Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-ISAT-att1.pdf

Other Text extracted ISAT

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 208

Page 1
 20 Laporan Keberlanjutan
 25 Sustainability Report
 PT Indosat Tbk
Inclusive by Design:
Connecting People,
Powering Progress




 Mendorong Kemajuan,
 Menciptakan
 2025        Dampak
 Empowering Progress, Enabling Impact
Sustainability Rep or t
Laporan Keberlanjutan                   PT Indosat Tbk
Page 2
Sanggahan
Disclaimer

Laporan Keberlanjutan ini mencakup informasi di bidang ekonomi, sosial, lingkungan, kinerja
tata kelola serta manajemen dan strategi keberlanjutan untuk periode yang berakhir pada 31
Desember 2025 dan disusun sesuai dengan Peraturan OJK. Istilah “Indosat Ooredoo Hutchison”,
“IOH”, “Perseroan”, atau “kami” merujuk pada PT Indosat Tbk tanpa entitas anak, kecuali
dinyatakan lain. Seluruh data keuangan disajikan dalam Rupiah sesuai Standar Akuntansi
Keuangan Indonesia, dengan pembulatan angka tertentu untuk kemudahan pembacaan.
Laporan ini merupakan bagian dari Laporan Tahunan yang diterbitkan terpisah dan berisi
informasi material bagi pemangku kepentingan, termasuk pernyataan berwawasan ke depan
yang mengandung proyeksi dan rencana masa depan. Proyeksi tersebut dapat berbeda dari
hasil aktual karena adanya risiko dan ketidakpastian, sehingga Perseroan tidak menjamin
keakuratan atau ketercapaiannya. Seluruh informasi dalam laporan ini tidak boleh direproduksi
tanpa izin tertulis dari Perseroan.

This Sustainability Report covers economic, social, environmental, governance performance, and
sustainability management and strategy information for the period ending 31 December 2025, and
is prepared in accordance with OJK Regulations. The terms “Indosat Ooredoo Hutchison,” “IOH,” “the
Company,” or “we” refer to PT Indosat Tbk, excluding its subsidiaries, unless otherwise stated. All
financial data are presented in Rupiah in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards,
with certain figures rounded for ease of reading. This Report, issued separately from the Annual Report,
presents material information for stakeholders, including forward-looking statements containing
projections and future plans that may differ from actual results due to risks and uncertainties. The
Company therefore does not guarantee the accuracy or fulfilment of such projections. All information
in this Report may not be reproduced without the Company’s written consent.
Page 3
 Mendorong           Bagi Indosat Ooredoo Hutchison (“IOH” atau
                     “Perseroan”), Mendorong Kemajuan, Menciptakan
 Kemajuan,           Dampak merefleksikan keyakinan bahwa kemajuan
                     yang berkelanjutan berawal dari dorongan untuk terus
Menciptakan          memperbaiki. Perseroan senantiasa menempatkan
                     manusia sebagai inti dari perjalanan keberlanjutan,
   Dampak            mulai dari pengembangan talenta digital, perluasan
                     akses terhadap teknologi, hingga pelaksanaan program
     Empowering      Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang
                     mendorong peningkatan kapasitas dan kesejahteraan
Progress, Enabling   masyarakat sepanjang tahun 2025. Pemberdayaan
           Impact    dipandang bukan sekadar tujuan, melainkan fondasi
                     strategis untuk mendorong kemajuan sosial dan ekonomi
                     di tengah percepatan transformasi digital.

                     Sementara itu, Menciptakan Dampak menegaskan
                     komitmen Perseroan untuk memastikan setiap inisiatif
                     memberikan dampak yang nyata dan terukur. Setiap
                     program dirancang dengan tujuan yang jelas, indikator
                     kinerja yang relevan, serta akuntabilitas yang kuat,
                     sehingga kontribusinya dapat dirasakan secara langsung
                     oleh masyarakat dan mendukung agenda kemajuan
                     digital Indonesia. Melalui pendekatan ini, IOH memastikan
                     bahwa inovasi dan pertumbuhan berjalan seiring dengan
                     tanggung jawab, menciptakan dampak berkelanjutan
                     yang tidak hanya memperkuat kinerja Perseroan, tetapi
                     juga berkontribusi pada pembangunan sosial dan digital
                     yang inklusif bagi Indonesia.

                     For Indosat Ooredoo Hutchison (“IOH” or “the Company”), Empowering
                     Progress, Enabling Impact captures a defining belief that meaningful
                     progress begins with empowerment to keep improving. IOH places people
                     at the centre of its sustainability journey by empowering digital talent,
                     expanding access to technology, and advancing community development
                     through targeted CSR initiatives throughout 2025. By strengthening
                     capabilities, widening digital inclusion, and nurturing local potential, IOH
                     views empowerment not as an abstract ideal, but as a practical engine
                     that moves society forward in an increasingly connected world.

                     At the same time, Enabling Impact underscores IOH’s commitment
                     to translating initiatives into tangible, measurable outcomes. Every
                     program is designed with clear intent and accountability in ensuring
                     that progress delivers real value for communities, supports Indonesia’s
                     digital transformation, and contributes to broader social advancement.
                     Through this approach, IOH aligns innovation with responsibility, ensuring
                     that growth is not only accelerated, but also purposeful, creates a lasting
                     impact that extends beyond the Company and supports a more inclusive
                     and sustainable digital future for Indonesia.
Page 4
Daftar Isi
Table of Contents




Daftar Isi
                                                    4
Table of Contents                                                          Aspek Ekonomi
Kesinambungan Tema
                                                              04           Economic Aspect
                                                    6
Theme Continuity
                                                                           Pilar ESG
                                                              05
Pencapaian Keberlanjutan Tahun 2025
                                                    8
Sustainability Achievements 2025                                           ESG Pillars
Pencapaian Pilar ESG Tahun 2025                            Pendekatan Keberlanjutan
                                                    10                                                              54
ESG Pillars Achievements 2025                              Sustainability Approach
                                                           Pilar Lingkungan
               Tentang Laporan Ini                                                                                  62
    01         About This Report
                                                           Environmental Pillar
                                                           Pilar Sosial
                                                                                                                    90
Tentang Laporan Ini                                        Social Pillar
                                                    14
About This Report                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                    122
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan                             Sustainability Governance
                                                    16
Sustainability Performance Highlights                      Memperkuat Fondasi Tata Kelola dan Ketahanan Bisnis
                                                           Strengthening Governance Foundations and Business        139
               Sambutan Direktur Utama & CEO               Resilience
    02         Message from the President Director & CEO   Inovasi dan Future Readiness
                                                                                                                    148
                                                           Innovation and Future Readiness
Sambutan Direktur Utama & CEO
                                                    22
President Director & CEO Message                           IFRS S1 dan IFRS S2 oleh ISSB atau PSPK 1 dan PSPK 2
                                                           di Indonesia
                                                                                                                    150
                                                           IFRS S1 and IFRS S2 by ISSB or PSPK 1 and PSPK 2 in
               Profil Perusahaan
    03         Company Profile
                                                           Indonesia

Informasi Perusahaan                                                       Lampiran
Information of the Company
                                                    32
                                                              06           Appendix
Visi, Misi, dan Nilai
                                                    33     Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan
Vision, Mission, and Values
                                                           Anggota Direksi Tentang Tanggung Jawab atas Laporan
Jejak Langkah Keberlanjutan                                Tahunan Tahun 2025 PT Indosat Tbk
                                                    34
Traces Of Sustainability                                   Statement Letter of Members of the Board of              172
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha                        Commissioners and Members of the Board of Directors
                                                    38     on Responsibility of PT Indosat Tbk’s Year 2025 Annual
Products, Services, and Business Activities
                                                           Report
Skala Perusahaan
                                                    38     Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/POJK.03/2017
Company Scale
                                                           List of Disclosures in Accordance with POJK 51/          174
Daftar Keanggotaan Asosiasi Industri                       POJK.03/2017
                                                    40
List of Membership in Industrial Association
                                                           Indeks Konten GRI Standard 2021
Perubahan Signifikan                                                                                                177
                                                    40     GRI Standard Content Index 2021
Significant Changes
                                                           Indeks SASB
Sertifikasi di Tingkat Perusahaan                                                                                   187
                                                    41     SASB Index
Certification at Company Level
                                                           Indeks PSPK 1 & PSPK 2
Sertifikasi per Lokasi                                                                                              189
                                                    42     Index IFRS S1 & IFRS S2
Certification per Location
                                                           Pernyataan Asurans Independen
                                                                                                                    197
                                                           Independent Assurance Statement
                                                           Formulir Tanggapan Laporan Keberlanjutan
                                                                                                                    201
                                                           Feedback Form of Sustainability Report




4        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 5
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   5
Page 6
                                       Kesinambungan Tema
                                       Theme Continuity




                                              20 Laporan Keberlanjutan
                                              25 Sustainability Report
                                              PT Indosat Tbk

                                           Inclusive by Design:
                                           Connecting People,
                                                                                                           Berinovasi secara Berkelanjutan:
                                           Powering Progress                                               Mendorong
                                                                                                           Perubahan dan
                                                                                                           Ketahanan
                                                                                                           demi Generasi
                                                                                                           Mendatang
                                                                                                           Innovating Sustainably:
                                                                                                           Driving Impact and Resilience for
                                                                                                           Future Generations
Empowering Progress, Enabling Impact




                                                                                                                        2024
2025




                                              Mendorong Kemajuan,
       Laporan Keberlanjutan
       Sustainability Report




                                              Menciptakan Dampak
                                              2025
                                              Empowering Progress, Enabling Impact
                                                                                                          Berinovasi secara Berkelanjutan:
                                           Sustainability Rep or t
                                           Laporan Keberlanjutan                         PT Indosat Tbk


                                                                                                          Mendorong Perubahan dan Ketahanan
                                                                                                          demi Generasi Mendatang
                                                                                                          Innovating Sustainably:
                                                                         2025                             Driving Impact and Resilience for Future
                                                                                                          Generations

                                                                                                          Melanjutkan fondasi transformasi yang telah dirintis pada 2023,
                                                                                                          IOH menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dengan
                                                                                                          mengedepankan pengembangan teknologi yang bertanggung
                                                                                                          jawab dan berkelanjutan. Tahun 2024 menjadi tonggak penting
                                                                                                          bagi IOH melalui pembentukan kerangka keberlanjutan yang
                                                                                                          komprehensif, sejalan dengan standar lingkungan dan sosial
                                                                                                          global.

                                                                                                          Pada 2024, IOH berupaya mengintegrasikan prinsip keberlanjutan
                                                                                                          ke dalam inti strategi inovasinya. Dengan menyelaraskan
                                                                                                          inisiatif kami pada tujuan lingkungan dan sosial, IOH tidak hanya
                                                                                                          menjawab tantangan zaman, tetapi juga memperkuat posisinya
                                                                                                          sebagai pemimpin dalam menciptakan nilai jangka panjang.

                                                                                                          Building on the transformative foundation established in 2023,
                                                                                                          IOH reinforces its commitment to innovation while championing
                                                                                                          responsible and sustainable technological development. Last year
                                                                                                          was a pivotal moment for IOH, marked by the establishment
                                                                                                          of a comprehensive sustainability framework that aligns our
                                                                                                          operations with global environmental, social, and governance
                                                                                                          standards.

                                                                                                          In 2024, IOH aims to elevate this commitment by integrating
                                                                                                          sustainability into the heart of our innovation strategies. By
                                                                                                          aligning our initiatives with environmental, social, and governance
                                                                                                          objectives, we effectively address pressing challenges and
                                                                                                          position ourselves as leaders in long-term value creation.




                                       6                     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 7
                                                                   Digital
                                                                   Partner for a
                                                                   Sustainable
                                                                   Future



                                                                   Pilihan Digital untuk
                                                                   Masa Depan
                                                                   Berkelanjutan




                        Sinergi Keberlanjutan untuk
            Masa Depan yang Kuat dan Berkelanjutan




                                                                                                             Laporan Keberlanjutan 2022 Sustainability Report
                                                                 Laporan Keberlanjutan 2022 Sustainability Report




     2023                                                                        2022

Sustainability Nexus:                                           Digital Partner for a Sustainable Future
IOH’s Journey Towards a Resilient                               Pada tanggal 4 Januari 2022, Indosat Ooredoo dan Hutchison
Tomorrow                                                        3 Indonesia telah resmi melakukan penggabungan usaha
                                                                dan beroperasi menjadi Indosat Ooredoo Hutchison dengan
Tahun 2023 menandai titik bersejarah dalam sejarah              nama legalitas perseroan terbatas adalah PT Indosat Tbk
IOH sejalan dengan upaya transformatif Perseroan                (IOH). Integrasi antara dua entitas besar dalam industri
mencapai keberlanjutan. Dengan komitmen yang teguh,             telekomunikasi Indonesia ini menandai dimulainya sebuah
IOH telah merancang kerangka kerja keberlanjutan yang           era baru tidak hanya bagi IOH, namun juga bagi perjalanan
komprehensif. Kerangka ini tidak hanya menangani                digital Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital
masalah lingkungan dan sosial yang mendesak, tetapi juga        terbesar di dunia.
menyiapkan masa depan yang tangguh dan bertanggung
jawab. Peta jalan strategis ini berfungsi sebagai panduan       Dengan keahlian yang lebih baik serta jaringan yang
untuk IOH dalam mengintegrasikan praktik berkelanjutan          terintegrasi, IOH hadir menjadi perusahaan telekomunikasi
di seluruh kegiatan operasionalnya, mulai dari perlindungan     yang lebih kuat dan lebih kompetitif. Momen ini sekaligus
lingkungan hingga kesejahteraan karyawan. Perumusan             semakin menegaskan komitmen IOH untuk menjadi
kerangka kerja ini menegaskan pengakuan IOH terhadap            perusahaan telekomunikasi pilihan untuk mengakselerasi
perannya sebagai warga korporat yang memiliki kekuatan          transformasi digital Indonesia, menghubungkan dan
untuk memberikan perubahan positif, sekaligus mengakui          memberdayakan seluruh rakyat Indonesia melalui
pentingnya menyelaraskan praktik bisnis dengan tujuan           pengalaman digital berkelas dunia.
keberlanjutan global.
                                                                On 4 January 2022, Indosat Ooredoo and Hutchison 3
The year 2023 marked a momentous chapter in IOH’s               Indonesia officially merged and operating as Indosat Ooredoo
corporate history as the Company steered onto a                 Hutchison with limited liability company’s legal name of PT
transformative path toward sustainability. With unwavering      Indosat Tbk (IOH). This integration between the two major
commitment, IOH meticulously crafted a comprehensive            entities in the Indonesian telecommunications industry
sustainability framework that not only addresses the            marks the start of a new era for IOH and also for Indonesia’s
immediate environmental and social concerns but                 digital journey to becoming one of the most extensive digital
also envisions a resilient and responsible future. This         economic powers in the world.
strategic roadmap serves as a blueprint, guiding IOH to
integrate sustainable practices across its operations,          With refined expertise and an integrated network, IOH
from environmental safeguards to employee well-being.           is here to become a stronger and more competitive
The formulation of this framework underscores IOH’s             telecommunications company. This moment simultaneously
recognition of its role as a corporate citizen with the power   emphasizes IOH’s commitment to becoming the preferred
to influence positive change, acknowledging the imperative      telecommunications company to accelerate the digital
to align business practices with global sustainability goals.   transformation of Indonesia, connecting and empowering all
                                                                Indonesians through a world-class digital experience.




                                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                 7
Page 8
Pencapaian Keberlanjutan Tahun 2025
Sustainability Achievements 2025




      “Pada tahun 2025, IOH melanjutkan perjalanannya sebagai
      perusahaan telekomunikasi digital yang berorientasi pada
      tujuan (purpose-driven digital telco). Melalui berbagai
      pengakuan di tingkat regional dan global, IOH menegaskan
      kepemimpinannya dalam bidang keberlanjutan, memastikan
      terciptanya kemajuan yang bermakna bagi manusia, bumi,
      dan inovasi.”

      “In 2025, IOH continues its journey as a purpose-driven
      digital telco. With recognitions across regional and global
      stages, IOH reinforces its leadership in sustainability, ensuring
      meaningful progress for people, planet, and innovation.”



    Pencapaian & Penghargaan
    Achievements & Recognitions




                                            Selular Award
            HR Asia Awards          Best AI Telco Integrated (IM3);      2025 InvestorTrust ESG
     Best Companies to Work For;       Best Social Movement             Awards, Sectoral Champion             Indonesia Sustainable
      Tech Empowerment Award                  (SheHacks)                  Awards, Infrastructure.           Synergy Awards 2025 (10
                                                                                                            November 2025), Humane
                                                                                                             Employment Practices,
                                                                                                              Inclusive Literacy, and
                                                                                                               Education Programs.
                                                                                                          Telecommunication Category


       Asian Telecom Awards
       HR Initiative of the Year                                         Jakarta Investment Award
                                         Indonesia Corporate
                                                                                    2025
                                    Sustainability Initiatives Award
                                                                            Biggest Contributor to
                                     Very Good (Inisiatif Sampah
                                                                          Investment Realization in
                                              Jadi Pulsa)
                                                                        2024, Transportation, Building,
                                                                           and Telecommunication
                                                                       (Foreign Investment) Category          Indonesia Sustainable
           Stevie® Awards                                                                                   Synergy Awards 2025 (10
         Employer of the Year                                                                               November 2025), Humane
        (Telecommunications)                                                                                 Employment Practices,
                                                                                                              Inclusive Literacy, and
                                                                                                               Education Programs.
                                                                                                          Telecommunication Category
                                     Indonesia CorComm Dream
                                             Team 2025
                                                                         Indonesia ESG Leadership
                                                                         Awards 2025, Distinction:
                                                                       Leadership AA – Excellence in
     18th Indonesia PR Program of                                           ESG Transparency
             The Year 2025
     Good ESG Campaign - Sampah
               Jadi Pulsa

                                                                                                          Fortune 100 Best Companies
                                                                                                          to Work For – Southeast Asia.
                                    Marketing Interactive Awards
                                     2025- Brand Awareness for
                                      “Simpelnya IM3, Temukan
                                       Makna untuk Bersama”
                                                                        Category Most Innovative
    SWA Indonesia Best Employee                                        Use of AdTech in a Campaign
           Engagement                                                  and Most Innovative MarTech
                                                                             Team of the Year.
8       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 9
           Rating ESG
           ESG Ratings

                                                    Sebagai salah satu perusahaan
                                                    telekomunikasi digital terkemuka
             CSA Score          ESG                 di Indonesia, IOH mengintegrasikan
             ESG Score       Risk Score             prinsip-prinsip ESG sebagai fondasi
                                                    dalam setiap inovasinya, dan termasuk
                                                    perusahaan teratas di sektor bisnisnya


              30             29.6
                                                    dalam hal pengungkapan dan kinerja
                                                    ESG di Indonesia.

                                                    As one of Indonesia’s leading digital
                                                    telecommunications companies, IOH
                                                    incorporates ESG principles as the
                                                    foundation for all its innovations and
                                                    ranks among the top companies in its
                                                    sector in terms of ESG disclosure and
                                                    performance in Indonesia.

                             Inovasi
                             Innovation

                                Pelopor Transformasi Berbasis AI
                                Pioneering AI-Driven Transformation

                                Meningkatkan efisiensi energi, mengoptimalkan jaringan, dan
                                mendorong transformasi digital yang ramah lingkungan.
                                Enhancing energy efficiency, optimise network performance,
                                and drive a greener, more sustainable digital transformation

2025 ESG Initiative Awards      Kolaborasi Global untuk Dampak Nyata
                                Global Collaboration for Real Impact
 Best ESG Woman Leader
      Diamond Stars
                                Melalui kerja sama dengan Nokia dan NVIDIA, IOH
   Best Human Capital           menghadirkan AI Radio Access Network (AI-RAN) untuk
         Officer                mendukung konektivitas yang lebih cepat, pintar, dan efisien.
       Gold Stars               In partnership with Nokia and NVIDIA, IOH introduced AI Radio       “Setiap langkah inovasi
                                Access Network (AI-RAN) for a faster, more efficient, and more        IOH membawa pesan
   Best Community               intelligent connectivity.
 Empowerment Initiative                                                                                   kuat: masa depan
      Gold Stars
                                Membangun Talenta dan Wirausahawan Digital
                                Indonesia                                                            digital Indonesia harus
Best Employee Wellbeing &       Empowering Indonesia’s Digital Talents and                             cerdas, berdaya, dan
  Development Strategy          Entrepeneurs                                                        berkelanjutan, di mana
       Silver Stars             Melalui program IDCamp, SheHacks, serta pelatihan softskill
                                dan entrepreneur berbasis AI bekerja sama dengan Wadhwani
                                                                                                   teknologi dan tanggung
                                Foundation.                                                            jawab sosial berjalan
                                Through the AI‑powered IDCamp and SheHacks program, as                     beriringan untuk
                                well as our collaboration with Wadhwani Indonesia to deliver
                                AI‑based soft‑skills and entrepreneurship training.
                                                                                                         kemajuan bangsa.”

                                Mendemokratisasikan AI melalui Sahabat-AI                              “Every innovation by
   Great Place To Work          Democratizing AI through Sahabat-AI
                                                                                                        IOH carries a strong
    Best Workplace &
    Certification 2025          Mendorong pertumbuhan, inovasi, pemberdayaan, serta                   message: Indonesia’s
                                memperkuat kapabilitas AI yang berdaulat di Indonesia.               digital future must be
                                Driving growth, innovation, empowerment, and strengthen
                                Indonesia’s sovereign AI capability.                               intelligent, empowering,
                                                                                                            and sustainable,
                                Memperkuat kepercayaan pelanggan
                                                                                                     where technology and
                                Strengthening customer trust                                       responsibility go hand in
                                                                                                  hand to create long-term
                                Meningkatkan perlindungan terhadap aktivitas spam dan
   Penghargaan Sistem
                                penipuan (scam), guna memastikan pengalaman digital
                                                                                                            positive impact.”
       Manajemen
                                yang lebih aman.
Keselamatan dan Kesehatan       Enhancing protection against spam and scam activities,
       Kerja 2025               ensuring a safer digital experience.



                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    9
Page 10
Pencapaian Pilar ESG Tahun 2025
ESG Pillars Achievements 2025




        “Keberlanjutan bagi IOH bukan sekadar pernyataan,
        melainkan kisah tentang transformasi. Setiap inisiatif
        dalam pilar Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola
        mencerminkan visi IOH untuk membangun masa
        depan digital Indonesia yang inklusif, bertanggung
        jawab, dan inovatif.”

        “Sustainability at IOH is not a statement, but it is a
        story of transformation. Each initiative under the
        pillars of Environment, Social, and Governance reflects
        our vision to create an inclusive, responsible, and
        innovative digital future for Indonesia.”




       Pengurangan                      Jumlah peserta
     intensitas energi                 program SheHacks                  Jumlah talenta         Program AI Upskilling
      Energy intensity                    yang dilatih                 yang dibina melalui      bersama Wadhwani
                                                                        program IDCamp                Indonesia
         reduction                         Number of
                                                                        Number of talents       Upskilling AI Program
                                      participants trained            developed through the        with Wadhwani
                                     through the SheHacks

     51.89
                                                                      IDCamp programmes               Indonesia
                      %                   programme



                                         26,953                           113,867                 209,544
                                          orang I people                   orang I people        peserta I participants

         Penurunan
      intensitas emisi
       karbon (Scope
            1 & 2)                     Platform digital myIM3                                   Tingkat loyalitas dan
          Carbon
         emissions
                                       dan bima+ menjangkau
                                         myIM3 and bima+                     45                keterikatan karyawan
                                                                                                     Employee
     intensity (Scope 1                   digital platform                                       engagement score
                                             reaching                 Net Promoter Score IM3
       & 2) reduction



     50.89            %
                                               55,5                          43                       76.7
                                                                                               Employee Net Promoter
                                       juta orang I million people   Net Promoter Score 3ID         Score (eNPS)



     Environmental                                                           Social




10       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 11
Persentase anggota Direksi
yang sudah mengikuti
                                                   %
pelatihan ESG
Percentage of Board of
Directors members who have
                                          29
completed ESG training




Jumlah whistle-blowing
                                           10
atau pengaduan terkait                laporan diterima
etika/tata kelola                     reports received

Number of whistleblowing or
ethics/governance-related
reports
                                        100          %



                                   diselesaikan I completed




                      Governance




                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   11
Page 12
       Tentang Laporan Ini
       About This Report




12   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 13
01.
Tentang
Laporan Ini
About This Report




          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   13
Page 14
              Tentang Laporan Ini
              About This Report




Tentang Laporan Ini
About This Report




Ringkasan Kerangka dan Prinsip Pelaporan
Summary of Reporting Framework and Principles


                                            Menyajikan kinerja keberlanjutan Perseroan secara transparan,
                 Tujuan Laporan             akuntabel, dan relevan bagi pemangku kepentingan
               Reporting Objective          To present the Company’s sustainability performance in a transparent,
                                            accountable, and decision-useful manner for stakeholders


                  Prinsip Utama             Transparansi, konsistensi, keterbandingan, dan relevansi
                  Core Principles           Transparency, consistency, comparability, and relevance

                                            •    GRI Standards 2021
                                            •    POJK No. 51/POJK.03/2017
                                            •    SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021
               Standar & Regulasi
                                            •    SASB (Telecommunication Services)
             Standard & Regulation          •    IFRS S1 & IFRS S2 yang diterbitkan ISSB (PSPK 1 & PSPK 2 di Indonesia)
                                                 IFRS S1 & IFRS S2 as issued by the ISSB (or PSPK 1 and PSPK 2 in Indonesia)


                                            Kinerja ekonomi, sosial, lingkungan, serta risiko dan
             Fokus Pengungkapan             peluang perubahan iklim
             Scope of Disclosures           Economic, social, and environmental performance,
                                            including climate-related risks and opportunities




Cakupan dan Batasan Pelaporan [GRI 2-2]
Scope and Boundaries of Reporting

     Entitas Pelaporan
     Reporting Entity                      PT Indosat Tbk
     Entitas Anak/Subsidiaries             Tidak termasuk/Not included

                                           1.   Cakupan entitas dalam Laporan Keberlanjutan berbeda dengan cakupan dalam
                                                Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan.
                                           2.   Laporan Keuangan Konsolidasian mencakup PT Indosat Tbk dan seluruh entitas
     Perbedaan dengan Cakupan                   anak sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, sedangkan Laporan
     Pelaporan Keuangan                         Keberlanjutan ini hanya dibatasi pada entitas induk.
     Difference with Financial Reporting   1.   The scope of entities included in the Sustainability Report differs from that of the
     Scope                                      Company’s Consolidated Financial Statements.
                                           2.   The Consolidated Financial Statements include PT Indosat Tbk and all of its
                                                subsidiaries in accordance with applicable accounting standards, whereas this
                                                Sustainability Report is limited to the parent entity only.

     Pendekatan/Approach                   Operational Control

     Kepentingan Non-Pengendali            Tidak dilakukan penyesuaian khusus
     Non-Controlling Interests             No specific adjustments for non-controlling interests

                                           Tidak terdapat merger, akuisisi, atau divestasi material selama periode pelaporan
     Perubahan Struktur Usaha
                                           No material changes due to mergers, acquisitions, or disposals during the reporting
     Changes in Business Structure
                                           period


Pendekatan dalam laporan ini diterapkan konsisten pada               The reporting approach applied consistently across material
seluruh topik material.                                              topics.




14         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 15
Penyajian dan Perubahan Informasi [GRI 2-4]                         Presentation and Changes of Information

Laporan Keberlanjutan ini tidak menyajikan kembali                  This Sustainability Report does not include any restatement
(restatement ) informasi dari laporan periode sebelumnya.           of information disclosed in previous reporting periods.


Setiap perubahan signifikan atas cakupan, metode                    Any significant changes to the reporting scope, data
pengumpulan data, maupun pendekatan pelaporan akan                  collection methods, or reporting approach will be clearly
diungkapkan secara jelas pada periode pelaporan berikutnya          disclosed in subsequent reporting periods in accordance
sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.               with the principles of transparency and accountability.


Periode Pelaporan dan Umpan Balik [GRI 2-3]                         Reporting Period and Feedback
[OJK G.3]


  Periode Pelaporan                         1 Januari – 31 Desember 2025
  Reporting Period                          1January – 31 December 2025

  Entitas Anak/Subsidiaries                 Tidak termasuk/Not included

  Frekuensi/Reporting Period                Tahunan/Annually

  Keselarasan Keuangan                      Selaras dengan tahun buku keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025
  Alignment with Financial Reporting        Aligned with the Company’s financial year ending 31 December 2025

  Tanggal Terbit                            2 April 2026
  Non-Controlling Interests                 April 2, 2026

  Laporan Sebelumnya                        25 April 2025
  Previous Report Publication               April 25 , 2025

  Kontak                                    Legal & Corporate Secretary
  Contact                                   Email: corporate.secretary@ioh.co.id

Perseroan tidak menerima umpan balik atas Laporan                   The Company did not receive any feedback on the 2024
Keberlanjutan 2024. Namun demikian, Perseroan tetap                 Sustainability Report. Nevertheless, the Company remains
berkomitmen untuk meningkatkan kualitas, kejelasan,                 committed to continuously enhancing the quality, clarity, and
dan relevansi pengungkapan, serta membuka ruang bagi                relevance of its disclosures and to providing an open channel
masukan pemangku kepentingan di masa mendatang.                     for stakeholder feedback in future reporting periods.


Penjaminan Eksternal [GRI 2-5] [OJK G.1]                            External Assurance

IOH secara berkelanjutan meningkatkan kualitas dan                  IOH continuously enhances the quality and credibility of its
kredibilitas Laporan Keberlanjutan melalui penerapan                Sustainability Report through the implementation of external
penjaminan eksternal (external assurance ) dengan                   assurance, under the oversight of senior management, as part
pengawasan manajemen senior sebagai bagian dari                     of strengthening sustainability reporting governance. For the
penguatan tata kelola pelaporan keberlanjutan. Untuk tahun          2025 financial year, the Company appointed PT Keberlanjutan
buku 2025. Perseroan menunjuk PT Keberlanjutan Menjaga              Menjaga Bumi, a member of the BATS International Group, as
Bumi, anggota BATS International Group, sebagai pihak               an independent assurance provider from PT Indosat Tbk to
independen dari PT Indosat Tbk untuk memberikan assurance           provide assurance with AA1000AS v.3 Type 2, Moderate on
dengan AA1000AS v.3 Type 2, Moderate atas data dan                  selected sustainability data and information, in accordance
informasi keberlanjutan tertentu, sesuai dengan standar dan         with applicable assurance standards and methodologies,
metodologi yang berlaku, dengan hasil penjaminan disajikan          with the assurance statement presented at the end of this
pada bagian akhir laporan. Seluruh data telah melalui proses        report. All data has undergone internal verification by the
verifikasi internal oleh unit kerja terkait, serta didukung oleh    relevant business units and is further supported by the Center
Center for Environmental, Social, and Governance Studies            for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS)
(CESGS) sebagai mitra pendamping independen dalam                   as an independent advisory partner in the development of
pengembangan strategi dan pelaporan keberlanjutan, tanpa            sustainability strategies and reporting, with no affiliation with
hubungan afiliasi dengan penyedia penjaminan eksternal.             the external assurance provider.

                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       15
Page 16
         Tentang Laporan Ini
         About This Report




Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights




Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspect


Jumlah                                                                                 Limbah                                                                          Pengurangan
Pengambilan                                                                                                                                                            Limbah dari Daur
Air
                                                                                        Waste                                                                          Ulang Limbah
Total Water                                                                                                                                                            Base Transceiver
Withdrawal                                                                                                                                                             Station (BTS)
                                                                                                                                                                       Reduction in




                                                                                                                                                                                                                          1,024,943
                                                                                                                                                                                                         2,751,949
                                                                                                                                                                                             1,238,013
                                                                                                                                                                       Waste from Base
                         49,253




                                                                55,016
                                              55,472




                                                                                                                                                                       Transceiver Station
                                                                                                                                                                       (BTS) Recycled
                                                                                                                                                Kg                     Waste
                                                                                                                                                                                             `23         `24              `25
                         `23                  `24               `25
m3




                                                                         BBM
                                                                         Fuel
                                                                                                                                                                                 Total Penggunaan Energi
      Penggunaan                                                                                                                                                                 Total Energy Consumption

         Energi
                                                                                                    2,364,558



                                                                                                                                2,129,704



                                                                                                                                                            1,738,437




        Energy
                                                                                                                    80,929
                                                                                        89,853




                                                                                                                                                66,061




                                                                                                                                                                                  `23    4,826,285
      Consumption                                                                                                                                                                                                    GJ

                                                                           Liter
             ISO50001                                                      GJ
                                                                                               `23                       `24                         `25
                                                                                                                                                                                  `24    4,860,414                   GJ




Energi                                                                   Listrik
Terbarukan                                                               Electricity                                                                                               `25    5,172,715                       GJ
Renewable
Energy
                                                                                                                                1,327,634,664
                                                                                                    1,315,675,465




                                                                                                                                                            1,418,515,121
                                                   24,408,968




                                                                                                                                                5,106,645
                                  1,642,500




                                                                                        4,736,432



                                                                                                                    4,779,485
               207,861




                                                                           Kwh
               `23                `24             `25                                          `23                       `24                         `25
Kwh                                                                        GJ




16     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 17
Upaya Reduksi      Pada 2025, Indosat Ooredoo Hutchison memperkuat komitmen lingkungannya melalui
                   program JagaRaya PilahBox – Sampah Jadi Pulsa, yang mendorong masyarakat menukar
Carbon
                   botol plastik dengan pulsa sekaligus membangun perilaku pengelolaan sampah yang
Carbon Reduction
                   lebih bertanggung jawab. Program ini berhasil mengurangi sekitar 817 kg CO₂e, setara
Programs           dengan 16.349 botol plastik atau 326 kg plastik yang dialihkan dari potensi pencemaran,
                   mendukung transisi Indosat menuju operasional yang lebih berkelanjutan dan rendah
                   karbon.
                   In 2025, Indosat Ooredoo Hutchison advanced its environmental commitment through
                   JagaRaya PilahBox – Waste to Credit, encouraging communities to exchange plastic bottles
                   for mobile credit while promoting responsible waste management. The program reduced
                   approximately 817 kg of CO₂e, equivalent to 16,349 plastic bottles or 326 kg of plastic
                   diverted from potential pollution, supporting Indosat’s transition toward more sustainable,
                   low-carbon operations.




                            Cakupan 1                                                          Cakupan 2
                            Scope 1                                                            Scope 2




                                                                                                                1,052,540.37




                                                                                                                                                 1,134,812.10
 Emisi


                                                                                                                                1,062,107.73
                                                                                 5,070.52
                                                  6,896.73



                                                                 6,211.73




Emissions
                                                  `23            `24             `25                            `23             `24              `25
                            TonCO2eq                                                           TonCO2eq



                            Cakupan 3
                            Scope 3
                                                                                                 Pengurangan Intensitas Emisi
                                                                                                Reduction in Emissions Intensity
                                                                                 172,531.61




                               TonCO2eq
                                                                                                                               `25             50.89%
                                                                                                                               `24             45.82%
                                                  -



                                                                 -




                                                                                                                               `23             39.26%
                                                  `23            `24             `25

                                                                                                                                        Ton CO2e/TB

                        Jumlah Emisi
                        (Cakupan 1 &
                        Cakupan 2)
                        Total Emissions
                        (Scope 1 & Scope 2)
                                                                 1,068,319.46
                                                  1,059,437.10




                                                                                 1,139,882.6




                             TonCO2eq
                                                  `23            `24             `25




                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                                    17
Page 18
                 Tentang Laporan Ini
                 About This Report




Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspect


Jumlah Dana                                          Jumlah                                              Philanthropy
CSR                                                  Penerima                                            termasuk
CSR Fund                                             Manfaat                                             bantuan darurat
Disbursed                                            Total                                               bencana
                                                                                                         Philanthropy
                                                     Beneficiaries
                                                                                                         including
                                                                                                         disaster


                                                                         162,624




                                                                                               160,707
                                                                                   161,383
                                                                                                         emergency
                          18,535



                                   25,185




                                                                                                                                                     13,431
                                            17,474




                                                                                                                                             8,262
                                                                                                                                     6,074
                                                                                                         relief


                          `23      `24      `25                          `23       `24         `25                                   `23     `24     `25
Rp miliar | billion                                  Orang | People                                      Orang | People




Community                                            Digital                                             Environment
Empowerment                                          Education
                                                                         119,824



                                                                                   129,192



                                                                                               115,585
                          35,079




                                            26,953
                                   18,638




                                                                                                                                                     4,738
                                                                                                                                             5,291
                          `23      `24      `25                          `23       `24         `25                                   1,647
                                                                                                                                     `23     `24     `25
Orang | People                                       Orang | People                                      Orang | People




Aspek Tata Kelola
Governance Aspect

Direksi IOH telah menyetujui tiga
pedoman penting yang akan                                                                                          ZERO
memperkuat kerangka kerja ESG                                                                                             kasus | case

kami:
IOH's Board of Directors has                           •    ESG Sustainability Guideline
officially approved three important                    •    Environment Guideline                           Sanksi administratif
guidelines that will strengthen our                    •    DEI (Diversity, Equity &                       Administrative sanction
ESG framework:                                              Inclusion) Guideline




                                                                                             Kepatuhan terhadap ketentuan

                                                                      100%
                                                                                             dan peraturan yang berlaku
                                                                                             Compliance to prevailing
                                                                                             provisions and regulations




18           Indosat Ooredoo Hutchison
Page 19
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economic Aspect


Jumlah                                            Pendapatan                                                  Persentase
Pelanggan                                         Usaha                                                       Barang dan
Number of                                         Operating                                                   Jasa yang
Customers                                         Revenue                                                     Dibeli dari
                                                                                                              Pemasok Lokal
                                                                                                              Percentage
                                                                                                              of Goods




                                                                                   55,886.9
                                                                        51,228.8




                                                                                               56,518.1
                                                                                                              and Services
                     98.8




                                      93.7
                               94.7




                                                                                                                                  77,4




                                                                                                                                                 79,1
                                                                                                              Purchased from




                                                                                                                                          74,1
                                                                                                              Local Suppliers
Juta Pelanggan |    `23        `24    `25                               `23        `24         `25                                `23     `24    `25
Million Customers                                 Rp miliar | billion                                         %




Produk Ramah
Lingkungan                  Produk ramah lingkungan bagi IOH mencakup berbagai solusi dan layanan yang berkontribusi
Environmentally             pada pengurangan dampak lingkungan, seperti penerapan jaringan berbasis AI untuk efisiensi
Friendly                    energi dan penurunan emisi karbon, pengoperasian pusat data hemat energi, penggunaan
Product                     teknologi IoT untuk mendukung mobilitas hijau, serta penyediaan layanan digital dan eSIM yang
                            membantu mengurangi penggunaan sumber daya fisik.
                            Environmentally friendly products at IOH include various solutions and services that contribute
                            to reducing environmental impact, such as AI-driven networks to enhance energy efficiency and
                            lower carbon emissions, energy-efficient data centers, IoT-based technologies supporting green
                            mobility, and digital services and eSIM solutions that minimize the use of physical resources.




                                                                                                    Membangun Budaya dan
                                                                                                    Kesadaran Pelindungan Data
                                                                                                    Established PDP Culture and
                                                                                                    Awareness
                                                            ISO
            ZERO                                           37001                                    •     100% C levels
                                                                                                          Menyelesaikan pelatihan PDP
                                                                                                          Completed PDP training
                                                                                                    •     Sesi PDP wajib dalam pelatihan
                                             Sertifikasi Sistem Manajemen                                 onboarding
    Pelanggaran data kritis
                                                     Anti Penyuapan                                       Mandatory PDP session in
     Critical data breach
                                              Anti-Bribery Management                                     onboarding training
                                                       certification                                •     Pelatihan PDP triwulanan untuk
                                                                                                          semua Hiro
                                                                                                          Quarterly PDP training for All Hiro
                                                                                                    •     Pelatihan triwulanan untuk
Menerapkan I Implemented
                                                                                                          Privacy and Security champion
                                                                                                          Quarterly training for Privacy and
          Personal Data Protection
    1     (PDP) Guideline                    13      PDP Procedures                                       Security champion




                                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          19
Page 20
       Sambutan Direktur Utama & CEO
       Message from the President Director & CEO




20   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 21
02.
Sambutan
Direktur
Utama
& CEO
Message from the
President Director
& CEO



      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   21
Page 22
       Sambutan Direktur Utama & CEO
       Message from the President Director & CEO




Sambutan Direktur Utama & CEO                      [OJK D.1] [GRI 2-22]

President Director & CEO Message




22   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 23
               “
                     Kami mengembangkan berbagai inisiatif yang
                         memperkuat kepemimpinan kami di sektor
                         telekomunikasi Indonesia serta mendorong
                tercapainya kemajuan yang berarti dalam misi kami
                                 untuk Memberdayakan Indonesia.

                       We advanced initiatives that strengthened our leadership in
                     Indonesia’s telecommunications sector and drove meaningful
                              progress toward our mission to Empower Indonesia.




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Esteemed Stakeholders,


Tahun 2025 jadi fase penting IOH Ooredoo Hutchison               2025 marked an important phase for IOH Ooredoo
(“IOH”) memperkuat keberlanjutan, sebagai cara Perseroan         Hutchison (“IOH”) in strengthening sustainability as a means
mendorong kemajuan dan menciptakan dampak nyata.                 to drive progress and create tangible impact. Beyond
Selain memperluas konektivitas, melalui kepemimpinan             expanding connectivity, through responsible leadership
bertanggung jawab, kami berusaha menghadirkan nilai              we strive to deliver value to society, the environment,
bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian. Dalam             and the economy. In an increasingly complex landscape,
lanskap yang semakin kompleks, Perseroan memandang               the Company views sustainability as the foundation for
keberlanjutan sebagai fondasi penjaga ketahanan usaha            safeguarding business resilience while ensuring inclusive
sekaligus memastikan manfaat jangka panjang yang                 long-term benefits.
inklusif.


Kami terus mempercepat transformasi di bidang                    We continue to accelerate the transformation of
telekomunikasi, teknologi digital, dan Artificial Intelligence   telecommunications, digital technology, and artificial
(AI) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Pada saat              intelligence (AI) to support economic growth. At the
yang sama, ekspektasi terhadap keamanan dan privasi              same time, expectations surrounding data security and
data, transparansi, serta risiko terkait perubahan iklim         privacy, transparency, and climate-related risks continue
juga terus meningkat. Oleh karena itu, misi kami untuk           to rise. Therefore, our mission to deliver world class digital
menghadirkan pengalaman digital berkelas dunia yang              experiences, connecting and empowering every Indonesian,
menghubungkan dan memberdayakan setiap masyarakat                together with our core values of “Heart, Radiance, and
Indonesia, bersama dengan nilai-nilai inti “Heart, Radiance,     Better Together”, serves as operational and strategic
dan Better Together”, menjadi panduan operasional                guidance. For IOH, every sustainability initiative is designed
sekaligus strategis. Bagi IOH, setiap inisiatif keberlanjutan    to contribute to national development and the acceleration
dirancang untuk berkontribusi pada pembangunan nasional          of Indonesia Emas 2045.
serta percepatan terwujudnya Indonesia Emas 2045.


                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    23
Page 24
           Sambutan Direktur Utama & CEO
           Message from the President Director & CEO




Menavigasi Tantangan dengan                                     Navigating Challenges with a
Kerangka Strategis Keberlanjutan                                Strategic Sustainability Framework

IOH membangun keberlanjutan di atas struktur tata               IOH builds sustainability on a governance structure
kelola yang terintegrasi dengan strategi korporasi, guna        integrated with corporate strategy to address complex
menjawab dinamika eksternal yang kompleks. Kerangka             external dynamics. Our ESG framework is structured
ESG IOH diwujudkan dalam tiga pilar utama: Care for the         around three key pillars: Care for the Environment, Digital
Environment, Digital Opportunity to Empower Community,          Opportunity to Empower Community, and Responsible
serta Responsible and Ethical Business. Ketiga pilar ini        and Ethical Business. These pillars ensure that IOH’s
memastikan bahwa pertumbuhan dan transformasi IOH               transformation toward its AI Northstar of AI Native
menuju AI Northstar, yaitu AI Native TelCo, AI Native TechCo,   TelCo, AI Native TechCo, and AI Nation Shaper, remains
dan AI Nation Shaper, yang senantiasa berjalan selaras          aligned with strong environmental, social, and governance
dengan tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola       responsibilities.
yang kuat.


Pengawasan keberlanjutan berada di bawah pengawasan             Sustainability oversight rests with the Board of
Dewan Komisaris dan arahan Direksi yang menetapkan              Commissioners and the direction of the Board of Directors,
prioritas, target, serta kebijakan strategis ESG. Komitmen      who set ESG priorities, targets, and strategic policies. This
ini diperkuat melalui pengesahan ESG Guidelines dan             commitment is reinforced through the ratification of ESG
pembentukan ESG Steering Committee (ESG SteerCo).               Guidelines and the establishment of the ESG Steering
Inilah forum lintas fungsi yang dipimpin oleh beberapa          Committee (ESG SteerCo), a cross-functional forum led
Direktur dan Chief dari unit-unit terkait untuk memastikan      by several Directors and Chiefs to ensure coordination,
koordinasi, konsistensi pelaksanaan, serta pemantauan           implementation consistency, and performance monitoring
kinerja di seluruh organisasi. Struktur ini memungkinkan        across the organization. This structure embeds sustainability
keberlanjutan tertanam dalam perencanaan, investasi, dan        into planning, investment, and performance management
pengelolaan kinerja secara sistematis, sehingga strategi        processes, ensuring strategy translates into concrete
tercermin dari tataran kebijakan hingga keputusan bisnis        business decisions.
yang nyata.


Sebagai bagian dari penguatan kerangka strategis,               As part of strengthening our strategic framework, the
Perseroan melaksanakan penilaian materialitas yang              Company conducted a comprehensive, stakeholder-based
komprehensif dan berbasis keterlibatan pemangku                 materiality assessment. This process identified the most
kepentingan. Proses ini mengidentifikasi isu-isu ESG yang       relevant and impactful ESG issues for business continuity,
paling relevan dan berdampak terhadap keberlangsungan           including climate and energy, digital security and trust,
usaha, termasuk aspek iklim dan energi, keamanan dan            talent development, and responsible governance. The
kepercayaan digital, pengembangan talenta, serta tata           results are summarized in the 2025 Materiality Matrix, which
kelola yang bertanggung jawab. Hasilnya dirangkum dalam         forms the foundation for sustainability focus areas and
Matriks Materialitas yang menjadi dasar penetapan fokus         performance measurement.
dan pengukuran kinerja keberlanjutan 2025.


Kinerja Keberlanjutan 2025                                      2025 Sustainability Performance

Kinerja keberlanjutan Perseroan pada tahun 2025                 The Company’s 2025 sustainability performance reflects
mencerminkan konsistensi antara komitmen strategis dan          alignment between strategic commitments and measurable
implementasi yang terukur di seluruh pilar ESG.                 implementation across all ESG pillars.


Peduli Lingkungan                                               Care for the Environment

Komitmen IOH terhadap lingkungan diwujudkan                     IOH’s environmental commitment is realized through a
melalui pendekatan dekarbonisasi yang terstruktur dan           structured, technology-based decarbonization approach. In
berbasis teknologi. Pada tahun 2025, Perseroan berhasil         2025, the Company successfully reduced Scope 1 and Scope
menurunkan intensitas emisi Scope 1 dan Scope 2 sebesar         2 emissions intensity by 50.89% compared to the 2020
50,89% dibandingkan baseline 2020, melampaui target             baseline, exceeding the 50% Environmental Spotlight target.

24      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 25
Environmental Spotlight sebesar 50%. Pencapaian ini            This achievement demonstrates operational discipline and
tidak hanya mencerminkan disiplin operasional, tetapi          contributes directly to Indonesia’s Nationally Determined
juga menjadi kontribusi nyata terhadap target Nationally       Contribution (NDC) emission reduction target for 2030.
Determined Contribution (NDC) Indonesia dalam
pengurangan emisi pada 2030.


Upaya tersebut didorong oleh optimalisasi konsumsi energi      This progress was driven by optimized energy consumption
di seluruh infrastruktur jaringan, modernisasi perangkat dan   across network infrastructure, modernization of equipment
pengelolaan sistem dengan teknologi yang lebih efisien dan     and systems using more efficient and environmentally
ramah lingkungan, serta pemanfaatan Artificial Intelligence    friendly technologies, and the use of AI in capacity planning
(AI) dalam perencanaan kapasitas dan optimasi jaringan.        and network optimization.


Integrasi AI tersebut, memungkinkan pengambilan                AI integration enabled more precise decision-making,
keputusan yang lebih presisi, sehingga tingkat akurasi         achieving 98% planning accuracy and generating potential
perencanaan mencapai 98%, sekaligus menghasilkan               cost efficiencies of up to US$10 million (approximately Rp
potensi efisiensi biaya hingga US$10 juta (sekitar Rp159,6     159.6 billion). This implementation enhances operational
miliar). Implementasi ini tidak hanya meningkatkan kualitas    quality while improving energy and resource efficiency,
operasional, tetapi juga mendorong efisiensi penggunaan        reducing emissions intensity, and creating sustainable value
energi dan sumber daya, pengurangan intensitas emisi,          for stakeholders.
serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi perusahaan dan
pemangku kepentingan.


Komitmen terhadap praktik infrastruktur berkelanjutan          Our commitment to sustainable infrastructure is reflected in
juga tercermin dari perolehan sertifikasi Greenship Gold       achieving Greenship Gold certification for our headquarters
untuk gedung kantor pusat, yang memperkuat efisiensi           building, strengthening efficiency in managing energy,
dalam pengelolaan energi, air, limbah, dan karbon. Di luar     water, waste, and carbon. Beyond core operations, IOH
operasional inti, IOH memperluas dampak lingkungannya          expanded environmental impact through the JagaRaya,
melalui program JagaRaya, yang mengintegrasikan                integrating digital technology to support community-
teknologi digital dalam mendukung ketahanan iklim              based climate resilience. Through this approach, digital
berbasis komunitas. Melalui pendekatan ini, Perseroan          transformation and low-carbon transition are positioned
menegaskan bahwa transformasi digital dan transisi             not as separate agendas, but as integrated strategies for
menuju ekonomi rendah karbon bukanlah agenda yang              building a resilient and efficient business model aligned with
terpisah, melainkan strategi terpadu untuk menciptakan         national and global climate goals.
model bisnis yang lebih tangguh, efisien, dan selaras dengan
agenda iklim nasional maupun global.


Peluang Digital untuk                                          Digital Opportunity to
Memberdayakan Masyarakat                                       Empower Community

Pada dimensi sosial, IOH berfokus pada inklusi digital,        On the social dimension, IOH focuses on digital inclusion,
pengembangan talenta, serta pemberdayaan perempuan.            talent development, and women’s empowerment. As part
Sebagai bagian dari tujuan Empowering Indonesia, IOH           of our Empowering Indonesia purpose, IOH strengthened its
memperkuat perannya sebagai AI Nation Shaper melalui           role as an AI Nation Shaper through the development of the
pengembangan AI Experience Center (AIEC) Jayapura,             AI Experience Center (AIEC) Jayapura, the Sahabat-AI Large
pengembangan Sahabat-AI Large Language Model (LLM)             Language Model (LLM) to advance national AI sovereignty,
untuk mendorong kedaulatan AI nasional, serta partisipasi      and strategic participation in the Indonesia AI Center of
strategis dalam Indonesia AI Center of Excellence sebagai      Excellence as an opportunity to support the nation’s AI vision
bagian dari upaya mendukung visi AI nasional.


Selain akses digital yang inklusif, IOH juga mendorong         In addition to inclusive digital access, IOH promotes
pengembangan talenta digital dan AI nasional yang berdaya      competitive national digital and AI talent development. In
saing. Sepanjang tahun 2025, IDCamp menjangkau 114.000         2025, IDCamp reached 114,000 participants in digital talent
peserta dalam pengembangan talenta digital, SheHacks           development; SheHacks empowered more than 28,000

                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    25
Page 26
           Sambutan Direktur Utama & CEO
           Message from the President Director & CEO




memberdayakan lebih dari 28.000 bisnis perempuan untuk             women-led businesses; and the AI Upskilling Program with
memperkuat kontribusi perempuan dalam ekonomi digital,             Wadhwani Indonesia engaged 210,000 participants to
dan Program AI Upskilling bersama Wadhwani Indonesia               enhance youth workforce readiness.
melibatkan 210.000 peserta guna meningkatkan kesiapan
kerja generasi muda Indonesia.


Di sisi pelanggan, sepanjang tahun 2025, platform digital          On the customer front, digital platforms myIM3 and bima+
myIM3 dan bima+ menjangkau 55,5 juta pengguna aktif,               reached 55.5 million active users in 2025, strengthening
memperkuat kualitas layanan sekaligus menjadi kanal                service quality while serving as distribution channels for AI-
distribusi berbagai fitur bernilai tambah berbasis AI dan          driven features and digital security enhancements.
keamanan digital pelanggan.


Melalui inisiatif AI Anti-Spam dan Anti-Scam yang terintegrasi     Through our AI Anti-Spam and Anti-Scam initiatives,
langsung dalam ekosistem IM3 dan Tri tanpa biaya tambahan,         integrated directly into IM3 and Tri ecosystems at no
IOH memperkuat perlindungan pengguna terhadap                      additional cost, IOH strengthened user protection against
penipuan dan penyalahgunaan digital. Inisiatif ini merupakan       fraud and digital misuse. This is one of our key efforts in
salah satu upaya utama dalam membangun reputasi sebagai            building our reputation as Indonesia’s most trusted telco
perusahaan telekomunikasi paling tepercaya di Indonesia.           and to date we have delivered 100% protection to covered
Hingga saat ini, IOH telah memberikan perlindungan 100%            customers with more than 2 billion scams/spams prevented.
kepada pelanggan yang tercakup dengan mencegah lebih
dari 2 miliar upaya penipuan dan spam.


Selain itu, IOH juga menjadi Chair of Global Anti Scam             In addition, IOH also became the Chair of the Global Anti
Alliance (GASA) Chapter Indonesia, menjadikan IOH sebagai          Scam Alliance (GASA) Chapter Indonesia, making IOH one
salah satu perusahaan terdepan dalam memerangi                     of the leading companies in combating digital crime and
kejahatan digital dan melindungi masyarakat. Seluruhnya            protecting the public. All of this is part of IOH’s commitment
menjadi satu kesatuan komitmen IOH dalam menghadirkan              to providing a quality digital ecosystem that is not only
ekosistem digital berkualitas yang tidak hanya inklusif,           inclusive, but also safe, trustworthy, and responsible as an
tetapi juga aman, tepercaya, dan bertanggung jawab                 important part of creating social value.
sebagai bagian penting dari penciptaan nilai sosial.


Di sisi industri, IOH menyelenggarakan serangkaian AIDay           From an industry perspective, IOH organized sector-specific
secara spesifik pada masing-masing sektor ekonomi,                 AIDay events for each economic sector, such as mining,
sseperti pertambangan keuangan, pendidikan, dan                    finance, education, and trade. All of these initiatives are
perdagangan. Seluruh inisiatif tersebut dilakukan guna             carried out to promote technological and data sovereignty,
mendorong kedaulatan teknologi dan data, pengembangan              national capability development, and accelerate Indonesia’s
kapabilitas nasional, dan akselerasi pertumbuhan ekonomi           economic growth.
Indonesia.


Selain inisiatif digital, IOH secara aktif mendukung               In addition to digital initiatives, IOH actively supports
keberagaman, kepemimpinan, dan pemberdayaan                        diversity, leadership, and women’s empowerment. In 2025,
perempuan. Pada tahun 2025, Perseroan mencatat                     the Company recorded a 27.3% increase in women in
peningkatan 27,3% perempuan dalam posisi kepemimpinan.             leadership positions. The Company also collaborates with UN
Perseroan juga berkolaborasi dengan UN Women di                    Women on several IOH women’s initiatives, one of which is
beberapa inisiatif perempuan IOH, salah satunya adalah             the launch of the I-EmpowHER community as a safe space
peluncuran komunitas I-EmpowHER sebagai ruang aman                 for women in the IOH environment to grow so that they can
bagi perempuan di lingkungan IOH untuk bertumbuh                   increase their representation at the senior leadership level.
sehingga dapat meningkatkan representasi di level senior
leadership.

Bagi IOH, Hiro adalah prioritas utama. Melalui utilisasi AI, IOH   For IOH, Hiro are the top priority. Through the use of AI, IOH
memberikan layanan kepada seluruh karyawan dengan                  provides services to all employees easily and quickly. The
mudah dan cepat. Perseroan memperhatikan secara penuh              company pays full attention to the health, safety, comfort,

26       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 27
kesehatan, keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan               and well-being of its employees so that they can continue
karyawan untuk terus tumbuh dan berkembang bersama.              to grow and develop together. This commitment has placed
Komitmen ini menempatkan IOH sebagai satu dari Fortune           IOH as one of Fortune 100’s Best Places to Work Southeast
100 Best Places to Work Southeast Asia.                          Asia.


Bisnis Bertanggungjawab dan Beretika                             Responsible and Ethical Business

Pada aspek tata kelola, kinerja keberlanjutan 2025 ditandai      In governance, 2025 sustainability performance was
dengan penguatan komitmen terhadap transparansi,                 marked by strengthened commitments to transparency,
akuntabilitas, dan praktik bisnis yang berintegritas.            accountability, and ethical business practices. Structured
Penerapan kebijakan ESG yang terstruktur, pemantauan             ESG policy implementation, regular oversight by the Board
berkala oleh Direksi dan ESG SteerCo, serta penguatan            of Directors and ESG SteerCo, and enhanced sustainability
sistem pengungkapan keberlanjutan memastikan bahwa               disclosure systems ensure achievements and challenges are
seluruh capaian dan tantangan dikelola secara terbuka dan        managed openly and responsibly.
bertanggung jawab.


Pada tahun 2025, Perseroan memperkuat kerangka                   In 2025, the Company strengthened its policy framework
kebijakan melalui pengesahan ESG Guideline, Environmental        through the ratification of ESG Guidelines, Environmental
Guideline, serta Diversity, Equity & Inclusion Guideline, guna   Guidelines, and Diversity, Equity & Inclusion Guidelines
memastikan bahwa implementasi keberlanjutan berjalan             to ensure consistent and measurable sustainability
secara konsisten dan terukur di seluruh organisasi.              implementation organization-wide.


Di sisi perlindungan data dan keamanan digital, IOH              Regarding data protection and digital security, IOH
memperkuat kepatuhan terhadap Undang-Undang                      reinforced compliance with Indonesia’s Personal Data
Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) melalui pembaruan             Protection Law (PDP Law) by updating privacy policies,
kebijakan privasi, penguatan mekanisme pengelolaan               strengthening consent management mechanisms,
persetujuan (consent management), peningkatan budaya             enhancing data security culture, and progressively
keamanan data, serta penerapan bertahap prinsip Privacy          implementing Privacy by Design principles targeted for
by Design yang ditargetkan tercapai penuh pada 2027.             full adoption by 2027. Information security management
Sistem manajemen keamanan informasi yang selaras                 aligned with ISO 27001 further safeguards data integrity
dengan ISO 27001 turut memperkuat perlindungan                   and confidentiality.
integritas dan kerahasiaan data pelanggan.


Guna memperkuat kualitas pengungkapan pencapaian                 To enhance the quality of sustainability data disclosure for
data keberlanjutan bagi pemangku kepentingan, IOH                stakeholders, IOH is also progressively implementing PSPK
juga berproses secara progresif mengimplementasikan              1 and PSPK 2 reporting standards ahead of their January 1,
standar pelaporan PSPK 1 dan PSPK 2 sebelum kewajiban            2027 effective date. This includes comprehensive mapping
efektif pada 1 Januari 2027. Melalui penerapan standar ini,      of climate-related risks and opportunities, including disaster
Perseroan melakukan pemetaan risiko dan peluang terkait          resilience and operational disruptions due to climate change.
iklim secara lebih komprehensif, termasuk ketahanan
terhadap bencana dan gangguan operasional akibat
perubahan iklim.


Selain itu, pelaksanaan Sustainability Assurance Type 2          Additionally, Sustainability Assurance Type 2 (moderate) for
(moderate) pada periode pelaporan 2025 menjadi wujud             the 2025 reporting period demonstrates the Company’s
komitmen Perseroan terhadap transparansi dan kredibilitas        commitment to transparency and credibility in sustainability
pengungkapan kinerja keberlanjutan.                              reporting.


Penguatan Manajemen Risiko                                       Strengthening Risk Management

Penguatan manajemen risiko pada tahun 2025 menjadi               In 2025, enhanced risk management became a key element
elemen kunci dalam memastikan keberlanjutan dan                  in ensuring IOH’s long-term resilience. The Company
ketahanan jangka panjang IOH. Perseroan menerapkan               implemented an integrated risk management framework

                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    27
Page 28
           Sambutan Direktur Utama & CEO
           Message from the President Director & CEO




kerangka manajemen risiko yang terintegrasi dan selaras            aligned with ISO 31000:2018, as a reference in the process
dengan standar internasional ISO 31000:2018, yang menjadi          of systematically identifying, assessing, mitigating,
acuan dalam proses identifikasi, penilaian, mitigasi, dan          and monitoring risks. This approach ensures strategic,
pemantauan risiko secara sistematis. Pendekatan ini                operational, financial, and sustainability risks are managed
memastikan bahwa risiko strategis, operasional, keuangan,          within a unified framework aligned with corporate strategy.
maupun risiko keberlanjutan dikelola dalam satu kerangka
terpadu yang konsisten dengan arah dan strategi korporasi.


Pada tingkat strategis, Dewan Komisaris memainkan peran            At the strategic level, the Board of Commissioners plays
pengawasan utama melalui Komite Manajemen Risiko                   a key supervisory role through the Risk Management
yang bertugas meninjau efektivitas sistem manajemen                Committee, which is assigned with reviewing the
risiko serta memberikan arahan kepada Direksi. Direksi             effectiveness of the risk management system and providing
bertindak sebagai Komite Eksekutif Manajemen Risiko                guidance to the Board of Directors. The Board of Directors
yang memastikan implementasi kebijakan berjalan selaras            acts as the Executive Risk Management Committee
dengan arahan Dewan Komisaris dan strategi perusahaan.             to ensure policy implementation aligns with Board of
Struktur ini menciptakan garis akuntabilitas yang jelas            Commissioners’ directives and the company’s strategy. This
antara fungsi pengawasan dan pelaksanaan, sehingga risiko          structure establishes clear accountability between oversight
yang bersifat material dapat dimitigasi secara tepat waktu         and execution, enabling material risks to be mitigated in a
dan proporsional.                                                  timely and proportionate manner.


Di tingkat operasional, fungsi Business Assurance & Risk           At the operational level, the Business Assurance &
Management (BARM) berada di bawah pengawasan                       Risk Management (BARM) function operates under
Presiden Direktur & CEO dan bertanggung jawab                      the supervision of the President Director & CEO and is
mengembangkan, mengoordinasikan, serta memantau                    responsible for developing, coordinating, and monitoring the
pelaksanaan sistem manajemen risiko di seluruh unit                implementation of the risk management system across all
kerja. Perseroan menerapkan pendekatan ganda, yaitu                business units. The Company applies a dual approach: top-
top-down untuk mengelola risiko strategis dan bottom-              down to manage strategic risks and bottom-up to identify
up untuk mengidentifikasi serta mengendalikan risiko               and control operational risks at the unit level. All identified
operasional di tingkat unit. Seluruh risiko yang teridentifikasi   risks are consolidated into a risk register that is regularly
dirangkum dalam risk register yang diperbarui secara               updated through cross-functional coordination, including
berkala melalui koordinasi lintas fungsi, termasuk risiko ESG      ESG-related risks such as climate change, cybersecurity,
seperti perubahan iklim, keamanan siber, privasi data, serta       data privacy, and supply chain responsibility.
tanggung jawab rantai pasok.


Mengakselerasi Pertumbuhan                                         Accelerating Future Sustainable Growth
Berkelanjutan di Masa Depan

Memasuki periode mendatang, IOH menempatkan                        Looking ahead, IOH places its commitment to
komitmen dekarbonisasi dan ketahanan iklim sebagai                 decarbonization and climate resilience at the core of its
fondasi arah pertumbuhan jangka panjang. Tahun 2025                long-term growth strategy. The events of 2025, including
memberikan pembelajaran penting melalui terjadinya                 disasters in Aceh and Sumatra, provided important
bencana di Aceh dan Sumatra, yang menegaskan bahwa                 lessons, reinforcing that climate risk is no longer a
risiko iklim bukan lagi potensi jangka panjang, melainkan          distant possibility but an operational reality that must be
realitas operasional yang harus diantisipasi secara                systematically anticipated. The swift response through
sistematis. Respons cepat melalui program Indosat SIGAP            the Indosat SIGAP program in restoring network services
dalam memulihkan jaringan dan menyalurkan bantuan                  and delivering humanitarian aid demonstrated the
kemanusiaan menunjukkan kesiapan operasional Perseroan.            Company’s operational readiness. More importantly, these
Namun, lebih dari itu, pengalaman tersebut memperkuat              experiences strengthened IOH’s commitment to enhancing
komitmen IOH untuk meningkatkan ketahanan                          infrastructure resilience, deepening the integration of
infrastruktur, memperdalam integrasi analisis risiko iklim         climate risk analysis into strategic planning, and developing
dalam perencanaan strategis, serta mengembangkan                   more comprehensive adaptation scenarios.
skenario adaptasi yang lebih komprehensif.


28       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 29
Berangkat dari pembelajaran tersebut, Perseroan akan              Building on these lessons, the Company will continue
terus mempercepat agenda dekarbonisasi melalui                    to accelerate its decarbonization agenda by reducing
penurunan intensitas emisi, peningkatan efisiensi energi,         emissions intensity, improving energy efficiency, and
serta perluasan pemanfaatan energi terbarukan di seluruh          expanding the use of renewable energy across its network
operasional jaringan. Modernisasi infrastruktur berbasis          operations. The modernization of infrastructure through
teknologi cerdas memungkinkan pertumbuhan trafik data             intelligent technologies enables continued growth in data
dan layanan digital tetap selaras dengan pengurangan jejak        traffic and digital services while maintaining alignment with
karbon. Dengan memanfaatkan AI sebagai enabler efisiensi,         carbon footprint reduction. By leveraging AI as an efficiency
IOH memastikan bahwa transformasi digital berjalan                enabler, IOH ensures that digital transformation progresses
beriringan dengan transformasi lingkungan.                        in tandem with environmental transformation.


Ke depan, penguatan manajemen risiko dan peluang                  Going forward, the integration of sustainability risk and
keberlanjutan akan semakin terintegrasi melalui                   opportunity management will be further strengthened
penyempurnaan pemetaan risiko iklim sesuai standar                through enhanced climate risk mapping in accordance with
PSPK 1 dan PSPK 2, serta peningkatan kapabilitas internal         PSPK 1 and PSPK 2 standards, as well as the development
ESG untuk menutup kesenjangan terhadap praktik global.            of internal ESG capabilities to close gaps with global best
Pendekatan ini memastikan bahwa keberlanjutan tidak               practices. This approach ensures that sustainability serves
hanya menjadi mekanisme mitigasi risiko, tetapi juga              not only as a risk mitigation mechanism but also as a source
sumber inovasi dan diferensiasi kompetitif.                       of innovation and competitive differentiation.


Di sisi sosial dan ekonomi, IOH akan melanjutkan                  From a social and economic perspective, IOH will continue
pengembangan talenta digital dan literasi AI guna                 advancing digital talent development and AI literacy to
memperkuat kesiapan ekosistem nasional, sekaligus                 strengthen the national ecosystem’s readiness, while
memperluas solusi digital bagi UMKM, keluarga, dan                expanding digital solutions for MSMEs, families, and the
sektor publik. Kolaborasi lintas industri melalui inisiatif       public sector. Cross-industry collaboration through AI-driven
berbasis AI dan teknologi digital akan terus diperkuat            and digital technology initiatives will be further reinforced to
untuk menciptakan dampak ekonomi yang inklusif dan                create inclusive and sustainable economic impact.
berkelanjutan.


Seluruh langkah tersebut disusun sebagai kontribusi nyata         All of these initiatives are designed as tangible contributions
terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) serta               to the Sustainable Development Goals (SDGs) and the
perwujudan visi Empowering Indonesia. IOH meyakini bahwa          realization of the Empowering Indonesia vision. IOH believes
keberlanjutan adalah perjalanan jangka panjang yang               that sustainability is a long-term journey requiring resilient
menuntut kepemimpinan yang tangguh, kolaborasi yang               leadership, broad collaboration, and consistent innovation.
luas, dan inovasi yang konsisten. Dengan berbagai upaya           Through its ongoing efforts and forward-looking strategies,
yang dilakukan dan strategi ke depan, IOH optimis dapat           IOH remains confident in sustaining growth momentum
menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat                 while strengthening its role as a driver of inclusive, adaptive,
perannya sebagai penggerak transformasi digital yang              and low-carbon digital transformation in Indonesia.
inklusif, adaptif, dan rendah karbon bagi Indonesia.




                                               Atas Nama Direksi PT Indosat Tbk
                                      On Behalf of the Board of Directors of PT Indosat Tbk




                                                        Vikram Sinha
                                           Direktur Utama & Chief Executive Officer
                             President Director & Chief Executive Officer President Commissioner

                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      29
Page 30
       Profil Perusahaan
       Company Profile




30   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 31
03.
Profil
Perusahaan
Company Profile




        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   31
Page 32
               Profil Perusahaan
               Company Profile




Informasi Perusahaan
Information of the Company




     Nama Perusahaan [GRI 2-1]
     Name of the Company                PT Indosat Tbk
                                        Jenis Kepemilikan/Type of Ownership
                                        Perusahaan Penanaman Modal Asing
     Jenis Kepemilikan dan
                                        Foreign Investment Company
     Badan Hukum [GRI 2-1]
     Type of Ownership and Legal
                                        Badan Hukum/Legal Entity
     Entity
                                        Perseroan Terbatas
                                        Limited Liability Company

     Tanggal Pendirian                  10 November 1967
     Date of Establishment

                                        Gedung Indosat Ooredoo Hutchison
                                        Jl. Medan Merdeka Barat No. 21
                                        Jakarta 10110, Indonesia
                                        www.ioh.co.id
     Kantor Pusat [OJK C.2] [GRI 2-1]
     Head Office                        Tel.					                     : (+62 21) 3000 3001 ext. 8803 / 8804
                                        Investor Relations			         : +62 858-8563-9250
                                        Website				: www.ioh.co.id
                                        Email Corporate Secretary		   : corporate.secretary@ioh.co.id
                                        Email Investor Communications : investor@ioh.co.id

     Sektor Usaha [GRI 2-6]             Telekomunikasi
     Business Sector                    Telecommunication

                                        Akta Pendirian Nomor 55 Tanggal 10 November 1967 dibuat oleh Mohamad Said
     Akta Pendirian                     Tadjoedin
     Deed of Establishment              Deed of Establishment Number 55 Dated 10 November 1967 made by Mohamad
                                        Said Tadjoedin

                                                                            65.64%
                                                                            Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd.
                                                                            9.63%
                                                                            PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
     Kepemilikan saham di atas 5%                                           8.33%
     (per 31 Desember 2025)
                                                                            PT Tiga Telekomunikasi Indonesia
     Share ownership above 5%
     (as of 31 December 2025)                                               16.40%
                                                                            Masyarakat/Public
                                                                            0.00%
                                                                            Negara Republik Indonesia 1 Saham Seri A
                                                                            Republic of Indonesia 1 Serie A share

                                        Aset | Assets


     Total Aset dan Kewajiban
                                         Rp118,629,871 juta I million
     per 31 Desember 2025
     Total Assets and Liabilities       Liabilitas | Liability
     as of 31 December 2025
                                          Rp79,120,763 juta I million

                                        IOH melayani pelanggan ritel, usaha kecil, dan menengah (UKM), usaha berskala
     Daerah dan Wilayah Operasional     besar, dan badan pemerintah di wilayah Republik Indonesia.
     yang Dilayani                      IOH serves retail customers, small and medium enterprises (SMEs), large-
     Regions and Operational Areas
                                        scale enterprises, and government agencies in the territory of the Republic of
     Served
                                        Indonesia.



32          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 33
                                           Visi, Misi, dan Nilai                                  [OJK C.1]

                                                           Vision, Mission, and Values




                           Menjadi perusahaan telekomunikasi
                  Visi     digital yang paling dipilih di Indonesia.
                  Vision
                           Become the most preferred digital telco of Indonesia.




                           Menghadirkan pengalaman digital
                           kelas dunia, menghubungkan dan
                 Misi      memberdayakan masyarakat
                Mission    Indonesia
                           Deliver world-class digital experiences, connecting
                           and empowering every Indonesian.




Nilai Inti Perusahaan
Company’s Core Values


    Sepenuh Hati       Heart
    Perusahaan yang tulus peduli dan membuat pilihan-pilihan
    berani demi menciptakan dunia yang lebih baik.
    A company that genuinely cares and makes daring choices to
    create a better world.

    Bersinar     Radiance
    Perusahaan yang menempatkan inspirasi sebagai pusat
    dari kepemimpinan yang kuat.
    A company that puts inspiration at the center of its powerful leadership.

    Bersama Lebih Baik         Better Together
    Perusahaan yang mendobrak batasan dan
    mempersatukan masyarakat.
    A company that breaks down boundaries and brings people together.


                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         33
Page 34
              Profil Perusahaan
              Company Profile




Jejak Langkah Keberlanjutan
Traces Of Sustainability




        1967                                                                   1980                         1994
     PT Indosat Tbk didirikan di Indonesia pada tanggal 10                 Indosat dinasionalisasi       Menjadi perusahaan
     November 1967 sebagai perusahaan penanaman modal asing                dan menjadi Badan             publik yang tercatat di
     yang menyediakan layanan telekomunikasi internasional di              Usaha Milik Negara.           Bursa Efek Indonesia dan
     Indonesia.                                                            Indosat was nationalized      New York Stock Exchange.
     PT Indosat Tbk was established in Indonesia on 10                     and became a State-           Became a public company
     November 1967 as a foreign investment company to provide              Owned Enterprise.             listed on the Indonesia
     international telecommunications services in Indonesia.                                             Stock Exchange and the
                                                                                                         New York Stock Exchange.




       2002                                                                    2001                          1995
     Pemerintah Indonesia melakukan divestasi 517,5 juta saham,            Masuk di pasar seluler        Indosat mendirikan
     mewakili sekitar 50,0% dari saham Seri B pada saat itu,               Indonesia melalui akuisisi    Telkomsel, perusahaan
     dalam dua tahap. Pada bulan Mei 2002, Pemerintah menjual              mayoritas saham               patungan bersama
     8,1% dari saham Indosat yang beredar melalui tender global            Satelindo dan pendirian       dengan PT Telkom.
     yang dipercepat. Pada bulan Desember 2002, Pemerintah                 PT Indosat Multi Media        Indosat established
     melakukan divestasi 41,9% saham Seri B kami kepada mantan             Mobile (“IM3”).               Telkomsel, a joint venture
     anak perusahaan STT Communications Ltd. (“STT”).                      Entered the Indonesian        with PT Telkom
     The Government divested 517.5 million shares, representing            cellular market by
     approximately 50.0% of our outstanding Series B shares at the         acquiring the majority
     time, in two stages. In May 2002, the Government sold 8.1% of         of Satelindo shares and
     Indosat’s outstanding shares through an accelerated global            establishing PT Indosat
     tender. In December 2002, the Government divested 41.9% of            Multi Media Mobile (“IM3”).
     our outstanding Series B shares to a former subsidiary of STT
     Communications Ltd. (“STT”).




       2003                                                          2008                                   2013
     Sejak memasuki pasar seluler Indonesia                     Ooredoo mengakuisisi kepemilikan          Secara sukarela
     melalui pembelian Satelindo dan pendirian PT               STT di PT Indosat Tbk, yang memicu        menghapuskan
     IM3 serta integrasi perusahaan tersebut ke                 penawaran tender wajib. Ooredoo           pencatatan atas ADS
     dalam Perusahaan kami pada tahun 2003,                     adalah perusahaan terbuka yang            dari Bursa Efek New York
     layanan selular telah menjadi kontributor                  mayoritas sahamnya dimiliki               dan hanya tercatat di
     terbesar pendapatan usaha kami.                            oleh Negara Qatar dan entitas             Bursa Efek Indonesia.
     Since entering the Indonesian cellular market              afiliasinya.                              Voluntarily delisted
     through the acquisition of Satelindo and                   Ooredoo acquired STT’s interest           trading of the ADSs from
     establishment of PT IM3 and the subsequent                 in PT Indosat Tbk, which was              the New York Stock
     integration of such companies into our                     triggering a mandatory tender             Exchange, to be solely
     Company in 2003, cellular services have                    offer. Ooredoo is a publicly listed       listed on the Indonesia
     become the largest contributor to our                      corporation which is majority             Stock Exchange
     operating revenues.                                        owned by the State of Qatar and its
                                                                affiliated entities.




34         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 35
                      “Keberlanjutan bukanlah sebuah tujuan akhir, melainkan perjalanan yang terus bergerak bersama
                          inovasi dan tujuan yang bermakna. Di IOH, setiap langkah, dari pengembangan teknologi hijau
                       hingga penguatan inklusi digital, adalah wujud komitmen kami untuk menghubungkan Indonesia
                                                                 menuju masa depan yang lebih cerdas dan berkelanjutan.”
                          “Sustainability is not a destination, but a continuous journey of innovation and purpose. At IOH,
                          every step we take, from advancing green technology to empowering digital inclusion, reflects
                                            our commitment to connect Indonesia to a smarter, more sustainable future.”




  2014                                                            2015                             2016
Peluncuran Layanan Digital Indosat, unit bisnis yang          Peluncuran identitas baru        Merombak industri melalui
berfokus pada penciptaan platform digital yang terkini        menjadi Indosat Ooredoo          penawaran yang sederhana dan
dalam bidang keuangan, periklanan dan e-commerce              dan peluncuran layanan           transparan sehingga pelanggan
mobile guna memberikan manfaat hidup yang                     komersial 4G-LTE yang            dapat dengan leluasa menikmati
nyaman bagi para pelanggan.                                   pertama di Indonesia.            pengalaman digital.
The launching of Indosat Digital Services, a business         Rebranded as Indosat             Revolutionized the industry with
unit focused on creating scalable digital platforms in        Ooredoo and launched the         simple, transparent offerings
mobile finance, advertising, and e-commerce to deliver        first commercial 4G-LTE          designed to ‘liberate’ customers to
life-enriching benefits to consumers.                         service in Indonesia.            freely experience digital




  2019                                                                     2018                               2017
Cakupan jaringan 4G Indosat di Indonesia, melonjak hingga ±90%,        Seluruh jaringan nasional          Merayakan 50 tahun
sejalan dengan strategi untuk menjadi Perusahaan Telco Digital         Indosat dilengkapi                 berinovasi bagi bangsa.
Indonesia yang terkemuka.                                              kapabilitas 4G LTE.                Celebrating 50 years
Indosat’s 4G population coverage across Indonesia leaped to            The entire Indosat                 of innovation towards
±90%, in line with the strategy to become Indonesia’s Leading          network is 4G LTEenabled           building the nation.
Digital Telco Company.                                                 nationwide.




  2020                                                      2021
Indosat diakui sebagai Global Rising Star                Menyusul keberhasilan peningkatan brand value sebesar 32% yang
dengan pengalaman jaringan yang paling                   sangat positif, Indosat masuk ke dalam jajaran Top 10 Indonesia’s
meningkat, meraih peringkat #2 secara global             Most Valuable Brand 2021 di Indonesia berdasarkan Laporan Brand
dalam hal Most Improved Video Experience                 Finance Indonesia 2021. Indosat adalah satu-satunya merek yang
(55,8%), satu dari hanya tiga operator di dunia          masuk dalam 10 besar yang meraih peningkatan brand value. Ooredoo
yang telah menggandakan Download Speed                   Group dan CK Hutchison mengumumkan penandatanganan Perjanjian
Experience (101,8%), dan Most Improved Upload            Penggabungan Bersyarat antara PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3
Speed Experience (88,3%).                                Indonesia. Di tahun yang sama, Indosat juga meluncurkan jaringan 5G
Indosat was recognized as the Global Rising              di 5 kota: Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.
Star with the most improved network                      Following an impressive 32% brand value increase, Indosat breaks into
experience, globally ranked #2 on Most                   the Top 10 Indonesia’s Most Valuable Brand this year by Brand Finance
Improved Video Experience (55.8%), one of only           Indonesia 2021 Report. Indosat is the only brand in the top 10 to record
three globally with doubled Download Speed               a brand value growth. Ooredoo Group and CK Hutchison announced
Experience (101.8%), and Most Improved Upload            the signing of a Conditional Merger Agreement between PT Indosat
Speed Experience (88.3%).                                Tbk and PT Hutchison 3 Indonesia (“H3I”). In the same year, Indosat also
                                                         launched its 5G network in 5 cities: Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar,
                                                         and Balikpapan.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report             35
Page 36
              Profil Perusahaan
              Company Profile




       2022                                                                  2023
     IOH mencapai langkah besar dengan resmi melakukan                     IOH berhasil mencapai kemajuan signifikan dengan menyelesaikan
     merger bisnis dengan H3I, yang menggabungkan                          integrasi jaringannya secara penuh menggunakan teknologi
     mereka menjadi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH).                       Multi-Operator Core Network (MOCN) di semua site di seluruh
     Merger ini memungkinkan perusahaan gabungan                           Indonesia. Proses integrasi yang rampung pada akhir Maret 2023
     untuk memiliki skala yang lebih besar, kemampuan                      ini menghasilkan peningkatan yang nyata bagi pelanggan IOH,
     keuangan yang lebih kuat, dan keahlian yang diperlukan                termasuk mereka yang menggunakan IM3 dan Tri, berupa cakupan
     untuk bersaing lebih efektif di pasar. Sebagai bagian                 jaringan yang lebih luas, kualitas layanan di dalam ruangan yang
     dari inisiatif inovatifnya, IOH juga telah membentuk                  lebih baik, dan pengalaman internet dengan kecepatan hingga
     perusahaan patungan dengan BDx Indonesia, bertujuan                   dua kali lipat dari sebelumnya. Selain itu, IOH juga melakukan
     untuk menyediakan pusat data dan layanan cloud                        kerja sama strategis dengan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk
     generasi berikutnya bagi Hyperscaler dan perusahaan                   (Mitratel) dan PT dhost Telekomunikasi Nusantara (dhost), dimana
     di Indonesia. Tahun ini juga ditandai dengan peluncuran               telah ditandatanganinya perjanjian untuk menjual 1.630 menara
     layanan koneksi internet kabel optik (fiber to the home/              telekomunikasi dan infrastuktur indoor serta menyewa kembali 1.527
     FTTH) Indosat HiFi, serta peluncuran 5G di Denpasar.                  menara telekomunikasi dan infrastruktur indoor. Tidak hanya itu, IOH
     Pencapaian penting lainnya adalah pertumbuhan jumlah                  mengukuhkan posisinya di pasar home broadband dengan resmi
     pelanggan seluler Perseroan yang pada bulan Desember                  mengakuisisi sejumlah pelanggan dari MNC Play, yang berkontribusi
     2022 telah mencapai lebih dari 100 juta pelanggan.                    pada peningkatan jumlah pelanggan FTTH IOH dan mengukuhkan
     IOH made a significant milestone by officially merging                arah masa depan bisnis home broadband mereka.
     its business with H3I, combining them into Indosat                    IOH made significant progress by completing its full network
     Ooredoo Hutchison (IOH). This merger allows the                       integration across Indonesia using Multi-Operator Core Network
     combined company to have greater scale, stronger                      (MOCN) technology. The integration process, which was completed by
     financial capabilities and the expertise required to                  the end of March 2023, resulted in noticeable improvements for IOH’s
     compete more effectively in the market. As part of its                customers, including those using IM3 and Tri, in the form of expanded
     innovative initiatives, IOH has also formed a joint venture           network coverage, improved indoor service quality, and internet
     with BDx Indonesia, aiming to provide next generation                 speeds up to twice as fast as before. IOH also entered into strategic
     data center and cloud services to Hyperscalers and                    collaboration with PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) and PT
     enterprises in Indonesia. The year was also marked by                 dhost Telekomunikasi Nusantara (dhost), where agreements to sell
     the launch of Indosat HiFi’s fiber to the home (FTTH)                 1,630 telecommunication towers and indoor infrastructure and also
     internet connection service, as well as the launch of                 lease back 1,527 telecommunication towers and indoor infrastructure.
     5G in Denpasar. Another important achievement was                     Moreover, IOH strengthened its position in the home broadband
     the growth in the number of the Company’s mobile                      market by officially acquiring a number of customers from MNC Play,
     subscribers which by December 2022 had reached more                   which contributed to IOH’s increase in FTTH subscribers and solidified
     than 100 million subscribers.                                         the future direction of their home broadband business.




       2024
     • IOH Group menjalin kolaborasi dengan NVIDIA untuk memajukan          • IOH Group forged a collaboration with NVIDIA to advance
       teknologi Indonesia dan menempatkannya di garis depan                  Indonesia’s technology and position it at the forefront of the
       revolusi kecerdasan buatan (AI) global. Kemitraan ini diformalkan      global artificial intelligence (AI) revolution. This partnership was
       melalui Nota Kesepahaman (MoU) untuk membangun lanskap                 formalized through a Memorandum of Understanding (MoU) aimed
       teknologi Indonesia, mendukung visi bersama menjadikan                 at building Indonesia’s technological landscape and supporting the
       Indonesia pemimpin dalam komunitas AI Cloud global. Tonggak            shared vision of making Indonesia a leader in the global AI Cloud
       penting dalam transformasi digital IOH adalah peresmian Digital        community. A key milestone in IOH’s digital transformation journey
       Intelligence Operation Center (DIOC), fasilitas canggih yang           was the inauguration of the Digital Intelligence Operation Center
       memanfaatkan AI untuk meningkatkan layanan kepada lebih                (DIOC), a state-of-the-art facility leveraging AI to enhance services
       dari 100 juta pelanggan. Selain itu, IOH bekerja sama dengan           for over 100 million customers. Additionally, IOH partnered with the
       GoTo Group meluncurkan Sahabat-AI, ekosistem Large Language            GoTo Group to launch Sahabat-AI, an open-source Large Language
       Model (LLM) open source untuk Bahasa Indonesia dan bahasa              Model (LLM) ecosystem for the Indonesian language and regional
       daerah, memperkuat kedaulatan digital, melestarikan budaya, dan        dialects, strengthening digital sovereignty, preserves cultural
       menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan sosial-ekonomi.              heritage, and creates new opportunities for socioeconomic growth.
     • IOH mengumumkan aksi korporasi stock split dengan rasio              • IOH announced a corporate action of stock split with a ratio of one
       satu banding empat, yang telah disetujui dalam Rapat Umum              to four, which was approved in the Extraordinary General Meeting
       Pemegang Saham Luar Biasa. Keputusan strategis ini bertujuan           of Shareholders. This strategic decision aims to increase transaction
       untuk meningkatkan volume transaksi dan likuiditas, serta              volume and liquidity, as well as expand access to the Company’s
       memperluas akses terhadap saham Perseroan bagi investor ritel          shares for retail investors from various backgrounds, especially the
       dari berbagai kalangan, terutama generasi muda.                        younger generation.



36          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 37
              2025

• Peluncuran Indonesia Sovereign Security Operations
  Center (SOC) bersama Cisco, IOH menghadirkan pusat
  keamanan siber berstandar global pertama di Indonesia.
  Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat
  ketahanan digital nasional, dengan kemampuan deteksi
  ancaman real-time berbasis AI serta komitmen untuk
  melatih satu juta talenta keamanan siber hingga 2030.
• IOH melakukan kerja sama dengan Tsinghua University
  dan Indonesia Technology Alliance dalam pendirian
  AI Application Cooperation Center. Kolaborasi ini
  memperkuat ekosistem kecerdasan buatan Indonesia
  dengan fokus pada penerapan AI di sektor pendidikan,
  kesehatan, dan ketahanan pangan, sekaligus
  menegaskan peran IOH dalam mewujudkan visi
  Indonesia Emas 2045.
• IOH menjalin kemitraan strategis dengan Nokia dan
  NVIDIA untuk menghadirkan Artificial Intelligence Radio
  Access Network (AI-RAN) pertama di Asia Tenggara.
  Integrasi AI dalam jaringan RAN ini meningkatkan
  efisiensi spektrum, mengurangi konsumsi energi, serta
  membuka jalan menuju jaringan 6G berbasis perangkat
  lunak di masa depan.

•   Through the launch of the Indonesia Sovereign Security
    Operations Center (SOC) in collaboration with Cisco, IOH
    introduced the first globally compliant cybersecurity center
    in Indonesia. This initiative marks a significant milestone
    in strengthening the nation’s digital resilience, featuring
    AI-powered real-time threat detection capabilities and a
    commitment to train one million cybersecurity talents by 2030.
•   IOH forged a partnership with Tsinghua University and the
    Indonesia Technology Alliance to establish the AI Application
    Cooperation Center, reinforcing Indonesia’s artificial intelligence
    ecosystem. The collaboration focuses on applying AI in key
    sectors such as education, healthcare, and food security,
    underscoring IOH’s pivotal role in advancing Indonesia’s Vision
    2045.
•   IOH also entered a strategic partnership with Nokia and
    NVIDIA to develop the first Artificial Intelligence Radio Access
    Network (AI-RAN) in Southeast Asia. This groundbreaking
    integration of AI into the RAN network enhances spectrum
    efficiency, reduces energy consumption, and paves the way
    for next-generation, software-based 6G networks in the near
    future.




                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   37
Page 38
           Profil Perusahaan
           Company Profile




Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha                                                                        [GRI 2-6] [OJK C.4]

Products, Services, and Business Activities




Perseroan menghadirkan spektrum layanan komunikasi                 The Company delivers a comprehensive portfolio of
dan digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan                connectivity and digital solutions designed to serve
pelanggan di setiap segmen. Di lini ritel, IM3 dan Tri menjadi     customers across every segment. In the retail market, IM3
wajah layanan seluler prabayar dan pascabayar yang dekat           and Tri represent the Company’s prepaid and postpaid
dengan gaya hidup digital masyarakat—menghadirkan                  mobile services, bringing reliable, flexible, and lifestyle-
konektivitas yang andal, fleksibel, dan terjangkau. Di             driven connectivity closer to millions of Indonesians. For
segmen korporasi, Perseroan memperkuat transformasi                the corporate segment, the transformation continues
bisnis melalui layanan Multimedia Interaktif, Data dan             through Multimedia, Interactive, Data and Internet (MIDI)
Internet (MIDI), termasuk solusi pusat data, Disaster              services, including Data Center, Disaster Recovery Center,
Recovery Center, serta IOH Cloud Services berbasis                 and IOH Cloud Services based on infrastructure-as-a-
infrastructure-as-a-service yang disalurkan baik secara            service, delivered both directly and through subsidiaries.
langsung maupun melalui entitas anak. Perseroan juga               The Company also continues to operate fixed voice
tetap mengelola layanan telekomunikasi tetap berbasis              telecommunication services to support essential
suara untuk mendukung konektivitas yang berkelanjutan.             connectivity needs. Completing its digital ecosystem,
Sementara itu, melalui layanan Indosat HiFi, Perseroan             Indosat HiFi brings Fiber-to-the-Home (FTTH) broadband
menghadirkan koneksi Fiber-to-the-Home (FTTH) berbasis             powered by high-speed optical fibre, offering superior
serat optik dengan kecepatan tinggi dan stabilitas optimal,        reliability and stability to support the ever-growing digital
memastikan pengalaman internet rumah yang semakin                  lifestyle at home.
andal bagi pelanggan di era digital yang serba terhubung.




Skala Perusahaan                                 [GRI 2-7] [GRI 2-8] [OJK C.3]

Company Scale




Di balik kinerja Perseroan yang terus bergerak dinamis,            Behind the Company’s dynamic performance lies a diverse
terdapat keberagaman sumber daya manusia yang menjadi              workforce that serves as the true driving force of the
penggerak utama roda organisasi. Status ketenagakerjaan            organisation. The Company’s employment status covers a
di Perseroan mencakup karyawan tetap, karyawan kontrak,            combination of permanent employees, contract workers,
serta peserta magang, mencerminkan ekosistem kerja yang            and interns, reflecting an inclusive and adaptive working
inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis. Sepanjang          ecosystem. Throughout 2025, the Company employed
tahun 2025, Perseroan mempekerjakan 3.043 orang                    3,043 people across various operational regions in Indonesia,
karyawan yang tersebar di berbagai wilayah operasional di          strengthening its national presence and service capabilities.
Indonesia, memperkuat kehadiran dan layanan Perseroan              A detailed overview of the workforce composition, covering
di tingkat nasional. Gambaran komposisi sumber daya                gender, job level, age group, educational background, and
manusia tersebut, mulai dari jenis kelamin, jenjang                employment status, is presented in the following tables
jabatan, kelompok usia, tingkat pendidikan, hingga status
ketenagakerjaan, disajikan secara lebih rinci dalam tabel-
tabel berikut




38       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 39
Komposisi Karyawan Berdasarkan                                            Employee Composition by
Wilayah Kerja dan Jenis Kelamin [GRI 2-7]                                 Work Area and Gender

                                           2025                                2024                                    2023
Uraian
Description                    Laki-Laki           Perempuan      Laki-Laki            Perempuan          Laki-Laki             Perempuan
                                 Male                Female         Male                 Female             Male                  Female
Nasional
                                 2.273                770            2,231                764                2,210                     765
National

Jumlah | Total                             3.043                               2,995                                   2,975



Komposisi Karyawan Berdasarkan Status                                     Employee Composition by
Kepegawaian dan Jenis Kelamin [GRI 2-7] [GRI 2-8]                         Employment Status and Gender

                                           2025                                2024                                    2023
Uraian
Description               Laki-Laki      Perempuan     Jumlah   Laki-Laki    Perempuan     Jumlah       Laki-Laki    Perempuan          Jumlah
                            Male           Female       Total     Male         Female       Total         Male         Female            Total

Tetap | Permanent             2.045         722         2.767    2,062         726          2,788        1,990         709              2,699

Kontrak | Contract            228           48          276       169           38          207           220           56               276

Jumlah | Total                2.273         770        3.043     2,231         764          2,995        2,210          765              2,975


Tingkat Jabatan
                                                                  2025                          2024                           2023
Position Level
BoD & Chief | BoD & Chief                                          12                             13                            13
8                                                                  94                            97                             94
7                                                                  357                          350                            333
6                                                                 1.120                         1.098                          1.033
5                                                                 678                           692                            690
4                                                                 435                           455                            527
3                                                                  347                          290                            285

Jumlah | Total                                                   3.043                          2.995                          2.975


Kelompok Umur
                                                                  2025                          2024                           2023
Age Group
< 25 tahun | < 25 years old                                        20                            38                             46
25-35 tahun | 25-35 years old                                     702                           687                            792
35-45 tahun | 35-45 years old                                     1.303                         1,269                          1,303
45-50 tahun | 45-50 years old                                     602                           588                             517
> 50 tahun | > 50 years old                                        416                          413                             317

Jumlah | Total                                                   3.043                          2,995                          2,975


Jenjang Pendidikan
                                                                  2025                          2024                           2023
Education Level
Pascasarjana | Postgraduate                                       349                           339                            349
Sarjana | Bachelor                                                2.474                         2.379                          2.302
Diploma | Diploma                                                 199                           222                            256
SMA | High School                                                  21                            55                             68

Jumlah | Total                                                   3.043                          2.995                          2.975


                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                39
Page 40
             Profil Perusahaan
             Company Profile




Daftar Keanggotaan Asosiasi Industri                                                                          [GRI 2-28] [OJK C.5]

List of Membership in Industrial Association




Nama Asosiasi
Association name
Nasional
National
KADIN (Kamar Dagang dan Industri)/Indonesian Chamber of Commerce and Industry
ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia) /Indonesia Telecommunications Providers Association
ASKITEL (Asosiasi Kliring Interkoneksi Telekomunikasi) /Telecommunications Interconnection Clearing Association
APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) /Indonesia Internet Services Provider Association
ASKALSI (Asosiasi Sistem Komunikasi Kabel Laut Seluruh Indonesia) /Indonesian Submarine Cable Communication System Association
ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia) /Indonesia Payment System Association
MASTEL (Masyarakat Telematika Indonesia) /The Indonesian Telematics Society
APJATEL (Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi) /Telecommunication Network Provider Association
APPUI (Asosiasi Penyelenggara Pengiriman Uang Indonesia) /Association of Money Transfer Providers in Indonesia
ASIOTI (Asosiasi Internet of Things Indonesia) /Association of the Internet of Things Indonesia
AFTECH/FINTECH (Asosiasi Fintech Indonesia)
Internasional
International
GSMA (Global System for Mobile Communications Association)
APNIC (Asia-Pacific Network Information Centre)
RADb (Routing Assets Database)
GASA (Global Anti-Scam Alliance)




Perubahan Signifikan                                             [GRI 2-6] [OJK C.6]

Significant Changes




Sepanjang tahun 2025, struktur kepemilikan dan komposisi                  Throughout 2025, the Company’s ownership structure and
modal saham Perseroan tetap terjaga secara stabil                         share capital composition remained stable, with no material
tanpa perubahan material. Di sisi operasional, Perseroan                  changes recorded. On the operational side, the Company
melakukan penataan dan penguatan infrastruktur secara                     undertook selective restructuring and strengthening of its
selektif guna memastikan setiap aset memberikan                           infrastructure to ensure that each asset delivers optimal
kontribusi optimal serta selaras dengan strategi                          contribution and remains aligned with its long-term growth
pertumbuhan jangka panjang. Meski terdapat dinamika                       strategy. Despite these shifts at the asset level, the overall
pada pengelolaan aset, secara keseluruhan skala organisasi                organisational scale remained relatively consistent, and the
tetap relatif konsisten, dan rantai pasokan Perseroan                     Company’s supply chain continued to operate steadily with
berjalan stabil tanpa perubahan signifikan, memastikan                    no significant changes, safeguarding business continuity.
kesinambungan operasional tetap terjaga.




40         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 41
                                           Sertifikasi di Tingkat Perusahaan
                                                                                 Certification at Company Level




                            Sertifikasi                              Tahun Perolehan    Habis Berlaku               Penerbit
                           Certification                              Year Acquired      Expiry Date                 Issuer
                               Sistem Manajemen Lingkungan
ISO 14001                                                                 2012               2027         TSI Certification IAF
                               Environmental Management System
                                                                                                          Kementerian
                               Sistem Manajemen Keselamatan &
                                                                                                          Ketenagakerjaan Republik
                               Kesehatan Kerja
SMK3 PP.50 /2012                                                          2013              2029          Indonesia
                               Occupational Health & Safety
                                                                                                          Ministry of Manpower of the
                               Management System
                                                                                                          Republic of Indonesia
                               Sistem Manajemen Keselamatan &
                               Kesehatan Kerja
ISO 45001                                                                 2012               2027         TSI Certification IAF
                               Occupational Health & Safety
                               Management System
ISO 27001:2022                 Sistem Manajemen Keamanan
Customer Data Management       Informasi                                                                  British Standard Institution
                                                                          2023              2026
Within National Coverage       Information Security Management                                            (BSI)
Area for IM3 and 3             Systems
ISO 27001:2022 Connectivity
                               Sistem Manajemen Keamanan
IP Based Services, Physical
                               Informasi                                                                  British Standard Institution
and Facility Management                                                   2016              2028
                               Information Security Management                                            (BSI)
for Data Center and Disaster
                               Systems
Recovery Center
                               Sistem Manajemen Mutu
ISO 9001:2015                                                             1997              2029          SGS
                               Quality Management Systems

ISO 37001:2016                 Anti Bribery Management Systems            2023              2026          CBQA Global

                               Sistem Manajemen Kelangsungan
                               Usaha
ISO 22301:2019                                                            2024               2027         TUV SUD
                               Business Continuity Management
                               System
                                                                                                          Green Building Council
Green Building                 Greenship Existing Building Ver 1.1        2025              2028
                                                                                                          Indonesia (GBCI)

ISO 50001:2018                 energy management systems                  2023              2026          Quay Audit UK Limited




                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report            41
Page 42
             Profil Perusahaan
             Company Profile




Sertifikasi per Lokasi
Certification per Location




SMK3 PP 50/2012

Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja
Occupational Health & Safety Management System
           Lokasi                   Tahun Perolehan                 Habis Berlaku                              Penerbit
            Site                     Year Acquired                   Expiry Date                                Issuer

Kantor Pusat PT Indosat                                                                   Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
                                       April 2013                  Juni | June 2029
(KPPTI)                                                                                   Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Balikpapan                           Mei | May 2016                Juni | June 2029
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Surabaya                             Mei | May 2022                 Mei | May 2029
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Bandung                              Juli | July 2017          Oktober | October 2028
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Makassar                             Juli | July 2017          Oktober | October 2028
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Medan                                Juli | July 2017          Oktober | October 2028
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Palembang                              April 2021              Oktober | October 2028
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia

                                                                                          Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia
Semarang                             Juli | July 2017          Oktober | October 2028
                                                                                          Ministry of Manpower of the Republic of Indonesia



ISO 45001

Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja
Occupational Health & Safety Management System
     Lokasi               Tahun Perolehan                   Sertifikat Saat Ini               Habis Berlaku                 Penerbit
      Site                 Year Acquired                   Current Certificate                 Expiry Date                   Issuer
KPPTI, Ancol               November 2012                Desember I December 2024        Desember I December 2027       TSI Certification IAF
Palembang                  November 2020                  Januari I January 2025          Januari I January 2028       TSI Certification IAF
Surabaya             Desember I December 2021            Februari I February 2025        Februari I February 2028      TSI Certification IAF




42      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 43
ISO 14001

Sistem Manajemen Lingkungan
Environmental Management System
     Lokasi          Tahun Perolehan              Sertifikat Saat Ini               Habis Berlaku                 Penerbit
      Site            Year Acquired              Current Certificate                 Expiry Date                   Issuer

KPPTI, Ancol          November 2012           Desember I December 2024       Desember I December 2027        TSI Certification IAF
Palembang            November 2020              Januari I January 2025         Januari I January 2028        TSI Certification IAF
Surabaya         Desember I December 2021      Februari I February 2025       Februari I February 2028       TSI Certification IAF




ISO 22301:2019

Sistem Manajemen Kelangsungan Usaha
Business Continuity Management System
        Lokasi        Tahun Perolehan             Sertifikat Saat Ini             Habis Berlaku                  Penerbit
         Site          Year Acquired             Current Certificate               Expiry Date                    Issuer

Jabodetabek        Februari | February 2024                                   Februari | February 2027           TUV SUD




Green Building

Greenship Bangunan Eksisting Ver 1.1
Greenship Existing Building Ver 1.1
        Lokasi        Tahun Perolehan             Sertifikat Saat Ini             Habis Berlaku                  Penerbit
         Site          Year Acquired             Current Certificate               Expiry Date                    Issuer

                                                                                                           Green Building Council
KPPTI               Januari | January 2025                                     Januari | January 2028
                                                                                                              Indonesia (GBCI)




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           43
Page 44
       Aspek Ekonomi
       Economic Aspect




40   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 45
04.
Aspek
Ekonomi
Company Profile




        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   41
Page 46
           Aspek Ekonomi
           Economic Aspect




           Inovasi dan
        Pengembangan
         Innovation and
          Development



                                            Di tengah akselerasi transformasi digital, IOH memaknai inovasi
               ESG terintegrasi             sebagai lebih dari sekadar kemajuan teknologi. Bagi IOH, inovasi
         dalam seluruh siklus inovasi       adalah tentang bagaimana solusi digital dapat menghadirkan nilai
        ESG embedded throughout the         ekonomi, sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat
             innovation lifecycle           dan lingkungan. Berlandaskan visi Empowering Indonesia,
                                            IOH menempatkan inovasi berdampak sebagai sarana untuk
                                            memperluas inklusi, memperkuat ketahanan ekonomi, serta
                                            mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Dari keyakinan inilah
                                            lahir kebijakan Perseroan yang mendorong pengembangan produk
          Prioritas pada solusi digital
                                            dan layanan digital berkelanjutan, memastikan setiap inovasi tidak
           inklusif dan rendah emisi
                                            hanya relevan dengan kebutuhan pasar, tetapi juga selaras dengan
            Priority on inclusive, low-     prinsip keberlanjutan jangka panjang.
            emission digital solutions
                                            Kebijakan ini menjadi kompas bagi IOH dalam mengintegrasikan
                                            prinsip ESG ke seluruh siklus inovasi, mulai dari tahap perencanaan
                                            produk, pengembangan dan implementasi solusi, hingga pemantauan
        Investasi diarahkan pada proyek     serta evaluasi dampaknya. Dengan pendekatan tersebut, inovasi
         berdampak sosial & lingkungan      di IOH diarahkan untuk memperkuat daya saing bisnis sekaligus
     Investments focused on projects with   mendukung agenda pembangunan berkelanjutan nasional.
        social and environmental impact
                                            Amid the accelerating pace of digital transformation, IOH views
                                            innovation as more than a technological pursuit. For IOH, innovation
                                            is about delivering solutions that generate economic value while
       Kolaborasi lintas sektor sebagai     creating positive social and environmental impact. Guided by its
             akselerator inovasi            Empowering Indonesia vision, IOH positions impact-driven innovation
       Cross-sector collaboration as an     as a key enabler to expand inclusion, strengthen economic resilience,
                                            and support sustainable development. From this perspective, the
           innovation accelerator
                                            Company has established policies that promote the development
                                            of sustainable digital products and services, ensuring that every
                                            innovation remains relevant to market needs while aligning with
                                            long-term sustainability principles.
       Dampak dipantau dan dilaporkan
             secara transparan              This policy serves as a guiding framework for integrating ESG
      Transparent impact monitoring and     principles across the entire innovation lifecycle, from product
            ESG-aligned reporting           ideation and development to implementation and impact evaluation.
                                            Through this approach, IOH ensures that innovation strengthens
                                            business competitiveness while supporting Indonesia’s broader
                                            sustainable development agenda.

42       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 47
Dalam praktiknya, pengembangan produk dan layanan baru        In practice, the development of new products and services
mempertimbangkan parameter keberlanjutan yang selaras         incorporates sustainability parameters aligned with the
dengan kerangka ESG Perseroan, termasuk optimalisasi          Company’s ESG framework, including resource optimization
sumber daya dan efisiensi energi, peningkatan customer        and energy efficiency, enhancement of customer
experience dan inklusivitas digital, serta perlindungan       experience and digital inclusivity, as well as user security
keamanan pengguna. Pertimbangan ini terintegrasi dalam        and protection. These considerations are integrated into
proses tata kelola dan manajemen risiko, sehingga inovasi     governance and risk management processes, ensuring
teknologi IOH berjalan seiring dengan pertumbuhan bisnis      that IOH’s technological innovation progresses in line with
yang bertanggung jawab.                                       responsible business growth.


Lebih jauh, IOH terus mengembangkan solusi digital            Beyond technology, IOH continues to develop sustainable
berkelanjutan yang memperkuat ekonomi digital nasional.       digital solutions that strengthen Indonesia’s digital economy.
Melalui berbagai platform dan layanan, Perseroan              Through its platforms and services, the Company supports
mendukung pemberdayaan UMKM, peningkatan literasi             micro, small, and medium enterprises (MSMEs), enhances
digital, serta perluasan akses teknologi bagi masyarakat      digital literacy, and expands access to technology for wider
luas, yang membuka peluang ekonomi baru yang inklusif         communities, unlocking inclusive economic opportunities
dan merata.                                                   across the country.


Komitmen keberlanjutan ini juga tercermin dalam               IOH’s commitment to sustainability is also reflected in its
pendekatan pendanaan dan investasi yang bertanggung           approach to responsible funding and investment. Projects
jawab. Proyek-proyek dengan potensi dampak positif            that deliver positive environmental or social outcomes are
terhadap lingkungan dan sosial diprioritaskan dalam alokasi   prioritised in budget allocation and capital investment, in
anggaran dan investasi, sejalan dengan prinsip Keuangan       line with the principles of Sustainable Finance. In doing so,
Berkelanjutan yang dianut Perseroan. Dengan demikian,         IOH ensures that its investments create long-term value for
setiap investasi diarahkan untuk menciptakan nilai jangka     both the business and its stakeholders.
panjang bagi bisnis dan pemangku kepentingan.


Untuk mempercepat lahirnya inovasi yang berdampak,            To accelerate impactful innovation, IOH actively collaborates
IOH aktif menjalin kolaborasi strategis dengan pemerintah,    with government institutions, financial institutions,
lembaga keuangan, startup teknologi, serta institusi          technology start-ups, and academic institutions. These
pendidikan. Kolaborasi lintas sektor ini memperkaya           cross-sector partnerships enrich the innovation ecosystem,
ekosistem inovasi, mendorong transfer pengetahuan,            facilitate knowledge exchange, and speed up the
dan mempercepat adopsi solusi digital yang mendukung          development of solutions that support national digital
transformasi dan keberlanjutan nasional.                      transformation and sustainability goals.


Seluruh dampak dari produk dan layanan berkelanjutan          The impact of sustainable products and services is
tersebut dipantau melalui indikator kinerja yang terukur      continuously monitored through measurable performance
dan dilaporkan secara transparan sesuai dengan standar        indicators and reported transparently in accordance with
ESG yang berlaku. Melalui pemantauan dan pelaporan yang       recognised ESG standards. This commitment to monitoring
konsisten, IOH memastikan akuntabilitas serta peningkatan     and disclosure reinforces accountability and drives
berkelanjutan dalam setiap inisiatif inovasi.                 continuous improvement across all innovation initiatives.


Pada akhirnya, melalui kebijakan dan pendekatan ini,          Ultimately, through this policy and approach, IOH affirms
IOH menegaskan bahwa inovasi bukan sekadar alat               that innovation is not merely a driver of business growth
pertumbuhan bisnis, melainkan komitmen nyata untuk            but a long-term commitment to shaping a greener, more
membangun masa depan Indonesia yang lebih hijau, inklusif,    inclusive, and resilient future for Indonesia. For IOH, today’s
dan berdaya saing. Karena bagi IOH, inovasi hari ini adalah   innovation is the foundation of tomorrow’s sustainability.
fondasi bagi keberlanjutan esok hari.




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      43
Page 48
           Aspek Ekonomi
           Economic Aspect




              Kinerja
             Ekonomi
            Economic
           Performance


                                              Sebagai salah satu pelaku utama industri telekomunikasi digital
                                              di Indonesia, IOH memainkan peran strategis dalam mendorong
           Kontribusi ekonomi IOH             pertumbuhan ekonomi nasional, baik secara langsung melalui
         mencakup penciptaan nilai            kinerja bisnis dan kontribusi fiskal, maupun secara tidak
        langsung dan tidak langsung           langsung melalui penguatan produktivitas ekosistem digital.
        bagi perekonomian nasional
                                              Kontribusi ekonomi langsung IOH diwujudkan melalui
         IOH’s economic contribution
                                              penciptaan lapangan kerja, keberlanjutan rantai nilai bersama
        encompasses the creation of
                                              mitra usaha, serta pembayaran pajak dan kewajiban lainnya
       both direct and indirect value for
                                              kepada negara. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan
            the national economy
                                              pertumbuhan pendapatan sebesar 1,1% menjadi Rp 56.518,1
                                              miliar, serta peningkatan laba bersih yang dapat diatribusikan
                                              kepada pemilik entitas induk sebesar 12,2% menjadi Rp5.509,7
                                              miliar, yang didorong oleh kenaikan pendapatan, penurunan
        Pertumbuhan kinerja finansial         beban karyawan, pemasaran, beban lain-lain-bersih dan
           didorong oleh penguatan            kenaikan penghasilan (beban) operasional lain-lain - bersih
       operasional dan efisiensi biaya        yang dimbangi oleh kenaikan beban penyelenggaraan jasa,
       Financial performance growth is        umum, administrasi, penyusutan dan amortisasi. Capaian ini
      driven by strengthened operations       mencerminkan ketahanan model bisnis IOH di tengah dinamika
         and improved cost efficiency         industri dan ketidakpastian ekonomi global.


                                              As one of the leading players in Indonesia’s digital
                                              telecommunications industry, IOH plays a strategic role in
                                              driving national economic growth, both directly through its
         Risiko perubahan iklim dikelola      business performance and fiscal contributions, and indirectly by
     melalui inovasi energi untuk menjaga     strengthening the productivity of the digital ecosystem.
      ketahanan dan keberlanjutan bisnis
       Climate-related risks are managed      IOH’s direct economic contribution is reflected in job creation,
      through energy innovation initiatives   the sustainability of its value chain together with business
     that enhance business resilience and     partners, as well as the payment of taxes and other statutory
             long-term sustainability         obligations to the state. Throughout 2025, the Company
        social and environmental impact       recorded revenue growth of 1.1% to Rp56,518.1 billion, as well as a
                                              12.2% increase in net profit attributable to owners of the parent
                                              to Rp5,509.7 billion, driven by higher revenue, lower employee
                                              expenses, marketing expenses, other net expenses, and higher
                                              other operating income (expenses), offset by an increase in
                                              service, general, administrative, depreciation, and amortization
                                              expenses. These achievements underscore the resilience of
                                              IOH’s business model amid industry dynamics and global
                                              economic uncertainty.
44       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 49
 Perbandingan Target dan Kinerja 2025, serta Proyeksi 2026 [OJK F.2]
 Comparison of Target and Performance in 2025, as well as Projection in 2026
 Indikator Keuangan                                    Target 2025                             Realisasi 2025                    Proyeksi 2026
 Financial Indicator                                   2025 Target                            2025 Realization                  2026 Projection
 Pertumbuhan Pendapatan                   Melebihi pertumbuhan pasar
                                                                                                                 +1.1%            Mid to high single digit
 Revenue Growth                           Better than Market Growth
                                          Tidak ada target yang                                                                    Tidak ada target yang
 Margin EBITDA
                                          ditetapkan                                                             47.1%                        ditetapkan
 EBITDA Margin
                                          No target set                                                                                    No target set
                                          Melebihi pertumbuhan
 Pertumbuhan EBITDA
                                          pendapatan                                                             +0.8%            Mid to high single digit
 EBITDA Growth
                                          Better than Revenue Growth

 CAPEX
                                          Sekitar Rp13,0 triliun                                       Rp13,3 triliun               Sekitar Rp13,0 triliun
                                          Around Rp13.0 trillion                                       Rp13.3 trillion              Around Rp13.0 trillion

 * Tidak termasuk biaya lisensi spektrum baru dan pengeluaran modal GPU berdasarkan kontrak
 Excludes new spectrum license cost and contract-based GPU capex




Sejalan dengan pertumbuhan kinerja usaha, IOH juga                                   In line with its business performance growth, IOH also
mencatat penciptaan nilai ekonomi langsung yang                                      recorded the creation of direct economic value, reflecting
mencerminkan skala dan kontribusi bisnis Perseroan.                                  the scale and contribution of the Company’s operations.
Sepanjang tahun 2025, nilai ekonomi langsung yang dihasilkan                         Throughout 2025, the direct economic value generated
mencapai Rp56.707,5 miliar, mencerminkan kemampuan IOH                               amounted to Rp56,707.5 billion, demonstrating IOH’s ability
dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan di tengah                                    to sustain growth amid industry dynamics and external
dinamika industri dan tantangan eksternal.                                           challenges.


Nilai ekonomi tersebut kemudian didistribusikan kepada                               This economic value was subsequently distributed to
berbagai pemangku kepentingan melalui pembayaran                                     various stakeholders through payments to suppliers and
kepada pemasok dan mitra usaha, remunerasi dan                                       business partners, employee remuneration and benefits, tax
tunjangan karyawan, pembayaran pajak kepada negara,                                  payments to the government, and financing costs paid to
serta biaya pendanaan kepada penyedia modal. Distribusi                              capital providers. Such distribution underscores IOH’s role as
nilai ini mencerminkan peran IOH sebagai penggerak                                   a catalyst within a broader economic ecosystem, where the
ekosistem ekonomi yang lebih luas, di mana aktivitas bisnis                          Company’s business activities support partner sustainability,
Perseroan turut menopang keberlangsungan usaha mitra,                                create employment opportunities, and contribute to public
menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi terhadap                               revenue.
pendapatan negara.


Sementara itu, sebagian nilai ekonomi juga ditahan oleh                              At the same time, a portion of the economic value was
Perseroan sebagai laba ditahan untuk memperkuat                                      retained by the Company in the form of retained earnings
struktur permodalan dan mendukung investasi jangka                                   to strengthen its capital structure and support long-
panjang. Nilai ekonomi yang ditahan ini menjadi fondasi                              term investments. This retained economic value serves
penting bagi IOH dalam membiayai pengembangan                                        as a critical foundation for financing network expansion,
jaringan, inovasi teknologi, transformasi digital, serta inisiatif                   technological innovation, digital transformation, and
keberlanjutan, memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi                                  sustainability initiatives, ensuring that the Company’s
Perseroan tetap berimbang antara kinerja jangka pendek                               economic growth remains balanced between short-term
dan penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.                              performance and long-term, sustainable value creation.




                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        45
Page 50
             Aspek Ekonomi
             Economic Aspect




 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1]
 Direct Economic Value Generated and Distributed
                                                                                                     Dalam jutaan Rupiah/In million Rupiah

 Uraian
                                                        2025                           2024                            2023
 Description
 Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan
 Direct Economic Value Generated
 Pendapatan Bersih
                                                                  56,518,141                  55,886,870                      51,228,782
 Net Revenue
 Pendapatan Investasi Finansial
                                                                    189,402                      362,972                        330,998
 Financial Investment Income
 Penghasilan Bunga
                                                                    189,402                      362,972                        330,998
 Interest Income
 Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang
 Dihasilkan                                                      56,707,543                   56,249,842                      51,559,780
 Total Direct Economic Value Generated
 Nilai Ekonomi Langsung yang Didistribusikan
 Direct Economic Value Distributed
 Biaya Operasional
                                                                 29,920,846                   29,511,822                      27,290,818
 Operating Cost
 Beban Penyelenggaraan Jasa
                                                                 23,828,490                   22,740,295                      21,084,880
 Cost of Services
 Karyawan
                                                                  3,449,691                    3,889,735                       3,694,617
 Personnel
 Pemasaran
                                                                   1,677,341                   1,992,959                       1,676,654
 Marketing
 Umum dan Administrasi
                                                                   965,324                      888,833                          834,667
 General and Administrative
 Biaya Keuangan
                                                                  4,201,287                     4,477,795                      4,724,609
 Finance Cost
 Pembayaran Kepada Pemerintah
                                                                   1,467,141                    1,460,113                       1,155,842
 Payment to Government
 Jumlah Nilai Ekonomi Langsung yang
 Didistribusikan                                                 35,589,274                   35,449,730                       33,171,269
 Total Direct Economic Value Distributed

 Nilai Ekonomi Langsung yang Ditahan
 Direct Economic Value Retained
                                                                 21,118,269                   20,800,112                      18,388,511




Terkait distribusi nilai ekonomi, total nilai ekonomi langsung       With respect to the distribution of economic value, the total
yang didistribusikan pada tahun 2025 tidak mencakup                  direct economic value distributed in 2025 does not include
alokasi dana program Corporate Social Responsibility                 the allocation of Corporate Social Responsibility (CSR) funds
(CSR) sebesar Rp17.474 juta. Informasi lebih rinci mengenai          amounting to Rp17.474 million. More detailed information
program CSR dan dampaknya disajikan pada bagian                      on the Company’s CSR programmes and their impacts is
tersendiri dalam laporan ini.                                        presented in a dedicated section of this report.




46       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 51
Dalam konteks risiko dan peluang ekonomi, perubahan             In the context of economic risks and opportunities, climate
iklim menjadi salah satu faktor eksternal yang semakin          change has become an increasingly relevant external factor
relevan bagi keberlanjutan kinerja Perseroan. Dari perspektif   affecting the sustainability of the Company’s performance.
operasional, risiko utama terkait iklim muncul dari ancaman     From an operational perspective, the primary climate-
ganda: kerusakan fisik infrastruktur akibat cuaca ekstrem       related risks arise from a dual threat: physical damage to
serta gangguan pasokan energi. Badai, banjir, dan kondisi       infrastructure caused by extreme weather events and
cuaca ekstrem lainnya berpotensi merusak menara BTS             disruptions to energy supply. Storms, floods, and other
dan jaringan serat optik, sementara ketergantungan pada         extreme weather conditions may damage base transceiver
pasokan listrik nasional menjadikan stabilitas energi sebagai   stations (BTS) and fibre optic networks, while reliance on the
salah satu titik kerentanan utama bagi kelangsungan             national electricity grid places energy stability among the key
layanan IOH. [GRI 102-2]                                        vulnerabilities for the continuity of IOH’s services. [GRI 102-2]


Namun demikian, tantangan tersebut juga membuka                 Nevertheless, these challenges also present strategic
peluang strategis bagi Perseroan untuk membangun                opportunities for the Company to build long-term resilience
ketahanan dan efisiensi jangka panjang. IOH merespons           and efficiency. IOH responds to climate-related risks by
risiko iklim dengan mengakselerasi inovasi energi, termasuk     accelerating energy innovation, including more efficient
implementasi green network technology yang lebih                green network technology using AI, the deployment of
efisien menggunakan AI, panel surya (Photovoltaic/PV)           photovoltaic (PV) solar panels at BTS sites and data centres.
di lokasi BTS dan pusat data. Langkah ini secara langsung       This initiative directly reduces dependence on the main
mengurangi ketergantungan pada jaringan listrik utama           electricity grid and fossil fuels used for generators, while
dan bahan bakar fosil untuk genset, sekaligus menekan           also lowering operating costs. Moreover, this approach
biaya operasional. Lebih jauh, pendekatan ini mengubah          transforms certain operational cost centres into strategic
sebagian pusat biaya operasional menjadi aset strategis         assets that support sustainable competitive advantage,
yang mendukung keunggulan kompetitif berkelanjutan,             combining economic efficiency with a strong commitment
menggabungkan efisiensi ekonomi dengan komitmen                 to a cleaner energy transition. [GRI 201-2]
terhadap transisi energi yang lebih bersih. [GRI 201-2]


Sepanjang periode pelaporan, IOH tidak menerima subsidi         Throughout the reporting period, IOH did not receive any
maupun bantuan keuangan dari pemerintah. Meski                  government subsidies or financial assistance. However, the
demikian, pemerintah Republik Indonesia tetap memiliki          Government of the Republic of Indonesia continues to hold
satu saham Seri A (Dwiwarna) yang memberikan hak khusus         one Series A (Dwiwarna) share, which grants special rights in
dalam aspek tertentu pengelolaan Perseroan, sebagai             certain aspects of the Company’s governance as part of the
bagian dari kerangka tata kelola strategis. [GRI 201-4]         strategic oversight framework. [GRI 201-4]


Melalui kinerja ekonomi yang solid, pengelolaan risiko iklim    Through solid economic performance, adaptive climate
yang adaptif melalui penguatan fisik infrastruktur, seperti     risk management through physical infrastructure
peninggian posisi BTS di lokasi rawan banjir dan desain         reinforcement, such as raising the position of BTS in flood-
menara sesuai standar ketahanan angin, serta modernisasi        prone locations and designing towers according to wind
jaringan dengan mengganti baterai VRLA ke Lithium yang          resistance standards, as well as modernizing the network
lebih efisien. Selain itu, IOH menyelaraskan diri dengan        by replacing VRLA batteries with more efficient Lithium
strategi iklim melalui penggunaan teknologi AI untuk            batteries. In addition, IOH aligns itself with climate strategies
efisiensi energi otomatis, serta strategi efisiensi berbasis    through the use of AI technology for automatic energy
inovasi energi. IOH menegaskan komitmennya untuk                efficiency, as well as innovation-based energy efficiency
menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan, tidak hanya       strategies. IOH affirms its commitment to creating
bagi Perseroan, tetapi juga bagi perekonomian nasional dan      sustainable economic value, not only for the Company, but
seluruh pemangku kepentingan.                                   also for the national economy and all stakeholders.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       47
Page 52
        Aspek Ekonomi
        Economic Aspect




           Investasi pada
        Proyek yang Sejalan
         dengan Keuangan
            Berkelanjutan
      Investment on Projects
       that Are Aligned with
        Sustainable Finance
                         [OJK F.3]




     Investasi IOH diarahkan pada proyek      Fokus utama meliputi efisiensi energi,
       yang menciptakan nilai ekonomi       inklusi digital, dan penguatan infrastruktur
          sekaligus dampak sosial dan                    digital berkelanjutan
                   lingkungan               Key focus areas include energy efficiency,
      IOH directs its investments towards     digital inclusion, and sustainable digital
         projects that create economic                       infrastructure
        value while delivering social and
             environmental benefits


                                             Pengukuran target dan realisasi proyek
                                             masih dikembangkan secara bertahap
       Prinsip keuangan berkelanjutan            Target-setting and realisation
     menjadi pertimbangan dalam proses         measurement are being developed
      perencanaan dan evaluasi proyek                    progressively
      Sustainable finance principles are
      embedded in project planning and
             evaluation processes




48    Indosat Ooredoo Hutchison
Page 53
Sejalan dengan komitmen terhadap penerapan Keuangan            In line with its commitment to the implementation of
Berkelanjutan, IOH secara bertahap mengarahkan                 Sustainable Finance, IOH has progressively directed its
pengembangan proyek dan investasi pada inisiatif yang          project development and investments towards initiatives
mendukung pertumbuhan ekonomi yang bertanggung                 that support responsible economic growth. For IOH,
jawab. Bagi IOH, keuangan berkelanjutan merupakan              sustainable finance is an integral part of its long-term
bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan           strategy to ensure business continuity, while carefully
kesinambungan bisnis, dengan tetap memperhatikan               managing social and environmental impacts across its
dampak sosial dan lingkungan dari setiap aktivitas usaha.      operations.


Sepanjang tahun 2025, proyek-proyek yang sejalan dengan        Throughout 2025, projects aligned with sustainable
keuangan berkelanjutan difokuskan pada penguatan               finance focused on strengthening resilient and energy-
infrastruktur digital yang efisien dan berketahanan misalnya   efficient digital infrastructure for example, through digital
melalui transformasi digital dengan solusi cloud-native BSS,   transformation with cloud-native BSS solutions, increased
peningkatan redundansi jaringan, serta adopsi teknologi yang   network redundancy, and the adoption of technologies that
mengurangi gangguan layanan selama puncak trafik atau          reduce service disruptions during peak traffic or disasters,
bencana, pengembangan jaringan yang lebih hemat energi,        developing more energy-efficient network technologies,
serta perluasan layanan digital inklusif yang mendukung        and expanding inclusive digital services that support
aktivitas ekonomi masyarakat dan pelaku usaha. Investasi       economic activities and livelihoods. Investments in smarter
pada teknologi jaringan yang lebih cerdas dan efisien energi   and more energy-efficient network technologies were
dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus        undertaken to enhance service quality while optimising
mengoptimalkan biaya operasional dalam jangka panjang.         long-term operational costs.


Di aspek sosial, IOH memprioritaskan proyek yang               From a social perspective, IOH prioritised projects that
mendorong inklusi digital dan pemerataan akses teknologi       promote digital inclusion and equitable access to technology,
serta komitmen pembangunan dalam pemerataan akses              as well as a commitment to development in equal access to
teknologi, khususnya bagi UMKM dan komunitas di wilayah        technology, particularly for MSMEs and communities within
operasional Perseroan. Melalui pengembangan layanan dan        the Company’s operating areas. Through the development
platform digital, Perseroan menjembatani kesenjangan           of digital platforms and services, IOH bridging the digital
digital dan berupaya membuka peluang ekonomi baru dan          gap and seeks to unlock new economic opportunities
meningkatkan produktivitas, sejalan dengan peran strategis     and improve productivity, reinforcing its strategic role in
IOH dalam mendukung ekosistem ekonomi digital nasional.        supporting Indonesia’s digital economy ecosystem.


Dalam implementasinya, proses alokasi anggaran dan             In practice, budget allocation and project evaluation
evaluasi proyek dilakukan dengan mempertimbangkan              processes take into account ESG considerations in
aspek ESG, di samping kelayakan finansial. Namun demikian,     addition to financial feasibility. However, as of the current
hingga periode pelaporan ini, IOH belum menetapkan             reporting period, IOH has not yet established detailed
target dan realisasi secara rinci untuk proyek-proyek yang     targets and realisation metrics for projects categorised
dikategorikan sejalan dengan keuangan berkelanjutan.           as aligned with sustainable finance. The Company is
Perseroan masih berada pada tahap penguatan kerangka           currently strengthening its internal frameworks, developing
kerja, pengembangan indikator, serta penyelarasan              indicators, and enhancing alignment across business units
internal guna memastikan pengukuran yang konsisten dan         to enable consistent and integrated measurement in the
terintegrasi di masa mendatang.                                future.


Ke depan, IOH berkomitmen untuk terus menyempurnakan           Looking ahead, IOH is committed to continuously refining
pendekatan keuangan berkelanjutan, termasuk dalam              its sustainable finance approach, including the gradual
menetapkan target yang lebih terukur dan memantau              establishment of more measurable targets and systematic
realisasi proyek secara lebih sistematis. Dengan pendekatan    monitoring of project outcomes. Through this phased
bertahap ini, IOH memastikan bahwa penerapan keuangan          approach, IOH aims to ensure that sustainable finance is
berkelanjutan tidak hanya bersifat kepatuhan, tetapi           not merely a compliance exercise, but a solid foundation for
menjadi fondasi bagi penciptaan nilai jangka panjang yang      creating long-term, inclusive, and sustainable value.
inklusif dan berkelanjutan.




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   49
Page 54
         Aspek Ekonomi
         Economic Aspect




          Keberadaan
             Pasar
            Market
           Presence



             IOH memastikan praktik         Upah entry-level ditetapkan di atas Upah
            remunerasi yang adil dan        Minimum Provinsi (UMP) serta setara bagi
          kompetitif di seluruh wilayah            karyawan pria dan wanita
                   operasional                Entry-level wages are set above the
        IOH ensures fair and competitive      Provincial Minimum Wage (UMP) and
       remuneration practices across all       applied equally to male and female
                 operating areas                           employees




      Pengembangan dan pemberdayaan         Mayoritas posisi manajemen senior diisi
        talenta lokal menjadi bagian dari    oleh talenta nasional sebagai wujud
           kontribusi ekonomi regional             komitmen jangka panjang
          Local talent development and       The majority of senior management
     empowerment form a key part of IOH’s    positions are held by national talent,
       contribution to regional economies     reflecting a long-term commitment




50     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 55
Keberadaan IOH di berbagai wilayah Indonesia tidak           The presence of IOH across Indonesia is reflected not only
hanya tercermin melalui jaringan dan layanan digital         in its extensive digital network and services but also in its
yang luas, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap     tangible contributions to local economies. The Company
perekonomian lokal. Perseroan memandang praktik              views fair and inclusive employment practices as a critical
ketenagakerjaan yang adil dan inklusif sebagai fondasi       foundation for building long-term relationships with
penting dalam membangun hubungan jangka panjang              communities in its operating areas.
dengan masyarakat di wilayah operasionalnya.


Sebagai bentuk komitmen tersebut, IOH menetapkan             As part of this commitment, IOH provides entry-level
upah entry-level yang melebihi Upah Minimum Provinsi         wages that exceed the applicable Provincial Minimum Wage
(UMP) yang berlaku, sekaligus memastikan kesetaraan          (UMP) and ensures pay equity between male and female
remunerasi antara karyawan pria dan wanita dengan            employees, maintaining a 1:1 remuneration ratio across all
rasio 1:1 untuk setiap jenjang jabatan. Pendekatan ini       job levels. This approach reflects the Company’s belief that
mencerminkan keyakinan Perseroan bahwa penghargaan           fair compensation is essential to employee productivity,
yang adil terhadap tenaga kerja merupakan prasyarat          engagement, and sustainable business performance. [GRI
bagi produktivitas, keterlibatan karyawan, dan               202-1]
keberlanjutan bisnis. [GRI 202-1]


Lebih jauh, IOH secara konsisten memprioritaskan             Beyond remuneration, IOH consistently prioritises the
pengembangan talenta lokal, yang didefinisikan sebagai       development of local talent, defined as individuals
individu yang berasal dari wilayah tempat Perseroan          originating from the regions where the Company operates.
beroperasi. Kebijakan ini tidak hanya membuka                This policy not only creates employment opportunities
kesempatan kerja, tetapi juga mendorong peningkatan          but also fosters local capacity building and leadership
kapasitas dan kepemimpinan lokal. Komitmen tersebut          development. Such commitment is reflected in the fact that
tercermin dari 74% posisi manajemen senior/setingkat         74% of senior management/SVP-level positions are held by
SVP yang diisi oleh talenta Indonesia, menegaskan peran      Indonesian talent, underscoring IOH’s role in strengthening
IOH dalam membangun kepemimpinan nasional dan                national leadership and regional economic growth,
memperkuat ekonomi regional, sementara 26% dari luar         meanwhile 26% is from outside Indonesia. [GRI 202-2]
Indonesia. [GRI 202-2]


Melalui praktik remunerasi yang bertanggung jawab dan        Through responsible wage practices and a strong focus
strategi pengembangan talenta lokal, IOH memastikan          on local talent development, IOH ensures that its market
bahwa kehadirannya di pasar tidak hanya menciptakan          presence delivers not only business value but also supports
nilai bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan     inclusive and sustainable economic growth across its areas
ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah   of operation. This commitment is further strengthened by
operasional Perseroan. Komitmen ini turut diperkuat oleh     harmonious industrial relations between management and
hubungan industrial yang harmonis antara manajemen dan       labor unions, built through constructive dialogue, respect for
serikat pekerja, yang dibangun melalui dialog konstruktif,   employee rights, and open and continuous communication
penghormatan terhadap hak karyawan, serta mekanisme          mechanisms.
komunikasi yang terbuka dan berkesinambungan.




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       51
Page 56
       Pilar ESG
       ESG Pillars




52   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 57
05.
Pilar ESG
ESG Pillars




              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   53
Page 58
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Pendekatan Keberlanjutan                                            [OJK A.1] [OJK F.1]

Sustainability Approach




Strategi Keberlanjutan                                        Sustainability Strategy

IOH menegaskan komitmen keberlanjutan dengan                  IOH reaffirms its commitment to sustainability by
memperkuat dan mematangkan kerangka strategis                 strengthening and refining the strategic framework
yang telah dibangun pada periode sebelumnya. Kerangka         established in the previous period. This framework
tersebut mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan,          integrates environmental responsibility, digital
pemberdayaan digital, serta praktik bisnis yang etis ke       empowerment, and ethical business practices into the
dalam proses inti operasional perusahaan.​                    company’s core operational processes.


Di tengah perubahan lanskap industri telekomunikasi,          Amidst changes in the telecommunications industry
IOH tetap fokus merespons isu-isu global yang semakin         landscape, IOH remains focused on responding to
relevan, mulai dari aksi iklim, percepatan inklusi digital,   increasingly relevant global issues, ranging from climate
hingga penguatan tata kelola. Berlandaskan tiga pilar         action and accelerating digital inclusion to strengthening
utama Peduli terhadap Lingkungan, Peluang Digital             governance. Based on three main pillars Care for
untuk Memberdayakan Masyarakat, serta Bisnis yang             the Environment, Digital Opportunities to Empower
Bertanggung Jawab dan Etis IOH terus menyempurnakan           Communities, and Responsible and Ethical Business IOH
pendekatannya agar keberlanjutan menjadi penggerak            continues to refine its approach so that sustainability
pertumbuhan jangka panjang, bukan sekadar komitmen            becomes a driver of long-term growth, not just a normative
normatif.​                                                    commitment.


Melalui peta jalan yang selaras dengan tujuan keberlanjutan   Through a roadmap aligned with global and national
global dan nasional, IOH berkomitmen membangun                sustainability goals, IOH is committed to building a
ekosistem digital yang tangguh, inklusif, dan siap            resilient, inclusive, and future-ready digital ecosystem,
menghadapi masa depan, sekaligus memperkuat posisinya         while strengthening its position as a leader in the
sebagai pemimpin industri telekomunikasi di Indonesia.        telecommunications industry in Indonesia.




54      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 59
Pengelolaan Lingkungan                                          Environmental Stewardship

IOH memahami bahwa pelaku usaha terutama di industri            IOH understands that businesses, especially those in the
telekomunikasi yang intensif memanfaatkan energi dan            telecommunications industry that intensively utilise energy
sumber daya memiliki tanggung jawab besar dalam                 and resources, have a significant responsibility to protect
menjaga lingkungan. Karena itu, strategi lingkungan             the environment. Therefore, the Company’s environmental
Perseroan diarahkan pada sasaran ambisius penurunan             strategy is directed towards the ambitious goal of reducing
intensitas emisi gas rumah kaca hingga 50% dari baseline        greenhouse gas emissions intensity by 50% from the 2020
tahun 2020 sampai dengan 2025.​                                 baseline by 2025.


Melalui pengurangan konsumsi energi dan penerapan               By reducing energy consumption and implementing more
praktik operasional yang lebih ramah lingkungan, IOH            environmentally friendly operational practices, IOH not
tidak hanya memenuhi tanggung jawab ekologis, tetapi            only fulfils its ecological responsibilities, but also promotes
juga mendorong efisiensi operasional serta memperkuat           operational efficiency and strengthens the company’s
kesiapan perusahaan menghadapi perkembangan                     readiness to face developments in environmental
regulasi lingkungan. Pilar “Peduli terhadap Lingkungan”         regulations. The ‘Care for the Environment’ pillar is in line
ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan             with the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly
(TPB), khususnya TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau),          SDG 7 (Affordable and Clean Energy), SDG 11 (Sustainable
TPB 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan), TPB 12         Cities and Communities), SDG 12 (Responsible Consumption
(Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan             and Production), and SDG 13 (Climate Action), which are
TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim), yang diwujudkan            realised through energy efficiency initiatives, carbon
lewat inisiatif efisiensi energi, penurunan jejak karbon, dan   footprint reduction, and optimisation of resource utilisation.
optimalisasi pemanfaatan sumber daya.


Dampak Sosial dan Pemberdayaan                                  Social Impact and Empowerment

Strategi sosial IOH dirancang untuk menjangkau komunitas        IOH’s social strategy is designed to reach the communities
yang dilayani sekaligus memperkuat ekosistem digital yang       it serves while strengthening a more inclusive digital
lebih inklusif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui target     ecosystem. This commitment is realised through the target
penguatan representasi perempuan di posisi kepemimpinan         of strengthening the representation of women in leadership
hingga 2028 serta ambisi untuk menghadirkan dampak              positions by 2028 and the ambition to bring positive impact
positif bagi masyarakat Indonesia lewat berbagai inisiatif      to Indonesian society through various digital initiatives and
dan proyek digital.​                                            projects.


Melalui agenda ini, IOH berupaya menjembatani kesenjangan       Through this agenda, IOH seeks to bridging the digital
digital, mendorong mobilitas sosial, dan berkontribusi          divide, encourage social mobility, and contribute to the
pada terbentuknya masyarakat yang lebih tangguh serta           formation of a more resilient and equitable society. IOH’s
berkeadilan. Inisiatif sosial IOH tidak hanya mencerminkan      social initiatives not only reflect corporate responsibility,
tanggung jawab korporasi, tetapi juga merupakan investasi       but are also a strategic investment to strengthen the social
strategis untuk memperkuat jejaring sosial yang menopang        networks that support the market, increase customer
pasar, meningkatkan kedekatan dengan konsumen, dan              intimacy, and deepen brand loyalty.
memperdalam loyalitas terhadap merek.


Pilar “Peluang Digital untuk Memberdayakan Masyarakat”          The pillar ‘Digital Opportunities to Empower Communities’
juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan            is also in line with the Sustainable Development Goals
(TPB), terutama TPB 4 (Pendidikan Berkualitas), TPB             (SDGs), particularly SDG 4 (Quality Education), SDG 5 (Gender
5 (Kesetaraan Gender), TPB 8 (Pekerjaan Layak dan               Equality), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG
Pertumbuhan Ekonomi), TPB 9 (Industri, Inovasi, dan             9 (Industry, Innovation and Infrastructure), and SDG 10
Infrastruktur), serta TPB 10 (Berkurangnya Kesenjangan).        (Reduced Inequalities). Its implementation is reflected in
Implementasinya tercermin melalui program seperti IDCamp        programs such as IDCamp to strengthen national digital
untuk penguatan kapabilitas digital nasional, SheHacks untuk    capabilities, SheHacks to open up opportunities for women
membuka peluang perempuan dalam menciptakan dampak              to create economic, social, and environmental impact
ekonomi, sosial dan lingkungan melalui teknologi digital,       through digital technology, as well as the empowHER

                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          55
Page 60
           Pilar ESG
           ESG Pillars




serta program I-empowHER yang mendorong penguatan                    program, which encourages leadership strengthening and
kepemimpinan dan pengembangan kapasitas perempuan                    capacity building for women within the Company’s internal
di lingkungan internal maupun ekosistem Perseroan. Selain            environment and ecosystem. In addition, various other
itu, berbagai inisiatif digital inklusif lain yang melibatkan        inclusive digital initiatives involving various partnerships to
berbagai kemitraan dalam memperluas akses teknologi bagi             expand access to technology for underserved groups.
kelompok yang belum terjangkau.


Tata Kelola dan Perilaku Etis                                        Governance and Ethical Conduct

Pilar Bisnis yang Bertanggung Jawab dan Etis di IOH dirancang        IOH’s Responsible and Ethical Business Pillars are designed
untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus               to ensure regulatory compliance while supporting the
mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                achievement of Sustainable Development Goals (SDGs),
(TPB), khususnya TPB 16 tentang kelembagaan yang tangguh             particularly SDG 16 on resilient institutions and SDG 17 on
dan TPB 17 mengenai kemitraan. Perseroan menerapkan                  partnerships. The company implements transparent and
tata kelola yang transparan dan berintegritas, dengan                ethical governance, placing digital security and data privacy
menempatkan keamanan digital serta pelindungan privasi               protection as a key focus in its operations.
data sebagai fokus utama dalam menjalankan operasional.


Melalui penerapan standar perlindungan data yang ketat,              Through the implementation of strict data protection
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta                     standards, compliance with applicable regulations, and
kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan,               strategic collaboration with stakeholders, IOH strengthens
IOH memperkuat ekosistem digital yang aman, adil, dan                a secure, fair, and sustainable digital ecosystem. The
berkelanjutan. Kepercayaan dari pelanggan, regulator,                trust of customers, regulators, and business partners
dan mitra usaha menjadi fondasi penting bagi IOH untuk               is an important foundation for IOH to maintain its
menjaga daya saing di era digital, sekaligus memastikan              competitiveness in the digital era, while ensuring responsible
praktik bisnis yang bertanggung jawab.                               business practices.


 Kerangka Strategi Keberlanjutan IOH
 IOH Sustainability Framework



                                                                        Become the
                                                                   ESG Leader in Indonesia
                                                                 Telecommunication Industry

                                                                          Digital Opportunity to        Responsible and Ethical
                    ESG Pillars          Care for Environment
                                                                          Empower Community                   Business


                                              Practicing                                                 Responsible Corporate
                Cascade north star                                       Enhancing Social Impact
                                       Environmental Safeguard                                               Governance


                                                                     •   Double the Number of
                                                                         Women in Leadership
                                        Reduce greenhouse gas            Roles by 2028                   The Implementation of
                     Spotlight         emissions intensity by 50%                                               Privacy
                                      by 2025 from base year 2020    •   85 million Indonesian             by Design by 2027
                                                                         impacted with IOH Digital
                                                                         initiatives by 2028


                                           Reducing emissions
                                                                     Promoting diverse leadership        Implementing Privacy by
                                          is key to accelerating
                                                                         fosters innovation and           Design strengthens data
                                      decarbonizations, enhancing
                                                                       strengthens social equity,       protection and regulatory
                                          operational efficiency,
                                                                         while digital initiatives       compliance, embedding
                                         lowering energy costs,
                                                                        empower communities           privacy into every operational
                                        and aligning with climate
                   Correlation to                                     and expand market reach.         aspect. This builds customer
                                       regulations. It underscores
                     Business                                            Together, these efforts        trust, minimizes risks, and
                                           IOH’s environmental
                    and Market                                        enhance brand reputation,           positions the company
                                        leadership by supporting
                                                                         customer loyalty, and              as a pioneer in digital
                                           sustainability goals,
                                                                       stakeholder trust, driving          responsibility, meeting
                                      appealing to eco-conscious
                                                                         sustainable growth in         growing demands for robust
                                      stakeholders, and delivering
                                                                     Indonesia’s digital and social   and transparent data security
                                       lasting environmental and
                                                                               landscape.                         practices.
                                            financial benefits.
56      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 61
Penetapan Materialitas [GRI 3-1] [PSPK1-33a]                    Materiality Assessment

IOH menetapkan isu-isu material ESG melalui proses yang         IOH determines material ESG issues through a systematic
sistematis dan partisipatif dengan melibatkan pemangku          and participatory process involving both internal and
kepentingan internal maupun eksternal. Proses diawali           external stakeholders. The process begins with a discussion
dengan pembahasan topik ESG oleh jajaran senior/eksekutif       of ESG topics by senior/executive management together
bersama ESG Steering Committee (ESG Steerco), yang              with the ESG Steering Committee (ESG Steerco), which
kemudian didalami dan dikaji lebih lanjut bersama Direksi       is then explored and reviewed further with the Board of
untuk menyusun kerangka kerja ESG serta menetapkan              Directors to develop an ESG framework and determine the
prioritas implementasi Perseroan.​                              Company’s implementation priorities.


Penentuan topik material juga diperkuat oleh masukan            The determination of material topics is also reinforced
eksternal melalui survei kepada vendor, investor, regulator,    by external input through surveys of vendors, investors,
mitra bisnis, dan pelanggan, sehingga perspektif pemangku       regulator, business partners, and customers, so that
kepentingan dapat terakomodasi secara memadai. Seluruh          the perspectives of stakeholders can be adequately
hasilnya kemudian dirangkum dalam Matriks Materialitas IOH      accommodated. All results are then summarised in
untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan isu ESG yang         the IOH Materiality Matrix to identify and prioritise the
paling signifikan, sekaligus memastikan program ESG selaras     most significant ESG issues, while ensuring that the ESG
dengan ekspektasi para pemangku kepentingan.​                   programme is in line with stakeholder expectations.


IOH turut melakukan tinjauan internal atas aktivitas            IOH also conducted an internal review of business
bisnis, dinamika eksternal, serta isu ESG relevan di industri   activities, external dynamics, and relevant ESG issues in the
telekomunikasi dan TIK melalui riset dan benchmarking           telecommunications and ICT industry through research and
dengan perusahaan sejenis pada tahun 2025. Validasi             benchmarking with similar companies in 2025. Validation
dilakukan melalui FGD bersama manajemen senior dan ESG          was carried out through FGDs with senior management
Steerco guna memastikan keselarasan dengan praktik terbaik,     and ESG Steerco to ensure alignment with best practices,
kerangka keberlanjutan, perkembangan regulasi, dan prioritas    sustainability frameworks, regulatory developments, and
bisnis. Hasil penilaian tahun 2025 menunjukkan adanya           business priorities. The 2025 assessment results show
perubahan pada topik-topik material dibandingkan tahun          changes in material topics compared to the previous
sebelumnya. Perubahan ini mendorong IOH untuk meninjau          year. These changes have prompted IOH to review its
kembali prioritas keberlanjutan serta menyesuaikan strategi,    sustainability priorities and adjust its strategies, policies,
kebijakan, dan program kerja agar tetap responsif terhadap      and work programs to remain responsive to evolving
risiko dan peluang keberlanjutan yang berkembang, sekaligus     sustainability risks and opportunities, while ensuring that
memastikan keberlanjutan tetap terintegrasi secara efektif      sustainability remains effectively integrated into the
dalam pengambilan keputusan dan arah bisnis Perseroan.          Company’s decision-making and business direction.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    57
Page 62
                                        Pilar ESG
                                        ESG Pillars




Matriks Materialitas [GRI 3-2]                                                                                  Materiality Matrix
                                                             Monitor                                    Manage                                           Lead
                                        High




                                                                                                                                                            Data
                                                                                                                                                       Privacy &
                                                                                                                                                    Cybersecurity
                                                                                                                             Climate Change &
                                                                                                                                GHG Emissions        1       1
                                                                                                                                                         2
                                                                                                                      Labour Practice &
                                                                                                                                                         Corporate Governance
       Importance to Stakeholders (Y)




                                                                                                                       Human Resource
                                                                                                                                                         & Business Ethic
                                                                                                                         Management                 2
                                                                                                      Risk Management &                3 2       Customer    1
                                                                                                      Business Resiliance                       Experience
                                                                              Human Rights                                             Energy                digital inclusion
                                                                                                      3                                                      and social
                                                                                    5                                                                        impact
                                        Medium




                                                           Supply Chain
                                                           Management
                                                                          4
                                                                                                                             4   DEI



                                                                                                       Opportunities in
                                                                               6                  3    Clean Tech
                                                                              OHS




                                                                                              4   Water & Effluents

                                                                     5    Anti-Competitive
                                                                          Behavior
                                        Low




                                                 Low                                                      Medium                                                                 High


                                                                                             Importance to Business (X)



Topik material dan Dukungan pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan [GRI 3-3]
Material topics and support for Sustainable Development Goals
Pilar ESG                                              Topik Material                                             TPB
ESG Pillar                                             Material Topic                                             SDG
Care for                                               •   Perubahan Iklim & Emisi Gas Rumah Kaca                 •       TPB #7 Energi Bersih dan Terjangkau
Environment                                                (GRI 102)                                              •       TPB #11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan
                                                       •   Energi (GRI 103)                                       •       TPB #12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab
                                                       •   Climate Change & Greenhouse Gas                        •       TPB #13 Penanganan Perubahan Iklim
                                                           Emissions                                              •       SDG #7 Affordable and Clean Energy
                                                       •   Energy                                                 •       SDG #11 Sustainable Cities and Communities
                                                                                                                  •       SDG #12 Responsible Consumption and Production
                                                                                                                  •       SDG #13 Climate Action

Digital Opportunity                                    •   Praktik Ketenagakerjaan & Pengelolaan                  •       TPB #4 Pendidikan Berkualitas
to Empower                                                 Sumber Daya Manusia (GRI 401 dan GRI                   •       TPB #5 Kesetaraan Gender
Community                                                  404)                                                   •       TPB #8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
                                                       •   Pengalaman Pelanggan (GRI 416 & GRI 417)               •       TPB #9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur
                                                       •   Keanekaragaman, Kesempatan Setara, dan                 •       TPB #10 Berkurangnya Kesenjangan
                                                           Inklusi (GRI 405 & GRI 406)                            •       SDG #4 Quality Education
                                                       •   Inklusi Digital/Dampak Sosial (GRI 413 &               •       SDG #5 Gender Equality
                                                           GRI 203)                                               •       SDG #8 Decent Work and Economic Growth
                                                       •   Labour Practices & Human Resources                     •       SDG #9 Industry, Innovation and Infrastructure
                                                           Management                                             •       SDG #10 Reduced Inequalities
                                                       •   Customer Experience
                                                       •   Diversity, Equal Opportunity, and Inclusion
                                                       •   Digital Inclusion/Social Impact
Responsible and                                        •   Privasi Data & Keamanan Siber (GRI 418)                •       TPB #16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang
Ethical Business                                       •   Tata Kelola Perusahaan & Etika Bisnis (GRI                     Tangguh
                                                           2-9, GRI 2-16, GRI 2-23, & GRI 2-27)                   •       TPB #17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
                                                       •   Data Privacy & Cybersecurity                           •       SDG #16 Peace, Justice, and Strong Institutions
                                                       •   Corporate Governance & Business Ethics                 •       SDG #17 Partnerships for the Goals

58                     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 63
Manajemen Topik Material, Penilaian Risiko dan Permasalahan Aspek Keberlanjutan [GRI 3-3] [OJK E.3] [OJK
E.5]
Material Topic Management, Risk Assessment and Sustainability Issues
•   Energi (GRI 103)
•   Perubahan Iklim & Emisi Gas Rumah Kaca (GRI 102)
•   Energy
•   Climate Change & Greenhouse Gas Emissions

                     Akselerasi digitalisasi global mendorong kenaikan kebutuhan energi sekaligus meningkatkan emisi gas rumah
                     kaca (GRK) dari aktivitas digital. Sejalan dengan temuan International Telecommunication Union (ITU), sekitar dua
                     pertiga populasi dunia kini telah terhubung ke internet, yang pada akhirnya memperbesar permintaan terhadap
                     infrastruktur dan layanan TIK.​
                     Merujuk pada rangkuman data dan estimasi dalam publikasi World Bank dan ITU, sektor teknologi informasi
                     dan komunikasi (TIK) diperkirakan berkontribusi sekitar 1,7% terhadap total emisi global. Kondisi ini menegaskan
                     pentingnya penguatan efisiensi energi dan pengelolaan emisi pada ekosistem digital agar pertumbuhan
                     konektivitas tetap sejalan dengan agenda keberlanjutan.
Relevansi bagi IOH
Relevance for IOH
                     The acceleration of global digitalisation is driving an increase in energy demand while also increasing greenhouse
                     gas (GHG) emissions from digital activities. In line with findings from the International Telecommunication Union (ITU),
                     around two-thirds of the world's population is now connected to the internet, which ultimately increases demand
                     for ICT infrastructure and services.
                     Referring to the summary of data and estimates in publications by the World Bank and ITU, the information and
                     communication technology (ICT) sector is estimated to contribute around 1.7% to total global emissions. This
                     condition emphasises the importance of strengthening energy efficiency and emissions management in the digital
                     ecosystem so that connectivity growth remains in line with the sustainability agenda.

                     IOH menegaskan komitmennya dalam menekan dampak lingkungan melalui pencapaian target penurunan
                     intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 50% pada tahun 2025 dengan mengacu pada baseline tahun 2020.
                     Target ini mencerminkan upaya berkelanjutan Perseroan dalam mengelola dampak lingkungan secara terukur dan
                     bertanggung jawab.
                     Untuk mendukung pencapaian target tersebut, IOH memprioritaskan berbagai program strategis, antara lain
                     peningkatan efisiensi energi, percepatan pemanfaatan energi terbarukan, pengurangan emisi karbon, pengendalian
Komitmen/            limbah, serta penguatan praktik kerja yang berkelanjutan di lingkungan perusahaan. Pada tahun 2025, komitmen ini
Kebijakan serta      semakin diperkuat melalui penerbitan Pedoman Lingkungan Perusahaan yang telah disahkan oleh Direksi, sebagai
Tindakan untuk       kerangka kebijakan dalam mengintegrasikan pengelolaan lingkungan ke dalam proses bisnis dan operasional.
Mengelola            Pendekatan ini tidak hanya memperkuat ketahanan operasional, tetapi juga memastikan pertumbuhan bisnis
Commitment/          Perseroan tetap selaras dengan agenda lingkungan jangka panjang.
Policy and Actions
to Manage            IOH affirms its commitment to reducing environmental impact through its ‘Care for the Environment’ initiative, as part
                     of implementing sustainability across all of the Company's operational activities. The Company is targeting a 50%
                     reduction in greenhouse gas emissions intensity by 2025, based on 2020 baseline figures.
                     To support the achievement of this target, IOH prioritises energy efficiency programmes, the acceleration of
                     renewable energy utilisation, carbon emission reduction, waste control, and the strengthening of sustainable work
                     practices within the company. This approach also strengthens operational resilience and ensures that business
                     growth remains in line with the long-term environmental agenda.



•   Praktik Ketenagakerjaan & Pengelolaan Sumber Daya Manusia (GRI 401 & 404)
•   Keanekaragaman & Kesempatan Setara, dan Inklusi (GRI 405 & GRI 406)
•   Labour Practices & Human Resources Management
•   Diversity, Equal Opportunity, and Inclusion
                     Keragaman latar belakang di lingkungan kerja memperkaya perspektif, memperkuat kolaborasi, dan mendorong
                     lahirnya ide-ide baru. Dinamika tim yang lebih inklusif tersebut pada gilirannya dapat meningkatkan produktivitas,
Relevansi bagi IOH   sehingga berkontribusi pada kinerja organisasi dan capaian hasil yang lebih optimal.
Relevance for IOH
                     Diversity in the workplace enriches perspectives, strengthens collaboration, and encourages new ideas. More inclusive
                     team dynamics can in turn increase productivity, contributing to organisational performance and more optimal results.




                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          59
Page 64
             Pilar ESG
             ESG Pillars




                       Untuk menegaskan komitmen dalam menekan kesenjangan gender dan memperkuat praktik Diversity, Equity, and
                       Inclusion (DEI), IOH telah memiliki DEI Guidelines yang secara spesifik mengatur penerapan prinsip keberagaman,
                       kesetaraan, dan inklusi, serta disahkan oleh Direksi pada Desember 2025. Pedoman ini menjadi landasan kebijakan
                       dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif serta kepemimpinan yang semakin representatif di
                       seluruh level organisasi.
                       Sejalan dengan pedoman tersebut, IOH menetapkan target strategis untuk meningkatkan jumlah karyawan
Komitmen/
                       perempuan pada posisi manajemen senior (grade 8 ke atas) hingga dua kali lipat pada tahun 2028. Target ini
Kebijakan serta
                       mencerminkan komitmen Perseroan dalam membangun talenta kepemimpinan yang beragam, memperluas
Tindakan untuk
                       kesempatan yang setara, serta memperkuat praktik tata kelola sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Mengelola
Commitment/
                       To reinforce its commitment to reducing gender inequality and strengthening DEI (Diversity, Equity, and Inclusion)
Policy and Actions
                       practices, IOH has established DEI Guidelines, which specifically govern the implementation of diversity, equity, and
to Manage
                       inclusion principles and were approved by the Board of Directors in December 2025. These guidelines serve as a policy
                       foundation for fostering an inclusive workplace and promoting more representative leadership across all levels of the
                       organization.
                       Aligned with this framework, IOH has set a strategic target to double the number of female employees in senior
                       management positions (grade 8 and above) by 2028. This target reflects the Company’s commitment to developing
                       diverse leadership talent, expanding equal opportunities, and strengthening sustainable human capital governance.

•    Pengalaman Pelanggan (GRI 416 & GRI 417)
•    Inklusi Digital/Dampak Sosial (GRI 413 & GRI 203)
•    Customer Experience
•    Digital Inclusion/Social Impact
                       Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, indeks keterampilan digital dan literasi digital di Indonesia masih
                       berada di level 3,54 pada skala 1–5. Sejalan dengan kondisi tersebut, IOH sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi
                       terkemuka di Indonesia memiliki peran untuk turut berkontribusi dalam memperkuat pengembangan serta
                       peningkatan keterampilan dan literasi digital masyarakat secara lebih luas.
                       Selain itu, bagi IOH, kualitas jaringan, keandalan layanan, keamanan digital, serta kemudahan interaksi pelanggan
                       menjadi elemen penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pengguna di tengah persaingan yang semakin
                       ketat dan ekspektasi pelanggan yang terus meningkat.
                       Selain aspek kualitas layanan, meningkatnya risiko penipuan digital, spam, dan pelanggaran data turut memengaruhi
                       persepsi pelanggan terhadap penyedia layanan telekomunikasi. Oleh karena itu, pengelolaan pengalaman pelanggan
                       tidak hanya berkaitan dengan kepuasan layanan, tetapi juga mencakup perlindungan konsumen, transparansi, dan
Relevansi bagi IOH     responsivitas Perseroan dalam menangani keluhan serta masukan pelanggan secara berkelanjutan.
Relevance for IOH
                       According to the Ministry of Communication and Information Technology, Indonesia’s digital skills and literacy index
                       remains at 3.54 on a scale of 1–5. In line with this situation, IOH, as one of Indonesia’s leading telecommunications
                       companies, has a role to play in contributing to the broader development and improvement of the digital skills and
                       literacy of the community.
                       In addition, for IOH, network quality, service reliability, digital security, and seamless customer interactions are essential
                       to building trust and customer loyalty amid intensifying competition and rising customer expectations.
                       Beyond service quality, increasing exposure to digital fraud, spam, and data security risks has also shaped customer
                       perceptions of telecommunications providers. As a result, managing customer experience goes beyond satisfaction
                       metrics and encompasses consumer protection, transparency, and the Company’s responsiveness in addressing
                       customer feedback and grievances on an ongoing basis.




60        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 65
                     Untuk memperkuat dukungan terhadap komunitas lokal, IOH dapat mendorong kepemimpinan yang semakin
                     representatif, selaras dengan karakter pelanggan dan masyarakat yang dilayani serta memperluas dampak melalui
                     penyediaan solusi digital sebagai bagian dari nilai inti bisnisnya. Pendekatan ini membantu memastikan strategi
                     perusahaan tetap relevan dengan kebutuhan setempat sekaligus menciptakan manfaat yang lebih luas dan
                     berkelanjutan.
                     Sebagai bagian dari komitmen pengelolaan dampak sosial dan hubungan pemangku kepentingan, IOH secara aktif
                     memberdayakan masyarakat lokal melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus
                     pada peningkatan kapasitas, akses digital, dan kesejahteraan komunitas. Perseroan juga menyediakan mekanisme
                     layanan pengaduan dan bantuan yang dapat diakses melalui Customer Services serta Whistleblowing System (WBS)
Komitmen/            untuk memastikan penanganan keluhan secara transparan dan bertanggung jawab. Selain itu, IOH secara proaktif
Kebijakan serta      mendengarkan masukan dari komunitas lokal dan pengguna melalui pengukuran kepuasan pelanggan seperti
Tindakan untuk       Customer Satisfaction Score (CSAT) dan Net Promoter Score (NPS) yang dilakukan secara berkala, sehingga Perseroan
Mengelola            dapat merespons kebutuhan, memperbaiki layanan, dan mengelola potensi risiko sosial secara berkelanjutan.
Commitment/
Policy and Actions   To strengthen its support for local communities, IOH can promote more representative leadership that is aligned with
to Manage            the character of its customers and the communities it serves, and expand its impact by providing digital solutions
                     as part of its core business values. This approach helps ensure that the company’s strategy remains relevant to local
                     needs while creating broader and more sustainable benefits.
                     As part of its commitment to managing social impacts and strengthening stakeholder relationships, IOH actively
                     empowers local communities through various Corporate Social Responsibility (CSR) programs focused on capacity
                     building, digital access, and community well-being. The Company also provides accessible grievance and support
                     mechanisms through its Customer Services and Whistleblowing System (WBS) to ensure that concerns are addressed
                     in a transparent and accountable manner. In addition, IOH proactively listens to feedback from local communities and
                     users through regular customer satisfaction measurements, including the Customer Satisfaction Score (CSAT) and Net
                     Promoter Score (NPS), enabling continuous service improvement and effective management of potential social risks.


•   Privasi Data & Keamanan Siber (GRI 418)
•   Tata Kelola Perusahaan & Etika Bisnis (GRI 2-9, GRI 2-16, GRI 2-23, & GRI 2-27)
•   Data Privacy & Cybersecurity
•   Corporate Governance & Business Ethics
                     Sebagai perusahaan telekomunikasi dan digital, IOH mengelola volume data pelanggan dan lalu lintas informasi yang
                     signifikan dalam ekosistem yang semakin terhubung dan berbasis data. Perkembangan layanan digital, pemanfaatan
                     cloud dan AI, serta meningkatnya ancaman siber menjadikan privasi data dan keamanan siber sebagai isu material
                     yang berdampak langsung terhadap kepercayaan pelanggan, keberlangsungan operasional, dan reputasi Perseroan.
                     Selain itu, penerapan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan meningkatnya ekspektasi regulator
                     serta pemangku kepentingan menuntut pengelolaan data yang semakin ketat, transparan, dan bertanggung jawab.
Relevansi bagi IOH
Relevance for IOH
                     As a telecommunications and digital company, IOH manages substantial volumes of customer data and information
                     flows within an increasingly connected and data-driven ecosystem. The expansion of digital services, the use of cloud
                     and AI, and the rising sophistication of cyber threats make data privacy and cybersecurity material issues that directly
                     affect customer trust, operational continuity, and corporate reputation. In addition, the implementation of Indonesia’s
                     Personal Data Protection Law (UU PDP) and heightened regulatory and stakeholder expectations require stronger,
                     more transparent, and accountable data management practices.
                     IOH berkomitmen melindungi data pribadi dan menjaga keamanan sistem informasi melalui penguatan kerangka
                     tata kelola data, kebijakan privasi, serta penerapan prinsip Privacy by Design secara bertahap. Komitmen ini didukung
                     oleh sistem manajemen keamanan informasi yang selaras dengan standar internasional, seperti ISO 27001, serta
                     penguatan pengendalian internal dan tata kelola data. IOH juga mengimplementasikan inisiatif keamanan digital,
                     termasuk mekanisme anti-spam dan anti-scam berbasis teknologi, guna melindungi pelanggan dari risiko kejahatan
Komitmen/
                     siber. Melalui pemantauan berkelanjutan, peningkatan kapabilitas sumber daya manusia, serta edukasi pelanggan,
Kebijakan serta
                     Perseroan memastikan bahwa perlindungan data dan keamanan siber terintegrasi dalam seluruh aktivitas operasional
Tindakan untuk
                     dan pengembangan layanan digital.
Mengelola
Commitment/
                     IOH is committed to safeguarding personal data and maintaining information security through a strengthened data
Policy and Actions
                     governance framework, robust privacy policies, and the phased implementation of Privacy by Design principles. These
to Manage
                     efforts are supported by an information security management system aligned with international standards such as
                     ISO 27001, reinforced internal controls, and enhanced data governance. IOH also deploys digital security initiatives,
                     including technology-enabled anti-spam and anti-scam measures, to protect customers from cybercrime risks.
                     Through continuous monitoring, capacity building, and customer education, the Company ensures that data protection
                     and cybersecurity are embedded across its operations and digital service development.




                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report              61
Page 66
          Pilar ESG
          ESG Pillars




Pilar Lingkungan
Environmental Pillar




IOH memandang keberlanjutan lingkungan sebagai                IOH considers environmental sustainability an integral
bagian integral dari penciptaan nilai dan ketahanan bisnis    element of long-term value creation and business resilience.
dalam jangka panjang. Berangkat dari keyakinan tersebut,      On this basis, the Company consistently mainstreams
Perseroan secara konsisten mengarusutamakan aspek             environmental considerations into its business processes
lingkungan ke dalam proses bisnis dan operasional, sehingga   and operations, enabling growth to progress in parallel with
pertumbuhan dapat berjalan seiring dengan perlindungan        environmental protection.
lingkungan.


Komitmen kami tidak terbatas pada pemenuhan ketentuan         Our commitment goes beyond compliance with applicable
peraturan perundang-undangan, tetapi juga diwujudkan          laws and regulations, and is demonstrated through
melalui langkah-langkah proaktif untuk menjaga,               proactive measures to safeguard, protect, and restore
melindungi, dan memulihkan lingkungan sebagai bentuk          the environment as part of our responsibility to Indonesia
tanggung jawab kepada Indonesia dan generasi mendatang.       and future generations. We believe that implementing
Kami meyakini bahwa penerapan praktik keberlanjutan           sustainability practices focused on environmental
yang berorientasi pada pelestarian lingkungan tidak           preservation is not only ethically sound, but also strengthens
hanya merupakan pilihan yang tepat secara etika, namun        the foundation of our business continuity and supports the
juga memperkuat fondasi keberlangsungan usaha serta           well-being of the communities we serve.
meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kami layani.




62      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 67
Strategi pengelolaan lingkungan IOH mencakup                    IOH’s environmental management strategy covers
pengurangan emisi, peningkatan efisiensi pemanfaatan            emissions reduction, improved efficiency in the use of
sumber daya alam, pengendalian dan pengurangan                  natural resources, waste prevention and reduction, and
limbah, serta perlindungan keanekaragaman hayati. Setiap        biodiversity protection. Each initiative is designed with clear
program dirancang dengan sasaran yang jelas dan terukur,        and measurable targets to ensure responsible, consistent,
guna memastikan penerapan tata kelola lingkungan yang           and sustainable environmental stewardship.
bertanggung jawab, konsisten, dan berkelanjutan.


Penanganan Perubahan Iklim                                      Climate Action

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang                 Climate change poses a global challenge that creates
menimbulkan risiko signifikan bagi lingkungan, masyarakat,      significant risks to the environment, society, and the world
dan perekonomian. IOH memahami bahwa penanganan isu             economy. IOH recognizes that addressing this issue requires
ini membutuhkan keterlibatan kolektif seluruh pemangku          collective participation from all stakeholders; therefore, as
kepentingan; karena itu, sebagai entitas korporasi yang         a responsible corporate entity, IOH is fully committed to
bertanggung jawab, IOH berkomitmen untuk berperan               actively contributing to climate change mitigation efforts.
aktif dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Dengan              By leveraging its core capabilities in connectivity and
mengoptimalkan kapabilitas utama di bidang konektivitas         digitalization, IOH strives to deliver solutions with tangible
dan digitalisasi, IOH berupaya menghadirkan solusi              impacts on both environmental and social priorities.
yang memberikan dampak nyata, baik terhadap aspek
lingkungan maupun sosial.


Pengelolaan lingkungan menjadi bagian fundamental               Environmental management is fundamental to the
dari operasional Perseroan dan merupakan komponen               Company’s operations and forms a key component of IOH’s
penting dalam strategi ESG IOH. Fokus utama IOH adalah          ESG strategy. IOH’s primary focus is to identify, mitigate, and
mengidentifikasi, memitigasi, dan mengelola risiko material     manage material climate-related risks through structured
terkait iklim melalui langkah-langkah strategis yang            strategic actions. To guide this process, IOH organizes
terstruktur. Untuk membimbing proses tersebut, IOH              climate risk management into clear and actionable strategic
mengorganisasikan pengelolaan risiko perubahan iklim ke         measures. Within this framework, IOH categorizes climate-
dalam tindakan strategis yang terarah dan terukur. Dalam        related risks and opportunities into two main areas: physical
kerangka tersebut, IOH memetakan risiko dan peluang             risks and transition risks. This categorization enables a
terkait iklim ke dalam dua kategori utama, yaitu risiko         deeper and more comprehensive approach to managing
fisik dan risiko transisi. Melalui proses pengkategorian ini,   climate-related risks. This classification is aligned with the
Perseroan dapat melakukan pengelolaan risiko iklim secara       IFRS S2 framework and Indonesia’s regional sustainability
lebih mendalam dan komprehensif. Pengelompokan ini              reporting standard, PSPK 2, both of which are developed
selaras dengan kerangka IFRS S2, serta standar pelaporan        based on the recommendations of the Task Force on
keberlanjutan yang berlaku di Indonesia, yaitu PSPK 2, yang     Climate-related Financial Disclosures (TCFD). Alignment
dikembangkan berdasarkan rekomendasi Task Force on              with these global and regional standards supports IOH in
Climate-related Financial Disclosures (TCFD). Keselarasan       strengthening business resilience and integrating climate
dengan standar global dan regional tersebut mendukung           considerations into its long-term operations and strategy.
upaya IOH dalam membangun ketahanan usaha serta                 Within each category, IOH identifies existing and potential
mengintegrasikan pertimbangan iklim ke dalam operasional        climate risks and opportunities; at the initial stage, the
dan strategi jangka panjang Perseroan. Pada masing-             Company has conducted in-depth climate scenario analysis
masing kategori, IOH mengidentifikasi berbagai risiko dan       on one key risk from each category to ensure a focused and
peluang iklim yang telah terjadi maupun yang berpotensi         actionable risk management approach.
muncul; pada tahap awal, Perseroan telah melakukan
analisis skenario iklim secara mendalam terhadap satu risiko
utama dari setiap kategori untuk memastikan pendekatan
pengelolaan risiko yang fokus dan dapat ditindaklanjuti.




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         63
Page 68
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Inisiatif penanganan perubahan iklim IOH diawali dengan         IOH’s climate response initiatives begin with establishing
penyusunan penilaian awal atas dampak lingkungan yang           an initial assessment of the environmental impacts
dihasilkan dari aktivitas operasional. Secara berkelanjutan,    associated with its operations. IOH also continues to
IOH juga berupaya mendukung komitmen nasional                   contribute to Indonesia’s national commitments under the
Indonesia dalam Perjanjian Paris, sebagaimana tertuang          Paris Agreement, as outlined in the Nationally Determined
dalam Nationally Determined Contribution (NDC). Komitmen        Contribution (NDC). These commitments include a
tersebut mencakup target penurunan emisi Gas Rumah Kaca         greenhouse gas (GHG) emissions reduction target of 29%
(GRK) sebesar 29% melalui upaya mandiri dan hingga 41%          through unilateral efforts and up to 41% with international
dengan dukungan kolaborasi internasional pada tahun 2030.       support by 2030.


IOH mengembangkan rencana transisinya menggunakan               IOH developed its transition plan using the Greenhouse Gas
metodologi Greenhouse Gas (GHG) Protocol untuk                  (GHG) Protocol methodology for Scope 1, 2, and 3 emissions
inventarisasi emisi Scope 1, 2, dan 3, serta standar ISO        inventory, as well as the ISO 14064-1:2018 standard for
14064-1:2018 untuk verifikasi emisi oleh pihak independent.     independent emissions verification. The source scenarios
Sumber skenario untuk rencana transisi yang digunakan           for the transition plan used include the NGFS framework
mencakup kerangka kerja NGFS (Current Policies dan              (Current Policies and Net Zero 2050) and the scientific
Net Zero 2050) serta jalur ilmiah dari Science Based            pathway from the Science Based Targets initiative (SBTi) to
Targets initiative (SBTi) untuk memastikan keselarasan          ensure the strategy is aligned with the 1.5°C temperature
strategi dengan target pembatasan suhu 1,5°C. Secara            limit target. Methodologically, IOH adopts the TCFD and
metodologis, IOH mengadopsi pilar TCFD dan IFRS S2 serta        IFRS S2 pillars and integrates climate risk management
mengintegrasikan manajemen risiko iklim melalui kerangka        through the COSO framework so that climate risks are
kerja COSO agar risiko iklim tertanam dalam sistem risiko       systematically embedded in the company’s risk system.
perusahaan secara sistematis. Rencana ini didasarkan pada       This plan is based on strategic assumptions regarding the
asumsi strategis mengenai dampak regulasi pajak karbon,         impact of carbon tax regulations, the development of AI-
perkembangan teknologi efisiensi energi berbasis AI, transisi   based energy efficiency technologies, the transition of the
bauran energi ke energi terbarukan, serta ketersediaan          energy mix to renewable energy, and the availability of low-
inovasi material rendah emisi seperti penggunaan menara         emission material innovations such as the use of Glass Fiber
berbahan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP).                 Reinforced Polymer (GFRP) towers.


Inisiatif penanganan perubahan iklim IOH, merujuk pada          IOH’s climate change initiative refers to the Ooredoo Group
framework Ooredoo Group yang merupakan induk dari               framework, which is the parent company of IOH, where
IOH, dimana IOH menjalankan rencana transisi menuju             IOH is implementing a transition plan towards the Net Zero
target Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 yang             Emission (NZE) target in 2060, guided by the 2023 ESG
dipandu oleh kerangka kerja ESG tahun 2023 dan kebijakan        framework and “Environmental Stewardship” policy with a
“Environmental Stewardship” dengan fokus utama pada             primary focus on emission reduction, energy optimization,
pengurangan emisi, optimalisasi energi, pengelolaan limbah,     waste management, and sustainable supply chains.
serta rantai pasok berkelanjutan.


IOH telah menetapkan target mencapai NZE pada tahun             IOH has set a target of achieving NZE by 2060, with interim
2060, dengan sasaran antara lain berupa penurunan               targets including reducing emissions intensity in 2025 to
intensitas emisi pada tahun 2025 sebesar 50% dan                50% and the realized value reached 50.89% compared to
terealisasi menjadi 50,89% dibandingkan tahun dasar 2020.       the 2020 base year. This plan is based on the GHG Protocol
Rencana ini didasarkan pada metodologi GHG Protocol             methodology with a base year for Scope 1 and 2 emissions
dengan tahun dasar inventarisasi emisi Scope 1 dan 2 yang       inventory starting in 2019, and will begin to include Scope
dimulai sejak 2019, serta mulai mencakup Scope 3 pada           3 in 2025 as a first step in determining supply chain
tahun 2025 sebagai langkah awal menentukan target               decarbonization targets.
dekarbonisasi rantai pasok.




64      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 69
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   65
Page 70
         Pilar ESG
         ESG Pillars




Risiko dan Peluang Perubahan Iklim PSPK2-10c, PSPK2-13a, PSPK2-14a, PSPK2-15, PSPK2-29b, PSPK2-29c, PSPK2-29d
                   Tipe                                        Risiko (R)/Peluang (O)
                   Type                                        Risks (R)/Opportunities (O)

Fisik            Risiko Fisik Akut                             •   Gangguan layanan yang dapat memengaruhi sistem secara
                 Risiko yang muncul dari peristiwa cuaca           menyeluruh maupun aktivitas ekonomi, misalnya banjir di area BTS
Physical         ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba             dan pusat data, yang berpotensi merusak rangkaian listrik, perangkat,
                 dan dalam waktu singkat, tetapi dapat             dan infrastruktur, sehingga mengganggu keberlangsungan layanan.
                 menimbulkan kerusakan besar seperti               (R)
                 banjir, longsor, badai, dan kebakaran.        •   Service disruptions that may affect the overall system and/or
                                                                   economic activities, for example flooding at BTS sites and data
                 Horizon Waktu:                                    centers, which could damage electrical circuits, equipment, and
                 JANGKA PENDEK ke MENENGAH                         infrastructure and potentially disrupt service continuity. (R)
                                                               •   Ancaman fisik terhadap infrastruktur jaringan, misalnya kebakaran
                 Acute Physical Risk                               hutan, yang berpotensi merusak perangkat telekomunikasi, antena,
                 Risks arising from extreme weather events         menara, serta jaringan dan berdampak pada operasional. (R)
                 that occur suddenly and over a short          •   Physical threats to network infrastructure, such as wildfires, which
                 period of time, but can cause significant         may damage telecommunications equipment, antennas, towers, and
                 damage, such as floods, landslides, storms,       network assets and affect operations. (R)
                 and fires.
                                                               •   Perbaikan atas aset yang mengalami kerusakan, misalnya akibat
                 Time Horizon:                                     tanah longsor yang memengaruhi infrastruktur serat optik,
                 SHORT to MEDIUM TERM                              dapat mengharuskan pengalihan jalur utama serta mengganggu
                                                                   ketersediaan jaringan cadangan. (R)
                                                               •   Repairs to damaged assets, for example landslides affecting fiber-
                                                                   optic infrastructure, may require rerouting of primary links and
                                                                   disrupt the availability of backup networks. (R)
                                                               •   Gangguan layanan yang timbul akibat kerusakan fisik, misalnya
                                                                   tornado atau angin kencang yang merusak struktur menara dan
                                                                   antena, sehingga memengaruhi kinerja jaringan telekomunikasi. (R)
                                                               •   Service disruptions arising from physical damage, such as tornadoes
                                                                   or strong winds that damage tower structures and antennas, thereby
                                                                   affecting telecommunications network performance. (R)

                 Risiko Fisik Kronis                           •   Kenaikan permukaan laut dapat membahayakan infrastruktur
                 Risiko yang muncul dari perubahan                 jaringan melalui peningkatan risiko korosi, paparan air laut, serta
                 iklim jangka panjang yang terjadi secara          berkurangnya/tergenangnya area pesisir. (R)
                 bertahap, tetapi terus memburuk dari          •   Sea-level rise may threaten network infrastructure through higher
                 waktu ke waktu. Misalnya kenaikan                 risks of corrosion, seawater intrusion/damage, and the loss or
                 suhu yang terjadi secara turs menerus             inundation of coastal areas. (R)
                 sehingga menyebabkan gelombang panas          •   Kenaikan suhu dan terjadinya gelombang panas yang berkepanjangan
                 berkepanjangan dan kenaikan suhu air              menambah tekanan pada infrastruktur telekomunikasi,
                 laut.                                             meningkatkan kebutuhan sistem pendingin, mempercepat keausan
                                                                   perangkat, serta berpotensi menimbulkan gangguan operasional. (R)
                 Horizon Waktu:                                •   Rising temperatures and prolonged heatwaves place additional
                 JANGKA MENENGAH ke PANJANG                        strain on telecommunications infrastructure by increasing cooling
                                                                   requirements, accelerating equipment wear, and potentially causing
                 Chronic Physical Risk                             operational disruptions. (R)
                 Risks arising from long-term climate
                 changes that occur gradually but continue
                 to worsen over time. Examples include
                 continuously rising temperatures that lead
                 to prolonged heatwaves and increasing sea
                 surface temperatures.

                 Time Horizon:
                 MEDIUM to LONG TERM




66     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 71
                                                                                     Risk and Opportunities of Climate Change
Dampak Potensial (tidak Lengkap /non-exhaustive)                        Tanggapan Balasan
Potential Impacts (non-exhaustive)                                      Counter Response
•   Peningkatan biaya perbaikan infrastruktur dan fasilitas kantor      •   Membangun infrastruktur dengan memperhatikan risiko
    akibat kerusakan yang disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem.            dan potensi bencana terkait perubahan iklim, memastikan
•   Frekuensi dan tingkat keparahan gangguan yang lebih tinggi,             pemenuhan standar yang berlaku (seperti SNI, dan lainnya),
    yang berdampak pada operasional jaringan serta layanan                  serta prinsip manajemen keberlanjutan bisnis.
    pelanggan.                                                          •   Mengelola risiko keberlangsungan usaha dengan
•   Penyusutan nilai aset atau penghentian operasional lebih awal           mengidentifikasi operasi bisnis yang bersifat kritikal.
    di wilayah dengan risiko tinggi, seperti daerah rawan banjir atau   •   Membangun infrastruktur di area yang lebih tinggi serta
    kekeringan.                                                             memasang sistem pompa untuk mengendalikan genangan air.
•   Penurunan kualitas layanan karena menurunnya efisiensi dan          •   Melindungi aset jaringan dan menetapkan lokasi infrastruktur
    keandalan operasional.                                                  di area yang lebih aman guna mengurangi potensi risiko
•   Kenaikan premi asuransi atau keterbatasan akses terhadap                kebakaran.
    perlindungan asuransi bagi aset yang berlokasi di area rentan.      •   Melakukan pengalihan jalur serta memperkuat jaringan serat
                                                                            optik untuk meminimalkan dampak dari tanah longsor.
•   Increased costs of infrastructure and office facility repairs due   •   Memperkuat struktur menara dan antena agar lebih tahan
    to weather-related damage.                                              terhadap angin kencang dan badai tornado.
•   More frequent and severe disruptions affecting network              •   Meningkatkan ketahanan dan keandalan sistem secara
    operations and customer services.                                       keseluruhan.
•   Asset depreciation or early decommissioning in high-risk areas,
    such as flood-prone or water-scarce regions.                        •   Building infrastructure with consideration for risks and potential
•   Reduced service quality resulting from lower operational                disasters related to climate change, ensuring compliance with
    efficiency and reliability.                                             applicable standards (such as SNI, and others), and the principles
•   Higher insurance premiums or limited availability of coverage for       of sustainable business management.
    assets located in vulnerable areas.                                 •   Managing business continuity risks by identifying critical
                                                                            business operations.
                                                                        •   Constructing infrastructure in higher-ground areas and installing
                                                                            pumping systems to manage water accumulation.
                                                                        •   Securing network assets and selecting safer locations to
                                                                            mitigate fire risk.
                                                                        •   Rerouting and reinforcing fiber-optic networks to minimize the
                                                                            impact of landslides.
                                                                        •   Strengthening tower and antenna structures to enhance
                                                                            resilience against strong winds and tornadoes.
                                                                        •   Enhancing overall system robustness and reliability.




                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           67
Page 72
         Pilar ESG
         ESG Pillars




Risiko dan Peluang Perubahan Iklim PSPK2-10c, PSPK2-13a, PSPK2-14a, PSPK2-15, PSPK2-29b, PSPK2-29c, PSPK2-29d
                   Tipe                                Risiko (R)/Peluang (O)
                   Type                                Risks (R)/Opportunities (O)

Transisi         Kebijakan & Hukum                     •   Kenaikan biaya emisi karbon atau Gas Rumah Kaca (GRK). (R/O)
                                                       •   Penguatan tata kelola terkait kepatuhan terhadap regulasi
Transition       Horizon Waktu:                            perubahan iklim. (R)
                 JANGKA PENDEK                         •   Increase in carbon or Greenhouse Gas (GHG) emission costs. (R/O)
                                                       •   Strengthening governance related to compliance with climate change
                 Policy & Legal                            regulations. (R)

                 Time Horizon:
                 SHORT TERM

                 Teknologi                             •   Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang
                                                           berwawasan lingkungan dan beremisi rendah. (O)
                 Horizon Waktu:                        •   Penerapan solusi berbasis energi terbarukan serta peningkatan
                 JANGKA PENDEK                             efisiensi penggunaan energi. (O)
                                                       •   Utilization of environmentally friendly and low-emission information
                 Technology                                and communication technology (ICT). (O)
                                                       •   Adoption of renewable energy solutions and enhancement of energy
                 Time Horizon:                             efficiency. (O)
                 SHORT TERM



                 Pasar                                 •   Perluasan akses ke segmen pasar baru yang menempatkan
                                                           keberlanjutan sebagai prioritas utama. (O)
                 Horizon Waktu:                        •   Perubahan preferensi pelanggan serta meningkatnya ekspektasi dari
                 JANGKA MENENGAH                           para pemangku kepentingan. (R)
                                                       •   Pemenuhan persyaratan dan peningkatan akses terhadap
                 Market                                    pembiayaan yang berprinsip keberlanjutan. (R/O)
                                                       •   Expansion into new market segments with a stronger emphasis on
                 Time Horizon:                             sustainability. (O)
                 MEDIUM TERM                           •   Shifting customer preferences and growing stakeholder expectations.
                                                           (R)
                                                       •   Compliance with and improved access to sustainability-focused
                                                           financing. (R/O)




                 Reputasi                              •   Pergeseran persepsi pelanggan atau masyarakat terhadap peran
                                                           perusahaan, baik sebagai pendukung maupun penghambat dalam
                 Horizon Waktu:                            transisi menuju ekonomi rendah karbon. (R/O)
                 JANGKA PANJANG                        •   Penguatan citra merek sebagai penyedia layanan yang andal dan
                                                           tangguh dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem. (O)
                 Reputation                            •   Peningkatan harapan pemangku kepentingan atas kontribusi aktif
                                                           perusahaan dalam memimpin upaya penanggulangan perubahan
                 Time Horizon:                             iklim. (O)
                 LONG TERM                             •   Shifts in customer or community perception regarding the Company’s
                                                           role as either an enabler or a barrier in the transition toward a low-
                                                           carbon economy. (R/O)
                                                       •   Enhanced brand reputation as a reliable and resilient service provider
                                                           under extreme weather conditions. (O)
                                                       •   Growing stakeholder expectations for businesses to take a leading
                                                           role in driving climate action. (O)




68     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 73
                                                                                    Risk and Opportunities of Climate Change
Dampak Potensial (tidak Lengkap /non-exhaustive)                       Tanggapan Balasan
Potential Impacts (non-exhaustive)                                     Counter Response
•   Berkurangnya basis pelanggan akibat kenaikan harga yang            •   Mengoptimalkan efisiensi dan intensitas energi secara
    dipicu oleh penerapan pajak karbon.                                    menyeluruh, mengurangi ketergantungan pada sumber energi
•   Peningkatan beban regulasi serta biaya kepatuhan yang terkait.         tertentu, serta meningkatkan akses terhadap alternatif energi
•   Kebutuhan alokasi investasi yang lebih besar untuk                     yang lebih bersih.
    pengembangan infrastruktur berkelanjutan dan tahan terhadap        •   Mengimplementasikan sistem manajemen energi ISO 50001
    dampak iklim.                                                          dengan evaluasi ketat dalam pemilihan peralatan untuk
•   Bertambahnya pengeluaran untuk kegiatan penelitian,                    memastikan kesesuaian dengan standar efisiensi energi yang
    pengembangan, dan inovasi teknologi ramah lingkungan.                  lebih tinggi.
•   Potensi risiko tidak terpenuhinya ekspektasi pelanggan             •   Mengadopsi inisiatif teknologi hijau di seluruh rantai operasi.
    terhadap produk dan layanan berkelanjutan.                         •   Melaksanakan praktik pengadaan yang bertanggung jawab dan
•   Keterlibatan aktif dalam aksi iklim dapat memperkuat                   berkelanjutan.
    ketahanan finansial dan daya saing pasar, sementara kegagalan
    untuk memenuhi target iklim dapat meningkatkan risiko              •   Optimizing overall energy efficiency and intensity, reducing
    operasional yang berujung pada penurunan pendapatan dan                dependency on specific energy sources, and enhancing access
    kehilangan pelanggan.                                                  to cleaner alternative energy options.
                                                                       •   Implementing the ISO 50001 energy management system with
•   Decline in customer base due to price increases driven by carbon       strict assessment of equipment selection to ensure compliance
    tax implementation.                                                    with higher energy efficiency standards.
•   Higher regulatory burdens and associated compliance costs.         •   Adopting green technology initiatives across operational
•   Greater allocation of investment toward sustainable and                processes.
    climate-resilient infrastructure.                                  •   Applying responsible and sustainable procurement practices.
•   Increased expenditures on environmental research,
    development, and technological innovation.
•   Risk of failing to meet customer expectations for eco-friendly
    products and services.
•   Alignment with climate action enhances financial resilience and
    market competitiveness, whereas failure to achieve climate
    targets may elevate operational risks, potentially resulting in
    revenue loss and customer attrition.




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        69
Page 74
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Emisi [OJK B.2]                                                 Emission

IOH menyadari bahwa operasional bisnis, baik secara             IOH recognizes that its business operations, both directly
langsung maupun tidak langsung, berkontribusi terhadap          and indirectly, contribute to Greenhouse Gas (GHG)
timbulnya emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang dapat                 emissions that can affect air quality and accelerate climate
memengaruhi kualitas udara serta mempercepat                    change. These impacts extend beyond the environment,
perubahan iklim. Dampak tersebut tidak hanya dirasakan          influencing communities and ecosystems. Acknowledging
oleh lingkungan, tetapi juga oleh masyarakat luas dan           this, IOH places emission management as one of its
keseimbangan ekosistem. Berangkat dari kesadaran                key sustainability materialities and strives to operate
ini, IOH menempatkan pengelolaan emisi sebagai salah            responsibly in addressing climate challenges.
satu materialitas utama dalam strategi keberlanjutan
perusahaan.


Sebagai bagian dari komitmen tersebut, IOH                      As part of this commitment, IOH has adopted a
mengimplementasikan kebijakan dekarbonisasi yang                decarbonization policy focusing on reducing its carbon
berfokus pada pengurangan jejak karbon melalui investasi        footprint through continuous investment in energy-efficient
pada teknologi hemat energi, optimalisasi penggunaan            technologies, resource optimization, and an accelerated
sumber daya, serta percepatan transisi menuju energi            transition toward renewable energy sources. These
terbarukan. Langkah ini tidak hanya bertujuan mengurangi        initiatives aim not only to mitigate environmental impact
potensi dampak negatif terhadap lingkungan, namun juga          but also to enhance operational efficiency and support IOH’s
meningkatkan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis dan   contribution to national climate action goals.
mendukung kontribusi nyata terhadap agenda mitigasi
perubahan iklim nasional.


Konsistensi upaya ini tercermin dari peningkatan target         Reflecting its continuous improvement, IOH has refined
pengurangan intensitas emisi GRK menjadi 50% pada               its GHG emission intensity reduction target to 50%
tahun 2025 dibandingkan dengan tahun dasar 2020, yang           by 2025 compared to the 2020 baseline, which includes
mencakup penurunan intensitas emisi Scope 1 dan Scope           a reduction in Scope 1 and Scope 2 emission intensity as
2 serta aspirasi jangka panjang mencapai NZE pada 2060.         well as a long-term aspiration to achieve NZE by 2060. All
Seluruh target dilaporkan berdasarkan pendekatan emisi          targets are reported based on a gross emissions approach
bruto sesuai standar IFRS S2 atau PSPK 2 dan metodologi         in accordance with IFRS S2 or PSPK 2 standards and GHG
GHG Protocol tanpa memperhitungkan carbon offset,               Protocol methodology without taking into account carbon
perdagangan emisi, maupun penghilangan karbon, dan              offsets, emissions trading, or carbon removal, and are
dipantau melalui metrik kuantitatif yang diverifikasi           monitored through independently verified quantitative
secara independen. Keputusan untuk memperkuat                   metrics. The decision to strengthen these targets was
target tersebut didorong oleh hasil evaluasi internal yang      driven by the results of an internal evaluation that showed
menunjukkan kemajuan signifikan dan percepatan capaian          significant progress and acceleration in emission reduction
reduksi emisi di berbagai unit operasional IOH, sekaligus       achievements in various IOH operational units, while also
mempertimbangkan kesiapan sistem pengukuran serta               considering the readiness of the measurement system
ketersediaan data yang memadai sejak tahun dasar 2020.          and the availability of adequate data since the base year of
Keberhasilan ini mempertegas komitmen Perseroan untuk           2020. This success reinforces the Company’s commitment
terus berinovasi dalam mengimplementasikan solusi yang          to continue innovating in implementing environmentally
ramah lingkungan serta berkelanjutan. Selanjutnya IOH           friendly and sustainable solutions. Furthermore, IOH is
berkomitmen untuk menurunkan intensitas emisi sebesar           committed to reducing its Scope 1 and Scope 2 emissions
60% untuk scope 1 dan 2 dibandingkan baseline tahun 2020.       intensity by 60% compared to the 2020 baseline. This
Target ini merupakan kombinasi dari upaya pemasangan            target will be achieved through a combination of initiatives,
solar panel atau peningkatan penggunaan renewable               including the installation of solar panels and increased
energy.                                                         utilization of renewable energy.




70      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 75
Sebagai langkah monumental dalam manajemen energi,                On 21 November 2023, IOH achieved ISO 50001:2018
pada 21 November 2023, IOH resmi memperoleh sertifikasi           certification for its implementation of an effective
ISO 50001:2018 atas penerapan Energy Management System            Energy Management System (EnMS) and sustained
(EnMS) dan pencapaian kinerja energi yang berkelanjutan.          energy performance improvement, making IOH the first
Dengan pencapaian ini, IOH menjadi operator telekomunikasi        telecommunications operator in Southeast Asia to earn this
pertama di Asia Tenggara yang menerima sertifikasi                recognition. The certification, awarded by Quay Audit UK
tersebut. Sertifikasi ini diberikan oleh Quay Audit UK Limited,   Limited, a member of the International Register of Quality
lembaga anggota International Register of Quality Assessed        Assessed Organizations (IRQAO), reflects IOH’s success in
Organizations (IRQAO), yang menilai efektivitas organisasi        adhering to global standards for structured, measurable,
dalam menerapkan dan meningkatkan sistem manajemen                and continuous energy management.
energi berbasis standar internasional.




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   71
Page 76
            Pilar ESG
            ESG Pillars




Total Emisi yang Dihasilkan                                     Total Emissions Produced
[SEOJK F.12] [GRI 102-5, 102-6, 102-8]


Di tengah pesatnya pertumbuhan industri telekomunikasi,         Amidst the rapid growth of the telecommunications
IOH menyadari bahwa keberlanjutan bukan sekadar                 industry, IOH realizes that sustainability is not just an option,
pilihan, melainkan tanggung jawab. Setiap BTS yang              but a responsibility. Every BTS that is built, every network
berdiri, setiap jaringan yang menghubungkan jutaan              that connects millions of customers, has consequences for
pelanggan, membawa konsekuensi terhadap lingkungan.             the environment. From this awareness, the company’s policy
Dari kesadaran inilah lahir kebijakan perusahaan untuk          to reduce carbon emissions in a measurable and consistent
mengurangi emisi karbon secara terukur dan konsisten.           manner was born.


Kebijakan ini bukan hanya tertulis di atas kertas, tetapi       This policy is not just written on paper, but has become part
menjadi bagian dari strategi bisnis. IOH menetapkan             of the business strategy. IOH has established a net-zero
roadmap net-zero emission, mengintegrasikan                     emission roadmap, integrated energy efficiency principles
prinsip efisiensi energi ke dalam desain jaringan, dan          into network design, and utilizes renewable energy in data
memanfaatkan energi terbarukan di pusat data serta              centers and BTS. Every new project is evaluated through an
BTS. Setiap proyek baru dievaluasi melalui analisis dampak      environmental impact analysis, ensuring that technological
lingkungan, memastikan bahwa inovasi teknologi berjalan         innovation goes hand in hand with preserving the earth.
seiring dengan pelestarian bumi.


Lebih dari itu, IOH membangun budaya hijau di internal          Furthermore, IOH fosters a green culture within the
perusahaan. Dari kampanye hemat energi di kantor                company. From energy-saving campaigns in the office
hingga edukasi karyawan tentang keberlanjutan, semua            to employee education on sustainability, everything is
diarahkan untuk menciptakan perubahan nyata. Dengan             geared toward creating real change. With these steps, IOH
langkah ini, IOH tidak hanya mengurangi jejak karbon,           is not only reducing its carbon footprint but also inspiring
tetapi juga menginspirasi ekosistem digital Indonesia           Indonesia’s digital ecosystem to move toward a cleaner and
untuk bergerak menuju masa depan yang lebih bersih dan          more inclusive future. Because for IOH, connectivity is not
inklusif. Karena bagi IOH, konektivitas bukan hanya tentang     only about connecting people but also about preserving the
menghubungkan manusia, tetapi juga tentang menjaga              earth.
bumi tetap lestari.


Dalam penyusunan laporan ini, IOH melakukan pengukuran          In preparing this report, IOH measured emissions covering
emisi mencakup emisi langsung (Scope 1) yang berasal            direct emissions (Scope 1) originating from diesel fuel
dari konsumsi bahan bakar diesel pada operasional               consumption in backup generator operations at offices
genset cadangan di kantor dan situs BTS, serta emisi            and BTS sites, as well as indirect emissions (Scope 2) from
tidak langsung (Scope 2) dari energi listrik yang disuplai      electricity supplied by PT PLN (Persero). In addition, in 2025
oleh PT PLN (Persero). Selain itu, di tahun 2025 IOH mulai      IOH began calculating several other categories of indirect
melakukan perhitungan pada beberapa kategori emisi tidak        emissions (Scope 3) that occur within IOH’s value chain. This
langsung lainnya (Cakupan 3) yang terjadi dalam rantai nilai    energy is predominantly consumed by two of our most vital
IOH. Energi ini dikonsumsi secara dominan oleh dua area         operational areas, namely thousands of cellular network
operasional paling vital, yaitu ribuan situs jaringan seluler   sites (BTS) spread across Indonesia and our data centers,
(BTS) yang tersebar di seluruh Indonesia serta pusat data       which require a massive power supply. [GRI 102-5] [GRI 102-6]
(data centers) kami yang membutuhkan pasokan daya
masif. [GRI 102-5] [GRI 102-6]


Perhitungan dilakukan dengan menggunakan metodologi             Calculations were made using the Intergovernmental
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) 2019 dan       Panel on Climate Change (IPCC) 2019 and GHG Protocol
GHG Protocol, berdasarkan data Net Calorific Value (NCV)        methodologies, based on Net Calorific Value (NCV) and
dan densitas bahan bakar nasional. Data konsumsi energi         national fuel density data. Energy consumption data is
dikumpulkan dari sistem monitoring internal dan laporan         collected from internal monitoring systems and vendor
vendor. Hasil perhitungan digunakan untuk pelaporan ESG         reports. The results are used for ESG reporting and




72        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 77
dan evaluasi efisiensi operasional, serta telah diverifikasi                             operational efficiency evaluations, and have been verified by
oleh tim independen. Data penggunaan listrik dan bahan                                   an independent team. Electricity and fuel usage data were
bakar dievaluasi setiap bulan untuk menjamin akurasi,                                    evaluated monthly to ensure accuracy, and both internal
dan audit energi baik internal maupun eksternal dilakukan                                and external energy audits were conducted annually to
secara tahunan guna memastikan kepatuhan terhadap                                        ensure compliance with the ISO 50001:2018 standard.
standar ISO 50001:2018. Perseroan mengukur emisi Scope 2                                 The Company measures Scope 2 emissions by multiplying
dengan mengalikan total konsumsi listrik (dalam kWh), yang                               total electricity consumption (in kWh), which is accurately
datanya diperoleh secara akurat dari tagihan bulanan PT PLN                              obtained from PT PLN (Persero)’s monthly bills, by the
(Persero), dengan faktor emisi jaringan listrik (kg CO₂e/kWh).                           electricity network emission factor (kg CO₂e/kWh). The
Perusahaan menggunakan pendekatan Kontrol Finansial                                      company uses the Financial Control approach to consolidate
(Financial Control) untuk mengkonsolidasikan emisi GRK.                                  GHG emissions.


IOH secara berkala menganalisis tren emisi dari tahun                                    IOH regularly analyzes year-on-year emission trends and
ke tahun dan berkomitmen pada pencapaian target                                          is committed to achieving its target of a 50% reduction
pengurangan intensitas emisi sebesar 50% pada 2025 dari                                  in emission intensity by 2025 from the 2020 baseline
baseline 2020 (total emisi 604.297,92 ton Co2e). Perseroan                               (604,297.92 ton Co2e total emission). The Company
secara sistematis melakukan perbandingan emisi Scope                                     systematically compares Scope 1 emissions from year
1 dari tahun ke tahun. Analisis tren ini merupakan dasar                                 to year. This trend analysis forms the strategic basis for
strategis kami dalam merencanakan program pengurangan                                    our emissions reduction planning, which we use to set
emisi, yang kami gunakan untuk menetapkan target yang                                    measurable targets, prioritize investments in efficiency
terukur, memprioritaskan investasi pada inisiatif efisiensi                              initiatives such as solar panel implementation, and evaluate
seperti implementasi panel surya, dan mengevaluasi                                       the success of ongoing programs. [GRI 102-4] [GRI 102-1]
keberhasilan program yang telah berjalan. [GRI 102-4]
[GRI 102-1]


Sebagai pelengkap, IOH juga menerapkan pengukuran                                        As a complement, IOH also implements intensity-based
berbasis intensitas, yaitu rasio emisi GRK terhadap volume                               measurements, namely the ratio of GHG emissions to data
transfer data. Sepanjang 2025, intensitas emisi yang                                     transfer volume. Throughout 2025, the recorded emission
tercatat mencapai 0,060 ton CO₂e/TB. [GRI 102-8]                                         intensity reached 0.060 tons of CO₂e/TB. [GRI 102-8]


 Emisi Gas Rumah Kaca [GRI 102-5] [GRI 102-6] [GRI 102-8] [OJK F.11]
 Greenhouse Gas Emissions
                                                                                                                                                Pengurangan Intensitas
                                                                                                                                                Emisi
                                     Cakupan 1                  Cakupan 2               Jumlah Emisi              Intensitas Emisi
 Tahun          Data Traffic                                                                                                                    dari Tahun Dasar 2020
                                     Scope 1                    Scope 2                 Total Emission            Emission Intensity
 Year           (TB)                                                                                                                            Reduction of Emission
                                     (Ton CO2e)                 (Ton CO2e)              (Ton CO2e)                (Ton CO2e/TB)
                                                                                                                                                Intensity
                                                                                                                                                from Base Year 2020
 2021                   6,711,221                   6,953.51           666,940.59                  673,894.10                      0.100                        18.46%
 2022                12,510,602                     7,667.59          1,060,454.59               1,068,122.37                      0.085                        30.67%
 2023                14,164,096                    6,896.73           1,052,540.37                1,059,437.10                     0.075                        39.26%
 2024                 16,013,462                    6,211.73           1,062,107.73              1,068,319.46                      0.067                        45.82%
 2025                 18,847,541                   5,070.52             1,134,812.10              1,139,882.61                     0.060                        50.89%
 * Peningkatan data traffic dan jumlah emisi secara signifikan dari tahun 2021 ke tahun 2022 disebabkan oleh aktivitas merger dari Perusahaan
 * The significant increase in data traffic and emissions from 2021 to 2022 was due to the merger activities of the Company.




                                                                                                     Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                    73
Page 78
              Pilar ESG
              ESG Pillars




Emisi GRK yang dihasilkan dari kegiatan operasional IOH                              GHG emissions resulting from IOH’s operational activities
pada tahun 2025 mencapai 1.139.882,61 ton CO2e, turun                                in 2025 reached 1,139,882.61 tons of CO2e, a decrease of
sebesar 50,89% dibandingkan tahun 2020 sebagai tahun                                 50.89% compared to 2020 as the base year. This reduction
dasar. Penurunan ini merupakan hasil dari implementasi                               is the result of the implementation of various energy
berbagai inisiatif efisiensi energi, transisi ke sumber energi                       efficiency initiatives, the transition to renewable energy
terbarukan, dan optimasi operasional yang berkelanjutan.                             sources, and continuous operational optimization. [GRI 102-1]
[GRI 102-1] [GRI 102-4]                                                              [GRI 102-4]


Sepanjang periode pelaporan, IOH tidak melakukan                                     During the reporting period, IOH did not directly produce,
produksi, impor, maupun ekspor zat perusak ozon (Ozone-                              import, or export any ozone-depleting substances
Depleting Substances/ODS) secara langsung. Penggunaan                                (ODS). The use of air conditioning (AC) systems within
perangkat air conditioner (AC) di fasilitas Perseroan                                the Company’s facilities is managed by third parties as
dikelola oleh pihak ketiga sebagai pemilik dan pengelola                             infrastructure owners and operators; therefore, the control,
infrastruktur, sehingga pengendalian, pengisian, serta                               refilling, and replacement of refrigerants are outside the
penggantian refrigeran berada di luar kendali operasional                            Company’s direct operational control. [GRI 305-6]
langsung Perseroan. [GRI 305-6]


Sepanjang 2025, komitmen keberlanjutan IOH diperkuat                                 Throughout 2025, IOH sustainability commitment will
melalui berbagai inisiatif Facility Management yang                                  be reinforced through various Facility Management
berfokus pada peningkatan efisiensi energi bangunan,                                 initiatives focused on improving building energy efficiency,
modernisasi sistem pendingin dan pengaturan suhu                                     modernizing cooling systems and automation-based
berbasis otomatisasi, optimalisasi penggunaan air, serta                             temperature control, optimizing water usage, and
penguatan praktik pengelolaan limbah dan daur ulang,                                 strengthening waste management and recycling practices,
termasuk program plastic upcycling dan sistem daur ulang                             including plastic upcycling programs and water recycling
air. IOH juga menghadirkan lingkungan kerja yang lebih                               systems. IOH also provides a more sustainable work
berkelanjutan melalui penyediaan fasilitas mobilitas ramah                           environment through the provision of environmentally
lingkungan, peningkatan kualitas udara dalam ruang, serta                            friendly mobility facilities, improved indoor air quality, and
pengembangan ruang hijau di area operasional. Dengan                                 the development of green spaces in operational areas. With
langkah ini, IOH tidak hanya mengurangi jejak karbon,                                these steps, IOH is not only reducing its carbon footprint,
tetapi juga menginspirasi ekosistem digital Indonesia                                but also inspiring Indonesia’s digital ecosystem to move
untuk bergerak menuju masa depan yang lebih bersih dan                               towards a cleaner and more inclusive future. Because for
inklusif. Karena bagi IOH, konektivitas bukan hanya tentang                          IOH, connectivity is not just about connecting people, but
menghubungkan manusia, tetapi juga tentang menjaga                                   also about keeping the earth sustainable. [SEOJK F.12]
bumi tetap lestari. [SEOJK F.12]


Pengelolaan Emisi Tidak Langsung                                                     Management of Other Indirect
Lainnya (Cakupan 3) [GRI 102-7]                                                      Emissions (Scope 3)

 Uraian                                                                                          Satuan
                                                                                                                                              2025
 Description                                                                                      Unit
 Kategori 1 I Category 1
                                                                                                                                            33,195.63
 Purchased goods and services
 Kategori 6 I Category 6
                                                                                                                                              73.21
 Business travel
                                                                                                Ton Co2e
 Kategori 7 I Category 7
                                                                                                                                             915.06
 Employee commuting
 Kategori 8 I Category 8
                                                                                                                                           138,347.71
 Upstream Leased Assets
 Cat 6 dihitung dengan menggunakan Business travel yang dilakukan oleh level Direktur, Chief, EVP, dan SVP
 Cat 7 dihitung dengan menggunakan Employee Commuting diperoleh dari 569 employee IOH yang terdiri dari Pegawai tetap dan tidak tetap menggunakan beberapa jenis
 kendaraan
 Cat 6 is calculated using Business travel undertaken by Directors, Chiefs, EVPs, and SVPs
 Cat 7 is calculated using Employee Commuting obtained from 569 IOH employees, consisting of permanent and non-permanent staff, who use several types of vehicles.
 Business travel undertaken by Directors, Chiefs, EVPs, and SVPs




74         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 79
Pengukuran dan pelaporan emisi gas rumah kaca (GRK)              The measurement and reporting of Scope 3 greenhouse
Scope 3 merupakan salah satu komponen pendukung                  gas (GHG) emissions represent an important supporting
penting dalam penerapan ESG yang sejalan dengan strategi         component of ESG implementation in line with the
keberlanjutan IOH. Saat ini, Perseroan belum melakukan           sustainability strategy of IOH. At present, the Company has
perhitungan terperinci untuk seluruh kategori emisi tidak        not yet completed a comprehensive calculation covering
langsung lainnya yang berasal dari aktivitas rantai nilai.       all categories of indirect emissions across its value chain.
Namun demikian, IOH telah memulai langkah bertahap               Nevertheless, IOH has initiated a phased approach to
dalam pengelolaan dan pengukuran emisi Scope 3 dengan            managing and measuring Scope 3 emissions by prioritizing
memprioritaskan kategori yang paling relevan dan                 categories that are most relevant and material to its
signifikan terhadap profil operasional Perseroan.                operational profile.


Pada tahun 2025, IOH telah melakukan penghitungan                By 2025, IOH has calculated Scope 3 emissions for Category
emisi Scope 3 untuk Kategori 1 (Barang dan Jasa yang             1 (Purchased Goods and Services), Category 6 (Business
dibeli), Kategori 6 (Perjalanan Bisnis), Kategori 7 Perjalanan   Travel), Category 7 Employee Commuting, and Category
Komuter Pegawai, dan Kategori 8 (Aset yang disewa) secara        8 (Leased Assets) proportionally based on current data
proporsional berdasarkan kesiapan data saat ini. Inisiatif       availability. This initiative is the first step in building a more
ini menjadi langkah awal dalam membangun basis data              systematic database and methodology for calculating
dan metodologi penghitungan emisi tidak langsung secara          indirect emissions, and is part of IOH’s commitment to
lebih sistematis., dan menjadi komitmen IOH untuk terus          continuously improve the quality of its corporate carbon
memperbaiki kualitas pengungkapan karbon perusahaaan.            disclosure. During the current year, IOH generated 172,531.61
Selama tahun berjalan dari beberapa kategori karbon              tCO2e from several Scope 3 carbon categories.
cakupan 3 tersebut IOH menghasilkan 172.531,61 tCO2e.


Cakupan 3 Kategori 7 (Employee Commuting)                        Scope 3 – Category 7 (Employee Commuting)
Data mencakup 569 employee IOH yang terdiri dari Pegawai         The data covers 569 IOH employees, consisting of both
tetap dan tidak tetap menggunakan beberapa jenis                 permanent and non-permanent staff, who commute using
kendaraan:                                                       several types of transportation:
• KRL/MRT/LRT/BRT                                                • Commuter rail / MRT / LRT / BRT
• Bus Umum (TransJakarta)                                        • Public bus (TransJakarta)
• Sepeda Motor (Bensin)                                          • Motorcycle (gasoline)
• Sepeda Motor (Listrik)                                         • Motorcycle (electric vehicle / EV)
• Mobil Pribadi (Bensin)                                         • Private car (gasoline)
• Mobil Pribadi (Diesel)                                         • Private car (diesel)
• Mobil Pribadi (Listrik)                                        • Private car (electric vehicle / EV)
• Mobil Pribadi (Hybrid)                                         • Private car (hybrid)
• Ride Hailing (Grab, Gojek, Taksi)                              • Ride-hailing services (Grab, Gojek, Taxi)
• Carpool / Ride Sharing                                         • Carpooling
• Jalan Kaki                                                     • Walking
• Sepeda                                                         • Bicycle


Selain perjalanan dinas, IOH juga mulai mengidentifikasi         In parallel, IOH has begun identifying other relevant Scope 3
kategori Scope 3 lainnya yang relevan untuk dikembangkan         categories for gradual development, including key vendors
secara bertahap, termasuk vendor utama (seperti penyedia         (such as cloud computing and network infrastructure
layanan komputasi awan dan infrastruktur jaringan),              providers), employee commuting, and other value chain
employee commuting, serta aktivitas rantai nilai lainnya.        activities.


Terkait pengelolaan emisi GRK tidak langsung, salah              With respect to indirect GHG emissions managed within
satu inisiatif yang paling signifikan saat ini adalah            the Chief Digital Officer (CDO) function, one of the most
pemanfaatan layanan komputasi awan melalui Google                significant initiatives to date is the use of cloud computing
Cloud sebagai bagian dari infrastruktur digital Perseroan.       services through Google Cloud as part of the Company’s
IOH memanfaatkan carbon emission dashboard reporting             digital infrastructure. IOH utilizes the carbon emission
yang tersedia pada Google Cloud Reporting Console untuk          dashboard available via the Google Cloud Reporting Console
memantau dan menganalisis jejak karbon dari aktivitas            to monitor and analyze emissions associated with cloud

                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       75
Page 80
           Pilar ESG
           ESG Pillars




komputasi awan secara transparan dan terukur. Informasi         computing activities in a transparent and measurable
ini menjadi salah satu referensi dalam pengambilan              manner. These insights serve as a reference in shaping IOH’s
keputusan terkait strategi dekarbonisasi digital, serta         digital decarbonization strategy and are complemented
didukung oleh publikasi keberlanjutan tahunan mitra             by publicly available sustainability disclosures from service
penyedia layanan.                                               providers.


Ke depan, IOH berkomitmen untuk menyempurnakan                  Looking ahead, IOH is committed to progressively enhancing
carbon accounting Scope 3 secara berkala, baik dari sisi        its Scope 3 carbon accounting, including expanding category
cakupan kategori, kualitas data, maupun metodologi              coverage, improving data quality, and refining calculation
penghitungan. Pendekatan ini mencerminkan komitmen              methodologies. This approach reflects the Company’s
Perseroan untuk memperkuat transparansi, akurasi                commitment to strengthening emissions transparency,
pelaporan emisi, serta integrasi pengelolaan emisi tidak        improving reporting accuracy, and integrating indirect
langsung ke dalam strategi keberlanjutan jangka panjang.        emissions management into its long-term sustainability
                                                                strategy.


Upaya Pengelolaan Emisi [SEOJK F.11] [GRI 102-4]                Emissions Management Efforts

IOH terus memperkuat komitmennya dalam pengelolaan              IOH continues to strengthen its commitment to energy
energi dan pengurangan emisi karbon melalui penerapan           management and carbon emission reduction through the
berbagai inisiatif efisiensi energi yang terintegrasi di        implementation of various integrated energy efficiency
seluruh kegiatan operasional. Langkah-langkah tersebut          initiatives across all operational activities. These measures
meliputi optimalisasi penggunaan perangkat hemat energi,        include optimizing the use of energy-efficient devices,
pengendalian konsumsi listrik di fasilitas teknis, serta        controlling electricity consumption in technical facilities, and
peningkatan kesadaran karyawan terhadap praktik kerja           raising employee awareness of environmentally friendly
ramah lingkungan. Upaya ini sejalan dengan komitmen             work practices. These efforts are in line with the Company’s
Perseroan untuk menurunkan intensitas emisi.                    commitment to reducing emission intensity.


Selain pendekatan berbasis operasional, IOH juga                Beyond operational initiatives, IOH also implements
menerapkan program berbasis partisipasi masyarakat              community-based programs through the Sampah Jadi
melalui inisiatif Sampah Jadi Pulsa yang dijalankan melalui     Pulsa initiative delivered via the JagaRaya Pilahbox platform.
platform JagaRaya Pilahbox. Inisiatif ini mengedukasi           The program educates communities, particularly youth, to
masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memilah              sort and collect plastic bottles, which are then exchanged
dan mengumpulkan botol plastik, yang kemudian                   for mobile credit (IM3 and Tri), promoting circular economy
ditukarkan menjadi pulsa telekomunikasi (IM3 dan Tri),          practices while making participation relevant to everyday
sehingga mendorong penerapan ekonomi sirkular sekaligus         life.
meningkatkan relevansi partisipasi sehari-hari.


Selama 2025, program ini telah mengurangi jejak karbon          During 2025, the initiative has reduced its carbon footprint
sekitar 817 kg yang setara dengan 16.349 botol plastik (326     by approximately 817 kg, equivalent to 16,349 plastic bottles
kg plastik, dari lebih dari 1.000 pelanggan di 9 universitas.   (326 kg of plastic), from over 1,000 customers across 9
Dampak sosial program diperkuat melalui pengembangan            universities. The program strengthens waste-sorting
budaya pemilahan sampah yang lebih kuat, terutama di            culture, especially among students, through creative and
kalangan mahasiswa, dengan pendekatan keterlibatan kreatif      digital engagement. In Q4 2025, the program placed a
dan digital. Pada kuartal IV 2025, fokus program diarahkan      strong emphasis on youth movement through the JagaRaya
pada gerakan pemuda melalui kegiatan JagaRaya Campus            Campus Action Day, a student-led environmental awareness
Action Day, sebuah acara kesadaran lingkungan yang dipimpin     event combining physical activity with waste collection,
oleh mahasiswa dan mengombinasikan aktivitas fisik dengan       reaching more than 5,400 students, supported by partner
pengumpulan sampah, yang menjangkau lebih dari 5.400            collaborations to expand IM3 user adoption.
mahasiswa serta didukung kolaborasi dengan mitra untuk
memperluas adopsi pengguna IM3.




76      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 81
Adapun upaya yang telah dilakukan IOH dalam pengelolaan           IOH’s efforts in emissions management in the 2025
Emisi Pada tahun pelaporan 2025 meliputi penguatan                reporting year include strengthening policies and
kebijakan dan implementasi strategi penurunan emisi               implementing a measurable and consistent carbon
karbon secara terukur dan berkelanjutan. Di tengah                emission reduction strategy. Amid the rapid growth of the
pesatnya pertumbuhan industri telekomunikasi, Perseroan           telecommunications industry, the Company recognizes
menyadari bahwa setiap pembangunan BTS dan perluasan              that every BTS deployment and network expansion
jaringan membawa konsekuensi terhadap lingkungan. Oleh            carries environmental implications. As such, emissions
karena itu, IOH menetapkan pengelolaan emisi sebagai              management has been embedded into IOH’s business
bagian integral dari strategi bisnis, bukan sekadar inisiatif     strategy rather than treated as a standalone operational
operasional.                                                      initiative.


Sebagai bagian dari komitmen tersebut, IOH menyusun               In line with this commitment, IOH has established a net-zero
roadmap menuju net-zero emission, mengintegrasikan                emissions roadmap, integrated energy efficiency principles
prinsip efisiensi energi ke dalam desain dan modernisasi          into network design and modernization, and expanded
jaringan, serta meningkatkan pemanfaatan energi                   the use of renewable energy across data centers and BTS
terbarukan pada pusat data dan BTS. Setiap proyek baru            operations. All new projects are subject to environmental
dievaluasi melalui analisis dampak lingkungan untuk               impact assessments to ensure that technological
memastikan bahwa inovasi teknologi berjalan seiring               innovation aligns with environmental stewardship. Beyond
dengan upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, IOH juga         infrastructure and operations, IOH also fosters a green
membangun budaya hijau di lingkungan internal melalui             culture internally through energy-saving campaigns,
kampanye penghematan energi, edukasi keberlanjutan bagi           sustainability education for employees, and the adoption of
karyawan, dan penerapan praktik kerja yang lebih ramah            environmentally responsible workplace practices. Through
lingkungan. Melalui langkah-langkah ini, IOH tidak hanya          these efforts, IOH not only reduces its operational carbon
berupaya menurunkan jejak karbon operasional, tetapi juga         footprint but also inspires Indonesia’s digital ecosystem to
mendorong ekosistem digital Indonesia menuju masa depan           move toward a cleaner, more resilient, and inclusive future.
yang lebih bersih, tangguh, dan inklusif. [GRI 103-1]             [GRI 103-1]


Energi                                                            Energy

IOH memiliki kesadaran mendalam bahwa konservasi energi           IOH is deeply aware that energy conservation is a strategic
merupakan langkah strategis dalam menekan jejak karbon            step in reducing its carbon footprint while maintaining
sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Efisiensi             environmental sustainability. Energy efficiency not only
energi tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi           reduces environmental impact, but also provides direct
juga memberikan manfaat langsung melalui peningkatan              benefits through increased operational efficiency and long-
efisiensi operasional serta daya saing jangka panjang             term competitiveness for the company. [GRI 3‑3]
perusahaan. [GRI 3‑3]


Pada 14 Januari 2025, IOH berhasil meraih Peringkat               On January 14, 2025, IOH successfully achieved a Gold Rating
Gold untuk Greenship Existing Building V1.1 atas kinerja          for Greenship Existing Building V1.1 for the sustainability
keberlanjutan Gedung KPPTI, yang menunjukkan keberhasilan         performance of the KPPTI Building, demonstrating its
dalam mengimplementasikan prinsip bangunan hijau serta            success in implementing green building principles and
efisiensi penggunaan energi di fasilitas operasionalnya. Selain   energy efficiency in its operational facilities. In addition, in
itu, pada 2024, salah satu anggota tim Facility Management        2024, one of the members of the IOH Facility Management
IOH telah memperoleh sertifikasi Greenship Professional,          team obtained Greenship Professional certification,
memperkuat kapasitas internal dalam pengelolaan bangunan          strengthening internal capacity in sustainable building
berkelanjutan dan efisiensi energi.                               management and energy efficiency.


IOH secara konsisten menerapkan strategi pengelolaan              IOH consistently implements an integrated energy
energi terintegrasi yang mencakup seluruh lini operasional.       management strategy that covers all operational lines.
Program yang dijalankan meliputi optimalisasi sistem              The programs implemented include optimizing the cooling
pendingin, pemantauan konsumsi energi secara real time,           system, monitoring energy consumption in real time, using
penggunaan perangkat hemat energi, serta edukasi internal         energy-efficient devices, and providing internal education


                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    77
Page 82
           Pilar ESG
           ESG Pillars




untuk menumbuhkan budaya efisiensi di tempat kerja.               to foster a culture of efficiency in the workplace. All of
Seluruh langkah ini dirancang tidak hanya untuk menekan           these measures are designed not only to reduce energy
konsumsi energi, tetapi juga untuk memperkuat kontribusi          consumption, but also to strengthen IOH’s contribution
IOH terhadap tujuan nasional pengurangan emisi karbon             to the national goals of carbon emission reduction and
dan pembangunan berkelanjutan. [GRI 103-1]                        sustainable development. [GRI 103-1]


Upaya Efisiensi Energi [GRI 103-5] [GRI 103-1]                    Energy Efficiency Efforts

IOH terus memperkuat pengelolaan energi melalui berbagai          IOH continues to strengthen its energy management
inisiatif optimasi dan penghematan energi yang diterapkan         through a range of energy optimization and efficiency
secara menyeluruh di jaringan operasional Perseroan. Upaya        initiatives implemented across its operational network. These
tersebut mencakup optimalisasi suhu sistem pendingin              efforts include optimizing cooling system temperatures
(Precision Air Conditioner/PAC), rasionalisasi modul rectifier,   (Precision Air Conditioners/PAC), rationalizing rectifier
serta penonaktifan perangkat keras dan sistem transmisi           modules, and decommissioning obsolete hardware and
yang telah usang. Selain itu, Perseroan melaksanakan              transmission systems. The Company has also undertaken
proyek modernisasi berskala besar, termasuk penggantian           major modernization projects, including the replacement
sekitar 68% baterai VRLA dengan Smart Lithium yang                of approximately 68% of VRLA batteries with more
memiliki efisiensi energi lebih tinggi, serta transformasi        energy-efficient Smart Lithium batteries, as well as the
Radio Access Network (RAN) di wilayah Jabodetabek yang            transformation of the Radio Access Network (RAN) in the
menargetkan penghematan energi hingga 5,5%.                       Greater Jakarta area, targeting energy savings of up to 5.5%.


Inisiatif efisiensi ini diperkuat melalui penerapan teknologi     These efficiency initiatives are further reinforced by
AI prediktif untuk manajemen energi, pemasangan                   the deployment of predictive AI technology for energy
Smart Meter PLN di sekitar 33% lokasi guna mendukung              management, the installation of PLN Smart Meters at
pemantauan konsumsi energi yang lebih akurat, serta               around 33% of sites to enable more accurate energy
penggunaan sistem hybrid panel surya di area off-grid             monitoring, and the use of hybrid solar panel systems in
untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan                    off-grid areas to reduce fuel consumption. In line with
bakar. Sejalan dengan langkah tersebut, pada tahun 2025,          this measure, in 2025, IOH is committed to installing solar
IOH berkomitmen untuk memasang solar panel dengan                 panels with a total capacity of 24,200 KWP in 11 locations.
total kapasitas 24.200 KWP di 11 lokasi. Dampak pada              The impact on the company is expected to reduce
perusahaan diharapkan dapat mengurangi konsumsi energi            energy consumption from PLN by 0.02%. The company
dari PLN sebanyak 0,02%. Perseroan berupaya dalam                 strives to ensure that the installation does not cause any
pemasangannya tidak menimbulkan dampak lingkungan.                environmental impact.


Dalam aspek efisiensi operasional, IOH menerapkan berbagai        In terms of operational efficiency, IOH implements various
inisiatif penghematan energi yang menyentuh seluruh               energy-saving initiatives that touch all lines of business,
lini bisnis, mulai dari optimalisasi sistem pencahayaan,          ranging from lighting system optimization, increased cooling
peningkatan efisiensi pendinginan dan ventilasi, hingga           and ventilation efficiency, to the integration of automation
integrasi sistem automasi kontrol untuk menekan konsumsi          control systems to reduce excess energy consumption.
energi berlebih. Peningkatan dilakukan pada infrastruktur         Improvements were made to key infrastructure such as air
utama seperti air handling unit, cooling tower, dan fresh         handling units, cooling towers, and fresh air systems, which
air system, sehingga berdampak langsung pada efisiensi            had a direct impact on operational efficiency and reducing
operasional dan pengurangan jejak karbon perusahaan.              the company’s carbon footprint. In addition, adjustments to
Selain itu, penyesuaian jadwal operasi peralatan, termasuk        equipment operating schedules, including the use of chillers
penggunaan chiller dan lift, turut memberikan kontribusi          and elevators, also contributed significantly to energy
signifikan terhadap penghematan energi.                           savings.


Sepanjang 2025, Perseroan melaksanakan berbagai                   Throughout 2025, the Company implemented various
inisiatif efisiensi energi di lingkungan KPPTI Building melalui   energy efficiency initiatives in the KPPTI Building
optimalisasi sistem operasional gedung.                           environment by optimizing the building’s Cooling Tower.




78       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 83
Peningkatan Menara Pendingin untuk Efisiensi yang Lebih             Cooling Tower Upgrade for Higher Efficiency Power
Tinggi Mencapai peningkatan efisiensi konsumsi daya                 consumption efficiency of 20% and water consumption
sebesar 20% dan peningkatan efisiensi konsumsi air                  efficiency of 54% Water Supply Optimization for Better
sebesar 54%. Optimalisasi Pasokan Air untuk Hasil Energi            Energy Results Achieved energy efficiency of 21%, above the
yang Lebih Baik Efisiensi energi mencapai 21%, di atas target       previous target of 17%.
sebelumnya sebesar 17%.


Peningkatan Menara Pendingin untuk Efisiensi yang Lebih             Upgade for Higher Efficiency Power consumption efficiency
Tinggi Mencapai peningkatan efisiensi konsumsi daya sebesar         of 20% and water consumption efficiency of 54% Water
20% dan peningkatan efisiensi konsumsi air sebesar 54%.             Supply Optimization for Better Energy Results Achieved
Optimalisasi Pasokan Air untuk Hasil Energi yang Lebih Baik         energy efficiency of 21%, above the previous target of 17%.
Efisiensi energi mencapai 21%, di atas target sebelumnya            These efforts included the use of lighting sensors that reduced
sebesar 17%. Penggunaan lighting sensor yang menurunkan             electricity consumption for lighting by 9%, the implementation
konsumsi energi listrik untuk pencahayaan sebesar 9%,               of an automatic room temperature control system that
penerapan sistem pengaturan suhu ruangan otomatis                   reduced AHU energy consumption by 20%, and the scheduling
yang mengurangi konsumsi energi AHU sebesar 20%, serta              of chiller operations that resulted in energy efficiency of 16%.
penjadwalan operasional chiller yang menghasilkan efisiensi         [GRI 103-5]
energi sebesar 16%. [GRI 103-5]


Di sisi IT dan Data Center, efisiensi energi dicapai melalui        On the IT and Data Center side, energy efficiency is achieved
program Tech Refresh 2024 berupa peremajaan perangkat               through the Tech Refresh 2024 program, which involves
keras dengan teknologi yang lebih hemat energi, serta inisiatif     upgrading hardware with more energy-efficient technology,
Sunset Data Center 2024 melalui penghentian sejumlah                as well as the Sunset Data Center 2024 initiative through
perangkat di Data Center Sentul. Implementasi kedua program         the decommissioning of a number of devices at the Sentul
tersebut menghasilkan penurunan emisi karbon, termasuk              Data Center. The implementation of these two programs
reduksi sebesar 122,76 tCO₂e dari program Tech Refresh, yang        has resulted in a reduction in carbon emissions, including a
efektivitasnya terealisasi pada tahun 2025 dan reduksi sebesar      reduction of 122.76 tCO₂e from the Tech Refresh program,
99.19 tCO₂e dari Sunset Data Center 2024.                           which will be effective in 2025, and a reduction of 99.19 tCO₂e
                                                                    from Sunset Data Center 2024.


Di sisi network operations, Selain inisiatif pada gedung dan        On the network operations side, in addition to initiatives in
data center, Perseroan juga memperkuat efisiensi energi             buildings and data centers, the Company also strengthened
listrik pada infrastruktur jaringan melalui dua program             electrical energy efficiency in network infrastructure
utama di level network, yaitu implementasi solusi berbasis          through two main programs at the network level, namely
AI untuk optimalisasi konsumsi daya (Nokia AVA EE berhasil          the implementation of AI-based solutions for power
efisiensi sebesar 5% dari kwh/TB dan Huawei PowerStar               consumption optimization (Nokia AVA EE achieved an efficiency
berhasil efisiensi sebesar 8% dari kwh/TB) serta adopsi             improvement of 5% in kWh/TB, and Huawei PowerStar
energi terbarukan melalui program Solar PV pada site on-            achieved an efficiency improvement of 8% in kWh/TB) and the
grid. Solusi AI tersebut memungkinkan pengaturan dinamis,           adoption of renewable energy through the Solar PV program
intelligent shutdown, dan optimalisasi sumber daya jaringan         at on-grid sites. These AI solutions enable dynamic control,
tanpa mengganggu kualitas layanan, sehingga meningkatkan            intelligent shutdown, and network resource optimization
efisiensi konsumsi listrik per trafik data (kWh/TB). Sementara      without disrupting service quality, thereby increasing electricity
itu, program Solar PV yang dijalankan melalui model OPEX            consumption efficiency per data traffic (kWh/TB). Meanwhile,
mendukung penyediaan energi surya pada site tertentu                the Solar PV program, which is run through an OPEX model,
sebagai bagian dari strategi transisi energi dan pengurangan        supports the provision of solar energy at certain sites as part
emisi jangka panjang. Kedua inisiatif ini menjadi bagian integral   of the Company’s long-term energy transition and emission
dari roadmap dekarbonisasi Perseroan dan penguatan efisiensi        reduction strategy. These two initiatives are an integral
operasional jaringan secara berkelanjutan. [GRI 103-5]              part of the Company’s decarbonization roadmap and the
                                                                    strengthening of sustainable network operational efficiency.
                                                                    [GRI 103-5]




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        79
Page 84
             Pilar ESG
             ESG Pillars




Melalui implementasi yang konsisten atas berbagai inisiatif                        Through the consistent implementation of various energy
efisiensi energi, IOH berhasil mengurangi konsumsi energi                          efficiency initiatives, IOH successfully reduced energy
dari produk dan layanannya pada tahun 2025, yang terutama                          consumption from its products and services in 2025, primarily
didorong oleh dua program strategis di level jaringan. Kontribusi                  driven by two strategic programs at the network level. The
terbesar berasal dari program optimasi energi pada 18.000                          largest contribution came from the energy optimization
site BTS Nokia dan semakin diperkuat oleh pemanfaatan                              program across 18,000 Nokia BTS sites, further strengthened
energi terbarukan melalui instalasi panel surya pada 11 site                       by the use of renewable energy through the installation of solar
off-grid pada tahun 2025. Pemanfaatan energi terbarukan                            panels at 11 off-grid sites in 2025. The use of renewable energy
tersebut memungkinkan site IOH tersebut beroperasi secara                          enables these IOH sites to operate more independently while
lebih mandiri sekaligus mengurangi kebutuhan pasokan energi                        also reducing the need for external energy supply. [SEOJK F.7]
eksternal. [SEOJK F.7]


Untuk lokasi yang belum terjangkau jaringan listrik nasional dan                   For locations that are not yet connected to the national
masih mengandalkan genset, IOH secara bertahap berupaya                            electricity grid and still rely on generators, IOH is gradually
mengurangi ketergantungan pada bahan bakar diesel melalui                          working to reduce its dependence on diesel fuel through a
kemitraan strategis dengan PLN. Melalui inisiatif ini, semakin                     strategic partnership with PLN. Through this initiative, more and
banyak lokasi operasional akan terhubung ke jaringan listrik                       more operational locations will be connected to the national
nasional dengan persentase grid electricity sebear 99,98%. Di area                 electricity grid with grid electricity percentage of 99.98%. In
yang masih memerlukan dukungan genset, penerapan sistem                            areas that still require generator support, the implementation
CDC (Cluster Diesel Control) telah membantu mengoptimalkan                         of the CDC (Cluster Diesel Control) system has helped optimize
penggunaan bahan bakar, menekan konsumsi, serta                                    fuel usage, reduce consumption, and significantly improve
meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan. [GRI 103-5]                  operational efficiency. [GRI 103-5]


Konsumsi Energi di Dalam Perseroan                                                 Energy Consumption within the Company
[SEOJK F.6] [GRI 103-2, 103-4]


Total konsumsi energi Perseroan pada tahun 2025 tercatat                           The Company’s total energy consumption in 2025 was recorded
sebesar 5.172.715 GJ. Meskipun terjadi kenaikan dalam total                        at Ubah menjadi 5,172,715 GJ. Despite the increase in total
penggunaan energi, IOH berhasil menurunkan intensitas                              energy usage, IOH managed to reduce its energy intensity,
energi, yang mencerminkan peningkatan efisiensi dalam                              reflecting improved efficiency in operational processes,
proses operasional, khususnya pada aktivitas transfer data.                        particularly in data transfer activities. This achievement
Pencapaian ini menunjukkan efektivitas berbagai inisiatif                          demonstrates the effectiveness of various energy saving
penghematan energi yang telah diterapkan secara konsisten di                       initiatives that have been consistently implemented across all
seluruh unit kerja.                                                                work units.


 Konsumsi Energi di dalam Perseroan [GRI 103-2] [GRI 103-4] [GRI 103-5] [OJK F.6] [SASB TC-TL-130a.1]
 Energy Consumption within the Company
                                                                                                                                Pengurangan Intensitas
                                                     Total Energi yang Digunakan                 Intensitas Energi
 Tahun                                                                                                                        Energi dari Tahun Dasar 2020
                        Data Traffic (TB)                  Total Energy Used                      Energy Intensity
 Year                                                                                                                         Reduction of Energy Intensity
                                                                  (GJ)                               (GJ/TB)
                                                                                                                                  from Base Year 2020
2021                         6,711,221                           3,091,826                              0.461                              19.24%
2022                       12,510,602                            4,871,943                              0.389                              31.73%
2023                       14,164,096                            4,826,285                              0.341                              40.27%
2024                        16,013,462                           4,860,414                              0.304                              46.79%
2025                        18,847,541                            5,172,715                             0.274                              51.89%
Informasi/Information:
•    Perhitungan dilakukan mengacu pada standar GHG Protocol dengan menggunakan data konsumsi energi yang bersumber dari tagihan bulanan. Konversi
     satuan energi ke dalam gigajoule (GJ) dilakukan berdasarkan faktor konversi yang ditetapkan dalam metodologi GHG Protocol untuk memastikan konsistensi
     dan akurasi perhitungan.
•    The calculation was conducted in accordance with the GHG Protocol standards, using energy consumption data derived from monthly utility bills. Conversion to
     gigajoules (GJ) was performed based on the conversion factors prescribed by the GHG Protocol methodology to ensure consistency and accuracy in reporting.
•    Konversi perhitungan KWH ke Gigajoule menggunakan panduan dari Greenhouse Gas Protocol 2005.
     Conversion of KWH to Gigajoule calculations using guidelines from the Greenhouse Gas Protocol 2005.
•    Konversi perhitungan Liter ke Gigajoule menggunakan pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional 2012.
     Conversion of Liter to Gigajoule calculations using the 2012 National Greenhouse Gas Inventory Implementation guidelines.
•    Peningkatan Data Traffic dan Total Energi secara signifikan dari tahun 2021 ke tahun 2022 disebabkan oleh merger dari Perseroan.
     The significant increase in Data Traffic and Total Energy Used from 2021 to 2022 was due to the Company’s merger.


80        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 85
Pada tahun 2025, total konsumsi bahan bakar terbarukan dan          In 2025, the total volume of renewable and non-renewable
tidak terbarukan yang digunakan untuk operasional mesin             fuel consumed for the operation of on-site power generators
pembangkit energi (genset) di lingkungan Perseroan tercatat         (gensets) within the Company amounted to 1,738,437 liters. This
sebesar 1.738.437 liter. Penggunaan bahan bakar ini terutama        fuel usage was primarily allocated for backup power operations
diperuntukkan bagi kebutuhan operasional cadangan daya guna         to ensure service continuity and infrastructure reliability.
memastikan keberlanjutan layanan dan keandalan infrastruktur.       The Company continues to enhance the use of renewable
Perseroan terus melakukan upaya peningkatan pemanfaatan             energy in its operations. As of the end of the reporting period,
energi terbarukan dalam operasionalnya. Hingga akhir periode        total of 216 sites have been equipped with solar panel (PV)
pelaporan, total sebanyak 216 site telah dilengkapi dengan          installations out of approximately 55,000 operational sites. This
panel surya (PV) dari total sekitar 55.000 site yang beroperasi.    initiative contributed to 0.39% of the Company’s total energy
Implementasi tersebut berkontribusi terhadap penggunaan             consumption being sourced from renewable energy.
energi terbarukan sebesar 0,39% dari total konsumsi energi
perusahaan.


Sampah dan Pengelolaan Limbah Padat serta                           Waste and Management of Solid
Limbah Cair [SEOJK F.13, F.14, F.15] [GRI 306-1, 306-2, 306-5]      Waste and Liquid Waste

Kegiatan operasional IOH menghasilkan berbagai jenis                IIOH’s operations generate various types of waste, such as
limbah, seperti limbah elektronik, kemasan, dan kertas, yang        electronic, packaging, and paper waste, which require structured
memerlukan pengelolaan terstruktur dan bertanggung jawab.           and responsible management. As part of its commitment
Sebagai wujud komitmen terhadap praktik bisnis berkelanjutan,       to sustainable business practices, IOH has implemented an
IOH telah menerapkan sistem pengelolaan limbah terpadu              integrated waste management system through various
melalui berbagai program lingkungan yang mencakup                   environmental programs that include separating organic and
pemilahan organik dan anorganik, melakukan pengolahan               inorganic waste, independently processing organic waste, and
sampah organik secara mandiri dan bekerja sama dengan badan         working with official waste management agencies to recycle it
resmi pengolahan limbah untuk didaur ulang menjadi barang jadi      into finished products such as table tops and reusable fertilizer.
seperti, top table dan pupuk yang digunakan kembali.


Dalam pengelolaan limbah organisasi, IOH menerapkan                 In managing organizational waste, IOH implements a
pendekatan yang terstruktur melalui fungsi Facility                 structured approach through its Facility Management function.
Management. Perseroan melakukan pemisahan limbah sejak              The Company separates waste at source by categorizing it
sumbernya dengan mengelompokkan limbah ke dalam kategori            into organic, inorganic, and hazardous and toxic waste (B3).
organik, anorganik, dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun          This sorting process is carried out independently within the
(B3). Proses pemilahan ini dilakukan secara mandiri di lingkungan   Company’s operational environment to ensure proper handling
operasional Perseroan untuk memastikan penanganan yang              according to the characteristics of each type of waste. For the
tepat sesuai karakteristik masing-masing jenis limbah. Untuk        next stage, IOH collaborates with third parties that have special
tahap selanjutnya, IOH menjalin kerja sama dengan pihak ketiga      permits and competencies in waste management to carry out
yang memiliki izin dan kompetensi khusus dalam pengelolaan          external treatment, transportation, and recycling processes in
limbah guna melakukan proses treatment, pengangkutan, dan           accordance with applicable environmental regulations. [GRI 306-2]
daur ulang secara eksternal sesuai dengan ketentuan peraturan
lingkungan yang berlaku. [GRI 306-2]


Sementara itu, limbah elektronik seperti perangkat                  Meanwhile, electronic waste such as unused telecommunications
telekomunikasi dan peralatan kantor yang sudah tidak                devices and office equipment is handed over to certified
digunakan diserahkan kepada pihak pengelola bersertifikat,          managers to ensure that every stage of its handling is safe,
guna memastikan setiap tahap penanganannya aman,                    compliant with regulations, and in line with the principles of the
sesuai regulasi, serta sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular.     circular economy. Waste management using third parties is
Pengelolaan limbah menggunakan pihak ketiga ini dilakukan           carried out with the aim of zero landfill, which reuses 100% of
dengan tujuan zero-landfill yang mengelola kembali 100%             waste so that nothing is sent to landfill. Effluent management
limbah sehingga tidak ada yang terbuang ke tempat                   in the company is carried out by operating a wastewater
pembuangan akhir. Pengelolaan efluen di perusahaan dilakukan        treatment plant before it is discharged into the city sewer
dengan mengoperasikan instalasi pengelolaan air limbah              system.
sebelum diteruskan ke saluran kota.

                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       81
Page 86
             Pilar ESG
             ESG Pillars




 Melalui pendekatan ini, IOH berupaya untuk tidak hanya         Through this approach, IOH strives not only to minimize the
 meminimalkan dampak negatif dari kegiatan operasional          negative impact of its operations on the environment, but
 terhadap lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada            also to contribute to raising awareness of responsible waste
 peningkatan kesadaran pengelolaan limbah secara bertanggung    management throughout the company’s value chain.
 jawab di seluruh rantai nilai perusahaan.



 Waste Journey
                                                Glass                       Glass Mug

                                                                                                                 Recycling
                                                Metal                                                             Facility



                                                Plastic                     Plastic Countertop
  Waste                Material
Generation            Recovery                                                                                  Composting
                       Facility                 Paper                       Tissue Towel                            & BSF
                                                                                                                 Treatment

                                                Organic                     Compost


                                                                                                                   RDF
                                                Others
                                                                                                                Technology



 IOH menerapkan program pengelolaan limbah terintegrasi         IOH implements an integrated waste management
 di kantor pusatnya melalui pendekatan yang menekankan          program at its headquarters through an approach that
 pemisahan limbah, pemantauan, dan peningkatan tingkat          emphasizes waste segregation, monitoring, and increased
 daur ulang dan pemanfaatan kembali. Program pengelolaan        reuse and recycling rates. The waste management program
 limbah ini mencatat hasil pengolahan dalam kilogram/           records processing outcomes in kilograms/units, enabling
 satuan, memungkinkan pemantauan kinerja pengelolaan            more measurable and transparent monitoring of waste
 limbah yang lebih terukur dan transparan. [GRI 306-2]          management performance. [GRI 306-2]


 Dalam praktiknya, limbah dikumpulkan oleh penyedia             In practice, waste is collected by third-party service
 layanan pihak ketiga dan disortir lebih lanjut di fasilitas    providers and further sorted at a waste processing facility
 pengolahan limbah menjadi dua kategori utama: limbah           into two main categories: recyclable waste and non-
 daur ulang dan limbah non-daur ulang. Sampah daur ulang        recyclable waste. Recyclable waste is delivered to partner
 dikirim ke fasilitas mitra untuk diolah kembali menjadi        facilities to be reprocessed into products with economic
 produk dengan nilai ekonomi. Sementara itu, sampah             value. Meanwhile, non-recyclable waste is further processed
 non-daur ulang diolah lebih lanjut menjadi Bahan Bakar         into Refuse-Derived Fuel (RDF) for use as an alternative fuel
 dari Sampah (RDF) untuk digunakan sebagai bahan bakar          in industrial facilities. This approach ensures responsible
 alternatif di fasilitas industri. Pendekatan ini memastikan    waste management while supporting circular economy
 pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sambil               principles. [OJK F.14]
 mendukung prinsip ekonomi sirkular. [OJK F.14]


 Sejumlah inisiatif telah diimplementasikan untuk               Several initiatives have been implemented to strengthen
 memperkuat praktik ekonomi sirkular dan pengelolaan            circular economy practices and environmental management
 lingkungan di kantor pusat, termasuk penggunaan kompos         at the headquarters, including the use of compost for
 untuk landscaping, program daur ulang tisu yang telah          landscaping, a tissue recycling program that has been
 berjalan sejak September 2024, serta pemanfaatan bahan         in place since September 2024, and the use of recycled
 daur ulang untuk furnitur seperti meja di area istirahat dan   materials for furniture such as tables in rest areas and
 area merokok. Perseroan juga menyediakan lahan parkir          smoking areas. The Company has also provided bicycle
 sepeda untuk mendorong mobilitas yang lebih ramah              parking facilities to encourage more environmentally
 lingkungan di lingkungan kerja.                                friendly mobility within the workplace.




 82      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 87
Perseroan menerapkan berbagai inisiatif pengelolaan          The Company implements several waste management
limbah untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus          initiatives to reduce environmental impact while improving
meningkatkan efisiensi sumber daya. Upaya tersebut           resource efficiency. These include Smarter Plastic
meliputi Smarter Plastic Segregation for Better Waste        Segregation for Better Waste Reduction to enhance plastic
Reduction untuk meningkatkan pemilahan dan daur              sorting and recycling, a Recycling Partnership that Drives
ulang plastik, Recycling Partnership that Drives Real        Real Change with environmental benefits equivalent to 108
Change bersama mitra pengelola limbah dengan dampak          trees, the implementation of a Water Recycling System for
lingkungan setara dengan 108 pohon, penerapan                Improved Efficiency to support water reuse in operations,
Water Recycling System for Improved Efficiency untuk         and Waste-to-Product Plastic Upcycling that converts
mendukung penggunaan kembali air dalam operasional,          plastic waste into useful products.
serta Waste-to-Product Plastic Upcycling yang mengolah
limbah plastik menjadi produk bernilai guna.


Praktik pengelolaan limbah ini juga telah diperluas ke       These waste management practices have also been
beberapa kantor IOH di wilayah Jakarta Raya, yang dikelola   expanded to several IOH offices across the Greater Jakarta
secara lebih terkoordinasi melalui sistem pengelolaan        area, which are managed in a more coordinated manner
limbah terpusat di KPPTI.                                    through a centralized waste management system at KPPTI.


Sesuai dengan prinsip pengurangan limbah di sumbernya,       In line with the principle of reducing waste at the source,
IOH juga mendorong penggunaan kertas yang efisien            IOH also promotes efficient paper use through a policy
melalui kebijakan pembatasan pencetakan dokumen              of restricting the printing of internal documents. The
internal. Implementasi kebijakan ini memberikan manfaat      implementation of this policy provided measurable benefits
yang dapat diukur sepanjang tahun 2025, yaitu:               throughout 2025, namely:
• Mengurangi kebutuhan penebangan sekitar 109 pohon          • Reducing the need to cut down approximately 109 trees
    per tahun                                                     per year
• Menghemat sekitar 291 ton air per tahun                    • Saving approximately 291 tons of water per year
• Menghemat sekitar Rp104.640.000 per tahun                  • Saving approximately Rp104,640,000 per year


IOH telah menerapkan Prosedur Operasional Standar            IOH has implemented a Standard Operating Procedure
(SOP) untuk pemilahan limbah berdasarkan pedoman             (SOP) for waste sorting based on waste management
pengelolaan limbah, dengan klasifikasi utama B3 (Bahan       guidelines, with the main classifications being B3 (Hazardous
Berbahaya dan Beracun) sebesar 89 kg dan limbah non-B3       and Toxic Materials) of 89 kg and non-B3 waste of 161,798
sebesar 161.798 kg. [GRI 306-3]                              kg. [GRI 306-3]


Selama tahun 2025, total limbah yang dialihkan dari          Throughout 2025, the total waste diverted from final
pembuangan akhir mencapai 161,80 ton. Selama periode         disposal amounted to 161.80 tons. Throughout the reporting
pelaporan, IOH juga tidak mencatat adanya insiden            period, IOH also did not record any incidents of waste spills
tumpahan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.        that could potentially pollute the environment. [GRI 306-4]
[GRI 306-4] [OJK F.15]                                       [OJK F.15]


Untuk perangkat yang tidak dapat digunakan kembali,          For devices that could not be reused, IOH partnered
IOH bekerja sama dengan pihak ketiga yang berlisensi         with licensed and certified third parties to ensure that
dan bersertifikat untuk memastikan pengelolaan dan           management and processing were carried out in a safe and
pengolahan dilakukan dengan aman dan ramah lingkungan,       environmentally friendly manner, thereby minimizing the
sehingga meminimalkan risiko dampak negatif terhadap         risk of negative impacts on the environment. In addition,
lingkungan. Selain itu, IOH juga meningkatkan teknologinya   IOH is also upgrading its technology by replacing lead-acid
dengan mengganti baterai timbal-asam dengan baterai          batteries with smart lithium batteries that are more durable
lithium pintar yang lebih tahan lama dan ramah lingkungan,   and environmentally friendly, thereby helping to reduce
sehingga membantu mengurangi potensi polusi timbal dan       the potential for lead pollution and strengthening the
memperkuat keberlanjutan operasi jaringannya. [GRI 306-2]    sustainability of its network operations. [GRI 306-2] [GRI 306-5]
[GRI 306-5] [OJK F.14]                                       [OJK F.14]




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   83
Page 88
            Pilar ESG
            ESG Pillars




Penggunaan Air [SEOJK F.8, F.13, F.14, F.15]                     Water Use
[GRI 303-1, 303-2, 303-3, 303-4, 303-5]


IOH memberikan perhatian besar terhadap keberlanjutan            IOH pays close attention to environmental sustainability,
lingkungan, khususnya dalam pengelolaan dan                      particularly in the management and control of clean water
pengendalian penggunaan air bersih di seluruh fasilitas          usage across all operational facilities. At the head office,
operasional. Di kantor pusat, sumber air utama berasal           the main water source comes from the Regional Water
dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), dengan                  Company (PDAM), with a monitoring system that ensures
sistem pemantauan yang memastikan penggunaan                     water usage is efficient and does not have a significant
air berlangsung secara efisien dan tidak menimbulkan             impact on surrounding water sources. To identify water-
dampak signifikan terhadap sumber air sekitar. Untuk             related impacts caused by the Company’s products and
mengidentifikasi adanya dampak terkait air yang                  operations, IOH analyzes the water sources used. It then
disebabkan oleh produk dan operasional Perseroan, IOH            maps the water flow in the management and wastewater
melalukan analisis terhadap sumber air yang digunakan.           disposal processes. Throughout 2025, there were no reports
Kemudian melakukan pemetaan aliran air dalam proses              of disruption or deterioration in water source quality due
pengelolaan dan proses pembuangan air limbah. Sepanjang          to headquarters operational activities. IOH also continues
2025, tidak terdapat laporan mengenai gangguan atau              to encourage water conservation among employees and
penurunan kualitas sumber air akibat aktivitas operasional       minimize the use of water for air conditioning through
kantor pusat. IOH juga terus mendorong perilaku hemat air        the utilization of technology as part of the company’s
di kalangan karyawan dan meminimalisir penggunaan air            responsibility to preserve water resources.
untuk pendingin ruangan melalui utilisasi teknologi sebagai
bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga
ketersediaan sumber daya air.


Untuk mendukung penerapan konservasi air, IOH                    To support water conservation, IOH consistently implements
melakukan berbagai langkah preventif dan korektif                various preventive and corrective measures, including
secara konsisten, termasuk pemantauan rutin meter                routine monitoring of water meters, strainer checks,
air, pemeriksaan strainer, inspeksi berkala pada sistem          periodic inspections of plumbing systems to prevent leaks
plumbing guna mencegah kebocoran atau pemborosan air,            or water wastage, and the provision of water refills from
serta penyediaan water refill dari sumber air bersih yang        clean water sources in the building and quality assurance
ada di gedung dan penjaminan mutu dengan filterisasi             with standard drinking water filtration. Domestic waste
standar mutu air minum. Limbah domestik yang dihasilkan          generated from facilities such as toilets and sinks is
dari fasilitas seperti toilet dan wastafel dikelola melalui      managed through a Wastewater Treatment Plant (WWTP)
sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terintegrasi       system integrated with physical, biological, and chemical
dengan pengelolaan fisik, biologis, dan kimia limbah cair. Air   management of liquid waste. The treated water is then
hasil olahan kemudian diuji secara berkala di laboratorium       tested periodically in an independent laboratory to ensure
independen untuk memastikan kualitas efluen memenuhi             that the effluent quality meets applicable environmental
standar lingkungan yang berlaku.                                 standards.


Standar minimum yang ditetapkan untuk kualitas                   The minimum standards set for effluent discharge
pembuangan efluen adalah dengan mempertimbangkan                 quality take into account physical, chemical, and biological
parameter fisik, parameter kimia, parameter biologis, dalam      parameters in the applicable regulations. IOH identifies
regulasi yang berlaku. IOH mengidentifikasi zat-zat prioritas    priority substances that require attention and whose
yang patut diperhatikan yang pembuangannya diolah                discharge is treated by referring to applicable regulations
Dengan merujuk pada regulasi dan standar yang berlaku,           and standards, identifying sources of hazardous substances,
mengidentifikasi sumber zat berbahaya, dan menggunakan           and using identification methods such as laboratory testing.
metode identifikasi seperti uji laboratorium.


Pada tahun 2025, total efluen yang dihasilkan Perseroan          In 2025, the total effluent generated by the Company
tercatat sebesar 23.072 m³. Seluruh hasil pengujian              amounted to 23,072 m³. All laboratory test results confirmed
laboratorium menunjukkan bahwa kualitas efluen yang              that the discharged effluent complied with applicable
dibuang telah memenuhi dan berada dalam batas aman               regulatory standards and remained within the permitted
sesuai dengan ketentuan regulasi yang berlaku.                   safety thresholds.

84       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 89
Dalam mengelola dampak-dampak terkait air yang                       In managing water-related impacts resulting from IOH’s
dihasilkan dari operasi, produk, dan jasa IOH, perusahaan            operations, products, and services, the company conducts
melakukan evaluasi pengukuran penggunaan air secara                  comprehensive evaluations of water usage, strategic
komprehensif, perencanaan strategis terhadap pengelolaan             planning for water management, develops effective water
air, membuat kebijakan terkait penggunaan air yang efektif,          usage policies, and optimizes wastewater management
dan optimalisasi pengelolaan sistem air limbah.                      systems.


Proses pengelolaan limbah cair di IOH dilakukan secara               IOH implements a structured wastewater management
terstruktur untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi             process to ensure compliance with environmental
lingkungan. Pengelolaan diawali dengan pengumpulan                   regulations. The process begins with the collection of
limbah cair yang dialirkan melalui sistem saluran internal           wastewater through internal drainage systems, which is
menuju Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), di mana               then directed to the Wastewater Treatment Plant (WWTP)
limbah diproses melalui tahapan fisik, biologis, dan kimia           for physical, biological, and chemical treatment to reduce
untuk menurunkan kandungan pencemar. Selanjutnya,                    pollutant levels. Water quality is regularly monitored and
kualitas air limbah dipantau dan diuji secara berkala guna           tested to ensure that all discharge parameters remain
memastikan parameter yang dihasilkan tetap berada dalam              within regulatory standards. Once the treated water meets
batas baku mutu yang ditetapkan. Setelah memenuhi                    the applicable requirements, it is discharged into public
standar yang berlaku, air olahan dibuang ke saluran umum             drainage systems in accordance with operational permits
sesuai dengan izin operasional dan ketentuan peraturan               and prevailing environmental regulations.
perundang-undangan yang berlaku.


                                           Pengambilan Air
                                          Water Withdrawal
                                             [GRI 303-3] [OJK F.8]
                                                                        49,253




                                                                                            55,016
                                                                                   55,472




                                                                        `23        `24      `25
                                                              (m³)




Standar perhitungan total penggunaan air dilakukan                   The standard for calculating total water consumption is
dengan mengacu pada ketentuan Standar Nasional                       based on the applicable Indonesian National Standard (SNI),
Indonesia (SNI) yang berlaku, yaitu melalui estimasi                 using estimated per capita water consumption as the basis
konsumsi air per individu sebagai dasar penghitungan                 for determining overall water usage.
kebutuhan dan penggunaan air secara keseluruhan.


Material [SEOJK F.5] [GRI 301-1, 301-2, 301-3]                       Material
IOH menyadari bahwa pemilihan serta penggunaan                       IIOH recognizes that the selection and use of materials,
material, baik yang terbarukan maupun tidak berperan                 whether renewable or non‑renewable have a significant
penting terhadap keberlanjutan sumber daya alam.                     impact on the availability of natural resources. As a
Sebagai penyedia layanan telekomunikasi, IOH tidak terlibat          telecommunications service provider, IOH is not directly
langsung dalam proses manufaktur maupun pengemasan                   involved in the manufacturing or packaging processes, as
produk, karena sebagian besar barang diperoleh dalam                 most products are sourced in the form of ready‑to‑use
bentuk produk jadi siap jual dari mitra pemasok. Dengan              finished goods from third‑party suppliers. Therefore,
demikian, volume material yang digunakan, baik material              the total amount of material used, either renewable or
terbarukan maupun non‑terbarukan, belum dapat                        non‑renewable, has not yet been specifically quantified. [GRI
diidentifikasi secara pasti. [GRI 3‑3] [GRI 301‑1]                   3‑3] [GRI 301‑1]




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   85
Page 90
              Pilar ESG
              ESG Pillars




IOH tidak melakukan pelacakan spesifik atas persentase                IOH does not specifically track the percentage of recycled
penggunaan material daur ulang dalam produk yang                      materials used in its marketed products, given that the
dipasarkan, mengingat model bisnis Perseroan yang berbasis            Company’s service-based business model does not require
layanan jasa secara natura tidak memerlukan penggunaan                the use of physical materials on a significant scale in its
material fisik dalam skala signifikan pada operasionalnya.            operations. In addition, most of the physical products
Selain itu, sebagian besar produk fisik yang digunakan                used or marketed by the Company are finished goods
atau dipasarkan oleh Perseroan merupakan barang jadi                  obtained from third parties. However, IOH is committed
yang diperoleh dari pihak ketiga. Meskipun demikian, IOH              to providing more efficient and resource-friendly services.
berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang lebih                     One concrete step taken is the reduction of packaging
efisien serta ramah sumber daya. Salah satu langkah konkrit           materials through the optimization of digital services
yang diambil adalah pengurangan penggunaan bahan                      such as eSIM. IOH encourages customers to top up their
kemasan melalui optimalisasi layanan digital seperti eSIM. IOH        credit quickly and easily rather than purchasing physical
mendorong pelanggan untuk melakukan top‑up pulsa secara               vouchers. In addition, we are also continuing to develop a
secara cepat dan mudah dibandingkan membeli voucher                   system for the sale of eSIM (Subscriber Identity Module
secara fisik. Selain itu kami juga terus mengembangkan                (SIM) without a physical card) products so that customers
sistem untuk penjualan produk eSIM (Subscriber Identity               who have telecommunications devices that can use eSIM
Modul (SIM) tanpa kartu fisik) agar pelanggan yang memiliki           can purchase this type of product. As a result, we have also
perangkat telekomunikasi yang bisa menggunakan eSIM                   begun to reduce the purchase of physical paper, plastic,
dapat membeli jenis produk tersebut. Dengan demikian                  and metal products for sale. This policy has succeeded
kami juga mulai mengurangi pembelian produk yang berupa               in reducing the use of packaging materials while also
fisik kertas, plastik, dan metal untuk penjualan. Kebijakan ini       reducing potential waste. Currently, packaging materials
berhasil mengurangi penggunaan bahan kemasan sekaligus                from products sold have not been collected or recycled,
menekan potensi limbah. Saat ini, bahan kemasan dari                  but approximately 95% of IOH SIM cards and vouchers use
produk yang dijual belum dikumpulkan kembali atau didaur              recyclable materials. [OJK F.26] [OJK F.5] [GRI 301‑2] [GRI 301‑3]
ulang, namun sekitar 95% produk SIM card dan voucher IOH              [SASB TC‑TL‑440a.1]
telah menggunakan material yang dapat didaur ulang. [OJK
F.26] [OJK F.5] [GRI 301‑2] [GRI 301‑3] [SASB TC‑TL‑440a.1]


Selain itu, IOH terus memperkuat fitur aplikasi self‑care             In addition, IOH continues to enhance its self‑care
agar pelanggan dapat mengelola akun dan layanan secara                application, enabling customers to independently manage
mandiri. Transformasi digital ini tidak hanya meningkatkan            their accounts and services. This digital approach not
kenyamanan pelanggan, tetapi juga berkontribusi langsung              only provides greater convenience but also contributes to
terhadap pengurangan konsumsi bahan bakar, karena                     reducing fuel consumption, as customers no longer need to
pelanggan tidak lagi perlu melakukan perjalanan ke pusat              travel to physical service centers.
layanan fisik.


Keanekaragaman Hayati [SEOJK F.4,                                     Biodiversity
F.9, F.10] [GRI 101-5, 101-6, 101-2, 101-7]


Sebagian besar aktivitas operasional IOH berada di area               Most of IOH’s operations are located in populated areas
berpenduduk dan di luar kawasan lindung; namun demikian,              and outside protected zones; however, the Company
Perseroan menyadari bahwa sebagian infrastruktur telekomunikasi       recognizes that certain telecommunications infrastructure
berlokasi di area yang berdekatan dengan kawasan konservasi           is situated near conservation areas or regions with high
atau wilayah dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi, yang          biodiversity value, which may pose potential impacts on
berpotensi menimbulkan gangguan terhadap vegetasi lokal, habitat      local vegetation, wildlife habitats, and landscape changes
satwa, serta perubahan bentang alam akibat pembangunan atau           arising from development or maintenance activities.
pemeliharaan infrastruktur. Untuk meminimalkan potensi dampak         To mitigate these potential impacts, IOH applies a
tersebut, IOH menerapkan prinsip kehati-hatian melalui pemilihan      precautionary approach by selecting sites in compliance
lokasi yang mengacu pada regulasi lingkungan agar tidak berada        with environmental regulations to avoid protected or critical
di zona lindung atau habitat kritis, penerapan desain infrastruktur   habitats, adopting infrastructure designs that minimize
yang meminimalkan pembukaan lahan dan menjaga vegetasi                land clearing and preserve native vegetation, implementing
asli, pengelolaan operasional yang hati-hati melalui pembatasan       careful operational practices such as limiting construction
aktivitas konstruksi, pengaturan jalur akses, serta pemantauan        activities, managing access routes, and conducting regular

86         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 91
lingkungan secara berkala, serta kolaborasi dengan otoritas lokal   environmental monitoring, as well as collaborating with local
guna memastikan perlindungan flora dan fauna tetap terjaga sesuai   authorities to ensure the protection of flora and fauna in
ketentuan konservasi yang berlaku.                                  accordance with applicable conservation requirements.


Perseroan berkomitmen mendukung upaya penghentian                   The Company is committed to supporting efforts to halt
dan pemulihan kehilangan keanekaragaman hayati melalui              and reverse biodiversity loss by developing greener and
pengembangan lingkungan kantor yang lebih hijau dan                 more sustainable office environments. This commitment is
berkelanjutan. Komitmen ini diwujudkan dengan penyediaan            realized through the provision and management of green
dan pengelolaan area hijau, termasuk taman dan vertical             spaces, including gardens and vertical landscaping, designed
garden, yang dirancang dengan prinsip keberlanjutan untuk           with sustainability principles to support local ecosystems
mendukung ekosistem lokal di sekitar area operasional.              surrounding its operational areas.


Inisiatif tersebut selaras dengan Tujuan 2050 dan Target            These initiatives are aligned with the 2050 Vision and
2030 dalam Kunming-Montreal Global Biodiversity                     2030 Targets of the Kunming-Montreal Global Biodiversity
Framework, yang tercermin dari peningkatan fasilitas                Framework, as reflected in the expansion of environmentally
berkonsep ramah lingkungan dan penguatan praktik                    friendly facilities and the strengthening of sustainable
operasional berkelanjutan. Secara strategis, target                 operational practices. Strategically, the Company’s targets
Perseroan difokuskan pada efisiensi penggunaan sumber               focus on responsible natural resource use, as well as
daya alam serta perlindungan dan pencegahan pencemaran              environmental protection and pollution prevention, in line
lingkungan, sejalan dengan kebijakan K3 dan Lingkungan              with its Occupational Health, Safety, and Environmental
Perusahaan. [GRI 101-1]                                             policies. [GRI 101-1]


Untuk menghindari dampak negatif terhadap                           To prevent negative impacts on biodiversity, IOH implements
keanekaragaman hayati, IOH menerapkan kebijakan                     an Occupational Health, Safety, and Environmental
Kesehatan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang             (OHSE) policy that emphasizes pollution prevention and
menekankan pencegahan pencemaran dan perlindungan                   environmental protection across all operational activities.
lingkungan dalam setiap aktivitas operasional. Kebijakan ini        This policy serves as the foundation for environmental
menjadi landasan dalam pengelolaan risiko lingkungan serta          risk management and the control of potential impacts on
pengendalian potensi dampak terhadap ekosistem sekitar.             surrounding ecosystems.


Dalam hal dampak yang tidak sepenuhnya dapat dihindari,             Where impacts cannot be entirely avoided, the Company
Perseroan menerapkan sistem kerja dan prosedur                      applies operational systems and procedures focused
operasional yang berorientasi pada mitigasi risiko                  on environmental risk mitigation, including waste
lingkungan, termasuk pengendalian limbah, efisiensi sumber          management controls, resource efficiency measures, and
daya, dan pemantauan berkala, guna meminimalkan potensi             regular monitoring, to minimize potential disturbances to
gangguan terhadap keanekaragaman hayati. [GRI 101-2]                biodiversity. [GRI 101-2]


Sepanjang tahun 2025, tidak teridentifikasi adanya                  Throughout 2025, no significant impact was identified
pengaruh yang signifikan atas kegiatan, produk, layanan,            on IOH’s activities, products, services and operating sites.
dan situs operasi IOH memberikan pengaruh yang signifikan           on species listed in the IUCN (International Union for
terhadap spesies yang tercantum dalam Daftar Merah IUCN             Conservation of Nature) Red List, nationally protected
(International Union for Conservation of Nature), spesies           species, or other important conservation areas and
yang dilindungi secara nasional, ataupun terhadap kawasan           ecosystems.[GRI 101-4] [GRI 101-5, 101-6, 101-7] [OJK F.9]
konservasi dan ekosistem penting lainnya. [GRI 101-4] [GRI 101-5,
101-6, 101-7] [OJK F.9]


Indosat terus memperkuat komitmennya terhadap                       Indosat continues to strengthen its commitment to
konservasi lingkungan melalui pemanfaatan teknologi                 environmental conservation through technology-driven
dan kolaborasi multipihak. Pada tahun 2025, Perseroan               initiatives and multi-stakeholder collaboration. In 2025, the
melanjutkan upaya konservasi pesisir melalui program                Company advanced its coastal conservation efforts through
JagaRaya Coastal Communities Empowerment, yang                      the JagaRaya Coastal Communities Empowerment Program,
berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir serta                 which focuses on empowering coastal communities while
penerapan praktik akuakultur yang lebih berkelanjutan.              promoting more sustainable aquaculture practices.

                                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       87
Page 92
             Pilar ESG
             ESG Pillars




Program ini memanfaatkan teknologi Internet of Things           The program utilizes Internet of Things (IoT) Water Quality
(IoT) Water Quality Management System (WQMS) untuk              Management System (WQMS) technology to monitor water
memantau kualitas air pada tambak budidaya. Data yang           quality in aquaculture ponds. Data generated from these
dihasilkan dari perangkat tersebut juga dimanfaatkan            devices is also utilized by academic institutions for research,
oleh berbagai institusi akademik untuk penelitian guna          producing insights that support farmers in improving
menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi para              productivity while maintaining environmental sustainability.
petambak. Implementasi teknologi ini turut didukung             The initiative has been supported by research collaborations
oleh kolaborasi riset dengan lebih dari 10 universitas dan      with more than 10 universities and has contributed to over
menghasilkan lebih dari empat publikasi jurnal internasional.   four international journal publications.


Dampak dari intervensi konservasi yang dilakukan Indosat        The outcomes of Indosat’s conservation interventions have
turut berkontribusi pada upaya perlindungan ekosistem           also supported broader ecosystem protection. In recognition
pesisir. Sebagai pengakuan atas berbagai inisiatif tersebut,    of these efforts, the Ministry of Marine Affairs and Fisheries
Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia           of the Republic of Indonesia officially designated Jembrana
pada 9 Mei 2025 secara resmi menetapkan Kabupaten               Regency, Bali, as a Marine Protected Area (MPA) on 9 May
Jembrana, Bali sebagai Kawasan Konservasi Perairan (Marine      2025.
Protected Area/MPA).


Selain itu, pada tahun 2025 Indosat juga memperkuat             In parallel, Indosat strengthened its circular economy
inisiatif ekonomi sirkular melalui program Pilah Box yang       initiatives through the Pilah Box program, which was
dilaksanakan di sembilan kampus di Indonesia. Program           implemented across nine university campuses in Indonesia
ini mendorong pengelolaan sampah secara bertanggung             in 2025. The program encourages responsible electronic
jawab sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda            waste disposal while raising awareness among students
terhadap pentingnya pengelolaan limbah berkelanjutan. [GRI      and academic communities about sustainable waste
101-7] [SEOJK F.10]                                             management. [GRI 101-7] [SEOJK F.10]


IOH telah mengalokasikan total dana sebesar                     IOH has allocated a total of Rp763,150,000 in 2025 through
Rp763.150.000 pada tahun 2025 melalui program JagaRaya          the JagaRaya Pilahbox program, Waste Turned into Credit,
Pilahbox, Sampah Jadi Pulsa, dan Program Capacity Building      and the Capacity Building Program for Fishing Villages in
Desa Nelayan di Ambon. [OJK F.4]                                Ambon. [OJK F.4]


Kepatuhan Lingkungan [SEOJK F.16] [GRI 2-27]                    Environmental Compliance

IOH telah menjalankan seluruh kegiatan operasional dengan       IOH has carried out all operational activities in full
penuh kepatuhan terhadap ketentuan dan regulasi di              compliance with environmental regulations and provisions
bidang lingkungan hidup sepanjang tahun 2025. Selama            throughout 2025. During the reporting period, there
periode pelaporan, tidak terdapat pelanggaran, denda,           were no significant violations, fines, or non-monetary
maupun sanksi non‑moneter yang signifikan terkait aspek         sanctions related to environmental aspects, and there
lingkungan, serta tidak ada pengaduan dari masyarakat           were no complaints from the community regarding the


88        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 93
mengenai dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh             environmental impact caused by IOH’s operational activities.
kegiatan operasional IOH. Hal ini mencerminkan komitmen      This reflects the Company’s commitment to ensuring
Perseroan dalam memastikan kepatuhan hukum                   legal compliance and the implementation of responsible
dan penerapan standar pengelolaan lingkungan yang            environmental management standards. [GRI 2-27] [OJK F.16]
bertanggung jawab. [GRI 2‑27] [OJK F.16]


Penilaian Lingkungan Pemasok [GRI 308-1, 308-2]              Supplier Environmental Assessment

Dalam pengelolaan penilaian lingkungan terhadap pemasok,     In managing environmental assessments of suppliers, IOH
IOH menerapkan sistem seleksi yang ketat dan terukur         implements a strict and measurable selection system by
dengan memastikan seluruh mitra kerja mematuhi               ensuring that all partners comply with applicable laws and
ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku di Indonesia,      regulations in Indonesia, including occupational health and safety
termasuk aspek Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan             (OHS), environmental management, and Occupational Health,
Lingkungan (K3L). Persyaratan ini diatur secara eksplisit    Safety, and Environment (OHSE) standards. These requirements
dalam kontrak kerja sama, sehingga setiap pemasok wajib      are explicitly stipulated in the cooperation contract, so that every
menerapkan praktik operasional yang selaras dengan           supplier is required to implement operational practices that are
prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan yang     in line with the principles of sustainability and environmental
diusung IOH.                                                 responsibility promoted by IOH.


Sebagai bagian dari komitmen tersebut, IOH menetapkan        As part of this commitment, IOH has established
kriteria keberlanjutan dalam proses pemilihan pemasok        sustainability criteria in the selection process for new
baru, di mana 5% pemasok baru sepanjang tahun 2025           suppliers, whereby 5% of new suppliers throughout 2025
dipilih berdasarkan pertimbangan lingkungan sesuai           were selected based on environmental considerations in
jenis komoditas yang mereka sediakan. Pendekatan ini         accordance with the types of commodities they provide.
mendorong mitra usaha untuk mengadopsi praktik ramah         This approach encourages business partners to adopt
lingkungan, seperti penggunaan bahan baku berkelanjutan,     environmentally friendly practices, such as the use of
penerapan efisiensi energi, serta pengelolaan limbah yang    sustainable raw materials, the implementation of energy
efektif sepanjang rantai pasok.                              efficiency, and effective waste management throughout the
                                                             supply chain.


Selain pada tahap pemilihan, IOH juga secara aktif           In addition to the selection stage, IOH also actively conducts
melakukan penilaian lingkungan terhadap 80 pemasok           environmental assessments of 80 key suppliers to
utama untuk mengevaluasi dampak aktivitas mereka             evaluate the impact of their activities on the environment.
terhadap lingkungan. Hasil penilaian menunjukkan bahwa       The assessment results show that until the end of the
hingga akhir periode pelaporan tidak terdapat pemasok        reporting period, there were no suppliers that caused
yang menyebabkan dampak lingkungan signifikan atau           significant or tangible environmental impacts, confirming
nyata, menegaskan efektivitas sistem pemantauan              the effectiveness of the sustainability monitoring system
keberlanjutan yang diterapkan Perseroan. Hasil penilaian     implemented by the Company. The assessment results
menunjukkan bahwa hingga akhir periode pelaporan tidak       indicate that as of the end of the reporting period, there were
terdapat indikasi dampak lingkungan yang signifikan dari     no indications of significant environmental impacts arising
kegiatan operasional.                                        from operational activities.


Ke depan, IOH terus mendorong peningkatan praktik            Going forward, IOH continues to encourage the improvement
berkelanjutan dengan fokus pada efisiensi penggunaan         of sustainable practices with a focus on the efficient use of
bahan baku dan sumber daya, peningkatan efisiensi            raw materials and resources, increased energy efficiency,
energi, serta pengurangan emisi pada seluruh kegiatan        and reduced emissions in all operational activities, including
operasional, termasuk di menara telekomunikasi, komponen     telecommunications towers, IT components, and power
TI, dan sistem pembangkit daya. Di sektor teknologi dan      generation systems. In the technology and electronics
elektronik, upaya keberlanjutan terus diperkuat melalui      sector, sustainability efforts continue to be strengthened
operasional hemat energi serta peningkatan kemampuan         through energy-efficient operations and increased recycling
daur ulang perangkat dan infrastruktur TI, seperti server    capabilities for IT devices and infrastructure, such as servers
dan perangkat lunak, guna meminimalkan jejak karbon di       and software, in order to minimize the carbon footprint
sepanjang rantai nilai perusahaan. [GRI 308‑1] [GRI 308‑2]   throughout the company’s value chain. [GRI 308-1] [GRI 308-2]

                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        89
Page 94
            Pilar ESG
            ESG Pillars




Pilar Sosial
Social Pillar




“
 IOH meyakini bahwa kontribusi pada aspek sosial merupakan bagian integral dari
 tanggung jawab Perusahaan untuk menghadirkan dampak yang positif dan berkelanjutan
 bagi masyarakat. Melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada perluasan akses serta
 pemanfaatan teknologi digital, IOH berupaya turut menekan kesenjangan sosial dan
 ekonomi. Upaya ini menjadi relevan seiring percepatan transformasi digital yang memiliki
 potensi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup, memperluas akses terhadap
 pendidikan, serta mendorong terbukanya peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
 IOH believes that contributing to social aspects is an integral part of the Company’s responsibility to bring
 positive and sustainable impact to society. Through various initiatives focused on expanding access and utilising
 digital technology, IOH strives to reduce social and economic disparities. These efforts are relevant in light of the
 accelerating digital transformation, which has significant potential to improve quality of life, expand access to
 education, and encourage new economic opportunities for the community.




Aspek Ketenagakerjaan                                            Employment Aspects

Kesempatan yang Setara [OJK F.18]                                Equal Opportunity

Sebagai perusahaan terbuka, IOH menegaskan                       As a public company, IOH affirms its commitment to
komitmennya untuk menjalankan peran strategis dalam              playing a strategic role in addressing various social issues,
menjawab berbagai isu sosial, termasuk kesenjangan               including gender inequality and unfair practices. Through
gender dan praktik ketidakadilan. Melalui penerapan              the implementation of Diversity, Equity, and Inclusion
inisiatif Diversity, Equity, and Inclusion (DEI), IOH berupaya   (DEI) initiatives, IOH strives to build a more inclusive and
membangun lingkungan kerja yang semakin inklusif dan             representative work environment, in line with the diversity
representatif, selaras dengan keberagaman masyarakat             of the community served by the Company.
yang dilayani Perseroan.


90       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 95
Inisiatif tersebut mencakup penguatan kepemimpinan yang     These initiatives include strengthening diverse and
beragam dan inklusif, yang pada gilirannya memperkokoh      inclusive leadership, which in turn strengthens the business
fondasi bisnis melalui pertukaran perspektif, peningkatan   foundation through the exchange of perspectives, improved
kualitas pengambilan keputusan, dan dorongan inovasi,       decision-making quality, and encouragement of innovation,
sekaligus mendukung agenda pembangunan sosial               while supporting a broader social development agenda. IOH
yang lebih luas. IOH meyakini bahwa pengarusutamaan         believes that mainstreaming equality and empowerment
kesetaraan serta pemberdayaan di seluruh lapisan            across all levels of the organisation not only strengthens the
organisasi tidak hanya memperkuat budaya perusahaan,        corporate culture, but also increases employee engagement
tetapi juga meningkatkan keterlibatan dan kepuasan kerja    and job satisfaction.
karyawan.


Sejalan dengan komitmen tersebut, IOH terus mendorong       In line with this commitment, IOH continues to promote
terwujudnya kesetaraan gender dan memastikan                gender equality and ensure equal opportunities for every
tersedianya kesempatan yang setara bagi setiap insan        individual in the Company to develop, both personally and
Perusahaan untuk berkembang, baik secara pribadi            professionally. However, IOH recognises that implementing
maupun profesional. Namun demikian, IOH menyadari           DEI involves various challenges and complexities. Therefore,
bahwa implementasi DEI mengandung berbagai tantangan        the Company has set a phased target to increase the
dan kompleksitas. Oleh karena itu, Perseroan menetapkan     proportion of female employees at senior management
target bertahap untuk meningkatkan proporsi karyawan        level (grade 8 and above), with the aim of doubling the
perempuan pada level manajemen senior (grade 8 ke           number of female leaders in the coming year.
atas), dengan sasaran melipatgandakan jumlah pemimpin
perempuan pada tahun mendatang.


Dukungan terhadap inisiatif DEI juga memperkuat reputasi    Support for DEI initiatives also strengthens the Company’s
Perseroan serta meningkatkan kepercayaan publik, yang       reputation and increases public trust, which are important
menjadi prasyarat penting bagi keberlanjutan dan kinerja    prerequisites for sustainability and long-term performance.
jangka panjang. Dengan mempererat relasi bersama            By strengthening relationships with customers and the
pelanggan dan masyarakat yang beragam yang telah            diverse communities it has served for more than half a
dilayani selama lebih dari setengah abad IOH optimistis     century, IOH is optimistic that it can continue its tradition of
dapat melanjutkan tradisi keunggulan dan inovasi, seraya    excellence and innovation, while moving into the future with
melangkah ke masa depan dengan integritas serta             integrity and commitment to the Company’s values.
komitmen pada nilai-nilai Perseroan.


Jumlah Karyawan Berdasarkan Tingkat/Posisi
Number of Employees by Level/Position
Posisi
                                                               2025                        2024                    2023
Level
Grade Chief & Director                                           12                         13                      13
Grade 8 – Sr. Vice President                                     94                         97                      94
Grade 7 – Vice President                                        357                        350                     333
Grade 6 – Associate Vice President                              1,120                      1,098                   1,033
Grade 5 – Sr. Officer                                           678                        692                     690
Grade 3 & Grade 4 – Officer                                     782                        745                     812

Total                                                          3,043                       2,995                   2,975




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   91
Page 96
             Pilar ESG
             ESG Pillars




 Jumlah Karyawan Manajerial vs Non Manajerial per 31 Desember 2025
 Number of Managerial vs Non-Managerial Employees as of 31 December 2025
          Tahun                       Tingkat Manajerial                Tingkat Non-Manajerial                   Jumlah
           Year                        Managerial Level                  Non-Managerial Level                     Total
          2022                              1, 347                               1,449                            2,796
           2023                             1,473                                1,502                            2,975
          2024                              1,558                                1,437                            2,995
          2025                              1,583                                1,460                            3,043



 Jumlah Karyawan berdasarkan Kontrak Kerja dikonsolidasikan dengan anak perusahaan per 31
 Desember 2025
 Number of Employees by Employment Contract on a Consolidated Basis (including subsidiaries) as of 31
 December 2025
            Tahun                                                  Karyawan Tetap dan Karyawan Kontrak
             Year                                                Permanent Employee and Contract Employee
             2022                                                                  3,815
             2023                                                                  4,041

             2024                                                                 4,097

             2025                                                                 4,202



Metodologi penyusunan data karyawan diawali dengan                       The employee data methodology begins with the
identifikasi tujuan bisnis yang kemudian diterjemahkan ke                identification of business goals, which are then translated
dalam kebutuhan tenaga kerja di setiap direktorat sesuai                 into workforce requirements across each directorate based
fungsi dan prioritasnya. Kebutuhan tersebut selanjutnya                  on their functions and priorities. These requirements are
dianalisis untuk menentukan jumlah karyawan yang                         further analyzed to determine the necessary headcount,
diperlukan, baik berdasarkan individu maupun setara waktu                whether by individual employees or full-time equivalent
penuh (FTE), guna memastikan keselarasan dengan target                   (FTE), ensuring alignment with the Company’s strategic
dan strategi organisasi.                                                 objectives.

Praktik Ketenagakerjaan [OJK F.19] [GRI 2-30, 401-1,                     Employment Practices
401-2, 401-3, 402-1, 403-3, 403-6, 407-1, 408-1, 409-1, 201-3]


Dalam mendukung visi Perseroan sebagai pemimpin                          In supporting the Company’s vision as a leader in the
industri telekomunikasi digital, IOH menegaskan bahwa                    digital telecommunications industry, IOH emphasises
pengelolaan sumber daya manusia merupakan pilar utama                    that human resource management is a key pillar of its
dalam strategi keberlanjutan. Perseroan memahami                         sustainability strategy. The Company understands that its
bahwa pencapaian kinerja dan kemajuan usaha sangat                       performance and business progress are largely determined
ditentukan oleh kapabilitas, kompetensi, serta daya                      by the capabilities, competencies, and competitiveness
saing insan IOH. Karena itu, IOH menerapkan komitmen                     of IOH’s human resources. Therefore, IOH implements
menyeluruh di sepanjang siklus pengelolaan talenta mulai                 a comprehensive commitment throughout the talent
dari rekrutmen, pengembangan, hingga retensi untuk                       management cycle, from recruitment and development
memastikan Perseroan mampu menarik, membina, dan                         to retention, to ensure that the Company is able to attract,
mempertahankan talenta terbaik. IOH juga memastikan                      nurture, and retain the best talent. IOH also ensures
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan                      compliance with applicable laws and regulations related to
ketentuan yang berlaku berkaitan dengan ketenagakerjaan.                 employment.




92        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 97
Pengelolaan SDM dilaksanakan melalui berbagai program       Human resource management is carried out through
yang terstruktur, termasuk pelatihan yang komprehensif,     various structured programmes, including comprehensive
pengembangan karier yang berkesinambungan,                  training, continuous career development, and the creation
serta penciptaan lingkungan kerja yang mendukung            of a work environment that supports diversity and
keberagaman dan inklusivitas serta pemanfaatan AI           inclusiveness, as well as AI utilization in supporting the
dalam mendukung layanan Perseroan kepada karyawan.          Company’s services to the employees. This integrated
Pendekatan yang terintegrasi ini bertujuan memastikan       approach aims to ensure that every employee has equal
setiap karyawan memperoleh kesempatan yang setara           opportunities to grow and contribute to the achievement of
untuk bertumbuh dan berkontribusi terhadap pencapaian       the company’s goals, while upholding work ethics, integrity,
sasaran Perseroan, dengan tetap menjunjung tinggi etika     and professionalism.
kerja, integritas, dan profesionalisme.


Hubungan industrial yang harmonis di IOH tercermin dari     The harmonious industrial relationship at IOH is reflected
lingkungan kerja yang inklusif, komunikasi terbuka antara   in an inclusive work environment, open communication
manajemen dan karyawan, serta kepedulian terhadap           between management and employees, and a strong
kesejahteraan dan pengembangan talenta, yang telah          focus on employee wellbeing and development. This has
menghasilkan pengakuan eksternal berupa penghargaan         been recognized externally with the Best Workplace 2025
Best Workplace 2025 dan sertifikasi Great Place to Work     award and Great Place to Work 2025 certification from
2025 dari lembaga independen Great Place to Work            the independent Great Place to Work Institute, where the
Institute, di mana mayoritas karyawan menyatakan bahwa      majority of employees affirm that IOH is an outstanding
IOH adalah tempat bekerja yang sangat baik, menegaskan      place to work, underscoring the Company’s commitment to
komitmen Perseroan terhadap praktik kerja yang adil dan     fair and collaborative labor practices.
kolaboratif.


IOH merekrut 302 karyawan baru, dengan komposisi 26%        IOH recruited 302 new employees, with a composition of
perempuan (79 orang) dan 74% laki-laki (223 orang) pada     26% women (79 employees) and 74% men (223 employees) in
tahun 2025. Kemudian pada periode yang sama, Perseroan      2025. Then, in the same period, the Company recorded 262
mencatat 262 karyawan mengakhiri masa kerja karena          employees ending their employment for various reasons.
berbagai alasan. Dengan mempertimbangkan dinamika           Considering these dynamics, IOH’s employee turnover rate
tersebut, tingkat perputaran karyawan IOH pada tahun        in 2025 was recorded at 8.66%. [GRI 401-1]
2025 tercatat sebesar 8,66%. [GRI 401-1]


 Rekrutmen Karyawan berdasarkan Kelompok                     Rekrutmen Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin
 Usia pada tahun 2025 [GRI 401-1] [GRI 102-3]                pada tahun 2025 [GRI 401-1] [GRI 102-3]
 Recruitment of Employees by Age Group in 2025               Recruitment of Employees by Gender in 2025
 Kelompok Usia                   Pekerja Baru                Jenis Kelamin                       Pekerja Baru
 Age Group                      New Employees                Gender                             New Employees
 < 30 tahun                                                  Laki-laki
                                      71                                                              223
 < 30 years old                                              Male
 30-50 tahun                                                 Perempuan
                                     227                                                               79
 30-50 years old                                             Female

 > 50 tahun                                                  Jumlah
                                      4                                                               302
 > 50 years old                                              Total

 Jumlah
                                     302
 Total




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   93
Page 98
             Pilar ESG
             ESG Pillars




 Rekrutmen Karyawan berdasarkan Wilayah pada tahun 2025 [GRI 401-1]
 Recruitment of Employees by Location in 2025
 Wilayah                                                                              Pekerja Baru
 Location                                                                            New Employees
 Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusra
                                                                                            62
 Central Java, East Java, Bali, Nusra
 Kantor Pusat
                                                                                           145
 Headquarter
 Jabodetabek & Jawa Barat
                                                                                            38
 Jabodetabek & West Java
 Kalimantan & Sulampapua
                                                                                            31
 Borneo & Sulampapua
 Sumatra                                                                                    26

 Jumlah
                                                                                           302
 Total


IOH mendukung pekerja untuk berserikat dan menjalin         IOH supports employees’ right to unionize and fosters
komunikasi hubungan industrial yang harmonis dan            harmonious and productive industrial relations. Through
produktif. Melalui Serikat Pekerja Indosat, komunikasi      the Indosat Workers Union, active communication and
dan konsultasi aktif dilakukan secara berkala melalui       consultation are conducted regularly via the Bipartite
Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit. Di samping itu, IOH      Cooperation Institution (LKS Bipartit). In addition, IOH has a
memiliki Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang secara         Collective Labor Agreement (CLA), which is renewed every
berkala diperbarui setiap dua tahun dengan mengupayakan     two years with efforts to enhance the benefits provided to
tambahan benefit yang diberikan kepada seluruh karyawan     all IOH employees. [GRI 2-30]
IOH. [GRI 2-30]


IOH juga memiliki kebijakan untuk memberikan                IOH also has a policy to provide a minimum one-week notice
pemberitahuan minimum selama satu minggu apabila            in the event of the implementation of significant operational
terjadi pengimplementasian perubahan operasional yang       changes. In accordance with Law No. 13 of 2003, the CLA is
signifikan. sesuai dengan undang-undang 13 no 2003, PKB     established every two years. IOH has a valid CLA currently in
dibentuk setiap 2 tahun sekali. IOH memiliki PKB dan saat   effect for the period of December 1, 2025 to November 30,
ini yang berlaku adalah periode 1 Des 2025 - 30 November    2027. [GRI 402-1]
2027. [GRI 402-1]


IOH menghormati hak karyawan untuk bergabung                IOH respects employees’ rights to join associations or labor
dengan asosiasi atau Serikat Pekerja, untuk mengorganisir   unions, to organize, and to engage in collective bargaining.
dan berunding secara kolektif. PKB ini merupakan            The CLA is the result of negotiations between IOH
hasil perundingan antara Manajemen IOH dan Serikat          Management and the Indosat Workers Union (SPI). It sets
Pekerja IOH (SPI). Dalam PKB tersebut, diatur berbagai      out various provisions covering the rights and obligations
ketentuan yang mencakup hak dan kewajiban karyawan          of both employees and management, including working
serta manajemen, termasuk waktu kerja, kesejahteraan        hours, employee welfare, human capital development,
karyawan, pengembangan sumber daya manusia, serta           as well as employees’ obligations and prohibitions. The
kewajiban dan larangan bagi karyawan. PKB juga mengatur     CLA also regulates disciplinary enforcement, serving as a
tentang penegakan disiplin, sehingga menjadi panduan        comprehensive guideline for employment matters within
yang komprehensif untuk aspek-aspek kerja di IOH. Di        IOH. Furthermore, IOH maintains a policy to provide at least
samping itu, IOH juga memiliki kebijakan untuk memberikan   one week’s notice prior to implementing any significant
pemberitahuan minimum selama satu minggu apabila            operational changes.
terjadi pengimplementasian perubahan operasional yang
signifikan.




94         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 99
IOH berkomitmen untuk mematuhi standar                         IOH is committed to complying with international labor
ketenagakerjaan internasional yang ditetapkan oleh             standards established by the International Labour
International Labour Organization (ILO) serta peraturan        Organization (ILO) as well as applicable laws and regulations
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, termasuk         in Indonesia, including provisions regarding minimum
ketentuan mengenai usia minimum pekerja dan larangan           working age and the prohibition of forced labor practices.
praktik kerja paksa. Perseroan secara tegas melarang           The Company strictly prohibits all forms of child labor,
segala bentuk pekerja anak, yang didefinisikan sebagai         defined as individuals under 17 years of age, and ensures
individu berusia di bawah 17 tahun, serta memastikan           that there are no incidents of child labor, forced labor, or
tidak terdapat insiden pekerja anak maupun praktik kerja       compulsory labor within its operations. This commitment
paksa atau wajib kerja dalam lingkungan operasionalnya.        is reinforced through internal policies and regulations that
Komitmen ini diperkuat melalui kebijakan dan regulasi          uphold the protection of human rights, fair labor practices,
internal yang mengedepankan perlindungan hak asasi             and the consistent application of ethical principles and
manusia, praktik ketenagakerjaan yang adil, serta              corporate social responsibility. [GRI 408-1, 409-1]
penerapan prinsip etika dan tanggung jawab sosial
perusahaan secara konsisten. [GRI 408-1, 409-1]


Kinerja dan Pengembangan Karir [GRI 404-1, 404-2,              Performance and Career Development
404-3]


IOH menempatkan pengembangan dan peningkatan                   IOH places employee development and performance
kinerja karyawan sebagai salah satu prioritas strategis        improvement as one of its strategic priorities in supporting
dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.          business growth and sustainability. Every full-time
Setiap karyawan penuh waktu secara berkala mengikuti           employee regularly undergoes a performance evaluation
proses evaluasi kinerja dan pengembangan karier yang           and career development process based on measurable
berpedoman pada Key Performance Indicators (KPI) yang          Key Performance Indicators (KPIs) that are relevant to the
terukur dan relevan dengan sasaran perusahaan. Sepanjang       company’s objectives. Throughout 2025, IOH will implement
tahun 2025, IOH melaksanakan penyempurnaan signifikan          significant improvements to its performance management
terhadap sistem manajemen kinerja guna memperkuat              system in order to strengthen the culture of meritocracy in
budaya meritokrasi di lingkungan kerja. Langkah ini meliputi   the workplace. This step includes adjusting the reward and
penyesuaian mekanisme penghargaan dan insentif agar            incentive mechanisms to be more adaptive to employee
lebih adaptif terhadap kebutuhan karyawan, sekaligus           needs, while encouraging the achievement of business
mendorong pencapaian target bisnis secara lebih efektif        targets in a more effective and sustainable manner.
dan berkelanjutan.


Salah satu inisiatif utama IOH dalam pengembangan              One of IOH’s key initiatives in competency development is
kompetensi adalah program “Lifelong Learning”, yang            the ‘Lifelong Learning’ programme, which aims to support
bertujuan mendukung kelanjutan karier dan penguatan            career continuity and strengthen the capacity of employees
kapasitas karyawan di berbagai jenjang organisasi. Program     at various levels of the organisation. This programme not
ini tidak hanya memperkuat kemampuan teknis, tetapi            only strengthens technical skills, but also progressively
juga menumbuhkan kompetensi kepemimpinan secara                develops leadership competencies and helps employees
progresif serta membantu karyawan mempersiapkan diri           prepare for post-employment transitions, including
menghadapi transisi pascakerja, termasuk masa pensiun          retirement and future career development opportunities.
dan peluang pengembangan karier berikutnya. [GRI 404-2]        [GRI 404-2] [OJK F.22]
[OJK F.22]


Sepanjang tahun 2025, IOH terus memperluas                     Throughout 2025, IOH will continue to expand the
pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan                 implementation of employee training and development
karyawan di seluruh unit organisasi. Melalui berbagai          programmes across all organisational units. Through these
inisiatif ini, Perseroan berupaya membangun budaya             various initiatives, the Company strives to build a productive,
kerja yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada       collaborative, and continuous learning-oriented work
pembelajaran berkelanjutan. IOH meyakini bahwa                 culture. IOH believes that improving employee skills and
peningkatan keterampilan dan pengetahuan karyawan              knowledge will directly contribute to increased productivity


                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   95
Page 100
              Pilar ESG
              ESG Pillars




akan berkontribusi langsung terhadap peningkatan                                        while strengthening the Company’s foundation in achieving
produktivitas sekaligus memperkuat fondasi Perseroan                                    long-term success.
dalam mewujudkan keberhasilan jangka panjang.


Pelatihan Karyawan di Tahun 2025
Employee Training in 2025
Pelatihan                                              2025                       2024                       2023                                               Training

Jumlah Program kelas Pelatihan                             274                    447                         364                Number of Class Trainings Programs
Video & E-book Learning                                                                                                            Video & E-Book Learning (Internal
(Internal & External E-Learning                        13,447                    13,217*                    56,781                    & External E-Learning Content
Content Provider)                                                                                                                                          Provider)
Jumlah Module Program E-Learning                                                                                                     Number of E-Learning Modules
(Internal & External E-Learning                       25,000                     19,874                     21,409                   (Internal & External E-Learning
Content Provider)                                                                                                                                  Content Provider)
Jumlah Jam Pelatihan
                                                      115,309                    81,174                     78,083                 Total Learning Hours All Employee
Seluruh Karyawan
Jumlah Peserta                                         11,396                    9,503                      85,118                           Number of Participants
Biaya Pelatihan per Orang (dalam                                                                                                      Training Cost/Individual (in full
                                                     9,150,954                 14,735,091                 18,018,414
jumlah penuh Rupiah)                                                                                                                                amount Rupiah)
* Penurunan kelas pelatihan pada 2025 disebabkan pergeseran ke e-learning untuk menjangkau lebih banyak peserta, meningkatkan jam pelatihan, dan efisiensi biaya
* The decline in training classes in 2025 was driven by a shift toward e-learning to reach more participants, increase training hours, and improve cost efficiency




Jumlah Karyawan yang Mengikuti Pelatihan                                                  Jam Pelatihan Karyawan berdasarkan Jenis
berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [GRI 102-3]                                         Kelamin [GRI 404-1] [GRI 102-3]
Number of Employees Participating in Training by                                          Employee Training Hours by Gender
Gender                                                                                    (Jam Pelatihan/Training Hours)

Jenis Kelamin                                                                             Jenis Kelamin
                                 2025             2024                2023                                                 2025             2024               2023
Gender                                                                                    Gender
Laki-laki                                                                                 Laki-laki
                                 2,231             2,127             1,844                                                  43               28                10.5
Male                                                                                      Male
Perempuan                                                                                 Perempuan
                                  765              773                674                                                   34               25                 8.2
Female                                                                                    Female

Jumlah                                                                                    Jumlah
                                 2,996            2,900               2,518                                                77                53                 18.7
Total                                                                                     Total



Jam Pelatihan Karyawan berdasarkan Grade [GRI 404-1]
Employee Training Hours by Grade
(Jam Pelatihan/Training Hours)

Posisi
                                                                       2025                                    2024                                  2023
Level
Grade 3                                                                  36                                      7.7                                  3.3
Grade 4 – Officer                                                        36                                       9                                   4.7
Grade 5 – Sr. Officer                                                    36                                     13.3                                   6
Grade 6 – Associate Vice President                                       44                                      9.1                                   7
Grade 7 – Vice President                                                 40                                       9                                   6.9
Grade 8 – Sr. Vice President                                             46                                     13.3                                  14.5
Grade Chief & Director                                                    0                                      27                                  36.3

Jumlah
                                                                        238                                     88.4                                  78.7
Total




96          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 101
Pengukuran Kinerja Karyawan                                       Employee Performance Measurement

Pengukuran kinerja karyawan IOH dilaksanakan                      IOH employee performance measurements are carried out
berdasarkan Key Performance Indicators (KPI) yang telah           based on Key Performance Indicators (KPIs) that have been
ditetapkan dan disepakati bersama antara karyawan dan             established and agreed upon by both employees and the
Perseroan. Proses penilaian dilakukan oleh atasan langsung        Company. The assessment process is conducted objectively
secara objektif melalui sesi diskusi yang membahas                by direct supervisor through discussion sessions that review
capaian kinerja serta pendekatan dan perilaku kerja yang          performance achievements as well as the approaches
mendukung pencapaian tersebut. Selanjutnya, hasil evaluasi        and work behaviours that support these achievements.
melalui tahapan validasi dalam proses kalibrasi guna              Furthermore, the evaluation results undergo a validation
memastikan konsistensi dan keadilan penilaian lintas unit         stage in the calibration process to ensure consistency and
terkait, sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi oleh            fairness of assessment across related units, before finally
dewan penilai. [GRI 404-3]                                        being formally determined by the assessment board. [GRI
                                                                  404-3]


Remunerasi Karyawan [OJK F.20] [GRI 405-2]                        Employee Remuneration

IOH berkomitmen untuk mematuhi ketentuan upah                     IOH is committed to complying with regional minimum
minimum regional di seluruh wilayah operasionalnya, selaras       wage regulations across all of its operational areas, in line
dengan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.           with regulations set by local governments. This step reflects
Langkah ini mencerminkan komitmen Perseroan dalam                 the Company’s commitment to ensuring that all employees
memastikan seluruh karyawan memperoleh kompensasi                 receive fair, appropriate compensation in accordance or
yang adil, layak, dan sesuai atau melebihi standar lokal.         exceeding the local standards.


Selain kepatuhan terhadap peraturan, IOH juga menerapkan          In addition to regulatory compliance, IOH also applies
prinsip remunerasi yang kompetitif di setiap jenjang jabatan,     competitive remuneration principles at every job level,
termasuk bagi karyawan pada tingkat awal (entry level), guna      including for entry-level employees, in order to attract and
menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Kebijakan             retain the best talent. This policy includes the provision of
ini mencakup pemberian gaji pokok, tunjangan, insentif,           basic salaries, allowances, incentives, and various other
serta berbagai manfaat lainnya sebagai penghargaan                benefits as rewards for employees’ contributions to
atas kontribusi karyawan terhadap pencapaian tujuan               the achievement of the company’s objectives, including
perusahaan seperti asuransi kesehatan karyawan beserta            employee health insurance including family, annual
keluarga, bonus tahunan, beasiswa pendidikan, santunan            bonus, education scholarship, maternity assistance,
persalinan, pernikahan, dan lainnya. Selain itu, Perseroan        wedding, and others. In addition, the Company provides
juga menyediakan santunan jiwa bagi keluarga karyawan             life compensation benefits to the families of employees
yang meninggal dunia saat masih aktif bekerja sebagai             who pass away while still actively employed, reflecting its
bentuk perlindungan dan kepedulian terhadap kesejahteraan         commitment to employee welfare and family protection.
keluarga. IOH turut memperkuat pengembangan talenta               IOH also strengthens talent development through the I
melalui program I LEAD, yang memberikan kesempatan bagi           LEAD program, which offers top talent the opportunity to
top talent untuk mengikuti pelatihan dan pengembangan             participate in leadership development programs delivered
kepemimpinan dari institusi internasional terkemuka. [OJK F.20]   by reputable international institutions. [OJK F.20]


Perseroan juga menjunjung tinggi asas kesetaraan                  The company also upholds the principle of equal
remunerasi tanpa diskriminasi gender. IOH memastikan              remuneration without gender discrimination. IOH
tidak adanya perbedaan dalam besaran gaji dan komponen            ensures that there are no differences in salary and total
total remunerasi antara karyawan laki-laki dan perempuan          remuneration components between male and female
yang menduduki tingkatan jabatan atau grade yang setara.          employees who hold equivalent positions or grades. In
Pada tahun 2025, rasio gaji antara pekerja laki-laki dan          2025, the salary ratio between male and female employees
perempuan di seluruh level posisi tercatat berimbang pada         at all position levels was recorded as balanced at around
kisaran 1:1, mencerminkan penerapan prinsip kesetaraan            1:1, reflecting the consistent application of the principle of
yang konsisten di lingkungan kerja IOH. [GRI 405-2]               equality in the IOH work environment. [GRI 405-2]




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       97
Page 102
              Pilar ESG
              ESG Pillars




Dalam aspek keamanan kerja, IOH memastikan seluruh               In terms of work safety, IOH ensures that all company
petugas pengamanan perusahaan memiliki kompetensi                security officers have the competencies required by
sesuai standar dan ketentuan hukum yang berlaku.                 applicable standards and legal provisions. All (100%) of IOH’s
Seluruh (100%) tenaga keamanan IOH telah menyelesaikan           security personnel have completed the Gada Pratama, Gada
program pelatihan Gada Pratama, Gada Madya, dan Gada             Madya, and Gada Utama training programmes, which are
Utama, yang menjadi syarat profesionalitas dalam fungsi          prerequisites for professionalism in security functions. In
pengamanan. Selain itu, IOH juga memberikan pelatihan            addition, IOH also provides Voluntary Principles on Security
Voluntary Principles on Security and Human Rights (VPSHR)        and Human Rights (VPSHR) training to all officers as a form
kepada seluruh petugas sebagai bentuk komitmen untuk             of commitment to upholding human rights principles in
menegakkan prinsip hak asasi manusia dalam setiap                every security activity within the Company’s operational
kegiatan pengamanan di lingkungan operasional Perseroan.         environment. [GRI 410-1]
[GRI 410-1]


Untuk memberikan jaminan perlindungan yang menyeluruh,           To provide comprehensive protection, all IOH employees
seluruh karyawan IOH terdaftar dalam program BPJS                are registered in the BPJS Health and BPJS Employment
Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta memperoleh             programmes, and receive additional protection through the
tambahan perlindungan melalui program asuransi Mandiri In        Mandiri In Health insurance programme. [GRI 403-6]
Health. [GRI 403-6]


Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan                  As part of its commitment to improving the welfare and
kesejahteraan dan produktivitas tenaga kerja, IOH                productivity of its workforce, IOH provides a range of
menyediakan berbagai fasilitas kesehatan dan tunjangan           comprehensive health facilities and benefits for all full-
yang dirancang secara komprehensif bagi seluruh karyawan         time employees. These programmes not only support the
penuh waktu. Program-program ini tidak hanya mendukung           sustainability of employees’ careers and economic stability,
keberlangsungan karier dan stabilitas ekonomi karyawan,          but also reflect the Company’s concern for their long-term
tetapi juga mencerminkan perhatian Perseroan terhadap            welfare and that of their families.
kesejahteraan jangka panjang mereka dan keluarganya.


Fasilitas tersebut mencakup program Dana Pensiun                 These facilities include a pension programme, which is fully
Lembaga Keuangan (DPLK) yang sebagian besar                      funded by the Company, as a form of assurance for the
pembiayaannya ditanggung oleh Perseroan, sebagai bentuk          welfare of employees after retirement.
kepastian atas kesejahteraan masa purna tugas karyawan.


Untuk mendukung kesejahteraan nonfinansial, IOH                  To support non-financial welfare, IOH provides various
memberikan berbagai bentuk tunjangan tambahan, di                forms of additional benefits, including length of service
antaranya penghargaan masa kerja, bantuan uang duka,             awards, condolence payments, scholarship programmes for
program beasiswa bagi anak karyawan, serta bantuan               employees’ children, and special assistance in personal and
khusus dalam situasi pribadi dan darurat.                        emergency situations.


Perseroan juga memastikan bahwa sebagian besar manfaat           The Company also ensures that most of these benefits
dan tunjangan finansial dan non-finansial tersebut diberikan     are provided equally to both permanent and contract
secara setara kepada karyawan tetap maupun karyawan              employees, with the exception of the Financial Institution
kontrak, kecuali untuk program DPLK yang secara khusus           Pension Fund (DPLK) program, which is specifically
diperuntukkan bagi karyawan tetap sesuai ketentuan yang          designated for permanent employees in accordance with
berlaku. Keseluruhan program ini menunjukkan komitmen            applicable regulations. This comprehensive programme
IOH dalam memastikan bahwa setiap karyawan dapat                 demonstrates IOH’s commitment to ensuring that every
bekerja dengan rasa aman, sejahtera, dan termotivasi untuk       employee can work with a sense of security, well-being,
berkontribusi bagi keberlanjutan bisnis Perseroan. [GRI 401-2]   and motivation to contribute to the sustainability of the
                                                                 Company’s business. [GRI 401-2]




98        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 103
  Perseroan memberikan tunjangan                                   The Company provides benefits
  kepada karyawan yang meliputi:                                   to employees, including:
  • Asuransi Jiwa bagi karyawan                                    • Life insurance for employees
  • Penghargaan masa kerja                                         • Long service awards
  • Bantuan uang duka dan pemakaman bagi karyawan                  • Condolence and funeral assistance for employees and
    dan keluarga                                                     their families
  • Penghargaan prestasi/beasiswa anak karyawan                    • Achievement awards/scholarships for employees’
                                                                     children
  • Bantuan ibadah Haji                                            • Hajj assistance
  • Bantuan bencana alam                                           • Natural disaster assistance
  • Bantuan pernikahan bagi karyawan                               • Marriage assistance for employees
  • Bantuan khitan anak karyawan                                   • Circumcision assistance for employees’ children




  Program asuransi kesehatan                                       The health insurance programme for
  karyawan dan keluarga meliputi:                                  employees and their families includes:
  • Fasilitas rawat jalan                                          • Outpatient facilities
  • Fasilitas rawat inap (termasuk saat melahirkan)                • Inpatient facilities (including childbirth)
  • Perawatan kesehatan gigi                                       • Dental care
  • Fasilitas kacamata                                             • Eyeglass facilities
  • General Check-up (GCU)                                         • General Check-up (GCU)
  • Kegiatan pemeriksaan dan vaksinasi                             • Testing and Vaccination Activities
  • Program Holistic Wellness: Gaya Hidup Sehat                    • Holistic Wellness Programme: Healthy Lifestyle




IOH menerapkan pengaturan waktu kerja, waktu istirahat,          IOH regulates working hours, rest periods, and leave
dan hak cuti karyawan secara jelas sesuai Perjanjian Kerja       entitlements in accordance with the Collective Labor
Bersama (PKB) dan peraturan perusahaan, serta mematuhi           Agreement (CLA) and company policies, while fully
batas maksimum jam kerja yang ditetapkan oleh peraturan          complying with statutory maximum working hour
perundang-undangan. Kebijakan ini memastikan lingkungan          requirements. This framework ensures a fair working
kerja yang adil dan bebas dari praktik kerja paksa. Setiap       environment free from forced labor practices. Employees
karyawan berhak atas minimum 12 hari cuti tahunan sesuai         are entitled to a minimum of days of annual leave in line
ketentuan yang berlaku.                                          with applicable regulations.


Selain itu, IOH memberikan cuti melahirkan selama 4,5 bulan      In addition, IOH provides 4.5 months of maternity leave
bagi karyawan perempuan, melebihi ketentuan minimum              for female employees, exceeding the statutory minimum
regulasi ketenagakerjaan. Setelah masa cuti berakhir,            requirement. Upon completion of maternity leave,
karyawan dijamin kembali ke posisi semula, sebagai bentuk        employees are guaranteed reinstatement to their previous
komitmen Perseroan dalam mendukung keberlanjutan                 positions, reflecting the Company’s commitment to career
karier dan perlindungan hak karyawan.                            continuity and employee rights protection.


Selama tahun pelaporan sebayak 26 karyawan mengambil             During the reporting year, a total of 26 employees took
cuti melahirkan. 16 orang karyawan kembali bekerja setelah       maternity leave. Of these, 16 employees returned to work
masa cuti berakhir, sedangkan 10 orang lainnya masih             after their leave ended, while the remaining 10 employees
dalam masa cuti pada akhir masa pelaporan.                       were still on leave at the end of the reporting period.


Cuti Melahirkan [GRI 401-3]
Maternity Leave
Karyawan yang Berhak                                             Karyawan yang Kembali         Karyawan yang Tetap Bekerja
                               Karyawan yang Mengambil Cuti
Mengambil Cuti                                                     Bekerja Setelah Cuti        Dalam Satu Tahun Setelah Cuti
                                        Melahirkan
Employees Entitled To Take                                       Employees Returning To       Employees Continuing To Work For
                              Employees Taking Maternity Leave
Leave                                                               Work After Leave               One Year After Leave
            601                             26                              16                                26

                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    99
Page 104
               Pilar ESG
               ESG Pillars




Keberagaman [GRI 405-1]                                     Diversity

IOH meyakini bahwa penerapan prinsip keberagaman dan        IOH believes that the application of diversity and equality
kesetaraan merupakan faktor penting dalam mendorong         principles is an important factor in driving organisational
kinerja organisasi dan memperkuat keunggulan kompetitif     performance and strengthening the company’s competitive
perusahaan sesuai dengan DEI guidelines. Dengan             advantage in accordance with DEI guidelines. By building an
membangun lingkungan kerja yang inklusif dan beragam,       inclusive and diverse work environment, the Company can
Perseroan dapat memanfaatkan perbedaan perspektif,          leverage individual differences in perspective, experience
pengalaman, serta keahlian individu untuk menciptakan       and expertise to create valuable innovation and accelerate
inovasi yang bernilai dan mempercepat pertumbuhan bisnis    sustainable business growth.
secara berkelanjutan.


Selain memberikan manfaat internal bagi organisasi,         In addition to providing internal benefits to the organisation,
penerapan kesetaraan kesempatan juga membantu IOH           the implementation of equal opportunities also helps
berkontribusi terhadap stabilitas sosial dan pengembangan   IOH contribute to broader social stability and economic
ekonomi yang lebih luas. Komitmen ini menjadi bagian dari   development. This commitment is part of the Company’s
upaya Perseroan dalam memastikan bahwa semua individu,      efforts to ensure that all individuals, regardless of
tanpa memandang latar belakang, memiliki kesempatan         background, have equal opportunities to develop and
yang sama untuk berkembang dan berkontribusi.               contribute.


Berikut adalah komposisi karyawan, Direksi, dan Dewan       The following is the composition of employees, Directors,
Komisaris di IOH. [GRI 405-1]                               and Board of Commissioners at IOH. [GRI 405-1]


 Jumlah Anggota Direksi dan Dewan Komisaris                  Jumlah Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
 berdasarkan Jenis Kelamin                                   berdasarkan Usia
 Number of Members of the Board of Directors and             Number of Members of the Board of Directors and
 Board of Commissioners by Gender                            Board of Commissioners by Age
 Jenis Kelamin                                               Kelompok Usia
                             2025        2024    2023                               2025           2024          2023
 Gender                                                      Age Group
 Laki-laki                                                   < 30 tahun
                              22          22      20                                   -             -             -
 Male                                                        < 30 years old
 Perempuan                                                   30-50 tahun
                               -           -       -                                  5              7             8
 Female                                                      30-50 years old

 Jumlah                                                      > 50 Tahun
                              22          22      20                                  17            15             12
 Total                                                       > 50 years old

                                                             Jumlah
                                                                                     22             22             20
                                                             Total



 Jumlah Karyawan berdasarkan Jenis Kelamin [GRI              Jumlah Karyawan berdasarkan Kelompok Usia
 405-1]                                                      Number of Employees by Age Group
 Number of Employees by Gender
 Jenis Kelamin                                               Kelompok Usia
                             2025        2024    2023                               2025           2024          2023
 Gender                                                      Age Group
 Laki-laki                                                   < 30 tahun
                             2,273       2.231   2,210                               211            219           263
 Male                                                        < 30 years old
 Perempuan                                                   30-50 tahun
                              770        764     765                                 2.416         2,356         2,396
 Female                                                      30-50 years old

 Jumlah                                                      > 50 Tahun
                             3,043       2,995   2,975                               416            420           316
 Total                                                       > 50 years old

                                                             Jumlah
                                                                                    3,043          2,995         2,975
                                                             Total




100          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 105
IOH meyakini bahwa penerapan dan penguatan                       IOH believes that the implementation and strengthening
keberagaman serta kesetaraan di tempat kerja melalui             of diversity and equality in the workplace through various
berbagai inisiatif dan kampanye nyata membawa manfaat            initiatives and concrete campaigns brings significant
yang signifikan bagi perusahaan maupun masyarakat.               benefits to both the company and society. To reinforce this
Untuk memperkuat komitmen tersebut, IOH telah                    commitment, IOH has formed a Diversity & Inclusion Task
membentuk Diversity & Inclusion Task Force sebagai wadah         Force as a coordinating body to design and implement
koordinatif dalam merancang dan mengimplementasikan              sustainable diversity programmes.
program keberagaman yang berkelanjutan.


Diversity & Inclusion (D&I) Task Force berperan sebagai          The Diversity & Inclusion (D&I) Task Force serves as a key
penggerak dalam memastikan implementasi agenda                   driver in ensuring the effective implementation of the
Diversity, Equity & Inclusion (DEI) Perusahaan berjalan          Company’s Diversity, Equity & Inclusion (DEI) agenda, in
secara efektif dan selaras dengan prioritas strategis            alignment with strategic priorities and sustainability
serta komitmen keberlanjutan. Task force ini mendukung           commitments. The task force supports various initiatives,
berbagai inisiatif, termasuk mendorong terbentuknya              including fostering employee communities such as
komunitas karyawan seperti I-EmpowHER sebagai ruang              I-EmpowHER as a safe space to strengthen women’s
aman untuk mendukung kapasitas dan kepemimpinan                  capacity and leadership, while actively identifying and
perempuan, sekaligus secara aktif mengidentifikasi               elevating inclusivity issues in the workplace, covering gender,
dan mengangkat isu-isu inklusivitas di lingkungan kerja,         disability, and underrepresented groups. In addition, the
mencakup gender, disabilitas, dan kelompok yang masih            task force provides safe and trusted advocacy and support
kurang terwakili. Selain itu, task force menyediakan kanal       channels for employees to voice their aspirations and obtain
advokasi dan pendampingan yang aman dan terpercaya               assistance. Capacity-building efforts are continuously
bagi karyawan untuk menyampaikan aspirasi maupun                 carried out through various programs to enhance
mendapatkan dukungan. Upaya peningkatan kapasitas                understanding and the application of DEI practices across
juga terus dilakukan melalui berbagai program untuk              the organization. Through cross-functional collaboration,
memperkuat pemahaman dan praktik DEI di seluruh                  the D&I Task Force contributes to building a more inclusive,
organisasi. Melalui kolaborasi lintas fungsi, D&I Task Force     equitable, and supportive work environment for all.
turut berkontribusi dalam membangun lingkungan kerja
yang lebih inklusif, setara, dan suportif bagi semua.


Pada tahun 2025, IOH melaksanakan sejumlah kampanye              In 2025, IOH carried out a number of campaigns
untuk memberdayakan kepemimpinan perempuan,                      to empower women’s leadership, while expanding
sekaligus memperluas ruang partisipasi bagi perempuan            opportunities for women’s participation in the workplace,
di lingkungan kerja, diantaranya peringatan hari-hari            including commemorating important days for women, such
penting bagi perempuan, seperti International Women’s            as Kartini Day and Mother’s Day, which are filled with various
Day, Hari Kartini, dan Hari Ibu, yang diisi dengan berbagai      internal campaigns, inspirational sessions, and participatory
kampanye internal, sesi inspiratif, dan aktivitas partisipatif   activities to raise awareness of the role and contribution of
untuk meningkatkan kesadaran akan peran dan kontribusi           women in the workplace.
perempuan di dunia kerja.


Sebagai bagian dari penguatan ekosistem internal, IOH            As part of strengthening the internal ecosystem, IOH also
juga memfasilitasi terbentuknya I-EmpowHER, komunitas            facilitated the formation of I-EmpowHER, a community
pegawai perempuan yang berfokus pada pengembangan                of female employees focused on capacity and capability
kapasitas dan kapabilitas, serta advokasi isu-isu perempuan      development, as well as advocacy for women’s issues in
di lingkungan kerja. Berbagai kegiatan pendukung turut           the workplace. Various supporting activities were also
diselenggarakan, termasuk Women-in-Tech sessions                 held, including Women-in-Tech sessions as part of AI Day,
dalam rangkaian AI Day, Training for Mentors, diskusi            Training for Mentors, discussions on women’s leadership,
kepemimpinan perempuan, serta I-EmpowHER Talks                   and I-EmpowHER Talks, which served as a forum for
yang menjadi wadah berbagi pengalaman dan penguatan              sharing experiences and strengthening networks. All of
jejaring. Seluruh inisiatif tersebut merupakan perwujudan        these initiatives are a manifestation of the Company’s
komitmen Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) Perseroan        commitment to Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) in
dalam mendukung kesetaraan gender serta langkah                  supporting gender equality and a strategic step to increase
strategis untuk meningkatkan proporsi perempuan pada             the proportion of women at the leadership level.
level kepemimpinan.
                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     101
Page 106
        Pilar ESG
        ESG Pillars




        Powerful Woman at IOH


“
        Kepemimpinan Reski Damayanti menjadi representasi nyata dari
        dampak inisiatif DEI. Perannya sebagai pemimpin perempuan
        di jajaran manajemen senior sekaligus penggerak agenda ESG
        memperkuat relevansi dan keberlanjutan program-program
        pemberdayaan perempuan di IOH dan memperoleh pencapaian
        seperti Chairwoman of the Indonesia Chapter of the Global Anti-
        Scam Alliance (GASA), Best ESG Woman Leader, In-House Counsel
        Elite 2025 for Inspiring Leadership and Indonesia’s Most Respected
        In-House Counsel by Hukumonline.com, The Legal 500 GC Powerlist
        Southeast Asia (2017 & 2024), and SWA Magazine’s Most Powerful
        Women in Business (2021).

        the leadership of Reski Damayanti serves as a tangible embodiment of the impact of DEI
        initiatives. Her role as a female leader within the senior management team, combined
        with her active stewardship of the ESG agenda, strengthens the relevance and long-
        term sustainability of IOH’s women empowerment programs and received achievement
        such as Chairwoman of the Indonesia Chapter of the Global Anti-Scam Alliance (GASA),
        In-House Counsel Elite 2025 for Inspiring Leadership and Indonesia’s Most Respected In-
        House Counsel by Hukumonline.com, The Legal 500 GC Powerlist Southeast Asia (2017 &
        2024), and SWA Magazine’s Most Powerful Women in Business (2021).




102   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 107
Dengan menghubungkan kebijakan, inisiatif internal, dan        By linking policy, internal initiatives, and external
advokasi eksternal, IOH memastikan bahwa komitmen              advocacy, IOH ensures that its commitment to gender
terhadap kesetaraan gender tidak berhenti pada                 equality extends beyond programs and is reflected in
program, tetapi tercermin dalam struktur kepemimpinan,         leadership structures, decision-making processes, and the
pengambilan keputusan, dan budaya organisasi secara            organization’s overall culture.
menyeluruh.


Berbagai upaya tersebut memperkuat kemampuan IOH               These efforts strengthen IOH’s ability to leverage the
dalam memanfaatkan keberagaman perspektif, ide, dan            diversity of perspectives, ideas, and skills of all employees.
keterampilan dari seluruh karyawan. Selain menciptakan         In addition to creating added value for innovation and
nilai tambah bagi inovasi dan pertumbuhan perusahaan,          company growth, these initiatives also contribute to
inisiatif ini juga berkontribusi terhadap stabilitas sosial    social stability and more inclusive and equitable economic
dan pengembangan ekonomi yang lebih inklusif dan               development.
berkeadilan.


Non-Diskriminasi [GRI 406-1]                                   Non- Discrimination

IOH berkomitmen tinggi untuk menegakkan dan                    IOH is highly committed to upholding and respecting human
menghormati hak asasi manusia (HAM) dalam setiap aspek         rights in every aspect of its employment practices and
praktik ketenagakerjaan serta kegiatan operasionalnya          operational activities as well as complies to all prevailing
serta patuh pada seluruh peraturan yang berlaku berkaitan      regulations related to human rights. The Company ensures
dengan HAM. Perseroan memastikan bahwa seluruh                 that all policies, procedures, and work interactions are
kebijakan, prosedur, dan interaksi kerja dijalankan dengan     carried out with the principles of equality, fairness, and
menjunjung tinggi prinsip kesetaraan, keadilan, serta          respect for the dignity of every individual.
penghormatan terhadap martabat setiap individu.


Tidak terdapat pengaduan formal terkait dugaan                 There were no formal complaints regarding alleged HR
pelanggaran HAM atau tindakan diskriminatif terhadap           violations or discriminatory actions against employees
karyawan yang diterima oleh manajemen sepanjang                received by management throughout 2025. This
tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan kepatuhan              achievement reflects IOH’s compliance with ethical
IOH terhadap standar etika dan peraturan perundang-            standards and regulations, as well as the Company’s
undangan, serta konsistensi Perseroan dalam menciptakan        consistency in creating an open, fair, and discrimination-free
lingkungan kerja yang terbuka, adil, dan bebas diskriminasi.   work environment. [GRI 406-1]
[GRI 406-1]


Meskipun kegiatan operasional IOH tidak memiliki               Although IOH’s operational activities have no significant
keterkaitan signifikan dengan risiko pelanggaran HAM,          connection with the risk of human rights violations, the
Perseroan tetap menjaga mekanisme pelaporan terbuka            Company maintains an open reporting mechanism to
untuk menampung setiap keluhan atau masukan dari               accommodate any complaints or input from employees and
karyawan maupun pemangku kepentingan lainnya.                  other stakeholders. Throughout the 2024 reporting year,
Sepanjang tahun pelaporan 2025, tidak ada laporan atau         no reports or complaints related to human rights violations
aduan terkait pelanggaran HAM yang diterima, sehingga          were received, so no remedial action was necessary. IOH
tidak diperlukan tindakan remediasi. IOH akan terus            will continue to strengthen its corporate culture based on
memperkuat budaya perusahaan yang berlandaskan                 respect for human rights and make it an integral part of
penghormatan terhadap hak asasi manusia dan                    responsible governance. [GRI 406-1]
menjadikannya sebagai bagian integral dari tata kelola yang
bertanggung jawab. [GRI 406-1]




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         103
Page 108
              Pilar ESG
              ESG Pillars




Kebijakan Kesehatan dan Keselamatan                                 Health and Safety Policy
Kerja [OJK F.21] [GRI 403-1, 403-2, 403-
4, 403-5, 403-7, 403-8, 403-9, 403-10]


IOH secara konsisten menerapkan berbagai inisiatif kesehatan        IOH consistently implements various health initiatives and
dan program tunjangan bagi seluruh karyawan. Perseroan              benefit programmes for all employees. The company places
menempatkan aspek kesehatan dan kesejahteraan karyawan              employee health and welfare as an important part of its
sebagai bagian penting dari strategi keberlanjutan, dengan          sustainability strategy, with a focus on prevention and early
fokus pada upaya pencegahan serta deteksi dini penyakit.            detection of disease.


Dalam pelaksanaannya, IOH menyediakan akses layanan                 In practice, IOH provides comprehensive healthcare services
kesehatan yang komprehensif bagi karyawan dan keluarga              for eligible employees and their families, including annual
yang berhak, meliputi pemeriksaan kesehatan tahunan                 medical check-ups, general and dental clinics, and wellness
(medical check-up), layanan klinik umum dan klinik gigi internal,   facilities such as sports facilities.
serta fasilitas pendukung kesejahteraan seperti sarana
olahraga.


Perseroan juga menghadirkan HR Helpdesk sebagai kanal               The Company also provides an HR Helpdesk as a
komunikasi bagi karyawan untuk memperoleh konsultasi dan            communication channel for employees to obtain
informasi terkait kesehatan maupun tunjangan yang tersedia .        consultation and information related to health and available
Selain itu, IOH memastikan bahwa seluruh karyawan dari pihak        benefits. In addition, IOH ensures that all employees from
rekanan atau vendor yang bekerja di lingkungan perusahaan           partners or vendors working in the company environment
turut memiliki jaminan kesehatan yang memadai, sejalan              also have adequate health insurance, in line with applicable
dengan kebijakan dan standar keselamatan kerja yang berlaku.        occupational health and safety policies and standards. [GRI
[GRI 403-3]                                                         403-3]


IOH menempatkan kesehatan mental karyawan sebagai                   IOH recognizes mental health as a core component of
bagian integral dari strategi kesejahteraan insan Perseroan,        employee wellbeing, extending support both within and
baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan personal.           beyond the workplace. This commitment is reflected
Dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan akses layanan            through accessible psychological support and a range
psikolog dan berbagai program wellbeing lainnya yang dapat          of wellbeing services provided via the Naluri application,
diakses secara fleksibel melalui aplikasi Naluri, memungkinkan      enabling employees to receive professional, confidential,
karyawan memperoleh dukungan profesional secara aman,               and timely assistance. In addition, mental health support
rahasia, dan tepat waktu. Selain itu, aspek kesehatan mental        has been integrated into the employee health insurance
juga telah terintegrasi ke dalam manfaat asuransi kesehatan         benefits, ensuring comprehensive and sustained coverage.
karyawan, sehingga memastikan perlindungan yang                     [GRI 403-6]
komprehensif dan berkelanjutan. [GRI 403-6]


Di samping itu, IOH menempatkan aspek Kesehatan dan                 Furthermore, IOH prioritises Occupational Health and
Keselamatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam seluruh        Safety (OHS) in all operational activities. The Company is
kegiatan operasional. Perseroan berkomitmen menciptakan             committed to creating a safe, healthy, and productive work
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif bagi               environment for all employees, as health and safety are
seluruh karyawan, karena kesehatan serta keselamatan kerja          fundamental to operational efficiency and sustainability.
merupakan fondasi bagi efisiensi dan keberlanjutan kinerja          Through the implementation of strict and comprehensive
operasional. Melalui penerapan standar keselamatan yang             safety standards, every stage of the work process at IOH
ketat dan menyeluruh, setiap tahapan proses kerja di IOH            is designed to minimise potential risks and ensure optimal
dirancang untuk meminimalkan potensi risiko dan memastikan          protection for all IOH personnel.
perlindungan optimal bagi seluruh insan IOH.


Sebagai wujud komitmen tersebut, IOH secara konsisten               As a manifestation of this commitment, IOH consistently
memperbarui kebijakan dan prosedur K3 agar selaras                  updates its OSH policies and procedures to align with
dengan praktik terbaik industri serta peraturan perundang-          industry best practices and applicable laws and regulations.
undangan yang berlaku. Perseroan telah memperoleh dan               The Company has obtained and maintained ISO 45001,

104       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 109
mempertahankan sertifikasi ISO 45001, ISO 14001, serta         ISO 14001, and SMK3 certifications based on Government
SMK3 berdasarkan PP No. 50 Tahun 2012 di sejumlah cabang       Regulation No. 50 of 2012 in a number of operational
operasional, sebagai bukti penerapan sistem manajemen          branches, as proof of the implementation of a high-
keselamatan dan kesehatan kerja yang berstandar tinggi.        standard occupational health and safety management
[GRI 3-3] [GRI 403-1]                                          system. [GRI 3-3] [GRI 403-1]


Perseroan juga membentuk Panitia Pembina Keselamatan           The Company has also formed an Occupational Safety and
dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang berperan aktif dalam           Health Advisory Committee (P2K3) that plays an active
melindungi karyawan dari risiko kecelakaan maupun              role in protecting employees from the risk of accidents
penyakit akibat kerja. Hingga akhir tahun 2025, sebanyak       and occupational diseases. By the end of 2025, 100% of
100% karyawan IOH tercakup dalam pelaporan SMK3                IOH employees will be covered by the company’s SMK3
perusahaan. [GRI 403-8] [OJK F.21]                             reporting. [GRI 403-8] [OJK F.21]


Dalam proses identifikasi dan mitigasi risiko K3, IOH          In the process of identifying and mitigating OHS risks, IOH
mengimplementasikan metode Hazard Identification, Risk         systematically implements the Hazard Identification, Risk
Assessment, and Determining Control (HIRADC) secara            Assessment, and Determining Control (HIRADC) method
sistematis untuk mengenali bahaya, menilai tingkat risiko,     to recognise hazards, assess risk levels, and determine
serta menentukan langkah pengendalian yang tepat.              appropriate control measures. Based on the evaluation
Berdasarkan hasil evaluasi, area yang tergolong berisiko       results, areas classified as high risk are generally related
tinggi umumnya terkait dengan pekerjaan kelistrikan dan        to electrical work and activities at heights. To manage
aktivitas di ketinggian. Untuk mengelola risiko tersebut,      these risks, IOH requires the implementation of Job Safety
IOH mewajibkan pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA)           Analysis (JSA) and safety talks before work begins. All
dan safety talk sebelum pekerjaan dimulai. Seluruh pekerja     workers must also have relevant work certifications and
juga harus memiliki sertifikasi kerja relevan, serta tunduk    be subject to regular supervision through Health, Safety,
pada pengawasan rutin melalui patroli Health, Safety, &        & Environment (HSE) patrols. In the event of a violation
Environment (HSE). Dalam hal ditemukan pelanggaran             of safety procedures, IOH enforces corrective measures
terhadap prosedur keselamatan, IOH menerapkan tindakan         by temporarily suspending activities until all safety
penegasan dengan penghentian sementara kegiatan                requirements are met in accordance with Quality, Health,
hingga seluruh persyaratan keselamatan terpenuhi sesuai        Safety, and Environment (QHSE) regulations. [GRI 403-2] [GRI
ketentuan Quality, Health, Safety, and Environment (QHSE).     403-7] [GRI 2-24]
[GRI 403-2] [GRI 403-7] [GRI 2-24]


Setelah melakukan proses identifikasi risiko, IOH secara       After conducting the risk identification process, IOH
konsisten melaksanakan pengelolaan dan pemantauan              consistently implements the management and monitoring
penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui         of Occupational Health and Safety (OHS) through
penetapan sasaran dan program kerja yang terukur. Salah        the establishment of measurable targets and work
satu fokus utama Perseroan adalah pencapaian target            programmes. One of the Company’s main focuses is the
zero accident, sebagai wujud tekad IOH untuk mencegah          achievement of the zero accident target, as a manifestation
terjadinya kecelakaan kerja di seluruh area operasional        of IOH’s determination to prevent work accidents in all
setiap tahunnya. Keberhasilan terhadap sasaran ini             operational areas every year. The success of this target is
dievaluasi melalui capaian Zero Accident Award, yang           evaluated through the achievement of the Zero Accident
menjadi indikator penting efektivitas penerapan sistem         Award, which is an important indicator of the effectiveness
manajemen keselamatan kerja.                                   of the occupational safety management system.


Untuk menjaga konsistensi pelaksanaan standar K3, IOH          To maintain consistency in the implementation of
secara rutin melaksanakan program K3 tahunan, termasuk         OHS standards, IOH routinely conducts annual OHS
safety patrol di seluruh unit kerja guna memastikan            programmes, including safety patrols in all work units to
penerapan prosedur keselamatan di lapangan berjalan            ensure that safety procedures in the field are implemented
sesuai ketentuan. Selain itu, IOH juga mengimplementasikan     in accordance with regulations. In addition, IOH also
berbagai inisiatif keselamatan tambahan, seperti safety        implements various additional safety initiatives, such
induction bagi tamu dan mitra kerja (vendor), yang bertujuan   as safety induction for guests and business partners
untuk memperkuat pemahaman mengenai tata cara                  (vendors), which aim to strengthen understanding of
keselamatan di lingkungan kerja. Perseroan juga aktif          safety procedures in the work environment. The company

                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   105
Page 110
           Pilar ESG
           ESG Pillars




menyampaikan komunikasi dan kampanye Health, Safety,          also actively communicates and campaigns on Health,
and Environment (HSE) melalui berbagai media internal serta   Safety, and Environment (HSE) through various internal
menyelenggarakan agenda HSE Event untuk meningkatkan          media and organises HSE Events to increase awareness
kesadaran dan keterlibatan seluruh karyawan dalam             and involvement of all employees in building a strong work
membangun budaya keselamatan kerja yang kuat.                 safety culture.


Seluruh penerapan sistem manajemen K3 di IOH diaudit          All OHS management system implementations at IOH are
secara berkala untuk memastikan kepatuhan terhadap            audited regularly to ensure compliance with standards and
standar dan efektivitas pengendalian risiko. Audit internal   risk control effectiveness. Internal audits are conducted
dilaksanakan setiap tahun, sementara audit eksternal          annually, while external audits are conducted every three
dilakukan setiap tiga tahun sekali. Evaluasi ini menjadi      years. These evaluations form the basis for IOH to make
dasar bagi IOH dalam melakukan perbaikan berkelanjutan        continuous improvements to the OHS management system
terhadap sistem manajemen K3 di seluruh lini operasional.     across all operational lines.


Selain itu, IOH menetapkan kebijakan K3 sebagai panduan       In addition, IOH has established an OHS policy as the
utama dalam menjaga keselamatan kerja dan mendorong           main guideline for maintaining occupational safety and
peningkatan berkelanjutan di bidang kesehatan dan             promoting continuous improvement in occupational health
keselamatan kerja, diantaranya:                               and safety, including:
1. Menyediakan kondisi kerja yang aman dan sehat untuk        1. Providing safe and healthy working conditions to
    pencegahan cedera dan penyakit akibat kerja.                  prevent work-related injuries and illnesses.
2. Menghilangkan bahaya dan mengurangi risiko K3,             2. Eliminating hazards and reducing OHS risks, protecting
    perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran             the environment and preventing environmental
    lingkungan.                                                   pollution.
3. Melakukan penghematan sumber daya alam.                    3. Conserving natural resources.
4. Melakukan konsultasi dan partisipasi pekerja               4. Consulting with and involving workers.
5. Mematuhi persyaratan undang–undang dan                     5. Complying with legal requirements and other
    persyaratan lain terkait keselamatan dan kesehatan            requirements related to occupational safety, health, and
    kerja dan lingkungan.                                         the environment.
6. Melakukan peningkatan terus menerus terhadap kinerja       6. Continuously improving occupational safety, health,
    keselamatan dan kesehatan kerja dan lingkungan dan            and environmental performance and the effectiveness
    efektivitas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan            of the Occupational Safety and Health Management
    dan Kesehatan Kerja dan Sistem Manajemen                      System and Environmental Management System.
    Lingkungan.


Mekanisme Pengaduan Karyawan [GRI 2-25]                       Employee Grievance Mechanism

IOH menyediakan mekanisme pengaduan karyawan                  OH has established an Employee Grievance Mechanism
(Employee Grievance Mechanism) yang transparan,               that is transparent, secure, and accessible, reflecting the
aman, dan mudah diakses sebagai bagian dari komitmen          Company’s commitment to good governance, fairness, and
Perseroan dalam menjunjung tinggi tata kelola yang baik,      the protection of employees’ rights. This mechanism enables
keadilan, serta perlindungan hak karyawan. Mekanisme ini      employees to raise concerns, provide feedback, or report
memungkinkan karyawan untuk menyampaikan keluhan,             suspected ethical breaches, inappropriate behavior, or policy
masukan, maupun dugaan pelanggaran etika, perilaku tidak      violations in a confidential manner and without fear of
pantas, atau ketidaksesuaian kebijakan secara rahasia dan     retaliation.
tanpa risiko pembalasan.


Saluran pengaduan tersedia melalui berbagai kanal,            Grievances may be submitted through multiple channels,
termasuk atasan langsung, fungsi Human Resources,             including direct supervisors, the Human Resources function,
serta Whistleblowing System (WBS) yang dikelola secara        and an independently managed Whistleblowing System
independen. Setiap pengaduan ditangani secara objektif,       (WBS). All reports are handled objectively, promptly, and in
tepat waktu, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku,         accordance with established procedures, while safeguarding




106     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 111
dengan memastikan kerahasiaan identitas pelapor serta              the confidentiality of the reporting party and upholding a
penerapan prinsip non-retaliation. Melalui mekanisme ini,          strict non-retaliation principle. Through this mechanism,
IOH mendorong budaya keterbukaan, saling menghormati,              IOH promotes a culture of openness, mutual respect,
dan akuntabilitas, sekaligus memastikan terciptanya                and accountability, ensuring a safe, inclusive, and ethical
lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan beretika.                workplace.


 Sertifikasi bidang K3
 Certification in OHS



                                                                                                            ISO 27001:2022
                                                                                                            Customer Data
           ISO 14001                                                          ISO 45001
                                        SMK3 PP.50/2012                                                   Management Within
                                                                                                           National Coverage
                                                                                                           Area for IM3 and 3

     Sistem Manajemen                  Sistem Manajemen               Sistem Manajemen                     Sistem Manajemen
         Lingkungan                      Keselamatan &                  Keselamatan &                     Keamanan Informasi
        Environmental                    Kesehatan Kerja                Kesehatan Kerja                   Information Security
        Management                        Occupational               Occupational Health &                    Management
           System                        Health & Safety              Safety Management                         Systems
                                          Management                        System
                                             System


       ISO 27001:2022
      Connectivity IP
      Based Services,                                                       ISO 37001:2016
    Physical and Facility
      Management for                      ISO 9001:2015                                                      ISO 22301:2019
      Data Center and
     Disaster Recovery
           Center
     Sistem Manajemen                  Sistem Manajemen                Sistem Manajemen                    Sistem Manajemen
    Keamanan Informasi                        Mutu                       Anti Penyuapan                       Kelangsungan
    Information Security              Quality Management                   Anti-Bribery                           Usaha
        Management                          Systems                       Management                       Business Continuity
          Systems                                                           Systems                           Management
                                                                                                                 System




Sepanjang tahun 2025, IOH berhasil mempertahankan                  Throughout 2025, IOH successfully maintained positive
kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang                  Occupational Health and Safety (OHS) performance, with
positif, dengan tidak tercatatnya kasus kematian, cedera           no recorded cases of death, serious injury, or occupational
berat, maupun insiden penyakit akibat pekerjaan. Hasil             illness. This result reflects the effectiveness of the
ini mencerminkan efektivitas penerapan kebijakan                   consistent implementation of occupational safety policies
dan program keselamatan kerja yang dijalankan                      and programmes across all of the Company’s operational
secara konsisten di seluruh lini operasional Perseroan.            lines. Nevertheless, IOH remains committed to continuously
Meskipun demikian, IOH tetap berkomitmen untuk terus               strengthening its reporting and recording mechanisms
memperkuat mekanisme pelaporan dan pencatatan                      by refining incident categories and occupational
melalui penyempurnaan kategori insiden serta prosedur              disease handling procedures in order to achieve more
penanganan penyakit akibat kerja, guna mencapai standar            comprehensive OHS standards. [GRI 403-9] [GRI 403-10] [OJK
K3 yang lebih komprehensif. [GRI 403-9] [GRI 403-10] [OJK B.3.a]   B.3.a]




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   107
Page 112
          Pilar ESG
          ESG Pillars




Partisipasi dan keterlibatan aktif karyawan menjadi           Employee participation and active involvement are
elemen penting dalam menjaga keberhasilan implementasi        important elements in maintaining the successful
sistem K3. IOH secara berkesinambungan mendorong              implementation of the K3 system. IOH continuously
partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja terkait       encourages employee participation, consultation, and
aspek keselamatan melalui berbagai sarana yang mudah          communication regarding safety aspects through
diakses. Perseroan menyediakan kanal komunikasi dan           various easily accessible means. The company provides
media pembelajaran seperti “HSE Message” dan platform         communication channels and learning media such as ‘HSE
“MyLearning” yang digunakan untuk penyebaran informasi,       Message’ and the ‘MyLearning’ platform, which are used
pelatihan, serta peningkatan kapasitas karyawan dalam         to disseminate information, provide training, and improve
menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan di tempat        employee capacity in applying safety and health principles in
kerja. [GRI 403-4] [GRI 403-5]                                the workplace. [GRI 403-4] [GRI 403-5]


Sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi, IOH secara     As a form of accountability and transparency, IOH regularly
teratur melaporkan pelaksanaan kegiatan K3 melalui Rapat      reports on the implementation of K3 activities through
Tinjauan Manajemen, yang membahas hasil pelatihan,            Management Review Meetings, which discuss training
inisiatif keselamatan, dan umpan balik dari pekerja untuk     results, safety initiatives, and feedback from workers
peningkatan program. Selain itu, Perseroan secara konsisten   for program improvement. In addition, the Company
menyampaikan laporan P2K3 kepada pemerintah setiap            consistently submits P2K3 reports to the government
tiga bulan sekali untuk memastikan pemantauan yang            every three months to ensure continuous monitoring of
berkesinambungan terhadap penerapan Sistem Manajemen          the implementation of the Occupational Health and Safety
K3 (SMK3) di seluruh unit kerja.                              Management System (SMK3) in all work units.


Tidak hanya bagi karyawan langsung, perhatian IOH             IOH’s attention to safety aspects extends beyond direct
terhadap aspek keselamatan juga mencakup pekerja              employees to include non-employee workers and business
non-karyawan dan mitra kerja (vendor). Sebelum memulai        partners (vendors). Before commencing operational
aktivitas operasional, pekerja dari vendor diwajibkan         activities, vendors’ workers are required to conduct a Job
melakukan Job Safety Analysis (JSA) dan memperoleh            Safety Analysis (JSA) and obtain approval from IOH as a
persetujuan dari IOH, sebagai langkah mitigasi untuk          mitigation measure to identify and control potential hazards
mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya di          in the workplace. In addition, the Company also conducts
tempat kerja. Selain itu, Perseroan juga melaksanakan         safety induction or safety talks for all parties involved
safety induction atau safety talk bagi seluruh pihak yang     before activities commence, to ensure a comprehensive
terlibat sebelum kegiatan dimulai, untuk memastikan           understanding of the safety procedures applicable within
pemahaman menyeluruh mengenai prosedur keselamatan            IOH. [GRI 403-5]
yang berlaku di lingkungan IOH. [GRI 403-5]


Strategi Kesejahteraan &                                      Employee Wellbeing & Development Strategy
Pengembangan Karyawan

IOH menempatkan Employee Wellbeing and Development            IOH places its Employee Wellbeing and Development
Strategy sebagai pilar utama dalam strategi People            Strategy at the core of its People First philosophy, aiming to
First, dengan tujuan membangun organisasi berkinerja          build a sustainable high-performance organization through
tinggi yang berkelanjutan melalui kesejahteraan holistik,     holistic wellbeing, capability development, and an inclusive
pengembangan kapabilitas, serta budaya kerja yang inklusif    and supportive work culture. This strategy is designed
dan suportif. Strategi ini dirancang untuk mencakup seluruh   to cover the entire employee journey, from occupational
siklus perjalanan karyawan mulai dari keselamatan dan         health and safety, work-life balance, to competency and
kesehatan kerja, keseimbangan kehidupan dan pekerjaan,        leadership development, aligned with the Company’s ESG
hingga pengembangan kompetensi dan kepemimpinan,              commitments and the Sustainable Development Goals
sejalan dengan komitmen Perseroan terhadap prinsip ESG        (SDGs).
dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).


Dalam aspek wellbeing, IOH memastikan terciptanya             From a wellbeing perspective, IOH fosters a safe, healthy,
lingkungan kerja yang aman, sehat, dan saling menghargai      and respectful workplace through 100% coverage of
melalui cakupan 100% penerapan SMK3, pelaksanaan              Occupational Health and Safety Management Systems

108     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 113
HIRADC/JSA, serta audit keselamatan berkala. Perseroan juga       (SMK3), comprehensive HIRADC/JSA implementation,
menyediakan fasilitas kerja yang mendukung produktivitas          and periodic safety audits. The Company also provides
dan kesehatan mental, termasuk pengaturan kerja yang              supportive work facilities, including flexible working
fleksibel, klinik dan fasilitas olahraga di lokasi kerja, serta   arrangements, on-site clinics and fitness facilities, and
platform in-house wellness berbasis digital yang menyediakan      an in-house digital wellness platform offering 24/7
akses 24/7 ke psikolog, pelatih kebugaran, ahli gizi, dan         access to psychologists, fitness trainers, dietitians, and
konsultan keuangan. Pendekatan ini diperkuat dengan sistem        financial coaches. These initiatives are complemented by
remunerasi yang kompetitif, kepatuhan penuh terhadap              competitive compensation practices, full compliance with
regulasi ketenagakerjaan, serta berbagai dukungan pada            labor regulations, and comprehensive support for major life
momen penting kehidupan karyawan, seperti relokasi,               events such as relocation, bereavement, natural disasters,
kedukaan, bencana alam, dan kebutuhan keluarga.                   and family needs.


Sejalan dengan itu, IOH secara konsisten berinvestasi             At the same time, IOH continues to invest in learning and
pada learning and development melalui Lifelong Learning           development through its Lifelong Learning Framework,
Framework yang mencakup pengembangan kompetensi                   which spans technical skills, leadership capabilities, and
teknis, kepemimpinan, dan transisi karier. Selama periode         career transition development. During the reporting period,
pelaporan, Perseroan menyelenggarakan ratusan program             the Company delivered hundreds of learning programs,
pembelajaran, puluhan ribu jam pelatihan, serta ribuan            tens of thousands of training hours, and thousands of
modul e-learning untuk memastikan kesiapan talenta                e-learning modules to ensure workforce readiness in the
menghadapi transformasi digital. Strategi ini diperkuat           digital era. This strategy is further enhanced by the adoption
dengan pemanfaatan AI dalam pengelolaan SDM, termasuk             of AI in human capital management, including the Astrid
asisten HR virtual Astrid, simulasi pengembangan karier           virtual HR assistant, AI-powered career simulation tools,
berbasis AI, serta otomatisasi proses administratif yang          and automated administrative processes that significantly
secara signifikan meningkatkan efisiensi dan pengalaman           improve efficiency and employee experience. The impact
karyawan. Dampak pendekatan people-centric ini tercermin          of this people-centric approach is reflected in consistently
dalam peningkatan berkelanjutan Employee Engagement               strong engagement outcomes, with an Employee
Survey (EES) yang mencapai skor 94 serta Employee Net             Engagement Survey (EES) score of 94 and an Employee
Promoter Score (eNPS) sebesar 76,7, melampaui rata-rata           Net Promoter Score (eNPS) of 76,7, well above industry
industri.                                                         benchmarks.


Sebagai bagian dari penguatan diversity, equity,                  As part of its commitment to diversity, equity, and inclusion
and inclusion (DEI), IOH menetapkan target untuk                  (DEI), IOH has set a target to double the number of women
melipatgandakan jumlah perempuan dalam posisi                     in leadership roles by 2028, supported by initiatives such
kepemimpinan pada tahun 2028, yang didukung oleh                  as Women in Tech, I-EmpowHER, mentoring programs, and
berbagai inisiatif seperti AI Day Women in Tech session,          employee engagement platforms. Through the integration
Komunitas I-EmpowHER, mentoring, serta program                    of holistic wellbeing, technology-enabled capability
keterlibatan karyawan. Melalui kombinasi kesejahteraan            development, and inclusive leadership, IOH continues to
holistik, pengembangan kapabilitas berbasis teknologi,            cultivate an empowering work environment that supports
dan kepemimpinan yang inklusif, IOH terus membangun               both employee growth and the Company’s long-term
ekosistem kerja yang memberdayakan karyawan sekaligus             sustainability.
mendukung pertumbuhan jangka panjang Perseroan.


Aspek Pelanggan                                                   Customer Aspects

Kesetaraan Layanan Pelanggan [OJK F.17]                           Equality in Customer Service

IOH menegaskan komitmennya untuk menjamin                         IOH affirms its commitment to ensuring equal access
kesetaraan akses dan kualitas layanan pelanggan di seluruh        and quality of customer service across all regions of
wilayah Indonesia, tanpa memandang perbedaan lokasi               Indonesia, regardless of geographical location, demographic
geografis, karakteristik demografis, maupun kategori              characteristics, or service category used. The company
layanan yang digunakan. Perseroan secara konsisten                consistently optimises its network infrastructure and digital
mengoptimalkan infrastruktur jaringan dan ekosistem               ecosystem to reach both urban and remote areas, thereby


                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    109
Page 114
             Pilar ESG
             ESG Pillars




digital untuk menjangkau wilayah urban maupun pelosok,      minimising connectivity gaps and ensuring that the benefits
sehingga meminimalkan kesenjangan konektivitas dan          of digital transformation are felt equally by all customers.
memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan
secara merata oleh semua pelanggan.


Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan                         Customer Health and Safety
[OJK F.27, F.28, F.29] [GRI 416-1, 416-2]


Sebagai perusahaan yang berorientasi pada pengalaman        As a customer-centric company, IOH ensures that all
pelanggan, IOH memastikan bahwa seluruh fasilitas layanan   service facilities comply with applicable health and safety
telah memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang       standards to provide a safe and comfortable environment
berlaku, guna memberikan rasa aman dan kenyamanan           for customers. All telecommunication products and services
bagi pelanggan. Seluruh produk dan layanan telekomunikasi   offered by the Company also adhere to relevant regulatory
yang disediakan Perseroan juga telah memenuhi ketentuan     requirements, apply consumer protection principles, and are
peraturan perundang-undangan yang relevan, serta            supported by 24/7 customer assistance services to ensure
dijalankan dengan mengedepankan prinsip perlindungan        reliable and responsive support.
konsumen. Untuk mendukung keandalan layanan dan
responsivitas terhadap kebutuhan pelanggan, IOH
menyediakan layanan bantuan pelanggan selama 24 jam
sehari, 7 hari seminggu.


Sebagai penguatan atas komitmen tersebut, meskipun          Further reinforcing this commitment, although the
Perseroan belum memiliki kebijakan khusus terkait           Company does not yet have a specific product safety
keamanan produk, IOH secara konsisten menerapkan            policy, IOH consistently implements operational measures
berbagai langkah operasional untuk menjaga kesehatan        to safeguard customer health and safety across all service
dan keselamatan pelanggan di seluruh titik layanan. Upaya   touchpoints. These measures include maintaining the
tersebut meliputi pemeliharaan kebersihan area layanan,     cleanliness of service areas, optimizing room temperature
pengaturan suhu dan kelembapan ruangan yang optimal,        and humidity, and providing emergency response signage
serta penyediaan fasilitas dan penanda tanggap darurat di   and facilities at all IOH locations.
setiap fasilitas operasional IOH.


Untuk menjamin keamanan di area publik dan kantor           To ensure safety in public areas and service offices, IOH
layanan, IOH melengkapi seluruh fasilitas dengan alat       equips all facilities with fire extinguishers, fire alarm
pemadam api ringan (APAR), sistem alarm kebakaran,          systems, and other safety support devices. This is part
serta perangkat pendukung keselamatan lainnya. Hal          of the Company’s preparedness in facing potential
ini merupakan bagian dari kesiapan Perseroan dalam          emergencies and providing maximum protection for
menghadapi potensi keadaan darurat dan memberikan           customers and visitors.
perlindungan maksimal bagi pelanggan serta pengunjung.


Dalam aspek produk dan layanan, IOH menegaskan              In terms of products and services, IOH affirms its
komitmennya untuk memastikan bahwa seluruh                  commitment to ensuring that all radio telecommunications
perangkat telekomunikasi radio yang digunakan aman bagi     devices used are safe for customer health and comply with
kesehatan pelanggan dan sesuai dengan standar mutu          national and international telecommunications industry
industri telekomunikasi nasional maupun internasional.      quality standards. The construction and development
Pembangunan dan pengembangan infrastruktur                  of network infrastructure is carried out responsibly with
jaringan dilakukan secara bertanggung jawab dengan          consideration for the safety of the environment and the
memperhatikan keselamatan lingkungan dan masyarakat         communities surrounding the operational locations.
sekitar lokasi operasional.


Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat insiden signifikan     Throughout 2025, there were no significant incidents related
yang berkaitan dengan pelanggaran terhadap ketentuan        to violations of product and service health and safety
maupun standar kesehatan dan keselamatan produk serta       regulations and standards, including no cases of product or


110       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 115
layanan, termasuk tidak adanya kasus penarikan kembali           service recalls from the market. This achievement reflects
produk atau layanan dari pasar. Capaian ini mencerminkan         IOH’s success in maintaining the quality and integrity of the
keberhasilan IOH dalam menjaga kualitas dan integritas           services provided to customers. [GRI 416-1] [GRI 416-2] [OJK F.27]
layanan yang diberikan kepada pelanggan. [GRI 416-1] [GRI 416-   [OJK F.28] [OJK F.29]
2] [OJK F.27] [OJK F.28] [OJK F.29]


Pemasaran dan Pelabelan [GRI 417-1, 417-2, 417-3]                Marketing and Labelling

Dalam pelaksanaan praktik pelabelan dan pemasaran                In implementing product labelling and marketing practices,
produk, IOH senantiasa memastikan bahwa seluruh                  IOH always ensures that all information provided to
informasi yang disampaikan kepada pelanggan bersifat             customers is clear, accurate, consistent and easy to
jelas, akurat, konsisten, dan mudah dipahami. Setiap             understand. Every IOH product and service includes basic
produk dan layanan IOH mencantumkan informasi dasar,             information, such as usage guidelines, product specifications
seperti panduan penggunaan, spesifikasi produk, serta            and customer care contact information to make it easier for
informasi kontak layanan pelanggan (customer care) untuk         consumers to obtain support or clarification when needed.
memudahkan konsumen memperoleh dukungan atau
klarifikasi apabila diperlukan.


Seluruh produk dan layanan IOH telah tercakup dalam              All of IOH’s products and services have been assessed for
penilaian kepatuhan terhadap prosedur standar yang               compliance with standard procedures governing labelling
mengatur pelabelan dan komunikasi pemasaran. Hal ini             and marketing communications. This is done to ensure
dilakukan untuk menjamin transparansi informasi dan              information transparency and provide the best experience
memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan sesuai              for customers in accordance with the company’s principles
dengan prinsip tanggung jawab perusahaan terhadap                of responsibility towards consumers. [GRI 417-1]
konsumen. [GRI 417-1]


IOH tidak mencatat adanya insiden ketidakpatuhan                 IOH has not recorded any incidents of non-compliance
terhadap peraturan atau kebijakan yang berkaitan dengan          with regulations or policies relating to labelling, marketing
pelabelan, komunikasi pemasaran, maupun penyediaan               communications, or the provision of product and service
informasi produk dan layanan sepanjang tahun 2025. Tidak         information throughout 2025. There have been no
ada pelanggaran yang mengakibatkan denda, teguran,               violations resulting in fines, warnings, or other sanctions,
maupun sanksi lainnya, yang menunjukkan konsistensi IOH          demonstrating IOH’s consistency in applying ethical and
dalam menerapkan standar etika dan kepatuhan dalam               compliance standards in all marketing activities. [GRI 417-2]
setiap aktivitas pemasaran. [GRI 417-2] [GRI 417-3]              [GRI 417-3]


Kepuasan Pelanggan [OJK F.30]                                    Customer Satisfaction

Sebagai bagian dari komitmen untuk memahami kebutuhan            As part of its commitment to understanding user needs
dan ekspektasi pengguna, IOH secara berkesinambungan             and expectations, IOH continuously conducts customer
melaksanakan survei kepuasan pelanggan guna                      satisfaction surveys to obtain feedback that serves as the
memperoleh umpan balik yang menjadi landasan dalam               basis for improving service quality and customer experience.
peningkatan mutu layanan dan pengalaman pelanggan.               The 2025 survey was conducted for the Company’s two
Kegiatan survei pada tahun 2025 dilaksanakan untuk               main products, IM3 and Tri, using two main parameters,
dua produk utama Perseroan, yakni IM3 dan Tri, dengan            namely Net Promoter Score (NPS) as an indicator of
menggunakan dua parameter utama, yaitu Net Promoter              customer loyalty and Customer Satisfaction Score (CSAT)
Score (NPS) sebagai indikator tingkat loyalitas pelanggan dan    as a measure of overall satisfaction with the services
Customer Satisfaction Score (CSAT) sebagai ukuran kepuasan       provided. In 2025, NPS of IM3 and Tri were recorded 45 and
keseluruhan terhadap layanan yang diberikan. Pada tahun          43 respectively, as well as CSAT of 86.2 and 87.4.
2025, NPS IM3 dan Tri tercatat masing-masing sebesar 45
dan 43, serta CSAT tercatat sebesar 86,2 dan 87,4.




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       111
Page 116
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Aspek Masyarakat                                                  Community Aspects

Hak Masyarakat Adat [GRI 411-1]                                   Rights of Indigenous Peoples

IOH memandang hubungan yang harmonis dengan                       IOH considers harmonious relations with communities in
masyarakat di sekitar wilayah operasional sebagai bagian          the vicinity of its operational areas to be an important part
penting dari komitmen perusahaan terhadap praktik                 of the company’s commitment to responsible business
bisnis yang bertanggung jawab. Perseroan senantiasa               practices. The company always ensures that all operational
memastikan bahwa setiap aktivitas operasional dijalankan          activities are carried out in compliance with applicable laws
dengan memperhatikan kepatuhan terhadap peraturan                 and regulations, while respecting the social values and
perundang-undangan yang berlaku, sekaligus menghormati            customs of local communities in each location.
nilai-nilai sosial dan adat istiadat masyarakat lokal di setiap
lokasi kegiatan.


Tidak terdapat pengaduan atau keluhan yang diterima IOH           IOH did not receive any complaints or grievances in 2025
pada tahun 2025 terkait dengan interaksi maupun kegiatan          related to interactions or activities involving indigenous
yang melibatkan masyarakat adat. Hal ini mencerminkan             communities. This reflects IOH’s commitment to conducting
komitmen IOH untuk menjalankan operasional yang                   ethical operations, respecting the rights of communities,
beretika, menghormati hak-hak masyarakat, serta                   and contributing positively to the social environment in
berkontribusi positif terhadap lingkungan sosial tempat           which the company operates. [GRI 411-1]
perusahaan beroperasi. [GRI 411-1]


Pemberdayaan Digital [GRI 413-1]                                  Digital Empowerement

IOH berkomitmen untuk memberikan dampak sosial                    IOH is committed to delivering sustainable positive social
positif yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui                impact for communities through the development of
pengembangan layanan digital yang inovatif dan inklusif di        innovative and inclusive digital services across Indonesia
seluruh Indonesia sesuai dengan visi empowering Indonesia.        that is in accordance with empowering Indonesia vision.
Tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur               Not only focusing on telecommunications infrastructure
telekomunikasi, Perseroan juga menghadirkan berbagai              development, the Company also provides various digital
solusi digital yang dirancang untuk menjawab kebutuhan            solutions designed to address communication needs while
komunikasi sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan              improving the quality of life of communities in the fields of
masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, dan                   education, health, and digital entrepreneurship.
kewirausahaan digital.


Berlandaskan visi Empowering Indonesia, IOH berperan aktif        Guided by its Empowering Indonesia vision, IOH plays
dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui               an active role in advancing national development by
pemerataan infrastruktur telekomunikasi dan penguatan             supporting the expansion of equitable telecommunications
kapabilitas digital, sejalan dengan program Kementerian           infrastructure and strengthening digital capabilities, in line
Komunikasi dan Digital (Komdigi). IOH memandang AI sebagai        with programs led by the Ministry of Communication and
pengungkit strategis untuk mempercepat pertumbuhan                Digital Affairs (Komdigi). IOH views AI as a strategic enabler
ekonomi nasional menuju Indonesia Emas, sebagaimana               to accelerate Indonesia’s economic growth toward the
diuraikan dalam Empowering Indonesia Report. Dalam                Golden Indonesia vision, as highlighted in the Empowering
konteks ini, IOH mengambil peran sebagai mitra strategis          Indonesia Report. In this context, IOH acts as a strategic
pemerintah dalam pembentukan AI Center of Excellence              partner to the Government in establishing an AI Center of
(AI CoE), sekaligus menyediakan infrastruktur AI yang andal       Excellence (AI CoE), while also serving as a provider of robust
untuk mendukung pengembangan ekosistem nasional.                  AI infrastructure to support the national ecosystem. These
Upaya tersebut diperkuat melalui pembangunan kapasitas            efforts are reinforced through capacity building for human
sumber daya manusia dan industri melalui berbagai                 capital and industries via AI and digital training programs,
program pelatihan, inkubasi bisnis digital dan AI, serta          business incubation initiatives, and the organization
penyelenggaraan AI Day lintas sektor, mulai dari keuangan,        of AI Day across key sectors, including finance, mining,
pertambangan, ritel, pendidikan, hingga pemerintahan, guna        retail, education, and government, to promote inclusive,


112      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 117
mendorong adopsi AI yang inklusif, bertanggung jawab, dan       responsible, and impactful AI adoption that enhances
berdampak nyata bagi daya saing nasional.                       national competitiveness.


Sebagai bagian dari komitmen untuk memperluas dampak            As part of its commitment to expanding social impact
sosial melalui transformasi digital, IOH terus memperkuat       through digital transformation, IOH continues to strengthen
ekosistem layanan digital yang inklusif, aman, dan bernilai     an inclusive, secure, and value-driven digital ecosystem.
tambah bagi masyarakat. Pada tahun 2025, inisiatif digital      In 2025, the Company’s digital initiatives reached
Perseroan menjangkau sekitar 58 juta masyarakat, sejalan        approximately 58 million people, supported by the growing
dengan peningkatan adopsi platform digital seperti myIM3        adoption of digital platforms such as myIM3 and bima+,
dan bima+, yang diproyeksikan memiliki 55,5 juta pengguna       which are projected to reach 55.5 million active users by
aktif hingga Desember 2025. Kinerja ini didukung oleh           December 2025. This performance is underpinned by solid
pertumbuhan pendapatan digital yang solid, optimalisasi         digital revenue growth, enhanced user experience, and
pengalaman pengguna, serta perluasan kanal distribusi dan       the expansion of distribution channels and personalized
personalisasi layanan berbasis analitik.                        offerings powered by data analytics.


IOH juga memperkuat aspek keamanan dan perlindungan             IOH also reinforced user protection and digital safety
pengguna melalui pengembangan AI Safety Stack,                  by expanding its AI Safety Stack, including Anti-Spam,
termasuk fitur Anti-Spam, Anti-Scam, dan Call Protection,       Anti-Scam, and Call Protection features, which have been
yang telah diaktifkan oleh 2.5 Juta pengguna. Ke depan,         activated 2.5 millions. Going forward, the Company will
Perseroan akan terus mendorong aktivasi dan adopsi              continue to encourage the activation and adoption of
layanan digital melalui berbagai inisiatif strategis, seperti   digital services through various strategic initiatives, such
kampanye peningkatan konsumsi data, integrasi platform          as campaigns to increase data consumption, integration of
periklanan dan mini-apps, serta pengembangan layanan            advertising platforms and mini-apps, and the development
digital yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan            of digital services that prioritize security, convenience, and
relevansi.                                                      relevance.


Melalui platform digitalnya, IOH menyediakan beragam            Through its digital platform, IOH provides a variety of
layanan yang melampaui fungsi dasar telekomunikasi,             services that go beyond basic telecommunications
seperti pembelian pulsa, paket data, pengecekan kuota,          functions, such as purchasing credit, data packages,
serta layanan gaya hidup digital meliputi permainan             checking quotas, and digital lifestyle services including
(gaming), podcast, berita, dan penawaran promosi terkini.       gaming, podcasts, news, and the latest promotional offers.


Salah satu inovasi yang menonjol adalah myIM3 Kios, yaitu       One notable innovation is myIM3 Kios, a feature that
fitur yang mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat            promotes community economic empowerment by providing
dengan memberikan kesempatan bagi pelanggan untuk               customers with the opportunity to become partners in
menjadi mitra penjual layanan telekomunikasi IOH. Selain        selling IOH telecommunications services. In addition, IOH has
itu, IOH juga memperkenalkan layanan finansial digital yang     also introduced digital financial services that help customers
membantu pelanggan memenuhi berbagai kebutuhan                  meet their various daily transaction needs quickly and
transaksi sehari-hari secara cepat dan aman.                    securely.


Lebih jauh, ekspansi dan operasional jaringan IOH secara        Furthermore, IOH’s network expansion and operations
langsung meningkatkan konektivitas di berbagai wilayah,         directly improve connectivity across regions, including
termasuk daerah terpencil, sehingga membuka akses               underserved and remote areas, enabling access to digital
terhadap layanan pendidikan, informasi kesehatan, dan           services, educational resources, healthcare information,
peluang ekonomi digital. Kehadiran infrastruktur tersebut       and economic opportunities. These operations generate
juga menciptakan lapangan kerja langsung maupun tidak           direct and indirect employment, support local suppliers,
langsung, mendukung pemasok lokal, serta mendorong              and stimulate micro and small businesses in surrounding
pertumbuhan UMKM di sekitar wilayah operasional. [GRI 203-2]    communities. [GRI 203-2]


Dalam menjalankan operasionalnya, IOH secara proaktif           In conducting its operations, IOH proactively manages
mengelola potensi dampak sosial melalui pendekatan              potential social impacts through a precautionary
kehati-hatian, termasuk pelaksanaan kajian dampak, dialog       approach, including impact assessments, early stakeholder
dengan pemangku kepentingan lokal, serta penerapan              engagement, and strict adherence to environmental and

                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     113
Page 118
          Pilar ESG
          ESG Pillars




standar lingkungan dan sosial yang ketat. Program            social safeguards. Community development programs
pengembangan masyarakat dirancang berdasarkan                are designed based on real needs identified through social
kebutuhan riil melalui social mapping dan keterlibatan       mapping and ongoing dialogue with local governments,
berkelanjutan dengan pemerintah daerah, tokoh                community leaders, and beneficiaries, ensuring initiatives
masyarakat, dan penerima manfaat, sehingga inisiatif yang    remain relevant, inclusive, and sustainable. Grievance
dijalankan relevan, inklusif, dan berkelanjutan. Mekanisme   mechanisms and continuous monitoring are implemented
pengaduan serta pemantauan berkala juga diterapkan           to ensure that network expansion advances connectivity
untuk memastikan ekspansi jaringan tetap selaras dengan      and economic growth while safeguarding community well-
kesejahteraan masyarakat dan harmoni sosial.                 being and social harmony.


Melalui berbagai inisiatif tersebut, IOH terus memperkuat    Through these various initiatives, IOH continues
perannya sebagai penggerak transformasi digital nasional,    to strengthen its role as a driver of national digital
dengan menyediakan solusi yang mudah diakses dan             transformation by providing accessible and relevant
relevan bagi seluruh lapisan masyarakat. Upaya ini tidak     solutions for all levels of society. These efforts not only
hanya mendorong percepatan adopsi teknologi di Indonesia,    encourage the acceleration of technology adoption in
tetapi juga berkontribusi pada kemajuan sosial dan ekonomi   Indonesia, but also contribute to inclusive and sustainable
yang inklusif serta berkelanjutan. IOH meyakini bahwa        social and economic progress. IOH believes that increasing
peningkatan akses dan literasi digital akan membuka          digital access and literacy will open up new opportunities,
peluang baru, memperluas kemandirian masyarakat,             expand community independence, and strengthen the
dan memperkokoh fondasi menuju Indonesia yang lebih          foundations for a more connected and empowered
terhubung dan berdaya. [OJK F.17]                            Indonesia. [OJK F.17]


Kontribusi sosial IOH terhadap masyarakat Indonesia          IOH’s social contribution to Indonesian society is realised
diwujudkan melalui empat pilar utama tanggung jawab          through the following four main pillars of corporate social
sosial (CSR) berikut ini:                                    responsibility (CSR):
1. Pendidikan Digital                                        1. Digital Education
2. Pengembangan Masyarakat                                   2. Community Development
3. Lingkungan                                                3. Environment
4. Filantropi                                                4. Philanthropy


Pendidikan Digital                                           Digital Education

Sejak awal pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial         Since the inception of its Corporate Social Responsibility
Perusahaan (CSR), IOH memfokuskan komitmennya pada           (CSR) programme, IOH has focused its commitment on
pengembangan pendidikan dan inovasi digital di Indonesia,    developing education and digital innovation in Indonesia,
sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB          in line with the United Nations Sustainable Development
(UN SDG) No. 4: Pendidikan Berkualitas. Komitmen ini         Goal (UN SDG) No. 4: Quality Education. This commitment
diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang dirancang untuk   is realised through various initiatives designed to expand
memperluas akses pendidikan digital dan memperkuat           access to digital education and strengthen the capacity of
kapasitas generasi muda dalam menghadapi tantangan era       the younger generation to face the challenges of the digital
ekonomi digital.                                             economy era.


Pada tahun 2025, berbagai inisiatif CSR IOH di bidang        By 2025, IOH’s various CSR initiatives in the fields of
pendidikan dan pemberdayaan digital telah memberikan         education and digital empowerment will have benefited
manfaat bagi lebih dari 380.000 penerima manfaat.            more than 380.000 beneficiaries. This achievement
Pencapaian ini menegaskan peran IOH sebagai mitra            confirms IOH’s role as a national development partner that
pembangunan nasional yang berkontribusi aktif dalam          actively contributes to improving the quality of education,
meningkatkan kualitas pendidikan, mencetak talenta digital   producing outstanding digital talent, and accelerating
unggul, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis         knowledge-based economic growth in Indonesia.
pengetahuan di Indonesia.




114     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 119
Program Pendidikan Digital di Tahun 2025
Digital Education Programs in 2025
                    IDCamp: Membangun Talenta Digital Indonesia, Menghadirkan Dampak Nyata
                         IDCamp: Empowering Indonesia’s Digital Talent with Measurable Social Impact




Sejak diluncurkan pada tahun 2019, IDCamp telah menjadi salah satu inisiatif unggulan CSR IOH dalam memperluas
akses pendidikan digital dan menyiapkan talenta masa depan Indonesia. Program ini dirancang untuk menjawab
tantangan kesenjangan keterampilan digital melalui penyediaan beasiswa pelatihan coding dan teknologi digital secara
daring, sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas bagi generasi muda dari berbagai latar belakang.

Hingga tahun 2025, IDCamp telah memberdayakan lebih dari 494.000 anak muda di seluruh Indonesia. Peserta tidak
hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga sertifikasi industri yang relevan, yang terbukti meningkatkan
daya saing mereka di pasar kerja. Kolaborasi strategis dengan mitra global seperti Cisco dan UiPath dalam bidang
cybersecurity dan automation semakin memperkaya kurikulum pembelajaran dan memastikan materi yang diberikan
selaras dengan kebutuhan industri.

Dari perspektif dampak sosial, IDCamp menunjukkan hasil yang signifikan dan terukur. Berdasarkan pengukuran
Social Return on Investment (SROI) dengan hasil rasio 6,57, setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam program ini mampu
menghasilkan nilai dampak sosial sebesar Rp6,57. IDCamp berhasil menciptakan peningkatan keterampilan, akses mata
pencaharian, kesejahteraan, serta peluang kerja bagi para peserta. Capaian ini menegaskan bahwa IDCamp tidak hanya
efektif secara programatik, tetapi juga memberikan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat.

Since its launch in 2019, IDCamp has become a flagship CSR initiative of IOH aimed at expanding access to digital
education and preparing Indonesia’s future-ready workforce. The program addresses the digital skills gap by providing
scholarships for specialized online coding and digital technology courses, while opening broader career opportunities for
young people from diverse backgrounds.

By 2025, IDCamp had empowered more than 494,000 youths across Indonesia. Participants not only gained technical
knowledge but also obtained industry-recognized certifications that significantly enhanced their employability.
Strategic collaborations with global partners such as Cisco and UiPath in cybersecurity and automation further enriched
the learning curriculum and ensured alignment with evolving industry demands.

From a social impact perspective, IDCamp delivers strong and measurable outcomes. Based on Social Return on
Investment (SROI) assessment with a result of 6.57 ratio, every Rp1 invested in the program generated Rp6.57 in social
value. IDCamp created, reflected in improved skills, livelihood access, wellbeing, and employment opportunities for
participants. This result highlights IDCamp’s effectiveness not only as an educational program but also as a high-impact
social investment.




                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   115
Page 120
                Pilar ESG
                ESG Pillars




                                                    Dian Prasetyo – Lulusan IDCamp 2022
                                                              IDCamp 2022 Graduate




      “IDCamp memberikan pengalaman belajar yang jauh melampaui ekspektasi saya. Materi yang disajikan sangat komprehensif dan
      relevan dengan kebutuhan industri, memungkinkan saya memahami teknologi secara lebih mendalam dan aplikatif. Tidak hanya
      meningkatkan kemampuan teknis, IDCamp juga membuka wawasan saya terhadap peluang karier di sektor digital. Sertifikasi yang
      saya peroleh menjadi nilai tambah yang nyata dalam proses pencarian kerja, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri untuk bersaing di
      industri teknologi. Bagi saya, IDCamp bukan sekadar program pelatihan, tetapi titik awal perubahan dalam perjalanan karier saya.”

      “IDCamp provided a learning experience that exceeded my expectations. The materials were comprehensive and highly relevant to
      industry needs, allowing me to gain deeper and more practical technological insights. Beyond improving my technical skills, IDCamp
      broadened my perspective on career opportunities in the digital sector. The certifications I earned became a tangible advantage in my job
      search and boosted my confidence to compete in the technology industry. For me, IDCamp was not just a training program, but a turning
      point in my career journey.”


Pemberdayaan Masyarakat [OJK F.23, F.25] [GRI 203-2]                        Community Empowerment

Program pemberdayaan Masyarakat, khususnya                                  Community empowerment programs, particularly those
Perempuan, diawali dengan inisiatif Inspirasi Perempuan                     focused on women, began with the Inspirasi Perempuan
Indonesia (INSPERA) yang diluncurkan pada tahun 2012                        Indonesia (INSPERA) initiative launched in 2012–2018.
- 2018. Melanjutkan semangat pemberdayaan tersebut,                         Building on this spirit of empowerment, in 2020 IOH
pada tahun 2020 IOH memperkenalkan SheHacks, sebuah                         introduced SheHacks, an innovative program aimed at
program inovatif yang bertujuan untuk menjembatani                          bridging the gender gap across various sectors—including
kesenjangan gender di berbagai bidang — meliputi ekonomi,                   the economy, education, health, and the environment—
pendidikan, kesehatan, dan lingkungan — melalui penerapan                   through the implementation of digital technology–based
solusi berbasis teknologi digital. Program ini dirancang untuk              solutions. The program is designed to encourage women to
mendorong perempuan agar menjadi inovator sekaligus                         become innovators as well as agents of change within their
agen perubahan di masyarakat.                                               communities.


Melalui program SheHacks, IOH memperlihatkan komitmen                       Through the SheHacks program, IOH demonstrates its
yang kuat dalam mendorong pemberdayaan ekonomi                              strong commitment to promoting women’s economic
perempuan dan memperluas pemanfaatan teknologi                              empowerment and expanding the inclusive use of digital
digital secara inklusif. Program ini menjadi sarana strategis               technology. This programme serves as a strategic means
bagi IOH untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian                       for IOH to enhance the capacity and independence
perempuan Indonesia, sejalan dengan Tujuan Pembangunan                      of Indonesian women, in line with the United Nations
Berkelanjutan PBB (UN SDG) No. 5 – Kesetaraan Gender dan                    Sustainable Development Goals (UN SDGs) No. 5 – Gender
No. 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Sejak                      Equality and No. 8 – Decent Work and Economic Growth.
tahun 2012, IOH telah memberikan dampak positif bagi                        Since 2012, IOH has had a positive impact on more than
lebih dari 126,771 perempuan di seluruh Indonesia melalui                   126,771 women throughout Indonesia through various
berbagai kegiatan pelatihan, pendampingan, serta inisiatif                  training activities, mentoring, and community-based
berbasis komunitas. [OJK B.3.b]                                             initiatives. [OJK B.3.b]


                       SheHacks: Mengakselerasi Kepemimpinan dan Kewirausahaan Perempuan di Era Digital
                               SheHacks: Accelerating Women’s Leadership and Entrepreneurship in the Digital Era




116          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 121
Diluncurkan pada tahun 2020, SheHacks merupakan salah satu program unggulan IOH yang dirancang untuk mendorong pemberdayaan
perempuan Indonesia melalui teknologi, inovasi digital, dan kewirausahaan. Program ini hadir sebagai respons atas kesenjangan gender
yang masih terjadi di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, dengan memanfaatkan teknologi sebagai enabler utama
perubahan yang inklusif dan berkelanjutan.

SheHacks dikembangkan melalui tiga pilar utama yaitu Business Sustainability, Digital Innovation, dan Women Empowerment, yang
terintegrasi dalam ekosistem pembelajaran, inkubasi, dan akselerasi startup. Hingga tahun 2025, SheHacks telah melibatkan lebih dari
61.000 perempuan dari seluruh Indonesia, serta menginkubasi 52 startup yang dipimpin oleh perempuan di 34 provinsi. Dari jumlah
tersebut, 36 usaha berhasil mengakses pasar dan permodalan baru, sementara 78,5% startup menciptakan lapangan kerja, termasuk bagi
perempuan di wilayah rural dan daerah tertinggal. Seluruh peserta juga telah mengadopsi teknologi digital (web 2.0/3.0) sebagai fondasi
transformasi bisnis mereka.

Dampak SheHacks melampaui penguatan kapasitas individu. Melalui berbagai bootcamp, mentoring, demo day, dan global exposure,
termasuk Sydney dan Vietnam Validation Trip, 5 startup terbaik mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan solusi mereka
kepada investor global. Pada saat yang sama, SheHacks 2025 menjangkau wilayah yang semakin luas, dari Jayapura hingga Nias,
menegaskan komitmen IOH terhadap inklusivitas dan pemerataan dampak digital.

Keberhasilan SheHacks juga didukung oleh kolaborasi multipihak dengan mitra strategis nasional dan internasional, antara lain UN Women,
Pemerintah Australia, EKRAF, Antler, Kumpul, ERIA, dan berbagai institusi ekosistem startup lainnya. Kolaborasi ini memastikan bahwa
pengembangan kapasitas perempuan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada akses jejaring, pembiayaan, dan
keberlanjutan usaha jangka panjang. [GRI 203-2]

IOH bersama dengan UN Women Indonesia meluncurkan SheHacks Impact Report sekaligus menandatangani MoU untuk mendorong
pemberdayaan ekonomi perempuan di Indonesia. SheHacks Impact Report tersebut merangkum perjalanan 5 tahun program
SheHacks dalam mendukung perempuan Indonesia menciptakan inovasi dan wirausaha berbasis teknologi. Impact Report sekaligus
penandatanganan tersebut memperkuat komitmen IOH dalam pengembangan program SheHacks di 2025 dengan pendekatan yang
lebih responsif gender.

Melalui INSPERA dan SheHacks, IOH tidak hanya berkontribusi pada peningkatan literasi dan kapasitas digital perempuan, tetapi juga
memperkuat fondasi perekonomian inklusif dengan membuka peluang kerja dan wirausaha baru yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.

Launched in 2020, SheHacks is one of IOH’s flagship initiatives aimed at empowering Indonesian women through technology, digital
innovation, and entrepreneurship. The program addresses persistent gender disparities across economic, educational, health, and
environmental sectors by positioning technology as a key enabler of inclusive and sustainable change.

SheHacks is built on three core pillars of Business Sustainability, Digital Innovation, and Women Empowerment, integrated into a
comprehensive ecosystem of learning, incubation, and startup acceleration. By 2025, SheHacks had engaged more than 61,000 women
nationwide and incubated 52 women-led startups across 34 provinces. Of these, 36 businesses gained access to new markets and capital,
while 78.5% of startups created new jobs, including opportunities for women in rural and remote areas. All participants adopted web 2.0/3.0
tools as a foundation for business transformation.

The impact of SheHacks extends beyond individual capability building. Through bootcamps, mentoring, demo days, and global exposure
programs, including the Sydney and Vietnam Validation Trip, five top startups were selected to pitch their solutions to global investors. At the
same time, SheHacks 2025 expanded its reach from Jayapura to Nias, reinforcing IOH’s commitment to inclusive digital development and
equitable impact.

SheHacks’ success is strengthened by multi-stakeholder collaboration with national and international partners, including UN Women,
the Australian Government, EKRAF, Antler, Kumpul, ERIA, and other startup ecosystem players. These partnerships ensure that women’s
empowerment goes beyond technical skills, encompassing access to networks, funding, and long-term business sustainability. [GRI 203-2]


IOH, together with UN Women Indonesia, launched the SheHacks Impact Report and simultaneously signed a Memorandum of
Understanding (MoU) to promote women’s economic empowerment in Indonesia. The SheHacks Impact Report summarizes the five-
year journey of the SheHacks program in supporting Indonesian women in creating technology-based innovations and entrepreneurial
ventures. The publication of the Impact Report and the signing of the MoU further strengthen IOH’s commitment to advancing the
SheHacks program in 2025 through a more gender-responsive approach.

Through INSPERA and SheHacks, IOH not only contributes to improving women’s digital literacy and capacity, but also strengthens the
foundations of an inclusive economy by opening up new sustainable employment and entrepreneurial opportunities throughout Indonesia.




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report            117
Page 122
                Pilar ESG
                ESG Pillars




Tanggung Jawab Sosial Lingkungan                                              Environmental CSR

IOH menyadari bahwa kelestarian lingkungan merupakan                          IOH recognises that environmental sustainability is an important
faktor penting bagi keberlanjutan kehidupan dan pertumbuhan                   factor for sustainable life and balanced economic growth. As
ekonomi yang berimbang. Sebagai bagian dari komitmennya                       part of its commitment to environmental responsibility, the
terhadap tanggung jawab lingkungan, Perseroan terus                           Company continues to strive to minimise the impact of its
berupaya meminimalkan dampak operasional terhadap                             operations on nature and plays an active role in preserving and
alam serta berperan aktif dalam menjaga dan memulihkan                        restoring ecosystems. IOH views natural resources as a valuable
ekosistem. IOH memandang sumber daya alam sebagai warisan                     legacy that must be preserved for future generations, and
berharga yang wajib dilestarikan untuk generasi mendatang,                    therefore applies the principle of responsible environmental
sehingga prinsip pengelolaan lingkungan yang bertanggung                      management in all aspects of the company’s activities.
jawab diterapkan di seluruh aspek kegiatan perusahaan.


IOH telah melaksanakan berbagai program lingkungan pada                       IOH has implemented various environmental programmes in
tahun 2025 yang berkontribusi langsung terhadap pencapaian                    2025 that contribute directly to the achievement of the United
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (UN SDG), khususnya                      Nations Sustainable Development Goals (UN SDGs), particularly
SDG No. 11 – Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, SDG No. 13                SDG No. 11 – Sustainable Cities and Communities, SDG No. 13
– Penanganan Perubahan Iklim, SDG No. 14 – Ekosistem Lautan,                  – Climate Action, SDG No. 14 – Life Below Water, and SDG No.
dan SDG No. 15 – Ekosistem Daratan. Melalui tiga inisiatif utama              15 – Life on Land. Through three major initiatives carried out
yang dijalankan selama tahun pelaporan, IOH memperkuat                        during the reporting year, IOH strengthened its commitment to
komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau,                    creating a greener, more sustainable environment that is resilient
berkelanjutan, dan resilien terhadap perubahan iklim.                         to climate change.


                       CSR Lingkungan: JagaRaya – Memberdayakan Indonesia melalui Teknologi Lingkungan
                              Environmental CSR: JagaRaya – Empowering Indonesia through Environmental Technology




      Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan dan visi Empowering Indonesia, IOH menghadirkan JagaRaya, sebuah inisiatif CSR di
      bidang lingkungan yang memanfaatkan teknologi digital untuk mendorong perubahan perilaku dan pengelolaan sampah yang lebih
      bertanggung jawab. Melalui program JagaRaya Pilahbox, donasi botol plastik diubah menjadi pulsa telekomunikasi bagi pelanggan im3
      dan Tri, sehingga menciptakan relevansi sehari-hari sekaligus memperkuat peran IOH sebagai technology-driven environmental enabler.

      Selama Tahun 2025, JagaRaya berhasil mengumpulkan lebih dari 300 kilogram sampah plastik, setara dengan 16.349 botol plastik,
      dari lebih dari 400 partisipan di 9 universitas. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, tetapi juga
      menumbuhkan budaya pemilahan sampah yang lebih kuat, khususnya di kalangan generasi muda, melalui pendekatan kreatif dan
      keterlibatan digital.

      Pada kuartal IV 2025, fokus JagaRaya diperluas melalui JagaRaya Campus Action Day, sebuah gerakan lingkungan yang digerakkan
      oleh mahasiswa dengan mengombinasikan aktivitas fisik, edukasi, dan pengumpulan sampah. Kegiatan ini menjangkau lebih dari 5.400
      mahasiswa dari 9 universitas, serta diperkuat melalui kolaborasi dengan mitra ekosistem seperti Circle, guna mendorong partisipasi
      komunitas dan memperluas dampak sosial serta lingkungan.

      As part of its sustainability commitment and Empowering Indonesia vision, IOH introduced JagaRaya, an environmental CSR initiative
      that leverages digital technology to promote responsible waste management and behavioral change. Through the JagaRaya Pilahbox
      program, plastic bottle donations are converted into mobile credit for im3 and Tri customers, creating daily relevance while reinforcing
      IOH’s role as a technology-driven environmental enabler.

      During 2025, JagaRaya had collected more than 300 kilograms of plastic waste, equivalent to 16,349 plastic bottles, from over 400
      participants across 9 universities. Beyond reducing plastic waste, the program fosters a stronger waste-sorting culture—particularly
      among youth—through creative engagement and digital interaction.

118          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 123
  In the fourth quarter of 2025, JagaRaya expanded its focus through the JagaRaya Campus Action Day, a youth-led environmental
  movement combining physical activities, awareness-building, and waste collection. The initiative reached more than 5,400 students
  across 9 universities, and was strengthened through collaboration with ecosystem partners such as Circle, encouraging broader
  community participation and amplifying social and environmental impact.




Filantropi [GRI 203-1, 203-2, 413-1, 413-2]                            Philanthropy

IOH tidak hanya berfokus pada pemberdayaan pelanggan                   IOH not only focuses on empowering customers by
melalui peningkatan kualitas produk dan layanan, tetapi                improving product and service quality, but is also committed
juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi sosial                    to making a real social contribution to Indonesian society.
yang nyata bagi masyarakat Indonesia. Sejalan dengan                   In line with the company’s vision of creating a sustainable
visi perusahaan untuk menciptakan dampak positif yang                  positive impact, IOH has implemented various social
berkelanjutan, IOH telah melaksanakan berbagai program                 responsibility programmes that support the achievement of
tanggung jawab sosial yang mendukung pencapaian Tujuan                 the Sustainable Development Goals (UN SDGs) in Indonesia.
Pembangunan Berkelanjutan (UN SDG) di Indonesia. Sejak                 Since 2006 to date, more than 6.8 million beneficiaries have
tahun 2006 hingga saat ini, lebih dari 6,8 juta penerima               felt the positive impact of IOH’s various social initiatives in
manfaat telah merasakan dampak positif dari beragam                    various regions of the country.
inisiatif sosial IOH di berbagai wilayah Tanah Air.


Selama tahun 2025, IOH melaksanakan berbagai kegiatan                  Throughout 2025, IOH implemented a series of philanthropic
filantropi dan kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian                   and humanitarian efforts as a demonstration of its care
terhadap masyarakat terdampak kondisi darurat dan                      for communities affected by emergencies and vulnerable
kelompok rentan. Melalui program Indosat SIGAP (Siaga                  populations. Through the Indosat SIGAP (Disaster Response
Tanggap Bencana), Perseroan secara proaktif mendukung                  and Preparedness) program, the Company actively
penanganan darurat dan percepatan pemulihan                            supported emergency response and the accelerated
infrastruktur telekomunikasi bagi masyarakat terdampak                 restoration of telecommunication infrastructure for
bencana, termasuk di beberapa kabupaten di Sumatera,                   disaster-impacted communities, including in several districts
dengan puluhan titik jaringan yang dipulihkan dalam                    in Sumatra, with dozens of network points restored within
hitungan minggu sehingga komunikasi vital dapat segera                 weeks, ensuring critical communication services were
kembali normal bagi ribuan warga yang terdampak.                       reinstated for thousands of affected residents.


Selain itu, IOH turut menyalurkan bantuan langsung kepada              In addition, IOH distributed direct assistance to over
lebih dari 5.300 masyarakat yang terdampak bencana alam                5,300 disaster-affected individuals through coordinated
melalui kolaborasi dengan anak perusahaan beserta Lembaga              collaboration with subsidiaries and government agencies
Pemerintahan dan lembaga kemanusiaan di daerah.                        and humanitarian partners in the field.


Pada momentum bulan Ramadan, Perseroan meneruskan                      During the holy month of Ramadan, the Company continued
tradisi berbagi melalui program Indosat Berbagi Kebaikan,              its tradition of sharing through the Indosat Berbagi Kebaikan
yang mencakup penyaluran paket bantuan bagi sekitar                    initiative, delivering care packages to approximately 200
200 orang marbot (penjaga masjid) . Selain itu, bersamaan              people mosque caretakers (marbot). Additionally, in conjunction
dengan perayaan Natal, IOH menyalurkan bingkisan natal                 with Christmas celebrations, IOH distributed Christmas gifts
bagi 2.000 anak yatim di berbagai wilayah Indonesia                    to 2,000 orphans across various regions of Indonesia as an
sebagai wujud empati dan tanggung jawab sosial.                        expression of empathy and social responsibility.


Komitmen kemanusiaan IOH juga tercermin dari                           IOH’s humanitarian commitment is further reflected in
keterlibatan aktif karyawan dalam kegiatan donor darah                 active employee involvement in regular blood donation
rutin, yang diselenggarakan sepanjang tahun bekerja sama               drives, organized throughout the year in partnership with
dengan UDD PMI dan mitra kesehatan lokal. Sepanjang                    PMI and local health institutions. In 2025, these drives
tahun 2025, lebih dari 1.200 kantong darah berhasil                    collected more than 1,200 units of blood, contributing to
dikumpulkan melalui inisiatif ini, membantu kebutuhan                  community health services and fostering a culture of care
pelayanan kesehatan masyarakat dan memperkuat budaya                   and solidarity within the workplace.
kepedulian serta solidaritas di lingkungan kerja.


                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      119
Page 124
            Pilar ESG
            ESG Pillars




Rangkaian kegiatan sosial tersebut mencerminkan peran                This series of social activities reflects IOH’s active role
aktif IOH dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat               in strengthening community social resilience while
sekaligus berkontribusi pada pencapaian UN SDG No. 3 –               contributing to the achievement of UN SDG No. 3 – Good
Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan serta UN SDG No.               Health and Well-being and UN SDG No. 4 – Quality Education.
4 – Pendidikan Berkualitas. Melalui program-program CSR              Through targeted and sustainable CSR programmes, IOH
yang terarah dan berkelanjutan, IOH terus memperkuat                 continues to strengthen its role as a company committed
perannya sebagai perusahaan yang berkomitmen                         to social progress, community welfare, and sustainable
pada kemajuan sosial, kesejahteraan masyarakat, dan                  development in Indonesia.
pembangunan berkelanjutan di Indonesia.


Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]                                      Community Complaints

IOH belum melaksanakan kajian formal sepanjang tahun                 IOH has not conducted a formal study throughout 2025 on
2025 mengenai potensi dampak signifikan dari kegiatan                the potential significant impact of its operational activities
operasional terhadap masyarakat dan lingkungan di                    on the community and environment surrounding the
sekitar wilayah kerja Perseroan. Namun demikian, IOH                 Company’s working area. However, IOH continues to ensure
tetap memastikan adanya mekanisme komunikasi dan                     that there are transparent communication and complaint
penanganan keluhan yang transparan, sebagai bentuk                   handling mechanisms in place, as a form of corporate social
tanggung jawab sosial perusahaan terhadap komunitas di               responsibility towards the communities surrounding its
sekitar wilayah operasional.                                         operational area.


Masyarakat dapat menyampaikan pertanyaan, masukan,                   The public may submit inquiries, feedback, or complaints
atau keluhan terkait aktivitas Perseroan melalui layanan             related to the Company’s activities through IOH’s customer
customer service IOH, yang berfungsi sebagai saluran resmi           service channels, which serve as official platforms to receive
untuk menerima dan menindaklanjuti setiap laporan secara             and address reports in a timely and professional manner. In
tepat waktu dan profesional. Selain itu, IOH memiliki proses         addition, IOH maintains a formal grievance management
pengaduan masyarakat yang formal sebagai bagian dari                 process as part of its governance and sustainability
tata kelola dan praktik keberlanjutan perusahaan, yang               practices, including a Whistleblowing System for reporting
mencakup Whistleblowing System untuk pelaporan dugaan                alleged violations of ethics, policies, or laws; stakeholder
pelanggaran etika, kebijakan, atau hukum; mekanisme                  feedback mechanisms disclosed in the Sustainability Report;
umpan balik pemangku kepentingan melalui Laporan                     and official corporate channels for service-related and
Keberlanjutan serta berbagai kanal resmi perusahaan untuk            operational complaints. These mechanisms are designed
pengaduan layanan dan isu operasional. Seluruh mekanisme             to be accessible, properly documented, and systematically
ini dirancang agar mudah diakses, terdokumentasi dengan              followed up in accordance with the principles of
baik, dan ditindaklanjuti secara sistematis sesuai prinsip           transparency and accountability. [GRI 413-1] [GRI 413-2] [OJK F.24]
transparansi dan akuntabilitas. [GRI 413-1] [GRI 413-2] [OJK F.24]


Aspek Pemasok                                                        Supplier aspects

Penilaian Sosial Pemasok [GRI 414-1, 414-2]                          Supplier Social Assessment

Dalam proses seleksi dan pengelolaan pemasok, IOH                    In the supplier selection and management process, IOH
menerapkan kebijakan yang menekankan kepatuhan                       implements policies that emphasise compliance with social,
terhadap prinsip-prinsip sosial, etika, dan tata kelola yang         ethical and responsible governance principles. The company
bertanggung jawab. Perseroan mewajibkan seluruh mitra                requires all business partners to meet strict criteria covering
usaha untuk memenuhi kriteria ketat yang mencakup                    anti-corruption, health, safety and the environment (HSEC),
aspek anti korupsi, keselamatan dan kesehatan kerja                  as well as a strict prohibition on the use of underage labour.
serta lingkungan (HSEC), serta larangan tegas terhadap
penggunaan tenaga kerja di bawah umur.




120      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 125
Sebagai bentuk pengawasan dan jaminan kepatuhan,                 As a form of supervision and assurance of compliance, IOH
IOH mewajibkan 100% pemasok untuk menandatangani                 requires 100% of suppliers to sign a Code of Conduct (CoC)
Deklarasi Code of Conduct (CoC) atau melampirkan kode            Declaration or attach their internal code of conduct that at
etik internal mereka yang setidaknya memenuhi atau               least meets or exceeds IOH’s minimum standards during
melampaui standar minimum IOH saat proses pendaftaran            the supplier registration process. This declaration document
pemasok berlangsung. Dokumen deklarasi tersebut                  serves as a statement of commitment that suppliers
berfungsi sebagai pernyataan komitmen bahwa pemasok              understand and are willing to comply with all principles set
memahami dan bersedia mematuhi seluruh prinsip yang              by IOH.
ditetapkan oleh IOH.


Melalui kebijakan ini, IOH memastikan bahwa seluruh              Through this policy, IOH ensures that all business partners
mitra bisnis beroperasi secara etis, mematuhi hukum yang         operate ethically, comply with applicable laws, and do not
berlaku, serta tidak menimbulkan dampak sosial negatif           cause significant negative social impacts throughout the
yang signifikan di sepanjang rantai pasok. Pendekatan ini        supply chain. This approach reflects IOH’s commitment
mencerminkan komitmen IOH untuk menjaga integritas               to maintaining business integrity, promoting transparent
bisnis, mempromosikan praktik usaha yang transparan              and responsible business practices, and contributing to
dan bertanggung jawab, serta berkontribusi terhadap              the creation of a business ecosystem that is free from
terciptanya ekosistem bisnis yang bebas dari korupsi dan         corruption and ethical violations. [GRI 414-1] [GRI 414-2]
pelanggaran etika. [GRI 414-1] [GRI 414-2]


Praktik Pengadaan [GRI 204-1]                                    Procurement Practices

IOH berkomitmen untuk memperkuat rantai pasok nasional           IOH is committed to strengthening the national supply
melalui dukungan terhadap pemasok dan vendor lokal dalam         chain by supporting local suppliers and vendors in meeting
pemenuhan kebutuhan barang dan jasa Perseroan. Sepanjang         the Company’s goods and service needs. Where possible,
memungkinkan, IOH memprioritaskan pengadaan dari                 IOH prioritises procurement from local companies in order
perusahaan lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi              to drive domestic economic growth and increase domestic
domestik dan meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.          added value.


Dalam kebijakan pengadaan Perseroan, pemasok dan                 In the Company’s procurement policy, local suppliers and
vendor lokal didefinisikan sebagai badan usaha yang              vendors are defined as business entities domiciled in
berdomisili di Indonesia serta didirikan dan beroperasi sesuai   Indonesia and established and operating in accordance
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang               with the provisions of the applicable laws and regulations in
berlaku di Indonesia. Pada tahun 2025, nilai pengadaan           Indonesia. In 2025, the value of goods and services procured
barang dan jasa dari pemasok lokal mencapai 97,3% dari           from local suppliers reached 97.3% of total procurement,
total pengadaan, sementara 2,7% sisanya berasal dari             while the remaining 2.7% came from foreign suppliers. [GRI
pemasok luar negeri. [GRI 204-1]                                 204-1]


Kebijakan Publik [GRI 415-1]                                     Publlic Policy

IOH menegaskan komitmen yang kuat terhadap integritas dan        IOH affirms its strong commitment to integrity and
tata kelola yang bersih dalam seluruh aspek operasionalnya.      clean governance in all aspects of its operations. As a
Sebagai wujud penerapan prinsip independensi dan tanggung        manifestation of the principles of independence and
jawab korporasi, Perseroan tidak memberikan dukungan             corporate responsibility, the Company does not provide
finansial dalam bentuk apa pun kepada kandidat politik, partai   financial support in any form to political candidates, political
politik, maupun lembaga pemerintah.                              parties, or government institutions.


Selain itu, IOH juga memastikan untuk tidak terlibat dalam       Furthermore, IOH also ensures that it does not engage
aktivitas yang dapat memengaruhi kebijakan publik atau           in activities that could influence public policy or decision-
pengambilan keputusan oleh pemerintah maupun otoritas            making by the government or relevant authorities. This
terkait. Kebijakan ini mencerminkan komitmen IOH dalam           policy reflects IOH’s commitment to upholding transparent
menegakkan praktik bisnis yang transparan, bebas dari            business practices, free from conflicts of interest, and in line
konflik kepentingan, serta sejalan dengan prinsip tata kelola    with the principles of good corporate governance. [GRI 415-1]
perusahaan yang baik. [GRI 415-1]
                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     121
Page 126
              Pilar ESG
              ESG Pillars




Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance




Di tengah lanskap telekomunikasi yang dinamis, IOH menjadikan tata kelola keberlanjutan sebagai fondasi yang menuntun
setiap langkah transformasinya. Prinsip-prinsip GCG diterapkan bukan sekadar sebagai kewajiban kepatuhan, tetapi
sebagai kerangka etis yang memastikan transparansi, akuntabilitas, dan integritas hadir dalam seluruh proses bisnis. Melalui
integrasi beragam pedoman, kerangka kerja, dan kebijakan internal yang saling menguatkan, IOH membangun sistem tata
kelola yang konsisten dan efektif.


STRUKTUR TATA KELOLA                                                                     Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                                         General Meeting of Shareholders
 Struktur tata kelola IOH terdiri atas: [GRI 2-9] [GRI 2-11]
 IOH’s governance structure consists of:




                                                                   Direksi
                                                              Board of Directors


                            Direktur Utama dan Chief Executive Officer				                     Vikram Sinha
                            President Director and Chief Executive Officer
                            Direktur dan / Director and Chief Financial Officer			Lee Chi Hung
                            Direktur dan / Director and Chief Human Resources Officer		        Irsyad Sahroni
                            Direktur dan / Director and Chief Strategy & Execution Officer		   Ahmad Zulfikar
                            Direktur dan / Director and Chief Technology Officer			 Cheung Kwok Tung
                            Direktur dan / Director and Chief Commercial Officer			 Syed Bilal Kazmi
                            Direktur dan / Director and Chief Business Officer			              Muhammad Buldansyah




                                                                                           Komite Manajemen
                                                                  Komite SDM
        Komite anggaran                                                                           Risiko        Komite Keterbukaan
                                     Pricing Committee          Human Resource
       Budget Committee                                                                     Risk Management     Disclosure Committee
                                                             Management Committee
                                                                                               Committee



      • Lee Chi Hung               • Vikram Sinha             • Vikram Sinha              • Vikram Sinha        • SVP - General
      • Vikram Sinha               • Cheung Kwok Tung         • Irsyad Sahroni            • Lee Chi Hung          Counsel Operations

      • Ahmad Zulfikar             • Syed Bilal Kazmi         • Lee Chi Hung              • Ahmad Zulfikar      • SVP - Head of
                                                                                                                  Finance Planning &
                                   • Lee Chi Hung             • Ahmad Zulfikar            • Muhammad              Analysis
                                   • Ahmad Zulfikar           • Syed Bilal Kazmi            Buldansyah
                                                                                                                • SVP - Head
                                   • Muhammad                 • Cheung Kwok Tung          • Syed Bilal Kazmi      of Treasury
                                     Buldansyah               • Muhammad                  • Irsyad Sahroni        Management
                                                                Buldansyah                • Cheung Kwok Tung    • SVP - Head
                                                                                                                  of Corporate
                                                                                                                  Communication
                                                                                                                • SVP - Head of
                                                                                                                  Business Assurance
                                                                                                                  & Risk Management
                                                                                                                • VP - Investor
                                                                                                                  Relations




122         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 127
Amid a rapidly evolving telecommunications landscape, IOH positions sustainable governance as the foundation guiding
every step of its transformation. The principles of Good Corporate Governance are embraced not merely as compliance
requirements but as an ethical framework that embeds transparency, accountability, and integrity across all business
processes. By integrating a suite of policies, guidelines, and governance frameworks, IOH builds a system that is both
consistent and effective in practice.


GOVERNANCE STRUCTURE




                                                                    Dewan Komisaris
                                                                 Board of Commissioners


                         Komisaris Utama/President Commissioner			                                      Nezar Patria
                         Wakil Komisaris Utama/Deputy President Commissioner		                          Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo
                         Wakil Komisaris Utama/Deputy President Commissioner 		                         Fok Kin Ning, Canning
                         Komisaris/Commissioner						Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama
                         Komisaris/Commissioner						René Heinz Werner
                         Komisaris/Commissioner						Woo Chiu Man, Cliff
                         Komisaris/Commissioner						Cheung Kwan Hoi
                         Komisaris/Commissioner						Efthymios Tsokanis
                         Komisaris/Commissioner						Sugito Walujo
                         Komisaris/Commissioner						Achmad Syah Reza
                         Komisaris Independen/Independent Commissioner			                               Elisa Lumbantoruan
                         Komisaris Independen/Independent Commissioner			                               Wijayanto
                         Komisaris Independen/Independent Commissioner			                               Ajay Bahri
                         Komisaris Independen/Independent Commissioner			                               Rudiantara
                         Komisaris Independen/Independent Commissioner			                               Sidharta Prawira Oetama
                         Komisaris Utama/Independent Commissioner			Halim Alamsyah 1)
                         Komisaris/Commissioner						Meirijal Nur 2)
                         Komisaris Independen/Independent Commissioner			Hernando 3)




                                                                                          Komite Nominasi &
                                                                                                                                 Komite Manajemen
                                                                                             Remunerasi
             Komite Audit                          Komite anggaran                                                                      Risiko
                                                                                            Nomination &
            Audit Committee                       Budget Committee                                                                Risk Management
                                                                                            Remuneration
                                                                                                                                     Committee
                                                                                             Committee


        • Ajay Bahri4)                          • Woo Chiu Man, Cliff4)                 • Elisa Lumbantoruan4)                  • Woo Chiu Man, Cliff4)
        • Sidharta Prawira                      • Aziz Ahmad M                          • Ahmad Abdulaziz A                     • Rene Heinz Werner4)
          Oetama4)                                Aluthman Fakhroo4)                      A Al-Neama4)                          • Efthymios Tsokanis4)
        • Elisa Lumbantoruan4)                  • Cheung Kwan Hoi4)                     • Woo Chiu Man, Cliff4)                 • Cheung Kwan Hoi4)
        • Haryanto Sahari                       • Ahmad Abdulaziz A                     • Achmad Syah Reza4)
                                                  A Al-Neama4)                          • Sugito Walujo4)


       catatan/notes:
       1)
          Menjadi Komisaris Utama sampai 28 Mei 2025. | Served as President Commissioner until 28 May 2025.
       2)
          Menjadi anggota Dewan Komisaris sampai 28 Mei 2025. | Served as a member of the Board of Commissioners until 28 May 2025.
       3)
          Menjadi anggota Dewan Komisaris sampai 2 Oktober 2025. | Served as a member of the Board of Commissioners until 2 October 2025.
       4)
          Merupakan anggota Dewan Komisaris | represent member of the Board of Commissioners.

                                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          123
Page 128
             Pilar ESG
             ESG Pillars




 Struktur ESG Steering Committee [GRI 2-9]
 ESG Steering Committee Structure


                                                                ESG Steerco consists of:
                                                    •   Chief Legal and Regulatory Officer (CLRO)
                                                    •   Chief Financial Officer (CFO)
                                                    •   Chief Human Resources Officer (CHRO)
                                                    •   Chief Technology Officer (CTO)
                                                    •   Chief Procurement Officer (CPO)
                                                    •   Chief Commercial Officer (CCO)




                                                                                                    ESG Coordinator/Koordinator ESG




               Pillar: Care for Environment                                                               Pillar: Responsible & Ethical Business
                                                                 Pillar: Digital Opportunity to
                                                                     Empower Community
                Coaches: CFO, CPO, CTO                                                                          Coaches: CLRO & CHRO
                                                                        Coaches: CCO
           Lead & Co-Lead: VP-Expert Power                                                                 Lead & Co-Lead: General Counsel-
              & SVP-Head of Procurement                                                                   Head of Legal Operations & SVPHead
                                                                Lead: SVP-Head of Corporate
                     Operations                                                                                 of HR Business Partners




                 ESG Initiative Owner(s)                           ESG Initiative Owner(s)                      ESG Initiative Owner(s)



 * Struktur ESG Steering Committee mendapat persetujuan Direksi pada bulan Maret 2024.
 * The ESG Steering Committee structure obtains Board of Directors approval in March 2024.




Di tingkat tertinggi organisasi, Direksi menempatkan                              At the highest level of governance, the Board of Directors
keberlanjutan sebagai agenda strategis yang terintegrasi                          positions sustainability as a strategic priority embedded
dalam arah transformasi IOH. Untuk memastikan koordinasi                          within IOH’s transformation agenda. To ensure cohesive
yang terpadu, Direksi membentuk ESG Steerco sebagai                               oversight, the Board established the ESG Steerco, an
forum pengarah utama yang merumuskan strategi                                     executive forum that guides sustainability strategy,
keberlanjutan, memantau dampak operasional Perseroan,                             monitors the Company’s operational impacts, and ensures
dan memastikan agenda ESG diterapkan secara konsisten                             that ESG initiatives are implemented consistently across
di seluruh lini bisnis. Sebagai bagian dari mandat ini, Direksi                   all business lines. As part of this mandate, the Board has
telah menyetujui ESG Northstar, pilar ESG, serta sasaran                          approved the ESG Northstar, defined IOH’s ESG pillars,
keberlanjutan yang sejalan dengan visi jangka panjang                             and set sustainability targets aligned with the Company’s
IOH, sekaligus meninjau dan mengevaluasi progres inisiatif                        long-term vision, while conducting regular reviews to
secara berkala untuk mendorong perbaikan berkelanjutan.                           drive continuous improvement. Members of the Board of
Anggota Dewan Komisaris tidak merangkap sebagai                                   Commissioners not concurrently serve as members of the
anggota Direksi.                                                                  Board of Directors.

124       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 129
Direksi dan Dewan Komisaris turut terlibat aktif dalam         The Board of Directors and the Board of Commissioners
proses telaah, pemberian masukan, dan persetujuan laporan      also play an active role in reviewing, providing input,
keberlanjutan guna memastikan informasi disajikan secara       and approving the Company’s sustainability disclosures
transparan, akurat, dan sesuai dengan standar pelaporan        to ensure transparency, accuracy, and alignment with
yang berlaku. [OJK E.1] [GRI 2-14]                             applicable reporting standards. [OJK E.1] [GRI 2-14]


Pengambilan keputusan keberlanjutan dilakukan secara           Sustainability-related decisions are made through a
partisipatif melalui pertemuan rutin, antara Direksi dan       participatory approach, supported by regular meetings
Steering Committee untuk mengevaluasi perkembangan             between the Board and the Steering Committee to assess
program dan mengidentifikasi inisiatif baru. Selain itu, IOH   program progress and explore new initiatives. IOH further
menjaring masukan pemangku kepentingan melalui survei          engages stakeholders through periodic surveys to identify
berkala guna memastikan isu-isu yang dikelola benar-benar      the most relevant and material sustainability issues,
relevan dan material bagi mereka sebagai bagian dari           ensuring alignment with their expectations and needs
proses internal Perusahaan dalam penentuan topik material.     as part of the company’s internal process in determining
[GRI 2-12] [GRI 3-1]                                           material topics. [GRI 2-12] [GRI 3-1]


Steering Committee memegang peran strategis dalam              The Steering Committee serves as a strategic body that
mengarahkan agenda keberlanjutan IOH. Dibentuk oleh            directs IOH’s sustainability agenda. Formed by the Board
Direksi dan beranggotakan para Direktur serta Chief dari       and comprising Directors and Chiefs from key functions, the
unit utama, komite ini mengoordinasikan pengelolaan            committee coordinates ESG issue management and reviews
isu-isu ESG serta menelaah dan menyetujui informasi            as well as approves sustainability information included in the
keberlanjutan yang dicantumkan dalam laporan resmi             Company’s official reports. [GRI 2-13]
Perseroan. [GRI 2-13]


Komite menerima laporan rutin, bulanan atau dua bulanan,       The committee receives monthly or bi-monthly updates
dari para PIC dan melakukan pemantauan menyeluruh atas         from PICs, enabling continuous monitoring of ESG
implementasi ESG untuk memastikan efektivitas program          implementation and ensuring the effectiveness and
dan kesinambungan kinerja keberlanjutan.                       continuity of the Company’s sustainability programmes.


REVIEW DAN PERSETUJUAN DEWAN                                   REVIEW AND APPROVAL OF THE BOARD
KOMISARIS DAN DIREKSI ATAS LAPORAN                             OF COMMISSIONERS AND BOARD OF
KEBERLANJUTAN                                                  DIRECTORS TO SUSTAINABILITY REPORT

Pada bulan April 2026, Dewan Komisaris beserta Dewan           In April 2026, the Board of Commissioners and the Board
Direksi telah menjalankan review dan telah menyetujui          of Directors conducted a review and approved the 2025
Laporan Keberlanjutan tahun 2025.                              Sustainability Report.



SUSUNAN KEANGGOTAAN, KEBERAGAMAN                               MEMBERSHIP COMPOSITION,
DAN INDEPENDENSI BADAN PENGURUS                                DIVERSITY AND INDEPENDENCE OF
TERTINGGI SERTA KOMITE PENDUKUNG                               THE HIGHEST GOVERNANCE BODY
                                                               AND SUPPORTING COMMITTEES

RUPS merupakan badan tata kelola tertinggi dalam               The General Meeting of Shareholders (GMS) is the highest
perseroan terbatas. RUPS adalah Rapat Umum Pemegang            governance body in a limited liability company. The GMS
Saham yang terdiri dari pemegang saham Perseroan.              consists of the Company’s shareholders. IOH’s Governing
Badan Pengurus dan Komite Pendukung IOH dibentuk               Body and Supporting Committees are structured with a
dengan komposisi anggota yang kaya akan latar belakang,        diverse blend of expertise, backgrounds, and professional
pengalaman, dan keahlian, menghadirkan dinamika                perspectives, creating a leadership ecosystem that
kepemimpinan yang memungkinkan pengawasan berjalan             strengthens oversight and enriches the decision-making
lebih tajam dan pengambilan keputusan berlangsung              process. Each member contributes unique insights, from
lebih matang. Setiap anggota membawa perspektif yang           business strategy and governance to technology and
berbeda, mulai dari strategi bisnis, tata kelola, teknologi,   sustainability, ensuring that every decision reflects the

                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   125
Page 130
             Pilar ESG
             ESG Pillars




hingga keberlanjutan, sehingga keputusan yang dihasilkan                 realities of a rapidly evolving industry landscape. The
benar-benar mencerminkan kebutuhan dan tantangan                         composition of IOH’s Governing Body and Supporting
industri yang terus berkembang. Berikut adalah susunan                   Committees is presented below:
keanggotaan Badan Pengurus dan Komite Pendukung IOH:


 Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi per 31 Desember 2025
 Composition of the Board of Commissioners and Board of Directors as of 31 December 2025
                            Anggota
                                           Warga Negara                           Anggota           Anggota
                       Independen/ Total
                                             Indonesia/      Perempuan/       Termuda (tahun)    Tertua (tahun)
                            Anggota
 Organ                                          Asing          Laki-Laki         Youngest            Oldest                            Organ
                          Independent
                                            Indonesian/      Female/Male       Member (years        Member
                         Members/Total
                                           Foreign citizen                          old)           (years old)
                            Members
 Dewan Komisaris              5/15                7/8            0/15               40                74          Board of Commissioners
 Direksi                      N/A                 3/4            0/7                49                62          Board of Directors



 Komposisi Komite Pendukung per 31 Desember 2025
 Composition of the Supporting Committee as of 31 December 2025
                                          Anggota
                                                              Warga Negara
                                        Independen/
                                                                Indonesia/            Perempuan/
                                       Total Anggota
 Organ                                                             Asing                Laki-Laki                                      Organ
                                        Independent
                                                               Indonesian/            Female/Male
                                       Members/Total
                                                              Foreign citizen
                                          Members
 Komite Audit                               4/4                    3/1                     0/4                           Audit Committee
 Komite Manajemen Risiko                    0/4                    0/4                     0/4              Risk Management Committee
 Komite Anggaran                            0/4                    0/4                     0/4                         Budget Committee

                                                                                                              Nomination & Remuneration
 Komite Nominasi & Remunerasi               1/5                    3/2                     0/5
                                                                                                                             Committee



RAPAT DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI                                        BOARD OF COMMISSIONERS
                                                                         AND DIRECTORS MEETING

Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menggelar 10 kali                  Throughout 2025, the Board of Commissioners held 10 joint
rapat bersama Direksi sebagai bagian dari perannya dalam                 meetings with the Board of Directors as part of its mandate
memastikan pengawasan berjalan efektif dan pengelolaan                   to ensure effective oversight and continuous monitoring of
Perseroan tetap berada pada arah yang benar. Seluruh                     the Company’s management. All meetings were scheduled
pertemuan ini telah dijadwalkan terlebih dahulu, sehingga                in advance, allowing the oversight agenda to be executed in
agenda pengawasan dapat dilaksanakan secara sistematis,                  a systematic, structured manner that stays aligned with the
terstruktur, dan selaras dengan dinamika bisnis yang terus               evolving dynamics of the business.
berkembang.




126        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 131
PROSEDUR PEMILIHAN DAN                                        PROCEDURES FOR THE SELECTION
PENGANGKATAN ANGGOTA                                          AND APPOINTMENT OF MEMBERS
BADAN TATA KELOLA [GRI 2-10]                                  OF THE GOVERNANCE BODY

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan                    The General Meeting of Shareholders (GMS) stands as
puncak struktur tata kelola sebuah perseroan terbata,         the highest governance authority within a limited liability
sebuah forum strategis tempat para pemegang saham             company, a strategic forum where shareholders shape
menentukan arah dan masa depan Perseroan. Melalui             the direction and long-term future of the Company. As
ketentuan Anggaran Dasar, RUPS memegang kewenangan            stipulated in the Articles of Association, the GMS holds the
penuh untuk mengangkat dan memberhentikan anggota             exclusive mandate to appoint and dismiss members of
Dewan Komisaris maupun Direksi, termasuk menetapkan           the Board of Commissioners and the Board of Directors,
bahwa masing-masing satu posisi di kedua organ tersebut       including the provision that one member of each body
berasal dari calon yang diajukan pemegang saham Seri A.       must be nominated by the Series A shareholder. In
Sesuai dengan Piagam Komite Nominasi dan Remunerasi           accordance with the Charter of the Nomination and
(KNR), KNR mempunyai tugas untuk memberikan                   Remuneration Committee (KNR), the KNR has the task
rekomendasi mengenai usulan para calon Direktur dan           of providing recommendations regarding the proposed
Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya            candidates for Directors and Commissioners to the Board of
disampaikan dan diputuskan dalam RUPS.                        Commissioners, to be subsequently submitted and decided
                                                              upon at the GMS.


Pemilihan anggota Direksi dan Dewan Komisaris dilakukan       The selection of Board members is carried out through a
melalui proses evaluasi yang cermat, berfokus pada            rigorous evaluation process that prioritises competence,
kompetensi, pengetahuan, dan rekam jejak profesional para     expertise, and professional experience. Elements of diversity,
calon. Aspek keberagaman seperti usia, kewarganegaraan,       such as age, nationality, and gender, are considered as
dan gender turut dipertimbangkan sebagai nilai tambah         complementary factors that enrich perspective, yet they
dalam memperkaya perspektif, namun tidak menjadi              are not the primary criteria influencing the final decision.
penentu utama dalam pengambilan keputusan.


PENGEMBANGAN KOMPETENSI                                       DEVELOPMENT OF COMPETENCIES
BADAN TATA KELOLA [GRI 2-17] [OJK E.2]                        OF THE GOVERNANCE BODY

Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat                 As part of its commitment to strengthening sustainable
tata kelola keberlanjutan, Perseroan secara konsisten         governance, the Company continuously builds ESG
membangun kapasitas dan literasi ESG di seluruh jenjang       awareness and capability across all organisational levels.
organisasi. Direksi bersama ESG Steering Committee            The Board of Directors, together with the ESG Steering
memainkan peran sentral dalam upaya ini dengan                Committee, plays a pivotal role in this effort through various
mengadakan berbagai program peningkatan kompetensi,           competency-building initiatives, including initiatives and
termasuk sosialisasi dan inisiatif yang melibatkan karyawan   socialisations engaging employees and the Board. Priority
hingga jajaran Direksi. Topik-topik prioritas seperti         topics such as cyber security and personal data protection
keamanan siber dan perlindungan data pribadi menjadi          are placed at the forefront, reflecting the rising digital risks
fokus utama, sejalan dengan meningkatnya risiko digital       within the telecommunications sector.
dalam industri telekomunikasi.


Selama tahun 2025, ESG Steering Committee yang terdiri        Throughout 2025, the ESG Steering Committee also actively
dari beberapa Direksi dan Chief, juga aktif mengikuti         participated in ESG trainings, seminars and forums to
pelatihan, seminar dan forum ESG, memperluas                  broaden insights and strengthen exposure to global best
wawasan sekaligus memperkaya referensi praktik                practices. Updates on emerging ESG trends, regulations,
terbaik global. Pembaruan mengenai tren, regulasi, dan        and national developments are regularly shared with the
isu keberlanjutan dalam lanskap Indonesia, industri, dan      Steering Committee and the Board of Directors, ensuring




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     127
Page 132
           Pilar ESG
           ESG Pillars




global dikomunikasikan secara berkala kepada Steering           that the Company’s sustainability strategy remains relevant,
Committee dan Direksi. Dengan alur informasi yang               forward-looking, and aligned with stakeholder expectations
berkesinambungan ini, strategi keberlanjutan Perseroan          as well as evolving regulatory requirements.
tetap relevan, responsif, dan selaras dengan ekspektasi
pemangku kepentingan maupun perkembangan regulasi
yang terus bergerak.


KONFLIK KEPENTINGAN [GRI 2-15]                                  CONFLICT OF INTEREST

Bagi IOH, integritas bukan hanya prinsip, tetapi fondasi yang   For IOH, integrity is more than a principle, it is the foundation
menjaga kepercayaan pemangku kepentingan. Karena                upon which stakeholder trust is built. To safeguard this
itu, Perseroan menerapkan langkah-langkah preventif             trust, the Company enforces strong preventive measures
yang kuat untuk memastikan setiap keputusan dan                 to ensure that every business decision and activity remains
aktivitas usaha bebas dari konflik kepentingan. Komitmen        free from conflicts of interest. This commitment is anchored
ini tertuang dalam Kode Etik Perusahaan, yang disahkan          in the Company’s Code of Ethics, endorsed and last updated
dan terakhir diperbarui oleh Direksi dan Dewan Komisaris        by the Board of Directors and Board of Commissioners on
pada 26 November 2015, serta dipublikasikan secara              26 November 2015, which is publicly accessible through
terbuka melalui situs resmi Perseroan. Kode Etik tersebut       IOH’s official website. The Code sets clear expectations for
menegaskan bahwa setiap insan IOH wajib menjunjung              all employees: to uphold integrity, comply with applicable
integritas, mematuhi hukum yang berlaku, dan menghindari        laws, and avoid any behaviour that compromises ethical
segala bentuk perilaku tidak etis, termasuk benturan            standards, including conflicts of interest, gratuities,
kepentingan, gratifikasi, korupsi, dan insider trading.         corruption, and insider trading.


Sebagai bagian dari mekanisme kepatuhan, seluruh                As part of the compliance mechanism, all employees are
karyawan menandatangani pernyataan bahwa mereka                 required to sign a declaration confirming that they have
telah membaca dan memahami Kode Etik, serta melakukan           read and understood the Code of Ethics, followed by
konfirmasi berkala melalui sistem intranet. Pendekatan          periodic confirmations through the Company’s intranet
ini memastikan bahwa pengendalian konflik kepentingan           system. This reinforces that the management of conflicts of
bukan hanya kebijakan di atas kertas, tetapi menjadi budaya     interest is not merely a policy, but an integral part of IOH’s
yang tertanam dalam keseharian operasional.                     daily culture and operations.


Selain Kode Etik internal, IOH menerapkan ketentuan             Beyond internal guidelines, IOH also adheres to the
yang diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020 mengenai             provisions of POJK Regulation No. 42/POJK.04/2020 on
Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan, serta pedoman      Affiliated Transactions and Conflicts of Interest, as well
yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar Perseroan.                 as the stipulations contained in the Company’s Articles of
Kebijakan khusus terkait transaksi afiliasi turut disiapkan     Association. Complementing these frameworks, a dedicated
sebagai panduan praktis bagi karyawan ketika berinteraksi       policy on affiliated transactions provides practical guidance
dengan pihak-pihak yang memiliki hubungan kepemilikan           for employees and internal stakeholders when engaging
atau kepentingan tertentu.                                      with related parties.


Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak menemukan                 Throughout 2025, the Company recorded no incidents
adanya kasus konflik kepentingan dalam transaksi dengan         of conflict of interest in transactions involving suppliers,
pemasok, mitra usaha, maupun pihak afiliasi. Hal ini            business partners, or affiliated entities—further affirming
menegaskan komitmen IOH untuk menjaga tata kelola               IOH’s commitment to clean, transparent, and accountable
yang bersih, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.       governance.




128     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 133
KOMITMEN KEBIJAKAN HAK                                         HUMAN RIGHTS POLICY COMMITMENT
ASASI MANUSIA [GRI 2-23]

Di IOH, penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia bukan          At IOH, respect for Human Rights is more than a
hanya komitmen moral, tetapi fondasi yang membentuk            responsibility, it is the foundation that shapes how the
cara Perseroan beroperasi, berinteraksi, dan menciptakan       Company operates, engages, and delivers value to society.
nilai bagi masyarakat. Kebijakan HAM Perseroan disusun         IOH’s Human Rights Policy is formalised as a corporate
sebagai dokumen formal yang mencerminkan prinsip-              commitment anchored in internationally recognised
prinsip global, termasuk UN Guiding Principles on Business     standards, including the UN Guiding Principles on Business
and Human Rights, Universal Declaration of Human               and Human Rights, the Universal Declaration of Human
Rights, serta Konvensi ILO yang relevan. Prinsip-prinsip       Rights, and relevant ILO Conventions. IOH’s human resources
kebijakan sumber daya manusia IOH, termasuk Prinsip            policy principles, including the General Employment Principle,
Ketenagakerjaan Umum, menjelaskan pentingnya aspek             explain the importance of non-discrimination and respect
non diskriminasi dan penghormatan terhadap HAM. Seluruh        for human rights. These strategic policies are approved at
kebijakan strategis ini disahkan pada tingkat tata kelola      the highest level of governance, ensuring that Human Rights
tertinggi, memastikan bahwa komitmen HAM menjadi               remain embedded in corporate direction and decision-
bagian intrinsik dari arah dan keputusan korporasi.            making.


Komitmen tersebut menetapkan ekspektasi yang jelas             The policy outlines clear expectations for all IOH personnel,
bagi seluruh insan IOH, karyawan, pemasok, tenaga kerja        employees, suppliers, supplier workers, and business
pemasok, hingga mitra bisnis, untuk menjunjung integritas,     partners, to uphold integrity, prevent discrimination, respect
mencegah diskriminasi, melindungi martabat manusia,            human dignity, and reject any form of misconduct, including
serta menolak praktik-praktik yang melanggar HAM seperti       child labour, forced labour, corruption, and practices that
pekerja anak, kerja paksa, korupsi, maupun tindakan yang       compromise Health, Safety, Security, and Environmental
mengancam Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan                (HSSE) standards. Through the Code of Ethics and
Lingkungan (K3L). Melalui Kode Etik dan Standar Kontrak        Procurement Contract Standards, Human Rights principles
Pengadaan, Perseroan mengintegrasikan prinsip HAM ke           are integrated across IOH’s operations and value chain.
seluruh mata rantai operasional dan rantai pasoknya.


IOH menerapkan pendekatan human rights due diligence           IOH adopts a human rights due diligence approach to
untuk mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi potensi       identify, prevent, and mitigate potential Human Rights
dampak HAM, termasuk melalui penetapan tingkat                 impacts, supported by a tiered authorisation structure
otorisasi kebijakan yang disesuaikan dengan cakupan dan        that aligns approval levels with the scope and strategic
signifikansinya, mulai dari persetujuan tingkat Chief hingga   significance of each policy, from Chief-level endorsement
Direksi dan Dewan Komisaris. Dengan demikian, pemangku         to approval by the Board of Directors and Board of
kepentingan dapat menilai konsistensi implementasi serta       Commissioners. This openness reflects IOH’s determination
menyaksikan bagaimana IOH terus memperkuat budaya              to cultivate a culture where the rights and dignity of every
yang menghormati hak setiap individu.                          individual are protected and respected.


KOMUNIKASI MASALAH PENTING                                     COMMUNICATION OF KEY ISSUES
[GRI 2-16] [GRI 2-25] [GRI 2-26]


Selain Undang-Undang Perseroan Terbatas, Anggaran Dasar        In addition to the Limited Liability Company Law, the Articles
dan Delegation of Authority IOH mengatur hal-hal yang          of Association and Delegation of Authority of IOH regulate
harus disampaikan dan perlu persetujuan Direksi, Dewan         matters that must be submitted and require the approval
Komisaris dan RUPS IOH.                                        of the Board of Directors, Board of Commissioners, and
                                                               General Meeting of Shareholders of IOH.




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   129
Page 134
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Sebagai organ tata kelola tertinggi, RUPS menjadi ruang          As the highest governance body, the GMS serves as the
utama bagi para pemegang saham untuk meninjau dan                primary forum for shareholders to review and decide on
memutuskan isu-isu paling material dalam perjalanan              the most material issues in the Company’s journey. The
Perseroan. Agenda dan hal-hal yang diputuskan oleh RUPS          agendas and resolutions of both the Annual GMS and
Tahunan maupun RUPS Luar Biasa dapat dilihat pada                Extraordinary GMS can be accessed on the IOH website.
website IOH. Namun, proses komunikasi isu penting tidak          However, communication of critical matters does not stop
berhenti di sana. Setiap kekhawatiran kritis, mulai dari         there. Every key concern, ranging from operational risks to
risiko operasional hingga potensi dampak keberlanjutan,          potential sustainability impacts, is conveyed to the Board of
disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui           Directors and the Board of Commissioners through a series
rangkaian rapat rutin, laporan komite, serta eskalasi khusus     of regular meetings, committee reports, and dedicated
yang memungkinkan pengambilan keputusan dilakukan                escalation mechanisms that enable decisions to be made
secara cepat, terarah, dan bertanggung jawab. Dengan             swiftly, purposefully, and responsibly. Through these
frekuensi paparan berkala, Direksi dan Dewan Komisaris           periodic briefings, the Board of Directors and the Board
memperoleh gambaran menyeluruh atas dinamika risiko              of Commissioners obtain a comprehensive view of risk
dan isu krusial yang perlu mereka tangani.                       dynamics and critical issues that require their attention.


Perseroan juga menyediakan berbagai mekanisme                    IOH also maintains a variety of accessible communication
komunikasi yang mudah diakses untuk karyawan,                    mechanisms for employees, customers, and other
pelanggan, dan pemangku kepentingan. Layanan                     stakeholders. Customer service platforms for IM3 and 3
pelanggan IM3 dan 3 Indonesia serta kanal resmi Corporate        Indonesia, along with dedicated channels for Corporate
Communication, Investor Relations, dan Corporate Secretary       Communication, Investor Relations, and the Corporate
tidak hanya menerima pertanyaan operasional tetapi juga          Secretary, function not only as avenues for general
memberikan ruang bagi pemangku kepentingan untuk                 inquiries but also as trusted points for seeking advice on
mencari nasihat terkait kepatuhan, etika, dan tata kelola,       ethical behaviour, compliance matters, and governance
sebuah elemen penting dalam memenuhi prinsip advice-             expectations, fully aligning with GRI’s requirements for
seeking mechanisms sesuai GRI.                                   advice-seeking mechanisms.


Dalam pengelolaan laporan pelanggaran, IOH menerapkan            For misconduct complaints, IOH operates a transparent and
sistem whistleblowing yang transparan dan aman,                  secure whistleblowing system, offering email, telephone,
dilengkapi jalur email khusus auditcom@ioh.co.id, nomor          and mailing channels auditcom@ioh.co.id directed to the
telepon, dan alamat surat kepada Chief Internal Audit            Chief Internal Audit Officer (CIAO) at the IOH office. In
Officer (CIAO) di kantor IOH. Selain itu, prosedur rinci untuk   addition, detailed procedures for submitting complaints
menyampaikan keluhan dapat ditemukan di situs internet           can be found on the Company’s website, www.ioh.co.id.
Perseroan, www.ioh.co.id. IOH juga telah menyediakan             IOH has also provided a clear reporting mechanism
mekanisme pelaporan yang jelas untuk masalah yang                for issues related to violations of the Code of Ethics.
berkaitan dengan pelanggaran Kode Etik. Karyawan                 Employees are encouraged to actively report or inquire
dianjurkan untuk aktif melaporkan atau menanyakan                about matters that may potentially violate the Code of
perihal yang berpotensi melanggar Kode Etik kepada atasan        Ethics to their immediate supervisor, the SVP - General
langsung, SVP - General Counsel Operations, atau Komite          Counsel Operations, or the Audit Committee. Every report
Audit. Perseroan memastikan setiap laporan ditelaah secara       is treated with confidentiality and rigor, with protections
menyeluruh, dijaga kerahasiaannya, dan diproses dengan           firmly in place to safeguard good-faith whistleblowers
prinsip perlindungan terhadap pelapor beritikad baik. Ketika     from retaliation. Where negative impacts are identified,
sebuah kasus terbukti menimbulkan dampak negatif, IOH            IOH activates its remediation process, which includes
berkomitmen untuk melakukan remediasi sesuai prosedur            investigation, corrective measures, and ongoing monitoring
internal, mulai dari investigasi, tindakan korektif, hingga      to ensure lasting improvements.
pemantauan berkelanjutan, guna mencegah terulangnya
insiden serupa.




130     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 135
Sepanjang 2025, IOH menerima 10 laporan whistleblowing        In 2025, IOH received 10 whistleblowing reports, all of which
dan seluruhnya telah ditindaklanjuti tanpa menimbulkan        were addressed in accordance with procedures and resulted
dampak sosial, lingkungan, maupun tata kelola yang            in no significant social, environmental, or governance
signifikan. Temuan ini menegaskan efektivitas mekanisme       impacts, reflecting IOH’s strong commitment to responsible,
pelaporan sekaligus memperkuat komitmen IOH terhadap          transparent, and sustainable business conduct.
praktik bisnis yang bersih, transparan, dan berkelanjutan.


REMUNERASI DEWAN KOMISARIS                                    BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD
DAN DIREKSI [GRI 2-19] [GRI 2-20]                             OF DIRECTORS REMUNERATION

Kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi         The remuneration policy for the Board of Commissioners
dirancang untuk mencerminkan komitmen Perseroan               and the Board of Directors is crafted to uphold strong
terhadap tata kelola yang kuat, kinerja jangka panjang,       governance, incentivise long-term performance, and
dan perilaku beretika. Kebijakan ini disusun oleh Komite      reinforce ethical conduct. The policy is developed by the
Nominasi dan Remunerasi serta dikaji bersama konsultan        Nomination and Remuneration Committee and supported
independen yang memiliki rekam jejak kredibel di bidang       by reputable independent advisors whose objectivity is
remunerasi eksekutif. Independensi para penasihat dijamin     safeguarded through conflict-of-interest declarations and
melalui pembatasan hubungan komersial dan kewajiban           restrictions on commercial engagements with the Company.
deklarasi bebas konflik, memastikan rekomendasi yang
diberikan benar-benar objektif.


Kebijakan remunerasi IOH menggabungkan komponen tetap         IOH’s remuneration framework incorporates both
dan variabel yang diselaraskan dengan tujuan strategis,       fixed and variable components, aligned with strategic
termasuk pencapaian kinerja keuangan, kualitas tata kelola,   priorities, ranging from financial results and governance
hingga indikator non-keuangan seperti implementasi            quality to non-financial indicators such as sustainability
keberlanjutan dan penguatan budaya perusahaan. Struktur       implementation and cultural alignment. The remuneration
remunerasi Dewan Komisaris meliputi honorarium, tunjangan     structure for the Board of Commissioners consists
asuransi, dan manfaat akhir masa jabatan, dengan besaran      of honoraria, insurance benefits, and end-of-term
yang direkomendasikan komite untuk kemudian disahkan          entitlements, with the final amounts recommended by
melalui RUPS, sebuah mekanisme yang memastikan                the committee and approved by the GMS, ensuring full
transparansi serta akuntabilitas kepada pemegang saham.       transparency and shareholder oversight.


Untuk Direksi, remunerasi ditetapkan oleh Dewan               For the Board of Directors, remuneration is determined
Komisaris berdasarkan rekomendasi komite dengan               by the Board of Commissioners upon the committee’s
mempertimbangkan kinerja Perseroan secara holistik.           recommendation, with assessments based on a holistic
Pendekatan ini memberikan dorongan agar Direksi tidak         view of Company performance. This approach encourages
hanya mengejar hasil finansial, tetapi juga mengedepankan     Directors to prioritise not only financial outcomes but also
praktik bisnis yang etis dan berkelanjutan. Kebijakan         ethical, responsible, and sustainable business practices.
remunerasi ini ditinjau secara berkala guna memastikan        The remuneration policy undergoes periodic reviews to
kesesuaiannya dengan dinamika bisnis, regulasi,               remain responsive to business developments, regulatory
dan ekspektasi pemangku kepentingan, sekaligus                changes, and stakeholder expectations, while maintaining
meminimalkan risiko konflik kepentingan sepanjang proses      safeguards that prevent conflicts of interest throughout the
penentuan.                                                    determination process.




                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     131
Page 136
           Pilar ESG
           ESG Pillars




EVALUASI KINERJA BADAN                                           GOVERNANCE BODY
TATA KELOLA [GRI 2-18] [GRI 2-21]                                PERFORMANCE EVALUATION

Sebagai bagian dari komitmen IOH terhadap tata kelola            As part of IOH’s commitment to transparency and
yang transparan dan akuntabel, proses evaluasi kinerja           accountability, performance evaluation for the governance
badan tata kelola dilakukan melalui mekanisme yang               body is carried out through a structured process aligned
terstruktur dan disesuaikan dengan peran masing-masing           with the roles of each governance organ. While the GMS, as
organ. RUPS, sebagai forum pengambilan keputusan                 the supreme decision-making forum, plays a central role in
tertinggi, berperan penting dalam menilai kinerja Direksi        assessing the performance of the Board of Commissioners
dan Dewan Komisaris berdasarkan pencapaian perusahaan,           and the Board of Directors, taking into account corporate
kualitas pengawasan, dan kemampuan kepemimpinan                  achievements, oversight quality, leadership effectiveness,
dalam menjaga keberlanjutan bisnis.                              and alignment with long-term sustainability objectives.


Kinerja Dewan Komisaris dievaluasi secara berkala oleh           The performance of the Board of Commissioners is reviewed
para pemegang saham dengan mempertimbangkan                      periodically by shareholders, considering the effectiveness
efektivitas fungsi pengawasan, kontribusi masing-masing          of their supervisory role, individual contributions, meeting
anggota, partisipasi dalam rapat, dan kemampuan mereka           participation, and their ability to uphold governance
memastikan kepatuhan serta tata kelola yang baik.                integrity. Meanwhile, the Board of Directors undergoes
Sementara itu, kinerja Direksi dinilai setiap tahun melalui      an annual evaluation through the Individual Performance
mekanisme Individual Performance Management (IPM),               Management (IPM) framework, which integrates financial,
yang memadukan indikator keuangan, non-keuangan, tata            non-financial, governance, and sustainability criteria. The
kelola, hingga keberlanjutan. Evaluasi ini disusun oleh divisi   evaluation is prepared by the Strategy & Execution division,
Strategy & Execution, diverifikasi oleh Dewan Komisaris, dan     validated by the Board of Commissioners, and used as input
menjadi dasar untuk perbaikan kinerja tahunan.                   for continuous leadership and organisational improvements.


Hasil evaluasi tidak hanya digunakan untuk menentukan            Beyond shaping performance-based remuneration,
remunerasi berbasis kinerja, tetapi juga menjadi bahan           evaluation outcomes inform enhancements to governance
perbaikan berkelanjutan, mulai dari penguatan struktur           practices, leadership development, organisational structure,
organisasi, peningkatan kapabilitas kepemimpinan, hingga         and strategic planning. The disclosure of remuneration-
penyesuaian prioritas strategis perusahaan. Pengungkapan         related information is not presented in this report in
terkait informasi remunerasi tidak disajikan dalam laporan       consideration of confidentiality aspects. Committees under
ini dengan mempertimbangkan aspek confidentiality.               the Board are also evaluated to ensure their effectiveness
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris dan Direksi turut         and alignment with IOH’s long-term direction.
dievaluasi untuk memastikan efektivitas fungsi masing-
masing dan keselarasan agenda mereka dengan visi jangka
panjang IOH.


Sebagai cerminan kinerja organisasi secara keseluruhan,          As a reflection of organisational performance, financial
laporan keuangan dan kinerja operasional disusun oleh            statements and operational outcomes are prepared by the
Direksi, ditelaah oleh Dewan Komisaris, dan diaudit oleh         Board of Directors, reviewed by the Board of Commissioners,
auditor independen sebelum diajukan untuk pengesahan             and independently audited before being submitted for
RUPS Tahunan. Siklus evaluasi ini memperkuat akuntabilitas       approval at the Annual GMS. This comprehensive evaluation
Perseroan dan memastikan bahwa setiap keputusan                  cycle reinforces IOH’s commitment to accountability,
strategis berakar pada penilaian yang objektif dan               professional excellence, and sustainable value creation.
menyeluruh.




132     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 137
PELIBATAN PEMANGKU                                             STAKEHOLDER ENGAGEMENT
KEPENTINGAN [GRI 2-29] [OJK E.4]

Di industri telekomunikasi yang bergerak cepat, IOH            In a fast-moving telecommunications landscape, IOH
menyadari bahwa keberhasilan Perseroan tidak hanya             recognises that its success is shaped not only by internal
ditentukan oleh strategi internal, tetapi juga oleh            strategy but also by the strength of its relationships with
kekuatan hubungan yang terjalin dengan para pemangku           stakeholders. Stakeholder engagement is therefore carried
kepentingan. Karena itu, proses pelibatan stakeholder          out through a deliberate and structured approach, with
dilakukan secara sistematis, dengan penetapan kelompok         stakeholder groups approved by the highest governance
pemangku kepentingan yang disetujui oleh badan tata            body based on two key considerations: the level of direct
kelola tertinggi berdasarkan dua pertimbangan utama:           interaction with IOH and the potential impact of IOH’s
tingkat interaksi langsung dengan Perseroan dan potensi        operations on their well-being.
dampak operasional terhadap kesejahteraan mereka.


Dalam implementasinya, pelibatan pemangku kepentingan          In practice, stakeholder engagement extends beyond
tidak hanya difokuskan pada aspek operasional dan              operational and business matters and also serves as a
bisnis, tetapi juga menjadi sarana untuk membahas dan          platform to discuss and identify material ESG issues,
mengidentifikasi isu-isu ESG yang material, khususnya          particularly those with high urgency and a direct influence
yang memiliki tingkat urgensi tinggi dan berpengaruh           on stakeholders’ interests and well-being. Through open
langsung terhadap kepentingan serta kesejahteraan para         and continuous dialogue, the Company gathers strategic
pemangku kepentingan. Melalui dialog yang terbuka dan          insights to ensure that its policies, programmes, and
berkelanjutan, Perseroan memperoleh masukan strategis          business practices remain aligned with stakeholder
untuk memastikan bahwa kebijakan, program, dan praktik         expectations while supporting the creation of sustainable
bisnis yang dijalankan tetap selaras dengan ekspektasi         long-term value.
stakeholder sekaligus mendukung penciptaan nilai jangka
panjang yang berkelanjutan.


Pemangku kepentingan IOH meliputi pelanggan, karyawan,         IOH’s stakeholders include customers, employees,
pemerintah dan regulator, pemegang saham, investor,            government and regulators, shareholders, investors,
komunitas, pemasok, mitra bisnis, hingga asosiasi industri.    communities, suppliers, business partners, and industry
Setiap kelompok memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang         associations. Each group brings distinct expectations,
berbeda, sehingga pendekatan pelibatan dirancang secara        prompting engagement methods tailored to their needs,
spesifik, mulai dari survei kepuasan pelanggan, forum dialog   from customer satisfaction surveys and employee dialogue
dengan karyawan, rapat koordinasi dengan pemerintah,           forums to regulatory consultations, investor briefings, and
engagement rutin dengan investor, hingga evaluasi              periodic supplier assessments.
pemasok yang dilakukan secara berkala.


Bagi pelanggan, kualitas jaringan, keamanan data, dan          For customers, key concerns such as network quality,
layanan yang relevan menjadi isu utama yang disuarakan         data security, and service relevance are communicated
melalui pusat layanan pelanggan, aplikasi digital, hingga      through customer service centres, digital platforms, and
forum pengguna. IOH meresponsnya dengan peningkatan            user forums. IOH responds with continuous network
kualitas jaringan dan inovasi layanan. Bagi karyawan,          enhancement and service innovation. Employees share
aspirasi muncul melalui forum bipartit, survei iklim kerja,    aspirations via bipartite forums, workplace climate surveys,
dan pertemuan serikat pekerja, yang kemudian digunakan         and trade union meetings, guiding improvements in HR
untuk memperbaiki kebijakan SDM dan lingkungan kerja,          policies and work culture, as well as e-NPS.
serta e-NPS.




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   133
Page 138
             Pilar ESG
             ESG Pillars




Pemerintah dan regulator menjadi mitra penting yang terlibat            Government bodies and regulators engage through official
melalui audiensi resmi, konsultasi kebijakan, serta partisipasi         hearings, policy consultations, and participation in industry
dalam asosiasi industri. Sementara itu, pemasok dan mitra               associations. Meanwhile, suppliers and business partners
bisnis menyampaikan perhatian melalui proses procurement                provide input through procurement processes and regular
dan evaluasi kinerja, memastikan bahwa standar                          performance evaluations, reinforcing IOH’s commitment to
keberlanjutan dan etika dipenuhi di seluruh rantai pasok.               ethical and sustainable supply chains.


Setiap masukan dari pemangku kepentingan dianalisis                     Each insight gathered is analysed and channelled into
dan disampaikan kepada manajemen untuk memperkuat                       management discussions, informing decision-making,
pengambilan keputusan, termasuk penyempurnaan                           service development, operational improvements, and
strategi layanan, perbaikan operasional, dan prioritas                  investment priorities. IOH’s stakeholder engagement
investasi. Pendekatan pelibatan ini terus berkembang setiap             approach evolves year by year, adapting to shifting
tahun seiring perubahan ekspektasi dan dinamika industri,               expectations and industry dynamics, ensuring the
memastikan bahwa IOH tidak hanya mendengar tetapi juga                  organisation not only listens, but acts on the voices that
bertindak berdasarkan suara mereka.                                     shape its future.


 Kelompok pemangku kepentingan
                                                                              Metode keterlibatan
 yang dilibatkan oleh IOH
                                                                              Engagement method
 Stakeholder groups engaged by IOH
                                       Seluruh kegiatan IOH bertujuan untuk memberikan kepuasan pelanggan melalui produk, layanan
 Pelanggan (konsumen, UKM dan
                                       dan pengalaman yang memenuhi kebutuhan masing-masing dan memberikan nilai tambah. IOH
 korporasi serta pemerintah)
                                       secara berkala melakukan survey kepuasan pelanggan (CSAT) dan NPS.
 Customers (consumers, SME and
                                       All IOH activities ultimately aim to provide customer satisfaction through products, services, and
 corporates, and governments)
                                       experiences that meet customers’ respective needs and provide added value.
                                       Di samping menerapkan praktik-praktik ketenagakerjaan yang baik serta mengadakan evaluasi
 Karyawan, pekerja lain dan serikat    kinerja, survei karyawan dan komunikasi dengan Serikat Pekerja IOH secara berkala. Selain itu,
 pekerja mereka                        Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dibicarakan setiap dua tahun.
 Employees, other workers, and their   Aside from implementing good labor practices and periodic performance reviews, periodic
 trade unions                          employee surveys are held, and frequent talks are also held with the IOH Employee Union. In
                                       addition, a Collective Labour Agreement is negotiated every 2 years.
                                       IOH selain mendukung pemasok lokal untuk mencapai TKDN yang ditetapkan pemerintah, aktif
                                       bekerja sama untuk meningkatkan mutu dan memastikan prosedur kerja yang benar.
 Pemasok
                                       Besides supporting local suppliers towards achieving the TKDN (Domestic Component) requirement
 Suppliers
                                       set by the government, IOH actively works together with suppliers to improve quality and ensure
                                       correct working procedures.

 Mitra Usaha                           Bekerja sama dalam berbagai kegiatan.
 Business Partners                     Collaborates on various activities.

                                       IOH membantu menghubungkan komunitas setempat maupun daerah daerah terpencil. Di
                                       samping itu, IOH mendukung komunitas setempat melalui sejumlah kegiatan, seperti bantuan
 Komunitas Setempat
                                       bencana, seminar bagi mahasiswa dan lainnya.
 Local Communities
                                       IOH helps connect local communities, including in remote areas. In addition, IOH supports local
                                       communities through initiatives such as disaster relief, seminars for university students, and more.
                                       IOH mendukung pengembangan masyarakat secara umum dengan membantu alih pengetahuan
                                       dan kegiatan-kegiatan lain melalui jaringan telekomunikasinya, juga melalui program CSR yang
 Masyarakat Umum                       berskala nasional.
 Public                                IOH supports the development of civil society at large by supporting knowledge transfer and
                                       supporting activities through its telecommunications network, as well as holding CSR activities on a
                                       national scale




134      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 139
 Kelompok pemangku kepentingan
                                                                           Metode keterlibatan
 yang dilibatkan oleh IOH
                                                                           Engagement method
 Stakeholder groups engaged by IOH
                                     IOH secara aktif mengkomunikasikan statusnya kepada pemegang saham dengan berbagai cara
                                     termasuk melalui RUPS resmi. Informasi penting juga dipublikasikan di situs internet. IOH berupaya
 Pemegang Saham                      memberi imbal hasil yang optimal kepada pemegang saham, antara lain melalui pembagian dividen.
 Shareholders                        IOH actively communicates its status to shareholders in a variety of ways, including through formal
                                     GMS. Material information is also publicly disclosed on the website. IOH strives to provide optimal
                                     returns to shareholders, among others, through dividend payouts.
                                     IOH senantiasa mematuhi perundang-undangan pemerintah yang berlaku. IOH juga terus
 Pemerintah dan instansi             mendukung pemerintah dengan menyediakan infrastruktur dan layanan untuk mendukung
 berwenang                           proyek-proyek pemerintah tertentu.
 Government and regulatory bodies    IOH strives to comply with all relevant laws and regulations. IOH further supports the Government
                                     by providing infrastructure and services to support certain government projects.


ETIKA DAN INTEGRITAS [GRI 3-3, 2-23, 2-24]                           ETHICS AND INTEGRITY

Di tengah percepatan transformasi digital, IOH                       Amid the rapid pace of digital transformation, IOH places
menempatkan etika dan integritas sebagai fondasi                     ethics and integrity at the core of its commitment to
utama dalam menjalankan bisnis secara bertanggung                    responsible business. As a material topic, ethics and integrity
jawab. Sebagai topik material, Perseroan memastikan                  guide every policy, decision, and stakeholder interaction,
bahwa setiap kebijakan, keputusan, dan interaksi dengan              supported by a Code of Ethics endorsed by bodyboard of
pemangku kepentingan berakar pada komitmen kuat                      Directors and Board of Commissioners. These frameworks
untuk menjunjung nilai-nilai moral dan kepatuhan terhadap            establish clear expectations, including prohibitions on
hukum. Komitmen ini ditegaskan melalui Kode Etik yang                gratuities, conflicts of interest, insider misuse, and all forms
disahkan oleh Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan,                 of unethical conduct.
mencakup larangan gratifikasi, benturan kepentingan,
penyalahgunaan informasi internal, serta segala bentuk
praktik tidak etis.


Untuk mendukung pelaksanaannya, IOH menerapkan                       To embed these principles in daily operations, IOH
mekanisme pencegahan, pengawasan, dan pelaporan                      implements comprehensive prevention, monitoring,
yang menyeluruh, mulai dari pelatihan etika berkala, sistem          and reporting mechanisms, ranging from regular ethics
whistleblowing yang aman dan rahasia, hingga proses                  training and a secure, confidential whistleblowing system
remediasi jika ditemukan pelanggaran. Setiap laporan                 to structured remediation processes when violations
pelanggaran dievaluasi secara independen, ditindaklanjuti            occur. Every report is independently reviewed, followed by
dengan langkah korektif, dan diawasi oleh Chief Internal             corrective actions and oversight from the Chief Internal
Audit Officer untuk memastikan integritas proses dan                 Audit Officer to ensure procedural integrity and protect
perlindungan pelapor.                                                good-faith whistleblowers.


Melalui pendekatan ini, IOH tidak hanya berupaya                     Through this approach, IOH seeks not only to mitigate risks
meminimalkan risiko, tetapi juga membangun budaya                    but to cultivate a culture rooted in trust, transparency,
kerja yang berlandaskan kepercayaan, transparansi, dan               and accountability. Ethics and integrity serve as the
tanggung jawab. Etika dan integritas menjadi kompas moral            moral compass that guides every member of IOH as
yang menuntun seluruh insan IOH dalam menghadapi                     the organisation navigates evolving opportunities and
peluang maupun tantangan, memastikan bahwa                           challenges, ensuring that growth is consistently aligned with
pertumbuhan Perseroan berjalan sejalan dengan standar                global governance and sustainability standards.
tata kelola dan keberlanjutan global.




                                                                              Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           135
Page 140
           Pilar ESG
           ESG Pillars




PERLINDUNGAN PRIVASI DAN                                     PERSONAL DATA PRIVACY AND SECURITY
KEAMANAN DATA PRIBADI

Di era digital yang semakin terhubung, IOH menempatkan       In an increasingly connected digital landscape, IOH
perlindungan data pribadi sebagai salah satu prioritas       upholds personal data privacy as a material priority and
material yang tak terpisahkan dari kepercayaan pelanggan.    a cornerstone of customer trust. With millions of digital
Dengan jutaan interaksi digital setiap harinya, keamanan     interactions happening each day, protecting information
informasi bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan        is not merely a regulatory requirement, it is a moral
janji moral untuk menjaga hak privasi setiap individu.       commitment to safeguarding individual rights. To honour
Karena itu, IOH membangun kerangka pengelolaan data          this commitment, IOH has established a comprehensive
yang komprehensif, mencakup kebijakan privasi, pedoman       data governance framework, including privacy policies,
keamanan informasi, serta tata kelola internal yang          information security guidelines, and internal controls
disahkan oleh badan tata kelola tertinggi.                   endorsed by the highest governance body.


Pendekatan manajemen IOH berfokus pada pencegahan,           IOH’s management approach focuses on prevention,
deteksi, dan respons cepat terhadap risiko keamanan.         detection, and rapid response. The Company deploys
Perseroan menerapkan enkripsi berlapis, sistem               multilayer encryption, real-time monitoring systems, and
pemantauan real-time, serta pengujian kerentanan             regular vulnerability testing to fortify customer data against
secara berkala untuk memastikan data pelanggan               cyber threats. All employees receive mandatory training
tetap terlindungi dari ancaman siber. Seluruh karyawan       on responsible data handling, while vendors and business
menjalani pelatihan wajib mengenai penggunaan data yang      partners must adhere to IOH’s stringent security standards
bertanggung jawab, sementara vendor dan mitra usaha          throughout the partnership cycle.
diwajibkan memenuhi standar keamanan IOH sebagai
bagian dari perjanjian kerja sama.


Komitmen kebijakan diterapkan pada aktivitas organisasi      Policy commitments are applied to our organizational
dan hubungan bisnis kami. Pada April 2024, IOH membentuk     activities and business relationships. In April 2024, IOH
Divisi DPO yang bertanggung jawab atas implementasi          established a DPO Division responsible for implementing
dan pengawasan kepatuhan terhadap Undang-Undang              and monitoring compliance with the Personal Data
Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Seluruh inisiatif        Protection Act (PDP Act). All GAP assessment compliance
pemenuhan GAP assessment telah selesai pada 17               initiatives were completed on September 17, 2024, ensuring
September 2024, menjamin kepatuhan penuh sebelum             full compliance before the PDP Act transition period ended
masa transisi UU PDP berakhir pada 17 Oktober 2024.          on October 17, 2024.


Saat ini, IOH mengadopsi prinsip Privacy by Design sebagai   Currently, IOH adopts the Privacy by Design principle as
pendekatan dalam pengelolaan data pribadi pelanggan.         an approach to managing customer personal data. With
Dengan pendekatan ini, IOH memastikan bahwa semua            this approach, IOH ensures that all use of personal data is
penggunaan data pribadi dilakukan secara transparan,         done transparently, based on clear consent from users or in
berdasarkan persetujuan yang jelas dari pengguna atau        accordance with applicable legal bases. This step reaffirms
sesuai dengan dasar hukum yang berlaku. Langkah ini          the Company’s commitment to protecting customer privacy
menegaskan komitmen Perseroan dalam melindungi               and enhancing trust and security in the services provided.
privasi pelanggan serta meningkatkan kepercayaan dan
keamanan dalam layanan yang diberikan.




136     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 141
Sepanjang 2025, IOH memperkuat implementasi                    Throughout 2025, IOH strengthened its Privacy by Design
prinsip Privacy by Design melalui penguatan tata kelola,       implementation by enhancing governance frameworks,
peningkatan kesadaran, dan otomasi sistem perlindungan         raising organizational awareness, and advancing data
data pribadi. Inisiatif tersebut mencakup penyelenggaraan      protection system automation. Key initiatives included
Privacy Day bersama mitra strategis seperti Deloitte,          hosting Privacy Day in collaboration with Deloitte, GoTo,
GoTo, Cisco, dan BSI yang melibatkan ratusan peserta,          Cisco, and BSI, engaging hundreds of participants;
pelaksanaan kampanye kesadaran seperti Privacy Games,          conducting Privacy Games, awareness videos, and regular
video edukasi, serta pelatihan rutin termasuk onboarding       onboarding training sessions, including dedicated programs
karyawan dan sesi khusus bagi pimpinan. Dari sisi sistem,      for senior leadership. From a systems perspective, the
Perseroan mengimplementasikan otomasi ROPA,                    Company automated ROPA, DPIA, and risk registers
DPIA, dan risk register ke dalam aplikasi berbasis web,        into web-based applications, developed a data breach
mengembangkan platform manajemen insiden kebocoran             management platform, established a centralized Single
data, membangun Single Data Repository terpusat, serta         Data Repository, and enhanced DPO operations through
memperkuat fungsi DPO melalui sistem digital terintegrasi.     integrated digital tools. Data breach simulations and table-
Berbagai simulasi dan table-top exercise kebocoran data        top exercises were conducted to strengthen organizational
juga telah dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan          preparedness. All systems have been deployed and tested,
organisasi. Seluruh sistem telah di-deploy dan diuji, serta    and the Company has initiated preparations for ISO 27701
Perseroan memulai persiapan asesmen ISO 27701 sebagai          assessment as part of its continuous privacy governance
bagian dari penguatan berkelanjutan tata kelola privasi.       improvement.


Selama periode pelaporan 2025, IOH mencatat tidak ada          During the 2025 reporting period, IOH recorded no incidents
insiden pengaduan mengenai pelanggaran data pribadi            of complaints regarding personal data breaches received
yang diterima pihak luar yang diperkuat oleh organisasi.       by external parties that were substantiated by the
Setiap insiden ditangani dengan prosedur yang ketat,           organization. Every incident is managed through a rigorous
termasuk analisis dampak, pemberitahuan kepada pihak           process that includes impact assessment, stakeholder
terkait sesuai ketentuan, dan penerapan tindakan korektif      notification where required, and corrective actions designed
untuk mencegah kejadian serupa. [GRI 418-1]                    to prevent recurrence. [GRI 418-1]


Melalui tata kelola privasi dan keamanan data yang kuat,       Through robust privacy governance and a proactive security
IOH terus berupaya menciptakan ruang digital yang              posture, IOH remains committed to creating a digital
aman, terpercaya, dan bertanggung jawab, menempatkan           environment that is safe, transparent, and trustworthy,
pelanggan di pusat setiap keputusan dan menjadikan             placing customers at the heart of every decision and
kepercayaan sebagai aset terbesar dalam perjalanan             upholding trust as the Company’s most valuable asset in its
transformasi digital Perseroan.                                digital transformation journey.


Sebagai operator telekomunikasi yang mengelola                 As a telecommunications operator entrusted with national
infrastruktur kritikal nasional, IOH memiliki tanggung jawab   critical infrastructure, IOH carries a profound responsibility
besar dalam menjaga keamanan layanan dan keberlanjutan         to safeguard service security and ensure uninterrupted
operasional jaringan. Untuk memenuhi ketentuan SASB,           network continuity. In alignment with SASB requirements,
IOH menerapkan security-by-design dalam seluruh                IOH applies a security-by-design approach across all
pengembangan platform dan sistem internal. Setiap              internal systems and digital platforms. Every new service
layanan baru melalui proses secure development lifecycle       undergoes a rigorous secure development lifecycle, including
yang mencakup penilaian risiko keamanan, pengujian             risk assessments, penetration testing, and validation
penetrasi, dan validasi kepatuhan terhadap standar industri,   against industry standards such as ISO 27001 and the NIST
termasuk ISO 27001 dan NIST Cybersecurity Framework            Cybersecurity Framework both for B2C and B2B, ensuring
baik untuk B2C dan B2B. Pendekatan ini memastikan              data protection is built in from design to deployment. In
bahwa keamanan data pelanggan tertanam sejak tahap             2025, there were no data breach occurred. [SASB TC-TL-230a.1
perancangan hingga implementasi. Pada tahun 2025, tidak        & 230a.2]
terdapat kasus kebocoran data yang terjadi. [SASB TC-TL-
230a.1 dan 230a.2]




                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   137
Page 142
            Pilar ESG
            ESG Pillars




Upaya IOH dalam menjaga ketahanan jaringan juga                    IOH’s efforts to maintain network resilience are further
diperkuat dengan arsitektur redundansi multi-lapisan,              strengthened through a multi-layer redundancy
pusat data yang tersebar secara geografis, serta                   architecture, geographically distributed data centers, and
kapabilitas pemulihan bencana yang diuji secara berkala            disaster recovery capabilities that are regularly tested
melalui simulasi disaster recovery dan skenario gangguan           through disaster recovery simulations and extreme
ekstrem. Sistem deteksi ancaman berbasis kecerdasan                disruption scenarios. Artificial intelligence-based threat
buatan memantau aktivitas jaringan selama 24/7,                    detection systems monitor network activities 24/7, identify
mengidentifikasi pergerakan anomali, dan melakukan                 anomalous movements, and automatically isolate potential
isolasi otomatis terhadap potensi serangan untuk menjaga           attacks to maintain service stability for retail, corporate,
stabilitas layanan bagi pelanggan ritel, korporasi, maupun         and government customers. In line with strengthening
pemerintah. Sejalan dengan penguatan aspek perlindungan            data protection practices, the Company also implements a
data, Perseroan juga menerapkan Consent Management                 Consent Management Guideline and ensures the application
Guideline serta memastikan implementasi mekanisme                  of customer consent mechanisms and transparent privacy
persetujuan pelanggan dan pemberitahuan privasi (privacy           notices that are accessible to all customers at every service
notice) yang transparan dan dapat diakses oleh seluruh             interaction point. [SASB TC-TL-220a.1]
pelanggan di setiap titik interaksi layanan. [SASB TC-TL-220a.1]


IOH juga mematuhi prinsip-prinsip responsible content              IOH also upholds principles of responsible content delivery
delivery melalui pengelolaan trafik jaringan yang adil dan         through fair and transparent traffic management practices.
transparan. Kebijakan manajemen trafik dipublikasikan              Network traffic policies are publicly disclosed, ensuring
secara terbuka, mencakup kesetaraan akses layanan,                 equal access to services without discrimination based on
tanpa diskriminasi terhadap jenis, sumber, atau kepemilikan        content type, source, or ownership. IOH does not manipulate
konten. IOH memastikan tidak ada manipulasi kualitas               service quality for commercial advantage, maintaining strict
layanan untuk kepentingan komersial tertentu, menjaga              adherence to national telecommunications regulations
netralitas jaringan sesuai regulasi telekomunikasi nasional.       on network neutrality. In 2025, the number of customers
Pada tahun 2025, jumlah pelanggan yang datanya                     whose information was used for secondary purposes,
digunakan untuk tujuan sekunder, dengan tetap mengacu              subject to applicable consent mechanisms and data
pada mekanisme persetujuan dan ketentuan perlindungan              protection regulations, amounted to 47.6 million customers.
data yang berlaku, tercatat sebanyak 47,6 juta pelanggan.          [SASB TC-TL-220a.2]
[SASB TC-TL-220a.2]


Selain itu, IOH memastikan bahwa pelanggan menerima                Furthermore, IOH ensures customers receive clear and
informasi yang jelas terkait keamanan jaringan melalui             transparent information on network security through
service level agreement (SLA) yang transparan, pedoman             detailed service level agreements (SLAs), safe-usage
penggunaan layanan yang aman, serta edukasi publik                 guidelines, and public digital safety education. Security
mengenai risiko keamanan digital. Program literasi                 literacy programs, delivered through community campaigns,
keamanan diberikan melalui kampanye edukatif, modul                digital modules, and stakeholder collaboration, equip
digital, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan,               customers with the knowledge needed to protect their
sehingga masyarakat dapat memahami langkah-langkah                 personal data and navigate cyber risks confidently. In 2025,
perlindungan data dan mitigasi risiko dalam aktivitas digital      IOH received 273 official requests from law enforcement
mereka. Pada tahun 2025, IOH menerima 273 permintaan               authorities for customer information. Of these, 255
resmi dari aparat penegak hukum terkait informasi                  requests were processed and the requested customer
pelanggan. Dari jumlah tersebut, 255 permintaan telah              data was disclosed in accordance with applicable legal
ditindaklanjuti dan data pelanggan yang diminta telah              procedures, resulting in a 93.41% disclosure rate, all handled
diberikan sesuai ketentuan yang berlaku, dengan tingkat            in compliance with relevant regulations and due process
pengungkapan sebesar 93,41%, seluruhnya dilakukan                  requirements. [SASB TC-TL-220a.4]
berdasarkan prosedur hukum dan mekanisme kepatuhan
yang berlaku. [SASB TC-TL-220a.4]




138      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 143
                                        Memperkuat Fondasi Tata Kelola
                                                dan Ketahanan Bisnis
                           Strengthening Governance Foundations and Business Resilience




         “
                       Dalam dinamika yang terus bergerak, tata kelola
                       menjadi kompas yang memastikan langkah kita
                       tetap terarah, mengubah risiko menjadi peluang
                                  dan kepercayaan menjadi kekuatan.”

                             “In a world that never stands still, governance becomes
                          the compass that keeps our steps aligned, turning risks into
                                                opportunities and trust into strength.”




MANAJEMEN RISIKO DAN                                             RISK MANAGEMENT AND
KETAHANAN BISNIS                                                 BUSINESS RESILIENCE

IOH membangun fondasi manajemen risiko yang tidak                In a telecommunications landscape defined by rapid
hanya bertujuan melindungi bisnis, tetapi juga memastikan        innovation and constant disruption, IOH has built a risk
keberlanjutan bagi jutaan pelanggan yang mengandalkan            management framework designed not only to safeguard
layanan kami setiap hari. Kerangka manajemen risiko              operations but to ensure resilience for the millions who
Perseroan mencakup identifikasi, pengukuran, mitigasi,           depend on our services every day. Our enterprise-wide risk
dan pemantauan risiko yang berlapis, mulai dari risiko           approach integrates environmental, social, and governance
operasional jaringan, keamanan siber, kondisi lingkungan,        (ESG) considerations into the identification, assessment,
hingga risiko sosial dan tata kelola (ESG). Seluruh proses ini   mitigation, and monitoring of risks across the organisation,
diintegrasikan ke dalam strategi bisnis untuk menangkap          from network reliability and cybersecurity to environmental
peluang baru sekaligus memperkuat ketahanan organisasi.          exposure and social governance challenges. These insights
                                                                 directly inform business strategy, enabling IOH to harness
                                                                 opportunities while strengthening operational resilience.


IOH menerapkan sistem pemantauan jaringan real-time,             IOH deploys real-time network monitoring, geographically
redundansi infrastruktur di berbagai wilayah, serta standar      distributed redundancies, and world-class information
keamanan informasi kelas dunia untuk memastikan                  security standards to ensure service continuity. Regular
keandalan operasional. Analisis risiko ESG dilakukan             ESG risk assessments evaluate exposure to natural
secara berkala untuk mengidentifikasi potensi gangguan           disasters, climate-related disruptions, energy shortages,
seperti bencana alam, perubahan iklim, kelangkaan energi,        and social instability, factors that could impact network
hingga gangguan sosial yang dapat mempengaruhi                   performance and customer experience. Findings from
stabilitas jaringan dan kualitas layanan. Setiap temuan          these assessments guide targeted upgrades, enhanced
kemudian direspons melalui peningkatan kapabilitas               security protocols, and strategic investments in sustainable
teknis, penyempurnaan protokol keamanan, dan investasi           and resilient technologies. IOH publishes Quality of Service
pada teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan. IOH         (QoS) achievement on its official web site, as well as
mempublikasikan pencapaian Kualitas Layanan (QoS) di             provide report Provision of Telecommunication Services to
situs web resminya, serta menyajikan laporan Penyediaan          Ministry of Communication and Information, in accordance


                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   139
Page 144
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Layanan Telekomunikasi kepada Kementerian Komunikasi           to Regulation of the Minister of Communication and
dan Informatika, sesuai dengan Peraturan Menteri               Information Technology Number 13 of 2019 concerning the
Komunikasi dan Informatika Nomor 13 Tahun 2019 tentang         Provision of Telecommunication Services.
Penyediaan Layanan Telekomunikasi.


Ketahanan bisnis IOH diwujudkan melalui Business               Business resilience is further reinforced through a
Continuity Management System (BCMS) yang komprehensif,         comprehensive Business Continuity Management System
mencakup rencana pemulihan bencana, prosedur                   (BCMS), which includes disaster recovery planning, service
pemulihan layanan, latihan simulasi krisis, serta koordinasi   restoration procedures, crisis simulation exercises, and
respons lintas fungsi. Sistem ini memastikan bahwa dalam       cross-functional emergency coordination. This system
situasi ekstrem, mulai dari bencana alam hingga serangan       enables IOH to maintain critical services and restore
siber, layanan komunikasi tetap berjalan dan pemulihan         operations swiftly in the event of extreme scenarios, ranging
dapat dilakukan dengan cepat. IOH selalu berusaha              from natural disasters to sophisticated cyberattacks. IOH is
semaksimal mungkin untuk menghindari gangguan                  always doing the best to avoid service disruptions. System
layanan. Redundansi sistem dipasang sesuai dengan              redundancies are installed according to potential impact of
dampak potensial dari gangguan pada sistem tersebut,           outage of such system, as per business priority. Business
sesuai dengan prioritas bisnis. Prosedur kelangsungan bisnis   continuity procedures are in place to minimize impact in the
telah diterapkan untuk meminimalkan dampak dalam               case of major service disruption. [SASB TC-TL-550a.2]
kasus gangguan layanan yang besar. [SASB TC-TL-550a.2]


Melalui pendekatan ini, IOH tidak hanya mengelola risiko,      Through this proactive and integrated approach, IOH goes
tetapi membangun resiliensi yang memungkinkan                  beyond managing risks. We cultivate resilience, empowering
perusahaan terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan            the organisation to innovate, adapt, and deliver reliable
layanan yang dapat diandalkan kapan pun pelanggan              connectivity under any circumstances.
membutuhkan.


ANTI-KORUPSI                                                   ANTI-CORRUPTION

Di tengah dinamika industri telekomunikasi yang kian           In an increasingly complex telecommunications landscape,
kompleks, IOH menempatkan integritas sebagai kompas            IOH upholds integrity as the moral compass guiding every
moral yang mengarahkan setiap langkah bisnis Perseroan.        aspect of its business. The Company’s Anti-Corruption
Komitmen anti korupsi dituangkan dalam Kebijakan Anti          Policy and Code of Ethics, formally endorsed by the Board
Korupsi dan Kode Etik yang disahkan oleh Direksi dan           of Directors and Board of Commissioners, are aligned with
Dewan Komisaris, serta berlandaskan standar internasional      international frameworks such as the UN Convention
seperti UN Convention Against Corruption dan ISO               Against Corruption and ISO 37001:2016 Anti-Bribery
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)              Management System (ABMS) Certification for B2B business
Sertifikasi untuk unit bisnis B2B. Sertifikasi ini merupakan   units. This certification is an international recognition that
pengakuan internasional yang menunjukkan komitmen              demonstrates IOH’s serious commitment to preventing
serius IOH dalam mencegah korupsi dan penyuapan                corruption and bribery while strengthening their internal
sekaligus memperkuat sistem manajemen internal mereka.         management systems. These policies apply across the
Kebijakan ini berlaku menyeluruh, bagi karyawan, pemasok,      organisation, covering employees, suppliers, business
mitra bisnis, hingga pihak ketiga yang terlibat dalam rantai   partners, and third parties, and are publicly accessible to
nilai IOH, dan dipublikasikan secara terbuka sebagai wujud     reinforce transparency and accountability.
transparansi.


Untuk memastikan komitmen tersebut benar-benar                 To embed these commitments into daily operations, IOH
tertanam dalam budaya kerja, IOH menerapkan                    deploys a multi-layered implementation model: regular
pendekatan berlapis: sosialisasi rutin, pelatihan wajib anti   policy communication, mandatory anti-corruption training,
korupsi, evaluasi berkala, serta pengawasan ketat dari         periodic refreshers, and rigorous oversight by Internal Audit,
fungsi Internal Audit, Komite Audit, Legal, dan Compliance.    the Audit Committee, Legal, and Compliance. The Internal
Fungsi Audit Internal secara selektif memeriksa unit bisnis    Audit function selectively examines IOH business units to
IOH untuk mengidentifikasi risiko korupsi. Temuan dari         identify corruption risks. Findings from these examinations


140     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 145
pemeriksaan ini kemudian dilaporkan ke Komite Audit              are then reported to the Audit Committee for further
untuk dievaluasi lebih lanjut dan mendapatkan tindak lanjut      evaluation and appropriate follow-up. All new employees
yang sesuai. Seluruh karyawan baru (100%) mengikuti              (100%) receive induction training that includes anti-
pelatihan induksi yang mencakup materi anti korupsi.             corruption modules. Every new employee (100% of them)
Setiap karyawan baru (100% dari mereka) diwajibkan               is required to read the Code of Ethics and other related
untuk membaca Kode Etik dan materi terkait lainnya, yang         materials, which provide them with a clear understanding
memberikan mereka pemahaman yang jelas mengenai                  of the company’s standards and expectations regarding
standar dan ekspektasi perusahaan terhadap perilaku etis         ethical and professional behavior. Socialization to employees
dan profesional. Sosialisasi ke karyawan di berbagai daerah      in various operational areas of the company will also be
operasional perusahaan pun dilakukan setiap 3 bulan di           conducted every 3 months in 2025. IOH has conducted
tahun 2025. IOH telah memberikan beberapa sosialisasi anti       several anti-corruption awareness sessions for employees
korupsi kepada karyawan dengan detail sebagai berikut:           with the following details:
1. 22 Mei 2025, di kantor Indosat Makasar;                       1. 22 May 2025, at Indosat Makasar office;
2. 30 September 2025, di Capital Place Jakarta; dan              2. 30 September 2025, at Capital Place Jakarta; and
3.   13 November 2025, di AD Premier Office Park (Kantor         3.   13 November 2025, at AD Premier Office Park (Circle
     Circle Jakarta Raya).                                            Jakarta Raya Office).


 Sementara karyawan existing, Direksi, dan Dewan Komisaris       Meanwhile existing employees, Directors, and
mengikuti pelatihan penyegaran secara berkala. Di tahun          Commissioners participate in recurring refresher
2025, pelatihan diberikan kepada Karyawan, manajemen             programmes.In 2025, the Company conducted training
senior, dan disosialisasikan kepada mitra bisnis. Bagi para      sessions for Employees and senior management, and
mitra bisnis dan pemasok, standar template kontrak               carried out socialization initiatives with business partners.
Perseroan mencakup klausul anti korupsi dan penyuapan            For business partners and suppliers, the Company’s
yang wajib dipatuhi oleh mitra bisnis dan pemasok. Klausul       standard contract template includes anti-corruption and
ini memastikan bahwa tidak hanya karyawan, tetapi juga           bribery clauses that must be complied with by business
pihak-pihak eksternal yang terlibat dengan IOH, mematuhi         partners and suppliers. These clauses ensure that not only
standar yang sama dalam hal anti korupsi, kode etik, dan         employees, but also external parties involved with IOH,
praktik bisnis yang etis. [GRI 205-2]                            comply with the same standards in terms of anti-corruption,
                                                                 code of conduct, and ethical business practices. [GRI 205-2]


Sebagai bagian dari manajemen risiko, IOH melakukan              Corruption risk assessments are conducted across IOH’s
penilaian risiko korupsi di seluruh operasi, dengan fokus        operations, with deep-dive evaluations performed on B2B
pada unit B2B dan fungsi strategis lainnya. Pada tahun           units and other strategic functions. In 2025, all operational
2025, seluruh proses operasional telah dinilai, dan yang         processes were assessed, and those categorized as having
dikategorikan memiliki risiko signifikan, kemudian               significant risk were subsequently addressed with additional
ditindaklanjuti dengan kontrol tambahan serta sosialisasi        controls and targeted socialization. [GRI 205-1]
khusus. [GRI 205-1]


Kanal whistleblowing yang aman memberikan ruang                  Through a secure whistleblowing channel, employees and
bagi karyawan dan mitra bisnis untuk melaporkan                  business partners are encouraged to report suspected
dugaan fraud secara anonim, yang kemudian ditangani              misconduct anonymously. During the reporting period, IOH
secara independen. Di tahun pelaporan, IOH mencatat 3            received 3 reports of potential fraud, with no confirmed
laporan potensi fraud, tanpa adanya insiden korupsi yang         corruption incidents, resulting in disciplinary action,
terkonfirmasi dan telah ditangani melalui tindakan disipliner,   employment termination, and supplier contract cancellation
pemutusan hubungan kerja, hingga pemutusan kontrak               as appropriate. No legal proceedings were recorded. [GRI 205-3]
pemasok. Tidak ada kasus yang melibatkan proses hukum
eksternal. [GRI 205-3]


Melalui kerangka anti korupsi yang menyeluruh dan                With this comprehensive and proactive anti-corruption
responsif, IOH memastikan bahwa setiap keputusan bisnis          framework, IOH ensures that business decisions are
dibangun di atas integritas, transparansi, dan kepercayaan,      rooted in integrity and transparency, solidifying ethics as
menjadikan etika sebagai pondasi dalam perjalanan                a cornerstone of the Company’s ongoing transformation
transformasi Perseroan.                                          journey.

                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     141
Page 146
             Pilar ESG
             ESG Pillars




PERILAKU ANTI PERSAINGAN                                      ANTI COMPETITIVE BEHAVIOUR

Di tengah dinamika persaingan industri telekomunikasi         Amid an evolving and highly competitive
yang semakin berkembang, IOH menempatkan kepatuhan            telecommunications landscape, IOH embeds fair-
terhadap prinsip persaingan usaha yang sehat dan anti-        competition and anti-trust principles compliance as an
trust sebagai bagian integral dari tata kelola perusahaan     integral part of responsible governance and business
dan pengambilan keputusan bisnis yang bertanggung             decision-making. The Company implements a Competition
jawab. Perseroan menerapkan Panduan Kepatuhan                 Compliance Guideline, formally endorsed by the Board of
Persaingan Usaha yang disahkan oleh Direksi sebagai           Directors, as an internal policy framework to ensure that
kerangka kebijakan internal untuk memastikan seluruh          all commercial activities are conducted independently,
aktivitas komersial dijalankan secara independen,             transparently, and in alignment with applicable competition
transparan, dan selaras dengan ketentuan hukum yang           laws. [SASB TC-TL-520a.3]
berlaku. [SASB TC-TL-520a.3]


Panduan ini berlaku bagi seluruh karyawan, mitra bisnis,      The guideline applies across employees, business
dan pemasok, serta mencakup prinsip-prinsip utama             partners, and suppliers, covering key principles such as
seperti pencegahan praktik anti-kompetitif, pengelolaan       the prevention of anti-competitive conduct, safeguards
risiko pertukaran informasi sensitif dengan pelaku industri   against inappropriate exchange of sensitive information,
lain, serta penerapan kehati-hatian dalam kolaborasi dan      and prudent engagement practices when collaborating with
interaksi bisnis. Implementasi kebijakan dilakukan melalui    industry participants. The implementation of the policy is
program pelatihan kepatuhan, sosialisasi kebijakan secara     carried out through compliance training programs, regular
berkala, serta integrasi prinsip persaingan usaha dalam       policy socialization, and the integration of fair competition
proses komersial, pengadaan, dan negosiasi bisnis untuk       principles into commercial processes, procurement, and
memastikan pengambilan keputusan tetap selaras dengan         business negotiations to ensure that decision-making
kerangka regulasi yang berlaku.                               remains aligned with the applicable regulatory framework


Pengawasan terhadap potensi risiko persaingan usaha           Oversight of competition-related risks is conducted
dilaksanakan secara berlapis melalui fungsi Legal,            through a multi-layer governance approach involving
Compliance, dan Internal Audit, termasuk melalui              Legal, Compliance, and Internal Audit functions, including
mekanisme review transaksi tertentu, audit tematik, serta     transaction reviews, thematic audits, and secure
kanal pelaporan internal yang aman dan independen.            internal reporting channels. This approach promotes fair
Pendekatan ini bertujuan untuk mendorong praktik              competition while preserving room for lawful innovation and
persaingan yang sehat sekaligus menjaga ruang inovasi dan     collaboration within the industry
kolaborasi yang sah sesuai hukum.


Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak               During the 2025 reporting period, the Company did not face
menghadapi tindakan hukum material terkait dugaan             any material legal actions related to alleged monopolistic
pelanggaran praktik monopoli, kartel, maupun perilaku anti-   practices, cartel conduct, or other anti-competitive
persaingan lainnya. Tidak terdapat denda atau penyelesaian    behaviour. No fines or final legal settlements relating to
hukum yang bersifat final terkait isu persaingan usaha.       competition matters were recorded. IOH continues to
IOH juga terus memastikan praktik layanan yang tidak          uphold non-discriminatory service practices aligned with
diskriminatif dan sejalan dengan prinsip keterbukaan          open-market principles, including neutral service delivery
pasar, termasuk melalui kebijakan netralitas layanan yang     policies that support equal access for customers and
mendukung kesetaraan akses bagi pelanggan dan mitra.          partners. [GRI 2-23, 206-1][OJK F.17][SASB TC TL-520.a.1]
[GRI 2-23, 206-1][OJK F.17][SASB TC TL-520.a.1]




142       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 147
Dengan kerangka tata kelola yang kuat serta budaya             Through strong governance and a deeply embedded
kepatuhan yang berkelanjutan, IOH berkomitmen untuk            compliance culture, IOH remains committed to responsible
berkompetisi secara bertanggung jawab, menjaga integritas      competition, safeguarding market integrity, and
pasar, serta memperkuat kepercayaan pemangku                   strengthening stakeholder trust in building a fair and
kepentingan dalam mendukung ekosistem digital yang adil        sustainable digital ecosystem.
dan berkelanjutan.


PERPAJAKAN                                                     TAXATION

Dalam lanskap bisnis digital yang semakin kompleks, IOH        In an increasingly complex digital business landscape,
memandang kepatuhan pajak sebagai fondasi integritas           IOH views tax compliance as a cornerstone of corporate
korporasi. IOH menerapkan strategi pajak yang terfokus         integrity. IOH implements a tax strategy focused on full
pada kepatuhan perpajakan lengkap dengan berlandaskan          compliance, grounded in applicable tax laws and regulations.
pada peraturan perundang-undangan perpajakan yang              This approach includes the effective and efficient
berlaku. Pendekatan ini mencakup pelaksanaan hak               fulfillment of tax rights and obligations, aligned with the
dan kewajiban pajak secara efektif dan efisien, serta          self-assessment system adopted in the national taxation
berdasarkan sistem self-assessment yang dianut dalam           framework, to ensure comprehensive compliance with tax
sistem perpajakan nasional untuk memastikan kepatuhan          regulations.
yang menyeluruh terhadap peraturan pajak.


Pendekatan pajak IOH berfokus pada tata kelola yang            IOH’s tax approach emphasizes strong governance and
kuat dan toleransi risiko yang konservatif. Setiap kebijakan   a conservative risk tolerance. All tax-related policies and
dan keputusan perpajakan dipandu oleh tax governance           decisions are guided by the tax governance policy that
policy yang menjadi pegangan untuk menjalankan                 serves as the framework for maintaining tax compliance.
kepatuhan pajak. Fungsi Pajak, yang berada di bawah            The Tax function, operating under the supervision of the
pengawasan Direktur dan CFO, mengelola proses                  Director and CFO, manages compliance processes, provides
kepatuhan, memberikan panduan teknis lintas unit bisnis,       technical guidance across business units, and ensures
serta memastikan bahwa pertimbangan pajak terintegrasi         that tax considerations are integrated into corporate
dalam perumusan strategi korporasi, termasuk inisiatif         strategic formulation, including digital transformation
transformasi digital dan keberlanjutan. IOH menerapkan         and sustainability initiatives. IOH implements a tax
strategi pajak yang terfokus pada kepatuhan perpajakan         strategy focused on full compliance based on prevailing
lengkap dengan berlandaskan pada peraturan perundang-          tax regulations. This approach includes the effective and
undangan perpajakan yang berlaku. Pendekatan ini               efficient fulfillment of tax rights and obligations, aligned
mencakup pelaksanaan hak dan kewajiban pajak secara            with the self-assessment system adopted in the national
efektif dan efisien, serta berdasarkan sistem self-            taxation framework to ensure comprehensive compliance
assessment yang dianut dalam sistem perpajakan nasional        with tax regulations.
untuk memastikan kepatuhan yang menyeluruh terhadap
peraturan pajak.


Di tingkat internal, Fungsi Pajak di IOH mendapatkan           Internally, the Tax Function at IOH is directly supervised
pengawasan dan tinjauan langsung dari Direksi, khususnya       and reviewed by the Board of Directors, particularly the
Direktur dan CFO. Komite Audit juga secara berkala             President Director and CFO. The Audit Committee also
meninjau dan memantau pelaksanaan tugas Fungsi Pajak,          periodically reviews and monitors the implementation of
memastikan kepatuhan dan tata kelola pajak yang baik.          the Tax Function’s duties, ensuring compliance and good tax
Selain itu, Fungsi Pajak memainkan peran vital dalam           governance. In addition, the Tax Function plays a vital role
mendukung inisiatif bisnis IOH melalui pemberian bantuan       in supporting IOH’s business initiatives by providing active
teknis perpajakan yang aktif dan terintegrasi dalam setiap     and integrated technical tax assistance in every aspect of
aspek pengembangan bisnis Perseroan. Pendekatan ini            the Company’s business development. This approach aims
bertujuan agar kepatuhan pajak dapat dijalankan dalam          to ensure tax compliance in every business initiative of the
setiap inisiatif bisnis perusahaan. [GRI 207-1]                company. [GRI 207-1]




                                                                       Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   143
Page 148
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Untuk memperkuat pengendalian risiko, IOH menerapkan             To strengthen tax risk control, IOH employs a structured
kerangka manajemen risiko pajak yang mencakup                    tax risk management framework that includes regular risk
identifikasi risiko, registrasi, pemantauan berkala,             identification, registration, monitoring, and assessment.
serta evaluasi mitigasi. Komite Audit dan Internal Audit         The Audit Committee and Internal Audit oversee the
melakukan pengawasan atas efektivitas sistem kontrol             effectiveness of internal controls, while periodic compliance
internal, sementara pelatihan kepatuhan diberikan                training equips tax personnel and relevant employees with
secara rutin kepada tim pajak dan karyawan terkait               up-to-date knowledge. Throughout the 2025 reporting
untuk memastikan kapabilitas yang selalu mutakhir.               period, all identified tax risks were addressed in accordance
Selama tahun pelaporan 2025, seluruh risiko pajak yang           with the applicable procedures. Tax governance, control,
diidentifikasi telah ditangani sesuai prosedur yang berlaku      and risk management at IOH are deeply integrated into
tata kelola. Pengendalian dan manajemen risiko pajak di          the organizational structure. Tax compliance functions are
IOH diintegrasikan secara mendalam ke dalam struktur             carried out by the Group Tax department, which reports
organisasi. Fungsi kepatuhan pajak dijalankan oleh Group         directly to the Director and CFO, ensuring the effective
Tax yang melapor atau bertanggungjawab secara langsung           implementation and supervision of tax policies. To support
kepada Direktur dan CFO, yang memastikan penerapan               this, IOH has developed a tax governance policy, which
dan pengawasan kebijakan pajak secara efektif. Untuk             has been approved by the Board of Directors and Board of
mendukung ini, IOH telah mengembangkan tax governance            Commissioners, and this policy has been disseminated and
policy, yang telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris,   implemented by the Company’s Tax Function.
dan kebijakan ini telah disosialisasikan serta diterapkan oleh
Fungsi Pajak Perseroan.


Untuk mengelola risiko pajak, IOH melakukan pemantauan           To manage tax risks, IOH conducts regular and structured
secara rutin dan terstruktur terhadap risiko pajak, termasuk     monitoring of tax risks, including registration and evaluation
registrasi dan evaluasi risiko yang teridentifikasi secara       of identified risks on a periodic basis. The Tax Function then
berkala. Fungsi Pajak kemudian mendiskusikan risiko              discusses these risks with the Director and CFO, and the
tersebut dengan Direktur dan CFO, dan Komite Audit secara        Audit Committee periodically monitors these tax risks to
berkala memantau risiko pajak tersebut untuk memastikan          ensure ongoing and effective compliance. [GRI 207-2]
kepatuhan yang berkelanjutan dan efektif. [GRI 207-2]


Dengan tata kelola pajak yang disiplin dan etika kepatuhan       With disciplined tax governance and a strong culture of
yang mendalam, IOH terus memastikan bahwa kontribusi             compliance, IOH ensures that its tax contributions are not
perpajakan bukan hanya kewajiban, tetapi bagian                  merely a statutory obligation, but an integral part of the
dari tanggung jawab perusahaan untuk mendukung                   Company’s responsibility to support national development
pembangunan nasional dan menjaga kepercayaan                     and uphold stakeholder trust
pemangku kepentingan.




144     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 149
Sebagai bagian dari komitmen transparansi dan                    As part of its commitment to transparency and stakeholder
keterlibatan pemangku kepentingan, IOH secara aktif              engagement, IOH maintains an active dialogue with
berkomunikasi dengan regulator, otoritas perpajakan,             regulators, tax authorities, and other stakeholders on
serta pemangku kepentingan lain mengenai isu-isu                 matters related to taxation. This involvement is not limited
perpajakan yang relevan. Keterlibatan ini tidak hanya            to routine communication, but also includes initiatives
sebatas komunikasi rutin, tetapi juga mencakup inisiatif         to hold joint discussions on the implementation of new
untuk melakukan diskusi bersama tentang implementasi             tax regulations. Through these discussions, IOH seeks
peraturan perpajakan baru. Melalui diskusi ini, IOH berupaya     to understand changes in tax regulations, adjust its tax
memahami perubahan dalam regulasi pajak, menyesuaikan            compliance strategies or approaches in line with the latest
strategi atau pendekatan penerapan kepatuhan pajak               developments, and ensure that the company remains
sesuai dengan perkembangan terkini, dan memastikan               compliant with applicable tax regulations. By maintaining
bahwa perusahaan tetap patuh terhadap peraturan                  open and proactive communication with tax stakeholders,
pajak yang berlaku. Dengan menjaga komunikasi yang               IOH ensures that its tax management not only meets
terbuka dan proaktif dengan pemangku kepentingan                 internal needs, but also aligns with the expectations
pajak, IOH memastikan bahwa manajemen pajaknya tidak             and needs of external stakeholders. In addition, IOH is
hanya memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga selaras           also actively involved with telecommunications industry
dengan harapan dan kebutuhan pemangku kepentingan                associations and tax communities, as well as other relevant
eksternal. Selain itu, IOH juga terlibat aktif dengan asosiasi   external parties. In the event of differing interpretations,
industri telekomunikasi dan komunitas perpajakan, serta          the Company proactively seeks clarification through formal
pihak eksternal lain yang relevan. Jika terdapat potensi         mechanisms to avoid compliance risks and maintain smooth
perbedaan penafsiran, Perseroan melakukan klarifikasi dan        business operations. [GRI 207-3]
penyelesaian melalui mekanisme resmi untuk menghindari
risiko kepatuhan dan menjaga kelancaran operasional bisnis.
[GRI 207-3]


Sebagai perusahaan dengan operasi yang tersebar di               As a company with operations spanning multiple regions
berbagai wilayah Indonesia, IOH menyadari pentingnya             across Indonesia, IOH recognises the importance of
akuntabilitas publik atas kontribusi perpajakannya. Untuk        public accountability for its tax contributions. To uphold
itu, Perseroan menyampaikan informasi perpajakan                 this responsibility, the Company transparently discloses
secara transparan, termasuk pengungkapan komponen                jurisdiction-based tax information in accordance with
pajak menurut yurisdiksi yang relevan sesuai ketentuan           applicable reporting requirements. In the 2025 reporting
pelaporan. Pada tahun pelaporan 2025, IOH mencatat               year, IOH recorded consolidated revenue of Rp56,518,141
pendapatan konsolidasian sebesar Rp56.518.141 juta, laba         million, profit before tax of Rp7,284,647 million, current tax
sebelum pajak sebesar Rp7.284.647 juta, jumlah Beban             expense of Rp1,208,338 million, and deferred tax expense of
Pajak kini sebesar Rp1.208.338 juta, serta nilai Beban           Rp258,803 million. These disclosures reflect IOH’s economic
pajak tangguhan sebesar Rp258.803 juta. Informasi ini            contribution to national development while reinforcing its
mencerminkan kontribusi ekonomi IOH dalam mendukung              commitment to openness and alignment with global tax
pembangunan nasional, sekaligus menunjukkan komitmen             reporting standards. [GRI 207-4]
Perseroan untuk memenuhi prinsip keterbukaan yang
sejalan dengan standar pelaporan global. [GRI 207-4]




                                                                         Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   145
Page 150
        Pilar ESG
        ESG Pillars




146   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 151
06.
Inovasi
dan Future
Readiness
Consolidated Financial
Statements
      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   147
Page 152
        Pilar ESG
        ESG Pillars




Inovasi dan Future Readiness
Innovation and Future Readiness




      “               Building the Intelligence
                      Layer of Tomorrow


                                  Tahun 2025 menandai babak baru bagi Indosat, sebuah fase
                                  transisi di mana inovasi tidak lagi dipahami sebagai sekadar
                                  adopsi teknologi, melainkan sebagai arsitektur masa depan
                                  yang membentuk daya saing jangka panjang Perseroan. Di
                                  tengah percepatan adopsi kecerdasan buatan secara global,
                                  Indosat memandang AI sebagai katalis strategis untuk
                                  memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi operasional,
                                  dan membuka nilai baru bagi pelanggan serta ekosistem digital
                                  Indonesia.


                                  Melalui visi Empowering Indonesia 2025 – Building Bridges of
                                  Tomorrow, Indosat menempatkan AI sebagai intelligence layer
                                  di atas fondasi jaringan digital, menghubungkan infrastruktur,
                                  data, dan talenta menjadi satu ekosistem yang adaptif dan
                                  berdaulat. Pendekatan ini sejalan dengan aspirasi Sovereign AI,
                                  di mana teknologi tidak hanya diadopsi, tetapi juga dibentuk
                                  agar relevan dengan konteks lokal, menjunjung kedaulatan
                                  data, serta selaras dengan nilai sosial dan budaya Indonesia.



                                  The year 2025 marks a new chapter for Indosat, a
                                  transition phase where innovation is no longer viewed as
                                  technology adoption alone, but as the architecture of future
                                  competitiveness. Amid the accelerating global adoption of
                                  artificial intelligence, Indosat sees AI as a strategic catalyst
                                  to strengthen connectivity, enhance operational efficiency,
                                  and unlock new value for customers and Indonesia’s digital
                                  ecosystem.


                                  Through the vision of Empowering Indonesia 2025 – Building
                                  Bridges of Tomorrow, Indosat positions AI as an intelligence
                                  layer built on top of its digital network foundation, connecting
                                  infrastructure, data, and talent into an adaptive and sovereign
                                  ecosystem. This approach reflects the spirit of Sovereign AI,
                                  where technology is not only adopted, but shaped to ensure
                                  local relevance, data sovereignty, and alignment with Indonesia’s
                                  social and cultural values.


148   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 153
Sebagai perusahaan telekomunikasi dengan jaringan                  As a telecommunications company with networks closest to
terdekat ke masyarakat, Indosat berada pada posisi                 people, Indosat is uniquely positioned to lead the shift of AI
strategis untuk memimpin pergeseran AI dari pusat                  from centralized data centers toward edge intelligence. This
data terpusat menuju edge intelligence. Peralihan ini              transition enables faster, more secure, and context-aware
memungkinkan pemrosesan data yang lebih cepat, aman,               data processing, unlocking more personalized, efficient,
dan kontekstual, membuka jalan bagi layanan digital                and responsive digital services. Early initiatives such as
yang semakin personal, efisien, dan responsif terhadap             AI-RAN (Artificial Intelligence–Radio Access Network)
kebutuhan pelanggan. Inisiatif awal seperti AI-RAN (Artificial     lay the foundation for smarter networks that optimize
Intelligence–Radio Access Network) menjadi fondasi bagi            performance while improving energy efficiency.
jaringan yang lebih cerdas, mampu mengoptimalkan kinerja
jaringan sekaligus meningkatkan efisiensi energi.


Ke depan, kesiapan masa depan tidak hanya dibangun                 Looking ahead, future readiness is built not only on
melalui infrastruktur, tetapi juga melalui manusia dan             infrastructure, but also on people and collaboration. Indosat
kolaborasi. Indosat memandang penguatan talenta AI,                views AI talent development, strategic partnerships with
kemitraan strategis dengan startup, akademisi, dan                 startups, academia, and global technology leaders, as well
mitra global, serta pengembangan model AI lokal sebagai            as the advancement of local AI models, as integral to its
bagian integral dari strategi inovasi jangka panjang. Tahun        long-term innovation strategy. The year 2025 serves as a
2025 menjadi teaser chapter, sebuah penanda bahwa                  teaser chapter, signaling the Company’s readiness to scale
Perseroan tengah menyiapkan fondasi yang kokoh untuk               responsible, impactful AI implementation in the years ahead.
implementasi AI yang lebih luas, bertanggung jawab, dan
berdampak nyata di tahun-tahun berikutnya.


Pilar Inovasi & Future Readiness
Innovation & Future Readiness PIllars

  AI sebagai Fondasi Transformasi                                    Infrastruktur Cerdas & Edge-Ready
  AI as a Transformation Foundation                                  Intelligent & Edge-Ready Infrastructure
  • AI diposisikan sebagai intelligence layer dalam                  • Penguatan jaringan 5G dan edge-ready infrastructure
    ekosistem digital Indosat                                        • Transisi AI inference dari cloud ke edge untuk latency
  • Fokus pada peningkatan produktivitas, efisiensi, dan               rendah & data sovereignty
    kualitas layanan                                                 • Implementasi awal AI-RAN untuk jaringan yang lebih
  • Mendukung transformasi Indonesia dari pengguna                     adaptif dan efisien
    menjadi pembentuk AI                                             • Strengthening 5G and edge-ready network capabilities
  • AI positioned as the intelligence layer of Indosat’s digital     • Transitioning AI inference from cloud to edge for lower
    ecosystem                                                          latency and data sovereignty
  • Focus on productivity, efficiency, and service quality           • Early deployment of AI-RAN for adaptive and efficient
    enhancement                                                        networks
  • Supporting Indonesia’s shift from AI user to AI shaper




   Talenta & Ekosistem Inovasi                                       Responsible & Trusted AI
   Talent & Innovation Ecosystem                                     Responsible & Trusted AI
   • Investasi berkelanjutan pada pengembangan talenta AI            • Pengembangan AI yang selaras dengan nilai nasional
   • Kolaborasi dengan startup, akademisi, dan mitra                   dan etika
     teknologi global                                                • Penguatan tata kelola data, privasi, dan keamanan siber
   • Dukungan terhadap pengembangan model AI yang                    • Membangun kepercayaan publik sebagai fondasi
     relevan dengan konteks lokal                                      adopsi teknologi jangka panjang
   • Continuous investment in AI talent development                  • AI development aligned with national values and ethical
   • Collaboration with startups, academia, and global                 principles
     technology partners                                             • Strong governance on data privacy and cybersecurity
   • Support for locally relevant AI model development               • Building public trust as a foundation for long-term
                                                                       adoption


                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   149
Page 154
             Pilar ESG
             ESG Pillars




IFRS S1 dan IFRS S2 oleh ISSB atau PSPK 1 dan
PSPK 2 di Indonesia
IFRS S1 and IFRS S2 by ISSB or PSPK 1 and PSPK 2 in Indonesia


PSPK 1 & PSPK 2: TATA KELOLA                                       PSPK 1 & PSPK 2: GOVERNANCE

Dalam kerangka PSPK 1 dan PSPK 2, keberlanjutan tidak              Under PSPK 1 and PSPK 2, sustainability is not treated as
diposisikan sebagai pelaporan tambahan, melainkan                  a standalone disclosure, but as an integral element of the
sebagai bagian yang melekat dalam tata kelola, strategi,           Company’s governance, strategy, and decision-making
dan proses pengambilan keputusan Perseroan. Risiko                 processes. Sustainability-related risks and opportunities—
dan peluang keberlanjutan termasuk risiko iklim                    including climate-related matters—are systematically
dipertimbangkan secara terintegrasi oleh Dewan Komisaris           considered by the Board of Commissioners and the Board
dan Direksi dalam mengawasi strategi, menyetujui transaksi         of Directors in overseeing strategy, approving major
utama, serta memastikan ketahanan model bisnis dalam               transactions, and safeguarding the resilience of the business
jangka pendek, menengah, dan panjang. Pendekatan ini               model across the short, medium, and long term. This
mencerminkan prinsip utama PSPK 1 dan PSPK 2, yaitu                approach reflects the core principle of PSPK 1 and PSPK 2,
keterkaitan langsung antara isu keberlanjutan dengan               which emphasizes the direct linkage between sustainability
penciptaan nilai dan kinerja keuangan Perseroan.                   matters, value creation, and financial performance.


Sebagai penguatan tata kelola tersebut, Direksi membentuk          To reinforce this governance framework, the Board of
ESG Steering Committee (ESG SteerCo) sebagai forum lintas          Directors established the ESG Steering Committee (ESG
fungsi yang melibatkan para Direktur dan Chief. Komite             SteerCo) as a cross-functional forum involving Directors and
ini bersidang tiap 1-2 bulan sekali dan berperan sebagai           Chiefs. Meeting on an every 1-2 months, the Committee
strategic nerve centre dalam membahas risiko dan peluang           serves as a strategic platform to deliberate material
keberlanjutan yang material, memantau kemajuan target,             sustainability risks and opportunities, monitor progress
serta memastikan kualitas dan konsistensi pengungkapan             against targets, and ensure the consistency and reliability
keberlanjutan. Melalui mekanisme ini, trade-off antara risiko      of sustainability disclosures. Through this mechanism,
dan peluang—baik lingkungan, sosial, tata kelola, maupun           trade-offs between environmental, social, governance, and
iklim—dapat dinilai secara seimbang sebelum strategi dan           climate-related considerations are assessed in a balanced
keputusan utama ditetapkan. [PSPK1-27a.iv, PSPK1-27a.v, PSPK2-     manner before key strategic decisions are made. [PSPK1-27a.
6a.iv, PSPK2-6a.v]                                                 iv, PSPK1-27a.v, PSPK2-6a.iv, PSPK2-6a.v]


Pengawasan risiko dan peluang keberlanjutan dan iklim juga         Oversight of sustainability and climate-related risks and
terintegrasi dalam kerangka Enterprise Risk Management             opportunities is also integrated into the Enterprise Risk
(ERM) yang selaras dengan ISO 31000:2018. Dewan                    Management (ERM) framework, which is aligned with ISO
Komisaris, melalui Komite Manajemen Risiko, mengawasi              31000:2018. The Board of Commissioners, through the
efektivitas pengelolaan risiko, sementara Direksi bertindak        Risk Management Committee, oversees the effectiveness
sebagai Komite Eksekutif Manajemen Risiko. Pada tingkat            of risk management, while the Board of Directors acts
operasional, fungsi Business Assurance & Risk Management           as the Executive Risk Management Committee. At the
(BARM) menjalankan pendekatan top-down untuk risiko                operational level, Business Assurance & Risk Management
strategis dan bottom-up untuk risiko operasional, termasuk         (BARM) applies a top-down approach for strategic risks
risiko keberlanjutan serta iklim. Hasilnya dikonsolidasikan        and a bottom-up approach for operational risks, including
dalam risk register yang diperbarui secara berkala untuk           sustainability as well as climate-related risks. These risks are
memastikan respons yang adaptif terhadap dinamika                  consolidated into a regularly updated risk register to ensure
eksternal. [PSPK1-27b, PSPK1-44a.v]                                timely identification and mitigation. [PSPK1-27b, PSPK1-44a.v]


Dalam konteks PSPK 2, isu perubahan iklim dikelola secara          In line with PSPK 2, climate-related matters are managed
lebih terfokus di bawah Pilar Care for Environment, dengan         under the Care for Environment pillar, with primary
penanggung jawab utama pada fungsi teknologi dan                   accountability residing within the technology and network
jaringan. Risiko iklim baik risiko fisik maupun risiko transisi    functions. Both physical and transition climate risks are
dipertimbangkan dalam perencanaan jaringan, alokasi                considered in network planning, capital allocation, and the
belanja modal, dan prioritisasi inisiatif efisiensi energi serta   prioritization of energy efficiency and emissions reduction
penurunan emisi. Meski pengukuran dampak keuangan                  initiatives. While quantitative financial impact measurement
kuantitatif atas risiko dan peluang keberlanjutan masih            of sustainability-related risks and opportunities is still under
dalam tahap pengembangan metodologi dan sistem                     development due to methodological and data readiness




150       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 155
data, Perseroan secara bertahap memperkuat kapabilitas            considerations, the Company continues to strengthen its
internal untuk mendukung pengungkapan yang lebih                  internal capabilities to support more robust, decision-useful
terukur dan selaras dengan PSPK 1 dan PSPK 2 di masa              disclosures aligned with PSPK 1 and PSPK 2 in the future.
mendatang. PSPK2-6a.i, PSPK1-40a                                  PSPK2-6a.i, PSPK1-40a


PSPK 1: STRATEGI, IDENTIFIKASI RISIKO                             PSPK 1: STRATEGY, RISK & OPPORTUNITY
DAN PELUANG, DAN MATERIALITAS                                     IDENTIFICATION, AND MATERIALITY

Keberlanjutan bagi Perseroan bukan sekadar daftar risiko          For the Company, sustainability is not merely a list of risks
yang perlu dihindari, melainkan peta peluang strategis            to be mitigated, but a strategic lens through which long-
yang membentuk arah pertumbuhan jangka panjang.                   term growth opportunities are shaped. Under PSPK 1,
Dalam kerangka PSPK 1, risiko dan peluang keberlanjutan           sustainability-related risks and opportunities are embedded
diperlakukan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari           into business strategy, influencing how the Company
strategi bisnis, memengaruhi cara Perseroan menyusun              formulates business plans, prioritizes investments, and
rencana usaha, menetapkan prioritas investasi, dan                makes strategic decisions amid an increasingly complex
mengambil keputusan strategis di tengah dinamika industri         telecommunications landscape.
telekomunikasi yang semakin kompleks.


Perusahaan mengungkapkan penilaian atas kapasitas                 The Company discloses its assessment of the capacity and
dan ketahanan strategi serta model bisnisnya dalam                resilience of its strategy and business model in addressing
menghadapi ketidakpastian akibat risiko keberlanjutan             uncertainties arising from sustainability risks through a
melalui kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif.          combination of qualitative and quantitative approaches.


Secara kualitatif, IOH menjelaskan bagaimana risiko iklim,        From a qualitative perspective, IOH explains how climate,
regulasi, dan sosial diintegrasikan ke dalam perencanaan          regulatory, and social risks are integrated into strategic
strategis, pengembangan jaringan, dan manajemen risiko            planning, network development, and corporate risk
perusahaan, termasuk penilaian terhadap ketahanan                 management. This includes assessments of operational
operasional, fleksibilitas model bisnis, dan kesiapan             resilience, business model flexibility, and organizational
organisasi dalam merespons perubahan kebijakan dan                readiness to respond to changes in policies and stakeholder
ekspektasi pemangku kepentingan.                                  expectations.


Secara kuantitatif, IOH menggunakan indikator kinerja             From a quantitative perspective, IOH utilizes relevant
dan metrik yang relevan—seperti intensitas energi, emisi,         performance indicators and metrics—such as energy
belanja modal untuk infrastruktur berkelanjutan, biaya            intensity, emissions, capital expenditure for sustainable
kepatuhan, serta dampak finansial yang diperkirakan               infrastructure, compliance costs, and the estimated
dari skenario risiko iklim—untuk mengevaluasi sensitivitas        financial impacts of climate risk scenarios—to evaluate the
kinerja keuangan dan arus kas terhadap berbagai tingkat           sensitivity of financial performance and cash flows under
ketidakpastian.                                                   varying levels of uncertainty.


Melalui pengungkapan ini, IOH memberikan gambaran                 Through this disclosure, IOH provides a balanced overview
yang seimbang mengenai kemampuan strategi dan model               of the ability of its strategy and business model to maintain
bisnis dalam menjaga ketahanan, mendukung pengambilan             resilience, support decision-making, and ensure long-term
keputusan, dan memastikan penciptaan nilai jangka                 value creation amid sustainability-related risks. [PSPK1-41]
panjang di tengah risiko keberlanjutan. [PSPK1-41]


Pendekatan ini dimulai dari proses identifikasi risiko dan        This approach begins with the identification of sustainability
peluang keberlanjutan yang terintegrasi dalam Enterprise          risks and opportunities integrated within the Enterprise Risk
Risk Management (ERM). Perseroan mengombinasikan data             Management (ERM) framework. The Company combines
internal, mulai dari kinerja operasional, hasil asesmen risiko,   internal data, ranging from operational performance
hingga laporan unit kerja, dengan perspektif eksternal            and risk assessments to unit-level reports, with external
seperti perkembangan regulasi, tren industri, standar             perspectives, including regulatory developments, industry
global (POJK 51, GRI, SASB, serta IFRS S1 dan S2), dan            trends, global standards (POJK 51, GRI, SASB, and IFRS S1 and


                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   151
Page 156
             Pilar ESG
             ESG Pillars




ekspektasi pemangku kepentingan. Setiap isu dinilai secara         S2), and stakeholder expectations. Each issue is assessed
disiplin berdasarkan kemungkinan terjadinya dan besaran            based on its likelihood and magnitude of impact, both
dampaknya, baik dari sisi finansial maupun non-finansial,          financial and non-financial, ensuring that sustainability risks
sehingga risiko keberlanjutan diprioritaskan secara setara         are prioritized on par with other strategic risks. [PSPK1-44a.i,
dengan risiko strategis lainnya. [PSPK1-44a.i, PSPK1-44a.iv]       PSPK1-44a.iv]


Identifikasi & Penilaian Risiko Keberlanjutan                      Sustainability Risk Identification & Assessment

•     Sumber internal: data operasional, risk assessment,          •   Internal inputs: operational data, risk assessments, unit
      laporan unit kerja                                               reports
•     Sumber eksternal: regulasi, standar global, tren industri,   •   External inputs: regulations, global standards, industry
      ekspektasi pemangku kepentingan                                  trends, stakeholder expectations
•     Parameter penilaian: kans, dampak, jangka waktu (Short       •   Assessment parameters: likelihood, impact, time horizon
      term (S): ≤ 1 tahun, Medium term (M): 1–3 tahun, Long            (Short term (S): ≤ 1 year, Medium term (M): 1–3 years, Long
      term (L): > 3 tahun) [PSPK1-30c]                                 term (L): > 3 years) [PSPK1-30c]
•     Output utama: risk matrix & risk register terintegrasi       •   Key outputs: integrated risk matrix & risk register


Proses ini kemudian diperkuat melalui penetapan                    This process is further reinforced through the materiality
materialitas sebagai fondasi strategis. Melalui diskusi            assessment, which serves as a strategic foundation.
internal yang melibatkan manajemen senior, ESG Steering            Through internal deliberations involving senior management,
Committee, dan Direksi, Perseroan menyaring isu-isu ESG            the ESG Steering Committee, and the Board of Directors, the
yang paling relevan terhadap model bisnis dan rantai nilai.        Company identifies ESG issues most relevant to its business
Perspektif tersebut diperkaya dengan masukan eksternal             model and value chain. External stakeholder feedback,
melalui survei kepada pelanggan, mitra usaha, dan vendor.          collected through surveys involving customers, business
Hasilnya dituangkan dalam Matriks Materialitas, yang               partners, and vendors, enriches this perspective. The
berfungsi sebagai kompas dalam menetapkan prioritas                outcomes are consolidated into a Materiality Matrix, guiding
program, alokasi sumber daya, serta fokus pengungkapan             program prioritization, resource allocation, and the focus of
keberlanjutan.                                                     sustainability disclosures.


Proses Materialitas                                                Materiality Process

•     Diskusi internal lintas fungsi & manajemen senior            •   Cross-functional internal discussions
•     Validasi melalui survei pemangku kepentingan                 •   External stakeholder validation
•     Penyusunan Matriks Materialitas                              •   Development of the Materiality Matrix
•     Penetapan topik prioritas untuk strategi & pelaporan         •   Identification of priority ESG topics


Dalam praktik pengambilan keputusan, Perseroan secara              In decision-making, the Company actively evaluates
aktif menimbang trade-off antara risiko dan peluang                trade-offs between sustainability risks and opportunities.
keberlanjutan. Investasi pada modernisasi jaringan, efisiensi      Investments in network modernization, energy efficiency,
energi, dan teknologi rendah karbon, misalnya, memerlukan          and low-carbon technologies may require higher upfront
komitmen belanja modal di awal, namun dipandang sebagai            capital expenditure, but are regarded as strategic
investasi strategis untuk menurunkan biaya operasional,            investments to reduce operating costs, mitigate climate-
mengurangi eksposur risiko iklim, dan meningkatkan kualitas        related risks, and enhance service quality over the long
layanan dalam jangka panjang. Demikian pula, perluasan             term. Similarly, expanding connectivity to regions with
akses konektivitas ke wilayah dengan tantangan finansial           lower immediate financial returns is assessed not only from
yang lebih tinggi tetap dipertimbangkan karena manfaat             a financial perspective, but also in terms of social impact
sosialnya yang signifikan serta potensi pertumbuhan jangka         and long-term growth potential. By working closely with
panjang yang dihasilkannya. Dengan bekerja sama secara             regulators, raising awareness about sustainable practices,
erat dengan regulator, meningkatkan kesadaran tentang              and integrating ESG principles into decision-making, IOH
praktik berkelanjutan, serta mengintegrasikan prinsip ESG ke       can identify sustainability opportunities that can balance
dalam pengambilan keputusan, IOH dapat mengidentifikasi            sustainability risks. [PSPK1-44b]
peluang keberlanjutan yang dapat menyeimbangkan risiko
keberlanjutan [PSPK1-44b]

152        Indosat Ooredoo Hutchison
Page 157
Trade-off Strategis                                                      Strategic Trade-offs

•     CAPEX jangka pendek <-> efisiensi biaya & ketahanan                •   Short-term CAPEX <-> long-term efficiency and
      jangka panjang                                                         resilience
•     Risiko operasional <-> peningkatan kualitas layanan &              •   Operational risk <-> service quality and reputation
      reputasi
•     Pengembalian finansial <-> dampak sosial & inklusi                 •   Financial returns <-> social impact and digital inclusion
      digital


Dengan mengintegrasikan risiko dan peluang keberlanjutan                 By embedding sustainability risks and opportunities into
ke dalam strategi dan proses pengambilan keputusan,                      strategy and decision-making processes, the Company
Perseroan memastikan bahwa keberlanjutan berfungsi                       ensures that sustainability functions as a strategic decision
sebagai kerangka berpikir strategis, bukan sekadar                       framework, rather than a compliance exercise. This
kewajiban kepatuhan. Pendekatan ini memperkuat                           approach strengthens business model resilience, sustains
ketahanan model bisnis, menjaga relevansi strategi di                    strategic relevance amid external change, and supports
tengah perubahan eksternal, serta mendukung penciptaan                   long-term value creation for all stakeholders. PSPK1-33c
nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
PSPK1-33c




                                    Risk & Opportunity                                                              Strategic
                                                                               Materiality
       Sustainability                  Identification                                                               Priorities
       -to-Strategy
           Loop                                                               Performance                         Investment
                                                                               Monitoring                          Decisions




    Risiko dan Peluang Keberlanjutan IOH [PSPK1-29a, PSPK1-29b, PSPK1-30a, PSPK1-30b]
    Sustainability Related Risks and Opportunities
    Isu                           Risiko (R)                         Peluang (O)                               Mitigasi
    Topic                            Risk                            Opportunity                              Mitigation
                   Tidak adanya akses ke jaringan listrik
                   utama atau sumber energi alternatif
                   yang lebih stabil di lokasi yang tidak
                   terhubung dengan listrik (off-grid)
                   meningkatkan ketergantungan pada           Peningkatan efisiensi
                   genset berbahan diesel sehingga            energi dan pemanfaatan
                   berdampak pada ketidakpastian              energi terbarukan dapat     Penggunaan AI dan teknologi ramah lingkungan
                   biaya operasional, penurunan efisiensi     menurunkan biaya            dalam mengefisienkan konsumsi energi,
                   energi, dan meningkatnya risiko            operasional (Medium –       penerapan energi terbarukan misalnya
    Energy
                   gangguan layanan. (Short – Medium          Long Term)                  penggunaan solar panel di lokasi BTS
    Energi
                   Term)                                      Improved energy             Use of AI and environmentally friendly technology
                   Lack of access to the main electricity     efficiency and renewable    to improve energy efficiency, implementation of
                   grid or more stable alternative energy     energy utilization can      renewable energy such as solar panels at BTS sites
                   sources in off-grid locations increases    reduce operational costs
                   reliance on diesel generators, resulting   (Medium – Long Term)
                   in operational cost uncertainty,
                   reduced energy efficiency, and
                   increased service disruption risk
                   (Short – Medium Term)



                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       153
Page 158
            Pilar ESG
            ESG Pillars




 Risiko dan Peluang Keberlanjutan IOH [PSPK1-29a, PSPK1-29b, PSPK1-30a, PSPK1-30b]
 Sustainability Related Risks and Opportunities
 Isu                              Risiko (R)                        Peluang (O)                                 Mitigasi
 Topic                               Risk                           Opportunity                                Mitigation
                                                                                           Mengatasi risiko kelangsungan bisnis, termasuk
                                                                                           identifikasi operasi bisnis yang penting;
                                                                                           membangun infrastruktur di lokasi yang
                                                                                           lebih tinggi dan menggunakan pompa untuk
                                                                                           mengendalikan akumulasi air; melindungi
                                                                                           infrastruktur dan memilih lokasi yang lebih
                                                                                           aman untuk mengurangi risiko kebakaran;
                                                                                           mengubah jalur dan memperkuat serat optik
                                                                                           untuk meminimalkan dampak tanah longsor;
                                                                                           memperkuat menara dan antena untuk
                                                                                           meningkatkan ketahanan terhadap angin
                                                             Peningkatan ketahanan         kencang dan tornado; meningkatkan ketahanan
                    Terganggunya keandalan jaringan dan
                                                             dan keandalan jaringan        sistem; mengelola efisiensi atau intensitas
                    penurunan kualitas layanan sebagai
                                                             berbasis climate-resilient    energi secara keseluruhan, ketergantungan
                    dampak perubahan iklim (cuaca
 Climate Change                                              infrastructure (Medium –      pada berbagai jenis energi, dan kemampuan
                    ekstrem, banjir, panas ekstrem) (Short
 & GHG Emissions                                             Long Term)                    untuk mengakses sumber energi alternatif;
                    – Medium Term)
 Perubahan Iklim                                             Improved network              penerapan sistem ISO 50001; menerapkan inisiatif
                    Network reliability disruption and
 & Emisi GRK                                                 resilience and reliability    teknologi hijau; menerapkan praktik pengadaan
                    service quality decline due to climate
                                                             through climate-resilient     berkelanjutan
                    change (extreme weather, floods,
                                                             infrastructure (Medium –      Address business continuity risks including
                    extreme heat) (Short – Medium Term)
                                                             Long Term)                    identification of critical business operations;
                                                                                           build infrastructure at higher locations and use
                                                                                           pumps to control water accumulation; protect
                                                                                           infrastructure and select safer locations to
                                                                                           reduce fire risk; reroute and reinforce fiber
                                                                                           optics to minimize landslide impact; strengthen
                                                                                           towers and antennas; improve system resilience;
                                                                                           manage overall energy efficiency or intensity and
                                                                                           dependency on various energy types; implement
                                                                                           ISO 50001 system; apply green technology
                                                                                           initiatives; implement sustainable procurement
                                                                                           practices
                                                             Penguatan kapabilitas
                                                                                           Penerapan NIST Cybersecurity Framework;
                                                             keamanan siber
                                                                                           Sertifikasi ISO 27001; Kepatuhan penuh terhadap
                    Insiden siber dan kebocoran data         dan tata kelola data
                                                                                           UU PDP; Program Privacy & Data Protection
                    pelanggan dapat mengganggu               dapat meningkatkan
                                                                                           Awareness; Menerapkan persetujuan pelanggan
                    operasional dan menurunkan               kepercayaan pelanggan
 Data Privacy &                                                                            dan pemberitahuan privasi berdasarkan Consent
                    kepercayaan publik (Short - Long         dan diferensiasi layanan
 Cybersecurity                                                                             Management Guideline internal.
                    Term)                                    (Medium – Long Term)
 Privasi Data &                                                                            Implementation of NIST Cybersecurity
                    Cyber incidents and customer data        Strengthening
 Keamanan Siber                                                                            Framework; ISO 27001 certification; Full
                    breaches may disrupt operations          cybersecurity capabilities
                                                                                           compliance with PDP Law; Privacy & Data
                    and reduce public trust (Short – Long    and data governance can
                                                                                           Protection Awareness Program; Implementation
                    Term)                                    enhance customer trust
                                                                                           of customer consent and privacy notice based on
                                                             and service differentiation
                                                                                           IOH Consent Management Guideline.
                                                             (Medium – Long Term)
                                                             Membangun tata kelola
                                                             perusahaan yang kuat dan
                    Adanya korupsi, konflik kepentingan,     praktik etika bisnis dapat
                    dan ketidakpatuhan terhadap              meningkatkan kredibilitas     Meningkatkan kualitas pelaporan dengan
 Corporate          regulasi dapat berdampak pada            dan kepercayaan               mengadopsi standar OJK, GRI, SASB, SDGs dan
 Governance &       reputasi dan keberlanjutan bisnis        pemangku kepentingan          IFRS; Menerapkan Kode Etik dan menyediakan
 Business Ethics    (Short – Long Term)                      (Medium – Long Term)          mekanisme pelaporan pelanggaran
 Tata Kelola &      Corruption, conflict of interest, and    Strong corporate               Improve reporting quality by adopting OJK, GRI,
 Etika Bisnis       regulatory non-compliance may            governance and ethical        SASB, SDGs, IFRS standards; Implement Code of
                    impact reputation and business           practices enhance             Conduct and reporting mechanisms
                    sustainability (Short – Long Term)       credibility and stakeholder
                                                             trust (Medium – Long
                                                             Term)




154      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 159
Risiko dan Peluang Keberlanjutan IOH [PSPK1-29a, PSPK1-29b, PSPK1-30a, PSPK1-30b]
Sustainability Related Risks and Opportunities
Isu                            Risiko (R)                      Peluang (O)                               Mitigasi
Topic                             Risk                         Opportunity                              Mitigation
                                                        Pengembangan SDM,
                                                        keberagaman, dan
                  Keterbatasan talenta digital dan      budaya kerja inklusif        Program pelatihan, pembangunan karier, evaluasi
                  persaingan tenaga kerja dapat         dapat meningkatkan           kinerja berkala, survei karyawan, komunikasi
Labor Practices   memengaruhi kinerja dan inovasi       produktivitas dan retensi    dengan Serikat Pekerja, PKB, kepatuhan regulasi
& HR              perusahaan (Short – Long Term)        karyawan (Medium – Long      ketenagakerjaan
Praktik           Digital talent shortage and labor     Term)                        Training programs, career development,
Ketenagakerjaan   competition may affect company        Human capital                performance evaluation, employee survey, union
                  performance and innovation (Short –   development, diversity and   communication, CLA, compliance with labor
                  Long Term)                            inclusive culture improve    regulations
                                                        productivity and retention
                                                        (Medium – Long Term)


Strategi untuk Mengelola Risiko                                    Strategy for Managing Sustainability
dan Peluang Keberlanjutan.                                         Related Risks and Opportunities

Risiko dan peluang keberlanjutan memiliki pengaruh yang            Sustainability risks and opportunities have an increasingly
semakin signifikan terhadap arah strategi dan proses               significant influence on the Company’s strategic direction
pengambilan keputusan Perseroan. Faktor-faktor seperti             and decision-making processes. Factors such as climate
perubahan iklim, dinamika regulasi, ekspektasi pemangku            change, regulatory dynamics, stakeholder expectations,
kepentingan, serta perkembangan teknologi digital dapat            and digital technology developments can affect operational
memengaruhi kinerja operasional, struktur biaya, akses             performance, cost structure, access to financing, and the
terhadap pembiayaan, serta reputasi perusahaan dalam               company’s long-term reputation. [PSPK1-29c]
jangka panjang. [PSPK1-29c]


Di sisi lain, perkembangan tersebut juga membuka                   On the other hand, these developments also open up
peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional,                  opportunities to improve operational efficiency, accelerate
mempercepat inovasi teknologi, serta memperluas akses              technological innovation, and expand access to inclusive
layanan digital yang inklusif. Oleh karena itu, Perseroan          digital services. Therefore, the Company considers the
mempertimbangkan dampak dari risiko dan peluang                    impact of these sustainability risks and opportunities in the
keberlanjutan tersebut dalam proses perumusan strategi             strategy formulation process to ensure that the decisions
guna memastikan bahwa keputusan yang diambil mampu                 made are able to maintain a balance between business
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis,                    growth, risk management, and long-term value creation.
pengelolaan risiko, dan penciptaan nilai jangka panjang.


Sejalan dengan hal tersebut, pertimbangan keberlanjutan            In line with this, sustainability considerations are integrated
diintegrasikan ke dalam perumusan strategi, perencanaan            into strategy formulation, business planning, and
bisnis, dan pengambilan keputusan investasi, termasuk              investment decision-making, including in determining
dalam penentuan prioritas belanja modal, pengembangan              capital expenditure priorities, network development, and
jaringan, serta berbagai inisiatif transformasi digital.           various digital transformation initiatives. Risks related to
Risiko yang berkaitan dengan aspek iklim, regulasi, dan            climate, regulation, and social aspects are evaluated in
sosial dievaluasi secara bersamaan dengan pertimbangan             conjunction with financial considerations to ensure decisions
finansial untuk memastikan keputusan yang mendukung                that support sustainable operational performance. In every
kinerja operasional yang berkelanjutan. Dalam setiap               strategic decision, the Company also considers the short-
keputusan strategis, Perseroan juga mempertimbangkan               term and long-term impacts on energy efficiency, emission
dampak jangka pendek dan jangka panjang terhadap                   reduction, supply chain sustainability, and the expansion
efisiensi energi, pengurangan emisi, keberlanjutan rantai          of connectivity access for the community. By integrating
pasok, serta perluasan akses konektivitas bagi masyarakat.         sustainability factors into governance and risk management
Melalui integrasi faktor keberlanjutan dalam tata kelola           processes, the Company ensures that the strategies
dan proses manajemen risiko, Perseroan memastikan                  implemented not only support business growth but also


                                                                             Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      155
Page 160
           Pilar ESG
           ESG Pillars




bahwa strategi yang dijalankan tidak hanya mendukung             strengthen business resilience and create sustainable value
pertumbuhan usaha, tetapi juga memperkuat ketahanan              for all stakeholders.
bisnis dan penciptaan nilai berkelanjutan bagi seluruh
pemangku kepentingan.


Dari perspektif keuangan jangka pendek, volatilitas harga        From financial perspective short term, energy price volatility
energi, serta potensi gangguan operasional akibat risiko         and potential operational disruptions due to climate risks
iklim dapat meningkatkan beban operasional dan menekan           could increase operating expenses and squeeze margins.
margin. Di sisi lain, inisiatif efisiensi seperti optimalisasi   On the other hand, efficiency initiatives such as network
jaringan dan manajemen energi berkontribusi pada                 optimization and energy management contribute to cost
penghematan biaya dan menjaga stabilitas arus kas.               savings and maintain cash flow stability.


Dalam jangka menengah, investasi pada infrastruktur              In the medium term, investments in energy-efficient
hemat energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta               infrastructure, renewable energy utilization, and digital
program inklusi digital memerlukan belanja modal di              inclusion programs require upfront capital expenditure, but
awal, namun diharapkan meningkatkan efisiensi aset,              are expected to improve asset efficiency, reduce operating
menurunkan biaya operasional, serta memperkuat                   costs, and strengthen revenue resilience through increased
ketahanan pendapatan melalui peningkatan keterlibatan            customer engagement and market expansion.
pelanggan dan ekspansi pasar.


Dalam jangka panjang, risiko transisi iklim, perkembangan        In the long term, climate transition risks, regulatory
regulasi, dan ekspektasi pemangku kepentingan dapat              developments, and stakeholder expectations may affect
memengaruhi valuasi aset, akses pendanaan, dan biaya             asset valuation, access to funding, and capital costs.
modal. Sebaliknya, strategi keberlanjutan IOH yang berfokus      Conversely, IOH’s sustainability strategy, which focuses on
pada transformasi jaringan rendah karbon, operasional yang       low-carbon network transformation, responsible operations,
bertanggung jawab, dan pertumbuhan digital yang inklusif         and inclusive digital growth, creates opportunities to
menciptakan peluang untuk memperkuat daya saing                  strengthen long-term competitiveness, stabilize cash flow,
jangka panjang, menstabilkan arus kas, dan mendukung             and support sustainable value creation. [PSPK1-29d]
penciptaan nilai berkelanjutan. [PSPK1-29d]


Pada tahun 2025, IOH memperkuat komitmennya terhadap             In 2025, IOH reinforced its commitment to sustainability by
keberlanjutan dengan mengembangkan kerangka strategis            developing a strategic framework that had been established
yang telah ditetapkan pada tahun sebelumnya. Pendekatan          the previous year. This approach integrates environmental
ini mengintegrasikan tanggung jawab lingkungan,                  responsibility, digital empowerment, and ethical business
pemberdayaan digital, dan praktik bisnis yang etis ke dalam      practices into the core of the company’s operations. As
inti operasional perusahaan. Seiring dengan perubahan            the telecommunications industry landscape changes, IOH
lanskap industri telekomunikasi, IOH tetap konsisten dalam       remains consistent in addressing pressing global challenges,
menangani tantangan global yang mendesak, mulai dari             from climate action and digital inclusion to governance
aksi iklim dan inklusi digital hingga keunggulan tata kelola.    excellence.


Berdasarkan tiga pilar keberlanjutan utama IOH                   Based on IOH’s three main pillars of sustainability, namely
yaitu Peduli terhadap Lingkungan, Peluang Digital                Caring for the Environment, Digital Opportunities to
untuk Memberdayakan Masyarakat, serta Bisnis yang                Empower Communities, and Responsible and Ethical
Bertanggung Jawab dan Etis, IOH terus menyempurnakan             Business, IOH continues to refine its approach to ensure that
pendekatannya untuk memastikan bahwa keberlanjutan               sustainability is not just an aspiration, but a key driver of
bukan sekadar aspirasi, tetapi menjadi pendorong utama           long-term growth. With a roadmap aligned with global and
pertumbuhan jangka panjang. Dengan peta jalan yang               national sustainability goals, IOH is committed to building
selaras dengan tujuan keberlanjutan global dan nasional,         a resilient, inclusive, and future-ready digital ecosystem,
IOH berkomitmen untuk membangun ekosistem digital                while strengthening its position as a leader in the Indonesian
yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan,          telecommunications industry. [PSPK1-29e]
sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemimpin di
industri telekomunikasi Indonesia. [PSPK1-29e]


156      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 161
PSPK 2: STRATEGI, RISIKO, KETAHANAN,                                   PSPK 2: CLIMATE STRATEGY, RISKS,
DAN ANALISIS SKENARIO IKLIM                                            RESILIENCE & SCENARIO ANALYSIS

Perubahan iklim dipandang Perseroan sebagai isu strategis              The Company views climate change as a strategic issue
yang memengaruhi keberlanjutan operasional, ketahanan                  that affects operational sustainability, telecommunications
jaringan telekomunikasi, serta penciptaan nilai jangka                 network resilience, and long-term value creation. IOH’s
panjang. Fokus utama IOH adalah mengidentifikasi,                      main focus is to identify, mitigate, and manage material
memitigasi, dan mengelola risiko material terkait                      risks related to climate change by organizing them into
perubahan iklim dengan mengorganisasikannya ke                         strategic actions. To guide this process, IOH identifies and
dalam tindakan strategis. Untuk membimbing proses                      categorizes climate-related risks and opportunities into two
ini, IOH mengidentifikasi dan mengkategorikan risiko                   main areas: physical risks and transition risks. Therefore, the
serta peluang terkait iklim ke dalam dua area utama:                   management of climate-related risks and opportunities is
risiko fisik dan risiko transisi. Oleh karena itu, pengelolaan         fully integrated into the Company’s governance structure
risiko dan peluang terkait iklim diintegrasikan secara                 and business strategy, in line with PSPK 2, which is
menyeluruh ke dalam struktur tata kelola dan strategi                  Indonesia’s regional adoption of IFRS S2 developed from
bisnis Perseroan, sejalan dengan PSPK 2 yang merupakan                 the recommendations of the Task Force on Climate-
adopsi regional Indonesia untuk IFRS S2 yang dikembangkan              related Financial Disclosures (TCFD). Alignment with global
dari rekomendasi Task Force on Climate-related                         standards helps IOH build resilience and integrate climate
Financial Disclosures (TCFD). Keselarasan dengan standar               considerations into its long-term operations and strategies.
global membantu IOH membangun ketahanan serta                          This approach ensures that climate considerations are an
mengintegrasikan pertimbangan iklim ke dalam operasi dan               integral part of strategic oversight, decision-making, and
strategi jangka panjangnya. Pendekatan ini memastikan                  operational execution at all levels of the organization. [PSPK2-
bahwa pertimbangan iklim menjadi bagian integral dari                  25b]
pengawasan strategis, pengambilan keputusan, serta
eksekusi operasional di seluruh tingkat organisasi. [PSPK2-25b]


Struktur Tata Kelola Iklim                                             CLIMATE GOVERNANCE STRUCTURE

Pengawasan dan pengelolaan isu iklim dilakukan                         Climate issues are monitored and managed through a clear,
melalui struktur tata kelola yang jelas dan berlapis, yang             multi-layered governance structure that links the roles of
menghubungkan peran Dewan Komisaris, Direksi, hingga                   the Board of Commissioners, the Board of Directors, and
unit operasional.                                                      operational units.


                           Mengawasi kinerja, integrasi risiko dan peluang keberlanjutan secara berkala baik dalam strategi perusahaan,
 Dewan Komisaris           transaksi material, dan manajemen risiko.
 Board of Commissioners    Oversee performance, risk integration, and sustainability opportunities on a regular basis in corporate strategy,
                           material transactions, and risk management.
                           Bertanggung jawab atas perumusan dan implementasi strategi keberlanjutan, termasuk strategi iklim.
 Direksi                   Membentuk dan mengarahkan ESG Steerco sebagai forum koordinasi lintas fungsi.
 Board of Directors        Responsible for formulating and implementing sustainability strategies, including climate strategies.
                           Establish and direct ESG Steerco as a cross-functional coordination forum.
                           Badan lintas fungsi yang dipimpin oleh Direktur dan Chief di tiga unit kerja utama.
                           Mengoordinasikan implementasi strategi ESG dan memantau dampak operasional, termasuk risiko dan
                           peluang iklim.
 ESG Steerco
                           A cross-functional body led by the Director and Chief of three main work units.
                           Coordinate the implementation of ESG strategies and monitor operational impacts, including climate risks and
                           opportunities.

 PIllar Care for           Menjadi pilar utama pengelolaan isu iklim di bawah ESG Steerco.
 Environment               Fokus pada ketahanan jaringan, efisiensi energi, dan inisiatif mitigasi serta adaptasi iklim.
 Care for Environment      Be the main pillar of climate issue management under ESG Steerco.
 Pillar                    Focus on network resilience, energy efficiency, and climate mitigation and adaptation initiatives.

                           Mengelola risiko dan peluang iklim secara operasional, termasuk perencanaan ketahanan aset dan efisiensi
 Tim Operasional
                           energi.
 Operational Team
                           Manage climate risks and opportunities operationally, including asset resilience planning and energy efficiency.




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         157
Page 162
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Integrasi Iklim dalam Strategi dan                             Integration of Climate into Strategy
Pengambilan Keputusan                                          and Decision Making

Perseroan mengintegrasikan risiko dan peluang terkait          The Company integrates climate-related risks and
iklim ke dalam proses perumusan strategi dan pengambilan       opportunities into its overall strategy formulation and business
keputusan bisnis secara menyeluruh. Pertimbangan               decision-making processes. Climate considerations are part
iklim menjadi bagian dari pengawasan strategis Dewan           of the strategic oversight of the Board of Commissioners
Komisaris dan Direksi, termasuk dalam evaluasi rencana         and Board of Directors, including in the evaluation of business
bisnis, persetujuan investasi dan transaksi material,          plans, approval of investments and material transactions,
serta pelaksanaan manajemen risiko. Risiko dan peluang         and implementation of risk management. Climate risks and
iklim juga terintegrasi dalam kerangka Enterprise Risk         opportunities are also integrated into the Enterprise Risk
Management (ERM), sehingga memungkinkan Perseroan              Management (ERM) framework, enabling the Company
menilai secara berimbang dampak terhadap ketahanan             to assess the impact on operational resilience, financial
operasional, kinerja keuangan, kepatuhan regulasi, dan         performance, regulatory compliance, and reputation in support
reputasi dalam mendukung penciptaan nilai jangka panjang.      of long-term value creation.


Perusahaan memperoleh dan merencanakan sumber daya             The company acquires and plans resources to respond to
untuk merespons risiko dan peluang iklim melalui integrasi     climate risks and opportunities through integration into
dalam proses perencanaan bisnis, penganggaran, dan             business planning, budgeting, and capital management
pengelolaan modal.                                             processes.


Pendanaan serta CAPEX/OPEX untuk inisiatif terkait iklim       Funding and CAPEX/OPEX for climate-related initiatives
dialokasikan melalui siklus perencanaan tahunan dan jangka     are allocated through annual and medium-term planning
menengah, dengan mempertimbangkan prioritas strategis,         cycles, taking into account strategic priorities, cost-benefit
analisis biaya-manfaat, dan dampak terhadap ketahanan          analysis, and impact on operational resilience and financial
operasional serta kinerja keuangan. [PSPK2-14b]                performance. [PSPK2-14b]
Investasi pada modernisasi jaringan, efisiensi energi, dan     Investments in network modernization, energy efficiency,
infrastruktur rendah karbon menjadi salah satu prioritas       and low-carbon infrastructure are among the priorities of
bagian dari belanja modal strategis.                           strategic capital expenditure.


Dari sisi SDM, Perusahaan mengalokasikan kapabilitas           On the human resources side, the Company allocates
internal dan pengembangan kompetensi untuk                     internal capabilities and competency development to
mendukung pengelolaan risiko iklim, efisiensi operasional,     support climate risk management, operational efficiency,
dan implementasi inisiatif keberlanjutan. Dari sisi            and the implementation of sustainability initiatives. On
teknologi, Perusahaan memanfaatkan solusi digital,             the technology side, the Company utilizes digital solutions,
sistem pemantauan energi dan emisi, serta teknologi            energy and emissions monitoring systems, and network
jaringan untuk meningkatkan visibilitas data, efisiensi, dan   technologies to improve data visibility, efficiency, and
pengambilan keputusan berbasis risiko iklim.                   climate risk-based decision making.


Melalui pendekatan ini, Perusahaan memastikan ketersediaan     Through this approach, the Company ensures the availability
sumber daya yang memadai dan selaras dengan strategi           of adequate resources that are aligned with its business
bisnis dalam merespons risiko dan peluang iklim. [PSPK2-14b]   strategy in responding to climate risks and opportunities.
                                                               [PSPK2-14b]




158      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 163
Penguatan Kapabilitas dan Awareness Iklim                         Strengthening Climate Capabilities
                                                                  and Awareness

Untuk mendukung efektivitas tata kelola iklim, Perseroan          To support the effectiveness of climate governance, the
secara berkelanjutan memperkuat kapabilitas dan                   Company continuously strengthens its internal capabilities
kesadaran internal terkait isu perubahan iklim. Direksi,          and awareness of climate change issues. The Board of
manajemen, serta unit kerja terkait mengikuti berbagai            Directors, management, and related work units participate
awareness sessions dan pelatihan IFRS S1 dan S2 / PSPK            in various awareness sessions and IFRS S1 and S2 / PSPK
1 dan PSPK 2, khususnya bagi fungsi yang terlibat dalam           1 and PSPK 2 training, especially for functions involved in
penyusunan dan pengungkapan laporan keberlanjutan.                the preparation and disclosure of sustainability reports.
Upaya ini bertujuan untuk memastikan keselarasan                  These efforts aim to ensure cross-functional alignment in
pemahaman lintas fungsi dalam mengidentifikasi, menilai,          identifying, assessing, responding to, and disclosing climate
menanggapi, serta mengungkapkan risiko dan peluang iklim          risks and opportunities in a consistent, comprehensive, and
secara konsisten, komprehensif, dan terintegrasi. [PSPK2-6a.ii]   integrated manner. [PSPK2-6a.ii]


Risiko iklim dipantau secara berkala melalui indikator kunci      Climate risks are monitored regularly through key risk
risiko (Key Risk Indicators/KRI), pelaporan operasional, serta    indicators (KRIs), operational reporting, and management
dashboard manajemen yang mencakup aspek paparan                   dashboards covering physical exposure, transition, and
fisik, transisi, dan kepatuhan regulasi. Fungsi terkait           regulatory compliance aspects. Relevant functions conduct
melakukan peninjauan rutin terhadap perkembangan                  regular reviews of regulatory developments, energy and
regulasi, kinerja energi dan emisi, serta potensi dampak          emissions performance, and potential impacts on networks
terhadap jaringan dan aset.                                       and assets.


Hasil pemantauan dilaporkan secara periodik kepada                Monitoring results are reported periodically to management
manajemen dan organ tata kelola yang relevan untuk                and relevant governance bodies to support the evaluation
mendukung evaluasi efektivitas mitigasi, penyesuaian              of mitigation effectiveness, strategy adjustments, and
strategi, dan pengambilan keputusan yang responsif                decision-making that is responsive to changes in the climate
terhadap perubahan profil risiko iklim. [PSPK2-25a.v]             risk profile. [PSPK2-25a.v]


Mekanisme Pemantauan dan Akuntabilitas                            Monitoring and Accountability Mechanisms

Perseroan menerapkan mekanisme pemantauan dan                     The Company implements structured monitoring and
akuntabilitas yang terstruktur dalam pengelolaan risiko           accountability mechanisms in managing climate risks
dan peluang iklim. ESG Steering Committee menerima                and opportunities. The ESG Steering Committee receives
pembaruan kinerja dan perkembangan inisiatif iklim melalui        updates on the performance and progress of climate
rapat rutin yang dilaksanakan secara berkala, baik bulanan        initiatives through regular meetings held on a monthly or bi-
maupun dua bulanan, serta melalui laporan periodik dari           monthly basis, as well as through periodic reports from the
penanggung jawab inisiatif. [PSPK2-6a.iii]                        persons in charge of the initiatives. [PSPK2-6a.iii]


Pengawasan dan proses manajemen untuk risiko dan                  Oversight and management processes for climate-related
peluang terkait iklim dikelola dalam pillar Care for              risks and opportunities are managed under the Care for
Environment di bawah pengawasan Chief Financial Officer           Environment pillar under the supervision of the Chief
(CFO), Chief Procurement Officer (CPO), Chief Technology          Financial Officer (CFO), Chief Procurement Officer (CPO),
Officer (CTO). Pilar lingkungan ini dipimpin oleh VP- Expert      and Chief Technology Officer (CTO). This environmental pillar
Power & SVP-Head of Procurement Operations. [PSPK2-6b]            is led by the VP-Expert Power & SVP-Head of Procurement
                                                                  Operations. [PSPK2-6b]




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   159
Page 164
             Pilar ESG
             ESG Pillars




 CLIMATE CHANGE RISK MANAGEMENT FRAMEWORK [PSPK2-10d, PSPK2-29b, PSPK2-29c]


                           GOVERNANCE                                                  CLIMATE RISK MANAGEMENT



         •     Dewan Komisaris                                        •    Risk Identification
         •     Direksi                                                     Physical Risk
         •     ESG Steerco                                                 a. Akut: Banjir, badai, kebakaran, longsor
         •     Pillar Care for Environment                                     Acute: Flood, storms, fires, landslides
         •     Tim Operasional                                             b. Kronis: Kenaikan suhu, kenaikan muka air laut
         •     Board of Commissioners                                          Chronic: Rising temperatures, rising sea levels
         •     Board of Directors                                     •    Transition Risk
         •     ESG Steerco                                                 a. Kebijakan & regulasi
         •     Pillar Care for Environment                                 b. Teknologi
                                                                           c. Pasar
         •     Operational Team
                                                                           d. Reputasi
                                                                           e. Policy & regulation
                                                                           f. Technology
                                                                           g. Market
                                                                           h. Reputation
                                                                           Time Horizon
                                                                           a. Jangka pendek (≤1 tahun)
                                                                           b. Jangka menengah (1–3 tahun)
                                                                           c. Jangka panjang (>3 tahun)
                                                                           a. Short term (≤1 year)
                                                                           b. Medium term (1–3 years)
                                                                           c. Long term (>3 years)
                                                                      •    Risk Assessment
                                                                      •    Risk Treatment
                                                                      •    Monitoring & Review
                                                                      •    Continuous Improvement




                                                      METRICS AND TARGET


                           DISCLOSURE OF GHG EMISSIONS, RELATED RISKS AND PERFORMANCE AGAINST TARGET


                                              MEASUREMENT TOOLS AND MONITORING

Di tingkat strategis, Dewan Komisaris memainkan peran            At the strategic level, the Board of Commissioners plays an important
penting dalam mengawasi manajemen risiko. Dewan Komisaris        role in overseeing risk management. The Board of Commissioners
telah membentuk Komite Manajemen Risiko, yang bertugas           has established a Risk Management Committee, which is tasked
meninjau efektivitas aktivitas manajemen risiko serta            with reviewing the effectiveness of risk management activities and
memberikan arahan kepada Direksi. Direksi, pada gilirannya,      providing guidance to the Board of Directors. The Board of Directors,
berperan sebagai Komite Eksekutif Manajemen Risiko, yang         in turn, acts as the Executive Risk Management Committee, ensuring
memastikan bahwa seluruh proses manajemen risiko sejalan         that all risk management processes are in line with the policies set by
dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Komisaris.           the Board of Commissioners.


Di tingkat operasional, IOH telah membentuk Business             At the operational level, IOH has established Business Assurance &
Assurance & Risk Management (BARM), yang beroperasi              Risk Management (BARM), which operates under the supervision of
di bawah pengawasan Presiden Direktur & CEO. BARM                the President Director & CEO. BARM is responsible for developing
bertanggung jawab untuk mengembangkan dan menerapkan             and implementing the risk management systems required by IOH.
sistem manajemen risiko yang diperlukan oleh IOH. IOH            IOH applies a dual approach to risk management, namely a top-
menerapkan pendekatan ganda dalam manajemen risiko,              down approach for strategic risks and a bottom-up approach for
yaitu pendekatan top-down untuk risiko strategis dan bottom-     operational risks. Both approaches are facilitated and fully supported
up untuk risiko operasional. Kedua pendekatan ini difasilitasi   by BARM, so that risks can be identified and addressed at all levels of
dan sepenuhnya didukung oleh BARM, sehingga risiko dapat         the organization.
diidentifikasi dan ditangani di semua tingkatan organisasi.


160     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 165
Hasil dari upaya ini adalah pembentukan daftar risiko, yaitu      The result of these efforts is the creation of a risk
suatu kompilasi yang komprehensif dari semua risiko yang          register, which is a comprehensive compilation of all
telah diidentifikasi. Daftar ini diperbarui secara berkala        identified risks. This register is updated regularly through
melalui koordinasi yang efektif antara BARM dan unit-unit         effective coordination between BARM and relevant units
terkait di dalam Perseroan, untuk memastikan bahwa risiko         within the Company to ensure that emerging risks are
yang muncul segera ditangani. Dengan mengintegrasikan             addressed immediately. By integrating risk management
manajemen risiko ke dalam kerangka tata kelola,                   into its governance framework, IOH safeguards the
IOH menjaga kelangsungan jangka panjang inisiatif                 long-term sustainability of its sustainability initiatives.
keberlanjutannya. Pendekatan proaktif ini memastikan              This proactive approach ensures that ESG risks are
bahwa risiko ESG dikelola secara sistematis sehingga              managed systematically, enabling IOH to allocate
memungkinkan IOH untuk mengalokasikan sumber daya                 resources effectively, integrate sustainability aspects
secara efektif, mengintegrasikan aspek keberlanjutan              into decision-making, and adapt to changing conditions
dalam pengambilan keputusan, serta beradaptasi dengan             without compromising business sustainability. Ultimately,
perubahan kondisi tanpa mengorbankan keberlanjutan                this comprehensive risk management strategy further
bisnis. Pada akhirnya, strategi manajemen risiko yang             strengthens IOH's ability to create sustainable value,
komprehensif ini semakin memperkuat kemampuan IOH                 ensuring that its environmental and social commitments
dalam menciptakan nilai berkelanjutan, memastikan bahwa           remain resilient in the face of future challenges. [PSPK1-44c]
komitmen lingkungan dan sosialnya tetap tangguh dalam             [PSPK2-25c]
menghadapi tantangan di masa depan. [PSPK1-44c] [PSPK2-
25c]


Untuk menetapkan prioritas atas berbagai risiko terkait iklim     To prioritize climate-related risks over other types of risks,
dibandingkan dengan jenis risiko lainnya, IOH menerapkan          IOH applies in-depth climate scenario analysis to one key
analisis skenario iklim secara mendalam pada satu risiko          risk from each category. This approach allows the company
utama dari masing-masing kategori. Pendekatan ini                 to assess the level of impact and uncertainty of climate risks
memungkinkan perusahaan menilai tingkat dampak dan                more comprehensively, so that the most significant risks can
ketidakpastian risiko iklim secara lebih komprehensif,            be prioritized and translated into concrete and actionable
sehingga risiko yang paling signifikan dapat diprioritaskan       strategic measures. In addition to conducting climate
dan diterjemahkan ke dalam tindakan strategis yang konkret        scenario analysis, IOH studies past events that caused losses
dan dapat ditindaklanjuti. Selain melakukan analisis skenario     to the company to determine which climate risks need to
iklim, IOH mempelajari kejadian di masa lampau yang               be prioritized. IOH conducts in-depth analysis of risks and
menyebabkan kerugian perusahaan untuk menentukan                  opportunities in cases involving material financial impacts
risiko iklim yang perlu di prioritaskan. IOH melakukan analisis   such as long-term climate-related impacts, potential
mendalam terhadap risiko dan peluang dalam kasus yang             regulatory changes, and impacts on corporate reputation.
melibatkan dampak keuangan material seperti dampak                [PSPK2-25a.iv]
jangka panjang terkait iklim, potensi perubahan regulasi, dan
dampak pada reputasi perusahaan. [PSPK2-25a.iv]


IOH menilai risiko keberlanjutan dengan menggabungkan             IOH assesses sustainability risks by combining Likelihood
Likelihood dan Impact berdasarkan kriteria yang sudah             and Impact based on predetermined criteria.
ditetapkan.


Likelihood diklasifikasikan menjadi:                              Likelihood is classified as:
1. High (diperkirakan terjadi ≤1 tahun)                           1. High (expected to occur ≤1 year)
2. Medium (mungkin terjadi dalam 1–3 tahun)                       2. Medium (likely to occur within 1–3 years)
3. Low (tidak diharapkan terjadi dalam >3 tahun).                 3. Low (not expected to occur within >3 years).


Impact dinilai pada beberapa aspek:                               Impact is assessed on several aspects:
• Finansial                                                       • Financial
• Reputasi                                                        • Reputation
• Operasional                                                     • Operational
• Hukum/kepatuhan                                                 • Legal/compliance


                                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      161
Page 166
                Pilar ESG
                ESG Pillars




Perseroan menggunakan skor dampak tertinggi sebagai                                  The company uses the highest impact score as the overall
nilai dampak keseluruhan. Hasil penilaian kemudian                                   impact value. The assessment results are then mapped
dipetakan dalam risk matrix untuk menentukan prioritas                               in a risk matrix to determine mitigation and monitoring
mitigasi dan pemantauan. [PSPK1-44a.iii] [PSPK2-25a.iii]                             priorities. [PSPK1-44a.iii] [PSPK2-25a.iii]


 TRANSITION RISK & OPPORTUNITY [PSPK2-29d]

 Risk Category                        Potential Impact                 Financial Implication              Key Response                          Opportunity

                              •   Kenaikan biaya kepatuhan
                                                                                                   Efisiensi energi, kepatuhan          Akses pembiayaan
                              •   Ada sanksi apabila terdapat
                                                                       OPEX meningkat              regulasi                             berkelanjutan
 Policy & Legal                   pelanggaran
                                                                       Increased OPEX              Energy efficiency, regulatory        Sustainable financing
                              •   Increased compliance costs
                                                                                                   compliance                           access
                              •   Penalties for violations
                              Investasi teknologi rendah                                           Inovasi dan optimasi
                              karbon                                                               jaringan                             Efisiensi operasional
 Technology                                                            CAPEX
                              Investment in low-carbon                                             Network innovation and               Operational Efficiency
                              technologies                                                         optimization
                                                                                                   Produk & layanan
                              Perubahan preferensi pelanggan           Pendapatan                  berkelanjutan
 Market                                                                                                                                 Market differentiation
                              Changing customer preferences            Revenues                    Sustainable products &
                                                                                                   services
                              Ekspektasi ESG meningkat                 Reputasi                    Transparansi & disclosure            Brand Trust
 Reputation
                              Increased ESG expectations               Reputation                  Transparency & disclosure



                                           Analisis Skenario Iklim [PSPK2-25a.i, PSPK2-25a.ii] [PSPK2-22]
 Dampak perubahan iklim dianalisis menggunakan dua pendekatan. Pendekatan           The impacts of climate change are analyzed using two approaches. The first
 pertama dilakukan dengan menilai keterpaparan BTS terhadap empat jenis             approach assesses the exposure of BTS sites to four types of climate-related
 bencana terkait iklim, yaitu kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrem,             hazards: wildfire, extreme weather, flood, and landslide. These hazards were
 banjir, dan longsor. Keempat jenis bencana ini dipilih karena memiliki relevansi   selected due to their high relevance to Indosat’s BTS operations, as they may
 tinggi terhadap operasional BTS Indosat, baik melalui potensi kerusakan            cause physical damage to assets, disrupt maintenance access, interrupt
 fisik aset, gangguan akses pemeliharaan, gangguan pasokan listrik, maupun          electricity supply, and affect service continuity. The disaster hazard index is
 terganggunya kesinambungan layanan. Indeks bahaya bencana bersumber                sourced from the Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), which
 dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang menyediakan data           provides spatial multi-hazard risk data across Indonesia. In this analysis, each
 spasial risiko multi-bahaya untuk seluruh wilayah Indonesia. Dalam analisis ini,   BTS location is mapped using GPS coordinates and then overlaid with the BNPB
 setiap lokasi BTS dipetakan menggunakan koordinat GPS, kemudian ditimpa            hazard index map through spatial analysis. Each BTS point receives a numerical
 (overlay) dengan peta indeks bahaya BNPB melalui analisis spasial. Setiap titik    hazard index value ranging from 0.00 to 1.00 for each hazard type. A value of
 BTS memperoleh nilai indeks bahaya numerik pada rentang 0,00 hingga 1,00           0.00 indicates that no hazard is identified, while 1.00 represents the highest level
 untuk masing-masing jenis bahaya. Nilai 0,00 menunjukkan tidak terdapat            of exposure.
 bahaya yang teridentifikasi, sedangkan nilai 1,00 menunjukkan tingkat paparan
 tertinggi.


 Pendekatan kedua dilakukan dengan menilai risiko akibat perubahan variabel         The second approach evaluates risks arising from changes in climate variables,
 iklim, khususnya curah hujan ekstrem dan suhu ekstrem. Data variabel               particularly extreme precipitation and extreme temperature. Data on extreme
 suhu dan hujan ekstrem diperoleh dari pemodelan CMIP6 (Coupled Model               temperature and rainfall variables are obtained from modeling under the
 Intercomparison Project Phase 6) yang dipublikasikan melalui Copernicus            Coupled Model Intercomparison Project Phase 6 (CMIP6), which is published
 Atlas. Data yang digunakan adalah data hasil pemodelan dengan pendekatan           through the Copernicus Climate Change Service Atlas. The data used are
 Global Warming Level (GWL), yaitu tingkat pemanasan global tertentu terhadap       modeling outputs based on the Global Warming Level (GWL) approach, which
 periode pra-industri. Pendekatan GWL dipilih karena lebih secara langsung          represents specific levels of global warming relative to the pre-industrial period.
 menunjukkan besarnya perubahan iklim yang dihadapi aset, dibandingkan              The GWL approach is chosen because it more directly reflects the magnitude
 pendekatan berbasis jalur emisi atau sosial-ekonomi tertentu. Analisis disusun     of climate change faced by assets compared to approaches based on specific
 pada kondisi saat ini, tingkat pemanasan global 1,5°C, dan tingkat pemanasan       emission or socio-economic pathways. The analysis is conducted for current
 global 4°C.                                                                        conditions, 1.5°C global warming, and 4°C global warming scenarios.




162           Indosat Ooredoo Hutchison
Page 167
                                           Analisis Skenario Iklim [PSPK2-25a.i, PSPK2-25a.ii] [PSPK2-22]
 Data CMIP6 disajikan dalam satuan hari per tahun sebagai frekuensi kejadian         CMIP6 data are presented in days per year, representing the projected
 ekstrem hasil proyeksi. Nilai tersebut kemudian diklasifikasikan ke dalam kelas     frequency of extreme events. These values are then classified into risk classes
 risiko menggunakan pendekatan statistik berbasis distribusi data (percentile-       using a statistical distribution-based approach (percentile-based thresholding)
 based thresholding) yang dikalibrasi terhadap karakteristik iklim Indonesia.        calibrated to Indonesia’s climate characteristics. For extreme rainfall, the
 Untuk hujan ekstrem, indikator yang digunakan adalah very heavy precipitation       indicator used is very heavy precipitation days, defined as days with rainfall
 days, yaitu hari dengan curah hujan lebih dari 20 mm per hari. Ambang ini           exceeding 20 mm per day. This threshold is selected because it is consistent
 dipilih karena konsisten dengan standar WMO untuk kejadian hujan lebat dan          with the heavy rainfall standard of the World Meteorological Organization
 relevan terhadap risiko banjir lokal di lokasi BTS. Untuk suhu ekstrem, indikator   (WMO) and is relevant to local flood risks at BTS locations. For extreme
 yang digunakan adalah extreme hot days, yaitu hari dengan suhu maksimum             temperature, the indicator used is extreme hot days, defined as days with
 lebih dari 35°C. Ambang 35°C dipilih karena merupakan batas kritis operasional      maximum temperatures exceeding 35°C. The 35°C threshold is chosen because
 bagi perangkat elektronik luar ruangan; pada suhu di atas ambang tersebut,          it represents a critical operational limit for outdoor electronic equipment; above
 komponen aktif berisiko mengalami thermal stress yang dapat memperpendek            this temperature, active components are at risk of experiencing thermal stress,
 umur pakai.                                                                         which may shorten their operational lifespan.


 Persentase BTS dalam setiap kelas bahaya dihitung sebagai proporsi terhadap         The percentage of BTS within each hazard class is calculated as a proportion of
 total BTS pada wilayah dengan dua tingkat agregasi, yaitu provinsi dan pula.        the total BTS within the region using two levels of aggregation, namely province
 Namun, tidak seluruh kelas risiko ditampilkan, BTS yang berada dalam kelas          and island. However, not all risk classes are presented. BTS sites classified under
 very high dipandang telah melampaui ambang materialitas karena potensi              the very high risk class are considered to exceed the materiality threshold
 dampaknya terhadap kesinambungan layanan dan aset perusahaan dinilai                due to their significant potential impact on service continuity and corporate
 paling signifikan. Oleh karena itu, kelas ini menjadi fokus utama pelaporan         assets. Therefore, this class becomes the primary focus of reporting, as it
 karena memerlukan respons korporat yang aktif, termasuk alokasi anggaran            requires active corporate responses, including allocation of mitigation budgets,
 mitigasi, eskalasi kepada manajemen senior, dan penyusunan rencana                  escalation to senior management, and the development of measurable business
 kesinambungan bisnis yang terukur. Penekanan pada kelas very high juga              continuity plans. Emphasizing the very high risk class also demonstrates
 menunjukkan bahwa perusahaan mengenali, mengukur, dan mengelola risiko              that the company recognizes, measures, and manages its highest risks in a
 tertinggi secara transparan dan bertanggung jawab.                                  transparent and accountable manner.




                                           PHYSICAL RISK EXPOSURE MAPPING (PSPK2-13.b)
                                         PERCENTAGE OF IOH BTS Exposed to Climate-Related Hazards
                                                   (Wildfire, Extreme Weather, Flood, Landslide) by Region

                                                                                                                    MALUKU

                    SUMATERA                                KALIMANTAN                                                  0%
                                                                                     SULAWESI                           0%
                       2%                                       9%
                                                                                         0%                             0%
                       25%                                      26%
                                                                                         23%                            2%
                       8%                                       12%
                                                                                         14%
                       2%                                       0%
                                                                                         3%                                                               PAPUA

                                                                                                                                                            1%
                                                                                                                                                            20%
                                                                                                                                                            8%
                                                                                                                                                            7%
                                         JAWA
                                          1%
                                          50%
                                          9%
                                                                         BALI
                                          3%
                                                                         0%                 NUSA
                                                                                          TENGGARA
                                                                         16%
        KETERANGAN                                                       0%                     0%
                                                                         12%                    13%
                                                                                                2%
        Wildfire
                                                                                                6%

        Extreme Weather

        Flood

        Landslide




Persentase Situs IOH BTS yang Terpapar Bahaya Terkait                                 Percentage of IOH BTS Sites Exposed to Climate-Related
Iklim (Kebakaran Hutan, Cuaca Ekstrem, Banjir, dan Tanah                              Hazards (Forest Fires, Extreme Weather, Floods, and
Longsor) berdasarkan Wilayah                                                          Landslides) by Region


Gambar diatas menunjukkan persentase situs BTS IOH                                    The image above shows the percentage of IOH BTS sites
yang terpapar bahaya iklim utama (kebakaran hutan,                                    exposed to major climate hazards (forest fires, extreme
cuaca ekstrem, banjir, dan longsor) pada kategori risiko                              weather, floods, and landslides) in the very high risk category

                                                                                                      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                 163
Page 168
           Pilar ESG
           ESG Pillars




sangat tinggi di setiap wilayah. Secara umum, paparan              in each region. In general, the greatest exposure is seen in
terbesar terlihat pada risiko banjir dan cuaca ekstrem,            the risk of flooding and extreme weather, especially in the
terutama di wilayah Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Potensi        regions of Java, Kalimantan, and Sulawesi. The potential
kerugian finansial menunjukkan bahwa wilayah dengan                for financial losses indicates that regions with a high
konsentrasi aset jaringan dan trafik tinggi—khususnya Jawa         concentration of network assets and traffic—particularly
dan Kalimantan—memiliki potensi dampak pendapatan                  Java and Kalimantan—have the most significant potential
paling signifikan, sehingga menjadi prioritas dalam strategi       impact on revenue, making them a priority in adaptation
adaptasi dan penguatan ketahanan infrastruktur.                    strategies and infrastructure resilience strengthening.


      Persentase Situs IOH BTS yang Terpapar Extreme Hot Days & Extreme Rain dalam Skenario 1.5°C
         Percentage of IOH BTS Exposed to Extreme Hot Days & Extreme Rain in the 1.5°C Scenario
                          PERCENTAGE OF IOH BTS Exposed to Extreme Hot Days & Extreme Rain
                                    (Maximum Temperature Above35°C) in the 1.5°C Scenario

                                                                                           MALUKU

               SUMATERA                        KALIMANTAN                                     0%
                                                                   SULAWESI
                     0%                             0%
                                                                       0%                     0%

                     1%                             1%
                                                                       7%
                                                                                                                      PAPUA

                                                                                                                        0%


                                                                                                                        19%

                                 JAWA

                                    0%


                                    0%                      BALI

                                                             0%          NUSA
                                                                       TENGGARA

      KETERANGAN                                                              0%
                                                             0%

      Extreme Hot Days                                                        0%




      Extreme Rain




Pada skenario 1,5°C, paparan risiko terhadap extreme               In the 1.5°C scenario, exposure to extreme hot days has
hot days belum menunjukkan tingkat paparan signifikan              not yet shown a significant level of exposure across all
pada seluruh wilayah operasional, dengan persentase                operational regions, with a recorded exposure percentage
paparan tercatat 0% di semua regional. Sebaliknya,                 of 0% in all regions. In contrast, exposure to extreme rain is
paparan terhadap extreme rain mulai terlihat pada                  beginning to be seen in several regions, particularly Papua
beberapa wilayah, khususnya Papua (19%) dan Sulawesi               (19%) and Sulawesi (7%), while Sumatra and Kalimantan
(7%), sementara Sumatera dan Kalimantan masing-masing              each recorded exposure of 1%, and other regions such as
mencatat paparan sebesar 1%, dan wilayah lain seperti              Java, Bali, Nusa Tenggara, and Maluku have not yet shown
Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku belum menunjukkan            significant exposure. This indicates that at lower levels of
paparan signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa pada tingkat         warming, the main risk that is beginning to emerge is an
pemanasan yang lebih rendah, risiko utama yang mulai               increase in extreme rainfall, although it is still relatively
muncul adalah peningkatan curah hujan ekstrem, meskipun            limited geographically.
masih relatif terbatas secara geografis.




164     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 169
       Persentase Situs IOH BTS yang Terpapar Extreme Hot Days & Extreme Rain dalam Skenario 2°C
          Percentage of IOH BTS Exposed to Extreme Hot Days & Extreme Rain in the 2°C Scenario
                                    PERCENTAGE OF IOH BTS Exposed to Extreme Hot Days & Extreme Rain
                                                 (Maximum Temperature Above35°C) in the 2°C Scenario

                                                                                                            MALUKU

                        SUMATERA                           KALIMANTAN                                          0%
                                                                               SULAWESI
                              0%                                0%
                                                                                  0%                           0%
                              10%                               7%
                                                                                  14%                                               PAPUA


                                                                                                                                      0%

                                                                                                                                      79%
                                           JAWA


                                             0%

                                                                        BALI
                                             0%
                                                                                     NUSA
                                                                          0%       TENGGARA

              KETERANGAN                                                                  0%
                                                                          0%

               Extreme Hot Days                                                           0%



               Extreme Rain




Pada skenario 2°C, tingkat paparan terhadap extreme                             In the 2°C scenario, exposure to extreme hot days remains
hot days tetap belum menunjukkan paparan signifikan di                          insignificant across all regions. However, exposure to
seluruh wilayah. Namun, paparan terhadap extreme rain                           extreme rain increases more significantly compared to
meningkat secara lebih nyata dibandingkan skenario 1,5°C,                       the 1.5°C scenario, especially in Papua, which reaches 79%,
terutama di Papua yang mencapai 79%, diikuti oleh Sulawesi                      followed by Sulawesi (14%), Sumatra (10%), and Kalimantan
(14%), Sumatera (10%), dan Kalimantan (7%), sementara                           (7%), while the regions of Java, Bali, Nusa Tenggara, and
wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku tetap belum                       Maluku still do not show significant exposure. This increase
menunjukkan paparan signifikan. Peningkatan tersebut                            indicates that higher global temperatures have the potential
mengindikasikan bahwa kenaikan suhu global yang lebih                           to increase the intensity and frequency of extreme rainfall,
tinggi berpotensi meningkatkan intensitas dan frekuensi                         thereby expanding the exposure of BTS assets to climate
hujan ekstrem, sehingga memperluas tingkat paparan                              risk in several key regions, particularly in eastern Indonesia.
aset BTS terhadap risiko iklim di beberapa wilayah utama,
terutama kawasan timur Indonesia.

        Persentase Situs IOH BTS yang Terpapar Panas Ekstrem & Hujan Ekstrem dalam Skenario 4°C
          Percentage of IOH BTS Exposed to Extreme Hot Days & Extreme Rain in the 4°C Scenario
                                   PERCENTAGE OF IOH BTS Exposed to Extreme Hot Days & Extreme Rain
                                             (Maximum Temperature Above35°C) in the 4°C Scenario

                                                                                                             MALUKU

                       SUMATERA                           KALIMANTAN                                            0%
                                                                               SULAWESI
                         28.6%                                15%
                                                                                   0%                           0%
                         1%                                   0%
                                                                                   6%                                                 PAPUA

                                                                                                                                       11.2%

                                                                                                                                       19%
                                          JAWA

                                           4.4%

                                           0%                           BALI

                                                                         0%          NUSA
                                                                                   TENGGARA

             KETERANGAN                                                                   8.5%
                                                                         0%

             Extreme Hot Days                                                             0%



             Very heavy preciption




                                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   165
Page 170
           Pilar ESG
           ESG Pillars




Pada skenario 4°C, tingkat paparan terhadap extreme hot        In the 4°C scenario, exposure to extreme hot days increases
days meningkat secara signifikan dan meluas di hampir          significantly and spreads across almost all regions, indicating
seluruh wilayah, menunjukkan eskalasi risiko yang jauh lebih   a much higher risk escalation compared to the 1.5°C and
tinggi dibandingkan skenario 1,5°C & 2°C. Paparan terhadap     2°C scenarios. Exposure to extreme rain also becomes
extreme rain juga semakin intens dan tersebar lebih merata,    more intense and more evenly distributed, with eastern
dengan kawasan timur Indonesia seperti Papua, Maluku,          Indonesia such as Papua, Maluku, and Sulawesi showing the
dan Sulawesi menunjukkan tingkat kerentanan yang paling        most dominant vulnerability levels, followed by Sumatra
dominan, disusul oleh Sumatera dan Kalimantan, sementara       and Kalimantan, while Java, Bali, and Nusa Tenggara
Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mulai memperlihatkan             begin to show a more noticeable increase in exposure.
peningkatan paparan yang lebih nyata. Kondisi ini              These conditions indicate that with a global temperature
mengindikasikan bahwa pada kenaikan suhu global                increase of up to 4°C, the frequency and intensity of
hingga 4°C, frekuensi dan intensitas kejadian iklim ekstrem    extreme weather events will increase substantially, thereby
meningkat secara substansial, sehingga memperluas dan          expanding and deepening the level of risk to BTS assets in
memperdalam tingkat risiko terhadap aset BTS di berbagai       various regions of Indonesia. This mapping confirms the
wilayah Indonesia. Pemetaan ini menegaskan urgensi             urgency of more aggressive mitigation and adaptation
strategi mitigasi dan adaptasi yang lebih agresif untuk        strategies to maintain long-term operational resilience.
menjaga ketahanan operasional dalam jangka panjang.


Dalam konteks kinerja, Perseroan mencatat kemajuan             From a performance perspective, the Company has recorded
signifikan dalam efisiensi energi dan penurunan intensitas     significant progress in energy efficiency and emissions
emisi dibandingkan tahun dasar. Capaian ini mencerminkan       intensity reduction compared to its baseline year. These
konsistensi antara strategi iklim, eksekusi operasional, dan   achievements demonstrate alignment between climate
target keberlanjutan jangka panjang. Ke depan, Perseroan       strategy, operational execution, and long-term sustainability
terus memperkuat sistem data, metodologi pengukuran,           targets. Going forward, the Company will continue to
dan kapabilitas internal untuk mendukung pengungkapan          strengthen data systems, measurement methodologies,
iklim yang semakin komprehensif, terukur, dan selaras          and internal capabilities to support more comprehensive,
dengan PSPK 2.                                                 decision-useful climate disclosures aligned with PSPK 2.


PSPK 1 & PSPK 2: METRIK, TARGET, DAN                           PSPK 1 & PSPK 2: METRICS,
KINERJA                                                        TARGETS, AND PERFORMANCE

Dalam kerangka PSPK 1 dan PSPK 2, metrik dan                   Under PSPK 1 and PSPK 2, sustainability metrics and targets
target keberlanjutan menjadi instrumen utama untuk             serve as the primary instruments for translating strategy
menerjemahkan strategi ke dalam kinerja yang terukur.          into measurable performance. The Company applies a
Perseroan menggunakan kombinasi metrik wajib dan metrik        combination of mandatory and internally developed metrics
internal untuk memantau risiko dan peluang keberlanjutan       to consistently monitor sustainability-related risks and
secara konsisten, sekaligus menilai efektivitas inisiatif      opportunities, while assessing the effectiveness of strategic
strategis yang telah dijalankan. Pendekatan ini memastikan     initiatives that have been implemented. This approach
bahwa keberlanjutan tidak berhenti pada komitmen, tetapi       ensures that sustainability commitments are reflected not
tercermin dalam capaian operasional yang nyata.                only in policies, but also in tangible operational outcomes.


Fokus utama Perseroan berada pada energi dan perubahan         The Company’s primary focus lies on energy and climate-
iklim, sejalan dengan karakteristik bisnis yang bergantung     related performance, in line with the characteristics of
pada keandalan jaringan dan efisiensi energi. Melalui          its business, which relies heavily on network reliability
modernisasi jaringan, optimalisasi sistem pendinginan,         and energy efficiency. Through network modernization,
pemanfaatan teknologi berbasis AI, serta peningkatan           optimization of cooling systems, the deployment of AI-
bauran energi terbarukan, Perseroan berhasil mencatatkan       based technologies, and the expansion of renewable energy
penurunan signifikan pada intensitas energi dan emisi          utilization, the Company recorded a significant reduction
dibandingkan tahun dasar 2020. Capaian ini menjadi             in energy and emissions intensity compared to the 2020
indikator penting atas ketahanan operasional sekaligus         baseline year. These achievements serve as key indicators of
kesiapan Perseroan dalam menghadapi risiko iklim jangka        operational resilience as well as the Company’s readiness to
panjang.                                                       manage long-term climate-related risks.


166     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 171
Di luar aspek lingkungan, Perseroan juga memantau kinerja             Beyond environmental aspects, the Company also monitors
sosial dan tata kelola melalui metrik yang mencerminkan               social and governance performance through metrics
kualitas hubungan dengan pelanggan, karyawan, dan                     that reflect the quality of engagement with customers,
pemangku kepentingan lainnya. Indikator pengalaman                    employees, and other stakeholders. Indicators related to
pelanggan, pengembangan SDM, keamanan data, serta                     customer experience, human capital development, data
inklusi digital digunakan untuk memastikan bahwa                      security, and digital inclusion are used to ensure that
pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan peningkatan                business growth is accompanied by trust, capability building,
kepercayaan dan dampak sosial.                                        and positive social impact.


Prinsip & Kerangka Metriks                                            Metric Principles & Framework

•      Selaras dengan PSPK 1 & PSPK 2 (IFRS S1 & S2)                  •      Aligned with PSPK 1 & PSPK 2 (IFRS S1 & IFRS S2)
•      Menggabungkan metrik regulatori dan metrik internal            •      Combination of regulatory metrics and internally
                                                                             developed metrics
•      Menggunakan pendekatan absolut, intensitas, dan                •      Using an absolute, intensity, and qualitative approach
       kualitatif [PSPK1-50]                                                 [PSPK1-50]
•      Menggunakan assurance pihak ketiga untuk validasi dan          •      Using third-party assurance for validation and
       penguatan metodologi [PSPK1-50]                                       strengthening of the methodology [PSPK1-50]
•      Dimonitor melalui ESG Dashboard & laporan periodik ke          •      Monitored through the ESG Dashboard and periodic
       ESG Steering Committee                                                reporting to the ESG Steering Committee


    Metrik Lingkungan dan Iklim [PSPK2-14.c] [PSPK2-33 (1) & PSPK2-33 (2), PSPK2-35]
    Environmental and Climate Metrics
    Indikator                                               Capaian 2025                                       Keterangan
    Indicator                                            Achievement in 2025                                    Remarks
                                                                                                •   Emisi operasional Perseroan
    Total Emisi GRK                                                                             •   Emisi Cakupan 1 & Cakupan 2
                                                           1.139.882,61 tCO₂e
    Total GHG Emissions                                                                         •   The Company’s operational emissions
                                                                                                •   Scope 1 & Scope 2 emissions
                                                                                                Turun 50,89% dibanding tahun dasar 2020
    Intensitas Emisi
                                                           0,060 tCO₂e/TB                       Decreased by 50.89% compared to
    Emission Intensity
                                                                                                baseline year 2020
    Total Konsumsi Energi                                                                       Konsumsi energi operasional
                                                              5.172.715 GJ
    Total Energy Consumption                                                                    Operational energy consumption
                                                                                                Turun 51,89% dibanding tahun dasar 2020
    Intensitas Energi
                                                              0,274 GJ/TB                       Decreased by 51.89% compared to
    Energi Intensity
                                                                                                baseline year 2020
    Pengurangan Emisi (Tech Refresh 2024 –
                                                                                                Efisiensi hasil modernisasi teknologi
    Dampak 2025)
                                                             122,76 tCO₂e                       Efficiency as a result of technology
    Emission Reduction (Tech Refresh 2024 –
                                                                                                modernization
    Impact 2025)
    Pengurangan Emisi (Sunset Data Center
    2024 – Dampak 2025)
                                                              99,19 tCO₂e
    Emission Reduction (Sunset Data center
    2024 – Impact 2025)
    Pemanfaatan Energi Terbarukan                  Panel surya di 216 site shelterless
    Utilization of Renewable Energy               Solar panels at 216 shelterless sites




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       167
Page 172
             Pilar ESG
             ESG Pillars




 Inisiatif Efisiensi Energi Utama [PSPK1-46]
 Energy Efficiency Key Initiatives
 Program                                                                                 Dampak Kinerja
 Program                                                                               Performance Impact
                                                              Efisiensi energi 15% (Sept 2025)
 Renewable Energi Utilization
                                                              15% energy efficiency achieved (September 2025)
                                                              Efisiensi 21%, penghematan biaya Rp286.506.000/tahun
 Building Water Supply Optimization
                                                              21% efficiency; cost savings of Rp286,506,000 per year
                                                              Target efisiensi 35% (implementasi Q4 2025)
 Cooling System Program
                                                              35% efficiency target (Q4 2025 implementation)
                                                              Penghematan OPEX 29%/bulan
 Building Ventilation Enhancement
                                                              29% monthly OPEX savings
                                                              Pengurangan konsumsi listrik 9%
 Lighting Sensor System
                                                              9% reduction in electricity consumption
                                                              Pengurangan energi AHU 20%
 Automatic Room Temperature System
                                                              20% reduction in AHU energy use
                                                              Pengurangan konsumsi energi 16%
 Chiller Scheduling
                                                              16% reduction in chiller energy consumption




 Metrik Sosial dan Tata Kelola [PSPK1-46]
 Social and Govenrment Metrics
 Aspek                                 Indikator                                           Capaian
 Aspect                                Indicator                                           Achievement
 Pengalaman Pelanggan                                                                      IM3: 45
                                       Net Promoter Score (NPS)
 Customer Experience                                                                       3ID: 43
 Pengembangan SDM                      Jam pelatihan – Perempuan
                                                                                           43 jam I hours
 Human Capital Development             Training hours – Female
                                       Jam pelatihan – Laki-laki
                                                                                           34 jam I hours
                                       Training hours – Male
                                       Total jam pelatihan
                                                                                           77 jam I hours
                                       Total training hours
                                       Total jam pelatihan (by grade)
                                                                                           238 jam I hours
                                       Total training hours (by grade)
                                                                                           55,5 juta I million
 Inklusi Digital                       Pengguna aktif myIM3 & BIMA+
                                                                                           (Proyeksi Desember 2025 I December
 Digital Inclusion                     Active users of myIM3 & BIMA+
                                                                                           2025 Projection)
 Program Kapabilitas Digital                                                               494.000 penerima manfaat sejak 2019 I
                                       IDCamp
 Ditital Capability Program                                                                beneficiaries since 2019
 Program Pemberdayaan Perempuan
                                       SheHacks 2025                                       26.953 peserta I participants
 Women Empowerment Program




168       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 173
 Privasi Data dan Keamanan Siber [PSPK1-46]
 Data Privacy and Cyber Security
 Indikator                                                               Capaian
 Indicator                                                               Achievement
 Jumlah pelanggan dengan data digunakan untuk tujuan sekunder
                                                                         47,6 juta I million
 Customers whose data was used for secondary purposes
 Kerugian moneter akibat kasus privasi data
                                                                         Nihil I None
 Monetary losses from data privacy cases
 Permintaan data dari aparat penegak hukum
                                                                         273 surat I requests
 Requests from law enforcement authorities
 Permintaan yang ditindaklanjuti
                                                                         255 surat I requests
 Requests fulfilled
 Tingkat pengungkapan
                                                                         93,41%
 Disclosure rate
 Jumlah pelanggaran data
                                                                         0
 Number of data breaches
 Pelanggan terdampak pelanggaran data
                                                                         0
 Number of affected customers




 Target Keberlanjutan dan Status [PSPK1-33b]
 Sustainability Target and Status
 Target                                                                  Capaian
 Target                                                                  Achievement
 Lingkungan
 Environmental
                                                                         Intensitas emisi turun 50,89% vs 2020
 Penurunan intensitas emisi & energi                                     Emissions intensity reduced by 50.89% vs. 2020 baseline
 Reduction of emissions and energi intensity                             Intensitas energi turun 51,89% vs 2020
                                                                         Energy intensity reduced by 51.89% vs. 2020 baseline
 Sosial
 Social
                                                                         55,5 juta pengguna aktif platform digital
                                                                         55.5 million active digital platform users
 Perluasan inklusi digital dan literasi
                                                                         Program literasi digital menjangkau ratusan ribu peserta
 Expansion of digital inclusion and literacy
                                                                         Digital literacy programs reaching hundreds of
                                                                         thousands of participants
 Tata Kelola
 Governance
                                                                         Implementasi Consent Management Guideline
                                                                         Implementation of the Consent Management Guideline
 Penguatan privasi data dan kepatuhan
                                                                         Kepatuhan penuh terhadap UU PDP
 Strengthened data privacy and regulatory compliance
                                                                         Full compliance with the Personal Data Protection Law
                                                                         (UU PDP)


Perseroan mengakui bahwa pengungkapan dampak                    The Company acknowledges that quantitative financial
keuangan kuantitatif dari risiko dan peluang keberlanjutan      impact disclosures related to sustainability-related risks
masih dalam tahap pengembangan. Keterbatasan                    and opportunities are still under development. Limitations
metodologi, ketersediaan data, serta asumsi pengukuran          in methodology, data availability, and measurement
menjadi faktor utama. Ke depan, IOH secara bertahap             assumptions remain key considerations. Going forward,
mengadopsi persyaratan pengungkapan sesuai dengan               IOH progressively incorporates disclosure requirements
IFRS S1 dan IFRS S2 yang diterbitkan oleh ISSB (atau PSPK 1     under IFRS S1 and IFRS S2 as issued by the ISSB (or PSPK 1
dan PSPK 2 di Indonesia), sesuai dengan ketentuan transisi      and PSPK 2 in Indonesia), in line with applicable transition
yang berlaku . [PSPK1-40a]                                      provisions. [PSPK1-40a]




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       169
Page 174
        Lampiran
        Appendix




170   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 175
07.
Lampiran
Appendix




      Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   171
Page 176
           Lampiran
           Appendix




Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Anggota
Direksi Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan
Tahun 2025 PT Indosat Tbk


Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
PT Indosat Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan
Keberlanjutan Perusahaan.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


Jakarta, April 2026

                                                        Direksi
                                                   Board of Directors




                                                      Vikram Sinha
                                        Direktur Utama dan Chief Executive Officer




                        Lee Chi Hung                                            Muhammad Buldansyah
            Direktur dan Chief Financial Officer                           Direktur dan Chief Business Officer
            Director and Chief Financial Officer                           Director and Chief Business Officer




                       Irsyad Sahroni                                                Ahmad Zulfikar
       Direktur dan Chief Human Resources Officer                    Direktur dan Chief Strategy & Execution Officer
       Director and Chief Human Resources Officer                    Director and Chief Strategy & Execution Officer




                      Cheng Kwok Tung                                                Syed Bilal Kazmi
           Direktur dan Chief Technology Officer                         Direktur dan Chief Commercial Officer
           Director and Chief Technology Officer                         Director and Chief Commercial Officer




172     Indosat Ooredoo Hutchison
Page 177
               Statement Letter of Members of the Board of
  Commissioners and Members of the Board of Directors on
  Responsibility of PT Indosat Tbk’s Year 2025 Sustainability
                                                      Report
We the undersigned hereby declare that all information provided in the PT Indosat Tbk’s year 2025 Sustainability Report has been
comprehensively presented and that we assume full responsibility for the accuracy of the content of the Company’s Sustainability
Report.


This statement is made in all truthfulness.


Jakarta, April 2026

                                                  Dewan Komisaris
                                               Board of Commissioners




      Nezar Patria           Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo         Fok Kin Ning, Canning           Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama
   Komisaris Utama                 Wakil Komisaris Utama           Wakil Komisaris Utama                        Komisaris
President Commissioner               Deputy President                Deputy President                         Commissioner
                                      Commissioner                    Commissioner




  René Heinz Werner                 Woo Chiu Man, Cliff                 Cheung Kwan Hoi                    Efthymios Tsokanis
       Komisaris                         Komisaris                         Komisaris                            Komisaris
     Commissioner                      Commissioner                      Commissioner                         Commissioner




     Sugito Walujo                  Achmad Syah Reza                   Elisa Lumbantoruan                       Wijayanto
       Komisaris                         Komisaris                  Komisaris Independen                 Komisaris Independen
     Commissioner                      Commissioner              Independent Commissioner             Independent Commissioner




         Ajay Bahri                                       Rudiantara                               Sidharta Prawira Oetama
   Komisaris Independen                            Komisaris Independen                              Komisaris Independen
Independent Commissioner                        Independent Commissioner                          Independent Commissioner




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   173
Page 178
              Lampiran
              Appendix




Daftar Pengungkapan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 Sesuai Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]
List of Disclosures Based on Indonesia Financial Services Authority Regulation Number 51/
POJK.03/2017 as Stipulated in SEOJK Number 16/SEOJK.04/2021 [OJK G.4]
 No. Indeks                                                  Keterangan                                           Halaman
 Index No.                                                   Description                                           Page
                 Penjelasan Strategi Keberlanjutan
 A.1.                                                                                                               54
                 Explanation of Sustainability Strategies
 Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
 Highlights of Sustainability Performance
                 Aspek Ekonomi
 B.1.                                                                                                               19
                 Economy Aspects
                 Aspek Lingkungan Hidup
 B.2.                                                                                                               16
                 Environmental aspects
                 Aspek Sosial
 B.3.                                                                                                               18
                 Social Aspects
 Profil Perusahaan
 Company Profile
                 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
 C.1.                                                                                                               33
                 Vision, Mission and Sustainability Values
                 Alamat Perusahaan
 C.2.                                                                                                               32
                 Company Address
                 Skala Usaha
 C.3.                                                                                                               38
                 Company Scale
                 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
 C.4.                                                                                                               38
                 Products, Services and Business Activities
                 Keanggotaan pada Asosiasi
 C.5.                                                                                                               40
                 Membership in Association
                 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
 C.6.                                                                                                               40
                 Significant Organizational Change
 Penjelasan Direksi
 Explanation of the Board of Directors
                 Penjelasan Direksi
 D.1.                                                                                                               22
                 Explanation of the Board of Directors
 Tata Kelola Keberlanjutan
 Sustainability Governance
                 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 E.1.                                                                                                               125
                 Responsible for the Implementation of Sustainable Finance
                 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan Competency Development Related
 E.2.                                                                                                               127
                 to Sustainable Finance
                 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan Risk Assessment for the
 E.3.                                                                                                               59
                 Implementation of Sustainable Finance
                 Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan
 E.4.                                                                                                               133
                 Relations with Stakeholders
                 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
 E.5.                                                                                                               59
                 Issues to the Implementation of Sustainable Finance
 Kinerja Keberlanjutan
 Sustainability Performance
                 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
 F.1.                                                                                                               54
                 Activity to Build Sustainability Culture
 Kinerja Ekonomi
 Economic Performance
                 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi,
                 Pendapatan dan Laba Rugi
 F.2.                                                                                                               45
                 Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing Target, or Investment,
                 Income and Profit Loss




174      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 179
No. Indeks                                               Keterangan                                                    Halaman
Index No.                                                Description                                                    Page
                Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
                Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3.                                                                                                                       48
                Comparison of Performance Target and Portfolio, Financing Target, or Investing in Financial
                Instruments or Projects that are in Line with the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
                Biaya Lingkungan Hidup
F.4.                                                                                                                       86
                Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
                Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5.                                                                                                                       85
                Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
                Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6.                                                                                                                       80
                Quantity and Intensity of Energy Used
                Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7.                                                                                                                       80
                Energy Efficiency Efforts and Achievements and Renewable Energy Usage
Aspek Air
Water Aspect
                Penggunaan Air
F.8.                                                                                                                       84
                Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
                Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
                Keanekaragaman Hayati
F.9.                                                                                                                       86
                Impact of Operational Areas that Are Near or Located in Conservation Areas or Areas with Rich
                Biodiversity
                Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10.                                                                                                                      86
                Biodiversity Conservation Effort
Aspek Emisi
Emission Aspect
                Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya Quantity and Intensity of
F.11.                                                                                                                      73
                Emissions Based on Type
                Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12.                                                                                                                      74
                Efforts and Achievements of Emission Reduction
Aspek Limbah Dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
                Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13.                                                                                                                      81
                Quantity and Intensity of Waste and Effluent Based on Type
                Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14.                                                                                                                      81
                Waste and Effluent Management Mechanism
                Tumpahan yang Terjadi
F.15.                                                                                                                      81
                Spills Occurred
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaint Aspect
                Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16.                                                                                                                      88
                Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   175
Page 180
               Lampiran
               Appendix




 No. Indeks                                                    Keterangan                                     Halaman
 Index No.                                                     Description                                     Page
                   Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada
                   Konsumen
 F.17.                                                                                                          109
                   Financial Services Institutions, Issuer, or Public Company Commitment to Providing Equal
                   Products and Services to Consumers
 Aspek Ketenagakerjaan
 Employment Aspect
                   Kesetaraan Kesempatan Bekerja
 F.18.                                                                                                          90
                   Equal Opportunity to Work
                   Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
 F.19.                                                                                                          92
                   Child Labor and Forced Labor
                   Upah Minimum Regional
 F.20.                                                                                                          97
                   Regional Minimum Wage
                   Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
 F.21.                                                                                                          104
                   Favorable and Safe Work Environment
                   Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
 F.22.                                                                                                          95
                   Employee Training and Capacity Building
 Aspek Masyarakat
 Community Aspect
                   Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
 F.23.                                                                                                          116
                   Impact of Operations on Surrounding Community
                   Pengaduan Masyarakat
 F.24.                                                                                                          120
                   Public Complaints
                   Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
 F.25.                                                                                                          116
                   Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
 Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
                   Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
 F.26.                                                                                                          86
                   Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
                   Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan Products/Services that Have
 F.27.                                                                                                          110
                   been Evaluated for Costumer Safety
                   Dampak Produk/Jasa
 F.28.                                                                                                          110
                   Product/Service Impact
                   Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
 F.29.                                                                                                          110
                   Total of Recalled Products
                   Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
 F.30.                                                                                                          111
                   Survey of Customer Satisfaction with Sustainable Financial Services and/or Products
 Lain-lain
 Others
                   Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
 G.1.                                                                                                           197
                   Written verification from an independent party, if any
                   Lembar Umpan Balik
 G.2.                                                                                                           201
                   Feedback Form
                   Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
 G.3.                                                                                                           15
                   Responses to the Feedback of Previous Year Report
                   Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017.
 G.4.                                                                                                           174
                   List of Disclosures in Accordance with POJK 51/POJK.03/2017




176          Indosat Ooredoo Hutchison
Page 181
                                                                                 INDEKS KONTEN GRI
                                                                                                             GRI Content Index




Statement of use


GRI 1 used


Applicable GRI Sector Standard




Standar GRI                        Nomor                                  Pengungkapan                                   Halaman
GRI Standard                       Number                                   Disclosure                                    Page
Pengungkapan Umum
General Disclosures			
                                  Organisasi dan Praktek Pelaporannya
                                  Organization and Reporting Practices
                                                Detail organisasi
                                  2-1                                                                                       32
                                                Organizational details
                                                Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan
                                  2-2                                                                                       14
                                                Entities included in the organization’s sustainability reporting
                                                Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak
                                  2-3                                                                                       15
                                                Reporting period, frequency and contact point
                                                Pernyataan kembali
                                  2-4                                                                                       15
                                                Restatements of information
                                                Penjaminan eksternal
                                  2-5                                                                                       15
                                                External assurance
                                  Aktivitas dan Pekerja
                                  Activities and Employees
                                                Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya
                                  2-6                                                                                       32
                                                Activities, value chain and other business relationships
                                                Karyawan
                                  2-7                                                                                       38
GRI 2: Disclosure Umum 2021                     Employees
GRI 2: General Disclosures 2021
                                                Pekerja yang bukan karyawan
                                  2-8                                                                                       38
                                                Workers who are not employees
                                  Tata Kelola
                                  Governance
                                                Struktur dan komposisi tata kelola
                                  2-9                                                                                     61, 122
                                                Governance structure and composition
                                                Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi
                                  2-10                                                                                      127
                                                Nomination and selection of the highest governance body
                                                Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi
                                  2-11                                                                                      122
                                                Chair of the highest governance body
                                                Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak
                                                manajemen
                                  2-12                                                                                      125
                                                Role of the highest governance body in overseeing the
                                                management of impacts
                                                Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak
                                  2-13                                                                                      125
                                                Delegation of responsibility for managing impacts
                                                Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan
                                  2-14                                                                                      125
                                                Role of the highest governance body in sustainability reporting




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    177
Page 182
            Lampiran
            Appendix




 Standar GRI                           Nomor                                 Pengungkapan                         Halaman
 GRI Standard                          Number                                  Disclosure                          Page
                                                   Konflik kepentingan
                                      2-15                                                                          128
                                                   Conflict of interest
                                                   Mengomunikasikan hal-hal kritis
                                      2-16                                                                          129
                                                   Communication of critical concerns
                                                   Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi
                                      2-17                                                                          127
                                                   Collective knowledge of the highest governance body
                                                   Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
                                      2-18                                                                          132
                                                   Evaluation of the performance of the highest governance body
                                                   Kebijakan remunerasi
                                      2-19                                                                          131
                                                   Remuneration policies
                                                   Proses untuk menetapkan remunerasi
                                      2-20                                                                          131
                                                   Process to determine remuneration
                                                   Rasio kompensasi total tahunan
                                      2-21                                                                          132
                                                   Annual total compensation ratio
                                      Strategi, Kebijakan, dan Praktek
                                      Strategy, Policy, and Practices
                                                   Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan
                                      2-22                                                                          22
                                                   Statement on sustainable development strategy
                                                   Komitmen kebijakan
                                      2-23                                                                          61
                                                   Policy commitments
                                                   Komitmen kebijakan yang termasuk
                                      2-24                                                                          105
                                                   Embedding policy commitments
                                                   Proses untuk mengelola dampak negatif
                                      2-25                                                                          106
                                                   Processes to remediate negative impacts
                                                   Mekanisme untuk saran dan masalah etika
                                      2-26                                                                          129
                                                   Mechanisms for seeking advice and raising concerns
                                                   Kepatuhan pada peraturan dan perundangan
                                      2-27                                                                          61
                                                   Compliance with laws and regulations
                                                   Keanggotaan asosiasi
                                      2-28                                                                          40
                                                   Membership associations
                                      Pelibatan Pemangku Kepentingan
                                      Stakeholder Engagement
                                                   Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan
                                      2-29                                                                          133
                                                   Approach to stakeholder engagement
 GRI 2: Disclosure Umum 2021                       Perjanjian perundingan kolektif
                                      2-30                                                                          92
 GRI 2: General Disclosures 2021                   Collective bargaining agreements
                                      Topik Material
                                      Material Topics
                                                   Proses penetapan topik material
                                      3-1                                                                           57
 GRI 3: Topik Material 2021                        Process to determine material topics
 GRI 3: Material Topics 2021                       Daftar topik material
                                      3-2                                                                           58
                                                   List of material topics
                                                   Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           58
                                                   Management of material topics
 Pengungkapan Topik Spesifik
 Specific Topic Disclosure
                                      Keanekaragaman Hayati
 GRI 3: Topik Material 2021           Biodiversity
 GRI 3: Material Topics 2021                       Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           86
                                                   Management of material topics




178       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 183
Standar GRI                       Nomor                               Pengungkapan                                 Halaman
GRI Standard                      Number                                Disclosure                                  Page
                                            Kebijakan untuk menghentikan dan mengembalikan hilangnya
                                 101-1      keanekaragaman hayati                                                     87
                                            Policies to halt and reverse biodiversity loss
                                            Manajemen dampak keanekaragaman hayati
                                 101-2                                                                                87
                                            Management of biodiversity impacts
                                            Akses dan berbagi manfaat
                                 101-3
                                            Access and benefit-sharing

GRI 101: Keanekaragaman Hayati              Identifikasi dampak keanekaragaman hayati
                                 101-4                                                                                87
2024                                        Identification of biodiversity impacts
GRI 101: Biodiversity 2024                  Lokasi yang memiliki dampak keanekaragaman hayat
                                 101-5                                                                                87
                                            Locations with biodiversity impacts
                                            Pemicu langsung hilangnya keanekaragaman hayati
                                 101-6                                                                                87
                                            Direct drivers of biodiversity loss
                                            Perubahan kondisi keanekaragaman hayati
                                 101-7                                                                                87
                                            Changes to the state of biodiversity
                                            Layanan ekosistem
                                 101-8
                                            Ecosystem services
                                 Perubahan Iklim
                                 Climate Change
                                            Pengelolaan topik material
                                 3-3                                                                                  72
GRI 3: Topik Material 2021                  Management of material topics
GRI 3: Material Topics 2021                 Rencana transisi untuk mitigasi perubahan iklim
                                 102-1                                                                                73
                                            Transition plan for climate change mitigation
                                            Rencana adaptasi perubahan iklim
                                 102-2                                                                                73
                                            Climate change adaptation plan
                                            Transisi yang adil
                                 102-3                                                                                93
                                            Just transition
                                            Sasaran dan kemajuan pengurangan emisi GRK
                                 102-4                                                                                73
                                            GHG emissions reduction targets and progress
                                            Emisi GRK Cakupan 1
                                 102-5                                                                                72
                                            Scope 1 GHG emissions
GRI 101: Perubahan Iklim 2025               Emisi GRK Cakupan 2
                                 102-6                                                                                72
GRI 102: Climate Change 2025                Scope 2 GHG emissions
                                            Emisi GRK Cakupan 3
                                 102-7                                                                                74
                                            Scope 3 GHG emissions
                                            Intensitas emisi GRK
                                 102-8                                                                                72
                                            GHG emissions intensity
                                            Penghilangan GRK dalam rantai nilai
                                 102-9                                                                          Not Applicable
                                            GHG removals in the value chain
                                            Kredit karbon
                                 102-10                                                                         Not Applicable
                                            Carbon credits
                                 Energi
                                 Energy
GRI 3: Topik Material 2021                  Pengelolaan topik material
                                 3-3                                                                                  76
GRI 3: Material Topics 2021                 Management of material topics
                                            Kebijakan dan komitmen energi
                                 103-1                                                                                77
                                            Energy policies and commitments
                                            Konsumsi energi dan pembangkitan mandiri dalam organisasi
                                 103-2                                                                                80
                                            Energy consumption and self-generation within the organization




                                                                          Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       179
Page 184
            Lampiran
            Appendix




 Standar GRI                           Nomor                              Pengungkapan                             Halaman
 GRI Standard                          Number                               Disclosure                              Page
 GRI 103: Energi 2025                             Konsumsi energi hulu dan hilir
                                      103-3
 GRI 103: Energy 2025                             Upstream and downstream energy consumption
                                                  Intensitas energi
                                      103-4                                                                          80
                                                  Energy intensity
                                                  Pengurangan konsumsi energi
                                      103-5                                                                          80
                                                  Reduction in energy consumption
 GRI 3: Topik Material 2021           Kinerja Ekonomi
 GRI 3: Material Topics 2021          Economic Performance		
                                                  Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                            44
                                                  Management of material topics
                                                  Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
                                      201-1                                                                          46
                                                  Direct Economic Value Generated and Distributed
                                                  Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun
 GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016
                                                  lainnya.
 GRI 201: Economic Performance        201-3                                                                          92
                                                  Obligations of defined benefit pension plans and other pension
 2016
                                                  programs
                                                  Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah
                                      201-4                                                                          47
                                                  Financial assistance received from the government
                                      Keberadaan Pasar
 GRI 3: Topik Material 2021           Market Presence
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan Topik Material
                                      3-3                                                                            51
                                                  Management of Material Topics
                                                  Rasio upah karyawan entry-level standar Berdasarkan jenis
                                                  kelamin terhadap upah minimum regional.
                                      202-1                                                                          51
 GRI 202: Keberadaan Pasar 2016                   Ratio of Standard Entry-Level Employee Wages by Gender to
 GRI 202: Market Presence 2016                    Regional Minimum Wage
                                                  Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal
                                      202-2                                                                          51
                                                  Proportion of Senior Management from the Local Community
                                      Dampak Ekonomi Tidak Langsung
 GRI 3: Topik Material 2021           Indirect Economic Impacts
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan Topik Material
                                      3-3                                                                            119
                                                  Management of Material Topics

 GRI 203: Dampak Ekonomi Tidak                    Investasi infrastruktur dan dukungan layanan
                                      203-1                                                                          119
 Langsung 2016                                    Infrastructure investments and services supported
 GRI 203: Indirect Economic Impacts               Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan
 2016                                 203-2                                                                          119
                                                  Significant indirect economic impacts
                                      Praktik Pengadaan
 GRI 3: Topik Material 2021           Procurement Practice
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                            121
                                                  Management of material topics
 GRI 204: Praktik Pengadaan 2016
                                                  Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
 GRI 204: Procurement Practices       204-1                                                                          121
                                                  Proportion of spending on local suppliers
 2016
                                      Anti Korupsi
 GRI 3: Topik Material 2021           Anti-Corruption
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                            140
                                                  Management of material topics




180       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 185
Standar GRI                           Nomor                               Pengungkapan                                    Halaman
GRI Standard                          Number                                Disclosure                                     Page
                                                 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi
                                     205-1                                                                                   141
                                                 Operations Assessed for Risks Related to Corruption
                                                 Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti
GRI 205: Anti Korupsi 2016                       Korupsi
                                     205-2                                                                                   141
GRI 205: Anti-Corruption 2016                    Communication and Training on Anti-Corruption Policies and
                                                 Procedures
                                                 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil
                                     205-3                                                                                   141
                                                 Confirmed Corruption Incidents and Actions Taken
                                     Perilaku Anti Persaingan
GRI 3: Topik Material 2021           Anti-Competitive Behavior
GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                     3-3                                                                                     142
                                                 Management of material topics
GRI 206: Perilaku Anti Persaingan                Langkah-langkah hukum untuk perilaku anti persaingan, praktik
2016                                             antitrust dan monopoli
                                     206-1                                                                                   142
GRI 206: Anti-competitive Behavior               Legal actions for anti-competitive behavior, anti-trust, and
2016                                             monopoly practices
GRI 3: Topik Material 2021           Pajak
GRI 3: Material Topics 2021          Tax
                                                 Pengelolaan Topik Material
                                     3-3                                                                                     143
                                                 Management of Material Topics
                                                 Pendekatan terhadap pajak
                                     207-1                                                                                   143
                                                 Approach to Tax
                                                 Tata kelola, pengendalian, dan manajemen risiko pajak
                                     207-2                                                                                   144
GRI 207: Pajak 2019                              Tax Governance, Control, and Risk Management
GRI 207: Tax 2019
                                                 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan perhatian
                                                 yang berkaitan dengan pajak
                                     207-3                                                                                   145
                                                 Stakeholder Engagement and Management of Tax-Related
                                                 Concerns
                                                 Laporan per negara
                                     207-4                                                                                   145
                                                 Country-by-Country Reporting
GRI 3: Topik Material 2021
                                     Material
GRI 3: Material Topics 2021
                                     Pengelolaan topik material
                                                                                                                             85
                                     Management of material topics
                                     Material yang digunakan berdasarkan berat atau volume
                                                                                                                             85
                                     Materials used by weight or volume
                                     Material input dari daur ulang yang digunakan
                                                                                                                             85
                                     Recycled input materials used
GRI 301: Materials 2016              Produk pemerolehan ulang dan material kemasannya
                                                                                                                             85
GRI 301: aaterials 2016              Reclaimed products and their packaging materials
                                     Air dan Efluen
GRI 3: Topik Material 2021           Water and Effluents
GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                     3-3                                                                                     84
                                                 Management of material topics




                                                                                 Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   181
Page 186
            Lampiran
            Appendix




 Standar GRI                           Nomor                               Pengungkapan                               Halaman
 GRI Standard                          Number                                Disclosure                                Page
                                                  Interaksi dengan air sebagai sumber daya bersama
                                      303-1                                                                             84
                                                  Interaction with Water as a Shared Resource
                                                  Manajemen dampak yang berkaitan dengan pembuangan air
                                      303-2                                                                             84
                                                  Management of Impacts Related to Water Discharge
 GRI 303: Air dan Efluen 2018                     Pengambilan air
                                      303-3                                                                             84
 GRI 303: Water and Effluents 2018                Water Withdrawal
                                                  Pembuangan air
                                      303-4                                                                             84
                                                  Water Discharge
                                                  Konsumsi air
                                      303-5                                                                             84
                                                  Water Consumption
 GRI 3: Topik Material 2021           Emisi
 GRI 3: Material Topics 2021          Emissions
                                                  Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                               72
                                                  Management of material topics
                                                  Emisi zat perusak ozon (ODS)
                                      305-6                                                                             74
                                                  Emissions of ozone-depleting substances (ODS)
                                                  Nitrogen oksida (NOx), belerang oksida (SOx), dan emisi udara
 GRI 305: Emisi 2016                              signifikan lainnya
                                      305-7
 GRI 305: Emissions 2016                          Nitrogen oxides (NOx), sulfur oxides (SOx), and other significant
                                                  air emissions
                                      Limbah
 GRI 3: Topik Material 2021
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                               81
                                                  Management of material topics
                                                  Timbulan limbah dan dampak signifikan terkait limbah
                                      306-1                                                                             81
                                                  Waste generation and significant waste-related impacts
                                                  Manajemen dampak signifikan terkait limbah
                                      306-2                                                                             81
                                                  Management of significant waste-related impacts
 GRI 306: Limbah 2020                             Timbulan limbah
                                      306-3                                                                             83
 GRI 306: Waste 2020                              Waste generation
                                                  Limbah yang dialihkan dari pembuangan akhir
                                      306-4                                                                             83
                                                  Waste diverted from disposal
                                                  Limbah yang dikirimkan ke pembuangan akhir
                                      306-5                                                                             81
                                                  Waste directed to disposal
                                      Penilaian Lingkungan Pemasok
 GRI 3: Topik Material 2021           Supplier Environmental Assessment
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                               89
                                                  Management of material topics
                                                  Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria lingkungan
                                      308-1                                                                             89
 GRI 308: Penilaian Lingkungan                    New suppliers that were screened using environmental criteria
 Pemasok 2016                                     Dampak lingkungan negatif dalam rantai pasokan dan tindakan
 GRI 308: Supplier Environmental                  yang telah diambil
 Assessment 2016                      308-2                                                                             89
                                                  Negative environmental impacts in the supply chain and actions
                                                  taken
                                      Kepegawaian
 GRI 3: Topik Material 2021           Employment
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan Topik Material
                                      3-3                                                                               92
                                                  Management of Material Topics




182       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 187
Standar GRI                         Nomor                                Pengungkapan                                    Halaman
GRI Standard                        Number                                 Disclosure                                     Page
                                               Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan
                                   401-1                                                                                    92
                                               New Employee Recruitment and Employee Turnover
                                               Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang
GRI 401: Kepegawaian 201                       tidak diberikan kepada karyawan sementara atau paruh waktu
                                   401-2                                                                                    92
GRI 401: Employment 2016                       Benefits Provided to Full-Time Employees That Are Not Provided
                                               to Temporary or Part-Time Employees
                                               Cuti melahirkan
                                   401-3                                                                                    92
                                               Maternity Leave
                                   Hubungan Tenaga Kerja/Manajemen
GRI 3: Topik Material 2021         Labor/Management Relations
GRI 3: Material Topics 2021                    Pengelolaan topik material
                                   3-3                                                                                      92
                                               Management of material topics
GRI 402: Hubungan Tenaga Kerja/
Manajemen                                      Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan operasional
                                   402-1                                                                                    92
GRI 402: Labor/Management                      Minimum notice periods regarding operational changes
Relations
                                   Kesehatan dan Keselamatan Kerja
GRI 3: Topik Material 2021         Occupational Health and Safety
GRI 3: Material Topics 2021                    Pengelolaan Topik Material
                                   3-3                                                                                      104
                                               Management of Material Topics
                                               Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja
                                   403-1                                                                                    104
                                               Occupational Health and Safety Management System
                                               Identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan investigasi insiden
                                   403-2       Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident                         104
                                               Investigation
                                               Layanan kesehatan kerja
                                   403-3                                                                                    104
                                               Occupational Health Services
                                               Partisipasi, konsultasi, dan komunikasi pekerja tentang
                                               keselamatan dan kesehatan kerja
                                   403-4                                                                                    104
                                               Worker Participation, Consultation, and Communication on
                                               Occupational Health and Safety
                                               Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan
GRI 403: Kesehatan dan             403-5       kerja                                                                        104
Keselamatan Kerja 2018                         Training for Workers on Occupational Health and Safety
GRI 403: Occupational Health and               Peningkatan kualitas kesehatan pekerja
Safety 2018                        403-6                                                                                    104
                                               Improvement of Worker Health Quality
                                               Pencegahan dan mitigasi dampak dari keselamatan dan
                                               kesehatan kerja yang secara langsung terkait hubungan bisnis
                                   403-7                                                                                    104
                                               Prevention and Mitigation of Occupational Health and Safety
                                               Impacts Directly Linked to Business Relationships
                                               Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen keselamatan
                                               dan kesehatan kerja
                                   403-8                                                                                    104
                                               Workers Covered by the Occupational Health and Safety
                                               Management System
                                               Kecelakaan kerja
                                   403-9                                                                                    104
                                               Workplace Accidents
                                               Penyakit akibat kerja
                                   403-10                                                                                   104
                                               Occupational Diseases
                                   Pelatihan dan Pendidikan
GRI 3: Topik Material 2021         Training and Education
GRI 3: Material Topics 2021                    Pengelolaan Topik Material
                                   3-3                                                                                      95
                                               Management of Material Topics




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   183
Page 188
            Lampiran
            Appendix




 Standar GRI                           Nomor                              Pengungkapan                            Halaman
 GRI Standard                          Number                               Disclosure                             Page
                                                  Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan Average hours
                                      404-1       of training per year per employee                                 96
                                                  Average Training Hours per Year per Employee
                                                  Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan
 GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan
                                                  program bantuan peralihan
 2016                                 404-2                                                                         95
                                                  Programs to Enhance Employee Skills and Transition Assistance
 GRI 404: Training and Education
                                                  Programs
 2016
                                                  Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap
                                                  kinerja dan pengembangan karier
                                      404-3                                                                         97
                                                  Percentage of Employees Receiving Regular Performance and
                                                  Career Development Reviews
                                      Keanekaragaman dan Peluang Setara
 GRI 3: Topik Material 2021           Diversity and Equal Opportunity
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           100
                                                  Management of material topics
                                                  Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan
 GRI 405: Keanekaragaman dan          405-1                                                                         100
                                                  Diversity of governance bodies and employees
 Peluang Setara 2016
 GRI 405: Diversity and Equal                     Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-
 Opportunity 2016                     405-2       laki                                                              97
                                                  Ratio of basic salary and remuneration of women to men
                                      Nondiskriminasi
 GRI 3: Topik Material 2021           Non-discrimination
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           103
                                                  Management of material topics
 GRI 406: Nondiskriminasi 2016                    Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan
                                      406-1                                                                         103
 GRI 406: Non-discrimination 2016                 Incidents of discrimination and corrective actions taken
                                      Kebebasan Berserikat dan Perundingan Kolektif
 GRI 3: Topik Material 2021           Freedom of Association and Collective Bargaining
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           92
                                                  Management of material topics
 GRI 407: Kebebasan Berserikat dan                Operasi dan pemasok di mana hak atas kebebasan berserikat
 Perundingan Kolektif 2016                        dan perundingan kolektif mungkin berisiko
                                      407-1                                                                         92
 GRI 407: Freedom of Association                  Operations and suppliers in which the right to freedom of
 and Collective Bargaining 2016                   association and collective bargaining may be at risk
 GRI 3: Topik Material 2021           Pekerja Anak
 GRI 3: Material Topics 2021          Child Labor
                                                  Pengelolaan Topik Material
                                      3-3                                                                           92
                                                  Management of Material Topics
 GRI 408: Pekerja Anak 2016                       Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden
 GRI 408: Child Labor 2016                        pekerja anak
                                      408-1                                                                         92
                                                  Operations and Suppliers at Significant Risk for Child Labor
                                                  Incidents
                                      Kerja Paksa atau Wajib Kerja
 GRI 3: Topik Material 2021           Forced or Compulsory Labor
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan Topik Material
                                      3-3                                                                           92
                                                  Management of Material Topics
 GRI 409: Kerja Paksa Atau Wajib                  Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden
 Kerja 2016                                       kerja paksa atau wajib kerja
                                      409-1                                                                         92
 GRI 409: Forced or Compulsory                    Operations and Suppliers at Significant Risk of Forced or
 Labor 2016                                       Compulsory Labor Incidents
                                      Praktik Keamanan
 GRI 3: Topik Material 2021           Security Practices
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           97
                                                  Management of material topics




184       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 189
Standar GRI                            Nomor                                Pengungkapan                                 Halaman
GRI Standard                           Number                                 Disclosure                                  Page
                                                  Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau
GRI 410: Praktik Keamanan 2016
                                      410-1       prosedur hak asasi manusia                                                98
GRI 410: Security Practices 2016
                                                  Security personnel trained in human rights policies or procedures
                                      Hak Masyarakat Adat
GRI 3: Topik Material 2021            Rights of Indigenous Peoples
GRI 3: Material Topics 2021                       Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                                   112
                                                  Management of material topics
GRI 411: Hak Masyarakat Adat 2016
                                                  Insiden pelanggaran yang melibatkan hak-hak masyarakat adat
GRI 411: Rights of Indigenous         411-1                                                                                 112
                                                  Incidents of violations involving rights of indigenous peoples
Peoples 2016
GRI 3: Topik Material 2021            Masyarakat Setempat
GRI 3: Material Topics 2021           Local Communities
                                                  Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                                   112
                                                  Management of material topics
                                                  Operasi dengan keterlibatan masyarakat setempat, penilaian
                                                  dampak, dan program pengembangan
GRI 413: Masyarakat Setempat          413-1                                                                                 112
                                                  Operations with local community engagement, impact
2016
                                                  assessments, and development programs
GRI 413: Local Communities 2016
                                                  Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki
                                                  dampak negatif signifikan terhadap masyarakat setempat
                                      413-2                                                                                 119
                                                  Operations with significant actual and potential negative
                                                  impacts on local communities
                                      Penilaian Sosial Pemasok
GRI 3: Topik Material 2021            Supplier Social Assessment
GRI 3: Material Topics 2021                       Pengelolaan Topik Material
                                      3-3                                                                                   120
                                                  Management of Material Topics
                                                  Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial
GRI 414: Penilaian Sosial Pemasok     414-1                                                                                 120
                                                  Selection of New Suppliers Using Social Criteria
2016
GRI 414: Supplier Social Assessment               Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan Tindakan yang
2016                                  414-2       telah diambil                                                             120
                                                  Negative Social Impacts in the Supply Chain and Actions Taken
                                      Kebijakan Publik
GRI 3: Topik Material 2021            Public Policy
GRI 3: Material Topics 2021                       Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                                   121
                                                  Management of material topics
GRI 415: Kebijakan Publik 2016                    Kontribusi politik
                                      415-1                                                                                 121
GRI 415: Public Policy 2016                       Political contributions
                                      Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
GRI 3: Topik Material 2021            Customer Health and Safety
GRI 3: Material Topics 2021                       Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                                   110
                                                  Management of material topics
                                                  Penilaian dampak kesehatan dan keselamatan dari berbagai
                                                  kategori produk dan jasa
                                      416-1                                                                                 110
GRI 416: Kesehatan dan                            Assessment of the health and safety impacts of product and
Keselamatan Pelanggan 2016                        service categories
GRI 416: Customer Health and                      Insiden ketidakpatuhan sehubungan dengan dampak kesehatan
Safety 2016                                       dan keselamatan dari produk dan jasa
                                      416-2                                                                                 110
                                                  Incidents of non-compliance concerning the health and safety
                                                  impacts of products and services
                                      Pemasaran dan Pelabelan
GRI 3: Topik Material 2021            Marketing and Labeling
GRI 3: Material Topics 2021                       Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                                   111
                                                  Management of material topics




                                                                                Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   185
Page 190
            Lampiran
            Appendix




 Standar GRI                           Nomor                              Pengungkapan                            Halaman
 GRI Standard                          Number                               Disclosure                             Page
                                                  Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa
                                      417-1                                                                         111
 GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan                 Requirements for product and service information and labeling
 2016                                             Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk
 GRI 417: Marketing and Labeling                  dan jasa
 2016                                 417-2                                                                         111
                                                  Incidents of non-compliance concerning product and service
                                                  information and labeling
                                                  Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran
                                      417-3       Incidents of non-compliance concerning marketing                  111
                                                  communications
                                      Privasi Pelanggan
 GRI 3: Topik Material 2021           Customer Privacy
 GRI 3: Material Topics 2021                      Pengelolaan topik material
                                      3-3                                                                           136
                                                  Management of material topics
                                                  Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap
 GRI 418: Privasi Pelanggan 2016                  privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan
                                      418-1                                                                         137
 GRI 418: Customer Privacy 2016                   Substantiated complaints concerning breaches of customer
                                                  privacy and losses of customer data




186       Indosat Ooredoo Hutchison
Page 191
                                                                                                         Indeks SASB
                                                                                                                         SASB Index




                   Kode SASB
Topik                                             Metriks                                          Respons IOH                     Halaman
                     SASB
Topic                                             Metrics                                         IOH Response                      Page
                     Code
                               (1)   Total energi yang dikonsumsi,
Jejak Lingkungan
                               (2)   persentase listrik jaringan, dan       (1) Total energy consumed: 5,172,715 GJ
Dari Operasi
                   TC-TL-      (3)   persentase energi terbarukan           (2) percentage grid electricity: 99.61%
Environmental                                                                                                                        80
                   130a.1      (1)   Total energy consumed,                 (3) percentage renewable: 0.39% (from 216 sites
Footprint Of
                               (2)   percentage grid electricity and            installed with PV)
Operations
                               (3)   percentage renewable”
                               Deskripsi kebijakan dan praktik yang
                                                                            Policies: Consent Management Guideline NO. 71/
                               berkaitan dengan periklanan bertarget
                                                                            AY0-AY0B/DPO/24
                   TC-TL-      dan privasi pelanggan
                                                                            Practices: We have implemented customer                  138
                   220a.1      Description of policies and practices
                                                                            consent and a privacy notice that are visible to all
                               relating to targeted advertising and
                                                                            customers across all touchpoints.
                               customer privacy
                               Jumlah pelanggan yang informasinya
Privasi Data
                   TC-TL-      digunakan untuk tujuan sekunder
Data Privacy                                                                47.6 juta / million                                      138
                   220a.2      Number of customers whose information
                               is used for secondary purposes
                               Total kerugian moneter yang diakibatkan
                               proses hukum dengan privasi pelanggan
                   TC-TL-                                                   Not applicable, as there are no identified
                               Total amount of monetary losses as a
                   220a.3                                                   incidents of violations involving customer privacy
                               result of legal proceedings associated
                               with customer privacy
                               (1)   Jumlah permintaan dari penegak
                                     hukum untuk informasi pelanggan,
                               (2)   jumlah pelanggan yang informasinya
                                                                            (1) 273 Letters request from law enforcers
                                     diminta, dan
                                                                            (2) 255 Letters that have been followed up and
                               (3)   persentase yang menghasilkan
                   TC-TL-                                                       for which the requested customer data has
                                     pengungkapan                                                                                    138
                   220a.4                                                       been provided
                               (1)   Number of law enforcement
                                                                            (3) 93,41% of the requested data has been
                                     requests for customer information,
                                                                                disclosed
                               (2)   number of customers whose
                                     information was requested,
                               (3)   percentage resulting in disclosure
                               (1) Jumlah pelanggaran data,
                               (2) persentase yang melibatkan
                                   informasi yang dapat diidentifikasi
                                   secara pribadi (PII),
                   TC-TL-      (3) jumlah pelanggan yang terkena
                                                                            in 2025, no data breach happened                         137
                   230a.1          dampak
                               (1) Number of data breaches,
                               (2) percentage involving personally
Keamanan Data                      identifiable information (PII),
Data Security                  (3) number of customers affected
                               Deskripsi pendekatan untuk
                               mengidentifikasi dan menangani risiko        IOH implement cyber security measures
                               keamanan data, termasuk penggunaan           based on industry best practices such as ISO
                   TC-TL-      standar keamanan siber pihak ketiga          27001:2022, NIST Cyber Security Framework,
                                                                                                                                     137
                   230a.2      Description of approach to identifying       CIS, TOP 10 OWASP, etc. IOH already certified ISO
                               and addressing data security risks,          27001:2022 since 2017 which covering B2C and
                               including use of third-party cybersecurity   B2B business.
                               standards
                               (1)   Material yang dipulihkan melalui
                                     program pengambilan kembali,
                                     persentase material yang dipulihkan
                                     yang
                               (2)   digunakan kembali,
                                                                            IOH recycled 57% of the total retired BTS devices
                               (3)   didaur ulang, dan
Product End Of     TC-TL-                                                   and collaborated with third parties in managing
                               (4)   ditimbun                                                                                        86
Life Management    440a.1                                                   the unused equipment as the initiatives in
                               (1)   Materials recovered through take
                                                                            reducing electronic waste.
                                     back programs, percentage of
                                     recovered materials that were
                               (2)   reused,
                               (3)   recycled, and
                                                                               Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report            187
                               (4)   landfilled
Page 192
           Lampiran
           Appendix




                    Kode SASB
 Topik                                            Metriks                                         Respons IOH                        Halaman
                      SASB
 Topic                                            Metrics                                        IOH Response                         Page
                      Code
                                 Jumlah kerugian moneter sebagai akibat
                                 dari proses hukum yang terkait dengan
                                 peraturan perilaku anti persaingan usaha      Not applicable, as there are no losses arising from
                    TC-TL-
                                 Total amount of monetary losses as a          any legal proceedings related to anticompetitive
                    520a.1
                                 result of legal proceedings associated        behavior regulations.
                                 with anti-competitive behavior
                                 regulations
                                 Rata-rata kecepatan unduh
                                 berkelanjutan aktual dari
                                 (1) konten yang dimiliki dan terkait
                                                                               IOH does not differentiate download speeds
                                     secara komersial dan
                                                                               between
                    TC-TL-       (2) konten yang tidak terkait
                                                                               (1) owned and commercially-associated content
                    520a.2       Average actual sustained download
                                                                                   and
                                 speed of
 Competitive                                                                   (2) non-associated content
                                 (1) owned and commercially-associated
 Behaviour Open
                                     content and
 Internet
                                 (2) non-associated content
                                                                               IOH mematuhi Pedoman Kepatuhan
                                                                               Persaingan Usaha sebagai kerangka kerja bagi
                                                                               komitmennya untuk menjunjung tinggi standar
                                 Deskripsi risiko dan peluang yang terkait     integritas bisnis yang tinggi serta memastikan
                                 dengan netralitas bersih, peer-to-peer        kepatuhan terhadap undang-undang persaingan
                                 berbayar, peringkat nol, dan praktik          usaha dalam seluruh transaksi dan praktik
                    TC-TL-
                                 terkait                                       bisnisnya.”                                             142
                    520a.3
                                 Description of risks and opportunities        IOH complies with the Business Competition
                                 associated with net neutrality, paid          Compliance Guidelines as a framework for its
                                 peering, zero rating, and related practices   commitment to upholding high standards of
                                                                               business integrity and ensuring compliance with
                                                                               competition laws in all of its transactions and
                                                                               business conduct.
                                 (1) Frekuensi gangguan rata-rata sistem
                                     dan
                                 (2) durasi gangguan rata-rata
                    TC-TL-           pelanggan
                                                                               IOH does not measure these indicators
                    550a.1       (1) System average interruption
                                     frequency and
                                 (2) customer average interruption
                                     duration

 Managing                                                                      IOH selalu berupaya semaksimal mungkin untuk
 Systemic Risks                                                                mencegah gangguan layanan. Sistem cadangan
 From Technology                                                               dipasang sesuai dengan potensi dampak yang
 Disruptions                                                                   ditimbulkan jika sistem tersebut mengalami
                                 Diskusi tentang sistem untuk                  gangguan, dengan mempertimbangkan prioritas
                                 menyediakan layanan tanpa hambatan            bisnis. Prosedur kelangsungan bisnis telah
                    TC-TL-       selama gangguan layanan                       diterapkan untuk meminimalkan dampak jika
                                                                                                                                       140
                    550a.2       Discussion of systems to provide              terjadi gangguan layanan yang signifikan.
                                 unimpeded service during service              IOH is always doing the best to avoid service
                                 interruptions                                 disruptions. System redundancies are installed
                                                                               according to potential impact of outage of
                                                                               such system, as per business priority. Business
                                                                               continuity procedures are in place to minimize
                                                                               impact in the case of major service disruption.




188      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 193
                                                                          Indeks PSPK 1 & PSPK 2
                                                                                                        Index IFRS S1 & IFRS S2

PSPK 1 - Persyaratan Umum                                               IFRS S1 - General Requirements
Pengungkapan Keberlanjutan                                              for Disclosure of Sustainability-
                                                                        related Financial Information

Paragraf                                                     Pengungkapan                                                   Halaman
Paragraph                                                      Disclosure                                                    Page
Tata Kelola
Governance
Organ yang Memiliki Fungsi Tata Kelola/Individu yang Bertanggung Jawab Mengawasi Risiko dan Peluang terkait Keberlanjutan
Board’s Oversight of Sustainability-related Risks and Opportunities
                    Tanggung jawab atas risiko dan peluang terkait keberlanjutan tercermin dalam kerangka acuan,
                    mandat, uraian peran, dan kebijakan terkait lain yang berlaku pada organ atau individu
PSPK1-27a.i         Responsibilities for sustainability-related risks and opportunities are reflected in the terms of          150
                    reference, mandates, role descriptions and other related policies applicable to that body(s) or
                    individual(s).
                    Proses organ atau individu dalam menentukan apakah keterampilan dan kompetensi yang
                    sesuai tersedia atau akan dikembangkan untuk mengawasi strategi yang dirancang untuk
                    menanggapi risiko dan peluang terkait keberlanjutan
PSPK1-27a.ii                                                                                                                   127
                    The process by which an body(s) or individual(s) determines whether appropriate skills and
                    competencies are available or will be developed to oversee strategies designed to address
                    sustainability-related risks and opportunities
                    Proses dan frekuensi organ atau individu dalam mendapatkan informasi mengenai risiko dan
                    peluang terkait keberlanjutan
PSPK1-27a.iii                                                                                                                  125
                    The process and frequency of the body(s) or individual(s) is informed about sustainability-related
                    risks and opportunities
                    Proses organ atau individu dalam memperhitungkan risiko dan peluang terkait keberlanjutan
                    ketika mengawasi strategi, keputusan atas transaksi utama dan proses manajemen
                    risiko, serta kebijakan terkait entitas, termasuk apakah organ atau individu tersebut telah
                    mempertimbangkan trade-off terkait dengan risiko dan peluang tersebut
PSPK1-27a.iv                                                                                                                   150
                    The process by which body(s) or individual(s) takes into account sustainability-related risks and
                    opportunities when overseeing the entity’s strategy, its decisions on major transactions and its
                    risk management processes and related policies, including whether the body(s) or individual(s)
                    has considered trade-offs associated with those risks and opportunities.
                    Proses organ atau individu dalam mengawasi penetapan target sehubungan risiko dan peluang
                    terkait keberlanjutan, dan memantau kemajuan atas target tersebut termasuk apakah dan
                    bagaimana metrik kinerja terkait disertakan dalam kebijakan remunerasi.
PSPK1-27a.v                                                                                                                    150
                    The process by which body(s) or individual(s) oversees the setting of targets related to
                    sustainability-related risks and opportunities, and monitors progress towards those targets,
                    including whether and how related performance metrics are included in remuneration policies
Peran Manajemen untuk Memantau, Mengelola, dan Mengawasi Risiko dan Peluang terkait Keberlanjutan
Management’s Role in Assessing and Managing Sustainability-related Risks
                    Delegasi peran kepada posisi tingkat manajemen atau komite tingkat manajemen tertentu dan
                    proses pengawasan yang dilakukan atas posisi atau komite tersebut
PSPK1-27b-i-a                                                                                                                  150
                    Delegation of roles to specific management-level positions or management-level committees
                    and the oversight processes carried out over those positions or committees.
                    Pengendalian dan prosedur untuk mendukung pengawasan terhadap risiko dan peluang terkait
                    keberlanjutan dan proses pengendalian dan prosedur tersebut ketika diintegrasikan dengan
                    fungsi internal lain
PSPK1-27b-ii-a                                                                                                                 150
                    Controls and procedures to support oversight of sustainability-related risks and opportunities
                    and the processes of those controls and procedures when integrated with other internal
                    functions.




                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    189
Page 194
              Lampiran
              Appendix




 Paragraf                                                        Pengungkapan                                                 Halaman
 Paragraph                                                         Disclosure                                                  Page
 Strategi
 Strategy
 Strategi Entitas untuk Mengelola Risiko dan Peluang terkait Keberlanjutan
 Strategy for Managing Sustainability Related Risks and Opportunities
                       Risiko dan peluang terkait keberlanjutan yang diperkirakan cukup akan mempengaruhi prospek
                       entitas
 PSPK1-29a                                                                                                                      153
                       The sustainability-related risks and opportunities that expected to be significant to affect the
                       entity’s prospects
                       Dampak saat ini dan yang diantisipasi dari risiko dan peluang terkait keberlanjutan pada model
                       bisnis dan rantai nilai entitas
 PSPK1-29b                                                                                                                      153
                       Current and anticipated impacts of sustainability-related risks and opportunities on the entity's
                       business model and value chain
                       Dampak risiko dan peluang terkait keberlanjutan tersebut terhadap strategi dan pengambilan
                       keputusan entitas
 PSPK1-29c                                                                                                                      155
                       The impact of sustainability-related risks and opportunities on entity's strategy and decision-
                       making
                       Dampak risiko dan peluang terkait keberlanjutan terhadap posisi keuangan, kinerja keuangan,
                       dan arus kas entitas, baik dalam periode pelaporan saat ini maupun dalam jangka pendek,
                       menengah, dan panjang, dengan mempertimbangkan integrasinya dalam perencanaan
 PSPK1-29d             keuangan                                                                                                 156
                       The impact of sustainability-related risks and opportunities on the entity's financial position,
                       financial performance and cash flows, both in the current reporting period and in the short,
                       medium and long term, taking into account their integration into financial planning
                       Ketahanan strategi dan model bisnis entitas terhadap risiko terkait keberlanjutan
 PSPK1-29e                                                                                                                      156
                       The resilience of entity's strategy and business model to sustainability-related risks
 Risiko dan Peluang terkait Keberlanjutan
 Sustainability-related Risks and Opportunities
                       Risiko dan peluang terkait keberlanjutan yang diperkirakan cukup dapat memengaruhi prospek
                       entitas
 PSPK1-30a                                                                                                                      153
                       Sustainability-related risks and opportunities that could reasonably be expected to affect the
                       entity’s prospects
                       Rentang waktu, yaitu jangka pendek, menengah atau panjang, di mana dampak dari masing-
                       masing risiko dan peluang terkait keberlanjutan diperkirakan cukup dapat terjadi
 PSPK1-30b                                                                                                                      153
                       Time horizons—short, medium or long term—over which the effects of each of those
                       sustainability-related risks and opportunities could reasonably be expected to occur
                       Definisi jangka waktu dan dikaitkan dengan rentang waktu perencanaan entitas untuk
                       pengambilan keputusan strategis
 PSPK1-30c                                                                                                                      152
                       The definition of time horizons and their linkage to the entity’s planning horizons used for
                       strategic decision-making
 Model Bisnis dan Rantai Nilai
 Business Model and Value Chain
                       Uraian tentang dampak kini dan yang diantisipasi dari risiko dan peluang terkait keberlanjutan
                       terhadap model bisnis dan rantai nilai entitas
 PSPK1-32a
                       A description of the current and anticipated effects of sustainability-related risks and
                       opportunities on the entity’s business model and value chain
                       Uraian tentang konsentrasi risiko dan peluang terkait keberlanjutan dalam model bisnis dan
                       rantai nilai entitas (contohnya, wilayah geografis, fasilitas, dan jenis aset).
 PSPK1-32b
                       A description of the concentration of sustainability-related risks and opportunities within the
                       entity’s business model and value chain (for example, geographic areas, facilities, and asset types)
 Strategi dan Pengambilan Keputusan
 Strategy and Decision-making
                       Tanggapan dan rencana mengenai langkah strategis entitas untuk menghadapi risiko serta
                       memanfaatkan peluang terkait keberlanjutan dalam strategi bisnis dan proses pengambilan
                       keputusan
 PSPK1-33a                                                                                                                      57
                       The entity’s responses and plans regarding strategic actions to address sustainability-related
                       risks and to capture sustainability-related opportunities within its business strategy and
                       decision-making processes



190         Indosat Ooredoo Hutchison
Page 195
Paragraf                                                     Pengungkapan                                                   Halaman
Paragraph                                                      Disclosure                                                    Page
                    Kemajuan terhadap rencana yang telah diungkapkan pada periode pelaporan sebelumnya,
                    termasuk informasi kuantitatif dan kualitatif
PSPK1-33b                                                                                                                      169
                    The progress against plans the company has disclosed in previous reporting periods, including
                    quantitative and qualitative information
                    Trade-off antara risiko dan peluang terkait keberlanjutan yang dipertimbangkan oleh entitas
                    (sebagai contoh, dalam membuat keputusan tentang lokasi operasi baru, entitas mungkin telah
                    mempertimbangkan dampak lingkungan dari operasi tersebut dan peluang kerja yang akan
                    mereka ciptakan dalam
PSPK1-33c           komunitas)                                                                                                 153
                    Trade-offs between sustainability-related risks and opportunities that the entity considered (for
                    example, in making a decision on the location of new operations, an entity might have considered
                    the environmental impacts of those operations and the employment opportunities they would
                    create in a community)
Posisi Keuangan, Kinerja Keuangan, dan Arus Kas
Financial Position, Financial Performance and Cash Flows
                    Pengaruh risiko dan peluang terkait keberlanjutan terhadap posisi keuangan, kinerja keuangan,
                    dan arus kas pada periode pelaporan
PSPK1-35a
                    The impact of sustainability-related risks and opportunities on financial position, financial
                    performance and cash flows in the reporting period
                    Risiko dan peluang yang terkait dengan keberlanjutan yang diidentifikasi dalam paragraf 35 (a),
                    di mana terdapat risiko signifikan akan adanya penyesuaian material pada nilai tercatat aset dan
                    liabilitas yang dilaporkan dalam laporan keuangan terkait selama periode pelaporan tahunan
PSPK1-35b           berikutnya
                    The sustainability-related risks and opportunities identified in paragraph 35 (a) for which there
                    is a significant risk of a material adjustment within the next annual reporting period to the
                    carrying amounts of assets and liabilities reported in the related financial statements.
                    Perkiraan perubahan posisi keuangan entitas dalam jangka pendek, jangka menengah, jangka
                    panjang sesuai dengan strateginya untuk mengelola risiko dan peluang terkait keberlanjutan,
                    dengan mempertimbangkan rencana investasi dan pelepasannya (misalnya, rencana
                    pengeluaran modal, akuisisi dan divestasi besar, ventura bersama, transformasi bisnis, inovasi,
                    area bisnis baru, dan penghentian aset), termasuk rencana yang tidak terikat secara kontraktual
PSPK1-35c (i)
                    Estimated changes in the entity’s financial position over the short, medium, and long term, in
                    line with its strategy for managing sustainability-related risks and opportunities, taking into
                    account investment and divestment plans (e.g., capital expenditure plans, major acquisitions and
                    divestments, joint ventures, business transformation, innovation, new business areas, and asset
                    retirements), including plans not yet contractually committed
                    Perkiraan perubahan posisi keuangan entitas dalam jangka pendek, jangka menengah, jangka
                    panjang sesuai dengan strateginya untuk mengelola risiko dan peluang terkait keberlanjutan,
                    dengan mempertimbangkan sumber pendanaan yang direncanakan untuk menjalankan
PSPK1-35c (ii)      strateginya
                    Estimated changes in the entity’s financial position over the short, medium, and long term, in line
                    with its strategy for managing sustainability-related risks and opportunities, taking into account
                    the sources of financing planned to implement the strategy
                    Perkiraan perubahan kinerja keuangan dan arus kasnya dalam jangka pendek, menengah, dan
                    panjang, sesuai dengan strateginya untuk mengelola risiko dan peluang terkait keberlanjutan
PSPK1-35d
                    Estimated changes in financial performance and cash flows over the short, medium, and long
                    term, in line with the strategy for managing sustainability-related risks and opportunities
                    Alasan tidak menyediakan informasi kuantitatif
PSPK1-40                                                                                                                       151
                    Reasons for not providing quantitative information
Ketahanan
Resilience
                    Penilaian kualitatif dan, jika dapat diterapkan, penilaian kuantitatif terhadap ketahanan strategi
                    dan model bisnis sehubungan dengan risiko terkait keberlanjutan, termasuk informasi tentang
                    bagaimana penilaian dilakukan dan rentang waktunya
PSPK1-41            A qualitative and, if applicable, quantitative assessment of the resilience of its strategy and            151
                    business model in relation to its sustainability-related risks, including information about how the
                    assessment was carried out and its time horizon




                                                                                  Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    191
Page 196
             Lampiran
             Appendix




 Paragraf                                                        Pengungkapan                                               Halaman
 Paragraph                                                         Disclosure                                                Page
 Manajemen Risiko
 Risk Management
                       Masukan dan parameter yang digunakan oleh entitas (sebagai contoh, informasi mengenai
                       sumber data dan ruang lingkup operasi yang tercakup dalam proses)
 PSPK1-44a.i                                                                                                                  152
                       Inputs and parameters used by the entity (for example, information about data sources and the
                       scope of operations covered in the process)
                       Analisis skenario untuk memberi informasi identifikasi risiko terkait keberlanjutan
 PSPK1-44a.ii
                       Scenario analysis to inform its identification of sustainability-related risks.
                       Penilaian entitas atas sifat, kemungkinan, dan besaran dampak risiko tersebut (sebagai contoh,
                       apakah entitas mempertimbangkan faktor kualitatif, ambang batas kuantitatif, atau kriteria
                       lain)
 PSPK1-44a.iii                                                                                                                162
                       Entity's assessment of the nature, likelihood and magnitude of the effects of those risks (for
                       example, whether the entity considers qualitative factors, quantitative thresholds or other
                       criteria)
                       Penetapan prioritas risiko terkait keberlanjutan dibandingkan dengan jenis risiko lain
 PSPK1-44a.iv                                                                                                                 152
                       Prioritization of sustainability-related risks relative to other types of risks
                       Pemantauan entitas terhadap risiko terkait keberlanjutan
 PSPK1-44a.v                                                                                                                  150
                       Monitoring of the entity’s sustainability-related risks
                       Perubahan proses yang digunakan dibandingkan dengan periode pelaporan sebelumnya.
 PSPK1-44a.vi
                       Changes in the processes used compared with the previous reporting period
                       Proses yang digunakan entitas untuk mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan, dan
                       memantau peluang terkait keberlanjutan
 PSPK1-44b                                                                                                                    152
                       Processes used by the entity to identify, assess, prioritize, and monitor sustainability-related
                       opportunities
                       Sejauh mana dan bagaimana proses untuk mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan, dan
                       memantau risiko dan peluang terkait keberlanjutan terintegrasi pada dan memberi informasi
                       keseluruhan proses manajemen risiko
 PSPK1-44c                                                                                                                    161
                       The extent to which and how the processes for identifying, assessing, prioritizing, and monitoring
                       sustainability-related risks and opportunities are integrated into and inform the overall risk
                       management process
 Metrik dan Target
 Metrics and Targets
                       Metrik yang disyaratkan oleh PSPK yang berlaku dan metrik yang digunakan entitas untuk
                       mengukur dan memantau risiko atau peluang terkait keberlanjutan serta kinerja entitas
                       terhadap risiko atau peluang tersebut (termasuk kemajuan dalam pencapaian target yang telah
                       ditetapkan, dan target yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan untuk dipenuhi
 PSPK1-46                                                                                                                     168
                       Metrics required by the applicable PSPK and metrics used by the entity to measure and monitor
                       sustainability-related risks or opportunities and the entity’s performance in relation to those
                       risks or opportunities (including progress toward achieving established targets and targets
                       required by laws and regulations)
                       Untuk setiap metrik keberlanjutan yang dikembangkan oleh entitas, bagaimana definisi & dasar
                       penyusunannya, apakah absolut/relatif/kualitatif, apakah divalidasi pihak ketiga (oleh siapa),
                       serta bagaimana metode perhitungan, input yang dipakai, keterbatasan, dan asumsi signifikan
 PSPK1-50              For each sustainability metric developed by the entity: its definition and basis of preparation;       167
                       whether it is absolute, relative, or qualitative; whether it has been validated by a third party
                       (and by whom); as well as the calculation methodology, inputs used, limitations, and significant
                       assumptions.
                       Metrik yang digunakan untuk menetapkan target dan memantau kemajuan menuju pencapaian
                       target, target kuantitatif/kualitatif spesifik, periode target berlaku, periode dasar, tonggak dan
                       target interim, kinerja terhadap setiap target, dan setiap perubahan target
 PSPK1-51              Metrics used to set targets and monitor progress toward their achievement, including specific
                       quantitative or qualitative targets, the period over which the targets apply, the base period,
                       milestones and interim targets, performance against each target, and any changes to the
                       targets




192      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 197
PSPK 2 - Pengungkapan Terkait Iklim                                       IFRS S2 - Climate-related Disclosures

Paragraf                                                        Pengungkapan                                                    Halaman
Paragraph                                                         Disclosure                                                     Page
Tata Kelola
Governance
Organ yang Memiliki Fungsi Tata Kelola/Individu yang Bertanggung Jawab untuk Mengawasi Risiko dan Peluang terkait Iklim
Board’s Oversight of Climate Related Risks
                    Tanggung jawab atas risiko dan peluang terkait iklim tercermin dalam kerangka acuan, mandat,
                    uraian peran, dan kebijakan terkait lain yang berlaku pada organ atau individu
PSPK2-6a.i                                                                                                                        151
                    Responsibilities for climate-related risks and opportunities are reflected in the terms of reference,
                    mandates, role descriptions and other related policies applicable to that body(s) or individual(s)
                    Proses organ atau individu dalam menentukan apakah keterampilan dan kompetensi yang sesuai
                    tersedia atau akan dikembangkan untuk mengawasi strategi yang dirancang untuk menanggapi
                    risiko dan peluang terkait iklim
PSPK2-6a.ii                                                                                                                       159
                    The process by which an body(s) or individual(s) determines whether appropriate skills and
                    competencies are available or will be developed to oversee strategies designed to address climate-
                    related risks and opportunities
                    Proses dan frekuensi organ atau individu dalam mendapatkan informasi mengenai risiko dan
                    peluang terkait iklim
PSPK2-6a.iii                                                                                                                      159
                    The process and frequency of the body(s) or individual(s) is informed about climate-related risks and
                    opportunities
                    Proses organ atau individu dalam memperhitungkan risiko dan peluang terkait iklim ketika
                    mengawasi strategi, keputusan atas transaksi utama dan proses manajemen risiko, serta kebijakan
                    terkait entitas, termasuk apakah organ atau individu tersebut telah mempertimbangkan trade-off
                    terkait dengan risiko dan peluang tersebut
PSPK2-6a.iv                                                                                                                       150
                    The process by which body(s) or individual(s) takes into account climate-related risks and
                    opportunities when overseeing the entity’s strategy, its decisions on major transactions and its
                    risk management processes and related policies, including whether the body(s) or individual(s) has
                    considered trade-offs associated with those risks and opportunities.
                    Proses organ atau individu dalam mengawasi penetapan target sehubungan risiko dan peluang
                    terkait iklim, dan memantau kemajuan atas target tersebut termasuk apakah dan bagaimana
                    metrik kinerja terkait disertakan dalam kebijakan remunerasi.
PSPK2-6a.v                                                                                                                        150
                    The process by which body(s) or individual(s) oversees the setting of targets related to climate-
                    related risks and opportunities, and monitors progress towards those targets, including whether and
                    how related performance metrics are included in remuneration policies
Peran Manajemen untuk Memantau, Mengelola, dan Mengawasi Risiko dan Peluang terkait Iklim
Management’s Role in Assessing and Managing Climate-related Risks
                    Delegasi ke posisi tingkat manajemen atau komite tingkat manajemen tertentu dan pengawasan
                    yang dilakukan atas posisi atau komite tersebut
PSPK2-6b.i                                                                                                                        159
                    Delegation of roles to specific management-level positions or management-level committees and
                    the oversight processes carried out over those positions or committees.
                    Pengendalian dan prosedur untuk mendukung pengawasan terhadap risiko dan peluang terkait
                    iklim dan proses pengendalian dan prosedur tersebut ketika diintegrasikan dengan fungsi internal
PSPK2-6b.ii         lain                                                                                                          159
                    Controls and procedures to support oversight of climate-related risks and opportunities and the
                    processes of those controls and procedures when integrated with other internal functions.
Strategi
Strategy
Risiko dan Peluang terkait Iklim
Climate-related Risks and Opportunities
                    Risiko dan peluang terkait iklim yang diperkirakan cukup dapat memengaruhi prospek entitas
PSPK2-10.a          The climate-related risks and opportunities that expected to be significant to affect the entity’s            66
                    prospects
                    Klasifikasi dan alasan penetapan risiko fisik atau risiko transisi terkait iklim
PSPK2-10-b          Classification and rationale for the designation of climate-related risks as physical risks or transition     66
                    risks.”




                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       193
Page 198
              Lampiran
              Appendix




 Paragraf                                                        Pengungkapan                                                  Halaman
 Paragraph                                                         Disclosure                                                   Page
                      Penentuan rentang waktu (jangka pendek, menengah, atau panjang) atas dampak dari setiap risiko
                      dan peluang terkait iklim yang diperkirakan cukup dapat terjadi
 PSPK2-10-c                                                                                                                      66
                      Determination of the time horizon (short, medium, or long term) for the impacts of each climate-
                      related risk and opportunity that are reasonably expected to occur
                      Definisi jangka waktu dan dikaitkan dengan rentang waktu perencanaan entitas untuk
                      pengambilan keputusan strategis
 PSPK2-10-d                                                                                                                      160
                      The definition of time horizons and their linkage to the entity’s planning horizons used for strategic
                      decision-making
 Model Bisnis dan Rantai Nilai
 Business Model and Value Chain
                      Dampak saat ini dan yang diantisipasi dari risiko dan peluang terkait keberlanjutan pada model
                      bisnis dan rantai nilai entitas
 PSPK2-13.a
                      Current and anticipated impacts of sustainability-related risks and opportunities on the entity's
                      business model and value chain
                      Konsentrasi risiko dan peluang terkait iklim dalam model bisnis dan rantai nilai entitas (contohnya,
                      wilayah geografis, fasilitas, dan jenis aset).
 PSPK2-13.b                                                                                                                      163
                      Concentration of climate-related risks and opportunities within an entity's business model and value
                      chain (e.g., geographic regions, facilities, and asset types).
 Strategi dan Pengambilan Keputusan
 Strategy and Decision-making
                      Tanggapan dan rencana terhadap risiko/peluang iklim dalam strategi & pengambilan keputusan
                      entitas. Uraikan: (1) perubahan terhadap model bisnis termasuk alokasi sumber daya; (2) upaya
                      mitigasi & adaptasi langsung; (3) upaya mitigasi & adaptasi tidak langsung; (4) rencana transisi
                      beserta asumsi & ketergantungan kunci; (5) rencana untuk mencapai target iklim (termasuk target
                      emisi GRK).
 PSPK2-14.a                                                                                                                      66
                      Responses and plans regarding climate-related risks and opportunities within the entity’s strategy
                      and decision-making. Description of: (1) changes to the business model, including resource allocation;
                      (2) direct mitigation and adaptation efforts; (3) indirect mitigation and adaptation efforts; (4)
                      transition plans, including key assumptions and key dependencies; and (5) plans to achieve climate
                      targets (including GHG emissions targets)
                      Perolehan sumber daya dan rencana untuk menyediakan sumber daya, untuk aktivitas yang
 PSPK2-14.b           diungkapkan pada PSPK2-14.a                                                                                158
                      Acquisition of resources and plans to provide resources for the activities disclosed in PSPK2-14.a
                      Informasi kuantitatif dan kualitatif mengenai kemajuan rencana yang diungkapkan pada periode
                      pelaporan sebelumnya sesuai dengan PSPK-14.a
 PSPK2-14.c                                                                                                                      167
                      Quantitative and qualitative information regarding the progress of the plan disclosed in the previous
                      reporting period in accordance with PSPK-14.a
 Posisi Keuangan, Kinerja Keuangan, dan Arus Kas
 Financial Position, Financial Performance and Cash Flows
                      Dampak keuangan saat ini dan yang diantisipasi dari risiko dan peluang iklim terhadap posisi
                      keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas (jangka pendek/menengah/panjang), serta
                      bagaimana hal tersebut dimasukkan dalam perencanaan keuangan entitas
 PSPK2-15                                                                                                                        66
                      The current and anticipated financial impacts of climate-related risks and opportunities on the
                      entity's financial position, financial performance, and cash flows (short/medium/long term), and how
                      these are incorporated into the entity's financial planning
 Ketahanan Iklim
 Climate Resilience
                      Penilaian ketahanan strategi & model bisnis entitas menggunakan analisis skenario terkait iklim;
                      kapan dilakukan; masukan & skenario apa yang digunakan (termasuk rentang waktu & cakupan
                      operasi); serta asumsi utama (kebijakan, makro, energi, teknologi) yang mendasarinya
 PSPK2-22             Assessment of the resilience of the entity’s strategy and business model using climate-related             162
                      scenario analysis; when the analysis is conducted; the inputs and scenarios used (including time
                      horizons and the scope of operations covered); and the key underlying assumptions (including policy,
                      macroeconomic, energy, and technological assumptions)




194      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 199
Paragraf                                                         Pengungkapan                                                          Halaman
Paragraph                                                          Disclosure                                                           Page
Manajemen Risiko
Risk Management
                      Masukan dan parameter yang digunakan oleh entitas (sebagai contoh, informasi mengenai sumber
                      data dan ruang lingkup operasi yang tercakup dalam proses)
PSPK2-25a.i                                                                                                                      162
                      Inputs and parameters used by the entity (for example, information on data sources and the scope
                      of operations covered in the process)
                      Pendekatan analisis skenario entitas terkait iklim untuk memberi informasi identifikasi risiko terkait
                      iklim
PSPK2-25a.ii                                                                                                                     162
                      The entity’s climate-related scenario analysis approach used to inform the identification of climate-
                      related risks
                      Penilaian entitas atas sifat, kemungkinan, dan besaran dampak risiko iklim (sebagai contoh, apakah
                      entitas mempertimbangkan faktor kualitatif, ambang batas kuantitatif, atau kriteria lain)
PSPK2-25a.iii         The entity’s assessment of the nature, likelihood, and magnitude of the impacts of climate-related         162
                      risks (for example, whether the entity considers qualitative factors, quantitative thresholds, or other
                      criteria)
                      Penetapan prioritas risiko terkait iklim dibandingkan dengan jenis risiko lain
PSPK2-25a.iv                                                                                                                     161
                      Prioritization of climate-related risks relative to other types of risks
                      Pemantauan entitas terhadap risiko terkait iklim
PSPK2-25a.v                                                                                                                      159
                      Monitoring of the entity’s climate-related risks
                      Perubahan proses yang digunakan dibandingkan dengan periode pelaporan sebelumnya
PSPK2-25a.vi
                      Changes in the processes used compared with the previous reporting period
                      Proses yang digunakan entitas untuk mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan, dan memantau
                      peluang terkait iklim termasuk informasi tentang apakah dan bagaimana entitas menggunakan
                      analisis skenario terkait iklim untuk memberi informasi identifikasi peluang terkait iklim
PSPK2-25b                                                                                                                        157
                      Processes used by the entity to identify, assess, prioritize, and monitor climate-related opportunities,
                      including information on whether and how the entity uses climate-related scenario analysis to
                      inform the identification of climate-related opportunities
                      Proses mengidentifikasi, menilai, memprioritaskan, dan memantau risiko dan peluang terkait iklim
                      terintegrasi pada dan memberi informasi keseluruhan proses manajemen risiko entitas
PSPK2-25c                                                                                                                        161
                      The process of identifying, assessing, prioritizing, and monitoring climate-related risks and
                      opportunities are integrated into and inform the entity's overall risk management process
Metrik dan Target
Metrics and Targets
Metrik terkait Iklim
Climate-related Metrics
                      Emisi gas rumah kaca bruto absolut selama periode pelaporan (dinyatakan sebagai ekuivalen metrik
                      ton CO2) yang diklasifikasikan sebagai emisi gas rumah kaca Cakupan 1
PSPK2-29a.i-1                                                                                                                            73
                      Absolute gross greenhouse gas emissions during the reporting period (expressed in metric tons of
                      CO₂ equivalent) classified as Scope 1 greenhouse gas emissions
                      Emisi gas rumah kaca bruto absolut selama periode pelaporan (dinyatakan sebagai ekuivalen metrik
                      ton CO2) yang diklasifikasikan sebagai emisi gas rumah kaca Cakupan 2
PSPK2-29a.i-2                                                                                                                            73
                      Absolute gross greenhouse gas emissions during the reporting period (expressed in metric tons of
                      CO₂ equivalent) classified as Scope 2 greenhouse gas emissions
                      Emisi gas rumah kaca bruto absolut selama periode pelaporan (dinyatakan sebagai ekuivalen metrik
                      ton CO2) yang diklasifikasikan sebagai emisi gas rumah kaca Cakupan 3
PSPK2-29a.i-3                                                                                                                            74
                      Absolute gross greenhouse gas emissions during the reporting period (expressed in metric tons of
                      CO₂ equivalent) classified as Scope 3 greenhouse gas emissions
                      Risiko transisi terkait iklim termasuk jumlah dan persentase aset atau aktivitas bisnis yang rentan
                      terhadap risiko transisi terkait iklim
PSPK2-29b                                                                                                                                66
                      Climate-related transition risks, including the amount and percentage of assets or business
                      activities exposed to climate-related transition risks
                      Risiko fisik terkait iklim termasuk jumlah dan persentase aset atau aktivitas bisnis yang rentan
                      terhadap risiko fisik terkait iklim
PSPK2-29c                                                                                                                                66
                      Climate-related physical risks, including the amount and percentage of assets or business activities
                      exposed to climate-related physical risks




                                                                                    Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report             195
Page 200
             Lampiran
             Appendix




 Paragraf                                                      Pengungkapan                                                 Halaman
 Paragraph                                                       Disclosure                                                  Page
                     Peluang terkait iklim termasuk jumlah dan persentase aset atau aktivitas bisnis yang selaras
                     dengan peluang terkait iklim
 PSPK2-29d                                                                                                                  66, 162
                     Climate-related opportunities, including the amount and percentage of assets or business activities
                     aligned with climate-related opportunities
                     Penyaluran modal termasuk jumlah belanja modal, pembiayaan, atau investasi yang disalurkan
                     untuk risiko dan peluang terkait iklim
 PSPK2-29e                                                                                                                    158
                     Capital deployment, including the amount of capital expenditure, financing, or investment allocated
                     to climate-related risks and opportunities
                     Mekanisme penerapan harga karbon internal dalam pengambilan keputusan (misalnya, keputusan
                     investasi, penentuan harga transfer, dan analisis skenario) dan harga untuk setiap metrik ton emisi
 PSPK2-29f           gas rumah kaca
                     Internal carbon pricing mechanisms used in decision-making (for example, investment decisions,
                     transfer pricing, and scenario analysis), and the price per metric ton of greenhouse gas emissions
                     Pertimbangan terkait iklim menjadi faktor dalam remunerasi manajemen dan persentase
                     remunerasi manajemen yang berhubungan dengan pertimbangan terkait iklim
 PSPK2-29g                                                                                                                    167
                     Climate-related considerations as a factor in management remuneration and the percentage of
                     management remuneration linked to climate-related considerations
 Target terkait Iklim
 Climate-related Targets
                     Target terkait iklim secara kuantitatif maupun kualitatif (seperti metrik untuk menetapkan
                     target, tujuan dari target, bagian entitas yang menjadi sasaran target, periode berlaku, periode
                     dasar, tonggak & target interim, jika kuantitatif (target absolut/target intensitas), persetujuan
                     internasional terbaru tentang perubahan iklim
 PSPK2-33            Quantitative and qualitative climate-related targets (including the metrics used to set the targets,     167
                     the objectives of the targets, the parts of the entity to which the targets apply, the period over
                     which the targets apply, the base period, milestones and interim targets, whether the targets are
                     absolute or intensity-based if quantitative, and alignment with the latest international agreements
                     on climate change)
                     Kinerja entitas terhadap setiap target terkait iklim dan analisis tren atau perubahan dalam kinerja
 PSPK2-35-a          The entity’s performance against each climate-related target and analysis of trends or changes in        167
                     performance




196      Indosat Ooredoo Hutchison
Page 201
                         Pernyataan Asurans Independen
                                                              Independent Assurance Statement [G.1]




                        Independent Assurance Statement

To the management and stakeholders of PT Indosat Tbk

BATS Sustainability Assurer (‘the assurer’) were engaged by PT Indosat Tbk (‘ISAT’) to provide
assurance in respect to its Sustainability Report 2025 (‘the Report’). The assurance engagement
was conducted by a team of qualified professionals specializing in sustainability, sustainability
reporting, and independent assurance with certification includes Certified Sustainability
Reporting Specialist (CSRS), Certified Sustainability Report Assurer (CSRA), and Associate
Certified Sustainability Assurance Practitioner (ACSAP).

Independence
The assurer is independent of ISAT, having not been involved in the preparation of any key part of
the Report. Nor did we provide any services to ISAT during 2025 that could conflict with the
independence of the assurance engagement.

Responsibility
ISAT is responsible for the preparation of the Report along with all the data, information and
claims in the Report. This includes but not limited to sustainability management targets,
performance management, data collection, and other performative actions.

The purpose of this assurance engagement is to provide stakeholders with confidence regarding
the reliability and accuracy of the report. However, the assurer does not guarantee the
completeness of all data presented in the report. The assurer’s responsibility is to verify and
express an independent opinion based on available evidence on the agreed scope. The assurer’s
conclusions do not represent a comprehensive audit but serve to enhance the credibility of the
report.

Scope
The scope of the assurance engagement includes the following:
    • Reporting period: January 1, 2025 – December 31, 2025;
    • Coverage: sustainability data and information presented in the Report; and
    • Verification standard: AA1000 Assurance Standards v3 (Type 2, Moderate Level) and
        AccountAbility Principles.
In addition, the assurer reviewed:
    • Specific sustainability performance data and information were assessed in compliance
        with and in reference to:
            • Regulation of Indonesia Financial Service Authority (POJK) No.51/POJK.03/2017
                and OJK Circular Letter (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021;
            • GRI Universal Standards 2021;
            • GRI Topic Standards;
            • SASB Telecommunication Service Sector Standard; and
            • Applicable disclosure requirements of IFRS S1-S2 / PSPK 1-2 Standard.

Assurance Level and Type
This assurance engagement is conducted with a type 2 and moderate level of assurance based
on AA1000 Assurance Standards v3 (AA1000AS v3) where the scope is limited to moderate-level
verification based on document reviews, interviews, and sample data analysis.




                                                           Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   197
Page 202
        Lampiran
        Appendix




           Limitations
           The assurer conducted the verification using sampling methodologies, which means that only the
           data samples requested by the assurer were subject to verification. Other than as described in
           the preceding paragraph for our scope of engagement, we did not perform assurance procedures
           on the remaining information, and accordingly, we do not express a conclusion on this
           information.

           The assurer does not express any opinion for the current reporting period or for previous periods
           regarding the financial data and figures with assumption that the financial data and figures
           provided by ISAT has been audited by independent parties therefore, presentation of financial
           data and figures in the report not within the scope of assurance.

           Methodology
           The following methodologies were applied to assess the specified sustainability data disclosed
           in the Report, as well as the systems and processes used to manage and report them:
                1. Review of Sustainability Reporting Management System: Assess and review the
                   sustainability reporting management system;
                2. Evaluation of the Report’s Disclosure: Evaluate the Report's content, disclosures, and
                   presentation against the Report standards, POJK No.51/POJK.03/2017, SEOJK
                   No.16/SEOJK.04/2021, GRI Universal Standards, GRI Topic Standard, SASB
                   Telecommunication Service Sector Standard, and applicable disclosure requirements of
                   IFRS S1-S2 / PSPK 1-2 Standard. Any identified inconsistencies or unclear disclosures
                   were communicated to management for further clarification;
                3. Interviews with Key Personnel: Discussion with relevant department to verify the
                   relevant sustainability practice and policies along with data collection process applied
                   for creating the Report;
                4. Sampling Verification: Cross-check and analysing selected sustainability data points
                   against source documentation and interview result;
                5. Evaluation of ISAT Adherence to the Four AA1000 AccountAbility Principles (2018):
                   Evaluation is done using the evidence gathered through document review and interview
                   processes.

           Opinion Statement
           This assurance engagement was conducted in accordance with AA1000 Assurance Standard v3
           (Type 2, Moderate Level). The assurer confirms that:
               • The Report complies to the Regulation of Indonesia Financial Service Authority (POJK)
                   No.51/POJK.03/2017 and OJK Circular Letter (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021;
               • The Report aligns with the GRI Standards and is in reference to GRI Universal Standards
                   2021, GRI Topic Standards, SASB Telecommunication Service Sector Standard, and
                   applicable disclosure requirements of IFRS S1-S2 / PSPK 1-2 Standard;
               • The Report adheres to AA1000 AccountAbility Principles; and
               • No significant errors or misstatements were identified in the data verification process.

           Findings and Conclusions
           The report was prepared to comply the Regulation of Indonesia Financial Service Authority (POJK)
           No.51/POJK.03/2017 and OJK Circular Letter (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 and in reference to
           the GRI Universal Standards 2021, GRI Topic Standards, SASB Telecommunication Service Sector



198   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 203
Standard, and applicable disclosure requirements of IFRS S1-S2 / PSPK 1-2 Standard. The
assurer’s opinion on ISAT adherence to AA1000 AccountAbility Principles (2018) is as follows:

   •   Inclusivity
       Nothing has come to our attention that causes us to believe that any key stakeholder
       groups have been excluded from stakeholder engagement activities in developing ISAT’s
       approach to sustainability. ISAT has conducted stakeholder identification and
       engagement through both internal and external processes in determining sustainability
       topics. A structured mechanism is in place to facilitate stakeholder dialogue and integrate
       stakeholder feedback into sustainability strategy and programs.
   •   Materiality
       Nothing has come to our attention that causes us to believe that ISAT’s materiality
       determination approach does not provide a balanced representation of material issues
       concerning its sustainability performance. ISAT conducted its materiality assessment to
       identify and prioritize material sustainability issues based on the importance towards
       stakeholders and the significance to ISAT.
   •   Responsiveness
       Nothing has come to our attention that causes us to believe that ISAT failed to apply the
       responsiveness principle in determining the matters disclosed in the Report. ISAT has
       implemented responsiveness mechanisms including a Whistleblowing System (WBS),
       and other grievance mechanisms to address stakeholder concerns. ISAT’s approach
       considers the relevance of each topic, its alignment with its sustainability framework, and
       the company’s current capabilities to address and disclose these matters.
   •   Impact
       Nothing has come to our attention that causes us to believe that ISAT has failed to identify
       and monitor the direct and indirect impacts of its activities on stakeholders and the
       company. ISAT has conducted impact measurement through its sustainability framework,
       materiality assessment, and stakeholder engagement. ISAT has applied Social Return on
       Investment (SROI) methodology for the IDCamp program and Impact Report for the
       SheHacks Program.

Recommendation
The Assurer commends ISAT’s efforts and achievements to enhance its sustainability reporting
and management system. The Assurer recommends that ISAT develop quantitative financial
disclosure in alignment with IFRS S1-S2 / PSPK 1-2 disclosure requirements. The assurer also
recommends that ISAT enhance the completeness of its Scope 3 emissions disclosure by
expanding data coverage across relevant categories.

Adherence to POJK No.51/POJK.03/2017 and SEOJK No.16/SEOJK.04/2021.
ISAT has declared the Report’s compliance to POJK No.51/POJK.03/2017 and SEOJK
No.16/SEOJK.04/2021 disclosure guidelines. The assurer confirmed compliance with POJK
No.51/POJK.03/2017 and SEOJK No.16/SEOJK.04/2021.

Adherence to GRI Standards
ISAT has declared the Report’s adherence to the GRI Standards. The assurer confirmed
compliance in reference to GRI Universal Standards (2021) and GRI Topic Standards.




                                                            Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   199
Page 204
        Lampiran
        Appendix




           Adherence to SASB Telecommunication Standard
           ISAT has declared the Report’s adherence to the SASB Telecommunication Service Sector
           Standard. The assurer confirmed compliance in reference to the SASB Telecommunication
           Standard.

           Adherence to IFRS S1-S2 / PSPK 1-2
           ISAT has declared the Report’s disclosure of sustainability-related financial information and
           climate-related risks and opportunities in reference to IFRS S1-S2 / PSPK 1-2 applicable
           disclosure requirements. The assurer confirmed the Report addresses the core content of the
           standard, but notes that the current financial disclosure is qualitative in nature and does not
           include quantitative financial disclosure. ISAT is encouraged to progressively develop these
           quantitative disclosures in subsequent reporting periods.


           Based on the activities and methodology, nothing has come to our attention that causes us to
           believe the data of the Report, in relation to the agreed scope, has been materially misstated. This
           conclusion therefore reduces the risk of error, but does not reduce the risk to zero. All key
           assurance findings are included herein, while detailed observations and follow-up
           recommendations have been submitted to ISAT management in a separate report.

           Issue Date: March 26th 2026

           BATS Sustainability Assurer




           Brian Pramudita, SE, Ak, M.Ak., CA., ACPA., BKP., CIB.,
           CCA., Cert-DA., Cert-SF., CSRS., CSRA., CSP., ACSAP
           _____________________________________________________________________________________________________________________________________________

           PT Keberlanjutan Menjaga Bumi
           Indonesia Stock Exchange Building Tower 1 Level 3
           sustainabilityassurrer.bats-consulting.com




200   Indosat Ooredoo Hutchison
Page 205
           Formulir Tanggapan Laporan Keberlanjutan
                                                                          Feedback Form of Sustainability Report




Terima kasih telah membaca Laporan Keberlanjutan                We would like to extend our gratitude for reading
PT Indosat Tbk (IOH) tahun 2025. Untuk mewujudkan               Sustainability Report 2025 of PT Indosat Tbk (IOH). To realize
kualitas pelaporan yang lebih baik di tahun mendatang,          a better quality of reporting in the coming years, we expect
kami mengharapkan usulan, kritik, dan saran dari pembaca        suggestions, criticisms, and advices from readers and users
dan pengguna laporan ini. Kami berkomitmen untuk                of this report. We are committed to continuously improve
senantiasa meningkatkan kinerja keberlanjutan dan               the sustainability performance and provide the best for the
memberikan yang terbaik bagi pemangku kepentingan.              stakeholders.




                                                           Profil
                                                           Profile

Nama
                                    :
Name
Institusi/Perusahaan
                                    :
Institution/Company
Email                               :
Telp/HP
                                    :
Phone/HP

Kategori Pemangku Kepentingan       :          Pemerintah
Stakeholders Category                          Government

                                               LSM
                                               NGO

                                               Perusahaan
                                               Company

                                               Masyarakat
                                               Community


                                               Media


                                               Akademik
                                               Academic

                                               Lain-lain
                                               Others




                                                                        Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   201
Page 206
                        Lampiran
                        Appendix




Mohon pilih jawaban yang paling sesuai		                                                                              :
Please choose the most appropriate answer                                                                             :


                                                                 Deskripsi                                                                                        Setuju                                       Tidak Setuju                                         Tidak Tahu
 No
                                                                Description                                                                                       Agree                                          Disagree                                           Don’t Know
           Apakah laporan ini sudah menggambarkan kinerja
           Perseroan dalam berkontribusi pada pembangunan
 1         berkelanjutan?
           Does this report have described the Company’s performance
           in contributing to the sustainable development?
           Apakah laporan ini bermanfaat bagi anda?
 2
           Is this report useful to you?
           Apakah laporan ini mudah dimengerti?
 3
           Is this report easy to understand?
           Apakah laporan ini menarik?
 4
           Is this report interesting?




Mohon isi jawaban anda				                                                                                            :
Please fill in your answers				                                                                                       :


1.    Bagian informasi mana yang paling berguna dan menarik bagi anda?
      Which part of information that is the most useful and interesting for you?


      .....................................................................................................................................................................................................................................................................................................


2. Bagian informasi mana yang kurang berguna bagi anda?
   Which part of information that is less useful for you?


      .....................................................................................................................................................................................................................................................................................................


3.    Apakah data yang disajikan telah transparan, dapat dipercaya, dan berimbang?
      Is the data presented in a transparent, trustworthy, and fair manner?


      .....................................................................................................................................................................................................................................................................................................


4. Mohon berikan saran/usul/komentar anda atas laporan ini.
   Kindly provide your advice/suggestion/comment on this report.


      .....................................................................................................................................................................................................................................................................................................


Kami menghargai tanggapan dan saran yang anda berikan                                                                                                   We value your comments and suggestions. Please send
kepada kami. Mohon kirimkan lembar ini ke:                                                                                                              this form to:




                                                                                                                   PT Indosat Tbk (IOH)
                                                                                              Gedung Indosat Ooredoo Hutchison
                                                                                                Jl. Medan Merdeka Barat No. 21
                                                                                                     Jakarta 10110, Indonesia
                                                                                         Telephone: (+62 21) 3000 3001 ext. 8803/8804
                                                                                              Email: corporate.secretary@ioh.co.id




202               Indosat Ooredoo Hutchison
Page 207
Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   203
Page 208
         Pilar ESG
         ESG Pillars


2025
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Rep or t
Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan




Mendorong Kemajuan,
Empowering Dampak
Menciptakan    Progress,
EnablingProgress,
Empowering Impact Enabling Impact




  PT Indosat Tbk
  Jl Medan Merdeka Barat No. 21, Jakarta Pusat,
  Jakarta 10110, Indonesia.
  Telp: (021) 3000 3001 ext. 8803/8804

  Email Group Legal & Corporate Secretary:
  corporate.secretary@ioh.co.id

204    Indosat Ooredoo Hutchison

File

File Open PDF
Source IDX
Size9.53 MB
Published2 Apr 2026
Pages208
Characters930,521
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 85 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked — Ooredoo Hutchison p.2 ×75
linked person Vikram Sinha p.29 ×6
linked org Dayamitra Telekomunikasi Tbk p.36 ×5
linked person Reski Damayanti p.106 ×2
linked person Irsyad Sahroni p.126 ×3
linked person Muhammad Buldansyah p.126
linked person Nezar Patria · President Commissioner p.127 ×2
linked person Achmad Syah Reza · Commissioner p.127 ×2
linked person Elisa Lumbantoruan · Commissioner p.127 ×3
linked person Ajay Bahri · Commissioner p.127 ×2
linked person Sidharta Prawira Oetama · Commissioner p.127
linked person Halim Alamsyah · Commissioner p.127
linked person Haryanto Sahari p.127
possible org Indosat Tbk p.1 ×46
possible org Negara Republik Indonesia p.32
possible org Bursa Efek Indonesia p.34 ×2
possible org pemerintah Republik Indonesia p.51
possible person Ahmad Zulfikar p.126 ×5
possible person Sugito Walujo · Commissioner p.127 ×2
possible person Wijayanto · Commissioner p.127
possible person Rudiantara · Commissioner p.127
possible person Hernando · Commissioner p.127
unresolved person Sambutan · Direktur Utama p.4 ×8
unresolved org PT Indosat Tbk’s Year p.4
unresolved org Ooredoo Hutchison Asia Pte. Ltd. p.32
unresolved org PT Telkom. p.34
unresolved org PT Indosat Multi Media p.34
unresolved org STT Communications Ltd. p.34 ×2
unresolved org PT Telkom The Government p.34
unresolved org PT IM p.34
unresolved org PT Hutchison p.35 ×2
unresolved org PT Indosat Speed Experience p.35
unresolved org Kementerian Sistem Manajemen Keselamatan p.41
unresolved org Ministry of Manpower p.41 ×9
unresolved org Quay Audit UK Limited p.41 ×2
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Balikpapan p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Surabaya p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Bandung p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Makassar p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Medan p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Palembang p.42
unresolved org Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Semarang p.42
unresolved org Government of the Republic of Indonesia p.51
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika p.64
unresolved org Ministry of Communication and Information Technology p.64
unresolved org PT PLN (Persero) p.76 ×4
unresolved org Ministry of Marine Affairs and Fisheries Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia p.92
unresolved person Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo · President Commissioner p.127 ×2
unresolved person Fok Kin Ning · President Commissioner p.127 ×2
unresolved person Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama · Commissioner p.127
unresolved person Ren · Commissioner p.127
unresolved person Woo Chiu Man · Commissioner p.127
unresolved person Cheung Kwan Hoi · Commissioner p.127
unresolved person Efthymios Tsokanis · Commissioner p.127
unresolved person Meirijal Nur · Commissioner p.127
unresolved — Served · President Commissioner p.127
unresolved org Pengurus dan Komite Pendukung IOH p.129 ×2
unresolved person Communication · Corporate Secretary p.134
unresolved — Government and regulatory bodies p.139
unresolved — ETIKA DAN INTEGRITAS [GRI 3-3, 2-23, 2-24] p.139
unresolved — Di tengah percepatan transformasi digital, IOH p.139
unresolved — menempatkan etika dan integritas sebagai fondasi p.139
unresolved — bahwa setiap kebijakan, keputusan, dan interaksi p.139
unresolved — pemangku kepentingan berakar pada komitmen kuat p.139
unresolved — menjunjung nilai-nilai moral dan kepatuhan terhadap p.139
unresolved — Komitmen ini ditegaskan melalui Kode Etik p.139
unresolved — mendukung pelaksanaannya, IOH menerapkan p.139
unresolved — mekanisme pencegahan, pengawasan, dan pelaporan p.139
unresolved — menyeluruh, mulai dari pelatihan etika berkala, sistem p.139
unresolved — whistleblowing yang aman dan rahasia, hingga proses p.139
unresolved — remediasi jika ditemukan pelanggaran. Setiap p.139
unresolved — pelanggaran dievaluasi secara independen, ditindaklanjuti p.139
unresolved — langkah korektif, dan diawasi oleh p.139
unresolved — memastikan integritas proses p.139
unresolved — perlindungan pelapor. p.139
unresolved — Melalui pendekatan ini, IOH tidak hanya berupaya p.139
unresolved — meminimalkan risiko, tetapi juga membangun budaya p.139
unresolved — kerja yang berlandaskan kepercayaan, transparansi, p.139
unresolved — menuntun seluruh insan IOH dalam menghadapi p.139
unresolved — Keberlanjutan 2025 Sustainability p.139
unresolved org Kementerian Komunikasi p.144
unresolved org Minister of Communication p.144
unresolved person Meanwhile · Komisaris p.145

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result