikuti dengan peningkatan komprehensif
         kriteria Bank Dunia.                                                        dalam proposisi nilai nasabah di seluruh Bank.
      3. Kembangkan pemahaman yang mendalam dan                                  19. Mendorong integrasi praktik keberlanjutan ke dalam
         hubungan rantai pasokan keuangan dalam setiap                               operasi bisnis Bank melalui transformasi. Kami
         ekosistem industri yang unik untuk memberikan solusi                        bertujuan untuk mengoperasionalkan komitmen kami
         dan layanan terbaik bagi nasabah.                                           untuk mendukung masa depan menuju net-zero melalui:




206   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 209
 Tata Kelola Perusahaan




  •    Pertumbuhan bisnis keberlanjutan, baik dalam          •  Membangun kemampuan organisasi (budaya,
       pembiayaan maupun investasi.                             keahlian, dan infrastruktur) untuk beroperasi
  •    Mempertahankan strategi netralitas karbon                sebagai bank yang berkelanjutan.
       dengan terus memperbaiki intensitas emisi dan     20. Mendorong budaya kolaborasi satu bank secara lintas
       mengembangkan bisnis.                                 unit bisnis dan fungsi kerja bank.




Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris serta Hubungan
Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris
dengan Anggota Dewan Komisaris lain, Anggota Direksi dan/
atau Pemegang Saham Pengendali Bank


A. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi

   No.       Nama           Jabatan di PT Bank UOB     Nama Bank dan/atau Perusahaan                Persentase Kepemilikan
                                  Indonesia              lain (di dalam dan luar negeri)             per 31 Desember 2025
                                                                                                              (%)
   Dewan Komisaris
   1   Wee Ee             Komisaris Utama                C Y Wee & Company Pte Ltd                                          33,75
       Cheong                                                  E.C. Wee Pte Ltd                                            98,00
                                                        Kheng Leong Company Pte Ltd                                        23,67
                                                       Phoebus Singapore Holdings Pte                                       27,67
                                                                      Ltd
                                                            Portfolio Nominees Ltd                                         26,01
                                                         Supreme Island Corporation                                        26,00
                                                               UIP Holdings Ltd                                            10,00
                                                          Wee Investments (Pte) Ltd                                        26,22
   2     Chin Voon Fat    Wakil Komisaris Utama                       NIL
   3     Chan Kok         Komisaris
                                                                        NIL
         Seong
   4     Wayan Alit       Komisaris Independen
                                                                        NIL
         Antara
   5     VJH              Komisaris Independen
         Boentaran                                                      NIL
         Lesmana
   6     Johanes          Komisaris Independen             PT Tiga Permata Logistik                                        40,00
         Susilo                                            PT Tiga Permata Ekspres                                         30,00
                                                          PT Jujur Memang Penting                                          40,00
                                                         PT Jayatama Prima Distribusi                                      40,00




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   207
Page 210
        Tata Kelola Perusahaan




           No.          Nama                Jabatan di PT Bank UOB                  Nama Bank dan/atau Perusahaan               Persentase Kepemilikan
                                                  Indonesia                           lain (di dalam dan luar negeri)            per 31 Desember 2025
                                                                                                                                          (%)
           Direksi
           1    Hendra                   Direktur Utama                                                  NIL
                Gunawan
           2    Teh Han Yi               Direktur Keuangan dan                                           NIL
                                         Layanan Korporasi
           3      Paul Rafiuly           Direktur Teknologi dan                                          NIL
                                         Operasional
           4      Harapman               Direktur Wholesale Banking                                      NIL
                  Kasan
           5      Sonny Samuel Direktur Global Markets                                                   NIL
           6      Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan, Legal,                                                NIL
                                   dan Sekretaris Perusahaan
           7      Henry            Direktur Manajemen Risiko                                             NIL
                  Santoso
           8      Cristina Teh Tan Direktur Consumer Banking                                             NIL
           9      W. Kartyono      Direktur Transaction Banking                                          NIL

      B. Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris dan Direksi dengan Anggota Dewan
         Komisaris Lain, Direksi Lain dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank


                                            Hubungan Keluarga Dengan                         Hubungan Keuangan Dengan

          Dewan Komisaris dan                                         Pemegang                                         Pemegang
                                       Dewan                                              Dewan                                         Keterangan
                Direksi                                  Direksi        Saham                             Direksi        Saham
                                      Komisaris                                          Komisaris
                                                                      Pengendali                                       Pengendali
                                      Ya   Tidak        Ya   Tidak    Ya    Tidak    Ya      Tidak   Ya        Tidak   Ya   Tidak
          Wee Ee Cheong              -     -        -        -       √      -        -      -        -         -       √    -       Deputy Chairman
                                                                                                                                    dan CEO United
                                                                                                                                    Overseas Bank
                                                                                                                                    Limited, Singapura
          Chin Voon Fat              -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       √    -       Head of Group
                                                                                                                                    Wholesale Banking
                                                                                                                                    and Markets di
                                                                                                                                    United Overseas
                                                                                                                                    Bank Limited,
                                                                                                                                    Singapura
          Chan Kok Seong             -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       √    -       Group Chief Risk
                                                                                                                                    Officer di United
                                                                                                                                    Overseas Bank
                                                                                                                                    Limited, Singapura
          Wayan Alit                 -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       -    -       Tidak ada
          Antara
          VJH Boentaran              -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       -    -       Tidak ada
          Lesmana
          Johanes Susilo             -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       -    -       Tidak ada
          Hendra Gunawan             -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       -    -       Tidak ada
          Teh Han Yi                 -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       -    -       Tidak ada
          Paul Rafiuly               -     -        -        -       -      -        -      -        -         -       -    -       Tidak ada



208   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 211
  Tata Kelola Perusahaan




                                 Hubungan Keluarga Dengan                      Hubungan Keuangan Dengan

    Dewan Komisaris dan                                   Pemegang                                       Pemegang
                             Dewan                                          Dewan                                               Keterangan
          Direksi                             Direksi       Saham                           Direksi        Saham
                            Komisaris                                      Komisaris
                                                          Pengendali                                     Pengendali
                            Ya   Tidak       Ya   Tidak   Ya   Tidak   Ya      Tidak     Ya    Tidak      Ya    Tidak
    Harapman Kasan         -     -       -        -       -    -       -      -         -      -         -     -         Tidak ada
    Sonny Samuel           -     -       -        -       -    -       -      -         -      -         -     -         Tidak ada
    Ardhi Wibowo           -     -       -        -       -    -       -      -         -      -         -     -         Tidak ada
    Henry Santoso          -     -       -        -       -    -       -      -         -      -         -     -         Tidak ada
    Cristina Teh Tan       -     -       -        -       -    -       -      -         -      -         -     -         Tidak ada
    W. Kartyono            -     -       -        -       -    -       -      -         -      -         -     -         Tidak ada




Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
Kebijakan Remunerasi                                                       Pengukuran Kinerja dikaitkan dengan Remunerasi
Kebijakan dan Struktur Remunerasi Bank (Kebijakan                          Kepala unit bisnis memberikan penghargaan kepada
Remunerasi) ditinjau dan disetujui oleh Dewan Komisaris,                   Pekerja atas kinerja pribadinya. Pekerja dinilai berdasarkan
sebagaimana dituangkan dalam Surat Keputusan Direksi                       tujuan kinerja Pekerja, perilaku kompetensi, dan perilaku
No. 25/SKDIR/0135 tanggal 18 Desember 2025. Kebijakan                      sehubungan dengan nilai-nilai UOB. Ini menyeimbangkan
Remunerasi dirancang dengan mempertimbangkan daya                          pencapaian kuantitatif dari indikator kinerja utama dengan
saing pasar, mendukung keberlanjutan jangka panjang                        perilaku yang diharapkan pegawai tegakkan dalam
serta peningkatan produktivitas dalam mengembangkan                        mencapai tujuan mereka. Secara umum, Pekerja yang telah
kemampuan organisasi dan memupuk budaya risiko                             melampaui ekspektasi kinerja akan diberikan Kompensasi
yang tepat serta memberikan fleksibilitas menanggapi                       Total yang relatif lebih tinggi. Sebaliknya, Pekerja yang
dinamika kebutuhan usaha.                                                  tidak memenuhi harapan kinerja untuk tahun tersebut
                                                                           mungkin tidak menerima pembayaran variabel. Peringkat
Cakupan Kebijakan Remunerasi                                               kinerja keseluruhan dan penghargaan Kompensasi Total
Kebijakan remunerasi di atas berlaku dan telah                             juga ditinjau oleh Panel Komite SDM.
diimplementasikan pada setiap unit bisnis dan wilayah
di Indonesia.                                                              Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan Kinerja
                                                                           dan Risiko
Penentuan Variabel Remunerasi                                              Penundaan pembayaran variabel Bank berlaku untuk
Dalam menentukan variable remunerasi, perlu                                Pekerja senior dan Pengambil Risiko Material (MRT).
mempertimbangkan tingkat produktivitas dan kondisi                         MRT saat ini terdiri dari Pekerja dengan tanggung jawab
kinerja Negara yang didasarkan pada faktor finansial                       organisasi yang signifikan yang memiliki dampak material
dan non-finansial serta risiko utama yang dapat                            pada kinerja Bank dan profil risiko, serta Pekerja yang
berdampak secara material terhadap kegiatan usaha yang                     diberikan mandate dengan risiko tinggi dalam bentuk
diselaraskan dengan Peraturan OJK terkait penerapan                        aset tertimbang menurut risiko, batas perdagangan,
manajemen risiko bagi bank umum. Terdapat 8 delapan)                       dan anggaran penjualan perdagangan serta Pekerja
risiko utama - yaitu risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas,       yang menerima Penghasilan tidak tetap dalam jumlah
risiko operasional, risiko hukum, risiko reputasi, risiko                  tertentu. Pada Tahun Keuangan 2025, terdapat 24 Pekerja
strategis, dan risiko kepatuhan.                                           yang termasuk dalam kategori MRT , terdiri dari Direksi
                                                                           Bank serta beberapa posisi kunci yang sesuai dengan
Pekerja dalam fungsi kontrol yang saat ini terdiri dari                    kriteria MRT.
Manajemen Risiko, Audit, Kredit dan Kepatuhan, diberi
kompensasi secara independen dari kinerja setiap lini
bisnis atau unit bisnis yang mereka awasi. Hal ini untuk
menghindari potensi konflik kepentingan.



                                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   209
Page 212
        Tata Kelola Perusahaan




      Tujuan kebijakan penangguhan adalah untuk:                                 • pelanggaran material terhadap batasan risiko;
      • menyelaraskan jadwal pembayaran kompensasi                               • kerugian keuangan atau perubahan negatif pada
         dengan horizon waktu risiko;                                              profil risiko;
      • menyelaraskan kepentingan Pekerja dengan                                 • penyajian kembali material atas hasil keuangan; atau
         kepentingan jangka panjang pemegang saham dan                           • kesalahan, penyimpangan atau penipuan.
         Bank;
      • mempertahankan Pekerja Bank yang kontribusinya                           Pekerja dilarang menggunakan strategi lindung nilai
         sangat penting bagi pertumbuhan jangka panjang                          pribadi atau asuransi terkait kompensasi dan kewajiban
         dan profitabilitas Bank; dan                                            untuk melindungi, dan/atau untuk mengompensasi:
      • memberikan kompensasi untuk dapat mendorong                              • setiap penyesuaian, pengurangan atau kerugian dalam
         kinerja jangka panjang Bank yang baik.                                     pembayaran variabel.
                                                                                 • penyitaan pemberian pembayaran variabel yang
      Maksimum 40 persen pembayaran variabel dapat                                  ditangguhkan dan/atau belum diberikan.
      dilakukan penangguhan, dengan proporsi penangguhan                         • potensi clawback atas penghargaan yang diberikan.
      meningkat seiring dengan jumlah pembayaran variabel
      yang diterima. Pemberian penangguhan akan dilakukan                        Konsultan Eksternal
      dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun.                                         Dalam penyusunan kebijakan remunerasi, dan memastikan
                                                                                 daya saing, Bank berpartisipasi dalam survei pasar tentang
      Pemberian kompensasi yang ditangguhkan dapat                               remunerasi dan manfaat kesejahteraan yang difasilitasi
      dilakukan malus dan clawback. Malus atas kompensasi                        oleh konsultan eksternal independen.
      yang belum diberikan dan clawback atas kompensasi yang
      dibayarkan dapat dipicu oleh tindakan yang merupakan,
      menyebabkan atau berkontribusi pada, antara lain:




210   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 213
  Tata Kelola Perusahaan

Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain bagi Dewan
Komisaris Serta Direksi
A. Tipe Remunerasi dan Fasilitas Lain untuk Dewan Komisaris dan Direksi
  (dalam jutaan Rupiah)

                       Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain                      Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
                                                                              Dewan Komisaris              Direksi
                                                                             Orang            Jumlah         Orang           Jumlah
   Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem, dan fasilitas              6             7.145             9              42.245
   lainnya dalam bentuk non-natura)
   Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan, transportasi,                  -               -               -                     -
   asuransi kesehatan dan sebagainya) yang:
   Dapat dimiliki                                                                -               -               -                   -
   Tidak dapat dimiliki                                                          -               -               9               2.074
  *) Diterima Secara Tunai


B. Perincian Kelompok Penerima Paket Remunerasi
  (dalam jutaan Rupiah)

             Jumlah Remunerasi per Orang Dalam 1 (Satu) Tahun*)                 Dewan Komisaris                       Direksi
   Di atas Rp2 Miliar                                                                     1                              9
   Di atas Rp1 Miliar sampai dengan Rp2 Miliar                                            2                              -
   Di atas Rp500 Juta sampai dengan Rp1 Miliar                                            -                              -
   Rp500 Juta ke bawah                                                                    3                              -
  *) Diterima Secara Tunai


C. Remunerasi yang Bersifat Variabel
   Sesuai dengan Kebijakan dan Struktur Remunerasi yang telah selesai disusun, remunerasi variabel untuk Dewan
   Komisaris dan Direksi meliputi bonus dalam bentuk tunai. Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pekerja yang
   menerima Remunerasi yang bersifat variabel selama 1 (satu) tahun, dan total nominalnya dapat dilihat pada
   tabel di bawah ini.

  (dalam jutaan Rupiah)

        Remunerasi yang Bersifat Variabel                         Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
                                                     Dewan Komisaris                 Direksi                         Pegawai
                                                     Orang    Jumlah         Orang            Jumlah         Orang           Jumlah
  Jumlah                                               3       1.800           9              45.495         3.225           229.667

D. Jabatan dan Jumlah Pihak yang menjadi Material Risk Takers
     No.                                          Jabatan                                                    Jumlah Orang
      1     Dewan Komisaris                                                                                        -
      2     Direksi                                                                                               9
      3     Pekerja                                                                                               15

E. Share Options
   Selama tahun 2025, PT Bank UOB Indonesia tidak memberikan saham baik kepada Komisaris, Direksi maupun
   kepada Pekerja.




                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   211
Page 214
        Tata Kelola Perusahaan




      F. Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah
                                                                Keterangan                                                    Rasio
                                                                                                                        2024        2025
          Rasio gaji Pekerja tertinggi & terendah                                                                      1 : 133     1 : 119
          Rasio gaji direksi tertinggi & terendah                                                                      1 : 1.53    1 : 1.71
          Rasio gaji komisaris tertinggi & terendah                                                                      1:1         1:1
          Rasio gaji direksi tertinggi & Pekerja tertinggi                                                             1 : 1.38    1 : 1.38

      G. Jumlah Penerima dan Total Nominal Remunerasi yang bersifat Variabel yang dijamin tanpa syarat akan
         diberikan oleh Bank kepada Calon Direksi, Calon Dewan Komisaris, dan/atau Calon Pekerja selama 1 (satu)
         tahun pertama bekerja
         (dalam jutaan Rupiah)

                Remunerasi yang Bersifat Variabel yang                                 Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
                       Diterima Tanpa Syarat                                 Dewan Komisaris         Direksi               Pegawai
                                                                             Orang   Jumlah     Orang      Jumlah      Orang    Jumlah
          Jumlah                                                                 -       -         -          -           -             -

      H. Jumlah Pekerja yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total Nominal Pesangon yang Dibayarkan
                   Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (satu) Tahun                                        Jumlah Pegawai
         Di atas Rp1 Miliar                                                                                              3
         Di atas Rp500 juta sampai dengan Rp1 Miliar                                                                     2
         Rp500 juta ke bawah                                                                                            44
         Nihil                                                                                                           -

      I. Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan yang Terdiri dari Tunai

         (dalam jutaan Rupiah)

                Remunerasi yang Bersifat Variabel yang                                 Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
                       Diterima Tanpa Syarat                                 Dewan Komisaris         Direksi               Pegawai
                                                                             Orang   Jumlah     Orang      Jumlah      Orang    Jumlah
          Jumlah                                                                 -       -         9       18.198        15           8.738

      J. Jumlah Penerima dan Total Nominal Remunerasi bersifat Variabel yang ditangguhkan yang dibayarkan selama
         1 (satu) Tahun)
         (dalam jutaan Rupiah)

                Remunerasi yang Bersifat Variabel yang                                 Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
                       Diterima Tanpa Syarat                                 Dewan Komisaris         Direksi               Pegawai
                                                                             Orang   Jumlah     Orang      Jumlah      Orang    Jumlah
          Jumlah                                                                 -       -         7       18.290        12           9.611




212   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 215
  Tata Kelola Perusahaan




K. Rincian Jumlah Remunerasi yang Diberikan dalam
   1 (satu) Tahun

  (dalam jutaan Rupiah)

  Remunerasi yang Bersifat Tetap*)
   Tunai                                                                                                                     85.854
   Saham/Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank                                                                      -
  Remunerasi yang bersifat Variabel*)
                                                                                      Tidak                   Ditangguhkan
                                                                                  Ditangguhkan
   Tunai                                                                               40.978                       26.936
   Saham/Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank                              -                            -

L. Informasi Kuantatif
      Jenis Remunerasi yang bersifat        Sisa yang Masih          Jumlah Deduksi Selama Periode Laporan
               Variabel*)                    Ditangguhkan     Akibat Penyesuaian                  Akibat                   Jumlah
                                                                  Eksplisit (A)                Penyesuaian                 (A)+(B)
                                                                                                Implisit (B)
  Tunai                                         83.681                    -                          -                        -
  Saham/Instrumen yang berbasis                    -                      -                          -                        -
  saham yang diterbitkan Bank
  *) Hanya untuk MRT dalam jutaan Rupiah.




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   213
Page 216
        Tata Kelola Perusahaan

      Anti-Fraud, Anti Penyuapan dan Anti Korupsi


      UOB Indonesia menegakkan standar integritas yang tinggi                      Seluruh Pegawai Bank diwajibkan menandatangani
      dengan menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap                           Kode Etik Pegawai, Pakta Integritas dan Deklarasi
      segala bentuk fraud, penyuapan dan korupsi dan semua                         Anti-Fraud serta Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ini
      transaksi ilegal atau tidak etis lainnya.                                    sebagai penegasan atas komitmen untuk tidak terlibat
                                                                                   dalam praktik fraud, suap atau korupsi.
      Pengelolaan dan pengendalian atas risiko fraud,
      penyuapan dan korupsi dilakukan secara proaktif dengan                     B. Kesadaran Risiko Anti-Fraud, Suap, dan Korupsi
      kerangka kerja Model Tiga Lini yang menyediakan struktur                      Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk
      dalam menetapkan peran, tanggung jawab, dan aktivitas                         menanamkan kesadaran anti-fraud, penyuapan dan
      di antara berbagai lini di UOB guna mengidentifikasi,                         korupsi di seluruh organisasi, UOB Indonesia secara
      menilai, dan memitigasi risiko Fraud.                                         aktif melaksanakan berbagai program pembelajaran
                                                                                    dan komunikasi yang berfokus pada pencegahan dan
      a. Lini Pertama berada di Segmen Bisnis dan Fungsi                            deteksi fraud. Inisiatif-inisiatif tersebut mencakup:
         Pendukung yang memiliki dan mengelola risiko-risiko                        • Pelatihan wajib atas materi anti-fraud penyuapan
         yang berhubungan dengan aktivitas bisnis mereka                               dan korupsi diselenggarakan setiap tahun untuk
         sehari-hari.                                                                  meningkatkan kesadaran atas risiko. Pada tahun
      b. Lini Kedua di Fungsi Kerja Kepatuhan - Anti-Financial                         2025, pelatihan wajib “Mission Compliance- Internal
         Crime (AFC) yang mendukung dan mengawasi Bisnis                               Threat” telah diikuti seluruh pegawai termasuk
         dan Fungsi Pendukung dalam praktik penerapan                                  tenaga alih daya;
         manajemen risiko fraud yang efektif, menyediakan                           • Pelaksanaan pelatihan anti-fraud bagi karyawan
         bimbingan dan memonitor kepatuhan atas prosedur                               melalui sesi daring maupun tatap muka di seluruh
         dan kebijakan.                                                                jaringan kantor UOB Indonesia;
      c. Lini Ketiga adalah Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)                        • Penyampaian materi edukasi secara berkala kepada
         yang) melakukan kajian independen untuk menilai                               seluruh pegawai melalui Email Blast;
         keandalan, kecukupan dan efektifitas sistem Bank                           • Pencantuman klausul tentang kepatuhan terhadap
         atas pengendalian interen, proses manajemen risiko                            hukum anti-korupsi dalam kontrak kerja sama
         dan tatakelola.                                                               dengan pihak eksternal.

      Semua Pegawai dan Rekan Bisnis di Bank diharapkan                          C. Saluran Pelaporan dugaan fraud, penyuapan, korupsi
      mematuhi komitmen ini dan secara berkesinambungan                             Saluran Pelaporan Whistleblowing disediakan UOB
      menjaga tingkat integritas yang tinggi.                                       sebagai sarana untuk menyampaikan pengaduan atas
                                                                                    kecurigaan, dugaan atas aktivitas fraud, penyuapan,
      A. Penerapan Strategi Anti-Fraud, Anti Penyuapan                              korupsi atau tindakan pelanggaran lainnya yang
         dan Korupsi                                                                dilakukan baik oleh pihak internal maupun pihak
         Kebijakan Anti-Fraud mengatur strategi anti-fraud                          eksternal. Pelaporan yang diterima akan dijaga
         Bank yang mencakup Pencegahan, Deteksi, Respon                             kerahasiaannya dan diinvestigasi secara independen.
         atau Investigasi, Resolusi, Optimasi, serta Pelaporan
         dan menjadi pedoman Bank dalam pengelolaan
         risiko Fraud.

         Penerapan strategi atas pencegahan praktik korupsi,
         balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi
         dalam Bank, juga diatur dalam Pedoman Perilaku dan
         Kode Etik Pegawai Bank. Selain kedua kebijakan ini,
         larangan atas fraud, anti penyuapan dan korupsi
         serta sanksi atas pelanggaran juga tertuang dalam
         Perjanjian Kerja Bersama (PKB).




214   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 217
  Tata Kelola Perusahaan

Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan
Upaya Penyelesaian oleh Bank
Kasus fraud internal di tahun 2025 dengan dampak finansial lebih dari Rp100.000.000 (seratus juta Rupiah) ditunjukkan
pada tabel di bawah ini:

                                                                Jumlah kasus yang dilakukan oleh
                                               Anggota Direksi dan                         Pegawai Tidak Tetap dan
                                                                         Pegawai Tetap
                                             Anggota Dewan Komisaris                        Tenaga Kerja Alih Daya
     Internal fraud dalam 1 (satu) tahun
                                                            Tahun         Tahun        Tahun                             Tahun
                                             Tahun lalu                                              Tahun lalu
                                                           berjalan         lalu      berjalan                          berjalan
                                               (2024)                                                  (2024)
                                                            (2025)        (2024)       (2025)                            (2025)
Jumlah kasus fraud                               0             0              1            2              0                  0
Telah diselesaikan                               0             0              1            2              0                  0

Belum diupayakan penyelesaian                    0             0              0            0              0                  0

Belum diupayakan penyelesaian                    0             0              0            0              0                  0

Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum       0             0              1            2              0                  0




Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian
oleh Bank

Kasus hukum yang melibatkan Bank per posisi 31 Desember 2025 tercantum pada tabel di bawah ini:

                                                                       Jumlah Permasalahan Hukum
                                                                           Perdata
                  Permasalahan hukum
                                                           Bank UOB Indonesia    Bank UOB Indonesia                       Pidana
                                                           sebagai penggugat      sebagai tergugat
Telah selesai (berkekuatan hukum tetap)                            0                     31                                   2
Dalam proses penyelesaian                                           3                    78                                  10
Jumlah                                                              3                   109                                  12



Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Dewan
Komisaris dan Direksi

Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat perkara penting yang dihadapi Bank yang melibatkan anggota Dewan
Komisaris dan Direksi.

Selain itu, tidak terdapat perkara hukum yang berdampak material terhadap Bank selama tahun 2025.




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   215
Page 218
        Tata Kelola Perusahaan

      Sanksi Administratif


      Pada tahun 2025, tidak terdapat sanksi administratif yang signifikan. Sebagian besar sanksi yang dibebankan kepada
      Bank merupakan kesalahan yang bersifat administratif. Bank telah menindaklanjuti perbaikan laporan, serta tindak
      lanjut mitigasi risiko antara lain dengan melakukan pelatihan, perbaikan sistem dan peningkatan kontrol.




      Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan

      Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi benturan kepentingan yang berpotensi merugikan atau mengurangi
      keuntungan Bank.

      Kebijakan Benturan Kepentingan
      Berdasarkan SEOJK 14/2025, Bank memiliki dan menerapkan Kebijakan Benturan Kepentingan untuk memastikan
      bahwa setiap pengambilan keputusan dilakukan secara objektif dan mengutamakan kepentingan terbaik Bank.
      Anggota Dewan Komisaris, Direksi, komite, Pejabat Eksekutif, serta Pekerja Bank wajib menghindari setiap bentuk
      benturan kepentingan, baik yang bersifat aktual maupun potensial, dalam pelaksanaan tugas dan tanggung
      jawabnya. Kebijakan ini mengatur secara jelas mekanisme identifikasi, pengungkapan, mitigasi, dan pengelolaan
      benturan kepentingan, termasuk tata cara pengambilan keputusan dan pendokumentasiannya.

      Setiap benturan kepentingan wajib diungkapkan dan dicatat dalam risalah rapat atau dokumen keputusan terkait,
      serta pihak yang memiliki benturan kepentingan dilarang mempengaruhi atau terlibat dalam proses pengambilan
      keputusan tersebut. Bank juga memastikan bahwa setiap transaksi dengan pihak terkait atau pihak yang memiliki
      hubungan istimewa dilaksanakan secara wajar (arm’s length) dan tidak lebih menguntungkan dibandingkan dengan
      transaksi dengan pihak lain dalam kondisi yang serupa, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
      yang berlaku.




      Transaksi dengan Pihak yang Memiliki Hubungan Istimewa

      Berdasarkan SEOJK 14/2025, Bank mengatur dan mengelola transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan
      istimewa untuk memastikan bahwa transaksi tersebut dilaksanakan secara pruden, transparan, dan mengutamakan
      kepentingan terbaik PT Bank UOB Indonesia. Transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa mencakup
      antara lain eksposur kredit atau pembiayaan, jasa, transaksi aset, sewa, derivatif, penjaminan, penyediaan dana,
      serta pembentukan usaha patungan.

      Bank memiliki kebijakan dan prosedur transaksi dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa yang mencakup
      definisi yang jelas, cakupan transaksi, proses identifikasi dan pemantauan eksposur, serta penerapan prinsip kewajaran
      (arm’s length). Seluruh transaksi dilakukan dengan ketentuan yang tidak lebih menguntungkan dibandingkan dengan
      transaksi dengan pihak lain dalam kondisi yang serupa. Direksi dan Dewan Komisaris secara berkala memantau
      transaksi tersebut, sementara potensi benturan kepentingan diidentifikasi, diungkapkan, dan dikelola secara
      memadai. Bank juga menerapkan batasan eksposur serta mekanisme peninjauan dan pelaporan yang independen
      sesuai dengan ketentuan yang berlaku.




216   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 219
 Tata Kelola Perusahaan

Buy Back Saham dan Buy Back Obligasi Bank


Selama tahun 2025, Bank tidak melakukan buy back saham dan buy back obligasi Bank.




Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik

Bank tidak memberikan dana untuk kegiatan politik. Sejalan dengan visi dan misinya, Bank konsisten memberikan
kontribusi optimal pada kegiatan sosial dalam penerapan tanggung jawab sosial perusahaan.

Pada tahun 2025, Bank mengalokasikan dana donasi untuk kegiatan Tanggung Jawab Sosial (Corporate Social
Responsibility/CSR) sejumlah Rp27,5 miliar. Adapun tiga pilar utama CSR Bank adalah:
1. Edukasi
2. Anak-anak
3. Seni

Informasi kegiatan CSR Bank disajikan pada Laporan Keberlanjutan pada halaman 308.




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   217
Page 220
        Tata Kelola Perusahaan

      Kode Etik


      A. Kode Etik                                                                 menerima uang dari pihak luar manapun, melakukan
         Kode etik Bank merupakan dasar dari kerangka tata                         penilaian bisnis yang tepat pada saat menyeleksi
         kelola perusahaan yang mencerminkan komitmen                              pihak ketiga yang akan melakukan kerja sama
         Bank untuk bertindak secara adil, benar dan tidak                         dengan Bank termasuk asosiasi bisnis atau vendor.
         melanggar hukum. Manajemen dan Pekerja, tanpa
         terkecuali, berkomitmen untuk terus melanjutkan dan                       Pekerja dapat berpartisipasi dalam kegiatan
         menyempurnakan penerapan praktik-praktik GCG                              politik sepanjang telah mendapatkan persetujuan
         yang mengedepankan prinsip moral dan etika sesuai                         dari Kepala Fungsi Kerja terkait dan Fungsi Kerja
         kode etik Bank.                                                           Sumber Daya Manusia sesuai dengan ketentuan
                                                                                   yang berlaku.
      B. Cakupan Penerapan Kode Etik
         Seluruh pihak yang mencakup Dewan Komisaris, Direksi,                   3. Tanggung Jawab kepada Waralaba Perusahaan
         Pekerja Tetap baik yang bekerja penuh waktu atau                           Pejerja dilarang untuk menarik Pekerja lainnya
         paruh waktu, Pekerja Tidak Tetap seperti Pekerja                           untuk mengakhiri hubungan kerja dengan Bank,
         kontrak, serta para trainee dan peserta magang dan                         atau menarik nasabah dan/atau bisnis dari Bank
         jika relevan kontraktor independen pihak ketiga, para                      (non-solicitation).
         agen, staf keagenan, konsultan, vendor dan pemasok
         barang dan jasa wajib memahami, menaati, dan                              Bank juga melarang praktik perdagangan orang
         melaksanakan Kode Etik.                                                   dalam (insider trading), menghindari keterlibatan
                                                                                   dalam transaksi yang mengandung benturan
      C. Pokok-pokok Kode Etik                                                     kepentingan dan larangan melakukan aktivitas
         Bank secara berkala mengkaji kembali isi pedoman                          di luar Bank yang secara langsung maupun tidak
         perilaku dan kode etik serta mensosialisasikan pada                       langsung yang dapat mengganggu kinerja Pekerja
         seluruh Pekerja dan Manajemen, guna memastikan                            dan/atau kepentingan Bank.
         pedoman dan kode etik tersebut dipahami dan
         dijalankan. Kode Etik Bank dijabarkan dalam komponen                      Selain itu, Bank melarang segala bentuk pelanggaran
         sebagai berikut:                                                          terhadap ketentuan perundang-undang persaingan
                                                                                   usaha, termasuk praktik monopoli dan persaingan
         1. Tanggung Jawab di Tempat Kerja                                         usaha tidak sehat, serta mewajibkan kepatuhan
            Bank berkomitmen untuk menciptakan lingkungan                          terhadap seluruh peraturan perundang-undangan
            kerja yang kondusif, sehat dan tidak diskriminasi.                     yang berlaku.
            Bank juga memberikan pelatihan secara berkala
            kepada seluruh Pekerja dan menilai efektivitas                       4. Tanggung Jawab kepada Aset Perusahaan
            dari kegiatan pelatihan tersebut secara berkala.                        Pekerja berkewajiban untuk bekerja sama dengan
            Selanjutnya, Bank juga mengelola data pribadi                           tim penyelidik internal maupun eksternal yang
            Pekerja sesuai dengan Undang-Undang yang                                berwenang dalam rangka melindungi kepentingan
            berlaku dan sesuai dengan Pemberitahuan Privasi                         Bank, termasuk terkait hak atas kekayaan intelektual
            Pekerja.                                                                dan penggunaan aset teknologi informasi,
                                                                                    memastikan pencatatan yang akurat, pengelolaan
         2. Tanggung Jawab kepada Nasabah dan Pihak                                 arsip yang baik, serta penanganan dan pemusnahan
            Eksternal Lain                                                          dokumen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
            Kode Etik mengatur kewajiban Pekerja untuk
            bertindak secara profesional, independen, dan                          Seluruh Pekerja berkewajiban untuk menjaga
            objektif, memperlakukan nasabah secara adil,                           kerahasiaan, privasi dan keamanan data nasabah.
            serta melarang Pekerja untuk menerima hadiah,
            hiburan atau bentuk pemberian lainnya yang dapat
            mempengaruhi atau dianggap mempengaruhi
            independensi dan objektivitas dalam pengambilan
            keputusan bisnis atau terdapat benturan kepentingan
            dengan pekerjaan Pekerja, melarang Pekerja untuk




218   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 221
  Tata Kelola Perusahaan




D. Penyebarluasan Upaya Penegakan dan Sanksi                 Sebagai upaya penegakan, Bank melakukan
   Pelanggaran Kode Etik                                     pemantauan terhadap transaksi rekening Pekerja,
   Sosialisasi Kode Etik Bank dilakukan sejak Pekerja        memantau perubahan perilaku Pekerja, serta
   bergabung dengan Bank dengan mewajibkan Pekerja           menggunakan jasa pihak ketiga untuk melakukan
   untuk membaca, memahami serta menyampaikan                screening data dan profil calon Pekerja. Bank juga
   deklarasi kepatuhan terhadap Kode Etik Bank. Sebagai      melakukan pengecekan melalui Sistem Layanan
   langkah Bank untuk memastikan setiap Pekerja memiliki     Informasi Keuangan (SLIK) sesuai dengan ketentuan
   pemahaman dan kepatuhan yang berkelanjutan                yang berlaku.
   terhadap Kode Etik Bank, maka Bank mewajibkan
   seluruh Pekerja untuk menjalankan e-Learning dan          Seluruh Pekerja diharapkan untuk menjunjung tinggi
   menyampaikan deklarasi melalui platform HR sebagai        Kode Etik Bank dan menerapkan prinsip-prinsipnya
   salah satu bentuk refreshment. Bank memperbarui           dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan
   Kode Etik secara berkala dan dapat diakses melalui        sehari-hari.
   platform internal yang disediakan oleh HR.




Whistleblowing

Sejalan dengan komitmen yang tinggi untuk menerapkan         Pelaporan Pelanggaran dapat disampaikan kepada
GCG, terutama prinsip keterbukaan yang dilaksanakan          Kepala Audit Intern, Direktur Utama, atau Ketua Komite
secara penuh tanggung jawab oleh Direksi Bank,               Audit melalui Whistleblowing Hotline, seperti: email
manajemen mengharapkan seluruh jajaran Pekerja               dan telepon.
Bank dan pihak eksternal yang bekerja sama dengan
Bank untuk berperan aktif dalam menerapkan Kebijakan       B. Perlindungan bagi Pelapor dan Terlapor
Whistleblowing dengan melaporkan ketidaksesuaian atau         • Keamanan: Seluruh karyawan (termasuk yang
wrongdoing atau pelanggaran terhadap ketentuan yang             membantu pada saat investigasi) akan dilindungi
berlaku, baik internal maupun regulator yang dilakukan          dari tindakan balasan atau penganiayaan selama
oleh semua staf di seluruh lini bisnis, termasuk Direksi        membuat laporan dengan itikad baik. Karyawan
maupun pihak eksternal tanpa keraguan dan rasa takut.           yang memperlakukan whistleblower secara tidak
                                                                adil akan menghadapi tindakan disipliner. Di sisi
Bank mengambil langkah preventif untuk memerangi                lain, Bank dapat mengambil tindakan disipliner
praktik-praktik yang menentang good corporate                   terhadap karyawan yang membuat laporan tidak
governance dengan menindaklanjuti pelanggaran yang              benar sebagai bentuk pembalasan dendam atau
dilaporkan melalui sistem Whistleblowing. Sistem ini            untuk keuntungan pribadi.
diharapkan dapat meningkatkan partisipasi semua Pekerja       • Kerahasiaan: Meskipun whistleblower memiliki hak
dan pihak eksternal untuk melaporkan pelanggaran                untuk merahasiakan identitasnya, Bank mendorong
yang terjadi.                                                   karyawan untuk mengungkapkan identitasnya ketika
                                                                menyampaikan kekhawatiran atau memberikan
A. Prosedur Laporan Pelanggaran                                 informasi. Identitas whistleblower dan informasi
   Pelaporan pelanggaran harus dibuat dengan keyakinan          yang diberikan oleh whistleblower akan dijaga
   murni bahwa apa yang dilaporkan memang benar dan             kerahasiaannya.
   whistleblower harus dapat memberikan cukup informasi
   dan bukti yang dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti.         Kondisi khusus dimana identitas atau informasi
                                                                yang diberikan oleh whistleblower tidak dapat atau
                                                                tidak akan diperlakukan sebagai rahasia, termasuk:
                                                                a) Ketika Bank berada di bawah kewajiban hukum
                                                                   untuk mengungkapkan informasi yang diberikan;




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   219
Page 222
        Tata Kelola Perusahaan




             b) Ketika informasi sudah beredar di publik;                             Namun, jika Bank dihadapkan pada suatu keadaan
             c) Ketika informasi diberikan, atas dasar kerahasiaan                    yang tidak tercakup oleh kondisi khusus di atas, dan
                yang ketat kepada unit Legal atau pihak                               identitas dari whistleblower harus diungkapkan,
                eksternal yang ditunjuk untuk mendapatkan                             investigasi tidak akan dilanjutkan tanpa persetujuan
                saran profesional; dan                                                whistleblower.
             d) Ketika informasi diberikan kepada polisi untuk
                investigasi kriminal.                                            C. Hasil dari Penanganan Pengaduan
                                                                                    Selama tahun 2025, terdapat 6 (enam) kasus
             Jika Bank dihadapkan pada kondisi khusus diatas                        whistleblowing. Seluruh kasus telah ditindaklanjuti. 4
             dan telah mengungkapkan identitas whistleblower                        (empat) kasus telah ditutup, sementara 2 (dua) kasus
             atau informasi apapun yang dapat mengungkapkan                         lainnya sedang dalam proses investigasi.
             identitas whistleblower, Bank akan melakukan
             segala upaya yang wajar untuk menginformasikan
             pengungkapan tersebut kepada whistleblower.




      Penerapan Pencegahan Praktik Korupsi, Balas Jasa
      (Kickbacks), Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi

      Fungsi Kerja Legal, Divisi AML/CFT and Sanctions, Anti Bribery and Corruption, Anti-Tax Evasion dan Divisi Anti Financial
      Crime Investigation & Intelligence, memberikan dukungan nasihat (advisory) untuk kepatuhan terhadap anti-korupsi.
      Untuk mencegah praktik suap, korupsi, tindakan fraud, balas jasa (kickbacks), dan/atau gratifikasi dalam Bank, maka
      kebijakan anti-korupsi sudah dimasukkan sebagai bagian dari Pedoman Perilaku dan Kode Etik Pegawai, dimana
      seluruh pegawai Bank diwajibkan menandatangani kode etik serta Pakta Integritas dan Deklarasi Anti Fraud agar
      tidak terlibat dalam praktik dan tindakan tersebut. Bank juga melakukan upaya komunikasi dan pelatihan melalui
      program E-Learning Mission Compliance dan terkait dengan pihak eksternal, dalam perjanjian kerja sama dengan
      pihak eksternal telah dicantumkan klausul tentang kepatuhan terhadap hukum anti-korupsi.




220   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 223
  Tata Kelola Perusahaan

Komunikasi Internal


Bank menggunakan berbagai saluran komunikasi                 • PFS News
internal untuk mengedukasi karyawan mengenai industri          Berisikan informasi terkait kegiatan promosi yang
perbankan serta memberikan informasi terkait aktivitas         dilakukan oleh Fungsi Kerja Personal Financial Services
bisnis, kebijakan, dan rencana strategis Bank. Jaringan        dalam hal layanan privilege banking, tabungan,
komunikasi internal tersebut mencakup:                         deposito, kartu kredit, kredit kepemilikan rumah dan
• UOB Intranet Portal                                          acara internal lainnya yang diselenggarakan oleh PFS.
   Portal intranet berisikan informasi penting untuk         • Transaction Banking (TSB) News
   mendukung layanan Bank serta operasional sehari-hari.       Berisikan informasi kegiatan yang dilakukan oleh Fungsi
• CEO Message                                                  Kerja Transaction Banking (TSB).
   Berisikan informasi mengenai rencana strategis dan        • Customer Advocacy (CA) News
   pencapaian Bank, juga ucapan selamat atas perayaan          Berisikan publikasi rutin mengenai informasi terkait
   kegiatan agama maupun budaya yang disampaikan               kualitas layanan nasabah.
   oleh Direktur Utama.                                      • IT News
• E-Learning                                                   Berisikan informasi terkait kebijakan-kebijakan yang
   Dilakukan sebagai Refresher akan penerapan informasi        diterapkan dalam penggunaan sistem Informasi dan
   kebijakan Bank yang wajib dilakukan oleh seluruh staf       Teknologi di lingkungan Bank.
   UOB. Informasi kebijakan tersebut antara lain kebijakan   • Risk Management
   Know Your Customer, Anti-Money Laundering, IT Security      Berisikan informasi mengenai kebijakan manajemen
   Awareness, Fair Dealing, Insider Trading dan kebijakan      risiko di Bank.
   lainnya yang terkait dengan operasional perbankan.        • Poster
• Daily News                                                   Bank membuat poster yang ditempatkan di ruang
   Dikirimkan setiap hari kepada staf yang berisikan           kerja staf, baik di kantor pusat maupun kantor-kantor
   rangkuman pemberitaan terkait lembaga keuangan              cabang yang berisikan informasi terkait kebijakan Bank.
   dan juga peliputan UOB Indonesia di berbagai media        • Screen Saver
   cetak dan online.                                           Bank memanfaatkan penggunaan screen saver di
• HR News                                                      komputer karyawan untuk memberikan informasi
   Dikirimkan kepada seluruh staf yang berisikan informasi     terbaru mengenai program yang terkait pengembangan
   kebijakan-kebijakan terkait dengan sumber daya              diri karyawan.
   manusia di lingkungan Bank.                               • Weekly Recap
                                                               Berisikan rangkuman informasi atau kegiatan yang
                                                               dilakukan oleh bank selama satu minggu.




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   221
Page 224
        Tata Kelola Perusahaan

      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


      UOB Indonesia berkomitmen dalam membantu nasabah mengelola keuangan pribadi dan
      bisnis pribadi mereka. Selain menjalankan kegiatan bisnis, Bank juga berkomitmen untuk
      memberdayakan komunitas di mana kami beroperasi melalui partisipasi aktif dalam inisiatif
      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

      Program CSR kami yang berada dibawah naungan UOB Heartbeat berfokus pada seni, anak-
      anak, dan pendidikan terus memberikan dampak bagi masyarakat. Selama lebih dari 10 tahun di
      Indonesia, kami telah menggelar berbagai program yang mencakup kegiatan untuk komunitas
      mulai dari pendidikan kepada anak-anak melalui pembelajaran ilmu perbankan, memberikan
      literasi keuangan kepada komunitas, serta apresiasi terhadap seni melalui perhelatan UOB
      Painting the Year, yang telah bergulir selama lebih dari 40 tahun di Asia dan lebih dari 10 tahun
      di Indonesia. Kontribusi UOB di pentas seni mendorong semangat dan pemikiran kreatif para
      seniman, tidak hanya di Indonesia namun hingga Asia Tenggara seiring dengan memberdayakan
      generasi penerus seniman Indonesia berbakat.

      Aktivitas penggalangan dana tahunan kami, UOB Heartbeat Run/Walk, digelar secara virtual
      diikuti lebih dari 2.500 kolega. Secara kolektif kami mengumpulkan lebih dari Rp250 juta guna
      mendukung 4 SLB Tuna Rungu di 4 wilayah dan Rosa Foundation.




222   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 225
  Tata Kelola Perusahaan

Pelindungan Nasabah


UOB Indonesia menjalankan usahanya dengan penuh tanggung jawab. Kami menyediakan layanan berkualitas
kepada nasabah kami serta memastikan kebutuhan keuangan mereka terpenuhi.

Bank telah melakukan pengkinian kebijakan Pelindungan Nasabah untuk mendukung penerapan Pelindungan Nasabah
di Bank dengan mengeluarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank UOB Indonesia No. 24/SKDIR/0064 tanggal 7 Juni
2024 perihal Kebijakan Pelindungan Konsumen guna menyesuaikan dengan kebijakan terbaru yang diterbitkan oleh
OJK dan Bank Indonesia.

Petugas Customer Service dan Contact Center kami selalu mendukung setiap kebutuhan transaksi nasabah dan untuk
memastikan bahwa keluhan dan keperluan nasabah ditanggapi dengan baik, Bank telah menerapkan kebijakan
penanganan keluhan dan menyelesaikan perselisihan dengan nasabah. Prosedur penerimaan keluhan nasabah
di kantor cabang atau unit usaha kami termasuk penyelesaian perselisihan, dilakukan sesuai dengan peraturan
Bank Indonesia dan peraturan lainnya melalui Surat Edaran No. 25/CAD/0005 tanggal 24 November 2025 perihal
Pedoman Penerimaan dan Penyelesaian Pengaduan Nasabah. Nasabah yang ingin memberi tanggapan atas
layanan Bank dapat mengisi formulir yang disediakan oleh Petugas Customer Service di kantor cabang kami. Selain
itu, Bank juga menyediakan informasi kepada nasabah tentang mediasi perbankan melalui poster yang dipasang
pada cabang-cabang kami dan website UOB Indonesia (www.uob.co.id). Contact Center Bank dilengkapi dengan
mesin penjawab otomatis dan layanan call agent 24 jam. Contact Center menangani pertanyaan nasabah mengenai
kartu kredit, tabungan dan pinjaman. Kami senantiasa berusaha memperbaiki kualitas layanan, untuk itu Bank secara
rutin mengadakan program pengembangan khusus untuk call agent guna meningkatkan pengetahuan mereka dan
memastikan bahwa informasi telah disampaikan secara akurat kepada nasabah.


Tabel Keluhan Nasabah Selama 2025
                                          Selesai*            Dalam Proses*       Tidak Selesai*
                                                                                                     Jumlah
 No.     Jenis Transaksi Keuangan             Persentase            Persentase          Persentase Pengaduan
                                    Jumlah                  Jumlah             Jumlah
                                                  (%)                   (%)                 (%)
  1    Giro                              11           100         0          0       0           0          11
  2    Tabungan                         153            99         2          1       0           0         155
  3    Deposito                           5           100         0          0       0           0           5
       Kredit/Pembiayaan Modal
  4                                       7          100          0                0            0                0                  7
       Kerja
       Kredit/Pembiayaan
  5    Pemilikan Rumah/                   7           88          1               13            0                0                  8
       Apartemen
  6    ATM/Kartu Debit                  488           99          5                1            0                0               493
  7    Kartu Kredit                   11.976          89      1.415               11            0                0            13.391
  8    Cashplus                            1         100          0               0             0                0                 1
  9    Loan                                2         100          0               0             0                0                 2
 10    Electronic Banking              3.195          97        109                3            0                0            3.304
 11    Reksa Dana                          2         100          0               0             0                0                 2
 12    Remittance                          1         100          0               0             0                0                 1
 13    Wealth Management                   1         100          0               0             0                0                 1
 14    Derivatif                           1         100          0               0             0                0                 1
       Jumlah                        15.850           91      1.532                9            0                0            17.382
*) Per 31 Desember 2025




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   223
Page 226
        Tata Kelola Perusahaan

      Manajemen Risiko


      Di UOB Indonesia, manajemen risiko menjadi fondasi                         eksternal maupun dari aktivitas usaha Bank, serta untuk
      dalam pelaksanaan kegiatan usaha dan penerapan                             memastikan penggunaan modal yang efisien dalam
      strategi Bank. Bank menerapkan pendekatan manajemen                        menghadapi risiko tersebut. Risiko dikelola dalam
      risiko yang bertujuan menjaga ketahanan keuangan serta                     batasan yang ditetapkan oleh Direksi dan disetujui oleh
      melindungi kepentingan pemangku kepentingan, sekaligus                     Dewan Komisaris. Bank telah menerapkan kerangka
      memastikan agility dalam menangkap peluang usaha                           kerja, kebijakan, metodologi, perangkat, dan proses
      yang menciptakan nilai di tengah dinamika lingkungan                       yang komprehensif untuk mengidentifikasi, mengukur,
      bisnis. Praktik manajemen risiko senantiasa ditingkatkan                   memantau, dan mengelola risiko-risiko material yang
      agar tetap selaras dengan arah strategis Bank. Dengan                      dihadapi Bank. Hal ini memungkinkan Bank untuk tetap
      menanamkan kesadaran risiko ke dalam budaya                                berfokus pada fundamental perbankan serta menciptakan
      organisasi, Bank mendukung pertumbuhan usaha yang                          nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
      berkelanjutan, andal, dan sehat. Bank terus berkomitmen
      untuk menerapkan standar tata kelola perusahaan yang                       Manajemen Risiko adalah tanggung jawab setiap karyawan
      kuat, prinsip manajemen risiko yang disiplin, serta praktik                di lingkungan Bank. Kesadaran dan akuntabilitas atas
      bisnis yang kokoh guna mencapai pertumbuhan jangka                         risiko tertanam dalam budaya Bank melalui kerangka kerja
      panjang yang berkelanjutan.                                                yang kuat yang menjamin pengawasan dan akuntabilitas
                                                                                 yang tepat dalam pengelolaan risiko yang efektif di
      Bagi UOB Indonesia, penguatan budaya risiko merupakan                      seluruh tingkat di dalam Bank dan untuk seluruh jenis
      salah satu pilar penting dalam mendukung keberlanjutan                     risiko. Hal Ini dilakukan melalui struktur kontrol organisasi
      usaha Bank dalam jangka panjang. Budaya risiko                             berdasarkan “Three Lines Model” sebagai berikut:
      mencakup norma, sikap, dan perilaku bersama yang
      membentuk kesadaran risiko, pengambilan risiko,                            1. Lini Pertama – Pemilik Risiko. Fungsi bisnis dan
      pengelolaan risiko, serta efektivitas pengendalian dalam                      pendukung memiliki dan memegang tanggung
      mengarahkan pengambilan keputusan terkait risiko. Di                          jawab utama untuk menerapkan dan melaksanakan
      UOB Indonesia, budaya tersebut berakar pada nilai-nilai                       pengendalian yang efektif atas pengelolaan risiko
      perusahaan. Budaya risiko yang terbangun dengan baik                          yang timbul dari aktivitas bisnis mereka. Hal tersebut
      membantu memastikan bahwa setiap keputusan dan                                termasuk membangun sistem kontrol dan pengawasan
      tindakan tetap selaras dengan kepentingan stakeholder                         yang memadai untuk memastikan kepatuhan terhadap
      serta tidak terpengaruh oleh pencapaian jangka pendek.                        kebijakan, risk appetite, limit, dan kontrol yang disetujui
                                                                                    dan untuk dapat menangani gangguan kontrol,
      Budaya risiko Bank bertumpu pada 4 (empat) prinsip                            ketidakcukupan proses dan kejadian risiko yang tak
      utama, yaitu penegakan tata kelola risiko yang kuat;                          terduga.
      menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan
      stabilitas; memastikan akuntabilitas atas seluruh                          2. Lini Kedua – Pengawas Risiko. Fungsi pengawasan dan
      keputusan dan tindakan berbasis risiko; serta mendorong                       pengendalian risiko (Risk Management dan Compliance)
      kesadaran, keterlibatan, dan perilaku yang konsisten di                       mendukung strategi Bank untuk menyeimbangkan
      seluruh karyawan. Setiap prinsip tersebut berlandaskan                        pertumbuhan bisnis dengan stabilitas melalui kerangka
      pada nilai-nilai khas Bank yang menjadi pedoman                               kerja, kebijakan, appetite, dan limit-limit risiko yang
      dalam setiap tindakan dan keputusan yang diambil.                             harus dipatuhi oleh fungsi bisnis dalam beroperasi.
      Dalam memperkuat internalisasi budaya risiko, Bank                            Fungsi pengawasan dan pengendalian risiko juga
      menegaskan komitmennya terhadap keamanan dan                                  bertanggung jawab untuk memantau dan meninjau
      kesehatan keuangan, penyediaan hasil yang adil serta                          secara independen profil risiko Bank serta melaporkan
      dukungan yang tepat bagi nasabah, serta penerapan                             kerentanan dan masalah risiko yang signifikan ke
      pendekatan dan kinerja usaha yang berkelanjutan dan                           komite-komite manajemen yang relevan. Independensi
      prudent, yang didasarkan pada integritas, etika, dan                          fungsi pengawasan kontrol dan risiko dari fungsi
      disiplin.                                                                     bisnis memastikan adanya checks and balances yang
                                                                                    diperlukan.
      Budaya risiko terintegrasi secara menyeluruh ke dalam
      strategi manajemen risiko Bank guna mendukung                              3. Lini Ketiga – Audit yang independen. Auditor internal
      proses identifikasi, pengelolaan, dan mitigasi risiko                         Bank melakukan audit berbasis risiko yang mencakup
      secara berkelanjutan, baik yang berasal dari faktor                           semua aspek Lini Pertama dan Kedua untuk memberikan



224   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5                                  UOB ANNUAL REPORT 2025            224
Page 227
  Tata Kelola Perusahaan




  assurance yang independen kepada Direksi dan Dewan                Untuk itu, UOB Indonesia secara menyeluruh berupaya
  Komisaris melalui Komite Audit atas kecukupan dan                 menciptakan budaya manajemen risiko yang kuat melalui
  efektivitas sistem manajemen risiko dan pengendalian              pelaksanaan berbagai kampanye sadar risiko yang
  internal Bank.                                                    dikoordinasikan oleh Fungsi Kerja Manajemen Risiko.

Sesuai dengan peraturan regulator, UOB Indonesia telah              Manajemen Risiko berperan dalam meningkatkan
memiliki Fungsi Kerja Manajemen Risiko yang bersifat                kualitas pengelolaan Bank melalui dua aspek, yaitu
independen dan bertanggung jawab langsung kepada                    mempertahankan tingkat permodalan dan mengoptimalkan
Direktur Manajemen Risiko.                                          pendapatan sesuai dengan batasan risiko yang akan
                                                                    diambil (risk appetite). Dengan skala operasi yang luas dan
Fungsi Kerja Manajemen Risiko, aktif mengkaji keseluruhan           volume usaha yang terus meningkat, maka Bank secara
risk appetite dan limit risiko untuk setiap jenis risiko,           berkelanjutan meningkatkan kualitas pengelolaan risiko
mengembangkan berbagai kebijakan dan prosedur                       secara terpadu dan terintegrasi (Enterprise-Wide Risk
Manajemen Risiko sesuai dengan strategi bisnis Bank,                Management) melalui langkah identifikasi, pengukuran,
serta menegaskan bahwa pengelolaan risiko juga harus                pemantauan, dan pengendalian eksposur risiko di seluruh
melibatkan seluruh jajaran terkait pada setiap lini.                lini organisasi dengan tepat waktu dan akurat.



Bagan Manajemen Risiko



                                                  •   Komite Pemantau Risiko
                                  Komite
                                   Tier 1




                                                  •   Komite Audit
  Dewan Komisaris                                 •   Komite Remunerasi dan Nominasi
                                                  •   Komite Tata Kelola Terintegrasi

                                                                                                                           Legend

                                                                                                                                First Line
                                                  •   Komite Eksekutif
                                                  •   Komite Kredit
                                                  •   Komite Kebijakan Kredit                                                 Second Line
                                                  •   Komite Manajemen Risiko
                                  Komite Tier 2




                                                      »» Komite Anti Kejahatan Keuangan
                                                      »» Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis                                   Third Line
      Direksi
                                                      »» Komite Manajemen Risiko Operasional
                                                      »» Komite Data dan Artificial Intelligence
                                                  •   Komite Aktiva dan Pasiva
                                                  •   Komite Informasi Teknologi
                                                  •   Komite Sumber Daya Manusia
                                                  •   Komite Manajemen Risiko Terintegrasi




                                                          Fungsi Kontrol Risiko
     Segmen Bisnis      Fungsi Pendukung                  • Manajemen Risiko                            Audit Internal*
                                                          • Compliance




                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   225
Page 228
        Tata Kelola Perusahaan




      A. Penerapan Manajemen Risiko                                                  Untuk mendukung penerapan Manajemen Risiko,
                                                                                     Direksi juga menetapkan kualifikasi yang jelas
         Secara Umum                                                                 bagi Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait
                                                                                     dengan penerapan Manajemen Risiko dan
           UOB Indonesia menerapkan Kerangka Manajemen
                                                                                     memastikan kompetensi SDM yang memadai
           Risiko yang meliputi penerapan empat pilar
                                                                                     melalui rekrutmen dan program lainnya yang
           pengelolaan risiko sesuai Peraturan OJK No. 18/
                                                                                     mencakup pelatihan secara berkala, rencana
           POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko
                                                                                     suksesi, dan rotasi pekerjaan. Hal-hal ini untuk
           bagi Bank Umum, yang terdiri dari:
                                                                                     memastikan para pejabat dan staf terkait dapat
           1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi;
                                                                                     memahami dan mengelola risiko yang sesuai
           2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan
                                                                                     dengan Kerangka Kerja Manajemen Risiko.
              limit;
           3. Proses Manajemen Risiko dan sistem informasi
                                                                                 A.2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan
              Manajemen Risiko; dan
                                                                                      Penetapan Limit
           4. Sistem pengendalian internal.
                                                                                      UOB Indonesia menetapkan berbagai Kerangka
                                                                                      Kerja, Kebijakan, dan Prosedur Manajemen Risiko
           Penjelasan secara ringkas sebagai berikut:
                                                                                      secara komprehensif untuk mengidentifikasi,
                                                                                      mengukur, memantau, dan mengendalikan
           A.1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                                      seluruh risiko Bank. Fungsi Kerja Manajemen
                Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
                                                                                      Risiko secara berkala menyusun dan melakukan
                jawab untuk memastikan kecukupan penerapan
                                                                                      pengkinian atas berbagai kerangka kerja,
                Manajemen Risiko yang disesuaikan dengan
                                                                                      kebijakan, dan prosedur yang disesuaikan
                karakteristik, kompleksitas, dan profil risiko Bank,
                                                                                      dengan perkembangan kegiatan usaha UOB
                serta memiliki pemahaman yang baik pada jenis
                                                                                      Indonesia dan perubahan peraturan perundang-
                dan tingkat risiko yang melekat pada kegiatan
                                                                                      undangan. Bank juga menetapkan Kode Etik
                usaha.
                                                                                      untuk menyampaikan kepada para karyawan
                                                                                      mengenai standar perilaku profesional dan etika
                 UOB Indonesia memiliki beberapa komite pada
                                                                                      yang diharapkan, serta implikasi dari perilaku
                 tingkat Dewan Komisaris yang terdiri dari Komite
                                                                                      yang buruk.
                 Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi,
                 Komite Audit dan Komite Tata Kelola Terintegrasi.
                                                                                     UOB Indonesia mengkaji ulang risk appetite
                 Dalam hal proses pengawasan, Komite Pemantau
                                                                                     secara berkala agar terdapat kesesuaian dengan
                 Risiko secara berkala mengadakan rapat dengan
                                                                                     perubahan kondisi internal dan eksternal Bank,
                 Fungsi Kerja Manajemen Risiko guna mengawasi
                                                                                     ekspektasi dari manajemen, serta persyaratan
                 pelaksanaan Kerangka Kerja Manajemen Risiko.
                                                                                     peraturan yang berlaku. Limit risiko juga telah
                                                                                     ditetapkan untuk berbagai jenis risiko dan
                 Selain itu, UOB Indonesia juga memiliki beberapa
                                                                                     disesuaikan dengan risk appetite Bank. Seluruh
                 komite pada tingkat Direksi seperti Komite
                                                                                     kejadian pelampauan limit dan perubahan
                 Manajemen Risiko/Risk Management Committee
                                                                                     yang signifikan dilaporkan kepada Direktur dan
                 (RMC), Komite Aktiva dan Pasiva/Asset and
                                                                                     pejabat terkait untuk dilakukan perencanaan
                 Liability Committee (ALCO), Komite Kebijakan
                                                                                     tindak lanjut.
                 Kredit/Credit Policy Committee (CPC), Komite
                 Manajemen Risiko Operasional/Operational Risk
                                                                                 A.3. Proses Manajemen Risiko dan Sistem
                 Management Committee (ORMC), Komite Data
                                                                                      Informasi Manajemen Risiko
                 dan Artificial Intelligence (DAIC), dan lainnya.
                                                                                      UOB Indonesia menerapkan pengelolaan risiko
                 Tugas dan tanggung jawab dari komite-komite
                                                                                      dalam 4 (empat) tahap yang terdiri dari:
                 tersebut adalah untuk mengkaji kecukupan
                                                                                      1. Proses identifikasi risiko dilakukan secara
                 metodologi, kebijakan, prosedur, dan penetapan
                                                                                         proaktif, dengan menganalisis seluruh sumber
                 limit Manajemen Risiko. Tugas dan tanggung
                                                                                         risiko pada produk dan aktivitas bisnis Bank
                 jawab tersebut didokumentasikan dalam Term
                                                                                         termasuk memastikan bahwa risiko pada
                 of Reference (TOR) dari setiap komite tersebut.
                                                                                         produk dan aktivitas baru telah dimitigasi
                                                                                         secara memadai sebelum dijalankan;


226   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 229
Tata Kelola Perusahaan




      2. Proses pengukuran risiko dilakukan secara                   Risiko dan limit risiko, menyusun metodologi
         berkala untuk mengukur faktor dan eksposur                  pengukuran risiko dan melakukan validasi
         risiko secara keseluruhan maupun setiap                     data/model;
         jenis risiko pada seluruh produk dan aktivitas           3. Menugaskan Fungsi Kerja Audit Intern,
         Bank. Stress testing dilakukan secara berkala               sebagai fungsi kerja independen, yang
         terhadap keseluruhan portofolio Bank untuk                  bertugas melakukan audit secara berkala,
         melengkapi sistem pengukuran risiko melalui                 mendokumentasikan temuan audit dan
         estimasi potensi kerugian Bank dalam kondisi                tanggapan manajemen atas hasil audit, serta
         tekanan dengan menggunakan skenario                         melakukan kaji ulang terhadap tindak lanjut
         tertentu yang dapat berdampak negatif                       temuan audit; dan
         terhadap eksposur Bank;                                  4. Melakukan kaji ulang dan memantau setiap
      3. Proses pemantauan risiko mencakup                           transaksi dan aktivitas fungsional yang
         pemantauan terhadap besarnya eksposur                       mempunyai eksposur risiko sesuai kebutuhan,
         risiko, toleransi risiko, kepatuhan limit                   yang dilaksanakan oleh masing-masing unit
         internal, hasil stress testing, dan konsistensi             kerja.
         pelaksanaan dengan kebijakan dan prosedur
         yang ditetapkan; dan                                     Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris
      4. Proses pengendalian risiko dilakukan melalui             atas Kecukupan Sistem Pengendalian Internal
         kerangka kebijakan, proses, dan prosedur                 Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan
         yang meliputi perumusan limit eksposur dan               bahwa sistem pengendalian internal Bank telah
         konsentrasi, pemisahan tugas yang memadai,               memadai dan telah berjalan secara efektif
         peningkatan kontrol, mekanisme hedging,                  dalam semua aspek material untuk tahun
         dan metode mitigasi risiko lainnya seperti               keuangan yang berakhir pada 31 Desember
         pemberian jaminan, sekuritisasi aset, dan                2025 dan bahwa sistem tersebut juga memadai
         derivatif kredit, serta penambahan modal                 dan efektif untuk mencapai tujuan bisnis Bank
         Bank untuk menahan potensi kerugian.                     dalam mematuhi undang-undang yang relevan
                                                                  tanpa mengorbankan kinerja keuangan dan
      Untuk mendukung keseluruhan proses pengelolaan              reputasi. Direksi dan/atau Dewan Komisaris
      risiko, UOB Indonesia mengimplementasikan dan               juga mengonfirmasi bahwa dalam peninjauan
      mengembangkan sistem informasi Manajemen                    sepanjang tahun ini, kelemahan yang tercatat
      Risiko yang memadai dalam proses identifikasi,              dalam sistem pengendalian internal telah
      pengukuran, pemantauan, dan pengendalian                    diperbaiki dan dikelola dengan tepat. Selain itu,
      risiko. Dalam hal ini, Fungsi Kerja Manajemen               Direksi dan/atau Dewan Komisaris menegaskan
      Risiko menyediakan laporan atas penerapan                   tanggung jawabnya dan komitmen untuk terus
      Manajemen Risiko UOB Indonesia kepada Direksi               menjaga dan meninjau kecukupan, efektivitas,
      dan Pejabat Eksekutif Senior, serta regulator.              dan integritas sistem pengendalian internal Bank.

  A.4. Sistem Pengendalian Internal                         A.5. Manajemen Risiko Terintegrasi
       Sistem pengendalian internal diterapkan secara            Sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No.
       efektif terhadap pelaksanaan kegiatan bisnis              17/POJK.03/2014 tentang Penerapan Manajemen
       dan operasional pada seluruh jenjang organisasi           Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan
       dalam rangka menerapkan Manajemen Risiko                  dan Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024 tentang
       dengan mengacu pada kebijakan dan prosedur                Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk
       yang telah ditetapkan, diantaranya melalui:               Konglomerasi Keuangan, Bank melakukan
       1. Melakukan pemisahan fungsi secara jelas                pengawasan terintegrasi berbasis risiko terhadap
          antara fungsi kerja operasional dengan fungsi          Konglomerasi Keuangan UOB. United Overseas
          kerja yang melaksanakan pengendalian risiko;           Bank Limited (UOB) telah menunjuk Bank sebagai
       2. Menugaskan Fungsi Kerja Manajemen Risiko,              Entitas Utama Konglomerasi Keuangan UOB,
          sebagai fungsi kerja independen, yang                  yang terdiri dari PT Bank UOB Indonesia, PT UOB
          bertugas dan bertanggung jawab dalam                   Asset Management Indonesia, dan PT Kay Hian
          menyusun berbagai kebijakan Manajemen                  Sekuritas (d/h PT UOB Kay Hian Sekuritas). Oleh



                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   227
Page 230
        Tata Kelola Perusahaan




                 karena itu, selain penerapan manajemen risiko                   terkait pinjaman lainnya kepada peminjam ritel,
                 bagi Bank, Bank juga akan melakukan manajemen                   korporasi dan institusi. Operasional treasury dan
                 risiko terintegrasi bagi konglomerasi keuangan.                 pasar modal, dan investasi juga terekspos risiko
                 Penerapan manajemen risiko terintegrasi meliputi:               kredit counterparty dan penerbit. UOB Indonesia
                 1. Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris                       mengadopsi pendekatan holistik dalam menilai
                     Entitas Utama;                                              risiko kredit dan memastikan bahwa pengelolaan
                 2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan                 risiko kredit merupakan bagian dari pendekatan
                     Limit Manajemen Risiko Terintegrasi;                        terintegrasi untuk manajemen risiko perusahaan.
                 3. Kecukupan Proses Manajemen Risiko                            Kerangka kerja yang secara jelas mendefinisikan
                     Terintegrasi dan Sistem Informasi Manajemen                 kebijakan dan proses yang berkaitan dengan
                     Risiko Terintegrasi; dan                                    identifikasi, pengukuran dan pengelolaan risiko
                 4. Sistem Pengendalian Internal bagi Penerapan                  kredit adalah bagian yang tidak terpisahkan dari
                     Manajemen Risiko Terintegrasi.                              manajemen risiko kredit.

                 Bank secara terintegrasi mengelola 9 (sembilan)                 Bank terus memantau lingkungan operasional
                 jenis risiko, yaitu risiko kredit, pasar, likuiditas,           untuk mengidentifikasi risiko yang muncul dan
                 operasional, hukum, kepatuhan, stratejik, reputasi,             merumuskan tindakan mitigasi yang tepat.
                 dan transaksi intra-grup. Manajemen risiko
                 terintegrasi Bank tidak termasuk risiko asuransi                Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Kredit
                 karena tidak terdapat perusahaan asuransi                       Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif
                 dalam konglomerasi keuangan.                                    Senior bertanggung jawab untuk memastikan
                                                                                 aktivitas tata kelola Bank sebagai berikut:
                 D a l a m ra n g ka m e n d u k u n g e fe k t i f i t a s      1. Memastikan kecukupan sumber daya
                 pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi atas                        Manajemen Risiko;
                 penerapan manajemen risiko terintegrasi, Bank                   2. Mengkaji keseluruhan profil, limit, dan toleransi
                 juga membentuk Komite Tata Kelola Terintegrasi                     risiko;
                 sebagai komite pada tingkat Dewan Komisaris                     3. Mengkaji dan menyetujui model dan
                 dan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi                           pendekatan perhitungan risiko; dan
                 sebagai Komite pada tingkat Direksi.                            4. Menyetujui kebijakan, batasan dan metodologi
                                                                                    kredit Bank.
                 Terkait Peraturan OJK No. 30 Tahun 2024, Bank
                 telah memperoleh persetujuan pembentukan                        Untuk mendukung tanggung jawab di atas terkait
                 Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan                          pengelolaan Risiko Kredit, UOB Indonesia memiliki
                 (PIKK) pada tanggal 24 Juni 2025 dan PT. Bank                   beberapa komite di tingkat Direksi seperti Komite
                 UOB Indonesia (UOBI) sebagai Entitas Utama                      Kredit (CC) untuk memberikan persetujuan atas
                 terus berkomitmen untuk menjalankan tugasnya                    proposal kredit dan Komite Kebijakan Kredit (CPC)
                 dengan tetap meningkatkan kerjasama dengan                      untuk memberikan persetujuan atas kebijakan-
                 anggota konglomerasi dalam aspek Pengelolaan                    kebijakan kredit bank serta memonitor isu kredit
                 Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan,                       terkait dengan implementasi kebijakan.
                 Internal Audit, dan Permodalan.
                                                                                 Divisi Credit Risk Management (CRM)
                                                                                 Divisi CRM menetapkan berbagai kebijakan
           B.1. Risiko Kredit                                                    atau pedoman utama terkait aktivitas kredit
                                                                                 dan bertanggung jawab untuk melaporkan dan
                 Risiko Kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian             melakukan analisis terhadap semua elemen risiko
                 yang timbul dari kegagalan debitur atau                         kredit, serta memantau dan mengelola risiko
                 pihak lawan (counterparty) dalam memenuhi                       kredit sesuai dengan kerangka kerja yang telah
                 kewajiban keuangannya pada saat kewajiban                       ditetapkan. Divisi CRM berperan aktif bersama
                 tersebut sudah jatuh tempo. Ini merupakan risiko                dengan fungsi kerja bisnis dan kredit dalam
                 tunggal terbesar yang dihadapi Bank dalam                       menangani masalah-masalah kredit, dengan
                 bisnis intinya sebagai bank komersial, yang                     fokus memfasilitasi perkembangan bisnis yang
                 terutama timbul dari pinjaman dan komitmen                      prudent, konsisten, dan sesuai dengan Kerangka


228   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 231
Tata Kelola Perusahaan




      Kerja Manajemen Risiko Kredit. Hal ini bertujuan                2. Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty)
      untuk menciptakan nilai tambah bagi Bank melalui                   Berbeda dengan risiko kredit biasanya dimana
      implementasi metode dan kebijakan risiko kredit                    jumlah notional dari risiko dapat ditentukan
      secara konsisten.                                                  dengan tingkat keyakinan yang lebih tinggi
                                                                         selama periode perjanjian, eksposur terhadap
      Kebijakan & Proses Manajemen Risiko Kredit                         risiko kredit counterparty berfluktuasi seiring
      Bank telah menetapkan kebijakan dan proses                         dengan variabel pasar. Pengukuran risiko
      untuk mengelola Risiko Kredit dalam aktivitas                      kredit counterparty adalah dengan jumlah
      perkreditan. Sejalan dengan peraturan                              nilai mark-to-market saat ini dan suatu faktor
      OJ K t e n t a n g p e n e ra p a n P e m b i a ya a n             tambahan untuk Potential Future Exposure
      Berkelanjutan, Bank akan terus menerapkan dan                      (PFE). Faktor PFE adalah estimasi eksposur
      menyempurnakan kebijakan terkait Lingkungan,                       kredit maksimum selama masa tersisa dari
      Sosial, dan Tata Kelola (LST) dalam kegiatan                       transaksi mata uang asing/derivatif terkait
      penyaluran kredit. Bank telah memiliki kebijakan                   dan digunakan untuk menetapkan limit serta
      pembiayaan yang bertanggung jawab dan yang                         manajemen risiko internal.
      berlaku untuk kegiatan perkreditan debitur di
      segmen Wholesale Banking, dan ditujukan                             Bank juga telah menetapkan kebijakan dan
      kepada nasabah agar dalam menjalankan praktik                       proses untuk mengelola wrong-way risk,
      bisnisnya sejalan dengan upaya-upaya menjaga                        yaitu, di mana eksposur kredit pihak lawan
      lingkungan dan mendukung pembangunan                                berkorelasi positif dengan risiko gagal
      berkelanjutan yang jangka panjang.                                  bayarnya. Transaksi yang menunjukkan
                                                                          karakteristik tersebut harus diidentifikasi dan
      Area utama dari kebijakan and proses perkreditan                    dilaporkan kepada manajemen senior. Secara
      Bank meliputi:                                                      terpisah, transaksi dengan specific wrong-way
                                                                          risk ditolak pada tahap underwriting.
      1. Penilaian dan Persetujuan Kredit
         Dalam rangka menjaga independensi dan                        3. Risiko Konsentrasi Kredit
         integritas proses persetujuan kredit, Fungsi                    Risiko konsentrasi kredit dapat timbul dari
         Kredit dipisahkan secara jelas dari fungsi                      satu eksposur yang cukup besar atau dari
         Bisnis. Persetujuan fasilitas kredit dan                        beberapa eksposur yang berkorelasi. Bank
         penyediaan dana kepada debitur dan/atau                         mengelola risiko ini dengan menetapkan
         pihak lawan disesuaikan dengan kerangka                         limit eksposur country dan cross border, grup
         kerja batas wewenang persetujuan kredit                         obligor, portofolio, debitur industri dan negara,
         yang disetujui oleh Dewan Komisaris. UOB                        yang secara umum diukur sebagai persentase
         Indonesia telah menetapkan struktur delegasi                    dari modal Bank.
         Batas Wewenang Persetujuan Kredit (Credit
         Discretionary Limit/CDL), yang melalui proses                    Bank mengelola eksposur dari risiko kredit
         yang ketat dengan mempertimbangkan                               melalui proses underwriting, struktur fasilitas,
         pengalaman, senioritas, dan rekam jejak dari                     dan proses pengawasan kredit yang kuat.
         petugas penyetuju kredit. Divisi Credit Risk                     Sebagai contoh, risiko eksposur negara
         Management bertindak sebagai pengelola                           dikelola dalam kerangka kerja yang telah
         Batas Wewenang Persetujuan Kredit dan juga                       ditetapkan yang melibatkan penetapan limit
         memastikan hal ini telah diadministrasikan                       negara. Batasan tersebut didasarkan pada
         dan dikaji dengan baik. Semua pejabat yang                       total modal Bank dan peringkat risiko negara
         terlibat dalam penyaluran kredit dipandu oleh                    tersebut.
         kebijakan dan pedoman kredit yang ditinjau
         secara berkala untuk memastikan relevansinya                 4. Stress Test Kredit
         dengan strategi bisnis Bank dan lingkungan                      Stress test kredit adalah komponen dasar
         bisnis.                                                         dari proses manajemen portofolio kredit Bank.
                                                                         Bank melaksanakan stress test untuk menilai
                                                                         apakah modal Bank dapat bertahan dari
                                                                         kerugian yang berasal dari portofolio kredit


                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   229
Page 232
        Tata Kelola Perusahaan




                     pada suatu skenario stress, dan dampaknya                   6. Pengawasan Risiko Kredit & Manajemen
                     terhadap profitabilitas, kualitas neraca, modal                Remedial
                     dan leverage. Stress test juga membantu                        Pengawasan risiko kredit yang baik dan kuat
                     Bank untuk mengidentifikasikan kerentanan                      sangat penting untuk memastikan investasi
                     berbagai unit bisnis sehingga Bank dapat                       atau pinjaman yang diberikan Bank terlindungi
                     memformulasikan langkah mitigasi yang tepat.                   sehingga memenuhi dan sesuai dengan
                                                                                    persyaratan regulator. Bank telah memiliki
                     Di 2025, Bank telah melakukan stress test                      kerangka kerja pengawasan pinjaman yang
                     untuk menilai tingkat ketahanan kecukupan                      kuat, termasuk di antaranya Deteksi Dini,
                     modal dan likuiditas Bank dalam menanggapi                     pedoman Watchlist, pengawasan persyaratan
                     perubahan dan goncangan di kondisi                             perjanjian, dan review secara berkala.
                     makroekonomi. Terkait dengan portofolio
                     kredit yang direstrukturisasi, Bank juga terus              7. Pemantauan Tunggakan
                     melakukan stress test/analisis skenario                        UOB Indonesia memantau dengan ketat
                     dampaknya terhadap kualitas aset, likuiditas,                  tunggakan dari akun para peminjam karena
                     dan permodalan Bank. Bank melakukan stress                     ini merupakan indikator utama kualitas kredit.
                     test secara berkala sebagai bagian dari proses                 Sebuah akun dianggap menunggak jika
                     manajemen risiko Bank.                                         pembayaran belum diterima pada tanggal
                                                                                    jatuh tempo pembayaran. Setiap akun yang
                 5. Mitigasi Risiko Kredit                                          menunggak, termasuk fasilitas kredit yang
                    Potensi kerugian kredit Bank dimitigasi                         bersifat revolving (seperti overdraft) dengan
                    melalui berbagai instrumen seperti agunan,                      pelampauan limit, dipantau dan dikelola
                    derivatif, dan penjaminan. Sebagai prinsip                      secara ketat melalui proses yang disiplin oleh
                    dasar perkreditan, Bank tidak memberikan                        petugas dari unit bisnis dan fungsi kredit dan
                    fasilitas kredit hanya berdasarkan agunan                       fungsi manajemen risiko. Jika dirasa perlu, akun
                    yang diberikan. Semua fasilitas kredit yang                     semacam itu juga akan lebih sering dilakukan
                    diajukan dinilai berdasarkan posisi kredit,                     tinjauan kredit.
                    sumber pembayaran kembali, dan kemampuan
                    pembayaran hutang dari peminjam.                             8. Klasifikasi dan Penurunan Nilai Pinjaman
                                                                                    UOB Indonesia mengklasifikasikan portofolio
                     Bank mengambil Agunan untuk memitigasi                         kreditnya sesuai dengan kemampuan peminjam
                     risiko kredit apabila diperlukan dan nilai dari                untuk membayar kembali fasilitas kredit dari
                     jaminan tersebut akan dipantau secara berkala.                 sumber pendapatan normalnya. Semua akun
                     Frekuensi penilaian jaminan berdasarkan                        peminjaman dikategorikan menjadi Lancar,
                     pada tipe, likuiditas, dan pergerakan dari nilai               Dalam Perhatian Khusus, atau Non-Performing
                     jaminan. Jenis utama jaminan yang diakui oleh                  (Kurang Lancar, Diragukan, atau Macet) sesuai
                     Bank adalah kas, surat berharga, properti, dan                 dengan ketentuan regulator. Pemeringkatan
                     kendaraan. Agunan dan persyaratan penjamin                     akun harus didukung oleh penilaian kredit
                     diatur dalam kebijakan kredit.                                 yang didasarkan pada 3 (tiga) pilar OJK yaitu
                                                                                    kemampuan membayar kembali, prospek
                     Teknik Mitigasi Risiko Kredit sesuai dengan                    usaha, dan kinerja debitur.
                     Pedoman OJK dalam menghitung Aset
                     Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) dengan                       Setiap akun yang menunggak atau lewat jatuh
                     menggunakan Pendekatan Standar termasuk                       tempo (atau melebihi batas persetujuan untuk
                     Mitigasi Risiko Kredit berupa agunan instrumen                fasilitas kredit revolving seperti overdraft)
                     keuangan yang memenuhi syarat, penjaminan                     selama lebih dari 90 (Sembilan puluh) hari
                     dan asuransi kredit. Saat ini, Bank hanya                     akan secara otomatis dikategorikan sebagai
                     menggunakan agunan instrumen keuangan                         “Non-Performing’. Selain itu, setiap akun yang
                     yang memenuhi syarat dalam perhitungan                        menunjukkan pelemahan yang kemungkinan
                     ATMR.                                                         akan berdampak buruk pada pembayaran
                                                                                   dengan persyaratan yang ada seperti yang
                                                                                   didukung dengan analisis 3 (tiga) pilar OJK


230   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 233
Tata Kelola Perusahaan




         dapat juga dikategorikan sebagai ‘Non-                          Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan
         Performing’.                                                    Kategori dan Peringkat Portofolio dapat dilihat
                                                                         pada publikasi laporan tahunan Bank.
         Bank menetapkan Penurunan Nilai Kredit
         sesuai dengan ketentuan PSAK 71 dimana                B.2. Risiko Pasar
         pinjaman dikategorikan menjadi 3 (tiga) tahap.             Risiko Pasar adalah risiko kerugian yang timbul
         Tahap 1 mewakili pinjaman yang baik, Tahap 2               dari pergerakan variabel pasar pada posisi yang
         mewakili pinjaman dengan peningkatan risiko                dimiliki oleh Bank yang dapat menimbulkan
         kredit yang signifikan dan Tahap 3 mewakili                kerugian bagi Bank. Variabel pasar yang
         Pinjaman yang mengalami penurunan nilai                    memengaruhi posisi Bank adalah suku bunga
         atau Non-Performing.                                       dan nilai tukar termasuk perubahan harga option.

      9. Retail Credit Management, Business Banking                  Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Pasar
         Credit Management dan Special Asset                         Pengelolaan risiko pasar dijalankan melalui
         Management                                                  Komite Aset dan Liabilitas (ALCO), yang bertemu
         Divisi Retail Credit Management, Business                   setiap bulan untuk meninjau dan memberikan
         Banking Credit Management dan Special                       arahan mengenai permasalahan risiko pasar.
         Asset Management melakukan pemantauan
         atas kredit yang lemah dan mengelola aset                   ALCO didukung oleh Unit Market Risk dan
         bermasalah di Retail Banking dan Wholesale                  Product Control (MRPC). MRPC merupakan
         Banking. Unit-unit tersebut terpisah dari                   unit independen yang bertanggung jawab
         fungsi originasi pinjaman untuk memastikan                  mengembangkan dan memelihara tata kelola
         independensi dan objektivitas dalam                         risiko pasar melalui Kebijakan Manajemen Risiko
         mengelola kredit bermasalah.                                Pasar untuk mendukung pertumbuhan bisnis serta
                                                                     memastikan pengendalian dan pengawasan
      10. Kebijakan Write off                                        risiko yang memadai.
         Akun bermasalah dihapuskan jika prospek
         untuk pemulihan sangat kecil atau jika semua                Tugas dan tanggung jawab pada setiap tingkat
         cara pemulihan yang layak tidak berhasil.                   pada posisi yang terkait pelaksanaan Manajemen
                                                                     Risiko Pasar ditetapkan dan disesuaikan dengan
      11. Eksposur Kredit Berdasarkan Basel                          tujuan, kebijakan, ukuran dan kompleksitas bisnis
          Saat ini, UOB Indonesia menggunakan                        Bank. Tugas dan tanggung jawab ini terdapat
          Pendekatan Standar dalam mengukur ATMR                     dalam Kebijakan Manajemen Risiko Pasar.
          untuk Risiko Kredit.
                                                                     Kebijakan Manajemen Risiko Pasar
         Dalam menghitung ATMR untuk risiko kredit,                  Bank telah menetapkan Kebijakan Manajemen
         Bank mengacu Surat Edaran OJK No. 48/                       Risiko Pasar sebagai pedoman dalam penerapan
         SEOJK.03/2017, Surat Edaran OJK No. 11/                     Manajemen Risiko Pasar. Kebijakan Manajemen
         SEOJK.03/2018, dan Surat Edaran OJK No.                     Risiko Pasar dikaji ulang minimal satu tahun
         24/SEOJK.03/2021 dalam menerapkan bobot                     sekali untuk disesuaikan dengan strategi bisnis,
         risiko untuk setiap klasifikasi aset atau kategori          arahan manajemen dan persyaratan peraturan,
         portofolio tertentu.                                        yang disetujui oleh ALCO.

         Dalam hal terdapat klaim yang memerlukan                    Manajemen Risiko Pasar
         pemeringkatan, Bank menggunakan lembaga                     Tanggung jawab utama unit Manajemen
         pemeringkat yang diakui oleh regulator sesuai               Risiko Pasar dan Product Control adalah untuk
         dengan ketentuan dari lembaga pemeringkat                   mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan
         yang diakui sebagaimana diatur dalam Surat                  memitigasi Risiko Pasar, serta mengeskalasi setiap
         Edaran OJK No. 37/SEOJK.03/2016 tentang                     pelanggaran terhadap batasan dan mandat
         “Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang                     risiko pasar.
         Diakui Otoritas Jasa Keuangan”.



                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   231
Page 234
        Tata Kelola Perusahaan




                 Bank menerapkan metodologi penilaian yang                       Sheet Risk Management (BSRM) mendukung
                 sejalan dengan praktik pasar yang sehat. Selain                 ALCO dalam memantau profil risiko suku bunga
                 itu, proses Produk Baru memastikan bahwa risiko                 pada banking book. IRRBB dikelola utamanya
                 pasar terkait dapat diidentifikasi. diukur dan                  dengan membentuk eksposur risiko repricing,
                 dikelola secara memadai sebelum peluncuran.                     dengan mempertimbangkan posisi neraca
                                                                                 secara keseluruhan dan pandangan pasar.
                 Appetite risiko pasar secara keseluruhan                        Model perilaku yang digunakan divalidasi secara
                 seimbang dengan target pendapatan Bank dan                      independen dan diatur oleh kebijakan yang telah
                 juga mempertimbangkan posisi permodalan.                        disetujui. Manajemen dan mitigasi IRRBB melalui
                 Hal ini memastikan bahwa Bank tetap memiliki                    lindung nilai dikelola melalui mandat produk yang
                 permodalan yang baik, bahkan dalam kondisi                      disetujui oleh ALCO, dengan mata uang, tenor,
                 stres. Appetite risiko diterjemahkan ke dalam                   dan batasan tertentu, untuk memastikan bahwa
                 batasan risiko yang didelegasikan kepada unit                   aktivitas manajemen risiko dan lindung nilai
                 bisnis. Batasan risiko ini ditetapkan berdasarkan               beroperasi dalam struktur delegasi wewenang
                 ekspektasi imbal hasil yang sepadan dengan                      yang telah disetujui.
                 risiko yang diambil.
                                                                                 Kerangka Kerja Manajemen Risiko Suku Bunga
                 Untuk kepentingan pemantauan dan pelaporan                      Tujuan utama Bank dalam mengelola IRRBB
                 internal, risiko pasar secara portofolio diukur dan             (Interest Rate Risk in the Banking Book) adalah
                 dikontrol menggunakan model internal. Bank                      untuk melindungi dan meningkatkan modal
                 mengadopsi Expected Shortfall (ES) dengan                       atau nilai ekonomi bersih melalui pertumbuhan
                 menggunakan pendekatan simulasi historis                        pendapatan bunga bersih yang memadai, stabil,
                 untuk mengukur potensi kerugian pada tingkat                    dan andal di berbagai kondisi ekonomi yang
                 kepercayaan 97,5 persen dengan menggunakan                      mungkin terjadi.
                 data historis 250 hari. Perkiraan ES diuji kembali
                 (backtesting) dengan menggunakan data laba                      Eksposur risiko suku bunga banking book dihitung
                 dan rugi pada trading book (baik itu laba rugi                  setiap bulan menggunakan teknik simulasi. Bank
                 aktual maupun laba rugi hipotesis) sebagai suatu                menggunakan pendekatan holistik terhadap
                 proses verifikasi keakuratan & ketangguhan                      Manajemen Risiko Neraca. Risiko tingkat
                 metodologi tersebut. Proses pengujian kembali                   bunga bervariasi dengan periode penetapan
                 ini dilakukan guna menganalisis apakah                          harga yang berbeda, mata uang, opsi yang
                 penyimpangan yang terjadi disebabkan oleh                       melekat dan dasar tingkat bunga. Opsi yang
                 kelemahan pada model perhitungan atau karena                    digunakan dapat dalam bentuk pembayaran
                 pergerakan pasar.                                               di muka pinjaman dan penarikan awal deposito
                                                                                 berjangka. Dalam simulasi sensitivitas Nilai
                 Untuk melengkapi perhitungan ES, Bank                           Ekonomi Ekuitas (Economic Value of Equity/EVE),
                 melakukan stress test untuk mengidentifikasi                    Bank menghitung nilai sekarang untuk menyusun
                 kerentanan Bank terhadap peristiwa krisis. Tes                  ulang arus kas, dengan fokus pada perubahan
                 ini berfungsi untuk memberikan peringatan dini                  EVE di bawah skenario tingkat suku bunga
                 akan kemungkinan terjadinya kerugian ekstrim.                   yang berbeda. Perspektif ekonomi ini mengukur
                                                                                 risiko tingkat bunga di seluruh profil Repricing
                 Risiko Suku Bunga pada Banking Book                             Neraca (on-balance sheet), termasuk item di luar
                 Risiko Suku Bunga pada Banking Book (IRRBB)                     neraca (off-balance sheet). Bank memperkirakan
                 didefinisikan sebagai risiko potensi kerugian                   dampak potensial dari perubahan suku bunga
                 modal atau penurunan pada pendapatan akibat                     terhadap Pendapatan Bunga Bersih (NII) dengan
                 perubahan dari suku bunga.                                      menyimulasikan kemungkinan tingkat suku bunga
                                                                                 di masa mendatang dari waktu ke waktu.
                 Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Suku
                 Bunga                                                           Skenario tingkat bunga yang digunakan dalam
                 ALCO mengawasi efektivitas struktur manajemen                   simulasi mencakup 6 (enam) skenario stress yang
                 risiko suku bunga, termasuk persetujuan                         ditentukan oleh OJK. Bank juga melakukan simulasi
                 kebijakan, kontrol, dan batasan. Unit Balance                   secara berkala untuk menentukan dampak dari


232   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 235
Tata Kelola Perusahaan




      pergerakan suku bunga terhadap modal Bank.                      oleh Unit Balance Sheet Risk Management, yang
      Pengujian semacam itu juga dilakukan untuk                      bertanggung jawab dalam memonitor, mengukur,
      memberikan peringatan dini tentang potensi                      dan melaporkan Manajemen Risiko likuiditas dan
      kerugian ekstrem, memfasilitasi pengelolaan risiko              IRRBB. UOB Indonesia telah menetapkan tugas
      suku bunga secara proaktif dalam lingkungan                     dan tanggung jawab pada setiap tingkat pada
      perubahan pasar keuangan yang cepat.                            posisi yang terkait pelaksanaan Manajemen
                                                                      Risiko Likuiditas dan disesuaikan dengan tujuan,
      Kebijakan Risiko Suku Bunga pada Banking Book                   kebijakan bisnis, ukuran, dan kompleksitas Bank.
      Bank telah menetapkan Kebijakan Risiko Suku                     Tugas dan tanggung jawab ini terdapat pada
      Bunga pada Banking Book sebagai panduan                         Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas.
      dalam menerapkan pengelolaan risiko suku
      bunga pada banking book. Kebijakan ini dikaji                   Kerangka Kerja Manajemen Risiko Likuiditas
      ulang minimal setahun sekali yang disesuaikan                   Risiko Likuiditas timbul karena adanya
      dengan strategi bisnis, arahan manajemen, dan                   ketidaksesuaian antara periode pendanaan
      persyaratan regulator yang disetujui oleh Komite                dan penyaluran dana pada kegiatan bisnis UOB
      Aktiva dan Pasiva (ALCO).                                       Indonesia.

      Eksposur Risiko Pasar berdasarkan Basel                         Untuk memitigasi Risiko Likuiditas, Bank telah
      Bank saat ini menerapkan Pendekatan Standar                     menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
      berdasarkan Peraturan OJK untuk mengukur                        Likuiditas, termasuk penetapan strategi dan
      ATMR untuk Risiko Pasar. Di mana perhitungan                    limit yang sesuai dengan tingkat risiko yang
      menggabungkan semua eksposur risiko pasar                       akan diambil Bank.
      Bank untuk on and off balance sheet, termasuk
      derivatif dan risiko perubahan harga pada                       Strategi UOB Indonesia berfokus pada
      instrument opsi, dikonsolidasikan di bawah risiko               pengembangan usaha dalam kerangka Manajemen
      suku bunga (umum dan khusus) dan risiko nilai                   Risiko Likuiditas yang dilakukan secara hati-hati,
      tukar mata uang asing.                                          konsisten, dan efisien dalam menyeimbangkan
                                                                      tingkat risiko dan tingkat keuntungan.
  B.3. Risiko Likuiditas
       Risiko Likuiditas didefinisikan sebagai risiko akibat          Risiko likuiditas Bank selaras dengan kerangka
       ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban                   manajemen risiko likuiditas yang diatur oleh
       yang jatuh tempo, atau mendanai peningkatan                    regulator dan diukur serta dikelola berdasarkan
       aset saat jatuh tempo. Bank menjaga likuiditas                 proyeksi arus kas. Bank dipantau dalam skenario
       yang memadai untuk mendukung operasi                           operasional normal (business-as-usual) dan
       sehari-hari, memenuhi penarikan simpanan dan                   stres. Batas ketidaksesuaian arus kas ditetapkan
       penyaluran kredit, berpartisipasi dalam investasi              untuk membatasi eksposur likuiditas Bank. Bank
       baru, serta melunasi pinjaman. Oleh karena                     juga menggunakan indikator peringatan dini
       itu, likuiditas dikelola sedemikian rupa untuk                 likuiditas dan titik pemicu untuk mendeteksi situasi
       memenuhi kebutuhan pendanaan kas yang telah                    kontingensi yang mungkin terjadi. Di samping
       diketahui maupun yang tidak terduga.                           itu, UOB Indonesia juga melakukan pemantauan
       Tata Kelola Manajemen Risiko Likuiditas                        secara berkala terhadap stabilitas pendanaan inti
       ALCO membantu Direksi dalam mengawasi                          (core deposits) yang terdiri dari dana-dana stabil
       pengelolaan Risiko Likuiditas Bank. Risiko                     bukan Bank seperti giro, tabungan, dan deposito
       likuiditas secara konsisten dilaporkan dan                     melalui analisis terhadap volatilitasnya. Unit
       dibahas di dalam rapat ALCO, yang dilakukan                    Balance Sheet Risk Management bertanggung
       secara reguler minimal setiap satu bulan sekali.               jawab untuk mengembangkan, menyempurnakan,
                                                                      menerapkan, memonitor, dan mengkaji ulang,
      Selain itu, perkembangan posisi likuiditas juga                 asumsi, metodologi, sumber data, delegasi
      disampaikan dalam rapat Komite Manajemen                        wewenang, stress testing, dan prosedur yang
      Risiko (RMC) dan kepada Dewan Komisaris                         digunakan untuk mengukur Risiko Likuiditas.
      melalui rapat Komite Pemantau Risiko. Analisis                  Langkah-langkah yang berkelanjutan dilakukan
      dan kontrol terhadap Risiko Likuiditas dilakukan                dalam mengelola Risiko Likuiditas. Di sisi


                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   233
Page 236
        Tata Kelola Perusahaan




                 pendanaan, Bank melakukan evaluasi secara                       UOB Indonesia melakukan perhitungan dan
                 mendalam terhadap kapasitas pendanaan                           pemantauan terhadap Liquidity Coverage Ratio
                 yang berfokus pada sumber dan konsentrasi                       (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR). Kedua
                 pendanaan, jangka waktu, dan juga akses                         rasio tersebut berada di atas ambang batas
                 terhadap sumber pendanaan lain di pasar.                        yang ditetapkan Regulator.
                 Sementara dari sisi aset dilakukan analisis
                 mengenai jenis dan komposisi aset seperti kredit,               Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas
                 aset likuid, dan ketentuan pembelian instrumen                  Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas disusun
                 keuangan yang mencakup jenis-jenis aset yang                    oleh Unit Balance Sheet Risk Management
                 dapat dibeli baik untuk diperdagangkan maupun                   yang menyediakan rincian tentang bagaimana
                 investasi. Pengkinian informasi terkait kondisi                 Risiko Likuiditas dikelola secara efektif oleh
                 pasar dan ekonomi juga penting dilakukan                        UOB Indonesia. Kebijakan ini bertujuan untuk
                 untuk mengetahui jumlah dana yang tersedia                      mengelola Risiko Likuiditas yang mungkin timbul
                 di pasar, baik dalam kondisi normal ataupun                     terutama dari aktivitas bisnis Bank dalam
                 krisis. Selanjutnya produk/transaksi/aktivitas                  memberikan pinjaman, melakukan investasi,
                 baru yang memiliki eksposur Risiko Likuiditas                   menerima deposito, dan pendanaan lainnya
                 harus melalui proses kaji ulang dan persetujuan                 dalam aktivitas perdagangan. Kebijakan ini dikaji
                 sebelum produk/transaksi/aktivitas baru tersebut                ulang minimal setahun sekali yang disesuaikan
                 dijalankan.                                                     dengan perubahan bisnis yang signifikan, arahan
                                                                                 manajemen, dan persyaratan regulator yang
                 Analisis mengenai kebutuhan pendanaan                           disetujui oleh ALCO.
                 bersih melibatkan penyusunan laporan arus
                 kas berdasarkan jatuh tempo (kontraktual) aktual                Rencana Pendanaan Kontijensi
                 dari arus kas tersebut. Profil arus kas kontraktual             Rencana Pendanaan Kontijensi menjadi
                 mengalokasikan aset, kewajiban, dan rekening                    komponen penting dalam kerangka kerja
                 administratif ke dalam jangka waktu berdasarkan                 manajemen likuiditas dan berfungsi sebagai
                 sisa jatuh tempo. Selain itu, UOB Indonesia juga                perpanjangan atas kebijakan operasional
                 membuat laporan ketidaksesuaian arus kas                        atau manajemen likuiditas Bank sehari-hari.
                 berdasarkan asumsi behavioral, terkait dengan                   Rencana Pendanaan Kontijensi menguraikan
                 pola perilaku dari aset, kewajiban, dan rekening                tindakan yang harus diambil oleh Bank pada
                 administratif yang dimiliki serta memproyeksikan                saat terjadi krisis likuiditas, baik yang terjadi
                 potensi arus kas berdasarkan asumsi-asumsi                      pada Bank secara spesifik (bank specific) atau
                 yang didapat dari pola perilaku tersebut. Dari                  pasar secara keseluruhan (general market).
                 analisis arus kas secara behavior ini, diperoleh                Rencana Pendanaan Kontijensi mencakup proses
                 Net Cumulative Outflow (NCO) yang diperkirakan                  identifikasi krisis likuiditas, penetapan tanggung
                 akan dihadapi Bank.                                             jawab dan tindakan manajemen terkait pada
                                                                                 saat krisis, memperbaiki area yang menjadi
                 Laporan arus kas harian dan bulanan disusun                     perhatian, serta memastikan bahwa informasi
                 dan dipantau oleh Unit Balance Sheet Risk                       dapat diperoleh tepat waktu sehingga dapat
                 Management dengan melakukan perbandingan                        memfasilitasi pengambilan keputusan secara
                 atas posisi harian dengan limit NCO. Selain                     cepat, tepat, dan efektif. Tingkat kerumitan dan
                 itu, Unit Balance Sheet Risk Management juga                    rincian dari rencana tersebut disesuaikan dengan
                 memastikan agar Bank tidak terekspos oleh                       kompleksitas, eksposur risiko, aktivitas, produk,
                 Risiko Likuiditas dan memberikan laporan kepada                 dan struktur organisasi Bank untuk menentukan
                 manajemen senior mengenai tindakan yang                         indikator yang paling relevan untuk digunakan
                 dilakukan untuk memitigasi dan mengelola Risiko                 dalam mengelola likuiditas dan pendanaan.
                 Likuiditas tersebut.                                            Selain itu, UOB Indonesia juga telah menetapkan
                                                                                 Liquidity Task Force (LTF) yang bertanggung
                                                                                 jawab untuk mengevaluasi posisi likuiditas dan
                                                                                 menentukan tindakan yang akan diambil pada
                                                                                 saat terjadi krisis.




234   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 237
Tata Kelola Perusahaan




  B.4. Risiko Operasional                                            kerja, kebijakan, prosedur, program dan sistem
       Risiko Operasional didefinisikan sebagai risiko               yang relevan. Divisi ORM juga memantau dan
       kerugian yang timbul dari ketidakcukupan atau                 melaporkan hal-hal terkait risiko operasional
       kegagalan proses internal, manusia, dan sistem                yang signifikan kepada komite manajemen senior
       atau kejadian eksternal. Kerugian dapat dalam                 yang relevan dan Dewan Komisaris.
       bentuk kerugian finansial ataupun kerugian
       lainnya, seperti, kerugian dalam hal reputasi                 Sebagai bagian dari upaya mempromosikan
       dan kepercayaan publik yang akan berdampak                    budaya risiko, Divisi ORM memfasilitasi pelatihan
       bagi kredibilitas dan kemampuan Bank untuk                    kepada Lini Pertama dalam mengelola dan
       bertransaksi, menjaga likuiditas dan/ atau                    menjalankan program risiko operasional serta
       memperoleh bisnis baru. Risiko operasional                    meningkatkan kesadaran akan risiko operasional
       mencakup risiko operasional bank, risiko perilaku,            yang lebih besar di Bank.
       risiko fraud, risiko hukum, risiko kepatuhan
       terhadap peraturan, risiko reputasi, risiko pihak             Audit Intern bertindak sebagai Lini Ketiga
       ketiga dan alih daya, serta risiko teknologi. Tujuan          memberikan penilaian independen dan objektif
       utama pengelolaan risiko operasional adalah                   terhadap keseluruhan efektivitas kerangka kerja
       untuk mengembangkan reputasi dan lingkungan                   dan pengendalian tata kelola risiko melalui
       operasional yang baik.                                        tinjauan audit berkala.


      Tata Kelola, Kerangka Kerja, dan Program                       Kerangka Kerja dan Kebijakan Manajemen Risiko
      Manajemen Risiko Operasional                                   dalam mengelola risiko operasional yang telah
      Risiko operasional dikelola melalui serangkaian                ditetapkan meliputi Kerangka Kerja dan Kebijakan
      kebijakan dan prosedur dimana unit bisnis dan                  Manajemen Risiko Operasional, Kerangka Kerja
      pendukung mengidentifikasi, menilai, memantau,                 dan Kebijakan Manajemen Risiko Teknologi,
      memitigasi, dan melaporkan risikonya. Komite                   Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga dan
      Manajemen Risiko Operasional (ORMC) juga                       Alih Daya, Kebijakan Program Produk/Layanan,
      dibentuk dengan tujuan utama untuk membantu                    Kebijakan Manajemen Asuransi, Kebijakan
      Direksi dalam menjaga efektivitas pengawasan                   Manajemen Risiko Reputasi, dan Kebijakan
      dan tata kelola manajemen risiko operasional.                  Manajemen Kontinuitas Bisnis. Komponen
                                                                     utama dari Kerangka Kerja Manajemen Risiko
      Tata Kelola Risiko Operasional mengadopsi                      Operasional adalah identifikasi, penilaian, dan
      Three Lines Model. Unit bisnis dan pendukung                   mitigasi risiko. Hal ini dicapai melalui penerapan
      sebagai Lini Pertama, bertanggung jawab                        serangkaian program risiko operasional di seluruh
      untuk membangun lingkungan pengendalian                        Bank, seperti: Key Risk and Control Self-Assessment
      yang kuat sebagai bagian dari operasional                      (KRCSA), Key Operational Risk Indicator (KORI),
      sehari-hari. Setiap unit bisnis atau pendukung                 self-identified operational risks atau Management
      bertanggung jawab untuk menerapkan kerangka                    Risk Awareness (MRA), incident reporting (IRF),
      kerja dan kebijakan risiko operasional, serta                  manajemen risiko pihak ketiga dan alih daya,
      mengintegrasikan pengendalian internal yang                    serta product programme.
      sesuai ke dalam setiap proses dan menjaga
      ketahanan bisnis untuk aktivitas utama. Bank juga              Risiko Teknologi
      membentuk Business Risk and Control Manager                    Risiko teknologi didefinisikan sebagai setiap
      (BRCM) pada beberapa unit kerja utama yang                     potensi dari hasil yang merugikan, kerusakan,
      merupakan fungsi khusus yang berperan sebagai                  kehilangan, pelanggaran, kegagalan atau
      pihak penghubung serta membantu unit bisnis                    gangguan yang timbul dari penggunaan atau
      dan pendukung untuk aktivitas-aktivitas terkait                ketergantungan pada teknologi informasi dan
      pengelolaan risiko operasional sebagai lini                    komunikasi. Tata kelola risiko teknologi berada
      pertama.                                                       pada Komite Manajemen Risiko Operasional
                                                                     (ORMC), yang memfasilitasi pengawasan secara
      Divisi Manajemen Risiko Operasional (ORM),                     holistik terhadap permasalahan risiko operasional
      sebagai Lini Kedua, memberikan tata kelola risiko              di seluruh Bank. Kerangka kerja manajemen risiko
      operasional secara menyeluruh melalui kerangka                 teknologi Bank memastikan bahwa risiko teknologi


                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   235
Page 238
        Tata Kelola Perusahaan




                 dan risiko siber dikelola secara sistematis dan                 Untuk mendukung dan meningkatkan kesiapan
                 konsisten. Ruang lingkup manajemen risiko                       BCM, beberapa latihan dilakukan secara rutin
                 teknologi mencakup banyak aspek, termasuk                       antara lain BCP Exercises, Disaster Recovery
                 manajemen aset teknologi, ketahanan teknologi                   Exercise untuk sistem IT dan Management Call
                 dan aspek kelangsungan layanan manajemen                        Tree Exercises.
                 kelangsungan bisnis, manajemen keamanan siber,
                 dan manajemen keamanan informasi.                               Risiko Kejahatan Keuangan
                                                                                 UOB Indonesia mendefinisikan fraud sebagai:
                 Risiko Pihak Ketiga dan Alih Daya                               1. Tindakan atau usaha yang disengaja
                 Risiko Pihak Ketiga dan Alih Daya dapat timbul dari                  untuk memberikan gambaran yang salah,
                 penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan                            mengelabui atau menyembunyikan, yang
                 kepada perusahaan penyedia jasa melalui kerja                        dilakukan oleh individu atau entitas, untuk
                 sama pihak ketiga dan/atau alih daya, dimana                         keuntungan pribadi atau bisnis, atau untuk
                 perusahaan penyedia jasa menyediakan produk                          menghindari kerugian. Fraud tidak terbatas
                 atau layanan kepada Bank atau nasabah Bank.                          pada keuntungan moneter atau material;
                 Risiko ini dapat mengakibatkan dampak buruk                          dan mencakup segala bentuk penipuan yang
                 secara finansial, operasional, reputasi, hukum,                      dilakukan, dicoba, atau diduga dilakukan
                 dan kepatuhan yang timbul dari kegagalan pihak                       oleh Pegawai (Fraud Internal) atau bukan
                 ketiga dalam menyediakan produk atau layanan                         oleh Pegawai (Fraud Eksternal) terhadap
                 yang telah disepakati.                                               UOB dan nasabahnya.
                                                                                 2. T i n d a ka n p e ny i m p a n g a n d a n /a ta u
                 Dalam hal kemitraan dan/atau kerja sama                              pembiaran yang sengaja dilakukan untuk
                 dengan pihak di luar Bank berkaitan dengan                           mengelabui, menipu, atau memanipulasi
                 kegiatan usaha Bank, UOBI menerapkan prinsip                         Lembaga Jasa Keuangan (LJK), Konsumen
                 kehati-hatian dan manajemen risiko yang kuat                         atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan
                 sebagaimana ketentuan peraturan perundang-                           LJK dan/atau menggunakan sarana LJK
                 undangan. Bank telah menetapkan Kebijakan dan                        sehingga mengakibatkan LJK, Konsumen,
                 Prosedur & Pedoman Manajemen Risiko Pihak                            atau pihak lain menderita kerugian dan/
                 Ketiga dan Alih Daya sebagai prinsip-prinsip,                        atau pelaku Fraud dan/atau pihak lain
                 persyaratan, dan tata kelola yang kuat dalam                         memperoleh keuntungan secara langsung
                 mengelola risiko pihak ketiga dan alih daya,                         maupun tidak langsung.
                 yang mencakup antara lain proses identifikasi
                 dan penilaian risiko pada saat inisiasi atau                    Definisi ini sesuai dengan Peraturan OJK No. 12
                 perencanaan, pemantauan berkelanjutan, dan                      Tahun 2024. Definisi di atas saling melengkapi
                 mitigasi risiko atas implementasi kerja sama                    satu sama lain. UOB Indonesia secara aktif
                 dengan pihak ketiga dan alih daya.                              mengelola risiko fraud. Tata kelola atas risiko
                                                                                 fraud disediakan oleh Komite Pemantau Risiko
                 Manajemen Kontinuitas Bisnis                                    pada tingkat Dewan Komisaris, dan oleh Komite
                 UOB Indonesia telah menetapkan dan secara                       Manajemen Risiko Fraud serta Komite Anti
                 berkala melakukan kaji ulang secara berkala atas                Financial Crime pada tingkat Manajemen. Divisi
                 Kebijakan dan Pedoman Manajemen Kontiunitas                     Anti-Financial Crime Investigation and Intelligence
                 Bisnis (BCM) yang mencakup Business Impact                      Bank, sebagai Lini Kedua, menggerakkan strategi
                 Analysis (BIA), penilaian Risiko Operasional,                   dan tata kelola serta mengawasi kerangka kerja
                 strategi pemulihan yang dilakukan oleh Bank                     dan kebijakan terkait manajemen risiko fraud di
                 pada setiap jenis gangguan, dokumentasi                         seluruh Bank.
                 pemulihan bencana dan rencana kontijensi, dan
                 evaluasi efektivitas dari program BCM. Hal ini                  Setiap karyawan diwajibkan untuk menjunjung
                 guna memastikan pemulihan yang cepat pada                       tinggi Kode Etik UOB, yang mencakup ketentuan
                 unit-unit bisnis dan pendukung serta layanan                    anti-penyuapan dan anti-korupsi. Whistleblowing
                 yang kritikal jika terjadi peristiwa yang tidak                 dan Fraud Hotline Bank menyediakan kanal
                 terduga.                                                        aman untuk melaporkan dugaan fraud dan
                                                                                 memastikan investigasi fraud dilaksanakan secara


236   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 239
Tata Kelola Perusahaan




      independen. Anti-Financial Crime Investigation                kepercayaan nasabah pada sistem Bank UOB
      and Intelligence bekerja erat dengan unit bisnis              Indonesia dimana dana yang ditempatkan di
      dan unit pendukung untuk memperkuat praktik                   Bank tidak tercampur dengan sumber dana
      yang ada saat ini terhadap 6 (enam) pilar Strategi            ilegal dan kepercayaan Regulator terhadap
      Anti-Fraud, yaitu; pencegahan, deteksi, respons,              integritas Bank dalam mengendalikan APU,
      resolusi, optimasi, dan pelaporan.                            PPT, PPPSPM dan Sanctions serta Pencegahan
                                                                    Penyuapan, Korupsi, dan Penghindaran Pajak.
  B.5. Risiko Kepatuhan                                           • Sesuai dengan Peraturan OJK No. 46/
                                                                    POJK.03/2017 terkait Pelaksanaan Fungsi
      Risiko Kepatuhan sebagaimana disebutkan dalam                 Kepatuhan Bank Umum, Bank wajib memastikan
      ketentuan OJK adalah risiko yang timbul akibat                terlaksananya fungsi kepatuhan dengan
      kegagalan Bank dalam mematuhi dan/atau                        mewujudkan budaya kepatuhan pada seluruh
      melaksanakan peraturan perundang-undangan                     jenjang organisasi serta memastikan bahwa
      dan ketentuan yang berlaku.                                   seluruh ketentuan Bank dan aktivitas usaha
                                                                    telah sesuai dengan peraturan perundang-
      Untuk keperluan internal Bank, Risiko Kepatuhan               undangan yang berlaku.
      didefinisikan sebagai:
      1. Risiko pengenaan sanksi dari Regulator,                  Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko
          kerugian keuangan, atau kerusakan reputasi              Kepatuhan
          Bank yang mungkin timbul apabila Bank                   Pemangku kepentingan yang terlibat dalam
          tidak mematuhi peraturan perundang-                     pengelolaan Risiko Kepatuhan adalah sebagai
          undangan, ketentuan, standar atau kode                  berikut:
          etik (yang ditetapkan oleh asosiasi industri)           1. Dewan Komisaris
          yang berlaku dalam aktivitas bisnis dan                     a. Mengevaluasi pelaksanaan Fungsi
          operasional Bank;                                                Kepatuhan Bank paling kurang 2 (dua)
      2. Risiko yang berasal dari perubahan dalam                          kali dalam 1 (satu) tahun;
          peraturan perundang-undangan yang                           b. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan
          dapat meningkatkan biaya operasional dan                         Fungsi Kepatuhan, Dewan Komisaris
          permodalan Bank yang berdampak pada                              menyampaikan saran-saran dalam
          pendapatan atau laba Bank.                                       rangka peningkatan kualitas pelaksanaan
                                                                           Fungsi Kepatuhan kepada Direktur Utama
      Selain itu, aspek utama dari Risiko Kepatuhan                        dengan tembusan kepada Direktur yang
      juga terdapat pada Risiko Anti-Pencucian Uang                        membawahkan Fungsi Kepatuhan.
      (APU), Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT),
      Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata                     2. Direksi
      Pemusnah Massal (PPPSPM), dan Sanctions                         a. Bertanggung jawab untuk menetapkan
      serta Pencegahan Penyuapan, Korupsi, dan                            kerangka kerja manajemen risiko
      Penghindaran Pajak yang didefinisikan Bank                          kepatuhan yang berisi prinsip-prinsip
      sebagai:                                                            dasar yang harus disetujui oleh Dewan
      • Risiko pelanggaran regulasi APU, PPT, PPPSPM                      Komisaris dan menjelaskan proses
        dan Sanctions (termasuk pelanggaran sanksi                        utama dimana risiko kepatuhan harus
        internasional) serta Pencegahan Penyuapan,                        diidentifikasi dan dikelola melalui semua
        Korupsi, dan Penghindaran Pajak yang akan                         tingkatan organisasi;
        merusak reputasi Bank sebagai organisasi                      b. Menyetujui Piagam Kepatuhan sebagai
        yang menegakkan APU, PPT, PPPSPM dan                              dasar bagi Bank untuk menerapkan
        Sactions serta Pencegahan Penyuapan,                              prinsip kepatuhan;
        Korupsi, dan Penghindaran Pajak. Sebagai                      c. Wajib menumbuhkan dan mewujudkan
        risiko tambahan termasuk diputusnya hubungan                      terlaksananya Budaya Kepatuhan pada
        sebagai Bank koresponden dan diputusnya dari                      semua tingkatan organisasi dan kegiatan
        jaringan sistem kliring AS karena pelanggaran                     usaha Bank;
        terhadap peraturan/sanksi yang berdampak                      d. Wajib memastikan terlaksananya Fungsi
        pada pendapatan dan peluang bisnis Bank,                          Kepatuhan Bank; dan



                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   237
Page 240
        Tata Kelola Perusahaan




                       e. B e r ta n g g u n g j a wa b m e n g a wa s i                 secara tepat pada BU/SU dan/atau
                          manajemen risiko kepatuhan Bank.                               kantor cabang terkait atas potensi
                                                                                         atau adanya pelanggaran-pelanggaran
                  3. Pejabat Eksekutif Senior                                            terhadap peraturan dan/atau ketentuan
                     a. Bertanggung jawab atas penyusunan                                yang berlaku.
                        kerangka kerja manajemen risiko
                        kepatuhan yang mencakup prinsip-                         6. Direktur yang Membawahi Fungsi Kepatuhan
                        prinsip dasar yang harus disetujui oleh                     a. Merumuskan strategi guna mendorong
                        Dewan Komisaris dan menjelaskan                                 terciptanya Budaya Kepatuhan Bank;
                        proses utama untuk mengidentifikasi dan                     b. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau
                        mengelola risiko kepatuhan di seluruh                           prinsip-prinsip kepatuhan yang akan
                        tingkatan organisasi;                                           ditetapkan oleh Direksi;
                     b. Memimpin fungsi strategis di tingkat                        c. Menetapkan sistem dan prosedur
                        manajemen;                                                      kepatuhan yang akan digunakan untuk
                     c. Menumbuhkan kesadaran terhadap                                  menyusun ketentuan dan pedoman
                        aspek-aspek utama dari risiko kepatuhan                         internal Bank;
                        Bank yang harus dikelola dengan baik;                       d. Memastikan bahwa seluruh kebijakan,
                     d. Memastikan bahwa Bank dapat                                     ketentuan, sistem, dan prosedur, serta
                        mengandalkan Fungsi Kepatuhan Bank                              kegiatan usaha yang dilakukan Bank
                        yang permanen dan efektif serta memiliki                        telah sesuai dengan ketentuan Regulator
                        sumber daya yang memadai untuk                                  dan peraturan perundang-undangan
                        menjalankan tugasnya;                                           yang berlaku;
                     e. Memastikan pelaksanaan fungsi                               e. Mengidentifikasi, mengelola dan
                        kepatuhan Bank;                                                 mengoordinasikan risiko kepatuhan serta
                     f. Memastikan dilaksanakannya tindakan                             melakukan pengawasan dan memimpin
                        perbaikan atau tindakan disipliner jika                         kepatuhan secara fungsional dalam
                        terjadi pelanggaran; dan                                        usaha untuk mengelola/meminimalkan
                     g. Memastikan bahwa Piagam Kepatuhan,                              risiko kepatuhan Bank;
                        Pedoman Kepatuhan dan kerangka                              f. Melakukan tindakan pencegahan agar
                        kerja/kebijakan dan pedoman/ prosedur                           kebijakan dan/atau keputusan yang
                        lainnya yang relevan telah dijalankan.                          diambil Direksi Bank tidak menyimpang
                                                                                        dari ketentuan Regulator dan peraturan
                  4. Komite Direksi                                                     perundang-undangan yang berlaku;
                     Komite-komite ini dibentuk untuk membantu                      g. Menyampaikan laporan kepada OJK,
                     Direktur Utama dan Direksi dalam membuat                           Direktur Utama dan Direksi tentang
                     keputusan bisnis serta menyeimbangkan                              pelaksanaan tugasnya dengan tembusan
                     antara risiko dan keuntungan. Komite-komite                        kepada Dewan Komisaris; dan
                     ini bertanggung jawab untuk menelaah                           h. Melaksanakan tugas lain yang terkait
                     dan merekomendasikan arahan strategis                              dengan Fungsi Kepatuhan, termasuk
                     Bank, menyetujui kebijakan manajemen                               menginformasikan kepada Direksi dan
                     risiko kepatuhan, mengawasi keseluruhan                            Pejabat Eksekutif Senior atas isu-isu
                     profil risiko dan memantau kinerja Bank                            kepatuhan yang signifikan serta rencana
                     secara keseluruhan sesuai dengan tugas                             penyelesaiannya.
                     dan tanggung jawab masing-masing komite.
                                                                                 7.   Fungsi Kerja Compliance
                  5. Pejabat Eksekutif                                                Fungsi Kerja Compliance adalah fungsi
                     a. M e m a s t i ka n p e n e ra p a n B u d a ya                independen yang memiliki beberapa
                        Kepatuhan dalam seluruh aktivitas dari                        tanggung jawab khusus, sebagai berikut:
                        masing-masing fungsi kerja dan/atau                           a. Membuat langkah-langkah dalam
                        kantor cabang;                                                   rangka mendukung terciptanya Budaya
                     b. M e m a s t i k a n b a h w a t i n d a k a n                    Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha
                        pencegahan dan perbaikan dilakukan                               Bank di setiap jenjang organisasi;



238   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 241
Tata Kelola Perusahaan




          b. Melakukan identifikasi, pengukuran,                                  i. Membantu Unit Bisnis dan Pendukung
             pemantauan, dan pengendalian                                            dalam mengembangkan prosedur
             terhadap Risiko Kepatuhan dengan                                        dan pedoman Kepatuhan yang berisi
             mengacu pada Peraturan Regulator                                        ketentuan Regulator yang berlaku,
             mengenai Penerapan Manajemen Risiko                                     peraturan lain dan key business conduct
             bagi Bank Umum;                                                         untuk digunakan oleh seluruh Pejabat
          c. Menilai dan mengevaluasi secara ketat                                   dan staf Bank, bila diperlukan;
             melalui kerja sama dengan BU/SU                                      j. Mengidentifikasi dan memelihara daftar
             terhadap efektivitas, kecukupan, dan                                    dari seluruh ketentuan Regulator dan
             kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem                                 peraturan lainnya yang berlaku, dengan
             maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank                                 dukungan dari penasihat hukum internal/
             dengan peraturan perundang-undangan                                     eksternal apabila dibutuhkan;
             yang berlaku;                                                        k. Membantu Direksi dan Pejabat Eksekutif
          d. M e l a k u k a n r e v i e w d a n / a t a u                           Senior dalam mengedukasi staf-
             merekomendasikan pengkinian dan                                         staf terkait, mengenai hal-hal yang
             penyempurnaan kebijakan, ketentuan,                                     berhubungan dengan kepatuhan;
             sistem maupun prosedur yang dimiliki                                 l. Memberikan saran, bimbingan dan
             oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan                                  pelatihan secara berkesinambungan
             Regulator dan peraturan perundang-                                      kepada staf-staf mengenai penerapan
             undangan yang berlaku;                                                  kerangka kepatuhan yang baik, meliputi
          e. M e l a k u ka n u p a y a - u p a y a u n t u k                        kebijakan dan prosedur seperti yang
             memastikan bahwa kebijakan, ketentuan,                                  tercantum dalam Pedoman Kepatuhan
             sistem dan prosedur, serta kegiatan usaha                               Bank, kode etik dan pedoman internal
             Bank telah sesuai dengan ketentuan                                      Bank;
             Regulator dan peraturan perundang-                                   m. Memberikan saran kepada Unit Bisnis
             undangan yang berlaku;                                                  dan Pendukung di Bank dan/atau Direksi
          f. Melakukan fungsi anti pencucian                                         dan Pejabat Eksekutif Senior terkait
             uang dengan memastikan penerapan                                        dengan Regulatory Obligation (RO) yang
             seluruh sistem pemantauan transaksi                                     tercantum dalam penilaian risiko regulasi
             yang dilakukan oleh nasabah sesuai                                      Bank termasuk pemberian saran tentang
             pedoman, kebijakan dan prosedur yang                                    implikasi perubahan peraturan;
             telah ditetapkan sehingga pelaksanaan                                n. Memantau, menguji dan melaporkan
             Program APU, PPT, PPPSPM dan Sanctions                                  pelaksanaan fungsi kepatuhan sesuai
             serta Pencegahan Penyuapan, Korupsi,                                    dengan kerangka manajemen risiko
             dan Penghindaran Pajak dapat berjalan                                   kepatuhan dan kebijakan/prosedur
             dengan baik dan menjaga agar Bank                                       internal kepada Pejabat Eksekutif
             terhindar dari pengenaan sanksi;                                        Senior dan Dewan Komisaris/Direksi
          g. M e n g i d e n t i f i k a s i , m e n i l a i d a n                   dan, bila diperlukan, kepada Regulator.
             mendokumentasikan risiko kepatuhan                                      Namun demikian, tanggung jawab untuk
             yang terkait dengan kegiatan usaha                                      memastikan kepatuhan dalam kegiatan
             Bank termasuk produk baru, layanan,                                     operasional harian tetap berada
             praktik bisnis dan perubahan material                                   pada masing-masing Unit Bisnis dan
             untuk bisnis yang telah berjalan saat ini                               Pendukung;
             dan hubungan dengan nasabah;                                         o. Melakukan investigasi dalam hal terjadi
          h. Memberikan saran dan menginformasikan                                   insiden kepatuhan dan keluhan, serta
             perkembangan terhadap hal-hal yang                                      melaksanakan penyelidikan lebih lanjut
             berkaitan dengan peraturan Regulator                                    yang diperlukan;
             dan peraturan lainnya yang berlaku                                   p. Bertindak sebagai contact person dengan
             kepada Unit Bisnis dan Pendukung                                        pihak internal dan eksternal terkait,
             termasuk kepada Direksi dan Pejabat                                     termasuk Regulator, mengenai hal-hal
             Eksekutif Senior;                                                       yang berkaitan dengan kepatuhan Bank;
                                                                                     dan



                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   239
Page 242
        Tata Kelola Perusahaan




                       q. Melaksanakan tanggung jawabnya                         10. Fungsi Kerja Legal
                          sesuai dengan rencana kepatuhan                            Bertanggung jawab untuk memberikan dan
                          yang dibuat sesuai dengan kerangka                         memfasilitasi pemberian opini hukum dengan
                          manajemen risiko kepatuhan termasuk                        mengacu pada peraturan perundang-
                          melakukan kajian kepatuhan dengan                          undangan yang berlaku. Fungsi Kerja Legal
                          pendekatan berbasis risiko.                                juga bertanggung jawab dalam pembuatan
                                                                                     kebijakan hukum, prosedur, pedoman dan
                  8. Fungsi Kerja Manajemen Risiko                                   standar dokumen kredit yang terkait dengan
                     Fungsi Kerja Manajemen Risiko, sebagaimana                      risiko hukum dari produk dan aktivitas Bank.
                     ditetapkan dalam Kerangka Manajemen Risiko,
                     mengidentifikasi, menilai, mengukur, memantau,              11. Jajaran Pejabat dan Staf
                     mengontrol dan melaporkan hal-hal terkait                       a. Pejabat dan staf memegang tanggung
                     risiko-risiko Bank dan bertanggung jawab untuk                      jawab akhir atas akuntabilitas risiko
                     mengembangkan dan mengimplementasikan                               kepatuhan, termasuk memastikan bahwa
                     kerangka kerja/infrastruktur, strategi, kebijakan                   semua kegiatan bisnis sesuai dengan
                     dan proses manajemen risiko untuk mengelola                         peraturan Regulator serta perundang-
                     risiko-risiko tersebut.                                             undangan dan kebijakan Bank yang
                                                                                         berlaku;
                  9. Fungsi Kerja Audit Intern                                       b. Pejabat dan staf harus memahami
                     a. Fungsi Kerja Audit Intern sebagai lini                           ketentuan ini dan bertanggung jawab
                        ketiga memperoleh kewenangan                                     untuk memastikan kepatuhan terhadap
                        dari Dewan Komisaris dan Direktur                                peraturan Regulator serta perundang-
                        Utama untuk membantu Manajemen                                   undangan yang berlaku, yang meliputi:
                        dalam melaksanakan kewajibannya                                  1. Mengatur dan mengelola Unit
                        dengan memperkuat kemampuan                                          Bisnis dan Pendukung masing-
                        Bank untuk menciptakan, melindungi,                                  masing dengan cara yang tepat dan
                        dan mempertahankan nilai dengan                                      profesional sesuai dengan peraturan
                        memberikan jaminan, saran, wawasan,                                  Regulator dan perundang-undangan,
                        dan pandangan ke depan yang                                          serta kebijakan Bank;
                        independen, berbasis risiko, dan objektif,                       2. Melaksanakan prinsip kepatuhan
                        yang dirancang guna memberikan nilai                                 di bisnis dan wilayah operasional
                        tambah bagi kegiatan operasional Bank.                               masing-masing; dan
                     b. Audit Intern membantu Bank mencapai                              3. Segera melaporkan semua kasus
                        tujuannya melalui pendekatan yang                                    ketidakpatuhan, baik aktual maupun
                        disiplin, inovatif, dan sistematis, untuk                            potensial, kepada Fungsi Kerja
                        menilai kecukupan serta meningkatkan                                 Compliance.
                        efektivitas proses tata kelola, manajemen
                        risiko, dan pengendalian intern, serta                   Kerangka Kerja Manajemen Risiko Kepatuhan
                        untuk mendukung tujuan Bank menjadi                      Dalam upaya untuk memperkuat kerangka kerja
                        bank yang signifikan di Indonesia dan                    sistem pengendalian internal Bank, terutama
                        dihargai oleh pemangku kepentingan                       Fungsi Kerja Compliance sebagai lini kedua,
                        sebagai lembaga perbankan yang dapat                     Bank membentuk struktur organisasi di bawah
                        diandalkan dalam jangka panjang.                         Fungsi Kerja Compliance menjadi 6 (enam) unit
                     c. Fungsi Kerja Audit Intern melakukan                      kerja yakni Regulatory Compliance – Wholesale
                        pemeriksaan dan menyampaikan laporan                     Banking & Global Markets Advisory; Regulatory
                        hasil audit kepada Direktur Utama, Dewan                 Compliance – Consumer Advisory; Compliance
                        Komisaris, Komite Audit, dan Manajemen                   Strategy and Governance; Compliance Assurance,
                        terkait dengan tembusan kepada Direktur                  Anti-Financial Crime; dan Compliance Analytics
                        yang membawahkan Fungsi Kepatuhan                        & Insights. Strategi dalam melaksanakan fungsi
                        dan Direktur Manajemen Risiko. Seluruh                   kepatuhan Bank dilakukan melalui aspek-aspek
                        korespondensi dengan Regulator juga                      tata kelola fungsi kepatuhan, pengelolaan risiko
                        telah diteruskan kepada Direktur yang                    kepatuhan, serta penerapan budaya kepatuhan.
                        membawahkan Fungsi Kepatuhan.


240   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 243
Tata Kelola Perusahaan




      Kerangka kerja pelaksanaan Fungsi Kepatuhan               Piagam Kepatuhan dan Pedoman Kepatuhan
      Bank pada aspek tata kelola fungsi kepatuhan              dikaji ulang untuk diperbarui secara tahunan untuk
      tercermin pada struktur organisasi Fungsi Kerja           memastikan implementasi fungsi kepatuhan yang
      Compliance yang independen dari unit bisnis dan           memadai dan tepat waktu pada setiap tingkat
      unit pendukung lainnya, di mana Direktur yang             organisasi dan dengan demikian membantu Bank
      membawahkan Fungsi Kepatuhan bertanggung                  untuk lebih baik dalam menyelaraskan antara
      jawab secara langsung kepada Direktur Utama.              kepentingan komersial Bank degan kepatuhan
      Dengan demikian, Fungsi Kerja Compliance dapat            atas peraturan yang berlaku. Agar kebijakan
      dikelola secara independen.                               dan prosedur tersebut dapat diimplementasikan
                                                                secara efektif, aspek mendasar yang harus ada
      Pada aspek Pengelolaan Risiko Kepatuhan, Fungsi           adalah Budaya Kepatuhan, yaitu nilai, perilaku
      Kerja Compliance berperan untuk memberikan                dan tindakan yang mendukung kepatuhan Bank
      pandangan/arahan terhadap pemenuhan                       atas hukum dan peraturan yang berlaku.
      dan/atau penerapan perundang-undangan,
      kebijakan, peraturan, standar atau kode etik,       B.6. Risiko Stratejik
      melakukan pemantauan atas kepatuhan                      Risiko Stratejik adalah risiko akibat ketidaktepatan
      terhadap pemenuhan komitmen Bank dan                     dalam pengambilan dan/atau pelaksanaan
      penyelesaian rencana tindakan perbaikan                  suatu keputusan stratejik yang berdampak
      atas Hasil Pemeriksaan Regulator dan Audit               pada profitabilitas Bank, dan kegagalan dalam
      Intern Bank, pengelolaan pengenaan sanksi/               mengantisipasi perubahan dalam lingkungan
      denda pelanggaran, dan melakukan Pengkajian              bisnis, seperti perubahan dalam industri
      Kepatuhan, dan lainnya.                                  perbankan, gejolak perekonomian nasional, dan
                                                               gangguan teknologi.
      Kemudian pada aspek penerapan budaya
      kepatuhan, Fungsi Kerja Compliance telah                  Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Stratejik
      menetapkan dan mengedukasi Kode Etik                      Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam
      Kepatuhan sebagai dasar acuan seluruh pegawai             pengelolaan Risiko Stratejik adalah sebagai
      dalam menerapkan nilai, tindakan, perilaku, dan           berikut:
      aktualisasi dari prinsip-prinsip kepatuhan.               1. Dewan Komisaris dan Direksi merumuskan
                                                                    dan menyetujui rencana stratejik dan rencana
      Fungsi Kerja Compliance dan Divisi Operational                bisnis yang telah disesuaikan dengan visi
      Risk Management juga melakukan pemantauan                     dan tujuan strategis Bank, melakukan
      dan pelaporan atas kejadian-kejadian operasional              pengarahan, pemantauan dan evaluasi
      yang terkait dengan Risiko Kepatuhan dan Risiko               pelaksanaan kebijakan strategis Bank,
      Operasional.                                                  termasuk mengkomunikasikan kepada seluruh
                                                                    karyawan di semua tingkat organisasi;
      Kebijakan Manajemen Risiko Kepatuhan                      2. Komite Manajemen Risiko mendukung Direksi
      Salah satu strategi dalam Manajemen Risiko                    dalam memantau proses pengelolaan Risiko
      Kepatuhan adalah adanya Piagam Kepatuhan                      Stratejik di Bank, serta memberikan informasi
      dan Pedoman Kepatuhan sebagai dua kebijakan                   terkait eksposur, masalah, dan tindak lanjut
      dan prosedur utama dalam mengelola Risiko                     atas risiko yang material;
      Kepatuhan. Kedua kebijakan tersebut mengatur:             3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung memantau
      1. Kerangka Kerja Kepatuhan                                   dan mengelola Risiko Stratejik pada areanya,
      2. Kode Etik Kepatuhan                                        dan memastikan seluruh risiko yang bersifat
      3. Prosedur Pengkajian dan Pengujian                          material yang timbul pada kegiatan usaha
          Kepatuhan                                                 dan pelaksanaan strategi dilaporkan secara
      4. Regulatory Risk Assessment (RRA)                           tepat waktu kepada Direktur atau Pejabat
      5. Prosedur Pemantauan Komitmen Bank dan                      Senior Eksekutif terkait. Masing-masing
          Tindak Lanjut atas Permintaan Regulator                   fungsi kerja juga bertanggung jawab untuk
          Terkait Prosedur                                          memastikan bahwa sasaran yang dituju untuk
      6. Eskalasi dan Pelaporan Insiden Risiko                      fungsi kerjanya dapat tercapai dengan baik
          Kepatuhan                                                 dan juga sejalan dengan target Bank secara
                                                                    keseluruhan;

                                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   241
Page 244
        Tata Kelola Perusahaan




                  4. Divisi Finance dan fungsi kerja bisnis serta                Secara berkelanjutan, Bank melakukan kaji ulang
                     fungsi kerja pendukung melakukan proses                     berkala atas pencapaian target keuangan dan
                     evaluasi atas realisasi Rencana Bisnis Bank                 realisasi strategi. Cakupan kaji ulang dan evaluasi
                     bersama dengan Fungsi Kerja Manajemen                       disesuaikan berdasarkan perkembangan eksposur
                     Risiko yang mendukung dalam pengawasan                      risiko Bank, perubahan pasar, dan metode
                     kecukupan sistem informasi manajemen risiko                 pengukuran dan pengelolaan risiko. Direksi dan
                     melalui Komite Manajemen Risiko; dan                        Dewan Komisaris juga melakukan tinjauan secara
                  5. Fungsi Kerja CEO Office mendukung                           periodik terhadap tingkat pencapaian target
                     pengelolaan risiko stratejik dan bertanggung                keuangan dan realisasi strategi melalui berbagai
                     jawab dalam menerjemahkan strategi Bank                     forum dan rapat koordinasi, seperti Rapat Direksi.
                     menjadi rencana operasional, memantau                       Setiap fungsi kerja bertanggung jawab untuk
                     eksekusi dari rencana operasional, melakukan                memantau Risiko Stratejik pada areanya dan
                     evaluasi progress dari Balance Score Card                   melaporkan secara tepat waktu kepada Direktur
                     yang telah ditetapkan, serta memberikan                     dan/atau Pejabat Eksekutif Senior terkait apabila
                     highlight atas area yang perlu diperhatikan                 terdapat isu potensial atau masalah yang memiliki
                     oleh pihak Manajemen.                                       implikasi stratejik terhadap Bank. Seluruh hasil
                                                                                 kaji ulang dan laporan terkait berfungsi sebagai
                 Kerangka Kerja Manajemen Risiko Stratejik                       masukan dalam rangka penyempurnaan kerangka
                 UOB Indonesia berpegang teguh pada prinsip                      dan proses manajemen risiko secara keseluruhan.
                 kehati-hatian dalam setiap keputusan bisnis
                 sehingga dapat meminimalkan dan memitigasi                      Kebijakan Manajemen Risiko Stratejik
                 risiko. Dalam mengelola Risiko Stratejik, Bank                  Penerapan Manajemen Risiko Stratejik yang efektif
                 secara berkala memantau lingkungan dimana                       didukung oleh kecukupan kebijakan dan prosedur
                 Bank beroperasi, menganalisis kinerja Bank                      terkait Manajemen Risiko Stratejik serta limit
                 dibandingkan dengan pesaingnya, termasuk                        risiko yang sejalan dengan visi, misi, dan strategi
                 analisis pada semua alternatif strategis yang                   bisnis Bank. Penyusunan kebijakan dan prosedur
                 tersedia setelah mempertimbangkan rencana                       tersebut dilakukan dengan memperhatikan jenis,
                 strategis dan toleransi risiko Bank, mengamati                  kompleksitas kegiatan usaha, profil risiko, dan
                 dinamika ekonomi yang dapat berdampak pada                      limit risiko yang sesuai dengan peraturan yang
                 industri perbankan, serta perubahan lanskap                     ditetapkan regulator dan/atau praktik perbankan
                 bisnis yang didorong oleh perkembangan                          yang sehat. Selain itu, penerapan kebijakan
                 teknologi, dan mengambil tindakan korektif untuk                dan prosedur terkait Manajemen Risiko Stratejik
                 menyesuaikan strategi dan rencana. Pelaksanaan                  juga didukung oleh kecukupan permodalan dan
                 keputusan stratejik dan antisipasi perubahan                    kualitas sumber daya manusia.
                 lingkungan bisnis dilakukan melalui siklus
                 Manajemen Risiko stratejik dengan elemen utama                  Dalam rangka menerapkan Manajemen Risiko
                 berupa penerapan visi dan misi; penetapan tujuan                Stratejik, sistem pengendalian internal diterapkan
                 dan rencana stratejik; penetapan target dan                     secara efektif terhadap pelaksanaan kegiatan
                 rencana bisnis; serta implementasi, pemantauan                  usaha dan operasional ada seluruh jenjang
                 dan evaluasi kinerja.                                           organisasi dengan mengacu pada kebijakan dan
                                                                                 prosedur yang telah ditetapkan. Pelaksanaan
                 Bank menyusun rencana stratejik secara matang                   sistem pengendalian internal juga dilakukan
                 dan realistis, serta senantiasa memperhatikan                   guna memastikan Bank dapat secara tepat waktu
                 prinsip kehati-hatian dan penerapan Manajemen                   mendeteksi kelemahan dan penyimpangan yang
                 Risiko. Rencana stratejik Bank tersebut disiapkan               terjadi dalam proses implementasi pengelolaan
                 oleh Direksi dan setelah memperoleh persetujuan                 manajemen strategis.
                 dari Dewan Komisaris, dikomunikasikan kepada
                 pejabat dan/atau pegawai Bank pada setiap
                 jenjang organisasi. Setiap Kepala Fungsi
                 Kerja bertanggung jawab untuk memastikan
                 keselarasan rencana kerja tahunan di masing-
                 masing fungsi kerjanya dengan rencana kerja
                 yang telah ditetapkan oleh Direksi.


242   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 245
Tata Kelola Perusahaan




  B.7. Risiko Hukum                                               pengawasan dan peninjauan secara berkala
       Risiko Hukum adalah risiko terhadap posisi                 atas:
       keuangan, operasi atau reputasi Bank, yang                 • seluruh kontrak/perjanjian standar;
       timbul dari:                                               • seluruh perjanjian kredit standar antara Bank
        1. adanya tuntutan hukum yang melibatkan                    dan pihak lain.
            Bank;
        2. tidak adanya dukungan atau perkembangan                Fungsi Kerja Legal juga bertanggung jawab
            peraturan perundang-undangan;                         dalam menginformasikan Risiko Hukum yang
        3. kontrak yang lemah seperti kontrak yang tidak          tergolong baru maupun bersifat potensial.
            dapat dilaksanakan/ tidak menguntungkan/
            tidak sempurna/ tidak diinginkan; atau                Kebijakan Manajemen Risiko Hukum
        4. ketidakpatuhan terhadap hukum yang                     Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Hukum
            berlaku.                                              yang mengatur Struktur Tata Kelola Manajemen
                                                                  Risiko Hukum dan menetapkan tugas dan
      Tata Kelola Manajemen Risiko Hukum                          tanggung jawab masing-masing pihak dalam
      Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam                     menerapkan Manajemen Risiko Hukum.
      pengelolaan Risiko Hukum adalah sebagai
      berikut:                                                    Fungsi Kerja Legal telah menetapkan berbagai
      1. Dewan Komisaris dan Direksi (melalui Komite              pedoman terkait Manajemen Risiko Hukum,
          Manajemen Risiko dan Komite Pemantau                    diantaranya adalah Pedoman Pengelolaan
          Risiko) bertanggung jawab untuk mengawasi               Risiko Kekayaan Intelektual, Pedoman Penunjukan
          dan mengelola Risiko Hukum yang timbul                  Pengacara Eksternal, dan Pedoman Pengelolaan
          dari kegiatan usaha Bank;                               Risiko Kontraktual.
      2. Komite Manajemen Risiko mendukung Direksi
          dalam memantau proses pengelolaan Risiko          B.8. Risiko Reputasi
          di Bank, memberikan informasi terkait                  Risiko Reputasi adalah risiko yang muncul dari
          eksposur, masalah, dan tindak lanjut atas              persepsi negatif dari key stakeholders (termasuk
          risiko yang material;                                  karyawan, nasabah, rekan, pemegang saham,
      3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung                       investor, debitur, analis pasar, pihak terkait lainnya
          bertanggung jawab untuk memantau dan                   atau Regulator) yang berdampak merugikan
          mengelola Risiko Hukum dan dampaknya                   terhadap kemampuan Bank untuk menjaga,
          pada masing-masing fungsi kerja; dan                   atau membuat hubungan bisnis baru dan akses
      4. Spesialis bidang seperti Fungsi Kerja                   lanjutan terhadap sumber dana (misalnya melalui
          Compliance, Fungsi Kerja Legal, Human                  antar bank atau sekuritisasi pasar).
          Resources, Technology and Operations,
          Corporate Real Estate Service, dan                      Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Reputasi
          Corporate Secretary bertanggung jawab                   Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam
          untuk memberikan petunjuk terkait dengan                pengelolaan Risiko Reputasi adalah sebagai
          keahliannya.                                            berikut:
                                                                  1. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung
      Kerangka Kerja Manajemen Risiko Hukum                           jawab untuk mengawasi dan mengelola
      Pengukuran Risiko Hukum dilakukan dengan                        Risiko Reputasi Bank melalui penetapan
      menggunakan indikator seperti potensi kerugian                  arah bisnis yang strategis, budaya, dan nilai;
      akibat litigasi, pembatalan kontrak akibat                  2. Komite Manajemen Risiko (RMC) dan Komite
      perjanjian yang tidak dapat dilaksanakan dan                    Manajemen Risiko Operasional (ORMC)
      perubahan peraturan. Setiap insiden Risiko                      membantu Direksi dalam pengawasan
      Hukum dan potensi jumlah kerugiannya wajib                      pengelolaan Risiko Reputasi di Bank,
      didokumentasi dan dilaporkan.                                   memastikan Direksi mengetahui eksposur,
                                                                      masalah, dan rencana penyelesaian atas
      Fungsi Kerja Legal memberikan pendapat hukum                    risiko yang material;
      (legal advice) dan bimbingan kepada seluruh unit
      kerja Bank, ketika diperlukan. Hal ini termasuk



                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   243
Page 246
        Tata Kelola Perusahaan




                  3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung (BU/                      dapat dilakukan secara preventif sebelum rencana
                     SU) memiliki tanggung jawab utama                           aksi pemulihan tersebut diaktifkan sebagai langkah
                     untuk menerapkan dan melaksanakan                           pencegahan. Opsi pemulihan yang dipilih telah
                     pengendalian yang efektif untuk mengelola                   disesuaikan dengan kondisi spesifik Bank dan
                     risiko (termasuk risiko reputasi) yang timbul               berdasarkan kredibilitas dan kelayakan masing-
                     dari aktivitas bisnis/pendukungnya; dan                     masing opsi. Opsi pemulihan yang telah ditetapkan
                  4. Para Subject Matter Experts (SMEs) terkait                  oleh Bank akan dilaksanakan untuk merespon tekanan
                     memberikan konsultasi untuk menilai dampak                  keuangan (financial stress) yang dialami dalam
                     risiko reputasi yang terkait dengan suatu                   mencegah, memulihkan maupun memperbaiki kondisi
                     kejadian, yaitu Strategic Communications                    keuangan serta kelangsungan usaha Bank (viability).
                     and Brand, Customer Advocacy, Compliance,
                     Legal, Technology & Operations, Operational                 Bank melakukan analisis skenario stress test terhadap
                     Risk Management (ORM), Line Data Protection                 dampak perubahan kondisi Bank yaitu market-wide
                     Officer/Country Data Protection Officer,                    dan idiosyncratic stress test yang mencakup analisis
                     Business Continuity Management, Corporate                   perubahan dampak terhadap kondisi permodalan,
                     Real Estate Services, Human Resources,                      likuiditas, rentabilitas dan kualitas aset. Stress test
                     Sustainability, dan Corporate Secretary.                    dilakukan setidaknya sekali dalam setahun atau
                                                                                 ketika kondisi tertentu yang dapat memiliki dampak
                 Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi                             signifikan terhadap Bank untuk menentukan kelayakan
                 Divisi Operational Risk Management (ORM)                        Rencana Aksi Pemulihan, dimana hasil stress test
                 telah menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko                     tersebut dilaporkan kepada Dewan Komisaris.
                 Reputasi yang mengatur Struktur Tata Kelola
                 dan proses manajemen risiko Reputasi, termasuk                  Bank juga telah menetapkan tata kelola untuk
                 event dan trigger risiko reputasi, komunikasi dan               Rencana Aksi Pemulihan, di mana Direksi berperan
                 keterlibatan dengan key stakeholders, struktur                  dalam mengawasi dan mengaktifkan Rencana Aksi
                 tata kelola manajemen krisis dan protokol eskalasi              Pemulihan selama periode pemulihan. Hal ini didukung
                 terkait Risiko Reputasi, serta pemulihan reputasi.              oleh komite-komite seperti Crisis Management Team
                                                                                 (CMT) dan Task Force, bersama dengan unit pendukung
                                                                                 lainnya. Kerangka dan tata kelola dari Rencana
      C. Rencana Aksi Pemulihan (RAP)                                            Aksi Pemulihan telah didokumentasikan dengan
                                                                                 baik, termasuk langkah-langkah untuk mengaktifkan
           Bank telah menyusun Rencana Aksi Pemulihan (RAP)                      Rencana Aksi Pemulihan serta proses komunikasi
           sebagai panduan pemulihan dari kondisi yang sangat                    internal dan eksternal selama fase pemulihan. Bank
           buruk yang dapat menyebabkan kegagalan. Rencana                       telah mengembangkan Crisis Level Matrix untuk
           Aksi Pemulihan yang disusun telah disesuaikan dengan                  memberikan persyaratan eskalasi untuk berbagai
           kondisi Bank dan mengacu kepada Peraturan OJK No.                     tingkat keparahan krisis. Matriks ini menentukan
           5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan                      kriteria kapan berbagai Task Force dan CMT perlu
           dan Penanganan Permasalahan Bank.                                     diaktifkan. Bank telah mengintegrasikan struktur dan
                                                                                 proses tata kelola Rencana Aksi Pemulihan dengan
           Bank menentukan indikator-indikator Rencana Aksi                      struktur tata kelola Bank. Hal ini untuk memastikan
           Pemulihan yang mencakup antara lain Permodalan,                       koherensi dan keterkaitan antara Rencana Aksi
           Likuiditas, Rentabilitas, dan Kualitas Aset serta                     Pemulihan, proses penilaian kecukupan modal
           menetapkan trigger level dari setiap indikator                        internal (ICAAP), rencana pendanaan darurat (CFP)
           tersebut untuk mengaktivasi Rencana Aksi Pemulihan                    dan rencana kesinambungan bisnis (BCP).
           dan melaksanakan opsi pemulihan untuk tujuan
           pencegahan, pemulihan, dan perbaikan.                                 Proses komunikasi Rencana Aksi Pemulihan
                                                                                 diselaraskan dengan rencana dukungan krisis dari
           Bank telah menetapkan opsi pemulihan untuk                            Strategic Communication and Brand yang telah
           mempertahankan kelangsungan usahanya dalam                            ditetapkan oleh Bank, di mana Crisis Management
           menghadapi tekanan keuangan. Opsi pemulihan ini                       Team (CMT) bertanggung jawab atas komunikasi
           akan dieksekusi jika indikator Rencana Aksi Pemulihan                 internal dan eksternal (sebagai pemangku
           telah terlampaui, namun beberapa tindakan juga                        kepentingan) selama fase pemulihan. Dalam


244   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 247
 Tata Kelola Perusahaan




   proses komunikasi tersebut, CMT bertugas memilih          Sehat, sehingga mampu menghadapi pengaruh negatif
   strategi komunikasi dan mengelola alur komunikasi.        yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis dan faktor
   Sebagai bagian dari pengungkapan internal, Bank           eksternal lainnya tercermin dari peringkat faktor-faktor
   mengkomunikasikan pengungkapan Rencana Aksi               penilaian antara lain Profil Risiko, Penerapan Tata Kelola,
   Pemulihan kepada seluruh unit kerja dan semua             Rentabilitas, dan Permodalan. Adapun kelemahan-
   karyawan, terutama mereka yang akan terlibat              kelemahan yang terdapat pada faktor-faktor penilaian
   dalam pelaksanaan Rencana Aksi Pemulihan. Bank            dinilai Bank kurang signifikan dalam mempengaruhi
   melakukan pengujian Rencana Aksi Pemulihan secara         Tingkat Kesehatan Bank.
   tahunan yang dihadiri oleh Direksi dan manajemen
   senior untuk mempersiapkan dan membiasakan
   manajemen senior serta fungsi pendukung dalam             E. Pelaksanaan Sistem Manajemen
   merespon berbagai skenario krisis yang muncul secara
   sesuai dan tepat waktu.                                      Risiko

   Pengkinian dokumen Rencana Aksi Pemulihan                     Sistem manajemen risiko bertujuan untuk memampukan
   dilakukan melalui tinjauan tahunan yang harus                 Bank melakukan analisis terhadap risiko saat ini
   mendapat rekomendasi dari Komite Manajemen                    atau yang akan datang dan/atau potensi risiko
   Risiko dan persetujuan dari Dewan Komisaris dan               yang dihadapi Bank serta menentukan langkah-
   Pemegang Saham Pengendali dalam Rapat Umum                    langkah mitigasi atas risiko tersebut. Sistem ini
   Pemegang Saham (RUPS).                                        menetapkan risiko dan mendukung kontrol internal
                                                                 yang kuat. Sistem ini dievaluasi secara berkala untuk
   UOBI telah menyampaikan Rencana Aksi Pemulihan                mengukur tingkat efektivitasnya. Melalui evaluasi
   secara tahunan kepada OJK dalam rangka memenuhi               ini, Bank diharapkan dapat menganalisis kembali
   peraturan OJK No. 5 Tahun 2024 tentang Penetapan              apakah strategi-strategi tersebut telah sesuai
   Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan                 dengan target yang telah ditetapkan. Bank terus
   Bank.                                                         menyempurnakan sistem Manajemen Risiko untuk
                                                                 mendukung pengendalian internal yang kuat. Bank
                                                                 secara progresif meningkatkan sistem pengelolaan
                                                                 risiko operasional dan risiko pasar.
D. Tingkat Kesehatan Bank
                                                                 Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas
   Bank secara berkala melakukan penilaian terhadap              Kecukupan Sistem Manajemen Risiko
   Tingkat Kesehatan Bank sesuai dengan Peraturan                Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan bahwa
   OJK No. 4/POJK.03/2016 dan Surat Edaran OJK                   sistem manajemen risiko Bank telah memadai dan
   No. 14/SEOJK.03/2017 mengenai Penilaian Tingkat               telah beroperasi secara efektif dalam semua aspek
   Kesehatan Bank Umum. Penilaian Tingkat Kesehatan              material untuk tahun keuangan yang berakhir pada
   Bank dilakukan terhadap 4 (empat) faktor yakni Profil         31 Desember 2025 dan juga memadai dan efektif
   Risiko, Tata Kelola Perusahaan yang baik, Rentabilitas,       untuk mencapai tujuan bisnis Bank dalam mematuhi
   dan Permodalan.                                               undang-undang yang relevan. Direksi dan/atau Dewan
                                                                 Komisaris juga mengonfirmasi bahwa terdapat proses
   Hasil Self-Assessment Tingkat Kesehatan Bank                  berkelanjutan dalam mengidentifikasi, menganalisis,
   Semester II tahun 2025:                                       mengevaluasi, memantau, dan mengelola risiko
    No          Faktor Penilaian            Peringkat            signifikan yang dihadapi oleh Bank, dan bahwa seluruh
     1 Profil Risiko                            2                risiko dapat dikelola dalam batasan risk appetite yang
     2 Tata Kelola (GCG)                        2                ditetapkan dalam peninjauan sepanjang tahun ini.
     3 Rentabilitas                             2                Bank telah menerapkan Kebijakan dan Kerangka Kerja
     4 Permodalan                               2                Manajemen Risiko secara memadai dan efektif serta
   Peringkat TKB                                2                meninjau setiap kebijakan dan prosedur secara rutin.
                                                                 Selain itu, Direksi dan/atau Dewan Komisaris juga
Secara self-assessment, UOB Indonesia menilai bahwa              menegaskan tanggung jawab dan komitmennya untuk
Tingkat Kesehatan Bank pada Semester II tahun 2025               terus menjaga dan meninjau kecukupan, efektivitas,
berada pada peringkat ”2” atau berada pada kondisi               dan integritas sistem manajemen risiko Bank.



                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   245
Page 248
        Tata Kelola Perusahaan




      F. Penerapan Basel                                                         UOB Indonesia juga telah melakukan penerapan
                                                                                 Basel II Pilar 2 “Internal Capital Adequacy Assessment
           Sejalan dengan pelaksanaan ketentuan regulator,
                                                                                 Process” (ICAAP) untuk menilai kecukupan modal
           Bank telah mengadopsi Pendekatan Standar
                                                                                 secara keseluruhan yang dikaitkan dengan profil
           (Standardised Approach) untuk Risiko Kredit, Risiko
                                                                                 risiko dan strategi untuk mempertahankan tingkat
           Pasar, dan Risiko Operasional. Selain itu, UOB
                                                                                 permodalan Bank. Selain itu, Bank juga telah
           Indonesia telah menggunakan Credit Valuation
                                                                                 melakukan pengukuran Risiko Suku Bunga pada
           Adjustment (CVA) sebagai beban modal untuk Risiko
                                                                                 Banking Book (IRRBB) mengacu pada Peraturan OJK
           Pasar akibat kegagalan pihak lawan, pada transaksi
                                                                                 No. 12/SEOJK.03/2018.
           derivatif OTC (Over-the-Counter).
                                                                                 Secara berkelanjutan, Bank juga melakukan
           Bank telah melakukan pelaporan Rasio Kecukupan
                                                                                 penerapan Pilar 3 “Disiplin Pasar” untuk memastikan
           Likuiditas (LCR) sesuai peraturan OJK No. 42/
                                                                                 transparansi informasi keuangan maupun non-
           POJK.03/2015 secara bulanan sejak bulan Juni
                                                                                 keuangan Bank.
           2016 kepada regulator dan mempublikasikan secara
           triwulanan sejak bulan September 2016 melalui situs
           Bank. Pelaporan dan publikasi Rasio Pendanaan
           Stabil Bersih (NSFR) sesuai peraturan OJK No. 50/
           POJK.03/2017 telah dilakukan secara triwulanan
           sejak bulan Maret 2018.




246   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 249
  Tata Kelola Perusahaan

Penerapan Keuangan Berkelanjutan


Penerapan Keuangan Berkelanjutan              SEOJK14/2025 – XVIII.1.2.3.4.5.6.7.8.9
1. Bank menerapkan keuangan berkelanjutan     1. Sesuai dengan POJK 51/2016, Bank telah menyusun dan
   dalam kegiatan usaha Bank dan menyusun        menyerahkan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
   rencana aksi keuangan berkelanjutan bagi      setiap tahunnya pada bulan November, sesuai dengan ketentuan
   Bank dengan berpedoman pada Peraturan         Regulator. RAKB disiapkan oleh Sustainability Working Group
   Otoritas Jasa Keuangan mengenai               (SWG) dan disetujui oleh Direksi serta Dewan Komisaris.
   penerapan keuangan berkelanjutan
   bagi lembaga jasa keuangan, emiten,          Dalam memantau perkembangannya, Sustainability Spokes
   dan perusahaan publik.                       Forum membahas kemajuan dari setiap inisiatif untuk memastikan
                                                semuanya tetap sesuai jalur. Setiap masalah terkait kemajuan
                                                disorot dalam Sustainability Working Group (SWG) yang dihadiri
                                                oleh Kepala Fungsi/ Direktur dan dilaksanakan 4 kali dalam setahun.

                                                Untuk informasi lebih lanjut tentang Tata Kelola Keberlanjutan,
                                                silakan merujuk pada bagian Tata Kelola Keberlanjutan dalam
                                                Laporan Tahunan/ Laporan Keberlanjutan Bank.

2. Bank memiliki dan mengalokasikan           2. Kegiatan dan dana TJSL dilaksanakan secara aktif dan terintegrasi
   sebagian dananya sebagai dana                 dalam kerangka program CSR Bank yang lebih luas. Rencana
   tanggung jawab sosial dan lingkungan          kegiatan ini juga telah disampaikan secara naratif dalam Rencana
   dalam mendukung kegiatan penerapan            Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) Bank saat ini sebagai bagian
   keuangan berkelanjutan. Alokasi dan           dari rencana strategis Bank. Bank telah menerapkan strategi
   penggunaan dana tanggung jawab sosial         tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang fokus pada Seni,
   dan lingkungan Bank tersebut hanya            Anak-anak, dan Pendidikan. Untuk pembahasan lebih rinci tentang
   digunakan untuk mendukung kegiatan            tanggung jawab sosial perusahaan Bank, silakan merujuk pada
   penerapan keuangan berkelanjutan,             GCG – Laporan CSR dan Keberlanjutan – bagian Pengelolaan
   serta dapat memberikan nilai tambah           Komunitas.
   bagi Bank baik secara langsung maupun
   tidak langsung.




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   247
Page 250
        Tata Kelola Perusahaan




      Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                 SEOJK14/2025 – XVIII.1.2.3.4.5.6.7.8.9
      3. Dalam         penerapan         keuangan                      3. Bank telah menerapkan praktik bisnis dan strategi investasi yang
         berkelanjutan, Bank melaksanakan                                 mengintegrasikan nilai ESG dalam kegiatannya, antara lain:
         praktik bisnis dan strategi investasi                            a. Ekosistem: Bank secara aktif menyelenggarakan pertemuan
         dengan memperhatikan, menerapkan,                                   dengan pelanggan untuk memberikan edukasi kepada
         dan mengintegrasikan nilai lingkungan,                              pelanggan tentang Kerangka Pembiayaan Hijau UOB dan
         sosial, dan tata kelola dalam mendukung                             Produk Investasi ESG yang tersedia di UOB.
         paling sedikit:                                                  b. Pengembangan Produk: Bank secara berkala memperbarui
         a. ekosistem bisnis berkelanjutan;                                  Kerangka Produk Berkelanjutan internalnya, sejalan dengan
         b. pengembangan produk;                                             perkembangan pasar terkini.
         c. transaksi;                                                    c. Transaksi: Seiring dengan Tinjauan Tahunan pelanggan, Bank
         d. j a s a p e m b i a y a a n k e g i a t a n                      secara aktif melakukan peninjauan terhadap pelanggan
            berkelanjutan dan pembiayaan transisi                            dengan risiko ESG Tinggi.
            menuju pertumbuhan ekonomi yang                               d. Pembiayaan Berkelanjutan dan Pembiayaan Transisi: Bank
            berkelanjutan;                                                   mengakui kebutuhan akan transisi yang adil di Asia Tenggara
         e. pengembangan program keuangan                                    dan menyediakan Kerangka Pembiayaan Transisi sebagai
            berkelanjutan serta pelaksanaan                                  bagian dari Kerangka Pembiayaan Hijau UOB. Kerangka
            aktivitas operasional bank yang                                  Pembiayaan Transisi kami menyediakan jalur bagi klien kami
            berwawasan lingkungan; dan                                       di sektor yang intensif energi, intensif karbon, dan sulit diubah
         f. pemberdayaan sosial dan masyarakat.                              untuk beralih ke praktik yang lebih ramah lingkungan.
                                                                          e. Operasional: Bank terus mencari langkah-langkah untuk
                                                                             mengurangi emisi langsung kami seperti dengan mengganti
                                                                             pencahayaan dan pendingin ruangan dengan solusi hemat
                                                                             energi.
                                                                          f. Pengelolaan Komunitas: Bank secara aktif terlibat dalam
                                                                             pengelolaan komunitas melalui Program Tanggung Jawab
                                                                             Sosial Perusahaan Bank.

                                                                           Untuk pembahasan yang lebih rinci, silakan merujuk pada Laporan
                                                                           Keberlanjutan Bank.

      4. RISIKO TERKAIT IKLIM                                          4. Dalam mempertimbangkan risiko terkait iklim yang dapat
         Bank mempertimbangkan risiko terkait                             berdampak jangka pendek, menengah, dan panjang pada bisnis
         iklim yang dapat berdampak jangka                                Bank, Bank menggunakan Uji Ketahanan Risiko Iklim (CRST)
         pendek, jangka menengah, dan jangka                              sebagai alat atau masukan dalam melakukan analisis. Hasil CRST
         panjang terhadap bisnis Bank dan                                 Bank menunjukkan bahwa rasio kecukupan modal Bank tetap
         memperhitungkan risiko tersebut pada                             sehat dan berada dalam batasan Risk Appetite Bank.
         strategi bisnis dan kerangka manajemen
         risiko.
         Penentuan jangka waktu yang digunakan
         Bank dalam menganalisis dampak
         risiko terkait iklim mempertimbangkan
         antara lain RBB dan target pemerintah
         sebagaimana tertuang dalam dokumen
         Nationally Determined Contribution
         (NDC) dan komitmen pencapaian net
         zero emission, dan/atau dokumen lain
         terkini yang ditetapkan atau dipersamakan
         oleh kementerian dan/atau instansi yang
         berwenang.




248   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 251
  Tata Kelola Perusahaan




Penerapan Keuangan Berkelanjutan                 SEOJK14/2025 – XVIII.1.2.3.4.5.6.7.8.9
5. Dalam pengelolaan risiko terkait iklim,        5. Direksi, Dewan Komisaris, dan unit kerja Bank masing-masing
   Bank menetapkan peran dan tanggung                memiliki peran dan tanggung jawab dalam mengelola risiko
   jawab Direksi, Dewan Komisaris, dan               terkait perubahan iklim. Setiap risiko material terkait perubahan
   unit kerja pada Bank sesuai dengan                iklim dilaporkan kepada Direksi dan/atau Dewan Komisaris.
   struktur organisasi, mekanisme koordinasi         Selain itu, Bank telah membentuk Kelompok Kerja Keberlanjutan,
   dalam pengelolaan risiko terkait iklim,           yang dikelola oleh Kantor Keberlanjutan, yang terdiri dari
   dan pelaksanaan pengawasan secara                 anggota Direksi dan pimpinan fungsi terkait dari unit kerja
   efektif.                                          terkait.



6. Bank memiliki kebijakan, prosedur,            6-7 Bank telah menerapkan Kerangka Manajemen Risiko Lingkungan
   dan pengendalian yang tepat untuk                 dan Kerangka Keberlanjutan, yang disetujui oleh Dewan
   manajemen risiko terkait iklim yang               Komisaris, dan berperan sebagai panduan utama dalam upaya
   efektif.    Kebijakan    dan      prosedur        Bank untuk mengelola risiko lingkungannya, termasuk risiko
   dimaksud merupakan bagian dari                    iklim. Prinsip-prinsip ini diterapkan dalam Pedoman Pembiayaan
   kebijakan penerapan manajemen risiko              Bertanggung Jawab kami, di mana Bank menerapkan prinsip
   sesuai dengan Peraturan Otoritas                  kehati-hatian dan secara bertahap mengintegrasikan aspek
   Jasa Keuangan mengenai penerapan                  ESG, termasuk risiko iklim, ke dalam proses penilaian kreditnya.
   manajemen risiko bagi bank umum.                  Bank juga berkomitmen untuk mengurangi eksposurnya dan
7. Bank memperhitungkan risiko terkait               keluar dari sektor-sektor industri tertentu, sejalan dengan
   iklim dalam kerangka pengendalian                 komitmen Grup kami.
   internal melalui 3 (tiga) lini pertahanan
   (three lines of defence) yang mencakup
   lini manajemen bisnis, lini manajemen
   risiko dan kepatuhan, dan lini audit
   intern untuk memastikan identifikasi,
   pengukuran,       dan    mitigasi    risiko
   terkait iklim dilakukan dengan tepat,
   komprehensif, dan efektif.




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   249
Page 252
        Tata Kelola Perusahaan




      Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                 SEOJK14/2025 – XVIII.1.2.3.4.5.6.7.8.9
      8. Bank     mengidentifikasi,     memonitor                        8. Manajemen risiko terkait perubahan iklim saat ini terintegrasi
         dan mengelola risiko terkait iklim yang                            dengan titik berat dalam proses manajemen risiko kredit
         dapat mempengaruhi kondisi finansial,                              sebagai bagian dari analisis dan pemantauan kredit yang saat
         termasuk permodalan dan likuiditas.                                ini diatur di bawah Kebijakan Kredit Umum untuk delapan sektor
         Bank harus memastikan risk appetite                                yang sensitif terhadap ESG, di mana penilaiannya bersifat lebih
         dan kerangka manajemen risiko telah                                kualitatif. Untuk memantau dan mengelola eksposur Risiko ESG
         memadai untuk mengatasi risiko terkait                             dalam portofolio Bank, semua peminjam dinilai dan diberikan
         iklim dan menentukan pendekatan dalam                              Peringkat Risiko ESG. Pemantauan Risiko ESG dilaporkan kepada
         mengidentifikasi, mengukur, memonitor                              Direksi melalui forum dan komite terkait seperti Komite Kebijakan
         dan mengelola risiko tersebut.                                     Kredit dan Pertemuan Kualitas Portofolio Kredit (CPQM), yang
                                                                            dihadiri oleh Direksi dan/atau anggota Manajemen Senior.
                                                                            Untuk sektor-sektor tertentu yang dianggap memiliki risiko ESG
                                                                            tinggi, Bank memiliki komitmen yang sejalan dengan komitmen
                                                                            Grup UOB dalam kebijakan pembiayaan yang bertanggung
                                                                            jawab untuk mengurangi atau keluar dari sektor tertentu dalam
                                                                            jangka waktu yang ditentukan. Secara tahunan, Bank juga
                                                                            melakukan penilaian dampak risiko iklim terhadap risiko kredit,
                                                                            risiko likuiditas, risiko pasar sesuai panduan OJK. Untuk risiko
                                                                            ESG yang signifikan yang muncul dari aktivitas non-Kredit, risiko
                                                                            tersebut dikelola melalui protokol dan tata kelola/komite dari
                                                                            risiko yang bersangkutan.

      9. Bank memastikan pembagian peran,                                9. Bank memiliki struktur tata kelola yang memadai untuk
         tanggung jawab, maupun transparansi                                mendukung penerapan manajemen risiko, termasuk risiko
         pada        masing-masing        lapisan                           lingkungan, dimana struktur tata kelola risiko lingkungan telah
         pertahanan pada penerapan 3 (tiga)                                 dinyatakan dalam Kerangka Manajemen Risiko Lingkungan.
         lini pertahanan (three lines of defence)                           Struktur tata kelola ini sejalan dengan Three Lines Model. Unit
         dalam pengelolaan risiko terkait dampak                            Bisnis dan Unit Pendukung berperan sebagai Lini Pertama
         perubahan iklim.                                                   (Risk Owner) dan bertanggung jawab untuk menerapkan dan
                                                                            melaksanakan manajemen risiko yang efektif sesuai dengan
                                                                            kerangka kerja dan kebijakan yang berlaku. Manajemen
                                                                            Risiko berperan sebagai Lini Kedua (Risk Monitoring) dan
                                                                            independen dari Lini Pertama untuk membantu memantau
                                                                            Lini Pertama, merumuskan kerangka kerja dan toleransi risiko
                                                                            untuk Persetujuan Dewan Komisaris, yang harus dijalankan oleh
                                                                            fungsi bisnis. Audit Internal berperan sebagai Lini Ketiga untuk
                                                                            memberikan audit independen terhadap efektivitas Lini Pertama
                                                                            dan Lini Kedua, serta memberikan jaminan independen kepada
                                                                            Direktur Utama, Komite Audit, dan Direksi mengenai efektivitas
                                                                            manajemen risiko lingkungan, struktur tata kelola, kebijakan,
                                                                            kerangka kerja, sistem, dan proses implementasinya.




250   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 253
  Tata Kelola Perusahaan




Key Matrics

(dalam jutaan rupiah)
 No.                 Deskripsi              31 Des 2025 30 Sep 2025 30 Jun 2025 31 Mar 2025 31 Des 2024
Modal yang Tersedia (nilai)
   1  Modal Inti Utama (CET1)                18.865.052   18.534.464  17.429.082   16.553.746 16.000.044
   2  Modal Inti (Tier 1)                     18.865.052  18.534.464  17.429.082   16.553.746 16.000.044
   3  Total Modal                            20.313.884  20.026.507   18.953.410   18.071.623   17.491.372
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
      Total Aset Tertimbang Menurut
   4                                        106.100.850 114.810.804  113.328.323  117.601.077  105.917.731
      Risiko (ATMR)
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
   5  Rasio CET1 (%)                              17,78%      16,14%      15,38%      14,08%        15,11%
   6  Rasio Tier 1 (%)                            17,78%      16,14%      15,38%      14,08%        15,11%
   7  Rasio Total Modal (%)                       19,15%      17,44%      16,72%       15,37%       16,51%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
      Capital conservation buffer (2,5%
   8                                               2,50%       2,50%       2,50%        2,50%        2,50%
      dari ATMR)
      Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari
   9                                              0,00%       0,00%        0,00%       0,00%        0,00%
      ATMR)
      Capital Surcharge untuk Bank
  10                                               1,00%       1,00%       1,00%        1,00%        1,00%
      Sistemik (1% - 2,5%)
      Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 +
  11                                               3,50%       3,50%       3,50%        3,50%        3,50%
      Baris 9 + Baris 10)
  12 Komponen CET1 untuk buffer                   10,15%       8,44%        7,72%       6,37%         7,51%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
  13 Total Eksposur                         190.579.660 188.421.204  186.091.157 186.215.208  172.719.986
      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk
      dampak dari penyesuaian terhadap
      pengecualian sementara atas
  14                                               9,90%       9,84%        9,37%       8,89%        9,26%
      penempatan giro pada Bank
      Indonesia dalam rangka memenuhi
      ketentuan GWM (jika ada)
      Nilai Rasio Pengungkit, tidak
      termasuk dampak dari penyesuaian
      terhadap pengecualian sementara
 14b                                               9,90%       9,84%        9,37%       8,89%        9,26%
      atas penempatan giro pada Bank
      Indonesia dalam rangka memenuhi
      ketentuan GWM (jika ada)
      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk
      dampak dari penyesuaian terhadap
      pengecualian sementara atas
      penempatan giro pada Bank
 14c Indonesia dalam rangka memenuhi               9,75%       9,53%        9,32%       9,03%        8,92%
      ketentuan GWM (jika ada), yang telah
      memasukkan nilai rata-rata dari nilai
      tercatat aset Securities Financing
      Transaction (SFT) secara gross



                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   251
Page 254
        Tata Kelola Perusahaan




        No.                 Deskripsi                               31 Des 2025      30 Sep 2025   30 Jun 2025   31 Mar 2025     31 Des 2024
            Nilai Rasio Pengungkit, tidak
            termasuk dampak dari penyesuaian
            terhadap pengecualian sementara
            atas penempatan giro pada Bank
      14d Indonesia dalam rangka memenuhi                                    9,75%         9,53%         9,32%         9,03%             8,92%
            ketentuan GWM (jika ada), yang
            telah memasukkan nilai rata-rata
            dari nilai tercatat aset SFT secara
            gross
      Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
            Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi
       15                                                             53.231.268      41.075.432    40.167.947    43.556.763      37.233.900
            (HQLA)
            Total Arus Kas Keluar Bersih (net
       16                                                              17.715.759     16.097.540    15.823.007     10.918.891      8.734.045
            cash outflow)
       17 LCR (%)                                                        300,47%         255,17%      253,86%        398,91%        426,31%
      Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
            Total Pendanaan Stabil yang Tersedia
       18                                                             95.763.674      95.802.668    92.232.905     85.756.131      85.169.516
            (ASF)
            Total Pendanaan Stabil yang
       19                                                               79.111.697    80.601.855    80.002.195    79.241.649       73.912.071
            Diperlukan (RSF)
       20 NSFR (%)                                                        121,05%        118,86%       115,29%      108,22%          115,23%



      Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1)

      (dalam jutaan rupiah)

       No                                                          Komponen                                                     Jumlah
       Modal Inti Utama (Common Equity Tier 1) /CET1 : Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
         1     Saham Biasa (termasuk stock surplus)                                                                               7.990.848
         2     Laba Ditahan                                                                                                       11.492.748
         3     Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain)                                                          679.640
         4     Modal yang termasuk phase out dari CET1                                                                                      -
         5     Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan                                                                         -
         6     CET1 sebelum regulatory adjustment                                                                                20.163.236
       CET1 : Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
         7     Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading book                                     -
         8     Goodwill                                                                                                            (813.973)
         9     Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage Servicing Rights)                                                         (250.667)
        10     Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability                                                                  -
        11     Cash-flow hedge reserve                                                                                                      -
        12     Shortfall of provisions to expected losses                                                                                   -
        13     Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                                                                       -
        14     Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)                                                              -




252   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 255
 Tata Kelola Perusahaan




No                                           Komponen                                                               Jumlah
15    Aset pensiun manfaat pasti                                                                                                    -
16    Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi Keuangan)                                       -
17    Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain                                                                     -
      Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi
18    secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki                                             -
      lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah diatas batasan 10%)
      Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar
19    cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah                                             -
      diatas batasan 10%)
20    Mortgage servicing rights                                                                                                     -
      Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah diatas batasan
21                                                                                                                                  -
      10%, net dari kewajiban pajak)
22    Jumlah melebihi batasan 15% dari :                                                                                            -
23      Investasi signifikan pada saham biasa financials                                                                            -
24      Mortgage servicing rights                                                                                                   -
25      Pajak tangguhan dari perbedaan temporer                                                                                     -
26    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional :                                                              (233.544)
27    Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya                                        -
28    Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET1                                                           (1.298.184)
29    Jumlah CET1 setelah faktor pengurang                                                                             18.865.052
Modal Inti Tambahan (AT1) : Instrumen
30    Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus)                                                             -
31      Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi                                                         -
32      Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi                                                      -
33    Modal yang termasuk phase out dari AT1                                                                                        -
      Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM
34                                                                                                                                  -
      secara konsolidasi
35      Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                                                             -
36    Jumlah AT1 sebelum regulatory adjusment                                                                                       -
Modal Inti Tambahan : Faktor Pengurang (regulatory adjustment)
37    Investasi pada instrumen AT1 sendiri                                                                                          -
38    Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain                                                                       -
      Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi
39    secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki                                             -
      lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah diatas batasan 10%)
      Investasi signifikan pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan
40                                                                                                                                  -
      konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                                                           -
41a     Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain                                                                          -
42      Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya                                                -




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   253
Page 256
        Tata Kelola Perusahaan




       No                                                          Komponen                               Jumlah
        43     Jumlah faktor pengurang (regulatory adjusment) terhadap AT 1                                            -
        44     Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang                                                                    -
        45     Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1)                                                   18.865.052
       Modal Pelengkap (Tier 2) : Instrumen dan cadangan
        46     Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank ( termasuk stock surplus)                          290.823
        47     Modal yang termasuk phase out dari Tier 2                                                               -
               Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan
        48                                                                                                             -
               KPMM secara konsolidasi
        49     Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out                                             -
               Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling
        50                                                                                                   1.158.009
               tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
        51     Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang                                     1.448.832
       Modal Pelengkap (Tier 2) : Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
        52     Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri                                                                 -
        53     Kepemilikan silang instrumen Tier 2 pada entitas lain                                                   -
               Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan
               konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak
        54                                                                                                             -
               memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan
               threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk bank Sistemik)
               Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan dan asuransi
        55                                                                                                             -
               di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
        56     Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                                                     -
       56a Sinking fund                                                                                                -
       56b Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain                                                        -
        57     Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap                                         -
        58     Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment                                1.448.832
        59     Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap)                                                  20.313.884
        60     Total Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR)                                                106.100.850
       Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
        61     Rasio (CET 1) - persentase terhadap ATMR                                                        17,78%
        62     Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR                                            17,78%
        63     Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR                                                    19,15%
        64     Tambahan Modal (Buffer) - persentase terhadap ATMR                                              3,50%
        65        Capital Conservation Buffer                                                                   2,50%
        66        Countercyclical Buffer                                                                       0,00%
        67        Capital Surcharge untuk Bank Sistemik                                                            1,00%
               Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan Modal
        68                                                                                                     10,15%
               (Buffer) - persentase terhadap ATMR
       National minima (jika berbeda dari Basel 3)
        69     Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                             -




254   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 257
 Tata Kelola Perusahaan




No                                         Komponen                                                              Jumlah
70   Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                                                -
71   Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                                                           -
Jumlah dibawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)                                           -
72   Investasi non signifikan pada modal entitas keuangan lain                                                                   -
73   Investasi signikan pada saham biasa entitas keuangan                                                                        -
74   Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak)                                                                        -
75   Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak)                                        -
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2                                                             -
     Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan
76                                                                                                                               -
     pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77   Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar                                                  -
     Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan
78                                                                                                                               -
     IRB (sebelum dikenakan cap)
79   Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB                                                      -
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d 1 Jan 2022)                 -
80   Cap pada CET1 yang termasuk phase out                                                                                       -
     Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah
81                                                                                                                               -
     redemptions dan maturities)
82   Cap pada AT1 yang termasuk phase out                                                                                        -
     Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah
83                                                                                                                               -
     redemptions dan maturities)
84   Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out                                                                                     -
     Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah
85                                                                                                                               -
     redemptions dan maturities)




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   255
Page 258
        Tata Kelola Perusahaan




      Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2)

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                     31 Desember 2025
        No.                                                    POS - POS
                                                                                                         (Diaudit)
       ASET
         1      Kas                                                                                              642.704
         2      Penempatan pada Bank Indonesia                                                                   7.115.892
         3      Penempatan pada bank lain                                                                       1.410.495
         4      Tagihan spot dan derivatif/forward                                                              1.607.242
         5      Surat berharga yang dimiliki                                                                   37.435.496
         6      Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                                    3.611.757
         7      Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo)              1.703.647
         8      Tagihan akseptasi                                                                               2.594.758
         9      Kredit yang diberikan                                                                         111.782.340
        10      Pembiayaan syariah
         11     Penyertaan modal                                                                                        26
         12     Aset keuangan lainnya                                                                           1.286.858
         13     Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
                a. Surat berharga yang dimiliki                                                                   (19.661)
                b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah                                               (3.825.446)
                c. Lainnya                                                                                         (7.172)
         14     Aset tidak berwujud                                                                              1.133.973
                Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                                     (69.333)
         15     Aset tetap dan inventaris                                                                       5.743.634
                Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                                            (3.206.730)
         16     Aset non produktif
                a. Properti terbengkalai                                                                          28.849
                b. Agunan yang diambil alih                                                                       135.313
                c. Rekening tunda                                                                                       751
                d. Aset antarkantor                                                                                       -
         17     Aset lainnya                                                                                    1.393.810
                TOTAL ASET                                                                                   170.499.203


       LIABILITAS DAN EKUITAS
                LIABILITAS
         1      Giro                                                                                           39.079.248
         2      Tabungan                                                                                       40.599.341
         3      Deposito                                                                                      53.634.093
         4      Uang elektronik                                                                                           -
         5      Liabilitas kepada Bank Indonesia                                                                          -



256   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 259
Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                        31 Desember 2025
No.                                       POS - POS
                                                                                                            (Diaudit)
 6    Liabilitas kepada bank lain                                                                                        5.283.822
 7    Liabilitas spot dan derivatif/forward                                                                              1.471.098
 8    Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                                     3.524.684
 9    Liabilitas akseptasi                                                                                              2.005.479
 10   Surat berharga yang diterbitkan                                                                                     944.990
 11   Pinjaman/pembiayaan yang diterima                                                                                             -
 12   Setoran jaminan                                                                                                      546.741
 13   Liabilitas antarkantor                                                                                                        -
 14   Liabilitas lainnya                                                                                                3.286.064
 15   Kepentingan minoritas (minority interest)                                                                                     -
      TOTAL LIABILITAS                                                                                               150.375.560
EKUITAS
 16   Modal disetor
      a. Modal dasar                                                                                                   9.000.000
      b. Modal yang belum disetor -/-                                                                                  (5.943.102)
      c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                                                                             -
 17   Tambahan modal disetor
      a. Agio                                                                                                           4.933.950
      b. Disagio -/-                                                                                                                -
      c. Dana setoran modal                                                                                                         -
      d. Lainnya                                                                                                              4.576
 18   Penghasilan komprehensif lain
      a. Keuntungan                                                                                                        479.434
      b. Kerugian -/-                                                                                                               -
 19   Cadangan
      a. Cadangan umum                                                                                                     156.037
      b. Cadangan tujuan                                                                                                            -
20    Laba/rugi
      a. Tahun-tahun lalu                                                                                                9.963.671
      b. Tahun berjalan                                                                                                  1.529.077
      c. Dividen yang dibayarkan -/-                                                                                                -
      TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK                                                            20.123.643
      TOTAL EKUITAS                                                                                                    20.123.643
      TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                   170.499.203




                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   257
Page 260
        Tata Kelola Perusahaan




      Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan
      dan Instrumen Tlac - Eligible (CCA)

                                                                                      INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
         1     Penerbit                                              PT Bank UOB Indonesia
         2     Nomor Identifikasi                                     BBIA02SBCN1, BBIA02SBCN2, BBIA03SBCN1 and BBIA04SBCN1
         3     Hukum yang digunakan                                  Hukum Indonesia
               "Sarana yang memungkinkan
               kewajiban pelaksanwaan pada
               Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC
        3a                                                           N/A
               tercapai (untuk instrumen TLAC sah
               lainnya yang diatur oleh hukum
               asing)"
       Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
         4     Pada saat masa transisi                               N/A
         5     Setelah masa transisi                                 Tier 2
               Apakah instrumen eligible untuk
         6     Individu/Konsolidasi atau Konsolidasi                 Konsolidasi dan Individu
               dan Individu
         7     Jenis Instrumen                                       Surat berharga subordinasi
               Jumlah yang diakui dalam
         8                                                           Rp290.823juta
               perhitungan KPMM
         9     Nilai Par dari instrumen                              Rp950.000 juta
               Klasifikasi sesuai standar akuntansi
        10                                                           Liabilitas - Biaya perolehan amortisasi
               keuangan
        11     Tanggal Penerbitan                                    5 Juli 2019, 13 November 2019, 08 Maret 2022 dan 26 Juni 2024
               Tidak ada jatuh tempo (perpetual)
        12                                                           Dengan Jatuh Tempo
               atau dengan jatuh tempo
        13     Tanggal jatuh tempo                                   5 Juli 2026, 13 November 2026, 08 Maret 2029 dan 26 Juni 2031
               Eksekusi call option atas persetujuan
        14                                                           N/A
               Pengawas Bank
               Tanggal call option, jumlah penarikan
        15     dan persyaratan call option lainnya                   N/A
               (bila ada)
        16     Subsequent call option                                N/A
       Kupon/dividen
               Dividen/ kupon dengan bunga tetap
        17                                                           Fixed
               atau floating
               Tingkat dari coupon rate atau index
        18                                                           9,85%; 9,25%; 8,00% dan 7,50%
               lain yang menjadi acuan
        19     Ada atau tidaknya dividend stopper                    Tidak
               Full discretionary, partial atau
        20                                                           Mandatori
               mandatory
               Apakah terdapat fitur step up atau
        21                                                           Tidak
               insentif lain




258   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 261
 Tata Kelola Perusahaan




                                                                 INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
22   Non-kumulatif atau kumulatif              Non - kumulatif
     Dapat dikonversi atau tidak dapat
23                                             Tidak
     dikonversi
     Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger
24                                             N/A
     point-nya
     Jika dapat dikonversi, apakah seluruh
25                                             N/A
     atau sebagian
     Jika dapat dikonversi, bagaimana
26                                             N/A
     rate konversinya
     Jika dapat dikonversi; apakah
27                                             N/A
     mandatory atau optional
     Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis
28                                             N/A
     instrumen konversinya
     Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer
29                                             N/A
     of instrument it converts into
30   Fitur write-down                          Ya
                                               Ketika Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usahanya
                                               (point of non-viability) dan memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun atau
                                               lebih serta hanya dapat dilunasi setelah memperoleh persetujuan
                                               OJK. Berdasarkan SE OJK No. 20/SEOJK.03/2016 tanggal 21 Juni
                                               2016, Obligasi Subordinasi dapat dikonversi menjadi saham biasa
                                               atau dilakukan write down apabila :
                                           i. rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1/CET 1) lebih rendah
31   Jika write-down, sebutkan trigger-nya    atau sama dengan 5,125% (lima koma seratus dua puluh lima
                                              persen) dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR) baik secara
                                              individu maupun konsolidasi dengan anak perusahaan; dan/atau
                                               ii. terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan
                                                   penyertaan modal kepada Bank yang dinilai berpotensi terganggu
                                                   kelangsungan usahanya;
                                               iii. dan terdapat perintah dari OJK untuk melakukan konversi menjadi
                                                    saham biasa dan/atau write down
     Jika terjadi write-down, apakah
32                                             Proporsional, parsial atau keseluruhan dengan persetujuan OJK
     penuh atau sebagian
     Jika terjadi write-down; permanen
33                                             Permanen
     atau temporer
     Jika terjadi write-down temporer,
34                                             N/A
     jelaskan mekanisme write-up
34a Tipe subordinasi                           Obligasi Subordinasi
                                               1. Pertama-tama Kreditur Preferen berhak menerima pembayaran
                                                  penuh atas seluruh tagihan piutangnya sesuai dengan ketentuan
                                                  perundang-undangan yang berlaku;
35   Hierarki instrumen pada saat likuidasi 2. Selanjutnya, Nasabah penyimpanan dan kreditur Hutang Senior
                                               berhak menerima pembayaran penuh atas seluruh tagihan
                                               piutangnya sesuai dengan perjanjian hutang masing-masing,
                                               dengan memperhatikan jaminan khusus yang diberikan;




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   259
Page 262
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                                       INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
                                                                     3. Setelah para Kreditur Preferen, Nasabah Penyimpan dan para
                                                                        kreditur Hutang Senior, menerima pembayaran penuh seluruh
                                                                        tagihan hutang sesuai ketentuan dalam perjanjian hutang masing-
                                                                        masing maka Pemegang Obligasi Subordinasi (termasuk pemegang
                                                                        Obligasi Subordinasi atau kreditur pinjaman subordinasi lain yang
                                                                        kedudukannya pari passu dengan Pemegang Obligasi Subordinasi
                                                                        apabila ada) berhak menerima pembayaran penuh atas seluruh
                                                                        tagihan piutangnya sesuai dengan ketentuan perjanjian hutang
                                                                        masing-masing;
                                                                     4. Dalam hal kreditur preferen, nasabah penyimpan dan kreditur
                                                                        hutang senior, belum menerima pembayaran secara penuh atas
                                                                        piutangnya dan jika wali amanat menerima pembayaran atau
                                                                        pembagian dari kurator, likuidator atau wali yang mengurus harta
                                                                        benda dan aset perseroan dalam proses likuidasi, maka :
                                                                         a. Wali Amanat tidak boleh membagikan uang yang telah
                                                                            diterima oleh Wali Amanat dari kurator, likuidator atau wali
                                                                            yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses
                                                                            likuidasi, kepada Pemegang Obligasi Subordinasi kecuali Wali
                                                                            Amanat telah menerima:
                                                                            i. penegasan tertulis dari kurator, likuidator atau wali yang
                                                                               mengurus aset Perseroan dalam proses likuidasi tersebut
                                                                               bahwa semua kreditur preferen, nasabah penyimpan dan
                                                                               para kreditur hutang senior, telah dibayar lunas; atau
                                                                            ii. perintah pengadilan yang berwenang dalam jurisdiksi
                                                                                yang bersangkutan yang memerintahkan atau memberikan
                                                                                wewenang kepada Wali Amanat untuk melakukan
                                                                                pembayaran kepada Pemegang Obligasi Subordinasi karena
                                                                                semua kreditur preferen, nasabah penyimpan, para kreditur
                                                                                hutang senior dan telah dibayar lunas.
                                                                         b. Dalam hal Wali Amanat tidak menerima penegasan tertulis
                                                                            sebagaimana tersebut dalam 4.a.i. atau perintah pengadilan
                                                                            sebagaimana tersebut dalam 4.a.ii. tersebut dalam ayat ini maka
                                                                            Wali Amanat harus segera mengembalikan pembayaran yang telah
                                                                            diterima Wali Amanat tersebut kepada kurator, likuidator atau wali
                                                                            yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses
                                                                            likuidasi, untuk pembayaran semua kreditur preferen, nasabah
                                                                            penyimpan, dan para kreditur hutang senior yang masih belum di
                                                                            bayar. Apabila kurator, likuidator atau wali yang mengurus harta
                                                                            benda dan aset Perseroan dalam proses likuidasi tidak menerima
                                                                            uang yang dikembalikan oleh Wali Amanat, maka Wali Amanat
                                                                            harus membuka rekening bank terpisah dan menyetor uang yang
                                                                            telah diterima tersebut kedalam rekening tersebut sampai Wali
                                                                            Amanat menerima surat/dokumen yang disebut dalam butir 4.a.i.
                                                                            atau butir 4.a.ii. tersebut diatas.




260   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 263
Tata Kelola Perusahaan




                                                            INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
                                               5. kecuali dalam hal para kreditur preferen, nasabah penyimpan,
                                                  dan kreditur hutang senior telah menerima pembayaran
                                                  secara penuh dalam proses likuidasi dan dengan tidak
                                                  mengesampingkan ketentuan perlakuan sebagai modal
                                                  pelengkap (Tier 2) perseroan sebagaimana dimaksud dalam
                                                  POJK No.11/POJK.03/2016 dan peraturan pelaksanaan dan
                                                  peraturan penggantinya, Pemegang Obligasi Subordinasi yang
                                                  secara langsung menerima pembayaran dengan cara lain dari,
                                                  atau pembagian aset dari Perseroan, apapun jenis atau sifatnya,
                                                  baik dalam bentuk uang tunai, harta benda atau efek, maka
                                                  Pemegang Obligasi Subordinasi tersebut wajib menyerahkan
                                                  pembayaran atau pembagian aset tersebut kepada Wali
                                                  Amanat atau kurator dalam kepailitan, atau likuidator atau wali
                                                  yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses
                                                  likuidasi untuk pembagian aset Perseroan sesuai dengan
                                                  ketentuan butir 1.,2. dan 3 diatas.
                                               6. Jika sisa hasil likuidasi Perseroan setelah pemenuhan tagihan
                                                  kreditur preferen, nasabah penyimpan dan kreditur hutang
                                                  senior tidak cukup untuk membayar jumlah yang harus dibayar
                                                  berkenaan dengan Obligasi Subordinasi dan setiap hak
                                                  tagih yang menempati peringkat paripassu dengan Obligasi
                                                  Subordinasi, maka Pemegang Obligasi Subordinasi dan
                                                  pemegang hak tagih yang menempati peringkat pari passu
                                                  dengan Obligasi Subordinasi akan berbagi terhutang, masing-
                                                  masing yang merupakan hak mereka.
     Apakah transisi untuk fitur yang non-
36                                           Tidak
     compliant
37   Jika Ya, jelaskan fitur non-complaint   N/A




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   261
Page 264
        Tata Kelola Perusahaan




      Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit

      (dalam jutaan rupiah)

       No                                                       Keterangan                               Jumlah
              Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross
        1                                                                                                173.875.431.00
              sebelum dikurangi CKPN)
              Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan
              asuransi, dan/atau entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus
        2                                                                                                              -
              dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas
              Jasa Keuangan
              Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan
              dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur
              dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai prinsip kehati-hatian dalam
        3                                                                                                              -
              aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum. Dalam hal aset keuangan yang mendasari
              dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi keuangan maka angka
              pada baris ini adalah 0 (nol)
              Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
        4                                                                                                              -
              Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
              Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan
        5     berdasarkan standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total                          -
              eksposur dalam Rasio Pengungkit
              Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler
        6                                                                                                              -
              dengan menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan
              Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan
        7                                                                                                              -
              sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
        8     Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif                                         4.050.092.00
        9     Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo                     136.670.00
        10    Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK                         17.534.376.00
        11    Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN                     (5.016.909.00)
        12    Penyesuaian lainnya                                                                                      -
        13    Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit                                         190.579.660,00


       Analisis Kualitatif
       Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit merupakan penjumlahan dari eksposur aset dalam laporan
       posisi keuangan, eksposur transaksi derivatif, eksposur transaksi pembiayaan surat berharga (Securities Financing
       Transactions/SFT), eksposur TRA dalam laporan komitmen dan kontinjensi yang mencakup posisi trading book dan
       banking book posisi Desember 2025. Perhitungan Eksposur ini diperlukan untuk memantau agar Modal Inti terhadap
       Total eksposur berada diatas rasio minimum yang ditetapkan oleh OJK yaitu 3%.




262   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 265
  Tata Kelola Perusahaan




Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit

(dalam jutaan rupiah)

                                                                                                              Periode
                                     Keterangan
                                                                                                    Des 25               Sep 25
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
       Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan,
  1    namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT (Nilai                 166.944.280            166.496.961
       gross sebelum dikurangi CKPN)
       Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada
  2    pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam                                        -                    -
       neraca karena adanya penerapan standar akuntansi keuangan
  3    (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)                           -                    -
       (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam
  4                                                                                                              -                    -
       eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
  5    (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)                                 (3.852.279)           (3.766.392)
       (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti
  6    sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                                  (1.164.630)          (1.384.904)
       mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
  7    Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan                                           161.927.371          161.345.665
       Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
       Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation
  8    margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus                          1.970.206            2.598.096
       yang memenuhi persyaratan tertentu
  9    Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif                         3.695.634            4.542.949
       (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui
 10
       central counterparty (CCP))
 11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit                                               -                    -
       (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan
 12                                                                                                              -                    -
       pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
 13 Total Eksposur Transaksi Derivatif                                                              5.665.840              7.141.045
       Penjumlahan dari baris 8 sampai dengan baris 12
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
 14 Nilai tercatat aset SFT secara gross                                                             5.315.404             3.623.689
 15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                                     -                     -
       Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu
 16 pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran                                136.670                 74.192
       Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
 17 Eksposur sebagai agen SFT                                                                               -                      -
 18 Total Eksposur SFT                                                                              5.452.074              3.697.881
       Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
 19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi                                   105.631.578            94.603.439
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
       (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen
 20                                                                                               (87.779.224)         (78.039.856)
       atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
 21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                                                 (317.979)           (326.970)
 22 Total Eksposur TRA                                                                              17.534.375           16.236.613


                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   263
Page 266
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                         Periode
                                                       Keterangan
                                                                                                Des 25             Sep 25
            Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
      Modal dan Total Eksposur
        23 Modal Inti                                                                           18.865.506      18.534.464
       24 Total Eksposur                                                                       190.579.660     188.421.204
            Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22
      Rasio Pengungkit (Leverage)
            Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
        25 pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia                          9,90%              9,84%
            dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
            Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
       25a pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia                          9,90%              9,84%
            dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
        26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit                                                                3%                 3%
        27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit
      Pengungkapan Nilai Rata-Rata
            Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
            untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang
        28                                                                                       8.229.018          9.751.979
            dihitung secara bersih (net) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas
            dalam SFT
            Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross,
            setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
        29                                                                                       5.315.404         3.623.689
            transaction) yang dihitung secara bersih (net) dengan liabilitas kas dalam
            SFT dan tagihan kas dalam SFT
            Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
            sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
       30 memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan              193.493.274     194.549.494
            nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana
            dimaksud dalam baris 28
            Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
            pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
      30a dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang                  193.493.274     194.549.494
            telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
            sebagaimana dimaksud dalam baris 28
            Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
            pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
        31 dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah                 9,75%             9,53%
            memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana
            dimaksud dalam baris 28
            Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap
            pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
       31a dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang                       9,75%             9,53%
            telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross
            sebagaimana dimaksud dalam baris 28

      Analisis Kualitatif
      Rasio Pengungkit per Desember 2025 adalah sebesar 9,90% yang merupakan hasil perbandingan antara Modal Inti
      sebesar Rp18,87 Triliun dengan Total Eksposur sebesar Rp190,58 Triliun. Bila dibandingkan dengan periode September
      2025, Rasio Pengungkit periode Desember 2025 mengalami peningkatan sebesar 0,06%. Peningkatan ini dikarenakan
      adanya peningkatan modal inti sebesar Rp0,33 Triliun. Bank akan tetap menjaga permodalan (khususnya Modal Inti)
      agar Rasio Pengungkit tetap berada diatas rasio minimum sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.31/
      POJK.03/2019 tanggal 2 Desember 2019.


264   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 267
  Tata Kelola Perusahaan

Tabel Eksposur Risiko


1. Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)

(dalam jutaan rupiah)

                            Nilai Tercatat Bruto                                CKPN
                                                                                                          CKPN
                        Tagihan yang      Tagihan                                                                          Nilai Bersih
                                                        CKPN                                           (Pendekatan
                         Telah Jatuh     yang Belum                  Stage 2 & 3        Stage 1                             (a+b+c)
                                                                                                           IRB)
                           Tempo        Jatuh Tempo
                             a               b             c               d                e                 f                   g
      Surat
 1                                  -     33.681.610      (19.661)          (6.456)       (13.205)                            33.661.949
      Berharga
 2    Kredit                1.872.732    109.909.608   (3.825.446)     (3.328.338)       (497.108)                           107.956.894
      Transaksi
 3    Rekening                      -      8.783.803       (2.290)                0        (2.290)                              8.781.513
      Administratif
      Total                 1.872.732    152.375.021   (3.847.397)    (3.334.794)       (512.603)                          150.400.356



2. Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)

(dalam jutaan rupiah)

 No                                                                                                                             a
  1    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                                         1.915.737
  2    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                                            91.538
  3    Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                            (24.965)
  4    Nilai hapus buku                                                                                                         (80.487)
  5    Perubahan lain                                                                                                            (29.091)
  6    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                              1.872.732




                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   265
Page 268
        Tata Kelola Perusahaan




      3. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Wilayah

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                   31 Desember 2025
                                                                                                                          Tagihan bersih berdasarkan wilayah
       No                        Kategori Portofolio                                                                        Jawa
                                                                                                 Jawa         Jawa
                                                                                 Jakarta                                   Timur &       Sumatera
                                                                                                 Barat       Tengah
                                                                                                                             Bali
        a                                    b                                     c               d            e              f            g
        1     Tagihan kepada Pemerintah                                          44.862.664              -            -              -            -
        2     Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                 9.706.767             -            -              -            -
              Tagihan kepada Bank Pembangunan
        3                                                                                   -            -            -              -            -
              Multilateral dan Lembaga Internasional
        4     Tagihan kepada Bank                                                 2.263.706        15.138           605       23.163              -
        5     Tagihan berupa Covered Bond                                                   -            -            -              -            -
              Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
        6                                                                         6.038.340              -            -              -            -
              Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
              Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
        7     Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                                    26            -            -              -            -
              Lainnya
        8     Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                                6.191.309     564.869      373.509      1.578.985      609.417
        9     Kredit Beragun Properti Komersial                                  24.395.338     1.162.699    1.438.883 3.495.328 2.204.671
              Kredit untuk Pengadaan Tanah, Pengolahan
       10                                                                           668.944          200       31.847        69.257       167.075
              Tanah, dan Konstruksi
        11    Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                 -            -            -              -            -
              Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
        12                                                                       12.508.553       54.242      60.408        422.147       103.731
              dan Portofolio Ritel
        13    Tagihan kepada Korporasi                                            44.621.145    1.113.063     550.148      3.301.975 4.564.291
       14     Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                        449.716       62.695      116.276       305.898        53.650
        15    Aset Lainnya                                                        4.668.228       64.760      145.091       109.932        70.326
              Total                                                              156.374.736    3.037.666    2.716.768 9.306.685          7.773.161




266   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 269
  Tata Kelola Perusahaan




                                                                    31 Desember 2024
                                                           Tagihan bersih berdasarkan wilayah

Kalimantan                                     Jawa         Jawa          Jawa Timur                         Kalimantan
                  Total         Jakarta                                                     Sumatera                                total
& Makassar                                     Barat       Tengah           & Bali                           & Makassar

    h               i               j            k            l                 m                 n                 o                 p
           -   44.862.664      39.174.684              -            -                   -                -                  -   39.174.684
           -    9.706.767       3.052.941              -            -                   -                -                  -    3.052.941

           -               -              -            -            -                   -                -                  -                -

        339     2.302.951       4.666.311       26.819              -           41.201                   -              455      4.734.786
           -               -              -            -            -                   -                -                  -                -

           -    6.038.340       5.670.636              -            -                   -                -                  -    5.670.636


           -              26            26             -            -                   -                -                  -               26


   285.126      9.603.216       6.255.382       607.194      415.774        1.648.294          764.348            282.910        9.973.902
   1.171.941   33.868.861      17.529.396     1.389.965    1.695.818        3.737.506        2.354.336          1.259.970       27.966.991

    25.324        962.646      2.602.884         17.169       35.251            63.901          217.378             27.279       2.963.862

           -               -              -            -            -                   -                -                  -                -

    80.381     13.229.462      13.403.335       92.560       177.835           221.147         102.608              41.954 14.039.439

   270.058     54.420.680      38.531.215      992.292       422.977        4.275.349        4.355.787            321.846       48.899.466
    40.170      1.028.404         416.975        98.161      107.864          286.077            41.806             30.665         981.548
    54.375       5.112.712      4.266.814       82.282       171.800           144.134           82.789            65.888        4.813.707
   1.927.713    181.136.729    135.570.599    3.306.442     3.027.319      10.417.609         7.919.052         2.030.967 162.271.988




                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   267
Page 270
        Tata Kelola Perusahaan




      4. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Sektor Ekonomi

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                               Tagihan
                                                                                                    Tagihan                                    kepada
                                                                                 Tagihan
                                                                                                 kepada Bank                   Tagihan       Perusahaan
                                                               Tagihan           kepada                          Tagihan
                                                                                                Pembangunan                    berupa          Efek dan
       No.                  Sektor Ekonomi                     kepada             Entitas                        kepada
                                                                                                  Multilateral                 Covered        Lembaga
                                                              Pemerintah          Sektor                          Bank
                                                                                                dan Lembaga                     Bond             Jasa
                                                                                  Publik
                                                                                                 Internasional                                Keuangan
                                                                                                                                               Lainnya
        a                           b                               c               d                 e             f            g               h
              31 Desember 2025
              Pertanian, Kehutanan dan
         1                                                                 -                -                -             -             -                -
              Perikanan
        2     Pertambangan dan Penggalian                                  -     768.048                     -             -             -                -
        3     Industri Pengolahan                                          -                -                -     38.887                -                -
              Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
        4                                                                  - 1.000.413                       -             -             -                -
              Panas dan Udara Dingin
              Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
              Limbah, Pengelolaan dan Daur
        5                                                                  -                -                -             -             -                -
              Ulang Sampah, dan Aktivitas
              Remediasi
        6     Konstruksi                                                   -            0                    -             -             -                -
              Perdagangan Besar dan Eceran;
        7     Reparasi dan Perawatan Mobil                                 - 7.938.306                       -             -             -                -
              dan Sepeda Motor
        8     Pengangkutan dan Pergudangan                                 -                -                -             -             -                -
              Penyediaan Akomodasi dan
        9                                                                  -                -                -             -             -                -
              Penyediaan Makan Minum
        10    Informasi dan Komunikasi                                     -                -                -             -             -                -
        11    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                  8.557.595                    -                -   2.263.629               -    6.037.057
        12    Real Estat                                                   -                -                -             -             -                -
              Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
        13                                                                 -                -                -             -             -                -
              Teknis
              Aktivitas Penyewaan dan
              Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
        14    Opsi, Ketenagakerjaan, Agen                                  -                -                -             -             -                -
              Perjalanan dan Penunjang
              Usaha Lainnya
              Administrasi Pemerintahan,
        15    Pertahanan dan Jaminan Sosial                                -                -                -             -             -                -
              Wajib
        16    Pendidikan                                                   -                -                -             -             -                -
              Aktivitas Kesehatan Manusia
        17                                                                 -                -                -             -             -                -
              dan Aktivitas Sosial
        18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                               -                -                -             -             -                -
        19    Aktivitas Jasa Lainnya                                       -                -                -             -             -                -


268   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 271
  Tata Kelola Perusahaan




   Tagihan
                                                                                Tagihan
berupa Surat                                   Kredit untuk
                 Kredit                                                         kepada
  Berharga/                      Kredit        Pengadaan        Kredit
                Beragun                                                          Usaha          Tagihan          Tagihan
   Piutang                     Beragun           Tanah,        Pegawai                                                             Aset
                Properti                                                      Mikro, Usaha      kepada          yang Telah
 Subordinasi,                   Properti       Pengolahan        atau                                                             Lainnya
                 Rumah                                                         Kecil, dan      Korporasi       Jatuh Tempo
 Ekuitas, dan                  Komersial       Tanah, dan     Pensiunan
                Tinggal                                                        Portofolio
  Instrumen                                     Konstruksi
                                                                                  Ritel
Modal lainnya
      i            j              k                 l            m                 n               o                 p                q



            -      31.586         311.768                 -               -        12.144       4.857.931                    -              -

            -          1.292     174.484                  -               -            1.916   9.633.780                     -              -
            -     705.174      11.752.803                 -               -      404.534       26.619.142           125.812                 -

            -              -     250.742                  -               -                -     406.980                     -              -



            -          2.750      34.747                  -               -             998        10.692                    -              -


            -      75.719         56.635          962.646                 -        37.567        492.260              51.134                -


            -   2.107.536      8.963.264                  -               -     1.360.964       6.953.162           320.182                 -


            -    149.243       3.203.146                  -               -       45.228          750.145             12.567                -

            -     20.294        1.648.991                 -               -       60.420            3.208                   0               -

            -     158.992      3.420.724                  -               -        21.533       4.123.155                    -              -
            -              -               -              -               -                -       48.335                    -              -
            -     34.207       2.730.005                  -               -        72.662         146.254           198.164                 -

            -      18.282        149.952                  -               -        31.229           71.710                   -              -




            -      69.227        530.985                  -               -       54.803          241.153                    -              -




            -              -               -              -               -                -               -                 -              -


            -              -       16.931                 -               -            4.178               -                 -              -

            -          3.336       8.000                  -               -        12.706                  -                 -              -

            -           433         4.514                 -               -         1.503              425                   -              -
            -     80.300        247.000                   -               -        39.062          20.372                940                -


                                                                      P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   269
Page 272
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                                               Tagihan
                                                                                                    Tagihan                                    kepada
                                                                                 Tagihan
                                                                                                 kepada Bank                   Tagihan       Perusahaan
                                                               Tagihan           kepada                          Tagihan
                                                                                                Pembangunan                    berupa          Efek dan
       No.                  Sektor Ekonomi                     kepada             Entitas                        kepada
                                                                                                  Multilateral                 Covered        Lembaga
                                                              Pemerintah          Sektor                          Bank
                                                                                                dan Lembaga                     Bond             Jasa
                                                                                  Publik
                                                                                                 Internasional                                Keuangan
                                                                                                                                               Lainnya
        a                           b                               c               d                 e             f            g               h
              Aktivitas Rumah Tangga sebagai
              Pemberi Kerja; Aktivitas yang
              Menghasilkan Barang dan
       20                                                                  -                -                -             -             -                -
              Jasa oleh Rumah Tangga yang
              Digunakan untuk Memenuhi
              Kebutuhan Sendiri
              Aktivitas Badan Internasional
        21    dan Badan Ekstra Internasional                               -                -                -             -             -                -
              Lainnya
        22    Rumah Tangga                                                 -                -                -             -             -                -
        23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                     29.189.177                   -                -          435              -           1.283
       24     Lainnya                                           7.115.892                   -                -             -             -                -
              Total                                           44.862.664         9.706.767                   -   2.302.951               -     6.038.340


              31 Desember 2024
              Pertanian, Kehutanan dan
         1                                                                 -                -                -             -             -                -
              Perikanan
        2     Pertambangan dan Penggalian                                  -      736.863                    -             -             -                -
        3     Industri Pengolahan                                          -                -                -    657.520                -                -
              Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
        4                                                                  -      110.048                    -             -             -                -
              Panas dan Udara Dingin
              Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
              Limbah, Pengelolaan dan Daur
        5                                                                  -                -                -             -             -                -
              Ulang Sampah, dan Aktivitas
              Remediasi
        6     Konstruksi                                                   -                -                -             -             -                -
              Perdagangan Besar dan Eceran;
        7     Reparasi dan Perawatan Mobil                                 - 2.206.030                       -             -             -                -
              dan Sepeda Motor
        8     Pengangkutan dan Pergudangan                                 -                -                -             -             -                -
              Penyediaan Akomodasi dan
        9                                                                  -                -                -             -             -                -
              Penyediaan Makan Minum
        10    Informasi dan Komunikasi                                     -                -                -             -             -                -
        11    Aktivitas Keuangan dan Asuransi                 22.902.530                    -                -   4.076.749               -     5.663.525
        12    Real Estat                                                   -                -                -             -             -                -
              Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
        13                                                                 -                -                -             -             -                -
              Teknis




270   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 273
  Tata Kelola Perusahaan




   Tagihan
                                                                                Tagihan
berupa Surat                                   Kredit untuk
                 Kredit                                                         kepada
  Berharga/                      Kredit        Pengadaan        Kredit
                Beragun                                                          Usaha          Tagihan          Tagihan
   Piutang                     Beragun           Tanah,        Pegawai                                                             Aset
                Properti                                                      Mikro, Usaha      kepada          yang Telah
 Subordinasi,                   Properti       Pengolahan        atau                                                             Lainnya
                 Rumah                                                         Kecil, dan      Korporasi       Jatuh Tempo
 Ekuitas, dan                  Komersial       Tanah, dan     Pensiunan
                Tinggal                                                        Portofolio
  Instrumen                                     Konstruksi
                                                                                  Ritel
Modal lainnya
      i            j              k                 l            m                 n               o                 p                q




            -              -               -              -               -                -               -                 -              -




            -              -               -              -               -                -               -                 -              -


            -   6.144.846         364.171                 -               -       158.253                  -       294.046                  -
            -              -               -              -               -   10.909.736           41.702            25.557                 -
            -              -               -              -               -              25            275                   -    5.112.712
            -    9.603.216     33.868.861          962.646                -     13.229.462     54.420.680         1.028.404        5.112.712




            -      33.305         325.281                 -               -            4.379    4.401.833                    -              -

            -          1.975      210.574                 -               -            8.952    11.462.143                   -              -
            -     724.203      11.283.359                 -               -       387.740       19.528.617           135.345                -

            -          2.923     243.758                  -               -             491        138.152                   -              -



            -          4.157          7.436               -               -                -               -                 -              -


            -      68.694          75.676        2.963.862                -        28.270           12.252            31.004                -


            -    2.236.251      9.011.730                 -               -     1.057.208       6.709.497            297.746                -


            -     152.555       2.334.299                 -               -        75.366       1.330.298             16.535                -

            -      43.227       1.642.950                 -               -        69.210           55.529            16.296                -

           25     144.811         751.398                 -               -         19.774       1.768.441                   -              -
            1          1.112               -              -               -                -     1.187.048                   -              -
            -      23.338         744.752                 -               -        24.827       1.976.680           201.486                 -

            -      35.606         43.528                  -               -        14.981          42.709                    -              -




                                                                      P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   271
Page 274
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                                               Tagihan
                                                                                                    Tagihan                                    kepada
                                                                                 Tagihan
                                                                                                 kepada Bank                   Tagihan       Perusahaan
                                                               Tagihan           kepada                          Tagihan
                                                                                                Pembangunan                    berupa          Efek dan
       No.                  Sektor Ekonomi                     kepada             Entitas                        kepada
                                                                                                  Multilateral                 Covered        Lembaga
                                                              Pemerintah          Sektor                          Bank
                                                                                                dan Lembaga                     Bond             Jasa
                                                                                  Publik
                                                                                                 Internasional                                Keuangan
                                                                                                                                               Lainnya
        a                           b                               c               d                 e             f            g               h
              Aktivitas Penyewaan dan
              Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
        14    Opsi, Ketenagakerjaan, Agen                                  -                -                -             -             -                -
              Perjalanan dan Penunjang
              Usaha Lainnya
              Administrasi Pemerintahan,
        15    Pertahanan dan Jaminan Sosial                                -                -                -             -             -                -
              Wajib
        16    Pendidikan                                                   -                -                -             -             -                -
              Aktivitas Kesehatan Manusia
        17                                                                 -                -                -             -             -                -
              dan Aktivitas Sosial
        18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                               -                -                -             -             -                -
        19    Aktivitas Jasa Lainnya                                       -                -                -             -             -        6.000
              Aktivitas Rumah Tangga sebagai
              Pemberi Kerja; Aktivitas yang
              Menghasilkan Barang dan
       20                                                                  -                -                -             -             -                -
              Jasa oleh Rumah Tangga yang
              Digunakan untuk Memenuhi
              Kebutuhan Sendiri
              Aktivitas Badan Internasional
        21    dan Badan Ekstra Internasional                               -                -                -             -             -                -
              Lainnya
        22    Rumah Tangga                                                 -                -                -             -             -                -
        23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                     16.272.154                   -                -          517              -           1.111
       24     Lainnya                                                      -                -                -             -             -                -
              Total                                           39.174.684         3.052.941                   -   4.734.786               -    5.670.636




272   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 275
  Tata Kelola Perusahaan




   Tagihan
                                                                                Tagihan
berupa Surat                                   Kredit untuk
                 Kredit                                                         kepada
  Berharga/                      Kredit        Pengadaan        Kredit
                Beragun                                                          Usaha          Tagihan          Tagihan
   Piutang                     Beragun           Tanah,        Pegawai                                                             Aset
                Properti                                                      Mikro, Usaha      kepada          yang Telah
 Subordinasi,                   Properti       Pengolahan        atau                                                             Lainnya
                 Rumah                                                         Kecil, dan      Korporasi       Jatuh Tempo
 Ekuitas, dan                  Komersial       Tanah, dan     Pensiunan
                Tinggal                                                        Portofolio
  Instrumen                                     Konstruksi
                                                                                  Ritel
Modal lainnya
      i            j              k                 l            m                 n               o                 p                q



            -      48.623        203.565                  -               -        15.549          113.394                   -              -




            -              -               -              -               -                -               -                 -              -


            -              -      22.060                  -               -            3.093               -                 -              -

            -          3.152       13.220                 -               -        14.262            1.000                   -              -

            -          806            7.789               -               -             100            1.493                 -              -
            -      66.594        616.066                  -               -        23.097          129.033             2.069                -




            -              -               -              -               -                -               -                 -              -




            -              -               -              -               -                -               -                 -              -


            -   6.382.570        429.550                  -               -       173.205                  -         267.198                -
            -              -               -              -               -     12.118.935         40.635             13.869                -
            -              -               -              -               -                -            712                  -    4.813.707
          26    9.973.902      27.966.991       2.963.862                 -    14.039.439      48.899.466           981.548      4.813.707




                                                                      P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   273
Page 276
        Tata Kelola Perusahaan




      5. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Sisa Jangka Waktu Kontrak
      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                          31 Desember 2025
                                                                                         Tagihan Bersih Berdasakan Sisa Jangka Waktu Kontrak
        No.                       Kategori Portfolio
                                                                                                 >1 thn s.d. 3       > 3 thn s.d. 5
                                                                                 <=1 tahun                                                 >5 thn
                                                                                                     thn                  thn
         a                                   b                                       c                d                    e                  f
         1      Tagihan kepada Pemerintah                                         10.926.232        3.460.601           13.806.912          9.553.028
         2      Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                               8.972.459          734.308                         -             0
                Tagihan kepada Bank Pembangunan
         3                                                                                   -                   -                    -             -
                Multilateral dan Lembaga Internasional
         4      Tagihan kepada Bank                                                 908.500           369.342                    27                 -
         5      Tagihan berupa Covered Bond                                                  -                   -                    -             -
                Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
         6                                                                         5.680.317          356.272                  1.750                -
                Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
                Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang
         7      Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal                                    -                   -                    -             -
                Lainnya
         8      Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal                               3.147.160         320.520              626.071          5.506.476
         9      Kredit Beragun Properti Komersial                                  19.971.563       4.109.840            5.436.265          4.325.096
                Kredit untuk Pengadaan Tanah,
        10                                                                          748.506             61.360              36.393            116.387
                Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
         11     Kredit Pegawai atau Pensiunan                                                -                   -                    -             -
                Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil,
         12                                                                        2.611.645          1.512.159          7.435.587          1.668.377
                dan Portofolio Ritel
         13     Tagihan kepada Korporasi                                          39.704.661        3.200.738             9.272.173         2.104.781
         14     Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                                      438.387            213.187              88.553           285.368
         15     Aset Lainnya                                                                 -                   -                    -             -
                Total                                                             93.109.429       14.338.327          36.703.732          23.559.513




274   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 277
Tata Kelola Perusahaan




                                                                    31 Desember 2024
                                                Tagihan Bersih Berdasakan Sisa Jangka Waktu Kontrak
   Non                                         >1 thn s.d. 3   > 3 thn s.d. 5                           Non
                  Total        <=1 tahun                                             >5 thn                                  Total
Kontraktual                                        thn              thn                              Kontraktual
    g               h              i                 j               k                   l                  m                   n
   7.115.892    44.862.664      19.592.776        1.850.154       5.068.596          6.862.031           5.801.127         39.174.684
            -    9.706.767      2.343.513                  -        709.428                      -                  -       3.052.941

            -              -               -               -                 -                   -                  -                   -

  1.025.082      2.302.951      2.037.074          256.923                 37                    -      2.440.752           4.734.786
            -              -               -               -                 -                   -                  -                   -

            -    6.038.340      4.352.294          989.943          328.399                      -                  -       5.670.636


          26              26               -               -                 -                   -                26                  26


        2.990    9.603.216      3.004.890           361.955         746.949          5.854.017                  6.091       9.973.902
     26.096     33.868.861      19.701.374       1.638.350        4.515.109          2.073.433               38.725        27.966.991

            -     962.646       1.908.080           967.818          53.248              34.716                     -       2.963.862

            -              -               -               -                 -                   -                  -                   -

        1.694   13.229.462      2.090.157         1.315.800        5.192.133          5.436.175                 5.174     14.039.439

    138.327     54.420.680     37.473.429         3.186.963        7.335.577            719.320             184.177       48.899.466
        2.909    1.028.404       420.263             84.347         202.816             267.789                 6.333         981.548
   5.112.712      5.112.712                -               -                 -                   -       4.813.707          4.813.707
 13.425.728     181.136.729    92.923.850       10.652.253      24.152.292         21.247.481           13.296.112       162.271.988




                                                                   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   275
Page 278
        Tata Kelola Perusahaan




      6. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                 31 Desember 2025
                                                                                                                                                  Wilayah
       No                 Keterangan                                                                                                                    Kalimantan
                                                                                                 Jawa           Jawa Timur
                                                           Jakarta          Jawa Barat                                              Sumatera                 &
                                                                                                Tengah            & Bali
                                                                                                                                                         Makassar
        a                       b                              c                   d                  e                 f                 g                 h
        1    Tagihan                                     232.940.232             4.674.478      4.322.269       14.682.508             12.655.106        2.824.462
             Tagihan yang Mengalami
        2                                                   9.270.883             641.720        938.053               696.155            161.677          358.315
             Penurunan Nilai
             a. Belum Jatuh Tempo                          8.396.084              577.040         563.817              270.744            75.585           310.802
             b. Telah Jatuh Tempo                             874.798              64.681         374.237              425.410            86.092            47.513
        3    CKPN - Stage 1                                    441.103              16.591             7.243            22.677            20.618             4.815
        4    CKPN - Stage 2                                  1.359.914            328.221        194.599                40.174            15.853            39.908
        5    CKPN - Stage 3                                   444.934                1.986       258.203               120.356            32.442             7.343
        6    Tagihan yang Dihapus Buku                         757.655             55.438             46.199            36.959            18.479             9.240


      7. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                   31 Desember 2025
                                                                                   Tagihan yang Mengalami
                                                                                       Penurunan Nilai
       No                 Sektor Ekonomi                                                                                  CKPN            CKPN            CKPN
                                                                Tagihan                                    Telah
                                                                                    Belum Jatuh                          Stage 1         Stage 2         Stage 3
                                                                                                           Jatuh
                                                                                      Tempo
                                                                                                          Tempo
        a                           b                                c                   d                  e                f                g             h
             Pertanian, Kehutanan dan
        1                                                          10.393.501                29.078                -        11.525            2.611                -
             Perikanan
        2    Pertambangan dan Penggalian                           14.231.934                     -                -        19.149                  -              -
        3    Industri Pengolahan                                   67.589.077          2.158.080          467.280           86.002        817.484         344.927
             Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
        4                                                           1.842.152                     -                -         4.508                  -              -
             Panas dan Udara Dingin
             Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
             Limbah, Pengelolaan dan Daur
        5                                                                77.221                   -                -             156                -              -
             Ulang Sampah, dan Aktivitas
             Remediasi
        6    Konstruksi                                             3.577.829            296.753           53.862            2.816        255.353           2.728
             Perdagangan Besar dan Eceran;
        7    Reparasi dan Perawatan Mobil                       42.309.072              1.133.724         614.921           74.293         191.733        299.941
             dan Sepeda Motor
             Pengangkutan dan
        8                                                          5.030.027                 50.374        13.054           10.438            5.930             487
             Pergudangan




276   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 279
Tata Kelola Perusahaan




                                                                31 Desember 2024
                                                                       Wilayah

                                                     Jawa             Jawa Timur                           Kalimantan
   Total           Jakarta         Jawa Barat                                            Sumatera                                  Total
                                                    Tengah              & Bali                             & Makassar

     i                j                k                l                 m                   n                   o                   p
272.099.055       206.632.113        4.966.547      4.420.846           15.376.137        10.549.585           2.916.282       244.861.510

12.066.803         8.674.030          805.547        1.002.035           804.605              271.160            360.421          11.917.798

 10.194.073        7.824.435          696.223          638.543            398.221             211.578             319.319       10.088.319
  1.872.730          849.595          109.324          363.492           406.384               59.582              41.102         1.829.479
   513.048           703.912            21.274              9.321          35.555              26.242                 7.529         803.833
  1.978.669         1.834.752         356.258          214.222             68.356              51.954             56.088          2.581.630
   865.263           500.955               11.421      256.077            121.654              35.854              13.214            939.175
   923.970           895.828            70.120         58.480              38.644              22.126                 6.161        1.091.359




                                                                    31 Desember 2024
                                    Tagihan yang Mengalami
   Tagihan                              Penurunan Nilai                                                                          Tagihan
    yang                                                              CKPN Stage         CKPN Stage        CKPN Stage             yang
                    Tagihan
   Dihapus                         Belum Jatuh      Telah Jatuh           1                  2                 3                 Dihapus
    Buku                             Tempo            Tempo                                                                       Buku

         i                c             d               e                   f                  g                  h                   i

              -      6.590.173             16.886                -          10.085                2.504                    -                  -

              -    15.904.534              11.879                -          22.341                 1.755                   -                  -
              -    52.033.889        2.562.890         508.714              67.653          1.290.021             397.747                     -

              -     1.498.606               4.545                -               1.121              653                    -                  -



              -           22.999            3.931                -                 28               646                    -                  -


              -      5.725.910         381.900              34.550              6.278         287.410                 3.547                   -


              -     37.105.008        1.232.484        410.788              52.477            317.546            164.824                      -


              -     5.084.298              65.071           16.535              8.809           12.970                     -                  -




                                                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   277
Page 280
        Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                            31 Desember 2025
                                                                                     Tagihan yang Mengalami
                                                                                         Penurunan Nilai
       No                 Sektor Ekonomi                                                                             CKPN          CKPN          CKPN
                                                                Tagihan                                 Telah
                                                                                     Belum Jatuh                    Stage 1       Stage 2       Stage 3
                                                                                                        Jatuh
                                                                                       Tempo
                                                                                                       Tempo
        a                          b                                 c                    d              e             f            g             h
             Penyediaan Akomodasi dan
        9                                                          2.275.811            1.612.249            0             959    366.464                 -
             Penyediaan Makan Minum
       10    Informasi dan Komunikasi                            15.065.891                   15.015            -     15.133        2.508                 -
        11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                     22.831.990                        -            -    20.202                 -             -
       12    Real Estat                                            4.173.276            1.860.894      254.289        3.889       184.051         56.125
             Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
       13                                                            393.965                  6.962             -          855       1.176                -
             Teknis
             Aktivitas Penyewaan dan
             Sewa Guna Usaha Tanpa Hak
       14    Opsi, Ketenagakerjaan, Agen                          1.254.401                74.076               -     2.628          4.714                -
             Perjalanan dan Penunjang
             Usaha Lainnya
             Administrasi Pemerintahan,
       15    Pertahanan dan Jaminan Sosial                                       -                 -            -             -             -             -
             Wajib
       16    Pendidikan                                                  25.521                 847             -           56          141               -
             Aktivitas Kesehatan Manusia
       17                                                             25.890                       -            -          106              -             -
             dan Aktivitas Sosial
       18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                              9.322                  945             -           19          125               -
       19    Aktivitas Jasa Lainnya                                  477.467                    683      1.346         1.766            135           405
          Aktivitas Rumah Tangga sebagai
          Pemberi Kerja; Aktivitas yang
          Menghasilkan Barang dan
       20                                                                        -                 -            -             -             -             -
          Jasa oleh Rumah Tangga yang
          Digunakan untuk Memenuhi
          Kebutuhan Sendiri
             Aktivitas Badan Internasional
       21    dan Badan Ekstra Internasional                                      -                 -            -             -             -             -
             Lainnya
       22    Rumah Tangga                                         7.055.558               143.571      318.756       28.599        70.056        24.185
       23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                        61.196.649             2.652.467      149.221      229.899         76.188      136.465
       24    Lainnya                                            12.262.500                158.353               -          47               -             -
             Total                                             272.099.055             10.194.073 1.872.730         513.048 1.978.669           865.263




278   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 281
Tata Kelola Perusahaan




                                                             31 Desember 2024
                               Tagihan yang Mengalami
  Tagihan                          Penurunan Nilai                                                                        Tagihan
   yang                                                        CKPN Stage        CKPN Stage         CKPN Stage             yang
                 Tagihan
  Dihapus                      Belum Jatuh     Telah Jatuh         1                 2                  3                 Dihapus
   Buku                          Tempo           Tempo                                                                     Buku

      i             c              d               e                 f                  g                  h                   i

            -    2.464.053       1.613.868           29.121               861          393.067              12.824                     -

            -     5.876.428          11.124       138.800                4.486              1.663         138.800                      -
            -   38.446.385             1.287               -         23.257                  180                    -                  -
            -     3.596.197       284.054          257.072               7.329           20.136             55.587                     -

            -       199.235          8.603                 -              400               1.256                   -                  -




            -       613.731         15.155                 -             1.736            2.082                     -                  -




            -              -               -               -                 -                  -                   -                  -


            -       30.646          11.844                 -               44               1.350                   -                  -

            -       36.839                 -               -              134                   -                   -                  -

            -        11.272                -               -               32                   -                   -                  -
            -     1.195.265         18.428             2.260             2.986              2.614                191                   -




            -              -               -               -                 -                  -                   -                  -




            -              -               -               -                 -                  -                   -                  -


            -     7.348.445        225.022         289.821            36.174            72.669              23.253                     -
     923.970    56.228.488       3.619.348         141.818          557.545             173.108           142.402           1.091.359
            -     4.849.109                -               -               57                   -                   -                  -
     923.970    244.861.510     10.088.319       1.829.479         803.833           2.581.630             939.175          1.091.359




                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   279
Page 282
        Tata Kelola Perusahaan




      8. Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
      (dalam jutaan rupiah)




       No                                                                        Jenis Eksposur


        a                                                                              b
        1       Kredit yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
        2       Surat Berharga yang termasuk dalam Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
                Total


      9. Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing

      (dalam jutaan rupiah)


                                                                                                                Performing
                                                                                                            (Kualitas L dan DPK)
       No.
                                                                                             Nilai Tercatat Bruto                  CKPN

                                                                                                      a                             b
         1      Surat Berharga                                                                             33.681.610                       (19.661)
         2      Kredit                                                                                    109.770.132                   (2.960.182)
                a. Korporasi                                                                               85.555.071                    (2.397.963)
                b. Ritel                                                                                   24.215.061                     (562.219)
         3      Transaksi Rekening Administratif                                                           8.783.803                        (2.290)



      10. Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                     Performing (Kualitas L dan DPK)

        No.
                                                                                             Nilai Tercatat Bruto                  CKPN

                                                                                                      a                             b
            1     Surat Berharga                                                                                    -                              -
            2     Kredit                                                                                   3.809.598                    (1.288.645)
                  a. Korporasi                                                                             2.866.985                     (1.199.862)
                  b. Ritel                                                                                   942.613                       (88.783)
            3     Transaksi Rekening Administratif                                                                  -                              -




280   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 283
 Tata Kelola Perusahaan




                         31 Desember 2025                                                                 31 Desember 2024
              Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                                               Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d.      > 120 hari                                                   > 90 hari s.d.      > 120 hari
                                           > 180 hari            Total                                                     > 180 hari             Total
  120 hari         s.d. 180 hari                                                   120 hari         s.d. 180 hari
      c                   d                    e                     f                 g                   h                    i                     j
      110.458            140.702              1.621.570          1.872.730              139.711            469.352           1.220.416            1.829.479
               -               -                        -                    -                  -                  -                     -                -
     110.458             140.702             1.621.570           1.872.730             139.711             469.352           1.220.416            1.829.479




                                                        Non Performing (Kualitas KL, D, M)

Tagihan yang Mengalami Penurunan                                           Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
              Nilai                                         Memiliki Tunggakan > 90 Hari                        Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
  Nilai Tercatat                                        Nilai Tercatat                                         Nilai Tercatat
                               CKPN                                                    CKPN                                                  CKPN
      Bruto                                                 Bruto                                                  Bruto
          c                            d                         e                         f                           g                          h
                    -                              -                         -                        -                             -                     -
          2.012.208                (865.264)                                 -                        -                             -                     -
              961.593                  (622.601)                             -                        -                             -                     -
          1.050.615                    (242.663)                             -                        -                             -                     -
                    -                              -                         -                        -                             -                     -




      Non Performing
                                                       Stage 1                                 Stage 2                                  Stage 3
     (Kualitas KL, D, M)
    Nilai                                    Nilai                                   Nilai                                   Nilai
  Tercatat              CKPN               Tercatat              CKPN              Tercatat               CKPN             Tercatat               CKPN
   Bruto                                    Bruto                                   Bruto                                   Bruto
      c                   d                    e                     f                 g                   h                    i                     j
               -                   -                    -                    -                  -                  -                     -                -
   1.114.099         (508.412)                708.139                (5.738)        3.101.457       (1.282.909)              818.200          (508.410)
    688.488             (465.382)            206.400                     (670)     2.660.583          (1.199.194)             663.385             (465.380)
      425.611            (43.030)             501.739                (5.068)         440.874              (83.715)            154.815              (43.030)
               -                   -                    -                    -                  -                  -                     -                -




                                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   281
Page 284
        Tata Kelola Perusahaan




      11. Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                          Tagihan yang              Tagihan
                                                Tagihan yang             Tagihan                    Tagihan
                                                                                                                         Dijamin dengan           yang Dijamin
                                                Tidak Dijamin          yang Dijamin               yang Dijamin
                                                                                                                       Garansi, Penjaminan          dengan
                                                dengan Teknik         dengan Teknik                 dengan
                                                                                                                        dan/atau Asuransi           Derivatif
                                                    MRK                   MRK                       Agunan
                                                                                                                              Kredit                 Kredit
                                                        a                        b                       c                        d                    e
        1    Surat Berharga                          33.661.949                              -                   -                           -
        2    Kredit                                  98.725.833             8.202.655                8.202.655                               -
        3    Total                                 132.387.782             8.202.655                 8.202.655                               -
             Kredit dan Surat
        4    Berharga yang Telah                      1.028.406                              -                   -                           -
             Jatuh Tempo


      12. Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)

      (dalam jutaan rupiah)

                                                     Tagihan Bersih Sebelum                      Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                                                      ATMR dan Rata-Rata
                                                    penerapan FKK dan Teknik                      penerapan FKK dan
                                                                                                                                         Bobot Risiko
                                                              MRK                                     Teknik MRK
               Kategori Portofolio                   Laporan                                      Laporan                                          Rata-Rata
                                                      Posisi                TRA                    Posisi             TRA             ATMR        Bobot Risiko
                                                    Keuangan                                     Keuangan                                           (e/(c+d))
                                                         a                   b                       c                 d                e              f
             Tagihan kepada
        1                                           44.775.064              876.000              44.775.064            87.600                 -         0,00%
             Pemerintah
             Tagihan kepada Entitas
        2                                              9.413.737           1.338.504              3.035.118            251.775        2.927.422        89,06%
             Sektor Publik
             Tagihan kepada
             Bank Pembangunan
        3                                                        -                       -                   -                -               -         0,00%
             Multilateral dan
             Lembaga Internasional
        4    Tagihan kepada Bank                      1.773.205              891.485              1.773.205           544.962         1.122.809       48,44%
             Tagihan kepada
             Perusahaan Efek
                                                      5.551.906            4.986.777              5.531.963           497.178         2.379.176        39,46%
             dan Lembaga Jasa
             Keuangan Lain1)
             Tagihan berupa Covered
        5                                                        -                       -                   -                -               -         0,00%
             Bond
             Tagihan kepada
        6    Korporasi - Eksposur                   42.831.990           54.622.005              30.672.207          7.966.452    39.900.553          103,27%
             Korporasi Umum2)
             Tagihan kepada
             perusahaan efek dan
                                                             458                     1.641               458                164             622      100,00%
             lembaga jasa keuangan
             lain3)



282   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 285
Tata Kelola Perusahaan




                                  Tagihan Bersih Sebelum        Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                      ATMR dan Rata-Rata
                                 penerapan FKK dan Teknik        penerapan FKK dan
                                                                                                         Bobot Risiko
                                           MRK                       Teknik MRK
      Kategori Portofolio         Laporan                        Laporan                                              Rata-Rata
                                   Posisi         TRA             Posisi             TRA              ATMR           Bobot Risiko
                                 Keuangan                       Keuangan                                               (e/(c+d))
                                     a             b                 c                 d                 e                   f
     Eksposur Pembiayaan
                                            -               -                -                -                  -           0,00%
     Khusus4)
     Tagihan berupa Surat
     Berharga/Piutang
7                                        26                 -             26                  -                39         150,00%
     Subordinasi, Ekuitas, dan
     Instrumen Modal Lainnya
     Tagihan kepada Usaha
8    Mikro, Usaha Kecil, dan      10.696.037     24.214.918      8.904.749         2.513.598         6.043.217              52,93%
     Portofolio Ritel
9    Kredit Beragun Properti                                                                                                 0,00%
     Kredit Beragun Properti
     Rumah Tinggal yang
     Pembayarannya Tidak
                                   9.084.981     2.099.700       9.049.677           209.970          3.729.391             40,28%
     Bergantung Secara
     Material pada Arus Kas
     Properti
     Kredit Beragun Properti
     Rumah Tinggal yang
     Pembayarannya
                                    138.883                 -      126.095                    -          58.815             46,64%
     Bergantung Secara
     Material pada Arus Kas
     Properti
     Kredit Beragun Properti
     Komersial yang
     Pembayarannya Tidak
                                  22.451.989      6.417.428     21.928.059          1.325.714       16.794.695              72,22%
     Bergantung Secara
     Material pada Arus Kas
     Properti
     Kredit Beragun
     Properti Komersial
     yang Pembayarannya
                                   9.194.686     8.892.200        9.193.597          889.220        11.788.487             116,92%
     Bergantung Secara
     Material pada Arus Kas
     Properti
     Kredit Pengadaan Tanah,
     Pengolahan Tanah, dan          833.554       1.290.921         672.189           129.092         1.198.465            149,57%
     Konstruksi 5)
     Tagihan yang Telah
10                                 1.028.405                -    1.028.405                    -        1.180.113            114,75%
     Jatuh Tempo
11   Aset Lainnya                  4.761.642                -    4.761.642                    -      4.186.595               87,92%
     Total                       162.536.563    105.631.579 141.452.454          14.415.725        91.310.398



                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   283
Page 286
        Tata Kelola Perusahaan




      13. Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)

      (dalam jutaan rupiah)

                                Kategori Portofolio                                 0%                       20%                                 50%
        1    Tagihan kepada Pemerintah                                              44.862.664                                   -                               -

                                Kategori Portofolio                                        20%                                            50%
        2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik                                                             -                                       3.286.893

                                                 Kategori Portofolio                                                  0%                  20%               30%
             Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
        3                                                                                                               -                    -                   -
             Internasional

                                                 Kategori Portofolio                                                            20%                         30%
        4    Tagihan kepada Bank                                                                                        595.862                           39.478
             Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan Lain1)                                           1.971.542                       1.257.239

                                Kategori Portofolio                                10%           15%                  20%                 25%                35%
        5    Tagihan berupa Covered Bond                                               -                -               -                    -                   -

                                                 Kategori Portofolio                                          20%                         50%              65%
        6    Tagihan kepada Korporasi Umum                                                                        210.200                  639.530
             Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain                                                  -                         -          -
             Eksposur Pembiayaan Khusus                                                                                     -                         -

                                                 Kategori Portofolio                                              100%                    150%             250%
             Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
        7                                                                                                               -                   26                   -
             Instrumen Modal Lainnya

                                                 Kategori Portofolio                                                            45%                         75%
        8    Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel                                            8.784.832                        2.167.363



                      Kategori Portofolio                 0%         20%         25%         30%            35%             40%             45%           50%


        9    Kredit Beragun Properti                          -              -         -            -             -                   -           -              -
             Kredit Beragun Properti
             Rumah Tinggal yang
             Pembayarannya Tidak                              -    2.747.781     991.321    1.991.291             -         753.728               -       344.057
             Bergantung Secara Material
             pada Arus Kas Properti
             Kredit Beragun Properti
             Rumah Tinggal yang
             Pembayarannya Bergantung                         -              -         -      87.015        9.555                     -     3.682                -
             Secara Material pada Arus
             Kas Properti




284   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 287
   Tata Kelola Perusahaan




            100%                              150%                            Lainnya                                   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                            -                                  -                                        -                                                              44.862.664

            100%                              150%                            Lainnya                                   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                            -                                  -                                        -                                                                3.286.893

              50%                   100%                 150%                     Lainnya                               Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK

                  -                       -                        -                                        -                                                                        -


     40%                50%                       75%    100%             150%           Lainnya                        Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
          -       1.107.988               574.839                  -              -                         -                                                             2.318.167
          -       1.970.295               830.065                  -              -                         -                                                             6.029.141

                       50%                                100%                        Lainnya                            Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                                -                                  -                                               -

    75%           80%               85%                 100%             130%            150%                   Lainnya           Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
   350.773              -           30.895         37.399.106                              8.155                                                                        38.638.659
              -         -                     -              622                  -                     -                 -                                                      622
              -         -                     -                    -              -                     -                 -                                                          -

                                     400%                              Lainnya                                         Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK

                                              -                                                     -                                                                              26


                       85%                              100%                 Lainnya                                   Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                   10.876                          455.276                                                                                                               11.418.347

                                                                                                                                                                         Tagihan
                                                                                                                                                                      Bersih Setelah
 60%          65%           70%                   75%                  85%              90%             100%           105%        110%        150%       Lainnya
                                                                                                                                                                        FKK dan
                                                                                                                                                                       Teknik MRK
        -          -                  -                  -                    -                 -                 -           -           -           -           -                   -



        -          -    346.700               1.536.460            548.309                      -                 -           -           -           -           -         9.259.647




12.283,00          -                  -                  -                    -                 -                 -           -           -   13.560,00           -           126.095




                                                                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   285
Page 288
        Tata Kelola Perusahaan




                      Kategori Portofolio                 0%         20%             25%        30%        35%         40%            45%          50%


             Kredit Beragun Properti
             Komersial yang
             Pembayarannya Tidak                              -              -                         -         -               -          -            -
             Bergantung Secara Material
             pada Arus Kas Properti
             Kredit Beragun Properti
             Komersial yang
             Pembayarannya Bergantung
             Secara Material pada Arus
             Kas Properti
             Kredit Pengadaan Tanah,
             Pengolahan Tanah, dan
             Konstruksi5)

                                   Kategori Portofolio                                         50%                                   100%
       10    Tagihan yang Telah Jatuh tempo                                                                44.156                                 636.678

                                          Kategori Portofolio                                              0%                             20%
        11   Aset Lainnya                                                                                            642.704                             -


                                                                                                                                         Tagihan
                                                           Tagihan Bersih             Tagihan Bersih
                                                                                                                                      Bersih (Setelah
       No                 Bobot Risiko                     Laporan Posisi              TRA (sebelum        Rata-Rata FKK
                                                                                                                                     pengenaan FKK
                                                             Keuangan                pengenaan FKK)
                                                                                                                                     dan Teknik MRK)
        1    <40%                                                  50.326.970                5.862.777                 9,97%                50.891.805
        2    40%-70%                                               21.693.106               27.206.103                12,01%                    23.122.256
        3    75%                                                   22.451.989                6.417.428                20,66%                    23.253.773
        4    85%                                                     4.761.642                         -               0,00%                     4.761.642
        5    90%-100%                                                9.414.195               1.340.145                18,80%                     3.287.515
        6    105%-130%                                             53.055.081               63.514.205                13,94%                    49.749.881
        7    150%                                                     833.580                1.290.921                10,00%                      801.307
        8    250%                                                                -                     -               0,00%                             -
        9    400%                                                                -                     -               0,00%                             -
       10    1250%                                                               -                     -               0,00%                             -
        11   Total Tagihan Bersih                                 162.536.563              105.631.579                       -            155.868.179




286   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 289
    Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                                                      Tagihan
                                                                                                                                   Bersih Setelah
  60%        65%       70%          75%         85%            90%       100%      105%      110%         150%         Lainnya
                                                                                                                                     FKK dan
                                                                                                                                    Teknik MRK



11.850.895      -              -   983.246    10.419.632             -         -        -           -              -           -       23.253.773




         -      -     3.915.393           -               -   225.494          -        - 170.319         5.771.611            -       10.082.817




                                                                         6.914                            794.367              -           801.281



             150%                   Lainnya                              Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
                    347.571                       -                                                                                   1.028.405

        100%              150%            1250%               Lainnya               Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
        3.983.625             135.313                 -                  -                                                             4.761.642




                                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   287
Page 290
        Tata Kelola Perusahaan

      Risiko Kredit


      14. Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk (CCR1)

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                             Potential                         Alpha
                                                     Replacement              Future                      digunakan untuk        Tagihan
                                                                                             EEPE                                              ATMR
       No                                              Cost (RC)             Exposure                       perhitungan           Bersih
                                                                               (PFE)                      regulatory (EAD)
                                                             a                     b          c                  d                  e             f
                                                                         31 Desember 2025
        1.   SA-CCR (untuk derivatif)                       1.407.289            2.254.932                                1,4     5.127.110   3.497.230
             Metode Internal Model
        2.                                                                                                                              N/A           N/A
             (untuk derivatif dan SFT)
             Pendekatan sederhana
        3.   untuk mitigasi risiko kredit                                                                                               N/A           N/A
             (untuk SFT)
             Pendekatan komprehensif
        4.   untuk mitigasi risiko kredit                                                                                               N/A           N/A
             (untuk SFT)
        5.   VaR untuk SFT                                                                                                              N/A           N/A
        6.   Total                                                                                                                            3.497.230
                                                                        31 Desember 2024
        1.   SA-CCR (untuk derivatif)                       1.768.580            2.056.481                                1,4    5.355.083    4.116.732
             Metode Internal Model
        2.                                                                                                                              N/A           N/A
             (untuk derivatif dan SFT)
             Pendekatan sederhana
        3.   untuk mitigasi risiko kredit                                                                                               N/A           N/A
             (untuk SFT)
             Pendekatan komprehensif
        4.   untuk mitigasi risiko kredit                                                                                               N/A           N/A
             (untuk SFT)
        5.   VaR untuk SFT                                                                                                              N/A           N/A
        6.   Total                                                                                                                            4.116.732


      15. Capital Charge untuk Credit Valuation Adjustment (CCR2)

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                    31 Desember 2025             31 Desember 2024
                                                                                                  Tagihan                       Tagihan
       No                                                                                                        ATMR                          ATMR
                                                                                                   Bersih                        Bersih
                                                                                                      a              b             a             b
             Total portofolio berdasarkan Advanced CVA Capital Charge                                     N/A            N/A           N/A            N/A
        1    Komponen VaR (termasuk 3x multiplier)                                                                       N/A                          N/A
        2    Komponen Stressed VaR (termasuk 3x multiplier)                                                              N/A                          N/A
        3    Semua portofolio sesuai Standardised CVA Capital Charge                                5.127.110 1.860.627         5.355.083      1.761.311
        4    Total sesuai CVA Capital Charge                                                      5.127.110     1.860.627       5.355.083     1.761.311




288   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 291
  Tata Kelola Perusahaan




16. Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)

(dalam jutaan rupiah)

                                                                             Bobot Risiko
                                                                                                                                 Total
         Kategori Portofolio         0%       10%      20%      50%           75%           100%         150% Lainnya           Tagihan
                                                                                                                                 Bersih
                                      a       b         c         d             e              f           g           h             i
                                                      31 Desember 2025
 Tagihan kepada Pemerintah
                                    373.434       -         -          -              -              -         -            -     373.434
 dan Bank Sentral
 Tagihan kepada Entitas Sektor
                                          -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Publik
 Tagihan kepada Bank
 Pembangunan Multilateral dan             -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Lembaga Internasional
 Tagihan kepada Bank Lain                 -       -         -    69.204 1.318.002                    -         -            -    1.387.206
 Tagihan kepada Perusahaan
 Efek dan Lembaga Jasa                    -       -         -     1.384              0               -         -            -        1.384
 Keuangan Lain
 Tagihan kepada Perusahaan
                                          -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Sekuritas
 Tagihan kepada Korporasi                 -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Tagihan kepada Usaha Mikro,
                                          -       -         -          -              -    1.460.139           -            -    1.460.139
 Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
 Aset Lainnya                             -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Jumlah                             373.434       -         -   70.588 1.318.002          1.460.139            -            -   3.222.163
                                                      31 Desember 2024
 Tagihan kepada Pemerintah
                                    456.818       -         -          -              -              -         -            -     456.818
 dan Bank Sentral
 Tagihan kepada Entitas Sektor
                                          -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Publik
 Tagihan kepada Bank
 Pembangunan Multilateral dan             -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Lembaga Internasional
 Tagihan kepada Bank Lain                 -       -         -   258.298 2.507.588                    -         -            -   2.765.886
 Tagihan kepada Perusahaan
 Efek dan Lembaga Jasa                    -       -         -     3.903        94.144                -         -            -      98.047
 Keuangan Lain
 Tagihan kepada Perusahaan
                                          -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Sekuritas
 Tagihan kepada Korporasi                 -       -         -          -              -            156         -            -            156
 Tagihan kepada Usaha Mikro,
                                          -       -         -          -              -    2.034.176           -            -    2.034.176
 Usaha Kecil dan Portofolio Ritel
 Aset Lainnya                             -       -         -          -              -              -         -            -              -
 Jumlah                             456.818       -         -   262.201 2.601.732 2.034.332                    -            -   5.355.083


                                                                      P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   289
Page 292
           Tata Kelola Perusahaan




      17. RISIKO KREDIT - Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
          Pada tanggal 31 Desember 2025 & 2024 Bank tidak memiliki Tagihan Bersih Derivatif Kredit.

      18. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book (SEC1)
          Pada tanggal 31 Desember 2025 & 2024 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book.

      19. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Trading Book (SEC2)
          Pada tanggal 31 Desember 2025 & 2024 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Trading Book.

      20. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan terkait Persyaratan Modalnya - Bank yang
          bertindak sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)
          Pada tanggal 31 Desember 2025 & 2024 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
          terkait Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Originator atau Sponsor.

      21. Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor (SEC4)
          Pada tanggal 31 Desember 2025 & 2024 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
          Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor.

      22. Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor (SEC4)
          Pada tanggal 31 Desember 2025 & 2024 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
          Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor.

      Risiko Pasar
      22. Perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar

      (dalam jutaan rupiah)

                          Risiko                            Beban Modal Pendekatan Standar         Beban Modal Pendekatan Standar
                                                                       31 Desember 2025                   31 Desember 2024
       Risiko GIRR                                                                        43.143                             31.206
       Risiko CSR nonsekuritisasi                                                         20.259                              17.892
       Risiko CSR sekuritisasi nonCTP                                                          -                                    -
       Risiko CSR sekuritisasi CTP                                                             -                                    -
       Risiko Ekuitas                                                                          -                                    -
       Risiko Komoditas                                                                        -                                    -
       Risiko Nilai Tukar                                                                 11.302                             48.004
       DRC – nonsekuritisasi                                                               1.256                             20.827
       DRC – sekuritisasi nonCTP                                                               -                                    -
       DRC – sekuritisasi CTP                                                                  -                                    -
       RRAO                                                                                    -                                    -
       Total                                                                              75.960                             117.929


       Pengungkapan Tambahan
       •     Per Desember 2025, total beban modal Risiko Pasar adalah sebesar Rp75,96 Miliar atau turun sebesar Rp41,97
             Miliar dibandingkan posisi Desember 2024.
       •     Penurunan terbesar berasal dari beban modal Risiko Nilai Tukar yang turun sebesar Rp36,7 Miliar. Hal ini
             dikontribusi dari Posisi Devisa Neto (PDN) Bank yang turun sebesar eq. Rp754,64 Miliar. Beban modal DRC -
             nonsekuritisasi juga turun sebesar Rp19,57 Miliar yang disebabkan turunnya posisi Surat Berharga Korporasi
             sebesar Rp227,35 Miliar.


290   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 293
 Tata Kelola Perusahaan

Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB

23. Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Suku Bunga dalam Banking Book
Bank : Bank UOB Indonesia
Posisi Laporan : Desember / 2025
Analisis Kualitatif
 1   Bank melakukan pengukuran interest rate risk berdasarkan dua perspektif yaitu perspektif rentabilitas (earning)
     dan perspektif nilai ekonomis (economic value). Perspektif rentabilitas (earning) mengukur dampak jangka
     pendek (sampai dengan 1 tahun) dari perubahan suku bunga terhadap net interest income Bank. Sedangkan
     prespektif nilai ekonomis (economic value) mengukur sensitifitas perubahan suku bunga terhadap nilai bersih
     (net worth) dari modal Bank (tier 1) dalam jangka panjang. Nilai bersih yang dimaksud merupakan nilai saat
     ini (present value) dari ekspektasi arus kas aset di masa mendatang dikurangi dengan arus kas kewajiban
     ditambah posisi off-balance sheet. Untuk mengakomodasi kedua hal tersebut, Bank menggunakan metode
     NII yang mengukur perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest income) dan metode EVE yang
     mengukur perubahan pada nilai ekonomis dari ekuitas (economic value of equity).
 2   Sebagai bagian dari manajemen risiko IRRBB, Bank menetapkan Risk Appetite Statement (RAS) dan limit internal
     untuk IRRBB. Setiap bulan, hasil pengukuran IRRBB dan pemantauan terhadap limit internal diinformasikan
     kepada Assets and Liabilities Committee (ALCO) untuk selanjutnya menyesuaikan strategi dengan kondisi Bank
     ataupun kondisi pasar jika diperlukan.
 3   Bank melakukan perhitungan IRRBB (EVE dan NII) setiap bulan dengan menggunakan posisi akhir bulan. Untuk
     menghitung IRRBB, Bank terlebih dahulu mengkategorikan instrumen atau posisi Banking Book yang sensitif
     terhadap suku bunga baik pada neraca maupun komitmen kontijensi, kemudian Bank melakukan proyeksi
     arus kas yang mengalami penyesuaian suku bunga pada masa mendatang dari instrumen tersebut dengan
     berdasar kepada jatuh tempo penyesuaian suku bunga (repricing maturities). Dalam menentukan repricing
     maturities, Bank turut memperhatikan intrumen atau posisi dengan opsi perilaku seperti Non-Maturity Deposit
     (NMD), pinjaman suku bunga tetap dengan risiko pelunasan dipercepat, dan deposito dengan risiko penarikan
     dipercepat. Posisi saldo dan arus kas untuk NMD mengikuti hasil perhitungan model internal Bank terhadap
     Core dan Non-Core deposit, dengan memperhatikan cap terhadap rasio dan jangka waktu seperti diatur
     dalam SEOJK No.12/SEOJK.03/2018. Sedangkan untuk pinjaman suku bunga tetap dengan risiko pelunasan
     dipercepat, dan deposito dengan risiko penarikan dipercepat Bank menghitung nilai baseline yang dibutuhkan
     dalam perhitungan prepayment rate dan early withdrawal rate seperti yang dijelaskan poin 7 di bawah.
     Pengukuran berdasarkan EVE menggunakan asumsi run-off balance sheet yaitu asumsi bahwa seluruh
     instrumen Banking Book dalam neraca akan sepenuhnya diamortisasi dan tidak akan diganti dengan instrumen
     baru kecuali jika terdapat kebutuhan untuk melakukan pendanaan terhadap komponen neraca yang tersisa.
     Pengukuran berdasarkan NII menggunakan asumsi ukuran neraca yang konstan (constant balance sheet), yaitu
     asumsi bahwa besaran dan komposisi neraca akan dipertahankan sesuai kondisi pada saat awal perhitungan
     dengan melakukan penggantian instrumen yang serupa (like-for-like replacement) atas aset dan liabilitas yang
     mengalami jatuh tempo.
 4   Bank menggunakan 6 skenario shock bunga untuk EVE sesuai dengan yang diatur dalam SEOJK No.12/
     SEOJK.03/2018. Keenam skenario tersebut adalah
     1. Parallel up
     2. Parallel down
     3. Steepener
     4. Flattener
     5. Short Rate up
     6. Short Rate down
     Sedangkan untuk perhitungan NII, Bank menggunakan 2 skenario shock suku bunga yaitu parallel up dan
     parallel down.
 5   Bank tidak menggunakan asumsi yang berbeda dari asumsi pemodelan yang digunakan dalam laporan
     perhitungan IRRBB dengan pendekatan standar.
 6   Saat ini Bank belum melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB, mengingat posisi atau paparan risiko
     masih dalam internal limit.


                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   291
Page 294
        Tata Kelola Perusahaan




        7    a.   Bank turut memperhitungkan margin komersial dan spread components lainnya dalam pembuatan arus
                  kas masa mendatang dan dalam tingkat suku bunga diskonto yang digunakan dalam perhitungan dengan
                  metode EVE.
             b.   Berdasarkan karakteristiknya yang kurang stabil atau relatif sensitif terhadap perubahan suku bunga
                  di pasar, non-core deposit diasumsikan memiliki jangka tempo penilaian ulang suku bunga overnight.
                  Sedangkan untuk core deposit, Bank menggunakan kajian historis internal dalam penentuan jatuh tempo
                  penilailan ulang dengan tetap memperhitungkan caps yang diatur dalam SEOJK No.12/SEOJK.03/2018.
             c.   Bank menggunakan metode rata-rata akhir bulan selama 1 tahun terakhir dalam menghitung estimasi
                  parameter baseline atas produk pinjaman suku bunga tetap dengan opsi pelunasan dipercepat
                  (prepayment). Estimasi parameter baseline untuk produk deposito dengan opsi penarikan dipercepat (early
                  redemption) juga dilakukan dengan metode/pendekatan yang sama, yaitu rata-rata akhir bulan selama 1
                  tahun terakhir.
             d.   Saat ini Bank tidak memiliki asumsi tambahan lain untuk instrumen dengan opsi perilaku (behavioral option)
                  yang telah dikeluarkan dari perhitungan, yang memiliki dampak material terhadap EVE dan NII.
             e.   Dalam perhitungan IRRBB, Bank mempertimbangkan mata uang yang dinilai signifikan terhadap neraca
                  Bank, yaitu Rupiah (IDR) dan US Dollar (USD). Sedangkan mata uang lainnya dihitung secara konsolidasi
                  (tidak dihitung secara terpisah). Dalam hal pemantauan limit IRRBB internal Bank, Bank melakukan agregasi
                  mata uang dengan cara menjumlahkan eksposur risiko suku bunga dari semua mata uang baik Rupiah, US
                  Dollar, dan mata uang lainnya untuk setiap skenario shock suku bunga.
        8    Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB posisi akhir bulan Desember 2025, Bank melihat bahwa paparan risiko
             suku bunga dari sisi nilai ekonomis (economic value) masih berada dalam limit yang ditentukan, yaitu di bawah
             15% dari modal inti Bank. Hal ini terlihat dari rasio ΔEVE (total seluruh mata uang) terhadap modal inti sebesar
             9,98%. Rasio ini mengalami kenaikan sebesar 2,40% dibandingkan posisi akhir Juni 2025 yang sebesar 7,58%.
             Sedangkan Rasio ΔNII terhadap Projected Income terhitung sebesar 27,76%, mengalami penurunan dibanding
             posisi akhir Juni 2025 yang sebesar 42,10%. ALCO senantiasa melakukan pemantauan terhadap kedua
             parameter tersebut secara rutin dalam meeting bulanan ALCO.
       Analisis Kuantitatif
        1    Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk NMD adalah
             sebagai berikut.
                              Produk                                Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (dalam tahun)
              Retail Rp                                                                                                           3,29
              Retail US$                                                                                                          0,83
              Wholesale Rp                                                                                                        1,74
              Wholesale US$                                                                                                        1,19

        2    Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD adalah 4,5
             tahun.




292   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 295
  Tata Kelola Perusahaan




24. Laporan Perhitungan IRRBB

(dalam jutaan rupiah)

                             Periode                                       ΔEVE                                   ΔNII
                        (Dalam Juta Rupiah)                     Des 2025          Jun 2025           Des 2025            Jun 2025
 Parallel up                                                    (1.881.993)       (1.320.373)          (567.858)          (732.562)
 Parallel down                                                   2.350.019          1.766.229          (524.981)           (166.197)
 Steepener                                                      (1.018.693)          (713.801)                    -                  -
 Flattener                                                       1.052.937            726.384                     -                  -
 Short rate up                                                       3.000           (199.759)                    -                  -
 Short rate down                                                  (333.415)          (30.886)                     -                  -
 Nilai Maksimum Negatif (absolut)                               (1.881.993)       (1.320.373)          (567.858)          (732.562)
 Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII)   18.865.506        17.429.082          2.045.427            1.739.997
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau
                                                                     9,98%               7,58%            27,76%              42,0%
 Projected Income (untuk ΔNII)

Mata Uang : Rupiah

                             Periode                                       ΔEVE                                   ΔNII
                        (Dalam Juta Rupiah)                     Des 2025          Jun 2025           Des 2025            Jun 2025
 Parallel up                                                    (2.337.840)       (1.715.580)          (104.638)          (470.888)
 Parallel down                                                   2.851.430          2.201.481          (653.859)          (148.246)
 Steepener                                                      (1.201.796)         (869.698)                     -                  -
 Flattener                                                        1.249.169           893.421                     -                  -
 Short rate up                                                    (227.926)         (302.025)                     -                  -
 Short rate down                                                 (247.987)            (21.595)                    -                  -
 Nilai Maksimum Negatif (absolut)                               (2.337.840)       (1.715.580)          (653.859)          (470.888)
 Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII)   18.865.506        17.429.082          2.045.427            1.739.997
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau
                                                                    12,39%              9,84%             31,97%             27,06%
 Projected Income (untuk ΔNII)

Mata Uang : US$

                             Periode                                       ΔEVE                                   ΔNII
                        (Dalam Juta Rupiah)                     Des 2025          Jun 2025           Des 2025            Jun 2025
 Parallel up                                                      464.499             401.465          (468.916)          (292.663)
 Parallel down                                                   (510.094)          (441.529)            184.303             46.466
 Steepener                                                          195.516           164.957                     -                  -
 Flattener                                                       (208.705)           (176.134)                    -                  -
 Short rate up                                                    223.204              96.503                     -                  -
 Short rate down                                                   (75.742)             (2.136)                   -                  -
 Nilai Maksimum Negatif (absolut)                                (510.094)          (441.529)          (468.916)          (292.663)
 Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau Projected Income (untuk ΔNII)   18.865.506        17.429.082          2.045.427            1.739.997
 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau
                                                                     2,70%              2,53%             22,93%             16,82%
 Projected Income (untuk ΔNII)




                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   293
Page 296
        Tata Kelola Perusahaan

      25. Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
          (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                                                INDIVIDUAL
                                                                                       Desember 2025
                                                                                                  Nilai HQLA setelah
                                                                                                     pengurangan
                                                                                                  nilai (haircut) atau
                                                                                                                           Nilai outstanding
        No                         Komponen                              Nilai outstanding    Outstanding kewajiban
                                                                                                                            kewajiban dan
                                                                          kewajiban dan       dan komitmen dikalikan
                                                                                                                              komitmen/
                                                                          komitmen/nilai          tingkat penarikan
                                                                                                                             nilai tagihan
                                                                        tagihan kontraktual    (run-off rate) atau Nilai
                                                                                                                              kontraktual
                                                                                                 tagihan kontraktual
                                                                                                   dikalikan tingkat
                                                                                              penerimaan (inflow rate)
                Jumlah data poin yang digunakan
         1                                                                                -                     64 Hari                    -
                dalam perhitungan LCR
       HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
          2     Total High Quality Liquid Asset (HQLA)                                    -                  53.231.268                    -
       ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS)
                Simpanan nasabah perorangan
                dan Pendanaan yang berasal dari
          3                                                                      29.681.641                   2.193.055          32.207.258
                nasabah Usaha Mikro dan Usaha
                Kecil, terdiri dari :
                a. Simpanan/Pendanaan stabil                                     15.502.178                     775.109           16.073.671
                b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil                              14.179.463                    1.417.946          16.133.587
                Pendanaan yang berasal dari
          4                                                                      79.654.742                  30.075.937           72.199.634
                nasabah korporasi, terdiri atas :
                a. Simpanan Operasional                                          36.429.469                   8.795.531           33.237.857
                b. Simpanan non-operasional dan/
                   atau kewajiban lainnya yang                                   43.218.214                  21.273.346          38.949.939
                   bersifat non-operasional
                c. Surat berharga berupa surat
                   utang yang diterbitkan oleh bank                                   7.060                       7.060               11.838
                   (unsecured debt)
                Pendanaan dengan Agunan (secured
          5                                                                                                            -
                funding)
                Arus kas keluar lainnya (additional
          6                                                                      18.963.186                   3.345.148          17.070.649
                requirement) terdiri dari :
                a. arus kas keluar atas transaksi
                                                                                     51.424                      51.424              72.487
                   derivatif
                b. arus kas keluar atas peningkatan
                                                                                          -                            -                   -
                   kebutuhan likuiditas
                c. arus kas keluar atas kehilangan
                                                                                          -                            -                   -
                   pendanaan
                d. arus kas keluar atas penarikan
                   komitmen fasilitas kredit dan                                  8.566.524                   1.009.877           6.046.069
                   fasilitas likuiditas
                e. arus kas keluar atas kewajiban
                   kontraktual lainnya terkait                                            -                            -                   -
                   penyaluran dana
                f. arus kas keluar atas kewajiban
                                                                                  8.333.612                     272.220           8.404.683
                   kontijensi pendanaan lainnya
                g. arus kas keluar kontraktual lainnya                            2.011.626                   2.011.626            2.547.410


294   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 297
 Tata Kelola Perusahaan




                                                                KONSOLIDASIAN
September 2025                               Desember 2025                                        September 2025
     Nilai HQLA setelah                                 Nilai HQLA setelah                                 Nilai HQLA setelah
        pengurangan                                        pengurangan                                        pengurangan
                                                                                    Nilai
     nilai (haircut) atau                               nilai (haircut) atau                               nilai (haircut) atau
                                                                               outstanding
  Outstanding kewajiban        Nilai outstanding    Outstanding kewajiban                              Outstanding kewajiban
                                                                                kewajiban
 dan komitmen dikalikan         kewajiban dan       dan komitmen dikalikan                             dan komitmen dikalikan
                                                                                    dan
tingkat penarikan (run-off      komitmen/nilai          tingkat penarikan                                  tingkat penarikan
                                                                                komitmen/
  rate) atau Nilai tagihan    tagihan kontraktual    (run-off rate) atau Nilai                          (run-off rate) atau Nilai
                                                                               nilai tagihan
   kontraktual dikalikan                               tagihan kontraktual                                tagihan kontraktual
                                                                               kontraktual
    tingkat penerimaan                                   dikalikan tingkat                                  dikalikan tingkat
         (inflow rate)                              penerimaan (inflow rate)                           penerimaan (inflow rate)

                  64 Hari                       -                     64 Hari                      -                        64 Hari


               41.075.432                       -                 53.231.268                       -                    41.075.432




                 2.417.042             29.681.641                   2.193.055         32.207.258                          2.417.042


                 803.684               15.502.178                     775.109         16.073.671                           803.684
                 1.613.359             14.179.463                   1.417.946          16.133.587                         1.613.359

                27.582.118             79.654.742                 30.075.937          72.199.634                         27.582.118

                8.004.951              36.429.469                   8.795.531         33.237.857                         8.004.951

               19.565.328              43.218.214                 21.273.346          38.949.939                        19.565.328


                    11.838                  7.060                        7.060              11.838                            11.838


                          -                                                    -                                                     -

                3.593.348              18.963.186                   3.345.148         17.070.649                         3.593.348

                   72.487                  51.424                       51.424             72.487                            72.487

                          -                     -                              -                   -                                 -

                          -                     -                              -                   -                                 -


                  698.676               8.566.524                   1.009.877          6.046.069                            698.676


                          -                     -                              -                   -                                 -


                  274.776               8.333.612                     272.220         8.404.683                             274.776

                 2.547.410              2.011.626                   2.011.626           2.547.410                         2.547.410


                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   295
Page 298
           Tata Kelola Perusahaan

                                                                                                                                INDIVIDUAL
                                                                                       Desember 2025
                                                                                                  Nilai HQLA setelah
                                                                                                     pengurangan
                                                                                                  nilai (haircut) atau
                                                                                                                           Nilai outstanding
           No                      Komponen                              Nilai outstanding    Outstanding kewajiban
                                                                                                                            kewajiban dan
                                                                          kewajiban dan       dan komitmen dikalikan
                                                                                                                              komitmen/
                                                                          komitmen/nilai          tingkat penarikan
                                                                                                                             nilai tagihan
                                                                        tagihan kontraktual    (run-off rate) atau Nilai
                                                                                                                              kontraktual
                                                                                                 tagihan kontraktual
                                                                                                   dikalikan tingkat
                                                                                              penerimaan (inflow rate)
                  TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH
           7                                                                                                 35.614.140
                  OUTFLOWS)
       ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS)
                  Pinjaman dengan agunan Secured
           8                                                                       502.782                             -            178.700
                  Lending
                  Tagihan berasal dari pihak lawan
           9      (counterparty) yang bersifat lancar                            30.079.848                  17.828.208           29.959.399
                  (inflows from fully performing exposures)
           10     Arus kas masuk lainnya                                             70.173                      70.173              43.612
           11     TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS)                            30.652.803                  17.898.381           30.181.711
                                                                                              TOTAL ADJUSTED VALUE     1


           12     TOTAL HQLA                                                                                 53.231.268
                  TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET
           13                                                                                                 17.715.759
                  CASH OUTLOWS)
           14     LCR (%)                                                                                         300%
       Keterangan:
       ¹ Adjusted value dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat
       penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan
       HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.


      Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan


       Analisis Secara Individu
       Kondisi Likuiditas :
       •       Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) periode Triwulan IV 2025 menggunakan data rata-rata posisi harian
               selama bulan Oktober 2025 s.d Desember 2025.
       •       Pemenuhan LCR rata-rata harian sepanjang Triwulan IV 2025 adalah sebesar 300,47%, di atas batas minimum
               100% yang ditetapkan oleh OJK. Posisi LCR Triwulan IV 2025 mengalami kenaikan dibandingkan posisi Triwulan
               III 2025 yang adalah sebesar 255,17% yang sebagian besar disebabkan oleh peningkatan High Quality Liquid
               Asset (HQLA) sebesar 29,59%.
       •       Berdasarkan perspektif aset liquid, komposisi HQLA pada Triwulan IV 2025 terdiri dari HQLA Level 1 sebesar
               99,96% dan HQLA Level 2B sebesar 0,04%. Komposisi HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang
               diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan Bank Indonesia sebesar 74,82% dan penempatan pada Bank Indonesia
               sebesar 23,93%, sedangkan sisanya dalam bentuk Kas.
       •       Berdasarkan perspektif arus kas keluar, komposisi pada Triwulan IV 2025 terdiri dari nasabah korporasi sebesar
               84,45% serta nasabah perorangan dan UMKM sebesar 6,16% dari total arus kas keluar sedangkan sisanya dari
               arus kas keluar lainnya.
       •       Berdasarkan perspektif arus kas masuk, komposisi pada Triwulan IV 2025 berasal dari pembayaran tagihan
               pinjaman dengan agunan (secured lending) berdasarkan pihak lawan (counterparty) dari nasabah korporasi
               non-keuangan sebesar 64,44% serta dari lembaga jasa keuangan sebesar 30,99% dari total arus kas masuk
               sedangkan sisanya dari arus kas masuk lainnya.




296   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 299
    Tata Kelola Perusahaan

                                                                   KONSOLIDASIAN
September 2025                                  Desember 2025                                        September 2025
     Nilai HQLA setelah                                    Nilai HQLA setelah                                 Nilai HQLA setelah
        pengurangan                                           pengurangan                                        pengurangan
                                                                                       Nilai
     nilai (haircut) atau                                  nilai (haircut) atau                               nilai (haircut) atau
                                                                                  outstanding
  Outstanding kewajiban           Nilai outstanding    Outstanding kewajiban                              Outstanding kewajiban
                                                                                   kewajiban
 dan komitmen dikalikan            kewajiban dan       dan komitmen dikalikan                             dan komitmen dikalikan
                                                                                       dan
tingkat penarikan (run-off         komitmen/nilai          tingkat penarikan                                  tingkat penarikan
                                                                                   komitmen/
  rate) atau Nilai tagihan       tagihan kontraktual    (run-off rate) atau Nilai                          (run-off rate) atau Nilai
                                                                                  nilai tagihan
   kontraktual dikalikan                                  tagihan kontraktual                                tagihan kontraktual
                                                                                  kontraktual
    tingkat penerimaan                                      dikalikan tingkat                                  dikalikan tingkat
         (inflow rate)                                 penerimaan (inflow rate)                           penerimaan (inflow rate)

                  33.592.508                                         35.614.140                                            33.592.508



                             -              502.782                               -          178.700                                    -


                   17.451.357            30.079.848                  17.828.208          29.959.399                         17.451.357

                      43.612                  70.173                       70.173             43.612                             43.612
                  17.494.969             30.652.803                   17.898.381          30.181.711                       17.494.969
    TOTAL ADJUSTED VALUE     1
                                                        TOTAL ADJUSTED VALUE      1
                                                                                                           TOTAL ADJUSTED VALUE1
                  41.075.432                                         53.231.268                                            41.075.432

                  16.097.540                                          17.715.759                                           16.097.540

                       255%                                                300%                                                   255%




•     Pengelolaan aset dan liabilitas serta likuiditas ditetapkan melalui rapat Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) dan
      secara sinergi dilaksanakan oleh unit bisnis dengan didukung oleh satuan kerja manajemen risiko.
•     Bank juga memantau dan mengelola risiko likuiditas melalui beberapa rasio yang dimonitor secara harian, yaitu
      rasio penurunan simpanan bukan bank, Loan to Deposit Ratio (LDR), Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM),
      rasio 50 dan 20 deposan terbesar bukan bank, limit deposan tunggal terbesar bank dan bukan bank, rasio
      pendanaan melalui swap, dan rasio undrawn facility. Selain itu, Bank juga melakukan stress test risiko likuiditas
      dalam menilai kecukupan likuiditas bank, baik berdasarkan ’bank-specific crisis’ maupun ’general market crisis'.
•     Proyeksi arus kas menggunakan behavioral modelling untuk memastikan arus kas telah mencerminkan perilaku
      kegiatan bisnis dalam kondisi normal. Dari analisa arus kas secara behaviour, dapat diperoleh gap Net Cumulative
      Outflow (NCO) yang diperkirakan akan dihadapi Bank. Di samping itu Bank juga melakukan pemantauan secara
      berkala terhadap stabilitas pendanaan inti (core deposits) yang terdiri dari dana-dana stabil bukan bank seperti
      giro, tabungan, dan deposito berjangka melalui analisa terhadap volatilitasnya.
•     Selanjutnya, Rencana Pendanaan Kontijensi (Contingency Funding Plan-CFP) menjadi komponen penting
      dalam kerangka kerja manajemen likuiditas dan berfungsi sebagai perpanjangan atas kebijakan operasional
      atau manajemen likuiditas Bank sehari-hari. Rencana Pendanaan Kontijensi menguraikan tindakan yang harus
      diambil oleh Bank pada saat terjadi krisis likuiditas, baik yang terjadi pada bank secara spesifik (bank-specific)
      atau pasar secara keseluruhan (general market). Rencana Pendanaan Kontijensi mencakup proses identifikasi
      krisis likuiditas, penetapan tanggung jawab dan tindakan manajemen bank pada saat krisis, memperbaiki area
      yang menjadi perhatian, serta memastikan bahwa informasi dapat diperoleh secara akurat dan tepat waktu
      sehingga dapat memfasilitasi pengambilan keputusan secara cepat, tepat, dan efektif. Selain itu, Bank juga
      telah membentuk Liquidity Task Force (LTF) yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi posisi likuiditas dan
      menentukan tindakan yang akan diambil pada saat terjadi krisis.
      Keterangan: angka LCR disajikan setelah pembobotan


                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   297
Page 300
        Tata Kelola Perusahaan




      26. Perhitungan NSFR

      (dalam jutaan rupiah)

                                                                                                    September 2025
                                                                                      Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                  Tanpa
                                                                                                               ≥ 6 bulan - <1
                                                                                 Jangka        < 6 bulan                        ≥ 1 tahun
                                                                                                                   tahun
                                                                                 Waktu¹
       Komponen ASF
         1     Modal :                                                           19.919.368                -                -    1.492.043
         2     Modal sesuai POJK KPMM                                            19.919.368                -                -    1.492.043
         3     Instrumen modal lainnya                                                    -                -                -               -
               Simpanan yang berasal dari nasabah
         4     perorangan dan pendanaan yang berasal                             20.604.797    26.886.706          1.753.465         117.507
               dari nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
         5     Simpanan dan pendanaan stabil                                     14.802.617       1.674.611           68.191           2.403
         6     Simpanan dan pendanaan kurang stabil                               5.802.179     25.212.095         1.685.275         115.104
         7     Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi:                    55.987.443     32.386.601           615.118             25
         8     Simpanan operasional                                              33.313.399                -                -               -
               Pendanaan lainnya yang berasal dari
         9                                                                       22.674.045     32.386.601           615.118             25
               nasabah korporasi
               Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang
        10                                                                                -                -                -               -
               saling bergantung
         11    Liabilitas dan ekuitas lainnya :                                           -                -                -               -
        12     NSFR liabilitas derivatif                                                  -                                                 -
               ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak
        13                                                                                -       9.911.361         243.918          136.310
               masuk dalam kategori diatas
        14     Total ASF                                                                  -                -                -               -
       Komponen RSF
        15     Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR                                   -                -                -               -
               Simpanan pada lembaga keuangan lain
        16                                                                                -                -                -               -
               untuk tujuan operasional
               Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam
        17     Perhatian Khusus (performing) dan surat                                    -     68.185.881         4.631.948    40.541.185
               berharga
               kepada lembaga keuangan yang dijamin
        18                                                                                -        151.296         1.666.491                -
               dengan HQLA Level 1
               kepada lembaga keuangan yang dijamin
        19     bukan dengan HQLA Level 1 dan pinjaman                                     -      6.686.829           434.721         554.368
               kepada lembaga keuangan tanpa jaminan
               kepada perusahaan non-keuangan, nasabah
               perorangan dan nasabah usaha mikro dan
        20     kecil, pemerintah Indonesia, pemerintah negara                             -      61.299.135        2.283.978    33.808.055
               lain, Bank Indonesia, bank sentral negara lain
               dan entitas sektor publik, yang diantaranya:
               memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot
        21     risiko 35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR                                 -                -                -               -
               untuk Risiko Kredit"

298   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 301
Tata Kelola Perusahaan




                                                 Desember 2025
                                   Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
  Total Nilai                                                                                                    Total Nilai
 Tertimbang         Tanpa Jangka                            ≥ 6 bulan - <1                                      Tertimbang
                                          < 6 bulan                                     ≥ 1 tahun
                       Waktu¹                                   tahun


      21.411.411         20.030.136                   -                       -             1.444.688                 21.474.824
      21.411.411         20.030.136                   -                       -             1.444.688                 21.474.824
                -                  -                  -                       -                         -                          -

     45.265.249          21.139.409          25.170.588           2.657.201                     52.564                44.913.593

     15.720.551          14.316.233           1.425.620                69.176                         55              15.020.532
     29.544.697           6.823.176          23.744.968           2.588.025                     52.509                29.893.061
     28.867.740          57.970.863          33.162.886           1.130.482                             -            28.869.623
     16.656.699          33.680.635                   -                       -                         -             16.840.318

     12.211.040          24.290.228          33.162.886           1.130.482                             -             12.029.305

                -                  -                  -                       -                         -                          -

                -                  -                  -                       -                         -                          -
                -                  -                                                         1.469.719                             -

        258.269                    -          4.752.174             875.905                      67.681                  505.634

    95.802.668                     -                  -                       -                         -            95.763.674


       1.882.175                   -                  -                       -                         -               1.916.582

                -                  -                  -                       -                         -                          -


     67.045.568                    -         64.961.962            5.114.937              42.084.238                  67.523.704


        848.375                    -                  -           1.667.490                             -                833.745


       1.774.752                   -          6.228.768              139.092                   142.914                  1.146.775




     60.170.107                    -         58.350.325            2.763.791               35.804.922                 60.991.242




                -                  -                  -                       -                         -                          -


                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   299
Page 302
           Tata Kelola Perusahaan




                                                                                                   September 2025
                                                                                     Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
                                                                                  Tanpa
                                                                                                              ≥ 6 bulan - <1
                                                                                 Jangka       < 6 bulan                        ≥ 1 tahun
                                                                                                                  tahun
                                                                                 Waktu¹
                   Kredit beragun rumah tinggal yang tidak
           22                                                                             -               -                -               -
                   sedang dijaminkan, yang diantaranya :
                     memenuhi kualifikasi untuk mendapat
           23        bobot risiko 35% atau kurang, sesuai SE                              -        43.693            39.654      5.736.521
                     OJK ATMR untuk Risiko Kredit"
                   Surat Berharga yang tidak sedang
                   dijaminkan, tidak gagal bayar , dan tidak
        24                                                                                -         4.927           207.104       442.242
                   masuk sebagai HQLA, termasuk saham yang
                   diperdagangkan di bursa
                   Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
           25                                                                             -               -                -               -
                   saling bergantung
           26      Aset lainnya :                                                         -     3.289.732            22.872     7.607.396
                   Komoditas fisik yang yang diperdagangkan,
           27                                                                             -               -                -               -
                   termasuk emas
                   Kas, surat berharga dan aset lainnya yang
                   dicatat sebagai initial margin untuk kontrak                                                                            -
        28         derivatif dan kas atau aset lain yang                                  -                                                -
                   diserahkan sebagai default fund pada central                                                                            -
                   counterparty (CCP)
           29      NSFR aset derivatif                                                    -                                         224.119
                   NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi
        30                                                                                -                                         96.326
                   dengan variation margin
                   Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam
           31                                                                             -     3.289.732            22.872     7.286.952
                   kategori diatas
           32      Rekening Administratif                                                 -                                    94.764.367
           33      Total RSF
                   Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
        34
                   Funding Ratio (%))
                   ¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki
                   jangka waktu kontraktual, antara lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions,
                   open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas



       Analisis Secara Individu
       •        Perhitungan rasio NSFR Bank posisi Desember 2025 adalah 121,05% dengan jumlah pendanaan stabil yang
                tersedia (ASF) sebesar Rp95,76 triliun dan jumlah pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) sebesar Rp79,11 triliun.
                Angka NSFR tersebut di atas batas minimum 100% yang ditetapkan oleh OJK.
       •        Jumlah pendanaan stabil yang tersedia (ASF) sebagian besar berasal dari nilai tertimbang simpanan ritel yang secara
                total mencapai 46,90% dari total ASF, kemudian berturut-turut pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi
                (30,15%) dan modal (22,42%). Sedangkan jumlah pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) sebagian besar berasal dari
                nilai tertimbang pinjaman dengan kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang
                secara total mencapai 85,35% dari total RSF.




300   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 303
    Tata Kelola Perusahaan




                                                     Desember 2025
                                       Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
      Total Nilai                                                                                                    Total Nilai
     Tertimbang         Tanpa Jangka                            ≥ 6 bulan - <1                                      Tertimbang
                                              < 6 bulan                                     ≥ 1 tahun
                           Waktu¹                                   tahun

                    -                  -                  -                       -                         -                          -


          3.770.412                    -           300.030              285.055                 5.638.584                   3.957.622



            481.921                    -             82.839             259.508                    497.819                    594.319



                    -                  -                  -                       -                         -                          -

         10.920.001                    -          1.923.893               13.906                6.960.278                  8.898.077

                    -                  -                  -                       -                         -                          -


                                                                                                            -
                    -                  -                                                                    -                          -
                                                                                                            -

            224.119                    -                                                           158.884                   158.884

             96.326                    -                                                            73.486                     73.486

         10.599.557                    -          1.923.893               13.906                 6.727.908                 8.665.707

             754.111                   -                                                     105.644.090                      773.334
        80.601.855                     -                  -                       -                         -             79.111.697

            118,86%                    -                  -                       -                         -                121,05%




•     Jika dibandingkan dengan posisi September 2025 yang sebesar 118,86%, nilai rasio NSFR posisi Desember 2025
      mengalami kenaikan sebesar 2,19%. Kenaikan ini antara lain disebabkan penurunan jumlah RSF sebesar Rp1,49 triliun
      atau 1,85% sedangkan ASF cenderung stabil.
•     Dengan hasil perhitungan NSFR di atas, maka Bank memiliki pendanaan stabil yang memadai untuk mendanai
      aset Bank dalam upaya mengelola risiko likuiditas jangka panjang.
•     Pengelolaan aset dan liabilitas serta likuiditas ditetapkan melalui rapat Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) dan
      secara sinergi dilaksanakan oleh unit bisnis dengan didukung oleh satuan kerja manajemen risiko.




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   301
Page 304
        Tata Kelola Perusahaan




      27. Risiko Likuiditas - Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)

      (dalam jutaan Rupiah)

                                                                      a                           b                               c                   d
                                                                                        Aset yang disimpan
                                                                                         atau diperjanjikan               Aset Tidak
                                                              Aset Terikat
                                                                                        dengan bank sentral                Terikat                   Total
                                                             (Encumbered)
                                                                                           namun belum                 (Unencumbered)
                                                                                       menghasilkan likuiditas
       Kas dan Setara Kas                                                         -                               -               642.704             642.704
       Penempatan pada Bank Indonesia                                             -                     7.115.892                         -           7.115.892
       Surat Berharga (HQLA Level 1)                                  3.713.419                                   -           37.521.770            41.235.189
       Surat Berharga Korporasi (HQLA
                                                                                  -                               -                   2.167                  2.167
       Level 2a dan 2b)
       Jumlah HQLA                                                    3.713.419                        7.115.892             38.166.641             48.995.952


       Analisis Kualitatif
       a) Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang tidak dapat digunakan untuk kebutuhan likuiditas,
          secara legal dan kontraktual oleh Bank pada saat terjadi kondisi stres. Per 31 Desember 2025, jumlah aset terikat
          Bank UOBI adalah sebesar IDR 3,7 triliun.
       b) Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan bank sentral namun belum bisa digunakan untuk menghasilkan
          likuiditas merupakan penempatan pada Bank Indonesia sebesar Rp 7,1 triliun (posisi 31 Desember 2025).
       c) Aset tidak terikat terdiri dari Kas dan Setara Kas sebesar Rp 642 milyar dan Surat Berharga (setelah pembobotan)
          sebesar Rp 37,5 triliun (posisi 31 Desember 2025).
       d) Poin b) dan c) merupakan HQLA.

      28. Perhitungan ATMR untuk Risiko Operasional

      Laporan Rincian Indikator Bisnis

      (dalam jutaan rupiah)

                Indikator Bisnis (IB) dan                                 31 Desember 2025                                   31 Desember 2024
                   Subkomponen IB                                 T                   T-1             T-2               T               T-1             T-2
       Komponen Bunga, Sewa, dan
                                                              3.386.716                                           3.155.648
       Dividen (KBSD)
           Pendapatan Bunga                                  11.107.365           9.538.923        7.157.180      9.538.923            7.157.180     6.540.535
           Beban Bunga                                       5.445.145           4.357.609        2.222.596       4.357.609           2.222.596      2.326.742
           Aset Produktif                                   152.766.128          159.885.113 138.895.089          159.885.113 138.895.089           121.956.156
           Pendapatan Dividen                                           22                  282              52             282                52              43
       Komponen Jasa (KJ)                                     1.352.491                                               1.173.872
           Pendapatan Jasa dan Komisi                          1.716.174          1.148.992       1.184.318           1.148.992       1.184.318       1.185.801
           Beban Jasa dan Komisi                               258.042                182.754      185.894             182.754         185.894         142.983
           Pendapatan operasional lainnya                                 -                   -               -               -                 -               -
           Beban operasional lainnya                               5.787                2.103               100          2.103                100             301
       Komponen Keuangan (KK)                                   759.502                                                764.694




302   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 305
 Tata Kelola Perusahaan




         Indikator Bisnis (IB) dan                   31 Desember 2025                             31 Desember 2024
            Subkomponen IB                       T         T-1           T-2                T                T-1              T-2
      Laba Rugi Bersih Trading Book            240.114     248.135       38.642           248.135            38.642          379.848
      Laba Rugi Bersih Banking Book            461.202    770.390       520.022          770.390           520.022           337.045
Indikator Bisnis (IB)                      5.498.709                                   5.094.214
Komponen Indikator Bisnis (KIB)                659.845                                    611.306
Pengungkapan IB
IB total termasuk aktivitas yang
                                           5.498.709                                   5.094.214
didivestasi
Pengurangan IB dikarenakan
pengecualian atas aktivitas yang                     -                                             -
didivestasi
Keterangan Tambahan                                                                                -


29. Perhitungan ATMR Untuk Risiko Operasional Dengan Menggunakan Pendekatan Standar
                                                                          31 Desember 2025                  31 Desember 2024
 No.                                 RINCIAN
                                                                                 Jumlah                            Jumlah
  1      Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                   659.845                           611.306
  2      Faktor Pengali Kerugian Intern (FPKI)                                                         1                              1
  3      Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                           659.845                           611.306
  4      ATMR untuk Risiko Operasional                                                  8.248.064                           7.641.321




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   303
Page 306
        Laporan Keberlanjutan

        306      Tentang Laporan Keberlanjutan

        307      Ikhtisar Keberlanjutan

        309      Pendekatan Kami

        322      Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

        327      Mengutamakan Nasabah

                 Mengembangkan Individu Profesional dan
        336
                 Berprinsip

        343      Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

        358      Indeks dan Formulir Umpan Balik

        363      Lampiran




304   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 307
P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   305
Page 308
        Tentang Laporan Keberlanjutan

      Tentang Laporan Keberlanjutan


      Laporan ini telah disetujui oleh Direksi dan disusun sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
      No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
      Perusahaan Publik.

      Laporan ini perlu dibaca bersama dengan Laporan Tahunan UOB 2025 serta pengungkapan terkait lainnya. Tautan
      ke sumber informasi yang relevan, yang akurat pada saat publikasi, disediakan di seluruh laporan ini.

      Laporan ini diterbitkan pada April 2026 dan tersedia secara daring di www.uob.co.id. Tidak terdapat versi cetak
      yang diterbitkan.

      Seluruh angka dalam laporan ini disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain. Beberapa angka mungkin tidak
      menjumlah secara tepat akibat pembulatan.

      Kami menyambut masukan dan saran Anda melalui sustainability@uob.co.id




306   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 309
 Tentang
 Ikhtisar Keberlanjutan
           Laporan Keberlanjutan

Ikhtisar Keberlanjutan


Kami terus menerapkan pendekatan terintegrasi dalam menanamkan
keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan operasional kami, yang didukung
oleh berbagai inisiatif seperti pembiayaan transisi, penguatan kapabilitas
internal, serta program sosial yang memberikan dampak yang bermakna.




  Tata Kelola dan Kapasitas Internal
  • Kami memperkuat kebijakan serta proses tata kelola dan manajemen risiko terkait keuangan berkelanjutan.
  • Kami mempertahankan lebih dari 3.500 karyawan dengan komposisi 54% karyawan perempuan.
  • Kami memperdalam kapabilitas karyawan melalui serangkaian e-learning dan workshop dengan total
    172.732 jam pelatihan, atau rata-rata 5,3 jam pelatihan per karyawan.
  • Kami memperkuat kapabilitas internal di bidang keberlanjutan melalui peluncuran rangkaian modul e-learning
    Sustainability 200, dengan tingkat penyelesaian mencapai 100% dalam jangka waktu yang ditetapkan.




  Dampak Ekonomi
  • Pendapatan operasional kami pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp1.888 miliar, dengan laba bersih setelah
    pajak sebesar Rp1.529 miliar, meningkat 276,6% dibandingkan tahun 2024. Nilai ekonomi yang dihasilkan
    didistribusikan kepada para pemangku kepentingan melalui pembayaran kepada karyawan dan pemasok
    sebesar Rp5.225 miliar, serta pemenuhan kewajiban kepada pemerintah melalui beban pajak sebesar
    Rp429 miliar.
  • Kami menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan, termasuk pembiayaan konvensional dan
    berkelanjutan, dengan total penyaluran pembiayaan dan layanan keuangan selama tahun berjalan
    mencapai Rp111,8 triliun.
  • Kami menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sesuai dengan kriteria POJK 51 sebesar Rp15,26 triliun.
    Transaksi fasilitas hijau yang signifikan antara lain sebesar Rp350 miliar kepada Xurya Group Companies
    dan Rp128 miliar kepada PT Alam Energy Renewables (bagian dari Shizen Energy Group) untuk mendukung
    adopsi energi surya di sektor komersial dan industri di seluruh Indonesia.




  Dampak Lingkungan
  • Kami memperoleh sertifikasi Green Building peringkat Gold untuk kategori bangunan eksisting dari Green
    Building Council Indonesia atas kantor pusat kami, UOB Plaza di Jakarta, yang mencerminkan komitmen
    kami dalam menyediakan lingkungan kerja yang berkelanjutan dan lebih sehat.
  • Kami mempertahankan status karbon netral melalui inisiatif efisiensi energi, serta pemanfaatan 18.377
    Renewable Energy Certificates (REC) dan 1.574 kredit karbon yang berkualitas tinggi untuk mengimbangi
    emisi yang sulit dikurangi.
  • Total emisi gas rumah kaca dari Cakupan 1, Cakupan 2, serta Cakupan 3 (perjalanan udara dan limbah)
    tercatat sebesar 15.408 tCO2e. Intensitas emisi gabungan Cakupan 1 dan Cakupan 2 (tidak termasuk pusat
    data) menurun sebesar 16% dibanding tahun sebelumnya.
  • Kami terus melanjutkan inisiatif untuk mengurangi limbah anorganik yang dikirim ke tempat pembuangan
    akhir, dengan hasil 59% limbah berhasil dialihkan dari tempat pembuangan akhir sepanjang tahun 2025.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   307
Page 310
        Tentang
         Ikhtisar Keberlanjutan
                  Laporan Keberlanjutan




           Dampak Sosial
           • Kami menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan sebesar Rp30,01 miliar dengan fokus pada
             seni, anak-anak, dan pendidikan, serta melibatkan 3.000 siswa dan 235 seniman sebagai bagian dari
             komitmen kami dalam menciptakan dampak sosial yang positif dan mendukung pertumbuhan ekonomi
             yang inklusif.
           • Kami, bekerja sama dengan Ruangguru, meluncurkan program UOB My Digital Space. Program ini diluncurkan
             dengan target untuk menjangkau 90.000 siswa sekolah dasar dan menengah dalam lima tahun ke depan
             untuk membekali mereka dengan ilmu dan keahlian digital yang relevan di tengah perkembangan teknologi
             yang semakin pesat.
           • Kami mendonasikan 30 unit laptop kepada 10 sekolah di seluruh Indonesia untuk mendukung pemerataan
             akses pembelajaran.
           • Kami menyelenggarakan kegiatan tahunan UOB Heartbeat Run/Walk sebagai bagian dari aktivitas
             penggalangan dana yang juga memperkuat semangat kesukarelawanan di kalangan karyawan. Kegiatan ini
             turut menjadi platform untuk menampilkan dan melelang karya seni yang dibuat oleh 33 anak neurodivergen
             dari Yayasan DPK Center. Dana yang terkumpul dari kegiatan UOB Heartbeat Run/Walk 2025 disalurkan
             kepada Yayasan DPK Center.
           • Kami menyalurkan dana sebesar Rp1 miliar, bekerja sama dengan BNP Paribas Asset Management, untuk
             mendukung program sosial dan lingkungan yang dijalankan oleh Kopernik dan Seven Clean Seas.
           • Kami melibatkan hampir 1.600 karyawan dengan rata-rata kontribusi waktu sukarela sebesar 1,5 jam per
             orang, yang memberikan manfaat kepada lebih dari 5.500 penerima manfaat.
           • Kami juga menyelenggarakan serangkaian sesi diskusi melalui UOB FinLab dalam program “Digitalization
             Innovation Programme” bersama mitra bisnis untuk membekali UKM dengan wawasan mengenai
             perkembangan pasar terkini serta pemanfaatan digitalisasi dalam pengembangan usaha.
           • Kami menyelenggarakan kegiatan bersama DHL Indonesia yang membahas bagaimana UKM Indonesia
             dapat bersaing secara lebih efektif di pasar global, serta beberapa kegiatan bersama asosiasi bisnis dan
             penyewa/penghuni ruang komersial terkait pengelolaan perpajakan guna mendorong pertumbuhan usaha.



                                        Meluncurkan UOB My                                Pendapatan Usaha

                                                                                          Rp1.888
                                        Digital Space untuk
                                        membekali

                                        >90.000                                           miliar
                                        siswa dengan perangkat
                                        pembelajaran digital



                                        Mempertahankan
                                        netralitas karbon
                                                                                          >5.500
                                                                                          penerima manfaat
                                        dalam operasional                                 terdampak oleh
                                        kami.                                             program tanggung
                                                                                          jawab sosial kami


                                        Menyalurkan

                                        Rp15,26                                           UOB Plaza Jakarta
                                                                                          memperoleh
                                                                                          sertifikasi Green
                                        triliun                                           Building peringkat
                                        untuk pembiayaan
                                                                                          Gold
                                        berkelanjutan



308   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 311
Pendekatan Kami

Strategi Keberlanjutan      310

Tata Kelola Keberlanjutan   314

Faktor LST Yang Material    318




                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 312
        Pendekatan Kami

      Strategi Keberlanjutan


      Di UOB Indonesia, strategi keberlanjutan kami didasarkan pada tujuan
      korporasi dan mencerminkan pendekatan bisnis kami dalam menyeimbangkan
      pertumbuhan dengan tanggung jawab. Strategi ini mempertimbangkan
      pengaruh dan dampak dari setiap keputusan serta tindakan kami terhadap
      para pemangku kepentingan dan lingkungan. Strategi ini juga memastikan
      bahwa kami tetap pragmatis dan progresif melalui pengelolaan risiko dan
      peluang lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) secara tepat dan selaras
      dengan kondisi pasar.



      Visi, Misi, dan Tujuan Korporasi                                           Pendekatan Kami
      Di UOB Indonesia, strategi keberlanjutan kami berlandaskan                 Strategi keberlanjutan kami berakar pada nilai-nilai
      pada visi dan misi kami sebagai bank.                                      korporasi yang telah teruji oleh waktu, yaitu Honourable,
                                                                                 Enterprising, United, dan Committed. Kami percaya pada
      Visi kami adalah menjadi bank yang signifikan di Indonesia,                pembangunan berkelanjutan yang mampu memenuhi
      sebagai bagian penting dari UOB Group, yang dihargai oleh                  kebutuhan generasi saat ini tanpa mengurangi kemampuan
      nasabah, karyawan, pemegang saham, dan regulator, serta                    generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya.
      dikagumi oleh masyarakat sebagai institusi perbankan                       Hal ini memerlukan pendekatan yang seimbang dengan
      jangka panjang yang tepercaya.                                             mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi, inklusi sosial,
                                                                                 dan perlindungan lingkungan untuk menciptakan nilai
      Misi kami adalah menciptakan nilai ekonomi yang                            jangka panjang yang berkelanjutan serta ketahanan.
      berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan melalui                    Dalam melaksanakan program dan inisiatif keberlanjutan,
      tim perbankan yang loyal, berdedikasi, dan profesional,                    kami mematuhi peraturan perundang-undangan terkait
      yang berkomitmen untuk memenuhi dan melampaui                              LST yang berlaku.
      kebutuhan serta harapan para pemangku kepentingan;
      dengan menyediakan produk dan layanan berkualitas                          Kami telah menyelaraskan strategi dan inisiatif kami
      tinggi bagi segmen nasabah ritel dan wholesale banking                     dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan sesuai
      yang menjadi fokus kami, serta menghasilkan kinerja                        dengan POJK 51. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
      keuangan dan prudensial yang unggul bagi karyawan,                         Bank (RAKB) merupakan strategi untuk mencapai tujuan
      pemegang saham, dan regulator.                                             keberlanjutan yang senantiasa dievaluasi dan disesuaikan
                                                                                 secara berkala agar tetap selaras dengan kondisi terkini,
      Visi dan misi kami mencerminkan pendekatan kami dalam                      dengan fokus utama sebagai berikut:
      menjalankan bisnis secara bertanggung jawab untuk                          • Kami memprioritaskan pengembangan produk
      melanjutkan warisan kuat UOB dalam menciptakan nilai                          pembiayaan berkelanjutan serta peningkatan
      jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan Bank.                        kualitas portofolio;
                                                                                 • Kami mengembangkan kapabilitas internal dan
                                                                                    meningkatkan kesadaran terkait perbankan
                                                                                    berkelanjutan; dan
                                                                                 • Kami terus memberikan kontribusi positif kepada
                                                                                    masyarakat.




310   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 313
 Pendekatan Kami




Kerangka
                        Pengelolaan risiko terkait keberlanjutan dan peluang dalam mendukung pengambilan keputusan
Keberlanjutan



                                       Menciptakan nilai keberlanjutan bagi para pemangku kepentingan


                Mendorong Pertumbuhan                                      Mengembangkan Individu              Mengusung Tanggung
                                             Mengutamakan Nasabah
                    Berkelanjutan                                          Profesional dan Berprinsip           Jawab Perusahaan

                • Memberikan kontribusi      • Melindungi data dan         • Membangun tim                   • Memelihara standar tata
                  ekonomi untuk memajukan      privasi nasabah dengan        berkinerja tinggi dan             kelola dan budaya risiko
                  komunitas                    sistem dan praktik yang       individu yang berfokus            terbaik
                • Mengintegrasikan risiko      aman dan kuat                 pada masa depan                 • Memastikan kepatuhan
                  lingkungan, sosial,        • Memastikan transaksi        • Mendukung harmoni                 terhadap regulasi
                  dan tata kelola dalam        yang adil (Fair Dealing)      antara kehidupan dan            • Melindungi sistem
                  manajemen risiko           • Merancang customer            pekerjaan                         keuangan dari
                • Mengintegrasikan             experience yang intuitif    • Mendorong kesukarelaan            penyalahgunaan
Pilar dan         pertimbangan sosial dan    • Menjadikan transaksi          dan advokasi mengenai           • Melindungi prinsip-
Tujuan            lingkungan ke dalam          bank lebih sederhana,         isu sosial dan lingkungan         prinsip keberlanjutan
Strategi          proses evaluasi dan          cerdas, dan aman melalui    • Memastikan keterlibatan           dalam praktik
                  persetujuan kredit           penggunaan teknologi          dan kepuasan karyawan             pengadaan kami
                • Mengadopsi dan               dan data secara etis        • Memastikan kesehatan,           • Mengelola dampak
                  mempromosikan              • Menjadikan perbankan          keamanan, dan                     langsung dan mendorong
                  praktik-praktik menjaga      lebih mudah diakses dan       kesejahteraan di tempat           kepedulian lingkungan
                  keseimbangan iklim untuk     inklusif                      kerja                           • Mendukung
                  mendukung nasabah kami     • Mendukung bisnis            • Terbuka terhadap                  perkembangan sosial
                  dalam transisi mereka ke     di semua tahap                beragam kemampuan dan             pada anak-anak,
                  ekonomi rendah karbon        pertumbuhan                   kekuatan                          pendidikan, dan seni
                • Mengembangkan dan
                  menyediakan pembiayaan
                  serta solusi investasi
                  berkelanjutan

                               Mempertajam strategi keberlanjutan melalui pendekatan kepada para pemangku
                                                     kepentingan secara terus menerus

                   Membangun             Sejalan dengan
                 masa depan yang        strategi bisnis dan        Pragmatik dan         Didasari peraturan               Didorong
                  berkelanjutan          para pemangku                progresif              regulatior                   nilai-nilai
                 dengan nasabah            kepentingan

                 Melibatkan dan         Menjaga relevansi            Menerapkan              Menyelaraskan            Menyelenggarakan
Prinsip-           mendukung              ekonomi melalui       program dan prinsip           pendekatan             layanan dan proses
prinsip          nasabah dalam          penerapan strategi      keberlanjutan dalam       keberlanjutan kami          perbankan sesuai
Panduan         menerapkan praktik         pertumbuhan         kegiatan usaha untuk        dengan kebijakan            dengan nilai-nilai
                  keberlanjutan         berkelanjutan serta     mengelola risiko dan       dan pedoman LST            kami yang menjadi
                guna memperkuat          mengintegrasikan        peluang LST secara         yang ditetapkan          landasan Perseroan
                ketahanan jangka       prinsip keberlanjutan      bijaksana, sejalan      oleh pemerintah di
                    panjang                dalam praktik          dengan dinamika              Indonesia
                                          perbankan kami       pasar dan persaingan


                                                  Tertanam dalam nilai yang telah diuji waktu




Nilai-nilai

                       Honourable                   Enterprising                       United                         Committed




                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   311
Page 314
        Pendekatan Kami




      Kerangka Keberlanjutan                                                     Strategi Iklim Kami
      Diadopsi dari Kerangka Keberlanjutan Grup UOB, Kerangka                    Sejalan dengan arah strategis UOB Group menuju masa
      Keberlanjutan kami mendukung pengambilan keputusan                         depan rendah karbon, kami terus memperkuat manajemen
      di seluruh tingkatan dengan memberikan panduan dalam                       risiko iklim dengan menanamkan pertimbangan risiko
      mengelola risiko dan peluang bisnis terkait keberlanjutan,                 transisi dan risiko fisik ke dalam kerangka manajemen
      dalam konteks dampak langsung maupun tidak langsung                        risiko serta keputusan pembiayaan kami.
      terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi.
                                                                                 Pada tahun 2025, UOB Indonesia berpartisipasi dalam
      Kerangka ini didukung oleh berbagai kebijakan yang                         program pilot terkait manajemen risiko iklim dan analisis
      relevan yang menetapkan komitmen kami serta menjadi                        skenario perbankan yang dipandu oleh Otoritas Jasa
      pedoman dalam menjalankan kegiatan usaha secara                            Keuangan (OJK). Pelaksanaan ini mengacu pada Nationally
      bertanggung jawab dan berkelanjutan.                                       Determined Contribution (NDC) Indonesia, termasuk
                                                                                 kebijakan transisi seperti potensi penerapan harga karbon,
      Pilar Strategi dan Tujuan                                                  serta meningkatnya frekuensi dan tingkat keparahan
      Pilar strategi dan tujuan kami mencerminkan fokus kami                     dampak risiko fisik akibat perubahan iklim.
      dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemangku
      kepentingan serta bagaimana kami menyelaraskan                             Kerangka uji ketahanan iklim mendukung bank dalam
      strategi bisnis jangka panjang dengan kepentingan                          menilai bagaimana risiko iklim dapat memengaruhi kinerja
      mereka. Pendekatan ini menjadi panduan dalam interaksi                     keuangan pada tingkat makro maupun mikro. Pada tingkat
      kami dengan para pemangku kepentingan serta dalam                          makro, analisis ini mempertimbangkan perkembangan
      mendukung praktik mereka untuk menghasilkan dampak                         kebijakan, serta pergeseran harga energi dan komoditas
      positif dalam jangka panjang.                                              yang didorong oleh upaya dekarbonisasi. Pada tingkat
                                                                                 mikro, analisis ini mengevaluasi paparan risiko yang
      Prinsip Panduan                                                            spesifik berdampak pada masing-masing debitur, termasuk
      P r i n s i p p a n d u a n ka m i m e n j a d i a c u a n d a l a m       penurunan nilai aset akibat peristiwa fisik terkait iklim
      mengidentifikasi dan mengelola risiko serta peluang                        serta peningkatan biaya operasional yang timbul dari
      material terkait keberlanjutan yang dapat memengaruhi                      langkah-langkah transisi, yang dapat memengaruhi profil
      nasabah, karyawan, investor, pemasok, serta masyarakat                     risiko kredit.
      di wilayah operasional kami.
                                                                                 Pada tingkat portofolio, risiko iklim dinilai bersama dengan
      Keterlibatan Pemangku Kepentingan                                          risiko pasar, operasional, dan likuiditas, mengingat potensi
      Keterlibatan pemangku kepentingan memungkinkan                             implikasinya terhadap kecukupan modal Bank. Meskipun
      kami untuk terus menyempurnakan strategi keberlanjutan                     kami menyadari keterbatasan data yang masih menjadi
      dengan mempertimbangkan isu global, ekspektasi                             tantangan utama dalam pengukuran risiko iklim, hasil awal
      pemangku kepentingan, serta isu material yang relevan                      uji ketahanan iklim tidak menunjukkan adanya dampak
      bagi mereka. Kami secara aktif berpartisipasi dalam                        kerugian yang material terhadap portofolio kami.
      kegiatan asosiasi industri seperti Perbanas sebagai
      sarana pertukaran yang kolaboratif. Ini memungkinkan                       Ke depan, kami akan terus menyempurnakan metodologi
      kami untuk terus memperdalam pemahaman kami                                perhitungan, meningkatkan kualitas data, serta
      terhadap kebutuhan pemangku kepentingan serta                              memperdalam keterlibatan dengan nasabah dan
      penyusunan strategi keberlanjutan kami. Pendekatan ini                     pemangku kepentingan untuk mendukung transisi yang
      juga mempertimbangkan konteks ekonomi, sosial, dan                         tertib dan berkeadilan menuju ekonomi rendah karbon,
      regulasi di wilayah operasional kami, sehingga mendukung                   sejalan dengan ambisi net zero UOB Group dan agenda
      pengambilan keputusan yang tepat dan seimbang.                             pembangunan berkelanjutan Indonesia.




312   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 315
Pendekatan Kami




                            UJI KETAHANAN RISIKO IKLIM UNTUK UOB INDONESIA

 Cakupan dan pendekatan                                              Skenario (NGFS Tahap 4)
 Transmisi risiko
                                                                     Net Zero 2050
                                                                     Net Zero 2050 membatasi pemanasan global hingga 1,5°C melalui
                                                                     kebijakan iklim yang ketat dan inovasi, dengan mencapai emisi CO2
                                                                     global net zero sekitar tahun 2050. Skenario ini mengasumsikan
                                                                     bahwa kebijakan iklim yang ambisius diterapkan segera.
                   Dampak jangka
                     panjang
                                                                     Delayed Transition
    Risiko                            Risiko kredit   Risiko pasar   Delayed Transition mengasumsikan bahwa emisi tahunan global
   Transisi                                                          tidak menurun hingga tahun 2030. Skenario ini mengasumsikan
                                                                     bahwa kebijakan iklim yang baru tidak diperkenalkan hingga tahun
                                                                     2030, serta tingkat aksi yang berbeda antar negara dan wilayah
                                                                     berdasarkan kebijakan yang saat ini diterapkan. Hal ini menyebabkan
                    Dampak                                           risiko transisi dan risiko fisik yang lebih tinggi dibandingkan dengan
                 jangka pendek                                       skenario Net Zero 2050.

                                                                     Current Policies
  Risiko fisik                            Risiko        Risiko       Kebijakan yang saat ini diterapkan tetap dipertahankan, sehingga
                                       likuiditas     operasional    menghasilkan risiko fisik yang tinggi. Emisi terus meningkat hingga
                                                                     tahun 2080, yang mengarah pada pemanasan sekitar 3°C dan
 Sektor-Sektor                                                       risiko fisik yang signifikan. Hal ini mencakup perubahan yang tidak
                                                                     dapat dipulihkan, seperti kenaikan permukaan laut yang lebih tinggi.


 100%                                                                Wawasan
                                                                     • Berdasarkan skenario stress yang diterapkan, risiko iklim tidak
                                                                       memberikan dampak yang signifikan terhadap keseluruhan
 eksposur UOBI pada
                                                                       portofolio UOB Indonesia yang diuji.
 sektor-sektor berikut:   Pertanian       Tambang      Kelistrikan   • Pengujian ini mempertimbangkan berbagai faktor secara
                                                                       komprehensif, dengan mengevaluasi risiko transisi dan risiko
                                                                       fisik terkait iklim pada empat jenis risiko keuangan utama, yaitu
                                                                       risiko kredit, pasar, likuiditas, dan operasional. Kami menyadari
                                                                       bahwa metodologi risiko iklim terus berkembang dengan cepat,
                                                                       serta keterbatasan ketersediaan dan kualitas data masih
                                                                       menjadi tantangan di pasar Indonesia, baik bagi UMKM maupun
  Konstruksi     Transportasi dan     Manufaktur         Kredit        korporasi besar. Sebagai respons, kami akan terus memperkuat
                     Logistik                           Properti       keterlibatan dan kolaborasi dengan pelaku industri serta regulator
                                                                       untuk mengatasi keterbatasan tersebut dan secara bertahap
                                                                       meningkatkan pendekatan analisis kami.
                                                                     • Penilaian ini akan terus menjadi proses pembelajaran yang
                                                                       berkelanjutan bagi UOB Indonesia.




                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   313
Page 316
        Pendekatan Kami

      Tata Kelola Keberlanjutan

      Di UOB Indonesia, keberlanjutan merupakan tanggung jawab bersama di seluruh
      organisasi. Sebagai bagian dari komitmen kami terhadap pertumbuhan yang
      berkelanjutan dan bertanggung jawab, kami mengidentifikasi, menilai, dan
      mengelola risiko, tantangan, dampak, serta peluang lingkungan dan sosial di
      seluruh rantai nilai kami. Upaya ini dilaksanakan dalam kerangka tata kelola
      yang kuat, yang didukung oleh kebijakan dan pedoman yang menetapkan
      komitmen kami serta mengarahkan pelaksanaan kegiatan usaha kami.

      Peran dan Tanggung Jawab                                                   Direksi didukung oleh Komite Manajemen Risiko dalam
      Sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutan, kami telah                  menjalankan tanggung jawab atas strategi manajemen
      menetapkan peran dan tanggung jawab yang jelas untuk                       risiko di tingkat Bank, termasuk pelaksanaan stress testing.
      memastikan bahwa isu-isu terkait LST dikelola secara
      efektif dan terintegrasi di seluruh organisasi.                            Sustainability Working Group
                                                                                 Sustainability Working Group mendukung Direksi dalam
                                                                                 mengidentifikasi risiko dan peluang terkait keberlanjutan.
                                                                                 Menilai isu-isu keberlanjutan yang berkembang serta
                                 Dewan Komisaris                                 bertanggung jawab dalam mendukung implementasi strategi
                                                                                 keberlanjutan Bank melalui koordinasi dengan fungsi-fungsi
                                                                                 terkait di seluruh organisasi.

                                                                                 Sustainability Working Group juga memastikan bahwa
                                        Direksi
                                                                                 risiko dan peluang terkait LST yang berkembang, baik
                                                                                 yang diidentifikasi secara internal maupun melalui
                                                                                 nasabah, organisasi non-pemerintah (NGO), regulator,
                                                                                 atau pemangku kepentingan lainnya, diintegrasikan ke
                                  Sustainability                                 dalam proses pengambilan keputusan Bank, serta dinilai
                                  Working Group                                  dan dikelola secara tepat pada tingkat tata kelola yang
                                                                                 relevan.

                                                                                 Sustainability Working Group diketuai oleh Corporate
                              Sustainability Spokes
                                                                                 Sustainability Office dan bekerja sama secara erat dengan
                                     Forum
                                                                                 para anggotanya. Anggota Sustainability Working Group
                                                                                 terdiri dari perwakilan unit bisnis dan fungsi pendukung
                                                                                 yang kegiatannya berdampak terhadap lingkungan,
      Dewan Komisaris
                                                                                 sosial, dan ekonomi, yaitu Wholesale Banking, Consumer
      Dewan Komisaris melakukan pengawasan atas kebijakan
                                                                                 Banking, Corporate Real Estate Services, Channels &
      manajemen serta memberikan arahan dan nasihat strategis
                                                                                 Digitalization, Technology and Operations, Credit and
      kepada Direksi dalam memastikan keselarasan dengan
                                                                                 Risk Management, Legal, Compliance, dan Corporate
      Kerangka Keberlanjutan Bank. Dewan Komisaris juga
                                                                                 Secretary. Apabila diperlukan, unit lain dapat diundang
      menelaah dan menyetujui kerangka kerja Bank, pernyataan
                                                                                 untuk memberikan masukan.
      risk appetite dan pengungkapan.
                                                                                 Sustainability Working Group menyelenggarakan rapat
      Direksi
                                                                                 sebanyak tiga kali pada tahun 2025.
      Direksi memberikan arahan dalam pengembangan dan
      implementasi kebijakan serta program terkait keberlanjutan.
                                                                                 Sustainability Spokes Forum
      Direksi bertanggung jawab dalam mengelola dan
                                                                                 Sustainability Spokes Forum yang dilaksanakan setiap
      memantau risiko dan peluang, serta mengawasi kemajuan,
                                                                                 bulan memfasilitasi implementasi kebijakan, arahan, dan
      kinerja, dan pelaporan terkait aspek keberlanjutan.
                                                                                 strategi yang telah disetujui oleh Dewan Komisaris dan
                                                                                 Direksi. Forum ini memastikan bahwa setiap isu diangkat
                                                                                 secara tepat serta persetujuan diperoleh untuk setiap hal/
                                                                                 usulan yang memerlukan keputusan.
314   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 317
  Pendekatan Kami




Prinsip Tata Kelola                                             Pengembangan Kapasitas
                                                                Kami menyadari bahwa keberlanjutan merupakan topik
Struktur tata kelola keberlanjutan kami memberikan              yang terus berkembang, baik bagi karyawan maupun
pengawasan serta mendukung kepatuhan terhadap                   nasabah kami. Tingkat pemahaman, kesadaran, dan
regulasi, ketentuan sektoral, dan ekspektasi pemangku           praktik keberlanjutan di antara individu dan pelaku
kepentingan terkait strategi keberlanjutan Bank. Struktur ini   usaha masih beragam, sehingga diperlukan edukasi yang
memastikan bahwa isu-isu material terkait keberlanjutan         berkelanjutan untuk memastikan upaya bersama yang
memperoleh perhatian dan pengawasan yang memadai                terkoordinasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
dari Direksi dan Dewan Komisaris. Keterlibatan berbagai
fungsi di dalam Bank memastikan adanya keterhubungan            Kami telah mengimplementasikan berbagai program
lintas fungsi dan akuntabilitas dalam pengelolaan strategi      pelatihan keberlanjutan yang bersifat umum maupun
keberlanjutan kami.                                             spesifik sesuai bidang, bagi karyawan di seluruh fungsi
                                                                bisnis dan pendukung. Hal ini memastikan bahwa karyawan
Untuk menjaga pemahaman terhadap perkembangan                   memahami keberlanjutan serta peran mereka dalam
utama serta memperkuat kemampuan Bank dalam                     strategi keberlanjutan Bank secara keseluruhan, termasuk
mengelola risiko dan peluang terkait keberlanjutan, Direksi,    bagaimana mereka dapat mendukung nasabah dalam
Sustainability Working Group, dan para eksekutif senior         menerapkan praktik yang lebih berkelanjutan.
terkait mengikuti pelatihan secara berkala mengenai
topik keberlanjutan, termasuk perubahan iklim dan isu           Pertimbangan keberlanjutan juga tertanam dalam program
lingkungan.                                                     pengembangan kepemimpinan Bank, sehingga mendukung
                                                                keselarasan pemahaman dan penerapan di seluruh tingkat
Selain itu, komite manajemen senior, termasuk Komite            organisasi.
Manajemen Risiko dan Komite Kebijakan Kredit,
bertanggung jawab untuk menelaah dan menyetujui                 Program-program ini melengkapi pelatihan berkelanjutan di
kebijakan serta program terkait risiko dan peluang              bidang tata kelola dan manajemen risiko utama, termasuk
perubahan iklim sesuai dengan mandat masing-masing.             budaya risiko, keamanan informasi, anti pencucian uang
Risiko terkait iklim diidentifikasi, dinilai, dikelola, dan     dan pencegahan pendanaan terorisme serta sanksi, serta
dipantau melalui Kerangka Manajemen Risiko Lingkungan           anti kecurangan, anti-penyuapan, dan anti-korupsi.
dan Responsible Financing Policy, yang keduanya telah
disetujui oleh Komite Kebijakan Kredit.                         Manajemen Risiko Keberlanjutan
                                                                Kami mengimplementasikan berbagai program
                                                                untuk memperkuat budaya keberlanjutan, termasuk
                                                                p e nye m p u r n a a n ke b i j a ka n d a n p ro s e s , s e r ta
                                                                mengintegrasikannya ke dalam kegiatan bisnis, manajemen
                                                                risiko, dan proses persetujuan.

                                                                Kami akan terus memantau perkembangan pasar dan
                                                                industri serta menelaah kerangka dan kebijakan LST yang
                                                                relevan untuk memastikan tetap bersifat pragmatis. Seluruh
                                                                peninjauan kerangka dan kebijakan dilakukan melalui
                                                                proses tata kelola yang sesuai, termasuk memperoleh
                                                                persetujuan yang diperlukan serta pengawasan yang
                                                                terus menerus.




                                                                   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   315
Page 318
        Pendekatan Kami




          Pencapaian Tahun 2025

                              Dewan Komisaris dan Direksi telah menelaah serta menyetujui penyempurnaan Kerangka
                              Keberlanjutan UOB Indonesia dan Kerangka Manajemen Risiko Lingkungan, yang
                              mencerminkan penanaman faktor LST yang material ke dalam strategi bisnis Bank,
                              manajemen risiko, dan proses pengambilan keputusan, sejalan dengan penguatan tata
                              kelola keberlanjutan pada tahun 2025.

                              Dewan Komisaris dan Direksi telah menyetujui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
                              2026–2030, yang menjadi kerangka panduan dalam pelaksanaan inisiatif keberlanjutan
                              UOB Indonesia serta dukungan kami terhadap agenda pembangunan berkelanjutan
                              nasional Indonesia.

                              Dewan Komisaris dan Direksi menunjukkan dukungan tone-from-the-top terhadap
                              keberlanjutan, dengan Bank mencapai tingkat penyelesaian 100% atas modul pelatihan
                              keberlanjutan yang wajib dalam jangka waktu yang ditetapkan. Pelatihan khusus juga
                              diberikan kepada karyawan pada peran frontline yang relevan, termasuk tenaga penjual
                              dan karyawan cabang.

                              Dewan Komisaris dan Direksi telah menyetujui pengungkapan keberlanjutan UOB Indonesia
                              untuk tahun pelaporan 2025, dengan mengacu pada POJK 51/2017 serta praktik pelaporan
                              keberlanjutan yang relevan.

                              Manajemen dan sejumlah pejabat eksekutif terlibat dalam berbagai sesi untuk memperkuat
                              pemahaman dan kapabilitas terkait keberlanjutan, termasuk melalui diskusi internal,
                              pembelajaran mengenai kebijakan dan praktik keberlanjutan regional, serta peningkatan
                              pemahaman terhadap risiko iklim dan transisi menuju ekonomi rendah karbon.

                              UOB Indonesia berpartisipasi dalam program pilot terkait manajemen risiko iklim dan
                              analisis skenario perbankan yang mencakup penilaian risiko transisi dan risiko fisik terhadap
                              kinerja keuangan dan portofolio Bank; serta implementasi taksonomi yang dipandu oleh
                              Otoritas Jasa Keuangan (OJK).




316   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 319
 Pendekatan Kami

Keterlibatan Pemangku Kepentingan [OJK E.4]


Kami secara berkala memperoleh pandangan dan ekspektasi para pemangku
kepentingan melalui dialog, kolaborasi, dan riset. Kami berupaya agar mereka
memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai tujuan, praktik, dan
kinerja kami, sekaligus mempertimbangkan secara cermat masukan mereka
atas faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) yang material bagi Bank.


 Pemangku Kepentingan                                            Pelibatan Bank

                             •   Interaksi fisik seperti interaksi di cabang, pertemuan tatap muka, dan lainnya
                             •   Contact Centre (telepon dan email)
                             •   Survei pelanggan pasca transaksi
Nasabah
                             •   Kampanye pemasaran dan/atau acara
                             •   Situs web dan kanal media sosial
                             •   Acara dan seminar

                             •   Komunikasi internal
                             •   Sesi one-on-one dengan atasan
                             •   Portal karyawan online
                             •   Penilaian kinerja
Kolega                       •   Survei Keterlibatan Karyawan
                             •   Townhall Meeting
                             •   Pelatihan dan workshop
                             •   Inisiatif ‘Speak Up’ bagi karyawan untuk menyampaikan isu guna ditindaklanjuti
                                 dan diselesaikan

                             •   Kegiatan tahunan seperti kegiatan penggalangan dana, kompetisi seni, dan lainnya
                             •   Program edukasi bagi anak-anak melalui UOB My Digital Space
Komunitas
                             •   Kegiatan sukarela karyawan
(termasuk NGO)
                             •   Donasi dalam bentuk tunai maupun non-tunai untuk mendukung kegiatan terkait
                                 seni, anak-anak, dan pendidikan

                             •   Pertemuan dan keterlibatan seperti survei, focus group discussion, atau seminar
                             •   Konsultasi dengan regulator
Pemerintah & Regulator
                             •   Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan
                             •   Laporan audit

Investor                     Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan

                             •   Permintaan penawaran dan proposal
                             •   Sesi briefing vendor
Pemasok
                             •   Penilaian kinerja
                             •   Pernyataan pengakuan atas UOB Supplier Sustainability Principles

                             • Partisipasi dalam asosiasi industri
Industri & Mitra Ekosistem   • Kelompok kerja dan pertemuan tingkat industri
                             • Forum dan konferensi




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   317
Page 320
        Pendekatan Kami

      Faktor LST yang Material


      Kami melakukan identifikasi faktor-faktor lingkungan, sosial, dan tata
      kelola (LST) yang material dalam memahami dampak yang timbul dari UOB
      Indonesia terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. Kami melakukan
      penilaian materialitas serta konsultasi dengan pemangku kepentingan secara
      berkelanjutan untuk memastikan bahwa faktor-faktor material tersebut tetap
      relevan dengan lingkungan operasional, kegiatan usaha, dan operasional
      kami, serta selaras dengan ketentuan regulasi yang berlaku dan harapan
      pemangku kepentingan.

      Penilaian Materialitas

      Kami secara terus-menerus melakukan penilaian materialitas dan tinjauan internal untuk mengidentifikasi, meninjau,
      serta memprioritaskan topik-topik yang mendukung keberhasilan bisnis kami dalam jangka pendek, menengah, dan
      panjang, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

      Kami mendasarkan analisa kami pada sebuah penilaian komprehensif yang kami laksanakan setiap dua tahun.
      Proses penilaian tersebut menggabungkan riset secara kuantitatif dan kualitatif untuk memberikan gambaran yang
      holistik atas harapan pemangku kepentingan. Hasil penilaian tersebut digunakan sebagai dasar dari pengambilan
      keputusan strategis dan kerangka pelaporan kami. Penilaian terakhir kami lakukan pada tahun 2024 dengan
      melibatkan pemangku kepentingan internal dan eksternal kami. Berdasarkan tinjauan internal kami di tahun 2025,
      tidak ada perubahan terhadap matriks materialitas kami.




                     Peninjauan dan                                      Pelibatan dan
                     Identifikasi                                        Prioritas                                        Validasi



       Riset pihak ketiga                                   Keterlibatan pemangku kepentingan                      Persetujuan pimpinan
       Menelaah faktor-faktor LST yang                      Mengintegrasikan masukan dari pemangku                 Sustainability Working Group
       material yang diungkapkan dalam                      kepentingan internal dan eksternal untuk               dan Direksi menelaah serta
       Laporan Keberlanjutan dengan                         memperoleh input kuantitatif (jika ada) dan            menyetujui faktor-faktor LST
       membandingkannya terhadap                            kualitatif atas daftar faktor LST yang material yang   yang material dan matriks
       pelaporan para Bank sejenis,                         telah diidentifikasi.                                  materialitas UOB Indonesia.
       tren dan perkembangan industri,
       serta ketentuan regulasi terkait                     Pengembangan matriks
       keberlanjutan guna memastikan                        Mengintegrasikan hasil riset desktop dan
       relevansinya tetap terjaga.                          keterlibatan pemangku kepentingan untuk
                                                            mengembangkan/menyempurnakan matriks
                                                            materialitas.




318   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 321
Pendekatan Kami




                                               Penting                     Sangat Penting                                                  Kritis

                                                                                                                                                    Tata Kelola
                                                                                                                                                  Perusahaan dan
                                                                                                                                                   Budaya Risiko
                                                                                                                                 Perbankan
                                                                                                                                Berkelanjutan


                                                                                                                                                                     Keamanan
                                                                                                                                                   Privasi Data
                                                                                                                                                                      Informasi
                                                                                                                     Fair
                                                                                                                    Dealing


                                                                                                                                                      Kepatuhan
    Perspektif dampak (pemangku kepentingan)




                                                                                          Pengembangan
                                                                                                                                                       terhadap
                                                                                         dan Inklusi Talenta
                                                                        Keselamatan,                                                                  Peraturan
                                                                       Kesehatan, dan
                                                                      Kesejahteraan di
                                                                        tempat kerja
                                                                                                                                                      Kontribusi
                                                                                                                                                       Ekonomi



                                                                                                  Inklusi
                                                                            Pengadaan             Keuangan
                                                                           Berkelanjutan




                                                                               Dampak Lingkungan
                                                                                   Langsung

                                               Penatalayanan
                                                 Komunitas




                                                                                                     Perspektif bisnis (UOB)

                                                      Mendorong                 Mengutamakan                   Mengembangkan                    Mengusung Tanggung
                                                      Pertumbuhan               Nasabah                        Individu Profesional             Jawab Perusahaan
                                                      Berkelanjutan                                            dan Berprinsip




                                                                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   319
Page 322
        Pendekatan Kami




      Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan                                        Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip
      Kontribusi Ekonomi                                                         Pengembangan Talenta dan Inklusi
      • Mendistribusikan nilai ekonomi sebesar Rp5.225 miliar                    • Mencapai skor keterlibatan karyawan sebesar
        kepada karyawan dan pemasok.                                               87%, yang mencerminkan komitmen Bank dalam
      • Mencatat beban pajak sebesar Rp429 miliar.                                 membangun lingkungan kerja yang positif dan inklusif.
                                                                                 • Menyelenggarakan program magang selama tiga
      Perbankan Berkelanjutan                                                      bulan bagi penyandang disabilitas melalui Program
      • Menyalurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar                               ‘Magang BISA’. Satu lulusan SMA dari Sekolah Luar
        Rp15.257 miliar sejalan dengan klasifikasi OJK.                            Biasa mengikuti program ini pada tahun 2025.
      • Mengelola pembelian baru investasi berbasis LST                          • Mendukung pengembangan kepemimpinan dan
        sebesar Rp1.170 miliar.                                                    karier melalui Leadership Academy dan Leadership
                                                                                   Acceleration Programme, yang dirancang untuk
      Mengutamakan Nasabah                                                         memperkuat kapabilitas kepemimpinan di berbagai
      Fair Dealing                                                                 jenjang.
      • Mempertahankan penerapan prinsip perlakuan                               • Memberikan dukungan pendidikan melalui program
        yang adil (Fair Dealing) melalui program pelatihan                         beasiswa yang mencakup studi sarjana dan
        penyegaran.                                                                pascasarjana, kualifikasi profesional, serta sertifikasi
      • Menjaga praktik perlakuan yang adil yang positif,                          yang relevan.
        dengan Net Promoter Score sebesar 92.                                    • Mengembangkan pipeline talenta muda melalui
      • Meningkatkan efektivitas penanganan keluhan                                Professional dan Future Bankers Academy untuk
        nasabah melalui penyelesaian yang tepat waktu dan                          mendukung suksesi kepemimpinan jangka panjang.
        responsif.
                                                                                 Keselamatan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Kerja
      Privasi Data                                                               • Mendukung kesejahteraan fisik karyawan dengan
      • Menjaga kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur                          menyediakan perlindungan asuransi kesehatan bagi
         privasi data nasabah sebagai bagian dari kerangka                         karyawan dan tanggungannya, serta akses ke fasilitas
         tata kelola data Bank.                                                    kebugaran di lokasi kerja di UOB Plaza Jakarta.
      • Membentuk Data and Artificial Intelligence Committee                     • Menyediakan Employee Assistance Programme yang
         untuk memberikan arahan strategis dalam memastikan                        memberikan akses konfidensial ke layanan konseling
         tata kelola yang kuat dan efektif atas penggunaan                         profesional oleh terapis berlisensi untuk mendukung
         data dan kecerdasan buatan (AI).                                          kesehatan mental karyawan.
      • Menetapkan Kerangka Tata Kelola Data dan Artificial                      • Menyelenggarakan          program       kesejahteraan
         Intelligence sebagai panduan bagi Bank dalam                              komprehensif bagi 100 karyawan dengan dukungan
         memastikan tata kelola data yang kokoh serta menjadi                      ahli gizi bersertifikat dan pelatih kebugaran untuk
         landasan bagi penggunaan AI yang bertanggung                              meningkatkan kesejahteraan mereka.
         jawab.                                                                  • Mendorong kesejahteraan finansial melalui webinar
                                                                                   perencanaan keuangan dan komunikasi internal guna
      Inklusi Keuangan                                                             meningkatkan literasi keuangan karyawan.
      • Menyelenggarakan kegiatan dan workshop literasi                          • Membangun budaya tanggung jawab sosial melalui
         keuangan, bekerja sama dengan regulator dan                               kegiatan sukarela karyawan dan partisipasi dalam
         institusi pendidikan.                                                     program tanggung jawab sosial perusahaan.
      • Mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan usaha
         kecil dan menengah (UKM) melalui UOB BizSmart
         dan UOB FinLab, yang menyediakan akses ke sumber
         pembelajaran, mentorship, dan jaringan bisnis.
      • Berkolaborasi dengan DHL Express Indonesia dalam
         menyelenggarakan GoTrade Event pertama di
         Indonesia, “Empowering Business Beyond Borders”,
         yang mendiskusikan bagaimana UKM Indonesia
         dapat bersaing dengan lebih efektif di pasar global.




320   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 323
  Pendekatan Kami




Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan                        • Melaksanakan Cyber Security Maturity Assessments
Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko                     (CSMA) dan Digital Maturity Assessments (DMA) untuk
• Terus mengembangkan dan memelihara fungsi                  mengevaluasi kesiapan dan ketahanan Bank terhadap
  Business Risk and Control Management pada unit             risiko siber.
  bisnis utama dan unit pendukung untuk mendukung
  pengelolaan risiko operasional.                          Dampak Lingkungan Langsung
• Melanjutkan UOB Indonesia Risk Culture Award 2025        • Mempertahankan netralitas karbon operasional untuk
  untuk memberikan apresiasi kepada karyawan yang            emisi Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3 tertentu
  menunjukkan perilaku berorientasi risiko yang kuat         (perjalanan dinas udara dan limbah).
  dalam tanggung jawab sehari-hari.                        • Melanjutkan inisiatif untuk meningkatkan efisiensi
• Menanamkan kesadaran risiko di seluruh organisasi          sumber daya dan mengurangi dampak lingkungan
  melalui kampanye internal guna membangun pola              yang timbul dari operasional sehari-hari.
  pikir yang berorientasi pada risiko.                     • Memperoleh sertifikasi Greenship Gold pada kategori
• Memperketat pengelolaan konsekuensi atas insiden           bangunan eksisting untuk UOB Plaza Jakarta, sebagai
  yang berkaitan dengan perilaku.                            wujud komitmen UOB Indonesia dalam menciptakan
                                                             lingkungan kerja yang berkelanjutan dan lebih sehat
Kepatuhan terhadap Regulasi                                  bagi karyawan.
• Memperkuat budaya kepatuhan dengan mewajibkan
  seluruh karyawan, baik yang baru maupun yang sudah       Pengadaan Berkelanjutan
  ada, untuk mengikuti pelatihan kepatuhan dan anti        • Memperluas pengakuan atas Prinsip Keberlanjutan
  kecurangan serta program penyegaran.                       Pemasok kepada kelompok pemasok yang lebih luas,
• Menerapkan strategi anti kecurangan yang didukung          dengan peningkatan partisipasi dari 32 pemasok
  oleh Komite Fraud Risk Management.                         pada tahun 2024 menjadi 85 pemasok pada tahun
• Melakukan diseminasi materi edukasi dan kesadaran          2025.
  kecurangan secara berkala kepada seluruh karyawan
  untuk meningkatkan pemahaman atas tren penipuan          Penatalayanan Komunitas
  dan kecurangan terkini.                                  • Memperkuat partisipasi karyawan dalam inisiatif
• Secara aktif mendukung inisiatif Indonesia Anti-Scam       komunitas dengan lebih dari 1.600 karyawan sebagai
  Centre (IASC) yang dikoordinasikan oleh Otoritas           relawan dan rata-rata 1,5 jam kegiatan sukarela per
  Jasa Keuangan (OJK), sebagai bagian dari upaya             karyawan.
  perlindungan konsumen dan pencegahan kejahatan           • Memperluas dampak sosial melalui peluncuran inisiatif
  keuangan yang lebih luas.                                  baru, UOB My Digital Space, yang dirancang untuk
                                                             membekali siswa dengan keterampilan yang relevan
Keamanan Informasi                                           dalam lingkungan yang semakin digital dan berbasis
• Memperluas program kesadaran keamanan informasi            teknologi.
  melalui berbagai kanal komunikasi untuk meningkatkan     • Menyalurkan Rp1 miliar, bekerja sama dengan BNP
  pemahaman karyawan.                                        Paribas Asset Management, untuk mendukung
• Meningkatkan infrastruktur keamanan guna memperkuat        program sosial dan lingkungan yang dijalankan oleh
  perlindungan data, termasuk peningkatan perangkat          Kopernik dan Seven Clean Seas.
  lunak pencegahan kehilangan data email, solusi
  perlindungan malware email, implementasi pemantauan
  akses tidak biasa, serta solusi pengelolaan external
  attack surface.
• Mempertahankan tingkat penyelesaian 100% untuk
  pelatihan wajib tahunan keamanan informasi oleh
  seluruh karyawan.
• Mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk Sistem
  Manajemen Keamanan Informasi, yang mencerminkan
  kepatuhan terhadap standar keamanan informasi yang
  diakui secara internasional.




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   321
Page 324
        Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan




                                                                                 Mendorong Pertumbuhan
                                                                                 Berkelanjutan

                                                                                 Kontribusi Ekonomi        323

                                                                                 Perbankan Berkelanjutan   324




322   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 325
  Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

Kontribusi Ekonomi


Kami berupaya menghasilkan kontribusi ekonomi yang positif bagi masyarakat
di wilayah operasional kami melalui penciptaan lapangan kerja, pengadaan
dari pemasok lokal, dukungan terhadap komunitas setempat, mempromosikan
inklusi keuangan, serta pembayaran pajak kepada pemerintah.

Pendekatan Kami
Untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, kami telah menetapkan kerangka kerja,
kebijakan, pedoman, dan prosedur guna memastikan bahwa pertumbuhan dijalankan secara bertanggung jawab
dan disiplin. Kami mematuhi ketentuan perpajakan dan peraturan yang berlaku di Indonesia.



   Pencapaian 2025


                 Selama tahun pelaporan, UOB Indonesia membukukan laba bersih setelah pajak sebesar
                 Rp1.529 miliar, meningkat 276,6% atau sebesar Rp1.123 miliar dibandingkan tahun 2024.



                 Bank mendistribusikan nilai ekonomi kepada para pemangku kepentingan melalui pembayaran
                 kepada karyawan dan pemasok sebesar Rp5.225 miliar serta memenuhi kewajiban kepada
                 pemerintah dengan beban pajak sebesar Rp429 miliar.



                 Per 31 Desember 2025, total kredit yang disalurkan UOB Indonesia tercatat sebesar Rp111.782
                 miliar, sementara total simpanan nasabah mencapai Rp133.313 miliar.




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   323
Page 326
        Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan

      Perbankan Berkelanjutan


      Kami mengintegrasikan pertimbangan LST ke dalam produk dan layanan
      keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang serta
      kesejahteraan lingkungan dan sosial. Kami menyediakan solusi perbankan
      berkelanjutan serta mengelola risiko dan peluang terkait LST di seluruh kegiatan
      usaha, termasuk yang berkaitan dengan perubahan iklim, modal alam dan
      keanekaragaman hayati, serta hak asasi manusia.


      Pendekatan Kami                                                            Selain itu, klausul terkait LST dievaluasi sebagai bagian
      Kami menyediakan berbagai produk perbankan                                 dari proses persetujuan kredit dan diintegrasikan ke dalam
      berkelanjutan yang mencakup solusi pembiayaan                              perjanjian fasilitas kredit untuk mendukung kepatuhan
      dan investasi. Kami mengintegrasikan pertimbangan                          terhadap komitmen keberlanjutan.
      keberlanjutan ke dalam strategi bisnis jangka panjang,
      selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                            Pada tahun 2025, kami terus mendukung inisiatif pilot OJK
      Perserikatan Bangsa-Bangsa (UN SDGs), Paris Agreement,                     terkait Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia.
      serta tujuan pembangunan nasional Indonesia.                               Kami melakukan penilaian taksonomi dan menyampaikan
                                                                                 laporan yang dipersyaratkan atas nasabah yang memenuhi
      Pembiayaan yang Bertanggung Jawab                                          kriteria pada sektor-sektor tertentu kepada regulator
      Kebijakan Pembiayaan yang Bertanggung Jawab kami                           setiap kuartal.
      memastikan bahwa pertimbangan LST terintegrasi
      dalam proses evaluasi dan persetujuan kredit. Kebijakan                    Pembiayaan Pertumbuhan Bisnis yang
      ini berlaku bagi seluruh nasabah pembiayaan dalam                          Berkelanjutan
      segmen Wholesale Banking (tidak termasuk Business                          Kami mendukung pelaku usaha dalam transisi menuju
      Banking) serta mencakup aktivitas penjaminan emisi efek                    ekonomi rendah karbon dengan memfasilitasi akses
      di pasar modal. Pemantauan portofolio dilakukan secara                     terhadap solusi pembiayaan berkelanjutan yang mendukung
      berkelanjutan untuk menilai profil risiko LST debitur dan                  ketahanan jangka panjang. Untuk memastikan pembiayaan
      mendukung kepatuhan terhadap standar pembiayaan                            berkelanjutan yang konsisten dan kredibel, kami telah
      berkelanjutan. Setiap calon debitur melalui proses penilaian               memiliki kerangka payung pembiayaan berkelanjutan
      kelayakan untuk memastikan keselarasan dengan prinsip                      yang selaras dengan standar, prinsip, dan pedoman yang
      keberlanjutan serta mengidentifikasi dan memitigasi risiko                 diakui secara nasional maupun internasional, termasuk
      terkait LST. Kerangka kerja dan penilaian ini selaras dengan               Green Loan Principles dan Sustainability-Linked Loan
      standar dan prinsip yang diakui secara internasional,                      Principles dari Loan Market Association dan Asia Pacific
      serta dirancang untuk mendukung agenda pembangunan                         Loan Market Association.
      berkelanjutan nasional Indonesia.
                                                                                 Kerangka kerja ini, yang telah memperoleh pendapat pihak
      Kebijakan sektor pembiayaan bertanggung jawab kami                         kedua yang independen, menetapkan kriteria kelayakan
      juga menetapkan persyaratan wajib dan rekomendasi                          bagi proyek dan kegiatan yang memenuhi syarat untuk
      dalam pengelolaan risiko LST di seluruh portofolio                         pembiayaan hijau dan sustainability-linked loans, trade
      pembiayaan. Kebijakan ini mencakup area utama, termasuk                    finance, serta produk perbankan lainnya yang relevan.
      hak asasi manusia, kondisi ketenagakerjaan, pencegahan                     Kerangka ini ditinjau dan disempurnakan secara berkala
      polusi, efisiensi sumber daya, kesehatan dan keselamatan                   untuk memastikan relevansinya tetap terjaga.
      masyarakat, serta konservasi keanekaragaman hayati,
      dan diterapkan sepanjang siklus pembiayaan.

      Eksposur risiko LST ditinjau secara berkala. Per 31
      Desember 2025, seluruh debitur yang masuk dalam kriteria
      telah melalui penilaian risiko LST, dengan risiko yang
      teridentifikasi telah dikelola dan dimitigasi sesuai dengan
      kebijakan Bank.


324   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 327
  Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan




                 Green Building
                                                             Mendukung pengembang dan pemilik bangunan hijau di berbagai kelas
                 Developers and Owners
                                                             aset.
                 Framework

                                                             Mendukung aset hijau, proyek, dan aktivitas yang berkaitan dengan
                 Smart City Framework
                                                             penciptaan kota berkelanjutan dan smart city.


                 Circular Economy                            Mendukung aset hijau, proyek, dan aktivitas yang berkaitan dengan
                 Framework                                   ekonomi sirkular.


                 Sustainable Food and                        Mendukung perusahaan di sektor pangan dan agribisnis serta seluruh
                 Agribusiness Framework                      rangkaian aktivitas produksi pangan mereka.


                 Sustainable Trade                           Mendukung trade financing untuk produk hijau yang diakui dan sertifikasi
                 Finance Framework                           industri.


                 Transition Finance                          Mendukung transisi sektor padat energi, bahan bakar fosil/penghasil
                 Framework                                   karbon tinggi, dan sektor yang sulit untuk di-dekarbonisasi.


                 Sustainability-linked                       Mendukung perusahaan melalui insentif finansial yang dikaitkan dengan
                 Finance Framework                           pencapaian target-target keberlanjutan.



Berdasarkan kerangka tersebut, kami menyediakan berbagai solusi pembiayaan berkelanjutan, termasuk solusi berbasis
ekosistem yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan end-to-end pada sektor-sektor tertentu, serta mendukung
nasabah dalam upaya menuju dan/atau bertransisi ke model bisnis yang lebih berkelanjutan.



                                          U-Solar                                                 U-Energy
 Platform pembiayaan tenaga surya end-to-                                                         Platform pembiayaan terintegrasi pertama di
  end pertama di ASEAN bagi pengembang                                                            Asia yang memberikan solusi pembiayaan untuk
proyek tenaga surya, kontraktor engineering,                                                      mendukung agenda hijau pemerintah, komersial,
  procurement, construction (EPC), penyedia                                                       dan rumah tangga.
                                                                         U-Series
   alat dan perangkat, dan pengguna akhir.




 Pengembang      Kontraktor   Penyedia Alat  Pengguna                                                 Pengguna       Perusahaan       Kontraktor   Penyedia
 proyek tenaga      EPC       dan Perangkat Akhir (Pemilik                                           Akhir (Pemilik Energy Service   Mekanik dan    Alat dan
     surya                                   Bangunan                                                 Bangunan
                                             dan Rumah                                                                                 Elektrik    Perangkat
                                                                                                      dan Rumah
                                              Tangga)                                                  Tangga)




Kami juga mematuhi POJK 51 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan dengan melakukan penilaian serta
memastikan bahwa pembiayaan yang kami berikan selaras dengan Kerangka Keuangan Berkelanjutan POJK 51.
Kami secara aktif mendorong dan mempromosikan pembiayaan berkelanjutan kepada nasabah melalui berbagai
kesempatan, seperti pertemuan dan kegiatan.



                                                                                    P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   325
Page 328
        Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan




      Kami mendukung agenda nasional Indonesia menuju                            Mendorong Investasi Berkelanjutan Individu
      masa depan yang berkelanjutan dengan berpartisipasi                        Kami menyediakan berbagai solusi investasi yang
      aktif dalam program pilot, meningkatkan proses bisnis,                     mengintegrasikan pertimbangan LST dalam proses
      serta berbagi wawasan terkait keuangan berkelanjutan                       pemilihan dan klasifikasi produk di berbagai kelas aset,
      dan praktik terbaik keberlanjutan kepada para nasabah.                     seperti reksa dana dan obligasi.

      Pada tahun 2025, kami mencatat peningkatan yang                            Untuk reksa dana, pertimbangan tersebut mencakup
      signifikan dalam pembiayaan berkelanjutan, khususnya                       keahlian manajer investasi dalam pengelolaan portofolio,
      untuk proyek yang mengurangi penggunaan sumber                             integrasi faktor LST dalam proses investasi, serta penilaian
      daya dan polusi, bangunan bersertifikasi hijau, serta                      kinerja. Produk investasi kemudian dikategorikan
      pembiayaan energi terbarukan. Selama tahun tersebut,                       berdasarkan tingkat materialitas faktor LST dalam
      kami juga menyelaraskan kriteria klasifikasi nasabah, yang                 instrumen atau portofolio yang mendasarinya.
      berdampak pada penyajian kembali kontribusi UMKM
      dalam aktivitas pembiayaan berkelanjutan kami. Langkah                     Pada tahun 2025, kami mencatat pembelian baru
      ini mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat                            sebesar Rp1,17 triliun pada produk investasi berbasis LST
      proses internal serta mengembangkan portofolio keuangan                    (reksa dana dan obligasi), melampaui target sebesar
      berkelanjutan secara konsisten. Total pembiayaan                           Rp296 miliar. Kami juga telah mengirimkan email terkait
      berkelanjutan kami telah melampaui target yang telah                       investasi berkelanjutan kepada nasabah terpilih serta
      disajikan kembali, yaitu sebesar Rp12 triliun.                             menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan
                                                                                 kesadaran dan pemahaman nasabah individu terhadap
                                                                                 investasi berkelanjutan.




             Pencapaian Tahun 2025
             Pertumbuhan Pembiayaan Berkelanjutan yang Berkesinambungan
             Kami tetap konsisten dalam mendorong praktik bisnis berkelanjutan dengan secara aktif mengajak nasabah
             untuk mengadopsinya sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan berkelanjutan mereka.

             Pada April 2025, kami menyelenggarakan konferensi di Jakarta bertajuk “Driving Responsible Growth for
             the Oil Palm Industry through Shared Responsibility”. Bersama para pelaku industri dan asosiasi, kami
             membahas bagaimana kolaborasi ekosistem dapat mempercepat penerapan keberlanjutan dalam rantai
             pasok industri kelapa sawit.

             Pembiayaan Solar PV dengan Xurya Group of Companies dan PT Alam Energy Renewables
             Kami terus mendukung nasabah dalam mendorong adopsi energi terbarukan. Pada tahun 2025, dalam
             mendukung pengembangan penggunaan energi surya di sektor komersial dan industri, kami:
             • menyalurkan pinjaman berjangka hijau sebesar Rp350 miliar melalui program U-Solar kepada Xurya
               Group of Companies; dan
             • menyediakan fasilitas pembiayaan sebesar Rp128 miliar untuk proyek instalasi solar photovoltaic milik
               PT Alam Energy Renewables.




326   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 329
Mengutamakan Nasabah

Fair Dealing                                                       328

Privasi Data                                                       331

Inklusi Keuangan                                                   333




  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   327
Page 330
        Mengutamakan Nasabah

      Fair Dealing


      Di UOB Indonesia, prinsip perlakuan yang adil merupakan dasar dalam
      melayani nasabah serta mendukung tujuan keuangan mereka. Kami berupaya
      menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah,
      didukung oleh saran yang berkualitas dan rekomendasi yang tepat dari
      karyawan. Kami berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang jelas,
      relevan, dan tepat waktu, serta menindaklanjuti umpan balik nasabah secara
      independen, efektif, dan tepat waktu, dengan tujuan membangun kepercayaan
      dan memberikan pengalaman nasabah yang konsisten.

      Pendekatan Kami                                                            untuk memantau kepatuhan terhadap standar internal
      Kami menempatkan nasabah sebagai pusat dari                                dan ketentuan regulasi yang berlaku, termasuk melalui
      kegiatan usaha kami. Prinsip ini menjadi landasan dalam                    peninjauan berkala, audit, dan penilaian risiko.
      pelaksanaan aktivitas serta pengambilan keputusan di
      seluruh aspek pengembangan produk, penyampaian                             Menciptakan Pengalaman Positif bagi
      layanan, dan keterlibatan dengan nasabah. Kami meyakini                    Nasabah
      bahwa apa yang tidak tepat bagi nasabah juga tidak                         Untuk mendukung pengalaman nasabah yang positif dan
      tepat bagi kami.                                                           memperkuat kepercayaan, kami secara aktif mendengarkan
                                                                                 nasabah sepanjang siklus produk dan layanan, serta
      Kami berkomitmen untuk menyediakan standar layanan                         menindaklanjuti umpan balik melalui mekanisme yang
      yang adil dan setara di seluruh segmen nasabah dan                         terstruktur, antara lain:
      produk. Komitmen ini diimplementasikan melalui kebijakan                   • Konsolidasi wawasan nasabah yang diperoleh dari
      dan prosedur yang terdefinisi dengan jelas, serta kerangka                    berbagai sumber internal dan eksternal;
      pengendalian internal yang mendorong konsistensi,                          • Penelaahan serta analisis akar permasalahan atas
      transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap interaksi                        pengaduan dan masukan nasabah;
      dengan nasabah.                                                            • Program Voice of Customer dan berbagai kegiatan
                                                                                    terkait untuk mengelola wawasan nasabah serta
      Pendekatan terhadap prinsip perlakuan yang adil                               melakukan pengujian yang bertujuan meningkatkan
      berlandaskan nilai inti kami yang telah teruji waktu, yaitu                   kepuasan nasabah; dan
      Honourable, Enterprising, United, dan Committed, yang                      • Kolaborasi lintas fungsi untuk mengembangkan,
      menjadi panduan dalam perilaku etis dan pengambilan                           menyempurnakan, dan mengimplementasikan inisiatif
      keputusan yang bertanggung jawab di seluruh organisasi.                       perbaikan.
      Nilai-nilai ini diperkuat melalui UOB Customer Commitments,
      yang berfokus pada perlakuan yang adil terhadap                            Upaya perbaikan berkelanjutan dipandu oleh indikator
      nasabah, penyediaan solusi yang tepat, pemahaman                           pengalaman nasabah, termasuk Net Promoter Score (NPS),
      atas kebutuhan nasabah, serta respons yang cepat ketika                    yang dipantau sepanjang tahun. Selain itu, kegiatan
      dukungan diperlukan.                                                       mystery shopping dan studi benchmarking eksternal
                                                                                 memberikan referensi independen untuk menilai tingkat
      Kode Etik UOB Indonesia menjadi kerangka utama yang                        kepuasan nasabah serta perkembangan kebutuhan
      mengatur prinsip perlakuan yang adil dan perilaku etis.                    nasabah. Wawasan ini digunakan sebagai dasar dalam
      Kode ini berlaku bagi seluruh karyawan serta menetapkan                    peningkatan pengalaman nasabah serta pengembangan
      ekspektasi yang jelas terkait integritas, profesionalisme,                 produk dan layanan.
      transparansi, dan pengelolaan benturan kepentingan
      dalam interaksi dengan nasabah.                                            Tim Customer Advocacy kami, yang melapor kepada
                                                                                 Direktur Utama UOB Indonesia, bertanggung jawab dalam
      Untuk mendukung penerapan prinsip perlakuan yang                           mendorong orientasi pada nasabah di seluruh organisasi.
      adil, kami berinvestasi dalam pelatihan berkelanjutan dan                  Hal ini mencakup pemantauan indikator kinerja utama dan
      pengembangan kompetensi karyawan. Selain itu, kami                         metrik terkait pengalaman nasabah baik pada tingkat
      menerapkan mekanisme tata kelola dan pengawasan                            strategis maupun operasional.


328   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 331
 Mengutamakan Nasabah




   Fair Dealing dalam Digital Banking
   Kanal digital banking kami dirancang dengan mengedepankan kejelasan, kesederhanaan, dan pemberdayaan
   nasabah. Dalam memperkuat prinsip perlakuan yang adil, nasabah tetap memiliki kendali atas pilihan mereka,
   dengan informasi utama yang disajikan secara jelas sejak awal, layanan berbasis persetujuan (opt-in) secara
   desain, serta dukungan yang mudah diakses setiap saat.

   Seiring komitmen kami dalam menghadirkan interaksi digital yang adil dan terpercaya, proses desain dan
   peninjauan kami secara aktif memitigasi risiko dari desain yang menyesatkan yang dapat mengarahkan
   pengguna secara tidak tepat melalui:

   Tata Kelola dan Pemantauan Berkesinambungan
   • Audit pengalaman pengguna secara berkala untuk mengidentifikasi dan menghilangkan elemen desain
     yang berpotensi menyesatkan.
   • Pemeriksaan kepatuhan terhadap pedoman regulator dan praktik terbaik global.
   • Siklus umpan balik nasabah untuk menyempurnakan transparansi dan kemudahan penggunaan.

   Transparent design
   • Tidak menggunakan tombol yang menyesatkan atau kata-kata yang ambigu.
   • Pengungkapan yang jelas atas biaya, suku bunga, dan risiko produk.

   Easy opt-out
   • Pilihan yang sederhana dan mudah terlihat untuk berhenti berlangganan notifikasi atau layanan.
   • Tidak ada proses pembatalan yang sulit dicari.

   Honest defaults
   • Tidak ada opsi pre-selected untuk layanan tambahan atau persetujuan pemasaran.
   • Nasabah harus secara eksplisit memilih untuk mengikuti promosi atau membeli sebuah produk.

   Ethical personalization
   • Kami memanfaatkan insight berbasis data untuk memahami kebutuhan nasabah, dan menawarkan
      informasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, bukan penawaran yang bersifat menekan .
   • Tidak menggunakan elemen urgensi yang manipulatif (misalnya “Tersisa 1 lagi!”) untuk produk keuangan.


Mekanisme Pengaduan Nasabah
Kepuasan nasabah merupakan hal yang utama bagi kemajuan dan pertumbuhan jangka panjang bisnis. Oleh karena
itu, kami berupaya untuk mendengarkan serta memenuhi kebutuhan dan ekspektasi nasabah, termasuk dalam
menangani keluhan dan meningkatkan kepuasan nasabah sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan
dan evaluasi kinerja.

Kami menangani keluhan nasabah secara pruden dengan menggunakan prosedur penanganan yang tepat untuk
memastikan penyelesaian yang cepat dan akurat. Sebagai lembaga keuangan yang andal dan terpercaya, kami
menyediakan berbagai saluran penanganan keluhan nasabah, antara lain:
• Layanan nasabah di kantor cabang
• UOB Contact Center 14008
• Email: UOBcare@uob.co.id
• Situs web resmi UOB Indonesia
• UOB TMRW, aplikasi perbankan digital kami
• Media sosial resmi UOB Indonesia (Instagram, Facebook, Youtube)
• Saluran pengaduan regulator (OJK dan BI)
• LAPS SJK, yang dapat membantu nasabah apabila diperlukan proses mediasi.



                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   329
Page 332
        Mengutamakan Nasabah




       Pengaduan Nasabah dan Penyelesaiannya                                     2024                    2025
       Jumlah pengaduan/keluhan                                                  13.805                  17.382
       Pengaduan dalam proses penyelesaian                                       1.014                   1.532
       Pengaduan yang telah diselesaikan                                         12.791                  15.850
       Penyelesaian sesuai Service Level Agreement (SLA) (%)                     97,9%                   99,2%



      Kami mencatat peningkatan jumlah keluhan, seiring dengan meningkatnya keterlibatan nasabah dan perluasan
      aktivitas bisnis. Meskipun terjadi peningkatan volume, kami tetap mempertahankan kinerja penyelesaian yang kuat,
      dengan berhasil menyelesaikan 99,2% keluhan dalam standar waktu penyelesaian yang telah ditetapkan, yang
      mencerminkan komitmen kami dalam pengelolaan keluhan yang tepat waktu dan efektif.




              Pencapaian Tahun 2025

              Selama tahun pelaporan, kami terus mempertahankan praktik perlakuan yang adil yang positif, sebagaimana
              tercermin dalam skor NPS sebesar 92 pada tahun 2025. Hal ini diperkuat melalui pelatihan penyegaran
              terkait standar perilaku bagi relationship manager Wholesale Banking dan Global Markets, yang bertujuan
              untuk memperkuat penerapan prinsip perlakuan yang adil sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis
              yang berkelanjutan.

              Kami terus mempertahankan tingkat penyelesaian keluhan yang tinggi, yang mencerminkan efektivitas
              dalam menangani isu dan umpan balik nasabah.




330   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 333
  Mengutamakan Nasabah

Privasi Data dan Tata Kelola


Kami berkomitmen untuk melindungi informasi nasabah melalui pengelolaan
dan perlindungan data yang tepat, serta praktik tata kelola yang kuat
dengan mengintegrasikan pertimbangan privasi data ke dalam penyampaian
layanan dan proses operasional. Kami menghormati hak setiap individu atas
keamanan, perlindungan, serta pencegahan penyalahgunaan data pribadi
dari akses tidak sah, pengungkapan tanpa izin, perubahan yang tidak sah,
serta penghancuran dan penghapusan informasi pribadi dan kepemilikan.

Pendekatan Kami                                                      perlindungan data pribadi ini didukung oleh pelatihan
Kami mematuhi kebijakan dan kerangka kerja yang telah                wajib bagi karyawan untuk memperkuat kesadaran dan
ditetapkan serta selaras dengan ketentuan perlindungan               kepatuhan terhadap praktik perlindungan data.
data yang berlaku dalam menjaga keamanan informasi
nasabah. Kami berkomitmen terhadap transparansi dan                  Penyedia jasa pihak ketiga yang bekerja sama dengan
perlindungan hak nasabah dengan menyediakan berbagai                 Bank wajib menerapkan pengamanan yang memadai untuk
saluran untuk umpan balik dan permintaan, termasuk                   menjaga keamanan, kerahasiaan, dan integritas informasi
email, formulir kontak online, dan hotline telepon, guna             yang mereka kelola. Informasi nasabah hanya diungkapkan
memfasilitasi pelaksanaan hak Subjek Data Pribadi.                   kepada pihak tersebut berdasarkan kebutuhan dan dengan
                                                                     persetujuan nasabah.
Privasi Data
Kami telah menerapkan tata kelola perlindungan data di               Prosedur Data Leakage Incident Management kami
seluruh organisasi, termasuk pembentukan struktur tata               menjadi pedoman dalam penanganan pelanggaran
kelola perlindungan data pribadi dengan penunjukan                   data. Operational Risk Management dan Data Protection
country data protection officer serta data protection officer        Officer menelaah insiden kebocoran data, mengawasi
pada masing-masing fungsi/segmen yang bertanggung                    kewajiban pelaporan, serta memastikan pemberitahuan
jawab atas implementasi perlindungan data pribadi di                 kepada pihak terdampak sesuai ketentuan. Protokol
unitnya. Mereka juga bertanggung jawab atas kebijakan                eskalasi dan pelaporan ditetapkan secara jelas untuk
dan pedoman Bank secara menyeluruh, pencatatan                       mendukung penanganan insiden yang tepat waktu dan
aktivitas pemrosesan data, penilaian dampak perlindungan             mitigasi dampak terhadap subjek data. Tindak lanjut pasca
data, prosedur pengelolaan arsip, serta pengendalian                 insiden dilaksanakan dan dipantau hingga tuntas untuk
untuk memastikan pengelolaan, penyimpanan, dan                       menutup kelemahan pengendalian yang teridentifikasi.
pemusnahan data dilakukan secara aman. Penerapan                     Setiap pelanggaran kerahasiaan dikenakan tindakan
                                                                     disiplin yang sesuai.

     Prinsip Perlindungan Data Pribadi UOB Indonesia
     Kami menerapkan prinsip-prinsip berikut dalam melindungi data pribadi:
  • Data pribadi dikumpulkan secara             • Kegagalan dalam melindungi data            • Data pribadi yang tidak lagi diperlukan
    terbatas, spesifik, sah, adil, dan            pribadi wajib diberitahukan kepada           untuk tujuan hukum atau bisnis
    transparan serta hanya digunakan untuk        nasabah yang terdampak.                      dianonimkan       atau     dimusnahkan
    tujuan yang telah disetujui oleh nasabah    • Akses dan pengungkapan data pribadi          secara aman sesuai dengan kebijakan
    atau sebagaimana diperbolehkan oleh           tunduk pada mekanisme pengendalian           retensi arsip Bank. Data pribadi akan
    peraturan perundang-undangan yang             yang ketat.                                  dimusnahkan        dan/atau    dihapus
    berlaku.                                    • Data pribadi diproses secara akurat,         setelah    berakhirnya   masa    retensi
  • Data     pribadi     dikelola      secara     lengkap, tidak menyesatkan, mutakhir,        atau atas permintaan subjek data,
    bertanggung jawab sesuai dengan               dan dapat dipertanggungjawabkan.             kecuali ditentukan lain oleh peraturan
    standar etika dan nilai-nilai perusahaan    • Keamanan data pribadi dari akses             perundang-undangan yang berlaku.
    Bank.                                         tidak    sah,    pengungkapan tanpa
  • Nasabah      diberitahukan      mengenai      izin, perubahan yang tidak sah,            Pemberitahuan Privasi, serta praktik privasi
    tujuan dan aktivitas pemrosesan data          penyalahgunaan, penghancuran, dan/         dan keamanan data UOB Indonesia tersedia
    pribadi mereka.                               atau penghapusan dijaga sebagai            secara publik di situs web kami.
                                                  prioritas utama.



                                                                        P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   331
Page 334
        Mengutamakan Nasabah




      Tata Kelola Data                                                           Sejalan dengan upaya kami dalam mengeksplorasi
      Kami menempatkan kualitas data nasabah dan                                 penggunaan kecerdasan buatan secara bertanggung
      p e n g g u n a a n d a t a ya n g b e r t a n g g u n g j a wa b          jawab untuk mendukung tujuan bisnis dan efisiensi
      sebagai hal yang penting dalam proses bisnis untuk                         operasional, kami melakukan pembaruan Data
      memberikan layanan yang andal kepada nasabah. Data                         Management Working Group menjadi Data and Artificial
      Management Office mengelola siklus hidup data mulai                        Intelligence Committee (DAIC) pada tahun 2025. Komite
      dari pengumpulan hingga penghentian penggunaan.                            ini terdiri dari pimpinan senior dari berbagai fungsi
      Fungsi ini mendukung Bank dalam mengelola data                             dan memberikan arahan strategis untuk memastikan
      sebagai aset perusahaan sepanjang siklus hidupnya                          tata kelola yang efektif atas penggunaan data dan
      melalui penetapan dan penerapan tata kelola yang                           kecerdasan buatan di seluruh organisasi. Komite ini
      kuat. Selain itu, fungsi ini juga membantu Bank dalam                      melapor kepada Direksi.
      meningkatkan kualitas data, memenuhi ketentuan
      regulasi, serta mendukung inisiatif inovasi.                               Pada tahun 2025, Dewan Komisaris telah menelaah dan
                                                                                 menyetujui Kerangka Tata Kelola Data dan Artificial Intelligence
                                                                                 yang terus menjadi pedoman bagi Bank dalam memastikan
                                                                                 tata kelola data yang kuat serta menjadi landasan bagi
                                                                                 penggunaan kecerdasan buatan yang bertanggung jawab.




           Pencapaian Tahun 2025                                                  pengelolaan data dan efisiensi operasional Bank
           Pada tahun 2025, kami terus memperkuat kapabilitas                     melalui konsolidasi data dari berbagai sistem sumber
           pengelolaan dan tata kelola data. Upaya ini mendapat                   ke dalam platform yang terpusat.
           pengakuan melalui penghargaan industri yang
           mencerminkan kemajuan kami dalam meningkatkan                          Pencapaian ini semakin diperkuat dengan diraihnya
           praktik pengelolaan data, sekaligus mendukung inovasi                  penghargaan Data Governance & Fabric Excellence
           yang bertanggung jawab dan perlindungan informasi                      oleh UOB Indonesia pada ajang Cloudera EVOLVE25
           nasabah.                                                               APAC Data Impact Awards. Penghargaan ini mengakui
                                                                                  implementasi arsitektur data terintegrasi yang
           UOB Indonesia, bersama Cloudera, memperoleh                            mendukung pemanfaatan data secara menyeluruh
           penghargaan Best Data Analytics Technology                             di tingkat perusahaan, penetapan kebijakan tata
           Implementation in Indonesia pada ajang The Asian                       kelola data yang komprehensif, serta pengembangan
           Banker Global Financial Technology Innovation Awards                   roadmap data untuk mendukung inisiatif AI dan
           2025. Pengakuan ini mencerminkan peningkatan                           analitik di masa depan.



332   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 335
  Mengutamakan Nasabah

Inklusi Keuangan

Kami berkomitmen untuk mendorong inklusi keuangan dengan mendukung
individu dan pelaku usaha yang belum terlayani dan kurang terlayani melalui
penyediaan produk dan layanan keuangan yang bermanfaat dan terjangkau,
yang disampaikan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kami juga
berupaya meningkatkan akses terhadap layanan keuangan melalui inovasi
digital dan inisiatif edukasi nasabah.


Pendekatan Kami
Kami mendorong inklusi keuangan dengan menyediakan layanan perbankan yang mudah diakses dan terjangkau
bagi nasabah individu dan pelaku usaha. Layanan ini disampaikan melalui 41 kantor cabang dan 50 kantor cabang
pembantu di seluruh Indonesia, jaringan 108 anjungan tunai mandiri (ATM), serta kanal digital banking, untuk
mendukung akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal.

Mendorong Pengelolaan Keuangan yang Sehat
Kami menyediakan berbagai produk perbankan untuk memenuhi beragam kebutuhan nasabah, termasuk produk
perbankan dasar seperti TabunganKu dan Simpanan Pelajar (SimPel). Produk-produk ini menawarkan setoran awal
yang terjangkau dan tanpa biaya bulanan untuk memastikan akses layanan perbankan di wilayah operasional
kami. Hal ini didukung oleh kegiatan literasi keuangan di cabang untuk meningkatkan kesadaran akan kebiasaan
keuangan yang baik.

Kami juga menyadari pentingnya edukasi nasabah dalam membangun praktik pengelolaan keuangan yang sehat.
Pada tahun 2025, Bank menyelenggarakan berbagai kegiatan dan workshop literasi keuangan, bekerja sama dengan
regulator dan institusi pendidikan, di berbagai kota. Kegiatan ini meliputi:

                                           Nama Kegiatan                                                                 Periode

Financial Strategies Amid Economic Challenges                                                                         Januari 2025
Digital Investment: Middle-Class Strategies Amid High Living Costs and Market Volatility                              Maret 2025
Financial Literacy & Inclusion For Children With Special Needs: Learn To Manage Your Finances From An                 Maret 2025
Early Age (Bandung – With OJK )
Financial Literacy & Inclusion For Children With Special Needs: Learn To Manage Your Finances From An                   Mei 2025
Early Age (Banyuwangi – With OJK )
Smart Money, Safe Future: Navigating Finances in the Digital Age                                                        Juli 2025
Understanding Financial Literacy Before Investing (ITB – Bandung)                                                    Agustus 2025


Selain kegiatan literasi keuangan, kami memanfaatkan teknologi untuk membantu nasabah menjadi lebih sadar
terhadap kebiasaan dan tujuan keuangan mereka. Aplikasi perbankan digital kami, UOB TMRW, dilengkapi dengan
analitik data otomatis yang mengolah riwayat transaksi nasabah menjadi insight yang praktis. Dengan penggunaan
aplikasi UOB TMRW secara lebih rutin, nasabah dapat memperoleh insight terkait pola pengeluaran, pengingat
tagihan, serta penetapan tujuan keuangan untuk membantu mereka tetap disiplin dan membangun kebiasaan
keuangan yang baik.

Pada tahun 2025, kami menghadirkan fitur Digital Wealth Services di UOB TMRW untuk membantu nasabah berinvestasi
sesuai dengan tujuan keuangan mereka. Fitur ini menyediakan kanal self-service bagi nasabah untuk membuka
rekening investasi, mengisi kuesioner profil risiko, serta berinvestasi pada reksa dana secara mudah melalui ponsel.
Sejalan dengan komitmen kami terhadap prinsip perlakuan yang adil, fitur ini dirancang dengan mengedepankan
kesederhanaan dan transparansi guna memastikan nasabah memperoleh rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan
mereka. Untuk informasi lebih lanjut mengenai komitmen Fair Dealing kami, silakan merujuk pada bab ‘Fair Dealing’
dalam Laporan Keberlanjutan kami.


                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   333
Page 336
        Mengutamakan Nasabah




      Mendukung UKM dalam Akses Pembiayaan                                       UOB BizSmart
      dan Digitalisasi                                                           UOB BizSmart menyediakan akses ke berbagai sistem
      Kami berkomitmen untuk mendukung usaha kecil dan                           dengan harga yang terjangkau untuk mendukung UKM
      menengah (UKM) dalam mengatasi tantangan terkait                           dalam mengelola operasional inti bisnis secara lebih
      akses terhadap layanan perbankan dan pembiayaan.                           efisien. Pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai
      Melalui berbagai solusi, kami membantu menjembatani                        tools penting yang membantu menyederhanakan dan
      kesenjangan pendanaan sekaligus mendorong adopsi                           meningkatkan efisiensi proses operasional sehari-hari.
      layanan perbankan yang lebih luas. Nasabah UKM di
      Indonesia dapat dengan mudah mengakses layanan                             Seiring pertumbuhan bisnis, UKM sering menghadapi
      UOB Indonesia melalui jaringan cabang maupun kanal                         tantangan yang semakin kompleks dalam pengelolaan
      perbankan digital. Sebagai One Bank for ASEAN, kami                        operasional. UOB BizSmart hadir untuk menjawab
      juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk                               tantangan tersebut dengan menyediakan rangkaian solusi
      mengembangkan bisnisnya ke kawasan ASEAN dan lebih                         yang mendukung pengelolaan bisnis yang lebih efektif.
      luas lagi.
                                                                                 Rangkaian solusi UOB BizSmart mencakup perangkat
      Sebagai bagian dari tinjauan strategis atas portofolio, kami               akuntansi, sumber daya manusia, payment gateway,
      melakukan reklasifikasi portofolio UKM secara retrospektif                 dan sistem point-of-sale untuk menyederhanakan proses
      untuk mencerminkan keselarasan yang lebih baik dengan                      bisnis. Perangkat akuntansi membantu mengotomatisasi
      pedoman pembiayaan berkelanjutan. Hal ini mencerminkan                     pencatatan dan pelaporan penjualan, sehingga
      komitmen kami dalam mendukung pelaku usaha untuk                           menghemat waktu dan mengurangi kesalahan. Fitur
      mengembangkan operasionalnya menuju pertumbuhan                            sumber daya manusia mempermudah pengelolaan
      yang berkelanjutan melalui rangkaian produk perbankan                      penggajian dan kehadiran, sehingga mengurangi beban
      dan beyond banking yang kami sediakan.                                     administratif. Selain itu, payment gateway memungkinkan
                                                                                 transaksi non-tunai yang lebih praktis, mendukung arus
      Kredit Usaha UOB                                                           kas yang lebih sehat serta meningkatkan kenyamanan
      Mengelola usaha kecil dan menengah seringkali                              pelanggan. Melalui sistem point-of-sale, pelaku usaha
      membutuhkan pengelolaan arus kas yang cermat seiring                       dapat memantau penjualan dan persediaan secara real-
      dengan ambisi pertumbuhan. Untuk mendukung kebutuhan                       time, sehingga mendukung pengelolaan yang lebih baik
      tersebut, kami menyediakan berbagai solusi keuangan                        dan pengambilan keputusan yang lebih tepat. Secara
      yang dirancang untuk meringankan tekanan finansial dan                     keseluruhan, UOB BizSmart membantu UKM meningkatkan
      memastikan keberlangsungan usaha. Melalui layanan trade                    efisiensi operasional, mengurangi pekerjaan manual, serta
      finance, kami menawarkan struktur loan-to-value yang lebih                 lebih fokus pada pengembangan dan pertumbuhan bisnis.
      tinggi, sehingga pelaku usaha dapat memperoleh akses
      pembiayaan yang lebih besar untuk transaksi domestik
      maupun lintas negara.

      Selain itu, fasilitas pinjaman modal kerja ditawarkan
      dengan suku bunga yang kompetitif untuk mendukung
      kebutuhan operasional sehari-hari, sementara penggunaan
      obligasi sebagai agunan dapat membantu meningkatkan
      persyaratan pembiayaan. Bagi UKM yang ingin berinvestasi
      atau melakukan ekspansi, tersedia pula opsi pembiayaan
      properti yang fleksibel. Secara keseluruhan, solusi ini
      mendukung UKM dalam mengelola keuangan secara
      lebih efektif, menjaga stabilitas usaha, serta berfokus
      pada pertumbuhan yang berkelanjutan.




334   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 337
  Mengutamakan Nasabah




Program UOB FinLab
UOB FinLab merupakan inisiator komunitas strategis Bank yang dibentuk untuk mendukung UKM dan start-up dalam
meningkatkan daya saing usaha. Melalui berbagai program transformasi bisnis, UOB FinLab membantu pelaku usaha
memanfaatkan teknologi, e-commerce, dan digital marketing untuk meningkatkan kinerja bisnis serta memperluas pasar.

Program yang ditawarkan oleh UOB FinLab dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan pengembangan usaha,
antara lain:
• Sustainability Innovation Programme, yang berfokus pada membantu UKM memahami dan mengadopsi praktik
   bisnis berkelanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang; dan
• Digitalisation Innovation Programme, yang bertujuan untuk memperkuat kapabilitas pengelolaan keuangan UKM
   serta mendorong adopsi tools dan teknologi digital dalam operasional bisnis.




    Pencapaian Tahun 2025
    Kolaborasi dengan DHL Express Indonesia
    Pada tahun 2025, UOB Indonesia bekerja sama dengan DHL Express Indonesia untuk meluncurkan GoTrade
    event pertama bertajuk “Empowering Business Beyond Borders”, yang bertujuan untuk membahas bagaimana
    UKM Indonesia dapat bersaing lebih efektif di pasar global.

    Dengan menggabungkan keahlian logistik global DHL dan jaringan luas UOB, kolaborasi ini juga bertujuan
    untuk memberdayakan pelaku usaha dalam mengeksplorasi pasar baru, meningkatkan daya saing, serta
    berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif di kawasan.




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   335
Page 338
        Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip




      Mengembangkan Individu
      Profesional dan Berprinsip

      Pengembangan Talenta dan Inklusi                                       337

      Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan
                                                                             341
      Kesejahteraan Tempat Kerja




336   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 339
  Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip

Pengembangan Talenta dan Inklusi


Kami berfokus pada menarik dan mempertahankan talenta dengan keterampilan
dan nilai yang tepat untuk mendukung organisasi yang berorientasi pada
nasabah dan siap menghadapi masa depan. Kami berupaya membangun
lingkungan kerja yang beragam dan inklusif serta mendukung pengembangan
profesional dan personal karyawan secara terstruktur dan bertanggung jawab.


Pendekatan Kami                                                  sosial ekonomi, maupun karakteristik lain yang dilindungi
Di UOB Indonesia, karyawan dipandang sebagai fondasi             oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku.
keberhasilan utama dalam mendorong kinerja yang                  Peninjauan berkala atas praktik operasional dilakukan
berkelanjutan. Kami berpedoman pada The UOB Way,                 untuk mengidentifikasi potensi risiko, serta disediakan
yang mendefinisikan tujuan, nilai, serta komitmen kami           saluran yang aman dan rahasia bagi karyawan untuk
terhadap kesejahteraan karyawan. Budaya ini didukung             menyampaikan keluhan atau kekhawatiran.
oleh filosofi SDM kami yang berlandaskan care, growth,
dan trust, yang diharapkan dapat diwujudkan oleh seluruh         Kebijakan dan prosedur rekrutmen kami mematuhi peraturan
karyawan dengan tetap berpegang pada Kode Etik UOB               pemerintah, khususnya Undang-Undang Ketenagakerjaan
Indonesia.                                                       (Undang-Undang Cipta Kerja), yang antara lain mengatur
                                                                 larangan terhadap pekerja anak dan praktik kerja paksa.
Berdasarkan Kebijakan Sumber Daya Manusia, kami
berkomitmen untuk:                                               Kode Etik UOB Indonesia berlaku bagi seluruh individu yang
• Membangun lingkungan kerja yang inklusif di mana               bekerja untuk atau terkait dengan Bank. Jika relevan, mitra
  setiap individu merasa dihargai, didengar, dan                 usaha, termasuk kontraktor pihak ketiga, agen, konsultan,
  diberdayakan;                                                  vendor, dan pemasok, juga tunduk pada Kode Etik tersebut.
• Menyediakan akses yang setara terhadap peluang
  pengembangan, jalur kepemimpinan, serta mobilitas              Melalui pelatihan wajib Kode Etik, karyawan diberikan
  internal;                                                      pemahaman mengenai perilaku di tempat kerja, termasuk
• Menerapkan praktik rekrutmen yang adil dan tidak               pencegahan diskriminasi dan pelecehan. Setiap pelanggaran
  diskriminatif, dengan keputusan perekrutan yang                ditangani melalui tindakan korektif atau disiplin yang sesuai.
  didasarkan pada merit, keterampilan, serta kesesuaian
  dengan peran, selaras dengan prioritas bisnis dan              Kebebasan Berserikat dan Perjanjian Kerja
  persyaratan jabatan;                                           Bersama
• Mendukung pengembangan karier yang bermakna                    Kami menghormati hak karyawan untuk berserikat dan
  serta pertumbuhan pribadi;                                     melakukan perundingan bersama sesuai ketentuan
• Memperkuat pengembangan talenta dan mobilitas                  yang berlaku, serta mengharapkan pemasok kami untuk
  internal; dan                                                  menjunjung prinsip yang sama. Kami menjaga hubungan
• Melibatkan serta mengembangkan talenta muda.                   yang konstruktif dan saling menghormati dengan serikat
                                                                 pekerja, serta melakukan dialog secara berkala dengan
Efektivitas inisiatif talenta dan inklusi dipantau melalui       perwakilan serikat untuk membahas kepentingan bersama,
survei keterlibatan karyawan yang dilakukan setiap               isu, dan ekspektasi.
tahun berdasarkan tanggal ulang tahun kerja karyawan.
Pendekatan ini memungkinkan kami memperoleh umpan                Di UOB Indonesia, Perjanjian Kerja Bersama (PKB) mengatur
balik yang tepat waktu dan komprehensif untuk mendukung          hak dan kewajiban masing-masing antara karyawan dan
identifikasi dan penyelesaian isu.                               Bank sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
                                                                 undangan yang berlaku. Perjanjian ini menjadi landasan
Kami secara tegas melarang diskriminasi, perundungan,            hubungan kerja serta bertujuan untuk menciptakan
atau pelecehan dalam bentuk apa pun, termasuk                    hubungan industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjutan.
berdasarkan ras, etnis, jenis kelamin, identitas atau ekspresi
gender, agama, kewarganegaraan, usia, disabilitas,
status pernikahan, orientasi seksual, latar belakang


                                                                   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   337
Page 340
        Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip




      Ketentuan dalam PKB disusun dengan mengacu pada                            remunerasi yang menarik, efektif, dan kompetitif untuk
      peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, antara lain:                       menarik dan mempertahankan karyawan serta mendukung
      • Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 23 Tahun 2021                      pencapaian tujuan jangka panjang kami.
        tentang Pencabutan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan
        sebagai dampak dari berlakunya Undang-Undang No.                         Remunerasi ditetapkan dengan mempertimbangkan kondisi
        11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.                                       UOB Indonesia dan industri sejenis, serta ketentuan
      • Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang                                  peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Seluruh karyawan
        Ketenagakerjaan, sebagaimana telah diubah dengan                         UOB Indonesia di Indonesia menerima remunerasi di atas
        Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.                     Upah Minimum Provinsi (UMP), yang menjadi acuan standar
                                                                                 kebutuhan hidup layak di setiap wilayah sesuai dengan
      Mendorong Keberagaman dan Inklusi                                          Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 7
      Kami berkomitmen untuk membangun lingkungan kerja                          Tahun 2013 tentang Upah Minimum.
      yang aman dan inklusif, di mana karyawan diperlakukan
      dengan hormat dan bermartabat. Kami menjunjung prinsip                     Kami tidak membedakan remunerasi berdasarkan gender.
      hak asasi manusia yang diakui secara internasional serta                   Besaran remunerasi ditentukan berdasarkan kinerja
      mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia, dengan                       masing-masing karyawan.
      memastikan lingkungan kerja yang bebas dari diskriminasi.
                                                                                 Pengembangan Karier dan Kepemimpinan
      Sebagai bagian dari komitmen untuk mendorong                               Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan,
      kesetaraan kesempatan dan lingkungan kerja yang inklusif,                  kami menyadari pentingnya membangun tenaga kerja
      kami menyelenggarakan program magang selama tiga                           yang relevan dan kompetitif di tengah dinamika pasar,
      bulan bagi penyandang disabilitas melalui program                          dengan budaya dan keterlibatan yang kuat. Oleh karena
      ‘Magang BISA – Berkarya, Inklusif, Setara, dan Aktif’.                     itu, kami secara proaktif menyelenggarakan program
      Seorang lulusan SMA dari SLB Santi Rama mengikuti                          pengembangan kapabilitas yang berfokus pada
      program ini pada November 2025 dan berperan sebagai                        keterampilan masa depan, dengan berlandaskan filosofi
      campaign support pada salah satu fungsi dalam Bank.                        SDM kami, yaitu Care, Growth, dan Trust.

      Kami meyakini bahwa keberagaman dan kesetaraan                             Kami menerapkan strategi pengembangan terstruktur
      kesempatan mendukung pengembangan karyawan,                                70-20-10:
      produktivitas, dan keterlibatan, yang pada akhirnya                        • 70% Experiential Learning: Kami memprioritaskan
      berkontribusi terhadap terciptanya budaya organisasi                         pengembangan melalui pengalaman kerja langsung
      yang tangguh dan inklusif.                                                   dengan melibatkan talenta dalam tantangan bisnis
                                                                                   nyata.
      Manajemen Kinerja Karyawan                                                 • 20% Learning through Others: Kami mendorong budaya
      UOB Indonesia menerapkan manajemen kinerja karyawan                          berbagi pengetahuan melalui mentoring, coaching,
      melalui kerangka PEAK (Plan, Engage, Appraise, Keep                          dan kolaborasi lintas fungsi.
      Track). Proses ini didukung oleh mekanisme tata kelola,                    • 10% Formal Education: Kami melengkapi pengalaman
      antara lain:                                                                 praktis dengan program pembelajaran formal.
      • Performance and Development Council, di mana
         manajemen senior menelaah kinerja karyawan dan                          Inisiatif pengembangan kami dikategorikan ke dalam
         kebutuhan pengembangan secara terstruktur dan                           dua alur strategis:
         transparan; dan                                                         1. Core Programmes: Berfokus pada program fundamental
      • Umpan balik 360 derajat, yang memungkinkan bawahan                          untuk menanamkan The UOB Way, pengetahuan
         langsung, rekan kerja, dan pemangku kepentingan                            perbankan esensial, serta penguatan budaya risiko
         internal memberikan masukan secara anonim terhadap                         yang kuat.
         perilaku utama seperti kolaborasi dan pengembangan                      2. Corporate and Functional Programmes: Dirancang untuk
         karyawan.                                                                  mendukung upskilling, reskilling, dan pengembangan
                                                                                    kepemimpinan yang terarah sesuai dengan kebutuhan
      Remunerasi dan Tunjangan yang Kompetitif                                      fungsi masing-masing.
      Remunerasi merupakan elemen penting dalam
      mempertahankan talenta sekaligus meningkatkan daya                         Selain inisiatif peningkatan kompetensi, kami juga berupaya
      saing UOB Indonesia di tengah dinamika kebutuhan bisnis                    menempatkan talenta yang tepat pada posisi-posisi
      dan persaingan industri. UOB Indonesia menyediakan                         kritis untuk mengidentifikasi suksesor serta memastikan



338   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 341
  Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip




keberlangsungan bisnis. Untuk memperdalam kompetensi          • Peran Front liners, yaitu peran yang berinteraksi
dan kapabilitas kepemimpinan talenta kunci tersebut, kami       langsung dengan nasabah dengan fokus pada
berinvestasi dalam berbagai inisiatif pengembangan,             penjualan dan/atau layanan, melalui program
antara lain:                                                    traineeship selama enam hingga dua belas bulan
a) Leadership Acceleration Program                              yang membekali talenta dengan pengetahuan
   Program pengembangan kepemimpinan yang                       perbankan dasar hingga menengah, termasuk
   komprehensif yang berfokus pada penguatan kapabilitas        layanan, operasional perbankan, produk, pemasaran,
   kepemimpinan melalui eksposur internasional, forum           dan penjualan.
   kepemimpinan, serta keterlibatan dalam proyek-proyek       • Peran spesialis pada bidang seperti internal audit
   strategis.                                                   dan data management, yang dilengkapi dengan
                                                                pelatihan teknis yang lebih spesifik.
b) Leadership Academy
   Program selama tiga bulan yang dirancang bagi            Untuk mendorong pembelajaran berkelanjutan, kami
   karyawan berprestasi tinggi pada level Manager           memberikan dukungan kepada karyawan yang menempuh
   hingga Executive Director. Melalui kolaborasi dengan     pendidikan sarjana dan pascasarjana, kualifikasi
   sekolah bisnis global terkemuka, program ini bertujuan   profesional, serta sertifikasi, sesuai dengan kebijakan
   membekali talenta dengan pengetahuan, tools, dan         yang berlaku.
   teknik untuk mendorong pertumbuhan dan inovasi,
   dengan menekankan kolaborasi yang mencerminkan           UOB Indonesia telah diakui sebagai salah satu Best
   nilai-nilai kami.                                        Companies in Creating Leaders from Within oleh Majalah
                                                            SWA. Dengan predikat “Excellent”, penghargaan ini menjadi
  Leadership Academy terdiri dari tiga tingkat              bukti kuat atas komitmen kami dalam membangun
  pengembangan:                                             pemimpin dari dalam, mengembangkan talenta, serta
  1. Breakthrough Innovation;                               memperkuat pipeline kepemimpinan yang berkelanjutan
  2. Leadership in The Age of Disruption; and               di seluruh organisasi.
  3. Driving Strategic Innovation: Leading Complete
     Initiatives for Impact.                                Apresiasi terhadap Karyawan
                                                            Kami terus membangun budaya apresiasi dan keterlibatan
c) Professional dan Future Bankers Program                  karyawan, dengan menyadari bahwa karyawan merupakan
   Dalam upaya membangun pipeline talenta, kami             bagian penting dari kinerja berkelanjutan Bank. Pada
   menyediakan Professional Bankers Programme dan           tahun 2025, Bank menyelenggarakan acara 90-days
   Future Bankers Programme untuk membantu lulusan          Appreciation yang terdiri dari serangkaian kegiatan dalam
   mengembangkan karier di industri perbankan. Terdapat     rangka perayaan 90th Anniversary UOB Group. Beberapa
   dua jalur karier yang ditawarkan:                        kegiatan utama antara lain:




   Pencapaian Tahun 2025


     21 Karyawan  yang
        Mengikuti Program
             Leadership Academy


       4 Karyawan
         yang menerima
             beasiswa

                                                                                              Leadership Breakthrough Series




                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   339
Page 342
        Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip




      • Webinar perencanaan keuangan yang diikuti oleh lebih dari 200 karyawan, yang membahas dasar-dasar
        perencanaan keuangan serta panduan praktis untuk memulai perjalanan keuangan mereka.
      • Program vaksinasi gratis dan/atau injeksi Vitamin C bagi sekitar 3.600 karyawan di seluruh Bank.
      • Apresiasi Bulan bagi pimpinan dan people manager untuk menyampaikan penghargaan kepada rekan kerja dan
        anggota tim.
      • Workshop hybrid mengenai kesehatan mental yang dipandu oleh profesional bekerja sama dengan penyedia
        asuransi kesehatan.

      Perayaan selama 90 hari ditutup dengan Better U Festival yang dihadiri sekitar 300 karyawan, yang berpartisipasi
      dalam berbagai pengalaman keberlanjutan secara langsung, menerima pemeriksaan kesehatan mini, vaksin gratis,
      serta konsultasi asuransi kesehatan. Karyawan juga memperoleh pemahaman lebih lanjut mengenai program tanggung
      jawab sosial perusahaan Bank, inisiatif teknologi dalam kecerdasan buatan dan robotic process automation, serta
      didorong untuk bergabung dalam komunitas relawan Bank.

      Selain itu, kami menyelenggarakan program kesejahteraan komprehensif bagi 100 karyawan, di mana mereka
      memperoleh pendampingan dari ahli gizi bersertifikat dan pelatih kebugaran, panduan terstruktur, serta sarana
      praktis selama enam bulan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.




            Cuplikan Kegiatan Unggulan Tahun 2025




                Webinar Perencanaan Literasi Keuangan                                           Kegiatan Kids at Work




                                                         Rangkaian Appreciation Month dan Better U Festival




340   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 343
  Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip

Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Kesejahteraan
di Tempat Kerja

Kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman, terlindungi,
sehat, dan kondusif bagi karyawan dan kontraktor. Kami memprioritaskan
kesejahteraan karyawan mencakup aspek fisik, finansial, mental, dan sosial,
serta menerapkan berbagai langkah untuk melindungi fasilitas dan operasional
dari risiko fisik dan operasional.


Pendekatan Kami                                               Kode Etik ini berlaku bagi seluruh individu yang bekerja
Di UOB Indonesia, keselamatan, kesehatan, dan                 untuk atau terkait dengan Bank. Jika relevan, mitra usaha,
kesejahteraan karyawan, nasabah, serta kontraktor             termasuk kontraktor pihak ketiga, agen, konsultan, vendor,
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai dan        dan pemasok, juga diwajibkan untuk mematuhi Kode Etik
operasional bisnis kami. Kami mendorong keseimbangan          tersebut.
kehidupan kerja serta menjalankan kegiatan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,       Keamanan Fisik dan Keselamatan dan
dengan tetap menjunjung standar profesional dan etika.        Kesehatan Kerja (K3)
                                                              Kami menerapkan berbagai langkah untuk menyediakan
Kami telah menetapkan kebijakan keselamatan dan               lingkungan yang aman dan terlindungi bagi karyawan,
kesejahteraan kerja serta pedoman operasional untuk           nasabah, kontraktor, dan pengunjung. Langkah-langkah
memenuhi beragam kebutuhan tenaga kerja kami.                 tersebut meliputi:
Fungsi Human Resources bertanggung jawab dalam                • Mengantisipasi, mengidentifikasi, menilai, memitigasi,
mengimplementasikan filosofi sumber daya manusia                 dan mengendalikan risiko di tempat kerja yang
(SDM) kami, yaitu Care, Growth, dan Trust, sementara             dapat mempengaruhi keselamatan, kesehatan, dan
Corporate Real Estate Services mengawasi keselamatan             kesejahteraan;
dan keamanan fisik fasilitas kami.                            • Melakukan penilaian risiko keselamatan dan kesehatan
                                                                 kerja untuk mencegah terjadinya insiden;
Kebijakan Sumber Daya Manusia                                 • Mengelola fasilitas tempat kerja melalui program
Kebijakan Sumber Daya Manusia UOB Indonesia                      pemeliharaan preventif, reaktif, dan terencana; serta
mencerminkan komitmen kami dalam menyediakan                  • Menerapkan langkah-langkah untuk menangani risiko
pengaturan kerja yang inklusif dan fleksibel untuk               pandemi dan penyakit menular.
mendukung keseimbangan kebutuhan kerja dan kehidupan
karyawan. Kode Etik UOB Indonesia juga memuat                 Dalam kerangka Operational Risk Management, unit
ketentuan yang jelas terkait anti-diskriminasi, dan kami      bisnis dan pendukung diwajibkan untuk melaporkan
tidak mentolerir segala bentuk diskriminasi, perundungan,     insiden serta melakukan analisis akar penyebab. Rencana
maupun pelecehan.                                             tindakan perbaikan disusun dan diimplementasikan untuk
                                                              mencegah terulangnya insiden. Unit yang mengidentifikasi
Melalui pelatihan wajib Kode Etik, karyawan diberikan         K3 sebagai risiko operasional utama wajib menilai
pemahaman mengenai pencegahan diskriminasi dan                efektivitas pengendalian terkait melalui proses tahunan
pelecehan di tempat kerja. Karyawan dapat melaporkan          Key Risk and Control Self-Assessment (KRCSA). Pemanfaatan
potensi kekhawatiran atau insiden melalui kanal Speak Up      terpadu antara pelaporan insiden dan KRCSA mendukung
atau whistleblowing tanpa rasa takut akan pembalasan.         identifikasi serta perbaikan pengendalian K3 yang tidak
Setiap perilaku diskriminatif atau pelecehan akan dikenakan   efektif secara tepat waktu.
tindakan korektif atau disiplin yang sesuai.
                                                              Kami juga menerapkan langkah-langkah praktis untuk
Kode Etik juga mewajibkan karyawan untuk mematuhi             mengurangi risiko serta menjaga kesehatan dan
seluruh peraturan dan pedoman terkait kesehatan dan           keselamatan di fasilitas milik dan yang dikelola oleh
keselamatan kerja yang berlaku, serta segera melaporkan       Bank. Langkah-langkah tersebut meliputi:
kondisi di tempat kerja yang berpotensi menimbulkan           • Menyampaikan prosedur kesehatan dan keselamatan
risiko terhadap kesehatan, keselamatan, atau lingkungan.        yang relevan kepada karyawan dan penghuni lainnya;




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   341
Page 344
        Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip



      • Meninjau rencana tanggap darurat gedung, termasuk prosedur perlindungan dan evakuasi penghuni dalam
        berbagai skenario darurat;
      • Melakukan penilaian risiko terhadap kontraktor untuk mengidentifikasi dan memitigasi potensi bahaya;
      • Meninjau pemanfaatan ruang dan pola penggunaan untuk mendukung lingkungan kerja yang aman dan fleksibel;
        serta
      • Menetapkan persyaratan K3 bagi vendor, pemasok, dan kontraktor yang beroperasi di fasilitas atau lokasi proyek
        kami, termasuk kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, penilaian risiko, serta pelatihan wajib.

      Penerapan K3 tercermin dalam desain dan pengelolaan ruang kantor yang memenuhi standar kelayakan tempat kerja
      serta didukung oleh infrastruktur keamanan yang memadai. Fasilitas Bank dilengkapi dengan sarana keselamatan
      seperti alat pemadam api ringan, sistem deteksi kebakaran, dan sistem alarm sebagai mekanisme peringatan dini.
      Simulasi kebakaran dan bencana alam dilakukan secara berkala untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran.

      Fasilitas keselamatan dasar, termasuk perlengkapan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan alat pemadam
      api ringan (APAR), disediakan dan diperiksa secara rutin untuk memastikan kesiapan operasional. Seluruh fasilitas
      kami memiliki petugas lantai dan petugas lokasi yang telah dilatih untuk menangani situasi darurat dan prosedur
      evakuasi. Kegiatan sosialisasi dan simulasi darurat dilakukan secara berkala sesuai dengan ketentuan pemerintah
      yang berlaku untuk memastikan karyawan memahami protokol keselamatan dan prosedur evakuasi.


            Pencapaian Tahun 2025
            Membangun Lingkungan Kerja yang Kondusif dan Berkinerja Tinggi
            Kami terus meningkatkan kualitas lingkungan kerja untuk mendukung keselamatan dan produktivitas
            karyawan yang berkelanjutan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bank melakukan peningkatan infrastruktur
            keamanan di kantor pusat Jakarta untuk memperkuat sistem keamanan, meningkatkan pengendalian akses,
            serta memastikan verifikasi personel yang berwenang dilakukan secara aman dan efisien.

            Mendukung Kesejahteraan Karyawan
            Kami terus menerapkan pendekatan yang holistik dalam mendukung kesejahteraan karyawan, yang
            mencakup aspek fisik, mental, finansial, dan sosial. Pada tahun 2025, inisiatif kesejahteraan ini semakin
            diperkuat dan terintegrasi lebih dalam ke dalam budaya kerja serta upaya keterlibatan karyawan.

                            Kesejahteraan Fisik: Kami menyediakan perlindungan asuransi kesehatan yang komprehensif
                            bagi karyawan dan keluarga mereka. Untuk mendorong gaya hidup aktif, fasilitas kebugaran
                            tetap tersedia di UOB Plaza Jakarta. Partisipasi karyawan dalam kegiatan olahraga juga
                            diperluas melalui UOB Heartbeat Run/Walk 2025, yang menggabungkan aktivitas fisik dengan
                            kebersamaan dan tujuan sosial, serta melalui klub karyawan di berbagai wilayah yang
                            menyediakan kegiatan kebugaran. Selain itu, kami memberikan program diet dan kesejahteraan
                            yang komprehensif kepada 100 peserta, didukung oleh pelatih bersertifikat dan tools praktis
                            untuk memantau perkembangan mereka.
                            Kesejahteraan Mental: Program Employee Assistance yang diluncurkan pada tahun 2024
                            semakin diperkuat pada tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen kami dalam mendukung
                            kesehatan mental karyawan. Program ini menyediakan akses rahasia ke layanan konseling
                            profesional yang diberikan oleh terapis berlisensi.
                            Kesejahteraan Finansial: Kami melaksanakan berbagai komunikasi internal dan webinar
                            perencanaan keuangan untuk meningkatkan literasi keuangan karyawan. Selain itu, skema
                            Flexible Pension Contribution terus memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi karyawan
                            dalam mengelola perencanaan pensiun jangka panjang mereka.

                            Kesejahteraan Sosial: Kesejahteraan sosial karyawan semakin ditingkatkan melalui partisipasi
                            aktif dalam berbagai inisiatif yang berorientasi pada tujuan. Pada tahun 2025, UOB Heartbeat
                            Run/Walk juga menjadi wadah bagi kegiatan sukarela karyawan serta penggalangan dana
                            untuk mendukung berbagai kegiatan sosial yang bermakna.
          Melalui pendekatan yang terintegrasi ini, kami menempatkan kesejahteraan karyawan sebagai fondasi
          utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung
          kinerja jangka panjang kami.


342   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 345
 Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip




Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

Tata Kelola Perusahaan dan Budaya                    344
Risiko
Kepatuhan Terhadap Regulasi                          347
Keamanan Informasi                                   350
Dampak Lingkungan Langsung                           352
Pengadaan Berkelanjutan                              354
Penatalayanan Komunitas                              355




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   343
Page 346
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

      Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko


      Di UOB Indonesia, tata kelola perusahaan yang kuat dan budaya risiko yang
      kokoh menjadi landasan dalam menjalankan bisnis secara bertanggung jawab.
      Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi akuntabilitas, integritas, dan
      transparansi dalam setiap interaksi dengan pemangku kepentingan. Dengan
      menerapkan standar etika dan tata kelola yang tinggi, didukung oleh kesadaran
      risiko yang memadai, pengambilan risiko yang disiplin, serta manajemen risiko
      yang efektif, kami memastikan setiap keputusan dan tindakan di seluruh
      organisasi berlandaskan prinsip yang tepat, guna melindungi kepentingan
      jangka panjang pemangku kepentingan serta reputasi Perseroan.

      Pendekatan Kami
      Kerangka tata kelola perusahaan dan budaya
      risiko UOB Indonesia berlandaskan nilai inti
      Honourable, Enterprising, United, dan Committed.
      Tata kelola dijalankan melalui kemitraan yang
      erat antara Dewan Komisaris dan Direksi, yang                                                       Kepemimpinan
      didukung oleh kerangka manajemen risiko yang                                                      Direksi dan Dewan
                                                                                                             Komisaris
      komprehensif, mencakup kebijakan, metodologi,
      perangkat, dan proses untuk mengidentifikasi,
      mengukur, memantau, serta mengelola risiko                                   Kerangka Kerja,
                                                                                                                               Komite
      dan peluang yang material.                                                 Kebijakan, Pedoman,
                                                                                    dan Prosedur

      Kami secara berkala meninjau dan menyempurnakan
      praktik tata kelola serta kerangka risiko untuk                                                   Tata Kelola
      memastikan tetap mutakhir, relevan, dan selaras                                                   Perusahaan
      dengan praktik terbaik. Hal ini memungkinkan
      kami untuk:
      • Menjunjung tinggi praktik bisnis yang etis dan
         bertanggung jawab;                                                      Peraturan Perundang-
                                                                                                                            Risk appetite
                                                                                    undangan dan
      • M e m b a n g u n d a n m e m p e r t a h a n ka n                             Pedoman                                   dan
                                                                                                                            pengendalian
         kepercayaan investor;                                                         Regulator
                                                                                                                                intern
      • Menarik dan mempertahankan talenta;
      • Mengelola sumber daya secara efektif;
      • Mematuhi peraturan perundang-undangan                                                                 Audit
         yang berlaku; dan                                                                                  Eksternal
      • Menjaga hubungan yang konstruktif dengan
         pemangku kepentingan dalam mendukung
         kinerja berkelanjutan jangka panjang.

      Kerangka tata kelola perusahaan kami
      mengatur hubungan antara Dewan Komisaris,
      Direksi, pemegang saham, dan pemangku
      kepentingan lainnya. Kerangka ini menyediakan
      struktur dan proses yang diperlukan untuk
      mendukung pencapaian tujuan Perseroan serta
      memungkinkan pengawasan kinerja yang efektif.




344   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 347
  Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good              Hasil Tata Kelola
Corporate Governance-GCG) di UOB Indonesia dilakukan          Pada tahun 2025, kami mencatat hasil tata kelola yang
melalui kerangka terintegrasi yang mencakup struktur,         secara umum positif, mencerminkan komitmen berkelanjutan
proses, dan hasil tata kelola. Kerangka ini terdiri dari 15   terhadap penerapan praktik tata kelola yang baik.
elemen tata kelola perusahaan yang menetapkan peran           Pencapaian utama meliputi:
dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Direksi, serta Komite     1. Peningkatan transparansi dalam pengungkapan dan
pendukung, termasuk dalam pengawasan perencanaan                 pelaporan;
strategis Bank. Komite utama yang mendukung kerangka          2. Kepatuhan yang kuat terhadap peraturan perundang-
tata kelola ini meliputi Komite Audit, Komite Pemantau           undangan yang berlaku, didukung oleh upaya
Risiko, serta Komite Remunerasi dan Nominasi.                    berkelanjutan dalam memperkuat budaya kepatuhan;
                                                              3. Perlindungan nasabah yang komprehensif, termasuk
Struktur Organisasi                                              kepatuhan terhadap prinsip perlindungan data pribadi;
Struktur organisasi kami terdiri dari Dewan Komisaris,        4. Objektivitas dan independensi dalam proses penilaian
Direksi, Komite, serta fungsi bisnis dan pendukung,              dan audit; serta
yang diselaraskan dengan kebutuhan operasional dan            5. Kinerja Bank yang baik.
ketentuan regulasi yang berlaku. Struktur ini didukung oleh
kebijakan dan prosedur yang komprehensif, sistem informasi    Kami menyadari bahwa manajemen risiko yang efektif dan
manajemen yang andal, serta pembagian peran dan               komprehensif merupakan faktor penting dalam menjaga
tanggung jawab yang jelas untuk mendukung pengambilan         ketahanan dan keberlanjutan jangka panjang. Oleh karena
keputusan yang efektif dan akuntabilitas.                     itu, budaya dan perilaku risiko dikelola dalam Kerangka
                                                              Manajemen Risiko UOB Indonesia, yang memberikan
Proses Tata Kelola                                            panduan terstruktur untuk memastikan bahwa budaya dan
Efektivitas tata kelola dinilai melalui pelaksanaan tugas     perilaku risiko dimonitor, dinilai, dan ditindaklanjuti secara
dan tanggung jawab oleh Dewan Komisaris, Direksi, dan         sistematis dan proaktif. Informasi lebih lanjut mengenai
Komite. Sebagai bagian dari sistem pengendalian internal,     kerangka tata kelola dan kinerja kami dapat dilihat pada
kami menerapkan model tiga lini (three lines model), yang     bagian Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan.
terdiri dari:
1. Lini pertama – unit pemilik risiko, yaitu fungsi bisnis    Selain itu, melalui kanal Speak Up dan Kebijakan
   dan pendukung;                                             Whistle-blowing UOB, karyawan diberikan sarana yang
2. Lini kedua – fungsi pengawasan risiko, yaitu Manajemen     aman dan rahasia untuk menyampaikan kekhawatiran
   Risiko dan Kepatuhan; dan                                  atau melaporkan potensi pelanggaran tanpa rasa
3. Lini ketiga – fungsi penjaminan risiko independen, yaitu   takut terhadap tindakan pembalasan. Informasi lebih
   Audit Internal.                                            lanjut mengenai kebijakan Whistle-blowing serta hasil
                                                              pelaksanaannya pada tahun 2025 tersedia pada bagian
Selain itu, audit berkala yang dilakukan oleh Unit Audit      Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan.
Internal dan Auditor Eksternal memberikan keyakinan
bahwa kebijakan, prosedur, serta sistem informasi
manajemen Bank telah diimplementasikan secara efektif
dan sesuai dengan standar yang berlaku.




                                                                 P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   345
Page 348
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




            Pencapaian Tahun 2025


            Melalui penilaian mandiri atas praktik tata kelola perusahaan yang baik, kami secara
            umum telah mencapai hasil yang positif. Sebagai bagian dari komitmen terhadap
            perbaikan berkelanjutan, kami terus mengidentifikasi area strategis untuk penguatan
            tata kelola. Inisiatif tersebut mencakup peningkatan efektivitas sistem pengendalian
            internal, penyempurnaan pelaporan kepada regulator, serta penguatan pilar strategi
            anti kecurangan dan anti-suap. Kami juga memastikan bahwa seluruh implementasi
            kebijakan, termasuk transaksi dengan pihak berelasi, dilaksanakan dengan mematuhi
            secara penuh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

            Inisiatif Penguatan Budaya Risiko Tahun 2025
            Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menanamkan dan memperkuat budaya risiko yang kuat di
            seluruh organisasi, kami memperkenalkan berbagai inisiatif pada tahun 2025 yang bertujuan meningkatkan
            kesadaran, perilaku, dan akuntabilitas terkait risiko di seluruh Bank.
            • Memperkuat fungsi Business Risk and Control Management (BRCM) pada unit bisnis dan pendukung
               utama. Fungsi ini berperan dalam pengelolaan risiko operasional di masing-masing unit serta menjadi
               penghubung utama untuk aktivitas manajemen risiko operasional;
            • Melanjutkan penyelenggaraan UOB Indonesia Risk Culture Award 2025 untuk memberikan apresiasi
               kepada karyawan yang menunjukkan perilaku berorientasi risiko dalam pelaksanaan tugas sehari-hari;
            • Melanjutkan publikasi komunikasi melalui email yang menampilkan pandangan pimpinan senior
               mengenai pentingnya membangun budaya risiko yang kuat;
            • Mengintegrasikan kampanye kesadaran risiko dalam berbagai forum (seperti Start of the Year, CEO
               Town Hall, dan forum BRCM) guna mendorong pola pikir yang sadar risiko serta praktik risiko yang
               tangguh untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan ketahanan operasional;
            • Melakukan berbagi pembelajaran secara berkala dari insiden risiko operasional untuk meningkatkan
               kesadaran karyawan;
            • Memperketat pengelolaan konsekuensi atas pelanggaran perilaku, termasuk penyempurnaan pelaporan
               insiden untuk meningkatkan keterkaitan dengan catatan disiplin karyawan; serta
            • Meluncurkan Risk Culture Dashboard di UOB Indonesia sebagai alat pemantauan budaya risiko secara
               lebih terstruktur.




346   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 349
  Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

Kepatuhan Terhadap Regulasi


Di UOB Indonesia, integritas dan perilaku etis merupakan landasan utama
dalam menjalankan kegiatan usaha. Kami berkomitmen untuk mematuhi seluruh
peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik di tingkat internasional
maupun nasional, serta mencegah kejahatan keuangan seperti insider trading,
pencucian uang, penyuapan, korupsi, dan kecurangan. Komitmen ini memperkuat
peran kami sebagai lembaga keuangan yang tepercaya dan bertanggung
jawab, sekaligus berkontribusi terhadap integritas dan kepercayaan dalam
sistem keuangan.


Pendekatan Kami                                             • Common Reporting Standard (CRS);
Kami menempatkan kepatuhan terhadap regulasi serta          • Anti-money laundering and counter-terrorism financing
perlindungan kepentingan pemangku kepentingan,                (AML/CFT) and sanctions;
termasuk regulator, sebagai prioritas utama. Kami           • Anti-bribery and anti-corruption (including the UK
memastikan bahwa seluruh kegiatan operasional                 Bribery Act 2010); dan
dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-             • Fraud awareness.
undangan yang berlaku. Untuk itu, kami secara aktif
memantau perkembangan regulasi dan industri serta           Anggota Direksi dan komite terkait juga menerima pelatihan
menjaga keterlibatan yang erat dengan regulator, pembuat    secara berkala pada area utama, termasuk APU/PPT dan
kebijakan, aparat penegak hukum, dan pemangku               sanksi, anti penyuapan dan anti korupsi, serta pencegahan
kepentingan internal, termasuk Dewan Komisaris dan          kecurangan.
Direksi.
                                                            Karyawan, mitra usaha, dan masyarakat dapat melaporkan
Dalam menghadapi lanskap regulasi yang terus                setiap dugaan atau indikasi pelanggaran secara rahasia,
berkembang, kami telah membangun kerangka kerja             aman, dan tanpa rasa takut terhadap tindakan pembalasan,
yang kuat untuk mengidentifikasi, menilai, memantau,        melalui surat atau email kepada Head of Internal Audit,
dan mengelola risiko kepatuhan. Kebijakan, proses, dan      Direktur Utama, atau Ketua Komite Audit. Laporan tersebut
sistem kami secara berkala ditinjau dan diperkuat guna      dapat mencakup dugaan korupsi, kecurangan, atau
meningkatkan kemampuan dalam memitigasi risiko              potensi pelanggaran terhadap hukum, peraturan, maupun
kejahatan keuangan serta menjaga integritas sistem          kebijakan internal Bank yang mengindikasikan pelanggaran
keuangan dan para penggunanya.                              terhadap Kode Etik UOB Indonesia. Seluruh laporan yang
                                                            diterima dijaga kerahasiaannya dan akan ditindaklanjuti
Kode Etik UOB Indonesia menetapkan standar perilaku         melalui proses investigasi yang independen oleh fungsi
pribadi dan profesional yang diharapkan dari seluruh        terkait. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan whistle-
karyawan. Ketentuan ini juga berlaku, apabila relevan,      blowing serta kinerjanya dapat dilihat pada bagian Tata
bagi mitra usaha, termasuk kontraktor pihak ketiga,         Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan kami.
agen, konsultan, vendor, dan pemasok, sesuai dengan
kebijakan internal dan ketentuan hukum yang berlaku.        Larangan Insider Trading
Kami menerapkan prinsip tanpa toleransi terhadap setiap     Kami menerapkan pengendalian yang kuat untuk menjaga
pelanggaran atas Kode Etik tersebut.                        integritas pasar dan mencegah praktik insider trading.
                                                            Seluruh karyawan wajib mematuhi UOB Indonesia Staff
Seluruh karyawan, termasuk manajemen dan tenaga             Dealing Policy, yang secara tegas melarang transaksi
kontrak, wajib mengikuti modul e-learning, asesmen, serta   berdasarkan informasi material yang belum dipublikasikan.
pelatihan penyegaran tahunan yang mencakup topik-topik      Setiap pelanggaran terhadap kebijakan ini akan dikenakan
utama sebagai berikut:                                      tindakan disipliner sesuai dengan ketentuan internal dan
• The UOB Indonesia Code of Conduct;                        peraturan yang berlaku.
• Insider trading and market misconduct;
• Foreign Account Tax Compliance Act (FATCA);


                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   347
Page 350
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




      Sebagai bagian dari kerangka Anti-Financial Crime                          analitik data tingkat lanjut semakin diintegrasikan dalam
      (AFC) dan perilaku pasar, kami menerapkan mekanisme                        kapabilitas pemantauan untuk meningkatkan deteksi,
      persetujuan pra-transaksi (pre-trade clearance) bagi                       pencegahan, dan pengelolaan risiko pencucian uang,
      karyawan yang memiliki akses terhadap informasi sensitif.                  pendanaan terorisme, serta penghindaran sanksi.
      Fungsi Kepatuhan melakukan pemantauan dan penelaahan
      secara berkala atas transaksi efek untuk mengidentifikasi                  Anti Penyuapan dan Anti Korupsi
      potensi pelanggaran secara tepat waktu, sejalan dengan                     Kami menjunjung tinggi komitmen yang kuat terhadap
      ekspektasi regulator dan praktik terbaik industri.                         pencegahan penyuapan dan korupsi, yang didukung oleh
                                                                                 kebijakan tanpa toleransi sebagaimana diatur dalam
      Transparansi Pajak Global dan Kepatuhan                                    Kode Etik UOB Indonesia. Seluruh karyawan, kontraktor,
      Kami berkomitmen terhadap transparansi pajak global                        vendor, dan pemangku kepentingan terkait wajib mematuhi
      melalui kepatuhan terhadap Common Reporting Standard                       ketentuan anti penyuapan dan anti korupsi dengan
      (CRS). CRS merupakan kerangka kerja yang disepakati                        menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas.
      secara internasional untuk pertukaran otomatis informasi
      rekening keuangan antar yurisdiksi guna mencegah                           Berdasarkan Kebijakan Manajemen Risiko Hukum, unit bisnis
      penghindaran pajak dan meningkatkan kepatuhan                              dan pendukung diwajibkan untuk mengidentifikasi, menilai,
      perpajakan.                                                                memantau, dan melaporkan risiko hukum, termasuk risiko
                                                                                 korupsi, dalam lingkup tanggung jawab masing-masing.
      Di Indonesia, implementasi CRS diatur melalui POJK                         Unit-unit tersebut juga diharapkan berkoordinasi dengan
      No. 25/POJK.03/2019. Kami melakukan uji tuntas untuk                       fungsi Legal untuk memastikan kepatuhan terhadap
      mengidentifikasi status domisili pajak nasabah serta                       peraturan anti penyuapan dan anti korupsi yang berlaku
      memastikan pelaporan yang akurat kepada otoritas yang                      serta mengelola risiko yang teridentifikasi secara tepat.
      berwenang.
                                                                                 Kami secara berkala meninjau dan mengomunikasikan
      Penguatan Standar APU/PPT dan Sanksi                                       kebijakan dan prosedur anti penyuapan dan anti korupsi,
      Kami menerapkan kerangka kerja APU/PPT dan sanksi                          termasuk memastikan bahwa ketentuan yang relevan
      yang komprehensif untuk menjaga integritas sistem                          diintegrasikan dalam perjanjian kontraktual apabila
      keuangan serta memitigasi risiko terkait pencucian uang,                   diperlukan.
      pendanaan terorisme, dan pelanggaran sanksi. Kerangka
      ini selaras dengan POJK No. 8 Tahun 2023 dan SEOJK No.                     Pencegahan Kecurangan
      32/SEOJK.03/2019, serta mencakup program utama seperti                     Kami mengelola risiko kecurangan secara proaktif melalui
      penilaian risiko, pelatihan karyawan, uji tuntas nasabah                   kerangka tata kelola yang komprehensif. Kebijakan Anti-
      (Customer Due Diligence/CDD), pemantauan transaksi,                        Fraud menetapkan peran dan tanggung jawab dalam
      investigasi, dan pelaporan transaksi mencurigakan kepada                   model tiga lini (Three Lines Model), yang mencakup lini
      otoritas yang berwenang.                                                   pertama, lini kedua, dan lini ketiga pertahanan. Kebijakan
                                                                                 ini berfokus pada enam pilar utama:
      Untuk memastikan ketahanan dan keselarasan dengan                          • Pencegahan;
      ketentuan regulator, kami secara berkala meninjau                          • Deteksi;
      kebijakan, prosedur, pedoman, dan sistem APU/PPT. Selain                   • Respons;
      itu, audit internal dan eksternal juga dilakukan untuk                     • Penyelesaian;
      memberikan keyakinan atas efektivitas kerangka kerja                       • Optimalisasi; dan
      dan program terkait.                                                       • Pelaporan.

      Kami memiliki pejabat khusus Country Money Laundering                      Seluruh unit bisnis dan pendukung pada lini pertama
      Reporting Officer yang bertanggung jawab dalam                             memperoleh pelatihan kesadaran risiko kecurangan
      mengawasi kepatuhan terhadap ketentuan APU/PPT.                            secara terstruktur untuk memperkuat kemampuan
      Seluruh karyawan wajib mematuhi Kebijakan APU/PPT                          dalam mengidentifikasi, mencegah, dan merespons risiko
      dan Sanksi, serta peraturan perundang-undangan yang                        kecurangan, baik internal maupun eksternal. Dalam lini
      berlaku. Setiap pelanggaran terhadap ketentuan ini                         pertama, tim Business Risk and Control Management
      dapat dikenakan tindakan disipliner yang tegas, termasuk                   (Line 1.5) memberikan dukungan dan saranan dalam
      pemutusan hubungan kerja.                                                  perancangan dan implementasi pengendalian internal,
                                                                                 melakukan penilaian risiko kecurangan, serta menyajikan
      Sebagai bagian dari upaya penguatan berkelanjutan,                         informasi manajemen terkait risiko kecurangan guna
      kami terus berinvestasi pada sumber daya manusia,                          memastikan mitigasi yang tepat waktu.
      sistem, proses, dan perangkat pendukung. Pemanfaatan

348   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 351
  Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




Sebagai Lini Kedua Pertahanan, fungsi Manajemen Risiko dan Kepatuhan menetapkan kerangka kerja, kebijakan,
dan metodologi manajemen risiko kecurangan, memberikan pengawasan dan tantangan independen kepada Lini
Pertama, memantau kepatuhan terhadap ketentuan regulator, serta mengawasi implementasi langkah mitigasi risiko
kecurangan di seluruh organisasi.

Sebagai Lini Ketiga Pertahanan, Audit Internal melakukan penilaian yang independen dan objektif atas kecukupan
serta efektivitas pengendalian internal, manajemen risiko, dan proses tata kelola dalam mengelola risiko kejahatan
keuangan, serta memberikan assurance kepada Dewan dan manajemen senior.

Kami terus berinvestasi dalam kapabilitas pemantauan dan deteksi kecurangan melalui penguatan sumber daya
manusia, proses, dan teknologi. Risiko kecurangan juga dinilai sebagai bagian dari proses tahunan Key Risk and
Control Self-Assessment (KRCSA).

Untuk semakin memitigasi risiko kecurangan, kami secara aktif meningkatkan kesadaran nasabah melalui komunikasi
berkala, termasuk melalui email, kanal media sosial resmi, aplikasi mobile banking, media di kantor cabang, serta
platform digital lainnya. Komunikasi ini mencakup peringatan terkait kecurangan dan materi edukasi yang bertujuan
membantu nasabah mengenali dan menghindari potensi penipuan.




    Pencapaian Tahun 2025
    Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kesadaran anti-kecurangan di seluruh
    organisasi, kami secara aktif melaksanakan berbagai inisiatif pembelajaran dan komunikasi yang berfokus
    pada pencegahan dan deteksi kecurangan. Inisiatif tersebut meliputi:


                  Pelaksanaan e-learning wajib, termasuk topik kesadaran anti-kecurangan, yang dilakukan
                  setiap tahun untuk memperdalam pemahaman karyawan. Pada tahun 2025, sebanyak 4.944
                  karyawan dan tenaga kerja kontrak telah menyelesaikan pembelajaran wajib tersebut;

                  Pelaksanaan pelatihan anti-kecurangan bagi karyawan melalui sesi daring dan tatap muka
                  di seluruh jaringan cabang, yang mencakup praktik pencegahan kecurangan, pembelajaran
                  dari kasus sebelumnya, indikator peringatan dini (red flags), serta tren kecurangan yang
                  berkembang;

                  Implementasi strategi anti-kecurangan yang didukung oleh Fraud Risk Management Committee,
                  untuk memberikan pengawasan atas strategi, kerangka kerja, kebijakan, program, dan struktur
                  pengelolaan risiko kecurangan internal dan eksternal yang mencakup aspek sumber daya
                  manusia, proses, dan sistem;

                  Penyebaran materi edukasi dan kesadaran anti-kecurangan secara berkala kepada seluruh
                  karyawan melalui email, guna memastikan pemahaman terhadap tren penipuan dan kecurangan
                  terbaru;

                  Dukungan berkelanjutan terhadap Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), termasuk partisipasi
                  aktif sebagai anggota dalam upaya kolektif untuk mencegah dan mengurangi kecurangan
                  di industri jasa keuangan; serta


                  Partisipasi dalam kolaborasi industri untuk menangani risiko kecurangan melalui keanggotaan
                  dalam Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta kontribusi dalam inisiatif regulator
                  terkait penanganan transaksi transfer dana yang terindikasi kecurangan.




                                                             P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   349
Page 352
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

      Keamanan Informasi


      Kami menempatkan perhatian yang tinggi terhadap perlindungan data
      dan aset di tengah lanskap ancaman siber yang semakin kompleks. Kami
      menerapkan pendekatan terintegrasi yang menggabungkan pemantauan
      berkelanjutan, deteksi dini terhadap ancaman, serta respons insiden yang
      tepat waktu untuk mencegah, mengidentifikasi, dan menangani ancaman
      keamanan siber eksternal. Upaya ini didukung oleh penguatan berkelanjutan
      pada kapabilitas organisasi dan teknis, guna menjaga standar tinggi atas
      integritas operasional dan ketahanan sistem.

      Pendekatan Kami                                                            Kami mematuhi berbagai ketentuan regulator yang relevan
      Komitmen kami terhadap perlindungan data dan keamanan                      terkait keamanan informasi, antara lain:
      siber yang kuat didasarkan pada prinsip-prinsip utama                      • POJK No. 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan
      sebagai berikut:                                                              Teknologi Informasi oleh Bank Umum;
      • Memastikan pengelolaan data yang bertanggung jawab                       • SEOJK No. 29/2022 tentang Ketahanan dan Keamanan
         - Kami menerapkan pedoman yang ketat serta program                         Siber bagi Bank Umum;
         peningkatan kesadaran untuk menjaga kerahasiaan dan                     • Peraturan Bank Indonesia No. 2 Tahun 2024 tentang
         privasi data. Pendekatan ini selaras dengan peraturan                      Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber bagi
         perlindungan data yang berlaku, sensitivitas bisnis                        Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku Pasar Uang
         internal, serta perkembangan regulasi;                                     dan Pasar Valuta Asing;
      • Memperkuat pengendalian keamanan siber - Kami                            • PADG No. 24 Tahun 2024 tentang Keamanan Sistem
         secara berkelanjutan meningkatkan kapabilitas                              Informasi dan Ketahanan Siber bagi Penyelenggara
         keamanan siber untuk menghadapi ancaman yang terus                         Sistem Pembayaran, Pelaku Pasar Uang dan Pasar
         berkembang, beradaptasi dengan perubahan profil                            Valuta Asing, serta Pihak Terkait Lainnya yang Diatur
         risiko, serta melindungi data dan informasi nasabah; dan                   dan Diawasi oleh Bank Indonesia; serta
      • Mendorong budaya “Information Security is everyone’s                     • Undang-Undang No. 27 Tahun 2022 tentang
         responsibility” - Kami menanamkan prinsip bahwa                            Perlindungan Data Pribadi.
         keamanan siber merupakan tanggung jawab bersama
         di seluruh organisasi. Pelatihan wajib diberikan kepada                 Kami terus meningkatkan Kebijakan Manajemen Keamanan
         seluruh karyawan untuk membekali pengetahuan                            Teknologi Informasi dan Ketahanan Siber untuk memperkuat
         dan keterampilan yang diperlukan, dengan tingkat                        kesiapan dalam mengelola risiko teknologi serta menghadapi
         penyelesaian pelatihan yang secara konsisten mencapai                   ancaman siber yang terus berkembang. Kami juga senantiasa
         100%.                                                                   mematuhi Kebijakan Perlindungan Data Pribadi sesuai
                                                                                 dengan ketentuan yang berlaku. Kebijakan ini menetapkan
      Sistem informasi yang tangguh dan aman merupakan                           prinsip yang jelas dalam pengelolaan, pengamanan, dan
      bagian integral dari keberhasilan strategi dan operasional                 pengendalian data pribadi di seluruh aktivitas operasional,
      bisnis kami. Hal ini didukung oleh tenaga profesional                      sekaligus memperkuat komitmen kami dalam melindungi
      yang memiliki keahlian dalam mengelola dan melindungi                      privasi data dan menjaga kepercayaan pemangku
      infrastruktur digital Perseroan.                                           kepentingan.




350   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 353
Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




 Pencapaian Tahun 2025
 Sertifikasi Keamanan Siber dan Mitigasi Risiko
 Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan untuk menjaga standar tinggi dalam keamanan informasi, kami
 terus mempertahankan sertifikasi ISO 27001:2022 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Sertifikasi
 ini mencakup pengembangan, operasional, dan basis data nasabah untuk aplikasi UOB TMRW, Personal
 Internet Banking, UOB Infinity, serta keamanan fisik pusat data Bank. Pada tahun pelaporan, audit eksternal
 independen kembali menegaskan validitas sertifikasi tersebut melalui proses resertifikasi, tanpa temuan isu
 material.

 Untuk memitigasi risiko akses data yang tidak sah dan potensi kebocoran data, kami telah menerapkan
 pendekatan berlapis dalam Data Loss Prevention (DLP). Pengendalian ini dirancang untuk memantau, mencegah,
 dan merespons potensi pelanggaran data di berbagai lapisan sistem dan proses.
 Penilaian Ketahanan Siber dan Peningkatan Kesadaran Karyawan
 Untuk semakin memperkuat kerangka keamanan siber, kami melakukan Cyber Security Maturity Assessment
 pada tahun 2025 guna mengevaluasi ketahanan siber, serta Digital Maturity Assessment untuk menilai kemajuan
 transformasi digital. Hasil dari penilaian ini mendukung identifikasi area perbaikan dan memastikan bahwa
 strategi keamanan siber kami tetap efektif serta mampu merespons risiko yang terus berkembang.

 Peningkatan kesadaran keamanan informasi di kalangan karyawan juga tetap menjadi prioritas utama. Pada
 tahun 2025, kami memperluas Program Information Security Awareness melalui berbagai kanal komunikasi,
 termasuk email, poster, podcast langsung, simulasi vishing (voice-phishing), serta simulasi phishing. Inisiatif ini
 mencakup topik penting seperti perlindungan dan kerahasiaan data, tren ancaman siber terkini, cara mengenali
 dan menghindari upaya penipuan, serta risiko yang terkait dengan kemitraan eksternal.

 Peningkatan Infrastruktur Keamanan
 Kami terus memprioritaskan penguatan infrastruktur keamanan teknologi sebagai bagian dari komitmen dalam
 melindungi data dan sistem. Sepanjang tahun 2025, kami memperkenalkan berbagai inisiatif tambahan untuk
 meningkatkan perlindungan data, antara lain:
 • penyediaan fitur tombol pelaporan phishing;
 • peningkatan solusi perlindungan email terhadap malware;
 • pemantauan akses tidak wajar yang melakukan analisis perilaku pengguna secara otomatis; serta
 • solusi external attack surface management untuk mengidentifikasi dan mengamankan potensi titik masuk
    yang tidak terdeteksi.

 Sebagai pelengkap inisiatif strategis yang diluncurkan pada tahun 2025, kami juga mempertahankan komitmen
 terhadap keamanan operasional melalui pembaruan teknologi (technology refresh) secara berkala pada
 infrastruktur keamanan. Hal ini memastikan bahwa sistem perlindungan, deteksi, dan pemantauan tetap berada
 pada standar yang tinggi dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang, baik internal maupun eksternal.

 Penguatan sistem, kampanye peningkatan kesadaran, serta pelatihan wajib secara keseluruhan telah
 meningkatkan dan memperkokoh infrastruktur keamanan kami dalam menghadapi ancaman digital yang
 semakin kompleks.

 Komitmen terhadap Kepatuhan dan Ketahanan Siber
 Untuk memperkuat kerangka ketahanan siber, kami mewajibkan seluruh karyawan untuk mengikuti pelatihan
 keamanan informasi setiap tahun. Pada tahun 2025, kami mencapai tingkat penyelesaian sebesar 100.

 Selama periode pelaporan, kami tidak menghadapi tuntutan hukum yang timbul dari insiden siber maupun
 pelanggaran data pribadi. Strategi keamanan siber yang proaktif, didukung oleh penguatan berkelanjutan
 pada kapabilitas pertahanan dan model operasional, terbukti efektif dalam memitigasi risiko siber. Inisiatif
 ini tidak hanya memperkuat keamanan internal kami, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas sistem
 keuangan secara lebih luas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap sektor perbankan.



                                                               P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   351
Page 354
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

      Dampak Lingkungan Langsung

      Kami berkomitmen untuk mengelola dan mengurangi dampak lingkungan
      yang timbul dari operasional kami. Kami meyakini bahwa dengan mengurangi
      dampak lingkungan secara langsung, kami turut berkontribusi dalam melindungi
      lingkungan serta memitigasi perubahan iklim. Kami berupaya untuk menghemat
      sumber daya, meminimalkan limbah, dan menurunkan emisi karbon melalui
      operasional yang lebih efisien dalam penggunaan energi dan sumber daya,
      serta mendorong kepedulian terhadap lingkungan di tempat kerja.


      Pendekatan Kami
      Dampak lingkungan utama dari operasional kami berasal dari penggunaan sumber daya, termasuk listrik, air, dan
      bahan bakar, serta timbulan limbah. Untuk mengelola dampak tersebut, kami berfokus pada konservasi energi dan
      pengelolaan sumber daya secara bertanggung jawab melalui program efisiensi energi dan pengelolaan limbah.
      Upaya ini membantu meminimalkan penggunaan sumber daya, mengurangi secara signifikan limbah yang dikirim
      ke tempat pembuangan akhir, serta mendukung tujuan lingkungan kami dalam berkontribusi terhadap masa depan
      yang lebih berkelanjutan.




                EFISIENSI ENERGI                                   ENERGI TERBARUKAN                   PENEBUSAN KARBON
       Kami      menerapkan      fitur                        Kami menggunakan sumber               Kami menggunakan penebusan
       keberlanjutan,       apabila                           energi        bersih        melalui   karbon       berkualitas  tinggi
       memungkinkan,    di   seluruh                          pengadaan Renewable Energy            yang terdaftar pada standar
       bangunan kami, antara lain:                            Certificate (REC) berkualitas         internasional     seperti   Gold
       • sistem pencahayaan LED                               tinggi    dari     proyek    energi   Standard dan Verified Carbon
         yang lebih hemat energi;                             terbarukan      yang      terdaftar
                                                                                                    Standard untuk mengimbangi
       • optimalisasi            dan                          pada      registri    internasional
                                                                                                    sisa emisi karbon kami.
         peningkatan          sistem                          seperti International Renewable
         pendingin    udara    untuk                          Energy Certificate (I-REC) atau
         meningkatkan       efisiensi                         Tradeable Instrument for Global
         energi.                                              Renewables (TIGR).


      Efisiensi Energi
      Kami menyadari bahwa konsumsi listrik merupakan salah satu kontributor utama terhadap emisi gas rumah kaca
      (GRK) Cakupan 1 dan Cakupan 2. Oleh karena itu, kami berfokus pada pengurangan jejak karbon operasional dengan
      mendorong efisiensi energi di seluruh lokasi operasional.

      Karyawan didorong untuk menerapkan praktik penghematan energi secara sederhana, seperti mematikan pencahayaan
      yang tidak diperlukan, mengoptimalkan penggunaan pendingin udara selama jam operasional, serta menggunakan
      peralatan yang hemat energi apabila memungkinkan. Langkah-langkah ini mendukung pembentukan budaya kerja
      yang berorientasi pada penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab.

      Pada tahun 2025, kami melanjutkan penggantian bertahap sistem pencahayaan konvensional dengan lampu light-
      emitting diode (LED) di berbagai lokasi kantor, dengan sekitar 40% area operasional telah menggunakan pencahayaan
      LED. Kantor cabang yang direnovasi juga telah dilengkapi dengan sistem pendingin udara yang lebih efisien energi.

352   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 355
  Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

Energi Terbarukan                                             Tempat sampah terpilah telah disediakan di UOB Plaza
Pendekatan kami terhadap energi terbarukan mencakup           Jakarta dan beberapa kantor cabang untuk mendukung
pemanfaatan pembangkit energi terbarukan di lokasi            pemilahan limbah secara lebih efektif. Proses pengelolaan
operasional (on-site) serta pengadaan REC.                    dan pengolahan limbah di lokasi tersebut dilakukan bekerja
                                                              sama dengan mitra pengelolaan limbah yang mendorong
Sistem panel fotovoltaik (PV) yang dioperasikan sejak         penerapan konsep ekonomi sirkular.
tahun 2024 tetap berfungsi sepanjang tahun 2025 dan
menghasilkan listrik sebesar 51,56 MWh selama periode         Meskipun penggunaan material daur ulang belum
tersebut.                                                     sepenuhnya terintegrasi dalam operasional inti, kami
                                                              memprioritaskan penggunaan produk yang lebih ramah
Pengadaan REC tetap menjadi bagian penting dari               lingkungan apabila memungkinkan. Hal ini mencakup
strategi kami dalam mencapai target penggunaan energi         penggunaan kertas kantor yang telah memiliki sertifikasi
terbarukan dan mengelola emisi Cakupan 2, sesuai dengan       Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) dan/atau
standar pelaporan yang diakui secara internasional. Pada      Programme for the Endorsement of Forest Certification –
tahun 2025, kami melakukan pembelian dan penebusan            Indonesia Forest Certification Cooperation (PEFC-IFCC),
sebanyak 18.377 REC yang bersumber dari pembangkit            guna memastikan bahwa bahan baku berasal dari hutan
listrik panas bumi di Indonesia.                              yang dikelola secara berkelanjutan.

Penebusan Karbon                                              Konservasi Air
Meskipun kami memprioritaskan pengurangan konsumsi            Kami memperoleh pasokan air bersih untuk kebutuhan
energi dan peningkatan penggunaan energi terbarukan,          operasional kantor terutama dari Perusahaan Daerah Air
kami menyadari bahwa beberapa emisi, khususnya emisi          Minum (PDAM). Pendekatan ini mendukung ketersediaan
Cakupan 1 dan Cakupan 3 non-pembiayaan, sulit untuk           pasokan air yang andal dengan tetap mempertimbangkan
dieliminasi sepenuhnya.                                       kondisi sumber daya air di wilayah setempat.

Emisi Cakupan 1 terutama berasal dari penggunaan              Untuk mendorong penggunaan air secara bertanggung
bahan bakar pada kendaraan operasional, generator             jawab, kami melakukan pemeliharaan infrastruktur
listrik, serta penggunaan refrigeran, sementara emisi         air secara berkala, memasang perangkat hemat air
Cakupan 3 mencakup perjalanan dinas udara dan limbah          apabila memungkinkan, serta menyelenggarakan inisiatif
yang dihasilkan dari operasional. Untuk mengelola emisi       peningkatan kesadaran karyawan terkait konservasi air.
residu tersebut, kami berinvestasi pada proyek tebus
karbon tersertifikasi yang memenuhi standar sertifikasi       Keanekaragaman Hayati
yang diakui secara internasional. Pada tahun 2025, kami       Fasilitas dan aset yang kami kelola tidak berada di dalam
melakukan pembelian dan penebusan sebanyak 1.574              maupun berdekatan dengan kawasan lindung atau area
kredit karbon untuk mengimbangi emisi residu Cakupan          sensitif secara lingkungan, sehingga meminimalkan risiko
1 serta Cakupan 3 (perjalanan dinas udara dan limbah          dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati.
operasional).

Pengelolaan Limbah
Sejak tahun 2019, kami telah menjalankan berbagai inisiatif
untuk mengurangi volume limbah anorganik yang dikirim
ke tempat pembuangan akhir.


    Pencapaian Tahun 2025
                    Sertifikasi Bangunan Hijau                         Efisiensi Energi
                    UOB Plaza Jakarta memperoleh sertifikasi           Sebanyak 40% lokasi operasional kami telah
                    Greenship Gold-level Green Building dari Green     menggunakan pencahayaan LED dengan
                    Building Council Indonesia (GBCI).                 estimasi penghematan energi hingga 145
                                                                       MWh.

                    Penurunan Intensitas Emisi                         Pengelolaan Limbah
                    Dengan mengecualikan pusat data, intensitas        Sebanyak 59% limbah berhasil dialihkan
                    gabungan emisi Cakupan 1 dan Cakupan 2             dari tempat pembuangan akhir, yang
                    (kgCO2e/m²) menurun sebesar 16% dibanding          mencerminkan komitmen kami terhadap
                    tahun sebelumnya.                                  pengelolaan limbah yang bertanggung jawab
                                                                       dan penerapan prinsip ekonomi sirkular.


                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   353
Page 356
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

      Pengadaan Berkelanjutan


      Kami berupaya menyelaraskan aktivitas pengadaan dengan tujuan LST untuk
      mendukung perlindungan lingkungan dan kesejahteraan sosial, termasuk
      penghormatan terhadap hak asasi manusia. Pendekatan ini merupakan bagian
      integral dari praktik bisnis kami yang bertanggung jawab.


      Pendekatan Kami
      Pendekatan kami dalam mengelola risiko dan dampak LST                      Kami menyadari bahwa risiko LST yang terkait dengan
      juga mencakup proses pengadaan barang dan jasa dari                        pemasok dapat bervariasi tergantung pada faktor seperti
      pemasok, termasuk pihak ketiga, perusahaan, maupun                         sektor industri, skala usaha, dan lokasi geografis. Supplier
      individu yang menyediakan barang atau jasa kepada kami.                    Sustainability Principle kami menetapkan ekspektasi
      Kami berupaya untuk bekerja sama dengan pemasok yang                       kepada pemasok dalam aspek tata kelola dan kepatuhan,
      menunjukkan komitmen terhadap tata kelola perusahaan                       ketenagakerjaan dan hak asasi manusia, serta lingkungan,
      yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, penghormatan                       kesehatan, dan keselamatan.
      terhadap hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan yang
      etis, kepedulian terhadap lingkungan, serta penyediaan
      lingkungan kerja yang aman dan sehat.




           Pencapaian Tahun 2025


                              Memperluas implementasi pilot Supplier Sustainability Principle, dengan jumlah pemasok
                              material yang menyatakan komitmen terhadap prinsip tersebut meningkat dari 32 pada tahun
                              2024 menjadi 85 pada tahun 2025.




354   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 357
  Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan

Penatalayanan Komunitas


Kami berkomitmen untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat
di wilayah operasional melalui dukungan terhadap berbagai inisiatif
pengembangan sosial dengan fokus pada seni, anak-anak, dan pendidikan.
Fokus ini mencerminkan pendekatan jangka panjang kami dalam membangun
keterlibatan dengan masyarakat serta keyakinan kami dalam mendorong
terciptanya masyarakat yang inklusif dan siap menghadapi masa depan.
Melalui inisiatif ini, kami mendukung komunitas kurang mampu, individu dengan
kebutuhan khusus, serta mereka yang memiliki potensi yang belum tergali.


Pendekatan Kami
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) UOB Indonesia Heartbeat, kami berupaya untuk memperkaya
kehidupan masyarakat dan memperkuat hubungan dengan komunitas secara berkelanjutan.

Program ini dilaksanakan melalui kerangka 3P yang mencakup:
1. Filantropi Perusahaan (Corporate Philanthropy);
2. Kemitraan dengan Pemangku Kepentingan (Stakeholder Partnerships); dan
3. Partisipasi Karyawan (Employee Participation).

Kerangka ini memberikan pendekatan yang terstruktur untuk memastikan bahwa kegiatan CSR direncanakan dan
dilaksanakan secara strategis dan terkoordinasi, sehingga mendukung pembangunan masyarakat yang berkelanjutan
serta tetap selaras dengan arah bisnis kami.


Mendorong Seni Asia Tenggara melalui UOB
Painting of the Year Award
Kami percaya peran seni dalam mendorong terciptanya
masyarakat yang inklusif serta meningkatkan apresiasi
budaya. Kompetisi UOB Painting of the Year (POY) telah
diselenggarakan selama 15 tahun di Indonesia dan dikenal
sebagai wadah berkelanjutan yang mendukung seniman,
baik yang telah mapan maupun yang sedang berkembang.

Pada tahun 2025, kami memperluas keterlibatan dalam
program POY melalui penyelenggaraan rangkaian Art Talks
di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi
wadah bagi para seniman untuk berbagi perjalanan kreatif,
bertukar perspektif, serta berinteraksi dengan generasi muda.

Untuk pertama kalinya, kami juga menghadirkan pameran
UOB Indonesia POY di ruang publik bergaya lifestyle melalui
kemitraan dengan Art Jakarta. Inisiatif ini menjadi tonggak
penting dalam memperluas akses terhadap seni dengan
menghadirkan pameran di luar ruang galeri konvensional,
sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan
beragam. Beberapa kegiatan juga mengintegrasikan elemen
literasi keuangan guna memberikan pengetahuan praktis
terkait pengelolaan keuangan pribadi kepada pelajar dan
peserta komunitas.

                                                                P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   355
Page 358
        Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




      Menjembatani Kesenjangan Digital dan
      Berbagi dengan Komunitas
      Kami mendukung berbagai program yang berkontribusi
      terhadap pengembangan kognitif anak serta peningkatan
      akses terhadap pendidikan, khususnya di komunitas yang
      kurang terlayani. Melalui kemitraan dengan berbagai
      pemangku kepentingan yang kredibel, kami berupaya
      mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih inklusif
      dan tangguh.

      Pada Agustus 2025, kami bekerja sama dengan Ruangguru
      untuk meluncurkan program UOB My Digital Space. Program
      ini memberikan akses kepada pelajar terhadap ilmu
      dan keahlian digital yang berfokus pada keterampilan
      pemrograman, pemikiran kritis, dan komputasional, guna
      membekali mereka dengan kemampuan dasar yang
      dibutuhkan di era digital dan kecerdasan buatan. Program
      ini terbuka bagi pelajar berusia 6 hingga 17 tahun dan
      menargetkan 90.000 pelajar di 60 kota yang tersebar di
      seluruh 38 provinsi di Indonesia.

      Selain pengembangan keterampilan digital, kami juga
      memperluas keterlibatan dengan pelajar melalui sesi
      literasi keuangan dan widyawisata perbankan di sekolah-
      sekolah serta kantor cabang UOB terpilih. Kegiatan ini
      memperkenalkan konsep dasar keuangan, pengelolaan
      keuangan yang bertanggung jawab, serta peran perbankan
      dalam perekonomian, sehingga melengkapi pembelajaran
      digital dengan pengalaman praktis di dunia nyata. Sebagai
      bagian dari upaya meningkatkan akses pembelajaran yang
      setara, kami juga menyalurkan 30 unit laptop kepada 10
      sekolah di berbagai wilayah.

      Melalui inisiatif ini, kami terus mendukung peningkatan
      akses pendidikan dan pengembangan masyarakat sejalan
      dengan fokus program CSR kami.

      Membangun Masyarakat yang Inklusif
      Kami berkomitmen untuk mendorong terbentuknya
      masyarakat yang inklusif dengan mendukung berbagai
      inisiatif yang mempromosikan kesetaraan kesempatan
      bagi anak-anak, termasuk anak dengan kebutuhan khusus.
      Kami bekerja sama dengan organisasi sosial terpilih untuk
      mendukung penyediaan infrastruktur pembelajaran bagi
      anak penyandang disabilitas.

      Pada Agustus 2025, kami menyelenggarakan UOB Heartbeat
      Run ke-15, yang merupakan kegiatan tahunan unggulan
      untuk keterlibatan karyawan sekaligus penggalangan dana,
      yang juga dilaksanakan bersama entitas UOB Group lainnya
      secara global. Kegiatan ini melengkapi program donasi
      tahunan kami yang dilakukan pada periode Ramadhan
      dan Natal.


356   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 359
  Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan




UOB Heartbeat Run diikuti oleh lebih dari 1.600 karyawan          sekaligus mendorong praktik yang ramah lingkungan.
UOB Indonesia di Jakarta dan Surabaya, serta berhasil             Inisiatif ini meningkatkan kapasitas produksi melalui
menghimpun dana lebih dari Rp225 juta untuk mendukung             penggunaan teknik budidaya modern dan kultur
upaya pendidikan inklusif di Indonesia.                           jaringan unggul. Nilai tambah produk rumput laut juga
                                                                  ditingkatkan melalui teknologi penyimpanan inovatif
Dana yang terkumpul disalurkan kepada Daya Pelita Kasih           yang memperpanjang masa simpan hasil panen serta
Centre (DPK Centre), sebuah pusat pembelajaran bagi               pengembangan produk turunan seperti garam rumput laut.
anak-anak dengan kebutuhan khusus, untuk mendukung                Tahap pertama program ini telah memberikan manfaat
penyediaan infrastruktur pembelajaran bagi anak                   kepada lebih dari 5.564 penerima manfaat.
neurodivergen. Kegiatan ini juga menghadirkan pameran
serta lelang amal karya seni yang dibuat oleh 33 anak             Kami juga bekerja sama dengan BNP Paribas Asset
dari DPK Centre, dengan seluruh hasilnya digunakan                Management dan Seven Clean Seas untuk memberikan
untuk mendukung pembelajaran inklusif di pusat tersebut.          edukasi mengenai pengelolaan sampah plastik kepada
                                                                  pelajar di Tanjung Uma, Sekupang. Lebih dari 153 siswa
Selain kontribusi finansial, inisiatif ini juga bertujuan untuk   sekolah dasar menerima edukasi mengenai sampah plastik,
mendorong ekspresi diri, meningkatkan kepercayaan diri,           konsep ekonomi sirkular, serta cara mengolah sampah
serta memperkuat inklusi sosial bagi anak-anak yang               plastik menjadi produk kerajinan. Selain itu, kolaborasi ini
terlibat, sejalan dengan komitmen kami dalam membangun            juga melaksanakan kegiatan bersih-bersih pesisir yang
komunitas yang inklusif dan berdaya.                              berhasil mengumpulkan lebih dari 74.825 kg sampah
                                                                  plastik. Sebanyak lebih dari 1.048 kg sampah plastik yang
Mendorong Kepedulian Lingkungan dan                               terkumpul didaur ulang menjadi genting plastik untuk
Membangun Komunitas Berkelanjutan                                 menggantikan atap asbes pada tiga rumah warga.
Kami mendorong penerapan praktik ramah lingkungan di
kalangan karyawan maupun masyarakat luas.                         Kami juga berkolaborasi dengan Prudential dan
                                                                  LangitBiru dalam menyelenggarakan kegiatan bersih
Pada tahun 2025, kami bekerja sama dengan BNP Paribas             pantai oleh relawan karyawan di Muara Angke, wilayah
Asset Management dan Kopernik untuk mendukung                     yang terdampak pencemaran sampah. Sebagai tindak
ketahanan ekonomi masyarakat pesisir melalui budidaya             lanjut, sebanyak 72 unit tempat sampah disalurkan untuk
rumput laut berkelanjutan serta inisiatif inovasi. Program        mendukung pengelolaan sampah secara berkelanjutan
ini dilaksanakan di Desa Patas, Kabupaten Buleleng, Bali,         di komunitas setempat.
dengan tujuan memperkuat mata pencaharian petani




                                                                     P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   357
Page 360
        Indeks dan Formulir Umpan Balik




      Indeks dan Lempar Umpan Balik

       Indeks POJK 51/2017                                                       359
       Tanggapan terhadap Umpan Balik dari Laporan
                                                                                 361
       Tahun Sebelumnya
       Lembar Umpan Balik                                                        362




358   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 361
 Indeks dan Formulir Umpan Balik

Indeks POJK 51/2017 [OJK G.5]


  INDEKS NO.                                               NAMA INDEKS                                                     HALAMAN
                                               STRATEGI KEBERLANJUTAN
      A.1         Penjelasan Strategi Keberlanjutan                                                                             310
                                            IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
       B.1        Ikhtisar Kinerja Ekonomi                                                                                      307
      B.2         Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup                                                                             307
      B.3         Ikhtisar Kinerja Sosial                                                                                      308
                                                   PROFIL PERUSAHAAN
      C.1         Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan                                                                           310
      C.2         Alamat Perusahaan                                                                                           37, 68
      C.3         Skala Perusahaan                                                                                               37
      C.4         Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan                                                           44
      C.5         Keanggotaan Pada Asosiasi                                                                                      37
      C.6         Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan                                                                  51, 57, 62
                                                        LAPORAN DIREKSI
      D.1         Laporan Direksi                                                                                                27
                                              TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
       E.1        Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan                                                              314
      E.2         Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan                                                        315
      E.3         Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan                                                        314
      E.4         Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan                                                                          317
      E.5         Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan berkelanjutan                                                        315
                                                KINERJA KEBERLANJUTAN
       F.1        Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan                                                                       310
                                                        KINERJA EKONOMI
      F.2         Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,                      129
                  Pendapatan dan Laba Rugi
       F.3        Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi Pada Instrumen                  326
                  Keuangan atau Proyek yang Sejalan
                                                  KINERJA LINGKUNGAN
                  Umum
      F.4         Biaya Lingkungan Hidup
                  Aspek Material
       F.5        Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan                                                                     353
                  Aspek Energi
      F.6         Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan                                                                   353
       F.7        Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan                                        353
                  Aspek Air
      F.8         Penggunaan Air                                                                                                353
                  Aspek Keanekaragaman Hayati
       F.9        Dampak Dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada Di Daerah Konservasi atau                              353
                  Memiliki Keanekaragaman Hayati



                                                                  P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   359
Page 362
        Indeks dan Formulir Umpan Balik




          INDEKS NO.                                                             NAMA INDEKS                            HALAMAN
               F.10            Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                     357
                               Aspek Emisi
                F.11           Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya                           366
               F.12            Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan                                      352
                               Aspek Limbah dan Efluen
               F.13            Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis                                 353
               F.14            Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen                                                    353
               F.15            Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
                               Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
               F.16            Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
                                                                         KINERJA SOSIAL
               F.17            Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik Untuk Memberikan Layanan Atas Produk dan/   328, 333
                               atau Jasa yang Setara Kepada Konsumen
                               Aspek Ketenagakerjaan
               F.18            Kesetaraan Kesempatan Bekerja                                                              338
               F.19            Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                                   337
               F.20            Upah Minimum Regional                                                                      338
               F.21            Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman                                                     341
               F.22            Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai                                               338
                               Aspek Masyarakat
               F.23            Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
               F.24            Pengaduan Masyarakat                                                                     223, 330
               F.25            Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)                                           357
                               Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
               F.26            Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan                                324
               F.27            Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan                               328
               F.28            Dampak Produk/Jasa                                                                         328
               F.29            Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
               F.30            Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan             330
                                                                                 LAIN-LAIN
                G.1            Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen, Jika Ada
                G.2            Lembar Umpan Balik                                                                         362
                G.3            Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                      361
                G.5            Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017                                                    364




360   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 363
 Indeks dan Formulir Umpan Balik

Tanggapan terhadap Umpan Balik dari Laporan Tahun
Sebelumnya

Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelaporan, kami menyambut masukan dari
para pemangku kepentingan atas Laporan Keberlanjutan ini, karena masukan tersebut berperan penting dalam
meningkatkan kualitas dan relevansi informasi yang diungkapkan. Masukan yang diterima telah ditindaklanjuti dan
diintegrasikan dalam laporan ini. Perseroan tetap berkomitmen terhadap perbaikan berkelanjutan dan terbuka
terhadap berbagai pandangan serta masukan.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mendorong para pemangku kepentingan untuk menyampaikan umpan
balik dengan mengisi formulir yang tersedia dalam laporan ini. Pandangan dan saran yang diterima akan menjadi
pertimbangan penting dalam pengembangan dan penyempurnaan pengungkapan keberlanjutan kami ke depan.




                                                           P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   361
Page 364
          Indeks dan Formulir Umpan Balik

      Lembar Umpan Balik


      Tanggapan Anda terhadap pertanyaan di bawah ini sangat berharga bagi kami dan kami menyambut umpan balik
      Anda.


          No.                                     Pertanyaan                                                                 Ya          Tidak
           1. Laporan ini memberi informasi yang bermanfaat.                                                             {        }      {   }
          2.   Laporan ini mudah dimengerti.                                                                             {        }      {    }
          3.   Laporan ini telah mendorong saudara untuk berkontribusi dalam keberlanjutan.                              {        }      {    }
               Seberapa penting/menarik kinerja di bawah ini:                                                                         (Skala 1-10)
          4.   Kinerja Ekonomi
          5.   Kinerja Sosial
          6.   Kinerja Lingkungan
          7.   Materi apa yang dirasa perlu ditambahkan?


          8.   Kontribusi apa yang dirasa perlu ditingkatkan Perseroan?


          9.   Saran dan masukan lain:



      Profil Pemangku Kepentingan

      (    ) Pemegang saham/Investor            (    ) Karyawan            (     ) Konsumen    (   ) Masyarakat Umum (   ) Pemerintah


      (    ) Mitra bisnis                       (    ) Media               (     ) LSM         (   ) Lain-lain




                                                                         Hubungi Kami
                      Pertanyaan, saran, atau umpan balik atas laporan keberlanjutan ini dapat ditujukan kepada:



                         PT Bank UOBIndonesia
                                                                                              sustainability@uob.co.id
                         UOB Plaza                                                            www.uob.co.id
                         Jl. M.H Thamrin No. 10
                         DKI Jakarta 10230 Indonesia
                                                                                                   @uob.id          | @tmrwindonesia
                         Phone: +62 21 2350 6000 (hunting)
                         Fax : +62 21 2993 6632                                                    UOB Indonesia | TMRW Indonesia
                         14008                                                                     UOB Indonesia




362   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 365
 Indeks dan Formulir Umpan Balik




Lampiran

Ringkasan Data Keberlanjutan       364




                                         P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   363
Page 366
        Laporan Keberlanjutan

      Ringkasan Data Keberlanjutan

      Kinerja Ekonomi

                                       Uraian                                    Satuan      2023         2024          2025
       Laba Usaha                                                                Rp miliar          917       608          1.888

       Laba Tahun Berjalan                                                       Rp miliar          675       406          1.529
       Pembiayaan untuk Kegiatan Usaha Berkelanjutan
                                                                                 Rp miliar     11.016       13.322        15.257
       (Kerangka POJK 51)
       Pajak Pendapatan Perusahaan                                               Rp miliar          237          159           429


                                       Uraian                                    Satuan      2023         2024          2025
       Total Aset                                                                Rp miliar    162.546      156.142       170.499
       Portofolio Kredit dari Nasabah Pihak Ketiga                               Rp miliar     83.971     100.338        111.723
       Simpanan dari Nasabah Pihak Ketiga                                        Rp miliar    118.830      116.463       132.668
       Laba Bersih                                                               Rp miliar          675       406          1.529
       Kinerja Rasio
       Capital Adequacy Ratio                                                       %            18,3         16,5             19,2
       Non-Performing Loan - gross                                                  %               2,6          2,1        1,80
       Non-Performing Loan - net                                                    %               1,4           1,1       1,02
       Return on Asset (ROA)                                                        %               0,6          0,4            1,2
       Return on Equity (ROE)                                                       %               4,4          2,6           8,7
       Net Interest Margin (NIM)                                                    %               3,9          3,9           3,8
       Beban Operasional terhadap Pendapatan                                        %
                                                                                                 92,3         95,6          86,4
       Operasional
       Loan to Deposit Ratio (LDR)                                                  %            69,9         85,9          83,9

      Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan
                                       Uraian                                    Satuan      2023         2024          2025
       Pendapatan Bunga – Bersih                                                 Rp miliar      5.357       5.844          6.013
       Pendapatan Operasional Lainnya – Bersih                                   Rp miliar      1.374        1.653         1.868
       Pendapatan Non-Operasional – Bersih                                       Rp miliar          (5)       (43)              70
       Gaji dan Tunjangan                                                        Rp miliar      2.386       2.868          2.549
       Pendapatan Bunga – Bersih                                                 Rp miliar          237          159           429

      Pembiayaan terhadap Kegiatan Usaha Berkelanjutan
                                       Uraian                                    Satuan      2023         2024          2025
       Energi Terbarukan                                                         Rp miliar          242       202              655
       Efisiensi Energi                                                          Rp miliar            -           -*              -
       Pengelolaan Sumber Daya dan Penggunaan Lahan
                                                                                 Rp miliar     2.159*      4.699*          4.773
       Berkelanjutan
       Transportasi Ramah Lingkungan                                             Rp miliar            -          36*             9
       Produk yang dapat Mengurangi Penggunaan Sumber
                                                                                 Rp miliar     1.504*      1.403*         3.209
       Daya dan Polusi (Eco-Efficient)


364   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 367
  Laporan Keberlanjutan




                               Uraian                     Satuan              2023                2024                2025
 Bangunan Ramah Lingkungan yang Memenuhi
 Standar atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional,   Rp miliar                    717             1.575*               1.953
 Regional, atau Internasional
 Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan
                                                         Rp miliar                 1.089                1.138                423
 Usaha Ramah Lingkungan Lainnya
 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)                 Rp miliar             5.304**             4.269**                 4.233
 Klasifikasi Keuangan Berkelanjutan POJK 51              Rp miliar                11.016             13.322              15.257

*Klasifikasi Ulang Aktivitas
**Pernyataan Ulang UMKM


Keterkaitan Portofolio
                               Uraian                     Satuan              2023                2024                2025
 Total Pinjaman                                          Rp miliar                83.971           100.338               111.723
 Pembiayaan Berkelanjutan Terhadap Total Kredit             %                      13,1%               13,3%               13,7%
*Pinjaman kepada Nasabah Pihak Ketiga


Kinerja Sosial

Komposisi Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
                               Gender                     Satuan              2023                2024                2025
 Perempuan                                                  %                          47                 46                  54
 Laki-laki                                                  %                          53                 54                  46
 Total Karyawan                                           Orang                   4.252               4.002               3.597

Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Berdasarkan Jenis Kelamin
                               Gender                     Satuan               2023                 2024               2025
 Perempuan                                                  %                               7                 14               13
 Laki-laki                                                  %                            93                  86                87

Pelatihan Karyawan
                               Uraian                     Satuan              2023                2024                2025
 Total Peserta Untuk Semua Pelatihan (Dihitung Dua
 Kali Lipat jika Peserta Pelatihan Menghadiri Beberapa    Satuan               100.836               82.563              91.586
 Kursus)
 Total Jam Pelatihan                                       Hour                 188.973            194.344              172.732
 Jumlah Total Karyawan yang Menghadiri Pelatihan           Unit                   4.590                4.412              4.066
 Rata-rata Hari Pelatihan (Man-Days) per Headcount       Man-days                     5,2                 5,5                 5,3
 Tingkat Penyelesaian E-Learning Wajib                      %                        100                 100                 100
 Tingkat Penyelesaian Karyawan Baru                         %                        100                 100                 87.7
 Tingkat Penyelesaian Refresher                             %                        100                 100                 100




                                                            P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   365
Page 368
        Laporan Keberlanjutan




      Kinerja Lingkungan

      Konsumsi Energi
                                    Uraian                                        Satuan          2023                2024                2025
                                                                                 Gigajoule            18.674               19.541               8.691
       Pemakaian Bahan Bakar*
                                                                                   Liter             551.916            586.230              261.879
       Pemakaian Listrik**                                                         GWh                    18.1               20.1                 18.4
       Pemakaian Air                                                              Ribu m   3
                                                                                                         93.9                99.3                 92.7
       Kertas tersertifikasi PEFC-IFCC***                                        Metric Ton              44.8                52.9                42.8

      *) Penggunaan bahan bakar untuk generator diesel dan transportasi.
      **) Penggunaan listrik untuk kantor, cabang, dan pusat data.
      ***) Kertas bersertifikasi PEFC-IFCC adalah kertas kantor seperti kertas fotokopi/HVS.


      Transisi Energi & Energi Terbarukan
                                       Inisiatif                                     Satuan          2023               2024               2025
      On-site Solar Generation                                                        MWh                        –            62,46               51,56

      Emisi Gas Rumah Kaca
                                       Uraian                                        Satuan          2023               2024               2025
      Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1                                               Ton CO2 Eq              1.583              1.634               984
      Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 2                                               Ton CO2 Eq             14.074            15.808             13.834
      Emisi Gas Rumah Kaca Lingkup 3 (Perjalanan Udara
                                                                                   Ton CO2 Eq              1.480                817                589
      Bisnis dan Limbah yang Dihasilkan dalam Operasi)
      Total Emisi                                                                  Ton CO2 Eq             17.137            18.259            15.408


      Catatan:
      •  Emisi Scope 1, Scope 2, dan Scope 3 non-pembiayaan kami dihitung sesuai dengan GHG Protocol Corporate Standard.
      •  Emisi Scope 1 mencakup emisi karbon langsung yang berasal dari konsumsi solar dan bensin untuk armada kendaraan, penggunaan generator
         diesel, serta emisi fugitive dari refrigeran.
      •  Perhitungan emisi GRK Scope 1 menggunakan data dari United Kingdom (UK) Government GHG Conversion Factors for Company Reporting versi
         1 – 2025 (dengan penerapan AR5) untuk emisi bahan bakar stasioner dan gas fugitive.
      •  Perhitungan emisi GRK Scope 2 menggunakan data dari International Energy Agency (IEA) 2025 untuk emisi listrik dari jaringan (grid electricity)
         di Indonesia.
      •  Perhitungan emisi GRK Scope 3 menggunakan data dari United Kingdom (UK) Government GHG Conversion Factors for Company Reporting versi
         1 – 2025. Pada tahun 2025, kami memperluas cakupan emisi Scope 3 non-pembiayaan dengan memasukkan limbah operasional. Data tahun
         sebelumnya tidak disajikan kembali untuk memasukkan emisi limbah tersebut. Faktor emisi yang digunakan telah disesuaikan dengan jenis limbah
         dan metode pengelolaannya.




366   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 369
  Tata Kelola Perusahaan

Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank UOB Indonesia
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank UOB Indonesia tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan perusahaan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta,   April 2026
                                          Anggota Dewan Komisaris




   Wee Ee Cheong                                  Chin Voon Fat                                          Chan Kok Seong
   Komisaris Utama                             Wakil Komisaris Utama                                        Komisaris




   Wayan Alit Antara                          VJH Boentaran Lesmana                                    Johanes Susilo
  Komisaris Independen                          Komisaris Independen                                 Komisaris Independen



                                                 Anggota Direksi




  Hendra Gunawan                                   Paul Rafiuly                                          Harapman Kasan
   Direktur Utama                                    Direktur                                                Direktur




    Sonny Samuel                                  Ardhi Wibowo                                           Henry Santoso
       Direktur                                 Direktur Kepatuhan                                          Direktur




                           Cristina Teh Tan                                  W. Kartyono
                                Direktur                                       Direktur



                                                              P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   305
Page 370
        Tata Kelola Perusahaan




      Laporan
      Keuangan




368   P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5
Page 371
Tata Kelola Perusahaan




                  WdĂŶŬhK/ŶĚŽŶĞƐŝĂ

                  >ĂƉŽƌĂŶŬĞƵĂŶŐĂŶƚĂŶŐŐĂůϯϭĞƐĞŵďĞƌϮϬϮϱ
                  ĚĂŶƵŶƚƵŬƚĂŚƵŶLJĂŶŐďĞƌĂŬŚŝƌƉĂĚĂƚĂŶŐŐĂůƚĞƌƐĞďƵƚ
                  ďĞƐĞƌƚĂůĂƉŽƌĂŶĂƵĚŝƚŽƌŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶͬ
                  &ŝŶĂŶĐŝĂůƐƚĂƚĞŵĞŶƚƐĂƐŽĨϯϭĞĐĞŵďĞƌϮϬϮϱ
                  ĂŶĚĨŽƌƚŚĞLJĞĂƌƚŚĞŶĞŶĚĞĚǁŝƚŚŝŶĚĞƉĞŶĚĞŶƚĂƵĚŝƚŽƌ’sƌĞƉŽƌƚ




                                                          P T B A N K U O B I N D O N E S I A | L A P O R A N TA H U N A N 2 0 2 5   369
Page 372

          
Page 373
                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                         Indonesian language.


                PT BANK UOB INDONESIA                                                               PT BANK UOB INDONESIA
                  LAPORAN KEUANGAN                                                                  FINANCIAL STATEMENTS
              TANGGAL 31 DESEMBER 2025                                                              AS OF 31 DECEMBER 2025
            DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR                                                              AND FOR THE YEAR
               PADA TANGGAL TERSEBUT                                                                      THEN ENDED
         BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN                                                  WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT


                                    Daftar Isi                                                                Table of Contents


                                                                         Halaman/
                                                                          Pages


Laporan Auditor Independen ....................................                  ............................................. Independent Auditor’s Report

Laporan Posisi Keuangan .........................................          1-4   .......................................... Statement of Financial Position

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                                                                                        Statement of Profit or Loss and
    Komprehensif Lain..............................................        5-6   ....................................Other Comprehensive Income

Laporan Perubahan Ekuitas .....................................             7    ......................................... Statement of Changes in Equity

Laporan Arus Kas .....................................................     8-9   .................................................... Statement of Cash Flows

Catatan atas Laporan Keuangan .............................. 10-188 ...................................... Notes to the Financial Statements
Page 374

          
Page 375
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 376
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 377
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 378
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 379
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 380
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 381
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 382
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 383
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 384
A member firm of Ernst & Young Global Limited
Page 385
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.


               PT BANK UOB INDONESIA                                                 PT BANK UOB INDONESIA
              LAPORAN POSISI KEUANGAN                                           STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
               Tanggal 31 Desember 2025                                               As of 31 December 2025
             (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                 kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)



                                      31 Desember/            Catatan/        31 Desember/
                                    31 December 2025           Notes        31 December 2024

ASET                                                                                                                                ASSETS

                                                               2d,2y
Kas                                            642.704        4,38,40                681.840                                             Cash

                                                           2d,2e,2y                                                  Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia                    7.115.892     5,38,39,40               5.798.664                             Bank Indonesia

                                                         2d,2e,2l,2y
Giro pada bank lain                                      6,38,39,40                                    Current accounts with other banks
    Pihak ketiga                              968.417                                791.456                             Third parties
    Pihak berelasi                             34.374          2c,37                  35.593                           Related parties

                                            1.002.791                                827.049
Cadangan kerugian penurunan nilai              (2.642)                                (5.536)            Allowance for impairment losses

Neto                                        1.000.149                                821.513                                               Net


Penempatan pada Bank Indonesia                            2d,2f,2p,2y                                    Placements with Bank Indonesia
   dan bank lain                              407.704     7,38,39,40               3.657.057                           and other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai                   -                                      -             Allowance for impairment losses

Neto                                          407.704                              3.657.057                                               Net

                                                              2d,2g,2y,8
Efek-efek yang diperdagangkan               3.753.885         38,39,40             2.306.993                              Trading securities

                                                          2c,2d,2h,2l
Investasi keuangan                         37.293.368       2y,9,37               32.468.862                       Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai             (19.661)                               (16.036)            Allowance for impairment losses

Neto                                       37.273.707                             32.452.826                                               Net

                                                              2d,2i,2y,10
Tagihan derivatif                                              38,39,40                                              Derivative receivables
   Pihak ketiga                             1.155.932                              1.516.939                                Third parties
   Pihak berelasi                             448.994            2c,37               545.254                              Related parties

                                            1.604.926                              2.062.193

                                                           2d,2j,2l,2y
                                                          11,17,18,19
Kredit yang diberikan                                       38,39,40                                                                 Loans
   Pihak ketiga                           111.722.886                           100.337.504                                  Third parties
   Pihak berelasi                              59.454           2c,37                74.305                                Related parties

                                          111.782.340                           100.411.809
Cadangan kerugian penurunan nilai          (3.825.446)                           (3.959.553)             Allowance for impairment losses

Neto                                      107.956.894                             96.452.256                                               Net




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                 1
Page 386
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.


             PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
        LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                               STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
             Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                            unless otherwise stated)



                                      31 Desember/            Catatan/       31 Desember/
                                    31 December 2025           Notes       31 December 2024

ASET (lanjutan)                                                                                                       ASSETS (continued)

Tagihan atas surat berharga                                   2d,2l,2n                                           Receivables on securities
  yang dibeli dengan janji                                    2y,12,38                                                  purchased with
  dijual kembali                            1.703.647          39,40               1.653.008                       agreements to resell

                                                              2d,2k,2l
                                                              2x,13,38
Tagihan akseptasi                           2.594.758          39,40               2.422.663                     Acceptance receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai              (4.482)                                (4.782)            Allowance for impairment losses

Neto                                        2.590.276                              2.417.881                                               Net

Aset pajak tangguhan - neto                   100.444      2aa,21,38                 641.832                      Deferred tax assets - net

                                                              2o,2p,14
Aset tetap dan aset hak guna                                   30,38                                Fixed assets and right-of-use assets
   Biaya perolehan                           5.743.634                             5.663.666                                      Cost
   Akumulasi penyusutan                     (3.206.730)                           (2.724.050)               Accumulated depreciation

Nilai buku                                  2.536.904                              2.939.616                                      Book value

Aset tak berwujud                                             2b,2q,3                                                  Intangible assets
   Aset tak berwujud                          320.000                                320.000                         Intangible assets
   Akumulasi amortisasi                       (69.333)                               (37.333)                 Accumulated amortization

    Nilai buku                                250.667                                282.667                                   Book value
    Goodwill                                  813.973                                813.973                                     Goodwill

Neto                                        1.064.640                              1.096.640                                               Net

                                                          2c,2d,2m,2r
                                                          2s,2y,2w,15
Aset lain-lain - neto                       2.747.431     37,38,39,40              3.159.463                              Other assets - net

TOTAL ASET                                170.499.203                           156.141.782                                TOTAL ASSETS




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                 2
Page 387
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.


              PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
         LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                              STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
              Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                           unless otherwise stated)



                                       31 Desember/           Catatan/       31 Desember/
                                     31 December 2025          Notes       31 December 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                         LIABILITIES AND EQUITY

LIABILITAS                                                                                                                      LIABILITIES

                                                              2d,2y,16
Liabilitas segera                             441.003          30,40                 504.053                               Current liabilities

Simpanan dari nasabah                                      2d,2t,2y                                               Deposits from customers
  Giro                                                   11,17,38,40                                                  Demand deposits
    Pihak ketiga                           38.680.341                             31.963.545                              Third parties
    Pihak berelasi                            398.907          2c,37                 170.905                           Related parties

                                           39.079.248                             32.134.450
  Tabungan                                                      18                                                       Saving deposits
    Pihak ketiga                           40.477.293                             34.943.776                               Third parties
    Pihak berelasi                            122.048          2c,37                 132.128                             Related parties

                                           40.599.341                             35.075.904
  Deposito berjangka                                            19                                                         Time deposits
    Pihak ketiga                           53.509.990                             49.555.911                               Third parties
    Pihak berelasi                            124.103          2c,37                 145.485                             Related parties

                                           53.634.093                             49.701.396

Total simpanan dari nasabah               133.312.682                           116.911.750                Total deposits from customers

                                                               2c,2d
                                                              2u,2y,20
Simpanan dari bank lain                     3.795.269         37,38,40             4.440.259                    Deposits from other banks

                                                               2d,2y
Bunga yang masih harus dibayar                189.091          38,40                 195.817                               Interest payables

Utang pajak                                   141.245     2aa,21,38                  105.211                                   Tax payables

                                                              2d,2y,10
Liabilitas derivatif                                           38,40                                                    Derivative payables
   Pihak ketiga                               560.419                              1.049.196                                 Third parties
   Pihak berelasi                             901.166          2c,37               1.176.694                              Related parties

                                            1.461.585                              2.225.890

                                                          2d,2y,13
Liabilitas akseptasi                        2.005.479     37,38,40                 2.306.951                          Acceptance payables

Liabilitas atas surat berharga                                                                                      Liabilities on securities
   yang dijual dengan janji                                   2d,2n,2y                                            sold under repurchase
   dibeli kembali                           3.524.684         22,38,40             5.576.054                                  agreements

Liabilitas atas imbalan kerja                 359.289         2z,35,38               438.894            Liabilities for employee’s benefits


Efek utang yang diterbitkan - neto            944.990    2c,2d,2v,23               1.041.910                   Debt securities issued - net

                                                         2c,2d,2y,24
Liabilitas lain-lain                        4.200.243      37,38,40                4.568.826                                  Other liabilities

TOTAL LIABILITAS                          150.375.560                           138.315.615                           TOTAL LIABILITIES




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                 3
Page 388
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.


            PT BANK UOB INDONESIA                                                 PT BANK UOB INDONESIA
       LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan)                                STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
            Tanggal 31 Desember 2025                                               As of 31 December 2025
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)



                                       31 Desember/           Catatan/       31 Desember/
                                     31 December 2025          Notes       31 December 2024

LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                         LIABILITIES AND EQUITY
   (lanjutan)                                                                                                              (continued)

EKUITAS                                                                                                                              EQUITY

Modal saham - nilai nominal Rp250                               25                                        Share capital - par value Rp250
  (nilai penuh) per lembar saham                                                                                (full amount) per share
  Modal dasar -                                                                                                             Authorized -
     36.000.000.000 lembar saham                                                                             36,000,000,000 shares
  Modal ditempatkan dan disetor                                                                           Issued and fully paid capital -
      penuh (2025 dan 2024:                                                                                        (2025 and 2024:
      12.227.591.633 lembar saham)          3.056.898                              3.056.898                12,227,591,633 shares)

Tambahan modal disetor - neto               4.938.526           26                 4.938.526                Additional paid-in capital - net

Penghasilan komprehensif lain                 479.434                               (288.965)               Other comprehensive income

Saldo laba                                                                                                               Retained earnings
  Telah ditentukan penggunaannya              156.037                                151.975                                Appropriated
  Belum ditentukan penggunaannya           11.492.748                              9.967.733                             Unappropriated
TOTAL EKUITAS                              20.123.643                             17.826.167                               TOTAL EQUITY

TOTAL LIABILITAS DAN                                                                                            TOTAL LIABILITIES AND
  EKUITAS                                 170.499.203                           156.141.782                                 EQUITY




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                 4
Page 389
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.


              PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
             LAPORAN LABA RUGI DAN                                             STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
        PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                            OTHER COMPREHENSIVE INCOME
       Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal                                           For the Year Ended
                  31 Desember 2025                                                       31 December 2025
           (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
               kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)


                                        Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                  Years Ended 31 December

                                                              Catatan/
                                            2025               Notes                2024

PENDAPATAN DAN BEBAN                                                                                         OPERATING INCOME AND
  OPERASIONAL                                                                                                                EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga                                                                                 Interest income and expenses
  Pendapatan bunga                           11.367.636        2c,2w,28              11.496.066                          Interest income
  Beban bunga                                (5.354.292)      2c,2aw,29              (5.651.691)                      Interest expenses

PENDAPATAN BUNGA - NETO                       6.013.344                                5.844.375               INTEREST INCOME - NET
Pendapatan operasional lainnya                                                                                    Other operating income
                                                                                                                 Administration fees and
  Komisi dan jasa administrasi - neto           299.664                                  330.110                   commissions - net
  Keuntungan yang telah direalisasi
    dan belum direalisasi atas                                                                            Realized and unrealized gain
    efek-efek yang dijual dan                                                                             on securities sold and from
    perubahan nilai wajar efek-efek                                                                           changes in fair value of
    yang diperdagangkan - neto                  562.272                                  396.275               trading securities - net
  Keuntungan transaksi mata                                                                                 Gain from foreign currency
    uang asing                                  258.429                                  197.723                         transactions
  Lain-lain - neto                              747.819                                  728.754                            Others - net
Total pendapatan operasional                                                                                          Total other operating
  lainnya - neto                              1.868.184                                1.652.862                            income - net

Pembentukan penyisihan                                                                                                       Provision for
 kerugian penurunan nilai:                                                                                            impairment losses:
                                                               6,7,9,11
  Aset keuangan                                (768.966)       12,13,34               (1.071.370)                        Financial assets
  Agunan yang diambil alih                          883           15                      (5.488)                      Foreclosed assets

Total pembentukan
  penyisihan kerugian                                                                                                    Total provision for
  penurunan nilai                              (768.083)                              (1.076.858)                      impairment losses

Beban operasional lainnya                                                                                      Other operating expenses
  Gaji dan kesejahteraan                                                                                       Salaries and employees’
    karyawan                                  (2.549.143)           31                (2.867.734)                            benefits
                                                                                                             General and administrative
Beban umum dan administrasi                   (2.676.148)      2c,30,37               (2.944.829)                           expenses

Total beban operasional lainnya               (5.225.291)                             (5.812.563)         Total other operating expenses

LABA OPERASIONAL                              1.888.154                                  607.816                    OPERATING INCOME

Pendapatan/(beban) non-operasional                                                                      Non-operating income/(expense)
  Keuntungan/(kerugian) penjualan                                                                          Gain/(loss) on sale of fixed
    penjualan aset tetap,                                                                                 assets, foreclosed assets,
    agunan yang diambil alih dan                                                                                     and abandoned
    properti terbengkalai - neto                   69.774                                 (42.754)                     property - net
  Lain-lain - neto                                      -                                     (22)                      Others - net

Total pendapatan/(beban)                                                                                                Total non-operating
  non-operasional                                  69.774                                 (42.776)                     income/(expense)

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                      1.957.928                                  565.040 INCOME BEFORE TAX EXPENSE

Beban pajak                                    (428.851)       2aa,21                   (158.800)                               Tax expense

LABA TAHUN BERJALAN                           1.529.077                                  406.240                INCOME FOR THE YEAR



   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                5
Page 390
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.


            PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
           LAPORAN LABA RUGI DAN                                             STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
   PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan)                                OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
     Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal                                           For the Year Ended
                31 Desember 2025                                                       31 December 2025
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        (Expressed in millions of Rupiah,
             kecuali dinyatakan lain)                                               unless otherwise stated)



                                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                Years Ended 31 December

                                                              Catatan/
                                           2025                Notes                2024

LABA TAHUN BERJALAN                           1.529.077                                  406.240                INCOME FOR THE YEAR

PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                      OTHER COMPREHENSIVE
  LAIN                                                                                                                   INCOME

Pos-pos yang tidak akan                                                                                            Items that will not be
  direklasifikasi ke laba rugi:                                                                          reclassified to profit or loss:
  Pengukuran kembali liabilitas                                                                                    Remeasurement of
    imbalan kerja                                 6.491          35                       (43.480)         post-employment benefits
  Pajak penghasilan terkait dengan                                                                                  Income tax related
    komponen pendapatan                                                                                      to components of other
    komprehensif lainnya                          (1.428)                                   9.566            comprehensive income

                                                  5.063                                   (33.914)

Pos-pos yang akan direklasifikasi                                                                         Items that will be reclassified
  ke laba rugi:                                                                                                      to profit or loss:

  Mutasi sehubungan dengan
    perubahan nilai wajar
    investasi keuangan yang                                                                       Movement in respect of fair value
    diukur pada nilai wajar                                                                       changes of financial investment
    melalui penghasilan                                                                                at fair value through other
    komprehensif lain                          978.636           9                      (189.215)         comprehensive income
  Pajak penghasilan terkait dengan                                                                                Income tax related
    komponen pendapatan                                                                                    to component of other
    komprehensif lainnya                       (215.300)                                  41.627          comprehensive income

                                               763.336                                  (147.588)

Keuntungan/(kerugian)                                                                                             Other comprehensive
  komprehensif lainnya                                                                                        income/(loss) for the year-
  tahun berjalan - setelah pajak               768.399                                  (181.502)                              net of tax

TOTAL PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF TAHUN                                                                                          TOTAL COMPREHENSIVE
  BERJALAN                                    2.297.476                                  224.738             INCOME FOR THE YEAR

LABA PER SAHAM                                                                                                     BASIC EARNINGS
  DASAR (nilai penuh)                               125        2ab,32                           33          PER SHARE (full amount)




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                6
Page 391
                                                                                                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the Indonesian language.



                                            PT BANK UOB INDONESIA                                                                                                                         PT BANK UOB INDONESIA
                                        LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                                                   STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
                           Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025                                                                                                  For the Year Ended 31 December 2025
                             (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                      (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)




                                                                                                             Penghasilan komprehensif lain/
                                                                                                             Other comprehensive income
                                                                                                           Keuntungan/
                                                                                                         (kerugian) yang
                                                                                                        belum direalisasi
                                                                                                       atas efek-efek yang
                                                                                                     diukur pada nilai wajar
                                                                                                      melalui penghasilan        Pengukuran
                                                                                                     komprehensif lain - neto/     kembali
                                                           Modal saham          Tambahan              Unrealized gain/(loss) atas liabilitas
                                                         ditempatkan dan       modal disetor -             on securities       imbalan kerja -            Saldo laba/Retained earnings
                                                          disetor penuh/           neto/                    at fair value           neto/
                                                            Issued and           Additional               through other       Remeasurement         Telah ditentukan        Belum ditentukan
                                              Catatan/      fully paid -          paid-in                comprehensive       of post-employment     penggunaannya/          penggunaannya/           Total ekuitas/
                                               Notes       share capital        capital - net              income - net         benefits - net       Appropriated            Unappropriated           Total equity

Saldo pada tanggal 31 Desember 2023                             3.056.898             4.938.526                  (91.872)             (15.591 )              145.225                9.568.243               17.601.429          Balance as of 31 December 2023

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                                                                                                                                                      Comprehensive income for the year
  Laba tahun berjalan                                                      -                     -                      -                     -                        -             406.240                   406.240                      Income for the year
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                                                                                                                                                                              Remeasurement of post-employment
    - neto                                                                 -                     -                      -             (33.914 )                        -                       -               (33.914)                       benefits - net
  Keuntungan yang belum direalisasi atas                                                                                                                                                                                         Unrealized gain on securities
    efek-efek yang diukur pada nilai wajar                                                                                                                                                                                      at fair value through other
    melalui penghasilan komprehensif lain - neto   9                       -                     -              (147.588)                     -                        -                       -              (147.588)       comprehensive income - net
Total penghasilan komprehensif untuk                                                                                                                                                                                                 Total comprehensive income
  tahun berjalan 2024                                                      -                     -              (147.588)             (33.914 )                     -                406.240                   224.738                       for the year of 2024
Pembentukan cadangan umum                          27                      -                     -                     -                    -                   6.750                 (6.750)                        -            Appropriation for general reserve

Saldo pada tanggal 31 Desember 2024                             3.056.898             4.938.526                 (239.460)             (49.505 )              151.975                9.967.733               17.826.167          Balance as of 31 December 2024

Penghasilan komprehensif tahun berjalan                                                                                                                                                                                      Comprehensive income for the year
  Laba tahun berjalan                                                      -                     -                      -                     -                        -            1.529.077                1.529.077                      Income for the year
  Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                                                                                                                                                                              Remeasurement of post-employment
    - neto                                                                 -                     -                      -               5.063                          -                       -                 5.063                        benefits - net
  Keuntungan yang belum direalisasi atas                                                                                                                                                                                         Unrealized gain on securities
    efek-efek yang diukur pada nilai wajar                                                                                                                                                                                      at fair value through other
    melalui penghasilan komprehensif lain - neto   9                       -                     -               763.336                      -                        -                       -               763.336        comprehensive income - net
Total penghasilan komprehensif untuk                                                                                                                                                                                                 Total comprehensive income
  tahun berjalan 2025                                                      -                     -               763.336                5.063                       -               1.529.077                2.297.476                       for the year of 2025
Pembentukan cadangan umum                          27                      -                     -                     -                    -                   4.062                  (4.062)                       -            Appropriation for general reserve

Saldo pada tanggal 31 Desember 2025                             3.056.898             4.938.526                  523.876              (44.442 )              156.037               11.492.748               20.123.643          Balance as of 31 December 2025




     Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                                 The accompanying notes to the financial statement form an integral part of these financial statements taken as a
                                                    keseluruhan.                                                                                                                                     whole.

                                                                                                                                              7
Page 392
                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                        Indonesian language.

             PT BANK UOB INDONESIA                                                   PT BANK UOB INDONESIA
               LAPORAN ARUS KAS                                                    STATEMENT OF CASH FLOWS
      Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                            For the Year Ended
                 31 Desember 2025                                                        31 December 2025
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         (Expressed in millions of Rupiah,
              kecuali dinyatakan lain)                                                unless otherwise stated)



                                       Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                 Years Ended 31 December

                                                             Catatan/
                                           2025               Notes                2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                       CASH FLOWS FROM
  OPERASI                                                                                                 OPERATING ACTIVITIES

Penerimaan pendapatan bunga                 11.231.237                              11.337.449         Receipts from interest income
Penerimaan pendapatan                                                                                                 Receipts from
  operasional lainnya                        1.183.082                               1.400.295              other operating income
Penerimaan dari penjualan agunan                                                                     Receipts from sale of foreclosed
  yang diambil alih                               8.350                                    3.800                             assets
Pemulihan dari kredit                                                                                Recovery from loans previously
  yang telah dihapusbukukan                     345.849         11                     332.513                           written-off
Penerimaan atas penjualan kredit                 12.080                                176.000           Receipts from sale of loans
Pembayaran beban bunga                       (5.355.429)                            (5.651.571)        Payment of interest expenses
Pembayaran beban operasional                 (4.790.882)                            (5.348.956)      Payment of operating expenses
Pembayaran pajak penghasilan                   (130.218)        21                    (171.066)               Payment of income tax
Pembayaran transaksi non-operasional                                                                     Payments of non-operating
  - bersih                                            -                                      (21)                   transaction - net

Perubahan dalam aset dan                                                                            Changes in operating assets and
  liabilitas operasi:                                                                                                      liabilities:
                                                                                                              Decrease/(increase) in
  Penurunan/(kenaikan) aset operasi:                                                                              operating assets:
    Efek-efek yang diperdagangkan            (1.372.440)                               519.315                  Trading securities
    Kredit yang diberikan                   (12.652.429)                           (18.163.958)                               Loans
    Tagihan akseptasi                          (172.095)        13                      85.451            Acceptance receivables
    Surat berharga yang dibeli                                                                               Securities purchased
       dengan janji dijual kembali             (50.639)         12                  21.025.245        with agreements to resell
    Aset lain-lain                             668.622                                (172.757)                       Other assets
  Kenaikan/(penurunan) liabilitas                                                                             Increase/(decrease) in
    operasi:                                                                                                   operating liabilities:
    Liabilitas segera                           (63.050)        16                        28.698                 Current liabilities
    Simpanan dari nasabah:                                                                              Deposits from customers:
       Giro                                  6.944.798          17                   8.432.948                Demand deposits
       Tabungan                              5.523.437          18                  (2.410.472)                 Saving deposits
       Deposito berjangka                    3.932.697          19                  (8.393.267)                   Time deposits
    Simpanan dari bank lain                   (644.990)         20                   3.041.500         Deposits from other banks
    Utang pajak                                 13.003                                  89.549                       Tax payables
    Liabilitas akseptasi                      (301.472)         13                    (105.230)             Acceptance payables
    Surat berharga yang dijual                                                                               Securities sold under
       dengan janji dibeli kembali           (2.055.194)                            (7.748.669)        repurchase agreements
    Liabilitas lain-lain                        375.094                                (24.625)                     Other liabilities

Kas neto diperoleh dari                                                                                         Net cash provided by
  (digunakan untuk)                                                                                                       (used in)
  aktivitas operasi                          2.649.411                              (1.717.829)                 operating activities




  Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
     yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                         keseluruhan.

                                                               8
Page 393
                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                         Indonesian language.

               PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
            LAPORAN ARUS KAS (lanjutan)                                       STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
        Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal                                         For the Year Ended
                   31 Desember 2025                                                     31 December 2025
            (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      (Expressed in millions of Rupiah,
                kecuali dinyatakan lain)                                             unless otherwise stated)

                                      Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
                                                Years Ended 31 December

                                                              Catatan/
                                           2025                Notes                2024

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                         CASH FLOWS FROM
  INVESTASI                                                                                                 INVESTING ACTIVITIES

Hasil penjualan                                                                                                 Proceeds from sales of
  aset tetap dan properti                                                                                            fixed assets and
  terbengkalai                                    95.319         14                        1.647                 abandoned property
(Pembelian)/penjualan                                                                                       (Purchase)/sale of financial
  investasi keuangan                         (3.477.069)                              4.504.288                           investments
Perolehan aset tetap                           (550.708)         14                    (865.552)            Acquisitions of fixed assets

Kas neto (digunakan untuk)                                                                                          Net cash (used in)
  diperoleh dari                                                                                                         provided by
  aktivitas investasi                        (3.932.458)                              3.640.383                   investing activities

ARUS KAS DARI AKTIVITAS                                                                                         CASH FLOWS FROM
  PENDANAAN                                                                                                 FINANCING ACTIVITIES

Pembayaran atas efek utang                                                                                   Payment of debt securities
   yang jatuh tempo                            (100.000)       23,42                   (600.000)            issued that have matured
Penerimaan atas efek utang                                                                                         Proceeds from debt
   yang diterbitkan                                    -       23,42                    200.000                      securities issued
Pembayaran biaya transaksi                                                                                 Payment of debt transaction
   utang                                              -                                  (4.953)                                  costs
Liabilitas sewa                                 (92.538)         42                    (106.246)                        Lease liabilities

Kas neto digunakan untuk                                                                                               Net cash used in
  aktivitas pendanaan                          (192.538)                               (511.199)                    financing activities

(Penurunan)/kenaikan neto                                                                             Net (decrease)/increase in Cash
  Kas dan Setara Kas                         (1.475.585)                              1.411.355               and Cash Equivalents

Pengaruh neto perubahan kurs                                                                            Net effect on exchange rate on
  pada Kas dan Setara Kas                      121.495                                  106.851          Cash and Cash Equivalents

Kas dan Setara Kas                                                                                         Cash and Cash Equivalents
  awal tahun                                 15.464.306                              13.946.100                 at beginning of year

Kas dan Setara Kas                                                                                       Cash and Cash Equivalents
  akhir tahun                                14.110.216                              15.464.306                 at the end of year

                                                                                                       Components of Cash and Cash
Komponen Kas dan Setara Kas                                                                                           Equivalents

Kas                                            642.704           4                      681.840                               Cash
                                                                                                             Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia                      7.115.892          5                    5.798.664                   Bank Indonesia
Giro pada bank lain                           1.002.791          6                      827.049 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia                                                                    Placements with Bank Indonesia
  dan bank lain, efek-efek yang                                                                and other banks, trading securities
  diperdagangkan dan investasi                                                                           and financial investment
  keuangan - jatuh tempo dalam                                                                         - maturing within 3 months
  3 bulan sejak tanggal perolehan             5.348.829                               8.156.753       from the date of acquisition

Total                                        14.110.216                              15.464.306                                       Total




   Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian              The accompanying notes to the financial statements form an
      yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara                integral part of these financial statements taken as a whole.
                          keseluruhan.

                                                                9
Page 394
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum                                                   1.   General

     a.   Pendirian Bank dan Informasi Umum                      a.   Establishment of the Bank and General
                                                                      Information

          PT Bank UOB Indonesia (dahulu PT Bank                       PT Bank UOB Indonesia (formerly PT Bank
          UOB Buana) (“Bank”) didirikan di Indonesia                  UOB Buana) (the “Bank”) was established in
          berdasarkan Akta Pendirian No. 150 tanggal                  Indonesia based on the Deed of Establishment
          31 Agustus 1956 yang dibuat di hadapan                      No. 150 dated 31 August 1956 drawn up
          Notaris Eliza Pondaag, S.H. Akta pendirian                  before Eliza Pondaag, S.H. The Deed of
          ini disahkan oleh Menteri Kehakiman                         Establishment was approved by the Minister of
          Republik Indonesia dalam Surat Keputusan                    Justice of the Republic of Indonesia in Decree
          No. J.A 5/78/4 tanggal 24 Oktober 1956,                     Letter No. J.A 5/78/4 dated 24 October 1956,
          didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta                  as recorded at the Jakarta Court of Justice
          dengan No. 1811 tanggal 27 Oktober 1956                     under registration No. 1811 dated 27 October
          dan telah diumumkan dalam Berita Negara                     1956 and was published in State Gazette of
          Republik Indonesia No. 96, Tambahan                         the Republic of Indonesia No. 96, Supplement
          No.1243 tanggal 30 November 1956.                           No. 1243 dated 30 November 1956.

          Bank memulai aktivitas perbankan secara                     The Bank's commercial banking activities
          komersial pada tanggal 1 November 1956                      began on 1 November 1956 based on the
          berdasarkan Surat Keputusan Menteri                         Decision Letter of The Ministry of Finance of
          Keuangan     Republik    Indonesia    No.                   the Republic of Indonesia No. 203443/U.M.II
          203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956                       dated 15 October 1956 about Granting
          tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank                        Business License of PT Bank Buana
          Buana Indonesia berkedudukan di Jakarta.                    Indonesia located in Jakarta. Based on Article
          Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar                        3 of the Bank’s Articles of Association, the
          Bank, ruang lingkup kegiatan usaha Bank                     scope of the Bank’s business is to engage in
          adalah menjalankan kegiatan umum                            general banking activities. The Bank also
          perbankan. Bank telah memperoleh izin                       obtained a license to run the activities as a
          untuk menjalankan aktivitas sebagai bank                    foreign bank based on Bank Indonesia (BI)
          devisa berdasarkan Surat Keputusan                          Governor Decree No. 9/39/KEP/DIR/UD dated
          Gubernur      Bank     Indonesia      (BI)                  22 July 1976.
          No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976.

          Pada tahun 2000, Bank mengubah status                       In 2000, the Bank changed the status of the
          Perseroan menjadi perusahaan terbuka                        Company into a public company with the initial
          dengan melakukan penawaran umum                             public offering of as many as 194 million
          perdana kepada masyarakat sebanyak 194                      shares to the public. The status change of the
          juta saham. Perubahan status Bank menjadi                   Bank into a public company has been
          perusahaan terbuka telah disetujui oleh                     approved by Bapepam-LK based on the Letter
          Bapepam-LK berdasarkan Surat Ketua                          from the Chairman of the Capital Market
          Badan       Pengawas     Pasar     Modal                    Supervisory Board No. S-1544/PM/2000,
          No. S-1544/PM/2000, tanggal 27 Juni 2000.                   dated 27 June 2000. Furthermore, in 2002,
          Selanjutnya pada tahun 2002, 2003 dan                       2003 and 2006, the Bank conducted Limited
          2006, Bank melakukan Penawaran Umum                         Public Offering I, II and III.
          Terbatas I, II dan III.




                                                       10
Page 395
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)                                          1.   General (continued)

     a.   Pendirian Bank dan Informasi Umum                        a.   Establishment of the Bank and General
          (lanjutan)                                                    Information (continued)

          Pada tahun 2008, Rapat Umum Pemegang                          In 2008, the General Meeting of Shareholders
          Saham (RUPS) Bank telah menyetujui                            of the Bank has approved the change in the
          perubahan status Bank dari perusahaan                         Bank’s status from publicly listed to private
          terbuka menjadi perusahaan tertutup dan                       company and delisted the Bank’s shares at
          menghapuskan pencatatan (delisting) saham                     Indonesian Stock Exchange (BEI). The
          Bank di Bursa Efek Indonesia (BEI).                           change in status, including the delisting
          Perubahan status termasuk delisting tersebut                  process, had been conducted in compliance to
          telah dilakukan sesuai dengan persyaratan                     the requirements determined by Financial
          yang ditentukan oleh Otoritas Jasa                            Service Authority (formerly Capital Market and
          Keuangan (dahulu Bapepam dan LK) dan                          Financial Institution Supervisory Agency) and
          BEI, dan Bank telah menyelesaikan hak-hak                     BEI, and the Bank had settled the rights of
          pemegang saham minoritas melalui proses                       minority shareholders through tender offer
          penawaran tender sesuai dengan ketentuan                      process in accordance with applicable
          yang berlaku. Berdasarkan Akta Pernyataan                     regulations. Pursuant to the Deed of
          Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                           Statement of Resolutions of Extraordinary
          Luar Biasa No. 16 tanggal 16 Januari 2009,                    Meeting of Shareholders No. 16 dated
          dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H.,                        16 January 2009, drawn up before Fathiah
          Notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh                   Helmi, S.H., Notary in Jakarta and approved
          Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                       by the Minister of Laws and Human Rights
          berdasarkan Surat Persetujuan No. AHU-                        through Letter of Approval No. AHU-
          26687.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal                            26687.AH.01.02. Year 2009 dated 17 June
          17 Juni 2009, Anggaran Dasar Bank telah                       2009, the Articles of Association of the Bank
          diubah sehubungan dengan perubahan                            have been amended in relation to the change
          status Bank dari perusahaan terbuka (publik)                  in the Bank’s status from a publicly listed to a
          menjadi perusahaan tertutup.                                  private company.

          Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan                         By virtue of Deed of Resolutions Statement of
          Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa                          Extraordinary      General      Meeting       of
          No. 12 tanggal 15 April 2010, dibuat di                       Shareholders No. 12 dated 15 April 2010,
          hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di                       drawn up before Fathiah Helmi, S.H., Notary in
          Jakarta dan telah diberitahukan kepada                        Jakarta and as notified to the Minister of Laws
          Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                       and Human Rights through Letter of
          berdasarkan        Surat       Penerimaan                     Notification Receipt No. AHU-AH.01.10-14548
          Pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-14548                          dated 14 June 2010, the shareholders of the
          tanggal 14 Juni 2010, para pemegang saham                     Bank (whose name at the time was PT Bank
          Bank (yang pada saat itu bernama PT Bank                      UOB Buana) agreed to merge its business
          UOB Buana) setuju untuk melakukan                             with a bank whose name at the time was
          penggabungan usaha dengan suatu bank                          PT Bank UOB Indonesia.
          yang pada saat itu bernama PT Bank UOB
          Indonesia.

          Pada tanggal 30 Juni 2010, Bank (yang pada                    On 30 June 2010, the Bank (whose name at
          saat itu bernama PT Bank UOB Buana)                           the time was PT Bank UOB Buana) effectively
          secara efektif menerima penggabungan                          accepted the business merger of PT Bank
          usaha     PT    Bank    UOB      Indonesia.                   UOB Indonesia. This merger had obtained the
          Penggabungan tersebut telah memperoleh                        approval of Bank Indonesia (BI) under Decree
          persetujuan dari Bank Indonesia (BI)                          of BI Governor No. 12/45/KEP.GBI/2010 dated
          berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI                       10 June 2010 regarding Granting of Merger
          No. 12/45/KEP.GBI/2010 tanggal 10 Juni                        Permit of PT Bank UOB Indonesia into
          2010 tentang Pemberian Izin Penggabungan                      PT Bank UOB Buana. The permit still applies
          Usaha (Merger) PT Bank UOB Indonesia ke                       as the business permit of the Bank as the
          dalam PT Bank UOB Buana. Izin tersebut                        surviving bank.
          tetap berlaku sebagai izin usaha Bank
          sebagai perusahaan hasil penggabungan.

                                                         11
Page 396
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)                                            1.   General (continued)

     a.   Pendirian Bank dan Informasi Umum                          a.   Establishment of the Bank and General
          (lanjutan)                                                      Information (continued)

          Pada bulan Mei 2011, Bank melakukan                             In May 2011, the Bank changed its name from
          perubahan nama dari PT Bank UOB Buana                           PT Bank UOB Buana into PT Bank UOB
          menjadi PT Bank UOB Indonesia dan telah                         Indonesia and has obtained approval from BI
          memperoleh persetujuan dari BI berdasarkan                      by virtue of BI Governor Decree No.
          Surat      Keputusan      Gubernur      BI                      13/34/KEP.GBI/2011 dated 19 May 2011
          No. 13/34/KEP.GBI/2011 tanggal 19 Mei                           regarding the Change of Business Permit Use
          2011 tentang Perubahan Penggunaan Izin                          on Behalf of PT Bank UOB Buana into a
          Usaha Atas Nama PT Bank UOB Buana                               Business License Under Name of PT Bank
          menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank UOB                        UOB Indonesia.
          Indonesia.

          Setelah pendiriannya, Anggaran Dasar Bank                       After its establishment, the Bank’s Articles of
          telah mengalami beberapa kali perubahan,                        Association have been amended several
          perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan                       times, the latest amendment was stated on the
          dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat                           Deed of State Resolutions of the Amendment
          Perubahan Anggaran Dasar No. 38 tanggal                         of Articles of Association No. 38 dated
          20 November 2023 mengenai perubahan                             20 November 2023 change of Article 4
          Pasal 4 ayat (2), yang dibuat di hadapan                        paragraph (2), drawn up before Aulia Taufani,
          Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta.                        S.H., Notary in Jakarta. The amendment of the
          Perubahan Anggaran Dasar Bank tersebut                          Bank’s Articles of Association has been
          telah diterima dan dicatat dalam Sistem                         received and recorded by Ministry of Laws and
          Administrasi Badan Hukum Kementerian                            Human Rights of the Republic of Indonesia as
          Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik                            stated in the Letter No. AHU-AH.01.03-
          Indonesia    No.    AHU-AH.01.03-0145724                        0145724 dated 23 November 2023.
          tanggal 23 November 2023.

          Kantor     pusat     Bank      berlokasi    di                  The Bank’s head office is located at Jl. M.H.
          Jl. M.H. Thamrin No. 10, Jakarta. Pada                          Thamrin    No.    10,    Jakarta.    As     of
          tanggal 31 Desember 2025, jaringan layanan                      31 December 2025, the Bank’s service
          Bank mencakup 41 kantor cabang, 50 kantor                       network covers 41 branches, 50 sub-branches
          cabang pembantu dan 108 ATM yang                                and 108 ATMs across 41 cities/regencies in 16
          tersebar di 41 kota/kabupaten di 16 provinsi                    provinces which collaborate with ATM Prima
          yang bekerja sama dengan jaringan ATM                           and ATM Bersama networks, VISA global
          Prima dan ATM Bersama, dan jaringan VISA                        network and regional ATM network of the
          di seluruh dunia, serta jaringan regional ATM                   United Overseas Bank Limited business
          grup usaha United Overseas Bank Limited.                        group.

          Pada tanggal 26 Oktober 2023, Bank                              On 26 October 2023, the Bank has received
          mendapatkan persetujuan Rapat Umum                              approval from the Extraordinary General
          Pemegang Saham Luar Biasa untuk                                 Meeting of Shareholders to increase the
          meningkatkan modal ditempatkan dan                              Bank’s issued and paid-up capital by issuing
          disetor Bank dengan cara mengeluarkan                           new shares of 1,040,946,745 shares with
          saham baru sebanyak 1.040.946.745 lembar                        nominal amount of Rp250 (full amount) per
          saham dengan nilai nominal masing-masing                        share with offering price of Rp1,441 (full
          Rp250 (nilai penuh) per lembar saham                            amount) per share.
          dengan harga penawaran Rp1.441 (nilai
          penuh) per lembar saham.




                                                           12
Page 397
                                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                  Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)                                                           1.   General (continued)

     a.   Pendirian Bank dan Informasi Umum                                         a.      Establishment of the Bank and General
          (lanjutan)                                                                        Information (continued)

          Bank dimiliki sebesar 68,943% oleh UOB                                           The Bank is 68.943% owned by UOB
          International Investment Private Limited                                         International Investment Private Limited
          (UOBII), anak perusahaan dari United                                             (UOBII), a subsidiary of United Overseas Bank
          Overseas Bank Limited, Singapura (UOB),                                          Limited, Singapore (UOB), 30.056% is owned
          30,056% dimiliki oleh UOB, 1,000% dimiliki                                       by UOB, 1.000% is owned by Yayasan
          oleh Yayasan Kesejahteraan Nusantara dan                                         Kesejahteraan Nusantara and 0.001% is
          sebesar 0,001% dimiliki oleh lain-lain                                           owned by others (Note 25).
          (Catatan 25).

          Penawaran Umum Obligasi                                                           Public Offering of Bonds


                                                 Tanggal     Jumlah pokok                                Tanggal            Tingkat
                                               penerbitan/   (nilai penuh)/              Jangka            jatuh             suku
                     Instrumen/                 Issuance     Nominal value               waktu/           tempo/            bunga/           Wali amanat/
                     Instrument                    date       (full amount)               Tenor          Due date        Interest rate         Trustee

          Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
             IV Bank UOB Indonesia Tahap I
             Tahun 2024/
          Bank UOB Indonesia Subordinated                                                                                                      PT Bank
             Debt Shelf Offering IV Phase I      26 Jun/                                 7 tahun/         26 Jun/                               Mandiri
             Year 2024                          Jun 2024     100.000.000.000              years          Jun 2031           7,50%            (Persero) Tbk
          Obligasi Berkelanjutan IV Bank
             UOB Indonesia Tahap I Tahun
             2024/
          Bank UOB Indonesia Senior Debt                                                                                                       PT Bank
             Shelf Offering IV Phase I Year      26 Jun/                                 1 tahun/         6 Jul/                                Mandiri
             2024                               Jun 2024     100.000.000.000               year          Jul 2025           6,70%            (Persero) Tbk
          Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
             III Bank UOB Indonesia Tahap I
             Tahun 2022/
          Bank UOB Indonesia Subordinated                                                                                                      PT Bank
             Debt Shelf Offering III Phase I     8 Mar/                                  7 tahun/         8 Mar/                                Mandiri
             Year 2022                          Mar 2022     100.000.000.000              years          Mar 2029           8,00%            (Persero) Tbk
          Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
             II Bank UOB Indonesia Tahap II
             Tahun 2019/
          Bank UOB Indonesia Subordinated                                                                                                      PT Bank
             Debt Shelf Offering II Phase II     13 Nov/                                 7 tahun/         13 Nov/                               Mandiri
             Year 2019                          Nov 2019     650.000.000.000              years          Nov 2026           9,25%            (Persero) Tbk
          Obligasi Subordinasi Berkelanjutan
             II Bank UOB Indonesia Tahap I
             Tahun 2019/
          Bank UOB Indonesia Subordinated                                                                                                      PT Bank
             Debt Shelf Offering II Phase I      5 Jul/                                  7 tahun/         5 Jul/                                Mandiri
             Year 2019                          Jul 2019     100.000.000.000              years          Jul 2026           9,85%            (Persero) Tbk




                                                                  13
Page 398
                                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                                        PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                                      As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                                 and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)                                                                      1.     General (continued)

     b.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan                                                 b.    The Board of Commissioners, the Board of
                                                                                                      Directors and Employees

          Susunan Dewan Komisaris pada tanggal                                                        The composition of the Bank’s Board of
          31 Desember 2025 dan 2024 adalah                                                            Commissioners as of 31 December 2025 and
          sebagai berikut:                                                                            2024 are as follows:

          Komisaris Utama                                            Wee Ee Cheong                                                     President Commissioner
          Wakil Komisaris Utama                                       Chin Voon Fat                                             Deputy President Commissioner
          Komisaris                                                  Chan Kok Seong                                                              Commissioner
          Komisaris Independen                                       Wayan Alit Antara                                             Independent Commissioner
          Komisaris Independen                                    VJH Boentaran Lesmana                                            Independent Commissioner
          Komisaris Independen                                       Johanes Susilo                                                Independent Commissioner

          Susunan Direksi Bank pada tanggal                                                            The composition of the Bank’s Board of
          31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                                     Directors as of 31 December 2025 and 2024
          berikut:                                                                                     are as follows:

                                                                        31 Desember/
                                                                      31 December 2025
          Direktur Utama                                                Hendra Gunawan                                                      President Director
          Direktur Keuangan dan                                                                                                        Finance and Corporate
           Layanan Korporasi                                               Teh Han Yi1)                                                   Services Director
          Direktur Kepatuhan, Legal                                                                                                    Compliance, Legal and
           dan Sekretaris Perusahaan                                     Ardhi Wibowo                                          Corporate Secretary Director
          Direktur Teknologi dan Operasional                              Paul Rafiuly                                     Technology and Operations Director
          Direktur Wholesale Banking                                    Harapman Kasan                                            Wholesale Banking Director
          Direktur Global Markets                                        Sonny Samuel                                                 Global Markets Director
          Direktur Manajemen Risiko                                     Henry Santoso                                              Risk Management Director
          Direktur Consumer Banking                                     Cristina Teh Tan                                          Consumer Banking Director
          Direktur Transaction Banking                                   W. Kartyono2)                                           Transaction Banking Director
          1)
               Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 9 Desember 2025, masa tugas Teh Han Yi sebagai Direktur Keuangan dan
               Layanan Korporasi berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. / Based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated 9 December
               2025 Teh Han Yi's term as Finance and Corporate Services Director is ended on 31 December 2025.
          2)
               Pengangkatan W. Kartyono sebagai Direktur Transaction Banking efektif sejak 29 April 2025 / The appointment of W. Kartyono as Transaction Banking Director
               is effective as of 29 April 2025.


                                                                       31 Desember/
                                                                     31 December 2024
          Direktur Utama                                                Hendra Gunawan                                                      President Director
          Direktur Keuangan dan                                                                                                        Finance and Corporate
           Layanan Korporasi                                               Teh Han Yi                                                     Services Director
          Direktur Kepatuhan, Legal                                                                                                    Compliance, Legal and
           dan Sekretaris Perusahaan                                     Ardhi Wibowo                                          Corporate Secretary Director
          Direktur Teknologi dan Operasional                              Paul Rafiuly                                     Technology and Operations Director
          Direktur Wholesale Banking                                    Harapman Kasan                                            Wholesale Banking Director
          Direktur Global Markets                                        Sonny Samuel                                                 Global Markets Director
          Direktur Manajemen Risiko                                     Henry Santoso                                              Risk Management Director
          Direktur Consumer Banking                                     Cristina Teh Tan                                          Consumer Banking Director




                                                                                14
Page 399
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)                                           1.   General (continued)

     b.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan                     b.   The Board of Commissioners, the Board
          (lanjutan)                                                     of Directors and Employees (continued)

          Susunan Komite Audit pada tanggal                              The composition of the Audit Committee as of
          31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                       31 December 2025 and 2024 are as follows:
          berikut:

                                                    31 Desember/
                                                 31 December 2025
          Ketua Komite Audit                   VJH Boentaran Lesmana                              Chairman of Audit Committee
          Anggota                                Saguh Pangaribowo                                                   Member
          Anggota                                   Indyastuti                                                       Member

                                                    31 Desember/
                                                 31 December 2024
          Ketua Komite Audit                   VJH Boentaran Lesmana                              Chairman of Audit Committee
          Anggota                                Humbul Kristiawan                                                   Member
          Anggota                                    Burlita                                                         Member

          Pada tanggal tanggal 31 Desember 2025,                         As of 31 December 2025, the composition of
          susunan Komite Audit diputuskan melalui                        the Audit Committee was appointed based on
          Rapat Dewan Komisaris tanggal 24 April                         the Resolution of the Board of Commissioners
          2025 dan ditetapkan berdasarkan Surat                          Meeting on 24 April 2025 and established by
          Keputusan Direksi No. 25/SKDIR/0035                            Decree of the Board of Directors
          tanggal 29 April 2025.                                         No.25/SKDIR/0035 dated 29 April 2025.
          Pada tanggal 31 Desember 2024, susunan                         As of 31 December 2024, the composition of
          Komite Audit diputuskan melalui Rapat Dewan                    the Audit Committee was appointed based on
          Komisaris tanggal 4 April 2023 dan ditetapkan                  the Resolution of the Board of Commissioners
          berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.                        Meeting on 4 April 2023 and established by
          23/SKDIR/0057 tanggal 3 Mei 2023.                              Decree of the Board of Directors No.
                                                                         23/SKDIR/0057 dated 3 May 2023.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                        As of 31 December 2025 and 2024, Corporate
          Kepala Sekretaris Perusahaan adalah                            Secretary Head is Susilowati based on
          Susilowati berdasarkan Surat Keputusan                         the     Board   of    Directors’   Decree
          Direksi   No.   15/SKDIR/0021   tanggal                        No. 15/SKDIR/0021 dated 25 June 2015.
          25 Juni 2015.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                        As of 31 December 2025 and 2024, Internal
          Kepala Satuan Kerja Audit Intern (Kepala                       Audit Unit Head is Imbang Perdana Satryawan
          SKAI) adalah Imbang Perdana Satryawan                          based on the Board of Directors’ Decree
          berdasarkan Surat Keputusan Direksi                            No. 22/SKDIR/0007 dated 27 January 2022.
          No. 22/SKDIR/0007 tanggal 27 Januari 2022.

          Imbalan kerja jangka pendek yang diterima                      Short-term employee benefits received by the
          oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank                          Bank’s Board of Commissioners and the Board
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal                         of Directors for the years period ended
          31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                        31 December 2025 and 2024 amounting to
          sebesar    Rp113.997    dan   Rp122.296                        Rp113,997 and Rp122,296, respectively
          (Catatan 37g).                                                 (Note 37g).




                                                          15
Page 400
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                         PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                       As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                  and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


1.   Umum (lanjutan)                                         1.   General (continued)

     b.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan                   b.   The Board of Commissioners, the Board of
          (lanjutan)                                                   Directors and Employees (continued)

          Imbalan kerja jangka panjang yang diterima                   Long-term employee benefits received by the
          oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank                        Bank’s Board of Commissioners and the Board
          untuk tahun yang berakhir pada tanggal                       of   Directors    for    the  years     ended
          31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                      31 December 2025 and 2024 amounting to
          sebesar Rp20.730 dan Rp15.793. Biaya                         Rp20,730 and Rp15,793, respectively.
          yang dikeluarkan oleh Bank terkait program                   Expenses incurred by the Bank relating to post-
          imbalan pasca kerja Dewan Komisaris dan                      employment benefits of the Bank’s Board of
          Direksi Bank dengan jumlah masing-masing                     Commissioners and the Board of Directors
          sebesar Rp2.058 dan Rp1.786 untuk tahun                      amounting to Rp2,058 and Rp1,786 for the
          yang       berakhir     pada        tanggal                  years ended 31 December 2025 and 2024,
          31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 37g).                     respectively (Note 37g).

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                      As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
          Bank memiliki total karyawan masing-masing                   had 3,597 and 4,002 employees, respectively
          sebanyak 3.597 dan 4.002 orang (tidak                        (unaudited).
          diaudit).

2.   Ikhtisar   Informasi    Kebijakan    Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material                                                     Information

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                    The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                       preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini:                      set out below:

     a.   Dasar Penyajian Laporan Keuangan                        a.   Basis of Preparation of the Financial
                                                                       Statements

          Laporan keuangan disusun dan disajikan                       The financial statements have been prepared
          sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan                     and presented in accordance with Indonesian
          di Indonesia dan Peraturan Bapepam dan LK                    Financial Accounting Standards and Bapepam
          No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua                        and LK regulation No. VIII.G.7 Attachment of
          Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012                           the Chairman of Bapepam and LK’s decree
          tanggal 25 Juni 2012 tentang “Pedoman                        No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
          Penyajian dan Pengungkapan Laporan                           regarding “Guidelines for Financial Statements
          Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”.                     Presentation and Disclosure for Issuer or
                                                                       Public Companies”.

          Laporan keuangan kecuali laporan arus kas,                   The financial statements, except for the
          disusun    dengan     dasar   akrual   dan                   statement of cash flows, are prepared using
          berdasarkan konsep biaya historis, kecuali                   the accrual basis and based on historical cost
          beberapa akun tertentu yang disusun                          concept, except for certain accounts which are
          berdasarkan pengukuran lain sebagaimana                      measured on the bases described in the
          diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-                  related accounting policies for those accounts.
          masing akun tersebut.




                                                        16
Page 401
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     a.   Dasar Penyajian       Laporan    Keuangan                 a.   Basis of Preparation of the Financial
          (lanjutan)                                                     Statements (continued)

          Laporan arus kas disusun menggunakan                           The statement of cash flows have been
          metode langsung yang dimodifikasi dan arus                     prepared using the modified direct method and
          kas dikelompokkan atas dasar aktivitas                         the cash flows have been classified on the
          operasi, investasi dan pendanaan. Kas dan                      basis of operating, investing and financing
          setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank                    activities. Cash and cash equivalents consist
          Indonesia dan giro pada bank lain,                             of cash, current accounts with Bank Indonesia
          penempatan pada Bank Indonesia dan bank                        and current accounts with other banks,
          lain, dan investasi keuangan yang jatuh                        placements with Bank Indonesia and other
          tempo dalam waktu 3 bulan sejak tanggal                        banks, and financial investments, maturing
          perolehan, sepanjang tidak digunakan                           within 3 months or less from the acquisition
          sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima                    date provided they are not used as collateral
          serta tidak dibatasi penggunaannya.                            for borrowings nor restricted.

          Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif                         The items under Other Comprehensive
          Lainnya disajikan terpisah antara akun-akun                    Income (OCI) are presented separately
          yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan                  between items to be reclassified to profit or
          akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan                   loss and those items not to be reclassified to
          ke laba rugi.                                                  profit or loss.

          Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai                       The preparation of financial statements in
          dengan Standar Akuntansi Keuangan di                           conformity      with     Indonesian      Financial
          Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi                      Accounting Standards requires the use of
          yang mempengaruhi:                                             estimates and assumptions that affect:
          - Nilai aset dan liabilitas yang dilaporkan,                   - The reported amounts of assets and
             dan pengungkapan atas aset dan liabilitas                       liabilities and disclosure of contingent
             kontinjensi   pada      tanggal   laporan                       assets and liabilities at the date of financial
             keuangan.                                                       statements.
          - Jumlah pendapatan dan beban selama                           - The reported amounts of revenues and
             periode pelaporan.                                              expenses during the reporting period.

          Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan                       Although these estimates are based on
          pengetahuan terbaik Manajemen atas                             Management’s best knowledge of current
          kejadian dan aktivitas saat ini, hasil akhir                   events and activities, actual results may differ
          mungkin berbeda dengan jumlah yang                             from those estimates.
          diestimasi.

          Mata uang penyajian yang digunakan dalam                       The presentation currency used in the financial
          laporan keuangan adalah mata uang Rupiah,                      statement is Indonesian Rupiah, which is the
          yang merupakan mata uang fungsional Bank.                      functional currency of the Bank. Figures in the
          Seluruh angka dalam laporan keuangan ini,                      financial statements are rounded to and stated
          kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan                   in millions of Rupiah unless otherwise stated.
          menjadi jutaan Rupiah.




                                                          17
Page 402
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     b.   Kombinasi Bisnis                                           b.   Business Combination

          Bank menerapkan metode akuntansi akuisisi                       The Bank applies the acquisition accounting
          untuk mencatat akuisisi bisnis konsumen                         method in acquiring of the consumer business
          Citibank, N.A.,     Indonesia (Citi), yang                      of Citibank, N.A., Indonesia (Citi), which is
          dianggap      sebagai    kombinasi      bisnis                  considered     as    business        combinations
          (Catatan 3). Imbalan yang dialihkan untuk                       (Note 3). The consideration transferred for the
          akuisisi adalah sebesar nilai wajar aset yang                   acquisition of a subsidiary is the fair value of
          dialihkan dan liabilitas yang diakui pada                       the assets transferred, the liabilities incurred at
          tanggal akuisisi. Aset teridentifikasi yang                     the date of acquisition. Identifiable assets
          diperoleh dan liabilitas yang diambil alih                      acquired and liabilities in a business
          dalam suatu kombinasi bisnis pada awalnya                       combination are measured initially at their fair
          diukur sebesar nilai wajar pada tanggal                         values at the acquisition date.
          akuisisi.

          Selisih lebih imbalan yang dialihkan dan nilai                  The excess of the consideration transferred
          wajar aset bersih teridentifikasi pada saat                     and the fair value of the net identifiable assets
          akuisisi yang diperoleh dicatat sebagai                         acquired at acquisition date is recorded as
          goodwill (Catatan 2q). Biaya yang terkait                       goodwill (Note 2q). Acquisition-related costs
          dengan akuisisi dibebankan pada saat                            are expensed as incurred.
          terjadinya.

          Bank menentukan bahwa mereka telah                              The Bank determines that it has acquired a
          mengakuisisi bisnis ketika rangkaian aktivitas                  business when the acquired set of activities
          dan aset yang diakuisisi mencakup input dan                     and assets include an input and a substantive
          proses substantif yang bersama-sama                             process that together significantly contribute to
          secara    signifikan    berkontribusi   pada                    the ability to create outputs.
          kemampuan untuk menghasilkan output.

          Proses yang diperoleh adalah substantif jika                    The acquired process is considered
          penting bagi kemampuan untuk terus                              substantive if it is critical to the ability to
          menghasilkan output dan input yang                              continue producing outputs and the inputs
          diperoleh mencakup tenaga kerja yang                            acquired include an organized workforce with
          terorganisir       dengan       keterampilan,                   the necessary skills, knowledge, or experience
          pengetahuan, atau pengalaman yang                               to perform that process or it significantly
          diperlukan untuk melakukan proses itu atau                      contributes to the ability to continue producing
          secara     signifikan   berkontribusi   pada                    outputs and is considered unique or scarce or
          kemampuan untuk terus menghasilkan                              cannot be replaced without significant cost,
          output dan dianggap unik atau langka atau                       effort, or delay in the ability to continue
          tidak dapat diganti tanpa biaya, usaha, atau                    producing outputs.
          penundaan        yang    signifikan    dalam
          kemampuan untuk terus menghasilkan
          output.

          Ketika melakukan akuisisi atas sebuah                           When the Bank acquires a business, it
          bisnis,   Bank    mengklasifikasikan      dan                   assesses the financial assets acquired and
          menentukan aset keuangan yang diperoleh                         liabilities   assumed      for    appropriate
          dan liabilitas keuangan yang diambil alih                       classification and designation in accordance
          berdasarkan pada persyaratan kontraktual,                       with the contractual terms, economic
          kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang                   circumstances and pertinent conditions as at
          ada pada tanggal akuisisi.                                      the acquisition date.


                                                           18
Page 403
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     b.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)                                 b.   Business Combination (continued)

          Periode pengukuran adalah periode setelah                        The measurement period is the period after
          tanggal akuisisi yang didalamnya Bank dapat                      the acquisition date during which the Bank
          melakukan penyesuaian atas jumlah                                may adjust the provisional amounts
          sementara yang diakui dalam kombinasi                            recognized for a business combination. During
          bisnis tersebut. Selama periode pengukuran,                      the measurement period, the Bank recognizes
          Bank mengakui penambahan aset atau                               additional assets or liabilities if new
          liabilitas bila terdapat informasi terbaru yang                  information is obtained about facts and
          diperoleh mengenai fakta dan keadaan pada                        circumstances that existed as of the
          tanggal akuisisi.                                                acquisition date.

          Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya                          At acquisition date, goodwill is initially
          diukur pada harga perolehan yang                                 measured at cost being the excess of the
          merupakan selisih lebih nilai agregat dari                       aggregate of the consideration transferred and
          imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap                         the amount recognized for non-controlling
          kepentingan non-pengendali atas selisih                          interest over the net identifiable assets
          jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh                  acquired and liabilities assumed.
          dan liabilitas yang diambil alih.

          Setelah pengakuan awal, goodwill diukur                          After initial recognition, goodwill is measured
          pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi                         at cost less any accumulated impairment
          kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan                           losses. For the purpose of impairment testing,
          pengujian penurunan nilai, goodwill yang                         goodwill acquired in a business combination
          diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak                     is, from the acquisition date, allocated to each
          tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap                      of the Bank’s Cash-generating Units (“CGU”)
          Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Bank yang                        that are expected to benefit from the
          diharapkan akan menerima manfaat dari                            combination, irrespective of whether other
          sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari                        assets or liabilities of the acquiree are
          apakah aset atau liabilitas lain dari pihak                      allocated to those CGUs.
          yang diakuisisi dialokasikan kepada UPK
          tersebut.

          Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu                      Where goodwill forms part of a CGU and part
          UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut                       of the operations within that CGU is disposed
          dihentikan,     maka       goodwill    yang                      of, the goodwill associated with the operation
          diasosiasikan     dengan     operasi   yang                      disposed of is included in the carrying amount
          dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah                        of the operation when determining the gain or
          tercatat operasi tersebut ketika menentukan                      loss on disposal of the operation. Goodwill
          keuntungan atau kerugian dari pelepasan.                         disposed of in this circumstance is measured
          Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur                         based on the relative values of the operation
          berdasarkan nilai relatif operasi yang                           disposed of and the portion of the CGU
          dihentikan terhadap bagian dari UPK yang                         retained.
          ditahan.




                                                            19
Page 404
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     c.   Transaksi dengan Pihak Berelasi                           c.   Transactions with Related Parties

          Dalam menjalankan usahanya, Bank                               In the normal course of its business, the Bank
          melakukan transaksi dengan pihak berelasi                      enters into transactions with related parties
          seperti yang didefinisikan dalam Pernyataan                    which are defined under Statement of
          Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 224                          Financial Accounting Standard (SFAS) 224
          tentang     “Pengungkapan        Pihak-pihak                   regarding “Related Party Disclosures”.
          Berelasi”.

          Seluruh transaksi yang signifikan dengan                       All significant transactions with related parties
          pihak berelasi telah diungkapkan dalam                         are disclosed in the notes to the financial
          catatan atas laporan keuangan.                                 statements.

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas                       A related party is a person or entity that is
          yang terkait dengan entitas yang menyiapkan                    related to the entity that is preparing its
          laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang                    financial statements (reporting entity). The
          termasuk pihak berelasi adalah sebagai                         related parties are as follows:
          berikut:

          1.   Orang atau anggota keluarga terdekat                      1.   A person or a close member of that
               mempunyai relasi dengan entitas                                person’s family is related to a reporting
               pelapor jika orang tersebut:                                   entity if that person:
               a. Memiliki       pengendalian   atau                          a. Has control or joint control of the
                   pengendalian bersama atas entitas                               reporting entity;
                   pelapor;
               b. Memiliki pengaruh signifikan atas                           b.    Has significant influence over the
                   entitas pelapor; atau                                            reporting entity; or
               c. Merupakan personil manajemen                                c.    Is a member of the key management
                   kunci entitas pelapor atau entitas                               personnel of the reporting entity or of
                   induk pelapor.                                                   a parent of the reporting entity.

          2.   Suatu entitas berelasi dengan entitas                     2.   An entity is related to a reporting entity if
               pelapor jika memenuhi salah satu hal                           any of the following condition applies:
               sebagai berikut:
               a. Entitas dan entitas pelapor adalah                          a.    The entity and the reporting entity are
                   anggota dari kelompok usaha yang                                 members of the same group (which
                   sama (artinya entitas induk, entitas                             means that each parent, subsidiary
                   anak, dan entitas anak berikutnya                                and fellow subsidiary is related to the
                   terkait dengan entitas lain);                                    others);
               b. Suatu entitas adalah entitas                                b.    One entity is an associate or joint
                   asosiasi atau ventura bersama dari                               venture of the other entity (or an
                   entitas lain (atau entitas asosiasi                              associate or joint venture of a
                   atau ventura bersama yang                                        member of a group of which the other
                   merupakan        anggota      suatu                              entity is a member);
                   kelompok usaha, yang mana entitas
                   lain adalah anggotanya);
               c. Kedua entitas tersebut adalah                               c.    Both entities are joint ventures of the
                   ventura bersama dari pihak ketiga                                same third party;
                   yang sama;




                                                          20
Page 405
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                 PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                               As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                          and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                            (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan      Akuntansi           2.    Summary of Material                   Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                             The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                                preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                    set out below: (continued)

     c.   Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)                       c.   Transactions           with       Related         Parties
                                                                                (continued)

          Pihak berelasi adalah orang atau entitas                              A related party is a person or entity that is
          yang terkait dengan entitas yang menyiapkan                           related to the entity that is preparing its
          laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang                           financial statements (reporting entity). The
          termasuk pihak berelasi adalah sebagai                                related parties are as follows: (continued)
          berikut: (lanjutan)

          2.   Suatu entitas berelasi dengan entitas                            2.   An entity is related to a reporting entity if
               pelapor jika memenuhi salah satu hal                                  any of the following condition applies:
               sebagai berikut: (lanjutan)                                           (continued)
               d. Suatu entitas adalah ventura                                       d. One entity is a joint venture of a third
                   bersama dari entitas ketiga dan                                       party and the other entity is an
                   entitas yang lain adalah entitas                                      associate of the third entity;
                   asosiasi dari entitas ketiga;
               e. Entitas tersebut adalah sebuah                                     e.    The entity is a post-employment
                   program imbalan pasca kerja untuk                                       benefit plan for the benefits of
                   imbalan kerja dari salah satu entitas                                   employees of either the reporting
                   pelapor atau entitas yang terkait                                       entity or an entity related to the
                   dengan entitas pelapor;                                                 reporting entity;
               f. Entitas yang dikendalikan atau                                     f.    The entity is controlled or jointly
                   dikendalikan bersama oleh orang                                         controlled by a person identified in
                   yang diidentifikasi sebagaimana                                         (1); or
                   dimaksud dalam angka (1); atau
               g. Orang         yang        diidentifikasi                           g.    A person identified in (1) (a) has
                   sebagaimana dimaksud dalam                                              significant influence over the entity or
                   angka (1) huruf (a) memiliki                                            is a member of the key management
                   pengaruh signifikan atas entitas                                        personnel of the entity (or of a parent
                   atau merupakan manajemen kunci                                          of the entity).
                   entitas (atau entitas induk dari
                   entitas).
               h. Entitas,     atau     anggota       dari                           h.    The entity, or any member of a group
                   kelompok, yang dalam hal ini,                                           of which it is a part provides key
                   entitas merupakan bagian dari                                           management personnel services to
                   kelompok tersebut menyediakan                                           the reporting entity or to the parent of
                   jasa personil manajemen kunci                                           the reporting entity.
                   kepada entitas pelapor atau kepada
                   entitas induk dari entitas pelapor.

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan                                     d.   Financial Assets and Liabilities

          1)   Klasifikasi                                                      1)   Classification

               Bank       mengklasifikasikan     aset                                The Bank classifies its financial assets
               keuangannya berdasarkan kategori                                      according to the following categories at
               sebagai berikut pada saat pengakuan                                   initial recognition:
               awal:
               - Aset keuangan yang diukur pada                        •             - Financial assets measured at fair
                  nilai wajar melalui laba rugi;                                       value through profit or loss;
               - Aset keuangan yang diukur pada                        b.            - Financial assets that are measured at
                  nilai wajar melalui penghasilan                                      fair     value       through    other
                  komprehensif lain;                                                   comprehensive income;
                                                             21
Page 406
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan     Akuntansi           2.    Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                             The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                                preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                    set out below: (continued)

     d.    Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                         d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          1)   Klasifikasi (lanjutan)                                           1)   Classification (continued)

               Bank        mengklasifikasikan   aset                                 The Bank classifies its financial assets
               keuangannya berdasarkan kategori                                      according to the following categories at
               sebagai berikut pada saat pengakuan                                   initial recognition: (continued)
               awal: (lanjutan)
               - Aset keuangan yang diukur pada                                       -   Financial   assets            measured         at
                  biaya perolehan diamortisasi.                                           amortized cost.

               Aset keuangan diukur pada biaya                                       Financial assets are measured at
               perolehan diamortisasi jika memenuhi                                  amortized cost if they meet the following
               kondisi sebagai berikut:                                              conditions:
               - Aset keuangan dikelola dalam                          c.             - Financial assets are managed in a
                   model bisnis yang bertujuan untuk                                    business model that aims to have
                   memiliki aset keuangan dalam                                         financial assets in order to obtain
                   rangka mendapatkan arus kas                                          contractual cash flow (“hold to
                   kontraktual (“hold to collect”); dan                                 collect”); and
               - Persyaratan kontraktual dari aset                     d.             - The contractual terms of the financial
                   keuangan tersebut memberikan hak                                     assets provide rights on a certain date
                   pada tanggal tertentu atas arus kas                                  for cash flow obtained solely from
                   yang    diperoleh      semata      dari                              payment of principal and interest
                   pembayaran pokok dan bunga                                           (SPPI) on the principal amount owed
                   (SPPI) dari jumlah pokok terutang.

               Aset keuangan diukur pada nilai wajar                                 Financial assets are measured at fair
               melalui penghasilan komprehensif lain                                 value through other comprehensive
               jika memenuhi kondisi sebagai berikut:                                income if they meet the following
                                                                                     conditions:
               -   Aset keuangan dikelola dalam                        •              - Financial assets are managed in a
                   model bisnis yang bertujuan untuk                                     business model that aims to obtain
                   mendapatkan arus kas kontraktual                                      contractual cash flow and sell financial
                   dan menjual aset keuangan (“hold                                      assets (“hold to collect and sell”); and
                   to collect and sell”); dan
               -   Persyaratan kontraktual dari aset                   e.             -   The contractual requirements of the
                   keuangan       tersebut    memenuhi                                    financial assets meet the SPPI criteria.
                   kriteria SPPI.

               Pada saat pengakuan awal, Bank dapat                                  At initial recognition, the Bank may make
               membuat pilihan yang tidak dapat                                      an irrevocable choice to present equity
               dibatalkan untuk menyajikan instrumen                                 instruments that are not held for trading at
               ekuitas yang bukan dimiliki untuk                                     fair value through other comprehensive
               diperdagangkan pada nilai wajar melalui                               income.
               penghasilan komprehensif lain.




                                                             22
Page 407
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan    Akuntansi           2.       Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                  Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                             The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                                preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                    set out below: (continued)

     d.    Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                         d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          1)   Klasifikasi (lanjutan)                                           1)   Classification (continued)

               Aset keuangan lainnya yang tidak                                      Other financial assets that do not meet the
               memenuhi          persyaratan      untuk                              requirements to be classified as financial
               diklasifikasikan sebagai aset keuangan                                assets measured at amortized cost or fair
               diukur      pada     biaya     perolehan                              value through other comprehensive
               diamortisasi atau nilai wajar melalui                                 income are classified as measured at fair
               penghasilan        komprehensif      lain                             value through profit or loss.
               diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai
               wajar melalui laba rugi.
               Saat pengakuan awal, Bank dapat                                       At initial recognition, the Bank can make
               membuat penetapan yang tidak dapat                                    an irrevocable determination to measure
               dibatalkan untuk mengukur aset yang                                   assets that meet the requirements to be
               memenuhi persyaratan untuk diukur                                     measured at amortized cost or fair value
               pada biaya perolehan diamortisasi atau                                through other comprehensive income at
               nilai    wajar    melalui    penghasilan                              fair value through profit or loss, if the
               komprehensif lain pada nilai wajar                                    determination eliminates or significantly
               melalui laba rugi, apabila penetapan                                  reduces the measurement or recognition
               tersebut mengeliminasi atau secara                                    inconsistencies (sometimes referred to as
               signifikan mengurangi inkonsistensi                                   "accounting mismatch").
               pengukuran atau pengakuan (kadang
               disebut sebagai “accounting mismatch”).

               Penilaian model bisnis                                                Business models valuation

               Model bisnis ditentukan pada level yang                               The business model is determined at a
               mencerminkan bagaimana kelompok                                       level that reflects how groups of financial
               aset keuangan dikelola bersama-sama                                   assets are managed together to achieve
               untuk mencapai tujuan bisnis tertentu.                                certain business objectives.

               Penilaian model bisnis dilakukan dengan                               The evaluation of the business model is
               mempertimbangkan,          tetapi    tidak                            carried out by considering, but not limited
               terbatas pada hal-hal berikut:                                        to the following:
               - Bagaimana kinerja dari model bisnis                  •              - How the performance of the business
                  dan aset keuangan yang dimiliki                                       model and financial assets held in the
                  dalam model bisnis dievaluasi dan                                     business model are evaluated and
                  dilaporkan        kepada       personil                               reported      to   the    Bank's      key
                  manajemen kunci Bank;                                                 management personnel;
               - Apakah risiko yang memengaruhi                       f.              - What risks affect the performance of
                   kinerja dari model bisnis (termasuk                                  the business model (including financial
                   aset keuangan yang dimiliki dalam                                    assets held in the business model) and
                   model bisnis) dan khususnya                                          specifically how the financial assets are
                   bagaimana cara aset keuangan                                         managed; and
                   tersebut dikelola; dan
               - Bagaimana          penilaian     kinerja             g.             - How to evaluate the performance of
                   pengelola aset keuangan (sebagai                                    managers of financial assets (for
                   contoh, apakah penilaian kinerja                                    example,      whether     performance
                   berdasarkan nilai wajar dari aset                                   appraisals are based on the fair value
                   yang dikelola atau arus kas                                         of the assets being managed or the
                   kontraktual yang diperoleh).                                        contractual cash flows obtained).

                                                            23
Page 408
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                   PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                            and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan     Akuntansi           2.       Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                   Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                              The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                                 preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                     set out below: (continued)

     d.    Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                          d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          1)   Klasifikasi (lanjutan)                                            1)   Classification (continued)

               Penilaian model bisnis (lanjutan)                                      Business models valuation (lanjutan)

               Aset keuangan yang dimiliki untuk                                      Financial assets held for trading or
               diperdagangkan atau dikelola dan                                       managing and which performance
               penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar                              appraisals based on fair value are
               diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.                             measured at fair value through profit or
                                                                                      loss.
               Derivatif juga dikategorikan dalam                                     Derivatives are also categorized under
               kelompok ini, kecuali derivatif yang                                   this classification, unless they are
               ditetapkan sebagai instrumen lindung                                   designated     as    effective hedging
               nilai efektif.                                                         instruments.

               Penilaian   mengenai    arus  kas                                      Evaluation of contractual cash flows
               kontraktual yang diperoleh semata-                                     obtained solely from payment of
               mata dari pembayaran pokok dan                                         principal and interest (SPPI)
               bunga (SPPI)

               Untuk tujuan penilaian ini, pokok                                      For the purpose of this valuation, principal
               didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset                            is defined as the fair value of financial
               keuangan pada saat pengakuan awal.                                     assets at initial recognition. Interest is
               Bunga didefinisikan sebagai imbalan                                    defined as compensation for the time
               untuk nilai waktu atas uang dan risiko                                 value of money and credit risk in relation
               kredit terkait jumlah pokok terutang pada                              to the principal amount owed over
               periode waktu tertentu dan juga risiko                                 a certain period of time and also the risk
               dan biaya peminjaman standar, serta                                    and standard borrowing costs, as well as
               marjin laba.                                                           profit margins.

               Penilaian mengenai arus kas kontraktual                                An assessment of contractual cash flows
               yang diperoleh semata-mata dari                                        obtained solely from principal and interest
               pembayaran pokok dan bunga dilakukan                                   payments is made by considering
               dengan mempertimbangkan persyaratan                                    contractual terms, including whether
               kontraktual, termasuk apakah aset                                      financial assets contain contractual terms
               keuangan mengandung persyaratan                                        that can change the timing or amount of
               kontraktual yang dapat mengubah waktu                                  contractual cash flows. In assessing, the
               atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam                                Bank considers:
               melakukan          penilaian,      Bank
               mempertimbangkan:
               - Peristiwa kontinjensi yang akan                       •              - Contingency events that will change
                  mengubah waktu atau jumlah arus                                       the timing or amount of contractual
                  kas kontraktual;                                                      cash flow;
               - Fitur leverage;                                       h.             - Leverage feature;
               - Persyaratan pembayaran di muka                        i.             - Terms of advance payment and
                  dan perpanjangan kontraktual;                                          contractual extension;
               - Persyaratan mengenai klaim yang                       j.             - Requirements regarding limited claims
                  terbatas atas arus kas yang berasal                                    for cash flows from specific assets; and
                  dari aset spesifik; dan
               - Fitur yang dapat mengubah nilai                       k.             - Features that can change the time
                  waktu dari elemen uang.                                               value of the money element.

                                                             24
Page 409
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                         and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan   Akuntansi           2.       Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                 Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                           The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                              preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                  set out below: (continued)

     d.    Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                       d.    Financial Assets and Liabilities (continued)

          1)   Klasifikasi (lanjutan)                                         1)    Classification (continued)

               Penilaian   mengenai    arus  kas                                    Evaluation of contractual cash flows
               kontraktual yang diperoleh semata-                                   obtained solely from payment of
               mata dari pembayaran pokok dan                                       principal and interest (SPPI) (continued)
               bunga (SPPI) (lanjutan)

               Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke                              Financial liabilities are classified into the
               dalam kategori sebagai berikut pada                                  following categories at initial recognition:
               saat pengakuan awal:
               - Liabilitas keuangan yang diukur pada                •              - Financial liabilities at fair value through
                  nilai wajar melalui laporan laba rugi,                              profit or loss, which has 2 (two) sub-
                  yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi,                              classifications, i.e., those designated
                  yaitu liabilitas keuangan yang                                      as such upon initial recognition and
                  ditetapkan demikian pada saat                                       those classified as held for trading;
                  pengakuan awal dan liabilitas
                  keuangan yang telah diklasifikasikan
                  dalam kelompok diperdagangkan;

               -   Liabilitas keuangan lain yang tidak                        2)    - Other financial liabilities that are not
                   diklasifikasikan sebagai liabilitas                                classified as financial liabilities at fair
                   keuangan yang diukur pada nilai                                    value through profit or loss are
                   wajar melalui laba rugi dikategorikan                              categorized     and      measured        at
                   dan diukur dengan biaya perolehan                                  amortized cost.
                   diamortisasi.

               Berikut klasifikasi instrumen keuangan                               Below       are     financial  instruments
               Bank berdasarkan PSAK 109:                                           classification of the Bank based on SFAS
                                                                                    109:

                       Instrumen keuangan/                          Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
                       Financial instruments                             Category as defined by SFAS 109
                         Kas/                                   Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                         Cash                                   yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                         Giro pada Bank Indonesia/
                                                                Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                         Current    accounts    with   Bank
                                                                yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                         Indonesia
     Aset                Giro pada bank lain/                   Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
     keuangan/           Current accounts with other banks      yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
     Financial           Penempatan pada Bank Indonesia
     assets              dan bank lain/                         Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                         Placements with Bank Indonesia and     yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                         other banks
                                                                Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                          Efek-efek yang diperdagangkan/
                                                                laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
                          Trading securities
                                                                loss




                                                           25
Page 410
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     d.    Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                    d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          1)   Klasifikasi (lanjutan)                                      1)   Classification (continued)

               Berikut klasifikasi instrumen keuangan                           Below       are   financial instruments
               Bank berdasarkan PSAK 109: (lanjutan)                            classification of the Bank based on
                                                                                SFAS 109: (continued)

                       Instrumen keuangan/                           Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109/
                       Financial instruments                               Category as defined by SFAS 109
                                                                 Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                                                                 penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
                          Investasi keuangan/                    value through other comprehensive income
                          Financial investments
                                                                 Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
                                                                 diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                                                                 Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                          Tagihan derivatif/
                                                                 laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
     Aset                 Derivative receivables
                                                                 loss
     keuangan/
                          Kredit yang diberikan/                 Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
     Financial
                          Loans                                  diamortisasi/Financial assets at amortized cost
     assets
                          Tagihan atas surat berharga yang
                                                                 Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
                          dibeli dengan janji dijual kembali/
                                                                 laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
                          Receivables on securities
                                                                 loss
                          purchased with agreements to resell
                          Tagihan akseptasi/                     Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
                          Acceptance receivables                 diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                          Aset lain-lain/                        Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
                          Other assets                           diamortisasi/Financial assets at amortized cost
                          Liabilitas segera/                     Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Current liabilities                    yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                          Simpanan dari nasabah/                 Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Deposits from customers                yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                          Simpanan dari bank lain/               Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Deposits from other banks              yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                          Bunga yang masih harus dibayar/        Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Interest payables                      yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                                                                 Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
     Liabilitas           Liabilitas derivatif/
                                                                 laba rugi/Financial liabilities at fair value through profit
     keuangan/            Derivative payables
                                                                 or loss
     Financial
                          Liabilitas akseptasi/                  Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
     liabilities
                          Acceptance payables                    yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                          Liabilitas atas surat berharga yang
                          dijual dengan janji dibeli kembali/    Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Liabilities on securities sold under   yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                          repurchase agreements
                          Efek utang yang diterbitkan/           Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Debt securities issued                 yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
                          Liabilitas lain-lain/                  Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
                          Other liabilities                      yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost


                                                            26
Page 411
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                     d.    Financial Assets and Liabilities (continued)

          2)   Pengakuan awal                                              2)    Initial recognition

               Aset dan liabilitas keuangan pada                                 Financial assets and liabilities are initially
               awalnya diukur pada nilai wajarnya.                               recognized at fair value. For those
               Dalam hal aset atau liabilitas keuangan                           financial assets or liabilities not classified
               tidak diklasifikasikan sebagai nilai wajar                        as fair value through profit or loss, the fair
               melalui laba rugi, nilai wajar tersebut                           value is added/deducted with directly
               ditambah/dikurangi biaya transaksi yang                           attributable transaction costs to the
               dapat diatribusikan secara langsung                               issuance of financial assets or liabilities.
               dengan perolehan atau penerbitan aset
               atau liabilitas keuangan.

               Bank pada pengakuan awal dapat                                    The Bank upon initial recognition may
               menetapkan aset dan keuangan liabilitas                           designate certain financial assets and
               tertentu sebagai nilai wajar melalui laba                         liabilities at fair value through profit or loss
               rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar                         (fair value option). The fair value option is
               dapat digunakan hanya bila memenuhi                               only applied when the following conditions
               ketetapan sebagai berikut:                                        are met:
               - Penetapan sebagai opsi nilai wajar                        3)    - The application of the fair value option
                  mengurangi     atau      mengeliminasi                             reduces or eliminates an accounting
                  inkonsistensi     pengukuran       dan                             mismatch that would otherwise arise;
                  pengakuan (accounting mismatch)                                    or
                  yang dapat timbul; atau
               - Aset      dan    liabilitas  keuangan                     4)    -   The financial assets and liabilities are
                  merupakan bagian dari portofolio                                   part of a portfolio of financial
                  instrumen keuangan yang risikonya                                  instruments, the risks of which are
                  dikelola dan dilaporkan kepada                                     managed and reported to key
                  manajemen kunci berdasarkan nilai                                  management on a fair value basis; or
                  wajar; atau
               - Aset dan liabilitas keuangan terdiri                      5)    -    The financial assets and liabilities
                   dari kontrak utama dan derivatif                                   consist of a host contract and an
                   melekat yang harus dipisahkan tetapi                               embedded derivative that must be
                   tidak dapat mengukur derivatif                                     bifurcated but are unable to measure
                   melekat secara terpisah.                                           the embedded derivative separately.

          3)   Pengukuran setelah pengukuran awal                           3)   Subsequent measurement

               Aset keuangan dalam kelompok aset                                 Financial assets at fair value through other
               keuangan yang diukur pada nilai wajar                             comprehensive income and financial
               melalui penghasilan komprehensif lain                             assets and liabilities at fair value through
               dan aset dan liabilitas keuangan yang                             profit or loss are measured at fair value.
               diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
               diukur pada nilai wajarnya.

               Aset     keuangan   kelompok   biaya                              Financial assets classified as amortized
               perolehan diamortisasi dan liabilitas                             cost and other financial liabilities are
               keuangan lainnya diukur pada biaya                                measured at amortized cost using the
               perolehan      diamortisasi  dengan                               effective interest rate method.
               menggunakan metode suku bunga
               efektif.

                                                            27
Page 412
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                     d.        Financial Assets and Liabilities (continued)

          4)   Penghentian pengakuan                                            4)   Derecognition

               a.   Aset      keuangan         dihentikan                  b.        a.    Financial assets are derecognized
                    pengakuannya jika:                                                     when:
                    - Hak kontraktual atas arus kas                                        - The contractual rights to receive
                       yang berasal dari aset keuangan                                        cash flows from the financial
                       tersebut berakhir; atau                                                assets have expired; or
                    - Bank telah mentransfer haknya                                        - The Bank has transferred its rights
                       untuk menerima arus kas yang                                           to receive cash flows from the
                       berasal dari aset keuangan atau                                        financial assets or has assumed
                       menanggung kewajiban untuk                                             an obligation to pay the received
                       membayarkan arus kas yang                                              cash flows in full without material
                       diterima tersebut secara penuh                                         delay to a third party under a
                       tanpa penundaan berarti kepada                                         ‘pass-through’ arrangement; and
                       pihak     ketiga     di    bawah                                       either (a) the Bank has transferred
                       kesepakatan pelepasan; dan                                             substantially all the risks and
                       antara     (a)     Bank      telah                                     rewards of the asset, or (b) the
                       mentransfer secara substansial                                         Bank has neither transferred nor
                       seluruh risiko dan manfaat atas                                        retained substantially all the risks
                       aset, atau (b) Bank tidak                                              and rewards of the asset but has
                       mentransfer      maupun      tidak                                     transferred control of the asset.
                       memiliki secara substansial
                       seluruh risiko dan manfaat atas
                       aset namun telah mentransfer
                       pengendalian atas aset.

                    Ketika Bank telah mentransfer hak                                      When the Bank has transferred its
                    untuk menerima arus kas dari aset                                      rights to receive cash flows from an
                    atau telah memasuki kesepakatan                                        asset or has entered into a ’pass-
                    pelepasan dan tidak mentransfer                                        through’ arrangement and has
                    serta    tidak  memiliki    secara                                     neither transferred nor retained
                    substansial seluruh risiko dan                                         substantially all the risks and rewards
                    manfaat atas aset atau tidak                                           of the asset nor transferred control of
                    mentransfer kendali atas aset, aset                                    the asset, the asset is recognized to
                    diakui sebesar keterlibatan Bank                                       the extent of the Bank’s continuing
                    yang berkelanjutan atas aset                                           involvement on the asset.
                    tersebut.

                    Kredit       yang          diberikan                                   Loans are written-off when there is no
                    dihapusbukukan     ketika      tidak                                   realistic prospect of collection in the
                    terdapat prospek yang realistis                                        near future or the normal relationship
                    mengenai pengembalian kredit                                           between the Bank and the borrowers
                    dalam waktu dekat atau hubungan                                        have ceased to exist. When a loan is
                    normal antara Bank dan debitur                                         deemed uncollectible, it is written-off
                    telah berakhir. Kredit yang tidak                                      against the related allowance for
                    dapat dilunasi dihapusbukukan                                          impairment losses.
                    dengan     mendebit       cadangan
                    kerugian penurunan nilai.



                                                            28
Page 413
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                     d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          4)   Penghentian pengakuan (lanjutan)                            4)   Derecognition (continued)

               b.   Liabilitas  keuangan    dihentikan                          b.    Financial liabilities are derecognized
                    pengakuannya       jika   liabilitas                              when they are extinguished, i.e.,
                    keuangan tersebut berakhir, yaitu                                 liabilities stated in the contract are
                    ketika liabilitas yang ditetapkan                                 discharged, cancelled or has expired.
                    dalam kontrak dilepaskan atau
                    dibatalkan atau kadaluwarsa.

                    Jika suatu liabilitas keuangan yang                               Where an existing financial liability is
                    ada digantikan dengan yang lain                                   replaced by another from the same
                    oleh pemberi pinjaman yang sama                                   lender on substantially different terms
                    pada      keadaan     yang    secara                              or the terms of an existing liability are
                    substansial        berbeda      atau                              substantially modified, such an
                    berdasarkan suatu liabilitas yang                                 exchange or modification is treated
                    ada yang secara substansial telah                                 as derecognition of the original
                    diubah, seperti pertukaran atau                                   liability and the recognition of a new
                    modifikasi     yang     diperlakukan                              liability, and the difference in the
                    sebagai penghentian pengakuan                                     respective carrying amounts is
                    liabilitas awal dan pengakuan                                     recognized in the statement of profit
                    liabilitas baru dan perbedaan nilai                               or loss and other comprehensive
                    tercatat    masing-masing      diakui                             income.
                    dalam laporan laba rugi dan
                    penghasilan komprehensif lain.

          5)   Pengakuan pendapatan dan beban                              5)   Income and expense recognition

               a.   Pendapatan dan beban bunga atas                             a.    Interest income and expense on
                    aset keuangan yang diukur pada                                    financial assets measured at fair
                    nilai wajar melalui penghasilan                                   value through other comprehensive
                    komprehensif lain, serta aset dan                                 income, as well as financial assets
                    liabilitas keuangan yang dicatat                                  and liabilities measured at amortized
                    berdasarkan     biaya   perolehan                                 cost are recognized in the statement
                    diamortisasi diakui pada laporan                                  of profit or loss using the effective
                    laba rugi dengan menggunakan                                      interest rate method.
                    metode suku bunga efektif.

                    Jumlah     tercatat    bruto    aset                              The gross carrying amount of a
                    keuangan adalah biaya perolehan                                   financial asset is the amortized cost
                    diamortisasi     aset     keuangan                                of a financial asset before adjusting
                    sebelum      disesuaikan     dengan                               for allowance for impairment.
                    cadangan penurunan nilai.

                    Dalam menghitung pendapatan dan                                   In calculating interest income and
                    beban bunga, tingkat suku bunga                                   expenses, the effective interest rate is
                    efektif diterapkan pada jumlah                                    applied to the gross carrying amount
                    tercatat bruto aset (ketika aset                                  of an asset (when the asset is not a
                    tersebut bukan aset keuangan yang                                 deteriorated financial asset) or to the
                    memburuk) atau terhadap biaya                                     amortized cost of a liability.
                    perolehan      diamortisasi   dari
                    liabilitas.
                                                            29
Page 414
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan      Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                          The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                             preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                 set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                       d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          5)   Pengakuan      pendapatan     dan    beban                    5)   Income     and          expense         recognition
               (lanjutan)                                                         (continued)

                    Untuk     aset    keuangan       yang                               For financial assets that deteriorated
                    memburuk setelah pengakuan awal,                                    after initial recognition, interest
                    pendapatan bunga dihitung dengan                                    income is calculated by applying an
                    menerapkan tingkat suku bunga                                       effective interest rate to the amortized
                    efektif terhadap biaya perolehan                                    cost of the financial assets. If the
                    diamortisasi dari aset keuangan                                     asset is no longer deteriorating, the
                    tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi                             calculation of interest income will be
                    memburuk,       maka     perhitungan                                calculated by applying an effective
                    pendapatan bunga akan dihitung                                      interest rate to the gross carrying
                    dengan menerapkan tingkat suku                                      amount of the financial asset.
                    bunga efektif terhadap nilai tercatat
                    bruto dari aset keuangan tersebut.

               b.   Keuntungan dan kerugian yang                                  b.    Gains and losses arising from
                    timbul dari perubahan nilai wajar                                   changes in the fair value of financial
                    aset keuangan yang diukur pada                                      asset measured at fair value through
                    nilai wajar melalui pendapatan                                      other comprehensive income other
                    komprehensif        lain      selain                                than foreign exchange gains or
                    keuntungan atau kerugian selisih                                    losses on debt instruments are
                    kurs atas instrumen utang diakui                                    recognized     directly   in     other
                    secara langsung dalam pendapatan                                    comprehensive income (as part of
                    komprehensif lain (sebagai bagian                                   equity) until the financial asset is
                    dari ekuitas) hingga aset keuangan                                  derecognized or impaired.
                    tersebut dihentikan pengakuannya
                    atau terdapat penurunan nilai.

                    Pada       saat   aset   keuangan                                   When     a    financial  asset    is
                    dihentikan pengakuannya atau                                        derecognized or impaired, the
                    mengalami       penurunan    nilai,                                 cummulative     gains   or   losses
                    keuntungan atau kerugian kumulatif                                  previously recognized in equity are
                    yang sebelumnya diakui dalam                                        recognized in statement of profit or
                    ekuitas harus diakui pada laporan                                   loss.
                    laba rugi.

          6)   Reklasifikasi instrumen keuangan                              6) Reclassification financial instruments

               Bank mereklasifikasi aset keuangan jika                            The Bank reclassifies financial assets if
               dan hanya jika, model bisnis untuk                                 and only if, the business model for
               pengelolaan aset keuangan berubah.                                 managing financial assets changes.

               Tidak terdapat reklasifikasi         untuk                         There is no reclassification of financial
               liabilitas keuangan.                                               liabilities.




                                                              30
Page 415
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan      Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                          The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                             preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                 set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                       d.   Financial Assets and Liabilities (continued)

          6)   Reklasifikasi     instrumen      keuangan                     6)   Reclassification         financial      instruments
               (lanjutan)                                                         (continued)

               Reklasifikasi aset keuangan dari                                   Reclassifications of financial assets from
               klasifikasi  biaya    perolehan   yang                             amortized cost classifications to fair value
               diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar                            through profit or loss are recorded at fair
               melalui laba rugi dicatat sebesar nilai                            value. The difference between the
               wajarnya. Selisih antara nilai tercatat                            recorded value and fair value is
               dengan nilai wajar diakui sebagai                                  recognized in profit or loss on the
               keuntungan atau kerugian pada laba rugi                            statement of profit or loss and other
               dalam laporan laba rugi dan pendapatan                             comprehensive income.
               komprehensif lainnya.

               Reklasifikasi aset keuangan dari                                   Reclassifications of financial assets from
               klasifikasi  biaya     perolehan  yang                             amortized cost classifications to fair value
               diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar                            classifications       through          other
               melalui penghasilan komprehensif lain                              comprehensive are recorded at their fair
               dicatat sebesar nilai wajarnya.                                    values.

               Reklasifikasi aset keuangan dari                                   Reclassification of financial assets from
               klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan                        fair value classification through other
               komprehensif lain ke klasifikasi nilai                             comprehensive income to fair value
               wajar melalui laba rugi dicatat pada nilai                         classification through profit or loss is
               wajar. Keuntungan atau kerugian yang                               recorded at fair value. Unrealized gains or
               belum direalisasi direklasifikasi ke laba                          losses are reclassified to profit or loss.
               rugi.

               Reklasifikasi aset keuangan dari                                   Reclassification of financial assets from
               klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan                        fair value classifications through other
               komprehensif lain ke klasifikasi biaya                             comprehensive income to the amortized
               perolehan yang diamortisasi dicatat                                cost classification is recorded at carrying
               pada nilai tercatat. Keuntungan atau                               value. Unrealized gains or losses are
               kerugian yang belum direalisasi dihapus                            removed from equity and adjusted agains
               dari ekuitas dan disesuaikan terhadap                              the fair value.
               nilai wajar.

               Reklasifikasi aset keuangan dari                                   Reclassifications on financial assets from
               klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke                       fair value classification through profit or
               klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan                        loss to fair value classification through
               komprehensif lain dicatat pada nilai                               other    comprehensive       income     are
               wajar.                                                             recorded at fair value.

               Reklasifikasi aset keuangan dari                                   Reclassification of financial assets from
               klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke                       fair value classification through profit or
               klasifikasi    biaya     perolehan     yang                        loss to amortized cost classification is
               diamortisasi dicatat pada nilai wajar.                             recorded at fair value.




                                                              31
Page 416
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                     d. Financial Assets and Liabilities (continued)

          7)   Saling Hapus                                               7)   Offsetting

               Aset dan liabilitas keuangan saling                             Financial assets and liabilities are offset
               hapus dan nilai netonya dilaporkan pada                         and the net amount is reported in the
               laporan posisi keuangan jika dan hanya                          statement of financial position if and only
               jika, saat ini terdapat hak yang                                if, there is currently an enforceable legal
               berkekuatan hukum untuk saling hapus                            rights to offset the recognized amounts
               jumlah keduanya dan terdapat intensi                            and there is an intention to settle on a net
               untuk diselesaikan secara neto atau                             basis or to realize the assets and settle the
               untuk    merealisasikan        aset    dan                      liabilities simultaneously.
               menyelesaikan       liabilitas      secara
               bersamaan.

               Hak yang berkekuatan hukum berarti:                             Enforceable right means:
               a. Tidak terdapat kontinjensi di masa                           a. There are no contingencies in the
                   yang akan datang; dan                                           future; and
               b. Hak yang berkekuatan hukum pada                              b. Enforceable right to the following
                   kondisi-kondisi berikut ini:                                    conditions:
                   - Kegiatan bisnis normal;                                       - Deploying normal activities;
                   - Kondisi kegagalan usaha; dan                                  - Conditions of business failures; and
                   - Kondisi    gagal     bayar  atau                              - Conditions of default or bankruptcy.
                     bangkrut.

               Pendapatan dan beban disajikan dalam                            Income and expenses are presented on a
               jumlah bersih hanya jika diperkenankan                          net basis only when permitted by
               oleh standar akuntansi.                                         accounting standards.

          8) Pengukuran biaya diamortisasi                                 8) Amortized cost measurement

               Biaya perolehan diamortisasi dari aset                          The amortized cost of a financial assets or
               atau liabilitas keuangan adalah jumlah                          liabilities are the amount at which the
               aset atau liabilitas keuangan yang diukur                       financial assets or liabilities are measured
               pada saat pengakuan awal dikurangi                              at initial recognition, minus principal
               pembayaran pokok pinjaman, ditambah                             repayments,       plus     or    minus   the
               atau dikurangi amortisasi kumulatif                             cummulative amortization using the
               menggunakan metode suku bunga                                   effective interest rate method of any
               efektif yang dihitung dari selisih antara                       difference between the initial amount
               nilai pengakuan awal dan nilai jatuh                            recognized and the maturity amount,
               temponya dan dikurangi penurunan nilai.                         minus any reduction for impairment.

          9)   Nilai wajar                                                9)   Fair value

               Nilai wajar adalah harga yang akan                              Fair value is the price that would be
               diterima untuk menjual suatu aset atau                          received to sell an asset or paid to transfer
               harga yang akan dibayar untuk                                   a liability in an orderly transaction between
               mengalihkan suatu liabilitas dalam                              market participants at the measurement
               transaksi teratur antara pelaku pasar                           date.
               pada tanggal pengukuran.



                                                            32
Page 417
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan      Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                               Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                         The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                            preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                      d. Financial Assets and Liabilities (continued)

          9)   Nilai wajar (lanjutan)                                      9)   Fair value (continued)

               Pengukuran nilai wajar mengasumsikan                             The fair value measurement is based on
               bahwa transaksi untuk menjual aset atau                          the presumption that the transaction to sell
               mengalihkan liabilitas terjadi:                                  the asset or transfer the liability takes
                                                                                place either:
               -   Di pasar utama untuk aset dan                                -    In the principal market for the asset or
                   liabilitas tersebut; atau                                         liability; or
               -   Jika tidak terdapat pasar utama, di                          -    In the absence of a principal market,
                   pasar yang paling menguntungkan                                   in the most advantageous market for
                   untuk aset atau liabilitas tersebut.                              the asset or liability.

               Nilai wajar suatu aset atau liabilitas                           The fair value of an asset or a liability is
               diukur menggunakan asumsi yang akan                              measured using the assumptions that
               digunakan    pelaku   pasar    ketika                            market participants would use when
               menentukan harga aset dan liabilitas                             pricing the asset or liability, assuming that
               tersebut dengan asumsi bahwa pelaku                              market participants act in their economic
               pasar bertindak dalam kepentingan                                best interest.
               ekonomis terbaiknya.

               Pengukuran nilai wajar aset non-                                 A fair value measurement of a non-
               keuangan             memperhitungkan                             financial asset takes into account a market
               kemampuan pelaku pasar untuk                                     participant's ability to generate economic
               menghasilkan manfaat ekonomi dengan                              benefits by using the asset in its highest
               menggunakan aset dalam penggunaan                                and best use or by selling it to another
               tertinggi dan terbaiknya atau dengan                             market participant that would use the
               menjualnya kepada pelaku pasar lain                              asset in its highest and best use.
               yang akan menggunakan aset tersebut
               dalam penggunaan tertinggi dan
               terbaiknya.

               Bank menggunakan teknik penilaian                                The Bank uses valuation techniques that
               yang sesuai dalam keadaan dan bila                               are appropriate in the circumstances and
               data yang memadai tersedia untuk                                 for which sufficient data are available to
               mengukur nilai wajar, memaksimalkan                              measure fair value, maximizing the use of
               penggunaan       input    yang   dapat                           relevant observable inputs and minimizing
               diobservasi     yang     relevan   dan                           the use of unobservable inputs.
               meminimalkan penggunaan input yang
               tidak dapat diobservasi.

               Semua aset dan liabilitas yang nilai                             All assets and liabilities for which fair value
               wajarnya diukur atau diungkapkan                                 is measured or disclosed in the financial
               dalam        laporan     keuangan     dapat                      statements are categorized within the fair
               dikategorikan pada tingkat hierarki nilai                        value hierarchy, described as follows,
               wajar, berdasarkan tingkatan input                               based on the lowest level input that is
               terendah        yang      signifikan   atas                      significant to the fair value measurement
               pengukuran         nilai    wajar    secara                      as a whole:
               keseluruhan:
               - Tingkat 1                                                      -   Level 1
                   Harga kuotasian (tidak disesuaikan)                              Quoted prices (unadjusted) in active
                   dalam pasar aktif untuk aset atau                                markets for identical assets or
                   liabilitas yang identik;                                         liabilities;
                                                             33
Page 418
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan   Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                    d. Financial Assets and Liabilities (continued)

          9)   Nilai wajar (lanjutan)                                    9)   Fair value (continued)

               Semua aset dan liabilitas yang nilai                           All assets and liabilities for which fair value
               wajarnya diukur atau diungkapkan                               is measured or disclosed in the financial
               dalam     laporan     keuangan     dapat                       statements are categorized within the fair
               dikategorikan pada tingkat hierarki nilai                      value hierarchy, described as follows,
               wajar, berdasarkan tingkatan input                             based on the lowest level input that is
               terendah      yang     signifikan    atas                      significant to the fair value measurement
               pengukuran      nilai    wajar    secara                       as a whole: (continued)
               keseluruhan: (lanjutan)
               - Tingkat 2                                                    -   Level 2
                   Input selain harga kuotasian yang                              Inputs other than quoted prices
                   termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat                            included within Level 1 that are
                   diobservasi untuk aset dan liabilitas                          observable for the asset or liability
                   baik secara langsung (misalnya,                                either directly (example, price) or
                   harga) atau secara tidak langsung;                             indirectly;
               - Tingkat 3                                                    -   Level 3
                   Input untuk aset dan liabilitas yang                           Inputs for the asset and liability that are
                   bukan berdasarkan data pasar yang                              not based on observable market data
                   dapat diobservasi (input yang tidak                            (unobservable inputs).
                   dapat diobservasi).

               Untuk aset dan liabilitas yang diakui                          For assets and liabilities that are
               pada      laporan   keuangan      secara                       recognized in the financial statements on
               berulang, Bank menentukan apakah                               a recurring basis, the Bank determines
               terjadi transfer antar tingkat di dalam                        whether transfers have occurred between
               hierarki dengan cara mengevaluasi                              levels in the hierarchy by re-assessing
               kategori (berdasarkan input tingkat                            categorization (based on the lowest level
               terendah      yang   signifikan    dalam                       input that is significant to the fair value
               pengukuran nilai wajar) setiap akhir                           measurement as a whole) at the end of
               periode pelaporan.                                             each reporting period.

          Investasi pada sukuk                                          Investment in sukuk

          Efek-efek dan obligasi pemerintah syariah,                    Sharia securities and government bonds,
          kecuali      reksadana      diklasifikasikan                  except for reksadana are classified based on
          berdasarkan model usaha yang ditentukan                       business model determined by the Bank at the
          oleh Bank pada saat pembelian surat                           date of purchase in accordance with SFAS 410
          berharga tersebut didasarkan atas klasifikasi                 on "Accounting for Sukuk” as follows:
          yang sesuai dengan PSAK 410 tentang
          “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:

          a. Surat berharga diukur pada biaya                           a. At cost securities are stated at cost
             perolehan disajikan sebesar biaya                             (including transaction costs) adjusted by
             perolehan (termasuk biaya transaksi)                          unamortised premium and/or discount.
             yang disesuaikan dengan premi dan/atau                        Premium and discount are amortized over
             diskonto yang belum diamortisasi. Premi                       the period until maturity.
             dan diskonto diamortisasi selama
             periode hingga jatuh tempo.


                                                           34
Page 419
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     d.   Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan)                    d. Financial Assets and Liabilities (continued)

          Investasi pada sukuk (lanjutan)                               Investment in sukuk (continued)

          Efek-efek dan obligasi pemerintah syariah,                    Sharia securities and government bonds,
          kecuali      reksadana      diklasifikasikan                  except for reksadana are classified based on
          berdasarkan model usaha yang ditentukan                       business model determined by the Bank at the
          oleh Bank pada saat pembelian surat                           date of purchase in accordance with SFAS 410
          berharga tersebut didasarkan atas klasifikasi                 on "Accounting for Sukuk” as follows:
          yang sesuai dengan PSAK 410 tentang                           (continued)
          “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut: (lanjutan)

          b.   Surat berharga diukur pada nilai wajar                   b. At fair value securities are stated at fair
               melalui laba rugi yang dinyatakan                           value through profit or loss. Unrealized
               sebesar nilai wajar. Keuntungan atau                        gains or losses from the increase or
               kerugian yang belum direalisasi akibat                      decrease in fair values are presented in
               kenaikan atau penurunan nilai wajarnya                      current year profit or loss.
               disajikan dalam laporan laba rugi tahun
               yang bersangkutan.

          c.   Surat berharga yang diukur pada nilai                    c. At fair value through other comprehensive
               wajar melalui penghasilan komprehensif                      income securities are measured at fair
               lainnya. Surat berharga disajikan                           value. Unrealized gains or losses from the
               sebesar nilai wajar. Keuntungan atau                        increase or decrease in fair value are
               kerugian yang belum direalisasi akibat                      presented in other comprehensive income.
               kenaikan atau penurunan nilai wajarnya                      Premium and discount are amortized over
               disajikan      dalam       penghasilan                      the period until maturity.
               komprehensif lain. Premi dan diskonto
               diamortisasi selama periode hingga
               jatuh tempo.

     e.   Giro pada Bank Indonesia dan bank lain                     e. Current accounts with Bank Indonesia and
                                                                        other banks

          Giro pada bank lain diklasifikasikan sebagai                  Current accounts with other banks are
          biaya perolehan yang diamortisasi. Giro pada                  classified as amortized cost. Current accounts
          bank lain dinyatakan sebesar biaya                            with other banks are stated at amortized cost
          perolehan     diamortisasi     menggunakan                    using the effective interest rate (EIR) method
          metode suku bunga efektif dikurangi                           less allowance for impairment losses as
          cadangan     kerugian     penurunan      nilai                disclosed in Note 2l.
          sebagaimana        diungkapkan        dalam
          Catatan 2l.

          Giro pada Bank Indonesia diklasifikasikan                     Current accounts with Bank Indonesia is
          sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.                    classified as amortized cost. Current account
          Giro pada Bank Indonesia dinyatakan                           with Bank Indonesia is stated in outstanding
          sebesar saldo penempatan.                                     balances.




                                                           35
Page 420
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan    Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     f.   Penempatan pada Bank Indonesia dan                        f.   Placements with Bank Indonesia and other
          bank lain                                                      banks

          Penempatan pada Bank Indonesia dan bank                        Placements with Bank Indonesia and other
          lain merupakan penempatan dana dalam                           banks consist of Term Deposits of Bank
          bentuk Term Deposit Bank Indonesia,                            Indonesia, Deposit Facilities of Bank Indonesia,
          Fasilitas Simpanan Bank Indonesia, dan call                    and call money.
          money.

          Penempatan pada bank lain diklasifikasikan                     Placements with other banks are classified as
          sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.                     amortized cost. Placements with other banks
          Penempatan pada bank lain dinyatakan                           are stated at amortized cost using the
          sebesar biaya perolehan diamortisasi                           effective interest rate method less allowance
          menggunakan metode suku bunga efektif                          for impairment losses as disclosed in Note 2l.
          dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
          sebagaimana       diungkapkan       dalam
          Catatan 2l.

          Penempatan        pada    Bank   Indonesia                     Placements with Bank Indonesia is classified
          diklasifikasikan sebagai biaya perolehan                       as amortized cost. Placement with Bank
          yang diamortisasi. Penempatan pada Bank                        Indonesia is stated in outstanding balances.
          Indonesia      dinyatakan  sebesar   saldo
          penempatan.

     g.   Efek-efek yang diperdagangkan                             g. Trading securities

          Efek-efek yang diperdagangkan terdiri dari                     Trading securities comprise of Government
          Obligasi Pemerintah, Obligasi Korporasi,                       Bonds, Corporate Bonds, Sukuk and Bank
          Sukuk dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                      Indonesia Rupiah Securities that are classified
          yang dikategorikan sebagai dimiliki untuk                      as held for trading and are recorded at fair
          diperdagangkan dan dicatat di laporan posisi                   value in the statement of financial position.
          keuangan sebesar nilai wajar.

          Keuntungan atau kerugian yang belum                            Unrealized gains or losses resulting from the
          direalisasi akibat kenaikan atau penurunan                     increase or decrease in fair value are
          nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi                  recognized in the current year statement of
          dan penghasilan komprehensif lain tahun                        profit or loss and other comprehensive income.
          berjalan. Pendapatan bunga dari efek utang                     The interest income from debt securities is
          dicatat dalam laporan laba rugi dan                            recorded in the statement of profit or loss and
          penghasilan komprehensif lain sesuai                           other comprehensive income according to the
          dengan persyaratan dalam kontrak. Pada                         terms of the contract. At the time of sale of
          saat penjualan portofolio efek yang                            trading securities portfolio, the difference
          diperdagangkan, selisih antara harga jual                      between the selling price and the purchase
          dengan harga perolehan diakui sebagai                          price is recognized as a gain or loss in the year
          keuntungan atau kerugian penjualan pada                        when the securities are sold.
          tahun ketika efek tersebut dijual.




                                                          36
Page 421
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     h.   Investasi keuangan                                        h. Financial investments

          Investasi keuangan terdiri dari Obligasi                     Financial investments comprise of Government
          Pemerintah, Sukuk, Negotiable Certificate of                 Bonds, Sukuk, Negotiable Certificate of
          Deposit, Obligasi Korporasi, Sekuritas                       Deposit, Corporate Bonds, Bank Indonesia
          Rupiah dan Valas Indonesia dan Wesel                         Rupiah and Foreign Currencies securities and
          Ekspor Berjangka.                                            Export Bills.

          Obligasi Pemerintah, Sukuk, Negotiable                       Government Bonds, Sukuk, Negotiable
          Certificate of Deposit, Sekuritas Rupiah dan                 Certificate of Deposit, Bank Indonesia rupiah
          Valas Indonesia dan Obligasi Korporasi                       and valas securities and Corporate Bonds are
          diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                 classified as fair value through other
          penghasilan komprehensif lain.                               comprehensive income.

          Obligasi Pemerintah dan Wesel Ekspor                         Government Bonds and Export Bills are
          Berjangka diklasifikasikan sebagai biaya                     classified as amortized cost.
          perolehan yang diamortisasi.

          Investasi keuangan diklasifikasikan sebagai                  Financial investments are classified as follows:
          berikut:

          Investasi keuangan yang diukur pada nilai                    Financial investments measured at fair value
          wajar melalui penghasilan komprehensif lain                  through other comprehensive income

          Investasi keuangan yang diukur pada nilai                    Financial investments measured at fair value
          wajar melalui penghasilan komprehensif lain                  through other comprehensive income is
          diakui dan diukur sebesar nilai wajar dengan                 recognized and measured at fair value by
          memperhitungkan pendapatan dan/atau                          calculating income and/or expenses directly
          beban yang dapat diatribusikan langsung                      attributable to the purchase of securities. After
          pada     pembelian     efek-efek.     Setelah                initial recognition, gains and losses from
          pengakuan awal, keuntungan dan kerugian                      changes in fair value of securities, net of tax,
          yang belum direalisasikan dari kenaikan atau                 are recognized directly to equity.
          penurunan nilai wajar, setelah pajak, diakui
          dan disajikan sebagai komponen ekuitas.

          Ketika    investasi    tersebut    dihapus,                  When the investment is disposed the
          keuntungan atau kerugian kumulatif setelah                   cumulative gain or loss, net of tax, previously
          pajak,   yang    sebelumnya     diakui    di                 recognized in other comprehensive income is
          penghasilan komprehensif lainnya, diakui                     recognized in the statement of profit or loss and
          dalam laporan laba rugi dan penghasilan                      other comprehensive income. The losses
          komprehensif lain. Kerugian yang timbul dari                 arising from impairment of such investments
          penurunan nilai pada investasi tersebut                      are recognized in the statement of profit or loss
          diakui dalam laporan laba rugi dan                           and other comprehensive income and removed
          penghasilan    komprehensif     lain    dan                  from other comprehensive income.
          dikeluarkan dari penghasilan komprehensif
          lainnya.

          Premi dan/atau diskonto diamortisasi                         Premium and/or discount is amortized and
          sebagai  pendapatan    bunga    dengan                       reported as interest income using the EIR.
          menggunakan suku bunga efektif.



                                                          37
Page 422
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     h.   Investasi keuangan (lanjutan)                             h. Financial investments (continued)

          Investasi keuangan diklasifikasikan sebagai                    Financial investments are classified as follows:
          berikut: (lanjutan)                                            (continued)

          Investasi keuangan yang diklasifikasikan                       Financial investments classified as amortized
          sebagai biaya perolehan yang diamortisasi                      cost

          Investasi keuangan yang diklasifikasikan                       Financial investments classified as amortized
          sebagai biaya perolehan yang diamortisasi                      cost is recognized and measured at fair value
          diakui dan diukur sebesar nilai wajar dengan                   by calculating income and/or expenses directly
          memperhitungkan pendapatan dan/atau                            attributable to the purchase of securities. After
          beban yang dapat diatribusikan langsung                        initial recognition, securities are measured at
          pada     pembelian     efek-efek.     Setelah                  amortized acquisition cost using EIR.
          pengakuan awal, efek-efek diukur pada biaya
          perolehan diamortisasi menggunakan suku
          bunga efektif.

     i.   Instrumen keuangan derivatif                              i.   Derivative financial instruments

          Seluruh instrumen derivatif dicatat dalam                      All derivative instruments are recognized in
          laporan posisi keuangan berdasarkan nilai                      statement of financial position at fair value. The
          wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan                      fair value is based on the market rate, Reuters
          berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada                     exchange rate at statement of financial position
          tanggal pelaporan laporan posisi keuangan,                     date, discounted cash flows and price valuation
          diskonto arus kas, model penentu harga atau                    or broker quoted price on other instruments
          harga yang diberikan oleh broker (quoted                       with similar characteristics or price model.
          price) atas instrumen lain yang memiliki
          karakteristik atau model penentuan harga
          serupa.

          Keuntungan atau kerugian dari kontrak                          Gain or loss on a derivative contract not
          derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung                   designated as a hedging instrument (or does
          nilai (atau tidak memenuhi kriteria untuk                      not qualify as a hedging instrument) is
          dapat diklasifikasikan sebagai lindung nilai)                  recognized in the current year statement of
          diakui pada laporan laba rugi dan                              profit or loss and comprehensive income.
          penghasilan komprehensif lain tahun
          berjalan.

          Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari                    Embedded        derivative      instruments      are
          kontrak utama non-derivatif dan diperlakukan                   separated from their host non-derivative
          sebagai instrumen derivatif jika seluruh                       contract and accounted for as a derivative
          kriteria berikut terpenuhi:                                    instrument if all of the following criteria are met:

          1.   Risiko dan karakteristik ekonomi dari                     1. The risks and economic characteristics of
               derivatif melekat tidak secara erat                          the embedded derivative are not closely
               berhubungan dengan karakteristik dan                         related to those of the host contract;
               risiko kontrak utama;




                                                          38
Page 423
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     i.   Instrumen keuangan derivatif (lanjutan)                     i.   Derivative financial instruments (continued)

          Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari                      Embedded        derivative      instruments      are
          kontrak utama non-derivatif dan diperlakukan                     separated from their host non-derivative
          sebagai instrumen derivatif jika seluruh                         contract and accounted for as a derivative
          kriteria berikut terpenuhi: (lanjutan)                           instrument if all of the following criteria are met:
                                                                           (continued)

          2.   Instrumen terpisah dengan kondisi yang                      2. A separate instrument with the same terms
               sama dengan instrumen derivatif                                as the embedded derivative would meet the
               melekat memenuhi definisi dari derivatif;                      definition of a derivative; and
               dan

          3.   Instrumen hibrid (kombinasi) tidak diukur                   3. The hybrid (combined) instrument is not
               pada harga wajar dengan perubahan                              measured at fair value with changes in fair
               nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi                     value recognized in statement of profit or
               dan penghasilan komprehensif lain                              loss and other comprehensive income (i.e.,
               (yaitu derivatif melekat dalam aset                            a derivative that is embedded in a financial
               keuangan atau liabilitas keuangan yang                         asset or financial liability at fair value
               diukur pada nilai wajar melalui laba rugi                      through profit or loss is not separated).
               tidak dipisahkan).

     j.   Kredit yang diberikan                                       j.   Loans

          Kredit yang diberikan diklasifikasikan                           Loans are classified as amortized cost.
          sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.

          Kredit yang diberikan diklasifikasikan                           Loans are classified as amortized cost. Loans
          sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.                       are measured at amortized cost using the EIR
          Kredit yang diberikan diukur pada biaya                          less allowance for impairment losses. The
          perolehan diamortisasi menggunakan suku                          amortized cost of loan is the amount at which
          bunga efektif dikurangi cadangan kerugian                        the loan is measured at initial recognition minus
          penurunan        nilai.     Biaya    perolehan                   principal repayments, plus or minus the
          diamortisasi            dihitung       dengan                    cumulative amortization using EIR method of
          memperhitungkan nilai kredit pada saat                           any difference between that initial amount and
          pengakuan awal dikurangi pembayaran                              the maturity amount, and minus any reduction
          pokok, ditambah atau dikurangi dengan                            for impairment or uncollectability. The
          amortisasi kumulatif menggunakan metode                          amortization is recognized in the statement of
          suku bunga efektif yang dihitung dari selisih                    profit or loss and other comprehensive income.
          antara nilai awal dan nilai jatuh temponya,
          dikurangi penurunan untuk penurunan nilai
          atau nilai yang tidak dapat ditagih. Amortisasi
          tersebut diakui pada laporan laba rugi dan
          penghasilan komprehensif lain.




                                                            39
Page 424
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan      Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     j.   Kredit yang diberikan (lanjutan)                           j.   Loans (continued)

          Restrukturisasi kredit                                          Loan restructuring

          Kerugian yang timbul dari restrukturisasi                       Losses on loan restructuring in respect of
          kredit yang berkaitan dengan modifikasi                         modification of the terms of the loans are
          persyaratan kredit hanya diakui bila nilai                      recognized only if the cash value of total future
          tunai penerimaan kas masa depan yang                            cash receipts specified in the new terms of the
          telah ditentukan dalam persyaratan kredit                       loans, including both receipts designated as
          yang baru, termasuk penerimaan yang                             interest and those designated as loan principal
          diperuntukkan sebagai bunga maupun pokok                        are less than the recorded amounts of loans
          adalah lebih kecil dari nilai kredit yang                       before restructuring.
          diberikan      yang   tercatat   sebelum
          restrukturisasi.

          Untuk restrukturisasi kredit bermasalah                         For loan restructuring which involves a
          dengan cara konversi kredit yang diberikan                      conversion of loans into equity or other financial
          menjadi saham atau instrumen keuangan                           instruments, a loss on loan restructuring is
          lainnya, kerugian dari restrukturisasi kredit                   recognized only if the fair value of the equity or
          diakui hanya apabila nilai wajar penyertaan                     other financial instruments received, reduced
          saham atau instrumen keuangan yang                              by estimated costs to sell the equity or other
          diterima dikurangi estimasi biaya untuk                         financial instruments is less than the carrying
          menjualnya adalah kurang dari nilai tercatat                    value of loan.
          kredit yang diberikan.

          Saat ini hanya terdapat restrukturisasi kredit                  Currently, there is only loan restructuring using
          dengan menggunakan metode perpanjangan                          extension of terms of loans and decrease of
          jangka waktu kredit dan penurunan suku                          loan interest method.
          bunga kredit.

     k.   Tagihan dan liabilitas akseptasi                           k. Acceptance receivables and payables

          Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai                      Acceptance receivables are classified as
          biaya perolehan yang diamortisasi.                              amortized cost.

          Tagihan akseptasi diukur pada biaya                             Acceptance receivables are measured at
          perolehan      diamortisasi   menggunakan                       amortized cost using the EIR method, less
          metode suku bunga efektif, dikurangi dengan                     allowance for impairment losses. Acceptance
          cadangan kerugian penurunan nilai. Liabilitas                   liabilities are measured at amortized cost by
          akseptasi diukur pada biaya perolehan                           using the EIR method.
          diamortisasi menggunakan metode suku
          bunga efektif.

          Cadangan      kerugian   penurunan    nilai                     The allowance for impairment losses is
          dilakukan bila terdapat bukti yang obyektif                     assessed if there is an objective evidence of
          mengenai      penurunan     nilai  dengan                       impairment by using the impairment
          menggunakan metodologi penurunan nilai                          methodology as disclosed in Note 2l.
          sebagaimana        diungkapkan      dalam
          Catatan 2l.




                                                           40
Page 425
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     l.   Penurunan nilai aset keuangan                              l.   Impairment of financial assets

          Bank mengakui penyisihan kerugian kredit                        The Bank recognizes the allowance for
          ekskpektasian pada instrumen keuangan                           expected credit losses on financial instruments
          yang tidak diukur pada nilai wajar melalui                      that are not measured at fair value through
          laba rugi.                                                      profit or loss.

          Tidak ada penyisihan kerugian kredit                            There is no allowance for expected credit
          ekskpektasian pada investasi instrumen                          losses on investment in equity instruments.
          ekuitas.

          Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah                        The Bank measures the allowance for losses
          kerugian kredit ekspektasian sepanjang                          for the lifetime of an expected credit losses,
          umurnya, kecuali untuk hal berikut diukur                       except for the following which are measured
          sejumlah kerugian kredit ekspektasian                           according to 12 months expected credit losses:
          12 bulan:
           - Instrumen utang yang memiliki risiko kredit                  - Debt instruments that have low credit risk at
             rendah pada tanggal pelaporan; dan                             the reporting date; and
           - Instrumen keuangan lainnya yang risiko                       - Other financial instruments for which credit
             kreditnya     tidak  meningkat     secara                      risk has not increased significantly since
             signifikan sejak pengakuan awal.                               initial recognition.

          Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan                           The 12-month expected credit loss is part of
          adalah bagian dari kerugian kredit                              the expected credit loss throughout its lifetime
          ekspektasian sepanjang umurnya yang                             that represents an expected credit loss arising
          merepresentasikan       kerugian        kredit                  from a default on financial instruments that
          ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal                   might occur in 12 months after reporting date.
          bayar instrumen keuangan yang mungkin
          terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
          pelaporan.

          Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian                         Measurement of Expected Credit Losses

          Kerugian Kredit Ekspektasian adalah                             Expected Credit Losses are the estimate of the
          estimasi    probabilitas    tertimbang    dari                  weighted probability of a credit loss measured
          kerugian kredit yang diukur sebagai berikut:                    as follows:
          - Aset keuangan yang tidak memburuk                             - Financial assets that do not deteriorate at
             pada tanggal pelaporan, kerugian kredit                        the reporting date, the expected credit loss
             ekspektasian diukur sebesar selisih                            is measured at the difference between the
             antara nilai kini dari seluruh kekurangan                      present value of all cash shortages i.e., the
             kas yaitu selisih antara arus kas yang                         difference between the cash flows owed to
             terutang kepada Bank sesuai dengan                             the Bank in accordance with the contract
             kontrak dan arus kas yang diperkirakan                         and the cash flows expected to be received
             akan diterima oleh Bank;                                       by the Bank;
          - Aset keuangan yang memburuk pada                              - Financial assets that deteriorate at the
             tanggal pelaporan, kerugian kredit                             reporting date, the expected credit loss is
             ekspektasian diukur sebesar selisih                            measured at the difference between the
             antara jumlah tercatat bruto dan nilai kini                    gross carrying amount and the present
             arus kas masa depan yang diestimasi;                           value of estimated future cash flows;




                                                           41
Page 426
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan      Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                          The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                             preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                 set out below: (continued)

     l.   Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                      l.   Impairment of financial assets (continued)

          Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian                            Measurement of Expected Credit Losses
          (lanjutan)                                                         (continued)

          Kerugian Kredit Ekspektasian adalah                                Expected Credit Losses are the estimate of the
          estimasi     probabilitas    tertimbang  dari                      weighted probability of a credit loss measured
          kerugian kredit yang diukur sebagai berikut:                       as follows:
          - Komitmen pinjaman yang belum ditarik,                            - For undisbursed loan commitments,
             kerugian kredit ekspektasian diukur                               expected credit losses are measured at the
             sebesar selisih antara nilai kini jumlah                          difference between the present value of the
             arus kas jika komitmen ditarik dan arus                           amount of cash flow if the commitments is
             kas yang diperkirakan akan diterima oleh                          withdrawn and the cash flow expected to be
             Bank;                                                             received by the Bank;
           - Kontrak jaminan keuangan, kerugian                              - For financial guarantee contracts, expected
              kredit ekspektasian diukur sebesar selisih                       credit losses are measured at the difference
              antara pembayaran yang diperkirakan                              between the estimated payments to replace
              untuk     mengganti pemegang         atas                        the holder for the credit losses incurred less
              kerugian kredit yang terjadi dikurangi                           the amount estimated to be recoverable.
              jumlah     yang      diperkirakan   dapat
              dipulihkan.

          Aset keuangan yang direstrukturisasi                               Restructured financial assets

           Jika       ketentuan        aset     keuangan                     If the terms of the financial assets are
           dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi atau                       renegotiated or modified or the existing
           aset keuangan yang ada diganti dengan                             financial assets are replaced with new ones
           yang baru karena kesulitan keuangan                               due to the borrower’s financial difficulties, an
           peminjam, maka dilakukan penilaian apakah                         assessment is made whether recognition of
           aset keuangan yang ada harus dihentikan                           existing financial assets must be derecognized
           pengakuannya         dan     kerugian     kredit                  and expected credit losses measured as
           ekspektasian diukur sebagai berikut:                              follows:
          -     Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan                     - If the restructuring does not result in the
                penghentian pengakuan aset yang ada,                             termination of recognition of existing
                maka arus kas yang diperkirakan yang                             assets, then the estimated cash flows
                timbul dari aset keuangan yang                                   arising from the modified financial assets
                dimodifikasi      dimasukkan        dalam                        are included in the calculation of cash
                perhitungan kekurangan kas dari aset                             shortages of existing assets.
                yang ada.
          -     Jika restrukturisasi akan menghasilkan                       -   If the restructuring will result in a
                penghentian pengakuan aset yang ada,                             derecognition of the existing assets, the fair
                maka nilai wajar aset baru diperlakukan                          value of the new asset is treated as the final
                sebagai arus kas akhir dari aset                                 cash flow of the existing financial assets at
                keuangan yang ada pada saat                                      the time of derecognition. This amount is
                penghentian pengakuannya. Jumlah ini                             included in the calculation of cash
                dimasukkan        dalam       perhitungan                        shortages from existing financial assets
                kekurangan kas dari aset keuangan yang                           which are discounted from the date of
                ada yang didiskontokan dari tanggal                              derecognition to the reporting date using
                penghentian pengakuan ke tanggal                                 the initial effective interest rate of the
                pelaporan menggunakan suku bunga                                 existing financial assets.
                efektif awal dari aset keuangan yang
                ada.

                                                              42
Page 427
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     l.   Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                   l.   Impairment of financial assets (continued)

          Aset keuangan yang memburuk                                     Credit impaired financial assets

          Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai                     At each reporting date, the Bank assesses
          apakah aset keuangan yang dicatat pada                          whether the financial assets recorded at
          biaya perolehan diamortisasi dan aset                           amortized cost and the financial assets of debt
          keuangan instrumen utang yang dicatat pada                      instruments which are recorded at fair value
          nilai wajar melalui penghasilan komprehensif                    through other comprehensive income are
          lain mengalami penurunan nilai kredit                           credit-impaired (worsening). Financial assets
          (memburuk). Aset keuangan memburuk                              deteriorate when one or more events that have
          ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki                  an adverse effect on the estimated future cash
          dampak yang merugikan terhadap estimasi                         flows of the financial assets have occurred.
          arus kas masa depan dari aset keuangan
          telah terjadi.

          Bukti bahwa aset keuangan mengalami                             Evidence that financial assets become credit
          penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk                      impaired (worsening) including observable
          data yang dapat diobservasi mengenai                            data regarding the following events:
          peristiwa berikut ini:
          - Kesulitan keuangan signifikan yang                            - Significant financial difficulties experienced
            dialami penerbit atau pihak peminjam;                           by the issuer or the borrower;
          - Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa                        - Breach of contract, such as a default or
            gagal bayar atau peristiwa tunggakan;                           arrears;
          - Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan                          - The lender, for economic or contractual
            ekonomis atau kontraktual sehubungan                            reasons in relation to the financial difficulties
            dengan kesulitan keuangan yang dialami                          experienced by the borrower, the lender has
            pihak peminjam, pihak pemberi pinjaman                          given concession which is not possible if the
            telah memberikan konsesi yang tidak                             borrower does not experience such
            mungkin diberikan jika pihak peminjam                           difficulties;
            tidak mengalami kesulitan tersebut;
          - Terjadi kemungkinan bahwa pihak                               - It is probable that the borrower will enter
            peminjam akan dinyatakan pailit atau                            bankruptcy     or   the   other   financial
            melakukan        reorganisasi   keuangan                        reorganization;
            lainnya;
          - Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan                      - Loss of an active market for financial assets
            akibat kesulitan keuangan; atau                                 due to financial difficulties; or
          - Pembelian atau penerbitan aset keuangan                       - Purchase or issuance of financial asset at
            dengan diskon sangat besar yang                                 significant discount which reflects the credit
            mencerminkan kerugian kredit yang                               loss that occurs.
            terjadi.




                                                           43
Page 428
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     l.   Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                    l.   Impairment of financial assets (continued)

          Aset keuangan yang memburuk (lanjutan)                           Credit-impaired financial assets (continued)

          Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                          Allowance for expected credit losses is
          disajikan dalam laporan posisi keuangan                          presented in the statement of financial
          sebagai berikut:                                                 positions as follows:
          - Aset keuangan yang diukur pada biaya                           - Financial assets measured at amortized
             perolehan     diamortisasi,    penyisihan                       cost, allowance for expected credit losses is
             kerugian kredit ekspektasian disajikan                          presented as a deduction from the gross
             sebagai pengurang dari jumlah tercatat                          carrying amount of the asset;
             bruto aset;
          - Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan                          - Loan commitments and financial guarantee
             keuangan, penyisihan kerugian kredit                            contracts, allowance for expected credit
             ekspektasian disajikan sebagai provisi;                         losses is presented as a provision;
          - Instrumen utang yang diukur pada nilai                         - Debt instruments measured at fair value
             wajar melalui penghasilan komprehensif                          through other comprehensive income,
             lain,   penyisihan     kerugian     kredit                      allowance for expected credit losses is not
             ekspektasian tidak diakui dalam laporan                         recognized in the statement of financial
             posisi keuangan karena jumlah tercatat                          position because the carrying amounts of
             dari aset-aset ini adalah nilai wajarnya.                       these assets are at their fair values.
             Namun demikian, penyisihan kerugian                             However, allowance for expected credit
             kredit ekspektasian diungkapkan dan                             losses is disclosed and recognized in other
             diakui dalam penghasilan komprehensif                           comprehensive income.
             lain.

          Perhitungan     penurunan      nilai   secara                    Individual impairment calculation
          individual

          Bank menetapkan pinjaman yang diberikan                          The Bank determines that impairment of loans
          harus dievaluasi penurunan nilainya secara                       shall be evaluated individually, if one of the
          individual, jika memenuhi salah satu kriteria                    following criteria is met:
          di bawah ini:
           - Pinjaman yang diberikan secara individual                     - Loans which individually have significant
             memiliki nilai signifikan; atau                                 value; or
           - Pinjaman diberikan yang direstrukturisasi                     - Restructured loans which individually have
             secara individual memiliki nilai signifikan.                    significant value.




                                                            44
Page 429
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     l.   Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan)                   l.   Impairment of financial assets (continued)

          Perhitungan     penurunan      nilai   secara                   Collective impairment calculation
          kolektif

          Bank menetapkan pinjaman yang diberikan                         The Bank determines that impairment of loans
          harus dievaluasi penurunan nilainya secara                      shall be evaluated collectively, if one of the
          kolektif, jika memenuhi salah satu kriteria di                  following criteria is met:
          bawah ini:
          - Pinjaman yang diberikan secara individual                     - Loans which individually have insignificant
             memiliki nilai tidak signifikan; atau                          value; or
          - Pinjaman diberikan yang direstrukturisasi                     - Restructured loans which individually have
             secara individual memiliki nilai tidak                         insignificant value.
             signifikan.

          Penerimaan kembali atas aset keuangan                           Recoveries of written-off financial assets
          yang telah dihapusbukukan

          Ketika pinjaman yang diberikan tidak                            When a loan is uncollectible, it is written-off
          tertagih, pinjaman yang diberikan tersebut                      against the related allowance for impairment
          dihapusbukukan dengan menjurnal balik                           loss. Such loans are written-off after all the
          cadangan      kerugian    penurunan   nilai.                    necessary procedures have been completed
          Pinjaman yang diberikan tersebut dapat                          and the amount of the loss has been
          dihapusbukukan setelah semua prosedur                           determined.
          yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah
          kerugian telah ditentukan.

          Penerimaan kembali atas aset keuangan                           The recoveries of written-off financial assets in
          yang telah dihapusbukukan pada tahun                            the current year and previous years are
          berjalan dan pada tahun sebelumnya dicatat                      recorded as operational income other than
          sebagai pendapatan operasional selain                           interest income.
          pendapatan bunga.

     m. Penurunan nilai aset non-keuangan                            m. Impairment of non-financial assets

          Pada setiap tanggal pelaporan, Bank                             At each reporting date, the Bank assesses
          melakukan penilaian apakah terdapat                             whether there is any indication that its non-
          indikasi bahwa aset non-keuangan mungkin                        financial assets may be impaired in accordance
          mengalami penurunan nilai sesuai dengan                         with SFAS 236 regarding “Impairment of Asset
          PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai Aset”.                        Value”. When an indicator of impairment exists
          Ketika suatu indikator penurunan nilai terjadi                  or when an annual impairment testing for an
          atau ketika pengujian penurunan nilai                           asset is required, the Bank makes a formal
          tahunan untuk aset diperlukan, maka Bank                        estimation of the recoverable amount.
          membuat estimasi resmi atas jumlah yang
          terpulihkan.




                                                           45
Page 430
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan   Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     m. Penurunan       nilai    aset   non-keuangan                 m. Impairment          of      non-financial           assets
        (lanjutan)                                                      (continued)

         Nilai yang dapat dipulihkan adalah nominal                     Recoverable amount is the higher of an asset’s
         yang lebih tinggi antara dari nilai wajar aset                 (or cash-generating unit) fair value less costs to
         (atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya                   sell and its value in use and is determined for
         biaya untuk menjual dengan nilai pakai yang                    an individual asset, unless the asset does not
         ditentukan untuk aset individu, kecuali jika                   generate cash inflows that are largely
         aset tersebut tidak menghasilkan sebagian                      independent of those from other assets or
         besar arus kas masuk dibandingkan                              groups of assets, in which case the recoverable
         sejumlah aset lain atau kelompok aset, maka                    amount is assessed as part of the cash
         nilai terpulihkan dinilai sebagai bagian dari                  generating unit to which it belongs. When the
         unit penghasil kas. Apabila nilai tercatat                     carrying amount of an asset (or cash-
         suatu aset (atau unit penghasil kas) lebih                     generating unit) exceeds its recoverable
         besar daripada nilai terpulihkannya, maka                      amount, then the asset (or cash-generating
         aset (atau unit penghasil kas) tersebut                        unit) is considered impaired and is written down
         dianggap mengalami penurunan nilai dan                         to its recoverable amount. For assessing value
         dicatat sebesar nilai terpulihkannya. Dalam                    in use, the estimated future cash flows are
         menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa                    discounted to their present value using a pre-
         depan      didiskontokan     ke    nilai   kini                tax discount rate that reflects current market
         menggunakan tingkat suku bunga diskonto                        assessments of the time value of money and
         sebelum pajak yang mencerminkan penilaian                      the risks specific to the asset (or cash-
         pasar terkini mengenai nilai waktu dari uang                   generating unit).
         dan risiko khusus terkait aset (atau unit
         penghasil kas) tersebut.

         Kerugian penurunan nilai akan dibebankan                       An impairment loss is charged to operations on
         pada periode yang bersangkutan, kecuali                        the period in which it arises, unless the asset is
         apabila aset tersebut telah dicatat sebesar                    carried at a revalued amount, in which case the
         jumlah yang direvaluasi, maka kerugian                         impairment loss is charged to the revaluation
         penurunan nilai tersebut akan dibebankan                       increment of the said asset.
         pada selisih penilaian kembali aset tersebut.

         Bank melakukan evaluasi pada setiap                            The Bank assesses at each reporting date as
         tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi                     to whether there is any indication that
         bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai                       previously recognized impairment losses may
         sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau                         no longer exist or may have decreased. If such
         telah menurun. Bila terdapat indikasi                          indications exist, then the recoverable amounts
         tersebut, maka nilai terpulihkan akan                          shall be estimated. A previously recognized
         diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang                      impairment loss is reversed only if there has
         sebelumnya telah diakui akan dibalik hanya                     been a change in the estimates used to
         jika telah terjadi perubahan dalam estimasi                    determine the asset’s recoverable amount
         yang digunakan untuk menentukan nilai                          since the last impairment loss was recognized.
         terpulihkan aset sejak kerugian penurunan                      If that is the case, the carrying amount of the
         nilai terakhir diakui. Jika demikian, nilai                    asset will be increased to its recoverable
         tercatat aset akan ditingkatkan sebesar nilai                  amount.
         terpulihkannya.




                                                           46
Page 431
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi          Kebijakan   Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     m. Penurunan        nilai    aset   non-keuangan                m. Impairment          of      non-financial           assets
        (lanjutan)                                                      (continued)

          Peningkatan nilai aset tersebut tidak dapat                   The increased amount cannot exceed the
          melebihi nilai tercatat yang seharusnya                       carrying amount that would have been
          diakui, setelah dikurangi penyusutan jika                     determined, net of depreciation, assuming that
          diasumsikan tidak terdapat penurunan nilai                    there has no impairment loss been recognized
          pada tahun sebelumnya. Pembalikan                             for the asset in prior years. Such reversal is
          tersebut diakui di dalam laporan laba rugi dan                recognized in the statement of profit or loss and
          penghasilan komprehensif lain, kecuali jika                   other comprehensive income, unless the asset
          aset tersebut dicatat pada nilai revaluasi,                   is carried at a revalued amount, in which case
          yang pembalikannya akan diakui sebagai                        the reversal is treated as a revaluation
          peningkatan revaluasi.                                        increase.

          Setelah pembalikan tersebut dicatat, beban                    After such reversal is recorded, the
          penyusutan akan disesuaikan ke tahun-                         depreciation expense shall be adjusted in
          tahun mendatang untuk mengalokasikan nilai                    future years to allocate the asset’s revised
          tercatat aset yang telah direvaluasi, setelah                 carrying amount, minus any residual value on a
          dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan                      systematic basis over its remaining life.
          secara sistematis sepanjang masa manfaat
          aset tersebut.

     n.   Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji                  n. Securities     purchased/sold                        under
          dijual/dibeli kembali                                         agreements to resell/repurchase

          Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk                      Securities purchased under agreements to
          dijual kembali pada kelompok biaya                            resell at amortized cost are measured at
          perolehan diamortisasi, diukur pada biaya                     amortized cost by using the effective interest
          perolehan      diamortisasi       dengan                      rate method.
          menggunakan metode suku bunga efektif.

          Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk                      Securities purchased under agreements to
          dijual kembali diukur pada nilai wajar melalui                resell are measured at fair value through profit
          laba rugi dicatat di laporan posisi keuangan                  or loss are recorded at fair value in the
          sebesar nilai wajar.                                          statement of financial position.

          Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk                      Securities purchased under agreements to
          dijual kembali disajikan sebagai aset dalam                   resell are presented as asset in the statement
          laporan posisi keuangan sebesar harga                         of financial position, at the resale price net of
          penjualan    kembali     dikurangi  dengan                    unamortized interest income and allowance for
          pendapatan bunga yang belum diamortisasi                      impairment losses. The difference between the
          dan cadangan kerugian penurunan nilai.                        purchase price and the resale price is treated
          Selisih antara harga beli dan harga jual                      as unearned interest income, and recognized
          kembali diperlakukan sebagai pendapatan                       as income over the period starting from when
          bunga yang ditangguhkan dan diakui sebagai                    those securities are purchased until they are
          pendapatan selama periode sejak efek-efek                     sold by using effective interest rate method.
          tersebut dibeli hingga dijual menggunakan
          suku bunga efektif.




                                                           47
Page 432
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     n.   Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji                  n. Securities     purchased/sold        under
          dijual/dibeli kembali (lanjutan)                              agreements to resell/repurchase (continued)

          Efek-efek yang dijual dengan janji untuk                        Securities sold under agreements to
          dibeli kembali disajikan sebagai liabilitas                     repurchase are presented as liabilities in the
          dalam laporan posisi keuangan sebesar                           statement of financial position at the
          harga pembelian kembali, dikurangi dengan                       repurchase price, net of unamortized prepaid
          bunga dibayar di muka yang belum                                interest. The difference between the selling
          diamortisasi. Selisih antara harga jual dan                     price and the repurchase price is treated as
          harga beli kembali diperlakukan sebagai                         prepaid interest and recognized as interest
          bunga dibayar di muka dan diakui sebagai                        expense over the period starting from when
          beban bunga selama jangka waktu sejak                           those securities are sold until they are
          efek-efek tersebut dijual hingga dibeli                         repurchased by using effective interest rate
          kembali menggunakan metode suku bunga                           method.
          efektif.

          Efek-efek yang dijual dengan janji untuk                        Securities sold under agreements to
          dibeli kembali diukur pada nilai wajar melalui                  repurchase are measured at fair value through
          laba rugi dicatat di laporan posisi keuangan                    profit or loss are recorded at fair value in the
          sebesar nilai wajar.                                            statement of financial position.

          Keuntungan atau kerugian yang belum                             Unrealized gains or losses resulting from the
          direalisasi akibat kenaikan atau penurunan                      increase or decrease in fair value are
          nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi                   recognized in the current year statement of
          tahun berjalan.                                                 profit or loss.

     o.   Aset tetap                                                 o.   Fixed assets

          Aset tetap dinyatakan sebesar biaya                             Fixed assets are stated at cost minus
          perolehan dikurangi akumulasi penyusutan                        accumulated depreciation and impairment
          dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan                       losses. Such cost includes the cost of
          termasuk biaya penggantian bagian aset                          replacing part of the fixed assets when that
          tetap saat biaya tersebut terjadi, jika                         cost is incurred, if the recognition criteria are
          memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya,                       met. Likewise, when a major inspection is
          pada saat pemeriksaan yang signifikan                           performed, its cost is recognized in the
          dilakukan, biaya pemeriksaan itu diakui pada                    carrying amount of the fixed assets as a
          nilai tercatat aset tetap sebagai suatu                         replacement, if the recognition criterias are
          penggantian,     jika  memenuhi      kriteria                   satisfied. All repairs and maintenance costs
          pengakuan. Semua biaya perbaikan dan                            that do not meet the recognition criterias are
          pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria                       recognized in the statement of profit or loss
          pengakuan diakui pada laporan laba rugi dan                     and other comprehensive income as incurred.
          penghasilan komprehensif lain pada saat
          terjadinya.




                                                           48
Page 433
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                         and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan    Akuntansi                2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                 Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                           The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                              preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                  set out below: (continued)

     o.   Aset tetap (lanjutan)                                          o.   Fixed assets (continued)

          Penyusutan dihitung dengan menggunakan                              Depreciation is calculated on a straight-line
          metode garis lurus selama umur manfaat                              method over the estimated useful lives of the
          aset tetap yang diestimasi sebagai berikut:                         assets as follows:

                                                           Tahun/
                                                           Years

          Bangunan dan prasarana bangunan                   10-20                       Buildings and building improvements
          Perabot kantor, peralatan kantor dan                                        Furniture and fixtures, office equipment
            kendaraan                                        3-10                                              and vehicles

                                                          Persentase/
                                                          Percentage

          Bangunan dan prasarana bangunan                   5-10                        Buildings and building improvements
          Perabot kantor, peralatan kantor dan                                        Furniture and fixtures, office equipment
            kendaraan                                       10-33                                              and vehicles

          Biaya pengurusan hak legal atas tanah                                Legal cost of land rights in the form of Building
          dalam bentuk Hak Guna Bangunan ketika                               Rights Title when the land was acquired
          tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai                         initially is recognized as part of the cost of the
          bagian dari biaya perolehan tanah pada akun                         land under the “Fixed assets” account and are
          “Aset tetap” dan tidak diamortisasi.                                not amortized.

          Sementara itu, biaya pengurusan atas                                Meanwhile, the extension or the legal renewal
          perpanjangan atau pembaruan hak legal atas                          costs of land rights in the form of Cultivation
          tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha, Hak                              Rights Title, Building Rights Title and Rights to
          Guna Bangunan dan Hak Pakai dibebankan                              Use Title are charged to the statement of profit
          pada laporan laba rugi dan penghasilan                              or loss and other comprehensive income as
          komprehensif lain pada saat terjadinya                              incurred because its value is insignificant.
          karena nilainya tidak signifikan.

          Nilai residu, umur manfaat dan metode                               The residual values, useful lives and
          penyusutan ditelaah dan jika sesuai dengan                          depreciation methods are reviewed and
          keadaan, maka akan disesuaikan secara                               adjusted prospectively when appropriate at
          prospektif pada setiap akhir periode.                               each period end.

          Bank     melakukan      penelaahan     untuk                        The Bank evaluates any indication of asset
          menentukan adanya indikasi terjadinya                               impairment on a quarterly basis. The Bank
          penurunan nilai aset setiap kuartalan. Bank                         determines the estimated realizable amount of
          menentukan taksiran jumlah yang dapat                               its assets if there is an event or condition which
          direalisasi kembali atas semua asetnya jika                         indicates impairment of the asset.
          terdapat suatu peristiwa atau kondisi yang
          mengindikasikan adanya penurunan nilai
          aset.




                                                            49
Page 434
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan    Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     o.   Aset tetap (lanjutan)                                     o.   Fixed assets (continued)

          Bank mengakui aset hak guna untuk sewa                         The Bank recognizes the right-of-use assets
          yang memenuhi kriteria PSAK 116 sebagai                        for lease that meet the criterias of
          berikut:                                                       SFAS 116 as follows:
          - Terdapat aset identifikasian;                                - There are identifying assets;
          - Bank secara substansial menikmati                            - The Bank substantially enjoy the economic
            manfaat ekonomis dari penggunaan aset                           benefits of using identifying assets;
            identifikasian;
          - Bank memiliki hak untuk mengendalikan                        - The Bank has the right to control the
            aset identifikasian dimaksud.                                  identifying assets.

          Bank menerapkan pengecualian atas sewa                         The Bank applies exceptions to the lease as
          sebagai berikut:                                               follows:
          - Dengan jangka waktu kurang atau sama                         - With a term less than or equal to 12 months
            dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi                          and no purchase options;
            beli;
          - Dengan nilai pendasar rendah, yaitu                          -   With low base value, i.e., less or equal to
            kurang atau sama dengan Rp75.000.000                             Rp75,000,000 (full amount).
            (nilai penuh);

          Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria                        For lease that does not meet the criterias of
          PSAK 116, maka diperlakukan sebagai sewa                       SFAS 116, then it is treated as a regular
          operasi biasa.                                                 operating lease.

          Bank mengakui liabilitas sewa sebesar                          The Bank recognizes lease liabilities at the
          jumlah pembayaran sewa yang masih harus                        amount of lease payments accrued to the end
          dibayar hingga akhir masa sewa yang                            of the lease term which discounted using the
          didiskontokan dengan menggunakan suku                          incremental borrowing rate. While the right-of-
          bunga pinjaman inkremental. Sedangkan                          use assets includes the amount of lease
          aset hak guna mencakup jumlah liabilitas                       liabilities recognized, initial direct costs paid,
          sewa yang diakui, biaya langsung awal yang                     restoration costs and lease payments on or
          dibayarkan,     biaya     pemulihan    dan                     before the start date of the lease, less lease
          pembayaran sewa yang dilakukan pada atau                       incentives received. Right-of-use assets are
          sebelum tanggal mulai sewa, dikurangi                          depreciated using the straight-line method
          insentif sewa yang diterima. Aset hak guna                     over the shorter period between the lease term
          disusutkan dengan metode garis lurus                           and the estimated useful life of the asset.
          selama jangka waktu yang lebih pendek
          antara masa sewa dengan estimasi masa
          manfaat aset.

     p.   Aset hak guna dan liabilitas sewa                         p.   Right-of-use assets and lease liabilities

          Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke                        If the ownership of lease asset is transferred
          Bank pada akhir masa sewa atau                                 to the Bank at the end of the lease term or the
          pembayaran        sewa     mencerminkan                        lease payments reflect the exercise of the
          pelaksanaan     opsi   pembelian,   maka                       purchase option, then depreciation is
          penyusutan dihitung menggunakan estimasi                       calculated using the estimated useful life of the
          masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna                      assets. Right-of-use assets are tested for
          diuji penurunan nilainya sesuai dengan                         impairment in accordance with SFAS 236
          PSAK 236 tentang “Penurunan Nilai Aset”.                       regarding “Impairment”.


                                                          50
Page 435
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     p.   Aset hak     guna    dan    liabilitas   sewa              p.   Right-of-use assets and lease liabilities
          (lanjutan)                                                      (continued)

          Pada tanggal dimulainya sewa, Bank                              On the initial of lease date, the Bank
          mengakui liabilitas sewa yang diukur pada                       recognizes lease liabilities which measured at
          nilai kini dari pembayaran sewa masa depan                      the present value of future lease payments
          yang akan dibayarkan selama masa sewa.                          that will be paid over the lease term. Lease
          Pembayaran sewa termasuk pembayaran                             payments include fixed payments (including
          tetap (termasuk pembayaran tetap secara                         substantially fixed payments), less lease
          substansi) dikurangi piutang insentif sewa,                     incentive     receivables,    variable      lease
          pembayaran sewa variabel yang bergantung                        payments that depends on index or interest
          pada indeks atau suku bunga dan jumlah                          rate and the expected amount to be paid in a
          yang diharapkan akan dibayar dalam                              residual value guarantee. Lease payments
          jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga                      also include the reasonable exercise price for
          termasuk harga eksekusi opsi pembelian                          the purchase option if it is determined to be
          yang wajar jika dipastikan akan dilakukan                       made by the Bank and the payment of a
          oleh Bank dan pembayaran penalti untuk                          penalty to terminate the lease, if the lease term
          mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa                         reflects the Bank exercising the lease
          mencerminkan Bank mengeksekusi opsi                             termination option.
          penghentian sewa.

          Pembayaran sewa variabel yang tidak                             Variable lease payments that are not depends
          bergantung pada indeks atau suku bunga                          on an index or interest rate are recognized as
          diakui sebagai beban pada periode di mana                       an expense in the period in which the event or
          peristiwa atau kondisi yang memicu                              condition that triggers the payment occurs.
          pembayaran terjadi.

          Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran                     In calculating the present value of lease
          sewa, Bank menggunakan suku bunga                               payments, the Bank uses the lessee
          pinjaman inkremental penyewa pada tanggal                       incremental borrowing rate at the inception
          dimulainya sewa karena suku bunga implisit                      date of the lease since the interest rate implicit
          dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah                      in the lease cannot be determined. After the
          tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas                      inception date of the lease, the amount of the
          sewa ditingkatkan untuk mencerminkan                            lease liability is increased to reflect the interest
          pertambahan        bunga      dan    dikurangi                  increase and less lease payments made.
          pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu,                     Furthermore, the lease liabilities carrying
          jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali                  amount is remeasured if there are
          jika terdapat modifikasi, perubahan jangka                      modifications, changes in term of the lease,
          waktu sewa, perubahan pembayaran sewa,                          lease payments, or the valuation of the option
          atau perubahan dalam penilaian opsi untuk                       to purchase the underlying asset.
          membeli aset pendasar.




                                                           51
Page 436
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan    Akuntansi               2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                                Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                          The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                             preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                 set out below: (continued)

     p.   Aset hak     guna    dan   liabilitas   sewa                  p.   Right-of-use assets and lease liabilities
          (lanjutan)                                                         (continued)

          Sewa jangka pendek dengan jangka waktu                             Short-term leases with term of less or equal to
          kurang atau sama dengan 12 bulan dan                               12 months and leases of low-value assets,
          sewa aset bernilai rendah, serta elemen-                           and elements of those leases, partially or
          elemen sewa tersebut, sebagian atau                                entirely not applying the recognition principles
          seluruhnya tidak menerapkan prinsip-prinsip                        stipulated by SFAS 116. The Bank will
          pengakuan yang ditentukan oleh PSAK 116.                           recognize these lease payments on a straight-
          Bank akan mengakui pembayaran sewa                                 line basis during the lease period on the
          tersebut dengan dasar garis lurus selama                           statement of profit or loss and other
          masa sewa dalam laporan laba rugi dan                              comprehensive income. This expense is
          penghasilan komprehensif lain. Beban ini                           recorded under general and administrative
          dicatat pada beban umum dan administrasi                           expenses in profit or loss.
          dalam laporan laba rugi.

     q.   Aset tak berwujud                                             q.   Intangible assets

          Aset tak berwujud diukur sebesar nilai                             Intangible assets is measured on initial
          perolehan pada pengakuan awal, kemudian                            recognition at cost, then will be carried at cost
          dicatat pada biaya perolehan dikurangi                             less any accumulated amortization and any
          akumulasi     amortisasi   dan   akumulasi                         accumulated impairment loss. The useful life
          kerugian penurunan nilai. Umur manfaat aset                        of intangible assets is assessed to be either
          tak berwujud dinilai apakah terbatas atau                          finite of indefinite.
          tidak terbatas.

          Aset tak berwujud dengan umur manfaat                              Intangible asset with finite useful life
          terbatas

          Aset tak berwujud dengan umur manfaat                              Intangible assets with finite useful life is
          terbatas diamortisasi selama umur manfaat                          amortized over the economic useful life by
          ekonomi dengan metode garis lurus (atau                            using a straight-line method (or other method
          metode lain sepanjang mencerminkan pola                            as it reflects the pattern in which the asset’s
          manfaat ekonomis masa depan yang                                   future economic benefits are expected to be
          diperkirakan dikonsumsi oleh entitas).                             consumed by the entity).

          Amortisasi dihitung sebagai penghapusan                            Amortization is calculated to write-off the cost
          biaya perolehan aset, dikurangi nilai                              of the assets, less its estimated residual value,
          residunya, atas umur ekonomisnya sebagai                           over its useful economic life as follows:
          berikut:

                                                          Tahun/
                                                           Years

          Hubungan dengan nasabah                           10                                            Customer relationship
          Core deposits                                     10                                                  Core deposits

          Periode amortisasi dan metode amortisasi                           The amortization period and the amortization
          untuk aset tak berwujud dengan umur                                method for an intangible asset with finite useful
          manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap                        life are reviewed at least at each financial year-
          akhir tahun buku.                                                  end.


                                                            52
Page 437
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     q.   Aset tak berwujud (lanjutan)                                q.   Intangible assets (continued)

          Aset tak berwujud dengan umur manfaat                            Intangible asset with indefinite useful life
          tidak terbatas

          Aset tak berwujud dengan umur manfaat                            Intangible assets with indefinite useful life is
          tidak terbatas tidak diamortisasi. Masa                          not amortized. The useful life of this type of
          manfaat jenis aset ini ditelaah setiap tahun                     asset that is not being amortized is reviewed
          untuk menentukan apakah peristiwa dan                            annually to determine whether events and
          keadaan dapat terus mendukung penilaian                          cisrcumstances continue to support an
          bahwa umur manfaat tetap tidak terbatas.                         indefinite useful life assessment for that asset.
          Jika tidak, perubahan masa manfaat dari                          If not, the change in the useful life assessment
          tidak terbatas menjadi terbatas diterapkan                       from indefinite to finite is accounted for an
          secara prospektif.                                               prospective basis.

          Aset tak berwujud dengan umur manfaat                            Intangible assets with indefinite useful life is
          tidak terbatas diuji untuk penurunan nilai                       tested for impairment annually and whenever
          setiap tahun dan kapanpun terdapat suatu                         there is an indication that the intangible asset
          indikasi bahwa aset tak berwujud mungkin                         may be impaired.
          mengalami penurunan nilai.

          Aset tak berwujud dihentikan pengakuannya                        An intangible asset is derecognized upon
          pada saat pelepasan (yaitu, pada tanggal                         disposal (i.e., at the date the recipient obtains
          penerima memperoleh kendali) atau ketika                         control) or when no future economic benefits
          tidak ada manfaat ekonomi masa depan                             are expected from its use or disposal. Any gain
          yang diharapkan dari penggunaan atau                             or loss arising upon derecognition of the asset
          pelepasannya. Keuntungan atau kerugian                           (calculated as the difference between the net
          yang timbul dari penghentian pengakuan                           disposal proceeds and the carrying amount of
          aset (dihitung sebagai perbedaan antara                          the asset) is included in the statement of profit
          hasil pelepasan neto dan jumlah tercatat                         or loss.
          aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi.

     r.   Agunan yang diambil alih                                    r.   Foreclosed assets

          Agunan yang diambil alih sehubungan                              Collaterals acquired through foreclosures
          dengan penyelesaian pinjaman yang                                related to the loans settlement are presented
          diberikan disajikan sebagai bagian dari akun                     as part of “Other assets” account.
          “Aset lain-lain”.

          Pada saat pengakuan awal, agunan yang                            At initial recognition, foreclosed assets are
          diambil alih dibukukan pada nilai wajar                          stated at fair value, net of estimated costs to
          setelah dikurangi perkiraan biaya untuk                          sell at the maximum of the borrower’s liabilities
          menjualnya, maksimum sebesar liabilitas                          as stated in the statement of financial position.
          debitur di laporan posisi keuangan. Setelah                      After initial recognition, foreclosed assets are
          pengakuan awal, agunan yang diambil alih                         recorded at the amount whichever is lower of
          dibukukan sebesar nilai yang lebih rendah                        the carrying amount and fair value, net of
          antara nilai tercatat dengan nilai wajarnya                      estimated costs to sell. The excess of the
          setelah dikurangi dengan biaya untuk                             uncollectible loan balance over the value of the
          menjualnya. Selisih lebih saldo kredit di atas                   collateral is charged to allowance for
          nilai realisasi bersih dari agunan yang diambil                  impairment losses.
          alih dibebankan ke dalam akun cadangan
          kerugian penurunan nilai.

                                                            53
Page 438
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     r.   Agunan yang diambil alih (lanjutan)                        r.   Foreclosed assets (continued)

          Beban-beban yang berkaitan dengan                               Maintenance expenses of foreclosed assets
          pemeliharaan agunan yang diambil alih                           are charged to the statement of profit or loss
          dibebankan pada laporan laba rugi dan                           and other comprehensive income as incurred.
          penghasilan komprehensif lain pada saat
          terjadinya.

          Laba atau rugi yang diperoleh atau berasal                      Gains or losses earned or incurred from the
          dari penjualan agunan yang diambil alih                         sale of foreclosed assets are presented as part
          disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan/                      of “Non-operating income/(expense) - net” in
          (beban) non-operasional - neto” pada                            the statement of profit or loss and other
          laporan laba rugi dan penghasilan                               comprehensive income for the current year.
          komprehensif lain tahun berjalan.

     s.   Biaya dibayar di muka                                      s.   Prepaid expenses

          Biaya dibayar di muka dibebankan pada                           Prepaid expenses are charged to operations
          usaha sesuai dengan masa manfaatnya dan                         over the period benefited and presented as
          disajikan sebagai bagian dari akun “Aset lain-                  part of “Other assets” account.
          lain”.

     t.   Simpanan dari nasabah                                      t.   Deposits from customers

          Simpanan dari nasabah adalah dana yang                          Deposits from customers are the funds
          dipercayakan oleh nasabah (di luar bank lain)                   entrusted by customers (excluding other
          kepada Bank berdasarkan perjanjian                              banks) to the Bank based on deposit
          penyimpanan dana. Simpanan dari nasabah                         agreements. Deposits from customers consist
          terdiri dari giro, tabungan dan deposito                        of demand deposits, saving deposits and time
          berjangka.                                                      deposits.

          Giro, tabungan dan deposito berjangka                           Demand deposits, saving deposits and time
          diakui sebesar nilai wajar pada awalnya dan                     deposits are initially recognized at fair value
          selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan                      and subsequently measured at amortized
          diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi                      cost. Amortized cost is calculated by taking
          dihitung dengan memperhitungkan adanya                          into account any discount or premium related
          diskonto atau premi terkait dengan                              to the initial recognition of deposits and
          pengakuan awal simpanan dan biaya                               transaction costs that are an integral part of the
          transaksi yang merupakan bagian yang tak                        EIR.
          terpisahkan dari suku bunga efektif.

     u.   Simpanan dari bank lain                                    u.   Deposits from other banks

          Simpanan dari bank lain merepresentasikan                       Deposits from other banks represent liabilities
          liabilitas terhadap bank lain, baik di dalam                    to other domestic and overseas banks in the
          maupun di luar negeri berupa giro, tabungan,                    form of demand deposits, saving deposits,
          interbank call money dengan periode jatuh                       interbank call money with maturity period
          tempo berdasarkan perjanjian kurang dari                        under agreement is less than or equal to
          atau sama dengan 90 hari dan deposito                           90 days and time deposits.
          berjangka.



                                                           54
Page 439
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi      Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     u.   Simpanan dari bank lain (lanjutan)                        u.   Deposits from other banks (continued)

          Simpanan dari bank lain diakui sebesar nilai                   Deposits from other banks are initially
          wajar pada awalnya dan selanjutnya                             recognized at fair value and subsequently
          diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi                    measured at amortized cost using the EIR.
          dengan menggunakan suku bunga efektif.                         Amortized cost is calculated by taking into
          Biaya perolehan diamortisasi dihitung                          account any discount or premium related to
          dengan memperhitungkan diskonto atau                           the initial recognition of deposits from other
          premi yang terkait dengan pengakuan awal                       bank and transaction costs that are integral
          simpanan dari bank lain dan biaya transaksi                    part of the EIR.
          yang merupakan bagian yang tidak
          terpisahkan dari suku bunga efektif.

     v.   Efek utang yang diterbitkan                               v.   Debt securities issued

          Efek utang yang diterbitkan diakui sebesar                     Debt securities issued are initially recognized
          nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya                       at fair value and subsequently measured at
          diukur sebesar nilai biaya perolehan                           amortized cost using EIR method. Amortized
          diamortisasi dengan menggunakan metode                         cost is calculated by taking into account any
          suku bunga efektif. Biaya perolehan                            discount or premium related to the initial
          diamortisasi        dihitung         dengan                    recognition of debt securities issued and
          memperhitungkan adanya diskonto atau                           transaction costs that are an integral part of
          premi terkait dengan pengakuan awal efek                       EIR.
          utang yang diterbitkan dan biaya transaksi
          yang merupakan bagian yang tidak
          terpisahkan dari suku bunga efektif.

     w.   Pendapatan dan beban bunga                                w. Interest income and expenses

          Instrumen keuangan yang diukur pada biaya                      For financial instruments measured at
          perolehan diamortisasi, aset dan liabilitas                    amortized cost, financial assets and liabilities
          keuangan yang diklasifikasikan sebagai nilai                   classified as fair value through other
          wajar melalui pendapatan komprehensif lain,                    comprehensive income, interest income and
          pendapatan maupun beban bunganya diakui                        expenses are recognized using the EIR, which
          dengan menggunakan suku bunga efektif                          is the rate that exactly discounts the estimated
          yaitu suku bunga yang akan mendiskonto                         future cash payments or receipts through the
          secara tepat estimasi pembayaran atau                          expected life of the financial instrument or a
          penerimaan kas di masa depan sepanjang                         shorter period, where appropriate, to the net
          perkiraan umur instrumen keuangan tersebut                     carrying amount of the financial asset or
          atau jika lebih tepat untuk masa yang lebih                    financial liability. The calculation takes into
          singkat sebagai nilai tercatat bersih dari                     account all contractual terms of the financial
          aset atau liabilitas keuangan tersebut.                        instrument and includes any fees or
          Perhitungan         dilakukan        dengan                    incremental costs that are directly attributable
          mempertimbangkan seluruh syarat dan                            to the instrument and are an integral part of the
          ketentuan kontraktual instrumen keuangan                       EIR.
          termasuk fee atau biaya tambahan yang
          terkait secara langsung dengan instrumen
          tersebut yang merupakan bagian tidak
          terpisahkan dari suku bunga efektif.




                                                          55
Page 440
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     w.   Pendapatan dan beban bunga (lanjutan)                     w. Interest income and expenses (continued)

          Nilai tercatat aset atau liabilitas keuangan                 The carrying amount of the financial asset or
          disesuaikan jika Bank merevisi estimasi                      liability is adjusted if the Bank revises its
          pembayaran atau penerimaan. Nilai tercatat                   estimates of payments or receipts. The adjusted
          yang disesuaikan tersebut dihitung dengan                    carrying amount is calculated using the initial
          menggunakan suku bunga efektif awal dan                      EIR and the change in carrying amount is
          perubahan nilai tercatat dibukukan pada                      recorded in the statement of profit or loss and
          laporan laba rugi dan pendapatan                             other comprehensive income. However, for a
          komprehensif lainnya. Tetapi untuk aset                      reclassified financial asset for which the Bank
          keuangan yang telah direklasifikasi, pada                    subsequently increases its estimates of future
          tahun berikutnya Bank meningkatkan                           cash receipts as a result of increased
          estimasi pemulihan kas sebagai hasil dari                    recoverability of those cash receipts, the effect
          peningkatan pengembalian penerimaan kas,                     of that increase is recognized as an adjustment
          dampak peningkatan pemulihan tersebut                        to the EIR from the date of the change in
          diakui sebagai penyesuaian suku bunga                        estimate.
          efektif sejak tanggal perubahan estimasi.

          Ketika nilai tercatat aset keuangan atau                      Once the recorded value of a financial asset or
          kelompok aset keuangan serupa telah                           a group of similar financial assets has been
          diturunkan akibat kerugian penurunan nilai,                   reduced due to an impairment loss, accordingly
          maka pendapatan bunga tetap diakui pada                       interest income continues to be recognized
          tingkat suku bunga yang digunakan untuk                       using the rate of interest used to discount the
          mendiskontokan arus kas masa depan dalam                      future cash flows for the purpose of measuring
          pengukuran kerugian penurunan nilai.                          the impairment loss.

     x.   Pendapatan dan beban provisi dan komisi                    x. Fees and           commissions            income        and
                                                                        expenses

          Pendapatan dan beban provisi dan komisi                       Fees and commissions that have material
          yang jumlahnya material yang berkaitan                        amount directly related with the acquisition of
          langsung dengan kegiatan pemberian aset                       financial assets are recognized as addition or
          keuangan diakui sebagai bagian penambah                       deduction part of acquisition cost of related
          atau pengurang dari biaya perolehan aset                      financial assets and will be recognized as
          keuangan yang bersangkutan dan akan                           income and amortized using the EIR during the
          diakui sebagai pendapatan dengan cara                         expected life of financial assets or liabilities.
          diamortisasi berdasarkan suku bunga efektif
          sepanjang perkiraan umur aset atau liabilitas
          keuangan.

          Saldo beban yang ditangguhkan dan                             The outstanding balances of deferred fees and
          pendapatan komisi atas pinjaman yang                          commission income on loans that are
          diberikan yang diakhiri atau diselesaikan                     terminated or settled prior to maturity are
          sebelum jatuh tempo diakui sebagai                            recognized as income on settlement.
          pendapatan dari penyelesaian.




                                                          56
Page 441
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan    Akuntansi            2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     y.   Transaksi dan saldo dalam mata uang                         y. Foreign currencies                 transactions          and
          asing                                                          balances

          Transaksi dalam mata uang asing dicatat                          Transactions involving foreign currencies are
          berdasarkan kurs yang berlaku pada saat                          recorded at the rates of exchange prevailing at
          transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan                        the time the transactions are made. At
          posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter                     statement of financial position dates, monetary
          dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam                        assets and liabilities denominated in foreign
          mata uang Rupiah berdasarkan kurs spot                           currencies are translated into Rupiah based on
          Reuters pada tanggal tersebut pukul 16.00                        Reuters’ spot rates at 16.00 WIB (West
          WIB (Waktu Indonesia Barat).                                     Indonesian local time) on that date.

          Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan                     The resulting gains or losses are credited or
          atau dibebankan pada laporan laba rugi dan                       charged to the statement of profit or loss and
          penghasilan komprehensif lain tahun                              other comprehensive income for the current
          berjalan.                                                        year.

          Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                          As of 31 December 2025 and 2024, the middle
          kurs tengah mata uang asing adalah sebagai                       rates of the foreign currencies are as follows:
          berikut:

                                             31 Desember/        31 Desember/
                                           31 December 2025    31 December 2024

          Pound Sterling Inggris                  22.439,55           20.218,54                      Great Britain Pound Sterling
          Franc Swiss                             21.026,42           17.815,04                                      Swiss Franc
          Euro Eropa                              19.571,45           16.758,12                                   European Euro
          Dolar Amerika Serikat                   16.675,00           16.095,00                             United States Dollar
          Dolar Singapura                         12.965,05           11.844,58                                  Singapore Dollar
          Dolar Kanada                            12.167,54           11.201,59                                  Canadian Dollar
          Dolar Australia                         11.152,24           10.013,51                                  Australian Dollar
          Dolar Selandia Baru                      9.625,65            9.067,93                              New Zealand Dollar
          Ringgit Malaysia                         4.108,16            3.597,86                                 Malaysian Ringgit
          Yuan China (CNY)                         2.384,72            2.204,99                            (CNY) Chinese Yuan
          Yuan China (CNH)                         2.385,00            2.198,50                            (CNH) Chinese Yuan
          Dolar Hong Kong                          2.142,30            2.073,11                                 Hong Kong Dollar
          Krona Swedia                             1.809,27            1.463,26                                   Swedish Krona
          Baht Thailand                              529,20              469,79                                     Thailand Baht
          Yen Jepang                                 106,50              103,03                                    Japanese Yen

     z.   Imbalan kerja                                               z.   Employee benefits

          Beban pensiun berdasarkan program dana                           Pension costs under defined benefit pension
          pensiun manfaat pasti ditentukan melalui                         plans are determined by periodic actuarial
          perhitungan aktuaria secara periodik dengan                      calculation using the projected-unit-credit
          menggunakan metode projected-unit-credit                         method and applying the assumptions on
          dan menerapkan asumsi atas tingkat                               discount rate, expected return on plan assets
          diskonto, hasil yang diharapkan atas aset                        and annual rate of increase in compensations.
          dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaat
          pasti pensiun tahunan.




                                                          57
Page 442
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     z.   Imbalan kerja (lanjutan)                                  z.   Employee benefits (continued)

          Seluruh pengukuran kembali yang terdiri atas                   All remeasurements comprises of actuarial
          keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil                    gains and losses and the return of plan assets
          atas aset dana pensiun (tidak termasuk                         (excluding net interest) are recognized
          bunga bersih) diakui langsung melalui                          immediately through other comprehensive
          penghasilan komprehensif lainnya dengan                        income in order for the net pension asset or
          tujuan agar aset atau kewajiban pensiun                        liability recognized in the statement of financial
          bersih diakui dalam laporan posisi keuangan                    position to reflect the full value of the plan
          untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit                    deficit and surplus. Remeasurements are not
          dan surplus dana pensiun. Pengukuran                           reclassified to profit or loss in the subsequent
          kembali tidak direklasifikasikan ke laba atau                  periods.
          rugi pada periode berikutnya.

          Seluruh biaya jasa lalu diakui di awal pada                    All past service costs are recognized at the
          saat amendemen/kurtailmen terjadi atau                         earlier of when the amendment/curtailment
          ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan                    occurs and when the restructuring costs or
          hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya,                      termination costs are recognized. As a result,
          biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi                   unvested past service costs can no longer be
          dapat ditangguhkan dan diakui selama                           deferred and recognized over the future
          periode vesting masa depan.                                    vesting period.

          Beban bunga dan pengembalian aset dana                         The interest costs and expected return on plan
          pensiun yang diharapkan sebagaimana                            assets used in the previous version of SFAS
          digunakan dalam PSAK 219 digantikan                            219 are replaced with a net-interest amount,
          dengan beban bunga - bersih yang dihitung                      which are calculated by applying the discount
          dengan menggunakan tingkat diskonto untuk                      rate to the net defined benefit liability or asset
          mengukur kewajiban manfaat pasti-bersih                        at the start of each annual reporting period.
          atau aset pada saat awal dari tiap periode
          pelaporan tahunan.

          Bank memiliki program pensiun iuran pasti.                     The Bank has a defined contribution plan. The
          Imbalan yang akan diterima karyawan                            benefit to be received by employees is
          ditentukan berdasarkan jumlah iuran yang                       determined based on the amount of
          dibayarkan pemberi kerja dan karyawan                          contribution paid by the employer and
          ditambah dengan hasil investasi iuran                          employee and the investment earnings of the
          tersebut.                                                      fund.

     aa. Pajak penghasilan                                          aa. Income tax

          Bank menerapkan PSAK 212 mengenai                              The Bank has applied SFAS 212 regarding
          “Pajak Penghasilan” yang mengharuskan                          “Accounting for Income Tax” which requires
          Perusahaan        untuk     memperhitungkan                    the Company to account for the current and
          konsekuensi pajak kini dan pajak masa                          future tax consequences of the future recovery
          depan atas pemulihan di masa depan                             (settlement) of the carrying amount of assets
          (penyelesaian) dari jumlah tercatat aset                       (liabilities) that are recognized in the
          (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi                  statements of financial position and
          keuangan dan transaksi-transaksi serta                         transactions and other events of the current
          peristiwa lain yang terjadi dalam periode                      period.
          berjalan.



                                                          58
Page 443
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi      Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     aa. Pajak penghasilan (lanjutan)                               aa. Income tax (continued)

         Bank menerapkan metode posisi keuangan                         The Bank adopts the financial position method
         dalam        menghitung      beban      pajak                  in determining its deferred tax. Under this
         tangguhannya. Dengan metode ini, aset dan                      method, deferred tax assets and liabilities are
         liabilitas pajak tangguhan diakui pada setiap                  recognized at each reporting date for
         tanggal pelaporan sebesar perbedaan                            temporary differences between the financial
         temporer aset dan liabilitas untuk tujuan                      and tax bases of assets and liabilities. This
         akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga                    method also requires the recognition of future
         mengharuskan pengakuan manfaat pajak di                        tax benefits, to the extent that realization of
         masa akan datang, jika kemungkinan                             such benefits is probable. Currently enacted or
         realisasi manfaat tersebut di masa                             substantively enacted tax rates are used in the
         mendatang cukup besar. Tarif pajak yang                        determination of deferred income tax.
         berlaku atau yang secara substansial telah
         berlaku digunakan dalam menentukan pajak
         penghasilan tangguhan.

         Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat                   Deferred tax assets are recognized to the
         kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal                     extent that it is probable that future taxable
         pada masa datang akan memadai untuk                            profit will be available to compensate the
         mengkompensasi perbedaan temporer yang                         temporary differences which result in such
         menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut.                     deferred tax assets.

         Aset dan liabilitas pajak penghasilan                          Deferred income tax assets and liabilities are
         tangguhan dapat saling hapus apabila                           offset when there is a legally enforceable right
         terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk                      to offset current tax assets against current tax
         melakukan saling hapus antara aset pajak                       liabilities and when the deferred income tax
         kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila                  assets and liabilities relate to income taxes
         aset dan liabilitas tangguhan terkait pajak                    levied by the same taxation authority on either
         penghasilan yang dikenakan oleh otoritas                       the same taxable entity or different taxable
         perpajakan yang sama, baik atas entitas                        entities where there is an intention to settle the
         kena pajak yang sama ataupun berbeda dan                       balances on a net basis.
         adanya niat untuk melakukan penyelesaian
         saldo-saldo tersebut secara neto.

         Perubahan terhadap kewajiban perpajakan                        Amendments to taxation obligations are
         dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan                  recorded when an assessment is received or if
         atau apabila dilakukan banding ketika hasil                    an appeal is applied when the results of the
         banding diterima.                                              appeal are received.

     ab. Laba per saham                                             ab. Earning per share

         Laba per saham dasar dihitung dengan                           Basic earnings per share is computed by
         membagi laba tahun berjalan yang dapat                         dividing income for the year attributable to
         diatribusikan kepada pemegang saham                            equity holders by weighted average number of
         dengan jumlah rata-rata tertimbang saham                       issued and fully paid shares outstanding
         yang ditempatkan dan disetor penuh pada                        during the year.
         tahun bersangkutan.




                                                          59
Page 444
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi      Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     ac. Transaksi restrukturisasi antara entitas                   ac. Restructuring transactions among entities
         sepengendali                                                   under common control

         Bank menerapkan PSAK 338 tentang                               The Bank prospectively adopted SFAS 338
         “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”                        regarding “Business Combinations of Entities
         yang menggantikan PSAK 338 mengenai                            Under Common Control” which supersedes
         “Akuntansi        Restrukturisasi      Entitas                 SFAS 338, regarding “Accounting for
         Sepengendali” kecuali atas saldo selisih nilai                 Restructuring of Entities Under Common
         transaksi restrukturisasi entitas sepengendali                 Control” except for the previously recognized
         yang diakui sebelumnya, disajikan sebagai                      difference    in    value    of   restructuring
         bagian dari “Tambahan Modal Disetor” dalam                     transactions of entities under common control
         bagian ekuitas. PSAK ini mengatur tentang                      are presented as “Additional Paid-in Capital” in
         akuntansi      kombinasi       bisnis  entitas                 the equity section. This SFAS prescribes the
         sepengendali, baik untuk entitas yang                          accounting for business combinations of
         menerima bisnis maupun untuk entitas yang                      entities under common control for both the
         melepas bisnis.                                                entity which receiving the business and the
                                                                        entity which disposing the business.

         Dalam PSAK 338, pengalihan bisnis antara                       Under SFAS 338, transfer of business within
         entitas sepengendali tidak mengakibatkan                       entities under common control does not result
         perubahan substansi ekonomi kepemilikan                        in a change of the economic substance of
         atas bisnis yang dialihkan dan tidak dapat                     ownership of the business being transferred
         menimbulkan laba atau rugi bagi Bank                           and would not result in a gain or loss to the
         secara keseluruhan ataupun bagi entitas                        Bank or to the individual entity within the Bank.
         individual dalam Bank tersebut. Karena                         Since the transfer of business of entities under
         pengalihan     bisnis     antara    entitas                    common control does not result in a change of
         sepengendali      tidak      mengakibatkan                     the economic substance, then the business
         perubahan substansi ekonomi, maka bisnis                       being exchanged is recorded at book value as
         yang dipertukarkan dicatat pada nilai buku                     a business combination using the pooling-of-
         sebagai     kombinasi     bisnis   dengan                      interests method.
         menggunakan         metode       penyatuan
         kepemilikan.

         Dalam menerapkan metode penyatuan                              In applying the pooling-of-interests method,
         kepemilikan, komponen laporan keuangan                         the components of the financial statements for
         bila terjadi kombinasi bisnis dan untuk                        the period during which the business
         periode lain yang disajikan untuk tujuan                       combination occurred and for other periods
         perbandingan disajikan sedemikian rupa                         presented for comparison purposes are
         seolah-olah kombinasi bisnis telah terjadi                     presented in such a manner as if the business
         sejak awal periode terjadi sepengendalian.                     combination has already happened since the
         Selisih antara nilai tercatat transaksi                        beginning of the periods during which the
         kombinasi bisnis dan jumlah imbalan yang                       entities were under common control. The
         dialihkan diakui dalam akun “Tambahan                          difference between the carrying amounts of
         modal disetor - neto”.                                         the business combination transaction and the
                                                                        consideration transferred is recognized under
                                                                        the account “Additional paid-in capital - net”.




                                                          60
Page 445
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi      Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     ad. Informasi segmen                                           ad. Segment information

         Segmen operasi adalah komponen Bank                            An operating segment is the Bank’s
         yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang                      component that is involved in business
         memperoleh pendapatan dan menimbulkan                          activities which derives income and incurs
         beban, yang hasil operasinya dikaji ulang                      expenses, in which the operating result is
         secara regular oleh pengambil keputusan                        reviewed regularly by operational decision
         operasional untuk membuat keputusan                            maker for making decisions related to
         tentang sumber daya yang dialokasikan pada                     resources that are allocated to the segment
         segmen tersebut dan menilai kinerjanya                         and evaluates the performance and provides
         serta menyediakan informasi keuangan yang                      separable financial information. The operating
         dapat dipisahkan. Segmen operasi terbagi                       segment has been determined to be
         dalam kelompok wholesale, retail dan                           wholesale, retail and others.
         lainnya.

     ae. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi                     ae. Changes to Statements of Financial
         Keuangan dan Interpretasi Standar                              Accounting Standards and Interpretations
         Akuntansi Keuangan                                             of Statements of Financial Accounting
                                                                        Standards

         Penerapan dan penyesuaian dari PSAK dan                        The adoption and the adjustment of new SFAS
         amandemen baru berikut sejak tanggal                           and amendment since 1 January 2025 did not
         1 Januari 2025, tidak menimbulkan                              cause any substantial changes to the Bank’s
         perubahan substansial terhadap kebijakan                       accounting policies and did not have any
         akuntansi Bank dan tidak berdampak                             significant impact on the amounts reported for
         signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan                     current years or prior years:
         pada tahun berjalan atau tahun sebelumnya:

         Amendemen     PSAK      221 “Pengaruh                          Amendment of SFAS 221 “The Effect of
         Perubahan Kurs Valuta Asing tentang                            Changes in Foreign Exchange Rates on the
         Kekurangan Ketertukaran”.                                      Lack of Convertibility”.

         Amandemen         tersebut    mengharuskan                     The amendments require disclosure of
         pengungkapan           informasi       yang                    information that enables users of financial
         memungkinkan pengguna laporan keuangan                         statements to understand the impact of a
         memahami dampak mata uang yang tidak                           currency not being exchangeable into the
         dapat dipertukarkan dengan mata uang lain                      other currency affects, or is expected to affect,
         yang memengaruhi, atau diperkirakan akan                       the entity’s financial performance, financial
         memengaruhi, kinerja keuangan, posisi                          position and cash flows. The amendments
         keuangan, dan arus kas entitas. Amandemen                      apply for annual reporting periods beginning
         berlaku untuk periode pelaporan tahunan                        on or after 1 January 2025. Earlier application
         yang     dimulai     pada    atau    setelah                   is permitted which an entity is required to
         1     Januari    2025.     Penerapan     dini                  disclose that fact.
         diperkenankan dan bila dilakukan maka
         entitas mengungkapkan fakta tersebut.




                                                          61
Page 446
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi      Kebijakan      Akuntansi          2.   Summary of Material               Accounting          Policies
     Material (lanjutan)                                            Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                      The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                         preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)             set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                        af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan                                                estimates

         Dalam      proses    penerapan      kebijakan                  In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen        telah                 accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                            exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                       estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                   recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                     most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut:                             judgments and estimates are as follows:

         Usaha yang berkelanjutan                                       Going concern

         Manajemen Bank telah melakukan penilaian                       The Bank’s management has made an
         atas kemampuan Bank untuk melanjutkan                          assessment of the Bank’s ability to continue as
         kelangsungan usahanya dan berkeyakinan                         a going concern and is satisfied that the Bank
         bahwa Bank memiliki sumber daya untuk                          has the resources to continue in business for
         melanjutkan usahanya di masa mendatang.                        the foreseeable future.

         Selain itu, Manajemen menyadari bahwa                          Furthermore, the Management realized that
         tidak ada ketidakpastian material yang dapat                   there are no material uncertainties that may
         menimbulkan keraguan yang signifikan                           cast significant doubt upon the Bank’s ability to
         terhadap      kemampuan      Bank      untuk                   continue as a going concern. Therefore, the
         melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh                        financial statements continue to be prepared
         karena itu, laporan keuangan telah disusun                     on a going concern basis.
         atas dasar usaha yang berkelanjutan.

         Nilai wajar atas instrumen keuangan                            Fair value of financial instruments

         Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas                  When the fair values of financial assets and
         keuangan yang tercatat pada laporan posisi                     financial liabilities recorded on the statement
         keuangan tidak tersedia di pasar aktif,                        of financial position cannot be derived from
         nilainya ditentukan dengan menggunakan                         active markets, they are determined using a
         berbagai     teknik    penilaian   termasuk                    variety of valuation techniques that include the
         penggunaan model matematika. Input untuk                       use of mathematical models. The inputs to
         model ini berasal dari data pasar yang bisa                    these models are derived from observable
         diamati sepanjang data tersebut tersedia,                      market data where possible, but where
         namun bila data pasar yang bisa diamati                        observable market data are not available,
         tersebut tidak tersedia, maka digunakan                        management judgment is required to establish
         pertimbangan         manajemen         untuk                   fair values.
         menentukan nilai wajar.




                                                          62
Page 447
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                               Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                         The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                            preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)                set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                           af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                        estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                    In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                   accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                               exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                          estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                      recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                        most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                     judgments and estimates are as follows:
                                                                           (continued)

         Nilai wajar     atas    instrumen     keuangan                    Fair value of financial instruments (continued)
         (lanjutan)

         Pertimbangan        manajemen       tersebut                      Management             judgments          include
         mencakup pertimbangan likuiditas dan                              considerations of liquidity and model inputs
         masukan model seperti volatilitas untuk                           such as volatility for long term derivatives and
         transaksi derivatif yang berjangka panjang                        discount rates, early payment rates and
         dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan                           default rate assumptions.
         dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.

         Bank menampilkan nilai wajar atas instrumen                        The Bank presents fair value of financial
         keuangan berdasarkan hierarki nilai wajar                          instruments based on the following fair value
         sebagai berikut:                                                   hierarchy:
          - Tingkat 1                                                      - Level 1
            Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam                         Quoted prices (unadjusted) in active markets
            pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang                       for identical assets or liabilities;
            identik;
          - Tingkat 2                                                      - Level 2
            Input selain harga kuotasian yang                                Inputs other than quoted prices included
            termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat                              within Level 1 that are observable for the
            diobservasi untuk aset dan liabilitas baik                       asset or liability either directly (example,
            secara langsung (misalnya harga) atau                            price) or indirectly; and
            secara tidak langsung; dan
          - Tingkat 3                                                      - Level 3
            Input untuk aset dan liabilitas yang bukan                       Inputs for the asset and liability that are not
            berdasarkan pada pasar yang dapat                                based on observable market data
            diobservasi (input yang tidak dapat                              (unobservable inputs).
            diobservasi).

         Nilai wajar atas instrumen derivatif yang                         The fair values of derivative instruments
         dinilai menggunakan teknik penilaian dengan                       valued by valuation techniques using
         menggunakan komponen yang dapat diamati                           components which can be observed in the
         di pasar terutama adalah swap suku bunga,                         market, primarily are interest rate swaps,
         swap mata uang dan kontrak pertukaran                             currency swaps and currency exchange
         mata uang. Teknik penilaian yang paling                           contracts. Most widely used valuation
         banyak digunakan meliputi model penilaian                         techniques include forward and swap
         forward dan swap yang menggunakan                                 valuation models which use the present value
         perhitungan nilai kini. Model tersebut                            calculation. The models incorporate various
         menggabungkan berbagai komponen yang                              components which include the credit quality of
         meliputi kualitas kredit dari counterparty, nilai                 the counterparty, spot value and future
         spot dan kontrak berjangka serta kurva                            contracts and interest rate curve.
         tingkat suku bunga.
                                                             63
Page 448
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi         Kebijakan    Akuntansi          2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                         af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                      estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                  In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                 accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                             exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                        estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                    recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                      most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                   judgments and estimates are as follows:
                                                                         (continued)

         Nilai wajar     atas    instrumen   keuangan                    Fair value of financial instruments (continued)
         (lanjutan)

         Teknik penilaian termasuk model nilai tunai                     Valuation techniques include net present value
         dan arus kas yang didiskontokan dan                             and discounted cash flow models and
         perbandingan dengan instrumen yang                              comparison to similar instruments for which
         sejenis bila terdapat harga pasar yang dapat                    market observable prices exist. Assumptions
         diobservasi. Asumsi dan input yang                              and inputs used in valuation techniques
         digunakan dalam teknik penilaian termasuk                       include risk-free and benchmark interest rates,
         suku bunga bebas risiko dan suku bunga                          credit spreads and other variables used in
         acuan, credit spread dan variabel lainnya                       estimating discount rates, bond prices, foreign
         yang digunakan dalam mengestimasi tingkat                       currency exchange rates, and expected price
         diskonto, harga obligasi, kurs valuta asing,                    volatilities and correlations. The objective of
         serta tingkat kerentanan dan korelasi harga                     valuation technique is to arrive at a fair value
         yang diharapkan. Tujuan dari teknik penilaian                   determination that reflects the price of the
         adalah penentuan nilai wajar yang                               financial instrument at the reporting date that
         mencerminkan       harga    dari   instrumen                    would have been determined by market
         keuangan pada tanggal pelaporan yang akan                       participants acting at arms length.
         ditentukan oleh para partisipan di pasar
         dalam suatu transaksi yang wajar.

         Penurunan nilai kredit yang diberikan                           Impairment losses on loans

         Bank melakukan penelaahan pada setiap                           The Bank reviews its loans at each statement
         tanggal laporan posisi keuangan untuk                           of financial position date to assess whether an
         menilai apakah penurunan nilai harus dicatat                    impairment loss should be recorded in the
         dalam laporan laba rugi dan penghasilan                         statement of profit or loss and other
         komprehensif     lain.  Secara      khusus,                     comprehensive        income.     In   particular,
         pertimbangan manajemen diperlukan dalam                         judgment by management is required in the
         estimasi jumlah dan waktu arus kas di masa                      estimation of the amount and timing of future
         mendatang ketika menentukan penurunan                           cash flows when determining the impairment
         nilai.                                                          loss.




                                                           64
Page 449
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi        Kebijakan       Akuntansi         2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                              Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                        The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                           preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)               set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                          af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                       estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                   In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                  accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                              exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                         estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                     recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                       most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                    judgments and estimates are as follows:
                                                                          (continued)

         Penurunan     nilai   kredit   yang    diberikan                 Impairment losses on loans (continued)
         (lanjutan)

         Dalam mengestimasi arus kas tersebut, Bank                       In estimating these cash flows, the Bank
         melakukan penilaian atas kondisi keuangan                        makes judgment about the borrower’s financial
         peminjam dan nilai realisasi bersih agunan.                      situation and the net realizable value of
         Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi                         collateral. These estimates are based on the
         dari sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin                    assumptions about number of factors and
         berbeda,       sehingga        mengakibatkan                     actual results may differ that cause changes to
         perubahan penyisihan di masa depan.                              the allowance in the future.

         Penurunan nilai aset yang diukur pada nilai                      Impairment in value of fair value through other
         wajar melalui pendapatan komprehensif lain                       comprehensive income and acceptance
         dan tagihan akseptasi                                            receivables

         Bank menelaah aset yang diklasifikasikan                         The Bank reviews assets which are classified
         sebagai nilai wajar melalui pendapatan                           as fair value through other comprehensive
         komprehensif lain dan tagihan akseptasi                          income and acceptance receivables at each
         pada setiap tanggal laporan posisi keuangan                      financial position date to assess whether
         untuk menilai apakah telah terjadi penurunan                     impairment has occurred. The assessment
         nilai. Penilaian tersebut menggunakan                            uses the same considerations as applied to
         pertimbangan yang sama seperti yang                              individual assessment on loans.
         diterapkan pada penilaian secara individual
         atas kredit yang diberikan.




                                                            65
Page 450
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                         af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                      estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                  In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                 accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                             exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                        estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                    recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                      most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                   judgments and estimates are as follows:
                                                                         (continued)

         Cadangan kerugian penurunan nilai aset                          Allowances for impairment losses of financial
         keuangan                                                        assets

         Kondisi     spesifik    counterparty     yang                   In the calculation of allowance for impairment
         mengalami       penurunan       nilai   dalam                   losses of financial assets, the specific
         pembentukan cadangan kerugian atas aset                         condition of impaired counterparty is
         keuangan dievaluasi secara individu                             individually evaluated based on management's
         berdasarkan estimasi terbaik manajemen                          best estimate of the present value of the
         atas nilai kini arus kas yang diharapkan                        expected cash flows to be received. In
         akan diterima. Dalam mengestimasi arus                          estimating these cash flows, management
         kas     tersebut,    manajemen        membuat                   makes judgements about the counterparty's
         pertimbangan tentang situasi keuangan                           financial situation and the net realizable value
         counterparty dan nilai realisasi bersih dari                    of any underlying collateral. Each impaired
         setiap agunan. Setiap aset yang mengalami                       asset is assessed on its merits, the completion
         penurunan nilai harus dinilai sesuai dengan                     strategy and estimated cash flows which are
         manfaat yang ada, strategi penyelesaian                         considered recoverable.
         dan estimasi arus kas yang diperkirakan
         dapat diterima.
         Perhitungan cadangan penurunan nilai                            Collectively assessed impairment allowances
         kolektif meliputi kerugian kredit yang                          cover credit losses inherent in portfolios of
         melekat dalam portofolio aset keuangan                          financial assets with similar economic
         dengan karakteristik ekonomi yang sama                          characteristics when there is objective
         ketika terdapat bukti objektif penurunan nilai                  evidence to suggest that they contain impaired
         terganggu, tetapi penurunan nilai secara                        financial assets, but the individual impaired
         individu belum dapat diidentifikasi. Dalam                      items cannot yet be identified. In assessing the
         menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif,                      need for collective allowances, management
         manajemen mempertimbangkan faktor-                              considers factors such as credit quality and
         faktor seperti kualitas kredit dan jenis                        type of product. In order to estimate the
         produk. Guna membuat estimasi cadangan                          required allowance, assumptions are made to
         yang diperlukan, manajemen membuat                              define the way inherent losses are modelled
         asumsi untuk menentukan kerugian yang                           and to determine the required input
         melekat, dan untuk menentukan parameter                         parameters, based on historical experiences,
         input     yang    diperlukan,     berdasarkan                   current economic conditions and future
         pengalaman masa lalu, kondisi ekonomi                           economic condition as well since 1 January
         saat ini dan juga kondisi ekonomi masa                          2020.
         depan sejak tanggal 1 Januari 2020.




                                                           66
Page 451
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                         af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                      estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                  In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                 accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                             exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                        estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                    recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                      most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                   judgments and estimates are as follows:
                                                                         (continued)

         Cadangan kerugian penurunan nilai aset                          Allowances for impairment losses of financial
         keuangan (lanjutan)                                             assets (continued)

         Keakuratan penyisihan tergantung pada                           The accuracy of the allowances depends on
         seberapa baik estimasi arus kas masa                            how well the estimated future cash flows for
         depan untuk cadangan counterparty                               specific counterparty allowances and the
         tertentu dan asumsi model dan parameter                         model assumptions and parameters are used
         yang digunakan dalam menentukan                                 in determining collective allowances.
         cadangan kolektif.

         Penurunan nilai aset non-keuangan                               Impairment of non-financial assets

         Bank mengevaluasi penurunan nilai aset                          The Bank assesses impairment of assets
         apabila terdapat kejadian atau perubahan                        whenever events or changes in circumstances
         keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai                        that would indicates that the carrying amount
         tercatat aset tak dapat dipulihkan kembali.                     of an asset may not be recoverable. The
         Faktor-faktor     penting       yang  dapat                     factors that the Bank considers important
         menyebabkan penelaahan penurunan nilai                          which could trigger an impairment review
         adalah sebagai berikut:                                         include the following:
         a) Performa yang tidak tercapai secara                          a) Significant underperformance relative to
            signifikan terhadap ekspektasi historis                          expected historical or projected future
            atau proyeksi hasil operasi di masa yang                         operating results;
            akan datang;
         b) Perubahan yang signifikan dalam cara                        b) Significant changes in the manner of use of
            penggunaan aset atau strategi bisnis                           the acquired assets or the strategy for
            secara keseluruhan; dan                                        overall business; and
         c) Industri atau tren ekonomi yang secara                      c) Significant negative industry or economic
            signifikan bernilai negatif.                                   trends.

         Bank mengakui kerugian penurunan nilai                          The Bank recognizes an impairment loss
         apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang                 whenever the carrying amount of an asset
         dapat dipulihkan. Nilai terpulihkan adalah                      exceeds its recoverable amount. The
         nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar                      recoverable amount is the whichever higher of
         dikurang biaya untuk menjual dengan nilai                       an asset’s (or cash-generating units) fair value
         pakai aset (atau unit penghasil kas). Nilai                     less costs to sell and its value in use.
         terpulihkan diestimasi untuk aset individual                    Recoverable amounts are estimated for
         atau jika tidak memungkinkan, untuk unit                        individual assets or if it is not possible, for the
         penghasil kas yang mana aset tersebut                           cash-generating unit to which the asset
         merupakan bagian daripada unit tersebut.                        belongs.


                                                           67
Page 452
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                         af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                      estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                  In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                 accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                             exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                        estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                    recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                      most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                   judgments and estimates are as follows:
                                                                         (continued)

         Metode Suku Bunga Efektif (EIR)                                 Effective Interest Rate (EIR) Method

         Manajemen         menggunakan      estimasi                     Management applied the estimated expected
         ekspektasi umur kredit perumahan dengan                         life of mortgage loan using behavior life
         pendekatan umur behavior dan akan                               approach and will reassess the behavior life to
         melakukan penilaian kembali perilaku umur                       determine the best estimated life of housing
         behavior untuk menentukan estimasi umur                         loans, regularly.
         terbaik kredit perumahan secara berkala.

         Aset pajak tangguhan                                            Deferred tax assets

         Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah                         Deferred tax assets are recognized for the
         pajak penghasilan terpulihkan pada periode                      future recoverable taxable income arising from
         mendatang sebagai akibat dari perbedaan                         temporary       difference.    Management’s
         temporer. Justifikasi manajemen diperlukan                      judgment is required to determine the amount
         untuk menentukan jumlah aset pajak                              of deferred tax assets that can be recognized
         tangguhan yang dapat diakui sesuai dengan                       based upon the likely timing and level of future
         perkiraan waktu dan tingkat laba fiskal di                      taxable profits together with future tax
         masa mendatang sejalan dengan strategi                          strategy.
         rencana perpajakan ke depan.

         Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan                        Classification of financial assets and liabilities

         Bank menetapkan klasifikasi aset dan                            The Bank determines the classifications of
         liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan                   certain assets and liabilities as financial assets
         liabilitas           keuangan         dengan                    and financial liabilities by judging if they meet
         mempertimbangkan apakah definisi yang                           the definition set forth in SFAS 109.
         ditetapkan PSAK 109 terpenuhi. Dengan                           Accordingly, the financial assets and financial
         demikian, aset keuangan dan liabilitas                          liabilities are accounted for in accordance with
         keuangan diakui sesuai dengan kebijakan                         the Bank’s accounting policies disclosed in
         akuntansi Bank seperti diungkapkan pada                         Note 2d.
         Catatan 2d.




                                                           68
Page 453
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


2.   Ikhtisar Informasi       Kebijakan     Akuntansi           2.   Summary of Material Accounting Policies
     Material (lanjutan)                                             Information (continued)

     Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan                       The principal accounting policies adopted in
     dalam penyusunan laporan keuangan Bank                          preparing the financial statements of the Bank are
     adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan)              set out below: (continued)

     af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi                         af. Judgments and significant accounting
         yang signifikan (lanjutan)                                      estimates (continued)

         Dalam      proses    penerapan       kebijakan                  In the process of applying the Bank’s
         akuntansi      Bank,    Manajemen         telah                 accounting policies, Management has
         melakukan pertimbangan dan estimasi                             exercised professional judgments and made
         profesional dalam menentukan jumlah yang                        estimates in determining the amounts
         diakui      dalam     laporan      keuangan.                    recognized in the financial statements. The
         Pertimbangan dan estimasi profesional yang                      most significant uses of the professional
         signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan)                   judgments and estimates are as follows:
                                                                         (continued)

         Imbalan kerja                                                   Employee benefits

         Penentuan liabilitas imbalan kerja Bank                         The Bank’s employee benefit liabilities are
         bergantung pada pemilihan asumsi yang                           determined depend on the selection of certain
         digunakan oleh aktuaris independen dan                          assumptions used by the independent
         manajemen Bank dalam menghitung jumlah-                         actuaries and the Bank’s management in
         jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk                       calculating such amounts. Those assumptions
         antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan                 include among others, discount rates, future
         gaji tahunan, tingkat pengunduran diri                          annual salary increase, annual employee
         karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur                       turnover rate, disability rate, retirement age
         pensiun dan tingkat kematian.                                   and mortality rate.

         Pajak penghasilan                                               Income tax

         Bank mengakui liabilitas atas pajak                             The Bank recognizes liabilities for corporate
         penghasilan badan berdasarkan estimasi                          income tax based on estimation of whether
         apakah akan terdapat tambahan pajak                             additional corporate income tax will be due.
         penghasilan badan.

3.   Kombinasi Bisnis                                           3.   Business Combination

     Bank telah menyelesaikan Penjualan dan                          The Bank has completed the Sale and Purchase of
     Pembelian Aset dan Liabilitas atas bisnis                       Assets and Liabilities for the consumer business
     konsumer dari Citibank N.A., Indonesia pada                     from Citibank N/A., Indonesia on 18 November
     tanggal 18 November 2023. Alokasi harga                         2023. The purchase price allocation was finalized
     pembelian difinalisasi di laporan keuangan untuk                in the Financial Statements for the year ended
     tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                    31 December 2024. The final goodwill amount of
     2024. Nilai goodwill akhir menjadi sebesar                      Rp813,973 has been adjusted in the Financial
     Rp813.973 telah disesuaikan di Laporan                          Statements        for      the      year      ended
     Keuangan untuk tahun yang berakhir pada 31                      31 December 2024. Based on finalized purchase
     Desember 2024. Berdasarkan alokasi harga                        price allocation, other intangible assets related to
     pembelian yang telah difinalisasi, aset tak                     consumer business relationships and core deposits
     berwujud lainnya berkaitan dengan hubungan                      amounting to Rp320,000 has been adjusted in the
     pelanggan dari bisnis konsumer dan core                         Financial Statements for the year ended 31
     deposits senilai Rp320.000 telah disesuaikan di                 December 2024.
     Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir
     pada tanggal 31 Desember 2024.




                                                           69
Page 454
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                              PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                            As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                       and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                         (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                       unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


3.   Kombinasi Bisnis (lanjutan)                                                3.      Business Combination (continued)

     Berikut adalah mutasi dari saldo aset tidak                                     The followings are movement of intangible assets
     berwujud termasuk goodwill:                                                     including goodwill:
                                         Aset tak berwujud/
                                          Intangible assets
                                   Hubungan
                                     dengan
                                    nasabah/
                                   Customer
        31 Desember 2025          relationship        Core deposits          Goodwill               Total                  31 December 2025

     Biaya perolehan                                                                                                                                 Cost
     Saldo awal                          140.000              180.000             813.973              1.133.973                        Beginning balance

     Total biaya perolehan               140.000              180.000             813.973              1.133.973                                 Total cost

     Akumulasi amortisasi                                                                                                      Accumulated amortization
     Saldo awal                           16.333               21.000                    -                  37.333                     Beginning balance
     Amortisasi tahun berjalan            14.000               18.000                    -                  32.000               Current year amortization

     Total akumulasi amortisasi           30.333               39.000                    -                  69.333           Total accumulated amortization

     Nilai buku - neto                   109.667              141.000             813.973              1.064.640                          Book value - net




                                         Aset tak berwujud/
                                          Intangible assets
                                   Hubungan
                                     dengan
                                    nasabah/
                                   Customer
        31 Desember 2024          relationship        Core deposits          Goodwill               Total                  31 December 2024

     Biaya perolehan                                                                                                                                 Cost
     Saldo awal                          140.000               80.000             913.973              1.133.973                        Beginning balance
     Penyesuaian                               -              100.000            (100.000)                     -                             Adjustments

     Total biaya perolehan               140.000              180.000             813.973              1.133.973                                 Total cost

     Akumulasi amortisasi                                                                                                      Accumulated amortization
     Saldo awal                            2.334                1.333                    -                   3.667                     Beginning balance
     Amortisasi tahun berjalan            13.999               19.667                    -                  33.666               Current year amortization

     Total akumulasi amortisasi           16.333               21.000                    -                  37.333           Total accumulated amortization

     Nilai buku - neto                   123.667              159.000             813.973              1.096.640                          Book value - net



     Aset tidak berwujud hubungan dengan nasabah                                     Customer relationship and core deposits intangible
     dan core deposits masing-masing di amortisasi                                   assets are amortized over 10 years, respectively.
     selama 10 tahun.

     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank                                    As of 31 December 2025 and 2024, the Bank has
     telah melakukan uji penurunan nilai tahunan atas                                performed its annual impairment test as on goodwill
     goodwill dan berkesimpulan tidak terdapat                                       and conclude no impairment of goodwill.
     penurunan nilai goodwill.




                                                                        70
Page 455
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


4.   Kas                                                    4.   Cash

     Akun ini terdiri dari:                                      This account consists of:

                                         31 Desember/       31 Desember/
                                       31 December 2025   31 December 2024

     Rupiah                                    553.759             612.437                                         Rupiah
     Mata uang asing                                                                                    Foreign currencies
      Dolar Amerika Serikat                     60.994              43.621                           United States Dollar
      Dolar Singapura                           27.951              25.782                              Singapore Dollar

     Total                                     642.704             681.840                                              Total


     Kas dalam Rupiah termasuk uang pada mesin                   Cash in Rupiah includes cash in Automatic Teller
     Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejumlah                       Machines (ATM) amounting to Rp8,097 and
     Rp8.097 dan Rp9.460 masing-masing    pada                   Rp9,460 as of 31 December 2025 and 2024,
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.                          respectively.

5.   Giro pada Bank Indonesia                               5.   Current Accounts with Bank Indonesia

     Akun ini terdiri dari:                                      This account consists of:

                                         31 Desember/       31 Desember/
                                       31 December 2025   31 December 2024

     Rupiah                                   4.872.754          4.087.662                                 Rupiah
     Dolar Amerika Serikat                                                                     United States Dollar
      (USD134.521.018 dan USD106.306.455                                   (USD134,521,018 and USD106,306,455
      masing-masing pada tanggal                                                    as of 31 December 2025 and
      31 Desember 2025 dan 2024)              2.243.138          1.711.002                    2024, respectively)

     Total                                    7.115.892          5.798.664                                              Total


     Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan                 Minimum    Statutory   Reserves    (GWM)     in
     Peraturan Bank Indonesia (PBI) dan Peraturan                accordance with Bank Indonesia Regulation (PBI)
     Anggota Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan                   and Regulation of the Members of The Board of
     pada Catatan 45.                                            Governors (PADG) are disclosed in Note 45.




                                                     71
Page 456
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


6.   Giro pada Bank Lain                                      6.   Current Accounts with Other Banks

     Akun ini terdiri dari:                                        This account consists of:

                                           31 Desember/       31 Desember/                Types of current accounts
          Jenis giro pada bank lain      31 December 2025   31 December 2024                  with other banks

     Pihak ketiga                                                                                             Third parties
      Rupiah:                                                                                                     Rupiah:
        PT Bank Central Asia Tbk                   3.148               2.150                  PT Bank Central Asia Tbk
       Lain-lain (masing-masing                                                                              Indonesia
         di bawah Rp2.000)                         1.553               2.117               Others (below Rp2,000 each)
      Subtotal - Pihak ketiga - Rupiah             4.701               4.267               Subtotal - Third parties - Rupiah

      Yuan China Renminbi:                                                                     Chinese Yuan Renminbi:
       PT Bank ICBC Indonesia                    315.494              96.983                 PT Bank ICBC Indonesia
      Dolar Amerika Serikat:                                                                        United States Dollar:
       JP Morgan Chase Bank,                                                                 JP Morgan Chase Bank,
         Amerika Serikat                         253.768             272.120               United States of America
       PT Bank Mandiri (Persero) Tbk              15.502              22.887           PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
       PT Bank Central Asia Tbk                   11.247              10.538                PT Bank Central Asia Tbk
       Deutsche Bank AG,                                                                          Deutsche Bank AG,
         Amerika Serikat                           7.370              10.594               United States of America
      Dolar Singapura:                                                                                 Singapore Dollar:
       DBS Bank, Singapura                       128.123              77.095                     DBS Bank Singapore
      Dolar Australia:                                                                                  Australian Dollar:
       ANZ Bank Ltd., Australia                   50.183              36.395                 ANZ Bank Ltd., Australia
       National Australia Bank, Australia         13.619              18.197        National Australia Bank, Australia
      Yen Jepang:                                                                                         Japanese Yen:
       Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ,                                                Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ,
         Jepang                                   50.055              74.643                                  Japan
      Pound Sterling Inggris:                                                               Great Britain Pound Sterling:
       Barclays Bank, London                      44.936              36.361                   Barclays Bank, London
      Franc Swiss:                                                                                          Swiss Franc:
       UBS AG, Zurich                             25.972              37.003                           UBS AG, Zurich
      Euro Eropa:                                                                                        European Euro:
       Deutsche Bank, Frankfurt                   19.736              45.965                Deutsche Bank, Frankfurt
      Dolar Kanada:                                                                                     Canadian Dollar:
       Canadian Imperial Bank of Commerce,                                      Canadian Imperial Bank of Commerce,
         Toronto                                  13.329              19.151                                Toronto
      Dolar Selandia Baru:                                                                          New Zealand Dollar:
       ANZ National Bank, Selandia Baru           10.215              26.133        ANZ National Bank, New Zealand
      Krona Swedia:                                                                                      Swedish Krona:
       Danske Bank A/S, Swedia                     3.194               2.796               Danske Bank A/S, Sweden
      Lain-lain (masing-masing
       di bawah Rp2.000)                             973                 328                  Others (below Rp2,000 each)

      Subtotal - Pihak ketiga -                                                                     Subtotal - Third parties -
       Mata uang asing                           963.716             787.189                           Foreign currencies

     Total - Pihak ketiga                        968.417             791.456                               Total - Third parties




                                                       72
Page 457
                                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


6.   Giro pada Bank Lain (lanjutan)                                           6.   Current Accounts with Other Banks (continued)

     Akun ini terdiri dari: (lanjutan)                                             This account consists of: (continued)

                                                  31 Desember/                31 Desember/                    Types of current accounts
            Jenis giro pada bank lain           31 December 2025            31 December 2024                     with other banks

     Pihak berelasi (Catatan 37)                                                                                    Related parties (Note 37)
      Dolar Singapura:                                                                                                     Singapore Dollar:
        United Overseas Bank Ltd., Singapura              15.815                       15.925         United Overseas Bank Ltd., Singapore
      Dolar Amerika Serikat:                                                                                            United States Dollar:
        United Overseas Bank Ltd., Singapura                6.699                          5.821      United Overseas Bank Ltd., Singapore
      Dolar Hong Kong:                                                                                                    Hong Kong Dollar:
        United Overseas Bank Ltd., Hong Kon g               6.220                          6.050     United Overseas Bank Ltd., Hong Kong
        United Overseas Bank Ltd., Singapura                  107                             31      United Overseas Bank Ltd., Singapore
      Yen Jepang:                                                                                                             Japanese Yen:
        United Overseas Bank Ltd., Tokyo                    1.887                          4.020          United Overseas Bank Ltd., Tokyo
      Dolar Australia:                                                                                                     Australian Dollar:
        United Overseas Bank Ltd., Sydney                   1.170                           759         United Overseas Bank Ltd., Sydney
      Yuan China:                                                                                                             Chinese Yuan:
        United Overseas Bank Ltd., Shanghai                  890                           1.829      United Overseas Bank Ltd., Shanghai
      Euro Eropa:                                                                                                            European Euro:
        United Overseas Bank Ltd., Singapura                 780                            634       United Overseas Bank Ltd., Singapore
      Yuan China Renminbi:                                                                                          Chinese Yuan Renminbi:
        United Overseas Bank Ltd., Shanghai                  463                            187       United Overseas Bank Ltd., Shanghai
        United Overseas Bank Ltd., Singapura                 132                            121       United Overseas Bank Ltd., Singapore
      Baht Thailand:                                                                                                          Thailand Baht:
        United Overseas Bank Ltd., Thailand                  136                            142        United Overseas Bank Ltd., Thailand
      Ringgit Malaysia:                                                                                                   Malaysian Ringgit:
        United Overseas Bank Ltd., Malaysia                    75                               74     United Overseas Bank Ltd., Malaysia
     Total - Pihak berelasi                               34.374                       35.593                             Total - Related parties

     Total                                              1.002.791                    827.049                                                  Total
     Cadangan kerugian penurunan nilai                     (2.642)                     (5.536)                 Allowance for impairment losses
     Neto                                               1.000.149                    821.513                                                    Net


     Kisaran suku bunga rata-rata untuk giro pada                                  The range of average interest rate for current
     bank lain adalah sebagai berikut:                                             accounts with other banks are as follows:

                                                  31 Desember/                31 Desember/
                                                31 December 2025            31 December 2024

     Rupiah                                         0,00% - 0,02%             0,00% - 0,03%                                               Rupiah
     Mata uang asing                                0,00% - 5,20%             0,00% - 6,49%                                      Foreign currency

     Tidak terdapat giro pada bank lain yang diblokir                              There were no current accounts with other banks
     dan     dijadikan   jaminan    pada     tanggal                               blocked and pledged as collateral as of
     31 Desember 2025 dan 2024.                                                    31 December 2025 and 2024.

     Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai                                 Movements in the gross carrying amount are as
     berikut:                                                                      follows:

                                         Tahap 1/       Tahap 2/                Tahap 3/
                                         Stage 1        Stage 2                 Stage 3               Total
     31 Desember 2023                        984.482                    -                   -           984.482                   31 December 2023
       Mutasi neto                          (157.433)                   -                   -          (157.433)                    Net movement

     31 Desember 2024                        827.049                    -                   -           827.049                   31 December 2024
       Mutasi neto                           175.742                    -                   -           175.742                     Net movement

     31 Desember 2025                      1.002.791                    -                   -         1.002.791                   31 December 2025




                                                                   73
Page 458
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                              PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                            As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                       and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                         (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                       unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


6.   Giro pada Bank Lain (lanjutan)                                               6.   Current Accounts with Other Banks (continued)

     Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                                       The movements in the allowance for impairment
     adalah sebagai berikut:                                                           losses are as follows:

                                          Tahap 1/          Tahap 2/                Tahap 3/
                                          Stage 1           Stage 2                 Stage 3              Total
     31 Desember 2023                           2.706                       -                   -             2.706                    31 December 2023

       Aset dihentikan
         pengakuannya atau                                                                                                      Assets derecognized or
         dilunasi (kecuali hapus buku)               (38)                   -                    -               (38)      repaid (excluding write-offs)

       Pengukuran kembali                       2.868                       -                   -             2.868                    Remeasurement


     31 Desember 2024                           5.536                       -                   -             5.536                    31 December 2024
       Pengukuran Kembali                      (2.894)                      -                   -            (2.894)                    Remeasurement

     31 Desember 2025                          2.642                        -                        -        2.642                   31 December 2025



     Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                                          The Bank’s management believes that the
     cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup                                    allowance for impairment losses is adequate to
     untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan                                      cover     possible    impairment     losses   from
     nilai atas tidak tertagihnya giro pada bank lain.                                 uncollectible current accounts with other banks.

7.   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank                                      7.   Placements with Bank Indonesia and Other
     Lain                                                                              Banks

     Akun ini terdiri dari:                                                            This account consists of:

                                                   31 Desember/                   31 Desember/
               Jenis penempatan                  31 December 2025               31 December 2024                        Types of placements

     Pihak ketiga                                                                                                                       Third parties
       Rupiah:                                                                                                                            Rupiah:
         Fasilitas Simpanan Bank Indonesia                             -                 149.956           Deposit Facilities of Bank Indonesia

       Subtotal - Pihak ketiga - Rupiah                                -                 149.956                  Subtotal - Third parties - Rupiah


       Mata uang asing:                                                                                                     Foreign currencies:
         Call Money:                                                                                                              Call Money:
           Bank of New York,                                                                                             Bank of New York,
              Amerika Serikat                                407.704                   1.736.651                United States of America
         Term Deposit Bank Indonesia                               -                   1.770.450             Term Deposits of Bank Indonesia

       Subtotal - Pihak ketiga -                                                                                           Subtotal - Third parties -
         Mata uang asing                                     407.704                   3.507.101                              Foreign currencies

     Total                                                   407.704                   3.657.057                                                    Total




                                                                       74
Page 459
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


7.   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank                     7.    Placements with Bank Indonesia and Other
     Lain (lanjutan)                                                   Banks (continued)

     Kisaran suku bunga rata-rata untuk penempatan                     The range of average interest rates for placement
     pada Bank Indonesia dan bank lain adalah                          with Bank Indonesia and other banks are as
     sebagai berikut:                                                  follows:

                                          31 Desember/           31 Desember/
                                        31 December 2025       31 December 2024

     Rupiah                                4,52% - 4,87%          5,46% - 6,02%                                            Rupiah
     Mata uang asing                       4,24% - 4,31%          5,23% - 5,25%                                 Foreign currencies

     Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan                        The details of placements with Bank Indonesia and
     bank lain berdasarkan jenis penempatan dan sisa                   other banks based on the type of placements and
     umur sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai                     remaining maturities are as follows:
     berikut:

                                                  31 Desember/31 December 2025

                                Penempatan/             Call
                                Placements             Money                 Total

     Rupiah                                                                                                                Rupiah
      < 1 bulan                               -                    -                      -                          < 1 month
     Mata uang asing                                                                                            Foreign currencies
      < 1 bulan                               -            407.704                407.704                            < 1 month

     Total                                    -            407.704                407.704                                       Total


                                                  31 Desember/31 December 2024

                                Penempatan/             Call
                                Placements             Money                 Total

     Rupiah                                                                                                                Rupiah
      < 1 bulan                       149.956                      -              149.956                            < 1 month
     Mata uang asing                                                                                            Foreign currencies
      < 1 bulan                     1.770.450             1.736.651            3.507.101                             < 1 month

     Total                          1.920.406             1.736.651             3.657.057                                       Total


     Tidak terdapat penempatan pada bank lain yang                     There were no placements with other banks
     diblokir dan dijadikan jaminan pada tanggal                       blocked and pledged as collateral as of
     31 Desember 2025 dan 2024.                                        31 December 2025 and 2024.

     Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan                        The details of placements with Bank Indonesia and
     bank lain berdasarkan sisa umur sampai dengan                     other banks based on remaining maturities are
     jatuh tempo terdapat pada Catatan 38.                             shown in Note 38.




                                                         75
Page 460
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                         PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                       As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                  and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


7.   Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank                                7.    Placements with Bank Indonesia and Other
     Lain (lanjutan)                                                              Banks (continued)

     Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai                                Movements in the gross carrying amount are as
     berikut:                                                                     follows:
                                         Tahap 1/       Tahap 2/             Tahap 3/
                                         Stage 1        Stage 2              Stage 3                 Total
     31 Desember 2023                      2.135.930                    -                -           2.135.930                 31 December 2023

       Aset baru                           3.657.057                    -                -           3.657.057            New assets originated
       Aset dihentikan
         pengakuannya atau                                                                                              Assets derecognized or
         dilunasi (kecuali hapus buku)    (2.135.930)                   -                -           (2.135.930)   repaid (excluding write-offs)

     31 Desember 2024                      3.657.057                    -                -           3.657.057                 31 December 2024

       Aset baru                             407.704                                                   407.704            New assets originated
       Aset dihentikan
         pengakuannya atau                                                                                              Assets derecognized or
         dilunasi (kecuali hapus buku)    (3.657.057)                   -                -           (3.657.057)   repaid (excluding write-offs)

     31 Desember 2025                        407.704                    -                -             407.704                 31 December 2025



     Manajemen Bank berkeyakinan bahwa tidak                                      The Bank’s management believes that there was
     terdapat penempatan pada Bank Indonesia dan                                  no impaired placement with Bank Indonesia and
     bank lain yang mengalami penurunan nilai pada                                other banks as of 31 December 2025 and 2024.
     tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.

8.   Efek-efek yang Diperdagangkan                                          8.    Trading Securities

     Akun ini terdiri dari:                                                       This account consists of:

                                                        31 Desember/31 December 2025
                                                         Mata uang asing/
                                          Rupiah        Foreign currencies                   Total
     Efek-efek yang diperdagangkan                                                                                            Trading securities
       Sekuritas Rupiah                                                                                                       Bank Indonesia
         Bank Indonesia                     2.632.976                         -               2.632.976                  Rupiah Securities
       Obligasi Pemerintah                    745.208                   103.195                 848.403                    Goverment Bonds
       Sukuk                                  184.891                    59.299                 244.190                                Sukuk
       Obligasi Korporasi                      28.316                         -                  28.316                     Corporate Bonds
     Total                                  3.591.391                   162.494               3.753.885                                      Total




                                                                   76
Page 461
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                                PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                              As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                         and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                           (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                         unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


8.   Efek-efek yang Diperdagangkan (lanjutan)                                        8.   Trading Securities (continued)

     Akun ini terdiri dari: (lanjutan)                                                    This account consists of: (continued)

                                                                   31 Desember/31 December 2024
                                                                     Mata uang asing/
                                                  Rupiah            Foreign currencies              Total
     Efek-efek yang diperdagangkan                                                                                                  Trading securities
       Sekuritas Rupiah                                                                                                             Bank Indonesia
         Bank Indonesia                                1.395.092                      -              1.395.092                 Rupiah Securities
       Obligasi Korporasi                                255.088                      -                255.088                    Corporate Bonds
       Sukuk                                             196.065                134.852                330.917                               Sukuk
       Obligasi Pemerintah                               125.727                200.169                325.896                   Goverment Bonds
     Total                                             1.971.972                335.021              2.306.993                                      Total



     Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, efek-                                        As of 31 December 2025 and 2024, trading
     efek yang diperdagangkan adalah efek-efek yang                                       securities are the securities issued by the
     diterbitkan oleh pemerintah dan korporasi dan                                        government and corporation and categorized as
     dikategorikan tanpa peringkat berupa obligasi                                        non-rated in the form of government bonds,
     pemerintah, obligasi korporasi, sekuritas rupiah                                     corporate bonds, Bank Indonesia rupiah securities
     Bank Indonesia dan sukuk.                                                            and sukuk.

     Rincian obligasi korporasi berdasarkan peringkat                                     The details of corporate bonds based on rating are
     adalah sebagai berikut:                                                              as follows:
                                                                          31 Desember/31 December
                                   Pemeringkat/
                                    Ranked by               2025           2024             2025            2024

     PT Merdeka Battery Materials Tbk   Pefindo                    idA              idA        20.003            100.007   PT Merdeka Battery Materials Tbk
     PT Merdeka Copper Gold Tbk         Pefindo                  idA+             idA+          4.323             59.976      PT Merdeka Copper Gold Tbk
     PT Astra Sedaya Finance            Pefindo                idAAA            idAAA           3.990             37.865          PT Astra Sedaya Finance
     PT Tower Bersama                                                                                                                   PT Tower Bersama
       Infrastructure Tbk               Fitch Rating                 -            AA+                 -           51.065               Infrastructure Tbk
     PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia
       (Persero) Tbk                    Pefindo                      -          idAAA                 -            6.175                   (Persero) Tbk

     Total                                                                                     28.316            255.088                             Total



     Rincian efek-efek diperdagangkan berdasarkan                                         The details of trading securities based on
     sisa umur sampai dengan jatuh tempo terdapat                                         remaining maturities are shown in Note 38.
     pada Catatan 38.

     Suku bunga efektif rata-rata efek-efek yang                                          The average effective interest rates of trading
     diperdagangkan adalah sebagai berikut:                                               securities are as follows:

                                                            31 Desember/            31 Desember/
                                                          31 December 2025        31 December 2024
     Rupiah                                                                                                                                 Rupiah
      Obligasi Pemerintah                                   5,14% - 10,50%          4,90% - 10,75%                           Government Bonds
      Sekuritas Rupiah Bank Indonesia                        5,77% - 7,40%           6,75% - 7,35%               Bank Indonesia Rupiah Securities
      Obligasi Korporasi                                     6,46% - 8,93%           6,16% - 8,93%                              Corporate Bonds
      Sukuk                                                  5,74% - 6,49%           4,98% - 6,27%                                        Sukuk
     Mata uang asing                                                                                                               Foreign currency
      Obligasi Pemerintah                                    1,55% - 8,44%            2,48% - 8,21%                          Government Bonds
      Sukuk                                                  1,50% - 5,65%            1,50% - 5,56%                                       Sukuk




                                                                           77
Page 462
                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                        Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                     PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                   As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                              and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                              unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


9.   Investasi Keuangan                                              9.       Financial Investments

     Akun ini terdiri dari:                                                   This account consists of:

                                                     31 Desember/31 December 2025
                                                      Mata uang asing/
                                       Rupiah        Foreign currencies              Total
     Diukur pada nilai wajar
       melalui penghasilan                                                                                    At fair value through other
       komprehensif lain                                                                                      comprehensive income
       Obligasi Pemerintah             25.028.685                228.519             25.257.204                      Government Bonds
       Sekuritas Rupiah                                                                                                Rupiah Securities
         Bank Indonesia                 3.104.568                      -               3.104.568                      Bank Indonesia
       Obligasi Korporasi                 766.554                      -                 766.554                       Corporate Bonds
       Sukuk                              474.022                100.224                 574.246                                 Sukuk
       Bank Indonesia                                                                                                   Bank Indonesia
        Floating Rate Note                 49.892                         -               49.892                   Floating Rate Note
     Total                             29.423.721                328.743             29.752.464                                         Total

     Diukur pada biaya perolehan
       yang diamortisasi                                                                                              At amortized cost
       Obligasi Pemerintah              6.379.020                         -            6.379.020                   Government Bonds
       Wesel ekspor berjangka                                                                                               Export bills
         Pihak ketiga                     953.840                119.351               1.073.191                        Third parties
         Pihak berelasi (Catatan 37)            -                 63.352                  63.352           Related parties (Note 37)
       Sukuk                               25.341                      -                  25.341                                 Sukuk

     Total                              7.358.201                182.703               7.540.904                                        Total

     Total investasi keuangan          36.781.922                511.446             37.293.368                 Total financial investments
     Cadangan kerugian
       penurunan nilai                     (8.653)               (11.008)                 (19.661)        Allowance for impairment losses

     Neto                              36.773.269                500.438             37.273.707                                          Net


                                                     31 Desember/31 December 2024
                                                      Mata uang asing/
                                       Rupiah        Foreign currencies              Total
     Diukur pada nilai wajar
       melalui penghasilan                                                                                    At fair value through other
       komprehensif lain                                                                                      comprehensive income
       Obligasi Pemerintah             13.703.877                         -           13.703.877                     Government Bonds
       Sekuritas Rupiah                                                                                                Rupiah Securities
         Bank Indonesia                 7.852.673                         -            7.852.673                      Bank Indonesia
       Sukuk                              729.519                         -              729.519                                 Sukuk
       Obligasi Korporasi                 637.817                         -              637.817                       Corporate Bonds
     Total                             22.923.886                         -          22.923.886                                         Total

     Diukur pada biaya perolehan
       yang diamortisasi                                                                                              At amortized cost
       Obligasi Pemerintah              7.094.157                         -            7.094.157                   Government Bonds
       Wesel ekspor berjangka                                                                                               Export bills
         Pihak ketiga                     965.818            1.245.306                 2.211.124                        Third parties
         Pihak berelasi (Catatan 37)            -               19.183                    19.183           Related parties (Note 37)
       Sukuk                              220.512                    -                   220.512                                 Sukuk

     Total                              8.280.487            1.264.489                 9.544.976                                        Total

     Total investasi keuangan          31.204.373            1.264.489                32.468.862                Total financial investments
     Cadangan kerugian
       penurunan nilai                     (2.146)               (13.890)                 (16.036)        Allowance for impairment losses

     Neto                              31.202.227            1.250.599               32.452.826                                          Net



                                                            78
Page 463
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                 PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                               As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                          and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                            (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


9.   Investasi Keuangan (lanjutan)                                  9.    Financial Investments (continued)

     a.   Investasi keuangan yang diukur pada nilai                       a.     The financial investments at fair value through
          wajar melalui penghasilan komprehensif lain                            other   comprehensive      income       as   of
          pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                      31 December 2025 and 2024 are as follows:
          2024 adalah sebagai berikut:

                                               31 Desember/         31 Desember/
                                             31 December 2025     31 December 2024

          Nilai wajar                                                                                                        Fair value
            Rupiah                                                                                                            Rupiah
               Obligasi Pemerintah                 25.028.685            13.703.877                            Government Bonds
               Sekuritas Rupiah                                                                                  Rupiah Securities
                   Bank Indonesia                   3.104.568             7.852.673                              Bank Indonesia
               Obligasi Korporasi                     766.554               637.817                               Corporate Bonds
               Sukuk                                  474.022               729.519                                          Sukuk
               Bank Indonesia                                                                                      Bank Indonesia
                 Floating Rate Note                   49.892                         -                         Floating Rate Note
           Subtotal                                29.423.721            22.923.886                                             Subtotal

           Mata Uang Asing                                                                                        Foreign Currencies
             Obligasi Pemerintah                     228.519                         -                          Government Bonds
             Sukuk                                   100.224                         -                                     Sukuk
           Subtotal                                  328.743                         -                                          Subtotal

          Total                                    29.752.464            22.923.886                                                   Total


                                               31 Desember/         31 Desember/
                                             31 December 2025     31 December 2024

          Nilai nominal                            28.754.107            23.221.160                                      Nominal value
          Saldo yang belum diamortisasi               322.725                 7.552                                 Unamortized amount
          Keuntungan/(Kerugian) yang
                belum direalisasi                    675.632               (304.826)                              Unrealized gain/(loss)

          Total                                    29.752.464            22.923.886                                                   Total


          Rekonsiliasi atas perubahan kerugian yang                              Reconciliations of movement in unrealized loss
          belum direalisasi atas efek-efek yang diukur                           on securities at fair value through other
          pada nilai wajar melalui penghasilan                                   comprehensive income - net are as follows:
          komprehensif lain - neto adalah sebagai
          berikut:

                                              31 Desember/         31 Desember/
                                             31 December 2025     31 December 2024


          Saldo awal tahun                           (239.460)                 (91.872)                   Balance at beginning of year
          Keuntungan/(kerugian) yang belum                                                                      Unrealized gain/(loss)
            direalisasi diakui di ekuitas            978.569               (188.874)                         recognized in equity
          Pemulihan/(penyisihan) kerugian
            penurunan nilai selama tahun                                                          Reversal/(provision) for impairment
            berjalan                                       67                    (341)                  losses during the year
          Efek pajak                                 (215.300)                 41.627                                       Tax effect

          Saldo akhir tahun                          523.876               (239.460)                           Balance at end of year




                                                             79
Page 464
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


9.   Investasi Keuangan (lanjutan)                                               9.   Financial Investments (continued)

     b.   Klasifikasi investasi keuangan yang diukur                                  b.     The classification of financial investments at
          pada biaya perolehan yang diamortisasi                                             amortized cost based on the remaining
          berdasarkan sisa umur sebelum cadangan                                             maturities before allowance for impairment
          kerugian penurunan nilai adalah sebagai                                            losses are as follows:
          berikut:

                                                               31 Desember/31 December 2025
                                                                    Mata uang
                                                                      asing/
                                                                     Foreign
                                               Rupiah               currencies                     Total

          < 1 bulan                             1.695.710                 64.133                    1.759.843                            < 1 month
          ≥ 1 bulan ≤ 3 bulan                     460.659                107.411                      568.070                 ≥ 1 month ≤ 3 months
          > 3 bulan ≤ 12 bulan                  1.420.045                 11.159                    1.431.204               > 3 months ≤ 12 months
          > 12 bulan                            3.781.787                      -                    3.781.787                          > 12 months

          Total                                 7.358.201                182.703                    7.540.904                                      Total


                                                               31 Desember/31 December 2024
                                                                    Mata uang
                                                                      asing/
                                                                     Foreign
                                               Rupiah               currencies                     Total

          < 1 bulan                             3.749.978                652.413                     4.402.391                           < 1 month
          ≥ 1 bulan ≤ 3 bulan                   1.330.668                318.526                     1.649.194                ≥ 1 month ≤ 3 months
          > 3 bulan ≤ 12 bulan                    613.998                293.550                       907.548              > 3 months ≤ 12 months
          > 12 bulan                            2.585.843                      -                     2.585.843                         > 12 months

          Total                                 8.280.487              1.264.489                     9.544.976                                     Total


          Rincian investasi keuangan berdasarkan sisa                                        The details of financial investment based on
          umur sampai dengan jatuh tempo terdapat                                            remaining maturities are shown in Note 38.
          pada Catatan 38.

     c.   Rincian obligasi korporasi berdasarkan                                      c.     The details of corporate bonds based on rating
          peringkat adalah sebagai berikut:                                                  are as follows:
                                                                      31 Desember/31 December
                                Pemeringkat/
                                 Ranked by              2025           2024                2025             2024

          PT Bank Mandiri                                                                                                                 PT Bank Mandiri
            (Persero) Tbk            Pefindo               idAAA            idAAA            182.899              49.266                    (Persero) Tbk
          PT Bank Negara Indonesia                                                                                              PT Bank Negara Indonesia
            (Persero) Tbk            Pefindo               idAAA            idAAA            154.077             159.816                    (Persero) Tbk
          PT Sarana Multi                                                                                                                  PT Sarana Multi
            Infrastruktur            Pefindo               idAAA            idAAA            147.424              85.201                      Infrastruktur
          PT Bank Rakyat Indonesia                                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia
            (Persero) Tbk            Pefindo               idAAA            idAAA            102.514             139.271                    (Persero) Tbk
          PT Astra Sedaya                                                                                                                 PT Astra Sedaya
            Finance                  Pefindo               idAAA            idAAA             90.848              68.928                           Finance
          PT Federal                                                                                                                             PT Federal
            International Finance    Pefindo               idAAA            idAAA             55.180              82.493           International Finance
          PT Sarana Multigriya                                                                                               PT Sarana Multigriya Finansial
            Finansial (Persero)      Pefindo               idAAA            idAAA             23.616              27.895                         (Persero)
          PT Adira Dinamika Multi                                                                                                 PT Adira Dinamika Multi
            Finance Tbk              Pefindo               idAAA                 -                9.996                -                       Finance Tbk
          PT Bank Maybank                                                                                                               PT Bank Maybank
            Indonesia Tbk            Pefindo                    -           idAAA                     -           14.942                   Indonesia Tbk
          PT PLN (Persero)           Pefindo                    -           idAAA                     -           10.005                 PT PLN (Persero)

          Total                                                                              766.554             637.817                             Total




                                                                       80
Page 465
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                    PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                  As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                             and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                               (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


9.   Investasi Keuangan (lanjutan)                                      9.   Financial Investments (continued)

     d.   Perubahan nilai tercatat bruto atas investasi                      d.     Movements in the gross carrying amount of
          keuangan yang diukur pada nilai wajar                                     financial investments at fair value through
          melalui penghasilan komprehensif lainnya                                  other comprehensive income and at amortized
          dan yang diukur pada biaya perolehan yang                                 cost are as follows:
          diamortisasi adalah sebagai berikut:

                                     Tahap 1/       Tahap 2/             Tahap 3/
                                     Stage 1        Stage 2              Stage 3              Total

          31 Desember 2023            33.042.534           8.691                     -       33.051.225                    31 December 2023

           Aset baru                  12.758.028                    -                -       12.758.028               New assets originated
           Aset dihentikan
            pengakuannya                                                                                               Assets derecognized
            atau dilunasi                                                                                                       or repaid
            (kecuali hapus buku)     (16.091.857)         (8.691)                    -       (16.100.548)            (excluding write-offs)
           Pengukuran kembali          2.760.157               -                     -         2.760.157                  Remeasurement

          31 Desember 2024            32.468.862                    -                -       32.468.862                    31 December 2024

           Aset baru                  10.053.845          52.591                     -       10.106.436               New assets originated
           Aset dihentikan
            pengakuannya                                                                                               Assets derecognized
            atau dilunasi                                                                                                       or repaid
            (kecuali hapus buku)     (15.795.595)                   -                -      (15.795.595)             (excluding write-offs)
           Pengukuran kembali         10.513.665                    -                -       10.513.665                   Remeasurement

          31 Desember 2025            37.240.777          52.591                     -       37.293.368                    31 December 2025



     e.   Perubahan cadangan kerugian penurunan                              e.     The movements in the allowance for
          nilai atas investasi keuangan yang diukur                                 impairment losses of financial investments at
          nilai wajar melalui penghasilan komprehensif                              fair value through other comprehensive
          lainnya dan yang diukur pada biaya                                        income and at amortized cost are as follows:
          perolehan yang diamortisasi adalah sebagai
          berikut:

                                     Tahap 1/       Tahap 2/             Tahap 3/
                                     Stage 1        Stage 2              Stage 3              Total

          31 Desember 2023                12.802           1.046                     -            13.848                   31 December 2023

            Aset baru                     16.036                    -                -            16.036               New assets originated
            Aset dihentikan
              pengakuannya                                                                                              Assets derecognized
              atau dilunasi                                                                                                      or repaid
              (kecuali hapus buku)       (12.802)         (1.046)                    -           (13.848)             (excluding write-offs)

          31 Desember 2024                16.036                    -                -            16.036                   31 December 2024

            Aset baru                     13.205           6.456                     -            19.661               New assets originated
            Aset dihentikan
              pengakuannya                                                                                              Assets derecognized
              atau dilunasi                                                                                                      or repaid
              (kecuali hapus buku)       (16.036)                   -                -           (16.036)             (excluding write-offs)

          31 Desember 2025                13.205           6.456                     -            19.661                   31 December 2025



          Manajemen Bank berkeyakinan bahwa                                         The Bank’s management believes that the
          jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                                  allowance for impairment losses is adequate
          adalah cukup untuk menutup kemungkinan                                    to cover possible impairment losses from
          kerugian penurunan nilai atas tidak                                       uncollectible export bills and corporate bonds.
          tertagihnya wesel ekspor berjangka dan
          obligasi korporasi.



                                                               81
Page 466
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
         dan Untuk Tahun yang Berakhir                                         and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


9.   Investasi Keuangan (lanjutan)                                   9.   Financial Investments (continued)

     f.   Kisaran suku bunga efektif rata-rata investasi                  f.    The range of average effective interest rates of
          keuangan adalah sebagai berikut:                                      financial investments are as follows:

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                           31 December 2025       31 December 2024
             Rupiah                          3,88% - 10,19%         4,90% - 11,00%                                              Rupiah
             Mata uang asing                  4,04% - 7,66%          3,88% - 7,75%                                     Foreign currency

10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif                                 10. Derivative Receivables and Payables

     Ikhtisar tagihan dan liabilitas derivatif adalah                     The summary of derivative receivables and
     sebagai berikut:                                                     payables are as follows:
                                                           31 Desember/31 December 2025
                                          Nilai nosional
                                             (kontrak)
                                           (ekuivalen
                                              rupiah)/
                                          Notional value           Tagihan          Liabilitas
                                            (contract)            derivatif/        derivatif/
                                              (rupiah             Derivative        Derivative
                     Jenis                 equivalent)           receivables        payables                          Type
     Swap pertukaran valas dan                                                                             Cross currency interest rate
       suku bunga                                                                                                             swap
       Rupiah                                 17.757.636              848.620               28.731              Indonesian Rupiah
       Valas                                  20.008.360               61.797              830.342             Foreign Currencies

     Forward beli                                                                                                      Forward bought
       Rupiah                                 29.750.225              202.940               41.078               Indonesian Rupiah
       Valas                                   2.316.098                1.811                6.690               Foreign Currencies

     Forward jual                                                                                                         Forward sold
       Valas                                  31.822.583               92.550              119.310               Foreign Currencies

     Option                                   18.534.826              368.534              369.277                                 Option

     Swap suku bunga                                                                                                 Interest rate swap
      Rupiah                                      80.000                    4                    3               Indonesian Rupiah
      Valas                                   12.372.944               28.670               66.154               Foreign Currencies

     Total                                                          1.604.926            1.461.585                                   Total




                                                            82
Page 467
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan)                    10. Derivative          Receivables            and        Payables
                                                                       (continued)

    Ikhtisar tagihan dan liabilitas derivatif adalah                    The summary of derivative receivables and
    sebagai berikut: (lanjutan)                                         payables are as follows: (continued)

                                                         31 Desember/31 December 2024
                                        Nilai nosional
                                           (kontrak)
                                         (ekuivalen
                                            rupiah)/
                                        Notional value           Tagihan          Liabilitas
                                          (contract)            derivatif/        derivatif/
                                            (rupiah             Derivative        Derivative
                   Jenis                 equivalent)           receivables        payables                          Type
   Swap pertukaran valas dan                                                                             Cross currency interest rate
     suku bunga                                                                                                             swap
     Rupiah                                 19.871.782            1.109.794                4.098              Indonesian Rupiah
     Valas                                  21.149.872                7.873            1.092.442               Foreign Currencies

   Forward beli                                                                                                      Forward bought
     Rupiah                                 31.262.813              383.623               79.923               Indonesian Rupiah
     Valas                                   2.042.395                2.769                5.365               Foreign Currencies

    Forward jual                                                                                                        Forward sold
      Valas                                 37.339.886               74.110              464.740               Foreign Currencies

    Option                                  19.748.454              452.790              457.719                                 Option

    Swap suku bunga                                                                                                Interest rate swap
     Valas                                  14.374.849               31.209              120.657               Foreign Currencies

   Futures                                     804.750                   25                    946                              Futures

    Total                                                         2.062.193            2.225.890                                   Total


    Rincian   tagihan   dan    liabilitas derivatif                    The details of derivative receivables and payables
    berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh                          based on remaining maturities are shown in
    tempo terdapat pada Catatan 38.                                    Note 38.

    Dalam kegiatan normal bisnis, Bank melakukan                       In the normal course of the business, the Bank
    transaksi derivatif tertentu untuk memenuhi                        enters into some derivative transactions to meet the
    kebutuhan spesifik nasabahnya dan dalam                            specific needs of its customers as well as to
    rangka pengelolaan likuiditas dan posisi lindung                   manage its liquidity and hedging position. The Bank
    nilai. Bank memiliki kebijakan pengelolaan risiko                  has its own risk management policy and the risk
    dan limit yang ditentukan untuk mengendalikan                      amount limit for controlling the foreign exchange
    risiko nilai tukar dan suku bunga. Perubahan                       and interest rate risks. The changes in variable
    variabel risiko pasar dimonitor secara aktif dalam                 market risk are actively monitored in the ALCO
    rapat ALCO (Asset and Liability Committee) yang                    (Asset and Liability Committee) meeting, whereby
    dijadikan acuan dalam menentukan strategi                          the changes serve as the benchmark in determining
    Bank.                                                              the Bank’s strategies.




                                                          83
Page 468
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan)              10. Derivative       Receivables            and        Payables
                                                                 (continued)

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank                 As of 31 December 2025 and 2024, the Bank has
    memiliki beberapa tipe instrumen derivatif                   the following types of derivative instruments:
    sebagai berikut:

    Pertukaran forward                                           Forward exchange

    Kontrak forward pertukaran valuta asing adalah              Forward foreign exchange contracts are contractual
    perjanjian untuk membeli atau menjual suatu                 agreements to buy or sell a foreign currency at
    mata uang asing pada kurs dan tanggal tertentu.             specified rates and on certain dates. These
    Transaksi tersebut dilakukan di over-the-counter            transactions are conducted in the over-the-counter
    market. Secara spesifik, Bank mengadakan                    market. Specifically, the Bank enters into this
    transaksi ini dengan tujuan untuk mengendalikan             transaction with the objective to control the
    risiko nilai tukar. Jangka waktu perjanjian untuk           exchange rate risk. The period of contract for
    transaksi forward pertukaran mata uang asing                forward foreign exchange transactions undertaken
    yang dilakukan oleh Bank berkisar antara 2 hari             by the Bank ranged between 2 days to 2 years.
    hingga 2 tahun.

    Options                                                      Options

    Options merupakan perjanjian kontraktual antara             Options are a contractual agreements between two
    dua pihak yang merupakan suatu kontrak yang                 parties which is a contract granting rights (instead
    memberikan hak (bukan kewajiban) kepada                     of liabilities) to the option buyer to purchase or sell
    pembeli option untuk untuk membeli atau menjual             a currency against another currency at a
    mata uang terhadap mata uang lainnya dengan                 predetermined price (strike price) for a certain
    harga yang telah ditentukan (strike price) untuk            period by paying significant amount of premium to
    suatu periode tertentu dengan membayar                      the option seller. The contract period for the option
    sejumlah premi kepada penjual option. Periode               transacted by the Bank ranged between 14 days to
    perjanjian untuk option yang dilakukan oleh Bank            5 years.
    berkisar antara 14 hari hingga 5 tahun.

    Swap suku bunga                                              Interest rate swap

    Perjanjian swap suku bunga merupakan                        Interest rate swap contracts are contractual
    perjanjian kontraktual antara dua pihak untuk               agreements between two parties to exchange
    menukarkan pergerakan tingkat suku bunga dan                movements of interest rates and to make payments
    untuk melakukan suatu pembayaran yang                       with respect to defined credit events based on
    didasarkan pada suatu situasi tertentu dan                  specified notional amount.
    jumlah nosional tertentu.

    Secara spesifik, Bank mengadakan transaksi                  Specifically, the Bank has entered into these
    tersebut dengan tujuan untuk melindungi nilai               contracts to hedge its future interest cash flows on
    pergerakan arus kas di masa depan, terkait                  its interest income from Indonesian Rupiah loan
    dengan pendapatan bunga atas pinjaman yang                  receivables from customers (corporate and
    diberikan kepada debitur (debitur perusahaan                individual at a pool basis) and its interest income
    dan debitur perorangan yang telah digabungkan)              from United States Dollar denominated available-
    dalam Rupiah dan pendapatan bunga dari efek                 for-sale securities. The contract period for the
    tersedia untuk dijual dalam mata uang Dolar                 interest rate swap transacted by the Bank is
    Amerika Serikat. Periode perjanjian untuk swap              between 1 months to 8 years.
    suku bunga yang dilakukan oleh Bank berkisar
    antara 1 bulan hingga 8 tahun.




                                                        84
Page 469
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                   PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                            and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan)                     10. Derivative            Receivables            and        Payables
                                                                        (continued)

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank                            As of 31 December 2025 and 2024, the Bank has
    memiliki beberapa tipe instrumen derivatif                              the following types of derivative instruments:
    sebagai berikut: (lanjutan)                                             (continued)

    Swap suku bunga lintas mata uang                                        Cross currency interest rate swap

    Swap suku bunga lintas mata uang merupakan                              Cross currency interest rate swap are contractual
    perjanjian kontraktual antara dua pihak untuk                           agreements between two parties to exchange cash
    menukarkan arus kas dari pokok kredit dan                               flows from loan principal and interest payments
    pembayaran bunga dengan denominasi yang                                 which are in different denominations. The contract
    berbeda. Periode kontrak untuk swap suku bunga                          period for the cross currency interest rate swap
    lintas mata uang yang dilakukan oleh Bank                               transacted by the Bank ranged between 4 months
    berkisar antara 4 bulan hingga 7 tahun.                                 to 7 years.

    Transaksi-transaksi tersebut di atas tidak                              The above transactions are not treated as an
    diperlakukan sebagai transaksi lindung nilai yang                       effective hedging relationships for accounting
    efektif untuk tujuan akuntansi. Perubahan nilai                         purposes. The changes in the fair value of the
    wajar dari instrumen derivatif tersebut dikreditkan                     derivative instruments are credited or charged to
    atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan                             the statements of profit or loss and other
    penghasilan komprehensif lain tahun berjalan.                           comprehensive income in the current year.

11. Kredit yang Diberikan                                           11. Loans

    1)   Jenis kredit yang diberikan                                        1)   By type of loan

                                                    31 Desember/31 December 2025

                                    Pihak             Pihak berelasi
                                    ketiga/            (Catatan 37)/
                                     Third            Related parties
                                    parties              (Note 37)                 Total

         Rupiah                                                                                                                    Rupiah
          Promes                     20.022.505                       -             20.022.505                       Promissory notes
          Trade loans                11.243.036                       -             11.243.036                           Trade loans
          Kartu kredit                8.741.041                  10.681              8.751.722                            Credit card
          Sindikasi                   7.396.363                       -              7.396.363                            Syndicated
          Investasi                   7.331.923                       -              7.331.923                            Investment
          Rekening koran              7.229.727                       -              7.229.727                               Overdraft
          Pemilikan rumah             6.052.156                  35.096              6.087.252                                Housing
          Angsuran                    4.797.064                       -              4.797.064                             Installment
          Multiguna                     697.903                   2.923                700.826                          Multi-purpose
          Kendaraan bermotor             54.279                  10.754                 65.033                         Motor vehicles
          Tetap                          15.610                                         15.610                                   Fixed

                                     73.581.607                  59.454             73.641.061

         Mata uang asing                                                                                               Foreign currencies
          Trade loans                24.320.270                         -           24.320.270                            Trade loans
          Sindikasi                   7.068.705                         -            7.068.705                             Syndicated
          Promes                      6.147.691                         -            6.147.691                       Promissory notes
          Investasi                     561.360                         -              561.360                             Investment
          Angsuran                       43.253                         -               43.253                             Installment

                                     38.141.279                         -           38.141.279

         Total                      111.722.886                  59.454            111.782.340                                         Total
         Cadangan kerugian
           penurunan nilai            (3.824.791)                  (655)             (3.825.446)         Allowance for impairment losses

         Neto                       107.898.095                  58.799            107.956.894                                          Net




                                                            85
Page 470
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                       PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                     As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                                    11. Loans (continued)

    1)   Jenis kredit yang diberikan (lanjutan)                                 1)   By type of loan (continued)

                                                       31 Desember/31 December 2024

                                       Pihak             Pihak berelasi
                                       ketiga/            (Catatan 37)/
                                        Third            Related parties
                                       parties              (Note 37)                  Total

         Rupiah                                                                                                                        Rupiah
          Promes                        18.686.666                        -              18.686.666                      Promissory notes
          Trade loans                   13.229.276                        -              13.229.276                          Trade loans
          Kartu kredit                   9.249.557                   10.191               9.259.748                           Credit card
          Rekening koran                 8.004.412                        -               8.004.412                              Overdraft
          Investasi                      6.610.786                        -               6.610.786                           Investment
          Pemilikan rumah                6.368.111                   47.070               6.415.181                               Housing
          Angsuran                       4.721.470                        -               4.721.470                            Installment
          Sindikasi                      2.971.801                        -               2.971.801                           Syndicated
          Multiguna                        831.255                    3.547                 834.802                         Multi-purpose
          Kendaraan bermotor                57.807                   13.497                  71.304                        Motor vehicles
          Tetap                             15.720                        -                  15.720                                  Fixed

                                        70.746.861                   74.305             70.821.166

         Mata uang asing                                                                                                   Foreign currencies
          Trade loans                   14.733.201                         -            14.733.201                            Trade loans
          Sindikasi                      7.983.693                         -             7.983.693                             Syndicated
          Promes                         5.747.887                         -             5.747.887                       Promissory notes
          Investasi                      1.071.756                         -             1.071.756                             Investment
          Angsuran                          54.106                         -                54.106                             Installment

                                        29.590.643                         -            29.590.643

         Total                         100.337.504                   74.305            100.411.809                                         Total
         Cadangan kerugian
           penurunan nilai               (3.958.861)                   (692)             (3.959.553)         Allowance for impairment losses

         Neto                           96.378.643                   73.613             96.452.256                                          Net


    2)   Sektor ekonomi                                                         2)   By economic sector

                                                31 Desember/           31 Desember/
                                              31 December 2025       31 December 2024

         Industri pengolahan                           29.318.787               24.247.358                                Processing industry
         Perdagangan besar dan eceran                  26.461.314               20.200.588                       Wholesale and retail trading
         Rumah tangga                                  15.605.428               16.582.987                                          Household
         Pertambangan dan penggalian                    9.210.379               11.540.589                              Mining and excavation
         Aktivitas keuangan dan asuransi                6.820.913                7.500.227                 Financial and insurance activities
         Informasi dan komunikasi                       5.996.446                2.197.093                   Information and communication
         Pertanian, kehutanan dan perikanan             4.616.313                4.544.252                 Agriculture, forestry and fisheries
         Pengangkutan dan pergudangan                   4.059.656                3.750.994                  Transportation and warehousing
         Real estate                                    3.326.532                2.980.475                                         Real estate
         Penyedia akomodasi dan                                                                                          Accommodation and
            penyedia makanan dan minuman                1.858.581                1.943.693                    food and beverages provider
         Pengadaan listrik, gas dan udara               1.635.691                  373.318               Electricity, gas and air procurement
         Konstruksi gedung                              1.281.472                3.181.682                               Building construction
         Lainnya                                        1.590.828                1.368.553                                             Others

         Total                                       111.782.340               100.411.809                                                 Total
         Cadangan kerugian
           penurunan nilai                             (3.825.446)             (3.959.553)                   Allowance for impairment losses

         Neto                                        107.956.894                96.452.256                                                  Net




                                                               86
Page 471
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                           11. Loans (continued)

    3)   Jangka waktu                                               3)   By terms

         a.   Berdasarkan perjanjian kredit                              a.     Based on loan agreement

                                         31 Desember/          31 Desember/
                                       31 December 2025      31 December 2024

              Rupiah                                                                                                     Rupiah
               ≤ 1 tahun                       45.515.358          42.893.453                                        ≤ 1 year
               > 1 tahun ≤ 2 tahun              1.747.289           5.731.662                              > 1 year ≤ 2 years
               > 2 tahun ≤ 5 tahun              6.235.775           5.087.792                             > 2 years ≤ 5 years
               > 5 tahun                       20.142.639          17.108.259                                       > 5 years

                                               73.641.061          70.821.166

              Mata uang asing                                                                                Foreign currencies
               ≤ 1 tahun                       29.529.926          18.188.241                                        ≤ 1 year
               > 1 tahun ≤ 2 tahun              1.196.498           2.453.798                              > 1 year ≤ 2 years
               > 2 tahun ≤ 5 tahun              4.265.959           4.439.377                             > 2 years ≤ 5 years
               > 5 tahun                        3.148.896           4.509.227                                       > 5 years

                                               38.141.279          29.590.643

              Total                           111.782.340         100.411.809                                                 Total
              Cadangan kerugian
               penurunan nilai                 (3.825.446)         (3.959.553)                Allowance for impairment losses

              Neto                            107.956.894          96.452.256                                                   Net


         b.   Berdasarkan sisa umur jatuh tempo                          b. Based on remaining maturities

                                         31 Desember/          31 Desember/
                                       31 December 2025      31 December 2024

              Rupiah                                                                                                     Rupiah
               ≤ 1 tahun                       47.831.662          50.216.081                                        ≤ 1 year
               > 1 tahun ≤ 2 tahun              1.395.678           2.013.599                              > 1 year ≤ 2 years
               > 2 tahun ≤ 5 tahun             12.756.626           9.537.322                             > 2 years ≤ 5 years
               > 5 tahun                       11.657.095           9.054.164                                       > 5 years
                                               73.641.061          70.821.166

              Mata uang asing                                                                                Foreign currencies
               ≤ 1 tahun                       30.755.300          21.822.300                                        ≤ 1 year
               > 1 tahun ≤ 2 tahun                226.597             368.638                              > 1 year ≤ 2 years
               > 2 tahun ≤ 5 tahun              7.150.153           7.386.422                             > 2 years ≤ 5 years
               > 5 tahun                            9.229              13.283                                       > 5 years
                                               38.141.279          29.590.643

              Total                           111.782.340         100.411.809                                                 Total
              Cadangan kerugian
               penurunan nilai                 (3.825.446)         (3.959.553)                Allowance for impairment losses
              Neto                            107.956.894          96.452.256                                                   Net




                                                       87
Page 472
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                            11. Loans (continued)

    Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya                  The other significant information relating to loans
    sehubungan dengan kredit yang diberikan:                         are as follows:

    a.   Kredit yang diberikan dijamin dengan                        a.    Loans are secured with time deposits,
         deposito, agunan yang diikat dengan hak                           registered mortgages over collateral or power
         tanggungan atau surat kuasa untuk menjual                         of attorney to sell or to liquidate and with other
         atau mencairkan dan jaminan lain yang                             guarantees generally acceptable to the Bank.
         umumnya dapat diterima oleh Bank.

    b.   Giro sejumlah Rp868.675 dan Rp885.018                       b.    Demand deposits amounting to Rp868,675
         masing-masing pada tanggal 31 Desember                            and Rp885,018 as of 31 December 2025 and
         2025 dan 2024 digunakan sebagai jaminan                           2024, respectively are pledged as collateral for
         atas kredit yang diberikan dan fasilitas bank                     loans and other bank facilities (Note 17).
         lainnya (Catatan 17).

    c.   Tabungan      sejumlah  Rp222.972      dan                  c.    Saving deposits amounting to Rp222,972 and
         Rp296.619 masing-masing pada tanggal                              Rp296,619 as of 31 December 2025 and
         31 Desember 2025 dan 2024 digunakan                               2024, respectively are pledged as collateral for
         sebagai jaminan atas kredit yang diberikan                        loans (Note 18).
         (Catatan 18).

    d.   Deposito berjangka sejumlah Rp10.408.658                    d.    Time deposits amounting to Rp10,408,658
         dan Rp9.688.236 masing-masing pada                                and Rp9,688,236 as of 31 December 2025
         tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                 and 2024, respectively are pledged as
         digunakan sebagai jaminan atas kredit yang                        collateral for loans (Note 19).
         diberikan (Catatan 19).

    e.   Suku bunga kontraktual rata-rata untuk kredit               e.    The average contractual interest rates for
         adalah sebagai berikut:                                           loans are as follows:

                                           31 Desember/         31 Desember/
                                         31 December 2025     31 December 2024

         Rupiah                                     8,37%                 9,09%                                            Rupiah
         Mata uang asing                            5,15%                 6,17%                                 Foreign currencies

    f.   Kredit yang diberikan kepada karyawan                       f.   Loans to employees represent, among others,
         antara lain merupakan kredit untuk                               housing, multipurpose and car loans. These
         pembelian rumah, multiguna dan kendaraan.                        loans granted to employees that bear a lower
         Kredit kepada karyawan tersebut dikenakan                        interest rates than interest rates charged to
         bunga sesuai ketentuan Bank yang lebih                           non-employee amounting to Rp322,358 and
         rendah dari suku bunga kredit yang diberikan                     Rp359,176 as of 31 December 2025 and 2024,
         Bank kepada nasabah bukan karyawan                               respectively.
         dengan jumlah masing-masing sebesar
         Rp322.358 dan Rp359.176 pada tanggal
         31 Desember 2025 dan 2024.




                                                         88
Page 473
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                             11. Loans (continued)

    Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya                   The other significant information relating to loans
    sehubungan dengan kredit yang diberikan:                          are as follows: (continued)
    (lanjutan)

    g. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                       g.   As of 31 December 2025 and 2024, total
       jumlah kredit yang direstrukturisasi masing-                       restructured loans amounting to Rp4,923,697
       masing      sebesar       Rp4.923.697       dan                    and Rp5,287,286, respectively, are provided
       Rp5.287.286, dengan cadangan kerugian                              with allowance for impairment losses of
       penurunan nilai yang dibentuk masing-                              Rp1,797,054 and Rp1,933,488, respectively.
       masing      sebesar       Rp1.797.054       dan                    The restructuring of loans represents
       Rp1.933.488. Bentuk restrukturisasi kredit                         extension of maturity dates and reduction of
       meliputi    antara     lain   kredit    dengan                     interest rates. There are no losses resulted
       perpanjangan jatuh tempo dan perubahan                             from those loans restructuring and the Bank
       tingkat suku bunga. Tidak ada kerugian yang                        does not have any commitments to grant
       timbul dari restrukturisasi kredit tersebut dan                    additional loans to these customers.
       Bank tidak memiliki komitmen untuk
       memberikan tambahan kredit kepada
       nasabah-nasabah tersebut.

        Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah                               The Bank’s management believes that the
        cadangan penurunan nilai yang dibentuk                            allowance for impairment losses is adequate.
        telah memadai.

        Restrukturisasi kredit berdasarkan jenis kredit                   Restructured loan by type of loan as follows:
        yang diberikan sebagai berikut:

                                            31 Desember/         31 Desember/
                                          31 December 2025     31 December 2024
        Rupiah                                                                                                              Rupiah
          Investasi                              1.394.945              923.913                                     Investment
          Angsuran                               1.125.329            1.334.130                                      Installment
          Promes                                   402.749              333.342                                Promissory notes
          Pemilikan rumah                          290.942              341.840                                         Housing
          Rekening koran                           218.977              295.075                                        Overdraft
          Multiguna                                130.772              170.014                                   Multi-purpose
          Trade loans                              127.538              132.432                                    Trade loans
          Kartu kredit                              22.571               13.792                                     Credit card
                                                 3.713.823            3.544.538
        Mata uang asing                                                                                         Foreign currencies
          Investasi                                528.850            1.020.924                                      Investment
          Promes                                   430.782              472.445                                Promissory notes
          Trade loans                              232.736              230.230                                     Trade loans
          Angsuran                                  17.506               19.149                                      Installment
                                                 1.209.874            1.742.748
        Total                                    4.923.697            5.287.286                                                 Total

        Cadangan kerugian
          penurunan nilai                        (1.797.054)         (1.933.488)                Allowance for impairment losses
        Neto                                     3.126.643            3.353.798                                                   Net




                                                          89
Page 474
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                             11. Loans (continued)

    Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya                  The other significant information relating to loans
    sehubungan dengan kredit yang diberikan:                         are as follows: (continued)
    (lanjutan)

    h.   Pada tanggal      8 Oktober 2025, Bank                      h.      On 8 October 2025, the Bank sold its written
         melakukan penjualan atas kredit yang telah                          off loan. Payment for the selling prices of
         dihapusbukukan. Pembayaran dari harga                               USD800,000 (full amount) has been fully
         jual    atas   kredit    tersebut    sebesar                        received by the Bank and recovery of the
         USD800.000 (nilai penuh) telah diterima                             written-off loans was presented as part of
         seluruhnya oleh Bank dan pemulihan atas                             “Other operating income - Others-net” in
         kredit yang telah dihapusbukukan tersebut                           current year statement of profit or loss and
         dicatat sebagai bagian dari “Pendapatan                             other comprehensive income.
         operasional lainnya - Lain-lain-neto” pada
         laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain di tahun berjalan.

         Kredit tersebut dijual dengan skema jual                            The loans were sold with true sales scheme
         putus dengan pengalihan hak atas kredit                             with the transfer of rights on the sold loans
         yang dijual berlaku efektif pada tanggal                            become effective on 8 October 2025.
         8 Oktober 2025.

         Pada tanggal 13 September 2024 dan                                  On 13 September 2024 and 15 October 2024,
         15 Oktober 2024, Bank melakukan penjualan                           the Bank sold its written off loan. Payment for
         atas kredit yang telah dihapusbukukan.                              the selling prices of Rp176,000 has been fully
         Pembayaran dari harga jual atas kredit                              received by the Bank and recovery of the
         tersebut sebesar Rp176.000 telah diterima                           written-off loans was presented as part of
         seluruhnya oleh Bank dan pemulihan atas                             “Gain on sales of financial assets” and “Other
         kredit yang telah dihapusbukukan tersebut                           operating income - Others-net” in current year
         dicatat sebagai bagian dari “Keuntungan atas                        statement of profit or loss and other
         penjualan aset keuangan” dan “Pendapatan                            comprehensive income.
         operasional lainnya - Lain-lain-neto” pada
         laporan laba rugi dan penghasilan
         komprehensif lain di tahun berjalan.

         Kredit tersebut dijual dengan skema jual                            The loans were sold with true sales scheme
         putus dengan pengalihan hak atas kredit                             with the transfer of rights on the sold loans
         yang dijual berlaku efektif pada tanggal                            become effective on 13 September 2024 and
         13 September 2024 dan 15 Oktober 2024.                              15 October 2024.

    i.   Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit                  i.      Movements in the gross carrying amount of
         yang diberikan adalah sebagai berikut:                              loans are as follows:

                                  Tahap 1/       Tahap 2/         Tahap 3/
                                  Stage 1        Stage 2          Stage 3              Total

         31 Desember 2023          75.039.587      6.833.992        2.149.026         84.022.605                    31 December 2023

          Aset baru                36.309.264      2.070.434          46.761          38.426.459               New assets originated
          Aset dihentikan
           pengakuannya                                                                                         Assets derecognized
           atau dilunasi                                                                                                   or repaid
           (kecuali hapus buku)   (19.529.977)    (1.933.000)        (368.288)        (21.831.265)             (excluding write-offs)
          Transfer ke Tahap 1       1.141.135     (1.085.716)         (55.419)                  -                Transfers to Stage 1
          Transfer ke Tahap 2      (1.843.728)     1.869.567          (25.839)                  -                Transfers to Stage 2
          Transfer ke Tahap 3        (296.850)      (635.241)         932.091                   -                Transfers to Stage 3
          Pengukuran kembali        1.201.157       (278.391)         (37.397)            885.369                    Remeasurement
          Penghapusbukuan                    -              -      (1.091.359)         (1.091.359)               Bad debts written-off

         31 Desember 2024          92.020.588      6.841.645        1.549.576        100.411.809                    31 December 2024




                                                            90
Page 475
                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                        Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                                  11. Loans (continued)

    Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya                       The other significant information relating to loans
    sehubungan dengan kredit yang diberikan:                              are as follows: (continued)
    (lanjutan)

    i.   Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit                       i.      Movements in the gross carrying amount of
         yang diberikan adalah sebagai berikut:                                   loans are as follows: (continued)
         (lanjutan)

                                   Tahap 1/       Tahap 2/             Tahap 3/
                                   Stage 1        Stage 2              Stage 3              Total

         31 Desember 2024           92.020.588      6.841.645            1.549.576        100.411.809                    31 December 2024

           Aset baru                29.045.854      1.028.292               26.874         30.101.020               New assets originated
           Aset dihentikan
            pengakuannya                                                                                             Assets derecognized
            atau dilunasi                                                                                                       or repaid
            (kecuali hapus buku)   (20.378.515)    (1.381.609)             395.160         (21.364.964)             (excluding write-offs)
           Transfer ke Tahap 1       1.459.284     (1.404.049)             (55.235)                  -                Transfers to Stage 1
           Transfer ke Tahap 2      (3.564.387)     3.580.761              (16.374)                  -                Transfers to Stage 2
           Transfer ke Tahap 3        (243.703)      (233.644)             477.347                   -                Transfers to Stage 3
           Pengukuran kembali        4.159.195       (586.296)             (14.454)          3.558.445                    Remeasurement
           Penghapusbukuan                    -              -            (923.970)           (923.970)               Bad debts written-off

         31 Desember 2025          102.498.316      7.845.100            1.438.924        111.782.340                    31 December 2025



    j.   Perubahan cadangan kerugian penurunan                            j.      The movements in the allowance for
         nilai atas kredit yang diberikan adalah                                  impairment losses of loans are as follows:
         sebagai berikut:

                                   Tahap 1/       Tahap 2/             Tahap 3/
                                   Stage 1        Stage 2              Stage 3              Total
         31 Desember 2023              546.671      2.574.810             989.282            4.110.763                   31 December 2023

         Aset baru                     138.904        678.803               26.911             844.618               New assets originated
         Aset dihentikan
           pengakuan                                                                                                Assets derecognized
           atau dilunasi                                                                                                        or repaid
           (kecuali hapus buku)       (135.397)      (780.751)              557.864           (358.284)       (excluding write-offs)
         Transfer ke Tahap 1           192.420       (182.833)               (9.587)                  -               Transfers to Stage 1
         Transfer ke Tahap 2           (14.813)        21.629                (6.816)                  -               Transfers to Stage 2
         Transfer ke Tahap 3            (8.400)      (139.304)             147.704                    -               Transfers to Stage 3
         Pengukuran kembali           (193.078)       321.717                (7.948)           120.691                   Remeasurement
         Penghapusbukuan                     -              -           (1.091.359)         (1.091.359)              Bad debts written-off
         Penerimaan kembali atas
           aset keuangan yang
           telah dihapusbukukan               -                   -       332.513              332.513               Bad debts recoveries
         Perubahan di:                                                                                                        Changes in:
          - Valuta asing                      -                   -            611                  611              - Foreign exchange
                -


         31 Desember 2024              526.307      2.494.071             939.175            3.959.553                   31 December 2024

         Aset baru                     117.531        178.720               18.438             314.689               New assets originated
         Aset dihentikan
           pengakuan                                                                                                Assets derecognized
           atau dilunasi                                                                                                       or repaid
           (kecuali hapus buku)       (113.823)      (219.502)             528.256             194.931              (excluding write-offs)
         Transfer ke Tahap 1           206.075       (198.141)               (7.934 )                -                Transfers to Stage 1
         Transfer ke Tahap 2           (17.411)        21.387                (3.976 )                -                Transfers to Stage 2
         Transfer ke Tahap 3            (6.701)      (158.946)             165.647                   -                Transfers to Stage 3
         Pengukuran kembali           (214.867)       345.487             (196.396 )           (65.776)                   Remeasurement
         Penghapusbukuan                     -              -             (923.970)           (923.970)               Bad debts written-off
         Penerimaan kembali atas
           aset keuangan yang
           telah dihapusbukukan                                           345.849              345.849               Bad debts recoveries
         Perubahan di:                        -                   -             -                    -                        Changes in:
          - Valuta asing                      -                   -           170                  170               - Foreign exchange
                -


         31 Desember 2025              497.111      2.463.076             865.259            3.825.446                   31 December 2025

                                                             91
Page 476
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


11. Kredit yang Diberikan (lanjutan)                                   11. Loans (continued)

    Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya                             The other significant information relating to
    sehubungan dengan kredit yang diberikan:                                    loans are as follows: (continued)
    (lanjutan)

           Manajemen Bank berkeyakinan bahwa                                    The Bank’s management believes that the
           jumlah cadangan kerugian penurunan nilai                             allowance for impairment losses of loans is
           adalah cukup untuk menutup kemungkinan                               adequate to cover any possible losses on
           kerugian atas tidak tertagihnya kredit yang                          uncollectible loans.
           diberikan.

    k.     Keikutsertaan Bank sebagai anggota                              k.   The participation of the Bank as a member of
           sindikasi terhadap jumlah seluruh kredit                             a syndicated loans in the total syndicated
           sindikasi yang diberikan berkisar antara                             loans ranged from 2.50% to 75.00% as of
           2,50% sampai dengan 75,00% pada tanggal                              31 December 2025 and 2024.
           31 Desember 2025 dan 2024.

    l.     Pinjaman yang diberikan dinyatakan tidak                       l.    Loans is declared uncollectible so that it will be
           tertagih sehingga akan dihapusbukukan                                written-off if there is a prolonged legal case,
           apabila terdapat kasus hukum yang                                    thus preventing the Bank from collecting,
           berkepanjangan, sehingga menghalangi                                 and/or making other alternative legal remedies
           Bank untuk melakukan penagihan, dan/atau                             to the debtor and/or its assets.
           melakukan upaya hukum alternatif lainnya
           kepada debitur dan/atau aset-asetnya.

           Dalam hal ini, Bank telah melakukan upaya-                           In this case, the Bank has performed
           upaya penagihan secara maksimal, tetapi                              maximum effort to collect, but has no
           tidak terdapat kemungkinan pengembalian                              possibility of collection from debtors.
           kredit dari debitur.

12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli                            12. Receivables on Securities Purchased with
    dengan Janji Dijual Kembali                                            Agreements to Resell

    Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan                         Receivables on securities purchased with
    janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember                          agreements to resell as of 31 December 2025
    2025 terdiri dari:                                                     consist of:

                             Jenis obligasi
                                                Nilai                                                           Nilai               Nilai
                              pemerintah/                  Tanggal           Jatuh          Nilai beli/
     Nasabah/                                 nominal/                                                        penjualan/          tercatat/
                                Type of                    dimulai/         tempo/          Purchase
    Counterparty                              Nominal                                                          Resale             Carrying
                              government                  Start date       Due date          amount
                                              amount                                                           amount               value
                                bonds

   Diukur pada nilai wajar                                                                                              At fair value through
      melalui laba rugi                                                                                                        profit or loss

   PT Bank Mandiri                                        5 Sep 23/        4 Sep 26/
   (Persero) Tbk             FR0091           1.654.050   5 Sep 23         4 Sep 26          1.667.491          1.704.654         1.703.647

   Total                                      1.654.050                                      1.667.491          1.704.654         1.703.647


    Pada tanggal 31 Desember 2025, suku bunga                              As of 31 December 2025, the effective interest rate
    efektif untuk tagihan atas surat berharga yang                         for receivables on securities purchased with
    dibeli dengan janji dijual kembali adalah 6,29%                        agreements to resell is 6.29% for foreign
    untuk mata uang asing.                                                 currencies.




                                                             92
Page 477
                                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli                                        12. Receivables on Securities Purchased with
    dengan Janji Dijual Kembali                                                        Agreements to Resell

   Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan                                      Receivables on securities purchased with
   janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember                                       agreements to resell as of 31 December 2024
   2024 terdiri dari:                                                                  consist of:

                            Jenis obligasi
                                                    Nilai                                                                     Nilai               Nilai
                             pemerintah/                             Tanggal             Jatuh            Nilai beli/
    Nasabah/                                      nominal/                                                                  penjualan/          tercatat/
                               Type of                               dimulai/           tempo/            Purchase
   Counterparty                                   Nominal                                                                    Resale             Carrying
                             government                             Start date         Due date            amount
                                                  amount                                                                     amount               value
                               bonds

  Diukur pada nilai wajar                                                                                                             At fair value through
     melalui laba rugi                                                                                                                       profit or loss

  PT Bank Mandiri                                                   5 Sep 23/          4 Sep 26/
  (Persero) Tbk             FR0091                 1.654.050        5 Sep 23           4 Sep 26            1.609.491          1.649.089         1.653.008

  Total                                            1.654.050                                               1.609.491          1.649.089         1.653.008


   Pada tanggal 31 Desember 2024, suku bunga                                           As of 31 December 2024, the effective interest
   efektif untuk tagihan atas surat berharga yang                                      rate for receivables on securities purchased with
   dibeli dengan janji dijual kembali adalah 6,29%                                     agreements to resell is 6.29% for foreign
   untuk mata uang asing.                                                              currencies.

   Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai                                      Movements in the gross carrying amount are as
   berikut:                                                                           follows:

                                             Tahap 1/          Tahap 2/            Tahap 3/
                                             Stage 1           Stage 2             Stage 3              Total

   31 Desember 2023                           22.678.253                       -               -       22.678.253                    31 December 2023

     Aset baru                                          -                      -               -                   -            New assets originated
     Aset dihentikan
       pengakuannya atau                                                                                                       Assets derecognized or
       dilunasi (kecuali hapus buku)         (21.096.176)                  -                   -       (21.096.176)     repaid (excluding write-offs)
     Pengukuran kembali                           70.931                   -                   -            70.931                  Remeasurement

   31 Desember 2024                            1.653.008                       -               -         1.653.008                   31 December 2024

     Aset baru                                          -                      -               -                   -            New assets originated
     Aset dihentikan
       pengakuannya atau                                                                                                       Assets derecognized or
       dilunasi (kecuali hapus buku)                   -                       -               -                 -      repaid (excluding write-offs)
     Pengukuran kembali                           50.639                                                    50.639                  Remeasurement

   31 Desember 2025                            1.703.647                       -               -         1.703.647                   31 December 2025




                                                                          93
Page 478
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi                            13. Acceptance Receivables and Payables

    Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan                       Acceptance receivables and payables represent
    akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit               acceptances arising from import bills, supported by
    berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga                 letters of credit, which are received from third party
    dengan rincian berdasarkan:                                      customers, with details as follows:

    1.   Mata uang                                                   1.    Type of currency

         a.   Tagihan akseptasi                                            a.    Acceptance receivables

                                           31 Desember/         31 Desember/
                                         31 December 2025     31 December 2024

              Dolar Amerika Serikat             2.223.011            1.876.030                                United States Dollar
              Rupiah                              210.006              274.162                                 Indonesian Rupiah
              Euro Eropa                           71.453               36.347                                     European Euro
              Yen Jepang                           56.057               20.183                                      Japanese Yen
              Yuan China                           24.576              153.924                                      Chinese Yuan
              Dolar Singapura                       7.930               10.081                                   Singapore Dollar
              Yuan China Renminbi                   1.725               51.936                            Chinese Yuan Renminbi

              Total                             2.594.758            2.422.663                                                  Total
              Cadangan kerugian
                penurunan nilai                     (4.482)               (4.782)               Allowance for impairment losses

              Neto                              2.590.276            2.417.881                                                    Net


         b.   Liabilitas akseptasi                                         b.    Acceptance Payables

                                           31 Desember/         31 Desember/
                                         31 December 2025     31 December 2024

              Dolar Amerika Serikat             1.721.718            1.822.554                                United States Dollar
              Rupiah                              132.287              211.926                                            Rupiah
              Euro Eropa                           71.453               36.347                                     European Euro
              Yen Jepang                           56.057               20.183                                      JapaneseYen
              Yuan China                           14.309              153.924                                      Chinese Yuan
              Dolar Singapura                       7.930               10.081                                   Singapore Dollar
              Yuan China Renminbi                   1.725               51.936                            Chinese Yuan Renminbi

              Total                             2.005.479            2.306.951                                                  Total




                                                         94
Page 479
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan)                 13. Acceptance            Receivables           and       Payables
                                                                    (continued)

    Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan                       Acceptance receivables and payables represent
    akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit               acceptances arising from import bills, supported by
    berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga                 letters of credit, which are received from third party
    dengan rincian berdasarkan: (lanjutan)                           customers, with details as follows: (continued)

    2.   Jangka waktu                                                2.    Period

         a.   Tagihan akseptasi                                            a.    Acceptance receivables

                                           31 Desember/         31 Desember/
                                         31 December 2025     31 December 2024

              Rupiah                                                                                                     Rupiah
                ≤ 1 bulan                          90.136               51.680                                      ≤ 1 month
                > 1 bulan ≤ 3 bulan               110.073              175.662                           > 1 month ≤ 3 months
                > 3 bulan ≤ 6 bulan                 9.797               46.086                          > 3 months ≤ 6 months
                > 6 bulan                               -                  734                                     > 6 months

                                                  210.006              274.162

              Mata uang asing                                                                                 Foreign currencies
                ≤ 1 bulan                          38.216               74.379                                      ≤ 1 month
                > 1 bulan ≤ 3 bulan               185.639              174.154                           > 1 month ≤ 3 months
                > 3 bulan ≤ 6 bulan             1.730.648            1.800.533                          > 3 months ≤ 6 months
                > 6 bulan                         430.249               99.435                                     > 6 months

                                                2.384.752            2.148.501

              Total                             2.594.758            2.422.663                                                  Total
              Cadangan kerugian
                 penurunan nilai                    (4.482)               (4.782)               Allowance for impairment losses

              Neto                              2.590.276            2.417.881                                                    Net




                                                         95
Page 480
                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                          Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                    PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                  As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                             and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                               (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                             unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan)                        13. Acceptance              Receivables           and       Payables
                                                                           (continued)

    Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan                              Acceptance receivables and payables represent
    akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit                      acceptances arising from import bills, supported by
    berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga                        letters of credit, which are received from third party
    dengan rincian berdasarkan: (lanjutan)                                  customers, with details as follows: (continued)

    2.   Jangka waktu (lanjutan)                                            2.      Period (continued)

         b.   Liabilitas akseptasi                                                  b.   Acceptance payables

                                                31 Desember/           31 Desember/
                                              31 December 2025       31 December 2024

              Rupiah                                                                                                              Rupiah
                ≤ 1 bulan                               20.746                  3.027                                        ≤ 1 month
                > 1 bulan ≤ 3 bulan                    105.882                175.662                             > 1 month ≤ 3 months
                > 3 bulan ≤ 6 bulan                      5.659                 33.237                            > 3 months ≤ 6 months
                > 6 bulan                                    -                      -                                       > 6 months

                                                       132.287                211.926

              Mata uang asing                                                                                          Foreign currencies
                ≤ 1 bulan                                38.217                74.380                                        ≤ 1 month
                > 1 bulan ≤ 3 bulan                     144.843               154.084                             > 1 month ≤ 3 months
                > 3 bulan ≤ 6 bulan                   1.274.913             1.768.278                            > 3 months ≤ 6 months
                > 6 bulan                               415.219                98.283                                       > 6 months

                                                      1.873.192             2.095.025

              Total                                   2.005.479             2.306.951                                                    Total


    Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai                           Movements in the gross carrying are as follows:
    berikut:

                                       Tahap 1/       Tahap 2/           Tahap 3/
                                       Stage 1        Stage 2            Stage 3              Total

    31 Desember 2023                     2.426.911         81.203                    -         2.508.114                   31 December 2023

     Aset baru                           2.347.944         68.044                    -         2.415.988              New assets originated
     Aset dihentikan
       pengakuannya atau                                                                                             Assets derecognized or
       dilunasi (kecuali hapus buku)    (2.419.857)       (81.203)                   -        (2.501.060)     repaid (excluding write-offs)
     Pengukuran kembali                       (379)             -                    -              (379)                  Remeasurement

    31 Desember 2024                     2.354.619         68.044                    -         2.422.663                   31 December 2024

     Aset baru                           2.443.544         65.680                    -         2.509.224              New assets originated
     Aset dihentikan
       pengakuannya atau                                                                                             Assets derecognized or
       dilunasi (kecuali hapus buku)    (2.274.405)       (68.044)                   -        (2.342.449)     repaid (excluding write-offs)
     Pengukuran kembali                      5.320              -                    -             5.320                   Remeasurement

    31 Desember 2025                     2.529.078         65.680                    -         2.594.758                   31 December 2025




                                                             96
Page 481
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                                 PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                               As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                          and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                          unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan)                                     13. Acceptance                   Receivables      and        Payables
                                                                                        (continued)

    Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                                           The movements in the allowance for impairment
    adalah sebagai berikut:                                                               losses are as follows:

                                            Tahap 1/           Tahap 2/              Tahap 3/
                                            Stage 1            Stage 2               Stage 3                Total

    31 Desember 2023                                   98               9.350                     -                  9.448              31 December 2023

      Aset baru                                        71               4.711                     -                  4.782          New assets originated
      Aset dihentikan
        pengakuannya atau                                                                                                          Assets derecognized or
        dilunasi (kecuali hapus buku)                  (98)             (9.350)                   -              (9.448)     repaid (excluding write-offs)
      Pengukuran kembali                                 -                   -                    -                   -                   Remeasurement

    31 Desember 2024                                   71               4.711                     -                  4.782              31 December 2024

      Aset baru                                        95               4.387                     -                  4.482          New assets originated
      Aset dihentikan
        pengakuannya atau                                                                                                          Assets derecognized or
        dilunasi (kecuali hapus buku)                  (71)             (4.711)                   -              (4.782)     repaid (excluding write-offs)
      Pengukuran kembali                                 -                   -                    -                   -                   Remeasurement

    31 Desember 2025                                   95               4.387                     -                  4.482              31 December 2025



    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                                              The Bank’s management believes that the
    cadangan kerugian penurunan nilai yang                                                allowance for impairment losses as of
    dibentuk pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                            31 December 2025 and 2024 is adequate to cover
    2024, adalah cukup untuk menutup kemungkinan                                          any possible losses on uncollectible acceptance
    kerugian atas tidak tertagihnya tagihan akseptasi.                                    receivables.

14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna                                                    14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets

    Akun ini terdiri dari:                                                                This account consists of:

                                                         Perubahan selama satu tahun/
                                                           Changes during the year
                                                    Penambahan                Pengurangan
                              Saldo awal/         dan reklasifikasi/        dan reklasifikasi/        Saldo akhir/
                              Beginning               Additions                Deductions               Ending
      31 Desember 2025         balance           and reclassification     and reclassification          balance                 31 December 2025

   Biaya perolehan                                                                                                                                         Cost
   Tanah                            115.360                         -                  11.955                 103.405                                      Land
   Bangunan                         562.691                         -                  12.256                 550.435                                  Buildings
   Prasarana dan                                                                                                                              Infrastructure and
      peralatan kantor             3.847.622                  710.264                 133.910                4.423.976                   office equipments
   Kendaraan                           8.226                        -                   4.006                    4.220                                  Vehicles
   Aset dalam proses
      pembangunan                   807.384                   188.509                 645.496                 350.397                  Construction in progress

   Total biaya perolehan                                                                                                                           Total cost of
      aset tetap                   5.341.283                  898.773                 807.623                5.432.433                         fixed assets

   Aset hak guna                    322.383                    51.505                  62.687                 311.201                       Right-of-use assets

   Total biaya perolehan                                                                                                                            Total cost of
      aset tetap dan                                                                                                                       fixed assets and
      aset hak guna                5.663.666                  950.278                 870.310                5.743.634                  right-of-use assets




                                                                          97
Page 482
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                              As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                         and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                           (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                         unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan)                                       14. Fixed Assets                  and    Right-of-Use             Assets
                                                                                      (continued)

    Akun ini terdiri dari: (lanjutan)                                                   This account consists of: (continued)
                                                       Perubahan selama satu tahun/
                                                         Changes during the year
                                                    Penambahan              Pengurangan
                                Saldo awal/       dan reklasifikasi/      dan reklasifikasi/      Saldo akhir/
                                Beginning             Additions              Deductions             Ending
      31 Desember 2025           balance         and reclassification   and reclassification        balance                  31 December 2025

   Akumulasi penyusutan                                                                                                          Accumulated depreciation
   Bangunan                           432.079                 24.031                 11.733                444.377                                  Buildings
   Prasarana dan                                                                                                                           Infrastructure and
      peralatan kantor               2.130.924               547.368                126.768              2.551.524                    office equipments
   Kendaraan                             8.226                     -                  4.006                  4.220                                   Vehicles

                                     2.571.229               571.399                142.507              3.000.121

   Aset hak guna                      152.821                89.543                 35.755                206.609                         Right-of-use assets

   Total akumulasi penyusutan        2.724.050               660.942                178.262              3.206.730             Total accumulated depreciation

   Nilai buku - neto                 2.939.616                                                           2.536.904                          Book value - net



                                                       Perubahan selama satu tahun/
                                                         Changes during the year
                                                    Penambahan              Pengurangan
                                Saldo awal/       dan reklasifikasi/      dan reklasifikasi/      Saldo akhir/
                                Beginning             Additions              Deductions             Ending
      31 Desember 2024           balance         and reclassification   and reclassification        balance                  31 December 2024

   Biaya perolehan                                                                                                                                        Cost
   Tanah                              115.360                      -                       -               115.360                                        Land
   Bangunan                           533.489                 29.202                       -               562.691                                    Buildings
   Prasarana dan                                                                                                                             Infrastructure and
      peralatan kantor               3.293.183               648.438                 93.999              3.847.622                      office equipments
   Kendaraan                             8.800                     -                    574                  8.226                                     Vehicles
   Aset dalam proses
      pembangunan                     619.472                231.443                 43.531                807.384                   Construction in progress

   Total biaya perolehan                                                                                                                          Total cost of
      aset tetap                     4.570.304               909.083                138.104              5.341.283                            fixed assets

   Aset hak guna                      317.020                 41.565                 36.202                322.383                        Right-of-use assets

   Total biaya perolehan                                                                                                                          Total cost of
      aset tetap dan                                                                                                                     fixed assets and
      aset hak guna                  4.887.324               950.648                174.306              5.663.666                    right-of-use assets

   Akumulasi penyusutan                                                                                                          Accumulated depreciation
   Bangunan                           407.473                 24.606                       -               432.079                                  Buildings
   Prasarana dan                                                                                                                           Infrastructure and
      peralatan kantor               1.699.687               480.341                 49.104              2.130.924                    office equipments
   Kendaraan                             8.800                     -                    574                  8.226                                   Vehicles

                                     2.115.960               504.947                 49.678              2.571.229

   Aset hak guna                        86.592                96.579                 30.350                152.821                        Right-of-use assets

   Total akumulasi penyusutan        2.202.552               601.526                 80.028              2.724.050             Total accumulated depreciation

   Nilai buku - neto                 2.684.772                                                           2.939.616                          Book value - net




                                                                        98
Page 483
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                         and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan)                        14. Fixed Assets            and      Right-of-Use          Assets
                                                                       (continued)

    Rincian aset dalam proses pembangunan beserta                       The details of the construction in progress with the
    persentase penyelesaian terhadap nilai kontrak                      percentage of completion of the contract values are
    adalah sebagai berikut:                                             as follows:

                                            31 Desember/31 December 2025
                                     Persentase         Akumulasi        Estimasi
                                     penyelesaian/        biaya/       penyelesaian/
                                     Percentage of     Accumulated     Estimated of
                                      completion           cost        completion
    Prasarana                             47%                 12.426         2026                                      Infrastructure
    Peralatan kantor                      92%                337.971         2026                                  Office equipment
                                                             350.397


                                            31 Desember/31 December 2024
                                     Persentase         Akumulasi        Estimasi
                                     penyelesaian/        biaya/       penyelesaian/
                                     Percentage of     Accumulated     Estimated of
                                      completion           cost        completion
    Prasarana                             34%                  5.901         2025                                      Infrastructure
    Peralatan kantor                      37%                801.483         2025                                  Office equipment
                                                             807.384


    Seluruh aset tetap yang dimiliki oleh Bank berasal                  All fixed assets owned by the Bank are from direct
    dari kepemilikan langsung.                                          ownership.

    Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah                     Gross carrying amount of fixed assets which were
    disusutkan penuh dan masih digunakan adalah                         fully depreciated and still used are as follows:
    sebagai berikut:

                                              31 Desember/         31 Desember/
                                            31 December 2025     31 December 2024

    Bangunan                                            84.745             80.081                                        Buildings
    Prasarana dan peralatan kantor                   1.220.660          1.098.831             Infrastructure and office equipment
    Kendaraan                                            4.220              8.226                                         Vehicles

    Total                                            1.309.625          1.187.138                                                Total


    Rekonsiliasi penambahan aset tetap yang                             Reconciliations of addition to fixed assets which
    berasal dari pembelian dan reklasifikasi adalah                     comes from purchase and reclassification are as
    sebagai berikut:                                                    follows:

                                              31 Desember/         31 Desember/
                                            31 December 2025     31 December 2024

    Penambahan melalui pembelian                                                                     Addition through purchase of
     aset tetap                                       550.708             865.552                                    fixed assets
    Penambahan aset tetap melalui                                                                          Addition of fixed assets
     reklasifikasi aset dalam                                                                         through reclassification of
     proses pembangunan                               348.065              43.531                       construction in progress
    Penambahan aset hak guna                           51.505              41.565                   Addition of right-of-use assets

    Total                                             950.278             950.648                                                Total




                                                            99
Page 484
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan)                       14. Fixed Assets             and      Right-of-Use          Assets
                                                                      (continued)

    Rekonsiliasi pengurangan aset tetap yang                           Reconciliations of deduction to fixed assets which
    berasal dari penjualan dan reklasifikasi adalah                    comes from disposal and reclassification are as
    sebagai berikut:                                                   follows:

                                               31 Desember/       31 Desember/
                                             31 December 2025   31 December 2024

    Pengurangan melalui penjualan                                                                        Deduction through sale of
     aset tetap                                       84.731              28.108                                    fixed assets
    Penghapusan aset tetap                           350.616              66.465                          Write-off of fixed assets
    Pengurangan aset dalam proses
     pembangunan melalui                                                                  Deduction of construction in progress
     reklasifikasi aset tetap                        348.065              43.531                        through reclassification
    Pengurangan aset hak guna                         62.687              36.202               Deduction of right-of-use assets
    Reklasifikasi ke properti terbengkalai            24.211                   -         Reclassification to abandoned property

    Total                                            870.310             174.306                                                 Total


    Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba                       Depreciation charged to statement of profit or loss
    rugi dan penghasilan komprehensif lain masing-                     and other comprehensive income amounting to
    masing sebesar Rp660.942 dan Rp601.526 untuk                       Rp660,942 and Rp601,526 for the years ended
    tahun     yang    berakhir   pada      tanggal                     31 December 2025 and 2024, respectively
    31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan 30).                            (Note 30).

    Manajemen Bank juga berpendapat bahwa tidak                        The Bank’s management believes that there is no
    terdapat penurunan nilai atas aset tetap tersebut                  impairment that should be recorded in value of the
    yang harus dicatat masing-masing pada tanggal                      aforementioned     fixed     assets      as      of
    31 Desember 2025 dan 2024.                                         31 December 2025 and 2024, respectively.

    Seluruh aset tetap (kecuali tanah) diasuransikan                   All fixed assets (except land) are covered by
    terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya                       insurance against fire and other risks under blanket
    berdasarkan paket polis tertentu kepada                            policies with the Bank’s third party insurance
    perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu                        company which is PT Zurich Asuransi
    PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk dengan nilai                     Indonesia, Tbk. with sum insured amounting to
    pertanggungan sebesar Rp3.546.878 ditambah                         Rp3,546,878 added with USD37,607,983 (full
    dengan USD37.607.983 (nilai penuh) dan                             amount)     and      Rp3,248,574      added     with
    Rp3.248.574 ditambah dengan USD29.390.801                          USD29,390,801 (full amount) as of 31 December
    (nilai penuh) masing-masing pada tanggal 31                        2025 and 2024, respectively. The Bank’s
    Desember 2025 dan 2024. Manajemen Bank                             management believes that insurance coverage is
    berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan                             adequate to cover possible losses arising from
    asuransi telah mencukupi untuk menutupi                            such risks.
    kemungkinan kerugian dari risiko yang ada.

    Hasil penjualan aset tetap adalah masing-masing                    The proceeds from the sale of fixed assets
    sebesar Rp95.319 dan Rp1.647 untuk tahun yang                      amounting to Rp95,319 and Rp1,647 for the years
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan                         ended 31 December 2025 dan 2024, respectively.
    2024.

    Nilai buku aset tetap yang dijual adalah masing-                   Book value from the sale of fixed assets amounting
    masing sebesar Rp13.087 dan Rp812 untuk                            to Rp13,087 and Rp812 for the years ended
    tahun     yang      berakhir    pada     tanggal                   31 December 2025 and 2024, respectively.
    31 Desember 2025 dan 2024.




                                                          100
Page 485
                                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                      Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                 PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                               As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                          and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                          unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan)                                        14. Fixed Assets                and      Right-of-Use           Assets
                                                                                       (continued)

    Keuntungan atas penjualan aset tetap masing-                                         The related profit on sales of fixed assets of
    masing sebesar Rp82.232 dan Rp835 untuk                                              Rp82,232 and Rp835 for the years ended
    tahun     yang     berakhir   pada     tanggal                                       31 December 2025 and 2024, respectively are
    31 Desember 2025 dan 2024 dibukukan sebagai                                          presented as part of “Non-operating income - gain
    bagian dari “Pendapatan non-operasional -                                            on sale of fixed assets, foreclosed assets and
    keuntungan penjualan aset tetap, agunan yang                                         abandoned properties - net” during the year.
    diambil alih dan properti terbengkalai - neto”
    selama tahun berjalan.

    Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2025                                          Right-of-use assets as of 31 December 2025 as
    adalah sebagai berikut:                                                              follows:

                                                     Penambahan              Pengurangan
                                 Saldo awal/       dan reklasifikasi/      dan reklasifikasi/      Saldo akhir/
                                 Beginning             Additions              Deductions             Ending
                                  balance         and reclassification   and reclassification        balance

    Biaya perolehan                                                                                                                                     Cost
    Bangunan                           307.598                 44.940                 59.255                293.283                                 Buildings
    Kendaraan                           14.785                  6.565                  3.432                 17.918                                 Vehicles

    Total biaya perolehan              322.383                 51.505                 62.687                311.201                                Total cost

    Akumulasi penyusutan                                                                                                          Accumulated depreciation
    Bangunan                           144.913                 83.854                 32.419                196.348                              Buildings
    Kendaraan                            7.908                  5.689                  3.336                 10.261                               Vehicles

    Total akumulasi penyusutan         152.821                 89.543                 35.755                206.609            Total accumulated depreciation

    Nilai buku - neto                  169.562                                                              104.592                          Book value - net




    Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2024                                          Right-of-use assets as of 31 December 2024 as
    adalah sebagai berikut:                                                              follows:
                                                     Penambahan              Pengurangan
                                 Saldo awal/       dan reklasifikasi/      dan reklasifikasi/      Saldo akhir/
                                 Beginning             Additions              Deductions             Ending
                                  balance         and reclassification   and reclassification        balance

    Biaya perolehan                                                                                                                                     Cost
    Bangunan                           303.123                 40.358                 35.883                307.598                                 Buildings
    Kendaraan                           13.897                  1.207                    319                 14.785                                 Vehicles

    Total biaya perolehan              317.020                 41.565                 36.202                322.383                                Total cost

    Akumulasi penyusutan                                                                                                          Accumulated depreciation
    Bangunan                             82.463                92.550                 30.100                144.913                              Buildings
    Kendaraan                             4.129                 4.029                    250                  7.908                               Vehicles

    Total akumulasi penyusutan           86.592                96.579                 30.350                152.821            Total accumulated depreciation

    Nilai buku - neto                  230.428                                                              169.562                          Book value - net




    Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung                                           The Bank had rent a number of assets including
    kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain.                                        offices, official houses, vehicles and others.

    Bank menyewa beberapa aset termasuk                                                  The Bank leases several assets including buildings
    bangunan dengan jangka waktu sewa 2-10 tahun                                         with lease term of 2-10 years and car with lease
    dan kendaraan mobil dengan jangka waktu sewa                                         terms of 2-4 years.
    2-4 tahun.

    Bank mempunyai sewa tertentu dengan masa                                             The Bank also has certain leases with lease terms
    sewa 12 bulan atau kurang dan sewa bernilai                                          of 12 months or less and low value assets.
    rendah.     Bank    menerapkan     pengecualian                                      The Bank applies the recognition exemptions of
    pengakuan sewa jangka pendek dan sewa                                                short-term leases and low-value assets for these
    bernilai rendah untuk sewa tersebut.                                                 leases.


                                                                         101
Page 486
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


15. Aset Lain-lain                                               15. Other Assets

    Akun ini terdiri dari:                                            This account consists of:

                                            31 Desember/         31 Desember/
                                          31 December 2025     31 December 2024

    Piutang bunga                                1.275.560            1.139.161                               Interest receivables
    Biaya dibayar di muka                          390.039              253.678                                  Prepaid expense
    Uang muka PPh pasal 28 (Catatan 21)                                                   Prepaid income tax art 28 (Notes 21)
      2025                                         49.057                     -                                             2025
      2024                                        166.741               166.741                                             2024
    Agunan yang diambil alih                                                                                   Foreclosed assets
      (setelah dikurangi cadangan                                                               (net of allowance for declining
      penurunan nilai masing-masing sebesar                                              in value of Rp33,296 and Rp34,179
      Rp33.296 dan Rp34.179 pada tanggal                                                         as of 31 December 2025 and
      31 Desember 2025 dan 2024)                  135.313               149.034                             2024, respectively)
    ATM bersama                                    82.576                80.035                                    ATM Bersama
    Uang muka                                      48.216                84.953                                          Advances
    Properti terbengkalai                          28.849                28.534                              Abandoned property
    Setoran jaminan                                 2.680                 2.708                                  Security deposits
    Term Deposit Valas hasil ekspor                                                          Term Deposit with Bank Indonesia
      (TD Valas DHE SDA) Bank Indonesia                 -               812.798            in foreign currency from DHE SDA
    Lain-lain                                     568.400               441.821                                            Others

    Neto                                         2.747.431            3.159.463                                                  Net


    Ikhtisar   perubahan     cadangan      kerugian                   The changes in the allowance for the decline in
    penurunan nilai agunan yang diambil alih adalah                   value of foreclosed assets are as follows:
    sebagai berikut:

                                            31 Desember/         31 Desember/
                                          31 December 2025     31 December 2024

    Saldo awal tahun                               34.179                28.691                                 Beginning balance
    (Pemulihan)/Penambahan                                                                                    (reversal)/Additional
      selama tahun berjalan                          (883)                5.488                                  during the year

    Saldo akhir tahun                              33.296                34.179                                   Ending balance


    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                          The Bank’s management believes that the
    cadangan kerugian penurunan nilai atas agunan                     allowance for the decline in value of foreclosed
    yang diambil alih telah memadai dan nilai tercatat                assets is adequate and the carrying value of
    agunan yang diambil alih tersebut merupakan                       foreclosed assets is stated at net realizable value.
    nilai bersih yang dapat direalisasi.

    Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah                           The Bank’s management believes that no
    cadangan kerugian penurunan nilai atas properti                    allowance for the decline in value of abandoned
    terbengkalai tidak diperlukan.                                     property is necessary.

    Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor                             Term Deposits of Foreign Exchange from Export
    merupakan suatu instrumen dimana dana devisa                       Proceeds is an instrument where foreign
    hasil ekspor dari rekening khusus eksportir                        exchange from export proceeds from exporters’
    ditempatkan pada Bank Indonesia melalui                            special account are placed in Bank Indonesia
    rekening Bank sesuai mekanisme pasar.                              through Bank’s accounts in accordance with
                                                                       market mechanisms.




                                                         102
Page 487
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                         and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


16. Liabilitas Segera                                               16. Current Liabilities

    Akun ini adalah sebesar Rp441.003 dan                              This account amounting to Rp441,003 and
    Rp504.053        masing-masing      pada     tanggal               Rp504,053 as of 31 December 2025 and 2024,
    31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari kiriman                     respectively represents cash remittances/draft
    uang/wesel akan dibayar, titipan dana nasabah,                     payables,      customers’      funds,     unsettled
    transaksi kliring/transfer yang belum diselesaikan                 clearing/transfer transactions and other short-term
    dan liabilitas-liabilitas jangka pendek lainnya.                   liabilities.

17. Giro                                                            17. Demand Deposits

    Akun ini terdiri dari:                                              This account consists of:

                                            31 Desember/31 December 2025
                                                       Mata uang
                                                         asing/
                                                        Foreign
                                     Rupiah            currencies              Total

    Pihak ketiga                     35.407.992            3.272.349            38.680.341                              Third parties
    Pihak berelasi (Catatan 37)         398.907                    -               398.907                 Related parties (Note 37)

    Total                            35.806.899            3.272.349            39.079.248                                        Total


                                              31 Desember/31 December 2024

                                                       Mata uang
                                                         asing/
                                                        Foreign
                                     Rupiah            currencies              Total

    Pihak ketiga                     29.015.196            2.948.349            31.963.545                              Third parties
    Pihak berelasi (Catatan 37)         170.905                    -               170.905                 Related parties (Note 37)

    Total                            29.186.101            2.948.349            32.134.450                                        Total


    Giro dalam mata uang asing terdiri dari Dolar                       Demand deposits in foreign currencies consist of
    Singapura, Dolar Amerika Serikat dan Yuan                           Singapore Dollar, United States Dollar and Chinese
    China Renminbi.                                                     Yuan Renminbi.

    Suku bunga rata-rata untuk giro adalah sebagai                      The average interest rates for demand deposits are
    berikut:                                                            as follows:

                                            31 Desember/           31 Desember/
                                          31 December 2025       31 December 2024

    Rupiah                                            3,27%                3,69%                                             Rupiah
    Mata uang asing                                   1,75%                2,58%                                  Foreign currencies

    Giro sejumlah Rp868.675 dan Rp885.018                               Demand deposits amounting to Rp868,675 and
    masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025                         Rp885,018 as of 31 December 2025 and 2024,
    dan 2024 digunakan sebagai jaminan atas kredit                      respectively are pledged as collateral for loans and
    yang diberikan dan fasilitas bank lainnya                           other bank facilities (Note 11).
    (Catatan 11).

    Tidak terdapat kredit kepada pihak berelasi yang                    There are no loan facilities to related parties which
    dijaminkan dengan giro.                                             are secured with demand deposits as collateral.




                                                           103
Page 488
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


18. Tabungan                                                    18. Saving Deposits

   Akun ini terdiri dari:                                          This account consists of:

                                          31 Desember/31 December 2025

                                                   Mata uang
                                                     asing/
                                                    Foreign
                                 Rupiah            currencies             Total

   Pihak ketiga                   11.953.136          28.524.157          40.477.293                              Third parties
   Pihak berelasi (Catatan 37)        96.091              25.957             122.048                 Related parties (Note 37)

   Total                          12.049.227          28.550.114          40.599.341                                        Total



                                          31 Desember/31 December 2024

                                                   Mata uang
                                                     asing/
                                                    Foreign
                                 Rupiah            currencies             Total

   Pihak ketiga                   11.454.070          23.489.706          34.943.776                              Third parties
   Pihak berelasi (Catatan 37)       103.869              28.259             132.128                 Related parties (Note 37)

   Total                          11.557.939          23.517.965          35.075.904                                        Total


   Tabungan dalam mata uang asing terdiri dari                     Saving deposits in foreign currencies consist of
   Pound Sterling Inggris, Euro Eropa, Franc Swiss,                Great Britain Pound Sterling, European Euro,
   Dolar Australia, Dolar Amerika, Dolar Kanada,                   Swiss Franc, Australian Dollar, United States
   Dolar Selandia Baru, Dolar Singapura, Dolar                     Dollar, Canadian Dollar, New Zealand Dollar,
   Hong Kong, Yen Jepang dan Krona Swedia.                         Singapore Dollar, Hong Kong Dollar, Japanese Yen
                                                                   and Swedish Krona.

   Suku bunga rata-rata untuk tabungan adalah                      The average interest rates for saving deposits are
   sebagai berikut:                                                as follows:

                                         31 Desember/         31 Desember/
                                       31 December 2025     31 December 2024

   Rupiah                                         2,11%               1,52%                                            Rupiah
   Mata uang asing                                2,46%               2,54%                                 Foreign currencies

   Tabungan sejumlah Rp222.972 dan Rp296.619                       Saving deposits amounting to Rp222,972 and
   masing-masing pada tanggal 31 Desember 2025                     Rp296,619 as of 31 December 2025 and 2024,
   dan 2024 digunakan sebagai jaminan atas kredit                  respectively are pledged as collateral for loans
   yang diberikan (Catatan 11).                                    (Note 11).

   Tidak terdapat kredit kepada pihak berelasi yang                There are no loan facilities to related parties which
   dijaminkan dengan tabungan.                                     are secured with saving deposits as collateral.




                                                      104
Page 489
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


19. Deposito Berjangka                                         19. Time Deposits

   Akun ini terdiri dari:                                         This account consists of:

                                      31 Desember/31 December 2025
                                                  Mata uang
                                                    asing/
                                                   Foreign
                                 Rupiah           currencies            Total

   Pihak ketiga                  39.134.537         14.375.453           53.509.990                              Third parties
   Pihak berelasi (Catatan 37)       66.141             57.962              124.103                 Related parties (Note 37)

   Total                         39.200.678         14.433.415           53.634.093                                        Total


                                      31 Desember/31 December 2024
                                                  Mata uang
                                                    asing/
                                                   Foreign
                                 Rupiah           currencies            Total

   Pihak ketiga                  39.262.874         10.293.037           49.555.911                              Third parties
   Pihak berelasi (Catatan 37)       94.880             50.605              145.485                 Related parties (Note 37)

   Total                         39.357.754         10.343.642           49.701.396                                        Total


   Rincian deposito berjangka berdasarkan jangka                  The details of time deposits based on contractual
   waktu kontrak adalah sebagai berikut:                          maturities are as follows:

                                          31 Desember/31 December 2025
                                                  Mata uang
                                                    asing/
                                                   Foreign
                                 Rupiah           currencies            Total

   ≤ 1 bulan                        317.093             83.295              400.388                                ≤ 1 bulan
   > 1 bulan ≤ 3 bulan           10.317.407          4.720.911           15.038.318                    > 1 month ≤ 3 months
   > 3 bulan ≤ 6 bulan           13.176.429          7.473.130           20.649.559                   > 3 months ≤ 6 months
   > 6 bulan                     15.389.749          2.156.079           17.545.828                              > 6 months

   Total                         39.200.678         14.433.415           53.634.093                                        Total


                                          31 Desember/31 December 2024

                                                  Mata uang
                                                    asing/
                                                   Foreign
                                 Rupiah           currencies            Total

   ≤ 1 bulan                        402.053             69.343              471.396                                ≤ 1 bulan
   > 1 bulan ≤ 3 bulan           12.761.028          4.944.104           17.705.132                    > 1 month ≤ 3 months
   > 3 bulan ≤ 6 bulan           12.686.305          3.922.396           16.608.701                   > 3 months ≤ 6 months
   > 6 bulan                     13.508.368          1.407.799           14.916.167                              > 6 months
   Total                         39.357.754         10.343.642           49.701.396                                        Total




                                                    105
Page 490
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


19. Deposito Berjangka (lanjutan)                                 19. Time Deposits (continued)

    Rincian deposito berjangka berdasarkan sisa                       The details of time deposits based on remaining
    umur sampai tanggal jatuh tempo adalah sebagai                    maturities are as follows:
    berikut:

                                             31 Desember/31 December 2025

                                                     Mata uang
                                                       asing/
                                                      Foreign
                                    Rupiah           currencies             Total

    ≤ 1 bulan                       16.304.622          7.590.087            23.894.709                               ≤ 1 month
    > 1 bulan ≤ 3 bulan             12.141.912          5.623.729            17.765.641                    > 1 month ≤ 3 months
    > 3 bulan ≤ 6 bulan              7.084.076          1.059.944             8.144.020                   > 3 months ≤ 6 months
    > 6 bulan ≤ 12 bulan             3.550.722            158.340             3.709.062                  > 6 months ≤ 12 months
    > 12 bulan                         119.346              1.315               120.661                             > 12 Months

    Total                           39.200.678         14.433.415            53.634.093                                        Total


                                             31 Desember/31 December 2024

                                                     Mata uang
                                                       asing/
                                                      Foreign
                                    Rupiah           currencies             Total

    ≤ 1 bulan                       16.858.407          4.870.310            21.728.717                               ≤ 1 month
    > 1 bulan ≤ 3 bulan             13.403.973          4.664.161            18.068.134                    > 1 month ≤ 3 months
    > 3 bulan ≤ 6 bulan              6.623.333            580.237             7.203.570                   > 3 months ≤ 6 months
    > 6 bulan ≤ 12 bulan             2.380.420            219.617             2.600.037                  > 6 months ≤ 12 months
    > 12 bulan                          91.621              9.317               100.938                             > 12 months

    Total                           39.357.754         10.343.642            49.701.396                                        Total


    Deposito berjangka dalam mata uang asing terdiri                 Time deposits in foreign currencies consist of Great
    dari Pound Sterling Inggris, Euro Eropa, Franc                   Britain Pound Sterling, European Euro, Swiss
    Swiss, Dolar Australia, Dolar Amerika, Dolar                     Franc, Australian Dollar, United States Dollar,
    Singapura, Yen Jepang dan Dolar Hong Kong.                       Singapore Dollar, Japanese Yen and Hong Kong
                                                                     Dollar.

    Deposito berjangka sejumlah Rp10.408.658 dan                     Time deposits amounting to Rp10,408,658 and
    Rp9.688.236 masing-masing pada tanggal                           Rp9,688,236 as of 31 December 2025 and 2024,
    31 Desember 2025 dan 2024 digunakan sebagai                      respectively are pledged as collateral for loans
    jaminan atas kredit yang diberikan (Catatan 11).                 (Note 11).

    Suku bunga rata-rata untuk deposito berjangka                     The average interest rates for time deposits are as
    adalah sebagai berikut:                                           follows:

                                          31 Desember/         31 Desember/
                                        31 December 2025     31 December 2024

    Rupiah                                          4,74%                4,98%                                            Rupiah
    Mata uang asing                                 3,89%                4,02%                                 Foreign currencies




                                                       106
Page 491
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


20. Simpanan dari Bank Lain                                  20. Deposits from Other Banks

   Simpanan dari bank lain berdasarkan jenis dan                  Deposits from other banks based on type and
   mata uang terdiri dari:                                        currency consist of:

                                        31 Desember/         31 Desember/
                                      31 December 2025     31 December 2024

   Rupiah                                                                                                            Rupiah
    Call Money                               2.905.000            1.940.000                                    Call Money
    Giro                                        44.750               55.729                               Demand deposits
    Deposito berjangka                          10.000               19.500                                 Time deposits
    Tabungan                                       244                9.367                                Saving deposits

                                             2.959.994            2.024.596
   Mata uang asing                                                                                           Foreign currency
    Call Money                                 833.750            2.414.250                                     Call Money
    Tabungan                                     1.525                1.413                                 Saving deposits

                                               835.275            2.415.663

   Total                                     3.795.269            4.440.259                                                Total


   Simpanan dari bank lain berdasarkan hubungan                   Deposits from other banks based on their
   transaksi dengan Bank terdiri dari:                            relationship transaction with the Bank consist of:

                                        31 Desember/         31 Desember/
                                      31 December 2025     31 December 2024

   Rupiah                                                                                                            Rupiah
    Pihak ketiga                             2.932.554            2.014.865                                   Third parties
    Pihak berelasi (Catatan 37)                 27.440                9.731                      Related parties (Note 37)

                                             2.959.994            2.024.596
   Mata uang asing                                                                                        Foreign currency
     Pihak ketiga                                1.525                1.413                                   Third parties
     Pihak berelasi (Catatan 37)               833.750            2.414.250                      Related parties (Note 37)

                                               835.275            2.415.663

   Total                                     3.795.269            4.440.259                                                Total


   Jangka waktu simpanan dari bank lain dalam                     The terms of deposits from other banks in time
   deposito berjangka dan call money adalah kurang                deposits and call money are less than one year.
   dari satu tahun.

   Tidak terdapat simpanan dari bank lain yang                   There are no deposits from other banks which are
   diblokir  atau   dijaminkan  pada    tanggal                  blocked or collateralized as of 31 December 2025
   31 Desember 2025 dan 2024.                                    and 2024, respectively.

   Kisaran suku bunga rata-rata tahunan untuk                     The range of average annual interest rates for
   simpanan dari bank lain adalah sebagai berikut:                deposits from other banks are as follows:

                                        31 Desember/         31 Desember/
                                      31 December 2025     31 December 2024

   Rupiah                                  0,00 - 5,72%       0,00% - 6,87%                                           Rupiah
   Mata uang asing                         0,00 - 3,48%       0,00% - 3,19%                                  Foreign currency




                                                     107
Page 492
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


21. Perpajakan                                                    21. Taxation

   Utang pajak terdiri dari:                                           Tax payables consists of:

                                              31 Desember/        31 Desember/
                                            31 December 2025    31 December 2024

   Utang pajak penghasilan                                                                                    Income tax payables
     Pasal 4 (2)                                     83.829               73.077                                      Article 4 (2)
     Pasal 21                                        18.868               20.725                                        Article 21
     Pasal 23 dan 26                                  4.768                2.881                                Article 23 and 26
     Pasal 25                                        23.031                    -                                        Article 25
     Pajak Pertambahan Nilai                         10.749                8.528                             Value Added Taxes

   Total utang pajak                                141.245              105.211                               Total tax payables


   Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak                        The reconciliations between income before tax
   menurut laporan laba rugi dan penghasilan                           expense, as shown in the statement of profit or loss
   komprehensif lain dengan penghasilan kena                           and other comprehensive income, and taxable
   pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal                        income for the years ended 31 December 2025 and
   31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                            2024 are as follows:
   berikut:

                                              31 Desember/        31 Desember/
                                            31 December 2025    31 December 2024

   Laba sebelum beban pajak                                                                          Income before tax expense
     sebagaimana disajikan dalam                                                                  as stated in the statement of
     laporan laba rugi dan penghasilan                                                                        profit or loss and
     komprehensif lain                             1.957.928             565.040                  other comprehensive income

   Beda temporer:                                                                                      Temporary differences:
   Penyusutan aset tetap                             (85.377)           (178.103)                   Depreciation of fixed assets
   Cadangan atas imbalan kerja                       (73.114)             51.042               Provision for employees’ benefits
   Pembentukan cadangan                                                                               Provision for allowance for
     atas kerugian penurunan nilai                                                              impairment losses on earning
     aset produktif dan non-produktif               (289.310)         (2.168.756)              assets and non-earning assets
   Pembentukan cadangan atas                                                                            Provision for credit card
     point rewards kartu kredit                      24.389               28.453                                 reward points
   Kerugian/(keuntungan) yang belum
     direalisasi atas efek-efek yang                                                           Unrealized loss/(gain) on trading
     diperdagangkan - neto                           (12.732)             20.023                                securities – net
   Amortisasi aset tak berwujud                      (31.490)            (19.458)              Amortization of intangible assets
   Penyusutan aset hak guna                             (191)              2.271              Depreciation of right-of-use assets
   Keuntungan penjualan                                                                                              Gain on sale
     aset tetap - neto                                (1.895)            (33.364)                         of fixed assets - net
   Pembentukan atas cadangan penurunan                                                             Provision for decline in value
     nilai agunan yang diambil alih                     (883)              5.488                          of foreclosed assets
   Lain-lain                                             (26)            (12.573)                                          Others

   Beda tetap:                                                                                        Permanent differences:
   Keuntungan penjualan aset tetap dan                                                              Gain on sale of fixed assets
     properti terbengkalai - neto                    (82.140)               (516)              and abandoned properties - net
   Lain-lain - neto                                   65.555              85.120                                    Others - net

   Penghasilan (kerugian) kena pajak - Bank        1.470.714          (1.655.333)                   Taxable income (loss) - Bank
                                                                                                       Prior year’s accumulated
   Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya         (1.470.714)                  -                           tax loss carry forward

   Beban pajak penghasilan                                 -                   -                          Income tax expenses
   Pembayaran pajak penghasilan di muka              (49.057)           (166.741)                 Pre-payments of income taxes
   Uang muka pajak penghasilan                       (49.057)           (166.741)                                    Prepaid taxes

   Saldo akhir akumulasi rugi fiskal                182.087            1.655.333     Accumulated tax loss - ending balance

                                                          108
Page 493
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


21. Perpajakan (lanjutan)                                        21. Taxation (continued)

    Perhitungan beban pajak tahun berjalan dan                        The computation of current tax expense and
    beban pajak tangguhan - neto untuk tahun yang                     deferred tax expense - net for the year ended
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan                        31 December 2025 dan 2024 are as follows:
    2024 adalah sebagai berikut:

                                             31 Desember/        31 Desember/
                                           31 December 2025    31 December 2024

    Penghasilan (kerugian) kena pajak             1.470.714          (1.655.333)                         Taxable income (loss)

    Beban pajak penghasilan
      - tahun berjalan                             323.557                    -                    Income tax expense - current

    Beban pajak penghasilan - tangguhan:                                                       Income tax expense - deferred:
    Penyusutan aset tetap                           18.783               39.183                    Depreciation of fixed assets
    Cadangan atas imbalan kerja - neto              16.085              (11.229)        Provision for employees’ benefits - net
    Pembentukan cadangan atas                                                                          Provision for impairment
      kerugian penurunan nilai                                                                      losses on earning assets
      aset produktif dan non-produktif              63.648              477.126                       and non-earning assets
    Pembentukan cadangan atas                                                                          Provision for credit card
      reward points kartu kredit                     (5.366)             (6.260)                                reward points
    (Keuntungan)/kerugian yang belum
      direalisasi atas efek-efek yang                                                         Unrealized (gain)/loss on trading
      diperdagangkan - neto                           2.801              (4.405)                               securities - net
    Amortisasi aset tak berwujud                      6.928               4.281               Amortization of intangible assets
    Penyusutan aset hak guna                             42                (500)             Depreciation of right-of-use assets
    Keuntungan penjualan
      aset tetap - neto                                417                7.340                Gain on sale of fixed assets - net
    Pembentukan atas penurunan                                                                              Provision for decline
      nilai agunan yang diambil alih                   194               (1.207)                 in value of foreclosed assets
    Kerugian pajak tahun 2024                            -             (364.173)                          Tax loss for year 2024
    Lain-lain                                            6                2.766                                           Others
   Manfaat pajak tangguhan                                                                                        Deferred tax
     - neto                                        103.538              142.922                                 income - net
   Beban pajak kini - periode lalu dari                                                        Current income tax expenses -
     hasil pemeriksaan pajak:                                                              prior period from tax assessment:
     - Tahun 2020 dan 2021                         104.191                    -                   For years 2020 dan 2021 -
     - Tahun 2019                                        -               15.878                              For years 2019 -
   Pajak tangguhan - periode lalu dari                                               Deferred tax expenses - prior period from
     hasil pemeriksaan pajak tahun 2020            (103.782)                  -                tax assessment for year 2020
   Penyesuaian                                        1.347                   -                                     Adjustment

    Beban pajak - neto                             428.851              158.800                                Tax expense - net


    Rekonsiliasi antara beban pajak yang dihitung                     The reconciliations between tax expense
    dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku                       calculated by using the applicable tax rate from
    dari laba sebelum beban pajak, dengan beban                       income before tax expense, and tax expense
    pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba                   presented in the statement of profit or loss and
    rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk                      other comprehensive income for the years ended
    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                      31 December 2025 and 2024 are as follows:
    2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

                                             31 Desember/        31 Desember/
                                           31 December 2025    31 December 2024
    Laba sebelum beban pajak                      1.957.928             565.040                      Income before tax expense
    Beban pajak penghasilan berdasarkan
      tarif pajak yang berlaku                     430.744              124.309     Income tax expense at applicable tax rate




                                                         109
Page 494
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


21. Perpajakan (lanjutan)                                        21. Taxation (continued)

    Rekonsiliasi antara beban pajak yang dihitung                     The reconciliations between tax expense
    dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku                       calculated by using the applicable tax rate from
    dari laba sebelum beban pajak, dengan beban                       income before tax expense, and tax expense
    pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba                   presented in the statement of profit or loss and
    rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk                      other comprehensive income for the years ended
    tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember                      31 December 2025 and 2024 are as follows:
    2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan)                  (continued)

                                             31 Desember/        31 Desember/
                                           31 December 2025    31 December 2024
    Pengaruh beda tetap atas beban                                                         Effects of permanent differences on
      pajak penghasilan:                                                                                 income tax expense:
      Keuntungan penjualan aset tetap                                                            Gain on sale of fixed assets
        dan properti terbengkalai - neto            (18.071)               (114)           and abandoned properties - net
      Lain-lain - neto                               14.422              18.727                                  Others - net
                                                   427.095              142.922
   Beban pajak kini - periode lalu dari                                                        Current income tax expenses -
     hasil pemeriksaan pajak:                                                              prior period from tax assessment:
     - Tahun 2020 dan 2021                         104.191                    -                   For years 2020 dan 2021 -
     - Tahun 2019                                        -               15.878                              For years 2019 -
   Pajak tangguhan - periode lalu dari                                               Deferred tax expenses - prior period from
     hasil pemeriksaan pajak tahun 2020            (103.782)                  -                tax assessment for year 2020
   Penyesuaian                                        1.347                   -                                     Adjustment
   Beban pajak - neto                              428.851              158.800                                Tax expense - net


    Menteri      Keuangan     Republik     Indonesia                  The Minister of Finance of the Republic of
    menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK)                      Indonesia ussed Minister of Finance Regulation
    No. 74 pada tanggal 10 Oktober 2024.                              (PMK) No. 74 on 10 October 2024. Based on this
    Berdasarkan peraturan tersebut, Bank harus                        regulation, the Bank must calculate reserves for
    menghitung cadangan piutang tak tertagih sesuai                   bad debts in accordance with certain limits
    dengan batasan tertentu yang diatur di dalam                      regulated in PMK 74 starting 1 January 2024. On
    PMK 74 mulai tanggal 1 Januari 2024. Pada                         January 1, 2024, there is a short value of reserves
    tanggal 1 Januari 2024, terdapat selisih kurang                   per fiscal amounting to Rp2,045,100. In
    nilai cadangan per fiskal sebesar Rp2.045.100.                    accordance with the provisions in PMK 74, the
    Sesuai dengan ketentuan di dalam PMK 74, Bank                     Bank decided to charge the excess in the 2024
    memutuskan untuk membebankan selisih lebih                        income tax calculation.
    tersebut di dalam pajak penghasilan tahun 2024.

    Dampak Penerapan Pilar 2 Organization for                         The Impact of Pillar 2 of Organization for
    Economic Co-operation dan Development                             Economic Co-operation and Development
    (”OECD”)                                                          (“OECD”)

    Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan                            Based on the Regulation of the Minister of Finance
    Republik Indonesia Nomor 136 Tahun 2024                           of the Republic of Indonesia Number 136 Year
    (”PMK-136”) tentang Pengenaan Pajak Minimum                       2024 (“PMK-136”) concerning the Imposition of
    Global Berdasarkan Kesepakatan Internasional,                     Global Minimum Tax Based on International
    ketentuan pengenaan pajak minimum global akan                     Agreements, the provisions for the impositon of
    mulai berlaku di Indonesia, yurisdiksi di mana                    global minimum tax will come into force in
    Bank didirikan, pada tanggal 1 Januari 2025.                      Indonesia, the jurisdiction where the Bank is
    PMK-136 dihitung untuk periode fiskal tahunan                     incorporated, on 1 January 2025. PMK-136 is
    yang berakhir di 31 Desember 2025, berdasarkan                    calculated fo the annual fiscal period ending on 31
    penilaian yang telah dilakukan menyeluruh secara                  December 2025, based on the assessment that
    Grup Bank, Bank diestimasikan tidak memiliki                      has been carried out comprehensively as a Bank
    tambahan pajak penghasilan Pilar Dua.                             Group, the Bank is not expected to have Pillar Two
                                                                      Income taxes exposure.



                                                         110
Page 495
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


21. Perpajakan (lanjutan)                                            21. Taxation (continued)

    Rincian aset pajak tangguhan adalah sebagai                           The details of deferred tax assets are as follows:
    berikut:
                                                 31 Desember/        31 Desember/
                                               31 December 2025    31 December 2024

   Cadangan kerugian penurunan                                                                Allowance for impairment losses on
      nilai aset produktif dan non-produktif            120.843             184.498     earning assets and non-earning assets
   Liabilitas atas imbalan kerja                         79.043              96.557               Liability for employees’ benefits
   Penyusutan aset tetap                               (119.801)           (101.018)                  Depreciation of fixed assets
   Kerugian/(keuntungan) yang belum
      direalisasi atas efek-efek yang                                                                    Unrealized loss/(gain) on
      diukur pada nilai wajar melalui                                                            measured at fair value through
      penghasilan komprehensif lain                   (147.760)              67.540               other comprehensive income
   Pembentukan cadangan atas                                                                              Provision for credit card
      reward points kartu kredit                        34.181               28.816                               reward points
   Cadangan penurunan nilai agunan                                                                Allowance for decline in value of
      yang diambil alih                                   7.455               7.650                          foreclosed assets
   Kerugian/(keuntungan) yang belum
      direalisasi atas efek-efek                                                                  Unrealized loss/(gain) on trading
      yang diperdagangkan - neto                        (1.092)               1.708                              securities - net
   Penyusutan aset hak guna                              2.473                2.515              Depreciation of right-of-use assets
   Amortisasi aset tak berwujud                        (12.418)              (5.491)              Amortization of intangible assets
   Keuntungan penjualan aset tetap                      (8.233)              (7.817)              Gain on sale of fixed assets - net
   Lain-lain                                             1.912                2.701                                          Others
   Kerugian pajak                                      143.841              364.173                                         Tax loss

   Total                                               100.444              641.832                                                Total


    Perhitungan Pajak Penghasilan Badan untuk                             The calculations of Corporate Income Tax for the
    tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025                          year ended 31 December 2025 are estimated
    adalah estimasi untuk pengisian SPT Tahunan                           numbers for 2025 Annual Tax Return and 2024
    2025 dan perhitungan Pajak Penghasilan Badan                          Corporate Income Tax which conform to the Bank’s
    2024 adalah sesuai dengan SPT Tahunan Bank.                           Annual Tax Return.

    Hasil Pemeriksaan Pajak                                               Tax Audit Result

    Pada tanggal 28 November 2024, Bank menerima                          On 28 November 2024, the Bank received a Tax
    Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (“SKPKB”)                          Underpayment Assessment Letter (“SKPKB”) in
    terkait pemeriksaan tahun fiskal 2019 atas Pajak                      relation to tax audit for fiscal year 2019 for Income
    Penghasilan (”PPh”) Pasal 29 (PPh Badan), Pasal                       Tax (“PPh”) Article 29 (Corporate Income Tax),
    26, dan Pajak Pertambahan Nilai (”PPN”) sebesar                       Article 26, and Value Added Tax (“VAT”)
    Rp23.637 (termasuk sanksi administrasi). Pada                         amounting to Rp23,637 (including administrative
    tanggal 23 Desember 2024, Bank telah                                  sanctions). On December 23, 2024, the Bank has
    membayar sebesar Rp23.637 dan tidak                                   paid amounting to Rp23,637 and did not file any
    mengajukan keberatan.                                                 objections.




                                                             111
Page 496
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


21. Perpajakan (lanjutan)                                       21. Taxation (continued)

    Hasil Pemeriksaan Pajak (lanjutan)                              Tax Audit Result (continued)

    Pada tanggal 26 Maret 2025, Bank menerima                       On 26 March 2025, the Bank received an SKPKB
    SKPKB terkait pemeriksaan tahun fiskal 2020                     related to tax audit for fiscal year 2020 for Income
    atas PPh Pasal 29 (PPh Badan), Pasal 23, dan                    Tax Article 29 (Corporate Income Tax), Article 23,
    PPN sebesar Rp106.931 termasuk sanksi                           and VAT amounting to Rp106,931 (including
    administrasi). Pada tanggal 23 Juni 2025, Bank                  administrative sanctions). On June 23, 2025, the
    telah membayar sebesar Rp106.931 dan                            Bank has paid amounting Rp106,931 and filed a
    mengajukan       Keberatan      Pajak       sebesar             Tax Objection amounting to the DGT for the
    kepada DJP atas SKPKB PPh Pasal 29 (PPh                         SKPKB for Income Tax Article 29 (Corporate
    Badan) dan PPN pada 4 Juli 2025. Bank masih                     Income Tax) and VAT on 4 July 2025. The Bank is
    menjalani proses Keberatan Pajak sampai saat                    still undergoing the Tax Objection process until the
    laporan    keuangan     ini    diterbitkan.    Atas             issuance of this financial statements. The payment
    pembayaran tersebut, Rp103.782 dicatat sebagai                  of Rp103,782 was recorded as tax expense from
    beban pajak dari periode lalu dan Rp3.149 dicatat               prior period and Rp3,149 was recorded as general
    pada beban umum dan administrasi di laporan                     and administrative expenses in the statement of
    laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.                    profit or loss and other comprehensive income.
    Bank juga mencatat aset pajak tangguhan                         Bank also recorded deferred tax asset amounting
    sebesar Rp103.782 di tahun 2025 sebagai                         to Rp103,782 in 2025 resulted from tax audit result
    dampak dari hasil pemeriksaan pajak tahun 2020.                 for year 2020.

    Pada tanggal 19 Februari 2025, Direktorat                       On 19 February 2025, the Directorate General of
    Jenderal Pajak (”DJP”) menerbitkan surat                        Taxes (“DGT”) issued an Audit Notification Letter
    Pemberitahuan Pemeriksaan (”SP2”) untuk tahun                   (“SP2”) related to tax audit for fiscal year 2021 and
    fiskal 2021 dan atas SP2 tersebut, pada tanggal                 based on the SP2, on 25 November 2025, the Bank
    25 November 2025, Bank telah menerima SKPKB                     has received an SKPKB related to tax audit for
    terkait pemeriksaan tahun fiskal 2021 dengan                    fiscal year 2021 with the result there were an
    hasil terdapat kurang bayar PPh Pasal 29 (PPh                   underpayment for Income Tax Article 29
    Badan) sebesar Rp409 (dan sanksi administrasi                   (Corporate Income Tax) amounting to Rp409 (and
    sebesar Rp173) dan kurang bayar PPh Pasal 21,                   administrative sanctions amounting to Rp173) and
    Pasal 23, dan PPN sebesar Rp5.668 (termasuk                     an underpayment of Article 21, Article 23, and VAT
    sanksi administrasi). Pada tanggal 18 Desember                  amounting to Rp5,668 (including administrative
    2025, Bank telah membayar sebesar total                         sanctions). On 18 December 2025, the Bank has
    Rp6.250 atas kurang bayar tersebut dan tidak                    paid amounting Rp6,250 for the underpayment and
    mengajukan keberatan dan mencatat kurang                        did not file any objections and recorded the
    bayar PPh pasal 29 tersebut sebagai beban pajak                 underpayment of Income Tax Article 29 as a tax
    dari periode lalu di tahun 2025 dan kurang bayar                expense from prior period in 2025 and the
    PPh Pasal 21, Pasal 23, PPN dan sanksi                          underpayment of Article 21, Article 23, VAT and
    administrasi PPh pasal 29 sebagai beban umum                    administrative sanctions of Icnome Tax Article 29
    dan administrasi di tahun 2025.                                 as general and administrative expenses in 2025.

    Adapun tahun fiskal 2022 dan 2024 saat ini masih                The 2022 and 2024 fiscal years are currently under
    dalam proses pemeriksaan pajak dan sampai                       tax audits and until the date of this financial
    tanggal laporan keuangan ini, hasil pemeriksaan                 statements, the result of the tax audits are still
    pajak belum diketahui.                                          unknown.




                                                          112
Page 497
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual                   22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
    dengan Janji Dibeli Kembali                                      Agreements

   Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan                Liabilities on securities sold under repurchase
   janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember                    agreements as of 31 December 2025 consists of:
   2025 terdiri dari:

                                    Jenis obligasi                                                         Nilai
                                                       Nilai                                                                   Nilai
                                     pemerintah/                    Tanggal            Jatuh            pembelian
            Nasabah/                                 nominal/                                                                tercatat/
                                       Type of                      dimulai/          tempo/             kembali/
           Counterparty                              Nominal                                                                 Carrying
                                     government                    Start date        Due date          Repurchase
                                                     amount                                                                    value
                                       bonds                                                             amount


     Diukur pada biaya perolehan
                                                                                                                      At amortized cost
       yang diamortisasi

                                                                   31 Des 25/        7 Jan 26/
     Bank Indonesia                FR0095              900.000                                              902.079            901.351
                                                                   31 Dec 25         7 Jan 26
                                                                   30 Des 25/        6 Jan 26/
     Bank Indonesia                PBS030              800.000                                              782.450            781.924
                                                                   30 Dec 25         6 Jan 26
                                                                   30 Des 25/        6 Jan 26/
     Bank Indonesia                FR0086              500.000                                              497.065            496.731
                                                                   30 Dec 25         6 Jan 26
                                                                   29 Des 25/        5 Jan 26/
     Bank Indonesia                PBS003              450.000                                              437.843            437.607
                                                                   29 Dec 25         5 Jan 26
                                                                   29 Des 25/        5 Jan 26/
     Bank Indonesia                FR0059              250.000                                              246.309            246.176
                                                                   29 Dec 25         5 Jan 26
                                                                   19 Des 25/        2 Jan 26/
     PT Bank HSBC Indonesia        FR0100              200.000                                              196.526            196.501
                                                                   19 Dec 25         2 Jan 26
     PT Bank SMBC                                                  30 Des 25/       13 Jan 26/
                                   FR0056              200.000                                              206.216            205.884
      Indonesia Tbk                                                30 Dec 25        13 Jan 26
                                                                   31 Des 25/        7 Jan 26/
     Bank Indonesia                FR0078              100.000                                              104.721            104.636
                                                                   31 Dec 25         7 Jan 26
                                                                   29 Des 25/       12 Jan 26/
     PT Bank HSBC Indonesia        FR0104               60.000                                               61.055             60.968
                                                                   29 Dec 25        12 Jan 26
     PT Bank SMBC                                                  18 Des 25/        5 Jan 26/
                                   FR0064               10.000                                                9.776              9.771
      Indonesia Tbk                                                18 Dec 25         5 Jan 26
     PT Bank SMBC                                                  22 Des 25/        5 Jan 26/
                                   FR0064               10.000                                                9.793              9.788
      Indonesia Tbk                                                22 Dec 25         5 Jan 26
     PT Bank SMBC                                                  30 Des 25/       13 Jan 26/
                                   FR0064               10.000                                                9.787              9.772
      Indonesia Tbk                                                30 Dec 25        13 Jan 26
     PT Bank SMBC                                                  31 Des 25/       14 Jan 26/
                                   FR0064               10.000                                                9.794              9.777
      Indonesia Tbk                                                31 Dec 25        14 Jan 26
     PT Bank SMBC                                                  23 Des 25/        6 Jan 26/
                                   FR0064               10.000                                                9.793              9.786
      Indonesia Tbk                                                23 Dec 25         6 Jan 26
     PT Bank Central                                               31 Des 25/       14 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.897              4.889
      Asia Tbk                                                     31 Dec 25        14 Jan 26
     PT Bank CIMB                                                  22 Des 25/        5 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.897              4.894
      Niaga Tbk                                                    22 Dec 25         5 Jan26
     PT Bank CIMB                                                  19 Des 25/        2 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.893              4.892
      Niaga Tbk                                                    19 Dec 25         2 Jan26
     PT Bank CIMB                                                  18 Des 25/        2 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.886              4.885
      Niaga Tbk                                                    18 Dec 25         2 Jan26
     PT Bank Rakyat Indonesia                                      24 Des 25/        7 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.899              4.895
      (Persero) Tbk                                                24 Dec 25         7 Jan 26
     PT Bank Rakyat Indonesia                                      30 Des 25/       13 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.894              4.886
      (Persero) Tbk                                                30 Dec 25        13 Jan 26
     PT Bank Rakyat Indonesia                                      22 Des 25/        5 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.897              4.894
      (Persero) Tbk                                                22 Dec 25         5 Jan 26
     PT Bank Rakyat Indonesia                                      18 Des 25/        2 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.886              4.885
      (Persero) Tbk                                                18 Dec 25         2 Jan 26
     PT Bank Rakyat Indonesia                                      19 Des 25/        2 Jan 26/
                                   FR0064                5.000                                                4.893              4.892
      (Persero) Tbk                                                19 Dec 25         2 Jan 26

     Total/Total                                     3.555.000                                            3.527.249          3.524.684




                                                         113
Page 498
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual                   22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
    dengan Janji Dibeli Kembali                                      Agreements

   Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan                 Liabilities on securities sold under repurchase
   janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember                     agreements as of 31 December 2024 consists of:
   2024 terdiri dari:

                                    Jenis obligasi                                                         Nilai
                                                       Nilai                                                                   Nilai
                                     pemerintah/                  Tanggal              Jatuh            pembelian
          Nasabah/                                   nominal/                                                                tercatat/
                                       Type of                    dimulai/            tempo/             kembali/
         Counterparty                                Nominal                                                                 Carrying
                                     government                  Start date          Due date          Repurchase
                                                     amount                                                                    value
                                       bonds                                                             amount


     Diukur pada biaya perolehan
                                                                                                                      At amortized cost
       yang diamortisasi

                                                                 27 Des 24/          3 Jan 25/
     Bank Indonesia                FR0056            1.850.000                                            1.843.745           1.843.105
                                                                 27 Dec 24           3 Jan 25

                                                                 30 Des 24/          6 Jan 25/
     Bank Indonesia                FR0081            1.500.000                                            1.471.154           1.469.879
                                                                 30 Dec 24           6 Jan 25

                                                                 31 Des 24/          7 Jan 25/
     Bank Indonesia                FR0087            1.100.000                                            1.014.315           1.013.259
                                                                 31 Dec 24           7 Jan 25

                                                                 30 Des 24/          6 Jan 25/
     Bank Indonesia                FR0096              500.000                                              474.080            473.669
                                                                 30 Dec 24           6 Jan 25

                                                                 27 Des 24/          3 Jan 25/
     Bank Indonesia                SR016               550.000                                              538.406            538.219
                                                                 27 Dec 24           3 Jan 25

                                                                 24 Des 24/          7 Jan 25/
     PT Bank ICBC Indonesia        FR0081              200.000                                              196.501            196.290
                                                                 24 Dec 24           7 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              18 Des 24/          2 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.208              5.207
     Indonesia (Persero) Tbk                                     18 Dec 224          2 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              19 Des 24/          2 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.206              5.205
     Indonesia (Persero) Tbk                                     19 Dec 24           2 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              20 Des 24/          3 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.206              5.204
     Indonesia (Persero) Tbk                                     20 Dec 24           3 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              23 Des 24/          6 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.208              5.204
     Indonesia (Persero) Tbk                                     23 Dec 24           6 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              24 Des 24/          7 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.208              5.202
     Indonesia (Persero) Tbk                                     24 Dec 24           7 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              27 Des 24/          10 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.211              5.203
     Indonesia (Persero) Tbk                                     27 Dec 24           10 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              30 Des 24/          13 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.215              5.204
     Indonesia (Persero) Tbk                                     30 Dec 24           13 Jan 25

     PT Bank Rakyat                                              31 Des 24/          14 Jan 25/
                                   FR0040                5.000                                                5.216              5.204
     Indonesia (Persero) Tbk                                     31 Dec 24           14 Jan 25

     Total/Total                                     5.740.000                                            5.579.879           5.576.054




                                                           114
Page 499
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


23. Efek Utang yang Diterbitkan                                   23. Debt Securities Issued

    Efek utang yang diterbitkan pada tanggal                           Debt securities issued as of 31 December 2025
    31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:                            and 2024 consist of:

                                              31 Desember/        31 Desember/
                                            31 December 2025    31 December 2024

   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV                                               Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
    Bank UOB Indonesia Tahap I                                                                Shelf Offering IV Phase I
    Tahun 2024                                                                                                 Year 2024
    Pihak ketiga                                                                                             Third parties
        Obligasi                                    100.000              100.000                                 Bonds


   Total nominal Obligasi Subordinasi                                                   Total nominal Bank UOB Indonesia
     Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia                                             Subordinated Debt Shelf Offering IV
     Tahap I Tahun 2024                             100.000              100.000                      Phase I Year 2024
   Beban emisi obligasi yang belum
     diamortisasi                                     (2.040)             (2.481)              Unamortized bonds issuance cost

   Total Obligasi Subordinasi                                                                   Total Bank UOB Indonesia
     Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia             97.960               97.519     Subordinated Debt Shelf Offering IV
     Tahap I Tahun 2024                                                                               Phase I Year 2024

   Obligasi Berkelanjutan IV                                                                   Bank UOB Indonesia Senior Debt
    Bank UOB Indonesia Tahap I                                                                   Shelf Offering IV Phase I
    Tahun 2024                                                                                                    Year 2024
    Pihak ketiga                                                                                                Third parties
        Obligasi                                           -             100.000                                    Bonds

   Total nominal Obligasi Berkelanjutan IV                                                Total nominal Bank UOB Indonesia
     Bank UOB Indonesia Tahap I                                                              Senior Debt Shelf Offering IV
     Tahun 2024                                            -             100.000                        Phase I Year 2024
   Beban emisi obligasi yang belum
     diamortisasi                                          -              (1.240)              Unamortized bonds issuance cost

   Total Obligasi Berkelanjutan IV                                                                 Total Bank UOB Indonesia
     Bank UOB Indonesia Tahap I                            -              98.760              Senior Debt Shelf Offering IV
     Tahun 2024                                                                                          Phase I Year 2024

   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III                                              Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
    Bank UOB Indonesia Tahap I                                                                   Shelf Offering III Phase I
    Tahun 2022                                                                                                  Year 2022
    Pihak ketiga                                                                                              Third parties
        Obligasi                                    100.000              100.000                                  Bonds

   Total nominal Obligasi Subordinasi                                                     Total Nominal Bank UOB Indonesia
     Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia                                                       Sub Debt Shelf Offering III
     Tahap I Tahun 2022                             100.000              100.000                        Phase I Year 2022
   Beban emisi obligasi yang belum
     diamortisasi                                     (2.495)             (3.251)              Unamortized bonds issuance cost

     Total Obligasi Subordinasi                                                                    Total Bank UOB Indonesia
     Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia                                                        Sub Debt Shelf Offering III
     Tahap I Tahun 2022                              97.505               96.749                      Tranche I Year 2022




                                                          115
Page 500
                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                   Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan)                       23. Debt Securities Issued (continued)

    Efek utang yang diterbitkan pada tanggal                          Debt securities issued as of 31 December 2025
    31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:                           and 2024 consist of: (continued)
    (lanjutan)

                                              31 Desember/       31 Desember/
                                            31 December 2025   31 December 2024

    Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II                                         Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
     Bank UOB Indonesia Tahap II                                                               Shelf Offering II Phase II
     Tahun 2019                                                                                               Year 2019
     Pihak ketiga                                                                                          Third Parties
         Obligasi                                   650.000               650.000                                 Bonds

    Total nominal Obligasi Subordinasi                                                    Total nominal Bank UOB Indonesia
      Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia                                               Subordinated Debt Shelf Offering II
      Tahap II Tahun 2019                           650.000               650.000                      Phase II Year 2019
    Beban emisi obligasi yang belum
      diamortisasi                                     (275)                 (576)               Unamortized bonds issuance cost

    Total Obligasi Subordinasi                                                                    Total Bank UOB Indonesia
      Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia                                               Subordinated Debt Shelf Offering II
      Tahap II Tahun 2019                           649.725               649.424                      Phase II Year 2019


    Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II                                                Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
     Bank UOB Indonesia Tahap I                                                                     Shelf Offering II Phase I
     Tahun 2019                                                                                                   Year 2019
     Pihak ketiga                                                                                               Third Parties
         Obligasi                                   100.000               100.000                                      Bonds

    Total nominal Obligasi Subordinasi                                                    Total nominal Bank UOB Indonesia
      Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia                                               Subordinated Debt Shelf Offering II
      Tahap I Tahun 2019                            100.000               100.000                       Phase I Year 2019
    Beban emisi obligasi yang belum
      diamortisasi                                     (200)                 (542)               Unamortized bonds issuance cost

    Total Obligasi Subordinasi                                                            Total nominal Bank UOB Indonesia
      Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia            99.800                99.458       Subordinated Debt Shelf Offering II
      Tahap I Tahun 2019                                                                                Phase I Year 2019


    Total                                           944.990           1.041.910                                                   Total


    1.   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank                  1.     Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
         UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 pada                              Offering IV Phase I Year 2024 on 26 June 2024
         tanggal 26 Juni 2024 dengan jangka waktu                           with tenor of 7 years since issuance date and
         selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar                            totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
         Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan                             with fixed interest rate of 7.50%.
         tingkat bunga tetap sebesar 7,50%.

         Pada tanggal 31 Desember 2025, peringkat                           As of 31 December 2025, the rating of Bank
         Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Bank                         UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
         UOB Indonesia Tahap I Tahun 2024 menurut                           Offering IV Phase I Year 2024 based on Fitch
         Fitch Ratings adalah idAA.                                         Ratings was idAA.

         Bank memperhitungkan obligasi tersebut                             The Bank calculates its bond as part of Lower
         sebagai Komponen Modal Pelengkap Level                             Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
         Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat                             on Approval Letter from Financial Service
         Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                                 Authority No. S-159/PB.31/2024 dated
         No.   S-159/PB.31/2024  pada    tanggal                            9 August 2024.
         9 Agustus 2024.


                                                         116
Page 501
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                         PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                       As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                  and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan)                   23. Debt Securities Issued (continued)

    Efek utang yang diterbitkan pada tanggal                     Debt securities issued as of 31 December 2025
    31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:                      and 2024 consist of: (continued)
    (lanjutan)

   2.   Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB                      2.   Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
        Indonesia Tahap I Tahun 2024 dengan                          Offering IV Phase I Year 2024 with total
        jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000                       amount of Rp100,000,000,000 (full amount)
        (nilai penuh) dikarenakan suku bunga tetap                   that was subject to fixed interest rate of 6.70%
        sebesar 6,70% per tahun yang dibayarkan                      per annum which is payable every three
        setiap tiga bulan dan jangka waktu selama                    months with a one-year term has matured on
        satu tahun yang telah jatuh tempo pada                       6 July 2025. The Bond was listed on the
        tanggal 6 Juli 2025. Obligasi tersebut                       Indonesia Stock Exchange at 26 June 2024.
        dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada
        tanggal 26 Juni 2024.

        Bank telah melakukan pelunasan pokok atas                    The Bank has paid the principal of Bank UOB
        Obligasi Berkelanjutan IV Bank UOB                           Indonesia Senior Debt Shelf Offering IV Phase
        Indonesia Tahap I Tahun 2024 dengan nilai                    I Year 2024 with nominal value of
        nominal Rp100.000.000.000 (nilai penuh)                      Rp100,000,000,000 (full amount) which
        yang telah jatuh tempo pada tanggal                          matured on 6 July 2025.
        6 Juli 2025.

   3.   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank             3.   Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
        UOB Indonesia Tahap I Tahun 2022 pada                        Offering III Phase I Year 2022 on 8 March 2022
        tanggal 8 Maret 2022 dengan jangka waktu                     with tenor of 7 years since issuance date and
        selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar                      totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
        Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan                       with fixed interest rate of 8%.
        tingkat bunga tetap sebesar 8%.

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                            As of 31 December 2025 and 2024, the rating
        2024, peringkat Obligasi Subordinasi                         of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
        Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap                   Shelf Offering III Phase I Year 2022 based on
        I Tahun 2022 menurut Fitch Ratings adalah                    Fitch Ratings was idAA.
        idAA.

        Bank memperhitungkan obligasi tersebut                       The Bank calculates its bond as part of Lower
        sebagai Komponen Modal Pelengkap Level                       Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
        Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat                       on Approval Letter from Financial Service
        Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                           Authority No. SR-46/PB.32/2022 dated
        No.   SR-46/PB.32/2022 pada tanggal                          19 April 2022.
        19 April 2022.

   4.   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank              4.   Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
        UOB Indonesia Tahap II Tahun 2019 pada                       Offering II Phase II Year 2019 on
        tanggal 13 November 2019 dengan jangka                       13 November 2019 with tenor of 7 years since
        waktu selama 7 tahun dan jumlah pokok                        issuance date totalling to Rp650,000,000,000
        sebesar Rp650.000.000.000 (nilai penuh)                      (full amount) with fixed interest rate of 9.25%.
        dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25%.

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                      As of 31 December 2025 and 2024, the rating
        peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan                 of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
        II Bank UOB Indonesia Tahap II Tahun 2019                    Shelf Offering II Phase II 2019 based on Fitch
        menurut Fitch Ratings adalah idAA.                           Ratings was idAA.




                                                       117
Page 502
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan)                      23. Debt Securities Issued (continued)

    Efek utang yang diterbitkan pada tanggal                        Debt securities issued as of 31 December 2025
    31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:                         and 2024 consist of: (continued)
    (lanjutan)

         Bank memperhitungkan obligasi tersebut                          The Bank calculates its bond as part of Lower
         sebagai Komponen Modal Pelengkap Level                          Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
         Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat                          on Approval Letter from Financial Service
         Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                              Authority No. S-92/PB.32/2019 dated 20
         No.    S-92/PB.32/2019  pada    tanggal                         December 2019.
         20 Desember 2019.

    5.   Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank                 5.   Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
         UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 pada                           Offering II Phase I Year 2019 on 4 July 2019
         tanggal 5 Juli 2019 dengan jangka waktu                         with tenor of 7 years since issuance date
         selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar                         totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
         Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan                          with fixed interest rate of 9.85%.
         tingkat bunga tetap sebesar 9,85%.

         Bank memperhitungkan obligasi tersebut                          The Bank calculates its bond as part of Lower
         sebagai Komponen Modal Pelengkap Level                          Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
         Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat                          on Approval Letter from Financial Service
         Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan                              Authority  No.    S-92/PB.32/2019       dated
         No.    S-92/PB.32/2019  pada    tanggal                         20 December 2019.
         20 Desember 2019.

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                               As of 31 December 2025 and 2024, the rating
         2024, peringkat Obligasi Subordinasi                            of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
         Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap                       Shelf Offering II Phase I Year 2019 based on
         I Tahun 2019 menurut Fitch Ratings adalah                       Fitch Ratings is idAA.
         idAA.

         Obligasi-obligasi Subordinasi tersebut di atas                  The said subordinated bonds are not secured
         tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi                      by specific collateral but are secured by all
         dijamin dengan seluruh harta kekayaan                           assets of the Bank.
         Bank.
         Wali amanat dari penerbitan Obligasi                            The trustee for issuance of Bank UOB
         Subordinasi Berkelanjutan IV Bank UOB                           Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering IV
         Indonesia Tahap I Tahun 2024, Obligasi                          Phase I Year 2024, Bank UOB Indonesia
         Berkelanjutan IV Bank UOB Indonesia Tahap                       Senior Debt Shelf Offering IV Phase I Year
         I Tahun 2024, Obligasi Subordinasi                              2024, Bank UOB Indonesia Subordinated
         Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap                      Debt Shelf Offering III Phase I Year 2022,
         I Tahun 2022, Obligasi Subordinasi                              Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
         Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap                       Offering II Phase II Year 2019, Bank UOB
         II Tahun 2019, Obligasi Subordinasi                             Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering II
         Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap                       Phase I Year 2019 are PT Bank Mandiri
         I Tahun 2019 adalah PT Bank Mandiri                             (Persero) Tbk.
         (Persero) Tbk.




                                                          118
Page 503
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan)                    23. Debt Securities Issued (continued)

    Efek utang yang diterbitkan pada tanggal                      Debt securities issued as of 31 December 2025
    31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari:                       and 2024 consist of: (continued)
    (lanjutan)

    Tidak terdapat keterkaitan usaha antara wali                  There is no business relationship between the
    amanat dengan Bank.                                           trustees and the Bank.

    Selama jangka waktu obligasi tersebut di atas,                During the term of above mentioned bonds, without
    tanpa izin tertulis dari wali amanat, Bank tidak              written permission from trustee, the Bank is not
    diperkenankan untuk:                                          allowed to:

    1)   Mengagunkan sebagian maupun seluruh                      1)   Secure part or all of the income or asset of the
         pendapatan atau harta kekayaan Bank yang                      Bank that exists in the present or in the future,
         ada pada saat ini maupun di masa yang akan                    other than for the Bank’s business activity;
         datang di luar kegiatan usaha Bank;
    2)   Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan                2)   Reduce the authorized capital, issued capital
         dan modal disetor, kecuali pengurangan                        and paid-up capital, unless the reduction is
         tersebut dilakukan berdasarkan permintaan                     carried out based on the request and/or order
         dan/atau perintah dari otoritas berwenang                     of the authorized regulator (including but not
         (termasuk tetapi tidak terbatas pada OJK);                    limited to OJK);
    3)   Melakukan       penggabungan        dan/atau             3)   Perform any merger and/or acquisition which
         peleburan yang menyebabkan bubarnya                           causes the liquidation of the Bank or would
         Bank atau yang akan mempunyai akibat                          have a material adverse impact on the
         negatif     secara      material    terhadap                  continuation of the Bank's businesses;
         kelangsungan usaha Perseroan;

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                             As of 31 December 2025 and 2024, the Bank has
    2024, Bank telah mengamortisasi biaya emisi                   amortized the bonds issuance cost amounting to
    obligasi masing-masing sebesar Rp2.985 dan                    Rp2,985 and Rp3,440, respectively, which is
    Rp3.440 yang dicatat dalam laporan laba rugi dan              recorded in the statement of profit or loss and other
    penghasilan komprehensif lain.                                comprehensive income.

    Selama tahun 2025 dan 2024, Bank telah                        During 2025 and 2024, the Bank has complied with
    memenuhi      persyaratan-persyaratan dalam                   covenants of the debt securities issued above.
    penerbitan efek utang tersebut.




                                                        119
Page 504
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


24. Liabilitas Lain-lain                                        24. Other Liabilities

    Akun ini terdiri dari:                                           This account consists of:

                                             31 Desember/       31 Desember/
                                           31 December 2025   31 December 2024
    Setoran jaminan (Catatan 37)                  2.035.293          1.629.608                        Margin deposits (Note 37)
    Biaya yang masih harus dibayar
      (Catatan 37)                                 804.268           1.153.235                    Accrued expenses (Note 37)
    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                    Allowance for impairment losses of
      atas komitmen dan kontinjensi                                                         commitments and contingencies
      (Catatan 34)                                 317.980             338.674                                    (Note 34)
    Liabilitas sewa                                 77.404             133.551                                 Lease liabilities
    Pendapatan diterima di muka                      5.408              10.185                              Unearned income
    Term deposit Valas hasil ekspor                                                         Term deposit with Bank Indonesia
       (TD Valas DHE SDA) Bank Indonesia                                                 in foreign currency from DHE SDA
      (Catatan 15)                                       -             812.798                                    (Note 15)
    Lain-lain                                      959.890             490.775                                          Others
    Total                                         4.200.243          4.568.826                                                Total


    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                          As of 31 December 2025 and 2024, included in the
    termasuk dalam biaya yang masih harus dibayar                    accrued expenses is deferred bonus granted to the
    adalah bonus yang diberikan kepada Direksi yang                  Board of Directors amounting to Rp18,197 and
    ditangguhkan masing-masing sebesar Rp18.197                      Rp18,922, respectively, in accordance with POJK
    dan    Rp18.922     sesuai    dengan     POJK                    No. 45/POJK.03/2015 dated 23 December 2015
    No. 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015                     concerning the Implementation of Governance for
    tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian                    Commercial Banks in the Provision of
    Remunerasi bagi Bank Umum.                                       Remunerations.

    Setoran jaminan terutama merupakan perjanjian                    Margin deposits mainly represent operational
    kerjasama operasional dengan United Overseas                     cooperation agreements with United Overseas
    Bank Limited, Singapura dan PT Bank Mandiri                      Bank Limited, Singapore and PT Bank Mandiri
    (Persero) Tbk.                                                   (Persero) Tbk.

    United Overseas Bank Limited, Singapura                          United Overseas Bank Limited, Singapore
    (“UOBS”)                                                         (“UOBS”)

    Pada tanggal 25 Agustus 2022, Bank dan UOBS                      On 25 August 2022, the Bank and UOBS has
    menandatangani Perjanjian Jaminan Uang Tunai                     signed Cash Collateral Agreement that UOBS
    yang dalam hal ini UOBS menyediakan jaminan                      provides cash collateral on derivative transactions
    uang tunai atas transaksi derivatif mencakup FX                  including FX Derivative and Interest Rate
    Derivative dan Interest Rate Derivative yang                     Derivative stipulated in International Swaps and
    diatur dalam Perjanjian Induk International Swaps                Derivative Transactions (ISDA) 2022 Master
    and Derivative Transactions (ISDA) 2022 tanggal                  Agreement on 20 August 2007. Cash collateral is
    20 Agustus 2007. Jaminan uang tunai diberikan                    provided in USD with minimal transfer nominal
    dalam mata uang USD dengan jumlah transfer                       amounting to USD2,000,000 (full amount). The
    minimal sebesar USD2.000.000 (angka penuh).                      Bank is obliged to pay interest on the cash
    Bank memiliki kewajiban untuk membayar bunga                     collateral placement which is determined and
    atas penempatan jaminan ini yang ditentukan dan                  calculated using Secured Overnight Financing
    dihitung dengan menggunakan suku bunga                           Rate (SOFR).
    Secured Overnight Financing Rate (SOFR).




                                                        120
Page 505
                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


24. Liabilitas Lain-lain (lanjutan)                          24. Other Liabilities (continued)

    United Overseas Bank Limited, Singapura                      United Overseas Bank Limited, Singapore
    (“UOBS”) (lanjutan)                                          (“UOBS”) (continued)

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai                As of 31 December 2025 and 2024, the cash
    jaminan uang tunai masing-masing sebesar                     collateral amounting to JPY10,185,860,000 and
    JPY10.185.860.000      (nilai  penuh)    dan                 JPY8,679,000,000 (full amount), respectively (Note
    JPY8.679.000.000 (nilai penuh) (angka penuh)                 37).
    (Catatan 37).

    Bunga yang masih harus dibayar atas jaminan                  Interest payables on the cash collateral amounting
    uang tunai tersebut sebesar JPY5.288.347 (nilai              to JPY5,288,347 (full amount) and JPY1,772,388
    penuh) dan JPY1.772.388 (nilai penuh) pada                   (full amount) as of 31 December 2025 and 2024,
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (Catatan                   respectively (Note 37).
    37).

    PT Bank      Mandiri    (Persero)   Tbk   (“Bank             PT Bank         Mandiri       (Persero)        Tbk     (“Bank
    Mandiri”)                                                    Mandiri”)

    Pada tanggal 22 April 2016, Bank dan Bank                    On 22 April 2016, the Bank and Bank Mandiri has
    Mandiri menandatangani Perjanjian Induk Global               signed the Global Master Repurchase Agreement
    Pembelian             Kembali           (GMRA)               (GMRA)                 No.FTS.TRS/IRT.204/2016,
    No.FTS.TRS/IRT.204/2016,        No.16/GMG/0008               No.16/GMG/0008 which is amended with GMRA
    yang      diamandemen         dengan     GMRA                No.TIB.TRS/TLA.91/2023, No.23/GMG/0042 that
    No.TIB.TRS/TLA.91/2023, No.23/GMG/042 yang                   one of the parties will provide cash margin on
    dalam hal ini salah satu pihak akan menyediakan              securities sold under repurchase agreements
    marjin tunai atas transaksi pembelian kembali                which will be paid to the party who has net
    efek yang akan dibayarkan kepada salah satu                  eksposure againts other party. The party who
    pihak yang memiliki eksposur bersih terhadap                 receive cash margin is obliged to pay interest on
    pihak lainnya. Pihak yang menerima marjin tunai              the cash margin placement which is determined
    memiliki kewajiban untuk membayar bunga atas                 and calculated using Money Market Reference
    penempatan jaminan ini yang ditentukan dan                   Interest Rate as provided by Bank Indonesia.
    dihitung dengan menggunakan Suku Bunga
    Acuan Pasar Uang yang ditetapkan Bank
    Indonesia.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai                As of 31 December 2025 and 2024, the cash
    jaminan uang tunai sebesar Rp403.758 dan                     collateral amounting to Rp403,758 and Rp440,848,
    Rp440.848.                                                   respectively.

    Bunga yang masih harus dibayar atas jaminan                  Interest payables on the cash collateral amounting
    uang tunai tersebut sebesar Rp1.536 dan                      to Rp1,536 and Rp2,107 as of 31 December 2025
    Rp2.107 dan pada tanggal 31 Desember 2025                    and 2024, respectively.
    dan 2024.




                                                       121
Page 506
                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                       Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                   PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                            and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


25. Modal Saham                                                       25. Share Capital

   Pada tanggal 26 Oktober 2023, Bank                                      On 26 October 2023, the Bank has received
   mendapatkan     persetujuan    Rapat   Umum                             approval from the Extraordinary General Meeting
   Pemegang Saham Luar Biasa sebagaimana                                   of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
   termuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum                              Extraordinary General Meeting of Shareholders
   Pemegang saham Luar Biasa No. 89 tanggal                                No. 89 dated 26 October 2023 made before Notary
   26 Oktober 2023 yang dibuat di hadapan Notaris                          Aulia Taufani, S.H., Notary in Jakarta, which
   Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta yang                            approved to increase the Bank’s issued and paid-
   menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan                            up capital by issuing new shares of 1,040,946,745
   disetor Bank dengan cara mengeluarkan saham                             shares with nominal amount of Rp250 (full amount)
   baru sebanyak 1.040.946.745 lembar saham                                per share with offering price of Rp1,441 (full
   dengan nilai nominal masing-masing sebesar                              amount) per share.
   Rp250 (nilai penuh) per saham dengan harga
   penawaran sebesar Rp1.441 (nilai penuh) per
   lembar saham.

   Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima                          The result of shares issues has been received by
   oleh Bank sehingga dengan demikian jumlah                               the Bank so therefore the total number of issued
   seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh                             and fully paid-up shares of the Bank increases to
   Bank      meningkat       menjadi    sebanyak                           12,227,591,633 shares or Rp3,056,897,908,250
   12.227.591.633 lembar saham atau sebesar                                (full amount) as stated in Deed of Statement
   Rp3.056.897.908.250 (nilai penuh) sebagaimana                           Resolutions No. 38 dated 20 November 2023 made
   termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat                           before Notary Aulia Taufani, S.H., Notary in
   No. 38 tanggal 20 November 2023 yang dibuat di                          Jakarta, which the notice of amendment has been
   hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris di                         received and recorded by Legal Entity
   Jakarta,   yang    pemberitahuan    perubahan                           Administration System of the Ministry of Laws and
   anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat                            Human Rights of the Republic of Indonesia as
   dalam Sistem Administrasi Badan Hukum                                   stated in the letter No. AHU-AH.01.03-0145724
   Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia                                 dated 23 November 2023. On 30 November 2023,
   sebagaimana tercantum dalam surat No. AHU-                              based on letter from the Financial Services
   AH.01.03-0145724 tanggal 23 November 2023.                              Authority No. SR-123/PB.31/2023, the Bank has
   Pada tanggal 30 November 2023, melalui surat                            obtained approval from Financial Services
   dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR-                                     Authority to book the additional paid-in capital as
   123/PB.31/2023, Bank telah memperoleh                                   Paid-in Capital.
   persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk
   mencatatkan tambahan modal disetor tersebut
   sebagai Modal Disetor.

   Susunan pemegang saham Bank dan persentase                              The Bank's shareholders and percentage of
   kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2025                            ownership as of 31 December 2025 and 2024 are
   dan 2024 adalah sebagai berikut: (Catatan 1a)                           as follows: (Note 1a)

                                                              31 Desember 2025 dan 2024/
                                                              31 December 2025 and 2024
                                            Jumlah saham
                                           ditempatkan dan
                                            disetor penuh/        Persentase
                                              Issued and         kepemilikan/
                                               fully paid         Percentage         Total modal/
            Pemegang saham                      shares           of ownership        Total capital               Shareholders
   UOB International                                                                                                  UOB International
     Investment Private Limited,                                                                           Investment Private Limited,
     Singapura                                8.430.031.879            68,943%             2.107.508                       Singapore
   United Overseas Bank Limited,                                                                         United Overseas Bank Limited,
     Singapura                                3.675.134.661            30,056%               918.784                       Singapore
   Yayasan Kesejahteraan Nusantara              122.308.897             1,000%                30.577 Yayasan Kesejahteraan Nusantara
   Lain-lain (masing-masing di bawah 1%)            116.196             0,001%                    29           Others (below 1% each)
   Total                                     12.227.591.633            100,00%             3.056.898                                   Total




                                                              122
Page 507
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


25. Modal Saham (lanjutan)                                    25. Share Capital (continued)

    Tujuan utama pengelolaan modal Bank adalah                    The primary objective of the Bank’s capital
    untuk memastikan pemeliharaan rasio modal                     management is to ensure that it maintains healthy
    yang sehat untuk mendukung usaha dan                          capital ratios in order to support its business and
    memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.                    maximize shareholders value.

    Selain itu, Bank dipersyaratkan oleh Undang-                  In addition, the Bank is also required by the
    Undang Perseroan Terbatas efektif tanggal                     Corporate Law effective on 16 August 2007 to
    16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan                       contribute and maintain a non-distributable reserve
    sampai dengan 20% dari modal saham                            fund until the said reserve reaches 20% of the
    ditempatkan dan disetor penuh dalam bentuk                    issued and fully paid up share capital. This capital
    dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan.               requirements are considered by the Bank at the
    Persyaratan        permodalan          tersebut               Annual General Shareholders’ Meeting (“AGM”).
    dipertimbangkan oleh Bank pada Rapat Umum
    Pemegang Saham (“RUPS”).

    Bank mengelola struktur permodalan dan                        The Bank manages its capital structure and makes
    melakukan penyesuaian terhadap perubahan                      adjustments to it in light of changes in economic
    kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan                         conditions. In order to maintain or adjust the capital
    menyesuaikan struktur permodalan, Bank dapat                  structure, the Bank may adjust the dividend
    menyesuaikan pembayaran dividen kepada                        payment to shareholders, issue new shares or
    pemegang saham, menerbitkan saham baru atau                   raise debt financing. There were no changes made
    mengusahakan pendanaan melalui pinjaman.                      in the objectives, policies or processes as of
    Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan                    31 December 2025 and 2024.
    maupun proses pada tanggal 31 Desember 2025
    dan 2024.

    Kebijakan Bank adalah mempertahankan struktur                 The Bank’s policy is to maintain a healthy capital
    permodalan yang sehat untuk mengamankan                       structure in order to secure access to finance at a
    akses terhadap pendanaan pada biaya yang                      reasonable cost.
    wajar.

26. Tambahan Modal Disetor                                    26. Additional Paid-in Capital

    Akun ini terdiri dari:                                        This account consists of:

                                               31 Desember 2025 dan 2024/
                                               31 December 2025 and 2024

   Agio saham                                                                                                 Paid-in capital
   Penawaran Umum Terbatas III tahun 2006                        576.625                Limited Public Offering III year 2006
      Penerbitan saham tahun 2020                              1.591.941                          Right issue year 2020
      Penerbitan saham tahun 2023                              1.239.767                          Right issue year 2023
      Dividen saham                                              238.276                                   Stock dividend

   Biaya emisi efek ekuitas                                                                                    Paid-in capital
      Penawaran Umum Terbatas III tahun 2006                       (2.306)          Limited Public Offering III year 2006
                                                                                                    Difference in the value of
   Selisih nilai transaksi restrukturisasi                                                  restructuring transactions of
      entitas sepengendali                                     1.289.647                  entities under common control
                                                                                                               Adjustment on
   Penyesuaian tambahan modal disetor                              4.576                         additional paid-in capital

   Total                                                       4.938.526                                                    Total




                                                       123
Page 508
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


27. Saldo Laba                                                27. Retained Earnings

   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                         At the Annual General Meeting of Shareholders
   yang diselenggarakan pada tanggal 29 April 2025                 held on 29 April 2025, the minutes of which were
   yang berita acaranya diaktakan dengan Akta                      notarized under Deed No. 69 of Notary Aulia
   Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 69 pada tanggal                Taufani, S.H., on the same date, the shareholders
   yang sama, para pemegang saham setuju untuk                     agreed to increase the amount appropriated for
   menambah dana cadangan umum sebesar                             general reserve amounting to Rp4,062 to comply
   Rp4.062 guna memenuhi ketentuan Pasal 70                        with Article 70 of the Corporation Law and Article
   Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal                      20 of the Bank’s Articles of Association and
   20 Anggaran Dasar Bank serta membukukan                         registered the entire net profit earned in 2024 after
   seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2024                deduction against reserve as retained earnings.
   setelah dikurangi cadangan wajib sebagai laba
   ditahan.

   Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                         At the Annual General Meeting of Shareholders
   yang diselenggarakan pada tanggal 30 April 2024                 held on 30 April 2024, the minutes of which were
   yang berita acaranya diaktakan dengan Akta                      notarized under Deed No. 73 of Notary Aulia
   Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 73 pada tanggal                Taufani, S.H., on the same date, the shareholders
   yang sama, para pemegang saham setuju untuk                     agreed to increase the amount appropriated for
   menambah dana cadangan umum sebesar                             general reserve amounting to Rp6,750 to comply
   Rp6.750 guna memenuhi ketentuan Pasal 70                        with Article 70 of the Corporation Law and Article
   Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal                      20 of the Bank’s Articles of Association and
   20 Anggaran Dasar Bank serta membukukan                         registered the entire net profit earned in 2023 after
   seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2023                deduction against reserve as retained earnings.
   setelah dikurangi cadangan wajib sebagai laba
   ditahan.

28. Pendapatan Bunga                                          28. Interest Income

   Akun ini diperoleh dari:                                        This account is derived from the following:
                                        31 Desember/          31 Desember/
                                      31 December 2025      31 December 2024

   Kredit yang diberikan                      8.191.538            7.943.685                                         Loans
   Investasi keuangan dan                                                                        Financial investments and
     efek-efek yang diperdagangkan            2.722.304            2.773.263                            trading securities
   Penempatan pada Bank Indonesia                                                          Placements with Bank Indonesia
     dan bank lain                             229.474               177.852                             and other banks
   Giro pada Bank Indonesia dan                                                                      Current accounts with
     bank lain                                 122.744               118.833              Bank Indonesia and other banks
   Tagihan atas surat berharga                                                                    Receivables on securities
     yang dibeli dengan janji                                                                             purchased with
     dijual kembali                            101.576               482.433                        agreements to resell
   Total                                    11.367.636            11.496.066                                                Total


   Provisi dan komisi yang diamortisasi dan diakui                 Provision and commission which are amortized and
   sebagai pendapatan bunga untuk tahun yang                       recognized as interest income for the years ended
   berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan                      31 December 2025 and 2024 amounting to
   2024 masing-masing sebesar Rp466.057 dan                        Rp466,057 and Rp388,701, respectively.
   Rp388.701.

   Informasi mengenai pendapatan bunga yang                        Interest income earned from related parties of loan
   diperoleh dari pihak-pihak yang berelasi                        are disclosed in Note 37.
   diungkapkan pada Catatan 37.




                                                      124
Page 509
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


29. Beban Bunga                                            29. Interest Expenses

   Akun ini merupakan beban bunga yang timbul                   This account represents interest expenses incurred
   atas:                                                        on the following:

                                       31 Desember/        31 Desember/
                                     31 December 2025    31 December 2024

   Deposito berjangka                       2.421.157           2.699.782                                      Time deposits
   Giro                                     1.129.146           1.027.756                                  Demand deposits
   Tabungan                                   926.447             823.038                                    Saving deposits
   Liabilitas atas surat berharga                                                                    Liabilities on securities
     yang dijual dengan janji                                                                      sold under repurchase
     dibeli kembali                          322.595              469.977                                      agreements
   Premi penjaminan                                                                               Premium on Government
     Pemerintah (Catatan 36)                 259.272              245.565                            guarantee (Note 36)
   Simpanan dan pinjaman                                                                          Deposits and borrowings
     dari bank lain                          179.045              196.089                                from other banks
   Efek utang yang diterbitkan                88.918              125.798                            Debt securities issued
   Setoran jaminan                            27.712               52.556                                     Margin deposits
   Lain-lain                                       -               11.130                                             Others

   Total                                    5.354.292           5.651.691                                                Total


   Informasi mengenai beban bunga atas transaksi                Interest expense on transactions with related
   dengan pihak-pihak yang berelasi diungkapkan                 parties are disclosed in Note 37.
   pada Catatan 37.

30. Beban Umum dan Administrasi                            30. General and Administrative Expenses

   Akun ini terdiri dari:                                       This account consists of:

                                       31 Desember/        31 Desember/
                                     31 December 2025    31 December 2024
   Penyusutan aset tetap dan                                                          Depreciation of fixed assets and
      aset hak guna (Catatan 14)             660.942              601.526              right-of-use assets (Note 14)
   Telekomunikasi, listrik dan air           659.502              654.384      Telecommunication, electricity, and water
   Pemeliharaan dan perbaikan                579.877              548.682                    Repairs and maintenance
   Jasa outsourcing                          292.421              387.397                         Outsourcing service
   Iklan dan promosi                         181.659              237.900                   Advertising and promotion
   Jasa tenaga ahli                           77.291              215.270                            Professional fees
   Pungutan OJK                               67.382               84.067                                      OJK levy
   Amortisasi aset tak berwujud                                                       Amortization of intangible assets
      (Catatan 3)                             32.000               33.666                                     (Note 3)
   Barang cetakan dan keperluan                                                            Printed materials and office
      kantor                                  30.974               67.364                                     supplies
   Sewa                                       20.410               39.139                                        Rental
   Asuransi                                   11.379               12.661                                     Insurance
   Keamanan                                   10.571               12.095                                       Security
   Biaya emisi obligasi                        3.080                3.697                          Bond issuance cost
   Beban jasa manajemen                            -                2.530                             Management fee
   Lain-lain                                  48.660               44.451                                        Others
   Total                                    2.676.148           2.944.829                                                Total




                                                   125
Page 510
                                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                              Indonesian language.

            PT BANK UOB INDONESIA                                                       PT BANK UOB INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                                     As of 31 December 2025
          dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                and For the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                                                  (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


31. Beban Gaji dan Kesejahteraan Karyawan                                   31. Salaries and Employee Benefits Expenses

   Akun ini terdiri dari:                                                         This account consists of:

                                                   31 Desember/            31 Desember/
                                                 31 December 2025        31 December 2024

   Gaji, upah dan tunjangan hari raya                     1.874.243               1.996.167               Salaries, wages and lebaran bonus
   Pengobatan                                               139.241                 130.508                                          Medical
   Makan, transportasi dan                                                                                          Meals, transportation and
     tunjangan lainnya                                      132.828                 133.984                               other allowance
   Manfaat pensiun                                          109.270                 167.450                                          Gratuity
   BPJS ketenagakerjaan                                      84.145                  87.677                     Insurance and social security
   Tunjangan pajak PPh 21                                    66.739                  62.060                        Taxable allowance PPh 21
   Insentif                                                  59.153                 104.968                                         Incentive
   Pendidikan dan pelatihan                                  31.862                  51.840                           Education and training
   Lembur                                                     8.121                   8.900                                         Overtime
   Imbalan kerja (Catatan 35)                                   189                  80.836                      Employee benefits (Note 35)
   Lain-lain                                                 43.352                  43.344                                            Others

   Total                                                  2.549.143               2.867.734                                                  Total


32. Laba Per Saham Dasar                                                    32. Basic Earnings Per Share

   Laba per saham dasar dihitung dengan membagi                                   Basic earnings per share is calculated by dividing
   laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada                                  the income for the year attributable to the equity
   pemegang saham dengan jumlah saham pada                                        holders by the number of shares outstanding
   tahun bersangkutan.                                                            during the year.

                                                   31 Desember/            31 Desember/
                                                 31 December 2025        31 December 2024

   Laba tahun berjalan diatribusikan                                                                                        Income for the year
     kepada pemegang saham                                1.529.077                 406.240                     attributable to equity holders
   Rata-rata tertimbang jumlah                                                                                       Weighted average number
     lembar saham yang beredar                      12.227.591.633          12.227.591.633                              of shares outstanding

   Laba per saham dasar* (nilai penuh)                           125                      33      Basic earnings per share* (full amount)


   *    Bank tidak mempunyai laba per saham dasar yang bersifat dilutif untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2025 dan 2024./The bank has no dilutive
        earning per share for the year ended 31 December 2025 and 2024.




                                                                   126
Page 511
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


33. Transaksi Pembelian dan Penjualan Tunai                   33. Spot Foreign Currency Bought and Sold
    Mata Uang Asing

   Rincian nilai nominal atas pembelian dan                      The details of the notional values of spot foreign
   penjualan tunai mata uang asing (spot) pada                   currencies    bought     and     sold    as      of
   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                      31 December 2025 and 2024 are as follows:
   sebagai berikut:

                                           31 Desember/31 December 2025

                                        Mata uang asing
                                          (nilai penuh)/
                                       Foreign currencies
                                          (full amount)            Rupiah

   Pembelian tunai mata uang asing                                                              Spot foreign currency bought
    Pihak ketiga                     USD        119.040.000            1.984.992                              Third parties

   Pembelian tunai mata uang asing                                                              Spot foreign currency bought
    Pihak berelasi                   USD          6.878.776                114.704                         Related parties

                                                                       2.099.696

   Penjualan tunai mata uang asing                                                                  Spot foreign currency sold
    Pihak ketiga                     USD         19.067.500                317.951                             Third parties

   Penjualan tunai mata uang asing                                                                  Spot foreign currency sold
    Pihak berelasi                   USD          8.130.381                135.574                           Related parties
                                     EUR            165.000                  3.229

                                                                           138.803

                                                                           456.754


                                            31 Desember/31 December 2024

                                        Mata uang asing
                                          (nilai penuh)/
                                       Foreign currencies
                                          (full amount)            Rupiah

   Pembelian tunai mata uang asing                                                              Spot foreign currency bought
    Pihak ketiga                     USD        102.304.618            1.646.593                              Third parties

   Pembelian tunai mata uang asing                                                              Spot foreign currency bought
    Pihak berelasi                   USD          1.132.614                 18.229                         Related parties
                                     AUD            160.000                  1.602

                                                                            19.831

                                                                       1.666.424

   Penjualan tunai mata uang asing                                                                  Spot foreign currency sold
    Pihak ketiga                     USD         11.329.940                182.355                             Third parties

   Penjualan tunai mata uang asing                                                                  Spot foreign currency sold
    Pihak berelasi                   USD           469.614                   7.558                           Related parties
                                     EUR           665.000                  11.144

                                                                            18.702

                                                                           201.057




                                                     127
Page 512
                                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                               Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                          PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                        As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                   and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


34. Komitmen dan Kontinjensi                                                34. Commitments and Contingencies

   Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan                             The Bank’s commitments and contingencies are as
   kontinjensi sebagai berikut:                                                  follows:

                                                 31 Desember/               31 Desember/
                                               31 December 2025           31 December 2024

   Komitmen                                                                                                                    Commitments
    Tagihan komitmen                                        125.193                131.655                           Commitment receivables
    Liabilitas komitmen                                                                                                Commitment liabilities
      Fasilitas kredit yang belum
         digunakan                                      (96.847.776)           (86.823.557)                 Unused loan facilities granted
      Irrevocable letters of credit                                                                             Outstanding irrevocable
         yang masih berjalan                             (2.367.682)             (1.491.969)                           letters of credit

   Liabilitas komitmen - neto                           (99.090.265)           (88.183.871)                       Commitment liabilities - net



   Kontinjensi                                                                                                                   Contingencies
   Liabilitas kontinjensi                                                                                               Contingent liabilities
     Bank garansi                                        (4.224.446)             (2.837.700)                             Bank guarantees
     Standby letters of credit                           (2.191.675)             (2.130.793)                       Standby letters of credit

   Liabilities kontinjensi - neto                        (6.416.121)             (4.968.493)                        Contingent liabilities - net

   Liabilitas komitmen dan                                                                                      Commitments and contingent
     kontinjensi - neto                                (105.506.386)           (93.152.364)                                liabilities - net


   Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai                                   The movements in the allowance for impairment
   adalah sebagai berikut:                                                       losses are as follows:

                                        Tahap 1/          Tahap 2/            Tahap 3/
                                        Stage 1           Stage 2             Stage 3              Total
   31 Desember 2023                         278.752           101.108                     -           379.860                   31 December 2023

     Aset baru                               49.558            27.278                     -            76.836              New assets originated
     Aset dihentikan
        pengakuannya atau                                                                                                Assets derecognized or
        dilunasi (kecuali hapus buku)       (68.397)           (57.394)                   -          (125.791)     repaid (excluding write-offs)
     Transfer ke Tahap 1                     35.849            (35.849)                   -                 -                Transfers to Stage 1
     Transfer ke Tahap 2                     (1.477)             1.477                    -                 -                Transfers to Stage 2
     Transfer ke Tahap 3                         (2)                 2                    -                 -                Transfers to Stage 3
     Pengukuran kembali                     (38.457)            46.226                    -             7.769                   Remeasurement
                -


   31 Desember 2024                         255.826            82.848                     -           338.674                   31 December 2024

     Aset baru                               55.589             6.518                     -            62.107              New assets originated
     Aset dihentikan
        pengakuannya atau                                                                                                Assets derecognized or
        dilunasi (kecuali hapus buku)       (50.100)           (29.603)                   -           (79.703)     repaid (excluding write-offs)
     Transfer ke Tahap 1                     35.334            (35.334)                   -                                  Transfers to Stage 1
     Transfer ke Tahap 2                       (427)               427                    -                                  Transfers to Stage 2
     Transfer ke Tahap 3                          -                  -                    -                                  Transfers to Stage 3
     Pengukuran kembali                     (42.491)            39.393                    -            (3.098)                  Remeasurement
                -


   31 Desember 2025                         253.731            64.249                     -           317.980                   31 December 2025




                                                                 128
Page 513
                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                           Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


35. Liabilitas atas Imbalan Kerja                            35. Liability for Employee Benefits

    Bank memiliki program pensiun iuran pasti dan                The Bank has defined contribution retirement plan
    juga mencatat liabilitas estimasi imbalan kerja              and also recognized estimated liability for
    atas uang pesangon, uang penghargaan masa                    termination, gratuity and compensation benefits to
    kerja dan ganti kerugian kepada karyawan untuk               cover any deficiency as provided, which the
    menutupi kemungkinan kekurangan, yang untuk                  calculation as of 31 December 2025 and 2024 in
    perhitungan pada tanggal 31 Desember 2025 dan                accordance with Law No. 6 of 2023 on
    2024 sesuai dengan Undang-Undang No. 6                       Employment, Government Regulation No. 35 of
    Tahun 2023 tentang Ketenagakerjaan, PP No. 35                2021 and the Bank’s labor agreement.
    Tahun 2021 dan perjanjian ketenagakerjaan
    Bank.

    Program pensiun iuran pasti Bank dikelola oleh               The Bank’s defined contribution retirement plan is
    Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)                         managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan
    Manulife Indonesia (pihak ketiga). Iuran yang                (DPLK) Manulife Indonesia (a third party). The
    dibayarkan kepada DPLK pada tahun yang                       contribution retirement paid to DPLK for the years
    berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan                   ended 31 Desember 2025 and 2024 amounting to
    2024 masing-masing sebesar Rp165.876 dan                     Rp165,876 and Rp164,004, respectively.
    Rp164.004.

    Iuran pensiun ditetapkan sebesar 16% dari gaji               The pension contribution is determined at 16% of
    karyawan peserta dana pensiun, dimana sebesar                the employees’ salary who joined the pension plan,
    10% ditanggung oleh Bank dan sisanya 6%                      of which 10% is contributed by the Bank and the
    ditanggung oleh karyawan. Sejak tanggal                      remaining 6% is contributed by the employees.
    1 Juni 2023, Bank merubah ketentuan, yaitu iuran             Since 1 June 2023, the Bank has changed the
    pensiun ditetapkan dengan minimal 10% dari gaji              provisions, namely pension contribution is
    karyawan peserta dana pensiun, dan bisa                      determined at a minimum of 10% of the employees’
    ditambahkan dari karyawan secara sukarela                    salary who participating in the pension fund, and
    sesuai dengan pilihan yang ditentukan Bank.                  can be added from employees voluntarily
    Beban pensiun Bank pada tahun yang berakhir                  according to the options determined by the Bank.
    pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                       The Bank’s pension expense for the years ended
    masing-masing berjumlah sebesar Rp118.186                    31 December 2025 and 2024 amounting to
    dan Rp116.409.                                               Rp118,186 and Rp116,409, respectively.

    Estimasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada              The estimated liabilities for employee benefits as of
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dicatat                    31 December 2025 and 2024 were determined
    berdasarkan penilaian aktuaria yang masing-                  based on the actuarial valuations performed by
    masing dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria              Kantor Konsultan Aktuaria Santhi Devi dan
    Santhi Devi dan Ardianto Handoyo, aktuaris                   Ardianto Handoyo, independent actuary, in their
    independen, berdasarkan laporannya bertanggal                reports   dated       4     February    2026     and
    4 Februari 2026 dan 16 Januari 2025, dengan                  16 January 2025, using the “Projected Unit Credit”
    menggunakan metode “Projected Unit Credit”.                  method.




                                                       129
Page 514
                                                                                The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                      Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan)                         35. Liability for Employee Benefits (continued)

    Asumsi-asumsi penting yang digunakan dalam                            The principal assumptions used in the valuations
    penilaian tersebut adalah sebagai berikut:                            are as follows:


                                             31 Desember/           31 Desember/
                                           31 December 2025       31 December 2024
    Tingkat bunga diskonto                              5,50%                  6,60%                               Discount interest rate
    Tingkat proyeksi kenaikan gaji                      4,50%                  4,50%                      Salary increase projection rate
    Tabel kematian                                 TMI 2019               TMI 2019                                        Mortality table
    Tingkat cacat                          1% of mortality rate   1% of mortality rate                                     Disability rate
    Usia pensiun (tahun)                                    55                     55                        Retirement age (years old)
    Tingkat pengunduran diri                                                                                               Turnover rate
      Umur 25-29                                       12,50%                 12,50%                                      Age 25-29
      Umur 30-34                                       10,00%                 10,00%                                      Age 30-34
      Umur 35-39                                        7,50%                  7,50%                                      Age 35-39
      Umur 40-44                                        5,00%                  5,00%                                      Age 40-44
      Umur 45-49                                        2,50%                  2,50%                                      Age 45-49
      Umur 50-54                                        2,00%                  2,00%                                      Age 50-54
      Umur >54                                          0,00%                  0,00%                                        Age >54

    Beban imbalan kerja                                                   Employee benefits expenses

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                           31 December 2025       31 December 2024
    Beban jasa kini                                    54.052                 55.108                             Current service cost
    (Pendapatan)/Biaya jasa lalu                                                                          Past service (income)/cost -
      amendemen program                               (83.908)                     -                               benefit changes
    Beban bunga                                        25.236                 20.368                                      Interest cost
    Pengakuan kerugian aktuaria                         4.809                  5.360                      Recognition of actuarial loss
    Beban imbalan kerja                                   189                 80.836                     Employee benefits expense


    Nilai kini liabilitas imbalan kerja                                   Present value of benefit obligations

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                           31 December 2025       31 December 2024

    Nilai kini liabilitas imbalan kerja,                                                        Present value of benefit obligation,
      awal tahun                                      438.894                344.372                      beginning of the year
    Beban jasa kini                                    54.052                 55.108                          Current service cost
    (Pendapatan)/Biaya jasa lalu                                                                      Past service (income)/cost -
      amendemen program                               (83.908)                     -                           benefit changes
    Beban bunga                                        25.236                 20.368                                  Interest cost
    Pembayaran manfaat                                (73.303)               (29.794)                        Payments of benefits
    Pengukuran kembali aktuarial                       (6.491)                43.480         Remeasurement of defined benefit plan
    Pengakuan kerugian aktuaria                         4.809                  5.360                  Recognition of actuarial loss

    Nilai kini liabilitas imbalan kerja,                                                      Present value of benefit obligations,
     akhir tahun                                      359.289                438.894                               end of year




                                                            130
Page 515
                                                                                      The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                            Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                         PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                       As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                  and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                    (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                  unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan)                               35. Liability for Employee Benefits (continued)

    Jumlah penyesuaian yang timbul pada liabilitas                                The amounts of experience adjustments arising
    program untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                on the plan liabilities for the year ended
    31 Desember 2025 dan posisi empat tahun                                       31 December 2025 and previous four years are as
    sebelumnya adalah sebagai berikut (tidak                                      follows (unaudited):
    diaudit):

                                                      31 Desember/31 December

                              2025             2024             2023                2022            2021

                                                                                                                        Present value of benefit
    Nilai kini liabilitas       359.289          438.894          344.372            258.405          278.566                      obligation
                                                                                                                      Experience adjustment on
    Penyesuaian liabilitas      (24.913)          39.354              (7.336)          4.323          (19.604)                        liability


    Perubahan liabilitas atas imbalan kerja untuk                                 The movements of employee benefits liability for
    tahun    yang      berakhir   pada     tanggal                                the years ended 31 December 2025 and 2024 are
    31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                      as follows:
    berikut:

                                                31 Desember/             31 Desember/
                                              31 December 2025         31 December 2024
    Saldo awal tahun                                       438.894                 344.372                              Beginning balance
    Beban imbalan kerja                                                                                        Employee benefits expense
      tahun berjalan                                          189                   80.836                              during the year
    Total yang diakui di penghasilan                                                                            Total amount recognized in
      komprehensif lainnya                                  (6.491)                  43.480                other comprehensive income
    Pembayaran manfaat                                     (73.303)                 (29.794)                          Payments of benefits
     Saldo akhir tahun                                     359.289                 438.894                                    Ending balance


    Tabel berikut menunjukkan analisa sensitivitas                                The tables below show the sensitivity analysis of
    nilai kini liabilitas imbalan kerja diasumsikan                               the present value of employee benefit obligation in
    terdapat perubahan atas tingkat diskonto dan                                  the assumed changes in the discount rate and
    tingkat kenaikan upah (tidak diaudit):                                        salary increment rate (unaudited):

    Tingkat Diskonto                                                              Discount Rate
                                                                   Nilai kini liabilitas/
                                                              Present value of employee
                                       Perubahan                   benefit obligation
                                        persentase/
                                       Percentage        31 Desember/                31 Desember/
                                         change        31 December 2025           31 December 2024

                                                +1%                  (347.410)               (422.379)
                                                -1%                   372.195                 456.930

    Tingkat Kenaikan Upah                                                         Salary Increment Rate
                                                                   Nilai kini liabilitas/
                                                              Present value of employee
                                       Perubahan                    benefit obligation
                                        persentase/
                                       Percentage        31 Desember/                31 Desember/
                                         change        31 December 2025           31 December 2024

                                                +1%                    397.386                465.435
                                                -1%                   (329.348)              (414.693)




                                                                131
Page 516
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan)                    35. Liability for Employee Benefits (continued)

    Jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja pada                   The maturity of the benefits obligation as of
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                         31 December 2025 and 2024 are as follows
    sebagai berikut (tidak diaudit):                                 (unaudited):

                                          31 Desember/          31 Desember/
                                        31 December 2025      31 December 2024

    Dalam waktu 12 bulan berikutnya               98.973               113.407                       Within the next 12 months
    Antara 1 dan 2 tahun                          62.915                68.064                          Between 1 and 2 years
    Antara 2 dan 5 tahun                         156.406               200.011                          Between 2 and 5 years
    Antara 5 dan 10 tahun                        241.438               333.114                        Between 5 and 10 years

    Total                                        559.732               714.596                                                Total


    Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja pada                   The average duration of employees’ benefits
    tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah                         liability as of 31 December 2025 and 2024 are 3.6
    masing-masing selama 3,6 tahun dan 4,9 tahun                     years and 4.9 years, respectively (unaudited).
    (tidak diaudit).

36. Jaminan Pemerintah terhadap            Liabilitas            36. The Government Guarantee for The Payment of
    Pembayaran Bank Umum                                             Obligations of Commercial Banks

    Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang                         Based on Law No. 24 regarding the Indonesia
    Lembaga Penjaminan Simpanan (“LPS”) tanggal                      Deposit Insurance Agency (“LPS”) dated
    22 September 2004, efektif sejak tanggal                         22     September        2004,      effective   on
    22 September 2005, sebagaimana diubah                            22 September 2005, which was amended by the
    dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009                            Law No. 7 Year 2009 dated 13 January 2009
    tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan                        regarding the Stipulation of Government
    Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-                           Regulation No. 3 Year 2008, LPS was formed to
    Undang No. 3 Tahun 2008, LPS dibentuk untuk                      guarantee certain obligations of commercial banks
    menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum                      under the applicable guarantee program, in which
    berdasarkan program penjaminan yang berlaku,                     the amount of guarantee can vary if it meets the
    yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika                 applicable criteria.
    memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.

    Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.66 Tahun                     Based on Government Regulation No. 66 year
    2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran                     2008 dated 13 October 2008 regarding the Amount
    Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin                     of Deposit Guaranteed by LPS, which was
    Simpanan,    yang    disempurnakan     melalui                   enhanced by LPS Regulation No. 1/PLPS/2023
    Peraturan LPS No. 1/PLPS/2023 tanggal                            dated 22 May 2023 regarding the Deposit
    22 Mei 2023 tentang Program Penjaminan                           Insurance Program, that the balance guaranteed
    Simpanan bahwa saldo yang dijamin untuk setiap                   for each customer at one Bank is a maximum of
    nasabah pada satu Bank adalah paling tinggi                      Rp2,000,000,000 (full amount).
    sebesar Rp2.000.000.000 (nilai penuh).

    Pada     tanggal    31     Desember    2025                      As of 31 December 2025 based on the LPS
    berdasarkan         Pengumuman          LPS                      Announcement No.PENG-7/DSPS/2025 dated
    No.PENG-7/DSPS/2025                 tanggal                      22 September 2025, customer deposits are only
    22 September 2025, simpanan nasabah dijamin                      covered if the interest rate is equal to or below
    hanya jika suku bunganya sama dengan atau                        3.50% for deposits denominated in Rupiah and
    dibawah 3,50% untuk simpanan dalam Rupiah                        equal to or below 2.00% for deposits denominated
    dan sama dengan atau dibawah 2,00% untuk                         in foreign currency.
    simpanan dalam valuta asing.




                                                        132
Page 517
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                              As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                         and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                           (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                         unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


36. Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas                       36. The Government Guarantee for The Payment of
    Pembayaran Bank Umum (lanjutan)                                  Obligations of Commercial Banks (continued)

    Pada     tanggal    31      Desember     2024                       As of 31 December 2024 based on the LPS
    berdasarkan    Pengumuman LPS No.Peng-                              Announcement No.Peng-3/DSPS/2024 dated
    3/DSPS/2024 tanggal 28 Mei 2024, simpanan                           28 May 2024, customer deposits are only covered
    nasabah dijamin hanya jika suku bunganya sama                       if the interest rate is equal to or below 4.25% for
    dengan atau dibawah 4,25% untuk simpanan                            deposits denominated in Rupiah and equal to or
    dalam Rupiah dan sama dengan atau dibawah                           below 2.25% for deposits denominated in foreign
    2,25% untuk simpanan dalam valuta asing.                            currency.

    Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank                        As of 31 December 2025 and 2024, the Bank is a
    adalah peserta dari program penjaminan                              participant of that guarantee program.
    tersebut.

37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                    37. Nature and Transaction Balances with Related
                                                                     Parties

            Pihak berelasi/                 Sifat dari hubungan/                            Sifat dari transaksi/
            Related parties                 Nature of relationship                         Nature of transaction
                                                                           Kredit yang diberikan, Simpanan dari nasabah,
    Dewan Komisaris dan Direksi/
                                        Karyawan kunci dan pengurus/       Pendapatan dan beban bunga/
    The Board of Commissioners and
                                        Key employees and management       Loans, Deposits from customers, Interest income
    the Directors
                                                                           and expense
                                                                           Giro pada bank lain, Tagihan dan liabilitas derivatif,
                                                                           Simpanan dari bank lain, Aset lain-lain: tagihan
                                                                           spot, Liabilitas akseptasi, Liabilitas lain-lain: biaya
                                                                           yang masih harus dibayar dan liabilitas spot,
                                                                           Arrangement fee, Pendapatan dan beban dari
                                                                           transaksi derivatif dan spot, Beban bunga, Biaya
    United Overseas Bank Ltd.,                                             outsourcing, Counter guarantee, Setoran jaminan,
    Singapura/                          Pemegang saham akhir/              Investasi keuangan/
    United Overseas Bank Ltd.,          Ultimate shareholder               Current accounts with other banks, Derivative
    Singapore                                                              receivables and payables, Deposits from other
                                                                           banks, Other assets: spot receivables, acceptance
                                                                           liabilities, Other liabilities: accrued expenses and
                                                                           spot payable, Arrangement fee, Income and
                                                                           expense from derivative and spot transaction,
                                                                           Interest expense, Outsourcing cost, Counter
                                                                           guarantee, Margin deposits, Financial investments
    United Overseas Bank Ltd., Tokyo/   Mempunyai induk yang sama/         Giro pada bank lain/
    United Overseas Bank Ltd., Tokyo    Owned by the same shareholder      Current accounts with other banks
                                                                           Giro pada bank lain, Tagihan Derivatif, Liabilitas
    United Overseas Bank Ltd., Hong                                        lain-lain: liabilitas spot, Pendapatan dan beban dari
    Kong/                               Mempunyai induk yang sama/         transaksi derivatif dan spot/
    United Overseas Bank Ltd., Hong     Owned by the same shareholder      Current accounts with other banks, Derivative
    Kong                                                                   Receivable, Other liabilities: spot payable, Income
                                                                           and expense from derivative and spot transaction
    United Overseas Bank Ltd.,
    Sydney/                             Mempunyai induk yang sama/         Giro pada bank lain/
    United Overseas Bank Ltd.,          Owned by the same shareholder      Current accounts with other banks
    Sydney




                                                         133
Page 518
                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                       Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                    PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                                  As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                             and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                             unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                                        37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                                           Parties (continued)

               Pihak berelasi/                          Sifat dari hubungan/                                       Sifat dari transaksi/
               Related parties                          Nature of relationship                                    Nature of transaction
   ____________________________________________   ___________________________________________   _________________________________________________________________

                                                                                                Giro pada bank lain, Simpanan dari bank lain,
   United Overseas Bank Ltd.,
                                                                                                Liabilitas akseptasi, Counter guarantee/
   Malaysia/                                      Mempunyai induk yang sama/
                                                                                                Current accounts with other banks, Deposits from
   United Overseas Bank Ltd.,                     Owned by the same shareholder
                                                                                                other banks, acceptance liabilities, Counter
   Malaysia
                                                                                                guarantee
   United Overseas Bank Ltd.,
   Shanghai/                                      Mempunyai induk yang sama/                    Giro pada bank lain/
   United Overseas Bank Ltd.,                     Owned by the same shareholder                 Current accounts with other banks
   Shanghai
   United Overseas Bank Ltd.,
                                                                                                Giro pada bank lain, Simpanan dari bank lain/
   Thailand/                                      Mempunyai induk yang sama/
                                                                                                Current accounts with other banks, Deposits from
   United Overseas Bank Ltd.,                     Owned by the same shareholder
                                                                                                other banks
   Thailand
                                                                                                Simpanan dari bank lain, Tagihan derivatif, Aset
                                                                                                lain-lain: tagihan spot, Liabilitas derivatif, Beban dari
                                                                                                transaksi derivatif dan spot, Arrangement fee/
   United Overseas Bank Ltd., China/              Mempunyai induk yang sama/
                                                                                                Deposits from other banks, Derivative receivables,
   United Overseas Bank Ltd., China               Owned by the same shareholder
                                                                                                Other assets: spot receivables, Derivative payables,
                                                                                                Expense from derivative and spot transaction,
                                                                                                Arrangement fee
                                                                                                Tagihan dan liabilitas derivatif, Simpanan dari
                                                                                                nasabah, Pendapatan komisi, Pendapatan dan
                                                                                                beban dari transaksi derivatif dan spot, Beban
   UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd./                Mempunyai induk yang sama/
                                                                                                bunga/
   UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.                 Owned by the same shareholder
                                                                                                Derivative receivables and payables, Deposit from
                                                                                                customer, Fee income, Income and expense from
                                                                                                derivative and spot transaction, Interest expense
                                                                                                Beban bunga, Pendapatan komisi, Bank Garansi,
   PT Kay Hian Sekuritas/                         Mempunyai induk yang sama/                    Simpanan dari nasabah/
   PT Kay Hian Sekuritas                          Owned by the same shareholder                 Interest expense, Fee income, Bank Guarantee,
                                                                                                Deposit from customer
                                                                                                Simpanan dari nasabah, Pendapatan dari transaksi
                                                                                                derivatif dan spot, Beban bunga, Beban sewa,
   PT UOB Property/                               Mempunyai induk yang sama/                    pemeliharaan dan lainnya, Pendapatan bunga/
   PT UOB Property                                Owned by the same shareholder                 Deposit from customer, Income from derivative and
                                                                                                spot transaction, Interest expense, Rental expense,
                                                                                                Maintenance and other cost, Interest income
                                                                                                Liabilitas lain-lain: Liabilitas spot, Pendapatan dan
                                                                                                beban dari transaksi derivatif dan spot, Beban
                                                                                                bunga, Tagihan dan liabilitas derivatif, Simpanan
   UOB Kay Hian Pte., Ltd./                       Mempunyai induk yang sama/                    dari nasabah, Pendapatan komisi/
   UOB Kay Hian Pte., Ltd.                        Owned by the same shareholder                 Other liabilities: Spot payable, Income and
                                                                                                expense from derivative and spot transaction,
                                                                                                Interest expense, Derivative receivables and
                                                                                                payables, Deposit from customer, Commission Fee
                                                                                                Simpanan dari nasabah, Beban bunga, Beban
   PT Avatec Services Indonesia/                  Mempunyai induk yang sama/
                                                                                                pemeliharaan/Deposits from customers, Interest
   PT Avatec Services Indonesia                   Owned by the same shareholder
                                                                                                expense, Maintenance fee




                                                                          134
Page 519
                                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                        Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                    PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                                  As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                                             and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                             unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                                        37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                                           Parties (continued)

               Pihak berelasi/                          Sifat dari hubungan/                                        Sifat dari transaksi/
               Related parties                          Nature of relationship                                     Nature of transaction
   ____________________________________________   ___________________________________________    _________________________________________________________________

   UIC Asian Computer Services
   Pte., Ltd/                                     Mempunyai induk yang sama/                     Beban pemeliharaan dan lainnya/
   UIC Asian Computer Services                    Owned by the same shareholder                  Maintenance fee and others
   Pte., Ltd
   UOB Travel Planner Pte., Ltd./                 Mempunyai induk yang sama/                     Beban pemeliharaan dan lainnya/
   UOB Travel Planner Pte., Ltd.                  Owned by the same shareholder                  Maintenance fee and others
   Junipa Pte., Ltd./                             Mempunyai induk yang sama/
                                                                                                 Security agent fee
   Junipa Pte., Ltd.                              Owned by the same shareholder
   UOB Asset Management                                                                          Simpanan dari nasabah, Beban bunga, Selling
   Indonesia/                                     Mempunyai induk yang sama/                     agent fee, Support service fee/
   UOB Asset Management                           Owned by the same shareholder                  Deposits from customers, Interest expense, Selling
   Indonesia                                                                                     agent fee, Support service fee

   Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank                                               In the normal course of business, the Bank enters
   melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan                                           into certain transactions with related parties under
   pihak berelasi dengan persyaratan dan kondisi                                           similar terms and conditions as those with third
   yang sama dengan yang berlaku bagi pihak                                                parties, except for loans to its employees.
   ketiga, kecuali kredit yang diberikan kepada
   karyawan.

   Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi                                            The details of transactions with related parties are
   adalah sebagai berikut:                                                                 as follows:

                                                        31 Desember/               31 Desember/
                                                      31 December 2025           31 December 2024
    Aset                                                                                                                                      Assets
                                                                                                                  Current accounts with other banks
      Giro pada bank lain (Catatan 6)                                                                                                    (Note 6)
       United Overseas Bank Ltd.,                                                                                     United Overseas Bank Ltd.,
          Singapura                                                 23.533                      22.532                              Singapore
       United Overseas Bank Ltd., Hong Kong                          6.220                       6.050     United Overseas Bank Ltd., Hong Kong
       United Overseas Bank Ltd., Tokyo                              1.887                       4.020          United Overseas Bank Ltd., Tokyo
       United Overseas Bank Ltd., Shanghai                           1.353                       2.016      United Overseas Bank Ltd., Shanghai
       United Overseas Bank Ltd., Sydney                             1.170                         759        United Overseas Bank Ltd., Sydney
       United Overseas Bank Ltd., Thailand                             136                         142       United Overseas Bank Ltd., Thailand
       United Overseas Bank Ltd., Malaysia                              75                          74      United Overseas Bank Ltd., Malaysia
                                                                    34.374                      35.593
      Persentase terhadap jumlah aset                                0,02%                       0,02%                         Percentage to total assets
       Investasi keuangan (Catatan 9)                                                                                     Financial investments (Note 9)
        United Overseas Bank Ltd.,                                                                                        United Overseas Bank Ltd.,
           Singapura                                                63.352                      19.183                                   Singapore
       Persentase terhadap jumlah aset                               0,04%                       0,01%                         Percentage to total assets
       Tagihan derivatif                                                                                                          Derivative receivables
        United Overseas Bank Ltd.,                                                                                        United Overseas Bank Ltd.,
          Singapura                                                448.677                      544.832                                 Singapore
        United Overseas Bank Ltd.,                                                                                        United Overseas Bank Ltd.,
          China                                                         317                         422                                         China
                                                                   448.994                      545.254
       Persentase terhadap jumlah aset                               0,26%                       0,35%                         Percentage to total assets




                                                                          135
Page 520
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                     37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                        Parties (continued)

   Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi                        The details of transactions with related parties are
   adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                  as follows: (continued)

                                               31 Desember/       31 Desember/
                                             31 December 2025   31 December 2024
    Aset (lanjutan)                                                                                            Assets (continued)

     Kredit yang diberikan (Catatan 11)               59.454              74.305                                 Loans (Note 11)
     Persentase terhadap jumlah aset                   0,03%              0,05%                      Percentage to total assets
     Aset lain-lain                                                                                            Other Assets
       Tagihan spot                                                                                       Spot receivable
          United Overseas Bank Ltd.,                                                         United Overseas Bank Ltd.,
             China                                       321                   -                               China
          United Overseas Bank Ltd.,                                                         United Overseas Bank Ltd.,
             Singapura                                    17                  49                           Singapore
                                                         338                  49
     Persentase terhadap jumlah aset                   0,00%              0,00%                      Percentage to total assets


   Liabilitas                                                                                                       Liabilities
     Simpanan dari nasabah                                                                          Deposits from customers
       Giro (Catatan 17)                             398.907             170.905                Demand deposits (Note 17)
       Tabungan (Catatan 18)                         122.048             132.128                 Saving deposits (Note 18)
       Deposito berjangka (Catatan 19)               124.103             145.485                  Time deposits (Note 19)
                                                     645.058             448.518
     Persentase terhadap jumlah liabilitas             0,43%              0,32%                    Percentage to total liabilities
     Simpanan dari bank lain                                                                       Deposits from other banks
       (Catatan 20)                                                                                              (Note 20)
         United Overseas Bank Ltd.,                                                            United Overseas Bank Ltd.,
            Singapura                                853.055           2.420.311                         Singapore
         United Overseas Bank Ltd.,                                                          United Overseas Bank Ltd.,
            China                                      6.169               1.944                              China
         United Overseas Bank Ltd.,                                                          United Overseas Bank Ltd.,
            Malaysia                                   1.706                986                           Malaysia
         United Overseas Bank Ltd.,                                                          United Overseas Bank Ltd.,
            Thailand                                     260                740                            Thailand
                                                     861.190           2.423.981

     Persentase terhadap jumlah liabilitas             0.57%              1,75%                    Percentage to total liabilities

     Liabilitas derivatif                                                                                Derivative payables
        United Overseas Bank Ltd.,                                                              United Overseas Bank Ltd.,
           Singapura                                 900.917           1.172.211                             Singapore
        United Overseas Bank Ltd.,                                                              United Overseas Bank Ltd.,
           China                                         249               4.483                                  China

                                                     901.166           1.176.694

     Persentase terhadap jumlah liabilitas             0,60%              0,85%                    Percentage to total liabilities




                                                          136
Page 521
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                     37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                        Parties (continued)

   Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi                        The details of transactions with related parties are
   adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                  as follows: (continued)

                                               31 Desember/       31 Desember/
                                             31 December 2025   31 December 2024
   Liabilitas (lanjutan)                                                                                 Liabilities (continued)
     Liabilitas akseptasi                                                                               Acceptance payables
        United Overseas Bank Ltd.,                                                              United Overseas Bank Ltd.,
           Singapura                                  19.456               5.736                              Singapore
        United Overseas Bank Ltd.,                                                              United Overseas Bank Ltd.,
           Malaysia                                         -              4.270                                Malaysia
                                                      19.456              10.006
    Persentase terhadap jumlah liabilitas              0,01%              0,01%                    Percentage to total liabilities
    Liabilitas spot                                                                                            Spot payable
        UOB Kay Hian Pte., Ltd.                          483                   -                     UOB Kay Hian Pte., Ltd.
        United Overseas Bank Ltd.,                                                              United Overseas Bank Ltd.,
            Singapura                                     72                  29                             Singapore
                                                         555                  29
     Persentase terhadap jumlah liabilitas             0,00%              0,00%                    Percentage to total liabilities
    Liabilitas lain-lain                                                                                      Other liabilities
        Biaya yang masih harus dibayar                                                                  Accrued expenses
            United Overseas Bank Ltd.,                                                       United Overseas Bank Ltd.,
               Singapura                             168.620             244.696                           Singapore
     Persentase terhadap jumlah liabilitas             0,11%              0,18%                    Percentage to total liabilities
     Setoran Jaminan                                                                                         Margin deposits
       United Overseas Bank Ltd.,                                                               United Overseas Bank Ltd.,
          Singapura                                 1.084.794            894.197                             Singapore
     Persentase terhadap jumlah liabilitas             0,72%              0,65%                    Percentage to total liabilities
     Pendapatan                                                                                                          Income
       Pendapatan bunga (Catatan 28)                                                                  Interest income (Note 28)
         Kredit yang diberikan                         3.591               4.255                                       Loans
       Persentase terhadap                                                                                         Percentage to
         jumlah pendapatan bunga                       0,03%              0,04%                          total interest income

       Security agent fee                                                                                Security agent fee
         Junipa Pte., Ltd.                               360                360                         Junipa Pte., Ltd.
       Arrangement fee                                                                                    Arrangement fee
         United Overseas Bank Ltd.,                                                           United Overseas Bank Ltd.,
             Singapura                                22.129              27.689                          Singapore
         United Overseas Bank Ltd.,                                                           United Overseas Bank Ltd.,
             China                                          -              3.288                              China
       Pendapatan Komisi                                                                                       Fee Income
         PT Kay Hian Sekuritas                         3.635               3.713                   PT Kay Hian Sekuritas
         UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.                    -                 354           UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.
       Selling Fee Agent                                                                                 Selling Fee Agent
         UOB Aset Management Indonesia                 5.608               6.714         UOB Aset Management Indonesia
       Support Service Fee                                                                             Support Service Fee
         UOB Aset Management Indonesia                 1.693               1.525         UOB Aset Management Indonesia




                                                          137
Page 522
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                     37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                        Parties (continued)

   Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi                        The details of transactions with related parties are
   adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                  as follows: (continued)

                                               31 Desember/       31 Desember/
                                             31 December 2025   31 December 2024
   Pendapatan (lanjutan)                                                                                    Income (continued)
    Counter Guarantee                                                                                     Counter Guarantee
      United Overseas Bank Ltd.,                                                                 United Overseas Bank Ltd.,
        Singapura                                        748               1.235                             Singapore
      United Overseas Bank Ltd.,                                                                 United Overseas Bank Ltd.,
        Malaysia                                            -                183                              Malaysia
                                                      34.173              45.061
     Persentase terhadap jumlah                                                             Percentage to administration fees
       komisi dan jasa administrasi - neto            11,40%             13,65%                     and commissions - net
     Pendapatan (beban) dari transaksi                                                       Income (expense) from derivative
       derivatif dan spot                             653.997            (30.492)                     and spot transaction

   Beban                                                                                                               Expense
    Beban bunga (Catatan 29)                                                                       Interest expense (Note 29)
      Simpanan dari bank lain                                                                     Deposits from other banks
         Call Money                                   46.952                   -                              Call Money
      Deposito berjangka                               7.500               7.428                              Time deposits
      Giro                                             4.422               3.056                          Demand deposits
      Tabungan                                         3.724               3.688                             Saving deposits
      Pinjaman yang diterima                               -               9.627                                    Borrowings
    Setoran Jaminan                                                                                       Margin deposits
      United Overseas Bank Ltd.,                                                                United Overseas Bank Ltd.,
         Singapura                                     6.981              29.136                             Singapore
                                                      69.579              52.935
     Persentase terhadap                                                                                           Percentage to
       jumlah beban bunga                              1,30%              0,94%                         total interest expense

     Biaya outsourcing (Catatan 30)                                                                Outsourcing cost (Note 30)
       United Overseas Bank Ltd.,                                                              United Overseas Bank Ltd.,
          Singapura                                                                                            Singapore
          Dikapitalisasi ke aset tetap                                                       Capitalized to fixed assets
            peralatan kantor                         134.001             190.529                     office equipment
          Dibebankan atas aplikasi                   309.262             291.047                   Charged for software
     Beban sewa, pemeliharaan dan lainnya                                                 Rental, maintenance fee and others
       UIC Asian Computer Services                    76.256             156.403            UIC Asian Computer Services
       PT UOB Property                                48.733              29.812                          PT UOB Property
       PT Avatec Services Indonesia                        -               2.530            PT Avatec Services Indonesia
       UOB Travel Planner Pte., Ltd.                     523               2.022            UOB Travel Planner Pte., Ltd.
                                                     568.775             672.343
     Persentase terhadap jumlah                                                                       Percentage to general
       beban umum dan administrasi                    21,25%             22,83%                and administrative expenses

     Gaji dan kesejahteraan karyawan                                                         Salaries and employees’ benefits
       Imbalan kerja jangka pendek                   113.997             122.296              Short-term employee benefits
       Imbalan kerja jangka panjang                   20.730              15.793              Long-term employee benefits
       Imbalan pasca kerja                             2.058               1.786                 Post-employment benefits
                                                     136.785             139.875
     Persentase terhadap jumlah                                                                         Percentage to salaries
       gaji dan kesejahteraan karyawan                 5,37%              4,88%                     and employees’ benefits




                                                          138
Page 523
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi                   37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                      Parties (continued)

   Keterangan:                                                     Notes:

   a.   Persentase dari giro pada bank lain, investasi             a.   The percentages of current accounts with
        keuangan, tagihan derivatif, kredit yang                        other banks, financial investments, derivative
        diberikan dan aset lain-lain dihitung terhadap                  receivables, loans and other assets are
        total aset pada masing-masing tanggal                           computed based on the total assets at
        laporan posisi keuangan.                                        statement of financial position dates.

   b.   Persentase dari giro, tabungan, deposito                   b.   The percentages of demand deposits, saving
        berjangka, simpanan dari bank lain, liabilitas                  deposits, time deposits, deposits from other
        derivatif, liabilitas atas surat berharga yang                  banks, derivative payables, liabilities on
        dijual dengan janji dibeli kembali, efek utang                  securities sold under repurchase agreements,
        yang diterbitkan, biaya yang masih harus                        debt securities issued, accrued expenses and
        dibayar dan liabilitas lain-lain dihitung                       other liabilities are computed based on the
        terhadap total liabilitas pada masing-masing                    total liabilities at statement of financial position
        tanggal laporan posisi keuangan.                                dates.

   c.   Persentase dari beban pemeliharaan gedung                  c.   The percentages of building maintenance
        dihitung terhadap total beban umum dan                          expenses are computed based on the total
        administrasi untuk masing-masing tahun                          general and administrative expenses in each
        yang bersangkutan. Beban pemeliharaan                           related year. The building maintenance
        gedung merupakan beban pemeliharaan                             expense     represents   the   maintenance
        atas gedung UOB Plaza - Thamrin Nine yang                       expenses of UOB Plaza - Thamrin Nine which
        dibayarkan ke PT UOB Property.                                  was paid to PT UOB Property.

   d.   Persentase dari beban umum dan                             d.   The percentage of other general and
        administrasi lainnya dihitung terhadap total                    administrative expenses is computed based
        beban umum dan administrasi untuk masing-                       on the total general and administrative
        masing tahun yang bersangkutan.                                 expenses for each year.

   e.   Biaya Outsourcing merupakan biaya yang                     e.   Outsourcing costs represent costs charged by
        dibebankan oleh United Overseas Bank                            United Overseas Bank Limited (UOB) to the
        Limited (UOB) kepada Bank sehubungan                            Bank in connection with the Master
        dengan Master Technology and Operations                         Technology      and     Operations    Services
        Services Agreement (MTOSA), dalam ini                           Agreement (MTOSA), whereby UOB renders
        UOB memberikan peningkatan sistem dan                           system     enhancement and         information
        layanan terkait teknologi informasi pada kartu                  technology related services on credit card,
        kredit, treasury dan aplikasi sistem umum di                    treasury and common system application in
        Bank. Sebagai kompensasi atas layanan,                          the Bank. As compensation to the services the
        Bank wajib membayar biaya satu kali dan                         Bank is obliged to pay one-time cost and
        biaya berulang seperti biaya pengembangan                       recurring costs such as development and
        dan peningkatan atas aplikasi yang                              enhancement costs on the application stated
        tercantum dalam perjanjian. Persentase                          in the agreement. Certain percentage of these
        tertentu    dari   biaya     outsourcing    ini                 outsourcing costs were capitalized to fixed
        dikapitalisasi ke aktiva tetap sebagai modal                    assets as start-up and inseparable part of fixed
        awal dan bagian yang tidak terpisahkan dari                     assets and a certain percentage were charged
        aktiva tetap dan persentase tertentu                            to operations based on agreed calculations.
        dibebankan pada operasi berdasarkan
        perhitungan yang disepakati.

        Sebagai imbalan atas jasa ini, Bank wajib                       As compensation to the services, the Bank is
        membayar one time cost atas beban aktual                        obliged to pay one time cost and recurring
        dan recurring cost atas beban pemeliharaan                      costs such as development and enhancement
        serta biaya peningkatan sistem dan aplikasi                     costs on the application stated in the
        teknologi informasi (enhancement cost)                          agreement.
        seperti yang diungkapkan dalam perjanjian
        tersebut.
                                                          139
Page 524
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                        PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                      As of 31 December 2025
       dan Untuk Tahun yang Berakhir                                 and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                   (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                 unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi               37. Nature and Transaction Balances with Related
    (lanjutan)                                                  Parties (continued)

   Keterangan: (lanjutan)                                      Notes: (continued)

   f.   Pendapatan dan beban bunga dari/kepada                 f.   Interest income and expenses from/to related
        pihak-pihak berelasi, yang dihasilkan/                      parties, which are received/incurred by the
        menjadi beban Bank berjumlah kurang dari                    Bank is less than 10% of the Bank’s total
        10% dari jumlah pendapatan dan beban                        interest income and expenses, respectively,
        bunga Bank untuk masing-masing tahun                        for each related year.
        yang bersangkutan.

   g.   Imbalan kerja jangka pendek yang diterima              g.   Short-term employee benefits received by
        oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank                       the Bank’s Board of Commissieoners and the
        pada tahun yang berakhir pada tanggal                       Board of Directors for the year ended
        31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                     31 December 2025 and 2024 amounting to
        sebesar Rp113.997 dan Rp122.296.                            Rp113,997 and Rp122,296, respectively.

        Imbalan kerja jangka panjang yang diterima                  Long-term employee benefits received by the
        oleh Dewan Komisaris dan Direksi untuk                      Bank’s Board of Commissioners and the
        tahun yang berakhir pada            tanggal                 Board of Directors for the years ended
        31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing                     31 Desember 2025 and 2024 amounting to
        sebesar Rp20.730 dan Rp15.793. Biaya                        Rp20,730 and Rp15,793, respectively.
        yang dikeluarkan oleh Bank terkait program                  Expenses incurred by the Bank relating to
        imbalan pasca kerja Dewan Komisaris dan                     post-employment benefits of the Bank’s Board
        Direksi Bank dengan jumlah masing-masing                    of Commissioners and the Board of Directors
        sebesar Rp2.058 dan Rp1.786, untuk tahun                    amounting to Rp2,058 and Rp1,786 for the
        yang       berakhir     pada        tanggal                 years ended 31 December 2025 and 2024,
        31 Desember 2025 dan 2024 dan seperti                       respectively and which are disclosed in Note
        yang diungkapkan pada Catatan 1b.                           1b.




                                                      140
Page 525
                                                                                                                                         The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                  PT BANK UOB INDONESIA                                                                                        PT BANK UOB INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                            Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk                                                                                  As of 31 December 2025
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut                                                                            and for the Year Then Ended
                   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank                                                                         38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities

   Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan waktu yang                            As of 31 December 2025 and 2024, the Bank’s assets and liabilities based on the
   tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut:                                                 remaining period of maturities are as follows:

                                                                               31 Desember/31 December 2025

                                                                           Lebih dari       Lebih dari            Lebih dari
                                                                            1 bulan           3 bulan              1 tahun
                                                                        sampai dengan    sampai dengan         sampai dengan
                                    Tanpa              Sampai               3 bulan/         12 bulan/             5 tahun/          Lebih dari
                                jangka waktu/          dengan              More than        More than             More than           5 tahun/
                                No contractual         1 bulan/          1 month up to    3 months up to         1 year up to        More than
        Keterangan                 maturity         up to 1 month          3 months         12 months              5 years            5 years                 Total                          Description

   Aset                                                                                                                                                                                                  Assets
   Kas                                    642.704                   -                -                     -                    -                  -              642.704                                  Cash
   Giro pada Bank Indonesia             7.115.892                   -                -                     -                    -                  -            7.115.892  Current accounts with Bank Indonesia
   Giro pada bank lain - neto           1.000.149                   -                -                     -                    -                  -            1.000.149 Current accounts with other banks - net
   Penempatan pada Bank                                                                                                                                                                   Placements with Bank
      Indonesia dan bank lain - neto            -          407.704                   -                     -                    -                  -              407.704    Indonesia and other banks - net
   Efek-efek yang
      diperdagangkan                            -           20.689             130.115         2.507.841               765.809            329.431               3.753.885                           Trading securities
   Investasi keuangan - neto                    -        5.884.714           1.234.227         3.314.152            17.504.903          9.335.711              37.273.707                  Financial investments - net
   Tagihan atas surat berharga                                                                                                                                                              Receivables on securities
      yang dibeli dengan janji                                                                                                                                                                     purchased with
      dijual kembali                            -                -                   -         1.703.647                     -                  -              1.703.647                      agreements to resell
   Tagihan derivatif                            -          220.086             121.831           247.220               980.711             35.078              1.604.926                        Derivative receivables
   Kredit yang diberikan - neto                 -       11.072.553          21.018.359        43.814.074            20.794.764         11.257.144            107.956.894                                   Loans - net
   Tagihan akseptasi - neto                     -          995.861           1.051.773           474.962                67.680                  -              2.590.276                 Acceptance receivables - net
   Aset pajak tangguhan - neto            100.444                -                   -                 -                     -                  -                100.444                     Deferred tax assets - net
   Aset tetap dan aset hak guna         2.536.904                -                   -                 -                     -                  -              2.536.904          Fixed assets and right-of-use assets
   Aset tidak berwujud                    813.973                -                   -                 -                     -            250.667              1.064.640                             Intangible assets
   Aset lain-lain - neto                  182.383        1.888.037             604.777            69.554                 2.680                  -              2.747.431                            Other assets - net

   Total Aset                          12.392.449       20.489.644          24.161.082        52.131.450            40.116.547         21.208.031            170.499.203                                    Total Assets




                                                                                                 141
Page 526
                                                                                                                                           The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                     PT BANK UOB INDONESIA                                                                                       PT BANK UOB INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                               Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk                                                                                 As of 31 December 2025
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut                                                                           and for the Year Then Ended
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan)                                                                38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)

    Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan waktu yang                             As of 31 December 2025 and 2024, the Bank’s assets and liabilities based on the
    tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                       remaining period of maturities are as follows: (continued)

                                                                                 31 Desember/31 December 2025

                                                                             Lebih dari       Lebih dari            Lebih dari
                                                                              1 bulan           3 bulan              1 tahun
                                                                          sampai dengan    sampai dengan         sampai dengan
                                        Tanpa            Sampai               3 bulan/         12 bulan/             5 tahun/          Lebih dari
                                    jangka waktu/        dengan              More than        More than             More than           5 tahun/
                                    No contractual       1 bulan/          1 month up to    3 months up to         1 year up to        More than
          Keterangan                   maturity       up to 1 month          3 months         12 months              5 years            5 years                 Total                          Description

   Liabilitas                                                                                                                                                                                                 Liabilities
   Liabilitas segera                             -           441.003                   -                 -                     -                  -                441.003                              Current liabilities
   Simpanan dari nasabah                79.656.725        23.896.620          17.771.461         8.149.867             3.716.627            121.382            133.312.682                      Deposits from customers
   Simpanan dari bank lain                  46.519         2.905.000             838.750             5.000                     -                  -              3.795.269                     Deposits from other banks
   Bunga yang masih harus
      dibayar                                     -          189.091                   -                 -                    -                    -                189.091                             Interest payables
   Utang pajak                                    -          141.245                   -                 -                    -                    -                141.245                                  Tax payables
   Liabilitas derivatif                           -          184.534              66.906           237.286              906.506               66.353              1.461.585                          Derivative payables
   Liabilitas akseptasi                           -          917.985             755.278           264.535               67.681                    -              2.005.479                         Acceptance liabilities
   Liabilitas atas surat berharga                                                                                                                                                                 Liabilities on securities
      yang dijual dengan janji                                                                                                                                                                               sold under
      dibeli kembali                              -        3.524.684                   -                     -                    -                  -            3.524.684                    repurchase agreements
   Liabilitas atas
      imbalan kerja                               -                   -                -            98.973                62.915            197.401                 359.289                Liabilities for employee benefit
   Efek utang yang
      diterbitkan                                -            97.505                   -           749.524                    -               97.961                944.990                         Debt securities issued
   Liabilitas lain-lain                  1.825.120           924.290             383.523           948.952              118.358                    -              4.200.243                                Other liabilities

   Total Liabilitas                     81.528.364        33.221.957          19.815.918        10.454.137             4.872.087            483.097            150.375.560                                 Total Liabilities

   Neto                                (69.135.915)      (12.732.313)          4.345.164        41.677.313            35.244.460         20.724.934              20.123.643                                              Net
                                                                      .




                                                                                                   142
Page 527
                                                                                                                                         The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                  PT BANK UOB INDONESIA                                                                                        PT BANK UOB INDONESIA
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                               NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                            Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk                                                                                  As of 31 December 2025
                         Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut                                                                            and for the Year Then Ended
                   (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                     (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan)                                                              38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)

    Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan waktu yang                           As of 31 December 2025 and 2024, the Bank’s assets and liabilities based on the
    tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                     remaining period of maturities are as follows: (continued)

                                                                               31 Desember/31 December 2024

                                                                           Lebih dari       Lebih dari            Lebih dari
                                                                            1 bulan           3 bulan              1 tahun
                                                                        sampai dengan    sampai dengan         sampai dengan
                                    Tanpa              Sampai               3 bulan/         12 bulan/             5 tahun/          Lebih dari
                                jangka waktu/          dengan              More than        More than             More than           5 tahun/
                                No contractual         1 bulan/          1 month up to    3 months up to         1 year up to        More than
        Keterangan                 maturity         up to 1 month          3 months         12 months              5 years            5 years                 Total                          Description

   Aset                                                                                                                                                                                                  Assets
   Kas                                    681.840                   -                -                     -                    -                  -              681.840                                  Cash
   Giro pada Bank Indonesia             5.798.664                   -                -                     -                    -                  -            5.798.664 Current accounts with Bank Indonesia
   Giro pada bank lain - neto             821.513                   -                -                     -                    -                  -              821.513 Current accounts with other banks - net
   Penempatan pada Bank                                                                                                                                                                   Placements with Bank
      Indonesia dan bank lain - neto            -        3.657.057                   -                     -                    -                  -            3.657.057    Indonesia and other banks - net
   Efek-efek yang
      diperdagangkan                            -          169.847             116.823         1.452.137               450.761            117.425               2.306.993                           Trading securities
   Investasi keuangan - neto                    -        1.117.164           7.002.022         7.032.873             9.018.309          8.282.458              32.452.826                  Financial investments - net
   Tagihan atas surat berharga                                                                                                                                                              Receivables on securities
      yang dibeli dengan janji                                                                                                                                                                     purchased with
      dijual kembali                            -                -                   -                 -             1.653.008                  -               1.653.008                     agreements to resell
   Tagihan derivatif                            -          317.333             293.008           398.806             1.033.439             19.607               2.062.193                       Derivative receivables
   Kredit yang diberikan - neto                 -       17.571.660          15.158.107        36.594.966            18.377.179          8.750.344              96.452.256                                  Loans - net
   Tagihan akseptasi - neto                     -          648.275             793.491           895.902                80.213                     -            2.417.881                Acceptance receivables - net
   Aset pajak tangguhan - neto            641.832                -                   -                 -                     -                  -                 641.832                    Deferred tax assets - net
   Aset tetap dan aset hak guna         2.939.616                -                   -                 -                     -                  -               2.939.616         Fixed assets and right-of-use assets
   Aset tidak berwujud                    813.973                -                   -                 -                     -            282.667               1.096.640                            Intangible assets
   Aset lain-lain - neto                  397.512        2.097.658             553.203            84.953                26.137                  -               3.159.463                           Other assets - net

   Total Aset                          12.094.950       25.578.994          23.916.654        46.459.637            30.639.046         17.452.501            156.141.782                                    Total Assets




                                                                                                 143
Page 528
                                                                                                                                           The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                     PT BANK UOB INDONESIA                                                                                       PT BANK UOB INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                               Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk                                                                                 As of 31 December 2025
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut                                                                           and for the Year Then Ended
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                    (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan)                                                                38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)

    Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan waktu yang                             As of 31 December 2025 and 2024, the Bank’s assets and liabilities based on the
    tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                       remaining period of maturities are as follows: (continued)

                                                                                 31 Desember/31 December 2024

                                                                             Lebih dari       Lebih dari            Lebih dari
                                                                              1 bulan           3 bulan              1 tahun
                                                                          sampai dengan    sampai dengan         sampai dengan
                                        Tanpa            Sampai               3 bulan/         12 bulan/             5 tahun/          Lebih dari
                                    jangka waktu/        dengan              More than        More than             More than           5 tahun/
                                    No contractual       1 bulan/          1 month up to    3 months up to         1 year up to        More than
          Keterangan                   maturity       up to 1 month          3 months         12 months              5 years            5 years                 Total                          Description

   Liabilitas                                                                                                                                                                                                 Liabilities
   Liabilitas segera                             -           504.053                   -                 -                     -                  -                504.053                              Current liabilities
   Simpanan dari nasabah                67.150.561        21.734.599          18.082.211         7.228.162             2.613.821            102.396            116.911.750                      Deposits from customers
   Simpanan dari bank lain                  66.509         2.759.250             326.900         1.287.600                     -                  -              4.440.259                     Deposits from other banks
   Bunga yang masih harus
      dibayar                                    -           195.817                   -                 -                     -                   -                195.817                             Interest payables
   Utang pajak                                   -           105.211                   -                 -                     -                   -                105.211                                  Tax payables
   Liabilitas derivatif                          -           431.538             322.056           389.507             1.019.459              63.330              2.225.890                          Derivative payables
   Liabilitas akseptasi                          -           590.746             765.830           870.161                80.214                   -              2.306.951                         Acceptance liabilities
   Liabilitas atas surat berharga                                                                                                                                                                 Liabilities on securities
      yang dijual dengan janji                                                                                                                                                                               sold under
      dibeli kembali                             -         5.576.054                   -                     -                    -                  -            5.576.054                    repurchase agreements
   Liabilitas atas
      Imbalan kerja                                                   -                -           110.745              176.604             151.545                 438.894                Liabilities for employee benefit
   Efek utang yang
      diterbitkan                                -                 -                   -            98.684              845.632               97.594              1.041.910                         Debt securities issued
   Liabilitas lain-lain                  1.989.897         1.400.832             351.007           663.329              163.761                    -              4.568.826                                Other liabilities

   Total Liabilitas                     69.206.967        33.298.100          19.848.004        10.648.188             4.899.491            414.865            138.315.615                                 Total Liabilities

   Neto                                (57.112.017)        (7.719.105)         4.068.650        35.811.449            25.739.555         17.037.635              17.826.167                                              Net
                                                                      .




                                                                                                   144
Page 529
                                                                                                                                    The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                     PT BANK UOB INDONESIA                                                                                PT BANK UOB INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                       NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                               Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk                                                                          As of 31 December 2025
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut                                                                    and for the Year Then Ended
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                             (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan)                                                         38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)

    Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Bank                   The table below shows the remaining contractual maturities of the Bank’s financial
    berdasarkan pada arus kas yang tidak didiskonto:                                                            liabilities based on undiscounted cash flow:

                                                                              31 Desember/31 December 2025

                                                                          Lebih dari       Lebih dari        Lebih dari
                                                                           1 bulan           3 bulan          1 tahun
                                                                       sampai dengan    sampai dengan     sampai dengan
                                        Tanpa            Sampai            3 bulan/         12 bulan/         5 tahun/          Lebih dari
                                    jangka waktu/        dengan           More than        More than         More than           5 tahun/
                                    No contractual       1 bulan/       1 month up to    3 months up to     1 year up to        More than
        Keterangan                     maturity       up to 1 month       3 months         12 months          5 years            5 years                 Total                          Description

   Liabilitas segera                             -           441.003                -                 -                 -                  -                441.003                              Current liabilities
   Simpanan dari nasabah                79.656.725        24.056.829       17.897.129         8.308.847         3.717.102            121.435            133.758.067                      Deposits from customers
   Simpanan dari bank lain                  46.519         2.912.883          838.750             5.000                 -                  -              3.803.152                     Deposits from other banks
   Bunga yang masih harus
      dibayar                                     -          189.091                -                 -                -                    -                189.091                                Interest payables
   Liabilitas derivatif                           -          184.534           66.906           237.286          906.506               66.353              1.461.585                             Derivative payables
   Liabilitas akseptasi                           -          917.985          755.278           264.535           67.681                    -              2.005.479                            Acceptance liabilities
   Liabilitas atas surat berharga                                                                                                                                                             Liabilities on securities
      yang dijual dengan janji                                                                                                                                                                           sold under
      dibeli kembali                              -        3.531.081                -                 -                 -                  -               3.531.081                    repurchase agreements
   Liabilitas atas imbalan kerja                  -                -                -            98.973            62.915            197.401                 359.289                Liabilities for employee benefit
   Efek utang yang
      diterbitkan                                 -            7.123           14.246           802.164          152.074             100.000               1.075.607                         Debt securities issued
   Liabilitas lain-lain                  1.825.120           924.290          383.523           948.952          118.358                   -               4.200.243                                Other liabilities

   Total Liabilitas                     81.528.364        33.164.819       19.955.832        10.665.757         5.024.636            485.189            150.824.597                                 Total Liabilities




                                                                                                145
Page 530
                                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the Indonesian language.


                                     PT BANK UOB INDONESIA                                                                               PT BANK UOB INDONESIA
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
                               Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk                                                                         As of 31 December 2025
                            Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut                                                                   and for the Year Then Ended
                      (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                            (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)


38. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan)                                                        38. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)

    Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Bank                  The table below shows the remaining contractual maturities of the Bank’s financial
    berdasarkan pada arus kas yang tidak didiskonto: (lanjutan)                                                liabilities based on undiscounted cash flow: (continued)

                                                                             31 Desember/31 December 2024

                                                                         Lebih dari       Lebih dari        Lebih dari
                                                                          1 bulan           3 bulan          1 tahun
                                                                      sampai dengan    sampai dengan     sampai dengan
                                        Tanpa           Sampai            3 bulan/         12 bulan/         5 tahun/          Lebih dari
                                    jangka waktu/       dengan           More than        More than         More than           5 tahun/
                                    No contractual      1 bulan/       1 month up to    3 months up to     1 year up to        More than
        Keterangan                     maturity      up to 1 month       3 months         12 months          5 years            5 years                 Total                          Description

   Liabilitas segera                             -          504.053                -                 -                 -                  -                504.053                              Current liabilities
   Simpanan dari nasabah                67.150.561       21.904.030       18.237.965         7.340.858         2.615.327            102.626            117.351.367                      Deposits from customers
   Simpanan dari bank lain                  66.509        2.765.125          330.208         1.327.959                 -                  -              4.489.801                     Deposits from other banks
   Bunga yang masih harus
      dibayar                                    -          195.817                -                 -                 -                   -                195.817                                Interest payables
   Liabilitas derivatif                          -          431.538          322.056           389.507         1.019.459              63.330              2.225.890                             Derivative payables
   Liabilitas akseptasi                          -          590.746          765.830           870.161            80.214                   -              2.306.951                            Acceptance liabilities
   Liabilitas atas surat berharga                                                                                                                                                            Liabilities on securities
      yang dijual dengan janji                                                                                                                                                                          sold under
      dibeli kembali                             -        5.579.879                -                 -                -                   -               5.579.879                    repurchase agreements
   Liabilitas atas imbalan kerja                 -                -                -           110.745          176.604             151.545                 438.894                Liabilities for employee benefit
   Efek utang yang
      diterbitkan                                -            7.678           15.358           165.888          964.943             111.833               1.265.700                         Debt securities issued
   Liabilitas lain-lain                  1.989.897        1.400.832          351.007           663.329          163.761                   -               4.568.826                                Other liabilities

   Total Liabilitas                     69.206.967       33.379.698       20.022.424        10.868.447         5.020.308            429.334            138.927.178                                 Total Liabilities




                                                                                               146
Page 531
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko                                   39. Risk Management Policies

   Pelaksanaan fungsi manajemen risiko meliputi                     Implementation of risk management function
   hal-hal terkait dengan upaya identifikasi,                       includes identification, assessment, measurement,
   penilaian, pengukuran, evaluasi, pemantauan                      evaluation, monitoring and risk controls, including
   dan       pengendalian     risiko    termasuk                    the development of technology and management
   pengembangan teknologi dan sistem informasi                      information system in each risk faced by the Bank,
   manajemen di setiap jenis risiko yang dihadapi                   as well as the improvement of human resource
   oleh Bank, serta peningkatan kualitas sumber                     quality in order to manage the risks.
   daya manusia dalam pengelolaan risiko tersebut.

   Secara garis besar, Kebijakan Manajemen Risiko                   Generally, the Risk Management Policy refers to
   mengacu pada peraturan regulator, yang                           the   regulatory   provision     of    which  the
   penerapannya mencakup empat pilar manajemen                      implementation includes the four pillars of risk
   risiko     yang   ditetapkan   dalam       POJK                  management as stipulated in OJK Regulation
   No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan                            No.     18/POJK.03/2016       concerning     Risk
   Manajemen Risiko Bagi Bank Umum sebagai                          Management Implementation for Commercial
   berikut:                                                         Banks as follows:
   1. Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan                     1. Active supervision of the Board of
        Direksi;                                                        Commissioners and the Board of Directors;
   2. Kecukupan       kebijakan   dan      prosedur                 2. Adequacy of risk management policies,
        manajemen risiko serta penetapan limit                          procedures and risk limit stipulation;
        risiko;
   3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,                    3.   Adequacy of risk identification, measurement,
        pemantauan, dan pengendalian risiko, serta                       monitoring and controlling process, as well as
        sistem informasi manajemen risiko; dan                           risk management information system; and
   4. Sistem       pengendalian   internal     yang                 4.   A comprehensive internal control system.
        menyeluruh.

   Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab                    The Board of Commissioners and the Board of
   untuk memastikan bahwa penerapan manajemen                       Directors are responsible to ensure the adequacy
   risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik,                of risk management implementation tailored with
   kompleksitas dan profil risiko Bank, serta                       the characteristic, complexity, and risk profile of the
   memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko                    Bank, and have a good understanding on the type
   yang melekat pada kegiatan bisnis Bank. Untuk                    and level of risks inherent in the Bank’s business
   mendukung hal tersebut, dibentuk komite-komite                   activities. To support this, committees are formed
   untuk mengkaji masalah terkait manajemen                         to assess issues related to risk management,
   risiko, termasuk rencana perbaikan jika                          including the improvement plan if necessary, to
   dibutuhkan, memberikan persetujuan atas                          give approval for various risk management policies,
   berbagai kebijakan manajemen risiko, mengkaji                    to assess the risk profile reports and to evaluate the
   laporan profil risiko, dan mengevaluasi                          implementation of the Bank’s risk control system.
   pelaksanaan sistem pengendalian Bank. Komite                     One of the committees at the commissioner level is
   yang dibentuk pada level komisaris salah satunya                 the Risk Monitoring Committee (ROC), whereas at
   yaitu Komite Independen Pemantau Risiko                          the director level are the Risk Management
   (KIPER), sedangkan pada level direksi antara lain                Committee (RMC), Asset and Liability Committee
   Komite Manajemen Risiko (RMC), Komite Aktiva                     (ALCO), Credit Policy Committee (CPC) and
   dan Pasiva (ALCO), Komite Kebijakan Kredit                       others.
   (CPC) dan lainnya.

   Penetapan kebijakan manajemen risiko sesuai                      Risk management policies are determined in
   dengan profil risiko Bank yaitu mencakup 8 tipe                  accordance with the Bank's risk profile which
   risiko yang terdiri dari risiko kredit, risiko pasar,            includes 8 types of risks consists of credit risk,
   risiko likuiditas, risiko operasional, risiko                    market risk, liquidity risk, operational risk,
   kepatuhan, risiko stratejik, risiko hukum dan risiko             compliance risk, strategic risk, legal risk and
   reputasi.                                                        reputation risk.




                                                           147
Page 532
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                       39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit                                                   Credit risk

    Risiko kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian            Credit risk is defined as the risk of loss arising from
    yang timbul dari kegagalan debitur atau                        any failure by a debtor or a counterparty to fulfill its
    counterparty dalam memenuhi kewajiban                          financial obligations as and when they fall due.
    keuangannya pada saat jatuh tempo.

    Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                   In managing credit risk exposure, the Bank applies
    menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                      several basic principles as follows:
    berikut:

    1. Pemisahan tugas antara berbagai fungsi                      1. Segregation of duties among functions in
       dalam pemberian kredit                                         granting credit

       Terdapat pemisahan tugas antara fungsi kerja                    There is segregation of duties between
       originasi (bisnis), fungsi kerja administrasi                   origination    function     (business),     credit
       kredit, fungsi kerja kredit, dan fungsi kerja                   administration function, credit function, and risk
       manajemen         risiko   untuk    menjaga                     management         function       to     maintain
       independensi dan integritas dari berbagai                       independence and integrity of the various credit
       fungsi kredit tersebut.                                         functions.

       Bank menetapkan struktur delegasi Batas                         The Bank established a structure for the
       Wewenang Persetujuan Kredit (CDL) yang                          delegation of Credit Discretionary Limits (CDL)
       juga meliputi proses eskalasi persetujuan atas                  which is also including the escalation process
       penyimpangan,         pelampauan,         dan                   for the approval of exception, excesses and
       perpanjangan kredit di luar pagu yang telah                     credit extension beyond prescribed limits. The
       ditetapkan. Pemberian delegasi Batas                            delegation of CDL to certain individual is
       Wewenang Persetujuan Kredit yang diberikan                      performed through a stringent process that
       kepada individu tertentu dilakukan melalui                      takes into consideration the experience,
       proses yang ketat dengan mempertimbangkan                       seniority and track record of the officer. Credit
       pengalaman, senioritas dan rekam jejak dari                     Risk Management Division acts as the
       pejabat    tersebut.   Divisi   Credit    Risk                  custodian of the CDL structure to ensure that
       Management bertindak sebagai pengelola                          the CDLs are properly administered.
       Batas Wewenang Persetujuan Kredit dan juga
       memastikan       bahwa     hal     ini   telah
       diadministrasikan secara baik.

       Divisi Credit Risk Management secara                            Credit Risk Management Division provides
       independen melakukan pengawasan terhadap                        independent oversight of credit risk and is
       risiko kredit dan bertanggung jawab untuk                       responsible to report and analyse all elements
       melaporkan dan menganalisa semua elemen                         of credit risk.
       risiko kredit.

    2. Kebijakan dan prosedur risiko kredit                        2. Credit risk policies and procedures

       Bank telah menerbitkan beberapa kebijakan                       The Bank has issued several policies related to
       terkait pengelolaan risiko kredit antara lain                   managing credit risk including the following:
       sebagai berikut:

       a.   Kebijakan Manajemen Risiko Kredit yang                     a.    Credit Risk Management Policy that
            mengatur prinsip-prinsip utama dalam                             governs core principals in lending, credit
            pemberian,       pengelolaan       dan                           risk management and monitoring.
            pemantauan risiko kredit.




                                                          148
Page 533
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                      39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                      Credit risk (continued)

    Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                  In managing credit risk exposure, the Bank applies
    menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                     several basic principles as follows: (continued)
    berikut: (lanjutan)

    2. Kebijakan dan prosedur risiko kredit (lanjutan)            2. Credit risk policies and procedures (continued)

       Bank telah menerbitkan beberapa kebijakan                     The Bank has issued several policies related to
       terkait pengelolaan risiko kredit antara lain                 managing credit risk including the following:
       sebagai berikut: (lanjutan)                                   (continued)

       b.   Kebijakan Kredit Umum untuk segmen                       b.     General Credit Policy for Wholesale
            Wholesale Banking serta Kebijakan                               Banking segments and Consumer Credit
            Kredit Konsumsi yang mengatur tata cara                         Policy that govern the principles of
            pemberian kredit konsumsi dan berbagai                          consumer credit extension, and various
            prinsip dan standar kredit guna mengelola                       credit principles and standards by which
            risiko kredit Bank pada segmen Retail                           the Bank undertakes and manages the
            Banking.                                                        credit risk in the Retail Banking segments.
       c.   Kebijakan Manajemen Risiko Konsentrasi                   c.     Credit Concentration Risk Management
            Kredit untuk mengelola risiko konsentrasi                       Policy to manage credit concentration risk.
            kredit.
       d.   Pedoman Klasifikasi Aset Basel yang                      d.     Basel Asset Classification Guideline that
            memberikan           pedoman        atas                        gives the guidelines for classifying
            pengelompokkan eksposur ke dalam                                exposures into the Basel Asset Classes
            Kelas Aset Basel untuk perhitungan                              for Risk Weighted Asset calculation.
            Aktiva Tertimbang Menurut Risiko.

    3. Pengelolaan    dan      pemantauan   portofolio            3. Management and monitoring of credit portfolios
       kredit

       Divisi Credit Risk Management menjadi                         Credit Risk Management Division acts as
       pengawas independen dan melakukan                             independent overseer and performs portfolio
       pemantauan portofolio dengan melakukan kaji                   monitoring by conducting regular reviews of
       ulang secara berkala atas risiko internal dan                 internal and external risk environment and credit
       eksternal dan parameter-parameter risiko                      risk parameters i.e., delinquency trend, special
       kredit seperti tren delinquency, Dalam                        mention, watchlist accounts, concentration risk,
       Perhatian Khusus (DPK), watchlist accounts,                   loan quality movement and others.
       risiko konsentrasi, pergerakan kualitas kredit
       dan lainnya.

       Hasil    pemantauan       portofolio    kredit                Outcomes of credit portfolio monitoring is
       disampaikan kepada Manajemen Senior dan                       reported to Senior Management and Board of
       Direksi melalui Laporan Credit Risk Highlight.                Directors through the Credit Risk Highlight.

       Divisi Credit Risk Management juga secara                     Credit Risk Management Division also
       independen melakukan reviu terhadap akun-                     independently review the watchlist accounts
       akun watchlist dan memastikan bahwa akun-                     and ensure that the accounts are proactively
       akun tersebut dikelola secara proaktif untuk                  managed to minimize the losses of the Bank
       meminimalkan kerugian Bank serta memiliki                     and has an appropriate collectability in
       kolektibilitas sesuai dengan ketentuan internal               accordance with the Bank's internal regulations
       Bank dan ketentuan regulator.                                 and regulatory provisions.




                                                         149
Page 534
                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                         Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                                    PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                                                  As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                             and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                             unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                                                              39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                                                               Credit risk (continued)

    Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                                                           In managing credit risk exposure, the Bank applies
    menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                                                              several basic principles as follows: (continued)
    berikut: (lanjutan)

   3. Pengelolaan                dan        pemantauan                  portofolio                         3.      Management and monitoring of credit portfolios
      kredit                                                                                                       (continued)

       Bank     juga    telah membentuk        Credit                                                            The Bank formed a Credit Management
       Management Working Group (CMWG) dan                                                                       Working Group (CMWG) and Credit Portfolio
       Credit Portfolio Quality Management (CPQM)                                                                Quality Management (CPQM) which are
       yaitu kelompok kerja yang dibentuk dengan                                                                 working groups with key objective to monitor
       tujuan utama untuk melakukan pemantauan                                                                   credit quality of the Bank, implement
       atas kualitas kredit yang dimiliki oleh Bank,                                                             restructuring  strategy,  monitor    portfolio
       menerapkan         strategi   restrukturisasi,                                                            performance and discuss account strategies for
       melakukan pemantauan portofolio dan                                                                       vulnerable accounts.
       membahas langkah penyelesaian terhadap
       kredit yang dianggap rentan.

       Pengelolaan risiko konsentrasi kredit                                                                     Credit concentration risk management

       Risiko konsentrasi kredit didefinisikan sebagai                                                           Credit concentration risk is defined as any
       eksposur tunggal atau kelompok atau                                                                       single or group or portfolio exposures with the
       portofolio yang berpotensi menghasilkan                                                                   potential to generate substantial losses (relative
       kerugian yang cukup besar (relatif terhadap                                                               to the Bank’s capital, total assets or overall risk
       modal Bank, total aktiva atau tingkat risiko                                                              level) which may threaten the Bank’s health or
       secara      keseluruhan)     yang      mungkin                                                            ability to maintain its core operations. As lending
       mengancam         kesehatan      Bank      atau                                                           is the Bank’s primary activity, therefore credit
       kemampuan Bank untuk mempertahankan                                                                       concentration risk is concerned as material risk.
       operasi intinya. Oleh karena kredit adalah
       aktivitas utama Bank, maka risiko konsentrasi
       kredit termasuk risiko yang material.

       Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis                                                               Concentration of credit risk by type of debtors
       debitur adalah sebagai berikut:                                                                           are as follows:
                                                                                       31 Desember/31 December 2025
                                                                 Pemerintah
                                                                   dan Bank
                                                                  Indonesia/
                                                                 Government
                                                                   and Bank                                     Ritel/
                                         Wholesale                 Indonesia                  Bank              Retail               Total
                                                                                                                                                                    Current accounts with
        Giro pada Bank Indonesia                          -            7.115.892                       -                   -          7.115.892                        Bank Indonesia
                                                                                                                                                                    Current accounts with
        Giro pada bank lain - neto                        -                        -           1.000.149                   -          1.000.149                       other banks - net
        Penempatan pada Bank                                                                                                                                             Placements with
           Indonesia dan                                                                                                                                               Bank Indonesia
           bank lain - neto                               -                        -            407.704                    -            407.704                   and other banks - net
        Efek-efek yang
           diperdagangkan                        28.316                3.725.569                       -                   -          3.753.885                         Trading securities
        Investasi keuangan - neto             1.129.720                  753.716              35.390.271                   -         37.273.707                Financial investments - net
        Tagihan derivatif                       627.149                   71.217                 906.560                   -          1.604.926                    Derivative receivables
        Kredit yang
           diberikan - neto                  55.003.972                1.619.990                     93         51.332.839          107.956.894                              Loans - net
        Tagihan atas surat                                                                                                                                      Receivables on securities
           berharga yang dibeli                                                                                                                                        purchased with
           dengan janji dijual                                                                                                                                         agreements to
           kembali - neto                             -                1.703.647                       -                 -            1.703.647                            resell - net
        Tagihan akseptasi - neto              2.590.276                        -                       -                 -            2.590.276              Acceptance receivables - net
        Aset lain-lain*                       1.256.624                        -                       -            23.933            1.280.557                            Other assets*

        Total                                60.636.057               14.990.031              37.704.777        51.356.772          164.687.637                                       Total

        Persentase                               36.82%                     9.10%                22.90%            31.18%                  100%                                Percentage


        * Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot.                            Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
                                                                                                                     transaction.

                                                                                             150
Page 535
                                                                                                                 The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                       Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                                    PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                           NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                                                  As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                             and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                                               (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                             unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                                                              39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                                                                Credit risk (continued)

    Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                                                           In managing credit risk exposure, the Bank applies
    menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                                                              several basic principles as follows: (continued)
    berikut: (lanjutan)

    3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio kredit                                                        3. Management and monitoring of credit portfolios
       (lanjutan)                                                                                             (continued)

       Pengelolaan                 risiko           konsentrasi                 kredit                          Credit   concentration                    risk       management
       (lanjutan)                                                                                               (continued)

       Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis                                                             Concentration of credit risk by type of debtors
       debitur adalah sebagai berikut: (lanjutan)                                                              are as follows: (continued)

                                                                                       31 Desember/31 December 2024
                                                                 Pemerintah
                                                                   dan Bank
                                                                  Indonesia/
                                                                 Government
                                                                   and Bank                                   Ritel/
                                         Wholesale                 Indonesia                  Bank            Retail               Total
                                                                                                                                                                   Current accounts with
        Giro pada Bank Indonesia                          -            5.798.664                       -                 -          5.798.664                         Bank Indonesia
                                                                                                                                                                   Current accounts with
        Giro pada bank lain - neto                        -                        -            821.513                  -            821.513                        other banks - net
        Penempatan pada Bank                                                                                                                                            Placements with
           Indonesia dan                                                                                                                                              Bank Indonesia
           bank lain - neto                               -            1.920.406               1.736.651                 -          3.657.057                    and other banks - net
        Efek-efek yang
           diperdagangkan                       248.913                2.051.905                   6.175                 -          2.306.993                         Trading securities
        Investasi keuangan - neto             1.159.506               29.600.732               1.692.588                 -         32.452.826                Financial investments - net
        Tagihan derivatif                         2.614                        -               2.059.579                 -          2.062.193                    Derivative receivables
        Kredit yang
           diberikan - neto                  48.627.541                1.312.735                     182      46.511.798           96.452.256                              Loans - net
        Tagihan atas surat                                                                                                                                    Receivables on securities
           berharga yang dibeli                                                                                                                                      purchased with
           dengan janji dijual                                                                                                                                       agreements to
           kembali - neto                             -                            -           1.653.008               -            1.653.008                            resell - net
        Tagihan akseptasi - neto              2.392.389                            -                   -          25.492            2.417.881              Acceptance receivables - net
        Aset lain-lain*                         972.186                            -             123.431          47.176            1.142.793                            Other assets*

        Total                                53.403.149               40.684.442               8.093.127      46.584.466          148.765.184                                       Total

        Persentase                               35,90%                   27,35%                   5,44%         31,31%               100,00%                                Percentage


        * Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot.                          Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
                                                                                                                   transaction.


        Eksposur maksimum risiko kredit                                                                          Maximum exposure to credit risk

        Bank menetapkan limit eksposur untuk                                                                     The Bank sets the exposure limit for
        individual/grup, sektor industri, jangka waktu                                                           single/group, industry sector, tenor and foreign
        dan nilai tukar asing, yang telah disesuaikan                                                            exchange, which is in line with the Bank’s risk
        dengan risk appetite dan risk tolerance                                                                  appetite and risk tolerance as one of the tools
        sebagai salah satu alat bagi Bank untuk                                                                  for the Bank to monitor and mitigate credit
        memonitor dan memitigasi risiko konsentrasi                                                              concentration risk.
        kredit.

        Eksposur maksimum aset keuangan Bank                                                                     The Bank’s financial asset’s maximum
        untuk      risiko   kredit      sebelum                                                                  exposure to credit risk before taking into
        memperhitungkan agunan dan jaminan kredit                                                                account any collateral and other credit
        lainnya adalah sebesar nilai tercatatnya                                                                 enhancements is its carrying value (Note 40).
        (Catatan 40).




                                                                                             151
Page 536
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                        39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                         Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                     In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                        several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan pemantauan portofolio                       3. Management and monitoring of credit portfolios
         kredit (lanjutan)                                              (continued)

         Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan)                      Maximum exposure to credit risk (continued)

         Eksposur maksimum dari aset keuangan                            The maximum exposure of the Bank's financial
         Bank setelah mempertimbangkan dampak                            asset after considering the impact of collateral
         dari jaminan dan pengaturan tambahan lain                       and other enhancement arrangement other
         selain dari kredit yang diberikan dan tagihan                   than loan and receivable and securities
         atas surat berharga yang dibeli dengan janji                    purchased with agreement to resell are equal
         dijual kembali sama dengan nilai tercatat.                      to its carrying value.

         Untuk aset keuangan yang diakui pada                            For financial assets recognized in the
         laporan      posisi   keuangan,      eksposur                   statement of financial position, the carrying
         maksimum terhadap risiko kredit sama                            amounts of the financial assets best represent
         dengan nilai tercatat. Untuk Bank Garansi                       the maximum exposure to credit risk. For Bank
         dan Irrevocable Letters of Credit, eksposur                     Guarantees and Irrevocable Letters of Credit,
         maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai                    the maximum exposure to credit risk is the
         maksimum yang harus dibayarkan oleh Bank                        maximum amount that the Bank would has to
         jika liabilitas atas Bank Garansi dan                           pay if the obligations of the Bank Guarantees
         Irrevocable Letters of Credit tersebut terjadi.                 and Irrevocable Letters of Credit issued are
                                                                         called upon.

         Analisis eksposur maksimum risiko kredit                        Analysis of maximum exposure to credit risk
         setelah memperhitungkan dampak agunan                           after taking into account the impact of
         dan mitigasi risiko kredit lainnya adalah                       collaterals and other credit risk mitigations are
         sebagai berikut:                                                as follows:
         a. Nilai tercatat aset keuangan Bank selain                     a. The carrying amount of the Bank’s financial
             pinjaman mewakili eksposur maksimum                             assets other than loans represent the
             risiko kredit.                                                  maximum exposure of credit risk.

         b.   Untuk kredit yang diberikan, Bank                          b. For the loans, the Bank uses the collateral
              menggunakan          agunan      untuk                        to minimize the credit risk. Loans and
              meminimalkan risiko kredit. Pinjaman                          receivables are classified into two major
              yang       diberikan    dan    piutang                        categories as follows:
              diklasifikasikan menjadi dua kelompok
              besar yaitu:
              1. Secured loans.                                               1.    Secured loans.
              2. Unsecured loans.                                             2.    Unsecured loans.

         Untuk secured loans, Bank menetapkan jenis                      For secured loans, the Bank determines the
         dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai                         type and value of collateral according to the
         dengan skema kredit. Jenis agunan terdiri                       loan scheme. Types of collateral are as
         dari:                                                           follows:
         a. Physical collateral, antara lain tanah,                      a. Physical collateral, such as land, buildings
               bangunan dan BPKB kendaraan                                   and proof of vehicle ownership.
               bermotor.
         b. Financial       collateral,  antara   lain                   b. Financial collateral, such as deposits
               simpanan (tabungan, giro dan deposito                        (saving deposits, demand deposits and
               berjangka), surat berharga dan emas.                         time deposits), securities, and gold.
         c. Lainnya, antara lain garansi, jaminan                        c. Others, such as guarantees, Government
               dari Pemerintah dan jaminan dari                             guarantees and guarantee institution.
               lembaga penjamin.
                                                           152
Page 537
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                  PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                         NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                           and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                             (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                           unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                            39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                              Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                           In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                              several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan pemantauan portofolio                            3. Management and monitoring of credit portfolios
         kredit (lanjutan)                                                   (continued)

         Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan)                            Maximum exposure to credit risk (continued)

         Apabila terjadi gagal bayar, Bank akan                                In times of default, the Bank will use the
         menggunakan agunan tersebut sebagai                                   collateral as the last resort in recovering the
         pilihan terakhir untuk pemenuhan kewajiban                            obligation of the counterparty.
         counterparty.

         Unsecured loan adalah ketika fasilitas                                Unsecured loan is when the facility is granted
         diberikan tanpa agunan (termasuk pinjaman                             without any collateral (including fully
         tanpa jaminan penuh dan pinjaman dengan                               unsecured loan and partially secured loan).
         jaminan sebagian). Bank memberikan                                    The Bank grants loan mainly based on debtor
         pinjaman utamanya berdasarkan arus kas                                cash flow whilst collateral are used as credit
         dari debitur sedangkan agunan merupakan                               risk mitigant. The Bank exercises prudence at
         langkah mitigasi risiko kredit. Bank                                  all times in the granting of such credit. Credit
         senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian                           decisions including maximum credit exposure
         dalam pemberian kredit. Keputusan kredit                              are made based on thorough assessment of
         termasuk maksimum eksposur kredit dibuat                              the debtor's prospect and performance as well
         berdasarkan penilaian menyeluruh atas                                 as their cash flow or repayment capability
         prospek dan kinerja debitur termasuk arus                             (such as considering on debtor internal credit
         kas atau kemampuan membayarnya                                        rating, past credit behavior from credit bureau
         (misalnya mempertimbangkan internal credit                            and other external sources).
         rating, perilaku kredit masa lalu debitur dari
         biro kredit dan sumber eksternal lainnya).

         Kredit yang diberikan menurut sektor industri                         Loans based on industrial sector as of
         pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                31 December 2025 and 2024 are as follows:
         adalah sebagai berikut:

                                                31 Desember/         31 Desember/
                                              31 December 2025     31 December 2024

         Industri pengolahan                        29.318.787           24.247.358                                 Processing industry
         Perdagangan besar dan eceran               26.461.314           20.200.588                        Wholesale and retail trading
         Rumah tangga                               15.605.428           16.582.987                                           Household
         Pertambangan dan penggalian                 9.210.379           11.540.589                               Mining and excavation
         Aktivitas keuangan dan asuransi             6.820.913            7.500.227                  Financial and insurance activities
         Informasi dan komunikasi                    5.996.446            2.197.093                    Information and communication
         Pertanian, kehutanan dan perikanan          4.616.313            4.544.252                  Agriculture, forestry and fisheries
         Pengangkutan dan pergudangan                4.059.656            3.750.994                   Transportation and warehousing
         Real estate                                 3.326.532            2.980.475                                          Real estate
         Penyedia akomodasi dan                                                                                    Accommodation and
            penyedia makanan dan minuman             1.858.581             1.943.693                    food and beverages provider
         Pengadaan listrik, gas dan udara            1.635.691               373.318               Electricity, gas and air procurement
         Konstruksi gedung                           1.281.472             3.181.682                               Building construction
         Lainnya                                     1.590.828             1.368.553                                             Others

         Total                                     111.782.340          100.411.809                                                  Total
         Cadangan kerugian
           penurunan nilai                           (3.825.446)          (3.959.553)                  Allowance for impairment losses

         Neto                                      107.956.894           96.452.256                                                   Net




                                                            153
Page 538
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                        39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                          Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                       In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                          several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan       pemantauan portofolio                  3.     Management and monitoring                     of    credit
         kredit (lanjutan)                                                   portfolios (continued)

         Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan)                         Maximum exposure to credit risk (continued)

         Eksposur terbesar Bank pada tanggal                                The       biggest     Bank’s     exposure      on
         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sektor                            31 December 2025 and 2024 is processing
         industri pengolahan dengan proporsi masing-                        industry with proportion of around 26.23% and
         masing sebesar 26,23% dan 24,15% dari                              24.15%, respectively from total loan which
         total kredit Bank yang terdiversifikasi ke                         diversified into various sub industry type and it
         dalam berbagi jenis sub industri dan hal                           is still within the Bank’s risk appetite and risk
         tersebut masih sesuai dengan risk appetite                         tolerance.
         dan risk tolerance yang dimiliki oleh Bank.

         Kredit yang diberikan berdasarkan sisa umur                        Loans based on remaining maturities as of
         jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2025                          31 December 2025 are as follows:
         adalah sebagai berikut:

                                           Baki debet kredit/   Persentase (%)/
                                           Loan outstanding     Percentage (%)

         ≤ 1 tahun                               78.586.962                70,30%                                            ≤ 1 year
         > 1 tahun ≤ 2 tahun                      1.622.275                 1,45%                                  > 1 year ≤ 2 years
         > 2 tahun ≤ 5 tahun                     19.906.779                17,81%                                  >2 years ≤ 5 years
         > 5 tahun                               11.666.324                10,44%                                           > 5 years

         Total                                  111.782.340             100,00%                                                  Total


         Kredit yang diberikan berdasarkan sisa umur                        Loans based on remaining maturities as of
         jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2024                          31 December 2024 are as follows:
         adalah sebagai berikut:

                                           Baki debet kredit/   Persentase (%)/
                                           Loan outstanding     Percentage (%)

         ≤ 1 tahun                               72.038.381                71,75%                                            ≤ 1 year
         > 1 tahun ≤ 2 tahun                      2.382.237                 2,37%                                  > 1 year ≤ 2 years
         > 2 tahun ≤ 5 tahun                     16.923.744                16,85%                                  >2 years ≤ 5 years
         > 5 tahun                                9.067.447                 9,03%                                           > 5 years

         Total                                  100.411.809             100,00%                                                  Total


         Sebagian besar jangka waktu kredit atau                            Most of the loan tenor or 70.30% is within less
         sebesar 70,30% jatuh tempo dalam kurun                             than one year and loan with tenor of more than
         waktu kurang dari satu tahun, sedangkan                            five years is 10.44% and it is within the Bank’s
         untuk kredit dengan jangka waktu lebih besar                       risk appetite and risk tolerance.
         dari lima tahun memiliki porsi sebesar
         10,44% dan hal ini masih sesuai dengan risk
         appetite dan risk tolerance yang dimiliki oleh
         Bank.




                                                          154
Page 539
                                                                                     The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                           Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                      PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                    As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                               and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                               unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                              39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                                  Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                               In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                                  several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan pemantauan portofolio                                3.     Management and monitoring                      of    credit
         kredit (lanjutan)                                                           portfolios (continued)

         Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan)                                 Maximum exposure to credit risk (continued)

         Tabel    di    bawah      ini    menunjukkan                                The table below shows the net maximum
         eksposur     maksimum         neto   (setelah                               exposure (after considering collateral) to credit
         memperhitungkan agunan) atas risiko kredit                                  risk of receivable on securities purchased with
         untuk tagihan atas surat berharga yang dibeli                               agreement to resell as of 31 December 2025
         dengan janji dijual kembali pada tanggal                                    and 2024:
         31 Desember 2025 dan 2024:

                                   Eksposur maksimum/     Agunan/                  Eksposur - neto/
                                    Maximum exposure      Collateral                Exposure - net

         31 Desember 2025                                                                                                  31 December 2025
         Tagihan atas surat berharga                                                                                   Receivable on securities
            yang dibeli dengan janji                                                                                         purchased with
            dijual kembali                 1.703.647           1.944.107                          0%                    agreements to resell

         31 Desember 2024                                                                                                  31 December 2024
         Tagihan atas surat berharga                                                                                   Receivable on securities
            yang dibeli dengan janji                                                                                         purchased with
            dijual kembali                 1.653.008           1.654.050                          0%                    agreements to resell

         Manajemen kredit bermasalah                                                Managing non-performing loans

         Kredit bermasalah dikelola secara terpusat                                 Non-performing loans are centrally managed
         oleh divisi independen yaitu Special Asset                                 by independent units that are Special Asset
         Management       (SAM)     untuk     segmen                                Management (SAM) for Corporate and
         Corporate dan        Commercial Banking,                                   Commercial Banking segment, Business
         Business Banking Credit Management                                         Banking Credit Management (BBCM) for
         (BBCM) untuk segmen Business Banking                                       Business Banking segment and Retail Credit
         dan Retail Credit Management (RCM) untuk                                   Management (RCM) for Retail Banking
         segmen Retail Banking. Divisi-divisi tersebut                              segment. Those divisions have two main
         memiliki dua fungsi utama sebagai berikut:                                 functions as follows:

         1.    Fungsi Restrukturisasi yang secara                                    1. Restructuring Function which proactively
               proaktif mengelola kredit bermasalah.                                    manages the non-performing loans. Its
               Tujuan     utamanya    adalah     untuk                                  main objective is to handle non-performing
               menangani kredit bermasalah agar                                         loans back to performing so that these
               kembali lancar sehingga akun tersebut                                    accounts can be transferred back to the
               dapat ditransfer kembali ke fungsi kerja                                 Business Units; and
               bisnis; dan

         2.    Fungsi Recovery yang mengelola kredit                     3.          2. Recovery Function which manages non-
               bermasalah dengan tujuan utama untuk                                     performing loans with the main objective
               memaksimalkan pemulihan utang.                                           to maximize debt recovery.




                                                           155
Page 540
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                     39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                      Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                  In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                     several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan pemantauan portofolio                    3.   Management and monitoring                      of    credit
         kredit (lanjutan)                                             portfolios (continued)

         Eksposur kredit berdasarkan Basel                             Credit exposures under Basel

         Saat ini Bank menggunakan Pendekatan                          The Bank currently uses the Standardized
         Standar berdasarkan Basel mengikuti                           Approach under Basel according to regulatory
         pedoman dari regulator dalam mengukur                         guidelines to measure the Risk Weighted
         Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                       Asset (RWA) for credit risk. The information
         untuk risiko kredit. Informasi dan pedoman                    and guidelines of rating for RWA for credit risk
         peringkat ATMR untuk risiko kredit diatur                     is regulated in the Asset Classification Policy.
         dalam Kebijakan Klasifikasi Aset.

         Berdasarkan Pendekatan Standar, eksposur                      Under the Standardized Approach, the Bank’s
         Bank dibagi menjadi 15 klasifikasi aset dan                   exposures are classified into 15 assets
         portofolio sebagai berikut:                                   classification and portfolios as follows:

         a. Pemerintah                                                 a. Sovereigns
         b. Entitas sektor publik bukan pemerintah                     b. Non-central government public sector
            pusat                                                         entities
         c. Bank pembangunan multilateral dan                          c. Multilateral development bank and other
            Lembaga internasional lainnya                                 international institutions
         d. Bank                                                       d. Banks
         e. Korporasi                                                  e. Corporate
         f. Karyawan/pensiunan                                         f. Employee/retiree
         g. Klaim beragunan rumah tinggal                              g. Claim secured by residential property
         h. Klaim beragunan real estate komersial                      h. Claim secured by commercial real estate
         i. Klaim yang telah jatuh tempo                               i. Overdue claims
         j. Aset lainnya                                               j. Other assets
         k. Surat berharga/piutang subordinasi,                        k. Subordinated receivables, equity and
            ekuitas dan instrumen model lainnya                           other capital instruments
         l. Pengadaan tanah, pengelolaan tanah                         l. Land procurement, soil processing and/or
            dan konstruksi                                                construction
         m. Mikro, usaha kecil dan Retail                              m. Micro business, small business & retail
         n. Covered bond                                               n. Covered bond
         o. Perusahaan efek & jasa keuangan lain                       o. Securities companies and other financial
                                                                          services

         Untuk tujuan manajemen risiko internal, Bank                  For the purpose of internal risk management,
         telah menerapkan penggunaan model                             the Bank has implemented Internal Rating
         Internal Rating pada segmen Wholesale                         model on the Wholesale Banking segment and
         Banking dan senantiasa mengembangkan                          continuously enhances the Bank’s risk
         perangkat tambahan, sistem dan proses                         management systems and processes to
         untuk mendukung penerapan praktik                             support the Bank in the implementation of a
         manajemen risiko yang hati-hati.                              prudent risk management.




                                                        156
Page 541
                                                                                                                   The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                         Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                                                   PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                                                 As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                            and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                                              (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                            unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                                                             39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                                                               Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                                                            In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                                                               several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan pemantauan portofolio                                                             3.       Management and monitoring                               of      credit
         kredit (lanjutan)                                                                                          portfolios (continued)

         Informasi kualitas kredit atas aset keuangan                                                              The information on the credit quality of
         pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                                                                    financial assets as of 31 December 2025 and
         adalah sebagai berikut:                                                                                   2024 are as follows:

                                                                                 31 Desember/31 December 2025
                                               Belum jatuh
                                               tempo dan                     Jatuh tempo dan
                                            tidak mengalami                  tidak mengalami
                                            penurunan nilai/                 penurunan nilai/           Mengalami
                                            Neither past due                     Past-due             penurunan nilai/
                                              not impaired                   but not impaired            Impaired                    Total
         Giro pada Bank Indonesia                      7.115.892                                 -                       -             7.115.892       Current account with Bank Indonesia
         Giro pada bank lain                           1.002.791                                 -                       -             1.002.791         Current accounts with other banks
         Penempatan pada                                                                                                                                                   Placements with
            Bank Indonesia dan bank lain                407.704                                 -                    -                   407.704        Bank Indonesia and other banks
         Efek-efek yang diperdagangkan                3.753.885                                 -                    -                 3.753.885                         Trading securities
         Investasi keuangan                          37.293.368                                 -                    -                37.293.368                      Financial investment
         Tagihan derivatif                            1.604.926                                 -                    -                 1.604.926                     Derivative receivables
         Kredit yang diberikan                      106.398.543                         3.371.585            2.012.212               111.782.340                                     Loans
         Tagihan atas surat berharga                                                                                                                              Receivables on securities
            yang dibeli dengan janji                                                                                                                                     purchased with
            dijual kembali                             1.703.647                                 -                       -             1.703.647                    agreements to resell
         Tagihan akseptasi                             2.594.758                                 -                       -             2.594.758                   Acceptance receivables
         Aset lain-lain*                               1.280.557                                 -                       -             1.280.557                              Other assets*
         Total                                      163.156.071                         3.371.585            2.012.212               168.539.868                                       Total
         Cadangan kerugian
            penurunan nilai                           (1.313.498)                       (1.673.470)             (865.263)              (3.852.231)          Allowance for impairment losses
         Neto                                       161.842.573                         1.698.115            1.146.949               164.687.637                                        Net


            Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot.                         Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
                                                                                                                     transaction.


                                                                                 31 Desember/31 December 2024
                                               Belum jatuh
                                               tempo dan                     Jatuh tempo dan
                                            tidak mengalami                  tidak mengalami
                                            penurunan nilai/                 penurunan nilai/           Mengalami
                                            Neither past due                     Past-due             penurunan nilai/
                                              not impaired                   but not impaired            Impaired                    Total
         Giro pada Bank Indonesia                      5.798.664                                 -                       -             5.798.664       Current account with Bank Indonesia
         Giro pada bank lain                             827.049                                 -                       -               827.049         Current accounts with other banks
         Penempatan pada                                                                                                                                                   Placements with
            Bank Indonesia dan bank lain               3.657.057                                -                    -                 3.657.057        Bank Indonesia and other banks
         Efek-efek yang diperdagangkan                 2.306.993                                -                    -                 2.306.993                         Trading securities
         Investasi keuangan                           32.468.862                                -                    -                32.468.862                      Financial investment
         Tagihan derivatif                             2.113.608                                -                    -                 2.113.608                     Derivative receivables
         Kredit yang diberikan                        94.447.691                        3.909.270            2.054.848               100.411.809                                     Loans
         Tagihan atas surat berharga                                                                                                                              Receivables on securities
            yang dibeli dengan janji                                                                                                                                     purchased with
            dijual kembali                             1.653.008                                 -                       -             1.653.008                    agreements to resell
         Tagihan akseptasi                             2.422.663                                 -                       -             2.422.663                   Acceptance receivables
         Aset lain-lain*                               1.142.793                                 -                       -             1.142.793                              Other assets*
         Total                                      146.838.388                         3.909.270            2.054.848               152.802.506                                       Total
         Cadangan kerugian
            penurunan nilai                           (1.696.042)                       (1.402.103)             (939.177)              (4.037.322)          Allowance for impairment losses
         Neto                                       145.142.346                         2.507.167            1.115.671               148.765.184                                        Net


            Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot.                         Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
                                                                                                                     transaction.




                                                                                              157
Page 542
                                                                                  The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                        Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                   PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                          NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                 As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                            and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                              (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                            unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                            39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko kredit (lanjutan)                                              Credit risk (continued)

   Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank                           In managing credit risk exposure, the Bank applies
   menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai                              several basic principles as follows: (continued)
   berikut: (lanjutan)

    3.   Pengelolaan dan pemantauan portofolio                            3.       Management and monitoring                     of    credit
         kredit (lanjutan)                                                         portfolios (continued)

         Analisis umur kredit yang diberikan yang                                 The aging analysis of loans that are past due
         jatuh tempo tetapi tidak mengalami                                       but not impaired as of 31 December 2025 and
         penurunan      nilai    pada      tanggal                                2024 are as follows:
         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
         berikut:

                                                   31 Desember/31 December 2025

                                   1 sampai         31 sampai         61 sampai
                                    30 hari/          60 hari/          90 hari/
                                 1 to 30 days      31 to 60 days     61 to 90 days          Total

         Investasi                    1.490.404                -                   -          1.490.404                            Investment
         Modal kerja                  1.008.026              182               3.166          1.011.374                         Working capital
         Konsumen                       869.177               40                 590            869.807                             Consumer

         Total                        3.367.607              222               3.756          3.371.585                                   Total

         Cadangan kerugian                                                                                                       Allowance for
           penurunan nilai           (1.672.637)              (51)              (782)         (1.673.470)                 impairment losses

         Neto                         1.694.970              171               2.974          1.698.115                                    Net



                                                   31 Desember/31 December 2024

                                   1 sampai         31 sampai         61 sampai
                                    30 hari/          60 hari/          90 hari/
                                 1 to 30 days      31 to 60 days     61 to 90 days          Total

         Investasi                    1.486.024                -                   -          1.486.024                            Investment
         Modal kerja                  1.302.433               39               2.426          1.304.898                         Working capital
         Konsumen                     1.115.809              151               2.388          1.118.348                             Consumer

         Total                        3.904.266              190               4.814          3.909.270                                   Total

         Cadangan kerugian                                                                                                       Allowance for
           penurunan nilai           (1.400.826)              (70)             (1.207)        (1.402.103)                 impairment losses

         Neto                         2.503.440              120               3.607          2.507.167                                    Net



         Bank melakukan penilaian terhadap tiga pilar                             The Bank uses three pillars approach in
         dalam menilai aset keuangan yang jatuh                                   assessing financial assets that are past due or
         tempo atau mengalami penurunan. Ketiga                                   impaired. Those three pillars are business
         pilar tersebut adalah prospek bisnis, kinerja                            prospect, performance of the borrower and
         debitur dan kemampuan bayar debitur sesuai                               repayment capability which are in line with the
         dengan kebijakan regulator.                                              regulatory provision.

         Bank memperhitungkan agunan yang layak                                   The Bank takes into account the eligible
         dalam menghitung cadangan kerugian                                       collaterals in calculating the allowance for
         penurunan nilai. Agunan yang layak yang                                  impairment losses. The eligible collaterals
         diperhitungkan oleh Bank adalah kas/setara                               recognized by the Bank are cash/cash
         kas, tanah dan bangunan.                                                 equivalents, land and buildings.




                                                            158
Page 543
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                        39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko pasar                                                     Market risk

    Risiko pasar adalah risiko yang timbul dari                      Market risk is the risk arising from movements in
    pergerakan variabel pasar pada posisi yang                       market variables on the position held by the Bank
    dimiliki oleh Bank yang dapat menimbulkan                        which can result in losses for the Bank. Market
    kerugian bagi Bank. Variabel pasar yang                          variables that influence the position of the Bank are
    mempengaruhi posisi Bank adalah suku bunga                       interest rates and exchange rates, including
    dan nilai tukar termasuk perubahan harga option.                 changes in the price of the option.

    Kerangka kerja risiko pasar Bank terdiri dari                    The Bank’s market risk framework comprises
    kebijakan     dan     praktek     risiko    pasar,               market risk policies and practices, delegation of
    pendelegasian wewenang, limit risiko pasar,                      authority, market risk limits, valuation and risk
    penilaian dan model risiko. Kerangka kerja ini                   models. This framework also encompasses the
    juga meliputi proses produk/aktivitas baru untuk                 new product/service program process to ensure
    memastikan isu-isu risiko pasar telah diidentifikasi             the market risk issues are adequately identified
    secara memadai sebelum diluncurkan.                              prior to its launch.

    Direksi mendelegasikan wewenang kepada                           The Board of Directors delegates authority to the
    Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO) untuk                            Assets and Liabilities Committee (ALCO) to
    melakukan     pengawasan     aktif  terhadap                     conduct active monitoring on market risk
    manajemen risiko pasar. ALCO melakukan kajian                    management. ALCO reviews and provides
    dan memberikan arahan atas seluruh hal terkait                   direction on all market risk related matters.
    risiko pasar.

    Bank menggunakan Pendekatan Standar untuk                        The Bank adopts the Standardized Approach to
    menghitung modal risiko pasar sesuai dengan                      calculate the regulatory market risk capital in
    ketentuan OJK Nomor 23/SEOJK.03/2022                             compliance      with    OJK’s      regulation     no
    tentang Perhitungan Aset Tertimbang Menurut                      23/SEOJK.03/2022 on Calculation of Risk
    Risiko Untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum.                        Weighted Assets for Market Risk for Commercial
    Bank memiliki modal yang kuat pada tanggal                       Bank. The Bank has a strong capital base as of
    31 Desember 2025 dan 2024. Modal Bank lebih                      31 December 2025 and 2024, respectively. The
    dari cukup untuk menutup potensi kerugian yang                   Bank’s capital is more than sufficient to cover any
    mungkin timbul dari fluktuasi tingkat bunga dan                  potential losses that might arise from interest rate
    nilai tukar.                                                     and exchange rate fluctuations.

    Untuk kepentingan pemantauan dan pelaporan                       For the purposes of internal monitoring and
    internal, risiko pasar secara portofolio diukur dan              reporting, market risk on a portfolio basis is
    dikontrol menggunakan model internal. Bank                       measured and controlled based on internal models.
    mengadopsi Expected Shortfall (ES) dengan                        The Bank adopts the Expected Shortfall (ES) using
    menggunakan pendekatan simulasi historis untuk                   historical simulation approach to measure the
    mengukur potensi kerugian pada tingkat                           potential loss at a 97.5 percent confidence level
    kepercayaan sebesar 97,5 persen dengan                           based on 250 days historical price changes. ES
    menggunakan data historis selama 250 hari.                       estimation are back tested (backtesting) against
    Perkiraan ES diuji kembali (back-testing) dengan                 profit or loss of trading book (actual or hypothetical
    menggunakan data laba rugi pada trading book                     profit & loss) as a verification process of the
    (baik itu laba rugi aktual maupun laba rugi                      accuracy & robustness of the methodology. The
    hipotesis) sebagai suatu proses verifikasi                       backtesting process analyses whether the
    keakuratan & ketangguhan metodologi tersebut.                    exceptions are due to model deficiencies or market
    Proses pengujian kembali ini dilakukan guna                      volatility.
    menganalisa apakah penyimpangan yang terjadi
    disebabkan oleh kelemahan pada model
    perhitungan atau karena volatilitas pasar.




                                                           159
Page 544
                                                                              The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                    Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                               PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                             As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                        and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                          (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                        unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                          39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko pasar (lanjutan)                                            Market risk (continued)

    Berdasarkan      hasil    model    back-testing,                   Based on back-testing result, the ES forecast
    pengukuran ES telah memadai terhadap kerugian                      model was adequate to the hypothetical and actual
    hipotesis dan aktual yang terjadi untuk periode                    loss for the whole year result. To complement the
    satu tahun. Untuk melengkapi pengukuran ES                         ES measurement, stress-test is performed on the
    tersebut, stress-test dilakukan pada portofolio                    trading portfolio in order to identify the Bank’s
    trading untuk mengidentifikasi ketahanan Bank                      vulnerability in the event of crisis.
    dalam kondisi krisis.

    Perhitungan ES telah memperhitungkan faktor                        ES calculation already includes correlation factors
    korelasi antar instrumen pada seluruh posisi                       across instruments in trading book portfolios of the
    trading book Bank (tidak diaudit).                                 Bank (unaudited).

                                                 31 Desember/31 December 2025

                                 Akhir tahun/      Tinggi/         Rendah/           Rata-rata/
                                  Year end          High            Low              Average

    Total ES                             9.005            10.468           7.107             8.801                              Total ES


    a.   Risiko nilai tukar                                           a.     Foreign exchange risk

         Risiko nilai tukar adalah risiko pada                               Foreign exchange risk is the risk to earnings
         pendapatan dan nilai ekonomis dari aset,                            and economic value of foreign currency
         kewajiban, dan derivatif keuangan dalam                             assets, liabilities and financial derivatives
         mata uang asing yang disebabkan oleh                                caused by fluctuation in foreign exchange
         fluktuasi nilai tukar.                                              rates.

         Risiko nilai tukar dikelola melalui kebijakan                       Foreign exchange risk is managed through
         dan limit risiko yang disetujui oleh ALCO.                          policies and risk limits approved by the Asset
         Limit yang memiliki komponen risiko nilai                           and Liability Committee (ALCO). The limits
         tukar diantaranya limit Expected Shortfall dan                      that has foreign exchange risk component
         FX NOP berdasarkan mata uang asing.                                 include Expected Shorfall and FX NOP by
         Market Risk Management & Product Control                            currencies. Market Risk Management &
         secara harian memantau aktivitas risiko                             Product Control on a daily basis monitors
         pasar dan/atau ekposur terhadap limit yang                          market risk activities and/or exposures against
         telah disetujui oleh ALCO, dan melaporkan                           the approved ALCO limits, and escalates any
         kejadian pelampauan limit kepada pejabat                            excesses to appropriate officers for
         terkait untuk mendapatkan persetujuan/                              approval/ratification.
         pengesahan.

         Risiko nilai tukar Bank dinilai relatif rendah                      Foreign exchange risk is assessed at relatively
         dikarenakan Posisi Devisa Neto (PDN) Bank                           low as Bank’s Net Open Position (NOP)
         tercatat sangat rendah dan masih di bawah                           recorded very low and still below regulator
         ketentuan regulator. Berdasarkan simulasi,                          requirement. Based on simulation, any
         setiap pelemahan mata uang Rupiah                                   weakening of IDR currency around 100 pips
         terhadap Dolar Amerika Serikat sebesar 100                          against USD would result in potential profit of
         pips akan menimbulkan potensi keuntungan                            Rp0.1 billion.
         sebesar Rp0,1 milyar.




                                                           160
Page 545
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                         39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko pasar (lanjutan)                                           Market risk (continued)

    b.   Risiko suku bunga pada banking book                          b.   Interest rate risk in the banking book

         Risiko suku bunga pada banking book                               Interest rate risk in the banking book is defined
         didefinisikan sebagai     risiko  potensi                         as the risk of potential reduction in or loss of
         penurunan atau kerugian pada rentabilitas                         earnings (net interest income) and capital (the
         (pendapatan bunga bersih) dan modal (nilai                        economic value of the Bank) due to changes
         ekonomis Bank) akibat perubahan dari suku                         in interest rates.
         bunga.

         Eksposur      dinilai    secara      bulanan                      Exposure is quantified on a monthly basis
         menggunakan perangkat analisa statis dan                          using static and simulation analysis tools such
         simulasi seperti jadwal repricing dan analisa                     as repricing schedules and sensitivity analysis.
         sensitivitas. Perangkat tersebut dapat                            They provide indications of the potential
         memberikan indikasi atas dampak potensial                         impact of interest rate changes on interest
         perubahan suku bunga pada pendapatan                              income and price value through analysis of the
         bunga dan harga melalui analisa sensitivitas                      sensitivity of assets and liabilities from any
         pada aktiva dan pasiva ketika suku bunga                          changes in interest rates. Mismatches in the
         mengalami perubahan. Kesenjangan pada                             longer tenor will experience greater change in
         tenor yang lebih panjang akan mengalami                           the price-value of interest rate positions than
         perubahan price-value yang lebih besar                            similar positions in the shorter tenor.
         dibandingkan dengan posisi serupa pada
         tenor yang lebih pendek.

         Nilai Ekonomis pada Ekuitas (EVE)                                 Economic Value of Equity (EVE) is applied to
         diterapkan untuk mengukur risiko suku                             measure the interest rate risk from any
         bunga dari perubahan suku bunga                                   changes of interest rate using a variety of
         menggunakan berbagai macam skenario                               interest rate scenarios such as changes in
         suku bunga seperti perubahan bentuk pada                          shape of the curve of interest rates which
         kurva suku bunga yang meliputi skenario                           include extreme changes in the interest rate
         perubahan suku bunga yang ekstrim.                                scenario.

         Delta EVE banking book pada tanggal                               Delta     EVE     banking     book     as    of
         31 Desember 2025 tercatat sebesar                                 31 December 2025 was recorded at
         Rp1,88 triliun atau sebesar 9,98% dari modal                      Rp1.88 trillion or 9.98% of Tier 1 capital,
         inti, sedangkan PV01 banking book sebesar                         meanwhile PV01 banking book was recorded
         Rp3,65 milyar. Hal ini berarti, setiap kenaikan                   at Rp3.65 billion. That means every increase
         1 bps pada suku bunga pasar akan                                  of 1 bps on market interest rate is expected to
         memberikan dampak potensial kerugian                              have an impact on the Bank's potential losses
         pada Bank sebesar Rp3,65 milyar.                                  amounting to Rp3.65 billion. While delta NII
         Sedangkan        perhitungan       Delta     NII                  calculation shows a potential loss of
         menunjukkan adanya potensi kerugian                               Rp567.86 billion.
         sebesar Rp567,86 milyar.




                                                            161
Page 546
                                                                         The original financial statements included herein are in the
                                                                                                               Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                       39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko likuiditas                                               Liquidity risk

    Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko yang             Liquidity risk is defined as the risk that arises from
    muncul akibat ketidakmampuan Bank untuk                         its inability to meet its obligations to customer and
    memenuhi kewajiban keuangannya baik terhadap                    regulator without incurring significant costs or
    nasabah maupun regulator, tanpa menimbulkan                     losses.
    biaya atau kerugian yang signifikan.

    Pengukuran utama yang digunakan oleh Bank                       The key measures used by the Bank for managing
    dalam mengelola risiko likuiditas adalah dengan                 liquidity risk with measuring and monitoring
    mengukur dan memantau Liquidity Coverage                        Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable
    Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR)                    Funding Ratio (NSFR) and Net Cumulative Outflow
    dan Net Cumulative Outflow (NCO) dengan                         (NCO) with using cash ‘business as usual’ scenario
    menggunakan skenario ’business as usual’ serta                  also by monitoring the other liquidity ratios as early
    memantau rasio-rasio likuiditas lainnya sebagai                 warning indicator i.e., percentage decreased in
    indikator peringatan dini seperti rasio penurunan               non-bank deposits, top 50 and 20 non-bank
    simpanan bukan bank, rasio 50 dan 20 nasabah                    depositors’ ratios, swap funding ratio, undrawn
    terbesar bukan bank, rasio pendanaan melalui                    facility ratio and top single bank depositor. Cash
    swap, rasio undrawn facility dan nasabah                        flow projection is using behavioral modelling to
    terbesar bank. Proyeksi arus kas menggunakan                    ensure that the cash flow reflects the business-as-
    behavioral modelling untuk memastikan arus kas                  usual behavior.
    telah mencerminkan perilaku kegiatan bisnis
    dalam kondisi normal.

    Di samping itu, Bank juga melakukan                             Besides, the Bank also monitors the stability of its
    pemantauan secara berkala terhadap stabilitas                   core deposits on a regular basis which consists of
    pendanaan inti yang terdiri dari dana-dana stabil               stable non-bank deposits such as demand
    bukan bank seperti giro, tabungan, dan deposito                 deposits, saving accounts, and time deposits by
    berjangka melalui analisa terhadap volatilitasnya.              analyzing their volatility overtime.

    Bank juga memantau stress-testing limit dengan                  The Bank also monitors stress-test limit using
    skenario ‘Bank Specific Crisis’ dan ‘General                    ‘Bank Specific Crisis’ and ‘General Market Crisis’
    Market Crisis’.                                                 scenarios.

   Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank telah                        As of 31 December 2025, the Bank has recorded
   mencatat       simpanan   nasabah        sebesar                 Rp133.3 trillion of customer’s deposits which
   Rp133,3 triliun atau naik sebesar 14,03%                         increased       by        14.03%     compared     to
   dibandingkan dengan simpanan nasabah pada                        31 December 2024, contributed by demand
   tanggal 31 Desember 2024, dalam hal ini giro naik                deposits which increased by 21.61% to Rp39.1
   sebesar 21,61% menjadi Rp39,1 triliun, tabungan                  trillion, saving deposits which increased by 15.75%
   naik sebesar 15,75% menjadi Rp40,6 triliun, dan                  to Rp40.6 trillion, and time deposits which
   deposito berjangka naik sebesar 7,91% menjadi                    increased by 7.91% to Rp53.6 trillion.
   Rp53,6 triliun.

   LCR dan NSFR pada tanggal 31 Desember 2025                       LCR and NSFR as of 31 December 2025 were
   masing-masing berada pada level 300% dan                         maintained at level of 300% and 121% respectively
   121% (tidak diaudit) yang kedua rasio ini jauh                   (unaudited) which these two ratios were above
   berada di atas ketentuan regulator sebesar 100%.                 regulatory minimum requirement level of 100%.
   Bank secara berkesinambungan akan terus                          The Bank will continuously maintain the LCR and
   menjaga tingkat LCR dan NSFR agar berada                         NSFR in a sound range.
   dalam kisaran yang sehat.




                                                          162
Page 547
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                      39. Risk Management Policies (continued)

    Risiko likuiditas (lanjutan)                                   Liquidity risk (continued)

   Disamping itu pengukuran dan pemantauan                        In addition to the above measurement and
   terhadap analisa gap, limit-limit yang ditetapkan,             monitoring of the gap analysis, defined limits, stress
   stress-testing, dan Rencana Pendanaan Darurat                  testing, and Contingency Funding Plan are
   dilaksanakan secara konsisten.                                 consistently implemented.

    Rencana Pendanaan Darurat menjadi komponen                     The Contingency Funding Plan (CFP) is a critical
    penting dalam kerangka kerja manajemen                         component of the liquidity management framework
    likuiditas dan berfungsi sebagai perpanjangan                  and serves as an extension of the Bank’s
    atas kebijakan operasional atau manajemen                      operational or daily liquidity management policy.
    likuiditas sehari-hari. Walaupun Bank memantau                 Although the Bank periodically monitors liquidity
    kebutuhan likuiditas dan pendanaan secara                      and funding requirements, it is important to
    berkala, penting juga untuk mengetahui kejadian                recognize the unexpected events, economic or
    yang tak terduga, kondisi ekonomi dan pasar,                   market conditions, earnings problems or situations
    masalah pendapatan atau situasi di luar kendali                beyond its control that could cause a liquidity crisis.
    yang dapat menyebabkan krisis likuiditas.                      The CFP outlines the actions to be taken by the
    Rencana Pendanaan Darurat menguraikan                          Bank in the event of a liquidity crisis and would be
    tindakan yang harus diambil oleh Bank pada saat                activated in the event of a liquidity stress situation.
    terjadi krisis likuiditas dan akan diaktifkan jika
    terjadi krisis atau liquidity stress.

    Hal ini berfungsi untuk mengidentifikasi dan                   It serves to identify and recognize a liquidity crisis,
    mengetahui potensi krisis likuiditas, menentukan               define        the      appropriate      management
    tanggung jawab dan tindakan manajemen yang                     responsibilities and responses during a crisis,
    terkait pada saat krisis, memperbaiki area yang                rectify areas of concern and ensure that information
    menjadi perhatian dan memastikan bahwa arus                    flows remain timely and uninterrupted so it can
    informasi    tepat    waktu    sehingga    dapat               facilitate quick and effective decision-making.
    memfasilitasi pengambilan keputusan secara
    cepat dan efektif.

    Tingkat kerumitan dan detail dari rencana                      The level of sophistication and detail of the plan
    tersebut disesuaikan dengan kompleksitas,                      would commensurate with the complexity, risk
    eksposur risiko, aktivitas, produk, dan struktur               exposure, activities, products and organization
    organisasi Bank untuk menentukan indikator yang                structure of the Bank to identify the indicators that
    paling relevan untuk digunakan dalam mengelola                 are most relevant to its management of liquidity and
    likuiditas dan pendanaan. Selain itu, Bank juga                funding. In addition, the Bank also has established
    telah menetapkan Liquidity Crisis Management                   a Liquidity Crisis Management Team which is
    Team       yang   bertanggung     jawab   untuk                responsible to evaluate the liquidity position and
    mengevaluasi posisi likuiditas dan menentukan                  decide the actions to be taken when crisis occurs.
    tindakan yang akan diambil pada saat terjadi
    krisis.

    Analisa arus kas mengenai kebutuhan                            The cash flow analysis of net funding requirement
    pendanaan bersih melibatkan penyusunan                         involves the preparation of cash flow mismatch
    laporan arus kas berdasarkan jatuh tempo                       based on actual contractual and behavioral
    (kontraktual) aktual dari arus kas tersebut                    maturity. Contractual cash flow profiles allocate the
    maupun secara behavioral. Profil arus kas                      assets, liabilities and off-balance sheet items into
    kontraktual mengalokasikan aset-aset, liabilitas-              time band by remaining maturity of the assets,
    liabilitas dan rekening administratif ke dalam                 liabilities and off balance sheet items. While
    jangka waktu berdasarkan sisa jatuh tempo aset,                behavioral cash flow is based on Business As
    liabilitas, dan rekening administratif tersebut.               Usual (BAU). In behavioral cash flow, core non-
    Sedangkan arus kas secara behavioral                           core measurement is conducted.
    berdasarkan perilaku arus kas secara bisnis pada
    umumnya. Dalam arus kas secara perilaku bisnis
    pada umumnya, dilakukan pengukuran arus kas
    yang menetap (Core) maupun tidak menetap
    (Non Core).




                                                         163
Page 548
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                          PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                        As of 31 December 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                                   and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


39. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan)                                      39. Risk Management Policies (continued)

     Risiko likuiditas (lanjutan)                                                   Liquidity risk (continued)

     Dari analisa arus kas secara perilaku bisnis pada                              From the behaviour or Business As Usual (BAU)
     umumnya, diperoleh gap Net Cumulative Outflow                                  cash flow analysis, it is obtained the expected Net
     (NCO) yang diperkirakan akan dihadapi Bank dan                                 Cumulative Outflow (NCO) gap that will be
     dilakukan pengawasan secara harian.                                            encountered by the Bank and is monitored in daily
                                                                                    basis.

     Tabel jatuh tempo aset dan liabilitas Bank                                     Maturity table of the Bank’s asset and liabilities
     berdasarkan jangka waktu kontraktual yang                                      based on contractual can be seen in Note 38.
     tersisa dapat dilihat pada Catatan 38.

40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan                                             40. Fair Value of Financial Instruments

     Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan                                     The tables below present the comparison between
     antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan                                 the carrying values as reported in the statement of
     dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar                               financial position and the fair values of all financial
     semua aset keuangan dan liabilitas keuangan.                                   assets and liabilities.

           31 Desember/
                                                                   31 December 2025
                                                       Nilai tercatat/         Nilai wajar/
                                                       Carrying value          Fair value
     Aset Keuangan                                                                                                               Financial Assets

     Biaya perolehan yang diamortisasi                                                                                        Amortised cost
       Kas                                                       642.704              642.704                                         Cash
       Giro pada Bank Indonesia                                7.115.892            7.115.892        Currents accounts with Bank Indonesia
       Giro pada bank lain - neto                              1.000.149            1.000.149        Current accounts with other banks - net
       Penempatan pada Bank Indonesia                                                                        Placement with Bank Indonesia
          dan bank lain - neto                                  407.704              407.704                        and other banks - net
       Investasi keuangan - neto                              7.521.243            7.521.243                     Financial investments - net
       Kredit yang diberikan - neto                         107.956.894          107.956.894                                     Loans - net
       Tagihan akseptasi - neto                               2.590.276            2.590.276                   Acceptance receivables - net
       Aset lain-lain*                                        1.280.557            1.280.557                                  Other assets*

     Diukur pada nilai wajar
       melalui laba rugi                                                                                      Fair value through profit or loss
       Efek-efek yang diperdagangkan                           3.753.885            3.753.885                               Trading securities
       Tagihan derivatif                                       1.604.926            1.604.926                          Derivative receivables
       Tagihan atas surat berharga                                                                                  Receivables on securities
          yang dibeli dengan janji                                                                                         purchased with
          dijual kembali - neto                                1.703.647            1.703.647                    agreements to resell - net

     Diukur pada nilai wajar                                                                                              Fair value through
       melalui penghasilan komprehensif lain                                                                  other comprehensive income
       Investasi keuangan                                     29.752.464           29.752.464                         Financial investments

     Total                                                  165.330.341          165.330.341                                                    Total


*    Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan            * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
     transaksi spot.                                                              spot transactions.
**   Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar,         ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
     setoran jaminan dan transaksi spot.                                          spot transactions.




                                                                         164
Page 549
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                          PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                        As of 31 December 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                                   and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan)                                  40. Fair Value of Financial Instruments (continued)

     Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan                                     The tables below present the comparison between
     antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan                                 the carrying values as reported in the statement of
     dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar                               financial position and the fair values of all financial
     semua aset keuangan dan liabilitas keuangan.                                   assets and liabilities. (continued)
     (lanjutan)

                                                                     31 Desember/
                                                                   31 December 2025
                                                       Nilai tercatat/         Nilai wajar/
                                                       Carrying value          Fair value
     Liabilitas Keuangan                                                                                                     Financial Liabilities

     Diukur pada nilai wajar
       melalui laporan laba rugi                                                                             Fair value through profit or loss
       Liabilitas derivatif                                    1.461.585            1.461.585                              Derivative payables
       Liabilitas atas surat berharga yang dijual                                                          Liabilities on securities sold under
        dengan janji dibeli kembali                            3.524.684            3.524.684                        repurchase agreement
     Liabilitas Lain-lain                                                                                                    Other Liabilities
       Liabilitas segera                                        441.003              441.003                                   Current liabilities
       Simpanan dari nasabah                                133.312.682          133.312.682                          Deposits from customers
       Simpanan dari bank lain                                3.795.269            3.795.269                         Deposits from other banks
       Bunga yang masih harus dibayar                           189.091              189.091                                  Interest payables
       Liabilitas akseptasi                                   2.005.479            2.005.479                             Acceptance payables
       Efek utang yang diterbitkan - neto                       944.990              992.267                        Debt securities issued - net
       Liabilitas lain-lain**                                 2.849.074            2.849.074                                   Other liabilities**

      Total                                                 148.523.857          148.571.134                                                    Total


                                                                     31 Desember/
                                                                   31 December 2024
                                                       Nilai tercatat/         Nilai wajar/
                                                       Carrying value          Fair value
     Aset Keuangan                                                                                                               Financial Assets

     Biaya perolehan yang diamortisasi                                                                                        Amortised cost
       Kas                                                       681.840              681.840                                         Cash
       Giro pada Bank Indonesia                                5.798.664            5.798.664        Currents accounts with Bank Indonesia
       Giro pada bank lain - neto                                821.513              821.513        Current accounts with other banks - net
       Penempatan pada Bank Indonesia                                                                        Placement with Bank Indonesia
          dan bank lain - neto                                 3.657.057            3.657.057                       and other banks - net
       Investasi keuangan - neto                               9.528.940            9.528.940                    Financial investments - net
       Kredit yang diberikan - neto                           96.452.256           96.452.256                                    Loans - net
       Tagihan akseptasi - neto                                2.417.881            2.417.881                  Acceptance receivables - net
       Aset lain-lain*                                         1.142.793            1.142.793                                 Other assets*

     Diukur pada nilai wajar
       melalui laba rugi                                                                                      Fair value through profit or loss
       Efek-efek yang diperdagangkan                           2.306.993            2.306.993                               Trading securities
       Tagihan derivatif                                       2.062.193            2.062.193                          Derivative receivables
       Tagihan atas surat berharga                                                                                  Receivables on securities
          yang dibeli dengan janji                                                                                         purchased with
          dijual kembali - neto                                1.653.008            1.653.008                    agreements to resell - net

     Diukur pada nilai wajar                                                                                              Fair value through
       melalui penghasilan komprehensif lain                                                                  other comprehensive income
       Investasi keuangan                                     22.923.886           22.923.886                         Financial investments

     Total                                                  149.447.024          149.447.024                                                    Total


*    Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan            * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
     transaksi spot.                                                              spot transactions.
**   Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar,         ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
     setoran jaminan dan transaksi spot.                                          spot transactions.

                                                                         165
Page 550
                                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                Indonesian language.

           PT BANK UOB INDONESIA                                                          PT BANK UOB INDONESIA
      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
           Tanggal 31 Desember 2025                                                        As of 31 December 2025
         dan untuk Tahun yang Berakhir                                                   and For the Year Then Ended
             pada Tanggal Tersebut                                                     (Expressed in millions of Rupiah,
         (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                   unless otherwise stated)
             kecuali dinyatakan lain)


40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan)                                  40. Fair Value of Financial Instruments (continued)

     Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan                                     The tables below present the comparison between
     antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan                                 the carrying values as reported in the statement of
     dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar                               financial position and the fair values of all financial
     semua aset keuangan dan liabilitas keuangan.                                   assets and liabilities. (continued)
     (lanjutan)

                                                                     31 Desember/
                                                                   31 December 2024
                                                       Nilai tercatat/         Nilai wajar/
                                                       Carrying value          Fair value
     Liabilitas Keuangan                                                                                                     Financial Liabilities

     Diukur pada nilai wajar
       melalui laporan laba rugi                                                                             Fair value through profit or loss
       Liabilitas derivatif                                    2.225.890            2.225.890                              Derivative payables
       Liabilitas atas surat berharga yang dijual                                                          Liabilities on securities sold under
        dengan janji dibeli kembali                            5.576.054            5.576.054                           repurchase agreement

     Liabilitas Lain-lain                                                                                                       Other Liabilities
       Liabilitas segera                                        504.053              504.053                                  Current liabilities
       Simpanan dari nasabah                                116.911.750          116.911.750                         Deposits from customers
       Simpanan dari bank lain                                4.440.259            4.440.259                        Deposits from other banks
       Bunga yang masih harus dibayar                           195.817              195.817                                 Interest payables
       Liabilitas akseptasi                                   2.306.951            2.306.951                            Acceptance payables
       Efek utang yang diterbitkan - neto                     1.041.910              956.551                       Debt securities issued - net
       Liabilitas lain-lain**                                 2.789.648            2.789.648                                  Other liabilities**

     Total                                                  135.992.332          135.906.973                                                    Total


*    Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan            * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
     transaksi spot.                                                              spot transactions.
**   Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar,         ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
     setoran jaminan dan transaksi spot.                                          spot transactions.

     Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan, kecuali                              The fair value of financial assets and liabilities,
     efek-efek yang diperdagangkan, tagihan dan                                     except for trading securities, derivative receivables
     liabilitas derivatif, investasi keuangan yang                                  and liabilities, financial investments available-for-
     tersedia untuk dijual dan efek utang yang                                      sale and debt securities issued, approximate its
     diterbitkan, mendekati nilai tercatatnya karena                                carrying values because financial assets and
     aset dan liabilitas keuangan dalam jumlah                                      liabilities in significant amount have short-term
     signifikan memiliki jangka waktu yang pendek                                   period and/or the interest rate is frequently
     dan/atau suku bunganya sering ditinjau ulang.                                  reviewed. The fair value of derivative receivables
     Tagihan dan liabilitas derivatif nilai wajarnya                                and liabilities are based on valuation technique.
     dihitung berdasarkan teknik penilaian. Efek-efek                               Trading securities and financial investment at fair
     yang diperdagangkan dan investasi keuangan                                     value through other comprehensive income, its fair
     yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan                               value is based on quoted or observable prices. The
     komprehensif lain, nilai wajarnya berdasarkan                                  fair value of debt securities issued are calculated
     harga yang dapat diperoleh atau dapat                                          using discounted cash flows using market interest
     diobservasi. Nilai wajar dari efek utang yang                                  rate.
     diterbitkan dihitung menggunakan diskonto arus
     kas berdasarkan tingkat suku bunga pasar.

     Penilaian atas nilai wajar instrumen keuangan                                  Valuation for the fair value of financial instruments
     berdasarkan hierarki nilai wajar dapat dilihat pada                            based on the fair value hierarchy refer to Note 2af.
     Catatan 2af.




                                                                         166
Page 551
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                      PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                             NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                    As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                               and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                 (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                               unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan)                             40. Fair Value of Financial Instruments (continued)

    Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas                         The tables below show the asset and liabilities
    yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki                         recognized at fair value based on the hierarchy
    yang digunakan oleh Bank untuk menentukan                                 used by the Bank in determining and disclosing the
    dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan                               fair value of asset and liabilities:
    liabilitas:

                                                                31 Desember/
                                                              31 December 2025

                                        Tingkat 1/       Tingkat 2/       Tingkat 3/
                                         Level 1          Level 2          Level 3               Total

    Aset yang diukur pada
      nilai wajar                                                                                                Assets measured at fair value
      Investasi keuangan                  29.752.464                  -                 -       29.752.464              Financial investments
      Efek-efek yang
         diperdagangkan                    3.753.885                -                   -         3.753.885                  Trading securities
      Tagihan derivatif                            -        1.604.926                   -         1.604.926              Derivative receivables
      Tagihan atas surat berharga                                                                                     Receivables on securities
         yang dibeli dengan janji                                                                                             purchased with
         dijual kembali                              -      1.703.647                   -         1.703.647              agreements to resell

   Total aset yang diukur                                                                                                Total assets measured
     pada nilai wajar                     33.506.349        3.308.573                   -       36.814.922                        at fair value

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                    Assets for which
      diungkapkan                                                                                                     fair value are disclosed
      Kredit yang diberikan - neto                   -              -      111.782.340         111.782.340                          Loans - net
      Investasi keuangan - neto                      -      7.521.243                -           7.521.243          Financial investments - net
      Agunan yang diambil alih - neto                -              -          135.313             135.313              Foreclosed assets - net
      Properti terbengkalai                          -              -           28.849              28.849                 Abandoned property

    Total aset yang nilai                                                                                                 Total assets for which
      wajarnya diungkapkan                           -      7.521.243      111.946.502         119.467.745           fair value are disclosed

    Total                                 33.506.349       10.829.816      111.946.502         156.282.667                                   Total


    Liabilitas yang diukur pada
      nilai wajar                                                                                           Liabilities measured at fair value
      Liabilitas derivatif                           -      1.461.585                   -         1.461.585               Derivative liabilities
      Liabilitas atas surat berharga                                                                                Receivables on securities
         yang dijual dengan janji                                                                                            purchased with
         dibeli kembali                              -      3.524.684                   -         3.524.684             agreements to resell

    Total liabilitas yang diukur                                                                                      Total liabilities measured
      pada nilai wajar                               -      4.986.269                   -         4.986.269                         at fair value

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                           Liabilities for which
      diungkapkan                                                                                                     fair value are disclosed
      Efek utang yang diterbitkan
         - neto                                      -        992.267                   -           992.267         Debt securities issued - net

    Total liabilitas yang nilai                                                                                        Total liabilities for which
      wajarnya diungkapkan                           -        992.267                   -           992.267           fair value are disclosed

    Total                                            -      5.978.536                   -         5.978.536                                  Total




                                                                 167
Page 552
                                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                             Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                     PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                            NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                   As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                              and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                              unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


40. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan)                             40. Fair Value of Financial Instruments (continued)

    Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas                         The tables below show the asset and liabilities
    yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki                         recognized at fair value based on the hierarchy
    yang digunakan oleh Bank untuk menentukan                                 used by the Bank in determining and disclosing the
    dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan                               fair value of asset and liabilities: (continued)
    liabilitas: (lanjutan)

                                                                31 Desember/
                                                              31 December 2024

                                        Tingkat 1/       Tingkat 2/       Tingkat 3/
                                         Level 1          Level 2          Level 3               Total

    Aset yang diukur pada
      nilai wajar                                                                                                Assets measured at fair value
      Investasi keuangan                  22.923.886                  -                 -       22.923.886              Financial investments
      Efek-efek yang
         diperdagangkan                    2.306.993                -                   -         2.306.993                  Trading securities
      Tagihan derivatif                            -        2.062.193                   -         2.062.193              Derivative receivables
      Tagihan atas surat berharga                                                                                     Receivables on securities
         yang dibeli dengan janji                                                                                             purchased with
         dijual kembali                              -      1.653.008                   -         1.653.008              agreements to resell

   Total aset yang diukur                                                                                                Total assets measured
     pada nilai wajar                     25.230.879        3.715.201                   -       28.946.080                        at fair value

    Aset yang nilai wajarnya                                                                                                    Assets for which
      diungkapkan                                                                                                     fair value are disclosed
      Kredit yang diberikan - neto                   -              -      96.452.256           96.452.256                          Loans - net
      Investasi keuangan - neto                      -      9.528.940               -            9.528.940          Financial investments - net
      Agunan yang diambil alih - neto                -              -         149.034              149.034              Foreclosed assets - net
      Properti terbengkalai                          -              -          28.534               28.534                 Abandoned property

    Total aset yang nilai                                                                                                 Total assets for which
      wajarnya diungkapkan                           -      9.528.940      96.629.824          106.158.764           fair value are disclosed

    Total                                 25.230.879       13.244.141      96.629.824          135.104.844                                   Total


    Liabilitas yang diukur pada
      nilai wajar                                                                                           Liabilities measured at fair value
      Liabilitas derivatif                           -      2.225.890                   -         2.225.890               Derivative liabilities
      Liabilitas atas surat berharga                                                                                Receivables on securities
         yang dijual dengan janji                                                                                            purchased with
         dibeli kembali                              -      5.576.054                   -         5.576.054             agreements to resell

    Total liabilitas yang diukur                                                                                      Total liabilities measured
      pada nilai wajar                               -      7.801.944                   -         7.801.944                         at fair value

    Liabilitas yang nilai wajarnya                                                                                           Liabilities for which
      diungkapkan                                                                                                     fair value are disclosed
      Efek utang yang diterbitkan
         - neto                                      -        956.551                   -           956.551         Debt securities issued - net

    Total liabilitas yang nilai                                                                                        Total liabilities for which
      wajarnya diungkapkan                           -        956.551                   -           956.551           fair value are disclosed

    Total                                            -      8.758.495                   -         8.758.495                                  Total




                                                                 168
Page 553
                                                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK UOB INDONESIA                                                                                 PT BANK UOB INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                                                               As of 31 December 2025
          dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                          and For the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                          unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


41. Informasi Segmen Operasi                                                                        41. Operating Segment Information

   Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan                                                                  Operating segments are reported in accordance
   laporan internal Bank yang disiapkan untuk                                                               with the internal reporting provided to determine
   mengambil keputusan operasional, yaitu Direksi                                                           operational decision, which is the Board of
   yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan                                                              Directors who are responsible for allocating
   sumber daya ke segmen tertentu dan penilaian                                                             resources to certain segments and performance
   atas performanya.                                                                                        assessments.

   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal                                                                   For the year ended 31 December 2025 and 2024,
   31 Desember 2025 dan 2024, Bank memiliki tiga                                                            the Bank has three operating segments classified
   segmen      operasi      yang     diklasifikasikan                                                       based on products and services as follows:
   berdasarkan produk dan jasa sebagai berikut:
   - Wholesale yang terdiri segmen commercial                                                               - Wholesale consists of commercial banking,
     banking, corporate banking, financial institution                                                        corporate banking, financial institution group,
     group, multi national companies, treasury dan                                                            multi national companies, treasury and
     investment banking.                                                                                      investment banking segment.
   - Retail yang terdiri dari segmen personal                                                               - Retail consists of personal financial services,
     financial services, kartu kredit, privillage                                                             credit card, privillage banking and digital banking
     banking dan digital banking.                                                                             segments.
   - Lain-lain yang terdiri dari segmen yang tidak                                                          - Other comprises segments that cannot be
     dapat dialokasikan ke segmen wholesale atau                                                              allocated to the wholesale or retail.
     retail.

   Tabel berikut menyajikan informasi segmen bisnis                                                         The tables below show the business segment
   Bank berdasarkan segmen operasi:                                                                         information of the Bank based on operating
                                                                                                            segment:

                                                                             31 Desember/31 December 2025
                                                                                                        Lainnya/
                                                      Wholesale                    Retail                Others                   Total
   Laporan laba rugi                                                                                                                                        Statement of profit or loss
     dan penghasilan                                                                                                                                     and other comprehensive
     komprehensif lain                                                                                                                                                       income
     Pendapatan*                                            3.678.133                 1.892.571           2.380.598                7.951.302                                Income*
     Beban**                                               (1.054.417 )              (1.849.647 )        (2.321.227 )             (5.225.291)                           Expenses**
     Cadangan kerugian penurunan                                                                                                                           Allowance for impairment
       nilai                                                  (291.912 )               (422.248 )            (53.923 )               (768.083)                             losses
       Laba sebelum beban pajak                             2.331.804                  (379.324 )               5.448              1.957.928             Income before tax expense
       Beban pajak                                                                                                                   (428.851)                              Tax expense
       Laba tahun berjalan                                                                                                         1.529.077                      Income for the year


   Laporan posisi keuangan                                                                                                                       Statement of financial position
     Jumlah aset                                        147.761.656                15.545.958             7.191.589             170.499.203                         Total assets
     Jumlah liabilitas                                  106.443.259                39.516.807             4.415.494             150.375.560                        Total liabilities

   *  Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan            *   Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
      Pendapatan non-operasional.
   ** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi.           ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.




                                                                                            169
Page 554
                                                                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                                          Indonesian language.

            PT BANK UOB INDONESIA                                                                                 PT BANK UOB INDONESIA
       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
            Tanggal 31 Desember 2025                                                                               As of 31 December 2025
          dan untuk Tahun yang Berakhir                                                                          and For the Year Then Ended
              pada Tanggal Tersebut                                                                            (Expressed in millions of Rupiah,
          (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                                          unless otherwise stated)
              kecuali dinyatakan lain)


41. Informasi Segmen Operasi (lanjutan)                                                             41. Operating Segment Information (continued)

   Tabel berikut menyajikan informasi segmen bisnis                                                         The tables below show the business segment
   Bank berdasarkan segmen operasi: (lanjutan)                                                              information of the Bank based on operating
                                                                                                            segment: (continued)

                                                                             31 Desember/31 December 2024
                                                                                                        Lainnya/
                                                      Wholesale                    Retail                Others                   Total
   Laporan laba rugi                                                                                                                                        Statement of profit or loss
     dan penghasilan                                                                                                                                     and other comprehensive
     komprehensif lain                                                                                                                                                       income
     Pendapatan*                                            3.661.217                 2.781.687           1.011.557                7.454.461                                Income*
     Beban**                                               (1.750.640 )              (2.754.818 )        (1.307.105 )             (5.812.563)                           Expenses**
     Cadangan kerugian penurunan                                                                                                                           Allowance for impairment
       nilai                                                  (474.341 )               (604.595 )               2.078             (1.076.858)                              losses
       Laba sebelum beban pajak                             1.436.236                  (577.726 )           (293.470 )                565.040            Income before tax expense
       Beban pajak                                                                                                                   (158.800)                              Tax expense
       Laba tahun berjalan                                                                                                            406.240                     Income for the year


   Laporan posisi keuangan                                                                                                                       Statement of financial position
     Jumlah aset                                        132.104.591                16.376.467             7.660.724             156.141.782                         Total assets
     Jumlah liabilitas                                   92.165.445                36.498.952             9.651.218             138.315.615                        Total liabilities

   *  Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan            *   Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
      Pendapatan non-operasional.
   ** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi.           ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.




    Informasi yang berkaitan dengan segmen                                                                  Information concerning the geographical segments
    geografis Bank disajikan dalam tabel di bawah ini:                                                      of the Bank are set out in the tables below:

                                                                             31 Desember/31 December 2025
                                                                                                    Jawa Timur
                                                        Jakarta/               Sumatera/             dan Bali/                    Total
                                                        Jakarta                Sumatera              East Java
                                                                                                      and Bali
    Laporan laba rugi                                                                                                                                       Statement of profit or loss
      dan penghasilan                                                                                                                                    and other comprehensive
      komprehensif lain                                                                                                                                                    income
      Pendapatan*                                          6.787.768                   570.540              592.994                7.951.302                              Income*
    Laporan posisi keuangan                                                                                                                            Statement of financial position
      Jumlah aset                                       131.967.123                20.425.882           18.106.198              170.499.203                            Total assets

                                                                             31 Desember/31 December 2024
                                                                                                    Jawa Timur
                                                        Jakarta/               Sumatera/             dan Bali/                    Total
                                                        Jakarta                Sumatera              East Java
                                                                                                      and Bali
    Laporan laba rugi                                                                                                                                       Statement of profit or loss
      dan penghasilan                                                                                                                                    and other comprehensive
      komprehensif lain                                                                                                                                                    income
      Pendapatan*                                          6.305.306                   579.714              569.441                7.454.461                              Income*
    Laporan posisi keuangan                                                                                                                            Statement of financial position
      Jumlah aset                                       136.470.625                  8.301.791          11.369.366              156.141.782                            Total assets

   *  Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan            *   Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
      Pendapatan non-operasional.
   ** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi.           ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.




                                                                                            170
Page 555
                                                                                             The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                   Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                            PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                                          As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                                     and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                                       (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                     unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


42. Tambahan Informasi Arus Kas                                                42. Supplementary Cash Flow Information

   Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas                             Changes in liabilities arising from financing
   pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai                                   activities in the cash flow statement are as follows:
   berikut:
                                                 Arus kas/Cash flows         Perubahan
                              1 Januari/                                      non-kas/        Selisih kurs/       31 Desember/
                              1 January      Penerimaan/    Pembayaran/      Non-cash           Foreign           31 December
                                 2025         Proceeds        Payment         changes          exchange               2025

   Efek utang yang
     diterbitkan                1.050.000              -         (100.000)               -                    -        950.000         Debt securities issued
   Beban terkait efek                                                                                                                                  Cost of
     utang yang diterbitkan        (8.090)             -                -         3.080                       -         (5.010)       debt securities issued

   Efek utang yang
      diterbitkan neto          1.041.910              -         (100.000)        3.080                       -        944.990    Debt securities issued - net
   Liabilitas sewa                133.551              -          (92.538)       36.391                       -         77.404                Lease liabilities

   Total                        1.175.461              -         (192.538)       39.471                       -      1.022.394                           Total



                                                 Arus kas/Cash flows         Perubahan
                              1 Januari/                                      non-kas/        Selisih kurs/       31 Desember/
                              1 January      Penerimaan/    Pembayaran/      Non-cash           Foreign           31 December
                                 2024         Proceeds        Payment         changes          exchange               2024

   Efek utang yang
     diterbitkan                1.450.000        200.000         (600.000)               -                    -      1.050.000         Debt securities issued
   Beban terkait efek                                                                                                                                  Cost of
     utang yang diterbitkan        (6.577)             -           (4.953)        3.440                       -         (8.090)       debt securities issued

   Efek utang yang
      diterbitkan neto          1.443.423        200.000         (604.953)        3.440                       -      1.041.910    Debt securities issued - net
   Liabilitas sewa                187.538              -         (106.246)       52.259                       -        133.551                Lease liabilities

   Total                        1.630.961        200.000         (711.199)       55.699                       -      1.175.461                           Total




43. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan                                     43. Accounting Standards Issued but not yet
    Namun Belum Berlaku Efektif                                                   Effective

   Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai                                 The accounting standards that have been issued
   tanggal penerbitan laporan keuangan Bank                                        up to the date of issuance of the Bank’s financial
   namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut                                 statements, but not yet effective are disclosed
   ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan                                       below. The management intends to adopt these
   standar-standar tersebut yang dipertimbangkan                                   standards that are considered relevant to the Bank
   relevan terhadap Bank pada saat efektif, dan                                    when they become effective, and the impact to the
   dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan                                  financial position and performance of the Bank is
   Bank masih diestimasi pada tanggal penerbitan                                   still being estimated as at the authorization date of
   laporan keuangan ini.                                                           this financial statements.

   Efektif berlaku pada atau setelah tanggal                                       Effective on or after 1 January 2026
   1 Januari 2026

   Standar tersebut akan berlaku efektif pada                                      The above standards will be effective on 1 January
   tanggal 1 Januari 2026 dan penerapan dini                                       2026 and early adoption is permitted.
   diperbolehkan.




                                                                       171
Page 556
                                                                    The original financial statements included herein are in the
                                                                                                          Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                       PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                              NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                     As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                  (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


43. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan                   43. Accounting Standards Issued but not yet
    Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan)                      Effective (continued)

   Efektif berlaku pada atau setelah tanggal                   Effective on or after 1 January 2026 (continued)
   1 Januari 2026 (lanjutan)

   PSAK 107 “Instrumen Keuangan Pengungkapan                   SFAS 107: "Financial Instruments: Disclosures
   tentang Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen                about the Classification and Measurement of
   Keuangan.                                                   Financial Instruments."

   Amendemen ini mengubah ketentuan dalam                      The amendments also revise the statement in SFAS
   PSAK 107 terkait persyaratan pengungkapan                   107 regarding the disclosure requirements for
   investasi pada instrumen ekuitas yang diukur                investments in equity instruments measured at fair
   pada      nilai  wajar  melalui   penghasilan               value through other comprehensive income and
   komprehensif lain dan menambah ketentuan                    adding statament related to financial instruments
   terkait instrumen keuangan dengan persyaratan               with contractual terms that alter the timing or amount
   kontraktual yang mengubah waktu atau jumlah                 of contractual cash flows
   arus kas kontraktual.

   PSAK 109 “Instrumen Keuangan”                               SFAS 109 "Financial Instruments"

   Amendemen         ini    menambahkan        dan             These amendments adding and clarify statement in
   mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK 109                    SFAS 109 regarding derecognition of financial
   terkait   penghentian     pengakuan   liabilitas            liabilities, as well as clarify the assessment of cash
   keuangan, serta mengklarifikasi penilaian                   flow characteristics for financial assets with ESG-
   karakteristik arus kas untuk aset keuangan                  linked features, financial assets with non-recourse
   dengan fitur ESG-linked, aset keuangan dengan               features, and contractually bound instruments such
   fitur non-recourse, dan instrumen yang terikat              as tranches.
   secara kontraktual seperti tranche.

   Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank                 As at the authorization date of this financial
   masih mempelajari dampak yang mungkin timbul                statements, the Bank is still evaluating the potential
   dari penerapan standar akuntansi baru dan revisi            impact of these new and revised accounting
   tersebut serta pengaruhnya pada laporan                     standards to the financial statements of the Bank.
   keuangan Bank.

   Efektif berlaku pada atau setelah tanggal                   Effective on or after 1 January 2027
   1 Januari 2027

   Standar tersebut akan berlaku efektif pada                  The above standards will be effective on 1 January
   tanggal 1 Januari 2027 dan penerapan dini                   2027 and early adoption is permitted.
   diperbolehkan.

   Amandemen PSAK No. 118: Penyajian dan                       Amandments SFAS No. 118: Presentation and
   Pengungkapan dalam Laporan Keuangan.                        Disclosure in Financial Statements.

   Standar akuntansi baru yang mengatur                        A new accounting standard that establishes
   persyaratan untuk penyajian dan pengungkapan                requirements for the presentation and disclosure of
   informasi dalam laporan keuangan bertujuan                  information in general-purpose financial statements
   umum untuk membantu memastikan laporan                      to help ensure that financial statements provide
   keuangan menyediakan informasi relevan yang                 relevant information that faithfully represents assets,
   merepresentasikan secara tepat aset, liabilitas,            liabilities, equity, income, and expenses. SFAS No.
   ekuitas, penghasilan dan beban. PSAK No. 118                118 will replace SFAS No. 201: Presentation of
   akan menggantikan PSAK No. 201: Penyajian                   Financial Statements.
   Laporan Keuangan.




                                                      172
Page 557
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


44. Analisis Kualitas Kredit                                   44. Credit Quality Analysis

    Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                        Measurement of expected credit losses

    Peningkatan risiko kredit secara signifikan                    Significant increase in credit risk

    Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar                    When determining whether the risk of default on
    pada instrumen keuangan telah meningkat                        financial instruments has increased significantly
    secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank                   since initial recognition, the Bank considers
    memperbangkan informasi yang wajar dan                         reasonable and supported relevant information that
    relevan yang mendukung dan tersedia tanpa                      is available without excessive costs or efforts. This
    biaya atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut                 includes quantitative and qualitative information
    mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan                 and analysis, based on historical experience and
    kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis               credit expert assessments and including forward-
    dan penilaian pakar kredit dan termasuk                        looking estimates.
    perkiraan masa depan.

    Tujuan dari penilaian ini adalah untuk                         The purpose of this assessment is to identify
    mengidentifikasi apakah peningkatan risiko kredit              whether a significant increase in credit risk of
    secara signifikan atas eksposur telah terjadi                  exposure has occurred by comparing:
    dengan membandingkan:
    •   Probability of default (PD) atas umur tersisa              •   Probability of default (PD) for the remaining
        pada tanggal pelaporan; dengan                                 tenor at the reporting date; with
    •   Probability of default (PD) atas umur tersisa              •   Probability of default (PD) for the estimated
        yang di estimasi pada saat pengakuan awal                      remaining tenor at initial recognition of the
        eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan                     exposure (if relevant, adjusted for change in
        perubahan ekspektasi pembayaran di muka).                      expectations of prepayment).

    Bank menggunakan kriteria berikut dalam                        The Bank uses these criterias for determining
    menentukan apakah peningkatan risiko kredit                    whether there has been a significant increase in
    secara signifikan atas eksposur tersebut telah                 credit:
    terjadi:
    •    Tertunggak lebih dari 30 hari;                            •   Days past due above 30 days;
    •    Dalam Perhatian Khusus (DPK) berdasarkan                  •   Special Mention based on OJK 3 pillars;
         OJK 3 pilar;
    •    Kredit yang direstrukturisasi; dan                        •   Loan restructure; and
    •    Termasuk dalam kategori Watchlist (with                   •   Included as part of Watchlist (with High Risk).
         High Risk).

    Penentuan struktur probability of default                      Determination of the probability of default
                                                                   structure

    Bank menggunakan model statistik untuk                         The Bank uses a statistical model to analyze the
    menganalisa data yang dikumpulkan dan                          collected data and produce an estimate of the
    menghasilkan perkiraan probability of default                  probability of default (PD) for the remaining life and
    (PD) atas umur tersisa dan bagaimana hal ini                   how this is expected to change as a result of the
    diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari                  passage of time.
    berlalunya waktu.

    Penentuan terjadinya peningkatan           risiko              Determination of significant increase in credit
    kredit secara signifikan                                       risk

    Bank menggunakan sejumlah kriteria untuk                       The Bank uses several criterias for determining
    menentukan telah terjadi peningkatan risiko kredit             that credit risk has increased significantly.
    secara signifikan.




                                                         173
Page 558
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                            PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                   NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                          As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                     and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                       (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                     unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan)                          44. Credit Quality Analysis (continued)

    Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                          Measurement          of    expected         credit      losses
    (lanjutan)                                                       (continued)

    Penentuan terjadinya peningkatan             risiko              Determination of significant increase in credit
    kredit secara signifikan (lanjutan)                              risk (continued)

    Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan faktor                  The criterias are determined using qualitative and
    kuantitatif dan kualitatif termasuk penentuan                    quantitative factors including determination based
    berdasarkan status hari tunggakan yang dapat                     on arrear day status that can indicate significant
    mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko                 increase in credit risk since initial recognition.
    kredit yang signifikan terhadap saat awal
    diberikan.

    Bank menggunakan penilaian dari analis kredit                    The Bank also uses the judgment of credit analysts
    dan pengalaman historis yang relevan, dalam                      and, if possible, relevant historical experience, in
    menentukan bahwa eksposur mungkin saja telah                     determining that the exposure may have
    mengalami peningkatan risiko kredit yang                         experienced a significant increase in credit risk
    signifikan berdasarkan indikator kualitatif tertentu             based on certain qualitative indicators that are
    yang dianggap dapat mengindikasikan hal                          considered to indicate this and their effects may not
    tersebut yang pengaruhnya mungkin belum                          be fully reflected in quantitative analysis in a
    sepenuhnya tercermin pada saat dilakukan                         comprehensive manner on a timely manner.
    analisis kuantitatif.

    Bank menentukan bahwa peningkatan risiko                         The Bank determines that a significant increase in
    kredit secara signifikan belum terjadi apabila                   credit risk has not occurred if it is still less than 30
    masih kurang dari 30 hari tunggakan. Hari                        days in arrears. Arrear days are determined by
    tunggakan ditentukan dengan menghitung jumlah                    counting the number of days from the initial due
    hari sejak tanggal jatuh tempo awal bila                         date where full payment has not been received.
    pembayaran penuh belum diterima. Tanggal jatuh                   The due date is determined without considering the
    tempo ditentukan tanpa mempertimbangkan                          grace period that might be available to the
    masa tenggang yang mungkin tersedia bagi                         borrower.
    peminjam.

    Bank memantau efektivitas kriteria yang                          The Bank monitors the effectiveness of the criteria
    digunakan dalam mengidentifikasi peningkatan                     used in identifying significant increases in credit
    risiko kredit yang signifikan dengan cara reviu                  risk by periodic review.
    berkala.

    Modifikasi aset keuangan                                         Modification of financial assets

    Ketentuan      kontraktual    pinjaman       dapat               Loan contractual terms can be modified for a
    dimodifikasi untuk beberapa alasan, termasuk                     number of reasons, including changes in market
    perubahan kondisi pasar, retensi pelanggan dan                   conditions, customer retention and other factors
    faktor-faktor lain yang tidak terkait dengan                     not related to the current credit decline. Loans with
    penurunan kredit. Pinjaman yang ketentuan                        modified contractual terms can cause the initial
    kontraktualnya dimodifikasi dapat menyebabkan                    loan to be derecognized and recognized the
    pinjaman awal dihentikan pengakuannya dan                        modified loan as a new loan at fair value.
    pinjaman hasil modifikasi diakui sebagai pinjaman
    baru pada nilai wajar.




                                                           174
Page 559
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                          PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                 NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                        As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                   and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                     (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                   unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan)                        44. Credit Quality Analysis (continued)

    Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                        Measurement         of    expected         credit      losses
    (lanjutan)                                                     (continued)

    Definisi gagal bayar (default)                                 Definition of failed payment (default)

    Bank menganggap aset keuangan dalam                            The Bank considers financial assets as default
    keadaan default/gagal bayar ketika:                            when:
    •   Debitur tidak mungkin membayar kewajiban                   •  The debtor is unlikely to pay its credit
        kreditnya secara penuh, tanpa bantuan                         obligation in full, without assistance (recourse)
        (recourse) dari Bank; atau                                    from the Bank; or
    •   Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari              •  The debtor has past due more than 90 days for
        90 hari atas kewajiban kredit material apa                    any material credit obligations to the Bank.
        pun kepada Bank.
    •   Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan                 •   Qualitative such as violations of the terms of
        perjanjian (kovenan); dan                                      the agreement (covenants); and
    •   Kuantitatif seperti status tunggakan.                      •   Quantitative such as arrears status.

    Input, asumsi, dan teknik yang digunakan                       Inputs, assumptions, and techniques used in
    dalam mengestimasi penurunan nilai                             estimating impairment

    Penggunaan informasi perkiraan masa depan                      Use of forward-looking information
    (forward-looking)

    Bank menggunakan informasi forward-looking                     The Bank uses forward-looking information in
    dalam menilai apakah telah terjadi peningkatan                 assessing whether there has been a significant
    risiko kredit secara signifikan dan pengukuran                 increase in credit risk and measurement of
    kerugian kredit ekspektasian. Berdasarkan saran                expected credit losses. Based on advice from
    dari pakar ekonomi dan pertimbangan berbagai                   economists and consideration of various actual
    informasi aktual dan perkiraan eksternal, Bank                 information and external forecast, the Bank
    merumuskan pandangan dasar (base case)                         formulated a base case for the movement of
    tentang pergerakan variabel ekonomi yang                       relevant economic variables in future as well as
    relevan di masa depan serta perkiraan skenario                 forecasts of other possible scenarios. This process
    lain yang mungkin terjadi. Proses ini meliputi                 involves developing two or more additional
    pengembangan dua atau lebih skenario ekonomi                   economic scenarios and considering the relative
    tambahan dan mempertimbangkan probabilitas                     probabilities of the possible outputs. External
    relatif dari keluaran (output) yang mungkin.                   information includes economic data and estimation
    Informasi eksternal mencakup data ekonomi dan                  published by, such as government agencies and
    perkiraan yang diterbitkan oleh, seperti badan                 selected private sector analysts and academics.
    pemerintah dan analis sektor swasta dan
    akademisi terpilih.

    Pandangan dasar (base case) mencerminkan                       The base case reflects the output with the highest
    keluaran dengan probabilitas yang paling tinggi                probability and is used in strategic planning and
    dan digunakan dalam perencanaan strategis dan                  budgeting. Another scenario, reflects more
    anggaran. Skenario yang lain, mencerminkan                     optimistic outputs and/or more pessimistic outputs.
    keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang
    lebih pesimis.

    Bank menggunakan berbagai variabel makro                       The Bank uses various macro-economic variables
    ekonomi (MEV) untuk memperkirakan masa                         (MEV) to estimate the forward-looking, such as
    depan (forward-looking), antara lain pertumbuhan               Gross Domestic Product (GDP) growth,
    Produk    Domestik       Bruto   (PDB),    tingkat             unemployment rate, and inflation rate.
    pengangguran, dan tingkat inflasi.
    Input utama dalam pengukuran kerugian kredit                   The main inputs in measuring expected credit loss
    ekspektasian adalah variabel berikut :                         are the following variables:
    - Probability of default (PD).                                 - Probability of default (PD).
    - Loss of given default (LGD).                                 - Loss of given default (LGD).
    - Exposure at default (EAD).                                   - Exposure at default (EAD).

                                                         175
Page 560
                                                                       The original financial statements included herein are in the
                                                                                                             Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                         PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                       As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                  and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                    (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                  unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


44. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan)                       44. Credit Quality Analysis (continued)

    Pengukuran kerugian kredit ekspektasian                       Measurement          of    expected         credit      losses
    (lanjutan)                                                    (continued)

    Input, asumsi, dan teknik yang digunakan                      Inputs, assumptions, and techniques used in
    dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan)                 estimating impairment (continued)

    Penggunaan informasi perkiraan masa depan                     Use of forward-looking information (continued)
    (forward-looking) (lanjutan)

    Parameter ini umumnya berasal dari model                      These parameters generally come from statistical
    statistik yang dikembangkan secara internal dan               models that are developed internally and other
    data historis lainnya.                                        historical data.

    PD adalah tingkat kemungkinan kegagalan                       PD is the probability of debtor failure to fulfill the
    debitur memenuhi kewajiban.                                   obligations.

    LGD adalah besarnya tingkat kerugian yang                     LGD is the amount of loss caused by the debtor's
    diakibatkan kegagalan debitur memenuhi                        failure to meet the obligations which can be
    kewajiban yang dapat diukur berdasarkan                       measured based on several approaches including
    beberapa pendekatan antara lain Expected                      Expected Recoveries, Collateral Shortfalls, and
    Recoveries, Collateral Shortfall, dan Loss on                 Loss on Disposal.
    Disposal.
    EAD dipandang sebagai estimasi atas sejauh                    EAD is seen as an estimation of the extent to which
    mana suatu bank dapat terpapar oleh suatu                     a bank may be exposed to a counterparty in the
    counterparty ketika counterparty        tersebut              event of, and at the time of, that counterparty’s
    mengalami gagal bayar. EAD sama dengan                        default. EAD is equal to the current amount
    jumlah saat ini yang belum dilunasi dalam hal                 outstanding in case of fixed exposures such as
    eksposur tetap seperti pinjaman berjangka. Untuk              term loans. For revolving exposures like lines of
    eksposur berulang seperti kredit, EAD dapat                   credit, EAD can be divided into drawn and undrawn
    dibagi menjadi drawn dan undrawn commitments,                 commitments; typically the drawn commitment is
    biasanya     drawn     commitments     diketahui              known whereas the undrawn commitment needs to
    sedangkan      undrawn      commitments     perlu             be estimated to arrive at a value of EAD.
    diperkirakan sampai pada nilai EAD.

    Ketika pemodelan parameter dilakukan secara                   When parameter modeling is done collectively,
    kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan                    financial instruments are grouped according to:
    berdasarkan:
    - Aset dapat dikelompokkan berdasarkan                        - Assets may be grouped based on shared risk
      karakteristik risiko bersama; dan                             characteristics; and
    - Hasil evaluasi harus konsisten terlepas dari                - The outcome of the evaluation shall be
      apakah aset dievaluasi secara individual atau                 consistent regardless of whether the asset is
      sebagai bagian dari grup.                                     evaluated individually or as part of a group.




                                                        176
Page 561
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan                                        45. Additional Information

   Informasi tambahan berikut merupakan informasi                  The following additional informations are required
   yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                      for disclosure by Financial Service Authorities
   Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                  (OJK), which is in addition to the Indonesian
   tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                     Accounting Standards:
   Indonesia:

   a.   Giro Wajib Minimum (GWM)                                   a.    Minimum Reserve Requirements (GWM)

        Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro                           The Bank is required to maintain Minimum
        Wajib Minimum (GWM) dalam mata uang                               Statutory Reserves (GWM) in Rupiah for
        Rupiah dalam kegiatannya sebagai bank                             conventional banking and statutory reserves in
        umum, serta GWM dalam mata uang asing                             foreign currencies for foreign exchange
        dalam kegiatannya melakukan transaksi                             transactions.
        mata uang asing.

        Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,                           As of 31 December 2025 and 2024, GWM in
        GWM dalam Rupiah dan mata uang asing                              Rupiah and foreign currencies are as follows:
        masing-masing adalah sebagai berikut:

                                         31 Desember/         31 Desember/
                                       31 December 2025     31 December 2024
        Rupiah                                                                                                            Rupiah
         GWM Harian                              9,07%                  7,52%                                     Daily GWM
         GWM Rata-rata                          10,06%                  9,11%                                 Average GWM
         Penyangga Likuiditas                                                                       Macroprudential Liquidity
            Makroprudensial                     41,86%                  37,98%                                     Buffer
         Rasio Intermediasi                                                                                 Macroprudential
            Makroprudensial                     78,83%                  88,83%                       Intermediation Ratio

        Valuta asing                                                                                           Foreign currencies
            GWM Harian                           4,16%                  4,17%                                     Daily GWM
            GWM Rata-rata                        4,12%                  4,14%                                  Average GWM

        GWM adalah simpanan minimum yang wajib                            GWM is a minimum reserve that should be
        dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo                           maintained by the Bank in the current account
        rekening giro pada Bank Indonesia yang                            with Bank Indonesia, the amount of which is
        besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia                           determined by Bank Indonesia at a certain
        sebesar persentase tertentu dari dana pihak                       percentage of third party fund in rupiah and
        ketiga dalam rupiah dan valuta asing.                             foreign currency.

        Penyangga     Likuiditas   Makroprudensial                        Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) is the
        (PLM) adalah cadangan likuiditas minimum                          minimum liquidity reserve in Rupiah that the
        dalam Rupiah yang wajib dipelihara oleh                           Bank is required to maintain in form of the
        Bank dalam bentuk surat berharga yang                             percentage of treasury bonds over third party
        besarnya ditetapkan oleh Bank Indonesia                           funds in Rupiah.
        sebesar persentase tertentu dari dana pihak
        ketiga dalam Rupiah.




                                                      177
Page 562
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                              45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                 The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                     for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                 (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                    Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    a.   Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan)                       a.   Minimum Reserve Requirements (GWM)
                                                                        (continued)

         Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                       Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) is
         adalah rasio hasil perbandingan pinjaman                       resulted from comparison of loan and
         yang diberikan dan surat berharga korporasi                    corporate bonds owned by the Bank towards
         yang dimiliki oleh Bank terhadap dana pihak                    third party funds in form of demand deposits,
         ketiga dalam bentuk giro, tabungan dan                         saving deposits and time deposits (excluded
         simpanan berjangka (tidak termasuk dana                        deposits from other banks) and bonds issued
         antarbank), surat berharga yang diterbitkan                    by the Bank to non-bank third parties and
         oleh Bank kepada pihak ketiga bukan bank                       borrowings in the form of bilateral and
         dan pinjaman yang diterima dalam bentuk                        syndicated loans with remaining term of more
         pinjaman bilateral dan sindikasi dengan sisa                   than 1 year and are not domestic interbank
         jangka waktu lebih dari 1 tahun dan bukan                      loans and overdraft.
         merupakan pinjaman antarbank dalam negeri
         dan overdraft.

         Rasio     GWM       Bank     pada     tanggal                  The     Bank’s       GWM       ratios    as    of
         31 Desember 2025 dan 2024 telah sesuai                         31 December 2025 and 2024 have already
         dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI)                          complied with Bank Indonesia Regulation
         No. 11 tahun 2024 tanggal 31 Desember                          No. 11 Year 2024 dated 31 December 2024
         2024 tentang Pengdenalian Moneter yang                         regarding Monetary Control which repeals
         mencabut PBI No.20/3/PBI/2018 tanggal 29                       PBI No. 20/3/PBI/2018 dated 29 March 2018
         Maret 2018 tentang Giro Wajib Minimum                          concerning Regulations for the Fulfillment of
         Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing                        Minimum Statutory Current Accounts in
         bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum                         Rupiah and Foreign Currencies for
         Syariah, dan Unit Usaha Syariah. PBI                           Conventional Commercial Banks, Sharia
         tersebut dijelaskan lebih lanjut melalui                       Commercial Banks, and Sharia Business
         Peraturan Anggota Dewan Gubernur (PADG)                        Units. This PBI elaborates on the regulation
         No. 24/8/PADG/2022 tanggal 30 Juni 2022                        through the Board of Governors Regulation
         tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan                        (PADG)       No.      24/8/PADG/2022        dated
         Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan                            30 June 2022, concerning the Implementation
         Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional,                      Regulation for Meeting the Minimum
         Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah                      Mandatory Reserve in Rupiah and Foreign
         sebagaimana      telah    diubah    sebanyak                   Currency for Conventional Commercial
         4 (empat) kali melalui PADG No. 2 tahun 2023                   Banks, Sharia Commercial Banks, and Sharia
         tanggal 24 Maret 2023, PADG No. 12 tahun                       Business Units, as amended 4 (four) times
         2023 tanggal 27 September 2023, PADG                           through PADG No. 2 year 2023 dated
         No. 8 tahun 2025 tanggal 27 Maret 2025, dan                    24          March            2023,         PADG
         PADG No. 31 tahun 2025 tanggal                                 No. 12 year 2023 dated 27 September 2023,
         23 Desember 2025. Parameter pemenuhan                          PADG No. 8 year 2025 dated 27 March 2025,
         GWM Rupiah ditetapkan sebesar 0% untuk                         dan PADG No. 31 year 2025 dated
         GWM harian dan bertahap untuk pemenuhan                        23 December 2025. The parameter of
         GWM secara rata-rata yaitu sebesar 7,5%                        required GWM Rupiah is determined at 0%
         mulai tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2022                    which is fulfilled on a daily basis and gradually
         dan     sebesar     9,0%     mulai    tanggal                  for the average basis, at 7.5% from 1 July to
         1 September 2022.                                              31 August 2022 and at 9.0% from
                                                                        1 September 2022.




                                                         178
Page 563
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                              45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                 The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                     for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                 (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                    Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    a.   Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan)                       a.   Minimum Reserve Requirements (GWM)
                                                                        (continued)

         Bank Indonesia melakukan penguatan                             Bank Indonesia has strengthened incentive
         kebijakan insentif untuk mendorong peranan                     policy to stimulate the role of banks in
         perbankan dalam pembiayaan kepada sektor                       financing priority sectors in accordance with
         prioritas sesuai Peraturan Bank Indonesia                      Bank        Indonesia     Regulation     (PBI)
         (PBI) No. 24/5/PBI/2022 tentang Insentif bagi                  No. 24/5/PBI/2022 regarding Incentives for
         Bank yang Memberikan Penyediaan Dana                           Banks Providing Funds for Certain and
         untuk Kegiatan Ekonomi Tertentu dan                            Inclusive      Economic     Activities   dated
         Inklusif   tanggal    25    Februari   2022,                   25 February 2022, as further regulated
         sebagaimana diatur lebih lanjut melalui                        through PADG No. 24/4/PADG/2022 dated
         PADG No.          24/4/PADG/2022 tanggal                       1 March 2022 as amended by the latest
         1 Maret 2022 sebagaimana telah diubah                          amendment of PADG No. 1 of 2023 dated
         dengan perubahan terakhir PADG No. 1                           15 February, 2023, which then amended by
         Tahun 2023 tanggal 15 Februari 2023, yang                      PADG No. 11 year of 2023 dated
         selanjutnya diubah melalui PADG No. 11                         27 September 2023 and the latest amendment
         tahun 2023 tanggal 27 September 2023 dan                       by PADG No. 11 year 2024 dated 22 May 2024
         perubahan terakhir melalui PADG No. 4                          regarding “Regulations for Implementing
         Tahun 2024 tanggal 22 Mei 2024 tentang                         Macroprudential Liquidity Incentive Policy”
         “Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Insentif                      Bank Indonesia provides incentives in the form
         Likuiditas Makroprudensial” Bank Indonesia                     of leniency on the obligation to fulfill the
         memberikan insentif berupa kelonggaran                         statutory reserve in rupiah which must be
         atas kewajiban pemenuhan GWM dalam                             fulfilled on a daily basis of 3.20% and the
         rupiah yang wajib dipenuhi secara harian                       obligation to fulfill the statutory reserve in
         sebesar 3,20% dan kewajiban pemenuhan                          rupiah based on sharia principles is 2.50%.
         GWM dalam rupiah berdasarkan prinsip
         syariah sebesar 2,50%.
         Insentif bagi Bank yang melakukan                              This incentive is given to Banks that provide
         penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi                         funds for certain and inclusive economic
         tertentu dan inklusif ditetapkan oleh Bank                     activities as stipulated by Bank Indonesia and
         Indonesia dan berlaku mulai tanggal                            are valid from 1 December 2023 to
         1 Desember 2023 sampai dengan tanggal                          29 February 2024.
         29 Februari 2024.

         Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)                       The Bank’s Macroprudential Intermediation
         dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial                       Ratio (RIM) and Macroprudential Liquidity
         (PLM) Bank pada tanggal 31 Desember 2024                       Buffer (PLM) as of 31 December 2024 and
         dan    2023     mengacu     pada    PADG                       2023 refers to PADG No.24/14/PADG/2022
         No.24/14/PADG/2022 tanggal 1 November                          dated 1 November 2022 regarding the fifth
         2022 tentang perubahan kelima atas PADG                        amendment of PADG No.21/22/PADG/2019
         No.21/22/PADG/2019 tanggal 28 November                         dated 28 November 2019 and PBI
         2019 dan PBI No.23/17/PBI/2021 tanggal 17                      No.23/17/PBI/2021 dated 17 December 2021
         Desember 2021 tentang perubahan ketiga                         regarding the third amendment of PBI
         atas PBI No.20/4/PBI/2018 tanggal 29 Maret                     No.20/4/PBI/2018 dated 29 March 2018
         2018      tentang    Rasio    Intermediasi                     regarding Macroprudential Intermediation
         Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas                       Ratio and Macroprudential Liquidity Buffer for
         Makroprudensial    bagi    Bank     Umum                       Conventional Bank which the limit parameter
         Konvensional yang parameter pemenuhan                          lower    RIM     are   implemented         from
         batas bawah RIM diberlakukan sejak tanggal                     1 January 2022 the RIM limit is less than 84%.
         1 Januari 2022 batasan RIM adalah kurang
         dari 84%.

                                                         179
Page 564
                                                                           The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                 Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                              PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                     NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                            As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                       and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                         (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                       unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                                 45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                    The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                        for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                    (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                       Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    a.   Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan)                          a.   Minimum Reserve Requirements (GWM)
                                                                           (continued)

         Untuk batas atas RIM tetap sebesar 94% dan                        The upper limit for RIM is fixed at 94% and
         PLM     sebesar     4%.     Pada    tanggal                       PLM at 4%. As of 31 December 2025 and
         31 Desember 2025 dan 2024 rasio RIM                               2024, the RIM ratio are 74.73% and 88.83%.
         adalah sebesar 74,73% dan 88,83%. Bank                            The Bank has calculated Giro RIM in
         telah memperhitungkan Giro RIM sesuai                             accordance with applicable regulations.
         dengan ketentuan yang berlaku.

    b.   Klasifikasi    Berdasarkan      Kolektibilitas               b.   Classification Based on OJK Collectability
         OJK

         1)   Giro Pada Bank Lain                                          1)   Current Accounts with Other Banks

              Berdasarkan kolektibilitas, seluruh giro                          By collectability, all current accounts with
              pada      bank     lain  pada    tanggal                          other banks as of 31 December 2025 and
              31    Desember 2025         dan    2024                           2024 are classified as current.
              diklasifikasikan lancar.

         2)   Penempatan pada Bank Indonesia                               2)   Placement with Bank Indonesia and
              dan Bank Lain                                                     other banks

              Berdasarkan       kolektibilitas,   seluruh                       By collectability, all placements with Bank
              penempatan pada Bank Indonesia dan                                Indonesia and other banks as of
              bank         lain      pada         tanggal                       31 December 2025 and 2024 are
              31    Desember 2025             dan   2024                        classified as current.
              diklasifikasikan lancar.

         3)   Efek-efek yang Diperdagangkan                                3)   Trading Securities

              Manajemen Bank berkeyakinan bahwa                                 The Bank’s management believes that as
              pada tanggal 31 Desember 2025 dan                                 of 31 December 2025 and 2024, all
              2024,    seluruh    efek-efek    yang                             trading securities are classified as current
              diperdagangkan digolongkan lancar dan                             and not impaired.
              tidak mengalami penurunan nilai.

         4)   Investasi Keuangan                                           4)   Financial Investments

              Berdasarkan       kolektibilitas,   seluruh                       By collectability, all financial investments
              investasi keuangan pada tanggal                                   as of 31 December 2025 and 2024 are
              31    Desember 2025             dan   2024                        classified as current.
              diklasifikasikan lancar.




                                                            180
Page 565
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                               45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                   The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                       for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                   (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                      Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    b.   Klasifikasi Berdasarkan       Kolektibilitas                b.   Classification Based on OJK Collectability
         OJK (lanjutan)                                                   (continued)

         5)   Kredit yang Diberikan                                       5)   Loans
                                          31 Desember/          31 Desember/
                                        31 December 2025      31 December 2024

         Rupiah                                                                                                           Rupiah
          Lancar                               69.163.868           66.286.914                                          Current
          Dalam perhatian khusus                2.474.050            2.512.770                                  Special mention
          Kurang lancar                           147.228              286.143                                    Sub-standard
          Diragukan                               176.641              444.839                                         Doubtful
          Macet                                 1.679.274            1.290.500                                            Loss

                                               73.641.061           70.821.166

         Mata uang asing                                                                                       Foreign currencies
          Lancar                               37.234.676           28.161.183                                          Current
          Dalam perhatian khusus                  897.534            1.396.099                                 Special mention
          Kurang lancar                                 -                8.513                                    Sub-standard
          Diragukan                                     -                    -                                         Doubtful
          Macet                                     9.069               24.848                                             Loss

                                               38.141.279           29.590.643

         Total                                111.782.340          100.411.809                                                 Total
         Cadangan kerugian
          penurunan nilai                      (3.825.446)          (3.959.553)                Allowance for impairment losses

         Neto                                 107.956.894           96.452.256                                                   Net


         Restrukturisasi       kredit     berdasarkan                            Restructured loan by collectability as
         kolektibilitas adalah sebagai berikut:                                  follows:

                                          31 Desember/          31 Desember/
                                        31 December 2025      31 December 2024
         Rupiah                                                                                                           Rupiah
          Lancar`                                 994.086            1.207.017                                          Current
          Dalam perhatian khusus                1.609.807            1.302.644                                  Special mention
          Kurang lancar                            56.219               66.556                                    Sub-standard
          Diragukan                                41.438              283.875                                         Doubtful
          Macet                                 1.012.273              684.446                                            Loss
                                                3.713.823            3.544.538
         Mata uang asing                                                                                       Foreign currencies
          Lancar                                  308.171              334.112                                          Current
          Dalam perhatian khusus                  897.534            1.396.099                                 Special mention
          Kurang lancar                                  -               8.513                                    Sub-standard
          Macet                                     4.169                4.024                                             Loss
                                                1.209.874            1.742.748
         Total                                  4.923.697            5.287.286                                                 Total
         Cadangan kerugian
           penurunan nilai                     (1.797.054)          (1.933.488)                Allowance for impairment losses
         Neto                                   3.126.643            3.353.798                                                   Net

                                                        181
Page 566
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                                45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                   The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                       for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                   (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                      Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    b.   Klasifikasi Berdasarkan          Kolektibilitas             b.   Classification Based on OJK Collectability
         OJK (lanjutan)                                                   (continued)

         5)    Kredit yang Diberikan (lanjutan)                           5)   Loans (continued)

               Berikut ini adalah informasi signifikan                         The other significant information relating
               lainnya sehubungan dengan kredit yang                           to loans are as follows: (continued)
               diberikan:

               a. Kredit bermasalah (NPL) pada                                 a. Non-Performing       Loans   (NPL)
                  tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                               amounting to Rp2,012,212 and
                  masing-masing sebesar Rp2.012.212                               Rp2,054,843 as of 31 December 2025
                  dan Rp2.054.843.                                                and 2024, respectively.

                   Rasio NPL kotor pada tanggal                                   Gross NPL ratio as of 31 December
                   31 Desember 2025 dan 2024 masing-                              2025 and 2024 represents 1.80% and
                   masing sebesar 1,80% dan 2,05%                                 2.05% of the total loans, respectively,
                   dari total kredit yang diberikan,                              whereas net NPL ratio represents
                   sedangkan rasio NPL neto masing-                               1.02% and 1.11% of the total loans,
                   masing sebesar 1,02% dan 1,11%                                 respectively. Net NPL ratio is
                   dari jumlah kredit yang diberikan.                             calculated in accordance with Bank
                   Rasio NPL neto dihitung sesuai                                 Indonesia       Regulation         No.
                   dengan peraturan Bank Indonesia                                15/2/PBI/2013 dated 20 May 2013, that
                   No.      15/2/PBI/2013        tanggal                          the maximum net NPL ratio is 5% of the
                   20 Mei 2013, yang rasio kredit                                 commercial bank’s total loans.
                   bermasalah bank umum secara neto
                   adalah maksimal sebesar 5% dari
                   jumlah kredit yang diberikan.

              b.   Rasio kredit usaha kecil terhadap                           b. The ratio of loans to small businesses to
                   jumlah kredit yang diberikan adalah                            the total loans is 0.05% and 0.69% as of
                   sebesar 0,05% dan 0,69% masing-                                31 December 2025 and 2024,
                   masing         pada         tanggal                            respectively.
                   31 Desember 2025 dan 2024.

               c. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan                            c. As of 31 December 2025 and 2024,
                  2024, Bank telah mematuhi ketentuan                             the Bank is in compliance with the
                  Batas Maksimum Pemberian Kredit                                 legal lending limit (BMPK) regulations,
                  (BMPK), baik terhadap pihak-pihak                               both for the related and non-related
                  berelasi maupun kepada pihak yang                               party borrowers.
                  tidak berelasi.




                                                           182
Page 567
                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                     Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                                 PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                        NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                               As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                          and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                            (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                          unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                                    45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                       The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                           for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                       (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                          Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    b.   Klasifikasi Berdasarkan         Kolektibilitas                  b.    Classification Based on OJK Collectability
         OJK (lanjutan)                                                        (continued)

         6)   Tagihan atas Surat Berharga yang                                 6)    Receivables on Securities Purchased
              Dibeli dengan Janji Dijual Kembali                                     with Agreements to Resell

              Berdasarkan       kolektibilitas,   seluruh                           By collectability, all receivables on
              tagihan atas surat berharga yang dibeli                               securities purchased with agreements to
              dengan janji dijual kembali pada tanggal                              resell as of 31 December 2025 and 2024
              31    Desember       2025       dan   2024                            are classified as current.
              diklasifikasikan lancar.

         7)   Tagihan dan Liabilitas Akseptasi                                 7)    Acceptance Receivables and Payables

              Berdasarkan       kolektibilitas,   seluruh                           By collectability, all receivables on
              tagihan atas surat berharga yang dibeli                               securities purchased with agreements to
              dengan janji dijual kembali pada tanggal                              resell as of 31 December 2025 and 2024
              31    Desember       2025       dan   2024                            are classified as current.
              diklasifikasikan lancar.

                                             31 Desember/           31 Desember/
                                           31 December 2025       31 December 2024

              Rupiah                                                                                                             Rupiah
                Lancar                               210.006               274.162                                             Current

              Mata uang asing                                                                                       Foreign currencies
                Lancar                             2.384.752             2.148.501                                           Current

              Total                                2.594.758             2.422.663                                                  Total
              Cadangan kerugian
                penurunan nilai                       (4.482)                 (4.782)               Allowance for impairment losses

              Neto                                 2.590.276             2.417.881                                                    Net




                                                            183
Page 568
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                               PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                             As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                                        and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                                                45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                                      The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                                          for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                                      (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                                         Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    c.      Posisi Devisa Neto                                                          c.     Net Open Position

            Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal                                              The Net Open Positions (NOP) as of
            31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                           31 Desember 2025 dan 2024 are as follows:
            berikut:

                                                            31 Desember/31 December 2025

                                        Mata uang asing
                                         (nilai penuh)/
                                       Foreign currencies                            Ekuivalen rupiah/
                                          (full amount)                              Rupiah equivalent

                                                                                                         Posisi Devisa
                                                                                                             Neto/
                                     Aset/          Liabilitas/         Aset/           Liabilitas/        Net Open
                                    Assets          Liabilities        Assets           Liabilities        Position

    Keseluruhan (laporan                                                                                                             Aggregate (statement of
       posisi keuangan dan                                                                                                            financial position and
       rekening administratif)                                                                                                 and administrative accounts)
    Yen Jepang                   26.867.257.281   26.778.861.684         2.861.363           2.851.949            9.414                         Japanese Yen
    Dolar Amerika Serikat         9.578.782.763    9.570.704.184       159.726.203         159.591.492          134.711                   United States Dollar
    Krona Swedia                      2.629.937        1.729.294             4.758               3.129            1.629                        Swedish Krona
    Dolar Singapura                 412.934.024      412.637.068         5.353.710           5.349.860            3.850                       Singapore Dollar
    Yuan Cina (CNH)               2.691.419.162    2.821.912.771         6.419.035           6.730.262          311.227                  (CNH) Chinese Yuan
    Dolar Australia                  90.901.013       88.348.566         1.013.750             985.284           28.466                       Australian Dollar
    Euro Eropa                      275.912.320      275.957.285         5.400.003           5.400.883              880                        European Euro
    Yuan Cina (CNY)                 151.662.850       22.044.608           361.673              52.570          309.103                  (CNY) Chinese Yuan
    Dolar Hong Kong                   5.527.118        5.148.063            11.841              11.029              812                     Hong Kong Dollar
    Pound Sterling Inggris            5.973.856        5.998.618           134.051             134.606              555           Great Britain Pound Sterling
    Dolar Selandia Baru               2.313.594        2.262.758            22.270              21.781              489                   New Zealand Dollar
    Dolar Kanada                      2.193.827        2.202.220            26.693              26.796              103                       Canadian Dollar
    Franc Swiss                      22.374.130       22.387.358           470.448             470.726              278                           Swiss Franc
    Baht Thailand                       257.684                -               136                   -              136                          Thailand Baht
    Ringgit Malaysia                     18.335                -                75                   -               75                     Malaysian Ringgit

    Total                        40.110.157.894   40.010.194.477       181.806.009         181.630.367          801.728                                  Total

    Total modal Desember 2025                                                                                20.313.884        Total capital December 2025

    Rasio PDN atas modal                                                                                                              Percentage of NOP to
      Desember 2025 (keseluruhan)                                                                                3,95%    December 2025 capital (aggregate)

    Total modal November 2025                                                                                                  Total capital November 2025
      (tidak diaudit)                                                                                        20.072.111                        (unaudited)

    Rasio PDN atas modal                                                                                                                Percentage of NOP to
      November 2025 (keseluruhan)                                                                                                    November 2025 capital
      (tidak diaudit)                                                                                            3,99%              (aggregate) (unaudited)




                                                                       184
Page 569
                                                                                               The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                                     Indonesian language.

          PT BANK UOB INDONESIA                                                               PT BANK UOB INDONESIA
     CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                                      NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
          Tanggal 31 Desember 2025                                                             As of 31 December 2025
        dan untuk Tahun yang Berakhir                                                        and For the Year Then Ended
            pada Tanggal Tersebut                                                          (Expressed in millions of Rupiah,
        (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                                        unless otherwise stated)
            kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                                                45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                                      The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                                          for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                                      (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                                         Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    c.      Posisi Devisa Neto (lanjutan)                                               c.     Net Open Position (continued)

            Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal                                              The Net Open Positions (NOP) as of
            31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                                           31 Desember 2025 dan 2024 are as follows:
            berikut: (lanjutan)                                                                (continued)

                                                            31 Desember/31 December 2024

                                        Mata uang asing
                                         (nilai penuh)/
                                       Foreign currencies                            Ekuivalen rupiah/
                                          (full amount)                              Rupiah equivalent

                                                                                                         Posisi Devisa
                                                                                                             Neto/
                                     Aset/          Liabilitas/         Aset/           Liabilitas/        Net Open
                                    Assets          Liabilities        Assets           Liabilities        Position

    Keseluruhan (laporan                                                                                                             Aggregate (statement of
       posisi keuangan dan                                                                                                            financial position and
       rekening administratif)                                                                                                 and administrative accounts)
    Yen Jepang                   24.260.533.527   24.217.550.197         2.499.562           2.495.134            4.428                         Japanese Yen
    Dolar Amerika Serikat         9.340.656.877    9.397.027.204       150.337.872         151.245.152          907.280                   United States Dollar
    Krona Swedia                     94.335.683       93.349.215           138.037             136.595            1.442                        Swedish Krona
    Dolar Singapura                 422.618.786      424.453.937         5.005.740           5.027.477           21.737                       Singapore Dollar
    Yuan Cina (CNH)               4.596.091.726    4.595.827.477        10.104.507          10.103.927              580                  (CNH) Chinese Yuan
    Dolar Australia                  81.260.844       81.427.870           813.706             815.378            1.672                       Australian Dollar
    Euro Eropa                       68.961.819       68.825.554         1.155.669           1.153.387            2.282                        European Euro
    Yuan Cina (CNY)                  70.705.370       69.937.291           155.904             154.211            1.693                  (CNY) Chinese Yuan
    Dolar Hong Kong                   5.631.080        5.395.204            11.674              11.185              489                     Hong Kong Dollar
    Pound Sterling Inggris            3.921.148        3.899.674            79.280              78.845              435           Great Britain Pound Sterling
    Dolar Selandia Baru               6.374.937        6.397.692            57.808              58.014              206                   New Zealand Dollar
    Dolar Kanada                      3.339.478        3.265.035            37.407              36.574              833                       Canadian Dollar
    Franc Swiss                       4.148.533        4.142.963            73.907              73.807              100                           Swiss Franc
    Baht Thailand                       301.608                -               142                   -              142                          Thailand Baht
    Ringgit Malaysia                     20.435                -                74                   -               74                     Malaysian Ringgit

    Total                        38.958.901.851   38.971.499.313       170.471.289         171.389.686          943.393                                  Total

    Total modal Desember 2024                                                                                17.491.372        Total capital December 2024

    Rasio PDN atas modal                                                                                                              Percentage of NOP to
      Desember 2024 (keseluruhan)                                                                                5,39%    December 2024 capital (aggregate)

    Total modal November 2024                                                                                                  Total capital November 2024
      (tidak diaudit)                                                                                        17.594.380                        (unaudited)

    Rasio PDN atas modal                                                                                                                Percentage of NOP to
      November 2024 (keseluruhan)                                                                                                    November 2024 capital
      (tidak diaudit)                                                                                            5,36%              (aggregate) (unaudited)




                                                                       185
Page 570
                                                                          The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                                45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                   The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                       for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                   (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                      Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    c.   Posisi Devisa Neto (lanjutan)                               c.   Net Open Position (continued)

         Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal                            The Net Open Positions (NOP) as of
         31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai                         31 Desember 2025 dan 2024 are as follows:
         berikut: (lanjutan)                                              (continued)

         Sesuai dengan PBI No. 17/5/PBI/2015                              In accordance with PBI No. 17/5/PBI/2015
         tanggal 29 Mei 2015 tentang perubahan                            dated 29 May 2015 regarding the fourth
         keempat atas PBI No. 5/13/PBI/2003 tanggal                       amendment of PBI No. 5/13/PBI/2003 dated
         17 Juli 2003 tentang Posisi Devisa Neto,                         17 July 2003 regarding Net Open Position,
         bank diwajibkan untuk memelihara PDN                             banks are required to maintain overall NOP at
         secara    keseluruhan     setinggi-tingginya                     a maximum of 20% of capital.
         adalah sebesar 20% dari modal.

         PDN secara keseluruhan merupakan jumlah                          Overall NOP is the absolute amount of the
         absolut dari selisih antara aset dan liabilitas                  difference between assets and liabilities
         dalam mata uang asing yang disajikan dalam                       denominated in foreign currencies which is
         Rupiah ditambah dengan selisih bersih dari                       presented in Rupiah plus the net difference
         tagihan dan liabilitas komitmen dan                              from claims and liabilities on commitments and
         kontinjensi yang dicatat dalam rekening                          contingencies recorded in administrative
         administratif untuk setiap mata uang asing                       accounts for each foreign currency which is
         yang disajikan dalam Rupiah.                                     presented in Rupiah.

         PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2025                           The NOP of the Bank as of 31 December 2025
         dan 2024 telah memenuhi ketentuan BI.                            and 2024 are in compliance with BI
                                                                          regulations.




                                                           186
Page 571
                                                                            The original financial statements included herein are in the
                                                                                                                  Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                             PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                    NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                           As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                      and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                        (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                      unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                               45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                   The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                       for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                   (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                      Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    d.   Rasio Kewajiban           Penyediaan   Modal                d.     Minimum         Required        Capital       Adequacy
         Minimum (KPMM)                                                     (CAR)

         Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                             As of 31 December 2025 and 2024, the
         rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                           Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) is
         (KPMM) Bank dihitung berdasarkan POJK                              computed in accordance with POJK No. 27
         No.      27     tahun    2022     tanggal                          year 2022 dated 26 December 2022 in
         26 Desember 2022 tentang Perubahan                                 accordance with Second Ammendment of
         Kedua atas POJK No. 11/POJK.03/2016                                POJK No. 11/POJK.03/2016 regarding
         tentang Kewajiban Penyediaan Modal                                 Minimum Capital Requirement with calculation
         Minimum dengan perhitungan sebagai                                 as follows:
         berikut:
                                            31 Desember/        31 Desember/
                                          31 December 2025    31 December 2024
         Modal inti                             18.865.052          16.000.044                                       Core capital
         Modal pelengkap                         1.448.832           1.491.328                               Supplementary capital
         Total modal                            20.313.884          17.491.372                                           Total capital
         Aset Tertimbang Menurut
           Risiko Kredit                        95.042.657          95.081.237                        Credit Risk Weighted Assets
         Aset Tertimbang Menurut
           Risiko Pasar                          2.810.129           3.195.173                       Market Risk Weighted Assets
         Aset Tertimbang Menurut
           Risiko Operasional                    8.248.064           7.641.321                 Operational Risk Weighted Assets
         Rasio CET1                               17,78%                  15,11%                                           CET1 ratio
         Rasio Tier 1                              17,78%                 15,11%                                           Tier 1 ratio
         Rasio Tier 2                               1,37%                 1,41%                                            Tier 2 ratio
         Rasio total                               19,15%                 16,51%                                            Total ratio
         Rasio KPMM yang diwajibkan                                                             Required Capital Adequacy Ratio
          sesuai dengan profil risiko               9,00%                 9,00%                  in accordance with risk profile
         Capital conservation buffer                2,50%                 2,50%                         Capital conservation buffer
         Countercyclical buffer                     0,00%                 0,00%                               Countercyclical buffer
         Capital surcharge
          untuk Bank Sistemik                       1,00%                 1,00%                        Capital surcharge for D-SIB
         Persentase buffer yang wajib                                                                 Buffer which must be fulfilled
           dipenuhi oleh Bank                       3,50%                 3,50%                                    by the Bank
         CET1 untuk buffer                         10,15%                 7,51%                                      CET1 for buffer


         Bank juga diwajibkan untuk membentuk                               The Bank also required to establish additional
         tambahan modal sebagai penyangga dengan                            capital as a buffer with explanation as follows:
         penjelasan sebagai berikut:

         a.   Capital Conservation Buffer adalah                           a.    Capital Conservation Buffer is additional
              tambahan modal yang berfungsi sebagai                              capital which serves as a buffer in the
              penyangga apabila terjadi kerugian pada                            event of a loss in the period of crisis;
              periode krisis;

                                                        187
Page 572
                                                                        The original financial statements included herein are in the
                                                                                                              Indonesian language.

         PT BANK UOB INDONESIA                                           PT BANK UOB INDONESIA
    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN                                  NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
         Tanggal 31 Desember 2025                                         As of 31 December 2025
       dan untuk Tahun yang Berakhir                                    and For the Year Then Ended
           pada Tanggal Tersebut                                      (Expressed in millions of Rupiah,
       (Disajikan dalam jutaan Rupiah,                                    unless otherwise stated)
           kecuali dinyatakan lain)


45. Informasi Tambahan (lanjutan)                              45. Additional Information (continued)

    Informasi tambahan berikut merupakan informasi                 The following additional informations are required
    yang dipersyaratkan untuk diungkapkan oleh                     for disclosure by Financial Service Authorities
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai informasi                 (OJK), which is in addition to the Indonesian
    tambahan atas Standar Akuntansi Keuangan di                    Accounting Standards: (continued)
    Indonesia: (lanjutan)

    d.   Rasio Kewajiban Penyediaan            Modal               d.   Minimum Required                Capital       Adequacy
         Minimum (KPMM) (lanjutan)                                      (CAR) (continued)

         Bank juga diwajibkan untuk membentuk                           The Bank also required to establish additional
         tambahan modal sebagai penyangga dengan                        capital as a buffer with explanation as follows:
         penjelasan sebagai berikut: (lanjutan)                         (continued)

         b.   Countercyclical Buffer adalah tambahan                    b.   Countercyclical Buffer is an additional
              modal      yang      berfungsi     untuk                       capital which serves to anticipate losses in
              mengantisipasi kerugian apabila terjadi                        the event of excessive credit growth and
              pertumbuhan kredit perbankan yang                              thus, potentially disrupt the stability of the
              berlebihan     sehingga       berpotensi                       financial system;
              mengganggu        stabilitas      sistem
              keuangan;

         c.   Capital Surcharge untuk Domestic                          c.   Capital     Surcharge      for   Domestic
              Systemically Important Bank (D-SIB)                            Systemically Important Banks (D-SIB) is
              adalah tambahan modal yang berfungsi                           additional capital which serves to reduce
              untuk mengurangi dampak negatif                                the negative impact on the stability of the
              terhadap stabilitas sistem keuangan dan                        financial system and economy in the
              perekonomian apabila terjadi kegagalan                         event of the Bank’s failure which has a
              Bank yang berdampak sistemik melalui                           systemic effect through an increase in the
              peningkatan kemampuan Bank dalam                               Bank's ability to absorb losses.
              menyerap kerugian.

         Pemenuhan modal sebagai penyangga                              Fulfillment of capital as a buffer should be met
         harus dipenuhi dengan menggunakan                              by using components of Common Equity
         komponen Modal Inti Utama (Common                              Tier 1.
         Equity Tier 1).

    e.   Penitipan Harta                                           e.   Custodianship

         Bank juga memberikan jasa penitipan harta.                     The Bank engages in the provision of custodial
         Pada tanggal 6 Juli 2010, Bank telah                           services. On 6 July 2010, the Bank has
         memperoleh Surat Keputusan Badan                               obtained a Decree of the Capital Market and
         Pengawas Pasar Modal dan Lembaga                               Financial Institutions Supervisory Agency No.
         Keuangan No. KEP-287/BL/2010 tentang                           KEP-287/BL/2010 about The Stipulation of
         Penetapan    Penggunaan      Persetujuan                       Use of Approval of Commercial Bank as
         Bank Umum Sebagai Kustodian atas nama                          Custodian on behalf of PT Bank UOB
         PT Bank UOB Indonesia.                                         Indonesia.

46. Penyelesaian Laporan Keuangan                              46. Completion of the Financial Statements

    Manajemen bertanggung jawab atas penyajian                     The management is responsible for the preparation
    laporan keuangan yang telah diselesaikan dan                   of financial statements which were completed and
    diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Bank pada                authorized for issuance by the Bank’s Board of
    tanggal 25 Februari 2026.                                      Directors on 25 February 2026.




                                                         188
Page 573
PT Bank UOB Indonesia

Kantor Pusat
UOB Plaza
Jl. M.H. Thamrin No. 10
Jakarta 10230
Tel. (62) 21 2350 6000
Fax. (62) 21 2993 6632

www.uob.co.id

   UOB Indonesia
   uob.id
   UOB Indonesia

File

File Open PDF
Source IDX
Size13.17 MB
Published15 Apr 2026
Pages573
Characters2,701,621
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 250 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank UOB Indonesia p.1 ×43
linked org United Overseas Bank p.4 ×19
linked person Wee Ee Cheong · Komisaris Utama p.15 ×17
linked person Hendra Gunawan · Komisaris Independen p.15 ×27
linked person Cristina Teh Tan · Direktur p.15 ×26
linked org Garuda Indonesia p.16 ×15
linked person Susiwijono Moegiarso p.18
linked org Bank DBS Indonesia p.21 ×7
linked person Teh Han Yi · Direktur Keuangan p.32 ×29
linked person Paul Rafiuly · Komisaris Independen p.34 ×19
linked person Harapman Kasan · Direktur p.35 ×20
linked person Sonny Samuel · Direktur p.35 ×19
linked person Henry Santoso · Direktur p.35 ×21
linked person Ardhi Wibowo · Direktur p.35 ×20
linked org Yayasan Kesejahteraan p.38 ×4
linked org PT Sari Dasa Karsa. p.42
linked org Dana Pensiun p.45 ×2
linked person Gevy Q Wulandari p.48
linked person CHIN VOON FAT · Wakil Komisaris Utama p.50 ×9
linked person CHAN KOK SEONG · Komisaris p.51 ×13
linked person WAYAN ALIT ANTARA · Komisaris Independen p.51 ×19
linked person VJH BOENTARAN LESMANA · Komisaris Independen p.52 ×19
linked org Trias Sentosa Tbk p.52 ×2
linked org Colorpak Indonesia Tbk p.52 ×2
linked org Prima Alloy Steel Universal Tbk p.52 ×2
linked org PT Bank Danamon p.55
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.56 ×4
linked org PT Astra Sedaya Finance p.57
linked org Bank Permata Tbk p.57 ×2
linked org Bank Central Asia p.58
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.68 ×2
linked org Jakarta Selatan, | DKI Jakarta p.68 ×3
linked org Pantai Indah Kapuk p.71 ×2
linked org Lippo Cikarang p.75
linked person Choi Yau Chi · Direktur p.137 ×9
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×13
possible org Bursa Efek Indonesia p.14 ×2
possible person Aviliani p.17 ×3
possible org PT Chandra p.42
possible person Sri Mulyani p.42
possible person Indra Gunawan p.48
possible — United Overseas p.50
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.51 ×2
possible org DBS Bank p.54 ×2
possible person Gatot Subroto p.68 ×2
possible person Dr. Satrio p.68
possible person Achmad Yani p.71 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.97
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Membangun Masa Depan ASEAN p.1
unresolved org Umum Pemegang Saham United Overseas Bank Limited p.4
unresolved org Overseas Bank Limited p.4 ×2
unresolved org Bank Pemberian Dana p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.11 ×17
unresolved org Bank UOB Indonesia Tahap I p.14 ×2
unresolved person Samuel Ray p.16
unresolved person Enrico Tanuwidjaja p.17 ×4
unresolved person Sonny Hendra Sudaryana p.17
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia p.17
unresolved person Nailul Huda p.17
unresolved person Glenn Natamihardja p.17
unresolved person Albert Z Budiman p.17
unresolved org Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian p.18
unresolved person Emil Dardak p.19
unresolved person Emillya Soesanto p.19
unresolved person Hendriyono Rachman p.19
unresolved person Pauline Suharno p.19
unresolved person Ferry Malvinas p.19
unresolved person Herman Soesetyo p.19
unresolved person Reza Yamora Siregar p.20
unresolved org Menteri Koordinator Perekonomian p.20
unresolved person Arief Rachman p.20
unresolved org Departemen Pengelolaan Moneter p.20
unresolved person Fajarini Puntodewi p.21
unresolved org Kementerian Perdagangan p.21
unresolved person Mukti Sardjono p.21
unresolved person Ernest Tan p.21
unresolved org Yayasan Ruangguru p.22
unresolved org Bank Penguatan Budaya Sumber Daya Manusia p.31
unresolved org Demografi Karyawan United Overseas Bank Limited p.36
unresolved org United 60 Overseas Bank p.36
unresolved person Eliza Pondaag S.H. · Notaris p.38
unresolved org Menteri Kehakiman Republik p.38
unresolved org Menteri p.38
unresolved org Yayasan Kesejahteraan Nusantara p.38
unresolved person H. Thamrin p.39 ×8
unresolved org Bank Internasional Indonesia p.39
unresolved org PT Bank Buana Indonesia p.40 ×2
unresolved org Bank UOB Buana Tbk p.40 ×4
unresolved org Buana Indonesia Tbk p.42
unresolved org Bank Pembinaan Nasional p.42
unresolved org Bank Aman Makmur p.42
unresolved org Bank UOB Buana. Asri Petrochemical Tbk. p.42 ×2
unresolved org PT Sompo p.42
unresolved org Indonesia. Finance Corporation p.42
unresolved org Private Limited p.42 ×3
unresolved org Bank Draft p.47
unresolved person Consumer · Direktur p.48
unresolved person RUPST · Komisaris p.50 ×3
unresolved org PT Sumber Abadi Tirtasentosa p.51
unresolved org PT Bhakti Securities p.51
unresolved org PT Sucorinvest Asset Management p.52
unresolved org Rintis dan Rekan p.52
unresolved org Hadi Sutanto dan Rekan p.52
unresolved org PT Jayatama Prima Distribusi p.52
unresolved org PT Gulf Mangan Grup p.52
unresolved org PT JMP Indonesia p.52
unresolved org PT Sucor Sekuritas p.52
unresolved org PT Sucorinvest Riwayat Pendidikan Central Gani p.52
unresolved org Asia Kapitalindo Securities Tbk p.52 ×2
unresolved org PT Asia Kapitalindo Finance p.52
unresolved org PT Danamon GT Management p.52
unresolved org PT Jakarta Rangkap p.52
unresolved org PT Danamon Securities p.52
unresolved org PT Bank Beliau p.52
unresolved org Danamon Indonesia Tbk p.52
unresolved org PT Chase Leasing Indonesia p.52
unresolved org Trimegah Securities Tbk p.54 ×2
unresolved org Computer Ltd p.54
unresolved org Schroders Investment Management Pte Ltd p.54
unresolved org PT Schroders Investment p.54
unresolved org PT Bank Niaga p.55
unresolved org Overseas Union Bank Limited p.55
unresolved org Global Markets · Direktur p.56
unresolved org PT Bank ANZ Indonesia p.56
unresolved org PT Standard p.56
unresolved org PT Rabobank International Indonesia p.56
unresolved org America Corporation p.56
unresolved org PT GE Finance Indonesia p.56
unresolved org PT Bank BII Commonwealth p.57
unresolved org Profil Perusahaan United Overseas Bank Limited p.60
unresolved org Profil Perusahaan Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited p.62
unresolved org Singapura United Overseas Bank Limited p.63 ×2
unresolved org Singapore Pte Ltd. p.65
unresolved — HSBC (Singapore p.65
unresolved org Nominees Pte Ltd p.65
unresolved org Private Ltd DBSN Services Pte. Ordinary Shares Ltd. p.65
unresolved org United Overseas 100% Bank p.65
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Other Shareholders p.65
unresolved org Pemegang Saham Pengendali Bank. United Overseas Bank Limited p.65
unresolved — Wali Amanat · Kantor Akuntan Publik p.68
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.68
unresolved person Lembaga Pemeringkat · Notaris p.68
unresolved org PT Raya Saham Registra p.68
unresolved org Kantor Notaris Aulia Taufani S. p.68
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia p.68
unresolved — Rp5 miliar · Kantor Akuntan Publik p.68
unresolved person Palang Merah No. 30, Lantai 3, p.70
unresolved — Medan 20231 p.70
unresolved person K.H. Wahid Hasyim p.71 ×2
unresolved person Ir. H. Juanda p.71 ×2
unresolved org Kota Serang p.71
unresolved — Tomang Elok p.72
unresolved — Sei Sikambing B, p.72
unresolved — Ruko p.72
unresolved person 501, Kel. 9 Ilir Kec. Ilir Timur 3, p.72
unresolved org Kota Pekanbaru p.72
unresolved — Urip Sumoharjo p.72
unresolved org Jebres, Kota Surakarta, 57129 p.72
unresolved — Purwokerto Kulon, p.72
unresolved — Purwokerto Selatan, p.72
unresolved org Kota Magelang p.72
unresolved org Kota Yogyakarta p.72
unresolved — Raya Bukit Darmo Golf, p.73
unresolved — Dukuh Pakis 60226 p.73
unresolved — Gajah Mada No. 68, p.73
unresolved org Kabupaten Jember 68131 p.73
unresolved person Dr. Wahidin p.73
unresolved — Niti Mandala Raya No.17 Renon, p.73
unresolved — Dangin Puri Klod, p.73
unresolved — Sudirman No. 16, p.73
unresolved org Kabupaten Banyuwangi 68416 p.73
unresolved — Gus Dur (d/h. p.73
unresolved org Kabupaten Jombang 61419 p.73
unresolved — Basuki Rahmat No. 63, p.73
unresolved org Kauman, Klojen, Kota Malang 65119 p.73
unresolved org Kota Makassar p.73
unresolved org Kota Pontianak p.73
unresolved — Pangeran Diponegoro p.73
unresolved org Kota Samarinda 75112 p.73
unresolved — Komp. Glodok p.74
unresolved — Glodok p.74
unresolved org Tamansari, Kota Jakarta Barat 11110 p.74
unresolved — Sopo Del p.74
unresolved — Sukarjo Wiryopranoto p.74
unresolved — Mangga Besar No. 68 – 68 A, p.74
unresolved — Mangga p.74
unresolved — Pangeran Jayakarta p.74
unresolved — Sawah Besar 10730 p.74
unresolved — Banking Center Lantai 7 Unit No.1, p.74
unresolved — Metro Tanah p.74
unresolved — Abang p.74
unresolved — Kampung Bali Kec. Tanah Abang, p.74
unresolved — Suite 101 AA, p.74
unresolved — Kav.62, Kel. Karet, Kec. Setiabudi, p.74
unresolved — Bekasi p.75
unresolved — Desa Kayuringin, Bekasi 17144 p.75
unresolved — Mataram Lippo Cikarang, p.75
unresolved — Cibatu Kec. Cikarang p.75
unresolved — Komplek Pertokoan Green Ville p.75
unresolved — Komplek p.75
unresolved — Garden p.75
unresolved — Ruko BSD Golden Boulevard, p.75
unresolved org Utara, Kota Tangerang Selatan 15320 p.75
unresolved — Pondok p.76
unresolved person Panglima Polim Raya No. 18A, B, C, p.76
unresolved — Panglima p.76
unresolved — Polim p.76
unresolved org Kota Medan p.76
unresolved — Blok A No.58, p.76
unresolved — Percut Sei Tuan, p.76
unresolved — KS. Tubun No. 1, Kel. Temanggung p.76
unresolved — Temanggung 56212 p.76
unresolved — Perak Timur No. 42, p.77
unresolved — Perak Timur, Kec. Pabean Cantian, p.77
unresolved — Kapas Krampung 55 B, p.77
unresolved — Kapas p.77
unresolved — Krampung p.77
unresolved — Surabaya 60135 p.77 ×2
unresolved org Kota Surabaya p.77 ×2
unresolved — Margorejo, Kec. Wonocolo, p.77
unresolved org Kota Mojokerto p.77
unresolved — Kertoarjo p.77
unresolved org Bank Indonesia International Monetary Fund p.80
unresolved org Milik Negara p.94
unresolved org Bank Indonesia Fast p.97
unresolved org Kementerian Keuangan p.98
unresolved org Bank Indonesia Floating Rate Notes p.100
unresolved — Entit · Anggota p.130
unresolved person Kandidat · Direktur p.133 ×3
unresolved person Johanes Susilo Sampai · Komisaris Independen p.135 ×21
unresolved person W. Kartyono Sampai · Direktur p.135 ×22
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia. Keputusan RUPST p.135
unresolved org Kementerian Hukum Republik Indonesia. p.136
unresolved — LaporanKeuanganPerseroan, · 28 Februari 2024. p.137
unresolved — Berakhir pada tanggal 31 · cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp668.213.399.733,- (enam ratus enam p.137
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Keputusan RUPST p.139
unresolved org PT Bank Terealisasi p.139
unresolved org Bank Umum. Pembaruan p.139
unresolved org PT Bank UOB Indonesia. Kebijakan p.140
unresolved person Independensi · Komisaris p.142
unresolved person Rangkap · Komisaris p.142
unresolved org Bank Semester II Tahun p.143
unresolved person Frekuensi · Komisaris p.144
unresolved person Program Orientasi Bagi · Komisaris p.145
unresolved org PT Bank UOB Indonesia Direksi p.146
unresolved org PT Bank UOB p.146
unresolved person Pejabat-Pejabat · Direktur Utama p.147
unresolved org Young Global Limited p.375

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 3

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result