Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1 OCR 0.918
Bank of India @ Indonesia HASIL PAPARAN PUBLIK (PUBLIC EXPOSE) PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK. JAKARTA, 12 DESEMBER 2023 Dalam rangka memenuhi ketentuan butir V.1 Peraturan Bursa No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, PT Bank of India Indonesia Tbk. pada hari Selasa, 12 Desember 2023 bertempat di Kantor Pusat PT Bank of India Indonesia Tbk, Jakarta (“Perseroan”), telah menyelenggarakan Paparan Publik (Public Expose) . Adapun pengurus Perseroan yang menghadiri acara tersebut adalah : Bpk. RM Raharjo Satrio Unggul, Direktur Utama. Bpk. Jayaprakash Bharathan, Wakil Direktur Utama. Ibu Carolina Dina Rusdiana, Direktur Operasional. Bpk. Dennis Kusuma Halim, Direktur Kepatuhan. Bpk. Chandra Sekhar Mukherjee, Direktur Kredit & international Banking. Bpk. Hary Suryawan Dwiputra, Kepala Divisi Human Capital Service. DL wN — 2 Mengingat Paparan Publik diselenggarakan setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, sehingga dalam paparannya, Direksi perseroan selain menjelaskan kinerja perseroan sampai dengan Triwulan III September 2023, juga menjelaskan hasil RUPSLB yaitu: Menyetujui Pembatalan Keputusan RUPSLB Perseroan tanggal 26 Maret 2018 tentang Penghapusan Pencatatan (Delisting) Saham PT Bank of India Indonesia Tbk. di Bursa Efek Indonesia. Jl. K.H, Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate @boiindonesia.co.id, Website : www.bolindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 2 OCR 0.913
Bank of India Indonesia Dalam sesi tanya jawab ada 3 (Tiga) media yang bertanya kepada Manajemen Perseroan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut kami rangkum sebagai berikut: 1. KONTAN a) Sehubungan dengan Pemenuhan Syarat Free float, bagaimana usaha Perseroan untuk dapat memenuhinya? Jawab : Perseroan telah melakukan upaya pemenuhan syarat free float diantaranya adalah dengan cara pengalihan sebagaian saham untuk memenuhi ketentuan V.1.1 dan V.1.2 Peraturan Bursa No.I-A. Pengalihan saham tersebut dilakukan dengan dua cara yakni hibah dan juai beli. Adapun skemanya yaitu Pemegang Saham minoritas PT Panca Mantra Jaya (PMJ) akan mengurangi kepemilikan sahamnya dari 6.786 menjadi 4,996 dimana 1,794o saham dialihkan ke masyarakat. Untuk kepemilikan saham dari Pemegang Saham Minoritas sebesar 4,99Y6 terbagi menjadi 3.5549 dalam bentuk Seripless dan 1.44 Wc dalam bentuk Serip. Dengan perubahan komposisi saham Seripless milik PT Panca Mantra Jaya (PMJ) maka ketentuan minimum free float dapat terpenuhi. b) Untuk Liguiditas, Modal, dan CAR, apakah ada rencana Perseroan untuk meningkatkan modal? 2 R3 Jawab: Kondisi likuiditas saat ini memang menjadi masalah umum Perbankan, bahkan menjadi issue global sehingga mengakibatkan dana pihak ketiga tidak tumbuh secara signifikan, namun kontribusi peningkatan terbesar adalah pada produk CASA (dana murah). Saat ini Perseroan tidak menghadapi masalah likuiditas, dan dana Perseroan saat ini ditempatkan pada beberapa instrumen surat berharga. Peningkatan modal sudah dilakukan tahun lalu sebesar Rp 1.3 Triliun untuk memenuhi persyaratan OJK dalar: pemenuhan Medal Minimum. Sejauh ini CAR turun karena adanya pertumbuhan kredit, namun masih disekitar 90-10046, posisinya jauh diatas ketentuan minimum. Dengan demikian dalam beberapa masa mendatang tidak ada rencana penambahan modal. Ah Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10720, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@boiiridonesia.co.id, Website : www-.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 3 OCR 0.942
Bankofindia “@ Indonesia c) Bagaimana Proyeksi Pertumbuhan kredit tahun 2024, apakah Perseroan akan memperkuat Retail atau Bisnis ? Jawab: Perseroan menargetkan Pertumbuhan kredit di 2024 sejalan dengan pertumbuhan industri dimana pertumbuhan tersebut ada di kisaran antara 13-1596. Di RBB Perseroan yang disusun juga sejalan dengan pertumbuhan industri. Saat ini Perseroan juga scdang melakukan evaluasi atas sektor-sektor yang akan menjadi target market kredit. Tahun 2023, Perseroan menyalurkan kredit pada multisektor diantaranya adalah manufacturing, pertambangan, otomotif, elektronik hingga konstruksi. Di sisi lain, Perseroan juga melakukan diversifikasi dengan memberikan kredit kepada lebih banyak masyarakat lokal dan beralih dari konsentrasi pinjaman kepada masyarakat Indonesia yang berasal dari India. Per September 2023 total penyaluran kredit Perseroan mencapai Rp 3.73 Triliun. Angka tersebut tumbuh signifikan sekitar 65,18Y6 jika dibandingkan periode tahun lalu. Untuk ke depannya Perseroan akan fokus ke SME . INFOBANK a) Terkait soal DPK, bagaimana Perseroan menghadapi masalah ini? Jawab : Direktur Utama Perseroan menjelaskan bahwa issue DPK memang menjadi permasalahan banyak Bank. Tetapi jika kita melihat spektrum yang lebih luas, DPK Perseroan tumbuh cukup baik. Jika melihat angka pertumbuhan dalam setahun ini mungkin kelihatan sedikit, tetapi jika menghitung 9 bulan terakhir, DPK tumbuh 1596. Direktur utama menjelaskan bahwa situasi pasar saat ini sedang tidak stabil. Dengan demikian, banyak Bank yang berlomba lomba membentuk produk dan layanan baru demi menarik nasabah baru. Meskipun demikian, pertumbuhan DPK yang melambat tidak membuat Perseroan memiliki masalah dalam likuiditas. Salah satunya dikarenakan Perseroan memiliki surat berharga yang nilainya mencapai 2 T. Salah satu tantangannya adalah memberikan layanan dan produk yang sesuai kepada komunitas (India) dimana trading volume antara India dan Indonesia meningkat. b) NPL sedikit diatas 596, bagaimana langkah-langkah untuk menguranginya? Jawab: NPI. per September 2023 masih berkisar 5.526. Perseroan menyatakan akan terus menekan NPL hingga dibawah 596. Perseroan berupaya semaksimal mungkin untuk Jl. K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@bolindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Page 4 OCR 0.869
Bankofindia “@ Indonesia memulihkan beberapa nasabah yang telah direstrukturisasi (kredit berkualitas rendah) dan Perseroan juga banyak berkomunikasi dengan nasabah dimana dalarn 3 (tiga) tahun terakhir telah memperbaiki posisi NPL. Meskipun demikian, nasabah yang mengalami NPL ini masih ada. Namun Manajemen Perseroan memastikan berbagai upaya untuk menekan NPL tetap terus menerus dilakukan. 3. DUTA NUSANTARA Media Duta Nusantara bertanya tentang kapan saham BOII akan dibuka suspendnya? Jawab : Manajemen menjawab bahwa setelah Perseroan memenuhi ketentuan Bursa V.I.1 dan V.1.2 maka suspensi tersebut akan dicabut oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) Demikian hasil rangkuman tanya jawab dalam rangka-Paparan Publik PT Bank of India Indonesia. Tbk. - en Dn Ue na Atatana, 15 Desember 2023 du SAN RM Raha Direktur Utama Us K.H. Samanhudi No. 37, Jakarta Pusat 10710, Telp. : (021) 3500007 (Hunting), Fax. : (021) 3808178 e-mail : corporate@boiindonesia.co.id, Website : www.boiindonesia.co.id, SWIFT BIC : BKIDIDJA
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.