Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 29
Page 1
Continuing The Competitiveness in Manpower
Page 2
120,8
69,3% 71,2% 62,4
52%
-2,2% +0,5% -8,3% 30,7% 28,8%
Tingkat
vs 2024 vs 2024 vs 2024 Kapasitas Permintaan Utilitas
2024 2025 2024 2025 Tahunan 2025
-3,9%
29,1% Domestik
+73,9% IDR 17,731 mil IDR 4,270 mil IDR 2,249 mil
20.179 19.390 Ekspor
317 551
35,8% di Jawa -4.4% 24.1% +8.5% 12.7% +12.0%
22,0% Luar Jawa vs 2024 of N.R. vs 2024 of N.R. vs 2024
2024 2025 2024 2025
533 • Citeureup: 32,5 MWp (ground
512* 42,0% mounted) + 8,2 MWp (rooftop)
490 29,0%
21,4% NOx 275
264 800 • Tarjun: 19,7 MWp (ground mounted) +
5,1 MWp (rooftop)
SO2 232
230 650 • Cirebon: 6,5 MWp (rooftop)
2024 2025 2030E 2024 2025 2030E Dust 14,6 60 • Grobogan: 6,2 MWp (rooftop) Q3 2026
2
Page 3
➢ Fasilitas biomass feeding di Pabrik Semen Grobogan dengan kapasitas 40 tph mulai
beroperasi pada Agustus 2025.
➢ Sewa operasi Pabrik & Tambang (quarry) Maros dengan Semen Bosowa diperpanjang
selama dua tahun sejak September 2025.
➢ Indocement mengakuisisi dua terminal semen dari Semen Bosowa: Siawung,
Sulawesi Selatan pada Agustus 2025 dan Lombok pada November 2025.
➢ Anak usaha Indocement, PT Pionirbeton Industri menjalin kerja sama dengan
PT Cipta Mortar Utama pada Desember 2025 untuk membentuk usaha patungan (joint
venture) dalam bisnis produksi dan pemasaran produk mortar.
3
Page 4
1. Tinjauan Pasar
̶ Perkembangan Pasar Semen
̶ Pertumbuhan Volume Semen
̶ Posisi Pasar Semen & Pertumbuhannya
̶ Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantong-Curah
2. Kinerja Keuangan
̶ Laporan Keuangan
̶ Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama
3. Kinerja Operasional & Strategi
̶ Inisiatif & Investasi Strategis
̶ Kampanye Pemasaran
̶ Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
̶ Pengurangan Emisi Berkelanjutan
̶ Outlook
4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan
5. Tanya Jawab
4
Page 5
Tinjauan Pasar
140,0 150%
Kapasitas Semen (Juta ton) Permintaan Domestik (Juta ton) Utilisasi % (Domestik)
119,8 120,8 120,8 120,8 120,8 120,8 120,8
120,0 116,8 116,8 118,1
113,8
95%
98%
93% 111,0 112,4
89% 91% 108,0 100%
85% 87%
84% 82%
82% 79% 80%
75%
100,0 71%
68% 95,2
64% 61% 63% 62%
57% 58% 57% 59%
55% 55% 55%
48%
55%
7 tahun stabilitas 53% 54% 53% 52% 52% 54%
65%
40% 50%
80,0 42% 75,5
10 tahun pemulihan 72,3
66,8
69,5 70,0 70,9
60,1 68,9
66,3 66,9
60,0 63,9 64,0 63,8 64,9
54,1 62,0 62,0 62,5 61,8 62,4 63,0
50,9 60,5 0%
48,7 58,0
47,0 47,0 47,1 47,5 47,5 47,5 46,1 55,0
45,1 44,9 45,5 45,0
48,0 10 tahun utilitas yang rendah
40,0
33,6 40,8
akibat peningkatan kapasitas,
38,1 38,4
27,3
34,2
pandemi, dan kondisi geopolitik
24,1 31,5 31,9 -50%
22,6 30,2
27,5 27,1 27,5
20,0 25,5 25,7 CAGR 07A-10A 10A-13A 13A-16A 16A-19A 19A-22A 22A-25 25-28F
23,6 22,3
21,5
19,1 18,8 Permintaan +6,1% +12,5% +2,2% +4,2% -4,1% +0,3% +2,3%
Kapasitas +3,8% +9,5% +12,5% +5,7% +1,3% +1,1% 0%
0,0 -100%
94 95 96 97 98 99 00 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26E 27E 28E 29E 30E
5 Sumber: Kementerian Perindustrian dengan Proyeksi Internal Indocement | Data kapasitas dapat direvisi berdasarkan pembaruan industri
Page 6
Tinjauan Pasar
Q1
Q2 2023 2024 2025
Q3
Q4
14.269 14.273 13.163
17.757 22% 17.791 21%
22%
18.715 28% 29%
29%
TOTAL TOTAL Total
64.016 ribu ton 63.791 ribu ton 62.399 ribu ton
+3,6% -0,4% -2,2%
13.151 13.745 13.997
22% 22%
21%
17.881 18.016 17.449
28% 28%
27%
2023 H1 2024 H1 2025 H1
42,8% 43,9% 43,5%
27.420 ribu ton 28.018 ribu ton 27.160 ribu ton
2023 H2 2024 H2 2025 H2
57,2% 56,1% 56,5%
36.596 ribu ton 35.773 ribu ton 35.240 ribu ton
6 Sunber: Kementerian Perindustrian
Page 7
Tinjauan Pasar
Volume Pasar 2023 Volume Pasar 2024 Volume Pasar 2025 Pertumbuhan Pasar YoY 2024 Pertumbuhan Pasar YoY 2025 Pertumbuhan INTP YoY 2025
29,4%
18,7%
11,5%
5,0% 3,8%
1,5% 1,1% 5,8%
3,1% 0,5% -0,9% -0,2% 0,2% -0,8%
-1,9%
-1,1% -4,0% -3,8% -0,4%
-6,2% -2,1%
-5,1% -3,8% -2,4% -3,8%
-2,3% -4,5% -4,0%
-4,7% -7,3%
-8,2% -8,3% -7,7% -11,6%
-17,1%
6.079 5.883
5.798 5.794 5.856 5.829
-22,2% 5.181
4.801 4.896
4.604
3.758 3.920
6.024 6.022 5.970 6.319 5.929
5.436 5.280 5.509
5.059 4.830
4.384
3.029
4.908 4.489 4.872 2.984 4.876 5.291 5.805 5.956 6.120 6.305 6.177 6.233
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
(kilo ton)
7 Source: Kementerian Perindustrian
Page 8
Tinjauan Pasar
• Perkembangan volume yang beragam pada tiap wilayah, banyak segmen masih mengalami penurunan permintaan
Volume
• Permintaan curah bergeser dari Kalimantan ke Jawa, terlihat pada proporsi curah di masing-masing pulau Pertumbuhan YoY: Area
2025
<=0% Jawa -2,0%
>0% <=5% Sumatra +1,5%
>5% <=10% Kalimantan -16,1%
>10% <=15% Sulawesi -5,1%
Aceh >15% Bali & NT +5,2%
North
Kalimantan North Indonesia bagian Timur +1,4%
Sulawesi
North Riau
Sumatra Islands
Gorontalo
East
Riau Kalimantan North Southwest
W est Maluku Papua
0 0
Kalimantan
W est
Sumatra
Bangka- Central W est
Jambi
Belitung Kalimantan Sulawesi Central
Sulawesi Papua
South West
South Kalimantan
Sumatra Papua
Central
Bengkulu South Southeast Papua Highland
9,0% 10,5% Sulawesi Sulawesi Papua
8,1%
21,6% 17,4% Lampung Jakarta
7,7% 7,7% Maluku 3,4% 2,3%
22,2% 2,7% South
22,5% 16,3% 8,4% 7,1% 3,3% 2,8% Papua
West
Java
7,2%
Banten Central Java 8,2% 7,0%
East Java Bali
Yogyakarta S. R.
Porsi Pasar Porsi Semen
Porsi PDB 51,2% 61,0% W est Nusa East Nusa
Semen: Curah: 56,9% Tenggara Tenggara
2025:
2024 2024 51,3% 64,6%
6,4% 1,8%
2025 2025 2,8%
6,9% 1,5%
8 Sumber: Kementerian Perindustrian, BPS
Page 9
Tinjauan Pasar
75% Kantong
Luar Jawa Jawa 79% Kantong (+2,2%) Curah
25% Curah 61% Jawa 65% Jawa
21% Curah (-16,7%) Kantong 39% Luar Jawa 35% Luar Jawa
16.406 18.580 19.562 17.948
29.570 31.587 31.122 30.373 27% 29% 31% 29%
48% 49% 49%
49%
45.389 45.436 44.229 44.452
73% 71% 69% 71%
32.224 32.428 32.669 32.027
52% 51% 51% 51%
2022 2023 2024 2025 2022 2023 2024 2025
63% Kantong 64% Kantong (-1,5%) 47% Jawa 46% Jawa
37% Curah 36% Curah (-2,9%) 53% Luar Jawa 54% Luar Jawa
9 Sumber: Kementerian Perindustrian
Page 10
1. Tinjauan Pasar
̶ Perkembangan Pasar Semen
̶ Pertumbuhan Volume Semen
̶ Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
̶ Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantung-Curah
2. Kinerja Keuangan
̶ Laporan Keuangan
̶ Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama
3. Kinerja Operasional & Strategi
̶ Inisiatif & Investasi Strategis
̶ Kampanye Pemasaran
̶ Keberlanjutan & Efesiensi Operasional
̶ Pengurangan Emisi Berkelanjutan
̶ Prospek
4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan
5. Tanya Jawab
10
Page 11
Kinerja Keuangan
2025 2024 Selisih
VOLUME PENJUALAN
'000 ton '000 ton '000 ton %
Total Volume Penjualan 19,941 20,496 -554 -2.7%
Domestik 19,390 20,179 -788 -3.9%
Ekspor 551 317 234 73.9%
2025 2024 Selisih
LAPORAN KEUANGAN
Milliar Rp. Milliar Rp. Milliar Rp. %
Pendapatan Neto 17,731.2 18,548.7 -817.5 -4.4%
Beban Pokok Pendapatan -11,961.3 -12,487.8 526.5 4.2%
Laba Bruto 5,769.9 6,061.0 -291.1 -4.8%
% dari Pendapatan Neto 32.5% 32.7% 0.0 0%
Beban Usaha -3,683.0 -3,725.1 42.1 1.1%
Laba dari Divestasi 670.0 0.0 670.0 0.0%
Beban Operasi Lain - Neto -49.9 57.6 -107.5 -186.7%
Laba Usaha 2,706.9 2,393.4 313.5 13.1%
% dari Pendapatan Neto 15.3% 12.9% 0.0 -
EBITDA 4,269.8 3,936.4 333.4 8.5%
% dari Pendapatan Neto 24.1% 21.2% 0.0 0%
Pendapatan Keuangan - Neto -6.7 -74.9 68.2 91.1%
Bagian atas Laba Neto Entitas Asosiasi - Neto 37.0 145.3 -108.4 -74.6%
Pajak Final -0.9 -0.8 0.0 -2.4%
Laba sebelum Beban Pajak Penghasilan 2,736.3 2,463.0 273.3 11.1%
Beban Pajak Penghasilan - Neto -487.6 -455.1 -32.5 -7.1%
Laba Tahun Berjalan 2,248.8 2,007.9 240.8 12.0%
11
Page 12
Kinerja Keuangan
670 68
13 (107) (108) (33)
46
189 2.249
2.008 (101)
(80)
(316)
Laba 2024 Efek Volum Efek Harga Biaya Beban Pokok Biaya Biaya General Laba Dari Beban Pendapatan Laba Entitas Pajak Laba 2025
Distribusi Penjualan & Admin Divestasi Operasi Lain Keuangan
2023 2024 2025 2023 2024 2025
37%
38% 36%
33% 34% 35% 35%
30% 29% 28% 31%
28% 30% 27%
23% 23% 22%
19% 21%
18% 17%
16% 16% 18%
Q1 Q2 Q3 Q4
Q1 Q2 Q3 Q4
12
Page 13
Kinerja Keuangan
Posisi Kas yang Kuat sebesar Rp 5,9 triliun
per 31 Desember 2025
Dec 2025 Dec 2024
11.215 20.510 6.104 23.203
22.114 Equity
+8.0% +2.4% 2.418 +113.9%
z
-14.9% 1.131 30.420 Assets 31.725
10.389 20.031 7.175
Dec 31, 2024 Dec 31, 2025
Laba Tahunan Dividen Rasio Pembayaran
177% 148%
34.2% -0.9x 3.7% 100% 97%
30% 16% 43%
2.669
2.025 1.841 1.740
1.835 1.806 1.788 1.842 549 1.950 2.008 868
1.146 309
7.2 % 9.9 % 13.7 %
2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
13
Page 14
1. Tinjauan Pasar
̶ Perkembangan Pasar Semen
̶ Pertumbuhan Volume Semen
̶ Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
̶ Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantong-Curah
2. Kinerja Keuangan
̶ Laporan Keuangan
̶ Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama
3. Kinerja Operasional & Strategi
̶ Inisiatif & Investasi Strategis
̶ Kampanye Pemasaran
̶ Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
̶ Pengurangan Emisi Berkelanjutan
̶ Outlook
4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan
5. Tanya Jawab
14
Page 15
Kinerja Operasional & Strategi
➢ Ekspansi dari pasar yang terkonsentrasi di Jawa ke
wilayah lainnya: Sulawesi, Indonesia Timur, dan
Sumatra:
• Meningkatkan ketersediaan produk dan pangsa
pasar.
• Penghematan biaya logistik mengantisipasi
Sumatra peraturan Pemerintah tentang Zero ODOL (Over
Sulawesi Dimension Over Loading) untuk truk.
Kalimantan
➢ Pembentukan Joint-Venture dengan Saint-Gobain
East Indonesia Indonesia (MORTAR UTAMA) untuk menciptakan
sinergi yang kuat dan membuka peluang
pertumbuhan baru pada bisnis mortar.
Java
➢ Fokus pada produk keberlanjutan:
Bali-Nusra rasio klinker yang lebih rendah dan
lebih banyak campuran bahan baku
alternatif.
Pengganti OPC
Portland Composite Cement (PCC)
Portland Slag Cement Hydraulic Cement & Cement Portland Industry
Rasio Klinker 56%–58% 45%–50% 75%–78%
Pengurangan CO2 (vs. OPC) 30%–35% 50%–55% 10%–15%
• Didistribusikan dalam kantong untuk • Panas hidrasi rendah, tahan sulfat, daya tahan tinggi, dan • Kekuatan lebih baik dengan daya tahan luar biasa
pelanggan ritel. periode pertumbuhan tekan lebih lama. dibandingkan OPC.
Karakteristik
• Standar Pemerintah baru, pengurangan • Cocok untuk proyek beton massal, bendungan, dan • Untuk infrastruktur, gedung bertingkat, dan
rasio klinker dari 60% menjadi 55%! dermaga. Digunakan pada konstruksi pelabuhan Patimban industri pracetak.
15
Page 16
Kinerja Operasional & Strategi
Strategi kampanye yang efektif membuat kami tetap berada di puncak sebagai
TOP Brand No. 1 selama 17 tahun berturut-turut!
2025 2026
Konstruksi Social Campaign
Pelanggan Setia Ramadhan Series TimNas Moment 50th Anniversary
Untuk Awam (Offline to Online)
(Bangun Rumah
(Testimonial) (Video & Quiz) (Video & Media)
(Podcast & Quiz) Tukang)
• 50 Kolaborator
• 625 Rekomendasi
Nov 24 - Feb 25 Feb 25–Mar 25 Mar 25–Jun25 Apr 25–Jul 25 Agt 25–Sep 25 Sep 25–2026
• 32 pemenang di seluruh
wilayah Indonesia
• Kolaborasi KOL • Series Pendek • Recall EL SEMEN • Konten Reguler • Dari Offline ke Online • Kampanye CTA • Periode Konstruksi:
• Kuis #PelangganSETIA YouTube (4 versi) STR Goes To GBK Konten YouTube Video Manifesto • Kolaborasi KOL
Feb–Jul 2026
• • •
• Iklan di Media Sosial • Kurma Kuis • Penempatan Media • Iklan di Sosial Media • Kolaborasi KOL
Ramadhan • Iklan di Media Sosial
• Iklan Digital
Page 17
Kinerja Operasional & Strategi
➢ Pabrik Maros: 0% in 2023 → 25% di Desember 2025
➢ Pabrik Grobogan: 0% in 2023 → 26% di Desember 2025
➢ Upaya yang agresif dan terus menerus untuk mendapatkan biomassa
dari sekitaran daerah, karena lokasi Maros dan Grobogan berdekatan
dengan sawah dan jenis-jenis perkebunan lainnya. Bahan bakar
alternatif tipe lain seperti RDF sedang terus ditindaklanjuti, dan hingga
saat ini Indocement mempunyai lebih dari 25 jenis bahan bakar
alternatif.
Hot Disc Reactor Facility
Gunung Sampah di TPST Bantargebang Fasilitas RDF di Rorotan
➢ Pengambilan RDF dari TPST Bantargebang mencapai 550 ton/hari.
UNTHA Shredder ➢ Kontrak RDF dengan lokasi Rorotan untuk 875 ton/hari.
17
Page 18
Kinerja Operasional & Strategi
Konsumsi Bahan Bakar % Intensitas Emisi GRK Cakupan 1 – NET
2,3 3,4 3,2 (kg CO2/t cement equivalent)
5,8 7,4 9,3 12,2
18,1 18,3 21,4
725
29,0
42 675
693
Penurunan sebesar
650
625
29% dari 2010
97,7 96,6 96,8 94,2
575
92,6 90,7 87,8
81,9 81,7 585
78,6 573
71 525
558
546
58 533
475 512
490
8% 12% 35% 45% 69% 80% 88% 92% 90% 94% 98% ~90%
425
2010 … 2015 … 2020 2021 2022 2023 2024 2025 … 2030E
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025 … 2030E
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dihitung berdasarkan standar pelaporan international yang ditetapkan oleh World Business
Council Sustainable Development (WBCSD) Cement Sustainability Initiative
Bahan Bakar Fosil Bahan Bakar Alternatif Konten Batubara LCV ➢ Cakupan 1 : Emisi dari operasi yang dimiliki atau dikuasai oleh perusahaan pelapor
Pengukuran NOx & SO2
2025
Potential
Lokasi Tipe Status Kapasitas Hasil
(MW) (GWh/tahun)
Pengurangan CO2
(ton/tahun)
NOx 800 2015–2025 Ground mounted Beroperasi 32,50 45,00 39.150
(mg/Nm3) 275 Citeureup
P14, P9, P10, P4, P8, P5, P11 Rooftop Beroperasi 8,21 10,45 9.095
Emisi Debu INTP 2015 = 40 mg/m3 Ground mounted Beroperasi 19,65 26,00 33.280
SO2 650 Tarjun
Emisi Debu INTP 2025 = 14,6 mg/m3
(mg/Nm3) Rooftop Beroperasi 5,14 6,38 8.165
232 Regulasi Pemerintah = 60 mg/m3
Cirebon Rooftop Beroperasi 6,50 8,07 7.017
▪ Emisi Debu dalam unit mg/Nm²
▪ Pengukuran berdasarkan standar local (PermenLHK No. 19/2017) Grobogan Rooftop (Q3 2026) 6,20 7,71 6.705
Standar Pemerintah INTP
▪ Emisi Debu (mg/m3) – (25°C, 1013 hPa) terkait 10% oksigen
18
Page 19
Kinerja Operasional & Strategi
• Volume domestik 2026 diperkirakan tumbuh +1%
• Ketegangan Geopolitik • Proyek infrastruktur baru (perpanjangan MRT, giant
• Ketidakpastian tarif perdagangan Volume seawall, jalan tol, dll.)
• Nilai tukar mata uang asing yang tinggi • Lanjutan Pembangunan 3 juta rumah per tahun
Eksternal dan tidak stabil
• Kenaikan harga energi • Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum lebih tinggi pada
• Persaingan ekspor semen 2026
• Diskon PPN untuk pembelian rumah diperpanjang hingga
Kebijakan 2027
• Daya beli yang lemah
• Pemotongan suku bunga lebih lanjut
• Pertumbuhan ekonomi yang
Ekonomi • Paket stimulus ekonomi
stagnan/lambat
• FDI rendah
• Peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif
• Pengurangan Klinker – Lebih banyak jenis semen HIJAU:
• Kapasitas pasokan yang berlebih - Kantong: Standar SNI baru
Industri • Beragam merek yang bersaing pada - Curah: SPI (Semen Portland Industri), hydraulic
produk kantong Keberlanjutan cement, slag cement
- Peningkatan penggunaan bahan baku alternatif
• ODOL (Over Dimension Over Loading) • Pengoperasian panel surya di pabrik-pabrik Indocement
untuk truk • Upaya berkelanjutan dalam otomatisasi dan digitalisasi
Regulasi • Tarif listrik
• Peningkatan konektivitas dari jalan tol dan pelabuhan baru
• Pajak karbon Distribusi • Perluasan jejak (footprint) Indocement lebih lanjut
19
Page 20
1. Tinjauan Pasar
̶ Perkembangan Pasar Semen
̶ Pertumbuhan Volume Semen
̶ Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
̶ Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantung-Curah
2. Kinerja Keuangan
̶ Laporan Keuangan
̶ Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama
3. Kinerja Operasional & Strategi
̶ Inisiatif & Investasi Strategis
̶ Kampanye Pemasaran
̶ Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
̶ Pengurangan Emisi Berkelanjutan
̶ Outlook
4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan
5. Tanya Jawab
20
Page 21
z
- 27% or 2.995 FTE
- 9,1% or
- 412 FTE
Pengembangan kompetensi karyawan
menjadi fokus utama kami
Melanjutkan daya saing di SDM – Efisiensi SDM terus berjalan seiring kapasitas produksi semen meningkat
sebesar 38% dari 20,5 juta ton pada thaun 2014 menjadi 28,3 juta ton di tahun 2024
Penghargaan dari SWA
“Best Employee Engagement”
Secara bertahap kami merekrut generasi muda dari waktu ke waktu untuk mempersiapkan generasi berikutnya.Kami fokus pada
talenta berkualitas dan mengembangkan kompetensi mereka sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai perusahaan
Page 22
Zero Fatality Selama 4 Tahun Terakhir!
Keselamatan Bekerja Menjadi Focus Utama Kami → SAFETY FIRST!
` Pelaksanaan Safety Training bagi karyawan, kontraktor,
transporter dan pemangku kepentingan lainnya
“Safety Leadership”, pimpinan memberikan teladan di dalam
melaksanakan kaidah-kaidah keselamatan bekerja yang baik
Penghargaan dari SWA
“KPI Safety” menjadi salah satu faktor penentu pencapaian “Best Company” di dalam
Pelaksanaan K3
kinerja
“Berangkat ke tempat kerja dengan badan hangat dan pulang kembali ke rumah dengan badan hangat”, itulah yang selalu kami
sampaikan kepada seluruh karyawan kami untuk memastikan keselamatan di dalam bekerja
Page 23
Program CERDAS menghadirkan solusi transisi energi bersih berbasis kolaborasi multipihak melalui
pemanfaatan sampah menjadi RDF, sekaligus mendorong penciptaan nilai ekonomi dan penguatan
ekosistem pengelolaan sampah di tingkat lokal.
Dampak program:
Transisi Energi Bersih: Sampah diolah menjadi RDF untuk menggantikan sebagian bahan bakar fosil
Mengakhiri Kemiskinan: Menciptakan peluang kerja dan tambahan pendapatan masyarakat
Menangani Kesenjangan: Memperluas akses usaha dan kemitraan bagi komunitas dan BUMDes
Pemberdayaan Perempuan: Perempuan terlibat aktif dalam bank sampah dan pengelolaan sampah
Deskripsi Program Sustainability Compass
B2C B2G NATURE
Business to Community Business to Government Program berkontribusi pada penurunan emisi GRK dengan menggantikan sebagian
Penyaluran RDF dari Penyaluran RDF dari fasilitas konsumsi bahan bakar fosil di pabrik semen. Dimana selama tahun 2024 berkontribusi
Koperasi SS45 & BUMDes pengolahan sampah milik
Gunung Putri pemerintah daerah mengurangi 258.535,73 ton CO2 dan mampu menghemat hingga 43,8% konsumsi
batubara dalam proses produksi ITP.
31 Plasma Mitra 6 Pemerintah
23 Bank Sampah Kab/Kota
WELLBEING ECONOMY
Program CERDAS membuka
Program CERDAS meningkatkan
peluang kerja baru bagi kelompok
pendapatan anggota Koperasi
masyarakat, terutama di sektor
SS45 & BUMDes Gunung Putri
pengumpulan, pemilahan, dan
(Omset tahun 2025 mencapai
pengolahan sampah residu.
lebih dari Rp670 juta)
(SROI: 5.68)
B2E B2B
Business to Employee Business to Business SOCIAL
Sedekah sampah dari karyawan Penyediaan RDF dari Terbentuk ekosistem pengelolaan sampah terpadu oleh kelembagaan lokal
melalui aplikasi terpadu rekanan bisnis yang kuat (Koperasi SS45 dan BUMDes Gunung Putri), jaringan bank sampah
> 24.000 ton RDF dan kelompok masyarakat di Citeureup, Klapanunggal, Gunung Putri, serta
603 nasabah
termanfaatkan partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, karyawan, dan mitra bisnis.
Bank Sampah
Page 24
Organik
Pengepul / Industri
Daur ulang Daur ulang
RDF
Residu 04 TPA
Pemilahan Sampah Pengepressan RDF RDF Siap Diangkut Pengangkutan RDF LOWER
EMISSION
RDF sebagai ZERO
alternative fuel WASTE
Page 25
> 300 tons Ags 2022 – Mar 2026 687
Page 26
Program pemberdayaan perempuan melalui layanan kesehatan ibu, anak, dan keluarga berbasis komunitas. Kerja sama: Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,
.Puskesmas, Pemerintah Desa, dan Kader Posyandu. Penerima manfaat: >40.000 orang
CAKUPAN WILAYAH
Desa/Kelurahan
1. Desa Citeureup
2. Desa Hambalang
3. Desa Tajur
4. Desa Pasir Mukti
5. Desa Tarikolot
6. Desa Gunungsari
7. Desa Gunungputri
8. Desa Nambo
9. Desa Bantarjati
10. Desa Lulut
11. Desa Leuwikaret
12. Kel. Puspanegara
Kecamatan
1. Kec. Citeureup
2. Kec. Gunung Putri
3. Kec. Klapanunggal
dr. Wahyu Nurlitasari Kabupaten Bogor
dr. Nurlitasari
Page 27
PENGHARGAAN
Penghargaan Proper KLHK 2024 CSR & PDB Awards 2025 Indonesia Sustainable Development Majalah SWA
Kemendes - Kategori Gold Awards (ISDA) 2024-2025
Proper Emas: Kompleks Pabrik Cirebon
Proper Hijau: Kompleks Pabrik Citeureup Kategori Platinum
Proper Hijau: Kompleks Pabrik Tarjun
TOP CSR Awards 2025 BISRA
TOP CSR Awards 2025 Penghargaan tertinggi “Platinum”
Platinum Trophy, Star 5, dan Top Program “Jangkrik BOS”
Leader on CSR Commitment untuk
CEO Christian Kartawijaya
Page 28
1. Tinjauan Pasar
̶ Perkembangan Pasar Semen
̶ Pertumbuhan Volume Semen
̶ Porsi Pasar Semen & Pertumbuhannya
̶ Pasar Jawa-Luar Jawa & Pasar Kantung-Curah
2. Kinerja Keuangan
̶ Laporan Keuangan
̶ Neraca Keuangan dan Indikator Keuangan Utama
3. Kinerja Operasional & Strategi
̶ Inisiatif & Investasi Strategis
̶ Kampanye Pemasaran
̶ Keberlanjutan & Efisiensi Operasional
̶ Pengurangan Emisi Berkelanjutan
̶ Outlook
4. SDM, Gerakan Indocement Baik & Penghargaan
5. Tanya Jawab
28
Page 29
Terima Kasih
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Pionirbeton Industri
p.3
unresolved
org
PT Cipta Mortar Utama
p.3
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.5 ×5
unresolved
org
Kementerian Pekerjaan Umum
p.19
unresolved
org
Koperasi SS
p.23 ×2
unresolved
person
dr. Wahyu Nurlitasari
p.26
unresolved
person
dr. Nurlitasari
p.26
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.