Skip to content
Back to announcement

20260407_INTP_Public Expose_32068373_lamp3.pdf

Other Text extracted INTP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 29

Page 1
Continuing The Competitiveness in Manpower
Page 2
                                                                                                                                                       120,8
                                                                                         69,3%           71,2%                                                        62,4
                                                                                                                                                                                       52%
    -2,2%                    +0,5%                         -8,3%                                                        30,7%      28,8%
                                                                                                                                                                                       Tingkat
      vs 2024                 vs 2024                       vs 2024                                                                                  Kapasitas     Permintaan          Utilitas
                                                                                         2024            2025           2024       2025              Tahunan          2025




                                         -3,9%
    29,1%                              Domestik
                                                                                +73,9%                            IDR 17,731 mil           IDR 4,270 mil                     IDR 2,249 mil
                              20.179              19.390                        Ekspor
                                                                      317                 551
    35,8% di Jawa                                                                                                        -4.4%             24.1%        +8.5%            12.7%         +12.0%
    22,0% Luar Jawa                                                                                                      vs 2024           of N.R.       vs 2024             of N.R.   vs 2024
                              2024                2025                2024                2025




       533                                                                                                                                               • Citeureup: 32,5 MWp (ground
                      512*                                                                       42,0%                                                     mounted) + 8,2 MWp (rooftop)
                                       490                                   29,0%
                                                           21,4%                                                 NOx    275
                                                                                                                        264          800                 • Tarjun: 19,7 MWp (ground mounted) +
                                                                                                                                                           5,1 MWp (rooftop)
                                                                                                                 SO2    232
                                                                                                                        230          650                 • Cirebon: 6,5 MWp (rooftop)
      2024            2025           2030E                 2024              2025                2030E           Dust    14,6         60                 • Grobogan: 6,2 MWp (rooftop) Q3 2026


2
Page 3
    ➢ Fasilitas biomass feeding di Pabrik Semen Grobogan dengan kapasitas 40 tph mulai
      beroperasi pada Agustus 2025.
    ➢ Sewa operasi Pabrik & Tambang (quarry) Maros dengan Semen Bosowa diperpanjang
      selama dua tahun sejak September 2025.
    ➢ Indocement mengakuisisi dua terminal semen dari Semen Bosowa: Siawung,
      Sulawesi Selatan pada Agustus 2025 dan Lombok pada November 2025.
    ➢ Anak usaha Indocement, PT Pionirbeton Industri menjalin kerja sama dengan
      PT Cipta Mortar Utama pada Desember 2025 untuk membentuk usaha patungan (joint
      venture) dalam bisnis produksi dan pemasaran produk mortar.




3
Page 4
    1.    Tinjauan Pasar
                ̶   Perkembangan Pasar Semen
                ̶   Pertumbuhan Volume Semen
                ̶   Posisi Pasar Semen & Pertumbuhannya
                ̶   Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantong-Curah



     2.   Kinerja Keuangan
            ̶       Laporan Keuangan
            ̶       Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama


     3.   Kinerja Operasional & Strategi
            ̶       Inisiatif & Investasi Strategis
            ̶       Kampanye Pemasaran
            ̶       Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
            ̶       Pengurangan Emisi Berkelanjutan
            ̶       Outlook


     4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan

     5. Tanya Jawab
4
Page 5
       Tinjauan Pasar




    140,0                                                                                                                                                                                                                                                                           150%
              Kapasitas Semen (Juta ton)                             Permintaan Domestik (Juta ton)                                Utilisasi % (Domestik)

                                                                                                                                                                                                                                 119,8 120,8 120,8 120,8 120,8 120,8 120,8
    120,0                                                                                                                                                                                                   116,8 116,8 118,1
                                                                                                                                                                                                    113,8
            95%
                   98%
                          93%                                                                                                                                                        111,0 112,4
                                                                                                                                   89%    91%                                108,0                                                                                                  100%
                                                                                                              85%                                87%
                                                                                                                                                        84%    82%
                                      82%                                                                            79%    80%
                                                                                                       75%
    100,0                                                                                       71%
                                                                                         68%                                                                          95,2
                                                                                  64%                                                                                        61%     63%    62%
                                                                    57%    58%                                                                                                                                                                                       57%     59%
                                                                                                                                                                                                    55%     55%                                              55%
                                                      48%
                                                             55%
                                                                                                                             7 tahun stabilitas                                                                    53%    54%    53%    52%    52%    54%
                                                                                                                                                                      65%
                                               40%                                                                                                                                                                                                                                  50%
    80,0                          42%                                                                                                                          75,5
                                                               10 tahun pemulihan                                                                       72,3
                                                                                                                                                 66,8
                                                                                                                                                                                     69,5   70,0                                                                             70,9
                                                                                                                                          60,1                                                                                                                       68,9
                                                                                                                                                                             66,3                                                                            66,9
    60,0                                                                                                                                                                                                    63,9          64,0   63,8                 64,9
                                                                                                                                   54,1                        62,0   62,0                          62,5           61,8                 62,4   63,0
                                                                                                                            50,9                        60,5                                                                                                                        0%
                                                                                                                     48,7                        58,0
                                               47,0   47,0   47,1   47,5   47,5   47,5   46,1                                             55,0
                                        45,1                                                    44,9   45,5   45,0
                                                                                                                                   48,0                                 10 tahun utilitas yang rendah
    40,0
                                 33,6                                                                                       40,8
                                                                                                                                                                        akibat peningkatan kapasitas,
                                                                                                              38,1   38,4
                          27,3
                                                                                                       34,2
                                                                                                                                                                       pandemi, dan kondisi geopolitik
                   24,1                                                                  31,5   31,9                                                                                                                                                                                -50%
            22,6                                                                  30,2
                                 27,5                               27,1   27,5
    20,0                  25,5                               25,7                                                                              CAGR            07A-10A         10A-13A         13A-16A             16A-19A        19A-22A         22A-25            25-28F
                   23,6                               22,3
            21,5
                                        19,1   18,8                                                                                       Permintaan           +6,1%           +12,5%              +2,2%           +4,2%           -4,1%          +0,3%             +2,3%
                                                                                                                                          Kapasitas            +3,8%            +9,5%            +12,5%            +5,7%           +1,3%          +1,1%              0%
      0,0                                                                                                                                                                                                                                                                           -100%
            94     95     96     97     98     99     00     01     02     03     04     05     06     07     08     09     10     11     12      13    14     15     16      17      18    19      20       21     22     23    24     25     26E 27E 28E 29E 30E



5                                                                                                                                              Sumber: Kementerian Perindustrian dengan Proyeksi Internal Indocement | Data kapasitas dapat direvisi berdasarkan pembaruan industri
Page 6
    Tinjauan Pasar




         Q1
         Q2                    2023                                     2024                                   2025
         Q3
         Q4

                                        14.269                                    14.273                                 13.163
                                                      17.757                        22%        17.791                        21%
                                           22%
              18.715                                   28%                                      29%
               29%

                            TOTAL                                    TOTAL                                   Total
                        64.016 ribu ton                          63.791 ribu ton                        62.399 ribu ton
                                +3,6%                                    -0,4%                                   -2,2%

                                            13.151                                   13.745                                       13.997
                                                                                         22%                                         22%
                                                21%


                       17.881                                  18.016                                   17.449
                                                                28%                                      28%
                         27%



               2023 H1                                  2024 H1                                   2025 H1
                                        42,8%                                    43,9%                                   43,5%
               27.420 ribu ton                          28.018 ribu ton                           27.160 ribu ton

               2023 H2                                  2024 H2                                   2025 H2
                                        57,2%                                    56,1%                                   56,5%
               36.596 ribu ton                          35.773 ribu ton                           35.240 ribu ton

6                                                                                                                        Sunber: Kementerian Perindustrian
Page 7
    Tinjauan Pasar




                        Volume Pasar 2023           Volume Pasar 2024        Volume Pasar 2025           Pertumbuhan Pasar YoY 2024            Pertumbuhan Pasar YoY 2025           Pertumbuhan INTP YoY 2025

                                                                     29,4%


                                                                18,7%

                                                                                 11,5%

                             5,0%                                                                                        3,8%
                                                                 1,5%                                                                  1,1%                                                                           5,8%
        3,1%                 0,5%             -0,9%                                                -0,2%                                                                    0,2%            -0,8%
                                                                                                                                                         -1,9%
       -1,1%                                                                       -4,0%                                 -3,8%                                                                                        -0,4%
                                                                                                   -6,2%                                                                                         -2,1%
       -5,1%                                                                                                                                -3,8%            -2,4%            -3,8%
                             -2,3%                                                                                                                       -4,5%                              -4,0%
                                                                                 -4,7%             -7,3%
                                                                                                                         -8,2%         -8,3%                            -7,7%                                         -11,6%
                                             -17,1%
                                                                                                                                                                              6.079              5.883
                                                                                                                            5.798           5.794             5.856                                                5.829
                                              -22,2%                                  5.181
                4.801                                                                                    4.896
                                  4.604

                                                    3.758            3.920


                                                                                                                         6.024         6.022             5.970              6.319           5.929
                                                                                 5.436              5.280                                                                                                      5.509
           5.059                               4.830
                             4.384
                                                                3.029

        4.908             4.489             4.872            2.984            4.876              5.291             5.805            5.956             6.120           6.305              6.177             6.233

               Jan           Feb               Mar               Apr             May                Jun                   Jul          Aug               Sep                Oct              Nov                Dec
                                                                                                            (kilo ton)


7                                                                                                                                                                                                   Source: Kementerian Perindustrian
Page 8
        Tinjauan Pasar



    •   Perkembangan volume yang beragam pada tiap wilayah, banyak segmen masih mengalami penurunan permintaan
                                                                                                                                                                                                                                             Volume
    •   Permintaan curah bergeser dari Kalimantan ke Jawa, terlihat pada proporsi curah di masing-masing pulau                                                                  Pertumbuhan YoY:                    Area
                                                                                                                                                                                                                                              2025
                                                                                                                                                                                      <=0%             Jawa                                     -2,0%
                                                                                                                                                                                    >0% <=5%           Sumatra                                +1,5%
                                                                                                                                                                                   >5% <=10%           Kalimantan                             -16,1%
                                                                                                                                                                                   >10% <=15%          Sulawesi                                 -5,1%
          Aceh                                                                                                                                                                        >15%             Bali & NT                              +5,2%
                                                                                                                       North
                                                                                                                      Kalimantan                                   North                               Indonesia bagian Timur                 +1,4%
                                                                                                                                                                 Sulawesi
                     North                                         Riau
                    Sumatra                                      Islands
                                                                                                                                                   Gorontalo
                                                                                                                       East
                                    Riau                                                                           Kalimantan                                           North                   Southwest
                                                                                       W est                                                                           Maluku                     Papua
    0                                                                                                                                                                                                                                            0
                                                                                   Kalimantan
                         W est
                         Sumatra
                                                                   Bangka-                        Central                          W est
                                           Jambi
                                                                   Belitung                     Kalimantan                      Sulawesi           Central
                                                                                                                                                   Sulawesi                                                                       Papua
                                                                                                                 South                                                                                       West
                                                    South                                                    Kalimantan
                                                   Sumatra                                                                                                                                                  Papua
                                                                                                                                                                                                                       Central
                              Bengkulu                                                                                              South                  Southeast                                                   Papua          Highland
                                                                                                     9,0%          10,5%        Sulawesi                   Sulawesi                                                                     Papua
                                                                                      8,1%
                              21,6%         17,4% Lampung         Jakarta
                                                                                                     7,7%          7,7%                                                               Maluku       3,4%         2,3%
                 22,2%                                                                                                                                                                2,7%                                              South
                              22,5%         16,3%                                                                                                         8,4%         7,1%                        3,3%         2,8%                    Papua
                                                                       West
                                                                       Java
                                                                                                                                            7,2%
                                                        Banten                Central Java                                                                8,2%         7,0%
                                                                                               East Java       Bali
                                                                               Yogyakarta S. R.
                              Porsi Pasar           Porsi Semen
         Porsi PDB                                                                           51,2%         61,0%       W est Nusa            East Nusa
                               Semen:                 Curah:                  56,9%                                    Tenggara              Tenggara
           2025:
                                   2024                  2024                                51,3%         64,6%
                                                                                                                                            6,4%         1,8%
                                   2025                  2025                                                                      2,8%
                                                                                                                                            6,9%         1,5%

8                                                                                                                                                                                                                      Sumber: Kementerian Perindustrian, BPS
Page 9
    Tinjauan Pasar




                              75% Kantong
       Luar Jawa     Jawa                   79% Kantong (+2,2%)     Curah
                              25% Curah                                                61% Jawa        65% Jawa
                                            21% Curah (-16,7%)      Kantong            39% Luar Jawa   35% Luar Jawa




                                                                  16.406      18.580       19.562            17.948
      29.570         31.587       31.122         30.373            27%         29%            31%                29%
        48%           49%           49%

                                                   49%




                                                                  45.389      45.436       44.229            44.452
                                                                   73%         71%           69%                  71%
      32.224         32.428       32.669         32.027
        52%           51%           51%            51%




       2022           2023         2024           2025             2022        2023          2024              2025
                              63% Kantong   64% Kantong (-1,5%)                        47% Jawa          46% Jawa
                              37% Curah     36% Curah (-2,9%)                          53% Luar Jawa     54% Luar Jawa

9                                                                                                        Sumber: Kementerian Perindustrian
Page 10
     1.    Tinjauan Pasar
                 ̶   Perkembangan Pasar Semen
                 ̶   Pertumbuhan Volume Semen
                 ̶   Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
                 ̶   Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantung-Curah



      2.   Kinerja Keuangan
             ̶       Laporan Keuangan
             ̶       Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama


      3.   Kinerja Operasional & Strategi
             ̶       Inisiatif & Investasi Strategis
             ̶       Kampanye Pemasaran
             ̶       Keberlanjutan & Efesiensi Operasional
             ̶       Pengurangan Emisi Berkelanjutan
             ̶       Prospek

     4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan

      5. Tanya Jawab
10
Page 11
     Kinerja Keuangan




                                                             2025                2024                        Selisih
          VOLUME PENJUALAN
                                                           '000 ton            '000 ton            '000 ton            %
          Total Volume Penjualan                                   19,941              20,496             -554          -2.7%
                Domestik                                            19,390              20,179            -788          -3.9%
                Ekspor                                                 551                 317             234          73.9%

                                                             2025                2024                        Selisih
          LAPORAN KEUANGAN
                                                          Milliar Rp.         Milliar Rp.         Milliar Rp.           %
          Pendapatan Neto                                         17,731.2            18,548.7          -817.5           -4.4%
          Beban Pokok Pendapatan                                 -11,961.3           -12,487.8           526.5            4.2%
          Laba Bruto                                                5,769.9             6,061.0         -291.1           -4.8%
          % dari Pendapatan Neto                                     32.5%               32.7%              0.0             0%
          Beban Usaha                                              -3,683.0            -3,725.1            42.1           1.1%
          Laba dari Divestasi                                         670.0                 0.0          670.0            0.0%
          Beban Operasi Lain - Neto                                   -49.9                57.6         -107.5         -186.7%
          Laba Usaha                                                2,706.9             2,393.4          313.5           13.1%
          % dari Pendapatan Neto                                     15.3%               12.9%              0.0               -
          EBITDA                                                    4,269.8             3,936.4          333.4            8.5%
          % dari Pendapatan Neto                                     24.1%               21.2%              0.0             0%
          Pendapatan Keuangan - Neto                                   -6.7               -74.9            68.2          91.1%
          Bagian atas Laba Neto Entitas Asosiasi - Neto                37.0               145.3         -108.4          -74.6%
          Pajak Final                                                  -0.9                -0.8             0.0          -2.4%
          Laba sebelum Beban Pajak Penghasilan                      2,736.3             2,463.0          273.3           11.1%
          Beban Pajak Penghasilan - Neto                             -487.6              -455.1           -32.5          -7.1%
          Laba Tahun Berjalan                                       2,248.8             2,007.9          240.8           12.0%
11
Page 12
     Kinerja Keuangan




                                                                                                              670                          68

                                                                                       13                                  (107)                     (108)          (33)
                                                    46
                                                                     189                                                                                                           2.249
         2.008        (101)
                                                                                                 (80)
                                      (316)




        Laba 2024   Efek Volum      Efek Harga     Biaya       Beban Pokok          Biaya   Biaya General   Laba Dari      Beban      Pendapatan Laba Entitas       Pajak         Laba 2025
                                                 Distribusi                       Penjualan   & Admin       Divestasi    Operasi Lain Keuangan




                                                              2023         2024     2025                                                                     2023     2024         2025

                                                                                                                                                                                        37%
                                                                               38% 36%
                                                 33% 34% 35%               35%
        30% 29% 28%           31%
                                    28% 30%                                                                                                                                       27%
                                                                                                                                                       23% 23%              22%
                                                                                                                                   19%             21%
                                                                                                            18% 17%
                                                                                                                    16%                  16% 18%




             Q1                     Q2                   Q3                       Q4
                                                                                                                    Q1                   Q2                  Q3                   Q4

12
Page 13
     Kinerja Keuangan
                                                                                           Posisi Kas yang Kuat sebesar Rp 5,9 triliun
                                                                                           per 31 Desember 2025

                                                            Dec 2025            Dec 2024




      11.215                     20.510                     6.104                                                                                                        23.203
                                                                                                                                                  22.114      Equity
                +8.0%                      +2.4%                                                  2.418     +113.9%
                                                                                                              z
                                                                       -14.9%                                         1.131                       30.420      Assets     31.725
                        10.389                     20.031                       7.175
                                                                                                                                               Dec 31, 2024            Dec 31, 2025




                                                                                                             Laba Tahunan              Dividen         Rasio Pembayaran
                                                                                                  177%                      148%
               34.2%                      -0.9x                        3.7%                                   100%                      97%
                                                                                                                                                     30%          16%          43%
                                                                                                                              2.669
                                                                                                    2.025         1.841                   1.740


                                                                                                            1.835         1.806       1.788       1.842 549 1.950            2.008 868
                                                                                                1.146                                                                  309
               7.2 %                      9.9 %                     13.7 %
                                                                                                  2018        2019          2020        2021         2022         2023         2024



13
Page 14
     1.    Tinjauan Pasar
                 ̶   Perkembangan Pasar Semen
                 ̶   Pertumbuhan Volume Semen
                 ̶   Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
                 ̶   Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantong-Curah



      2.   Kinerja Keuangan
             ̶       Laporan Keuangan
             ̶       Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama


      3.   Kinerja Operasional & Strategi
             ̶       Inisiatif & Investasi Strategis
             ̶       Kampanye Pemasaran
             ̶       Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
             ̶       Pengurangan Emisi Berkelanjutan
             ̶       Outlook


      4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan

      5. Tanya Jawab
14
Page 15
      Kinerja Operasional & Strategi




                                                                                                                        ➢ Ekspansi dari pasar yang terkonsentrasi di Jawa ke
                                                                                                                          wilayah lainnya: Sulawesi, Indonesia Timur, dan
                                                                                                                          Sumatra:
                                                                                                                          • Meningkatkan ketersediaan produk dan pangsa
                                                                                                                             pasar.
                                                                                                                          • Penghematan biaya logistik mengantisipasi
                Sumatra                                                                                                      peraturan Pemerintah tentang Zero ODOL (Over
                                                                     Sulawesi                                                Dimension Over Loading) untuk truk.
                                          Kalimantan
                                                                                                                        ➢ Pembentukan Joint-Venture dengan Saint-Gobain
                                                                                       East Indonesia                     Indonesia (MORTAR UTAMA) untuk menciptakan
                                                                                                                          sinergi yang kuat dan membuka peluang
                                                                                                                          pertumbuhan baru pada bisnis mortar.
                                   Java
                                                                                                                        ➢ Fokus pada produk keberlanjutan:
                                                            Bali-Nusra                                                    rasio klinker yang lebih rendah dan
                                                                                                                          lebih banyak campuran bahan baku
                                                                                                                          alternatif.

                                                                                                                             Pengganti OPC
                                   Portland Composite Cement (PCC)
                                                                                             Portland Slag Cement                         Hydraulic Cement & Cement Portland Industry
     Rasio Klinker                             56%–58%                                             45%–50%                                                   75%–78%
     Pengurangan CO2 (vs. OPC)                 30%–35%                                             50%–55%                                                   10%–15%
                                 • Didistribusikan dalam kantong untuk     • Panas hidrasi rendah, tahan sulfat, daya tahan tinggi, dan   • Kekuatan lebih baik dengan daya tahan luar biasa
                                   pelanggan ritel.                          periode pertumbuhan tekan lebih lama.                          dibandingkan OPC.
     Karakteristik
                                 • Standar Pemerintah baru, pengurangan    • Cocok untuk proyek beton massal, bendungan, dan              • Untuk infrastruktur, gedung bertingkat, dan
                                   rasio klinker dari 60% menjadi 55%!       dermaga. Digunakan pada konstruksi pelabuhan Patimban          industri pracetak.
15
Page 16
    Kinerja Operasional & Strategi



                               Strategi kampanye yang efektif membuat kami tetap berada di puncak sebagai
                                             TOP Brand No. 1 selama 17 tahun berturut-turut!

                                                                        2025                                                                                       2026
                                                                               Konstruksi                                            Social Campaign
    Pelanggan Setia         Ramadhan Series           TimNas Moment                                        50th Anniversary
                                                                              Untuk Awam                   (Offline to Online)
                                                                                                                                      (Bangun Rumah
      (Testimonial)           (Video & Quiz)           (Video & Media)
                                                                              (Podcast & Quiz)                                            Tukang)




                                                                                                                                                           • 50 Kolaborator
                                                                                                                                                           • 625 Rekomendasi
      Nov 24 - Feb 25            Feb 25–Mar 25           Mar 25–Jun25            Apr 25–Jul 25                Agt 25–Sep 25               Sep 25–2026
                                                                                                                                                           • 32 pemenang di seluruh
                                                                                                                                                             wilayah Indonesia
•   Kolaborasi KOL          • Series Pendek       •   Recall EL SEMEN     •    Konten Reguler          •    Dari Offline ke Online    •   Kampanye CTA     • Periode Konstruksi:
•   Kuis #PelangganSETIA      YouTube (4 versi)       STR Goes To GBK          Konten YouTube               Video Manifesto           •   Kolaborasi KOL
                                                                                                                                                             Feb–Jul 2026
                                                  •                       •                            •
•   Iklan di Media Sosial   • Kurma Kuis          •   Penempatan Media    •    Iklan di Sosial Media   •    Kolaborasi KOL
                              Ramadhan                                                                 •    Iklan di Media Sosial
                            • Iklan Digital
Page 17
     Kinerja Operasional & Strategi




                                                           ➢ Pabrik Maros: 0% in 2023 → 25% di Desember 2025
                                                           ➢ Pabrik Grobogan: 0% in 2023 → 26% di Desember 2025
                                                           ➢ Upaya yang agresif dan terus menerus untuk mendapatkan biomassa
                                                             dari sekitaran daerah, karena lokasi Maros dan Grobogan berdekatan
                                                             dengan sawah dan jenis-jenis perkebunan lainnya. Bahan bakar
                                                             alternatif tipe lain seperti RDF sedang terus ditindaklanjuti, dan hingga
                                                             saat ini Indocement mempunyai lebih dari 25 jenis bahan bakar
                                                             alternatif.




                           Hot Disc Reactor Facility




                                                           Gunung Sampah di TPST Bantargebang                 Fasilitas RDF di Rorotan

                                                       ➢ Pengambilan RDF dari TPST Bantargebang mencapai 550 ton/hari.
                               UNTHA Shredder          ➢ Kontrak RDF dengan lokasi Rorotan untuk 875 ton/hari.
17
Page 18
      Kinerja Operasional & Strategi




                                           Konsumsi Bahan Bakar %                                                                                                Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 – NET
         2,3     3,4          3,2                                                                                                                                                   (kg CO2/t cement equivalent)
                                    5,8          7,4    9,3      12,2
                                                                          18,1      18,3      21,4
                                                                                                                                       725


                                                                                                        29,0
                                                                                                                           42          675

                                                                                                                                              693
                                                                                                                                                                                                                                         Penurunan sebesar
                                                                                                                                                                  650
                                                                                                                                       625

                                                                                                                                                                                                                                           29% dari 2010
        97,7    96,6      96,8      94,2
                                                                                                                                       575

                                                 92,6   90,7     87,8
                                                                          81,9      81,7                                                                                              585
                                                                                              78,6                                                                                              573
                                                                                                         71                            525
                                                                                                                                                                                                          558
                                                                                                                                                                                                                    546
                                                                                                                           58                                                                                                 533
                                                                                                                                       475                                                                                               512
                                                                                                                                                                                                                                                           490
         8%     12%       35%       45%          69%    80%      88%      92%       90%       94%       98%                ~90%
                                                                                                                                       425



                                                                                                                                              2010       …        2015       …        2020      2021      2022      2023      2024       2025       …      2030E
        2015    2016      2017      2018     2019       2020     2021     2022     2023      2024      2025        …       2030E
                                                                                                                                             Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dihitung berdasarkan standar pelaporan international yang ditetapkan oleh World Business
                                                                                                                                             Council Sustainable Development (WBCSD) Cement Sustainability Initiative
                Bahan Bakar Fosil                  Bahan Bakar Alternatif                  Konten Batubara LCV                                  ➢ Cakupan 1 : Emisi dari operasi yang dimiliki atau dikuasai oleh perusahaan pelapor




     Pengukuran NOx & SO2
                       2025
                                                                                                                                                                                                                                                   Potential
                                                                                                                                     Lokasi                     Tipe                     Status              Kapasitas           Hasil
                                                                                                                                                                                                                (MW)         (GWh/tahun)
                                                                                                                                                                                                                                                Pengurangan CO2
                                                                                                                                                                                                                                                   (ton/tahun)
       NOx                                 800                                   2015–2025                                                              Ground mounted                Beroperasi                   32,50           45,00                   39.150
     (mg/Nm3)      275                                                                                                             Citeureup
                                                                         P14, P9, P10, P4, P8, P5, P11                                                        Rooftop                 Beroperasi                    8,21           10,45                     9.095

                                                               Emisi Debu INTP 2015 = 40 mg/m3                                                          Ground mounted                Beroperasi                   19,65           26,00                   33.280
       SO2                          650                                                                                            Tarjun
                                                               Emisi Debu INTP 2025 = 14,6 mg/m3
     (mg/Nm3)                                                                                                                                                 Rooftop                 Beroperasi                    5,14             6,38                    8.165
                  232                                          Regulasi Pemerintah = 60 mg/m3
                                                                                                                                   Cirebon                    Rooftop                 Beroperasi                    6,50             8,07                    7.017
                                                          ▪ Emisi Debu dalam unit mg/Nm²
                                                          ▪ Pengukuran berdasarkan standar local (PermenLHK No. 19/2017)           Grobogan                   Rooftop                 (Q3 2026)                     6,20             7,71                    6.705
         Standar Pemerintah           INTP
                                                          ▪ Emisi Debu (mg/m3) – (25°C, 1013 hPa) terkait 10% oksigen

18
Page 19
     Kinerja Operasional & Strategi




                                                                                    • Volume domestik 2026 diperkirakan tumbuh +1%
                        • Ketegangan Geopolitik                                     • Proyek infrastruktur baru (perpanjangan MRT, giant
                        • Ketidakpastian tarif perdagangan            Volume          seawall, jalan tol, dll.)
                        • Nilai tukar mata uang asing yang tinggi                   • Lanjutan Pembangunan 3 juta rumah per tahun
        Eksternal         dan tidak stabil
                        • Kenaikan harga energi                                     • Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum lebih tinggi pada
                        • Persaingan ekspor semen                                     2026
                                                                                    • Diskon PPN untuk pembelian rumah diperpanjang hingga
                                                                     Kebijakan        2027
                        • Daya beli yang lemah
                                                                                    • Pemotongan suku bunga lebih lanjut
                        • Pertumbuhan ekonomi yang
        Ekonomi                                                                     • Paket stimulus ekonomi
                          stagnan/lambat
                        • FDI rendah
                                                                                    • Peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif
                                                                                    • Pengurangan Klinker – Lebih banyak jenis semen HIJAU:
                        • Kapasitas pasokan yang berlebih                               - Kantong: Standar SNI baru
         Industri       • Beragam merek yang bersaing pada                              - Curah: SPI (Semen Portland Industri), hydraulic
                          produk kantong                            Keberlanjutan              cement, slag cement
                                                                                        - Peningkatan penggunaan bahan baku alternatif
                        • ODOL (Over Dimension Over Loading)                        • Pengoperasian panel surya di pabrik-pabrik Indocement
                          untuk truk                                                • Upaya berkelanjutan dalam otomatisasi dan digitalisasi
        Regulasi        • Tarif listrik
                                                                                    • Peningkatan konektivitas dari jalan tol dan pelabuhan baru
                        • Pajak karbon                                Distribusi    • Perluasan jejak (footprint) Indocement lebih lanjut
19
Page 20
     1.    Tinjauan Pasar
                 ̶   Perkembangan Pasar Semen
                 ̶   Pertumbuhan Volume Semen
                 ̶   Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
                 ̶   Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantung-Curah



      2.   Kinerja Keuangan
             ̶       Laporan Keuangan
             ̶       Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama


      3.   Kinerja Operasional & Strategi
             ̶       Inisiatif & Investasi Strategis
             ̶       Kampanye Pemasaran
             ̶       Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
             ̶       Pengurangan Emisi Berkelanjutan
             ̶       Outlook


      4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan

      5. Tanya Jawab
20
Page 21
                                                      z
                                       - 27% or 2.995 FTE
                                                                                    - 9,1% or
                                                                                    - 412 FTE
                                                                                                          Pengembangan kompetensi karyawan
                                                                                                                   menjadi fokus utama kami




Melanjutkan daya saing di SDM – Efisiensi SDM terus berjalan seiring kapasitas produksi semen meningkat
sebesar 38% dari 20,5 juta ton pada thaun 2014 menjadi 28,3 juta ton di tahun 2024
                                                                                                                  Penghargaan dari SWA
                                                                                                               “Best Employee Engagement”

Secara bertahap kami merekrut generasi muda dari waktu ke waktu untuk mempersiapkan generasi berikutnya.Kami fokus pada
       talenta berkualitas dan mengembangkan kompetensi mereka sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai perusahaan
Page 22
Zero Fatality Selama 4 Tahun Terakhir!
Keselamatan Bekerja Menjadi Focus Utama Kami → SAFETY FIRST!




  `    Pelaksanaan Safety Training bagi karyawan, kontraktor,
       transporter dan pemangku kepentingan lainnya

       “Safety Leadership”, pimpinan memberikan teladan di dalam
       melaksanakan kaidah-kaidah keselamatan bekerja yang baik
                                                                                                 Penghargaan dari SWA
       “KPI Safety” menjadi salah satu faktor penentu pencapaian                                “Best Company” di dalam
                                                                                                     Pelaksanaan K3
       kinerja

“Berangkat ke tempat kerja dengan badan hangat dan pulang kembali ke rumah dengan badan hangat”, itulah yang selalu kami
                 sampaikan kepada seluruh karyawan kami untuk memastikan keselamatan di dalam bekerja
Page 23
Program CERDAS menghadirkan solusi transisi energi bersih berbasis kolaborasi multipihak melalui
pemanfaatan sampah menjadi RDF, sekaligus mendorong penciptaan nilai ekonomi dan penguatan
ekosistem pengelolaan sampah di tingkat lokal.
      Dampak program:
         Transisi Energi Bersih: Sampah diolah menjadi RDF untuk menggantikan sebagian bahan bakar fosil
         Mengakhiri Kemiskinan: Menciptakan peluang kerja dan tambahan pendapatan masyarakat
         Menangani Kesenjangan: Memperluas akses usaha dan kemitraan bagi komunitas dan BUMDes
         Pemberdayaan Perempuan: Perempuan terlibat aktif dalam bank sampah dan pengelolaan sampah

                               Deskripsi Program                                                                       Sustainability Compass
B2C                                                                            B2G                                             NATURE
Business to Community                                         Business to Government               Program berkontribusi pada penurunan emisi GRK dengan menggantikan sebagian
Penyaluran RDF dari                                        Penyaluran RDF dari fasilitas         konsumsi bahan bakar fosil di pabrik semen. Dimana selama tahun 2024 berkontribusi
Koperasi SS45 & BUMDes                                       pengolahan sampah milik
Gunung Putri                                                        pemerintah daerah             mengurangi 258.535,73 ton CO2 dan mampu menghemat hingga 43,8% konsumsi
                                                                                                                       batubara dalam proses produksi ITP.
  31 Plasma Mitra                                                       6 Pemerintah
  23 Bank Sampah                                                            Kab/Kota
                                                                                                            WELLBEING                                   ECONOMY
                                                                                                Program CERDAS membuka
                                                                                                                                                        Program CERDAS meningkatkan
                                                                                           peluang kerja baru bagi kelompok
                                                                                                                                                        pendapatan anggota Koperasi
                                                                                              masyarakat, terutama di sektor
                                                                                                                                                        SS45 & BUMDes Gunung Putri
                                                                                               pengumpulan, pemilahan, dan
                                                                                                                                                        (Omset tahun 2025 mencapai
                                                                                                 pengolahan sampah residu.
                                                                                                                                                        lebih dari Rp670 juta)
                                                                                                                (SROI: 5.68)
B2E                                                                             B2B
Business to Employee                                             Business to Business                                                SOCIAL
Sedekah sampah dari karyawan                                      Penyediaan RDF dari                 Terbentuk ekosistem pengelolaan sampah terpadu oleh kelembagaan lokal
melalui aplikasi terpadu                                               rekanan bisnis                yang kuat (Koperasi SS45 dan BUMDes Gunung Putri), jaringan bank sampah
                                                                    > 24.000 ton RDF                   dan kelompok masyarakat di Citeureup, Klapanunggal, Gunung Putri, serta
 603 nasabah
                                                                       termanfaatkan                      partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, karyawan, dan mitra bisnis.
 Bank Sampah
Page 24
                                                                        Organik



                                                                                                   Pengepul / Industri
                                                                     Daur ulang                    Daur ulang



                                                                             RDF



                                                                         Residu    04              TPA




Pemilahan Sampah   Pengepressan RDF   RDF Siap Diangkut   Pengangkutan RDF               LOWER
                                                                                        EMISSION




                                                                                                                           RDF sebagai      ZERO
                                                                                                                         alternative fuel   WASTE
Page 25
> 300 tons
Ags 2022 – Mar 2026




 687
Page 26
 Program pemberdayaan perempuan melalui layanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berbasis komunitas. Kerja sama: Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,
.Puskesmas, Pemerintah Desa, dan Kader Posyandu. Penerima manfaat: >40.000 orang
                              CAKUPAN WILAYAH
                              Desa/Kelurahan
                              1. Desa Citeureup
                              2. Desa Hambalang
                              3. Desa Tajur
                              4. Desa Pasir Mukti
                              5. Desa Tarikolot
                              6. Desa Gunungsari
                              7. Desa Gunungputri
                              8. Desa Nambo
                              9. Desa Bantarjati
                              10. Desa Lulut
                              11. Desa Leuwikaret
                              12. Kel. Puspanegara
                              Kecamatan
                              1. Kec. Citeureup
                              2. Kec. Gunung Putri
                              3. Kec. Klapanunggal
     dr. Wahyu Nurlitasari    Kabupaten Bogor




                                                                  dr. Nurlitasari
Page 27
PENGHARGAAN
Penghargaan Proper KLHK 2024              CSR & PDB Awards 2025        Indonesia Sustainable Development   Majalah SWA
                                          Kemendes - Kategori Gold     Awards (ISDA) 2024-2025
Proper Emas: Kompleks Pabrik Cirebon
Proper Hijau: Kompleks Pabrik Citeureup                                Kategori Platinum
Proper Hijau: Kompleks Pabrik Tarjun




                                                                     TOP CSR Awards 2025                    BISRA
TOP CSR Awards 2025                                                  Penghargaan tertinggi “Platinum”
Platinum Trophy, Star 5, dan Top                                     Program “Jangkrik BOS”
Leader on CSR Commitment untuk
CEO Christian Kartawijaya
Page 28
     1.    Tinjauan Pasar
                 ̶   Perkembangan Pasar Semen
                 ̶   Pertumbuhan Volume Semen
                 ̶   Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
                 ̶   Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantung-Curah



      2.   Kinerja Keuangan
             ̶       Laporan Keuangan
             ̶       Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama


      3.   Kinerja Operasional & Strategi
             ̶       Inisiatif & Investasi Strategis
             ̶       Kampanye Pemasaran
             ̶       Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
             ̶       Pengurangan Emisi Berkelanjutan
             ̶       Outlook

     4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan

      5. Tanya Jawab
28
Page 29
Terima Kasih

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.08 MB
Published7 Apr 2026
Pages29
Characters72,880
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Christian Kartawijaya p.27
unresolved org PT Pionirbeton Industri p.3
unresolved org PT Cipta Mortar Utama p.3
unresolved org Kementerian Perindustrian p.5 ×5
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.19
unresolved org Koperasi SS p.23 ×2
unresolved person dr. Wahyu Nurlitasari p.26
unresolved person dr. Nurlitasari p.26

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result