Back to announcement
20240102_INKP_Informasi Transaksi Afiliasi_31563660_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review INKPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 99
Page 1
----- . I
•••• I
•••• I
•••• I
• ._ •• I
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
Atas Rencana Transaksi Perjanjian Pengelolaan
Klinik dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO)
dan Pelayanan Kesehatan antara PT Indah Kiat Pulp
& Paper Tbk dan PT Harsana Eklinika Reforma
Untuk Dipergunakan Oleh :
PT INDAH KIAT PULP & PAPER TBK
Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lt. 9, Jalan MH. Thamrin
No. 51, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
No. File: 00676/2.0055-00/BS/04/0060/1/XII/2023
TOTO SUHARTO & REKAN
Business & .Properry Vaiuer
License No : 2.09.0055
JI. Hayam Wuruk No.1-RK Jakarta 10120, Indonesia
Ph : +6221-3456783 (Hunting)
Fax: +6221-3813419
Website : http://www.tnr.co.id
Email : tnr@tnr.co.id
Page 2
No. File: 00676/2.0055-00/BS/04/0060/1/XII/2023
Jakarta, 22 Desember 2023
Kepada Yth.
Direksi
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Sinar Mas Plaza, Menara 2, Lt. 9, Jalan MH. Thamrin No. 51,
Kel. Gondangdia, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat
Provinsi DKI Jakarta
Perihal : Laporan Pendapat Kewajaran Atas Rencana Transaksi Perjanjian Pengelolaan Klinik,
dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan PT Harsana Eklinika Reforma.
Dengan hormat,
Sehubungan dengan rencana PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk untuk melakukan kerjasama pengelolaan
klinik, dan kerjasama pelayanan administrasi (ASO) dan pelayanan kesehatan, dimana Rencana
Transaksi yang dilakukan merupakan Transaksi Afiliasi, maka Perseroan telah menunjuk KJPP Toto
Suharto dan Rekan untuk selanjutnya disebut sebagai “TnR” sebagai penilai independen untuk
memberikan pendapat kewajaran (Fairness Opinion) atas rencana transaksi tersebut di atas, sesuai
dengan kesepakatan yang tertuang dalam Surat Penawaran Nomor : M.FO.23.00.0008.r1, tanggal
27 Oktober 2023.
Laporan Pendapat Kewajaran ini kami laksanakan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) No. 35/POJK.04/2020, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 17/2020,
serta Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 dari Masyarakat
Profesi Penilai Indonesia (MAPPI). Kami menggunakan pendekatan dan metode yang lazim dalam
melakukan kajian serta analisis berbagai data dan informasi yang relevan, dengan suatu batasan kondisi
bahwa secara fundamental asumsi-asumsi yang mendasari kajian dan analisis penilaian tersebut
terpenuhi.
LATAR BELAKANG
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat (“Perseroan”) merupakan perusahaan
yang bergerak dalam bidang usaha industri bubur kertas (pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas
industri (industrial paper) dan tissue secara terpadu. Kegiatan usaha Perseroan dimulai dari pengolahan
kayu hingga menghasilkan pulp dan kertas serta pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri
(industrial paper). Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas budaya dan
tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri.
Saat ini, Perseroan memiliki fasilitas produksi di Serang dan Tangerang Selatan- Provinsi Banten serta
Perawang-Provinsi Riau dengan total kapasitas produksi pada tahun 2022 untuk pulp sebesar 3,1 juta
ton per tahun, kertas budaya sebesar 1,6 juta ton per tahun, kertas industri/kemasan sebesar 2,2 juta ton
per tahun dan tissue sebesar 108 ribu ton per tahun.
i
Page 3
Sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kegiatan operasional Perseroan, di mana
saat ini Perseroan mempekerjakan lebih kurang 11.000 karyawan, maka tersedianya fasilitas kesehatan
dan layanan kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor penting yang harus disediakan oleh
Perseroan untuk karyawan Perseroan, termasuk juga dengan kondisi lokasi pabrik milik Perseroan
berada di lokasi yang tidak mudah dijangkau dan kegiatan usaha pengelolaan layanan dan fasilitas
kesehatan bukan merupakan kegiatan usaha dari Perseroan, maka hal-hal tersebut menjadi alasan(-
alasan) Perseroan untuk mengadakan kerjasama dengan Harsana terkait dengan pemberian fasilitas dan
layanan kesehatan di lokasi pabrik-pabrik milik Perseroan.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Perseroan bermaksud untuk melakukan kerja sama dengan
PT Harsana Eklinika Reforma, berkedudukan di Jakarta Pusat yang selanjutnya disebut (“Harsana”)
(yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan memiliki pengalaman dan
keahlian di bidang layanan kesehatan) untuk mengelola/menyediakan fasilitas kesehatan di klinik-klinik
yang berada di lokasi pabrik Perseroan. Kerjasama yang akan dilakukan antara Perseroan dengan
Harsana adalah kerjasama pengelolaan klinik dan kerjasama pelayanan administrasi (ASO) serta
pelayanan kesehatan.
Oleh karena transaksi-transaksi tersebut melibatkan pihak-pihak yang mempunyai hubungan afiliasi,
yaitu hubungan afiliasi antara Perseroan dengan Harsana, maka transaksi-transaksi tersebut merupakan
transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”).
Namun demikian, Rencana Transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud
dalam Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
(“POJK 17/2020”) karena nilai Rencana Transaksi tidak lebih dari 20% (dua puluh persen) dari total
ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan limited review per 30 Juni 2023.
STATUS PENILAI
Pekerjaan penilaian ini dilaksanakan oleh Penilai independent yang merupakan Penilai Publik dan
Pemimpin Rekan pada KJPP Toto Suharto dan Rekan (TnR). Penilai Publik dan TnR telah memiliki
perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK). Penilaian ini dilakukan secara objektif dan tidak memihak serta Penilai juga tidak
mempunyai potensi benturan kepentingan dengan objek penilaian, pemberi tugas dan pengguna laporan.
Seluruh Penilai, tenaga ahli dan staf pelaksana dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan
di bawah koordinasi Penilai berizin atau penanggung jawab penilaian yang mempunyai kompetensi untuk
melakukan penilaian.
MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran Rencana Transaksi dari aspek
keuangan dan untuk memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu POJK 42/2020, POJK 17/2020 dan POJK
14/2019.
ii
Page 4
TANGGAL PENILAIAN
Tanggal efektif penilaian adalah per 30 Juni 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar
pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian. Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan
parameter dan laporan keuangan limited review per tanggal 30 Juni 2023.
OBJEK RENCANA TRANSAKSI
Objek rencana transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah perjanjian kerjasama yang akan
ditandatangani oleh Perseroan dan Harsana sebagai berikut:
1. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, untuk klinik-klinik pratama milik Perseroan yang berlokasi
di Tangerang Selatan dan Serang, Provinsi Banten; dan
2. Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan untuk klinik pratama dan klinik
utama Perseroan yang berlokasi di Perawang, Provinsi Riau;
(untuk selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).
TRANSAKSI AFILIASI DAN UNSUR BENTURAN KEPENTINGAN
Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana Transaksi antara Perseroan dengan
Harsana merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Hubungan afiliasi
antara Perseroan dengan Harsana adalah berdasarkan hubungan kekeluargaan antara pengendali
Perseroan yaitu Bapak Oei Tjie Goan yang merupakan ayah kandung dari Ibu Linda Suryasari Wijaya
Limantara yang merupakan pengendali Harsana.
Dalam Rencana Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan ekonomis antara Perseroan dengan
kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama,
atau pengendali yang dapat merugikan Perseroan sebagaimana telah diungkapkan dalam Laporan
Keuangan Proforma Perseroan, sehingga Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Benturan
Kepentingan sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.
Perseroan akan mengumumkan Rencana Transaksi tersebut melalui Keterbukaan Informasi, bilamana
Rencana Transaksi tersebut telah dilaksanakan.
TRANSAKSI MATERIAL
Berdasarkan draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik dan draft Perjanjian Pelayanan Administrasi
(ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara Perseroan dengan Harsana, total nilai biaya pengelolaan klinik,
biaya ASO dan biaya pelayanan kesehatan yang disepakati untuk keseluruhan Rencana Transaksi
Perseroan adalah sebesar Rp.5.612.520.000,00 (setara dengan USD374,17 ribu). Sementara itu jumlah
ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan limited review per 30 Juni 2023 oleh Kantor Akuntan
Publik Y. Santosa dan Rekan tercatat sebesar USD5,86 miliar. Total nilai Rencana Transaksi terhadap
jumlah ekuitas Perseroan adalah 0,007%. Setelah melakukan analisis sesuai dengan kriteria POJK 17/
2020, maka Rencana Transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material.
iii
Page 5
METODE ANALISIS ATAS RENCANA TRANSAKSI
Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami melakukan analisis dengan
tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan antara pihak-pihak yang terlibat
dalam Rencana Transaksi, analisis terhadap perjanjian-perjanjian yang akan ditandatangani
sehubungan dengan Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko terhadap Rencana Transaksi.
2. Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat pihak-pihak yang terlibat dan kegiatan
usaha, analisis industri, analisis operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Rencana
Transaksi, keuntungan dan kerugian dari Rencana Transaksi.
3. Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan keuangan historikal, analisis
rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis rasio
keuangan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis proforma keuangan sebelum dan
sesudah Rencana Transaksi, analisis nilai tambah.
4. Analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi.
IDENTIFIKASI PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM RENCANA TRANSAKSI
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:
1. Perseroan sebagai pihak yang memiliki beberapa klinik pratama dan klinik utama sebagaimana
dimaksud dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini.
2. Harsana sebagai pemilik klinik pratama dan pihak yang akan mengelola klinik-klinik milik Perseroan
termasuk memberikan pelayanan administrasi (ASO) dan pelayanan kesehatan.
HASIL ANALISIS ATAS KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
1. Analisis Rencana Transaksi
• Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana Transaksi antara Perseroan
dengan Harsana merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Harsana adalah perusahaan
tertutup yang memiliki hubungan afiliasi berdasarkan hubungan kekeluargaan antara pengendali
Perseroan yaitu Bapak Oei Tjie Goan yang merupakan ayah dari Ibu Linda Suryasari Wijaya
Limantara selaku pengendali Harsana.
• Manfaat Rencana Transaksi adalah sebagai upaya Perseroan untuk menjaga kestabilan
operasional dengan adanya akses layanan dan fasilitas kesehatan kepada karyawan Perseroan
serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik
Perseroan.
• Resiko Rencana Transaksi adalah apabila Rencana Transaksi gagal maka untuk mendapatkan
mitra pengelola klinik dan pelayanan kesehatan, Perseroan kemungkinan akan mencari alternatif
mitra lain yang memiliki biaya pengelolaan klinik dan pelayanan kesehatan yang lebih besar.
• Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini adalah berupa
pengendalian biaya, efisiensi dalam pengelolaan administrasi dan mitigasi risiko.
• Kerugian yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini adalah dengan dilakukannya Rencana
Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Rencana Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya
lembaga penunjang pasar modal seperti biaya KAP dan KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain
biaya KAP, biaya penilaian objek rencana transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-
kewajiban yang lain yang dapat muncul dikemudian hari.
iv
Page 6
2. Analisis Kualitatif Rencana Transaksi
• Pertumbuhan ekonomi global 2023 diprakirakan tetap sebesar 2,7%, namun disertai dengan
pergeseran sumber pertumbuhan. Tekanan inflasi di negara maju masih relatif tinggi dipengaruhi
oleh perekonomian yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. Hal ini diprakirakan akan
mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di negara maju, termasuk Federal
Funds Rate (FFR). Perkembangan tersebut mendorong aliran modal ke negara berkembang lebih
selektif dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia,
sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk memitigasi risiko rambatan global.
• Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan domestik. Perekonomian
domestik pada triwulan II 2023 diprakirakan tumbuh lebih baik dari proyeksi, ditopang oleh
peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi. Sementara itu, ekspor barang diprakirakan
melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa tumbuh tinggi
dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara. Berdasarkan lapangan usaha,
pertumbuhan ekonomi terutama ditopang Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran,
serta Informasi dan Komunikasi. Sementara secara spasial, pertumbuhan ekonomi terutama
ditopang oleh pertumbuhan wilayah Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan
terjaganya permintaan domestik. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2023
diprakirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%.
• Neraca perdagangan triwulan II 2023 mencatat surplus yang lebih rendah dipengaruhi oleh
penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi global. Sementara itu, ketidakpastian pasar
keuangan global berdampak pada net outflows aliran modal asing dalam bentuk investasi portofolio
pada triwulan II 2023 sebesar 1,3 miliar dolar AS. Namun demikian, pada triwulan III 2023 aliran
modal asing hingga 21 Juli 2023 kembali masuk sehingga mencatat net inflows sebesar 0,3 miliar
dolar AS.
• Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2023 tercatat tinggi sebesar 137,5 miliar dolar AS,
setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri
Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. Kinerja
NPI pada 2023 diprakirakan akan tetap baik dengan transaksi berjalan terjaga dalam kisaran
surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial
diprakirakan juga tetap terjaga, ditopang oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk Penanaman
Modal Asing (PMA) maupun investasi portofolio, sejalan persepsi positif investor terhadap prospek
perekonomian nasional.
• Nilai tukar Rupiah secara year to date tercatat menguat 3,63% ptp dari level akhir Desember 2022,
lebih kuat dibandingkan dengan apresiasi Peso Filipina, Rupee India, dan Baht Thailand masing-
masing sebesar 1,78%, 1,11%, dan 0,42%. Ke depan, dengan akan meredanya ketidakpastian
pasar keuangan global, Bank Indonesia memprakirakan nilai tukar Rupiah akan menguat ditopang
oleh prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, imbal hasil aset keuangan
domestik yang menarik, dan dampak positif dari implementasi PP 36/2023 tentang DHE SDA.
Persepsi investor terhadap prospek perekonomian Indonesia juga menguat, tecermin pada
peningkatan outlook sovereign credit rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat R&I, dari stabil
menjadi positif, dengan level rating tetap terjaga pada BBB+ (dua notch di atas level terendah
investment grade). Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah
melalui triple intervention dan twist operation untuk memitigasi risiko rambatan ketidakpastian pasar
keuangan global.
• Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17 April 2023. Imbal hasil
SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun 20bps dibandingkan dengan level Februari
2023, sedangkan imbal hasil SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan
pada Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan Februari 2023.
v
Page 7
Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%,
meningkat 4bps dibandingkan dengan level bulan sebelumnya.
• Ketahanan sistem keuangan, khususnya perbankan, tetap terjaga, baik dari sisi permodalan, risiko
kredit, maupun likuiditas. Permodalan perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital
Adequacy Ratio /CAR) sebesar 26,02% pada Februari 2023. Risiko kredit jugaterkendali, tecermin
dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan /NPL) yang rendah, yaitu 2,58% (bruto) dan
0,75% (neto) pada Februari 2023. Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga terjaga didukung
pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,00% (yoy). Hasil stress test Bank Indonesia juga
menunjukkan ketahanan perbankan Indonesia yang kuat.
• Transaksi ekonomi dan keuangan digital meningkat didukung oleh sistem pembayaran yang lancar
dan andal. Nilai transaksi uang elektronik (UE) pada Maret 2023 tumbuh tinggi 11,39% (yoy)
sehingga mencapai Rp34,1 triliun. Nilai transaksi digital banking meningkat 9,88% (yoy) menjadi
Rp4.944,1 triliun. Nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debet, dan kartu
kredit juga naik 0,45% (yoy) menjadi Rp707,1 triliun.
• Industri Pulp dan Kertas Indonesia merupakan salah satu industri yang memiliki daya saing tinggi.
Berdasakan data dari FAO1), Indonesia merupakan produsen pulp dan kertas terbesar di regional
ASEAN, terbesar ke-2 di Asia untuk produk pulp dan terbesar ke-4 di Asia untuk produk kertas,
sedangkan di tingkat dunia Indonesia merupakan produsen terbesar ke-7 untuk produk pulp dan
terbesar ke-6 untuk produk kertas.
• Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan
(ADHK) dari industri kertas dan barang dari kertas, percetakan, dan reproduksi media rekaman
sebesar Rp20,44 triliun pada kuartal I/2023. Nilai tersebut tumbuh 2,22% dibandingkan dengan
periode yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp20,3 triliun.
• Pertumbuhan kinerja industri kertas menjadi yang terbesar kelima di antara subsektor industri
pengolahan lainnya pada kuartal I/2023. Posisinya di bawah industri makanan dan minuman,
barang logam, logam dasar, dan alat angkutan. Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin),
pertumbuhan kinerja industri kertas tak lepas dari ekspornya yang meningkat 16,79% (yoy) menjadi
US$2,22 miliar sepanjang kuartal I/2023. Hanya saja, industri ini masih terdampak oleh penurunan
harga bubur kertas sepanjang tahun ini.
• Antisipasi yang dapat dilakukan Perseroan di tahun 2023 adalah dengan terus meningkatkan
penjualan produkproduk premium yang memiliki margin cukup baik. Perseroan akan terus
berusaha untuk meningkatkan penjualan ekspor dengan menambah pelanggan baru maupun
menambah negara tujuan ekspor yang baru. Selain itu, Perseroan akan terus memperluas rantai
pasokan bahan baku guna mendapatkan pasokan tepat waktu, harga yang kompetitif, dan
melakukan perbaikanperbaikan serta efisiensi di semua lini produksi sehingga membuat daya saing
produksi menjadi lebih meningkat.
• Pada tahun 2022, Perseroan mengekspor sekitar 55,4% produknya, terutama ke negara-negara di
Asia, Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika serta Australia dan sisanya sebesar 44,6% untuk
memenuhi permintaan pasar domestik. Kedepannya, strategi yang dilakukan Perseroan adalah
dengan lebih fokus pada pasar Asia dan domestik serta mencoba melakukan penetrasi ke pasar-
pasar baru yang prospektif. Dengan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia yang cukup baik
ditambah laju pertumbuhan populasi yang tinggi, Perseroan memperkirakan permintaan dan harga
produk Perseroan dapat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi global.
vi
Page 8
3. Analisis Kuantitatif Rencana Transaksi
• Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa Perseroan memiliki kinerja
yang baik. Dengan demikian rencana Perseroan melakukan Rencana Transaksi untuk memperkuat
posisi keuangan dan meningkatkan daya saing adalah wajar.
• Total aset Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar
USD 9,69 miliar mengalami kenaikan sebesar 0,48% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 9,64 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
oleh adanya kenaikan pada piutang usaha, aset lancar lainnya, dan uang muka pembelian aset
tetap. Total aset Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar
USD 9,64 miliar mengalami kenaikan sebesar 7,38% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 8,98 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan
oleh adanya kenaikan pada kas dan setara kas, piutang usaha, persediaan, aset lancar lainnya
dan uang muka pembelian aset tetap. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total
aset Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 2,45% per tahun.
• Total liabilitas Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
sebesar USD 3,83 miliar mengalami penurunan sebesar 5,06% dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 4,04 miliar. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh penurunan utang usaha, utang lain-lain dan pinjaman jangka panjangan. Total
liabilitas Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD
4,04 miliar mengalami penurunan sebesar 4,22% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 4,21 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan
olehpenurunan pinjaman bank jangka pendek, utang usaha, pinjaman bank jangka panjang pihak
ketiga, MTN, pinjaman jangka panjang dan utang murabahah serta pembiayaan musyarakah
jangka panjang. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total liabilitas Perseroan
mengalami penurunan rata-rata 5,12% per tahun.
• Total ekuitas Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
sebesar USD 5,86 miliar mengalami kenaikan sebesar 4,47% dibandingkan dengan tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 5,61 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh kenaikan pada saldo laba. Total ekuitas Perseroan untuk tahun yang berakhir
tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 5,61 miliar mengalami kenaikan sebesar 17,63%
dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 4,76 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya kenaikan saldo laba. Berdasarkan
perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total ekuitas Perseroan mengalami peningkatan rata-rata
10,41% per tahun.
• Pendapatan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
sebesar USD 1,93 miliar mengalami penurunan sebesar 0,52% dibandingkan periode yang sama
ditahun 2022 yaitu sebesar USD 1,94 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan harga jual produkkertas industri Perseroan . Pendapatan Perseroan untuk tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 4,00 miliar naik sebesar 13,82%
dibandingkan dengan periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 3,52
miliar. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan harga jual produk-produk Perseroan
Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, penjualan Perseroan mengalami kenaikan
rata-rata 4,66% per tahun.
• Laba bersih Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30 Juni 2023 adalah
sebesar USD 268,49 juta mengalami penurunan sebesar 32,07% dibandingkan dengan periode
vii
Page 9
yang sama pada 30 Juni 2022 dengan laba bersih sebesar 395,22 juta. Penurunan tersebut
terutama disebabkan oleh penurunan laba usaha. Laba bersih Perseroan untuk tahun yang
berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 857,46 juta mengalami kenaikan sebesar
62,90% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD
526,36 juta. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual
Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami
kenaikan rata-rata 9,88% per tahun.
• Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan mengalami peningkatan penjualan,
laba kotor dan laba bersih, serta dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan
demikian Perseroan melakukan Rencana Transaksi adalah wajar.
• Adapun dampak dari Rencana Transaksi yaitu, rata rata Operating Margin meningkat dari 30,30%
menjadi 30,31%. Sedangkan rata rata Net Margin mengalami perubahan dari 21,83% sebelum ada
Rencana Transaksi menjadi rata-rata sebesar 21,84% setelah Rencana Transaksi.
• Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian atas akun Kas dan Setara
Kas sebesar USD 161 ribu timbul dari jurnal kredit pengeluaran kas tunai akibat Rencana
Transaksi. Penyesuaian atas akun saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar USD 161
ribu yang timbul dari jurnal debit akibat Rencana Transaksi yang menyebabkan ekuitas Perseroan
berkurang.
• Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan diatas terdapat penyesuaian antara sebelum dan
setelah Rencana Transaksi yaitu pada beban umum administrasi yang mengalami kenaikan
sebesar USD 163 ribu, adanya lain – lain neto sebesar USD 2 ribu sehingga proforma laba rugi
mengalami perubahan atas dampak dari Rencana Transaksi Perjanjian Kerjasama Pengelolaan
Klinik dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan.
• Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan sebelum Rencana Transaksi
masing-masing adalah sebesar USD 10,74 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,09 miliar pada
tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-
masing adalah sebesar USD 10,742 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,09 miliar pada tahun
2027. Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah
sebesar USD 4,43 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,01 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
proyeksi jumlah liabilitas Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
USD 4,43 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,01 miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah
ekuitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 6,31 miliar
pada tahun 2023 menjadi USD 10,08 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 6,31 miliar pada tahun
2023 menjadi USD 10,08 miliar pada tahun 2027.
• Proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah
sebesar USD 3,81 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,52 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya,
proyeksi jumlah pendapatan Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah
sebesar USD 3,81 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,52 miliar pada tahun 2027. Proyeksi laba
bersih Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,24 juta
pada tahun 2023 menjadi USD 1,216,75 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba
bersih Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,19 juta
pada tahun 2023 menjadi USD 1,217,32 miliar pada tahun 2027. Terdapat perubahan pada laba
bersih Perseroan yang mengalami kenaikan setelah Rencana Transaksi.
viii
Page 10
4. Analisis Kewajaran Nilai Rencana Transaksi
Berdasarkan perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan Harsana, maka untuk tahun 2024, jumlah
nilai yang akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Harsana untuk pengelolaan Klinik Indah Medika
adalah sebesar Rp852.000.000,00-, dan untuk pengelolaan Klinik IKPP adalah sebesar
Rp2.484.000.000,00-, sedangkan jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh Perseroan kepada Harsana
untuk ASO dan Pelayanan Kesehatan untuk Klinik Perawang adalah kurang lebih sebesar
Rp2.276.520.000,00-.
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang terkait
meliputi analisis Rencana Transaksi, analisis dampak positif secara kualitatif maupun kuantitatif atas
Rencana Transaksi yang akan dilakukan serta berdasarkan Perjanjian Pengalolaan Klinik dan
Perjanian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan maka kami berpendapat bahwa
Rencana Transaksi adalah Wajar.
KESIMPULAN
Berdasarkan analisa kualitatif dan kuantitatif tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana
Transaksi adalah WAJAR.
PENUTUP
Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini harus dipandang sebagai satu kesatuan.
Penggunaan sebagian analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.
Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No.8 tahun 1995 tentang
Pasar Modal.
Kami menyatakan bahwa kami tidak ada benturan kepentingan atas Rencana Transaksi yang akan
dilaksanakan. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal Laporan Pendapat Kewajawan ini.
Hormat kami,
KJPP Toto Suharto & Rekan
Ir. Toto Suharto., M.Sc., MAPPI (Cert.)
Pimpinan Rekan
No. MAPPI : 93-S-00361
No. Register Penilai : RMK-2017.00012
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
Klasifikasi Bidang Jasa : Penilaian Properti (P) dan Penilaian Bisnis (B)
No. STTD OJK PM : STTD.PPB-19/PJ-1/PM.02/2023
No. STTD OJK IKNB : 008/NB.122/STTD-P/2017
No. Lisensi Penilai BPN : 943/SK-PT.01.01/VII/2022
ix
Page 11
SURAT REPRESENTASI
Page 12
Page 13
PERNYATAAN PENILAI
Page 14
PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan sebagai penilai, kami menerangkan bahwa :
1. Kami menyatakan bahwa kami tidak ada hubungan afiliasi dengan Perseroan, baik secara langsung
maupun tidak langsung, sebagaimana didefinisikan dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995
tentang Pasar Modal.
2. Laporan Pendapat Kewajaran ini telah dibuat dengan menjaga integritas dan independensi Penilai
Publik, dan penilaian pada penugasan ini disusun mengacu pada Peraturan OJK Nomor :
35/POJK.04/2020 dan Standar Penilaian Indonesia serta Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI & SPI
Edisi VII 2018).
3. Kami bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran dan opini atau kesimpulan akhir.
4. Penugasan pendapat kewajaran telah dilakukan terhadap Obyek Rencana Transaksi pada Tanggal
Penilaian (Cut Off Date) 30 Juni 2023.
5. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini.
6. Penugasan penilaian professional telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Perundang-
undangan yang berlaku.
7. Perkiraan Nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian professional telah disajikan sebagai
Kesimpulan Nilai.
8. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.
9. Kesimpulan dalam laporan ini telah sesuai dengan asumsi – asumsi dan kondisi pembatas.
10. Data ekonomi dan industri dalam laporan ini diperoleh dari berbagai sumber yang kami yakini dan
dapat dipertanggungjawabkan.
11. Kami telah melakukan wawancara/pengumpulan data dan telah bekerja secara profesional,
bertindak secara independen.
12. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar analisa, pendapat
dan kesimpulan yang diuraikan di dalamnya adalah benar.
13. Analisa, pendapat dan kesimpulan dalam laporan ini bebas dari konflik kepentingan atas obyek yang
dinilai maupun pihak lain yang terlibat.
14. Imbalan jasa penilaian sama sekali tidak tergantung pada pendapat kewajaran yang tercantum
dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini.
15. Penilai telah memenuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui Pemerintah.
16. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian, telah menyediakan bantuan
profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.
x
Page 15
Selanjutnya Laporan Pendapat Kewajaran ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan
yang mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini.
No. Nama Tanda Tangan
1. Penanggung Jawab:
Ir. Toto Suharto, M.Sc., MAPPI (Cert.) …………………………
No. MAPPI : 93-S-00361
No. Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00060
No. Register Penilai : RMK-2017.00012
Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis
2. Reviewer:
Ufik Kurniasih, S.E., M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) …………………………
No. MAPPI : 11-S-03071
No. Register Penilai : RMK-2017.00450
Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis
3. Penilai:
Henrianto, S.Pi., MM., M.Ec.Dev., CSA., CTT …………………………
No. MAPPI : 19-T-09317
No. Register Penilai : RMK-2019.02918
Kualifikasi Penilai : Properti & Bisnis
xi
Page 16
KUALIFIKASI PENILAI
Page 17
KUALIFIKASI TIM PENILAI
Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Toto Suharto & Rekan
A. Penanggung Jawab
1 Nama Lengkap Ir. Toto Suharto, M.Sc, MAPPI (Cert.)
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga Pendidikan - S-1 Institut Pertanian Bogor (IPB University)
- S-2 Penilaian Universiti Teknologi Malaysia.
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 29 tahun di
Penilai bidang penilaian aset dan usaha serta
konsultan.
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
penilai bersertifikat dan memperoleh ijin Penilai
Publik Properti dan Bisnis (PB) dari
Kementerian Keuangan.
B. Reviewer
1 Nama Lengkap Ufik Kurniasih, S.E, M.Ec.Dev, MAPPI (Cert.)
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga Pendidikan - S-1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
- S-2 Ekonomika Pembangunan Universitas
Gadjah Mada.
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di
Penilai bidang penilaian aset dan usaha serta
konsultan.
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
penilai Bersertifikat (S).
C. Penilai
1 Nama Lengkap Henrianto, S.Pi, MM, M.Ec.Dev, CSA, CTT
2 Pendidikan Strata 2 (S-2)
3 Lembaga Pendidikan - S-1 Perikanan Universitas Hasanuddin (2016).
- S-1 Akuntansi Universitas Terbuka (2020-
Sekarang).
- Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)
Universitas Padjajaran (2023 – Sekarang).
- S-2 Ekonomi Pembangunan Universitas
Gadjah Mada (2020).
- S-2 Manajemen UPN Veteran Yogyakarta
(2022).
- S-3 Ilmu Ekonomi Institut Pertanian Bogor
(2020-Sekarang).
4 Pengalaman Kerja - Memiliki pengalaman lebih dari 4 tahun di
Penilai bidang penilaian aset dan usaha serta
konsultan.
- Mendapatkan akreditasi dari MAPPI sebagai
penilai Terakreditasi (T).
- Brevet Pajak A dan B dari Asosiasi Konsultan
xii
Page 18
Pajak Publik Indonesia.
- Memperoleh lisensi sebagai teknisi pajak
(Certified Tax Technician) dari Asosiasi Teknisi
Pajak Indonesia.
- Memperoleh lisensi sebagai Wakil Perantara
Pedagang Efek dari Otoritas Jasa Keuangan.
- Memperoleh lisensi sebagai Analisis Efek dari
BNSP LSP Pasar Modal.
xiii
Page 19
DAFTAR ISI
Page 20
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
DAFTAR ISI
SERTIFIKAT .......................................................................................................................... i - ix
SURAT REPRESENTASI
PERNYATAAN PENILAI ....................................................................................................... x - xi
KUALIFIKASI PENILAI ......................................................................................................... xii - xiii
DAFTAR ISI ........................................................................................................................... xiv - xv
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK ............................................................................................ xvi
DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................................ xvii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................. I–1
1.1 Latar Belakang ..................................................................................................... I–1
1.2 Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan.................................................... I–2
1.3 Objek Rencana Transaksi .................................................................................... I–2
1.4 Ruang Lingkup ..................................................................................................... I–2
1.5 Maksud dan Tujuan.............................................................................................. I–3
1.6 Tanggal Penilaian ................................................................................................ I–3
1.7 Independensi Penilai ............................................................................................ I–3
1.8 Tanggung Jawab Penilai ...................................................................................... I–3
1.9 Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan ............................................ I–4
1.10 Transaksi Material ................................................................................................ I–4
1.11 Metodologi Pengkajian Kewajaran Rencana Transaksi ....................................... I–6
1.12 Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent Events) ........... I–6
1.13 Sumber Data ........................................................................................................ I–7
1.14 Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai .............................................. I–8
BAB II KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI ............................................... II – 1
2.1. Metode Analisis Atas Transaksi ........................................................................... II – 1
2.1. Metode Analisis Atas Rencana Transaksi ............................................................ II – 1
2.2. Analisis Rencana Transaksi ................................................................................. II – 1
2.2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Rencana Transaksi ................................... II – 1
2.2.1.1. Perseroan............................................................................................................. II – 2
2.2.1.2. Harsana ............................................................................................................... II – 5
2.2.2. Analisis Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi ..................................... II – 6
2.2.2.1. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik ............................................................. II – 7
2.2.2.2. Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan ................. II – 7
2.2.3. Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi ................................................. II – 9
2.3. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi........................................................... II – 9
2.3.1. Gambaran Perekonomian Indonesia.................................................................... II – 9
2.3.1.1. Pertumbuhan Ekonomi Global ............................................................................. II – 11
2.3.1.2. Pertumbuhan Ekonomi Domestik ......................................................................... II – 13
2.3.1.2.1. PDB Menurut Lapangan Usaha ........................................................................... II – 13
2.3.1.2.2. PDB Menurut Pengeluaran .................................................................................. II – 18
2.3.1.2.3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) ............................................................ II – 23
2.3.1.3. Tingkat Inflasi (Inflation Rate)............................................................................... II – 24
2.3.1.4. Nilai Tukar Rupiah................................................................................................ II – 25
2.3.1.5. Suku Bunga.......................................................................................................... II – 25
2.3.2. Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia ......................................... II – 26
2.3.3. Industri Pulp dan Kertas ....................................................................................... II – 29
Daftar Isi xiv
Page 21
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.3.4. Analisa Prospek Usaha Perseroan ...................................................................... II – 33
2.3.5. Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi ............................................................ II – 34
2.3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana Transaksi........ II – 36
2.4. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi ........................................................ II – 37
2.4.1. Analisis Kinerja Historis Perseroan ...................................................................... II – 37
2.4.1.1. Analisis Posisi Keuangan ..................................................................................... II – 39
2.4.1.2. Analisis Laba Rugi ............................................................................................... II – 40
2.4.1.3. Analisis Arus Kas Perseroan ................................................................................ II – 44
2.4.2. Analisis Rasio Keuangan ..................................................................................... II – 46
2.4.3. Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan ..................................................... II – 47
2.4.3.1. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi ..................................... II – 47
2.4.3.2. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi ....................................... II – 48
2.4.3.3. Proyeksi Laba Rugi Sebelum Rencana Transaksi ............................................... II – 49
2.4.3.4. Proyeksi Laba Rugi Setelah Rencana Transaksi ................................................. II – 51
2.4.4. Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan ............................ II – 52
2.4.4.1. Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi .................................................... II – 52
2.4.4.2. Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi ...................................................... II – 55
2.4.5. Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi ............ II – 56
2.4.5.1. Proforma Laporan Posisi Keuangan .................................................................... II – 57
2.4.5.2. Proforma Laporan Laba Rugi ............................................................................... II – 60
2.4.6. Analisis Inkremental ............................................................................................. II – 61
2.4.6.1. Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan ................ II – 61
2.4.6.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan ................................................................. II – 63
2.4.6.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan ............................................................... II – 63
2.4.6.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam
Menentukan Rencana Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ............ II – 66
2.4.6.5. Hal Material Lainnya ............................................................................................ II – 67
2.5. Analisis Kewajaran Harga Rencana Transaksi .................................................... II – 67
2.6. Kesimpulan .......................................................................................................... II – 67
Daftar Isi xv
Page 22
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Page 23
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
DAFTAR TABEL DAN GRAFIK
Tabel 1.1. Analisis Transaksi Material................................................................................... I – 5
Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................... II – 5
Tabel 2.2. Susunan Pengurus Perseroan ............................................................................. II – 5
Tabel 2.3. Susunan Pemegang Saham Perseroan ............................................................... II – 6
Tabel 2.4. Susunan Pengurus Harsana ................................................................................ II – 6
Tabel 2.5. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia ....................................................... II – 9
Tabel 2.6. Pertumbuhan PDB Dunia ..................................................................................... II – 11
Tabel 2.7. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)........................ II – 15
Tabel 2.8. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-to-y) (persen) ........................ II – 17
Tabel 2.9. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (persen) ........................ II – 17
Tabel 2.10. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-on-q) (persen) ........... II – 19
Tabel 2.11. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-to-y) (persen) ............. II – 21
Tabel 2.12. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut
Pengeluaran (triliun rupiah) .................................................................................. II – 24
Tabel 2.13. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023) ............................................. II – 25
Tabel 2.14. Historikal Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD) ......................................... II – 37
Tabel 2.15. Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan Konsolidasi ..................................... II – 38
Tabel 2.16. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dalam ribuan USD) ................................... II – 45
Tabel 2.17. Rasio Keuangan Perseroan ................................................................................. II – 46
Tabel 2.18. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)................................ II – 48
Tabel 2.19. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)................................ II – 49
Tabel 2.20. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan USD) .......................................... II – 51
Tabel 2.21. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan USD) .......................................... II – 52
Tabel 2.22. Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi .................................................... II – 52
Tabel 2.23. Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi ...................................................... II – 55
Tabel 2.24. Proforma Posisi Keuangan (Dalam Ribuan USD) ................................................ II – 58
Tabel 2.25. Proforma Laba Rugi (Dalam Ribuan USD).......................................................... II – 60
Tabel 2.26. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan (Dalam Ribuan USD) .............. II – 61
Tabel 2.27. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi (Dalam Ribuan USD) ........................ II – 62
Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD) ... II – 39
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD) .............. II – 40
Daftar Tabel Dan Grafik xvi
Page 24
DAFTAR LAMPIRAN
Page 25
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran - 01 Historis Posisi Keuangan
Lampiran - 02 Historis Laba Rugi
Lampiran - 03 Historis Arus Kas
Lampiran - 04 Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi
Lampiran - 05 Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi
Lampiran - 06 Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi
Lampiran - 07 Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi
Lampiran - 08 Inkremental Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi
Lampiran - 09 Inkremental Laba Rugi Sebelum dan Setelah Transaksi
Lampiran - 10 Balance Sheets Proforma
Lampiran - 11 Profit & Loss Proforma
Lampiran - 12 Proyeksi Rasio Keuangan 2023-2027 Sebelum Transaksi
Lampiran - 13 Proyeksi Rasio Keuangan 2023-2027 Setelah Transaksi
Daftar Lampiran xvii
Page 26
BAB I PENDAHULUAN
Page 27
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk, berkedudukan di Jakarta Pusat
(“Perseroan”) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
industri bubur kertas (pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas industri
(industrial paper) dan tissue secara terpadu. Kegiatan usaha Perseroan
dimulai dari pengolahan kayu hingga menghasilkan pulp dan kertas serta
pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri (industrial paper).
Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas
budaya dan tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri.
Saat ini, Perseroan memiliki fasilitas produksi di Serang dan Tangerang
Selatan - Provinsi Banten serta Perawang-Provinsi Riau dengan total
kapasitas produksi pada tahun 2022 untuk pulp sebesar 3,1 juta ton per
tahun, kertas budaya sebesar 1,6 juta ton per tahun, kertas
industri/kemasan sebesar 2,2 juta ton per tahun dan tissue sebesar 108 ribu
ton per tahun.
Sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kegiatan
operasional Perseroan, di mana saat ini Perseroan mempekerjakan lebih
kurang 11.000 karyawan, maka tersedianya fasilitas kesehatan dan layanan
kesehatan yang baik merupakan salah satu faktor penting yang harus
disediakan oleh Perseroan untuk karyawan Perseroan, termasuk juga
dengan kondisi lokasi pabrik milik Perseroan berada di lokasi yang tidak
mudah dijangkau dan kegiatan usaha pengelolaan layanan dan fasilitas
kesehatan bukan merupakan kegiatan usaha dari Perseroan, maka hal-hal
tersebut menjadi alasan(-alasan) Perseroan untuk mengadakan kerjasama
dengan Harsana terkait dengan pemberian fasilitas dan layanan kesehatan
di lokasi pabrik-pabrik milik Perseroan.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Perseroan bermaksud untuk
melakukan kerja sama dengan PT Harsana Eklinika Reforma,
berkedudukan di Jakarta Pusat (“Harsana”) (yang merupakan perusahaan
yang bergerak di bidang layanan kesehatan dan memiliki pengalaman dan
keahlian di bidang layanan kesehatan) untuk mengelola/menyediakan
fasilitas kesehatan di klinik-klinik yang berada di lokasi pabrik Perseroan.
Kerjasama yang akan dilakukan antara Perseroan dengan Harsana adalah
kerjasama pengelolaan klinik dan pelayanan administrasi (ASO) serta
pelayanan kesehatan.
Oleh karena transaksi-transaksi tersebut melibatkan pihak-pihak yang
mempunyai hubungan afiliasi, yaitu hubungan afiliasi antara Perseroan
dengan Harsana, maka transaksi-transaksi tersebut merupakan transaksi
Bab I - Pendahuluan 1
Page 28
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
afiliasi sebagaimana dimaksud pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) No.42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”). Namun demikian, transaksi ini
bukan merupakan Transaksi Material sebagaimana dimaksud dalam
Peraturan OJK No.17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK 17/2020”) karena nilai transaksi tidak
lebih dari 20% (dua puluh persen) dari total ekuitas Perseroan berdasarkan
laporan keuangan limited review per 30 Juni 2023.
1.2 Identitas Pemberi Tugas & Pengguna Laporan
Berikut adalah identitas pemberi tugas dan pengguna laporan:
Nama : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Alamat : Sinar Mas Land Plaza, Menara 2, Lantai 9, Jalan MH.
Thamrin No. 51, Kelurahan Gondangdia, Kecamatan
Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
Nomor Telepon : (021) 2965 0800 / 2965 0900
Email : app_investors@app.co.id
Website : www.app.co.id
1.3 Objek Rencana Transaksi
Objek rencana transaksi dalam Laporan Pendapat Kewajaran ini adalah
perjanjian kerjasama yang akan ditandatangani oleh Perseroan dan
Harsana sebagai berikut:
1. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, untuk klinik-klinik pratama
milik Perseroan yang berlokasi di Tangerang Selatan dan Serang,
Provinsi Banten; dan
2. Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan
untuk klinik pratama dan klinik utama Perseroan yang berlokasi di
Perawang, Provinsi Riau;
(untuk selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”).
1.4 Ruang Lingkup
Laporan pendapat kewajaran/fairness opinion atas Rencana Transaksi
(untuk selanjutnya disebut “Laporan Pendapat Kewajaran”) ini hanya
dapat digunakan sehubungan dengan Rencana Transaksi yang akan
dilaksanakan dan tidak dapat dipergunakan untuk kepentingan lain.
Laporan Pendapat Kewajaran ini juga tidak dimaksudkan untuk memberikan
rekomendasi persetujuan atau tidak menyetujui Rencana Transaksi atau
mengambil tindakan tertentu atas Rencana Transaksi.
Bab I - Pendahuluan 2
Page 29
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Pihak ketiga yang ditunjuk untuk memberikan Laporan Pendapat Kewajaran
adalah KJPP Toto Suharto & Rekan yang diharapkan dapat melakukan
kajian secara objektif dan independen, sesuai dengan persetujuan atas
surat penawaran Nomor: M.FO.23.00.0008.r1, tanggal 27 Oktober 2023.
1.5 Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran adalah untuk
memberikan gambaran kepada Direksi Perseroan mengenai kewajaran
Rencana Transaksi dari aspek keuangan dan untuk memenuhi ketentuan
yang berlaku, yaitu POJK 42/2020 dan POJK 17/2020.
Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun dengan memenuhi ketentuan-
ketentuan dalam Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, tanggal 25 Mei
2020 (“POJK 35/2020”), Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
No. 17/2020 serta Standar Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”)
2018.
1.6 Tanggal Penilaian
Tanggal efektif penilaian adalah per 30 Juni 2023 (“Tanggal Efektif”), di
mana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan kepentingan dan
tujuan penilaian. Analisis kewajaran dilaksanakan menggunakan parameter
dan laporan keuangan limited review per tanggal 30 Juni 2023.
1.7 Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan Pendapat Kewajaran ini, KJPP Toto
Suharto dan Rekan (“KJPP TnR”) bertindak secara independen tanpa
adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan
ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP TnR juga
tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan
penugasan ini.
1.8 Tanggung Jawab Penilai
Dalam batas kemampuan dan keyakinan KJPP TnR sebagai penilai, KJPP
TnR menyatakan bahwa semua perhitungan dan analisis yang dibuat dalam
penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran telah dilakukan dengan benar
dan KJPP TnR bertanggung jawab atas Laporan Pendapat Kewajaran yang
diterbitkan.
Bab I - Pendahuluan 3
Page 30
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
1.9 Transaksi Afiliasi dan Unsur Benturan Kepentingan
Berdasarkan POJK 42/2020, yang dimaksud dengan Transaksi Afiliasi
adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka
atau afiliasi dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
saham utama, atau pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi
yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau
pengendali, sedangkan yang dimaksud dengan Benturan Kepentingan
adalah perbedaan antara kepentingan ekonomis perusahaan terbuka
dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi, Anggota Dewan
Komisaris, atau pemegang saham utama atau pengendali yang dapat
merugikan perusahaan terbuka dimaksud.
Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana
Transaksi antara Perseroan dengan Harsana merupakan Transaksi
Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Hubungan afiliasi
antara Perseroan dengan Harsana adalah berdasarkan hubungan
kekeluargaan antara pengendali Perseroan yaitu Bapak Oei Tjie Goan yang
merupakan ayah kandung dari Ibu Linda Suryasari Wijaya Limantara yang
merupakan pengendali Harsana.
Dalam Rencana Transaksi ini tidak terdapat perbedaan kepentingan
ekonomis antara Perseroan dengan kepentingan ekonomis pribadi anggota
Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, atau
pengendali yang dapat merugikan Perseroan sebagaimana telah
diungkapkan dalam Laporan Keuangan Proforma Perseroan, sehingga
Rencana Transaksi bukan merupakan Transaksi Benturan Kepentingan
sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020.
Perseroan akan mengumumkan Rencana Transaksi tersebut melalui
Keterbukaan Informasi apabila Rencana Transaksi tersebut telah
dilaksanakan oleh Perseroan.
1.10 Transaksi Material
Berdasarkan POJK No. 17/2020, yang dimaksud dengan Transaksi Material
adalah setiap:
a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha
tertentu;
b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen
operasi;
c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
d. Sewa menyewa aset;
e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;
Bab I - Pendahuluan 4
Page 31
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali
atas pinjaman dari pihak lain; dan
g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee); dengan nilai
20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan yang
dilakukan dalam 1 (satu) kali atau dalam suatu rangkaian transaksi untuk
suatu tujuan atau kegiatan tertentu.
Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen
operasi dikategorikan sebagai transaksi material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari
ekuitas perusahaan terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan
terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan
terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan laba bersih
perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau lebih dari 20% (dua
puluh persen).
Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi
dikategorikan sebagai transaksi material apabila nilai transaksi sama
dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan terbuka.
Berikut adalah analisis kami untuk mengetahui apakah Rencana Transaksi
merupakan Transaksi Material berdasarkan POJK 17/2020:
Tabel 1.1. Analisis Transaksi Material
Jumlah (dalam
No Keterangan Deviasi Kesimpulan
ribuan USD)
- Nilai Transaksi Pengelolaan Klinik **) 222,40 Tidak
1. 0,004%
- Total Ekuitas Perseroan *) 5.855.990,00 Material
- Nilai Transaksi Pelayanan
151,77 Tidak
2. Kesehatan dan Pelayanan ASO **) 0,003%
5.855.990,00 Material
- Total Ekuitas Perseroan *)
- Total Nilai Transaksi **) 374,17 Tidak
0,007%
- Total Ekuitas Perseroan *) 5.855.990,00 Material
Sumber : Manajemen Perseroan (diolah)
*Ekuitas Perseroan sesuai Limited Review Per 30 Juni 2023
**Kurs Tengah Proyeksi 1 USD = Rp15.000
Berdasarkan draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik dan draft
Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara
Perseroan dengan Harsana, total nilai biaya pengelolaan klinik, biaya ASO
dan biaya pelayanan kesehatan yang disepakati sesuai draft perjanjian
antara kedua belah pihak untuk keseluruhan Rencana Transaksi Perseroan
adalah sebesar Rp5.612.520.000,00 atau setara dengan USD 374,17 ribu.
Sementara itu jumlah ekuitas Perseroan berdasarkan laporan keuangan
limited review per 30 Juni 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Y. Santosa dan
Bab I - Pendahuluan 5
Page 32
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Rekan tercatat sebesar USD 5.855.990,00 ribu. Total nilai Rencana
Transaksi terhadap jumlah ekuitas Perseroan adalah 0,007%. Setelah
melakukan analisis sesuai dengan kriteria POJK 17/ 2020, maka Rencana
Transaksi ini bukan merupakan Transaksi Material.
1.11 Metodologi Pengkajian Kewajaran Rencana Transaksi
Laporan Pendapat Kewajaran ini disusun sesuai dengan POJK 35/2020 dan
Standar Penilaian Indonesia (SPI) yang ditetapkan oleh MAPPI, dimana
pendekatan yang diaplikasikan sesuai dengan standar penilaian lengkap.
Analisis kewajaran dilakukan dengan melakukan analisis kualitatif dan
analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi. Di mana analisis atas Rencana
Transaksi dilakukan dengan mengidentifikasi adanya keterkaitan dalam
hubungan antara pihak-pihak yang bertransaksi. Pada analisis atas
Rencana Transaksi terdapat penjelasan manfaat dan risiko dari Rencana
Transaksi.
Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi didasarkan atas analisis industri
dan lingkungan di mana terdapat penjabaran akan kondisi makro ekonomi
di dunia dan kondisi ekonomi di Indonesia maupun tinjauan industri
perbankan nasional. Disamping itu, analisis kualitatif akan menjelaskan
lebih detail mengenai alasan dan latar belakang maupun keuntungan dan
kerugian atas Rencana Transaksi.
Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi dilakukan dengan
mengidentifikasi analisis kondisi keuangan Perseroan termasuk penilaian
akan kinerja historis maupun analisis rasio terhadap Perseroan, trend
analisis atas laporan keuangan historis Perseroan dan penilaian atas
proyeksi keuangan perseroan, analisis proforma laporan keuangan, analisis
sensitivitas atas transaksi serta analisis kewajaran atas nilai Rencana
Transaksi.
1.12 Kejadian-Kejadian Penting Setelah Tanggal Efektif (Subsequent
Events)
Di bawah ini adalah kejadian penting setelah Tanggal Efektif hingga tanggal
Laporan Pendapat Kewajaran ini diterbitkan:
• Pada tanggal 11 Juli 2023, Perseroan menerbitan Obligasi
Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun 2023 Seri A
sebesar Rp 292,8 miliar, Seri B sebesar Rp 1,589,2 miliar dan Seri C
sebesar Rp 163,6 miliar dan Perseroan juga menerbitkan Sukuk
Mudharabah Berkelanjutan III Indah Kiat Pulp & Paper Tahap I Tahun
2023 Seri A sebesar Rp 612,6 miliar dan Seri B sebesar Rp 137,4 miliar.
Bab I - Pendahuluan 6
Page 33
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
1.13 Sumber Data
Sebagai Penilai Independen dalam mempersiapkan Laporan Pendapat
Kewajaran atas Rencana Transaksi, kami telah mempelajari, mengacu, dan
mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
1. Pemberitahuan dari Perseroan tentang Rencana Transaksi.
2. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2018, yang diaudit oleh Akuntan Publik Tjiendradjaja Yamin dari KAP
Y. Santosa dan Rekan dalam Laporan Nomor:
00004/2.0902/AU.1/04/0384-2/1/III/2019 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
3. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2019, yang diaudit oleh Akuntan Publik Tjiendradjaja Yamin dari KAP
Y. Santosa dan Rekan dalam Laporan Nomor
0014/2.0902/AU.1/04/0384-3/1/III/2020 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
4. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2020, yang diaudit oleh Akuntan Publik Yahya Santosa dari KAP Y.
Santosa dan Rekan dalam Laporan Nomor
00020/2.0902/AU.1/04/0046-1/1/III/2021 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
5. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2021, yang diaudit oleh Akuntan Publik Yahya Santosa dari KAP Y.
Santosa dan Rekan dalam Laporan Nomor
00010/2.0902/AU.1/04/0046-2/1/III/2022 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
6. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan
Entitas Anak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2022, yang diaudit oleh Akuntan Publik Julinar Natalina Rajagukguk dari
KAP Y. Santosa dan Rekan dalam Laporan Nomor
00007/2.0902/AU.1/04/1792-1/1/III/2023 dengan opini wajar tanpa
modifikasian.
7. Laporan keuangan konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk untuk
periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023, yang telah
direview oleh KAP Y. Santosa & Rekan.
8. Company Profile Perseroan.
9. Annual Report Perseroan periode 2019 - 2022.
10. Proyeksi keuangan Perseroan periode 2023 - 2027.
11. Legalitas Perseroan.
12. Draft Keterbukaan Informasi (KI) Perseroan.
13. Proforma Perseroan sebelum dan setelah Rencana Transaksi.
14. Draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik antara Perseroan
dengan Harsana.
Bab I - Pendahuluan 7
Page 34
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
15. Draft Perjanjian Kerjasama Pelayanan Administrasi (ASO) dan
Pelayanan Kesehatan antara Perseroan dengan Harsana.
16. Surat pernyataan (Representasi) manajemen Perseroan terkait dengan
Rencana Transaksi.
17. Wawancara dengan manajemen Perseroan yaitu dengan Bapak Heri
Santoso, Liem selaku Corporate Secretary.
18. Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi,
kondisi pasar dan lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan
hasil analisis lain dari pihak independen yang kami anggap relevan.
1.14 Asumsi-Asumsi Penting dan Independensi Penilai
Dalam penyusunan Laporan Pendapat Kewajaran ini, kami menggunakan
beberapa asumsi, antara lain:
1. Laporan Pendapat Kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion.
2. KJPP TnR telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang
digunakan dalam proses penilaian.
3. Data-data dan informasi yang diperoleh KJPP TnR berasal dari sumber yang
dapat dipercaya keakuratannya.
4. KJPP TnR menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang
mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
dengan kemampuan untuk pencapaiannya (fiduciary duty).
5. KJPP TnR bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran
proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
6. KJPP TnR menghasilkan Laporan Penilaian Bisnis yang terbuka untuk publik,
kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi
operasional perusahaan.
7. KJPP TnR bertanggung jawab atas Laporan Penilaian Bisnis dan Kesimpulan
Pendapat Kewajaran.
8. KJPP TnR telah memperoleh informasi atas status hukum objek penilaian dari
pemberi tugas.
9. KJPP TnR mengasumsikan bahwa sejak Rencana Transaksi hingga
penerbitan Laporan Pendapat Kewajaran ini tidak terjadi perubahan apapun
yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi.
10. KJPP TnR berasumsi bahwa Perseroan mentaati semua peraturan yang
ditetapkan pemerintah, khususnya yang terkait dengan operasional
Perseroan, baik di masa lalu maupun di masa mendatang.
11. KJPP TnR berasumsi bahwa legalitas yang dimiliki oleh Perseroan telah
sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
12. KJPP TnR berasumsi bahwa Perseroan telah dan akan memenuhi kewajiban
yang berkenaan dengan perpajakan, retribusi dan pungutan-pungutan lainnya
sesuai dengan peraturan yang berlaku.
13. KJPP TnR telah memperoleh informasi yang material atas syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan dalam perjanjian-perjanjian yang terkait dengan
Rencana Transaksi dari Perseroan.
14. Laporan Pendapat Kewajaran disusun hanya untuk maksud dan tujuan sesuai
dengan yang dicantumkan pada Laporan Pendapat Kewajaran ini. Kami tidak
bertanggung jawab kepada pihak lain selain kepada Perseroan, sehinga pihak
Bab I - Pendahuluan 8
Page 35
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
lain yang menggunakan Laporan Pendapat Kewajaran ini bertanggung jawab
atas segala resiko yang timbul.
15. KJPP TnR tidak berkewajiban untuk memberikan kesaksian atau hadir di
depan pengadilan atau pejabat pemerintah apabila hal tersebut tidak terkait
dengan maksud dan tujuan Laporan Pendapat Kewajaran ini serta di luar
ruang lingkup dari penugasan.
16. Jika dikemudian hari KJPP TnR diminta untuk memberikan penjelasan dan
pemaparan yang dilakukan diluar wilayah kerja kantor kami maupun kepada
pihak selain pemberi tugas dan pengguna jasa maka segala bentuk biaya
yang timbul menjadi beban Perseroan.
17. Laporan ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pimpinan dan
stempel kantor (office seal) dari KJPP TnR.
Bab I - Pendahuluan 9
Page 36
BAB II KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
Page 37
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
BAB II
KAJIAN KEWAJARAN RENCANA TRANSAKSI
2.1. Metode Analisis Atas Rencana Transaksi
Dalam melakukan evaluasi kewajaran atas Rencana Transaksi, kami
melakukan analisis dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:
1. Analisis Rencana Transaksi yang meliputi identifikasi dan hubungan
antara pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi, analisis
terhadap perjanjian yang akan ditandatangani sehubungan dengan
Rencana Transaksi, analisis manfaat dan risiko terhadap Rencana
Transaksi.
2. Analisis kualitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi riwayat pihak-
pihak yang terlibat dan kegiatan usaha, analisis industri, analisis
operasional dan prospek, analisis alasan dilakukannya Rencana
Transaksi, keuntungan dan kerugian dari Rencana Transaksi.
3. Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi yang meliputi analisis laporan
keuangan historikal, analisis rasio keuangan, analisis proyeksi keuangan
sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis rasio keuangan
sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis proforma keuangan
sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, analisis nilai tambah.
4. Analisis atas kewajaran nilai Rencana Transaksi.
2.2. Analisis Rencana Transaksi
2.2.1. Identifikasi Pihak-Pihak yang Terlibat Rencana Transaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi yaitu:
1. Perseroan sebagai pihak yang memiliki beberapa klinik pratama dan
klinik utama sebagaimana dimaksud dalam Laporan Pendapat
Kewajaran ini.
2. Harsana sebagai pemilik klinik pratama dan pihak yang akan mengelola
klinik-klinik milik Perseroan termasuk memberikan pelayanan
administrasi (ASO) dan pelayanan kesehatan.
Berikut ini adalah riwayat singkat mengenai pihak-pihak yang terlibat
dengan Rencana Transaksi:
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 1
Page 38
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.2.1.1. Perseroan
Riwayat dan Kegiatan Usaha Perseroan
Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat, didirikan dengan nama PT Indah
Kiat Pulp & Paper Corporation dalam rangka Undang-Undang Penanaman
Modal Asing No. 1 Tahun 1967 berdasarkan Akta Perseroan Terbatas
No. 68 tanggal 7 Desember 1976, dibuat dihadapan Ridwan Suselo, Notaris
di Jakarta, yang kemudian diubah dengan Akta Perubahan Anggaran Dasar
No. 302 tanggal 30 Mei 1977, Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 233
tanggal 28 Desember 1977, Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 151
tanggal 17 Januari 1978, Akta Perubahan Anggaran Dasar No. 213 tanggal
25 Januari 1978, yang keempatnya dibuat dihadapan Poppy Savitri
Parmanto, S.H., selaku pengganti dari Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta,
yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik
Indonesia melalui Surat Keputusan No. Y.A.5/50/2 tanggal 9 Februari 1978;
didaftarkan dalam buku register di Kantor Pengadilan Negeri berturut-turut
dibawah No. 521, No. 522, No. 523, No. 524, No. 525 tanggal 14 Februari
1978; dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 18
tanggal 3 Maret 1978,Tambahan No. 172.
Perubahan terakhir Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana tercantum
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.
46 tanggal 10 Juni 2022, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di
Jakarta Selatan, yang telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia sebagaimana ternyata dalam Surat
Keputusan No. AHU-0047207.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 8 Juli 2022;
diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia sebagaimana ternyata dalam surat Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0262569 tanggal 8 Juli
2022; didaftarkan dalam Daftar Perseroan No. AHU-0130590.AH.01.11.
Tahun 2022 tanggal 8 Juli 2022; dan diumumkan dalam Berita Negara
Republik Indonesia No. 57 Tambahan No. 023742 (”Akta No. 46”).
Sesuai dengan Pasal 3 Akta No. 46, ruang lingkup kegiatan Perseroan
adalah berusaha di bidang industri, perdagangan, pertambangan dan
kehutanan. Saat ini, Perseroan bergerak di bidang industri bubur kertas
(pulp), kertas budaya, kertas industri dan tissue.
Perseroan berkedudukan di Jakarta Pusat dengan kantor pusat beralamat
di Jalan M.H. Thamrin No. 51, Jakarta 10350 dan pabrik berlokasi di
Tangerang (Banten), Serang (Banten) serta Perawang (Riau). Kegiatan
usaha komersial Perusahaan dimulai sejak 1978.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 2
Page 39
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Kegiatan Usaha Perseroan
Berdasarkan Akta No. 46, sebagaimana disebutkan dalam pasal 3, bidang
usaha Perseroan adalah sebagai berikut:
A. Kegiatan usaha utama Perseroan:
1. Industri wadah dari kayu, industri bubur kertas (pulp), industri kertas
budaya, industri kertas dan papan kertas bergelombang, industri
kemasan dan kotak dari kertas dan karton, industri kertas tissue,
industri barang dari kertas dan papan kertas lainnya, industri barang
dari kapur, industri kimia dasar anorganik khlor dan alkali, industri
kimia dasar anorganik lainnya, industri kimia dasar anorganik gas
industri dan industri mesin pabrik kertas.
2. Perdagangan (termasuk aktivitas profesional, ilmiah dan teknis):
perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak,
perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dalam
berbagai bentuk dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya.
B. Kegiatan usaha penunjang Perseroan, yaitu:
1. Perdagangan besar atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak;
2. Pemanfaatan kayu hutan tanaman pada hutan produksi;
3. Penggalian batu kapur/gamping; dan
4. Menjalankan usaha pengelolaan pelabuhan khusus.
Perijinan Perseroan
Nomor Induk Berusaha
Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor Induk Berusaha:
8120100772073, yang ditandatangani secara elektronik oleh Menteri
Investasi/Kepala BKPM. Berdasarkan Undang – Undang No. 11 tahun 2020
tentang Cipta Kerja, Pemerintah Republik Indonesia menerbitkan Nomor
Induk Berusaha (NIB) kepada:
Nama Perusahaan : PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Alamat Kantor : Sinar Mas Land Plaza Menara 2, Lt. 9
Jl. MH Thamrin No. 51,
Kel. Gondangdia, Kec. Menteng,
Kota Administrasi Jakarta Pusat,
DKI Jakarta
Status Penerimaan Modal : PMA
NIB tersebut diterbitkan pada tanggal 27 Juli 2018 dan dicetak pada tanggal
31 Agustus 2021.
NIB Perseroan telah berlaku efektif selama Perseroan menjalankan usaha
dan/atau kegiatannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 3
Page 40
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Struktur Permodalan Perseroan
Struktur permodalan dan kepemilikan saham Perseroan pada tanggal
30 Juni 2023 berdasarkan catatan Biro Administrasi Efek (BAE) dan
Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) adalah sebagai berikut:
Tabel 2.1. Susunan Pemegang Saham Perseroan
Nilai Nominal
Jumlah Saham (USD) Komposisi
Pemegang Saham
(Lembar) (dalam ribuan (%)
USD)
1 PT Purinusa Ekapersada 2.913.477.898 1.165.723 53,25%
Masyarakat dan lainnya (masing – masing
2 2.557.505.043 1.023.293 46,75%
dibawah 5%)
Jumlah Saham Beredar 5.470.982.941 2.189.016 100,00%
Sumber : Laporan Keuangan Limited Review Perseroan 30 Juni 2023 (diolah)
Susunan Pengurus Perseroan
Berdasarkan laporan keuangan Perseroan per 30 Juni 2023, susunan
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 2.2. Susunan Pengurus Perseroan
Jabatan Nama
Dewan Komisaris
Presiden Komisaris Saleh Husin, SE, M.Si
Komisaris Kosim Sutiono
Komisaris Andrie Setiawan Yapsir
Komisaris Sukirta Mangku Djaja
Komisaris Independen Dr. Ramelan, S.H, M.H
Komisaris Independen Dr. Ir. Rizal Affandi Lukman, M.A
Komisaris Independen Drs. Pande Putu Raka, MA
Direksi
Presiden Direktur Hendra Jaya Kosasih
Wakil Presiden Direktur Suhendra Wiriadinata
Direktur Didi Harsa Tanaja
Direktur Kurniawan Yuwono
Direktur Lioe Djohan
Direktur Agustian Rachmansjah Partawidjaja
Direktur/Sekretaris Perusahaan Heri Santoso, Liem
Sumber : Laporan Keuangan Limited Review Perseroan 30 Juni 2023 (diolah)
2.2.1.2. Harsana
Harsana, suatu perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan dan tunduk
pada hukum negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Pusat,
didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 74 tanggal 18 September 2019,
yang dibuat di hadapan Desman, S.H., M.Hum, Notaris di Jakarta Utara,
yang telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 4
Page 41
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Manusia Republik Indonesia (“Menkumham”) berdasarkan Surat Keputusan
No. AHU-0049268.AH.01.01.Tahun 2019 tanggal 25 September 2019.
Pada saat Pendirian, Perseroan bergerak dalam bidang perdagangan,
aktivitas poliklinik swasta dan aktivitas praktik dokter umum.
Harsana berkedudukan di Jakarta Pusat, beralamat di Sinar Mas Land
Plaza, Menara 2, Lantai 18, Jl. MH Thamrin No. 51, Jakarta Pusat, Provinsi
DKI Jakarta.
Struktur permodalan dan kepemilikan saham Harsana per tanggal
30 Juni 2023 berdasarkan informasi yang diperoleh manajemen, adalah
sebagai berikut:
Tabel 2.3. Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah Saham Nilai Nominal Komposisi
Pemegang Saham
(Lembar) (Rupiah) (%)
1 PT Sentosa Harsana Medika 1.699 1.699.000.000 99,94%
2 Linda Suryasari Wijaya Limantara 1 1.000.000 0,06%
Jumlah Saham Beredar 1.700 1.700.000.000 100,00%
Sumber :Manajemen Perseroan 30 Juni 2023 (diolah)
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen, susunan Dewan
Komisaris dan Direksi Harsana per tanggal 30 Juni 2023 adalah sebagai
berikut:
Tabel 2.4. Susunan Pengurus Harsana
Jabatan Nama
Dewan Komisaris
Komisaris Frenky Loa
Direksi
Direktur Dewi Palupi Bramono
Sumber : Manajemen Perseroan (diolah)
2.2.2. Analisis Perjanjian dan Persyaratan Rencana Transaksi
Ringkasan draft Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik dan Perjanjian
Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan antara Perseroan
dengan Harsana adalah sebagai berikut:
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 5
Page 42
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.2.2.1. Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik
I. Lokasi dan Nama masing-masing Klinik
• Klinik Pratama milik Perseroan dengan nama “Klinik Indah Medika”
dan beralamat di Jl. Raya Serpong KM 8, Pondok Jagung, Serpong
Utara, Tangerang Selatan (untuk selanjutnya disebut “Klinik Indah
Medika”); dan
• Klinik Pratama milik Perseroan dengan nama “Klinik IKPP” dan
beralamat di Jl. Raya Serang Km 76, Desa Kragilan, Kecamatan
Kragilan, Kabupaten Serang (untuk selanjutnya disebut “Klinik
IKPP”).
II. Ruang Lingkup Kerjasama
• Pengelolaan bangunan Klinik yang diantaranya terdiri dari penataan
ruang dalam bangunan agar memenuhi persyaratan teknis sesuai
dengan peraturan perundang-undangan untuk melaksanakan
pelayanan kesehatan.
• Pengelolaan sumber daya manusia yang diantaranya terdiri dari
perekrutan, pengupahan/pembayaran gaji serta pengaturan jadwal
dokter.
• Pengelolaan pelayanan kesehatan yang diantaranya terdiri dari
pelayanan rawat jalan, pelayanan obat-obatan, alat kesehatan dan
bahan medis habis pakai.
III. Jangka Waktu Perjanjian
• Jangka waktu perjanjian untuk Klinik Indah Medika adalah 5 (lima)
tahun sejak tanggal perjanjian.
• Jangka waktu perjanjian untuk Klinik IKPP adalah 5 (lima) tahun sejak
tanggal perjanjian.
IV. Biaya Pengelolaan Klinik
• Biaya pengelolaan Klinik Indah Medika sebesar Rp71.000.000,- per
bulan atau Rp852.000.000,- untuk tahun 2024, dan untuk tahun-tahun
berikutnya biaya pengelolaan akan disesuikan dengan tingkat inflasi.
• Biaya pengelolaan Klinik IKPP sebesar Rp207.000.000,- per bulan
atau Rp2.484.000.000,- untuk tahun 2024, dan untuk tahun-tahun
berikutnya biaya pengelolaan akan disesuaikan dengan tingkat inflasi.
2.2.2.2. Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan
I. Lokasi dan Nama Klinik
a. Klinik Utama milik Perseroan dengan nama “Klinik Utama PT Indah
Kiat Pulp & Paper” dan beralamat di Jl. Cendana Nomor 1 KPR
Persada Indah, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang,
Kabupaten Siak, Provinsi Riau (untuk selanjutnya disebut ”Klinik
Utama Perawang”); dan
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 6
Page 43
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
b. Klinik Pratama milik Harsana dengan nama “Klinik Pratama PT
IKPP” dan beralamat di Jl. Cendana Komplek Perumahan KPR I, RT
04, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak,
Provinsi Riau (untuk selanjutnya disebut ”Klinik Pratama
Perawang”);
(Klinik Utama Perawang dan Klinik Pratama Perawang secara bersama-
sama untuk selanjutnya disebut “Klinik Perawang”).
II. Ruang Lingkup Kerjasama:
a. Kerjasama ASO ini meliputi pengelolaan administrasi data
kesehatan karyawan, pengelolaan skema program kesehatan
karyawan yang telah ditetapkan oleh Perseroan, pengelolaan
administrasi klaim biaya program kesehatan karyawan dan aktivitas
administrasi lainnya.
b. Kerjasama pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Harsana
adalah sebagai berikut:
i. Pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Perawang adalah
layanan rawat jalan dokter umum dan dokter gigi serta layanan
kefarmasian.
ii. Pelayanan kesehatan di Klinik Utama Perawang adalah layanan
rawat jalan dokter umum dan dokter spesialis dasar, layanan Unit
Gawat Darurat (UGD) 24 jam, penyediaan ambulans, layanan
persalinan, layanan rawat inap, layanan laboratorium, radiologi
serta layanan kefarmasian.
III. Jangka Waktu Perjanjian
Jangka waktu perjanjian untuk Klinik Perawang adalah 5 (lima tahun)
sejak tanggal perjanjian.
IV. Biaya ASO dan Biaya Pelayanan Kesehatan
a. Biaya ASO di Klinik Perawang untuk karyawan dan keluarga
karyawan adalah sebesar Rp. 120.000,- per anggota/peserta per
tahun. Untuk saat ini jumlah karyawan Perseroan dan keluarga
karyawan yang merupakan peserta adalah sebanyak 18.971 orang.
Sehingga biaya ASO untuk tahun 2024 kurang lebih sebesar
Rp2.276.520.000,00.
b. Biaya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Harsana kepada
karyawan dan keluarga karyawan di Klinik Perawang akan
ditagihkan kepada Perseroan sesuai layanan yang diberikan
berdasarkan buku tarif yang berlaku di Klinik Perawang pada saat
layanan diberikan.
Sehubungan dengan pengelolaan administrasi klaim biaya program
kesehatan karyawan, Perseroan disyaratkan untuk melakukan
pembayaran dimuka kepada Harsana (“Deposit”). Selanjutnya
Deposit tersebut wajib digunakan oleh Harsana sesuai dengan
syarat dan ketentuan yang diatur lebih lanjut dalam perjanjian.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 7
Page 44
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Berdasarkan perjanjian dan persyaratan di atas tidak ada persyaratan
khusus yang akan merugikan pihak-pihak yang bertransaksi sehingga
syarat-syarat yang ada pada Rencana Transaksi adalah wajar.
2.2.3. Analisis Manfaat dan Risiko Rencana Transaksi
Analisis ini dilakukan untuk melihat manfaat yang akan diperoleh dan risiko
yang akan dihadapi oleh Perseroan dengan dilaksanakannya Rencana
Transaksi.
a. Manfaat Rencana Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi yaitu kerjasama pengelolaan
klinik dan kerjasama pelayanan administrasi (ASO) dan pelayanan
kesehatan, maka Perseroan dapat menjaga kestabilan operasional
dengan adanya akses layanan dan fasilitas kesehatan yang baik untuk
karyawan Perseroan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik Perseroan.
b. Risiko Rencana Transaksi
Apabila Rencana Transaksi gagal maka untuk mendapatkan mitra
pengelola klinik dan pelayanan kesehatan, Perseroan kemungkinan
akan mencari alternatif mitra lain yang memiliki biaya pengelolaan klinik
dan pelayanan kesehatan yang lebih besar.
2.3. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
2.3.1. Gambaran Perekonomian Indonesia
Tabel 2.5. Pertumbuhan Ekonomi Dunia dan Indonesia
TW II
Deskripsi 2019 2020 2021 2022
2023
PDB Dunia (%) 2,80 -3,30 6,00 3,10 2,7*
PDB Indonesia (%) 5,02 -2,07 3,70 5,31 5,3
Nilai Tukar Rupiah (Rp/US $) 14.110 14.050 14.320 15.592 15.150
Cadangan Devisa Negara (Rp miliar/US $) 129,200 135,900 144,900 137,200 137,5
Inflasi 2,72 1,68 1,87 5,51 3,52
BI Rate (Reverse Repo Rate) (%) 4,75 3,50 3,50 5,75 5,75
Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia
• Pertumbuhan ekonomi global 2023 diperkirakan tetap sebesar 2,7%,
namun disertai dengan pergeseran sumber pertumbuhan. Tekanan
inflasi di negara maju masih relatif tinggi dipengaruhi oleh perekonomian
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 8
Page 45
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat. Hal ini diperkirakan
akan mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di
negara maju, termasuk Federal Funds Rate (FFR). Perkembangan
tersebut mendorong aliran modal ke negara berkembang lebih selektif
dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk
Indonesia, sehingga memerlukan penguatan respons kebijakan untuk
memitigasi risiko rambatan global.
• Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik didukung oleh permintaan
domestik. Perekonomian domestik pada triwulan II 2023 diperkirakan
tumbuh lebih baik dari proyeksi, ditopang oleh peningkatan konsumsi
rumah tangga dan investasi. Sementara itu, ekspor barang diperkirakan
melambat sejalan ekonomi global yang melemah, sedangkan ekspor jasa
tumbuh tinggi dipengaruhi oleh kenaikan kunjungan wisatawan
mancanegara. Berdasarkan lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi
terutama ditopang Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran,
serta Informasi dan Komunikasi. Sementara secara spasial,
pertumbuhan ekonomi terutama ditopang oleh pertumbuhan wilayah
Kalimantan dan Jawa yang masih kuat sejalan dengan terjaganya
permintaan domestik. Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan
ekonomi 2023 diperkirakan dapat mencapai kisaran 4,5-5,3%.
• Neraca perdagangan triwulan II 2023 mencatat surplus yang lebih rendah
dipengaruhi oleh penurunan harga komoditas dan perlambatan ekonomi
global. Sementara itu, ketidakpastian pasar keuangan global berdampak
pada net outflows aliran modal asing dalam bentuk investasi portofolio
pada triwulan II 2023 sebesar 1,3 miliar dolar AS. Namun demikian, pada
triwulan III 2023 aliran modal asing hingga 21 Juli 2023 kembali masuk
sehingga mencatat net inflows sebesar 0,3 miliar dolar AS.
• Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Juni 2023 tercatat tinggi sebesar
137,5 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau
6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta
berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Kinerja NPI pada 2023 diperkirakan akan tetap baik dengan transaksi
berjalan terjaga dalam kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4%
dari PDB. Neraca transaksi modal dan finansial diperkirakan juga tetap
terjaga, ditopang oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk
Penanaman Modal Asing (PMA) maupun investasi portofolio, sejalan
persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional.
• Nilai tukar Rupiah secara year to date tercatat menguat 3,63% ptp dari
level akhir Desember 2022, lebih kuat dibandingkan dengan apresiasi
Peso Filipina, Rupee India, dan Baht Thailand masing-masing sebesar
1,78%, 1,11%, dan 0,42%. Ke depan, dengan akan meredanya
ketidakpastian pasar keuangan global, Bank Indonesia memprakirakan
nilai tukar Rupiah akan menguat ditopang oleh prospek pertumbuhan
ekonomi yang kuat, inflasi yang rendah, imbal hasil aset keuangan
domestik yang menarik, dan dampak positif dari implementasi PP
36/2023 tentang DHE SDA. Persepsi investor terhadap prospek
perekonomian Indonesia juga menguat, tecermin pada peningkatan
outlook sovereign credit rating Indonesia oleh lembaga pemeringkat R&I,
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 9
Page 46
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
dari stabil menjadi positif, dengan level rating tetap terjaga pada BBB+
(dua notch di atas level terendah investment grade). Bank Indonesia
terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah melalui triple
intervention dan twist operation untuk memitigasi risiko rambatan
ketidakpastian pasar keuangan global. (Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank
Indonesia Triwulan II 2023 dan diolah)
2.3.1.1. Pertumbuhan Ekonomi Global
Perbaikan ekonomi dunia berlanjut. Bank Indonesia tetap memprakirakan
pertumbuhan ekonomi global tahun 2023 dapat mencapai 2,6%.
Perkembangan ini didorong dampak positif pembukaan ekonomi Tiongkok
pascapandemi Covid-19 khususnya pada sektor jasa sehingga pengaruh
rambatannya ke ekonomi global tidak secepat prakiraan sebelumnya.
Pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS) juga diperkirakan lebih baik
dipengaruhi kinerja ekonomi yang kuat pada triwulan I 2023.
Perbaikan ekonomi global di tengah keketatan pasar tenaga kerja di AS dan
Eropa mengakibatkan prospek penurunan inflasi global berjalan lambat dan
mendorong berlanjutnya pengetatan kebijakan moneter di negara maju
meskipun diperkirakan hampir akan mencapai puncaknya. Sementara itu,
respons bank sentral AS dan Eropa memitigasi risiko kasus perbankan di
AS dan Eropa berdampak pada berkurangnya ketidakpastian pasar
keuangan global. Perkembangan tersebut pada gilirannya mendorong
aliran masuk modal asing dan penguatan nilai tukar negara berkembang,
termasuk Indonesia.
Tabel 2.6. Pertumbuhan PDB Dunia
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 10
Page 47
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.3.1.2. Pertumbuhan Ekonomi Domestik
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat ditopang oleh naiknya
permintaan domestik dan positifnya kinerja ekspor. Konsumsi swasta
diperkirakan semakin kuat seiring dengan terus naiknya mobilitas,
membaiknya keyakinan konsumen, dan meningkatnya daya beli seiring
dengan penurunan inflasi. Kegiatan investasi tetap berlanjut, terutama
investasi nonbangunan. Kinerja ekspor tetap positif. Hingga Maret 2023,
ekspor nonmigas Indonesia tumbuh tinggi, didukung antara lain oleh ekspor
batu bara, mesin listrik, dan kendaraan bermotor. Berdasarkan negara
tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, AS, dan Jepang menjadi kontributor
utama. Berdasarkan lapangan usaha, kinerja sektor industri pengolahan,
perdagangan, serta informasi dan komunikasi diperkirakan tumbuh kuat.
Secara spasial, peningkatan konsumsi terjadi di hampir seluruh wilayah dan
diikuti kinerja ekspor yang tetap tinggi di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua
(Sulampua). Dengan berbagai perkembangan tersebut, pertumbuhan
ekonomi 2023 diperkirakan bias atas dalam kisaran proyeksi 4,5-5,3%.
2.3.1.2.1. PDB Menurut Lapangan Usaha
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
(q to-q)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 (q-to-q)
mengalami pertumbuhan sebesar 3,86 persen. Pertumbuhan terjadi pada
hampir semua lapangan usaha, kecuali Konstruksi dan Jasa Keuangan dan
Asuransi yang masing-masing terkontraksi sebesar 1,44 persen dan 1,52
persen. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah
Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib sebesar
15,80 persen dan Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 15,32
persen. Sementara itu, Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian;
Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; dan
Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan juga mengalami
pertumbuhan masing-masing sebesar 3,65 persen; 2,50 persen; dan 0,47
persen.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 11
Page 48
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tabel 2.7. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku
triwulan II-2023 tidak menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian
Indonesia masih didominasi oleh Lapangan Usaha Industri Pengolahan
sebesar 18,25 persen; diikuti oleh Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan
sebesar 13,35 persen; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan
Sepeda Motor sebesar 12,85 persen; dan Pertambangan dan Penggalian
sebesar 10,48 persen. Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam
perekonomian Indonesia mencapai 54,93 persen.
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022
(y on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan II-2022 (y-on-y)
mengalami pertumbuhan sebesar 5,17 persen. Pertumbuhan terjadi pada
semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan
signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,28 persen dan
Jasa Lainnya sebesar 11,89 persen.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 12
Page 49
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tabel 2.8. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (y-to-y) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah
Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022
(c to-c)
Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 mengalami
pertumbuhan sebesar 5,11 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada
semua lapangan usaha. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan
signifikan adalah Transportasi dan Pergudangan sebesar 15,59 persen,
diikuti Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 10,70 persen;
dan Jasa Lainnya sebesar 10,40 persen. Sementara itu, Industri
Pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap perekonomian
Indonesia tumbuh sebesar 4,65 persen.
Tabel 2.9. Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 13
Page 50
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.3.1.2.2. PDB Menurut Pengeluaran
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan I-2023
(q to-q)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 dibanding triwulan I-2023 tumbuh
sebesar 3,86 persen (q-to-q). Pertumbuhan terjadi pada hampir semua
Komponen Pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor Barang dan Jasa dan
Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang masing-masing
terkontraksi sebesar 5,44 persen dan 1,26 persen. Pertumbuhan tertinggi
terjadi pada Komponen PK-P sebesar 41,30 persen; diikuti Komponen
Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga
(PK-LNPRT) sebesar 8,58 persen; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi
Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 3,08 persen. Di sisi lain, Komponen Impor
Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB mengalami
kontraksi sebesar 3,28 persen.
Tabel 2.10. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (q-on-q) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku
triwulan II-2023 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Perekonomian
Indonesia masih didominasi oleh Komponen PK-RT yang mencakup lebih
dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,31 persen; diikuti oleh
komponen PMTB sebesar 27,90 persen; Komponen Ekspor Barang dan
Jasa sebesar 20,25 persen; Komponen PK-P sebesar 7,51 persen;
Komponen Perubahan Inventori sebesar 2,22 persen; dan Komponen PK-
LNPRT sebesar 1,24 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan
Jasa sebagai faktor pengurang dalam PDB memiliki peran sebesar 18,54
persen.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 14
Page 51
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2023 Terhadap Triwulan II-2022
(y on-y)
Ekonomi Indonesia triwulan II-2023 terhadap triwulan II-2022 tumbuh
sebesar 5,17 persen (y-on-y). Pertumbuhan terjadi pada hampir semua
komponen pengeluaran, kecuali Komponen Ekspor Barang dan Jasa yang
terkontraksi sebesar 2,75 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
Komponen PK-P sebesar 10,62 persen; diikuti Komponen PK-LNPRT
sebesar 8,62 persen; Komponen PK-RT sebesar 5,23 persen; dan
Komponen PMTB sebesar 4,63 persen; Sementara itu, Komponen Impor
Barang dan Jasa mengalami kontraksi sebesar 3,08 persen.
Tabel 2.11. Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (y-to-y) (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No. 55/08/Th. XXVI, 7 Agustus 2023 BPS dan diolah
Pertumbuhan Ekonomi Semester I-2023 Terhadap Semester I-2022
(c to-c)
Ekonomi Indonesia semester I-2023 dibanding semester I-2022 tumbuh
sebesar 5,11 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada semua komponen
pengeluaran. Komponen pengeluaran yang mengalami pertumbuhan
tertinggi dicapai oleh Komponen PK-P sebesar 7,53 persen; diikuti
Komponen PK-LNPRT sebesar 7,43 persen; Komponen PK-RT sebesar
4,89 persen; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 4,39 persen; dan
Komponen PMTB sebesar 3,34 persen. Sementara itu, Komponen Impor
Barang dan Jasa tumbuh sebesar 0,30 persen.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 15
Page 52
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.3.1.2.3. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)
Provinsi-provinsi di Pulau Jawa pada triwulan I-2023 mencatat dominasi
struktur ekonomi Indonesia secara spasial dengan peranan sebesar 57,17
persen terhadap PDB, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 21,82 persen,
Pulau Kalimantan sebesar 9,00 persen, Pulau Sulawesi sebesar 6,87
persen, Pulau Bali dan Nusa Tenggara sebesar 2,68 persen, serta Pulau
Maluku dan Papua sebesar 2,46 persen.
Sementara itu dengan dihapusnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan
Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 30 Desember 2022, pertumbuhan
ekonomi di sebagian besar provinsi menunjukkan penguatan. Pada triwulan
I-2023, penguatan pertumbuhan (y-on-y) tercatat pada kelompok provinsi di
Pulau Sulawesi sebesar 7,00 persen, disusul Pulau Kalimantan sebesar
5,79 persen, Pulau Sumatera sebesar 4,79 persen, serta Pulau Bali dan
Nusa Tenggara sebesar 4,74 persen. Kelompok provinsi di Pulau Jawa
serta Pulau Maluku dan Papua mengalami perlambatan pertumbuhan
masing-masing sebesar 4,96 persen dan 1,95 persen.
Gambar 2.1. Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Menurut Pulau, Triwulan I-2023 (persen)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 16
Page 53
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tabel 2.12. PDB Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2010 Menurut Pengeluaran (triliun
rupiah)
Sumber : Berita Resmi Statistik No.34/05/Th.XXVI, 5 Mei 2023- BPS
2.3.1.3. Tingkat Inflasi (Inflation Rate)
Inflasi IHK pada bulan Juni 2023 tercatat 3,52% (yoy) sehingga berada di
dalam sasaran 3,0±1%. Penurunan inflasi terjadi di semua kelompok. Inflasi
inti Juni 2023 tercatat 2,58% (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi
pada bulan sebelumnya sebesar 2,66% (yoy) dipengaruhi oleh stabilnya
nilai tukar, turunnya harga komoditas global, rendahnya dampak lanjutan
dari inflasi volatile food, dan terkendalinya ekspektasi inflasi. Inflasi
kelompok volatile food tercatat 1,20% (yoy), turun dari inflasi bulan
sebelumnya yang sebesar 3,28% (yoy). Inflasi kelompok administered
prices juga menurun dari 9,52% (yoy) menjadi 9,21% (yoy). Kembalinya
inflasi ke dalam sasaran sebagai hasil positif dari konsistensi kebijakan
moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi pangan antara Bank
Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam TPIP dan TPID
melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah. Dengan perkembangan
tersebut, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap terkendali dalam kisaran
3,0±1% pada sisa tahun 2023 dan 2,5±1% pada 2024.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 17
Page 54
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tabel 2.13. Tingkat Inflasi Indonesia y-to-y (2018- Maret 2023)
Bulan 2018 2019 2020 2021 2022 2023
Januari 3,40 3,25 2,82 1,55 2,18 5,28
Februari 3,83 3,18 2,57 1,38 2,06 5,47
Maret 3,61 3,40 2,48 1,37 2,64 4,97
April 4,17 3,41 2,83 1,42 3,47 4,33
Mei 4,33 3,23 3,32 1,68 3,55 4,00
Juni 4,37 3,12 3,28 1,33 4,35 3,52
Juli 3,88 3,18 3,32 1,52 4,94 3,08
Agustus 3,82 3,20 3,49 1,59 4,69
September 3,72 2,88 3,39 1,60 5,95
Oktober 3,56 3,16 3,13 1,66 5,71
Nopember 3,30 3,23 3,00 1,75 5,42
Desember 3,61 3,13 2,72 1,87 5,51
Sumber : Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (diolah)
2.3.1.4. Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar Rupiah menguat sejalan dengan kebijakan stabilisasi yang
ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat
sebesar 1,38% secara point-to-point dibandingkan dengan level akhir Maret
2023, didorong kuatnya aliran masuk modal asing di investasi portfolio.
Secara year-to-date, nilai tukar Rupiah pada 17 April 2023 menguat 5,26%
dari level akhir Desember 2022, lebih tinggi dibandingkan dengan apresiasi
Rupee India sebesar 0,93%, Baht Thailand sebesar 0,71%, dan depresiasi
Peso Filipina sebesar 0,22%. Ke depan, Bank Indonesia memprakirakan
Rupiah terus menguat sejalan dengan surplusnya transaksi berjalan dan
berlanjutnya aliran masuk modal asing dipengaruhi prospek pertumbuhan
ekonomi domestik yang tinggi, inflasi yang rendah, serta imbal hasil aset
keuangan domestik yang menarik. Bank Indonesia akan terus memperkuat
kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah untuk mengendalikan inflasi barang
impor (imported inflation) dan memitigasi risiko rambatan ketidakpastian
pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah. Kebijakan tersebut
diperkuat dengan pengelolaan devisa hasil ekspor melalui implementasi
Term Deposit valas Devisa Hasil Ekspor sesuai dengan mekanisme pasar.
2.3.1.5. Suku Bunga
Di pasar uang, suku bunga Indonesia tetap rendah sebesar 5,65% pada 17
April 2023. Imbal hasil SBN tenor jangka pendek tercatat 6,24%, menurun
20bps dibandingkan dengan level Februari 2023, sedangkan imbal hasil
SBN tenor jangka panjang terkendali. Suku bunga deposito 1 bulan pada
Maret 2023 juga tercatat rendah 4,10%, turun 2bps dibandingkan dengan
Februari 2023. Suku bunga kredit Maret 2023 juga kondusif mendukung
permintaan kredit, yakni sebesar 9,38%, meningkat 4bps dibandingkan
dengan level bulan sebelumnya. Bank Indonesia akan terus memastikan
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 18
Page 55
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
kecukupan likuiditas untuk terjaganya stabilitas sistem keuangan serta
mendorong berlanjutnya peningkatan kredit/pembiayaan bagi pemulihan
ekonomi nasional.
Intermediasi perbankan terus positif menjaga momentum pemulihan
ekonomi. Pertumbuhan kredit perbankan pada Maret 2023 tetap tinggi yaitu
sebesar 9,93% (yoy). Pembiayaan syariah juga menunjukkan kinerja positif,
dengan pertumbuhan lebih tinggi mencapai 19,43% (yoy) pada Maret 2023.
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 April 2023
memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate
(BI7DRR) sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,00%, dan
suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%. Keputusan ini konsisten
dengan stance kebijakan moneter yang pre-emptive dan forward looking
untuk memastikan terus berlanjutnya penurunan ekspektasi inflasi dan
inflasi ke depan. Bank Indonesia meyakini bahwa BI7DRR sebesar 5,75%
memadai untuk mengarahkan inflasi inti terkendali dalam kisaran 3,0±1% di
sisa tahun 2023 dan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) dapat kembali ke
dalam sasaran 3,0±1% lebih awal dari prakiraan sebelumnya. Kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah juga terus diperkuat guna mengendalikan inflasi
barang impor (imported inflation) dan memitigasi dampak rambatan
ketidakpastian pasar keuangan global terhadap nilai tukar Rupiah.
2.3.2. Gambaran Umum Industri Perdagangan di Indonesia
Industri perdagangan merupakan salah satu jenis usaha yang menjadi
penentu aktivitas ekonomi disisi distribusi. Gambaran umum perkembangan
industri perdagangan di Indonesia salah satunya dapat mengacu pada
Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan oleh Bank Indonesia. Pada
Desember 2022, hasil SPE mengindikasikan kinerja penjualan eceran tetap
tumbuh positif, baik secara tahunan maupun bulanan. Indeks Penjualan Riil
(IPR) Desember tercatat sebesar 217,8, atau secara tahunan masih tumbuh
positif 0,7% (yoy), meski lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan
pada bulan sebelumnya sebesar 1,3% (yoy).
Berdasarkan kelompoknya, kinerja penjualan eceran pada kelompok
peralatan informasi dan komunikasi meningkat sebesar 16,6% (yoy) serta
barang budaya dan rekreasi sebesar 8,2% (yoy). Sementara itu, kelompok
perlengkapan rumah tangga lainnya (-10,2%, yoy) serta suku cadang dan
aksesori (-8,2%,yoy) membaik meski masih terkontraksi. Adapun
perlambatan terjadi kelompok terjadi pada kelompok makanan, minuman
dan tembakau (0,5%,yoy) dan sekelompok sandang (12,7%, yoy),
sementara kelompok bahan bakar kendaran bermotor (-10,4%, yoy) tercatat
menurun dan berada di fase kontraksi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 19
Page 56
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Secara bulanan, penjualan eceran tercatat tumbuh sebesar 7,0% (mtm),
meningkat dari 0,4% (mtm) pada bulan sebelumnya. Seluruh kelompok
tercatat meningkat dan berada pada fase ekspansi, dengan peningkatan
tertinggi pada kelompok peralatan informasi dan komunikasi (42,9%,mtm)
dipengaruhi oleh tingginya penjualan TV Gigital sejalan dengan kebijakan
peralihan dari YV Analog ke didorong HBKN Natal, musim libur dan kahir
tahun, serta strategi potongan harga sehingga mendorong domestik.
Gambar 2.2. Pertumbuhan Indeks Penjualan Riil (%)
Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022
Pada Januari 2023, kinerja penjualan eceran diperkirakan meningkat
secara tahunan, namun terkontraksi secara bulanan.Hal tersebut tercermin
dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Januari 2023 yang tercatat sebesar 213,2
atau tumbuh 1,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bulan
sebelumnya. Berdasarkan kelompoknya, kinerja kelompok makanan,
minuman dan tembakau (4,2%,yoy) menjadi satu-satunya kelompoknya
yang meningkat, sementara subkelompok sandang (10,6%, yoy) tercatat
melambat.
Gambar 2.3. Pertumbuhan IPR Menurut Kelompok (%,yoy)
Sumber : Surey Penjualan Eceran Desember 2022
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 20
Page 57
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Secara bulanan, penjualan eceran berada pada fase kontraksi sebesar -
2,1% (mtm), berbalik arah dari bulan sebelumnya yang tumbuh 7,0% (mtm).
Penurunan/perlambatan terjadi pada seluruh kelompok, dengan penurunan
terdalam pada kelompok peralatan informasi dan komunkasi
(-20,5%, mtm), disusul subkelompok sandang (-3,6%, mtm) serta kelompok
barang budaya dan rekreasi (-4,1%, mtm) sejalan dengan penurunan
permintaan masyarakat HBKN natal dan libur akhir tahun pada bulan
sebelumnya. Sementara itu, perlambatan terjadi pada kelompok suku
cadang dan aksesori (0,1%, mtm) disebabkan oleh penurunan permintaan
masyarakat.
2.3.3. Industri Pulp dan Kertas
Industri pulp dan kertas Indonesia merupakan salah satu industri yang
memiliki daya saing tinggi. Berdasakan data dari FAO1) , Indonesia
merupakan produsen
pulp dan kertas terbesar
di regional ASEAN,
terbesar ke-2 di Asia
untuk produk pulp dan
terbesar ke-4 di Asia
untuk produk kertas,
sedangkan di tingkat
dunia Indonesia
merupakan produsen
terbesar ke-7 untuk
produk pulp dan terbesar
ke-6 untuk produk kertas.
Saat ini hampir seluruh jenis kertas sudah dapat diproduksi oleh industri
dalam negeri. Bahan baku yang digunakan antara lain dari pulp kayu, pulp
bambu, kertas bekas maupun kombinasi pulp kayu dan kertas bekas.
Terdapat 81 perusahaan industri pulp dan kertas yang masih aktif
beroperasi dimana 4 diantaranya merupakan industri pulp, 71 perusahaan
industri kertas dan 6 perusahaan pulp terintegrasi. Total investasi industri
pulp dan kertas mencapai lebih dari Rp200 Trilyun dengan kapasitas
terpasang sebesar sekitar 11 juta ton untuk industri pulp dan 22 juta ton
untuk industri kertas, sedangkan kapasitas produksi mencapai 10 juta ton
untuk indutri pulp dan 13 juta ton untuk industri kertas. Dengan demikian,
utilisasi di industri pulp sudah mencapai 95 persen sedangkan utilisasi
industri kertas mencapai 65 persen.
Indonesia merupakan salah satu negara yang mengembangkan industri
pulp dan kertas. Produk pulp dan kertas merupakan salah satu industri
nasional yang memiliki daya saing kuat di pasar global sebab tersedianya
bahan baku yang memadai, tenaga kerja yang melimpah, iklim tropis, biaya
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 21
Page 58
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
energi murah serta ketersediaan air menjadi faktor-faktor pendukung
pengembangan industri pulp dan kertas di Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) atas
dasar harga konstan (ADHK) dari industri kertas dan barang dari kertas,
percetakan, dan reproduksi media rekaman sebesar Rp20,44 triliun pada
kuartal I/2023. Nilai tersebut tumbuh 2,22% dibandingkan dengan periode
yang sama pada tahun sebelumnya (year on year/yoy) sebesar Rp20,3
triliun.
Pertumbuhan kinerja industri kertas menjadi yang terbesar kelima di antara
subsektor industri pengolahan lainnya pada kuartal I/2023. Posisinya di
bawah industri makanan dan minuman, barang logam, logam dasar, dan
alat angkutan. Menurut Kementerian Perindustrian (Kemenperin),
pertumbuhan kinerja industri kertas tidak lepas dari ekspornya yang
meningkat 16,79% (yoy) menjadi US$2,22 miliar sepanjang kuartal I/2023.
Hanya saja, industri ini masih terdampak oleh penurunan harga bubur
kertas sepanjang tahun ini.
Kemenperin akan terus memacu daya saing industri kertas di dalam negeri.
Salah satunya dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM)
kompeten lewat pendidikan tinggi di beberapa jenjang, mulai dari diploma
hingga magister terapan. Sebagai informasi, industri kertas merupakan
salah satu subsektor dari industri pengolahan. Industri ini berkontribusi
sebesar 3,33% terhadap PDB industri pengolahan pada kuartal I/2023.
Melihat kinerja industri pulp dan kertas nasional tersebut, kita patut
berbangga dan perlu menjaga serta mengoptimalkan potensi yang ada. Dari
sisi konsumsi, konsumsi kertas di Indonesia baru mencapai 33 metrik ton
per kapita, masih di bawah rata-rata konsumsi perkapita di regional ASEAN
yang mencapai 36 metrik ton per kapita. Hal ini menunjukkan potensi
konsumsi dalam negeri yang masih bisa meningkat mengingat jumlah
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 22
Page 59
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
penduduk Indonesia merupakan yang terbesar di ASEAN mencapai 270
juta jiwa. Secara global, AFRY memperkirakan konsumsi kertas dunia akan
tumbuh di kisaran 1-1,7 persen per tahunnya. Permintaan Kertas Kemasan
(packaging) dan Tisu diperkirakan akan meningkat di berbagai Kawasan
negara disebabkan perkembangan e-commerce dan gaya hidup sehat yang
juga mendorong pengembangan produk ramah, aman untuk kesehatan
diantaranya kemasan pangan. Permintaan Kertas kemasan containerboard
dan boxboard dunia meningkat dari tahun ke tahun. Pada Tahun 2021
permintaan containerboard dan boxboard tumbuh sebesar 2 persen.
Potensi pengembangan industri pulp dan kertas nasional tentunya akan
menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Ancaman krisis ekonomi
global, krisis energi, trend digitalisasi, hingga kontinuitas dan keberlanjutan
bahan baku menjadi tantangan yang harus dihadapi industri pulp dan kertas
agar bisa bertahan dan menggenjot daya saingnya di pasar global.
Bahan baku industri pulp dan kertas utamanya didapatkan dari kayu dari
Hutan Tanaman Industri (HTI) dan juga kertas bekas. Sekitar 81,3 persen
bahan baku menggunakan kayu dari HTI, sedangkan 18,7 persennya
menggunakan bahan baku kertas bekas. Untuk memenuhi bahan bakunya,
industri pulp dan kertas menggunakan kertas bekas, baik yang berasal dari
dalam negeri maupun luar negeri. Recovery rate kertas bekas yang berasal
dari dalam negeri masih terbilang rendah, berada di kisaran 41 persen. Oleh
karenanya, untuk memenuhi kebutuhan bahan bakunya, industri pulp dan
kertas dalam negeri mengimpor bahan baku kertas bekas tiap tahunnya.
Ketergantungan atas impor bahan baku kertas bekas ini tentu perlu menjadi
perhatian.
Salah satu isu yang mengemuka adalah proposal peraturan ekspor limbah
kertas Uni Eropa (proposal EU Waste Shipment Regulations), dimana akan
ada pembatasan ekspor limbah non-B3 (termasuk didalamnya Kertas Daur
Ulang) dari Uni Eropa. Jika aturan tersebut diberlakukan maka Industri Pulp
dan Kertas Indonesia bisa terdampak mengingat sekitar 26 persen bahan
baku kertas bekas nasional diperoleh dari Uni Eropa. Menghadapi hal
tersebut, pemerintah terus mengintensifkan perundingan dan kerjasama
dengan berbagai pihak agar kepentingan nasional dapat terakomodasi.
Selain itu, untuk mengurangi ketergantungan terhadap importasi kertas
bekas, pemerintah terus mendorong peningkatan recovery rate kertas
bekas dengan berkoordiansi dengan Kementerian/Lembaga terkait
dan business matching. Untuk menjamin dan mendorong kemudahan
ketersediaan bahan baku kertas bekas untuk industri pulp dan kertas, kertas
bekas juga telah diusulkan untuk dapat masuk ke dalam implementasi
Neraca Komoditas.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 23
Page 60
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.3.4. Analisa Prospek Usaha Perseroan
Dengan adanya globalisasi perekonomian dunia, Perseroan dituntut untuk
meningkatkan daya saing produk-produknya melalui usaha-usaha
peningkatan efisiensi dan profesionalisme perusahaan. Tidak dapat
dihindarkan pula bahwa pasar bidang usaha industri pulp, kertas, kertas
industri dan tissue yang dikelola Perseroan juga menghadapi persaingan
yang semakin tajam baik dari dalam maupun luar negeri. Hal-hal yang
sangat berpengaruh dalam pasar domestik dan internasional adalah merek
dagang, kualitas produk, distribusi serta harga. Untuk itu, Perseroan harus
melakukan upaya dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kemampuan
Perseroan agar dapat menghadapi persaingan dan mempertahankan posisi
Perseroan sebagai salah satu produsen pulp dan kertas terpadu terbesar di
dunia. Salah satu upaya tersebut antara lain dengan mengembangkan
produkproduk yang mempunyai nilai tambah tinggi dan ramah lingkungan.
Tahun 2022 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi seluruh pelaku
usaha akibat situasi pandemik COVID-19 yang masih melanda sejumlah
negara, tak terkecuali Indonesia. Mayoritas negara di dunia melakukan
pengetatan pergerakan masyarakatnya dengan penerapan Penerapan
Sosial Berskala Besar (lockdown) sebagai upaya penanganan penyebaran
COVID-19. Namun, dengan respon pemerintah yang baik, dengan
melakukan berbagai upaya, seperti pemberlakuan pembatasan kegiatan
masyarakat, strategi vaksinasi yang cukup tepat sasaran, serta upaya
pengendalian lainnya secara terintegrasi mampu membuat pertumbuhan
ekonomi nasional kembali meningkat secara gradual seiring dibukanya
aktivitas ekonomi secara bertahap.
Selama tahun 2022, dalam upaya meningkatkan kinerjanya, Perseroan
menghadapi beberapa kendala utama yang disebabkan oleh pandemi
COVID-19, melambatnya perekonomian global, permintaan pasar yang
lemah, fluktuasi harga jual produk, harga bahan baku, tingkat kompetisi
industri yang sangat ketat dan fluktuasi kurs mata uang yang mempengaruhi
operasional dan kinerja Perseroan. Dalam upaya menghadapi tantangan-
tantangan yang ada di tahun 2022 ini, Direksi telah melakukan penelaahan
dan analisa secara mendalam dan selanjutnya menyusun kebijakan serta
langkah-langkah strategis. Secara umum, sepanjang tahun 2022 Perseroan
terus berusaha untuk melakukan pengembangan strategi dan inovasi usaha
Perseroan agar dapat beradaptasi ditengah kondisi sulit selama pandemi
COVID-19. Perseroan telah melakukan langkah-langkah antisipatif, antara
lain, dengan tetap fokus terhadap pasar yang memberikan keuntungan
kompetitif secara signifikan melalui kombinasi produk (product mix strategy)
yang memberikan kontribusi margin lebih baik, strategi kombinasi negara
tujuan (country mix strategy) dan melakukan pengembangan pasar dan
memperkuat basis pelanggan baru yang prospektif, meningkatkan kualitas
produk secara konsisten dan bekesinambungan agar dapat memenuhi
harapan dan kebutuhan pelanggan, meningkatkan produktivitas dan
meningkatkan efisiensi biaya produksi dan biaya operasi, menjaga
kesinambungan pasokan bahan baku serta inovasi pekerjaan berbasis
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 24
Page 61
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
teknologi sehubungan dengan sistem kerja dari rumah pada masa Pandemi
COVID-19.
Antisipasi yang dapat dilakukan Perseroan di tahun 2023 adalah dengan
terus meningkatkan penjualan produk-produk premium yang memiliki
margin cukup baik. Perseroan akan terus berusaha untuk meningkatkan
penjualan ekspor dengan menambah pelanggan baru maupun menambah
negara tujuan ekspor yang baru. Selain itu, Perseroan akan terus
memperluas rantai pasokan bahan baku guna mendapatkan pasokan tepat
waktu, harga yang kompetitif, dan melakukan perbaikan-perbaikan serta
efisiensi di semua lini produksi sehingga membuat daya saing produksi
menjadi lebih meningkat. Direksi akan mendorong Perseroan untuk terus
bertumbuh dengan mempertahankan sikap berhati-hati dan terus berusaha
yang terbaik dalam menjalankan bisnis dengan fokus pada keberlanjutan
bisnis jangka panjang. Pada tahun 2023 Perseroan menargetkan untuk
mempertahankan penjualan dan kinerja yang dicapai selama tahun 2022.
Pada tahun 2022, Perseroan mengekspor sekitar 55,4% produknya,
terutama ke negara-negara di Asia, Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika
serta Australia dan sisanya sebesar 44,6% untuk memenuhi permintaan
pasar domestik. Kedepannya, strategi yang dilakukan Perseroan adalah
dengan lebih fokus pada pasar Asia dan domestik serta mencoba
melakukan penetrasi ke pasar-pasar baru yang prospektif. Dengan
pertumbuhan ekonomi kawasan Asia yang cukup baik ditambah laju
pertumbuhan populasi yang tinggi, Perseroan memperkirakan permintaan
dan harga produk Perseroan dapat terus meningkat seiring dengan
pertumbuhan ekonomi global. Permintaan pasar di Asia berdasarkan data
yang dikutip dari RISI diperkirakan masih akan menunjukkan pertumbuhan
pada kategori bubur kertas, kertas, tissue dan kertas kemasan selama
periode 2021-2026 di mana pertumbuhan rata-rata permintaan pulp
diperkirakan sebesar 5%, pertumbuhan paper diperkirakan sebesar 0%,
pertumbuhan tissue diperkirakan sebesar 6% dan pertumbuhan kertas
kemasan diperkirakan sebesar 4%.
2.3.5. Alasan Dilakukannya Rencana Transaksi
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
industri bubur kertas (pulp), kertas budaya (cultural paper), kertas industri
(industrial paper) dan tissue secara terpadu. Kegiatan usaha Perseroan
dimulai dari pengolahan kayu hingga menghasilkan pulp dan kertas serta
pengolahan kertas bekas hingga menjadi kertas industri (industrial paper).
Hasil produksi pulp digunakan sebagai bahan baku pokok untuk kertas
budaya dan tissue serta bahan baku pelengkap kertas industri.
Saat ini, Perseroan memiliki fasilitas produksi di Perawang-Provinsi Riau,
Serang serta Tangerang Selatan-Provinsi Banten dengan total kapasitas
produksi pada tahun 2022 untuk pulp sebesar 3,1 juta ton per tahun, kertas
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 25
Page 62
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
budaya sebesar 1,6 juta ton per tahun, kertas industri/kemasan sebesar 2,2
juta ton per tahun dan tissue sebesar 108 ribu ton per tahun.
Sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga kestabilan kegiatan
operasional Perseroan, dimana saat ini Perseroan telah mempekerjakan
sekitar 11 ribu karyawan, maka tersedianya fasilitas kesehatan dan layanan
kesehatan yang baik merupakah salah satu faktor penting yang harus
disediakan oleh Perseroan guna kepentingan karyawan Perseroan. Oleh
karena kondisi lokasi pabrik milik Perseroan berada di lokasi yang tidak
mudah dijangkau dan juga kegiatan usaha pengelolaan layanan dan
fasilitas kesehatan bukan merupakan kegiatan usaha dari Perseroan, maka
hal tersebut menjadi alasan Perseroan dalam mengadakan kerjasama
dengan Harsana untuk memberikan fasilitas dan layanan kesehatan di
lokasi pabrik-pabrik milik Perseroan tersebut.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut, maka Perseroan melakukan kerja
sama dengan Harsana (yang merupakan perusahaan yang bergerak
dibidang layanan kesehatan dan memiliki pengalaman dan keahlian di
bidang layanan kesehatan) untuk mengelola/menyediakan fasilitas
kesehatan di klinik-klinik yang berada di lokasi pabrik Perseroan.
Khusus untuk Klinik Perawang, Harsana juga memberikan jasa berupa
pelayanan administrasi (ASO) yang diharapkan dapat memberikan
keuntungan bagi Perseroan dan karyawan. Sebagai salah satu bentuk
bentuk kontribusi Perseroan kepada masyarakat di sekitar lokasi pabrik
Perseroan, klinik-klinik milik Perseroan tersebut juga dapat memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik
Perseroan.
2.3.6. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif atas Rencana
Transaksi
Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini
adalah berupa pengendalian biaya, efisiensi dalam pengelolaan
administrasi dan mitigasi risiko.
Kerugian yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini adalah
dengan dilakukannya Rencana Transaksi, terdapat biaya-biaya yang
muncul akibat Rencana Transaksi ini, yang tidak terbatas pada biaya
lembaga penunjang pasar modal seperti biaya KAP dan KJPP dengan
biaya-biaya yang muncul antara lain biaya KAP, biaya penilaian objek
transaksi, biaya-biaya terkait profesi penilai serta kewajiban-kewajiban yang
lain yang dapat muncul dikemudian hari.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 26
Page 63
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.4. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
2.4.1. Analisis Kinerja Historis Perseroan
Untuk melihat perkembangan kinerja Perseroan, seperti posisi keuangan,
laba rugi dan arus kas serta potensi atau kemajuan yang dialami selama
beberapa tahun terakhir, maka hasil analisis keuangan historis yang
bersumber dari laporan keuangan audited per 31 Desember 2018, 31
Desember 2019, 31 Desember 2020, 31 Desember 2021, 31 Desember
2022 dan limited review per 30 Juni 2023 disajikan sebagai berikut:
Tabel 2.14. Historikal Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)
Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022 Q2 2023
Aset Lancar 4.190.614 4.214.777 4.341.593 4.702.128 5.476.557 5.571.827
Aset Tidak Lancar 4.560.399 4.287.273 4.154.684 4.276.317 4.164.164 4.115.376
Total Aset 8.571.013 8.502.050 8.496.277 8.978.445 9.640.721 9.687.203
Liabilitas J. Pendek 1.741.730 1.832.973 1.922.866 2.265.121 2.239.843 2.030.243
Liabilitas J. Panjang 3.237.751 2.663.400 2.316.744 1.948.379 1.795.674 1.800.970
Total Liabilitas 4.979.481 4.496.373 4.239.610 4.213.500 4.035.517 3.831.213
Total Ekuitas 3.771.532 4.005.677 4.256.667 4.764.945 5.605.204 5.855.990
Pendapatan 3.335.441 3.223.153 2.986.033 3.516.586 4.002.632 1.930.979
Laba Kotor 1.203.730 876.303 862.707 1.228.396 1.589.939 685.684
Laba Usaha 894.047 560.368 531.326 858.244 1.138.083 506.605
Laba Tahun Berjalan 588.206 274.390 294.041 526.359 857.462 268.494
Sumber : laporan tahunan tahun 2018 - 2022 PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan Laporan keuangan
konsolidasian PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk untuk periode 6 bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023,
yang telah direview oleh KAP Y. Santosa & Rekan (diolah).
Tabel 2.15. Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan Konsolidasi
2019 2020 2021 2022 Q2 2023
Keterangan
Audited Audited Audited Audited Lim. Rev
Aset Lancar 0,58% 3,01% 8,30% 16,47% 1,74%
Aset Tidak Lancar -5,99% -3,09% 2,93% -2,62% -1,17%
Total Aset -0,80% -0,07% 5,68% 7,38% 0,48%
Liabilitas J. Pendek 5,24% 4,90% 17,80% -1,12% -9,36%
Liabilitas J. Panjang -17,74% -13,02% -15,90% -7,84% 0,29%
Total Liabilitas -9,70% -5,71% -0,62% -4,22% -5,06%
Total Ekuitas 6,21% 6,27% 11,94% 17,63% 4,47%
Pendapatan -3,37% -7,36% 17,77% 13,82% -0,52%
Laba Kotor -27,20% -1,55% 42,39% 29,43% -8,32%
Laba Usaha -37,32% -5,18% 61,53% 32,61% -4,21%
Laba Tahun Berjalan -53,35% 7,16% 79,01% 62,90% -32,07%
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 27
Page 64
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.4.1.1. Analisis Posisi Keuangan
Adapun perkembangan posisi keuangan Perseroan dapat terlihat pada
grafik berikut ini.
Grafik 2.1. Perkembangan Posisi Keuangan Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD)
Sumber : Laporan Keuangan Perseroan (diolah)
• Total aset Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal 30
Juni 2023 adalah sebesar USD 9,69 miliar mengalami kenaikan sebesar
0,48% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember
2022 yaitu sebesar USD 9,64 miliar. Peningkatan tersebut terutama
disebabkan oleh adanya kenaikan pada piutang usaha, aset lancar
lainnya, dan uang muka pembelian aset tetap. Total aset Perseroan
untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar
USD 9,64 miliar mengalami kenaikan sebesar 7,38% dibandingkan
dengan tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD
8,98 miliar. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh adanya
kenaikan pada kas dan setara kas, piutang usaha, persediaan, aset
lancar lainnya dan uang muka pembelian aset tetap. Berdasarkan
perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual
Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total aset
Perseroan mengalami peningkatan rata-rata 2,45% per tahun.
• Total liabilitas Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir
tanggal 30 Juni 2023 adalah sebesar USD 3,83 miliar mengalami
penurunan sebesar 5,06% dibandingkan dengan tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar USD 4,04 miliar. Penurunan
tersebut terutama disebabkan oleh penurunan utang usaha, utang lain-
lain dan pinjaman jangka Panjang.Total liabilitas Perseroan untuk tahun
yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD 4,04
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 28
Page 65
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
miliar mengalami penurunan sebesar 4,22% dibandingkan dengan tahun
yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 4,21 miliar.
Penurunan tersebut disebabkan oleh adanya penurunan pinjaman bank
jangka pendek, utang usaha, pinjaman bank jangka panjang pihak ketiga,
MTN, pinjaman jangka panjang dan utang murabahah serta pembiayaan
musyarakah jangka panjang. Berdasarkan perhitungan tingkat
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
tahun 2018 sampai dengan tahun 2022, total liabilitas Perseroan
mengalami penurunan rata-rata 5,12% per tahun.
2.4.1.2. Analisis Laba Rugi
Adapun perkembangan laba rugi Perseroan dapat terlihat pada grafik
berikut ini:
Grafik 2.2. Perkembangan Laba Rugi Perseroan (dinyatakan dalam Ribuan USD)
• Pendapatan Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
30 Juni 2023 adalah sebesar USD 1,93 miliar mengalami penurunan
sebesar 0,52% dibandingkan periode yang sama ditahun 2022 yaitu
sebesar USD 1,94 miliar. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh
penurunan harga jual produk kertas industri Perseroan.Pendapatan
Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar USD 4,00 miliar naik sebesar 13,82% dibandingkan dengan
periode yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 3,52
miliar. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan
tahun 2022, penjualan Perseroan mengalami kenaikan rata-rata 4,66%
per tahun.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 29
Page 66
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
• Beban pokok penjualan (COGS) Perseroan rata-rata sebesar 64,49%
dari pendapatan.
• Laba kotor Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
30 Juni 2023 adalah sebesar USD 685,68 juta mengalami penurunan
sebesar 8,32% dibandingkan dengan periode yang sama yang berakhir
pada 30 Juni 2022 yaitu sebesar USD 747,92 juta. Penurunan tersebut
terutama disebabkan oleh menurunnya harga jual produk kertas industri
Perseroan Laba kotor Perseroan untuk tahun yang berakhir tanggal 31
Desember 2022 adalah sebesar USD 1,59 miliar mengalami kenaikan
sebesar 29,43% dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada 31
Desember 2021 yaitu sebesar USD 1,23 miliar. Peningkatan tersebut
terutama disebabkan kenaikan harga jual produk-produk
Perseroan.Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk
tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai
dengan tahun 2022, laba kotor Perseroan mengalami kenaikan rata-rata
7,20% per tahun.
• Laba usaha Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
30 Juni 2023 adalah sebesar USD 506,61 juta mengalami penurunan
sebesar 4,21% dibandingkan dengan periode yang sama pada 30 Juni
2022 yaitu sebesar USD 528,89 juta. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh penurunan laba bruto. Laba usaha Perseroan untuk
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD
1,14 miliar mengalami kenaikan sebesar 32,61% dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 858,24
juta. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan
tahun 2022, laba usaha Perseroan mengalami kenaikan rata-rata 6,22%
per tahun.
• Laba bersih Perseroan untuk periode enam bulan yang berakhir tanggal
30 Juni 2023 adalah sebesar 268,49 juta mengalami penurunan sebesar
32,07% dibandingkan dengan periode yang sama pada 30 Juni 2022
dengan laba bersih sebesar 395,22 juta. Penurunan tersebut terutama
disebabkan oleh penurunan laba usaha. Laba bersih Perseroan untuk
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2022 adalah sebesar USD
857,46 juta mengalami kenaikan sebesar 62,90% dibandingkan dengan
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 yaitu sebesar USD 526,36
juta. Berdasarkan perhitungan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan
(Compound Annual Growth Rate/CAGR) tahun 2018 sampai dengan
tahun 2022, laba bersih Perseroan mengalami kenaikan rata-rata 9,88%
per tahun.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 30
Page 67
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.4.1.3. Analisis Arus Kas Perseroan
Perkembangan arus kas Perseroan per 31 Desember 2018, 31 Desember
2019, per 31 Desember 2020, 31 Desember 2021, 31 Desember 2022 dan
30 Juni 2023 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.16. Perkembangan Arus Kas Perseroan (dalam ribuan USD)
Keterangan 2018 2019 2020 2021 2022 Q2 2023
Arus Kas dari Aktivitas
544.527 524.706 543.884 678.665 405.914 240.113
Operasi
Arus Kas dari Aktivitas
-750.682 54.729 -160.697 -400.286 -145.719 -65.988
Investasi
Arus Kas dari Aktivitas
347.911 -561.516 -269.865 -91.541 -65.170 -214.698
Pendanaan
Kas dan Setara Kas
620.103 756.256 773.765 870.791 1.059.457 1.265.434
Awal Tahun
Kas dan Setara Kas
756.256 773.765 870.791 1.059.457 1.265.434 1.219.398
Akhir Tahun
• Jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada periode 6
bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 240,11 juta. Arus kas masuk
diperoleh dari penerimaan kas dari pelanggan dan penerimaan
penghasilan bunga. Sementara dari arus kas keluar digunakan untuk
pembayaran kas kepada pemasok, gaji dan upah, pembayaran bunga
dan pembayaran pajak serta beban biaya keuangan. Jumlah kas bersih
yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun 2022 sebesar USD
405,91 juta.
• Jumlah kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada periode
6 bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 65,99 juta. Arus kas keluar
digunakan untuk Pembelian aset tetap, aset dalam pembangunan dan
uang muka pembelian aset tetap. Jumlah kas bersih yang digunakan
untuk aktivitas investasi pada tahun 2022 sebesar negatif USD 145,72
juta. Arus kas masuk diperoleh dari penurunan piutang pihak berelasi,
penerimaan penjualan aset tetap. Sedangkan arus kas keluar digunakan
untuk pembelian aset tetap, aset dalam pembangunan dan uang muka
pembelian aset tetap dan penarikan aset lancar dan aset tidak lancar
lainnya.
• Jumlah kas bersih yang digunakan untukaktivitas pendanaan pada
periode 6 bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 214,70 juta. Arus kas
masuk diperoleh dari penerbitan utang obligasi, penerbitan sukuk
mudharabah, penerimaan pinjaman bank jangka panjang dan
penerimaan utang murabahah dan pembiayaan musyarakah jangka
panjang. Sedangkan arus kas keluar diperoleh dari pembayaran dividen,
pembayaran pinjaman jangka panjang, utang obligasi dan sukuk
mudharabah, liabilitas sewa serta wesel bayar. Jumlah kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas pendanaan di 2022 adalah sebesar USD 65,17
juta.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 31
Page 68
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
• Jumlah kas dan setara kas akhir tahun Perseroan pada pada periode 6
bulan yaitu 30 Juni 2023 sebesar USD 1,21 miliar. Sedangkan jumlah kas
dan setara kas akhir tahun Perseroan pada tahun 2022 tercatat sebesar
USD 1,27 miliar, lebih tinggi 19,44% dibandingkan posisi awal tahun yang
tercatat sebesar USD 1,06 miliar.
2.4.2. Analisis Rasio Keuangan
Perkembangan rasio keuangan Perseroan per 31 Desember 2018, 31
Desember 2019, per 31 Desember 2020, per 31 Desember 2021 dan per
31 Desember 2022 dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.17. Rasio Keuangan Perseroan
Keterangan 2018A 2019A 2020A 2021A 2022A
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 2,41 2,30 2,26 2,08 2,45
- Quick Ratio (x) 2,11 2,08 2,07 1,88 2,23
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) 33,86 36,54 33,99 32,31 33,77
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 6,51 7,91 8,18 7,96 8,23
- Fixed Asset Turnover (x) 0,85 0,88 0,88 1,03 1,23
- Total Asset Turnover (x) 0,38 0,38 0,35 0,39 0,42
- Sales To Current Asset Ratio (x) 0,80 0,76 0,69 0,75 0,73
Rasio Solvabilitas
- Total Debt to Aset Ratio (%) 56,90 52,89 49,90 46,93 41,86
- Total Debt to Equity Ratio (%) 132,03 112,25 99,60 88,43 72,00
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin (%) 36,09 27,19 28,89 34,93 39,72
- EBT Margin (%) 26,80 17,39 17,79 24,41 28,43
- Net Profit Margin (%) 17,64 8,51 9,85 14,97 21,42
- Return on Equity / ROE (%) 15,60 6,85 6,91 11,05 15,30
- Return on Asset / ROA (%) 6,72 3,23 3,46 5,86 8,89
Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi perusahaan per 31 Desember
2022 adalah sebagai berikut:
Rasio Likuiditas menunjukkan kemampuan suatu perusahaan untuk
memenuhi liabilitas keuangannya yang harus segera dipenuhi atau
kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka
pendek (pada saat ditagih). Current ratio (rasio lancar) per 31 Desember
2022 sebesar 2,45 kali yang menunjukkan bahwa Perseroan mampu
memenuhi liabilitas keuangan dalam jangka pendek. Sedangkan Quick ratio
Perseroan per 31 Desember 2022 adalah sebesar 2,23 kali. Hal ini
menunjukkan perusahaan mampu dalam menggunakan aset lancar tanpa
persediaan untuk menutupi utang jangka pendeknya.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 32
Page 69
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Rasio Aktivitas digunakan untuk mengukur efisiensi penggunaan dana
yang tertanam pada aset serta untuk melihat seberapa besar optimalisasi
Perseroan dalam menggunakan asetnya untuk memperoleh pendapatan
dan laba usaha. Per 31 Desember 2022 Total asset turnover (perputaran
aset) 0,42 kali, sedangkan sales to current assets ratio 0,73 kali.
Rasio Solvabilitas atau leverage menunjukkan kemampuan suatu
perusahaan untuk memenuhi seluruh liabilitasnya baik jangka pendek
maupun jangka panjang. Total Debt to Equity Ratio (DER) / rasio hutang
atas modal Perseroan pada per 31 Desember 2022 sebesar 72,00% yang
menunjukkan bahwa total liabilitas Perseroan lebih kecil dari ekuitas
Perseroan sehingga seluruh kewajiban Perseroan mampu ditutupi oleh
ekuitas. Sementara itu Debt to Total Asset Ratio per 31 Desember 2022
sebesar 41,86% yang menunjukkan bahwa perbandingan antara total utang
dengan total aktiva dimana total aset yang dimiliki Perseroan dapat
menutupi seluruh kewajiban Perseroan.
Rasio Profitabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
menghasilkan laba selama periode tertentu. Profitabilitas suatu perusahaan
diukur dengan keberhasilan menggunakan asetnya secara produktif,
dengan demikian profitabilitas suatu perusahaan juga dapat diketahui
dengan memperbandingkan antara laba yang diperoleh dengan jumlah aset
atau modal pada suatu periode tertentu. Return on Asset (ROA) Perseroan
per 31 Desember 2022 sebesar 8,89%.. Return on Equity (ROE) Perseroan
adalah sebesar 15,30% pada 31 Desember 2022. Net Profit Margin (NPM)
Perseroan sebesar 21,42% yang menunjukkan bahwa Perseroan mampu
memanfaatkan seluruh modal dan aset untuk menghasilkan laba.
2.4.3. Penilaian atas Proyeksi Keuangan Perseroan
Berikut ini adalah proyeksi keuangan sebelum dan setelah Rencana
Transaksi Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, Pelayanan
Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan yang diperoleh dari
manajemen Perseroan:
2.4.3.1. Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan Perseroan sebelum Rencana
Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:
Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada
31 Desember 2027.
Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
normalisasi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 33
Page 70
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tabel 2.18. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 6.635.420 6.895.180 7.185.395 7.449.410 8.558.456
Aset Tidak Lancar 4.107.145 4.018.650 3.890.713 3.712.820 3.528.964
Total Aset 10.742.565 10.913.830 11.076.108 11.162.230 12.087.420
Liabilitas J. Pendek 2.113.827 2.110.878 2.495.146 1.732.749 1.760.639
Liabilitas J. Panjang 2.314.004 1.855.383 815.987 545.297 251.387
Total Liabilitas 4.427.831 3.966.260 3.311.133 2.278.046 2.012.026
Total Ekuitas 6.314.733 6.947.569 7.764.975 8.884.184 10.075.394
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan total aset
Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027 mengalami peningkatan
setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 2,99% per tahun. Kenaikan tersebut
sebagian besar berasal dari peningkatan kas dan bank dan piutang usaha.
Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 17,90% per tahun. Penurunan tersebut sebagian besar berasal dari
penurunan liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun.
Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
Rate/CAGR) sebesar 12,39% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
oleh adanya kenaikan saldo laba Perseroan.
2.4.3.2. Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Rencana Transaksi
Berikut ini disajikan proyeksi posisi keuangan Perseroan setelah Rencana
Transaksi dengan asumsi sebagai berikut:
Proyeksi posisi keuangan disusun oleh Perseroan yang berakhir pada 31
Desember 2027.
Proyeksi posisi keuangan tersebut tidak dilakukan penyesuaian dan
normalisasi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 34
Page 71
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Tabel 2.19. Proyeksi Posisi Keuangan Perseroan (Dalam Ribuan USD)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Aset Lancar 6.635.371 6.895.249 7.185.600 7.449.781 8.559.026
Aset Tidak Lancar 4.107.145 4.018.650 3.890.713 3.712.820 3.528.964
Total Aset 10.742.516 10.913.899 11.076.313 11.162.600 12.087.990
Liabilitas J. Pendek 2.113.827 2.110.878 2.495.146 1.732.749 1.760.639
Liabilitas J. Panjang 2.314.004 1.855.383 815.987 545.297 251.387
Total Liabilitas 4.427.831 3.966.260 3.311.133 2.278.046 2.012.026
Total Ekuitas 6.314.684 6.947.639 7.765.180 8.884.555 10.075.964
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan di atas, diperkirakan total aset
Perseroan tahun 2023 sampai dengan tahun 2027 mengalami peningkatan
setiap tahunnya dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound
Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 2,99% per tahun. Kenaikan tersebut
sebagian besar berasal dari peningkatan kas dan bank dan piutang usaha.
Total liabilitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan laju
pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR)
sebesar 17,90% per tahun. Penurunan tersebut sebagian besar berasal dari
penurunan liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam setahun.
Total ekuitas Perseroan selama masa proyeksi yaitu tahun 2023 sampai
dengan tahun 2027 juga mengalami peningkatan setiap tahunnya dengan
laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth
Rate/CAGR) sebesar 12,39% per tahun. Kenaikan tersebut disebabkan
oleh adanya kenaikan saldo laba Perseroan.
2.4.3.3. Proyeksi Laba Rugi Sebelum Rencana Transaksi
Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:
1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
Perseroan untuk periode 2023-2027.
2. Proyeksi laba rugi diasumsikan sebelum adanya Rencana Transaksi
Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, Pelayanan Administrasi
(ASO) dan Pelayanan Kesehatan.
3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata secara CAGR sebelum
Rencana Transaksi adalah 4,38% per tahun selama masa proyeksi.
4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 59,09% terhadap penjualan
per tahun selama masa proyeksi 2023-2027.
5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 7,29% per tahun
selama masa proyeksi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 35
Page 72
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 9.30% per tahun
selama masa proyeksi.
7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 13,73% per tahun
selama masa proyeksi.
8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 22,11% pertahun
selama masa proyeksi.
Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi Perseroan sebelum Rencana
Transaksi:
Tabel 2.20. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan USD)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Penjualan 3.808.798 3.809.324 4.038.606 4.462.348 4.521.029
Beban Pokok
(2.326.784) (2.384.022) (2.425.848) (2.501.351) (2.557.359)
Penjualan
Laba Kotor 1.482.014 1.425.302 1.612.758 1.960.997 1.963.670
Laba Usaha 1.063.277 1.009.072 1.186.857 1.523.325 1.517.515
Laba Sebelum Pajak 909.047 811.448 1.039.970 1.422.352 1.520.936
Laba Bersih Tahun
727.237 649.158 831.976 1.137.882 1.216.749
Berjalan
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
2.4.3.4. Proyeksi Laba Rugi Setelah Rencana Transaksi
Asumsi-asumsi yang digunakan antara lain:
1. Proyeksi yang digunakan berdasarkan business plan yang disusun oleh
Perseroan untuk periode 2023-2027.
2. Proyeksi laba rugi diasumsikan setelah adanya Rencana Transaksi
Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik, Pelayanan Administrasi
(ASO) dan Pelayanan Kesehatan.
3. Tingkat pertumbuhan pendapatan rata-rata secara CAGR setelah
Rencana Transaksi adalah 4,38% per tahun selama masa proyeksi.
4. Beban pokok penjualan rata-rata sebesar 59,09% terhadap penjualan
per tahun selama masa proyeksi 2023-2027.
5. Pertumbuhan laba kotor rata-rata CAGR sebesar 7,29% per tahun
selama masa proyeksi.
6. Pertumbuhan laba usaha rata-rata CAGR sebesar 9,31% per tahun
selama masa proyeksi.
7. Pertumbuhan laba bersih rata-rata CAGR sebesar 13,75% per tahun
selama masa proyeksi.
8. Net Profit Margin (NPM) Perseroan rata-rata sebesar 22,11% pertahun
selama masa proyeksi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 36
Page 73
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Berikut ini disajikan proyeksi laba rugi Perseroan setelah Rencana
Transaksi :
Tabel 2.21. Proyeksi Laba Rugi Perseroan (Dalam Ribuan USD)
2023 2024 2025 2026 2027
Keterangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Penjualan 3.808.798 3.809.324 4.038.606 4.462.348 4.521.029
Beban Pokok
(2.326.784) (2.384.022) (2.425.848) (2.501.351) (2.557.359)
Penjualan
Laba Kotor 1.482.014 1.425.302 1.612.758 1.960.997 1.963.670
Laba Usaha 1.063.225 1.009.139 1.187.058 1.523.693 1.518.082
Laba Sebelum Pajak 908.998 811.517 1.040.175 1.422.723 1.521.506
Laba Bersih Tahun
727.188 649.228 832.181 1.138.252 1.217.319
Berjalan
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
2.4.4. Analisis Rasio Keuangan atas Proyeksi Keuangan Perseroan
Analisis rasio keuangan atau financial ratio adalah merupakan suatu alat
analisis yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai kinerja keuangan
berdasarkan data perbandingan masing-masing pos yang terdapat di
laporan keuangan seperti posisi keuangan, laba rugi dan arus kas dalam
periode tertentu.
Berdasarkan atas proyeksi keuangan yang disampaikan oleh manajemen
Perseroan, maka dapat diperoleh analis rasio atas proyeksi tersebut
sebagai berikut:
2.4.4.1. Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
Rasio keuangan Perseroan sebelum Rencana Transaksi selama masa
proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.22. Rasio Keuangan Sebelum Rencana Transaksi
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 3,14 3,27 2,88 4,30 4,86
- Quick Ratio (x) 2,88 3,01 2,72 4,06 4,62
- Working Capital to Total Asset
25,06 23,62 22,01 22,73 20,68
Ratio (%)
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 6,88 6,94 9,99 10,70 10,61
- Fixed Asset Turnover (x) 1,02 1,04 1,15 1,33 1,43
- Total Asset Turnover (x) 0,35 0,35 0,36 0,40 0,37
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 37
Page 74
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027
- Sales To Current Asset Ratio (x) 0,57 0,55 0,56 0,60 0,53
Rasio Solvabilitas
- Total Debt to Aset Ratio (%) 41,22 36,34 29,89 20,41 16,65
- Total Debt to Equity Ratio (%) 70,12 57,09 42,64 25,64 19,97
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin (%) 38,91 37,42 39,93 43,95 43,43
- Operating Margin (%) 27,92 26,49 29,39 34,14 33,57
- Net Profit Margin (%) 19,09 17,04 20,60 25,50 26,91
- Return on Equity / ROE (%) 11,52 9,34 10,71 12,81 12,08
- Return on Asset / ROA (%) 6,77 5,95 7,51 10,19 10,07
Berdasarkan rasio keuangan diatas, kondisi Perseroan sebelum Rencana
Transaksi selama masa proyeksi adalah sebagai berikut:
Rasio Likuiditas perusahaan dihitung berdasarkan perbandingan antara
aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar yang mencerminkan
kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas jangka pendeknya.
Terdapat dua indikator utama dalam mengukur tingkat likuiditas, yaitu rasio
lancar (current ratio) dan rasio cepat (quick ratio). Rata-rata rasio lancar
Perseroan selama masa proyeksi adalah 3,69 kali. Sedangkan, rata-rata
rasio cepat Perseroan adalah 3,46 kali. Hal ini menunjukkan bahwa
perusahaan mampu untuk menutupi kewajiban jangka pendeknya selama
masa proyeksi.
Rasio Aktivitas adalah rasio yang mengukur seberapa efektif perusahaan
dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada padanya. Semua rasio
aktivitas ini melibatkan perbandingan antara tingkat penjualan dan investasi
pada berbagai jenis aktiva. Terdapat indikator dalam mengukur rasio
aktivitas. Rata-rata total aset turnover (perputaran aset) selama masa
proyeksi adalah 0,37 kali dan sales to current assets ratio sebesar 0,56 kali.
Hal ini menunjukkan Perseroan cukup mampu menerapkan efektifitas dan
efisiensi dalam penggunaan dana terhadap aktiva.
Rasio Solvabilitas menunjukkan kemampuan perusahaan untuk
memenuhi seluruh liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua
indikator, yaitu melalui perbandingan antara jumlah liabilitas terhadap
jumlah aset dan melalui perbandingan antara jumlah aktiva terhadap jumlah
ekuitas. Rata-rata Debt to Equity Ratio (DER) sebelum Rencana Transaksi
Perseroan selama masa proyeksi adalah 43,09%. Sedangkan rata-rata
Debt to Asset Ratio selama masa proyeksi adalah 28,90%. Liabilitas
Perseroan lebih kecil jika dibandingkan dengan total ekuitas sehingga
seluruh modal yang dimiliki Perseroan dapat menutupi seluruh
kewajibannya.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 38
Page 75
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Rasio Profitabilitas Return on asset (ROA) menunjukkan kemampuan
Perseroan dalam menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Rata-
rata ROA selama masa proyeksi adalah 8,10%. Sementara Return on
Equity (ROE) menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Rata-rata ROE selama masa
proyeksi -11,29%. Selanjutnya adalah NPM (Net Profit Margin) adalah
kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih terhadap
penjualan. Adapun rata-rata NPM Perseroan selama masa proyeksi adalah
21,83%. Hal ini menunjukkan bahwa Perseroan cukup efektif untuk
menghasilkan laba.
2.4.4.2. Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi
Rasio keuangan Perseroan setelah Rencana Transaksi selama masa
proyeksi dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel 2.23. Rasio Keuangan Setelah Rencana Transaksi
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 3,14 3,27 2,88 4,30 4,86
- Quick Ratio (x) 2,88 3,01 2,72 4,06 4,62
- Working Capital to Total Asset
25,06 23,62 22,01 22,73 20,68
Ratio (%)
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 6,88 6,94 9,99 10,70 10,61
- Fixed Asset Turnover (x) 1,02 1,04 1,15 1,33 1,43
- Total Asset Turnover (x) 0,35 0,35 0,36 0,40 0,37
- Sales To Current Asset Ratio (x) 0,57 0,55 0,56 0,60 0,53
Rasio Solvabilitas
- Total Debt to Aset Ratio (%) 41,22 36,34 29,89 20,41 16,64
- Total Debt to Equity Ratio (%) 70,12 57,09 42,64 25,64 19,97
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin (%) 38,91 37,42 39,93 43,95 43,43
- Operating Margin (%) 27,92 26,49 29,39 34,15 33,58
- Net Profit Margin (%) 19,09 17,04 20,61 25,51 26,93
- Return on Equity / ROE (%) 11,52 9,34 10,72 12,81 12,08
- Return on Asset / ROA (%) 6,77 5,95 7,51 10,20 10,07
Adapun dampak dari Rencana Transaksi yaitu, rata rata Operating Margin
meningkat dari 30,30% menjadi 30,31%. Sedangkan rata rata Net Margin
mengalami perubahan dari 21,83% sebelum ada Rencana Transaksi
menjadi rata-rata sebesar 21,84% setelah Rencana Transaksi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 39
Page 76
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.4.5. Proforma Laporan Keuangan Sebelum dan Setelah Rencana Transaksi
Berikut adalah proforma laporan keuangan Perseroan sebelum dan
sesudah Rencana Transaksi yang dipersiapkan oleh manajemen
Perseroan.
2.4.5.1. Proforma Laporan Posisi Keuangan
Proforma laporan posisi keuangan setelah Rencana Transaksi sebagai
berikut:
Tabel 2.24. Proforma Posisi Keuangan (Dalam Ribuan USD)
Proforma Setelah
Audited Penyesuaian Rencana
KETERANGAN
30 Juni 2023 Proforma Transaksi
30 Juni 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan bank
- Pihak ketiga 1.213.913 (161) 1.213.752
- Pihak berelasi 5.485 - 5.485
Piutang usaha
- Pihak ketiga 686.532 - 686.532
- Pihak berelasi 1.368.869 - 1.368.869
Piutang lain – lain pihak ketiga 4.892 - 4.892
Persediaan 395.038 - 395.038
Uang muka 744.198 - 744.198
Beban dibayar dimuka 38.135 - 38.135
Pajak dibayar dimuka 13.082 - 13.082
Aset lancar lainnya
- Pihak ketiga 1.095.316 - 1.095.316
- Pihak berelasi 6.367 - 6.367
Jumlah Aset Lancar 5.571.827 (161) 5.571.666
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi – net 64.449 - 64.449
Uang muka pihak berelasi – net 281.527 - 281.527
Investasi entitas asosiasi 12.993 - 12.993
Aset hak guna – net 30.665 - 30.665
Aset tetap - net 3.197.105 - 3.197.105
Uang muka pembelian aset tetap 519.632 - 519.632
Aset tetap lancar lainnya 9.005 - 9.005
Jumlah Aset Tidak Lancar 4.115.376 - 4.115.376
TOTAL ASET 9.687.203 (161) 9.687.042
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek 1.029.307 - 1.029.307
Pembiayaan musyarakah jangka
21.629 - 21.629
pendek
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 40
Page 77
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Proforma Setelah
Audited Penyesuaian Rencana
KETERANGAN
30 Juni 2023 Proforma Transaksi
30 Juni 2023
Utang usaha
- Pihak ketiga 166.927 - 166.927
- Pihak berelasi 29.006 - 29.006
Utang lain – lain pihak ketiga 27.788 - 27.788
Beban masih harus dibayar 54.260 - 54.260
Utang pajak 4.315 - 4.315
Liabilitas jangka panjang yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
- Liabilitas sewa 10.957 - 10.957
- Pinjaman bank jangka panjang
151.608 - 151.608
pihak ketiga
- Utang murabahah dan
pembiayaan musyarakah jangka 7.987 - 7.987
panjang
Wesel bayar 51 - 51
Pinjaman jangka panjang 24.999 - 24.999
Utang obligasi 424.878 - 424.878
Sukuk mudharabah 76.531 - 76.531
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 2.030.243 - 2.030.243
Liabilitas Jangka Panjang
Utang pihak berelasi 11.210 - 11.210
Liabilitas pajak tangguhan – net 208.486 - 208.486
Liabilitas imbalan kerja 53.645 - 53.645
Liabilitas jangka panjang setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun
- Liabilitas sewa 35.799 - 35.799
- Pinjaman bank jangka panjang
361.177 - 361.177
pihak ketiga
- Utang murabahah dan
84.519 - 84.519
pembiayaan
Wesel bayar 749 - 749
Utang obligasi 778.449 - 778.449
Sukuk mudharabah 230.326 - 230.326
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 1.800.970 - 1.800.970
JUMLAH LIABILITAS 3.831.213 - 3.831.213
EKUITAS
Modal saham 2.189.016 - 2.189.016
Tambahan modal disetor 5.883 - 5.883
Akumulasi pengukuran kembali
13.182 - 13.182
liabilitas imbalan kerja
Saldo laba
- Telah ditentukan penggunaanya 37.000 - 37.000
- Belum ditentukan penggunanya 3.610.441 (161) 3.610.280
Kepentingan non pengendali 468 - 468
Jumlah Ekuitas 5.855.990 (161) 5.855.829
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 9.687.203 (161) 9.687.042
Sumber : Laporan Proforma dari Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 41
Page 78
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Berdasarkan proforma posisi keuangan diatas terdapat penyesuaian pada:
1. Ringkasan Laporan Posisi Keuangan Perseroan diambil dari Laporan
Keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direview
oleh KAP Y. Santosa & Rekan.
2. Penyesuaian dilakukan dengan asumsi bahwa Rencana Transaksi
dengan Pihak Afiliasi telah berlangsung dan telah dilaksanakan sesuai
dengan Rencana Transaksi.
3. Penyesuaian atas akun Kas dan Setara Kas sebesar USD 161 ribu
timbul dari jurnal kredit pengeluaran kas tunai akibat Rencana
Transaksi.
4. Penyesuaian atas akun saldo laba belum ditentukan penggunaanya
sebesar USD 161 ribu yang timbul dari jurnal debit akibat Rencana
Transaksi yang menyebabkan ekuitas Perseroan berkurang.
2.4.5.2. Proforma Laporan Laba Rugi
Tabel 2.25. Proforma Laba Rugi (Dalam Ribuan USD)
Proforma Setelah
Audited Penyesuian Rencana
KETERANGAN
30 Juni 2023 Proforma Transaksi
30 Juni 2023
PENJUALAN - NETO 1.930.979 - 1.930.979
BEBAN POKOK PENJUALAN (1.245.295) - (1.245.295)
LABA KOTOR 685.684 - 685.684
Beban penjualan (107.886) - (107.886)
Beban umum dan administrasi (71.193) (163) (71.356)
LABA USAHA 506.605 (163) 506.442
Kerugian laba selisih kurs – neto (62.614) - (62.614)
Penghasilan bunga 10.591 - 10.591
Bagian atas laba neto entitas
730 - 730
asosiasi
Beban bunga (147.493) - (147.493)
Lain – lain neto 27.972 2 27.974
LABA SEBELUM PAJAK 335.791 (161) 335.630
Beban pajak penghasilan (67.297) - (67.297)
LABA NETO TAHUN BERJALAN 268.494 (161) 268.333
Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan diatas terdapat penyesuaian
antara sebelum dan setelah Rencana Transaksi yaitu pada beban umum
administrasi yang mengalami kenaikan sebesar USD 163 ribu, dan adanya
pendapatan lain-lain sebesar USD 2 ribu sehingga proforma laba rugi
mengalami perubahan atas dampak dari Rencana Transaksi.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 42
Page 79
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.4.6. Analisis Inkremental
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
melakukan analisis inkremental dengan mempertimbangkan hal-hal antara
lain sebagai berikut:
• Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari
Rencana Transaksi yang akan dilakukan, termasuk dampaknya terhadap
proyeksi keuangan Perseroan;
• Biaya atau pendapatan yang relevan;
• Informasi non-keuangan yang relevan;
• Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan
nilai Rencana Transaksi dengan memperhatikan alternatif lain.
2.4.6.1. Konstribusi Nilai Tambah dan Dampak Terhadap Proyeksi Keuangan
Dalam evaluasi Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami juga
melakukan analisis konstribusi nilai tambah dilihat dengan membandingkan
proyeksi posisi keuangan, laba rugi dan arus kas Perseroan sebelum
dilakukannya Rencana Transaksi dan setelah dilakukannya Rencana
Transaksi.
Tabel 2.26. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Posisi Keuangan (Dalam Ribuan USD)
PROYEKSI
Keterangan
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
Total Aset
Sebelum Transaksi 10.742.565 10.913.830 11.076.108 11.162.230 12.087.420
Setelah Transaksi 10.742.516 10.913.900 11.076.313 11.162.601 12.087.990
Selisih (49) 70 205 371 570
Total Liabilitas
Sebelum Transaksi 4.427.831 3.966.260 3.311.133 2.278.046 2.012.026
Setelah Transaksi 4.427.831 3.966.260 3.311.133 2.278.046 2.012.026
Selisih - - - - -
Total Ekuitas
Sebelum Transaksi 6.314.733 6.947.569 7.764.975 8.884.184 10.075.394
Setelah Transaksi 6.314.684 6.947.639 7.765.180 8.884.555 10.075.964
Selisih (49) 70 205 371 570
Sumber : Laporan Manajemen Perseroan (diolah)
Berdasarkan analisis tersebut di atas, proyeksi jumlah aset Perseroan
sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 10,743
miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,087 miliar pada tahun 2027.
Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Rencana Transaksi
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 43
Page 80
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
masing-masing adalah sebesar USD 10,743 miliar pada tahun 2023
menjadi USD 12,088 miliar pada tahun 2027.
Proyeksi jumlah liabilitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
masing adalah sebesar USD 4,428 miliar pada tahun 2023 menjadi USD
2,012 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
4,428 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,012 miliar pada tahun 2027.
Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
masing adalah sebesar USD 6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD
10,075 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 10,076 miliar pada tahun 2027.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi posisi keuangan tersebut di atas,
setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
memperoleh tambahan dana sehingga kas dan total aset akan bertambah
yang dapat meningkatkan kinerja keuangan Perseroan pada masa yang
akan datang.
Analisis konstribusi nilai tambah juga dapat dilihat dengan membandingkan
laba rugi Perseroan sebelum dilakukannya Rencana Transaksi dan setelah
dilakukannya Rencana Transaksi.
Tabel 2.27. Analisis Nilai Tambah Proyeksi Laba Rugi (Dalam Ribuan USD)
PROYEKSI
Keterangan
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
Pendapatan
Sebelum Rencana
3.808.798 3.809.324 4.038.606 4.462.348 4.521.029
Transaksi
Setelah Transaksi 3.808.798 3.809.324 4.038.606 4.462.348 4.521.029
Selisih - - - - -
Laba Kotor
Sebelum Transaksi 1.482.014 1.425.302 1.612.758 1.960.997 1.963.670
Setelah Transaksi 1.482.014 1.425.302 1.612.758 1.960.997 1.963.670
Selisih - - - - -
Laba Usaha
Sebelum Transaksi 1.063.277 1.009.072 1.186.857 1.523.325 1.517.515
Setelah Transaksi 1.063.225 1.009.139 1.187.059 1.523.693 1.518.082
Selisih (52) 67 202 368 567
Laba Sebelum Pajak
Sebelum Transaksi 909.047 811.448 1.039.970 1.422.352 1.520.936
Setelah Transaksi 908.998 811.518 1.040.175 1.422.723 1.521.506
Selisih (49) 70 205 371 570
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 44
Page 81
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
PROYEKSI
Keterangan
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F
Laba Bersih Tahun
Berjalan
Sebelum Transaksi 727.237 649.158 831.976 1.137.882 1.216.749
Setelah Transaksi 727.188 649.228 832.181 1.138.253 1.217.319
Selisih (49) 70 205 371 570
Proyeksi jumlah pendapatan Perseroan sebelum Rencana Transaksi
masing-masing adalah sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023 menjadi
USD 4,521 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah
pendapatan Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah
sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,521 miliar pada
tahun 2027.
Proyeksi laba bersih Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
masing adalah sebesar USD 727,237 juta pada tahun 2023 menjadi USD
1,216 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
727,188 juta pada tahun 2023 menjadi USD 1,217 miliar pada tahun 2027.
Terdapat perubahan pada laba bersih Perseroan yang mengalami kenaikan
setelah Rencana Transaksi.
Dengan demikian, berdasarkan proyeksi laporan laba rugi tersebut di atas,
setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan berpotensi
memperoleh tambahan laba tahun berjalan untuk periode yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 - 31 Desember 2027.
2.4.6.2. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Rencana Transaksi yang dilakukan menimbulan biaya-biaya sehubungan
dengan pelaksanaan Rencana Transaksi tetapi tidak terbatas pada imbalan
jasa, biaya dan/atau kompensasi untuk notaris, penasehat hukum, sekuritas
dan lainnya.
2.4.6.3. Informasi Non Keuangan yang Relevan
• Produk dan/atau Jasa yang dihasilkan
Perseroan merupakan perusahaan yang memproduksi pulp, kertas
budaya, kertas industri dan tissue. Kegiatan usaha Perseroan dimulai
dari pengolahan kayu menjadi pulp dan kertas serta pengolahan kertas
bekas menjadi kertas industri.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 45
Page 82
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Berikut adalah produk-produk yang dihasilkan Perseroan:
Sumber : Annual Report 2022 Perseroan (diolah)
• Keunggulan Kompetetif
Perseroan adalah perusahaan yang terintegrasi di bidang Pulp & Paper
karena beroperasi di Upstream dan Downstream. Di bagian
Upstream Perseroan memproduksi bubur kertas (pulp) dengan kapasitas
produksi saat ini sebesar 3 juta ton dan di bagian downstream Perseroan
memproduksi kertas dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan
packaging dengan kapasitas produksi 2,1 juta ton. Secara keseluruhan
total kapasitas produksi Perseroan mencapai 6,8 juta ton dan nilai
utilisasi 92%.
• Pesaing Usaha
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memiliki beberapa
kompetitor, diantaranya PT Toba Pulp Lestari Tbk, PT Inter Delta Tbk,
PT Fajar Surya Wisesa Tbk, PT Suparma Tbk dan PT Alkindo Naratama
Tbk.
• Strategi Usaha
Strategi pemasaran yang dilakukan Perseroan untuk produk Perseroan
yaitu akan terus mengembangkan penjualannya di pasar lokal dan ekspor
seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan produk Perseroan
terutama kemasan industrial seperti kemasan kertas coklat, kemasan
makanan serta kemasan industrial lainnya. Selain menaikkan jumlah
volume penjualan, Perseroan juga akan meningkatkan profitabilitasnya
melalui pengembangan produk baru dan HVA (High Value Added)
produk. Meningkatkan pangsa pasar di dalam dan luar negeri, terutama
pasar ekspor Asia. Melalui peningkatan layanan konsumen, inovasi
produk dengan melihat trend pasar, memperluas jaringan brand owner
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 46
Page 83
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
dan konverter, memperbaiki kecepatan pengiriman dan meningkatkan
kualitas produk yang bersaing dengan kompetitor adalah langkah-
langkah spesifik yang akan terus dilakukan Perseroan dalam
meningkatkan penjualan.
2.4.6.4. Prosedur Pengambilan Keputusan Oleh Perusahaan dalam Menentukan
Rencana Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam menentukan
Rencana Transaksi dilakukan oleh Direksi dengan memperhatikan
ketentuan anggaran dasar Perseroan serta perundang-undangan yang
berlaku. Tidak terdapat alternatif lain dari Rencana Transaksi yang
dilakukan dengan pihak lain.
Setelah terpenuhinya hal-hal tersebut di atas, maka Perjanjian Kerjasama
Pengelolaan Klinik dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan
Pelayanan Kesehatan dapat ditandatangani oleh Perseroan dengan
Harsana.
2.4.6.5. Hal Material Lainnya
Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental
dari Rencana Transaksi. Dengan analisis inkremental yang telah dilakukan,
Penilai meyakini bahwa Rencana Transaksi memberikan nilai tambah bagi
Perseroan.
2.5. Analisis Kewajaran Harga Rencana Transaksi
Berdasarkan perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan Harsana,
maka untuk tahun 2024, jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh Perseroan
kepada Harsana untuk pengelolaan Klinik Indah Medika adalah sebesar
Rp852.000.000,00-, dan untuk pengelolaan Klinik IKPP adalah sebesar
Rp2.484.000.000,00-, sedangkan jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh
Perseroan kepada Harsana untuk ASO dan Pelayanan Kesehatan untuk
Klinik Perawang adalah kurang lebih sebesar Rp2.276.520.000,00-.
Berdasarkan hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh
aspek yang terkait meliputi analisis Rencana Transaksi, analisis dampak
positif secara kualitatif maupun kuantitatif atas Rencana Transaksi yang
akan dilakukan serta berdasarkan Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Klinik
dan Perjanjian Pelayanan Administrasi (ASO) dan Pelayanan Kesehatan
maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi adalah Wajar.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 47
Page 84
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
2.6. Kesimpulan
Dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
1. Berdasarkan informasi dari manajemen diketahui bahwa Rencana
Transaksi antara Perseroan dengan Harsana merupakan Transaksi
Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020. Harsana adalah
perusahaan tertutup yang memiliki hubungan afiliasi berdasarkan
hubungan kekeluargaan antara pengendali Perseroan yaitu Bapak Oei
Tjie Goan yang merupakan ayah dari Ibu Linda Suryasari Wijaya
Limantara selaku pengendali Harsana.
2. Dengan dilakukannya Rencana Transaksi maka Perseroan dapat
menjaga kestabilan operasional dengan adanya akses layanan dan
fasilitas kesehatan kepada karyawan Perseroan serta memberikan
pelayanan kesehatan kepada masyarakat umum di lokasi sekitar pabrik
Perseroan.
3. Apabila Rencana Transaksi gagal maka untuk mendapatkan mitra
pengelola klinik dan pelayanan kesehatan, Perseroan kemungkinan akan
mencari alternatif mitra lain yang memiliki biaya pengelolaan klinik dan
pelayanan kesehatan yang lebih besar.
4. Keuntungan yang akan diperoleh Perseroan dari Rencana Transaksi ini
adalah berupa pengendalian biaya, efisiensi dalam pengelolaan
administrasi dan mitigasi risiko. Sementara itu kerugian Rencana
Transaksi, terdapat biaya-biaya yang muncul akibat Rencana Transaksi
ini, yang tidak terbatas pada biaya lembaga penunjang pasar modal
seperti biaya KAP dan KJPP dengan biaya-biaya yang muncul antara lain
biaya KAP dan penilaian objek transaksi, biaya-biaya terkait profesi
penilai serta kewajiban-kewajiban yang lain yang dapat muncul
dikemudian hari.
5. Berdasarkan analisis historis keuangan Perseroan diketahui bahwa
Perseroan memiliki kinerja yang baik. Dengan demikian rencana
Perseroan melakukan Rencana Transaksi untuk memperkuat posisi
keuangan dan meningkatkan daya saing adalah wajar.
6. Berdasarkan proyeksi keuangan Perseroan, diperkirakan akan
mengalami peningkatan penjualan, laba kotor dan laba bersih, serta
dapat meningkatkan jumlah aset dan jumlah ekuitas dengan demikian
Perseroan melakukan Rencana Transaksi adalah wajar.
7. Adapun dampak dari Rencana Transaksi yaitu, rata rata Operating
Margin meningkat dari 30,30% menjadi 30,31%. Sedangkan rata rata Net
Margin mengalami perubahan dari 21,83% sebelum ada Rencana
Transaksi menjadi rata-rata sebesar 21,84% setelah Rencana Transaksi.
8. Berdasarkan proforma posisi keuangan Perseroan terdapat penyesuaian
atas akun Kas dan Setara Kas sebesar USD 161 ribu timbul dari jurnal
kredit pengeluaran kas tunai akibat Rencana Transaksi. Penyesuaian
atas akun saldo laba belum ditentukan penggunaanya sebesar USD 161
ribu yang timbul dari jurnal debit akibat Rencana Transaksi yang
menyebabkan ekuitas Perseroan berkurang.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 48
Page 85
Laporan Pendapat Kewajaran – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
9. Berdasarkan proforma laba rugi Perseroan terdapat penyesuaian antara
sebelum dan setelah Rencana Transaksi yaitu pada beban umum
administrasi yang mengalami kenaikan sebesar USD 163 ribu sehingga
proforma laba rugi mengalami perubahan atas dampak dari Rencana
Transaksi.
10. Berdasarkan analisis nilai tambah, proyeksi jumlah aset Perseroan
sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD
10,743 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 12,087 miliar pada tahun
2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah aset Perseroan setelah Rencana
Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 10,743 miliar pada tahun
2023 menjadi USD 12,088 miliar pada tahun 2027. Proyeksi jumlah
liabilitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-masing adalah
sebesar USD 4,428 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,012 miliar
pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah liabilitas Perseroan
setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 4,428
miliar pada tahun 2023 menjadi USD 2,012 miliar pada tahun 2027.
Proyeksi jumlah ekuitas Perseroan sebelum Rencana Transaksi masing-
masing adalah sebesar USD 6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD
10,075 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah ekuitas
Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar
USD 6,315 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 10,076 miliar pada tahun
2027.
11. Proyeksi jumlah penjualan Perseroan sebelum Rencana Transaksi
masing-masing adalah sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023
menjadi USD 4,521 miliar pada tahun 2027. Selanjutnya, proyeksi jumlah
pendapatan Perseroan setelah Rencana Transaksi masing-masing
adalah sebesar USD 3,809 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 4,521
miliar pada tahun 2027. Proyeksi laba bersih Perseroan sebelum
Rencana Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,237 juta
pada tahun 2023 menjadi USD 1,216 miliar pada tahun 2027.
Selanjutnya, proyeksi jumlah laba bersih Perseroan setelah Rencana
Transaksi masing-masing adalah sebesar USD 727,188 juta pada tahun
2023 menjadi USD 1,217 miliar pada tahun 2027. Terdapat perubahan
pada laba bersih Perseroan yang mengalami kenaikan setelah Rencana
Transaksi.
12. Berdasarkan perjanjian-perjanjian antara Perseroan dengan Harsana,
maka untuk tahun 2024, jumlah nilai yang akan dibayarkan oleh
Perseroan kepada Harsana untuk pengelolaan Klinik Indah Medika
adalah sebesar Rp852.000.000,00-, dan untuk pengelolaan Klinik IKPP
adalah sebesar Rp2.484.000.000,00-, sedangkan jumlah nilai yang akan
dibayarkan oleh Perseroan kepada Harsana untuk ASO dan Pelayanan
Kesehatan untuk Klinik Perawang adalah kurang lebih sebesar
Rp2.276.520.000,00.
Berdasarkan analisa tersebut diatas, kami berpendapat bahwa Rencana
Transaksi adalah WAJAR.
Bab II - Kajian Kewajaran Rencana Transaksi 49
Page 86
LAMPIRAN
Page 87
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 01
Historis Posisi Keuangan
2018A 2019A 2020A 2021A 2022A Juni 2023A
ASSET
Aset Lancar
Kas dan bank
- Pihak ketiga USD 745.473 770.644 862.934 1.055.503 1.262.386 1.213.913
- Pihak berelasi USD 10.783 3.121 7.857 3.954 3.048 5.485
Piutang usaha - neto
- Pihak ketiga USD 163.680 216.169 415.301 488.031 606.066 684.760
- Pihak berelasi USD 929.445 952.384 879.062 918.307 1.213.861 1.370.641
Piutang lain - lain pihak ketiga USD 3.688 5.369 3.419 4.023 5.803 4.892
Persediaan USD 512.111 407.626 364.896 441.572 486.538 395.038
Uang muka USD 883.302 866.968 744.621 743.531 741.322 727.642
Beban dibayar dimuka USD - 79.185 96.755 35.489 69.505 54.691
Pajak dibayar dimuka USD 528 10.529 9.234 7.278 21.628 13.082
Aset lancar lainnya
- Pihak ketiga USD 936.688 897.290 951.058 998.194 1.060.375 1.095.316
- Pihak berelasi USD 4.916 5.492 6.456 6.246 6.025 6.367
Jumlah Aset Lancar USD 4.190.614 4.214.777 4.341.593 4.702.128 5.476.557 5.571.827
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net USD 132.121 132.718 110.704 92.895 64.818 64.449
Uang muka pihak berelasi - net USD 300.639 300.639 283.927 283.008 282.039 281.527
Investasi entitas asosiasi USD 9.436 10.045 10.677 11.848 12.263 12.993
Aset hak guna - net USD - - 125.182 35.369 30.584 30.665
Aset tetap - net USD 3.933.605 3.654.414 3.376.119 3.430.271 3.262.573 3.197.105
Uang muka pembelian aset tetap USD 156.058 174.952 237.751 410.756 499.458 519.632
Aset tidak lancar lainnya USD 28.540 14.505 10.324 12.170 12.429 9.005
Jumlah Aset Tidak Lancar USD 4.560.399 4.287.273 4.154.684 4.276.317 4.164.164 4.115.376
JUMLAH ASET USD 8.751.013 8.502.050 8.496.277 8.978.445 9.640.721 9.687.203
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek USD 950.785 903.107 981.604 1.141.769 1.028.167 1.029.307
Pembiayaan musyarakah jangka pendek USD 15.883 20.143 30.487 30.135 27.335 21.629
Utang usaha USD
- Pihak ketiga USD 153.588 157.118 161.819 189.735 185.702 166.927
- Pihak berelasi USD 20.539 20.193 33.929 42.066 25.602 29.006
Utang lain - lain pihak ketiga USD 16.430 22.098 23.884 29.441 42.288 27.788
Beban masih harus dibayar USD 94.842 47.271 43.580 42.542 70.539 54.260
Utang pajak USD 62.863 10.925 29.814 62.173 82.765 4.315
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo setahun
- Liabilitas sewa USD 61.798 55.661 29.660 8.076 10.034 10.957
- Pinjaman jangka panjangan pihak ketiga USD 191.417 189.099 227.016 249.153 183.066 151.608
- Utang murabahan dan pembiayaan jangkan panjang USD 19.727 19.658 14.298 26.024 35.669 7.987
Medium term notes USD 31.075 310.937 56.718 68.225 - -
Wesel bayar USD 122.783 45.550 288 537 89 51
Pinjaman jangka panjang USD - 31.213 153.240 90.331 51.090 24.999
Utang obligasi USD - - 136.529 236.754 386.568 424.878
Sukuk mudharabah USD - - - 48.160 110.929 76.531
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek USD 1.741.730 1.832.973 1.922.866 2.265.121 2.239.843 2.030.243
Liabilitas Jangka Panjang
Utang pihak berelasi USD 31.246 30.030 11.453 11.722 21.445 11.210
Liabilitas pajak tangguhan - net USD 161.820 191.165 204.684 212.326 200.020 208.486
Liabilitas imbalan kerja USD 67.439 75.453 70.067 54.770 50.737 53.645
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi jatuh tempo setahun
- Liabilitas sewa USD 78.318 31.051 43.410 49.902 40.763 35.799
- Pinjaman jangka panjangan pihak ketiga USD 638.025 500.117 376.929 575.374 381.376 361.177
- Utang murabahan dan pembiayaan jangkan panjang USD 57.740 79.337 69.563 42.740 13.984 84.519
Medium term notes USD 524.359 213.544 153.740 - - -
Wesel bayar USD 1.249.729 981.764 2.035 1.278 712 749
Pinjaman jangka panjang USD 429.075 560.939 1.043.059 181.213 104.063 36.610
Utang obligasi USD - - 341.804 745.354 798.715 778.449
Sukuk mudharabah USD - - - 73.700 183.859 230.326
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang USD 3.237.751 2.663.400 2.316.744 1.948.379 1.795.674 1.800.970
JUMLAH LIABILITAS USD 4.979.481 4.496.373 4.239.610 4.213.500 4.035.517 3.831.213
EKUITAS
Modal saham USD 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016
Tambahan modal disetor USD 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883
Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja USD 12.536 10.325 9.945 10.741 12.346 13.182
Saldo laba
- Telah ditentukan penggunaannya USD 5.000 6.000 7.000 17.000 27.000 37.000
- Belum ditentukan penggunaanya USD 1.558.553 1.793.890 2.044.266 2.541.751 3.370.456 3.610.441
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk USD 3.770.988 4.005.114 4.256.110 4.764.391 5.604.701 5.855.522
Kepentingan non pengendali USD 544 563 557 554 503 468
JUMLAH EKUITAS USD 3.771.532 4.005.677 4.256.667 4.764.945 5.605.204 5.855.990
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS USD 8.751.013 8.502.050 8.496.277 8.978.445 9.640.721 9.687.203
Check Balance - - - - - -
Page 88
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 02
Historis Laba Rugi
2018A 2019A 2020A 2021A 2022A Juni 2023A
PENDAPATAN USD 3.335.441 3.223.153 2.986.033 3.516.586 4.002.632 1.930.979
BEBAN POKOK PENJUALAN USD (2.131.711) (2.346.850) (2.123.326) (2.288.190) (2.412.693) (1.245.295)
LABA KOTOR USD 1.203.730 876.303 862.707 1.228.396 1.589.939 685.684
PENGHASILAN (BEBAN) USAHA
Beban penjualan USD (153.051) (173.275) (183.023) (252.173) (311.125) (107.886)
Beban umum dan administrasi USD (156.632) (142.660) (148.358) (117.979) (140.731) (71.193)
Jumlah Pendapatan (Beban) Usaha USD (309.683) (315.935) (331.381) (370.152) (451.856) (179.079)
LABA USAHA USD 894.047 560.368 531.326 858.244 1.138.083 506.605
Kerugian laba selisih kurs - neto USD 21.846 (19.706) (3.171) 11.571 67.354 (62.614)
Penghasilan bunga USD 5.303 15.120 13.641 11.919 15.670 10.591
Bagian atas laba neto entitas asosiasi USD 753 609 632 1.171 415 730
Beban murabahah USD (2.535) (3.110) (4.801) (5.011) (1.577) (344)
Beban bagi hasil musyarakah USD (5.328) (7.727) (6.164) (5.306) (6.159) (3.552)
Beban bunga USD (176.983) (190.292) (197.235) (241.297) (246.345) (143.597)
Lain - lain neto USD (1.348) 42.635 49.209 29.456 80.058 27.972
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih USD (158.292) (162.471) (147.889) (197.497) (90.584) (170.814)
LABA SEBELUM PAJAK USD 735.755 397.897 383.437 660.747 1.047.499 335.791
Beban pajak penghasilan USD (147.549) (123.507) (89.396) (134.388) (190.037) (67.297)
LABA TAHUN BERJALAN USD 588.206 274.390 294.041 526.359 857.462 268.494
Page 89
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 03
Historis Arus Kas
2018A 2019A 2020A 2021A 2022A Juni 2023A
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan USD 3.111.705 3.151.187 2.858.147 3.405.632 3.603.800 1.678.287
Pembayaran kas kepada pemasok USD (2.374.053) (2.293.452) (2.114.227) (2.063.426) (2.218.791) (1.072.489)
Pembayaran kas kepada karyawan dan aktivitas operasional lainnya USD - - - (380.100) (572.899) (122.396)
Penerimaan penghasilan bunga USD 5.313 12.805 14.557 10.233 14.935 10.494
Pembayaran pajak - neto USD (38.182) (155.546) (51.385) (93.167) (196.478) (128.931)
Pembayaran bunga dan beban keuangan lainnya USD (160.256) (190.288) (163.208) (200.507) (224.653) (124.852)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Operasi USD 544.527 524.706 543.884 678.665 405.914 240.113
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penurunan piutang pihak berelasi USD 321 (597) 15.498 18.031 31.525 73
Penerimaan atas penjualan aset tetap USD 4.732 11.506 8 8 4.775 -
Penempatan diaset lancar dan aset tidak lancar lainnya USD (379.392) 86.992 (13.651) (10.416) (8.678) 2.896
Pembelian aset tetap, aset dalam pembangunan dan uang muka pembelian aset te USD (372.722) (43.172) (162.552) (407.909) (173.341) (68.957)
Pembelian saham pada entitas asosiasi USD (3.621) - - - - -
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Investasi USD (750.682) 54.729 (160.697) (400.286) (145.719) (65.988)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari penerbitan utang obligasi USD - - 465.313 640.096 529.284 70.994
Penerimaan dari penerbitan sukuk mudharabah USD - - - 121.531 241.624 44.697
Penerimaan dari pinjaman bank jangka panjang USD 277.014 39.671 122.997 449.969 34.134 16.288
Kenaikan (penurunan) pinjaman bank dan pembiayaan musyarakah jangka pendek USD 61.145 (43.418) 88.841 159.813 (116.402) 14.126
Pembayaran dividen USD (37.999) (38.907) (19.895) (18.513) (18.321) (17.656)
Pembayaran pinjaman bank jangka panjang USD (196.494) (188.458) (204.509) (226.930) (247.441) (87.777)
Pembayaran utang obligasi USD - - - (134.830) (225.079) (105.439)
Pembayaran pinjaman jangka panjang USD (61.494) (78.620) (281.754) (898.670) (136.105) (123.657)
Pembayaran medium term notes USD - (206.725) (289.795) (138.820) (62.337) -
Penerimaan dari penerbitan medium term notes USD 472.903 154.485 - - - -
Pembayaran sukuk mudharabah USD - - - - (44.780) (45.957)
Pembayaran utang mudharabah dan pembiayaan masyarakat jk panjang USD (11.145) (10.314) (12.127) (14.086) (13.531) (4.713)
Penerimaan dari utang mudharabah dan pembiayaan masyarakat jk panjang USD 35.976 28.337 - 26.752
Pembayaran liabilitas sewa USD (61.395) (63.404) (55.665) (30.541) (5.123) (2.312)
Pembayaran wesel bayar USD -130.600 -154.163 -83.271 -560 -1.093 (44)
Kas Bersih Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan USD 347.911 (561.516) (269.865) (91.541) (65.170) (214.698)
Pengaruh perubahan kurs mata uang pada kasa dan setara kas USD (5.603) (410) (16.296) 1.828 10.952 (5.463)
KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN SETARA KAS USD 136.153 17.509 97.026 188.666 205.977 (46.036)
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN USD 620.103 756.256 773.765 870.791 1.059.457 1.265.434
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN USD 756.256 773.765 870.791 1.059.457 1.265.434 1.219.398
Page 90
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 04
Proyeksi Posisi Keuangan Sebelum Transaksi
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F 2028F
ASSET
Aset Lancar
Kas dan setara kas USD 2.910.957 3.280.433 3.707.386 3.865.030 5.007.268 6.185.626
Piutang usaha USD 1.435.092 1.419.304 1.508.225 1.674.734 1.697.656 1.697.656
Piutang lain - lain USD 5.803 5.803 5.803 5.803 5.803 5.803
Persediaan USD 553.313 549.165 404.308 416.892 426.226 431.171
Uang muka dan beban dibayar dimuka USD 810.827 810.827 810.827 810.827 810.827 810.827
Pajak dibayar dimuka USD 21.628 21.628 21.628 21.628 21.628 21.628
Aset lancar lainnya USD 897.800 808.020 727.218 654.496 589.047 530.142
Jumlah Aset Lancar USD 6.635.420 6.895.180 7.185.395 7.449.410 8.558.456 9.682.853
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net USD 64.818 64.449 64.818 64.449 64.818 64.449
Uang muka kepada pihak berelasi - bersih USD 282.039 281.527 282.039 281.527 282.039 281.527
Investasi entitas asosiasi USD 12.263 12.993 12.263 12.993 12.263 12.993
Aset tetap - net USD 3.735.596 3.650.676 3.519.164 3.344.846 3.157.415 2.965.984
Aset tidak lancar lainnya USD 12.429 9.005 12.429 9.005 12.429 9.005
Jumlah Aset Tidak Lancar USD 4.107.145 4.018.650 3.890.713 3.712.820 3.528.964 3.333.958
JUMLAH ASET USD 10.742.565 10.913.830 11.076.108 11.162.230 12.087.420 13.016.810
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek USD 1.028.167 1.028.167 1.028.167 1.028.167 1.028.167 1.028.167
Pembiayaan musyarakah jangka pendek USD 27.335 27.335 27.335 27.335 27.335 27.335
Utang usaha USD 193.899 198.669 202.154 208.446 213.113 215.585
Utang lain - lain pihak ketiga USD 42.288 42.288 42.288 42.288 42.288 42.288
Beban masih harus dibayar USD 73.459 73.459 73.459 73.459 73.459 52.512
Utang pajak USD 82.343 82.339 82.347 82.364 82.366 82.369
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tah USD 666.337 658.622 1.039.395 270.690 293.911 41.425
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek USD 2.113.827 2.110.878 2.495.146 1.732.749 1.760.639 1.489.681
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - net USD 200.020 200.020 200.020 200.020 200.020 200.020
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang j USD 2.113.984 1.655.363 615.967 345.277 51.367 9.942
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang USD 2.314.004 1.855.383 815.987 545.297 251.387 209.962
JUMLAH LIABILITAS USD 4.427.831 3.966.260 3.311.133 2.278.046 2.012.026 1.699.643
EKUITAS
Modal saham USD 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016
Tambahan modal disetor USD 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883
Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja USD 13.182 13.182 13.182 13.182 13.182 13.182
Saldo laba USD 4.106.149 4.738.985 5.556.391 6.675.600 7.866.810 9.108.584
Kepentingan non pengendali USD 503 503 503 503 503 503
JUMLAH EKUITAS USD 6.314.733 6.947.569 7.764.975 8.884.184 10.075.394 11.317.168
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS USD 10.742.565 10.913.830 11.076.108 11.162.230 12.087.420 13.016.810
Check Balance - - - - - -
Page 91
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 05
Proyeksi Laba Rugi Sebelum Transaksi
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F 2028F
PENDAPATAN USD 3.808.798 3.809.324 4.038.606 4.462.348 4.521.029 4.587.979
BEBAN POKOK PENJUALAN USD (2.326.784) (2.384.022) (2.425.848) (2.501.351) (2.557.359) (2.587.025)
LABA KOTOR USD 1.482.014 1.425.302 1.612.758 1.960.997 1.963.670 2.000.954
PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
Beban penjualan USD (274.035) (275.845) (285.157) (296.556) (304.657) (307.889)
Beban umum dan administrasi USD (144.701) (140.384) (140.745) (141.116) (141.498) (141.630)
Jumlah Beban Operasi USD (418.737) (416.230) (425.902) (437.672) (446.155) (449.519)
LABA USAHA 1.063.277 1.009.072 1.186.857 1.523.325 1.517.515 1.551.436
Penghasilan bunga USD 16.140 16.624 17.123 17.637 18.166 18.711
Bagian atas laba neto entitas asosiasi USD 427 440 453 467 481 496
Beban bunga USD (253.258) (299.623) (251.945) (209.183) (108.035) (79.882)
Lain - lain neto USD 82.460 84.934 87.482 90.106 92.809 95.593
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih USD (154.231) (197.625) (146.887) (100.973) 3.421 34.917
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK USD 909.047 811.448 1.039.970 1.422.352 1.520.936 1.586.353
Beban Pajak Penghasilan USD (181.809) (162.290) (207.994) (284.470) (304.187) (317.271)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN USD 727.237 649.158 831.976 1.137.882 1.216.749 1.269.082
Page 92
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 06
Proyeksi Posisi Keuangan Setelah Transaksi
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F 2028F
ASSET
Aset Lancar
Kas dan setara kas USD 2.910.908 3.280.502 3.707.591 3.865.400 5.007.838 6.186.435
Piutang usaha USD 1.435.092 1.419.304 1.508.225 1.674.734 1.697.656 1.697.656
Piutang lain - lain USD 5.803 5.803 5.803 5.803 5.803 5.803
Persediaan USD 553.313 549.165 404.308 416.892 426.226 431.171
Uang muka dan beban dibayar dimuka USD 810.827 810.827 810.827 810.827 810.827 810.827
Pajak dibayar dimuka USD 21.628 21.628 21.628 21.628 21.628 21.628
Aset lancar lainnya USD 897.800 808.020 727.218 654.496 589.047 530.142
Jumlah Aset Lancar USD 6.635.371 6.895.249 7.185.600 7.449.781 8.559.026 9.683.662
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net USD 64.818 64.449 64.818 64.449 64.818 64.449
Uang muka kepada pihak berelasi - bersih USD 282.039 281.527 282.039 281.527 282.039 281.527
Investasi entitas asosiasi USD 12.263 12.993 12.263 12.993 12.263 12.993
Aset tetap - net USD 3.735.596 3.650.676 3.519.164 3.344.846 3.157.415 2.965.984
Aset tidak lancar lainnya USD 12.429 9.005 12.429 9.005 12.429 9.005
Jumlah Aset Tidak Lancar USD 4.107.145 4.018.650 3.890.713 3.712.820 3.528.964 3.333.958
JUMLAH ASET USD 10.742.516 10.913.899 11.076.313 11.162.600 12.087.990 13.017.620
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek USD 1.028.167 1.028.167 1.028.167 1.028.167 1.028.167 1.028.167
Pembiayaan musyarakah jangka pendek USD 27.335 27.335 27.335 27.335 27.335 27.335
Utang usaha USD 193.899 198.669 202.154 208.446 213.113 215.585
Utang lain - lain pihak ketiga USD 42.288 42.288 42.288 42.288 42.288 42.288
Beban masih harus dibayar USD 73.459 73.459 73.459 73.459 73.459 52.512
Utang pajak USD 82.343 82.339 82.347 82.364 82.366 82.369
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahu USD 666.337 658.622 1.039.395 270.690 293.911 41.425
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek USD 2.113.827 2.110.878 2.495.146 1.732.749 1.760.639 1.489.681
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - net USD 200.020 200.020 200.020 200.020 200.020 200.020
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang ja USD 2.113.984 1.655.363 615.967 345.277 51.367 9.942
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang USD 2.314.004 1.855.383 815.987 545.297 251.387 209.962
JUMLAH LIABILITAS USD 4.427.831 3.966.260 3.311.133 2.278.046 2.012.026 1.699.643
EKUITAS
Modal saham USD 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016 2.189.016
Tambahan modal disetor USD 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883 5.883
Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja USD 13.182 13.182 13.182 13.182 13.182 13.182
Saldo laba USD 4.106.100 4.739.055 5.556.596 6.675.971 7.867.380 9.109.393
Kepentingan non pengendali USD 503 503 503 503 503 503
JUMLAH EKUITAS USD 6.314.684 6.947.639 7.765.180 8.884.555 10.075.964 11.317.977
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS USD 10.742.516 10.913.899 11.076.313 11.162.600 12.087.990 13.017.620
Check Balance - - - - - -
Page 93
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 07
Proyeksi Laba Rugi Setelah Transaksi
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F 2028F
PENDAPATAN USD 3.808.798 3.809.324 4.038.606 4.462.348 4.521.029 4.587.979
BEBAN POKOK PENJUALAN USD (2.326.784) (2.384.022) (2.425.848) (2.501.351) (2.557.359) (2.587.025)
LABA KOTOR USD 1.482.014 1.425.302 1.612.758 1.960.997 1.963.670 2.000.954
PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
Beban penjualan USD (274.035) (275.845) (285.157) (296.556) (304.657) (307.889)
Beban umum dan administrasi USD (144.753) (140.318) (140.543) (140.748) (140.931) (140.823)
Jumlah Beban Operasi USD (418.789) (416.163) (425.700) (437.304) (445.588) (448.712)
LABA USAHA USD 1.063.225 1.009.139 1.187.058 1.523.693 1.518.082 1.552.242
Penghasilan bunga USD 16.140 16.624 17.123 17.637 18.166 18.711
Bagian atas laba neto entitas asosiasi USD 427 440 453 467 481 496
Beban bunga USD (253.258) (299.623) (251.945) (209.183) (108.035) (79.882)
Lain - lain neto USD 82.463 84.937 87.485 90.109 92.812 95.596
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih USD (154.228) (197.622) (146.884) (100.970) 3.424 34.920
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK USD 908.998 811.517 1.040.175 1.422.723 1.521.506 1.587.162
Beban Pajak Penghasilan USD (181.809) (162.290) (207.994) (284.470) (304.187) (317.271)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN USD 727.188 649.228 832.181 1.138.252 1.217.319 1.269.892
Page 94
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 08
Inkremental Posisi Keuangan Sebelum dan Setelah Transaksi
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F 2028F
ASSET
Aset Lancar
Kas dan setara kas USD (49) 70 205 371 570 809
Piutang usaha USD - - - - - -
Piutang lain - lain USD - - - - - -
Persediaan USD - - - - - -
Uang muka dan beban dibayar dimuka USD - - - - - -
Pajak dibayar dimuka USD - - - - - -
Aset lancar lainnya USD - - - - - -
Jumlah Aset Lancar USD (49) 70 205 371 570 809
Aset Tidak Lancar
Piutang pihak berelasi - net USD - - - - - -
Uang muka kepada pihak berelasi - bersih USD - - - - - -
Investasi entitas asosiasi USD - - - - - -
Aset tetap - net USD - - - - - -
Aset tidak lancar lainnya USD - - - - - -
Jumlah Aset Tidak Lancar USD - - - - - -
JUMLAH ASET USD (49) 70 205 371 570 809
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek
Pinjaman bank jangka pendek USD - - - - - -
Pembiayaan musyarakah jangka pendek USD - - - - - -
Utang usaha USD - - - - - -
Utang lain - lain pihak ketiga USD - - - - - -
Beban masih harus dibayar USD - - - - - -
Utang pajak USD - - - - - -
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tah USD - - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek USD - - - - - -
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - net USD - - - - - -
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang j USD - - - - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang USD - - - - - -
JUMLAH LIABILITAS USD - - - - - -
EKUITAS
Modal saham USD - - - - - -
Tambahan modal disetor USD - - - - - -
Akumulasi pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja USD - - - - - -
Saldo laba USD (49) 70 205 371 570 809
Kepentingan non pengendali USD - - - - - -
JUMLAH EKUITAS USD (49) 70 205 371 570 809
JUMLAH LIABILITAS & EKUITAS USD (49) 70 205 371 570 809
Check Balance - (0) 0 (0) - -
Page 95
FAIRNESS OPINION
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Ribuan USD
Lampiran - 09
Inkremental Laba Rugi Sebelum dan Setelah Transaksi
2023F 2024F 2025F 2026F 2027F 2028F
PENDAPATAN USD - - - - - -
BEBAN POKOK PENJUALAN USD - - - - - -
LABA KOTOR USD - - - - - -
PENGHASILAN (BEBAN) OPERASI
Beban penjualan USD - - - - - -
Beban umum dan administrasi USD (52) (67) (202) (368) (567) (806)
Jumlah Beban Operasi USD (52) (67) (202) (368) (567) (806)
LABA USAHA - 52 67 202 368 567 806
Penghasilan bunga USD - - - - - -
Bagian atas laba neto entitas asosiasi USD - - - - - -
Beban bunga USD - - - - - -
Lain - lain neto USD 3 3 3 3 3 3
Jumlah Pendapatan (Beban) Keuangan - bersih USD 3 3 3 3 3 3
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK USD (49) 70 205 371 570 809
Beban Pajak Penghasilan USD - - - - - -
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN USD (49) 70 205 371 570 809
Page 96
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Balance Sheets Proforma
(in thousand USD)
Lampiran - 10
Jun 30, 2023 Adjustment Proforma Jun 30, 2023
US$ US$ US$
ASSETS
CURRENT ASSETS
Cash and cash equivalents
Third parties 1.213.913 (161) 1.213.752
Related party 5.485 5.485
Trade receivables
Third parties - net 686.532 686.532
Related parties 1.368.869 1.368.869
Other receivables
Third parties 4.892 4.892
Inventories 395.038 395.038
Advances 744.198 744.198
Prepaid expenses 38.135 38.135
Prepaid taxes 13.082 13.082
Other current assets
Third parties 1.095.316 1.095.316
Related party 6.367 6.367
TOTAL CURRENT ASSETS 5.571.827 (161) 5.571.666
NON-CURRENT ASSETS
Due from related parties - net 64.449 64.449
Advances to related party - net 281.527 281.527
Investment in an associate 12.993 12.993
Right of Use Assets - net Accum Depre 30.665 30.665
Fixed assets - net 3.197.105 3.197.105
Advances for purchase of fixed assets - third parties 519.632 519.632
Other non-current assets 9.005 9.005
TOTAL NON-CURRENT ASSETS 4.115.376 - 4.115.376
TOTAL ASSETS 9.687.203 (161) 9.687.042
LIABILITIES AND EQUITY
CURRENT LIABILITIES
Short-term bank loans 1.029.307 1.029.307
Short-term Musyarakah Financing 21.629
Trade payables
Third parties 166.927 166.927
Related parties 29.006 29.006
Other payables - thirrd parties 27.788 - 27.788
Accrued expenses 54.260 54.260
Taxes payable 4.315 4.315
Current maturities of long-term liabilities
Lease Liabilities 10.957 10.957
Long Terms Bank Loans - third parties 151.608 151.608
Long Terms Murabahah and Musyarakah - third parties 7.987 7.987
Notes Payables 51 51
Long-term Loans 24.999 24.999
Bonds payable 424.878 424.878
Sukuk Mudharabah 76.531 76.531
TOTAL CURRENT LIABILITIES 2.030.243 - 2.030.243
NON-CURRENT LIABILITIES
Due to related parties 11.210 11.210
Deferred tax liabilities - net 208.486 208.486
Employee benefits liabities 53.645 53.645
Long-term liabilities - net of current maturities:
Lease Liabilities 35.799 35.799
Long Terms Bank Loans - third parties 361.177 361.177
Long Terms Murabahah and Musyarakah - third parties 84.519 84.519
Notes Payables 749 749
Long-term Loans 36.610 36.610
Bonds payable 778.449 778.449
Sukuk Mudharabah 230.326 230.326
TOTAL NON CURRENT LIABILITIES 1.800.970 - 1.800.970
TOTAL LIABILITIES 3.831.213 - 3.831.213
EQUITY
Capital stock - Rp 1,000 par value
Authorized capital - 20,000,000,000 common shares
Issued and fully paid - 5,470,982,941 common shares 2.189.016 2.189.016
Additional paid-in capital - net 5.883 5.883
Cumulative remeasurements on employee benefits liabilities 13.182 13.182
Retained earnings
Appropriated 37.000 37.000
Unappropriated 3.610.441 (161) 3.610.280
Equity attributable to owners of the parent 5.855.522 (161) 5.855.361
Non-controling interest 468 468
Total Equiity 5.855.990 (161) 5.855.829
TOTAL LIABILITIES AND EQUITY 9.687.203 (161) 9.687.042
- - -
Page 97
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Profit & Loss Proforma
(in thousand USD)
Lampiran - 11
Jun 30, 2023 Adjustment Proforma Jun 30, 2023
US$ US$ US$
NET SALES 1.930.979 1.930.979
COST OF GOODS SOLD (1.245.295) (1.245.295)
GROSS PROFIT 685.684 - 685.684
OPERATING EXPENSES
SELLING (107.886) (107.886)
GENERAL AND ADMINISTRATIVE (71.193) (163) (71.356)
TOTAL OPERATING EXPENSES (179.079) (163) (179.242)
INCOME FROM OPERATIONS 506.605 (163) 506.442
OTHER INCOME (CHARGES)
INTEREST INCOME 10.591 10.591
SHARE IN NET PROFIT OF AN ASSCOCIATE 730 730
INTEREST EXPENSE (147.493) (147.493)
GAIN (LOSS) ON FOREIGN EXCHANGE - net (62.614) (62.614)
OTHERS - net 27.972 2 27.974
TOTAL OTHER CHARGES - net (170.814) 2 (170.812)
PROFIT BEFORE FOR ESTIMATED TAX EXPENSE 335.791 (161) 335.630
ESTIMATED INCOME TAX EXPENSE (67.297) (67.297)
NET PROFIT 268.494 (161) 268.333
Page 98
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SEBELUM TRANSAKSI
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Lampiran - 12
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 3,14 3,27 2,88 4,30 4,86 3,69
- Quick Ratio (x) 2,88 3,01 2,72 4,06 4,62 3,46
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) 25,06% 23,62% 22,01% 22,73% 20,68% 22,82%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 6,88 6,94 9,99 10,70 10,61 9,02
- Fixed Asset Turnover (x) 1,02 1,04 1,15 1,33 1,43 1,20
- Total Asset Turnover (x) 0,35 0,35 0,36 0,40 0,37 0,37
- Sales to Current Assets (x) 0,57 0,55 0,56 0,60 0,53 0,56
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%) 41,22% 36,34% 29,89% 20,41% 16,65% 28,90%
- Debt Equity Ratio (%) 70,12% 57,09% 42,64% 25,64% 19,97% 43,09%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin 38,91% 37,42% 39,93% 43,95% 43,43% 40,73%
- Operating Margin 27,92% 26,49% 29,39% 34,14% 33,57% 30,30%
- Net Profit Margin 19,09% 17,04% 20,60% 25,50% 26,91% 21,83%
- Return on Equity (ROE) 11,52% 9,34% 10,71% 12,81% 12,08% 11,29%
- Return on Asset (ROA) 6,77% 5,95% 7,51% 10,19% 10,07% 8,10%
Page 99
PROYEKSI RASIO KEUANGAN 2023-2027 SETELAH TRANSAKSI
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Lampiran - 13
Keterangan 2023 2024 2025 2026 2027 Average
Rasio Likuiditas
- Current Ratio (x) 3,14 3,27 2,88 4,30 4,86 3,69
- Quick Ratio (x) 2,88 3,01 2,72 4,06 4,62 3,46
- Working Capital to Total Asset Ratio (%) 25,06% 23,62% 22,01% 22,73% 20,68% 22,82%
Rasio Aktivitas
- Inventory Turnover (x) 6,88 6,94 9,99 10,70 10,61 9,02
- Fixed Asset Turnover (x) 1,02 1,04 1,15 1,33 1,43 1,20
- Total Asset Turnover (x) 0,35 0,35 0,36 0,40 0,37 0,37
- Sales to Current Assets (x) 0,57 0,55 0,56 0,60 0,53 0,56
Rasio Solvabilitas
- Debt to total Aset Ratio (%) 41,22% 36,34% 29,89% 20,41% 16,64% 28,90%
- Debt Equity Ratio (%) 70,12% 57,09% 42,64% 25,64% 19,97% 43,09%
Rasio Profitabilitas
- Gross Profit Margin 38,91% 37,42% 39,93% 43,95% 43,43% 40,73%
- Operating Margin 27,91% 26,49% 29,39% 34,15% 33,58% 30,30%
- Net Profit Margin 19,09% 17,04% 20,61% 25,51% 26,93% 21,83%
- Return on Equity (ROE) 11,52% 9,34% 10,72% 12,81% 12,08% 11,29%
- Return on Asset (ROA) 6,77% 5,95% 7,51% 10,20% 10,07% 8,10%
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
8570 ms
12 Sep 2026 21:44
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'dibagi total aset perusahaan'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'AFFILIATED',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'dibagi total aset perusahaan',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': '202'}