Back to announcement
20260401_BTPN_Pemanggilan RUPS_32057032_lamp5.pdf
RUPS notice Text extracted BTPNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 196
Page 1
Laporan
Keberlanjutan
Integrating Strength for
SUSTAINABLE GROWTH
www.smbci.com
Page 2
1
Integrating Strength for
SUSTAINABLE GROWTH
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (‘SMBC Indonesia’ atau ‘Perusahaan’)
menegaskan komitmen keberlanjutannya dengan memperkuat
integrasi prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis dan operasional
Perusahaan. Integrasi ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan
pertumbuhan yang berkelanjutan, memastikan bahwa kinerja bisnis
tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga
pada ketahanan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang.
SMBC Indonesia memperkuat fondasi internal melalui pengintegrasian
sumber daya ekonomi ke dalam naungan korporasi SMBC Group,
penerapan tata Kelola keberlanjutan yang efektif, serta penguatan
manajemen risiko, termasuk risiko iklim. Penguatan kapabilitas sumber
daya manusia yang adaptif dan berintegritas turut menjadi elemen
penting dalam mendukung stabilitas dan daya saing Perusahaan
ditengah dinamika bisnis yang terus berkembang.
SMBC Indonesia mendorong keberlanjutan dengan menghadirkan
inovasi di bidang keuangan digital dan pembiayaan berkelanjutan
serta terus mengembangkan produk dan layanan perbankan yang
mendukung pembiayaan inklusif, dan pembiayaan transisi menuju
ekonomi hijau, serta pertumbuhan sektor-sektor produktif yang
bertanggung jawab. Pendekatan ini memungkinkan SMBC Indonesia
menjaga ketahanan usaha sekaligus memberikan kontribusi positif
terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 3
2
DAFTAR ISI
Penjelasan Tema 1 Sambutan Komisaris 18
Visi, Misi & Nilai Perusahaan 4 Sambutan Direktur Utama 23
Ikhtisar Keberlanjutan 6 Tentang SMBC Indonesia 32
Penghargaan Keberlanjutan 14
01 Inisiatif Keberlanjutan dan Iklim 42 Manajemen Risiko
• Manajemen Risiko Iklim
52
52
Strategi Keberlanjutan SMBC Indonesia 44
• Climate Risk Management and 54
Penerapan Rencana Aksi Keuangan 45
Scenario Analysis (CRMS)
Berkelanjutan (RAKB)
• Risiko dan Peluang Terkait Iklim 56
Tata Kelola Keberlanjutan 46
Metrik dan Target 58
Komitmen Kebijakan Lingkungan 47
Sinergi dan Kemitraan untuk 59
Kebijakan Keberlanjutan SMBC 48
Keberlanjutan
Indonesia
Strategi dan Kontribusi SMBC Indonesia 59
pada TPB
02 Kinerja Ekonomi dan Keuangan 64
Berkelanjutan
Rantai Pasok 74
74
Pendekatan dan Pelaporan Pajak
Proyek Berwawasan Lingkungan 66 Produk dan Layanan 75
Proyek Keuangan Inklusif 66 • Inovasi dan Pengembangan Produk 76
Kinerja dan Pertumbuhan Keuangan 67 dan/atau Jasa
68 • Produk Keuangan Berkelanjutan 77
Taksonomi Keuangan Berkelanjutan
68 • Peningkatan Kualitas Produk dan 78
Kinerja Keuangan Berkelanjutan
Layanan
Distribusi Perolehan Nilai Ekonomi 70
• Pengembangan Akses 78
Target dan Kinerja Portofolio 71
• Manajemen Risiko Siber, Keamanan 78
Portofolio Bisnis Menurut Sektor dan 72
Informasi dan Privasi Nasabah
Ukuran
• Informasi dan Pemasaran Produk 81
Dampak Usaha dan Upaya Pengelolaan 73
• Mekanisme Penanganan Keluhan 81
Permasalahan Penerapan Keuangan 73
Pelanggan
Berkelanjutan
• Menjaga Kepuasan Pelanggan 83
03 Lingkungan untuk Masa Depan
Berkelanjutan
85 Penghematan Kertas
Air dan Efluen
92
92
Limbah 92
Penggunaan Energi 87
Bangunan Berwawasan Lingkungan 92
• Pemanfaatan Energi Terbarukan 88
Edukasi Lingkungan 93
Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) 89
Program Lingkungan dan 94
• Emisi Operasional 90
Keanekaragaman Hayati
• Emisi Pembiayaan 90
Biaya Lingkungan Hidup 95
Manajemen Aset Teknologi Ramah 91
Lingkungan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 4
Integrating Strength for
Sustainable Growth 3
04 Mengembangkan Talenta,
Menguatkan Kinerja
96 Lingkungan Bekerja yang Aman dan
Nyaman
114
Keseimbangan Kehidupan dan Kerja 114
Strategi Pengelolaan Sumber Daya 99
Manusia Inisiatif Lokasi Kerja Fleksibel 115
Mengembangkan Budaya Keberlanjutan 100 Promosi Gaya Hidup Sehat dan 116
Kesehatan Mental
Karyawan SMBC Indonesia 102
Strategi dan Program Pelatihan 109
• Kompetensi dalam Keuangan 113
Berkelanjutan
05 Memberdayakan Masyarakat,
Membangun Masa Depan
117 Dukungan Pemberdayaan Melalui
Website Digital - “Daya.id”
129
Sahabat Daya 131
Program Tanggung Jawab Sosial 121
Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial dan 132
• Pilar 1: Pengembangan Kapasitas Diri 121
Lingkungan (TJSL)
• Pilar 2: Literasi Keuangan 122
Evaluasi Dampak Kegiatan Tanggung 133
• Pilar 3: Peningkatan Kapasitas Usaha 124 Jawab Sosial
• Pilar 4: Kehidupan Yang Berkelanjutan 127
06 Tata Kelola Keberlanjutan 134 Komitmen Kebijakan
Permasalahan Penting/Kritis
142
142
Struktur Tata Kelola 137
Benturan Kepentingan 143
Peran Dewan Komisaris dan Direksi 139
dalam Manajemen Dampak Penerapan Bisnis yang Bertanggung 144
Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris Jawab
140
dan Direksi Sistem Pengendalian Internal 144
Evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi 140 Pencegahan dan Pemberantasan Fraud 144
Remunerasi Dewan Komisaris dan Termasuk Korupsi
141
Direksi Kepatuhan Terhadap Peraturan 149
Peningkatan Kapasitas Dewan Komisaris Perundangan
141
dan Direksi Hubungan dengan Pemangku 149
Kepentingan
07 Tentang Laporan 152
Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI 167 Indeks SUSBA 187
Verifikasi Pihak Independen 168 Indeks TCFD 190
Tautan TPB dalam Standar GRI 170 Indeks Metrik ESG Bursa Efek 191
Indonesia (IDX)
Indeks Standar GRI 178
Indeks ASEAN Corporate Governance 192
Indeks Standar GRI - Financial Sector (FS) 182
Scorecard (ACGS)
Indeks SE OJK No. 16/2021 183
Lembar Umpan Balik 193
Indeks SASB - Sektor Keuangan 186
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 5
4
VISI
[GRI 2-22] [OJK C.1]
Menjadi bank pilihan utama di Indonesia,
yang dapat memberikan perubahan berarti
dalam kehidupan jutaan orang, terutama
dengan dukungan teknologi digital.
MISI
[GRI 2-22] [OJK C.1]
MENAWARKAN MENCIPTAKAN
solusi dan layanan keuangan yang lengkap nilai yang signifikan dan berkesinambungan
ke berbagai segmen ritel, mikro, UKM dan bagi stakeholder termasuk masyarakat
korporat bisnis di Indonesia, serta untuk Indonesia.
Bangsa dan Negara Indonesia secara
keseluruhan.
MEMBERIKAN MEMANFAATKAN
kesempatan berharga bagi pertumbuhan inovasi teknologi sebagai pembeda
profesional karyawan SMBC Indonesia. utama untuk memberikan kualitas dan
pengalaman terbaik di kelasnya kepada
nasabah dan mitra SMBC Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 6
Integrating Strength for
Sustainable Growth 5
NILAI-NILAI
[GRI 2-22] [OJK C.1]
INTEGRITY
01 Sebagai profesional selalu berlaku
secara tulus dengan standar etika
yang tinggi.
CUSTOMER FIRST
02 Selalu melihat dari perspektif
nasabah untuk memberikan nilai
lebih.
PROACTIVE & INNOVATIVE
03 Berani bertindak dan berinovasi
tanpa henti.
SPEED & QUALITY
04 Menjadikan kecepatan dan kualitas
dari pengambilan keputusan juga
pemberian layanan sebagai faktor
pembeda.
SYNERGY
05 Berkolaborasi sebagai satu tim
dalam konglomerasi keuangan
SMBC Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 7
6
IKHTISAR KEBERLANJUTAN
EKONOMI
[OJK B.1]
IKHTISAR KINERJA ASPEK EKONOMI
Pendapatan Operasional Bersih* Laba Bersih* Aset*
(Rp Triliun) [OJK B.1.b] (Rp Triliun) [OJK B.1.c] (Rp Triliun)
0,32 4,10 3,46 (0,10) 3,22 2,68 245,85 241,10 201,45
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Nasabah* Pembayaran Dividen Pembayaran Pajak
(Rp Juta) (Rp Miliar) (Rp Miliar)
11,2 9,9 9,5 563 472 619 677 892 861
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
149,9
PEMBIAYAAN (Rp Triliun) [OJK B.1.a]
110
JUMLAH PEMASOK LOKAL [OJK B.1.e]
2025 2025
2024 145,94 2023 145,17 2024 187 2023 273
Catatan
* Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto
Multiartha (OTO), PT Summit Oto Finance (SOF).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 8
Integrating Strength for
Sustainable Growth 7
KINERJA KEUANGAN BERKELANJUTAN
[OJK B.1.d]
Pembiayaan Berkelanjutan Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) POJK
Pembiayaan Berkelanjutan dari Total Pinjaman (Bank Only)
Rp 17,8 triliun Rp 18,1 triliun Rp 13,8 triliun
2025 2024 2023
Persentase Total Pembiayaan Berkelanjutan dari Total Pinjaman (Bank Only)
12% 12% 9%
2025 2024 2023
2025 7.635 2025 7.602 2025 2.584
2024 7.514 2024 8.361 2024 2.252
2023 7.682 2023 5.977 2023 115
A. Pembiayaan Berwawasan B. Usaha Kecil dan C. Mikro
Lingkungan (KUBL) Menengah (Rp Miliar)
(Rp Miliar) [OJK B.1.d] (Rp Miliar)
Produk Pendanaan Produk Investasi Produk Pembiayaan Berkelanjutan**
Berkelanjutan Berkelanjutan
Sustainability-Linked
Loan (SLL)*
Rp799 miliar
ESG Deposit* Reksadana ESG
(ESG Mutual Fund)*
Rp66,9 Green Loan* Rp1,3 triliun
miliar Rp21,4
miliar
Social Loan* Rp1,1 triliun
* Data yang ditampilkan adalah nilai outstanding posisi per 31 Desember 2025.
** Merupakan bagian dari Pembiayaan Berwawasan Lingkungan (KUBL).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 9
8
PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN BERDASARKAN KATEGORI KEGIATAN USAHA
BERKELANJUTAN (KKUB)
(Rp Miliar) [OJK B.1.d]
691 193 4.009
Energi Efisiensi Pengelolaan Sumber
Terbarukan Energi Daya Alam Hayati dan
Penggunaan Lahan yang
Berkelanjutan
331 337 510
Transportasi Pengelolaan Air dan Bangunan Berwawasan
Ramah Lingkungan Limbah yang B Lingkungan yang
erkelanjutan Memenuhi Standar atau
Sertifikasi yang Diakui
Secara Nasional, Regional
atau Internasional
466 10,185.88 1,100
Kegiatan Usaha dan/ Usaha Mikro, Kecil dan UMKM –
atau Kegiatan Lain yang Menengah (UMKM) – Pembiayaan Tidak
Berwawasan Lingkungan Pembiayaan Langsung Langsung
Lainnya
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 10
Integrating Strength for
Sustainable Growth 9
SOSIAL
[OJK B.3]
KARYAWAN
JUMLAH KARYAWAN PEREKRUTAN KARYAWAN
(KARYAWAN) (KARYAWAN)
6.139 2025
428 2025
6.491 2024
514 2024
6.636 2023
609 2023
PERSENTASI KARYAWAN PEREMPUAN (%)
TINGKAT TURNOVER KARYAWAN TETAP (%)
45%
2025 2024
45%
8,5%
11,1% 2023
2023
44%
12,4%
2024
2025 78 SKOR SURVEI
EMPLOYEE ENGAGEMENT
PELATIHAN DAN SOSIALISASI
RATA-RATA JAM JUMLAH PESERTA PELATIHAN
PELATIHAN PELATIHAN ANTI- KEBERLANJUTAN
(JAM/KARYAWAN) FRAUD (KARYAWAN) (KEGIATAN)
2025 38 2025 6.022 2025 72
2024 35 2024 6.162 2024 53
2023 49 2023 6.359 2023 6
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 11
10
KEGIATAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (TJSL)
JUMLAH PESERTA LITERASI PENGUNJUNG WEBSITE “DAYA.ID”
KEUANGAN (PESERTA) (PENGUNJUNG)
2025 >31,4 Juta 2025 >2,5 Juta
2024 > 8,6 Juta 2024 > 1,9 Juta
2023 > 2,7 Juta 2023 > 2,3 Juta
TOTAL DANA CORPORATE PENERIMA MANFAAT CSR
SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) (PESERTA)
(RP MILIAR)
2025 3,19 2025 >36,9 Juta*
2024 3,42 2024 > 10,3 Juta
2023 2,88 2023 > 5,6 Juta
* Implementasi strategi memperluas jangkauan (reach) pada “daya.id”
INKLUSI KEUANGAN
JUMLAH NASABAH JUMLAH NASABAH TOTAL DONASI VIA
UMKM PEREMPUAN APLIKASI JENIUS
(NASABAH) (NASABAH) (TRANSAKSI)
2025 18.209 2025 945 2025 25.880
2024 17.880 2024 896 2024 26.207
2023
39.458 2023 965
TINGKAT KEPUASAN TINGKAT PENYELESAIAN KELUHAN
NASABAH* (%) NASABAH
2025 91% 2025 48.059 (99%)
2024 91% 2024 62.759 (99%)
2023 75% 2023 63.215 (97%)
* Penyajian ulang data tahun 2024 dan 2023, karena
perubahan sumber data survei. Lebih rinci pada
halaman 83.
SMBC Indonesia mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pembiayaan KKUB,
pemberdayaan UMKM dan perempuan, literasi keuangan, serta penciptaan lapangan kerja. Menyadari potensi dampak
negatif, seperti keterbatasan akses pembiayaan dan dampak emisi atau limbah bagi komunitas, SMBC Indonesia
menerapkan kebijakan dan praktik perbankan berkelanjutan untuk mendorong nasabah menjalankan kegiatan ekonomi
secara bertanggung jawab. [OJK B.3]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 12
Integrating Strength for
Sustainable Growth 11
LINGKUNGAN
[OJK B.2]
INTENSITAS KONSUMSI INTENSITAS EMISI/
PENGGUNAAN
ENERGI/KARYAWAN KARYAWAN*
ENERGI (GJ)
(GJ/Karyawan) (ton CO2eq/karyawan)
[OJK B.2.a]
[OJK B.2.b]
2025 2025 2025 2,26
2024 2,32
76.281,05 12,43 2023 2,85
KINERJA PENGURANGAN
2024 2024
EMISI*
(tonCO2eq)
94.863,48 14,61 2025 1.131,96
2024 3.908,17**
2023 2023
2023 304,00
* Jumlah emisi cakupan 1 dan cakupan 2 setelah dikurang REC dibandingkan
100.404,04 15,13
dengan angka tahun sebelumnya.
** Pembaruan data tahun 2024 karena perubahan data emisi cakupan 2
Emisi Cakupan 1 (tonCO2eq) Emisi Cakupan 2 (tonCO2eq)
1.345,90 13.394,83
2.474,82 2.506,91 14.106,92* 16.437,87
2025 2024 2023 2025 2024 2023
* Pembaruan data tahun 2024 dilakukan karena peninjauan dan koreksi atas proses
penghitungan sebelumnya, sehingga menghasilkan penurunan yang tidak material
dibandingkan dengan data yang dilaporkan sebelumnya.
Emisi Cakupan 3 Non-Emisi Pembiayaan Emisi Cakupan 3 - Emisi Pembiayaan*
(tonCO2eq) (tonCO2eq)
10.320,18 1.586.802,5 **
13.530,32* 173,17 1.353.246,16
2025 2024 2023 2024 2023
* Pada tahun 2024, SMBC Indonesia mulai menghitung emisi Cakupan 3 pada beberapa * Data emisi pembiayaan disajikan dengan jeda satu tahun dari periode pelaporan karena
kategori tambahan, yaitu Cakupan 3 Kategori 1, 2, 3, 5, dan 7. Hal ini dilakukan sebagai keterbatasan ketersediaan data debitur.
bagian dari peningkatan penghitungan. ** Emisi pembiayaan tahun 2024 mengalami kenaikan dikarenakan perluasan cakupan
portofolio Bank.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 13
12
PENGURANGAN
PENGGUNAAN KERTAS
PENGGUNAAN KERTAS (RIM)
[OJK B.2.c]
[OJK B.2.c]
2025 2025
46.356 -13.005
2024 2024
59.361 +10.157
2023 2023
49.204 1.644
PENANAMAN POHON
2025 2024 2023
1.971 1.500 625
10% dari total biaya listrik
bankwide (961 unit) 3 Unit Kendaraan Listrik
Total Penggunaan Renewable Energy
Certificate (REC)
1 Unit Panel Surya
di KC Gunung Sahari Jakarta
Terpasang efektif sejak 2024
1 Stasiun Pengisian Kendaraan
Listrik (SPKL) di Kantor Cabang
Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 14
Integrating Strength for
Sustainable Growth 13
TATA KELOLA
Jumlah Pengaduan (Whistleblowing) Persentase Pengaduan
yang Diterima (Kasus) yang Diselesaikan (%)
2025
61
92%
2024
24
87,5%
2023
42 98%
2023
2024
2025
* Terdapat perubahan data pada tahun 2024 karena
penghitungan ulang, di mana data 2024 yang dilaporkan
tahun ini lebih rendah dari laporan tahun lalu.
ASEAN Corporate Governance Sertifikasi dan Keamanan Data
Scorecard (Poin)
2025 2025
107,15 ISO/IEC 27001:2022
Cakupan sesuai SOA:
The Information Security Management in
Predikat “Leadership in Corporate Governance”
atau Level 5 (lebih dari 100) the Development and Operation in Provision of
JENIUS System
2024 2024
108,22 Poin
ISO/IEC 27001:2013
Cakupan Sesuai SOA:
Predikat “Leadership in Corporate Governance”
The Information Security Management in
atau Level 5 (Lebih dari 100)
the Development and Operations of
JENIUS System
2023
99,19 Poin
Predikat “Very Good”
atau Level 4 (90-99,99)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 15
14
PENGHARGAAN KEBERLANJUTAN
Komitmen dan inisiatif SMBC Indonesia sepanjang 2025 dalam mengimplementasikan keberlanjutan mendapatkan
apresiasi dari sejumlah penghargaan. Informasi lengkap terkait penghargaan yang diterima SMBC Indonesia selama
2025 dapat dilihat di situs resmi SMBC Indonesia yakni https://www.smbci.com/id/berita-media/peristiwa.
Tanggal
Institusi Pemberi
No Nama Penghargaan Kategori Penghargaan
Penghargaan
Diterima
1 500 Most Outstanding 1. Dini Herdini (Direktur Kepatuhan) Infobank (Majalah Infobank 16 April 2025
Women 2025 2. Hanna Tantani (Direktur Keuangan) edisi April 2025)
3. Merisa Darwis (Direktur Operasional)
4. Ninik Herlani Masli Ridhwan (Komisaris
Independen)
2 Bank Service Excellence 1. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik Infobank (Majalah Infobank 8 Mei 2025
Monitor 2025 layanan surat elektronik (surel) bank dengan edisi Mei 2025) & Marketing
layanan digital tahun 2024-2025 Research Indonesia
2. Peringkat 2 dalam kategori performa terbaik
mobile banking dengan layanan digital tahun
2024-2025
3. Peringkat 3 dalam kategori performa terbaik
chatbot bank dengan layanan digital tahun
2024-2025
4. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik
live chat bank dengan layanan digital tahun
2024-2025
5. Peringkat 4 dalam kategori performa terbaik
media sosial bank dengan layanan digital
tahun 2024-2025
6. Peringkat 3 dalam kategori performa terbaik
call center bank dengan layanan digital tahun
2024-2025
7. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik
website bank dengan layanan digital tahun
2024-2025
8. Peringkat 2 dalam kategori performa terbaik
untuk pembukaan rekening bank melalui
mobile application/mobile browser dengan
layanan digital tahun 2024-2025
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 16
Integrating Strength for
Sustainable Growth 15
Tanggal
Institusi Pemberi
No Nama Penghargaan Kategori Penghargaan
Penghargaan
Diterima
3 Indonesia Regulatory Sapphire - Best Enterprise in Regulatory Hukumonline 9 Mei 2025
Compliance Awards Compliance dalam sektor Financial Service
2025 (Bank)
4 CXtraordinary Tech Jeny Mustopha (Head of Information Majalah Marketing & Carre CX 3 Juni 2025
Executive Award 2025 Technology)
Kategori: Security & Compliance
5 HR Asia Awards 2025 1. Best Companies to Work for in Asia 2025 HR Asia dan Business Media 20 Juni 2025
2. Most Caring Company Awards 2025 International
3. Diversity, Equity & Inclusion Awards 2025
6 HR Excellence Award 1. Predikat “Excellent” dalam kategori Wellbeing SWA Media Group bersama 16 Juli 2025
2025 Management Lembaga Manajemen
2. Predikat “Very Good” dalam kategori Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Learning & Development (L&D) Universitas Indonesia (LM
3. Predikat “Very Good” dalam kategori FEB UI)
Employer Branding and Talent Acquisition
7 The 16th IICD Corporate 1. Top 50 Big Capitalization Public Listed Indonesian Institute for 15 September
Governance Conference Company Corporate Directorship 2025
and Award 2. Best Financial Sector dalam kategori Big Cap
8 PRIMA Awards 2025 Titanium Awards - Best Issuing Bank (All PT Rintis Sejahtera (RINTIS) 23 Oktober 2025
Features) dan Biro Riset Infobank
9 Indonesia Leadership A - Indonesia’s Leader in ESG Bumi Global Karbon 12 November
Environmental, Social, Transparency Foundation 2025
and Governance (ESG)
Leadership Awards 2025
10 Asia Sustainability Peringkat Platinum National Center for Corporate 28 November
Reporting Rating Reporting (NCCR) 2025
(ASRRAT) 2025
11 Top CEO Indonesia "The Innovative Leader in the Digital Banking IDNFinancials dan MetroTV 4 Desember
Awards 2025 Vanguard" diberikan kepada Direktur Utama 2025
SMBC Indonesia Henoch Munandar
12 Investing on Climate by Best Emission Reduction dan Best Climate Investing on Climate 5 Desember
Editors Choice Award Financing 2025
2025
13 Indeks Integritas Bisnis INSTAR Verified Company Tempo Data Science, 12 Desember
Lestari (INSTAR) 2025 Transparency International 2025
Indonesia (TII), dan Institute for
Strategic Initiatives (ISI)
14 Peluncuran Studi Peringkat “A” sebagai salah satu perusahaan Foundation for International 16 Desember
Laporan Keberlanjutan publik dengan laporan keberlanjutan tahun Human Rights Reporting 2025
Perusahaan Publik 2024 terbaik Standards (FIHRRST) dan
Indonesia Tahun 2024 Moores Rowland
15 Indonesian Sustainable 1. Predikat Platinum untuk TPB (4.3) Pendidikan Corporate Forum for CSR 17 Desember
Development Goals Berkualitas melalui program “Pemberdayaan Development (CFCD) 2025
Awards (ISDA) 2025 Keterampilan dan Kewirausahaan Digital
melalui Program Daya SMBC Indonesia”
2. Predikat Gold untuk TPB (8.3(b)) Pekerjaan
Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui
program Pemberdayaan Masyarakat secara
Digital melalui “daya.id”
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 17
16
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 18
Integrating Strength for
Sustainable Growth 17
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 19
18
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 20
Integrating Strength for
Sustainable Growth 19
Sambutan
Komisaris
dan Direktur
Utama
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 21
20
Sambutan
Komisaris
Utama
[GRI 2-22] [OJK A.1] [SUSBA 1.1.1.5.]
CHOW YING HOONG
Komisaris Utama
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 22
Integrating Strength for
Sustainable Growth 21
Keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan
perjalanan bersama untuk menghadirkan dampak
nyata bagi bumi, masyarakat, dan generasi
mendatang.
Salam sejahtera bagi kita semua, Sejalan dengan komitmen global SMBC Group yakni
Dengan penuh rasa syukur, saya mewakili Dewan mencapai emisi nol bersih (Net Zero Emissions - NZE)
Komisaris menyampaikan sambutan pada laporan 2030 untuk operasional internal, serta emisi nol bersih
keberlanjutan SMBC Indonesia. Kehadiran laporan ini emisi pembiayaan pada seluruh portfolio pinjaman dan
bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan wujud investasi pada tahun 2050, SMBC Indonesia menetapkan
nyata dari aspirasi kami dalam mendukung tercapainya arah kebijakan keberlanjutan yang mendukung tujuan
pembangunan yang berkelanjutan. tersebut. Komitmen ini merupakan wujud nyata
tanggung jawab kami, bukan hanya kepada pemangku
Dewan Komisaris menyadari bahwa dunia saat ini kepentingan, tetapi juga kepada generasi mendatang.
menghadapi tantangan besar berupa krisis iklim global.
Perubahan iklim membawa dampak yang meluas,
mulai dari risiko fisik yang memengaruhi kehidupan Untuk mencapainya, kami menempuh berbagai langkah
masyarakat hingga risiko transisi yang memengaruhi strategis, mulai dari peningkatan efisiensi energi,
arah pembangunan ekonomi dan dunia usaha. penerapan prinsip operasional ramah lingkungan, hingga
mendukung pembiayaan transisi energi dan investasi
Sebagai bagian dari kelompok global Sumitomo hijau. Komitmen ini juga sejalan dengan inisiatif global
Mitsui Banking Corporation (SMBC), kami memahami dan target pemerintah Indonesia yang menekankan
bahwa sektor keuangan memiliki peran penting dalam pentingnya mencapai net zero emission pada
menjawab tantangan ini. Oleh karena itu, SMBC Indonesia pertengahan abad ini.
memiliki pandangan bahwa keberlanjutan bisnis tidak
hanya ditentukan oleh kinerja keuangan, melainkan Sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen
juga sejauh mana kami mampu memberikan kontribusi tersebut, Dewan Komisaris telah menugaskan Direksi
pada pencapaian tujuan global dalam mengurangi emisi untuk menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
karbon, mendukung transisi energi, serta memperkuat (RAKB). Dokumen ini berfungsi sebagai panduan strategis
ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. yang komprehensif, berisi langkah-langkah nyata yang
akan diambil perusahaan dalam jangka pendek dan
menengah untuk mendukung pencapaian keberlanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 23
22
Selain penyusunan RAKB, SMBC Indonesia juga berperan Laporan Keberlanjutan ini. Laporan ini berfungsi sebagai
aktif mendukung transisi ekonomi melalui penyusunan sarana komunikasi terbuka kepada seluruh pemangku
dan implementasi Kebijakan Keberlanjutan. Kebijakan kepentingan, baik regulator, investor, nasabah, maupun
ini merupakan wujud nyata keselarasan antara arahan masyarakat luas.
regulator, standarisasi Internasional ataupun SMBC
group dengan strategi bisnis Perusahaan. Kebijakan Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, saya
Keberlanjutan dirancang untuk memastikan bahwa menyampaikan apresiasi kepada Direksi dan seluruh
setiap keputusan pembiayaan dan investasi yang jajaran manajemen yang telah bekerja keras mewujudkan
dilakukan SMBC Indonesia mempertimbangkan aspek visi keberlanjutan SMBC Indonesia. Terima kasih juga
keberlanjutan, baik dari sisi risiko maupun peluang. kepada para nasabah, mitra bisnis, regulator, dan
seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan
Dengan demikian, SMBC Indonesia tidak hanya dukungan, masukan, serta kepercayaan kepada SMBC
menjalankan fungsi intermediasi keuangan, tetapi juga Indonesia selama ini.
menjadi katalis perubahan menuju ekonomi hijau, inklusif,
dan berdaya tahan. Dukungan kami melalui penerapan Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah perjalanan
kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bersama. Dengan upaya yang kuat, strategi yang jelas,
sektor-sektor strategis yang berorientasi pada rendah dan kolaborasi yang erat, SMBC Indonesia akan terus
karbon, sekaligus membantu Indonesia mencapai target memainkan peran penting dalam mendukung transisi
nasional dalam pengurangan emisi dan transisi energi. menuju masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan
berdaya tahan.
Transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip penting
dalam tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Dewan Terima kasih.
Komisaris juga menugaskan Direksi untuk menyusun
Hormat Kami,
Jakarta, 31 Maret 2026
CHOW YING HOONG
Komisaris Utama
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 24
Integrating Strength for
Sustainable Growth 23
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 25
24
Sambutan
Direktur
Utama
[SUSBA 1.1.1.6.]
HENOCH MUNANDAR
Direktur Utama
Laporan Keberlanjutan2025
LaporanKeberlanjutan 2025 PT BankKeberlanjutan
Laporan SMBC Indonesia Tbk
2025
Page 26
Integrating Strength for
Sustainable Growth 25
SMBC Indonesia berupaya menjadikan setiap langkah
keberlanjutan hari ini sebagai fondasi bagi masa depan
yang lebih hijau, inklusif, dan bermakna bagi generasi
mendatang.
Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika dan pinjaman dan investasi pada tahun 2050. Pencapaian
tantangan, kita menyaksikan bagaimana perekonomian ini tentunya tidak dapat diraih tanpa dukungan dan kerja
nasional bergerak akibat perubahan-perubahan dalam sama dengan berbagai pihak, termasuk para pemangku
politik, ekonomi dan faktor-faktor global maupun kepentingan.
nasional. Di tengah semua tantangan ini, Indonesia tetap
menunjukkan resiliensi, ditopang oleh aktivitas industri SMBC Indonesia melakukan berbagai inisiatif dan
manufaktur yang terus berkembang, surplus neraca program sebagai bentuk dukungan Perusahaan terhadap
perdagangan serta inflasi yang terjaga. Ketangguhan ini upaya bersama terhadap pencapaian Perjanjian Paris,
turut ditopang oleh kinerja sektor perbankan yang solid transisi berkeadilan menuju ekonomi rendah karbon,
hingga akhir 2025. target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Indonesia
yang sudah diperbaharui atau Enhanced Nationally
Dalam konteks ini, SMBC Indonesia pada tahun 2025 Determined Contribution (ENDC) Indonesia, serta target
menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam net-zero emisi gas rumah kaca (GRK) Indonesia pada
menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya 2060.
inovatif, tetapi juga bertanggung jawab. Sebagai
sebuah bank dengan jaringan global, SMBC Indonesia SMBC Indonesia merespons berbagai isu keberlanjutan
memanfaatkan keunggulan reputasi dan jaringan SMBC melalui inisiatif strategis yang diselaraskan dengan
group untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024–
yang dilatari semangat #BersamaLebihBermakna untuk 2028. Melalui RAKB, kami menyiapkan langkah strategis
membangun nilai kolaborasi dan menghadirkan dampak yang terarah untuk memperkuat tata kelola keberlanjutan,
berarti yang lebih luas. mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan
usaha, serta memperluas portofolio pembiayaan hijau
di berbagai sektor ramah lingkungan. Selain itu kami
KEBIJAKAN MERESPONS TANTANGAN juga memuat rencana implementasi, target, dan inisiatif
IKLIM DAN KEBERLANJUTAN yang kami jalankan, termasuk pengembangan produk
[OJK D.1.a] [SUSBA 1.1.1.1.] [SUSBA 1.1.1.2.] [SUSBA 1.1.1.4.] keuangan berkelanjutan, peningkatan kapasitas internal,
[SUSBA 1.1.1.5.] [SUSBA 1.1.1.7.] serta pengelolaan risiko lingkungan dan sosial
Komitmen SMBC Indonesia terhadap keberlanjutan
diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang sejalan dengan Dalam rangka mendorong terciptanya ekonomi rendah
upaya mendukung pencapaian komitmen global SMBC karbon. SMBC Indonesia berupaya mengambil peran aktif
Group mencapai emisi nol bersih pada tahun 2030 untuk dengan menyediakan berbagai instrumen pembiayaan
seluruh operasional dan emisi nol bersih pada portofolio
Laporan Keberlanjutan2025
LaporanKeberlanjutan 2025 PT BankKeberlanjutan
Laporan SMBC Indonesia Tbk
2025
Page 27
26
berbasis keberlanjutan, antara lain Sustainability-Linked yang berkelanjutan. Kinerja keuangan pada 2025
Loan, Green Loan dan Social Loan. SMBC Indonesia juga mencatat perolehan laba bersih konsolidasi yang
memiliki ESG Deposit yang memberi pilihan investasi diatribusikan kepada pemilik entitas sebesar Rp506
ramah lingkungan bagi nasabah dan Reksadana ESG. miliar. Hasil tersebut terutama dipengaruhi oleh
peningkatan provisi kredit di Perusahaan dan di anak
Untuk memastikan pemenuhan ekspektasi pemangku perusahaan multifinance dikarenakan adanya tambahan
kepentingan, SMBC Indonesia secara konsisten pencadangan kredit sebagai hasil peninjauan portofolio
menerapkan dan memperbarui berbagai kerangka yang lebih intensif oleh perusahaan induk di dalam
kerja serta standar keberlanjutan global dalam praktik framework konglomerasi, yang mengakibatkan
pelaporannya. Di tahun 2025, sebagai tahap awal peningkatan biaya kredit untuk tahun 2025. Cadangan
persiapan implementasi, Perusahaan secara mandiri tersebut merupakan respon kehati-hatian terhadap
telah melakukan analisis kesenjangan atas implementasi kondisi ekonomi yang melemah pada tahun 2025.
pengungkapan keberlanjutan yang telah dilaporkan Selain itu, SMBC Indonesia juga mencatat pendapatan
pada tahun sebelumnya dengan standar International bunga bersih konsolidasi sebesar Rp15.911 miliar,
Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2, sebelum meningkat 5%, serta pendapatan operasional konsolidasi
akan dilakukan analisis kesenjangan oleh pihak ketiga di meningkat sebesar 6% dengan jumlah mencapai
tahun 2026. Rp18.439 miliar. Hasil tersebut menegaskan kapasitas
perusahaan untuk tetap unggul dan kompetitif meski
menghadapi kondisi pasar yang dinamis dan penuh
PENERAPAN KEUANGAN tantangan.
BERKELANJUTAN
[OJK D.1.b] Sebagai wujud konsistensi terhadap agenda
Sebagai bentuk komitmen dalam menerapkan keberlanjutan, SMBC Indonesia memperluas dukungan
keberlanjutan secara terintegrasi, pada tahun 2025 pembiayaan pada proyek-proyek hijau. Pendanaan untuk
SMBC Indonesia melakukan penguatan struktur tata sektor Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
kelola keberlanjutan dengan menempatkan Komite menunjukkan pertumbuhan, dengan total pembiayaan
Keberlanjutan di bawah koordinasi Wakil Direktur Utama. mencapai Rp7,64 triliun, atau naik sekitar 1,6% dari
Langkah ini bertujuan untuk memastikan arah strategis, tahun sebelumnya. Di sisi lain, produk ESG deposit
efektivitas pengambilan Keputusan, serta konsistensi sebagai alternatif investasi yang selaras dengan prinsip
implementasi keuangan berkelanjutan secara bankwide. keberlanjutan bagi para nasabah mencapai 66,85 miliar
atau naik 28% dibandingkan tahun sebelumnya, sebesar
Penguatan tata kelola tersebtu didukung dengan Rp52,4 miliar. SMBC Indonesia menyalurkan pembiayaan
pembentukan Divisi Sustainable Business Strategy di sektor UMKM sebesar Rp10,19 triliun.
sebagai fungsi khusus yang bertanggung jawab dalam
merumuskan strategi, mengkoordinasikan inisiatif, serta KINERJA DI BIDANG SOSIAL
memastikan agenda keberlanjutan terintegrasi ke dalam SMBC Indonesia pada tahun 2025 telah melaksanakan
seluruh Line of Business (LOB) dan fungsi pendukung. program literasi keuangan secara luring bagi lebih dari 31
juta orang yang terdiri dari pelajar/mahasiswa, karyawan,
Komite Keberlanjutan berperan dalam menetapkan penyandang disabilitas, pensiunan, pelaku UMKM dan
strategi, kebijakan, dan target keuangan berkelanjutan, masyarakat umum. Sementara pemberdayaan daring
sekaligus melakukan pengawasan, evaluasi, dan melalui website “daya.id” berhasil menjangkau lebih dari
pemberian rekomendasi atas implementasinya. 2,5 juta pengunjung.
Dengan struktur ini, prinsip keberlanjutan diharapkan
terinternalisasi secara menyeluruh dan menjadi bagian Pada periode pelaporan, dukungan SMBC Indonesia
dari proses pengambilan Keputusan bisnis SMBC terhadap pengembangan UMKM juga terus diperkuat
Indonesia. melalui pengembangan program yang bertujuan
meningkatkan kapasitas UMKM, khususnya dalam
KINERJA DI BIDANG EKONOMI pemanfaatan teknologi digital. Tujuannya agar mereka
Sepanjang tahun pelaporan, SMBC Indonesia mampu dapat meningkatkan akses pasar di pasar global.
menunjukkan performa yang baik melalui pengelolaan Program tersebut antara lain penyelenggaraan seminar
operasional yang efisien dan terobosan layanan pemanfaatan teknologi Artificial Intelegence (AI), melalui
kemitraan dengan komunitas pengusaha UMKM.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 28
Integrating Strength for
Sustainable Growth 27
SMBC Indonesia juga sukses mempromosikan mencatat penurunan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar
produk UMKM Indonesia ke manca negara pada 1.131,96 ton CO₂e dari tahun pelaporan sebelumnya.
event Amsterdam Coffee Festival 2025 dengan Setelah disesuaikan dengan penggunaan REC yang
memperkenalkan tiga produk UMKM kopi lokal ke tercatat sebesar 836,07 ton CO2e.
peminat kopi dunia. Tahun 2025, kami bangga telah
menjadi bagian dari keberhasilan dua UMKM yang meraih Selain itu di tahun 2025, program “BerDaya Untuk Bumi”
penghargaan Sustainability Report Competition 2025, tetap menjadi program yang dinanti para karyawan
yang diselenggarakan oleh Erasmus Eco Green Project. dan nasabah, dimana aktivitas diikuti oleh 411 karyawan
Dalam ajang ini, SMBC Indonesia mengikutsertakan 2 dari SMBC Indonesia, OTO, SOF dan BTPNS. Program
nasabah UMKM binaan sebagai bentuk komitmen dan ini didukung oleh SMBC Group dan telah berhasil
dukungan dalam mendorong implementasi praktik mengkonversi langkah sehat peserta program menjadi
operasional berkelanjutan, yang tidak hanya di internal penanaman 1.971 pohon. Selain memberikan manfaat
perusahaan tapi juga bagi nasabah sebagai mitra bagi kelestarian lingkungan, program ini juga mendorong
strategis kami. gaya hidup sehat dan partisipasi aktif seluruh pemangku
kepentingan. SMBC Indonesia juga berkomitmen untuk
SMBC Indonesia turut mempromosikan peran aktif terus mengurangi emisi dalam operasional melalui
karyawan dan masyarakat dalam mendukung program berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengurangan jejak
keberlanjutan melalui program kerelawanan atau karbon.
Sahabat Daya. Sepanjang 2025, berhasil terselenggara
56 program Sahabat Daya dan diikuti oleh 1.213 peserta
dengan penerima manfaat tercatat sebanyak 2.204 KOLABORASI UNTUK
orang. Partisipasi ini mencakup keterlibatan aktif Jajaran KEBERLANJUTAN
Direksi dan Manajemen SMBC Indonesia (100%), yang Pada tahun 2025, SMBC Indonesia memperkuat
menunjukkan kuatnya komitmen kepemimpinan kepemimpinan dalam implementasi keuangan
perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan berkelanjutan dengan aktif berpartisipasi dalam berbagai
melalui inisiatif Sahabat Daya. forum diskusi dan edukasi yang diselenggarakan oleh
lembaga lintas sektor seperti OJK, Otoritas Bursa Saham
Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan Indonesia (IDX), Indonesia Sustainable Finance Initiative
kapasitas karyawan, SMBC Indonesia juga telah (IKBI), International Finance Corporation (IFC) dan lain-lain.
menyelenggarakan program pelatihan yang ikuti oleh
6.127 karyawan dengan rata-rata jam pelatihan karyawan Partisipasi ini membuktikan dukungan kuat SMBC
mencapai 38 jam. Sementara, dalam rangka peningkatan Indonesia dalam upaya akselerasi dan implementasi
dan pengembangan kompetensi berkelanjutan, keuangan berkelanjutan di berbagai sektor untuk
karyawan SMBC juga telah mengikuti sebanyak 72 sesi mempercepat pertumbuhan industri yang ramah
pelatihan dengan berbagai topik terkait implementasi lingkungan, memperkuat kontribusi pada aspek sosial
keuangan berkelanjutan yang diselenggarakan baik oleh yang mendukung pembangunan berkelanjutan, serta
internal maupun pihak eksternal. memperluas pemahaman publik terhadap pentingnya
inovasi produk keuangan hijau dan inklusif.
KINERJA DI BIDANG LINGKUNGAN
Sebagai bagian dari dukungan SMBC Indonesia dalam
menurunkan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 dari kegiatan PENGHARGAAN
operasional, pemanfaatan energi terbarukan menjadi Sepanjang tahun 2025, SMBC Indonesia memperoleh
salah satu strategi kunci yang terus dikembangkan. berbagai penghargaan di bidang keberlanjutan sebagai
Inisiatif utama yang telah dijalankan mencakup pengakuan atas konsistensi dan komitmen Perusahaan
pemasangan panel surya di kantor cabang Gunung dalam mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan
Sahari, yang mulai terpasang efektif sejak 2024, serta tata kelola dalam strategi bisnis Perseroan. Salah satunya
pembelian Renewable Energy Certificate (REC) sebagai adalah SMBC Indonesia dianugerahi Investing on Climate
bentuk dukungan terhadap penggunaan energi rendah Editors’ Choice Award 2025 atas peran aktif dalam
karbon. Hingga akhir tahun 2025, melalui implementasi mitigasi perubahan iklim melalui inisiatif dan investasi
berbagai inisiatif tersebut, SMBC Indonesia berhasil berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 29
28
Berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan pembiayaan dan investasi pada tahun 2050. Penetapan
SMBC Indonesia melalui program Daya juga berhasil meraih target penurunan emisi secara kuantitatif masih dalam
penghargaan dari Indonesian Sustainable Development proses kajian internal dan akan dikembangkan secara
Goals Awards (ISDA) 2025 atas kontribusi nyata program bertahap sejalan dengan integrasi manajemen risiko iklim
tanggung jawab sosial dan lingkungan yang selaras dalam kegiatan usaha SMBC Indonesia. Melalui upaya
dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tersebut, SMBC Indonesia meneguhkan perannya dalam
(TPB). Selain itu, SMBC Indonesia mendapatkan status menciptakan praktik keuangan yang lebih bertanggung
‘Verified’ dengan skor 85,68 dari Indeks Integritas Bisnis jawab, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan bagi
Lestari (INSTAR) 2025. Penghargaan-penghargaan ini seluruh pemangku kepentingan.
bukan sekadar capaian, melainkan peneguhan upaya
SMBC Indonesia untuk terus memperkuat praktik bisnis SMBC Indonesia juga melakukan uji coba Climate
yang bertanggung jawab, transparan, dan berdampak Risk Management and Scenario Analysis (CRMS)
positif bagi masyarakat, lingkungan, serta perekonomian sesuai pedoman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
nasional. memperkuat ketahanan iklim.
SMBC Indonesia memastikan bahwa pengawasan
STRATEGI PENCAPAIAN TARGET terhadap isu keberlanjutan, berada di tingkat Dewan
[OJK D.1.c] [OJK E.5] Komisaris dan Direksi. Upaya ini tercermin melalui
SMBC Indonesia menyadari bahwa perubahan iklim penetapan strategi keberlanjutan, peninjauan kinerja
menimbulkan risiko signifikan, termasuk risiko air keberlanjutan secara berkala, serta keterlibatan aktif
seperti banjir, kelangkaan, dan pencemaran, yang dapat dalam memastikan kebijakan, target, dan inisiatif
memengaruhi aktivitas nasabah, terutama di Indonesia keberlanjutan terintegrasi dalam rencana bisnis
yang rentan terhadap banjir dan gempa. Selain itu, Perusahaan. Dengan demikian, pengawasan di tingkat
SMBC Indonesia mengakui bahwa degradasi lingkungan dewan memberikan arah strategis yang jelas sekaligus
membawa risiko sosial dan ekonomi, termasuk gangguan memastikan bahwa aspek keberlanjutan menjadi bagian
terhadap mata pencaharian, meningkatnya biaya tak terpisahkan dari tata kelola perusahaan. [SUSBA 1.1.1.3]
operasional, serta berkurangnya ketahanan ekosistem [SUSBA 1.4.1.1]
yang mendukung aktivitas bisnis.
SMBC Indonesia mengelola risiko ini melalui identifikasi, TANTANGAN DAN PELUANG
penilaian, dan integrasi aspek iklim dalam proses bisnis [OJK E.5]
dan pembiayaan, guna mendukung ketahanan nasabah Kami memahami bahwa penerapan prinsip-prinsip
sekaligus mendorong transisi menuju ekonomi rendah keberlanjutan menghadirkan sejumlah tantangan yang
karbon. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas jangka perlu dikelola secara terukur. Tidak hanya dipicu oleh
panjang bagi nasabah dan masyarakat. perubahan iklim, tapi keragaman serta kompleksitas
[SUSBA 1.2.1.10] [SUSBA 1.1.1.6] regulasi, dan kebutuhan untuk mengintegrasikan
aspek keberlanjutan ke dalam seluruh proses bisnis
Dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan, turut menjadi faktor strategis yang juga meningkatkan
SMBC Indonesia secara konsisten mengelola risiko yang tantangan dalam implementasi keberlanjutan.
berkaitan dengan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial,
termasuk risiko yang dipicu oleh perubahan iklim. Sejalan Dari perspektif implementasi keuangan berkelanjutan,
dengan itu, Perusahaan juga memastikan penerapan SMBC Indonesia menilai pemahaman mengenai peran
Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial secara keberlanjutan bagi sektor usaha di kalangan nasabah
komprehensif untuk mengidentifikasi area-area berisiko masih perlu ditingkatkan agar pelaku usaha dapat melihat
yang dapat memengaruhi kinerja operasional maupun manfaat jangka panjang dari keterlibatan dalam berbagai
reputasi Perusahaan, serta mengelolanya secara tepat program dan inisiatif hijau. Upaya menjaga kualitas data
sesuai karakteristik risikonya. dan memastikan proyek hijau benar-benar memberikan
dampak positif juga menjadi bagian penting dari
SMBC Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian komitmen kolektif untuk mempertahankan kredibilitas
target Net Zero Emission (NZE), SMBC Group untuk pembiayaan berkelanjutan.
aktivitas operasional pada tahun 2030 dan portofolio
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 30
Integrating Strength for
Sustainable Growth 29
Untuk menjawab tantangan tersebut, SMBC Indonesia waktu lebih panjang untuk bertransisi, terutama yang
mengambil berbagai langkah strategis, seperti masih bergantung pada energi fosil, namun perubahan
menawarkan akses lebih mudah ke fasilitas pembiayaan menuju praktik yang lebih berkelanjutan tetap berjalan
bagi perusahaan yang serius meningkatkan kinerja secara bertahap.
keberlanjutan. Dan sebagai tanggung jawab SMBC
Indonesia aktif memberikan edukasi dan pendampingan Dengan meningkatnya kolaborasi dan kesadaran
bagi nasabah agar melihat keberlanjutan sebagai peluang bahwa keberlanjutan membuka ruang bagi peluang
bisnis jangka panjang, bukan sekadar kewajiban. Selain pertumbuhan, serta dukungan regulasi nasional seperti
itu, SMBC Indonesia memanfaatkan jaringan global SMBC Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia dari OJK
Group untuk membawa praktik keberlanjutan terbaik dan berbagai kebijakan keberlanjutan, serta selaras
internasional ke Indonesia, dengan memperkuat regulasi dengan komitmen internasional menuju Indonesia net
serta mendorong kolaborasi dengan regulator, asosiasi, zero 2060, Kami meyakini ekosistem pembiayaan
dan lembaga riset agar tercipta ekosistem keuangan berkelanjutan akan semakin berkembang dan
berkelanjutan yang lebih kuat dan konsisten. memberikan ruang ekspansi yang lebih luas. Dengan
memanfaatkan peluang ini, SMBC Indonesia bertekad
Di tengah upaya merespon tantangan yang ada, SMBC memperkuat perannya sebagai katalis dalam mendorong
Indonesia melihat pembangunan keuangan berkelanjutan transformasi ekonomi yang lebih inklusif, inovatif, dan
membuka peluang strategis bagi sektor perbankan. berkelanjutan.
Kebutuhan pembiayaan yang terus meningkat untuk
energi terbarukan, infrastruktur hijau, transportasi rendah
emisi, dan pengelolaan limbah mendorong lahirnya PENUTUP
berbagai inovasi produk keuangan yang lebih ramah Akhir kata, atas nama Direksi, saya menyampaikan
lingkungan. apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan-
nasabah, regulator, mitra bisnis, karyawan, serta
SMBC Indonesia juga melihat peluang besar seiring masyarakat-yang telah bersama-sama mendukung
berkembangnya tren ekonomi hijau. Pembiayaan perjalanan keberlanjutan SMBC Indonesia. Kami percaya
berkelanjutan dan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama.
(KKUB) menjadi area strategis yang tidak hanya Mari kita terus melangkah maju, mempercepat transisi
mendukung transisi ekonomi ramah lingkungan, tetapi menuju masa depan yang lebih hijau, adil, dan berdaya
juga mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih kuat tahan, demi kesejahteraan generasi sekarang dan
dan berdaya saing. Sebagian industri masih memerlukan mendatang.
Hormat Kami,
Jakarta, 31 Maret 2026
HENOCH MUNANDAR
Direktur Utama
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 31
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 31 Maret 2026
DEWAN KOMISARIS
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Ninik Herlani Masli Ridhwan Onny Widjanarko
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Marita Alisjahbana
Komisaris Independen Komisaris Independen
Page 32
DIREKSI
Henoch Munandar
Direktur Utama
Jun Saito Michellina Laksmi Triwardhany
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Atsushi Hino Yuki Terayama
Direktur Kepatuhan Direktur Direktur
Merisa Darwis Hanna Tantani
Direktur Direktur
Page 33
32
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 34
Integrating Strength for
Sustainable Growth 33
Tentang
SMBC Indonesia
Di tengah dinamika global,
komitmen SMBC Indonesia
tetap sama, menghadirkan
layanan keuangan yang
andal, sesuai kebutuhan
masyarakat dan berorientasi
pada keberlanjutan untuk
mendukung pembangunan
Indonesia yang inklusif.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 35
34
PROFIL PERUSAHAAN
Nama Perusahaan
[GRI 2-1]
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Bidang Usaha
[GRI 2-6]
Layanan perbankan
Izin Usaha
[GRI 2-6] [OJK C.4]
• Izin usaha bank umum
• Izin kegiatan usaha sebagai bank
devisa
• Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
(BEI) pada tanggal 12 Maret 2008
dengan kode saham BTPN
Produk
[GRI 2-6] [OJK C.4]
• Produk penghimpunan dana
(funding)
• Produk pembiayaan
(financing)
Dasar Hukum Pendirian
[GRI 2-1]
• Akta Notaris No. 21 tanggal 6 Oktober 1959
dari Notaris Noezar S.H
• Akta Notaris No. 203 tanggal 31 Mei 1960 dari 03
04
Notaris Noezar S.H
• Akta Notaris No. 53 tertanggal 7 November 02
1960 dari Notaris Noezar S.H
• Berita Negara No.13, tambahan No. 5,
tertanggal 14 Februari 1961
• Akta Notaris No. 31 tanggal 16 Februari Kepemilikan
1985 dari Notaris Komar Andasasmita, S.H. [GRI 2-1] [OJK C.3.C]
sebagaimana diubah dengan akta notaris No.
12 tanggal 13 Juli 1985 dari Notaris Dedeh 01. Sumitomo Mitsui Banking
Ramdah Sukarna, S.H Corporation (91,05%)
02. PT Bank Central Asia Tbk
Tanggal Pendirian
[OJK B.1] 05 (1,03%)*
5 Februari 1958 01 03. PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (0,11%)**
04. Publik (7,81%)
* Memenuhi ketentuan PP No.29 tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum dan merupakan saham hasil konversi karena
Penggabungan Usaha dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
** Saham hasil konversi karena Penggabungan Usaha dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 36
Integrating Strength for
Sustainable Growth 35
Alamat Kantor Pusat
[GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.3.c]
Menara SMBC, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav 5.5-5.6, Jakarta
Selatan 12950, Indonesia
Telp: (62 21) 300 26 200
Fax: (62 21) 300 26 309
Web: www.smbci.com
Linkedin: PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Email: info@smbci.com
Entitas Usaha
[GRI 2-2]
Seluruh informasi yang tertera dalam laporan ini
merupakan milik SMBC Indonesia, baik di kantor pusat
maupun kantor wilayah, dan tanpa melibatkan entitas
anak, kecuali bila dinyatakan secara khusus di bagian
tertentu. Data keuangan konsolidasi yang diaudit
mencakup 3 anak perusahaan kecuali PT BTPN Syariah
Ventura.
Kepemilikan Saham
70% 51%
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT Oto Multiartha
(BTPN Syariah) (OTO)
1%
51% PT BTPN Syariah Ventura
PT Summit Oto Finance *Kepemilikan tidak langsung
(SOF) melalui PT Bank BTPN Syariah
Tbk sebesar 69,3%
Perubahan Signifikan
[GRI 2-6] [OJK C.6]
Dalam tahun pelaporan tidak terdapat
perubahan signifikan dalam organisasi.
Rating Perusahaan
• AAA (Idn), Outlook Stabil (Jangka Panjang) –
PT Fitch Ratings Indonesia
• F1+ (idn) (Jangka Pendek) – PT Fitch Ratings
Indonesia
• idAAA (Triple A, Outlook Stabil) – PT
Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 37
36
WILAYAH OPERASIONAL DAN JARINGAN LAYANAN
[GRI 2-1] [OJK C.3.d]
Kalimantan Timur
Sumatera Utara 2 KC
1 Kanwil
4 KC
10 KCP
Kepulauan
Sumatera Barat Riau
2 KC 1 KC 9 Kalimantan Barat
3 KCP 1 KCP 1 KC
2 KCP
Riau 25
8 1 KC
1 KCP
11 Jambi Kalimantan Utara
1 KC 1 KCP 10
2 KCP
Sumatera Selatan
18 1 Kanwil
1 KC
5 KCP
23
19
Kepulauan Bangka
Belitung
1 KCP
21
20
13
12
14
Kalimantan
Bengkulu Tengah
1 KC 1 KC Kalimantan
2 KCP
22 3 KCP Selatan
1 KC
3 KCP
1
Lampung 5 3
1 KC 2
2 KCP
6 4
7
Banten
1 KC DI Yogyakarta Jawa Timur
5 KCP 1 KC 2 Kanwil
2 KCP 7 KC 26
34 KCP
DKI Jakarta Jawa Tengah
2 Kanwil Bali
1 KPO 1 KC
1 Kanwil 6 KC
5 KC 23 KCP
12 KCP
Jawa Barat Nusa Tenggara
1 Kanwil Barat
9 KC 1 KC
19 KCP 4 KCP
Keterangan
- Kanwil : Kantor Wilayah
- KC : Kantor Cabang
- KCP : Kantor Cabang Pembantu
Selain Kanwil, KC, dan KCP, SMBC Indonesia juga memiliki ATM Universal.
Data lengkap dapat dilihat pada website resmi SMBC Indonesia: https://www.smbci.com/Onebranch/one--branch_-
smbc--indonesia-compressed.pdf [OJK C.2]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 38
Integrating Strength for
Sustainable Growth 37
Di seluruh wilayah Indonesia SMBC Indonesia melayani nasabah individu, korporasi UMKM dan lainnya melalui,
Kantor Wilayah (Kanwil), Kantor Cabang (KC), Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan ATM.
Gorontalo Sulawesi
1 KCP Utara
1 KC
5 KCP
Maluku
32 Utara
1 KC
30 15
Sulawesi
Tengah
29 1 KC
2 KCP
Papua
1 KC 17
28 31
Sulawesi
24 Tenggara
Maluku
1 KC
1 KC
1 KCP
16
Sulawesi
Barat
3 KCP Sulawesi
Selatan
1 Kanwil
2 KC
12 KCP
Nusa
27 Tenggara
Timur
1 KC
5 KCP
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 39
38
KEANGGOTAAN ASOSIASI
[GRI 2-28] [OJK C.5]
Nama Status Skala
Organisasi Keanggotaan Organisasi
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota Nasional
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Anggota Nasional
Filantropi Indonesia Anggota Nasional
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota Bidang Regulasi dan Kebijakan Nasional
Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) Founder/promotor Nasional
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Direktur Kepatuhan dan Corporate Nasional
Secretary sebagai anggota
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) Anggota Nasional
Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP) Anggota Nasional
Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA) Anggota Nasional
SKALA PERUSAHAAN
[GRI 2-6] [OJK C.3]
Keterangan 2025 2024 2023
Jumlah Karyawan 6.139 6.491 6.636
Total Pendapatan Operasional - Bersih* (Rp Miliar) 323,91 4.104 3.461
[OJK B.1.b]
Modal Dasar* (Rp Miliar) 300 300 300
Modal Ditempatkan* (Rp Miliar) 213 213 163
Total Kapitalisasi (Rp Miliar) [OJK C.3.a]
· Dana Pihak ke 3 119.502 110.423 96.056
· Pinjaman yang Diterima 29.793 40.516 34.284
· Ekuitas 43.054 42.215 33.731
· Asset Total 205.616 202.543 181.241
Total Kewajiban (Liabilitas)* (Rp Miliar) 192.392 186.350 160.165
Jumlah jaringan kantor 231 kantor 252 kantor 266 kantor
208 ATM 217 ATM 214 ATM
Jumlah Produk Penghimpunan Dana [OJK B.1.a] 19 20 13
Jumlah Produk Pembiayaan [OJK B.1.a] 14 20 17
Jumlah Jasa/Layanan [OJK B.1.a] 87 26 26
Catatan:
* Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), PT Summit
Oto Finance (SOF).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 40
Integrating Strength for
Sustainable Growth 39
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 41
40
PERJALANAN KEBERLANJUTAN SMBC INDONESIA
2024
• SMBC Indonesia terpilih untuk mengikuti tahap • Menanam 1.500 pohon bekerja sama dengan Bakti
uji coba Climate Risk Management and Scenario Lingkungan Djarum Foundation di Kudus, Jawa
Analysis (CRMS) yang diselenggarakan oleh OJK Tengah
• Membentuk unit kerja Sustainable Business • Melakukan instalasi panel surya pada cabang
Strategy untuk memonitor kinerja keuangan Gunung Sahari, Jakarta
berkelanjutan • Melakukan pembelian Renewable Energy
• Menyusun prosedur penilaian risiko lingkungan dan Certificate (REC)
sosial • Membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
• Memberikan pelatihan Keberlanjutan mengenai (SPKL) di Kantor Cabang Surabaya Diponegoro,
emisi GRK kepada pemasok Jawa Timur
2023
• Menerbitkan RAKB 2024-2028 • Meluncurkan produk ESG Deposit
• Menjalin kerja sama dengan IFC untuk kesepakatan • Menerbitkan Kebijakan Keberlanjutan
obligasi sosial dan hijau untuk memperkuat aksi • Menerbitkan Prosedur Pinjaman Berbasis LST
iklim dan mendorong pembangunan inklusif di • Peningkatan kapasitas seluruh karyawan tentang
Indonesia dengan nilai investasi sebesar USD 500 keberlanjutan melalui penerapan modul pelatihan
juta daring
• Melakukan penghitungan emisi GRK cakupan 3 • Memberikan pelatihan keberlanjutan mengenai
emisi pembiayaan implementasi HAM dan Anti-Fraud Management
• Menyusun laporan taksonomi hijau melalui aplikasi kepada pemasok
APOLO (untuk 450 debitur terbaik) • Penanaman 625 pohon mangrove
2018 2019
Menerbitkan RAKB 2019-2023
• Memberikan pembiayaan kepada Women-Owned
MSME, Green Loan dan SCF Loan
• Penandatanganan kerja sama dengan IFC senilai
USD 150 juta
• Melakukan perhitungan emisi Cakupan 1, Cakupan
2 dan Cakupan 3 (Kategori 6 - Perjalanan Dinas)
• Menyelenggarakan employee engagement survey
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 42
Empowering
Integratingthe
Strength
Transition
for
to aSustainable
SustainableGrowth
Future 41
2025
• Restrukturisasi Tata Kelola Keberlanjutan di mana Komite • Penanaman pohon sebanyak 1.971 pohon
Keberlanjutan diketuai oleh Wakil Direktur Utama dan • Melaksanakan seminar vendor dengan tema pengelolaan
beranggotakan para direktur dan senior manajemen dari ketenagakerjaan berkelanjutan
lini bisnis dan direktorat yang terkait dengan aktivitas • Melakukan riset implementasi keberlanjutan vendor
keberlanjutan SMBC Indonesia untuk memetakan pemahaman dan
• Pembentukan Divisi Sustainability Business Strategy implementasi prinsip keberlanjutan dalam operasional
sebagai unit khusus yang membantu pelaksanaan tugas • Melakukan pembelian Renewable Energy Certificate
Komite Keberlanjutan untuk memastikan pelaksanaan (REC)
agenda keberlanjutan oleh masing-masing Line of • SMBC Indonesia menyusun rencana pembelian karbon
Business (LOB) dan fungsi pendukung yang relevan kredit melalui Bursa Karbon Indonesia
• Membentuk Divisi Anti Financial Crime (AFC)
2022
• Membentuk Komite Keberlanjutan • Melakukan pelaporan taksonomi hijau untuk 350
• Membentuk unit kerja Sustainable Program debitur teratas
Development • Memberikan pelatihan Keberlanjutan mengenai
• Mempunyai komitmen untuk mendukung SMBC peluang bisnis berkelanjutan kepada pemasok
Group terhadap emisi nol bersih 2030 untuk
kegiatan operasional dan 2050 untuk target emisi
nol bersih portofolio pinjaman dan investasi
2020 2021
• Mendapatkan penghargaan Platinum Rating
• Mendapatkan penghargaan Gold Rating dalam
dalam The Asia Sustainability Reporting Rating
The Asia Sustainability Reporting Rating dari
(ASRRAT)
National Center for Sustainability Reporting
• Mengembangkan prosedur Laporan Keuangan
• Melakukan penilaian mandiri mengenai aspek
Berkelanjutan
keberlanjutan menggunakan metode Gender
• Melakukan penilaian mandiri mengenai
Equality Assessment, Results and Strategies
kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan
(GEARS)
Lingkungan (TJSL) berdasarkan ISO 26000
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 43
Inisiatif Keberlanjutan dan
42 Iklim
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 44
Integrating
Integrating Strength
Strength forfor
Sustainable
Sustainable Growth
Growth
43
Inisiatif
Keberlanjutan
dan Iklim
SMBC Indonesia berkomitmen
untuk menghadirkan
nilai jangka panjang
melalui penerapan praktik
keberlanjutan dan aksi
iklim, dengan mengurangi
dampak lingkungan,
mendukung transisi menuju
ekonomi rendah karbon,
serta menciptakan manfaat
nyata bagi masyarakat dan
pemangku kepentingan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 45
Inisiatif Keberlanjutan dan
44 Iklim
SMBC Indonesia meyakini bahwa keberlanjutan sejati Komite Keberlanjutan, membentuk Divisi Sustainable
harus bersifat inklusif, di mana manfaat dari pembangunan Business Strategy, melakukan review aspek lingkungan
berkelanjutan dapat diakses dan dirasakan secara dan sosial terhadap pembiayaan, serta menerapkan
merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Berlandaskan pengawasan dan evaluasi kinerja melalui pemantauan
prinsip ini, SMBC Indonesia memfokuskan strategi pada implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
pengurangan jejak karbon, peningkatan efisiensi energi, (RAKB). Selain itu, SMBC Indonesia juga menerapkan three
serta penanaman prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata lines of defense di mana unit bisnis terkait, manajemen
Kelola (LST) secara mendalam di seluruh lini operasional. risiko, dan audit internal berfungsi sebagai kerangka tata
kelola yang memastikan akuntabilitas penerapan praktik
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran SMBC keberlanjutan agar berjalan efektif dan terukur.
Indonesia sebagai lembaga keuangan dalam mendukung [SUSBA 1.4.1.4]
pembiayaan yang bertanggung jawab dan mendorong
praktik keuangan berkelanjutan. Pada tahun 2025, Dalam rangka mendukung keterbukaan informasi, SMBC
pembiayaan berkelanjutan SMBC Indonesia tercatat Indonesia juga memiliki kanal khusus Keberlanjutan yang
sebesar Rp17,8 triliun. tersedia pada website resmi www.smbci.com. Kanal
keberlanjutan memuat informasi mengenai komitmen,
Kemajuan ini juga ditopang oleh kolaborasi dengan kebijakan, inisiatif dan kinerja keberlanjutan yang
berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi dilaksanakan.
serupa. Salah satunya, SMBC Indonesia menjalin
kemitraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya
Mineral (ESDM) untuk mendukung peta jalan transisi
energi nasional.
STRATEGI KEBERLANJUTAN SMBC
INDONESIA
Sebagai kelanjutan dari upaya mendukung pembangunan [GRI 2-22] [OJK A.1]
rendah karbon, SMBC Indonesia sedang mempersiapkan
inisiatif untuk melakukan pembelian kredit karbon. SMBC Indonesia menyusun strategi bisnis dengan
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka memastikan keselarasan terhadap pihak-pihak terkait
panjang untuk mencapai netralitas karbon operasional dan kebijakan penting yang berdampak pada operasional.
sekaligus memperkuat kontribusi SMBC Indonesia dalam Hal ini meliputi penyesuaian dengan target SMBC Group,
mitigasi perubahan iklim di tingkat nasional. prioritas nasional, arahan Roadmap OJK, serta ekspektasi
pemangku kepentingan. Berikut strategi Keberlanjutan
Upaya SMBC Indonesia dalam mengedepankan inisiatif SMBC Indonesia:
iklim dan keberlanjutan diwujudkan dengan membentuk
Pengembangan Kapasitas Internal Mengenai
Keberlanjutan
Mengembangkan kapasitas internal melalui
pelatihan wajib terkait keberlanjutan
Program Edukasi dan Penyesuaian Kebijakan
Pemberdayaan dan Prosedur
Meningkatkan nilai sosial • Melakukan pengkinian
SMBC Indonesia melalui Kebijakan Keberlanjutan
program Daya 03 • Mengembangkan
framework risiko iklim
dan standar pelaporan
02
04
Strategi
Implementasi Operasional
Keberlanjutan Berkelanjutan
SMBC Indonesia • Berupaya untuk
01 menurunkan konsumsi
Pengembangan Produk 05 listrik dan BBM
dan Portofolio Keuangan • Melakukan perhitungan
Berkelanjutan emisi GRK
• Meningkatkan portofolio • Mempersiapkan
bisnis berkelanjutan partisipasi dalam
• Meningkatkan portofolio transaksi karbon kredit
UMKM yang dimiliki • Menjalankan program
perempuan keberagaman dan inklusi
• Meningkatkan investasi
berkelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 46
Integrating Strength for
Sustainable Growth 45
SMBC Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan PENERAPAN RENCANA AKSI KEUANGAN
kinerja bisnis dan operasional secara berkesinambungan BERKELANJUTAN (RAKB) [OJK F.26]
dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan sebagai SMBC Indonesia telah menyusun Rencana Aksi Keuangan
bagian integral dari strategi Perusahaan melalui semangat Berkelanjutan (RAKB) di mana hal ini merupakan
#BersamaLebihBermakna. instrumen utama SMBC Indonesia untuk menjalankan
agenda keberlanjutan sesuai dengan Peraturan Otoritas
Strategi keberlanjutan SMBC Indonesia dituangkan Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017. Dokumen
dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) ini ditetapkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
dan pencapaian dari RAKB dibahas dalam Rapat Umum Komisaris sebagai pedoman utama bagi seluruh unit kerja
Pemegang Saham (RUPS) untuk mempertimbangkan dalam mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan
masukan dari para pemangku kepentingan. ke dalam kegiatan operasional. Berikut merupakan
ringkasan capaian pelaksanaan RAKB tahun 2025.
Implementasi RAKB
Aktivitas Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Pencapaian Implementasi RAKB 2025
Pengembangan Pembiayaan bisnis berkelanjutan pada segmen korporasi Portofolio pembiayaan berkelanjutan pada segmen
Produk dan sebesar Rp7,5 triliun dengan NPL maksimum 0,1%. korporasi mencapai Rp7,6 triliun dengan NPL 0%.
Portofolio
Keuangan Peningkatan pembiayaan pelaku usaha perempuan pada Portofolio UMKM perempuan mencapai Rp3,45 triliun atau
Berkelanjutan segmen UMKM sebesar 8% per tahun. meningkat 4,16% per tahun.
Portofolio sektor usaha mikro yang dimiliki oleh Outstanding kredit kepada pelaku usaha perempuan
perempuan mencapai Rp400 juta. mencapai Rp65,33 miliar, dengan total penyaluran kredit dari
Triwulan I hingga Triwulan IV sebesar Rp310,24 miliar.
Total Aset Kelolaan (AUM) dari penjualan produk Wealth Total AUM dari produk Wealth Management berbasis ESG
Management berbasis ESG sebesar Rp20 miliar. mencapai Rp21 miliar.
Edukasi dan Melaksanakan program pemberdayaan melalui Program Program Daya telah menyelenggarakan lebih dari 12.000
Pemberdayaan Daya. kegiatan, yang menjangkau lebih dari 36 juta peserta.
Eksternal
Pelaksanaan Program Pembekalan Masa Purnabakti Aktif Telah dilaksanakan Program Pembekalan Masa Purnabakti
dan Mandiri. Aktif dan Mandiri dengan jumlah peserta 5.409 orang.
Pengembangan Pelaksanaan pembelajaran daring (e-learning) Tingkat penyelesaian mandatory e-learning keberlanjutan
Kapasitas Internal keberlanjutan bagi seluruh karyawan. mencapai 99,8% dari seluruh karyawan.
Penyesuaian Tinjauan tahunan terhadap Kebijakan Keberlanjutan Proses tinjauan dan pembaruan Kebijakan Keberlanjutan
Kebijakan dan SOP diselesaikan 100%. sedang berlangsung dengan progres 90%.
Tersedianya skenario/metodologi untuk implementasi Skenario/metodologi telah tersedia untuk penerapan CRMS
Climate Risk Management Scenario and Analysis (CRMS) sesuai dengan pedoman OJK.
sesuai dengan ketentuan OJK.
Peninjauan implementasi standar pengungkapan Telah dilakukan analisis kesenjangan (gap analysis) internal
keberlanjutan dan iklim yang diterbitkan oleh IFRS dan IAI. antara persyaratan dalam IFRS S2/PSPK 2 dan kondisi yang
saat ini diterapkan
Operasional Meningkatkan operasional berkelanjutan melalui target • Penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 46%.
Keberlanjutan penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 5% dan • Penurunan konsumsi listrik sebesar 5%.
pengurangan konsumsi listrik sebesar 0,5%, termasuk • Pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dan
pemanfaatan energi terbarukan. penambahan 2 kendaraan listrik.
Mendorong Keberagaman dan Inklusi (Diversity and Penyelenggaraan 7 program Diversity & Inclusion (3 program
Inclusion/D&I). eksisting dan 4 program baru).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 47
Inisiatif Keberlanjutan dan
46 Iklim
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN 2025, SMBC Indonesia melakukan penguatan struktur
Tata Kelola Keberlanjutan dengan menetapkan
KOMITE KEBERLANJUTAN Komite Keberlanjutan berada di bawah Wakil Direktur
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan OJK Utama dalam rangka memastikan arah strategis,
Nomor 17 tahun 2023 tentang penerapan Tata Kelola efektivias pengambilan keputusan, serta konsistensi
Bank Umum, maka SMBC Indonesia membentuk pelaksanaan keuangan berkelanjutan secara bankwide.
Komite Keberlanjutan yang bertanggung jawab untuk
memastikan implementasi prinsip keberlanjutan berjalan Selain itu, penguatan tata kelola juga dilakukan melalui
secara terintegrasi dan sesuai dengan standar global pembentukan Divisi Sustainable Business Strategy
maupun arahan regulator. [TCFD G2] [SUSBA 1.4.1.2] sebagai unit fungsi khusus yang bertanggung jawab dalam
[SUSBA 1.4.1.3] [SUSBA 1.4.2.1] merumuskan strategi, mengkoordinasikan inisiatif, serta
memastikan agenda keberlanjutan terintegrasi ke dalam
Pada 2025, berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi seluruh Line of Business (LOB) dan fungsi pendukung.
No. PS/BOD/025/IX/2025 tanggal 23 September
TUGAS UTAMA KOMITE KEBERLANJUTAN
1. Menyusun strategi, kebijakan, dan target terkait keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia.
2. Melakukan pemantauan, evaluasi, dan memberikan rekomendasi atas implementasi keuangan berkelanjutan di
SMBC Indonesia.
TUGAS DIVISI SUSTAINABLE BUSINESS STRATEGY
1. Merumuskan strategi bisnis yang selaras dengan agenda keberlanjutan.
2. Menyusun kebijakan yang mendukung praktik ramah lingkungan dan tanggung jawab sosial.
3. Melakukan monitoring dan pelaporan keberlanjutan secara terstruktur dan transparan. [TCFD G2]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 48
Integrating Strength for
Sustainable Growth 47
Komite Keberlanjutan menyelenggarakan rapat dipimpin oleh Wakil Direktur Utama dan keanggotaan
sedikitnya dua (2) kali dalam setahun atau bilamana komite ini terdiri dari Direksi dan kepala dari masing-
dibutuhkan, rapat dapat dilakukan setiap saat atas masing unit bisnis terkait.
permintaan salah satu Anggota. Komite Keberlanjutan
Struktur Komite Keberlanjutan 2025
Ketua Wakil Direktur Utama
Sekretaris Sustainable Business Strategy
Anggota Direktur Kepatuhan
Direktur Keuangan dan Perencanaan
Direktur Operasional dan Teknologi
Direktur Corporate Banking Japanese Head of Wealth Management Business and Network
Distribution
Direktur Tresuri
Head of Digital Banking
Head Of Risk Management
Head of Treasury
Head of Business Banking
Head of Human Resources
Head of Wholesale, Commercial and Transaction Banking Sustainable Business Strategy Head
Head of Retail Lending Business Head of Internal Audit
Report
Sustainable Business Strategy
Setiap tahun, kinerja dari Komite Keberlanjutan akan Laporan digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap
dievaluasi dan masing-masing anggota akan melakukan kebijakan, strategi, anggaran dan manajemen risiko
penilaian sendiri (self-assesment) atas pemenuhan terkait isu sosial, lingkungan dan iklim, sehingga dapat
dan pelaksanaan tugas serta kewajiban komite selama disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan regulasi yang
periode pelaporan. Hasil evaluasi akan disampaikan terus berkembang. [GRI 2-12] [GRI 2-13] [OJK E.1] [TCFD G1]
kepada Direksi sebagai bahan evaluasi atas kinerja
Komite secara keseluruhan. Evaluasi ini memastikan KOMITMEN KEBIJAKAN LINGKUNGAN
bahwa setiap inisiatif dan strategi selaras dengan tujuan [GRI 2-23]
keberlanjutan SMBC Indonesia. [SUSBA 1.4.2.4] [SUSBA SMBC Indonesia berkomitmen untuk menerapkan
1.4.2.5] [GRI 2-18] kebijakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan
dan pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan.
Kinerja laporan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan Komitmen ini tercermin dalam integrasi prinsip-prinsip
disampaikan pada ramah lingkungan dalam setiap aspek operasional
• Dewan komisaris, sekali dalam setahun SMBC Indonesia, termasuk dalam pembiayaan. Berbagai
• Direksi, dua kali dalam setahun (melalui Komite kebijakan bidang lingkungan yang diterapkan dalam
Keberlanjutan) proses pembiayaan diatur di dalam kebijakan dan
prosedur.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 49
Inisiatif Keberlanjutan dan
48 Iklim
KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN SMBC INDONESIA 3. Mengancam dan merusak habitat spesies satwa
[GRI 2-23] [FS1] yang terancam punah [SUSBA 1.2.1.4] [SUSBA 1.2.1.6]
SMBC Indonesia telah menerbitkan Kebijakan 4. Mengancam dan merusak kelestarian kawasan Lahan
Keberlanjutan pada tahun 2023 sebagai landasan Basah Ramsar, Situs Warisan Alam Dunia UNESCO,
dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan Kawasan yang Dilindungi International Union for
dan mengedepankan aspek keberlanjutan. Kebijakan Conservation of Nature (IUCN) Kategori I-IV
ini meliputi aspek tata kelola, lingkungan dan sosial [SUSBA 1.2.1.9]
yang dibangun selaras dengan peraturan perundangan 5. Melanggar dan mengancam melanggar hak
yang berlaku, standar internasional dan nasional, best masyarakat lokal (masyarakat adat)
practice dan nilai-nilai SMBC Indonesia. Kebijakan 6. Deforestasi
ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan 7. Pelanggaran HAM dan mempekerjakan anak
kemampuan seluruh pejabat dan karyawan agar di bawah umur
tercipta budaya keberlanjutan di SMBC Indonesia. 8. Pembiayaan atau investasi baru atau perluasan
Informasi singkat terkait kebijakan keberlanjutan industri pertambangan batu bara, terutama yang
ini dapat diakses melalui website SMBC Indonesia melibatkan aktivitas penggalian (pengerukan)
https://www.smbci.com/id/tentang-kami/keberlanjutan/ gunung/puncak gunung atau Mountain Top
bisnis-berkelanjutan. Removal (MTR), penambangan batu bara termal,
atau pertambangan batu bara termal yang jatuh
SMBC Indonesia melakukan evaluasi pengkinian temponya melebihi akhir tahun fiskal 2030 di
kebijakan secara berkala setidaknya 1 (satu) tahun negara Organization for Economic Co-operation and
sekali. Proses pengkinian Kebijakan Keberlanjutan pada Development (OECD) dan akhir tahun fiskal 2040 di
tahun 2025 hingga 31 Desember 2025 masih sedang negara selain OECD Countries. [SUSBA 1.2.1.3]
berlangsung. Proses ini mencakup pelibatan pemangku 9. Pembiayaan atau investasi usaha Pembangkit Listrik
kepentingan untuk mendapatkan umpan balik, dan Tenaga Uap (PLTU) yang bersumber dari batu bara,
proses benchmarking terhadap standar internasional. termasuk:
[SUSBA 1.3.2.6] (i) PLTU captive untuk keperluan konsumsi sendiri.
(ii) Pembangunan baru maupun perluasan PLTU.
SEKTOR YANG DIKECUALIKAN (EXCLUSION (iii) Perusahaan yang bisnis utamanya adalah
LIST) pembangkit listrik berbahan bakar batu bara
SMBC Indonesia menyadari bahwa risiko terkait alam, yang tidak memiliki outstanding exposure dan
termasuk hilangnya keanekaragaman hayati dan pinjaman pada Grup SMBC.
deforestasi, dapat memengaruhi stabilitas keuangan (iv) Pembangkit listrik berbahan bakar batu bara
serta keberlanjutan bisnis nasabah. Oleh karena itu, yang jatuh temponya melebihi akhir tahun fiskal
SMBC Indonesia secara proaktif mengintegrasikan 2040.
pertimbangan risiko lingkungan ini dalam proses Namun, bagi usaha yang berkontribusi pada transisi
penilaian pembiayaan dan keterlibatan dengan nasabah, menuju masyarakat tanpa karbon akan terus
guna memastikan bahwa kegiatan usaha yang didukung dikecualikan dari pembatasan ini
tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga 10. Khusus yang berkaitan dengan kerangka kerja sama
menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung penggunaan dana dari pihak ketiga, SMBC Indonesia
pembangunan berkelanjutan. [SUSBA 1.2.1.4] juga akan memberlakukan exclusion list yang
ditentukan oleh pihak ketiga tersebut.
SMBC Indonesia menerapkan Exclusion List sebagai 11. Pembiayaan atau investasi pada usaha Pembangkit
acuan dalam memastikan pembiayaan yang dilakukan Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berbahan kayu
tidak disalurkan ke sektor atau aktivitas yang tidak yang melibatkan praktik penebangan hutan primer
sejalan dengan prinsip keberlanjutan atau yang dan pelanggaran hak asasi manusia dalam proses
berpotensi menimbulkan dampak negatif signifikan bagi produksinya
lingkungan maupun sosial. Kebijakan ini memastikan 12. Kegiatan usaha yang memproduksi peluru klaster
penyaluran pembiayaan hanya mendukung kegiatan dan manufaktur senjata pemusnah lainnya, termasuk
usaha yang bertanggung jawab dan beretika. senjata nuklir, senjata biologis dan kimia, serta ranjau
[SUSBA 1.1.1.7] [SUSBA 1.2.1.1] anti-personil
1. Perdagangan senjata, pornografi, atau bertentangan
dengan norma sosial KEBIJAKAN UMUM LINGKUNGAN, SOSIAL DAN
2. Secara signifikan membahayakan lingkungan, serta TATA KELOLA (LST)
melanggar ketentuan ketenagakerjaan [SUSBA Sebagai wujud komitmen terhadap implementasi
1.2.1.6] [SUSBA 1.2.1.12] [SUSBA 1.2.17] Keuangan Berkelanjutan, SMBC Indonesia menetapkan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 50
Integrating Strength for
Sustainable Growth 49
pedoman yang mengatur aspek lingkungan, sosial, KEBIJAKAN SEKTORAL
dan tata kelola sebagaimana tertuang dalam Kebijakan [GRI 2-23]
Keberlanjutan Perusahaan, yang mencakup: SMBC Indonesia mengembangkan kebijakan sektoral
1. Mengembangkan portofolio Kegiatan Usaha dalam pemberian kredit yang sejalan dengan praktik
Berkelanjutan (KUB); keberlanjutan, memenuhi regulasi serta standar
2. Menilai pengelolaan dan pemantauan risiko lingkungan dan sosial. Kebijakan sektoral ditetapkan
lingkungan dan sosial terhadap usaha nasabah; untuk sektor-sektor yang rentan terhadap dampak
3. Melibatkan three lines of defence; lingkungan dan sosial, di antaranya industri kelapa
4. Menghindari praktik greenwashing; sawit, perikanan, tenaga energi biomasa, tembakau,
5. Mendukung nasabah dalam membangun kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), minyak dan gas,
mengelola risiko lingkungan dan sosial; serta kehutanan.
6. Mendorong nasabah menerapkan praktik terbaik
keberlanjutan; Dalam rangka kepatuhan terhadap prinsip Hak Asasi
7. Mengkategorikan portofolio berdasarkan Kategori Manusia (HAM), SMBC Indonesia mendukung untuk
Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB), Taksonomi setiap proyek yang berpotensi menimbulkan dampak
Hijau Indonesia (THI/Taksonomi untuk Keuangan bagi masyarakat setempat maupun masyarakat adat
Berkelanjutan Indonesia (TKBI), dan lainnya yang harus menerapkan prinsip Persetujuan Atas Dasar
dianjurkan regulator; Informasi di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA) atau Free,
8. Mengembangkan produk keberlanjutan mengacu Prior, and Informed Consent (FPIC), sehingga hak-hak
pada prinsip-prinsip yang kredibel; masyarakat tetap terlindungi dan proses pembangunan
9. Melaksanakan program pengembangan kapasitas dapat berlangsung dengan cara yang adil, transparan,
terkait risiko lingkungan dan sosial; dan menghormati nilai-nilai sosial budaya setempat.
10. Mengembangkan tata kelola aspek lingkungan dan [SUSBA 1.2.1.18]
sosial dalam mekanisme persetujuan kredit/investasi.
Syarat pemberian kredit dirangkum dalam tabel berikut ini:
[SUSBA 1.1.2.1] [SUSBA 1.1.2.5] [SUSBA 1.2.1.5] [SUSBA 1.2.1.8] [SUSBA 1.2.1.11] [SUSBA 1.2.1.12] [SUSBA 1.2.1.13] [SUSBA 1.2.1.15]
[SUSBA 1.2.2.1] [SUSBA 1.2.2.2] [SUSBA 1.2.2.3] [TCFD R1] [IDX S-09]
Kelapa Tenaga Energi Minyak
Keterangan Kehutanan Perikanan PLTA Tembakau
Sawit Biomass & Gas
Memiliki AMDAL
atau setara
Mematuhi
Peraturan
Ketenagakerjaan1
HAM
RSPO atau ASC, MSC atau
Sertifikasi Wajib FSC atau PEFC
ISPO2 Ekolabel lainnya3
Komitmen NDPE
PADIATAPA
1
termasuk tidak mempekerjakan tenaga kerja ilegal, pekerja anak, dengan mengedepankan hak buruh sebagaimana diatur dalam Ketentuan Ketenagakerjaan nasional dan ILO Fundamental
Conventions
2
namun memenuhi prinsip dan kriteria RSPO, dikecualikan untuk fasilitas kredit modal kerja
3
dikecualikan untuk segmen mikro
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 51
Inisiatif Keberlanjutan dan
50 Iklim
Kebijakan sektoral menetapkan bahwa debitur yang yang mengacu kepada model tiga lini pertahanan (three
bergerak di sektor-sektor sensitif dengan potensi lines of defence), yaitu Risk Taking Unit dan Business Risk
dampak signifikan terhadap lingkungan (seperti minyak sebagai lini pertahanan pertama, dan Manajemen Risiko
dan gas, pertambangan, energi, dan ketenagalistrikan) Kepatuhan dan Legal, Finance & Planning dan Human
diharapkan memiliki rencana mitigasi atau rencana aksi Resources sebagai lini pertahanan kedua dan Internal
dekarbonisasi (penurunan emisi gas rumah kaca) sebagai Audit (SKAI) sebagai lini pertahanan ketiga.
bagian dari dukungan terhadap tujuan Perjanjian Paris.
[SUSBA 1.2.1.2] [SUSBA 1.5.1.1] [SUSBA 1.5.1.2] PROSEDUR PEMERIKSAAN RISIKO
LINGKUNGAN DAN SOSIAL
[OJK E.3] [SUSBA 1.1.10] [SUSBA 1.3.1.2] [SUSBA 1.3.2.1] [FS2]
[FN-CB-410a.2]
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN PROSEDUR
PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL SMBC Indonesia menerapkan penyaringan lingkungan
[FS9] [SUSBA 1.4.1.1] dan sosial terhadap seluruh (100%) aset pembiayaan
Dalam memperkuat tata kelola perusahaan terkait melalui mekanisme positive screening dengan
implementasi keberlanjutan, SMBC Indonesia memprioritaskan kegiatan berdampak positif seperti
memastikan kepatuhan pada peraturan yang berlaku. energi terbarukan dan efisiensi energi, serta negative
Pemeriksaan dan peninjauan atas pembiayaan yang screening dengan membatasi atau mengecualikan sektor
diberikan SMBC Indonesia dilakukan oleh lini bisnis terkait berisiko tinggi sesuai kebijakan internal dan ketentuan
dengan menggunakan standar yang telah ditetapkan regulator.
oleh SMBC Indonesia dan seluruh (100%) pembiayaan
telah mempertimbangkan risk assessment terkait SMBC Indonesia dalam melakukan pembiayaan
keberlanjutan dan hal tersebut dituangkan dalam setiap menerapkan penilaian lingkungan dan sosial kepada calon
penyaluran kredit di setiap segmen melalui mekanisme nasabah yang diatur di dalam Kebijakan Keberlanjutan,
yang diatur oleh masing-masing lini bisnis. Selain itu SMBC serta Prosedur Penilaian Risiko Lingkungan dan Sosial.
Indonesia juga memiliki sistem pengendalian internal, Kriteria pemeriksaan negatif dan positif ini dapat dilihat
lebih lanjut pada halaman 48-52. [SUSBA 1.2.2.4] [FS11]
KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN
Berlaku sebagai pedoman umum kepatuhan penilaian aspek keberlanjutan pada seluruh segmen
bisnis.
PROSEDUR PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL
Berlaku sebagai pedoman penilaian aspek keberlanjutan pada segmen korporasi untuk
pembiayaan dengan tingkat/threshold pembiayaan yang sudah ditetapkan.
SMBC Indonesia menerapkan kriteria penilaian untuk 2. Untuk pembiayaan dengan project tertentu dan
debitur dan mitra bisnis dengan mengacu kepada nilainya masuk dalam threshold dilakukan penilaian
Kebijakan yang berlaku di SMBC Indonesia, antara lain: aspek risiko lingkungan dan sosial pada awal
[TCFD R2] pemberian kredit dan dilakukan secara berkala melalui
1. SMBC Indonesia memeriksa jaminan yang diberikan, pemantauan kredit tahunan. Apabila terdapat Isu/
dengan memperhatikan agunan saat diterima, dan kasus pada saat penilaian, hal itu akan diperhitungkan
saat pemeriksaan ulang agunan. SMBC Indonesia dalam proses pemberian/persetujuan kredit.
memastikan agar risiko lingkungan agunan tidak [SUSBA 1.3.1.1]
menghambat atau membebani SMBC Indonesia, yaitu
nilai agunan menjadi negatif saat penjualan agunan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 52
Integrating Strength for
Sustainable Growth 51
3. SMBC Indonesia, pada project tertentu melakukan PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL
kunjungan ke debitur secara berkala untuk Untuk segmen korporasi, SMBC Indonesia menerapkan
melakukan pengawasan dan pembinaan. Hasil penilaian aspek lingkungan dan sosial yang diatur di
kunjungan dilaporkan dalam call report. Topik-topik dalam dokumen Prosedur Penilaian Lingkungan dan
yang dibicarakan, antara lain: kondisi usaha debitur Sosial, untuk mendukung kegiatan pembiayaan sejalan
secara keseluruhan, termasuk kepatuhan pada dengan standar keberlanjutan, meminimalkan risiko, serta
regulasi aspek lingkungan. Interaksi ini dilakukan oleh memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan
departemen pada masing-masing lini bisnis. [FS5] dan masyarakat. Penilaian aspek lingkungan dan sosial
4. Pada segmen korporasi, SMBC Indonesia melakukan ini diberlakukan terhadap usaha Debitur yang bergerak di
proses pemantauan debitur, seperti yang diatur sektor usaha yang berpotensi memiliki dampak negatif
dalam Standard Operating Procedure (SOP) terhadap aspek lingkungan dan sosial, serta debitur
Corporate Banking berikut adendumnya. Hal ini yang bergerak di sektor tertentu dan memiliki eksposure
merupakan bagian dari upaya SMBC Indonesia dengan nilai (threshold) tertentu.
untuk turut berkontribusi pada upaya mitigasi dan
adaptasi perubahan iklim. Interaksi dilakukan oleh Mekanisme yang dilakukan dalam melakukan penilaian
lini bisnis terkait. Tujuan dari interaksi ini adalah untuk risiko lingkungan dan sosial adalah sebagai berikut:
memastikan kepatuhan terkait lingkungan dan sosial. [SUSBA 1.3.1.3]
[FS5] 1. Mengumpulkan Informasi yang Dibutuhkan
5. Pada segmen korporasi untuk project dan threshold [SUSBA 1.2.1.11]
tertentu, SMBC Indonesia memasukan hasil • SMBC Indonesia akan meminta calon nasabah
peninjauan lingkungan dan sosial dalam keputusan melengkapi data terkait kegiatan usaha seperti
pembiayaan yang dituangkan dalam perjanjian diantaranya outline dari proyek, laporan analisa
pinjaman guna memperkuat penerapan prinsip dampak lingkungan dan sosial, Rencana Aksi
keberlanjutan. [SUSBA 1.3.1.3] [SUSBA 1.3.1.5] [TCFD R3] Lingkungan dan Sosial, dan lain sebagainya.
Apabila suatu Proyek berpotensi menimbulkan
Kebijakan-kebijakan ini sesuai dengan: dampak buruk terhadap Hak Asasi Manusia, maka
• Perpres No. 59 Tahun 2017 berlaku penilaian terhadap dampak-dampak
• POJK No. 51 Tahun 2017 tersebut yang mencakup:
• Ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan • Environmental and Social Assessment (ESA)
Kehutanan (KLHK) • Environmental and Social Impact Assessment
(ESIA)
PROSES PEMANTAUAN IMPLEMENTASI • Environmental and Social Management Plan
KEPATUHAN LINGKUNGAN DAN SOSIAL (ESMP)
[TCFD R3] • Potensi dampak dan risiko sosial yang diperiksa
Untuk memastikan kualitas portofolio sekaligus menjaga termasuk: dampak Hak Asasi Manusia, hak buruh/
kelangsungan pembiayaan, SMBC Indonesia melakukan tenaga kerja dan masyarakat lokal. Bila terdapat
pemeriksaan terhadap aspek-aspek penting, termasuk: proyek yang erat kaitannya dengan masyarakat
1. Alokasi kredit: Memastikan pembiayaan diberikan adat, maka akan dipastikan adanya dokumen
sesuai dengan rencana dan kebijakan internal yang Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) dari
telah ditetapkan. masyarakat adat yang terkena dampak. Nasabah
2. Perkembangan bisnis debitur: Mengawasi kondisi juga perlu membangun mekanisme pengaduan
usaha debitur untuk mengidentifikasi potensi risiko yang efektif yang dapat digunakan oleh
serta peluang pertumbuhan. masyarakat adat
3. Kepatuhan terhadap regulasi Keuangan Berkelanjutan: • Potensi dampak dan risiko lingkungan yang
Review penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan diperiksa termasuk: hilangnya keanekaragaman
tata kelola oleh debitur, sesuai dengan standar dan hayati, risiko deforestasi, risiko rusaknya
peraturan yang berlaku. lingkungan laut, banjir dan kelangkaan air.
• Bila terdapat potensi negatif yang signifikan,
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian maka dilakukan proses konsultasi dan partisipasi
operasional bisnis debitur dengan standar keberlanjutan yang bebas dari campur tangan, paksaan dan
yang ditetapkan. Kajian terhadap prosedur pembiayaan intimidasi dari pihak manapun.
ini dilakukan minimal setahun sekali.
[SUSBA 1.3.2.3] [SUSBA 1.3.2.4]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 53
Inisiatif Keberlanjutan dan
52 Iklim
2. Melakukan Pemeriksaan Lingkungan [SUSBA 1.3.1.4] MANAJEMEN RISIKO
Proyek kemudian diklasifikasikan dalam berbagai [OJK E.3]
kategori sesuai potensi risiko dan lingkungan yang
telah dinilai: Kerangka kerja serta implementasi manajemen
• Potensi merugikan signifikan risiko SMBC Indonesia dirancang untuk mendukung
• Potensi merugikan terbatas keberlanjutan operasional, menjaga stabilitas keuangan,
• Potensi merugikan minimal dan melindungi seluruh pemangku kepentingan dengan
• Tidak terdapat potensi merugikan sama sekali pendekatan yang komprehensif. Upaya ini mencakup
langkah-langkah untuk mengidentifikasi, menilai,
3. Melakukan Peninjauan Lingkungan mengelola, dan memantau berbagai jenis risiko yang
SMBC Indonesia melakukan peninjauan untuk dapat berdampak pada kinerja SMBC Indonesia. SMBC
memastikan proyek mematuhi peraturan nasional Indonesia mengklasifikasikan risiko-risiko utama sesuai
dan standar internasional dan standar lain yang dengan POJK yang berlaku, yaitu:
relevan dalam bisnis SMBC Indonesia. Jika diperlukan, 1. Risiko Kredit
hasil peninjauan dapat dieskalasi dan dimasukkan 2. Risiko Pasar
sebagai klausul dalam perjanjian pinjaman melalui 3. Risiko Likuiditas
proses negosiasi dengan nasabah. [SUSBA 1.3.1.5] 4. Risiko Operasional
5. Risiko Hukum
4. Pengambilan Keputusan 6. Risiko Strategis
Keputusan diambil sesuai hasil penilaian lingkungan 7. Risiko Kepatuhan
dan sosial. Bila ditemukan ketidaksesuaian, maka 8. Risiko Reputasi
SMBC Indonesia mendorong nasabah untuk
mengambil tindakan yang sesuai. [SUSBA 1.3.1.4] Kebijakan manajemen risiko SMBC Indonesia ditetapkan
[SUSBA 1.3.1.5] oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Implementasinya
dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang
5. Pemantauan Lingkungan (Environmental Monitoring) bertujuan untuk memastikan keberhasilan penetapan
[FS3] [SUSBA 1.3.2.5] kebijakan tersebut, antara lain:
SMBC Indonesia melakukan pemantauan lingkungan, 1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris;
untuk memastikan kepatuhan berdasarkan persyaratan 2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen
lingkungan dan sosial yang telah disampaikan nasabah. risiko, serta penetapan limit risiko;
Metode pemantauan antara lain dapat dilakukan melalui 3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran,
pertemuan tatap muka/kunjungan langsung dan/atau pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem
mengisi form analisa dampak lingkungan dan sosial (jika informasi manajemen risiko; dan
diperlukan). 4. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh.
Ketika nasabah tidak mematuhi persyaratan-persyaratan MANAJEMEN RISIKO IKLIM
lingkungan tersebut, SMBC Indonesia akan mendorong Perubahan iklim dapat menimbulkan risiko fisik dan
nasabah untuk memenuhi ketentuan yang berlaku untuk risiko transisi bagi SMBC Indonesia. Risiko fisik yaitu
memastikan bahwa rencana tersebut diimplementasikan risiko yang timbul akibat perubahan iklim karena suatu
dalam periode yang disepakati sebelum atau setelah kejadian (risiko fisik akut) atau akibat pergeseran jangka
pencairan kredit. Jika nasabah tidak dapat memenuhi panjang dalam pola iklim (risiko fisik kronis). Risiko
ketentuan tersebut, maka SMBC Indonesia akan fisik akut muncul dari peristiwa terkait cuaca seperti
mengambil tindakan yang diperlukan. [SUSBA 1.3.2.2] badai, banjir, kekeringan, atau gelombang panas, yang
[SUSBA 1.3.2.3] [SUSBA 1.3.2.5] [SUSBA 1.6.1.1] semakin parah dan sering terjadi. Risiko fisik kronis
muncul dari perubahan jangka panjang dalam pola iklim
Untuk menerapkan transparansi ini, SMBC Indonesia termasuk perubahan curah hujan dan suhu yang dapat
menyediakan mekanisme pengaduan bagi masyarakat menyebabkan kenaikan permukaan laut, ketersediaan
maupun pemangku kepentingan lainnya yang memiliki air yang berukuran, hilangnya keanekaragaman hayati,
kekhawatiran atau masukan terkait kinerja SMBC dan perubahan produktivitas tanah.
Indonesia yang dapat disampaikan melalui saluran
komunikasi yang disediakan di situs resmi Perusahaan.. Selain risiko fisik, perubahan iklim juga menimbulkan
[SUSBA 1.2.1.18]. risiko transisi, yaitu risiko yang muncul akibat upaya untuk
bertransisi ke kegiatan ekonomi rendah karbon. Risiko
transisi meliputi risiko kebijakan, hukum, teknologi, pasar,
dan reputasi. Risiko ini dapat memiliki implikasi keuangan
bagi Perusahaan, seperti peningkatan biaya operasional
atau penurunan nilai aset akibat peraturan terkait yang
baru atau yang telah diamandemen.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 54
Integrating Strength for
Sustainable Growth 53
Kedua risiko tersebut dapat memengaruhi stabilitas sistem keuangan SMBC Indonesia, melalui potensi penurunan nilai
aset, gangguan rantai pasok, pergeseran permintaan konsumen serta perubahan kebijakan dan regulasi sebagaimana
tertuang dalam ilustrasi di bawah ini.
Gambaran Umum Transmisi untuk Risiko Keuangan terkait Perubahan Iklim pada Kinerja Keuangan Bank
FAKTOR RISIKO TRANSISI FAKTOR RISIKO FISIK
Dampak Kronis Dampak Akut
Perubahan 1. Peningkatan Permukaan 1. Gelombang Panas Mematikan
Kebijakan dan Perubahan 2. Banjir
Perubahan Laut
Hukum (Harga Sentimen 2. Kenaikan Suhu Rata-Rata 3. Kebakaran Hutan
Teknologi
Karbon Sectoral Pasar 3. Pengasaman Laut 4. Badai (Angin Topan, Siklon dan
Limit, dan lain-lain). Taifun serta Curah Hujan Ekstrem)
Sektor Terdampak Sektor dan Lokasi Terdampak
DAMPAK PADA EKONOMI DAN DEBITUR BANK
Level Makro Level Mikro
• Target Penurunan Emisi Karbon • Pengeluaran Pemerintah • Pengeluaran Pemerintah • Neraca Perdagangan
• Carbon Revenue • Inflasi • Inflasi • Tingkat Pengangguran
• Pajak Karbon • Nilai Tukar • Nilai Tukar • Produktivitas Tenaga Kerja
• Peningkatan Investasi • Neraca Perdagangan
• Pergeseran Harga Komoditas • Tingkat Pengangguran
(Contoh: Supply Bahan Bakar
Fosil)
PDB+ PDB+
Level Makro Level Mikro
Debitur Debitur Korporasi Debitur Perorangan
• Stranded Asset • Biaya Karbon
· Kerusakan Aset · Kerusakan Aset
• Perubahan CAPEX • Perubahan Pendapatan
· Penurunan Nilai Aset · Penurunan Nilai Aset
• Peningkatan OPEX (Tenaga · Penurunan Produksi
Kerja, TI, dll) · Peningkatan Biaya Operasional
· Perubahan Pendapatan
INCOME STATEMENT/BALANCE SHEET/CASH FLOW DEBITUR
Risiko Kredit Risiko Pasar Risiko Operasional
Probability of Loss Given Rating Surat Berharga • Stranded Asset Bank dan CAPEX
Default (PD) Default (LGD) • Peningkatan OPEX (Tenaga Kerja, TI, dll)
• Biaya Karbon
Yield Surat Berharga
Expected Credit Loss
(ECL)/CKPN
• Kerusakan Aset
Risiko Lain-Lain
• Penurunan Nilai Aset
NPL (Risiko Operasional, Likuiditas, Stratejik,
• Peningkatan Biaya Operasional
Reputasi, Kepatuhan)
INCOME STATEMENT/BALANCE SHEET/CASH FLOW BANK
CAR
Modal ATMR
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 55
Inisiatif Keberlanjutan dan
54 Iklim
CLIMATE RISK MANAGEMENT AND SCENARIO ANALYSIS (CRMS) [TCFD R1]
Dalam mengantisipasi perubahan iklim, SMBC Indonesia sejak tahun 2024 telah melakukan uji coba Climate Risk
Management and Scenario Analysis (CRMS) untuk fase pertama dengan cakupan 50% portofolio untuk kredit produktif,
dan dilanjutkan di tahun 2025 untuk fase kedua, dengan cakupan 100% dari portofolio untuk kredit produktif dan
konsumtif.
SMBC Indonesia mulai mengidentifikasi risiko terkait iklim untuk jangka pendek (2025-2027), jangka menengah (2030)
dan jangka panjang (2040 dan 2050) dengan mengadopsi pengukuran dampak iklim dengan menggunakan skenario
iklim sesuai arahan OJK yang juga berasal dari Skenario Network for Greening the Financial System (NGFS), yaitu:
Net Zero 2050 Delayed Transition Current Policies
(jalur transisi orderly) (jalur transisi disorderly) (jalur transisi hot house)
Skenario Iklim NGFS
Current Policies 01
Disorderly Too little, too late
Diasumsikan bahwa tidak ada kebijakan baru yang diambil untuk
mengurangi dampak dari perubahan iklim yang mengakibatkan
High
dampak risiko transisi pada Lembaga Keuangan cukup terbatas
namun menciptakan risiko fisik di jangka panjang.
Delayed
Transition
Transition risk
Delayed Transition 02
Diasumsikan bahwa tidak ada kebijakan khusus yang diambil
Net Zero menuju masyarakat yang peduli akan emisi karbon pada tahun
2050 2020-2030, namun pada 2030 pemerintah akan membuat suatu
(1,5oC) kebijakan yang sangat berbeda sehingga target karbon netral
akan tercapai sekitar tahun 2050.
Low
Current
Policies
Net Zero 2050 03
Orderly Hot house world
Diasumsikan seluruh negara akan melakukan semua usaha untuk
mencapai karbon netral pada 2050 yang berimplikasi pada
tingginya paparan risiko transisi akibat perubahan iklim yang
Low Physical Risk High selanjutnya akan berdampak pada risiko bagi Lembaga Keuangan.
Di sisi lain, paparan risiko fisik menjadi semakin kecil akibat adanya
upaya mitigasi untuk menjaga peningkatan suhu bumi.
Untuk pelaksanaan CRMS di tahun 2025, penilaian risiko iklim SMBC Indonesia dilakukan terhadap risiko fisik serta risiko
transisi yang difokuskan pada sektor prioritas dari OJK, yaitu sebagai berikut:
Pertambangan dan Konstruksi Pertanian, kehutanan,
penggalian dan perikanan
Pengadaan listrik, Pengangkutan dan Industri pengolahan
gas, uap/air panas, pergudangan
dan udara dingin
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 56
Integrating Strength for
Sustainable Growth 55
Selain sektor prioritas di atas, cakupan juga diperluas terhadap sektor produktif lainnya dan sektor konsumtif
[TCFD S1] [TCFD S3] [SUSBA 1.6.2.7] [SUSBA 1.6.2.8]
Overview Portofolio CRST
01 02 03 04
Industri Pengangkutan dan Konstruksi Pengadaan Listrik
Pengolahan Pergudangan (4%) Uap/Air Panas dan
(20%) (5%) Udara Dingin
(4%)
05 06 07 08
Pertanian, Pertambangan dan Sektor Produktif Sektor Konsumtif
Kehutanan dan Penggalian Lainnya (19%)
Perikanan (2%) (43%)
(3%)
Berdasarkan hasil analisa potensi dampak risiko iklim relatif aman. SMBC Indonesia juga telah menerapkan
terhadap kinerja SMBC Indonesia sesuai penilaian CRMS Business Continuity Plan (BCP) untuk memastikan
2025 dapat disampaikan sebagai berikut: [TCFD R1] keberlanjutan operasional/ aktivitas Perusahaan dalam
kondisi bencana.
1. Risiko Fisik
Risiko Kredit: Hasil Climate Risk Stress Testing (CRST) 2. Risiko Transisi
2025 mengidentifikasi bahwa risiko fisik, khususnya Risiko Kredit: Berdasarkan hasil CRST 2025, risiko
bencana seperti banjir dan kebakaran hutan, memiliki transisi diproyeksikan memberikan dampak signifikan
dampak peningkatan risiko kredit yang tercermin dari terhadap kualitas kredit SMBC Indonesia. Dampak
kenaikan Loss Given Default (LGD), dan penurunan nilai ini terutama disebabkan oleh asumsi penerapan
agunan pada portofolio yang terekspos. kebijakan iklim yang ketat, termasuk komponen
skenario biaya karbon yang mulai diberlakukan sejak
Risiko kebakaran hutan menunjukkan dampak yang tahun 2025.
terkonsentrasi dan signifikan pada beberapa wilayah
tertentu. Penurunan nilai agunan akibat kebakaran Risiko Pasar: Berdasarkan hasil pelaksanaan CRST
hutan terfokus pada lahan di area terdampak. 2025, risiko transisi menunjukkan adanya potensi
kenaikan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Selain risiko kebakaran hutan, SMBC Indonesia juga pada risiko pasar. Meski demikian, dampak terhadap
melakukan stress test risiko banjir terhadap agunan eksposur pasar secara keseluruhan dinilai tidak
pada sektor produktif. Risiko ini berdampak langsung signifikan.
pada penurunan nilai agunan yang dimiliki oleh SMBC
Indonesia terutama disebabkan oleh kerusakan fisik Risiko Likuiditas: Risiko iklim berpotensi berdampak
pada properti sehingga berpotensi menurunkan terhadap kondisi likuiditas bank, khususnya pada arus
tingkat pengembalian (recovery rate) Perusahaan kas masuk dan arus kas keluar dari debitur/nasabah
dalam proses penyelesaian kredit bermasalah. yang memiliki eksposur risiko iklim.
Risiko Operasional: Berdasarkan hasil CRST 2025 Berdasarkan hasil assessment CRST tahun 2025, kualitas
terkait dampak risiko fisik terhadap risiko operasional NPL SMBC Indonesia mengalami pemburukan yang
SMBC Indonesia, saat ini proyeksi kerugian tahun 2025 menyebabkan proyeksi rasio kecukupan modal (CAR)
untuk kerusakan bangunan dan mesin masih minimal. mengalami penurunan pada kisaran sebesar 1-3% pada
SMBC Indonesia sudah memitigasi potensi kerugian dari berbagai skenario risiko iklim dibandingkan dengan
bencana alam terhadap kerusakan bangunan dan mesin angka dasar tahun 2024 dengan masih di atas ketentuan
dengan penempatan kantor cabang di lokasi yang modal minimum yang dipersyaratkan oleh OJK.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 57
Inisiatif Keberlanjutan dan
56 Iklim
Hasil CRST tersebut masih dalam tahap pilot project Transparansi dan pelaporan terkait kinerja dalam
sesuai dengan panduan dari OJK dan belum sepenuhnya memulai identifikasi risiko iklim melalui pelaksanaan
mencerminkan kondisi SMBC Indonesia. Hal ini CRMS dan perhitungan emisi operasional dan emisi
mempertimbangkan masih terdapatnya keterbatasan pembiayaan.
data termasuk data eksternal seperti makroekonomi
Edukasi keberlanjutan dan perubahan iklim bagi
maupun data lainnya dalam perhitungan dan analisa
karyawan, nasabah, dan pemasok antara lain melalui
skenarionya. Ke depan, SMBC Indonesia akan terus
kampanye lingkungan melalui media internal dan
memperbaiki serta mengembangkan metodologi untuk
eksternal.
memperoleh hasil analisa yang lebih akurat sejalan
dengan panduan dari regulator. Pengelolaan lingkungan dengan efisiensi energi,
perbankan digital, transportasi ramah lingkungan,
RENCANA TINDAK LANJUT dan kebijakan kerja fleksibel.
Hasil dari CRST di atas akan menjadi pertimbangan SMBC
Indonesia dalam penyusunan parameter-parameter
RISIKO DAN PELUANG TERKAIT IKLIM
yang akan digunakan untuk proses monitoring dan
[TCFD S1]
menyusun kerangka tata kelola untuk manajemen
SMBC Indonesia mulai melakukan proses identifikasi
risiko terkait perubahan iklim dengan mengintegrasikan
berbagai risiko yang timbul akibat perubahan iklim dan
ke dalam manajemen risiko yang sudah dikelola oleh
dampaknya terhadap kegiatan usaha serta portofolio
SMBC Indonesia yang mencakup tata kelola, strategi,
pembiayaan. Risiko tersebut mencakup kerusakan
manajemen risiko, serta metrik dan target. [TCFD R2]
fisik pada aset debitur akibat bencana alam, perubahan
[TCFD R3] [SUSBA 1.6.1.2] [FN-CB-550a.2]
regulasi lingkungan, serta potensi dampak terhadap
reputasi Perusahaan terkait pembiayaan di sektor sensitif
Sejalan dengan penyusunan kerangka manajemen risiko
sosial dan lingkungan. Identifikasi ini menjadi dasar
iklim, SMBC Indonesia mulai mengintegrasikan faktor
bagi SMBC Indonesia untuk mengelola risiko secara
iklim melalui: [TCFD S2]
lebih proaktif dan menyesuaikan strategi bisnis sesuai
Penerapan Kebijakan Keberlanjutan, dengan terus
tantangan iklim yang berkembang.
berupaya meningkatkan pembiayaan ke sektor
hijau dan mengurangi eksposure terhadap industri
berisiko tinggi.
Potensi Risiko terkait Iklim
Risiko Risiko Finansial Akibat Kerugian Aset Bencana alam, seperti banjir, dapat langsung merusak aset debitur,
Fisik yang Terkait dengan Bencana Alam sehingga memengaruhi kemampuan pembayaran utang mereka.
yang Terjadi di Lokasi Debitur Risiko-risiko fisik ini memerlukan manajemen risiko yang tanggap
terhadap kejadian tak terduga.
Risiko Perubahan Perilaku Nasabah Dalam jangka pendek, perubahan perilaku nasabah terhadap
Transisi layanan digital, preferensi investasi hijau, atau sensitivitas terhadap
produk SMBC Indonesia yang terkait isu lingkungan dapat
memengaruhi basis pelanggan dan pendapatan.
Perubahan Regulasi yang Menuntut Perubahan peraturan, seperti peningkatan standar keberlanjutan
Kepatuhan Lebih Ketat terhadap dapat meningkatkan biaya kepatuhan dan mengharuskan
Standar Lingkungan penyesuaian proses bisnis dalam beberapa tahun ke depan.
Risiko Reputasi terkait Pembiayaan Dalam jangka menengah, opini publik dan tekanan dari pemangku
di Sektor yang Sensitif terhadap Isu kepentingan dapat memengaruhi reputasi SMBC Indonesia,
Lingkungan dan Sosial terutama jika terlibat dalam pembiayaan proyek kontroversial di
sektor yang sensitif terhadap isu sosial dan lingkungan.
Tantangan dalam Manajemen Risiko Dalam jangka panjang, proyek-proyek dengan potensi dampak
Kredit terkait Proyek Pembiayaan lingkungan yang besar dapat menciptakan risiko kredit yang
yang Berpotensi Merusak signifikan, terutama jika ada pengetatan regulasi atau kerusakan
Ekosistem Alami ekosistem yang sulit dipulihkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 58
Integrating Strength for
Sustainable Growth 57
Walaupun terdapat risiko, dampak perubahan iklim juga membuka berbagai potensi peluang yang dapat dipertimbangkan.
Peluang terkait iklim adalah peluang yang muncul dari perubahan iklim atau dari upaya untuk mengurangi dan beradaptasi
terhadap perubahan iklim. Di bawah ini merupakan beberapa potensi peluang terkait iklim bagi SMBC Indonesia: [TCFD S1]
Potensi Peluang terkait Iklim
Peluang Dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan untuk proyek-proyek efisiensi
Pembiayaan energi serta energi terbarukan seperti panel surya, pembangkit listrik tenaga angin,
untuk Proyek dan bioenergi, SMBC Indonesia dapat memperluas portofolio pembiayaan ramah
Transisi Energi lingkungan.
Penawaran Peluncuran obligasi hijau atau instrumen keuangan berorientasi LST dapat menarik
Produk Keuangan minat investor dan nasabah yang peduli lingkungan.
Hijau
Peningkatan SMBC Indonesia dapat menjalin kemitraan strategis dengan korporasi yang berfokus
Kolaborasi pada keberlanjutan untuk mendukung transisi mereka menuju ekonomi rendah
dengan karbon, memperluas basis nasabah.
Perusahaan yang
Berfokus pada
Keberlanjutan
Pembiayaan Permintaan untuk membiayai proyek infrastruktur ramah lingkungan, seperti
Proyek transportasi publik berbasis listrik atau sistem pengelolaan air bersih yang efisien, akan
Infrastruktur Hijau tumbuh seiring dengan kebijakan pemerintah dan urbanisasi yang berkelanjutan.
Transformasi Dalam jangka panjang, SMBC Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai
Keuangan pemimpin regional dalam pembiayaan hijau dengan mengembangkan ekosistem
Berbasis keuangan berbasis keberlanjutan yang terintegrasi, termasuk website digital khusus
Keberlanjutan keberlanjutan.
di Pasar Global
Meningkatkan Investasi pada sektor teknologi hijau seperti penyimpanan energi, kendaraan listrik,
Diversifikasi dan pertanian berkelanjutan dapat memberikan peluang keuntungan yang tinggi di
Portofolio ke tengah meningkatnya fokus global pada ekonomi rendah karbon.
Sektor Inovasi
Teknologi Ramah
Lingkungan
Pada periode pelaporan, SMBC Indonesia belum SMBC Indonesia secara konsisten terus memperkuat
melakukan kuantifikasi dampak finansial dari risiko portofolio Produk Keuangan Berkelanjutan yang telah
dan peluang terkait perubahan iklim terhadap posisi menjadi bagian dari solusi perbankan. Inisiatif produk
keuangan, kinerja, dan arus kas, mempertimbangkan ini merupakan wujud nyata komitmen SMBC Indonesia
bahwa pelaksanaan CRST masih dalam tahap pilot dalam mendukung nasabah menavigasi proses transisi
project sehingga belum sepenuhnya mencerminkan menuju praktik bisnis yang lebih hijau dan bertanggung
kondisi SMBC Indonesia. Pengungkapan lebih lanjut akan jawab.
dipertimbangkan seiring dengan perkembangan integrasi
risiko iklim dalam pengelolaan bisnis SMBC Indonesia
sejalan dengan arahan regulator. [GRI 201-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 59
Inisiatif Keberlanjutan dan
58 Iklim
METRIK & TARGET
[OJK A.1] [SUSBA 1.1.1.1] [SUSBA 1.6.2.9] [ACGS B.1.4] [ACGS B.1.5] [IDX E-06] [IDX E-07]
SMBC Indonesia mempertegas komitmen keberlanjutannya dengan menyelaraskan operasional dan pengembangan
portofolio produknya untuk mendukung target keberlanjutan SMBC Group, yakni:
2030 2050
Mencapai emisi nol bersih GRK
NET ZERO Mencapai emisi nol bersih GRK
cakupan 3 (untuk Loan dan
EMISSION (NZE) cakupan 1 dan 2
investasi portofolio)
Dalam mendukung pencapaian target keberlanjutan SMBC Group, SMBC Indonesia secara konsisten
mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis yang selaras dengan arah transisi menuju ekonomi rendah karbon,
antara lain sebagai berikut:
Melakukan assurance independen atas penggunaan energi.
Mengembangkan produk keuangan yang mendukung transisi energi.
Mempersiapkan partisipasi dalam transaksi karbon kredit.
Penguatan kebijakan pembiayaan sektor energi.
Sebagaimana ditetapkan dalam Kebijakan Keberlanjutan, SMBC Indonesia akan menghentikan seluruh pembiayaan
baru proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara (dengan target implementasi efektif pada 2040).
PENGUKURAN EMISI GAS RUMAH KACA
[TCFD M1] [TCFD M2] [TCFD M3]
SMBC Indonesia melakukan penghitungan emisi Cakupan 1, 2, dan 3 sebagai bagian dari upaya untuk menilai risiko
dan peluang yang terkait dengan perubahan iklim. Pengukuran ini menggunakan satuan Ton CO2e (ton karbon dioksida
ekuivalen) untuk memberikan gambaran yang jelas tentang dampak operasional SMBC Indonesi terhadap lingkungan.
Dalam Cakupan 3, SMBC Indonesia mengukur emisi dari kategori non pembiayaan atau operasional maupun emisi
pembiayaan. Emisi pembiayaan mengacu pada emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari portofolio pembiayaan, yang
mencerminkan tanggung jawab institusi dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 60
Integrating Strength for
Sustainable Growth 59
SINERGI DAN KEMITRAAN UNTUK KEBERLANJUTAN
[SUSBA 1.1.2.2]
SMBC Indonesia, aktif berkolaborasi untuk menciptakan nilai positif bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi secara
keseluruhan dengan berbagai elemen organisasi dan pemangku kepentingan.
LEMBAGA PEMERINTAH
Dalam rangka mendukung pembangunan keberlanjutan dan implementasi keuangan berkelanjutan yang ramah lingkungan
dan inklusi, SMBC Indonesia menjalin kerjasama dengan pemerintah dan lembaga pemerintah terkait
seperti:
· Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
· Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
· Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
· Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM)
· Indonesia Stock Exchange / Bursa Efek Indonesia (IDX)
ORGANISASI MULTILATERAL, ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL, DAN KOMUNITAS
SMBC Indonesia memperkuat kemitraan dengan organisasi multilateral dan organisasi sosial kemasyarakatan untuk
mendukung program pencapaian pembangunan berkelanjutan khususnya di bidang pembiayaan berkelanjutan.,
pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, UMKM, dan lingkungan. SMBC Indonesia antara lain menjadi kerja
sama dengan :
· International Finance Corporation (IFC)
· Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
· Komunitas Tangan Di Atas (TDA)
· Yayasan Tanah Air Semesta (YTAS)
· Perempuan Digdaya
· Arsanara Development Partner
· Womenpreneur Community
SEKTOR SWASTA DAN AKADEMISI
SMBC Indonesia meyakini sinergi antara dunia usaha dan akademisi adalah salah satu kunci untuk menciptakan inovasi,
dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. SMBC Indonesia menjalin kemitraan dengan
sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya :
· Podomoro University
· London School of Public Relations (LSPR)
· Universitas Indonesia
· Djarum Foundation
· Arkalearn Institute
· Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB IPB)
· Universitas Bina Nusantara (BINUS)
STRATEGI DAN KONTRIBUSI SMBC INDONESIA PADA TPB
[GRI 2-22] [OJK A1] [SUSBA 1.1.1.4]
SMBC Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui integrasi
prinsip keberlanjutan dalam operasional dan pembiayaan.
TANPA KEMISKINAN
Mendukung pertumbuhan ekonomi melalui produk pembiayaan bagi segmen ritel, mikro, UKM dan bisnis korporat di Indonesia.
Melalui program Daya, memberikan pelatihan seminar literasi keuangan bagi pelajar, mahasiswa, ibu-ibu rumah tangga,
penyandang disabilitas, karyawan, dan lansia.
Melalui program Daya, memberikan seminar kewirausahaan bagi yang merencanakan, memulai, meningkatkan dan
mengembangkan usahanya.
Memperluas akses pasar usaha nasabah secara daring melalui fitur Pasar Daya di website “Daya.id”, dan secara luring melalui
bazaar produk nasabah dan peluang ekspor.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 61
Inisiatif Keberlanjutan dan
60 Iklim
TANPA KELAPARAN
Menyediakan pembiayaan di bidang agrikultur.
KEHIDUPAN SEHAT
DAN SEJAHTERA
Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi karyawan di kantor pusat melalui pendirian fasilitas klinik Teras
Medika.
Melalui “Daya.id” menyediakan fitur Tips/Artikel, Pelatihan Online, Tanya Ahli, Kisah Sukses, dan Gaya Hidup.
Menyediakan fasilitas cabang yang ramah terhadap lansia.
Menyediakan program pembekalan bagi calon pensiunan PNS, Polri dan TNI.
Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan olahraga bagi karyawan melalui SMBCI Club.
Rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah. Pada tahun 2025 dilakukan sebanyak 3 kali pada tahun
2025.
Melalui program Lansia Bercerita, SMBC Indonesia mendukung peningkatan kesehatan mental nasabah
lansia.
PENDIDIKAN BERKUALITAS
Memberikan seminar-seminar dalam bidang pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan, peningkatan
kapasitas usaha, dan gaya hidup kepada nasabah dan masyarakat.
Melalui program “Daya.id”, menyediakan fitur, seperti Tips/artikel, Pelatihan Online, Tanya Ahli, Peluang
Usaha, Peningkatan Akses Pasar, dan Kisah Sukses di Bidang Keuangan, Usaha, dan Gaya Hidup.
Bekerja sama dengan Djarum Foundation dalam membangun generasi muda melalui pengembangan
fasilitas pendidikan.
Melibatkan jajaran senior management SMBC Indonesia (termasuk jajaran direksi) untuk terlibat dalam
memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda melalui program relawan (Sahabat Daya).
Memberikan kesempatan pertumbuhan bagi para karyawan melalui berbagai pelatihan.
Sebanyak 24 karyawan mendapatkan beasiswa S2.
Sebanyak 10 mahasiswa mendapatkan beasiswa dari SMBC Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 62
Integrating Strength for
Sustainable Growth 61
KESETARAAN GENDER
Menjadi founder/promotor dalam organisasi Indonesia Business Coalition for Women Empowerment
(IBCWE).
Melalui program keragaman dan inklusi, mempraktekan kesetaraan dalam perkembangan karir dan
remunerasi karyawan.
• 45% dari total karyawan merupakan karyawan perempuan.
• 50% dari jajaran Direksi adalah perempuan.
• 40% karyawan yang menduduki posisi middle-up manager merupakan karyawan perempuan.
• 41% dari total karyawan yang mendapatkan kesempatan promosi merupakan karyawan perempuan.
Menyediakan lapangan kerja yang aman bagi wanita, salah satunya melalui penyediaan ruang menyusui.
Fasilitas cuti untuk karyawan laki-laki apabila istri melahirkan.
AIR BERSIH DAN
SANITASI LAYAK
SMBC Indonesia sebagai bagian dari kredit sindikasi senilai Rp8,87 triliun untuk pembangunan jaringan pipa
air bersih di DKI Jakarta.
ENERGI BERSIH DAN
TERJANGKAU
Memberikan fasilitas pembiayaan kepada korporasi di sektor energi terbarukan dan penyedia listrik.
PEKERJAAN LAYAK DAN
PERTUMBUHAN EKONOMI
Menyelenggarakan seminar dan pendampingan kewirausahaan (business coaching) untuk mendukung
pertumbuhan UMKM.
Melalui “daya.id”, menyelenggarakan seminar dan pendampingan kewirausahaan (business coaching)
untuk mendukung pertumbuhan UMKM serta memberikan akses pasar melalui kegiatan Pasar Daya dan
Selendang Mayang.
Menyediakan tempat bekerja yang layak dan nyaman bagi 6.139 karyawan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 63
Inisiatif Keberlanjutan dan
62 Iklim
INDUSTRI, INOVASI DAN
INFRASTRUKTUR
Mengembangkan inovasi teknologi dalam aktivitas layanan perbankan.
Bekerjasama dengan Djarum Foundation dalam mengembangkan fasilitas pendidikan.
Mengembangkan Reksadana Berbasis LST (ESG Mutual Fund) yaitu reksadana untuk tujuan-tujuan
LST, yang diharapkan berdampak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum dan
mengurangi kemiskinan.
BERKURANGNYA
KESENJANGAN
Menyediakan pembiayaan bagi segmen ritel, mikro, dan small medium enterprises (SME).
Memberikan literasi keuangan bagi pelajar/mahasiswa, karyawan, penyandang disabilitas, pensiunan, pelaku
UMKM dan masyarakat umum.
KOTA DAN PEMUKIMAN
YANG BERKELANJUTAN
Memberikan pembiayaan untuk sektor properti hijau.
Mengoperasikan konsep bangunan berwawasan lingkungan di Kantor Pusat SMBC Indonesia.
Melestarikan budaya melalui pengelolaan kantor cabang Dago yang mendapatkan penghargaan dari
UNESCO.
KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG
BERTANGGUNG JAWAB
Melalui produk perbankan digital (Jenius), SMBC Indonesia mendukung penurunan emisi yang berasal dari
perjalanan yang harus ditempuh nasabah ke lokasi SMBC Indonesia.
Pengelolaan limbah (waste management) bersama pihak ketiga di kantor pusat SMBC Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 64
Integrating Strength for
Sustainable Growth 63
PENANGANAN
PERUBAHAN IKLIM
Menyediakan produk keuangan berkelanjutan.
Melakukan penghematan energi dan pengurangan emisi di seluruh jaringan kantor SMBC Indonesia.
Menjadi bagian dari rencana transisi emisi nol bersih yang dicanangkan SMBC Group.
Potensi penyerapan karbon dioksida (CO2) melalui penanaman 4.096 pohon sejak tahun 2023.
EKOSISTIM LAUTAN EKOSISTIM DARATAN
Menetapkan prosedur pemeriksaan risiko lingkungan dan sosial dalam setiap proses bisnis yang dituangkan
dalam kebijakan perkreditan SMBC Indonesia.
PERDAMAIAN, KEADILAN DAN
KELEMBAGAAN YANG TANGGUH
Membangun institusi yang bersih, berintegritas dan menyediakan sarana pelaporan pelanggaran
(whistleblowing system).
Melibatkan partisipasi karyawan melalui serikat pekerja dan perjanjian kerja bersama.
KEMITRAAN UNTUK
MENCAPAI TUJUAN
Bermitra dengan para ahli, perguruan tinggi, pemerintah, perusahaan, dan LSM untuk meningkatkan
kapasitas nasabah dan masyarakat dalam bidang pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan,
kewirausahaan, dan gaya hidup.
Terlibat dalam keanggotaan berbagai asosiasi untuk memajukan kinerja demi tercapainya peningkatan
ekonomi bagi Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 65
Kinerja Ekonomi dan
64 Keuangan Berkelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 66
Integrating Strength for
Sustainable Growth 65
Kinerja Ekonomi
dan Keuangan
Berkelanjutan
SMBC Indonesia
memiliki aspirasi untuk
menggerakkan
perubahan positif
melalui dukungan pada
proyek-proyek yang
memberi manfaat nyata
bagi lingkungan dan
kesejahteraan sosial.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 67
Kinerja Ekonomi dan
66 Keuangan Berkelanjutan
Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia terus produk keuangan berkelanjutan seperti Green Loan,
menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian Sustainability Link Loan, ESG Deposit dan juga Green
global, didorong oleh pertumbuhan konsumsi domestik, Deposit. SMBC Indonesia juga terus memperkuat inovasi
peningkatan ekspor, serta percepatan pembangunan produk dan layanannya melalui pemanfaatan teknologi
infrastruktur. SMBC Indonesia berperan aktif dalam digital untuk mendorong akses pembiayaan dan
mendorong transisi Indonesia menuju ekonomi rendah pengelolaan keuangan yang lebih luas di masyarakat
karbon dengan memperluas kontribusi di berbagai sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang kuat di
bidang, termasuk pembiayaan proyek berkelanjutan. masyarakat.
SMBC Indonesia terus mengupayakan pembiayaan Berbagai proyek strategis lainnya yang didukung oleh
berkelanjutan dengan ditunjukannya kinerja SMBC Indonesia pada tahun 2025 mencakup:
penyaluran kredit yang terus meningkat yakni melalui
PROYEK BERWAWASAN LINGKUNGAN
Green Loan untuk transportasi ramah lingkungan
SMBC Indonesia mendukung pembangunan ekosistem transportasi ramah lingkungan melalui pembiayaan bagi sektor
usaha dalam rantai nilai kendaraan listrik (Electric Vehicle), dari proses produksi kendaraan hingga penjualan pada tingkat
ritel (melalui perusahaan pembiayaan). Salah satunya melalui penyaluran kredit sindikasi dengan tranche hijau senilai USD
400 juta kepada nasabah debitur segmen korporasi, yang digunakan untuk proses produksi dan perakitan kendaraan listrik
(electric vehicle).
Sustainability-Linked Loan
SMBC Indonesia menyalurkan Sustainability-Linked Loan untuk mendukung nasabah yang berkomitmen pada target
keberlanjutan selaras dengan best market practice.
Green Loan untuk energi terbarukan
SMBC Indonesia aktif mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Salah satunya dengan kerja sama
strategis bersama SUN Energy, pengembang PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) komersial dan industri, melalui fasilitas
pembiayaan sebesar USD 10 juta.
PROYEK KEUANGAN INKLUSIF
Pembiayaan UMKM perempuan
SMBC Indonesia mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pembiayaan UMKM secara inklusif. Portofolio
pembiayaan untuk pelaku UMKM perempuan mencapai Rp3,45 triliun atau naik 4,16% dibandingkan tahun 2024.
Program zakat melalui Jenius
SMBC Indonesia mendukung digitalisasi zakat untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam penyaluran
zakat di masyarakat melalui kemitraan dengan sejumlah lembaga sosial dan zakat resmi yang terpercaya dan terdaftar. Pada
tahun 2025, Jenius memfasilitasi pembayaran donasi dan zakat secara digital melalui BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah
Zakat.
Pada bulan Ramadan 2025 (3 Maret – 30 April 2025), dalam rangka berbagi kebahagiaan Ramadhan, SMBC Indonesia
menyelenggarakan Program Ramadhan dengan memberikan tambahan donasi sebesar Rp25.000 untuk setiap transaksi
zakat oleh nasabah senilai minimal Rp150.000 via aplikasi Jenius dan via website mitra dengan menggunakan aplikasi Jenius.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 68
Integrating Strength for
Sustainable Growth 67
PENGHARGAAN TERKAIT PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN
1 Investing on Climate by Editors Choice 2 Indeks Integritas Bisnis Lestari
Award 2025 (INSTAR) 2025
SMBC Indonesia meraih penghargaan Investing on SMBC Indonesia meraih predikat INSTAR Verified
Climate by Editors Choice Award 2025 kategori Company dalam penghargaan Indeks Integritas
Best Emission Reduction dan Best Climate dari Bisnis Lestari (INSTAR) 2025 yang diselenggarakan
Investing on Climate by Editors Choice Award 2025 oleh Tempo Data Science, Transparency International
sebagai perusahaan yang telah berkontribusi secara Indonesia (TII), dan Institute for Strategic Initiatives
signifikan dalam memitigasi dampak perubahan iklim (ISI). Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-
melalui berbagai inisiatif serta investasi berkelanjutan. perusahaan yang telah menerapkan prinsip integritas
dan keberlanjutan dalam operasional bisnis.
KINERJA DAN PERTUMBUHAN KEUANGAN
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid, dengan pendapatan
operasional perusahaan pada tahun pelaporan sebesar Rp18,4 triliun atau meningkat 5,8% dari tahun sebelumnya.
Kinerja Keuangan
[OJK F.2]
Uraian 2025 2024 2023
Ringkasan Neraca (Rp Miliar)
Total aset 245.848 241.096 201.448
Aset produktif 246.213 202.950 197.326
Pinjaman yang diberikan & pembiayaan syariah 155.011 149.972 156.561
Piutang pembiayaan 30.377 29.433 -
Dana pihak ketiga 131.001 121.318 108.199
Pinjaman yang diterima 41.905 52.633 34.284
Efek-efek yang diterbitkan 6.794 2.940 201
Jumlah liabilitas 192.392 186.350 160.165
Jumlah ekuitas 53.456 54.746 41.283
Ringkasan Laba Rugi (Rp Miliar)
Pendapatan bunga bersih 15.912 15.208 12.044
Pendapatan operasional lainnya 2.527 2.221 1.689*
Beban operasional (10.069) (9.428) (7.222)*
Biaya CKPN (8.047) (3.897) (3.050)
Pendapatan operasional bersih 324 4.104 3.461
Laba bersih tahun berjalan (102) 3.216 2.682
Jumlah laba komprehensif (480) 3.291 2.701
Pendapatan operasional bank 18.439 17.429 14.118
Laba bersih bank (102) 3.216 2.682
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 69
Kinerja Ekonomi dan
68 Keuangan Berkelanjutan
Uraian 2025 2024 2023
Rasio Kinerja
Rasio Kecukupan Modal Minimum (KPMM) 29,31% 30,02% 29,90%
Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif bermasalah 1,23% 1,20% 0,68%
terhadap total aset produktif dan aset non-produktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,22% 1,19% 0,68%
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan 3,06% 2,60% 2,46%
terhadap aset produktif
NPL gross 2,59% 2,50% 1,36%
NPL net 0,85% 1,07% 0,40%
Return on Asset (ROA) 0,12% 1,80% 1,73%
Return on Equity (ROE) 1,13% 6,83% 6,54%
Net Interest Margin (NIM) 7,02% 7,10% 6,45%
Rasio Efisiensi (BOPO) 97,71% 83,21% 83,72%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 140,33% 147,04% 142,68%
Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR)
a. LCR secara individu 193,34% 221,49% 177,57%
b. LCR secara konsolidasi 229,42% 253,71% 199,68%
Catatan:
• Data pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya
yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), dan PT Summit Oto Finance (SOF).
• (*) Penyajian ulang dilakukan terhadap data Pendapatan Operasional Lainnya dan Beban Operasional tahun 2023 karena adanya
penghitungan ulang, sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada laporan
sebelumnya.
TAKSONOMI KEUANGAN KINERJA KEUANGAN
BERKELANJUTAN BERKELANJUTAN
Sebagai bagian dari komitmen SMBC Indonesia dalam [OJK B.3] [OJK F.26] [SUSBA 1.5.1.2]
mengimplementasikan keuangan berkelanjutan, SMBC SMBC Indonesia mengembangkan berbagai produk
Indonesia juga mengikuti arahan Otoritas Jasa Keuangan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan
(OJK) dalam uji coba pelaporan Taksonomi Keuangan dan sosial, antara lain Green Loan, Social Loan, dan
Berkelanjutan Indonesia (TKBI), yaitu sistem klasifikasi Sustainability-Linked Loan, sebagai wujud komitmen
nasional yang dikembangkan OJK untuk mengidentifikasi untuk mendukung pembiayaan yang ramah lingkungan
dan mengelompokkan kegiatan ekonomi berdasarkan sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
kontribusinya terhadap tujuan perlindungan lingkungan
dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. SMBC Indonesia membentuk unit kerja ESG Solutions
TKBI menjadi rujukan penting bagi sektor jasa keuangan Team, yaitu tim khusus yang dibentuk untuk mendukung
untuk meningkatkan transparansi, mengarahkan nasabah dalam mendukung upaya dekarbonisasi
pembiayaan ke aktivitas ramah lingkungan, serta nasabah melalui solusi keuangan inovatif. Selain itu,
mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon. pada tahun 2025, SMBC Indonesia juga membentuk
Divisi Sustainable Business Strategy, yang memiliki
Pada pelaporan uji coba TKBI pada Desember 2025, peran antara lain merumuskan strategi bisnis yang
SMBC Indonesia telah melaporkan 68 debitur dengan selaras dengan agenda keberlanjutan dan menyusun
total nilai Baki Debet sebesar Rp20,5 triliun. Di mana kebijakan yang mendukung praktik ramah lingkungan
sebesar 20,48% teridentifikasi dalam kategori Hijau dan dan tanggung jawab sosial. [SUSBA 1.5.1.5] [SUSBA 1.5.1.2]
Transisi. Capaian ini mencerminkan peran aktif SMBC
Indonesia dalam mendukung pembiayaan kegiatan Pada tahun 2025, SMBC Indonesia menyalurkan
ekonomi yang berkontribusi positif terhadap agenda pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp17,8 triliun atau
keberlanjutan nasional, sekaligus mendorong debitur setara dengan 11,89% dari total portofolio pembiayaan
untuk melakukan transformasi menuju praktik usaha bank sebesar Rp149.88 triliun. [FS10]
yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 70
Integrating Strength for
Sustainable Growth 69
Edukasi dan Penguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan
Seminar “Sustainability and SMBC Indonesia memberikan edukasi mengenai pentingnya penghitungan emisi
GHG Accounting: Navigating karbon dalam mendukung keberlanjutan perusahaan bagi nasabah korporasi
Climate Regulations in kami. Seminar dipandu oleh konsultan penghitungan emisi yang memaparkan
Indonesia” mekanisme penghitungan emisi cakupan 1,2, dan 3. Seminar diikuti 81 peserta
[SUSBA 1.5.1.4] perwakilan nasabah korporasi.
Kampanye Kesadaran SMBC Indonesia aktif dalam menyelenggarakan event dan sosialisasi bagi nasabah
Keuangan Berkelanjutan segmen korporasi terkait pembiayaan berkelanjutan serta best market practice.
[SUSBA 1.5.1.4]
Edukasi Pemasok Seminar dengan topik seputar keberlanjutan bagi pemasok dilakukan setiap tahun.
[SUSBA 1.5.1.4] Pada tahun 2025 seminar mengambil topik pengelolaan Sumber Daya Manusia
yang berkelanjutan. Pilihan topik disesuaikan dengan hasil riset internal yang
menyatakan bahwa pengelolaan SDM yang berkelanjutan merupakan topik yang
diminati dan dibutuhkan oleh pemasok.
Adapun detail dari pembiayaan berkelanjutan, SMBC Indonesia menyalurkan pembiayaan sebesar Rp7,6 triliun yang
mendukung aktivitas hijau (KUBL), dan memberikan pembiayaan di bidang sosial sebesar Rp10,19 triliun dari total
pembiayaan yang disalurkan oleh SMBC Indonesia.
Kinerja Keuangan yang Berkaitan dengan Keberlanjutan
[OJK B.1.d] [OJK C.4]
Uraian 2025 2024 2023
Jenis produk yang memenuhi kriteria Produk Pendanaan Produk Pendanaan Produk Pendanaan
kegiatan usaha berkelanjutan Berkelanjutan: Berkelanjutan: Berkelanjutan:
• ESG Deposit • ESG Deposit • ESG Deposit
• Green Deposit • Green Deposit • Green Deposit
Produk Pembiayaan Produk Pembiayaan Produk Pembiayaan
Berkelanjutan: Berkelanjutan: Berkelanjutan:
• Green Loan • Green Loan • Green Loan
• Social Loan • Social Loan • Social Loan
• Sustainability-Linked • Sustainability-Linked • Sustainability-Linked
Loan Loan Loan
Produk Pembiayaan UMKM Produk Pembiayaan UMKM Produk Pembiayaan UMKM
Produk Investasi Produk Investasi Produk Investasi
Keberlanjutan: Keberlanjutan: Keberlanjutan:
• Reksadana ESG • Reksadana ESG • Reksadana ESG
Nominal produk dan/atau jasa yang 17.821 18.126 13.775
memenuhi kriteria kegiatan usaha
berkelanjutan (Rp miliar)
Persentase Total Portofolio KKUB Terhadap Total Portofolio Bank
a. Penghimpunan dana 0,06% 0,05%* 0,10%*
b. Penyaluran dana 11,89% 12,42% 9,49%
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 71
Kinerja Ekonomi dan
70 Keuangan Berkelanjutan
Uraian 2025 2024 2023
Kinerja Keuangan Inklusif (Jenius)
Fitur yang dikembangkan 2 1 4
Jumlah nasabah Jenius 5.198.105 5.199.264 4.497.649
Jumlah transaksi 136.344.538 136.048.634 113.812.489
Catatan:
* Penyajian ulang data Penghimpunan Dana tahun 2024 dan 2023 dilakukan karena adanya penyesuaian klasifikasi produk penghimpunan dana,
sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan data yang dilaporkan sebelumnya.
Jenius merupakan program digital unggulan dari SMBC DISTRIBUSI PEROLEHAN NILAI
Indonesia. Kemajuan digitalisasi dan teknologi internet
EKONOMI
memungkinkan layanan perbankan menjangkau
[GRI 201-1] [OJK B.1]
masyarakat luas seluruh Indonesia, mulai dari kota
Perolehan nilai ekonomi SMBC Indonesia didistribusikan
besar hingga di daerah terpencil yang memiliki jaringan
secara seimbang kepada para pemangku kepentingan
internet. Dalam konteks ini, SMBC Indonesia tidak lagi
sebagai wujud tanggung jawab perusahaan. Sebagian
membedakan berdasarkan kondisi atau lokasi geografis,
besar dialokasikan untuk pembayaran beban operasional,
karena akses digital telah menghapus batasan tersebut,
remunerasi karyawan, serta kewajiban pajak kepada
sehingga nasabah dapat menikmati layanan perbankan
negara. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan dana
kapan saja dan di mana saja. [FS13]
untuk dividen pemegang saham, pengembangan usaha,
serta kontribusi sosial melalui program keberlanjutan
Dalam menjalankan operasionalnya, SMBC Indonesia
dan tanggung jawab sosial perusahaan. Distribusi
tidak mendapatkan subsidi maupun bantuan finansial
ini mencerminkan upaya SMBC Indonesia dalam
apapun dari pemerintah [GRI 201-4]. SMBC Indonesia
menciptakan nilai jangka panjang yang bermanfaat bagi
termasuk dalam Domestic Systemically Important Bank
seluruh pihak terkait.
(D-SIB). [FN-CB-550a.1]
Distribusi Perolehan Nilai Ekonomi (Rp Miliar)
[GRI 201-1] [OJK B.1]
Keterangan 2025 2024 2023
NILAI EKONOMI LANGSUNG YANG DITERIMA
Pendapatan bunga dan syariah 24.235 23.588 18.816
Pendapatan operasional lainnya (bersih) 1.811 1.590 1.484
Jumlah nilai ekonomi yang diterima 26.047 25.179 20.299
NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN
Biaya operasional 3.887 3.951 3.274
Gaji dan tunjangan karyawan 5.524 4.850 3.756
Biaya bunga dan bagi hasil dana syirkah 8.323 8.380 6.772
Pembayaran dividen* 563 472 619
Pembayaran kepada pemerintah (PPh dan PPN)* 677 892 861
Penyaluran dana CSR* 3,19 3,42 2,88
Jumlah nilai ekonomi yang didistribusikan 17.734 17.182 15.282
NILAI EKONOMI YANG DITAHAN 8.312 7.997 5.018
Catatan:
- Data pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasian PT Bank SMBC Indonesia Tbk yang mencakup PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO),
dan PT Summit Oto Finance (SOF), berdasarkan laporan keuangan audited tahun 2025 yang disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (PSAK).
- (*) Data tertentu hanya mencerminkan kinerja entitas Bank (bank only).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 72
Integrating Strength for
Sustainable Growth 71
TARGET DAN KINERJA PORTOFOLIO
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
[OJK F.2]
Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi
Pembiayaan Pendapatan Operasional Laba/Rugi
Tahun (Rp Miliar) (Rp Miliar) (Rp Miliar)
Target Realisasi Target Realisasi Target Realisasi
2025 186.118 185.388 18.947 18.439 2.827 (102)
2024 199.125 179.405 18.456 17.429 2.680 3.216
2023 160.131 156.561 14.232 14.118 2.826 2.682
Catatan:
Data pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu
PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), dan PT Summit Oto Finance (SOF).
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau
Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
[OJK F.3]
Perbandingan Target dan Realisasi Portofolio Berwawasan Lingkungan dan Sosial
(Rp Miliar)
Tahun Target Realisasi
2025 18.875 17.821
2024 15.477* 18.126
2023 14.998 13.775
Catatan:
*Penyajian ulang dilakukan terhadap data target 2024 karena adanya penghitungan ulang, sehingga menghasilkan nilai target yang lebih rendah
dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada laporan sebelumnya.
Portofolio Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan (Rp Miliar)
[OJK F.3] [FS7] [FS8] [SUSBA 1.6.2.1]
Proporsi Pembiayaan Berkelanjutan
Keterangan 2025 2024 2023
terhadap Total Pembiayaan Bank
Penghimpunan dana* 0,06% 67 52** 95**
Penyaluran dana 11,89% 17.821 18.126 13.775
Energi terbarukan 0,46% 691 1.244 1.142
Efisiensi energi 0,13% 193 294 397
Pengelolaan sumber daya alam hayati dan 2,67% 4.009 4.058 4.802
penggunaan lahan berkelanjutan
Transportasi ramah lingkungan 0,22% 331 100 122
Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan 0,22% 337
Produk yang dapat mengurangi penggunaan 0,00% 0 901 660
sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit
polusi (eco-efficient)
Bangunan berwawasan lingkungan yang 0,34% 510 510 560
memenuhi standar atau sertifikasi yang diakui
secara nasional, regional, atau internasional
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 73
Kinerja Ekonomi dan
72 Keuangan Berkelanjutan
Proporsi Pembiayaan Berkelanjutan
Keterangan 2025 2024 2023
terhadap Total Pembiayaan Bank
Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang 0,31% 466 406 -
berwawasan lingkungan lainnya
Kegiatan UMKM – Pembiayaan Langsung 6,80% 10.186 10.613 6.092
Kegiatan UMKM - Pembiayaan Tidak langsung 0,73% 1.100 - -
Catatan:
* Penghimpunan dana berasal dari produk ESG Deposit, dengan proporsi terhadap total penghimpunan dana SMBC Indonesia
** Penyajian ulang data Penghimpunan Dana tahun 2024 dan 2023 dilakukan karena adanya penyesuaian klasifikasi produk penghimpunan
dana, sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah di tahun 2024 dan lebih tinggi di tahun 2023, dibandingkan dengan data yang dilaporkan
sebelumnya.
PORTOFOLIO BISNIS MENURUT melakukan diversifikasi portofolio sekaligus berkontribusi
pada pertumbuhan beragam aspek perekonomian.
SEKTOR DAN UKURAN
Berikut adalah informasi terkait sektor dan ukuran,
[FS6]
namun SMBC Indonesia tidak melakukan klasifikasi
SMBC Indonesia menyalurkan pembiayaan ke berbagai
rekening tabungan dan giro berdasarkan rekening pribadi
sektor dan jenis usaha sebagai langkah strategis untuk
dan bisnis. [FN-CB-000.A]
Pembiayaan Menurut Segmen Usaha (Sektor) dan Ukuran
[FN-CB-240a.1] [FN-CB-000.B] [SUSBA 1.6.2.1]
2025 2024 2023
Keterangan
Jumlah Rp Miliar Jumlah Rp Miliar Jumlah Rp Miliar
Korporasi dan Komersial 3.412 105.366 3.285 98.896 2.418 104.904
Retail Lending 740.879 20.119 798.845 21.867 391.016 22.403
Mikro 8.212 1.683 8.916 1.940 34.044 1.306
Usaha Kecil dan Menengah 9.997 13.488 8.964 14.362 5.414 13.255
Joint Finance 346.011 5.541 354.161 5.565 161.533 1.139
Jenius 5.515.086 3.558 5.565.263 3.198 604.181 2.049
Lain-lain 1.873 121 1.987 110 2.395 117
Total 6.625.470 149.876 6.741.421 145.938 1.201.001 145.173
Sebagai bagian dari aspirasi dalam menjaga kualitas UMKM yang mengalami keterlambatan atau gagal bayar
portofolio pembiayaan, SMBC Indonesia secara rutin pada waktunya tercatat sebesar Rp747,23 miliar dengan
memantau kinerja kredit yang disalurkan. Pinjaman rasio NPL sebesar 7,34%. [FN-CB-240a.2]
Pembiayaan Konvensional Menurut Segmen Usaha (Rp Miliar)
[FN-CB-410a.1] [SUSBA 1.6.2.1]
Keterangan 2025 2024 2023
Rumah tangga 27.349 29.137 25.789
Perdagangan 18.184 17.297 18.890
Perindustrian 39.990 29.558 32.871
Jasa lainnya 35.365 36.814 33.503
Pertanian 4.194 3.875 3.989
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 74
Integrating Strength for
Sustainable Growth 73
Keterangan 2025 2024 2023
Jasa akomodasi 317 190 184
Konstruksi 5.289 5.391 5.845
Transportasi dan komunikasi 13.360 15.588 12.925
Pertambangan 1.415 2.404 6.029
Lainnya 4.413 5.685 5.148
Total 149.876 145.938 145.173
SMBC Indonesia tidak menyajikan pengungkapan portofolio pembiayaan berdasarkan wilayah geografis karena
seluruh kegiatan operasional dan penyaluran pembiayaan Perusahaan dilakukan di Indonesia. Dalam praktik pelaporan
internasional dan GRI Standards, wilayah geografis mengacu pada klasifikasi region yang digunakan oleh World Bank
(seperti East Asia and Pacific, Europe and Central Asia, North America, dan sebagainya), sehingga pelaporan ini tidak
relevan bagi SMBC Indonesia. [FS6]
DAMPAK USAHA DAN UPAYA Risiko-risiko ini memerlukan pengelolaan yang cermat
melalui kebijakan pembiayaan berkelanjutan, penilaian
PENGELOLAAN
risiko lingkungan dan sosial, serta pendampingan
[SUSBA 1.6.2.11] [SUSBA 1.1.1.2] [OJK F.23] [OJK F.28]
nasabah untuk mengadopsi praktik yang lebih
Aktivitas pembiayaan SMBC Indonesia menghasilkan
bertanggung jawab. SMBC Indonesia melakukan
dampak positif terhadap perekonomian, lingkungan, dan
pemantauan terhadap penilaian kinerja keberlanjutan
sosial. Dampak ekonomi diwujudkan melalui penciptaan
nasabah korporasi, pengukuran jejak karbon portofolio,
lapangan kerja, peningkatan kapasitas usaha kecil dan
dan pelibatan pemangku kepentingan secara regular.
menengah, serta penguatan rantai pasok nasional.
SMBC Indonesia juga melakukan strategi diversifikasi
Dampak lingkungan meliputi dukungan pada proyek
portofolio dengan meningkatkan porsi pembiayaan hijau,
energi terbarukan, efisiensi energi, dan transportasi
sekaligus mengurangi eksposur terhadap sektor berisiko
rendah emisi. Sedangkan dampak sosial tercermin dari
tinggi.
peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan.
Namun demikian, SMBC Indonesia menyadari bahwa
terdapat dampak tidak langsung yang berpotensi negatif PERMASALAHAN PENERAPAN
dari pembiayaan yang disalurkan, terutama berasal dari KEUANGAN BERKELANJUTAN
aktivitas pembiayaan kepada sektor-sektor dengan [OJK E.5]
intensitas karbon tinggi yang dapat berkontribusi pada SMBC Indonesia berupaya untuk menerapkan prinsip
peningkatan emisi gas rumah kaca, serta proyek skala keuangan berkelanjutan di seluruh aspek operasional
menengah hingga besar yang berpotensi menimbulkan perusahaan. Dalam perjalanannya, terdapat sejumlah
risiko lingkungan dan juga sosial, termasuk relokasi tantangan internal dan eksternal yang menjadi pendorong
masyarakat dan perubahan tata guna lahan yang bagi perusahaan untuk terus mengembangkan solusi
memengaruhi ekosistem lokal. Tantangan lain mencakup strategis yang adaptif dan inovatif.
potensi peningkatan limbah dan konsumsi sumber daya
oleh nasabah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat
menimbulkan degradasi lingkungan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 75
Kinerja Ekonomi dan
74 Keuangan Berkelanjutan
PERMASALAHAN MITIGASI
Internal Belum meratanya pemahaman karyawan Edukasi dan pelatihan
mengenai keuangan berkelanjutan Evaluasi sistem secara berkala dengan tetap
Integrasi prinsip keberlanjutan dalam menjaga efisiensi
operasional masih perlu diperkuat
Eksternal Dampak perubahan iklim terhadap debitur Penilaian risiko berbasis iklim dan
Belum ratanya pemahaman keberlanjutan di restrukturisasi pinjaman
rantai pasok Edukasi kepada pemasok
Dinamika regulasi Monitoring oleh tim khusus
Kurangnya insentif untuk pembiayaan hijau Inovasi produk dan skema pembiayaan hijau
yang kompetitif dan menarik bagi nasabah
RANTAI PASOK Pada periode pelaporan, pemantauan aspek sosial
[GRI 2-6] [GRI 414-1] [GRI 414-2] dilakukan terhadap vendor yang berada dalam
Rantai pasok SMBC Indonesia meliputi penyedia layanan mekanisme monitoring Corporate Procurement (CP)
tenaga kerja serta penyedia barang dan jasa pendukung yang mencakup 110 vendor atau sekitar 48,7% dari
operasional. Seluruh vendor diwajibkan memenuhi total vendor yang memiliki kontrak aktif. Berdasarkan
ketentuan peraturan perundang-undangan serta hasil penilaian tersebut, tidak terdapat vendor yang
komitmen terhadap etika, kepatuhan, hak asasi manusia, diidentifikasi memiliki dampak lingkungan dan
dan tanggung jawab lingkungan sesuai kebijakan serta sosial negatif yang signifikan. Perusahaan akan
perjanjian kerja sama SMBC Indonesia. mempertimbangkan perluasan cakupan penilaian
dan pemantauan aspek sosial dan lingkungan secara
bertahap guna memperkuat pengelolaan risiko dalam
rantai pasok.
110 582,41 miliar 100%
PROPORSI PENGELUARAN
TOTAL TOTAL NILAI
UNTUK VENDOR LOKAL
VENDOR PENGADAAN
(DARI INDONESIA) [GRI 204-1]
PENDEKATAN DAN PELAPORAN persetujuan Direktur Keuangan, serta ditinjau setiap tahun
untuk memastikan kesesuaian dengan perkembangan
PAJAK
regulasi dan tujuan keberlanjutan perusahaan. Informasi
mengenai kinerja perpajakan ini disampaikan secara
PENDEKATAN TERHADAP PAJAK
transparan melalui laporan keberlanjutan yang
[GRI 207-1]
dipublikasikan di situs resmi perusahaan.
SMBC Indonesia memandang pajak sebagai bagian
penting dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan
ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
TATA KELOLA DAN MANAJEMEN RISIKO PAJAK
[GRI 207-2]
SMBC Indonesia memastikan pada kepatuhan,
Pengawasan atas strategi pajak SMBC Indonesia berada
transparansi, dan akurasi dalam seluruh kewajiban
di bawah tanggung jawab Direktur Keuangan dan
perpajakan. Strategi, pengelolaan, dan pembiayaan
dilaksanakan oleh Divisi Manajemen Pajak. Perusahaan
pajak dilaksanakan oleh Divisi Manajemen Pajak dengan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 76
Integrating Strength for
Sustainable Growth 75
telah menetapkan SOP guna memastikan kepatuhan mendukung tujuan strategis perusahaan, sekaligus
serta mengendalikan risiko perpajakan. Tanggung jawab mempertimbangkan pandangan serta masukan dari
pajak juga ditanamkan dalam budaya perusahaan para pemangku kepentingan, termasuk OJK dan
melalui program edukasi dan pelatihan. Selain itu, asosiasi industri perbankan. SMBC Indonesia tidak
pemantauan dan evaluasi dilakukan secara berkala oleh melakukan advokasi pajak, dan memastikan seluruh
pihak internal maupun eksternal yang independen untuk praktik perpajakan dijalankan selaras dengan prinsip tata
menjamin akuntabilitas dan kepatuhan. SMBC Indonesia kelola yang baik. Para pemangku kepentingan dapat
menyediakan sarana pelaporan terkait pelanggaran memberikan masukan secara langsung, pertemuan-
integritas terkait pajak melalui sistem pelaporan pertemuan maupun email yang ditangani oleh Divisi
pelanggaran SMBC Indonesia, yang akan diproses sesuai Perpajakan.
dengan prosedur whistleblowing (lihat halaman 147).
Dengan pendekatan ini, SMBC Indonesia senantiasa LAPORAN PAJAK PER NEGARA
menjaga integritas dan reputasi perusahaan. [GRI 207-4]
SMBC Indonesia hanya beroperasi di Indonesia, sehingga
PEMANGKU KEPENTINGAN DAN KEPEDULIAN laporan pajak hanya disusun untuk kegiatan di Indonesia.
PAJAK Beban pajak SMBC Indonesia dihitung berdasarkan laba
[GRI 207-3] sebelum pajak sebagaimana disajikan dalam laporan
SMBC Indonesia bekerja sama dengan otoritas pajak keuangan, dengan mengacu pada tarif pajak badan yang
untuk memastikan kepatuhan melalui mekanisme berlaku di Indonesia. Perbedaan antara laba akuntansi
real-time audit dengan pendekatan yang kooperatif dan laba kena pajak dapat timbul akibat penyesuaian
dan transparan. Kebijakan perpajakan dirancang untuk fiskal sesuai ketentuan perpajakan.
Pajak Penghasilan Badan Pajak Penghasilan Karyawan Total Pajak Penghasilan Badan &
Pajak Penghasilan Karyawan
271.332 514.201 515.697 406.065 377.713 345.134 677.397 891.914 860.831
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
PRODUK DAN LAYANAN Melalui unit bisnis yang dimiliki dan juga sinergi dengan
SMBC Indonesia menghadirkan beragam rangkaian anak perusahaan di bawah konglomerasi Grup SMBC,
produk dan layanan keuangan yang mencakup segmen SMBC Indonesia meluncurkan berbagai inovasi produk
corporate banking hingga retail banking. Struktur layanan dan layanan keuangan yang mudah diakses oleh seluruh
ini dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok lapisan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan
nasabah, mulai dari korporasi besar, pelaku usaha kecil ekonomi nasional. Informasi produk dan layanan
dan menengah, hingga individu dan pensiunan. Perbankan dari SMBC Indonesia yang lengkap dapat
dilihat di situs resmi kami bagian Produk dan Layanan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 77
Kinerja Ekonomi dan
76 Keuangan Berkelanjutan
PRODUK KEUANGAN SMBC INDONESIA
Corporate
Retail Menyediakan solusi keuangan untuk
Produk deposito, investasi dan layanan perbankan perusahaan besar dan perusahaan
prioritas bagi high-net-worth individuals. menengah dengan memanfaatkan jaringan
High Net-Worth Individual and Affluent dan pengalaman global Grup SMBC.
Corporate, Wholesale and Commercial
Jenius
Layanan perbankan digital (deposito,
Corporate/Retail
investasi, pinjaman, transaksi, valuta asing
Produk rekening, deposito, dan pinjaman Bisnis bagi UKM.
dan loyalty) melalui smartphone yang
Small Medium Enterprise
menawarkan kemudahan bertransaksi.
Middle Class
Corporate/Retail
SMBC mikro Produk pinjaman bagi pemilik bisnis mikro.
Pembiayaan otomotif oleh OTO & SOF (Anak
Micro
Perusahaan).
Middle Class
Retail
Pembiayaan Syariah oleh BTPN Syariah
Produk tabungan dan pinjaman berbasis gaji/
(Anak Perusahaan).
manfaat pensiun bagi pensiunan, serta produk
Sharia
pinjaman bagi karyawan aktif. SMBC senior
Middle Class
Retail Banking Corporate Banking
PT Bank SMBC Indonesia Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).
PENGHARGAAN TERKAIT PRODUK DAN LAYANAN
Bisnis Indonesia Financial Awards 2025 - Customer Engagement Excellence Awards Indonesia 2025 -
Kategori Champion of Growth Bank KBMI 3 - Kategori Always Customer-first (Moengage)
(Bisnis Indonesia)
Bank Service Excellence Monitor 2025 - Penghargaan Mitra Kerja Pembayaran PT ASABRI (Persero) -
(Infobank & Marketing Research Indonesia) Excellence in Customer Satisfaction & Cooperation
(PT ASABRI (Persero))
INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK DAN/ATAU JASA
SMBC Indonesia menempatkan transformasi digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Perusahaan
di dalam ekosistem keuangan nasional dan meningkatkan inklusi keuangan. Perusahaan secara berkelanjutan
mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta kemudahan
akses layanan perbankan bagi berbagai segmen nasabah, khususnya pelaku UMKM. Upaya ini sejalan dengan komitmen
Bank dalam mendorong inklusi keuangan dan mendukung pencapaian target Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
(RPIM) melalui perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan.
Platform Digital SMBC Indonesia menghadirkan platform digital inovatif yang dirancang untuk mempermudah pelaku bisnis
Pengelolaan untuk menerima pembayaran, melakukan transaksi bisnis, memantau arus kas, serta mengelola keuangan
Transaksi dan secara real-time dari mana saja dan kapan saja.
Keuangan UMKM • TOUCHBIZ
• Jenius Bisniskit
Otomasi Proses Kepastian persetujuan merupakan aspek penting bagi nasabah UMKM sehingga dengan pelayanan yang lebih
Kredit UMKM cepat dapat mempercepat pemanfaatan pembiayaan untuk mendukung peningkatan usaha serta meningkatkan
daya saing SMBC Indonesia dalam pembiayaan UMKM. Sejak Juni 2025, unit pembiayaan mikro SMBC Indonesia
meluncurkan aplikasi internal Chronos untuk memproses persetujuan pembiayaan yang dapat memangkas
waktu SLA persetujuan menjadi 5 hari kerja.
Layanan Bank SMBC Indonesia meluncurkan Jenius Daya untuk menjangkau nasabah pensiun dengan aplikasi yang sederhana
Digital Ramah dan ramah pengguna. Dilengkapi teks berukuran besar dan fitur keamanan yang mudah digunakan, Jenius Daya
Lansia memudahkan nasabah mengecek saldo, transfer uang, hingga bertransaksi dengan QRIS.
Pengembangan produk ini mencerminkan komitmen Bank dalam mendukung inklusi keuangan dan memenuhi target
RPIM, sekaligus memastikan penyediaan layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan
kelompok rentan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 78
Integrating Strength for
Sustainable Growth 77
PRODUK KEUANGAN SOCIAL LOAN
Social Loan adalah instrumen keuangan yang
BERKELANJUTAN
berfokus pada pembiayaan yang ditujukan
[OJK F.26]
untuk mengatasi isu sosial dalam pembangunan
SMBC Indonesia menunjukkan upaya yang serius dalam
berkelanjutan seperti perumahan yang terjangkau
menyediakan produk dan layanan keuangan berbasis
serta aktivitas bisnis yang meningkatkan akses
ESG (Environmental, Social, and Governance) melalui
kesetaraan bagi kaum marjinal. Produk ini
sejumlah produk pembiayaan berkelanjutan.
mencerminkan aspirasi SMBC Indonesia untuk
menciptakan dampak sosial yang positif dan inklusif.
ESG DEPOSIT
Produk keuangan berkelanjutan ini memberi imbal REKSADANA/ESG MUTUAL FUND
hasil yang kompetitif bagi perusahaan yang ingin Yaitu produk investasi reksadana untuk tujuan-
menginvestasikan dananya untuk mendukung tujuan LST, yang diharapkan berdampak untuk
inisiatif proyek lingkungan dan sosial. Tersedia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara
mata uang rupiah dan USD, produk ini dikelola umum dan mengurangi kemiskinan. Produk
dengan pendekatan yang transparan dan akuntabel. reksadana ini dikelola oleh Partner Investment
ESG Deposit menawarkan fleksibilitas bagi nasabah Manager dengan menggunakan pendekatan seleksi
dengan jangka waktu investasi yang beragam. berbasis kriteria keberlanjutan, termasuk evaluasi
Diluncurkan tahun 2023 yang lalu, produk ini aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG)
merupakan inovasi pertama di kalangan perbankan serta pengecualian terhadap sektor dengan risiko
di Indonesia. Kriteria dan syarat kelayakan proyek keberlanjutan tinggi.
Deposito ESG dapat dilihat pada tautan berikut:
PEMBIAYAAN UMKM
https://www.smbci.com/keberlanjutan/bisnis/esg--
Pembiayaan UMKM merupakan salah satu produk
deposit--framework----indonesia--version.pdf
keuangan berkelanjutan SMBC Indonesia yang
SUSTAINABILITY-LINKED LOAN dirancang untuk memperluas akses permodalan bagi
Sustainability-Linked Loan (SLL) dari SMBC pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai
Indonesia merupakan produk pembiayaan yang penggerak utama perekonomian nasional. Melalui
menghubungkan persyaratan pinjaman dengan skema pembiayaan yang inklusif dan bertanggung
pencapaian target keberlanjutan perusahaan jawab, SMBC Indonesia mendukung pertumbuhan
nasabah. Melalui SLL, nasabah didorong untuk usaha yang tangguh, penciptaan lapangan kerja,
meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
misalnya dalam efisiensi energi, pengurangan
JENIUS
emisi karbon, atau praktik tata kelola yang lebih
Jenius merupakan produk digital yang mudah,
baik. Pembiayaan SLL mendorong nasabah
cerdas dan aman, secara khusus dirancang bagi para
untuk bertransformasi menuju bisnis yang lebih
digital-savvy. Berbagai fitur tersedia, seperti
bertanggung jawab melalui skema insentif dan
transaksi, tabungan, pinjaman, pengelolaan
disinsentif yang melekat pada struktur pembiayaan.
keuangan, dan lainnya. Selain mengurangi
GREEN LOAN penggunaan kertas dan emisi, layanan ini
Green Loan dari SMBC Indonesia adalah fasilitas mempermudah nasabah karena dapat melakukan
pembiayaan yang secara khusus ditujukan untuk transaksi tanpa harus repot ke kantor cabang dan
mendukung proyek-proyek ramah lingkungan, mengisi formulir.
seperti energi terbarukan, bangunan hijau,
Layanan pelanggan Jenius juga tersedia secara
transportasi berkelanjutan, dan pengelolaan limbah.
daring selama 24 jam dalam seminggu termasuk
Melalui produk ini, SMBC Indonesia berperan aktif
hari libur, untuk melayani kebutuhan dan pertanyaan
dalam mendorong tercapainya target pengurangan
pengguna terkait Jenius. Bukan hanya layanan
emisi karbon dan pembangunan rendah karbon di
perbankan, tapi Jenius juga memberikan wadah
Indonesia, sekaligus memperkuat upaya perusahaan
bagi para nasabah untuk berbagai ide, inspirasi dan
dalam menyediakan solusi keuangan yang selaras
kreativitas melalui komunitas Co.Create, di mana
dengan prinsip keberlanjutan global dan nasional.
mereka dapat turut menciptakan berbagai inovasi
layanan finansial. Saat ini jumlah Co.Creator sudah
mencapai lebih dari 50.000 orang.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 79
Kinerja Ekonomi dan
78 Keuangan Berkelanjutan
SEMBILAN TAHUN BERSAMA JENIUS
6,1 juta 73 Inovasi 50 Ribu
TOTAL
TOTAL FITUR TOTAL CO.CREATORS
PENGGUNA
PENINGKATAN KUALITAS PRODUK Layanan Difabel
Sejumlah kantor cabang telah dilengkapi fasilitas
DAN LAYANAN
ramah disabilitas, seperti jalur landai untuk pengguna
[OJK.F.17] [OJK.F.27] [OJK F.29] [FS15]
kursi roda. Selain itu, mesin ATM juga dirancang
SMBC Indonesia berupaya untuk menghadirkan
dengan tombol khusus yang memiliki penanda taktil
produk dan layanan berkualitas yang dirancang untuk
di angka 5, serta tombol enter, clear, dan cancel, guna
memenuhi kebutuhan nasabah sekaligus menjunjung
memudahkan akses bagi nasabah difabel. [FS14]
tinggi kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang
berlaku. Dalam penyediaan produk dan layanan, SMBC
Layanan Masyarakat Terdepan dan Terluar
Indonesia senantiasa mengacu pada ketentuan POJK
Melalui aplikasi Jenius, SMBC Indonesia menghadirkan
No. 13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk
layanan perbankan digital yang dapat diakses dari
Bank Umum.
seluruh wilayah Indonesia. [FS13]
Setiap produk yang ditawarkan juga telah melalui proses
Dengan langkah tersebut, SMBC Indonesia berupaya
tinjauan secara ketat dengan mempertimbangkan aspek
menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, modern,
manfaat, risiko, serta kesesuaian dengan kebutuhan
dan mudah dijangkau, sehingga mampu memperkuat
nasabah. SMBC Indonesia juga memastikan setiap produk
peran perbankan dalam mendukung pertumbuhan
dan layanan dikembangkan secara bertanggung jawab
ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek
lingkungan dan sosial. Di samping itu, beragam produk
dan layanan yang ada baik produk konvensional maupun
digital banking yang ditawarkan seluruhnya telah melewati MANAJEMEN RISIKO SIBER,
proses tinjauan menyeluruh untuk mengelola kualitas serta KEAMANAN INFORMASI DAN PRIVASI
kesesuaiannya dengan peraturan yang berlaku, sehingga
NASABAH
tidak ada produk yang ditarik kembali.
[GRI 418-1] [FN CB-230a-2]
Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi
digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan
PENGEMBANGAN AKSES solusi berbasis komputasi awan, potensi ancaman
Sebagai bagian dari upaya inklusi ekonomi, SMBC terhadap keamanan informasi, keamanan siber, dan
Indonesia memperluas akses layanan melalui privasi data turut meningkat. Kondisi ini mendorong SMBC
penambahan jaringan ATM serta pengembangan sistem Indonesia untuk memperkuat sistem perlindungan serta
digital yang memberikan kemudahan dan efisiensi bagi pengelolaan risiko terkait keamanan siber, keamanan
masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan. informasi, dan privasi data.
Diharapkan setiap individu, tanpa terkecuali, dapat
mengakses layanan perbankan secara nyaman, aman,
dan setara melalui layanan inklusif seperti:
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 80
Integrating Strength for
Sustainable Growth 79
Pengelolaan manajemen risiko siber merujuk kepada TATA KELOLA KEAMANAN INFORMASI DAN
sejumlah regulasi terkait keamanan informasi di PERLINDUNGAN PRIVASI NASABAH
antaranya: SMBC Indonesia juga telah memiliki Unit Manajemen
UU No. 27 tahun 2022; Risiko Keamanan Siber yang bertanggung jawab kepada
POJK No. 11/POJK.03/2022; Kepala Unit Kerja Manajemen Risiko untuk menerapkan
POJK No. 22 tahun 2023; tata kelola, pengawasan dan peningkatan keamanan
SE OJK 14/SEOJK.07/2014; informasi dan siber termasuk perlindungan privasi data.
SE OJK No. 29/SEOJK.03/2022; Di samping berperan sebagai lini pertahanan kedua,
PBI No. 2 tahun 2024; unit ini juga bekerja sama dengan unit kerja Keamanan
PADG No 24 tahun 2024 dan lainnya. Teknologi Informasi di dalam menerapkan standar
keamanan informasi dan siber. Selain itu, SMBC Indonesia
SMBC Indonesia melakukan implementasi infrastruktur juga memiliki unit kerja Satuan Kerja Audit Internal yang
teknologi informasi serta mekanisme yang diperlukan berperan sebagai lini pertahanan ketiga melalui evaluasi
untuk melindungi keamanan informasi, keamanan siber, berkala atas penerapan keamanan siber, baik melalui
dan privasi data yang peningkatannya juga dilakukan audit internal maupun eksternal.
secara berkesinambungan. Upaya ini juga ditunjukkan
melalui penerapan dan sertifikasi standar keamanan
informasi ISO/IEC 27001:2022.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 81
Kinerja Ekonomi dan
80 Keuangan Berkelanjutan
SMBC Indonesia menekankan pentingnya pengetahuan praktik keamanan informasi di berbagai organisasi
dan kesadaran seluruh pihak terhadap risiko siber. yang mencakup tanggung jawab, kepemimpinan, dan
Karyawan secara rutin dibekali pelatihan dan kampanye dukungan dari pihak-pihak terkait.
kesadaran melalui berbagai metode, seperti e-learning,
simulasi phishing, email, maupun pelatihan tatap muka, ISO 27001/2022 memberikan panduan dan kerangka
agar mampu mengenali ancaman dan memahami kerja untuk mengelola risiko keamanan informasi
langkah pencegahannya. dengan ruang lingkup yang mencakup identifikasi
dan perlindungan terhadap informasi bersifat rahasia,
integritas data, dan ketersediaan layanan yang terkait
PENDEKATAN KEAMANAN INFORMASI dengan informasi tersebut.
[FN-CB-510a.2]
Kepatuhan SMBC Indonesia dalam memastikan Dalam implementasinya, SMBC Indonesia menjalankan
keamanan informasi dan melindungi privasi nasabah pendekatan komprehensif terhadap privasi nasabah dan
diwujudkan antara lain dengan berhasil meraih ISO keamanan informasi, yang meliputi:
27001/2022, yakni standar internasional yang mengatur
Kampanye & Pelatihan Menyelenggarakan kampanye dan pelatihan keamanan siber bagi karyawan serta pihak ketiga
Keamanan Siber untuk memastikan kesadaran dan pemahaman yang memadai. Pelatihan termasuk simulasi
terhadap serangan (cyber drill)
Edukasi Nasabah Meningkatkan literasi keamanan informasi nasabah melalui program edukasi via email, situs web,
dan platform digital.
Manajemen Risiko Mengelola risiko siber melalui identifikasi aset, pengukuran risiko, penetapan risk appetite/
Keamanan Siber tolerance, pengukuran tingkat kematangan, serta penerapan manajemen risiko pihak ketiga.
Manajemen Risiko Pihak Memastikan pihak ketiga mematuhi standar keamanan melalui uji tuntas, tinjauan kontrak, audit
Ketiga berkala, serta penghapusan data saat kerja sama berakhir.
Tinjauan Teknologi Meninjau setiap teknologi baru sebelum diimplementasikan untuk menjamin keselarasan dengan
Informasi standar keamanan yang berlaku.
Perimeter Keamanan Menggunakan perangkat seperti firewall, IPS, DLP, proxy, dan pengelolaan akses untuk
mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah.
Fitur Keamanan Akses Menerapkan MFA, biometrik, identifikasi perilaku, dan lokasi untuk memastikan hanya pihak
berwenang yang dapat mengakses sistem.
Enkripsi Data Mengamankan seluruh data sensitif, termasuk informasi nasabah, dengan enkripsi atau
password sesuai standar ketika dikirim dari/ke luar sistem SMBC Indonesia.
Pemantauan Real-Time Tim keamanan melakukan pemantauan sistem secara berkesinambungan dan real-time untuk
mendeteksi serta merespons ancaman siber lebih cepat.
Penanganan Insiden Mengembangkan mekanisme penanganan insiden, meliputi koordinasi tim keamanan,
pemulihan, pelaporan regulator, analisis akar masalah, serta pencegahan lanjutan.
Sertifikasi & Audit Berkala Memperoleh sertifikasi keamanan informasi dan melaksanakan audit internal maupun eksternal
secara rutin untuk memastikan kepatuhan dan perbaikan sistem.
Kepatuhan Regulasi Mengacu pada regulasi dan perundangan terkait perlindungan konsumen, pengelolaan TI,
ketahanan siber, serta privasi data.
Transparansi Melaporkan insiden kebocoran pada Direksi, OJK dan nasabah yang bersangkutan, sesuai
peraturan perundangan yang berlaku.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 82
Integrating Strength for
Sustainable Growth 81
EDUKASI DAN INFORMASI Sebagai hasil upaya ini, SMBC Indonesia tidak mengalami
insiden ketidakpatuhan terhadap regulasi yang berkaitan
KEAMANAN INFORMASI
dengan pelabelan, informasi produk, maupun komunikasi
Bagi nasabah, literasi keamanan disampaikan melalui
pemasaran. [GRI 417-2] [GRI 417-3]
website, email, hingga panduan transaksi daring yang
aman. Bagi mitra atau pihak ketiga, SMBC Indonesia
mengadakan pelatihan berkala guna memastikan praktik
keamanan siber yang konsisten serta memastikan MEKANISME PENANGANAN KELUHAN
pihak ketiga melaporkan insiden keamanan siber yang PELANGGAN
berpotensi memiliki dampak bagi SMBC Indonesia. Pada [GRI 2-25] [FN-CB-510a.2]
tahun 2025, tidak ada pengaduan terkait pelanggaran SMBC Indonesia berupaya untuk memberikan layanan
privasi atau kehilangan data nasabah. [GRI 418-1] dengan standar kualitas terbaik, dengan menempatkan
[FN-CB-230a.1] kepuasan nasabah sebagai fokus utama. Untuk itu,
SMBC Indonesia menerapkan Service Level Agreement
(SLA) sebagai acuan dalam menangani keluhan nasabah
INFORMASI DAN PEMASARAN secara cepat dan tepat. Layanan ini merujuk pada POJK
No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan
PRODUK
Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
SMBC Indonesia menyampaikan informasi produk
berdasarkan asas transparansi. Terdapat ringkasan
Proses penanganan didukung dengan aplikasi Customer
informasi mengenai produk tersebut saat penawaran
Relationship Management (CRM) untuk menangani
dan/atau kesepakatan penandatanganan perjanjian
keluhan secara efektif sesuai dengan pedoman SLA
kredit. Ketentuan ringkasan produk yang disampaikan
yang telah ditentukan. Keluhan lisan diselesaikan dalam
SMBC Indonesia mengacu pada ketentuan OJK yang
waktu maksimal 5 hari kerja, sementara keluhan tertulis
berlaku, dan disampaikan secara jelas sebagai berikut:
diselesaikan dalam waktu maksimal 10 hari kerja. SLA
[GRI 417-1]
dievaluasi secara berkala untuk menjadi sarana perbaikan
yang berkesinambungan dalam meningkatkan kualitas
Terdapat ringkasan informasi produk dan/
atau layanan layanan.
Pada tahun pelaporan, SMBC Indonesia menerima
Terdapat fitur, syarat dan ketentuan 48.784 pengaduan, dengan 48.059 pengaduan (99%)
telah berhasil diselesaikan dan sisanya masih dalam
proses penyelesaian. Adapun jenis pengaduan yang
Penggunaan Bahasa Indonesia yang paling banyak dilaporkan adalah sebagai berikut:
mudah dimengerti
Sanggahan Transaksi 10.145
Penggunaan huruf yang besarnya sesuai Transaksi Transfer 6.651
ketentuan
Transaksi QRIS 4.043
Transaksi Jaringan VISA 2.491
Pemberitahuan mengenai perubahan fitur
atau syarat dan ketentuan suatu produk Transaksi Tarik Tunai 2.209
Kemudahan akses informasi terkini bagi Informasi yang diperoleh melalui pengaduan
nasabah dan masyarakat nasabah menjadi masukan bagi SMBC Indonesia
untuk mengidentifikasi potensi dampak negatif serta
Penjelasan produk melalui sarana melakukan perbaikan proses dan layanan secara
komunikasi pribadi bagi nasabah berkelanjutan. Melalui mekanisme ini, SMBC Indonesia
dapat menindaklanjuti setiap pengaduan secara
sistematis sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola
Layanan bagi konsumen berkebutuhan dan pelayanan kepada nasabah.
khusus
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 83
Kinerja Ekonomi dan
82 Keuangan Berkelanjutan
Proses pengelolaan dampak negatif Pelacakan dan evaluasi mekanisme pengaduan
Pengelolaan dampak negatif dilakukan melalui Efektivitas mekanisme ini dilacak melalui indikator
identifikasi oleh audit, konsultasi dengan pemangku seperti ketepatan waktu penyelesaian, tingkat
kepentingan, serta penyusunan rencana bersama kepuasan pengguna, serta persentase pengaduan
lintas fungsi, dengan fokus pada penanganan yang berhasil ditangani. Masukan yang diperoleh
langsung dan pencegahan berulang melalui melalui survei kepuasan dan forum diskusi digunakan
perbaikan tata kelola dan kebijakan. untuk meningkatkan kualitas di masa depan.
Keterlibatan pemangku kepentingan SMBC Indonesia menyediakan kanal bagi konsumen
SMBC Indonesia melibatkan para pemangku untuk penyampaian keluhan:
kepentingan, termasuk karyawan, nasabah, dan
masyarakat, dalam pengembangan dan evaluasi
mekanisme penyampaian keluhan.
SMBCI Care 1500 365 (Lokal)
www.smbci.com
+6221 8060 5299 (Internasional)
smbcicare@smbci.com
Cabang SMBC Indonesia terdekat
jenius-help@smbci.com
SMBC Indonesia menerapkan prinsip perbaikan SMBC Indonesia berupaya untuk menjaga standar
berkelanjutan dalam penanganan masukan pelanggan layanan pelanggan yang tinggi melalui berbagai upaya,
dengan memastikan setiap lini bisnis melakukan analisis di antaranya:
mendalam terhadap keluhan yang diterima. Fokus 1. Audit Berkala
perbaikan diarahkan pada dua aspek utama, yaitu keluhan Dilakukan secara konsisten untuk memastikan
dengan jumlah terbesar yang mencerminkan area penanganan layanan pelanggan sesuai regulasi,
layanan yang paling sering menjadi perhatian nasabah, standar internal, dan prinsip tata kelola yang baik.
serta keluhan dengan risiko signifikan yang meskipun 2. Pelatihan dan Penyegaran
jumlahnya kecil, berpotensi menimbulkan dampak besar Seluruh karyawan terkait layanan nasabah mengikuti
terhadap kepercayaan dan keberlangsungan bisnis. pelatihan dan program refreshment secara rutin
sesuai ketentuan OJK, guna menjaga kompetensi
Melalui pendekatan ini, setiap unit kerja tidak hanya dan profesionalisme.
menindaklanjuti keluhan secara reaktif, tetapi juga
3. Membangun Budaya Layanan #Heartfelt Banking,
melakukan evaluasi akar penyebab serta merumuskan
Meaningful Service
langkah preventif agar isu serupa tidak terulang. Proses
SMBC Indonesia menanamkan nilai #Heartfelt
monitoring dan tindak lanjut dilakukan secara berkala,
Banking, Meaningful Service sebagai budaya layanan
sehingga perbaikan layanan dapat terukur, konsisten, dan
dengan berpegangan pada sikap layanan WE CARE
berdampak nyata terhadap peningkatan pengalaman
yang menekankan empati, kepedulian, dan respons
nasabah.
cepat terhadap kebutuhan nasabah, selaras dengan
semangat SMBC Group.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 84
Integrating Strength for
Sustainable Growth 83
Penanganan Pengaduan
[OJK F.24]
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai Jumlah
Tahun
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase Pengaduan
2025 48.059 99% 725 1% - - 48.784
2024 62.759 99% 914 1% - - 63.673
2023* 63.215 97% 1.720 3% - - 64.935
Catatan:
* Penyajian ulang data tahun 2023 sebagai koreksi dari pelaporan tahun sebelumnya.
MENJAGA KEPUASAN PELANGGAN
[OJK F.30] Pada tahun 2025, data diperoleh dari survei kepuasan
SMBC Indonesia menempatkan kepuasan pelanggan nasabah yang mengukur kinerja aplikasi dan layanan
sebagai prioritas utama dalam penyediaan produk dan produk Jenius. Survei dilakukan secara daring pada akhir
layanan. Untuk memastikan kualitas produk dan layanan Desember 2025 kepada nasabah aktif Jenius. Survei ini
yang diberikan senantiasa sesuai dengan harapan dan bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah
kebutuhan nasabah, SMBC Indonesia secara berkala dalam menggunakan aplikasi Jenius untuk kegiatan
melakukan survei kepuasan pelanggan. Hasil survei ini finansial mereka sehari-hari, serta menilai kecenderungan
menjadi dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan, nasabah untuk merekomendasikan aplikasi Jenius
sehingga SMBC Indonesia dapat meningkatkan kualitas sebagai aplikasi finansial sehari-hari berdasarkan
produk dan layanan, memperkuat hubungan dengan pengalaman penggunaan sepanjang tahun 2025.
nasabah, serta menjaga kepercayaan yang telah
diberikan.
Hasil survei kepuasan nasabah Jenius SMBC Indonesia
2025 2025
91%
2024 2024
* *
202
91% 202
3* 3*
Metode 75%
Metode
CSAT NPS
31
42
55
Catatan:
* Penyajian ulang data tahun 2024 dan 2023 dikarenakan ada perubahan sumber data survei yang digunakan yakni menggunakan hasil survei Performa Aplikasi dan Layanan Produk Jenius. Dampaknya,
data di laporan ini berbeda dengan data yang disajikan di laporan tahun sebelumnya, dan tidak dapat diperbandingkan.
Customer Satisfaction Score (CSAT): Survei ini mengukur tingkat kepuasan nasabah terhadap produk atau layanan tertentu dan berfungsi
untuk membantu SMBC Indonesia memahami keunggulan yang dimiliki serta area yang memerlukan peningkatan.
Net Promoter Score (NPS): Survei ini dilakukan untuk menilai tingkat loyalitas nasabah dan seberapa besar kemungkinan mereka untuk
merekomendasikan layanan SMBC Indonesia kepada orang lain.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 85
Lingkungan untuk
84 Masa Depan
Berkelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 86
Integrating Strength for
Sustainable Growth 85
Lingkungan
untuk Masa
Depan
Berkelanjutan
SMBC Indonesia
menetapkan integrasi
kemajuan teknologi
dengan penerapan prinsip
operasional berkelanjutan
sebagai landasan utama
dalam pengembangan
layanan perbankan yang
unggul, guna mewujudkan
masa depan yang lebih
hijau.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 87
Lingkungan untuk
86 Masa Depan
Berkelanjutan
SMBC Indonesia menerapkan pendekatan lingkungan kebijakan pembiayaan hijau yang mendorong investasi
yang berfokus pada pengelolaan sumber daya secara pada proyek-proyek berwawasan lingkungan, SMBC
bertanggung jawab, pengurangan jejak karbon, serta Indonesia berkomitmen mendukung transisi menuju
penerapan praktik ramah lingkungan dalam operasional masa depan yang lebih hijau sekaligus meningkatkan
sehari-hari. Melalui inisiatif seperti efisiensi energi, kesadaran karyawan untuk berperan aktif dalam menjaga
pengelolaan limbah, program penghijauan, serta keberlanjutan lingkungan.
KINERJA LINGKUNGAN SMBC INDONESIA TAHUN 2025
19,59% 961 unit 1 unit
TOTAL PENGURANGAN PEMBELIAN RENEWABLE PANEL SURYA
ENERGI ENERGY CERTIFICATE (REC)
Solar Panel pada Kantor Cabang
Setara 18.582,43 GJ Setara 10% dari Total Biaya Operasional Gunung Sahari, Jakarta
dibandingkan tahun 2024 Perusahaan (bankwide)
PENGGUNAAN PEMASANGAN STASIUN
KENDARAAN LISTRIK PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK
3 1
Kendaraan Listrik untuk di Kantor Cabang Diponegoro, Surabaya
unit operasional karyawan unit
7,53% 82,09%
PENGURANGAN EMISI GRK JUMLAH PORTOFOLIO DALAM PERHITUNGAN
GRK CAKUPAN 3 (EMISI PEMBIAYAAN)
untuk Cakupan 1 dan 2, setelah disesuaikan dengan
penggunaan REC pada Cakupan 2, atau setara 1.131,96 dari total portofolio pinjaman yang terdiri dari sektor produktif
ton CO2e, dibandingkan tahun 2024 dan otomotif tahun 2024
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 88
Integrating Strength for
Sustainable Growth 87
PENGGUNAAN ENERGI
Kegiatan operasional SMBC Indonesia memanfaatkan sebesar 18,582.44 GJ atau 19,59% dibandingkan dengan
energi berupa listrik untuk kegiatan kantor dan BBM tahun sebelumnya. SMBC Indonesia mengurangi
untuk kendaraan operasional. Pada tahun 2025, SMBC penggunaan energi serta meminimalkan emisi karbon
Indonesia berhasil menurunkan penggunaan energi dengan menerapkan berbagai strategi berikut: [OJK F.7]
Mengatur suhu pendingin Melengkapi sistem Menggunakan lampu LED
ruangan (AC) di kantor penerangan di Menara hemat energi.
cabang pada 24°C untuk SMBC dengan sensor
menghemat listrik. gerak yang mematikan
lampu secara otomatis
saat ruangan kosong.
Memasang panel surya Mengurangi jumlah Menyediakan shuttle
untuk mengurangi kendaraan operasional dan bus karyawan untuk
ketergantungan pada listrik menggunakan kendaraan mengurangi pemakaian
dari PLN. listrik. kendaraan pribadi.
Menghadirkan aplikasi Menerapkan sistem kerja Edukasi mengenai hemat
digital lengkap yang work from home untuk listrik bagi karyawan
memfasilitasi layanan mengurangi konsumsi melalui saluran komunikasi
perbankan tanpa perlu energi kantor. internal.
kunjungan ke kantor
cabang.
Konsumsi Energi dalam Organisasi
[GRI 302-1] [GRI 302-3] [OJK F.6] [IDX E-03]
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Konsumsi BBM GJ 18,893.05 33.954,11 33.652,28
Konsumsi Listrik GJ 57,387.99 60.909,37 66.751,76
Total konsumsi energi GJ 76,281.05 94.863,48 100.404,04
Jumlah karyawan Karyawan 6,139 6.491 6.636
Intensitas energi per karyawan GJ/karyawan 12.43 14,61 15,13
Keterangan:
(1) Pemakaian kWh listrik dihitung dengan cara jumlah biaya listrik (Rp dibagi dengan tarif listrik per kwh).
(2) Pemakaian listrik dari kWh dikonversi ke Gjoules dengan menggunakan The Greenhouse Gas Protocol Initiative, 2004.
(3) Pemakaian BBM dalam liter dihitung dari jumlah pembelian BBM (Rp) dibagi dengan harga BBM per liter.
(4) Pemakaian BBM dari liter dikonversi ke gigajoule (GJ) menggunakan faktor konversi berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral Nomor 163.K/HK.02/MEM.S/2021 tentang penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
(5) Denominator yang dipilih dalam menghitung intensitas konsumsi energi adalah jumlah karyawan per 31 Desember 2025
(6) Jenis BBM yang digunakan adalah Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Dex, dan Dexlite. [GRI 302-1]
(7) SMBC Indonesia belum menetapkan tahun dasar untuk perhitungan energi karena masih dalam proses pengumpulan data historis yang
diperlukan serta penyusunan metodologi yang sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.
SMBC Indonesia tidak melakukan penghitungan penggunaan energi di luar organisasi karena tidak terdapat proses bisnis eksternal yang
memerlukan energi dalam jumlah signifikan [GRI 302-2]. Selain itu, penghitungan emisi per produk juga tidak dilakukan karena operasional SMBC
Indonesia tidak menghasilkan produk fisik tertentu. Meski demikian, melalui implementasi berbagai inisiatif digitalisasi seperti e-statement dan
proses paperless, SMBC Indonesia berkontribusi pada pengurangan penggunaan kertas dan kebutuhan energi operasional, yang secara tidak
langsung mendukung penurunan emisi. Informasi lebih rinci mengenai upaya penghematan kertas dapat dilihat pada halaman 92. [GRI 302-5]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 89
Lingkungan untuk
88 Masa Depan
Berkelanjutan
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN
Kontribusi SMBC Indonesia dalam mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih diwujudkan melalui pemanfaatan
energi terbarukan dalam kegiatan operasional perusahaan.
Renewable Energy Certificate (REC) Pemasangan Panel Surya [GRI 302-4] [OJK F.7]
[GRI 302-4]
Renewable Energy Certificate (REC)
merupakan sertifikat yang membuktikan
bahwa produksi tenaga listrik per megawatt
jam (MWh) berasal dari pembangkit listrik
energi terbarukan seperti angin, matahari,
air, atau biomassa. Pada tahun 2025, SMBC
Indonesia telah membeli REC sebanyak
961 unit yang setara dengan 10% dari total
biaya operasional bank bankwide. Inisiatif ini
membuktikan langkah nyata SMBC Indonesia
dalam mengurangi ketergantungan
perusahaan pada energi berbasis fosil.
Karbon Kredit Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi energi dan
Pada 2025, SMBC Indonesia tengah mengurangi emisi karbon, SMBC Indonesia telah memasang
memproses pembelian karbon kredit sebesar panel surya di Kantor Cabang Gunung Sahari, Jakarta sejak
16,696 tCO2 melalui Bursa Karbon Indonesia tahun 2023. Panel berbasis teknologi Fotovoltaik ini mampu
sebagai bagian dari komitmen perusahaan menghasilkan penghematan 7% dari total konsumsi listrik. SMBC
dalam mendukung pengembangan pasar Indonesia belum menetapkan tahun dasar (baseline) untuk
karbon nasional dan agenda keberlanjutan. pengukuran pengurangan konsumsi energi dari pemasangan
Transaksi ini akan dilakukan pada Januari panel surya, karena saat ini masih dalam proses konsolidasi
2026. Transaksi ini mencerminkan pastisipasi data historis dan penyempurnaan metodologi pengukuran.
aktif SMBC Indonesia dalam mendukung Penetapan tahun dasar akan dipertimbangkan seiring dengan
proyek-proyek yang lebih ramah lingkungan. kesiapan data dan metodologi pengukuran yang relevan.
Melalui langkah ini, SMBC Indonesia
menegaskan komitmennya terhadap Kendaraan Listrik
praktik bisnis yang bertanggung jawab serta
SMBC Indonesia pada tahun 2025 mengoperasikan tiga unit
kontribusi terhadap pembangunan ekonomi
kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas karyawan. Dalam
yang berkelanjutan di indonesia.
rangka mendukung pemanfaatan kendaraan listrik, SMBC
Indonesia sejak tahun 2024 telah memasang Stasiun Pengisian
Kendaraan Listrik (SPKL) di Kantor Cabang Diponegoro,
Surabaya. Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis oleh
nasabah prioritas.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 90
Integrating Strength for
Sustainable Growth 89
EMISI GAS RUMAH KACA (GRK)
SMBC Indonesia telah melakukan inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca untuk Cakupan 1, 2, dan 3 sesuai dengan
Greenhouse Gas (GHG) Protocol. Perhitungan Cakupan 3 mencakup kategori non-financed atau operasional serta emisi
pembiayaan, yang dihitung sebagai bagian dari inisiatif Climate Risk Stress Test (CRST).
Emisi Gas Rumah Kaca dalam Ton CO2e
[GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [GRI 305-4] [OJK F.11] [TCFD M2] [IDX E-01] [IDX E-02]
Emisi GRK 2025 2024 2023
Cakupan 1 (BBM) 1.345,90 2.474,82 2.506,91
Cakupan 2 (Listrik) 13.394,83 14.106,92* 16.437,87
Cakupan 3 - - -
Kategori 1. Pembelian barang dan jasa 308,89 198,64 -
Kategori 2. Barang modal 0,66 28,88 -
Kategori 3. Aktivitas terkait bahan bakar & energi (tidak termasuk 4.570,16 5.120,32 -
Cakupan 1 & 2)
Kategori 5. Timbulan limbah 28,40 30,43 -
Kategori 6. Perjalanan dinas 769,13 1.048,51 173,17
Kategori 7. Employee commuting 4.642,94 7.103,54 -
Kategori 15. Emisi pembiayaan 1.586.802,50** 1.353.246,16
Renewable Energy Certificate (REC) -836,07 -1.545,12 -
Jumlah Emisi GRK
Cakupan 1 dan 2 14.740,73 16.581,74 18,944.79
Cakupan 2 - REC (Market Based) 12.558,76 12.561,80 16.437,87
Cakupan 1 + (Cakupan 2 - REC) 13.904,66 15.036,62 18,944.78
Cakupan 3 termasuk emisi pembiayaan 10.320,18 1.600.332,82** 1,353,419.33
Cakupan 3 non-emisi pembiayaan 10.320,18 13.530,32 173.17
Jumlah Karyawan (Karyawan) 6.139 6.491 6,636
Intensitas Emisi GRK per Karyawan (Cakupan 1 dan 2) (ton CO2e/ 2,26 2,32 2.85
Karyawan)
(*) Penyajian ulang data emisi Cakupan 2 tahun 2024 dilakukan karena perubahan metodologi perhitungan menggunakan faktor emisi listrik per provinsi berdasarkan Direktorat Jenderal
Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (2021), dengan dampak penurunan yang tidak material pada emisi Cakupan 2 serta total emisi Cakupan 1 dan 2.
(**) Penyajian ulang data emisi Cakupan 3 tahun 2024 dilakukan karena dimasukkannya perhitungan emisi pembiayaan sebagaimana dijelaskan pada poin 12, sehingga meningkatkan
nilai emisi Cakupan 3 dan total emisi Cakupan 3 tahun 2024 dibandingkan dengan data yang dilaporkan sebelumnya.
Keterangan:
(1) Perhitungan Emisi GRK atas pemakaian BBM menggunakan referensi GHG Protocol for Corporate Accounting and Reporting Standard dan Pedoman Inventarisasi GRK Nasional Buku
II, 2012.
(2) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi cakupan 1 hanya menyertai data penggunaan BBM dari operasional kendaraan dinas SMBC Indonesia di kantor pusat dan
kantor cabang dengan pendekatan kontrol operasional (operational control approch).
(3) Perhitungan Emisi GRK atas pemakaian kwh listrik dilakukan berdasarkan ketentuan dari Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM, 2021.
(4) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi cakupan 2 hanya menyertai data penggunaan listrik dari kantor pusat dan kantor cabang dengan pendekatan kontrol
operasional (operational control approach).
(5) REC sebesar 961 MWh atau setara dengan 836,07 tonCO2e.
(6) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi Cakupan 3 Kategori 5 (timbulan sampah/limbah) hanya menyertai data kantor pusat dikarenakan adanya keterbatasan
data.
(7) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi Cakupan 3 Kategori 6 (perjalanan dinas) terdiri dari pesawat, kereta api, travel, bus, hotel dan taksi.
(8) Pada tahun 2025, SMBC Indonesia mulai menghitung emisi Cakupan 3 untuk perjalanan dinas dari taksi.
(9) Perhitungan Emisi GRK atas perjalanan dinas dilakukan sesuai dengan standar International Civil Aviation Organization (ICAO).
(10) SMBC Indonesia menghitung emisi Cakupan 3 Kategori 7 (employee commuting) dengan menggunakan metode survey kepada seluruh karyawan. Adapun perhitungannya adalah
jumlah hari dalam satu tahun dikalikan dengan jarak tempuh dan faktor emisi dari moda transportasi yang digunakan. Perhitungan ini menggunakan GHG Protocol dengan faktor emisi,
DEFRA 2025 dan standar faktor emisi relevan lainnya.
(11) SMBC Indonesia menghitung emisi Cakupan 3 Kategori 15 (emisi pembiayaan) dengan berlandaskan metodologi perhitungan dari PCAF tahun 2022. SMBC Indonesia menggunakan
tiga jenis sumber data sesuai dengan ketersediaan data, yakni: data emisi debitur, konsumsi energi debitur, dan data estimasi sektoral. Angka emisi pembiayaan posisi tahun 2023
berasal dari 54.41% portfolio SMBC Indonesia (fase 1 tahun 2024), sedangkan posisi emisi pembiayaan tahun 2024 berasal dari 82.09% portfolio SMBC Indonesia (fase 2 tahun
2025) sejalan dengan pelaksanaan pilot project CRST sesuai arahan OJK. Dalam melakukan perhitungan Emisi pembiayaan, data yang digunakan dalam perhitungan adalah data dari
nasabah pada 1 tahun sebelum tahun pelaporan.
(12) Perhitungan intensitas emisi mencakup emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 setelah disesuaikan dengan penggunaan REC, dan denominator yang dipilih dalam menghitung intensitas
emisi GRK adalah jumlah karyawan per 31 Desember 2025.
(13) Emisi yang dihitung adalah gas CO2, CH4, dan N20, kemudian disetarakan menjadi CO2e.
(14) SMBC Indonesia belum menetapkan tahun dasar untuk perhitungan emisi karena masih dalam proses pengumpulan data historis yang diperlukan serta penyusunan metodologi yang
sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 91
Lingkungan untuk
90 Masa Depan
Berkelanjutan
EMISI OPERASIONAL juga sedang mempersiapkan langkah lanjutan berupa
[GRI 305-5] [TCFD M1] [TCFD M2] [TCFD M3] [ACGS B.1.5] pembelian kredit karbon sebagai bagian dari komitmen
[IDX E-01] [IDX E-02] [IDX E-07] [IDX E-06] jangka panjang terhadap sustainable business.
Sepanjang tahun pelaporan, emisi Cakupan 1 dan 2
tercatat sebesar 14.740,73 ton CO2e. Setelah disesuaikan SMBC Indonesia tidak melakukan penghitungan Ozone
dengan penggunaan REC tercatat sebesar 13.904,66 Depleting Substances (ODS) karena bahan yang
ton CO2e atau menurun 7,53% dibandingkan tahun mengandung ODS tidak digunakan dalam operasional
sebelumnya. Penurunan ini juga tercermin pada intensitas SMBC Indonesia. Penghitungan emisi nitrogen oksida
emisi per karyawan, dari 2,32 ton CO2e/karyawan menjadi (NOx), sulfur oksida (SOx), dan polutan udara lainnya
2,26 ton CO2e/karyawan. Perhitungan penurunan emisi juga tidak dilakukan, mengingat aktivitas perbankan
ini mencakup emisi Cakupan 1 dan 2. [OJK F.12] tidak menghasilkan emisi tersebut dalam jumlah yang
signifikan. [GRI 305-6] [GRI 305-7]
Sebagai wujud dukungan terhadap komitmen SMBC
Group untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun Sementara Emisi cakupan 3 non-financed atau
2030 untuk kegiatan operasional dan tahun 2050 untuk operasional terdiri dari:
portofolio pinjaman serta investasi, SMBC Indonesia terus • Barang dan jasa yang dibeli
memperkuat upaya pengurangan emisi di seluruh lini • Barang modal
bisnis. Pada tahun 2025, SMBC Indonesia telah melakukan • Kegiatan terkait bahan bakar dan energi (tidak
pembelian 961 unit Renewable Energy Certificate tercakup dalam Cakupan 1 atau Cakupan 2)
(REC), yang setara dengan 10% dari total konsumsi • Limbah yang dihasilkan dalam operasi
listrik operasional bankwide. Selain itu, SMBC Indonesia • Perjalanan dinas
• Employee commuting
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia melakukan perhitungan emisi Cakupan 3 yang
lebih komprehensif untuk perhitungan employee commuting, dengan melakukan
pendataan jejak emisi karyawan secara bankwide.
EMISI PEMBIAYAAN (FINANCED EMISSION) di tahun 2025, sesuai roadmap dari OJK dimana
[GRI 305-3] [FS10] [SUSBA 1.6.2.3] [IDX E-01] pelaksanaan CRMS memperluas cakupan penilaian
SMBC Indonesia melakukan perhitungan emisi karbon CRST menjadi 100% portfolio Bank, SMBC Indonesia
sesuai dengan Greenhouse Gas (GHG) Protocol. pun melakukan perhitungan emisi pembiayaan sebesar
Perhitungan ini termasuk dalam Cakupan 3 Kategori 15 82,09% dari total pembiayaan untuk seluruh sektor
dengan fokus pada emisi pembiayaan yang termasuk produktif di Bank dan juga sektor konsumtif khusus
dalam asset class Business Loans dan Automotive untuk Automotive Loans, dengan mempertimbangkan
Loans yang mengacu pada standar Partnership for ketersediaan metodologi yang diperlukan dalam
Carbon Accounting Financials (PCAF, 2022). Perhitungan penghitungan emisi pada sektor konsumtif lainnya.
dilakukan berdasarkan data pembiayaan dari tahun Overview Portfolio CRST dapat dilihat di halaman 50.
sebelum periode pelaporan.
SMBC Indonesia melakukan penghitungan emisi
Dalam Laporan Keberlanjutan 2024, perhitungan emisi pembiayaan berasal dari sektor-sektor prioritas OJK dan
pembiayaan masih terbatas karena hanya mencakup sektor produktif lainnya serta sektor konsumtif untuk
sebagian portfolio produktif SMBC Indonesia. Selanjutnya Automotive Loans sebagai berikut: [SUSBA 1.6.2.3]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 92
Integrating Strength for
Sustainable Growth 91
322.582,41 01 35.244,00
07 02 335.692,35
01 Pertambangan dan penggalian
Pengadaan listrik, gas, uap/air panas,
02
dan udara dingin
Total Emisi yang 03 Konstruksi
03 3.417,00
dibiayai
(Ton CO2) 04 Pengangkutan dan pergudangan
04 93.801,98
1.586.802,50 05 Pertanian, kehutanan, dan perikanan
05 52.416,82
06 Industri pengolahan
07 Sektor lainnya
06
752.027,69
MANAJEMEN ASET TEKNOLOGI pemantauan bulanan, nilai rata-rata PUE berada pada
kategori Average, yang menunjukkan kepatuhan
RAMAH LINGKUNGAN
terhadap standar ISO/IEC 30134-2:2016 dan dapat
SMBC Indonesia memanfaatkan teknologi sebagai
menjadi tolok ukur dalam upaya mitigasi pemborosan
fondasi utama dalam menyediakan layanan perbankan
energi serta pengembangan infrastruktur IT yang
modern. Namun, SMBC Indonesia menyadari bahwa
ramah lingkungan.
pengelolaan aset teknologi juga memiliki jejak karbon
sehingga SMBC Indonesia berupaya mengurangi
2. Dekomisi Server
beban lingkungan dari penggunaan teknologi melalui
Menonaktifkan aplikasi yang sudah tidak lagi
pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Berikut merupakan
digunakan atau sudah tidak relevan dengan
beberapa inisiatif yang diterapkan SMBC Indonesia untuk
kebutuhan SMBC Indonesia. Aktifitas ini dapat
mengurangi konsumsi energi dari aktivitas teknologi
menekan konsumsi energi serta meningkatkan
informasi:
efesiensi sistem dan proses bisnis.
1. Pemantauan Power Usage Effectiveness (PUE)
3. Kajian Teknologi Ramah Lingkungan
SMBC Indonesia berkomitmen pada pengelolaan
SMBC Indonesia melakukan kajian terhadap potensi
energi berkelanjutan melalui pemantauan Power
penerapan teknologi berkelanjutan, termasuk
Usage Effectiveness (PUE) di data center secara
evaluasi ketersediaan teknologi hijau di pasar dan
berkala. Hal ini dilakukan untuk menjamin optimalisasi
pemanfaatan layanan infrastruktur bersama (cloud
konsumsi listrik agar tetap efisien dan selaras
computing) sebagai opsi yang lebih hemat energi.
dengan kebutuhan operasional. Berdasarkan hasil
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 93
Lingkungan untuk
92 Masa Depan
Berkelanjutan
PENGHEMATAN KERTAS LIMBAH
[G4-EN23] [OJK F.13] [OJK F.13] [OJK F.14] [IDX E-05]
SMBC Indonesia memaksimalkan penggunaan layanan SMBC Indonesia menerapkan sistem manajemen
perbankan digital untuk meminimalkan penggunaan sampah yang bertanggung jawab di Menara SMBC
kertas. Di samping itu, SMBC Indonesia menerapkan dengan memilah limbah organik dan anorganik untuk
berbagai inisiatif penghematan kertas berikut ini: memudahkan proses daur ulang. SMBC Indonesia
• Digitalisasi dokumen internal dan eksternal untuk tidak menghasilkan limbah cair (efluen), karena tidak
mengurangi kebutuhan pencetakan. relevan dengan bisnis perusahaan. Seluruh limbah yang
• Penyampaian laporan dan notifikasi kepada nasabah terkumpul dikelola oleh Waste4Change, yaitu vendor
melalui kanal elektronik. daur ulang limbah yang berfokus dalam mengurangi
• Menggunakan tanda tangan digital. timbunan sampah yang berakhir di TPA. Melalui inisiatif
• Mengoptimalkan penggunaan platform online untuk ini, SMBC Indonesia turut berkontribusi dalam upaya
rapat dan persetujuan dokumen. transformasi sampah menjadi sumber daya bernilai
• Mencetak dokumen pada dua sisi kertas. untuk mewujudkan ekonomi sirkular yang berkelanjutan
• Edukasi bagi karyawan mengenai pentingnya di Indonesia. Edukasi pengelolaan sampah juga dilakukan
menghemat penggunaan kertas yang disampaikan melalui program employee volunteering Sahabat Daya.
melalui saluran komunikasi internal. Informasi lebih rinci di bab Memberdayakan Masyarakat,
Membangun Masa Depan pada halaman 119-133.
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia berhasil mengurangi
penggunaan kertas sebesar 22% dibandingkan dengan
tahun sebelumnya. BANGUNAN BERWAWASAN
LINGKUNGAN
Kantor pusat Menara SMBC Indonesia dirancang sesuai
dengan prinsip bangunan berwawasan lingkungan, yaitu
konsep arsitektur yang mengedepankan pemanfaatan
Kertas yang Digunakan (Rim)
sumber daya alam secara efisien serta pengurangan jejak
karbon untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan
46.356 sehat. Gedung ini terletak di kawasan Mega Kuningan
Jakarta, dan berhasil meraih sertifikasi Greenship Gedung
59.361 Baru V.1.2 dari Green Building Council Indonesia (GBCI)
dengan peringkat Gold sejak tahun 2020.
49.204
Penanaman vegetasi di area
gedung untuk menyerap
Tahun 2023 polutan dan menurunkan suhu
Tahun 2024
Tahun 2025 Mengoptimalkan pencahayaan
alami melalui desain panel kaca
besar
Keterangan: perhitungan mencakup data pemakaian di kantor
pusat dan seluruh kantor cabang.
Menampung air hujan untuk
AIR DAN EFLUEN penyiraman taman dan
[OJK F.8] [IDX E-04] flushing toilet
SMBC Indonesia menggunakan air tanah dan pembelian
air dari pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan domestik
di kantor. Namun, SMBC Indonesia tidak menghitung total
Pemasangan sensor gerak
penggunaan air karena konsumsi air merupakan bagian
otomatis pada keran dan sistem
dari fasilitas penyewaan gedung.
penerangan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 94
Integrating Strength for
Sustainable Growth 93
Selain berkontribusi pada pengurangan dampak ekologis lingkungan turut menciptakan suasana kerja yang lebih
SMBC Indonesia, penerapan konsep gedung ramah sehat dan nyaman bagi karyawan.
Penerapan teknologi Ultraviolet
Sistem ventilasi optimal untuk Germicidal Irradiation (UVGI) yang
menjaga sirkulasi udara segar. efektif membunuh mikroorganisme
di udara, sehingga kualitas udara
tetap terjaga bersih dan sehat.
Penempatan tanaman indoor yang Penggunaan epoxy floor coating
memberikan oksigen tambahan dan sebagai lapisan pelindung lantai
efek relaksasi. yang terbukti mampu menghambat
pertumbuhan bakteri, kuman, serta
jamur.
EDUKASI LINGKUNGAN lingkungan kerja yang lebih hijau melalui penerapan
SMBC Indonesia berinisiatif memperkuat budaya praktik gaya hidup berkelanjutan.
keberlanjutan di kalangan karyawan menciptakan
Menggunakan Distribusi dokumen
pitcher/tumbler untuk internal secara elektronik
konsumsi air minum (paperless)
EDUKASI GAYA
Hemat Listrik
HIDUP RAMAH Memilah sampah
LINGKUNGAN sebelum dibuang
UNTUK KARYAWAN
Menghemat listrik dan
Menggunakan
mengatur AC pada
shuttle bus.
suhu 23–25°C
Dalam rangka mendorong implementasi budaya berkelanjutan di lingkungan kerja dan juga masyarakat secara luas,
SMBC Indonesia juga aktif melakukan kegiatan edukasi lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan kepada karyawan dan
pihak eksternal. [SUSBA 1.5.1.4]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 95
Lingkungan untuk
94 Masa Depan
Berkelanjutan
Inisiatif Edukasi Lingkungan 2025
Program Deskripsi Kegiatan
Seminar Gaya Bijak: Kurangi Sampah, Seminar menghadirkan ahli keberlanjutan dan pengelolaan sampah, Muhamad Bijaksana
Tambah Manfaat, 29 Agustus 2025 Junerosano dari Waste for Change sebagai pembicara. Seminar ini mengajak karyawan dan
masyarakat luas untuk peduli dan berpartisipasi aktif dalam aksi pengelolaan limbah yang lebih
baik untuk merespon persoalan krisis sampah di masyarakat. Seminar diselenggarakan secara
hybrid dan menjadi bagian dari event Daya Fest 2025. Seminar diikuti 247 peserta.
Upcycle Workshop dari Limbah Workshop ini mengajak karyawan SMBC Indonesia kreatif mengelola limbah tekstil, salah satunya
Pakaian adalah mengubah limbah tekstil menjadi barang yang bermanfaat dan bahkan dapat memiliki
nilai jual seperti tas. Workshop ini berkolaborasi dengan Smitten by Pattern dan Waste for Change
dan diikuti oleh 22 karyawan.
Pelatihan online "daya.id" Materi video edukasi seputar topik lingkungan dan keberlanjutan pada kanal pelatihan online di
situs “daya.id”.
PROGRAM LINGKUNGAN DAN reforestasi sekaligus memberdayakan petani kopi lokal
melalui tanaman bernilai ekonomi.
KEANEKARAGAMAN HAYATI
[OJK B.2.d]
Pohon-pohon tersebut dihimpun melalui aktivitas berjalan
SMBC Indonesia berupaya meningkatkan kontribusi
kaki selama Oktober–November 2025, di mana setiap
perusahaan terhadap perlindungan lingkungan dan
10.000 langkah dikonversi menjadi satu pohon. Jumlah
keanekaragaman hayati melalui serangkaian inisiatif
pohon yang tertanam juga termasuk donasi yang
yang melibatkan seluruh elemen perusahaan. Hal ini
diberikan dari sejumlah nasabah Sinaya Prioritas.
diwujudkan melalui berbagai aksi kolektif yang dirancang
untuk meminimalkan dampak ekologis SMBC Indonesia
Penanaman pohon kopi ini diharapkan memberi
serta memberikan kontribusi positif bagi pelestarian alam.
dampak jangka panjang yang mengintegrasikan
manfaat lingkungan dan ekonomi, karena kopi mampu
PENANAMAN POHON UNTUK EKOSISTEM DAN
meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani
MASYARAKAT
secara berkelanjutan, sementara pohon naungan berperan
SMBC Indonesia melalui Program BerDaya untuk Bumi menciptakan ekosistem yang resilien.
berhasil mengumpulkan 1.971 pohon untuk ditanam dan
didonasikan untuk masyarakat. Program yang diikuti oleh Perjalanan SMBC Indonesia selama 3 tahun terakhir
411 karyawan SMBC Indonesia dan anak perusahaannya dalam mewujudkan komitmen atas upaya pelestarian
(BTPN Syariah, OTO, dan SOF) bertujuan untuk mendukung keanekaragaman hayati disajikan dalam tabel berikut:
Jenis Pohon yang Jumlah Pohon
2025 ditanam yang ditanam (pohon) Dampak bagi Ekosistem
Berpotensi menyerap CO2, berperan
Pohon Kopi
1.637 dalam pengaturan cahaya,
meningkatkan kesuburan tanah,
meningkatkan keanekaragaman
Pohon tanaman hutan hayati serta mencegah erosi
sebagai peneduh/ 334
naungan*
2024
Pohon Mangga
1.500 Berpotensi menyerap CO2, menjaga
kualitas tanah, dan menyediakan
habitat bagi serangga penyerbuk.
2023
Pohon Mangrove
1.500 Berpotensi menyerap CO2, melindungi
pesisir dari abrasi, dan menjadi habitat
biota laut.
* Pohon Alpukat (Persea americana), Pohon Durian (Durio), Pohon Kakao (Theobroma cacao), Pohon Kihujan (Samanea saman), Pohon Kipancar (Eurya nitida), Pohon
Nangka (Artocaprpus heterophyllus), Pohon Randu (Ceiba pentandra) dan Pohon Rasamala (Altingia excelsa noronha).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 96
Integrating Strength for
Sustainable Growth 95
DONASI UNTUK PENGURANGAN SAMPAH Pelaksanaan program ini juga berkolaborasi dengan
SMBC Indonesia memperkuat budaya keberlanjutan karyawan dari BTPN Syariah (anak perusahaan SMBC
di lingkungan karyawan melalui program kerelawanan Indonesia). Seluruh hasil donasi kemudian disalurkan
‘Sahabat Daya Donasi’ dengan mengajak karyawan kepada mitra yang berkompeten untuk dikelola lebih
untuk peduli dan terlibat aktif merespon persoalan krisis lanjut sesuai peruntukannya.
sampah dengan mendonasikan sampah dan barang-
barang tidak terpakai, antara lain donasi elektronik bekas,
pakaian layak pakai, dan sampah plastik.
DONASI ELEKTRONIK
443 120,54
TIDAK TERPAKAI Unit Kg
Jumlah Barang Elektronik Bekas Total Berat Limbah
Terkumpul Elektronik
990 >100
DONASI PAKAIAN Pakaian
LAYAK PAKAI Jumlah Pakaian Layak Pakai Penerima Manfaat
Terkumpul
5.981 142 91,45
Botol Kg KgCo2e
DONASI
Jumlah Botol Plastik Total Berat Limbah Potensi Pengurangan Emisi
PLASTIK Terkumpul Plastik Karbon
KEBIJAKAN PERLINDUNGAN BIAYA LINGKUNGAN HIDUP
LINGKUNGAN [OJK F.4]
SMBC Indonesia berkomitmen kuat untuk melindungi SMBC Indonesia mengurangi jejak karbon perusahaan
lingkungan dan keanekaragaman hayati melalui kebijakan melalui berbagai strategi pelestarian lingkungan hidup
pembiayaan yang bertanggung jawab. Komitmen ini seperti program efisiensi energi dan pengurangan
diwujudkan dengan tidak memberikan pembiayaan limbah. Akan tetapi, SMBC Indonesia belum melakukan
kepada debitur maupun proyek yang berpotensi pencatatan biaya lingkungan hidup secara terpisah
merusak ekosistem penting, seperti pembukaan hutan karena biaya yang dikeluarkan sudah termasuk dalam
primer, eksploitasi satwa dilindungi, serta kegiatan yang total biaya inisiatif lingkungan lainnya seperti biaya
mengancam area konservasi atau wilayah dengan pengelolaan limbah, biaya pengelolaan bangunan
nilai keanekaragaman hayati tinggi. Sebaliknya, SMBC berwawasan lingkungan, dan lainnya. SMBC Indonesia
Indonesia mendorong dan menerima pembiayaan belum merencanakan pemisahan biaya lingkungan hidup
yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan, termasuk secara khusus, karena sistem yang berlaku dinilai telah
proyek energi terbarukan, efisiensi energi, dan praktik memadai dalam memenuhi kebutuhan pengelolaan dan
bisnis yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan ini, pelaporan Perusahaan.
SMBC Indonesia tidak hanya mendukung pertumbuhan
ekonomi, tetapi juga memastikan kontribusi positif
terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan jangka
panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 97
Mengembangkan Talenta,
96 Menguatkan Kinerja
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 98
Integrating Strength for
Sustainable Growth 97
Mengembangkan
Talenta,
Menguatkan
Kinerja
Pengembangan talenta
bukan sekadar program
melainkan budaya yang
mengokohkan kinerja
keberlanjutan SMBC
Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 99
Mengembangkan Talenta,
98 Menguatkan Kinerja
Di SMBC Indonesia, kami percaya bahwa pekerjaan bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah perjalanan strategis untuk
menciptakan nilai jangka panjang. Melalui program #MoreThanAJourney sebagai Employee Value Proposition (EVP), kami
menghadirkan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan personal dan profesional, kolaborasi lintas budaya,
serta jalur karir yang terstruktur. Dengan membangun ekosistem kerja yang inklusif dan berorientasi pada pertumbuhan,
SMBC Indonesia terus memperkuat kapabilitas organisasi sekaligus memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku
kepentingan.
Lima Pilar EVP SMBC Indonesia
PILAR KETERANGAN
Memberikan kesempatan untuk membawa perubahan positif di
IMPACTFULNESS setiap langkah.
SMBC Indonesia memiliki berbagai kegiatan yang bertujuan memberdayakan
karyawan agar dapat memberikan dampak positif, baik bagi SMBC Indonesia,
nasabah, rekan kerja, maupun masyarakat luas.
Memberikan ruang untuk berkembang secara personal dan
SELF-GROWTH
profesional.
Berbagai kegiatan disiapkan untuk memberikan karyawan ruang dan dukungan
penuh agar mereka bisa menggali potensi diri dan terus berkembang menjadi versi
terbaik dari diri mereka setiap hari.
Memberikan ruang untuk membangun kolaborasi yang sinergis.
RELATIONSHIP
Di SMBC Indonesia, kami menyediakan berbagai kegiatan lintas entitas untuk
memperkuat sinergi, bukan hanya dalam aspek bisnis, tetapi juga melalui
persahabatan, kepercayaan, dan kolaborasi jangka panjang dengan berbagai pihak.
DIGITALLY Pemanfaatan teknologi untuk mendorong inovasi dan efisiensi.
POWERED
Sebagai pelopor pemanfaatan teknologi digital dalam perbankan, SMBC Indonesia
mendorong karyawan menguasai kemajuan dunia digital agar mereka dapat
berinovasi, memberikan manfaat bagi bank, SMBC Indonesia, dan masyarakat luas.
Memberikan kesempatan untuk membangun jaringan kerja sama tak
INTERNATIONAL
terbatas jarak.
NETWORK
Sebagai bagian dari grup SMBC, SMBC Indonesia mendukung pengembangan
karir karyawan dengan membuka peluang pengalaman dan jaringan
internasional yang sangat bermanfaat dalam persaingan global saat ini.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 100
Integrating Strength for
Sustainable Growth 99
STRATEGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Human Resources (HR) SMBC Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan talenta terbaik dan memastikan kesiapan
organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan. Fokus strategis HR adalah menarik, mengembangkan, dan
mempertahankan talenta (attract, develop, and retain talents) agar selaras dengan pertumbuhan bisnis dan kebutuhan
jangka panjang SMBC Indonesia. Strategi pengelolaan HR ini dijalankan melalui empat pilar utama:
Talent Development Diversity, Equity & Inclusion
SMBC Indonesia aktif mengembangkan SMBC Indonesia menegaskan
kepemimpinan dan talenta global. komitmennya terhadap kesetaraan dan
keberagaman.
Employee Engagement & Employer
Learning & Development
SMBC Indonesia menempatkan Branding
pengembangan kompetensi sebagai SMBC Indonesia percaya bahwa
prioritas utama. kesejahteraan dan keterlibatan karyawan
adalah kunci keberhasilan organisasi.
Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia SMBC Indonesia
Direktorat Human Resources berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia Perusahaan dan memastikan
kapasitas yang berkesinambungan untuk mendukung pertumbuhan organisasi di masa depan.
Fokus strategisnya adalah menarik, mengembangkan, dan mempertahankan talenta.
Employee Engagement
Learning and Organizational Diversity, Equity &
& Wellbeing and
Development Development Inclusion Program
Employee Branding
HR Digital Transformation
PENGHARGAAN DI BIDANG SDM
HR Asia Awards Best Companies to Work Most Caring Company Diversity, Equity &
1 for in Asia 2025 2 3
2025 Awards 2025 Inclusion Awards 2025
HR Excellence Predikat “Excellent” Predikat “Very Good” Predikat “Very Good”
1 dalam kategori 2 dalam kategori 3 dalam kategori
Award 2025
Wellbeing Learning & Development Employer Branding and
Management (L&D) Talent Acquisition
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 101
Mengembangkan Talenta,
100 Menguatkan Kinerja
HR DIGITAL TRANSFORMATION SMBC INDONESIA
Sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pengalaman kerja yang unggul dan efisien, SMBC Indonesia
melaksanakan transformasi digital di bidang Human Resources (HR) secara menyeluruh. Transformasi ini bertujuan untuk
meningkatkan pengalaman karyawan (employee experience), memperkuat efisiensi proses, dan mengintegrasikan
seluruh layanan HR ke dalam satu ekosistem digital yang terpadu.
Melalui inisiatif HR Digital Transformation, SMBC Indonesia beralih dari penggunaan berbagai aplikasi HR yang terpisah
menjadi satu platform HR terintegrasi. Pendekatan ini memastikan seluruh aktivitas HR, mulai dari layanan karyawan,
manajemen kinerja, kompensasi, pembelajaran, hingga pengelolaan talenta dapat dijalankan secara cepat, aman, dan
efisien.
Strategi Transformasi
Transformasi ini dibangun di atas beberapa strategi utama, yaitu:
1. Mobile-first approach, menghadirkan akses mudah melalui perangkat seluler;
2. Flexible and integrated HR Process, memastikan setiap proses SDM saling terhubung;
3. Chatbot feature untuk meningkatkan responsivitas layanan;
4. New learning experience yang mendukung pembelajaran digital; dan
5. Robotic Process Automation (RPA) untuk mempercepat pemrosesan administratif.
MENGEMBANGKAN BUDAYA KEBERLANJUTAN [OJK F.1]
Keberhasilan agenda keberlanjutan SMBC Indonesia sangat bergantung pada perilaku dan kompetensi setiap karyawan.
Karena itu, SMBC Indonesia secara sistematis menumbuhkan budaya keberlanjutan di seluruh organisasi melalui berbagai
inisiatif seperti:
Mengkomunikasikan nilai, target, hingga inisiatif keberlanjutan SMBC Indonesia kepada seluruh karyawan
perusahaan di setiap level jabatan.
Menyelenggarakan berbagai pelatihan yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan pada setiap aspek
operasional, seperti pelatihan mengenai kode etik, antikorupsi, hingga ekonomi keberlanjutan.
Menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dengan menerapkan sistem whistleblowing system,
kebijakan perlindungan karyawan, non diskriminasi dan kesetaraan. [IDX S-09]
Menjamin kesejahteraan karyawan dengan membangun lingkungan kerja yang inklusif dan menyediakan
berbagai fasilitas guna mendukung produktivitas karyawan.
Membuka kesempatan karyawan untuk berkontribusi menciptakan dampak positif terhadap lingkungan
dan masyarakat.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 102
Integrating Strength for
Sustainable Growth 101
Upaya SBMC Indonesia dalam Aspek HAM [IDX S-09]
100%
Karyawan tercakup dalam
45%
Karyawan adalah
50%
dari jajaran Direksi adalah
Perjanjian Kerja Bersama perempuan perempuan
(PKB)
107 93%
Tenaga keselamatan
40
Perempuan mengambil cuti Karyawan mengikuti kelas
melahirkan dan 117 laki-laki telah dilatih dalam bahasa isyarat untuk mendukung
mengambil cuti ayah aspek HAM disabilitas tuna rungu
100% 2
Mahasiswa difabel
Karyawan magang di SMBC
mendapatkan Indonesia
penilaian kinerja
6.127
Karyawan
mendapatkan
5.928
pelatihan
Karyawan mengikuti 37 klub di SMBC Indonesia untuk
keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 103
Mengembangkan Talenta,
102 Menguatkan Kinerja
KARYAWAN SMBC INDONESIA Indonesia juga tidak mempekerjakan pekerja dengan
[IDX S-04] jadwal kerja tidak tetap atau tanpa jaminan jam kerja
Tahun 2025, jumlah karyawan SMBC Indonesia minimum, serta menolak praktik pekerja paksa dan
adalah 6.139, atau turun sebesar 5,4% dibandingkan pekerja anak sesuai peraturan perundangan dan standar
tahun sebelumnya, dengan demikian tidak terdapat HAM. Kebijakan ketenagakerjaan ini mendukung praktik
perubahan yang signifikan selain dari pensiun atau kerja yang adil, lingkungan kerja yang aman, sejalan
berhenti atas keinginan sendiri. SMBC Indonesia tidak dengan kerangka keberlanjutan SMBC Indonesia.
mempekerjakan karyawan paruh waktu, oleh karena [GRI 2-7] [GRI 2-8] [GRI 408-1] [GRI 409-1] [OJK F.19]
itu tidak disajikan tabel karyawan paruh waktu. SMBC [IDX S-10]
Jumlah Total Karyawan Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian (Tetap dan Temporer),
Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 2-7] [OJK C.3.b] [IDX S-04]
2025 2024 2023
Keterangan
Tetap Temporer Tetap Temporer Tetap Temporer
Pria 3.232 156 3.377 193 3.500 195
Wanita 2.671 80 2.819 102 2.846 95
Subtotal 5.903 236 6.196 295 6.346 290
Total 6.139 6.491 6.636
Jumlah Total Karyawan Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian (Tetap dan Temporer), Berdasarkan Wilayah
[GRI 2-7] [OJK C.3.b] [IDX S-04]
2025 2024 2023
Keterangan
Tetap Temporer Tetap Temporer Tetap Temporer
Jabodetabek 3.123 135 3.073 200 3.032 171
Jawa (di luar 1.502 48 1.692 41 1.778 57
Jabodetabek)
Luar Jawa 1.278 53 1.431 54 1.536 62
Subtotal 5.903 236 6.196 295 6.346 290
Total 6.139 6.491 6.636
Catatan:
Penghitungan karyawan di bab ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari Direktorat Human Resources
PEREKRUTAN KARYAWAN individu yang berpotensi menjadi pemimpin masa
SMBC Indonesia menyelenggarakan berbagai program depan Perusahaan.
rekrutmen yang dirancang secara profesional, inklusif, dan Program kerja praktik adalah bagian dari sarana
berorientasi pada pengembangan kompetensi sebagai pendidikan melalui belajar bekerja secara langsung/
upaya membangun fondasi sumber daya manusia yang praktik di SMBC Indonesia bagi mahasiswa dari
kuat untuk mendukung pertumbuhan perusahaan. lembaga pendidikan, yang terbagi menjadi:
- Program Internship Reguler yang dapat
Rekrutmen Internal dan Eksternal adalah proses
dilaksanakan sesuai kebutuhan Unit Kerja
rekrutmen yang melibatkan internal karyawan atau
(insidental).
kandidat eksternal yang dilaksanakan untuk mengisi
- Intern Development, Enhancement and
posisi yang kosong di Perusahaan.
Acceleration Space (IDEAS) adalah program
Leadership Acceleration Development (LEAD)
magang di SMBC Indonesia yang dirancang
LEAD adalah program akselerasi dari SMBC Indonesia
untuk mengembangkan keterampilan dan
yang dirancang untuk memberdayakan individu-
pengetahuan para mahasiswa dan lulusan baru.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 104
Integrating Strength for
Sustainable Growth 103
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1]
Keterangan 2025 % 2024 % 2023 %
Pria 223 52% 259 50% 326 54%
Wanita 205 48% 255 50% 283 46%
Total 428 100% 514 100% 609 100%
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1]
Keterangan 2025 % 2024 % 2023 %
Usia 20-30 tahun 210 49% 282 55% 331 54%
Usia 30-50 tahun 201 47% 217 42% 265 44%
Usia di atas 50 tahun 17 4% 15 3% 13 2%
Total 428 100% 514 100% 609 100%
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1]
Keterangan 2025 % 2024 % 2023 %
Jabodetabek 284 66% 363 71% 454 75%
Jawa (di luar 82 19% 82 16% 87 14%
Jabodetabek)
Luar Jawa 62 15% 69 13% 68 11%
Total 428 100% 514 100% 609 100%
PERGANTIAN KARYAWAN wellness program, keseimbangan kerja dan kehidupan,
[IDX S-03] hingga peluang pengembangan karier dan pengakuan
Tingkat pergantian karyawan tetap SMBC Indonesia pada kinerja. Lingkungan kerja yang inklusif dan suportif
2025 tercatat 11,1%. Capaian ini mencerminkan efektivitas tersebut memperkuat loyalitas, stabilitas tim, serta kinerja
strategi retensi yang menekankan kesejahteraan organisasi yang mendukung agenda keberlanjutan SMBC
karyawan, mulai dari remunerasi dan manfaat kompetitif, Indonesia.
Penghentian Status Pekerja [GRI 401-1]
Keterangan 2025 2024 2023
Pensiun 319 140 314
Meninggal 7 3 10
Diberhentikan 46 51 97
Mengundurkan diri 347 378 470
Lain-lain 61 89 60
Total 780 661 951
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 105
Mengembangkan Talenta,
104 Menguatkan Kinerja
Pergantian Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1] [IDX S-03]
2025 2024 2023
Tingkat Tingkat Tingkat
Keterangan
Perputaran Proporsi Perputaran Proporsi Perputaran Proporsi
Jumlah Jumlah Jumlah
Karyawan (%) Karyawan (%) Karyawan (%)
(%) (%) (%)
Pria 407 6% 52% 385 6% 58% 608 9% 64%
Wanita 373 6% 48% 276 4% 42% 343 5% 36%
Total 780 12% 100% 661 10% 100% 951 14% 100%
Pergantian Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1] [IDX S-03]
2025 2024 2023
Tingkat Tingkat Tingkat
Keterangan
Perputaran Proporsi Perputaran Proporsi Perputaran Proporsi
Jumlah Jumlah Jumlah
Karyawan (%) Karyawan (%) Karyawan (%)
(%) (%) (%)
Usia 20-30 149 2% 19% 141 2% 21% 204 3% 22%
tahun
Usia 30-50 513 8% 66% 420 6% 64% 639 9% 67%
tahun
Usia di atas 118 2% 15% 100 2% 15% 108 2% 11%
50 tahun
Total 780 12% 100% 661 10% 100% 951 14% 100%
Pergantian Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1] [IDX S-03]
2025 2024 2023
Tingkat Tingkat Tingkat
Keterangan
Perputaran Proporsi Perputaran Proporsi Perputaran Proporsi
Jumlah Jumlah Jumlah
Karyawan (%) Karyawan (%) Karyawan (%)
(%) (%) (%)
Jabodetabek 291 5% 37% 308 5% 47% 406 6% 43%
Jawa (di luar 272 4% 35% 187 3% 28% 314 5% 33%
Jabodetabek)
Luar Jawa 217 3% 28% 166 2% 25% 231 3% 24%
Total 780 12% 100% 661 10% 100% 951 14% 100%
KEBERAGAMAN, KESETARAAN DAN suku, atau status lainnya melalui proses rekrutmen dan
INKLUSI promosi berbasis merit.
[GRI 405-1] [OJK F.18] [OJK C.3.b] [IDX S-01] [IDX S-08]
Kami berupaya membangun organisasi yang Untuk mendukung keberagaman dan inklusi, SMBC
memungkinkan individu dari beragam latar belakang Indonesia berfokus pada tiga pilar, yakni:
untuk saling menghormati serta mengoptimalkan 1. Pemberdayaan Perempuan: SMBC Indonesia
kemampuan dan keunikan yang dimiliki. DE&I kami berkomitmen untuk mempromosikan kesetaraan
posisikan sebagai salah satu strategi pertumbuhan gender di seluruh tingkatan organisasi. Komitmen
utama, yang diwujudkan melalui berbagai inisiatif. Sebagai ini diwujudkan melalui program pendampingan dan
bagian dari strategi global tersebut, SMBC Indonesia terus pengembangan kepemimpinan, serta penerapan
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, berlandaskan kebijakan yang mendukung pengembangan karir
rasa saling menghormati, untuk memberdayakan bagi perempuan.
setiap individu mencapai potensi terbaiknya. Kami juga 2. Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas: SMBC Indonesia
berkomitmen mendukung kesetaraan gender melalui berusaha menciptakan kesadaran akan pentingnya
penyediaan kesempatan kerja yang setara tanpa lingkungan kerja yang ramah bagi penyandang
diskriminasi atas dasar gender, usia, disabilitas, agama, Disabilitas dengan membangun budaya inklusif, baik
untuk karyawan maupun pelanggan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 106
Integrating Strength for
Sustainable Growth 105
3. Lingkungan Kerja Ramah Keluarga: SMBC 35% posisi manajemen tingkat atas diisi oleh perempuan.
Indonesia berkomitmen untuk membangun Rasio upah dasar karyawan pria dan wanita pada level
lingkungan kerja yang mendukung karyawan dalam jabatan yang sama adalah 1:1, dan tidak terdapat insiden
menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan diskriminasi yang terkonfirmasi melalui kanal pelaporan
kehidupan keluarga. internal maupun eksternal. [GRI 405-2] [GRI 406-1]
Pada periode pelaporan 2025, jumlah karyawan Untuk mendukung keberagaman dan inklusi, SMBC
perempuan mencapai 45% dari total karyawan, dan Indonesia melakukan berbagai program di antaranya:
Inisiatif Deskripsi
Kelas Bahasa Isyarat SMBC Indonesia membuka kelas BISINDO Tingkat I secara reguler bagi karyawan
Indonesia (BISINDO) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dalam memupuk komunikasi
inklusif serta menjangkau komunitas disabilitas. Dengan bekal kemampuan dasar
bekerja sama dengan
Bahasa Isyarat, karyawan diharapkan dapat berinteraksi lebih efektif dengan teman
Parakerja tuli, memperkuat budaya inklusif, dan menunjukan kepedulian terhadap aksesibilitas
layanan.
Kesempatan magang SMBC Indonesia membuka kesempatan magang bagi penyandang disabilitas
untuk talent difabel sebagai wujud komitmen terhadap inklusi dan keberagaman. Melalui program ini,
SMBC Indonesia tidak hanya memberikan pengalaman kerja yang berharga, tetapi
juga menciptakan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan keterampilan,
membangun kepercayaan diri, serta berkontribusi secara nyata di lingkungan kerja
yang setara dan mendukung.
Program pemberdayaan SMBC Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Helping Hands dalam mengadakan
Disabilitas & Disability program pemberdayaan disabilitas yang mempertemukan secara langsung para
karyawan dengan siswa SMALB (Sekolah Menegah Atas Luar Biasa). Selain menjadi
Inclusion Day bekerja
kesempatan bagi para karyawan untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana
sama dengan Yayasan berinteraksi dengan komunitas disabilitas. Inisiatif ini memberikan dorongan baru
Helping Hands dan memperkuat kepercayaan diri teman-teman disabilitas bahwa mereka mampu
serta layak untuk turut berkontribusi kepada masyarakat.
Workshop Komunikasi Dalam rangka perayaan Hari Kartini, SMBC Indonesia mengadakan seminar yang
dalam rangka Perayaan diikuti oleh karyawan perempuan di kantor cabang. Seminar ini bertujuan untuk
memberikan dukungan kepada para karyawan perempuan untuk membangun karir
Hari Kartini
dan kepercayaan diri melalui komunikasi dan relasi yang baik.
Seminar Parenting Dalam rangka menciptakan lingkungan kerja ramah keluarga, SMBC Indonesia
(Mengelola Keuangan & mengadakan seminar untuk para orang tua dengan topik yang relevan seperti
pengelolaan keuangan keluarga serta membangun koneksi dan komunikasi yang
Pengasuhan Anak)
baik dengan anak.
Kompetisi Foto Hari Ayah Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional, SMBC Indonesia menyelenggarakan
Indonesia kompetisi foto tingkat perusahaan yang mendorong karyawan untuk merefleksikan
dan membagikan ikatan bermakna mereka dengan ayah. Kompetisi ini bertujuan
untuk menghormati dan merayakan peran ayah serta memperkuat komitmen
perusahaan terhadap lingkungan kerja yang ramah keluarga
Dalam rangka Hari Ibu Indonesia, SMBC Indonesia memberikan apresiasi bagi ibu
Perayaan Hari Ibu bekerja dengan memberikan bunga dan kata-kata penyemangat. Kegiatan ini
Indonesia bertujuan memberikan perhatian, penghargaan dan dukungan atas peran ganda
mereka sebagai ibu bekerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 107
Mengembangkan Talenta,
106 Menguatkan Kinerja
DISABILITAS DAN KESEMPATAN SETARA
KISAH ADIVA MAGANG DI SMBC INDONESIA [IDX S-08]
Adiva Ayuningtyas Takwa (Adiva), mahasiswa Institut Kesenian
Jakarta jurusan Seni Rupa Murni, mengikuti program magang di SMBC
Indonesia pada periode 9 September 2025 hingga 6 Februari 2026.
Selama magang, Adiva terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, antara
lain menulis beragam artikel seperti artikel tren, reguler, series, dan
kisah sukses, termasuk melakukan wawancara narasumber. Selain
itu, Adiva juga berpartisipasi dalam kegiatan seminar, baik daring
maupun luring, membantu dokumentasi, menyusun presentasi
(PPT), serta menyiapkan materi untuk seminar online.
Melalui program magang ini, Adiva memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan tambahan,
seperti penggunaan Microsoft Excel dan pembuatan video menggunakan Canva. Adiva menilai bahwa SMBC
Indonesia memberikan ruang yang terbuka dan inklusif bagi rekan disabilitas untuk mengikuti program
magang. Kesempatan ini menjadi sangat berarti, mengingat masih terbatasnya perusahaan yang memahami
potensi, kemampuan, dan kebutuhan aksesibilitas penyandang disabilitas, padahal banyak dari mereka
mampu memberikan kontribusi nyata yang setara dengan non-disabilitas.
Selain menjalankan tugas magang, Adiva juga berkontribusi dalam kegiatan belajar Bahasa Isyarat bersama
rekan-rekan di Daya. Kegiatan ini membantu membangun komunikasi yang lebih inklusif di lingkungan kerja,
khususnya antar sesama intern. Dalam waktu yang relatif singkat, rekan-rekan kerja mulai memahami cara
berkomunikasi dengan lebih baik, sehingga mendukung kenyamanan, kolaborasi, dan efektivitas kerja sehari-
hari.
Ini kesempatan emas, mengingat hingga saat ini belum banyak perusahaan
yang membuka peluang magang atau kerja bagi difabel.
Adiva Ayuningtyas Takwa (Adiva)
Keberagaman Badan Tata Kelola dan Karyawan Menurut Jenis Kelamin [GRI 405-1] [OJK C.3.b] [IDX S-01]
2025 2024 2023
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Board of 5 4 9 5 5 10 5 5 10
management (56%) (44%) (50%) (50%) (50%) (50%)
Top management 123 66 189 128 59 187 122 56 178
(65%) (35%) (68%) (32%) (69%) (31%)
Senior 471 312 783 453 297 750 460 283 743
management (60%) (40%) (60%) (40%) (62%) (38%)
Management 1.765 1.215 2.980 1.774 1.209 2.983 1.744 1.147 2.891
(59%) (41%) (59%) (41%) (60%) (40%)
Officer/Supervisor 666 778 1.444 753 847 1.600 794 796 1.590
(46%) (54%) (47%) (53%) (50%) (50%)
Clerical 358 376 734 457 504 961 570 654 1.224
(49%) (51%) (48%) (52%) (47%) (53%)
Total 3.388 2.751 6.139 3.570 2.921 6.491 3.695 2.941 6.636
(55%) (45%) (55%) (45%) (56%) (44%)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 108
Integrating Strength for
Sustainable Growth 107
Keberagaman Badan Tata Kelola dan Karyawan Menurut Usia [GRI 405-1] [OJK C.3.b] [IDX S-02]
2025 2024 2023
Jabatan
21-30 30-50 >50 21-30 30-50 >50 21-30 30-50 >50
Board of - 1 8 - 2 8 - 3 7
management
Top management - 118 71 1 119 67 - 122 56
Senior 6 626 151 2 599 149 3 625 115
management
Management 607 2.222 151 647 2.169 167 607 2.154 130
Officer/Supervisor 168 1.239 37 220 1.341 39 259 1.305 26
Clerical 196 527 11 272 677 12 359 859 6
Total 977 4.733 429 1.142 4.907 442 1.228 5.068 340
Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan [GRI 405-1] [OJK C.3.b]
Tingkat Pendidikan 2025 2024 2023
S3 3 3 4
S2 368 349 321
S1 5.107 5.379 5.467
Diploma 502 558 606
SMA/sederajat 159 202 238
Total 6.139 6.491 6.636
SMBC Indonesia memprioritaskan perekrutan besaran imbal jasa ditetapkan secara proporsional
manajemen senior dari warga negara Indonesia (WNI) terhadap level jabatan, masa kerja, serta prestasi
yang berasal dari area lokasi operasional. Pada tahun kinerja. Pelaksanaannya menjunjung kesetaraan
pelaporan, 5 dari total anggota Direksi, atau setara tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun, termasuk
dengan 62,5% merupakan warga negara Indonesia. memastikan tidak ada perbedaan remunerasi awal (entry
[GRI 202-2] level) antara karyawan pria dan wanita pada posisi yang
setara (rasio 1:1). Selain itu, struktur remunerasi ditetapkan
di atas Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku
REMUNERASI DAN TUNJANGAN di setiap wilayah operasional. Kebijakan ini dievaluasi
SMBC Indonesia menerapkan kebijakan remunerasi secara berkesinambungan untuk menjaga keadilan
dan tunjangan yang adil dan kompetitif, dengan internal, daya saing pasar, dan dukungan terhadap tujuan
keberlanjutan SMBC Indonesia. [GRI 202-1]
Upah Minimum Regional [OJK F.20]
Wilayah UMP 2025 Upah Entry Level Rasio
Bali 2.996.561 3.300.000 110%
Banten 2.905.120 4.420.000 152%
Bengkulu 2.670.039 3.500.000 131%
DI Yogyakarta 2.264.081 3.560.000 157%
DKI Jakarta 5.396.761 5.540.000 103%
Jambi 3.234.535 3.870.000 120%
Jawa Barat 2.191.232 2.480.000 113%
Jawa Tengah 2.169.349 2.190.000 101%
Jawa Timur 2.305.985 2.400.000 104%
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 109
Mengembangkan Talenta,
108 Menguatkan Kinerja
Upah Minimum Regional [OJK F.20]
Wilayah UMP 2025 Upah Entry Level Rasio
Kalimantan Selatan 3.496.195 3.500.000 100%
Lampung 2.893.070 3.310.000 114%
Maluku 3.141.700 3.940.000 125%
Papua 4.285.850 4.290.000 100%
Sulawesi Barat 3.104.430 3.110.000 100%
Sulawesi Selatan 3.657.527 3.660.000 100%
Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan akhir periode. Penilaian kinerja dilakukan secara objektif
Tetap yang Tidak Diberikan Kepada Karyawan berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) dan juga
Kontrak Nilai-nilai SMBC Indonesia.
[GRI 401-2]
Setiap anggota Direksi memiliki target individual yang
Keterangan Karyawan Karyawan berhubungan dengan finansial maupun non-finansial
Tetap Kontrak
termasuk KPI yang berkaitan dengan Sustainable Growth
Gaji di mana menyumbang sekitar 30% dari total KPI. KPI
Direksi merupakan cerminan dari target unit kerja yang
Tunjangan Hari Raya merupakan turunan dari KPI SMBC Indonesia secara
keseluruhan, dan kemudian secara berjenjang diturunkan
ke unit terkait dan individu.
Asuransi Jiwa
Tujuannya menyelaraskan sasaran bisnis, memberi
Asuransi Cacat umpan balik yang jelas, mengidentifikasi kebutuhan
dukungan/pelatihan, serta mengelola kinerja rendah
Jaminan Kesehatan secara adil. Hasil tinjauan digunakan sebagai dasar
bagi Pekerja pengembangan, keputusan karir, penyesuaian imbalan.
Jaminan Kesehatan Pada tahun pelaporan, seluruh karyawan di setiap tingkat
bagi Pasangan Pekerja jabatan (100%) telah menerima evaluasi dan penilaian
kinerja.
Jaminan Kesehatan
bagi Anak Pekerja
Dana Pensiun
DUKUNGAN BAGI KARYAWAN
PEREMPUAN
SMBC Indonesia berkomitmen menciptakan lingkungan
Istirahat Tahunan kerja yang mendukung karyawan perempuan untuk
berkembang dan menjalani peran keluarga dengan
Istirahat Melahirkan seimbang SMBC Indonesia menerapkan kebijakan cuti
dan Keguguran
melahirkan sesuai peraturan perundangan: karyawan
perempuan berhak atas cuti selama 3 bulan, sementara
Pesangon
karyawan pria memperoleh 4 hari cuti pendampingan
kelahiran. Untuk memperkuat dukungan pasca persalinan,
SMBC Indonesia menyediakan Mom Support Group bagi
TINJAUAN KINERJA [GRI 404-3] karyawan perempuan yang memiliki anak usia 0–6
SMBC Indonesia menerapkan tinjauan kinerja setiap tahun sebagai ruang berbagi, edukasi pengasuhan, dan
tahun yang dimulai dari penetapan target dan indikator akses materi praktis agar transisi kerja–keluarga berjalan
(termasuk LST) di awal periode, dan evaluasi atasan dengan lancar. [GRI 401-3]
di pertengahan tahun, dan umpan balik terstruktur di
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 110
Integrating Strength for
Sustainable Growth 109
Cuti Melahirkan [GRI 401-3] [OJK F.20]
Karyawan yang Karyawan yang tetap
Karyawan yang Karyawan yang kembali bekerja bekerja 1 tahun setelah
Jenis Kelamin berhak mengambil mengambil cuti setelah cuti selesai cuti
cuti melahirkan
Jumlah % Jumlah %
Pria 3.388 117 115 98% 111 96%
Wanita 2.751 107 88 82% 78 72%
Total 6.139 224 203 90% 189 93%
Dukungan dan komitmen SMBC Indonesia untuk praktik ketenagakerjaan yang beretika. PKB mencakup
memperkuat kesejahteraan karyawan perempuan pokok-pokok ketenagakerjaan seperti hubungan
diwujudkan melalui penyediaan ruang laktasi khusus dengan Serikat Pekerja, penerimaan karyawan, fasilitas
yang dilengkapi dengan lemari pendingin untuk dan benefit karyawan, jam kerja, mekanisme keluh kesah
penyimpanan air susu ibu (ASI) . Selain itu, terdapat karyawan, serta penyelesaian perselisihan hubungan
SMBC Parents Club sebagai wadah untuk memfasilitasi industrial, dan lainnya. Dokumen ini berlaku bagi seluruh
diskusi terkait pengelolaan peran yang seimbang bagi karyawan (100%) yang dirundingkan serta disepakati
karyawan perempuan dalam melakukan tanggung bersama Serikat Pekerja setiap 2 tahun atau berdasarkan
jawabnya sebagai karyawan dan juga peran pengasuhan kesepakatan sesuai dengan aturan perundangan.
bagi anak dan keluarga.
Serikat Pekerja merupakan relasi dari SMBC Indonesia
untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis,
PROGRAM PENSIUN yang dibangun melalui dialog bipartit, konsultasi rutin,
[GRI 201-3] [GRI 404-2] dengan mengedepankan asas kebebasan berserikat.
SMBC Indonesia merancang berbagai program persiapan Pendekatan ini mendorong komunikasi yang terbuka,
pensiun untuk memastikan kesejahteraan finansial penyelesaian isu secara dini, serta terciptanya lingkungan
karyawan di masa purna tugas mereka, baik berupa kerja yang aman, inklusif, dan produktif.
persiapan psikologis dan keterampilan maupun dalam
bentuk finansial. Pada tahun pelaporan, terdapat 74
karyawan yang mengikuti 4 program persiapan pensiun STRATEGI DAN PROGRAM PELATIHAN
berupa seminar terkait kesehatan fisik, wirausaha, [GRI 404-2] [OJK F.22]
pengelolaan keuangan dan lainnya. SMBC Indonesia menerapkan pendekatan pembelajaran
berkesinambungan berbasis kompetensi dan kebutuhan
Di samping itu, SMBC Indonesia menyertakan setiap bisnis, terintegrasi dalam rencana tahunan SDM.
karyawan dalam program pensiun: Pengembangan dilakukan melalui kombinasi classroom/
1. Jaminan Pensiun BPJS yang merupakan program virtual training, on-the-job learning, mentoring/
wajib dari pemerintah, dengan iuran karyawan coaching, serta learning platform (HRIS/“Portal Kita”).
sebesar 1% dan SMBC Indonesia sebesar 2%. SMBC Indonesia secara berkala melakukan evaluasi
2. Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan, yang atas efektivitas pelatihan dan hasilnya menunjukkan
merupakan program wajib dari pemerintah, dengan peningkatan pemahaman, kompetensi, serta kepatuhan
iuran karyawan sebesar 2% dan SMBC Indonesia karyawan terhadap kebijakan dan prosedur yang
sebesar 3,7%. berlaku. Setiap karyawan memiliki jalur pengembangan
pribadi yang dikaitkan dengan KPI dan jalur karir mereka.
Beberapa contoh pelatihan di antaranya:
PERJANJIAN KERJA BERSAMA
[GRI 2-30]
SMBC Indonesia mengimplementasikan Perjanjian Kerja
Bersama (PKB) sebagai landasan hubungan industrial
yang harmonis, adil, patuh regulasi, dan selaras dengan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 111
Mengembangkan Talenta,
110 Menguatkan Kinerja
Mandatory E-learning Pelatihan online yang bersifat wajib diikuti oleh seluruh
karyawan.
Non Mandatory learning Berbagai program pelatihan untuk meningkatkan
(Offline atau online) kompetensi dan wawasan karyawan untuk memastikan
karyawan dapat melakukan tugas dan tanggung
jawabnya dengan baik.
Sertifikasi Perbankan Manajemen Risiko
Standar Kompetensi Sistem Pembayaran (SK SP)
Wakil agen penjual reksadana (WAPERD),
Wakil perantara Perdagangan efek pemasaran (WPPE-P)
dan Treasury
Manajemen SDM
Sertifikasi Kompetensi
Informasi Teknologi
Internal Audit
E-learning MOOC (Massive Berbagai kursus daring untuk meningkatkan kompetensi
Open Online Course) karyawan:
Foundations: Data, Data, Everywhere
Foundations of Project Management
Project Initiation: Starting a Successful Project
English for Common Interactions in the Workplace:
Basic Level
Project Execution: Running the Project
Go: The Complete Developer's Guide (Golang)
Pemrograman Rust: Pemula Sampai Mahir
Certified in System Audit (CISA) - Updated 2024
Microfrontends with React: A Complete Developer's
Guide
The Complete SQL Bootcamp: Go From Zero to Hero
Pelatihan lainnya Sign language
Women mentoring program
Disability inclusion webinar
Parenting and wellbeing seminar
dan lainnya
6.127 233.726
TOTAL JAM PELATIHAN
38
RATA-RATA JAM
JUMLAH KARYAWAN YANG
PELATIHAN
MENGIKUTI PELATIHAN
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 112
Integrating Strength for
Sustainable Growth 111
WORLD CLASS LEARNING
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat kepemimpinan dan tata kelola yang unggul,
SMBC Indonesia menanamkan budaya pembelajaran berkesinambungan di seluruh jajaran
pimpinan. Melalui program World-Class Executive Education, para pemimpin kami terus mengasah
wawasan global, memperluas jejaring professional, dan memperkuat kemampuan pengambilan
keputusan strategis yang berorientasi pada keberlanjutan.
Pada tahun pelaporan, Nathan Christianto, Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking,
mengikuti Corporate Governance Program: Developing Exceptional Boards di Columbia Business
School, New York, yang menekankan pentingnya tata kelola berbasis nilai pemangku kepentingan
dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab. Sementara itu, Anke Subandy, Head of
Internal Audit, berpartisipasi dalam Orchestrating Winning Performance di IMD, Singapura, forum
internasional yang membahas kepemimpinan berbasis tujuan, inovasi, dan kapitalisme inklusif.
Pengalaman global ini memperkuat komitmen para pemimpin SMBC Indonesia untuk memimpin
dengan visi jauh ke depan, kolaborasi, dan tanggung jawab, dalam menciptakan nilai jangka panjang
bagi karyawan, nasabah, masyarakat, dan pemegang saham.
LEARNING FESTIVAL
SMBC Indonesia memiliki aspirasi untuk mengembangkan budaya pembelajaran
berkesinambungan, SMBC Indonesia menyelenggarakan Learning Festival, sebuah event tahunan
untuk merayakan dan memperkuat budaya edukasi dan peningkatan kompetensi bagi karyawan.
Pada tahun 2025, Learning Festival diselenggarakan di 4 kota (Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan
Surabaya) dan diikuti oleh 3.551 karyawan.
Mengusung konsep 3E – Education, Experience, dan Exposure, kegiatan ini menghadirkan beragam
sesi kegiatan edukasi seperti Cineclass, Language & Culture, Mini Studio, Aspire Award, serta
Xtalk dengan narasumber inspiratif dari berbagai bidang. Program ini tidak hanya memperkaya
pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kolaborasi, kreativitas, dan semangat transformasi di
seluruh lini organisasi.
Learning Festival menjadi wadah penting untuk memperkuat nilai-nilai growth mindset, inovasi,
dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Tahun 2025 tema yang diusung adalah “Unlock
the Beyond, Exceed All Limits,” mengajak seluruh insan SMBC Indonesia untuk terus belajar,
berkembang, dan melampaui batas bersama.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 113
Mengembangkan Talenta,
112 Menguatkan Kinerja
Jumlah Peserta Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22] [IDX S-05]
2025 2024 2023
Level Jabatan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Top Management 123 66 139 62 126 61
Senior Management 470 311 491 313 458 282
Management 1.765 1.214 1.892 1.298 1.710 1.120
Office/Supervisor 666 778 801 906 777 787
Clerical 358 376 520 548 570 653
Subtotal 3.382 2.745 3.843 3.127 3.641 2.903
Total 6.127 6.970 6.544
Total Jam Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22] [IDX S-05]
2025 2024 2023
Level Jabatan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Top Management 7.999 3.939 5.921 2.667 5.612 3.192
Senior Management 25.182 16.075 20.112 13.956 19.323 13.825
Management 66.455 49.048 61.311 48.121 70.094 58.424
Office/Supervisor 19.015 25.293 23.693 29.142 33.635 49.967
Clerical 9.224 11.496 11.400 15.159 23.784 44.997
Subtotal 127.875 105.851 122.466 109.314 152.446 170.404
Total 233.726 231.760 322.849
Rata-rata Jam Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22] [IDX S-05]
2025 2024 2023
Level Jabatan
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Top Management 65 60 43 43 44 52
Senior Management 54 52 41 45 42 49
Management 38 40 32 37 40 52
Office/Supervisor 29 33 30 32 43 63
Clerical 26 31 22 28 41 68
Subtotal 38 39 33 37 42 56
Total 38 35 49
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 114
Integrating Strength for
Sustainable Growth 113
KOMPETENSI DALAM KEUANGAN karyawan yang terus diperkuat setiap tahun. Pada tahun
BERKELANJUTAN 2025, sebanyak, 99,8% karyawan memperoleh nilai
[OJK E.2] [FS4] [SUSBA 1.4.2.2] [SUSBA 1.4.2.3] di atas 80 dalam pelaksanaan Sustanability e-learning
SMBC Indonesia memastikan seluruh karyawan 2025.
memiliki pemahaman yang baik mengenai implementasi
keuangan berkelanjutan sesuai dengan peran dan Selain pelatihan yang bersifat internal, karyawan
tanggung jawab di masing-masing unit kerja. SMBC SMBC Indonesia juga mengikuti pelatihan keuangan
Indonesia setiap tahun melaksanakan pelatihan berkelanjutan yang diselenggarakan oleh pihak
mandatory e-learning mengenai keberlanjutan dan eksternal dalam rangka meningkatkan kompetensi
implementasi keuangan berkelanjutan yang wajib diikuti dan wawasan mengenai implementasi keuangan
oleh seluruh karyawan, termasuk direksi dan pimpinan. berkelanjutan di dalam dan di dunia global. Keikutsertaan
dalam kegiatan pelatihan eksternal ini menyesuaikan
Materi di dalam e-learning ini selalu diperbaharui setiap relevansi antara topik atau materi yang didiskusikan
tahun untuk memastikan karyawan mengetahui dan dalam event pelatihan yang diselenggarakan pihak
memahami kebijakan dan informasi paling mutakhir eksternal dengan peran dan tanggung jawab unit bisnis
terkait aspirasi dan insiatif keberlanjutan yang dalam implementasi keuangan berkelanjutan di SMBC
dilaksanakan SMBC Indonesia. Indonesia.
SMBC Indonesia memastikan bahwa pemahaman Selama tahun 2025, karyawan SMBC Indonesia
tentang keberlanjutan telah berjalan efektif di seluruh mengikuti sedikitnya 72 event untuk meningkatkan
organisasi melalui penetapan skor tingkat kelulusan kapasitas terkait keberlanjutan. Berikut sebagian dari
kegiatan yang diikuti:
Edukasi dan Pelatihan Keuangan Berkelanjutan
Waktu Pelaksanaan Penyelenggara Topik Seminar/Training
16 Januari 2025 IDX Exchange Socialization Financed Emission Form and Calculator with
Business Banking Unit
23 Januari 2025 OJK and OECD Accelerating climate transition planning for financial institutions,
issuers, and publicly listed companies in Indonesia
06 Februari 2025 GRESB Foundation Driving Sustainability in the Real Estate Sector: ESG and Green
Financing in Indonesia
27 Februari 2025 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Focus Group Discussion for the Regulation of Licensing and
(ESDM) Utilisation of Hydrogen in the Industry, Transportation, and Power
Sebagai bagian dari Road to Global Hydrogen Generation Sectors on 27th February 2025
Ecosystem Summit 2025.
30 April 2025 Bank Indonesia Technical Meeting – Business Matching Pembiayaan Hijau Bank
Indonesia"
17 Juli 2025 OJK webinar “Implementation and Role of the Financial Industry in
Business and Human Rights”
4 September 2025 Institute for Essential Services Reform (IESR) Focus Group Discussion "Planning and Financing Strategies to
Support Renewable Energy Infrastructure for Eastern Indonesia
(KTI)”
10 September 2025 Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Coordination Meeting for Stakeholders - Financing Panelists and
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Steering Committee
(ESDM)
3 Desember 2025 Tropical Forest Alliance (TFA) and supported The 5th Regional Technical Dialogue with theme “Scaling
by European Union Sustainable Finance and Incentive Mechanisms to Support
Producers and Smallholders”.
9 Desember 2025 Global Buildings Performance Network (GBPN) Global Buildings Performance Network (GBPN) and the Green
and the Green Finance Institute (GFI)’s Finance Institute (GFI)’s forum with theme “Multistakeholder
Forum on Cost-Efficient Green Buildings and Feasible Financing
Schemes”.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 115
Mengembangkan Talenta,
114 Menguatkan Kinerja
LINGKUNGAN BEKERJA YANG AMAN dukungan hukum jika terjadi ancaman atau
DAN NYAMAN [OJK F.21] [IDX S-06] [IDX S-11] tindakan balasan dari pihak yang dilaporkan.
SMBC Indonesia berkomitmen menyediakan lingkungan Program kesadaran dan pelatihan terkait
kerja yang aman, sehat, dan nyaman yang diwujudkan whistleblowing dan pelaporan kriminal diadakan
melalui kebijakan K3, standar fasilitas kerja bagi secara berkala untuk memastikan kesiapan
karyawan, program wellness, kesehatan mental, serta karyawan dalam menjalankan tugasnya dengan
sistem pengamanan yang baik di tempat kerja. Atas aman.
kehati-hatian SMBC Indonesia, dalam tahun pelaporan
tidak terdapat insiden kecelakaan kerja. SMBC Indonesia Salah satu bagian penting dari bisnis perbankan adalah
memastikan karyawan merasa terlindungi dan dapat menyediakan rasa aman bagi nasabah maupun pekerja.
bekerja secara optimal dalam suasana kerja yang Untuk itu SMBC Indonesia memastikan bahwa setiap
kondusif melalui berbagai upaya seperti: petugas keamanan telah dibekali dengan keterampilan
1. Menyediakan sarana keselamatan seperti alat yang memadai melalui pelatihan rutin, termasuk
pemadam api ringan (APAR). pelatihan dalam aspek HAM. Pada tahun pelaporan, 519
2. Menyediakan sarana kesehatan Klinik di Kantor petugas keamanan mengikuti pelatihan HAM, jumlah ini
Pusat mewakili 93% dari seluruh petugas keamanan.
3. Melakukan sosialisasi keselamatan dan kesehatan [GRI 410-1] [IDX S-09]
kerja (K3) secara rutin kepada seluruh karyawan.
4. Melakukan simulasi evakuasi gempa bumi dan
kebakaran. KESEIMBANGAN KEHIDUPAN DAN
5. Melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi KERJA
listrik dan fasilitas kantor untuk mencegah potensi SMBC Indonesia berkomitmen untuk menciptakan
bahaya. lingkungan kerja yang sehat dan seimbang melalui
berbagai wellbeing programs yang berfokus pada
Salah satu ancaman keselamatan kerja dalam industri penguatan kesejahteraan fisik, mental, sosial, finansial,
perbankan adalah perampokan, balas dendam atas dan karir karyawan. Komitmen ini diwujudkan melalui
pelaporan kriminal atau agresi dari nasabah dan pihak program:
lainnya. Untuk itu, SMBC Indonesia memastikan adanya
perlindungan bagi karyawan, keluarga dan anggota Employee Assistance Program (EAP)
komunitas lainnya melalui: [G4-DMA] Program asistensi bagi karyawan yang menawarkan
1. Pencegahan dan Penanganan Agresi oleh Nasabah layanan konsultasi dengan Third-party mengenai
atau Pihak Lain keuangan, psikologi dan legal.
SMBC Indonesia memberikan pelatihan khusus
kepada karyawan tentang conflict management Fasilitas Klinik Gratis untuk Karyawan
dan komunikasi efektif untuk menghadapi Pada tahun 2025 SMBC Indonesia meluncurkan
situasi sulit, termasuk serangan verbal atau fisik fasilitas klinik Teras Medika yang menyediakan layanan
dari nasabah atau pihak eksternal lainnya. kesehatan bagi karyawan di kantor pusat - Menara SMBC.
Kebijakan zero tolerance terhadap segala Klinik ini bisa diakses karyawan setiap hari kerja selama
bentuk kekerasan atau intimidasi diterapkan waktu operasional dan pemeriksaan kesehatan dilakukan
untuk memastikan lingkungan kerja yang aman oleh tenaga medis berizin yang ditunjuk. Karyawan
dan profesional. tidak dikenakan biaya untuk pelayanan kesehatan
dan obat-obatan yang didapatkan. SMBC Indonesia
2. Dukungan terkait Kewajiban Pelaporan Aktivitas juga memastikan terlindunginya pelayanan kesehatan
Kriminal karyawan melalui fasilitas asuransi kesehatan dan juga
Sesuai dengan peraturan perundang-undangan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
yang berlaku, SMBC Indonesia memiliki
mekanisme pelaporan aktivitas kriminal
seperti tindak pencucian uang dan pendanaan SMBCI CLUB
terorisme. SMBC Indonesia mewadahi kebutuhan karyawan untuk
Perlindungan terhadap karyawan yang mengekspresikan minat dan bakat mereka melalui
bertanggung jawab atas pelaporan ini dijamin pembentukan komunitas/klub olahraga, spiritual, minat
melalui kebijakan kerahasiaan identitas serta bakat dan rekreasional yang diinisiasi dan dikelola
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 116
Integrating Strength for
Sustainable Growth 115
kegiatannya oleh karyawan. Pada bulan Juli 2025, tercatat menghadirkan dampak positif bagi kesejahteraan sosial
lebih dari 37 klub yang diikuti oleh 5.928 karyawan dari maupun lingkungan. Lebih jauh mengenai Sahabat Daya
126 kota di seluruh Indonesia. dijelaskan di bab terkait Daya di halaman 131.
Komunitas olah raga yang dapat diikuti antara lain Futsal,
Badminton, Basket, Sepak Bola, Senam dan lainnya. BERANDA
Komunitas seni yang dibentuk antara lain Olah Vokal, Tari, Ruang sosial yang dilengkapi dengan berbagai permainan
dan Fotografi. Sementara komunitas kerohanian yang dapat untuk bersantai dan melepas penat melalui penyediaan
diikuti meliputi Rohani Islam, Kristen, dan Hindu. SMBCI Club fasilitas seperti Studio musik, ruang karaoke dan juga
juga memiliki komunitas hobi antara lain Diecast, Pecinta tempat nonton bareng (nobar).
Alam, Fishing, Korean Corner, Bikers, e-Sport dan lainnya.
Karyawan juga dapat berpartisipasi pada komunitas sosial
yang difasilitasi oleh SMBC Indonesia, seperti: Parents Club, INISIATIF LOKASI KERJA FLEKSIBEL
Donor Darah dan Talking Club. SMBC Indonesia mengimplementasikan Flexi Work
Arrangement untuk memberikan ruang bertumbuh dan
berkembang bagi karyawan yang berasal dari beberapa
SAHABAT DAYA generasi (multiple generation workforce) dengan berbagai
Sahabat Daya adalah wadah bagi karyawan untuk keunikan dan kebutuhannya dan sekaligus mendukung
melakukan kegiatan kerelawanan untuk berbagi transisi rendah karbon dan memperkuat aspek sosial dalam
pengalaman, memberikan kekuatan bagi sesama, dan tata kelola Perusahaan.sekaligus menciptakan lingkungan
kerja yang sehat melalui peningkatan keseimbangan kerja
dan kehidupan pribadi.
Bentuk penerapan kebijakan kerja fleksibel meliputi:
Flexi Style
Penerapan gaya kerja kasual yang memungkinkan karyawan mengenakan pakaian santai seperti
jeans atau sneakers, selama tetap menjaga kesopanan dan profesionalisme di lingkungan kerja.
Flexi Working Hour
Penerapan sistem jam kerja fleksibel (staggered working hours) yang memberikan tiga opsi waktu
masuk kantor agar karyawan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pribadi maupun kondisi
transportasi.
Flexi Working Location
Karyawan dapat bekerja dari kantor dan rumah dengan pengaturan minimal tiga kali bekerja di kantor
setiap minggunya, sebagaimana diatur dalam prosedur pengaturan kerja fleksibel dengan tetap
memastikan koordinasi antar tim/karyawan dan keamanan data.
Sejak diterapkan pada tahun 2022, kebijakan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan
lingkungan dapat tercapai secara bersamaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 117
Mengembangkan Talenta,
116 Menguatkan Kinerja
PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT DAN KESEHATAN MENTAL
Dalam rangka mempromosikan gaya hidup sehat dan kesehatan mental kepada karyawan, SMBC Indonesia
menyelenggarakan program Wellness.
Program Wellness 2025 Periode Program Penjelasan
Wellness Week · Menara SMBC 18-19 Juni 2025 Merupakan program pembuka untuk seluruh rangkaian
· Medan 7 Juli 2025 aktivitas Wellness Program 2025 dengan menyajikan
· Surabaya 11 Juli 2025 tenan-tenan kesehatan untuk karyawan di Menara SMBC,
· Yogyakarta 18 Juli 2025 Medan, Yogyakarta, dan Surabaya
Mendadak Gerak Agustus : Aktivitas olahraga ringan dengan mendatangi lokasi kerja
· KC Jakarta (11 Agustus 2025) karyawan secara ”mendadak”. Kegiatan ini bertujuan
· KC Bogor (13 Agustus 2025) untuk memberikan kesadaran akan pentingnya
berolahraga dan melakukan peregangan di saat
September : karyawan yang selalu duduk di belakang meja.
· KC Solo (9 September 2025)
· KC Palembang (12 September
2025
· Menara SMBC lantai 20 & 22 (15
September 2025)
· Menara SMBC lantai 23 (30
September 2025)
November :
· KC Makassar (7 November
2025)
· Menara SMBC lantai 30 (19
November 2025)
· Menara SMBC lantai 37 (27
November 2025)
Weight Loss Challenge 1 Agustus - 31 Oktober 2025 Kompetisi penurunan berat badan dengan
pendampingan Personal Trainer dan Ahli Gizi selama 3
bulan.
Step Challenge 10 Oktober - 23 November 2025 Kompetisi pengumpulan langkah untuk mendukung
Program Kolaborasi dengan komitmen net zero emission dengan mengkonversi
Daya (Berdaya Untuk jumlah capaian langkah dengan pohon kopi, kompetisi
Bumi) ini merupakan kolaborasi program karena aktivitas yang
dilakukan selaras dengan tujuan peningkatan kesadaran
gaya hidup sehat
Health Boost 23 Oktober 2025 Rangkaian aktivitas untuk merayakan Hari Kesehatan
Mental Sedunia dengan mengadakan
· Health Talk: Anxiety in the Digital Era
· Free Juice & Jamu (Menara SMBC & 32 Kantor Cabang)
Healthy Class Malang 18 November 2025 Aktivitas olahraga bersama yang diadakan di beberapa
Banjarmasin 18 November 2025 kantor cabang di mana tahun ini aktivitas olahraga yang
Cirebon 21 November 2025 dilakukan adalah Trampoline Dance
Aktivitas Lainnya Mind Games 1 1: 29 Agustus 2025 - Mind Games: Aktivitas ringan berupa kuis yang
Mind Games 2: 31 Desember 2025 mengasah otak
Wellness Tale: 31 Desember 2025 - Wellness Tale: Inisiatif yang mengangkat perjalanan
transformasi hidup sehat sepanjang tahun 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 118
Integrating Strength for
Sustainable Growth 117
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 119
Memberdayakan
118 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 120
Integrating Strength for
Sustainable Growth 119
Memberdayakan
Masyarakat,
Membangun Masa
Depan
SMBC Indonesia
menghadirkan inisiatif
sosial yang berfokus
pada pemberdayaan
masyarakat guna
menciptakan dampak
keberlanjutan bagi masa
depan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 121
Memberdayakan
120 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
SMBC Indonesia melaksanakan tanggung jawab sosial depan yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan bagi semua
perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) pemangku kepentingan. Program Daya dirancang untuk
sebagai perwujudan komitmennya dalam membina menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan
hubungan yang harmonis, berkelanjutan, dan saling ekonomi berkelanjutan dengan menggabungkan
memberikan nilai tambah kepada masyarakat, lingkungan, keahilan perbankan dan pendekatan pemberdayaan
serta seluruh pemangku kepentingan. Melalui program masyarakat.
Daya, SMBC Indonesia aktif mendukung pemberdayaan
masyarakat, pendidikan, serta peningkatan kualitas hidup Melalui Pilar Daya, SMBC Indonesia menjalankan program
komunitas sekitar melalui kemitraan strategis dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai
berbagai organisasi sosial yang didukung oleh kekuatan bentuk dukungan dan kontribusi terhadap pencapaian
internal SDM sebagai upaya bersama membangun masa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). [IDX S-12]
PENGEMBANGAN LITERASI
KAPASITAS DIRI KEUANGAN
Peningkatan Keterampilan sesuai Edukasi keuangan untuk mendukung
dengan minat dan kebutuhan pengelolaan keuangan yang baik
4
Pilar Daya
KEHIDUPAN YANG PENINGKATAN KAPASITAS
BERKELANJUTAN USAHA
Kegiatan sehat dan ramah lingkungan untuk Program peningkatan kapasitas usaha
mendorong gaya hidup berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan UMKM
Pilar Penjelasan Dukungan terhadap TPB Capaian
Pengembangan Program ini bertujuan untuk mendukung • 3 seminar, dengan penerima manfaat
Kapasitas Diri peningkatan kompetensi dan sebanyak 149 peserta.
keterampilan nasabah dan masyarakat • Lebih dari 4.300 aktivitas pembelajaran,
sesuai dengan minat dan tren terkini, dengan penerima manfaat lebih dari 136
melalui pelatihan teknis, pengembangan ribu siswa.
kurikulum, dan infrastruktur. • Alokasi dana: lebih dari Rp230 juta.
Literasi Program ini bertujuan meningkatkan • 83 Seminar diikuti lebih dari 8.800 peserta.
Keuangan edukasi keuangan bagi nasabah • 701 materi edukasi digital dengan total
[FS 16] dan masyarakat agar mereka dapat penerima manfaat lebih dari 31 juta.
[OJK F.23] mengelola keuangan dan membuat • Alokasi dana: lebih dari Rp674 juta.
[OJK F.25] keputusan keuangan yang tepat.
[FN-CB-240a.4]
Program diselenggarakan melalui
kegiatan pelatihan, seminar luring dan
daring, serta melalui berbagai kanal
digital SMBC Indonesia.
Peningkatan Program ini bertujuan mendukung • 69 seminar diikuti oleh lebih dari 10.000
Kapasitas peningkatkan kapasitas UMKM peserta.
Usaha Indonesia untuk bisa meningkatkan • 162 pendampingan usaha (coaching)
[GRI 203-2] kelas usahanya. • Lebih dari 3,6 juta penerima manfaat dari
[OJK F.23] 871 materi edukasi seputar usaha di saluran
[OJK F.25] digital
[SUSBA 1.5.1.6] • Alokasi dana: lebih dari Rp1 miliar.
Kehidupan yang Program ini bertujuan mendukung • 22 seminar dengan lebih dari 26 ribu
Berkelanjutan peningkatkan gaya hidup masyarakat peserta.
Indonesia dan nasabah agar lebih sehat, • Lebih dari 6 ribu konsultasi daring dan luring
aktif, produktif serta ramah lingkungan. • Lebih dari 1,6 juta penerima manfaat dari
394 materi edukasi di media digital
• Alokasi dana: lebih dari Rp287 juta.
Catatan:
Alokasi dana tidak termasuk Sahabat Daya dan “daya.id”.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 122
Integrating Strength for
Sustainable Growth 121
PENGHARGAAN
Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2025
PREDIKAT PLATINUM UNTUK SDGS (4.3) PREDIKAT GOLD UNTUK SDGS (8.3(B)
Pendidikan Berkualitas melalui program Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui
“Pemberdayaan Keterampilan dan Kewirausahaan program “Pemberdayaan Masyarakat secara Digital
Digital melalui Program Daya SMBC Indonesia” melalui Daya.id”
The Sustainable Business Integrity Index (INSTAR)
STATUS ‘VERIFIED’ DENGAN SKOR 85,68
Pencapaian ini mencerminkan konsistensi dalam mendorong prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola (LST)
sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL
[OJK F.25] [IDX S-12]
PILAR 01
PENGEMBANGAN
KAPASITAS DIRI
SMBC Indonesia berkomitmen mendukung kemajuan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi utama
terciptanya sumber daya manusia yang unggul. Kami berperan aktif memperkuat pembangunan pendidikan di tingkat dasar,
menengah, perguruan tinggi, serta masyarakat, dengan fokus pada pengembangan keterampilan teknis maupun non-teknis yang
relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Penguatan Pendidikan Vokasi
[GRI 203-1]
SMBC Indonesia terus memperkuat link and match dunia pendidikan dan industri melalui kemitraan dengan Djarum Foundation yang memiliki
jaringan sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan di sejumlah kota. Salah satu program yang dilakukan adalah melakukan program job matching
agar lulusan SMK binaan Djarum Foundation dapat bekerja di Jepang di tahun 2026.
Fokus kerja sama di 2025 ini, dilatari oleh komitmen Djarum Foundation dan SMBC Indonesia untuk meningkatkan nilai dan manfaat kepada
siswa lulusan SMK binaan Djarum Foundation. Selain itu, hal ini juga merupakan respon terhadap adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga
kerja migran di Jepang yang masih jauh dari jumlah tenaga kerja yang tersedia. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi peluang untuk mengisi
kekosongan pekerja migran Indonesia ke Jepang.
SMBC Indonesia merespon kendala besarnya biaya mengikuti program persiapan penempatan kerja di Jepang yang kerap dihadapi para orang tua
dan sering menyurutkan impian siswa lulusan SMK untuk bekerja di Jepang. Melalui kemitraan dengan salah satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)
yang memiliki visi dan misi selaras, SMBC Indonesia berupaya menghadirkan kesempatan bagi para lulusan SMK untuk mengikuti kelas persiapan
bekerja di Jepang dengan harga yang terjangkau.
Dalam tahap awal ini, sosialisasi program dilaksanakan pada 10 sekolah binaan Djarum Foundation dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 siswa.
Diharapkan setidaknya ada 600 siswa yang mendaftar program pelatihan Bahasa Jepang dan working culture and ethics di semester 1 2026
untuk dapat dikirim ke Jepang pada semester kedua tahun 2026 dan semester pertama tahun 2027.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 123
Memberdayakan
122 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Dukungan Jajaran Direksi & Senior Management Bagi Talenta Muda
Kepedulian dan dukungan terhadap upaya meningkatkan kemampuan dan wawasan generasi muda tentang berbagai
aspek dalam dunia kerja. Semangat pemberdayaan ditunjukan melalu keterlibatan senior managemen dalam
program Sahabat Daya. Mereka berbagi pengalaman profesional mereka kepada mahasiswa dari sejumlah perguruan
tinggi mitra SMBC Indonesia mengenai berbagai topik seputar dunia kerja dan membangun karir seperti peluang dan
tantangan bekerja di sektor perbankan, budaya Jepang di dunia kerja, dan lain-lain.
7 4 464
BOD/BOM Perguruan Tinggi Peserta
PILAR 02
LITERASI KEUANGAN
[OJK F.23] [OJK F.25] [FS16]
[FN-CB-240a.4]
SMBC Indonesia berkomitmen meningkatkan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai fondasi
kesejahteraan dan inklusi ekonomi. Melalui program pelatihan, seminar luring dan daring, serta berbagai kanal digital, SMBC
Indonesia menghadirkan edukasi keuangan yang menjangkau pelajar, pelaku UMKM, karyawan, guru, Ibu-ibu di pedesaan,
teman-teman difabel, pensiunan, dan kelompok masyarakat lainnya. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya
membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
118 >8.000 >11.000
Seminar/ Peserta Seminar/ Pengakses Pembelajaran
Pelatihan Pelatihan Infografis
>1,7 juta
Pengunjung Website
>29 juta
Pengunjung Media Sosial
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 124
Integrating Strength for
Sustainable Growth 123
Inisiatif Pilar Literasi Keuangan
[FS5] [FS16] [SUSBA 1.5.1.4]
Penerapan prinsip keberlanjutan tidak dapat berjalan efektif tanpa pemahaman yang memadai dan kolaborasi dari
seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, SMBC Indonesia secara konsisten mengupayakan peningkatan
kapasitas melalui berbagai kegiatan edukasi yang dilakukan oleh lini bisnis dan juga melalui program Daya. Berbagai
program ini dirancang untuk memperkuat wawasan dan upaya nyata terhadap penguatan literasi keuangan di
masyarakat dan juga praktik bisnis yang berkelanjutan.
Melalui unit bisnis yang dimiliki turut berperan aktif dalam memperkuat literasi keuangan di masyarakat khususnya
di segmen usaha masing-masing. SMBC Indonesia menargetkan peningkatan efektifitas pelaksanaan program
literasi keuangan untuk memberikan peningkatan dampak.
Kampanye • Jenius Money Language: seri edukasi finansial berupa video, podcast, dan artikel yang
Literasi membahas tentang berbagai topik keuangan terkini dan pengelolaan finansial yang bijak.
Keuangan • Menyajikan informasi tepercaya yang mendukung peningkatan kemampuan pengelolaan
Digital keuangan, dalam bentuk konten artikel tips dan info praktis, artikel kisah sukses, dan juga
video pelatihan online singkat. Konten pengelolaan keuangan tersebut dibagi menjadi 3
kategori topik yaitu pengelolaan keuangan dasar, melipatgandakan keuangan (investasi),
dan juga distribusi keuangan (warisan) yang bisa diakses secara gratis oleh seluruh
masyarakat Indonesia melalui website “daya.id”.
Seminar • Menyelenggarakan seminar and webinar dengan topik pengelolaan keuangan bagi
luring karyawan dari nasabah korporasi. Topik yang dibahas mencakup pengelolaan keuangan
untuk dengan bijak; menabung, investasi dan waspada pinjaman daring.
nasabah • Jenius Financial Class: kelas finansial luring yang menghadirkan pakar finansial tersertifikasi
sebagai pembicara untuk membahas pengelolaan pengeluaran.
Peserta Literasi Keuangan
(Jumlah Peserta) [FS16]
2025 2024 2023
>31 juta >8 juta >2 juta
PESERTA PESERTA PESERTA
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 125
Memberdayakan
124 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Duta Literasi Keuangan
[FS16]
Untuk memperluas jangkauan dan menjawab kebutuhan edukasi keuangan di berbagai daerah, Program Daya
membentuk Duta Literasi Keuangan, yaitu perwakilan karyawan dari setiap wilayah operasional SMBC Indonesia
sebagai pegiat program literasi keuangan. Setiap region menunjuk dua karyawan untuk melaksanakan kegiatan
literasi keuangan ke sekolah-sekolah di wilayah kerja mereka. Secara keseluruhan, terdapat 14 karyawan yang terpilih
mewakili 7 region sebagai Duta Literasi Keuangan, membawa semangat inklusi keuangan hingga ke tingkat komunitas
lokal.
PILAR 03
PENINGKATAN KAPASITAS USAHA
[OJK F.23] [OJK F.25] [GRI 203-2]
[SUSBA 1.5.1.6]
Melalui pilar Peningkatan Kapasitas Usaha, SMBC Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan
terkait kewirausahaan untuk pengusaha UMKM melalui kegiatan pelatihan, seminar luring, serta melalui
berbagai kanal digital SMBC Indonesia.
Pada tahun 2025, program Daya berfokus pada upaya peningkatan kapasitas dan adaptasi pengusaha dalam
pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing UMKM. Selain itu, program Daya
juga mendorong UMKM naik kelas dengan memperluas pemasaran produk mereka ke pasar global.
SMBC Indonesia menyediakan berbagai program untuk meningkatkan pendapatan dan produktivitas
UMKM, sekaligus mendorong berbagai inovasi melalui pemberian akses kredit, pelatihan dan pendampingan,
menyediakan akses promosi dan peluang perluasan jaringan ke akses global dengan dukungan produk-produk
trade finance seperti Telegraphic Transfer (TT), Letters of Credit (LC), Standby Letters of Credit (Standby LC),
Documentary Collection, dsb.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 126
Integrating Strength for
Sustainable Growth 125
Inisiatif Pilar Peningkatan Kapasitas Usaha
Program Deskripsi
Sebagai bentuk nyata dalam pemberdayaan untuk negeri, SMBC Indonesia kembali mengadakan Daya Fest 2025
dengan mengambil tema “Growing Collaboration, Sustainable Impact”. Daya Fest 2025 hadir sebagai wujud nyata
pemberdayaan kepada nasabah dan masyarakat umum yang melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak. Terdapat
serangkaian kegiatan menarik yang dibuka untuk publik di Menara SMBC pada tanggal 27-29 Agustus 2025.
Rangkaian Daya Fest 2025 diisi dengan festival pemberdayaan, yaitu kelas edukasi yang menghadirkan beragam
pembicara ternama di bidangnya untuk menginspirasi serta mendorong semangat masyarakat dalam menciptakan
pemberdayaan baru yang berarti untuk bangsa.
Daya Fest 2025 Selain itu juga menghadirkan Selendang Mayang, sebuah gelaran lokapasar sebagai wadah untuk pelaku UMKM
nasabah binaan SMBC Indonesia, dan juga bentuk apresiasi bagi para nasabah berupa dukungan promosi hasil
karyanya ke akses pasar yang lebih luas.
· 4 kelas pemberdayaan yang diikuti oleh lebih dari 1.700 peserta.
· 116 nasabah peserta Selendang Mayang.
· Lebih dari 13.000 produk ditampilkan.
· Lebih dari 6.000 produk terjual, dengan nilai transaksi lebih dari Rp320 juta.
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dan akademisi dari beberapa perguruan
tinggi nasional untuk mendorong akses pembiayaan inklusif bagi UMKM. Melalui ajang Entrepreneur Hub Financial
2025, SMBC Indonesia berupaya untuk memperluas akses pembiayaan wirausaha di Indonesia. Prrogram ini bertujuan
untuk mencetak pelaku wirausaha yang bankable dan memiliki prospek usaha yang berkesinambungan. Inisiatif ini
sejalan dengan fokus SMBC Indonesia pada pengembangan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian
Mendorong UMKM nasional.
Lebih Bankable • 455 peserta
SMBC Indonesia mendukung pengembangan bisnis UMKM dengan mendukung pengusaha UMKM melakukan
perluasan bisnis ke pasar global melalui 3 program pemberdayaan yaitu:
1. Promosi produk kopi lokal nasabah SMBC Indonesia di ajang Amsterdam Coffee Festival.
2. Menyelenggarakan event Business Gathering 2025 di Semarang bersama Gabungan Pengusaha Ekspor Impor
Indonesia (GPEI) Jawa Tengah..
Mendukung UMKM 3. Menyelenggarakan seminar daring berjudul “UMKM Naik Kelas, Pasar Global di Tangan!” bersama komunitas
Go Global Womanpreneur Community (WPC)/ SheTrades Hub Indonesia untuk mendukung perluasan akses pasar bagi UMKM.
SMBC Indonesia mendukung pemberdayaan pelaku usaha perempuan dengan memberikan pelatihan kewirausahaan,
literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga akses pasar lokal maupun global melalui kolaborasi dengan organisasi
pegiat entrepreneur tepercaya yaitu: [FS16]
1. Womanpreneur Community (WPC)/ SheTrades Hub Indonesia.
menyelengarakan program, kelas ekspor. Kolaborasi ini juga mendorong kesiapan ekspor pengusaha perempuan
melalui program seminar daring mengenai persiapan ekspor untuk UMKM perempuan.
Jumlah peserta: 25 perempuan pengusaha.
Pemberdayaan
Pengusaha 2. Komunitas Perempuan DigDaya dan komunitas Perempuan Uprintis
Perempuan Menyelenggarakan seminar daring yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam
pemanfaatan teknologi AI untuk pengelolaan bisnisnya.
Jumlah peserta: 73 orang.
SMBC Indonesia mengadakan program pemberdayaan secara luring di 6 daerah, yaitu Yogyakarta, Malang, Medan,
Lampung, Bandung dan Bogor dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha para pengusaha UMKM. Kegiatan
yang dilakukan berupa seminar luring dan pendampingan usaha. Pada tahun 2025, kegiatan seminar difokuskan pada
dorongan bagi UMKM untuk mengadopsi teknologi khususnya AI untuk meningkatkan proses usaha dan pemasaran
produk.
Seminar luring ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Kreasi Visitama Indonesia (Harlan institut). Total peserta di 6
Program kota sebanyak 663 orang pengusaha UMKM yang berasal dari nasabah maupun nonnasabah. Dari seluruh peserta,
diseleksi 6 orang pengusaha dari tiap wilayah untuk mendapatkan pendampingan intensif (coaching) dari Harlan
Pemberdayaan
Institut. Total pengusaha yang terpilih sebanyak 36 pengusaha.
UMKM secara
Daring dan Luring Selain secara luring, SMBC Indonesia juga menjalankan program peningkatan kapasitas usaha melalui kegiatan
seminar daring yang berkolaborasi dengan PT TDA Indonesia, Kementrian UMKM, Perempuan Digdaya dan lainnya.
Sampai dengan bulan November 2025, kegiatan seminar daring ini telah diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta UMKM
yang berasal dari nasabah maupun non nasabah.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 127
Memberdayakan
126 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Dukung Komitmen Keberlanjutan Nasabah UMKM
SMBC Indonesia mendukung penuh para Dalam kategori UMKM, terdapat delapan
nasabahnya dalam membangun praktik pemenang yang menunjukkan komitmen
bisnis yang berkelanjutan. Tahun ini, dukungan tinggi dalam menerapkan pelaporan
tersebut diwujudkan dengan mendorong 7 keberlanjutan. SMBC Indonesia bangga
nasabah UMKM binaan SMBC Indonesia untuk karena dua di antaranya adalah nasabah
berpartisipasi dalam ajang Sustainability SMBC, yakni hasilnya, laporan keberlanjutan
Report Competition 2025 didukung oleh milik dua nasabah binaan SMBC Indonesia
Trisakti Sustainability Center (TSC), yang yakni Eka Maisyaroh pengusaha Putri Bolu
diselenggarakan Erasmus Eco Green Project. Pisang dari Bogor berhasil meraih Juara 1
Kompetisi ini merupakan bagian dari inisiatif dan Erna Zurnimawati dari Nena Collection
untuk mendorong kolaborasi transdisipliner Jogjakarta meraih juara 4 dalam kompetisi
serta memperkuat pendidikan dan praktik ini. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa
kewirausahaan hijau di lingkungan kampus UMKM dapat menjadi motor penting dalam
dan UMKM di Indonesia. Kompetisi ini hadir mendorong praktik bisnis yang bertanggung
sebagai respons atas kebutuhan mendesak jawab di Indonesia.
bagi UMKM dan institusi pendidikan untuk
memenuhi standar keberlanjutan serta
menampilkan kinerja keberlanjutan mereka
kepada para pemangku kepentingan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 128
Integrating Strength for
Sustainable Growth 127
SMBC Indonesia Buka Jalan UMKM Kopi Lokal Tampil di
Amsterdam Coffee Festival 2025
Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia masih menghadapi tantangan dalam membantu
pelaku UMKM kopi menembus pasar internasional. Merespon hal ini, SMBC Indonesia melalui program Daya,
sukses membawa tiga produk UMKM produsen dan prosesor kopi lokal ke panggung internasional melalui
partisipasi dalam gelaran Amsterdam Coffee Festival 2025. Kata & Rasa, Delawa Coffee, dan Kopi Lasi menjadi
bagian dari wakil Indonesia dalam memperkenalkan cita rasa kopi Nusantara yang autentik, dan berhasil menarik
perhatian para pecinta kopi dunia.
Andrie Darusman, Communications and Daya Head SMBC Indonesia, mengatakan, “Partisipasi UMKM lokal di
kancah dunia menjadi bukti daya saing kopi Indonesia di tingkat global. Kami bangga bisa membantu mereka
untuk membuka peluang pasar yang lebih luas dan terus memajukan kopi sebagai bagian dari identitas ekonomi
dan bangsa Indonesia di mata dunia.”
Amsterdam Coffee Festival sendiri menghadirkan 250 eksibitor dari berbagai belahan dunia serta dihadiri oleh
lebih dari 15.000 pengunjung selama 3 hari festival berlangsung. Booth Roemah Indonesia (RIBV) yang juga
menaungi sejumlah prosesor kopi UMKM binaan SMBC Indonesia, dikunjungi sekitar 3.000 pengunjung selama
acara berlangsung dengan membawa transaksi senilai total 6.000 Euro atau setara dengan lebih dari Rp117 juta
untuk penjualan secara ritel.
3.000 >Rp117 juta
orang pengunjung booth nilai transaksi penjualan
Keterangan:
Per 31 Desember 2025, 1 Euro = Rp19.586
PILAR 04
KEHIDUPAN YANG
BERKELANJUTAN
Program Daya melalui Pilar Kehidupan yang Berkelanjutan, mendorong gaya hidup sehat dan praktik ramah lingkungan
untuk kualitas hidup yang berkelanjutan. Masyarakat yang sehat lebih mampu untuk mengaktualisasi diri dan bekerja secara
produktif demi peningkatan ekonomi pribadi, keluarga, maupun nasional.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 129
Memberdayakan
128 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Inisiatif Pilar Kehidupan yang Berkelanjutan
01 Seminar SMBC Indonesia mengadakan seminar kesehatan mental secara hybrid dengan
menghadirkan psikolog klinis dan industri dari Arsanara sebagai pembicara utama. Kegiatan
Kesehatan ini memberikan ruang bagi peserta, baik yang hadir langsung maupun secara daring, untuk
Mental memahami pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tekanan pekerjaan dan
tantangan hidup sehari-hari.
Seminar ini menekankan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan
fisik, karena kondisi psikologis yang baik dapat meningkatkan produktivitas, kualitas
hubungan, serta kesejahteraan hidup secara menyeluruh.
473
peserta seminar
02 Layanan Hal sehari-hari yang tadinya dianggap biasa, seperti makan, jalan, bisa menjadi tantangan
tersendiri untuk lansia. Untuk itu, SMBC Indonesia berupaya meningkatkan kualitas hidup para
Kesehatan lansia dengan mendorong perilaku hidup sehat, dan memudahkan akses ke informasi serta
Lansia layanan kesehatan.
Program mencakup pemeriksaan kesehatan dasar dan konseling di cabang, konsultasi dokter
daring pada hari kerja (melalui teks, panggilan suara, atau video), kelas/webinar bertema
kesehatan lansia, sesi senam lansia yang diinisiasi SMBC Indonesia, serta kurasi konten edukatif
kesehatan bagi lansia di website “daya.id”.
>6.000 16 >26.000
lansia melakukan seminar untuk peserta seminar
konsultasi para lansia lansia
03 SMBC Indonesia menyelenggarakan pembekalan masa pensiun untuk ASN/Prajurit TNI dan
POLRI yang memasuki purna tugas. Tujuannya menyiapkan transisi yang aman dan bermartabat:
memperkuat kesiapan mental dan finansial, membuka peluang wirausaha/karir kedua, serta
Pembekalan memudahkan akses layanan perbankan khusus pensiunan.
Masa Pensiun
Materi program mencakup sosialisasi dan pelatihan keterampilan pra-pensiun, kesiapan mental,
dan literasi dan perencanaan keuangan, serta pengenalan solusi perbankan/produk pensiun.
38 >5.400
seminar peserta
Melalui program Lansia Bercerita, SMBC Indonesia berupaya mengurangi rasa kesepian yang
04 kerap dialami para lansia dengan mengajak karyawan menjadi relawan untuk mendengarkan
cerita mereka.
Lansia Bercerita
Program ini melibatkan karyawan SMBC Indonesia sebagai relawan yang berperan mendampingi
dan mendengarkan kisah hidup nasabah lansia sehingga tidak hanya menghadirkan kehangatan
dan perhatian, tetapi juga sekaligus memperkuat ikatan sosial antara SMBC Indonesia, karyawan,
dan nasabah pada usia lanjut.
30 48
relawan lansia
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 130
Integrating Strength for
Sustainable Growth 129
Bantuan Korban Bencana Banjir Sumatera
SMBC Indonesia menunjukkan peran aktif nyata dalam memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab
kemanusiaan melalui penyaluran bantuan sebesar Rp218,9 juta bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatra
Utara. Inisiatif ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan Lions Club Indonesia Distrik 307-A2, organisasi
pengabdian yang memiliki jaringan kuat di komunitas lokal. Sinergi ini mencerminkan peran aktif SMBC Indonesia
dalam mendukung ketahanan masyarakat serta menghadirkan respons yang cepat dan terkoordinasi terhadap
bencana.
Bantuan tersebut dihimpun melalui partisipasi karyawan SMBC Indonesia beserta anak perusahaan, termasuk
BTPN Syariah, OTO dan SOF, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama. Melalui aksi ini, SMBC Indonesia
tidak hanya berupaya meringankan kebutuhan darurat masyarakat terdampak, tetapi juga menumbuhkan
semangat kebersamaan, pemulihan, dan daya bangkit komunitas. Langkah ini sejalan dengan upaya SMBC
Indonesia dalam menjalankan praktik keberlanjutan yang berorientasi pada dampak sosial positif dan nilai
kemanusiaan.
DUKUNGAN PEMBERDAYAAN MELALUI dan peningkatan proses fitur yang tersedia. Tahap satu
WEBSITE DIGITAL – “DAYA.ID” dari Daya.id 2.0 telah selesai dilakukan, dan membuat
[GRI 203-1] tampilan serta desain dari website “daya.id” lebih menarik
SMBC Indonesia mengelola website “daya.id” sebagai dan juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih
sarana pemberdayaan digital dari Daya dalam empat baik.
pilar program Daya. Beragam konten edukatif dan
pengembangan diri dapat diakses dalam bentuk artikel, Layanan “daya.id”:
video pelatihan, dan konsultasi dengan ahli melalui fitur • Menyajikan informasi yang sesuai kebutuhan seputar
tips dan info, pelatihan daring, tanya ahli, kisah sukses, kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan gaya
pelatihan tatap muka, dan peluang usaha baru. Untuk hidup sehat.
menyajikan konten yang berbobot dan informatif, SMBC • Menyediakan akses program pemberdayaan yang
Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan berbagai beroperasi 24 jam penuh dan 7 hari dalam seminggu.
pakar, akademisi, dan organisasi seperti Arsanara, INTRAS, • Meningkatkan daya saing usaha nasabah melalui
dan lainnya. promosi produk dan usaha di website daya.id.
• Memfasilitasi layanan konsultasi dengan para ahli
Untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna dan yang berpengalaman di bidang usaha, keuangan, dan
juga meningkatkan dampak program, pada tahun 2025 gaya hidup sehat.
ini website Daya.id menjalankan inisiatif “daya.id” 2.0, • Membangun jaringan antar pelaku usaha untuk
yaitu pengembangan website “daya.id” berupa perbaikan meningkatkan peluang bisnis.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 131
Memberdayakan
130 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Tips & Info Terkini
Kiat praktis yang mudah diterapkan dalam
aktivitas sehari-hari
01
Kisah Sukses
Pengalaman inspiratif para pelaku
02 yang telah mencapai kesuksesan
dalam usaha atau pola hidup sehat
Pelatihan Online
Sembilan 03 Video e-learning yang lengkap
ditampilkan secara menarik,
Fitur Website singkat dan mudah dipahami
Sahabat Daya
daya Tanya Ahli
Program kerelawanan untuk 09 Konsultasi online dengan para ahli
melakukan pemberdayaan
04
berpengalaman dan terpercaya di
kepada masyarakat sekitar bidangnya
08
Produk Keuangan 05 Peluang Usaha
Beragam produk keuangan 07 Ragam pilihan peluang usaha waralaba
berupa tabungan, pinjaman, dari mitra yang telah teruji dan berisko
serta investasi yang bisa 06
rendah
digunakan sesuai kebutuhan
Akses Pasar
Promosi online produk Pelatihan Tatap Muka
nasabah terpilih yang Jadwal kelas pelatihan/seminar offline-
telah memilki toko online untuk peningkatan kapasitas diri
online di marketplace
ternama
KINERJA PROGRAM DAYA.ID
Jumlah Kunjungan Daya.id
Tahun Pengguna Website Pengguna Terdaftar
2025 >2,5 juta >237 ribu
2024 >1,9 juta >170 ribu
2023 >2,3 juta >136 ribu
Layanan Daya.id untuk Dampak yang Nyata
>4.700 384 273 9
Artikel Tips Module E-learning Kisah Sukses Mitra Ahli
4,8 635 >7.300 22
Rating Konten Peserta Konsultasi Ahli Solusi diberikan Ahli Peserta Akses Pasar
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 132
Integrating Strength for
Sustainable Growth 131
SAHABAT DAYA
Sahabat Daya adalah program relawan SMBC Indonesia yang mengajak seluruh pemangku kepentingan, karyawan,
manajemen, nasabah, dan mitra—untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan. Beberapa program Sahabat Daya
yang dilaksanakan pada tahun 2025 antara lain, Literasi Keuangan, Freedom to Empower, Donasi, dan Next Generation.
Program Deskripsi Program Capaian Kinerja 2025
Literasi Keuangan Program kerelawanan untuk mendukung upaya edukasi - 78 orang karyawan
[FS16] keuangan bagi masyarakat. Selain karyawan, nasabah berpartisipasi
dan non-nasabah juga dapat berpartisipasi.
Freedom to Empower Program yang mewadahi kepedulian dan semangat - 140 karyawan
pemberdayaan karyawan melalui kegiatan sosial dan/ berpartisipasi
atau lingkungan bagi masyarakat SMBC Indonesia - 894 penerima manfaat
memberikan bantuan dana pemberdayaan bagi
proposal pemberdayaan terpilih yang diusulkan
karyawan.
Donasi Program filantropi untuk membantu kelompok/ - 182 karyawan
lembaga yang membutuhkan atau mendukung aksi berpartisipasi
positif lain di masyarakat melalui kegiatan donasi dari
karyawan dan SMBC Indonesia.
Keterangan lebih lanjut dapat dibaca di bab Lingkungan
untuk Masa Depan Berkelanjutan tentang donasi limbah
pada halaman 95.
Next Generation Program kerelawanan karyawan yang memberikan - 733 penerima manfaat
kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan skills - 5 perguruan tinggi
yang relevan dan inspiratif bagi generasi muda untuk mitra
bisa menjadi talenta yang berkualitas dan handal.
Program diselenggarakan bekerjasama dengan
perguruan tinggi mitra SMBC Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 133
Memberdayakan
132 Masyarakat, Membangun
Masa Depan
Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL)
2025 2024 2023
Jumlah Jumlah Jumlah
Wilayah Jenis Kegiatan TJSL Biaya Penerima Biaya Penerima Biaya Penerima
(Rp juta) Manfaat (Rp juta) Manfaat (Rp juta) Manfaat
(Peserta) (Peserta) (Peserta)
Sumatera Literasi Keuangan 24 424 - 260 - 204
Peningkatan
69 1.150 98 1.256 205 2.257
Kapasitas Usaha
Jawa Program
- 136.859 - 110.813 - -
Pengembangan Diri
Literasi Keuangan 77 6.583 20 1.719 - 2.064
Peningkatan
406 4.192 555 5.287 513 3.848
Kapasitas Usaha
Kehidupan Yang
48 233 5 70 - 90
Berkelanjutan
Kalimantan Literasi Keuangan - - - 214 - -
Peningkatan
64 367 123 603 64 576
Kapasitas Usaha
Sulawesi Literasi Keuangan - 213 - 228 - -
Peningkatan
67 617 185 1.221 76 609
Kapasitas Usaha
Bali - Nusa Peningkatan
25 83 40 515 64 528
Tenggara Kapasitas Usaha
Maluku - Peningkatan
13 128 13 131 9 140
Papua Kapasitas Usaha
Nasional Program
231 465 709 13.663 335 106.591
Pengembangan Diri
Literasi Keuangan 574 29.447,159 519 8.498.751 731 2.699.551
Peningkatan
458 8.258 288 3.390 308 10.522
Kapasitas Usaha
Kehidupan Yang
240 45.684 351 45.411 180 61.414
Berkelanjutan
Daya.id 800 7.331.385 371 1.637.184 358 2.670.821
Sahabat Daya 97 3.417 143 3.480 37 2.445
Total 3,193 36.987.217 3.422 10.324.196 2.879 5.561.660
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 134
Integrating Strength for
Sustainable Growth 133
EVALUASI DAMPAK KEGIATAN meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan penerima
TANGGUNG JAWAB SOSIAL manfaat, termasuk dampak ekonomi berupa peningkatan
[GRI 203-2] [GRI 413- 1] [GRI 413-2] [OJK F. 24] kapasitas usaha dan literasi keuangan yang mendukung
SMBC Indonesia melakukan evaluasi dengan prinsip kinerja dan keberlanjutan usaha penerima manfaat, serta
Social Return on Investment (SROI) dalam mengukur peningkatan kesiapan pelaku UMKM dalam mengakses
dampak Program Daya, guna memastikan seluruh pembiayaan melalui inisiatif kewirausahaan yang
kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan dijalankan SMBC Indonesia.
manfaat nyata yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
SROI merupakan sebuah metode evaluasi yang tidak Penilaian menunjukkan bahwa seluruh (100%) program
hanya menilai efektivitas program secara finansial, tetapi Daya telah berjalan sesuai standar, dengan implementasi
juga menghitung nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi yang konsisten, terukur, serta tidak terdapat pengaduan
yang tercipta bagi para pemangku kepentingan. maupun dampak negatif signifikan terhadap masyarakat
sepanjang tahun pelaporan. Hal ini mencerminkan fokus
Melalui pendekatan ini, SMBC Indonesia dapat menilai utama SMBC Indonesia dalam memastikan setiap inisiatif
sejauh mana layanan masyarakat benar-benar memberikan dampak positif yang berkesinambungan
bagi masyarakat luas.
Program Daya Nilai SROI Ratio
SROI “daya.id” 4,42
SROI Layanan Kesehatan 2,07
Keterangan:
- Nilai sosial yang dihasilkan dari setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam suatu program.
- Perhitungan dilakukan secara Internal sesuai dengan kaidah perhitungan SROI dari Social Value Internasional (SVI), antara lain pengumpulan data
dari survei kuesioner, wawancara terstruktur dan mendalam, analisa data dan monetisasi dampak untuk mendapatkan nilai SROI.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 135
134 Tata Kelola Keberlanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 136
Integrating Strength for
Sustainable Growth 135
Tata Kelola
Keberlanjutan
SMBC Indonesia
meyakini bahwa tata
kelola yang kuat adalah
fondasi bagi terciptanya
kepercayaan, integritas,
dan keberlanjutan dalam
setiap langkah kami.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 137
136 Tata Kelola Keberlanjutan
SMBC Indonesia senantiasa mengutamakan penerapan terintegrasi, SMBC Indonesia berkomitmen menjaga
prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good integritas bisnis sekaligus melindungi kepentingan seluruh
Corporate Governance (“Tata Kelola” atau “GCG”) pemangku kepentingan.
sebagai landasan utama dalam setiap aspek operasional
Perusahaan. SMBC Indonesia menerapkan tata kelola Tata kelola SMBC Indonesia berlandaskan pada peraturan
yang berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, perundangan yang berlaku serta praktik terbaik (best
tanggung jawab, independensi, dan keadilan untuk practice) internasional, karena hal ini menjadi dasar penting
memastikan setiap keputusan dan operasional berjalan untuk memastikan kepatuhan, menjaga kepercayaan
sesuai dengan standar terbaik. Melalui pengawasan pemangku kepentingan, dan mendorong terciptanya
yang ketat dari Dewan Komisaris dan Direksi, penerapan operasional yang transparan serta berintegritas. Beberapa
kebijakan kepatuhan, serta manajemen risiko yang di antaranya:
Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah, menghapus, atau
menetapkan pengaturan baru beberapa ketentuan yang diatur dalam:
1 a. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
b. Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 1992
tentang Perbankan.
2 Undang-undang Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/
3 SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan
4 Perusahaan Publik.
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan lainnya termasuk yang mengatur mengenai Komite Audit, Komite
Remunerasi dan Nominasi, Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham,
5 Internal Audit, Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur Kepatuhan dan Sekretaris
Perusahaan.
6 Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia dari Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG).
7 Anggaran Dasar SMBC Indonesia.
8 Kebijakan dan Prosedur SMBC Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 138
Integrating Strength for
Sustainable Growth 137
PENGHARGAAN
ASEAN Corporate Governance The 16th IICD Corporate Governance
1 Scorecard (ACGS) 2 Conference and Award
SMBC Indonesia mencatat kinerja tata kelola Berkat penerapan tata kelola secara menyeluruh
perusahaan yang sangat unggul dengan meraih yang disampaikan melalui situs resmi SMBC
skor 107,15 dalam penilaian ACGS, sehingga masuk Indonesia dan keterbukaan informasi, SMBC
kategori Leadership in Corporate Governance Indonesia berhasil memperoleh dua penghargaan
(Level 5). Pencapaian ini menegaskan posisi SMBC pada tahun 2025 ini dari Indonesian Institute for
Indonesia sebagai pemimpin dalam penerapan Good Corporate Directorship pada acara The 16th IICD
Corporate Governance di Indonesia, dengan kinerja Corporate Governance Conference and Award. Yakni
yang jauh melampaui rata-rata perusahaan terbuka the Top 50 Big Capitalization Public Listed Company
kategori Big Cap sebesar 82,59, serta mencerminkan dan Best Financial Sector dalam kategori Big Cap.
komitmen kuat terhadap praktik tata kelola yang
transparan, akuntabel, dan berkelanjutan
STRUKTUR TATA KELOLA
[GRI 2-9] [IDX G-01]
Struktur tata kelola SMBC Indonesia terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai organ tertinggi
perusahaan, Dewan Komisaris sebagai badan pengawas, dan Direksi sebagai penanggung jawab pengelolaan operasional.
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris Direktur Utama Direksi
Satuan Kerja Komite Manajemen Risiko
Komite Audit
Internal Audit
Komite Aset dan Liabilitas
Komite Pemantau Risiko
Komite Kredit
Komite Kebijakan Kredit
Komite Remunerasi dan
Nominasi
Komite Risiko Non Keuangan
Komite Tata Kelola Komite Human Resources
Terintegrasi
Komite Pengarah Tata Kelola Informasi
Komite Fraud
Komite Keberlanjutan
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Sekretaris Perusahaan Kepatuhan Manajemen Risiko
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 139
138 Tata Kelola Keberlanjutan
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM dan pengambilan keputusan penting lainnya.
Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) SMBC
Indonesia merupakan forum pengambilan keputusan Dalam rangka pelaksanaan komitmen keberlanjutan
tertinggi dalam perusahaan. RUPS memiliki kewenangan Perusahaan, Dewan Komisaris memiliki tugas dan
antara lain untuk menyetujui laporan keuangan tanggung jawab untuk mengawasi dan mengevaluasi
tahunan, mengesahkan laporan tahunan, menetapkan strategi keberlanjutan yang diusulkan oleh Direksi,
penggunaan laba bersih, mengangkat dan memantau penerapan manajemen risiko, serta
memberhentikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris memastikan kepatuhan SMBC Indonesia terhadap
sekaligus menetapkan remunerasi atau honorarium seluruh ketentuan dan peraturan yang berkaitan dengan
mereka. keberlanjutan. Dewan Komisaris juga memberikan
masukan dan rekomendasi kepada Direksi terkait
RUPS juga memiliki kewenangan untuk mengangkat dengan inisiatif keberlanjutan termasuk Tanggung Jawab
akuntan publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan Sosial dan Lingkungan. Masa jabatan anggota Dewan
memeriksa buku atau laporan keuangan, menyetujui Komisaris adalah 3 tahun dan dapat diangkat kembali,
perubahan anggaran dasar, menyetujui pelaksanaan tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-
aksi Korporasi dan/atau rencana strategis SMBC undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan
Indonesia. RUPS juga menjadi forum untuk menyetujui sewaktu-waktu.
atau menerima Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(“RAKB”), menyetujui atau menerima laporan rencana
aksi (Recovery Plan), serta menerima laporan DIREKSI
pertanggungjawaban penggunaan dana hasil penawaran Direksi SMBC Indonesia bertanggung jawab atas
umum, laporan terkait rencana bisnis, laporan rencana penyusunan rencana kerja, pengelolaan operasional
aksi keuangan berkelanjutan, dan laporan rencana perusahaan sehari-hari dan menjalankan kebijakan
resolusi (Resolution Plan). strategis yang telah ditetapkan oleh RUPS serta Dewan
Komisaris. Direksi juga memastikan bahwa perusahaan
Secara umum, RUPS mencakup kewenangan yang dijalankan sesuai dengan visi, misi, dan nilai SMBC
tidak diatur dalam kewenangan Direksi/atau dan Dewan Indonesia, serta sesuai dengan peraturan perundangan
Komisaris. Melalui mekanisme RUPS, pemegang saham yang berlaku.
memiliki kesempatan untuk memberikan masukan,
menyampaikan pendapat, dan memastikan bahwa Sehubungan dengan pelaksanaan keberlanjutan
keputusan yang diambil SMBC Indonesia sejalan dengan Perusahaan, Direksi bertanggung jawab untuk menyusun
kepentingan bersama dan prinsip tata kelola yang baik. RAKB serta menerapkan pengelolaan risiko yang
terintegrasi dengan aspek keberlanjutan. Pengelolaan
Terkait dengan keberlanjutan usaha, RUPS memiliki risiko tersebut meliputi identifikasi dan evaluasi risiko
kewenangan untuk menyetujui, menolak atau terkait keberlanjutan, seperti risiko lingkungan, perubahan
menerima laporan RAKB, RUPS juga dapat meminta iklim, dan reputasi Perusahaan, yang didukung dengan
pertanggungjawaban SMBC Indonesia dalam penyusunan rencana mitigasi risiko yang memadai.
mempertanggungjawabkan upaya keberlanjutan yang Direksi juga bertanggung jawab atas penyusunan laporan
dilaksanakan. RUPS dapat mengambil keputusan strategis keberlanjutan yang memuat kinerja Perusahaan pada
yang berdampak jangka panjang atau bekerja sama dengan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola secara akurat,
para pemangku kepentingan dalam tujuan keberlanjutan. transparan, serta sesuai dengan standar pelaporan yang
berlaku.
DEWAN KOMISARIS Masa jabatan anggota Direksi adalah 3 tahun dan dapat
Dewan Komisaris SMBC Indonesia bertugas untuk diangkat kembali, tanpa mengurangi hak RUPS atau
mengawasi kebijakan dan strategi yang dijalankan oleh peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya
Direksi, memastikan bahwa keputusan dan tindakan untuk memberhentikan sewaktu-waktu. Informasi
Direksi dijalankan sesuai dengan anggaran dasar, lebih rinci terkait komposisi, tugas, dan wewenang
peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola. badan tata kelola tertinggi perusahaan dapat dilihat
Dewan Komisaris juga memberikan nasihat dan masukan pada Laporan Tahunan SMBC Indonesia tahun 2025
kepada Direksi terkait pengelolaan SMBC Indonesia yang halaman 306-310 serta melalui situs resmi perusahaan di
antara lain mencakup strategi bisnis, manajemen risiko https://www.smbci.com/id/tentang-kami/manajemen
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 140
Integrating Strength for
Sustainable Growth 139
INDEPENDENSI DAN KEANGGOTAAN 5. Tidak terlibat dalam keputusan yang akan
menimbulkan benturan kepentingan terhadap
DALAM STRUKTUR TATA KELOLA
anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
[GRI 2-9] [IDX G-01] [IDX G-03]
SMBC Indonesia membangun struktur tata kelola Jumlah anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia
yang memastikan independensi Direksi dan Dewan adalah 6 (enam) orang dan tidak melebihi jumlah anggota
Komisaris untuk mempertahankan integritas dalam Direksi sebanyak 8 (delapan) orang. Sebanyak 4 (empat)
setiap pengambilan keputusan strategis. Komposisi dari total 6 (enam) orang anggota Dewan Komisaris SMBC
keanggotaan ditetapkan atas dasar prinsip pemisahan Indonesia atau lebih dari 50% anggota Dewan Komisaris
kewenangan yang jelas dan bebas dari pengaruh pihak SMBC Indonesia merupakan Komisaris Independen.
manapun sesuai dengan ketentuan berikut: [GRI 2-11] Informasi lebih lanjut mengenai Independensi Dewan
Komisaris juga dapat dilihat pada Laporan Tahunan
1. Tidak terdapat hubungan usaha baik langsung halaman 297. [GRI 2-9]
maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
kegiatan usaha SMBC Indonesia.
2. Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan lain PERAN DEWAN KOMISARIS DAN
sebagai: anggota Direksi atau pejabat eksekutif yang DIREKSI DALAM MANAJEMEN
melaksanakan pengawasan, kecuali untuk keperluan DAMPAK
pengawasan anak perusahaan. [GRI 2-12] [ACGS.B.1.6] [IDX G-04]
3. Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan Dewan Komisaris dan Direksi berperan dalam
derajat kedua dengan sesama anggota Dewan mengembangkan dan menyetujui perubahan penting
Komisaris dan/atau Direksi. dalam perusahaan, seperti visi, misi, kebijakan dan
4. Tidak memiliki kepemilikan saham secara bersama- strategi organisasi, termasuk yang berkaitan dengan
sama melebihi 25% modal di suatu perusahaan. keberlanjutan dan iklim. Dewan Komisaris sebagai
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 141
140 Tata Kelola Keberlanjutan
otoritas tata kelola tertinggi, bersama dengan Direksi perusahaan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola
yang dipimpin oleh Direktur Utama, bertanggung sesuai standar pelaporan yang berlaku. Seluruh informasi,
jawab terhadap penerapan prinsip keberlanjutan yang hasil kinerja, serta topik material yang diidentifikasi
mencakup keuangan keberlanjutan. melalui masukan pemangku kepentingan telah melalui
proses peninjauan dan persetujuan bersama Direksi dan
Direksi bertanggung jawab melaksanakan pengelolaan Dewan Komisaris sebelum laporan dipublikasikan. Pada
dampak keberlanjutan dengan melakukan identifikasi, tahun 2025, pelaksanaan tugas untuk untuk meninjau,
penilaian, dan mitigasi atas risiko ekonomi, lingkungan, menyetujui material laporan, dan memeriksa kembali
dan sosial perusahaan. Sementara itu, Dewan Komisaris laporan keberlanjutan sebelum diterbitkan dilakukan oleh
berperan mengawasi strategi keberlanjutan yang Divisi Sustainability Business Strategic sebagai pelaksana
dijalankan oleh Direksi untuk memastikan bahwa proses tugas dari Komite Keberlanjutan.
pengelolaan dampak perusahaan dilakukan secara
efektif sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
NOMINASI DAN SELEKSI DEWAN
SMBC Indonesia telah melakukan penyelarasan tugas dan
KOMISARIS DAN DIREKSI
tanggung jawab yang mendukung prinsip keberlanjutan,
[GRI 2-10] [SUSBA 1.4.1.5] [IDX G-01] [IDX G-06]
termasuk di dalamnya penyusunan Rencana Aksi
Proses nominasi dan seleksi anggota Dewan Komisaris
Keuangan Berkelanjutan (RAKB) ke dalam Pedoman dan
dan Direksi dilakukan oleh Komite Remunerasi dan
Tata Tertib Kerja Direksi, Dewan Komisaris, Direksi, dan
Nominasi dengan memperhatikan rekomendasi
Komite Keberlanjutan.
pemegang saham. Setiap kandidat diwajibkan menjalani
serangkaian uji kemampuan dan kepatutan (fit and
Dalam hal tata kelola keberlanjutan, Wakil Direktur Utama
proper test), termasuk penilaian integritas, kompetensi,
ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Keberlanjutan.
serta reputasi keuangan. Selain itu, perusahaan juga
Pengawasan atas koordinasi kinerja keberlanjutan,
mempertimbangkan keahlian kandidat terkait isu
termasuk pengelolaan risiko dan peluang terkait
keberlanjutan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.
keberlanjutan serta perubahan iklim, dilakukan oleh
Seluruh proses nominasi dan seleksi mengedepankan
Dewan Komisaris. Di antara bentuk implementasi yang
prinsip keberagaman latar belakang, independensi, serta
dilakukan adalah Dewan Komisaris turut dimintakan
kesetaraan. Keputusan akhir atas pengangkatan anggota
persetujuan dalam penyusunan RAKB dan Laporan
Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan dalam RUPS
Keberlanjutan. [ACGS. B.B.1.5]
sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih rinci
terkait proses nominasi anggota Dewan Komisaris dan
Strategi dan kebijakan yang dirumuskan oleh
Direksi dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2025 SMBC
Direksi dengan pengawasan Dewan Komisaris
Indonesia halaman 324-325.
mempertimbangkan masukan dari pemangku
kepentingan internal dan eksternal yang disampaikan
melalui laporan, pertemuan, maupun kanal komunikasi
resmi. Proses ini ditinjau secara berkala dan dilaporkan EVALUASI DEWAN KOMISARIS DAN
dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang DIREKSI
diadakan setidaknya satu kali dalam setahun. Informasi [GRI 2-18]
lengkap mengenai peran Komite Keberlanjutan dalam Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi SMBC
mendukung implementasi keberlanjutan dapat dilihat Indonesia dilaksanakan setiap tahun melalui evaluasi
pada bab Inisiatif Keberlanjutan dan Iklim pada halaman mandiri (self-assessment) berdasarkan pencapaian
46-47. target KPI yang telah ditetapkan. Penilaian ini mencakup
pencapaian rencana kerja serta kontribusi dalam
pengelolaan dampak perusahaan, baik pada aspek
PERAN STRUKTUR TATA ekonomi, lingkungan, maupun sosial. Hasil evaluasi
menyatakan bahwa kinerja Dewan dan Direksi telah
KELOLA DALAM PELAPORAN
sesuai dengan target strategis perusahaan.
KEBERLANJUTAN
[GRI 2-14]
Direksi SMBC Indonesia bertanggung jawab menyusun
laporan keberlanjutan yang mencakup kinerja
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 142
Integrating Strength for
Sustainable Growth 141
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS SMBC Indonesia belum dapat mengungkapkan rasio
kompensasi total tahunan karena informasi tersebut
DAN DIREKSI
merupakan bagian dari data internal yang dilindungi oleh
KEBIJAKAN REMUNERASI
kebijakan kerahasiaan perusahaan.
[GRI 2-19] [SUSBA 1.4.1.6] [ACGS. B.B.1.6]
Kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
Sebagai upaya memastikan kebijakan remunerasi
SMBC Indonesia dirancang dengan mempertimbangkan
tetap relevan dan kompetitif, SMBC Indonesia bekerja
tanggung jawab dan lingkup kerja masing-masing.
sama dengan konsultan independen untuk melakukan
Kebijakan remunerasi yang adil bertujuan untuk
survei remunerasi di industri sejenis. Hasil dari survei ini
memotivasi seluruh pihak dalam menjaga dan
digunakan sebagai referensi besaran remunerasi dalam
meningkatkan reputasi perusahaan. Remunerasi Dewan
menyusun strategi remunerasi yang adil dan kompetitif
Komisaris dan Direksi perusahaan ditetapkan oleh
dengan tetap mempertimbangkan kinerja setiap individu.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan didasarkan
Dengan pendekatan ini, kebijakan remunerasi tidak hanya
pada prinsip meritocracy, yaitu disesuaikan dengan
mendukung pencapaian tujuan perusahaan, tetapi juga
hasil pengukuran kinerja dan prestasi kerja individu.
selaras dengan praktik terbaik dalam industri perbankan.
Remunerasi diberikan dengan mempertimbangkan
keuntungan perusahaan pada tahun buku yang
bersangkutan serta prinsip kewajaran dengan peer
KEBIJAKAN NOMINASI DEWAN KOMISARIS
group internal dan standar di industri perbankan.
DAN DIREKSI
SMBC Indonesia memiliki Komite Remunerasi dan
Nominasi yang mengatur Kebijakan dan melakukan
Selain itu, kebijakan remunerasi untuk anggota Dewan
proses seleksi dan nominasi anggota Dewan Komisaris
Komisaris dan Direksi SMBC Indonesia dirancang untuk
dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian
mendorong pencapaian tujuan strategis perusahaan,
anggota Dewan Komisaris yang selanjutnya akan
termasuk dalam pengelolaan dampak terhadap ekonomi,
disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
lingkungan, dan masyarakat. Struktur remunerasi
Komite tersebut akan mempertimbangkan kualifikasi
tersebut mempertimbangkan indikator kinerja utama
individu dan kebutuhan organisasi seperti antara lain
(Key Performance Indicators/KPI) yang mencakup aspek
terkait dengan komposisi Komisaris Independen dan
keberlanjutan, seperti efisiensi sumber daya, pencapaian
keragaman latar belakang keahlian dan pengalaman
target pengurangan emisi, dampak sosial positif, serta
tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin, warga
kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
negara dan agama.
Dengan demikian, kebijakan ini memastikan bahwa
Sebelum menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris
insentif yang diterima tidak hanya selaras dengan
terpilih akan menjalankan penilaian kemampuan dan
kinerja finansial, tetapi juga mendukung pencapaian tata
kepatutan (fit and proper test) yang diselenggarakan
kelola keberlanjutan dan tanggung jawab sosial SMBC
oleh Otoritas Jasa Keuangan yang memastikan bahwa
Indonesia, sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Informasi
pengurus bank wajib memenuhi persyaratan integritas,
terkait remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dapat
kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2025,
dilihat dalam Laporan Tahunan 2025 SMBC Indonesia
seluruh anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia telah
pada halaman 326-327.
memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan
kepatutan (fit and proper test).
PROSES UNTUK MENERAPKAN REMUNERASI
[GRI 2-20] [GRI 2-21]
Kebijakan remunerasi di SMBC Indonesia berada di
bawah Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR), yang PENINGKATAN KAPASITAS DEWAN
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris KOMISARIS DAN DIREKSI
terkait kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan [GRI 2-17] [OJK E.2] [IDX G-05]
Direksi. Rekomendasi ini kemudian diajukan dalam Rapat Perubahan regulasi, tren pasar, dan perkembangan
Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan isu keberlanjutan menuntut Dewan Komisaris dan
persetujuan. Dalam menentukan kebijakan remunerasi, Direksi untuk memiliki pemahaman dan keterampilan
SMBC Indonesia mempertimbangkan berbagai aspek yang relevan. Oleh karena itu, SMBC Indonesia
seperti keuntungan perusahaan, stabilitas keuangan, menyelenggarakan berbagai pelatihan di bidang
serta standar kompetitif di industri perbankan. ekonomi dan keberlanjutan untuk meningkatkan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 143
142 Tata Kelola Keberlanjutan
kapasitas kepemimpinan badan tata kelola perusahaan. Internasional (ILO) dan Undang-Undang No. 13 Tahun
Informasi lebih lanjut terkait pelatihan Dewan Komisaris 2003 tentang Ketenagakerjaan. Hal ini memastikan
dan Direksi dapat dilihat pada Laporan Tahunan SMBC bahwa SMBC Indonesia menyediakan lingkungan kerja
Indonesia pada halaman 304-305, 312-314. yang adil, aman, dan nyaman di seluruh lini operasional.
Dokumen komitmen kebijakan SMBC Indonesia dapat
diakses melalui https://www.smbci.com/pdf/investor/
KOMITMEN KEBIJAKAN corporate-governance/governance-documents/in/
[GRI 2-23] [GRI 2-24] [IDX G-09] informasi-tanggung-jawab-sosial-perusahaan-untuk-
Komitmen Kebijakan SMBC Indonesia merupakan praktik-ketenagakerjaan-kesehatan-dan-keselamatan-
fondasi tata kelola dan kegiatan operasional Perusahaan. kerja.pdf___/
Kebijakan ini disusun berdasarkan Kode Etik SMBC
Indonesia yang merangkum nilai-nilai SMBC Indonesia
dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab. PERMASALAHAN PENTING/KRITIS
Komitmen kebijakan disahkan oleh Dewan Direksi [GRI 2-16]
sebagai organ tata kelola tertinggi dan disosialisasikan SMBC Indonesia memiliki mekanisme terstruktur
kepada karyawan, mitra usaha, serta pihak terkait yang memungkinkan permasalahan penting dapat
lainnya agar budaya kerja berintegritas dapat senantiasa disampaikan secara langsung kepada Direksi dan
diterapkan. Komitmen kebijakan ini mencakup berbagai Dewan Komisaris. Permasalahan yang dikategorikan
aspek, di antaranya: kritis mencakup risiko strategis, operasional, kepatuhan,
1. Kepatuhan dan manajemen risiko maupun potensi kerugian yang signifikan. Laporan
2. Pencegahan benturan kepentingan mengenai permasalahan tersebut dapat berasal dari
3. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, adil, unit kerja internal dalam bentuk paparan ataupun
aman dan mengedepankan kesetaraan memorandum. Informasi yang diterima akan dikelola
4. Pengelolaan dan pengamanan informasi terlebih dahulu oleh Corporate Secretary lalu diteruskan
5. Hubungan dengan para pemangku kepentingan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk peninjauan
6. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM) lebih lanjut. Sepanjang tahun pelaporan, tidak ada
permasalahan kritis yang disampaikan kepada Dewan
Pelaksanaan komitmen kebijakan SMBC Indonesia Komisaris maupun Direksi.
juga berlandaskan penghormatan terhadap hak asasi
manusia sesuai dengan Konvensi Organisasi Buruh
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 144
Integrating Strength for
Sustainable Growth 143
BENTURAN KEPENTINGAN proses SMBC Indonesia, antara lain proses penunjukan
[GRI 2-15] [IDX G-09] vendor, pengadaan barang dan jasa, dan pelaksanaan
SMBC Indonesia mempertahankan standar etika yang jamuan kepada pihak ketiga.
tinggi untuk mencegah potensi benturan kepentingan. 4. Seluruh aspek yang berpotensi menimbulkan
Hal ini dituangkan dalam Kode Etik SMBC Indonesia benturan kepentingan dipantau dan dikelola pihak
serta panduan tata kelola perusahaan yang mencakup independen, baik secara internal oleh internal audit,
ketentuan sebagai berikut: maupun eksternal oleh akuntan publik.
1. Karyawan tidak diperkenankan untuk menerima dan/
atau meminta sesuatu sebagai pemberian dalam SMBC Indonesia memelihara kepercayaan publik dengan
bentuk apapun dari karyawan/calon karyawan, menyajikan informasi terkait potensi konflik kepentingan
nasabah/calon nasabah, rekanan/ calon rekanan secara terbuka kepada pemangku kepentingan.
yang didasarkan atas balas jasa suatu prestasi yang Pengungkapan tersebut mencakup hal-hal berikut:
sudah menjadi kewajibannya. 1. Keanggotaan lintas dewan. SMBC Indonesia
2. Karyawan diwajibkan melaporkan kepada Human memantau dan mengungkapkan keterlibatan individu
Resources (HR) apabila ada hubungan keluarga yang memiliki posisi lintas dewan untuk menghindari
dengan karyawan lain/calon karyawan. HR wajib pengambilan keputusan yang dapat memengaruhi
memberikan catatan dalam personal file masing- objektivitas.
masing karyawan sebagai salah satu bahan 2. Kepemilikan saham lintas organisasi dengan
pertimbangan proses mutasi dan/atau promosi. pemasok dan para pemangku kepentingan lain.
3. Karyawan tidak diperkenankan untuk terikat Kebijakan SMBC Indonesia mengharuskan individu
perjanjian kerja dengan pihak lain selama jam kerja, dengan kepemilikan saham di organisasi lain yang
dan/atau memperoleh penghasilan lain di luar SMBC memiliki hubungan bisnis dengan SMBC Indonesia
Indonesia yang terkait dengan pekerjaan atau untuk melaporkan dan mendokumentasikan situasi ini
jabatannya di SMBC Indonesia. kepada manajemen, yang kemudian diinformasikan
4. Karyawan tidak diperkenankan memiliki usaha kepada para pemangku kepentingan.
atau bisnis pribadi di luar pekerjaannya sebagai 3. Keberadaan pemegang saham pengendali.
karyawan SMBC Indonesia yang mengganggu SMBC Indonesia secara terbuka mengungkapkan
dan mempengaruhi profesionalisme dan integritas keberadaan pemegang saham pengendali melalui
karyawan yang bersangkutan. laporan resmi kepada otoritas terkait dan pemangku
5. Karyawan tidak diperkenankan untuk menawarkan kepentingan, guna menjaga transparansi dan
suatu produk/ layanan/usaha lain di luar bisnis SMBC memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang
Indonesia kepada nasabah SMBC Indonesia. berlaku.
6. Karyawan tidak diperkenankan memproses 4. Pihak terkait, hubungan, transaksi, dan saldo terutang
permohonan pinjaman atau pemilihan rekanan dari mereka. Seluruh transaksi dengan pihak terkait,
anggota keluarga dan sanak saudaranya. Karyawan termasuk hubungan yang relevan, disampaikan
wajib memberitahu/ eskalasi kepada atasan secara jelas dalam laporan keuangan SMBC Indonesia.
mengenai hal ini agar proses pinjaman atau pemilihan
rekanan dialihkan kepada karyawan lainnya. Selain membangun kebijakan yang menekankan
7. Apabila dilakukan pinjam meminjam di antara transparansi dan independensi, SMBC Indonesia
karyawan harus bebas dari conflict of interest. berupaya menumbuhkan budaya integritas perusahaan
melalui program edukasi karyawan. Seluruh karyawan
Sebagai bagian dari upaya yang komprehensif, setiap dibekali pemahaman mengenai pentingnya menghindari
unsur pada SMBC Indonesia yang memiliki potensi akan benturan kepentingan melalui berbagai saluran
timbulnya keputusan atau transaksi yang mengandung komunikasi internal seperti e-mail, e-learning, dan
benturan kepentingan, mengatur lebih lanjut dalam sosialisasi tatap muka. Apabila terjadi pelanggaran, SMBC
prosedur terkait masing-masing, hal-hal sebagai berikut: Indonesia akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan
1. Penerapan “Four-Eyes Principle”. tingkat dampak yang ditimbulkan terhadap Perusahaan.
2. Pemisahan fungsi dan tanggung jawab yang dapat
menimbulkan benturan kepentingan.
3. Memastikan pelaksanaan tata kelola untuk
menghindari benturan kepentingan dalam seluruh
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 145
144 Tata Kelola Keberlanjutan
PENERAPAN BISNIS YANG 1. Lini Pertahanan Pertama (First Line of Defense) adalah
Risk Taking Unit (RTU) yang dibantu oleh Business
BERTANGGUNG JAWAB
Risk/ICR untuk menjalankan proses manajemen
[GRI 2-24]
risiko sehari-hari secara disiplin.
SMBC Indonesia memastikan bahwa penerapan bisnis
yang bertanggung jawab diimplementasikan ke dalam
2. Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Defense)
seluruh aktivitas bisnis dan hubungan dengan mitra bisnis
adalah Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR),
melalui beberapa strategi berikut:
Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan dan
Human Resource untuk membuat, mengembangkan
1. Integrasi kebijakan ke dalam SOP
serta mengimplementasikan kebijakan, prosedur dan
SMBC Indonesia mengintegrasikan Kebijakan
perangkat kerja manajemen risiko yang memadai
Keberlanjutan ke dalam standar operasional prosedur
serta menjalankan fungsi pengawasan risiko secara
(SOP) agar seluruh prosedur bisnis dijalankan sesuai
keseluruhan.
dengan komitmen keberlanjutan, standar etika, dan
regulasi yang berlaku. Penyelarasan dilakukan oleh
3. Lini Pertahanan Ketiga (Third Line of Defense)
masing-masing unit bisnis atau departemen yang
adalah Internal Audit yang secara independen
relevan melalui mekanisme review pembuatan dan/
melakukan penilaian terhadap tata kelola dan
atau kajian ulang SOP yang dilakukan secara berkala
efektivitas penerapan manajemen risiko termasuk
serta wajib mendapatkan persetujuan pimpinan
di dalamnya aspek keberlanjutan. Pelaksanaan
tertinggi unit kerja yang terkait atau Board of
fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Internal
Management (BOM).
Audit dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas
2. Sosialisasi dan pelatihan
Jasa Keuangan (POJK) No. 1/POJK.03/2019 tentang
SMBC Indonesia secara rutin mengkomunikasikan
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan
kebijakan penting, seperti Kode Etik, kebijakan privasi
Standar Global Internal Audit Standards (GIAS) yang
data, dan kebijakan hak asasi manusia kepada seluruh
ditetapkan oleh The Institute of Internal Auditors
karyawan dan pemangku kepentingan eksternal.
(IIA). Internal Audit SMBC Indonesia melaksanakan
Sosialisasi dilakukan melalui pelatihan, rapat, dan
audit independen secara berkala untuk meninjau
e-learning untuk memastikan standar SMBC
kesesuaian pelaksanaan dengan standar yang
Indonesia dipahami dan dijalankan dengan konsisten.
berlaku, termasuk cakupan aspek lingkungan dan
3. Pemeriksaan terhadap mitra bisnis
sosial. [SUSBA 1.4.1.7] [SUSBA 1.4.1.8]
SMBC Indonesia melakukan pemeriksaan berkala
terhadap mitra bisnis untuk memastikan bahwa
seluruh mitra usaha berkomitmen pada standar
etika yang sama, termasuk penegakan hak asasi PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN
manusia dan praktik ketenagakerjaan yang adil. FRAUD TERMASUK KORUPSI
SMBC Indonesia menerapkan prinsip-prinsip dalam [GRI 205-1] [IDX G-07]
Modern Slavery Act untuk mencegah praktik Sesuai POJK No 12 tahun 2024 yang mengharuskan
perbudakan modern, eksploitasi pekerja, dan praktik fungsi anti-fraud bertanggung jawab kepada direksi,
yang berpotensi merugikan masyarakat maupun SMBC Indonesia telah membentuk Divisi Anti Financial
lingkungan. [SUSBA 1.2.1.14] Crime (AFC) pada bulan Juli 2025 yang berada di dalam
Direktorat Kepatuhan & Legal. Divisi AFC memastikan
pembuatan dan pengembangan kebijakan dan prosedur
strategi anti-fraud yang memadai dan senantiasa
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL disempurnakan secara berkesinambungan. Ke depannya
[SUSBA 1.4.14] [FS9]
Divisi AFC akan berkoordinasi dengan unit kerja terkait
Sistem Pengendalian Internal di SMBC Indonesia dilakukan
dalam pengelolaan 9 jenis risiko kejahatan keuangan
melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan (Three
yaitu fraud, anti pencucian uang, anti penyuapan &
Lines of Defense) dengan setiap lini memiliki peran dan
korupsi, insider trading, kejahatan siber, conduct, green
tanggung jawab masing-masing dan saling bekerjasama
financial crime, penghindaran pajak, dan manipulasi
dengan penjelasan sebagai berikut:
pasar.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 146
Integrating Strength for
Sustainable Growth 145
SMBC Indonesia secara aktif memerangi tindak Program edukasi anti-fraud dan anti korupsi di SMBC
kecurangan termasuk korupsi melalui Unit Kerja AFC Indonesia disusun untuk membekali karyawan dengan
yang bertanggung jawab mengembangkan, mengawasi, pemahaman menyeluruh yang mencakup topik-topik di
dan menjalankan strategi pencegahan serta penanganan antaranya: definisi , strategi dan pencegahan fraud dan
fraud termasuk korupsi di seluruh aspek operasional korupsi, serta perilaku yang diharapkan dari karyawan
SMBC Indonesia. Pelaksanaan strategi tersebut diawasi serta sanksi atas pelanggaran.
secara langsung oleh Dewan Komisaris melalui Komite
Pemantau Risiko maupun Komite Audit dan oleh Direksi Selama tahun 2025, SMBC Indonesia mengidentifikasi
melalui Komite Manajemen Risiko/Komite Risiko Non 48 kasus kejadian fraud termasuk korupsi dengan nilai
Keuangan. SMBC Indonesia telah memiliki Kebijakan Anti kerugian sebesar Rp641.900.000 atau 0,08% dari beban
Penyuapan dan Korupsi yang telah memuat komitmen modal risiko operasional SMBC Indonesia.
terhadap tindakan anti korupsi dan anti penyuapan.
Selanjutnya, setiap unit kerja dapat menetapkan SMBC Indonesia menerapkan metode pemeriksaan
ketentuan khusus pada prosedurnya dalam upaya yang terarah serta meningkatkan frekuensi pemantauan,
pencegahan tindakan korupsi dan penyuapan sesuai sehingga sistem deteksi fraud termasuk korupsi
dengan masing-masing bidang kerjanya, antara lain: menjadi lebih efektif dalam mengidentifikasi kasus.
1. Pengelolaan pemberian dan penerimaan hiburan dan SMBC Indonesia mengoperasikan sistem deteksi
atau hadiah fraud yang berjalan aktif 24 jam sehari dan 7 hari
2. Penetapan klausul perjanjian dengan pihak ketiga/ seminggu, yang dikelola oleh tim Fraud Prevention,
pemberi jasa Internal Control & Compliance. Sistem ini menggunakan
3. Proses pengadaan barang dan jasa oleh vendor geolocation tagging dan teknologi device intelligence
4. Proses rekruitmen karyawan/Know Your Employee untuk memantau transaksi secara real-time. Dengan
5. Pelaksanaan uji tuntas terhadap mitra usaha fitur tersebut, sistem mampu mendeteksi potensi
6. Operational Risk Management melakukan kajian manipulasi sinyal GPS dan meningkatkan akurasi dalam
risiko operasional atas produk baru maupun SOP/ mengidentifikasi aktivitas mencurigakan.
Policy dan internal control yang salah satu tujuannya
untuk mencegah tindakan fraud termasuk korupsi. SMBC Indonesia memiliki kebijakan zero tolerance
terhadap tindakan fraud termasuk korupsi yang
Pada tahun pelaporan, seluruh (100%) aktivitas direalisasikan melalui penerapan sanksi tegas bagi
operasional SMBC Indonesia telah melalui penilaian karyawan maupun mitra usaha yang terbukti melakukan
risiko terkait fraud termasuk korupsi. Hasil penilaian pelanggaran. Sebagai langkah preventif, SMBC Indonesia
menunjukkan bahwa ada 41 proses yang memiliki tingkat secara berkala meningkatkan kesadaran vendor dan
risiko tinggi atau sekitar 6% dari keseluruhan proses di mitra bisnis mengenai penerapan tata kelola perusahaan
SMBC Indonesia. Risiko signifikan yang teridentifikasi yang baik (GCG) serta mekanisme pelaporan melalui
berasal dari aktivitas terkait proses kredit dan proses Whistleblowing Channel. Edukasi ini dilaksanakan melalui
transaksi pembayaran. surat pemberitahuan, sharing session, dan kegiatan
sosialisasi anti-fraud termasuk anti korupsi yang diadakan
SMBC Indonesia berupaya meningkatkan kesadaran sedikitnya dua kali dalam setahun.
anti-fraud termasuk korupsi dengan mewajibkan seluruh
karyawan untuk menandatangani Pakta Integritas dan Kebijakan dan program pencegahan fraud, termasuk
Kode Etik yang berlandaskan pada Perjanjian Kerja antikorupsi, dikomunikasikan serta disosialisasikan
Bersama (PKB). Selain itu, seluruh karyawan telah kepada seluruh karyawan, termasuk anggota Dewan
mengikuti program e-learning Anti-Fraud Awareness dan Komisaris dan Direksi. Pada tahun pelaporan, seluruh
Anti Korupsi (sebagai bagian dari Compliance Awareness) (100%) anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah
yang dipadukan dengan edukasi rutin melalui media menerima komunikasi dan pelatihan terkait anti-fraud
komunikasi internal seperti e-newsletter, Now You Know, dan antikorupsi. Berdasarkan wilayah domisili, 12 orang
dan forum pelatihan lainnya. (86%) berdomisili di wilayah Indonesia dan 2 orang (14%)
berdomisili di luar wilayah Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 147
146 Tata Kelola Keberlanjutan
Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Korupsi Berdasarkan Wilayah
[GRI 205-2]
Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi
Telah Mengikuti Pelatihan
Mengenai Kebijakan dan Prosedur
Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
Wilayah Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
Jumlah Persentase Dari Total Jumlah Persentase Dari Total
(Karyawan)** Karyawan (%) (Karyawan)* Karyawan (%)
Jabodetabek 3.258 53% 3.164 53%
Jawa 1.550 25% 1.526 25%
Luar Jawa 1.331 22% 1.313 22%
Total 6.139 100% 6.003 100%
Catatan:
* Data peserta per 31 Juli 2025
** Data seluruh karyawan per 31 Desember 2025
Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Korupsi Berdasarkan Kategori Karyawan
[GRI 205-2]
Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi
Telah Mengikuti Pelatihan
Mengenai Kebijakan dan Prosedur
Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
Jenjang Jabatan Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
Jumlah Persentase Dari Total Jumlah Persentase Dari Total
(Karyawan)** Karyawan (%) (Karyawan)* Karyawan (%)
Board of Management 9 0,15% 9 0,15%
Top Management 189 3,08% 184 3,07%
Senior management 783 12,75% 765 12,74%
Management 2.980 48,54% 2.902 48,34%
Officer/Supervisor 1.444 23,52% 1.417 23,60%
Clerical 734 11,96% 726 12,09%
Total 6.139 100,00% 6.003 100%
Catatan:
* Data peserta per 31 Juli 2025
** Data seluruh karyawan per 31 Desember 2025
Vendor yang Mendapat Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
[GRI 205-2]
Keterangan Jumlah Persentase (%)
Penyedia jasa 648 85%
Pemasok Barang 117 15%
Total 765 100%
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 148
Integrating Strength for
Sustainable Growth 147
Vendor yang Mendapat Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Antikorupsi berdasarkan wilayah
[GRI 205-2]
Keterangan Jumlah Persentase (%)
Jakarta 544 71%
Sumatra 25 3%
Luar Jawa dan Sumatera 196 26%
Total 765 100%
Pada tahun pelaporan tidak terdapat kasus fraud oleh vendor, dengan demikian tidak terdapat pemutusan kontrak
terhadap vendor.
Insiden Fraud termasuk Korupsi
[GRI 205-3]
Jumlah Kasus
Kasus Internal Fraud
2025 2024 2023
Total insiden fraud yang terbukti 48 48 71
Total insiden yang mengakibatkan karyawan 30 30 40
diberhentikan/dihukum
Total insiden yang mengakibatkan pemutusan - - -
kontrak mitra bisnis
Kasus hukum terkait fraud yang diajukan oleh publik - - -
terhadap perusahaan
SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN AFC melakukan analisis serta investigasi atas setiap
[GRI 2-26] [FN-CB-510a.2] laporan yang masuk untuk selanjutnya berkoordinasi
SMBC Indonesia menyediakan Whistleblowing System dengan unit kerja terkait untuk memastikan tindak lanjut
(WBS) yang dapat digunakan oleh karyawan maupun yang memadai.
pihak eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran,
termasuk tindak kecurangan (fraud), korupsi, gratifikasi, Pada tahun 2025, SMBC Indonesia menerima 61 laporan
benturan kepentingan, diskriminasi, serta pelanggaran melalui sistem WBS. Dari jumlah tersebut, 56 laporan
etika maupun kode etik. Pengelolaan WBS berada di telah diselesaikan dan 5 laporan masih dalam proses
bawah tanggung jawab Divisi Anti Financial Crime (AFC). penanganan lebih lanjut. Laporan tersebut disampaikan
melalui beberapa saluran komunikasi berikut:
48 Pengaduan 13 Pengaduan
EMAIL WHATSAPP
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 149
148 Tata Kelola Keberlanjutan
Rekapitulasi Whistleblowing
Jumlah Laporan Laporan Selesai Laporan dalam Proses
Tahun
Masuk Jumlah Persentase Dalam Proses Persentase
2025 61 56 92% 5 8%
2024 24 21 87,5% 3 12,5%
2023 42 41 98% 1 2%
PENGHARGAAN BAGI WHISTLEBLOWER
SMBC Indonesia memberikan jaminan penuh atas kerahasiaan identitas pelapor serta perlindungan dari
tekanan, intimidasi, atau dampak negatif lainnya yang mungkin timbul akibat pelaporan. Selain itu, SMBC
Indonesia juga memiliki sistem pemberian penghargaan bagi pelapor yang pelaporannya telah terbukti dapat
mencegah dan/atau mengurangi terjadinya tindakan kecurangan dan/atau pelanggaran yang merugikan
SMBC Indonesia (fraud Internal/eksternal), setelah diputuskan oleh Komite Fraud.
Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mendorong karyawan lebih proaktif dalam melaporkan adanya
dugaan/tindakan kecurangan/pelanggaran, untuk mengungkap lebih cepat dan meminimalisir kerugian yang
terjadi, dengan mengutamakan perlindungan dan kerahasiaan pelapor. Evaluasi atas sistem WBS dilakukan
minimal satu kali dalam setahun untuk menilai efektivitasnya, dan hasil evaluasi tersebut dilaporkan secara
langsung kepada Komite Manajemen Risiko (KMR) dan Komite Risiko Non Keuangan (KRNK) serta Komite
Pemantau Risiko (KPR).
KEBIJAKAN ANTI PENCUCIAN UANG 3. Melakukan identifikasi dan penilaian risiko tindak
pidana terkait APU, PPT, dan PPSPM terhadap
DAN PENDANAAN TERORISME
nasabah, area geografis, produk, jasa, transaksi serta
SMBC Indonesia turut memerangi pencucian uang dan
jaringan distribusi yang dimiliki.
pendanaan terorisme melalui program Anti Pencucian
4. Memastikan adanya sistem pengendalian internal
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
yang efektif dan independen melalui pemeriksaan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
secara independen untuk memastikan efektivitas
Massal (APU, PPT, dan PPPSPM). Program ini melakukan
penerapan program APU, PPT dan PPPSPM
berbagai prosedur untuk mendeteksi dan mencegah
5. Melakukan proses pengenalan profil calon pegawai
tindakan kriminal yang memanfaatkan layanan SMBC
dan pemantauan terhadap pegawai secara
Indonesia, di antaranya:
berkesinambungan (know your employee)
6. Berkoordinasi dengan regulator atas pelaksanaan
1. Peran aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam
program APU PPT dan PPPSPM di SMBC Indonesia.
melakukan pembahasan secara rutin atas penerapan
7. Melakukan evaluasi berkesinambungan atas
program APU PPT dan PPPSPM SMBC Indonesia,
efektivitas dan penerapan program APU PPT dan
maupun isu-isu yang relevan.
PPPSPM melalui kajian berkala, pemantauan, analisis
2. Secara berkala melakukan pengkinian kebijakan
dan pelaporan atas transaksi keuangan.
dan prosedur serta penyempurnaan program
8. Melakukan pengembangan dan optimalisasi terhadap
APU PPT dan PPPSPM SMBC Indonesia terhadap
sistem APU PPT dan PPPSPM SMBC Indonesia untuk
perkembangan regulasi lokal, parent company,
mendukung penerapan proses identifikasi, analisis,
maupun perkembangan operasional dan bisnis
pemantauan transaksi, serta pelaporan APU PPT dan
SMBC Indonesia.
PPPSPM.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 150
Integrating Strength for
Sustainable Growth 149
9. Meningkatkan budaya kesadaran risiko pencucian KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN
uang, pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi
PERUNDANGAN
senjata pemusnah massal kepada seluruh karyawan
SMBC Indonesia menempatkan kepatuhan hukum
melalui serangkaian pelatihan dan sosialisasi terkait
sebagai dasar dari seluruh aktivitas operasionalnya,
terkait ketentuan APU PPT dan PPPSPM.
sehingga tidak terdapat tuntutan hukum atau finansial
10. Mengikuti aktivitas diseminasi regulasi, rapat
terkait fraud, insider trading, praktik anti-persaingan,
koordinasi maupun kajian (Financial Integrity Rating/
monopoli, manipulasi, maupun pelanggaran hukum
FIR PPATK) yang diselenggarakan oleh regulator.
lainnya sepanjang periode pelaporan.
[GRI 2-27] [GRI 206-1] [FN-CB-510a.1] [IDX S-07]
HUBUNGAN DENGAN PEMANGKU KEPENTINGAN
[GRI 2-29] [OJK E.4] [SUSBA 1.1.2.1] [SUSBA 1.1.2.2] [SUSBA 1.1.2.3] [SUSBA 1.1.2.4]
Metode Pelibatan Fungsi Manajemen
Basis Penetapan Topik Tindak Lanjut Perusahaan
dan Frekuensi Tata Kelola
Pemegang Saham dan Investor
• Ketergantungan • Tata kelola • Menyediakan informasi • Corporate • Menyajikan laporan
• Pengaruh organisasi pencapaian SMBC Secretary keuangan dan laporan
• Tanggung Jawab • Pencapaian Indonesia melalui RUPS, • Investor Relation tahunan yang transparan,
kinerja ekonomi laporan tiga bulanan akurat, dan tepat waktu.
• Keuangan dan penerbitan laporan • Menyelenggarakan RUPS
berkelanjutan tahunan sesuai dengan ketentuan
• Komunikasi langsung regulasi.
maupun melalui analisis • Memastikan pembagian
guna memastikan dividen dan pertumbuhan
penyampaian informasi nilai investasi yang
material berkelanjutan.
• Pertemuan sesuai • Menjaga komunikasi yang
kebutuhan minimal 1 kali proaktif melalui fungsi
dalam setahun Investor Relations untuk
menjawab pertanyaan
materiil.
Nasabah
• Ketergantungan • Perlindungan • Penyediaan produk dan • Line of Business • Meningkatkan standar
• Tanggung Jawab nasabah jasa sesuai peraturan • Compliance keamanan data pribadi
• Pengaruh • Hubungan yang berlaku • Corporate dan keamanan transaksi
• Kedekatan berkelangsungan • Pemberian informasi Communications perbankan.
Geografis • Bisnis produk dan jasa dengan • Daya & • Menyediakan kanal
berkelanjutan tepat waktu, memadai, Sustainability pengaduan nasabah yang
• Emisi nol bersih jelas dan akurat responsif dan solutif.
• Pengembangan layanan • Memberikan kegiatan
berkualitas prima demi peningkatan kapasitas
kepuasan nasabah nasabah dibidang
• Bersama-sama pengembangan kapasitas
melakukan perencanaan, diri, literasi keuangan,
pelaksanaan, dan evaluasi kewirausahaan, gaya hidup
proyek. Mengiklankan sehat dan kepedulian pada
program daya melalui lingkungan hidup.
media sosial sesuai • Mengembangkan inovasi
kebutuhan produk dan layanan yang
• Pelaksanaan seminar sesuai dengan kebutuhan
keuangan berkelanjutan dan profil risiko nasabah.
bagi nasabah
• Pertemuan dilakukan
setiap ada kunjungan
nasabah atau minimal 1
kali dalam setahun
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 151
150 Tata Kelola Keberlanjutan
Metode Pelibatan Fungsi Manajemen
Basis Penetapan Topik Tindak Lanjut Perusahaan
dan Frekuensi Tata Kelola
Pegawai
• Ketergantungan • Hubungan • Pengelolaan Insan SMBC • Human • Menjamin pemenuhan
• Tanggung Jawab ketenagakerjaan Indonesia secara objektif, Resources hak-hak karyawan dan
• Pengaruh • Perlindungan transparan, adil dan setara memberikan kompensasi
• Perhatian dan kondisi kerja • Membangun lingkungan yang kompetitif.
• Kedekatan • Pengembangan kerja kondusif demi • Menyediakan program
Geografis kompetensi optimalisasi produktivitas pelatihan dan
• Pengembangan • Pengembangan karir pengembangan kompetensi
karir dan talent management (upskilling) secara
aktualisasi diri system dan assessment berkelanjutan.
• Keuangan center • Menciptakan lingkungan
berkelanjutan • Pelaksanaan edukasi dan kerja yang aman, inklusif,
• Keberlanjutan seminar keberlanjutan dan bebas dari diskriminasi.
bagi karyawan • Memperjelas jalur karier
• Pertemuan setiap ada melalui sistem manajemen
kegiatan internal talenta yang objektif dan
transparan.
Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
• Ketergantungan • Pendidikan dan • Intensifikasi keterlibatan • Daya & • Melaksanakan program
• Tanggung Jawab budaya dalam kegiatan Sustainability tanggung jawab sosial
• Pengaruh • Teknologi komunitas dengan perusahaan (CSR) yang
• Kedekatan dan akses program yang mencakup berdampak nyata.
Geografis infrastruktur bidang pendidikan, • Meningkatkan aksesibilitas
• Kesejahteraan pemberdayaan, budaya layanan perbankan
dan pendapatan dan agama, kemanusiaan (inklusivitas keuangan) bagi
• Keuangan serta lingkungan masyarakat luas.
berkelanjutan • Melaksanakan Program • Melakukan dialog terbuka
• Keberlanjutan Daya dan kolaborasi dalam
• Lingkungan • Pelaksanaan seminar program pemberdayaan
keuangan berkelanjutan ekonomi komunitas.
• Pertemuan sesuai • Mendukung inisiatif lokal
kebutuhan minimal 1 kali yang berkaitan dengan
dalam setahun pelestarian budaya dan
sosial.
Rantai Pasok/Vendor
• Ketergantungan • Hubungan • Syarat kerja sama yang • Procurement • Menerapkan proses seleksi
• Tanggung Jawab berkelanjutan jelas • Daya & vendor yang adil, terbuka,
• Perbedaan • Ekonomi • Penilaian kinerja yang Sustainability dan transparan.
Kepentingan • Keadilan transparan • Memastikan ketepatan
• Pengaruh • Keuangan • Penilaian rutin waktu pembayaran atas
berkelanjutan • Pertemuan sesuai barang atau jasa yang telah
• Keberlanjutan kebutuhan diterima.
• Hak asasi • Pelaksanaan seminar • Mendorong penerapan
manusia (HAM) keberlanjutan dan HAM standar keberlanjutan
bagi Mitra dan Pemasok dan kepatuhan HAM bagi
• Pertemuan sesuai seluruh mitra kerja.
kebutuhan minimal 1 kali • Melakukan evaluasi kinerja
dalam setahun vendor secara rutin untuk
menjaga kualitas kerja
sama.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 152
Integrating Strength for
Sustainable Growth 151
Metode Pelibatan Fungsi Manajemen
Basis Penetapan Topik Tindak Lanjut Perusahaan
dan Frekuensi Tata Kelola
Pemerintah dan Regulator
• Ketergantungan • Kepatuhan • Penyempurnaan • Compliance • Mematuhi seluruh regulasi
• Tanggung Jawab terhadap Pedoman Tata Kelola • Corporate perbankan dan peraturan
• Perbedaan peraturan (GCG Manual) terkini Secretary perundang-undangan yang
Pendapat perundang- • Implementasi prinsip GCG • Risk berlaku.
• Pengaruh undangan di seluruh unit kerja Management • Melaporkan kewajiban pajak
• Kedekatan • Komitmen • Pelaksanaan seminar dan laporan wajib lainnya
Geografis terhadap regulasi dan FGD terkait kebijakan secara akurat dan tepat
perbankan keuangan berkelanjutan waktu.
• Komunikasi dan • Pertemuan sesuai • Berpartisipasi aktif dalam
pelaporan yang kebutuhan minimal 1 kali diskusi kebijakan sektor
jelas dan akurat, dalam setahun keuangan dan program
komprehensif pemerintah.
dan tepat waktu • Menerapkan prinsip Tata
• Keuangan Kelola Perusahaan yang
berkelanjutan Baik (GCG) secara konsisten
di seluruh level organisasi.
Tokoh masyarakat/pejabat setempat
• Ketergantungan • Pengembangan • Kunjungan langsung • Line of Business • Membina hubungan baik
• Tanggung Jawab usaha • Pertemuan resmi dan • Corporate dan koordinasi terkait izin
• Perbedaan • Kemajuan daerah musyawarah Communications operasional atau kegiatan
Pendapat setempat • Pertemuan berkala sesuai kantor cabang.
• Pengaruh kebutuhan • Melibatkan tokoh
• Kedekatan • Melaksanakan program masyasrakat dalam
Geografis Daya sosialisasi program
perusahaan yang
berdampak pada
masyarakat sekitar.
• Merespons aspirasi tokoh
masyarakat.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 153
152 Tentang Laporan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 154
Integrating Strength for
Sustainable Growth 153
Tentang
Laporan
SMBC Indonesia
menerbitkan laporan
keberlanjutan secara
transparan dan akuntabel
sebagai wujud tanggung
jawab kami terhadap
pemangku kepentingan
dan kontribusi nyata
bagi pembangunan
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 155
154 Tentang Laporan
SMBC Indonesia secara konsisten menerbitkan laporan 4. Data Penghimpunan Dana tahun 2024 (yang
keberlanjutan setiap tahun sebagai wujud nyata upaya seharusnya 110 menjadi 52) dan pada tahun 2023
untuk terus memajukan praktik keuangan berkelanjutan (yang seharusnya 63 menjadi 95), karena adanya
sekaligus pemenuhan kewajiban atas regulasi yang penyesuaian klasifikasi produk penghimpunan
berlaku. Tahun ini merupakan penerbitan laporan dana, sehingga menghasilkan nilai yang lebih
keberlanjutan yang ketujuh, yang mencakup penyajian rendah di tahun 2024 dan lebih tinggi di tahun
data dan informasi untuk periode 1 Januari 2025 hingga 2023, dibandingkan dengan data yang dilaporkan
31 Desember 2025. Periode Laporan Keberlanjutan sama sebelumnya.
dengan periode Laporan Tahunan. 5. Data tingkat kepuasan nasabah (tahun 2024 dan
2023) - yang seharusnya pada 2024 sebesar 63%
Beberapa data dalam laporan ini mengalami menjadi 91% dan pada 2023 seharusnya 64%
pengungkapan ulang (restatement). Hal ini dijelaskan menjadi 91%, dikarenakan ada perubahan sumber
secara rinci juga dalam narasi pada tabel terkait. Data data survei yang digunakan yakni menggunakan hasil
tersebut yaitu: survei Performa Aplikasi dan Layanan Produk Jenius.
1. Data tahun 2023 untuk Pendapatan Operasional Dampaknya, data di laporan ini berbeda dengan data
Lainnya (yang seharusnya 2.013 menjadi 1.689) yang disajikan di laporan tahun sebelumnya, dan
dan Beban Operasional (yang seharursnya (7.607) tidak dapat diperbandingkan.
menjadi (7.222)), karena adanya penghitungan ulang, 6. Data emisi Cakupan 2 tahun 2024, yang seharusnya
sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah 14.120,76 menjadi 14.106,92, karena peninjauan dan
dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada koreksi atas proses penghitungan sebelumnya,
laporan sebelumnya. sehingga menghasilkan penurunan yang tidak
2. Data Persentase Penghimpunan Dana tahun material dibandingkan dengan data yang dilaporkan
2024 yang seharusnya 0,08% menjadi 0,05%, sebelumnya;
dan 2023 yang seharusnya 0,11% menjadi 0,10%, 7. Data emisi Cakupan 3 tahun 2024, yang seharusnya
karena adanya penyesuaian klasifikasi produk 13.530,32 menjadi 1.600.332,82, karena memasukan
penghimpunan dana, sehingga menghasilkan nilai data emisi pembiayaan, sehingga menghasilkan
yang lebih rendah dibandingkan dengan data yang peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan
dilaporkan sebelumnya. data yang dilaporkan sebelumnya.
3. Data Target Portofolio Berwawasan Lingkungan 8. Data Whistleblowing System, yang seharusnya
dan Sosial tahun 2024, yang seharusnya 23.718 87,5% menjadi 99% karena kesalahan perhitungan
menjadi 15.477, karena adanya penghitungan ulang, sehingga menyebabkan persentase yang ditulis lebih
sehingga menghasilkan nilai target yang lebih rendah tinggi dari yang seharusnya. [GRI 2-3] [GRI 2-4]
dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada
laporan sebelumnya. Laporan ini telah disusun sesuai dengan berbagai standar
nasional dan internasional, seperti:
Standar Global Reporting Initiative (GRI)
Task Force on Climate-Related Financial
dengan opsi ”in accordance” (warna biru
Disclosures (TCFD) (warna ungu)
muda)
Standar GRI sektor keuangan
Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
(warna biru tua)
(warna hijau muda)
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
No. 16/SEOJK.04/2021, Bentuk dan Isi
IDX ESG Metrics (warna merah muda)
Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan
Publik. (warna hijau tua)
Sustainability Accounting Standard Board ASEAN Corporate Governance Scorecard
(SASB) (warna coklat) (ACGS) (warna abu-abu)
Sedangkan daftar Indeks GRI, OJK, SASB, SUSBA, TCFD, IDX, dan ACGS disampaikan berturut-turut pada halaman
178-193. [OJK G.4] [ACGS B.1.3]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 156
Integrating Strength for
Sustainable Growth 155
JASA ASURANS (ASSURANCE) Company of Indonesia (SUCOFINDO) Persero mengacu
[GRI 2-5] [OJK G.1] [SUSBA 1.6.2.10] pada AA1000 Assurance Standard V3 serta ISAE 3000
SMBC Indonesia melibatkan pihak independen untuk – Assurance Engagements other than Audits or Reviews
melakukan assurance atas Laporan Keberlanjutan, of Historical Financial Information yang diterbitkan oleh
sebagai bentuk upaya dalam memastikan bahwa International Auditing and Accounting Standards Board
informasi yang disampaikan memiliki kredibilitas dan di bawah International Federation of Accountants (IFAC).
keandalan tinggi bagi para pemangku kepentingan. Hasil evaluasi terhadap informasi kinerja keberlanjutan
Proses pemilihan dilakukan oleh Sustainable Business tertentu beserta Laporan Asurans Independen dapat
Strategy yang berada di bawah Wakil Direktur Utama dilihat pada halaman 168-169.
(eksekutif senior) secara objektif dengan menjunjung
prinsip independensi, tanpa adanya keberpihakan
maupun potensi benturan kepentingan. PENETAPAN TOPIK MATERIAL
[GRI 3-1] [ACGS B.1.1]
SMBC Indonesia menunjuk PT Superintending Company Topik material merupakan isu utama yang dinilai memiliki
of Indonesia (SUCOFINDO) Persero sebagai pihak yang pengaruh paling signifikan terhadap kinerja keberlanjutan
melakukan assurance. Penunjukan ini hanya terkait SMBC Indonesia dalam aspek ekonomi, lingkungan,
dengan tugas pemeriksaan laporan keberlanjutan, tanpa dan sosial. Penetapan topik material dilakukan dengan
ada hubungan kerja lain di luar penugasan tersebut. mengacu pada GRI Topic Standards 2021 serta
Dalam melaksanakan pekerjaannya, PT Superintending mempertimbangkan standar khusus sektor keuangan.
Penetapan topik material dalam laporan ini dilakukan melalui langkah-langkah berikut:
01 02 03 04
Pendalaman konteks bisnis Penetapan topik material Penilaian signifikansi dampak Pemrioritasan dampak
SMBC Indonesia yang Laporan Keberlanjutan tahun di mana SMBC Indonesia yang paling signifikan
diawali dengan peninjauan 2025 berdasarkan keputusan melibatkan para pemangku berdasarkan hasil
kembali topik material dalam bersama, disertai dengan kepentingan melalui survei identifikasi dan penilaian
Laporan Keberlanjutan identifikasi dampak yang materialitas untuk menentukan pada tahapan kedua dan
tahun sebelumnya, serta telah terjadi maupun potensi tingkat kepentingan masing- ketiga.
mengevaluasi kebutuhan dampak yang mungkin timbul. masing topik, dengan tetap
penyempurnaan untuk mempertimbangkan isu-isu
Laporan Keberlanjutan tahun yang relevan dalam Sektor
2025. Keuangan.
Seluruh proses penetapan topik material SMBC Indonesia topik tersebut memiliki tingkat materialitas yang
tersebut melibatkan pemangku kepentingan internal berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
serta pakar eksternal dan akademisi dari perguruan tinggi. Laporan tahun 2025 ini menggunakan pendekatan
Proses ini dilaksanakan melalui Focus Group Discussion double materiality yaitu menilai isu keberlanjutan dari
(FGD) Penetapan Topik Material yang diselenggarakan dua arah: perspektif inside‑out (materialitas dampak),
pada 25 Agustus 2025. yaitu bagaimana aktivitas perusahaan memengaruhi
lingkungan dan masyarakat; serta perspektif outside‑in
SMBC Indonesia menetapkan topik material yang (materialitas finansial), yaitu bagaimana isu keberlanjutan
sama dengan tahun sebelumnya, walaupun topik- memengaruhi kinerja dan nilai perusahaan.
Materialitas Dampak (Dalam ke luar) Materialitas Keuangan (Luar ke dalam)
Impact Materiality (Inside–Out) Financial Materiality (Outside–In)
Menekankan pada bagaimana aktivitas, produk, atau Menekankan pada bagaimana isu lingkungan, sosial,
layanan perusahaan memberikan dampak (positif dan tata kelola (ESG) berpotensi memengaruhi kinerja
maupun negatif) terhadap lingkungan, masyarakat, keuangan, nilai perusahaan, serta ketahanan bisnis
dan pemangku kepentingan. jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 157
156 Tentang Laporan
DAFTAR TOPIK MATERIAL
[GRI 3-2] [GRI 3-3]
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik Material
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Keberlanjutan bagi
(Inside-Out) (Outside-In) Keberlangsungan SMBC
Indonesia
1 201 Kinerja Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting sebagai indikator
ekonomi pada peningkatan karena memengaruhi minat utama keberhasilan bank
ekonomi nasional dan permintaan terhadap dalam menciptakan nilai
maupun daerah, melalui produk hijau maupun produk jangka panjang yang selaras
kebijakan bank terkait konvensional perbankan, dengan prinsip keberlanjutan,
pembiayaan, investasi yang dipicu oleh tren di mana stabilitas dan
jangka panjang, dan konsumen, peluang pasar, pertumbuhan ekonomi yang
program strategis lainnya dinamika pasar keuangan, didukung SMBC Indonesia
yang mendukung arah kebijakan moneter, menjadi fondasi bagi
pertumbuhan ekonomi faktor makroekonomi, serta pembiayaan inklusif, transisi
dan kesejahteraan regulasi lain yang relevan. hijau, dan ketahanan sistem
pemangku kepentingan. Kinerja ekonomi juga keuangan nasional.
berdampak signifikan dalam
meningkatkan ketangguhan
ekonomi SMBC Indonesia.
2 202 Keberadaan Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk menunjukkan
pasar pada kesejahteraan kinerja, daya saing, dan kontribusi SMBC Indonesia
karyawan, reputasi SMBC Indonesia terhadap pembangunan
pengembangan melalui pemenuhan manusia dan ekonomi lokal,
karir, serta kontribusi regulasi ketenagakerjaan, yang merupakan bagian
terhadap peningkatan kemampuan menarik talenta integral dari tanggung jawab
kapasitas ekonomi dan lokal, serta respons terhadap sosial perusahaan (CSR)
sosial di sekitar wilayah tuntutan publik. dan investasi dalam modal
operasional SMBC sosial—faktor kunci untuk
Indonesia. memperoleh dukungan
sosial beroperasi dan
membangun ekosistem
bisnis yang sehat.
3 203 Dampak Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk mengukur
ekonomi tidak pada pengembangan peluang pertumbuhan dan mengkomunikasikan
langsung kapasitas masyarakat, bisnis, terutama kredit dan peran sosial dari aktivitas
pembangunan pendapatan bank, sebagai perbankan dalam
infrastruktur, dampak dari meningkatnya mendorong pembangunan
pertumbuhan usaha, dan kapasitas masyarakat dan berkelanjutan, yang
inklusi keuangan melalui pertumbuhan ekonomi lokal. sekaligus membuka peluang
pembiayaan sektor pasar baru, memperkuat
strategis dan dukungan ketahanan ekonomi wilayah,
layanan bank lainnya. dan meningkatkan relevansi
bank dalam mata rantai
pembiayaan nasional.
4 204 Praktik Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk menerapkan
pengadaan pada pertumbuhan efisiensi biaya, keberlanjutan prinsip keberlanjutan
ekonomi lokal melalui rantai pasok, dan kelancaran ke dalam seluruh rantai
dukungan kepada operasional bank melalui pasok bank, memastikan
pemasok lokal, ketersediaan serta kualitas bahwa operasional tidak
peningkatan kapasitas pemasok lokal yang handal. hanya efisien tetapi juga
usaha kecil, dan mendukung ekonomi
penciptaan lapangan sirkular dan usaha lokal,
kerja. sehingga mengurangi
risiko operasional dan
memperkuat ketahanan
bisnis secara holistik.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 158
Integrating Strength for
Sustainable Growth 157
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik Material
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Keberlanjutan bagi
(Inside-Out) (Outside-In) Keberlangsungan SMBC
Indonesia
5 205 Anti korupsi Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk memperkuat
pada tata kelola, dan nilai SMBC Indonesia, akses tata kelola dan integritas
integritas perusahaan, ke pasar global, ketahanan Perusahaan sebagai
yang selanjutnya finansial jangka panjang, prasyarat utama
berpengaruh besar kinerja keuangan, reputasi, keberhasilan implementasi
terhadap tingkat dan peluang bisnis SMBC keuangan berkelanjutan,
kepercayaan para Indonesia. serta menjaga kepercayaan
pemegang saham, pemangku kepentingan
masyarakat dan dalam seluruh aktivitas
pemangku kepentingan pembiayaan dan operasional.
lainnya.
6 206 Perilaku anti- Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk memastikan
persaingan pada keadilan pasar dan reputasi, stabilitas finansial, praktik bisnis yang adil dan
perlindungan konsumen dan akses pendanaan SMBC patuh regulasi, sehingga
karena praktik anti- Indonesia, sehingga dapat mendukung tata kelola
persaingan, kartel, memengaruhi nilai SMBC yang baik, menjaga
atau monopoli dapat Indonesia dan keberlanjutan reputasi Perusahaan, serta
merugikan masyarakat. bisnis jangka panjang. memperkuat kepercayaan
pemangku kepentingan
dalam implementasi
keuangan berkelanjutan
SMBC Indonesia.
7 207 Pajak Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk memastikan
pada pembangunan profitabilitas, reputasi, kepatuhan dan transparansi
negara dan tingkat hingga akses pendanaan perpajakan sebagai bagian
kepercayaan publik SMBC Indonesia karena dari tata kelola perusahaan
karena kepatuhan dan perubahan regulasi pajak yang bertanggung jawab,
praktik pengelolaan pajak domestik, ekspektasi serta memperkuat
yang transparan dapat investor, serta sorotan publik legitimasi dan keberlanjutan
memperkuat integritas dapat memengaruhi kinerja operasional SMBC Indonesia
dan keadilan ekonomi. keuangan dan keberlanjutan dalam mendukung
bisnis jangka panjang. pembangunan berkelanjutan.
8 302 Energi Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk meningkatkan
pada lingkungan dan biaya operasional, reputasi, efisiensi energi dalam
transisi rendah karbon dan akses pendanaan SMBC operasional Perusahaan
karena konsumsi energi Indonesia karena tren harga guna menekan biaya,
internal. Misalnya energi, regulasi efisiensi, mengurangi jejak lingkungan,
digitalisasi produk, ini serta ekspektasi investor dan serta mendukung komitmen
dapat menekan jejak publik dapat memengaruhi SMBC Indonesia terhadap
karbon dan meningkatkan kinerja finansial dan transisi menuju operasional
keberlanjutan ekosistem. ketahanan bisnis jangka yang lebih ramah lingkungan.
panjang.
9 305 Emisi Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk mengelola
[ACGS B.1.2] pada lingkungan dan biaya kepatuhan, reputasi, dan menurunkan emisi guna
masyarakat karena dan stabilitas finansial SMBC memitigasi risiko transisi dan
emisi GRK (Scope 1, 2, Indonesia karena regulasi risiko fisik perubahan iklim,
dan 3) serta polutan emisi, ekspektasi investor/ serta mendukung strategi
udara lain berkontribusi nasabah, serta risiko fisik SMBC Indonesia dalam
pada perubahan dan transisi iklim dapat pembiayaan berkelanjutan
iklim dan kualitas memengaruhi nilai SMBC dan komitmen terhadap
udara, sehingga perlu Indonesia dan keberlanjutan agenda iklim.
strategi pengurangan jangka panjang. Selain itu,
melalui efisiensi, energi faktor emisi akan berdampak
terbarukan, dan inovasi pada strategi pembiayaan.
layanan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 159
158 Tentang Laporan
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik Material
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Keberlanjutan bagi
(Inside-Out) (Outside-In) Keberlangsungan SMBC
Indonesia
10 401 Kepegawaian Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk memastikan
pada kualitas SDM, pada produktivitas, biaya pengelolaan SDM yang adil,
kesejahteraan karyawan, operasional, dan reputasi inklusif, dan produktif sebagai
dan kesetaraan sosial, SMBC Indonesia karena fondasi keberlanjutan
sehingga selanjutnya dinamika pasar tenaga kerja, operasional, peningkatan
SMBC Indonesia ekspektasi karyawan, serta kinerja, serta penguatan
berkontribusi terhadap regulasi ketenagakerjaan kapasitas internal dalam
inklusi dan keadilan di memengaruhi ketahanan implementasi strategi
masyarakat. bisnis jangka panjang. keberlanjutan SMBC
Indonesia.
11 404 Pendidikan dan Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk meningkatkan
pelatihan pada peningkatan kualitas daya saing, produktivitas, kapabilitas SDM, termasuk
SDM dan kesetaraan dan akses pendanaan SMBC pemahaman ESG dan
peluang karir karena Indonesia karena kebutuhan keuangan berkelanjutan,
program pelatihan, talenta masa depan, agar mendukung
dukungan peralihan, regulasi, dan ekspektasi pengambilan keputusan
serta tinjauan kinerja ESG memengaruhi yang bertanggung jawab
rutin memperkuat kinerja keuangan serta serta kesiapan Perusahaan
kompetensi tenaga kerja keberlanjutan bisnis jangka dalam menghadapi tuntutan
dan berkontribusi pada panjang. regulasi dan ekspektasi
pembangunan sosial. pemangku kepentingan di
masa depan.
12 405 Keberagaman Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk meningkatkan
dan kesetaraan pada inklusi sosial dan pada reputasi, daya saing, kinerja keuangan perusahaan
kesetaraan gender karena dan akses pembiayaan karena diversitas gender
kebijakan keberagaman SMBC Indonesia karena dan usia dapat memberikan
serta pengelolaan ekspektasi investor, kontribusi pada inovasi dan
kesetaraan remunerasi regulasi, serta tuntutan berbagai pemikiran yang
memperkuat kesempatan publik atas keberagaman berbeda, untuk kemajuan
setara dan kontribusi dan kesetaraan gaji Perusahaan.
positif SMBC Indonesia memengaruhi kepercayaan,
bagi masyarakat. inovasi, dan keberlanjutan
bisnis jangka panjang.
13 406 Non Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting sebagai landasan
diskriminasi pada perlindungan hak reputasi, kepatuhan hukum, etika bisnis dan kepatuhan
asasi manusia (HAM) dan dan stabilitas finansial SMBC hukum untuk mencegah
terciptanya lingkungan Indonesia karena insiden risiko litigasi, denda, dan
kerja yang inklusif diskriminasi berpotensi kerugian reputasi yang
karena pencegahan dan menimbulkan tuntutan dapat mengganggu stabilitas
penanganan insiden hukum, menurunkan finansial jangka panjang. Ini
diskriminasi menentukan kepercayaan publik, serta juga memupuk lingkungan
keadilan dan kesetaraan meningkatkan risiko bisnis kerja yang adil dan
sosial. jangka panjang. inklusif yang mendukung
produktivitas.
14 408 Pekerja anak Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk menjaga
pada kepatuhan terhadap reputasi dan kepatuhan integritas dan kepatuhan
standar HAM dan regulasi terhadap ekspektasi terhadap Prinsip HAM serta
ketenagakerjaan, regulator, khususnya OJK regulasi ketenagakerjaan
meskipun operasional dan pemerintah, yang internasional dan nasional.
SMBC Indonesia tidak menjadikan isu pekerja Adanya isu pekerja anak
melibatkan pekerja anak anak sebagai topik prioritas dapat merusak reputasi
maupun kerja paksa. dalam agenda keberlanjutan bank dan memengaruhi
nasional. kepercayaan regulator serta
investor.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 160
Integrating Strength for
Sustainable Growth 159
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik Material
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Keberlanjutan bagi
(Inside-Out) (Outside-In) Keberlangsungan SMBC
Indonesia
15 409 Kerja paksa Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk memastikan
atau wajib kerja pada kepatuhan terhadap reputasi dan kepatuhan operasional bisnis yang etis
prinsip HAM dan regulasi terhadap ekspektasi dan bebas dari eksploitasi
ketenagakerjaan, regulator, khususnya OJK manusia, yang merupakan
meskipun kegiatan dan pemerintah, yang pilar fundamental dari
operasional SMBC menetapkan isu kerja paksa tanggung jawab sosial
Indonesia tidak sebagai prioritas dalam perusahaan. Kepatuhan
melibatkan praktik kerja agenda keberlanjutan terhadap isu ini vital
paksa atau wajib kerja. nasional. untuk mempertahankan
kepercayaan masyarakat
dan menghindari sanksi
hukum
16 410 Praktik-praktik Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk membangun
keamanan pada perlindungan reputasi, kepatuhan hukum, kepercayaan publik
hak asasi manusia dan dan kepercayaan publik, dan nasabah melalui
terciptanya lingkungan sehingga SMBC Indonesia perlindungan data dan
kerja yang aman, akan meningkatkan layanan keamanan operasional yang
sehingga interaksi dengan dan kepercayaan nasabah. kuat. Tata kelola yang baik
karyawan, nasabah, dan menjadi dasar keberlanjutan
masyarakat berlangsung SMBC Indonesia.
secara etis dan inklusif.
17 413 Masyarakat Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk mendapatkan
lokal pada kesejahteraan dan pada reputasi, persetujuan dukungan dari komunitas
hubungan harmonis sosial dari masyarakat dan lokal agar operasional
dengan masyarakat, kelancaran operasional bank berjalan lancar tanpa
bahkan pengembangan SMBC Indonesia. hambatan sosial. Kolaborasi
produk untuk masyarakat dengan masyarakat
marginal. lokal dapat mendukung
pembangunan berkelanjutan
dan memperkuat strategi
bisnis bank secara
keseluruhan.
18 414 Penilaian sosial Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk memitigasi
pemasok pada pada penegakan pada reputasi, kepatuhan, risiko sosial di seluruh rantai
dan penerapan konsep dan daya saing SMBC nilai bank dan memastikan
keberlanjutan oleh relasi Indonesia karena risiko sosial seluruh ekosistem bisnis
bisnis/vendor SMBC dalam rantai pasok dapat sejalan dengan prinsip
Indonesia, serta praktik memengaruhi kepercayaan keberlanjutan. Ini membantu
bisnis yang adil guna regulator, investor, maupun menjaga reputasi dan daya
memastikan tanggung nasabah serta menentukan saing di mata regulator,
jawab sosial sepanjang keberlanjutan bisnis jangka investor, dan nasabah yang
rantai pasok. panjang. semakin sadar akan isu
keberlanjutan.
19 417 Pemasaran dan Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk membangun
pelabelan pada tingkat kepercayaan pada peningkatan layanan, transparansi dan
nasabah, perlindungan reputasi, kepatuhan hukum, akuntabilitas dalam
konsumen, literasi dan kinerja finansial. komunikasi bisnis, mencegah
keuangan karena risiko greenwashing, serta
penyampaian informasi memastikan bahwa produk
produk/jasa yang berkelanjutan dipasarkan
akurat dan transparan secara tepat sehingga
mencegah kerugian memperkuat kepercayaan
serta membangun konsumen dan mendukung
kepercayaan masyarakat. reputasi bank sebagai
institusi yang bertanggung
jawab.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 161
160 Tentang Laporan
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik Material
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Keberlanjutan bagi
(Inside-Out) (Outside-In) Keberlangsungan SMBC
Indonesia
20 418 Privasi Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk menempatkan
pelanggan pada perlindungan pada peningkatan layanan, kepentingan dan
hak konsumen dan reputasi, kepatuhan, dan kesejahteraan nasabah
kepercayaan nasabah. stabilitas finansial. sebagai inti dari model bisnis
berkelanjutan, yang tidak
hanya memenuhi prinsip
keadilan dan etika bisnis
tetapi juga membangun
loyalitas jangka panjang
dan ketahanan operasional
di tengah meningkatnya
tuntutan regulasi
perlindungan konsumen.
DAFTAR TOPIK MATERIAL - SEKTOR SPESIFIK [GRI 3-2] [GRI 3-3]
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Material Keberlanjutan
(Inside-Out) (Outside-In) bagi Keberlangsungan
SMBC Indonesia
1 FS1 Kebijakan dengan Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
komponen lingkungan pada penerapan stabilitas finansial hingga memberikan arah
dan sosial yang keuangan keberlanjutan, reputasi karena kebijakan strategis dalam
spesifik yang khususnya pembiayaan ESG yang diterapkan alokasi pembiayaan
diaplikasikan pada lini keberlanjutan yang memperkuat portofolio sehingga mendukung
bisnis. terarah agar dana SMBC Indonesia sehingga pencapaian TPB
dialirkan ke proyek dapat meningkatkan (Tujuan Pembangunan
yang bermanfaat kepercayaan investor dan Berkelanjutan) dan transisi
bagi masyarakat dan regulator. ekonomi hijau, sekaligus
mengurangi dampak memperkuat reputasi
negatif lingkungan. sebagai bank yang
bertanggung jawab.
2 FS2 Prosedur untuk Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk
memeriksa dan pada pencegahan pada stabilitas portofolio, memastikan bahwa
menyaring risiko dampak sosial dan kepatuhan, dan reputasi portofolio pembiayaan
lingkungan dan sosial lingkungan negatif, SMBC Indonesia karena bebas dari risiko ESG
pada lini bisnis. karena prosedur penilaian penyaringan risiko ESG yang material, sehingga
risiko ESG memastikan mengurangi potensi mendukung ketahanan
pembiayaan hanya kerugian finansial serta finansial jangka panjang
diberikan pada proyek memperkuat kepercayaan dan keselarasan dengan
yang bertanggung regulator dan investor. regulasi keberlanjutan
jawab, serta konsep yang berkembang.
keberlanjutan juga dapat
diterapkan kepada relasi
bisnis/vendor SMBC
Indonesia.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 162
Integrating Strength for
Sustainable Growth 161
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Material Keberlanjutan
(Inside-Out) (Outside-In) bagi Keberlangsungan
SMBC Indonesia
3 FS3 Proses untuk Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
memonitor pada pencegahan kualitas portofolio, reputasi, memastikan komitmen
implementasi dan dampak negatif sosial- dan stabilitas bisnis. keberlanjutan tidak hanya
kepatuhan nasabah lingkungan karena di level kebijakan, tetapi
terhadap persyaratan monitoring memastikan juga diimplementasikan
lingkungan dan sosial. relasi bisnis/vendor di lapangan, sehingga
menjalankan kewajiban dampak positif sosial-
keberlanjutan sesuai lingkungan nyata tercapai
standar. dan risiko reputasi dapat
dikelola.
4 FS4 Proses untuk Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk
meningkatkan pada penerapan pada manajemen risiko, membangun kapasitas
kompetensi staf dalam keuangan keberlanjutan kepatuhan, dan reputasi internal agar kebijakan
mengimplementasikan melalui peningkatan karena staf yang kompeten dan prosedur
kebijakan lingkungan kinerja dan kompetensi dalam keberlanjutan keberlanjutan dapat
dan sosial serta karyawan dalam aspek mampu mengurangi risiko dijalankan secara efektif,
prosedur yang keberlanjutan. finansial dan meningkatkan sehingga integrasi
diaplikasikan pada lini kepercayaan pemangku keberlanjutan ke dalam
bisnis. kepentingan. bisnis inti bank menjadi
lebih kuat dan terdorong.
5 FS5 Interaksi dengan Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk
nasabah/penanam pada penguatan pada reputasi, kepatuhan, menciptakan ekosistem
modal/mitra bisnis praktik keberlanjutan di dan akses pendanaan bisnis yang berkelanjutan
terkait risiko serta masyarakat dan rantai hijau karena interaksi melalui kolaborasi dengan
kesempatan terkait nilai karena interaksi keberlanjutan memperkuat pemangku kepentingan,
lingkungan dan sosial. SMBC Indonesia kepercayaan regulator, sekaligus mengidentifikasi
mendorong relasi bisnis/ investor, dan nasabah peluang pembiayaan
vendor mengelola risiko sekaligus membuka hijau dan inklusif yang
sosial-lingkungan secara peluang bisnis selaras dengan strategi
lebih bertanggung jawab. keberlanjutan. keberlanjutan bank.
6 FS6 Persentase dari Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk mengukur
portofolio untuk pada arah pembangunan pada stabilitas finansial, dan mengarahkan
lini bisnis menurut ekonomi, sosial, dan manajemen risiko, portofolio pembiayaan
wilayah, menurut lingkungan karena dan kepatuhan karena agar sejalan dengan
ukuran (contoh: Mikro/ distribusi portofolio komposisi portofolio yang komitmen keberlanjutan,
sme/besar), dan per menentukan sektor yang seimbang mendukung mendukung inklusi
sektor. mendapat dukungan ketahanan SMBC Indonesia keuangan, serta
pembiayaan serta terhadap fluktuasi ekonomi membangun ketahanan
dampaknya terhadap maupun tekanan regulasi. terhadap risiko transisi
masyarakat. dan fisik terkait iklim.
7 FS7 Nilai moneter dari Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk mengukur
produk dan layanan pada penerapan reputasi, akses pasar, dan kontribusi nyata bank
yang dirancang keuangan keberlanjutan, keberlanjutan bisnis karena terhadap pembangunan
untuk memberikan pertumbuhan produk sosial meningkatkan inklusif dan kesejahteraan
keuntungan sosial ekonomi inklusif loyalitas nasabah, menarik masyarakat, yang
yang spesifik untuk dan kesejahteraan investor, serta memperkuat sekaligus memperkuat
setiap lini bisnis. masyarakat karena posisi kompetitif SMBC legitimasi sosial,
produk/layanan Indonesia.. membuka segmen pasar
keuangan yang baru, dan membangun
berfokus pada manfaat ketahanan bisnis jangka
sosial memperluas panjang.
akses pembiayaan
bagi kelompok yang
membutuhkan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 163
162 Tentang Laporan
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Material Keberlanjutan
(Inside-Out) (Outside-In) bagi Keberlangsungan
SMBC Indonesia
8 FS8 Nilai moneter dari Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
produk dan layanan pada penerapan akses pendanaan hijau, mendemonstrasikan
yang dirancang keuangan keberlanjutan, kepatuhan regulasi, dan peran bank dalam
untuk memberikan pengurangan emisi dan daya saing global karena mendanai transisi
keuntungan transisi menuju ekonomi produk hijau memperkuat ekonomi hijau, mengelola
lingkungan yang hijau karena produk portofolio SMBC Indonesia. risiko transisi iklim, serta
spesifik untuk setiap keuangan berorientasi sekaligus memenuhi menangkap peluang
lini bisnis. lingkungan mendukung tuntutan investor dan pasar yang berkembang
proyek energi terbarukan regulator. pesat di bidang keuangan
dan efisiensi sumber berkelanjutan.
daya.
9 FS9 Cakupan dan frekuensi Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk
audit serta prosedur pada penerapan pada stabilitas finansial, memastikan integritas
penilaian risiko. keuangan keberlanjutan, kepatuhan, dan reputasi dan akuntabilitas
pengendalian dampak karena audit keberlanjutan sistem manajemen
sosial dan lingkungan membantu mendeteksi keberlanjutan bank, yang
karena bank memastikan risiko lebih dini serta menjadi fondasi untuk
pembiayaan dan memperkuat kepercayaan memitigasi risiko material,
investasi sesuai standar regulator dan investor. dan mempertahankan
keberlanjutan. dukungan masyarakat
terhadap SMBC Indonesia.
10 FS10 Persentase dan Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk
jumlah perusahaan pada perluasan praktik pada manajemen risiko, memperluas pengaruh
dalam portofolio bisnis keberlanjutan kepatuhan, dan daya saing positif bank dengan
institusi dengan mana karena bank menegakan karena portofolio dengan mendorong praktik
organisasi pelapor dan mendorong cakupan keberlanjutan yang berkelanjutan di seluruh
berinteraksi. penerapan konsep tinggi memperkuat stabilitas rantai nilai, sehingga
keberlanjutan oleh relasi finansial dan reputasi menciptakan ekosistem
bisnis/vendor SMBC perusahaan. bisnis yang lebih tangguh
Indonesia. dan mengurangi risiko
reputasi maupun
operasional yang bersifat
tidak langsung.
11 FS11 Persentase aset Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
di mana dilakukan pada penerapan stabilitas finansial, akses mengoperasionalkan
penyaringan keuangan keberlanjutan, pendanaan, dan reputasi komitmen keberlanjutan
lingkungan atau sosial karena aset SMBC global karena screening ke dalam proses alokasi
secara positif dan Indonesia difokuskan keberlanjutan meningkatkan kredit dan investasi inti,
negatif. pada proyek kepercayaan investor serta sehingga portofolio bank
keberlanjutan dan melindungi SMBC Indonesia selaras dengan prinsip-
dijauhkan dari sektor dari risiko regulasi dan pasar. prinsip keberlanjutan
berisiko tinggi. dan terlindung dari risiko
terkait iklim.
12 FS13 Titik akses pada Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
wilayah dengan pada pada penyediaan peluang pertumbuhan mewujudkan prinsip
populasi penduduk akses perbankan bisnis, reputasi, dan inklusi keuangan sebagai
rendah atau keadaan untuk seluruh kepercayaan regulator bagian integral dari
ekonomi yang kurang kelompok masyarakat, karena perbankan digital keuangan berkelanjutan,
menguntungkan. serta pengurangan yang dapat diakses di yang tidak hanya
kesenjangan sosial- berbagai wilayah, dapat memenuhi tanggung
ekonomi, melalui memperkuat posisi jawab sosial tetapi
perbankan digital. perusahaan sebagai juga membangun
lembaga keuangan yang ketahanan bisnis dengan
inklusif dan keberlanjutan. meraih pasar yang
belum terjangkau dan
mendukung stabilitas
ekonomi nasional.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 164
Integrating Strength for
Sustainable Growth 163
Alasan Mengapa Topik Material
Nomor Pentingnya Topik
No Topik Material
GRI Impact Materiality Financial Materiality Material Keberlanjutan
(Inside-Out) (Outside-In) bagi Keberlangsungan
SMBC Indonesia
13 FS14 Inisiatif untuk Berdampak signifikan Berdampak signifikan Penting untuk
meningkatkan akses pada peningkatan pada reputasi, loyalitas pemenuhan hak asasi
layanan finansial bagi kesetaraan sosial dan nasabah, dan peluang bisnis dan juga membangun
para penyandang inklusi keuangan karena karena layanan inklusif ekosistem keuangan
cacat. penyandang disabilitas memperkuat kepercayaan yang lebih luas,
memperoleh akses stakeholder dan memperkuat ketahanan
yang lebih adil terhadap mendukung keberlanjutan bisnis, serta mendukung
layanan keuangan. SMBC Indonesia. pencapaian Tujuan
Pembangunan
Berkelanjutan (TPB/
SDGs).
14 FS15 Kebijakan untuk Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
rancangan dan pada perlindungan reputasi, loyalitas nasabah, membangun fondasi
penjualan produk dan konsumen dan dan stabilitas bisnis karena kepercayaan sebagai
layanan yang adil. peningkatan kebijakan adil mengurangi inti dari bisnis perbankan
kepercayaan publik risiko hukum serta yang berkelanjutan,
karena produk dan meningkatkan daya saing memastikan praktik
layanan yang adil SMBC Indonesia. bisnis yang etis dan
mendorong literasi bertanggung jawab, serta
keuangan dan melindungi bank dari
mengurangi kerugian risiko reputasi dan hukum
masyarakat. yang dapat mengganggu
stabilitas finansial.
15 FS16 Inisiatif untuk Berdampak signifikan Berdampak signifikan pada Penting untuk
meningkatkan literasi pada peningkatan reputasi, kepercayaan memberdayakan
keuangan menurut inklusi keuangan publik, dan penguatan pasar masyarakat dan UMKM
tipe penerima. dan kesejahteraan karena literasi keuangan sebagai bagian dari
masyarakat karena memperluas basis nasabah ekosistem bisnis bank,
literasi keuangan dan mendukung ketahanan menciptakan nasabah
membantu kelompok bisnis SMBC Indonesia. yang cerdas dan
penerima mengelola tangguh secara finansial,
keuangan dengan lebih yang pada akhirnya
baik. mendukung pertumbuhan
pasar yang sehat dan
keberlanjutan operasional
SMBC Indonesia.
Terdapat beberapa topik yang tidak dianggap material dalam pelaporan ini. Namun demikian tidak berarti SMBC Indonesia
menganggap topik-topik tersebut tidak memiliki peran yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan ataupun bagi
agenda keberlanjutan Perusahaan. Di masa depan, Perusahaan akan terus meningkatkan upaya dan inisiatifnya dalam
memperluas dampak keberlanjutan dari operasional dan aktivitas usahanya.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 165
164 Tentang Laporan
DAFTAR TOPIK TIDAK MATERIAL
[GRI 3-2] [GRI 3-3]
Nomor
No Topik Material Alasan Mengapa Topik Tidak Material
GRI
1 301 Material SMBC Indonesia tidak menggunakan material tertentu dalam bisnisnya.
2 303 Air dan efluen SMBC Indonesia tidak menghasilkan efluen. Air limbah domestik dikelola oleh
pihak gedung.
3 304 Keanekaragaman hayati SMBC Indonesia tidak beroperasi di sebelah kawasan lindung dan kawasan
dengan keanekaragaman hayati yang tinggi
4 306 Limbah SMBC Indonesia tidak menghasilkan limbah B3 dan limbah non B3 dalam jumlah
yang signifikan. Sebagian besar limbah hasil operasional hanya berupa limbah
domestik.
5 308 Penilaian lingkungan pemasok Pemasok SMBC Indonesia tidak secara langsung berkaitan dengan lingkungan.
6 402 Hubungan tenaga kerja SMBC Indonesia mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku di
manajemen Indonesia, termasuk dalam hubungan tenaga kerja dan manajemen.
7 403 Keselamatan dan kesehatan Operasional SMBC Indonesia tidak melibatkan alat berat atau keadaan bahaya
kerja tertentu.
8 407 Kebebasan berserikat dan SMBC Indonesia mematuhi setiap peraturan perundangan di bidang
perundingan kolektif ketenagakerjaan. Tidak ada wilayah di mana kebebasan berserikat dalam SMBC
Indonesia dibatasi atau terancam.
9 411 Hak-hak masyarakat adat Wilayah kerja SMBC Indonesia tidak berdampingan dengan masyarakat adat
10 415 Kebijakan publik SMBC Indonesia tidak terlibat dalam kegiatan politik
11 416 Kesehatan dan keselamatan Produk dan layanan SMBC Indonesia bukan merupakan produk fisik yang dapat
pelanggan membahayakan pelanggan.
DAFTAR TOPIK TIDAK MATERIAL - SEKTOR SPESIFIK
[GRI 3-2] [GRI 3-3]
No Nomor GRI Topik Material Alasan Mengapa Topik Tidak Material
1 FS12 Kebijakan pemungutan suara SMBC Indonesia tidak menerapkan pengambilan keputusan
yang diterapkan pada isu-isu berdasarkan pemungutan suara.
lingkungan atau sosial untuk
saham di mana organisasi
pelapor memiliki hak untuk
memberikan suara atau
memberikan saran mengenai
pemungutan suara.
SMBC Indonesia memastikan bahwa kegiatan operasional serta relasi usaha, termasuk pembiayaan nasabah, tidak
menimbulkan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati dan integritas ekosistem. Meskipun interaksi langsung
dari kegiatan operasional SMBC Indonesia dengan sumber daya alam bersifat terbatas, potensi dampak tidak langsung
tetap menjadi perhatian melalui integrasi aspek lingkungan dalam proses analisis dan pemeriksaan pembiayaan guna
memastikan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan terkait yang
diterapkan, dapat dilihat pada halaman 48-52.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 166
Integrating Strength for
Sustainable Growth 165
TINGKAT MATERIALITAS
SMBC Indonesia mengadakan survei materialitas kepada kuesioner, dan berikut ini grafik terkait tingkat materialitas
para pemangku kepentingan dengan menyebarkan topik/isu yang dilaporkan.
Energi
Tinggi
Emisi
Privasi
Pelanggan
Kinerja
External Stakeholder
Dampak Ekonomi Ekonomi
Tidak Langsung
Antikorupsi
Sedang
Keanekaragaman dan
Peluang Setara Pelatihan dan Pendidikan
Praktik Pengadaan Nondiskriminasi Praktik Keamanan
Keberadaan Pasar
Masyarakat
Penilaian Sosial Setempat Kepegawaian
Pemasok
Pekerja Anak
Kerja Paksa atau
Wajib Kerja
Perilaku Anti- Pemasaran
Persaingan dan Pelabelan
Rendah
Pajak
Rendah Sedang Tinggi
Internal Stakeholder
SMBC Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas menerima masukan untuk Laporan Keberlanjutan 2024
Laporan Keberlanjutan dan membuka kesempatan bagi [OJK G.3]. Masukan dan saran dapat disampaikan dengan
pembaca untuk memberikan masukan bagi perbaikan mengisi lembar umpan balik atau menghubungi SMBC
di masa mendatang. Namun, SMBC Indonesia tidak Indonesia melalui: [GRI 2-3] [OJK G.2]
Narahubung Tel. : (62-21) 300 26 200
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Fax. : (62-21) 300 26 309
Menara SMBC, CBD Mega Kuningan Website : www.smbci.com
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5-5.6 Jakarta Email : corporate.communications@smbci.com
Selatan - 12950 - Indonesia Linked in : PT SMBC Indonesia Tbk
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 167
Page 168
167
LAPORAN KESESUAIAN DENGAN STANDAR GRI
IAC0542603SN
Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI dan
SEOJK 16/OJK.04/2021
Statement of GRI Standards and SEOJK 16/OJK.04/2021
in Accordance Check
National Center for Corporate The National Center for Corporate
Reporting (NCCR) telah Reporting has conducted a
melakukan pengecekan kesesuaian GRI Standards and SEOJK 16/
dengan Standar GRI dan SEOJK OJK.04/2021 in Accordance Check
16 OJK.04/2021 atas Laporan on PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Keberlanjutan PT Bank SMBC Sustainability Report 2025 (“Report”).
Indonesia Tbk 2025 (“Laporan”). The check communicates the extent to
Pengecekan dilakukan untuk which the GRI Standards and SEOJK
memberikan gambaran tentang 16/OJK.04/2021 have been applied
sejauh mana Standar GRI dan in the Report. The check does not
SEOJK 16/OJK.04/2021 telah provide an opinion on the sustainability
diterapkan dalam Laporan tersebut. performance of the reporter or the
Pengecekan ini bukan merupakan quality of the information provided in
opini atas kinerja keberlanjutan the Report.
maupun kualitas informasi yang
dimuat dalam Laporan tersebut.
Kami menyimpulkan bahwa Laporan We conclude that this report has
ini telah disusun sesuai dengan been prepared in accordance with
Standar GRI dan SEOJK 16/ GRI Standards and SEOJK 16/
OJK.04/2021. OJK.04/2021.
Jakarta, 30 Maret, 2026 Jakarta, March 30, 2026
National Center for Corporate Reporting
GRI Standards Aligning Service
Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
Director
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 169
Independent Assurance Statement
No. 0288/KSP-II/INKO/2026
TO THE MANAGEMENT AND STAKEHOLDERS OF PT BANK In performing this engagement, our responsibility to the
SMBC INDONESIA TBK, management of SMBC Indonesia is solely to verify the
statements it has made in relation to its sustainability
We were engaged by PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC performance, specifically as described in the agreed scope, and
Indonesia”) to provide assurance regarding its Sustainability to express our opinion on the conclusions reached.
Report 2025 (“the Report’”). The assurance engagement
was conducted by our assurance team, which possesses METHODOLOGY
extensive relevant professional and technical competencies In order to assess the veracity of certain assertions and specified
and experience. The team comprised certified sustainability data sets included in the Report, as well as the systems and
reporting specialists and certified sustainability reporting processes used to manage and report them, the following
assurer to ensure a high level of competency in executing the methods were employed during the engagement process:
engagement.
Reviews were conducted on the Report, internal policies,
INDEPENDENCE documentation, management and information systems,
We carried out all assurance engagement activities with and included interviews with relevant staff responsible for
independence and autonomy, having not been involved in the sustainability-related management and reporting. This also
preparation of any key part of the Report, nor have we provided involved following data trails to the initial aggregated source
any services to SMBC Indonesia during 2025 that could conflict and checking data samples in greater depth.
with the independence of the assurance engagement.
SCOPE OF ASSURANCE
ASSURANCE STANDARDS, LEVELS, AND CRITERIA We provided a Type 2 assurance engagement under AA1000AS
Our work was carried out in accordance with the AA1000 v3. This involved:
Assurance Standard v3 (AA1000AS v3) issued by AccountAbility 1) Assessment of SMBC Indonesia’s adherence to the
and the International Standard on Assurance Engagements AA1000AP (2018); and
ISAE 3000 (Revised), ‘Assurance Engagements other than 2) Assessment of the accuracy and quality of the specified
Audits or Reviews of Historical Financial Information,’ issued by sustainability performance information contained in the
the International Auditing and Assurance Standards Board. Report, in relation to the agreed scope of the GRI Standards:
203. Indirect Economic Impacts
By designing our evidence-gathering procedures to obtain a 302. Energy
moderate level of assurance as set out in AA1000AS v3, readers 305. Emissions
of the Report can be confident that all risks or errors have been 413. Local Communities
reduced to a very low level, although not necessarily to zero.
Moreover, SMBC Indonesia’s adherence to the AccountAbility CONCLUSIONS
Principles (AP) was evaluated in accordance with the criteria SMBC Indonesia’s adherence to the AA1000 AP (2018)
of AA1000AP (2018) on Inclusivity, Materiality, Responsiveness, principles of Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and
and Impact. In addition, the Report, within the agreed scope, Impact is assessed as follows:
has been assessed against to the GRI Standards criteria.
INCLUSIVITY
LIMITATIONS
PT Bank SMBC Indonesia Tbk has demonstrated a strong
Our scope of work was limited to a review of the accuracy and commitment to inclusivity through leadership-driven
reliability of specified data and interviews with data providers, strategies and governance embedded in its RAKB and RBB,
persons in charge of data collection and processing, as well including expanded financing for women customers, micro-
as persons in charge of sustainability performance-related entrepreneurs, and empowerment programs for MSMEs
information. and retirees. Stakeholder engagement is governed by a
Sustainability Policy under Board oversight and supported by
RESPONSIBILITY transparent governance, whistleblowing mechanisms, ethical
SMBC Indonesia is responsible for the preparation of the supplier management, measurable diversity indicators, and
Report and all information and claims therein, which include inclusive access initiatives such as Jenius and Jenius Daya,
establishing sustainability management targets, performance Program Daya financial literacy, and accessible service facilities.
management, data collection, and other performance activities. To build on this progress, SMBC Indonesia is encouraged to
strengthen the measurement and public disclosure of inclusivity
outcomes by enhancing impact-based metrics, expanding
inclusive product innovation, and deepening stakeholder co-
creation, thereby reinforcing accountability, responsiveness,
and long-term resilience.
Page 170
MATERIALITY To further strengthen impact management, we recommend
Our assessment found that SMBC Indonesia has a formal, enhancing the measurement and public reporting of
structured materiality process applying a double materiality environmental and social outcomes, including a clearer linkage
approach, supported by FGD with internal and external experts between sectoral policies, financed emissions, and measurable
and stakeholder surveys to validate and prioritize topics. climate-related targets.
Impact and financial materiality are assessed based on actual
and potential ESG impacts, risks, and opportunities, informed CONCLUSION ON THE ACCURACY AND QUALITY OF THE
by regulations, benchmarking, and stakeholder input, then SPECIFIED SUSTAINABILITY PERFORMANCE
categorized using defined thresholds and integrated into the Based on our limited assurance engagement, nothing has come
Sustainability Report, core strategy, risk management, and to our attention that causes us to believe that the data of the
RAKB under Sustainability Committee oversight. Report, in relation to the agreed scope, have been materially
misstated.
To build on this foundation, we recommend periodic refinement
of the methodology with broader stakeholder representation, All key assurance findings are included herein, while detailed
including vulnerable groups, and a stronger linkage between observations and follow-up recommendations have been
materiality outcomes, measurable ESG targets, and long-term submitted to SMBC Indonesia management in a separate report.
planning to enhance credibility, comparability, and strategic
relevance.
Jakarta, February 25th, 2026
RESPONSIVENESS
SMBC Indonesia has demonstrated a strong commitment PT Sucofindo
to responsiveness by proactively addressing stakeholder Engagement Leader
concerns through a collaborative, inclusive, and impact-
oriented approach. The Bank manages material issues through
governance embedded in its RAKB and RBB, aligning ESG
priorities with measurable KPIs overseen by management and
the Sustainability Committee. Engagement is supported by Syaeful Bahrie
accessible grievance channels (including WBS and customer Certified Assurance Practitioner No. 10024117
care platforms), with transparent disclosure of WBS reports Certified Sustainability Reporting Assurer No. A-PK213-2501-
and fraud cases, alongside ongoing social and environmental 008
initiatives such as Program Daya, green financing, and
conservation programs that support Indonesia’s Net Zero Sucofindo is an independent and state-owned companybased
Emission transition. in Indonesia that offers a wide range of inspection, testing of
industrial products, marine survey, quality assurance and
To build on these strengths, SMBC Indonesia is encouraged to quality control, certification of management system such as
strengthen continuous improvement by enhancing disclosure ISO 9001, ISO 14001, and OHSAS 18001, as well as certification
regarding service quality audits, grievance trend analysis, and of various product standards. Sucofindo is member of IDSurvey
follow-up actions. Holding Company.
IMPACT Sucofindo is known for its high level of professionalism and
competence, and its services are recognized not just in
SMBC Indonesia has demonstrated a strong commitment to
Indonesia, but also internationally. Sucofindo has a variety of
assessing and managing the positive and negative impacts of
technologies and equipment that helps them provide expertise
its operations across environmental, social, and governance
and support their client’s business objectives. Over the years,
dimensions. The Bank has established comprehensive
Sucofindo has gained a reputation for its reliability, integrity,
policies and procedures, including its Sustainability Policy,
and consistency with delivering quality services.
Environmental and Social Risk Assessment Procedure, ESG-
Based Lending Procedure, and Corporate Banking Procedure to
ensure responsible financing and impact mitigation. These are
supported by a structured Three Lines of Defense framework,
periodic evaluation by the Sustainability Committee, and
strengthened governance through the establishment of a
dedicated Sustainable Business Strategy (SBS) unit.
Page 171
170
TAUTAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (TPB)
DALAM STANDAR GRI
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Penghasilan, upah, GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio upah karyawan entry- 107
dan Pasar (2016) level standar Berdasarkan
tunjangan jenis kelamin terhadap upah
minimum regional.
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 120, 124-
Tanpa Kemiskinan ekonomi Ekonomi Tidak langsung yang signifikan 127, 133
di wilayah Langsung (2016)
Mengakhiri kemiskinan
kemiskinan di GRI 207: Pajak (2019) 207-1 Pendekatan terhadap pajak 74
tertinggi
manapun dan 207-2 Tata kelola, pengendalian, dan 74-75
dalam semua manajemen risiko pajak
bentuk
207-3 Keterlibatan pemangku 75
kepentingan dan pengelolaan
perhatian yang berkaitan
dengan pajak
207-4 Laporan per negara 75
Operasional yang GRI 413: Masyarakat 413-2 Operasi yang secara aktual 133
berdampak pada Lokal (2016) dan yang berpotensi memiliki
masyarakat dampak negatif signifikan
terhadap masyarakat lokal
Kinerja Ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang 70
Ekonomi (2016) Dihasilkan dan Didistribusikan
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 120, 124-
ekonomi Ekonomi Tidak langsung yang signifikan 127, 133
Tanpa Kelaparan di wilayah Langsung (2016)
kemiskinan
Mengakhiri tertinggi
kelaparan,
mencapai Operasional yang GRI 413: Masyarakat 413-2 Operasi yang secara aktual 133
ketahanan pangan berdampak pada Lokal (2016) dan yang berpotensi memiliki
dan nutrisi yang masyarakat dampak negatif signifikan
lebih baik dan terhadap masyarakat lokal
mendukung
pertanian
berkelanjutan
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 120, 124-
ekonomi Ekonomi Tidak langsung yang signifikan 127, 133
di wilayah Langsung (2016)
kemiskinan
tertinggi
Kehidupan Sehat Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 89
dan Sejahtera langsung
Memastikan 305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) 89
kehidupan tidak langsung
yang sehat dan 305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 89-91
mendukung langsung lainnya
kesejahteraan
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 90
bagi semua untuk
semua usia 305-7 Nitrogen oksida (NOx), sulfur 90
oksida (SOx), dan emisi udara
yang signifikan lainnya
Kesejahteraan GRI 401: Kepegawaian 401-2 Tunjangan yang diberikan 108
(2016) kepada karyawan purnawaktu
yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau
paruh waktu
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 172
Integrating Strength for
Sustainable Growth 171
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Pelatihan dan GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 112
pendidikan dan tahun per karyawan
Pendidikan (2016)
404-2 Program untuk meningkatkan 109-111
keterampilan karyawan dan
program bantuan peralihan
Pendidikan
Berkualitas
Memastikan
pendidikan yang
inklusif dan
berkualitas setara,
juga mendukung
kesempatan belajar
seumur hidup bagi
semua
Kesempatan setara GRI 2: Pengungkapan 2-9 Struktur dan komposisi badan 137, 139
Umum (2021) tata kelola tertinggi dan
komitenya
2-10 Menominasikan dan memilih 140
badan tata kelola tertinggi
Kesetaraan Gender
Kesetaraan pria dan GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio upah karyawan entry- 107
Mencapai wanita Pasart (2016) level standar Berdasarkan
kesetaraan jenis kelamin terhadap upah
gender dan minimum regional.
memberdayakan GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan 121, 129-
semua perempuan Ekonomi Tidak dukungan layanan 130
dan anak Langsung (2016)
perempuan
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan Karyawan Baru 102-104
(2016) dan Pergantian Karyawan
401-2 Tunjangan yang diberikan 108
kepada karyawan purnawaktu
yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau
paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 108-109
GRI 404: Pelatihan 404-3 Persentase karyawan yang 108-109
dan Pendidikan (2016) menerima tinjauan rutin
terhadap kinerja
dan pengembangan karier
GRI 405-1: 405-1 Keberagaman badan tata 104-107
Keanekaragaman kelola dan karyawan
dan kesempatan
405-2 Remunerasi pria dan wanita 105
setara (2016)
Antidiskriminasi GRI 406: Non- 406-1 Insiden diskriminasi dan 105
Diskriminasi (2016) tindakan perbaikan yang
dilakukan
Dampak sosial dari GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru dengan 74
pemasok Sosial menggunakan kriteria sosial
Pemasok (2016)
414-2 Dampak sosial negatif dalam 74
rantai pasokan dan tindakan
yang telah diambil
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 173
172
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Air Bersih dan
Sanitasi Layak
Memastikan
ketersediaan
dan manajemen
air bersih yang
berkelanjutan dan
sanitasi bagi semua
Efisiensi energi GRI 302: Energi (2016) 302-1 Konsumsi energi dalam 87
organisasi
302-2 Konsumsi energi di luar 87
organisasi
Energi Bersih dan 302-3 Intensitas Energi 87
Terjangkau 302-4 Pengurangan konsumsi energi 88
302-5 Pengurangan pada energi 87
Memastikan akses
yang dibutuhkan untuk
terhadap energi
produk dan jasa
yang terjangkau,
dapat diandalkan,
berkelanjutan
dan modern bagi
semua
Kesempatan bekerja GRI 102: 2-7 Karyawan 102
Pengungkapan
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 102
Umum (2021)
Peningkatan GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang 70
ekonomi Ekonomi (2016) Dihasilkan dan Didistribusikan
Pekerjaan Layak
dan Pertumbuhan
Ekonomi Penghasilan, upah, GRI 202: Keberadaan 202-1 Rasio upah karyawan entry- 107
dan Pasar (2016) level standar Berdasarkan
Mendukung tunjangan jenis kelamin terhadap upah
pertumbuhan minimum regional.
ekonomi yang 202-2 Proporsi manajemen senior 107
inklusif dan yang berasal dari masyarakat
berkelanjutan, lokal
tenaga kerja penuh
GRI 203: Dampak 203-2 Dampak ekonomi tidak 120, 124-
dan produktif dan
Ekonomi Tidak langsung yang signifikan 127, 133
pekerjaan yang
Langsung (2016)
layak bagi semua
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk 74
Pengadaan (2016) pemasok lokal
GRI 302: Energi (2016) 302-1 Konsumsi energi dalam 87
organisasi
302-2 Konsumsi energi di luar 87
organisasi
302-3 Intensitas Energi 87
302-4 Pengurangan konsumsi energi 88
302-5 Pengurangan pada energi 87
yang dibutuhkan untuk
produk dan jasa
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 174
Integrating Strength for
Sustainable Growth 173
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan Karyawan Baru 102-104
(2016) dan Pergantian Karyawan
401-2 Tunjangan yang diberikan 108
kepada karyawan purnawaktu
yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau
paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 108-109
Pelatihan dan GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 108-109
pendidikan dan tahun per karyawan
Pendidikan (2016)
404-2 Program untuk meningkatkan 109-111
keterampilan karyawan dan
program bantuan peralihan
404-3 Persentase karyawan yang 108-109
menerima tinjauan rutin
terhadap kinerja
dan pengembangan karier
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata 104-107
Keberagaman kelola dan karyawan
dan Kesetaraan
405-2 Remunerasi pria dan wanita 105
(2016)
GRI 406: Non- 406-1 Insiden diskriminasi dan 105
Diskriminasi tindakan perbaikan yang
dilakukan
GRI 408: Pekerja anak 408-1 Operasi dan pemasok yang 102
(2016) berisiko signifikan terhadap
insiden pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa 409-1 Operasi dan pemasok yang 102
atau berisiko signifikan terhadap
Wajib Kerja (2016) insiden kerja paksa atau wajib
kerja
GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru dengan 74
Sosial menggunakan kriteria sosial
Pemasok (2016)
414-2 Dampak sosial negatif dalam 74
rantai pasokan dan tindakan
yang telah diambil
Kinerja ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang 70
Ekonomi Dihasilkan dan Didistribusikan
Pembangunan GRI 203: Dampak 203-1 Dampak Ekonomi Tidak 121, 129-
ekonomi Ekonomi Tidak Langsung 130
Industri, Inovasi di wilayah Langsung
dan Infrastruktur kemiskinan
tertinggi
Membangun
infrastruktur
yang tahan lama,
mendukung
industrialisasi
yang inklusif dan
berkelanjutan
dan membantu
perkembangan
inovasi
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 175
174
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Kesempatan bekerja GRI 2: Pengungkapan 2-7 Karyawan 102
Umum (2021)
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 102
Pengembangan GRI: Pajak (2019) 207-1 Pendekatan terhadap pajak 74
ekonomi di daerah
207-2 Tata kelola, pengendalian, dan 74-75
Berkurangnya miskin
manajemen risiko pajak
Kesenjangan
207-3 Keterlibatan pemangku 75
Mengurangi kepentingan dan pengelolaan
ketimpangan di perhatian yang berkaitan
dalam dan antar dengan pajak
negara 207-4 Laporan per negara 75
GRI 401: Kepegawaian 401-1 Perekrutan karyawan baru 102-104
(2016) dan pergantian karyawan
GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per 112
dan tahun per karyawan
Pendidikan (2016)
404-3 Persentase karyawan yang 108-109
menerima tinjauan rutin
terhadap
kinerja dan pengembangan
karier
GRI 405: 405-2 Rasio gaji pokok dan 105
Keanekaragaman remunerasi perempuan
dan Kesempatan dibandingkan laki-laki
Setara
Investasi GRI 203: Dampak 203-1 Dampak Ekonomi Tidak 121, 129-
infrastruktur Ekonomi Tidak Langsung 130
Langsung
Kota dan
Pemukiman yang
Berkelanjutan
Membangun kota
dan pemukiman
inklusif, aman,
tahan lama dan
berkelanjutan
Pengunaan energi GRI 302: Energi (2016) 302-1 Konsumsi energi dalam 87
organisasi
302-3 Intensitas Energi 87
302-4 Pengurangan konsumsi energi 88
Konsumsi dan 302-5 Pengurangan pada energi 87
Produksi yang yang dibutuhkan untuk
Bertanggung produk dan jasa
Jawab
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 89
langsung
Memastikan pola
konsumsi dan 305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) 89
Produksi yang tidak langsung
berkelanjutan
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 89-91
langsung lainnya
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 90
305-7 Nitrogen oksida (NOx), sulfur 90
oksida (SOx), dan emisi udara
yang signifikan lainnya
Informasi dan GRI 417: Pemasaran 417-1 Persyaratan untuk Pelabelan 81
pelabelan produk dan dan Informasi Produk dan Jasa
dan jasa Pelabelan (2016)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 176
Integrating Strength for
Sustainable Growth 175
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Dampak ekonomi GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai Ekonomi Langsung yang 70
Ekonomi (2016) Dihasilkan dan Didistribusikan
Penggunaan energi GRI 302: Energi (2016) 302-1 Konsumsi energi dalam 87
organisasi
Penanganan 302-2 Konsumsi energi di luar 87
Perubahan Iklim organisasi
302-3 Intensitas Energi 87
Mengambil aksi
302-4 Pengurangan konsumsi energi 88
segera untuk
memerangi 302-5 Pengurangan pada energi 87
perubahan iklim yang dibutuhkan untuk
dan dampaknya produk dan jasa
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 89
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) 89
tidak langsung
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 89-91
langsung lainnya
305-4 Intensitas emisi GRK 89
305-5 Pengurangan emisi GRK 90
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 89
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) 89
tidak langsung
Ekosistem Laut 305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 89-91
langsung lainnya
Mengkonservasi 305-4 Intensitas emisi GRK 89
dan memanfaatkan
305-5 Pengurangan emisi GRK 90
secara
berkelanjutan 305-7 Nitrogen oksida (NOx), sulfur 90
sumber daya oksida (SOx), dan emisi udara
laut, samudra dan yang signifikan lainnya
maritim untuk
pembangunan
yang berkelanjutan
Kualitas udara GRI 305: Emisi (2016) 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) 89
langsung
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) 89
tidak langsung
Ekosistem Daratan 305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak 89-91
langsung lainnya
Melindungi, 305-4 Intensitas emisi GRK 89
memulihkan
305-5 Pengurangan emisi GRK 90
dan mendukung
penggunaan yang 305-7 Nitrogen oksida (NOx), sulfur 90
berkelanjutan oksida (SOx), dan emisi udara
terhadap ekosistem yang signifikan lainnya
daratan, mengelola
hutan secara
berkelanjutan,
memerangi
desertifikasi
(penggurunan),
dan menghambat
dan membalikkan
degradasi tanah
dan menghambat
hilangnya
keanekaragaman
hayati
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 177
176
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Tata kelola GRI 2: Pengungkapan 2-9 Komposisi badan tata kelola 137, 139
Umum (2021) tertinggi dan komitenya
2-10 Menominasikan dan memilih 140
badan tata kelola tertinggi
Perdamaian 2-11 Ketua badan tata kelola 139
Keadilan dan tertinggi
Kelembagaa yang 2-15 Konflik kepentingan 143
Tangguh
2-17 Pengetahuan kolektif badan 141
tata kelola tertinggi
Mendukung
masyarakat 2-19 Kebijakan remunerasi 141
yang damai dan
2-22 Pernyataan tentang strategi 4-5, 20-
inklusif untuk
pembangunan berkelanjutan 22, 44,
pembangunan
59-63
berkelanjutan,
menyediakan 2-23 Komitemen kebijakan 47-50, 142
akses terhadap 2-24 Komitmen kebijakan dalam 142, 144
keadilan bagi Perusahaan
semua dan
membangun 2-25 Proses untuk memulihkan 81
institusi-institusi dampak negatif
yang efektif, 2-26 Mekanisme untuk 147-148
akuntabel dan mendapatkan nasihat dan
inklusif di semua kepedulian
level.
2-27 Kepatuhan pada peraturan 149
dan
perundangan
Anti korupsi GRI 205: Anti Korupsi 205-1 Operasi-operasi yang dinilai 144-147
(2016) memiliki risiko terkait korupsi
205-2 Komunikasi dan Pelatihan 146-147
Tentang Kebijakan dan
Prosedur Anti Korupsi
205-3 Insiden korupsi yang terbukti 147
dan tindakan yang diambil
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum 149
Anti-Persaingan (2016 untuk perilaku anti-
persaingan, praktik anti-trust
dan monopoli
GRI 408: Pekerja Anak 408-1 Operasi dan pemasok yang 102
(2016) berisiko signifikan terhadap
insiden pekerja anak
GRI 410: Praktik 410-1 Petugas keamanan yang 114
Keamanan dilatih mengenai kebijakan
(2016) atau prosedur hak asasi
manusia
GRI 414: Penilaian 414-1 Seleksi pemasok baru dengan 74
Sosial menggunakan kriteria sosial
Pemasok (2016)
414-2 Dampak sosial negatif dalam 74
rantai pasokan dan tindakan
yang telah diambil
GRI 417: Pemasaran 417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait 81
dan Pelabelan (2016) informasi dan pelabelan
produk
dan jasa
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait 81
komunikasi pemasaran
GRI 418: Privasi 418-1 Pengaduan yang berdasar 78, 81
Pelanggan (2016) mengenai pelanggaran
terhadap privasi pelanggan
dan hilangnya data pelanggan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 178
Integrating Strength for
Sustainable Growth 177
TPB Tema Bisnis Relevansi Standar GRI Disclosure Judul Indikator Halaman
Pajak GRI: Pajak (2019) 207-1 Pendekatan terhadap pajak 74
207-2 Tata kelola, pengendalian, dan 74-75
manajemen risiko pajak
207-3 Keterlibatan pemangku 75
Kemitraan untuk kepentingan dan pengelolaan
Mencapai Tujuan perhatian yang berkaitan
dengan pajak
Menguatkan ukuran 207-4 Laporan per negara 75
implementasi
dan merevitalisasi
kemitraan
global untuk
pembangunan
yang berkelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 179
178
INDEKS STANDAR GRI
Statement of use SMBC Indonesia telah melaporkan sesuai (in accordance) dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari 2025 –
31 Desember 2025
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Applicable GRI GRI G4 Financial Services Sector Disclosure
Sector Standard
Standar GRI No. Disclosure Title Halaman
GRI 2 ORGANISASI DAN PRAKTIK PELAPORAN
Disclosure
2-1 Detail organisasi 34-36
Umum 2021
2-2 Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan 35
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak 154, 165
2-4 Pernyataan kembali 154
2-5 Assurans eksteral 155, 168-169
AKTIVITAS DAN PEKERJA
2-6 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya 34-35, 38, 74
2-7 Karyawan 102
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 102
TATA KELOLA
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 137, 139
2-10 Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi 140
2-11 Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi 139
2-12 Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak manajemen 47, 139-140
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 46-47
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 140
2-15 Konflik kepentingan 143
2-16 Mengomunikasikan hal-hal kritis 142
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 141
2-18 Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 47, 140
2-19 Kebijakan remunerasi 141
2-20 Proses untuk menentapkan remunerasi 141
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 141
STRATEGI, KEBIJAKAN DAN PRAKTIK
2-22 Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan 4-5, 20-22,
44, 59-63
2-23 Komitmen kebijakan 47-50, 142
2-24 Komitmen kebijakan yang termasuk 142, 144
2-25 Proses untuk mengelola dampak negatif 81
2-26 Mekanisme untuk saran dan masalah etika 147-148
2-27 Kepatuhan pada peraturan dan perundangan 149
2-28 Keanggotaan asosiasi 38
KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan 149-151
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 109
GRI 3: Topik Material TOPIK MATERIAL
2021
3-1 Proses penetapan topik material 155
3-2 Daftar topik material 156-164
3-3 Pengelolaan topik material 156-164
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 180
Integrating Strength for
Sustainable Growth 179
Standar GRI No. Disclosure Title Halaman
Disclosure Topik Spesifik
GRI 3: Topik Material KINERJA EKONOMI
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 201: 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 70
Kinerja Ekonomi
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim 57
2016
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya. 109
201-4 Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah 70
GRI 3: Topik Material KEBERADAAN PASAR
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 202: 202-1 Rasio upah karyawan entry-level standar berdasarkan jenis kelamin terhadap 107
Keberadaan upah minimum regional.
Pasar 2016
202-2 Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal 107
GRI 3: Topik Material DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 203: 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 121, 129-130
Dampak
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 120, 124-127,
Ekonomi Tidak
133
Langsung 2016
GRI 3: Topik Material PRAKTIK PENGADAAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 74
Pengadaan
2016
GRI 3: Topik Material ANTI KORUPSI
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi 144-147
Anti Korupsi
205-2 Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti Korupsi 146-147
2016
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil 147
GRI 3: Topik Material PERILAKU ANTI PERSAINGAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 206: Perilaku 206-1 Langkah-langkah hukum untuk perilaku anti-persaingan, praktik anti-trust dan 149
Anti-Persaingan monopoli
GRI 3: Topik Material PAJAK
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 207: Pajak 2019 207-1 Pendekatan terhadap pajak 74
207-2 Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak 74-75
207-3 Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan 75
dengan pajak
207-4 Laporan per negara 75
GRI 3: Topik Material ENERGI
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 302: 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 87
Energi
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 87
2016
302-3 Intensitas Energi 87
302-4 Pengurangan konsumsi energi 88
302-5 Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa 87
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 181
180
Standar GRI No. Disclosure Title Halaman
GRI 3: Topik Material EMISI
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 305: 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 89
Emisi 2016
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 89
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya 89-91
305-4 Intensitas emisi GRK 89
305-5 Pengurangan emisi GRK 90
305-6 Emisi zat perusak ozon (ODS) 90
305-7 Nitrogen Oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara signifikan lainnya 90
GRI 3: Topik Material KEPEGAWAIAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 401: 401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan 102-104
Kepegawaian
401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan 108
2016
kepada karyawan sementara atau paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 108-109
GRI 3: Topik Material PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 112
Pelatihan dan
404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan 109-111
Pendidikan
peralihan
2016
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan 108
pengembangan karier
GRI 3: Topik Material KEBERAGAMAN DAN KESETARAAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan 104-107
Keberagaman
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki 105
dan Kesetaraan
2016
GRI 3: Topik Material NON DISKRIMINASI
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 406: Non- 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan 105
Diskriminasi
2016
GRI 3: Topik Material PEKERJA ANAK
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 408: Pekerja 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak 102
Anak 2016
GRI 3: Topik Material KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 409: Kerja Paksa 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau 102
atau Wajib Kerja 2016 wajib kerja
GRI 3: Topik Material PRAKTIK-PRAKTIK KEAMANAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 410: 410-1 Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi 114
Praktik-praktik manusia
Keamanan 2016
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 182
Integrating Strength for
Sustainable Growth 181
Standar GRI No. Disclosure Title Halaman
GRI 3: Topik Material KOMUNITAS LOKAL
2016
3-3 Manajemen Topik Material 156-164
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program 133
Masyarakat Lokal pengembangan
2016
413-2 Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif 133
signifikan terhadap masyarakat lokal.
GRI 3: Topik Material PENILAIAN SOSIAL PEMASOK
2016
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 414: 414-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial 74
Penilaian Sosial
414-2 Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil 74
Pemasok 2016
GRI 3: Topik Material PEMASARAN DAN PELABELAN
2021
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 417: 417-1 Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa 81
Pemasaran dan
417- 2 Insiden ketidakpatuhan terhadap pelabelan dan informasi produk dan jasa 81
Pelabelan 2016
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran 81
GRI 3: Topik Material PRIVASI PELANGGAN
2016
3-3 Manajemen topik material 156-164
GRI 418: 418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan 78, 81
Privasi Pelanggan dan hilangnya data pelanggan
2016
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 183
182
INDEKS STANDAR GRI - FINANCIAL SECTOR (FS)
Financial Sector Disclosure Halaman
Portfolio Produk
FS1 Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan pada 48-50
lini bisnis.
FS2 Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko lingkungan dan sosial pada lini bisnis. 50-51
FS3 Proses untuk memonitor implementasi dan kepatuhan klien terhadap persyaratan 52
lingkungan dan sosial
FS4 Proses untuk meningkatkan kompetensi staf dalam mengimplementasikan kebijakan 113
lingkungan dan sosial serta prosedur yang diaplikasikan pada lini bisnis
FS5 Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis terkait risiko serta kesempatan terkait 51, 123
lingkungan dan sosial
FS6 Persentase dari portfolio untuk lini bisnis menurut wilayah, menurut ukuran 72-73
(contoh: mikro/SME/besar), dan menurut sektor
FS7 Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan 71
sosial yang spesifik untuk setiap lini bisnis.
FS8 Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan 71
lingkungan yang spesifik untuk setiap lini bisnis.
Audit
FS9 Cakupan dan Frekuensi Audit serta Prosedur Penilaian Risiko 50-52, 144
Kepemilikan yang Aktif
FS10 Persentase dan jumlah perusahaan dalam porfolio institusi dengan mana organisasi 68, 90-91
pelapor berinteraksi dalam isu lingkungan atau sosial
FS11 Persentase aset di mana dilakukan penyaringan lingkungan atau sosial secara positif dan 50
negatif
Komunitas Lokal
FS13 Titik akses pada wilayah dengan populasi penduduk rendah atau keadaan ekonomi yang 70, 78
kurang menguntungkan
FS14 Inisiatif untuk meningkatkan akses layanan finansial bagi para penyandang cacat. 78
Tanggung Jawab Produk
FS15 Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk dan layanan yang adil 78
FS16 Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan menurut tipe penerima. 122-125, 131
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
G4-DMA Keselamatan dan Kesehatan Kerja 114
Air Buangan dan Limbah
G4-EN23 Berat total limbah berdasarkan jenis dan metode pembuangan 92
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 184
Integrating Strength for
Sustainable Growth 183
INDEKS SE OJK NO. 16/2021
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan
A.1 Penjelasan strategi keberlanjutan 20-22, 44-45,
58
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
B.1 Ikhtisar Kinerja Ekonomi 6-8, 34, 38,
69-70
B.1.a Kuantitas produksi atau jasa yang dijual 6, 38
B.1.b Pendapatan atau penjualan 6, 38
B.1.c Laba atau rugi bersih 6
B.1.d Produk ramah lingkungan 7-8, 69-70
B.1.e Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan 6
B.2 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup 11-12, 94
B.2.a Penggunaan energi 11
B.2.b Pengurangan emisi yang dihasilkan 11
B.2.c Pengurangan limbah dan efluen 12
B.2.d Pelestarian keanekaragaman hayati 94
B.3 Ikhtisar Kinerja Sosial yang merupakan uraian mengenai dampak positif dan negatif dari 9-10, 68
penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan
Profil Perusahaan
C.1 Visi, misi, dan nilai keberlanjutan 4-5
C.2 Alamat perusahaan 35-37
C.3 Skala perusahaan 34-38, 102,
104-107
C.3.a Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban 38
C.3.b Jumlah karyawan menurut gender, jabatan, usia, pendidikan, dan status 102, 104-107
C.3.c Persentase kepemilikan saham 34-35
C.3.d Wilayah operasional 36-37
C.4 Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan 34, 69-70
C.5 Keanggotaan pada asosiasi 38
C.6 Perubahan organisasi yang bersifat signifikan 35
Penjelasan Direksi
D.1.a Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi Keberlanjutan 25-26
D.1.b Penerapan keuangan berkelanjutan 26-27
D.1.c Strategi pencapaian target 28
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan 47
E.2 Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan 113, 141-142
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 185
184
No Indeks Nama Indeks Halaman
E.3 Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan 50-52
E.4 Hubungan dengan pemangku kepentingan 149-151
E.5 Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan 28-29, 73-74
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan membangun budaya keberlanjutan 100-101
Kinerja Ekonomi
F.2 Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi, 67-68, 71
pendapatan dan laba rugi
F.3 Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada 71-72
instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan keberlanjutan
F.4 Biaya lingkungan 95
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan intensitas energi yang digunakan 87
F.7 Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan 87-88
Aspek Air
F.8 Penggunaan air 92
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya 89
F.12 Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan 90
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis 92
F.14 Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen 92
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk memberikan layanan atas produk dan/ 78
atau jasa yang setara kepada konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan kesempatan bekerja 104-107
F.19 Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa 102
F.20 Upah minimum regional 107-109
F.21 Lingkungan bekerja yang layak dan aman 114
F.22 Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai 109-112
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar 73, 120,
122-127
F.24 Pengaduan masyarakat 83, 113
F.25 Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) 120-127
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 186
Integrating Strength for
Sustainable Growth 185
No Indeks Nama Indeks Halaman
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan 45, 68-70,
77-78
F.27 Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan 78
F.28 Dampak produk/jasa 73
F.29 Jumlah produk yang ditarik kembali 78
F.30 Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan 83
Lain-lain
G.1 Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada 155, 167-169
G.2 Lembar umpan balik 165, 193
G.3 Tanggapan terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya 165
G.4 Daftar pengungkapan sesuai POJK 51/2017 154, 183-185
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 187
186
INDEKS SASB - SEKTOR KEUANGAN
Keamanan Data Halaman
FN-CB-230a.1 (1) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang melibatkan informasi yang dapat 81
diidentifikasi secara pribadi (PII), (3) jumlah pemegang rekening yang terkena dampak
FN-CB-230a.2 Deskripsi pendekatan untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko keamanan data 80
Inklusi Keuangan dan Pengembangan Kapasitas
FN-CB-240a.1 (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang disalurkan yang memenuhi syarat untuk program- 72
program yang dirancang untuk mempromosikan usaha kecil dan pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.2 (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang telah jatuh tempo dan nonakrual yang memenuhi 72
syarat untuk program-program yang dirancang untuk mempromosikan usaha kecil dan
pengembangan masyarakat
FN-CB-240a.4 Jumlah peserta dalam inisiatif literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki rekening 120, 122-
bank, belum memiliki rekening bank, atau yang tidak terlayani 124
Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit
FN-CB-410a.1 Eksposur kredit komersial dan industri, berdasarkan industri 72-23
FN-CB-410a.2 Deskripsi pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) 50-51
dalam analisis kredit
Etika Bisnis
FN-CB-510a.1 Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum yang terkait dengan 149
penipuan, perdagangan orang dalam, anti monopoli, anti persaingan perilaku anti persaingan,
manipulasi pasar, malpraktek, atau hukum atau peraturan industri keuangan terkait lainnya
FN-CB-510a.2 Deskripsi kebijakan dan prosedur pelaporan pelanggaran 81-83,
147-148
Sistem Manajemen Risiko
FN-CB-550a.1 Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori 70
FN-CB-550a.2 Uraian mengenai pendekatan untuk memasukkan hasil stress test wajib dan sukarela ke 56
dalam perencanaan kecukupan modal, strategi jangka panjang, strategi korporasi, dan
aktivitas bisnis lainnya
Metrik Kegiatan
FN-CB-000.A (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan berdasarkan segmen: (a) perorangan dan 72
(b) usaha kecil
FN-CB-000.B (1) Jumlah dan (2) nilai kredit yang diberikan berdasarkan segmen: (a) perorangan, (b) usaha 72
kecil, dan (c) korporasi
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 188
Integrating Strength for
Sustainable Growth 187
INDEKS SUSBA
Kriteria/ Pertanyaan Halaman
1) Tujuan - Strategi Keberlanjutan
1.1.1.1 Apakah terdapat acuan yang jelas mengenai keberlanjutan dalam strategi dan visi jangka 25-26, 58
panjang bank?
1.1.1.2 Apakah bank secara jelas mengakui bahwa jejak Lingkungan dan Sosial (E&S) nya mencakup 73
dampak tidak langsung yang timbul dari kegiatan bisnisnya (misalnya, pembiayaan,
penjaminan, pemberian nasihat) dan portofolionya?
1.1.1.3 Apakah pernyataan pimpinan menyebutkan integrasi faktor E&S dalam strategi bisnis bank? 28
1.1.1.4 Apakah terdapat acuan yang jelas mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 59-63
dalam strategi atau visi bank?
1.1.1.5 Apakah bank secara eksplisit mengakui risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan 20-22,
perubahan iklim? 25-26
1.1.1.6 Apakah bank secara eksplisit mengakui risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan 24-29
degradasi lingkungan?
1.1.1.7 Apakah bank telah mengidentifikasi pembiayaan/peminjaman yang bertanggung jawab dan/ 48
atau isu-isu utama E&S lainnya sebagai hal yang material?
2) Tujuan - Keterlibatan dan Partisipasi Pemangku Kepentingan dalam Inisiatif Keuangan Berkelanjutan
1.1.2.1 Apakah bank mengungkapkan jenis pemangku kepentingan yang dilibatkannya dalam isu-isu 49, 149-151
E&S (Lingkungan dan Sosial)?
1.1.2.2 Apakah bank melibatkan masyarakat sipil dan/atau organisasi non-pemerintah untuk 59, 149-151
memahami dampak E&S dari kegiatan bisnisnya?
1.1.2.3 Apakah bank mengungkapkan frekuensi dan cara komunikasi dengan pemangku 149-151
kepentingan yang terlibat dalam isu-isu E&S?
1.1.2.4 Apakah bank terlibat dengan regulator dan pembuat kebijakan dalam topik integrasi E&S dan/ 149-151
atau keuangan berkelanjutan?
1.1.2.5 Apakah bank berpartisipasi dalam inisiatif keuangan berkelanjutan berbasis komitmen yang 49-50
relevan seperti RSPO, PRB, EP, SBTi, atau SBEFP?
3) Kebijakan – Pernyataan Publik mengenai Isu-isu spesifik terkait Lingkungan dan Sosial (E&S)
1.2.1.1 Apakah bank memiliki prinsip-prinsip pengecualian yang mencakup kegiatan yang tidak akan 48
didukung oleh bank, dengan mempertimbangkan aspek Lingkungan dan Sosial (E&S)?
1.2.1.2 Apakah bank mewajibkan klien yang sangat terpapar risiko terkait iklim untuk 49-50
mengembangkan rencana mitigasi dan pada akhirnya menyelaraskan kegiatannya dengan
tujuan Perjanjian Paris?
1.2.1.3 Apakah bank melarang pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru? 48
1.2.1.4 Apakah bank mengakui risiko keuangan terkait lingkungan seperti hilangnya 48
keanekaragaman hayati dan/atau risiko deforestasi dalam kegiatan kliennya?
1.2.1.5 Apakah bank mewajibkan klien di sektor-sektor yang sangat terpapar deforestasi (misalnya, 49-50
komoditas lunak, infrastruktur, industri ekstraktif) untuk mengadopsi komitmen "tanpa
deforestasi" baik dalam kegiatan operasional dan rantai pasokannya, sesuai dengan
pendekatan Nilai Konservasi Tinggi atau Stok Karbon Tinggi?
1.2.1.6 Apakah bank mewajibkan klien di sektor-sektor yang sangat terpapar konversi ekosistem 48
alami (misalnya, komoditas lunak, infrastruktur, industri ekstraktif) untuk mengadopsi
komitmen “tanpa konversi” baik dalam kegiatan operasi dan rantai pasokannya, sesuai
dengan prinsip Inisiatif Kerangka Akuntabilitas?
1.2.1.8 Apakah bank mewajibkan klien di industri terkait kelautan untuk memperoleh sertifikasi dari 49-50
atau mendukung standar keberlanjutan multi pemangku kepentingan terkait (misalnya,
ASC, MSC, SuRe) untuk memastikan pemanfaatan berkelanjutan terhadap lautan, laut, dan
sumber daya laut?
1.2.1.9 Apakah bank memiliki komitmen untuk tidak menyediakan produk dan layanan keuangan 48
untuk proyek atau perusahaan yang berlokasi di, atau berdampak negatif terhadap, wilayah
keanekaragaman hayati dan kawasan lindung utama, termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO,
Kawasan Lindung Kategori I-IV IUCN, dan Lahan Basah Penting Internasional yang ditetapkan
berdasarkan Konvensi Ramsar tentang Lahan Basah?
1.2.1.10 Apakah bank mengakui risiko air (banjir, kelangkaan, dan polusi) sebagai risiko dalam kegiatan 28
kliennya?
1.2.1.11 Apakah bank mewajibkan klien di sektor dan wilayah berisiko tinggi untuk melakukan 49-51
penilaian risiko air dan berkomitmen pada pengelolaan air yang berkelanjutan?
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 189
188
Kriteria/ Pertanyaan Halaman
1.2.1.12 Apakah bank mengakui risiko hak asasi manusia, termasuk yang terkait dengan masyarakat 48-50
setempat, dalam kegiatan kliennya?
1.2.1.13 Apakah bank mewajibkan klien untuk berkomitmen menghormati hak asasi manusia, sejalan 49-50
dengan Prinsip-Prinsip Pedoman PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia?
1.2.1.14 Apakah bank mengakui pelanggaran hak-hak pekerja sebagai risiko di semua sektor? 144
1.2.1.15 Apakah bank mewajibkan klien untuk mematuhi standar perburuhan internasional yang 49-50
setara dengan Konvensi Fundamental ILO?
1.2.1.18 Apakah bank mewajibkan klien untuk memperoleh Persetujuan Atas Dasar Informasi Tanpa 49-50, 52
Paksaan (PADIATAPA) dari masyarakat yang terkena dampak proyeknya dan memiliki
mekanisme pengaduan keluhan untuk menangani setiap masalah? [INDIKATOR BARU 2023]
4) Kebijakan – Pernyataan Publik mengenai Sektor spesifik
1.2.2.1 Apakah bank memiliki kebijakan sektoral untuk industri yang sensitif terhadap lingkungan 49-50
atau sosial, misalnya komoditas pertanian, energi, minyak & gas, pertambangan, perikanan,
infrastruktur?
1.2.2.2 Apakah bank mengungkapkan kebijakannya untuk sektor yang sensitif terhadap lingkungan 49-50
atau sosial?
1.2.2.3 Apakah kebijakan E&S sektor spesifik bank mencakup persyaratan minimum atau 49-50
rekomendasi berdasarkan standar praktik E&S terbaik yang diakui secara internasional
(misalnya Standar Kinerja IFC, RSPO, FSC, dll.)?
1.2.2.4 Apakah bank secara berkala meninjau kebijakan E&S-nya atau menyatakan bahwa tanggal 50-51
peninjauan terakhirnya dalam 2 tahun terakhir?
5) Proses - Penilaian Risiko E&S dalam Persetujuan Klien & Transaksi
1.3.1.1 Apakah bank menggunakan kerangka kerja standar untuk uji tuntas E&S (misalnya, 50
perangkat, daftar periksa, kuesioner, penyedia data eksternal) dalam proses peninjauan klien
atau transaksi yang terikat oleh kebijakannya?
1.3.1.2 Apakah bank menilai kapasitas, komitmen, dan rekam jejak kliennya sebagai bagian dari 50
proses uji tuntas E&S?
1.3.1.3 Apakah bank mengklasifikasikan klien dan transaksinya berdasarkan penilaian risiko E&S 51-52
sebagai bagian dari proses persetujuan?
1.3.1.4 Apakah terdapat mekanisme eskalasi untuk kasus-kasus yang lebih kompleks atau 52
kontroversial?
1.3.1.5 Apakah hasil penilaian risiko E&S memengaruhi keputusan transaksi dan penerimaan klien? 51-52
6) Proses - Pemantauan dan Keterlibatan Klien
1.3.2.1 Apakah bank mengupayakan penyertaan klausul (misalnya, perjanjian, representasi & 50-51
jaminan) terkait isu E&S dalam dokumentasi pinjaman untuk fasilitas kredit bilateral dan
sindikasi?
1.3.2.2 Apakah bank mewajibkan klien yang belum sepenuhnya mematuhi kebijakan E&S bank 52
untuk menyusun dan melaksanakan rencana aksi berbatas waktu?
1.3.2.3 Apakah bank memantau kepatuhan klien terhadap rencana aksi E&S yang telah disepakati? 51-52
1.3.2.4 Apakah bank melakukan peninjauan berkala atau menyatakan seberapa sering bank 51
meninjau profil E&S kliennya?
1.3.2.5 Apakah bank mengungkapkan proses untuk menangani ketidakpatuhan klien yang ada 52
terhadap kebijakan bank atau terhadap rencana aksi E&S yang telah disepakati sebelumnya?
1.3.2.6 Apakah bank secara berkala meninjau prosedur E&S internalnya atau menyatakan bahwa 48
tanggal peninjauan terakhir berada dalam kurun waktu 2 tahun terakhir?
7) Sumber Daya Manusia - Tanggung Jawab untuk E&S
1.4.1.1 Apakah manajemen senior bertanggung jawab atas implementasi strategi ESG bank? 28, 50-52
1.4.1.2 Apakah tanggung jawab manajemen senior mencakup pengelolaan risiko dan peluang 46-47
perubahan iklim yang relevan dengan aktivitas bank?
1.4.1.3 Apakah bank menjelaskan peran dan tanggung jawab berbagai departemen, komite, atau tim 46-47
yang terlibat dalam pengembangan dan implementasi kebijakan E&S bank?
1.4.1.4 Apakah bank telah menerapkan sistem pengendalian internal dengan pertahanan 3 lapis 44
(three lines of defense) untuk mengelola isu-isu E&S?
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 190
Integrating Strength for
Sustainable Growth 189
Kriteria/ Pertanyaan Halaman
1.4.1.5 Apakah Kerangka Acuan Kerja Komite Nominasi mencakup kriteria terkait keberlanjutan untuk 140
pengangkatan anggota Dewan yang baru?
1.4.1.6 Apakah Kerangka Acuan Kerja komite Remunerasi mencakup kriteria terkait keberlanjutan 141
untuk penilaian kinerja dan tingkat remunerasi manajemen senior?
1.4.1.7 Apakah Kerangka Acuan Kerja Komite Audit mewajibkan isu-isu keberlanjutan untuk 144
diikutsertakan dalam proses pengendalian internal dan audit?
1.4.1.8 Apakah bank melaksanakan audit berkala untuk menilai implementasi kebijakan dan prosedur 144
E&S?
8) Sumber Daya Manusia - Pelatihan dan Evaluasi Kinerja Staf E&S
1.4.2.1 Apakah bank memiliki tim ESG khusus untuk mengimplementasikan kebijakan dan prosedur 46-47
E&S?
1.4.2.2 Apakah bank melatih stafnya mengenai kebijakan dan proses implementasi E&S? 113
1.4.2.3 Apakah bank menyediakan pelatihan khusus bagi manajemen seniornya, yang mencakup 113
isu-isu keberlanjutan?
9) Produk - Integrasi E&S dalam Produk dan Layanan
1.5.1.2 Apakah bank menyediakan produk dan layanan keuangan khusus (misalnya, obligasi hijau, 49-50, 68-
pinjaman terkait keberlanjutan, pembiayaan dampak) yang mendukung mitigasi isu-isu E&S, 70
seperti perubahan iklim, kelangkaan air dan polusi, serta deforestasi?
1.5.1.4 Apakah bank menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepada klien untuk meningkatkan 69, 93-94,
kesadaran dan berbagi informasi tentang praktik E&S yang bermanfaat (misalnya, melalui 123
workshop, seminar)?
1.5.1.5 Apakah bank telah menerbitkan kerangka kerja untuk produk dan layanan keuangan 68
berkelanjutannya, misalnya kerangka kerja obligasi hijau, yang selaras dengan standar
internasional yang kredibel?
1.5.1.6 Apakah bank menyediakan solusi dan program pengembangan kapasitas untuk UMKM guna 120, 124-127
membantu transisi ke praktik yang lebih berkelanjutan, termasuk klien ritel?
10) Portofolio - Penilaian dan Mitigasi Risiko E&S di Tingkat Portofolio
1.6.1.2 Apakah bank secara berkala meninjau eksposur portofolionya terhadap risiko fisik dan/ 56
atau transisi terkait iklim, menggunakan analisis skenario, serta mengungkapkan hasil dan
metodologi yang digunakan?
11) Portofolio - Pengungkapan Eksposur dan Target Risiko E&S
1.6.2.1 Apakah bank mengungkapkan eksposur kreditnya berdasarkan sektor industri? 71-72
1.6.2.7 Apakah bank memiliki target berbasis sains yang diterapkan untuk mengurangi dampak 54-56
negatif terkait alam atau meningkatkan dampak positif yang terkait dengan kegiatan
bisnisnya, di luar dampak langsung dari operasinya sendiri, dan mengungkapkan kemajuan
pencapaian target-target tersebut?
1.6.2.8 Apakah bank telah menetapkan target berbasis sains untuk menyelaraskan portofolionya 54-56
dengan tujuan Perjanjian Paris, dan mengungkapkan kemajuan pencapaian target tersebut?
1.6.2.9 Apakah bank berkomitmen untuk mencapai emisi GRK bersih nol dalam portofolio 58
pinjamannya pada tahun 2050, dengan tonggak pencapaian sementara yang jelas, dan
mengungkapkan kemajuan pencapaian target tersebut?
1.6.2.10 Apakah bank melakukan penjaminan eksternal atas pengungkapan terkait ESG-nya? 155, 168-169
1.6.2.11 Apakah bank mengungkapkan dampak positif dan negatif yang terkait dengan kegiatan 73
bisnisnya, di luar dampak langsung dari kegiatan operasinya sendiri?
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 191
190
INDEKS TCFD
No Pengungkapan TCFD Halaman
Tata Kelola
G1 Jelaskan pengawasan Dewan Tata Kelola terhadap risiko dan peluang terkait iklim. 46-47
G2 Jelaskan peran manajemen dalam menilai dan mengelola risiko dan peluang terkait iklim. 46
Strategi
S1 Jelaskan risiko dan peluang terkait iklim yang telah diidentifikasi oleh perusahaan dalam jangka 54-57
pendek, menengah, dan panjang.
S2 Jelaskan dampak risiko dan peluang terkait iklim terhadap bisnis, strategi, dan perencanaan 56
keuangan perusahaan.
S3 Jelaskan ketahanan strategi perusahaan, dengan mempertimbangkan berbagai skenario terkait 54-57
iklim, termasuk skenario 2°C atau lebih rendah.
Managemen Risiko
R1 Jelaskan proses perusahaan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko terkait iklim. 49-50, 54-56
R2 Jelaskan proses perusahaan dalam mengelola risiko terkait iklim. 50-51, 56
R3 Jelaskan bagaimana proses identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko terkait iklim diintegrasikan 51, 56
ke dalam manajemen risiko perusahaan secara keseluruhan.
Metrik dan Target
M1 Mengungkapkan metrik yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai risiko dan peluang terkait 58, 90
iklim sesuai dengan strategi dan proses manajemen risiko.
M2 Mengungkapkan emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan 1, Cakupan 2, dan, jika sesuai, Cakupan 3, 58, 89-90
serta risiko-risiko terkait.
M3 Jelaskan target yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola risiko dan peluang terkait iklim 58, 90
dan kinerja terhadap target.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 192
Integrating Strength for
Sustainable Growth 191
INDEKS METRIK ESG BURSA EFEK INDONESIA (IDX)
Kinerja Kode Nama Metrik Halaman
Lingkungan E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca 89-90
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 89-90
E-03 Konsumsi Energi Listrik 87
E-04 Konsumsi Air 92
E-05 Limbah yang Dihasilkan 92
E-06 Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission 58, 90
E-07 Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca 58, 90
Sosial S-01 Kesetaraan Gender 104-107
S-02 Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur 107
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai 103-104
S-04 Jumlah Pegawai Sementara 102
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 112
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja 114
S-07 Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia 149
S-08 Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi 104-107
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia 49, 100-101, 114, 142
S-10 Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa 102
S-11 Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta 114
Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak diberikan Kepada
Seluruh Karyawan
S-12 Corporate Social Responsibility 120-133
Tata Kelola G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi 137, 139-140
G-02 Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan Data Tersedia di AR
G-03 Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO 139
G-04 Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris 139-140
G-05 Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris 141-142
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan 140
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi 144-147
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan 142-143
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 193
192
INDEX ASEAN CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD (ACGS)
Indikator Prinsip dan Rekomendasi Halaman
Level 1
B.B Keberlanjutan dan Ketahanan
B.1 Pengungkapan yang terkait dengan keberlanjutan harus konsisten, sebanding, dan dapat diandalkan, serta
mencakup informasi material retrospektif serta berwawasan ke depan sehingga akan dianggap penting oleh
investor dalam membuat keputusan investasi atau pemungutan suara.
B.1.1 Apakah Perseroan mengidentifikasi/melaporkan topik ESG yang material terhadap strategi 155
organisasi?
B.1.2 Apakah Perseroan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai suatu isu? 157
B.1.3 Apakah Perseroan mengadopsi kerangka pelaporan atau standar keberlanjutan yang 154
diakui secara internasional (yaitu GRI, Pelaporan Terpadu, SASB, Standar Pengungkapan
Keberlanjutan IFRS)?
B.1.4 Apakah Perseroan mengungkapkan target keberlanjutan kuantitatif? 58
B.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan pencapaian kinerja terkait keberlanjutan dalam kaitannya 90
dengan target yang ditetapkan sebelumnya?
B.1.6 Apakah Perseroan menegaskan bahwa Laporan/Pelaporan Keberlanjutannya ditinjau dan/ 139
atau disetujui oleh Dewan atau Komite Dewan?
B.2 Kerangka tata kelola perusahaan harus memfasilitasi dialog antara Perseroan, pemegang saham, dan pemangku
kepentingan agar dapat bertukar pandangan tentang masalah keberlanjutan.
B.2.1 Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan 155
dan mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis
Perseroan?
B.2.2 Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan 155
dan mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis
Perseroan?
B.3 Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan bahwa Direksi telah cukup mempertimbangkan risiko dan
peluang keberlanjutan yang material ketika menjalankan fungsi utama mereka dalam meninjau, memantau, dan
membimbing praktik tata kelola, pengungkapan, strategi, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal,
termasuk yang berkaitan dengan risiko fisik dan transisi yang terkait dengan iklim.
B.3.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Direksi melakukan tinjauan tahunan untuk melihat 139
apakah struktur modal dan utang Perseroan sesuai dengan tujuan strategis dan selera risiko
terkait?
B.4 Kerangka tata kelola perusahaan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan sebagaimana telah
ditetapkan oleh undang-undang atau melalui kesepakatan bersama dan mendorong kerja sama aktif antara
Perseroan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan
Perseroan yang sehat secara finansial.
B.4.1 Adanya upaya Perseroan serta ruang lingkupnya dalam memenuhi kesejahteraan pelanggan?
B.4.2 Prosedur pemilihan pemasok/kontraktor? 74, 143, 145
B.4.3 Upaya Perseroan untuk memastikan bahwa rantai nilainya ramah lingkungan atau sejalan 69
dengan upaya mempromosikan pembangunan berkelanjutan?
B.4.4 Upaya Perseroan untuk berinteraksi dengan masyarakat tempat mereka beroperasi? 120 - 133, 150
B.4.5 Program dan prosedur antikorupsi Perseroan? 144 - 147
B.4.6 Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi? 78-83
B.4.7 Apakah perusahaan memiliki laporan/bagian terpisah yang membahas upaya-upaya
Perseroan dalam bidang lingkungan/ekonomi dan sosial?
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 194
Integrating Strength for
Sustainable Growth 193
Indikator Prinsip dan Rekomendasi Halaman
B.5 Jika kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum, maka pemangku kepentingan mesti memiliki
kesempatan untuk memperoleh ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak mereka.
B.5.1 Apakah Perseroan menyediakan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan 82
Tahunan yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan (misalnya pelanggan,
pemasok, masyarakat umum, dll.) untuk menyuarakan keprihatinan dan/atau keluhan mereka
atas kemungkinan pelanggaran hak-hak mereka?
B.6 Mekanisme untuk partisipasi karyawan mesti diperbolehkan untuk dikembangkan.
B.6.1 Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai 109,114,
kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan karyawannya? 115,116
B.6.2 Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai program 109 - 112
pelatihan dan pengembangan bagi karyawannya?
B.6.3 Apakah Perseroan memiliki kebijakan penghargaan/kompensasi yang memperhitungkan
kinerja Perseroan selain pengukuran finansial jangka pendek?
B.7 Para pemangku kepentingan, termasuk karyawan perorangan dan badan perwakilan mereka, harus dapat
dengan bebas mengomunikasikan keprihatinan mereka tentang praktik ilegal atau tidak etis kepada Dewan,
sementara hak-hak mereka tidak boleh dikompromikan hanya karena mereka melakukan hal tersebut.
B.7.1 Apakah Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing yang mencakup prosedur pengaduan 145, 147,
oleh karyawan dan pemangku kepentingan lainnya mengenai dugaan perilaku ilegal dan tidak
etis dan memberikan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau laporan tahunan?
B.7.2 Apakah Perseroan memiliki kebijakan atau prosedur untuk melindungi karyawan/ orang yang 148
mengungkapkan dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari tindakan pembalasan?
Level 2 - Bonus Items
B.B Keberlanjutan dan Ketahanan
(B).B.1.1 Apakah Perseroan mengungkapkan bagaimana ia mengelola risiko dan peluang terkait iklim? 52
(B).B.1.2 Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporan 154, 168-169
Keberlanjutannya diverifikasi secara eksternal?
(B).B.1.3 Apakah Perseroan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku 149-151
kepentingan dan bagaimana Perseroan menanggapi masalah ESG para pemangku
kepentingan?
(B).B.1.4 Apakah Perseroan memiliki unit/divisi/komite yang secara khusus bertanggung jawab untuk 46
mengelola masalah keberlanjutan?
(B).B.1.5 Apakah Perseroan mengungkapkan pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi terhadap risiko 140
dan peluang terkait keberlanjutan?
(B).B.1.6 Apakah Perseroan mengungkapkan hubungan antara remunerasi Direktur eksekutif dan 108, 139
manajemen senior serta kinerja keberlanjutan untuk tahun sebelumnya?
(B).B.1.7 Apakah Sistem Pengungkapan Pelanggaran (Whistleblowing System) Perseroan dikelola oleh
pihak/lembaga independen?
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 195
194
LEMBAR UMPAN BALIK
[OJK G.2]
PROFIL ANDA (Mohon diisi bila berkenan)
Nama:
Institusi/perusahaan:
E-mail:
Telp/HP:
Golongan Pemangku Kepentingan:
Pemegang Saham/Investor Nasabah Pegawai
Serikat Pekerja Media Pemasok
Organisasi Masyarakat/NGO Pemerintah/OJK Organisasi Bisnis
Lain-lain:
Bagaimana penilaian Anda mengenai Tidak Kurang Tidak Sangat
Setuju
penulisan laporan ini: setuju setuju tahu setuju
Laporan ini mudah dimengerti
Laporan ini bermanfaat
Laporan ini sudah menggambarkan kinerja LJK
dalam pembangunan berkelanjutan
Bagaimana penilaian Anda mengenai tingkat Tidak Kurang Tidak Sangat
Penting
materialitas topik-topik di bawah ini: penting penting tahu penting
Kinerja ekonomi
Dampak ekonomi tidak langsung
Kinerja keuangan berkelanjutan
Pendidikan dan pelatihan
Ketenagakerjaan
Privasi nasabah
Anti korupsi
Kinerja lingkungan
Mohon berikan saran, usul, atau komentar Anda atas laporan ini:
Laporan Keberlanjutan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 196
Integrating Strength for
Sustainable Growth
Laporan
Keberlanjutan
SMBC Indonesia
Menara SMBC - CBD Mega Kuningan
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6
Jakarta Selatan 12950, Indonesia
Laporan ini dicetak pada kertas daur ulang dan bersertifikasi FSC
Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sambutan
· Komisaris
p.3 ×2
unresolved
org
PT Rintis Sejahtera
p.16
unresolved
org
Mitsui Banking Corporation
p.22
unresolved
org
PT BankKeberlanjutan
p.25 ×2
unresolved
org
BankKeberlanjutan Laporan SMBC Indonesia Tbk
p.25 ×2
unresolved
person
Komar Andasasmita
p.35
unresolved
person
Sumitomo Mitsui Banking Ramdah Sukarna
p.35 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
p.35 ×2
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.36
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura. Kepemilikan Saham
p.36
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura
p.36
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.36 ×2
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.36
unresolved
—
Filantropi
p.39
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.39 ×3
unresolved
—
Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE)
p.39
unresolved
org
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
p.39
unresolved
org
Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA)
p.39
unresolved
org
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
p.45 ×2
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup
p.52
unresolved
org
Kementerian Komunikasi dan Informatika
p.60
unresolved
org
Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
p.60
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.60
unresolved
org
Yayasan Tanah Air Semesta
p.60
unresolved
org
Bank Penghimpunan
p.72
unresolved
org
Bank Indonesia
p.77
unresolved
org
Bank KBMI
p.77
unresolved
org
Bank Service Excellence Monitor
p.77
unresolved
org
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
p.88
unresolved
org
Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM
p.90
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.90
unresolved
org
Yayasan Helping Hands
p.106
unresolved
org
Tata Kelola dan Karyawan Menurut Jenis Kelamin
p.107
unresolved
org
Tata Kelola dan Karyawan Menurut Usia
p.108
unresolved
org
Dana Pensiun DUKUNGAN BAGI KARYAWAN PEREMPUAN SMBC Indonesia
p.109
unresolved
person
KEBIJAKAN NOMINASI
· KOMISARIS
p.142
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.