Skip to content
Back to announcement

20240102_INKP_Informasi Transaksi Afiliasi_31563660_lamp4.pdf

Asset transaction Needs review INKP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 99

Page 1
                                                                                             ----- .       I
                                                                                             ••••          I
                                                                                             ••••          I
                                                                                             ••••          I
                                                                                             • ._ ••       I




        LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
  Atas Rencana Transaksi Perjanjian Pengelolaan
Klinik dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO)
dan Pelayanan Kesehatan antara PT Indah Kiat Pulp
   & Paper Tbk dan PT Harsana Eklinika Reforma
               Untuk Dipergunakan Oleh :
     PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK
 Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lt. 9, Jalan MH. Thamrin
 No. 51, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta

No. File: 00676/2.0055-00/BS/04/0060/1/XII/2023
                                                              TOTO SUHARTO & REKAN
                                                             Business & .Properry Vaiuer
                                                             License No : 2.09.0055
                                                             JI. Hayam Wuruk No.1-RK Jakarta 10120, Indonesia
                                                             Ph : +6221-3456783 (Hunting)
                                                             Fax: +6221-3813419
                                                             Website : http://www.tnr.co.id
                                                             Email : tnr@tnr.co.id
Page 2
No. File: 00676/2.0055-00/BS/04/0060/1/XII/2023

Jakarta, 22 Desember 2023

Kepada Yth.
Direksi
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Sinar Mas Plaza, Menara 2, Lt. 9, Jalan MH. Thamrin No. 51,
Kel. Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat
Provinsi DKI Jakarta

Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Perjanjian Pengelolaan Klinik,
          dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara
          PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan PT Harsana Eklinika Reforma.

Dengan hormat,

Sehubungan dengan rencana PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk untuk melakukan kerjasama pengelolaan
klinik, dan kerjasama pelayanan administrasi (ASO) dan pelayanan kesehatan, dimana Rencana
Transaksi yang dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi, maka Perseroan telah menunjuk KJPP Toto
Suharto dan Rekan untuk selanjutnya disebut sebagai “TnR” sebagai penilai independen untuk
memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas rencana transaksi tersebut di atas, sesuai
dengan kesepakatan yang tertuang dalam Surat Penawaran Nomor : M.FO.23.00.0008.r1, tanggal
27 Oktober 2023.

Laporan Pendapat Kewajaran ini kami laksanakan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020,
serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 dari Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). Kami menggunakan pendekatan dan metode yang lazim dalam
melakukan kajian serta analisis berbagai data dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi
bahwa secara fundamental asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut
terpenuhi.


LATAR BELAKANG

PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat (“Perseroan”) merupakan perusahaan
yang bergerak dalam bidang usaha industri bubur kertas (pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas
industri (industrial paper) dan tissue secara terpadu. Kegiatan usaha Perseroan dimulai dari pengolahan
kayu hingga menghasilkan pulp dan kertas serta pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri
(industrial paper). Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas budaya dan
tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri.

Saat ini, Perseroan memiliki fasilitas produksi di Serang dan Tangerang Selatan- Provinsi Banten serta
Perawang-Provinsi Riau dengan total kapasitas produksi pada tahun 2022 untuk pulp sebesar 3,1 juta
ton per tahun, kertas budaya sebesar 1,6 juta ton per tahun, kertas industri/kemasan sebesar 2,2 juta ton
per tahun dan tissue sebesar 108 ribu ton per tahun.




                                                   i
Page 3
Sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kegiatan operasional Perseroan, di mana
saat ini Perseroan mempekerjakan lebih kurang 11.000 karyawan, maka tersedianya fasilitas kesehatan
dan layanan kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor penting yang harus disediakan oleh
Perseroan untuk karyawan Perseroan, termasuk juga dengan kondisi lokasi pabrik milik Perseroan
berada di lokasi yang tidak mudah dijangkau dan kegiatan usaha pengelolaan layanan dan fasilitas
kesehatan bukan merupakan kegiatan usaha dari Perseroan, maka hal-hal tersebut menjadi alasan(-
alasan) Perseroan untuk mengadakan kerjasama dengan Harsana terkait dengan pemberian fasilitas dan
layanan kesehatan di lokasi pabrik-pabrik milik Perseroan.

Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Perseroan bermaksud untuk melakukan kerja sama dengan
PT Harsana Eklinika Reforma, berkedudukan di Jakarta Pusat yang selanjutnya disebut (“Harsana”)
(yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan memiliki pengalaman dan
keahlian di bidang layanan kesehatan) untuk mengelola/menyediakan fasilitas kesehatan di klinik-klinik
yang berada di lokasi pabrik Perseroan. Kerjasama yang akan dilakukan antara Perseroan dengan
Harsana adalah kerjasama pengelolaan klinik dan kerjasama pelayanan administrasi (ASO) serta
pelayanan kesehatan.

Oleh karena transaksi-transaksi tersebut melibatkan pihak-pihak yang mempunyai hubungan afiliasi,
yaitu hubungan afiliasi antara Perseroan dengan Harsana, maka transaksi-transaksi tersebut merupakan
transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Namun demikian, Rencana Transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
(“POJK 17/2020”) karena nilai Rencana Transaksi tidak lebih dari 20% (dua puluh persen) dari total
ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan limited review per 30 Juni 2023.


STATUS PENILAI

Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh Penilai independent yang merupakan Penilai Publik dan
Pemimpin Rekan pada KJPP Toto Suharto dan Rekan (TnR). Penilai Publik dan TnR telah memiliki
perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK). Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak
mempunyai potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian, pemberi tugas dan pengguna laporan.

Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan
di bawah koordinasi Penilai berizin atau penanggung jawab penilaian yang mempunyai kompetensi untuk
melakukan penilaian.


MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud dan tujuan penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Rencana Transaksi dari aspek
keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020, POJK 17/2020 dan POJK
14/2019.




                                                  ii
Page 4
TANGGAL PENILAIAN

Tanggal efektif penilaian adalah per 30 Juni 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan
parameter dan laporan keuangan limited review per tanggal 30 Juni 2023.


OBJEK RENCANA TRANSAKSI

Objek rencana transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah perjanjian kerjasama yang akan
ditandatangani oleh Perseroan dan Harsana sebagai berikut:
1. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, untuk klinik-klinik pratama milik Perseroan yang berlokasi
    di Tangerang Selatan dan Serang, Provinsi Banten; dan
2. Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan untuk klinik pratama dan klinik
    utama Perseroan yang berlokasi di Perawang, Provinsi Riau;
(untuk selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).


TRANSAKSI AFILIASI DAN UNSUR BENTURAN KEPENTINGAN

Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana Transaksi antara Perseroan dengan
Harsana merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Hubungan afiliasi
antara Perseroan dengan Harsana adalah berdasarkan hubungan kekeluargaan antara pengendali
Perseroan yaitu Bapak Oei Tjie Goan yang merupakan ayah kandung dari Ibu Linda Suryasari Wijaya
Limantara yang merupakan pengendali Harsana.

Dalam Rencana Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara Perseroan dengan
kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
atau pengendali yang dapat merugikan Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam Laporan
Keuangan Proforma Perseroan, sehingga Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Benturan
Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.

Perseroan akan mengumumkan Rencana Transaksi tersebut melalui Keterbukaan Informasi, bilamana
Rencana Transaksi tersebut telah dilaksanakan.


TRANSAKSI MATERIAL

Berdasarkan draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik dan draft Perjanjian Pelayanan Administrasi
(ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara Perseroan dengan Harsana, total nilai biaya pengelolaan klinik,
biaya ASO dan biaya pelayanan kesehatan yang disepakati untuk keseluruhan Rencana Transaksi
Perseroan adalah sebesar Rp.5.612.520.000,00 (setara dengan USD374,17 ribu). Sementara itu jumlah
ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan limited review per 30 Juni 2023 oleh Kantor Akuntan
Publik Y. Santosa dan Rekan tercatat sebesar USD5,86 miliar. Total nilai Rencana Transaksi terhadap
jumlah ekuitas Perseroan adalah 0,007%. Setelah melakukan analisis sesuai dengan kriteria POJK 17/
2020, maka Rencana Transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material.




                                                 iii
Page 5
METODE ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI

Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis dengan
tahapan-tahapan sebagai berikut:

1. Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat
   dalam Rencana Transaksi, analisis terhadap perjanjian-perjanjian yang akan ditandatangani
   sehubungan dengan Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko terhadap Rencana Transaksi.
2. Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat pihak-pihak yang terlibat dan kegiatan
   usaha, analisis industri, analisis operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Rencana
   Transaksi, keuntungan dan kerugian dari Rencana Transaksi.
3. Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan historikal, analisis
   rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis rasio
   keuangan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis proforma keuangan sebelum dan
   sesudah Rencana Transaksi, analisis nilai tambah.
4. Analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi.


IDENTIFIKASI PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI

Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:

1. Perseroan sebagai pihak yang memiliki beberapa klinik pratama dan klinik utama sebagaimana
   dimaksud dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini.
2. Harsana sebagai pemilik klinik pratama dan pihak yang akan mengelola klinik-klinik milik Perseroan
   termasuk memberikan pelayanan administrasi (ASO) dan pelayanan kesehatan.


HASIL ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

1. Analisis Rencana Transaksi

   • Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana Transaksi antara Perseroan
     dengan Harsana merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020
     tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Harsana adalah perusahaan
     tertutup yang memiliki hubungan afiliasi berdasarkan hubungan kekeluargaan antara pengendali
     Perseroan yaitu Bapak Oei Tjie Goan yang merupakan ayah dari Ibu Linda Suryasari Wijaya
     Limantara selaku pengendali Harsana.
   • Manfaat Rencana Transaksi adalah sebagai upaya Perseroan untuk menjaga kestabilan
     operasional dengan adanya akses layanan dan fasilitas kesehatan kepada karyawan Perseroan
     serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik
     Perseroan.
   • Resiko Rencana Transaksi adalah apabila Rencana Transaksi gagal maka untuk mendapatkan
     mitra pengelola klinik dan pelayanan kesehatan, Perseroan kemungkinan akan mencari alternatif
     mitra lain yang memiliki biaya pengelolaan klinik dan pelayanan kesehatan yang lebih besar.
   • Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini adalah berupa
     pengendalian biaya, efisiensi dalam pengelolaan administrasi dan mitigasi risiko.
   • Kerugian yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini adalah dengan dilakukannya Rencana
     Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Rencana Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya
     lembaga penunjang pasar modal seperti biaya KAP dan KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain
     biaya KAP, biaya penilaian objek rencana transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-
     kewajiban yang lain yang dapat muncul dikemudian hari.
                                                    iv
Page 6
2. Analisis Kualitatif Rencana Transaksi

   • Pertumbuhan ekonomi global 2023 diprakirakan tetap sebesar 2,7%, namun disertai dengan
     pergeseran sumber pertumbuhan. Tekanan inflasi di negara maju masih relatif tinggi dipengaruhi
     oleh perekonomian yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. Hal ini diprakirakan akan
     mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di negara maju, termasuk Federal
     Funds Rate (FFR). Perkembangan tersebut mendorong aliran modal ke negara berkembang lebih
     selektif dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia,
     sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk memitigasi risiko rambatan global.
   • Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik. Perekonomian
     domestik pada triwulan II 2023 diprakirakan tumbuh lebih baik dari proyeksi, ditopang oleh
     peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi. Sementara itu, ekspor barang diprakirakan
     melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi
     dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara. Berdasarkan lapangan usaha,
     pertumbuhan ekonomi terutama ditopang Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran,
     serta Informasi dan Komunikasi. Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama
     ditopang oleh pertumbuhan wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan
     terjaganya permintaan domestik. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023
     diprakirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%.
   • Neraca perdagangan triwulan II 2023 mencatat surplus yang lebih rendah dipengaruhi oleh
     penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. Sementara itu, ketidakpastian pasar
     keuangan global berdampak pada net outflows aliran modal asing dalam bentuk investasi portofolio
     pada triwulan II 2023 sebesar 1,3 miliar dolar AS. Namun demikian, pada triwulan III 2023 aliran
     modal asing hingga 21 Juli 2023 kembali masuk sehingga mencatat net inflows sebesar 0,3 miliar
     dolar AS.
   • Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2023 tercatat tinggi sebesar 137,5 miliar dolar AS,
     setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
     Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Kinerja
     NPI pada 2023 diprakirakan akan tetap baik dengan transaksi berjalan terjaga dalam kisaran
     surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial
     diprakirakan juga tetap terjaga, ditopang oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk Penanaman
     Modal Asing (PMA) maupun investasi portofolio, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek
     perekonomian nasional.
   • Nilai tukar Rupiah secara year to date tercatat menguat 3,63% ptp dari level akhir Desember 2022,
     lebih kuat dibandingkan dengan apresiasi Peso Filipina, Rupee India, dan Baht Thailand masing-
     masing sebesar 1,78%, 1,11%, dan 0,42%. Ke depan, dengan akan meredanya ketidakpastian
     pasar keuangan global, Bank Indonesia memprakirakan nilai tukar Rupiah akan menguat ditopang
     oleh prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, imbal hasil aset keuangan
     domestik yang menarik, dan dampak positif dari implementasi PP 36/2023 tentang DHE SDA.
     Persepsi investor terhadap prospek perekonomian Indonesia juga menguat, tecermin pada
     peningkatan outlook sovereign credit rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat R&I, dari stabil
     menjadi positif, dengan level rating tetap terjaga pada BBB+ (dua notch di atas level terendah
     investment grade). Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah
     melalui triple intervention dan twist operation untuk memitigasi risiko rambatan ketidakpastian pasar
     keuangan global.
   • Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17 April 2023. Imbal hasil
     SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun 20bps dibandingkan dengan level Februari
     2023, sedangkan imbal hasil SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan
     pada Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan Februari 2023.


                                                   v
Page 7
  Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%,
  meningkat 4bps dibandingkan dengan level bulan sebelumnya.
• Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, risiko
  kredit, maupun likuiditas. Permodalan perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital
  Adequacy Ratio /CAR) sebesar 26,02% pada Februari 2023. Risiko kredit jugaterkendali, tecermin
  dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) yang rendah, yaitu 2,58% (bruto) dan
  0,75% (neto) pada Februari 2023. Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga terjaga didukung
  pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,00% (yoy). Hasil stress test Bank Indonesia juga
  menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia yang kuat.
• Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat didukung oleh sistem pembayaran yang lancar
  dan andal. Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Maret 2023 tumbuh tinggi 11,39% (yoy)
  sehingga mencapai Rp34,1 triliun. Nilai transaksi digital banking meningkat 9,88% (yoy) menjadi
  Rp4.944,1 triliun. Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu
  kredit juga naik 0,45% (yoy) menjadi Rp707,1 triliun.
• Industri Pulp dan Kertas Indonesia merupakan salah satu industri yang memiliki daya saing tinggi.
  Berdasakan data dari FAO1), Indonesia merupakan produsen pulp dan kertas terbesar di regional
  ASEAN, terbesar ke-2 di Asia untuk produk pulp dan terbesar ke-4 di Asia untuk produk kertas,
  sedangkan di tingkat dunia Indonesia merupakan produsen terbesar ke-7 untuk produk pulp dan
  terbesar ke-6 untuk produk kertas.
• Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan
  (ADHK) dari industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, dan reproduksi media rekaman
  sebesar Rp20,44 triliun pada kuartal I/2023. Nilai tersebut tumbuh 2,22% dibandingkan dengan
  periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp20,3 triliun.
• Pertumbuhan kinerja industri kertas menjadi yang terbesar kelima di antara subsektor industri
  pengolahan lainnya pada kuartal I/2023. Posisinya di bawah industri makanan dan minuman,
  barang logam, logam dasar, dan alat angkutan. Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin),
  pertumbuhan kinerja industri kertas tak lepas dari ekspornya yang meningkat 16,79% (yoy) menjadi
  US$2,22 miliar sepanjang kuartal I/2023. Hanya saja, industri ini masih terdampak oleh penurunan
  harga bubur kertas sepanjang tahun ini.
• Antisipasi yang dapat dilakukan Perseroan di tahun 2023 adalah dengan terus meningkatkan
  penjualan produkproduk premium yang memiliki margin cukup baik. Perseroan akan terus
  berusaha untuk meningkatkan penjualan ekspor dengan menambah pelanggan baru maupun
  menambah negara tujuan ekspor yang baru. Selain itu, Perseroan akan terus memperluas rantai
  pasokan bahan baku guna mendapatkan pasokan tepat waktu, harga yang kompetitif, dan
  melakukan perbaikanperbaikan serta efisiensi di semua lini produksi sehingga membuat daya saing
  produksi menjadi lebih meningkat.
• Pada tahun 2022, Perseroan mengekspor sekitar 55,4% produknya, terutama ke negara-negara di
  Asia, Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika serta Australia dan sisanya sebesar 44,6% untuk
  memenuhi permintaan pasar domestik. Kedepannya, strategi yang dilakukan Perseroan adalah
  dengan lebih fokus pada pasar Asia dan domestik serta mencoba melakukan penetrasi ke pasar-
  pasar baru yang prospektif. Dengan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia yang cukup baik
  ditambah laju pertumbuhan populasi yang tinggi, Perseroan memperkirakan permintaan dan harga
  produk Perseroan dapat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi global.




                                             vi
Page 8
3. Analisis Kuantitatif Rencana Transaksi

   • Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa Perseroan memiliki kinerja
     yang baik. Dengan demikian rencana Perseroan melakukan Rencana Transaksi untuk memperkuat
     posisi keuangan dan meningkatkan daya saing adalah wajar.
   • Total aset Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar
     USD 9,69 miliar mengalami kenaikan sebesar 0,48% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
     pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 9,64 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
     oleh adanya kenaikan pada piutang usaha, aset lancar lainnya, dan uang muka pembelian aset
     tetap. Total aset Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar
     USD 9,64 miliar mengalami kenaikan sebesar 7,38% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
     pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 8,98 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
     oleh adanya kenaikan pada kas dan setara kas, piutang usaha, persediaan, aset lancar lainnya
     dan uang muka pembelian aset tetap. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk
     tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total
     aset Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 2,45% per tahun.
   • Total liabilitas Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
     sebesar USD 3,83 miliar mengalami penurunan sebesar 5,06% dibandingkan dengan tahun yang
     berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 4,04 miliar. Penurunan tersebut terutama
     disebabkan oleh penurunan utang usaha, utang lain-lain dan pinjaman jangka panjangan. Total
     liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD
     4,04 miliar mengalami penurunan sebesar 4,22% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
     31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 4,21 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan
     olehpenurunan pinjaman bank jangka pendek, utang usaha, pinjaman bank jangka panjang pihak
     ketiga, MTN, pinjaman jangka panjang dan utang murabahah serta pembiayaan musyarakah
     jangka panjang. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
     Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total liabilitas Perseroan
     mengalami penurunan rata-rata 5,12% per tahun.
   • Total ekuitas Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
     sebesar USD 5,86 miliar mengalami kenaikan sebesar 4,47% dibandingkan dengan tahun yang
     berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 5,61 miliar. Peningkatan tersebut terutama
     disebabkan oleh kenaikan pada saldo laba. Total ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir
     tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 5,61 miliar mengalami kenaikan sebesar 17,63%
     dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 4,76 miliar.
     Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan saldo laba. Berdasarkan
     perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
     tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total ekuitas Perseroan mengalami peningkatan rata-rata
     10,41% per tahun.
   • Pendapatan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
     sebesar USD 1,93 miliar mengalami penurunan sebesar 0,52% dibandingkan periode yang sama
     ditahun 2022 yaitu sebesar USD 1,94 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
     penurunan harga jual produkkertas industri Perseroan . Pendapatan Perseroan untuk tahun yang
     berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 4,00 miliar naik sebesar 13,82%
     dibandingkan dengan periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 3,52
     miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan harga jual produk-produk Perseroan
     Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
     Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, penjualan Perseroan mengalami kenaikan
     rata-rata 4,66% per tahun.
   • Laba bersih Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
     sebesar USD 268,49 juta mengalami penurunan sebesar 32,07% dibandingkan dengan periode

                                               vii
Page 9
   yang sama pada 30 Juni 2022 dengan laba bersih sebesar 395,22 juta. Penurunan tersebut
   terutama disebabkan oleh penurunan laba usaha. Laba bersih Perseroan untuk tahun yang
   berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 857,46 juta mengalami kenaikan sebesar
   62,90% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD
   526,36 juta. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual
   Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami
   kenaikan rata-rata 9,88% per tahun.
 • Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan mengalami peningkatan penjualan,
   laba kotor dan laba bersih, serta dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan
   demikian Perseroan melakukan Rencana Transaksi adalah wajar.
 • Adapun dampak dari Rencana Transaksi yaitu, rata rata Operating Margin meningkat dari 30,30%
   menjadi 30,31%. Sedangkan rata rata Net Margin mengalami perubahan dari 21,83% sebelum ada
   Rencana Transaksi menjadi rata-rata sebesar 21,84% setelah Rencana Transaksi.
 • Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian atas akun Kas dan Setara
   Kas sebesar USD 161 ribu timbul dari jurnal kredit pengeluaran kas tunai akibat Rencana
   Transaksi. Penyesuaian atas akun saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar USD 161
   ribu yang timbul dari jurnal debit akibat Rencana Transaksi yang menyebabkan ekuitas Perseroan
   berkurang.
 • Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan diatas terdapat penyesuaian antara sebelum dan
   setelah Rencana Transaksi yaitu pada beban umum administrasi yang mengalami kenaikan
   sebesar USD 163 ribu, adanya lain – lain neto sebesar USD 2 ribu sehingga proforma laba rugi
   mengalami perubahan atas dampak dari Rencana Transaksi Perjanjian Kerjasama Pengelolaan
   Klinik dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan.
 • Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan sebelum Rencana Transaksi
   masing-masing adalah sebesar USD 10,74 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,09 miliar pada
   tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-
   masing adalah sebesar USD 10,742 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,09 miliar pada tahun
   2027. Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah
   sebesar USD 4,43 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,01 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
   proyeksi jumlah liabilitas Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
   USD 4,43 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,01 miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah
   ekuitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 6,31 miliar
   pada tahun 2023 menjadi USD 10,08 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas
   Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 6,31 miliar pada tahun
   2023 menjadi USD 10,08 miliar pada tahun 2027.
• Proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah
   sebesar USD 3,81 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,52 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
   proyeksi jumlah pendapatan Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah
   sebesar USD 3,81 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,52 miliar pada tahun 2027. Proyeksi laba
   bersih Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,24 juta
   pada tahun 2023 menjadi USD 1,216,75 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba
   bersih Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,19 juta
   pada tahun 2023 menjadi USD 1,217,32 miliar pada tahun 2027. Terdapat perubahan pada laba
   bersih Perseroan yang mengalami kenaikan setelah Rencana Transaksi.




                                            viii
Page 10
4. Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi

    Berdasarkan perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan Harsana, maka untuk tahun 2024, jumlah
    nilai yang akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Harsana untuk pengelolaan Klinik Indah Medika
    adalah sebesar Rp852.000.000,00-, dan untuk pengelolaan Klinik IKPP adalah sebesar
    Rp2.484.000.000,00-, sedangkan jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Harsana
    untuk ASO dan Pelayanan Kesehatan untuk Klinik Perawang adalah kurang lebih sebesar
    Rp2.276.520.000,00-.

    Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait
    meliputi analisis Rencana Transaksi, analisis dampak positif secara kualitatif maupun kuantitatif atas
    Rencana Transaksi yang akan dilakukan serta berdasarkan Perjanjian Pengalolaan Klinik dan
    Perjanian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan maka kami berpendapat bahwa
    Rencana Transaksi adalah Wajar.


KESIMPULAN

Berdasarkan analisa kualitatif dan kuantitatif tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana
Transaksi adalah WAJAR.


PENUTUP

Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini harus dipandang sebagai satu kesatuan.
Penggunaan sebagian analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.

Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No.8 tahun 1995 tentang
Pasar Modal.

Kami menyatakan bahwa kami tidak ada benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan
dilaksanakan. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajawan ini.

Hormat kami,
KJPP Toto Suharto & Rekan




Ir. Toto Suharto., M.Sc., MAPPI (Cert.)
Pimpinan Rekan
No. MAPPI : 93-S-00361
No. Register Penilai : RMK-2017.00012
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) dan Penilaian Bisnis (B)
No. STTD OJK PM : STTD.PPB-19/PJ-1/PM.02/2023
No. STTD OJK IKNB : 008/NB.122/STTD-P/2017
No. Lisensi Penilai BPN : 943/SK-PT.01.01/VII/2022



                                                              ix
Page 11
SURAT REPRESENTASI
Page 12

          
Page 13
PERNYATAAN PENILAI
Page 14
                                     PERNYATAAN PENILAI

Dalam batas kemampuan dan keyakinan sebagai penilai, kami menerangkan bahwa :

1.   Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
     maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
     tentang Pasar Modal.
2.   Laporan Pendapat Kewajaran ini telah dibuat dengan menjaga integritas dan independensi Penilai
     Publik, dan penilaian pada penugasan ini disusun mengacu pada Peraturan OJK Nomor :
     35/POJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI & SPI
     Edisi VII 2018).
3.   Kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan opini atau kesimpulan akhir.
4.   Penugasan pendapat kewajaran telah dilakukan terhadap Obyek Rencana Transaksi pada Tanggal
     Penilaian (Cut Off Date) 30 Juni 2023.
5.   Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
     Kewajaran ini.
6.   Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Perundang-
     undangan yang berlaku.
7.   Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
     Kesimpulan Nilai.
8.   Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
9.   Kesimpulan dalam laporan ini telah sesuai dengan asumsi – asumsi dan kondisi pembatas.
10. Data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang kami yakini dan
    dapat dipertanggungjawabkan.
11. Kami telah melakukan wawancara/pengumpulan data dan telah bekerja secara profesional,
    bertindak secara independen.
12. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar analisa, pendapat
    dan kesimpulan yang diuraikan di dalamnya adalah benar.
13. Analisa, pendapat dan kesimpulan dalam laporan ini bebas dari konflik kepentingan atas obyek yang
    dinilai maupun pihak lain yang terlibat.
14. Imbalan jasa penilaian sama sekali tidak tergantung pada pendapat kewajaran yang tercantum
    dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini.
15. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
    diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
16. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah menyediakan bantuan
    profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.




                                                   x
Page 15
Selanjutnya Laporan Pendapat Kewajaran ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan
yang mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini.


No.              Nama                                             Tanda Tangan


1. Penanggung Jawab:

   Ir. Toto Suharto, M.Sc., MAPPI (Cert.)                        …………………………
   No. MAPPI : 93-S-00361
   No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
   No. Register Penilai : RMK-2017.00012
   Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis



2. Reviewer:

   Ufik Kurniasih, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)                …………………………
   No. MAPPI : 11-S-03071
   No. Register Penilai : RMK-2017.00450
   Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis



3. Penilai:

   Henrianto, S.Pi., MM., M.Ec.Dev., CSA., CTT                   …………………………
   No. MAPPI : 19-T-09317
   No. Register Penilai : RMK-2019.02918
   Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis




                                                    xi
Page 16
KUALIFIKASI PENILAI
Page 17
                     KUALIFIKASI TIM PENILAI
       Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Toto Suharto & Rekan

A. Penanggung Jawab
1    Nama Lengkap           Ir. Toto Suharto, M.Sc, MAPPI (Cert.)
2    Pendidikan             Strata 2 (S-2)
3    Lembaga Pendidikan          - S-1 Institut Pertanian Bogor (IPB University)
                                 - S-2 Penilaian Universiti Teknologi Malaysia.
4    Pengalaman     Kerja        - Memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun di
     Penilai                         bidang penilaian aset dan usaha serta
                                     konsultan.
                                 - Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
                                     penilai bersertifikat dan memperoleh ijin Penilai
                                     Publik Properti dan Bisnis (PB) dari
                                     Kementerian Keuangan.


B. Reviewer
1    Nama Lengkap           Ufik Kurniasih, S.E, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.)
2    Pendidikan             Strata 2 (S-2)
3    Lembaga Pendidikan         - S-1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
                                - S-2 Ekonomika Pembangunan Universitas
                                     Gadjah Mada.
4    Pengalaman     Kerja       - Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di
     Penilai                         bidang penilaian aset dan usaha serta
                                     konsultan.
                                - Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
                                     penilai Bersertifikat (S).

C. Penilai
1    Nama Lengkap           Henrianto, S.Pi, MM, M.Ec.Dev, CSA, CTT
2    Pendidikan             Strata 2 (S-2)
3    Lembaga Pendidikan         - S-1 Perikanan Universitas Hasanuddin (2016).
                                - S-1 Akuntansi Universitas Terbuka (2020-
                                     Sekarang).
                                - Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)
                                     Universitas Padjajaran (2023 – Sekarang).
                                - S-2 Ekonomi Pembangunan Universitas
                                     Gadjah Mada (2020).
                                - S-2 Manajemen UPN Veteran Yogyakarta
                                     (2022).
                                - S-3 Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor
                                     (2020-Sekarang).
4    Pengalaman     Kerja       - Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di
     Penilai                         bidang penilaian aset dan usaha serta
                                     konsultan.
                                - Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
                                     penilai Terakreditasi (T).
                                - Brevet Pajak A dan B dari Asosiasi Konsultan

                                  xii
Page 18
       Pajak Publik Indonesia.
-      Memperoleh lisensi sebagai teknisi pajak
       (Certified Tax Technician) dari Asosiasi Teknisi
       Pajak Indonesia.
-      Memperoleh lisensi sebagai Wakil Perantara
       Pedagang Efek dari Otoritas Jasa Keuangan.
-      Memperoleh lisensi sebagai Analisis Efek dari
       BNSP LSP Pasar Modal.




    xiii
Page 19
DAFTAR ISI
Page 20
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                                                DAFTAR ISI
SERTIFIKAT ..........................................................................................................................     i - ix
SURAT REPRESENTASI
PERNYATAAN PENILAI .......................................................................................................                x - xi
KUALIFIKASI PENILAI .........................................................................................................             xii - xiii
DAFTAR ISI ...........................................................................................................................    xiv - xv
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK ............................................................................................                      xvi
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................................              xvii

BAB I           PENDAHULUAN .................................................................................................             I–1
1.1             Latar Belakang .....................................................................................................      I–1
1.2             Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan....................................................                            I–2
1.3             Objek Rencana Transaksi ....................................................................................              I–2
1.4             Ruang Lingkup .....................................................................................................       I–2
1.5             Maksud dan Tujuan..............................................................................................           I–3
1.6             Tanggal Penilaian ................................................................................................        I–3
1.7             Independensi Penilai ............................................................................................         I–3
1.8             Tanggung Jawab Penilai ......................................................................................             I–3
1.9             Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan ............................................                            I–4
1.10            Transaksi Material ................................................................................................       I–4
1.11            Metodologi Pengkajian Kewajaran Rencana Transaksi .......................................                                 I–6
1.12            Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events) ...........                                         I–6
1.13            Sumber Data ........................................................................................................      I–7
1.14            Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai ..............................................                             I–8

BAB II          KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ...............................................                                        II – 1
2.1.            Metode Analisis Atas Transaksi ...........................................................................                II – 1
2.1.            Metode Analisis Atas Rencana Transaksi ............................................................                       II – 1
2.2.            Analisis Rencana Transaksi .................................................................................              II – 1
2.2.1.          Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Rencana Transaksi ...................................                              II – 1
2.2.1.1.        Perseroan.............................................................................................................    II – 2
2.2.1.2.        Harsana ...............................................................................................................   II – 5
2.2.2.          Analisis Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi .....................................                               II – 6
2.2.2.1.        Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik .............................................................                     II – 7
2.2.2.2.        Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan .................                                         II – 7
2.2.3.          Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi .................................................                           II – 9
2.3.            Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi...........................................................                     II – 9
2.3.1.          Gambaran Perekonomian Indonesia....................................................................                       II – 9
2.3.1.1.        Pertumbuhan Ekonomi Global .............................................................................                  II – 11
2.3.1.2.        Pertumbuhan Ekonomi Domestik .........................................................................                    II – 13
2.3.1.2.1.      PDB Menurut Lapangan Usaha ...........................................................................                    II – 13
2.3.1.2.2.      PDB Menurut Pengeluaran ..................................................................................                II – 18
2.3.1.2.3.      Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ............................................................                        II – 23
2.3.1.3.        Tingkat Inflasi (Inflation Rate)...............................................................................           II – 24
2.3.1.4.        Nilai Tukar Rupiah................................................................................................        II – 25
2.3.1.5.        Suku Bunga..........................................................................................................      II – 25
2.3.2.          Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia .........................................                                 II – 26
2.3.3.          Industri Pulp dan Kertas .......................................................................................          II – 29

Daftar Isi                                                                                                                                          xiv
Page 21
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.3.4.       Analisa Prospek Usaha Perseroan ......................................................................                  II – 33
2.3.5.       Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi ............................................................                      II – 34
2.3.6.       Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi........                                         II – 36
2.4.         Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi ........................................................                    II – 37
2.4.1.       Analisis Kinerja Historis Perseroan ......................................................................              II – 37
2.4.1.1.     Analisis Posisi Keuangan .....................................................................................          II – 39
2.4.1.2.     Analisis Laba Rugi ...............................................................................................      II – 40
2.4.1.3.     Analisis Arus Kas Perseroan ................................................................................            II – 44
2.4.2.       Analisis Rasio Keuangan .....................................................................................           II – 46
2.4.3.       Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan .....................................................                        II – 47
2.4.3.1.     Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi .....................................                                II – 47
2.4.3.2.     Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi .......................................                              II – 48
2.4.3.3.     Proyeksi Laba Rugi Sebelum Rencana Transaksi ...............................................                            II – 49
2.4.3.4.     Proyeksi Laba Rugi Setelah Rencana Transaksi .................................................                          II – 51
2.4.4.       Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan ............................                                   II – 52
2.4.4.1.     Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi ....................................................                           II – 52
2.4.4.2.     Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi ......................................................                         II – 55
2.4.5.       Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi ............                                            II – 56
2.4.5.1.     Proforma Laporan Posisi Keuangan ....................................................................                   II – 57
2.4.5.2.     Proforma Laporan Laba Rugi ...............................................................................              II – 60
2.4.6.       Analisis Inkremental .............................................................................................      II – 61
2.4.6.1.     Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................                                         II – 61
2.4.6.2.     Biaya atau Pendapatan yang Relevan .................................................................                    II – 63
2.4.6.3.     Informasi Non Keuangan yang Relevan ...............................................................                     II – 63
2.4.6.4.     Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam
             Menentukan Rencana Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............                                          II – 66
2.4.6.5.     Hal Material Lainnya ............................................................................................       II – 67
2.5.         Analisis Kewajaran Harga Rencana Transaksi ....................................................                         II – 67
2.6.         Kesimpulan ..........................................................................................................   II – 67




Daftar Isi                                                                                                                                     xv
Page 22
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Page 23
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                         DAFTAR TABEL DAN GRAFIK

Tabel 1.1. Analisis Transaksi Material................................................................................... I – 5

Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ...............................................................                   II – 5
Tabel 2.2. Susunan Pengurus Perseroan .............................................................................           II – 5
Tabel 2.3. Susunan Pemegang Saham Perseroan ...............................................................                   II – 6
Tabel 2.4. Susunan Pengurus Harsana ................................................................................          II – 6
Tabel 2.5. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia .......................................................                    II – 9
Tabel 2.6. Pertumbuhan PDB Dunia .....................................................................................        II – 11
Tabel 2.7. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)........................                                  II – 15
Tabel 2.8. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-to-y) (persen) ........................                                 II – 17
Tabel 2.9. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (persen) ........................                                 II – 17
Tabel 2.10. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-on-q) (persen) ...........                                       II – 19
Tabel 2.11. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-to-y) (persen) .............                                     II – 21
Tabel 2.12. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut
            Pengeluaran (triliun rupiah) ..................................................................................   II – 24
Tabel 2.13. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023) .............................................                 II – 25
Tabel 2.14. Historikal Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD) .........................................                        II – 37
Tabel 2.15. Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan Konsolidasi .....................................                          II – 38
Tabel 2.16. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dalam ribuan USD) ...................................                            II – 45
Tabel 2.17. Rasio Keuangan Perseroan .................................................................................        II – 46
Tabel 2.18. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)................................                             II – 48
Tabel 2.19. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)................................                             II – 49
Tabel 2.20. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan USD) ..........................................                        II – 51
Tabel 2.21. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan USD) ..........................................                        II – 52
Tabel 2.22. Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi ....................................................                     II – 52
Tabel 2.23. Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi ......................................................                   II – 55
Tabel 2.24. Proforma Posisi Keuangan (Dalam Ribuan USD) ................................................                      II – 58
Tabel 2.25. Proforma Laba Rugi (Dalam Ribuan USD)..........................................................                   II – 60
Tabel 2.26. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan (Dalam Ribuan USD) ..............                                  II – 61
Tabel 2.27. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi (Dalam Ribuan USD) ........................                              II – 62


Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD) ... II – 39
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD) .............. II – 40




Daftar Tabel Dan Grafik                                                                                                            xvi
Page 24
DAFTAR LAMPIRAN
Page 25
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                   DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran - 01     Historis Posisi Keuangan
Lampiran - 02     Historis Laba Rugi
Lampiran - 03     Historis Arus Kas
Lampiran - 04     Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi
Lampiran - 05     Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi
Lampiran - 06     Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi
Lampiran - 07     Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi
Lampiran - 08     Inkremental Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi
Lampiran - 09     Inkremental Laba Rugi Sebelum dan Setelah Transaksi
Lampiran - 10     Balance Sheets Proforma
Lampiran - 11     Profit & Loss Proforma
Lampiran - 12     Proyeksi Rasio Keuangan 2023-2027 Sebelum Transaksi
Lampiran - 13     Proyeksi Rasio Keuangan 2023-2027 Setelah Transaksi




Daftar Lampiran                                                               xvii
Page 26
    BAB I
PENDAHULUAN
Page 27
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                       BAB I
                                   PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang
          PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat
          (“Perseroan”) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
          industri bubur kertas (pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas industri
          (industrial paper) dan tissue secara terpadu. Kegiatan usaha Perseroan
          dimulai dari pengolahan kayu hingga menghasilkan pulp dan kertas serta
          pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri (industrial paper).
          Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas
          budaya dan tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri.

          Saat ini, Perseroan memiliki fasilitas produksi di Serang dan Tangerang
          Selatan - Provinsi Banten serta Perawang-Provinsi Riau dengan total
          kapasitas produksi pada tahun 2022 untuk pulp sebesar 3,1 juta ton per
          tahun, kertas budaya sebesar 1,6 juta ton per tahun, kertas
          industri/kemasan sebesar 2,2 juta ton per tahun dan tissue sebesar 108 ribu
          ton per tahun.

          Sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kegiatan
          operasional Perseroan, di mana saat ini Perseroan mempekerjakan lebih
          kurang 11.000 karyawan, maka tersedianya fasilitas kesehatan dan layanan
          kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor penting yang harus
          disediakan oleh Perseroan untuk karyawan Perseroan, termasuk juga
          dengan kondisi lokasi pabrik milik Perseroan berada di lokasi yang tidak
          mudah dijangkau dan kegiatan usaha pengelolaan layanan dan fasilitas
          kesehatan bukan merupakan kegiatan usaha dari Perseroan, maka hal-hal
          tersebut menjadi alasan(-alasan) Perseroan untuk mengadakan kerjasama
          dengan Harsana terkait dengan pemberian fasilitas dan layanan kesehatan
          di lokasi pabrik-pabrik milik Perseroan.

          Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Perseroan bermaksud untuk
          melakukan kerja sama dengan PT Harsana Eklinika Reforma,
          berkedudukan di Jakarta Pusat (“Harsana”) (yang merupakan perusahaan
          yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan memiliki pengalaman dan
          keahlian di bidang layanan kesehatan) untuk mengelola/menyediakan
          fasilitas kesehatan di klinik-klinik yang berada di lokasi pabrik Perseroan.
          Kerjasama yang akan dilakukan antara Perseroan dengan Harsana adalah
          kerjasama pengelolaan klinik dan pelayanan administrasi (ASO) serta
          pelayanan kesehatan.

          Oleh karena transaksi-transaksi tersebut melibatkan pihak-pihak yang
          mempunyai hubungan afiliasi, yaitu hubungan afiliasi antara Perseroan
          dengan Harsana, maka transaksi-transaksi tersebut merupakan transaksi


Bab I - Pendahuluan                                                                  1
Page 28
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          afiliasi sebagaimana dimaksud pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
          (OJK) No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
          Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”). Namun demikian, transaksi ini
          bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam
          Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
          Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) karena nilai transaksi tidak
          lebih dari 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas Perseroan berdasarkan
          laporan keuangan limited review per 30 Juni 2023.


1.2       Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan
          Berikut adalah identitas pemberi tugas dan pengguna laporan:

          Nama          : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
          Alamat        : Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lantai 9, Jalan MH.
                          Thamrin No. 51, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan
                          Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
          Nomor Telepon : (021) 2965 0800 / 2965 0900
          Email         : app_investors@app.co.id
          Website       : www.app.co.id


1.3       Objek Rencana Transaksi
          Objek rencana transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah
          perjanjian kerjasama yang akan ditandatangani oleh Perseroan dan
          Harsana sebagai berikut:
          1. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, untuk klinik-klinik pratama
             milik Perseroan yang berlokasi di Tangerang Selatan dan Serang,
             Provinsi Banten; dan
          2. Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan
             untuk klinik pratama dan klinik utama Perseroan yang berlokasi di
             Perawang, Provinsi Riau;
          (untuk selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).


1.4       Ruang Lingkup
          Laporan pendapat kewajaran/fairness opinion atas Rencana Transaksi
          (untuk selanjutnya disebut “Laporan Pendapat Kewajaran”) ini hanya
          dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi yang akan
          dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain.
          Laporan Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan
          rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau
          mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.


Bab I - Pendahuluan                                                               2
Page 29
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Laporan Pendapat Kewajaran
          adalah KJPP Toto Suharto & Rekan yang diharapkan dapat melakukan
          kajian secara objektif dan independen, sesuai dengan persetujuan atas
          surat penawaran Nomor: M.FO.23.00.0008.r1, tanggal 27 Oktober 2023.


1.5       Maksud dan Tujuan
          Maksud dan tujuan penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran adalah untuk
          memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
          Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan
          yang berlaku, yaitu POJK 42/2020 dan POJK 17/2020.

          Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-
          ketentuan dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
          dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, tanggal 25 Mei
          2020 (“POJK 35/2020”), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
          No. 17/2020 serta Standar Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”)
          2018.


1.6       Tanggal Penilaian
          Tanggal efektif penilaian adalah per 30 Juni 2023 (“Tanggal Efektif”), di
          mana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan
          tujuan penilaian. Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter
          dan laporan keuangan limited review per tanggal 30 Juni 2023.


1.7       Independensi Penilai
          Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini, KJPP Toto
          Suharto dan Rekan (“KJPP TnR”) bertindak secara independen tanpa
          adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
          ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP TnR juga
          tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
          penugasan ini.


1.8       Tanggung Jawab Penilai
          Dalam batas kemampuan dan keyakinan KJPP TnR sebagai penilai, KJPP
          TnR menyatakan bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam
          penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar
          dan KJPP TnR bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran yang
          diterbitkan.



Bab I - Pendahuluan                                                              3
Page 30
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



1.9       Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan
          Berdasarkan POJK 42/2020, yang dimaksud dengan Transaksi Afiliasi
          adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
          terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka
          atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
          saham utama, atau pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi
          yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
          kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota
          Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau
          pengendali, sedangkan yang dimaksud dengan Benturan Kepentingan
          adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan terbuka
          dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan
          Komisaris, atau pemegang saham utama atau pengendali yang dapat
          merugikan perusahaan terbuka dimaksud.

          Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana
          Transaksi antara Perseroan dengan Harsana merupakan Transaksi
          Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Hubungan afiliasi
          antara Perseroan dengan Harsana adalah berdasarkan hubungan
          kekeluargaan antara pengendali Perseroan yaitu Bapak Oei Tjie Goan yang
          merupakan ayah kandung dari Ibu Linda Suryasari Wijaya Limantara yang
          merupakan pengendali Harsana.

          Dalam Rencana Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan
          ekonomis antara Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota
          Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau
          pengendali yang dapat merugikan Perseroan sebagaimana telah
          diungkapkan dalam Laporan Keuangan Proforma Perseroan, sehingga
          Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Benturan Kepentingan
          sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.

          Perseroan akan mengumumkan Rencana Transaksi tersebut melalui
          Keterbukaan Informasi apabila Rencana Transaksi tersebut telah
          dilaksanakan oleh Perseroan.


1.10      Transaksi Material
          Berdasarkan POJK No. 17/2020, yang dimaksud dengan Transaksi Material
          adalah setiap:
          a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha
             tertentu;
          b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen
             operasi;
          c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
          d. Sewa menyewa aset;
          e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;

Bab I - Pendahuluan                                                               4
Page 31
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali
             atas pinjaman dari pihak lain; dan
          g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee); dengan nilai
             20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan yang
             dilakukan dalam 1 (satu) kali atau dalam suatu rangkaian transaksi untuk
             suatu tujuan atau kegiatan tertentu.

          Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
          operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
           a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari
               ekuitas perusahaan terbuka;
           b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan
               terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
           c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan
               terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
           d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan laba bersih
               perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua
               puluh persen).

          Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi
          dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama
          dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan terbuka.

          Berikut adalah analisis kami untuk mengetahui apakah Rencana Transaksi
          merupakan Transaksi Material berdasarkan POJK 17/2020:

          Tabel 1.1.    Analisis Transaksi Material
                                                               Jumlah (dalam
            No                   Keterangan                                      Deviasi   Kesimpulan
                                                                ribuan USD)
                   - Nilai Transaksi Pengelolaan Klinik **)             222,40               Tidak
            1.                                                                   0,004%
                   - Total Ekuitas Perseroan *)                   5.855.990,00              Material
                  - Nilai Transaksi Pelayanan
                                                                        151,77               Tidak
            2.       Kesehatan dan Pelayanan ASO **)                             0,003%
                                                                  5.855.990,00              Material
                   - Total Ekuitas Perseroan *)
                  - Total Nilai Transaksi **)                           374,17               Tidak
                                                                                 0,007%
                  - Total Ekuitas Perseroan *)                    5.855.990,00              Material
          Sumber : Manajemen Perseroan (diolah)
          *Ekuitas Perseroan sesuai Limited Review Per 30 Juni 2023
          **Kurs Tengah Proyeksi 1 USD = Rp15.000

          Berdasarkan draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik dan draft
          Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara
          Perseroan dengan Harsana, total nilai biaya pengelolaan klinik, biaya ASO
          dan biaya pelayanan kesehatan yang disepakati sesuai draft perjanjian
          antara kedua belah pihak untuk keseluruhan Rencana Transaksi Perseroan
          adalah sebesar Rp5.612.520.000,00 atau setara dengan USD 374,17 ribu.
          Sementara itu jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan
          limited review per 30 Juni 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Y. Santosa dan



Bab I - Pendahuluan                                                                                     5
Page 32
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Rekan tercatat sebesar USD 5.855.990,00 ribu. Total nilai Rencana
          Transaksi terhadap jumlah ekuitas Perseroan adalah 0,007%. Setelah
          melakukan analisis sesuai dengan kriteria POJK 17/ 2020, maka Rencana
          Transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material.


1.11      Metodologi Pengkajian Kewajaran Rencana Transaksi
          Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun sesuai dengan POJK 35/2020 dan
          Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditetapkan oleh MAPPI, dimana
          pendekatan yang diaplikasikan sesuai dengan standar penilaian lengkap.

          Analisis kewajaran dilakukan dengan melakukan analisis kualitatif dan
          analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi. Di mana analisis atas Rencana
          Transaksi dilakukan dengan mengidentifikasi adanya keterkaitan dalam
          hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi. Pada analisis atas
          Rencana Transaksi terdapat penjelasan manfaat dan risiko dari Rencana
          Transaksi.

          Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi didasarkan atas analisis industri
          dan lingkungan di mana terdapat penjabaran akan kondisi makro ekonomi
          di dunia dan kondisi ekonomi di Indonesia maupun tinjauan industri
          perbankan nasional. Disamping itu, analisis kualitatif akan menjelaskan
          lebih detail mengenai alasan dan latar belakang maupun keuntungan dan
          kerugian atas Rencana Transaksi.

          Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan
          mengidentifikasi analisis kondisi keuangan Perseroan termasuk penilaian
          akan kinerja historis maupun analisis rasio terhadap Perseroan, trend
          analisis atas laporan keuangan historis Perseroan dan penilaian atas
          proyeksi keuangan perseroan, analisis proforma laporan keuangan, analisis
          sensitivitas atas transaksi serta analisis kewajaran atas nilai Rencana
          Transaksi.


1.12      Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent
          Events)
          Di bawah ini adalah kejadian penting setelah Tanggal Efektif hingga tanggal
          Laporan Pendapat Kewajaran ini diterbitkan:

           •   Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan menerbitan Obligasi
               Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2023 Seri A
               sebesar Rp 292,8 miliar, Seri B sebesar Rp 1,589,2 miliar dan Seri C
               sebesar Rp 163,6 miliar dan Perseroan juga menerbitkan Sukuk
               Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun
               2023 Seri A sebesar Rp 612,6 miliar dan Seri B sebesar Rp 137,4 miliar.


Bab I - Pendahuluan                                                                 6
Page 33
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



1.13      Sumber Data
          Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Laporan Pendapat
          Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan
          mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

          1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
          2. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
              Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
              2018, yang diaudit oleh Akuntan Publik Tjiendradjaja Yamin dari KAP
              Y.     Santosa      dan     Rekan       dalam      Laporan     Nomor:
              00004/2.0902/AU.1/04/0384-2/1/III/2019 dengan opini wajar tanpa
              modifikasian.
          3. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
              Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
              2019, yang diaudit oleh Akuntan Publik Tjiendradjaja Yamin dari KAP
              Y.     Santosa      dan      Rekan      dalam       Laporan     Nomor
              0014/2.0902/AU.1/04/0384-3/1/III/2020 dengan opini wajar tanpa
              modifikasian.
          4. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
              Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
              2020, yang diaudit oleh Akuntan Publik Yahya Santosa dari KAP Y.
              Santosa        dan       Rekan       dalam        Laporan       Nomor
              00020/2.0902/AU.1/04/0046-1/1/III/2021 dengan opini wajar tanpa
              modifikasian.
          5. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
              Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
              2021, yang diaudit oleh Akuntan Publik Yahya Santosa dari KAP Y.
              Santosa        dan       Rekan       dalam        Laporan       Nomor
              00010/2.0902/AU.1/04/0046-2/1/III/2022 dengan opini wajar tanpa
              modifikasian.
          6. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
              Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
              2022, yang diaudit oleh Akuntan Publik Julinar Natalina Rajagukguk dari
              KAP     Y.    Santosa     dan   Rekan      dalam     Laporan    Nomor
              00007/2.0902/AU.1/04/1792-1/1/III/2023 dengan opini wajar tanpa
              modifikasian.
          7. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk untuk
              periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, yang telah
              direview oleh KAP Y. Santosa & Rekan.
          8. Company Profile Perseroan.
          9. Annual Report Perseroan periode 2019 - 2022.
          10. Proyeksi keuangan Perseroan periode 2023 - 2027.
          11. Legalitas Perseroan.
          12. Draft Keterbukaan Informasi (KI) Perseroan.
          13. Proforma Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi.
          14. Draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik antara Perseroan
              dengan Harsana.


Bab I - Pendahuluan                                                                7
Page 34
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          15. Draft Perjanjian Kerjasama Pelayanan Administrasi (ASO) dan
              Pelayanan Kesehatan antara Perseroan dengan Harsana.
          16. Surat pernyataan (Representasi) manajemen Perseroan terkait dengan
              Rencana Transaksi.
          17. Wawancara dengan manajemen Perseroan yaitu dengan Bapak Heri
              Santoso, Liem selaku Corporate Secretary.
          18. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi,
              kondisi pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan
              hasil analisis lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.


1.14      Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai
          Dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan
          beberapa asumsi, antara lain:

           1. Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
           2. KJPP TnR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
              digunakan dalam proses penilaian.
          3. Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP TnR berasal dari sumber yang
              dapat dipercaya keakuratannya.
          4. KJPP TnR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
              mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
              dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
          5. KJPP TnR bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
              proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
          6. KJPP TnR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
              kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
              operasional perusahaan.
          7. KJPP TnR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
              Pendapat Kewajaran.
          8. KJPP TnR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
              pemberi tugas.
          9. KJPP TnR mengasumsikan bahwa sejak Rencana Transaksi hingga
              penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun
              yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi.
          10. KJPP TnR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang
              ditetapkan pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional
              Perseroan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang.
          11. KJPP TnR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan telah
              sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
          12. KJPP TnR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban
              yang berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan lainnya
              sesuai dengan peraturan yang berlaku.
          13. KJPP TnR telah memperoleh informasi yang material atas syarat-syarat dan
              ketentuan-ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan
              Rencana Transaksi dari Perseroan.
          14. Laporan Pendapat Kewajaran disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai
              dengan yang dicantumkan pada Laporan Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak
              bertanggung jawab kepada pihak lain selain kepada Perseroan, sehinga pihak


Bab I - Pendahuluan                                                                   8
Page 35
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



              lain yang menggunakan Laporan Pendapat Kewajaran ini bertanggung jawab
              atas segala resiko yang timbul.
          15. KJPP TnR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di
              depan pengadilan atau pejabat pemerintah apabila hal tersebut tidak terkait
              dengan maksud dan tujuan Laporan Pendapat Kewajaran ini serta di luar
              ruang lingkup dari penugasan.
          16. Jika dikemudian hari KJPP TnR diminta untuk memberikan penjelasan dan
              pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun kepada
              pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala bentuk biaya
              yang timbul menjadi beban Perseroan.
          17. Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pimpinan dan
              stempel kantor (office seal) dari KJPP TnR.




Bab I - Pendahuluan                                                                    9
Page 36
       BAB II
KAJIAN KEWAJARAN
RENCANA TRANSAKSI
Page 37
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                BAB II
                 KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI

2.1.      Metode Analisis Atas Rencana Transaksi
          Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami
          melakukan analisis dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

          1. Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan
             antara pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi, analisis
             terhadap perjanjian yang akan ditandatangani sehubungan dengan
             Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko terhadap Rencana
             Transaksi.
          2. Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat pihak-
             pihak yang terlibat dan kegiatan usaha, analisis industri, analisis
             operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Rencana
             Transaksi, keuntungan dan kerugian dari Rencana Transaksi.
          3. Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan
             keuangan historikal, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan
             sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis rasio keuangan
             sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis proforma keuangan
             sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis nilai tambah.
          4. Analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi.


2.2.      Analisis Rencana Transaksi

2.2.1.    Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Rencana Transaksi
          Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:

          1. Perseroan sebagai pihak yang memiliki beberapa klinik pratama dan
             klinik utama sebagaimana dimaksud dalam Laporan Pendapat
             Kewajaran ini.
          2. Harsana sebagai pemilik klinik pratama dan pihak yang akan mengelola
             klinik-klinik milik Perseroan termasuk memberikan pelayanan
             administrasi (ASO) dan pelayanan kesehatan.

          Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai pihak-pihak yang terlibat
          dengan Rencana Transaksi:




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                          1
Page 38
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.2.1.1.   Perseroan

           Riwayat dan Kegiatan Usaha Perseroan
           Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan dengan nama PT Indah
           Kiat Pulp & Paper Corporation dalam rangka Undang-Undang Penanaman
           Modal Asing No. 1 Tahun 1967 berdasarkan Akta Perseroan Terbatas
           No. 68 tanggal 7 Desember 1976, dibuat dihadapan Ridwan Suselo, Notaris
           di Jakarta, yang kemudian diubah dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar
           No. 302 tanggal 30 Mei 1977, Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 233
           tanggal 28 Desember 1977, Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 151
           tanggal 17 Januari 1978, Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 213 tanggal
           25 Januari 1978, yang keempatnya dibuat dihadapan Poppy Savitri
           Parmanto, S.H., selaku pengganti dari Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta,
           yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
           Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/50/2 tanggal 9 Februari 1978;
           didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri berturut-turut
           dibawah No. 521, No. 522, No. 523, No. 524, No. 525 tanggal 14 Februari
           1978; dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18
           tanggal 3 Maret 1978,Tambahan No. 172.

           Perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum
           dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.
           46 tanggal 10 Juni 2022, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di
           Jakarta Selatan, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak
           Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat
           Keputusan No. AHU-0047207.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 8 Juli 2022;
           diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
           Indonesia sebagaimana ternyata dalam surat Penerimaan Pemberitahuan
           Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0262569 tanggal 8 Juli
           2022; didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0130590.AH.01.11.
           Tahun 2022 tanggal 8 Juli 2022; dan diumumkan dalam Berita Negara
           Republik Indonesia No. 57 Tambahan No. 023742 (”Akta No. 46”).

           Sesuai dengan Pasal 3 Akta No. 46, ruang lingkup kegiatan Perseroan
           adalah berusaha di bidang industri, perdagangan, pertambangan dan
           kehutanan. Saat ini, Perseroan bergerak di bidang industri bubur kertas
           (pulp), kertas budaya, kertas industri dan tissue.

           Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat dengan kantor pusat beralamat
           di Jalan M.H. Thamrin No. 51, Jakarta 10350 dan pabrik berlokasi di
           Tangerang (Banten), Serang (Banten) serta Perawang (Riau). Kegiatan
           usaha komersial Perusahaan dimulai sejak 1978.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                        2
Page 39
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Kegiatan Usaha Perseroan
          Berdasarkan Akta No. 46, sebagaimana disebutkan dalam pasal 3, bidang
          usaha Perseroan adalah sebagai berikut:

          A. Kegiatan usaha utama Perseroan:
              1. Industri wadah dari kayu, industri bubur kertas (pulp), industri kertas
                 budaya, industri kertas dan papan kertas bergelombang, industri
                 kemasan dan kotak dari kertas dan karton, industri kertas tissue,
                 industri barang dari kertas dan papan kertas lainnya, industri barang
                 dari kapur, industri kimia dasar anorganik khlor dan alkali, industri
                 kimia dasar anorganik lainnya, industri kimia dasar anorganik gas
                 industri dan industri mesin pabrik kertas.
              2. Perdagangan (termasuk aktivitas profesional, ilmiah dan teknis):
                 perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak,
                 perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dalam
                 berbagai bentuk dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.

          B. Kegiatan usaha penunjang Perseroan, yaitu:
              1. Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak;
              2. Pemanfaatan kayu hutan tanaman pada hutan produksi;
              3. Penggalian batu kapur/gamping; dan
              4. Menjalankan usaha pengelolaan pelabuhan khusus.


          Perijinan Perseroan
          Nomor Induk Berusaha
          Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor Induk Berusaha:
          8120100772073, yang ditandatangani secara elektronik oleh Menteri
          Investasi/Kepala BKPM. Berdasarkan Undang – Undang No. 11 tahun 2020
          tentang Cipta Kerja, Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Nomor
          Induk Berusaha (NIB) kepada:

          Nama Perusahaan                     : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
          Alamat Kantor                       : Sinar Mas Land Plaza Menara 2, Lt. 9
                                                Jl. MH Thamrin No. 51,
                                                Kel. Gondangdia, Kec. Menteng,
                                                Kota Administrasi Jakarta Pusat,
                                                DKI Jakarta
          Status Penerimaan Modal             : PMA

          NIB tersebut diterbitkan pada tanggal 27 Juli 2018 dan dicetak pada tanggal
          31 Agustus 2021.

          NIB Perseroan telah berlaku efektif selama Perseroan menjalankan usaha
          dan/atau kegiatannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
          undangan.



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                            3
Page 40
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Struktur Permodalan Perseroan
           Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan pada tanggal
           30 Juni 2023 berdasarkan catatan Biro Administrasi Efek (BAE) dan
           Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) adalah sebagai berikut:
           Tabel 2.1.    Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                                                      Nilai Nominal
                                                             Jumlah Saham                 (USD)          Komposisi
                           Pemegang Saham
                                                               (Lembar)               (dalam ribuan         (%)
                                                                                          USD)
            1 PT Purinusa Ekapersada                           2.913.477.898                 1.165.723   53,25%
               Masyarakat dan lainnya (masing – masing
            2                                                  2.557.505.043                1.023.293    46,75%
               dibawah 5%)
            Jumlah Saham Beredar                               5.470.982.941                2.189.016    100,00%
           Sumber : Laporan Keuangan Limited Review Perseroan 30 Juni 2023 (diolah)

           Susunan Pengurus Perseroan
           Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 30 Juni 2023, susunan
           Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

           Tabel 2.2.    Susunan Pengurus Perseroan
                            Jabatan                                             Nama
            Dewan Komisaris
            Presiden Komisaris                              Saleh Husin, SE, M.Si
            Komisaris                                       Kosim Sutiono
            Komisaris                                       Andrie Setiawan Yapsir
            Komisaris                                       Sukirta Mangku Djaja
            Komisaris Independen                            Dr. Ramelan, S.H, M.H
            Komisaris Independen                            Dr. Ir. Rizal Affandi Lukman, M.A
            Komisaris Independen                            Drs. Pande Putu Raka, MA

            Direksi
            Presiden Direktur                               Hendra Jaya Kosasih
            Wakil Presiden Direktur                         Suhendra Wiriadinata
            Direktur                                        Didi Harsa Tanaja
            Direktur                                        Kurniawan Yuwono
            Direktur                                        Lioe Djohan
            Direktur                                        Agustian Rachmansjah Partawidjaja
            Direktur/Sekretaris Perusahaan                  Heri Santoso, Liem
           Sumber : Laporan Keuangan Limited Review Perseroan 30 Juni 2023 (diolah)



2.2.1.2.   Harsana

           Harsana, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan dan tunduk
           pada hukum negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Pusat,
           didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 74 tanggal 18 September 2019,
           yang dibuat di hadapan Desman, S.H., M.Hum, Notaris di Jakarta Utara,
           yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                                    4
Page 41
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan
          No. AHU-0049268.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 25 September 2019.
          Pada saat Pendirian, Perseroan bergerak dalam bidang perdagangan,
          aktivitas poliklinik swasta dan aktivitas praktik dokter umum.

          Harsana berkedudukan di Jakarta Pusat, beralamat di Sinar Mas Land
          Plaza, Menara 2, Lantai 18, Jl. MH Thamrin No. 51, Jakarta Pusat, Provinsi
          DKI Jakarta.

          Struktur permodalan dan kepemilikan saham Harsana per tanggal
          30 Juni 2023 berdasarkan informasi yang diperoleh manajemen, adalah
          sebagai berikut:
          Tabel 2.3.    Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                              Jumlah Saham      Nilai Nominal       Komposisi
                          Pemegang Saham
                                                                (Lembar)           (Rupiah)            (%)
           1 PT Sentosa Harsana Medika                           1.699              1.699.000.000    99,94%
           2 Linda Suryasari Wijaya Limantara                      1                    1.000.000     0,06%
           Jumlah Saham Beredar                                  1.700              1.700.000.000   100,00%
          Sumber :Manajemen Perseroan 30 Juni 2023 (diolah)

          Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen, susunan Dewan
          Komisaris dan Direksi Harsana per tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai
          berikut:

          Tabel 2.4.    Susunan Pengurus Harsana
                           Jabatan                                           Nama
           Dewan Komisaris
           Komisaris                                      Frenky Loa

           Direksi
           Direktur                                       Dewi Palupi Bramono
          Sumber : Manajemen Perseroan (diolah)



2.2.2.    Analisis Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi

          Ringkasan draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik dan Perjanjian
          Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara Perseroan
          dengan Harsana adalah sebagai berikut:




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                                5
Page 42
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.2.2.1.   Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik

           I. Lokasi dan Nama masing-masing Klinik
              • Klinik Pratama milik Perseroan dengan nama “Klinik Indah Medika”
                dan beralamat di Jl. Raya Serpong KM 8, Pondok Jagung, Serpong
                Utara, Tangerang Selatan (untuk selanjutnya disebut “Klinik Indah
                Medika”); dan
              • Klinik Pratama milik Perseroan dengan nama “Klinik IKPP” dan
                beralamat di Jl. Raya Serang Km 76, Desa Kragilan, Kecamatan
                Kragilan, Kabupaten Serang (untuk selanjutnya disebut “Klinik
                IKPP”).

           II. Ruang Lingkup Kerjasama
               • Pengelolaan bangunan Klinik yang diantaranya terdiri dari penataan
                 ruang dalam bangunan agar memenuhi persyaratan teknis sesuai
                 dengan peraturan perundang-undangan untuk melaksanakan
                 pelayanan kesehatan.
               • Pengelolaan sumber daya manusia yang diantaranya terdiri dari
                 perekrutan, pengupahan/pembayaran gaji serta pengaturan jadwal
                 dokter.
               • Pengelolaan pelayanan kesehatan yang diantaranya terdiri dari
                 pelayanan rawat jalan, pelayanan obat-obatan, alat kesehatan dan
                 bahan medis habis pakai.

           III. Jangka Waktu Perjanjian
                • Jangka waktu perjanjian untuk Klinik Indah Medika adalah 5 (lima)
                  tahun sejak tanggal perjanjian.
                • Jangka waktu perjanjian untuk Klinik IKPP adalah 5 (lima) tahun sejak
                  tanggal perjanjian.

           IV. Biaya Pengelolaan Klinik
               • Biaya pengelolaan Klinik Indah Medika sebesar Rp71.000.000,- per
                 bulan atau Rp852.000.000,- untuk tahun 2024, dan untuk tahun-tahun
                 berikutnya biaya pengelolaan akan disesuikan dengan tingkat inflasi.
               • Biaya pengelolaan Klinik IKPP sebesar Rp207.000.000,- per bulan
                 atau Rp2.484.000.000,- untuk tahun 2024, dan untuk tahun-tahun
                 berikutnya biaya pengelolaan akan disesuaikan dengan tingkat inflasi.

2.2.2.2.   Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan

           I. Lokasi dan Nama Klinik
               a. Klinik Utama milik Perseroan dengan nama “Klinik Utama PT Indah
                  Kiat Pulp & Paper” dan beralamat di Jl. Cendana Nomor 1 KPR
                  Persada Indah, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang,
                  Kabupaten Siak, Provinsi Riau (untuk selanjutnya disebut ”Klinik
                  Utama Perawang”); dan




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                          6
Page 43
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                  b. Klinik Pratama milik Harsana dengan nama “Klinik Pratama PT
                      IKPP” dan beralamat di Jl. Cendana Komplek Perumahan KPR I, RT
                      04, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak,
                      Provinsi Riau (untuk selanjutnya disebut ”Klinik Pratama
                      Perawang”);
              (Klinik Utama Perawang dan Klinik Pratama Perawang secara bersama-
              sama untuk selanjutnya disebut “Klinik Perawang”).

       II.       Ruang Lingkup Kerjasama:
                 a. Kerjasama ASO ini meliputi pengelolaan administrasi data
                     kesehatan karyawan, pengelolaan skema program kesehatan
                     karyawan yang telah ditetapkan oleh Perseroan, pengelolaan
                     administrasi klaim biaya program kesehatan karyawan dan aktivitas
                     administrasi lainnya.
                 b. Kerjasama pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Harsana
                     adalah sebagai berikut:
                     i. Pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Perawang adalah
                        layanan rawat jalan dokter umum dan dokter gigi serta layanan
                        kefarmasian.
                    ii. Pelayanan kesehatan di Klinik Utama Perawang adalah layanan
                        rawat jalan dokter umum dan dokter spesialis dasar, layanan Unit
                        Gawat Darurat (UGD) 24 jam, penyediaan ambulans, layanan
                        persalinan, layanan rawat inap, layanan laboratorium, radiologi
                        serta layanan kefarmasian.

       III.      Jangka Waktu Perjanjian
                 Jangka waktu perjanjian untuk Klinik Perawang adalah 5 (lima tahun)
                 sejak tanggal perjanjian.

      IV.       Biaya ASO dan Biaya Pelayanan Kesehatan
                 a. Biaya ASO di Klinik Perawang untuk karyawan dan keluarga
                    karyawan adalah sebesar Rp. 120.000,- per anggota/peserta per
                    tahun. Untuk saat ini jumlah karyawan Perseroan dan keluarga
                    karyawan yang merupakan peserta adalah sebanyak 18.971 orang.
                    Sehingga biaya ASO untuk tahun 2024 kurang lebih sebesar
                    Rp2.276.520.000,00.
                 b. Biaya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Harsana kepada
                    karyawan dan keluarga karyawan di Klinik Perawang akan
                    ditagihkan kepada Perseroan sesuai layanan yang diberikan
                    berdasarkan buku tarif yang berlaku di Klinik Perawang pada saat
                    layanan diberikan.
                    Sehubungan dengan pengelolaan administrasi klaim biaya program
                    kesehatan karyawan, Perseroan disyaratkan untuk melakukan
                    pembayaran dimuka kepada Harsana (“Deposit”). Selanjutnya
                    Deposit tersebut wajib digunakan oleh Harsana sesuai dengan
                    syarat dan ketentuan yang diatur lebih lanjut dalam perjanjian.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                           7
Page 44
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Berdasarkan perjanjian dan persyaratan di atas tidak ada persyaratan
          khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga
          syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar.


2.2.3.    Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
          Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko
          yang akan dihadapi oleh Perseroan dengan dilaksanakannya Rencana
          Transaksi.

          a. Manfaat Rencana Transaksi
                Dengan dilakukannya Rencana Transaksi yaitu kerjasama pengelolaan
                klinik dan kerjasama pelayanan administrasi (ASO) dan pelayanan
                kesehatan, maka Perseroan dapat menjaga kestabilan operasional
                dengan adanya akses layanan dan fasilitas kesehatan yang baik untuk
                karyawan Perseroan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada
                masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik Perseroan.


          b. Risiko Rencana Transaksi
                Apabila Rencana Transaksi gagal maka untuk mendapatkan mitra
                pengelola klinik dan pelayanan kesehatan, Perseroan kemungkinan
                akan mencari alternatif mitra lain yang memiliki biaya pengelolaan klinik
                dan pelayanan kesehatan yang lebih besar.


2.3.      Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

2.3.1.    Gambaran Perekonomian Indonesia
          Tabel 2.5. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia
                                                                                                 TW II
                            Deskripsi                    2019      2020      2021      2022
                                                                                                 2023
           PDB Dunia (%)                                    2,80     -3,30      6,00      3,10     2,7*
           PDB Indonesia (%)                                5,02     -2,07      3,70      5,31      5,3
           Nilai Tukar Rupiah (Rp/US $)                  14.110     14.050    14.320    15.592   15.150
           Cadangan Devisa Negara (Rp miliar/US $)      129,200    135,900   144,900   137,200    137,5
           Inflasi                                          2,72      1,68      1,87      5,51     3,52
           BI Rate (Reverse Repo Rate) (%)                  4,75      3,50      3,50      5,75     5,75
          Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia

          • Pertumbuhan ekonomi global 2023 diperkirakan tetap sebesar 2,7%,
            namun disertai dengan pergeseran sumber pertumbuhan. Tekanan
            inflasi di negara maju masih relatif tinggi dipengaruhi oleh perekonomian


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                               8
Page 45
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



            yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. Hal ini diperkirakan
            akan mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di
            negara maju, termasuk Federal Funds Rate (FFR). Perkembangan
            tersebut mendorong aliran modal ke negara berkembang lebih selektif
            dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk
            Indonesia, sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk
            memitigasi risiko rambatan global.
          • Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan
            domestik. Perekonomian domestik pada triwulan II 2023 diperkirakan
            tumbuh lebih baik dari proyeksi, ditopang oleh peningkatan konsumsi
            rumah tangga dan investasi. Sementara itu, ekspor barang diperkirakan
            melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa
            tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan
            mancanegara. Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi
            terutama ditopang Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran,
            serta Informasi dan Komunikasi. Sementara secara spasial,
            pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan wilayah
            Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya
            permintaan domestik. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan
            ekonomi 2023 diperkirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%.
          • Neraca perdagangan triwulan II 2023 mencatat surplus yang lebih rendah
            dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi
            global. Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global berdampak
            pada net outflows aliran modal asing dalam bentuk investasi portofolio
            pada triwulan II 2023 sebesar 1,3 miliar dolar AS. Namun demikian, pada
            triwulan III 2023 aliran modal asing hingga 21 Juli 2023 kembali masuk
            sehingga mencatat net inflows sebesar 0,3 miliar dolar AS.
          • Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2023 tercatat tinggi sebesar
            137,5 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau
            6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta
            berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
            Kinerja NPI pada 2023 diperkirakan akan tetap baik dengan transaksi
            berjalan terjaga dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4%
            dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan juga tetap
            terjaga, ditopang oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk
            Penanaman Modal Asing (PMA) maupun investasi portofolio, sejalan
            persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional.
          • Nilai tukar Rupiah secara year to date tercatat menguat 3,63% ptp dari
            level akhir Desember 2022, lebih kuat dibandingkan dengan apresiasi
            Peso Filipina, Rupee India, dan Baht Thailand masing-masing sebesar
            1,78%, 1,11%, dan 0,42%. Ke depan, dengan akan meredanya
            ketidakpastian pasar keuangan global, Bank Indonesia memprakirakan
            nilai tukar Rupiah akan menguat ditopang oleh prospek pertumbuhan
            ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, imbal hasil aset keuangan
            domestik yang menarik, dan dampak positif dari implementasi PP
            36/2023 tentang DHE SDA. Persepsi investor terhadap prospek
            perekonomian Indonesia juga menguat, tecermin pada peningkatan
            outlook sovereign credit rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat R&I,


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                       9
Page 46
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



              dari stabil menjadi positif, dengan level rating tetap terjaga pada BBB+
              (dua notch di atas level terendah investment grade). Bank Indonesia
              terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui triple
              intervention dan twist operation untuk memitigasi risiko rambatan
              ketidakpastian pasar keuangan global. (Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank
              Indonesia Triwulan II 2023 dan diolah)



2.3.1.1.   Pertumbuhan Ekonomi Global

           Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Bank Indonesia tetap memprakirakan
           pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 dapat mencapai 2,6%.
           Perkembangan ini didorong dampak positif pembukaan ekonomi Tiongkok
           pascapandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh
           rambatannya ke ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya.
           Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) juga diperkirakan lebih baik
           dipengaruhi kinerja ekonomi yang kuat pada triwulan I 2023.

           Perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan
           Eropa mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan
           mendorong berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di negara maju
           meskipun diperkirakan hampir akan mencapai puncaknya. Sementara itu,
           respons bank sentral AS dan Eropa memitigasi risiko kasus perbankan di
           AS dan Eropa berdampak pada berkurangnya ketidakpastian pasar
           keuangan global. Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong
           aliran masuk modal asing dan penguatan nilai tukar negara berkembang,
           termasuk Indonesia.

           Tabel 2.6. Pertumbuhan PDB Dunia




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                              10
Page 47
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.3.1.2.   Pertumbuhan Ekonomi Domestik

           Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya
           permintaan domestik dan positifnya kinerja ekspor. Konsumsi swasta
           diperkirakan semakin kuat seiring dengan terus naiknya mobilitas,
           membaiknya keyakinan konsumen, dan meningkatnya daya beli seiring
           dengan penurunan inflasi. Kegiatan investasi tetap berlanjut, terutama
           investasi nonbangunan. Kinerja ekspor tetap positif. Hingga Maret 2023,
           ekspor nonmigas Indonesia tumbuh tinggi, didukung antara lain oleh ekspor
           batu bara, mesin listrik, dan kendaraan bermotor. Berdasarkan negara
           tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, AS, dan Jepang menjadi kontributor
           utama. Berdasarkan lapangan usaha, kinerja sektor industri pengolahan,
           perdagangan, serta informasi dan komunikasi diperkirakan tumbuh kuat.
           Secara spasial, peningkatan konsumsi terjadi di hampir seluruh wilayah dan
           diikuti kinerja ekspor yang tetap tinggi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua
           (Sulampua). Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan
           ekonomi 2023 diperkirakan bias atas dalam kisaran proyeksi 4,5-5,3%.


2.3.1.2.1. PDB Menurut Lapangan Usaha

           Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
           (q to-q)

           Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 (q-to-q)
           mengalami pertumbuhan sebesar 3,86 persen. Pertumbuhan terjadi pada
           hampir semua lapangan usaha, kecuali Konstruksi dan Jasa Keuangan dan
           Asuransi yang masing-masing terkontraksi sebesar 1,44 persen dan 1,52
           persen. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah
           Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar
           15,80 persen dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 15,32
           persen. Sementara itu, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian;
           Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; dan
           Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan juga mengalami
           pertumbuhan masing-masing sebesar 3,65 persen; 2,50 persen; dan 0,47
           persen.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                       11
Page 48
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Tabel 2.7. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah

          Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
          triwulan II-2023 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian
          Indonesia masih didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan
          sebesar 18,25 persen; diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
          sebesar 13,35 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
          Sepeda Motor sebesar 12,85 persen; dan Pertambangan dan Penggalian
          sebesar 10,48 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam
          perekonomian Indonesia mencapai 54,93 persen.

          Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022
          (y on-y)

          Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan II-2022 (y-on-y)
          mengalami pertumbuhan sebesar 5,17 persen. Pertumbuhan terjadi pada
          semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan
          signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,28 persen dan
          Jasa Lainnya sebesar 11,89 persen.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                   12
Page 49
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Tabel 2.8. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-to-y) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah

          Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022
          (c to-c)

          Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 mengalami
          pertumbuhan sebesar 5,11 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada
          semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan
          signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,59 persen,
          diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,70 persen;
          dan Jasa Lainnya sebesar 10,40 persen. Sementara itu, Industri
          Pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap perekonomian
          Indonesia tumbuh sebesar 4,65 persen.

          Tabel 2.9. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                   13
Page 50
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.3.1.2.2. PDB Menurut Pengeluaran

          Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
          (q to-q)

          Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 tumbuh
          sebesar 3,86 persen (q-to-q). Pertumbuhan terjadi pada hampir semua
          Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor Barang dan Jasa dan
          Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang masing-masing
          terkontraksi sebesar 5,44 persen dan 1,26 persen. Pertumbuhan tertinggi
          terjadi pada Komponen PK-P sebesar 41,30 persen; diikuti Komponen
          Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga
          (PK-LNPRT) sebesar 8,58 persen; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi
          Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 3,08 persen. Di sisi lain, Komponen Impor
          Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB mengalami
          kontraksi sebesar 3,28 persen.

          Tabel 2.10. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-on-q) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah

          Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku
          triwulan II-2023 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian
          Indonesia masih didominasi oleh Komponen PK-RT yang mencakup lebih
          dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,31 persen; diikuti oleh
          komponen PMTB sebesar 27,90 persen; Komponen Ekspor Barang dan
          Jasa sebesar 20,25 persen; Komponen PK-P sebesar 7,51 persen;
          Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,22 persen; dan Komponen PK-
          LNPRT sebesar 1,24 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
          Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 18,54
          persen.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                   14
Page 51
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022
          (y on-y)

          Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 tumbuh
          sebesar 5,17 persen (y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada hampir semua
          komponen pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang
          terkontraksi sebesar 2,75 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
          Komponen PK-P sebesar 10,62 persen; diikuti Komponen PK-LNPRT
          sebesar 8,62 persen; Komponen PK-RT sebesar 5,23 persen; dan
          Komponen PMTB sebesar 4,63 persen; Sementara itu, Komponen Impor
          Barang dan Jasa mengalami kontraksi sebesar 3,08 persen.

          Tabel 2.11. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-to-y) (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah

          Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022
          (c to-c)

          Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 tumbuh
          sebesar 5,11 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen
          pengeluaran. Komponen pengeluaran yang mengalami pertumbuhan
          tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 7,53 persen; diikuti
          Komponen PK-LNPRT sebesar 7,43 persen; Komponen PK-RT sebesar
          4,89 persen; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 4,39 persen; dan
          Komponen PMTB sebesar 3,34 persen. Sementara itu, Komponen Impor
          Barang dan Jasa tumbuh sebesar 0,30 persen.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                   15
Page 52
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.3.1.2.3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)

          Provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada triwulan I-2023 mencatat dominasi
          struktur ekonomi Indonesia secara spasial dengan peranan sebesar 57,17
          persen terhadap PDB, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,82 persen,
          Pulau Kalimantan sebesar 9,00 persen, Pulau Sulawesi sebesar 6,87
          persen, Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,68 persen, serta Pulau
          Maluku dan Papua sebesar 2,46 persen.

          Sementara itu dengan dihapusnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan
          Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 30 Desember 2022, pertumbuhan
          ekonomi di sebagian besar provinsi menunjukkan penguatan. Pada triwulan
          I-2023, penguatan pertumbuhan (y-on-y) tercatat pada kelompok provinsi di
          Pulau Sulawesi sebesar 7,00 persen, disusul Pulau Kalimantan sebesar
          5,79 persen, Pulau Sumatera sebesar 4,79 persen, serta Pulau Bali dan
          Nusa Tenggara sebesar 4,74 persen. Kelompok provinsi di Pulau Jawa
          serta Pulau Maluku dan Papua mengalami perlambatan pertumbuhan
          masing-masing sebesar 4,96 persen dan 1,95 persen.

          Gambar 2.1. Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Menurut Pulau, Triwulan I-2023 (persen)




          Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                     16
Page 53
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Tabel 2.12. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut Pengeluaran (triliun
                       rupiah)




           Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS



2.3.1.3.   Tingkat Inflasi (Inflation Rate)

           Inflasi IHK pada bulan Juni 2023 tercatat 3,52% (yoy) sehingga berada di
           dalam sasaran 3,0±1%. Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi
           inti Juni 2023 tercatat 2,58% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi
           pada bulan sebelumnya sebesar 2,66% (yoy) dipengaruhi oleh stabilnya
           nilai tukar, turunnya harga komoditas global, rendahnya dampak lanjutan
           dari inflasi volatile food, dan terkendalinya ekspektasi inflasi. Inflasi
           kelompok volatile food tercatat 1,20% (yoy), turun dari inflasi bulan
           sebelumnya yang sebesar 3,28% (yoy). Inflasi kelompok administered
           prices juga menurun dari 9,52% (yoy) menjadi 9,21% (yoy). Kembalinya
           inflasi ke dalam sasaran sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan
           moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi pangan antara Bank
           Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID
           melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Dengan perkembangan
           tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali dalam kisaran
           3,0±1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5±1% pada 2024.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                         17
Page 54
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Tabel 2.13. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023)
            Bulan                 2018         2019          2020        2021     2022     2023
            Januari                 3,40         3,25          2,82        1,55     2,18     5,28
            Februari                3,83         3,18          2,57        1,38     2,06     5,47
            Maret                   3,61         3,40          2,48        1,37     2,64     4,97
            April                   4,17         3,41          2,83        1,42     3,47     4,33
            Mei                     4,33         3,23          3,32        1,68     3,55     4,00
            Juni                    4,37         3,12          3,28        1,33     4,35     3,52
            Juli                    3,88         3,18          3,32        1,52     4,94     3,08
            Agustus                 3,82         3,20          3,49        1,59     4,69
            September               3,72         2,88          3,39        1,60     5,95
            Oktober                 3,56         3,16          3,13        1,66     5,71
            Nopember                3,30         3,23          3,00        1,75     5,42
            Desember                3,61         3,13          2,72        1,87     5,51
            Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (diolah)



2.3.1.4.   Nilai Tukar Rupiah

           Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
           ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat
           sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan dengan level akhir Maret
           2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi portfolio.
           Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat 5,26%
           dari level akhir Desember 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi
           Rupee India sebesar 0,93%, Baht Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi
           Peso Filipina sebesar 0,22%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
           Rupiah terus menguat sejalan dengan surplusnya transaksi berjalan dan
           berlanjutnya aliran masuk modal asing dipengaruhi prospek pertumbuhan
           ekonomi domestik yang tinggi, inflasi yang rendah, serta imbal hasil aset
           keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia akan terus memperkuat
           kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk mengendalikan inflasi barang
           impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan ketidakpastian
           pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah. Kebijakan tersebut
           diperkuat dengan pengelolaan devisa hasil ekspor melalui implementasi
           Term Deposit valas Devisa Hasil Ekspor sesuai dengan mekanisme pasar.


2.3.1.5.   Suku Bunga

           Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17
           April 2023. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun
           20bps dibandingkan dengan level Februari 2023, sedangkan imbal hasil
           SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan pada
           Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan
           Februari 2023. Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung
           permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%, meningkat 4bps dibandingkan
           dengan level bulan sebelumnya. Bank Indonesia akan terus memastikan


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                         18
Page 55
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          kecukupan likuiditas untuk terjaganya stabilitas sistem keuangan serta
          mendorong berlanjutnya peningkatan kredit/pembiayaan bagi pemulihan
          ekonomi nasional.

          Intermediasi perbankan terus positif menjaga momentum pemulihan
          ekonomi. Pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2023 tetap tinggi yaitu
          sebesar 9,93% (yoy). Pembiayaan syariah juga menunjukkan kinerja positif,
          dengan pertumbuhan lebih tinggi mencapai 19,43% (yoy) pada Maret 2023.

          Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 April 2023
          memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate
          (BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan
          suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Keputusan ini konsisten
          dengan stance kebijakan moneter yang pre-emptive dan forward looking
          untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan
          inflasi ke depan. Bank Indonesia meyakini bahwa BI7DRR sebesar 5,75%
          memadai untuk mengarahkan inflasi inti terkendali dalam kisaran 3,0±1% di
          sisa tahun 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) dapat kembali ke
          dalam sasaran 3,0±1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya. Kebijakan
          stabilisasi nilai tukar Rupiah juga terus diperkuat guna mengendalikan inflasi
          barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan
          ketidakpastian pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah.


2.3.2.    Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia

          Industri perdagangan merupakan salah satu jenis usaha yang menjadi
          penentu aktivitas ekonomi disisi distribusi. Gambaran umum perkembangan
          industri perdagangan di Indonesia salah satunya dapat mengacu pada
          Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Pada
          Desember 2022, hasil SPE mengindikasikan kinerja penjualan eceran tetap
          tumbuh positif, baik secara tahunan maupun bulanan. Indeks Penjualan Riil
          (IPR) Desember tercatat sebesar 217,8, atau secara tahunan masih tumbuh
          positif 0,7% (yoy), meski lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan
          pada bulan sebelumnya sebesar 1,3% (yoy).

          Berdasarkan kelompoknya, kinerja penjualan eceran pada kelompok
          peralatan informasi dan komunikasi meningkat sebesar 16,6% (yoy) serta
          barang budaya dan rekreasi sebesar 8,2% (yoy). Sementara itu, kelompok
          perlengkapan rumah tangga lainnya (-10,2%, yoy) serta suku cadang dan
          aksesori (-8,2%,yoy) membaik meski masih terkontraksi. Adapun
          perlambatan terjadi kelompok terjadi pada kelompok makanan, minuman
          dan tembakau (0,5%,yoy) dan sekelompok sandang (12,7%, yoy),
          sementara kelompok bahan bakar kendaran bermotor (-10,4%, yoy) tercatat
          menurun dan berada di fase kontraksi.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                          19
Page 56
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Secara bulanan, penjualan eceran tercatat tumbuh sebesar 7,0% (mtm),
          meningkat dari 0,4% (mtm) pada bulan sebelumnya. Seluruh kelompok
          tercatat meningkat dan berada pada fase ekspansi, dengan peningkatan
          tertinggi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi (42,9%,mtm)
          dipengaruhi oleh tingginya penjualan TV Gigital sejalan dengan kebijakan
          peralihan dari YV Analog ke didorong HBKN Natal, musim libur dan kahir
          tahun, serta strategi potongan harga sehingga mendorong domestik.

          Gambar 2.2.    Pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (%)




          Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022

          Pada Januari 2023, kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat
          secara tahunan, namun terkontraksi secara bulanan.Hal tersebut tercermin
          dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2023 yang tercatat sebesar 213,2
          atau tumbuh 1,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan
          sebelumnya. Berdasarkan kelompoknya, kinerja kelompok makanan,
          minuman dan tembakau (4,2%,yoy) menjadi satu-satunya kelompoknya
          yang meningkat, sementara subkelompok sandang (10,6%, yoy) tercatat
          melambat.

          Gambar 2.3.    Pertumbuhan IPR Menurut Kelompok (%,yoy)




          Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                     20
Page 57
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          Secara bulanan, penjualan eceran berada pada fase kontraksi sebesar -
          2,1% (mtm), berbalik arah dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,0% (mtm).
          Penurunan/perlambatan terjadi pada seluruh kelompok, dengan penurunan
          terdalam pada kelompok peralatan informasi dan komunkasi
          (-20,5%, mtm), disusul subkelompok sandang (-3,6%, mtm) serta kelompok
          barang budaya dan rekreasi (-4,1%, mtm) sejalan dengan penurunan
          permintaan masyarakat HBKN natal dan libur akhir tahun pada bulan
          sebelumnya. Sementara itu, perlambatan terjadi pada kelompok suku
          cadang dan aksesori (0,1%, mtm) disebabkan oleh penurunan permintaan
          masyarakat.


2.3.3.    Industri Pulp dan Kertas

          Industri pulp dan kertas Indonesia merupakan salah satu industri yang
          memiliki daya saing tinggi. Berdasakan data dari FAO1) , Indonesia
          merupakan       produsen
          pulp dan kertas terbesar
          di   regional    ASEAN,
          terbesar ke-2 di Asia
          untuk produk pulp dan
          terbesar ke-4 di Asia
          untuk produk kertas,
          sedangkan di tingkat
          dunia          Indonesia
          merupakan       produsen
          terbesar    ke-7    untuk
          produk pulp dan terbesar
          ke-6 untuk produk kertas.

          Saat ini hampir seluruh jenis kertas sudah dapat diproduksi oleh industri
          dalam negeri. Bahan baku yang digunakan antara lain dari pulp kayu, pulp
          bambu, kertas bekas maupun kombinasi pulp kayu dan kertas bekas.
          Terdapat 81 perusahaan industri pulp dan kertas yang masih aktif
          beroperasi dimana 4 diantaranya merupakan industri pulp, 71 perusahaan
          industri kertas dan 6 perusahaan pulp terintegrasi. Total investasi industri
          pulp dan kertas mencapai lebih dari Rp200 Trilyun dengan kapasitas
          terpasang sebesar sekitar 11 juta ton untuk industri pulp dan 22 juta ton
          untuk industri kertas, sedangkan kapasitas produksi mencapai 10 juta ton
          untuk indutri pulp dan 13 juta ton untuk industri kertas. Dengan demikian,
          utilisasi di industri pulp sudah mencapai 95 persen sedangkan utilisasi
          industri kertas mencapai 65 persen.

          Indonesia merupakan salah satu negara yang mengembangkan industri
          pulp dan kertas. Produk pulp dan kertas merupakan salah satu industri
          nasional yang memiliki daya saing kuat di pasar global sebab tersedianya
          bahan baku yang memadai, tenaga kerja yang melimpah, iklim tropis, biaya



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                        21
Page 58
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          energi murah serta ketersediaan air menjadi faktor-faktor pendukung
          pengembangan industri pulp dan kertas di Indonesia.




          Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) atas
          dasar harga konstan (ADHK) dari industri kertas dan barang dari kertas,
          percetakan, dan reproduksi media rekaman sebesar Rp20,44 triliun pada
          kuartal I/2023. Nilai tersebut tumbuh 2,22% dibandingkan dengan periode
          yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp20,3
          triliun.

          Pertumbuhan kinerja industri kertas menjadi yang terbesar kelima di antara
          subsektor industri pengolahan lainnya pada kuartal I/2023. Posisinya di
          bawah industri makanan dan minuman, barang logam, logam dasar, dan
          alat angkutan. Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin),
          pertumbuhan kinerja industri kertas tidak lepas dari ekspornya yang
          meningkat 16,79% (yoy) menjadi US$2,22 miliar sepanjang kuartal I/2023.
          Hanya saja, industri ini masih terdampak oleh penurunan harga bubur
          kertas sepanjang tahun ini.

          Kemenperin akan terus memacu daya saing industri kertas di dalam negeri.
          Salah satunya dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM)
          kompeten lewat pendidikan tinggi di beberapa jenjang, mulai dari diploma
          hingga magister terapan. Sebagai informasi, industri kertas merupakan
          salah satu subsektor dari industri pengolahan. Industri ini berkontribusi
          sebesar 3,33% terhadap PDB industri pengolahan pada kuartal I/2023.

          Melihat kinerja industri pulp dan kertas nasional tersebut, kita patut
          berbangga dan perlu menjaga serta mengoptimalkan potensi yang ada. Dari
          sisi konsumsi, konsumsi kertas di Indonesia baru mencapai 33 metrik ton
          per kapita, masih di bawah rata-rata konsumsi perkapita di regional ASEAN
          yang mencapai 36 metrik ton per kapita. Hal ini menunjukkan potensi
          konsumsi dalam negeri yang masih bisa meningkat mengingat jumlah


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                      22
Page 59
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          penduduk Indonesia merupakan yang terbesar di ASEAN mencapai 270
          juta jiwa. Secara global, AFRY memperkirakan konsumsi kertas dunia akan
          tumbuh di kisaran 1-1,7 persen per tahunnya. Permintaan Kertas Kemasan
          (packaging) dan Tisu diperkirakan akan meningkat di berbagai Kawasan
          negara disebabkan perkembangan e-commerce dan gaya hidup sehat yang
          juga mendorong pengembangan produk ramah, aman untuk kesehatan
          diantaranya kemasan pangan. Permintaan Kertas kemasan containerboard
          dan boxboard dunia meningkat dari tahun ke tahun. Pada Tahun 2021
          permintaan containerboard dan boxboard tumbuh sebesar 2 persen.

          Potensi pengembangan industri pulp dan kertas nasional tentunya akan
          menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ancaman krisis ekonomi
          global, krisis energi, trend digitalisasi, hingga kontinuitas dan keberlanjutan
          bahan baku menjadi tantangan yang harus dihadapi industri pulp dan kertas
          agar bisa bertahan dan menggenjot daya saingnya di pasar global.

          Bahan baku industri pulp dan kertas utamanya didapatkan dari kayu dari
          Hutan Tanaman Industri (HTI) dan juga kertas bekas. Sekitar 81,3 persen
          bahan baku menggunakan kayu dari HTI, sedangkan 18,7 persennya
          menggunakan bahan baku kertas bekas. Untuk memenuhi bahan bakunya,
          industri pulp dan kertas menggunakan kertas bekas, baik yang berasal dari
          dalam negeri maupun luar negeri. Recovery rate kertas bekas yang berasal
          dari dalam negeri masih terbilang rendah, berada di kisaran 41 persen. Oleh
          karenanya, untuk memenuhi kebutuhan bahan bakunya, industri pulp dan
          kertas dalam negeri mengimpor bahan baku kertas bekas tiap tahunnya.
          Ketergantungan atas impor bahan baku kertas bekas ini tentu perlu menjadi
          perhatian.

          Salah satu isu yang mengemuka adalah proposal peraturan ekspor limbah
          kertas Uni Eropa (proposal EU Waste Shipment Regulations), dimana akan
          ada pembatasan ekspor limbah non-B3 (termasuk didalamnya Kertas Daur
          Ulang) dari Uni Eropa. Jika aturan tersebut diberlakukan maka Industri Pulp
          dan Kertas Indonesia bisa terdampak mengingat sekitar 26 persen bahan
          baku kertas bekas nasional diperoleh dari Uni Eropa. Menghadapi hal
          tersebut, pemerintah terus mengintensifkan perundingan dan kerjasama
          dengan berbagai pihak agar kepentingan nasional dapat terakomodasi.
          Selain itu, untuk mengurangi ketergantungan terhadap importasi kertas
          bekas, pemerintah terus mendorong peningkatan recovery rate kertas
          bekas dengan berkoordiansi dengan Kementerian/Lembaga terkait
          dan business matching. Untuk menjamin dan mendorong kemudahan
          ketersediaan bahan baku kertas bekas untuk industri pulp dan kertas, kertas
          bekas juga telah diusulkan untuk dapat masuk ke dalam implementasi
          Neraca Komoditas.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                           23
Page 60
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.3.4.    Analisa Prospek Usaha Perseroan
          Dengan adanya globalisasi perekonomian dunia, Perseroan dituntut untuk
          meningkatkan daya saing produk-produknya melalui usaha-usaha
          peningkatan efisiensi dan profesionalisme perusahaan. Tidak dapat
          dihindarkan pula bahwa pasar bidang usaha industri pulp, kertas, kertas
          industri dan tissue yang dikelola Perseroan juga menghadapi persaingan
          yang semakin tajam baik dari dalam maupun luar negeri. Hal-hal yang
          sangat berpengaruh dalam pasar domestik dan internasional adalah merek
          dagang, kualitas produk, distribusi serta harga. Untuk itu, Perseroan harus
          melakukan upaya dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kemampuan
          Perseroan agar dapat menghadapi persaingan dan mempertahankan posisi
          Perseroan sebagai salah satu produsen pulp dan kertas terpadu terbesar di
          dunia. Salah satu upaya tersebut antara lain dengan mengembangkan
          produkproduk yang mempunyai nilai tambah tinggi dan ramah lingkungan.
          Tahun 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi seluruh pelaku
          usaha akibat situasi pandemik COVID-19 yang masih melanda sejumlah
          negara, tak terkecuali Indonesia. Mayoritas negara di dunia melakukan
          pengetatan pergerakan masyarakatnya dengan penerapan Penerapan
          Sosial Berskala Besar (lockdown) sebagai upaya penanganan penyebaran
          COVID-19. Namun, dengan respon pemerintah yang baik, dengan
          melakukan berbagai upaya, seperti pemberlakuan pembatasan kegiatan
          masyarakat, strategi vaksinasi yang cukup tepat sasaran, serta upaya
          pengendalian lainnya secara terintegrasi mampu membuat pertumbuhan
          ekonomi nasional kembali meningkat secara gradual seiring dibukanya
          aktivitas ekonomi secara bertahap.

          Selama tahun 2022, dalam upaya meningkatkan kinerjanya, Perseroan
          menghadapi beberapa kendala utama yang disebabkan oleh pandemi
          COVID-19, melambatnya perekonomian global, permintaan pasar yang
          lemah, fluktuasi harga jual produk, harga bahan baku, tingkat kompetisi
          industri yang sangat ketat dan fluktuasi kurs mata uang yang mempengaruhi
          operasional dan kinerja Perseroan. Dalam upaya menghadapi tantangan-
          tantangan yang ada di tahun 2022 ini, Direksi telah melakukan penelaahan
          dan analisa secara mendalam dan selanjutnya menyusun kebijakan serta
          langkah-langkah strategis. Secara umum, sepanjang tahun 2022 Perseroan
          terus berusaha untuk melakukan pengembangan strategi dan inovasi usaha
          Perseroan agar dapat beradaptasi ditengah kondisi sulit selama pandemi
          COVID-19. Perseroan telah melakukan langkah-langkah antisipatif, antara
          lain, dengan tetap fokus terhadap pasar yang memberikan keuntungan
          kompetitif secara signifikan melalui kombinasi produk (product mix strategy)
          yang memberikan kontribusi margin lebih baik, strategi kombinasi negara
          tujuan (country mix strategy) dan melakukan pengembangan pasar dan
          memperkuat basis pelanggan baru yang prospektif, meningkatkan kualitas
          produk secara konsisten dan bekesinambungan agar dapat memenuhi
          harapan dan kebutuhan pelanggan, meningkatkan produktivitas dan
          meningkatkan efisiensi biaya produksi dan biaya operasi, menjaga
          kesinambungan pasokan bahan baku serta inovasi pekerjaan berbasis


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                        24
Page 61
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          teknologi sehubungan dengan sistem kerja dari rumah pada masa Pandemi
          COVID-19.

          Antisipasi yang dapat dilakukan Perseroan di tahun 2023 adalah dengan
          terus meningkatkan penjualan produk-produk premium yang memiliki
          margin cukup baik. Perseroan akan terus berusaha untuk meningkatkan
          penjualan ekspor dengan menambah pelanggan baru maupun menambah
          negara tujuan ekspor yang baru. Selain itu, Perseroan akan terus
          memperluas rantai pasokan bahan baku guna mendapatkan pasokan tepat
          waktu, harga yang kompetitif, dan melakukan perbaikan-perbaikan serta
          efisiensi di semua lini produksi sehingga membuat daya saing produksi
          menjadi lebih meningkat. Direksi akan mendorong Perseroan untuk terus
          bertumbuh dengan mempertahankan sikap berhati-hati dan terus berusaha
          yang terbaik dalam menjalankan bisnis dengan fokus pada keberlanjutan
          bisnis jangka panjang. Pada tahun 2023 Perseroan menargetkan untuk
          mempertahankan penjualan dan kinerja yang dicapai selama tahun 2022.

          Pada tahun 2022, Perseroan mengekspor sekitar 55,4% produknya,
          terutama ke negara-negara di Asia, Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika
          serta Australia dan sisanya sebesar 44,6% untuk memenuhi permintaan
          pasar domestik. Kedepannya, strategi yang dilakukan Perseroan adalah
          dengan lebih fokus pada pasar Asia dan domestik serta mencoba
          melakukan penetrasi ke pasar-pasar baru yang prospektif. Dengan
          pertumbuhan ekonomi kawasan Asia yang cukup baik ditambah laju
          pertumbuhan populasi yang tinggi, Perseroan memperkirakan permintaan
          dan harga produk Perseroan dapat terus meningkat seiring dengan
          pertumbuhan ekonomi global. Permintaan pasar di Asia berdasarkan data
          yang dikutip dari RISI diperkirakan masih akan menunjukkan pertumbuhan
          pada kategori bubur kertas, kertas, tissue dan kertas kemasan selama
          periode 2021-2026 di mana pertumbuhan rata-rata permintaan pulp
          diperkirakan sebesar 5%, pertumbuhan paper diperkirakan sebesar 0%,
          pertumbuhan tissue diperkirakan sebesar 6% dan pertumbuhan kertas
          kemasan diperkirakan sebesar 4%.


2.3.5.    Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi
          Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
          industri bubur kertas (pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas industri
          (industrial paper) dan tissue secara terpadu. Kegiatan usaha Perseroan
          dimulai dari pengolahan kayu hingga menghasilkan pulp dan kertas serta
          pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri (industrial paper).
          Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas
          budaya dan tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri.

          Saat ini, Perseroan memiliki fasilitas produksi di Perawang-Provinsi Riau,
          Serang serta Tangerang Selatan-Provinsi Banten dengan total kapasitas
          produksi pada tahun 2022 untuk pulp sebesar 3,1 juta ton per tahun, kertas


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                         25
Page 62
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          budaya sebesar 1,6 juta ton per tahun, kertas industri/kemasan sebesar 2,2
          juta ton per tahun dan tissue sebesar 108 ribu ton per tahun.

          Sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kegiatan
          operasional Perseroan, dimana saat ini Perseroan telah mempekerjakan
          sekitar 11 ribu karyawan, maka tersedianya fasilitas kesehatan dan layanan
          kesehatan yang baik merupakah salah satu faktor penting yang harus
          disediakan oleh Perseroan guna kepentingan karyawan Perseroan. Oleh
          karena kondisi lokasi pabrik milik Perseroan berada di lokasi yang tidak
          mudah dijangkau dan juga kegiatan usaha pengelolaan layanan dan
          fasilitas kesehatan bukan merupakan kegiatan usaha dari Perseroan, maka
          hal tersebut menjadi alasan Perseroan dalam mengadakan kerjasama
          dengan Harsana untuk memberikan fasilitas dan layanan kesehatan di
          lokasi pabrik-pabrik milik Perseroan tersebut.

          Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Perseroan melakukan kerja
          sama dengan Harsana (yang merupakan perusahaan yang bergerak
          dibidang layanan kesehatan dan memiliki pengalaman dan keahlian di
          bidang layanan kesehatan) untuk mengelola/menyediakan fasilitas
          kesehatan di klinik-klinik yang berada di lokasi pabrik Perseroan.

          Khusus untuk Klinik Perawang, Harsana juga memberikan jasa berupa
          pelayanan administrasi (ASO) yang diharapkan dapat memberikan
          keuntungan bagi Perseroan dan karyawan. Sebagai salah satu bentuk
          bentuk kontribusi Perseroan kepada masyarakat di sekitar lokasi pabrik
          Perseroan, klinik-klinik milik Perseroan tersebut juga dapat memberikan
          pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik
          Perseroan.


2.3.6.    Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana
          Transaksi
          Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini
          adalah berupa pengendalian biaya, efisiensi dalam pengelolaan
          administrasi dan mitigasi risiko.

          Kerugian yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini adalah
          dengan dilakukannya Rencana Transaksi, terdapat biaya-biaya yang
          muncul akibat Rencana Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya
          lembaga penunjang pasar modal seperti biaya KAP dan KJPP dengan
          biaya-biaya yang muncul antara lain biaya KAP, biaya penilaian objek
          transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban yang
          lain yang dapat muncul dikemudian hari.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                         26
Page 63
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.4.      Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

2.4.1.    Analisis Kinerja Historis Perseroan
          Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan,
          laba rugi dan arus kas serta potensi atau kemajuan yang dialami selama
          beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis keuangan historis yang
          bersumber dari laporan keuangan audited per 31 Desember 2018, 31
          Desember 2019, 31 Desember 2020, 31 Desember 2021, 31 Desember
          2022 dan limited review per 30 Juni 2023 disajikan sebagai berikut:

          Tabel 2.14. Historikal Keuangan Perseroan                                           (Dalam Ribuan USD)
             Keterangan            2018          2019          2020           2021         2022         Q2 2023
          Aset Lancar               4.190.614     4.214.777      4.341.593 4.702.128         5.476.557 5.571.827
          Aset Tidak Lancar         4.560.399     4.287.273      4.154.684 4.276.317         4.164.164 4.115.376
          Total Aset                8.571.013     8.502.050      8.496.277 8.978.445         9.640.721 9.687.203
          Liabilitas J. Pendek      1.741.730     1.832.973      1.922.866 2.265.121         2.239.843 2.030.243
          Liabilitas J. Panjang     3.237.751     2.663.400      2.316.744 1.948.379         1.795.674 1.800.970
          Total Liabilitas          4.979.481     4.496.373      4.239.610 4.213.500         4.035.517 3.831.213
          Total Ekuitas             3.771.532     4.005.677      4.256.667 4.764.945         5.605.204 5.855.990
          Pendapatan                3.335.441     3.223.153      2.986.033 3.516.586         4.002.632 1.930.979
          Laba Kotor                1.203.730       876.303        862.707 1.228.396         1.589.939     685.684
          Laba Usaha                  894.047       560.368        531.326      858.244      1.138.083     506.605
          Laba Tahun Berjalan         588.206       274.390        294.041      526.359        857.462     268.494
          Sumber : laporan tahunan tahun 2018 - 2022 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan Laporan keuangan
          konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023,
          yang telah direview oleh KAP Y. Santosa & Rekan (diolah).

          Tabel 2.15. Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan Konsolidasi
                                             2019             2020             2021           2022         Q2 2023
                Keterangan
                                          Audited          Audited          Audited        Audited        Lim. Rev
           Aset Lancar                      0,58%            3,01%            8,30%        16,47%            1,74%
           Aset Tidak Lancar               -5,99%           -3,09%            2,93%         -2,62%          -1,17%
           Total Aset                      -0,80%           -0,07%            5,68%          7,38%           0,48%
           Liabilitas J. Pendek             5,24%            4,90%           17,80%         -1,12%          -9,36%
           Liabilitas J. Panjang          -17,74%          -13,02%          -15,90%         -7,84%           0,29%
           Total Liabilitas                -9,70%           -5,71%           -0,62%         -4,22%          -5,06%
           Total Ekuitas                    6,21%            6,27%           11,94%        17,63%            4,47%
           Pendapatan                      -3,37%           -7,36%           17,77%        13,82%           -0,52%
           Laba Kotor                     -27,20%           -1,55%           42,39%        29,43%           -8,32%
           Laba Usaha                     -37,32%           -5,18%           61,53%        32,61%           -4,21%
           Laba Tahun Berjalan            -53,35%            7,16%           79,01%        62,90%          -32,07%




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                                       27
Page 64
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.4.1.1.   Analisis Posisi Keuangan
           Adapun perkembangan posisi keuangan Perseroan dapat terlihat pada
           grafik berikut ini.

           Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD)




           Sumber : Laporan Keuangan Perseroan (diolah)

           • Total aset Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30
             Juni 2023 adalah sebesar USD 9,69 miliar mengalami kenaikan sebesar
             0,48% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember
             2022 yaitu sebesar USD 9,64 miliar. Peningkatan tersebut terutama
             disebabkan oleh adanya kenaikan pada piutang usaha, aset lancar
             lainnya, dan uang muka pembelian aset tetap. Total aset Perseroan
             untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar
             USD 9,64 miliar mengalami kenaikan sebesar 7,38% dibandingkan
             dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD
             8,98 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya
             kenaikan pada kas dan setara kas, piutang usaha, persediaan, aset
             lancar lainnya dan uang muka pembelian aset tetap. Berdasarkan
             perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual
             Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total aset
             Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 2,45% per tahun.
           • Total liabilitas Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir
             tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar USD 3,83 miliar mengalami
             penurunan sebesar 5,06% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
             pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 4,04 miliar. Penurunan
             tersebut terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha, utang lain-
             lain dan pinjaman jangka Panjang.Total liabilitas Perseroan untuk tahun
             yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 4,04


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                   28
Page 65
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



              miliar mengalami penurunan sebesar 4,22% dibandingkan dengan tahun
              yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 4,21 miliar.
              Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya penurunan pinjaman bank
              jangka pendek, utang usaha, pinjaman bank jangka panjang pihak ketiga,
              MTN, pinjaman jangka panjang dan utang murabahah serta pembiayaan
              musyarakah jangka panjang. Berdasarkan perhitungan tingkat
              pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
              tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total liabilitas Perseroan
              mengalami penurunan rata-rata 5,12% per tahun.


2.4.1.2.   Analisis Laba Rugi

           Adapun perkembangan laba rugi Perseroan dapat terlihat pada grafik
           berikut ini:

           Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD)




           • Pendapatan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
             30 Juni 2023 adalah sebesar USD 1,93 miliar mengalami penurunan
             sebesar 0,52% dibandingkan periode yang sama ditahun 2022 yaitu
             sebesar USD 1,94 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
             penurunan harga jual produk kertas industri Perseroan.Pendapatan
             Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
             sebesar USD 4,00 miliar naik sebesar 13,82% dibandingkan dengan
             periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 3,52
             miliar. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
             (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan
             tahun 2022, penjualan Perseroan mengalami kenaikan rata-rata 4,66%
             per tahun.



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                             29
Page 66
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          • Beban pokok penjualan (COGS) Perseroan rata-rata sebesar 64,49%
            dari pendapatan.
          • Laba kotor Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
            30 Juni 2023 adalah sebesar USD 685,68 juta mengalami penurunan
            sebesar 8,32% dibandingkan dengan periode yang sama yang berakhir
            pada 30 Juni 2022 yaitu sebesar USD 747,92 juta. Penurunan tersebut
            terutama disebabkan oleh menurunnya harga jual produk kertas industri
            Perseroan Laba kotor Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
            Desember 2022 adalah sebesar USD 1,59 miliar mengalami kenaikan
            sebesar 29,43% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
            Desember 2021 yaitu sebesar USD 1,23 miliar. Peningkatan tersebut
            terutama     disebabkan    kenaikan    harga   jual   produk-produk
            Perseroan.Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk
            tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai
            dengan tahun 2022, laba kotor Perseroan mengalami kenaikan rata-rata
            7,20% per tahun.
          • Laba usaha Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
            30 Juni 2023 adalah sebesar USD 506,61 juta mengalami penurunan
            sebesar 4,21% dibandingkan dengan periode yang sama pada 30 Juni
            2022 yaitu sebesar USD 528,89 juta. Penurunan tersebut terutama
            disebabkan oleh penurunan laba bruto. Laba usaha Perseroan untuk
            tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD
            1,14 miliar mengalami kenaikan sebesar 32,61% dibandingkan dengan
            tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 858,24
            juta. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
            (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan
            tahun 2022, laba usaha Perseroan mengalami kenaikan rata-rata 6,22%
            per tahun.
          • Laba bersih Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
            30 Juni 2023 adalah sebesar 268,49 juta mengalami penurunan sebesar
            32,07% dibandingkan dengan periode yang sama pada 30 Juni 2022
            dengan laba bersih sebesar 395,22 juta. Penurunan tersebut terutama
            disebabkan oleh penurunan laba usaha. Laba bersih Perseroan untuk
            tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD
            857,46 juta mengalami kenaikan sebesar 62,90% dibandingkan dengan
            tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 526,36
            juta. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
            (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan
            tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami kenaikan rata-rata 9,88%
            per tahun.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                   30
Page 67
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.4.1.3.   Analisis Arus Kas Perseroan

           Perkembangan arus kas Perseroan per 31 Desember 2018, 31 Desember
           2019, per 31 Desember 2020, 31 Desember 2021, 31 Desember 2022 dan
           30 Juni 2023 dapat dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.16. Perkembangan Arus Kas Perseroan                             (dalam ribuan USD)
                  Keterangan         2018        2019      2020         2021       2022       Q2 2023
           Arus Kas dari Aktivitas
                                     544.527     524.706   543.884     678.665     405.914     240.113
           Operasi
           Arus Kas dari Aktivitas
                                     -750.682     54.729   -160.697    -400.286    -145.719     -65.988
           Investasi
           Arus Kas dari Aktivitas
                                     347.911    -561.516   -269.865     -91.541     -65.170    -214.698
           Pendanaan
           Kas dan Setara Kas
                                     620.103     756.256   773.765     870.791    1.059.457   1.265.434
           Awal Tahun
           Kas dan Setara Kas
                                     756.256     773.765   870.791    1.059.457   1.265.434   1.219.398
           Akhir Tahun

           • Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada periode 6
             bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 240,11 juta. Arus kas masuk
             diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan dan penerimaan
             penghasilan bunga. Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk
             pembayaran kas kepada pemasok, gaji dan upah, pembayaran bunga
             dan pembayaran pajak serta beban biaya keuangan. Jumlah kas bersih
             yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2022 sebesar USD
             405,91 juta.
           • Jumlah kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada periode
             6 bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 65,99 juta. Arus kas keluar
             digunakan untuk Pembelian aset tetap, aset dalam pembangunan dan
             uang muka pembelian aset tetap. Jumlah kas bersih yang digunakan
             untuk aktivitas investasi pada tahun 2022 sebesar negatif USD 145,72
             juta. Arus kas masuk diperoleh dari penurunan piutang pihak berelasi,
             penerimaan penjualan aset tetap. Sedangkan arus kas keluar digunakan
             untuk pembelian aset tetap, aset dalam pembangunan dan uang muka
             pembelian aset tetap dan penarikan aset lancar dan aset tidak lancar
             lainnya.
           • Jumlah kas bersih yang digunakan untukaktivitas pendanaan pada
             periode 6 bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 214,70 juta. Arus kas
             masuk diperoleh dari penerbitan utang obligasi, penerbitan sukuk
             mudharabah, penerimaan pinjaman bank jangka panjang dan
             penerimaan utang murabahah dan pembiayaan musyarakah jangka
             panjang. Sedangkan arus kas keluar diperoleh dari pembayaran dividen,
             pembayaran pinjaman jangka panjang,          utang obligasi dan sukuk
             mudharabah, liabilitas sewa serta wesel bayar. Jumlah kas bersih yang
             digunakan untuk aktivitas pendanaan di 2022 adalah sebesar USD 65,17
             juta.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                          31
Page 68
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          • Jumlah kas dan setara kas akhir tahun Perseroan pada pada periode 6
            bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 1,21 miliar. Sedangkan jumlah kas
            dan setara kas akhir tahun Perseroan pada tahun 2022 tercatat sebesar
            USD 1,27 miliar, lebih tinggi 19,44% dibandingkan posisi awal tahun yang
            tercatat sebesar USD 1,06 miliar.


2.4.2.    Analisis Rasio Keuangan
          Perkembangan rasio keuangan Perseroan per 31 Desember 2018, 31
          Desember 2019, per 31 Desember 2020, per 31 Desember 2021 dan per
          31 Desember 2022 dapat dilihat pada tabel berikut:

          Tabel 2.17. Rasio Keuangan Perseroan
                         Keterangan                     2018A     2019A     2020A    2021A    2022A
           Rasio Likuiditas
           - Current Ratio (x)                             2,41      2,30     2,26     2,08      2,45
           - Quick Ratio (x)                               2,11      2,08     2,07     1,88      2,23
           - Working Capital to Total Asset Ratio (%)     33,86     36,54    33,99    32,31     33,77
           Rasio Aktivitas
           - Inventory Turnover (x)                        6,51      7,91     8,18     7,96      8,23
           - Fixed Asset Turnover (x)                      0,85      0,88     0,88     1,03      1,23
           - Total Asset Turnover (x)                      0,38      0,38     0,35     0,39      0,42
           - Sales To Current Asset Ratio (x)              0,80      0,76     0,69     0,75      0,73
           Rasio Solvabilitas
           - Total Debt to Aset Ratio (%)                 56,90     52,89    49,90    46,93     41,86
           - Total Debt to Equity Ratio (%)              132,03    112,25    99,60    88,43     72,00
           Rasio Profitabilitas
           - Gross Profit Margin (%)                      36,09     27,19    28,89    34,93     39,72
           - EBT Margin (%)                               26,80     17,39    17,79    24,41     28,43
           - Net Profit Margin (%)                        17,64      8,51     9,85    14,97     21,42
           - Return on Equity / ROE (%)                   15,60      6,85     6,91    11,05     15,30
           - Return on Asset / ROA (%)                     6,72      3,23     3,46     5,86      8,89

          Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi perusahaan per 31 Desember
          2022 adalah sebagai berikut:

          Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
          memenuhi liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau
          kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka
          pendek (pada saat ditagih). Current ratio (rasio lancar) per 31 Desember
          2022 sebesar 2,45 kali yang menunjukkan bahwa Perseroan mampu
          memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek. Sedangkan Quick ratio
          Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebesar 2,23 kali. Hal ini
          menunjukkan perusahaan mampu dalam menggunakan aset lancar tanpa
          persediaan untuk menutupi utang jangka pendeknya.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                           32
Page 69
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana
           yang tertanam pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi
           Perseroan dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan
           dan laba usaha. Per 31 Desember 2022 Total asset turnover (perputaran
           aset) 0,42 kali, sedangkan sales to current assets ratio 0,73 kali.

           Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu
           perusahaan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek
           maupun jangka panjang. Total Debt to Equity Ratio (DER) / rasio hutang
           atas modal Perseroan pada per 31 Desember 2022 sebesar 72,00% yang
           menunjukkan bahwa total liabilitas Perseroan lebih kecil dari ekuitas
           Perseroan sehingga seluruh kewajiban Perseroan mampu ditutupi oleh
           ekuitas. Sementara itu Debt to Total Asset Ratio per 31 Desember 2022
           sebesar 41,86% yang menunjukkan bahwa perbandingan antara total utang
           dengan total aktiva dimana total aset yang dimiliki Perseroan dapat
           menutupi seluruh kewajiban Perseroan.

           Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan laba selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan
           diukur dengan keberhasilan menggunakan asetnya secara produktif,
           dengan demikian profitabilitas suatu perusahaan juga dapat diketahui
           dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dengan jumlah aset
           atau modal pada suatu periode tertentu. Return on Asset (ROA) Perseroan
           per 31 Desember 2022 sebesar 8,89%.. Return on Equity (ROE) Perseroan
           adalah sebesar 15,30% pada 31 Desember 2022. Net Profit Margin (NPM)
           Perseroan sebesar 21,42% yang menunjukkan bahwa Perseroan mampu
           memanfaatkan seluruh modal dan aset untuk menghasilkan laba.


2.4.3.     Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan

           Berikut ini adalah proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
           Transaksi Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, Pelayanan
           Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan yang diperoleh dari
           manajemen Perseroan:


2.4.3.1.   Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi

           Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan Perseroan sebelum Rencana
           Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:

            Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada
             31 Desember 2027.
            Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
             normalisasi.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                       33
Page 70
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Tabel 2.18. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan                         (Dalam Ribuan USD)
                                       2023              2024         2025         2026        2027
                 Keterangan
                                     Proyeksi        Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi    Proyeksi
           Aset Lancar               6.635.420       6.895.180    7.185.395    7.449.410    8.558.456
           Aset Tidak Lancar         4.107.145       4.018.650    3.890.713    3.712.820    3.528.964
           Total Aset               10.742.565     10.913.830    11.076.108   11.162.230   12.087.420
           Liabilitas J. Pendek      2.113.827       2.110.878    2.495.146    1.732.749    1.760.639
           Liabilitas J. Panjang     2.314.004       1.855.383     815.987      545.297      251.387
           Total Liabilitas          4.427.831       3.966.260    3.311.133    2.278.046    2.012.026
           Total Ekuitas            6.314.733        6.947.569    7.764.975    8.884.184   10.075.394
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)

           Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan total aset
           Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027 mengalami peningkatan
           setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
           Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 2,99% per tahun. Kenaikan tersebut
           sebagian besar berasal dari peningkatan kas dan bank dan piutang usaha.

           Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan laju
           pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
           sebesar 17,90% per tahun. Penurunan tersebut sebagian besar berasal dari
           penurunan liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun.

           Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
           laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
           Rate/CAGR) sebesar 12,39% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
           oleh adanya kenaikan saldo laba Perseroan.


2.4.3.2.   Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi

           Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan Perseroan setelah Rencana
           Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:
            Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada 31
             Desember 2027.
            Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
             normalisasi.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                       34
Page 71
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Tabel 2.19. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan                             (Dalam Ribuan USD)
                                           2023          2024          2025         2026        2027
                   Keterangan
                                        Proyeksi       Proyeksi      Proyeksi     Proyeksi     Proyeksi
           Aset Lancar                   6.635.371      6.895.249     7.185.600    7.449.781     8.559.026
           Aset Tidak Lancar             4.107.145      4.018.650     3.890.713    3.712.820     3.528.964
           Total Aset                  10.742.516      10.913.899    11.076.313   11.162.600   12.087.990
           Liabilitas J. Pendek          2.113.827      2.110.878     2.495.146    1.732.749     1.760.639
           Liabilitas J. Panjang         2.314.004      1.855.383      815.987      545.297       251.387
           Total Liabilitas              4.427.831      3.966.260     3.311.133    2.278.046     2.012.026
           Total Ekuitas                6.314.684        6.947.639    7.765.180    8.884.555   10.075.964
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)

           Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan total aset
           Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027 mengalami peningkatan
           setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
           Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 2,99% per tahun. Kenaikan tersebut
           sebagian besar berasal dari peningkatan kas dan bank dan piutang usaha.

           Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan laju
           pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
           sebesar 17,90% per tahun. Penurunan tersebut sebagian besar berasal dari
           penurunan liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun.

           Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
           dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
           laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
           Rate/CAGR) sebesar 12,39% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
           oleh adanya kenaikan saldo laba Perseroan.


2.4.3.3.   Proyeksi Laba Rugi Sebelum Rencana Transaksi

           Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:

           1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
              Perseroan untuk periode 2023-2027.
           2. Proyeksi laba rugi diasumsikan sebelum adanya Rencana Transaksi
              Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, Pelayanan Administrasi
              (ASO) dan Pelayanan Kesehatan.
           3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata secara CAGR sebelum
              Rencana Transaksi adalah 4,38% per tahun selama masa proyeksi.
           4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 59,09% terhadap penjualan
              per tahun selama masa proyeksi 2023-2027.
           5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 7,29% per tahun
              selama masa proyeksi.


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                               35
Page 72
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 9.30% per tahun
              selama masa proyeksi.
           7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 13,73% per tahun
              selama masa proyeksi.
           8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 22,11% pertahun
              selama masa proyeksi.

           Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi Perseroan sebelum Rencana
           Transaksi:

           Tabel 2.20. Proyeksi Laba Rugi Perseroan                                 (Dalam Ribuan USD)
                                     2023          2024          2025          2026          2027
               Keterangan
                                  Proyeksi        Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi
           Penjualan               3.808.798       3.809.324     4.038.606     4.462.348      4.521.029
           Beban Pokok
                                  (2.326.784)     (2.384.022)   (2.425.848)   (2.501.351)    (2.557.359)
           Penjualan
           Laba Kotor              1.482.014       1.425.302     1.612.758     1.960.997      1.963.670
           Laba Usaha              1.063.277       1.009.072     1.186.857     1.523.325      1.517.515
           Laba Sebelum Pajak       909.047           811.448    1.039.970     1.422.352      1.520.936
           Laba Bersih Tahun
                                    727.237           649.158      831.976     1.137.882      1.216.749
           Berjalan
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)



2.4.3.4.   Proyeksi Laba Rugi Setelah Rencana Transaksi

           Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:

           1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
              Perseroan untuk periode 2023-2027.
           2. Proyeksi laba rugi diasumsikan setelah adanya Rencana Transaksi
              Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, Pelayanan Administrasi
              (ASO) dan Pelayanan Kesehatan.
           3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata secara CAGR setelah
              Rencana Transaksi adalah 4,38% per tahun selama masa proyeksi.
           4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 59,09% terhadap penjualan
              per tahun selama masa proyeksi 2023-2027.
           5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 7,29% per tahun
              selama masa proyeksi.
           6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 9,31% per tahun
              selama masa proyeksi.
           7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 13,75% per tahun
              selama masa proyeksi.
           8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 22,11% pertahun
              selama masa proyeksi.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                            36
Page 73
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi Perseroan setelah Rencana
           Transaksi :

           Tabel 2.21. Proyeksi Laba Rugi Perseroan                                          (Dalam Ribuan USD)
                                        2023        2024           2025                  2026                2027
               Keterangan
                                     Proyeksi      Proyeksi      Proyeksi            Proyeksi               Proyeksi
           Penjualan                  3.808.798     3.809.324      4.038.606             4.462.348            4.521.029
           Beban Pokok
                                     (2.326.784)   (2.384.022)    (2.425.848)        (2.501.351)             (2.557.359)
           Penjualan
           Laba Kotor                 1.482.014     1.425.302      1.612.758             1.960.997            1.963.670
           Laba Usaha                 1.063.225     1.009.139      1.187.058             1.523.693            1.518.082
           Laba Sebelum Pajak       908.998           811.517      1.040.175             1.422.723            1.521.506
           Laba Bersih Tahun
                                    727.188           649.228           832.181          1.138.252            1.217.319
           Berjalan
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)



2.4.4.     Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan

           Analisis rasio keuangan atau financial ratio adalah merupakan suatu alat
           analisis yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan
           berdasarkan data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di
           laporan keuangan seperti posisi keuangan, laba rugi dan arus kas dalam
           periode tertentu.

           Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen
           Perseroan, maka dapat diperoleh analis rasio atas proyeksi tersebut
           sebagai berikut:


2.4.4.1.   Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi

           Rasio keuangan Perseroan sebelum Rencana Transaksi selama masa
           proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.22. Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
                        Keterangan                 2023          2024             2025          2026            2027

           Rasio Likuiditas
           - Current Ratio (x)                         3,14         3,27            2,88             4,30           4,86
           - Quick Ratio (x)                           2,88         3,01            2,72             4,06           4,62
           - Working Capital to Total Asset
                                                      25,06        23,62           22,01         22,73           20,68
           Ratio (%)
           Rasio Aktivitas
           - Inventory Turnover (x)                    6,88         6,94            9,99         10,70           10,61
           - Fixed Asset Turnover (x)                  1,02         1,04            1,15          1,33            1,43
           - Total Asset Turnover (x)                  0,35         0,35            0,36          0,40            0,37



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                                            37
Page 74
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk




                       Keterangan               2023      2024      2025     2026     2027
           - Sales To Current Asset Ratio (x)      0,57      0,55     0,56     0,60     0,53
           Rasio Solvabilitas
           - Total Debt to Aset Ratio (%)         41,22     36,34    29,89    20,41    16,65
           - Total Debt to Equity Ratio (%)       70,12     57,09    42,64    25,64    19,97
           Rasio Profitabilitas
           - Gross Profit Margin (%)              38,91     37,42    39,93    43,95    43,43
           - Operating Margin (%)                 27,92     26,49    29,39    34,14    33,57
           - Net Profit Margin (%)                19,09     17,04    20,60    25,50    26,91
           - Return on Equity / ROE (%)           11,52      9,34    10,71    12,81    12,08
           - Return on Asset / ROA (%)             6,77      5,95     7,51    10,19    10,07

          Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan sebelum Rencana
          Transaksi selama masa proyeksi adalah sebagai berikut:

          Rasio Likuiditas perusahaan dihitung berdasarkan perbandingan antara
          aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar yang mencerminkan
          kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya.
          Terdapat dua indikator utama dalam mengukur tingkat likuiditas, yaitu rasio
          lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio). Rata-rata rasio lancar
          Perseroan selama masa proyeksi adalah 3,69 kali. Sedangkan, rata-rata
          rasio cepat Perseroan adalah 3,46 kali. Hal ini menunjukkan bahwa
          perusahaan mampu untuk menutupi kewajiban jangka pendeknya selama
          masa proyeksi.

          Rasio Aktivitas adalah rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan
          dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada padanya. Semua rasio
          aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi
          pada berbagai jenis aktiva. Terdapat indikator dalam mengukur rasio
          aktivitas. Rata-rata total aset turnover (perputaran aset) selama masa
          proyeksi adalah 0,37 kali dan sales to current assets ratio sebesar 0,56 kali.
          Hal ini menunjukkan Perseroan cukup mampu menerapkan efektifitas dan
          efisiensi dalam penggunaan dana terhadap aktiva.

          Rasio Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk
          memenuhi seluruh liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua
          indikator, yaitu melalui perbandingan antara jumlah liabilitas terhadap
          jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah aktiva terhadap jumlah
          ekuitas. Rata-rata Debt to Equity Ratio (DER) sebelum Rencana Transaksi
          Perseroan selama masa proyeksi adalah 43,09%. Sedangkan rata-rata
          Debt to Asset Ratio selama masa proyeksi adalah 28,90%. Liabilitas
          Perseroan lebih kecil jika dibandingkan dengan total ekuitas sehingga
          seluruh modal yang dimiliki Perseroan dapat menutupi seluruh
          kewajibannya.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                  38
Page 75
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Rasio Profitabilitas Return on asset (ROA) menunjukkan kemampuan
           Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Rata-
           rata ROA selama masa proyeksi adalah 8,10%. Sementara Return on
           Equity (ROE) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
           laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Rata-rata ROE selama masa
           proyeksi -11,29%. Selanjutnya adalah NPM (Net Profit Margin) adalah
           kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih terhadap
           penjualan. Adapun rata-rata NPM Perseroan selama masa proyeksi adalah
           21,83%. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan cukup efektif untuk
           menghasilkan laba.


2.4.4.2.   Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi

           Rasio keuangan Perseroan setelah Rencana Transaksi selama masa
           proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:

           Tabel 2.23. Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi
                       Keterangan               2023        2024         2025      2026     2027

           Rasio Likuiditas
           - Current Ratio (x)                     3,14           3,27      2,88     4,30     4,86
           - Quick Ratio (x)                       2,88           3,01      2,72     4,06     4,62
           - Working Capital to Total Asset
                                                  25,06       23,62        22,01    22,73    20,68
           Ratio (%)
           Rasio Aktivitas
           - Inventory Turnover (x)                6,88           6,94      9,99    10,70    10,61
           - Fixed Asset Turnover (x)              1,02           1,04      1,15     1,33     1,43
           - Total Asset Turnover (x)              0,35           0,35      0,36     0,40     0,37
           - Sales To Current Asset Ratio (x)      0,57           0,55      0,56     0,60     0,53
           Rasio Solvabilitas
           - Total Debt to Aset Ratio (%)         41,22       36,34        29,89    20,41    16,64
           - Total Debt to Equity Ratio (%)       70,12       57,09        42,64    25,64    19,97
           Rasio Profitabilitas
           - Gross Profit Margin (%)              38,91       37,42        39,93    43,95    43,43
           - Operating Margin (%)                 27,92       26,49        29,39    34,15    33,58
           - Net Profit Margin (%)                19,09       17,04        20,61    25,51    26,93
           - Return on Equity / ROE (%)           11,52        9,34        10,72    12,81    12,08
           - Return on Asset / ROA (%)             6,77        5,95         7,51    10,20    10,07

           Adapun dampak dari Rencana Transaksi yaitu, rata rata Operating Margin
           meningkat dari 30,30% menjadi 30,31%. Sedangkan rata rata Net Margin
           mengalami perubahan dari 21,83% sebelum ada Rencana Transaksi
           menjadi rata-rata sebesar 21,84% setelah Rencana Transaksi.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                   39
Page 76
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.4.5.     Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi
           Berikut adalah proforma laporan keuangan Perseroan sebelum dan
           sesudah Rencana Transaksi yang dipersiapkan oleh manajemen
           Perseroan.


2.4.5.1.   Proforma Laporan Posisi Keuangan

           Proforma laporan posisi keuangan setelah Rencana Transaksi sebagai
           berikut:

           Tabel 2.24. Proforma Posisi Keuangan                                    (Dalam Ribuan USD)
                                                                                    Proforma Setelah
                                                    Audited      Penyesuaian            Rencana
                       KETERANGAN
                                                  30 Juni 2023    Proforma             Transaksi
                                                                                      30 Juni 2023
            ASET
            Aset Lancar
             Kas dan bank
                - Pihak ketiga                       1.213.913          (161)             1.213.752
                - Pihak berelasi                         5.485              -                 5.485
             Piutang usaha
                - Pihak ketiga                         686.532                 -            686.532
                - Pihak berelasi                     1.368.869                 -          1.368.869
             Piutang lain – lain pihak ketiga           4.892                 -              4.892
             Persediaan                               395.038                 -            395.038
             Uang muka                                744.198                 -            744.198
             Beban dibayar dimuka                      38.135                 -             38.135
             Pajak dibayar dimuka                      13.082                 -             13.082
             Aset lancar lainnya
                - Pihak ketiga                       1.095.316              -             1.095.316
                - Pihak berelasi                         6.367              -                 6.367
                Jumlah Aset Lancar                   5.571.827          (161)             5.571.666
            Aset Tidak Lancar
             Piutang pihak berelasi – net              64.449              -                64.449
             Uang muka pihak berelasi – net           281.527              -               281.527
             Investasi entitas asosiasi                12.993              -                12.993
             Aset hak guna – net                       30.665              -                30.665
             Aset tetap - net                       3.197.105              -             3.197.105
             Uang muka pembelian aset tetap           519.632              -               519.632
             Aset tetap lancar lainnya                  9.005              -                 9.005
                Jumlah Aset Tidak Lancar             4.115.376              -             4.115.376
            TOTAL ASET                               9.687.203          (161)             9.687.042

            LIABILITAS DAN EKUITAS
            LIABILITAS
            Liabilitas Jangka Pendek
             Pinjaman bank jangka pendek            1.029.307                 -          1.029.307
                 Pembiayaan musyarakah jangka
                                                       21.629                 -             21.629
                 pendek


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                           40
Page 77
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                                                                           Proforma Setelah
                                                        Audited          Penyesuaian           Rencana
                       KETERANGAN
                                                      30 Juni 2023        Proforma            Transaksi
                                                                                             30 Juni 2023
               Utang usaha
                - Pihak ketiga                              166.927                    -           166.927
                - Pihak berelasi                             29.006                    -            29.006
               Utang lain – lain pihak ketiga               27.788                    -            27.788
               Beban masih harus dibayar                    54.260                    -            54.260
               Utang pajak                                   4.315                    -             4.315
                Liabilitas jangka panjang yang akan
           
                jatuh tempo dalam waktu satu tahun
                - Liabilitas sewa                            10.957                    -            10.957
                - Pinjaman bank jangka panjang
                                                            151.608                    -           151.608
                   pihak ketiga
                - Utang murabahah dan
                   pembiayaan musyarakah jangka               7.987                    -             7.987
                   panjang
               Wesel bayar                                      51                    -                51
               Pinjaman jangka panjang                      24.999                    -            24.999
               Utang obligasi                              424.878                    -           424.878
               Sukuk mudharabah                             76.531                    -            76.531
                Jumlah Liabilitas Jangka Pendek           2.030.243                    -         2.030.243
           Liabilitas Jangka Panjang
            Utang pihak berelasi                            11.210                    -            11.210
            Liabilitas pajak tangguhan – net               208.486                    -           208.486
            Liabilitas imbalan kerja                        53.645                    -            53.645
                Liabilitas jangka panjang setelah
            dikurangi bagian yang jatuh tempo
                dalam waktu satu tahun
                - Liabilitas sewa                            35.799                    -            35.799
                - Pinjaman bank jangka panjang
                                                            361.177                    -           361.177
                   pihak ketiga
                - Utang murabahah dan
                                                             84.519                    -            84.519
                   pembiayaan
            Wesel bayar                                        749                    -               749
            Utang obligasi                                 778.449                    -           778.449
            Sukuk mudharabah                               230.326                    -           230.326
                Jumlah Liabilitas Jangka Panjang          1.800.970                    -         1.800.970
           JUMLAH LIABILITAS                              3.831.213                    -         3.831.213
           EKUITAS
            Modal saham                                  2.189.016                    -         2.189.016
            Tambahan modal disetor                           5.883                    -             5.883
               Akumulasi pengukuran kembali
                                                            13.182                    -           13.182
               liabilitas imbalan kerja
            Saldo laba
               - Telah ditentukan penggunaanya               37.000                  -               37.000
               - Belum ditentukan penggunanya             3.610.441              (161)            3.610.280
            Kepentingan non pengendali                         468                  -                 468
               Jumlah Ekuitas                             5.855.990              (161)           5.855.829
           JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                   9.687.203             (161)           9.687.042
          Sumber : Laporan Proforma dari Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                                   41
Page 78
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



           Berdasarkan proforma posisi keuangan diatas terdapat penyesuaian pada:
           1. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan Perseroan diambil dari Laporan
              Keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direview
              oleh KAP Y. Santosa & Rekan.
           2. Penyesuaian dilakukan dengan asumsi bahwa Rencana Transaksi
              dengan Pihak Afiliasi telah berlangsung dan telah dilaksanakan sesuai
              dengan Rencana Transaksi.
           3. Penyesuaian atas akun Kas dan Setara Kas sebesar USD 161 ribu
              timbul dari jurnal kredit pengeluaran kas tunai akibat Rencana
              Transaksi.
           4. Penyesuaian atas akun saldo laba belum ditentukan penggunaanya
              sebesar USD 161 ribu yang timbul dari jurnal debit akibat Rencana
              Transaksi yang menyebabkan ekuitas Perseroan berkurang.


2.4.5.2.   Proforma Laporan Laba Rugi

           Tabel 2.25. Proforma Laba Rugi                                           (Dalam Ribuan USD)
                                                                                     Proforma Setelah
                                                  Audited          Penyesuian            Rencana
                     KETERANGAN
                                                30 Juni 2023        Proforma            Transaksi
                                                                                       30 Juni 2023
            PENJUALAN - NETO                          1.930.979                -              1.930.979
            BEBAN POKOK PENJUALAN                   (1.245.295)                -            (1.245.295)
            LABA KOTOR                                  685.684                -                685.684
            Beban penjualan                           (107.886)                -              (107.886)
            Beban umum dan administrasi                 (71.193)           (163)                (71.356)
            LABA USAHA                                  506.605            (163)                506.442
            Kerugian laba selisih kurs – neto           (62.614)               -                (62.614)
            Penghasilan bunga                             10.591               -                  10.591
            Bagian atas laba neto entitas
                                                            730                 -                   730
            asosiasi
            Beban bunga                               (147.493)                -             (147.493)
            Lain – lain neto                             27.972                2                27.974
            LABA SEBELUM PAJAK                          335.791            (161)               335.630
            Beban pajak penghasilan                    (67.297)                -              (67.297)
            LABA NETO TAHUN BERJALAN                    268.494            (161)               268.333

           Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan diatas terdapat penyesuaian
           antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi yaitu pada beban umum
           administrasi yang mengalami kenaikan sebesar USD 163 ribu, dan adanya
           pendapatan lain-lain sebesar USD 2 ribu sehingga proforma laba rugi
           mengalami perubahan atas dampak dari Rencana Transaksi.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                           42
Page 79
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.4.6.     Analisis Inkremental
           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
           melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara
           lain sebagai berikut:

           • Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
             Rencana Transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap
             proyeksi keuangan Perseroan;
           • Biaya atau pendapatan yang relevan;
           • Informasi non-keuangan yang relevan;
           • Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
             nilai Rencana Transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.


2.4.6.1.   Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan

           Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
           melakukan analisis konstribusi nilai tambah dilihat dengan membandingkan
           proyeksi posisi keuangan, laba rugi dan arus kas Perseroan sebelum
           dilakukannya Rencana Transaksi dan setelah dilakukannya Rencana
           Transaksi.

           Tabel 2.26. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan                (Dalam Ribuan USD)
                                                                   PROYEKSI
                Keterangan
                                      2023F           2024F          2025F       2026F          2027F
            Total Aset
            Sebelum Transaksi         10.742.565      10.913.830    11.076.108   11.162.230    12.087.420
            Setelah Transaksi         10.742.516      10.913.900    11.076.313   11.162.601    12.087.990
            Selisih                           (49)            70          205            371         570
            Total Liabilitas
            Sebelum Transaksi          4.427.831       3.966.260     3.311.133    2.278.046     2.012.026
            Setelah Transaksi          4.427.831       3.966.260     3.311.133    2.278.046     2.012.026
            Selisih                              -             -             -             -            -
            Total Ekuitas
            Sebelum Transaksi          6.314.733       6.947.569     7.764.975    8.884.184    10.075.394
            Setelah Transaksi          6.314.684       6.947.639     7.765.180    8.884.555    10.075.964
            Selisih                        (49)               70          205            371         570
           Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)

           Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah aset Perseroan
           sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 10,743
           miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,087 miliar pada tahun 2027.
           Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Rencana Transaksi



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                             43
Page 80
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          masing-masing adalah sebesar USD 10,743 miliar pada tahun 2023
          menjadi USD 12,088 miliar pada tahun 2027.

          Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
          masing adalah sebesar USD 4,428 miliar pada tahun 2023 menjadi USD
          2,012 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas
          Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
          4,428 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,012 miliar pada tahun 2027.

          Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
          masing adalah sebesar USD 6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD
          10,075 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas
          Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
          6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 10,076 miliar pada tahun 2027.

          Dengan demikian, berdasarkan proyeksi posisi keuangan tersebut di atas,
          setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
          memperoleh tambahan dana sehingga kas dan total aset akan bertambah
          yang dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang
          akan datang.

          Analisis konstribusi nilai tambah juga dapat dilihat dengan membandingkan
          laba rugi Perseroan sebelum dilakukannya Rencana Transaksi dan setelah
          dilakukannya Rencana Transaksi.

          Tabel 2.27. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi                       (Dalam Ribuan USD)
                                                                     PROYEKSI
                 Keterangan
                                        2023F          2024F            2025F       2026F       2027F
           Pendapatan
           Sebelum Rencana
                                        3.808.798      3.809.324        4.038.606   4.462.348   4.521.029
           Transaksi
           Setelah Transaksi            3.808.798      3.809.324        4.038.606   4.462.348   4.521.029
           Selisih                                 -             -              -           -           -
           Laba Kotor
           Sebelum Transaksi            1.482.014      1.425.302        1.612.758   1.960.997   1.963.670
           Setelah Transaksi            1.482.014      1.425.302        1.612.758   1.960.997   1.963.670
           Selisih                                 -             -              -           -           -
           Laba Usaha
           Sebelum Transaksi            1.063.277      1.009.072        1.186.857   1.523.325   1.517.515
           Setelah Transaksi            1.063.225      1.009.139        1.187.059   1.523.693   1.518.082
           Selisih                              (52)           67            202         368         567
           Laba Sebelum Pajak
           Sebelum Transaksi              909.047       811.448         1.039.970   1.422.352   1.520.936
           Setelah Transaksi              908.998       811.518         1.040.175   1.422.723   1.521.506
           Selisih                              (49)           70            205         371         570




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                             44
Page 81
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



                                                                 PROYEKSI
                 Keterangan
                                     2023F          2024F           2025F      2026F       2027F
           Laba Bersih Tahun
           Berjalan
           Sebelum Transaksi           727.237       649.158         831.976   1.137.882   1.216.749
           Setelah Transaksi           727.188       649.228         832.181   1.138.253   1.217.319
           Selisih                           (49)           70          205         371         570

           Proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Rencana Transaksi
           masing-masing adalah sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023 menjadi
           USD 4,521 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah
           pendapatan Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah
           sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,521 miliar pada
           tahun 2027.

           Proyeksi laba bersih Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
           masing adalah sebesar USD 727,237 juta pada tahun 2023 menjadi USD
           1,216 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih
           Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
           727,188 juta pada tahun 2023 menjadi USD 1,217 miliar pada tahun 2027.
           Terdapat perubahan pada laba bersih Perseroan yang mengalami kenaikan
           setelah Rencana Transaksi.

           Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi tersebut di atas,
           setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
           memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk periode yang berakhir
           pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 31 Desember 2027.


2.4.6.2.   Biaya atau Pendapatan yang Relevan

           Rencana Transaksi yang dilakukan menimbulan biaya-biaya sehubungan
           dengan pelaksanaan Rencana Transaksi tetapi tidak terbatas pada imbalan
           jasa, biaya dan/atau kompensasi untuk notaris, penasehat hukum, sekuritas
           dan lainnya.


2.4.6.3.   Informasi Non Keuangan yang Relevan

           • Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
             Perseroan merupakan perusahaan yang memproduksi pulp, kertas
             budaya, kertas industri dan tissue. Kegiatan usaha Perseroan dimulai
             dari pengolahan kayu menjadi pulp dan kertas serta pengolahan kertas
             bekas menjadi kertas industri.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                                        45
Page 82
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



             Berikut adalah produk-produk yang dihasilkan Perseroan:




             Sumber : Annual Report 2022 Perseroan (diolah)

          • Keunggulan Kompetetif
            Perseroan adalah perusahaan yang terintegrasi di bidang Pulp & Paper
            karena beroperasi di Upstream dan Downstream. Di bagian
            Upstream Perseroan memproduksi bubur kertas (pulp) dengan kapasitas
            produksi saat ini sebesar 3 juta ton dan di bagian downstream Perseroan
            memproduksi kertas dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan
            packaging dengan kapasitas produksi 2,1 juta ton. Secara keseluruhan
            total kapasitas produksi Perseroan mencapai 6,8 juta ton dan nilai
            utilisasi 92%.

          • Pesaing Usaha
            Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki beberapa
            kompetitor, diantaranya PT Toba Pulp Lestari Tbk, PT Inter Delta Tbk,
            PT Fajar Surya Wisesa Tbk, PT Suparma Tbk dan PT Alkindo Naratama
            Tbk.

          • Strategi Usaha
            Strategi pemasaran yang dilakukan Perseroan untuk produk Perseroan
            yaitu akan terus mengembangkan penjualannya di pasar lokal dan ekspor
            seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan produk Perseroan
            terutama kemasan industrial seperti kemasan kertas coklat, kemasan
            makanan serta kemasan industrial lainnya. Selain menaikkan jumlah
            volume penjualan, Perseroan juga akan meningkatkan profitabilitasnya
            melalui pengembangan produk baru dan HVA (High Value Added)
            produk. Meningkatkan pangsa pasar di dalam dan luar negeri, terutama
            pasar ekspor Asia. Melalui peningkatan layanan konsumen, inovasi
            produk dengan melihat trend pasar, memperluas jaringan brand owner


Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                     46
Page 83
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



             dan konverter, memperbaiki kecepatan pengiriman dan meningkatkan
             kualitas produk yang bersaing dengan kompetitor adalah langkah-
             langkah spesifik yang akan terus dilakukan Perseroan dalam
             meningkatkan penjualan.


2.4.6.4.   Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam Menentukan
           Rencana Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain

           Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan
           Rencana Transaksi dilakukan oleh Direksi dengan memperhatikan
           ketentuan anggaran dasar Perseroan serta perundang-undangan yang
           berlaku. Tidak terdapat alternatif lain dari Rencana Transaksi yang
           dilakukan dengan pihak lain.

           Setelah terpenuhinya hal-hal tersebut di atas, maka Perjanjian Kerjasama
           Pengelolaan Klinik dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan
           Pelayanan Kesehatan dapat ditandatangani oleh Perseroan dengan
           Harsana.


2.4.6.5.   Hal Material Lainnya

           Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental
           dari Rencana Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan,
           Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi
           Perseroan.


2.5.       Analisis Kewajaran Harga Rencana Transaksi
           Berdasarkan perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan Harsana,
           maka untuk tahun 2024, jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh Perseroan
           kepada Harsana untuk pengelolaan Klinik Indah Medika adalah sebesar
           Rp852.000.000,00-, dan untuk pengelolaan Klinik IKPP adalah sebesar
           Rp2.484.000.000,00-, sedangkan jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh
           Perseroan kepada Harsana untuk ASO dan Pelayanan Kesehatan untuk
           Klinik Perawang adalah kurang lebih sebesar Rp2.276.520.000,00-.

           Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh
           aspek yang terkait meliputi analisis Rencana Transaksi, analisis dampak
           positif secara kualitatif maupun kuantitatif atas Rencana Transaksi yang
           akan dilakukan serta berdasarkan Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik
           dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan
           maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah Wajar.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                        47
Page 84
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



2.6.      Kesimpulan
          Dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:

          1. Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana
             Transaksi antara Perseroan dengan Harsana merupakan Transaksi
             Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Harsana adalah
             perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi berdasarkan
             hubungan kekeluargaan antara pengendali Perseroan yaitu Bapak Oei
             Tjie Goan yang merupakan ayah dari Ibu Linda Suryasari Wijaya
             Limantara selaku pengendali Harsana.
          2. Dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka Perseroan dapat
             menjaga kestabilan operasional dengan adanya akses layanan dan
             fasilitas kesehatan kepada karyawan Perseroan serta memberikan
             pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik
             Perseroan.
          3. Apabila Rencana Transaksi gagal maka untuk mendapatkan mitra
             pengelola klinik dan pelayanan kesehatan, Perseroan kemungkinan akan
             mencari alternatif mitra lain yang memiliki biaya pengelolaan klinik dan
             pelayanan kesehatan yang lebih besar.
          4. Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini
             adalah berupa pengendalian biaya, efisiensi dalam pengelolaan
             administrasi dan mitigasi risiko. Sementara itu kerugian Rencana
             Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Rencana Transaksi
             ini, yang tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang pasar modal
             seperti biaya KAP dan KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain
             biaya KAP dan penilaian objek transaksi, biaya-biaya terkait profesi
             penilai serta kewajiban-kewajiban yang lain yang dapat muncul
             dikemudian hari.
          5. Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa
             Perseroan memiliki kinerja yang baik. Dengan demikian rencana
             Perseroan melakukan Rencana Transaksi untuk memperkuat posisi
             keuangan dan meningkatkan daya saing adalah wajar.
          6. Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan
             mengalami peningkatan penjualan, laba kotor dan laba bersih, serta
             dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan demikian
             Perseroan melakukan Rencana Transaksi adalah wajar.
          7. Adapun dampak dari Rencana Transaksi yaitu, rata rata Operating
             Margin meningkat dari 30,30% menjadi 30,31%. Sedangkan rata rata Net
             Margin mengalami perubahan dari 21,83% sebelum ada Rencana
             Transaksi menjadi rata-rata sebesar 21,84% setelah Rencana Transaksi.
          8. Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian
             atas akun Kas dan Setara Kas sebesar USD 161 ribu timbul dari jurnal
             kredit pengeluaran kas tunai akibat Rencana Transaksi. Penyesuaian
             atas akun saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar USD 161
             ribu yang timbul dari jurnal debit akibat Rencana Transaksi yang
             menyebabkan ekuitas Perseroan berkurang.



Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                       48
Page 85
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk



          9. Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan terdapat penyesuaian antara
             sebelum dan setelah Rencana Transaksi yaitu pada beban umum
             administrasi yang mengalami kenaikan sebesar USD 163 ribu sehingga
             proforma laba rugi mengalami perubahan atas dampak dari Rencana
             Transaksi.
          10. Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan
             sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
             10,743 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,087 miliar pada tahun
             2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Rencana
             Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 10,743 miliar pada tahun
             2023 menjadi USD 12,088 miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah
             liabilitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah
             sebesar USD 4,428 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,012 miliar
             pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas Perseroan
             setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 4,428
             miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,012 miliar pada tahun 2027.
             Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
             masing adalah sebesar USD 6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD
             10,075 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas
             Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
             USD 6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 10,076 miliar pada tahun
             2027.
          11. Proyeksi jumlah penjualan Perseroan sebelum Rencana Transaksi
             masing-masing adalah sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023
             menjadi USD 4,521 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah
             pendapatan Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing
             adalah sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,521
             miliar pada tahun 2027. Proyeksi laba bersih Perseroan sebelum
             Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,237 juta
             pada tahun 2023 menjadi USD 1,216 miliar pada tahun 2027.
             Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih Perseroan setelah Rencana
             Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,188 juta pada tahun
             2023 menjadi USD 1,217 miliar pada tahun 2027. Terdapat perubahan
             pada laba bersih Perseroan yang mengalami kenaikan setelah Rencana
             Transaksi.
          12. Berdasarkan perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan Harsana,
             maka untuk tahun 2024, jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh
             Perseroan kepada Harsana untuk pengelolaan Klinik Indah Medika
             adalah sebesar Rp852.000.000,00-, dan untuk pengelolaan Klinik IKPP
             adalah sebesar Rp2.484.000.000,00-, sedangkan jumlah nilai yang akan
             dibayarkan oleh Perseroan kepada Harsana untuk ASO dan Pelayanan
             Kesehatan untuk Klinik Perawang adalah kurang lebih sebesar
             Rp2.276.520.000,00.

          Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana
          Transaksi adalah WAJAR.




Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi                                     49
Page 86
LAMPIRAN
Page 87
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                                     Ribuan USD
Lampiran - 01
 Historis Posisi Keuangan

                                                                               2018A         2019A         2020A         2021A         2022A         Juni 2023A

   ASSET
   Aset Lancar
      Kas dan bank
         - Pihak ketiga                                                  USD      745.473       770.644       862.934     1.055.503     1.262.386        1.213.913
         - Pihak berelasi                                                USD       10.783         3.121         7.857         3.954         3.048           5.485
      Piutang usaha - neto
         - Pihak ketiga                                                  USD      163.680       216.169       415.301       488.031       606.066         684.760
         - Pihak berelasi                                                USD      929.445       952.384       879.062       918.307     1.213.861        1.370.641
      Piutang lain - lain pihak ketiga                                  USD        3.688         5.369         3.419         4.023         5.803           4.892
      Persediaan                                                        USD      512.111       407.626       364.896       441.572       486.538         395.038
      Uang muka                                                         USD      883.302       866.968       744.621       743.531       741.322         727.642
      Beban dibayar dimuka                                              USD           -         79.185        96.755        35.489        69.505          54.691
      Pajak dibayar dimuka                                              USD           528       10.529         9.234         7.278        21.628          13.082
      Aset lancar lainnya
         - Pihak ketiga                                                  USD      936.688       897.290       951.058       998.194     1.060.375        1.095.316
         - Pihak berelasi                                                USD        4.916         5.492         6.456         6.246         6.025           6.367
         Jumlah Aset Lancar                                              USD    4.190.614     4.214.777     4.341.593     4.702.128     5.476.557        5.571.827


   Aset Tidak Lancar
      Piutang pihak berelasi - net                                      USD      132.121       132.718       110.704        92.895        64.818          64.449
      Uang muka pihak berelasi - net                                    USD      300.639       300.639       283.927       283.008       282.039         281.527
      Investasi entitas asosiasi                                        USD        9.436        10.045        10.677        11.848        12.263          12.993
      Aset hak guna - net                                               USD           -             -        125.182        35.369        30.584          30.665
      Aset tetap - net                                                  USD    3.933.605     3.654.414     3.376.119     3.430.271     3.262.573        3.197.105
      Uang muka pembelian aset tetap                                    USD      156.058       174.952       237.751       410.756       499.458         519.632
      Aset tidak lancar lainnya                                         USD       28.540        14.505        10.324        12.170        12.429           9.005
         Jumlah Aset Tidak Lancar                                        USD    4.560.399     4.287.273     4.154.684     4.276.317     4.164.164        4.115.376


   JUMLAH ASET                                                           USD    8.751.013     8.502.050     8.496.277     8.978.445     9.640.721        9.687.203


   LIABILITAS DAN EKUITAS
   Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Pinjaman bank jangka pendek                                       USD      950.785       903.107       981.604     1.141.769     1.028.167        1.029.307
      Pembiayaan musyarakah jangka pendek                               USD       15.883        20.143        30.487        30.135        27.335          21.629
      Utang usaha                                                       USD
         - Pihak ketiga                                                  USD      153.588       157.118       161.819       189.735       185.702         166.927
         - Pihak berelasi                                                USD       20.539        20.193        33.929        42.066        25.602          29.006
      Utang lain - lain pihak ketiga                                    USD       16.430        22.098        23.884        29.441        42.288          27.788
      Beban masih harus dibayar                                         USD       94.842        47.271        43.580        42.542        70.539          54.260
      Utang pajak                                                       USD       62.863        10.925        29.814        62.173        82.765           4.315
      Liabilitas jangka panjang jatuh tempo setahun
         - Liabilitas sewa                                               USD       61.798        55.661        29.660         8.076        10.034          10.957
         - Pinjaman jangka panjangan pihak ketiga                        USD      191.417       189.099       227.016       249.153       183.066         151.608
         - Utang murabahan dan pembiayaan jangkan panjang                USD       19.727        19.658        14.298        26.024        35.669           7.987
      Medium term notes                                                 USD       31.075       310.937        56.718        68.225            -               -
      Wesel bayar                                                       USD      122.783        45.550            288           537           89              51
      Pinjaman jangka panjang                                           USD           -         31.213       153.240        90.331        51.090          24.999
      Utang obligasi                                                    USD           -             -        136.529       236.754       386.568         424.878
      Sukuk mudharabah                                                  USD           -             -             -         48.160       110.929          76.531
         Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                 USD    1.741.730     1.832.973     1.922.866     2.265.121     2.239.843        2.030.243


   Liabilitas Jangka Panjang
      Utang pihak berelasi                                              USD       31.246        30.030        11.453        11.722        21.445          11.210
      Liabilitas pajak tangguhan - net                                  USD      161.820       191.165       204.684       212.326       200.020         208.486
      Liabilitas imbalan kerja                                          USD       67.439        75.453        70.067        54.770        50.737          53.645
      Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi jatuh tempo setahun
         - Liabilitas sewa                                               USD       78.318        31.051        43.410        49.902        40.763          35.799
         - Pinjaman jangka panjangan pihak ketiga                        USD      638.025       500.117       376.929       575.374       381.376         361.177
         - Utang murabahan dan pembiayaan jangkan panjang                USD       57.740        79.337        69.563        42.740        13.984          84.519
      Medium term notes                                                 USD      524.359       213.544       153.740            -             -               -
      Wesel bayar                                                       USD    1.249.729       981.764         2.035         1.278            712            749
      Pinjaman jangka panjang                                           USD      429.075       560.939     1.043.059       181.213       104.063          36.610
      Utang obligasi                                                    USD           -             -        341.804       745.354       798.715         778.449
      Sukuk mudharabah                                                  USD           -             -             -         73.700       183.859         230.326
         Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                USD    3.237.751     2.663.400     2.316.744     1.948.379     1.795.674        1.800.970


         JUMLAH LIABILITAS                                               USD    4.979.481     4.496.373     4.239.610     4.213.500     4.035.517        3.831.213


   EKUITAS
      Modal saham                                                       USD    2.189.016     2.189.016     2.189.016     2.189.016     2.189.016        2.189.016
      Tambahan modal disetor                                            USD        5.883         5.883         5.883         5.883         5.883           5.883
      Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja             USD       12.536        10.325         9.945        10.741        12.346          13.182
      Saldo laba
         - Telah ditentukan penggunaannya                                USD        5.000         6.000         7.000        17.000        27.000          37.000
         - Belum ditentukan penggunaanya                                 USD    1.558.553     1.793.890     2.044.266     2.541.751     3.370.456        3.610.441
      Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk     USD    3.770.988     4.005.114     4.256.110     4.764.391     5.604.701        5.855.522
      Kepentingan non pengendali                                        USD           544           563           557           554           503            468
         JUMLAH EKUITAS                                                  USD    3.771.532     4.005.677     4.256.667     4.764.945     5.605.204        5.855.990


   JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                                           USD    8.751.013     8.502.050     8.496.277     8.978.445     9.640.721        9.687.203

   Check Balance                                                                       -             -             -             -             -               -
Page 88
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                       Ribuan USD
Lampiran - 02
 Historis Laba Rugi

                                                            2018A          2019A          2020A          2021A          2022A          Juni 2023A

  PENDAPATAN                                          USD    3.335.441      3.223.153      2.986.033      3.516.586      4.002.632         1.930.979

  BEBAN POKOK PENJUALAN                               USD    (2.131.711)    (2.346.850)    (2.123.326)    (2.288.190)    (2.412.693)      (1.245.295)

  LABA KOTOR                                          USD    1.203.730        876.303        862.707      1.228.396      1.589.939          685.684

  PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
     Beban penjualan                                 USD     (153.051)      (173.275)      (183.023)      (252.173)      (311.125)        (107.886)
     Beban umum dan administrasi                     USD     (156.632)      (142.660)      (148.358)      (117.979)      (140.731)          (71.193)
        Jumlah Pendapatan (Beban) Usaha               USD     (309.683)      (315.935)      (331.381)      (370.152)      (451.856)        (179.079)

  LABA USAHA                                          USD      894.047        560.368        531.326        858.244      1.138.083          506.605

     Kerugian laba selisih kurs - neto               USD       21.846        (19.706)         (3.171)       11.571         67.354           (62.614)
     Penghasilan bunga                               USD        5.303         15.120         13.641         11.919         15.670           10.591
     Bagian atas laba neto entitas asosiasi          USD           753            609            632         1.171             415             730
     Beban murabahah                                 USD        (2.535)        (3.110)        (4.801)        (5.011)        (1.577)           (344)
     Beban bagi hasil musyarakah                     USD        (5.328)        (7.727)        (6.164)        (5.306)        (6.159)          (3.552)
     Beban bunga                                     USD     (176.983)      (190.292)      (197.235)      (241.297)      (246.345)        (143.597)
     Lain - lain neto                                USD        (1.348)       42.635         49.209         29.456         80.058           27.972
        Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   USD     (158.292)      (162.471)      (147.889)      (197.497)       (90.584)        (170.814)

  LABA SEBELUM PAJAK                                  USD      735.755        397.897        383.437        660.747      1.047.499          335.791

     Beban pajak penghasilan                         USD     (147.549)      (123.507)       (89.396)      (134.388)      (190.037)          (67.297)

  LABA TAHUN BERJALAN                                 USD      588.206        274.390        294.041        526.359        857.462          268.494
Page 89
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                                                           Ribuan USD
Lampiran - 03
Historis Arus Kas

                                                                                             2018A          2019A          2020A           2021A           2022A          Juni 2023A

    ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
       Penerimaan kas dari pelanggan                                                  USD    3.111.705      3.151.187      2.858.147       3.405.632       3.603.800          1.678.287
       Pembayaran kas kepada pemasok                                                  USD    (2.374.053)    (2.293.452)    (2.114.227)     (2.063.426)     (2.218.791)        (1.072.489)
       Pembayaran kas kepada karyawan dan aktivitas operasional lainnya               USD           -              -              -         (380.100)       (572.899)          (122.396)
       Penerimaan penghasilan bunga                                                   USD        5.313         12.805         14.557          10.233          14.935             10.494
       Pembayaran pajak - neto                                                        USD      (38.182)      (155.546)       (51.385)        (93.167)       (196.478)          (128.931)
       Pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya                                    USD     (160.256)      (190.288)      (163.208)       (200.507)       (224.653)          (124.852)

    Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi                                        USD      544.527        524.706        543.884         678.665         405.914            240.113


    ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
       Penurunan piutang pihak berelasi                                               USD           321          (597)        15.498          18.031          31.525                  73
       Penerimaan atas penjualan aset tetap                                           USD        4.732         11.506                 8               8        4.775                  -
       Penempatan diaset lancar dan aset tidak lancar lainnya                         USD     (379.392)        86.992        (13.651)        (10.416)          (8.678)            2.896
       Pembelian aset tetap, aset dalam pembangunan dan uang muka pembelian aset te   USD     (372.722)       (43.172)      (162.552)       (407.909)       (173.341)           (68.957)
       Pembelian saham pada entitas asosiasi                                          USD        (3.621)           -              -               -               -                   -

    Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi                                      USD     (750.682)        54.729       (160.697)       (400.286)       (145.719)           (65.988)


    ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
       Penerimaan dari penerbitan utang obligasi                                      USD           -              -         465.313         640.096         529.284             70.994
       Penerimaan dari penerbitan sukuk mudharabah                                    USD           -              -              -          121.531         241.624             44.697
       Penerimaan dari pinjaman bank jangka panjang                                   USD      277.014         39.671        122.997         449.969          34.134             16.288
       Kenaikan (penurunan) pinjaman bank dan pembiayaan musyarakah jangka pendek     USD       61.145        (43.418)        88.841         159.813        (116.402)            14.126
       Pembayaran dividen                                                             USD      (37.999)       (38.907)       (19.895)        (18.513)        (18.321)           (17.656)
       Pembayaran pinjaman bank jangka panjang                                        USD     (196.494)      (188.458)      (204.509)       (226.930)       (247.441)           (87.777)
       Pembayaran utang obligasi                                                      USD           -              -              -         (134.830)       (225.079)          (105.439)
       Pembayaran pinjaman jangka panjang                                             USD      (61.494)       (78.620)      (281.754)       (898.670)       (136.105)          (123.657)
       Pembayaran medium term notes                                                   USD           -        (206.725)      (289.795)       (138.820)        (62.337)                 -
       Penerimaan dari penerbitan medium term notes                                   USD      472.903        154.485             -               -               -                   -
       Pembayaran sukuk mudharabah                                                    USD           -              -              -               -          (44.780)           (45.957)
       Pembayaran utang mudharabah dan pembiayaan masyarakat jk panjang               USD      (11.145)       (10.314)       (12.127)        (14.086)        (13.531)             (4.713)
       Penerimaan dari utang mudharabah dan pembiayaan masyarakat jk panjang          USD       35.976         28.337             -                                              26.752
       Pembayaran liabilitas sewa                                                     USD      (61.395)       (63.404)       (55.665)        (30.541)          (5.123)            (2.312)
       Pembayaran wesel bayar                                                         USD      -130.600       -154.163        -83.271             -560         -1.093                 (44)

    Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                                      USD      347.911       (561.516)      (269.865)        (91.541)        (65.170)          (214.698)


    Pengaruh perubahan kurs mata uang pada kasa dan setara kas                         USD        (5.603)         (410)       (16.296)          1.828          10.952              (5.463)


    KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                     USD      136.153         17.509         97.026         188.666         205.977            (46.036)


    KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                                      USD      620.103        756.256        773.765         870.791       1.059.457          1.265.434


    KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                                     USD      756.256        773.765        870.791       1.059.457       1.265.434          1.219.398
Page 90
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                                 Ribuan USD
Lampiran - 04
Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi

                                                                           2023F         2024F         2025F         2026F         2027F          2028F

   ASSET
   Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                            USD    2.910.957     3.280.433     3.707.386     3.865.030     5.007.268       6.185.626
      Piutang usaha                                                 USD    1.435.092     1.419.304     1.508.225     1.674.734     1.697.656       1.697.656
      Piutang lain - lain                                           USD        5.803         5.803         5.803         5.803         5.803           5.803
      Persediaan                                                    USD     553.313       549.165       404.308       416.892       426.226         431.171
      Uang muka dan beban dibayar dimuka                            USD     810.827       810.827       810.827       810.827       810.827         810.827
      Pajak dibayar dimuka                                          USD      21.628        21.628        21.628        21.628        21.628          21.628
      Aset lancar lainnya                                           USD     897.800       808.020       727.218       654.496       589.047         530.142
         Jumlah Aset Lancar                                          USD    6.635.420     6.895.180     7.185.395     7.449.410     8.558.456       9.682.853


   Aset Tidak Lancar
      Piutang pihak berelasi - net                                  USD      64.818        64.449        64.818        64.449        64.818          64.449
      Uang muka kepada pihak berelasi - bersih                      USD     282.039       281.527       282.039       281.527       282.039         281.527
      Investasi entitas asosiasi                                    USD      12.263        12.993        12.263        12.993        12.263          12.993
      Aset tetap - net                                              USD    3.735.596     3.650.676     3.519.164     3.344.846     3.157.415       2.965.984
      Aset tidak lancar lainnya                                     USD      12.429          9.005       12.429          9.005       12.429            9.005
         Jumlah Aset Tidak Lancar                                    USD    4.107.145     4.018.650     3.890.713     3.712.820     3.528.964       3.333.958


   JUMLAH ASET                                                       USD   10.742.565    10.913.830    11.076.108    11.162.230    12.087.420      13.016.810


   LIABILITAS DAN EKUITAS
   Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Pinjaman bank jangka pendek                                   USD    1.028.167     1.028.167     1.028.167     1.028.167     1.028.167       1.028.167
      Pembiayaan musyarakah jangka pendek                           USD      27.335        27.335        27.335        27.335        27.335          27.335
      Utang usaha                                                   USD     193.899       198.669       202.154       208.446       213.113         215.585
      Utang lain - lain pihak ketiga                                USD      42.288        42.288        42.288        42.288        42.288          42.288
      Beban masih harus dibayar                                     USD      73.459        73.459        73.459        73.459        73.459          52.512
      Utang pajak                                                   USD      82.343        82.339        82.347        82.364        82.366          82.369
      Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tah     USD     666.337       658.622      1.039.395      270.690       293.911          41.425
         Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                             USD    2.113.827     2.110.878     2.495.146     1.732.749     1.760.639       1.489.681


   Liabilitas Jangka Panjang
      Liabilitas pajak tangguhan - net                              USD     200.020       200.020       200.020       200.020       200.020         200.020
      Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang j   USD    2.113.984     1.655.363      615.967       345.277        51.367            9.942
         Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            USD    2.314.004     1.855.383      815.987       545.297       251.387         209.962


         JUMLAH LIABILITAS                                           USD    4.427.831     3.966.260     3.311.133     2.278.046     2.012.026       1.699.643


   EKUITAS
      Modal saham                                                   USD    2.189.016     2.189.016     2.189.016     2.189.016     2.189.016       2.189.016
      Tambahan modal disetor                                        USD        5.883         5.883         5.883         5.883         5.883           5.883
      Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja         USD      13.182        13.182        13.182        13.182        13.182          13.182
      Saldo laba                                                    USD    4.106.149     4.738.985     5.556.391     6.675.600     7.866.810       9.108.584
      Kepentingan non pengendali                                    USD           503           503           503           503           503            503
         JUMLAH EKUITAS                                              USD    6.314.733     6.947.569     7.764.975     8.884.184    10.075.394      11.317.168


   JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                                       USD   10.742.565    10.913.830    11.076.108    11.162.230    12.087.420      13.016.810

   Check Balance                                                                   -             -             -             -             -              -
Page 91
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                       Ribuan USD
Lampiran - 05
Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi

                                                            2023F          2024F          2025F          2026F          2027F           2028F

  PENDAPATAN                                          USD     3.808.798      3.809.324      4.038.606      4.462.348      4.521.029       4.587.979

  BEBAN POKOK PENJUALAN                               USD    (2.326.784)    (2.384.022)    (2.425.848)    (2.501.351)    (2.557.359)     (2.587.025)

  LABA KOTOR                                          USD     1.482.014      1.425.302      1.612.758      1.960.997      1.963.670       2.000.954

  PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
     Beban penjualan                                 USD      (274.035)      (275.845)      (285.157)      (296.556)      (304.657)       (307.889)
     Beban umum dan administrasi                     USD      (144.701)      (140.384)      (140.745)      (141.116)      (141.498)       (141.630)
        Jumlah Beban Operasi                          USD      (418.737)      (416.230)      (425.902)      (437.672)      (446.155)       (449.519)

  LABA USAHA                                                  1.063.277      1.009.072      1.186.857      1.523.325      1.517.515       1.551.436

       Penghasilan bunga                             USD        16.140         16.624         17.123         17.637         18.166          18.711
       Bagian atas laba neto entitas asosiasi        USD           427            440            453            467            481             496
       Beban bunga                                   USD      (253.258)      (299.623)      (251.945)      (209.183)      (108.035)        (79.882)
       Lain - lain neto                              USD        82.460         84.934         87.482         90.106         92.809          95.593
        Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   USD      (154.231)      (197.625)      (146.887)      (100.973)         3.421          34.917

  LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                           USD      909.047        811.448       1.039.970      1.422.352      1.520.936       1.586.353

     Beban Pajak Penghasilan                         USD      (181.809)      (162.290)      (207.994)      (284.470)      (304.187)       (317.271)

  LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                          USD      727.237        649.158        831.976       1.137.882      1.216.749       1.269.082
Page 92
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                                  Ribuan USD
Lampiran - 06
Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi

                                                                            2023F         2024F         2025F         2026F         2027F          2028F

   ASSET
   Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                             USD    2.910.908     3.280.502     3.707.591     3.865.400     5.007.838       6.186.435
      Piutang usaha                                                  USD    1.435.092     1.419.304     1.508.225     1.674.734     1.697.656       1.697.656
      Piutang lain - lain                                            USD        5.803        5.803         5.803         5.803         5.803           5.803
      Persediaan                                                     USD     553.313       549.165       404.308       416.892       426.226         431.171
      Uang muka dan beban dibayar dimuka                             USD     810.827       810.827       810.827       810.827       810.827         810.827
      Pajak dibayar dimuka                                           USD      21.628        21.628        21.628        21.628        21.628          21.628
      Aset lancar lainnya                                            USD     897.800       808.020       727.218       654.496       589.047         530.142
         Jumlah Aset Lancar                                           USD    6.635.371     6.895.249     7.185.600     7.449.781     8.559.026       9.683.662


   Aset Tidak Lancar
      Piutang pihak berelasi - net                                   USD      64.818        64.449        64.818        64.449        64.818          64.449
      Uang muka kepada pihak berelasi - bersih                       USD     282.039       281.527       282.039       281.527       282.039         281.527
      Investasi entitas asosiasi                                     USD      12.263        12.993        12.263        12.993        12.263          12.993
      Aset tetap - net                                               USD    3.735.596     3.650.676     3.519.164     3.344.846     3.157.415       2.965.984
      Aset tidak lancar lainnya                                      USD      12.429          9.005       12.429          9.005       12.429            9.005
         Jumlah Aset Tidak Lancar                                     USD    4.107.145     4.018.650     3.890.713     3.712.820     3.528.964       3.333.958


   JUMLAH ASET                                                        USD   10.742.516    10.913.899    11.076.313    11.162.600    12.087.990      13.017.620


   LIABILITAS DAN EKUITAS
   Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Pinjaman bank jangka pendek                                    USD    1.028.167     1.028.167     1.028.167     1.028.167     1.028.167       1.028.167
      Pembiayaan musyarakah jangka pendek                            USD      27.335        27.335        27.335        27.335        27.335          27.335
      Utang usaha                                                    USD     193.899       198.669       202.154       208.446       213.113         215.585
      Utang lain - lain pihak ketiga                                 USD      42.288        42.288        42.288        42.288        42.288          42.288
      Beban masih harus dibayar                                      USD      73.459        73.459        73.459        73.459        73.459          52.512
      Utang pajak                                                    USD      82.343        82.339        82.347        82.364        82.366          82.369
      Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahu     USD     666.337       658.622      1.039.395      270.690       293.911          41.425
         Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              USD    2.113.827     2.110.878     2.495.146     1.732.749     1.760.639       1.489.681


   Liabilitas Jangka Panjang
      Liabilitas pajak tangguhan - net                               USD     200.020       200.020       200.020       200.020       200.020         200.020
      Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang ja   USD    2.113.984     1.655.363      615.967       345.277        51.367            9.942
         Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                             USD    2.314.004     1.855.383      815.987       545.297       251.387         209.962


         JUMLAH LIABILITAS                                            USD    4.427.831     3.966.260     3.311.133     2.278.046     2.012.026       1.699.643


   EKUITAS
      Modal saham                                                    USD    2.189.016     2.189.016     2.189.016     2.189.016     2.189.016       2.189.016
      Tambahan modal disetor                                         USD        5.883        5.883         5.883         5.883         5.883           5.883
      Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja          USD      13.182        13.182        13.182        13.182        13.182          13.182
      Saldo laba                                                     USD    4.106.100     4.739.055     5.556.596     6.675.971     7.867.380       9.109.393
      Kepentingan non pengendali                                     USD           503           503           503           503           503            503
         JUMLAH EKUITAS                                               USD    6.314.684     6.947.639     7.765.180     8.884.555    10.075.964      11.317.977


   JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                                        USD   10.742.516    10.913.899    11.076.313    11.162.600    12.087.990      13.017.620

   Check Balance                                                                    -             -             -             -             -              -
Page 93
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                       Ribuan USD
Lampiran - 07
Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi

                                                            2023F          2024F          2025F          2026F          2027F           2028F

  PENDAPATAN                                          USD     3.808.798      3.809.324      4.038.606      4.462.348      4.521.029       4.587.979

  BEBAN POKOK PENJUALAN                               USD    (2.326.784)    (2.384.022)    (2.425.848)    (2.501.351)    (2.557.359)     (2.587.025)

  LABA KOTOR                                          USD     1.482.014      1.425.302      1.612.758      1.960.997      1.963.670       2.000.954

  PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
     Beban penjualan                                 USD     (274.035)      (275.845)      (285.157)      (296.556)      (304.657)       (307.889)
     Beban umum dan administrasi                     USD     (144.753)      (140.318)      (140.543)      (140.748)      (140.931)       (140.823)
        Jumlah Beban Operasi                          USD     (418.789)      (416.163)      (425.700)      (437.304)      (445.588)       (448.712)

  LABA USAHA                                          USD     1.063.225      1.009.139      1.187.058      1.523.693      1.518.082       1.552.242

       Penghasilan bunga                             USD       16.140         16.624         17.123         17.637         18.166           18.711
       Bagian atas laba neto entitas asosiasi        USD          427            440            453            467            481              496
       Beban bunga                                   USD     (253.258)      (299.623)      (251.945)      (209.183)      (108.035)         (79.882)
       Lain - lain neto                              USD       82.463         84.937         87.485         90.109         92.812           95.596
        Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   USD     (154.228)      (197.622)      (146.884)      (100.970)         3.424           34.920

  LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                           USD      908.998        811.517       1.040.175      1.422.723      1.521.506       1.587.162

     Beban Pajak Penghasilan                         USD     (181.809)      (162.290)      (207.994)      (284.470)      (304.187)       (317.271)

  LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                          USD      727.188        649.228        832.181       1.138.252      1.217.319       1.269.892
Page 94
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                                            Ribuan USD
Lampiran - 08
Inkremental Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi

                                                                           2023F          2024F             2025F           2026F             2027F          2028F

   ASSET
   Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                            USD           (49)               70            205             371               570            809
      Piutang usaha                                                 USD           -              -                 -               -                 -              -
      Piutang lain - lain                                           USD           -              -                 -               -                 -              -
      Persediaan                                                    USD           -              -                 -               -                 -              -
      Uang muka dan beban dibayar dimuka                            USD           -              -                 -               -                 -              -
      Pajak dibayar dimuka                                          USD           -              -                 -               -                 -              -
      Aset lancar lainnya                                           USD           -              -                 -               -                 -              -
         Jumlah Aset Lancar                                          USD           (49)               70            205             371               570            809


   Aset Tidak Lancar
      Piutang pihak berelasi - net                                  USD           -              -                 -               -                 -              -
      Uang muka kepada pihak berelasi - bersih                      USD           -              -                 -               -                 -              -
      Investasi entitas asosiasi                                    USD           -              -                 -               -                 -              -
      Aset tetap - net                                              USD           -              -                 -               -                 -              -
      Aset tidak lancar lainnya                                     USD           -              -                 -               -                 -              -
         Jumlah Aset Tidak Lancar                                    USD           -              -                 -               -                 -              -


   JUMLAH ASET                                                       USD           (49)               70            205             371               570            809


   LIABILITAS DAN EKUITAS
   Liabilitas
   Liabilitas Jangka Pendek
      Pinjaman bank jangka pendek                                   USD           -              -                 -               -                 -              -
      Pembiayaan musyarakah jangka pendek                           USD           -              -                 -               -                 -              -
      Utang usaha                                                   USD           -              -                 -               -                 -              -
      Utang lain - lain pihak ketiga                                USD           -              -                 -               -                 -              -
      Beban masih harus dibayar                                     USD           -              -                 -               -                 -              -
      Utang pajak                                                   USD           -              -                 -               -                 -              -
      Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tah     USD           -              -                 -               -                 -              -
         Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                             USD           -              -                 -               -                 -              -


   Liabilitas Jangka Panjang
      Liabilitas pajak tangguhan - net                              USD           -              -                 -               -                 -              -
      Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang j   USD           -              -                 -               -                 -              -
         Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                            USD           -              -                 -               -                 -              -


         JUMLAH LIABILITAS                                           USD           -              -                 -               -                 -              -


   EKUITAS
      Modal saham                                                   USD           -              -                 -               -                 -              -
      Tambahan modal disetor                                        USD           -              -                 -               -                 -              -
      Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja         USD           -              -                 -               -                 -              -
      Saldo laba                                                    USD           (49)               70            205             371               570            809
      Kepentingan non pengendali                                    USD           -              -                 -               -                 -              -
         JUMLAH EKUITAS                                              USD           (49)               70            205             371               570            809


   JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS                                       USD           (49)               70            205             371               570            809

   Check Balance                                                                   -                  (0)               0               (0)           -              -
Page 95
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
                                                                                                                                                     Ribuan USD
Lampiran - 09
Inkremental Laba Rugi Sebelum dan Setelah Transaksi

                                                                2023F            2024F            2025F            2026F            2027F             2028F

  PENDAPATAN                                          USD               -                -                 -                -                -                 -

  BEBAN POKOK PENJUALAN                               USD               -                -                 -                -                -                 -

  LABA KOTOR                                          USD               -                -                 -                -                -                 -

  PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
     Beban penjualan                                 USD               -                -                 -                -                -                 -
     Beban umum dan administrasi                     USD               (52)             (67)             (202)            (368)            (567)             (806)
        Jumlah Beban Operasi                          USD               (52)             (67)             (202)            (368)            (567)             (806)

  LABA USAHA                                                -               52               67           202              368              567               806

       Penghasilan bunga                             USD               -                -                 -                -                -                 -
       Bagian atas laba neto entitas asosiasi        USD               -                -                 -                -                -                 -
       Beban bunga                                   USD               -                -                 -                -                -                 -
       Lain - lain neto                              USD                   3                3                 3                3                3                 3
        Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih   USD                   3                3                 3                3                3                 3

  LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                           USD               (49)                 70           205              371              570               809

     Beban Pajak Penghasilan                         USD                    -                -                -                -                -                 -

  LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN                          USD               (49)                 70           205              371              570               809
Page 96
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets Proforma
(in thousand USD)
Lampiran - 10
                                                             Jun 30, 2023    Adjustment           Proforma Jun 30, 2023
                                                                 US$            US$                       US$
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents
   Third parties                                                 1.213.913            (161)                  1.213.752
   Related party                                                     5.485                                       5.485
Trade receivables
   Third parties - net                                             686.532                                     686.532
   Related parties                                               1.368.869                                   1.368.869
Other receivables
   Third parties                                                    4.892                                        4.892
Inventories                                                       395.038                                      395.038
Advances                                                          744.198                                      744.198
Prepaid expenses                                                   38.135                                       38.135
Prepaid taxes                                                      13.082                                       13.082
Other current assets
   Third parties                                                 1.095.316                                   1.095.316
   Related party                                                     6.367                                       6.367

TOTAL CURRENT ASSETS                                             5.571.827            (161)                  5.571.666

NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net                                      64.449                                      64.449
Advances to related party - net                                    281.527                                     281.527
Investment in an associate                                          12.993                                      12.993
Right of Use Assets - net Accum Depre                               30.665                                      30.665
Fixed assets - net                                               3.197.105                                   3.197.105
Advances for purchase of fixed assets - third parties              519.632                                     519.632
Other non-current assets                                             9.005                                       9.005

TOTAL NON-CURRENT ASSETS                                         4.115.376                -                  4.115.376

TOTAL ASSETS                                                     9.687.203            (161)                  9.687.042

LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans                                            1.029.307                                   1.029.307
Short-term Musyarakah Financing                                     21.629
Trade payables
   Third parties                                                  166.927                                      166.927
   Related parties                                                 29.006                                       29.006
Other payables - thirrd parties                                    27.788                     -                 27.788
Accrued expenses                                                   54.260                                       54.260
Taxes payable                                                       4.315                                        4.315
Current maturities of long-term liabilities
   Lease Liabilities                                                10.957                                      10.957
   Long Terms Bank Loans - third parties                           151.608                                     151.608
   Long Terms Murabahah and Musyarakah - third parties               7.987                                       7.987
   Notes Payables                                                       51                                          51
   Long-term Loans                                                  24.999                                      24.999
   Bonds payable                                                   424.878                                     424.878
   Sukuk Mudharabah                                                 76.531                                      76.531
TOTAL CURRENT LIABILITIES                                        2.030.243                -                  2.030.243

NON-CURRENT LIABILITIES
Due to related parties                                             11.210                                       11.210
Deferred tax liabilities - net                                    208.486                                      208.486
Employee benefits liabities                                        53.645                                       53.645
Long-term liabilities - net of current maturities:
  Lease Liabilities                                                 35.799                                      35.799
  Long Terms Bank Loans - third parties                            361.177                                     361.177
  Long Terms Murabahah and Musyarakah - third parties               84.519                                      84.519
  Notes Payables                                                       749                                         749
  Long-term Loans                                                   36.610                                      36.610
  Bonds payable                                                    778.449                                     778.449
  Sukuk Mudharabah                                                 230.326                                     230.326
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES                                    1.800.970                -                  1.800.970

TOTAL LIABILITIES                                                3.831.213                -                  3.831.213

EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
  Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
  Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares            2.189.016                                   2.189.016
Additional paid-in capital - net                                     5.883                                       5.883
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities          13.182                                      13.182
Retained earnings
 Appropriated                                                       37.000                                      37.000
 Unappropriated                                                  3.610.441            (161)                  3.610.280
Equity attributable to owners of the parent                      5.855.522            (161)                  5.855.361
Non-controling interest                                                468                                         468
Total Equiity                                                    5.855.990            (161)                  5.855.829

TOTAL LIABILITIES AND EQUITY                                     9.687.203            (161)                  9.687.042
                                                                       -               -                           -
Page 97
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
Lampiran - 11
                                          Jun 30, 2023     Adjustment      Proforma Jun 30, 2023
                                              US$             US$                  US$

NET SALES                                     1.930.979                                1.930.979
COST OF GOODS SOLD                           (1.245.295)                              (1.245.295)
GROSS PROFIT                                    685.684            -                     685.684

OPERATING EXPENSES
SELLING                                        (107.886)                               (107.886)
GENERAL AND ADMINISTRATIVE                      (71.193)          (163)                 (71.356)
TOTAL OPERATING EXPENSES                       (179.079)          (163)                (179.242)

INCOME FROM OPERATIONS                         506.605            (163)                 506.442

OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME                                  10.591                                  10.591
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE                730                                     730
INTEREST EXPENSE                               (147.493)                               (147.493)
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net           (62.614)                                (62.614)
OTHERS - net                                     27.972                2                 27.974
   TOTAL OTHER CHARGES - net                   (170.814)               2               (170.812)

PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE        335.791            (161)                 335.630

ESTIMATED INCOME TAX EXPENSE                    (67.297)                                (67.297)

NET PROFIT                                     268.494            (161)                 268.333
Page 98
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SEBELUM TRANSAKSI
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Lampiran - 12
                 Keterangan                  2023          2024          2025          2026           2027           Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x)                               3,14          3,27          2,88          4,30           4,86          3,69
- Quick Ratio (x)                                 2,88          3,01          2,72          4,06           4,62          3,46
- Working Capital to Total Asset Ratio (%)     25,06%        23,62%        22,01%        22,73%         20,68%         22,82%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x)                            6,88          6,94          9,99          10,70          10,61       9,02
- Fixed Asset Turnover (x)                          1,02          1,04          1,15           1,33           1,43       1,20
- Total Asset Turnover (x)                          0,35          0,35          0,36           0,40           0,37       0,37
- Sales to Current Assets (x)                       0,57          0,55          0,56           0,60           0,53       0,56
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%)                 41,22%        36,34%        29,89%        20,41%         16,65%         28,90%
- Debt Equity Ratio (%)                        70,12%        57,09%        42,64%        25,64%         19,97%         43,09%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin                          38,91%        37,42%        39,93%        43,95%         43,43%         40,73%
- Operating Margin                             27,92%        26,49%        29,39%        34,14%         33,57%         30,30%
- Net Profit Margin                            19,09%        17,04%        20,60%        25,50%         26,91%         21,83%
- Return on Equity (ROE)                       11,52%         9,34%        10,71%        12,81%         12,08%         11,29%
- Return on Asset (ROA)                         6,77%         5,95%         7,51%        10,19%         10,07%          8,10%
Page 99
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SETELAH TRANSAKSI
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Lampiran - 13
                 Keterangan                  2023          2024          2025          2026           2027           Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x)                               3,14          3,27          2,88          4,30           4,86          3,69
- Quick Ratio (x)                                 2,88          3,01          2,72          4,06           4,62          3,46
- Working Capital to Total Asset Ratio (%)     25,06%        23,62%        22,01%        22,73%         20,68%         22,82%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x)                            6,88          6,94          9,99          10,70          10,61       9,02
- Fixed Asset Turnover (x)                          1,02          1,04          1,15           1,33           1,43       1,20
- Total Asset Turnover (x)                          0,35          0,35          0,36           0,40           0,37       0,37
- Sales to Current Assets (x)                       0,57          0,55          0,56           0,60           0,53       0,56
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%)                 41,22%        36,34%        29,89%        20,41%         16,64%         28,90%
- Debt Equity Ratio (%)                        70,12%        57,09%        42,64%        25,64%         19,97%         43,09%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin                          38,91%        37,42%        39,93%        43,95%         43,43%         40,73%
- Operating Margin                             27,91%        26,49%        29,39%        34,15%         33,58%         30,30%
- Net Profit Margin                            19,09%        17,04%        20,61%        25,51%         26,93%         21,83%
- Return on Equity (ROE)                       11,52%         9,34%        10,72%        12,81%         12,08%         11,29%
- Return on Asset (ROA)                         6,77%         5,95%         7,51%        10,20%         10,07%          8,10%

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.17 MB
Published2 Jan 2024
Pages99
Characters280,841
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

The name pass has not read this document yet.

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 8570 ms 12 Sep 2026 21:44
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dibagi total aset perusahaan'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'AFFILIATED',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dibagi total aset perusahaan',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': '202'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result