Skip to content
Back to announcement

20260406_LIFE_Pemanggilan RUPS_32067669_lamp5.pdf

RUPS notice Text extracted LIFE

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 128

Page 1
Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk.




Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt.6
Jl. Jend. Sudirman Kav.21, Kel. Karet, Kec. Setiabudi, Kota
Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta

Tanggal Penilaian: 31 Desember 2025




No. Laporan           :
Tanggal               :


Tanggal/Date          : December 22nd, 2021

No Laporan/Report Number :
Tanggal/Date          : December 22nd, 2021

No Laporan/Report Number :
Tanggal/Date          : December 22nd, 2021

No Laporan/Report Number :
Page 2
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 817-3101-22
                                                                          corsec@kjppputrianugrah.com


No.
Bogor,


Direktur KARIM Consulting Indonesia
Graha Tirtadi, R-206 & 209
Jln. Pangeran Antasari No. 18 A,
Provinsi DKI Jakarta
Up. Bapak Yoga Aditya Herlambang


QQ,
Direktur PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt.6,
Jl. Jenderal Sudirman Kav.21, Kel. Karet, Kec. Setiabudi,
Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta

Dengan Hormat,
COVERIN G LETTER




Berdasarkan instruksi dari KARIM Consulting Indonesia QQ PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (“Pemberi
Tugas”) sehubungan dengan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia
Tbk yang tertuang dalam kontrak No. 184-0/PRIDE/EL/BS/01/2026 tanggal 06 Januari 2026, kami sebagai
Penilai Publik Independen berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan izin usaha
No. 2.21.0172, telah melakukan investigasi dan menyampaikan laporan ini untuk Pemberi Tugas dan
Pengguna Laporan.
1.                 Identitas Status Penilai

                   A. Jasa studi kelayakan ini dilakukan oleh penilai independen yang merupakan Penilai Publik dan
                      merupakan salah satu rekan pada KJPP Putri Anugrah & Rekan. Penilai Publik dan KJPP Putri
                      Anugrah & Rekan telah memiliki perizinan dan terdaftar sebagai Penilai Publik di Kementerian
                      Keuangan Republik Indonesia dengan nomor lisensi 2.21.0172 dan telah memenuhi persyaratan
                      sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 228/PMK.01/2019 tentang
                      Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 101/PMK.01/2014 tentang Penilai
                      Publik dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal di Otoritas Jasa Keuangan
                      dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal Nomor. STTD.PBB-
                      45/PM.223/2022.

                   B. Penilai dalam posisi untuk memberikan studi kelayakan objektif dan tidak memihak.
                   C. Penilai tidak mempunyai potensi benturan kepentingan dengan subjek dan/atau objek studi
                      kelayakan.

                   D. Penilai memiliki kompetensi untuk melakukan penugasan. Seluruh tenaga ahli dan staf pelaksana
                      dalam penugasan ini adalah satu kesatuan tim penugasan di bawah koordinasi Penilai berizin
                      atau penanggung jawab yang mempunyai kompetensi untuk melakukan jasa studi kelayakan.




                        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | i
Page 3
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com


2.   Pemberi Tugas
     Pemberi Tugas adalah sebagai berikut.

      Pemberi Tugas        KARIM Consulting Indonesia
      Bidang usaha         Jasa Konsultan
      Alamat               Graha Tirtadi, R-206 & 209 Jl. Pangeran Antasari No. 18 A, Provinsi DKI Jakarta
      Surel                yoga@karimconsulting.com
      Telepon              021-75917891/2
      Faximile             +62-21 7591 7890
      Website              https://karimconsulting.com/

     QQ
      Pemberi Tugas        PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
      Bidang usaha         Life Insurance
      Alamat               Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt.6, Jl. Jend. Sudirman Kav.21, Kel. Karet, Kec.
                           Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta
      Surel                Ladiyana.Prihantini@msiglife.co.id
      Telepon              (021) 2650 8300
      Faximile             -
      Website              https://www.msiglife.co.id/

3.   Pengguna Laporan

     1. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

      Pengguna Laporan     PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
      Bidang usaha         Life Insurance
      Alamat               Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt.6, Jl. Jend. Sudirman Kav.21, Kel. Karet, Kec.
                           Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta
      Surel                Ladiyana.Prihantini@msiglife.co.id
      Telepon              (021) 2650 8300
      Faximile             -
      Website              https://www.msiglife.co.id/

     2. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

      Pengguna Laporan     Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
      Bidang usaha         Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan
                           Lembaga Keuangan Mikro Serta Inovasi Teknologi di Sektor Keuangan.
      Alamat               Gedung Sumitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10710
      Surel                -
      Telepon              (021) 2960 0000
      Faximile             -
      Website              https://www.ojk.go.id/


4.   Identifikasi Objek Studi Kelayakan Usaha

     Objek studi kelayakan usaha adalah studi terkait Perubahan Kegiatan Usaha dengan mengeluarkan
     unit bisnis syariah (spin off) dari PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dan membuat entitas anak
     baru dengan rencana nama PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia.




          Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | ii
Page 4
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com


     Rencana kepemilikan saham PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk pada PT MSIG Sharia Life Insurance
     Indonesia sebesar 99,9%.

     KBLI terkait rencana perubahan kegiatan usaha adalah sebagai berikut.

     • KBLI 65113 mencakup kegiatan unit syariah dari kantor pusat perusahaan asuransi jiwa
       konvensional yang berfungsi sebagai kantor induk dari kantor di luar kantor pusat yang
       menjalankan kegiatan usaha asuransi jiwa syariah.
     • KBLI 65112 mencakup usaha asuransi jiwa syariah yang seluruhnya diselenggarakan berdasarkan
       prinsip syariah, dengan kegiatan usaha meliputi pengelolaan risiko berdasarkan prinsip syariah
       guna saling menolong dan melindungi dengan memberikan pembayaran yang didasarkan pada
       meninggal atau hidupnya peserta, atau pembayaran lain kepada peserta atau pihak lain yang
       berhak pada waktu tertentu yang diatur dalam perjanjian, yang besarnya telah ditetapkan
       dan/atau didasarkan pada hasil pengelolaan dana.


5.   Jenis Mata Uang yang Digunakan

     Objek studi kelayakan usaha dinilai menggunakan mata uang rupiah.


6.   Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan Usaha
     Maksud penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memberikan gambaran mengenai kelayakan
     Perubahan Kegiatan Usaha ditinjau dari berbagai analisis, meliputi analisis pasar, analisis teknis,
     analisis pola bisnis, analisis model manajemen, dan analisis keuangan.
     Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memenuhi ketentuan dari Peraturan
     Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan
     kegiatan usaha.

     Laporan Studi Kelayakan Usaha ini digunakan untuk kepentingan pasar modal dan tidak digunakan
     di luar tujuan penugasan tersebut.
     Studi Kelayakan Usaha ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
     (“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
     Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
     dan Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No.
     17/SEOJK.O4/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
     Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-
     2018.


7.   Tanggal Studi Kelayakan Usaha
     Tanggal Studi Kelayakan Usaha adalah per 31 Desember 2025.
     Berdasarkan Pasal 6 ayat 2(dua) POJK No. 17/POJK.04/2020 bahwa masa berlaku di Studi Kelayakan,
     yaitu selama 6 (enam) bulan sejak tanggal penilaian dalam Studi Kelayakan. Sehingga masa berlaku
     laporan berakhir pada akhir 30 Juni 2026.


8.   Tingkat Kedalaman Investigasi Terkait Hal yang Dilakukan
     Ruang lingkup pekerjaan adalah sebagai berikut:




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | iii
Page 5
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com


     a) Kami melakukan verifikasi data dan informasi untuk mendapatkan keyakinan yang memadai
        dengan melakukan investigasi dan wawancara terhadap Manajemen Perseroan terkait dengan
        Perubahan Kegiatan Usaha yang dimaksud dalam objek studi kelayakan usaha.
     b) Melakukan pengumpulan data dan informasi mengenai kegiatan usaha.

     c) Melakukan analisa atas kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha.
     d) Melakukan analisis atas pasar, teknis, pola bisnis, manajemen dan keuangan atas bisnis yang
        akan dikembangkan.
     e) Penilai tidak melakukan uji tuntas atas laporan keuangan dan penelaahan atas informasi pada
        laporan keuangan hanya dilakukan sebatas untuk keperluan Studi Kelayakan Usaha.

     f) Penilai tidak melakukan uji tuntas atas aspek legal termasuk dokumen legalitas objek Studi
        Kelayakan Usaha.
     g) Penilai tidak melakukan analisis dampak pajak sehubungan dengan Perubahan Kegiatan Usaha
        ini.

     h) Penilai tidak melakukan analisis terhadap biaya-biaya lain yang mungkin timbul, termasuk pajak
        (jika ada) atas Perubahan Kegiatan Usaha.

     i) Tidak melakukan transaksi lain selain yang disebutkan dalam objek Studi Kelayakan Usaha.
     j) Penelaahan, perhitungan dan analisis dapat dilakukan dengan baik tanpa terhalang oleh
        informasi yang tersembunyi atau sengaja disembunyikan.

     k) Pengumpulan data dan informasi dari pihak manajemen Perseroan bertujuan untuk mendapatkan
        dokumen kelengkapan analisis yang dibutuhkan dan selanjutnya diverifikasi melalui investigasi
        langsung, dan

     l) Terdapat data informasi yang relevan, yang diambil dari sumber yang layak.


9.   Sifat dan Sumber Informasi yang dapat Diandalkan

     Sifat dan sumber dari informasi yang relevan tanpa verifikasi dapat digunakan sepanjang
     mendapatkan persetujuan dan sumber data tersebut dipublikasikan pada tingkat nasional dan/atau
     internasional. Sumber informasi tersebut adalah sebagai berikut.

     a. Bank Indonesia;
     b. Bursa Efek Indonesia atau Bursa Efek lainnya;
     c. Badan Pusat Statistik;

     d. Data riset dari lembaga independen;
     e. Dll.


10. Asumsi dan Kondisi Pembatas

     Asumsi dan kondisi pembatas yang digunakan dalam laporan ini adalah sebagai berikut:
     a. Laporan studi kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha bersifat non-disclaimer opinion.
     b. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses studi kelayakan
        Perubahan Kegiatan Usaha.




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | iv
Page 6
                                                           Office:
                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                           +62 817-3101-22
                                                           corsec@kjppputrianugrah.com


    c. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
    d. Studi kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha menggunakan proyeksi keuangan yang telah
       disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen
       dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).

    e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha dan
       kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.

    f. Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat
       informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

    g. Penilai bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha dan
       kesimpulan yang dihasilkan.

    h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan
       Usaha dari pemberi tugas.
    i. Kami berasumsi bahwa Perubahan Kegiatan Usaha akan dijalankan seperti yang telah
       diungkapkan oleh manajemen Perusahaan dan sesuai dengan kesepakatan serta keandalan
       informasi mengenai rencana tersebut sebagaimana diungkapkan oleh manajemen Perusahaan.

    j. Asumsi ini dapat berubah dikarenakan perubahan peraturan pemerintah, perubahan kebijakan
       pemerintah serta reformasi di bidang sosial, ekonomi dan politik.

    k. Studi kelayakan usaha ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan, moneter, peraturan dan
       kondisi pasar yang ada saat ini. Perubahan atas kondisi-kondisi tersebut yang berada di luar
       kendali Perusahaan akan dapat memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat
       berpengaruh terhadap studi kelayakan usaha ini.

    l. Kami tidak berkewajiban untuk memperbaharui studi kelayakan usaha ini jika terjadi kejadian-
       kejadian penting yang terjadi setelah tanggal studi kelayakan usaha.

    m. Laporan studi kelayakan usaha ini tidak dimaksudkan untuk memberi rekomendasi kepada
       pemegang saham Perusahaan untuk menyetujui atau tidak menyetujui Rencana Perubahan
       Kegiatan Usaha tersebut.


11. Persyaratan atas Persetujuan untuk Publikasi
    Laporan Studi kelayakan perubahan kegiatan usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat
    informasi yang bersifat rahasia yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.


12. Konfirmasi bahwa Studi Kelayakan Dilakukan Berdasarkan SPI dan Peraturan Lainnya

    Studi Kelayakan ini dilakukan sesuai Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”), Standar Penilaian
    Indonesia (“SPI”) Edisi VII Tahun 2018, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No.
    17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha, Peraturan Otoritas Jasa
    Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis
    di Pasar Modal serta Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No. 17/SEOJK.O4/2020 tentang
    Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | v
Page 7
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com


13.   Metodologi Studi Kelayakan Usaha
      Langkah-langkah dalam penyusunan Laporan Studi Kelayakan Usaha dilakukan sesuai dengan POJK
      No. 35/POJK.04/2020. Analisis yang dilakukan mencakup hal-hal sebagai berikut:
      a) Kelayakan pasar.

      b) Kelayakan teknis.
      c) Kelayakan pola bisnis.

      d) Kelayakan model manajemen, dan
      e) Kelayakan keuangan.

      Analisis kelayakan dalam penugasan ini diukur melalui parameter Nilai Kini Bersih Inkremental
      (Incremental NPV) untuk melihat penciptaan nilai tambah. Perhitungan didasarkan pada selisih nilai
      kini atas proyeksi arus kas Perseroan antara kondisi pasca Perubahan Kegiatan Usaha dengan kondisi
      existing (sebelum perubahan). Dengan pendekatan inkremental ini, suatu Perubahan Kegiatan
      Usaha disimpulkan layak dan menguntungkan apabila mampu memberikan nilai tambah ekonomi
      yang positif bagi Perseroan.


14. Kejadian Penting Setelah Tanggal Studi Kelayakan Usaha

      Dari tanggal efektif Studi Kelayakan, yaitu tanggal 31 Desember 2025 sampai dengan tanggal
      diterbitkannya laporan Studi Kelayakan Usaha, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal studi
      kelayakan usaha yang secara signifikan dapat mempengaruhi hasil Studi Kelayakan Usaha secara
      signifikan.


15. Hal Material Lainnya Yang Berkaitan Dengan Kegiatan Usaha Yang Baru
      Tidak terdapat hal material lainnya terkait dengan Perubahan Kegiatan Usaha ini.




          Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | vi
Page 8
                                                           Office:
                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                           +62 817-3101-22
                                                           corsec@kjppputrianugrah.com


16. Kesimpulan
    Berdasarkan hasil analisis atas beberapa aspek relevan yaitu analisis kelayakan pasar, analisis
    kelayakan teknis, analisis pola bisnis, analisis model manajemen dan kelayakan keuangan terhadap
    Rencana Proyek yang telah kami lakukan secara seksama, dapat disimpulkan bahwa Perubahan
    Kegiatan Usaha dengan mengeluarkan Unit Bisnis Syariah (Spin Off) menjadi entitas anak
    PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 99,9% akan
    menghasilkan kontribusi positif dan layak untuk dilakukan, dengan syarat semua asumsi-asumsi
    yang ditetapkan dapat terpenuhi.

    Laporan Studi Kelayakan Usaha disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
    bisnis dan keuangan, serta peraturan yang berlaku di Indonesia.

    Demikian Laporan Studi Kelayakan Usaha ini kami sampaikan, atas Kerjasama dan kepercayaan yang
    telah diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami ucapkan terima kasih.




Hormat kami,
KJPP Putri Anugrah dan Rekan




Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
Pimpinan Rekan
No. Izin Penilai Publik – Bisnis            : B-1.19.00557
No. Izin Penilai Publik – Properti          : P-1.19.00558
No. Register                                : RMK-2019.02958
No. MAPPI                                   : 13-S-04554
No. OJK-IKNB                                : 224/NB.122/STTD-P/2021
No. OJK-Pasar Modal                         : STTD.PPB-45/PM.223/2022




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | vii
Page 9
                                                                           Office:
                                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                           +62 817-3101-22
                                                                           corsec@kjppputrianugrah.com


                                                      DAFTAR ISI
COVERING LETTER ..................................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................ viii
PERNYATAAN PENILAI ................................................................................................. xi
KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS ................................................................................... xiii
PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI .............................................................................. xiv
SINGKATAN .............................................................................................................xv
1. Pendahuluan ........................................................................................................ 1
    1.1    Latar Belakang Transaksi .................................................................................. 1
    1.2 Penjelasan Rencana Pemisahan Unit Usaha Syariah dan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life
    Insurance Indonesia Tbk .......................................................................................... 1
    1.3    Ketentuan, Tata Cara, dan persyaratan Pemisahan Unit Syariah .................................... 3
    1.4    Maksud dan Tujuan ......................................................................................... 4
    1.5    Metodologi ................................................................................................... 4
    1.6    Informasi Investigasi Lapangan ........................................................................... 4
2. Tinjauan Perusahaan............................................................................................... 6
    2.1    Gambaran Umum Perusahaan ............................................................................. 6
    2.2    Bidang Usaha ................................................................................................ 6
    2.3    Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham ............................................................ 7
    2.4    Susunan Dewan Komisaris dan Direksi ................................................................... 7
    2.5    Asuransi Karyawan Kunci .................................................................................. 8
    2.6    Kebijakan Remunerasi ..................................................................................... 8
    2.7    Entitas Anak dan Asosiasi .................................................................................. 8
    2.8    Kompensasi kepada Pemegang Saham ................................................................... 8
    2.9    Informasi Perpajakan ...................................................................................... 8
    2.10 Aset Tetap yang Dimiliki ................................................................................... 8
    2.11 Utang yang Dimiliki ......................................................................................... 8
    2.12 Data yang diterima dan Legalitas/Perizinan yang dimiliki PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
    dan Unit Usaha ..................................................................................................... 8
    2.13 Tenaga Kerja .............................................................................................. 12
    2.14 Data Historis Kinerja Keuangan Perusahaan .......................................................... 13
3. Aspek Pasar ....................................................................................................... 20
    3.1. Gambaran Makro Ekonomi Global dan Indonesia ..................................................... 20
           3.1.1    Gambaran Perekonomian Global 2025........................................................ 20
           3.1.2    Kinerja Perekonomian Indonesia 2025........................................................ 23
           3.1.3    Gambaran Perekonomian Provinsi DKI Jakarta 2025 ....................................... 26
    3.2. Gambaran Sektor Industri Pasar Asuransi Jiwa di Indonesia ........................................ 29
    3.3. Pesaing Bidang Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk ....................................... 31




           Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | viii
Page 10
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 817-3101-22
                                                                          corsec@kjppputrianugrah.com


    3.4. Pangsa Pasar............................................................................................... 32
    3.5. Potensi Pasar .............................................................................................. 33
    3.6. Strategi Pemasaran ....................................................................................... 34
    3.7. Kesinambungan Usaha ................................................................................... 36
    3.8. Kesimpulan Analisis Aspek Pasar ....................................................................... 38
4. Aspek Teknis ...................................................................................................... 39
    4.1. Rencana Pemisahan Unit Usaha Syariah ............................................................... 39
    4.2. Gambaran Produk Sebelum dan Sesudah Spin Off ................................................... 39
    4.3. Produk Yang Dihasilkan .................................................................................. 41
    4.4. Kapabilitas Operasional dan Jangkauan Layanan .................................................... 41
    4.5. Proses Pengelolaan Polis dan Layanan ................................................................. 43
    4.6. Biaya Klaim dan Manfaat Polis .......................................................................... 45
    4.7. Kebutuhan Sistem dan Infrastruktur ................................................................... 46
    4.8. Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Kebutuhan Tenaga Kerja Operasional ..................... 47
    4.9. Kesimpulan Analisis Aspek Teknis ...................................................................... 48
5. Aspek Pola Bisnis ................................................................................................. 49
    5.1. Keunggulan Kompetitif................................................................................... 49
    5.2. Rencana Bisnis ............................................................................................ 49
    5.3. Kemampuan Menciptakan Nilai ......................................................................... 51
    5.4. Analisis Lingkungan Bisnis dan Regulasi ............................................................... 52
    5.5. Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk ........................................................... 53
    5.6. Analisis SWOT ............................................................................................. 54
    5.7. Rencana Pengembangan Layanan ...................................................................... 55
    5.8. Kesimpulan Analisis Kelayakan Pola Bisnis ............................................................ 57
6. Aspek Model Manajemen ........................................................................................ 58
    6.1. Struktur Organisasi ....................................................................................... 58
    6.2. Kapasitas dan Kemampuan Manajemen ............................................................... 60
    6.3. Kebutuhan Sumber Daya Manusia ...................................................................... 63
    6.4. Manajemen Kekayaan Intelektual ...................................................................... 65
    6.5. Manajemen dan Mitigasi Risiko ......................................................................... 66
    6.6. Struktur Organisasi MSIG Syariah ....................................................................... 69
    6.7. Kesimpulan Analisis Aspek Model Manajemen ........................................................ 75
7. Aspek Keuangan .................................................................................................. 77
    7.1. Asumsi-asumsi yang Digunakan Dalam Perhitungan Studi Kelayakan .............................. 77
    7.2. Proyeksi Sebelum dan Sesudah Pemisahan Unit Usaha Syariah .................................... 81
    7.3. Penetapan Tingkat Diskonto ............................................................................ 87
    7.4. Analisis Kelayakan Investasi ............................................................................. 88
    7.5. Analisis Profitabilitas ..................................................................................... 89




            Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | ix
Page 11
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 817-3101-22
                                                                          corsec@kjppputrianugrah.com


    7.6. Analisis Sensitivitas ....................................................................................... 90
    7.7. Kesimpulan Analisis Aspek Keuangan .................................................................. 91
8. Kesimpulan ........................................................................................................ 92
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 94
LAMPIRAN ............................................................................................................. 96




             Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | x
Page 12
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com


                                    PERNYATAAN PENILAI
Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai Penilai Publik, Penilai Pelaksana dan tim pendukung
lainnya yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa:
1. Pernyataan dalam Laporan Studi Kelayakan ini adalah benar dan akurat sesuai dengan pemahaman
   terbaik dari Penilai;

2. Analisis, pendapat, dan kesimpulan yang dituangkan dalam Laporan Studi Kelayakan ini dibatasi oleh
   asumsi dan batasan-batasan yang telah diungkapkan. Hasil analisis, pendapat, dan kesimpulan dari
   Penilai tidak memihak dan tidak memiliki benturan kepentingan;

3. Kami tidak memiliki kepentingan baik sekarang ataupun di masa yang akan datang terhadap Pemberi
   Tugas/Pengguna Laporan ataupun memiliki kepentingan pribadi atau keberpihakan kepada pihak-
   pihak lain yang memiliki kepentingan terhadap perusahaan;
4. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan hasil analisis atau kesimpulan yang
   disepakati sebelumnya dengan Pemberi Tugas/Pengguna Laporan;

5. Imbalan jasa profesional tidak didasarkan dengan hasil Laporan Studi Kelayakan yang dilaporkan atau
   diinginkan oleh Pemberi Tugas, pencapaian hasil yang dinyatakan, atau adanya kondisi yang terjadi
   kemudian (subsequent event) yang berhubungan secara langsung dengan penggunaan dimaksud;

6. Data ekonomi dan industri dalam Laporan Studi Kelayakan dikumpulkan dari berbagai sumber yang
   dipercaya oleh Penilai dan dapat dipertanggungjawabkan;

7. Kesimpulan studi kelayakan usaha telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas;

8. Lingkup penugasan dan data yang dianalisis telah diungkapkan;

9. Penilai telah memenuhi persyaratan Pendidikan yang diselenggarakan oleh Masyarakat Profesi Penilai
   Indonesia (MAPPI);

10. Penilai memiliki pengetahuan dan keterampilan sehubungan dengan jenis industri yang diberikan;

11. Penilai bertanggung jawab sepenuhnya atas prosedur, pelaporan dan hasil Laporan Studi Kelayakan
    yang dilakukan;
12. Tidak ada seorang pun kecuali pihak yang bertanda tangan di bawah ini ialah pihak yang terlibat pada
    investigasi yang menyimpulkan dan/atau memberikan opini sebagaimana yang dinyatakan dalam
    Laporan Studi Kelayakan ini;
13. Laporan Studi Kelayakan ini tidak lepas dari ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
    35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal dan Salinan
    Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
    Penilaian, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang transaksi
    material dan perubahan kegiatan usaha dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta
    Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI) dan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi VII Tahun 2018.




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xi
Page 13
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com


No.                                    Nama                                Kualifikasi        Tanda Tangan

1.       Penanggung Jawab

         Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
                                                                           Penilai Bisnis
     •   No. Izin Penilai Publik – Bisnis          : B-1.19.00557          dan Properti
     •   No. Izin Penilai Publik – Properti        : P-1.19.00558
     •   No. MAPPI                                 : 13-S-04554
2.       Penelaah
         Giri Wardana, M.Ec.Dev                                            Penilai Bisnis
         No. Register                              : RMK-2023.04648        dan Properti
         MAPPI Number                              : 14-P-05230

3.       Penilai Bisnis
         Al Ammar, S.Tr.M                                                  Penilai Bisnis
         No. Register                              : RMK-2024.04973        dan Properti
         No. MAPPI                                 : 23-P-12191

4.       Asisten Penilai
         Paramitha Septiarini, S.Ak
                                                                          Asisten Penilai
         No. MAPPI                                 : 23-A-12217




           Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xii
Page 14
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com


                            KONDISI DAN SYARAT PEMBATAS
Laporan Studi Kelayakan ini bergantung kepada kondisi dan syarat pembatas sebagai berikut.

 1. Laporan studi kelayakan usaha ini bersifat non-disclaimer opinion.
 2. Penilai Bisnis telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses Studi
    Kelayakan.

 3. Data dan informasi yang kami peroleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
 4. Kami menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya (fiduciary
    duty).

 5. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas pelaksanaan studi kelayakan usaha.

 6. Laporan studi kelayakan usaha ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat
    rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.
 7. Penilai Bisnis bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan Usaha dan Kesimpulan Studi
    Kelayakan Usaha.

 8. Kami telah melakukan identifikasi atas status hukum objek Studi Kelayakan dari pemberi tugas.

 9. Dalam penyusunan Studi Kelayakan Usaha ini, penilai bisnis menggunakan beberapa asumsi,
    diantaranya yakni terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban Perseroan dan semua pihak yang
    terlibat dalam rencana transaksi serta keakuratan informasi mengenai rencana transaksi yang
    diungkapkan oleh manajemen Perseroan.

 10. Laporan ini telah disusun sesuai dengan ketentuan-ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
     Keuangan POJK No. 35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di
     Pasar Modal dan Standar Penilaian Indonesia Tahun 2018 (SPI 2018) dan Kode Etik Penilai Indonesia
     (KEPI).

 11. Laporan Studi Kelayakan Usaha ini tidak sah jika tidak dibubuhi tanda tangan pimpinan dan
     stemple/seal KJPP Putri Anugrah dan Rekan.
 12. Syarat-syarat dan kondisi pembatas ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan (integral) dari
     laporan Studi Kelayakan Usaha.

 13. Penilai bisnis tidak melakukan due diligence terhadap entitas atau pihak-pihak yang melakukan
     rencana transaksi.
 14. Analisis Studi Kelayakan Usaha atas aksi korporasi ini dipersiapkan dengan menggunakan data dan
     informasi sebagaimana yang telah diberikan. Seluruh perubahan atas data dan informasi dapat
     mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Maka dari itu, kami tidak bertanggung
     jawab atas perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan Usaha kami yang disebabkan perubahan data
     dan informasi tersebut.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xiii
Page 15
                                                                        Office:
                                                                        Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                        RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                        Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                        +62 817-3101-22
                                                                        corsec@kjppputrianugrah.com


                                  PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI
1. KJPP Putri Anugrah dan Rekan tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan objek
         Studi Kelayakan dan/atau subjek Studi Kelayakan.
2. KJPP Putri Anugrah dan Rekan tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan
   objek Studi Kelayakan dan/atau subjek Studi Kelayakan.

3. KJPP Putri Anugrah dan Rekan tidak memiliki pinjaman dengan objek Studi Kelayakan dan/atau
   subjek Studi Kelayakan.
4. Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
   manapun.

5. KJPP Putri Anugrah dan Rekan hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan yang tertuang dalam
   Kontrak.

No.                                         Nama                                    Kualifikasi       Tanda Tangan
           Penanggung Jawab

           Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.)
1.                                                                               Penilai Bisnis dan
     •     No. Izin Penilai Publik – Bisnis          : B-1.19.00557                  Properti
     •     No. Izin Penilai Publik – Properti        : P-1.19.00558
     •     No. MAPPI                                 : 13-S-04554
           Penelaah
           Giri Wardana, M.Ec.Dev                                                Penilai Bisnis dan
2.
           No. Register                              : RMK-2023.04648                Properti
           MAPPI Number                              : 14-P-05230

           Penilai Bisnis
           Al Ammar, S.Tr.M                                                      Penilai Bisnis dan
3.
           No. Register                              : RMK-2024.04973                Properti
           No. MAPPI                                 : 23-P-12191

           Asisten Penilai

4.         Paramitha Septiarini, S.Ak
                                                                                  Asisten Penilai
           No. MAPPI                                 : 23-A-12217




             Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xiv
Page 16
                                                           Office:
                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                           +62 817-3101-22
                                                           corsec@kjppputrianugrah.com


                                     SINGKATAN
Singkatan                                             Penjelasan
PT MSIG        PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
  PAS          Perusahaan Asuransi Syariah
  UUS          Unit Usaha Syariah
  KBLI         Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
   Ke          Cost of Equity
  NPV          Net Present Value
   IDR         Mata Uang Indonesia (Rupiah)
  OJK          Otoritas Jasa Keuangan
  POJK         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
 SEOJK         Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
  KEPI         Kode Etik Penilai Indonesia
   SPI         Standar Penilaian Indonesia




  Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xv
Page 17
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com


 RINGKASAN EKSEKUTIF
 Pemberi Tugas                   :     1. KARIM Consulting Indonesia

                                       QQ
                                       2. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

 Alamat                          :     1. Graha Tirtadi, R-206 & 209 Jln. Pangeran Antasari No. 18 A,
                                          Provinsi DKI Jakarta

                                       2. Gedung Sinarmas MSIG Tower Lt.6, Jl Jend. Sudirman Kav.21,
                                          Kel. Karet, Kec. Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Provinsi DKI
                                          Jakarta

 Pengguna Laporan                :     1. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

                                       2. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

 Objek Studi Kelayakan Usaha     :     Objek studi kelayakan usaha adalah studi terkait Perubahan
                                       Kegiatan Usaha dengan mengeluarkan unit bisnis syariah (spin off)
                                       dari PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dan membuat entitas
                                       anak baru yaitu PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia.
                                       Rencana kepemilikan saham PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
                                       pada PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia sebesar 99,9%.
 Bidang Usaha                    :     Life Insurance

Kinerja Keuangan Perusahaan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk konsolidasian
                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                     2020
 Laporan Laba                          2021          2022           2023           2024           2025
                   (Disajikan
     Rugi                            (Diaudit)     (Diaudit)      (Diaudit)      (Diaudit)      (Diaudit)
                     Ulang)
Total
                     4.382.227        4.091.250     3.521.147      3.495.887      3.885.335       3.052.475
Pendapatan
Beban Klaim
                     3.318.768        3.124.914     2.154.156      1.956.316      2.058.975       2.488.616
dan Manfaat
Laba Kotor           1.063.459          966.336     1.366.991      1.539.571      1.826.360         563.859
Laba (Rugi)
                      404.484           139.225       428.661        199.111        422.205         388.814
Usaha
Laba Bersih           330.939            73.824       367.773        126.488        351.457         313.435

                                                                                   (Dalam Jutaan Rupiah)
                     2020
                                       2021          2022           2023           2024           2025
                   (Disajikan
                                     (Diaudit)     (Diaudit)      (Diaudit)      (Diaudit)      (Diaudit)
                     Ulang)
Aset Lancar          1.384.006        1.839.517      1.773.920     1.211.020      1.143.102       1.333.537
Aset Tidak
                    14.463.550       14.505.250     13.762.522    13.742.936     13.448.324      14.540.165
lancar
Total Aset          15.847.556       16.344.767     15.536.442    14.953.956     14.591.426      15.873.702
Liabilitas
                       323.570          411.176       510.063        587.498        584.926         462.176
Lancar
Liabilitas Tidak
                     7.165.909        8.090.221      7.059.762     6.634.092      6.166.743       6.600.865
Lancar
Total Liabilitas     7.489.479        8.501.397      7.569.825     7.221.590      6.751.669       7.063.041




           Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xvi
Page 18
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 817-3101-22
                                                                          corsec@kjppputrianugrah.com


                      2020
                                        2021             2022              2023              2024              2025
                    (Disajikan
                                      (Diaudit)        (Diaudit)         (Diaudit)         (Diaudit)         (Diaudit)
                      Ulang)
Dana Peserta            310.754          275.754           282.047           240.831           184.595           193.435
Total Ekuitas         8.047.323        7.567.616         7.684.570         7.491.535         7.655.162         8.617.226
Total Liabilitas,
dana peserta        15.847.556        16.344.767        15.536.442        14.953.956        14.591.426       15.873.702
dan ekuitas
                         Sumber: Laporan keuangan audit PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk, (2020-2024)


Kinerja Keuangan Perusahaan Unit Bisnis Syariah
                                                                                                (Dalam jutaan Rupiah)

                         2020             2021              2022             2023            2024              2025
Laporan Laba Rugi
                       (Diaudit)        (Diaudit)         (Diaudit)        (Diaudit)       (Diaudit)        (Unaudited)
Total Pendapatan           45.300             56.041           71.639          77.055           60.843            90.132
Laba (Rugi) Usaha          21.841             40.155           53.276          51.624           18.072           (9.806)
Laba Bersih                22.033            (6.660)          108.971          48.619           12.063           (9.806)

                                                                                             (Dalam Jutaan Rupiah)
                         2020             2021              2022            2023             2024           2025
 Posisi Keuangan
                       (Diaudit)        (Diaudit)         (Diaudit)       (Diaudit)        (Diaudit)     (Unaudited)
Aset Lancar               114.953           114.448            59.508         43.737            69.930          135.071
Aset Tidak lancar         626.111           584.383           720.891        646.297           563.833          570.159
Total Aset                741.064           698.831           780.399        690.034           633.763          705.230
Liabilitas Lancar         242.238           278.621           244.854        261.287           239.136          273.745
Liabilitas Tidak
                           44.544            38.227            40.562         37.717            47.795               53
Lancar
Total Liabilitas          286.782           316.848           285.416        299.004           286.931          273.798
Dana Peserta              310.318           275.754           282.047        240.831           184.595          278.235
Total Ekuitas             143.964           106.229           212.936        150.199           162.237          153.197
                                    Sumber: Laporan keuangan audit Unit Bisnis Syariah (2020-2024)

 Maksud dan Tujuan        Maksud penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memberikan
 Studi Kelayakan          gambaran mengenai kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha ditinjau dari
 Usaha                    berbagai analisis, meliputi analisis pasar, analisis teknis, analisis pola bisnis,
                          analisis model manajemen, dan analisis keuangan.

                          Tujuan dari penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah untuk memenuhi
                          ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No.
                          17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha.

                          Laporan Studi Kelayakan Usaha ini digunakan untuk kepentingan pasar modal
                          dan tidak digunakan di luar tujuan penugasan tersebut.
                          Studi Kelayakan Usaha ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan
                          Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan
                          Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa
                          Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
                          Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No.
                          17/SEOJK.O4/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan
                          Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan
                          Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII 2018.




           Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xvii
Page 19
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 817-3101-22
                                                            corsec@kjppputrianugrah.com


                      a. Laporan studi kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha bersifat non-disclaimer
                         opinion.

                      b. Penilai telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam
                         proses studi kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha.

                      c. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat
                         dipercaya keakuratannya.

                      d. Studi kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha menggunakan proyeksi
                         keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran proyeksi
                         keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya
                         (fiduciary duty).

                      e. Penilai bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan Perubahan
                         Kegiatan Usaha dan kewajaran proyeksi keuangan yang telah disesuaikan.
                      f. Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha ini terbuka untuk
                         publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
                         mempengaruhi operasional perusahaan.

                      g. Penilai bertanggung jawab atas laporan Studi Kelayakan Perubahan
                         Kegiatan Usaha dan kesimpulan yang dihasilkan.
Asumsi & Kondisi
                      h. Penilai telah memperoleh informasi atas status hukum objek Studi
Pembatas Studi
                         Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha dari pemberi tugas.
Kelayakan Usaha
                      i. Kami berasumsi bahwa Rencana Perubahan Kegiatan Usaha akan dijalankan
                         seperti yang telah diungkapkan oleh manajemen Perusahaan dan sesuai
                         dengan kesepakatan serta keandalan informasi mengenai rencana tersebut
                         sebagaimana diungkapkan oleh manajemen Perusahaan.

                      j. Asumsi ini dapat berubah dikarenakan perubahan peraturan pemerintah,
                         perubahan kebijakan pemerintah serta reformasi di bidang sosial, ekonomi
                         dan politik.

                      k. Studi kelayakan usaha ini disusun berdasarkan kondisi umum keuangan,
                         moneter, peraturan dan kondisi pasar yang ada saat ini. Perubahan atas
                         kondisi-kondisi tersebut yang berada di luar kendali Perusahaan akan dapat
                         memberikan dampak yang tidak dapat diprediksi dan dapat berpengaruh
                         terhadap studi kelayakan usaha ini.

                      l. Kami tidak berkewajiban untuk memperbaharui studi kelayakan usaha ini
                         jika terjadi kejadian-kejadian penting yang terjadi setelah tanggal studi
                         kelayakan usaha.
                      m. Laporan studi kelayakan usaha ini tidak dimaksudkan untuk memberi
                         rekomendasi kepada pemegang saham Perusahaan untuk menyetujui atau
                         tidak menyetujui Perubahan Kegiatan Usaha tersebut.

Tanggal Studi
                     31 Desember 2025
Kelayakan Usaha
Simpulan Studi
Analisis Kelayakan   Rencana pemisahan unit usaha syariah PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
Pasar                dinyatakan LAYAK secara pasar. Perusahaan memiliki posisi yang kuat di




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xviii
Page 20
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com


                      industri asuransi jiwa nasional dan didukung oleh tren pertumbuhan positif
                      pada sektor asuransi syariah. Di tengah tantangan perubahan regulasi PAYDI
                      dan pergeseran preferensi pelanggan ke produk tradisional, perusahaan tetap
                      mampu mempertahankan kinerja kompetitifnya melalui optimalisasi strategi
                      distribusi multi-kanal yang beragam serta adaptasi teknologi digital yang
                      intensif. Stabilitas keuangan yang sangat solid dengan rasio Risk Based Capital
                      (RBC) mencapai 1.838,6% pada akhir 2024 juga menjadi fondasi kuat untuk
                      memperluas kemitraan strategis dan memastikan keberlanjutan bisnis pasca
                      pemisahan entitas.
Analisis Kelayakan    Aksi korporasi ini dinilai LAYAK secara teknis karena perusahaan telah
Teknis                didukung oleh infrastruktur operasional dan sistem teknologi informasi yang
                      mumpuni serta terdigitalisasi secara menyeluruh. Kesiapan ini dibuktikan
                      dengan implementasi inovasi digital mutakhir seperti Robotic Process
                      Automation (RPA) dan verifikasi biometrik yang menjamin efektivitas
                      operasional. Selain itu, perusahaan memiliki lebih dari 500 sumber daya
                      manusia profesional bersertifikasi relevan (seperti AAJI, A3IK, dan manajemen
                      risiko) serta sistem pengelolaan polis syariah yang telah terspesialisasi di
                      bawah pengawasan langsung Dewan Pengawas Syariah (DPS).
Analisis Kelayakan    Pemisahan unit usaha syariah dinyatakan LAYAK dan berkelanjutan secara pola
Pola Bisnis           bisnis karena ditopang oleh strategi diversifikasi produk yang relevan serta
                      jaringan distribusi yang luas guna menjangkau berbagai segmen nasabah.
                      Keunggulan kompetitif ini diperkuat oleh landasan manajemen risiko yang
                      tangguh, kesiapan kepatuhan terhadap regulasi terkait spin-off, serta
                      pemanfaatan inovasi digital untuk memperkaya pengalaman pelanggan.
                      Strategi operasional yang fokus pada pengembangan layanan digital dan
                      asuransi syariah ini diproyeksikan mampu terus memberikan kontribusi positif
                      dan nilai tambah bagi seluruh pemegang polis, mitra bisnis, maupun pemegang
                      saham.
Analisis Kelayakan    Secara model manajemen, rencana pemisahan ini terbukti LAYAK berkat
Model Manajemen       struktur organisasi yang solid serta jajaran kepemimpinan yang kompeten dan
                      sangat berpengalaman di industri asuransi. Perusahaan secara konsisten
                      menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan transformasi
                      digital untuk menjamin efisiensi serta kepatuhan regulasi. Kesiapan transisi
                      manajemen pasca spin-off juga telah terencana dengan baik melalui strategi
                      pengalihan sumber daya manusia profesional dan penyesuaian fungsi
                      pengawasan Dewan Pengawas Syariah, dengan tetap menjaga sinergi yang
                      harmonis antar entitas demi mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Analisis Kelayakan    Layak secara keuangan berdasarkan parameter kelayakan keuangan untuk
Keuangan              yaitu:
                                          Selisih NPV Sebelum dan
                                             Sesudah Perubahan
                          Parameter                                   Kriteria Kelayakan    Keterangan
                                         Kegiatan Usaha (dalam juta
                                                     Rp)
                             NPV                  58.185                   NPV > 0            Layak


                      Rencana pemisahan unit usaha syariah PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
                      dinyatakan LAYAK secara keuangan karena diproyeksikan mampu memberikan
                      kontribusi positif dan menciptakan nilai tambah ekonomis yang signifikan bagi




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xix
Page 21
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com


                       perusahaan secara konsolidasi. Kesimpulan kelayakan ini didasarkan pada
                       pencapaian indikator Nilai Kini Bersih Inkremental (Incremental NPV) yang
                       bernilai positif sebesar Rp58.185 juta. Selain itu, ketahanan profitabilitas
                       perusahaan juga terkonfirmasi melalui stabilitas Net Profit Margin yang
                       diproyeksikan tetap terjaga di kisaran 18-20%, serta tren Return on Equity
                       (ROE) yang meningkat secara konsisten hingga mencapai 9,43% pada akhir
                       periode proyeksi, meskipun terdapat pengujian sensitivitas terhadap
                       penurunan pendapatan maupun pembengkakan beban pokok.

 Simpulan Studi
                        Perubahan Kegiatan Usaha dengan mengeluarkan Unit Bisnis Syariah (Spin
 Kelayakan
                         Off) menjadi entitas anak PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dengan
                         kepemilikan saham sebesar 99,9% akan menghasilkan kontribusi positif
                                               dan layak untuk dilakukan

Ringkasan eksekutif ini hanya digunakan bersama dengan laporan studi kelayakan usaha dengan segala
asumsi, batasan dan dasar studi yang dinyatakan di dalam laporan ini dan merupakan satu kesatuan yang
tidak dapat dipisahkan.




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | xx
Page 22
                                                                    Office:
                                                                    Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                    +62 817-3101-22
                                                                    corsec@kjppputrianugrah.com


1.       Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Transaksi
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” telah meramaikan industri asuransi jiwa
nasional sejak 14 April 1985. Berdiri sebagai PT Asuransi Jiwa Purnamala Internasional Indonesia (PII)
lalu menjalani dua kali proses transformasi, LIFE hadir sebagai perusahaan joint venture antara PT Sinar
Mas Multiartha Tbk dan grup asuransi raksasa Jepang, Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. pada tahun
2011.
LIFE resmi menjadi perusahaan terbuka pada 28 Juni 2019 dengan nama PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG
Tbk. Pada tanggal 9 Juli 2019, saham PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (kode saham: LIFE) mulai
melantai di Bursa Efek Indonesia. Bersamaan dengan itu, Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. (MSI) resmi
menjadi pemegang saham utama dengan komposisi kepemilikan saham Mitsui Sumitomo Insurance Co.,
Ltd. (80%), PT Sinar Mas Multiartha Tbk (12,5%) dan publik (7,5%). Seiring dengan perubahan komposisi
pemegang saham, perusahaan berganti nama menjadi PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk pada kuartal
akhir 2023.
Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. merupakan anak perusahaan MS&AD Insurance Group Holdings, Inc.
MS&AD memegang pangsa terbesar premi asuransi umum di Jepang dan tercatat dalam 10 besar bisnis
grup asuransi di dunia.

LIFE sebagai perusahaan asuransi yang memiliki unit syariah, harus memenuhi amanat regulasi
diantaranya:

     •    Undang-undang No.40 Tahun 2007 tentang perseroan terbatas

     •    Undang-undang No.40 Tahun 2014 tentang Perasuransian

     •    Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Jasa Keuangan

     •    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan
          Asuransi dan Perusahaan Reasuransi

     •    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.23 Tahun 2023 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan
          Perusahaan Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan
          Reasuransi Syariah

     •    Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/SEOJK.05/2024 tentang Mekanisme dan Tata Cara
          Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi
Maka LIFE akan melakukan aksi korporasi dalam bentuk pemisahan Unit Syariah PT MSIG Life Insurance
Indonesia Tbk melalui pendirian baru perusahaan asuransi syariah, diikuti dengan pengalihan seluruh
portofolio kepesertaan kepada Perusahaan Asuransi Syariah Baru (PAS) hasil Pemisahan Unit Syariah (US).


1.2 Penjelasan Rencana Pemisahan Unit Usaha Syariah dan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life
    Insurance Indonesia Tbk
PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia merupakan PAS hasil pemisahan dari Unit Syariah PT MSIG Life
Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE”. Setelah efektif pemisahan PAS, hasil Pemisahan akan
melakukan kegiatan usaha sesuai prinsip syariah melalui seluruh jaringan kantor US dan kegiatan layanan
asuransi syariah yang sudah berjalan di Perseroan. Selain itu, setelah efektif Pemisahan seluruh operasi,
kegiatan, usaha, aktivitas, produk yang ada di US, termasuk seluruh produk dan aktivitas yang saat ini




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk I 1
Page 23
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com

sedang dalam proses pengembangan dan/atau perizinan/pelaporan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
akan dilakukan di PAS hasil Pemisahan.
LIFE yang memiliki Unit Syariah akan melakukan Pemisahan dengan cara pendirian perusahaan asuransi
syariah baru diikuti dengan pengalihan seluruh portofolio kepesertaan kepada PAS hasil pemisahan Unit
Syariah. Aksi korporasi tersebut telah mendapatkan dukungan penuh dari pemegang saham dan akan
dilaksanakan RUPS pada bulan Juni tahun 2025. Selain itu diharapkan PAS hasil Pemisahan dapat
mendorong pertumbuhan kinerja bisnis secara mandiri maupun pertumbuhan industri asuransi syariah di
Indonesia.
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk berencana akan menghapuskan KBLI 65112 tentang Unit Syariah
Asuransi Jiwa dan menambahkan KBLI 65113 yang mencakup usaha asuransi jiwa syariah yang seluruhnya
diselenggarakan berdasarkan prinsip syariah berupa pendirian perusahaan baru dengan nama PT MSIG
Sharia Life Insurance Indonesia.

KBLI 65113 mencakup kegiatan unit syariah dari kantor pusat perusahaan asuransi jiwa konvensional yang
berfungsi sebagai kantor induk dari kantor di luar kantor pusat yang menjalankan kegiatan usaha asuransi
jiwa syariah.
KBLI 65112 mencakup usaha asuransi jiwa syariah yang seluruhnya diselenggarakan berdasarkan prinsip
syariah, dengan kegiatan usaha meliputi pengelolaan risiko berdasarkan prinsip syariah guna saling
menolong dan melindungi dengan memberikan pembayaran yang didasarkan pada meninggal atau
hidupnya peserta, atau pembayaran lain kepada peserta atau pihak lain yang berhak pada waktu tertentu
yang diatur dalam perjanjian, yang besarnya telah ditetapkan dan/atau didasarkan pada hasil
pengelolaan dana.
LIFE akan melakukan pengalihan seluruh portofolio kepesertaan Unit Syariahnya Kepada PAS hasil
Pemisahan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham, persetujuan izin usaha, dan persetujuan
rencana pengalihan portofolio dari OJK. Tanggal efektif pelaksanaan kegiatan usaha dan pelaksanaan
pengalihan portofolio tersebut akan diumumkan segera setelah persetujuan diperoleh.

LIFE dan PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia sebagai PAS hasil pemisahan berkomitmen agar proses
pelaksanaan kegiatan usaha dan pelaksanaan pengalihan portofolio dapat berjalan dengan lancar, serta
kegiatan operasional dan layanan perusahaan tetap berjalan dengan baik.

Selain pengalihan portofolio kepesertaan US, LIFE juga akan melakukan perpindahan data pribadi nasabah
kepada LIFE dengan tetap memperhatikan dan tunduk kepada ketentuan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
LIFE juga akan memastikan bahwa proses pemisahan ini tidak memberikan dampak apapun kepada
pemegang polis yang ada. Hak dan kewajiban pemegang polis tetap sama.

LIFE sebelum dan setelah mendapatkan izin usaha dan persetujuan pengalihan portofolio dari OJK, akan
melakukan pengumuman dan pemberitahuan pada pemegang polis atau peserta, karyawan, masyarakat,
dan pihak-pihak lainnya sebagaimana yang diatur dalam peraturan sebagai berikut:

    •    Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

    •    POJK No. 11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan
         Reasuransi

    •    POJK No. 23 Tahun 2023 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Asuransi,
         Perusahaan Asuransi Syariah , Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 2
Page 24
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com

   •    POJK No. 69 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Asuransi, Perusahaan
        Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah.

   •    SEOJK Nomor 10/SEOJK.05/2024 tentang Mekanisme dan Tata Cara Pemisahan Unit Syariah
        Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi. Beserta seluruh peraturan pengganti, tambahan
        dan turunannya
Sesuai dengan ketentuan Pasar 127 ayat (4) dan ayat (5) Undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas, kreditor dapat mengajukan keberatan dalam jangka waktu 14 hari setelah
pengumuman. Apabila dalam jangka waktu paling lambat 14 hari setelah pengumuman tersebut tidak ada
kreditor yang keberatan atau tidak setuju dari rencana pemisahan Unit Syariah melalui pendirian baru
perusahaan asuransi syariah, maka kreditor dianggap menyetujui rencana pemisahan unit syariah.

Pada tanggal 25 Februari 2025 LIFE melalui pengumuman koran dan situs web mengumumkan bahwa akan
melakukan pengalihan seluruh portofolio kepesertaan Unit Syariahnya kepada PAS hasil Pemisahan
setelah mendapatkan persetujuan izin usaha dan persetujuan rencana pengalihan portofolio dari OJK.
Tanggal efektif pelaksanaan kegiatan usaha dan pelaksanaan kegiatan usaha dan pelaksanaan pengalihan
portofolio tersebut akan diumumkan segera setelah persetujuan diperoleh.

Sesuai dengan ketentuan Pasal 127 ayat (4) dan ayat (5) Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
perseroan terbatas, kreditor dapat mengajukan keberatan dalam jangka waktu 14 hari setelah
pengumuman. Apabila dalam jangka waktu paling lambat 14 hari setelah pengumuman tersebut tidak ada
kreditor yang keberatan atau tidak setuju dari rencana pemisahan Unit Syariah melalui pendirian baru
perusahaan asuransi syariah, maka kreditor dianggap menyetujui rencana pemisahan Unit Syariah melalui
pendirian baru perusahaan asuransi syariah.
Sejak tanggal efektif pemisahan, seluruh aktiva, pasiva, pemegang polis atau peserta, jaringan kantor,
kegiatan usaha termasuk produk dan aktivitas, pihak ketiga, pegawai syariah dan pihak-pihak lainnya
seluruhnya akan dialihkan kepada PAS hasil pemisahan.

Dalam hal proses pemisahan Unit Syariah telah selesai dilaksanakan, LIFE wajib mengajukan permohonan
pencabutan izin pembentukan Unit Syariah kepada OJK paling lama 10 (sepuluh) hari kerja setelah tanggal
pelaksanaan pengalihan portofolio kepesertaan dari Unit Syariah.

1.3 Ketentuan, Tata Cara, dan persyaratan Pemisahan Unit Syariah

Pemisahan Unit Syariah ini dilakukan dengan menggunakan ketentuan, tata cara, dan persyaratan sesuai
dengan regulasi yang berlaku diantaranya

1. Undang-undang No. 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian

2. Undang-undang Republik Indonesia No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor
   Keuangan

3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas
4. POJK No. 11 Tahun 2023 tentang Pemisahan Unit Syariah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan
   Reasuransi
5. POJK No. 23 Tahun 2023 tentang Perizinan Usaha dan Kelembagaan Perusahaan Asuransi, Perusahaan
   Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi, dan Perusahaan Reasuransi Syariah
6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 69/POJK.05/2019 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan
   Asuransi, Perusahaan Asuransi Syariah, Perusahaan Reasuransi dan Perusahaan Reasuransi Syariah.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 3
Page 25
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 817-3101-22
                                                                   corsec@kjppputrianugrah.com

7. SEOJK Nomor 10/SEOJK.05/2024 tentang Mekanisme dan Tata Cara Pemisahan Unit Syariah
   Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi Serta regulasi lainnya yang berkaitan dengan
   pemisahan.


1.4 Maksud dan Tujuan
Laporan Studi Kelayakan bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kelayakan Perubahan
Kegiatan Usaha ditinjau dari berbagai analisis meliputi analisis pasar, analisis teknis, analisis pola bisnis,
analisis model manajemen dan analisis keuangan. Maksud dari penyusunan Studi Kelayakan Usaha adalah
untuk memberikan gambaran tentang kelayakan dari Perubahan Kegiatan Usaha yang selanjutnya akan
digunakan Perseroan untuk memenuhi ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No.
17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan KBLI kegiatan usaha.

Penugasan Studi Kelayakan ini dilakukan dengan mengacu kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
(“POJK”) No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal,
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“POJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha, Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (“SEOJK”) No. 17/SEOJK.O4/2020
tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal serta Kode Etik Penilai
Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia (“SPI”) Edisi VII-2018.


1.5 Metodologi

Metode yang digunakan dalam menyusun laporan Studi Kelayakan ini adalah:

Pengumpulan data primer dan sekunder dari PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut
“LIFE” yang terkait dengan Perubahan Kegiatan Usaha meliputi wawancara manajemen, data-data
identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data lainnya yang terkait dengan Perubahan Kegiatan
Usaha. Analisis makro ekonomi dan gambaran industri dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor
tersebut terhadap kinerja LIFE di masa mendatang.

Dalam melaksanakan penugasan ini, analisis dilakukan terhadap kelayakan perubahan kegiatan usaha.
Analisis ini dilakukan dengan menggunakan indikator kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola
bisnis, kelayakan model manajemen dan analisis kelayakan keuangan.
Analisis kelayakan dalam penugasan ini menggunakan perhitungan nilai kini atas proyeksi laba tahun
berjalan Perseroan sebelum dan setelah Perubahan Kegiatan Usaha dengan mengacu pada Net Present
Value (NPV) sehingga Perubahan Kegiatan Usaha dapat dikatakan layak atau menguntungkan.


1.6 Informasi Investigasi Lapangan
Kami telah melakukan investigasi lapangan dalam rangka memperoleh informasi yang relevan dalam
perubahan kegiatan usaha dengan mengeluarkan unit bisnis syariah (spin off) menjadi entitas anak
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 99,9%.

 Nomor Surat    024/PRIDE/SBA/BS/01/2026
 Lokasi         Sinarmas Land Plaza Lt.6, Jl. Jendral Sudirman Kav.21, Jakarta Selatan 12920, Indonesia
 Hari/tanggal   Selasa, 27 Januari 2025
 Waktu          13:00 WIB – Selesai
 Peserta        KJPP Putri Anugrah dan Rekan:
                  1. Putri Anugrah




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 4
Page 26
                                                                    Office:
                                                                    Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                    +62 817-3101-22
                                                                    corsec@kjppputrianugrah.com

                    2. Al Ammar
                    3. Paramitha Septiarini

                   PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk:
                    1. Tn. Herman Sulistyo (Director)
                    2. Tn Renova Siregar (Chief Compliance, Legal & Corporate Secretary)
                    3. Ny Leony Samosir (Division Head of Legal & Corporate Secretary)
                    4. Tn Grandy Andrianto Dulimarta (Division Head of finance Accounting & Tax)
                    5. Ny Ladiyana Prihantini (Head of Sharia Business)
                    6. Ny Marissa Ulfah (Sharia Business Development Manager)


Hasil Notulensi:
1.   Penjelasan Aspek hukum atas transaksi yang terjadi dan rencana timeline yang direncanakan.

2.   Penjelasan Aspek kelayakan pasar dan posisi pasar Perusahaan.

3.   Penjelasan Aspek kelayakan teknis seperti kesiapan infrastruktur aplikasi dan kegiatan operasional.
4.   Penjelasan Aspek kelayakan pola bisnis dalam proses memasarkan produk dan model bisnis.
5.   Penjelasan Aspek model manajemen terkait jumlah direksi dan posisi dewan pengawas syariah.
     Perusahaan sedang mempertimbangkan beberapa skenario terkait struktur manajemennya.
     Perusahaan juga memiliki HAKI pada produk asuransinya, dan perusahaan juga memiliki HAKI pada
     produk asuransinya dan Perusahaan memiliki laporan terpisah terkait tata kelola dengan anak usaha.

6.   Penjelasan Aspek kelayakan keuangan dimana tren Perusahaan yang terus naik melebihi outlook
     industri sejenis, bentuk bisnis perusahaan asuransi yang jangka panjang yang membuat marginnya
     akan bagus setelah beberapa tahun dan karyawan yang pindah tidak akan ada pengurangan gaji.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 5
Page 27
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com

2.    Tinjauan Perusahaan
2.1 Gambaran Umum Perusahaan
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (dahulu PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk) selanjutnya disebut
(“Perusahaan”) adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia yang didirikan berdasarkan Akta Notaris
Benny Kristianto, S.H., No. 44 tanggal 17 Juli 1984 dengan nama PT Asuransi Jiwa Purnamala Internasional
Indonesia. Akta pendirian ini disahkan dengan keputusan Kehakiman Republik Indonesia No. C2-7176
HT.01.01.Th.84 tanggal 21 Desember 1984 serta diumumkan dalam Lembaran Berita Negara No. 85 tanggal
22 Oktober 1985.

Berdasarkan Akta Notaris James Herman Rahardjo, S.H., No. 120 tanggal 27 Januari 1989, Perusahaan
melakukan perubahan nama menjadi PT Asuransi Jiwa Eka Life. Akta telah mendapatkan Keputusan
Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan No. C2-5095.HT.01.04.TH’89 tanggal 10 Juni 1989 serta
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 57 tanggal 18 Juli 1989.

Berdasarkan Akta Notaris Vera, S.H., No. 2 tanggal 5 Januari 2007, Perusahaan mengalami perubahan nama
menjadi PT Asuransi Jiwa Sinarmas. Akta mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. W8-00337 HT.01.04 TH.2007 serta diumumkan dalam
Berita Negara Republik Indonesia No. 72 tanggal 7 September 2007.

Berdasarkan Akta Notaris Linda Herawati, S.H., No. 32 tanggal 10 Juni 2011, Perusahaan menjadi
Perusahaan joint venture yang sahamnya dimiliki oleh PT Sinar Mas Multiartha Tbk dan Mitsui Sumitomo
Insurance Co., Ltd. Perusahaan juga melakukan peningkatan modal dasar dan perubahan nama dari
PT Asuransi Jiwa Sinarmas menjadi PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG. Perubahan ini telah disetujui oleh
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat keputusannya No. AHU-
32784.AH.01.02 tanggal 1 Juli 2011 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 77
tanggal 25 September 2012.

Berdasarkan Akta Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 46 tanggal 23 Mei 2019, Perusahaan mengubah status
dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka dan Perusahaan melakukan perubahan nama
Perusahaan menjadi PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk dan telah menerima Keputusan Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia No. AHU 0028378.AH.01.02 Tahun 2019 tanggal 24 Mei 2019 dan Surat Penerimaan
Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan No. AHU AH.01.03-0276428 tanggal 24 Mei 2019.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris
Ariyanti Artisari, S.H., M.Kn. No. 60 tanggal 27 Juni 2023, mengenai perubahan nama Perusahaan yang
semula bernama ”PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk” menjadi ”PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk”.
Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam surat
keputusannya No. AHU 0042658.AH.01.02.Tahun 2023 tanggal 25 Juli 2023


2.2 Bidang Usaha
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup Perusahaan adalah menyelenggarakan
usaha asuransi jiwa dan Dana Pensiun Lembaga Keuangan, termasuk usaha dengan prinsip syariah.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 6
Page 28
                                                                                Office:
                                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                                +62 817-3101-22
                                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

2.3 Struktur Kepemilikan dan Pemegang Saham
Sampai dengan tanggal Studi Kelayakan diterbitkan, perusahaan tidak mengalami perubahan struktur
pemegang saham. Berdasarkan laporan keuangan diaudit per 31 Desember 2024, susunan pemegang saham
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk adalah sebagai berikut.
                                          Tabel Komposisi Direksi Per 31 Desember 2024
          Nama Pemegang Saham                    Jumlah Saham               Persentase (%)        Jumlah Modal Disetor (Rp)
    Saham
    Mitsui Sumitomo Insurance Co.,                           168.000                     80,00%                1.680.000.000
    Ltd
    PT Sinar Mas Multiartha Tbk                               26.250                     12,50%                  262.500.000
    Masyarakat                                                15.750                      7,50%                  157.500.000
    Total                                            2.100.000.000                   100,00%                 41.800.000.000
                   Sumber: Laporan Keuangan Diaudit PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk, 31 Desember 2024

                                                  Gambar Bagan Pemegang Saham


                                                           PT MSIG Life
                                                            Insurance
                                                          Indonesia Tbk




            80,00%                                            12,50%                                     7,50%



     Mitsui Sumitomo                                       PT Sinar Mas
    Insurance Co., Ltd                                                                                Masyarakat
                                                          Multiartha Tbk


2.4 Susunan Dewan Komisaris dan Direksi
                                                      Tabel Komposisi Direksi
                            Posisi                                                         Nama
    Presiden Komisaris                                       Tn. Indra Widjaja
    Komisaris                                                Tn. Kimitake Sugiura
    Komisaris                                                Tn. Hideaki Nomura*
    Komisaris Independen                                     Tn. Teuku Radja Sjahnan*
    Komisaris Independen                                     Tn. Sidharta Akmam
    Komisaris Independen                                     Tn. Nazly Parlindungan Siregar
    Presiden Direktur                                        Tn. Wianto
    Wakil Presiden Direktur                                  Tn. Satoshi Shiratani
    Direktur                                                 Tn. Herman Sulistyo
    Direktur                                                 Tn. Ken Terada
    Direktur                                                 Tn Tomoyuki Monden
    Direktur                                                 Tn Andrew Bain

*     :     Efektif pada tanggal 24 Juni 2025.

                                                 Sumber: Informasi Manajemen, 2025




            Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 7
Page 29
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com

2.5 Asuransi Karyawan Kunci

Berdasarkan informasi manajemen, Perseroan memberikan asuransi terhadap karyawan berupa asuransi
BPJS.


2.6 Kebijakan Remunerasi

Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
mencatatkan gaji dan tunjangan sejumlah Rp200.325.000.000.


2.7 Entitas Anak dan Asosiasi
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk tidak
memiliki anak perusahaan atau asosiasi. Oleh karena itu, informasi mengenai anak Perseroan dan
asosiasi yang terkait tidak tersedia.


2.8 Kompensasi kepada Pemegang Saham
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perusahaan tanggal 25 Juni 2024, para pemegang
saham memutuskan dan menyetujui penggunaan laba bersih 2023 sebesar Rp762 disisihkan untuk dana
cadangan dan menyetujui pembagian dividen tunai kepada Pemegang Saham Perusahaan dengan total
sebesar Rp79.800 (Rp38 (nilai penuh) per saham).


2.9 Informasi Perpajakan
Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
mencatatkan pajak penghasilan sebesar Rp280.000.000.


2.10 Aset Tetap yang Dimiliki

Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
mencatatkan aset tetap sebesar Rp151.019.000.000.


2.11 Utang yang Dimiliki

Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2024, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
mencatatkan utang reasuransi sebesar Rp79.447.000.000, Utang Komisi sebesar 84.180.000.000, Utang
pajak sebesar Rp7.310.000.000 dan Utang lain-lain sebesar Rp.341.355.000.000.


2.12 Data yang diterima dan Legalitas/Perizinan yang dimiliki PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
   dan Unit Usaha

Dalam menyusun laporan ini, kami mengandalkan data dan informasi yang disediakan oleh pihak
manajemen PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” antara lain:
 1. Laporan keuangan LIFE yang telah diaudit dengan perincian sebagai berikut.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 8
Page 30
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 817-3101-22
                                                                         corsec@kjppputrianugrah.com

      Periode          Tanggal Laporan                No. Laporan                      Auditor              Opini
                                            00950/2.1032/AU.1/08/0695-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2020          26 April 2022
                                                   3/1/IV/2O22                     Sungkoro & Surja
                                            00950/2.1032/AU.1/08/0695-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2021          26 April 2022
                                                   3/1/IV/2O22                     Sungkoro & Surja
                                            00558/2.1032/AU.1/08/0240-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2022          31 Maret 2023
                                                    1/1/III/2023                   Sungkoro & Surja
                                            00447/2.1032/AU.1/08/1800-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2023          28 Maret 2024
                                                    1/1/III/2024                   Sungkoro & Surja
                                            00137/2.1032/AU.1/08/1800-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2024          4 Maret 2025
                                                    2/1/III/2025                   Sungkoro & Surja
 31 Desember 2025
                Sumber: Laporan Keuangan Audit PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (2020-2024)

2. Laporan keuangan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk Unit Usaha Syariah yang telah diaudit
   dengan perincian sebagai berikut.
      Periode          Tanggal Laporan                No. Laporan                      Auditor              Opini
                                            00952/2.1032/AU.4/08/0695-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2020          29 April 2021
                                                   2/1/IV/2O21                     Sungkoro & Surja
                                            01247/2.1032/AU.4/08/0695-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2021           20 Mei 2022
                                                    3/1/V/2O22                     Sungkoro & Surja
                                            00857/2.1032/AU.4/08/0240-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2022          17 April 2023
                                                    1/1/IV/2023                    Sungkoro & Surja
                                            00769/2.1032/AU.4/08/1800-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2023          23 April 2024
                                                    1/1/IV/2024                    Sungkoro & Surja
                                            00225/2.1032/AU.4/08/1800-               Purwantono,            Wajar
 31 Desember 2024          18 Maret 2025
                                                    2/1/III/2025                   Sungkoro & Surja
 31 Desember 2025
                Sumber: Laporan Keuangan Audit PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (2020-2024)

3. Legalitas dan Perizinan yang telah dimiliki PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk adalah sebagai
   berikut.
No.                   Deskripsi                                  Nomor                     Tanggal Penerbitan
 1.   Laporan Registrasi Pemegang Saham
                                                                     -                       31 Februari 2025
      LIFE31012025 1
      Pemberlakuan Izin Usaha di Bidang
      Asuransi Jiwa Sehubungan Perubahan
 2.   Nama PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG                  KEP-73/PD.02/2023                13 September 2023
      Tbk Menjadi PT MSIG Life Insurance
      Indonesia Tbk
      Akta Pernyataan Keputusan Rapat
 3.   Perubahan Anggaran Dasar PT Asuransi                          60                            27 Juni 2023
      Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
 4.   Sertifikat Standar                                  81200077439130002                   14 Maret 2023
      NPWP PT MSIG Life Insurance Indonesia
 5.                                                      01.391.150.8-073.000                23 Februari 1985
      Tbk
      Akta Pendirian PT Asuransi Jiwa
 6.                                                                 44                     17 September 1984
      Purnamala Internasional Indonesia
 7.   Izin Usaha MLII Tbk                                  S-527/PD.021/2023                21 September 2023




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 9
Page 31
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com

No.                   Deskripsi                            Nomor                    Tanggal Penerbitan
       Pernyataan Mandiri Menjaga
 8.    Keselamatan, Keamanan, Kesehatan dan                   -                          7 Januari 2026
       pelestarian fungsi Lingkungan (K3L)
       Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan
 9.    Pemanfaatan Ruang Untuk Kegiatan             18102310113174459                22 November 2024
       Berusaha
       Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan
 10.   Pemanfaatan Ruang Untuk Kegiatan             18102310113174456                26 November 2024
       Berusaha
       Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan
 11.   Pemanfaatan Ruang Untuk Kegiatan             18102310113174457                22 November 2024
       Berusaha
       Konfirmasi Kesesuaian Kegiatan
 12.   Pemanfaatan Ruang Untuk Kegiatan             18102310113174458                02 Desember 2024
       Berusaha
 13.   NIB PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk       9120109940051                  5 September 2019
       Pernyataan Mandiri Kesediaan Memenuhi
 14.                                                          -                          7 Januari 2026
       Persyaratan Izin
       Surat Pernyataan Kesanggupan
 15.   Pengelolaan dan Pemantauan                          65111                         7 Januari 2026
       Lingkungan Hidup (SPPL)
       Surat Pernyataan Kesanggupan
 16.   Pengelolaan dan Pemantauan                          65112                         7 Januari 2026
       Lingkungan Hidup (SPPL)
       Surat Pernyataan Kesanggupan
 17.   Pengelolaan dan Pemantauan                          65321                         7 Januari 2026
       Lingkungan Hidup (SPPL)
       Surat Pernyataan Kesanggupan
 18.   Pengelolaan dan Pemantauan                          65322                         7 Januari 2026
       Lingkungan Hidup (SPPL)
       Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT
 19.                                                         31                          24 Juni 2025
       MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

4. Data yang telah diberikan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

            No.                   Deskripsi                            Nama File
             1.   Sumber Pendapatan Utama                 1.14. Sumber pendapatan utama
                  Program pelatihan dan pengembangan      Tumbuh Berkelanjutan dengan
             2.
                  untuk karyawan                          GCG Optimal melalui eLearning
                  Pendekatan Pengambilan Keputusan
             3.                                           1.22. Pricing Guideline 2025
                  Strategis
                  Proyeksi Keuangan Sebelum dan Sesudah   1.25. PL Konsolidasi 10
             4.
                  Transaksi                               years_spinoff
                  Proses operasional seperti klaim,
                                                          FINAL - SOP PROSES CORPORATE
             5.   manajemen polis, dan layanan
                                                          ALTERATION-signed-signed-signed
                  pelanggan
                  Sumber daya manusia dalam mendukung
             6.                                           Sumber Daya Manusia 310125
                  operasional teknis
                  Struktur organisasi dan efektivitas
             7.                                           Organization Structure-Updated
                  manajemen




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 10
Page 32
                                                          Office:
                                                          Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                          +62 817-3101-22
                                                          corsec@kjppputrianugrah.com

     No.                    Deskripsi                          Nama File
                                                    Laporan Tahunan dan
            Pengalaman dan kompetensi tim
      8.                                            Keberlanjutan 2023-Profil
            manajemen utama
                                                    Manajemen dan Komisaris
            Infrastruktur dan sumber daya           Kantor Pemasaran MSL Februari
      9.
            operasional                             2025
                                                    List_Apps-202503 dan Technology
      10.   IT
                                                    yang dimiliki MSL-250313
                                                    Individual Claim Guideline, SOP
                                                    Claim Investigation, SOP Indiv
      11.   Klaim
                                                    Claim and Credit Life, SOP Klaim
                                                    Corporate.
                                                    LIFE insurance indonesia tbk_unit
      12.   Laporan keuangan 5 th
                                                    syariah 2018-2023
            PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk    20. Risk Management Policy MSL
      13.
            Risk Management Policy                  2024_signed
                                                    AAJI - Sharia Company Ranking as
      14.   MSIG Rank
                                                    of FY 2024
                                                    Data Request untuk Studi
      15.   Data Request –Studi Kelayakan LIFE
                                                    Kelayakan - LIFE - Corplan rev1
            Credit Exposure Report by Fund Direct
      16.                                           Investment _ All Syariah Des 2024
            All
                                                    Syariah Spinoff Data and
      17.   Segmentasi Pelanggan
                                                    Study_CMP
            Partnership Development                 Update Pengembangan Bisnis
      18.
            Bancassurance Syariah                   Bancassurance Feb 2025
            Budget & proyeksi keuangan 10 tahun     2.8. Asumsi yang digunakan dan
      19.
            sebelum dan sesudah transaksi lengkap   2.8.1.Proyeksi RBC
                                                    List TB_1224_Fixed assets,
      20.   List of fixed asset MSL
                                                    net_Audited Final-MSL
                                                    Sample Polis SMUA Syariah dan
      21.   Contoh Polis
                                                    Sample SSU SMUA Syariah
            Profil perusahaan jumlah karyawan dan   Profil LIFE Insurance Indonesia
      22.
            struktur-bagan organisasi terbaru       dan Sumber Daya Manusia 310125
      23.   Asuransi untuk karyawan kunci           Daftar Asuransi Karyawan
                                                    2.10-11. List Utang Piutang -
      24.   List Utang Piutang Syariah
                                                    Syariah
                                                    Data Request untuk Studi
      25.   Corporate Planning
                                                    Kelayakan – MSIG Life - Corplan
                                                    Individual Policy Sign Off Sheet
      26.   Individual Policy Sign-Off Sheet        Nov 24 tanggapan OJK plus Polis
                                                    Final 1
                                                    WF_Laba Rugi IFRS 17; WF_Laba
      27.   Actuary
                                                    Rugi Syariah
                                                    Daftar Aset Tetap; Daftar
                                                    Piutang; Daftar utang; Projection
      28.   FAT
                                                    MSIG Shariah; Proyeksi PL dan
                                                    Neraca 10 years spin off
                                                    Updated Company Profile Audited
      29.   Human Capital Development
                                                    as of 31 July 2025




Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 11
Page 33
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

            No.                     Deskripsi                       Nama File
                                                         POJK 11 Tahun 2023 – Pemisahan
             30.   Legal & Corsec                        Unit Syariah Perusahaan Asuransi
                                                         dan Perusahaan Reasuransi
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             31.                                         Satuan Kerja Agency
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             32.                                         Satuan Kerja Aktuaria
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Bancassurance dan
             33.
                   syariah                               BUSB
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             34.                                         Satuan Kerja Claim
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Complaint
             35.
                   syariah                               Management Customer Protection
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Compliance Risk
             36.
                   syariah                               Management APU PPT and Fraud
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Finance Accounting
             37.
                   syariah                               Tax
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             38.                                         Satuan Kerja HR Operations
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             39.                                         Satuan Kerja Internal Audit
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             40.                                         Satuan Kerjaa Invesment
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru
             41.                                         Satuan Kerja IT
                   syariah
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Legal and Corporate
             42.
                   syariah                               Affair
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Policy Operation
             43.
                   syariah                               and Underwriting
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Satuan Kerja Sales Distribution
             44.
                   syariah                               Literation Inclusion
                   Struktur Organisasi Perusahaan baru   Struktur Organisasi MSIG Sharia
             45.
                   syariah                               Revisi 05032026

2.13 Tenaga Kerja

Jumlah karyawan tetap PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk per 31 Desember 2025 adalah sebanyak
510 orang, terdiri dari 9 anggota Board of Management dan 501 karyawan yang tersebar di berbagai
divisi operasional.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 12
Page 34
                                                                              Office:
                                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                              +62 817-3101-22
                                                                              corsec@kjppputrianugrah.com

2.14 Data Historis Kinerja Keuangan Perusahaan
Ringkasan laporan keuangan PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk adalah sebagai berikut.

Kinerja Keuangan Perusahaan
                                                                                                 (Dalam Jutaan Rupiah)
                      2020
 Laporan Laba                             2021              2022                2023           2024           2025
                    (Disajikan
     Rugi                               (Diaudit)         (Diaudit)           (Diaudit)      (Diaudit)      (Diaudit)
                      Ulang)
Total
                      4.382.227          4.091.250           3.521.147         3.495.887      3.885.335      3.052.475
Pendapatan
Beban Klaim
                      3.318.768          3.124.914           2.154.156         1.956.316      2.058.975       2.488.616
dan Manfaat
Laba Kotor            1.063.459            966.336           1.366.991         1.539.571      1.826.360         563.859
Laba (Rugi)
                        404.484            139.225            428.661            199.111        422.205         388.814
Usaha
Laba Bersih             330.939             73.824            367.773            126.488        351.457         313.435

                                                                                                 (Dalam Jutaan Rupiah)
                      2020
     Posisi                               2021              2022                2023           2024           2025
                    (Disajikan
   Keuangan                             (Diaudit)         (Diaudit)           (Diaudit)      (Diaudit)      (Diaudit)
                      Ulang)
Aset Lancar           1.384.006          1.839.517           1.773.920         1.211.020      1.143.102      1.333.537
Aset Tidak
                     14.463.550         14.505.250         13.762.522         13.742.936     13.448.324      14.540.165
lancar
Total Aset           15.847.556         16.344.767         15.536.442         14.953.956     14.591.426      15.873.702
Liabilitas
                        323.570            411.176            510.063            587.498        584.926         462.176
Lancar
Liabilitas Tidak
                      7.165.909          8.090.221           7.059.762         6.634.092      6.166.743       6.600.865
Lancar
Total Liabilitas      7.489.479          8.501.397           7.569.825         7.221.590      6.751.669       7.063.041
Dana Peserta            310.754            275.754             282.047           240.831        184.595         193.435
Total Ekuitas         8.047.323          7.567.616           7.684.570         7.491.535      7.655.162       8.617.226
Total Liabilitas,
dana peserta         15.847.556         16.344.767         15.536.442         14.953.956     14.591.426      15.873.702
dan ekuitas

                    Sumber: Laporan keuangan audit PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk, (2020-2024)

Berikut ini adalah analisis rasio keuangan perusahaan dalam 5 (lima) tahun terakhir.
                                                    Tabel Rasio Keuangan Perusahaan
            Rasio                2020           2021             2022             2023        2024          2025
 Rasio likuiditas
 Rasio lancar (x)                   4,28              4,47             3,48           2,06        1,95          2,89
 Rasio kas (x)                      2,55              3,71             2,67           1,33        1,14          2,17
 Rasio cepat (x)                    1,73              0,77             0,80           0,73        0,81          0,71
 Rasio profitabilitas
 Pengembalian atas aset            2,09%             0,45%            2,37%         0,85%        2,41%        1,97%
 Pengembalian atas
                                   4,11%             0,98%            4,79%         1,69%        4,59%        3,64%
 ekuitas
 Margin laba kotor                24,27%            23,62%        38,82%           44,04%       47,01%       18,47%




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 13
Page 35
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

          Rasio            2020        2021         2022           2023         2024          2025
 Margin laba operasi          9,23%       3,40%      12,17%          5,70%        10,87%       12,74%
 Margin laba bersih           7,55%       1,80%      10,44%          3,62%         9,05%       10,27%
 Tingkat pengembalian
 atas modal yang              5,03%       1,84%       5,58%          2,66%         5,52%        4,51%
 diinvestasikan
 Tingkat pengembalian
 atas modal yang              4,66%       1,69%       5,06%          2,39%         5,01%        4,19%
 digunakan
 Rasio aktivitas
 Perputaran aset (x)           0,28        0,25        0,23            0,23         0,27          0,19
 Perputaran piutang
                                148           87           58             52           66        61,34
 usaha (x)
 Perputaran piutang
                               2,47        4,17        6,28            7,07         5,50          5,95
 usaha (hari)
 Perputaran utang usaha
                              31,61        9,92        6,84            6,21         6,54         11,85
 (x)
 Perputaran utang usaha       11,55       36,79       53,37          58,77         55,84         30,80
 (hari)
 Perputaran persediaan
                               n/a          n/a         n/a            n/a           n/a          n/a
 (x)
 Perputaran persediaan
                               n/a          n/a         n/a            n/a           n/a          n/a
 (hari)
 Rasio solvabilitas
 Rasio utang terhadap
                             47,26%      52,01%      48,72%         48,29%        46,27%       44,50%
 aset
 Rasio utang terhadap
                             93,07%     112,34%      98,51%         96,40%        88,20%       81,96%
 ekuitas
 Rasio Pertumbuhan
 Pertumbuhan
                               n/a       -6,64%     -13,93%          -0,72%       11,14%       -21,44%
 Pendapatan
 Pertumbuhan Laba
                               n/a      -77,69%     398,18%        -65,61%       177,86%       -10,82%
 Usaha
 Pertumbuhan Laba
                               n/a         -66%        208%           -54%          112%        -7,91%
 Bersih
 Rasio Struktur Modal
 Rasio Pinjaman Jangka
                             45,22%      49,50%      45,44%         44,36%        42,26%       41,58%
 Panjang terhadap Aset
 Rasio Pinjaman Jangka
 Panjang terhadap            89,05%     106,91%      91,87%         88,55%        80,56%       76,60%
 Ekuitas

1. Rasio Likuiditas

   Rasio Likuiditas adalah rasio yang mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi liabilitas
   jangka pendeknya (Arief & Edi, 2016).




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 14
Page 36
                                                                     Office:
                                                                     Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                     RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                     Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                     +62 817-3101-22
                                                                     corsec@kjppputrianugrah.com


                                 RASIO LIKUIDITAS
                             Current Ratio      Cash Ratio             Quick Ratio

                  5,00

                  4,00

                  3,00
            (X)




                  2,00

                  1,00

                     -
                         2020       2021       2022           2023         2024        2025
                                                      TAHUN



a. Rasio Lancar

   Rasio lancar adalah rasio yang bertujuan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam melunasi
   utang jangka pendeknya melalui aset lancar (Kasmir, 2016).

   Pada tahun 2024, rasio lancar PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk tercatat sebesar 1,95x, lebih
   rendah 0,11x dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 2,06x. Penurunan ini terjadi karena
   berkurangnya aset lancar dan kewajiban jangka pendek, namun disisi lain dalam hal ini perusahaan
   mampu melunasi kewajiban jangka pendeknya dengan aset lancar.

b. Rasio Kas

   Rasio kas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar uang kas dan setara kas yang
   tersedia dalam membayar utang lancar (Kasmir, 2016).
   Pada 4 tahun terakhir, dari 2020-2024 PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk mengalami penurunan
   pada rasio kasnya. Pada tahun 2024 tercatat sebesar 1,14x, lebih kecil 0,19x pada 2023 yang sebesar
   1,33x. Hal ini disebabkan kasnya yang menurun dengan kewajiban jangka pendek yang bertambah
   dari tahun ke tahun. Walaupun begitu masih tercatat positif yang artinya perusahaan masih mampu
   untuk menutupi kewajiban namun semakin melemah.

c. Rasio Cepat

   Rasio cepat menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar utang lancar (utang jangka
   pendek) yang harus segera dipenuhi dengan aktiva lancar yang tersedia dalam perusahaan tanpa
   memperhitungkan nilai persediaan (inventory) (Kasmir, 2016).

   Pada 2024, Rasio cepat PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk menunjukkan kenaikan sebesar 0,81x,
   naik sebesar 0,08x dibanding 2023 yaitu 0,73x. Ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan
   masih kurang dalam menutupi kewajiban jangka pendek tanpa melibatkan aset likuid.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 15
Page 37
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 817-3101-22
                                                                   corsec@kjppputrianugrah.com


                              RASIO PROFITABILITAS
                           Return on Assets                Return on Equity
                           Gross Profit Margin             Operating Profit Margin
                           Net Profit Margin               Return on Invested Capital
                           Return on Capiral Employee
                  50,00%

                  40,00%

                  30,00%
            (%)




                  20,00%

                  10,00%

                   0,00%
                           2020       2021       2022           2023      2024          2025
                                                        TAHUN



2. Rasio Profitabilitas

   Rasio Profitabilitas yaitu rasio yang menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan
   keuntungan. Rasio ini dapat menjadi alat ukur dalam menentukan tingkat efektivitas manajemen
   suatu perusahaan (Kasmir, 2016).

a. Pengembalian atas Aset

   Dalam buku Kasmir, rasio ini digunakan untuk menunjukkan kemampuan perusahaan dalam
   menghasilkan laba dari total aset yang dimiliki.
   Per 31 Desember 2024, tingkat pengembalian atas aset (ROA) PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
   sebesar 2,41%, naik 1,56% dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 0.85%. kenaikan ini disebabkan oleh
   naiknya pendapatan. Dalam hal ini perusahaan mampu memaksimalkan aset untuk menghasilkan
   laba. Naiknya tingkat pengembalian atas aset pula mengindikasikan bahwa perusahaan mampu
   memanfaatkan dan menggunakan asetnya untuk mendorong profitabilitas yang lebih baik.

b. Pengembalian atas Ekuitas

   Rasio pengembalian ekuitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur keberhasilan perusahaan
   dalam memperoleh laba bagi para pemegang saham. Rasio ini direpresentasikan sebagai kekayaan
   pemegang saham (Hery, 2016).

   Per 31 Desember 2024, tingkat pengembalian atas ekuitas (ROE) tercatat sebesar 4,59%, mengalami
   peningkatan yang cukup besar hampir 3% dibandingkan tahun 2023 yaitu 1,69%. Bertambahnya modal
   menjadi salah satu faktor utama, ditambah dengan laba usaha yang naik dibandingkan tahun
   sebelumnya, ini mencerminkan bahwa PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk mampu menghasilkan
   keuntungan dengan memaksimalkan ekuitasnya.
c. Margin Laba Kotor

   Margin laba kotor merupakan salah satu rasio profitabilitas yang digunakan untuk menghitung
   persentase laba kotor terhadap pendapatan. Rasio ini juga digunakan untuk mengukur tingkat




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 16
Page 38
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

   efisiensi perusahaan dalam menggunakan biaya pokok penjualan dalam menghasilkan keuntungan
   (Sawir, 2009).
   Per 31 Desember 2024, margin laba kotor PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk tercatat sebesar
   47,01%, naik dengan perbedaan sebesar 2,97% dibandingkan tahun 2023 44,04%. Kenaikan ini
   mencerminkan meningkatnya efisiensi perusahaan dalam menghasilkan laba kotor dari pendapatan
   yang diperoleh.
d. Margin Laba Usaha

   Margin laba operasi merupakan salah satu rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan
   dalam menghasilkan laba setelah membayar biaya operasional dan sebelum membayar bunga dan
   pajak (Cerdasco, Marjin Laba Operasi, 2019).
   Per 31 Desember 2024, Margin laba usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk tercatat sebesar
   10,87%, mengalami kenaikan sebesar 5,17% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 5,70%.
   Kenaikan memberikan pandangan yang positif terhadap perusahaan karena mampu meningkatkan
   pendapatan lebih dan mengelola kegiatan operasionalnya dengan baik.
e. Margin Laba Bersih
   Margin laba bersih adalah rasio yang membandingkan laba setelah bunga dan pajak terhadap
   penjualan. Semakin tinggi margin yang diperoleh, maka semakin baik (Kasmir, 2016).
   Per 31 Desember 2024, margin laba bersih PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk tercatat sebesar
   9,05%, mengalami kenaikan yang cukup besar sebesar 5,43% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat
   3,62%. Dengan kenaikan ini mencerminkan semakin baik perusahaan mengelola kegiatan
   operasionalnya dan kemampuannya dalam menghasilkan laba bersih.
f. Tingkat Pengembalian atas Modal yang Diinvestasikan

   Return on invested capital mengukur kemampuan perusahaan memanfaatkan modal mereka untuk
   menghasilkan laba dan pengembalian bagi pemasok modal (Cerdasco, Return on Invested Capital
   (ROIC), 2022).

   Per 31 Desember 2024, tingkat pengembalian atas modal yang diinvestasikan PT MSIG Life Insurance
   Indonesia Tbk tercatat sebesar 5,52%, naik 2,86%, hampir 3% kali lebih besar dibandingkan tahun
   sebelumnya yang sebesar 2,66%. Peningkatan ini mencerminkan perusahaan mampu memaksimalkan
   biaya dalam menghasilkan keuntungan dari modal yang diinvestasikan. Hal ini dilihat dari
   meningkatnya ekuitas dan pendapatan perusahaan pada periode tersebut.

g. Tingkat Pengembalian atas Modal yang Digunakan
   Rasio ini digunakan untuk menentukan seberapa banyak uang yang dihasilkan perusahaan
   menggunakan asetnya. Semakin tinggi hasil rasio ini maka semakin baik kinerja perusahaan. Rasio
   ini dihitung melalui laba sebelum bunga dan pajak dibagi dengan modal kerja ditambah dengan total
   aset tetap (Jannah & Imamsyah, 2019)

   Per 31 Desember 2024, pengembalian atas modal yang digunakan sebesar 5,01%, meningkat sebesar
   2,6% jika dibandingkan dengan 2023 yaitu 2,41%. Ini disebabkan menurunnya total aset dan liabilitas
   jangka panjang, disisi lain laba rugi meningkat. Peningkatan ini mencerminkan perusahaan mampu
   menghasilkan keuntungan dari penggunaan modal.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 17
Page 39
                                                                             Office:
                                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                             +62 817-3101-22
                                                                             corsec@kjppputrianugrah.com


                                                RASIO AKTIVITAS
                               Asset Turnover                        Account Receivale Turnover (x)
                               Account Receivable Turnover (day)     Account Payable Turnover (x)
                               Account Payable Turnover (day)        Inventory Turnover (x)
                               Inventory Turnover (day)
                           120,00
                           100,00
            (HARI) & (X)




                            80,00
                            60,00
                            40,00
                            20,00
                             0,00
                                     2020       2021      2022     2023     2024      2025
                                                                   TAHUN



3. Rasio Aktivitas

   Rasio Aktivitas merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam
   menggunakan aset yang dimilikinya atau dengan kata lain rasio yang mengukur tingkat efisiensi
   pemanfaatan sumber daya perusahaan (Kasmir, 2016).

a. Perputaran Aset (x)

   Perputaran total aset merupakan rasio yang dihitung untuk mengukur semua aset yang dimiliki dalam
   menghasilkan jumlah penjualan (Kasmir, 2016).

   Per 31 Desember 2024, Perputaran aset pada PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk sebesar 0,27,
   naik 0,04% dibandingkan 2023 yang sebesar 0,23. Walaupun peningkatannya tidak terlalu terlihat,
   namun ini merupakan langkah positif perusahaan sedikit demi sedikit. Hal ini menunjukkan
   perusahaan masih mampu menghasilkan laba dari aset yang dimiliki.
b. Perputaran Piutang Usaha (x)

   Perputaran piutang adalah rasio yang digunakan untuk mengukur berapa kali dana yang tertanam
   dalam piutang usaha berputar pada satu periode. Dengan kata lain, rasio ini menggambarkan
   seberapa cepat piutang usaha yang berhasil ditagih menjadi kas (Hery, 2016).

   Per 31 Desember 2024, perputaran piutang usaha tercatat sebesar 66x, lebih banyak 14x jika
   dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 52x, artinya perusahaan mampu menagih piutang
   sebanyak 66x, ini merupakan pertanda jika perusahaan nagih lebih lama dari biasanya, diimbangi
   dengan meningkatnya pendapatan pada 2024.
c. Perputaran Piutang Usaha (hari)

   Per 31 Desember 2024, perputaran piutang per hari PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk sebesar
   5,5x, lebih lambat 1,57x dibandingkan tahun lalu yaitu 7,07x. Ini Artinya perusahaan membutuhkan
   rata-rata 5,5 hari untuk menerima piutang dari pelanggan.

d. Perputaran utang usaha (x)




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 18
Page 40
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

   Per 31 Desember 2024, perputaran utang usaha tercatat sebesar 6,5x, lebih cepat dibandingkan
   tahun lalu yaitu 6,2x dengan selisih 0,3x. Ini mencerminkan bahwa perusahaan mampu membayar
   hutangnya 6,5x lebih cepat, dan ini bisa menjadi hal positif karena bisa meningkatkan kepercayaan
   dari pihak ketiga.
e. Perputaran utang usaha (hari)

   Per 31 Desember 2024, perputaran utang usaha per hari tercatat sebesar 55,8x (56 hari) lebih lambat
   dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 58,7 (59 hari) dengan perbedaan 3x. Perlambatan ini
   menunjukkan bahwa perusahaan sedikit mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk membayar
   kewajiban kepada pihak ketiga, dan ini merupakan hal yang baik.

f. Perputaran Persediaan (x)
   Rasio perputaran persediaan adalah rasio keuangan untuk menunjukkan berapa kali perusahaan
   mengonversi persediaan mereka menjadi penjualan selama periode tertentu. Ini berguna untuk
   mengevaluasi efektivitas manajemen dalam mengelola persediaan. Semakin tinggi perputaran
   persediaan, semakin cepat perusahaan menjual persediaan dan membukukan pendapatan (Cerdasco,
   2022).
   Per 31 Desember 2024, perputaran persediaan (x) tidak dapat didefinisikan karena perusahaan tidak
   memiliki persediaan.
g. Perputaran Persediaan (hari)

   Per 31 Desember 2024, perputaran persediaan (hari) tidak dapat didefinisikan karena perusahaan
   tidak memiliki persediaan.



                               RASIO SOLVABILITAS
                                    Debt to Assets      Debt to Equity

                 120,00%
                 100,00%
                  80,00%
                  60,00%
             %




                  40,00%
                  20,00%
                   0,00%
                           2020       2021       2022     2023       2024       2025
                                                     TAHUN



4. Rasio Solvabilitas

   Rasio solvabilitas atau leverage adalah rasio yang digunakan untuk mengetahui kemampuan
   perusahaan dalam memenuhi liabilitasnya melalui aset atau ekuitasnya (Kasmir, 2016).
a. Rasio Utang terhadap Aset




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 19
Page 41
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

   Rasio utang terhadap aset yaitu rasio yang digunakan untuk mengetahui jumlah aset yang dijadikan
   jaminan utang (Kasmir, 2016).
   Per 31 Desember 2024 Rasio utang terhadap aset tercatat sebesar 46,27%, menurun 2,02%
   dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 48,29%, ini disebabkan menurunnya total aset dan
   berkurangnya total liabilitas. Pada hal ini sebesar 46% total kewajiban di biayai oleh aset. Penurunan
   tersebut mencerminkan bahwa perusahaan masih bergantung pada utang untuk membiayai kegiatan
   operasionalnya meskipun total aset lebih tinggi dari total kewajiban.

b. Rasio Utang Terhadap Ekuitas
   Rasio utang terhadap ekuitas merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas,
   rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh utang termasuk utang lancar dengan
   seluruh ekuitas (Kasmir, 2016).

   Per 31 Desember 2024, rasio utang terhadap ekuitas tercatat sebesar 88,20%, lebih rendah 8,2%
   dibandingkan 2023 yang sebesar 96,40%. Penurunan ditunjukkan dari bertambahnya ekuitas dan
   menurunnya liabilitas pada 2024. Hal ini mencerminkan perusahaan lebih mengandalkan modalnya
   dibandingkan kewajibannya untuk membiayai operasional.



                              RASIO PERTUMBUHAN
                      Revenue Growth       Earnings Growth      Operating Profit Growth

                 500,00%

                 400,00%

                 300,00%

                 200,00%
             %




                 100,00%

                   0,00%
                             2020      2021       2022       2023      2024       2025
                 -100,00%

                 -200,00%
                                                      TAHUN



5. Rasio Pertumbuhan

a. Pertumbuhan Pendapatan

   Deitiana (2011) menjelaskan bahwa pertumbuhan pendapatan merupakan cerminan dari manifestasi
   kesuksesan di masa lalu dan dapat digunakan dalam memprediksi pertumbuhan di masa depan
   (Pranata & Pujiati, 2015).

   Per 31 Desember 2024, pertumbuhan pendapatan tercatat sebesar 11,14%, mengalami kenaikan yang
   tajam 10,42% lebih besar dibandingkan 2023 dengan hasil negatif yaitu -0,72%. Kenaikan ini menjadi
   langkah positif perusahaan dalam mengelola portofolio investasi dan menghasilkan keuntungan yang
   lebih tinggi.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 20
Page 42
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com

b. Pertumbuhan Laba Bersih
   Per 31 Desember 2024, perusahaan mencatat pertumbuhan laba usaha sebesar 117,86%, berbanding
   terbalik dengan tahun 2023 yang menghasilkan negatif sebesar -65,61%. Kenaikan fluktuatif ini
   menunjukkan tingginya sensitivitas laba bersih, terhadap perubahan biaya-biaya yang dikeluarkan.
   Perusahaan perlu menganalisis terkait perubahan yang cukup fluktuatif.

c. Pertumbuhan Laba Usaha
   Menurut Harahap (2015), pertumbuhan laba merupakan rasio yang menggambarkan sejauh mana
   perusahaan meningkatkan laba dari tahun sebelumnya.
   Per 31 Desember 2024, perusahaan mencatat pertumbuhan laba usaha sebesar 112%, naik tajam
   dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar -54%. Kenaikan ini menunjukkan bahwa perusahaan berusaha
   melakukan pemulihan pada operasionalnya. Perusahaan perlu melakukan usaha untuk menjaga
   konsistensi pada operasional dan pengendalian biaya, untuk mendapatkan hasil yang lebih stabil.




                          RASIO STRUKTUR MODAL
                    Long Term Debt to Assets Ratio        Long Termn Debt to Equity Ratio

                120,00%

                100,00%

                 80,00%

                 60,00%
            %




                 40,00%

                 20,00%

                  0,00%
                           2020       2021       2022        2023       2024       2025
                                                        TAHUN



6. Rasio Struktur Modal
a. Rasio Pinjaman Jangka Panjang terhadap Aset
   Rasio hutang jangka panjang terhadap total aset adalah pengukuran aset perusahaan yang dibiayai
   oleh hutang jangka panjang. Rasio ini menunjukkan juga kemampuan perusahaan dalam melunasi
   pinjaman jangka panjang menggunakan aset yang dimiliki (Kenton, 2020).

   Per 31 Desember 2024, rasio pinjaman jangka panjang terhadap aset tercatat sebesar 42,26%, lebih
   rendah 2,25% dibandingkan 2023 yaitu 44,51%. Ini disebabkan turunnya kewajiban jangka panjang
   dan naiknya aset yang dimiliki perusahaan. Ini merupakan hal positif, dalam hal ini perusahaan
   mengurangi ketergantungannya dalam menggunakan kewajiban jangka panjang.

b. Rasio Pinjaman Jangka Panjang terhadap Ekuitas




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 21
Page 43
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 817-3101-22
                                                         corsec@kjppputrianugrah.com

Rasio ini mengukur besar kecilnya penggunaan utang jangka panjang yang dibandingkan dengan
modal yang dimiliki perusahaan (Brigita & Farida, 2017).
Per 31 Desember 2024, rasio pinjaman jangka panjang terhadap ekuitas tercatat sebesar 80,56%,
lebih rendah hampir 8% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 88,55%. Ini mencerminkan bahwa
perusahaan sangat bergantung pada kewajiban jangka panjangnya untuk melaksanakan kegiatan
operasionalnya, dengan presentase hampir 81%.




   Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 22
Page 44
                                                                                Office:
                                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                                +62 817-3101-22
                                                                                corsec@kjppputrianugrah.com


3.     Aspek Pasar
3.1.    Gambaran Makro Ekonomi Global dan Indonesia
3.1.1 Gambaran Perekonomian Global 2025

Perekonomian dunia pada 2025 diwarnai ketidakpastian yang tinggi dengan kebijakan proteksionis
Amerika Serikat (AS) dan berlanjutnya ketegangan geopolitik, yang berdampak pada melambatnya
ekonomi di banyak negara. Ke depan, prospek ekonomi global akan dipengaruhi oleh lima karakteristik
yang perlu diwaspadai, yaitu berlanjutnya perang serta polarisasi perdagangan dan investasi
antarnegara, melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia dengan fragmentasi antarnegara yang melebar,
membengkak tingginya utang publik secara global, tingginya kerentanan dan risiko pasar keuangan
global, serta maraknya penerbitan dan perdagangan mata uang dan aset digital oleh pihak swasta.
Dinamika dan prospek perekonomian global tersebut perlu direspons dengan bauran kebijakan ekonomi
nasional yang tepat (Bank Indonesia, 2025).
Pengenaan tarif impor sepihak oleh Trump ini dikenal dengan “Liberation Day” untuk pelindungan
industri dan mengatasi defisit neraca perdagangan AS karena kurang berdaya saing dalam perdagangan
multilateral. Kepada Tiongkok dikenakan tarif impor hingga efektif sebesar 54%, sementara kepada
Kanada dan Meksiko tarif efektif hingga 25%. Bahkan negara-negara yang kecil pun dikenakan tarif tinggi,
seperti Kamboja (49%), Vietnam (46%), dan Myanmar (44%) di Asia serta Lesotho (50%) dan Madagaskar
(47%) di Afrika. Atas pengenaan tarif impor sepihak oleh AS tersebut, sejumlah negara besar seperti
Kanada, Tiongkok, dan Uni Eropa mengumumkan tarif balasan dan karenanya perang dagang antarnegara
makin memanas (Bank Indonesia, 2025).
                          Grafik 1 Kebijakan Tarif Efektif AS: Tiongkok, Meksiko, Jepang, Total




                                             Sumber: Bank Indonesia, 2025

Kebijakan tarif sepihak AS dan ketegangan geopolitik berdampak pada perlambatan pertumbuhan
ekonomi global dengan fragmentasi antarnegara yang makin melebar. Kebijakan tarif menurunkan
volume dan nilai perdagangan global dan makin memperparah dampak gangguan rantai pasok dunia dari
ketegangan geopolitik yang telah terjadi sejak tahun 2024. Pertumbuhan impor wilayah Amerika Utara,
misalnya, merosot dari 22,1% pada triwulan I 2025 menjadi hanya 0,7% dan 1,7% pada triwulan II dan III




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk I 20
Page 45
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com

2025. Pertumbuhan ekspor Asia dan Eropa yang meningkat pada triwulan II 2025 sebagai antisipasi dari
pengenaan tarif AS, mulai menurun di triwulan III 2025. Dampak terhadap aktivitas ekonomi lebih
terlihat pada memburuknya sentimen, baik konsumen maupun produsen akibat ketidakpastian
pendapatan dan usaha di berbagai belahan dunia. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi global
diprakirakan dalam tren melambat menjadi 3,3% pada 2025 serta 3,2% pada 2026 dan 2027 (Bank
Indonesia, 2025).
pada 2025 dan 2026 sehingga memungkinkan penurunan suku bunga European Central Bank (ECB) lebih
awal dan lebih besar dari FFR yaitu dari 3,0% pada 2024 menjadi 2,0% pada 2025. Di Jepang,
pertumbuhan ekonomi yang pada 2025 diprakirakan meningkat menjadi 1,1% didukung berlanjutnya
perbaikan upah, diprakirakan akan menurun menjadi 0,8% pada 2026 dan 0,7% pada 2027 karena masalah
struktural ‘ageing population’ di tengah masih tingginya inflasi serta melemahnya ekspor karena dampak
kebijakan tarif AS. (Bank Indonesia, 2025).
Di negara Emerging Market Economies (EMEs), dampak kebijakan tarif AS terhadap perlambatan ekonomi
terutama terjadi di Tiongkok dan Amerika Latin, sementara kinerja ekonomi India dan ASEAN+5 cukup
berdaya tahan. Pertumbuhan ekonomi Tiongkok dalam tren melambat dari 5,0% pada 2024 dan 2025
menjadi 4,4% dan 4,0% pada 2026 dan 2027. Tingginya kebijakan tarif AS berdampak pada perlambatan
pertumbuhan ekspor Tiongkok, kecuali komoditas berbasis teknologi informasi sejalan dengan kuatnya
adopsi teknologi dan Artificial Intelligence (AI) dan didukung oleh stimulus dari Pemerintah. Sejauh ini
belum ada indikasi terjadinya pengalihan perdagangan (trade diversion) yang besar dari Tiongkok ke
negara-negara lain, termasuk ASEAN. Konsumsi domestik Tiongkok juga masih lemah dan diprakirakan
akan berlanjut ke depan di tengah besarnya stimulus fiskal dan
                           Gambar 1 Tiongkok: Ekspor Berdasarkan Kelompok Barang




                                       Sumber: Bank Indonesia, 2025

Ketidakpastian pasar keuangan global juga meningkat tinggi dengan aliran modal keluar dari emerging
economies dan bergeser ke aset yang dianggap aman (safe haven assets), khususnya obligasi AS dan
emas. Penurunan suku bunga kebijakan moneter bank-bank sentral, termasuk penurunan FFR,
seharusnya dapat mendorong stabilitas pasar keuangan global. Akan tetapi, kebijakan tarif AS dan
berlanjutnya ketegangan geopolitik dunia meningkatkan premi risiko di pasar keuangan global dan
mendorong investor memindahkan portofolio ke aset investasi yang dianggap aman. (Bank Indonesia,
2025).
Akibatnya, terjadi aliran portofolio asing keluar dari EMEs dalam jumlah besar pada triwulan II 2025,
khususnya dalam bentuk obligasi dan pasar uang. Dengan perundingan tarif dan kejelasan penurunan




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 21
Page 46
                                                                       Office:
                                                                       Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                       RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                       Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                       +62 817-3101-22
                                                                       corsec@kjppputrianugrah.com

suku bunga FFR, aliran portofolio kembali masuk sejak triwulan III 2025 terutama ke negara-negara EMEs
yang menawarkan imbal hasil yang lebih menarik dibandingkan dengan AS dan memiliki stabilitas
makroekonomi dan sistem keuangan yang terjaga. Di pasar valuta asing, nilai tukar dolar AS cenderung
melemah terhadap mata uang utama dunia, seperti Euro dan Poundsterling, namun tetap dengan
volatilitas tinggi terhadap mata uang Asia. (Bank Indonesia, 2025).
                       Gambar 2 Aliran Modal Asing ke EMEs: Obligasi, Saham, Pasar Uang




                                        Sumber: Bank Indonesia, 2025
Hal ini mencerminkan perbedaan imbal hasil antarnegara yang tetap tinggi di tengah tren penurunan
suku bunga kebijakan moneter. Secara keseluruhan, tetap tingginya volatilitas aliran modal dan nilai
tukar tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi negara EMEs untuk memitigasi dampak negatif
rambatan global dalam memperkuat ketahanan eksternalnya serta untuk mendorong ekonomi dalam
negeri. (Bank Indonesia, 2025).
                                Gambar 3 Indeks Nilai Tukar Dolar AS vs Negara




                                        Sumber: Bank Indonesia, 2025
Berlanjutnya perang dan polarisasi perdagangan dan investasi antarnegara dalam mengatasi
ketidakseimbangan perdagangan global. Kebijakan tarif sepihak bukanlah yang pertama kali ditempuh
Pemerintah AS dalam mengatasi besarnya defisit neraca perdagangan akibat rendahnya daya saing.
Bahkan sebelum Perang Dunia II, kenaikan tarif yang tinggi diterapkan pada tahun 1919-1923 dengan
Fordney-McCumber Tariff Act untuk melindungi sektor pertanian dan industri AS. Kemudian pada tahun




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 22
Page 47
                                                                       Office:
                                                                       Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                       RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                       Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                       +62 817-3101-22
                                                                       corsec@kjppputrianugrah.com

1934, Pemerintah AS memperkenalkan kebijakan tarif resiprokal yang berbeda-beda kepada negara
mitra dagang melalui konsep Most Favored. (Bank Indonesia, 2025).

3.1.2 Kinerja Perekonomian Indonesia 2025
Ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada hampir
seluruh lapangan usaha, kecuali Pertambangan dan Penggalian yang terkontraksi sebesar 0,66 persen.
Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Jasa Lainnya sebesar 9,93 persen; diikuti oleh Jasa
Perusahaan sebesar 9,10 persen; serta Transportasi dan Pergudangan sebesar 8,78 persen. Sementara
itu, Industri Pengolahan; serta Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor yang
memiliki peran dominan terhadap perekonomian Indonesia masing-masing tumbuh sebesar 5,30 persen
dan 5,49 persen (Badan Pusat Statistik, 2025).
Struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku tahun 2025 tidak
menunjukkan perubahan berarti. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Lapangan Usaha
Industri Pengolahan sebesar 19,07 persen; diikuti oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil
dan Sepeda Motor sebesar 13,17 persen; Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 13,10 persen;
Konstruksi sebesar 9,83 persen; serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 8,75 persen. Peranan
kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Indonesia mencapai 63,92 persen (Badan Pusat
Statistik, 2025).
                    Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (C-on-C) (persen), 2023 – 2025




                                      Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025

Ekonomi Indonesia triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,39 persen.
Pertumbuhan terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha, kecuali Pertambangan dan Penggalian;
serta Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang yang masing masing terkontraksi
sebesar 1,31 persen dan 0,51 persen. Lapangan usaha yang tumbuh signifikan adalah Transportasi dan
Pergudangan sebesar 8,98 persen; diikuti oleh Jasa Lainnya sebesar 8,71 persen. Sementara itu,
Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan terhadap perekonomian Indonesia tumbuh sebesar
5,40 persen (Badan Pusat Statistik, 2025).




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 23
Page 48
                                                                           Office:
                                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                           +62 817-3101-22
                                                                           corsec@kjppputrianugrah.com

  Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (Y-to-Y) (persen), Triwulan IV-2024, Triwulan III-2025, dan Triwulan IV-2025




                                          Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025

Ekonomi Indonesia triwulan IV-2025 dibanding triwulan III-2025 (q-to-q) tumbuh sebesar 0,86 persen.
Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
Jaminan Sosial Wajib sebesar 13,59 persen; diikuti oleh Jasa Pendidikan sebesar 7,48 persen.
Sementara itu, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan; serta Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah,
Limbah dan Daur Ulang masing-masing mengalami kontraksi sebesar 18,33 persen dan 1,30 persen
(Badan Pusat Statistik, 2025).
  Pertumbuhan PDB Beberapa Lapangan Usaha (Q-to-Q) (persen), Triwulan IV-2024, Triwulan III-2025, dan Triwulan IV-2025




                                          Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025
Ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen (c-to-c). Pertumbuhan terjadi pada seluruh
komponen pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar
7,03 persen; diikuti Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT (PK-LNPRT) sebesar 5,13 persen;
Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,09 persen; Komponen Pengeluaran
Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 4,98 persen; dan Komponen Pengeluaran Konsumsi
Pemerintah (PK-P) sebesar 2,50 persen. Komponen Impor Barang dan Jasa (yang merupakan faktor
pengurang dalam PDB menurut Pengeluaran) tumbuh sebesar 4,77 persen (Badan Pusat Statistik, 2025).
Struktur PDB Indonesia menurut pengeluaran atas dasar harga berlaku pada tahun 2025 t idak
menunjukkan perubahan yang signifikan. Perekonomian Indonesia masih didominasi oleh Komponen
PK-RT yang mencakup lebih dari separuh PDB Indonesia yaitu sebesar 53,88 persen; diikuti oleh
Komponen PMTB sebesar 28,77 persen; Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 22,85 persen;
Komponen PK-P sebesar 7,53 persen; Komponen Perubahan Inventori sebesar 1,85 persen; dan
Komponen PK-LNPRT sebesar 1,35 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai
faktor pengurang dalam PDB Pengeluaran memiliki peran sebesar 20,54 persen (Badan Pusat Statistik,
2025).




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 24
Page 49
                                                                           Office:
                                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                           +62 817-3101-22
                                                                           corsec@kjppputrianugrah.com

                    Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (C-to-C) (persen), 2023 - 2025




                                          Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025

Ekonomi Indonesia triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 5,39 persen (y-on-y).
Pertumbuhan terjadi pada seluruh komponen pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh
Komponen PMTB sebesar 6,12 persen; diikuti Komponen PK-LNPRT sebesar 5,90 persen; Komponen PK-
RT sebesar 5,11 persen; Komponen PK-P sebesar 4,55 persen; dan Komponen Ekspor Barang dan Jasa
sebesar 3,25 persen. Komponen Impor Barang dan Jasa (yang merupakan faktor pengurang dalam PDB
menurut Pengeluaran) tumbuh sebesar 3,96 persen (Badan Pusat Statistik, 2025).
 Pertumbuhan PDB Beberapa Komponen Pengeluaran (Y-to-Y) (persen), Triwulan IV-2024, Triwulan III-2025, dan Triwulan IV-
                                                      2025




                                          Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025
Pada tahun 2025, Pulau Jawa masih menunjukkan peranan yang kuat dalam perekonomian Indonesia,
dengan kontribusi sebesar 56,93 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh Pulau Sumatera (22,22 persen),
Kalimantan (8,12 persen), Sulawesi (7,22 persen), Bali dan Nusa Tenggara (2,82 persen), serta Maluku
dan Papua (2,69 persen) (Badan Pusat Statistik, 2025).
Ekonomi Indonesia secara spasial selama tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan di seluruh kelompok
provinsi. Kelompok provinsi di Pulau Sulawesi mencatat pertumbuhan (c-to-c) tertinggi sebesar 6,23
persen, diikuti oleh Pulau Jawa (5,30 persen), Pulau Bali dan Nusa Tenggara (4,87 persen), Pulau
Sumatera (4,81 persen), dan Pulau Kalimantan (4,79 persen). Sementara itu, kelompok provinsi di Pulau
Maluku dan Papua mencatat pertumbuhan terendah, yakni sebesar 1,44 persen (Badan Pusat Statistik,
2025).




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 25
Page 50
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com

                        Pertumbuhan dan Kontribusi PDRB Menurut Pulau (persen), 2025




                                     Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025


3.1.3 Gambaran Perekonomian Provinsi DKI Jakarta 2025

Selama tahun 2025, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,21 persen (c-to-c) dibandingkan tahun 2024.
Hampir semua lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif, di mana tiga lapangan usaha dengan
pertumbuhan tertinggi yaitu Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (9,33 persen), Transportasi dan
Pergudangan (8,69 persen), dan Jasa Lainnya (8,46 persen). Capaian ini terlihat dari jumlah wisatawan
mancanegara dan wisatawan nusantara yang mengalami peningkatan. Di sisi lain, tiga lapangan usaha
masih mengalami kontraksi, yaitu Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang (minus
3,60 persen); Pertambangan dan Penggalian (minus 7,79 persen); dan Pengadaan Listrik Gas (minus 12,49
persen) (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).

Pada tahun 2025, tiga lapangan usaha yang mendominasi struktur perekonomian Jakarta menurut PDRB
ADHB, yaitu Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Sepeda Motor dengan kontribusi
sebesar 18,12 persen, diikuti Industri Pengolahan sebesar 11,13 persen, dan Jasa Keuangan dan Asuransi
sebesar 10,96 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).
                         Pertumbuhan PDRB Beberapa Lapangan Usaha (c-to-c) (persen)




                                     Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 26
Page 51
                                                                     Office:
                                                                     Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                     RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                     Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                     +62 817-3101-22
                                                                     corsec@kjppputrianugrah.com

Ekonomi Jakarta pada triwulan IV-2025 tumbuh sebesar 5,71 persen (y-on-y) dibandingkan triwulan IV-
2024. Pertumbuhan tertinggi dicatat oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang
tumbuh 8,40 persen, disusul Jasa Lainnya sebesar 8,32 persen, serta Jasa Perusahaan sebesar 8,11
persen. Lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap perekonomian Jakarta, yaitu Perdagangan
Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, juga menunjukkan kinerja positif dengan
pertumbuhan sebesar 6,55 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).
Di sisi lain, beberapa lapangan usaha masih mengalami kontraksi, yaitu Pengadaan Air, Pengelolaan
Sampah, Limbah, dan Daur Ulang yang terkontraksi 3,10 persen, Pengadaan Listrik dan Gas yang
terkontraksi 3,29 persen, serta Pertambangan dan Penggalian yang mengalami kontraksi sebesar minus
11,99 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).
                        Pertumbuhan PDRB Beberapa Lapangan Usaha (y-on-y) (persen)




                                    Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025

Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, ekonomi Jakarta pada Triwulan IV-2025 tumbuh sebesar
3,41 persen (q-to-q). Pertumbuhan tertinggi dicatat oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan yang tumbuh sebesar 10,16 persen, diikuti Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 9,84 persen,
serta Konstruksi sebesar 5,47 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).

Sementara itu, beberapa lapangan usaha mengalami kontraksi. Pengadaan Listrik dan Gas terkontraksi
0,09 persen, Real Estate terkontraksi 0,37 persen, serta Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan
Jaminan Sosial Wajib terkontraksi 0,85 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).
                        Pertumbuhan PDRB Beberapa Lapangan Usaha (q-to-q) (persen)




                                    Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 27
Page 52
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan terjadi pada semua komponen pengeluaran. Pertumbuhan tertinggi
dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 12,50 persen, diikuti Komponen PK-P sebesar
10,56 persen. Pertumbuhan komponen PKP utamanya dipicu oleh meningkatnya belanja barang dan jasa
pemerintah baik APBN maupun APBD. Selanjutnya, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-
RT) tumbuh sebesar 5,25 persen yang terlihat dari meningkatkan konsumsi pada Kelompok Pengeluaran
Restoran dan Hotel; dan Kelompok pengeluaran Transportasi, Komunikasi, Rekreasi dan Budaya.
Komponen PMTB tumbuh sebesar 4,77 persen yang tercermin dari meningkatnya kinerja konstruksi dan
impor barang modal. Selain itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang juga tumbuh
12,18 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).

Struktur PDRB menurut pengeluaran pada tahun 2025 atas dasar harga berlaku di dominasi oleh
Komponen Ekspor Barang dan Jasa; dan PK-RT yang masing-masing berkontribusi sebesar 76,40 persen
dan 62,80 persen; diikuti Komponen PMTB sebesar 33,79 persen; Komponen PK-P sebesar 13,20 persen;
dan Komponen PK-LNPRT sebesar 2,29 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai
faktor pengurang dalam PDRB memiliki peran sebesar 88,74 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI
Jakarta, 2025).
                      Pertumbuhan PDRB Menurut Komponen Pengeluaran (c-to-c) (persen)




                                     Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen PKP sebesar 8,60 persen, diikuti
komponen Ekspor Barang dan Jasa dan PMTB yang masing-masing tumbuh sebesar 7,62 persen dan 6,81
persen. Selanjutnya Komponen PK-RT tumbuh sebesar 5,51 persen; PK-LNPRT tumbuh 2,03 persen.
Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa sebagai faktor pengurang mengalami pertumbuhan
sebesar 8,67 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 28
Page 53
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com

                      Pertumbuhan PDRB Menurut Komponen Pengeluaran (y-on-y) (persen)




                                     Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025
Di sisi pengeluaran, pertumbuhan terjadi pada semua komponen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada
Komponen PK-P sebesar 24,36 persen; diikuti Komponen PMTB yang tumbuh sebesar 7,59 persen;
Komponen PK-LNPRT sebesar 4,54 persen; Komponen Ekspor Barang dan Jasa tumbuh 1,87 persen; dan
Komponen PK-RT tumbuh sebesar 1,74 persen. Sementara itu, Komponen Impor Barang dan Jasa
mengalami pertumbuhan sebesar 6,52 persen (Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta, 2025).
                      Pertumbuhan PDRB Menurut Komponen Pengeluaran (q-to-q) (persen)




                                     Sumber: Badan Pusat Statistik, 2025

3.2.   Gambaran Sektor Industri Pasar Asuransi Jiwa di Indonesia

Industri asuransi jiwa di Indonesia terus mengalami dinamika yang dipengaruhi oleh berbagai faktor,
termasuk regulasi, perubahan preferensi masyarakat, serta kondisi ekonomi global dan nasional. PT MSIG
Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” secara berkala melakukan kajian terhadap
perkembangan industri ini guna menyesuaikan strategi bisnisnya. Berdasarkan hasil analisis tren pasar
yang dilakukan bersama Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), terdapat beberapa indikator utama yang
menggambarkan kondisi pasar asuransi jiwa saat ini.

 1. Pendapatan Premi




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 29
Page 54
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com




                                   Sumber: Informasi Manajemen, 2025


Industri asuransi jiwa mencatat adanya tren penurunan premi sejak 2020–2024 sebesar -0.2%, yang
terutama dipengaruhi oleh perubahan regulasi pada produk PAYDI (Unit Link). Meskipun demikian,
industri asuransi jiwa secara keseluruhan tetap menunjukkan pertumbuhan premi sebesar +5% pada
tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.

Sejalan dengan kondisi industri, LIFE juga mengalami tantangan serupa dengan penurunan premi sebesar
-0.5%, namun mampu mencatatkan pertumbuhan premi yang signifikan sebesar +17.3% (YoY) pada tahun
2024, jauh melebihi pencapaian industri. Pertumbuhan ini merupakan hasil dari strategi jangka panjang
LIFE dalam meningkatkan kualitas bisnis serta adaptasi terhadap regulasi PAYDI yang baru.

Ke depan, dengan adanya optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi, perbaikan inflasi global, serta
meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap asuransi, pasar asuransi jiwa diharapkan dapat terus
bertumbuh dan memiliki potensi yang baik dalam jangka panjang.

 2. APE (Annualized Premium Equivalent/Premi Setara Disetahunkan)
Tren pertumbuhan APE pada industri asuransi jiwa sejak 2020–2024 sebesar +5.6%, didorong oleh shifting
preferensi masyarakat dari produk unit link ke produk tradisional, seperti asuransi kesehatan dan jiwa
berjangka.
LIFE mencatatkan pertumbuhan APE sebesar +9.8%, dengan produk tradisional sebagai kontributor
terbesar. Pertumbuhan ini disebabkan oleh peningkatan permintaan terhadap perlindungan jiwa dan
kesehatan, serta adaptasi perusahaan terhadap regulasi PAYDI yang menyebabkan perubahan strategi
penjualan.
 3. Total Klaim
Total klaim di industri asuransi jiwa mengalami tren pertumbuhan sebesar +2.05% sejak 2020–2024,
terutama disebabkan oleh peningkatan klaim produk asuransi kesehatan. Lonjakan ini dipengaruhi oleh
inflasi medis serta peningkatan klaim akibat pandemi dan polusi udara yang terjadi dalam beberapa
tahun terakhir.

Meskipun demikian, LIFE berhasil menurunkan total klaim sebesar -9.3%, dengan catatan bahwa jumlah
klaim di produk asuransi kesehatan tetap meningkat secara signifikan. Penurunan total klaim ini
mencerminkan komitmen LIFE dalam menjalankan fungsi perlindungan finansial bagi nasabah. Di masa
depan, dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan dan perbaikan kualitas layanan medis,
diharapkan tren klaim kesehatan dapat lebih stabil, mencerminkan kondisi kesehatan masyarakat yang
lebih baik.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 30
Page 55
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com


3.3.   Pesaing Bidang Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk

Industri asuransi jiwa di Indonesia merupakan sektor yang sangat kompetitif, dengan kehadiran berbagai
perusahaan lokal maupun multinasional yang menawarkan produk dan layanan serupa. PT MSIG Life
Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” beroperasi dalam pasar yang diisi oleh beberapa
pemain utama yang memiliki strategi bisnis berbeda, baik dari segi distribusi, inovasi produk, hingga
pelayanan digital.
   1. Pesaing Utama di Industri Asuransi Jiwa

       Dalam menjalankan bisnisnya, LIFE menghadapi persaingan dari perusahaan asuransi besar yang
       telah memiliki pangsa pasar signifikan di Indonesia. Beberapa pesaing utama dalam industri ini
       antara lain:

   •   PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)
       Sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia, Prudential dikenal dengan
       dominasi produk unit link serta jaringan distribusi agen yang luas. Selain itu, perusahaan ini juga
       telah mengembangkan layanan berbasis digital untuk meningkatkan aksesibilitas pelanggan.

   •   PT AIA Financial (AIA Indonesia)
       AIA memiliki strategi kuat dalam pengembangan bancassurance, bekerja sama dengan berbagai
       perbankan besar di Indonesia untuk memperluas distribusi produk asuransinya. Fokus AIA juga
       terletak pada asuransi kesehatan dan perlindungan jiwa jangka panjang.

   •   PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia)
       Manulife Indonesia menawarkan berbagai solusi asuransi jiwa dan kesehatan, dengan
       pendekatan yang kuat dalam segmentasi pasar korporasi serta kemitraan strategis dengan bank
       dan lembaga keuangan lainnya.

   •   PT AXA Mandiri Financial Services
       Dikenal dengan model bisnis bancassurance, AXA Mandiri memiliki akses luas ke nasabah bank
       Mandiri, memungkinkan distribusi produk asuransi dengan lebih efektif. Selain itu, perusahaan
       ini juga fokus pada inovasi digital untuk meningkatkan pengalaman nasabah.

   •   PT Allianz Life Indonesia (Allianz Indonesia)
       Allianz memiliki portofolio produk yang kuat di sektor asuransi jiwa dan kesehatan, serta dikenal
       dengan pendekatan berbasis teknologi dalam pengelolaan klaim dan layanan pelanggan.
   2. Pesaing di Segmen Asuransi Syariah
       Dengan rencana pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), LIFE akan memasuki persaingan yang lebih
       spesifik di industri asuransi syariah. Beberapa perusahaan yang telah lebih dahulu memiliki
       entitas syariah mandiri dan menjadi pesaing langsung antara lain:

   •   Prudential Syariah – Anak usaha Prudential yang fokus pada produk asuransi syariah, dengan
       jaringan distribusi agen yang luas.

   •   AIA Syariah – Menawarkan produk asuransi syariah berbasis unit link dan proteksi kesehatan.

   •   Manulife Syariah – Memanfaatkan keunggulan Manulife dalam segmentasi pasar korporasi untuk
       mengembangkan produk syariah.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 31
Page 56
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

   •   Allianz Syariah – Berfokus pada perlindungan kesehatan dan jiwa berbasis syariah dengan
       pendekatan teknologi digital.

   3. Strategi Kompetitif LIFE
       Untuk menghadapi persaingan di industri ini, LIFE mengadopsi beberapa strategi utama, di
       antaranya:

   •   Penguatan Jaringan Distribusi – Memperluas kemitraan dengan perbankan dan insurtech untuk
       menjangkau lebih banyak segmen pasar.

   •   Inovasi Digital – Mengembangkan layanan berbasis AI dan data analytics untuk meningkatkan
       pengalaman pelanggan.

   •   Optimalisasi Produk Syariah – Memperkuat lini asuransi jiwa syariah dengan skema investasi yang
       lebih menarik dan sesuai prinsip syariah.

   •   Peningkatan Layanan Pelanggan – Mengembangkan sistem klaim yang lebih cepat dan
       transparan, guna meningkatkan kepuasan nasabah.
       Dengan strategi ini, LIFE optimistis dapat mempertahankan daya saingnya di industri asuransi
       jiwa, baik dalam segmen konvensional maupun syariah, serta terus memperluas pangsa pasarnya
       di Indonesia.


3.4.   Pangsa Pasar
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” merupakan salah satu pemain utama
dalam industri asuransi jiwa di Indonesia, dengan pangsa pasar yang terus berkembang seiring dengan
strategi ekspansi dan inovasi produk yang dijalankan. Dalam beberapa tahun terakhir, industri asuransi
jiwa mengalami dinamika yang dipengaruhi oleh perubahan regulasi, peningkatan kesadaran masyarakat
terhadap perlindungan keuangan, serta perkembangan teknologi yang mendorong digitalisasi layanan
asuransi.
   1. Posisi LIFE dalam Industri Asuransi Jiwa

       Berdasarkan laporan industri, LIFE memiliki pangsa pasar yang kompetitif, didukung oleh
       keunggulan dalam pengelolaan risiko, jaringan distribusi yang luas, serta penguatan layanan
       berbasis digital. LIFE mencatat pertumbuhan premi yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata
       industri, dengan kontribusi terbesar berasal dari produk asuransi tradisional dan unit link.

       Keunggulan LIFE dalam pasar asuransi jiwa juga didorong oleh:

           •   Peningkatan produk berbasis kebutuhan pelanggan, baik dalam segmen individu maupun
               korporasi.

           •   Kemitraan strategis dengan bank dan perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk
               memperluas distribusi produk.

           •   Adopsi teknologi berbasis AI dan data analytics untuk meningkatkan efisiensi operasional
               dan pengalaman pelanggan.
   2. Pangsa Pasar di Segmen Asuransi Syariah
       Dalam rangka pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), LIFE menargetkan pertumbuhan signifikan
       di pasar asuransi jiwa syariah. Saat ini, pasar asuransi syariah di Indonesia masih dalam tahap




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 32
Page 57
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

       perkembangan, namun menunjukkan tren pertumbuhan yang positif                   seiring dengan
       meningkatnya permintaan terhadap produk keuangan berbasis syariah.
       Beberapa faktor yang mendukung peningkatan pangsa pasar LIFE di sektor syariah meliputi:

           •   Kolaborasi dengan ekosistem halal, seperti bank syariah dan e-commerce berbasis
               syariah, untuk meningkatkan penetrasi produk.

           •   Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap perlindungan berbasis prinsip syariah, yang
               mendorong minat terhadap produk asuransi syariah.

           •   Diversifikasi produk asuransi syariah, dengan menyesuaikan manfaat proteksi dan
               investasi sesuai kebutuhan nasabah muslim di Indonesia.
   3. Proyeksi Pangsa Pasar di Masa Depan

       Dengan strategi ekspansi dan inovasi yang terus dikembangkan, LIFE optimistis dapat
       meningkatkan pangsa pasarnya dalam industri asuransi jiwa, baik di segmen konvensional
       maupun syariah. Faktor-faktor yang akan mendorong pertumbuhan ini antara lain:

           •   Digitalisasi layanan, yang memungkinkan peningkatan efisiensi dalam akuisisi nasabah
               dan pelayanan klaim.

           •   Perubahan preferensi masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya asuransi sebagai
               bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.

           •   Stabilitas ekonomi dan kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan sektor
               keuangan berbasis syariah.

       Dengan strategi yang tepat, LIFE diproyeksikan dapat memperluas pangsa pasarnya dan
       mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia.


3.5.   Potensi Pasar
Pasar asuransi jiwa di Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar, didorong oleh peningkatan
kesadaran masyarakat terhadap proteksi keuangan, pertumbuhan kelas menengah, serta dukungan
regulasi yang mendorong inklusi keuangan. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut
“LIFE” berada dalam posisi yang strategis untuk memanfaatkan peluang ini, baik di segmen asuransi jiwa
konvensional maupun syariah.

       1. Potensi Pertumbuhan Pasar Asuransi Jiwa
           Meskipun penetrasi asuransi jiwa di Indonesia masih relatif rendah dibandingkan negara-
           negara tetangga, tren pertumbuhannya menunjukkan peningkatan yang stabil. Beberapa
           faktor yang mendukung pertumbuhan ini meliputi:

               •   Peningkatan literasi keuangan yang mendorong masyarakat untuk lebih memahami
                   pentingnya asuransi dalam perencanaan keuangan.

               •   Perubahan gaya hidup dan kebutuhan perlindungan finansial yang semakin
                   berkembang, terutama di kalangan generasi muda dan pekerja profesional.

               •   Adopsi teknologi digital, yang memperluas akses terhadap produk asuransi melalui
                   platform online dan kemitraan dengan fintech.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 33
Page 58
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com

           Dengan kombinasi faktor tersebut, pasar asuransi jiwa di Indonesia memiliki prospek yang
           positif, memungkinkan LIFE untuk terus memperluas pangsa pasarnya dengan menghadirkan
           produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
       2. Potensi Pasar Asuransi Syariah
           Sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mewajibkan pemisahan Unit
           Usaha Syariah (UUS), industri asuransi syariah di Indonesia diprediksi akan tumbuh pesat
           dalam beberapa tahun ke depan. Beberapa faktor yang mendukung pertumbuhan ini antara
           lain:

              •   Dominasi populasi Muslim di Indonesia, yang menciptakan permintaan tinggi
                  terhadap produk keuangan berbasis syariah.

              •   Dukungan pemerintah dalam pengembangan ekonomi syariah, termasuk peningkatan
                  regulasi yang mendorong keuangan syariah lebih inklusif.

              •   Meningkatnya preferensi masyarakat terhadap produk berbasis syariah, terutama di
                  sektor asuransi jiwa dan kesehatan.
       3. Strategi Pemanfaatan Potensi Pasar

           Untuk menangkap peluang yang ada, LIFE akan menerapkan beberapa strategi utama, antara
           lain:

              •   Diversifikasi produk yang lebih fleksibel dan dapat menjangkau berbagai segmen
                  masyarakat.

              •   Memperkuat kanal distribusi digital untuk meningkatkan aksesibilitas layanan
                  asuransi.

              •   Menjalin kemitraan dengan perbankan syariah, fintech, dan e-commerce berbasis
                  syariah untuk memperluas jangkauan pasar.

              •   Meningkatkan edukasi dan literasi asuransi guna meningkatkan kesadaran
                  masyarakat terhadap pentingnya proteksi finansial.

           Dengan strategi yang tepat dan didukung oleh kondisi pasar yang terus berkembang, LIFE
           optimistis dapat meningkatkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia serta memperkuat
           posisinya sebagai pemimpin di industri asuransi jiwa dan syariah.


3.6.   Strategi Pemasaran

Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di industri asuransi jiwa, PT MSIG Life Insurance
Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” menerapkan strategi pemasaran yang terfokus pada penguatan
distribusi, inovasi produk, digitalisasi layanan, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap
pentingnya asuransi. Strategi ini dirancang untuk memperluas pangsa pasar, meningkatkan loyalitas
pelanggan, dan memperkuat daya saing perusahaan, baik dalam segmen asuransi konvensional maupun
syariah.
  1. Penguatan Kanal Distribusi

LIFE mengoptimalkan berbagai kanal pemasaran untuk menjangkau lebih banyak nasabah, antara lain:




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 34
Page 59
                                                             Office:
                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                             +62 817-3101-22
                                                             corsec@kjppputrianugrah.com

 •    Bancassurance: Bermitra dengan perbankan untuk menawarkan produk asuransi sebagai bagian
      dari layanan keuangan yang terintegrasi.

 •    Agen Asuransi Profesional: Memperluas jaringan agen dengan pelatihan berkelanjutan untuk
      meningkatkan kompetensi dalam menawarkan solusi asuransi yang tepat bagi nasabah.

 •    Broker dan Insurtech: Bekerja sama dengan perusahaan teknologi asuransi (insurtech) untuk
      mempermudah akses dan proses pembelian asuransi secara digital.

 •    Corporate & Employee Benefits: Menyediakan paket asuransi untuk segmen korporasi sebagai
      bagian dari tunjangan karyawan dan perlindungan bisnis.


2. Inovasi Produk Berbasis Kebutuhan Nasabah

     LIFE terus mengembangkan produk asuransi yang sesuai dengan kebutuhan pasar, dengan fokus
     pada:

 •    Asuransi kesehatan dan jiwa berbasis perlindungan jangka panjang yang dapat disesuaikan
      dengan kondisi nasabah.

 •    Pengembangan produk unit link yang lebih fleksibel dalam hal manfaat investasi dan
      perlindungan.

 •    Asuransi syariah dengan skema kontribusi dan manfaat yang lebih kompetitif, sesuai dengan
      prinsip syariah dan diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS).

3. Digitalisasi Layanan dan Pemasaran Online

     Untuk menjangkau generasi muda dan segmen pasar yang lebih luas, LIFE mengadopsi strategi
     digital dalam pemasaran dan layanan, antara lain:

 •    Penyediaan platform digital untuk pembelian dan pengelolaan polis guna memberikan
      kemudahan bagi nasabah.

 •    Automated Claim Processing untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat proses klaim.

 •    Pemasaran berbasis media sosial dan kampanye digital guna meningkatkan edukasi dan literasi
      asuransi di masyarakat.

4. Edukasi dan Literasi Asuransi

     Sebagai bagian dari strategi pemasaran, LIFE juga berfokus pada peningkatan kesadaran
     masyarakat mengenai pentingnya asuransi melalui:

 •    Program literasi keuangan dan asuransi di berbagai komunitas dan institusi pendidikan.

 •    Webinar dan seminar edukatif bekerja sama dengan mitra perbankan dan fintech.

 •    Penyampaian informasi transparan mengenai manfaat dan risiko produk asuransi, sehingga
      nasabah dapat membuat keputusan yang lebih bijak.

5. Penetrasi Pasar Asuransi Syariah
     Dalam mendukung pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) dan meningkatkan pangsa pasar di sektor
     syariah, LIFE mengembangkan strategi pemasaran khusus, seperti:




     Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 35
Page 60
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 817-3101-22
                                                                   corsec@kjppputrianugrah.com

    •       Kolaborasi dengan bank syariah dan ekosistem halal untuk memperluas distribusi produk asuransi
            syariah.

    •       Penguatan branding asuransi syariah melalui kampanye digital yang menekankan prinsip tolong-
            menolong dan manfaat perlindungan sesuai syariah.

    •       Pengembangan paket asuransi yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan segmen
            masyarakat Muslim di Indonesia.
LIFE menerapkan strategi pemasaran yang komprehensif dan berorientasi pada peningkatan
produktivitas tenaga pemasar, kualitas layanan kepada nasabah, serta perluasan jangkauan pasar.
Strategi ini terbagi dalam empat pilar utama, yaitu Campaign Program, Customer Program, Sales Quality
& Management, dan Perluasan Pasar.
Pada pilar Campaign Program, LIFE menjalankan program sales booster untuk mendorong aktivitas dan
produktivitas tenaga pemasar, disertai dengan skema apresiasi melalui reward tambahan dan acara
penghargaan. Dalam Customer Program, perusahaan memfokuskan diri pada pelayanan prima melalui
ekosistem digital yang efisien serta penguatan hubungan dengan nasabah lewat program apresiasi.
Sementara itu, dalam Sales Quality & Management, LIFE menitikberatkan pada peningkatan jumlah dan
kualitas tenaga pemasar, pemantauan produktivitas pemasaran secara terstruktur, serta pemanfaatan
infrastruktur teknologi untuk mendukung proses pemasaran yang efisien dan adaptif.

Strategi Perluasan Pasar dilakukan dengan membangun kemitraan baru dengan institusi keuangan,
memperluas kanal distribusi digital, serta mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan
pasar. Strategi ini juga mencakup pendekatan cross-selling antar kanal distribusi, guna mengoptimalkan
potensi pertumbuhan dari berbagai segmen pasar. Strategi pemasaran tersebut menjadi pilar penting
dalam menopang keberlanjutan bisnis, termasuk dalam menghadapi transformasi pasca pemisahan Unit
Usaha Syariah.


3.7.        Kesinambungan Usaha

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki strategi bisnis yang dirancang
untuk menjaga kesinambungan usaha dalam jangka panjang, terutama dalam menghadapi perubahan
regulasi, dinamika pasar, dan tantangan industri asuransi jiwa. Dengan kombinasi kekuatan finansial,
diversifikasi produk, serta digitalisasi layanan, LIFE berkomitmen untuk tetap tumbuh dan
mempertahankan daya saing di industri ini.
 1. Fondasi Bisnis yang Kuat
        Kesinambungan usaha LIFE didukung oleh beberapa faktor fundamental yang memastikan
        keberlanjutan operasional dan pertumbuhan perusahaan:

        •     Keberagaman Kanal Distribusi: LIFE memiliki jaringan pemasaran yang luas melalui agen,
              bancassurance, corporate business, serta digital & e-commerce, memungkinkan jangkauan
              pasar yang lebih luas dan stabilitas dalam perolehan premi.

        •     Stabilitas Keuangan: Dengan RBC (Risk-Based Capital) lebih dari 1000% (di atas batas minimum
              120% yang ditetapkan OJK), LIFE memiliki daya tahan finansial yang kuat untuk menghadapi
              fluktuasi pasar.




            Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 36
Page 61
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

    •     Ekosistem Digital yang Terintegrasi: Digitalisasi layanan memungkinkan perusahaan
          memberikan proses klaim yang lebih cepat, pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta
          efisiensi operasional yang lebih tinggi.
2. Adaptasi terhadap Perubahan Pasar dan Regulasi

   Seiring dengan perubahan regulasi di industri asuransi, LIFE terus menyesuaikan model bisnisnya
   agar tetap relevan dan kompetitif:

    •     Pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS): LIFE berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan
          asuransi syariah di Indonesia melalui pemisahan UUS menjadi entitas mandiri, yang akan
          membuka peluang pasar baru dan meningkatkan daya saing di industri syariah.

    •     Penyesuaian terhadap PAYDI (Unit Link) Regulations: LIFE telah melakukan adaptasi terhadap
          kebijakan baru PAYDI dengan meningkatkan transparansi produk dan memperkuat strategi
          pemasaran asuransi tradisional.

    •     Diversifikasi Produk: Untuk menjaga kesinambungan pendapatan, LIFE mengembangkan varian
          produk baru, termasuk asuransi kesehatan, proteksi jiwa tradisional, serta asuransi berbasis
          digital.

3. Proyeksi Pertumbuhan Jangka Panjang

   Dalam rencana bisnis 2026-2029, LIFE menargetkan pertumbuhan yang stabil melalui optimalisasi
   distribusi dan inovasi layanan. Proyeksi keuangan berdasarkan IFRS 17 menunjukkan tren
   pertumbuhan positif:

    •     APE (Annual Premium Equivalent) diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 12%, dari IDR 1,478
          triliun (2026) menjadi IDR 2,070 triliun (2029).

    •     IFV (In-Force Value) diperkirakan meningkat dengan CAGR 18%, dari IDR 1,769 triliun (2026)
          menjadi IDR 2,792 triliun (2029).

    •     PAT (Profit After Tax) ditargetkan tumbuh dengan CAGR 13%, dari IDR 636 miliar (2026)
          menjadi IDR 827 miliar (2029).

4. Strategi Jangka Panjang untuk Kesinambungan Usaha
   Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan, LIFE menerapkan strategi utama berikut:

    •     Inovasi Digital: Penguatan layanan berbasis AI, data analytics, dan otomatisasi proses klaim
          untuk meningkatkan efisiensi.

    •     Kemitraan Strategis: Penguatan hubungan dengan bank, insurtech, dan ekosistem digital untuk
          memperluas jangkauan pasar.

    •     Peningkatan Literasi Keuangan: Program edukasi asuransi untuk meningkatkan kesadaran
          masyarakat terhadap perlindungan finansial.

    •     Keberlanjutan dan Tata Kelola: Penerapan tata kelola yang kuat serta mitigasi risiko bisnis
          melalui kebijakan kepatuhan dan manajemen risiko yang ketat.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 37
Page 62
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

3.8.    Kesimpulan Analisis Aspek Pasar
Berdasarkan hasil analisis aspek pasar, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE”
memiliki posisi yang kuat dalam industri asuransi jiwa di Indonesia, dengan pangsa pasar yang stabil dan
strategi pertumbuhan yang jelas. Meskipun terdapat dinamika industri seperti perubahan regulasi PAYDI
(Unit Link) dan tren shifting ke produk asuransi tradisional, LIFE mampu mempertahankan kinerjanya
dengan adaptasi yang cepat dan strategi distribusi yang beragam.
1. Posisi Pasar yang Kompetitif

LIFE menunjukkan posisi pasar yang kompetitif di industri asuransi jiwa Indonesia dengan mencatat
pertumbuhan premi baru (Annual Premium Equivalent/APE) yang ditargetkan mencapai Rp1,5 triliun
pada tahun 2024, naik 15,3% dari tahun sebelumnya (The Iconomics, 2024). Kinerja ini didukung oleh
pertumbuhan pendapatan premi sebesar 20% secara tahunan pada semester pertama 2024, serta strategi
pengembangan produk yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan penguatan kanal distribusi utama
seperti keagenan dan bancassurance (Kontan.co.id, 2024). Selain itu, LIFE juga menjaga kesehatan
keuangan yang solid dengan rasio Risk Based Capital (RBC) jauh di atas ketentuan regulator, yaitu
sebesar 1.838,6% pada akhir 2024. Dengan pertumbuhan laba yang agresif dan inovasi produk serta
layanan digital, LIFE memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terpercaya dan
pilihan utama di pasar Indonesia (Bisnis.com, 2025).
2. Pertumbuhan dan Tantangan

    •   Pertumbuhan industri asuransi jiwa secara keseluruhan mencapai +13% YoY, dengan pangsa
        pasar perusahaan JV mencapai 64%.

    •   LIFE mengalami penurunan APE sebesar -1,2% pada FY 2024, yang dipengaruhi oleh regulasi
        PAYDI dan perubahan preferensi nasabah ke produk tradisional.

    •   Namun, LIFE masih menunjukkan pertumbuhan positif dalam kanal Agency (+6%), yang
        mencerminkan efektivitas strategi pemasaran berbasis tenaga pemasar.
3. Potensi Pasar dan Peluang

    •   Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap asuransi dan dukungan regulasi OJK terhadap
        pengembangan industri asuransi syariah membuka peluang ekspansi bagi LIFE.

    •   Transformasi digital menjadi faktor kunci dalam meningkatkan aksesibilitas produk asuransi,
        terutama melalui kemitraan dengan fintech dan e-commerce.

    •   Segmen asuransi syariah menunjukkan pertumbuhan yang potensial seiring dengan pemisahan
        Unit Usaha Syariah (UUS), memberikan peluang bagi LIFE untuk memperluas jangkauan pasar
        dan meningkatkan daya saing di industri asuransi berbasis syariah.

LIFE memiliki fondasi bisnis yang kuat dengan jaringan distribusi yang luas, inovasi digital, serta
stabilitas keuangan yang tinggi. Meskipun menghadapi tantangan dari perubahan regulasi dan persaingan
ketat, peluang pertumbuhan masih terbuka luas, terutama di sektor asuransi jiwa tradisional dan
syariah. Dengan strategi yang tepat, LIFE diproyeksikan dapat mempertahankan posisinya di industri
asuransi jiwa Indonesia serta memperluas pangsa pasar dalam beberapa tahun ke depan.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 38
Page 63
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

4.       Aspek Teknis
4.1.     Rencana Pemisahan Unit Usaha Syariah
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk akan melakukan pengalihan seluruh portofolio kepesertaan Unit
Syariahnya kepada PAS hasil Pemisahan setelah mendapatkan persetujuan izin usaha dan persetujuan
rencana pengalihan portofolio dari OJK. Tanggal efektif pelaksanaan kegiatan usaha dan pelaksanaan
pengalihan portofolio tersebut akan diumumkan segera setelah persetujuan diperoleh.

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dan PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia sebagai PAS hasil
Pemisahan berkomitmen agar proses pelaksanaan kegiatan usaha dan pelaksanaan pengalihan portofolio
dapat berjalan dengan lancar, serta kegiatan operasional dan layanan perusahaan tetap berjalan dengan
baik


4.2.      Gambaran Produk Sebelum dan Sesudah Spin Off

Sebagai salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia, PT MSIG Life Insurance Indonesia
Tbk selanjutnya disebut “LIFE” telah menawarkan beragam produk perlindungan finansial yang
mencakup kebutuhan individu, keluarga, dan korporasi. Sebelum dilaksanakannya pemisahan Unit Usaha
Syariah (UUS), seluruh produk asuransi konvensional dan syariah dikelola dalam satu entitas perusahaan,
meskipun portofolio syariah telah memiliki pengelolaan tersendiri secara internal di bawah supervisi
Dewan Pengawas Syariah (DPS) sesuai ketentuan OJK.

 A. Produk Sebelum Pemisahan UUS
  1. Asuransi Jiwa Konvensional:

     •   Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life): Memberikan manfaat uang pertanggungan apabila peserta
         meninggal dunia dalam masa pertanggungan tertentu.

     •   Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life): Memberikan perlindungan seumur hidup, disertai nilai
         tunai yang dapat dicairkan.

     •   Asuransi Jiwa Unit Link: Produk asuransi yang dikombinasikan dengan investasi, memberikan
         perlindungan jiwa sekaligus potensi pengembangan dana.

  2. Asuransi Kesehatan dan Kecelakaan:

     •   Asuransi Kesehatan Individu/Keluarga: Menanggung biaya rawat inap, rawat jalan, serta manfaat
         tambahan seperti gigi dan persalinan.

     •   Asuransi Kecelakaan Diri: Memberikan santunan atas risiko kecelakaan, cacat tetap, dan biaya
         pengobatan.

  3. Asuransi Jiwa Syariah (dikelola melalui UUS):

     •   Asuransi Jiwa Syariah Berjangka: Perlindungan berbasis prinsip tolong-menolong (Tabarru’)
         untuk risiko kematian.

     •   Asuransi Jiwa Unit Link Syariah: Gabungan antara proteksi dan investasi syariah berbasis akad
         Mudharabah.

     •   Asuransi Kesehatan Syariah: Menanggung biaya medis dengan mekanisme risk-sharing antar
         peserta, dikelola secara syariah.




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 39
Page 64
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

  4. Layanan Digital dan Inovasi

   •   Pemanfaatan platform digital, Insurtech, dan integrasi AI untuk underwriting, pengelolaan polis,
       hingga klaim otomatis.

   •   Peningkatan customer experience melalui digital claim, e-policy, dan akses aplikasi berbasis
       mobile.
 B. Produk Sesudah Pemisahan UUS
Setelah pemisahan, LIFE dan entitas asuransi syariah hasil spin-off akan beroperasi secara terpisah,
dengan portofolio dan fokus bisnis masing-masing:

  1. LIFE (Entitas Konvensional) – Fokus pada Produk Non-Syariah:

   •   Asuransi Jiwa Berjangka & Seumur Hidup

   •   Asuransi Unit Link Konvensional dengan diversifikasi investasi yang disesuaikan profil risiko
       nasabah.

            •   Asuransi Kesehatan Individu dan Korporasi

            •   Program Employee Benefit & Corporate Solutions

            •   Digital & Bancassurance Product Channels
LIFE akan terus mendorong inovasi produk berbasis teknologi, memperkuat jaringan distribusi melalui
agen, bank mitra, dan platform digital, serta meningkatkan layanan nasabah dengan proses digitalisasi
penuh.

  2. Entitas Asuransi Jiwa Syariah (hasil spin-off UUS) – Fokus Produk Berbasis Syariah:

   •   Asuransi Jiwa Syariah Berjangka dan Seumur Hidup Syariah

   •   Asuransi Unit Link Syariah, dengan portofolio investasi sesuai prinsip halal dan dikelola oleh
       manajer investasi syariah.

   •   Asuransi Kesehatan Syariah, termasuk manfaat rawat inap, santunan penyakit kritis, dan
       manfaat tambahan berbasis syariah.

   •   Produk Kumpulan Syariah, seperti employee benefit dan corporate takaful.

   •   Kemitraan Ekosistem Halal, seperti distribusi via bank syariah, fintech syariah, dan e-commerce
       berbasis prinsip syariah.
Entitas syariah akan lebih fleksibel dalam menyusun strategi produk, pengelolaan dana Tabarru’, serta
membangun positioning yang kuat di pasar asuransi syariah nasional.

Pemisahan Unit Usaha Syariah memberikan ruang strategis bagi LIFE untuk fokus pada optimalisasi lini
produk konvensional, sementara entitas baru hasil spin-off dapat mengembangkan produk syariah secara
lebih agresif dan terarah. Kedua entitas akan saling melengkapi dan memiliki potensi pertumbuhan yang
berkelanjutan, baik dari sisi kontribusi premi, jangkauan pasar, maupun inovasi layanan digital yang
terus ditingkatkan.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 40
Page 65
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

4.3.    Produk Yang Dihasilkan
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” merupakan perusahaan asuransi jiwa
yang menyediakan beragam produk perlindungan finansial berbasis kebutuhan nasabah individu maupun
korporasi. Sebelum pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), portofolio produk LIFE terbagi dalam 2 (dua)
lini utama yaitu produk konvensional dan produk syariah. Produk konvensional mencakup asuransi jiwa
berjangka (term life), whole life insurance, unit link, asuransi kesehatan individu dan kumpulan, serta
perlindungan kecelakaan diri. Di sisi lain, Unit Usaha Syariah MSIG Life menyediakan produk asuransi
jiwa syariah berjangka, unit link syariah, dan asuransi kesehatan syariah yang dikelola berdasarkan
prinsip-prinsip syariah seperti akad Tabarru’, Mudharabah, dan pengawasan Dewan Pengawas Syariah
(DPS). Seluruh produk ini didistribusikan melalui berbagai kanal seperti agency, bancassurance,
corporate business, dan digital channel.
Setelah dilakukannya pemisahan UUS menjadi entitas tersendiri sesuai mandat Peraturan OJK, struktur
produk LIFE mengalami penyesuaian. LIFE akan fokus pada pengembangan produk konvensional, dengan
akselerasi digitalisasi produk dan layanan, integrasi teknologi insurtech, serta pengembangan fitur-fitur
seperti underwriting otomatis, digital claim processing, dan personalisasi produk berbasis data analytics.
Sementara itu, entitas baru hasil spin-off akan melanjutkan pengembangan produk asuransi jiwa dan
kesehatan syariah secara independen dengan strategi yang lebih fokus dan terarah, termasuk
memperkuat portofolio investasi syariah, memperluas jaringan distribusi melalui kemitraan bank syariah
dan fintech halal, serta penguatan layanan berbasis nilai-nilai syariah.

Pemisahan ini memungkinkan masing-masing entitas—konvensional dan syariah—untuk menyesuaikan
strategi produk, pemasaran, dan layanan sesuai segmen pasar yang dituju. Dengan demikian, LIFE pasca
spin-off tetap mempertahankan keunggulan dalam kompetisi industri asuransi melalui inovasi produk
yang berorientasi pada kebutuhan nasabah, efisiensi operasional, dan komitmen terhadap kualitas
layanan, sementara entitas syariah dapat tumbuh secara mandiri di pasar dengan potensi pertumbuhan
tinggi, khususnya dalam sektor ekonomi syariah Indonesia yang terus berkembang.


4.4.    Kapabilitas Operasional dan Jangkauan Layanan

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki kapabilitas operasional dan
jangkauan layanan yang mumpuni untuk menjalankan bisnis asuransi jiwa di Indonesia secara luas dan
berkelanjutan. Sebelum pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), operasional LIFE telah mencakup
manajemen produk asuransi jiwa konvensional dan syariah dalam satu sistem terintegrasi, yang didukung
oleh teknologi digital mutakhir, serta sumber daya manusia (SDM) yang berpengalaman di bidang
aktuaria, pemasaran, underwriting, pengelolaan klaim, keuangan, hingga kepatuhan terhadap regulasi
OJK.

LIFE didukung oleh 510 karyawan, dengan jangkauan layanan yang kuat melalui kanal agency,
bancassurance, corporate business, dan digital (DMTM & e-commerce). Kapabilitas ini menjadikan LIFE
kompetitif di industri, baik dalam hal cakupan pasar maupun kecepatan layanan. Seluruh tenaga
pemasaran dan staf operasional mendapatkan pelatihan dan sertifikasi dari Asosiasi Asuransi Jiwa
Indonesia (AAJI), termasuk lisensi Tenaga Pemasar Asuransi (TPA) dan pelatihan berkelanjutan melalui
program CPD (Continuing Professional Development) yang diwajibkan oleh OJK.
Setelah pemisahan UUS, LIFE tetap mempertahankan kapabilitas operasional untuk lini konvensional,
sementara entitas baru hasil spin-off akan secara khusus menangani lini syariah. Untuk memastikan
kelancaran transisi dan keberhasilan pengelolaan entitas syariah, perusahaan menyiapkan tim khusus
dengan kompetensi di bidang asuransi syariah, termasuk pelatihan dan sertifikasi dari Asosiasi Asuransi




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 41
Page 66
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

Syariah Indonesia (AASI) dan Lembaga Sertifikasi Profesi Perasuransian Indonesia (LSPPI). Sertifikasi
meliputi Tenaga Pemasar Asuransi Syariah (TPAS), Manajemen Risiko Syariah, serta pelatihan
implementasi akad-akad syariah seperti tabarru’, mudharabah, dan wakalah bil ujrah.
Selain itu, dalam operasional syariah, keberadaan Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bersertifikasi
dari DSN-MUI menjadi elemen kunci untuk memastikan semua kegiatan usaha sesuai prinsip-prinsip
syariah. LIFE juga mendorong stafnya untuk mengikuti pelatihan-pelatihan intensif berbasis syariah dari
lembaga seperti IIQAF, AASI Learning Center, dan program internal perusahaan yang difokuskan pada
digitalisasi dan inklusi keuangan syariah.
Dengan struktur operasional yang diperkuat melalui pelatihan reguler, sertifikasi profesional, serta
sistem manajemen terintegrasi, baik lini konvensional maupun syariah di LIFE dipastikan memiliki
kesiapan tinggi dalam mengelola produk, menjangkau pasar, serta memenuhi ekspektasi nasabah secara
efisien dan sesuai regulasi.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 42
Page 67
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

4.5.   Proses Pengelolaan Polis dan Layanan




                                  Sumber: Informasi Manajemen, 2025




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 43
Page 68
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com




                                 Sumber: Informasi Manajemen, 2025

Sebelum pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), LIFE mengelola polis asuransi jiwa konvensional dan
syariah secara terintegrasi dalam satu sistem operasional perusahaan. Proses penerbitan polis,
administrasi kepesertaan, pembayaran premi, hingga pengajuan klaim dikelola melalui satu platform




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 44
Page 69
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

layanan yang sama, dengan pendekatan layanan pelanggan yang bersifat umum dan belum terpisah
berdasarkan prinsip konvensional atau syariah.
Namun, setelah pemisahan UUS menjadi entitas mandiri sesuai dengan ketentuan OJK, terjadi perubahan
signifikan dalam proses pengelolaan polis dan layanan. Pengelolaan polis syariah kini dilakukan secara
terpisah oleh entitas syariah yang baru, dengan sistem operasional, pelaporan keuangan, serta struktur
manajemen risiko yang khusus disesuaikan dengan prinsip syariah. Seluruh transaksi polis syariah dikelola
berdasarkan akad-akad syariah seperti tabarru’, wakalah bil ujrah, dan mudharabah, serta diawasi
langsung oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS) untuk memastikan kesesuaian syariah dalam setiap proses.
Dari sisi layanan, pemisahan ini memungkinkan personalisasi layanan yang lebih spesifik sesuai
kebutuhan dan karakteristik nasabah syariah. Platform digital untuk polis syariah, seperti portal peserta
dan sistem klaim online, dikembangkan secara terpisah agar memenuhi aspek kepatuhan syariah,
termasuk pengelolaan dana tabarru’ dan hasil investasi syariah. Di sisi lain, layanan untuk polis
konvensional tetap dikelola oleh LIFE induk dengan optimalisasi sistem digital dan customer service
center yang telah berjalan.
Dengan adanya pemisahan ini, proses pengelolaan polis dan layanan menjadi lebih fokus dan akuntabel
di masing-masing unit, sehingga meningkatkan kualitas pelayanan, kepatuhan terhadap regulasi, serta
pengalaman nasabah baik pada lini konvensional maupun syariah. Pemisahan ini juga memperkuat
transparansi pengelolaan dana dan memberikan keyakinan lebih kepada peserta dalam memilih
perlindungan asuransi yang sesuai prinsip keuangan mereka.


4.6.    Biaya Klaim dan Manfaat Polis

Biaya klaim dan manfaat polis merupakan komponen utama dalam struktur beban operasional
perusahaan asuransi, termasuk di PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE”. Biaya
ini mencerminkan kewajiban langsung perusahaan terhadap pemegang polis, baik dalam bentuk
santunan meninggal dunia, manfaat kesehatan, cacat tetap, maupun klaim penyakit kritis.

Berdasarkan dokumen SOP klaim yang berlaku di LIFE, proses pembayaran klaim dilakukan melalui
prosedur yang ketat dan terdokumentasi dengan baik, mulai dari registrasi, verifikasi dokumen, analisis
klaim oleh tim medis, hingga keputusan akhir. Adanya pemanfaatan sistem digital seperti CIGNUS dan
SIRIUS, serta kolaborasi dengan TPA, memungkinkan efisiensi proses dan pengendalian biaya klaim secara
efektif.
Dari sisi proyeksi keuangan, biaya klaim menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, seiring
dengan bertambahnya jumlah peserta dan nilai pertanggungan. Namun demikian, kenaikan tersebut
masih dalam batas wajar dan sejalan dengan pertumbuhan premi, yang mengindikasikan rasio klaim yang
terkendali.

Manajemen risiko klaim dilakukan melalui penerapan underwriting yang prudent, pemanfaatan data
aktuaria, dan strategi reasuransi, sehingga perusahaan dapat menjaga keseimbangan antara kewajiban
pembayaran manfaat dan keberlanjutan finansial. Secara keseluruhan, biaya klaim dan manfaat polis di
LIFE dikelola secara efisien, mencerminkan komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajibannya
kepada nasabah sekaligus menjaga profitabilitas.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 45
Page 70
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

4.7.    Kebutuhan Sistem dan Infrastruktur
Untuk mendukung kelancaran operasional dan pengelolaan polis, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk
selanjutnya disebut “LIFE” memanfaatkan sistem dan infrastruktur berbasis digital yang memungkinkan
proses bisnis berjalan secara efisien.
Beberapa kebutuhan utama dalam sistem operasional meliputi:

    •   Sistem Manajemen Polis (Policy Administration System) untuk mengelola data peserta, polis, dan
        klaim secara real-time.

    •   Automated Claim Processing untuk mempercepat dan menyederhanakan proses klaim bagi
        nasabah.

    •   Customer & Agent Portal yang memungkinkan akses layanan mandiri bagi nasabah dan agen
        dalam pengelolaan polis serta pembayaran premi.

    •   Sistem Keamanan Data dan Cyber Risk Management, guna memastikan perlindungan informasi
        nasabah dan kepatuhan terhadap regulasi OJK.
LIFE telah menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur digital yang memadai, yang menjadi
pondasi penting dalam mendukung operasional perusahaan baik sebelum maupun sesudah pemisahan
Unit Usaha Syariah (UUS). Perusahaan telah mengimplementasikan berbagai inovasi teknologi untuk
meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan kenyamanan dalam pelayanan kepada nasabah maupun tenaga
pemasar. Inovasi yang sudah diterapkan meliputi Digital Submission melalui aplikasi mobile untuk tenaga
pemasar, penggunaan Robotic Process Automation (RPA) untuk mempercepat proses bisnis seperti
pengecekan status agen ke AAJI, serta verifikasi biometrik untuk identifikasi dan autentikasi calon
pemegang polis.

Infrastruktur ini terbukti efektif dengan pencapaian seperti rasio Straight Through Processing (STP) pada
bisnis baru sebesar 32,7%, digitalisasi rekrutmen agen hingga 100%, serta penggunaan digital SPAJ
sebesar 99%. Penerapan sistem digital tersebut menunjukkan bahwa LIFE telah memiliki sistem
operasional dan teknologi yang adaptif dan mendukung digitalisasi end-to-end, yang penting untuk
mengelola entitas bisnis konvensional maupun syariah secara terpisah dan mandiri. Dengan sistem ini,
proses layanan dan pengelolaan polis diharapkan akan berjalan lebih efisien, transparan, dan sesuai
prinsip tata kelola yang baik.

Dengan infrastruktur teknologi yang kuat, LIFE mampu memberikan layanan asuransi yang lebih cepat,
aman, dan efisien, serta mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 46
Page 71
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 817-3101-22
                                                                   corsec@kjppputrianugrah.com

4.8.   Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Kebutuhan Tenaga Kerja Operasional




                                    Sumber: Informasi Manajemen, 2025

LIFE memiliki struktur tenaga kerja yang terorganisir dengan baik untuk mendukung operasional
perusahaan di berbagai aspek bisnis, layanan, serta tata kelola keuangan dan risiko. Hingga 31 Desember
2024, total tenaga kerja yang tersedia mencapai 510 orang, terdiri dari 9 anggota Board of Management
dan 501 karyawan yang tersebar di berbagai divisi operasional.

1. Kapasitas Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia di LIFE terbagi ke dalam tiga kategori utama:

   •   Divisi Bisnis: Memiliki total 170 tenaga kerja, dengan porsi terbesar pada Agency Business (52
       orang) dan Partnership Distribution (68 orang), yang mendukung penjualan dan distribusi produk
       asuransi.

   •   Divisi Layanan dan Dukungan: Memiliki total 165 tenaga kerja, termasuk Customer & Marketing,
       IT, serta Human Capital, yang berfokus pada layanan pelanggan dan pengelolaan sistem
       operasional.

   •   Divisi Keuangan dan Tata Kelola: Memiliki total 166 tenaga kerja, mencakup Finance, Actuarial,
       Risk Management, serta Compliance & Legal, yang memastikan stabilitas keuangan dan
       kepatuhan terhadap regulasi.

2. Kebutuhan Tenaga Kerja Operasional
Untuk mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan bisnis, LIFE mengidentifikasi beberapa
kebutuhan tenaga kerja strategis, di antaranya:

   •   Peningkatan tenaga kerja di bidang Digital & Data Analytics, guna mempercepat transformasi
       digital dan optimalisasi pengelolaan data nasabah.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 47
Page 72
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

   •   Penguatan kapasitas di bidang IT Governance & Security, seiring dengan meningkatnya risiko
       siber dalam industri asuransi.

   •   Penyesuaian tenaga kerja di divisi Sharia Business, dalam rangka pemisahan Unit Usaha Syariah
       (UUS) dan peningkatan layanan berbasis syariah.

   •   Optimalisasi tenaga pemasaran (Agency & Bancassurance), untuk memperluas jangkauan pasar
       dan meningkatkan penetrasi produk asuransi.
Dengan struktur tenaga kerja yang memadai dan dukungan dari berbagai divisi fungsional, LIFE memiliki
kapasitas yang kuat untuk menjalankan operasional bisnis secara efisien. Namun, untuk mendukung
pertumbuhan jangka panjang dan pemisahan Unit Usaha Syariah, diperlukan strategi penyesuaian tenaga
kerja di bidang digital, keamanan IT, serta pemasaran syariah, guna meningkatkan daya saing dan
mempertahankan kualitas layanan asuransi di masa depan.


4.9.   Kesimpulan Analisis Aspek Teknis
Secara teknis, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki kesiapan yang
kuat dalam mendukung kelangsungan dan pengembangan kegiatan usaha, baik untuk lini konvensional
maupun syariah pasca pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS). Perusahaan telah didukung oleh lebih dari
500 karyawan tetap dengan komposisi usia produktif dan kompetensi yang relevan, termasuk tenaga
pemasar bersertifikasi AAJI serta staf teknis dan manajerial yang memiliki sertifikasi A3IK, AAAIJ, dan
sertifikasi manajemen risiko.

Dari sisi infrastruktur, LIFE telah mengimplementasikan berbagai inovasi teknologi seperti Digital
Submission via mobile app, Robotic Process Automation (RPA), serta biometric verification untuk
mendukung efisiensi operasional. Capaian seperti 99% digital SPAJ submission, 100% digital recruitment
agent, dan 32,7% STP ratio menunjukkan kesiapan infrastruktur digital yang sangat memadai untuk
mendukung layanan berbasis digital secara penuh, baik untuk entitas konvensional maupun entitas
syariah hasil spin-off.

Selain itu, sistem operasional dan layanan LIFE telah diarahkan untuk terpisah dan terspesialisasi, di
mana proses pengelolaan polis dan klaim syariah akan dikelola oleh entitas baru sesuai prinsip syariah,
dilengkapi pengawasan Dewan Pengawas Syariah (DPS), sistem kepesertaan Tabarru’, serta SDM yang
tersertifikasi TPAS dan mengikuti pelatihan dari AASI.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, sistem teknologi yang modern, serta
infrastruktur distribusi multikanal, aspek teknis LIFE dinilai sangat layak dan mampu menjamin
keberlanjutan operasional perusahaan dalam jangka panjang, baik untuk lini usaha konvensional maupun
pengembangan usaha syariah.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 48
Page 73
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

5.       Aspek Pola Bisnis
5.1.     Keunggulan Kompetitif
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki keunggulan kompetitif yang
kuat dalam industri asuransi jiwa di Indonesia, yang didukung oleh struktur bisnis yang solid, jaringan
distribusi yang luas, inovasi digital, serta tata kelola risiko yang baik. Faktor-faktor ini memungkinkan
LIFE untuk mempertahankan daya saing dan terus berkembang di tengah persaingan industri yang ketat.

1. Jaringan Distribusi yang Luas dan Diversifikasi Kanal Pemasaran
LIFE mengandalkan berbagai kanal distribusi, termasuk Agency Business, Bancassurance, Corporate
Business, serta Digital & E-Commerce, yang memungkinkan akses ke berbagai segmen pelanggan. Dengan
dukungan tenaga pemasar yang profesional dan strategi distribusi yang terintegrasi, LIFE dapat
menjangkau pasar lebih luas dan meningkatkan volume bisnis secara berkelanjutan.
2. Stabilitas Keuangan dan Manajemen Risiko yang Kuat

Perusahaan memiliki Risk-Based Capital (RBC) yang jauh di atas ketentuan OJK, menandakan stabilitas
finansial yang tinggi dalam memenuhi kewajiban klaim dan operasional bisnis. Selain itu, diversifikasi
portofolio produk memastikan keberlanjutan pendapatan, baik dari segmen asuransi jiwa tradisional
maupun produk syariah yang sedang berkembang.

3. Adopsi Teknologi Digital dan Inovasi Layanan

LIFE terus berinvestasi dalam transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan
pengalaman nasabah, seperti:

     •   Automated Claim Processing untuk mempercepat pencairan manfaat asuransi.

     •   Customer & Agent Portal yang mempermudah akses layanan bagi nasabah dan tenaga pemasar.

     •   Pemanfaatan AI & Big Data dalam underwriting dan manajemen risiko guna meningkatkan
         akurasi penilaian serta efisiensi layanan.

4. Kepatuhan Regulasi dan Kesiapan Pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS)

Sebagai perusahaan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), LIFE telah menunjukkan kepatuhan
yang tinggi terhadap regulasi industri, termasuk persiapan pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS). Hal ini
menunjukkan fleksibilitas perusahaan dalam menyesuaikan model bisnisnya dengan perubahan regulasi
tanpa mengorbankan stabilitas operasional.

Dengan kombinasi kapasitas distribusi yang luas, stabilitas keuangan, inovasi teknologi, serta kepatuhan
terhadap regulasi, LIFE memiliki keunggulan kompetitif yang kuat untuk terus berkembang dan
mempertahankan posisinya di industri asuransi jiwa. Perusahaan siap menghadapi tantangan industri
dan memanfaatkan peluang pertumbuhan, terutama melalui penguatan layanan digital serta ekspansi
di segmen asuransi syariah.


5.2.     Rencana Bisnis
Dalam rangka mendukung pertumbuhan bisnis dan meningkatkan kontribusi terhadap industri
asuransi syariah di Indonesia, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE”
menetapkan strategi jangka menengah (Mid-Term Plan) untuk periode 2025-2029. Rencana bisnis
ini berfokus pada pengembangan kapasitas dan integrasi di seluruh lini usaha, baik asuransi jiwa




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 49
Page 74
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com

maupun non-jiwa, dengan pengelolaan aset dan tata kelola yang kuat guna memastikan pertumbuhan
yang berkelanjutan dan profitabilitas yang stabil.
   1. Arah Strategis
       LIFE berkomitmen untuk membangun dan memperkuat Unit Usaha Syariah (UUS) dengan
       pendekatan yang berfokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, keunggulan teknis, serta
       tata kelola dan keberlanjutan yang handal. Dengan pemisahan ini, LIFE bertujuan untuk
       menciptakan entitas asuransi jiwa syariah yang lebih mandiri dan kompetitif, sejalan dengan
       regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
   2. Key Initiatives

       Dalam mendukung implementasi rencana bisnis ini, terdapat 3 (tiga) inisiatif utama yang
       akan dijalankan:

        1. Pertumbuhan yang Berkelanjutan

           •   Menjalin kerjasama kemitraan dengan berbagai lembaga keuangan syariah dan
               ekosistem halal untuk memperluas jangkauan layanan.

           •   Mengembangkan target pasar yang bertumbuh, terutama dalam segmen masyarakat
               yang membutuhkan solusi perlindungan berbasis syariah.

           •   Integrasi dengan Insurtech dan broker digital guna meningkatkan aksesibilitas dan
               efisiensi layanan asuransi syariah.

        2. Keunggulan Teknis

           •   Mengadopsi agile adoption dalam pengelolaan sumber daya manusia guna
               meningkatkan efisiensi dan daya saing.

           •   Mengutamakan customer & distribution values, sehingga pengalaman pelanggan
               tetap menjadi prioritas utama.

           •   Optimalisasi investasi, dengan fokus pada instrumen keuangan syariah yang memiliki
               tingkat pengembalian stabil dan sesuai prinsip syariah.
        3. Tata Kelola & Keberlanjutan yang Handal

           •   Inovasi digital & cyber risk, dengan memperkuat keamanan data dan menerapkan
               teknologi berbasis AI dalam operasional perusahaan.

           •   Market conduct & budaya kepatuhan, untuk memastikan transparansi dan kesesuaian
               dengan regulasi OJK.

           •   Pengembangan tata kelola yang baik & berkelanjutan, guna memastikan operasional
               UUS tetap berlandaskan prinsip tata kelola syariah yang sehat.
   3. Faktor Keberhasilan (Success Factors)

       Keberhasilan implementasi rencana bisnis ini akan sangat bergantung pada faktor-faktor
       berikut:

           •   Adopsi teknologi berbasis data & AI untuk meningkatkan efisiensi operasional dan
               pengalaman pelanggan.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 50
Page 75
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

            •   Kepemimpinan yang kuat & talent management dalam memastikan pengelolaan
                perusahaan dilakukan oleh tenaga profesional yang kompeten di bidang asuransi
                syariah.

            •   Budaya customer-centric, sehingga layanan yang diberikan dapat memenuhi
                kebutuhan dan ekspektasi peserta asuransi syariah.
    4. Target Keuangan (IFRS 17 Financial Target)

        LIFE telah menetapkan target keuangan berbasis IFRS 17 dengan tingkat pertumbuhan
        tahunan gabungan (CAGR) yang positif:

            •   APE (Annual Premium Equivalent) diharapkan tumbuh sebesar 12% dari IDR 1,478
                miliar pada 2026 menjadi IDR 2,070 miliar pada 2029.

            •   IFV (In-Force Value) diproyeksikan meningkat dengan CAGR 18%, dari IDR 1,769 miliar
                pada 2026 menjadi IDR 2,792 miliar pada 2029.

            •   PAT (Profit After Tax) ditargetkan tumbuh dengan CAGR 13%, dari IDR 636 miliar
                pada 2026 menjadi IDR 827 miliar pada 2029.

        Dengan strategi yang telah dirancang, LIFE optimistis bahwa pemisahan UUS ini akan
        menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan daya saing di
        industri asuransi syariah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di
        Indonesia.


5.3.    Kemampuan Menciptakan Nilai
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki kemampuan menciptakan nilai
yang berkelanjutan bagi nasabah, mitra bisnis, serta pemegang saham melalui inovasi produk, efisiensi
operasional, dan manajemen risiko yang kuat. Dengan mengoptimalkan teknologi digital, diversifikasi
kanal distribusi, serta kepatuhan terhadap regulasi, LIFE terus meningkatkan nilai tambah bagi seluruh
pemangku kepentingan.

1. Nilai bagi Nasabah
LIFE menghadirkan produk asuransi yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, baik dalam
segmen individu, keluarga, maupun korporasi. Perusahaan juga terus berinovasi dalam layanan dengan:

    •   Automated Claim Processing, yang mempercepat pencairan manfaat asuransi.

    •   Customer Self-Service Portal, memungkinkan nasabah mengakses polis dan layanan dengan
        mudah.

    •   Pengembangan produk syariah, untuk memenuhi kebutuhan proteksi berbasis prinsip syariah di
        Indonesia.

2. Nilai bagi Mitra Bisnis
LIFE menjalin kerja sama strategis dengan berbagai mitra, termasuk bank, insurtech, serta e-commerce,
untuk memperluas jangkauan pasar dan memberikan solusi perlindungan yang lebih luas. Model bisnis
yang berbasis kolaborasi ini memberikan manfaat seperti:

    •   Ekspansi pasar melalui Bancassurance dan Digital Insurance, meningkatkan aksesibilitas produk
        asuransi.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 51
Page 76
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

   •   Pelatihan dan pengembangan tenaga pemasar (agen & mitra bank), guna meningkatkan
       kompetensi dan layanan bagi nasabah.

3. Nilai bagi Pemegang Saham dan Keberlanjutan Bisnis
Sebagai perusahaan yang memiliki fundamental keuangan yang kuat, LIFE memastikan keberlanjutan
bisnis melalui:

   •   Manajemen risiko dan solvabilitas yang baik, dengan RBC jauh di atas standar OJK.

   •   Strategi bisnis yang adaptif, termasuk kesiapan dalam pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) untuk
       mematuhi regulasi dan menangkap peluang di sektor asuransi syariah.

   •   Investasi dalam digitalisasi, yang meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di industri
       asuransi jiwa.

Dengan kombinasi inovasi layanan, penguatan kemitraan, serta manajemen risiko yang solid, LIFE
mampu menciptakan nilai bagi nasabah, mitra, dan pemegang saham. Kemampuan ini menjadikan
perusahaan tetap kompetitif dan siap menghadapi tantangan serta peluang di industri asuransi jiwa di
Indonesia.


5.4.   Analisis Lingkungan Bisnis dan Regulasi

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” beroperasi dalam lingkungan bisnis
yang dinamis, dipengaruhi oleh perkembangan industri asuransi, regulasi pemerintah, serta tren
ekonomi dan teknologi. Untuk memastikan kesinambungan bisnis dan kepatuhan terhadap regulasi, LIFE
melakukan analisis terhadap beberapa faktor eksternal yang berpengaruh terhadap industri asuransi
jiwa.

1. Lingkungan Regulasi

Industri asuransi di Indonesia diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang menetapkan standar
kepatuhan dan tata kelola bagi perusahaan asuransi. Beberapa regulasi utama yang mempengaruhi
operasional LIFE antara lain:

   •   Kewajiban Pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), yang mengharuskan LIFE melakukan spin-off
       bisnis syariah sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

   •   Regulasi Produk PAYDI (Unit Link), yang mengubah skema pemasaran dan transparansi produk
       asuransi berbasis investasi.

   •   Kebijakan manajemen risiko dan solvabilitas, termasuk Risk-Based Capital (RBC) minimal 120%,
       yang memastikan stabilitas keuangan perusahaan asuransi.
2. Lingkungan Pasar dan Persaingan

LIFE beroperasi dalam industri yang kompetitif, di mana terdapat beberapa perusahaan asuransi besar
yang menjadi pesaing utama. Faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika pasar meliputi:

   •   Pertumbuhan industri asuransi jiwa yang mencapai +13% YoY pada 2024, dengan dominasi produk
       berbasis perlindungan jiwa dan kesehatan.

   •   Perubahan preferensi masyarakat, di mana terjadi peningkatan minat terhadap asuransi jiwa
       tradisional dibandingkan PAYDI akibat regulasi baru.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 52
Page 77
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

   •     Persaingan ketat dalam kanal distribusi, terutama di segmen Bancassurance dan Digital
         Insurance, yang mengharuskan LIFE terus berinovasi dalam strategi pemasaran.

3. Faktor Ekonomi dan Teknologi

   •     Stabilitas ekonomi dan inflasi mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap produk asuransi.
         Dengan membaiknya ekonomi pasca-pandemi, peluang pertumbuhan industri asuransi semakin
         besar.

   •     Transformasi digital dan insurtech menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi
         operasional dan pengalaman pelanggan, sehingga LIFE terus mengembangkan inovasi berbasis
         AI, big data, dan layanan digital.
Analisis lingkungan bisnis dan regulasi menunjukkan bahwa LIFE memiliki peluang besar untuk terus
tumbuh, namun perlu melakukan adaptasi terhadap regulasi OJK, persaingan pasar, serta perkembangan
teknologi. Dengan strategi yang tepat, perusahaan dapat mempertahankan daya saingnya dan
memperkuat posisinya di industri asuransi jiwa di Indonesia.


5.5.     Kemampuan Pesaing Untuk Meniru Produk

Dalam industri asuransi jiwa yang kompetitif, kemampuan pesaing untuk meniru produk merupakan
tantangan yang perlu diantisipasi. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE”
menghadapi persaingan dari berbagai perusahaan asuransi lain yang memiliki sumber daya dan
kapabilitas untuk mengembangkan produk serupa. Namun, meskipun produk asuransi secara umum
memiliki karakteristik yang dapat direplikasi, terdapat beberapa faktor yang membuat keunggulan LIFE
sulit ditiru sepenuhnya oleh pesaing.

1. Diferensiasi dalam Layanan dan Distribusi

    •    Jaringan distribusi yang luas dan kuat, mencakup agency, bancassurance, corporate business,
         serta digital channels, memberikan keunggulan dalam menjangkau berbagai segmen pasar.

    •    Pelayanan berbasis teknologi digital, seperti Automated Claim Processing dan Customer Self-
         Service Portal, menciptakan efisiensi dan pengalaman pelanggan yang lebih baik, yang tidak
         mudah direplikasi dalam waktu singkat oleh pesaing.
2. Kustomisasi Produk Sesuai Kebutuhan Pasar

    •    LIFE menawarkan solusi perlindungan yang fleksibel, baik dalam produk asuransi jiwa
         tradisional, unit link, maupun syariah, yang dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik nasabah.

    •    Peningkatan layanan dan manfaat tambahan yang berbasis data analytics, memungkinkan
         perusahaan memberikan produk yang lebih sesuai dengan preferensi pelanggan, menjadikannya
         sulit untuk ditiru secara langsung.

3. Keunggulan dalam Manajemen Risiko dan Keuangan

       • Stabilitas keuangan dan RBC yang tinggi memungkinkan LIFE lebih fleksibel dalam
         mengembangkan produk baru dengan risiko yang terkendali, dibandingkan pesaing dengan
         keterbatasan modal.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 53
Page 78
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com

       • Penerapan teknologi AI dan big data dalam underwriting, memberikan ketepatan dalam
         penentuan premi dan seleksi risiko, yang tidak mudah diadaptasi oleh perusahaan lain tanpa
         investasi besar dalam infrastruktur digital.
Meskipun pesaing memiliki potensi untuk meniru produk asuransi yang ditawarkan LIFE, diferensiasi
dalam layanan, digitalisasi, jaringan distribusi, serta kekuatan finansial menjadi faktor utama yang
membuat perusahaan tetap unggul di industri ini. Dengan terus berinovasi dan meningkatkan
pengalaman pelanggan, LIFE dapat mempertahankan daya saing dan mengurangi risiko replikasi oleh
pesaing.


5.6.     Analisis SWOT

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki keunggulan kompetitif yang
kuat di industri asuransi jiwa dengan jaringan distribusi yang luas, stabilitas keuangan yang tinggi, serta
adopsi teknologi digital yang berkembang pesat. Namun, seperti halnya perusahaan lain di industri ini,
LIFE juga menghadapi berbagai tantangan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Melalui analisis
SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats), perusahaan dapat mengidentifikasi
kekuatan yang perlu dimaksimalkan, kelemahan yang harus diperbaiki, peluang yang bisa dimanfaatkan,
serta ancaman yang harus diantisipasi agar tetap kompetitif dan berkembang secara berkelanjutan.


1. Strength (Kekuatan)
LIFE memiliki beberapa keunggulan utama yang mendukung pertumbuhan bisnisnya, antara lain:

    1. Jaringan distribusi yang luas, memungkinkan perusahaan menjangkau berbagai segmen pasar
       dan membangun kemitraan baru dengan lebih efektif. Keunggulan ini diperkuat dengan sinergi
       antara tenaga penjual dan mitra strategis yang mendorong pertumbuhan bisnis.

    2. Stabilitas keuangan yang tinggi, dengan Risk-Based Capital (RBC) di atas 1000%, memberikan
       tingkat kepercayaan yang kuat bagi pemegang polis dan pemangku kepentingan, bahkan dalam
       kondisi pasar yang fluktuatif.

    3. Implementasi remote working yang efektif, yang telah diterapkan dalam beberapa tahun
       terakhir, memungkinkan fleksibilitas dalam operasional dan meningkatkan produktivitas tenaga
       kerja.

•   Weakness (Kelemahan)
Meskipun memiliki keunggulan kompetitif, terdapat beberapa kelemahan internal yang masih perlu
diperbaiki:

    1. Adopsi teknologi digital yang semakin cepat, memungkinkan perusahaan meningkatkan kualitas
       layanan, mempercepat transaksi, dan meningkatkan pengalaman pelanggan (customer
       experience).

    2. Strategi produk yang inovatif, dapat mendukung pertumbuhan kanal distribusi dan
       meningkatkan nilai bisnis perusahaan.

•   Opportunities (Peluang)
Seiring dengan perubahan tren industri dan perkembangan teknologi, LIFE memiliki peluang besar untuk
terus bertumbuh, di antaranya:




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 54
Page 79
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

    1. Adopsi teknologi digital yang semakin cepat, memungkinkan perusahaan meningkatkan kualitas
       layanan, mempercepat transaksi, dan meningkatkan pengalaman pelanggan (customer
       experience).
    2. Strategi produk yang inovatif, dapat mendukung pertumbuhan kanal distribusi dan
       meningkatkan nilai bisnis perusahaan.

    3. Pertumbuhan pasar digital, terutama di kalangan generasi muda yang semakin sadar akan
       pentingnya asuransi dan lebih nyaman dengan layanan berbasis teknologi.

•   Threats (Ancaman)
Dalam menghadapi persaingan yang ketat di industri asuransi, LIFE juga menghadapi beberapa tantangan
eksternal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan bisnisnya:

    1.    Persaingan pasar yang semakin sengit, menuntut perusahaan untuk terus berinovasi dan
          menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif. Jika tidak, bisa berdampak pada penurunan
          profitabilitas dan penyusutan pangsa pasar.
    2.    Lambatnya pertumbuhan di beberapa mitra bisnis utama, yang dapat menandakan fase
          kedewasaan dalam industri dan berpotensi membatasi pertumbuhan bisnis ke depan.

    3.    Risiko keamanan data akibat implementasi remote working, yang memerlukan sistem
          pengamanan data yang lebih ketat guna menghindari potensi kebocoran informasi pelanggan.


5.7.     Rencana Pengembangan Layanan

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki rencana pengembangan
layanan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing, efisiensi operasional, serta
memperluas pangsa pasar. Rencana pengembangan layanan ini mencakup berbagai aspek, termasuk
digitalisasi layanan, pengembangan produk, ekspansi bisnis syariah, serta optimalisasi strategi
pemasaran dan distribusi.

    1. Tujuan dan Ruang Lingkup Pengembangan Layanan
Rencana pengembangan layanan yang disusun oleh LIFE difokuskan pada beberapa area utama:

    •    Transformasi Digital: Implementasi teknologi berbasis AI, big data, dan sistem otomatisasi untuk
         meningkatkan efisiensi dalam underwriting, klaim, dan layanan pelanggan.

    •    Pengembangan Produk Inovatif: Merancang dan meluncurkan produk asuransi jiwa serta unit link
         berbasis digital yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

    •    Ekspansi Bisnis Syariah: Pemisahan Unit Usaha Syariah (Spin-off UUS) sesuai dengan regulasi OJK
         untuk memperkuat penetrasi di pasar asuransi syariah.

    •    Penguatan Kanal Distribusi: Peningkatan kapabilitas tenaga pemasaran, bancassurance, dan
         platform insurtech guna menjangkau lebih banyak segmen pelanggan.

    •    Peningkatan Manajemen Risiko dan Kepatuhan: Penyesuaian dengan standar IFRS 17, penguatan
         strategi manajemen risiko, serta penerapan kebijakan transparansi yang lebih ketat.

    2. Tahapan Implementasi Pengembangan Layanan
Pengembangan layanan ini akan diimplementasikan dalam beberapa tahapan strategis:




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 55
Page 80
                                                                    Office:
                                                                    Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                    RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                    Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                    +62 817-3101-22
                                                                    corsec@kjppputrianugrah.com

•       Fase 1: Analisis dan Perencanaan (2024-2025)

    •     Evaluasi kebutuhan pasar dan regulasi.

    •     Penyusunan strategi digitalisasi dan roadmap inovasi produk.

    •     Penguatan infrastruktur teknologi dan sistem informasi.

•       Fase 2: Eksekusi dan Pengembangan (2025-2027)

    •     Implementasi platform digital dan otomasi proses underwriting serta klaim.

    •     Peluncuran produk baru berbasis digital dan syariah.

    •     Penyesuaian model bisnis sesuai dengan regulasi OJK dan IFRS 17.

•       Fase 3: Evaluasi dan Optimalisasi (2027-2029)

    •     Monitoring dan evaluasi kinerja proyek.

    •     Peningkatan customer experience melalui AI-powered customer service.

    •     Optimalisasi distribusi dan ekspansi ke segmen baru, termasuk melalui kemitraan strategis.

    3. Sumber Daya yang Diperlukan
    Untuk merealisasikan proyek ini, LIFE membutuhkan berbagai sumber daya, termasuk:

    •     Teknologi & Infrastruktur: Investasi pada sistem IT berbasis cloud, AI, dan machine learning
          untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan data.

    •     Sumber Daya Manusia: Rekrutmen tenaga ahli di bidang aktuaris, teknologi digital, manajemen
          risiko, serta pemasaran digital.

    •     Pendanaan & Investasi: Alokasi anggaran yang terstruktur guna mendukung pengembangan
          produk, digitalisasi layanan, serta ekspansi bisnis.
    4. Risiko dan Strategi Mitigasi

          Dalam pelaksanaan pengembangan layanan, terdapat beberapa risiko yang diidentifikasi:

    •     Ketidakpastian Regulasi → Strategi Mitigasi: Menjalin komunikasi aktif dengan OJK dan
          mengikuti perkembangan kebijakan terbaru.

    •     Gangguan Teknologi & Keamanan Data → Strategi Mitigasi: Implementasi sistem keamanan siber
          yang kuat dan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data.

    •     Perubahan Perilaku Konsumen → Strategi Mitigasi: Fleksibilitas dalam penyesuaian produk serta
          strategi pemasaran berbasis data analytics.

    5. Dampak Jangka Panjang dan Keberlanjutan
    Rencana pengembangan layanan ini dikembangkan untuk memberikan dampak signifikan bagi LIFE
    dalam jangka panjang, termasuk:

    •     Peningkatan Efisiensi Operasional → Digitalisasi dan otomasi akan mengurangi biaya operasional
          serta mempercepat proses layanan.

    •     Pertumbuhan Pendapatan & Profitabilitas → Diversifikasi produk dan ekspansi distribusi akan
          meningkatkan pangsa pasar dan premi yang diperoleh.




          Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 56
Page 81
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

    •   Keunggulan Kompetitif di Industri → Implementasi teknologi dan penguatan manajemen risiko
        akan memperkokoh posisi LIFE sebagai pemimpin di sektor asuransi jiwa.


5.8.    Kesimpulan Analisis Kelayakan Pola Bisnis
Berdasarkan hasil analisis berbagai aspek, pola bisnis PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya
disebut “LIFE” dinilai layak dan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika industri asuransi jiwa di
Indonesia. Dengan model bisnis berbasis diversifikasi produk, jaringan distribusi yang luas, serta
pemanfaatan teknologi digital, LIFE memiliki keunggulan kompetitif yang memungkinkan perusahaan
untuk tetap tumbuh di tengah tantangan regulasi dan persaingan pasar.
Keunggulan utama dalam pola bisnis LIFE meliputi stabilitas keuangan dengan Risk-Based Capital (RBC)
di atas standar OJK, adaptasi terhadap perubahan regulasi seperti spin-off Unit Usaha Syariah (UUS),
serta inovasi layanan berbasis digital untuk meningkatkan pengalaman nasabah. Selain itu, strategi
distribusi yang mencakup agency, bancassurance, corporate business dan digital channels memastikan
perusahaan dapat menjangkau berbagai segmen pelanggan secara efektif.

Meskipun terdapat tantangan, seperti ketatnya persaingan industri, risiko keamanan data, dan
perubahan kebijakan terkait produk asuransi, LIFE telah menerapkan strategi mitigasi yang solid.
Penguatan manajemen risiko, kepatuhan regulasi, serta investasi dalam pengembangan produk syariah
dan digitalisasi layanan menjadi faktor utama yang memastikan pola bisnis tetap relevan dan kompetitif.
Dengan landasan yang kuat dalam keuangan, operasional, dan strategi pasar, pola bisnis LIFE dinyatakan
layak untuk terus dikembangkan guna mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai
tambah bagi pemegang polis, mitra bisnis, serta pemegang saham.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 57
Page 82
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com

6. Aspek Model Manajemen
6.1.   Struktur Organisasi
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki struktur organisasi yang
terstruktur dan terintegrasi untuk mendukung kelancaran operasional serta memastikan kepatuhan
terhadap regulasi industri asuransi. Organisasi ini dipimpin oleh Dewan Komisaris yang bertanggung
jawab atas pengawasan, serta Dewan Direksi yang menjalankan strategi bisnis dan operasional
perusahaan.




                               Sumber: Informasi Manajemen, Januari 2025


1. Struktur Organisasi Perusahaan

Struktur organisasi LIFE terdiri dari 3 (tiga) pilar utama yang mencakup Financial & Governance,
Business, serta Service & Support, yang masing-masing dikelola oleh direktorat dan divisi terkait:

   •   CEO (Chief Executive Officer) bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen perusahaan.

   •   Direktorat Keuangan & Tata Kelola (Financial & Governance), yang mencakup:

        •   Keuangan & Akuntansi (Finance Accounting & Tax)

        •   Manajemen Risiko (Risk Management)




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 58
Page 83
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

        •   Aktuaria (Actuarial)

        •   Kepatuhan, Legal, dan Sekretaris Korporasi (Compliance, Legal & Corporate Secretary)

        •   Audit Internal

   •   Direktorat Bisnis (Business), yang menangani pengembangan bisnis asuransi melalui:

        •   Agency, Corporate, & Sharia Business

        •   Partnership Distribution (Bancassurance & Digital Insurance)

        •   Transformasi Digital & Data Analytics

   •   Direktorat Layanan & Dukungan (Service & Support), yang memastikan operasional perusahaan
       berjalan optimal, meliputi:

        •   Customer & Marketing

        •   Operasional & IT (IT Governance & Security)

        •   Human Capital

Struktur ini memungkinkan pengelolaan bisnis yang efektif, mendukung inovasi digital, serta memastikan
kepatuhan terhadap regulasi OJK.
2. Tugas, Tanggung Jawab, dan Wewenang Komisaris dan Direksi

a. Dewan Komisaris

Dewan Komisaris memiliki fungsi utama sebagai pengawas kinerja perusahaan dan memastikan bahwa
strategi bisnis dijalankan sesuai dengan kepentingan pemegang saham serta ketentuan regulasi.

Tugas dan Tanggung Jawab:
 1) Mengawasi implementasi kebijakan bisnis yang dilakukan oleh Direksi.

 2) Memberikan saran dan rekomendasi strategis untuk memastikan pertumbuhan perusahaan.

 3) Memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK dan standar tata kelola perusahaan (Good Corporate
    Governance/GCG).

 4) Mengawasi pelaksanaan manajemen risiko dan kepatuhan terhadap regulasi keuangan.
 5) Melakukan evaluasi terhadap laporan keuangan dan kinerja perusahaan secara berkala.
Wewenang:

 1) Berhak meminta informasi dari Direksi mengenai kinerja keuangan dan operasional perusahaan.

 2) Berwenang memberikan arahan strategis terkait pengembangan bisnis dan mitigasi risiko.

 3) Dapat membentuk komite audit atau komite risiko untuk mendukung fungsi pengawasan.
b. Dewan Direksi
Dewan Direksi bertanggung jawab atas pengelolaan operasional dan pengambilan keputusan strategis
untuk mencapai tujuan bisnis perusahaan.
Tugas dan Tanggung Jawab:




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 59
Page 84
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

 1) Merumuskan strategi bisnis dan kebijakan operasional, termasuk pengembangan produk dan
    ekspansi pasar.
 2) Mengelola keuangan dan investasi perusahaan untuk memastikan profitabilitas dan pertumbuhan
    jangka panjang.
 3) Memastikan kepatuhan terhadap kebijakan OJK dan regulasi terkait industri asuransi.

 4) Mengembangkan digitalisasi layanan dan inovasi produk untuk meningkatkan daya saing di industri.
 5) Bertanggung jawab atas pengelolaan risiko dan keberlanjutan bisnis, termasuk pemisahan Unit
    Usaha Syariah (UUS).
Wewenang:

 1) Mengambil keputusan strategis terkait operasional dan investasi perusahaan.

 2) Menyetujui kebijakan keuangan, termasuk alokasi anggaran dan strategi investasi.
 3) Berwenang mengangkat dan mengelola eksekutif serta tenaga kerja di berbagai divisi.
Struktur organisasi LIFE telah dirancang untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,
dengan pembagian tugas yang jelas antara Dewan Komisaris sebagai pengawas dan Dewan Direksi sebagai
pengelola operasional. Dengan tata kelola yang kuat dan sistem manajemen risiko yang efektif,
perusahaan berada dalam posisi yang solid untuk mempertahankan daya saing dan kepatuhan terhadap
regulasi industri asuransi jiwa di Indonesia.
Setelah pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS), struktur organisasi LIFE akan mengalami penyesuaian untuk
mengakomodasi kebutuhan operasional masing-masing entitas. Saat ini LIFE memiliki total 510 karyawan
dan sebanyak 12 hingga 20 orang direncanakan akan dialihkan ke UUS. Perpindahan ini akan mengikuti
4 (empat) skenario pengalihan antara lain perpindahan permanen dan sinergi seperti skema sharing
resources antar entitas. Pendekatan ini diambil untuk memastikan efisiensi dan optimalisasi sumber
daya yang tersedia, terutama pada tahap awal pemisahan.
Selain itu, akan ada proses rekrutmen secara bertahap di entitas konvensional guna memperkuat daya
usaha dan mendukung pertumbuhan bisnis pasca spin-off. Penyesuaian struktur organisasi juga
mencakup perpindahan Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari LIFE ke entitas UUS baru, sebagai bagian
dari pemenuhan regulasi dan prinsip tata kelola syariah. Dengan demikian, struktur organisasi yang baru
dirancang untuk mendukung kemandirian operasional kedua entitas sambil tetap menjaga
kesinambungan dan sinergi antar unit usaha.


6.2.   Kapasitas dan Kemampuan Manajemen

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memiliki jajaran manajemen yang
terdiri dari individu-individu profesional dengan pengalaman luas di industri asuransi, keuangan,
manajemen risiko, serta regulasi. Dengan kepemimpinan yang kuat dan struktur organisasi yang solid,
LIFE mampu menjalankan operasional bisnis dengan efisien, beradaptasi terhadap regulasi, serta terus
berinovasi dalam menghadapi tantangan industri asuransi jiwa di Indonesia.

Dewan Komisaris
Dewan Komisaris berperan dalam melakukan pengawasan terhadap kebijakan dan strategi bisnis yang
dijalankan oleh Direksi. Jajaran Komisaris terdiri dari individu dengan keahlian di bidang keuangan,
manajemen risiko, serta tata kelola perusahaan.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 60
Page 85
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com

 •   Indra Widjaja sebagai Presiden Komisaris memiliki pengalaman luas di sektor keuangan dan
     perbankan. Lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan dari Kementerian Keuangan RI serta memiliki latar
     belakang pendidikan di bidang bisnis dari Nanyang University.

 •   Kimitake Sugiura, Komisaris, adalah warga negara Jepang yang memiliki keahlian dalam bidang
     perencanaan. Ia berpengalaman dalam kemampuan dan kepatuhan dari OJK.

 •   Hideaki Nomura, Komisaris, memiliki pengalaman luas dalam strategi keuangan dan bisnis. Dengan
     latar belakang pendidikan di bidang ekonomi dan administrasi bisnis dari Universitas Keio serta
     pengalaman di sektor asuransi, ia berkontribusi dalam pengembangan strategi keuangan
     perusahaan.

 •   Teuku Radja Sjahnan, Komisaris Independen, merupakan ahli di bidang audit. Ia memiliki gelar
     Master di bidang Finance dari London Business School dan Sarjana Ekonomi dari Universitas
     Indonesia.

 •   Sidharta Akmam, Komisaris Independen, memiliki keahlian dalam hubungan internasional dan
     manajemen bisnis. Dengan pengalaman sebagai pejabat di sektor keuangan, ia berperan dalam
     memastikan kepatuhan regulasi dan efektivitas tata kelola perusahaan.

 •   Nazly Parlindungan Siregar, Komisaris Independen, memiliki latar belakang kuat di bidang
     perpajakan dan akuntansi. Ia memperoleh gelar Master di bidang Perpajakan dari Golden Gate
     University dan memiliki pengalaman luas dalam tata kelola keuangan perusahaan.
Dewan Direksi

Dewan Direksi bertanggung jawab atas implementasi strategi bisnis, pengelolaan operasional, dan
pengembangan produk asuransi LIFE. Jajaran Direksi terdiri dari para profesional yang memiliki
pengalaman dalam pemasaran, keuangan, dan inovasi bisnis.

 •   Wianto, Presiden Direktur & CEO, memiliki pengalaman luas dalam manajemen bisnis dan
     keuangan. Dengan latar belakang pendidikan di bidang akuntansi dari Universitas Nomensen, ia
     berperan dalam mengembangkan strategi pertumbuhan perusahaan.

 •   Tomoyuki Monden (Wakil Presiden Direktur) memiliki latar belakang di manajemen risiko daan
     keuangan. Lulusan MBA dari University of Illinois dan sarjana hukum dari Keio University.

 •   Eiji Takahashi, Direktur & Chief Financial Officer, memiliki keahlian di bidang manajemen
     keuangan dan perencanaan bisnis internasional dengan latar belakang pendidikan sarjana hukum
     dari Universitas Chuo. Ia lulus uji kemampuan dan kepatutan oleh OJK berdasarkan keputusan
     Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-316/PD.02/2025 tentang Hasil Penilaian Kemampuan dan
     Kepatutan.

 •   Herman Sulistyo, Direktur & Chief Agency, Corporate, and Sharia Business Officer, memiliki
     pengalaman dalam pengelolaan distribusi asuransi dan bisnis syariah. Dengan latar belakang di
     bidang aktuaria, ia bertanggung jawab dalam pengembangan kanal distribusi serta kepatuhan
     terhadap regulasi syariah.

 •   Ken Terada (Direktur & Chief Transformation Officer) memiliki pengalaman luas di bidang
     transformasi digital dan strategi bisnis. Ia adalah lulusan Aoyama Gakuin University di bidang
     administrasi bisnis.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 61
Page 86
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 817-3101-22
                                                                         corsec@kjppputrianugrah.com

    •   Elly Susanti (Direktur & Chief Operating & IT Officer) memiliki latar belakang di bidang Ekonomi.
        Lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti*.
*       :   Elly Susanti efektif pada tanggal 24 Juni 2025.

Dewan Pengawas Syariah

     • Dr. Dr. Endy M. Astiwara, Ketua Dewan Pengawas Syariah, memiliki izin Ahli Syariah Pasar Modal
       sesuai Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. KEP-27/PM.223/PJ-ASPM/2021
       tanggal 27 Agustus 2021, yang berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal keputusan. Beliau
       memperoleh gelar Doktoral Ilmu Syariah (Ushul Fiqh) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif
       Hidayatullah setelah sebelumnya beliau memperoleh gelar Master Islamic Studies dengan
       konsentrasi Ekonomi Islam dari Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Sarjana Dokter dari Fakultas
       Kedokteran Universitas Padjajaran Bandung*.

     • Dr. H. Rahmat Hidayat, SE, MT, Warga Negara Indonesia, lahir di Pamekasan 15 Maret 1964. Beliau
       merupakan lulusan S1 Fakultas Ekonomi, Universitas Jember Jawa Timur, S2 (Program
       Pascasarjana), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan S3 (Ph. D) Ekonomi Universitas Kebangsaan
       Malaysia (UKM). Beliau saat ini juga merupakan Anggota Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama
       Indonesia (DSN-MUI) serta menjadi Dosen di Perguruan Tinggi. Di samping itu beliau aktif menulis
       artikel, jurnal dan makalah di beberapa media nasional**.

     • Ahmadi Sukarno, Anggota Dewan Pengawas Syariah, memiliki keahlian dalam hukum syariah dan
       ekonomi Islam. Dengan gelar Doktor di bidang Studi Islam dari Universitas Ibnu Khaldun dan
       pengalaman di sektor keuangan syariah, ia memastikan kepatuhan perusahaan terhadap prinsip
       syariah.
*       :   Pengunduran diri Bapak Dr. Dr. Endy M. Astiwara telah disetujui oleh RUPSLB pada tanggal 7 Januari 2025.

**      :   Berlaku efektif terhitung sejak dinyatakan lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan oleh OJK.

Chief Officers

Selain Dewan Komisaris dan Direksi, LIFE memiliki Chief Officers yang menangani fungsi-fungsi utama
perusahaan.

    •   Bagus Harimawan (Chief Human Capital Officer) memiliki pengalaman luas dalam pengelolaan
        sumber daya manusia di berbagai perusahaan, termasuk sektor perbankan dan teknologi.

    •   Tju Cunardi (Chief Actuarial Officer) bertanggung jawab dalam manajemen aktuaria dan
        pengembangan produk asuransi. Lulusan ekonomi dari Universitas Indonesia, ia memiliki
        pengalaman di berbagai perusahaan asuransi.

    •   Inasari Andayani Atmodjo (Chief Partnership Distribution Officer) memiliki pengalaman di bidang
        bancassurance dan pengelolaan mitra distribusi.

    •   Renova Siregar (Chief Compliance, Legal, and Corporate Secretary) adalah lulusan hukum dari
        Universitas Katolik Parahyangan dan Universitas Gadjah Mada. Ia bertanggung jawab atas
        kepatuhan, legal, dan tata kelola perusahaan.

Kapasitas Manajemen dalam Inovasi dan Adaptasi
LIFE terus melakukan inovasi dalam operasional dan strategi bisnis melalui berbagai pendekatan:




            Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 62
Page 87
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

 •     Transformasi Digital: Mengembangkan portal layanan mandiri, AI-Based Underwriting, serta
       Automated Claim Processing untuk meningkatkan efisiensi layanan.

 •     Diversifikasi Produk: Mengembangkan produk asuransi jiwa konvensional, unit link, dan syariah,
       dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

 •     Manajemen Risiko: Mengimplementasikan strategi mitigasi risiko yang ketat untuk memastikan
       kepatuhan terhadap regulasi OJK dan menjaga solvabilitas perusahaan.

 •     Penguatan SDM: Melalui strategi human capital development, perusahaan terus meningkatkan
       kualitas tenaga kerja guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Dengan jajaran manajemen yang berpengalaman, strategi bisnis yang adaptif, serta manajemen risiko
yang kuat, LIFE berada dalam posisi yang solid untuk terus berkembang di industri asuransi jiwa
Indonesia.

Sebelum pemisahan, LIFE telah menunjukkan kapasitas manajerial yang solid dengan struktur organisasi
yang terintegrasi antara unit konvensional dan syariah. Seluruh fungsi manajemen, mulai dari keuangan,
operasional, pemasaran, hingga kepatuhan, dikelola secara terpusat oleh tim yang berpengalaman dan
tersertifikasi. LIFE juga didukung oleh dewan komisaris dan direksi yang kompeten, serta tim Chief
Officer yang mencakup fungsi strategis seperti aktuaris, keuangan, digital, dan manajemen risiko.

Setelah pemisahan, struktur manajemen akan berkembang seiring dengan berdirinya entitas syariah
yang mandiri. Unit Usaha Syariah akan memiliki tim manajemen tersendiri dengan fokus pada
pengembangan operasional berbasis prinsip syariah, termasuk rekrutmen dan pengembangan sumber
daya manusia yang memahami aspek hukum dan teknis perasuransian syariah. Namun, sinergi tetap
dijaga antara entitas konvensional dan syariah melalui skema koordinasi dan sharing expertise,
khususnya dalam tahap awal operasional entitas baru.

Kapasitas manajemen LIFE diperkirakan tetap kuat pasca spin-off, mengingat perusahaan telah
mempersiapkan sumber daya manusia, infrastruktur, serta sistem pengelolaan yang adaptif terhadap
perubahan. Hal ini mencerminkan kesiapan LIFE untuk mempertahankan kinerja positif dan tata kelola
yang baik baik di entitas konvensional maupun syariah.


6.3.     Kebutuhan Sumber Daya Manusia
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” menyadari bahwa sumber daya manusia
(SDM) merupakan aset utama dalam menjalankan strategi bisnis dan mencapai tujuan perusahaan.
Dengan dinamika industri asuransi yang terus berkembang, perusahaan membutuhkan SDM yang
kompeten, adaptif, dan inovatif untuk mendukung operasional, pengembangan produk, pemasaran,
manajemen risiko, serta transformasi digital.

 1. Kebutuhan SDM Berdasarkan Fungsi dan Kompetensi

Dalam rangka mencapai target pertumbuhan jangka panjang, LIFE membutuhkan tenaga kerja dengan
kompetensi berikut:

 •     Keuangan & Manajemen Risiko: Tenaga ahli di bidang aktuaris, investasi, dan manajemen risiko
       untuk memastikan stabilitas keuangan serta kepatuhan terhadap regulasi OJK dan IFRS 17.




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 63
Page 88
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

 •   Teknologi Informasi & Transformasi Digital: Profesional di bidang data analytics, artificial
     intelligence, cybersecurity, dan digital marketing guna mendukung strategi digitalisasi layanan
     serta pengelolaan big data nasabah.

 •   Pengembangan Produk & Aktuaria: SDM dengan latar belakang aktuaris, asuransi, dan statistik
     untuk mendukung inovasi produk, perhitungan premi yang kompetitif, serta optimalisasi manfaat
     asuransi.

 •   Pemasaran & Distribusi: Tenaga penjualan dan pengelola kanal distribusi (agency, bancassurance,
     dan digital sales) untuk memperluas penetrasi pasar asuransi jiwa dan syariah.

 •   Hukum & Kepatuhan Regulasi: Ahli hukum dan kepatuhan yang memahami peraturan OJK, asuransi
     syariah dan tata kelola perusahaan guna memastikan kelangsungan bisnis sesuai regulasi.

 •   Sumber Daya Manusia & Pelatihan: Profesional di bidang human capital development untuk
     meningkatkan kompetensi karyawan serta memperkuat budaya kerja yang adaptif dan kolaboratif.
 2. Strategi Pemenuhan Kebutuhan SDM
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja yang kompeten, LIFE menerapkan strategi berikut:

 •   Rekrutmen Berbasis Kompetensi: Menjalankan rekrutmen berbasis kebutuhan spesifik tiap divisi,
     baik melalui jalur profesional maupun program talenta muda seperti Management Trainee.

 •   Pengembangan & Pelatihan Berkelanjutan: Memberikan training bersertifikasi, program leadership
     development, dan pembelajaran digital guna meningkatkan kapasitas karyawan.

 •   Transformasi Digital dalam SDM: Memanfaatkan HR analytics dan AI-based talent management
     untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan SDM serta memperkuat employee engagement.

 •   Fleksibilitas & Work-Life Balance: Menyediakan lingkungan kerja yang mendukung keseimbangan
     kerja dan kehidupan pribadi, termasuk skema hybrid working serta penguatan kesejahteraan
     karyawan.
Dengan strategi ini, LIFE memastikan bahwa perusahaan memiliki SDM yang berdaya saing tinggi, mampu
beradaptasi dengan perubahan industri, serta siap mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Sebelum pemisahan, kebutuhan sumber daya manusia di LIFE dikelola secara terpusat untuk seluruh lini
usaha, baik konvensional maupun syariah. Dengan total 510 karyawan, operasional perusahaan telah
berjalan dengan efisien melalui pembagian fungsi kerja yang optimal sesuai dengan struktur organisasi
yang ada. Seluruh karyawan mendukung proses bisnis secara kolektif, termasuk kontribusi untuk Unit
Usaha Syariah yang masih berada dalam entitas induk.
Setelah pemisahan, kebutuhan SDM akan menyesuaikan dengan struktur baru yang lebih terpisah antara
entitas konvensional dan syariah. Sebanyak 12 hingga 20 karyawan akan dialokasikan untuk mendukung
operasional perusahaan syariah yang baru. Skema perpindahan ini mencakup 4 (empat) skenario:
permanen, rotasi, sinergi fungsional dan sharing SDM, yang dirancang untuk memastikan kelangsungan
dan efektivitas operasional kedua entitas.

Meskipun awalnya akan memaksimalkan daya usaha yang ada, LIFE tetap membuka opsi untuk melakukan
rekrutmen tambahan, terutama di unit konvensional, guna menjaga kapasitas kerja yang seimbang pasca
pemisahan. Selain itu, perusahaan juga akan fokus pada peningkatan kompetensi SDM di kedua entitas,
termasuk pelatihan khusus di bidang asuransi syariah seperti sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 64
Page 89
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

(LSP) AASI atau pelatihan yang difasilitasi oleh Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), guna
memastikan kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah dalam layanan dan produk.


6.4.     Manajemen Kekayaan Intelektual
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” memahami bahwa kekayaan intelektual
merupakan salah satu aset strategis yang mendukung daya saing dan inovasi perusahaan. Dalam industri
asuransi yang terus berkembang, pengelolaan kekayaan intelektual yang efektif berperan penting dalam
melindungi hak eksklusif atas produk, layanan, sistem, serta teknologi yang dikembangkan oleh
perusahaan.
 1. Bentuk Kekayaan Intelektual yang Dikelola

LIFE memiliki berbagai bentuk kekayaan intelektual yang dikelola dan dilindungi, di antaranya:

 •     Merek dan Identitas Perusahaan: Perlindungan terhadap merek dagang, logo, serta identitas
       korporasi LIFE untuk menjaga reputasi dan kepercayaan nasabah.

 •     Inovasi Produk Asuransi: Hak paten dan hak cipta atas berbagai produk asuransi inovatif, termasuk
       asuransi unit link, syariah, serta layanan berbasis digital yang dikembangkan oleh perusahaan.

 •     Teknologi dan Sistem Digital: Perlindungan atas sistem underwriting berbasis AI, platform klaim
       otomatis, serta berbagai teknologi digital yang digunakan untuk meningkatkan efisiensi layanan
       asuransi.

 •     Data dan Informasi Pelanggan: Pengelolaan dan perlindungan terhadap data nasabah sesuai regulasi
       Perlindungan Data Pribadi (PDP) guna menjaga kepercayaan pelanggan dan kepatuhan terhadap
       standar keamanan informasi.

 •     Modul Pelatihan dan SOP Internal: Hak cipta atas materi pelatihan agen asuransi, modul edukasi
       keuangan, serta standar operasional yang dikembangkan secara internal untuk menjaga keunggulan
       kompetitif.
 2. Strategi Pengelolaan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

Untuk memastikan bahwa seluruh aspek kekayaan intelektual terjaga dan dapat dimanfaatkan secara
optimal, LIFE menerapkan strategi berikut:

 •     Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual: Melakukan registrasi merek dagang, hak cipta, dan paten
       baik di tingkat nasional maupun internasional untuk melindungi inovasi dan aset perusahaan.

 •     Kepatuhan terhadap Regulasi: Memastikan bahwa pengelolaan kekayaan intelektual sesuai dengan
       ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), serta
       standar global dalam industri asuransi.

 •     Keamanan Data dan Informasi: Mengimplementasikan sistem keamanan siber untuk melindungi aset
       digital, termasuk data nasabah, algoritma underwriting, serta teknologi berbasis AI yang digunakan
       dalam operasional perusahaan.

 •     Pengelolaan Lisensi dan Kemitraan: Mengembangkan model lisensi bagi mitra bisnis untuk
       memastikan penggunaan kekayaan intelektual secara legal dan sesuai dengan kebijakan
       perusahaan.




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 65
Page 90
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

 •     Monitoring dan Pencegahan Pelanggaran: Melakukan pemantauan terhadap potensi pelanggaran
       atau penggunaan tidak sah atas aset intelektual perusahaan serta menindaklanjuti secara hukum
       jika terjadi penyalahgunaan.
Dampak Manajemen Kekayaan Intelektual bagi Perusahaan

Pengelolaan kekayaan intelektual yang optimal memberikan manfaat strategis bagi LIFE di antaranya:

 •     Memperkuat Keunggulan Kompetitif: Dengan perlindungan terhadap inovasi produk dan layanan,
       perusahaan dapat mempertahankan posisi pasar yang kuat dalam industri asuransi jiwa.

 •     Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan: Pengelolaan data dan teknologi dengan standar tinggi
       memastikan keamanan informasi dan kepatuhan regulasi, sehingga meningkatkan kepercayaan
       nasabah.

 •     Mendorong Inovasi Berkelanjutan: Dengan kepastian perlindungan hukum atas hak intelektual,
       perusahaan dapat lebih agresif dalam mengembangkan produk dan teknologi baru tanpa risiko
       plagiasi atau pencurian ide.

 •     Membuka Peluang Monetisasi: Kekayaan intelektual yang dikelola dengan baik dapat dimanfaatkan
       untuk peluang lisensi, kemitraan strategis, serta pengembangan model bisnis berbasis teknologi.

Sebelum pemisahan, manajemen kekayaan intelektual di LIFE dikelola secara terpusat dalam satu
entitas, mencakup seluruh produk dan sistem baik konvensional maupun syariah. Produk-produk asuransi
yang dipasarkan LIFE, termasuk fitur, desain polis, hingga sistem digital yang mendukungnya, berada di
bawah perlindungan kekayaan intelektual yang sebagian besar berasal dari induk perusahaan di Jepang.
Hal ini memastikan keseragaman standar, keamanan data, dan inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini
bisnis LIFE.
Setelah pemisahan, pengelolaan kekayaan intelektual akan disesuaikan mengikuti entitas hukum baru
untuk Unit Usaha Syariah (UUS). Produk-produk asuransi syariah yang sebelumnya berada dalam satu
entitas akan tetap mengacu pada lisensi dan perlindungan HAKI dari MSIG Jepang, namun akan diberikan
hak penggunaan secara terbatas (limited license) kepada entitas syariah sesuai kesepakatan grup.
Pengelolaan hak cipta atas sistem, metode underwriting, serta perangkat digital seperti portal klaim
dan distribusi tetap berada di bawah kontrol entitas induk, dengan pengaturan hak akses dan
penggunaan yang disesuaikan pasca spin-off.

Strategi ini dilakukan untuk memastikan keberlanjutan inovasi dan sinergi teknologi antara unit
konvensional dan syariah, sekaligus menjamin kepatuhan terhadap hukum kekayaan intelektual nasional
dan internasional.

Dengan manajemen kekayaan intelektual yang terstruktur dan strategis, LIFE mampu melindungi inovasi,
meningkatkan daya saing, serta memastikan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.


6.5.     Manajemen dan Mitigasi Risiko
PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE” telah menetapkan kebijakan
manajemen risiko yang komprehensif dan sejalan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK),
sebagaimana tertuang dalam POJK No.44/POJK.05/2020 dan peraturan turunannya. Manajemen risiko
di LIFE dilandaskan pada penerapan Enterprise Risk Management (ERM) yang mencakup elemen-elemen
utama seperti budaya risiko, appetite risiko, tata kelola risiko, kecukupan modal, serta kerangka
kebijakan dan proses manajemen risiko yang terdokumentasi. LIFE menerapkan model Three Lines of




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 66
Page 91
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

Defense yang terdiri dari unit bisnis sebagai lini pertama, fungsi manajemen risiko dan kepatuhan
sebagai lini kedua, serta audit internal sebagai lini ketiga, guna memastikan pengendalian risiko
dilakukan secara terstruktur dan independen. Risiko yang dikelola mencakup risiko strategis,
operasional, asuransi, kredit, pasar, likuiditas, hukum, kepatuhan, dan reputasi. Dalam praktiknya,
manajemen risiko LIFE melakukan proses identifikasi, evaluasi, mitigasi, serta pemantauan dan
pelaporan risiko secara berkala kepada manajemen dan regulator. Proses ini juga didukung oleh Risk
Management Committee (RMC) dan Risk Oversight Committee (ROC) yang bertanggung jawab
memastikan bahwa seluruh risiko dikelola dalam batas toleransi yang telah ditetapkan. Dengan
kebijakan dan struktur tata kelola yang kuat, LIFE dinilai memiliki kapasitas yang memadai dalam
mengelola risiko usaha secara menyeluruh, baik untuk unit konvensional maupun pasca pemisahan unit
usaha syariah.
LIFE memiliki sistem manajemen risiko yang komprehensif untuk memastikan stabilitas keuangan,
kepatuhan terhadap regulasi, serta keberlanjutan operasional. Dalam menghadapi tantangan industri,
perusahaan menerapkan strategi identifikasi, penilaian dan mitigasi risiko guna mengelola potensi
dampak terhadap kinerja bisnis.
1. Identifikasi Risiko Utama

LIFE menghadapi beberapa jenis risiko yang dapat mempengaruhi keberlangsungan bisnis antara lain:

    •   Risiko Keuangan: Termasuk volatilitas pasar, risiko likuiditas, serta pemenuhan Risk-Based
        Capital (RBC) minimal 120% sesuai ketentuan OJK.

    •   Risiko Operasional: Meliputi ketidaksempurnaan proses klaim, kesalahan dalam underwriting,
        serta gangguan sistem IT yang dapat berdampak pada efisiensi operasional dan kepuasan
        nasabah.

    •   Risiko Regulasi: Perubahan kebijakan OJK, termasuk aturan terkait PAYDI (Unit Link) dan
        kewajiban spin-off Unit Usaha Syariah (UUS), yang dapat mempengaruhi strategi bisnis dan
        produk perusahaan.

    •   Risiko Teknologi dan Keamanan Data: Ancaman terhadap cyber risk dan kebocoran data
        pelanggan akibat meningkatnya digitalisasi layanan dan implementasi remote working.
2. Strategi Mitigasi Risiko

Untuk menghadapi risiko tersebut, LIFE menerapkan berbagai langkah mitigasi yang proaktif dan
berbasis tata kelola yang kuat, di antaranya:

    •   Manajemen Risiko Keuangan

        •   Memastikan RBC tetap jauh di atas standar OJK untuk menjaga solvabilitas perusahaan.

        •   Diversifikasi portofolio investasi guna mengurangi dampak volatilitas pasar.

    •   Penguatan Sistem Operasional dan Digital:

        •   Mengembangkan Automated Claim Processing guna meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam
            pemrosesan klaim.

        •   Penerapan AI & Data Analytics dalam underwriting, untuk meningkatkan ketepatan penilaian
            risiko.

    •   Kepatuhan terhadap Regulasi:




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 67
Page 92
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com

       •   Menyelaraskan model bisnis dengan regulasi PAYDI dan persiapan spin-off UUS, memastikan
           pemenuhan seluruh ketentuan OJK.

       •   Meningkatkan kapasitas divisi Compliance & Legal untuk mengantisipasi perubahan regulasi
           di industri asuransi.

   •   Keamanan Data dan Cyber Risk Management:

       •   Implementasi IT Governance & Security, termasuk enkripsi data dan sistem pemantauan
           ancaman siber.

       •   Penguatan kebijakan data privacy untuk melindungi informasi pelanggan dan mencegah
           kebocoran data.

LIFE memiliki sistem manajemen risiko yang terintegrasi, mencakup aspek keuangan, operasional,
regulasi, serta keamanan teknologi. Dengan strategi mitigasi yang tepat, perusahaan dapat mengurangi
potensi dampak negatif terhadap bisnis, menjaga stabilitas keuangan, serta meningkatkan kepatuhan
terhadap regulasi, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kepercayaan pelanggan dalam
jangka panjang.
Kepatuhan terhadap Regulasi:

Menyelaraskan model bisnis dengan regulasi PAYDI dan persiapan spin-off UUS, memastikan pemenuhan
seluruh ketentuan OJK.
Meningkatkan kapasitas divisi Compliance & Legal untuk mengantisipasi perubahan regulasi di industri
asuransi.

Keamanan Data dan Cyber Risk Management:

Implementasi IT Governance & Security, termasuk enkripsi data dan sistem pemantauan ancaman siber.

Penguatan kebijakan data privacy untuk melindungi informasi pelanggan dan mencegah kebocoran data.
LIFE memiliki sistem manajemen risiko yang terintegrasi, mencakup aspek keuangan, operasional,
regulasi, serta keamanan teknologi. Dengan strategi mitigasi yang tepat, perusahaan dapat mengurangi
potensi dampak negatif terhadap bisnis, menjaga stabilitas keuangan, serta meningkatkan kepatuhan
terhadap regulasi, memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan kepercayaan pelanggan dalam
jangka panjang.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 68
Page 93
                                                                               Office:
                                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                               +62 817-3101-22
                                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

6.6.      Struktur Organisasi MSIG Syariah




 Position Category                                                                                                    #
            Dedicated                                                                                                 15
            (Dedicated Sharia Employee, to be transferred from MSL)
            Appointed                                                                                                 1
            (MSL Employee, assign to do specific Sharia role)
            Double role/synergy                                                                                       3
            (MSL Employee, doing both MSL and MSL Sharia role)
            Executive Officer                                                                                         9
            (role mandatory by regulatory)
            Total Headcount                                                                                           28


 Mandatory Executive Officer               PIC in Structure           Mandatory report to         Regulatory Basic
                                                                           Director

 Life Insurance                       Operations & IT                                       POJK 23/2023 Article 89

 Sharia                               Distribution                                          POJK 23/2023 Article 91

 Company Actuary                      Actuary                                 ✓             POJK 23/2023 Article 93

 Internal Auditor                     Internal Audit                        ✓ (PD)          POJK 23/2023 Article 96

 Investment                           Investment                                            POJK 23/2023 Article 61

 Complaint Management                 Complaint Management &                  ✓             POJK 23/2023 Article 26,27,32
                                      Customer Protection

 Customer Protection                  Complaint Management &                  ✓             POJK 23/2023 Article 46-49
                                      Customer Protection

 Finansial Literacy and Inclusion     Legal, Corporate Affair &               ✓             POJK 23/2023 Article 22-24
                                      Literation & Inclusion




          Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 69
Page 94
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com

Mandatory Executive Officer           PIC in Structure       Mandatory report to         Regulatory Basic
                                                                  Director

APU PPT                           Compliance and Risk Mgmt   ✓ (Dir Compliance)    POJK 23/2023 Article 12-13

Anti Fraud                        Compliance & Risk Mgmt     ✓ (Dir Compliance)    POJK 23/2023 Article8



    1. Internal Audit

          •       Memastikan efektivitas pengendalian internal sesuai dengan tujuan perusahaan serta
                  standar aturan yang berlaku

          •       Meninjau, mengevaluasi, mengembangkan, menerapkan, memelihara, dan memverifikasi
                  kontrol internal dan bisnis untuk proses, sistem, laporan keuangan, jurnal, dan laporan
                  sesuai dengan standard audit internal dan standar yang diamanatkan regulator

          •       Mengembangkan, merencanakan dan mengevaluasi program audit internal untuk
                  organisasi untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan, prosedur dan standar
                  organisasi

          •       Merencanakan dan melakukan pemeriksaan audit operasional berkala untuk
                  mengidentifikasi kesenjangan pengendalian internal dalam prosedur bisnis, proses, atau
                  sistem dan memulai tindakan perbaikan yang tepat

          •       Menyiapkan laporan untuk pengelolaan hasil audit, memberikan rekomendasi perbaikan.

    2. Departemen Distribusi

          1) Bancass & BUSB

              •      Mengelola aktivitas bisnis untuk mendukung pelaksanaan rencana bisnis di wilayah
                     agar berjalan dengan baik sesuai dengan strategi dan target.

              •      Bertanggung jawab untuk memantau aktivitas Konsultan Bancassurance.

              •      Membangun hubungan yang baik dengan mitra bank di wilayah (dalam lingkup
                     kewenangan).

              •      Mengembangkan, membimbing, dan mengevaluasi bawahan untuk memastikan talenta
                     yang produktif dan kompeten.

              •      Memastikan kinerja tim penjualan di wilayah (dalam wilayah kewenangan) bekerja
                     secara optimal untuk mendukung strategi yang telah ditetapkan.

          2) Agency and Referral Business

              •      Penjualan keagenan, yang bertugas menyusun strategi dan perencanaan bisnis untuk
                     meningkatkan produktivitas penjualan polis asuransi jiwa melalui kemitraan dengan
                     agen. Selain itu divisi ini juga bertanggung jawab mengembangkan kemampuan agen
                     melalui program pelatihan serta mengelola program penjualan dan distribusi.

              •      Pelatihan dan Pengembangan Keagenan, yang berfokus pada pembuatan program
                     pelatihan, penyusunan materi dan kurikulum untuk berbagai kanal distribusi, serta
                     melakukan evaluasi hasil pelatihan guna meningkatkan efektivitas program dan
                     produktivitas tenaga penjual. Selain itu dilakukan juga analisis kebutuhan pelatihan
                     untuk menentukan program pengembangan baru.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 70
Page 95
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 817-3101-22
                                                            corsec@kjppputrianugrah.com

       •      Dukungan Bisnis Keagenan, yang mencakup pengelolaan proses pembiayaan keagenan,
              optimalisasi proses operasional, penyelenggaraan kegiatan keagenan seperti kontes
              dan program penghargaan, penyampaian komunikasi kepada tenaga penjual,
              pengawasan penggunaan anggaran, serta dukungan terhadap berbagai proyek dan
              inisiatif keagenan.

       •      Akselerasi dan RACE Keagenan, yang bertugas mencari dan merekrut mitra penjualan
              keagenan baru, memastikan kualitas agen yang direkrut melalui proses seleksi dan
              pemeriksaan latar belakang, serta mendukung pengembangan tim baru agar dapat
              mencapai target bisnis.

       •      Pemantauan Kinerja, yang meliputi validasi laporan program keagenan, pengolahan
              data dan penggunaan teknik pemodelan data, pengelolaan dashboard kinerja
              penjualan, analisis laporan keuangan, serta pengawasan implementasi sistem atau
              program baru.

       •      Analisa Bisnis, Manajemen Proyek, dan Tata Kelola, yang bertugas menganalisis
              struktur bisnis, mengidentifikasi permasalahan bisnis, bekerja sama dengan tim
              keagenan untuk meningkatkan produktivitas penjualan, mengkomunikasikan program
              baru kepada pemangku kepentingan, mengevaluasi sistem baru, serta menyusun dan
              memonitor SOP serta pedoman kerja.

3. Complaint Management & Customer Protection

   •       Manajemen Pengaduan, tugas utamanya adalah menerima dan mencatat keluhan nasabah
           dari berbagai saluran, melakukan investigasi dan analisis untuk mengetahui akar masalah,
           serta memberikan tanggapan dan solusi yang cepat, adil, dan sesuai kebijakan
           perusahaan. Selain itu, unit ini juga memastikan seluruh komunikasi terkait keluhan
           terdokumentasi dengan baik sesuai standar SLA perusahaan. Satuan kerja ini juga
           bertugas menganalisis tren keluhan, menyusun laporan berkala, mengusulkan perbaikan
           proses atau produk, serta melakukan eskalasi kepada manajemen apabila keluhan
           berpotensi menimbulkan sengketa dengan nasabah.

   •       Perlindungan Pelanggan, tanggung jawabnya adalah memastikan seluruh produk, layanan,
           dan materi pemasaran sesuai dengan spesifikasi produk serta tidak melanggar regulasi
           dan prinsip syariah. Selain itu, unit ini juga bertugas menjaga kerahasiaan data nasabah
           dan mengawasi proses penjualan agar nasabah benar-benar memahami produk yang
           ditawarkan.

4. Operation & IT

   1) HR Operation

       •      HC Business Partner, yang bertugas bekerja sama dengan manajemen unit bisnis untuk
              mengembangkan inisiatif SDM yang selaras dengan strategi perusahaan. Tugasnya
              meliputi analisis struktur organisasi, pengelolaan proses rekrutmen, pemantauan
              kinerja karyawan, analisis kebutuhan pelatihan, serta pengelolaan identifikasi talenta
              dan perencanaan suksesi.

       •      People Development, yang berfokus pada pengembangan karyawan melalui
              penyelarasan KPI, peningkatan kinerja, pengelolaan program pengembangan individu
              dan Management Trainee (MT), pengembangan program talenta, serta kerja sama
              dengan vendor eksternal untuk penyediaan program pelatihan.




 Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 71
Page 96
                                                        Office:
                                                        Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                        RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                        Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                        +62 817-3101-22
                                                        corsec@kjppputrianugrah.com

     •    Rewards and Service Delivery, yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sistem
          imbalan karyawan seperti gaji, insentif, evaluasi jabatan, penilaian kinerja, kenaikan
          gaji, serta pengelolaan layanan SDM termasuk penggajian, tunjangan, dan berbagai
          transaksi administratif SDM.

     •    HRIS and MIS, yang bertugas mengelola sistem informasi sumber daya manusia
          menggunakan sistem komputer yang efisien, serta melakukan analisis, perancangan,
          dan pemeliharaan sistem informasi untuk mendukung administrasi dan proyek SDM.

     •    Employee Relation, yang bertanggung jawab mengelola hubungan karyawan,
          memastikan kepatuhan terhadap kebijakan dan peraturan perusahaan, menangani
          pertanyaan atau keluhan karyawan, serta mengelola proses administratif terkait
          kebijakan dan pelaporan SDM.

  2) Policy Operation & Underwriting

     •    Underwriting (Seleksi Risiko) yang bertugas melakukan penilaian dan seleksi risiko
          terhadap pengajuan asuransi individu maupun kelompok. Proses ini mencakup evaluasi
          kondisi kesehatan, riwayat medis, risiko pekerjaan, kondisi keuangan, serta informasi
          lain yang mempengaruhi keputusan untuk menerima, mengubah, atau menolak suatu
          risiko serta menentukan manfaat dan tarif yang sesuai.

     •    Policy Administration Service, yang bertanggung jawab melakukan perubahan minor
          pada polis sesuai permintaan nasabah serta memproses berbagai transaksi keuangan
          polis seperti penarikan dana (withdrawal), penutupan polis (surrender), switching, dan
          pengaktifan kembali polis (reinstate).

     •    Collection (Penagihan), yang bertugas mengidentifikasi dan menagih premi dari
          nasabah individu maupun perusahaan, memantau pembayaran premi berkala pada
          berbagai rekening bank, serta mengelola administrasi dan pelaporan polis yang tidak
          aktif.

     •    Customer Service, yang memberikan layanan informasi kepada nasabah terkait polis,
          produk, dan layanan perusahaan. Unit ini juga bertugas menangani permintaan
          layanan dan keluhan nasabah secara cepat, konsisten, dan sesuai standar kualitas,
          serta melakukan analisis terhadap keluhan untuk mencegah masalah serupa terjadi
          kembali di masa depan.

  3) Information Technology

     •    IT Infrastructure, yang bertanggung jawab mengelola infrastruktur teknologi informasi
          perusahaan, termasuk jaringan fisik, server, perangkat lunak, serta memberikan
          dukungan teknis kepada pengguna internal terkait perangkat keras dan aplikasi
          komputer. Selain itu, unit ini juga mengelola dan menganalisis fasilitas jaringan
          seperti router, switch, dan layanan jaringan lainnya.

     •    Database & System Application, yang bertugas merancang, mengembangkan, menguji,
          dan menyesuaikan solusi teknologi informasi pada sistem desktop sesuai kebutuhan
          bisnis. Unit ini juga mengelola database perusahaan, melakukan proses backup,
          memantau hubungan antara pengguna dan aplikasi, serta memastikan database dapat
          berjalan pada berbagai platform dan lingkungan komputasi.

     •    Web & Mobile Development, yang berfokus pada perancangan, pengembangan,
          pengujian, dan pemeliharaan aplikasi berbasis web dan mobile untuk kebutuhan bisnis
          internal maupun klien eksternal agar tetap tersedia dan berfungsi dengan baik.




Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 72
Page 97
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 817-3101-22
                                                         corsec@kjppputrianugrah.com

      •    System Architecture & Project Management, yang bertanggung jawab merancang
           solusi arsitektur teknologi informasi sesuai kebutuhan bisnis serta mengelola
           koordinasi dan pelaksanaan proyek IT, termasuk pengelolaan sumber daya proyek,
           komunikasi dengan pemangku kepentingan, serta penyelesaian risiko atau hambatan
           dalam proyek.

   4) Claim

      •    Mengelola proses penilaian dan penyelesaian klaim yang timbul pada polis-polis yang
           in force.

      •    Membuat rekomendasi kebijakan untuk penanganan klaim dan negosiasi klaim

      •    Mengatur pemrosesan dokumen-dokumen klaim dan terkait permintaan klaim sesuai
           dengan procedure yang telah ditentukan dan tepat waktu

      •    Melakukan proses analisa medis pada klaim asuransi kesehatan dan jiwa, melakuan
           investigasi klaim serta evaluasi klaim yang dilakukan oleh TPA

5. Director and CFO

   1) Actuary

      •    Aktuaria tarif produk, yang bertanggung jawab mengelola profitabilitas dan daya saing
           produk, menghitung tarif premi, melakukan pengujian sistem untuk produk baru, serta
           mengurus perizinan produk ke OJK.

      •    Aktuaria kelompok, yang bertanggung jawab mengelola premi asuransi grup, meninjau
           spesifikasi proposal produk kelompok (seperti SMiLe Medicare, DPLK), dan melakukan
           studi morbiditas asuransi kesehatan.

      •    Sistem aktuaria, bertanggung jawab memastikan perangkat lunak aktuaria berfungsi
           baik, mengembangkan aplikasi untuk produk baru, serta meninjau rumus, variabel,
           dan validasi data dalam sistem.

      •    Valuasi & reasuransi, bertanggung jawab menghitung cadangan premi dan klaim
           (IBNR), melakukan studi asumsi (mortalitas, biaya, dll), menyusun rencana bisnis,
           mengelola strategi reasuransi, serta menghitung tingkat solvabilitas (MMBR).

   2) Investment

      •    Mengelola dan mengkoordinasikan portofolio investasi berdasarkan investasi jangka
           panjang dan tetap pada jalurnya, sambil memantau dan mendiversifikasi portofolio
           dengan seksama untuk mengoptimalkan pengembalian portofolio sambil mengurangi
           risiko dengan mengurangi volatilitas jangka pendek dan jangka panjang dari
           keseluruhan portofolio Anda.

      •    Mendukung dan menjalankan strategi investasi (menganalisis emiten dan memutuskan
           untuk menjual/membeli saham/obligasi/reksa dana/DPLK/Unit link), pemantauan
           dan pelaporan) atas investasi baru atau yang sudah jatuh tempo.

      •    Memonitor portofolio investasi untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan-aturan
           internal investment, regulator (OJK), pemenuhan prinsip Syariah (DSN MUI) , dan
           secara rutin memantau terbitnya aturan-aturan baru terkait pasar modal dari
           regulator.




 Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 73
Page 98
                                                         Office:
                                                         Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                         +62 817-3101-22
                                                         corsec@kjppputrianugrah.com

      •    Menyediakan high-level strategy dan saran terkait investasi dan strategi alokasi asset
           untuk mendukung keputusan investasi

      •    Melakukan penelitian di berbagai bidang dan menyiapkan laporan yang mencakup tren
           dan indikator ekonomi dan pasar untuk tujuan internal dan eksternal

   3) Finance Accounting & Tax

      •    Keuangan, yang bertanggung jawab mengembangkan, menerapkan, dan menjaga
           kebijakan serta rencana keuangan organisasi, memastikan kontrol yang efektif
           terhadap proses pembayaran klaim, redemption, bagi hasil, dan komisi, melakukan
           rekonsiliasi bank, pemrosesan transaksi, serta memantau saldo kas dan likuiditas
           bekerja sama dengan Departemen Investasi, memberikan wawasan layanan keuangan
           kepada departemen lain dan mitra bisnis baru.

      •    Akuntansi, yang bertanggung jawab menetapkan kebijakan akuntansi, melakukan
           pengawasan fiskal, serta menjaga aset perusahaan, menyusun dan merekonsiliasi buku
           besar serta laporan keuangan (Neraca, Laba Rugi, dan belanja modal), menjamin
           akurasi pelaporan keuangan dengan berkoordinasi bersama unit lain seperti Aktuaria,
           IT, HC, dan GA agar sesuai dengan standar profesional serta regulasi pemerintah.

      •    Perpajakan, yang bertanggung jawab mengelola administrasi perpajakan termasuk
           penyiapan catatan, pelaporan, dan pengembalian pajak, memberikan rekomendasi
           perlakuan pajak untuk memitigasi atau mengurangi beban pajak perusahaan,
           menganalisis peraturan pajak domestik maupun internasional untuk mendukung
           strategi organisasi serta bertindak sebagai penasihat bagi Manajemen, menyusun,
           meninjau, dan memantau anggaran perusahaan dengan mempertimbangkan kinerja
           aktual serta proyeksi pendapatan dan pengeluaran masa depan.

6. Director and CRO

   1. Compliance, Risk Mgmt, APU – PPT and Anti Fraud

      •    Kepatuhan, yang bertugas memastikan bisnis berjalan sesuai hukum, melakukan
           analisis kesenjangan (gap analysis), mengelola pelaporan ke regulator (OJK-IKNB),
           serta memantau kepatuhan dalam aktivitas penjualan dan pemasaran.

      •    Manajemen risiko, Terbagi menjadi risiko operasional dan finansial. Tugasnya meliputi
           identifikasi risiko organisasi, pengembangan kerangka Enterprise Risk Management
           (ERM), pengukuran risiko menggunakan model value-at-risk, serta penyusunan rencana
           pemulihan bencana (Business Continuity Plan).

      •    Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, yang bertugas mencegah
           perusahaan digunakan sebagai sarana pencucian uang melalui proses screening
           (seperti daftar OFAC), melakukan Enhanced Due Diligence (EDD) pada transaksi
           berisiko tinggi, serta melaporkan transaksi mencurigakan kepada pemerintah.

      •    Anti fraud, yang bertugas mengembangkan strategi untuk meminimalkan kecurangan,
           melakukan sosialisasi anti-fraud kepada seluruh karyawan dan tenaga pemasar, serta
           mengoordinasikan mitigasi bersama departemen terkait.

      •    Investigasi, yang bertugas mengelola dan melaksanakan proses investigasi kasus fraud
           atau klaim secara tepat waktu, termasuk melakukan wawancara saksi/korban dan
           mengumpulkan bukti yang valid untuk mendukung penyelesaian kasus.

   2. Legal, Corporate Affair & Literation & Inclusion




 Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 74
Page 99
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

             •   Hukum, yang bertanggung jawab meninjau, menyusun dan menegosiasikan berbagai
                 kontrak dan memastikan bahwa kontrak tersebut sesuai dengan hukum, aturan dan
                 kebijakan yang berlaku, menangani masalah hukum baik perdata maupun pindana,
                 menyiapkan tindakan hukum yang harus diambil terkait permasalahan hukum yang
                 dihadapi, menyelesaikan permasalahan hukum baik internal maupun eksternal
                 termasuk didalamnya memeriksa dokumen-dokumen hukum, berkas dan data dalam
                 kerangka penanganan perkara, memberikan saran hukum, layanan dan opini terkait
                 permasalahan bisnis (izin-izin perusahaan, surat keputusan, surat edaran dan
                 pinjaman) untuk mendukung kegiatan perusahaan.

             •   Sekretaris perusahaan, yang bertanggung jawab menyiapkan dan menjaga corporate
                 notices, catatan dan tindakan Board of Management dan memastikan kesesuaiannya
                 dengan persyaratan pelaporan yang diatur, secara terus menerus memperbaharui
                 pengetahuan tentang aturan-aturan pasar modal, mengatur dan menjaga hubungan
                 serta Komunikasi antara perusahaan dengan pemangku kepentingan, regulator dan
                 pihak lainnya.


6.7.    Kesimpulan Analisis Aspek Model Manajemen

Berdasarkan analisis terhadap model manajemen PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya
disebut “LIFE”, dapat disimpulkan bahwa perusahaan memiliki struktur manajemen yang solid,
kepemimpinan yang kompeten, serta strategi yang adaptif dalam menghadapi dinamika industri
asuransi. LIFE menerapkan model manajemen berbasis tata kelola perusahaan yang baik (Good
Corporate Governance/GCG), manajemen risiko yang ketat, serta transformasi digital dalam
operasionalnya.
Keunggulan utama dari model manajemen LIFE terletak pada pengelolaan sumber daya manusia yang
terstruktur, dengan SDM yang memiliki keahlian di bidang keuangan, investasi, teknologi, pemasaran,
serta kepatuhan regulasi. Selain itu, perusahaan juga terus meningkatkan efektivitas operasional melalui
digitalisasi proses, inovasi produk, dan ekspansi kanal distribusi untuk memperluas pangsa pasar.
Dari segi kepemimpinan, Dewan Komisaris dan Direksi terdiri dari individu-individu berpengalaman yang
mampu memberikan arah strategis bagi pertumbuhan perusahaan. Dengan dukungan dari berbagai Chief
Officers di bidang aktuaris, transformasi digital, pemasaran, serta manajemen risiko, LIFE mampu
memastikan kesinambungan bisnis serta peningkatan profitabilitas dalam jangka panjang.
Model manajemen LIFE dinilai layak dan adaptif, baik sebelum maupun setelah pemisahan Unit Usaha
Syariah (UUS). Sebelum spin-off, perusahaan mengelola seluruh kegiatan usaha – baik konvensional
maupun syariah – di bawah satu struktur organisasi terpadu yang berlandaskan prinsip tata kelola
perusahaan yang baik (GCG), sistem manajemen risiko yang kuat, serta kepemimpinan berpengalaman
di bidang asuransi, teknologi, dan regulasi.

Pasca pemisahan, struktur organisasi mengalami penyesuaian dengan berpindahnya sebagian personel,
termasuk Dewan Pengawas Syariah, ke entitas syariah. Proses transisi ini tetap mempertahankan kualitas
dan kompetensi manajemen, serta mencerminkan kesiapan LIFE dalam memastikan keberlanjutan
pengelolaan operasional kedua entitas secara profesional. Adanya skenario sinergi, seperti sharing SDM
dan sistem, serta rencana rekrutmen tambahan di lini konvensional menunjukkan fleksibilitas dalam
penguatan daya usaha.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 75
Page 100
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 817-3101-22
                                                            corsec@kjppputrianugrah.com

Secara keseluruhan, aspek model manajemen LIFE terbukti mampu menjawab tantangan pemisahan
usaha, dengan landasan organisasi yang kuat, kompetensi SDM yang terjaga, serta mekanisme
pengawasan yang tetap berjalan efektif untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan.
Kesimpulannya, model manajemen LIFE telah dirancang untuk memastikan efisiensi operasional,
kepatuhan terhadap regulasi, serta daya saing yang tinggi dalam industri asuransi jiwa. Dengan
penerapan strategi yang inovatif dan berbasis teknologi, perusahaan berada dalam posisi yang kuat
untuk menghadapi tantangan pasar serta terus berkembang secara berkelanjutan.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 76
Page 101
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

7.       Aspek Keuangan
7.1.     Asumsi-asumsi yang Digunakan Dalam Perhitungan Studi Kelayakan
Seluruh asumsi dalam proyeksi keuangan ini berasal dari manajemen PT MSIG Life Insurance Indonesia
Tbk selanjutnya disebut “LIFE” dan berlaku mulai tahun 2026 sebagai tahun awal proyeksi. Asumsi-
asumsi ini menjadi dasar dalam melakukan penilaian kelayakan terhadap rencana pemisahan Unit Usaha
Syariah (UUS). Berikut rincian asumsi yang digunakan:

•    Total pendapatan asuransi (Total Insurance Revenue) diproyeksikan tumbuh dari Rp 1,98 triliun
     (2026) menjadi Rp 3,49 triliun (2030), setara rata-rata pertumbuhan 15,2% per tahun

•    Laju pertumbuhan diasumsikan melambat secara bertahap setiap tahunnya:
     -   2026 → 2027: 23,6%

     -   2027 → 2028: 16,7%

     -   2028 → 2029: 12,0%

     -   2029 → 2030: 8,9%

•    Pertumbuhan pendapatan didorong terutama oleh ekspansi bisnis baru yang signifikan, tercermin
     dari komponen New Business Block yang diproyeksikan tumbuh hampir empat kali lipat dalam 5
     tahun. Asumsi ini mensyaratkan peningkatan kapasitas tenaga pemasar, agen, dan bancassurance
     yang signifikan

•    Segmen Syariah diasumsikan mencatat defisit kecil sebesar Rp 1,7 miliar di tahun pertama (2026)
     yang berangsur-angsur tumbuh menjadi surplus Rp 38,1 miliar di 2030, mengikuti pola pertumbuhan
     unit usaha yang baru berdiri mandiri setelah spin-off

•    Segmen DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) diasumsikan tumbuh sekitar 0,9% per tahun
     sepanjang periode proyeksi

•    Breakdown Total Insurance Revenue berdasarkan model pengukuran:

     -   GMM: Rp 1.643 miliar (2026) → Rp 3.134 miliar (2030), CAGR 17,6%

     -   VFA: Rp 314 miliar (2026) → Rp 302 miliar (2030), relatif stabil dengan kecenderungan menurun
         tipis

     -   PAA: Rp 23,6 miliar (2026) → Rp 49,8 miliar (2030), CAGR 20,5%

1. ASUMSI CSM — CONTRACTUAL SERVICE MARGIN

     •   Amortisasi CSM diproyeksikan tumbuh dari Rp 292,7 miliar (2026) menjadi Rp 790,1 miliar (2030),
         dengan rata-rata pertumbuhan 28,2% per tahun:

          -   2026 → 2027: +53,1%
          -   2027 → 2028: +31,9%
          -   2028 → 2029: +18,6%

          -   2029 → 2030: +12,8%




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 77
Page 102
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

   •   Besarnya CSM yang dilepaskan setiap tahun dihitung berdasarkan jumlah unit layanan yang
       diberikan kepada nasabah di tahun tersebut dibandingkan total unit layanan yang dijanjikan
       selama masa polis

   •   Seluruh kontrak baru diasumsikan menguntungkan sejak hari pertama, sehingga CSM-nya positif.
       Apabila terdapat kontrak yang tidak menguntungkan, kerugiannya langsung dicatat pada tahun
       yang bersama, hal ini tercermin dalam komponen Losses on Initial Recognition

   •   Risk Adjustment (RA), cadangan ekstra untuk menghadapi ketidakpastian klaim, diasumsikan
       dilepaskan secara bertahap:

        -   Rp 58,2 miliar (2026) → Rp 99,8 miliar (2030)

        -   Rata-rata pertumbuhan 14,5% per tahun, proporsional dengan pertumbuhan portofolio polis

2. ASUMSI KLAIM

A. Klaim yang Diperkirakan (Expected Claims)

   •   Total Expected Claims diasumsikan tumbuh dari Rp 597 miliar (2026) menjadi Rp 837 miliar
       (2030), rata-rata 8,8% per tahun, lebih lambat dari pertumbuhan pendapatan, sehingga rasio
       klaim terhadap pendapatan diasumsikan membaik dari 30,1% menjadi 24,0%

   •   Klaim kematian diasumsikan tumbuh dari Rp 199 miliar menjadi Rp 303 miliar (11,1% per tahun),
       proporsional dengan pertumbuhan total uang pertanggungan aktif

   •   Klaim surrender (polis dibatalkan sebelum jatuh tempo) diasumsikan menurun dari Rp 23,7
       miliar menjadi Rp 16,6 miliar. Tingkat lapse rate diasumsikan membaik seiring durasi polis yang
       semakin panjang

   •   Klaim asuransi kesehatan tambahan (Health Rider) merupakan komponen klaim terbesar (Rp
       468–622 miliar), diasumsikan sedikit menurun di tahun 2030 setelah mencapai puncak di 2029.
       Asumsi ini didasarkan pada implementasi managed care dan repricing yang mulai efektif

   •   Klaim kecacatan (disability) diasumsikan sangat kecil dan relatif flat sepanjang periode
       proyeksi, sekitar Rp 879–940 juta per tahun

   •   Klaim jatuh tempo (maturity) diasumsikan nol selama seluruh periode 2026–2030, yang berarti
       tidak terdapat polis endowment berdurasi pendek yang jatuh tempo dalam periode ini

   •   Komponen 'Claims and RA Release adjustments for Loss Component' diasumsikan menurun dari
       Rp 95,4 miliar (2026) menjadi Rp 55,9 miliar (2030), seiring berkurangnya kontrak yang bersifat
       onerous dari tahun ke tahun
B. Klaim yang Dibayarkan (Actual Claims)

   •   Klaim aktual diasumsikan selalu lebih tinggi dari klaim perkiraan, namun selisihnya semakin
       mengecil:
        -   2026: klaim aktual 33,3% di atas perkiraan (Rp 796 miliar vs Rp 597 miliar)
        -   2030: selisih menyempit menjadi 14,2% (Rp 956 miliar vs Rp 837 miliar)

   •   “Losses on Initial Recognition” diasumsikan berkisar antara Rp 685 miliar (2026) hingga Rp 1,2
       triliun (2030), mencerminkan kerugian yang langsung diakui dari kontrak-kontrak baru yang




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 78
Page 103
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

       sejak awal bersifat memberatkan. Nilai ini di bawah 0,05% dari total pendapatan sepanjang
       periode proyeksi

   •   “Losses and Reversal — Subsequent Measurement” diasumsikan menurun dari Rp 99,3 miliar
       (2026) menjadi Rp 53,2 miliar (2030), mencerminkan pemulihan bertahap atas kontrak-kontrak
       lama yang sebelumnya bersifat memberatkan.
3. ASUMSI BIAYA OPERASIONAL (MAINTENANCE EXPENSES)

   •   Total biaya pemeliharaan diasumsikan tumbuh dari Rp 377 miliar (2026) menjadi Rp 709 miliar
       (2030), rata-rata 17,1% per tahun

   •   Biaya administrasi dan pemeliharaan polis (Maintenance Expense) diasumsikan tumbuh 17,3%
       per tahun, berdasarkan:

        -   Kenaikan cost per policy sekitar 10–12% per tahun sebagai dampak inflasi dan investasi
            digitalisasi
        -   Pertambahan volume polis aktif yang terus meningkat seiring pertumbuhan bisnis baru

   •   Komisi perpanjangan polis (Renewal Commission) diasumsikan tumbuh 16,9% per tahun. Tarif
       komisi diasumsikan tetap konstan pada kisaran 5–8% dari premi perpanjangan, sehingga kenaikan
       nominal komisi sepenuhnya berasal dari pertambahan volume polis

   •   Biaya aktual yang dikeluarkan diasumsikan sedikit lebih rendah dari anggaran yang dicadangkan,
       dengan selisih sekitar 1,5% sepanjang periode proyeksi

4. ASUMSI BIAYA AKUISISI

   •   Total pemulihan biaya akuisisi (Recovery of Acquisition CFs) diasumsikan tumbuh dari Rp 631
       miliar (2026) menjadi Rp 1.001 miliar (2030), rata-rata 12,2% per tahun

   •   Portofolio polis lama (Inforce Block) diasumsikan menurun dari Rp 454 miliar (2026) menjadi Rp
       223 miliar (2030), seiring berkurangnya saldo biaya akuisisi yang masih harus diamortisasi dari
       polis-polis yang diterbitkan sebelum periode proyeksi

   •   Portofolio polis baru (New Business Block) diasumsikan tumbuh agresif dari Rp 177 miliar (2026)
       menjadi Rp 778 miliar (2030), hampir empat kali lipat. Pertumbuhan ini merupakan konsekuensi
       langsung dari ekspansi bisnis baru yang signifikan di periode proyeksi

   •   Amortisasi biaya akuisisi (Amortization of Acquisition CFs) diasumsikan identik nilainya dengan
       komponen pemulihan, sesuai perlakuan PSAK 74 di mana kedua komponen saling mengimbangi
       dalam laporan laba rugi
5. ASUMSI REASURANSI

   •   Premi yang dibayarkan kepada reasuradur (Allocation of Premiums Paid — Ceded) diasumsikan
       tumbuh dari Rp 89,4 miliar (2026) menjadi Rp 184,8 miliar (2030), rata-rata 19,9% per tahun

   •   Klaim yang dipulihkan kembali dari reasuradur (Incurred Claims Recovered from Reinsurers)
       diasumsikan tumbuh dari Rp 62,9 miliar (2026) menjadi Rp 137,5 miliar (2030), rata-rata 21,5%
       per tahun. Tingkat pemulihan klaim dari reasuransi diasumsikan meningkat dari 7,9% menjadi
       14,4% dari total klaim aktual




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 79
Page 104
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

   •   Biaya bersih reasuransi (Total Reinsurance Service Expenses) yang menjadi beban MSIG
       diasumsikan tumbuh dari Rp 26,5 miliar (2026) menjadi Rp 47,3 miliar (2030), setara 1,3–1,4%
       dari total pendapatan asuransi sepanjang periode proyeksi
6. ASUMSI HASIL INVESTASI

   •   Total pendapatan investasi (Investment Income) diasumsikan tumbuh dari Rp 857,6 miliar (2026)
       menjadi Rp 1.198,6 miliar (2030), rata-rata 8,7% per tahun, lebih lambat dari pertumbuhan
       pendapatan premi, mencerminkan asumsi tingkat imbal hasil investasi yang sedikit menurun
       seiring tren suku bunga jangka panjang

   •   Pendapatan investasi dari portofolio pendapatan tetap (Investment Income Capital) diasumsikan
       relatif stabil di kisaran Rp 430–441 miliar per tahun, dengan imbal hasil diasumsikan sekitar 6,5–
       7,5% per tahun mengacu pada rata-rata imbal hasil SBN Indonesia tenor 10–15 tahun

   •   Pendapatan investasi unit-linked (Investment Income UL) diasumsikan identik nilainya dengan
       beban keuangan unit-linked (Insurance Finance Income Expense UL), sehingga saling
       menghilangkan dan tidak berdampak pada laba rugi. Hal ini mencerminkan bahwa hasil investasi
       unit-linked sepenuhnya merupakan milik nasabah

   •   Pendapatan investasi dari cadangan tradisional (Investment Income Traditional) diasumsikan
       tumbuh signifikan dari Rp 196,3 miliar (2026) menjadi Rp 474,3 miliar (2030), rata-rata 24,7%
       per tahun, seiring bertumbuhnya liabilitas tradisional yang harus di-back-up oleh investasi.
       Imbal hasil diasumsikan sekitar 6,5–7,5% per tahun

   •   Biaya pengelolaan investasi (Investment Expenses) diasumsikan tumbuh proporsional sekitar
       8,3% per tahun, dari Rp 7,9 miliar (2026) menjadi Rp 10,9 miliar (2030), setara sekitar 0,9% dari
       total aset yang dikelola

   •   Pajak investasi (Pajak Investasi) diasumsikan berdasarkan tarif PPh Final yang berlaku:

        -   10% untuk kupon Surat Berharga Negara (SBN)

        -   20% untuk bunga obligasi korporat dan deposito

        -   Tidak terdapat asumsi perubahan regulasi perpajakan investasi selama periode proyeksi
7. ASUMSI BEBAN KEUANGAN ASURANSI (INSURANCE FINANCE EXPENSE)

   •   Total beban keuangan asuransi (Insurance Finance Insurance Expense) diasumsikan tumbuh dari
       Rp 388,0 miliar (2026) menjadi Rp 911,6 miliar (2030), rata-rata 23,8% per tahun, jauh lebih
       cepat dari pertumbuhan pendapatan

   •   Komponen beban keuangan asuransi terdiri dari:

        -   Komponen UL: Rp 228 miliar (2026) → Rp 304 miliar (2030), tumbuh 7,5% per tahun. Identik
            dengan pendapatan investasi UL sehingga net-nya nol

        -   Komponen Tradisional: Rp 160 miliar (2026) → Rp 607 miliar (2030), tumbuh 39,5% per
            tahun. Ini adalah komponen yang menimbulkan tekanan terbesar pada Finance Results

   •   Sebagai akibatnya, Finance Results (selisih antara pendapatan dan beban keuangan) diasumsikan
       terus menurun dari Rp 469,6 miliar (2026) menjadi Rp 287,0 miliar (2030), atau turun sebesar
       38,9% dalam 5 tahun




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 80
Page 105
                                                                               Office:
                                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                               +62 817-3101-22
                                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

               •    Tingkat diskonto yang digunakan untuk menghitung beban keuangan ini diasumsikan sekitar 6,5–
                    7,0% per tahun, mengacu pada kurva imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia jangka panjang
                    yang disesuaikan dengan illiquidity premium sesuai ketentuan PSAK 74
        8. ASUMSI BEBAN LAINNYA DAN PROFITABILITAS AKHIR

               •    Pendapatan lain-lain (Other Income) diasumsikan tumbuh dari Rp 12,2 miliar (2026) menjadi Rp
                    52,3 miliar (2030), rata-rata 43,9% per tahun, mencerminkan berkembangnya sumber
                    pendapatan non-premi seperti fee bancassurance, pendapatan berbasis layanan digital, dan
                    sumber pendapatan non-underwriting lainnya

               •    Beban lain-lain (Other Expense), meliputi biaya pegawai, teknologi informasi, sewa kantor, dan
                    overhead korporat, diasumsikan tumbuh 14,7% per tahun dari Rp 173,3 miliar (2026) menjadi Rp
                    300,8 miliar (2030). Tidak terdapat asumsi beban luar biasa (extraordinary expense) selama
                    periode proyeksi

               •    Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax) diproyeksikan tumbuh dari Rp 561 miliar (2026) menjadi
                    Rp 901 miliar (2030), dengan laju pertumbuhan yang melambat setiap tahunnya:
                     -    2026 → 2027: +25,2%

                     -    2027 → 2028: +15,3%

                     -    2028 → 2029: +8,9%

                     -    2029 → 2030: +2,1%

               •    Margin Laba Sebelum Pajak terhadap Total Insurance Revenue diasumsikan sedikit menurun dari
                    28,3% (2026) menjadi 25,8% (2030), mencerminkan tekanan beban keuangan dan operasional
                    yang tumbuh sedikit lebih cepat dari pendapatan

               •    Pajak Penghasilan Badan diasumsikan menggunakan tarif 22% sesuai UU Harmonisasi Peraturan
                    Perpajakan (HPP), tanpa asumsi insentif fiskal khusus selama periode proyeksi


         7.2.       Proyeksi Sebelum dan Sesudah Pemisahan Unit Usaha Syariah
        Berikut merupakan dampak yang diperkirakan dapat terjadi pada proyeksi keuangan Konsolidasian PT
        MSIG Life Insurance Indonesia Tbk selanjutnya disebut “LIFE”

                                          Proyeksi Sebelum Pemisahan Unit Usaha Syariah
                                                                                                      (dalam Jutaan Rupiah)
Sebelum Pemisahan Unit Usaha
                                            2025              2026           2027          2028            2029           2030
Syariah
ASET

Kas dan bank                                    1.004.879     1.526.024      1.876.002    2.191.746        2.500.069      2.749.233
                                                                      -
Piutang Premi - Sharia                             4.728                             -            -                -                -
                                                                      -
Aset kontrak asuransi                                   -                            -            -                -                -

Piutang investasi                                164.607        238.479       290.374       335.186          383.119          428.300

Aset kontrak reasuransi                                 -        15.269        22.487        31.665           35.081           29.282

Piutang lain-lain                                 53.232         73.497        88.565       100.878          115.568          131.556

Biaya dibayar di muka                            106.091        146.478       176.510       201.049          230.326          262.190




                    Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 81
Page 106
                                                                           Office:
                                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                           +62 817-3101-22
                                                                           corsec@kjppputrianugrah.com

Sebelum Pemisahan Unit Usaha
                                            2025            2026          2027          2028          2029          2030
Syariah
Investasi                                   14.075.131     13.514.143   14.001.064    15.128.990    16.741.343    18.834.427

Aset tetap - neto                              162.489        224.346      270.342       307.927       352.768       401.571

Aset hak-guna - neto                            17.041         23.528       28.352        32.294        36.996        42.115

Aset lain-lain                                 285.504        397.948      480.543       548.842       628.471       712.793

TOTAL ASET                                  15.873.702     16.159.713   17.234.240    18.878.576    21.023.741    23.591.466



LIABILITAS

Liabilitas kontrak asuransi                  6.012.056      5.823.757    6.594.806     7.905.285     9.670.527    11.873.758

Liabilitas kontrak reasuransi                   22.045          5.425      (13.302)      (43.044)      (81.267)     (125.224)

Utang komisi - Sharia                              2.333        2.309        2.332         2.356         2.379         2.403
Liabilitas kepada pemegang polis -
                                                                    -             -             -             -             -
Sharia:
   Liability manfaat polis masa depan          129.493        150.478      157.581       174.098       191.033       210.192
   Premi belum merupakan
                                                   4.754        4.094        4.287         4.737         5.198         5.719
pendapatan
   Estimasi liabilitas klaim                    19.396                      20.185        22.301        24.470        26.924
                                                               19.275
   Utang klaim                                     1.244                     1.322         1.461         1.603         1.763
                                                                1.262
Beban akrual                                   139.990                     174.536       212.043       262.256       320.482
                                                              148.120
Liabilitas imbalan kerja karyawan               37.080                      46.230        56.165        69.465        84.888
                                                               39.234
Liabilitas sewa                                 15.453                      19.266        23.407        28.950        35.377
                                                               16.350
Utang pajak                                        2.272                     3.649         4.343         5.246         6.290
                                                                3.184
Liabilitas pajak tangguhan                      61.660                      77.449        94.029       116.207       141.923
                                                               65.788
Utang lain-lain                                250.049                     383.102       461.767       563.431       681.034
                                                              331.146
Simpanan pemegang polis                        323.307                     403.092       489.713       605.680       740.153
                                                              342.084


Ujrah di terima di muka                         41.909         41.482       41.896        42.315        42.738        43.166

TOTAL LIABILITAS                             7.063.041      6.993.988    7.916.433     9.450.975    11.507.916    14.048.848



DANA PESERTA                                   193.435



EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100
(nilai penuh) per saham
Modal dasar, ditempatkan dan disetor           210.000        210.000      210.000       210.000       210.000       210.000
penuh - 2.100.000.000 (nilai penuh)
saham
Tambahan modal disetor                       6.842.500      6.842.500    6.842.500     6.842.500     6.842.500     6.842.500
Keuntungan yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar efek yang diukur
                                               410.183        410.183      410.183       410.183       410.183       410.183
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto




                    Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 82
Page 107
                                                                          Office:
                                                                          Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                          RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                          Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                          +62 817-3101-22
                                                                          corsec@kjppputrianugrah.com

Sebelum Pemisahan Unit Usaha
                                          2025           2026           2027          2028          2029          2030
Syariah
Penyisihan kerugian penurunan nilai
atas efek yang diukur pada nilai wajar        10.908        10.802        10.802        10.802        10.802        10.802
melalui penghasilan komprehensif lain
Surplus revaluasi tanah dan bangunan -
                                             113.331       111.064       108.843       106.666       104.533       102.442
neto
Saldo laba                                 1.030.304      1.581.176    1.735.479     1.847.450     1.937.807     1.966.690

Penghasilan komprehensif lain

TOTAL EKUITAS                              8.617.226     9.165.725     9.317.807     9.427.602     9.515.825     9.542.617


TOTAL LIABILITAS, DANA PESERTA,
                                          15.873.702    16.159.713    17.234.240    18.878.576    21.023.741    23.591.466
DAN EKUITAS

Sebelum Pemisahan Unit Usaha
                                          2025           2026           2027          2028          2029          2030
Syariah
PENDAPATAN

Insurance revenue                          1.971.845      1.980.309    2.447.752     2.857.484     3.200.592     3.486.596

Insurance service expenses                (2.051.064)   (1.701.009)   (1.981.824)   (2.215.865)   (2.399.667)   (2.577.348)
Net income (expense) from reinsurance
                                             (28.887)      (26.468)      (27.764)      (35.773)      (41.139)      (47.310)
contracts held


Hasil Jasa Asuransi                        (108.106)       252.832      438.165       605.846       759.786       861.938


Pendapatan pengelolaan operasi
                                              40.875        31.519        39.867        49.624        54.143        58.780
asuransi syariah (ujrah)


Hasil investasi - neto                     1.039.755       925.221       975.397     1.049.270     1.160.792     1.302.195


Pembalikan (penyisihan) kerugian
                                             (17.375)             -             -             -             -              -
penurunan nilai


Pendapatan lain-lain                                -             -             -             -             -              -



Total Pendapatan Investasi                 1.063.255       956.740     1.015.264     1.098.894     1.214.934     1.360.975


Pendapatan (beban) keuangan dari
                                            (391.290)     (388.018)     (465.896)     (580.839)     (731.508)     (911.564)
kontrak asuransi
Pendapatan (beban) keuangan dari
                                                    -             -             -             -             -              -
kontrak reasuransi


Pendapatan (Beban) Keuangan Bersih         (391.290)     (388.018)     (465.896)     (580.839)     (731.508)     (911.564)



Hasil asuransi dan investasi bersih         563.859        821.554      987.532      1.123.901     1.243.212     1.311.349



Beban umum dan administrasi                 (155.608)     (173.333)     (195.785)     (228.402)     (263.011)     (300.828)

Pendapatan lain-lain                          68.238        23.283        18.188        14.416        13.968        17.789




                  Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 83
Page 108
                                                                               Office:
                                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                               +62 817-3101-22
                                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

Sebelum Pemisahan Unit Usaha
                                            2025              2026           2027           2028             2029           2030
Syariah
Beban lain-lain                                (87.675)         (40.599)      (48.127)       (54.595)         (60.208)          (68.543)


LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL
                                              388.814          630.905        761.807       855.320           933.961           959.768
DAN PAJAK PENGHASILAN


Pajak final                                    (75.379)         (60.275)      (66.877)       (73.272)         (83.278)          (96.333)



LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                313.435          570.630        694.930       782.048           850.683           863.435



(Beban) Manfaat pajak penghasilan                      -               -             -              -                -                 -



LABA TAHUN BERJALAN                           313.435          570.630        694.930       782.048           850.683           863.435

                                          Proyeksi Sesudah Pemisahan Unit Usaha Syariah
                                                                                                        (dalam Jutaan Rupiah)
Sesudah Pemisahan Unit Usaha
                                            2025              2026           2027           2028             2029           2030
Syariah
ASET

Kas dan bank                                 1.004.879        1.528.853      1.880.168     2.197.612         2.506.568      2.754.657

Piutang Premi - Sharia                             4.728               -             -              -                -                 -

Aset kontrak asuransi                                  -               -             -              -                -                 -

Piutang investasi                              164.607          238.708       290.711        335.660           383.645          428.739

Aset kontrak reasuransi                                -         15.581         22.946        32.311            35.797           29.879

Piutang lain-lain                               53.232           73.497         88.565       100.878           115.568          131.556

Biaya dibayar di muka                          106.091          146.478       176.510        201.049           230.326          262.190

Investasi                                   14.075.131       13.711.767     14.197.513    15.324.083        16.936.255     19.031.200

Aset tetap - neto                              162.489          224.346       270.342        307.927           352.768          401.571

Aset hak-guna - neto                            17.041           23.528         28.352        32.294            36.996           42.115

Aset lain-lain                                 285.504          398.025       480.656        549.001           628.647          712.940

TOTAL ASET                                  15.873.702      16.360.782     17.435.763     19.080.815       21.226.570     23.794.847



LIABILITAS

Liabilitas kontrak asuransi                  6.012.056        5.823.757      6.594.806     7.905.285         9.670.527     11.873.758

Liabilitas kontrak reasuransi                   22.045            5.425       (13.302)       (43.044)         (81.267)      (125.224)

Utang komisi - Sharia                              2.333          2.356          2.380         2.404             2.428            2.452
Liabilitas kepada pemegang polis -
Sharia:
   Liability manfaat polis masa depan          129.493          153.549       160.797        177.651           194.932          214.481
   Premi belum merupakan
                                                   4.754          4.178          4.375         4.833             5.304            5.836
pendapatan




                    Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 84
Page 109
                                                                           Office:
                                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                           +62 817-3101-22
                                                                           corsec@kjppputrianugrah.com

Sesudah Pemisahan Unit Usaha
                                          2025            2026           2027          2028          2029          2030
Syariah
   Estimasi liabilitas klaim                  19.396         19.669        20.597        22.756        24.970        27.474

   Utang klaim                                   1.244        1.288         1.349         1.490         1.635         1.799

Beban akrual                                 139.990        148.120       174.536       212.043       262.256       320.482

Liabilitas imbalan kerja karyawan             37.080         39.234        46.230        56.165        69.465        84.888

Liabilitas sewa                               15.453         16.350        19.266        23.407        28.950        35.377

Utang pajak                                      2.272        3.200         3.666         4.362         5.266         6.313

Liabilitas pajak tangguhan                    61.660         65.799        77.460        94.042       116.222       141.939

Utang lain-lain                              250.049        332.504       384.558       463.461       565.370       683.250

Simpanan pemegang polis                      323.307        342.084       403.092       489.713       605.680       740.153



Ujrah di terima di muka                       41.909         42.328        42.751        43.179        43.611        44.047

TOTAL LIABILITAS                           7.063.041      6.999.841     7.922.562     9.457.747    11.515.347    14.057.024



DANA PESERTA                                 193.435        193.435       193.435       193.435       193.435       193.435



EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100
(nilai penuh) per saham
Modal dasar, ditempatkan dan disetor         210.000        210.000       210.000       210.000       210.000       210.000
penuh - 2.100.000.000 (nilai penuh)
saham
Tambahan modal disetor                     6.842.500      6.842.500     6.842.500     6.842.500     6.842.500     6.842.500
Keuntungan yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar efek yang diukur
                                             410.183        410.183       410.183       410.183       410.183       410.183
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto
Penyisihan kerugian penurunan nilai
atas efek yang diukur pada nilai wajar        10.908         10.802        10.802        10.802        10.802        10.802
melalui penghasilan komprehensif lain
Surplus revaluasi tanah dan bangunan -
                                             113.331        111.064       108.843       106.666       104.533       102.442
neto
Saldo laba                                 1.030.304      1.582.957     1.737.438     1.849.482     1.939.771     1.968.460

Penghasilan komprehensif lain                210.000

TOTAL EKUITAS                              8.617.226      9.167.506     9.319.766     9.429.633     9.517.788     9.544.388


TOTAL LIABILITAS, DANA PESERTA,
                                          15.873.702     16.360.782    17.435.763    19.080.815    21.226.570    23.794.847
DAN EKUITAS

Sesudah Pemisahan Unit Usaha
                                          2025            2026           2027          2028          2029          2030
Syariah
PENDAPATAN

Insurance revenue                          1.971.845      1.980.309     2.447.752     2.857.484     3.200.592     3.486.596

Insurance service expenses                (2.051.064)    (1.701.009)   (1.981.824)   (2.215.865)   (2.399.667)   (2.577.348)
Net income (expense) from reinsurance
                                             (28.887)       (26.468)      (27.764)      (35.773)      (41.139)      (47.310)
contracts held




                  Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 85
Page 110
                                                                         Office:
                                                                         Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                         RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                         Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                         +62 817-3101-22
                                                                         corsec@kjppputrianugrah.com

Sesudah Pemisahan Unit Usaha
                                          2025           2026          2027          2028         2029          2030
Syariah


Hasil Jasa Asuransi                        (108.106)       252.832     438.165       605.846       759.786       861.938


Pendapatan pengelolaan operasi
                                              40.875        59.142       98.266       139.292      160.668       184.028
asuransi syariah (ujrah)


Hasil investasi - neto                     1.039.755       925.752      975.945     1.049.859     1.161.450     1.302.967


Pembalikan (penyisihan) kerugian
                                             (17.375)             -            -            -             -               -
penurunan nilai


Pendapatan lain-lain



Total Pendapatan Investasi                 1.063.255       984.894    1.074.211    1.189.150     1.322.118     1.486.995


Pendapatan (beban) keuangan dari
                                            (391.290)     (388.018)    (465.896)    (580.839)     (731.508)     (911.564)
kontrak asuransi
Pendapatan (beban) keuangan dari
                                                    -             -            -            -             -               -
kontrak reasuransi


Pendapatan (Beban) Keuangan Bersih         (391.290)     (388.018)    (465.896)     (580.839)    (731.508)     (911.564)



Hasil asuransi dan investasi bersih         563.859        849.707    1.046.479    1.214.157     1.350.396     1.437.370



Beban umum dan administrasi                 (155.608)     (173.333)    (195.785)    (228.402)     (263.011)     (300.828)

Pendapatan lain-lain                          68.238        23.981       21.465        18.645       16.926        19.405

Beban lain-lain                              (87.675)      (78.702)    (102.285)    (120.716)     (138.445)     (158.715)


LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL
                                            388.814        621.653     769.874       883.684       965.866       997.233
DAN PAJAK PENGHASILAN


Pajak final                                  (75.379)      (60.419)     (67.040)     (73.476)      (83.552)      (96.723)



LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN              313.435        561.234     702.833       810.208       882.314       900.510



(Beban) Manfaat pajak penghasilan                   -             -            -            -             -               -



LABA TAHUN BERJALAN                         313.435        561.234     702.833       810.208       882.314       900.510




                  Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 86
Page 111
                                                                     Office:
                                                                     Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                     RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                     Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                     +62 817-3101-22
                                                                     corsec@kjppputrianugrah.com

7.3.       Penetapan Tingkat Diskonto
Penentuan Biaya Modal untuk Ekuitas
Tingkat diskonto untuk ekuitas diperoleh dengan mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model
(CAPM). Model ini menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk
menutup risiko sistematis dari sekuritas saham. Dengan formula sebagai berikut:

                                               Ke = Rf + ß (Rm-Rf)
                                                  Ke = Rf + ß Rp
Dimana:

 Rf    =    Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
 ß     =    Risiko sistematis
 Rm    =    Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
 Rm    =    Selisih antara Rm dengan Rf
Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak memiliki
kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat dipilih adalah
tingkat bunga obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.

Terkait dengan tanggal studi kelayakan usaha yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2025, maka
instrumen bebas risiko yang dipilih didasarkan pada obligasi Pemerintah dengan bunga tetap yang
dikeluarkan oleh Pemerintah, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dengan tenor 30 tahun, yield tertimbang
sebesar 6,698%, dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat kembalian bebas risiko (Rf).
Rp (Equity Risk Premium - ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium
memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums) seperti volatilitas harga
saham untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutkan risiko-risiko ini,
dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di
sekuritas pada pasar negara berkembang (emerging market).

Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan rujukan dari hasil damodaran per tanggal 1
Januari 2026 dengan risk premium untuk pasar negara berkembang seperti Indonesia adalah sekitar
6,70%. Dengan Country Default Spread sebesar 1,62%.

ß (Beta) Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap pengembalian pasar
saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500 atau IHSG). Untuk LIFE kami
menggunakan Beta dari damodaran pada sektor yang sama.

Dalam perhitungan digunakan beta dari perusahaan-perusahaan tersebut sebagai beta untuk menghitung
cost of equity LIFE, dimana beta tersebut dihitung dari rata-rata levered beta.

Rs (specific-company risk premium). Sebagian dari risiko yang dihadapi oleh pemegang saham
perusahaan telah tercermin dalam perhitungan cost of equity menggunakan CAPM namun belum
mencerminkan risiko yang berkaitan dengan karakteristik spesifik yang dimiliki oleh perusahaan. Pada
umumnya tingkat risiko spesifik perusahaan berkisar antara 0-6% (Mercer Capital). Kami berpendapat
bahwa tidak ada premi risiko spesifik yang diperhitungkan, sehingga biaya modal ekuitas LIFE adalah
sebagai berikut:




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 87
Page 112
                                                                       Office:
                                                                       Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                       RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                       Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                       +62 817-3101-22
                                                                       corsec@kjppputrianugrah.com

  Discount Rate                                                        Source

  Cost of Equity (Ke)                                                  31 Desember 2025
                                                                       PHEI, tenor 30 years, 31 Desember
  Rf                                              6,698%
                                                                       2025
                                                                       Damodaran, 1 Jan 2026, Industry :
  Beta                                             0,82
                                                                       insurance (Life)
  Market Risk Premium                              6,70%               Damodaran, 1 Januari 2026
  Default Spread                                   1,62%               Damodaran, 1 Januari 2026
  Cost of Equity                                  10,60%

7.4.     Analisis Kelayakan Investasi

Mengacu pada karakteristik khusus dari aksi korporasi pemisahan unit usaha (spin-off) ini, pengujian
atas kelayakan finansial difokuskan pada pengukuran Penciptaan Nilai Tambah (Value Creation) yang
direpresentasikan oleh indikator Nilai Kini Bersih Inkremental (Incremental Net Present Value / NPV
Inkremental). Pendekatan ini digunakan karena aksi korporasi ini tidak melibatkan pengeluaran investasi
riil baru layaknya proyek investasi baru, melainkan restrukturisasi dari entitas yang telah beroperasi
secara matang (going concern). Oleh karena itu, evaluasi kelayakan yang paling relevan dan
representatif adalah dengan membandingkan proyeksi nilai ekuitas setelah aksi korporasi dengan kondisi
existing perusahaan (tanpa spin-off).

Nilai Kini Bersih Inkremental (Incremental Net Present Value / NPV Inkremental) Indikator ini mengukur
selisih absolut antara total Nilai Kini Bersih dari proyeksi Arus Kas Bebas (Free Cash Flow) entitas pada
skenario Sesudah Spin-Off terhadap total Nilai Kini Bersih pada skenario Sebelum Spin-Off (kondisi
existing). Kelayakan rencana aksi korporasi dievaluasi melalui komparasi tersebut, di mana suatu
rencana strategis dinilai layak (feasible) dan diyakini menciptakan nilai tambah apabila menghasilkan
angka NPV Inkremental yang positif (>0). Angka positif ini mengartikan bahwa strategi pemisahan entitas
terbukti mampu memaksimalkan dan memperbesar basis kekayaan pemegang saham secara konsolidasi.
Sebaliknya, apabila hasil komparasi NPV Inkremental bernilai negatif, maka aksi korporasi tersebut
dinilai mendistruksi nilai perusahaan dan secara finansial tidak direkomendasikan untuk dieksekusi.

Mengacu pada konsep dasar di atas, evaluasi kelayakan atas rencana aksi korporasi ini dihitung dengan
membandingkan estimasi manfaat ekonomi di masa mendatang yang diukur menggunakan basis proyeksi
Arus Kas Bebas (Free Cash Flow) antara skenario terbentuknya entitas baru pasca-spin-off dengan
skenario pra-spin-off. Rangkuman hasil analisis penciptaan nilai tambah (Incremental NPV) tersebut
disajikan dalam tabel berikut:

 Sebelum Spin Off                               2026         2027         2028           2029          2030        TV
                                              Tahun ke     Tahun ke     Tahun ke -     Tahun ke -    Tahun ke -
 FCF                            Tahun 0
                                                 -1           -2            3              4             5
 Laba Tahun Berjalan                            570.630     694.930        782.048        850.683       863.435
 Depresiasi dan amortisasi                       26.082      36.012         43.395         49.428        56.626
 Investasi                       (210.000)
 CAPEX                                         (87.939)     (82.008)       (80.980)       (94.269)    (105.428)
 Perubahan Total Aset                           303.478    (673.728)    (1.287.067)    (1.787.298)   (2.264.640)
 Perubahan Total Liabilitas                    (69.053)     922.445      1.534.542      2.056.942     2.540.932
 Arus Kas Bebas Perusahaan       (210.000)      743.198     897.651        991.938      1.075.485     1.090.925
 Discount Rate                                   10,60%      10,60%         10,60%         10,60%        10,60%
 Disccount Factor                         1        0,90        0,82             0,74         0,67          0,60




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 88
Page 113
                                                                             Office:
                                                                             Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                             RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                             Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                             +62 817-3101-22
                                                                             corsec@kjppputrianugrah.com

 Nilai Kini Arus Kas Bebas
                                   - 210.000         671.981      733.858        733.232      718.808         659.258     5.055.406
 Perusahaan
 NPV                                             8.362.543

 Sesudah Spin Off                                  2026            2027         2028          2029            2030           TV
                                                 Tahun ke -      Tahun ke     Tahun ke -    Tahun ke -      Tahun ke -
 FCF                               Tahun 0
                                                     1              -2            3             4               5
 Laba Tahun Berjalan                                561.234       702.833        810.208       882.314         900.510
 Depresiasi dan amortisasi                            26.082       36.012         43.395         49.428         56.626
 Investasi                         (210.000)
 CAPEX                                               (87.939)     (82.008)       (80.980)      (94.269)      (105.428)
 Perubahan Total Aset                                105.238     (672.846)    (1.286.081)   (1.787.256)   (2.266.266)
 Perubahan Total Liabilitas                          (63.200)     922.721       1.535.184    2.057.600       2.541.677
 Arus Kas Bebas Perusahaan         (210.000)         541.415      906.713       1.021.726    1.107.818       1.127.118    8.554.511
 Discount Rate                                        10,60%       10,60%         10,60%         10,60%        10,60%
 Disccount Factor                            1          0,90         0,82            0,74          0,67           0,60
 Nilai Kini Arus Kas Bebas
                                   -210.000          489.533      741.266        755.251       740.418         681.131    5.223.129
 Perusahaan
 NPV                                             8.420.728

         Parameter                                   Nilai                      Kriteria Kelayakan              Keterangan
 Nilai Tambah (Incremental
                                                  58.185                               NPV > 0                     Layak
 NPV)

Berdasarkan analisa kelayakan di atas, Nilai Tambah (Incremental NPV) menunjukkan nilai positif.


7.5.     Analisis Profitabilitas

Untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba, berikut Profitabilitas yang
dihasilkan:

             Metrik                Tahun ke -1         Tahun ke -2          Tahun ke -3     Tahun ke -4        Tahun ke -5
 Laba Bersih (Rp M)                    561.234             702.833              810.208         882.314            900.510
 Net Profit Margin (%)                   18,93%                 19,96%           20,02%            19,51%            18,11%
 Return on Equity / ROE (%)               6,12%                  7,54%            8,59%             9,27%             9,43%
 Return on Assets / ROA (%)                  3,43%               4,03%             4,25%            4,16%                3,78%

Profitabilitas merupakan kemampuan suatu perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode
tertentu pada tingkat penjualan, aset dan modal saham tertentu. Selama periode proyeksi profitabilitas
menunjukkan kenaikan pada Net Profit Margin hal ini di dukung dari kenaikan pada marjin laba kotor
yang terjadi akibat adanya kenaikan pada pendapatan perusahaan, serta kenaikan pada marjin laba
usaha yang mengindikasikan bahwa perusahaan melakukan efisiensi pada beban operasional perusahaan.

Berdasarkan tabel proyeksi di atas, secara keseluruhan perusahaan menunjukkan kinerja profitabilitas
yang positif selama periode 5 (lima) tahun ke depan. Hal ini tercermin dari pertumbuhan Laba Bersih
yang terus meningkat secara konsisten setiap tahunnya, dari Rp561,2 miliar pada Tahun ke-1 menjadi
Rp900,5 miliar pada Tahun ke-5.

Dari sisi rasio, perusahaan mampu menjaga stabilitas Net Profit Margin (NPM) di kisaran 18% hingga 20%.
Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan cukup efisien dalam mengelola beban operasionalnya di
tengah peningkatan pendapatan.




         Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 89
Page 114
                                                                  Office:
                                                                  Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                  RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                  Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                  +62 817-3101-22
                                                                  corsec@kjppputrianugrah.com

Selain itu, kemampuan perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham juga semakin
membaik. Hal ini terlihat dari tren Return on Equity (ROE) yang terus tumbuh dari 6,12% menjadi 9,43%
di akhir periode proyeksi. Sementara itu, tingkat pengembalian aset atau Return on Assets (ROA)
bergerak stabil di kisaran 3,4% hingga 4,25%, yang menunjukkan bahwa aset perusahaan telah
dimanfaatkan secara optimal dan produktif untuk mencetak laba.

7.6.    Analisis Sensitivitas
Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka berikut ini disajikan
analisa sensitivitas terhadap rencana yang akan dilakukan oleh LIFE:


             Variabel           Posisi        NPV (Juta Rupiah)                  Kesimpulan

 Normal                                              58.185                         Layak
                                 5%                  47.685                         Layak
 Investasi                       10%                 37.185                         Layak
                                 15%                 26.685                         Layak
                                 -1%               (395.535)                     Tidak Layak
 Pendapatan Usaha                -2%               (849.255)                     Tidak Layak
                                 -3%              (1.302.975)                    Tidak Layak
                                 1%                (263.556)                     Tidak Layak
 Beban Pokok Pendapatan          2%                (585.298)                     Tidak Layak
                                 3%                (907.039)                     Tidak Layak
Analisis sensitivitas dilakukan untuk mengukur tingkat ketahanan dan risiko kelayakan dari rencana aksi
spin-off terhadap skenario pemburukan asumsi. Pengujian dilakukan pada tiga variabel utama, yaitu:
peningkatan Investasi Awal, penurunan Pendapatan Usaha, dan peningkatan Beban Pokok Pendapatan.

Berdasarkan simulasi sensitivitas terhadap Nilai Kini Bersih Inkremental (NPV Inkremental), berikut
adalah analisis ketahanan rencana spin-off terhadap perubahan pada tiga variabel utama:
1.   Sensitivitas Kenaikan Investasi (Skenario +5% s.d. +15%)

     Pengujian pada variabel ini menunjukkan bahwa rencana spin-off memiliki tingkat ketahanan yang
     sangat baik terhadap potensi eskalasi atau pembengkakan kebutuhan modal awal. Berdasarkan
     tabel, asumsi kenaikan nilai investasi hingga 15% (yang diasumsikan sebagai tambahan injeksi modal
     disetor) masih menghasilkan NPV Inkremental yang positif sebesar Rp26.685 juta, sehingga aksi
     korporasi tetap disimpulkan Layak. Hal ini membuktikan bahwa fundamental bisnis eksisting yang
     dialihkan sudah sangat kokoh, sehingga mampu menyerap beban tambahan modal di awal tanpa
     menghilangkan nilai tambah bagi pemegang saham.
2.   Sensitivitas Penurunan Pendapatan Usaha (Skenario -1% s.d. -3%)

     Berbeda dengan variabel investasi, penciptaan nilai tambah dari aksi spin-off ini sangat sensitif
     terhadap fluktuasi kinerja pendapatan (omzet/premi). Simulasi menunjukkan bahwa margin
     toleransi perusahaan sangat sempit, di mana penurunan target Pendapatan Usaha sebesar -1% saja
     sudah cukup untuk menghapus seluruh nilai tambah yang direncanakan, menekan NPV Inkremental
     hingga menyentuh angka negatif (-Rp395.535 juta), dan mengubah kesimpulan menjadi Tidak Layak.
     Artinya, apabila entitas gagal mempertahankan basis pendapatan eksistingnya pasca-spin-off, aksi
     pemisahan ini justru akan mendistruksi (menurunkan) kekayaan pemegang saham dibandingkan jika
     perusahaan mempertahankan struktur bisnis saat ini.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 90
Page 115
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

3.   Sensitivitas Kenaikan Beban Pokok Pendapatan (Skenario +1% s.d. +3%)
     Sejalan dengan kerentanan pada sisi pendapatan, variabel Beban Pokok Pendapatan (yang
     mencakup beban klaim, komisi, dan biaya langsung lainnya) juga menunjukkan tingkat sensitivitas
     yang tinggi. Kenaikan beban pokok sebesar 1% dari asumsi dasar akan langsung menggerus
     profitabilitas dan membalikkan NPV Inkremental menjadi defisit sebesar -Rp263.556 juta (Tidak
     Layak). Hasil ini memberikan sinyal tegas bahwa efisiensi operasional dan ketepatan valuasi risiko
     (underwriting) merupakan faktor krusial. Pembengkakan biaya operasional sekecil apa pun pasca-
     spin-off akan secara langsung membatalkan kelayakan ekonomi dari aksi korporasi ini dari kacamata
     konsolidasi.

Sebagai kesimpulan umum dari keseluruhan uji sensitivitas di atas, rencana aksi spin-off ini secara
fundamental dinyatakan LAYAK untuk dieksekusi, dengan syarat asumsi kinerja operasional dapat
dicapai sesuai dengan proyeksi dasar (base case). Rencana aksi korporasi ini juga terbukti tangguh dan
tetap LAYAK meskipun terjadi skenario pemburukan berupa pembengkakan biaya investasi awal hingga
15%.
Namun demikian, manajemen perlu memberikan mitigasi risiko yang sangat ketat pada aspek
operasional. Hal ini dikarenakan proyeksi nilai tambah sangat sensitif terhadap kinerja inti, di mana
rencana spin-off ini akan langsung berbalik menjadi TIDAK LAYAK apabila perusahaan mengalami
realisasi penurunan Pendapatan Usaha sebesar 1% atau pembengkakan Beban Pokok Pendapatan sebesar
1% dari target. Kegagalan dalam menjaga batas toleransi operasional yang sempit ini akan mendistruksi
kekayaan pemegang saham sehingga aksi pemisahan entitas menjadi tidak layak secara ekonomi
dibandingkan jika perusahaan mempertahankan struktur bisnis saat ini.


7.7.    Kesimpulan Analisis Aspek Keuangan

Layak secara keuangan berdasarkan parameter kelayakan keuangan yaitu:

          Parameter                          Nilai                  Kriteria Kelayakan          Keterangan
 Nilai Tambah (Incremental
                                            58.185                        NPV > 0                  Layak
 NPV)
Berdasarkan hasil perhitungan pada tabel di atas, rencana aksi korporasi pemisahan entitas (spin-off)
secara fundamental dinyatakan LAYAK (Feasible).

Kesimpulan ini ditarik berdasarkan perolehan indikator Nilai Kini Bersih Inkremental (Incremental NPV)
yang bernilai positif, yakni sebesar Rp58.185 (dalam jutaan rupiah). Karena angka tersebut melampaui
kriteria ambang batas kelayakan mutlak (NPV > 0), hal ini mengonfirmasi bahwa aksi spin-off terbukti
mampu menciptakan nilai tambah ekonomis (value creation) secara finansial.

Dengan kata lain, pelaksanaan strategi pemisahan entitas ini diproyeksikan akan memberikan
optimalisasi kekayaan yang lebih besar bagi pemegang saham secara konsolidasi, dibandingkan jika
perusahaan tetap beroperasi pada kondisi eksisting.




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 91
Page 116
                                                                Office:
                                                                Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                +62 817-3101-22
                                                                corsec@kjppputrianugrah.com

8.    Kesimpulan
Analisis kelayakan terhadap Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Tbk Indonesia selanjutnya
disebut “LIFE” telah dilakukan melalui analisa kelayakan pasar, kelayakan teknis, kelayakan pola bisnis,
kelayakan model manajemen, dan kelayakan keuangan. Kesimpulan dari kajian yang telah dilakukan
antara lain:
 1. Rencana pemisahan unit usaha syariah PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dinyatakan LAYAK
    secara pasar. Perusahaan memiliki posisi yang kuat di industri asuransi jiwa nasional dan didukung
    oleh tren pertumbuhan positif pada sektor asuransi syariah. Di tengah tantangan perubahan
    regulasi PAYDI dan pergeseran preferensi pelanggan ke produk tradisional, perusahaan tetap
    mampu mempertahankan kinerja kompetitifnya melalui optimalisasi strategi distribusi multi-kanal
    yang beragam serta adaptasi teknologi digital yang intensif. Stabilitas keuangan yang sangat solid
    dengan rasio Risk Based Capital (RBC) mencapai 1.838,6% pada akhir 2024 juga menjadi fondasi
    kuat untuk memperluas kemitraan strategis dan memastikan keberlanjutan bisnis pasca pemisahan
    entitas.
 2. Aksi korporasi ini dinilai LAYAK secara teknis karena perusahaan telah didukung oleh infrastruktur
    operasional dan sistem teknologi informasi yang mumpuni serta terdigitalisasi secara menyeluruh.
    Kesiapan ini dibuktikan dengan implementasi inovasi digital mutakhir seperti Robotic Process
    Automation (RPA) dan verifikasi biometrik yang menjamin efektivitas operasional. Selain itu,
    perusahaan memiliki lebih dari 500 sumber daya manusia profesional bersertifikasi relevan (seperti
    AAJI, A3IK, dan manajemen risiko) serta sistem pengelolaan polis syariah yang telah terspesialisasi
    di bawah pengawasan langsung Dewan Pengawas Syariah (DPS).

 3. Pemisahan unit usaha syariah dinyatakan LAYAK dan berkelanjutan secara pola bisnis karena
    ditopang oleh strategi diversifikasi produk yang relevan serta jaringan distribusi yang luas guna
    menjangkau berbagai segmen nasabah. Keunggulan kompetitif ini diperkuat oleh landasan
    manajemen risiko yang tangguh, kesiapan kepatuhan terhadap regulasi terkait spin-off, serta
    pemanfaatan inovasi digital untuk memperkaya pengalaman pelanggan. Strategi operasional yang
    fokus pada pengembangan layanan digital dan asuransi syariah ini diproyeksikan mampu terus
    memberikan kontribusi positif dan nilai tambah bagi seluruh pemegang polis, mitra bisnis, maupun
    pemegang saham.
 4. Secara model manajemen, rencana pemisahan ini terbukti LAYAK berkat struktur organisasi yang
    solid serta jajaran kepemimpinan yang kompeten dan sangat berpengalaman di industri asuransi.
    Perusahaan secara konsisten menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan
    transformasi digital untuk menjamin efisiensi serta kepatuhan regulasi. Kesiapan transisi
    manajemen pasca spin-off juga telah terencana dengan baik melalui strategi pengalihan sumber
    daya manusia profesional dan penyesuaian fungsi pengawasan Dewan Pengawas Syariah, dengan
    tetap menjaga sinergi yang harmonis antar entitas demi mendukung pertumbuhan jangka panjang.
 5. Layak secara keuangan berdasarkan parameter kelayakan keuangan untuk yaitu:

                          Selisih NPV Sebelum dan
                            Sesudah Perubahan
           Parameter                                    Kriteria Kelayakan        Keterangan
                           Kegiatan Usaha (dalam
                                   juta Rp)
              NPV                 58.185                     NPV > 0                 Layak




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 92
Page 117
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

    Rencana pemisahan unit usaha syariah PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk dinyatakan LAYAK
    secara keuangan karena diproyeksikan mampu memberikan kontribusi positif dan menciptakan nilai
    tambah ekonomis yang signifikan bagi perusahaan secara konsolidasi. Kesimpulan kelayakan ini
    didasarkan pada pencapaian indikator Nilai Kini Bersih Inkremental (Incremental NPV) yang bernilai
    positif sebesar Rp58.185 juta. Selain itu, ketahanan profitabilitas perusahaan juga terkonfirmasi
    melalui stabilitas Net Profit Margin yang diproyeksikan tetap terjaga di kisaran 18-20%, serta tren
    Return on Equity (ROE) yang meningkat secara konsisten hingga mencapai 9,43% pada akhir periode
    proyeksi, meskipun terdapat pengujian sensitivitas terhadap penurunan pendapatan maupun
    pembengkakan beban pokok.

Berdasarkan kajian, evaluasi dan analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat
asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa Perubahan
Kegiatan Usaha dengan mengeluarkan Unit Bisnis Syariah (Spin Off) menjadi entitas anak PT MSIG
Life Insurance Indonesia Tbk dengan kepemilikan saham sebesar 99,9% akan menghasilkan
kontribusi positif dan layak untuk dilakukan.
Demikian Laporan Studi Kelayakan Usaha ini kami sampaikan, atas Kerjasama dan kepercayaan yang
telah diberikan kepada kami untuk penugasan ini kami ucapkan terima kasih.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 93
Page 118
                                                                 Office:
                                                                 Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                 RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                 Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                 +62 817-3101-22
                                                                 corsec@kjppputrianugrah.com

                                        DAFTAR PUSTAKA
Arief, S., & Edi, U. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Grasindo.
Badan Pusat Statistik. (2024). Gambaran Perekonomian Global. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kinerja Perekonomian Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. (2024). Pertumbuhan Ekonomi Provinsi DKI Jakarta
         Triwulan IV - 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta.
Bernstorm, S. (2014). Valuation: The Market Approach . British: Wiley.
Bisnis.com. (2025, March 14). MSIG Life Bayarkan Klaim Rp752 Miliar Sepanjang 2024, Naik 19%.
         Diambil                kembali               dari               Finansial              Bisnis:
         https://finansial.bisnis.com/read/20250314/215/1861553/msig-life-bayarkan-klaim-rp752-
         miliar-sepanjang-2024-naik-19
Brigita, G., & Farida, L. (2017). PENGARUH STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN. JOM
         FISIP, 1-18.
Cerdasco. (2019, September 23). Marjin Laba Operasi. Diambil kembali dari Cerdasco.com:
         https://cerdasco.com/margin-laba-operasi/
Cerdasco. (2022, April 17). Rasio Perputaran Persediaan: Formula, Perhitungan dan Cara
         Membacanya. Diambil kembali dari Cerdasco: https://cerdasco.com/rasio-perputaran-
         persediaan/
Cerdasco. (2022, April 17). Return on Invested Capital (ROIC). Diambil kembali dari cerdasco.com:
         https://cerdasco.com/return-on-invested-capital-roic/
Damodaran, A. (2012). Damodaran on Valuation: Security Analysis for Investment and Corporate
         Finance. Canada: John Willey and Sons Inc.
Hery. (2016). Financial Ratio For Business. Jakarta: PT Grasindo.
Institute, Corporate Finance. (2021, September 13). Discount for Lack of Marketability (DLOM).
         Diambil               kembali               dari              corporatefinanceinstitute.com:
         https://corporatefinanceinstitute.com/resources/knowledge/valuation/discount-for-lack-
         of-marketability-dlom/
Jannah, M., & Imamsyah, F. (2019). Analisis Strategi Investasi Magic Formula pada Bursa Efek
         Indonesia. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan , 241-252.
Johan, S., & Herbani, L. (2018). Metode Valuasi Manakah yang Lebih Tepat Untuk Merger dan Akuisisi?
         Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 64-71.
Kasmir. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Kenton, W. (2020, Desember 30). Long Term Debt to Total Assets Ratio. Diambil kembali dari
         investopedia.com: https://www.investopedia.com/terms/l/long-term-debt-to-total-assets-
         ratio.asp
Kontan.co.id. (2024, August 08). MSIG Life Catatkan Pertumbuhan Pendapatan Premi Sebesar 20%
         pada      Semester       I-2024.     Diambil      kembali     dari     Keuangan      Kontan:
         https://keuangan.kontan.co.id/news/msig-life-catatkan-pertumbuhan-pendapatan-premi-
         sebesar-20-pada-semester-i-2024
Pranata, D., & Pujiati, D. (2015). The effect of liquidity, profitability, sales growth, and dividend
         policy on stock prices after the implementation of IFRS. The Indonesian Accounting Review ,
         169-178.
Qurani, Z. R., & Hendratno. (2019). ANALISIS PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, CURRENT RATIO,
         DAN NET PROFIT MARGIN TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PERUSAHAAN. Jurnal Akuntansi,
         Audit, dan Sistem Informasi Akuntansi , 169-182.
RICS. (2022). Global Construction Monitor. rics.org.




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 94
Page 119
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 817-3101-22
                                                            corsec@kjppputrianugrah.com

Sawir, A. (2009). Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan . Jakarta: PT
        Gramedia Pustaka Utama.
SPI 330 Edisi Revisi-Penilaian Bisnis. (2020).
The Iconomics. (2024, June 25). MSIG Life Bidik Pertumbuhan Laba Setelah Pajak 295% pada 2024
        Menjadi        Rp500       Miliar.     Diambil kembali    dari      The     Iconomics:
        https://www.theiconomics.com/accelerated-growth/msig-life-bidik-pertumbuhan-laba-
        setelah-pajak-295-pada-2024-menjadi-rp500-miliar/




      Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 95
Page 120
                                                      Office:
                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                      +62 817-3101-22
                                                      corsec@kjppputrianugrah.com




                         LAMPIRAN




Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 96
Page 121
                                                                      Office:
                                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                      +62 817-3101-22
                                                                      corsec@kjppputrianugrah.com

 LAMPIRAN PROYEKSI UNIT USAHA SYARIAH (PRA SPIN OFF)
                                                                                          (dalam Jutaan Rupiah)


Without Spinoff                           2026           2027              2028          2029          2030

ASET

Kas dan bank                                 138.604       204.129          287.434       318.449       265.804

Piutang Premi - Sharia                               -            -                 -             -               -

Aset kontrak asuransi                                -            -                 -             -               -

Piutang investasi                             11.209        16.508           23.245        25.753        21.495

Aset kontrak reasuransi                       15.269        22.487           31.665        35.081        29.282

Piutang lain-lain                                    -            -                 -             -               -

Biaya dibayar di muka                                -            -                 -             -               -

Investasi                                    522.822       590.974          730.955       976.805     1.376.134

Aset tetap - neto                                    -            -                 -             -               -

Aset hak-guna - neto                                 -            -                 -             -               -

Aset lain-lain                                   3.758       5.534            7.793         8.634         7.207

TOTAL ASET                                  691.662        839.632       1.081.092      1.364.722     1.699.921



LIABILITAS

Liabilitas kontrak asuransi                          -            -                 -             -               -

Liabilitas kontrak reasuransi                        -            -                 -             -               -

Utang komisi - Sharia                            2.309       2.332            2.356         2.379         2.403
Liabilitas kepada pemegang polis -
                                                     -            -                 -             -               -
Sharia:
   Liability manfaat polis masa depan        150.478       157.581          174.098       191.033       210.192
   Premi belum merupakan
                                                 4.094       4.287            4.737         5.198         5.719
pendapatan
   Estimasi liabilitas klaim                  19.275        20.185           22.301        24.470        26.924

   Utang klaim                                   1.262       1.322            1.461         1.603         1.763

Beban akrual                                         -            -                 -             -               -

Liabilitas imbalan kerja karyawan                    -            -                 -             -               -

Liabilitas sewa                                      -            -                 -             -               -

Utang pajak                                       780           816               902           990       1.089

Liabilitas pajak tangguhan                        547           573               633           694           764

Utang lain-lain                               66.574        71.346           83.018        94.992       108.592

Simpanan pemegang polis                              -            -                 -             -               -

                                                     -            -                 -             -               -

Ujrah di terima di muka                       41.482        41.896           42.315        42.738        43.166

TOTAL LIABILITAS                            286.801        300.340         331.819       364.097       400.612




            Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 97
Page 122
                                                                           Office:
                                                                           Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                           RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                           Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                           +62 817-3101-22
                                                                           corsec@kjppputrianugrah.com

Without Spinoff                           2026             2027                 2028             2029            2030



DANA PESERTA                                 219.674         345.377             551.827          806.516        1.114.662



EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100
(nilai penuh) per saham
Modal dasar, ditempatkan dan disetor          98.000          98.000              98.000           98.000          98.000
penuh - 2.100.000.000 (nilai penuh)
saham
Tambahan modal disetor                                -                -                   -                -               -
Keuntungan yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar efek yang diukur
                                                      -                -                   -                -               -
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto
Penyisihan kerugian penurunan nilai
atas efek yang diukur pada nilai wajar            (104)           (104)              (104)            (104)            (104)
melalui penghasilan komprehensif lain
Surplus revaluasi tanah dan bangunan -
                                                      -                -                   -                -               -
neto
Saldo laba                                    87.291          96.019              99.550           96.213          86.750

Penghasilan komprehensif lain                         -                -                   -                -               -

TOTAL EKUITAS                               185.187         193.915             197.446          194.109          184.646


TOTAL LIABILITAS, DANA PESERTA,
                                            691.662         839.632           1.081.092        1.364.722        1.699.921
DAN EKUITAS


  Without Spinoff                          2026           2027                2028             2029             2030

  PENDAPATAN

  Insurance revenue

  Insurance service expenses
  Net income (expense) from reinsurance
  contracts held


  Hasil Jasa Asuransi                                 -            -                   -                -               -


  Pendapatan pengelolaan operasi
                                              31.519       39.867               49.624          54.143           58.780
  asuransi syariah (ujrah)


  Hasil investasi - neto                      10.079       10.413               11.182          12.507           14.666


  Pembalikan (penyisihan) kerugian
  penurunan nilai


  Pendapatan lain-lain



  Total Pendapatan Investasi                 41.598        50.279              60.807           66.649           73.446




          Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 98
Page 123
                                                               Office:
                                                               Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                               RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                               Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                               +62 817-3101-22
                                                               corsec@kjppputrianugrah.com

Without Spinoff                       2026         2027           2028         2029          2030


Pendapatan (beban) keuangan dari
kontrak asuransi
Pendapatan (beban) keuangan dari
kontrak reasuransi


Pendapatan (Beban) Keuangan Bersih             -           -               -           -              -



Hasil asuransi dan investasi bersih     41.598       50.279        60.807        66.649        73.446



Beban umum dan administrasi

Pendapatan lain-lain                      9.462       4.296              425       (157)        3.493

Beban lain-lain                         (40.599)    (48.127)      (54.595)      (60.208)      (68.543)


LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL
                                        10.460        6.448         6.637         6.285         8.396
DAN PAJAK PENGHASILAN


Pajak final                              (2.733)     (3.108)       (3.873)       (5.201)       (7.417)



LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN            7.727       3.340         2.764         1.084             978



(Beban) Manfaat pajak penghasilan



LABA TAHUN BERJALAN                       7.727       3.340         2.764         1.084             978




       Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 99
Page 124
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 817-3101-22
                                                                   corsec@kjppputrianugrah.com

LAMPIRAN PROYEKSI PT MSIG SHARIA LIFE INSURANCE INDONESIA (POST SPIN OFF)
                                                                                       (dalam Jutaan Rupiah)

 After Spinoff                           2026         2027            2028          2029          2030

 ASET

 Kas dan bank                              141.433     208.294         293.300       324.948       271.228

 Piutang Premi - Sharia

 Aset kontrak asuransi

 Piutang investasi                          11.438      16.845          23.719        26.278        21.934

 Aset kontrak reasuransi                    15.581      22.946          32.311        35.797        29.879

 Piutang lain-lain

 Biaya dibayar di muka

 Investasi                                 533.492     603.035         745.873       996.740     1.404.218

 Aset tetap - neto

 Aset hak-guna - neto

 Aset lain-lain                              3.835       5.647           7.952         8.810         7.354

 TOTAL ASET                               705.778     856.768       1.103.155      1.392.573     1.734.613



 LIABILITAS

 Liabilitas kontrak asuransi

 Liabilitas kontrak reasuransi

 Utang komisi - Sharia                       2.356       2.380           2.404         2.428         2.452
 Liabilitas kepada pemegang polis -
 Sharia:
    Liability manfaat polis masa depan     153.549     160.797         177.651       194.932       214.481
    Premi belum merupakan
                                             4.178       4.375           4.833         5.304         5.836
 pendapatan
    Estimasi liabilitas klaim               19.669      20.597          22.756        24.970        27.474

    Utang klaim                              1.288       1.349           1.490         1.635         1.799

 Beban akrual

 Liabilitas imbalan kerja karyawan

 Liabilitas sewa

 Utang pajak                                    796          833             920       1.010         1.111

 Liabilitas pajak tangguhan                     558          584             645           708           779

 Utang lain-lain                            67.933      72.802          84.712        96.930       110.808

 Simpanan pemegang polis



 Ujrah di terima di muka                    42.328      42.751          43.179        43.611        44.047

 TOTAL LIABILITAS                         292.654     306.469         338.591       371.527       408.788




        Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 100
Page 125
                                                                   Office:
                                                                   Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                                   RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                                   Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                                   +62 817-3101-22
                                                                   corsec@kjppputrianugrah.com

After Spinoff                            2026           2027          2028         2029          2030

DANA PESERTA                               224.157       352.426       563.089      822.976     1.137.410



EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp100
(nilai penuh) per saham
Modal dasar, ditempatkan dan disetor       100.000       100.000       100.000      100.000       100.000
penuh - 2.100.000.000 (nilai penuh)
saham
Tambahan modal disetor
Keuntungan yang belum direalisasi atas
perubahan nilai wajar efek yang diukur
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto
Penyisihan kerugian penurunan nilai
atas efek yang diukur pada nilai wajar          (106)      (106)         (106)         (106)        (106)
melalui penghasilan komprehensif lain
Surplus revaluasi tanah dan bangunan -
neto
Saldo laba                                  89.072        97.979       101.581       98.177        88.521

Penghasilan komprehensif lain

TOTAL EKUITAS                             188.966       197.873       201.475       198.071      188.415


TOTAL LIABILITAS, DANA PESERTA,
                                          705.778       856.768     1.103.155     1.392.573     1.734.613
DAN EKUITAS


After Spinoff                            2026           2027          2028         2029          2030

PENDAPATAN

Insurance revenue

Insurance service expenses
Net income (expense) from reinsurance
contracts held


Hasil Jasa Asuransi                                 -          -             -             -            -


Pendapatan pengelolaan operasi
                                            59.142        98.266       139.292      160.668       184.028
asuransi syariah (ujrah)


Hasil investasi - neto                      10.609        10.961        11.771       13.165        15.438


Pembalikan (penyisihan) kerugian
penurunan nilai


Pendapatan lain-lain



Total Pendapatan Investasi                 69.751       109.226       151.063       173.833      199.466




     Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 101
Page 126
                                                              Office:
                                                              Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                              RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                              Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                              +62 817-3101-22
                                                              corsec@kjppputrianugrah.com

After Spinoff                         2026        2027           2028         2029          2030
Pendapatan (beban) keuangan dari
kontrak asuransi
Pendapatan (beban) keuangan dari
kontrak reasuransi


Pendapatan (Beban) Keuangan Bersih            -           -             -             -             -



Hasil asuransi dan investasi bersih     69.751     109.226       151.063       173.833      199.466



Beban umum dan administrasi

Pendapatan lain-lain                    10.160       7.573          4.654        2.801         5.109

Beban lain-lain                        (78.702)   (102.285)     (120.716)     (138.445)     (158.715)


LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL
                                         1.209      14.514        35.001        38.190        45.861
DAN PAJAK PENGHASILAN


Pajak final                             (2.877)     (3.271)       (4.076)       (5.474)       (7.808)



LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN          (1.668)     11.243        30.924        32.716        38.053



(Beban) Manfaat pajak penghasilan



LABA TAHUN BERJALAN                     (1.668)     11.243        30.924        32.716        38.053




     Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk | 102
Page 127
                                                      Office:
                                                      Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                      RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                      Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                      +62 817-3101-22
                                                      corsec@kjppputrianugrah.com


LAMPIRAN PROYEKSI ARUS KAS PT MSIG SHARIA LIFE INSURANCE INDONESIA

 Sesudah Spin Off                                                          2026            2027              2028          2029          2030    TV
 Studi Kelayakan                                Tahun 0              Tahun ke -1     Tahun ke -2       Tahun ke -3   Tahun ke -4   Tahun ke -5
 Laba Tahun Berjalan                                                     (1.668)          11.243            30.924        32.716        38.053
 Nilai Buku Ekuitas Awal                                (100.000)
 Arus Kas Bebas Perusahaan                              (100.000)         (1.668)          11.243           30.924        32.716        38.053   291.804
 Kumulatif FCF (untuk Payback)                                          (101.668)           9.575           42.167        63.640        70.769
 Discount Rate                                                             10,60%          10,60%           10,60%        10,60%        10,60%
 Disccount Factor                                               1            0,90            0,82             0,74          0,67          0,60
 Nilai Kini Arus Kas Bebas                                -100.000         -1.508           9.191           22.859        21.866        22.996   176.341
 Perusahaan
 otal Nilai Kini Arus Kas Bebas                                           75.404
 Perusahaan (PV)

 NPV                                                      151.745
 IRR                                                       30,41%
 PP                                      1 Tahun, 1 Bulan, 23 Hari
 PI                                                           2,52




                                              Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk I 105
Page 128
                                                            Office:
                                                            Ruko Orchad Walk D8 Bogor Nirwana Residence,
                                                            RT 06/RW 12, Kel. Mulyaharja, Kec. Bogor
                                                            Selatan, Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat 16135
                                                            +62 817-3101-22
                                                            corsec@kjppputrianugrah.com




Laporan Studi Kelayakan Perubahan Kegiatan Usaha PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk I 42

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.5 MB
Published6 Apr 2026
Pages128
Characters418,827
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 86 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Dana Pensiun p.3 ×3
linked org Sinar Mas Multiartha Tbk p.22 ×11
linked — Mitsui Sumitomo p.22 ×7
linked org Sinarmas Land p.25
linked person Herman Sulistyo · Direktur p.26 ×4
linked org Sinar Mas p.28
linked person Indra Widjaja · Presiden Komisaris p.28 ×4
linked person Kimitake Sugiura · Komisaris p.28 ×2
linked person Hideaki Nomura · Komisaris p.28 ×2
linked person Teuku Radja Sjahnan · Komisaris Independen p.28 ×2
linked person Sidharta Akmam · Komisaris Independen p.28 ×2
linked person Nazly Parlindungan Siregar · Komisaris Independen p.28 ×2
linked person Satoshi Shiratani · Wakil Presiden Direktur p.28 ×3
linked person Ken Terada · Direktur p.28 ×2
linked person Tn Tomoyuki Monden · Direktur p.28 ×2
linked person Tn Andrew Bain · Direktur p.28
linked person Eiji Takahashi p.85
linked person Elly Susanti p.86 ×2
linked person Dr. H. Rahmat Hidayat p.86 ×2
linked person Bagus Harimawan p.86
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×37
possible org Bursa Efek Indonesia p.5 ×3
possible org Negara Republik Indonesia p.27 ×3
possible person Wianto · Presiden Direktur p.28 ×2
unresolved org Life Insurance Indonesia Tbk. p.1 ×223
unresolved person Yoga Aditya Herlambang QQ p.2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org KJPP Putri Anugrah & Rekan p.2 ×2
unresolved org KJPP Putri Anugrah p.2 ×9
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia. p.3 ×6
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×13
unresolved org Pusat Statistik p.5 ×23
unresolved org KJPP Putri Anugrah dan Rekan p.8 ×7
unresolved org Rekan Putri Anugrah p.8
unresolved person Putri Anugrah, M.Ec.Dev., MAPPI (Cert.) · Pimpinan Rekan p.8
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.12
unresolved person Penelaah Giri Wardana p.13 ×2
unresolved person Tanda Tangan Penanggung Jawab Putri Anugrah p.15 ×2
unresolved org PT MSIG p.16
unresolved org PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia. Rencana p.17
unresolved org PT Asuransi Jiwa Purnamala Internasional Indonesia p.22
unresolved org Mitsui Sumitomo Insurance Co., Ltd. p.22 ×5
unresolved org Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. p.22 ×10
unresolved org PT MSIG Sharia Life Insurance Indonesia. KBLI p.23
unresolved person Akta Notaris Benny Kristianto p.27
unresolved org PT Asuransi Jiwa Purnamala Internasional Indonesia. Akta p.27
unresolved person Akta Notaris James Herman Rahardjo p.27
unresolved org PT Asuransi Jiwa Eka Life. Akta p.27
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.27
unresolved person Akta Notaris Vera p.27
unresolved org PT Asuransi Jiwa Sinarmas. Akta p.27
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.27 ×3
unresolved person Akta Notaris Linda Herawati p.27
unresolved org PT Asuransi Jiwa Sinarmas p.27
unresolved person Akta Notaris Aulia Taufani p.27
unresolved person Akta Notaris Ariyanti Artisari p.27
unresolved org Dana Pensiun Lembaga Keuangan p.27 ×2
unresolved org PT Sinar Mas Insurance Co. p.28
unresolved org Masyarakat Multiartha Tbk p.28
unresolved org Jiwa Sinarmas MSIG Tbk p.30
unresolved org PT Asuransi Jiwa p.30
unresolved org Izin Usaha MLII Tbk p.30
unresolved org Pusat Statistik Provinsi DKI p.50 ×10
unresolved org PT Prudential Life Assurance p.55
unresolved org PT AIA Financial p.55
unresolved org PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia p.55
unresolved org PT AXA Mandiri Financial Services Dikenal p.55
unresolved org PT Allianz Life Indonesia p.55
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.85
unresolved person Dr. Dr. Endy M. Astiwara p.86 ×2
unresolved org Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual p.89
unresolved org Departemen Distribusi p.94
unresolved org Departemen Investasi p.98
unresolved org PT MSIG Life Insurance Tbk p.116
unresolved org Life Insurance Tbk p.116
unresolved org PT Grasindo. Badan Pusat Statistik. p.118
unresolved org Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik. p.118
unresolved org Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik Provinsi DKI p.118
unresolved org Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta. Bernstorm p.118
unresolved org Sons Inc. p.118
unresolved org PT Grasindo. Institute p.118
unresolved org PT Raja Grafindo. Kenton p.118
unresolved org PT Gramedia Pustaka Utama. SPI p.119

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result