Skip to content
Back to announcement

20260401_BTPN_Pemanggilan RUPS_32057032_lamp5.pdf

RUPS notice Text extracted BTPN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 196

Page 1
Laporan
Keberlanjutan




                 Integrating Strength for
                SUSTAINABLE GROWTH

                                            www.smbci.com
Page 2
                                                                                             1




             Integrating Strength for
             SUSTAINABLE GROWTH



        PT Bank SMBC Indonesia Tbk (‘SMBC Indonesia’ atau ‘Perusahaan’)
        menegaskan komitmen keberlanjutannya dengan memperkuat
        integrasi prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnis dan operasional
        Perusahaan. Integrasi ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan
        pertumbuhan yang berkelanjutan, memastikan bahwa kinerja bisnis
        tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek, tetapi juga
        pada ketahanan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang.

        SMBC Indonesia memperkuat fondasi internal melalui pengintegrasian
        sumber daya ekonomi ke dalam naungan korporasi SMBC Group,
        penerapan tata Kelola keberlanjutan yang efektif, serta penguatan
        manajemen risiko, termasuk risiko iklim. Penguatan kapabilitas sumber
        daya manusia yang adaptif dan berintegritas turut menjadi elemen
        penting dalam mendukung stabilitas dan daya saing Perusahaan
        ditengah dinamika bisnis yang terus berkembang.

        SMBC Indonesia mendorong keberlanjutan dengan menghadirkan
        inovasi di bidang keuangan digital dan pembiayaan berkelanjutan
        serta terus mengembangkan produk dan layanan perbankan yang
        mendukung pembiayaan inklusif, dan pembiayaan transisi menuju
        ekonomi hijau, serta pertumbuhan sektor-sektor produktif yang
        bertanggung jawab. Pendekatan ini memungkinkan SMBC Indonesia
        menjaga ketahanan usaha sekaligus memberikan kontribusi positif
        terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara
        berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 3
2




    DAFTAR ISI

    Penjelasan Tema                                   1     Sambutan Komisaris                                   18

    Visi, Misi & Nilai Perusahaan                     4     Sambutan Direktur Utama                              23

    Ikhtisar Keberlanjutan                            6     Tentang SMBC Indonesia                               32

    Penghargaan Keberlanjutan                         14




      01 Inisiatif Keberlanjutan dan Iklim 42                 Manajemen Risiko
                                                              • Manajemen Risiko Iklim
                                                                                                          52
                                                                                                          52
              Strategi Keberlanjutan SMBC Indonesia   44
                                                              • Climate Risk Management and               54
              Penerapan Rencana Aksi Keuangan         45
                                                                Scenario Analysis (CRMS)
              Berkelanjutan (RAKB)
                                                              • Risiko dan Peluang Terkait Iklim          56
              Tata Kelola Keberlanjutan               46
                                                              Metrik dan Target                           58
              Komitmen Kebijakan Lingkungan           47
                                                              Sinergi dan Kemitraan untuk                 59
              Kebijakan Keberlanjutan SMBC            48
                                                              Keberlanjutan
              Indonesia
                                                              Strategi dan Kontribusi SMBC Indonesia      59
                                                              pada TPB




     02 Kinerja Ekonomi dan Keuangan 64
        Berkelanjutan
                                                             Rantai Pasok                                  74
                                                                                                           74
                                                             Pendekatan dan Pelaporan Pajak
             Proyek Berwawasan Lingkungan             66     Produk dan Layanan                             75
             Proyek Keuangan Inklusif                 66     • Inovasi dan Pengembangan Produk             76
             Kinerja dan Pertumbuhan Keuangan         67       dan/atau Jasa

                                                      68     • Produk Keuangan Berkelanjutan                77
             Taksonomi Keuangan Berkelanjutan
                                                      68     • Peningkatan Kualitas Produk dan             78
             Kinerja Keuangan Berkelanjutan
                                                               Layanan
             Distribusi Perolehan Nilai Ekonomi       70
                                                             • Pengembangan Akses                          78
             Target dan Kinerja Portofolio             71
                                                             • Manajemen Risiko Siber, Keamanan            78
             Portofolio Bisnis Menurut Sektor dan     72
                                                               Informasi dan Privasi Nasabah
             Ukuran
                                                             • Informasi dan Pemasaran Produk               81
             Dampak Usaha dan Upaya Pengelolaan       73
                                                             • Mekanisme Penanganan Keluhan                 81
             Permasalahan Penerapan Keuangan          73
                                                               Pelanggan
             Berkelanjutan
                                                             • Menjaga Kepuasan Pelanggan                  83




     03 Lingkungan  untuk Masa Depan
        Berkelanjutan
                                     85                      Penghematan Kertas
                                                             Air dan Efluen
                                                                                                            92
                                                                                                            92
                                                             Limbah                                         92
             Penggunaan Energi                         87
                                                             Bangunan Berwawasan Lingkungan                 92
             • Pemanfaatan Energi Terbarukan          88
                                                             Edukasi Lingkungan                             93
             Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)               89
                                                             Program Lingkungan dan                         94
             • Emisi Operasional                      90
                                                             Keanekaragaman Hayati
             • Emisi Pembiayaan                       90
                                                             Biaya Lingkungan Hidup                         95
             Manajemen Aset Teknologi Ramah            91
             Lingkungan



    Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 4
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth          3




 04 Mengembangkan   Talenta,
    Menguatkan Kinerja
                                                   96        Lingkungan Bekerja yang Aman dan
                                                             Nyaman
                                                                                                             114


                                                             Keseimbangan Kehidupan dan Kerja                114
         Strategi Pengelolaan Sumber Daya           99
         Manusia                                             Inisiatif Lokasi Kerja Fleksibel                115
         Mengembangkan Budaya Keberlanjutan        100       Promosi Gaya Hidup Sehat dan                    116
                                                             Kesehatan Mental
         Karyawan SMBC Indonesia                   102
         Strategi dan Program Pelatihan            109
         • Kompetensi dalam Keuangan                113
           Berkelanjutan



 05 Memberdayakan Masyarakat,
    Membangun Masa Depan
                                                   117       Dukungan Pemberdayaan Melalui
                                                             Website Digital - “Daya.id”
                                                                                                              129


                                                             Sahabat Daya                                      131
         Program Tanggung Jawab Sosial               121
                                                             Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial dan           132
         • Pilar 1: Pengembangan Kapasitas Diri      121
                                                             Lingkungan (TJSL)
         • Pilar 2: Literasi Keuangan               122
                                                             Evaluasi Dampak Kegiatan Tanggung                133
         • Pilar 3: Peningkatan Kapasitas Usaha     124      Jawab Sosial
         • Pilar 4: Kehidupan Yang Berkelanjutan    127




 06 Tata Kelola Keberlanjutan                      134        Komitmen Kebijakan
                                                              Permasalahan Penting/Kritis
                                                                                                                142
                                                                                                                142
          Struktur Tata Kelola                        137
                                                              Benturan Kepentingan                              143
          Peran Dewan Komisaris dan Direksi           139
          dalam Manajemen Dampak                              Penerapan Bisnis yang Bertanggung                 144
          Nominasi dan Seleksi Dewan Komisaris                Jawab
                                                     140
          dan Direksi                                         Sistem Pengendalian Internal                      144
          Evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi       140      Pencegahan dan Pemberantasan Fraud                144
          Remunerasi Dewan Komisaris dan                      Termasuk Korupsi
                                                      141
          Direksi                                             Kepatuhan Terhadap Peraturan                      149
          Peningkatan Kapasitas Dewan Komisaris               Perundangan
                                                      141
          dan Direksi                                         Hubungan dengan Pemangku                          149
                                                              Kepentingan




 07 Tentang Laporan                                152


Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI              167      Indeks SUSBA                                              187

Verifikasi Pihak Independen                        168      Indeks TCFD                                              190

Tautan TPB dalam Standar GRI                       170      Indeks Metrik ESG Bursa Efek                              191
                                                            Indonesia (IDX)
Indeks Standar GRI                                 178
                                                            Indeks ASEAN Corporate Governance                         192
Indeks Standar GRI - Financial Sector (FS)         182
                                                            Scorecard (ACGS)
Indeks SE OJK No. 16/2021                          183
                                                            Lembar Umpan Balik                                        193
Indeks SASB - Sektor Keuangan                      186




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 5
4




      VISI
         [GRI 2-22] [OJK C.1]


      Menjadi bank pilihan utama di Indonesia,
      yang dapat memberikan perubahan berarti
      dalam kehidupan jutaan orang, terutama
      dengan dukungan teknologi digital.




      MISI
        [GRI 2-22] [OJK C.1]


      MENAWARKAN                                  MENCIPTAKAN
      solusi dan layanan keuangan yang lengkap    nilai yang signifikan dan berkesinambungan
      ke berbagai segmen ritel, mikro, UKM dan    bagi stakeholder termasuk masyarakat
      korporat bisnis di Indonesia, serta untuk   Indonesia.
      Bangsa dan Negara Indonesia secara
      keseluruhan.



      MEMBERIKAN                                  MEMANFAATKAN
      kesempatan berharga bagi pertumbuhan        inovasi teknologi sebagai pembeda
      profesional karyawan SMBC Indonesia.        utama untuk memberikan kualitas dan
                                                  pengalaman terbaik di kelasnya kepada
                                                  nasabah dan mitra SMBC Indonesia.




    Laporan Keberlanjutan 2025                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 6
                                                                   Integrating Strength for
                                                                         Sustainable Growth        5




                             NILAI-NILAI
                             [GRI 2-22] [OJK C.1]




                              INTEGRITY

           01                 Sebagai profesional selalu berlaku
                              secara tulus dengan standar etika
                              yang tinggi.


                              CUSTOMER FIRST

          02                  Selalu melihat dari perspektif
                              nasabah untuk memberikan nilai
                              lebih.


                              PROACTIVE & INNOVATIVE
          03                  Berani bertindak dan berinovasi
                              tanpa henti.




                              SPEED & QUALITY

          04                  Menjadikan kecepatan dan kualitas
                              dari pengambilan keputusan juga
                              pemberian layanan sebagai faktor
                              pembeda.



                              SYNERGY

          05                  Berkolaborasi sebagai satu tim
                              dalam konglomerasi keuangan
                              SMBC Indonesia.




Laporan Keberlanjutan 2025                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 7
6




    IKHTISAR KEBERLANJUTAN

                 EKONOMI
                      [OJK B.1]


    IKHTISAR KINERJA ASPEK EKONOMI

    Pendapatan Operasional Bersih*                     Laba Bersih*                                    Aset*
    (Rp Triliun) [OJK B.1.b]                           (Rp Triliun) [OJK B.1.c]                        (Rp Triliun)

      0,32           4,10            3,46               (0,10)          3,22      2,68             245,85             241,10     201,45




     2025           2024             2023               2025           2024       2023                 2025           2024        2023




    Nasabah*                                           Pembayaran Dividen                              Pembayaran Pajak
    (Rp Juta)                                          (Rp Miliar)                                     (Rp Miliar)

      11,2           9,9             9,5                 563            472       619                    677            892          861




     2025           2024             2023               2025           2024       2023                  2025            2024        2023




                149,9
                PEMBIAYAAN (Rp Triliun) [OJK B.1.a]
                                                                                         110
                                                                                         JUMLAH PEMASOK LOKAL [OJK B.1.e]
                  2025                                                                    2025


                2024        145,94    2023    145,17                                     2024    187      2023        273



    Catatan
    * Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto
      Multiartha (OTO), PT Summit Oto Finance (SOF).




    Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 8
                                                                                                       Integrating Strength for
                                                                                                             Sustainable Growth          7




 KINERJA KEUANGAN BERKELANJUTAN
 [OJK B.1.d]

 Pembiayaan Berkelanjutan Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) POJK



            Pembiayaan Berkelanjutan dari Total Pinjaman (Bank Only)




          Rp   17,8 triliun                                Rp   18,1 triliun                           Rp   13,8 triliun
               2025                                             2024                                        2023




          Persentase Total Pembiayaan Berkelanjutan dari Total Pinjaman (Bank Only)



        12%                                              12%                                           9%
               2025                                            2024                                       2023




2025                              7.635          2025                               7.602       2025                             2.584


2024                              7.514          2024                               8.361       2024                             2.252


2023                              7.682          2023                               5.977       2023                             115

                A. Pembiayaan Berwawasan                          B. Usaha Kecil dan                            C. Mikro
                   Lingkungan (KUBL)                                 Menengah                                      (Rp Miliar)
                   (Rp Miliar) [OJK B.1.d]                           (Rp Miliar)



       Produk Pendanaan                     Produk Investasi               Produk Pembiayaan Berkelanjutan**
       Berkelanjutan                        Berkelanjutan

                                                                                 Sustainability-Linked
                                                                                 Loan (SLL)*
                                                                                                                 Rp799 miliar
    ESG Deposit*                          Reksadana ESG
                                          (ESG Mutual Fund)*

    Rp66,9                                                                       Green Loan*                     Rp1,3 triliun
    miliar                                Rp21,4
                                          miliar
                                                                                 Social Loan*                    Rp1,1 triliun
 * Data yang ditampilkan adalah nilai outstanding posisi per 31 Desember 2025.
 ** Merupakan bagian dari Pembiayaan Berwawasan Lingkungan (KUBL).



 Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 9
8




    PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN BERDASARKAN KATEGORI KEGIATAN USAHA
    BERKELANJUTAN (KKUB)
    (Rp Miliar) [OJK B.1.d]




                 691                   193                     4.009
                   Energi               Efisiensi            Pengelolaan Sumber
                 Terbarukan              Energi             Daya Alam Hayati dan
                                                           Penggunaan Lahan yang
                                                                Berkelanjutan




                  331                  337                         510
             Transportasi         Pengelolaan Air dan       Bangunan Berwawasan
           Ramah Lingkungan         Limbah yang B             Lingkungan yang
                                     erkelanjutan           Memenuhi Standar atau
                                                            Sertifikasi yang Diakui
                                                           Secara Nasional, Regional
                                                              atau Internasional




                466              10,185.88                      1,100
         Kegiatan Usaha dan/     Usaha Mikro, Kecil dan           UMKM –
       atau Kegiatan Lain yang    Menengah (UMKM) –           Pembiayaan Tidak
       Berwawasan Lingkungan     Pembiayaan Langsung             Langsung
               Lainnya




    Laporan Keberlanjutan 2025                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 10
                                                                            Integrating Strength for
                                                                                  Sustainable Growth          9




              SOSIAL
               [OJK B.3]


KARYAWAN
  JUMLAH KARYAWAN                                       PEREKRUTAN KARYAWAN
  (KARYAWAN)                                            (KARYAWAN)



    6.139             2025
                                                          428        2025




    6.491             2024
                                                          514        2024




    6.636             2023
                                                          609        2023




     PERSENTASI KARYAWAN PEREMPUAN (%)
                                                          TINGKAT TURNOVER KARYAWAN TETAP (%)

                                   45%
                                                           2025                2024
                                   45%
                                                                                        8,5%
                                                            11,1%              2023

                2023
                             44%
                                                                                      12,4%
               2024

                2025                                               78   SKOR SURVEI
                                                                        EMPLOYEE ENGAGEMENT




PELATIHAN DAN SOSIALISASI


                RATA-RATA JAM                   JUMLAH PESERTA                   PELATIHAN
                PELATIHAN                       PELATIHAN ANTI-                  KEBERLANJUTAN
                (JAM/KARYAWAN)                  FRAUD (KARYAWAN)                 (KEGIATAN)

     2025       38                       2025   6.022                   2025     72
     2024       35                       2024   6.162                   2024     53
     2023       49                       2023   6.359                   2023     6




Laporan Keberlanjutan 2025                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 11
10




     KEGIATAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (TJSL)


                            JUMLAH PESERTA LITERASI                                             PENGUNJUNG WEBSITE “DAYA.ID”
                            KEUANGAN (PESERTA)                                                  (PENGUNJUNG)


              2025          >31,4 Juta                                           2025           >2,5 Juta
              2024          > 8,6 Juta                                           2024           > 1,9 Juta
              2023          > 2,7 Juta                                           2023           > 2,3 Juta


                            TOTAL DANA CORPORATE                                                PENERIMA MANFAAT CSR
                            SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)                                         (PESERTA)
                            (RP MILIAR)
             2025           3,19                                                 2025           >36,9 Juta*
              2024          3,42                                                  2024          > 10,3 Juta
              2023          2,88                                                  2023          > 5,6 Juta
                                                                              * Implementasi strategi memperluas jangkauan (reach) pada “daya.id”




     INKLUSI KEUANGAN

                           JUMLAH NASABAH                               JUMLAH NASABAH                                       TOTAL DONASI VIA
                           UMKM                                         PEREMPUAN                                            APLIKASI JENIUS
                           (NASABAH)                                    (NASABAH)                                            (TRANSAKSI)
            2025           18.209                             2025      945                                   2025           25.880
             2024          17.880                             2024      896                                    2024          26.207
             2023
                           39.458                             2023      965

                           TINGKAT KEPUASAN                               TINGKAT PENYELESAIAN KELUHAN
                           NASABAH* (%)                                   NASABAH


            2025           91%                                  2025      48.059 (99%)
             2024          91%                                   2024     62.759 (99%)
             2023          75%                                   2023     63.215 (97%)
         * Penyajian ulang data tahun 2024 dan 2023, karena
           perubahan sumber data survei. Lebih rinci pada
           halaman 83.




        SMBC Indonesia mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pembiayaan KKUB,
        pemberdayaan UMKM dan perempuan, literasi keuangan, serta penciptaan lapangan kerja. Menyadari potensi dampak
        negatif, seperti keterbatasan akses pembiayaan dan dampak emisi atau limbah bagi komunitas, SMBC Indonesia
        menerapkan kebijakan dan praktik perbankan berkelanjutan untuk mendorong nasabah menjalankan kegiatan ekonomi
        secara bertanggung jawab. [OJK B.3]




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 12
                                                                                                                                             Integrating Strength for
                                                                                                                                                   Sustainable Growth                       11




             LINGKUNGAN
                        [OJK B.2]

                                                                         INTENSITAS KONSUMSI                                             INTENSITAS EMISI/
                  PENGGUNAAN
                                                                         ENERGI/KARYAWAN                                                 KARYAWAN*
                  ENERGI (GJ)
                                                                         (GJ/Karyawan)                                                   (ton CO2eq/karyawan)
                  [OJK B.2.a]
                                                                                                                                         [OJK B.2.b]
    2025                                                      2025                                                     2025              2,26
                                                                                                                        2024             2,32
                     76.281,05                                                               12,43                      2023             2,85
                                                                                                                                         KINERJA PENGURANGAN
    2024                                                      2024
                                                                                                                                         EMISI*
                                                                                                                                         (tonCO2eq)
                      94.863,48                                                              14,61                     2025              1.131,96
                                                                                                                        2024             3.908,17**
    2023                                                      2023
                                                                                                                        2023             304,00
                                                                                                                 * Jumlah emisi cakupan 1 dan cakupan 2 setelah dikurang REC dibandingkan

                   100.404,04                                                                15,13
                                                                                                                    dengan angka tahun sebelumnya.
                                                                                                                 ** Pembaruan data tahun 2024 karena perubahan data emisi cakupan 2




                    Emisi Cakupan 1 (tonCO2eq)                                                                  Emisi Cakupan 2 (tonCO2eq)

                           1.345,90                                                                                     13.394,83

                                              2.474,82         2.506,91                                                                   14.106,92* 16.437,87




                               2025             2024             2023                                                       2025               2024             2023

                                                                                               * Pembaruan data tahun 2024 dilakukan karena peninjauan dan koreksi atas proses
                                                                                                 penghitungan sebelumnya, sehingga menghasilkan penurunan yang tidak material
                                                                                                 dibandingkan dengan data yang dilaporkan sebelumnya.




       Emisi Cakupan 3 Non-Emisi Pembiayaan                                                            Emisi Cakupan 3 - Emisi Pembiayaan*
                    (tonCO2eq)                                                                                     (tonCO2eq)

                              10.320,18                                                                             1.586.802,5 **

                                               13.530,32*           173,17                                                                       1.353.246,16




                                  2025              2024             2023                                                   2024                       2023


* Pada tahun 2024, SMBC Indonesia mulai menghitung emisi Cakupan 3 pada beberapa               * Data emisi pembiayaan disajikan dengan jeda satu tahun dari periode pelaporan karena
  kategori tambahan, yaitu Cakupan 3 Kategori 1, 2, 3, 5, dan 7. Hal ini dilakukan sebagai        keterbatasan ketersediaan data debitur.
  bagian dari peningkatan penghitungan.                                                        ** Emisi pembiayaan tahun 2024 mengalami kenaikan dikarenakan perluasan cakupan
                                                                                                  portofolio Bank.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 13
12




                                                                          PENGURANGAN
                    PENGGUNAAN KERTAS
                                                                          PENGGUNAAN KERTAS (RIM)
                    [OJK B.2.c]
                                                                          [OJK B.2.c]


        2025                                                       2025
                                         46.356                                          -13.005
        2024                                                       2024
                                                  59.361                                        +10.157
        2023                                                       2023
                                                49.204                                             1.644


                                  PENANAMAN POHON




                              2025                              2024                   2023
                                                 1.971                 1.500                             625




                    10%              dari total biaya listrik
                                     bankwide (961 unit)                   3    Unit Kendaraan Listrik


                     Total Penggunaan Renewable Energy
                     Certificate (REC)



                    1    Unit Panel Surya
                         di KC Gunung Sahari Jakarta
                         Terpasang efektif sejak 2024
                                                                            1   Stasiun Pengisian Kendaraan
                                                                                Listrik (SPKL) di Kantor Cabang
                                                                                Diponegoro, Surabaya, Jawa Timur




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 14
                                                                                    Integrating Strength for
                                                                                          Sustainable Growth            13




        TATA KELOLA

      Jumlah Pengaduan (Whistleblowing)                          Persentase Pengaduan
            yang Diterima (Kasus)                                yang Diselesaikan (%)

              2025
                                       61
                                                                                                  92%
               2024
                                            24
                                                                                              87,5%
               2023

                                       42                                              98%
                                                                   2023


                                                                   2024


                                                                   2025

                                                          * Terdapat perubahan data pada tahun 2024 karena
                                                            penghitungan ulang, di mana data 2024 yang dilaporkan
                                                            tahun ini lebih rendah dari laporan tahun lalu.




          ASEAN Corporate Governance                        Sertifikasi dan Keamanan Data
          Scorecard (Poin)



            2025                                              2025



          107,15                                            ISO/IEC 27001:2022
                                                            Cakupan sesuai SOA:
                                                            The Information Security Management in
          Predikat “Leadership in Corporate Governance”
          atau Level 5 (lebih dari 100)                     the Development and Operation in Provision of
                                                            JENIUS System



          2024                                              2024


          108,22                Poin
                                                            ISO/IEC 27001:2013
                                                            Cakupan Sesuai SOA:
          Predikat “Leadership in Corporate Governance”
                                                            The Information Security Management in
          atau Level 5 (Lebih dari 100)
                                                            the Development and Operations of
                                                            JENIUS System
          2023


          99,19              Poin
          Predikat “Very Good”
          atau Level 4 (90-99,99)




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 15
14




     PENGHARGAAN KEBERLANJUTAN
     Komitmen dan inisiatif SMBC Indonesia sepanjang 2025 dalam mengimplementasikan keberlanjutan mendapatkan
     apresiasi dari sejumlah penghargaan. Informasi lengkap terkait penghargaan yang diterima SMBC Indonesia selama
     2025 dapat dilihat di situs resmi SMBC Indonesia yakni https://www.smbci.com/id/berita-media/peristiwa.




                                                                                                                          Tanggal
                                                                                           Institusi Pemberi
      No      Nama Penghargaan                           Kategori                                                       Penghargaan
                                                                                             Penghargaan
                                                                                                                          Diterima

       1    500 Most Outstanding     1. Dini Herdini (Direktur Kepatuhan)           Infobank (Majalah Infobank        16 April 2025
            Women 2025               2. Hanna Tantani (Direktur Keuangan)           edisi April 2025)
                                     3. Merisa Darwis (Direktur Operasional)
                                     4. Ninik Herlani Masli Ridhwan (Komisaris
                                        Independen)

       2    Bank Service Excellence 1. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik   Infobank (Majalah Infobank       8 Mei 2025
            Monitor 2025               layanan surat elektronik (surel) bank dengan edisi Mei 2025) & Marketing
                                       layanan digital tahun 2024-2025               Research Indonesia
                                    2. Peringkat 2 dalam kategori performa terbaik
                                       mobile banking dengan layanan digital tahun
                                       2024-2025
                                    3. Peringkat 3 dalam kategori performa terbaik
                                       chatbot bank dengan layanan digital tahun
                                       2024-2025
                                    4. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik
                                       live chat bank dengan layanan digital tahun
                                       2024-2025
                                    5. Peringkat 4 dalam kategori performa terbaik
                                       media sosial bank dengan layanan digital
                                       tahun 2024-2025
                                    6. Peringkat 3 dalam kategori performa terbaik
                                       call center bank dengan layanan digital tahun
                                       2024-2025
                                    7. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik
                                       website bank dengan layanan digital tahun
                                       2024-2025
                                    8. Peringkat 2 dalam kategori performa terbaik
                                       untuk pembukaan rekening bank melalui
                                       mobile application/mobile browser dengan
                                       layanan digital tahun 2024-2025




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 16
                                                                                                        Integrating Strength for
                                                                                                              Sustainable Growth             15




                                                                                                                           Tanggal
                                                                                            Institusi Pemberi
 No      Nama Penghargaan                              Kategori                                                          Penghargaan
                                                                                              Penghargaan
                                                                                                                           Diterima

  3    Indonesia Regulatory       Sapphire - Best Enterprise in Regulatory           Hukumonline                       9 Mei 2025
       Compliance Awards          Compliance dalam sektor Financial Service
       2025                       (Bank)

  4    CXtraordinary Tech         Jeny Mustopha (Head of Information                 Majalah Marketing & Carre CX      3 Juni 2025
       Executive Award 2025       Technology)
                                  Kategori: Security & Compliance

  5    HR Asia Awards 2025        1. Best Companies to Work for in Asia 2025         HR Asia dan Business Media        20 Juni 2025
                                  2. Most Caring Company Awards 2025                 International
                                  3. Diversity, Equity & Inclusion Awards 2025



  6    HR Excellence Award        1. Predikat “Excellent” dalam kategori Wellbeing   SWA Media Group bersama           16 Juli 2025
       2025                          Management                                      Lembaga Manajemen
                                  2. Predikat “Very Good” dalam kategori             Fakultas Ekonomi dan Bisnis
                                     Learning & Development (L&D)                    Universitas Indonesia (LM
                                  3. Predikat “Very Good” dalam kategori             FEB UI)
                                     Employer Branding and Talent Acquisition

  7    The 16th IICD Corporate 1. Top 50 Big Capitalization Public Listed            Indonesian Institute for          15 September
       Governance Conference      Company                                            Corporate Directorship            2025
       and Award               2. Best Financial Sector dalam kategori Big Cap


  8    PRIMA Awards 2025          Titanium Awards - Best Issuing Bank (All           PT Rintis Sejahtera (RINTIS)      23 Oktober 2025
                                  Features)                                          dan Biro Riset Infobank

  9    Indonesia              Leadership A - Indonesia’s Leader in ESG               Bumi Global Karbon                12 November
       Environmental, Social, Transparency                                           Foundation                        2025
       and Governance (ESG)
       Leadership Awards 2025

  10   Asia Sustainability        Peringkat Platinum                                 National Center for Corporate     28 November
       Reporting Rating                                                              Reporting (NCCR)                  2025
       (ASRRAT) 2025

  11   Top CEO Indonesia          "The Innovative Leader in the Digital Banking      IDNFinancials dan MetroTV         4 Desember
       Awards 2025                Vanguard" diberikan kepada Direktur Utama                                            2025
                                  SMBC Indonesia Henoch Munandar

  12   Investing on Climate by    Best Emission Reduction dan Best Climate           Investing on Climate              5 Desember
       Editors Choice Award       Financing                                                                            2025
       2025

  13   Indeks Integritas Bisnis   INSTAR Verified Company                            Tempo Data Science,                12 Desember
       Lestari (INSTAR) 2025                                                         Transparency International         2025
                                                                                     Indonesia (TII), dan Institute for
                                                                                     Strategic Initiatives (ISI)

  14   Peluncuran Studi           Peringkat “A” sebagai salah satu perusahaan        Foundation for International      16 Desember
       Laporan Keberlanjutan      publik dengan laporan keberlanjutan tahun          Human Rights Reporting            2025
       Perusahaan Publik          2024 terbaik                                       Standards (FIHRRST) dan
       Indonesia Tahun 2024                                                          Moores Rowland

  15   Indonesian Sustainable     1. Predikat Platinum untuk TPB (4.3) Pendidikan    Corporate Forum for CSR           17 Desember
       Development Goals             Berkualitas melalui program “Pemberdayaan       Development (CFCD)                2025
       Awards (ISDA) 2025            Keterampilan dan Kewirausahaan Digital
                                     melalui Program Daya SMBC Indonesia”
                                  2. Predikat Gold untuk TPB (8.3(b)) Pekerjaan
                                     Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui
                                     program Pemberdayaan Masyarakat secara
                                     Digital melalui “daya.id”




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 17
16




     Laporan Keberlanjutan 2025   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 18
                             Integrating Strength for
                                   Sustainable Growth        17




Laporan Keberlanjutan 2025      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 19
18




     Laporan Keberlanjutan 2025   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 20
                                            Integrating Strength for
                                                  Sustainable Growth        19




                             Sambutan
                             Komisaris
                             dan Direktur
                             Utama




Laporan Keberlanjutan 2025                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 21
20




     Sambutan
     Komisaris
     Utama
     [GRI 2-22] [OJK A.1] [SUSBA 1.1.1.5.]


     CHOW YING HOONG
     Komisaris Utama




     Laporan Keberlanjutan 2025              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 22
                                                                                     Integrating Strength for
                                                                                           Sustainable Growth          21




Keberlanjutan bukan sekadar tujuan, melainkan
perjalanan bersama untuk menghadirkan dampak
nyata bagi bumi, masyarakat, dan generasi
mendatang.




Salam sejahtera bagi kita semua,                          Sejalan dengan komitmen global SMBC Group yakni
Dengan penuh rasa syukur, saya mewakili Dewan             mencapai emisi nol bersih (Net Zero Emissions - NZE)
Komisaris menyampaikan sambutan pada laporan              2030 untuk operasional internal, serta emisi nol bersih
keberlanjutan SMBC Indonesia. Kehadiran laporan ini       emisi pembiayaan pada seluruh portfolio pinjaman dan
bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan wujud         investasi pada tahun 2050, SMBC Indonesia menetapkan
nyata dari aspirasi kami dalam mendukung tercapainya      arah kebijakan keberlanjutan yang mendukung tujuan
pembangunan yang berkelanjutan.                           tersebut. Komitmen ini merupakan wujud nyata
                                                          tanggung jawab kami, bukan hanya kepada pemangku
Dewan Komisaris menyadari bahwa dunia saat ini            kepentingan, tetapi juga kepada generasi mendatang.
menghadapi tantangan besar berupa krisis iklim global.
Perubahan iklim membawa dampak yang meluas,
mulai dari risiko fisik yang memengaruhi kehidupan        Untuk mencapainya, kami menempuh berbagai langkah
masyarakat hingga risiko transisi yang memengaruhi        strategis, mulai dari peningkatan efisiensi energi,
arah pembangunan ekonomi dan dunia usaha.                 penerapan prinsip operasional ramah lingkungan, hingga
                                                          mendukung pembiayaan transisi energi dan investasi
Sebagai bagian dari kelompok global Sumitomo              hijau. Komitmen ini juga sejalan dengan inisiatif global
Mitsui Banking Corporation (SMBC), kami memahami          dan target pemerintah Indonesia yang menekankan
bahwa sektor keuangan memiliki peran penting dalam        pentingnya mencapai net zero emission pada
menjawab tantangan ini. Oleh karena itu, SMBC Indonesia   pertengahan abad ini.
memiliki pandangan bahwa keberlanjutan bisnis tidak
hanya ditentukan oleh kinerja keuangan, melainkan         Sebagai bagian dari upaya mewujudkan komitmen
juga sejauh mana kami mampu memberikan kontribusi         tersebut, Dewan Komisaris telah menugaskan Direksi
pada pencapaian tujuan global dalam mengurangi emisi      untuk menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
karbon, mendukung transisi energi, serta memperkuat       (RAKB). Dokumen ini berfungsi sebagai panduan strategis
ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.                  yang komprehensif, berisi langkah-langkah nyata yang
                                                          akan diambil perusahaan dalam jangka pendek dan
                                                          menengah untuk mendukung pencapaian keberlanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 23
22




     Selain penyusunan RAKB, SMBC Indonesia juga berperan         Laporan Keberlanjutan ini. Laporan ini berfungsi sebagai
     aktif mendukung transisi ekonomi melalui penyusunan          sarana komunikasi terbuka kepada seluruh pemangku
     dan implementasi Kebijakan Keberlanjutan. Kebijakan          kepentingan, baik regulator, investor, nasabah, maupun
     ini merupakan wujud nyata keselarasan antara arahan          masyarakat luas.
     regulator, standarisasi Internasional ataupun SMBC
     group dengan strategi bisnis Perusahaan. Kebijakan           Akhir kata, atas nama Dewan Komisaris, saya
     Keberlanjutan dirancang untuk memastikan bahwa               menyampaikan apresiasi kepada Direksi dan seluruh
     setiap keputusan pembiayaan dan investasi yang               jajaran manajemen yang telah bekerja keras mewujudkan
     dilakukan SMBC Indonesia mempertimbangkan aspek              visi keberlanjutan SMBC Indonesia. Terima kasih juga
     keberlanjutan, baik dari sisi risiko maupun peluang.         kepada para nasabah, mitra bisnis, regulator, dan
                                                                  seluruh pemangku kepentingan yang telah memberikan
     Dengan demikian, SMBC Indonesia tidak hanya                  dukungan, masukan, serta kepercayaan kepada SMBC
     menjalankan fungsi intermediasi keuangan, tetapi juga        Indonesia selama ini.
     menjadi katalis perubahan menuju ekonomi hijau, inklusif,
     dan berdaya tahan. Dukungan kami melalui penerapan           Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah perjalanan
     kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan         bersama. Dengan upaya yang kuat, strategi yang jelas,
     sektor-sektor strategis yang berorientasi pada rendah        dan kolaborasi yang erat, SMBC Indonesia akan terus
     karbon, sekaligus membantu Indonesia mencapai target         memainkan peran penting dalam mendukung transisi
     nasional dalam pengurangan emisi dan transisi energi.        menuju masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan
                                                                  berdaya tahan.
     Transparansi dan akuntabilitas merupakan prinsip penting
     dalam tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Dewan    Terima kasih.
     Komisaris juga menugaskan Direksi untuk menyusun




                                                         Hormat Kami,
                                                     Jakarta, 31 Maret 2026




                                                      CHOW YING HOONG
                                                       Komisaris Utama




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 24
                             Integrating Strength for
                                   Sustainable Growth        23




Laporan Keberlanjutan 2025      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 25
24




     Sambutan
     Direktur
     Utama
     [SUSBA 1.1.1.6.]


     HENOCH MUNANDAR
     Direktur Utama




     Laporan  Keberlanjutan2025
      LaporanKeberlanjutan  2025    PT BankKeberlanjutan
                                   Laporan SMBC Indonesia  Tbk
                                                         2025
Page 26
                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                  Sustainable Growth          25




SMBC Indonesia berupaya menjadikan setiap langkah
keberlanjutan hari ini sebagai fondasi bagi masa depan
yang lebih hijau, inklusif, dan bermakna bagi generasi
mendatang.




Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika dan               pinjaman dan investasi pada tahun 2050. Pencapaian
tantangan, kita menyaksikan bagaimana perekonomian               ini tentunya tidak dapat diraih tanpa dukungan dan kerja
nasional bergerak akibat perubahan-perubahan dalam               sama dengan berbagai pihak, termasuk para pemangku
politik, ekonomi dan faktor-faktor global maupun                 kepentingan.
nasional. Di tengah semua tantangan ini, Indonesia tetap
menunjukkan resiliensi, ditopang oleh aktivitas industri         SMBC Indonesia melakukan berbagai inisiatif dan
manufaktur yang terus berkembang, surplus neraca                 program sebagai bentuk dukungan Perusahaan terhadap
perdagangan serta inflasi yang terjaga. Ketangguhan ini          upaya bersama terhadap pencapaian Perjanjian Paris,
turut ditopang oleh kinerja sektor perbankan yang solid          transisi berkeadilan menuju ekonomi rendah karbon,
hingga akhir 2025.                                               target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Indonesia
                                                                 yang sudah diperbaharui atau Enhanced Nationally
Dalam konteks ini, SMBC Indonesia pada tahun 2025                Determined Contribution (ENDC) Indonesia, serta target
menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam                net-zero emisi gas rumah kaca (GRK) Indonesia pada
menyediakan layanan keuangan yang tidak hanya                    2060.
inovatif, tetapi juga bertanggung jawab. Sebagai
sebuah bank dengan jaringan global, SMBC Indonesia               SMBC Indonesia merespons berbagai isu keberlanjutan
memanfaatkan keunggulan reputasi dan jaringan SMBC               melalui inisiatif strategis yang diselaraskan dengan
group untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional               Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) 2024–
yang dilatari semangat #BersamaLebihBermakna untuk               2028. Melalui RAKB, kami menyiapkan langkah strategis
membangun nilai kolaborasi dan menghadirkan dampak               yang terarah untuk memperkuat tata kelola keberlanjutan,
berarti yang lebih luas.                                         mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan
                                                                 usaha, serta memperluas portofolio pembiayaan hijau
                                                                 di berbagai sektor ramah lingkungan. Selain itu kami
KEBIJAKAN MERESPONS TANTANGAN                                    juga memuat rencana implementasi, target, dan inisiatif
IKLIM DAN KEBERLANJUTAN                                          yang kami jalankan, termasuk pengembangan produk
[OJK D.1.a] [SUSBA 1.1.1.1.] [SUSBA 1.1.1.2.] [SUSBA 1.1.1.4.]   keuangan berkelanjutan, peningkatan kapasitas internal,
[SUSBA 1.1.1.5.] [SUSBA 1.1.1.7.]                                serta pengelolaan risiko lingkungan dan sosial
Komitmen SMBC Indonesia terhadap keberlanjutan
diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang sejalan dengan        Dalam rangka mendorong terciptanya ekonomi rendah
upaya mendukung pencapaian komitmen global SMBC                  karbon. SMBC Indonesia berupaya mengambil peran aktif
Group mencapai emisi nol bersih pada tahun 2030 untuk            dengan menyediakan berbagai instrumen pembiayaan
seluruh operasional dan emisi nol bersih pada portofolio




Laporan  Keberlanjutan2025
 LaporanKeberlanjutan  2025                                                                      PT BankKeberlanjutan
                                                                                                Laporan  SMBC Indonesia Tbk
                                                                                                                      2025
Page 27
26




     berbasis keberlanjutan, antara lain Sustainability-Linked   yang berkelanjutan. Kinerja keuangan pada 2025
     Loan, Green Loan dan Social Loan. SMBC Indonesia juga       mencatat perolehan laba bersih konsolidasi yang
     memiliki ESG Deposit yang memberi pilihan investasi         diatribusikan kepada pemilik entitas sebesar Rp506
     ramah lingkungan bagi nasabah dan Reksadana ESG.            miliar. Hasil tersebut terutama dipengaruhi oleh
                                                                 peningkatan provisi kredit di Perusahaan dan di anak
     Untuk memastikan pemenuhan ekspektasi pemangku              perusahaan multifinance dikarenakan adanya tambahan
     kepentingan, SMBC Indonesia secara konsisten                pencadangan kredit sebagai hasil peninjauan portofolio
     menerapkan dan memperbarui berbagai kerangka                yang lebih intensif oleh perusahaan induk di dalam
     kerja serta standar keberlanjutan global dalam praktik      framework     konglomerasi,    yang    mengakibatkan
     pelaporannya. Di tahun 2025, sebagai tahap awal             peningkatan biaya kredit untuk tahun 2025. Cadangan
     persiapan implementasi, Perusahaan secara mandiri           tersebut merupakan respon kehati-hatian terhadap
     telah melakukan analisis kesenjangan atas implementasi      kondisi ekonomi yang melemah pada tahun 2025.
     pengungkapan keberlanjutan yang telah dilaporkan            Selain itu, SMBC Indonesia juga mencatat pendapatan
     pada tahun sebelumnya dengan standar International          bunga bersih konsolidasi sebesar Rp15.911 miliar,
     Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2, sebelum     meningkat 5%, serta pendapatan operasional konsolidasi
     akan dilakukan analisis kesenjangan oleh pihak ketiga di    meningkat sebesar 6% dengan jumlah mencapai
     tahun 2026.                                                 Rp18.439 miliar. Hasil tersebut menegaskan kapasitas
                                                                 perusahaan untuk tetap unggul dan kompetitif meski
                                                                 menghadapi kondisi pasar yang dinamis dan penuh
     PENERAPAN KEUANGAN                                          tantangan.
     BERKELANJUTAN
     [OJK D.1.b]                                                 Sebagai     wujud     konsistensi    terhadap   agenda
     Sebagai bentuk komitmen dalam menerapkan                    keberlanjutan, SMBC Indonesia memperluas dukungan
     keberlanjutan secara terintegrasi, pada tahun 2025          pembiayaan pada proyek-proyek hijau. Pendanaan untuk
     SMBC Indonesia melakukan penguatan struktur tata            sektor Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)
     kelola keberlanjutan dengan menempatkan Komite              menunjukkan pertumbuhan, dengan total pembiayaan
     Keberlanjutan di bawah koordinasi Wakil Direktur Utama.     mencapai Rp7,64 triliun, atau naik sekitar 1,6% dari
     Langkah ini bertujuan untuk memastikan arah strategis,      tahun sebelumnya. Di sisi lain, produk ESG deposit
     efektivitas pengambilan Keputusan, serta konsistensi        sebagai alternatif investasi yang selaras dengan prinsip
     implementasi keuangan berkelanjutan secara bankwide.        keberlanjutan bagi para nasabah mencapai 66,85 miliar
                                                                 atau naik 28% dibandingkan tahun sebelumnya, sebesar
     Penguatan tata kelola tersebtu didukung dengan              Rp52,4 miliar. SMBC Indonesia menyalurkan pembiayaan
     pembentukan Divisi Sustainable Business Strategy            di sektor UMKM sebesar Rp10,19 triliun.
     sebagai fungsi khusus yang bertanggung jawab dalam
     merumuskan strategi, mengkoordinasikan inisiatif, serta     KINERJA DI BIDANG SOSIAL
     memastikan agenda keberlanjutan terintegrasi ke dalam       SMBC Indonesia pada tahun 2025 telah melaksanakan
     seluruh Line of Business (LOB) dan fungsi pendukung.        program literasi keuangan secara luring bagi lebih dari 31
                                                                 juta orang yang terdiri dari pelajar/mahasiswa, karyawan,
     Komite Keberlanjutan berperan dalam menetapkan              penyandang disabilitas, pensiunan, pelaku UMKM dan
     strategi, kebijakan, dan target keuangan berkelanjutan,     masyarakat umum. Sementara pemberdayaan daring
     sekaligus melakukan pengawasan, evaluasi, dan               melalui website “daya.id” berhasil menjangkau lebih dari
     pemberian       rekomendasi    atas   implementasinya.      2,5 juta pengunjung.
     Dengan struktur ini, prinsip keberlanjutan diharapkan
     terinternalisasi secara menyeluruh dan menjadi bagian       Pada periode pelaporan, dukungan SMBC Indonesia
     dari proses pengambilan Keputusan bisnis SMBC               terhadap pengembangan UMKM juga terus diperkuat
     Indonesia.                                                  melalui pengembangan program yang bertujuan
                                                                 meningkatkan kapasitas UMKM, khususnya dalam
     KINERJA DI BIDANG EKONOMI                                   pemanfaatan teknologi digital. Tujuannya agar mereka
     Sepanjang tahun pelaporan, SMBC Indonesia mampu             dapat meningkatkan akses pasar di pasar global.
     menunjukkan performa yang baik melalui pengelolaan          Program tersebut antara lain penyelenggaraan seminar
     operasional yang efisien dan terobosan layanan              pemanfaatan teknologi Artificial Intelegence (AI), melalui
                                                                 kemitraan dengan komunitas pengusaha UMKM.



     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 28
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth           27




SMBC Indonesia juga sukses mempromosikan                     mencatat penurunan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 sebesar
produk UMKM Indonesia ke manca negara pada                   1.131,96 ton CO₂e dari tahun pelaporan sebelumnya.
event     Amsterdam Coffee Festival 2025 dengan              Setelah disesuaikan dengan penggunaan REC yang
memperkenalkan tiga produk UMKM kopi lokal ke                tercatat sebesar 836,07 ton CO2e.
peminat kopi dunia. Tahun 2025, kami bangga telah
menjadi bagian dari keberhasilan dua UMKM yang meraih        Selain itu di tahun 2025, program “BerDaya Untuk Bumi”
penghargaan Sustainability Report Competition 2025,          tetap menjadi program yang dinanti para karyawan
yang diselenggarakan oleh Erasmus Eco Green Project.         dan nasabah, dimana aktivitas diikuti oleh 411 karyawan
Dalam ajang ini, SMBC Indonesia mengikutsertakan 2           dari SMBC Indonesia, OTO, SOF dan BTPNS. Program
nasabah UMKM binaan sebagai bentuk komitmen dan              ini didukung oleh SMBC Group dan telah berhasil
dukungan dalam mendorong implementasi praktik                mengkonversi langkah sehat peserta program menjadi
operasional berkelanjutan, yang tidak hanya di internal      penanaman 1.971 pohon. Selain memberikan manfaat
perusahaan tapi juga bagi nasabah sebagai mitra              bagi kelestarian lingkungan, program ini juga mendorong
strategis kami.                                              gaya hidup sehat dan partisipasi aktif seluruh pemangku
                                                             kepentingan. SMBC Indonesia juga berkomitmen untuk
SMBC Indonesia turut mempromosikan peran aktif               terus mengurangi emisi dalam operasional melalui
karyawan dan masyarakat dalam mendukung program              berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengurangan jejak
keberlanjutan melalui program kerelawanan atau               karbon.
Sahabat Daya. Sepanjang 2025, berhasil terselenggara
56 program Sahabat Daya dan diikuti oleh 1.213 peserta
dengan penerima manfaat tercatat sebanyak 2.204              KOLABORASI UNTUK
orang. Partisipasi ini mencakup keterlibatan aktif Jajaran   KEBERLANJUTAN
Direksi dan Manajemen SMBC Indonesia (100%), yang            Pada tahun 2025, SMBC Indonesia memperkuat
menunjukkan kuatnya komitmen kepemimpinan                    kepemimpinan          dalam    implementasi       keuangan
perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan           berkelanjutan dengan aktif berpartisipasi dalam berbagai
melalui inisiatif Sahabat Daya.                              forum diskusi dan edukasi yang diselenggarakan oleh
                                                             lembaga lintas sektor seperti OJK, Otoritas Bursa Saham
Selanjutnya,     dalam       rangka      meningkatkan        Indonesia (IDX), Indonesia Sustainable Finance Initiative
kapasitas karyawan,     SMBC Indonesia juga telah            (IKBI), International Finance Corporation (IFC) dan lain-lain.
menyelenggarakan program pelatihan yang ikuti oleh
6.127 karyawan dengan rata-rata jam pelatihan karyawan       Partisipasi ini membuktikan dukungan kuat SMBC
mencapai 38 jam. Sementara, dalam rangka peningkatan         Indonesia dalam upaya akselerasi dan implementasi
dan     pengembangan      kompetensi      berkelanjutan,     keuangan berkelanjutan di berbagai sektor untuk
karyawan SMBC juga telah mengikuti sebanyak 72 sesi          mempercepat pertumbuhan industri yang ramah
pelatihan dengan berbagai topik terkait implementasi         lingkungan, memperkuat kontribusi pada aspek sosial
keuangan berkelanjutan yang diselenggarakan baik oleh        yang mendukung pembangunan berkelanjutan, serta
internal maupun pihak eksternal.                             memperluas pemahaman publik terhadap pentingnya
                                                             inovasi produk keuangan hijau dan inklusif.
KINERJA DI BIDANG LINGKUNGAN
Sebagai bagian dari dukungan SMBC Indonesia dalam
menurunkan emisi GRK Cakupan 1 dan 2 dari kegiatan           PENGHARGAAN
operasional, pemanfaatan energi terbarukan menjadi           Sepanjang tahun 2025, SMBC Indonesia memperoleh
salah satu strategi kunci yang terus dikembangkan.           berbagai penghargaan di bidang keberlanjutan sebagai
Inisiatif utama yang telah dijalankan mencakup               pengakuan atas konsistensi dan komitmen Perusahaan
pemasangan panel surya di kantor cabang Gunung               dalam mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan
Sahari, yang mulai terpasang efektif sejak 2024, serta       tata kelola dalam strategi bisnis Perseroan. Salah satunya
pembelian Renewable Energy Certificate (REC) sebagai         adalah SMBC Indonesia dianugerahi Investing on Climate
bentuk dukungan terhadap penggunaan energi rendah            Editors’ Choice Award 2025 atas peran aktif dalam
karbon. Hingga akhir tahun 2025, melalui implementasi        mitigasi perubahan iklim melalui inisiatif dan investasi
berbagai inisiatif tersebut, SMBC Indonesia berhasil         berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 29
28




     Berbagai program pemberdayaan yang diselenggarakan           pembiayaan dan investasi pada tahun 2050. Penetapan
     SMBC Indonesia melalui program Daya juga berhasil meraih     target penurunan emisi secara kuantitatif masih dalam
     penghargaan dari Indonesian Sustainable Development          proses kajian internal dan akan dikembangkan secara
     Goals Awards (ISDA) 2025 atas kontribusi nyata program       bertahap sejalan dengan integrasi manajemen risiko iklim
     tanggung jawab sosial dan lingkungan yang selaras            dalam kegiatan usaha SMBC Indonesia. Melalui upaya
     dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan           tersebut, SMBC Indonesia meneguhkan perannya dalam
     (TPB). Selain itu, SMBC Indonesia mendapatkan status         menciptakan praktik keuangan yang lebih bertanggung
     ‘Verified’ dengan skor 85,68 dari Indeks Integritas Bisnis   jawab, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan bagi
     Lestari (INSTAR) 2025. Penghargaan-penghargaan ini           seluruh pemangku kepentingan.
     bukan sekadar capaian, melainkan peneguhan upaya
     SMBC Indonesia untuk terus memperkuat praktik bisnis         SMBC Indonesia juga melakukan uji coba Climate
     yang bertanggung jawab, transparan, dan berdampak            Risk Management and Scenario Analysis (CRMS)
     positif bagi masyarakat, lingkungan, serta perekonomian      sesuai pedoman Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk
     nasional.                                                    memperkuat ketahanan iklim.

                                                                  SMBC Indonesia memastikan bahwa pengawasan
     STRATEGI PENCAPAIAN TARGET                                   terhadap isu keberlanjutan, berada di tingkat Dewan
     [OJK D.1.c] [OJK E.5]                                        Komisaris dan Direksi. Upaya ini tercermin melalui
     SMBC Indonesia menyadari bahwa perubahan iklim               penetapan strategi keberlanjutan, peninjauan kinerja
     menimbulkan risiko signifikan, termasuk risiko air           keberlanjutan secara berkala, serta keterlibatan aktif
     seperti banjir, kelangkaan, dan pencemaran, yang dapat       dalam memastikan kebijakan, target, dan inisiatif
     memengaruhi aktivitas nasabah, terutama di Indonesia         keberlanjutan terintegrasi dalam rencana bisnis
     yang rentan terhadap banjir dan gempa. Selain itu,           Perusahaan. Dengan demikian, pengawasan di tingkat
     SMBC Indonesia mengakui bahwa degradasi lingkungan           dewan memberikan arah strategis yang jelas sekaligus
     membawa risiko sosial dan ekonomi, termasuk gangguan         memastikan bahwa aspek keberlanjutan menjadi bagian
     terhadap mata pencaharian, meningkatnya biaya                tak terpisahkan dari tata kelola perusahaan. [SUSBA 1.1.1.3]
     operasional, serta berkurangnya ketahanan ekosistem          [SUSBA 1.4.1.1]
     yang mendukung aktivitas bisnis.

     SMBC Indonesia mengelola risiko ini melalui identifikasi,    TANTANGAN DAN PELUANG
     penilaian, dan integrasi aspek iklim dalam proses bisnis     [OJK E.5]
     dan pembiayaan, guna mendukung ketahanan nasabah             Kami memahami bahwa penerapan prinsip-prinsip
     sekaligus mendorong transisi menuju ekonomi rendah           keberlanjutan menghadirkan sejumlah tantangan yang
     karbon. Hal ini diharapkan dapat menjaga stabilitas jangka   perlu dikelola secara terukur. Tidak hanya dipicu oleh
     panjang bagi nasabah dan masyarakat.                         perubahan iklim, tapi keragaman serta kompleksitas
     [SUSBA 1.2.1.10] [SUSBA 1.1.1.6]                             regulasi, dan kebutuhan untuk mengintegrasikan
                                                                  aspek keberlanjutan ke dalam seluruh proses bisnis
     Dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan,            turut menjadi faktor strategis yang juga meningkatkan
     SMBC Indonesia secara konsisten mengelola risiko yang        tantangan dalam implementasi keberlanjutan.
     berkaitan dengan aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial,
     termasuk risiko yang dipicu oleh perubahan iklim. Sejalan    Dari perspektif implementasi keuangan berkelanjutan,
     dengan itu, Perusahaan juga memastikan penerapan             SMBC Indonesia menilai pemahaman mengenai peran
     Manajemen Risiko Lingkungan dan Sosial secara                keberlanjutan bagi sektor usaha di kalangan nasabah
     komprehensif untuk mengidentifikasi area-area berisiko       masih perlu ditingkatkan agar pelaku usaha dapat melihat
     yang dapat memengaruhi kinerja operasional maupun            manfaat jangka panjang dari keterlibatan dalam berbagai
     reputasi Perusahaan, serta mengelolanya secara tepat         program dan inisiatif hijau. Upaya menjaga kualitas data
     sesuai karakteristik risikonya.                              dan memastikan proyek hijau benar-benar memberikan
                                                                  dampak positif juga menjadi bagian penting dari
     SMBC Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian              komitmen kolektif untuk mempertahankan kredibilitas
     target Net Zero Emission (NZE), SMBC Group untuk             pembiayaan berkelanjutan.
     aktivitas operasional pada tahun 2030 dan portofolio




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 30
                                                                                          Integrating Strength for
                                                                                                Sustainable Growth         29




Untuk menjawab tantangan tersebut, SMBC Indonesia              waktu lebih panjang untuk bertransisi, terutama yang
mengambil berbagai langkah strategis, seperti                  masih bergantung pada energi fosil, namun perubahan
menawarkan akses lebih mudah ke fasilitas pembiayaan           menuju praktik yang lebih berkelanjutan tetap berjalan
bagi perusahaan yang serius meningkatkan kinerja               secara bertahap.
keberlanjutan. Dan sebagai tanggung jawab SMBC
Indonesia aktif memberikan edukasi dan pendampingan            Dengan meningkatnya kolaborasi dan kesadaran
bagi nasabah agar melihat keberlanjutan sebagai peluang        bahwa keberlanjutan membuka ruang bagi peluang
bisnis jangka panjang, bukan sekadar kewajiban. Selain         pertumbuhan, serta dukungan regulasi nasional seperti
itu, SMBC Indonesia memanfaatkan jaringan global SMBC          Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia dari OJK
Group untuk membawa praktik keberlanjutan terbaik              dan berbagai kebijakan keberlanjutan, serta selaras
internasional ke Indonesia, dengan memperkuat regulasi         dengan komitmen internasional menuju Indonesia net
serta mendorong kolaborasi dengan regulator, asosiasi,         zero 2060, Kami meyakini ekosistem pembiayaan
dan lembaga riset agar tercipta ekosistem keuangan             berkelanjutan akan semakin berkembang dan
berkelanjutan yang lebih kuat dan konsisten.                   memberikan ruang ekspansi yang lebih luas. Dengan
                                                               memanfaatkan peluang ini, SMBC Indonesia bertekad
Di tengah upaya merespon tantangan yang ada, SMBC              memperkuat perannya sebagai katalis dalam mendorong
Indonesia melihat pembangunan keuangan berkelanjutan           transformasi ekonomi yang lebih inklusif, inovatif, dan
membuka peluang strategis bagi sektor perbankan.               berkelanjutan.
Kebutuhan pembiayaan yang terus meningkat untuk
energi terbarukan, infrastruktur hijau, transportasi rendah
emisi, dan pengelolaan limbah mendorong lahirnya               PENUTUP
berbagai inovasi produk keuangan yang lebih ramah              Akhir kata, atas nama Direksi, saya menyampaikan
lingkungan.                                                    apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan-
                                                               nasabah, regulator, mitra bisnis, karyawan, serta
SMBC Indonesia juga melihat peluang besar seiring              masyarakat-yang telah bersama-sama mendukung
berkembangnya tren ekonomi hijau. Pembiayaan                   perjalanan keberlanjutan SMBC Indonesia. Kami percaya
berkelanjutan dan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan        bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama.
(KKUB) menjadi area strategis yang tidak hanya                 Mari kita terus melangkah maju, mempercepat transisi
mendukung transisi ekonomi ramah lingkungan, tetapi            menuju masa depan yang lebih hijau, adil, dan berdaya
juga mendorong pertumbuhan bisnis yang lebih kuat              tahan, demi kesejahteraan generasi sekarang dan
dan berdaya saing. Sebagian industri masih memerlukan          mendatang.




                                                      Hormat Kami,
                                                  Jakarta, 31 Maret 2026




                                                  HENOCH MUNANDAR
                                                    Direktur Utama




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 31
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keberlanjutan 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Keberlanjutan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.

Jakarta, 31 Maret 2026




                                       DEWAN KOMISARIS




                                         Chow Ying Hoong
                                            Komisaris Utama




Takeshi Kimoto                    Ninik Herlani Masli Ridhwan                   Onny Widjanarko
    Komisaris                           Komisaris Independen                    Komisaris Independen




    Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono                        Marita Alisjahbana
                Komisaris Independen                           Komisaris Independen
Page 32
                                      DIREKSI




                                   Henoch Munandar
                                     Direktur Utama




                 Jun Saito                            Michellina Laksmi Triwardhany
            Wakil Direktur Utama                            Wakil Direktur Utama




  Dini Herdini                       Atsushi Hino                                  Yuki Terayama
Direktur Kepatuhan                      Direktur                                      Direktur




              Merisa Darwis                                  Hanna Tantani
                     Direktur                                     Direktur
Page 33
32




     Laporan Keberlanjutan 2025   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 34
                                                       Integrating Strength for
                                                             Sustainable Growth         33




                             Tentang
                             SMBC Indonesia
                             Di tengah dinamika global,
                             komitmen SMBC Indonesia
                             tetap sama, menghadirkan
                             layanan keuangan yang
                             andal, sesuai kebutuhan
                             masyarakat dan berorientasi
                             pada keberlanjutan untuk
                             mendukung pembangunan
                             Indonesia yang inklusif.




Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 35
34




            PROFIL PERUSAHAAN

                                                                               Nama Perusahaan
                                                                               [GRI 2-1]
                                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk



                                                   Bidang Usaha
                                                   [GRI 2-6]
                                                   Layanan perbankan



                            Izin Usaha
                            [GRI 2-6] [OJK C.4]
                            •   Izin usaha bank umum
                            •   Izin kegiatan usaha sebagai bank
                                devisa
                            •   Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
                                (BEI) pada tanggal 12 Maret 2008
                                dengan kode saham BTPN


                        Produk
                        [GRI 2-6] [OJK C.4]
                        •   Produk penghimpunan dana
                            (funding)
                        •   Produk pembiayaan
                            (financing)



Dasar Hukum Pendirian
[GRI 2-1]
•    Akta Notaris No. 21 tanggal 6 Oktober 1959
     dari Notaris Noezar S.H
•    Akta Notaris No. 203 tanggal 31 Mei 1960 dari                                                                     03
                                                                                                                                     04
     Notaris Noezar S.H
•     Akta Notaris No. 53 tertanggal 7 November                                                                   02
     1960 dari Notaris Noezar S.H
•    Berita Negara No.13, tambahan No. 5,
     tertanggal 14 Februari 1961
•    Akta Notaris No. 31 tanggal 16 Februari                                                                                    Kepemilikan
     1985 dari Notaris Komar Andasasmita, S.H.                                                                                 [GRI 2-1] [OJK C.3.C]
     sebagaimana diubah dengan akta notaris No.
     12 tanggal 13 Juli 1985 dari Notaris Dedeh                                                                             01. Sumitomo Mitsui Banking
     Ramdah Sukarna, S.H                                                                                                        Corporation (91,05%)
                                                                                                                            02. PT Bank Central Asia Tbk
                                           Tanggal Pendirian
                                           [OJK B.1]                                       05                                   (1,03%)*

                                           5 Februari 1958                                               01                 03. PT Bank Negara Indonesia
                                                                                                                                (Persero) Tbk (0,11%)**
                                                                                                                            04. Publik (7,81%)




            *   Memenuhi ketentuan PP No.29 tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum dan merupakan saham hasil konversi karena
                Penggabungan Usaha dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
            ** Saham hasil konversi karena Penggabungan Usaha dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia




            Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 36
                                                                                Integrating Strength for
                                                                                      Sustainable Growth                  35




                             Alamat Kantor Pusat
                             [GRI 2-1] [OJK C.2] [OJK C.3.c]
                             Menara SMBC, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav 5.5-5.6, Jakarta
                             Selatan 12950, Indonesia
                             Telp: (62 21) 300 26 200
                             Fax: (62 21) 300 26 309
                             Web: www.smbci.com
                             Linkedin: PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                             Email: info@smbci.com




                                                     Entitas Usaha
                                                     [GRI 2-2]
                                                     Seluruh informasi yang tertera dalam laporan ini
                                                     merupakan milik SMBC Indonesia, baik di kantor pusat
                                                     maupun kantor wilayah, dan tanpa melibatkan entitas
                                                     anak, kecuali bila dinyatakan secara khusus di bagian
                                                     tertentu. Data keuangan konsolidasi yang diaudit
                                                     mencakup 3 anak perusahaan kecuali PT BTPN Syariah
                                                     Ventura.



                                                          Kepemilikan Saham


                                                                    70%                              51%
                                                            PT Bank BTPN Syariah Tbk            PT Oto Multiartha
                                                                 (BTPN Syariah)                      (OTO)




                                                                                                      1%
                                                                    51%                     PT BTPN Syariah Ventura
                                                             PT Summit Oto Finance         *Kepemilikan tidak langsung
                                                                    (SOF)                  melalui PT Bank BTPN Syariah
                                                                                                Tbk sebesar 69,3%




                                                                    Perubahan Signifikan
                                                                    [GRI 2-6] [OJK C.6]
                                                                    Dalam tahun pelaporan tidak terdapat
                                                                    perubahan signifikan dalam organisasi.




                                                      Rating Perusahaan
                                                      •    AAA (Idn), Outlook Stabil (Jangka Panjang) –
                                                           PT Fitch Ratings Indonesia
                                                      •    F1+ (idn) (Jangka Pendek) – PT Fitch Ratings
                                                           Indonesia
                                                      •    idAAA (Triple A, Outlook Stabil) – PT
                                                           Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)




Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 37
36




     WILAYAH OPERASIONAL DAN JARINGAN LAYANAN
     [GRI 2-1] [OJK C.3.d]




                                                                                                                              Kalimantan Timur
                             Sumatera Utara                                                                                   2 KC
                             1 Kanwil
                             4 KC
                             10 KCP

                                                                           Kepulauan
                                      Sumatera Barat                       Riau
                                      2 KC                                 1 KC         9             Kalimantan Barat
                                      3 KCP                                1 KCP                      1 KC
                                                                                                      2 KCP
                                                   Riau                                                                                                      25
                    8                              1 KC
                                                   1 KCP

                                        11                       Jambi                                                                            Kalimantan Utara
                                                                 1 KC                                                                             1 KCP              10
                                                                 2 KCP
                                                                          Sumatera Selatan
                               18                                         1 Kanwil
                                                                          1 KC
                                                                          5 KCP
                                                                                                       23
                                                   19
                                                                              Kepulauan Bangka
                                                                              Belitung
                                                                              1 KCP


                                                                               21
                                              20
                                                                                                                     13
                                                            12
                                                                                                                                                 14
                                                                                                                 Kalimantan
                                        Bengkulu                                                                 Tengah
                                        1 KC                                                                     1 KC             Kalimantan
                                        2 KCP
                                                                     22                                          3 KCP            Selatan
                                                                                                                                  1 KC
                                                                                                                                  3 KCP
                                                                                    1

                                                           Lampung           5                               3
                                                           1 KC                          2
                                                           2 KCP
                                                                                                         6                    4
                                                                                                                                                   7

                                                                          Banten
                                                                          1 KC                      DI Yogyakarta         Jawa Timur
                                                                          5 KCP                     1 KC                  2 Kanwil
                                                                                                    2 KCP                 7 KC                            26
                                                                                                                          34 KCP
                                                                              DKI Jakarta           Jawa Tengah
                                                                                                    2 Kanwil              Bali
                                                                              1 KPO                                       1 KC
                                                                              1 Kanwil              6 KC
                                                                              5 KC                  23 KCP
                                                                              12 KCP
                                                                                       Jawa Barat                Nusa Tenggara
                                                                                       1 Kanwil                  Barat
                                                                                       9 KC                      1 KC
                                                                                       19 KCP                    4 KCP


     Keterangan
     - Kanwil : Kantor Wilayah
     - KC     : Kantor Cabang
     - KCP : Kantor Cabang Pembantu

     Selain Kanwil, KC, dan KCP, SMBC Indonesia juga memiliki ATM Universal.
     Data lengkap dapat dilihat pada website resmi SMBC Indonesia: https://www.smbci.com/Onebranch/one--branch_-
     smbc--indonesia-compressed.pdf [OJK C.2]




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 38
                                                                                                     Integrating Strength for
                                                                                                           Sustainable Growth        37




               Di seluruh wilayah Indonesia SMBC Indonesia melayani nasabah individu, korporasi UMKM dan lainnya melalui,
               Kantor Wilayah (Kanwil), Kantor Cabang (KC), Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan ATM.




                 Gorontalo      Sulawesi
                 1 KCP          Utara
                                1 KC
                                5 KCP
                                                              Maluku
                                                         32   Utara
                                                              1 KC
                    30           15


                                 Sulawesi
                                 Tengah
                     29          1 KC
                                 2 KCP


                                                                                                                 Papua
                                                                                                                 1 KC    17

28                                                            31

                                 Sulawesi
                     24          Tenggara
                                                           Maluku
                                 1 KC
                                                           1 KC
                                 1 KCP

 16

      Sulawesi
      Barat
      3 KCP          Sulawesi
                     Selatan
                     1 Kanwil
                     2 KC
                     12 KCP




                 Nusa
      27         Tenggara
                 Timur
                 1 KC
                 5 KCP




           Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 39
38




     KEANGGOTAAN ASOSIASI
     [GRI 2-28] [OJK C.5]




                                           Nama                                                                Status                                 Skala
                                         Organisasi                                                         Keanggotaan                             Organisasi

      Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)                                                      Anggota                                               Nasional


      Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                                          Anggota                                               Nasional


      Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)                                    Anggota                                               Nasional


      Filantropi Indonesia                                                                 Anggota                                               Nasional


      Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)                                Anggota Bidang Regulasi dan Kebijakan                 Nasional


      Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE)                           Founder/promotor                                      Nasional


      Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA)                                    Direktur Kepatuhan dan Corporate                      Nasional
                                                                                           Secretary sebagai anggota

      Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)                                                 Anggota                                               Nasional


      Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP)                              Anggota                                               Nasional


      Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA)                              Anggota                                               Nasional




     SKALA PERUSAHAAN
     [GRI 2-6] [OJK C.3]
                                        Keterangan                                                  2025                     2024                      2023

      Jumlah Karyawan                                                                               6.139                    6.491                    6.636

      Total Pendapatan Operasional - Bersih* (Rp Miliar)                                           323,91                    4.104                     3.461
      [OJK B.1.b]

      Modal Dasar* (Rp Miliar)                                                                      300                       300                      300

      Modal Ditempatkan* (Rp Miliar)                                                                 213                      213                       163

      Total Kapitalisasi (Rp Miliar) [OJK C.3.a]

       · Dana Pihak ke 3                                                                          119.502                   110.423                  96.056

       · Pinjaman yang Diterima                                                                    29.793                   40.516                   34.284

       · Ekuitas                                                                                  43.054                    42.215                    33.731

       · Asset Total                                                                              205.616                  202.543                   181.241

      Total Kewajiban (Liabilitas)* (Rp Miliar)                                                   192.392                  186.350                   160.165

      Jumlah jaringan kantor                                                                    231 kantor                252 kantor               266 kantor
                                                                                                 208 ATM                   217 ATM                  214 ATM

      Jumlah Produk Penghimpunan Dana [OJK B.1.a]                                                     19                       20                        13

      Jumlah Produk Pembiayaan [OJK B.1.a]                                                            14                       20                        17

      Jumlah Jasa/Layanan [OJK B.1.a]                                                                 87                       26                       26
     Catatan:
     * Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), PT Summit
     Oto Finance (SOF).


     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 40
                             Integrating Strength for
                                   Sustainable Growth        39




Laporan Keberlanjutan 2025      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 41
40




     PERJALANAN KEBERLANJUTAN SMBC INDONESIA




                                     2024

                    •   SMBC Indonesia terpilih untuk mengikuti tahap       •       Menanam 1.500 pohon bekerja sama dengan Bakti
                        uji coba Climate Risk Management and Scenario               Lingkungan Djarum Foundation di Kudus, Jawa
                        Analysis (CRMS) yang diselenggarakan oleh OJK               Tengah
                    •   Membentuk unit kerja Sustainable Business           •       Melakukan instalasi panel surya pada cabang
                        Strategy untuk memonitor kinerja keuangan                   Gunung Sahari, Jakarta
                        berkelanjutan                                       •       Melakukan pembelian Renewable Energy
                    •   Menyusun prosedur penilaian risiko lingkungan dan           Certificate (REC)
                        sosial                                              •       Membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik
                    •   Memberikan pelatihan Keberlanjutan mengenai                 (SPKL) di Kantor Cabang Surabaya Diponegoro,
                        emisi GRK kepada pemasok                                    Jawa Timur




                                             2023

                    •   Menerbitkan RAKB 2024-2028                          •       Meluncurkan produk ESG Deposit
                    •   Menjalin kerja sama dengan IFC untuk kesepakatan    •       Menerbitkan Kebijakan Keberlanjutan
                        obligasi sosial dan hijau untuk memperkuat aksi     •       Menerbitkan Prosedur Pinjaman Berbasis LST
                        iklim dan mendorong pembangunan inklusif di         •       Peningkatan kapasitas seluruh karyawan tentang
                        Indonesia dengan nilai investasi sebesar USD 500            keberlanjutan melalui penerapan modul pelatihan
                        juta                                                        daring
                    •   Melakukan penghitungan emisi GRK cakupan 3          •       Memberikan pelatihan keberlanjutan mengenai
                        emisi pembiayaan                                            implementasi HAM dan Anti-Fraud Management
                    •   Menyusun laporan taksonomi hijau melalui aplikasi           kepada pemasok
                        APOLO (untuk 450 debitur terbaik)                   •       Penanaman 625 pohon mangrove




                                               2018                                           2019

                                  Menerbitkan RAKB 2019-2023
                                                                                •   Memberikan pembiayaan kepada Women-Owned
                                                                                    MSME, Green Loan dan SCF Loan
                                                                                •   Penandatanganan kerja sama dengan IFC senilai
                                                                                    USD 150 juta
                                                                                •   Melakukan perhitungan emisi Cakupan 1, Cakupan
                                                                                    2 dan Cakupan 3 (Kategori 6 - Perjalanan Dinas)
                                                                                •   Menyelenggarakan employee engagement survey




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 42
                                                                                                       Empowering
                                                                                                         Integratingthe
                                                                                                                      Strength
                                                                                                                        Transition
                                                                                                                                for
                                                                                                            to aSustainable
                                                                                                                 SustainableGrowth
                                                                                                                             Future          41




                             2025

    •        Restrukturisasi Tata Kelola Keberlanjutan di mana Komite       •   Penanaman pohon sebanyak 1.971 pohon
             Keberlanjutan diketuai oleh Wakil Direktur Utama dan           •   Melaksanakan seminar vendor dengan tema pengelolaan
             beranggotakan para direktur dan senior manajemen dari              ketenagakerjaan berkelanjutan
             lini bisnis dan direktorat yang terkait dengan aktivitas       •   Melakukan riset implementasi keberlanjutan vendor
             keberlanjutan                                                      SMBC Indonesia untuk memetakan pemahaman dan
    •        Pembentukan Divisi Sustainability Business Strategy                implementasi prinsip keberlanjutan dalam operasional
             sebagai unit khusus yang membantu pelaksanaan tugas            •   Melakukan pembelian Renewable Energy Certificate
             Komite Keberlanjutan untuk memastikan pelaksanaan                  (REC)
             agenda keberlanjutan oleh masing-masing Line of                •   SMBC Indonesia menyusun rencana pembelian karbon
             Business (LOB) dan fungsi pendukung yang relevan                   kredit melalui Bursa Karbon Indonesia
                                                                            •   Membentuk Divisi Anti Financial Crime (AFC)




                                     2022

        •     Membentuk Komite Keberlanjutan                            •   Melakukan pelaporan taksonomi hijau untuk 350
        •     Membentuk unit kerja Sustainable Program                      debitur teratas
              Development                                               •   Memberikan pelatihan Keberlanjutan mengenai
        •     Mempunyai komitmen untuk mendukung SMBC                       peluang bisnis berkelanjutan kepada pemasok
              Group terhadap emisi nol bersih 2030 untuk
              kegiatan operasional dan 2050 untuk target emisi
              nol bersih portofolio pinjaman dan investasi




                    2020                                                                     2021

                                                                                •   Mendapatkan penghargaan Platinum Rating
•           Mendapatkan penghargaan Gold Rating dalam
                                                                                    dalam The Asia Sustainability Reporting Rating
            The Asia Sustainability Reporting Rating dari
                                                                                    (ASRRAT)
            National Center for Sustainability Reporting
                                                                                •   Mengembangkan prosedur Laporan Keuangan
•           Melakukan penilaian mandiri mengenai aspek
                                                                                    Berkelanjutan
            keberlanjutan menggunakan metode Gender
                                                                                •   Melakukan penilaian mandiri mengenai
            Equality Assessment, Results and Strategies
                                                                                    kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan
            (GEARS)
                                                                                    Lingkungan (TJSL) berdasarkan ISO 26000




    Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                  PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 43
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
42               Iklim




     Laporan Keberlanjutan 2025                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 44
                                                      Integrating
                                                    Integrating   Strength
                                                                Strength  forfor
                                                            Sustainable
                                                          Sustainable   Growth
                                                                      Growth
                                                                                       43




                             Inisiatif
                             Keberlanjutan
                             dan Iklim
                             SMBC Indonesia berkomitmen
                             untuk menghadirkan
                             nilai jangka panjang
                             melalui penerapan praktik
                             keberlanjutan dan aksi
                             iklim, dengan mengurangi
                             dampak lingkungan,
                             mendukung transisi menuju
                             ekonomi rendah karbon,
                             serta menciptakan manfaat
                             nyata bagi masyarakat dan
                             pemangku kepentingan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 45
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
44               Iklim




     SMBC Indonesia meyakini bahwa keberlanjutan sejati               Komite Keberlanjutan, membentuk Divisi Sustainable
     harus bersifat inklusif, di mana manfaat dari pembangunan        Business Strategy, melakukan review aspek lingkungan
     berkelanjutan dapat diakses dan dirasakan secara                 dan sosial terhadap pembiayaan, serta menerapkan
     merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Berlandaskan             pengawasan dan evaluasi kinerja melalui pemantauan
     prinsip ini, SMBC Indonesia memfokuskan strategi pada            implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
     pengurangan jejak karbon, peningkatan efisiensi energi,          (RAKB). Selain itu, SMBC Indonesia juga menerapkan three
     serta penanaman prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata             lines of defense di mana unit bisnis terkait, manajemen
     Kelola (LST) secara mendalam di seluruh lini operasional.        risiko, dan audit internal berfungsi sebagai kerangka tata
                                                                      kelola yang memastikan akuntabilitas penerapan praktik
     Komitmen tersebut diwujudkan melalui peran SMBC                  keberlanjutan agar berjalan efektif dan terukur.
     Indonesia sebagai lembaga keuangan dalam mendukung               [SUSBA 1.4.1.4]
     pembiayaan yang bertanggung jawab dan mendorong
     praktik keuangan berkelanjutan. Pada tahun 2025,                 Dalam rangka mendukung keterbukaan informasi, SMBC
     pembiayaan berkelanjutan SMBC Indonesia tercatat                 Indonesia juga memiliki kanal khusus Keberlanjutan yang
     sebesar Rp17,8 triliun.                                          tersedia pada website resmi www.smbci.com. Kanal
                                                                      keberlanjutan memuat informasi mengenai komitmen,
     Kemajuan ini juga ditopang oleh kolaborasi dengan                kebijakan, inisiatif dan kinerja keberlanjutan yang
     berbagai pemangku kepentingan yang memiliki visi                 dilaksanakan.
     serupa. Salah satunya, SMBC Indonesia menjalin
     kemitraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya
     Mineral (ESDM) untuk mendukung peta jalan transisi
     energi nasional.
                                                                      STRATEGI KEBERLANJUTAN SMBC
                                                                      INDONESIA
     Sebagai kelanjutan dari upaya mendukung pembangunan              [GRI 2-22] [OJK A.1]
     rendah karbon, SMBC Indonesia sedang mempersiapkan
     inisiatif untuk melakukan pembelian kredit karbon.               SMBC Indonesia menyusun strategi bisnis dengan
     Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka                memastikan keselarasan terhadap pihak-pihak terkait
     panjang untuk mencapai netralitas karbon operasional             dan kebijakan penting yang berdampak pada operasional.
     sekaligus memperkuat kontribusi SMBC Indonesia dalam             Hal ini meliputi penyesuaian dengan target SMBC Group,
     mitigasi perubahan iklim di tingkat nasional.                    prioritas nasional, arahan Roadmap OJK, serta ekspektasi
                                                                      pemangku kepentingan. Berikut strategi Keberlanjutan
     Upaya SMBC Indonesia dalam mengedepankan inisiatif               SMBC Indonesia:
     iklim dan keberlanjutan diwujudkan dengan membentuk



                                               Pengembangan Kapasitas Internal Mengenai
                                                              Keberlanjutan
                                                Mengembangkan kapasitas internal melalui
                                                   pelatihan wajib terkait keberlanjutan


                 Program Edukasi dan                                                             Penyesuaian Kebijakan
                       Pemberdayaan                                                              dan Prosedur
                Meningkatkan nilai sosial                                                        • Melakukan pengkinian
                SMBC Indonesia melalui                                                             Kebijakan Keberlanjutan
                         program Daya                            03                              • Mengembangkan
                                                                                                   framework risiko iklim
                                                                                                   dan standar pelaporan
                                                     02
                                                                                04

                                                             Strategi
                                                                                                 Implementasi Operasional
                                                           Keberlanjutan                         Berkelanjutan
                                                          SMBC Indonesia                         • Berupaya untuk
                                                01                                                 menurunkan konsumsi
                Pengembangan Produk                                               05               listrik dan BBM
               dan Portofolio Keuangan                                                           • Melakukan perhitungan
                          Berkelanjutan                                                            emisi GRK
             • Meningkatkan portofolio                                                           • Mempersiapkan
                    bisnis berkelanjutan                                                           partisipasi dalam
             • Meningkatkan portofolio                                                             transaksi karbon kredit
                    UMKM yang dimiliki                                                           • Menjalankan program
                             perempuan                                                             keberagaman dan inklusi
             •   Meningkatkan investasi
                           berkelanjutan




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 46
                                                                                                              Integrating Strength for
                                                                                                                    Sustainable Growth            45




SMBC Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan                               PENERAPAN RENCANA AKSI KEUANGAN
kinerja bisnis dan operasional secara berkesinambungan                      BERKELANJUTAN (RAKB) [OJK F.26]
dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan sebagai                          SMBC Indonesia telah menyusun Rencana Aksi Keuangan
bagian integral dari strategi Perusahaan melalui semangat                   Berkelanjutan (RAKB) di mana hal ini merupakan
#BersamaLebihBermakna.                                                      instrumen utama SMBC Indonesia untuk menjalankan
                                                                            agenda keberlanjutan sesuai dengan Peraturan Otoritas
Strategi keberlanjutan SMBC Indonesia dituangkan                            Jasa Keuangan (POJK) No. 51/POJK.03/2017. Dokumen
dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)                            ini ditetapkan oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
dan pencapaian dari RAKB dibahas dalam Rapat Umum                           Komisaris sebagai pedoman utama bagi seluruh unit kerja
Pemegang Saham (RUPS) untuk mempertimbangkan                                dalam mengintegrasikan prinsip keuangan berkelanjutan
masukan dari para pemangku kepentingan.                                     ke dalam kegiatan operasional. Berikut merupakan
                                                                            ringkasan capaian pelaksanaan RAKB tahun 2025.




                                                         Implementasi RAKB


    Aktivitas                  Inisiatif Keuangan Berkelanjutan                             Pencapaian Implementasi RAKB 2025


Pengembangan         Pembiayaan bisnis berkelanjutan pada segmen korporasi         Portofolio pembiayaan berkelanjutan pada segmen
Produk dan           sebesar Rp7,5 triliun dengan NPL maksimum 0,1%.               korporasi mencapai Rp7,6 triliun dengan NPL 0%.
Portofolio
Keuangan             Peningkatan pembiayaan pelaku usaha perempuan pada            Portofolio UMKM perempuan mencapai Rp3,45 triliun atau
Berkelanjutan        segmen UMKM sebesar 8% per tahun.                             meningkat 4,16% per tahun.

                     Portofolio sektor usaha mikro yang dimiliki oleh              Outstanding kredit kepada pelaku usaha perempuan
                     perempuan mencapai Rp400 juta.                                mencapai Rp65,33 miliar, dengan total penyaluran kredit dari
                                                                                   Triwulan I hingga Triwulan IV sebesar Rp310,24 miliar.

                     Total Aset Kelolaan (AUM) dari penjualan produk Wealth        Total AUM dari produk Wealth Management berbasis ESG
                     Management berbasis ESG sebesar Rp20 miliar.                  mencapai Rp21 miliar.



Edukasi dan          Melaksanakan program pemberdayaan melalui Program             Program Daya telah menyelenggarakan lebih dari 12.000
Pemberdayaan         Daya.                                                         kegiatan, yang menjangkau lebih dari 36 juta peserta.
Eksternal
                     Pelaksanaan Program Pembekalan Masa Purnabakti Aktif          Telah dilaksanakan Program Pembekalan Masa Purnabakti
                     dan Mandiri.                                                  Aktif dan Mandiri dengan jumlah peserta 5.409 orang.



Pengembangan         Pelaksanaan pembelajaran daring (e-learning)                  Tingkat penyelesaian mandatory e-learning keberlanjutan
Kapasitas Internal   keberlanjutan bagi seluruh karyawan.                          mencapai 99,8% dari seluruh karyawan.


Penyesuaian          Tinjauan tahunan terhadap Kebijakan Keberlanjutan             Proses tinjauan dan pembaruan Kebijakan Keberlanjutan
Kebijakan dan SOP    diselesaikan 100%.                                            sedang berlangsung dengan progres 90%.

                     Tersedianya skenario/metodologi untuk implementasi            Skenario/metodologi telah tersedia untuk penerapan CRMS
                     Climate Risk Management Scenario and Analysis (CRMS)          sesuai dengan pedoman OJK.
                     sesuai dengan ketentuan OJK.

                     Peninjauan implementasi standar pengungkapan                  Telah dilakukan analisis kesenjangan (gap analysis) internal
                     keberlanjutan dan iklim yang diterbitkan oleh IFRS dan IAI.   antara persyaratan dalam IFRS S2/PSPK 2 dan kondisi yang
                                                                                   saat ini diterapkan


Operasional          Meningkatkan operasional berkelanjutan melalui target         • Penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 46%.
Keberlanjutan        penurunan konsumsi bahan bakar sebesar 5% dan                 • Penurunan konsumsi listrik sebesar 5%.
                     pengurangan konsumsi listrik sebesar 0,5%, termasuk           • Pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dan
                     pemanfaatan energi terbarukan.                                  penambahan 2 kendaraan listrik.

                     Mendorong Keberagaman dan Inklusi (Diversity and              Penyelenggaraan 7 program Diversity & Inclusion (3 program
                     Inclusion/D&I).                                               eksisting dan 4 program baru).




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 47
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
46               Iklim




     TATA KELOLA KEBERLANJUTAN                                       2025, SMBC Indonesia melakukan penguatan struktur
                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan     dengan menetapkan
     KOMITE KEBERLANJUTAN                                            Komite Keberlanjutan berada di bawah Wakil Direktur
     Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan OJK                 Utama dalam rangka memastikan arah strategis,
     Nomor 17 tahun 2023 tentang penerapan Tata Kelola               efektivias pengambilan keputusan, serta konsistensi
     Bank Umum, maka SMBC Indonesia membentuk                        pelaksanaan keuangan berkelanjutan secara bankwide.
     Komite Keberlanjutan yang bertanggung jawab untuk
     memastikan implementasi prinsip keberlanjutan berjalan          Selain itu, penguatan tata kelola juga dilakukan melalui
     secara terintegrasi dan sesuai dengan standar global            pembentukan Divisi Sustainable        Business Strategy
     maupun arahan regulator. [TCFD G2] [SUSBA 1.4.1.2]              sebagai unit fungsi khusus yang bertanggung jawab dalam
     [SUSBA 1.4.1.3] [SUSBA 1.4.2.1]                                 merumuskan strategi, mengkoordinasikan inisiatif, serta
                                                                     memastikan agenda keberlanjutan terintegrasi ke dalam
     Pada 2025, berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi               seluruh Line of Business (LOB) dan fungsi pendukung.
     No. PS/BOD/025/IX/2025 tanggal 23 September


       TUGAS UTAMA KOMITE KEBERLANJUTAN

       1.     Menyusun strategi, kebijakan, dan target terkait keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia.
       2.     Melakukan pemantauan, evaluasi, dan memberikan rekomendasi atas implementasi keuangan berkelanjutan di
              SMBC Indonesia.



       TUGAS DIVISI SUSTAINABLE BUSINESS STRATEGY

       1.     Merumuskan strategi bisnis yang selaras dengan agenda keberlanjutan.
       2.     Menyusun kebijakan yang mendukung praktik ramah lingkungan dan tanggung jawab sosial.
       3.     Melakukan monitoring dan pelaporan keberlanjutan secara terstruktur dan transparan. [TCFD G2]




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 48
                                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                                 Sustainable Growth            47




Komite    Keberlanjutan    menyelenggarakan    rapat                    dipimpin oleh Wakil Direktur Utama dan keanggotaan
sedikitnya dua (2) kali dalam setahun atau bilamana                     komite ini terdiri dari Direksi dan kepala dari masing-
dibutuhkan, rapat dapat dilakukan setiap saat atas                      masing unit bisnis terkait.
permintaan salah satu Anggota. Komite Keberlanjutan

                                                Struktur Komite Keberlanjutan 2025


                                     Ketua                Wakil Direktur Utama


                                Sekretaris            Sustainable Business Strategy


                                  Anggota                       Direktur Kepatuhan

                                                        Direktur Keuangan dan Perencanaan

                                                         Direktur Operasional dan Teknologi



                Direktur Corporate Banking Japanese                          Head of Wealth Management Business and Network
                                                                                                   Distribution

                             Direktur Tresuri
                                                                                              Head of Digital Banking

                     Head Of Risk Management
                                                                                                 Head of Treasury

                     Head of Business Banking
                                                                                          Head of Human Resources


       Head of Wholesale, Commercial and Transaction Banking                          Sustainable Business Strategy Head


                   Head of Retail Lending Business                                            Head of Internal Audit



                                                                 Report

                                                      Sustainable Business Strategy




Setiap tahun, kinerja dari Komite Keberlanjutan akan                    Laporan digunakan untuk melakukan evaluasi terhadap
dievaluasi dan masing-masing anggota akan melakukan                     kebijakan, strategi, anggaran dan manajemen risiko
penilaian sendiri (self-assesment) atas pemenuhan                       terkait isu sosial, lingkungan dan iklim, sehingga dapat
dan pelaksanaan tugas serta kewajiban komite selama                     disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan regulasi yang
periode pelaporan. Hasil evaluasi akan disampaikan                      terus berkembang. [GRI 2-12] [GRI 2-13] [OJK E.1] [TCFD G1]
kepada Direksi sebagai bahan evaluasi atas kinerja
Komite secara keseluruhan. Evaluasi ini memastikan                      KOMITMEN KEBIJAKAN LINGKUNGAN
bahwa setiap inisiatif dan strategi selaras dengan tujuan               [GRI 2-23]
keberlanjutan SMBC Indonesia. [SUSBA 1.4.2.4] [SUSBA                    SMBC Indonesia berkomitmen untuk menerapkan
1.4.2.5] [GRI 2-18]                                                     kebijakan lingkungan yang mendukung keberlanjutan
                                                                        dan pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan.
Kinerja laporan pelaksanaan inisiatif keberlanjutan                     Komitmen ini tercermin dalam integrasi prinsip-prinsip
disampaikan pada                                                        ramah lingkungan dalam setiap aspek operasional
• Dewan komisaris, sekali dalam setahun                                 SMBC Indonesia, termasuk dalam pembiayaan. Berbagai
• Direksi, dua kali dalam setahun (melalui Komite                       kebijakan bidang lingkungan yang diterapkan dalam
    Keberlanjutan)                                                      proses pembiayaan diatur di dalam kebijakan dan
                                                                        prosedur.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 49
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
48               Iklim




     KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN SMBC INDONESIA                   3. Mengancam dan merusak habitat spesies satwa
     [GRI 2-23] [FS1]                                             yang terancam punah [SUSBA 1.2.1.4] [SUSBA 1.2.1.6]
     SMBC     Indonesia    telah  menerbitkan    Kebijakan    4. Mengancam dan merusak kelestarian kawasan Lahan
     Keberlanjutan pada tahun 2023 sebagai landasan               Basah Ramsar, Situs Warisan Alam Dunia UNESCO,
     dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab              dan Kawasan yang Dilindungi International Union for
     dan mengedepankan aspek keberlanjutan. Kebijakan             Conservation of Nature (IUCN) Kategori I-IV
     ini meliputi aspek tata kelola, lingkungan dan sosial        [SUSBA 1.2.1.9]
     yang dibangun selaras dengan peraturan perundangan       5. Melanggar dan mengancam melanggar hak
     yang berlaku, standar internasional dan nasional, best       masyarakat lokal (masyarakat adat)
     practice dan nilai-nilai SMBC Indonesia. Kebijakan       6. Deforestasi
     ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan            7. Pelanggaran HAM dan mempekerjakan anak
     kemampuan seluruh pejabat dan karyawan agar                  di bawah umur
     tercipta budaya keberlanjutan di SMBC Indonesia.         8. Pembiayaan atau investasi baru atau perluasan
     Informasi singkat terkait kebijakan keberlanjutan            industri pertambangan batu bara, terutama yang
     ini dapat diakses melalui website SMBC Indonesia             melibatkan aktivitas penggalian (pengerukan)
     https://www.smbci.com/id/tentang-kami/keberlanjutan/         gunung/puncak gunung atau Mountain Top
     bisnis-berkelanjutan.                                        Removal (MTR), penambangan batu bara termal,
                                                                  atau pertambangan batu bara termal yang jatuh
     SMBC Indonesia melakukan evaluasi pengkinian                 temponya melebihi akhir tahun fiskal 2030 di
     kebijakan secara berkala setidaknya 1 (satu) tahun           negara Organization for Economic Co-operation and
     sekali. Proses pengkinian Kebijakan Keberlanjutan pada       Development (OECD) dan akhir tahun fiskal 2040 di
     tahun 2025 hingga 31 Desember 2025 masih sedang              negara selain OECD Countries. [SUSBA 1.2.1.3]
     berlangsung. Proses ini mencakup pelibatan pemangku      9. Pembiayaan atau investasi usaha Pembangkit Listrik
     kepentingan untuk mendapatkan umpan balik, dan               Tenaga Uap (PLTU) yang bersumber dari batu bara,
     proses benchmarking terhadap standar internasional.          termasuk:
     [SUSBA 1.3.2.6]                                              (i)   PLTU captive untuk keperluan konsumsi sendiri.
                                                                  (ii) Pembangunan baru maupun perluasan PLTU.
     SEKTOR YANG DIKECUALIKAN (EXCLUSION                          (iii) Perusahaan yang bisnis utamanya adalah
     LIST)                                                              pembangkit listrik berbahan bakar batu bara
     SMBC Indonesia menyadari bahwa risiko terkait alam,                yang tidak memiliki outstanding exposure dan
     termasuk hilangnya keanekaragaman hayati dan                       pinjaman pada Grup SMBC.
     deforestasi, dapat memengaruhi stabilitas keuangan           (iv) Pembangkit listrik berbahan bakar batu bara
     serta keberlanjutan bisnis nasabah. Oleh karena itu,               yang jatuh temponya melebihi akhir tahun fiskal
     SMBC Indonesia secara proaktif mengintegrasikan                    2040.
     pertimbangan risiko lingkungan ini dalam proses              Namun, bagi usaha yang berkontribusi pada transisi
     penilaian pembiayaan dan keterlibatan dengan nasabah,        menuju masyarakat tanpa karbon akan terus
     guna memastikan bahwa kegiatan usaha yang didukung           dikecualikan dari pembatasan ini
     tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga        10. Khusus yang berkaitan dengan kerangka kerja sama
     menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung                 penggunaan dana dari pihak ketiga, SMBC Indonesia
     pembangunan berkelanjutan. [SUSBA 1.2.1.4]                   juga akan memberlakukan exclusion list yang
                                                                  ditentukan oleh pihak ketiga tersebut.
     SMBC Indonesia menerapkan Exclusion List sebagai         11. Pembiayaan atau investasi pada usaha Pembangkit
     acuan dalam memastikan pembiayaan yang dilakukan             Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berbahan kayu
     tidak disalurkan ke sektor atau aktivitas yang tidak         yang melibatkan praktik penebangan hutan primer
     sejalan dengan prinsip keberlanjutan atau yang               dan pelanggaran hak asasi manusia dalam proses
     berpotensi menimbulkan dampak negatif signifikan bagi        produksinya
     lingkungan maupun sosial. Kebijakan ini memastikan       12. Kegiatan usaha yang memproduksi peluru klaster
     penyaluran pembiayaan hanya mendukung kegiatan               dan manufaktur senjata pemusnah lainnya, termasuk
     usaha yang bertanggung jawab dan beretika.                   senjata nuklir, senjata biologis dan kimia, serta ranjau
     [SUSBA 1.1.1.7] [SUSBA 1.2.1.1]                              anti-personil
     1. Perdagangan senjata, pornografi, atau bertentangan
         dengan norma sosial                                  KEBIJAKAN UMUM LINGKUNGAN, SOSIAL DAN
     2. Secara signifikan membahayakan lingkungan, serta      TATA KELOLA (LST)
         melanggar ketentuan ketenagakerjaan [SUSBA           Sebagai wujud komitmen terhadap implementasi
         1.2.1.6] [SUSBA 1.2.1.12] [SUSBA 1.2.17]             Keuangan Berkelanjutan, SMBC Indonesia menetapkan



     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 50
                                                                                                                                             Integrating Strength for
                                                                                                                                                   Sustainable Growth                  49




pedoman yang mengatur aspek lingkungan, sosial,                                                  KEBIJAKAN SEKTORAL
dan tata kelola sebagaimana tertuang dalam Kebijakan                                             [GRI 2-23]
Keberlanjutan Perusahaan, yang mencakup:                                                         SMBC Indonesia mengembangkan kebijakan sektoral
1. Mengembangkan           portofolio    Kegiatan Usaha                                          dalam pemberian kredit yang sejalan dengan praktik
    Berkelanjutan (KUB);                                                                         keberlanjutan, memenuhi regulasi serta standar
2. Menilai pengelolaan dan pemantauan risiko                                                     lingkungan dan sosial. Kebijakan sektoral ditetapkan
    lingkungan dan sosial terhadap usaha nasabah;                                                untuk sektor-sektor yang rentan terhadap dampak
3. Melibatkan three lines of defence;                                                            lingkungan dan sosial, di antaranya industri kelapa
4. Menghindari praktik greenwashing;                                                             sawit, perikanan, tenaga energi biomasa, tembakau,
5. Mendukung nasabah dalam membangun kapasitas                                                   Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), minyak dan gas,
    mengelola risiko lingkungan dan sosial;                                                      serta kehutanan.
6. Mendorong nasabah menerapkan praktik terbaik
    keberlanjutan;                                                                               Dalam rangka kepatuhan terhadap prinsip Hak Asasi
7. Mengkategorikan portofolio berdasarkan Kategori                                               Manusia (HAM), SMBC Indonesia mendukung untuk
    Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB), Taksonomi                                               setiap proyek yang berpotensi menimbulkan dampak
    Hijau Indonesia (THI/Taksonomi untuk Keuangan                                                bagi masyarakat setempat maupun masyarakat adat
    Berkelanjutan Indonesia (TKBI), dan lainnya yang                                             harus menerapkan prinsip Persetujuan Atas Dasar
    dianjurkan regulator;                                                                        Informasi di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA) atau Free,
8. Mengembangkan produk keberlanjutan mengacu                                                    Prior, and Informed Consent (FPIC), sehingga hak-hak
    pada prinsip-prinsip yang kredibel;                                                          masyarakat tetap terlindungi dan proses pembangunan
9. Melaksanakan program pengembangan kapasitas                                                   dapat berlangsung dengan cara yang adil, transparan,
    terkait risiko lingkungan dan sosial;                                                        dan menghormati nilai-nilai sosial budaya setempat.
10. Mengembangkan tata kelola aspek lingkungan dan                                               [SUSBA 1.2.1.18]
    sosial dalam mekanisme persetujuan kredit/investasi.


Syarat pemberian kredit dirangkum dalam tabel berikut ini:
[SUSBA 1.1.2.1] [SUSBA 1.1.2.5] [SUSBA 1.2.1.5] [SUSBA 1.2.1.8] [SUSBA 1.2.1.11] [SUSBA 1.2.1.12] [SUSBA 1.2.1.13] [SUSBA 1.2.1.15]
[SUSBA 1.2.2.1] [SUSBA 1.2.2.2] [SUSBA 1.2.2.3] [TCFD R1] [IDX S-09]


                                      Kelapa                                                                             Tenaga Energi                                   Minyak
        Keterangan                                    Kehutanan                 Perikanan                 PLTA                                     Tembakau
                                      Sawit                                                                                Biomass                                       & Gas



       Memiliki AMDAL
         atau setara


         Mematuhi
         Peraturan
      Ketenagakerjaan1


              HAM



                                   RSPO atau                                  ASC, MSC atau
       Sertifikasi Wajib                             FSC atau PEFC
                                     ISPO2                                   Ekolabel lainnya3



      Komitmen NDPE



          PADIATAPA




  1
      termasuk tidak mempekerjakan tenaga kerja ilegal, pekerja anak, dengan mengedepankan hak buruh sebagaimana diatur dalam Ketentuan Ketenagakerjaan nasional dan ILO Fundamental
      Conventions
  2
      namun memenuhi prinsip dan kriteria RSPO, dikecualikan untuk fasilitas kredit modal kerja
  3
      dikecualikan untuk segmen mikro




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 51
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
50               Iklim




     Kebijakan sektoral menetapkan bahwa debitur yang              yang mengacu kepada model tiga lini pertahanan (three
     bergerak di sektor-sektor sensitif dengan potensi             lines of defence), yaitu Risk Taking Unit dan Business Risk
     dampak signifikan terhadap lingkungan (seperti minyak         sebagai lini pertahanan pertama, dan Manajemen Risiko
     dan gas, pertambangan, energi, dan ketenagalistrikan)         Kepatuhan dan Legal, Finance & Planning dan Human
     diharapkan memiliki rencana mitigasi atau rencana aksi        Resources sebagai lini pertahanan kedua dan Internal
     dekarbonisasi (penurunan emisi gas rumah kaca) sebagai        Audit (SKAI) sebagai lini pertahanan ketiga.
     bagian dari dukungan terhadap tujuan Perjanjian Paris.
     [SUSBA 1.2.1.2] [SUSBA 1.5.1.1] [SUSBA 1.5.1.2]               PROSEDUR PEMERIKSAAN RISIKO
                                                                   LINGKUNGAN DAN SOSIAL
                                                                   [OJK E.3] [SUSBA 1.1.10] [SUSBA 1.3.1.2] [SUSBA 1.3.2.1] [FS2]
                                                                   [FN-CB-410a.2]
     IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DAN PROSEDUR
     PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL                        SMBC Indonesia menerapkan penyaringan lingkungan
     [FS9] [SUSBA 1.4.1.1]                                         dan sosial terhadap seluruh (100%) aset pembiayaan
     Dalam memperkuat tata kelola perusahaan terkait               melalui mekanisme positive screening dengan
     implementasi       keberlanjutan,    SMBC         Indonesia   memprioritaskan kegiatan berdampak positif seperti
     memastikan kepatuhan pada peraturan yang berlaku.             energi terbarukan dan efisiensi energi, serta negative
     Pemeriksaan dan peninjauan atas pembiayaan yang               screening dengan membatasi atau mengecualikan sektor
     diberikan SMBC Indonesia dilakukan oleh lini bisnis terkait   berisiko tinggi sesuai kebijakan internal dan ketentuan
     dengan menggunakan standar yang telah ditetapkan              regulator.
     oleh SMBC Indonesia dan seluruh (100%) pembiayaan
     telah mempertimbangkan risk assessment terkait                SMBC Indonesia dalam melakukan pembiayaan
     keberlanjutan dan hal tersebut dituangkan dalam setiap        menerapkan penilaian lingkungan dan sosial kepada calon
     penyaluran kredit di setiap segmen melalui mekanisme          nasabah yang diatur di dalam Kebijakan Keberlanjutan,
     yang diatur oleh masing-masing lini bisnis. Selain itu SMBC   serta Prosedur Penilaian Risiko Lingkungan dan Sosial.
     Indonesia juga memiliki sistem pengendalian internal,         Kriteria pemeriksaan negatif dan positif ini dapat dilihat
                                                                   lebih lanjut pada halaman 48-52. [SUSBA 1.2.2.4] [FS11]



                        KEBIJAKAN KEBERLANJUTAN

                        Berlaku sebagai pedoman umum kepatuhan penilaian aspek keberlanjutan pada seluruh segmen
                        bisnis.


                        PROSEDUR PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL

                        Berlaku sebagai pedoman penilaian aspek keberlanjutan pada segmen korporasi untuk
                        pembiayaan dengan tingkat/threshold pembiayaan yang sudah ditetapkan.




     SMBC Indonesia menerapkan kriteria penilaian untuk            2. Untuk pembiayaan dengan project tertentu dan
     debitur dan mitra bisnis dengan mengacu kepada                   nilainya masuk dalam threshold dilakukan penilaian
     Kebijakan yang berlaku di SMBC Indonesia, antara lain:           aspek risiko lingkungan dan sosial pada awal
     [TCFD R2]                                                        pemberian kredit dan dilakukan secara berkala melalui
     1. SMBC Indonesia memeriksa jaminan yang diberikan,              pemantauan kredit tahunan. Apabila terdapat Isu/
        dengan memperhatikan agunan saat diterima, dan                kasus pada saat penilaian, hal itu akan diperhitungkan
        saat pemeriksaan ulang agunan. SMBC Indonesia                 dalam proses pemberian/persetujuan kredit.
        memastikan agar risiko lingkungan agunan tidak                [SUSBA 1.3.1.1]
        menghambat atau membebani SMBC Indonesia, yaitu
        nilai agunan menjadi negatif saat penjualan agunan.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 52
                                                                                             Integrating Strength for
                                                                                                   Sustainable Growth         51




3. SMBC Indonesia, pada project tertentu melakukan               PENILAIAN RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL
   kunjungan ke debitur secara berkala untuk                     Untuk segmen korporasi, SMBC Indonesia menerapkan
   melakukan pengawasan dan pembinaan. Hasil                     penilaian aspek lingkungan dan sosial yang diatur di
   kunjungan dilaporkan dalam call report. Topik-topik           dalam dokumen Prosedur Penilaian Lingkungan dan
   yang dibicarakan, antara lain: kondisi usaha debitur          Sosial, untuk mendukung kegiatan pembiayaan sejalan
   secara keseluruhan, termasuk kepatuhan pada                   dengan standar keberlanjutan, meminimalkan risiko, serta
   regulasi aspek lingkungan. Interaksi ini dilakukan oleh       memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan
   departemen pada masing-masing lini bisnis. [FS5]              dan masyarakat. Penilaian aspek lingkungan dan sosial
4. Pada segmen korporasi, SMBC Indonesia melakukan               ini diberlakukan terhadap usaha Debitur yang bergerak di
   proses pemantauan debitur, seperti yang diatur                sektor usaha yang berpotensi memiliki dampak negatif
   dalam Standard Operating Procedure (SOP)                      terhadap aspek lingkungan dan sosial, serta debitur
   Corporate Banking berikut adendumnya. Hal ini                 yang bergerak di sektor tertentu dan memiliki eksposure
   merupakan bagian dari upaya SMBC Indonesia                    dengan nilai (threshold) tertentu.
   untuk turut berkontribusi pada upaya mitigasi dan
   adaptasi perubahan iklim. Interaksi dilakukan oleh            Mekanisme yang dilakukan dalam melakukan penilaian
   lini bisnis terkait. Tujuan dari interaksi ini adalah untuk   risiko lingkungan dan sosial adalah sebagai berikut:
   memastikan kepatuhan terkait lingkungan dan sosial.           [SUSBA 1.3.1.3]
   [FS5]                                                         1. Mengumpulkan Informasi yang Dibutuhkan
5. Pada segmen korporasi untuk project dan threshold                  [SUSBA 1.2.1.11]
   tertentu, SMBC Indonesia memasukan hasil                           • SMBC Indonesia akan meminta calon nasabah
   peninjauan lingkungan dan sosial dalam keputusan                       melengkapi data terkait kegiatan usaha seperti
   pembiayaan yang dituangkan dalam perjanjian                            diantaranya outline dari proyek, laporan analisa
   pinjaman guna memperkuat penerapan prinsip                             dampak lingkungan dan sosial, Rencana Aksi
   keberlanjutan. [SUSBA 1.3.1.3] [SUSBA 1.3.1.5] [TCFD R3]               Lingkungan dan Sosial, dan lain sebagainya.
                                                                          Apabila suatu Proyek berpotensi menimbulkan
Kebijakan-kebijakan ini sesuai dengan:                                    dampak buruk terhadap Hak Asasi Manusia, maka
• Perpres No. 59 Tahun 2017                                               berlaku penilaian terhadap dampak-dampak
• POJK No. 51 Tahun 2017                                                  tersebut yang mencakup:
• Ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan                              • Environmental and Social Assessment (ESA)
   Kehutanan (KLHK)                                                       • Environmental and Social Impact Assessment
                                                                              (ESIA)
PROSES PEMANTAUAN IMPLEMENTASI                                            • Environmental and Social Management Plan
KEPATUHAN LINGKUNGAN DAN SOSIAL                                               (ESMP)
[TCFD R3]                                                             • Potensi dampak dan risiko sosial yang diperiksa
Untuk memastikan kualitas portofolio sekaligus menjaga                    termasuk: dampak Hak Asasi Manusia, hak buruh/
kelangsungan pembiayaan, SMBC Indonesia melakukan                         tenaga kerja dan masyarakat lokal. Bila terdapat
pemeriksaan terhadap aspek-aspek penting, termasuk:                       proyek yang erat kaitannya dengan masyarakat
1. Alokasi kredit: Memastikan pembiayaan diberikan                        adat, maka akan dipastikan adanya dokumen
    sesuai dengan rencana dan kebijakan internal yang                     Free, Prior, and Informed Consent (FPIC) dari
    telah ditetapkan.                                                     masyarakat adat yang terkena dampak. Nasabah
2. Perkembangan bisnis debitur: Mengawasi kondisi                         juga perlu membangun mekanisme pengaduan
    usaha debitur untuk mengidentifikasi potensi risiko                   yang efektif yang dapat digunakan oleh
    serta peluang pertumbuhan.                                            masyarakat adat
3. Kepatuhan terhadap regulasi Keuangan Berkelanjutan:                • Potensi dampak dan risiko lingkungan yang
    Review penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan                      diperiksa termasuk: hilangnya keanekaragaman
    tata kelola oleh debitur, sesuai dengan standar dan                   hayati, risiko deforestasi, risiko rusaknya
    peraturan yang berlaku.                                               lingkungan laut, banjir dan kelangkaan air.
                                                                      • Bila terdapat potensi negatif yang signifikan,
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian                      maka dilakukan proses konsultasi dan partisipasi
operasional bisnis debitur dengan standar keberlanjutan                   yang bebas dari campur tangan, paksaan dan
yang ditetapkan. Kajian terhadap prosedur pembiayaan                      intimidasi dari pihak manapun.
ini dilakukan minimal setahun sekali.
[SUSBA 1.3.2.3] [SUSBA 1.3.2.4]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 53
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
52               Iklim




     2. Melakukan Pemeriksaan Lingkungan [SUSBA 1.3.1.4]          MANAJEMEN RISIKO
        Proyek kemudian diklasifikasikan dalam berbagai           [OJK E.3]
        kategori sesuai potensi risiko dan lingkungan yang
        telah dinilai:                                            Kerangka kerja serta implementasi manajemen
        • Potensi merugikan signifikan                            risiko SMBC Indonesia dirancang untuk mendukung
        • Potensi merugikan terbatas                              keberlanjutan operasional, menjaga stabilitas keuangan,
        • Potensi merugikan minimal                               dan melindungi seluruh pemangku kepentingan dengan
        • Tidak terdapat potensi merugikan sama sekali            pendekatan yang komprehensif. Upaya ini mencakup
                                                                  langkah-langkah untuk mengidentifikasi, menilai,
     3. Melakukan Peninjauan Lingkungan                           mengelola, dan memantau berbagai jenis risiko yang
        SMBC Indonesia melakukan peninjauan untuk                 dapat berdampak pada kinerja SMBC Indonesia. SMBC
        memastikan proyek mematuhi peraturan nasional             Indonesia mengklasifikasikan risiko-risiko utama sesuai
        dan standar internasional dan standar lain yang           dengan POJK yang berlaku, yaitu:
        relevan dalam bisnis SMBC Indonesia. Jika diperlukan,     1. Risiko Kredit
        hasil peninjauan dapat dieskalasi dan dimasukkan          2. Risiko Pasar
        sebagai klausul dalam perjanjian pinjaman melalui         3. Risiko Likuiditas
        proses negosiasi dengan nasabah. [SUSBA 1.3.1.5]          4. Risiko Operasional
                                                                  5. Risiko Hukum
     4. Pengambilan Keputusan                                     6. Risiko Strategis
        Keputusan diambil sesuai hasil penilaian lingkungan       7. Risiko Kepatuhan
        dan sosial. Bila ditemukan ketidaksesuaian, maka          8. Risiko Reputasi
        SMBC Indonesia mendorong nasabah untuk
        mengambil tindakan yang sesuai. [SUSBA 1.3.1.4]           Kebijakan manajemen risiko SMBC Indonesia ditetapkan
        [SUSBA 1.3.1.5]                                           oleh Direksi dan Dewan Komisaris. Implementasinya
                                                                  dilakukan melalui berbagai langkah strategis yang
     5. Pemantauan Lingkungan (Environmental Monitoring)          bertujuan untuk memastikan keberhasilan penetapan
        [FS3] [SUSBA 1.3.2.5]                                     kebijakan tersebut, antara lain:
        SMBC Indonesia melakukan pemantauan lingkungan,           1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris;
        untuk memastikan kepatuhan berdasarkan persyaratan        2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen
        lingkungan dan sosial yang telah disampaikan nasabah.         risiko, serta penetapan limit risiko;
        Metode pemantauan antara lain dapat dilakukan melalui     3. Kecukupan         proses    identifikasi, pengukuran,
        pertemuan tatap muka/kunjungan langsung dan/atau              pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem
        mengisi form analisa dampak lingkungan dan sosial (jika       informasi manajemen risiko; dan
        diperlukan).                                              4. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh.

     Ketika nasabah tidak mematuhi persyaratan-persyaratan        MANAJEMEN RISIKO IKLIM
     lingkungan tersebut, SMBC Indonesia akan mendorong           Perubahan iklim dapat menimbulkan risiko fisik dan
     nasabah untuk memenuhi ketentuan yang berlaku untuk          risiko transisi bagi SMBC Indonesia. Risiko fisik yaitu
     memastikan bahwa rencana tersebut diimplementasikan          risiko yang timbul akibat perubahan iklim karena suatu
     dalam periode yang disepakati sebelum atau setelah           kejadian (risiko fisik akut) atau akibat pergeseran jangka
     pencairan kredit. Jika nasabah tidak dapat memenuhi          panjang dalam pola iklim (risiko fisik kronis). Risiko
     ketentuan tersebut, maka SMBC Indonesia akan                 fisik akut muncul dari peristiwa terkait cuaca seperti
     mengambil tindakan yang diperlukan. [SUSBA 1.3.2.2]          badai, banjir, kekeringan, atau gelombang panas, yang
     [SUSBA 1.3.2.3] [SUSBA 1.3.2.5] [SUSBA 1.6.1.1]              semakin parah dan sering terjadi. Risiko fisik kronis
                                                                  muncul dari perubahan jangka panjang dalam pola iklim
     Untuk menerapkan transparansi ini, SMBC Indonesia            termasuk perubahan curah hujan dan suhu yang dapat
     menyediakan mekanisme pengaduan bagi masyarakat              menyebabkan kenaikan permukaan laut, ketersediaan
     maupun pemangku kepentingan lainnya yang memiliki            air yang berukuran, hilangnya keanekaragaman hayati,
     kekhawatiran atau masukan terkait kinerja SMBC               dan perubahan produktivitas tanah.
     Indonesia yang dapat disampaikan melalui saluran
     komunikasi yang disediakan di situs resmi Perusahaan..       Selain risiko fisik, perubahan iklim juga menimbulkan
     [SUSBA 1.2.1.18].                                            risiko transisi, yaitu risiko yang muncul akibat upaya untuk
                                                                  bertransisi ke kegiatan ekonomi rendah karbon. Risiko
                                                                  transisi meliputi risiko kebijakan, hukum, teknologi, pasar,
                                                                  dan reputasi. Risiko ini dapat memiliki implikasi keuangan
                                                                  bagi Perusahaan, seperti peningkatan biaya operasional
                                                                  atau penurunan nilai aset akibat peraturan terkait yang
                                                                  baru atau yang telah diamandemen.


     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 54
                                                                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                                                                        Sustainable Growth             53




Kedua risiko tersebut dapat memengaruhi stabilitas sistem keuangan SMBC Indonesia, melalui potensi penurunan nilai
aset, gangguan rantai pasok, pergeseran permintaan konsumen serta perubahan kebijakan dan regulasi sebagaimana
tertuang dalam ilustrasi di bawah ini.


              Gambaran Umum Transmisi untuk Risiko Keuangan terkait Perubahan Iklim pada Kinerja Keuangan Bank




                                FAKTOR RISIKO TRANSISI                                                                         FAKTOR RISIKO FISIK

                                                                                                            Dampak Kronis                                  Dampak Akut
         Perubahan                                                                                 1. Peningkatan Permukaan                  1. Gelombang Panas Mematikan
        Kebijakan dan                                                     Perubahan                                                          2. Banjir
                                        Perubahan                                                     Laut
        Hukum (Harga                                                      Sentimen                 2. Kenaikan Suhu Rata-Rata                3. Kebakaran Hutan
                                        Teknologi
       Karbon Sectoral                                                      Pasar                  3. Pengasaman Laut                        4. Badai (Angin Topan, Siklon dan
     Limit, dan lain-lain).                                                                                                                     Taifun serta Curah Hujan Ekstrem)



                                       Sektor Terdampak                                                                      Sektor dan Lokasi Terdampak


                                                                 DAMPAK PADA EKONOMI DAN DEBITUR BANK

                                         Level Makro                                                                                     Level Mikro
              •   Target Penurunan Emisi Karbon     •   Pengeluaran Pemerintah                             • Pengeluaran Pemerintah            • Neraca Perdagangan
              •   Carbon Revenue                    •   Inflasi                                            • Inflasi                           • Tingkat Pengangguran
              •   Pajak Karbon                      •   Nilai Tukar                                        • Nilai Tukar                       • Produktivitas Tenaga Kerja
              •   Peningkatan Investasi             •   Neraca Perdagangan
              •   Pergeseran Harga Komoditas        •   Tingkat Pengangguran
                  (Contoh: Supply Bahan Bakar
                  Fosil)



                                                  PDB+                                                                                     PDB+


                                         Level Makro                                                                                     Level Mikro

              Debitur                                                                                  Debitur Korporasi                     Debitur Perorangan
              • Stranded Asset                          • Biaya Karbon
                                                                                                       · Kerusakan Aset                      · Kerusakan Aset
              • Perubahan CAPEX                         • Perubahan Pendapatan
                                                                                                       · Penurunan Nilai Aset                · Penurunan Nilai Aset
              • Peningkatan OPEX (Tenaga                                                               · Penurunan Produksi
                Kerja, TI, dll)                                                                        · Peningkatan Biaya Operasional
                                                                                                       · Perubahan Pendapatan




                                                  INCOME STATEMENT/BALANCE SHEET/CASH FLOW DEBITUR



                   Risiko Kredit                                           Risiko Pasar                                                      Risiko Operasional


        Probability of         Loss Given                             Rating Surat Berharga                              •   Stranded Asset Bank dan CAPEX
        Default (PD)          Default (LGD)                                                                              •   Peningkatan OPEX (Tenaga Kerja, TI, dll)
                                                                                                                         •   Biaya Karbon
                                                                       Yield Surat Berharga
             Expected Credit Loss
                 (ECL)/CKPN
                                                                                                                         •   Kerusakan Aset
                                                                         Risiko Lain-Lain
                                                                                                                         •   Penurunan Nilai Aset
                        NPL                                  (Risiko Operasional, Likuiditas, Stratejik,
                                                                                                                         •   Peningkatan Biaya Operasional
                                                                      Reputasi, Kepatuhan)




                                                   INCOME STATEMENT/BALANCE SHEET/CASH FLOW BANK



                                                                                           CAR

                                                                             Modal                         ATMR




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 55
                          Inisiatif Keberlanjutan dan
54                        Iklim




     CLIMATE RISK MANAGEMENT AND SCENARIO ANALYSIS (CRMS) [TCFD R1]
     Dalam mengantisipasi perubahan iklim, SMBC Indonesia sejak tahun 2024 telah melakukan uji coba Climate Risk
     Management and Scenario Analysis (CRMS) untuk fase pertama dengan cakupan 50% portofolio untuk kredit produktif,
     dan dilanjutkan di tahun 2025 untuk fase kedua, dengan cakupan 100% dari portofolio untuk kredit produktif dan
     konsumtif.

     SMBC Indonesia mulai mengidentifikasi risiko terkait iklim untuk jangka pendek (2025-2027), jangka menengah (2030)
     dan jangka panjang (2040 dan 2050) dengan mengadopsi pengukuran dampak iklim dengan menggunakan skenario
     iklim sesuai arahan OJK yang juga berasal dari Skenario Network for Greening the Financial System (NGFS), yaitu:




                            Net Zero 2050                                     Delayed Transition                                       Current Policies
                            (jalur transisi orderly)                          (jalur transisi disorderly)                              (jalur transisi hot house)




                                                                        Skenario Iklim NGFS


                                                                                                                  Current Policies                              01
                       Disorderly                           Too little, too late
                                                                                             Diasumsikan bahwa tidak ada kebijakan baru yang diambil untuk
                                                                                             mengurangi dampak dari perubahan iklim yang mengakibatkan
     High




                                                                                             dampak risiko transisi pada Lembaga Keuangan cukup terbatas
                                                                                             namun menciptakan risiko fisik di jangka panjang.

                                      Delayed
                                     Transition
     Transition risk




                                                                                                                Delayed Transition                              02


                                                                                             Diasumsikan bahwa tidak ada kebijakan khusus yang diambil
                         Net Zero                                                            menuju masyarakat yang peduli akan emisi karbon pada tahun
                          2050                                                               2020-2030, namun pada 2030 pemerintah akan membuat suatu
                          (1,5oC)                                                            kebijakan yang sangat berbeda sehingga target karbon netral
                                                                                             akan tercapai sekitar tahun 2050.
     Low




                                                                   Current
                                                                   Policies
                                                                                                                  Net Zero 2050                                 03
                       Orderly                              Hot house world
                                                                                             Diasumsikan seluruh negara akan melakukan semua usaha untuk
                                                                                             mencapai karbon netral pada 2050 yang berimplikasi pada
                                                                                             tingginya paparan risiko transisi akibat perubahan iklim yang
                              Low           Physical Risk      High                          selanjutnya akan berdampak pada risiko bagi Lembaga Keuangan.
                                                                                             Di sisi lain, paparan risiko fisik menjadi semakin kecil akibat adanya
                                                                                             upaya mitigasi untuk menjaga peningkatan suhu bumi.



     Untuk pelaksanaan CRMS di tahun 2025, penilaian risiko iklim SMBC Indonesia dilakukan terhadap risiko fisik serta risiko
     transisi yang difokuskan pada sektor prioritas dari OJK, yaitu sebagai berikut:


                           Pertambangan dan                                   Konstruksi                                              Pertanian, kehutanan,
                           penggalian                                                                                                 dan perikanan


                           Pengadaan listrik,                                 Pengangkutan dan                                        Industri pengolahan
                           gas, uap/air panas,                                pergudangan
                           dan udara dingin




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 56
                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                  Sustainable Growth          55




Selain sektor prioritas di atas, cakupan juga diperluas terhadap sektor produktif lainnya dan sektor konsumtif
[TCFD S1] [TCFD S3] [SUSBA 1.6.2.7] [SUSBA 1.6.2.8]


                                        Overview Portofolio CRST

      01                        02                             03                           04

    Industri                  Pengangkutan dan                Konstruksi                  Pengadaan Listrik
    Pengolahan                Pergudangan                     (4%)                        Uap/Air Panas dan
    (20%)                     (5%)                                                        Udara Dingin
                                                                                          (4%)


      05                        06                             07                           08

    Pertanian,                Pertambangan dan                Sektor Produktif            Sektor Konsumtif
    Kehutanan dan             Penggalian                      Lainnya                     (19%)
    Perikanan                 (2%)                            (43%)
    (3%)


Berdasarkan hasil analisa potensi dampak risiko iklim               relatif aman. SMBC Indonesia juga telah menerapkan
terhadap kinerja SMBC Indonesia sesuai penilaian CRMS               Business Continuity Plan (BCP) untuk memastikan
2025 dapat disampaikan sebagai berikut: [TCFD R1]                   keberlanjutan operasional/ aktivitas Perusahaan dalam
                                                                    kondisi bencana.
1. Risiko Fisik
    Risiko Kredit: Hasil Climate Risk Stress Testing (CRST)   2. Risiko Transisi
    2025 mengidentifikasi bahwa risiko fisik, khususnya             Risiko Kredit: Berdasarkan hasil CRST 2025, risiko
    bencana seperti banjir dan kebakaran hutan, memiliki            transisi diproyeksikan memberikan dampak signifikan
    dampak peningkatan risiko kredit yang tercermin dari            terhadap kualitas kredit SMBC Indonesia. Dampak
    kenaikan Loss Given Default (LGD), dan penurunan nilai          ini terutama disebabkan oleh asumsi penerapan
    agunan pada portofolio yang terekspos.                          kebijakan iklim yang ketat, termasuk komponen
                                                                    skenario biaya karbon yang mulai diberlakukan sejak
    Risiko kebakaran hutan menunjukkan dampak yang                  tahun 2025.
    terkonsentrasi dan signifikan pada beberapa wilayah
    tertentu. Penurunan nilai agunan akibat kebakaran               Risiko Pasar: Berdasarkan hasil pelaksanaan CRST
    hutan terfokus pada lahan di area terdampak.                    2025, risiko transisi menunjukkan adanya potensi
                                                                    kenaikan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
    Selain risiko kebakaran hutan, SMBC Indonesia juga              pada risiko pasar. Meski demikian, dampak terhadap
    melakukan stress test risiko banjir terhadap agunan             eksposur pasar secara keseluruhan dinilai tidak
    pada sektor produktif. Risiko ini berdampak langsung            signifikan.
    pada penurunan nilai agunan yang dimiliki oleh SMBC
    Indonesia terutama disebabkan oleh kerusakan fisik              Risiko Likuiditas: Risiko iklim berpotensi berdampak
    pada properti sehingga berpotensi menurunkan                    terhadap kondisi likuiditas bank, khususnya pada arus
    tingkat pengembalian (recovery rate) Perusahaan                 kas masuk dan arus kas keluar dari debitur/nasabah
    dalam proses penyelesaian kredit bermasalah.                    yang memiliki eksposur risiko iklim.

    Risiko Operasional: Berdasarkan hasil CRST 2025           Berdasarkan hasil assessment CRST tahun 2025, kualitas
    terkait dampak risiko fisik terhadap risiko operasional   NPL SMBC Indonesia mengalami pemburukan yang
    SMBC Indonesia, saat ini proyeksi kerugian tahun 2025     menyebabkan proyeksi rasio kecukupan modal (CAR)
    untuk kerusakan bangunan dan mesin masih minimal.         mengalami penurunan pada kisaran sebesar 1-3% pada
    SMBC Indonesia sudah memitigasi potensi kerugian dari     berbagai skenario risiko iklim dibandingkan dengan
    bencana alam terhadap kerusakan bangunan dan mesin        angka dasar tahun 2024 dengan masih di atas ketentuan
    dengan penempatan kantor cabang di lokasi yang            modal minimum yang dipersyaratkan oleh OJK.


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 57
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
56               Iklim




     Hasil CRST tersebut masih dalam tahap pilot project                       Transparansi dan pelaporan terkait kinerja dalam
     sesuai dengan panduan dari OJK dan belum sepenuhnya                       memulai identifikasi risiko iklim melalui pelaksanaan
     mencerminkan kondisi SMBC Indonesia. Hal ini                              CRMS dan perhitungan emisi operasional dan emisi
     mempertimbangkan masih terdapatnya keterbatasan                           pembiayaan.
     data termasuk data eksternal seperti makroekonomi
                                                                               Edukasi keberlanjutan dan perubahan iklim bagi
     maupun data lainnya dalam perhitungan dan analisa
                                                                               karyawan, nasabah, dan pemasok antara lain melalui
     skenarionya. Ke depan, SMBC Indonesia akan terus
                                                                               kampanye lingkungan melalui media internal dan
     memperbaiki serta mengembangkan metodologi untuk
                                                                               eksternal.
     memperoleh hasil analisa yang lebih akurat sejalan
     dengan panduan dari regulator.                                            Pengelolaan lingkungan dengan efisiensi energi,
                                                                               perbankan digital, transportasi ramah lingkungan,
     RENCANA TINDAK LANJUT                                                     dan kebijakan kerja fleksibel.
     Hasil dari CRST di atas akan menjadi pertimbangan SMBC
     Indonesia dalam penyusunan parameter-parameter
                                                                          RISIKO DAN PELUANG TERKAIT IKLIM
     yang akan digunakan untuk proses monitoring dan
                                                                          [TCFD S1]
     menyusun kerangka tata kelola untuk manajemen
                                                                          SMBC Indonesia mulai melakukan proses identifikasi
     risiko terkait perubahan iklim dengan mengintegrasikan
                                                                          berbagai risiko yang timbul akibat perubahan iklim dan
     ke dalam manajemen risiko yang sudah dikelola oleh
                                                                          dampaknya terhadap kegiatan usaha serta portofolio
     SMBC Indonesia yang mencakup tata kelola, strategi,
                                                                          pembiayaan. Risiko tersebut mencakup kerusakan
     manajemen risiko, serta metrik dan target. [TCFD R2]
                                                                          fisik pada aset debitur akibat bencana alam, perubahan
     [TCFD R3] [SUSBA 1.6.1.2] [FN-CB-550a.2]
                                                                          regulasi lingkungan, serta potensi dampak terhadap
                                                                          reputasi Perusahaan terkait pembiayaan di sektor sensitif
     Sejalan dengan penyusunan kerangka manajemen risiko
                                                                          sosial dan lingkungan. Identifikasi ini menjadi dasar
     iklim, SMBC Indonesia mulai mengintegrasikan faktor
                                                                          bagi SMBC Indonesia untuk mengelola risiko secara
     iklim melalui: [TCFD S2]
                                                                          lebih proaktif dan menyesuaikan strategi bisnis sesuai
          Penerapan Kebijakan Keberlanjutan, dengan terus
                                                                          tantangan iklim yang berkembang.
          berupaya meningkatkan pembiayaan ke sektor
          hijau dan mengurangi eksposure terhadap industri
          berisiko tinggi.


                                                       Potensi Risiko terkait Iklim

      Risiko              Risiko Finansial Akibat Kerugian Aset   Bencana alam, seperti banjir, dapat langsung merusak aset debitur,
      Fisik               yang Terkait dengan Bencana Alam        sehingga memengaruhi kemampuan pembayaran utang mereka.
                          yang Terjadi di Lokasi Debitur          Risiko-risiko fisik ini memerlukan manajemen risiko yang tanggap
                                                                  terhadap kejadian tak terduga.


      Risiko              Perubahan Perilaku Nasabah              Dalam jangka pendek, perubahan perilaku nasabah terhadap
      Transisi                                                    layanan digital, preferensi investasi hijau, atau sensitivitas terhadap
                                                                  produk SMBC Indonesia yang terkait isu lingkungan dapat
                                                                  memengaruhi basis pelanggan dan pendapatan.


                          Perubahan Regulasi yang Menuntut        Perubahan peraturan, seperti peningkatan standar keberlanjutan
                          Kepatuhan Lebih Ketat terhadap          dapat meningkatkan biaya kepatuhan dan mengharuskan
                          Standar Lingkungan                      penyesuaian proses bisnis dalam beberapa tahun ke depan.


                          Risiko Reputasi terkait Pembiayaan      Dalam jangka menengah, opini publik dan tekanan dari pemangku
                          di Sektor yang Sensitif terhadap Isu    kepentingan dapat memengaruhi reputasi SMBC Indonesia,
                          Lingkungan dan Sosial                   terutama jika terlibat dalam pembiayaan proyek kontroversial di
                                                                  sektor yang sensitif terhadap isu sosial dan lingkungan.


                          Tantangan dalam Manajemen Risiko        Dalam jangka panjang, proyek-proyek dengan potensi dampak
                          Kredit terkait Proyek Pembiayaan        lingkungan yang besar dapat menciptakan risiko kredit yang
                          yang Berpotensi Merusak                 signifikan, terutama jika ada pengetatan regulasi atau kerusakan
                          Ekosistem Alami                         ekosistem yang sulit dipulihkan.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 58
                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                        Sustainable Growth          57




Walaupun terdapat risiko, dampak perubahan iklim juga membuka berbagai potensi peluang yang dapat dipertimbangkan.
Peluang terkait iklim adalah peluang yang muncul dari perubahan iklim atau dari upaya untuk mengurangi dan beradaptasi
terhadap perubahan iklim. Di bawah ini merupakan beberapa potensi peluang terkait iklim bagi SMBC Indonesia: [TCFD S1]


                                              Potensi Peluang terkait Iklim


               Peluang               Dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan untuk proyek-proyek efisiensi
               Pembiayaan            energi serta energi terbarukan seperti panel surya, pembangkit listrik tenaga angin,
               untuk Proyek          dan bioenergi, SMBC Indonesia dapat memperluas portofolio pembiayaan ramah
               Transisi Energi       lingkungan.

               Penawaran             Peluncuran obligasi hijau atau instrumen keuangan berorientasi LST dapat menarik
               Produk Keuangan       minat investor dan nasabah yang peduli lingkungan.
               Hijau


               Peningkatan           SMBC Indonesia dapat menjalin kemitraan strategis dengan korporasi yang berfokus
               Kolaborasi            pada keberlanjutan untuk mendukung transisi mereka menuju ekonomi rendah
               dengan                karbon, memperluas basis nasabah.
               Perusahaan yang
               Berfokus pada
               Keberlanjutan

               Pembiayaan            Permintaan untuk membiayai proyek infrastruktur ramah lingkungan, seperti
               Proyek                transportasi publik berbasis listrik atau sistem pengelolaan air bersih yang efisien, akan
               Infrastruktur Hijau   tumbuh seiring dengan kebijakan pemerintah dan urbanisasi yang berkelanjutan.

               Transformasi          Dalam jangka panjang, SMBC Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai
               Keuangan              pemimpin regional dalam pembiayaan hijau dengan mengembangkan ekosistem
               Berbasis              keuangan berbasis keberlanjutan yang terintegrasi, termasuk website digital khusus
               Keberlanjutan         keberlanjutan.
               di Pasar Global

               Meningkatkan          Investasi pada sektor teknologi hijau seperti penyimpanan energi, kendaraan listrik,
               Diversifikasi         dan pertanian berkelanjutan dapat memberikan peluang keuntungan yang tinggi di
               Portofolio ke         tengah meningkatnya fokus global pada ekonomi rendah karbon.
               Sektor Inovasi
               Teknologi Ramah
               Lingkungan



Pada periode pelaporan, SMBC Indonesia belum                      SMBC Indonesia secara konsisten terus memperkuat
melakukan kuantifikasi dampak finansial dari risiko               portofolio Produk Keuangan Berkelanjutan yang telah
dan peluang terkait perubahan iklim terhadap posisi               menjadi bagian dari solusi perbankan. Inisiatif produk
keuangan, kinerja, dan arus kas, mempertimbangkan                 ini merupakan wujud nyata komitmen SMBC Indonesia
bahwa pelaksanaan CRST masih dalam tahap pilot                    dalam mendukung nasabah menavigasi proses transisi
project sehingga belum sepenuhnya mencerminkan                    menuju praktik bisnis yang lebih hijau dan bertanggung
kondisi SMBC Indonesia. Pengungkapan lebih lanjut akan            jawab.
dipertimbangkan seiring dengan perkembangan integrasi
risiko iklim dalam pengelolaan bisnis SMBC Indonesia
sejalan dengan arahan regulator. [GRI 201-2]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 59
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
58               Iklim




     METRIK & TARGET
     [OJK A.1] [SUSBA 1.1.1.1] [SUSBA 1.6.2.9] [ACGS B.1.4] [ACGS B.1.5] [IDX E-06] [IDX E-07]


     SMBC Indonesia mempertegas komitmen keberlanjutannya dengan menyelaraskan operasional dan pengembangan
     portofolio produknya untuk mendukung target keberlanjutan SMBC Group, yakni:


                                                            2030                                 2050
                                                                                                 Mencapai emisi nol bersih GRK
                           NET ZERO                         Mencapai emisi nol bersih GRK
                                                                                                 cakupan 3 (untuk Loan dan
                           EMISSION (NZE)                   cakupan 1 dan 2
                                                                                                 investasi portofolio)




     Dalam mendukung pencapaian target keberlanjutan SMBC Group, SMBC Indonesia secara konsisten
     mengimplementasikan berbagai inisiatif strategis yang selaras dengan arah transisi menuju ekonomi rendah karbon,
     antara lain sebagai berikut:
         Melakukan assurance independen atas penggunaan energi.
         Mengembangkan produk keuangan yang mendukung transisi energi.
         Mempersiapkan partisipasi dalam transaksi karbon kredit.
         Penguatan kebijakan pembiayaan sektor energi.
         Sebagaimana ditetapkan dalam Kebijakan Keberlanjutan, SMBC Indonesia akan menghentikan seluruh pembiayaan
         baru proyek pembangkit listrik berbahan bakar batu bara (dengan target implementasi efektif pada 2040).

     PENGUKURAN EMISI GAS RUMAH KACA
     [TCFD M1] [TCFD M2] [TCFD M3]
     SMBC Indonesia melakukan penghitungan emisi Cakupan 1, 2, dan 3 sebagai bagian dari upaya untuk menilai risiko
     dan peluang yang terkait dengan perubahan iklim. Pengukuran ini menggunakan satuan Ton CO2e (ton karbon dioksida
     ekuivalen) untuk memberikan gambaran yang jelas tentang dampak operasional SMBC Indonesi terhadap lingkungan.
     Dalam Cakupan 3, SMBC Indonesia mengukur emisi dari kategori non pembiayaan atau operasional maupun emisi
     pembiayaan. Emisi pembiayaan mengacu pada emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari portofolio pembiayaan, yang
     mencerminkan tanggung jawab institusi dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 60
                                                                                                         Integrating Strength for
                                                                                                               Sustainable Growth           59




SINERGI DAN KEMITRAAN UNTUK KEBERLANJUTAN
[SUSBA 1.1.2.2]
SMBC Indonesia, aktif berkolaborasi untuk menciptakan nilai positif bagi lingkungan, masyarakat, dan ekonomi secara
keseluruhan dengan berbagai elemen organisasi dan pemangku kepentingan.


   LEMBAGA PEMERINTAH

                  Dalam rangka mendukung pembangunan keberlanjutan dan implementasi keuangan berkelanjutan yang ramah lingkungan
                  dan inklusi, SMBC Indonesia menjalin kerjasama dengan pemerintah dan lembaga pemerintah terkait
                  seperti:
                  · Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
                  · Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
                  · Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)
                  · Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM)
                  · Indonesia Stock Exchange / Bursa Efek Indonesia (IDX)

   ORGANISASI MULTILATERAL, ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL, DAN KOMUNITAS

                  SMBC Indonesia memperkuat kemitraan dengan organisasi multilateral dan organisasi sosial kemasyarakatan untuk
                  mendukung program pencapaian pembangunan berkelanjutan khususnya di bidang pembiayaan berkelanjutan.,
                  pemberdayaan masyarakat, pendidikan, kesehatan, UMKM, dan lingkungan. SMBC Indonesia antara lain menjadi kerja
                  sama dengan :
                  · International Finance Corporation (IFC)
                  · Ikatan Dokter Indonesia (IDI)
                  · Komunitas Tangan Di Atas (TDA)
                  · Yayasan Tanah Air Semesta (YTAS)
                  · Perempuan Digdaya
                  · Arsanara Development Partner
                  · Womenpreneur Community

   SEKTOR SWASTA DAN AKADEMISI

                  SMBC Indonesia meyakini sinergi antara dunia usaha dan akademisi adalah salah satu kunci untuk menciptakan inovasi,
                  dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. SMBC Indonesia menjalin kemitraan dengan
                  sejumlah lembaga pendidikan, di antaranya :
                  · Podomoro University
                  · London School of Public Relations (LSPR)
                  · Universitas Indonesia
                  · Djarum Foundation
                  · Arkalearn Institute
                  · Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor (SB IPB)
                  · Universitas Bina Nusantara (BINUS)



STRATEGI DAN KONTRIBUSI SMBC INDONESIA PADA TPB
[GRI 2-22] [OJK A1] [SUSBA 1.1.1.4]
SMBC Indonesia berkomitmen mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) melalui integrasi
prinsip keberlanjutan dalam operasional dan pembiayaan.



  TANPA KEMISKINAN




     Mendukung pertumbuhan ekonomi melalui produk pembiayaan bagi segmen ritel, mikro, UKM dan bisnis korporat di Indonesia.

     Melalui program Daya, memberikan pelatihan seminar literasi keuangan bagi pelajar, mahasiswa, ibu-ibu rumah tangga,
     penyandang disabilitas, karyawan, dan lansia.

     Melalui program Daya, memberikan seminar kewirausahaan bagi yang merencanakan, memulai, meningkatkan dan
     mengembangkan usahanya.

     Memperluas akses pasar usaha nasabah secara daring melalui fitur Pasar Daya di website “Daya.id”, dan secara luring melalui
     bazaar produk nasabah dan peluang ekspor.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 61
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
60               Iklim




      TANPA KELAPARAN




        Menyediakan pembiayaan di bidang agrikultur.




      KEHIDUPAN SEHAT
      DAN SEJAHTERA




        Menyediakan layanan kesehatan gratis bagi karyawan di kantor pusat melalui pendirian fasilitas klinik Teras
        Medika.
        Melalui “Daya.id” menyediakan fitur Tips/Artikel, Pelatihan Online, Tanya Ahli, Kisah Sukses, dan Gaya Hidup.
        Menyediakan fasilitas cabang yang ramah terhadap lansia.
        Menyediakan program pembekalan bagi calon pensiunan PNS, Polri dan TNI.
        Memfasilitasi pelaksanaan kegiatan olahraga bagi karyawan melalui SMBCI Club.
        Rutin menyelenggarakan kegiatan donor darah. Pada tahun 2025 dilakukan sebanyak 3 kali pada tahun
        2025.
        Melalui program Lansia Bercerita, SMBC Indonesia mendukung peningkatan kesehatan mental nasabah
        lansia.




      PENDIDIKAN BERKUALITAS




        Memberikan seminar-seminar dalam bidang pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan, peningkatan
        kapasitas usaha, dan gaya hidup kepada nasabah dan masyarakat.
        Melalui program “Daya.id”, menyediakan fitur, seperti Tips/artikel, Pelatihan Online, Tanya Ahli, Peluang
        Usaha, Peningkatan Akses Pasar, dan Kisah Sukses di Bidang Keuangan, Usaha, dan Gaya Hidup.
        Bekerja sama dengan Djarum Foundation dalam membangun generasi muda melalui pengembangan
        fasilitas pendidikan.
        Melibatkan jajaran senior management SMBC Indonesia (termasuk jajaran direksi) untuk terlibat dalam
        memberikan edukasi dan motivasi kepada generasi muda melalui program relawan (Sahabat Daya).
        Memberikan kesempatan pertumbuhan bagi para karyawan melalui berbagai pelatihan.
        Sebanyak 24 karyawan mendapatkan beasiswa S2.
        Sebanyak 10 mahasiswa mendapatkan beasiswa dari SMBC Indonesia.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 62
                                                                                     Integrating Strength for
                                                                                           Sustainable Growth         61




 KESETARAAN GENDER




    Menjadi founder/promotor dalam organisasi Indonesia Business Coalition for Women Empowerment
    (IBCWE).
    Melalui program keragaman dan inklusi, mempraktekan kesetaraan dalam perkembangan karir dan
    remunerasi karyawan.
    • 45% dari total karyawan merupakan karyawan perempuan.
    • 50% dari jajaran Direksi adalah perempuan.
    • 40% karyawan yang menduduki posisi middle-up manager merupakan karyawan perempuan.
    • 41% dari total karyawan yang mendapatkan kesempatan promosi merupakan karyawan perempuan.
    Menyediakan lapangan kerja yang aman bagi wanita, salah satunya melalui penyediaan ruang menyusui.
    Fasilitas cuti untuk karyawan laki-laki apabila istri melahirkan.




 AIR BERSIH DAN
 SANITASI LAYAK



   SMBC Indonesia sebagai bagian dari kredit sindikasi senilai Rp8,87 triliun untuk pembangunan jaringan pipa
   air bersih di DKI Jakarta.




 ENERGI BERSIH DAN
 TERJANGKAU




   Memberikan fasilitas pembiayaan kepada korporasi di sektor energi terbarukan dan penyedia listrik.




PEKERJAAN LAYAK DAN
PERTUMBUHAN EKONOMI




   Menyelenggarakan seminar dan pendampingan kewirausahaan (business coaching) untuk mendukung
   pertumbuhan UMKM.
   Melalui “daya.id”, menyelenggarakan seminar dan pendampingan kewirausahaan (business coaching)
   untuk mendukung pertumbuhan UMKM serta memberikan akses pasar melalui kegiatan Pasar Daya dan
   Selendang Mayang.
   Menyediakan tempat bekerja yang layak dan nyaman bagi 6.139 karyawan.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 63
                 Inisiatif Keberlanjutan dan
62               Iklim




      INDUSTRI, INOVASI DAN
      INFRASTRUKTUR



        Mengembangkan inovasi teknologi dalam aktivitas layanan perbankan.
        Bekerjasama dengan Djarum Foundation dalam mengembangkan fasilitas pendidikan.
        Mengembangkan Reksadana Berbasis LST (ESG Mutual Fund) yaitu reksadana untuk tujuan-tujuan
        LST, yang diharapkan berdampak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum dan
        mengurangi kemiskinan.




      BERKURANGNYA
      KESENJANGAN




        Menyediakan pembiayaan bagi segmen ritel, mikro, dan small medium enterprises (SME).
        Memberikan literasi keuangan bagi pelajar/mahasiswa, karyawan, penyandang disabilitas, pensiunan, pelaku
        UMKM dan masyarakat umum.




      KOTA DAN PEMUKIMAN
      YANG BERKELANJUTAN




        Memberikan pembiayaan untuk sektor properti hijau.
        Mengoperasikan konsep bangunan berwawasan lingkungan di Kantor Pusat SMBC Indonesia.
        Melestarikan budaya melalui pengelolaan kantor cabang Dago yang mendapatkan penghargaan dari
        UNESCO.




      KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG
      BERTANGGUNG JAWAB




        Melalui produk perbankan digital (Jenius), SMBC Indonesia mendukung penurunan emisi yang berasal dari
        perjalanan yang harus ditempuh nasabah ke lokasi SMBC Indonesia.
        Pengelolaan limbah (waste management) bersama pihak ketiga di kantor pusat SMBC Indonesia.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 64
                                                                                      Integrating Strength for
                                                                                            Sustainable Growth          63




 PENANGANAN
 PERUBAHAN IKLIM




    Menyediakan produk keuangan berkelanjutan.
    Melakukan penghematan energi dan pengurangan emisi di seluruh jaringan kantor SMBC Indonesia.
    Menjadi bagian dari rencana transisi emisi nol bersih yang dicanangkan SMBC Group.
    Potensi penyerapan karbon dioksida (CO2) melalui penanaman 4.096 pohon sejak tahun 2023.




 EKOSISTIM LAUTAN                        EKOSISTIM DARATAN




   Menetapkan prosedur pemeriksaan risiko lingkungan dan sosial dalam setiap proses bisnis yang dituangkan
   dalam kebijakan perkreditan SMBC Indonesia.




 PERDAMAIAN, KEADILAN DAN
 KELEMBAGAAN YANG TANGGUH




   Membangun institusi yang bersih, berintegritas dan menyediakan sarana pelaporan pelanggaran
   (whistleblowing system).
   Melibatkan partisipasi karyawan melalui serikat pekerja dan perjanjian kerja bersama.




 KEMITRAAN UNTUK
 MENCAPAI TUJUAN




   Bermitra dengan para ahli, perguruan tinggi, pemerintah, perusahaan, dan LSM untuk meningkatkan
   kapasitas nasabah dan masyarakat dalam bidang pengembangan kapasitas diri, literasi keuangan,
   kewirausahaan, dan gaya hidup.
   Terlibat dalam keanggotaan berbagai asosiasi untuk memajukan kinerja demi tercapainya peningkatan
   ekonomi bagi Indonesia.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 65
                         Kinerja Ekonomi dan
64                       Keuangan Berkelanjutan




     Laporan Keberlanjutan 2025                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 66
                                                       Integrating Strength for
                                                             Sustainable Growth         65




                             Kinerja Ekonomi
                             dan Keuangan
                             Berkelanjutan

                             SMBC Indonesia
                             memiliki aspirasi untuk
                             menggerakkan
                             perubahan positif
                             melalui dukungan pada
                             proyek-proyek yang
                             memberi manfaat nyata
                             bagi lingkungan dan
                             kesejahteraan sosial.




Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 67
                          Kinerja Ekonomi dan
66                        Keuangan Berkelanjutan




     Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia terus                              produk keuangan berkelanjutan seperti Green Loan,
     menunjukkan ketahanan di tengah ketidakpastian                             Sustainability Link Loan, ESG Deposit dan juga Green
     global, didorong oleh pertumbuhan konsumsi domestik,                       Deposit. SMBC Indonesia juga terus memperkuat inovasi
     peningkatan ekspor, serta percepatan pembangunan                           produk dan layanannya melalui pemanfaatan teknologi
     infrastruktur. SMBC Indonesia berperan aktif dalam                         digital untuk mendorong akses pembiayaan dan
     mendorong transisi Indonesia menuju ekonomi rendah                         pengelolaan keuangan yang lebih luas di masyarakat
     karbon dengan memperluas kontribusi di berbagai                            sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang kuat di
     bidang, termasuk pembiayaan proyek berkelanjutan.                          masyarakat.

     SMBC Indonesia terus mengupayakan pembiayaan                               Berbagai proyek strategis lainnya yang didukung oleh
     berkelanjutan    dengan      ditunjukannya   kinerja                       SMBC Indonesia pada tahun 2025 mencakup:
     penyaluran kredit yang terus meningkat yakni melalui




     PROYEK BERWAWASAN LINGKUNGAN

             Green Loan untuk transportasi ramah lingkungan

       SMBC Indonesia mendukung pembangunan ekosistem transportasi ramah lingkungan melalui pembiayaan bagi sektor
       usaha dalam rantai nilai kendaraan listrik (Electric Vehicle), dari proses produksi kendaraan hingga penjualan pada tingkat
       ritel (melalui perusahaan pembiayaan). Salah satunya melalui penyaluran kredit sindikasi dengan tranche hijau senilai USD
       400 juta kepada nasabah debitur segmen korporasi, yang digunakan untuk proses produksi dan perakitan kendaraan listrik
       (electric vehicle).


             Sustainability-Linked Loan

       SMBC Indonesia menyalurkan Sustainability-Linked Loan untuk mendukung nasabah yang berkomitmen pada target
       keberlanjutan selaras dengan best market practice.


             Green Loan untuk energi terbarukan

       SMBC Indonesia aktif mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Salah satunya dengan kerja sama
       strategis bersama SUN Energy, pengembang PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) komersial dan industri, melalui fasilitas
       pembiayaan sebesar USD 10 juta.




     PROYEK KEUANGAN INKLUSIF

             Pembiayaan UMKM perempuan

       SMBC Indonesia mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pembiayaan UMKM secara inklusif. Portofolio
       pembiayaan untuk pelaku UMKM perempuan mencapai Rp3,45 triliun atau naik 4,16% dibandingkan tahun 2024.



             Program zakat melalui Jenius

       SMBC Indonesia mendukung digitalisasi zakat untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas dalam penyaluran
       zakat di masyarakat melalui kemitraan dengan sejumlah lembaga sosial dan zakat resmi yang terpercaya dan terdaftar. Pada
       tahun 2025, Jenius memfasilitasi pembayaran donasi dan zakat secara digital melalui BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah
       Zakat.

       Pada bulan Ramadan 2025 (3 Maret – 30 April 2025), dalam rangka berbagi kebahagiaan Ramadhan, SMBC Indonesia
       menyelenggarakan Program Ramadhan dengan memberikan tambahan donasi sebesar Rp25.000 untuk setiap transaksi
       zakat oleh nasabah senilai minimal Rp150.000 via aplikasi Jenius dan via website mitra dengan menggunakan aplikasi Jenius.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 68
                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                      Sustainable Growth            67




                         PENGHARGAAN TERKAIT PEMBIAYAAN BERKELANJUTAN


         1    Investing on Climate by Editors Choice                    2    Indeks Integritas Bisnis Lestari
              Award 2025                                                     (INSTAR) 2025

    SMBC Indonesia meraih penghargaan Investing on                 SMBC Indonesia meraih predikat INSTAR Verified
    Climate by Editors Choice Award 2025 kategori                  Company dalam penghargaan Indeks Integritas
    Best Emission Reduction dan Best Climate dari                  Bisnis Lestari (INSTAR) 2025 yang diselenggarakan
    Investing on Climate by Editors Choice Award 2025              oleh Tempo Data Science, Transparency International
    sebagai perusahaan yang telah berkontribusi secara             Indonesia (TII), dan Institute for Strategic Initiatives
    signifikan dalam memitigasi dampak perubahan iklim             (ISI). Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-
    melalui berbagai inisiatif serta investasi berkelanjutan.      perusahaan yang telah menerapkan prinsip integritas
                                                                   dan keberlanjutan dalam operasional bisnis.




KINERJA DAN PERTUMBUHAN KEUANGAN
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang solid, dengan pendapatan
operasional perusahaan pada tahun pelaporan sebesar Rp18,4 triliun atau meningkat 5,8% dari tahun sebelumnya.


                                                      Kinerja Keuangan
                                                          [OJK F.2]
                             Uraian                                     2025                2024                  2023
                                                  Ringkasan Neraca (Rp Miliar)
Total aset                                                                  245.848              241.096               201.448
Aset produktif                                                               246.213            202.950                  197.326
Pinjaman yang diberikan & pembiayaan syariah                                   155.011           149.972                 156.561
Piutang pembiayaan                                                               30.377            29.433                       -
Dana pihak ketiga                                                              131.001             121.318             108.199
Pinjaman yang diterima                                                         41.905              52.633                34.284
Efek-efek yang diterbitkan                                                       6.794              2.940                     201

Jumlah liabilitas                                                            192.392             186.350                 160.165

Jumlah ekuitas                                                                 53.456              54.746                41.283
                                                 Ringkasan Laba Rugi (Rp Miliar)
Pendapatan bunga bersih                                                          15.912            15.208                12.044
Pendapatan operasional lainnya                                                    2.527             2.221                 1.689*
Beban operasional                                                            (10.069)              (9.428)               (7.222)*
Biaya CKPN                                                                     (8.047)             (3.897)               (3.050)
Pendapatan operasional bersih                                                       324             4.104                  3.461
Laba bersih tahun berjalan                                                         (102)            3.216                 2.682
Jumlah laba komprehensif                                                          (480)             3.291                  2.701
Pendapatan operasional bank                                                    18.439              17.429                 14.118

Laba bersih bank                                                                   (102)            3.216                 2.682




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 69
                         Kinerja Ekonomi dan
68                       Keuangan Berkelanjutan




                                   Uraian                                       2025               2024                   2023
                                                                Rasio Kinerja
     Rasio Kecukupan Modal Minimum (KPMM)                                              29,31%            30,02%                29,90%
     Aset produktif bermasalah dan aset non-produktif bermasalah                        1,23%              1,20%                 0,68%
     terhadap total aset produktif dan aset non-produktif
     Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif                            1,22%              1,19%                 0,68%
     Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan                            3,06%              2,60%                   2,46%
     terhadap aset produktif
     NPL gross                                                                         2,59%              2,50%                   1,36%
     NPL net                                                                           0,85%               1,07%                 0,40%
     Return on Asset (ROA)                                                              0,12%             1,80%                   1,73%
     Return on Equity (ROE)                                                             1,13%             6,83%                   6,54%
     Net Interest Margin (NIM)                                                         7,02%               7,10%                  6,45%
     Rasio Efisiensi (BOPO)                                                            97,71%             83,21%                 83,72%
     Loan to Deposit Ratio (LDR)                                                   140,33%              147,04%               142,68%
                                                     Nilai Liquidity Coverage Ratio (LCR)
     a. LCR secara individu                                                        193,34%              221,49%                  177,57%
     b. LCR secara konsolidasi                                                     229,42%              253,71%               199,68%

     Catatan:
     • Data pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya
       yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), dan PT Summit Oto Finance (SOF).
     • (*) Penyajian ulang dilakukan terhadap data Pendapatan Operasional Lainnya dan Beban Operasional tahun 2023 karena adanya
       penghitungan ulang, sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada laporan
       sebelumnya.


     TAKSONOMI KEUANGAN                                                   KINERJA KEUANGAN
     BERKELANJUTAN                                                        BERKELANJUTAN
     Sebagai bagian dari komitmen SMBC Indonesia dalam                    [OJK B.3] [OJK F.26] [SUSBA 1.5.1.2]
     mengimplementasikan keuangan berkelanjutan, SMBC                     SMBC Indonesia mengembangkan berbagai produk
     Indonesia juga mengikuti arahan Otoritas Jasa Keuangan               berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan
     (OJK) dalam uji coba pelaporan Taksonomi Keuangan                    dan sosial, antara lain Green Loan, Social Loan, dan
     Berkelanjutan Indonesia (TKBI), yaitu sistem klasifikasi             Sustainability-Linked Loan, sebagai wujud komitmen
     nasional yang dikembangkan OJK untuk mengidentifikasi                untuk mendukung pembiayaan yang ramah lingkungan
     dan mengelompokkan kegiatan ekonomi berdasarkan                      sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
     kontribusinya terhadap tujuan perlindungan lingkungan
     dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.                          SMBC Indonesia membentuk unit kerja ESG Solutions
     TKBI menjadi rujukan penting bagi sektor jasa keuangan               Team, yaitu tim khusus yang dibentuk untuk mendukung
     untuk meningkatkan transparansi, mengarahkan                         nasabah dalam mendukung upaya dekarbonisasi
     pembiayaan ke aktivitas ramah lingkungan, serta                      nasabah melalui solusi keuangan inovatif. Selain itu,
     mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.                     pada tahun 2025, SMBC Indonesia juga membentuk
                                                                          Divisi Sustainable Business Strategy, yang memiliki
     Pada pelaporan uji coba TKBI pada Desember 2025,                     peran antara lain merumuskan strategi bisnis yang
     SMBC Indonesia telah melaporkan 68 debitur dengan                    selaras dengan agenda keberlanjutan dan menyusun
     total nilai Baki Debet sebesar Rp20,5 triliun. Di mana               kebijakan yang mendukung praktik ramah lingkungan
     sebesar 20,48% teridentifikasi dalam kategori Hijau dan              dan tanggung jawab sosial. [SUSBA 1.5.1.5] [SUSBA 1.5.1.2]
     Transisi. Capaian ini mencerminkan peran aktif SMBC
     Indonesia dalam mendukung pembiayaan kegiatan                        Pada tahun 2025, SMBC Indonesia menyalurkan
     ekonomi yang berkontribusi positif terhadap agenda                   pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp17,8 triliun atau
     keberlanjutan nasional, sekaligus mendorong debitur                  setara dengan 11,89% dari total portofolio pembiayaan
     untuk melakukan transformasi menuju praktik usaha                    bank sebesar Rp149.88 triliun. [FS10]
     yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 70
                                                                                               Integrating Strength for
                                                                                                     Sustainable Growth           69




                             Edukasi dan Penguatan Kapasitas Pemangku Kepentingan

          Seminar “Sustainability and      SMBC Indonesia memberikan edukasi mengenai pentingnya penghitungan emisi
          GHG Accounting: Navigating       karbon dalam mendukung keberlanjutan perusahaan bagi nasabah korporasi
          Climate Regulations in           kami. Seminar dipandu oleh konsultan penghitungan emisi yang memaparkan
          Indonesia”                       mekanisme penghitungan emisi cakupan 1,2, dan 3. Seminar diikuti 81 peserta
          [SUSBA 1.5.1.4]                  perwakilan nasabah korporasi.


          Kampanye Kesadaran               SMBC Indonesia aktif dalam menyelenggarakan event dan sosialisasi bagi nasabah
          Keuangan Berkelanjutan           segmen korporasi terkait pembiayaan berkelanjutan serta best market practice.
          [SUSBA 1.5.1.4]


          Edukasi Pemasok                  Seminar dengan topik seputar keberlanjutan bagi pemasok dilakukan setiap tahun.
          [SUSBA 1.5.1.4]                  Pada tahun 2025 seminar mengambil topik pengelolaan Sumber Daya Manusia
                                           yang berkelanjutan. Pilihan topik disesuaikan dengan hasil riset internal yang
                                           menyatakan bahwa pengelolaan SDM yang berkelanjutan merupakan topik yang
                                           diminati dan dibutuhkan oleh pemasok.




Adapun detail dari pembiayaan berkelanjutan, SMBC Indonesia menyalurkan pembiayaan sebesar Rp7,6 triliun yang
mendukung aktivitas hijau (KUBL), dan memberikan pembiayaan di bidang sosial sebesar Rp10,19 triliun dari total
pembiayaan yang disalurkan oleh SMBC Indonesia.


                                  Kinerja Keuangan yang Berkaitan dengan Keberlanjutan
                                                   [OJK B.1.d] [OJK C.4]
                Uraian                           2025                          2024                          2023

Jenis produk yang memenuhi kriteria Produk Pendanaan                 Produk Pendanaan             Produk Pendanaan
kegiatan usaha berkelanjutan        Berkelanjutan:                   Berkelanjutan:               Berkelanjutan:
                                    • ESG Deposit                    • ESG Deposit                • ESG Deposit
                                    • Green Deposit                  • Green Deposit              • Green Deposit
                                       Produk Pembiayaan             Produk Pembiayaan            Produk Pembiayaan
                                       Berkelanjutan:                Berkelanjutan:               Berkelanjutan:
                                       • Green Loan                  • Green Loan                 • Green Loan
                                       • Social Loan                 • Social Loan                • Social Loan
                                       • Sustainability-Linked       • Sustainability-Linked      • Sustainability-Linked
                                         Loan                          Loan                         Loan
                                       Produk Pembiayaan UMKM Produk Pembiayaan UMKM Produk Pembiayaan UMKM
                                       Produk Investasi              Produk Investasi             Produk Investasi
                                       Keberlanjutan:                Keberlanjutan:               Keberlanjutan:
                                       • Reksadana ESG               • Reksadana ESG              • Reksadana ESG

Nominal produk dan/atau jasa yang                           17.821                       18.126                        13.775
memenuhi kriteria kegiatan usaha
berkelanjutan (Rp miliar)

Persentase Total Portofolio KKUB Terhadap Total Portofolio Bank

a. Penghimpunan dana                                       0,06%                        0,05%*                         0,10%*

b. Penyaluran dana                                         11,89%                       12,42%                         9,49%




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 71
                            Kinerja Ekonomi dan
70                          Keuangan Berkelanjutan




                        Uraian                                   2025                               2024                               2023

     Kinerja Keuangan Inklusif (Jenius)

     Fitur yang dikembangkan                                                        2                                  1                                  4

     Jumlah nasabah Jenius                                                5.198.105                         5.199.264                          4.497.649

     Jumlah transaksi                                                 136.344.538                        136.048.634                         113.812.489

     Catatan:
     * Penyajian ulang data Penghimpunan Dana tahun 2024 dan 2023 dilakukan karena adanya penyesuaian klasifikasi produk penghimpunan dana,
       sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah dibandingkan dengan data yang dilaporkan sebelumnya.



     Jenius merupakan program digital unggulan dari SMBC                            DISTRIBUSI PEROLEHAN NILAI
     Indonesia. Kemajuan digitalisasi dan teknologi internet
                                                                                    EKONOMI
     memungkinkan layanan perbankan menjangkau
                                                                                    [GRI 201-1] [OJK B.1]
     masyarakat luas seluruh Indonesia, mulai dari kota
                                                                                    Perolehan nilai ekonomi SMBC Indonesia didistribusikan
     besar hingga di daerah terpencil yang memiliki jaringan
                                                                                    secara seimbang kepada para pemangku kepentingan
     internet. Dalam konteks ini, SMBC Indonesia tidak lagi
                                                                                    sebagai wujud tanggung jawab perusahaan. Sebagian
     membedakan berdasarkan kondisi atau lokasi geografis,
                                                                                    besar dialokasikan untuk pembayaran beban operasional,
     karena akses digital telah menghapus batasan tersebut,
                                                                                    remunerasi karyawan, serta kewajiban pajak kepada
     sehingga nasabah dapat menikmati layanan perbankan
                                                                                    negara. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan dana
     kapan saja dan di mana saja. [FS13]
                                                                                    untuk dividen pemegang saham, pengembangan usaha,
                                                                                    serta kontribusi sosial melalui program keberlanjutan
     Dalam menjalankan operasionalnya, SMBC Indonesia
                                                                                    dan tanggung jawab sosial perusahaan. Distribusi
     tidak mendapatkan subsidi maupun bantuan finansial
                                                                                    ini mencerminkan upaya SMBC Indonesia dalam
     apapun dari pemerintah [GRI 201-4]. SMBC Indonesia
                                                                                    menciptakan nilai jangka panjang yang bermanfaat bagi
     termasuk dalam Domestic Systemically Important Bank
                                                                                    seluruh pihak terkait.
     (D-SIB). [FN-CB-550a.1]
                                         Distribusi Perolehan Nilai Ekonomi (Rp Miliar)
                                                      [GRI 201-1] [OJK B.1]
                                    Keterangan                                             2025                     2024                     2023

      NILAI EKONOMI LANGSUNG YANG DITERIMA

      Pendapatan bunga dan syariah                                                               24.235                    23.588                  18.816

      Pendapatan operasional lainnya (bersih)                                                       1.811                   1.590                   1.484

      Jumlah nilai ekonomi yang diterima                                                         26.047                    25.179                 20.299

      NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN

      Biaya operasional                                                                            3.887                    3.951                   3.274

      Gaji dan tunjangan karyawan                                                                  5.524                   4.850                    3.756

      Biaya bunga dan bagi hasil dana syirkah                                                      8.323                   8.380                     6.772

      Pembayaran dividen*                                                                            563                      472                     619

      Pembayaran kepada pemerintah (PPh dan PPN)*                                                    677                     892                      861

      Penyaluran dana CSR*                                                                           3,19                    3,42                    2,88

      Jumlah nilai ekonomi yang didistribusikan                                                   17.734                    17.182                 15.282

      NILAI EKONOMI YANG DITAHAN                                                                   8.312                    7.997                   5.018

     Catatan:
     - Data pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasian PT Bank SMBC Indonesia Tbk yang mencakup PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO),
        dan PT Summit Oto Finance (SOF), berdasarkan laporan keuangan audited tahun 2025 yang disusun sesuai Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (PSAK).
     - (*) Data tertentu hanya mencerminkan kinerja entitas Bank (bank only).

     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 72
                                                                                                         Integrating Strength for
                                                                                                               Sustainable Growth              71




TARGET DAN KINERJA PORTOFOLIO

 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                                                       [OJK F.2]

                    Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi Perbandingan Target dan Realisasi
                              Pembiayaan                  Pendapatan Operasional                  Laba/Rugi
      Tahun                    (Rp Miliar)                       (Rp Miliar)                       (Rp Miliar)

                           Target           Realisasi            Target             Realisasi            Target             Realisasi

      2025                    186.118            185.388              18.947              18.439               2.827                (102)

      2024                    199.125            179.405               18.456              17.429              2.680                3.216

      2023                    160.131             156.561              14.232                14.118            2.826               2.682


Catatan:
Data pada tabel di atas merupakan data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya yaitu
PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), dan PT Summit Oto Finance (SOF).


     Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan atau
                               Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
                                                        [OJK F.3]

                        Perbandingan Target dan Realisasi Portofolio Berwawasan Lingkungan dan Sosial
                                                          (Rp Miliar)

                    Tahun                                        Target                                       Realisasi

                    2025                                                           18.875                                         17.821

                    2024                                                           15.477*                                        18.126

                    2023                                                           14.998                                         13.775

Catatan:
*Penyajian ulang dilakukan terhadap data target 2024 karena adanya penghitungan ulang, sehingga menghasilkan nilai target yang lebih rendah
dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada laporan sebelumnya.


                         Portofolio Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan (Rp Miliar)
                                             [OJK F.3] [FS7] [FS8] [SUSBA 1.6.2.1]
                                                            Proporsi Pembiayaan Berkelanjutan
                      Keterangan                                                                       2025         2024         2023
                                                             terhadap Total Pembiayaan Bank
 Penghimpunan dana*                                                                          0,06%           67         52**         95**
 Penyaluran dana                                                                           11,89%        17.821        18.126      13.775
 Energi terbarukan                                                                           0,46%         691         1.244        1.142
 Efisiensi energi                                                                            0,13%          193         294             397
 Pengelolaan sumber daya alam hayati dan                                                     2,67%       4.009         4.058       4.802
 penggunaan lahan berkelanjutan
 Transportasi ramah lingkungan                                                               0,22%          331           100            122
 Pengelolaan air dan air limbah yang berkelanjutan                                           0,22%         337
 Produk yang dapat mengurangi penggunaan                                                     0,00%            0           901        660
 sumber daya dan menghasilkan lebih sedikit
 polusi (eco-efficient)
 Bangunan berwawasan lingkungan yang                                                         0,34%          510           510        560
 memenuhi standar atau sertifikasi yang diakui
 secara nasional, regional, atau internasional


Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 73
                          Kinerja Ekonomi dan
72                        Keuangan Berkelanjutan




                                                                Proporsi Pembiayaan Berkelanjutan
                              Keterangan                                                                          2025         2024          2023
                                                                 terhadap Total Pembiayaan Bank
      Kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang                                                  0,31%             466           406                  -
      berwawasan lingkungan lainnya
      Kegiatan UMKM – Pembiayaan Langsung                                                        6,80%            10.186        10.613         6.092
      Kegiatan UMKM - Pembiayaan Tidak langsung                                                   0,73%            1.100              -                -



     Catatan:
     * Penghimpunan dana berasal dari produk ESG Deposit, dengan proporsi terhadap total penghimpunan dana SMBC Indonesia
     ** Penyajian ulang data Penghimpunan Dana tahun 2024 dan 2023 dilakukan karena adanya penyesuaian klasifikasi produk penghimpunan
        dana, sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah di tahun 2024 dan lebih tinggi di tahun 2023, dibandingkan dengan data yang dilaporkan
        sebelumnya.



     PORTOFOLIO BISNIS MENURUT                                                 melakukan diversifikasi portofolio sekaligus berkontribusi
                                                                               pada pertumbuhan beragam aspek perekonomian.
     SEKTOR DAN UKURAN
                                                                               Berikut adalah informasi terkait sektor dan ukuran,
     [FS6]
                                                                               namun SMBC Indonesia tidak melakukan klasifikasi
     SMBC Indonesia menyalurkan pembiayaan ke berbagai
                                                                               rekening tabungan dan giro berdasarkan rekening pribadi
     sektor dan jenis usaha sebagai langkah strategis untuk
                                                                               dan bisnis. [FN-CB-000.A]

                                           Pembiayaan Menurut Segmen Usaha (Sektor) dan Ukuran
                                                [FN-CB-240a.1] [FN-CB-000.B] [SUSBA 1.6.2.1]
                                                     2025                               2024                                     2023
                 Keterangan
                                            Jumlah          Rp Miliar         Jumlah            Rp Miliar             Jumlah              Rp Miliar

     Korporasi dan Komersial                    3.412          105.366             3.285             98.896                   2.418          104.904

     Retail Lending                           740.879            20.119         798.845               21.867               391.016            22.403

     Mikro                                      8.212             1.683             8.916              1.940                34.044              1.306

     Usaha Kecil dan Menengah                   9.997           13.488             8.964              14.362                  5.414            13.255

     Joint Finance                            346.011             5.541           354.161              5.565                161.533              1.139

     Jenius                                 5.515.086             3.558        5.565.263               3.198               604.181             2.049

     Lain-lain                                   1.873               121            1.987                   110              2.395                    117

     Total                                  6.625.470          149.876         6.741.421            145.938              1.201.001            145.173

     Sebagai bagian dari aspirasi dalam menjaga kualitas                       UMKM yang mengalami keterlambatan atau gagal bayar
     portofolio pembiayaan, SMBC Indonesia secara rutin                        pada waktunya tercatat sebesar Rp747,23 miliar dengan
     memantau kinerja kredit yang disalurkan. Pinjaman                         rasio NPL sebesar 7,34%. [FN-CB-240a.2]


                                      Pembiayaan Konvensional Menurut Segmen Usaha (Rp Miliar)
                                                   [FN-CB-410a.1] [SUSBA 1.6.2.1]
                               Keterangan                                   2025                       2024                           2023

     Rumah tangga                                                                   27.349                         29.137                     25.789

     Perdagangan                                                                     18.184                        17.297                     18.890

     Perindustrian                                                                 39.990                         29.558                       32.871

     Jasa lainnya                                                                   35.365                        36.814                      33.503

     Pertanian                                                                        4.194                        3.875                       3.989



     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 74
                                                                                        Integrating Strength for
                                                                                              Sustainable Growth          73




                      Keterangan                           2025                  2024                  2023

Jasa akomodasi                                                       317                  190                     184

Konstruksi                                                        5.289                  5.391                  5.845

Transportasi dan komunikasi                                       13.360                15.588                 12.925

Pertambangan                                                       1.415                2.404                  6.029

Lainnya                                                            4.413                5.685                   5.148

Total                                                           149.876               145.938                 145.173


SMBC Indonesia tidak menyajikan pengungkapan portofolio pembiayaan berdasarkan wilayah geografis karena
seluruh kegiatan operasional dan penyaluran pembiayaan Perusahaan dilakukan di Indonesia. Dalam praktik pelaporan
internasional dan GRI Standards, wilayah geografis mengacu pada klasifikasi region yang digunakan oleh World Bank
(seperti East Asia and Pacific, Europe and Central Asia, North America, dan sebagainya), sehingga pelaporan ini tidak
relevan bagi SMBC Indonesia. [FS6]


DAMPAK USAHA DAN UPAYA                                       Risiko-risiko ini memerlukan pengelolaan yang cermat
                                                             melalui kebijakan pembiayaan berkelanjutan, penilaian
PENGELOLAAN
                                                             risiko lingkungan dan sosial, serta pendampingan
[SUSBA 1.6.2.11] [SUSBA 1.1.1.2] [OJK F.23] [OJK F.28]
                                                             nasabah untuk mengadopsi praktik yang lebih
Aktivitas pembiayaan SMBC Indonesia menghasilkan
                                                             bertanggung jawab. SMBC Indonesia melakukan
dampak positif terhadap perekonomian, lingkungan, dan
                                                             pemantauan terhadap penilaian kinerja keberlanjutan
sosial. Dampak ekonomi diwujudkan melalui penciptaan
                                                             nasabah korporasi, pengukuran jejak karbon portofolio,
lapangan kerja, peningkatan kapasitas usaha kecil dan
                                                             dan pelibatan pemangku kepentingan secara regular.
menengah, serta penguatan rantai pasok nasional.
                                                             SMBC Indonesia juga melakukan strategi diversifikasi
Dampak lingkungan meliputi dukungan pada proyek
                                                             portofolio dengan meningkatkan porsi pembiayaan hijau,
energi terbarukan, efisiensi energi, dan transportasi
                                                             sekaligus mengurangi eksposur terhadap sektor berisiko
rendah emisi. Sedangkan dampak sosial tercermin dari
                                                             tinggi.
peningkatan literasi keuangan dan inklusi keuangan.

Namun demikian, SMBC Indonesia menyadari bahwa
terdapat dampak tidak langsung yang berpotensi negatif       PERMASALAHAN PENERAPAN
dari pembiayaan yang disalurkan, terutama berasal dari       KEUANGAN BERKELANJUTAN
aktivitas pembiayaan kepada sektor-sektor dengan             [OJK E.5]
intensitas karbon tinggi yang dapat berkontribusi pada       SMBC Indonesia berupaya untuk menerapkan prinsip
peningkatan emisi gas rumah kaca, serta proyek skala         keuangan berkelanjutan di seluruh aspek operasional
menengah hingga besar yang berpotensi menimbulkan            perusahaan. Dalam perjalanannya, terdapat sejumlah
risiko lingkungan dan juga sosial, termasuk relokasi         tantangan internal dan eksternal yang menjadi pendorong
masyarakat dan perubahan tata guna lahan yang                bagi perusahaan untuk terus mengembangkan solusi
memengaruhi ekosistem lokal. Tantangan lain mencakup         strategis yang adaptif dan inovatif.
potensi peningkatan limbah dan konsumsi sumber daya
oleh nasabah, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat
menimbulkan degradasi lingkungan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 75
                         Kinerja Ekonomi dan
74                       Keuangan Berkelanjutan




                      PERMASALAHAN                                                    MITIGASI

        Internal      Belum meratanya pemahaman karyawan                 Edukasi dan pelatihan
                      mengenai keuangan berkelanjutan                    Evaluasi sistem secara berkala dengan tetap
                      Integrasi prinsip keberlanjutan dalam              menjaga efisiensi
                      operasional masih perlu diperkuat


        Eksternal     Dampak perubahan iklim terhadap debitur            Penilaian risiko berbasis iklim dan
                      Belum ratanya pemahaman keberlanjutan di           restrukturisasi pinjaman
                      rantai pasok                                       Edukasi kepada pemasok
                      Dinamika regulasi                                  Monitoring oleh tim khusus
                      Kurangnya insentif untuk pembiayaan hijau          Inovasi produk dan skema pembiayaan hijau
                                                                         yang kompetitif dan menarik bagi nasabah



     RANTAI PASOK                                                  Pada periode pelaporan, pemantauan aspek sosial
     [GRI 2-6] [GRI 414-1] [GRI 414-2]                             dilakukan terhadap vendor yang berada dalam
     Rantai pasok SMBC Indonesia meliputi penyedia layanan         mekanisme monitoring Corporate Procurement (CP)
     tenaga kerja serta penyedia barang dan jasa pendukung         yang mencakup 110 vendor atau sekitar 48,7% dari
     operasional. Seluruh vendor diwajibkan memenuhi               total vendor yang memiliki kontrak aktif. Berdasarkan
     ketentuan peraturan perundang-undangan serta                  hasil penilaian tersebut, tidak terdapat vendor yang
     komitmen terhadap etika, kepatuhan, hak asasi manusia,        diidentifikasi memiliki dampak lingkungan dan
     dan tanggung jawab lingkungan sesuai kebijakan serta          sosial negatif yang signifikan. Perusahaan akan
     perjanjian kerja sama SMBC Indonesia.                         mempertimbangkan perluasan cakupan penilaian
                                                                   dan pemantauan aspek sosial dan lingkungan secara
                                                                   bertahap guna memperkuat pengelolaan risiko dalam
                                                                   rantai pasok.



                       110                           582,41 miliar                         100%
                                                                                           PROPORSI PENGELUARAN
                       TOTAL                         TOTAL NILAI
                                                                                           UNTUK VENDOR LOKAL
                       VENDOR                        PENGADAAN
                                                                                           (DARI INDONESIA) [GRI 204-1]




     PENDEKATAN DAN PELAPORAN                                      persetujuan Direktur Keuangan, serta ditinjau setiap tahun
                                                                   untuk memastikan kesesuaian dengan perkembangan
     PAJAK
                                                                   regulasi dan tujuan keberlanjutan perusahaan. Informasi
                                                                   mengenai kinerja perpajakan ini disampaikan secara
     PENDEKATAN TERHADAP PAJAK
                                                                   transparan melalui laporan keberlanjutan yang
     [GRI 207-1]
                                                                   dipublikasikan di situs resmi perusahaan.
     SMBC Indonesia memandang pajak sebagai bagian
     penting dari kontribusi perusahaan dalam pembangunan
     ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
                                                                   TATA KELOLA DAN MANAJEMEN RISIKO PAJAK
                                                                   [GRI 207-2]
     SMBC Indonesia memastikan pada kepatuhan,
                                                                   Pengawasan atas strategi pajak SMBC Indonesia berada
     transparansi, dan akurasi dalam seluruh kewajiban
                                                                   di bawah tanggung jawab Direktur Keuangan dan
     perpajakan. Strategi, pengelolaan, dan pembiayaan
                                                                   dilaksanakan oleh Divisi Manajemen Pajak. Perusahaan
     pajak dilaksanakan oleh Divisi Manajemen Pajak dengan



     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 76
                                                                                               Integrating Strength for
                                                                                                     Sustainable Growth            75




telah menetapkan SOP guna memastikan kepatuhan                     mendukung tujuan strategis perusahaan, sekaligus
serta mengendalikan risiko perpajakan. Tanggung jawab              mempertimbangkan pandangan serta masukan dari
pajak juga ditanamkan dalam budaya perusahaan                      para pemangku kepentingan, termasuk OJK dan
melalui program edukasi dan pelatihan. Selain itu,                 asosiasi industri perbankan. SMBC Indonesia tidak
pemantauan dan evaluasi dilakukan secara berkala oleh              melakukan advokasi pajak, dan memastikan seluruh
pihak internal maupun eksternal yang independen untuk              praktik perpajakan dijalankan selaras dengan prinsip tata
menjamin akuntabilitas dan kepatuhan. SMBC Indonesia               kelola yang baik. Para pemangku kepentingan dapat
menyediakan sarana pelaporan terkait pelanggaran                   memberikan masukan secara langsung, pertemuan-
integritas terkait pajak melalui sistem pelaporan                  pertemuan maupun email yang ditangani oleh Divisi
pelanggaran SMBC Indonesia, yang akan diproses sesuai              Perpajakan.
dengan prosedur whistleblowing (lihat halaman 147).
Dengan pendekatan ini, SMBC Indonesia senantiasa                   LAPORAN PAJAK PER NEGARA
menjaga integritas dan reputasi perusahaan.                        [GRI 207-4]
                                                                   SMBC Indonesia hanya beroperasi di Indonesia, sehingga
PEMANGKU KEPENTINGAN DAN KEPEDULIAN                                laporan pajak hanya disusun untuk kegiatan di Indonesia.
PAJAK                                                              Beban pajak SMBC Indonesia dihitung berdasarkan laba
[GRI 207-3]                                                        sebelum pajak sebagaimana disajikan dalam laporan
SMBC Indonesia bekerja sama dengan otoritas pajak                  keuangan, dengan mengacu pada tarif pajak badan yang
untuk memastikan kepatuhan melalui mekanisme                       berlaku di Indonesia. Perbedaan antara laba akuntansi
real-time audit dengan pendekatan yang kooperatif                  dan laba kena pajak dapat timbul akibat penyesuaian
dan transparan. Kebijakan perpajakan dirancang untuk               fiskal sesuai ketentuan perpajakan.



    Pajak Penghasilan Badan                   Pajak Penghasilan Karyawan                    Total Pajak Penghasilan Badan &
                                                                                              Pajak Penghasilan Karyawan
271.332      514.201         515.697       406.065      377.713        345.134              677.397       891.914     860.831




  2025         2024           2023           2025           2024         2023                2025          2024         2023




PRODUK DAN LAYANAN                                                 Melalui unit bisnis yang dimiliki dan juga sinergi dengan
SMBC Indonesia menghadirkan beragam rangkaian                      anak perusahaan di bawah konglomerasi Grup SMBC,
produk dan layanan keuangan yang mencakup segmen                   SMBC Indonesia meluncurkan berbagai inovasi produk
corporate banking hingga retail banking. Struktur layanan          dan layanan keuangan yang mudah diakses oleh seluruh
ini dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok                   lapisan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan
nasabah, mulai dari korporasi besar, pelaku usaha kecil            ekonomi nasional. Informasi produk dan layanan
dan menengah, hingga individu dan pensiunan.                       Perbankan dari SMBC Indonesia yang lengkap dapat
                                                                   dilihat di situs resmi kami bagian Produk dan Layanan.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 77
                                      Kinerja Ekonomi dan
76                                    Keuangan Berkelanjutan




                                                               PRODUK KEUANGAN SMBC INDONESIA
                                                                                                                                                                                                Corporate
     Retail                                                                                                                                                      Menyediakan solusi keuangan untuk
     Produk deposito, investasi dan layanan perbankan                                                                                                             perusahaan besar dan perusahaan
     prioritas bagi high-net-worth individuals.                                                                                                             menengah dengan memanfaatkan jaringan
     High Net-Worth Individual and Affluent                                                                                                                      dan pengalaman global Grup SMBC.

                                                                                                                                                                 Corporate, Wholesale and Commercial
     Jenius
     Layanan perbankan digital (deposito,
                                                                                                                                                                                       Corporate/Retail
     investasi, pinjaman, transaksi, valuta asing
                                                                                                                                                       Produk rekening, deposito, dan pinjaman Bisnis bagi UKM.
     dan loyalty) melalui smartphone yang
                                                                                                                                                                                 Small Medium Enterprise
     menawarkan kemudahan bertransaksi.
     Middle Class
                                                                                                                                                                                       Corporate/Retail
                                                                                                                              SMBC mikro                     Produk pinjaman bagi pemilik bisnis mikro.
     Pembiayaan otomotif oleh OTO & SOF (Anak
                                                                                                                                                                                                 Micro
     Perusahaan).
     Middle Class
                                                                                                                                                                                                       Retail
                                                                                                                                                                Pembiayaan Syariah oleh BTPN Syariah
     Produk tabungan dan pinjaman berbasis gaji/
                                                                                                                                                                                  (Anak Perusahaan).
     manfaat pensiun bagi pensiunan, serta produk
                                                                                                                                                                                              Sharia
     pinjaman bagi karyawan aktif.                SMBC senior
     Middle Class


                                                                             Retail Banking                   Corporate Banking

     PT Bank SMBC Indonesia Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS).




                                                        PENGHARGAAN TERKAIT PRODUK DAN LAYANAN

                 Bisnis Indonesia Financial Awards 2025 -                                               Customer Engagement Excellence Awards Indonesia 2025 -
                 Kategori Champion of Growth Bank KBMI 3 -                                              Kategori Always Customer-first (Moengage)
                 (Bisnis Indonesia)

                 Bank Service Excellence Monitor 2025 -                                                 Penghargaan Mitra Kerja Pembayaran PT ASABRI (Persero) -
                 (Infobank & Marketing Research Indonesia)                                              Excellence in Customer Satisfaction & Cooperation
                                                                                                        (PT ASABRI (Persero))



     INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK DAN/ATAU JASA
     SMBC Indonesia menempatkan transformasi digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran Perusahaan
     di dalam ekosistem keuangan nasional dan meningkatkan inklusi keuangan. Perusahaan secara berkelanjutan
     mengembangkan produk dan layanan berbasis teknologi untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, serta kemudahan
     akses layanan perbankan bagi berbagai segmen nasabah, khususnya pelaku UMKM. Upaya ini sejalan dengan komitmen
     Bank dalam mendorong inklusi keuangan dan mendukung pencapaian target Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
     (RPIM) melalui perluasan akses layanan keuangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok rentan.


      Platform Digital                   SMBC Indonesia menghadirkan platform digital inovatif yang dirancang untuk mempermudah pelaku bisnis
      Pengelolaan                        untuk menerima pembayaran, melakukan transaksi bisnis, memantau arus kas, serta mengelola keuangan
      Transaksi dan                      secara real-time dari mana saja dan kapan saja.
      Keuangan UMKM                      • TOUCHBIZ
                                         • Jenius Bisniskit

      Otomasi Proses                     Kepastian persetujuan merupakan aspek penting bagi nasabah UMKM sehingga dengan pelayanan yang lebih
      Kredit UMKM                        cepat dapat mempercepat pemanfaatan pembiayaan untuk mendukung peningkatan usaha serta meningkatkan
                                         daya saing SMBC Indonesia dalam pembiayaan UMKM. Sejak Juni 2025, unit pembiayaan mikro SMBC Indonesia
                                         meluncurkan aplikasi internal Chronos untuk memproses persetujuan pembiayaan yang dapat memangkas
                                         waktu SLA persetujuan menjadi 5 hari kerja.

      Layanan Bank                       SMBC Indonesia meluncurkan Jenius Daya untuk menjangkau nasabah pensiun dengan aplikasi yang sederhana
      Digital Ramah                      dan ramah pengguna. Dilengkapi teks berukuran besar dan fitur keamanan yang mudah digunakan, Jenius Daya
      Lansia                             memudahkan nasabah mengecek saldo, transfer uang, hingga bertransaksi dengan QRIS.


     Pengembangan produk ini mencerminkan komitmen Bank dalam mendukung inklusi keuangan dan memenuhi target
     RPIM, sekaligus memastikan penyediaan layanan keuangan yang inklusif bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan
     kelompok rentan.


     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 78
                                                                                    Integrating Strength for
                                                                                          Sustainable Growth          77




PRODUK KEUANGAN                                              SOCIAL LOAN
                                                             Social Loan adalah instrumen keuangan yang
BERKELANJUTAN
                                                             berfokus pada pembiayaan yang ditujukan
[OJK F.26]
                                                             untuk mengatasi isu sosial dalam pembangunan
SMBC Indonesia menunjukkan upaya yang serius dalam
                                                             berkelanjutan seperti perumahan yang terjangkau
menyediakan produk dan layanan keuangan berbasis
                                                             serta aktivitas bisnis yang meningkatkan akses
ESG (Environmental, Social, and Governance) melalui
                                                             kesetaraan bagi kaum marjinal. Produk ini
sejumlah produk pembiayaan berkelanjutan.
                                                             mencerminkan aspirasi SMBC Indonesia untuk
                                                             menciptakan dampak sosial yang positif dan inklusif.
    ESG DEPOSIT
    Produk keuangan berkelanjutan ini memberi imbal          REKSADANA/ESG MUTUAL FUND
    hasil yang kompetitif bagi perusahaan yang ingin         Yaitu produk investasi reksadana untuk tujuan-
    menginvestasikan dananya untuk mendukung                 tujuan LST, yang diharapkan berdampak untuk
    inisiatif proyek lingkungan dan sosial. Tersedia dalam   meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara
    mata uang rupiah dan USD, produk ini dikelola            umum dan mengurangi kemiskinan. Produk
    dengan pendekatan yang transparan dan akuntabel.         reksadana ini dikelola oleh Partner Investment
    ESG Deposit menawarkan fleksibilitas bagi nasabah        Manager dengan menggunakan pendekatan seleksi
    dengan jangka waktu investasi yang beragam.              berbasis kriteria keberlanjutan, termasuk evaluasi
    Diluncurkan tahun 2023 yang lalu, produk ini             aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG)
    merupakan inovasi pertama di kalangan perbankan          serta pengecualian terhadap sektor dengan risiko
    di Indonesia. Kriteria dan syarat kelayakan proyek       keberlanjutan tinggi.
    Deposito ESG dapat dilihat pada tautan berikut:
                                                             PEMBIAYAAN UMKM
    https://www.smbci.com/keberlanjutan/bisnis/esg--
                                                             Pembiayaan UMKM merupakan salah satu produk
    deposit--framework----indonesia--version.pdf
                                                             keuangan berkelanjutan SMBC Indonesia yang
    SUSTAINABILITY-LINKED LOAN                               dirancang untuk memperluas akses permodalan bagi
    Sustainability-Linked Loan (SLL) dari SMBC               pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai
    Indonesia merupakan produk pembiayaan yang               penggerak utama perekonomian nasional. Melalui
    menghubungkan persyaratan pinjaman dengan                skema pembiayaan yang inklusif dan bertanggung
    pencapaian target keberlanjutan perusahaan               jawab, SMBC Indonesia mendukung pertumbuhan
    nasabah. Melalui SLL, nasabah didorong untuk             usaha yang tangguh, penciptaan lapangan kerja,
    meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka,               serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
    misalnya dalam efisiensi energi, pengurangan
                                                             JENIUS
    emisi karbon, atau praktik tata kelola yang lebih
                                                             Jenius merupakan produk digital yang mudah,
    baik. Pembiayaan SLL mendorong nasabah
                                                             cerdas dan aman, secara khusus dirancang bagi para
    untuk bertransformasi menuju bisnis yang lebih
                                                             digital-savvy. Berbagai fitur tersedia, seperti
    bertanggung jawab melalui skema insentif dan
                                                             transaksi,   tabungan,   pinjaman,    pengelolaan
    disinsentif yang melekat pada struktur pembiayaan.
                                                             keuangan, dan lainnya. Selain mengurangi
    GREEN LOAN                                               penggunaan kertas dan emisi, layanan ini
    Green Loan dari SMBC Indonesia adalah fasilitas          mempermudah nasabah karena dapat melakukan
    pembiayaan yang secara khusus ditujukan untuk            transaksi tanpa harus repot ke kantor cabang dan
    mendukung proyek-proyek ramah lingkungan,                mengisi formulir.
    seperti energi terbarukan, bangunan hijau,
                                                             Layanan pelanggan Jenius juga tersedia secara
    transportasi berkelanjutan, dan pengelolaan limbah.
                                                             daring selama 24 jam dalam seminggu termasuk
    Melalui produk ini, SMBC Indonesia berperan aktif
                                                             hari libur, untuk melayani kebutuhan dan pertanyaan
    dalam mendorong tercapainya target pengurangan
                                                             pengguna terkait Jenius. Bukan hanya layanan
    emisi karbon dan pembangunan rendah karbon di
                                                             perbankan, tapi Jenius juga memberikan wadah
    Indonesia, sekaligus memperkuat upaya perusahaan
                                                             bagi para nasabah untuk berbagai ide, inspirasi dan
    dalam menyediakan solusi keuangan yang selaras
                                                             kreativitas melalui komunitas Co.Create, di mana
    dengan prinsip keberlanjutan global dan nasional.
                                                             mereka dapat turut menciptakan berbagai inovasi
                                                             layanan finansial. Saat ini jumlah Co.Creator sudah
                                                             mencapai lebih dari 50.000 orang.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 79
                         Kinerja Ekonomi dan
78                       Keuangan Berkelanjutan




                                         SEMBILAN TAHUN BERSAMA JENIUS

                         6,1 juta                      73 Inovasi                              50 Ribu
                       TOTAL
                                                     TOTAL FITUR                             TOTAL CO.CREATORS
                       PENGGUNA




     PENINGKATAN KUALITAS PRODUK                                      Layanan Difabel
                                                                      Sejumlah kantor cabang telah dilengkapi fasilitas
     DAN LAYANAN
                                                                      ramah disabilitas, seperti jalur landai untuk pengguna
     [OJK.F.17] [OJK.F.27] [OJK F.29] [FS15]
                                                                      kursi roda. Selain itu, mesin ATM juga dirancang
     SMBC Indonesia berupaya untuk menghadirkan
                                                                      dengan tombol khusus yang memiliki penanda taktil
     produk dan layanan berkualitas yang dirancang untuk
                                                                      di angka 5, serta tombol enter, clear, dan cancel, guna
     memenuhi kebutuhan nasabah sekaligus menjunjung
                                                                      memudahkan akses bagi nasabah difabel. [FS14]
     tinggi kepatuhan terhadap seluruh peraturan yang
     berlaku. Dalam penyediaan produk dan layanan, SMBC
                                                                      Layanan Masyarakat Terdepan dan Terluar
     Indonesia senantiasa mengacu pada ketentuan POJK
                                                                      Melalui aplikasi Jenius, SMBC Indonesia menghadirkan
     No. 13/POJK.03/2021 tentang Penyelenggaraan Produk
                                                                      layanan perbankan digital yang dapat diakses dari
     Bank Umum.
                                                                      seluruh wilayah Indonesia. [FS13]
     Setiap produk yang ditawarkan juga telah melalui proses
                                                                   Dengan langkah tersebut, SMBC Indonesia berupaya
     tinjauan secara ketat dengan mempertimbangkan aspek
                                                                   menghadirkan layanan keuangan yang inklusif, modern,
     manfaat, risiko, serta kesesuaian dengan kebutuhan
                                                                   dan mudah dijangkau, sehingga mampu memperkuat
     nasabah. SMBC Indonesia juga memastikan setiap produk
                                                                   peran perbankan dalam mendukung pertumbuhan
     dan layanan dikembangkan secara bertanggung jawab
                                                                   ekonomi yang merata dan berkelanjutan.
     dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek
     lingkungan dan sosial. Di samping itu, beragam produk
     dan layanan yang ada baik produk konvensional maupun
     digital banking yang ditawarkan seluruhnya telah melewati     MANAJEMEN RISIKO SIBER,
     proses tinjauan menyeluruh untuk mengelola kualitas serta     KEAMANAN INFORMASI DAN PRIVASI
     kesesuaiannya dengan peraturan yang berlaku, sehingga
                                                                   NASABAH
     tidak ada produk yang ditarik kembali.
                                                                   [GRI 418-1] [FN CB-230a-2]
                                                                   Seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi
                                                                   digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan
     PENGEMBANGAN AKSES                                            solusi berbasis komputasi awan, potensi ancaman
     Sebagai bagian dari upaya inklusi ekonomi, SMBC               terhadap keamanan informasi, keamanan siber, dan
     Indonesia    memperluas      akses     layanan melalui        privasi data turut meningkat. Kondisi ini mendorong SMBC
     penambahan jaringan ATM serta pengembangan sistem             Indonesia untuk memperkuat sistem perlindungan serta
     digital yang memberikan kemudahan dan efisiensi bagi          pengelolaan risiko terkait keamanan siber, keamanan
     masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan.               informasi, dan privasi data.
     Diharapkan setiap individu, tanpa terkecuali, dapat
     mengakses layanan perbankan secara nyaman, aman,
     dan setara melalui layanan inklusif seperti:




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 80
                                                                                   Integrating Strength for
                                                                                         Sustainable Growth         79




Pengelolaan manajemen risiko siber merujuk kepada      TATA KELOLA KEAMANAN INFORMASI DAN
sejumlah regulasi terkait keamanan informasi di        PERLINDUNGAN PRIVASI NASABAH
antaranya:                                             SMBC Indonesia juga telah memiliki Unit Manajemen
    UU No. 27 tahun 2022;                              Risiko Keamanan Siber yang bertanggung jawab kepada
    POJK No. 11/POJK.03/2022;                          Kepala Unit Kerja Manajemen Risiko untuk menerapkan
    POJK No. 22 tahun 2023;                            tata kelola, pengawasan dan peningkatan keamanan
    SE OJK 14/SEOJK.07/2014;                           informasi dan siber termasuk perlindungan privasi data.
    SE OJK No. 29/SEOJK.03/2022;                       Di samping berperan sebagai lini pertahanan kedua,
    PBI No. 2 tahun 2024;                              unit ini juga bekerja sama dengan unit kerja Keamanan
    PADG No 24 tahun 2024 dan lainnya.                 Teknologi Informasi di dalam menerapkan standar
                                                       keamanan informasi dan siber. Selain itu, SMBC Indonesia
SMBC Indonesia melakukan implementasi infrastruktur    juga memiliki unit kerja Satuan Kerja Audit Internal yang
teknologi informasi serta mekanisme yang diperlukan    berperan sebagai lini pertahanan ketiga melalui evaluasi
untuk melindungi keamanan informasi, keamanan siber,   berkala atas penerapan keamanan siber, baik melalui
dan privasi data yang peningkatannya juga dilakukan    audit internal maupun eksternal.
secara berkesinambungan. Upaya ini juga ditunjukkan
melalui penerapan dan sertifikasi standar keamanan
informasi ISO/IEC 27001:2022.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 81
                          Kinerja Ekonomi dan
80                        Keuangan Berkelanjutan




     SMBC Indonesia menekankan pentingnya pengetahuan                    praktik keamanan informasi di berbagai organisasi
     dan kesadaran seluruh pihak terhadap risiko siber.                  yang mencakup tanggung jawab, kepemimpinan, dan
     Karyawan secara rutin dibekali pelatihan dan kampanye               dukungan dari pihak-pihak terkait.
     kesadaran melalui berbagai metode, seperti e-learning,
     simulasi phishing, email, maupun pelatihan tatap muka,              ISO 27001/2022 memberikan panduan dan kerangka
     agar mampu mengenali ancaman dan memahami                           kerja untuk mengelola risiko keamanan informasi
     langkah pencegahannya.                                              dengan ruang lingkup yang mencakup identifikasi
                                                                         dan perlindungan terhadap informasi bersifat rahasia,
                                                                         integritas data, dan ketersediaan layanan yang terkait
     PENDEKATAN KEAMANAN INFORMASI                                       dengan informasi tersebut.
     [FN-CB-510a.2]
     Kepatuhan SMBC Indonesia dalam memastikan                           Dalam implementasinya, SMBC Indonesia menjalankan
     keamanan informasi dan melindungi privasi nasabah                   pendekatan komprehensif terhadap privasi nasabah dan
     diwujudkan antara lain dengan berhasil meraih ISO                   keamanan informasi, yang meliputi:
     27001/2022, yakni standar internasional yang mengatur




     Kampanye & Pelatihan           Menyelenggarakan kampanye dan pelatihan keamanan siber bagi karyawan serta pihak ketiga
     Keamanan Siber                 untuk memastikan kesadaran dan pemahaman yang memadai. Pelatihan termasuk simulasi
                                    terhadap serangan (cyber drill)

     Edukasi Nasabah                Meningkatkan literasi keamanan informasi nasabah melalui program edukasi via email, situs web,
                                    dan platform digital.

     Manajemen Risiko               Mengelola risiko siber melalui identifikasi aset, pengukuran risiko, penetapan risk appetite/
     Keamanan Siber                 tolerance, pengukuran tingkat kematangan, serta penerapan manajemen risiko pihak ketiga.

     Manajemen Risiko Pihak         Memastikan pihak ketiga mematuhi standar keamanan melalui uji tuntas, tinjauan kontrak, audit
     Ketiga                         berkala, serta penghapusan data saat kerja sama berakhir.

     Tinjauan Teknologi             Meninjau setiap teknologi baru sebelum diimplementasikan untuk menjamin keselarasan dengan
     Informasi                      standar keamanan yang berlaku.

     Perimeter Keamanan             Menggunakan perangkat seperti firewall, IPS, DLP, proxy, dan pengelolaan akses untuk
                                    mencegah akses tidak sah terhadap data nasabah.

     Fitur Keamanan Akses           Menerapkan MFA, biometrik, identifikasi perilaku, dan lokasi untuk memastikan hanya pihak
                                    berwenang yang dapat mengakses sistem.

     Enkripsi Data                  Mengamankan seluruh data sensitif, termasuk informasi nasabah, dengan enkripsi atau
                                    password sesuai standar ketika dikirim dari/ke luar sistem SMBC Indonesia.

     Pemantauan Real-Time           Tim keamanan melakukan pemantauan sistem secara berkesinambungan dan real-time untuk
                                    mendeteksi serta merespons ancaman siber lebih cepat.

     Penanganan Insiden             Mengembangkan mekanisme penanganan insiden, meliputi koordinasi tim keamanan,
                                    pemulihan, pelaporan regulator, analisis akar masalah, serta pencegahan lanjutan.

     Sertifikasi & Audit Berkala    Memperoleh sertifikasi keamanan informasi dan melaksanakan audit internal maupun eksternal
                                    secara rutin untuk memastikan kepatuhan dan perbaikan sistem.

     Kepatuhan Regulasi             Mengacu pada regulasi dan perundangan terkait perlindungan konsumen, pengelolaan TI,
                                    ketahanan siber, serta privasi data.

     Transparansi                   Melaporkan insiden kebocoran pada Direksi, OJK dan nasabah yang bersangkutan, sesuai
                                    peraturan perundangan yang berlaku.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 82
                                                                                    Integrating Strength for
                                                                                          Sustainable Growth          81




EDUKASI DAN INFORMASI                                    Sebagai hasil upaya ini, SMBC Indonesia tidak mengalami
                                                         insiden ketidakpatuhan terhadap regulasi yang berkaitan
KEAMANAN INFORMASI
                                                         dengan pelabelan, informasi produk, maupun komunikasi
Bagi nasabah, literasi keamanan disampaikan melalui
                                                         pemasaran. [GRI 417-2] [GRI 417-3]
website, email, hingga panduan transaksi daring yang
aman. Bagi mitra atau pihak ketiga, SMBC Indonesia
mengadakan pelatihan berkala guna memastikan praktik
keamanan siber yang konsisten serta memastikan           MEKANISME PENANGANAN KELUHAN
pihak ketiga melaporkan insiden keamanan siber yang      PELANGGAN
berpotensi memiliki dampak bagi SMBC Indonesia. Pada     [GRI 2-25] [FN-CB-510a.2]
tahun 2025, tidak ada pengaduan terkait pelanggaran      SMBC Indonesia berupaya untuk memberikan layanan
privasi atau kehilangan data nasabah. [GRI 418-1]        dengan standar kualitas terbaik, dengan menempatkan
[FN-CB-230a.1]                                           kepuasan nasabah sebagai fokus utama. Untuk itu,
                                                         SMBC Indonesia menerapkan Service Level Agreement
                                                         (SLA) sebagai acuan dalam menangani keluhan nasabah
INFORMASI DAN PEMASARAN                                  secara cepat dan tepat. Layanan ini merujuk pada POJK
                                                         No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan
PRODUK
                                                         Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
SMBC Indonesia menyampaikan informasi produk
berdasarkan asas transparansi. Terdapat ringkasan
                                                         Proses penanganan didukung dengan aplikasi Customer
informasi mengenai produk tersebut saat penawaran
                                                         Relationship Management (CRM) untuk menangani
dan/atau kesepakatan penandatanganan perjanjian
                                                         keluhan secara efektif sesuai dengan pedoman SLA
kredit. Ketentuan ringkasan produk yang disampaikan
                                                         yang telah ditentukan. Keluhan lisan diselesaikan dalam
SMBC Indonesia mengacu pada ketentuan OJK yang
                                                         waktu maksimal 5 hari kerja, sementara keluhan tertulis
berlaku, dan disampaikan secara jelas sebagai berikut:
                                                         diselesaikan dalam waktu maksimal 10 hari kerja. SLA
[GRI 417-1]
                                                         dievaluasi secara berkala untuk menjadi sarana perbaikan
                                                         yang berkesinambungan dalam meningkatkan kualitas
           Terdapat ringkasan informasi produk dan/
           atau layanan                                  layanan.

                                                         Pada tahun pelaporan, SMBC Indonesia menerima
           Terdapat fitur, syarat dan ketentuan          48.784 pengaduan, dengan 48.059 pengaduan (99%)
                                                         telah berhasil diselesaikan dan sisanya masih dalam
                                                         proses penyelesaian. Adapun jenis pengaduan yang
           Penggunaan Bahasa Indonesia yang              paling banyak dilaporkan adalah sebagai berikut:
           mudah dimengerti

                                                            Sanggahan Transaksi                10.145
           Penggunaan huruf yang besarnya sesuai            Transaksi Transfer                 6.651
           ketentuan
                                                            Transaksi QRIS                     4.043
                                                            Transaksi Jaringan VISA            2.491
           Pemberitahuan mengenai perubahan fitur
           atau syarat dan ketentuan suatu produk           Transaksi Tarik Tunai              2.209


           Kemudahan akses informasi terkini bagi        Informasi   yang     diperoleh  melalui    pengaduan
           nasabah dan masyarakat                        nasabah menjadi masukan bagi SMBC Indonesia
                                                         untuk mengidentifikasi potensi dampak negatif serta
           Penjelasan produk melalui sarana              melakukan perbaikan proses dan layanan secara
           komunikasi pribadi bagi nasabah               berkelanjutan. Melalui mekanisme ini, SMBC Indonesia
                                                         dapat menindaklanjuti setiap pengaduan secara
                                                         sistematis sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola
           Layanan bagi konsumen berkebutuhan            dan pelayanan kepada nasabah.
           khusus



Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 83
                         Kinerja Ekonomi dan
82                       Keuangan Berkelanjutan




         Proses pengelolaan dampak negatif                         Pelacakan dan evaluasi mekanisme pengaduan
         Pengelolaan dampak negatif dilakukan melalui              Efektivitas mekanisme ini dilacak melalui indikator
         identifikasi oleh audit, konsultasi dengan pemangku       seperti ketepatan waktu penyelesaian, tingkat
         kepentingan, serta penyusunan rencana bersama             kepuasan pengguna, serta persentase pengaduan
         lintas fungsi, dengan fokus pada penanganan               yang berhasil ditangani. Masukan yang diperoleh
         langsung dan pencegahan berulang melalui                  melalui survei kepuasan dan forum diskusi digunakan
         perbaikan tata kelola dan kebijakan.                      untuk meningkatkan kualitas di masa depan.

         Keterlibatan pemangku kepentingan                      SMBC Indonesia menyediakan kanal bagi konsumen
         SMBC Indonesia melibatkan para pemangku                untuk penyampaian keluhan:
         kepentingan, termasuk karyawan, nasabah, dan
         masyarakat, dalam pengembangan dan evaluasi
         mekanisme penyampaian keluhan.




                        SMBCI Care 1500 365 (Lokal)
                                                                                www.smbci.com
                        +6221 8060 5299 (Internasional)




                        smbcicare@smbci.com
                                                                                Cabang SMBC Indonesia terdekat
                        jenius-help@smbci.com




     SMBC Indonesia menerapkan prinsip perbaikan                SMBC Indonesia berupaya untuk menjaga standar
     berkelanjutan dalam penanganan masukan pelanggan           layanan pelanggan yang tinggi melalui berbagai upaya,
     dengan memastikan setiap lini bisnis melakukan analisis    di antaranya:
     mendalam terhadap keluhan yang diterima. Fokus             1. Audit Berkala
     perbaikan diarahkan pada dua aspek utama, yaitu keluhan        Dilakukan secara konsisten untuk memastikan
     dengan jumlah terbesar yang mencerminkan area                  penanganan layanan pelanggan sesuai regulasi,
     layanan yang paling sering menjadi perhatian nasabah,          standar internal, dan prinsip tata kelola yang baik.
     serta keluhan dengan risiko signifikan yang meskipun       2. Pelatihan dan Penyegaran
     jumlahnya kecil, berpotensi menimbulkan dampak besar          Seluruh karyawan terkait layanan nasabah mengikuti
     terhadap kepercayaan dan keberlangsungan bisnis.              pelatihan dan program refreshment secara rutin
                                                                   sesuai ketentuan OJK, guna menjaga kompetensi
     Melalui pendekatan ini, setiap unit kerja tidak hanya         dan profesionalisme.
     menindaklanjuti keluhan secara reaktif, tetapi juga
                                                                3. Membangun Budaya Layanan #Heartfelt Banking,
     melakukan evaluasi akar penyebab serta merumuskan
                                                                   Meaningful Service
     langkah preventif agar isu serupa tidak terulang. Proses
                                                                   SMBC Indonesia menanamkan nilai #Heartfelt
     monitoring dan tindak lanjut dilakukan secara berkala,
                                                                   Banking, Meaningful Service sebagai budaya layanan
     sehingga perbaikan layanan dapat terukur, konsisten, dan
                                                                   dengan berpegangan pada sikap layanan WE CARE
     berdampak nyata terhadap peningkatan pengalaman
                                                                   yang menekankan empati, kepedulian, dan respons
     nasabah.
                                                                   cepat terhadap kebutuhan nasabah, selaras dengan
                                                                   semangat SMBC Group.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 84
                                                                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                                                                      Sustainable Growth                        83




                                                                           Penanganan Pengaduan
                                                                                 [OJK F.24]
                                      Selesai                                   Dalam Proses                                    Tidak Selesai                           Jumlah
    Tahun
                       Jumlah               Persentase                  Jumlah              Persentase                 Jumlah              Persentase                 Pengaduan

     2025              48.059                     99%                      725                     1%                       -                       -                    48.784

     2024               62.759                    99%                      914                     1%                       -                       -                     63.673

    2023*               63.215                    97%                     1.720                    3%                       -                       -                    64.935

Catatan:
* Penyajian ulang data tahun 2023 sebagai koreksi dari pelaporan tahun sebelumnya.


MENJAGA KEPUASAN PELANGGAN
[OJK F.30]                                                                                         Pada tahun 2025, data diperoleh dari survei kepuasan
SMBC Indonesia menempatkan kepuasan pelanggan                                                      nasabah yang mengukur kinerja aplikasi dan layanan
sebagai prioritas utama dalam penyediaan produk dan                                                produk Jenius. Survei dilakukan secara daring pada akhir
layanan. Untuk memastikan kualitas produk dan layanan                                              Desember 2025 kepada nasabah aktif Jenius. Survei ini
yang diberikan senantiasa sesuai dengan harapan dan                                                bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah
kebutuhan nasabah, SMBC Indonesia secara berkala                                                   dalam menggunakan aplikasi Jenius untuk kegiatan
melakukan survei kepuasan pelanggan. Hasil survei ini                                              finansial mereka sehari-hari, serta menilai kecenderungan
menjadi dasar evaluasi dan perbaikan berkelanjutan,                                                nasabah untuk merekomendasikan aplikasi Jenius
sehingga SMBC Indonesia dapat meningkatkan kualitas                                                sebagai aplikasi finansial sehari-hari berdasarkan
produk dan layanan, memperkuat hubungan dengan                                                     pengalaman penggunaan sepanjang tahun 2025.
nasabah, serta menjaga kepercayaan yang telah
diberikan.

                                                   Hasil survei kepuasan nasabah Jenius SMBC Indonesia

                                               2025                                                                                               2025
                                                                91%
                                               2024                                                                                               2024
                                                       *                                                                                                  *

                                                202
                                                             91%                                                                                   202
                                                      3*                                                                                                3*




                                 Metode                        75%
                                                                                                                                     Metode
                                  CSAT                                                                                                NPS
                                                                                                                                31



                                                                                                                                     42

                                                                                                                                                          55

Catatan:
* Penyajian ulang data tahun 2024 dan 2023 dikarenakan ada perubahan sumber data survei yang digunakan yakni menggunakan hasil survei Performa Aplikasi dan Layanan Produk Jenius. Dampaknya,
   data di laporan ini berbeda dengan data yang disajikan di laporan tahun sebelumnya, dan tidak dapat diperbandingkan.


     Customer Satisfaction Score (CSAT): Survei ini mengukur tingkat kepuasan nasabah terhadap produk atau layanan tertentu dan berfungsi
     untuk membantu SMBC Indonesia memahami keunggulan yang dimiliki serta area yang memerlukan peningkatan.
     Net Promoter Score (NPS): Survei ini dilakukan untuk menilai tingkat loyalitas nasabah dan seberapa besar kemungkinan mereka untuk
     merekomendasikan layanan SMBC Indonesia kepada orang lain.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 85
                                  Lingkungan untuk
84                                Masa Depan
                                  Berkelanjutan




     Laporan Keberlanjutan 2025                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 86
                                                         Integrating Strength for
                                                               Sustainable Growth         85




                             Lingkungan
                             untuk Masa
                             Depan
                             Berkelanjutan
                             SMBC Indonesia
                             menetapkan integrasi
                             kemajuan teknologi
                             dengan penerapan prinsip
                             operasional berkelanjutan
                             sebagai landasan utama
                             dalam pengembangan
                             layanan perbankan yang
                             unggul, guna mewujudkan
                             masa depan yang lebih
                             hijau.




Laporan Keberlanjutan 2025                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 87
                                   Lingkungan untuk
86                                 Masa Depan
                                   Berkelanjutan




     SMBC Indonesia menerapkan pendekatan lingkungan                    kebijakan pembiayaan hijau yang mendorong investasi
     yang berfokus pada pengelolaan sumber daya secara                  pada proyek-proyek berwawasan lingkungan, SMBC
     bertanggung jawab, pengurangan jejak karbon, serta                 Indonesia berkomitmen mendukung transisi menuju
     penerapan praktik ramah lingkungan dalam operasional               masa depan yang lebih hijau sekaligus meningkatkan
     sehari-hari. Melalui inisiatif seperti efisiensi energi,           kesadaran karyawan untuk berperan aktif dalam menjaga
     pengelolaan limbah, program penghijauan, serta                     keberlanjutan lingkungan.




                                  KINERJA LINGKUNGAN SMBC INDONESIA TAHUN 2025




     19,59%                                 961 unit                                          1 unit
     TOTAL PENGURANGAN                      PEMBELIAN RENEWABLE                               PANEL SURYA
     ENERGI                                 ENERGY CERTIFICATE (REC)
                                                                                              Solar Panel pada Kantor Cabang
     Setara 18.582,43 GJ                    Setara 10% dari Total Biaya Operasional           Gunung Sahari, Jakarta
     dibandingkan tahun 2024                Perusahaan (bankwide)




                      PENGGUNAAN                                                       PEMASANGAN STASIUN
                      KENDARAAN LISTRIK                                                PENGISIAN KENDARAAN LISTRIK



     3                                                                1
                      Kendaraan Listrik untuk                                          di Kantor Cabang Diponegoro, Surabaya
           unit       operasional karyawan                                 unit




     7,53%                                                            82,09%
     PENGURANGAN EMISI GRK                                            JUMLAH PORTOFOLIO DALAM PERHITUNGAN
                                                                      GRK CAKUPAN 3 (EMISI PEMBIAYAAN)
     untuk Cakupan 1 dan 2, setelah disesuaikan dengan
     penggunaan REC pada Cakupan 2, atau setara 1.131,96              dari total portofolio pinjaman yang terdiri dari sektor produktif
     ton CO2e, dibandingkan tahun 2024                                dan otomotif tahun 2024




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 88
                                                                                                             Integrating Strength for
                                                                                                                   Sustainable Growth              87




PENGGUNAAN ENERGI
Kegiatan operasional SMBC Indonesia memanfaatkan                           sebesar 18,582.44 GJ atau 19,59% dibandingkan dengan
energi berupa listrik untuk kegiatan kantor dan BBM                        tahun sebelumnya. SMBC Indonesia mengurangi
untuk kendaraan operasional. Pada tahun 2025, SMBC                         penggunaan energi serta meminimalkan emisi karbon
Indonesia berhasil menurunkan penggunaan energi                            dengan menerapkan berbagai strategi berikut: [OJK F.7]



                 Mengatur suhu pendingin                         Melengkapi sistem                              Menggunakan lampu LED
                 ruangan (AC) di kantor                          penerangan di Menara                           hemat energi.
                 cabang pada 24°C untuk                          SMBC dengan sensor
                 menghemat listrik.                              gerak yang mematikan
                                                                 lampu secara otomatis
                                                                 saat ruangan kosong.



                 Memasang panel surya                            Mengurangi jumlah                              Menyediakan shuttle
                 untuk mengurangi                                kendaraan operasional dan                      bus karyawan untuk
                 ketergantungan pada listrik                     menggunakan kendaraan                          mengurangi pemakaian
                 dari PLN.                                       listrik.                                       kendaraan pribadi.




                 Menghadirkan aplikasi                           Menerapkan sistem kerja                        Edukasi mengenai hemat
                 digital lengkap yang                            work from home untuk                           listrik bagi karyawan
                 memfasilitasi layanan                           mengurangi konsumsi                            melalui saluran komunikasi
                 perbankan tanpa perlu                           energi kantor.                                 internal.
                 kunjungan ke kantor
                 cabang.




                                                   Konsumsi Energi dalam Organisasi
                                               [GRI 302-1] [GRI 302-3] [OJK F.6] [IDX E-03]

                 Uraian                            Satuan                    2025                     2024                      2023

Konsumsi BBM                                         GJ                         18,893.05                  33.954,11               33.652,28

Konsumsi Listrik                                     GJ                          57,387.99               60.909,37                  66.751,76

Total konsumsi energi                                GJ                          76,281.05               94.863,48               100.404,04

Jumlah karyawan                                  Karyawan                             6,139                    6.491                    6.636

Intensitas energi per karyawan                 GJ/karyawan                            12.43                     14,61                    15,13

Keterangan:
(1) Pemakaian kWh listrik dihitung dengan cara jumlah biaya listrik (Rp dibagi dengan tarif listrik per kwh).
(2) Pemakaian listrik dari kWh dikonversi ke Gjoules dengan menggunakan The Greenhouse Gas Protocol Initiative, 2004.
(3) Pemakaian BBM dalam liter dihitung dari jumlah pembelian BBM (Rp) dibagi dengan harga BBM per liter.
(4) Pemakaian BBM dari liter dikonversi ke gigajoule (GJ) menggunakan faktor konversi berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya
    Mineral Nomor 163.K/HK.02/MEM.S/2021 tentang penetapan Faktor Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan.
(5) Denominator yang dipilih dalam menghitung intensitas konsumsi energi adalah jumlah karyawan per 31 Desember 2025
(6) Jenis BBM yang digunakan adalah Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Dex, dan Dexlite. [GRI 302-1]
(7) SMBC Indonesia belum menetapkan tahun dasar untuk perhitungan energi karena masih dalam proses pengumpulan data historis yang
    diperlukan serta penyusunan metodologi yang sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.

SMBC Indonesia tidak melakukan penghitungan penggunaan energi di luar organisasi karena tidak terdapat proses bisnis eksternal yang
memerlukan energi dalam jumlah signifikan [GRI 302-2]. Selain itu, penghitungan emisi per produk juga tidak dilakukan karena operasional SMBC
Indonesia tidak menghasilkan produk fisik tertentu. Meski demikian, melalui implementasi berbagai inisiatif digitalisasi seperti e-statement dan
proses paperless, SMBC Indonesia berkontribusi pada pengurangan penggunaan kertas dan kebutuhan energi operasional, yang secara tidak
langsung mendukung penurunan emisi. Informasi lebih rinci mengenai upaya penghematan kertas dapat dilihat pada halaman 92. [GRI 302-5]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 89
                                  Lingkungan untuk
88                                Masa Depan
                                  Berkelanjutan




     PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN
     Kontribusi SMBC Indonesia dalam mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih diwujudkan melalui pemanfaatan
     energi terbarukan dalam kegiatan operasional perusahaan.



     Renewable Energy Certificate (REC)               Pemasangan Panel Surya [GRI 302-4] [OJK F.7]
     [GRI 302-4]
     Renewable      Energy    Certificate   (REC)
     merupakan sertifikat yang membuktikan
     bahwa produksi tenaga listrik per megawatt
     jam (MWh) berasal dari pembangkit listrik
     energi terbarukan seperti angin, matahari,
     air, atau biomassa. Pada tahun 2025, SMBC
     Indonesia telah membeli REC sebanyak
     961 unit yang setara dengan 10% dari total
     biaya operasional bank bankwide. Inisiatif ini
     membuktikan langkah nyata SMBC Indonesia
     dalam        mengurangi     ketergantungan
     perusahaan pada energi berbasis fosil.



     Karbon Kredit                                    Sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi energi dan
     Pada 2025, SMBC Indonesia tengah                 mengurangi emisi karbon, SMBC Indonesia telah memasang
     memproses pembelian karbon kredit sebesar        panel surya di Kantor Cabang Gunung Sahari, Jakarta sejak
     16,696 tCO2 melalui Bursa Karbon Indonesia       tahun 2023. Panel berbasis teknologi Fotovoltaik ini mampu
     sebagai bagian dari komitmen perusahaan          menghasilkan penghematan 7% dari total konsumsi listrik. SMBC
     dalam mendukung pengembangan pasar               Indonesia belum menetapkan tahun dasar (baseline) untuk
     karbon nasional dan agenda keberlanjutan.        pengukuran pengurangan konsumsi energi dari pemasangan
     Transaksi ini akan dilakukan pada Januari        panel surya, karena saat ini masih dalam proses konsolidasi
     2026. Transaksi ini mencerminkan pastisipasi     data historis dan penyempurnaan metodologi pengukuran.
     aktif SMBC Indonesia dalam mendukung             Penetapan tahun dasar akan dipertimbangkan seiring dengan
     proyek-proyek yang lebih ramah lingkungan.       kesiapan data dan metodologi pengukuran yang relevan.
     Melalui langkah ini, SMBC Indonesia
     menegaskan        komitmennya      terhadap      Kendaraan Listrik
     praktik bisnis yang bertanggung jawab serta
                                                      SMBC Indonesia pada tahun 2025 mengoperasikan tiga unit
     kontribusi terhadap pembangunan ekonomi
                                                      kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas karyawan. Dalam
     yang berkelanjutan di indonesia.
                                                      rangka mendukung pemanfaatan kendaraan listrik, SMBC
                                                      Indonesia sejak tahun 2024 telah memasang Stasiun Pengisian
                                                      Kendaraan Listrik (SPKL) di Kantor Cabang Diponegoro,
                                                      Surabaya. Fasilitas ini dapat digunakan secara gratis oleh
                                                      nasabah prioritas.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 90
                                                                                                                                              Integrating Strength for
                                                                                                                                                    Sustainable Growth                  89




EMISI GAS RUMAH KACA (GRK)
SMBC Indonesia telah melakukan inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca untuk Cakupan 1, 2, dan 3 sesuai dengan
Greenhouse Gas (GHG) Protocol. Perhitungan Cakupan 3 mencakup kategori non-financed atau operasional serta emisi
pembiayaan, yang dihitung sebagai bagian dari inisiatif Climate Risk Stress Test (CRST).

                                                  Emisi Gas Rumah Kaca dalam Ton CO2e
                         [GRI 305-1] [GRI 305-2] [GRI 305-3] [GRI 305-4] [OJK F.11] [TCFD M2] [IDX E-01] [IDX E-02]

                                               Emisi GRK                                                              2025                      2024                    2023
 Cakupan 1 (BBM)                                                                                                         1.345,90                  2.474,82               2.506,91
 Cakupan 2 (Listrik)                                                                                                   13.394,83                14.106,92*               16.437,87
 Cakupan 3                                                                                                                           -                        -                   -
        Kategori 1. Pembelian barang dan jasa                                                                             308,89                    198,64                       -
        ‍Kategori 2. Barang modal                                                                                             0,66                    28,88                      -
        ‍Kategori 3. Aktivitas terkait bahan bakar & energi (tidak termasuk                                              4.570,16                 5.120,32                       -
          Cakupan 1 & 2)
        ‍Kategori 5. Timbulan limbah                                                                                        28,40                     30,43                      -
        ‍Kategori 6. Perjalanan dinas                                                                                      769,13                  1.048,51                 173,17
        ‍Kategori 7. Employee commuting                                                                                4.642,94                    7.103,54                      -
        Kategori 15. Emisi pembiayaan                                                                                                    1.586.802,50**               1.353.246,16
 Renewable Energy Certificate (REC)                                                                                       -836,07                  -1.545,12                      -
 ‍Jumlah Emisi GRK

        Cakupan 1 dan 2                                                                                                14.740,73                 16.581,74              18,944.79

        Cakupan 2 - REC (Market Based)                                                                                 12.558,76                12.561,80               16.437,87

        Cakupan 1 + (Cakupan 2 - REC)                                                                                 13.904,66                 15.036,62               18,944.78

        Cakupan 3 termasuk emisi pembiayaan                                                                            10.320,18          1.600.332,82**              1,353,419.33

        Cakupan 3 non-emisi pembiayaan                                                                                 10.320,18                13.530,32                   173.17

 Jumlah Karyawan (Karyawan)                                                                                                   6.139                    6.491                 6,636

 Intensitas Emisi GRK per Karyawan (Cakupan 1 dan 2) (ton CO2e/                                                                2,26                      2,32                  2.85
 Karyawan)

(*)   Penyajian ulang data emisi Cakupan 2 tahun 2024 dilakukan karena perubahan metodologi perhitungan menggunakan faktor emisi listrik per provinsi berdasarkan Direktorat Jenderal
      Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (2021), dengan dampak penurunan yang tidak material pada emisi Cakupan 2 serta total emisi Cakupan 1 dan 2.
(**) Penyajian ulang data emisi Cakupan 3 tahun 2024 dilakukan karena dimasukkannya perhitungan emisi pembiayaan sebagaimana dijelaskan pada poin 12, sehingga meningkatkan
     nilai emisi Cakupan 3 dan total emisi Cakupan 3 tahun 2024 dibandingkan dengan data yang dilaporkan sebelumnya.


Keterangan:
(1)   Perhitungan Emisi GRK atas pemakaian BBM menggunakan referensi GHG Protocol for Corporate Accounting and Reporting Standard dan Pedoman Inventarisasi GRK Nasional Buku
      II, 2012.
(2) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi cakupan 1 hanya menyertai data penggunaan BBM dari operasional kendaraan dinas SMBC Indonesia di kantor pusat dan
    kantor cabang dengan pendekatan kontrol operasional (operational control approch).
(3) Perhitungan Emisi GRK atas pemakaian kwh listrik dilakukan berdasarkan ketentuan dari Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM, 2021.
(4) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi cakupan 2 hanya menyertai data penggunaan listrik dari kantor pusat dan kantor cabang dengan pendekatan kontrol
    operasional (operational control approach).
(5) REC sebesar 961 MWh atau setara dengan 836,07 tonCO2e.
(6) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi Cakupan 3 Kategori 5 (timbulan sampah/limbah) hanya menyertai data kantor pusat dikarenakan adanya keterbatasan
    data.
(7) Cakupan dari data yang digunakan untuk perhitungan emisi Cakupan 3 Kategori 6 (perjalanan dinas) terdiri dari pesawat, kereta api, travel, bus, hotel dan taksi.
(8) Pada tahun 2025, SMBC Indonesia mulai menghitung emisi Cakupan 3 untuk perjalanan dinas dari taksi.
(9) Perhitungan Emisi GRK atas perjalanan dinas dilakukan sesuai dengan standar International Civil Aviation Organization (ICAO).
(10) SMBC Indonesia menghitung emisi Cakupan 3 Kategori 7 (employee commuting) dengan menggunakan metode survey kepada seluruh karyawan. Adapun perhitungannya adalah
     jumlah hari dalam satu tahun dikalikan dengan jarak tempuh dan faktor emisi dari moda transportasi yang digunakan. Perhitungan ini menggunakan GHG Protocol dengan faktor emisi,
     DEFRA 2025 dan standar faktor emisi relevan lainnya.
(11) SMBC Indonesia menghitung emisi Cakupan 3 Kategori 15 (emisi pembiayaan) dengan berlandaskan metodologi perhitungan dari PCAF tahun 2022. SMBC Indonesia menggunakan
     tiga jenis sumber data sesuai dengan ketersediaan data, yakni: data emisi debitur, konsumsi energi debitur, dan data estimasi sektoral. Angka emisi pembiayaan posisi tahun 2023
     berasal dari 54.41% portfolio SMBC Indonesia (fase 1 tahun 2024), sedangkan posisi emisi pembiayaan tahun 2024 berasal dari 82.09% portfolio SMBC Indonesia (fase 2 tahun
     2025) sejalan dengan pelaksanaan pilot project CRST sesuai arahan OJK. Dalam melakukan perhitungan Emisi pembiayaan, data yang digunakan dalam perhitungan adalah data dari
     nasabah pada 1 tahun sebelum tahun pelaporan.
(12) Perhitungan intensitas emisi mencakup emisi GRK Cakupan 1 dan Cakupan 2 setelah disesuaikan dengan penggunaan REC, dan denominator yang dipilih dalam menghitung intensitas
     emisi GRK adalah jumlah karyawan per 31 Desember 2025.
(13) Emisi yang dihitung adalah gas CO2, CH4, dan N20, kemudian disetarakan menjadi CO2e.
(14) SMBC Indonesia belum menetapkan tahun dasar untuk perhitungan emisi karena masih dalam proses pengumpulan data historis yang diperlukan serta penyusunan metodologi yang
     sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 91
                                  Lingkungan untuk
90                                Masa Depan
                                  Berkelanjutan




     EMISI OPERASIONAL                                           juga sedang mempersiapkan langkah lanjutan berupa
     [GRI 305-5] [TCFD M1] [TCFD M2] [TCFD M3] [ACGS B.1.5]      pembelian kredit karbon sebagai bagian dari komitmen
     [IDX E-01] [IDX E-02] [IDX E-07] [IDX E-06]                 jangka panjang terhadap sustainable business.
     Sepanjang tahun pelaporan, emisi Cakupan 1 dan 2
     tercatat sebesar 14.740,73 ton CO2e. Setelah disesuaikan    SMBC Indonesia tidak melakukan penghitungan Ozone
     dengan penggunaan REC tercatat sebesar 13.904,66            Depleting Substances (ODS) karena bahan yang
     ton CO2e atau menurun 7,53% dibandingkan tahun              mengandung ODS tidak digunakan dalam operasional
     sebelumnya. Penurunan ini juga tercermin pada intensitas    SMBC Indonesia. Penghitungan emisi nitrogen oksida
     emisi per karyawan, dari 2,32 ton CO2e/karyawan menjadi     (NOx), sulfur oksida (SOx), dan polutan udara lainnya
     2,26 ton CO2e/karyawan. Perhitungan penurunan emisi         juga tidak dilakukan, mengingat aktivitas perbankan
     ini mencakup emisi Cakupan 1 dan 2. [OJK F.12]              tidak menghasilkan emisi tersebut dalam jumlah yang
                                                                 signifikan. [GRI 305-6] [GRI 305-7]
     Sebagai wujud dukungan terhadap komitmen SMBC
     Group untuk mencapai emisi nol bersih pada tahun            Sementara Emisi cakupan 3 non-financed atau
     2030 untuk kegiatan operasional dan tahun 2050 untuk        operasional terdiri dari:
     portofolio pinjaman serta investasi, SMBC Indonesia terus   • Barang dan jasa yang dibeli
     memperkuat upaya pengurangan emisi di seluruh lini          • Barang modal
     bisnis. Pada tahun 2025, SMBC Indonesia telah melakukan     • Kegiatan terkait bahan bakar dan energi (tidak
     pembelian 961 unit Renewable Energy Certificate                tercakup dalam Cakupan 1 atau Cakupan 2)
     (REC), yang setara dengan 10% dari total konsumsi           • Limbah yang dihasilkan dalam operasi
     listrik operasional bankwide. Selain itu, SMBC Indonesia    • Perjalanan dinas
                                                                 • Employee commuting



        Pada tahun 2025, SMBC Indonesia melakukan perhitungan emisi Cakupan 3 yang
        lebih komprehensif untuk perhitungan employee commuting, dengan melakukan
        pendataan jejak emisi karyawan secara bankwide.




     EMISI PEMBIAYAAN (FINANCED EMISSION)                        di tahun 2025, sesuai roadmap dari OJK dimana
     [GRI 305-3] [FS10] [SUSBA 1.6.2.3] [IDX E-01]               pelaksanaan CRMS memperluas cakupan penilaian
     SMBC Indonesia melakukan perhitungan emisi karbon           CRST menjadi 100% portfolio Bank, SMBC Indonesia
     sesuai dengan Greenhouse Gas (GHG) Protocol.                pun melakukan perhitungan emisi pembiayaan sebesar
     Perhitungan ini termasuk dalam Cakupan 3 Kategori 15        82,09% dari total pembiayaan untuk seluruh sektor
     dengan fokus pada emisi pembiayaan yang termasuk            produktif di Bank dan juga sektor konsumtif khusus
     dalam asset class Business Loans dan Automotive             untuk Automotive Loans, dengan mempertimbangkan
     Loans yang mengacu pada standar Partnership for             ketersediaan metodologi yang diperlukan dalam
     Carbon Accounting Financials (PCAF, 2022). Perhitungan      penghitungan emisi pada sektor konsumtif lainnya.
     dilakukan berdasarkan data pembiayaan dari tahun            Overview Portfolio CRST dapat dilihat di halaman 50.
     sebelum periode pelaporan.
                                                                 SMBC Indonesia melakukan penghitungan emisi
     Dalam Laporan Keberlanjutan 2024, perhitungan emisi         pembiayaan berasal dari sektor-sektor prioritas OJK dan
     pembiayaan masih terbatas karena hanya mencakup             sektor produktif lainnya serta sektor konsumtif untuk
     sebagian portfolio produktif SMBC Indonesia. Selanjutnya    Automotive Loans sebagai berikut: [SUSBA 1.6.2.3]




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 92
                                                                                               Integrating Strength for
                                                                                                     Sustainable Growth            91




           322.582,41         01   35.244,00


               07                              02   335.692,35
                                                                                    01   Pertambangan dan penggalian

                                                                                         Pengadaan listrik, gas, uap/air panas,
                                                                                   02
                                                                                         dan udara dingin

                   Total Emisi yang                                                03    Konstruksi
                                                      03 3.417,00
                       dibiayai
                      (Ton CO2)                                                    04    Pengangkutan dan pergudangan
                                                       04 93.801,98
                    1.586.802,50                                                   05    Pertanian, kehutanan, dan perikanan
                                                     05   52.416,82
                                                                                   06    Industri pengolahan

                                                                                   07    Sektor lainnya
               06
             752.027,69




MANAJEMEN ASET TEKNOLOGI                                              pemantauan bulanan, nilai rata-rata PUE berada pada
                                                                      kategori Average, yang menunjukkan kepatuhan
RAMAH LINGKUNGAN
                                                                      terhadap standar ISO/IEC 30134-2:2016 dan dapat
SMBC Indonesia memanfaatkan teknologi sebagai
                                                                      menjadi tolok ukur dalam upaya mitigasi pemborosan
fondasi utama dalam menyediakan layanan perbankan
                                                                      energi serta pengembangan infrastruktur IT yang
modern. Namun, SMBC Indonesia menyadari bahwa
                                                                      ramah lingkungan.
pengelolaan aset teknologi juga memiliki jejak karbon
sehingga SMBC Indonesia berupaya mengurangi
                                                                 2. Dekomisi Server
beban lingkungan dari penggunaan teknologi melalui
                                                                    Menonaktifkan aplikasi yang sudah tidak lagi
pengelolaan yang lebih berkelanjutan. Berikut merupakan
                                                                    digunakan atau sudah tidak relevan dengan
beberapa inisiatif yang diterapkan SMBC Indonesia untuk
                                                                    kebutuhan SMBC Indonesia. Aktifitas ini dapat
mengurangi konsumsi energi dari aktivitas teknologi
                                                                    menekan konsumsi energi serta meningkatkan
informasi:
                                                                    efesiensi sistem dan proses bisnis.
1.   Pemantauan Power Usage Effectiveness (PUE)
                                                                 3. Kajian Teknologi Ramah Lingkungan
     SMBC Indonesia berkomitmen pada pengelolaan
                                                                    SMBC Indonesia melakukan kajian terhadap potensi
     energi berkelanjutan melalui pemantauan Power
                                                                    penerapan teknologi berkelanjutan, termasuk
     Usage Effectiveness (PUE) di data center secara
                                                                    evaluasi ketersediaan teknologi hijau di pasar dan
     berkala. Hal ini dilakukan untuk menjamin optimalisasi
                                                                    pemanfaatan layanan infrastruktur bersama (cloud
     konsumsi listrik agar tetap efisien dan selaras
                                                                    computing) sebagai opsi yang lebih hemat energi.
     dengan kebutuhan operasional. Berdasarkan hasil




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 93
                                    Lingkungan untuk
92                                  Masa Depan
                                    Berkelanjutan




     PENGHEMATAN KERTAS                                             LIMBAH
     [G4-EN23] [OJK F.13]                                           [OJK F.13] [OJK F.14] [IDX E-05]
     SMBC Indonesia memaksimalkan penggunaan layanan                SMBC Indonesia menerapkan sistem manajemen
     perbankan digital untuk meminimalkan penggunaan                sampah yang bertanggung jawab di Menara SMBC
     kertas. Di samping itu, SMBC Indonesia menerapkan              dengan memilah limbah organik dan anorganik untuk
     berbagai inisiatif penghematan kertas berikut ini:             memudahkan proses daur ulang. SMBC Indonesia
     • Digitalisasi dokumen internal dan eksternal untuk            tidak menghasilkan limbah cair (efluen), karena tidak
         mengurangi kebutuhan pencetakan.                           relevan dengan bisnis perusahaan. Seluruh limbah yang
     • Penyampaian laporan dan notifikasi kepada nasabah            terkumpul dikelola oleh Waste4Change, yaitu vendor
         melalui kanal elektronik.                                  daur ulang limbah yang berfokus dalam mengurangi
     • Menggunakan tanda tangan digital.                            timbunan sampah yang berakhir di TPA. Melalui inisiatif
     • Mengoptimalkan penggunaan platform online untuk              ini, SMBC Indonesia turut berkontribusi dalam upaya
         rapat dan persetujuan dokumen.                             transformasi sampah menjadi sumber daya bernilai
     • Mencetak dokumen pada dua sisi kertas.                       untuk mewujudkan ekonomi sirkular yang berkelanjutan
     • Edukasi bagi karyawan mengenai pentingnya                    di Indonesia. Edukasi pengelolaan sampah juga dilakukan
         menghemat penggunaan kertas yang disampaikan               melalui program employee volunteering Sahabat Daya.
         melalui saluran komunikasi internal.                       Informasi lebih rinci di bab Memberdayakan Masyarakat,
                                                                    Membangun Masa Depan pada halaman 119-133.
     Pada tahun 2025, SMBC Indonesia berhasil mengurangi
     penggunaan kertas sebesar 22% dibandingkan dengan
     tahun sebelumnya.                                              BANGUNAN BERWAWASAN
                                                                    LINGKUNGAN
                                                                    Kantor pusat Menara SMBC Indonesia dirancang sesuai
                                                                    dengan prinsip bangunan berwawasan lingkungan, yaitu
                                                                    konsep arsitektur yang mengedepankan pemanfaatan
              Kertas yang Digunakan (Rim)
                                                                    sumber daya alam secara efisien serta pengurangan jejak
                                                                    karbon untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan
                                   46.356                           sehat. Gedung ini terletak di kawasan Mega Kuningan
                                                                    Jakarta, dan berhasil meraih sertifikasi Greenship Gedung
                           59.361                                   Baru V.1.2 dari Green Building Council Indonesia (GBCI)
                                                                    dengan peringkat Gold sejak tahun 2020.
                           49.204

                                                                                 Penanaman vegetasi di area
                                                                                 gedung untuk menyerap
                      Tahun 2023                                                 polutan dan menurunkan suhu

                   Tahun 2024

                         Tahun 2025                                              Mengoptimalkan pencahayaan
                                                                                 alami melalui desain panel kaca
                                                                                 besar
        Keterangan: perhitungan mencakup data pemakaian di kantor
        pusat dan seluruh kantor cabang.



                                                                                 Menampung air hujan untuk
     AIR DAN EFLUEN                                                              penyiraman taman dan
     [OJK F.8] [IDX E-04]                                                        flushing toilet
     SMBC Indonesia menggunakan air tanah dan pembelian
     air dari pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan domestik
     di kantor. Namun, SMBC Indonesia tidak menghitung total
                                                                                 Pemasangan sensor gerak
     penggunaan air karena konsumsi air merupakan bagian
                                                                                 otomatis pada keran dan sistem
     dari fasilitas penyewaan gedung.
                                                                                 penerangan




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 94
                                                                                     Integrating Strength for
                                                                                           Sustainable Growth           93




Selain berkontribusi pada pengurangan dampak ekologis      lingkungan turut menciptakan suasana kerja yang lebih
SMBC Indonesia, penerapan konsep gedung ramah              sehat dan nyaman bagi karyawan.




                                                                       Penerapan teknologi Ultraviolet
               Sistem ventilasi optimal untuk                          Germicidal Irradiation (UVGI) yang
               menjaga sirkulasi udara segar.                          efektif membunuh mikroorganisme
                                                                       di udara, sehingga kualitas udara
                                                                       tetap terjaga bersih dan sehat.




               Penempatan tanaman indoor yang                          Penggunaan epoxy floor coating
               memberikan oksigen tambahan dan                         sebagai lapisan pelindung lantai
               efek relaksasi.                                         yang terbukti mampu menghambat
                                                                       pertumbuhan bakteri, kuman, serta
                                                                       jamur.




 EDUKASI LINGKUNGAN                                        lingkungan kerja yang lebih hijau melalui penerapan
 SMBC Indonesia berinisiatif memperkuat budaya             praktik gaya hidup berkelanjutan.
 keberlanjutan di kalangan karyawan menciptakan




               Menggunakan                                                             Distribusi dokumen
       pitcher/tumbler untuk                                                           internal secara elektronik
         konsumsi air minum                                                            (paperless)




                                                 EDUKASI GAYA
      Hemat Listrik
                                                  HIDUP RAMAH                                   Memilah sampah
                                                  LINGKUNGAN                                    sebelum dibuang

                                                UNTUK KARYAWAN




       Menghemat listrik dan
                                                                                       Menggunakan
          mengatur AC pada
                                                                                       shuttle bus.
             suhu 23–25°C




Dalam rangka mendorong implementasi budaya berkelanjutan di lingkungan kerja dan juga masyarakat secara luas,
SMBC Indonesia juga aktif melakukan kegiatan edukasi lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan kepada karyawan dan
pihak eksternal. [SUSBA 1.5.1.4]




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 95
                                         Lingkungan untuk
94                                       Masa Depan
                                         Berkelanjutan




                                                             Inisiatif Edukasi Lingkungan 2025

                      Program                                                                   Deskripsi Kegiatan
     Seminar Gaya Bijak: Kurangi Sampah,            Seminar menghadirkan ahli keberlanjutan dan pengelolaan sampah, Muhamad Bijaksana
     Tambah Manfaat, 29 Agustus 2025                Junerosano dari Waste for Change sebagai pembicara. Seminar ini mengajak karyawan dan
                                                    masyarakat luas untuk peduli dan berpartisipasi aktif dalam aksi pengelolaan limbah yang lebih
                                                    baik untuk merespon persoalan krisis sampah di masyarakat. Seminar diselenggarakan secara
                                                    hybrid dan menjadi bagian dari event Daya Fest 2025. Seminar diikuti 247 peserta.
     Upcycle Workshop dari Limbah                   Workshop ini mengajak karyawan SMBC Indonesia kreatif mengelola limbah tekstil, salah satunya
     Pakaian                                        adalah mengubah limbah tekstil menjadi barang yang bermanfaat dan bahkan dapat memiliki
                                                    nilai jual seperti tas. Workshop ini berkolaborasi dengan Smitten by Pattern dan Waste for Change
                                                    dan diikuti oleh 22 karyawan.
     Pelatihan online "daya.id"                     Materi video edukasi seputar topik lingkungan dan keberlanjutan pada kanal pelatihan online di
                                                    situs “daya.id”.


     PROGRAM LINGKUNGAN DAN                                                             reforestasi sekaligus memberdayakan petani kopi lokal
                                                                                        melalui tanaman bernilai ekonomi.
     KEANEKARAGAMAN HAYATI
     [OJK B.2.d]
                                                                                        Pohon-pohon tersebut dihimpun melalui aktivitas berjalan
     SMBC Indonesia berupaya meningkatkan kontribusi
                                                                                        kaki selama Oktober–November 2025, di mana setiap
     perusahaan terhadap perlindungan lingkungan dan
                                                                                        10.000 langkah dikonversi menjadi satu pohon. Jumlah
     keanekaragaman hayati melalui serangkaian inisiatif
                                                                                        pohon yang tertanam juga termasuk donasi yang
     yang melibatkan seluruh elemen perusahaan. Hal ini
                                                                                        diberikan dari sejumlah nasabah Sinaya Prioritas.
     diwujudkan melalui berbagai aksi kolektif yang dirancang
     untuk meminimalkan dampak ekologis SMBC Indonesia
                                                                                        Penanaman pohon kopi ini diharapkan memberi
     serta memberikan kontribusi positif bagi pelestarian alam.
                                                                                        dampak jangka panjang yang mengintegrasikan
                                                                                        manfaat lingkungan dan ekonomi, karena kopi mampu
     PENANAMAN POHON UNTUK EKOSISTEM DAN
                                                                                        meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani
     MASYARAKAT
                                                                                        secara berkelanjutan, sementara pohon naungan berperan
     SMBC Indonesia melalui Program BerDaya untuk Bumi                                  menciptakan ekosistem yang resilien.
     berhasil mengumpulkan 1.971 pohon untuk ditanam dan
     didonasikan untuk masyarakat. Program yang diikuti oleh                            Perjalanan SMBC Indonesia selama 3 tahun terakhir
     411 karyawan SMBC Indonesia dan anak perusahaannya                                 dalam mewujudkan komitmen atas upaya pelestarian
     (BTPN Syariah, OTO, dan SOF) bertujuan untuk mendukung                             keanekaragaman hayati disajikan dalam tabel berikut:

                                            Jenis Pohon yang                    Jumlah Pohon
                  2025                           ditanam                     yang ditanam (pohon)                      Dampak bagi Ekosistem


                                                                                                              Berpotensi menyerap CO2, berperan
                                     Pohon Kopi
                                                                                    1.637                     dalam pengaturan cahaya,
                                                                                                              meningkatkan kesuburan tanah,
                                                                                                              meningkatkan keanekaragaman
                                     Pohon tanaman hutan                                                      hayati serta mencegah erosi
                                     sebagai peneduh/                               334
                                     naungan*


                  2024
                                     Pohon Mangga
                                                                                    1.500                     Berpotensi menyerap CO2, menjaga
                                                                                                              kualitas tanah, dan menyediakan
                                                                                                              habitat bagi serangga penyerbuk.



                  2023
                                     Pohon Mangrove
                                                                                    1.500                     Berpotensi menyerap CO2, melindungi
                                                                                                              pesisir dari abrasi, dan menjadi habitat
                                                                                                              biota laut.
     * Pohon Alpukat (Persea americana), Pohon Durian (Durio), Pohon Kakao (Theobroma cacao), Pohon Kihujan (Samanea saman), Pohon Kipancar (Eurya nitida), Pohon
       Nangka (Artocaprpus heterophyllus), Pohon Randu (Ceiba pentandra) dan Pohon Rasamala (Altingia excelsa noronha).



     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 96
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth          95




DONASI UNTUK PENGURANGAN SAMPAH                                Pelaksanaan program ini juga berkolaborasi dengan
SMBC Indonesia memperkuat budaya keberlanjutan                 karyawan dari BTPN Syariah (anak perusahaan SMBC
di lingkungan karyawan melalui program kerelawanan             Indonesia). Seluruh hasil donasi kemudian disalurkan
‘Sahabat Daya Donasi’ dengan mengajak karyawan                 kepada mitra yang berkompeten untuk dikelola lebih
untuk peduli dan terlibat aktif merespon persoalan krisis      lanjut sesuai peruntukannya.
sampah dengan mendonasikan sampah dan barang-
barang tidak terpakai, antara lain donasi elektronik bekas,
pakaian layak pakai, dan sampah plastik.




  DONASI ELEKTRONIK
                                           443                                      120,54
  TIDAK TERPAKAI                           Unit                                     Kg
                                           Jumlah Barang Elektronik Bekas           Total Berat Limbah
                                           Terkumpul                                Elektronik




                                           990                                      >100
  DONASI PAKAIAN                           Pakaian
  LAYAK PAKAI                              Jumlah Pakaian Layak Pakai               Penerima Manfaat
                                           Terkumpul




                               5.981                           142                        91,45
                               Botol                           Kg                         KgCo2e
  DONASI
                               Jumlah Botol Plastik            Total Berat Limbah         Potensi Pengurangan Emisi
  PLASTIK                      Terkumpul                       Plastik                    Karbon




KEBIJAKAN PERLINDUNGAN                                         BIAYA LINGKUNGAN HIDUP
LINGKUNGAN                                                      [OJK F.4]
SMBC Indonesia berkomitmen kuat untuk melindungi               SMBC Indonesia mengurangi jejak karbon perusahaan
lingkungan dan keanekaragaman hayati melalui kebijakan         melalui berbagai strategi pelestarian lingkungan hidup
pembiayaan yang bertanggung jawab. Komitmen ini                seperti program efisiensi energi dan pengurangan
diwujudkan dengan tidak memberikan pembiayaan                  limbah. Akan tetapi, SMBC Indonesia belum melakukan
kepada debitur maupun proyek yang berpotensi                   pencatatan biaya lingkungan hidup secara terpisah
merusak ekosistem penting, seperti pembukaan hutan             karena biaya yang dikeluarkan sudah termasuk dalam
primer, eksploitasi satwa dilindungi, serta kegiatan yang      total biaya inisiatif lingkungan lainnya seperti biaya
mengancam area konservasi atau wilayah dengan                  pengelolaan limbah, biaya pengelolaan bangunan
nilai keanekaragaman hayati tinggi. Sebaliknya, SMBC           berwawasan lingkungan, dan lainnya. SMBC Indonesia
Indonesia mendorong dan menerima pembiayaan                    belum merencanakan pemisahan biaya lingkungan hidup
yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan, termasuk            secara khusus, karena sistem yang berlaku dinilai telah
proyek energi terbarukan, efisiensi energi, dan praktik        memadai dalam memenuhi kebutuhan pengelolaan dan
bisnis yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan ini,           pelaporan Perusahaan.
SMBC Indonesia tidak hanya mendukung pertumbuhan
ekonomi, tetapi juga memastikan kontribusi positif
terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan jangka
panjang.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 97
                                  Mengembangkan Talenta,
96                                Menguatkan Kinerja




     Laporan Keberlanjutan 2025                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 98
                                                     Integrating Strength for
                                                           Sustainable Growth         97




                             Mengembangkan
                             Talenta,
                             Menguatkan
                             Kinerja
                             Pengembangan talenta
                             bukan sekadar program
                             melainkan budaya yang
                             mengokohkan kinerja
                             keberlanjutan SMBC
                             Indonesia.




Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 99
                                         Mengembangkan Talenta,
98                                       Menguatkan Kinerja




     Di SMBC Indonesia, kami percaya bahwa pekerjaan bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah perjalanan strategis untuk
     menciptakan nilai jangka panjang. Melalui program #MoreThanAJourney sebagai Employee Value Proposition (EVP), kami
     menghadirkan lingkungan kerja yang mendukung pengembangan personal dan profesional, kolaborasi lintas budaya,
     serta jalur karir yang terstruktur. Dengan membangun ekosistem kerja yang inklusif dan berorientasi pada pertumbuhan,
     SMBC Indonesia terus memperkuat kapabilitas organisasi sekaligus memberikan dampak positif bagi seluruh pemangku
     kepentingan.


                                             Lima Pilar EVP SMBC Indonesia


                    PILAR                                                      KETERANGAN

                                             Memberikan kesempatan untuk membawa perubahan positif di
     IMPACTFULNESS                           setiap langkah.

                                             SMBC Indonesia memiliki berbagai kegiatan yang bertujuan memberdayakan
                                             karyawan agar dapat memberikan dampak positif, baik bagi SMBC Indonesia,
                                             nasabah, rekan kerja, maupun masyarakat luas.

                                             Memberikan ruang untuk berkembang secara personal dan
     SELF-GROWTH
                                             profesional.

                                             Berbagai kegiatan disiapkan untuk memberikan karyawan ruang dan dukungan
                                             penuh agar mereka bisa menggali potensi diri dan terus berkembang menjadi versi
                                             terbaik dari diri mereka setiap hari.

                                             Memberikan ruang untuk membangun kolaborasi yang sinergis.
     RELATIONSHIP

                                             Di SMBC Indonesia, kami menyediakan berbagai kegiatan lintas entitas untuk
                                             memperkuat sinergi, bukan hanya dalam aspek bisnis, tetapi juga melalui
                                             persahabatan, kepercayaan, dan kolaborasi jangka panjang dengan berbagai pihak.



     DIGITALLY                               Pemanfaatan teknologi untuk mendorong inovasi dan efisiensi.
     POWERED
                                             Sebagai pelopor pemanfaatan teknologi digital dalam perbankan, SMBC Indonesia
                                             mendorong karyawan menguasai kemajuan dunia digital agar mereka dapat
                                             berinovasi, memberikan manfaat bagi bank, SMBC Indonesia, dan masyarakat luas.


                                             Memberikan kesempatan untuk membangun jaringan kerja sama tak
     INTERNATIONAL
                                             terbatas jarak.
     NETWORK
                                             Sebagai bagian dari grup SMBC, SMBC Indonesia mendukung pengembangan
                                             karir karyawan dengan membuka peluang pengalaman dan jaringan
                                             internasional yang sangat bermanfaat dalam persaingan global saat ini.




     Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 100
                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                      Sustainable Growth          99




STRATEGI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA
Human Resources (HR) SMBC Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan talenta terbaik dan memastikan kesiapan
organisasi dalam menghadapi tantangan masa depan. Fokus strategis HR adalah menarik, mengembangkan, dan
mempertahankan talenta (attract, develop, and retain talents) agar selaras dengan pertumbuhan bisnis dan kebutuhan
jangka panjang SMBC Indonesia. Strategi pengelolaan HR ini dijalankan melalui empat pilar utama:



                    Talent Development                                            Diversity, Equity & Inclusion
                    SMBC Indonesia aktif mengembangkan                            SMBC Indonesia menegaskan
                    kepemimpinan dan talenta global.                              komitmennya terhadap kesetaraan dan
                                                                                  keberagaman.



                                                                                  Employee Engagement & Employer
                    Learning & Development
                    SMBC Indonesia menempatkan                                    Branding
                    pengembangan kompetensi sebagai                               SMBC Indonesia percaya bahwa
                    prioritas utama.                                              kesejahteraan dan keterlibatan karyawan
                                                                                  adalah kunci keberhasilan organisasi.




                      Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia SMBC Indonesia

     Direktorat Human Resources berfokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia Perusahaan dan memastikan
              kapasitas yang berkesinambungan untuk mendukung pertumbuhan organisasi di masa depan.

                    Fokus strategisnya adalah menarik, mengembangkan, dan mempertahankan talenta.



                                                                       Employee Engagement
     Learning and                   Organizational                                                   Diversity, Equity &
                                                                       & Wellbeing and
     Development                    Development                                                      Inclusion Program
                                                                       Employee Branding




                                                     HR Digital Transformation




                                      PENGHARGAAN DI BIDANG SDM


       HR Asia Awards            Best Companies to Work              Most Caring Company            Diversity, Equity &
                             1   for in Asia 2025                2                              3
       2025                                                          Awards 2025                    Inclusion Awards 2025




       HR Excellence             Predikat “Excellent”                Predikat “Very Good”           Predikat “Very Good”
                             1   dalam kategori                  2   dalam kategori             3   dalam kategori
       Award 2025
                                 Wellbeing                           Learning & Development         Employer Branding and
                                 Management                          (L&D)                          Talent Acquisition




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 101
                                           Mengembangkan Talenta,
100                                        Menguatkan Kinerja




        HR DIGITAL TRANSFORMATION SMBC INDONESIA

        Sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan pengalaman kerja yang unggul dan efisien, SMBC Indonesia
        melaksanakan transformasi digital di bidang Human Resources (HR) secara menyeluruh. Transformasi ini bertujuan untuk
        meningkatkan pengalaman karyawan (employee experience), memperkuat efisiensi proses, dan mengintegrasikan
        seluruh layanan HR ke dalam satu ekosistem digital yang terpadu.

        Melalui inisiatif HR Digital Transformation, SMBC Indonesia beralih dari penggunaan berbagai aplikasi HR yang terpisah
        menjadi satu platform HR terintegrasi. Pendekatan ini memastikan seluruh aktivitas HR, mulai dari layanan karyawan,
        manajemen kinerja, kompensasi, pembelajaran, hingga pengelolaan talenta dapat dijalankan secara cepat, aman, dan
        efisien.

        Strategi Transformasi
        Transformasi ini dibangun di atas beberapa strategi utama, yaitu:
        1. Mobile-first approach, menghadirkan akses mudah melalui perangkat seluler;
        2. Flexible and integrated HR Process, memastikan setiap proses SDM saling terhubung;
        3. Chatbot feature untuk meningkatkan responsivitas layanan;
        4. New learning experience yang mendukung pembelajaran digital; dan
        5. Robotic Process Automation (RPA) untuk mempercepat pemrosesan administratif.




      MENGEMBANGKAN BUDAYA KEBERLANJUTAN [OJK F.1]
      Keberhasilan agenda keberlanjutan SMBC Indonesia sangat bergantung pada perilaku dan kompetensi setiap karyawan.
      Karena itu, SMBC Indonesia secara sistematis menumbuhkan budaya keberlanjutan di seluruh organisasi melalui berbagai
      inisiatif seperti:




               Mengkomunikasikan nilai, target, hingga inisiatif keberlanjutan SMBC Indonesia kepada seluruh karyawan
               perusahaan di setiap level jabatan.


               Menyelenggarakan berbagai pelatihan yang mengintegrasikan prinsip keberlanjutan pada setiap aspek
               operasional, seperti pelatihan mengenai kode etik, antikorupsi, hingga ekonomi keberlanjutan.


               Menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) dengan menerapkan sistem whistleblowing system,
               kebijakan perlindungan karyawan, non diskriminasi dan kesetaraan. [IDX S-09]


               Menjamin kesejahteraan karyawan dengan membangun lingkungan kerja yang inklusif dan menyediakan
               berbagai fasilitas guna mendukung produktivitas karyawan.


               Membuka kesempatan karyawan untuk berkontribusi menciptakan dampak positif terhadap lingkungan
               dan masyarakat.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 102
                                                                             Integrating Strength for
                                                                                   Sustainable Growth          101




                              Upaya SBMC Indonesia dalam Aspek HAM [IDX S-09]




   100%
   Karyawan tercakup dalam
                                      45%
                                      Karyawan adalah
                                                                     50%
                                                                     dari jajaran Direksi adalah
   Perjanjian Kerja Bersama           perempuan                      perempuan
   (PKB)




   107                                93%
                                      Tenaga keselamatan
                                                                      40
   Perempuan mengambil cuti                                           Karyawan mengikuti kelas
   melahirkan dan 117 laki-laki       telah dilatih dalam             bahasa isyarat untuk mendukung
   mengambil cuti ayah                aspek HAM                       disabilitas tuna rungu




   100%                                  2
                                         Mahasiswa difabel
   Karyawan                              magang di SMBC
   mendapatkan                           Indonesia
   penilaian kinerja



                                                                       6.127
                                                                       Karyawan
                                                                       mendapatkan


    5.928
                                                                       pelatihan


    Karyawan mengikuti 37 klub di SMBC Indonesia untuk
    keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi




Laporan Keberlanjutan 2025                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 103
                                                      Mengembangkan Talenta,
102                                                   Menguatkan Kinerja




      KARYAWAN SMBC INDONESIA                                                           Indonesia juga tidak mempekerjakan pekerja dengan
      [IDX S-04]                                                                        jadwal kerja tidak tetap atau tanpa jaminan jam kerja
      Tahun 2025, jumlah karyawan SMBC Indonesia                                        minimum, serta menolak praktik pekerja paksa dan
      adalah 6.139, atau turun sebesar 5,4% dibandingkan                                pekerja anak sesuai peraturan perundangan dan standar
      tahun sebelumnya, dengan demikian tidak terdapat                                  HAM. Kebijakan ketenagakerjaan ini mendukung praktik
      perubahan yang signifikan selain dari pensiun atau                                kerja yang adil, lingkungan kerja yang aman, sejalan
      berhenti atas keinginan sendiri. SMBC Indonesia tidak                             dengan kerangka keberlanjutan SMBC Indonesia.
      mempekerjakan karyawan paruh waktu, oleh karena                                   [GRI 2-7] [GRI 2-8] [GRI 408-1] [GRI 409-1] [OJK F.19]
      itu tidak disajikan tabel karyawan paruh waktu. SMBC                              [IDX S-10]

                      Jumlah Total Karyawan Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian (Tetap dan Temporer),
                                     Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 2-7] [OJK C.3.b] [IDX S-04]

                                                       2025                                      2024                           2023
               Keterangan
                                            Tetap              Temporer               Tetap             Temporer        Tetap           Temporer

      Pria                                       3.232                   156                3.377              193         3.500               195

      Wanita                                      2.671                   80                2.819              102         2.846                   95

      Subtotal                                   5.903                  236                 6.196              295         6.346              290

      Total                                            6.139                                    6.491                           6.636


       Jumlah Total Karyawan Berdasarkan Kontrak Kerja Kepegawaian (Tetap dan Temporer), Berdasarkan Wilayah
                                                                [GRI 2-7] [OJK C.3.b] [IDX S-04]

                                                       2025                                      2024                           2023
               Keterangan
                                            Tetap              Temporer               Tetap             Temporer        Tetap           Temporer

      Jabodetabek                                 3.123                  135                3.073             200          3.032                   171

      Jawa (di luar                              1.502                    48                1.692                  41       1.778                  57
      Jabodetabek)

      Luar Jawa                                   1.278                   53                  1.431                54       1.536                  62

      Subtotal                                   5.903                  236                 6.196              295         6.346              290

      Total                                            6.139                                    6.491                           6.636

      Catatan:
      Penghitungan karyawan di bab ini dilakukan dengan mengumpulkan data dari Direktorat Human Resources


      PEREKRUTAN KARYAWAN                                                                      individu yang berpotensi menjadi pemimpin masa
      SMBC Indonesia menyelenggarakan berbagai program                                         depan Perusahaan.
      rekrutmen yang dirancang secara profesional, inklusif, dan                               Program kerja praktik adalah bagian dari sarana
      berorientasi pada pengembangan kompetensi sebagai                                        pendidikan melalui belajar bekerja secara langsung/
      upaya membangun fondasi sumber daya manusia yang                                         praktik di SMBC Indonesia bagi mahasiswa dari
      kuat untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.                                             lembaga pendidikan, yang terbagi menjadi:
                                                                                               -   Program Internship Reguler yang dapat
             Rekrutmen Internal dan Eksternal adalah proses
                                                                                                   dilaksanakan sesuai kebutuhan Unit Kerja
             rekrutmen yang melibatkan internal karyawan atau
                                                                                                   (insidental).
             kandidat eksternal yang dilaksanakan untuk mengisi
                                                                                               -   Intern Development, Enhancement and
             posisi yang kosong di Perusahaan.
                                                                                                   Acceleration Space (IDEAS) adalah program
             Leadership Acceleration Development (LEAD)
                                                                                                   magang di SMBC Indonesia yang dirancang
             LEAD adalah program akselerasi dari SMBC Indonesia
                                                                                                   untuk mengembangkan keterampilan dan
             yang dirancang untuk memberdayakan individu-
                                                                                                   pengetahuan para mahasiswa dan lulusan baru.


      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 104
                                                                                               Integrating Strength for
                                                                                                     Sustainable Growth           103




                              Perekrutan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1]

        Keterangan              2025                %            2024              %             2023                 %
Pria                                   223              52%             259            50%              326               54%
Wanita                              205                 48%             255            50%              283               46%
Total                               428                 100%            514            100%            609                100%




                              Perekrutan Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1]

        Keterangan              2025                %            2024              %             2023                 %
Usia 20-30 tahun                       210              49%             282             55%             331               54%
Usia 30-50 tahun                       201               47%            217            42%              265               44%
Usia di atas 50 tahun                   17               4%              15             3%                13               2%
Total                               428                 100%            514            100%            609                100%




                                 Perekrutan Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1]

        Keterangan              2025                %            2024              %             2023                 %
Jabodetabek                         284                 66%             363             71%             454                75%
Jawa (di luar                          82                19%            82              16%              87                14%
Jabodetabek)
Luar Jawa                              62                15%            69              13%              68                11%
Total                               428                 100%            514            100%            609                100%




PERGANTIAN KARYAWAN                                               wellness program, keseimbangan kerja dan kehidupan,
[IDX S-03]                                                        hingga peluang pengembangan karier dan pengakuan
Tingkat pergantian karyawan tetap SMBC Indonesia pada             kinerja. Lingkungan kerja yang inklusif dan suportif
2025 tercatat 11,1%. Capaian ini mencerminkan efektivitas         tersebut memperkuat loyalitas, stabilitas tim, serta kinerja
strategi retensi yang menekankan kesejahteraan                    organisasi yang mendukung agenda keberlanjutan SMBC
karyawan, mulai dari remunerasi dan manfaat kompetitif,           Indonesia.

                                             Penghentian Status Pekerja [GRI 401-1]


                 Keterangan                              2025                    2024                          2023
Pensiun                                                           319                         140                          314
Meninggal                                                           7                            3                          10
Diberhentikan                                                      46                           51                          97
Mengundurkan diri                                                 347                         378                          470
Lain-lain                                                          61                          89                           60
Total                                                             780                         661                          951




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 105
                                                   Mengembangkan Talenta,
104                                                Menguatkan Kinerja




                                Pergantian Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin [GRI 401-1] [IDX S-03]

                                       2025                                        2024                                    2023

                                      Tingkat                                     Tingkat                                Tingkat
       Keterangan
                                     Perputaran     Proporsi                     Perputaran     Proporsi                Perputaran     Proporsi
                      Jumlah                                      Jumlah                                    Jumlah
                                     Karyawan         (%)                        Karyawan         (%)                   Karyawan         (%)
                                        (%)                                         (%)                                    (%)

      Pria                 407                6% 52%                   385                6%         58%        608               9%        64%

      Wanita                373               6% 48%                   276                4%         42%        343               5%        36%

      Total                780             12% 100%                    661             10%          100%         951           14%         100%


                               Pergantian Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1] [IDX S-03]

                                       2025                                        2024                                    2023

                                      Tingkat                                     Tingkat                                Tingkat
       Keterangan
                                     Perputaran     Proporsi                     Perputaran     Proporsi                Perputaran     Proporsi
                      Jumlah                                      Jumlah                                    Jumlah
                                     Karyawan         (%)                        Karyawan         (%)                   Karyawan         (%)
                                        (%)                                         (%)                                    (%)

      Usia 20-30            149               2% 19%                    141               2%          21%       204               3%        22%
      tahun

      Usia 30-50            513               8% 66%                   420                6%         64%        639               9%        67%
      tahun

      Usia di atas          118               2% 15%                   100                2%          15%        108              2%         11%
      50 tahun

      Total                780             12% 100%                    661             10%          100%         951           14%         100%


                                     Pergantian Karyawan Berdasarkan Wilayah [GRI 401-1] [IDX S-03]

                                         2025                                       2024                                   2023

                                       Tingkat                                    Tingkat                                Tingkat
        Keterangan
                                      Perputaran     Proporsi                    Perputaran     Proporsi                Perputaran     Proporsi
                        Jumlah                                     Jumlah                                   Jumlah
                                      Karyawan         (%)                       Karyawan         (%)                   Karyawan         (%)
                                         (%)                                        (%)                                    (%)

      Jabodetabek              291             5% 37%                   308               5%          47%       406               6%        43%

      Jawa (di luar            272             4% 35%                      187            3%          28%        314              5%        33%
      Jabodetabek)

      Luar Jawa                217             3% 28%                   166               2%          25%        231              3%        24%

      Total                    780            12% 100%                  661               10%        100%        951           14%         100%



      KEBERAGAMAN, KESETARAAN DAN                                                 suku, atau status lainnya melalui proses rekrutmen dan
      INKLUSI                                                                     promosi berbasis merit.
      [GRI 405-1] [OJK F.18] [OJK C.3.b] [IDX S-01] [IDX S-08]
      Kami     berupaya       membangun        organisasi    yang                 Untuk mendukung keberagaman dan inklusi, SMBC
      memungkinkan individu dari beragam latar belakang                           Indonesia berfokus pada tiga pilar, yakni:
      untuk saling menghormati serta mengoptimalkan                               1. Pemberdayaan Perempuan: SMBC Indonesia
      kemampuan dan keunikan yang dimiliki. DE&I kami                                 berkomitmen untuk mempromosikan kesetaraan
      posisikan sebagai salah satu strategi pertumbuhan                               gender di seluruh tingkatan organisasi. Komitmen
      utama, yang diwujudkan melalui berbagai inisiatif. Sebagai                      ini diwujudkan melalui program pendampingan dan
      bagian dari strategi global tersebut, SMBC Indonesia terus                      pengembangan kepemimpinan, serta penerapan
      menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, berlandaskan                        kebijakan yang mendukung pengembangan karir
      rasa saling menghormati, untuk memberdayakan                                    bagi perempuan.
      setiap individu mencapai potensi terbaiknya. Kami juga                      2. Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas: SMBC Indonesia
      berkomitmen mendukung kesetaraan gender melalui                                 berusaha menciptakan kesadaran akan pentingnya
      penyediaan kesempatan kerja yang setara tanpa                                   lingkungan kerja yang ramah bagi penyandang
      diskriminasi atas dasar gender, usia, disabilitas, agama,                       Disabilitas dengan membangun budaya inklusif, baik
                                                                                      untuk karyawan maupun pelanggan.
      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 106
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth          105




3.   Lingkungan Kerja Ramah Keluarga: SMBC                    35% posisi manajemen tingkat atas diisi oleh perempuan.
     Indonesia berkomitmen untuk membangun                    Rasio upah dasar karyawan pria dan wanita pada level
     lingkungan kerja yang mendukung karyawan dalam           jabatan yang sama adalah 1:1, dan tidak terdapat insiden
     menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan dan              diskriminasi yang terkonfirmasi melalui kanal pelaporan
     kehidupan keluarga.                                      internal maupun eksternal. [GRI 405-2] [GRI 406-1]

Pada periode pelaporan 2025, jumlah karyawan                  Untuk mendukung keberagaman dan inklusi, SMBC
perempuan mencapai 45% dari total karyawan, dan               Indonesia melakukan berbagai program di antaranya:



             Inisiatif                                                    Deskripsi


          Kelas Bahasa Isyarat       SMBC Indonesia membuka kelas BISINDO Tingkat I secara reguler bagi karyawan
          Indonesia (BISINDO)        sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dalam memupuk komunikasi
                                     inklusif serta menjangkau komunitas disabilitas. Dengan bekal kemampuan dasar
          bekerja sama dengan
                                     Bahasa Isyarat, karyawan diharapkan dapat berinteraksi lebih efektif dengan teman
          Parakerja                  tuli, memperkuat budaya inklusif, dan menunjukan kepedulian terhadap aksesibilitas
                                     layanan.


          Kesempatan magang          SMBC Indonesia membuka kesempatan magang bagi penyandang disabilitas
          untuk talent difabel       sebagai wujud komitmen terhadap inklusi dan keberagaman. Melalui program ini,
                                     SMBC Indonesia tidak hanya memberikan pengalaman kerja yang berharga, tetapi
                                     juga menciptakan ruang bagi para peserta untuk mengembangkan keterampilan,
                                     membangun kepercayaan diri, serta berkontribusi secara nyata di lingkungan kerja
                                     yang setara dan mendukung.

          Program pemberdayaan       SMBC Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Helping Hands dalam mengadakan
          Disabilitas & Disability   program pemberdayaan disabilitas yang mempertemukan secara langsung para
                                     karyawan dengan siswa SMALB (Sekolah Menegah Atas Luar Biasa). Selain menjadi
          Inclusion Day bekerja
                                     kesempatan bagi para karyawan untuk mendapatkan pengetahuan bagaimana
          sama dengan Yayasan        berinteraksi dengan komunitas disabilitas. Inisiatif ini memberikan dorongan baru
          Helping Hands              dan memperkuat kepercayaan diri teman-teman disabilitas bahwa mereka mampu
                                     serta layak untuk turut berkontribusi kepada masyarakat.


          Workshop Komunikasi        Dalam rangka perayaan Hari Kartini, SMBC Indonesia mengadakan seminar yang
          dalam rangka Perayaan      diikuti oleh karyawan perempuan di kantor cabang. Seminar ini bertujuan untuk
                                     memberikan dukungan kepada para karyawan perempuan untuk membangun karir
          Hari Kartini
                                     dan kepercayaan diri melalui komunikasi dan relasi yang baik.

          Seminar Parenting          Dalam rangka menciptakan lingkungan kerja ramah keluarga, SMBC Indonesia
          (Mengelola Keuangan &      mengadakan seminar untuk para orang tua dengan topik yang relevan seperti
                                     pengelolaan keuangan keluarga serta membangun koneksi dan komunikasi yang
          Pengasuhan Anak)
                                     baik dengan anak.

          Kompetisi Foto Hari Ayah   Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional, SMBC Indonesia menyelenggarakan
          Indonesia                  kompetisi foto tingkat perusahaan yang mendorong karyawan untuk merefleksikan
                                     dan membagikan ikatan bermakna mereka dengan ayah. Kompetisi ini bertujuan
                                     untuk menghormati dan merayakan peran ayah serta memperkuat komitmen
                                     perusahaan terhadap lingkungan kerja yang ramah keluarga


                                     Dalam rangka Hari Ibu Indonesia, SMBC Indonesia memberikan apresiasi bagi ibu
          Perayaan Hari Ibu          bekerja dengan memberikan bunga dan kata-kata penyemangat. Kegiatan ini
          Indonesia                  bertujuan memberikan perhatian, penghargaan dan dukungan atas peran ganda
                                     mereka sebagai ibu bekerja.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 107
                                                Mengembangkan Talenta,
106                                             Menguatkan Kinerja




        DISABILITAS DAN KESEMPATAN SETARA
        KISAH ADIVA MAGANG DI SMBC INDONESIA [IDX S-08]

                                                         Adiva Ayuningtyas Takwa (Adiva), mahasiswa Institut Kesenian
                                                         Jakarta jurusan Seni Rupa Murni, mengikuti program magang di SMBC
                                                         Indonesia pada periode 9 September 2025 hingga 6 Februari 2026.
                                                         Selama magang, Adiva terlibat aktif dalam berbagai kegiatan, antara
                                                         lain menulis beragam artikel seperti artikel tren, reguler, series, dan
                                                         kisah sukses, termasuk melakukan wawancara narasumber. Selain
                                                         itu, Adiva juga berpartisipasi dalam kegiatan seminar, baik daring
                                                         maupun luring, membantu dokumentasi, menyusun presentasi
                                                         (PPT), serta menyiapkan materi untuk seminar online.

          Melalui program magang ini, Adiva memperoleh kesempatan untuk mengembangkan keterampilan tambahan,
          seperti penggunaan Microsoft Excel dan pembuatan video menggunakan Canva. Adiva menilai bahwa SMBC
          Indonesia memberikan ruang yang terbuka dan inklusif bagi rekan disabilitas untuk mengikuti program
          magang. Kesempatan ini menjadi sangat berarti, mengingat masih terbatasnya perusahaan yang memahami
          potensi, kemampuan, dan kebutuhan aksesibilitas penyandang disabilitas, padahal banyak dari mereka
          mampu memberikan kontribusi nyata yang setara dengan non-disabilitas.

          Selain menjalankan tugas magang, Adiva juga berkontribusi dalam kegiatan belajar Bahasa Isyarat bersama
          rekan-rekan di Daya. Kegiatan ini membantu membangun komunikasi yang lebih inklusif di lingkungan kerja,
          khususnya antar sesama intern. Dalam waktu yang relatif singkat, rekan-rekan kerja mulai memahami cara
          berkomunikasi dengan lebih baik, sehingga mendukung kenyamanan, kolaborasi, dan efektivitas kerja sehari-
          hari.



          Ini kesempatan emas, mengingat hingga saat ini belum banyak perusahaan
          yang membuka peluang magang atau kerja bagi difabel.
          Adiva Ayuningtyas Takwa (Adiva)



           Keberagaman Badan Tata Kelola dan Karyawan Menurut Jenis Kelamin [GRI 405-1] [OJK C.3.b] [IDX S-01]

                                            2025                                  2024                                 2023
              Jabatan
                              Pria          Wanita       Total       Pria         Wanita       Total        Pria       Wanita       Total
      Board of                         5             4           9           5             5           10          5            5           10
      management                   (56%)       (44%)                      (50%)      (50%)                    (50%)        (50%)

      Top management                 123         66         189            128         59          187         122           56         178
                                   (65%)       (35%)                      (68%)      (32%)                    (69%)        (31%)

      Senior                         471        312         783           453         297         750         460          283          743
      management                   (60%)       (40%)                     (60%)       (40%)                    (62%)        (38%)

      Management                   1.765       1.215      2.980           1.774     1.209       2.983         1.744        1.147      2.891
                                   (59%)       (41%)                     (59%)       (41%)                    (60%)       (40%)

      Officer/Supervisor            666         778        1.444           753        847       1.600          794         796        1.590
                                   (46%)       (54%)                     (47%)       (53%)                    (50%)        (50%)

      Clerical                      358         376         734            457       504          961          570         654        1.224
                                   (49%)       (51%)                     (48%)       (52%)                    (47%)        (53%)

      Total                        3.388      2.751        6.139         3.570      2.921       6.491        3.695        2.941      6.636
                                    (55%)      (45%)                      (55%)      (45%)                    (56%)       (44%)




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 108
                                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                                  Sustainable Growth         107




            Keberagaman Badan Tata Kelola dan Karyawan Menurut Usia [GRI 405-1] [OJK C.3.b] [IDX S-02]

                                   2025                                        2024                                 2023
        Jabatan
                       21-30       30-50          >50          21-30           30-50         >50        21-30       30-50        >50
Board of                       -           1             8              -              2           8            -           3           7
management
Top management                 -       118               71             1           119            67           -        122           56
Senior                         6      626               151            2           599          149             3       625            115
management
Management                   607     2.222              151           647         2.169         167          607       2.154         130
Officer/Supervisor           168     1.239              37        220             1.341            39        259       1.305           26
Clerical                     196      527                11           272           677            12        359        859             6
Total                        977     4.733            429         1.142          4.907         442          1.228     5.068         340


                             Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan [GRI 405-1] [OJK C.3.b]

        Tingkat Pendidikan                     2025                                   2024                             2023
S3                                                               3                                      3                               4
S2                                                             368                                  349                              321
S1                                                            5.107                                5.379                           5.467
Diploma                                                        502                                  558                             606
SMA/sederajat                                                  159                                  202                              238
Total                                                         6.139                                6.491                          6.636



SMBC      Indonesia   memprioritaskan       perekrutan                      besaran imbal jasa ditetapkan secara proporsional
manajemen senior dari warga negara Indonesia (WNI)                          terhadap level jabatan, masa kerja, serta prestasi
yang berasal dari area lokasi operasional. Pada tahun                       kinerja. Pelaksanaannya menjunjung kesetaraan
pelaporan, 5 dari total anggota Direksi, atau setara                        tanpa diskriminasi dalam bentuk apa pun, termasuk
dengan 62,5% merupakan warga negara Indonesia.                              memastikan tidak ada perbedaan remunerasi awal (entry
[GRI 202-2]                                                                 level) antara karyawan pria dan wanita pada posisi yang
                                                                            setara (rasio 1:1). Selain itu, struktur remunerasi ditetapkan
                                                                            di atas Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku
REMUNERASI DAN TUNJANGAN                                                    di setiap wilayah operasional. Kebijakan ini dievaluasi
SMBC Indonesia menerapkan kebijakan remunerasi                              secara berkesinambungan untuk menjaga keadilan
dan tunjangan yang adil dan kompetitif, dengan                              internal, daya saing pasar, dan dukungan terhadap tujuan
                                                                            keberlanjutan SMBC Indonesia. [GRI 202-1]


                                               Upah Minimum Regional [OJK F.20]

             Wilayah                       UMP 2025                            Upah Entry Level                       Rasio
Bali                                                    2.996.561                            3.300.000                             110%
Banten                                                  2.905.120                            4.420.000                             152%
Bengkulu                                                2.670.039                            3.500.000                              131%
DI Yogyakarta                                           2.264.081                            3.560.000                             157%
DKI Jakarta                                              5.396.761                           5.540.000                             103%
Jambi                                                   3.234.535                            3.870.000                             120%

Jawa Barat                                               2.191.232                           2.480.000                              113%

Jawa Tengah                                             2.169.349                            2.190.000                             101%

Jawa Timur                                              2.305.985                            2.400.000                             104%




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 109
                                          Mengembangkan Talenta,
108                                       Menguatkan Kinerja




                                               Upah Minimum Regional [OJK F.20]

                    Wilayah                   UMP 2025                  Upah Entry Level                     Rasio
      Kalimantan Selatan                               3.496.195                     3.500.000                           100%

      Lampung                                          2.893.070                     3.310.000                           114%

      Maluku                                             3.141.700                   3.940.000                           125%

      Papua                                            4.285.850                     4.290.000                           100%

      Sulawesi Barat                                   3.104.430                      3.110.000                          100%

      Sulawesi Selatan                                   3.657.527                   3.660.000                           100%



      Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan                       akhir periode. Penilaian kinerja dilakukan secara objektif
      Tetap yang Tidak Diberikan Kepada Karyawan                     berdasarkan Key Performance Indicator (KPI) dan juga
      Kontrak                                                        Nilai-nilai SMBC Indonesia.
      [GRI 401-2]
                                                                     Setiap anggota Direksi memiliki target individual yang
          Keterangan               Karyawan      Karyawan            berhubungan dengan finansial maupun non-finansial
                                     Tetap        Kontrak
                                                                     termasuk KPI yang berkaitan dengan Sustainable Growth
        Gaji                                                         di mana menyumbang sekitar 30% dari total KPI. KPI
                                                                     Direksi merupakan cerminan dari target unit kerja yang
        Tunjangan Hari Raya                                          merupakan turunan dari KPI SMBC Indonesia secara
                                                                     keseluruhan, dan kemudian secara berjenjang diturunkan
                                                                     ke unit terkait dan individu.
        Asuransi Jiwa
                                                                     Tujuannya menyelaraskan sasaran bisnis, memberi
        Asuransi Cacat                                               umpan balik yang jelas, mengidentifikasi kebutuhan
                                                                     dukungan/pelatihan, serta mengelola kinerja rendah
        Jaminan Kesehatan                                            secara adil. Hasil tinjauan digunakan sebagai dasar
        bagi Pekerja                                                 pengembangan, keputusan karir, penyesuaian imbalan.
        Jaminan Kesehatan                                            Pada tahun pelaporan, seluruh karyawan di setiap tingkat
        bagi Pasangan Pekerja                                        jabatan (100%) telah menerima evaluasi dan penilaian
                                                                     kinerja.
        Jaminan Kesehatan
        bagi Anak Pekerja

        Dana Pensiun
                                                                     DUKUNGAN BAGI KARYAWAN
                                                                     PEREMPUAN
                                                                     SMBC Indonesia berkomitmen menciptakan lingkungan
        Istirahat Tahunan                                            kerja yang mendukung karyawan perempuan untuk
                                                                     berkembang dan menjalani peran keluarga dengan
        Istirahat Melahirkan                                         seimbang SMBC Indonesia menerapkan kebijakan cuti
        dan Keguguran
                                                                     melahirkan sesuai peraturan perundangan: karyawan
                                                                     perempuan berhak atas cuti selama 3 bulan, sementara
        Pesangon
                                                                     karyawan pria memperoleh 4 hari cuti pendampingan
                                                                     kelahiran. Untuk memperkuat dukungan pasca persalinan,
                                                                     SMBC Indonesia menyediakan Mom Support Group bagi
      TINJAUAN KINERJA [GRI 404-3]                                   karyawan perempuan yang memiliki anak usia 0–6
      SMBC Indonesia menerapkan tinjauan kinerja setiap              tahun sebagai ruang berbagi, edukasi pengasuhan, dan
      tahun yang dimulai dari penetapan target dan indikator         akses materi praktis agar transisi kerja–keluarga berjalan
      (termasuk LST) di awal periode, dan evaluasi atasan            dengan lancar. [GRI 401-3]
      di pertengahan tahun, dan umpan balik terstruktur di




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 110
                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                  Sustainable Growth         109




                                        Cuti Melahirkan [GRI 401-3] [OJK F.20]

                                                                           Karyawan yang          Karyawan yang tetap
                              Karyawan yang        Karyawan yang           kembali bekerja       bekerja 1 tahun setelah
        Jenis Kelamin        berhak mengambil      mengambil cuti            setelah cuti             selesai cuti
                                    cuti             melahirkan
                                                                          Jumlah        %         Jumlah          %

Pria                                      3.388                     117          115     98%             111        96%

Wanita                                    2.751                     107          88       82%            78           72%

Total                                     6.139                     224       203        90%            189         93%



Dukungan dan komitmen SMBC Indonesia untuk                    praktik ketenagakerjaan yang beretika. PKB mencakup
memperkuat kesejahteraan karyawan perempuan                   pokok-pokok ketenagakerjaan seperti hubungan
diwujudkan melalui penyediaan ruang laktasi khusus            dengan Serikat Pekerja, penerimaan karyawan, fasilitas
yang dilengkapi dengan lemari pendingin untuk                 dan benefit karyawan, jam kerja, mekanisme keluh kesah
penyimpanan air susu ibu (ASI) . Selain itu, terdapat         karyawan, serta penyelesaian perselisihan hubungan
SMBC Parents Club sebagai wadah untuk memfasilitasi           industrial, dan lainnya. Dokumen ini berlaku bagi seluruh
diskusi terkait pengelolaan peran yang seimbang bagi          karyawan (100%) yang dirundingkan serta disepakati
karyawan perempuan dalam melakukan tanggung                   bersama Serikat Pekerja setiap 2 tahun atau berdasarkan
jawabnya sebagai karyawan dan juga peran pengasuhan           kesepakatan sesuai dengan aturan perundangan.
bagi anak dan keluarga.
                                                              Serikat Pekerja merupakan relasi dari SMBC Indonesia
                                                              untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis,
PROGRAM PENSIUN                                               yang dibangun melalui dialog bipartit, konsultasi rutin,
[GRI 201-3] [GRI 404-2]                                       dengan mengedepankan asas kebebasan berserikat.
SMBC Indonesia merancang berbagai program persiapan           Pendekatan ini mendorong komunikasi yang terbuka,
pensiun untuk memastikan kesejahteraan finansial              penyelesaian isu secara dini, serta terciptanya lingkungan
karyawan di masa purna tugas mereka, baik berupa              kerja yang aman, inklusif, dan produktif.
persiapan psikologis dan keterampilan maupun dalam
bentuk finansial. Pada tahun pelaporan, terdapat 74
karyawan yang mengikuti 4 program persiapan pensiun           STRATEGI DAN PROGRAM PELATIHAN
berupa seminar terkait kesehatan fisik, wirausaha,            [GRI 404-2] [OJK F.22]
pengelolaan keuangan dan lainnya.                             SMBC Indonesia menerapkan pendekatan pembelajaran
                                                              berkesinambungan berbasis kompetensi dan kebutuhan
Di samping itu, SMBC Indonesia menyertakan setiap             bisnis, terintegrasi dalam rencana tahunan SDM.
karyawan dalam program pensiun:                               Pengembangan dilakukan melalui kombinasi classroom/
1. Jaminan Pensiun BPJS yang merupakan program                virtual training, on-the-job learning, mentoring/
    wajib dari pemerintah, dengan iuran karyawan              coaching, serta learning platform (HRIS/“Portal Kita”).
    sebesar 1% dan SMBC Indonesia sebesar 2%.                 SMBC Indonesia secara berkala melakukan evaluasi
2. Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan, yang                atas efektivitas pelatihan dan hasilnya menunjukkan
    merupakan program wajib dari pemerintah, dengan           peningkatan pemahaman, kompetensi, serta kepatuhan
    iuran karyawan sebesar 2% dan SMBC Indonesia              karyawan terhadap kebijakan dan prosedur yang
    sebesar 3,7%.                                             berlaku. Setiap karyawan memiliki jalur pengembangan
                                                              pribadi yang dikaitkan dengan KPI dan jalur karir mereka.
                                                              Beberapa contoh pelatihan di antaranya:
PERJANJIAN KERJA BERSAMA
[GRI 2-30]
SMBC Indonesia mengimplementasikan Perjanjian Kerja
Bersama (PKB) sebagai landasan hubungan industrial
yang harmonis, adil, patuh regulasi, dan selaras dengan



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 111
                                           Mengembangkan Talenta,
110                                        Menguatkan Kinerja




                           Mandatory E-learning                     Pelatihan online yang bersifat wajib diikuti oleh seluruh
                                                                    karyawan.


                           Non Mandatory learning                   Berbagai program pelatihan untuk meningkatkan
                           (Offline atau online)                    kompetensi dan wawasan karyawan untuk memastikan
                                                                    karyawan dapat melakukan tugas dan tanggung
                                                                    jawabnya dengan baik.


                           Sertifikasi Perbankan                       Manajemen Risiko
                                                                       Standar Kompetensi Sistem Pembayaran (SK SP)
                                                                       Wakil agen penjual reksadana (WAPERD),
                                                                       Wakil perantara Perdagangan efek pemasaran (WPPE-P)
                                                                       dan Treasury


                                                                       Manajemen SDM
                           Sertifikasi Kompetensi
                                                                       Informasi Teknologi
                                                                       Internal Audit



                           E-learning MOOC (Massive                 Berbagai kursus daring untuk meningkatkan kompetensi
                           Open Online Course)                      karyawan:
                                                                       Foundations: Data, Data, Everywhere
                                                                       Foundations of Project Management
                                                                       Project Initiation: Starting a Successful Project
                                                                       English for Common Interactions in the Workplace:
                                                                       Basic Level
                                                                       Project Execution: Running the Project
                                                                       Go: The Complete Developer's Guide (Golang)
                                                                       Pemrograman Rust: Pemula Sampai Mahir
                                                                       Certified in System Audit (CISA) - Updated 2024
                                                                       Microfrontends with React: A Complete Developer's
                                                                       Guide
                                                                       The Complete SQL Bootcamp: Go From Zero to Hero


                           Pelatihan lainnya                           Sign language
                                                                       Women mentoring program
                                                                       Disability inclusion webinar
                                                                       Parenting and wellbeing seminar
                                                                       dan lainnya




                6.127                                    233.726
                                                         TOTAL JAM PELATIHAN
                                                                                                        38
                                                                                                        RATA-RATA JAM
                JUMLAH KARYAWAN YANG
                                                                                                        PELATIHAN
                MENGIKUTI PELATIHAN




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 112
                                                                            Integrating Strength for
                                                                                  Sustainable Growth         111




  WORLD CLASS LEARNING

  Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat kepemimpinan dan tata kelola yang unggul,
  SMBC Indonesia menanamkan budaya pembelajaran berkesinambungan di seluruh jajaran
  pimpinan. Melalui program World-Class Executive Education, para pemimpin kami terus mengasah
  wawasan global, memperluas jejaring professional, dan memperkuat kemampuan pengambilan
  keputusan strategis yang berorientasi pada keberlanjutan.

  Pada tahun pelaporan, Nathan Christianto, Head of Wholesale, Commercial & Transaction Banking,
  mengikuti Corporate Governance Program: Developing Exceptional Boards di Columbia Business
  School, New York, yang menekankan pentingnya tata kelola berbasis nilai pemangku kepentingan
  dan pemanfaatan teknologi secara bertanggung jawab. Sementara itu, Anke Subandy, Head of
  Internal Audit, berpartisipasi dalam Orchestrating Winning Performance di IMD, Singapura, forum
  internasional yang membahas kepemimpinan berbasis tujuan, inovasi, dan kapitalisme inklusif.

  Pengalaman global ini memperkuat komitmen para pemimpin SMBC Indonesia untuk memimpin
  dengan visi jauh ke depan, kolaborasi, dan tanggung jawab, dalam menciptakan nilai jangka panjang
  bagi karyawan, nasabah, masyarakat, dan pemegang saham.




  LEARNING FESTIVAL

  SMBC Indonesia memiliki aspirasi untuk mengembangkan budaya pembelajaran
  berkesinambungan, SMBC Indonesia menyelenggarakan Learning Festival, sebuah event tahunan
  untuk merayakan dan memperkuat budaya edukasi dan peningkatan kompetensi bagi karyawan.
  Pada tahun 2025, Learning Festival diselenggarakan di 4 kota (Jakarta, Medan, Yogyakarta, dan
  Surabaya) dan diikuti oleh 3.551 karyawan.

  Mengusung konsep 3E – Education, Experience, dan Exposure, kegiatan ini menghadirkan beragam
  sesi kegiatan edukasi seperti Cineclass, Language & Culture, Mini Studio, Aspire Award, serta
  Xtalk dengan narasumber inspiratif dari berbagai bidang. Program ini tidak hanya memperkaya
  pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kolaborasi, kreativitas, dan semangat transformasi di
  seluruh lini organisasi.

  Learning Festival menjadi wadah penting untuk memperkuat nilai-nilai growth mindset, inovasi,
  dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Tahun 2025 tema yang diusung adalah “Unlock
  the Beyond, Exceed All Limits,” mengajak seluruh insan SMBC Indonesia untuk terus belajar,
  berkembang, dan melampaui batas bersama.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 113
                                             Mengembangkan Talenta,
112                                          Menguatkan Kinerja




                 Jumlah Peserta Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22] [IDX S-05]

                                               2025                             2024                             2023
              Level Jabatan
                                     Pria              Wanita         Pria              Wanita         Pria              Wanita

      Top Management                         123                66            139                62            126                 61

      Senior Management                      470                311           491                313           458            282

      Management                            1.765            1.214           1.892          1.298             1.710           1.120

      Office/Supervisor                     666                 778           801            906               777                787

      Clerical                               358                376           520             548              570            653

      Subtotal                           3.382              2.745        3.843               3.127            3.641          2.903

      Total                                    6.127                           6.970                            6.544




                    Total Jam Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22] [IDX S-05]

                                               2025                             2024                             2023
              Level Jabatan
                                     Pria              Wanita         Pria              Wanita         Pria              Wanita

      Top Management                     7.999              3.939            5.921          2.667             5.612          3.192

      Senior Management                 25.182             16.075        20.112            13.956        19.323             13.825

      Management                       66.455             49.048         61.311             48.121       70.094             58.424

      Office/Supervisor                 19.015            25.293        23.693             29.142        33.635             49.967

      Clerical                          9.224              11.496       11.400              15.159       23.784             44.997

      Subtotal                         127.875            105.851      122.466            109.314       152.446            170.404

      Total                                  233.726                          231.760                          322.849



                  Rata-rata Jam Pelatihan Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin [GRI 404-1] [OJK F.22] [IDX S-05]

                                               2025                             2024                             2023
              Level Jabatan
                                     Pria              Wanita         Pria              Wanita         Pria              Wanita

      Top Management                          65                60             43                43             44                52

      Senior Management                       54                52             41                45             42                49

      Management                              38                40             32                37             40                52

      Office/Supervisor                       29                33             30                32             43                63

      Clerical                                26                 31            22                28             41                68

      Subtotal                                38                39             33                37             42                56

      Total                                     38                               35                               49




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 114
                                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                                      Sustainable Growth             113




KOMPETENSI DALAM KEUANGAN                                                     karyawan yang terus diperkuat setiap tahun. Pada tahun
BERKELANJUTAN                                                                 2025, sebanyak, 99,8% karyawan memperoleh nilai
[OJK E.2] [FS4] [SUSBA 1.4.2.2] [SUSBA 1.4.2.3]                               di atas 80 dalam pelaksanaan Sustanability e-learning
SMBC Indonesia memastikan seluruh               karyawan                      2025.
memiliki pemahaman yang baik mengenai implementasi
keuangan berkelanjutan sesuai dengan peran dan                                Selain pelatihan yang bersifat internal, karyawan
tanggung jawab di masing-masing unit kerja. SMBC                              SMBC Indonesia juga mengikuti pelatihan keuangan
Indonesia setiap tahun melaksanakan pelatihan                                 berkelanjutan yang diselenggarakan oleh pihak
mandatory e-learning mengenai keberlanjutan dan                               eksternal dalam rangka meningkatkan kompetensi
implementasi keuangan berkelanjutan yang wajib diikuti                        dan wawasan mengenai implementasi keuangan
oleh seluruh karyawan, termasuk direksi dan pimpinan.                         berkelanjutan di dalam dan di dunia global. Keikutsertaan
                                                                              dalam kegiatan pelatihan eksternal ini menyesuaikan
Materi di dalam e-learning ini selalu diperbaharui setiap                     relevansi antara topik atau materi yang didiskusikan
tahun untuk memastikan karyawan mengetahui dan                                dalam event pelatihan yang diselenggarakan pihak
memahami kebijakan dan informasi paling mutakhir                              eksternal dengan peran dan tanggung jawab unit bisnis
terkait aspirasi dan insiatif keberlanjutan yang                              dalam implementasi keuangan berkelanjutan di SMBC
dilaksanakan SMBC Indonesia.                                                  Indonesia.


SMBC Indonesia memastikan bahwa pemahaman                                     Selama tahun 2025, karyawan SMBC Indonesia
tentang keberlanjutan telah berjalan efektif di seluruh                       mengikuti sedikitnya 72 event untuk meningkatkan
organisasi melalui penetapan skor tingkat kelulusan                           kapasitas terkait keberlanjutan. Berikut sebagian dari
                                                                              kegiatan yang diikuti:


                                            Edukasi dan Pelatihan Keuangan Berkelanjutan

   Waktu Pelaksanaan                          Penyelenggara                                          Topik Seminar/Training

16 Januari 2025              IDX Exchange                                     Socialization Financed Emission Form and Calculator with
                                                                              Business Banking Unit
23 Januari 2025              OJK and OECD                                     Accelerating climate transition planning for financial institutions,
                                                                              issuers, and publicly listed companies in Indonesia
06 Februari 2025             GRESB Foundation                                 Driving Sustainability in the Real Estate Sector: ESG and Green
                                                                              Financing in Indonesia

27 Februari 2025             Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral       Focus Group Discussion for the Regulation of Licensing and
                             (ESDM)                                           Utilisation of Hydrogen in the Industry, Transportation, and Power
                             Sebagai bagian dari Road to Global Hydrogen      Generation Sectors on 27th February 2025
                             Ecosystem Summit 2025.
 30 April 2025               Bank Indonesia                                   Technical Meeting – Business Matching Pembiayaan Hijau Bank
                                                                              Indonesia"

17 Juli 2025                 OJK                                              webinar “Implementation and Role of the Financial Industry in
                                                                              Business and Human Rights”
 4 September 2025            Institute for Essential Services Reform (IESR)   Focus Group Discussion "Planning and Financing Strategies to
                                                                              Support Renewable Energy Infrastructure for Eastern Indonesia
                                                                              (KTI)”


 10 September 2025           Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan       Coordination Meeting for Stakeholders - Financing Panelists and
                             Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral       Steering Committee
                             (ESDM)
3 Desember 2025              Tropical Forest Alliance (TFA) and supported     The 5th Regional Technical Dialogue with theme “Scaling
                             by European Union                                Sustainable Finance and Incentive Mechanisms to Support
                                                                              Producers and Smallholders”.
9 Desember 2025              Global Buildings Performance Network (GBPN) Global Buildings Performance Network (GBPN) and the Green
                             and the Green Finance Institute (GFI)’s     Finance Institute (GFI)’s forum with theme “Multistakeholder
                                                                         Forum on Cost-Efficient Green Buildings and Feasible Financing
                                                                         Schemes”.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 115
                                            Mengembangkan Talenta,
114                                         Menguatkan Kinerja




      LINGKUNGAN BEKERJA YANG AMAN                                           dukungan hukum jika terjadi ancaman atau
      DAN NYAMAN [OJK F.21] [IDX S-06] [IDX S-11]                            tindakan balasan dari pihak yang dilaporkan.
      SMBC Indonesia berkomitmen menyediakan lingkungan                      Program kesadaran dan pelatihan terkait
      kerja yang aman, sehat, dan nyaman yang diwujudkan                     whistleblowing dan pelaporan kriminal diadakan
      melalui kebijakan K3, standar fasilitas kerja bagi                     secara berkala untuk memastikan kesiapan
      karyawan, program wellness, kesehatan mental, serta                    karyawan dalam menjalankan tugasnya dengan
      sistem pengamanan yang baik di tempat kerja. Atas                      aman.
      kehati-hatian SMBC Indonesia, dalam tahun pelaporan
      tidak terdapat insiden kecelakaan kerja. SMBC Indonesia        Salah satu bagian penting dari bisnis perbankan adalah
      memastikan karyawan merasa terlindungi dan dapat               menyediakan rasa aman bagi nasabah maupun pekerja.
      bekerja secara optimal dalam suasana kerja yang                Untuk itu SMBC Indonesia memastikan bahwa setiap
      kondusif melalui berbagai upaya seperti:                       petugas keamanan telah dibekali dengan keterampilan
      1. Menyediakan sarana keselamatan seperti alat                 yang memadai melalui pelatihan rutin, termasuk
           pemadam api ringan (APAR).                                pelatihan dalam aspek HAM. Pada tahun pelaporan, 519
      2. Menyediakan sarana kesehatan Klinik di Kantor               petugas keamanan mengikuti pelatihan HAM, jumlah ini
           Pusat                                                     mewakili 93% dari seluruh petugas keamanan.
      3. Melakukan sosialisasi keselamatan dan kesehatan             [GRI 410-1] [IDX S-09]
           kerja (K3) secara rutin kepada seluruh karyawan.
      4. Melakukan simulasi evakuasi gempa bumi dan
           kebakaran.                                                KESEIMBANGAN KEHIDUPAN DAN
      5. Melakukan pemeriksaan rutin terhadap instalasi              KERJA
           listrik dan fasilitas kantor untuk mencegah potensi       SMBC Indonesia berkomitmen untuk menciptakan
           bahaya.                                                   lingkungan kerja yang sehat dan seimbang melalui
                                                                     berbagai wellbeing programs yang berfokus pada
      Salah satu ancaman keselamatan kerja dalam industri            penguatan kesejahteraan fisik, mental, sosial, finansial,
      perbankan adalah perampokan, balas dendam atas                 dan karir karyawan. Komitmen ini diwujudkan melalui
      pelaporan kriminal atau agresi dari nasabah dan pihak          program:
      lainnya. Untuk itu, SMBC Indonesia memastikan adanya
      perlindungan bagi karyawan, keluarga dan anggota               Employee Assistance Program (EAP)
      komunitas lainnya melalui: [G4-DMA]                            Program asistensi bagi karyawan yang menawarkan
      1. Pencegahan dan Penanganan Agresi oleh Nasabah               layanan konsultasi dengan Third-party mengenai
           atau Pihak Lain                                           keuangan, psikologi dan legal.
               SMBC Indonesia memberikan pelatihan khusus
               kepada karyawan tentang conflict management           Fasilitas Klinik Gratis untuk Karyawan
               dan komunikasi efektif untuk menghadapi               Pada tahun 2025 SMBC Indonesia meluncurkan
               situasi sulit, termasuk serangan verbal atau fisik    fasilitas klinik Teras Medika yang menyediakan layanan
               dari nasabah atau pihak eksternal lainnya.            kesehatan bagi karyawan di kantor pusat - Menara SMBC.
               Kebijakan zero tolerance terhadap segala              Klinik ini bisa diakses karyawan setiap hari kerja selama
               bentuk kekerasan atau intimidasi diterapkan           waktu operasional dan pemeriksaan kesehatan dilakukan
               untuk memastikan lingkungan kerja yang aman           oleh tenaga medis berizin yang ditunjuk. Karyawan
               dan profesional.                                      tidak dikenakan biaya untuk pelayanan kesehatan
                                                                     dan obat-obatan yang didapatkan. SMBC Indonesia
      2.   Dukungan terkait Kewajiban Pelaporan Aktivitas            juga memastikan terlindunginya pelayanan kesehatan
           Kriminal                                                  karyawan melalui fasilitas asuransi kesehatan dan juga
               Sesuai dengan peraturan perundang-undangan            pemeriksaan kesehatan secara berkala.
               yang berlaku, SMBC Indonesia memiliki
               mekanisme pelaporan aktivitas kriminal
               seperti tindak pencucian uang dan pendanaan           SMBCI CLUB
               terorisme.                                            SMBC Indonesia mewadahi kebutuhan karyawan untuk
               Perlindungan    terhadap    karyawan    yang          mengekspresikan minat dan bakat mereka melalui
               bertanggung jawab atas pelaporan ini dijamin          pembentukan komunitas/klub olahraga, spiritual, minat
               melalui kebijakan kerahasiaan identitas serta         bakat dan rekreasional yang diinisiasi dan dikelola



      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 116
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth          115




kegiatannya oleh karyawan. Pada bulan Juli 2025, tercatat       menghadirkan dampak positif bagi kesejahteraan sosial
lebih dari 37 klub yang diikuti oleh 5.928 karyawan dari        maupun lingkungan. Lebih jauh mengenai Sahabat Daya
126 kota di seluruh Indonesia.                                  dijelaskan di bab terkait Daya di halaman 131.

Komunitas olah raga yang dapat diikuti antara lain Futsal,
Badminton, Basket, Sepak Bola, Senam dan lainnya.               BERANDA
Komunitas seni yang dibentuk antara lain Olah Vokal, Tari,      Ruang sosial yang dilengkapi dengan berbagai permainan
dan Fotografi. Sementara komunitas kerohanian yang dapat        untuk bersantai dan melepas penat melalui penyediaan
diikuti meliputi Rohani Islam, Kristen, dan Hindu. SMBCI Club   fasilitas seperti Studio musik, ruang karaoke dan juga
juga memiliki komunitas hobi antara lain Diecast, Pecinta       tempat nonton bareng (nobar).
Alam, Fishing, Korean Corner, Bikers, e-Sport dan lainnya.
Karyawan juga dapat berpartisipasi pada komunitas sosial
yang difasilitasi oleh SMBC Indonesia, seperti: Parents Club,   INISIATIF LOKASI KERJA FLEKSIBEL
Donor Darah dan Talking Club.                                   SMBC Indonesia mengimplementasikan Flexi Work
                                                                Arrangement untuk memberikan ruang bertumbuh dan
                                                                berkembang bagi karyawan yang berasal dari beberapa
SAHABAT DAYA                                                    generasi (multiple generation workforce) dengan berbagai
Sahabat Daya adalah wadah bagi karyawan untuk                   keunikan dan kebutuhannya dan sekaligus mendukung
melakukan kegiatan kerelawanan untuk berbagi                    transisi rendah karbon dan memperkuat aspek sosial dalam
pengalaman, memberikan kekuatan bagi sesama, dan                tata kelola Perusahaan.sekaligus menciptakan lingkungan
                                                                kerja yang sehat melalui peningkatan keseimbangan kerja
                                                                dan kehidupan pribadi.
Bentuk penerapan kebijakan kerja fleksibel meliputi:

                   Flexi Style


                   Penerapan gaya kerja kasual yang memungkinkan karyawan mengenakan pakaian santai seperti
                   jeans atau sneakers, selama tetap menjaga kesopanan dan profesionalisme di lingkungan kerja.



                   Flexi Working Hour


                   Penerapan sistem jam kerja fleksibel (staggered working hours) yang memberikan tiga opsi waktu
                   masuk kantor agar karyawan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pribadi maupun kondisi
                   transportasi.



                   Flexi Working Location


                   Karyawan dapat bekerja dari kantor dan rumah dengan pengaturan minimal tiga kali bekerja di kantor
                   setiap minggunya, sebagaimana diatur dalam prosedur pengaturan kerja fleksibel dengan tetap
                   memastikan koordinasi antar tim/karyawan dan keamanan data.


Sejak diterapkan pada tahun 2022, kebijakan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan dan keberlanjutan
lingkungan dapat tercapai secara bersamaan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 117
                                          Mengembangkan Talenta,
116                                       Menguatkan Kinerja




      PROMOSI GAYA HIDUP SEHAT DAN KESEHATAN MENTAL
      Dalam rangka mempromosikan gaya hidup sehat dan kesehatan mental kepada karyawan, SMBC Indonesia
      menyelenggarakan program Wellness.



         Program Wellness 2025             Periode Program                                   Penjelasan

       Wellness Week               · Menara SMBC 18-19 Juni 2025      Merupakan program pembuka untuk seluruh rangkaian
                                   · Medan 7 Juli 2025                aktivitas Wellness Program 2025 dengan menyajikan
                                   · Surabaya 11 Juli 2025            tenan-tenan kesehatan untuk karyawan di Menara SMBC,
                                   · Yogyakarta 18 Juli 2025          Medan, Yogyakarta, dan Surabaya
       Mendadak Gerak              Agustus :                          Aktivitas olahraga ringan dengan mendatangi lokasi kerja
                                   · KC Jakarta (11 Agustus 2025)     karyawan secara ”mendadak”. Kegiatan ini bertujuan
                                   · KC Bogor (13 Agustus 2025)       untuk memberikan kesadaran akan pentingnya
                                                                      berolahraga dan melakukan peregangan di saat
                                   September :                        karyawan yang selalu duduk di belakang meja.
                                   · KC Solo (9 September 2025)
                                   · KC Palembang (12 September
                                     2025
                                   · Menara SMBC lantai 20 & 22 (15
                                     September 2025)
                                   · Menara SMBC lantai 23 (30
                                     September 2025)

                                   November :
                                   · KC Makassar (7 November
                                     2025)
                                   · Menara SMBC lantai 30 (19
                                     November 2025)
                                   · Menara SMBC lantai 37 (27
                                     November 2025)
       Weight Loss Challenge       1 Agustus - 31 Oktober 2025        Kompetisi penurunan berat badan dengan
                                                                      pendampingan Personal Trainer dan Ahli Gizi selama 3
                                                                      bulan.


       Step Challenge              10 Oktober - 23 November 2025      Kompetisi pengumpulan langkah untuk mendukung
       Program Kolaborasi dengan                                      komitmen net zero emission dengan mengkonversi
       Daya (Berdaya Untuk                                            jumlah capaian langkah dengan pohon kopi, kompetisi
       Bumi)                                                          ini merupakan kolaborasi program karena aktivitas yang
                                                                      dilakukan selaras dengan tujuan peningkatan kesadaran
                                                                      gaya hidup sehat


       Health Boost                23 Oktober 2025                    Rangkaian aktivitas untuk merayakan Hari Kesehatan
                                                                      Mental Sedunia dengan mengadakan
                                                                      · Health Talk: Anxiety in the Digital Era
                                                                      · Free Juice & Jamu (Menara SMBC & 32 Kantor Cabang)
       Healthy Class               Malang 18 November 2025            Aktivitas olahraga bersama yang diadakan di beberapa
                                   Banjarmasin 18 November 2025       kantor cabang di mana tahun ini aktivitas olahraga yang
                                   Cirebon 21 November 2025           dilakukan adalah Trampoline Dance
       Aktivitas Lainnya           Mind Games 1 1: 29 Agustus 2025    - Mind Games: Aktivitas ringan berupa kuis yang
                                   Mind Games 2: 31 Desember 2025       mengasah otak
                                   Wellness Tale: 31 Desember 2025    - Wellness Tale: Inisiatif yang mengangkat perjalanan
                                                                        transformasi hidup sehat sepanjang tahun 2025




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 118
                             Integrating Strength for
                                   Sustainable Growth         117




Laporan Keberlanjutan 2025       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 119
                                   Memberdayakan
118                                Masyarakat, Membangun
                                   Masa Depan




      Laporan Keberlanjutan 2025                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 120
                                                       Integrating Strength for
                                                             Sustainable Growth         119




                             Memberdayakan
                             Masyarakat,
                             Membangun Masa
                             Depan
                             SMBC Indonesia
                             menghadirkan inisiatif
                             sosial yang berfokus
                             pada pemberdayaan
                             masyarakat guna
                             menciptakan dampak
                             keberlanjutan bagi masa
                             depan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 121
                                                                Memberdayakan
120                                                             Masyarakat, Membangun
                                                                Masa Depan




      SMBC Indonesia melaksanakan tanggung jawab sosial                            depan yang lebih baik, adil, dan berkelanjutan bagi semua
      perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR)                             pemangku kepentingan. Program Daya dirancang untuk
      sebagai perwujudan komitmennya dalam membina                                 menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan
      hubungan yang harmonis, berkelanjutan, dan saling                            ekonomi berkelanjutan dengan menggabungkan
      memberikan nilai tambah kepada masyarakat, lingkungan,                       keahilan perbankan dan pendekatan pemberdayaan
      serta seluruh pemangku kepentingan. Melalui program                          masyarakat.
      Daya, SMBC Indonesia aktif mendukung pemberdayaan
      masyarakat, pendidikan, serta peningkatan kualitas hidup                     Melalui Pilar Daya, SMBC Indonesia menjalankan program
      komunitas sekitar melalui kemitraan strategis dengan                         Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai
      berbagai organisasi sosial yang didukung oleh kekuatan                       bentuk dukungan dan kontribusi terhadap pencapaian
      internal SDM sebagai upaya bersama membangun masa                            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). [IDX S-12]




                                 PENGEMBANGAN                                                   LITERASI
                                  KAPASITAS DIRI                                                KEUANGAN
                         Peningkatan Keterampilan sesuai                                        Edukasi keuangan untuk mendukung
                            dengan minat dan kebutuhan                                          pengelolaan keuangan yang baik



                                                                           4
                                                                        Pilar Daya
                               KEHIDUPAN YANG                                                   PENINGKATAN KAPASITAS
                               BERKELANJUTAN                                                    USAHA
          Kegiatan sehat dan ramah lingkungan untuk                                             Program peningkatan kapasitas usaha
                mendorong gaya hidup berkelanjutan                                              untuk mendukung pertumbuhan UMKM




            Pilar                       Penjelasan                            Dukungan terhadap TPB                         Capaian

       Pengembangan        Program ini bertujuan untuk mendukung •     3 seminar, dengan penerima manfaat
       Kapasitas Diri      peningkatan kompetensi dan                  sebanyak 149 peserta.
                           keterampilan nasabah dan masyarakat •       Lebih dari 4.300 aktivitas pembelajaran,
                           sesuai dengan minat dan tren terkini,       dengan penerima manfaat lebih dari 136
                           melalui pelatihan teknis, pengembangan      ribu siswa.
                           kurikulum, dan infrastruktur.          •    Alokasi dana: lebih dari Rp230 juta.

       Literasi            Program ini bertujuan meningkatkan       • 83 Seminar diikuti lebih dari 8.800 peserta.
       Keuangan            edukasi keuangan bagi nasabah            • 701 materi edukasi digital dengan total
       [FS 16]             dan masyarakat agar mereka dapat           penerima manfaat lebih dari 31 juta.
       [OJK F.23]          mengelola keuangan dan membuat           • Alokasi dana: lebih dari Rp674 juta.
       [OJK F.25]          keputusan keuangan yang tepat.
       [FN-CB-240a.4]
                           Program diselenggarakan melalui
                           kegiatan pelatihan, seminar luring dan
                           daring, serta melalui berbagai kanal
                           digital SMBC Indonesia.

       Peningkatan         Program ini bertujuan mendukung          • 69 seminar diikuti oleh lebih dari 10.000
       Kapasitas           peningkatkan kapasitas UMKM                peserta.
       Usaha               Indonesia untuk bisa meningkatkan        • 162 pendampingan usaha (coaching)
       [GRI 203-2]         kelas usahanya.                          • Lebih dari 3,6 juta penerima manfaat dari
       [OJK F.23]                                                     871 materi edukasi seputar usaha di saluran
       [OJK F.25]                                                     digital
       [SUSBA 1.5.1.6]                                              • Alokasi dana: lebih dari Rp1 miliar.


       Kehidupan yang      Program ini bertujuan mendukung          • 22 seminar dengan lebih dari 26 ribu
       Berkelanjutan       peningkatkan gaya hidup masyarakat         peserta.
                           Indonesia dan nasabah agar lebih sehat, • Lebih dari 6 ribu konsultasi daring dan luring
                           aktif, produktif serta ramah lingkungan. • Lebih dari 1,6 juta penerima manfaat dari
                                                                      394 materi edukasi di media digital
                                                                    • Alokasi dana: lebih dari Rp287 juta.


      Catatan:
      Alokasi dana tidak termasuk Sahabat Daya dan “daya.id”.

      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 122
                                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                                  Sustainable Growth             121




PENGHARGAAN


             Indonesian Sustainable Development Goals Awards (ISDA) 2025

  PREDIKAT PLATINUM UNTUK SDGS (4.3)                                     PREDIKAT GOLD UNTUK SDGS (8.3(B)
  Pendidikan      Berkualitas melalui  program                           Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui
  “Pemberdayaan Keterampilan dan Kewirausahaan                           program “Pemberdayaan Masyarakat secara Digital
  Digital melalui Program Daya SMBC Indonesia”                           melalui Daya.id”



             The Sustainable Business Integrity Index (INSTAR)
  STATUS ‘VERIFIED’ DENGAN SKOR 85,68
  Pencapaian ini mencerminkan konsistensi dalam mendorong prinsip lingkungan, sosial dan tata kelola (LST)
  sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.



PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL
[OJK F.25] [IDX S-12]

 PILAR                  01


 PENGEMBANGAN
 KAPASITAS DIRI



 SMBC Indonesia berkomitmen mendukung kemajuan bangsa melalui peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi utama
 terciptanya sumber daya manusia yang unggul. Kami berperan aktif memperkuat pembangunan pendidikan di tingkat dasar,
 menengah, perguruan tinggi, serta masyarakat, dengan fokus pada pengembangan keterampilan teknis maupun non-teknis yang
 relevan dengan kebutuhan dunia kerja.




                                             Penguatan Pendidikan Vokasi
                                                                 [GRI 203-1]

 SMBC Indonesia terus memperkuat link and match dunia pendidikan dan industri melalui kemitraan dengan Djarum Foundation yang memiliki
 jaringan sekolah menengah kejuruan (SMK) binaan di sejumlah kota. Salah satu program yang dilakukan adalah melakukan program job matching
 agar lulusan SMK binaan Djarum Foundation dapat bekerja di Jepang di tahun 2026.

 Fokus kerja sama di 2025 ini, dilatari oleh komitmen Djarum Foundation dan SMBC Indonesia untuk meningkatkan nilai dan manfaat kepada
 siswa lulusan SMK binaan Djarum Foundation. Selain itu, hal ini juga merupakan respon terhadap adanya kesenjangan antara kebutuhan tenaga
 kerja migran di Jepang yang masih jauh dari jumlah tenaga kerja yang tersedia. Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi peluang untuk mengisi
 kekosongan pekerja migran Indonesia ke Jepang.

 SMBC Indonesia merespon kendala besarnya biaya mengikuti program persiapan penempatan kerja di Jepang yang kerap dihadapi para orang tua
 dan sering menyurutkan impian siswa lulusan SMK untuk bekerja di Jepang. Melalui kemitraan dengan salah satu Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)
 yang memiliki visi dan misi selaras, SMBC Indonesia berupaya menghadirkan kesempatan bagi para lulusan SMK untuk mengikuti kelas persiapan
 bekerja di Jepang dengan harga yang terjangkau.

 Dalam tahap awal ini, sosialisasi program dilaksanakan pada 10 sekolah binaan Djarum Foundation dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 siswa.
 Diharapkan setidaknya ada 600 siswa yang mendaftar program pelatihan Bahasa Jepang dan working culture and ethics di semester 1 2026
 untuk dapat dikirim ke Jepang pada semester kedua tahun 2026 dan semester pertama tahun 2027.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 123
                                                      Memberdayakan
122                                                   Masyarakat, Membangun
                                                      Masa Depan




                  Dukungan Jajaran Direksi & Senior Management Bagi Talenta Muda


       Kepedulian dan dukungan terhadap upaya meningkatkan kemampuan dan wawasan generasi muda tentang berbagai
       aspek dalam dunia kerja. Semangat pemberdayaan ditunjukan melalu keterlibatan senior managemen dalam
       program Sahabat Daya. Mereka berbagi pengalaman profesional mereka kepada mahasiswa dari sejumlah perguruan
       tinggi mitra SMBC Indonesia mengenai berbagai topik seputar dunia kerja dan membangun karir seperti peluang dan
       tantangan bekerja di sektor perbankan, budaya Jepang di dunia kerja, dan lain-lain.




                         7                                        4                                         464
                    BOD/BOM                               Perguruan Tinggi                                  Peserta




       PILAR               02


       LITERASI KEUANGAN
       [OJK F.23] [OJK F.25] [FS16]
       [FN-CB-240a.4]




       SMBC Indonesia berkomitmen meningkatkan literasi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai fondasi
       kesejahteraan dan inklusi ekonomi. Melalui program pelatihan, seminar luring dan daring, serta berbagai kanal digital, SMBC
       Indonesia menghadirkan edukasi keuangan yang menjangkau pelajar, pelaku UMKM, karyawan, guru, Ibu-ibu di pedesaan,
       teman-teman difabel, pensiunan, dan kelompok masyarakat lainnya. Langkah strategis ini menjadi bagian dari upaya
       membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.




                     118                               >8.000                                            >11.000
                     Seminar/                          Peserta Seminar/                                  Pengakses Pembelajaran
                     Pelatihan                         Pelatihan                                         Infografis




                           >1,7 juta
                           Pengunjung Website
                                                                                       >29 juta
                                                                                       Pengunjung Media Sosial




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 124
                                                                                                      Integrating Strength for
                                                                                                            Sustainable Growth          123




                                          Inisiatif Pilar Literasi Keuangan
                                                       [FS5] [FS16] [SUSBA 1.5.1.4]


Penerapan prinsip keberlanjutan tidak dapat berjalan efektif tanpa pemahaman yang memadai dan kolaborasi dari
seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, SMBC Indonesia secara konsisten mengupayakan peningkatan
kapasitas melalui berbagai kegiatan edukasi yang dilakukan oleh lini bisnis dan juga melalui program Daya. Berbagai
program ini dirancang untuk memperkuat wawasan dan upaya nyata terhadap penguatan literasi keuangan di
masyarakat dan juga praktik bisnis yang berkelanjutan.


Melalui unit bisnis yang dimiliki turut berperan aktif dalam memperkuat literasi keuangan di masyarakat khususnya
di segmen usaha masing-masing. SMBC Indonesia menargetkan peningkatan efektifitas pelaksanaan program
literasi keuangan untuk memberikan peningkatan dampak.



  Kampanye                   •   Jenius Money Language: seri edukasi finansial berupa video, podcast, dan artikel yang
  Literasi                       membahas tentang berbagai topik keuangan terkini dan pengelolaan finansial yang bijak.
  Keuangan                   •   Menyajikan informasi tepercaya yang mendukung peningkatan kemampuan pengelolaan
  Digital                        keuangan, dalam bentuk konten artikel tips dan info praktis, artikel kisah sukses, dan juga
                                 video pelatihan online singkat. Konten pengelolaan keuangan tersebut dibagi menjadi 3
                                 kategori topik yaitu pengelolaan keuangan dasar, melipatgandakan keuangan (investasi),
                                 dan juga distribusi keuangan (warisan) yang bisa diakses secara gratis oleh seluruh
                                 masyarakat Indonesia melalui website “daya.id”.

  Seminar                    •   Menyelenggarakan seminar and webinar dengan topik pengelolaan keuangan bagi
  luring                         karyawan dari nasabah korporasi. Topik yang dibahas mencakup pengelolaan keuangan
  untuk                          dengan bijak; menabung, investasi dan waspada pinjaman daring.
  nasabah                    •   Jenius Financial Class: kelas finansial luring yang menghadirkan pakar finansial tersertifikasi
                                 sebagai pembicara untuk membahas pengelolaan pengeluaran.




                                                     Peserta Literasi Keuangan
                                                     (Jumlah Peserta) [FS16]


         2025                                             2024                                        2023


       >31 juta                                         >8 juta                                     >2 juta
       PESERTA                                          PESERTA                                     PESERTA




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 125
                                                   Memberdayakan
124                                                Masyarakat, Membangun
                                                   Masa Depan




                                                Duta Literasi Keuangan
                                                              [FS16]


       Untuk memperluas jangkauan dan menjawab kebutuhan edukasi keuangan di berbagai daerah, Program Daya
       membentuk Duta Literasi Keuangan, yaitu perwakilan karyawan dari setiap wilayah operasional SMBC Indonesia
       sebagai pegiat program literasi keuangan. Setiap region menunjuk dua karyawan untuk melaksanakan kegiatan
       literasi keuangan ke sekolah-sekolah di wilayah kerja mereka. Secara keseluruhan, terdapat 14 karyawan yang terpilih
       mewakili 7 region sebagai Duta Literasi Keuangan, membawa semangat inklusi keuangan hingga ke tingkat komunitas
       lokal.




       PILAR               03


       PENINGKATAN KAPASITAS USAHA
       [OJK F.23] [OJK F.25] [GRI 203-2]
       [SUSBA 1.5.1.6]



       Melalui pilar Peningkatan Kapasitas Usaha, SMBC Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan
       terkait kewirausahaan untuk pengusaha UMKM melalui kegiatan pelatihan, seminar luring, serta                 melalui
       berbagai kanal digital SMBC Indonesia.


       Pada tahun 2025, program Daya berfokus pada upaya peningkatan kapasitas dan adaptasi pengusaha dalam
       pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan pertumbuhan dan daya saing UMKM. Selain itu, program Daya
       juga mendorong UMKM naik kelas dengan memperluas pemasaran produk mereka ke pasar global.


       SMBC Indonesia menyediakan berbagai program untuk meningkatkan pendapatan dan produktivitas
       UMKM, sekaligus mendorong berbagai inovasi melalui pemberian akses kredit, pelatihan dan pendampingan,
       menyediakan akses promosi dan peluang perluasan jaringan ke akses global dengan dukungan produk-produk
       trade finance seperti Telegraphic Transfer (TT), Letters of Credit (LC), Standby Letters of Credit (Standby LC),
       Documentary Collection, dsb.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 126
                                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                                  Sustainable Growth               125




                             Inisiatif Pilar Peningkatan Kapasitas Usaha

       Program                                                                 Deskripsi


                         Sebagai bentuk nyata dalam pemberdayaan untuk negeri, SMBC Indonesia kembali mengadakan Daya Fest 2025
                         dengan mengambil tema “Growing Collaboration, Sustainable Impact”. Daya Fest 2025 hadir sebagai wujud nyata
                         pemberdayaan kepada nasabah dan masyarakat umum yang melibatkan kolaborasi dari berbagai pihak. Terdapat
                         serangkaian kegiatan menarik yang dibuka untuk publik di Menara SMBC pada tanggal 27-29 Agustus 2025.

                         Rangkaian Daya Fest 2025 diisi dengan festival pemberdayaan, yaitu kelas edukasi yang menghadirkan beragam
                         pembicara ternama di bidangnya untuk menginspirasi serta mendorong semangat masyarakat dalam menciptakan
                         pemberdayaan baru yang berarti untuk bangsa.

   Daya Fest 2025        Selain itu juga menghadirkan Selendang Mayang, sebuah gelaran lokapasar sebagai wadah untuk pelaku UMKM
                         nasabah binaan SMBC Indonesia, dan juga bentuk apresiasi bagi para nasabah berupa dukungan promosi hasil
                         karyanya ke akses pasar yang lebih luas.
                         · 4 kelas pemberdayaan yang diikuti oleh lebih dari 1.700 peserta.
                         · 116 nasabah peserta Selendang Mayang.
                         · Lebih dari 13.000 produk ditampilkan.
                         · Lebih dari 6.000 produk terjual, dengan nilai transaksi lebih dari Rp320 juta.

                         Pada tahun 2025, SMBC Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian UMKM dan akademisi dari beberapa perguruan
                         tinggi nasional untuk mendorong akses pembiayaan inklusif bagi UMKM. Melalui ajang Entrepreneur Hub Financial
                         2025, SMBC Indonesia berupaya untuk memperluas akses pembiayaan wirausaha di Indonesia. Prrogram ini bertujuan
                         untuk mencetak pelaku wirausaha yang bankable dan memiliki prospek usaha yang berkesinambungan. Inisiatif ini
                         sejalan dengan fokus SMBC Indonesia pada pengembangan sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian
  Mendorong UMKM         nasional.
   Lebih Bankable        • 455 peserta


                         SMBC Indonesia mendukung pengembangan bisnis UMKM dengan mendukung pengusaha UMKM melakukan
                         perluasan bisnis ke pasar global melalui 3 program pemberdayaan yaitu:
                         1. Promosi produk kopi lokal nasabah SMBC Indonesia di ajang Amsterdam Coffee Festival.
                         2. Menyelenggarakan event Business Gathering 2025 di Semarang bersama Gabungan Pengusaha Ekspor Impor
                            Indonesia (GPEI) Jawa Tengah..
  Mendukung UMKM         3. Menyelenggarakan seminar daring berjudul “UMKM Naik Kelas, Pasar Global di Tangan!” bersama komunitas
     Go Global              Womanpreneur Community (WPC)/ SheTrades Hub Indonesia untuk mendukung perluasan akses pasar bagi UMKM.

                         SMBC Indonesia mendukung pemberdayaan pelaku usaha perempuan dengan memberikan pelatihan kewirausahaan,
                         literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga akses pasar lokal maupun global melalui kolaborasi dengan organisasi
                         pegiat entrepreneur tepercaya yaitu: [FS16]
                         1. Womanpreneur Community (WPC)/ SheTrades Hub Indonesia.
                             menyelengarakan program, kelas ekspor. Kolaborasi ini juga mendorong kesiapan ekspor pengusaha perempuan
                             melalui program seminar daring mengenai persiapan ekspor untuk UMKM perempuan.
                             Jumlah peserta: 25 perempuan pengusaha.
    Pemberdayaan
      Pengusaha          2. Komunitas Perempuan DigDaya dan komunitas Perempuan Uprintis
     Perempuan              Menyelenggarakan seminar daring yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM dalam
                            pemanfaatan teknologi AI untuk pengelolaan bisnisnya.
                            Jumlah peserta: 73 orang.


                         SMBC Indonesia mengadakan program pemberdayaan secara luring di 6 daerah, yaitu Yogyakarta, Malang, Medan,
                         Lampung, Bandung dan Bogor dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha para pengusaha UMKM. Kegiatan
                         yang dilakukan berupa seminar luring dan pendampingan usaha. Pada tahun 2025, kegiatan seminar difokuskan pada
                         dorongan bagi UMKM untuk mengadopsi teknologi khususnya AI untuk meningkatkan proses usaha dan pemasaran
                         produk.

                         Seminar luring ini diselenggarakan berkolaborasi dengan Kreasi Visitama Indonesia (Harlan institut). Total peserta di 6
       Program           kota sebanyak 663 orang pengusaha UMKM yang berasal dari nasabah maupun nonnasabah. Dari seluruh peserta,
                         diseleksi 6 orang pengusaha dari tiap wilayah untuk mendapatkan pendampingan intensif (coaching) dari Harlan
    Pemberdayaan
                         Institut. Total pengusaha yang terpilih sebanyak 36 pengusaha.
     UMKM secara
   Daring dan Luring     Selain secara luring, SMBC Indonesia juga menjalankan program peningkatan kapasitas usaha melalui kegiatan
                         seminar daring yang berkolaborasi dengan PT TDA Indonesia, Kementrian UMKM, Perempuan Digdaya dan lainnya.
                         Sampai dengan bulan November 2025, kegiatan seminar daring ini telah diikuti oleh lebih dari 3.000 peserta UMKM
                         yang berasal dari nasabah maupun non nasabah.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 127
                                                      Memberdayakan
126                                                   Masyarakat, Membangun
                                                      Masa Depan




                               Dukung Komitmen Keberlanjutan Nasabah UMKM




           SMBC Indonesia mendukung penuh para                                Dalam kategori UMKM, terdapat delapan
           nasabahnya        dalam    membangun       praktik                 pemenang yang menunjukkan komitmen
           bisnis yang berkelanjutan. Tahun ini, dukungan                     tinggi   dalam        menerapkan       pelaporan
           tersebut diwujudkan dengan mendorong 7                             keberlanjutan.   SMBC      Indonesia     bangga
           nasabah UMKM binaan SMBC Indonesia untuk                           karena dua di antaranya adalah nasabah
           berpartisipasi     dalam   ajang   Sustainability                  SMBC, yakni hasilnya, laporan keberlanjutan
           Report Competition 2025 didukung oleh                              milik dua nasabah binaan SMBC Indonesia
           Trisakti Sustainability Center (TSC), yang                         yakni Eka Maisyaroh pengusaha Putri Bolu
           diselenggarakan Erasmus Eco Green Project.                         Pisang dari Bogor      berhasil meraih Juara 1
           Kompetisi ini merupakan bagian dari inisiatif                      dan Erna Zurnimawati dari Nena Collection
           untuk mendorong kolaborasi transdisipliner                         Jogjakarta meraih juara 4 dalam kompetisi
           serta memperkuat pendidikan dan praktik                            ini. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa
           kewirausahaan hijau di lingkungan kampus                           UMKM dapat menjadi motor penting dalam
           dan UMKM di Indonesia. Kompetisi ini hadir                         mendorong praktik bisnis yang bertanggung
           sebagai respons atas kebutuhan mendesak                            jawab di Indonesia.
           bagi UMKM dan institusi pendidikan untuk
           memenuhi         standar   keberlanjutan     serta
           menampilkan kinerja keberlanjutan mereka
           kepada para pemangku kepentingan.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 128
                                                                                                 Integrating Strength for
                                                                                                       Sustainable Growth         127




                     SMBC Indonesia Buka Jalan UMKM Kopi Lokal Tampil di
                               Amsterdam Coffee Festival 2025

 Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar di dunia masih menghadapi tantangan dalam membantu
 pelaku UMKM kopi menembus pasar internasional. Merespon hal ini, SMBC Indonesia melalui program Daya,
 sukses membawa tiga produk UMKM produsen dan prosesor kopi lokal ke panggung internasional melalui
 partisipasi dalam gelaran Amsterdam Coffee Festival 2025. Kata & Rasa, Delawa Coffee, dan Kopi Lasi menjadi
 bagian dari wakil Indonesia dalam memperkenalkan cita rasa kopi Nusantara yang autentik, dan berhasil menarik
 perhatian para pecinta kopi dunia.


 Andrie Darusman, Communications and Daya Head SMBC Indonesia, mengatakan, “Partisipasi UMKM lokal di
 kancah dunia menjadi bukti daya saing kopi Indonesia di tingkat global. Kami bangga bisa membantu mereka
 untuk membuka peluang pasar yang lebih luas dan terus memajukan kopi sebagai bagian dari identitas ekonomi
 dan bangsa Indonesia di mata dunia.”


 Amsterdam Coffee Festival sendiri menghadirkan 250 eksibitor dari berbagai belahan dunia serta dihadiri oleh
 lebih dari 15.000 pengunjung selama 3 hari festival berlangsung. Booth Roemah Indonesia (RIBV) yang juga
 menaungi sejumlah prosesor kopi UMKM binaan SMBC Indonesia, dikunjungi sekitar 3.000 pengunjung selama
 acara berlangsung dengan membawa transaksi senilai total 6.000 Euro atau setara dengan lebih dari Rp117 juta
 untuk penjualan secara ritel.




                                   3.000                             >Rp117 juta
                                   orang pengunjung booth            nilai transaksi penjualan


   Keterangan:
   Per 31 Desember 2025, 1 Euro = Rp19.586




 PILAR               04


 KEHIDUPAN YANG
 BERKELANJUTAN




 Program Daya melalui Pilar Kehidupan yang Berkelanjutan, mendorong gaya hidup sehat dan praktik ramah lingkungan
 untuk kualitas hidup yang berkelanjutan. Masyarakat yang sehat lebih mampu untuk mengaktualisasi diri dan bekerja secara
 produktif demi peningkatan ekonomi pribadi, keluarga, maupun nasional.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 129
                                                       Memberdayakan
128                                                    Masyarakat, Membangun
                                                       Masa Depan




                                   Inisiatif Pilar Kehidupan yang Berkelanjutan


          01     Seminar                SMBC Indonesia mengadakan seminar kesehatan mental secara hybrid dengan
                                        menghadirkan psikolog klinis dan industri dari Arsanara sebagai pembicara utama. Kegiatan
                 Kesehatan              ini memberikan ruang bagi peserta, baik yang hadir langsung maupun secara daring, untuk
                 Mental                 memahami pentingnya menjaga kesehatan mental di tengah tekanan pekerjaan dan
                                        tantangan hidup sehari-hari.

                                        Seminar ini menekankan bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan
                                        fisik, karena kondisi psikologis yang baik dapat meningkatkan produktivitas, kualitas
                                        hubungan, serta kesejahteraan hidup secara menyeluruh.


                                                           473

                                                      peserta seminar




         02      Layanan               Hal sehari-hari yang tadinya dianggap biasa, seperti makan, jalan, bisa menjadi tantangan
                                       tersendiri untuk lansia. Untuk itu, SMBC Indonesia berupaya meningkatkan kualitas hidup para
                 Kesehatan             lansia dengan mendorong perilaku hidup sehat, dan memudahkan akses ke informasi serta
                 Lansia                layanan kesehatan.

                                       Program mencakup pemeriksaan kesehatan dasar dan konseling di cabang, konsultasi dokter
                                       daring pada hari kerja (melalui teks, panggilan suara, atau video), kelas/webinar bertema
                                       kesehatan lansia, sesi senam lansia yang diinisiasi SMBC Indonesia, serta kurasi konten edukatif
                                       kesehatan bagi lansia di website “daya.id”.


                                                         >6.000                          16                >26.000

                                                      lansia melakukan         seminar untuk           peserta seminar
                                                      konsultasi               para lansia             lansia




         03                            SMBC Indonesia menyelenggarakan pembekalan masa pensiun untuk ASN/Prajurit TNI dan
                                       POLRI yang memasuki purna tugas. Tujuannya menyiapkan transisi yang aman dan bermartabat:
                                       memperkuat kesiapan mental dan finansial, membuka peluang wirausaha/karir kedua, serta
           Pembekalan                  memudahkan akses layanan perbankan khusus pensiunan.
           Masa Pensiun
                                       Materi program mencakup sosialisasi dan pelatihan keterampilan pra-pensiun, kesiapan mental,
                                       dan literasi dan perencanaan keuangan, serta pengenalan solusi perbankan/produk pensiun.


                                                            38                      >5.400

                                                      seminar                  peserta




                                       Melalui program Lansia Bercerita, SMBC Indonesia berupaya mengurangi rasa kesepian yang
         04                            kerap dialami para lansia dengan mengajak karyawan menjadi relawan untuk mendengarkan
                                       cerita mereka.
           Lansia Bercerita
                                       Program ini melibatkan karyawan SMBC Indonesia sebagai relawan yang berperan mendampingi
                                       dan mendengarkan kisah hidup nasabah lansia sehingga tidak hanya menghadirkan kehangatan
                                       dan perhatian, tetapi juga sekaligus memperkuat ikatan sosial antara SMBC Indonesia, karyawan,
                                       dan nasabah pada usia lanjut.


                                                            30                           48

                                                      relawan                  lansia



      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 130
                                                                                         Integrating Strength for
                                                                                               Sustainable Growth          129




                              Bantuan Korban Bencana Banjir Sumatera

 SMBC Indonesia menunjukkan peran aktif nyata dalam memperkuat kepedulian sosial dan tanggung jawab
 kemanusiaan melalui penyaluran bantuan sebesar Rp218,9 juta bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatra
 Utara. Inisiatif ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis dengan Lions Club Indonesia Distrik 307-A2, organisasi
 pengabdian yang memiliki jaringan kuat di komunitas lokal. Sinergi ini mencerminkan peran aktif SMBC Indonesia
 dalam mendukung ketahanan masyarakat serta menghadirkan respons yang cepat dan terkoordinasi terhadap
 bencana.


 Bantuan tersebut dihimpun melalui partisipasi karyawan SMBC Indonesia beserta anak perusahaan, termasuk
 BTPN Syariah, OTO dan SOF, sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama. Melalui aksi ini, SMBC Indonesia
 tidak hanya berupaya meringankan kebutuhan darurat masyarakat terdampak, tetapi juga menumbuhkan
 semangat kebersamaan, pemulihan, dan daya bangkit komunitas. Langkah ini sejalan dengan upaya SMBC
 Indonesia dalam menjalankan praktik keberlanjutan yang berorientasi pada dampak sosial positif dan nilai
 kemanusiaan.




DUKUNGAN PEMBERDAYAAN MELALUI                                dan peningkatan proses fitur yang tersedia. Tahap satu
WEBSITE DIGITAL – “DAYA.ID”                                  dari Daya.id 2.0 telah selesai dilakukan, dan membuat
[GRI 203-1]                                                  tampilan serta desain dari website “daya.id” lebih menarik
SMBC Indonesia mengelola website “daya.id” sebagai           dan juga memberikan pengalaman pengguna yang lebih
sarana pemberdayaan digital dari Daya dalam empat            baik.
pilar program Daya. Beragam konten edukatif dan
pengembangan diri dapat diakses dalam bentuk artikel,        Layanan “daya.id”:
video pelatihan, dan konsultasi dengan ahli melalui fitur    • Menyajikan informasi yang sesuai kebutuhan seputar
tips dan info, pelatihan daring, tanya ahli, kisah sukses,      kewirausahaan, pengelolaan keuangan, dan gaya
pelatihan tatap muka, dan peluang usaha baru. Untuk             hidup sehat.
menyajikan konten yang berbobot dan informatif, SMBC         • Menyediakan akses program pemberdayaan yang
Indonesia menjalin kemitraan strategis dengan berbagai          beroperasi 24 jam penuh dan 7 hari dalam seminggu.
pakar, akademisi, dan organisasi seperti Arsanara, INTRAS,   • Meningkatkan daya saing usaha nasabah melalui
dan lainnya.                                                    promosi produk dan usaha di website daya.id.
                                                             • Memfasilitasi layanan konsultasi dengan para ahli
Untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna dan                yang berpengalaman di bidang usaha, keuangan, dan
juga meningkatkan dampak program, pada tahun 2025               gaya hidup sehat.
ini website Daya.id menjalankan inisiatif “daya.id” 2.0,     • Membangun jaringan antar pelaku usaha untuk
yaitu pengembangan website “daya.id” berupa perbaikan           meningkatkan peluang bisnis.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 131
                                                         Memberdayakan
130                                                      Masyarakat, Membangun
                                                         Masa Depan




                                                                                           Tips & Info Terkini
                                                                                           Kiat praktis yang mudah diterapkan dalam
                                                                                           aktivitas sehari-hari
                                                                                01
                                                                                                           Kisah Sukses
                                                                                                           Pengalaman inspiratif para pelaku
                                                                                              02           yang telah mencapai kesuksesan
                                                                                                           dalam usaha atau pola hidup sehat


                                                                                                                Pelatihan Online
                                                            Sembilan                                  03        Video e-learning yang lengkap
                                                                                                                ditampilkan secara menarik,

                                                          Fitur Website                                         singkat dan mudah dipahami



             Sahabat Daya
                                                              daya                                             Tanya Ahli
             Program kerelawanan untuk    09                                                                   Konsultasi online dengan para ahli
             melakukan pemberdayaan
                                                                                                     04
                                                                                                               berpengalaman dan terpercaya di
             kepada masyarakat sekitar                                                                         bidangnya
                                               08

                     Produk Keuangan                                                        05        Peluang Usaha
                     Beragam produk keuangan            07                                            Ragam pilihan peluang usaha waralaba
                     berupa tabungan, pinjaman,                                                       dari mitra yang telah teruji dan berisko
                     serta investasi yang bisa                              06
                                                                                                      rendah
                     digunakan sesuai kebutuhan
                                                    Akses Pasar
                                                    Promosi online produk      Pelatihan Tatap Muka
                                                    nasabah terpilih yang      Jadwal kelas pelatihan/seminar offline-
                                                    telah memilki toko         online untuk peningkatan kapasitas diri
                                                    online di marketplace
                                                    ternama



      KINERJA PROGRAM DAYA.ID

                                                  Jumlah Kunjungan Daya.id
                        Tahun                                 Pengguna Website                                Pengguna Terdaftar

                         2025                                      >2,5 juta                                        >237 ribu

                        2024                                       >1,9 juta                                        >170 ribu

                         2023                                      >2,3 juta                                        >136 ribu




                                   Layanan Daya.id untuk Dampak yang Nyata

              >4.700                                384                               273                                     9



               Artikel Tips                Module E-learning                      Kisah Sukses                           Mitra Ahli


                  4,8                               635                           >7.300                                    22



             Rating Konten               Peserta Konsultasi Ahli               Solusi diberikan Ahli              Peserta Akses Pasar


      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 132
                                                                                       Integrating Strength for
                                                                                             Sustainable Growth         131




SAHABAT DAYA
Sahabat Daya adalah program relawan SMBC Indonesia yang mengajak seluruh pemangku kepentingan, karyawan,
manajemen, nasabah, dan mitra—untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan. Beberapa program Sahabat Daya
yang dilaksanakan pada tahun 2025 antara lain, Literasi Keuangan, Freedom to Empower, Donasi, dan Next Generation.


          Program                              Deskripsi Program                         Capaian Kinerja 2025

 Literasi Keuangan           Program kerelawanan untuk mendukung upaya edukasi         - 78 orang karyawan
 [FS16]                      keuangan bagi masyarakat. Selain karyawan, nasabah          berpartisipasi
                             dan non-nasabah juga dapat berpartisipasi.

 Freedom to Empower          Program yang mewadahi kepedulian dan semangat             - 140 karyawan
                             pemberdayaan karyawan melalui kegiatan sosial dan/          berpartisipasi
                             atau lingkungan bagi masyarakat SMBC Indonesia            - 894 penerima manfaat
                             memberikan bantuan dana pemberdayaan bagi
                             proposal pemberdayaan terpilih yang diusulkan
                             karyawan.

 Donasi                      Program filantropi untuk membantu kelompok/               - 182 karyawan
                             lembaga yang membutuhkan atau mendukung aksi                berpartisipasi
                             positif lain di masyarakat melalui kegiatan donasi dari
                             karyawan dan SMBC Indonesia.
                             Keterangan lebih lanjut dapat dibaca di bab Lingkungan
                             untuk Masa Depan Berkelanjutan tentang donasi limbah
                             pada halaman 95.

 Next Generation             Program kerelawanan karyawan yang memberikan              - 733 penerima manfaat
                             kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan skills           - 5 perguruan tinggi
                             yang relevan dan inspiratif bagi generasi muda untuk        mitra
                             bisa menjadi talenta yang berkualitas dan handal.
                             Program diselenggarakan bekerjasama dengan
                             perguruan tinggi mitra SMBC Indonesia.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 133
                                                     Memberdayakan
132                                                  Masyarakat, Membangun
                                                     Masa Depan




      Alokasi Dana Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL)


                                                          2025                           2024                           2023

                                                               Jumlah                         Jumlah                         Jumlah
         Wilayah        Jenis Kegiatan TJSL    Biaya          Penerima         Biaya         Penerima         Biaya         Penerima
                                              (Rp juta)        Manfaat       (Rp juta)        Manfaat       (Rp juta)        Manfaat
                                                              (Peserta)                      (Peserta)                      (Peserta)

       Sumatera         Literasi Keuangan            24               424                -           260                -           204

                        Peningkatan
                                                     69              1.150          98              1.256        205               2.257
                        Kapasitas Usaha

       Jawa             Program
                                                          -       136.859                -        110.813               -              -
                        Pengembangan Diri

                        Literasi Keuangan            77             6.583           20              1.719               -         2.064

                        Peningkatan
                                                   406              4.192          555             5.287          513             3.848
                        Kapasitas Usaha

                        Kehidupan Yang
                                                     48               233                5            70                -            90
                        Berkelanjutan

       Kalimantan       Literasi Keuangan                 -              -               -           214                -              -

                        Peningkatan
                                                     64               367           123              603           64               576
                        Kapasitas Usaha

       Sulawesi         Literasi Keuangan                 -           213                -           228                -              -

                        Peningkatan
                                                     67               617          185              1.221          76              609
                        Kapasitas Usaha

       Bali - Nusa      Peningkatan
                                                     25                83           40               515           64               528
       Tenggara         Kapasitas Usaha

       Maluku -         Peningkatan
                                                      13              128            13               131           9               140
       Papua            Kapasitas Usaha

       Nasional         Program
                                                    231              465           709            13.663          335           106.591
                        Pengembangan Diri

                        Literasi Keuangan           574       29.447,159           519          8.498.751         731          2.699.551

                        Peningkatan
                                                    458             8.258          288             3.390         308             10.522
                        Kapasitas Usaha

                        Kehidupan Yang
                                                   240            45.684            351            45.411         180             61.414
                        Berkelanjutan

                        Daya.id                    800           7.331.385          371         1.637.184         358          2.670.821

                        Sahabat Daya                 97              3.417         143             3.480           37             2.445

                        Total                     3,193       36.987.217         3.422       10.324.196         2.879       5.561.660




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 134
                                                                                                              Integrating Strength for
                                                                                                                    Sustainable Growth              133




EVALUASI DAMPAK KEGIATAN                                                    meningkatkan kapasitas serta kesejahteraan penerima
TANGGUNG JAWAB SOSIAL                                                       manfaat, termasuk dampak ekonomi berupa peningkatan
[GRI 203-2] [GRI 413- 1] [GRI 413-2] [OJK F. 24]                            kapasitas usaha dan literasi keuangan yang mendukung
SMBC Indonesia melakukan evaluasi dengan prinsip                            kinerja dan keberlanjutan usaha penerima manfaat, serta
Social Return on Investment (SROI) dalam mengukur                           peningkatan kesiapan pelaku UMKM dalam mengakses
dampak Program Daya, guna memastikan seluruh                                pembiayaan melalui inisiatif kewirausahaan yang
kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan                                 dijalankan SMBC Indonesia.
manfaat nyata yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
SROI merupakan sebuah metode evaluasi yang tidak                            Penilaian menunjukkan bahwa seluruh (100%) program
hanya menilai efektivitas program secara finansial, tetapi                  Daya telah berjalan sesuai standar, dengan implementasi
juga menghitung nilai sosial, lingkungan, dan ekonomi                       yang konsisten, terukur, serta tidak terdapat pengaduan
yang tercipta bagi para pemangku kepentingan.                               maupun dampak negatif signifikan terhadap masyarakat
                                                                            sepanjang tahun pelaporan. Hal ini mencerminkan fokus
Melalui pendekatan ini, SMBC Indonesia dapat menilai                        utama SMBC Indonesia dalam memastikan setiap inisiatif
sejauh mana layanan masyarakat benar-benar                                  memberikan dampak positif yang berkesinambungan
                                                                            bagi masyarakat luas.




                        Program Daya                                                              Nilai SROI Ratio




SROI “daya.id”                                                                                         4,42
SROI Layanan Kesehatan                                                                                 2,07
Keterangan:
- Nilai sosial yang dihasilkan dari setiap Rp1 yang diinvestasikan dalam suatu program.
- Perhitungan dilakukan secara Internal sesuai dengan kaidah perhitungan SROI dari Social Value Internasional (SVI), antara lain pengumpulan data
  dari survei kuesioner, wawancara terstruktur dan mendalam, analisa data dan monetisasi dampak untuk mendapatkan nilai SROI.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 135
134                                Tata Kelola Keberlanjutan




      Laporan Keberlanjutan 2025                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 136
                                                        Integrating Strength for
                                                              Sustainable Growth         135




                             Tata Kelola
                             Keberlanjutan

                             SMBC Indonesia
                             meyakini bahwa tata
                             kelola yang kuat adalah
                             fondasi bagi terciptanya
                             kepercayaan, integritas,
                             dan keberlanjutan dalam
                             setiap langkah kami.




Laporan Keberlanjutan 2025                                  PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 137
136                                                         Tata Kelola Keberlanjutan




      SMBC Indonesia senantiasa mengutamakan penerapan              terintegrasi, SMBC Indonesia berkomitmen menjaga
      prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good            integritas bisnis sekaligus melindungi kepentingan seluruh
      Corporate Governance (“Tata Kelola” atau “GCG”)               pemangku kepentingan.
      sebagai landasan utama dalam setiap aspek operasional
      Perusahaan. SMBC Indonesia menerapkan tata kelola             Tata kelola SMBC Indonesia berlandaskan pada peraturan
      yang berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas,        perundangan yang berlaku serta praktik terbaik (best
      tanggung jawab, independensi, dan keadilan untuk              practice) internasional, karena hal ini menjadi dasar penting
      memastikan setiap keputusan dan operasional berjalan          untuk memastikan kepatuhan, menjaga kepercayaan
      sesuai dengan standar terbaik. Melalui pengawasan             pemangku kepentingan, dan mendorong terciptanya
      yang ketat dari Dewan Komisaris dan Direksi, penerapan        operasional yang transparan serta berintegritas. Beberapa
      kebijakan kepatuhan, serta manajemen risiko yang              di antaranya:




                   Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang mengubah, menghapus, atau
                   menetapkan pengaturan baru beberapa ketentuan yang diatur dalam:
         1         a. Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
                   b. Undang-Undang No. 10 tahun 1998 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 1992
                      tentang Perbankan.



         2         Undang-undang Nomor 4 tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan



                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17 Tahun 2023 dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 14/
         3         SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.



                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.45 Tahun 2024 tentang Pengembangan dan Penguatan Emiten dan
        4          Perusahaan Publik.


                   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan lainnya termasuk yang mengatur mengenai Komite Audit, Komite
                   Remunerasi dan Nominasi, Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham,
         5         Internal Audit, Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur Kepatuhan dan Sekretaris
                   Perusahaan.



        6          Pedoman Umum Good Corporate Governance Indonesia dari Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG).




         7         Anggaran Dasar SMBC Indonesia.




        8          Kebijakan dan Prosedur SMBC Indonesia.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 138
                                                                                             Integrating Strength for
                                                                                                   Sustainable Growth             137




                                                PENGHARGAAN

              ASEAN Corporate Governance                             The 16th IICD Corporate Governance
         1    Scorecard (ACGS)                                   2   Conference and Award

    SMBC Indonesia mencatat kinerja tata kelola              Berkat penerapan tata kelola secara menyeluruh
    perusahaan yang sangat unggul dengan meraih              yang disampaikan melalui situs resmi SMBC
    skor 107,15 dalam penilaian ACGS, sehingga masuk         Indonesia dan keterbukaan informasi, SMBC
    kategori Leadership in Corporate Governance              Indonesia berhasil memperoleh dua penghargaan
    (Level 5). Pencapaian ini menegaskan posisi SMBC         pada tahun 2025 ini dari Indonesian Institute for
    Indonesia sebagai pemimpin dalam penerapan Good          Corporate Directorship pada acara The 16th IICD
    Corporate Governance di Indonesia, dengan kinerja        Corporate Governance Conference and Award. Yakni
    yang jauh melampaui rata-rata perusahaan terbuka         the Top 50 Big Capitalization Public Listed Company
    kategori Big Cap sebesar 82,59, serta mencerminkan       dan Best Financial Sector dalam kategori Big Cap.
    komitmen kuat terhadap praktik tata kelola yang
    transparan, akuntabel, dan berkelanjutan



STRUKTUR TATA KELOLA
[GRI 2-9] [IDX G-01]
Struktur tata kelola SMBC Indonesia terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai organ tertinggi
perusahaan, Dewan Komisaris sebagai badan pengawas, dan Direksi sebagai penanggung jawab pengelolaan operasional.



                                            Rapat Umum Pemegang Saham


               Dewan Komisaris                                          Direktur Utama                    Direksi

                                                 Satuan Kerja                 Komite Manajemen Risiko
                     Komite Audit
                                                Internal Audit
                                                                               Komite Aset dan Liabilitas

                Komite Pemantau Risiko
                                                                                     Komite Kredit

                                                                                Komite Kebijakan Kredit
                Komite Remunerasi dan
                      Nominasi
                                                                             Komite Risiko Non Keuangan

                   Komite Tata Kelola                                         Komite Human Resources
                     Terintegrasi
                                                                         Komite Pengarah Tata Kelola Informasi

                                                                                     Komite Fraud

                                                                                 Komite Keberlanjutan

                                                                         Komite Manajemen Risiko Terintegrasi




                    Sekretaris Perusahaan            Kepatuhan                 Manajemen Risiko




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 139
138                                                        Tata Kelola Keberlanjutan




      RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM                                    dan pengambilan keputusan penting lainnya.
      Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) SMBC
      Indonesia merupakan forum pengambilan keputusan              Dalam rangka pelaksanaan komitmen keberlanjutan
      tertinggi dalam perusahaan. RUPS memiliki kewenangan         Perusahaan, Dewan Komisaris memiliki tugas dan
      antara lain untuk menyetujui laporan keuangan                tanggung jawab untuk mengawasi dan mengevaluasi
      tahunan, mengesahkan laporan tahunan, menetapkan             strategi keberlanjutan yang diusulkan oleh Direksi,
      penggunaan       laba   bersih,   mengangkat     dan         memantau penerapan manajemen risiko, serta
      memberhentikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris           memastikan kepatuhan SMBC Indonesia terhadap
      sekaligus menetapkan remunerasi atau honorarium              seluruh ketentuan dan peraturan yang berkaitan dengan
      mereka.                                                      keberlanjutan. Dewan Komisaris juga memberikan
                                                                   masukan dan rekomendasi kepada Direksi terkait
      RUPS juga memiliki kewenangan untuk mengangkat               dengan inisiatif keberlanjutan termasuk Tanggung Jawab
      akuntan publik dan Kantor Akuntan Publik yang akan           Sosial dan Lingkungan. Masa jabatan anggota Dewan
      memeriksa buku atau laporan keuangan, menyetujui             Komisaris adalah 3 tahun dan dapat diangkat kembali,
      perubahan anggaran dasar, menyetujui pelaksanaan             tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang-
      aksi Korporasi dan/atau rencana strategis SMBC               undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan
      Indonesia. RUPS juga menjadi forum untuk menyetujui          sewaktu-waktu.
      atau menerima Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
      (“RAKB”), menyetujui atau menerima laporan rencana
      aksi (Recovery Plan), serta menerima laporan                 DIREKSI
      pertanggungjawaban penggunaan dana hasil penawaran           Direksi SMBC Indonesia bertanggung jawab atas
      umum, laporan terkait rencana bisnis, laporan rencana        penyusunan rencana kerja, pengelolaan operasional
      aksi keuangan berkelanjutan, dan laporan rencana             perusahaan sehari-hari dan menjalankan kebijakan
      resolusi (Resolution Plan).                                  strategis yang telah ditetapkan oleh RUPS serta Dewan
                                                                   Komisaris. Direksi juga memastikan bahwa perusahaan
      Secara umum, RUPS mencakup kewenangan yang                   dijalankan sesuai dengan visi, misi, dan nilai SMBC
      tidak diatur dalam kewenangan Direksi/atau dan Dewan         Indonesia, serta sesuai dengan peraturan perundangan
      Komisaris. Melalui mekanisme RUPS, pemegang saham            yang berlaku.
      memiliki kesempatan untuk memberikan masukan,
      menyampaikan pendapat, dan memastikan bahwa                  Sehubungan dengan pelaksanaan keberlanjutan
      keputusan yang diambil SMBC Indonesia sejalan dengan         Perusahaan, Direksi bertanggung jawab untuk menyusun
      kepentingan bersama dan prinsip tata kelola yang baik.       RAKB serta menerapkan pengelolaan risiko yang
                                                                   terintegrasi dengan aspek keberlanjutan. Pengelolaan
      Terkait dengan keberlanjutan usaha, RUPS memiliki            risiko tersebut meliputi identifikasi dan evaluasi risiko
      kewenangan untuk menyetujui, menolak atau                    terkait keberlanjutan, seperti risiko lingkungan, perubahan
      menerima laporan RAKB, RUPS juga dapat meminta               iklim, dan reputasi Perusahaan, yang didukung dengan
      pertanggungjawaban       SMBC      Indonesia     dalam       penyusunan rencana mitigasi risiko yang memadai.
      mempertanggungjawabkan upaya keberlanjutan yang              Direksi juga bertanggung jawab atas penyusunan laporan
      dilaksanakan. RUPS dapat mengambil keputusan strategis       keberlanjutan yang memuat kinerja Perusahaan pada
      yang berdampak jangka panjang atau bekerja sama dengan       aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola secara akurat,
      para pemangku kepentingan dalam tujuan keberlanjutan.        transparan, serta sesuai dengan standar pelaporan yang
                                                                   berlaku.


      DEWAN KOMISARIS                                              Masa jabatan anggota Direksi adalah 3 tahun dan dapat
      Dewan Komisaris SMBC Indonesia bertugas untuk                diangkat kembali, tanpa mengurangi hak RUPS atau
      mengawasi kebijakan dan strategi yang dijalankan oleh        peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya
      Direksi, memastikan bahwa keputusan dan tindakan             untuk memberhentikan sewaktu-waktu. Informasi
      Direksi dijalankan sesuai dengan anggaran dasar,             lebih rinci terkait komposisi, tugas, dan wewenang
      peraturan perundang-undangan dan prinsip tata kelola.        badan tata kelola tertinggi perusahaan dapat dilihat
      Dewan Komisaris juga memberikan nasihat dan masukan          pada Laporan Tahunan SMBC Indonesia tahun 2025
      kepada Direksi terkait pengelolaan SMBC Indonesia yang       halaman 306-310 serta melalui situs resmi perusahaan di
      antara lain mencakup strategi bisnis, manajemen risiko       https://www.smbci.com/id/tentang-kami/manajemen


      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 140
                                                                                     Integrating Strength for
                                                                                           Sustainable Growth         139




INDEPENDENSI DAN KEANGGOTAAN                              5. Tidak terlibat dalam keputusan yang akan
                                                             menimbulkan benturan kepentingan terhadap
DALAM STRUKTUR TATA KELOLA
                                                             anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
[GRI 2-9] [IDX G-01] [IDX G-03]
SMBC Indonesia membangun struktur tata kelola             Jumlah anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia
yang memastikan independensi Direksi dan Dewan            adalah 6 (enam) orang dan tidak melebihi jumlah anggota
Komisaris untuk mempertahankan integritas dalam           Direksi sebanyak 8 (delapan) orang. Sebanyak 4 (empat)
setiap pengambilan keputusan strategis. Komposisi         dari total 6 (enam) orang anggota Dewan Komisaris SMBC
keanggotaan ditetapkan atas dasar prinsip pemisahan       Indonesia atau lebih dari 50% anggota Dewan Komisaris
kewenangan yang jelas dan bebas dari pengaruh pihak       SMBC Indonesia merupakan Komisaris Independen.
manapun sesuai dengan ketentuan berikut: [GRI 2-11]       Informasi lebih lanjut mengenai Independensi Dewan
                                                          Komisaris juga dapat dilihat pada Laporan Tahunan
1. Tidak terdapat hubungan usaha baik langsung            halaman 297. [GRI 2-9]
   maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
   kegiatan usaha SMBC Indonesia.
2. Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan lain    PERAN DEWAN KOMISARIS DAN
   sebagai: anggota Direksi atau pejabat eksekutif yang   DIREKSI DALAM MANAJEMEN
   melaksanakan pengawasan, kecuali untuk keperluan       DAMPAK
   pengawasan anak perusahaan.                            [GRI 2-12] [ACGS.B.1.6] [IDX G-04]
3. Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan         Dewan Komisaris dan Direksi berperan dalam
   derajat kedua dengan sesama anggota Dewan              mengembangkan dan menyetujui perubahan penting
   Komisaris dan/atau Direksi.                            dalam perusahaan, seperti visi, misi, kebijakan dan
4. Tidak memiliki kepemilikan saham secara bersama-       strategi organisasi, termasuk yang berkaitan dengan
   sama melebihi 25% modal di suatu perusahaan.           keberlanjutan dan iklim. Dewan Komisaris sebagai




Laporan Keberlanjutan 2025                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 141
140                                                           Tata Kelola Keberlanjutan




      otoritas tata kelola tertinggi, bersama dengan Direksi          perusahaan pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola
      yang dipimpin oleh Direktur Utama, bertanggung                  sesuai standar pelaporan yang berlaku. Seluruh informasi,
      jawab terhadap penerapan prinsip keberlanjutan yang             hasil kinerja, serta topik material yang diidentifikasi
      mencakup keuangan keberlanjutan.                                melalui masukan pemangku kepentingan telah melalui
                                                                      proses peninjauan dan persetujuan bersama Direksi dan
      Direksi bertanggung jawab melaksanakan pengelolaan              Dewan Komisaris sebelum laporan dipublikasikan. Pada
      dampak keberlanjutan dengan melakukan identifikasi,             tahun 2025, pelaksanaan tugas untuk untuk meninjau,
      penilaian, dan mitigasi atas risiko ekonomi, lingkungan,        menyetujui material laporan, dan memeriksa kembali
      dan sosial perusahaan. Sementara itu, Dewan Komisaris           laporan keberlanjutan sebelum diterbitkan dilakukan oleh
      berperan mengawasi strategi keberlanjutan yang                  Divisi Sustainability Business Strategic sebagai pelaksana
      dijalankan oleh Direksi untuk memastikan bahwa proses           tugas dari Komite Keberlanjutan.
      pengelolaan dampak perusahaan dilakukan secara
      efektif sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik.
                                                                      NOMINASI DAN SELEKSI DEWAN
      SMBC Indonesia telah melakukan penyelarasan tugas dan
                                                                      KOMISARIS DAN DIREKSI
      tanggung jawab yang mendukung prinsip keberlanjutan,
                                                                      [GRI 2-10] [SUSBA 1.4.1.5] [IDX G-01] [IDX G-06]
      termasuk di dalamnya penyusunan Rencana Aksi
                                                                      Proses nominasi dan seleksi anggota Dewan Komisaris
      Keuangan Berkelanjutan (RAKB) ke dalam Pedoman dan
                                                                      dan Direksi dilakukan oleh Komite Remunerasi dan
      Tata Tertib Kerja Direksi, Dewan Komisaris, Direksi, dan
                                                                      Nominasi      dengan      memperhatikan       rekomendasi
      Komite Keberlanjutan.
                                                                      pemegang saham. Setiap kandidat diwajibkan menjalani
                                                                      serangkaian uji kemampuan dan kepatutan (fit and
      Dalam hal tata kelola keberlanjutan, Wakil Direktur Utama
                                                                      proper test), termasuk penilaian integritas, kompetensi,
      ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Keberlanjutan.
                                                                      serta reputasi keuangan. Selain itu, perusahaan juga
      Pengawasan atas koordinasi kinerja keberlanjutan,
                                                                      mempertimbangkan keahlian kandidat terkait isu
      termasuk pengelolaan risiko dan peluang terkait
                                                                      keberlanjutan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.
      keberlanjutan serta perubahan iklim, dilakukan oleh
                                                                      Seluruh proses nominasi dan seleksi mengedepankan
      Dewan Komisaris. Di antara bentuk implementasi yang
                                                                      prinsip keberagaman latar belakang, independensi, serta
      dilakukan adalah Dewan Komisaris turut dimintakan
                                                                      kesetaraan. Keputusan akhir atas pengangkatan anggota
      persetujuan dalam penyusunan RAKB dan Laporan
                                                                      Dewan Komisaris dan Direksi ditetapkan dalam RUPS
      Keberlanjutan. [ACGS. B.B.1.5]
                                                                      sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lebih rinci
                                                                      terkait proses nominasi anggota Dewan Komisaris dan
      Strategi dan kebijakan yang dirumuskan oleh
                                                                      Direksi dapat dilihat pada Laporan Tahunan 2025 SMBC
      Direksi dengan pengawasan Dewan Komisaris
                                                                      Indonesia halaman 324-325.
      mempertimbangkan          masukan      dari   pemangku
      kepentingan internal dan eksternal yang disampaikan
      melalui laporan, pertemuan, maupun kanal komunikasi
      resmi. Proses ini ditinjau secara berkala dan dilaporkan        EVALUASI DEWAN KOMISARIS DAN
      dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang                     DIREKSI
      diadakan setidaknya satu kali dalam setahun. Informasi          [GRI 2-18]
      lengkap mengenai peran Komite Keberlanjutan dalam               Evaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi SMBC
      mendukung implementasi keberlanjutan dapat dilihat              Indonesia dilaksanakan setiap tahun melalui evaluasi
      pada bab Inisiatif Keberlanjutan dan Iklim pada halaman         mandiri (self-assessment) berdasarkan pencapaian
      46-47.                                                          target KPI yang telah ditetapkan. Penilaian ini mencakup
                                                                      pencapaian rencana kerja serta kontribusi dalam
                                                                      pengelolaan dampak perusahaan, baik pada aspek
      PERAN STRUKTUR TATA                                             ekonomi, lingkungan, maupun sosial. Hasil evaluasi
                                                                      menyatakan bahwa kinerja Dewan dan Direksi telah
      KELOLA DALAM PELAPORAN
                                                                      sesuai dengan target strategis perusahaan.
      KEBERLANJUTAN
      [GRI 2-14]
      Direksi SMBC Indonesia bertanggung jawab menyusun
      laporan keberlanjutan yang mencakup kinerja



      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 142
                                                                                          Integrating Strength for
                                                                                                Sustainable Growth          141




REMUNERASI DEWAN KOMISARIS                                   SMBC Indonesia belum dapat mengungkapkan rasio
                                                             kompensasi total tahunan karena informasi tersebut
DAN DIREKSI
                                                             merupakan bagian dari data internal yang dilindungi oleh
KEBIJAKAN REMUNERASI
                                                             kebijakan kerahasiaan perusahaan.
[GRI 2-19] [SUSBA 1.4.1.6] [ACGS. B.B.1.6]
Kebijakan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi
                                                             Sebagai upaya memastikan kebijakan remunerasi
SMBC Indonesia dirancang dengan mempertimbangkan
                                                             tetap relevan dan kompetitif, SMBC Indonesia bekerja
tanggung jawab dan lingkup kerja masing-masing.
                                                             sama dengan konsultan independen untuk melakukan
Kebijakan remunerasi yang adil bertujuan untuk
                                                             survei remunerasi di industri sejenis. Hasil dari survei ini
memotivasi seluruh pihak dalam menjaga dan
                                                             digunakan sebagai referensi besaran remunerasi dalam
meningkatkan reputasi perusahaan. Remunerasi Dewan
                                                             menyusun strategi remunerasi yang adil dan kompetitif
Komisaris dan Direksi perusahaan ditetapkan oleh
                                                             dengan tetap mempertimbangkan kinerja setiap individu.
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan didasarkan
                                                             Dengan pendekatan ini, kebijakan remunerasi tidak hanya
pada prinsip meritocracy, yaitu disesuaikan dengan
                                                             mendukung pencapaian tujuan perusahaan, tetapi juga
hasil pengukuran kinerja dan prestasi kerja individu.
                                                             selaras dengan praktik terbaik dalam industri perbankan.
Remunerasi diberikan dengan mempertimbangkan
keuntungan perusahaan pada tahun buku yang
bersangkutan serta prinsip kewajaran dengan peer
                                                             KEBIJAKAN NOMINASI DEWAN KOMISARIS
group internal dan standar di industri perbankan.
                                                             DAN DIREKSI
                                                             SMBC Indonesia memiliki Komite Remunerasi dan
                                                             Nominasi yang mengatur Kebijakan dan melakukan
Selain itu, kebijakan remunerasi untuk anggota Dewan
                                                             proses seleksi dan nominasi anggota Dewan Komisaris
Komisaris dan Direksi SMBC Indonesia dirancang untuk
                                                             dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian
mendorong pencapaian tujuan strategis perusahaan,
                                                             anggota Dewan Komisaris yang selanjutnya akan
termasuk dalam pengelolaan dampak terhadap ekonomi,
                                                             disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
lingkungan, dan masyarakat. Struktur remunerasi
                                                             Komite tersebut akan mempertimbangkan kualifikasi
tersebut mempertimbangkan indikator kinerja utama
                                                             individu dan kebutuhan organisasi seperti antara lain
(Key Performance Indicators/KPI) yang mencakup aspek
                                                             terkait dengan komposisi Komisaris Independen dan
keberlanjutan, seperti efisiensi sumber daya, pencapaian
                                                             keragaman latar belakang keahlian dan pengalaman
target pengurangan emisi, dampak sosial positif, serta
                                                             tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin, warga
kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
                                                             negara dan agama.
Dengan demikian, kebijakan ini memastikan bahwa
                                                             Sebelum menjalankan tugasnya, Dewan Komisaris
insentif yang diterima tidak hanya selaras dengan
                                                             terpilih akan menjalankan penilaian kemampuan dan
kinerja finansial, tetapi juga mendukung pencapaian tata
                                                             kepatutan (fit and proper test) yang diselenggarakan
kelola keberlanjutan dan tanggung jawab sosial SMBC
                                                             oleh Otoritas Jasa Keuangan yang memastikan bahwa
Indonesia, sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Informasi
                                                             pengurus bank wajib memenuhi persyaratan integritas,
terkait remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi dapat
                                                             kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2025,
dilihat dalam Laporan Tahunan 2025 SMBC Indonesia
                                                             seluruh anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia telah
pada halaman 326-327.
                                                             memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan
                                                             kepatutan (fit and proper test).
PROSES UNTUK MENERAPKAN REMUNERASI
[GRI 2-20] [GRI 2-21]
Kebijakan remunerasi di SMBC Indonesia berada di
bawah Komite Nominasi dan Remunerasi (KNR), yang             PENINGKATAN KAPASITAS DEWAN
memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris                KOMISARIS DAN DIREKSI
terkait kebijakan remunerasi bagi Dewan Komisaris dan        [GRI 2-17] [OJK E.2] [IDX G-05]
Direksi. Rekomendasi ini kemudian diajukan dalam Rapat       Perubahan regulasi, tren pasar, dan perkembangan
Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk mendapatkan                 isu keberlanjutan menuntut Dewan Komisaris dan
persetujuan. Dalam menentukan kebijakan remunerasi,          Direksi untuk memiliki pemahaman dan keterampilan
SMBC Indonesia mempertimbangkan berbagai aspek               yang relevan. Oleh karena itu, SMBC Indonesia
seperti keuntungan perusahaan, stabilitas keuangan,          menyelenggarakan berbagai pelatihan di bidang
serta standar kompetitif di industri perbankan.              ekonomi dan keberlanjutan untuk meningkatkan



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 143
142                                                          Tata Kelola Keberlanjutan




      kapasitas kepemimpinan badan tata kelola perusahaan.           Internasional (ILO) dan Undang-Undang No. 13 Tahun
      Informasi lebih lanjut terkait pelatihan Dewan Komisaris       2003 tentang Ketenagakerjaan. Hal ini memastikan
      dan Direksi dapat dilihat pada Laporan Tahunan SMBC            bahwa SMBC Indonesia menyediakan lingkungan kerja
      Indonesia pada halaman 304-305, 312-314.                       yang adil, aman, dan nyaman di seluruh lini operasional.
                                                                     Dokumen komitmen kebijakan SMBC Indonesia dapat
                                                                     diakses melalui https://www.smbci.com/pdf/investor/
      KOMITMEN KEBIJAKAN                                             corporate-governance/governance-documents/in/
      [GRI 2-23] [GRI 2-24] [IDX G-09]                               informasi-tanggung-jawab-sosial-perusahaan-untuk-
      Komitmen Kebijakan SMBC Indonesia merupakan                    praktik-ketenagakerjaan-kesehatan-dan-keselamatan-
      fondasi tata kelola dan kegiatan operasional Perusahaan.       kerja.pdf___/
      Kebijakan ini disusun berdasarkan Kode Etik SMBC
      Indonesia yang merangkum nilai-nilai SMBC Indonesia
      dalam menjalankan bisnis yang bertanggung jawab.               PERMASALAHAN PENTING/KRITIS
      Komitmen kebijakan disahkan oleh Dewan Direksi                 [GRI 2-16]
      sebagai organ tata kelola tertinggi dan disosialisasikan       SMBC Indonesia memiliki mekanisme terstruktur
      kepada karyawan, mitra usaha, serta pihak terkait              yang memungkinkan permasalahan penting dapat
      lainnya agar budaya kerja berintegritas dapat senantiasa       disampaikan secara langsung kepada Direksi dan
      diterapkan. Komitmen kebijakan ini mencakup berbagai           Dewan Komisaris. Permasalahan yang dikategorikan
      aspek, di antaranya:                                           kritis mencakup risiko strategis, operasional, kepatuhan,
      1. Kepatuhan dan manajemen risiko                              maupun potensi kerugian yang signifikan. Laporan
      2. Pencegahan benturan kepentingan                             mengenai permasalahan tersebut dapat berasal dari
      3. Menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, adil,           unit kerja internal dalam bentuk paparan ataupun
          aman dan mengedepankan kesetaraan                          memorandum. Informasi yang diterima akan dikelola
      4. Pengelolaan dan pengamanan informasi                        terlebih dahulu oleh Corporate Secretary lalu diteruskan
      5. Hubungan dengan para pemangku kepentingan                   kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk peninjauan
      6. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM)                           lebih lanjut. Sepanjang tahun pelaporan, tidak ada
                                                                     permasalahan kritis yang disampaikan kepada Dewan
      Pelaksanaan komitmen kebijakan SMBC Indonesia                  Komisaris maupun Direksi.
      juga berlandaskan penghormatan terhadap hak asasi
      manusia sesuai dengan Konvensi Organisasi Buruh




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 144
                                                                                       Integrating Strength for
                                                                                             Sustainable Growth         143




BENTURAN KEPENTINGAN                                          proses SMBC Indonesia, antara lain proses penunjukan
[GRI 2-15] [IDX G-09]                                         vendor, pengadaan barang dan jasa, dan pelaksanaan
SMBC Indonesia mempertahankan standar etika yang              jamuan kepada pihak ketiga.
tinggi untuk mencegah potensi benturan kepentingan.        4. Seluruh aspek yang berpotensi menimbulkan
Hal ini dituangkan dalam Kode Etik SMBC Indonesia             benturan kepentingan dipantau dan dikelola pihak
serta panduan tata kelola perusahaan yang mencakup            independen, baik secara internal oleh internal audit,
ketentuan sebagai berikut:                                    maupun eksternal oleh akuntan publik.
1. Karyawan tidak diperkenankan untuk menerima dan/
    atau meminta sesuatu sebagai pemberian dalam           SMBC Indonesia memelihara kepercayaan publik dengan
    bentuk apapun dari karyawan/calon karyawan,            menyajikan informasi terkait potensi konflik kepentingan
    nasabah/calon nasabah, rekanan/ calon rekanan          secara terbuka kepada pemangku kepentingan.
    yang didasarkan atas balas jasa suatu prestasi yang    Pengungkapan tersebut mencakup hal-hal berikut:
    sudah menjadi kewajibannya.                            1. Keanggotaan lintas dewan. SMBC Indonesia
2. Karyawan diwajibkan melaporkan kepada Human                memantau dan mengungkapkan keterlibatan individu
    Resources (HR) apabila ada hubungan keluarga              yang memiliki posisi lintas dewan untuk menghindari
    dengan karyawan lain/calon karyawan. HR wajib             pengambilan keputusan yang dapat memengaruhi
    memberikan catatan dalam personal file masing-            objektivitas.
    masing karyawan sebagai salah satu bahan               2. Kepemilikan saham lintas organisasi dengan
    pertimbangan proses mutasi dan/atau promosi.              pemasok dan para pemangku kepentingan lain.
3. Karyawan tidak diperkenankan untuk terikat                 Kebijakan SMBC Indonesia mengharuskan individu
    perjanjian kerja dengan pihak lain selama jam kerja,      dengan kepemilikan saham di organisasi lain yang
    dan/atau memperoleh penghasilan lain di luar SMBC         memiliki hubungan bisnis dengan SMBC Indonesia
    Indonesia yang terkait dengan pekerjaan atau              untuk melaporkan dan mendokumentasikan situasi ini
    jabatannya di SMBC Indonesia.                             kepada manajemen, yang kemudian diinformasikan
4. Karyawan tidak diperkenankan memiliki usaha                kepada para pemangku kepentingan.
    atau bisnis pribadi di luar pekerjaannya sebagai       3. Keberadaan       pemegang      saham       pengendali.
    karyawan SMBC Indonesia yang mengganggu                   SMBC Indonesia secara terbuka mengungkapkan
    dan mempengaruhi profesionalisme dan integritas           keberadaan pemegang saham pengendali melalui
    karyawan yang bersangkutan.                               laporan resmi kepada otoritas terkait dan pemangku
5. Karyawan tidak diperkenankan untuk menawarkan              kepentingan, guna menjaga transparansi dan
    suatu produk/ layanan/usaha lain di luar bisnis SMBC      memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang
    Indonesia kepada nasabah SMBC Indonesia.                  berlaku.
6. Karyawan       tidak    diperkenankan     memproses     4. Pihak terkait, hubungan, transaksi, dan saldo terutang
    permohonan pinjaman atau pemilihan rekanan dari           mereka. Seluruh transaksi dengan pihak terkait,
    anggota keluarga dan sanak saudaranya. Karyawan           termasuk hubungan yang relevan, disampaikan
    wajib memberitahu/ eskalasi kepada atasan                 secara jelas dalam laporan keuangan SMBC Indonesia.
    mengenai hal ini agar proses pinjaman atau pemilihan
    rekanan dialihkan kepada karyawan lainnya.             Selain membangun kebijakan yang menekankan
7. Apabila dilakukan pinjam meminjam di antara             transparansi dan independensi, SMBC Indonesia
    karyawan harus bebas dari conflict of interest.        berupaya menumbuhkan budaya integritas perusahaan
                                                           melalui program edukasi karyawan. Seluruh karyawan
Sebagai bagian dari upaya yang komprehensif, setiap        dibekali pemahaman mengenai pentingnya menghindari
unsur pada SMBC Indonesia yang memiliki potensi akan       benturan kepentingan melalui berbagai saluran
timbulnya keputusan atau transaksi yang mengandung         komunikasi internal seperti e-mail, e-learning, dan
benturan kepentingan, mengatur lebih lanjut dalam          sosialisasi tatap muka. Apabila terjadi pelanggaran, SMBC
prosedur terkait masing-masing, hal-hal sebagai berikut:   Indonesia akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan
1. Penerapan “Four-Eyes Principle”.                        tingkat dampak yang ditimbulkan terhadap Perusahaan.
2. Pemisahan fungsi dan tanggung jawab yang dapat
   menimbulkan benturan kepentingan.
3. Memastikan pelaksanaan tata kelola untuk
   menghindari benturan kepentingan dalam seluruh




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 145
144                                                            Tata Kelola Keberlanjutan




      PENERAPAN BISNIS YANG                                            1.   Lini Pertahanan Pertama (First Line of Defense) adalah
                                                                            Risk Taking Unit (RTU) yang dibantu oleh Business
      BERTANGGUNG JAWAB
                                                                            Risk/ICR untuk menjalankan proses manajemen
      [GRI 2-24]
                                                                            risiko sehari-hari secara disiplin.
      SMBC Indonesia memastikan bahwa penerapan bisnis
      yang bertanggung jawab diimplementasikan ke dalam
                                                                       2. Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Defense)
      seluruh aktivitas bisnis dan hubungan dengan mitra bisnis
                                                                          adalah Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR),
      melalui beberapa strategi berikut:
                                                                          Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan dan
                                                                          Human Resource untuk membuat, mengembangkan
      1. Integrasi kebijakan ke dalam SOP
                                                                          serta mengimplementasikan kebijakan, prosedur dan
         SMBC Indonesia mengintegrasikan Kebijakan
                                                                          perangkat kerja manajemen risiko yang memadai
         Keberlanjutan ke dalam standar operasional prosedur
                                                                          serta menjalankan fungsi pengawasan risiko secara
         (SOP) agar seluruh prosedur bisnis dijalankan sesuai
                                                                          keseluruhan.
         dengan komitmen keberlanjutan, standar etika, dan
         regulasi yang berlaku. Penyelarasan dilakukan oleh
                                                                       3. Lini Pertahanan Ketiga (Third Line of Defense)
         masing-masing unit bisnis atau departemen yang
                                                                          adalah Internal Audit yang secara independen
         relevan melalui mekanisme review pembuatan dan/
                                                                          melakukan penilaian terhadap tata kelola dan
         atau kajian ulang SOP yang dilakukan secara berkala
                                                                          efektivitas penerapan manajemen risiko termasuk
         serta wajib mendapatkan persetujuan pimpinan
                                                                          di dalamnya aspek keberlanjutan. Pelaksanaan
         tertinggi unit kerja yang terkait atau Board of
                                                                          fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Internal
         Management (BOM).
                                                                          Audit dilakukan berdasarkan Peraturan Otoritas
      2. Sosialisasi dan pelatihan
                                                                          Jasa Keuangan (POJK) No. 1/POJK.03/2019 tentang
         SMBC Indonesia secara rutin mengkomunikasikan
                                                                          Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum dan
         kebijakan penting, seperti Kode Etik, kebijakan privasi
                                                                          Standar Global Internal Audit Standards (GIAS) yang
         data, dan kebijakan hak asasi manusia kepada seluruh
                                                                          ditetapkan oleh The Institute of Internal Auditors
         karyawan dan pemangku kepentingan eksternal.
                                                                          (IIA). Internal Audit SMBC Indonesia melaksanakan
         Sosialisasi dilakukan melalui pelatihan, rapat, dan
                                                                          audit independen secara berkala untuk meninjau
         e-learning untuk memastikan standar SMBC
                                                                          kesesuaian pelaksanaan dengan standar yang
         Indonesia dipahami dan dijalankan dengan konsisten.
                                                                          berlaku, termasuk cakupan aspek lingkungan dan
      3. Pemeriksaan terhadap mitra bisnis
                                                                          sosial. [SUSBA 1.4.1.7] [SUSBA 1.4.1.8]
         SMBC Indonesia melakukan pemeriksaan berkala
         terhadap mitra bisnis untuk memastikan bahwa
         seluruh mitra usaha berkomitmen pada standar
         etika yang sama, termasuk penegakan hak asasi                 PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN
         manusia dan praktik ketenagakerjaan yang adil.                FRAUD TERMASUK KORUPSI
         SMBC Indonesia menerapkan prinsip-prinsip dalam               [GRI 205-1] [IDX G-07]
         Modern Slavery Act untuk mencegah praktik                     Sesuai POJK No 12 tahun 2024 yang mengharuskan
         perbudakan modern, eksploitasi pekerja, dan praktik           fungsi anti-fraud bertanggung jawab kepada direksi,
         yang berpotensi merugikan masyarakat maupun                   SMBC Indonesia telah membentuk Divisi Anti Financial
         lingkungan. [SUSBA 1.2.1.14]                                  Crime (AFC) pada bulan Juli 2025 yang berada di dalam
                                                                       Direktorat Kepatuhan & Legal. Divisi AFC memastikan
                                                                       pembuatan dan pengembangan kebijakan dan prosedur
                                                                       strategi anti-fraud yang memadai dan senantiasa
      SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL                                     disempurnakan secara berkesinambungan. Ke depannya
      [SUSBA 1.4.14] [FS9]
                                                                       Divisi AFC akan berkoordinasi dengan unit kerja terkait
      Sistem Pengendalian Internal di SMBC Indonesia dilakukan
                                                                       dalam pengelolaan 9 jenis risiko kejahatan keuangan
      melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan (Three
                                                                       yaitu fraud, anti pencucian uang, anti penyuapan &
      Lines of Defense) dengan setiap lini memiliki peran dan
                                                                       korupsi, insider trading, kejahatan siber, conduct, green
      tanggung jawab masing-masing dan saling bekerjasama
                                                                       financial crime, penghindaran pajak, dan manipulasi
      dengan penjelasan sebagai berikut:
                                                                       pasar.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 146
                                                                                        Integrating Strength for
                                                                                              Sustainable Growth          145




SMBC Indonesia secara aktif memerangi tindak                Program edukasi anti-fraud dan anti korupsi di SMBC
kecurangan termasuk korupsi melalui Unit Kerja AFC          Indonesia disusun untuk membekali karyawan dengan
yang bertanggung jawab mengembangkan, mengawasi,            pemahaman menyeluruh yang mencakup topik-topik di
dan menjalankan strategi pencegahan serta penanganan        antaranya: definisi , strategi dan pencegahan fraud dan
fraud termasuk korupsi di seluruh aspek operasional         korupsi, serta perilaku yang diharapkan dari karyawan
SMBC Indonesia. Pelaksanaan strategi tersebut diawasi       serta sanksi atas pelanggaran.
secara langsung oleh Dewan Komisaris melalui Komite
Pemantau Risiko maupun Komite Audit dan oleh Direksi        Selama tahun 2025, SMBC Indonesia mengidentifikasi
melalui Komite Manajemen Risiko/Komite Risiko Non           48 kasus kejadian fraud termasuk korupsi dengan nilai
Keuangan. SMBC Indonesia telah memiliki Kebijakan Anti      kerugian sebesar Rp641.900.000 atau 0,08% dari beban
Penyuapan dan Korupsi yang telah memuat komitmen            modal risiko operasional SMBC Indonesia.
terhadap tindakan anti korupsi dan anti penyuapan.
Selanjutnya, setiap unit kerja dapat menetapkan             SMBC Indonesia menerapkan metode pemeriksaan
ketentuan khusus pada prosedurnya dalam upaya               yang terarah serta meningkatkan frekuensi pemantauan,
pencegahan tindakan korupsi dan penyuapan sesuai            sehingga sistem deteksi fraud termasuk korupsi
dengan masing-masing bidang kerjanya, antara lain:          menjadi lebih efektif dalam mengidentifikasi kasus.
1. Pengelolaan pemberian dan penerimaan hiburan dan         SMBC Indonesia mengoperasikan sistem deteksi
    atau hadiah                                             fraud yang berjalan aktif 24 jam sehari dan 7 hari
2. Penetapan klausul perjanjian dengan pihak ketiga/        seminggu, yang dikelola oleh tim Fraud Prevention,
    pemberi jasa                                            Internal Control & Compliance. Sistem ini menggunakan
3. Proses pengadaan barang dan jasa oleh vendor             geolocation tagging dan teknologi device intelligence
4. Proses rekruitmen karyawan/Know Your Employee            untuk memantau transaksi secara real-time. Dengan
5. Pelaksanaan uji tuntas terhadap mitra usaha              fitur tersebut, sistem mampu mendeteksi potensi
6. Operational Risk Management melakukan kajian             manipulasi sinyal GPS dan meningkatkan akurasi dalam
    risiko operasional atas produk baru maupun SOP/         mengidentifikasi aktivitas mencurigakan.
    Policy dan internal control yang salah satu tujuannya
    untuk mencegah tindakan fraud termasuk korupsi.         SMBC Indonesia memiliki kebijakan zero tolerance
                                                            terhadap tindakan fraud termasuk korupsi yang
Pada tahun pelaporan, seluruh (100%) aktivitas              direalisasikan melalui penerapan sanksi tegas bagi
operasional SMBC Indonesia telah melalui penilaian          karyawan maupun mitra usaha yang terbukti melakukan
risiko terkait fraud termasuk korupsi. Hasil penilaian      pelanggaran. Sebagai langkah preventif, SMBC Indonesia
menunjukkan bahwa ada 41 proses yang memiliki tingkat       secara berkala meningkatkan kesadaran vendor dan
risiko tinggi atau sekitar 6% dari keseluruhan proses di    mitra bisnis mengenai penerapan tata kelola perusahaan
SMBC Indonesia. Risiko signifikan yang teridentifikasi      yang baik (GCG) serta mekanisme pelaporan melalui
berasal dari aktivitas terkait proses kredit dan proses     Whistleblowing Channel. Edukasi ini dilaksanakan melalui
transaksi pembayaran.                                       surat pemberitahuan, sharing session, dan kegiatan
                                                            sosialisasi anti-fraud termasuk anti korupsi yang diadakan
SMBC Indonesia berupaya meningkatkan kesadaran              sedikitnya dua kali dalam setahun.
anti-fraud termasuk korupsi dengan mewajibkan seluruh
karyawan untuk menandatangani Pakta Integritas dan          Kebijakan dan program pencegahan fraud, termasuk
Kode Etik yang berlandaskan pada Perjanjian Kerja           antikorupsi, dikomunikasikan serta disosialisasikan
Bersama (PKB). Selain itu, seluruh karyawan telah           kepada seluruh karyawan, termasuk anggota Dewan
mengikuti program e-learning Anti-Fraud Awareness dan       Komisaris dan Direksi. Pada tahun pelaporan, seluruh
Anti Korupsi (sebagai bagian dari Compliance Awareness)     (100%) anggota Dewan Komisaris dan Direksi telah
yang dipadukan dengan edukasi rutin melalui media           menerima komunikasi dan pelatihan terkait anti-fraud
komunikasi internal seperti e-newsletter, Now You Know,     dan antikorupsi. Berdasarkan wilayah domisili, 12 orang
dan forum pelatihan lainnya.                                (86%) berdomisili di wilayah Indonesia dan 2 orang (14%)
                                                            berdomisili di luar wilayah Indonesia.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 147
146                                                                Tata Kelola Keberlanjutan




                             Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Korupsi Berdasarkan Wilayah
                                                             [GRI 205-2]
                                           Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi
                                                                                                    Telah Mengikuti Pelatihan
                                             Mengenai Kebijakan dan Prosedur
                                                                                                 Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
                   Wilayah                    Anti-Fraud termasuk Antikorupsi

                                               Jumlah            Persentase Dari Total            Jumlah            Persentase Dari Total
                                            (Karyawan)**            Karyawan (%)                (Karyawan)*            Karyawan (%)

       Jabodetabek                                     3.258                       53%                    3.164                      53%

       Jawa                                            1.550                       25%                    1.526                      25%

       Luar Jawa                                       1.331                       22%                    1.313                      22%

       Total                                           6.139                      100%                   6.003                     100%

      Catatan:
      * Data peserta per 31 Juli 2025
      ** Data seluruh karyawan per 31 Desember 2025



                       Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Korupsi Berdasarkan Kategori Karyawan
                                                            [GRI 205-2]
                                           Telah Dikomunikasikan oleh Organisasi
                                                                                                    Telah Mengikuti Pelatihan
                                             Mengenai Kebijakan dan Prosedur
                                                                                                 Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
               Jenjang Jabatan                Anti-Fraud termasuk Antikorupsi

                                               Jumlah            Persentase Dari Total            Jumlah            Persentase Dari Total
                                            (Karyawan)**            Karyawan (%)                (Karyawan)*            Karyawan (%)

       Board of Management                                  9                     0,15%                         9                  0,15%

       Top Management                                      189                   3,08%                        184                  3,07%

       Senior management                                   783                  12,75%                        765                 12,74%

       Management                                     2.980                    48,54%                    2.902                   48,34%

       Officer/Supervisor                              1.444                   23,52%                      1.417                 23,60%

       Clerical                                            734                  11,96%                        726                 12,09%

       Total                                           6.139                 100,00%                     6.003                     100%

      Catatan:
      * Data peserta per 31 Juli 2025
      ** Data seluruh karyawan per 31 Desember 2025


                          Vendor yang Mendapat Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Antikorupsi
                                                          [GRI 205-2]
                    Keterangan                                   Jumlah                                       Persentase (%)

       Penyedia jasa                                                                    648                                         85%

       Pemasok Barang                                                                     117                                        15%

       Total                                                                              765                                      100%




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 148
                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                      Sustainable Growth          147




         Vendor yang Mendapat Komunikasi dan Pelatihan Anti-Fraud termasuk Antikorupsi berdasarkan wilayah
                                                   [GRI 205-2]
                                     Keterangan                                        Jumlah              Persentase (%)

 Jakarta                                                                                         544                     71%

 Sumatra                                                                                           25                     3%

 Luar Jawa dan Sumatera                                                                            196                   26%

 Total                                                                                             765                 100%



Pada tahun pelaporan tidak terdapat kasus fraud oleh vendor, dengan demikian tidak terdapat pemutusan kontrak
terhadap vendor.



                                                  Insiden Fraud termasuk Korupsi
                                                            [GRI 205-3]
                                                                                    Jumlah Kasus
                  Kasus Internal Fraud
                                                                  2025                 2024                    2023

 Total insiden fraud yang terbukti                                         48                      48                       71

 Total insiden yang mengakibatkan karyawan                                 30                      30                       40
 diberhentikan/dihukum

 Total insiden yang mengakibatkan pemutusan                                  -                       -                       -
 kontrak mitra bisnis

 Kasus hukum terkait fraud yang diajukan oleh publik                         -                       -                       -
 terhadap perusahaan




SISTEM PELAPORAN PELANGGARAN                                        AFC melakukan analisis serta investigasi atas setiap
[GRI 2-26] [FN-CB-510a.2]                                           laporan yang masuk untuk selanjutnya berkoordinasi
SMBC Indonesia menyediakan Whistleblowing System                    dengan unit kerja terkait untuk memastikan tindak lanjut
(WBS) yang dapat digunakan oleh karyawan maupun                     yang memadai.
pihak eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran,
termasuk tindak kecurangan (fraud), korupsi, gratifikasi,           Pada tahun 2025, SMBC Indonesia menerima 61 laporan
benturan kepentingan, diskriminasi, serta pelanggaran               melalui sistem WBS. Dari jumlah tersebut, 56 laporan
etika maupun kode etik. Pengelolaan WBS berada di                   telah diselesaikan dan 5 laporan masih dalam proses
bawah tanggung jawab Divisi Anti Financial Crime (AFC).             penanganan lebih lanjut. Laporan tersebut disampaikan
                                                                    melalui beberapa saluran komunikasi berikut:




                             48        Pengaduan                                       13     Pengaduan
                             EMAIL                                                     WHATSAPP




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 149
148                                                             Tata Kelola Keberlanjutan




                                                     Rekapitulasi Whistleblowing

                    Jumlah Laporan                 Laporan Selesai                              Laporan dalam Proses
           Tahun
                        Masuk               Jumlah             Persentase              Dalam Proses             Persentase

           2025            61                 56                     92%                    5                       8%

           2024            24                 21                 87,5%                      3                     12,5%

           2023            42                 41                     98%                    1                       2%




                                     PENGHARGAAN BAGI WHISTLEBLOWER

              SMBC Indonesia memberikan jaminan penuh atas kerahasiaan identitas pelapor serta perlindungan dari
              tekanan, intimidasi, atau dampak negatif lainnya yang mungkin timbul akibat pelaporan. Selain itu, SMBC
              Indonesia juga memiliki sistem pemberian penghargaan bagi pelapor yang pelaporannya telah terbukti dapat
              mencegah dan/atau mengurangi terjadinya tindakan kecurangan dan/atau pelanggaran yang merugikan
              SMBC Indonesia (fraud Internal/eksternal), setelah diputuskan oleh Komite Fraud.

              Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk mendorong karyawan lebih proaktif dalam melaporkan adanya
              dugaan/tindakan kecurangan/pelanggaran, untuk mengungkap lebih cepat dan meminimalisir kerugian yang
              terjadi, dengan mengutamakan perlindungan dan kerahasiaan pelapor. Evaluasi atas sistem WBS dilakukan
              minimal satu kali dalam setahun untuk menilai efektivitasnya, dan hasil evaluasi tersebut dilaporkan secara
              langsung kepada Komite Manajemen Risiko (KMR) dan Komite Risiko Non Keuangan (KRNK) serta Komite
              Pemantau Risiko (KPR).




      KEBIJAKAN ANTI PENCUCIAN UANG                                        3. Melakukan identifikasi dan penilaian risiko tindak
                                                                              pidana terkait APU, PPT, dan PPSPM terhadap
      DAN PENDANAAN TERORISME
                                                                              nasabah, area geografis, produk, jasa, transaksi serta
      SMBC Indonesia turut memerangi pencucian uang dan
                                                                              jaringan distribusi yang dimiliki.
      pendanaan terorisme melalui program Anti Pencucian
                                                                           4. Memastikan adanya sistem pengendalian internal
      Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
                                                                              yang efektif dan independen melalui pemeriksaan
      Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
                                                                              secara independen untuk memastikan efektivitas
      Massal (APU, PPT, dan PPPSPM). Program ini melakukan
                                                                              penerapan program APU, PPT dan PPPSPM
      berbagai prosedur untuk mendeteksi dan mencegah
                                                                           5. Melakukan proses pengenalan profil calon pegawai
      tindakan kriminal yang memanfaatkan layanan SMBC
                                                                              dan pemantauan terhadap pegawai secara
      Indonesia, di antaranya:
                                                                              berkesinambungan (know your employee)
                                                                           6. Berkoordinasi dengan regulator atas pelaksanaan
      1. Peran aktif Dewan Komisaris dan Direksi dalam
                                                                              program APU PPT dan PPPSPM di SMBC Indonesia.
         melakukan pembahasan secara rutin atas penerapan
                                                                           7. Melakukan       evaluasi   berkesinambungan       atas
         program APU PPT dan PPPSPM SMBC Indonesia,
                                                                              efektivitas dan penerapan program APU PPT dan
         maupun isu-isu yang relevan.
                                                                              PPPSPM melalui kajian berkala, pemantauan, analisis
      2. Secara berkala melakukan pengkinian kebijakan
                                                                              dan pelaporan atas transaksi keuangan.
         dan prosedur serta penyempurnaan program
                                                                           8. Melakukan pengembangan dan optimalisasi terhadap
         APU PPT dan PPPSPM SMBC Indonesia terhadap
                                                                              sistem APU PPT dan PPPSPM SMBC Indonesia untuk
         perkembangan regulasi lokal, parent company,
                                                                              mendukung penerapan proses identifikasi, analisis,
         maupun perkembangan operasional dan bisnis
                                                                              pemantauan transaksi, serta pelaporan APU PPT dan
         SMBC Indonesia.
                                                                              PPPSPM.


      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 150
                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                        Sustainable Growth         149




9. Meningkatkan budaya kesadaran risiko pencucian                    KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN
    uang, pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi
                                                                     PERUNDANGAN
    senjata pemusnah massal kepada seluruh karyawan
                                                                     SMBC Indonesia menempatkan kepatuhan hukum
    melalui serangkaian pelatihan dan sosialisasi terkait
                                                                     sebagai dasar dari seluruh aktivitas operasionalnya,
    terkait ketentuan APU PPT dan PPPSPM.
                                                                     sehingga tidak terdapat tuntutan hukum atau finansial
10. Mengikuti aktivitas diseminasi regulasi, rapat
                                                                     terkait fraud, insider trading, praktik anti-persaingan,
    koordinasi maupun kajian (Financial Integrity Rating/
                                                                     monopoli, manipulasi, maupun pelanggaran hukum
    FIR PPATK) yang diselenggarakan oleh regulator.
                                                                     lainnya sepanjang periode pelaporan.
                                                                     [GRI 2-27] [GRI 206-1] [FN-CB-510a.1] [IDX S-07]




HUBUNGAN DENGAN PEMANGKU KEPENTINGAN
[GRI 2-29] [OJK E.4] [SUSBA 1.1.2.1] [SUSBA 1.1.2.2] [SUSBA 1.1.2.3] [SUSBA 1.1.2.4]

                                                  Metode Pelibatan          Fungsi Manajemen
    Basis Penetapan           Topik                                                                Tindak Lanjut Perusahaan
                                                   dan Frekuensi               Tata Kelola

Pemegang Saham dan Investor

• Ketergantungan • Tata kelola              • Menyediakan informasi        • Corporate           • Menyajikan laporan
• Pengaruh         organisasi                 pencapaian SMBC                Secretary             keuangan dan laporan
• Tanggung Jawab • Pencapaian                 Indonesia melalui RUPS,      • Investor Relation     tahunan yang transparan,
                   kinerja ekonomi            laporan tiga bulanan                                 akurat, dan tepat waktu.
                 • Keuangan                   dan penerbitan laporan                             • Menyelenggarakan RUPS
                   berkelanjutan              tahunan                                              sesuai dengan ketentuan
                                            • Komunikasi langsung                                  regulasi.
                                              maupun melalui analisis                            • Memastikan pembagian
                                              guna memastikan                                      dividen dan pertumbuhan
                                              penyampaian informasi                                nilai investasi yang
                                              material                                             berkelanjutan.
                                            • Pertemuan sesuai                                   • Menjaga komunikasi yang
                                              kebutuhan minimal 1 kali                             proaktif melalui fungsi
                                              dalam setahun                                        Investor Relations untuk
                                                                                                   menjawab pertanyaan
                                                                                                   materiil.

Nasabah

•   Ketergantungan • Perlindungan     • Penyediaan produk dan              • Line of Business • Meningkatkan standar
•   Tanggung Jawab   nasabah            jasa sesuai peraturan              • Compliance         keamanan data pribadi
•   Pengaruh       • Hubungan           yang berlaku                       • Corporate          dan keamanan transaksi
•   Kedekatan        berkelangsungan • Pemberian informasi                   Communications     perbankan.
    Geografis      • Bisnis             produk dan jasa dengan             • Daya &           • Menyediakan kanal
                     berkelanjutan      tepat waktu, memadai,                Sustainability     pengaduan nasabah yang
                   • Emisi nol bersih   jelas dan akurat                                        responsif dan solutif.
                                      • Pengembangan layanan                                  • Memberikan kegiatan
                                        berkualitas prima demi                                  peningkatan kapasitas
                                        kepuasan nasabah                                        nasabah dibidang
                                      • Bersama-sama                                            pengembangan kapasitas
                                        melakukan perencanaan,                                  diri, literasi keuangan,
                                        pelaksanaan, dan evaluasi                               kewirausahaan, gaya hidup
                                        proyek. Mengiklankan                                    sehat dan kepedulian pada
                                        program daya melalui                                    lingkungan hidup.
                                        media sosial sesuai                                   • Mengembangkan inovasi
                                        kebutuhan                                               produk dan layanan yang
                                      • Pelaksanaan seminar                                     sesuai dengan kebutuhan
                                        keuangan berkelanjutan                                  dan profil risiko nasabah.
                                        bagi nasabah
                                      • Pertemuan dilakukan
                                        setiap ada kunjungan
                                        nasabah atau minimal 1
                                        kali dalam setahun




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 151
150                                                           Tata Kelola Keberlanjutan




                                                    Metode Pelibatan           Fungsi Manajemen
          Basis Penetapan          Topik                                                            Tindak Lanjut Perusahaan
                                                     dan Frekuensi                Tata Kelola

      Pegawai

      •   Ketergantungan • Hubungan          • Pengelolaan Insan SMBC • Human                     • Menjamin pemenuhan
      •   Tanggung Jawab   ketenagakerjaan     Indonesia secara objektif,  Resources                hak-hak karyawan dan
      •   Pengaruh       • Perlindungan        transparan, adil dan setara                          memberikan kompensasi
      •   Perhatian        dan kondisi kerja • Membangun lingkungan                                 yang kompetitif.
      •   Kedekatan      • Pengembangan        kerja kondusif demi                                • Menyediakan program
          Geografis        kompetensi          optimalisasi produktivitas                           pelatihan dan
                         • Pengembangan • Pengembangan karir                                        pengembangan kompetensi
                           karir dan           talent management                                    (upskilling) secara
                           aktualisasi diri    system dan assessment                                berkelanjutan.
                         • Keuangan            center                                             • Menciptakan lingkungan
                           berkelanjutan     • Pelaksanaan edukasi dan                              kerja yang aman, inklusif,
                         • Keberlanjutan       seminar keberlanjutan                                dan bebas dari diskriminasi.
                                               bagi karyawan                                      • Memperjelas jalur karier
                                             • Pertemuan setiap ada                                 melalui sistem manajemen
                                               kegiatan internal                                    talenta yang objektif dan
                                                                                                    transparan.

      Masyarakat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

      •   Ketergantungan • Pendidikan dan      • Intensifikasi keterlibatan • Daya &              • Melaksanakan program
      •   Tanggung Jawab   budaya                dalam kegiatan               Sustainability        tanggung jawab sosial
      •   Pengaruh       • Teknologi             komunitas dengan                                   perusahaan (CSR) yang
      •   Kedekatan        dan akses             program yang mencakup                              berdampak nyata.
          Geografis        infrastruktur         bidang pendidikan,                               • Meningkatkan aksesibilitas
                         • Kesejahteraan         pemberdayaan, budaya                               layanan perbankan
                           dan pendapatan        dan agama, kemanusiaan                             (inklusivitas keuangan) bagi
                         • Keuangan              serta lingkungan                                   masyarakat luas.
                           berkelanjutan       • Melaksanakan Program                             • Melakukan dialog terbuka
                         • Keberlanjutan         Daya                                               dan kolaborasi dalam
                         • Lingkungan          • Pelaksanaan seminar                                program pemberdayaan
                                                 keuangan berkelanjutan                             ekonomi komunitas.
                                               • Pertemuan sesuai                                 • Mendukung inisiatif lokal
                                                 kebutuhan minimal 1 kali                           yang berkaitan dengan
                                                 dalam setahun                                      pelestarian budaya dan
                                                                                                    sosial.

      Rantai Pasok/Vendor

      • Ketergantungan       • Hubungan        • Syarat kerja sama yang       • Procurement       • Menerapkan proses seleksi
      • Tanggung Jawab         berkelanjutan     jelas                        • Daya &              vendor yang adil, terbuka,
      • Perbedaan            • Ekonomi         • Penilaian kinerja yang         Sustainability      dan transparan.
        Kepentingan          • Keadilan          transparan                                       • Memastikan ketepatan
      • Pengaruh             • Keuangan        • Penilaian rutin                                    waktu pembayaran atas
                               berkelanjutan   • Pertemuan sesuai                                   barang atau jasa yang telah
                             • Keberlanjutan     kebutuhan                                          diterima.
                             • Hak asasi       • Pelaksanaan seminar                              • Mendorong penerapan
                               manusia (HAM)     keberlanjutan dan HAM                              standar keberlanjutan
                                                 bagi Mitra dan Pemasok                             dan kepatuhan HAM bagi
                                               • Pertemuan sesuai                                   seluruh mitra kerja.
                                                 kebutuhan minimal 1 kali                         • Melakukan evaluasi kinerja
                                                 dalam setahun                                      vendor secara rutin untuk
                                                                                                    menjaga kualitas kerja
                                                                                                    sama.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 152
                                                                                        Integrating Strength for
                                                                                              Sustainable Growth          151




                                            Metode Pelibatan        Fungsi Manajemen
  Basis Penetapan            Topik                                                        Tindak Lanjut Perusahaan
                                             dan Frekuensi             Tata Kelola

Pemerintah dan Regulator

• Ketergantungan • Kepatuhan           • Penyempurnaan             • Compliance        • Mematuhi seluruh regulasi
• Tanggung Jawab   terhadap              Pedoman Tata Kelola       • Corporate           perbankan dan peraturan
• Perbedaan        peraturan             (GCG Manual) terkini        Secretary           perundang-undangan yang
  Pendapat         perundang-          • Implementasi prinsip GCG • Risk                 berlaku.
• Pengaruh         undangan              di seluruh unit kerja       Management        • Melaporkan kewajiban pajak
• Kedekatan      • Komitmen            • Pelaksanaan seminar                             dan laporan wajib lainnya
  Geografis        terhadap regulasi     dan FGD terkait kebijakan                       secara akurat dan tepat
                   perbankan             keuangan berkelanjutan                          waktu.
                 • Komunikasi dan      • Pertemuan sesuai                              • Berpartisipasi aktif dalam
                   pelaporan yang        kebutuhan minimal 1 kali                        diskusi kebijakan sektor
                   jelas dan akurat,     dalam setahun                                   keuangan dan program
                   komprehensif                                                          pemerintah.
                   dan tepat waktu                                                     • Menerapkan prinsip Tata
                 • Keuangan                                                              Kelola Perusahaan yang
                   berkelanjutan                                                         Baik (GCG) secara konsisten
                                                                                         di seluruh level organisasi.

Tokoh masyarakat/pejabat setempat

• Ketergantungan • Pengembangan        • Kunjungan langsung       • Line of Business • Membina hubungan baik
• Tanggung Jawab   usaha               • Pertemuan resmi dan      • Corporate          dan koordinasi terkait izin
• Perbedaan      • Kemajuan daerah       musyawarah                 Communications     operasional atau kegiatan
  Pendapat         setempat            • Pertemuan berkala sesuai                      kantor cabang.
• Pengaruh                               kebutuhan                                   • Melibatkan tokoh
• Kedekatan                            • Melaksanakan program                          masyasrakat dalam
  Geografis                              Daya                                          sosialisasi program
                                                                                       perusahaan yang
                                                                                       berdampak pada
                                                                                       masyarakat sekitar.
                                                                                     • Merespons aspirasi tokoh
                                                                                       masyarakat.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 153
152                                Tentang Laporan




      Laporan Keberlanjutan 2025                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 154
                                                        Integrating Strength for
                                                              Sustainable Growth        153




                             Tentang
                             Laporan

                             SMBC Indonesia
                             menerbitkan laporan
                             keberlanjutan secara
                             transparan dan akuntabel
                             sebagai wujud tanggung
                             jawab kami terhadap
                             pemangku kepentingan
                             dan kontribusi nyata
                             bagi pembangunan
                             berkelanjutan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                 PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 155
154                                                                    Tentang Laporan




      SMBC Indonesia secara konsisten menerbitkan laporan            4. Data Penghimpunan Dana tahun 2024 (yang
      keberlanjutan setiap tahun sebagai wujud nyata upaya              seharusnya 110 menjadi 52) dan pada tahun 2023
      untuk terus memajukan praktik keuangan berkelanjutan              (yang seharusnya 63 menjadi 95), karena adanya
      sekaligus pemenuhan kewajiban atas regulasi yang                  penyesuaian klasifikasi produk penghimpunan
      berlaku. Tahun ini merupakan penerbitan laporan                   dana, sehingga menghasilkan nilai yang lebih
      keberlanjutan yang ketujuh, yang mencakup penyajian               rendah di tahun 2024 dan lebih tinggi di tahun
      data dan informasi untuk periode 1 Januari 2025 hingga            2023, dibandingkan dengan data yang dilaporkan
      31 Desember 2025. Periode Laporan Keberlanjutan sama              sebelumnya.
      dengan periode Laporan Tahunan.                                5. Data tingkat kepuasan nasabah (tahun 2024 dan
                                                                        2023) - yang seharusnya pada 2024 sebesar 63%
      Beberapa data dalam laporan ini mengalami                         menjadi 91% dan pada 2023 seharusnya 64%
      pengungkapan ulang (restatement). Hal ini dijelaskan              menjadi 91%, dikarenakan ada perubahan sumber
      secara rinci juga dalam narasi pada tabel terkait. Data           data survei yang digunakan yakni menggunakan hasil
      tersebut yaitu:                                                   survei Performa Aplikasi dan Layanan Produk Jenius.
      1. Data tahun 2023 untuk Pendapatan Operasional                   Dampaknya, data di laporan ini berbeda dengan data
          Lainnya (yang seharusnya 2.013 menjadi 1.689)                 yang disajikan di laporan tahun sebelumnya, dan
          dan Beban Operasional (yang seharursnya (7.607)               tidak dapat diperbandingkan.
          menjadi (7.222)), karena adanya penghitungan ulang,        6. Data emisi Cakupan 2 tahun 2024, yang seharusnya
          sehingga menghasilkan nilai yang lebih rendah                 14.120,76 menjadi 14.106,92, karena peninjauan dan
          dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada                 koreksi atas proses penghitungan sebelumnya,
          laporan sebelumnya.                                           sehingga menghasilkan penurunan yang tidak
      2. Data Persentase Penghimpunan Dana tahun                        material dibandingkan dengan data yang dilaporkan
          2024 yang seharusnya 0,08% menjadi 0,05%,                     sebelumnya;
          dan 2023 yang seharusnya 0,11% menjadi 0,10%,              7. Data emisi Cakupan 3 tahun 2024, yang seharusnya
          karena adanya penyesuaian klasifikasi produk                  13.530,32 menjadi 1.600.332,82, karena memasukan
          penghimpunan dana, sehingga menghasilkan nilai                data emisi pembiayaan, sehingga menghasilkan
          yang lebih rendah dibandingkan dengan data yang               peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan
          dilaporkan sebelumnya.                                        data yang dilaporkan sebelumnya.
      3. Data Target Portofolio Berwawasan Lingkungan                8. Data Whistleblowing System, yang seharusnya
          dan Sosial tahun 2024, yang seharusnya 23.718                 87,5% menjadi 99% karena kesalahan perhitungan
          menjadi 15.477, karena adanya penghitungan ulang,             sehingga menyebabkan persentase yang ditulis lebih
          sehingga menghasilkan nilai target yang lebih rendah          tinggi dari yang seharusnya. [GRI 2-3] [GRI 2-4]
          dibandingkan dengan data yang dilaporkan pada
          laporan sebelumnya.                                        Laporan ini telah disusun sesuai dengan berbagai standar
                                                                     nasional dan internasional, seperti:




                         Standar Global Reporting Initiative (GRI)
                                                                                   Task Force on Climate-Related Financial
                         dengan opsi ”in accordance” (warna biru
                                                                                   Disclosures (TCFD) (warna ungu)
                         muda)

                         Standar GRI sektor keuangan
                                                                                   Sustainable Banking Assessment (SUSBA)
                         (warna biru tua)
                                                                                   (warna hijau muda)

                         Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
                         No. 16/SEOJK.04/2021, Bentuk dan Isi
                                                                                   IDX ESG Metrics (warna merah muda)
                         Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan
                         Publik. (warna hijau tua)

                         Sustainability Accounting Standard Board                  ASEAN Corporate Governance Scorecard
                         (SASB) (warna coklat)                                     (ACGS) (warna abu-abu)



      Sedangkan daftar Indeks GRI, OJK, SASB, SUSBA, TCFD, IDX, dan ACGS disampaikan berturut-turut pada halaman
      178-193. [OJK G.4] [ACGS B.1.3]



      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 156
                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                        Sustainable Growth        155




JASA ASURANS (ASSURANCE)                                         Company of Indonesia (SUCOFINDO) Persero mengacu
[GRI 2-5] [OJK G.1] [SUSBA 1.6.2.10]                             pada AA1000 Assurance Standard V3 serta ISAE 3000
SMBC Indonesia melibatkan pihak independen untuk                 – Assurance Engagements other than Audits or Reviews
melakukan assurance atas Laporan Keberlanjutan,                  of Historical Financial Information yang diterbitkan oleh
sebagai bentuk upaya dalam memastikan bahwa                      International Auditing and Accounting Standards Board
informasi yang disampaikan memiliki kredibilitas dan             di bawah International Federation of Accountants (IFAC).
keandalan tinggi bagi para pemangku kepentingan.                 Hasil evaluasi terhadap informasi kinerja keberlanjutan
Proses pemilihan dilakukan oleh Sustainable Business             tertentu beserta Laporan Asurans Independen dapat
Strategy yang berada di bawah Wakil Direktur Utama               dilihat pada halaman 168-169.
(eksekutif senior) secara objektif dengan menjunjung
prinsip independensi, tanpa adanya keberpihakan
maupun potensi benturan kepentingan.                             PENETAPAN TOPIK MATERIAL
                                                                 [GRI 3-1] [ACGS B.1.1]
SMBC Indonesia menunjuk PT Superintending Company                Topik material merupakan isu utama yang dinilai memiliki
of Indonesia (SUCOFINDO) Persero sebagai pihak yang              pengaruh paling signifikan terhadap kinerja keberlanjutan
melakukan assurance. Penunjukan ini hanya terkait                SMBC Indonesia dalam aspek ekonomi, lingkungan,
dengan tugas pemeriksaan laporan keberlanjutan, tanpa            dan sosial. Penetapan topik material dilakukan dengan
ada hubungan kerja lain di luar penugasan tersebut.              mengacu pada GRI Topic Standards 2021 serta
Dalam melaksanakan pekerjaannya, PT Superintending               mempertimbangkan standar khusus sektor keuangan.


Penetapan topik material dalam laporan ini dilakukan melalui langkah-langkah berikut:


                         01                         02                             03                              04



   Pendalaman konteks bisnis      Penetapan topik material        Penilaian signifikansi dampak      Pemrioritasan dampak
   SMBC Indonesia yang            Laporan Keberlanjutan tahun     di mana SMBC Indonesia             yang paling signifikan
   diawali dengan peninjauan      2025 berdasarkan keputusan      melibatkan para pemangku           berdasarkan hasil
   kembali topik material dalam   bersama, disertai dengan        kepentingan melalui survei         identifikasi dan penilaian
   Laporan Keberlanjutan          identifikasi dampak yang        materialitas untuk menentukan      pada tahapan kedua dan
   tahun sebelumnya, serta        telah terjadi maupun potensi    tingkat kepentingan masing-        ketiga.
   mengevaluasi kebutuhan         dampak yang mungkin timbul.     masing topik, dengan tetap
   penyempurnaan untuk                                            mempertimbangkan isu-isu
   Laporan Keberlanjutan tahun                                    yang relevan dalam Sektor
   2025.                                                          Keuangan.



Seluruh proses penetapan topik material SMBC Indonesia           topik tersebut memiliki tingkat materialitas yang
tersebut melibatkan pemangku kepentingan internal                berbeda dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
serta pakar eksternal dan akademisi dari perguruan tinggi.       Laporan tahun 2025 ini menggunakan pendekatan
Proses ini dilaksanakan melalui Focus Group Discussion           double materiality yaitu menilai isu keberlanjutan dari
(FGD) Penetapan Topik Material yang diselenggarakan              dua arah: perspektif inside‑out (materialitas dampak),
pada 25 Agustus 2025.                                            yaitu bagaimana aktivitas perusahaan memengaruhi
                                                                 lingkungan dan masyarakat; serta perspektif outside‑in
SMBC Indonesia menetapkan topik material yang                    (materialitas finansial), yaitu bagaimana isu keberlanjutan
sama dengan tahun sebelumnya, walaupun topik-                    memengaruhi kinerja dan nilai perusahaan.



              Materialitas Dampak (Dalam ke luar)                             Materialitas Keuangan (Luar ke dalam)
              Impact Materiality (Inside–Out)                                 Financial Materiality (Outside–In)

   Menekankan pada bagaimana aktivitas, produk, atau             Menekankan pada bagaimana isu lingkungan, sosial,
   layanan perusahaan memberikan dampak (positif                 dan tata kelola (ESG) berpotensi memengaruhi kinerja
   maupun negatif) terhadap lingkungan, masyarakat,              keuangan, nilai perusahaan, serta ketahanan bisnis
   dan pemangku kepentingan.                                     jangka panjang.



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 157
156                                                                          Tentang Laporan




      DAFTAR TOPIK MATERIAL
      [GRI 3-2] [GRI 3-3]


                                                                         Alasan Mengapa Topik Material

              Nomor                                                                                        Pentingnya Topik Material
       No                   Topik Material
               GRI                               Impact Materiality          Financial Materiality            Keberlanjutan bagi
                                                   (Inside-Out)                  (Outside-In)               Keberlangsungan SMBC
                                                                                                                   Indonesia
        1       201         Kinerja          Berdampak signifikan        Berdampak signifikan             Penting sebagai indikator
                            ekonomi          pada peningkatan            karena memengaruhi minat         utama keberhasilan bank
                                             ekonomi nasional            dan permintaan terhadap          dalam menciptakan nilai
                                             maupun daerah, melalui      produk hijau maupun produk       jangka panjang yang selaras
                                             kebijakan bank terkait      konvensional perbankan,          dengan prinsip keberlanjutan,
                                             pembiayaan, investasi       yang dipicu oleh tren            di mana stabilitas dan
                                             jangka panjang, dan         konsumen, peluang pasar,         pertumbuhan ekonomi yang
                                             program strategis lainnya   dinamika pasar keuangan,         didukung SMBC Indonesia
                                             yang mendukung              arah kebijakan moneter,          menjadi fondasi bagi
                                             pertumbuhan ekonomi         faktor makroekonomi, serta       pembiayaan inklusif, transisi
                                             dan kesejahteraan           regulasi lain yang relevan.      hijau, dan ketahanan sistem
                                             pemangku kepentingan.       Kinerja ekonomi juga             keuangan nasional.
                                                                         berdampak signifikan dalam
                                                                         meningkatkan ketangguhan
                                                                         ekonomi SMBC Indonesia.
        2       202         Keberadaan       Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada        Penting untuk menunjukkan
                            pasar            pada kesejahteraan          kinerja, daya saing, dan         kontribusi SMBC Indonesia
                                             karyawan,                   reputasi SMBC Indonesia          terhadap pembangunan
                                             pengembangan                melalui pemenuhan                manusia dan ekonomi lokal,
                                             karir, serta kontribusi     regulasi ketenagakerjaan,        yang merupakan bagian
                                             terhadap peningkatan        kemampuan menarik talenta        integral dari tanggung jawab
                                             kapasitas ekonomi dan       lokal, serta respons terhadap    sosial perusahaan (CSR)
                                             sosial di sekitar wilayah   tuntutan publik.                 dan investasi dalam modal
                                             operasional SMBC                                             sosial—faktor kunci untuk
                                             Indonesia.                                                   memperoleh dukungan
                                                                                                          sosial beroperasi dan
                                                                                                          membangun ekosistem
                                                                                                          bisnis yang sehat.
        3       203         Dampak           Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada        Penting untuk mengukur
                            ekonomi tidak    pada pengembangan           peluang pertumbuhan              dan mengkomunikasikan
                            langsung         kapasitas masyarakat,       bisnis, terutama kredit dan      peran sosial dari aktivitas
                                             pembangunan                 pendapatan bank, sebagai         perbankan dalam
                                             infrastruktur,              dampak dari meningkatnya         mendorong pembangunan
                                             pertumbuhan usaha, dan      kapasitas masyarakat dan         berkelanjutan, yang
                                             inklusi keuangan melalui    pertumbuhan ekonomi lokal.       sekaligus membuka peluang
                                             pembiayaan sektor                                            pasar baru, memperkuat
                                             strategis dan dukungan                                       ketahanan ekonomi wilayah,
                                             layanan bank lainnya.                                        dan meningkatkan relevansi
                                                                                                          bank dalam mata rantai
                                                                                                          pembiayaan nasional.
        4       204         Praktik          Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada        Penting untuk menerapkan
                            pengadaan        pada pertumbuhan            efisiensi biaya, keberlanjutan   prinsip keberlanjutan
                                             ekonomi lokal melalui       rantai pasok, dan kelancaran     ke dalam seluruh rantai
                                             dukungan kepada             operasional bank melalui         pasok bank, memastikan
                                             pemasok lokal,              ketersediaan serta kualitas      bahwa operasional tidak
                                             peningkatan kapasitas       pemasok lokal yang handal.       hanya efisien tetapi juga
                                             usaha kecil, dan                                             mendukung ekonomi
                                             penciptaan lapangan                                          sirkular dan usaha lokal,
                                             kerja.                                                       sehingga mengurangi
                                                                                                          risiko operasional dan
                                                                                                          memperkuat ketahanan
                                                                                                          bisnis secara holistik.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 158
                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                        Sustainable Growth          157




                                                                Alasan Mengapa Topik Material

        Nomor                                                                                      Pentingnya Topik Material
 No                Topik Material
         GRI                            Impact Materiality           Financial Materiality            Keberlanjutan bagi
                                          (Inside-Out)                   (Outside-In)               Keberlangsungan SMBC
                                                                                                           Indonesia
  5      205      Anti korupsi      Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk memperkuat
                                    pada tata kelola, dan       nilai SMBC Indonesia, akses       tata kelola dan integritas
                                    integritas perusahaan,      ke pasar global, ketahanan        Perusahaan sebagai
                                    yang selanjutnya            finansial jangka panjang,         prasyarat utama
                                    berpengaruh besar           kinerja keuangan, reputasi,       keberhasilan implementasi
                                    terhadap tingkat            dan peluang bisnis SMBC           keuangan berkelanjutan,
                                    kepercayaan para            Indonesia.                        serta menjaga kepercayaan
                                    pemegang saham,                                               pemangku kepentingan
                                    masyarakat dan                                                dalam seluruh aktivitas
                                    pemangku kepentingan                                          pembiayaan dan operasional.
                                    lainnya.
  6      206      Perilaku anti-    Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk memastikan
                  persaingan        pada keadilan pasar dan     reputasi, stabilitas finansial,   praktik bisnis yang adil dan
                                    perlindungan konsumen       dan akses pendanaan SMBC          patuh regulasi, sehingga
                                    karena praktik anti-        Indonesia, sehingga dapat         mendukung tata kelola
                                    persaingan, kartel,         memengaruhi nilai SMBC            yang baik, menjaga
                                    atau monopoli dapat         Indonesia dan keberlanjutan       reputasi Perusahaan, serta
                                    merugikan masyarakat.       bisnis jangka panjang.            memperkuat kepercayaan
                                                                                                  pemangku kepentingan
                                                                                                  dalam implementasi
                                                                                                  keuangan berkelanjutan
                                                                                                  SMBC Indonesia.
  7       207     Pajak             Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk memastikan
                                    pada pembangunan            profitabilitas, reputasi,         kepatuhan dan transparansi
                                    negara dan tingkat          hingga akses pendanaan            perpajakan sebagai bagian
                                    kepercayaan publik          SMBC Indonesia karena             dari tata kelola perusahaan
                                    karena kepatuhan dan        perubahan regulasi pajak          yang bertanggung jawab,
                                    praktik pengelolaan pajak   domestik, ekspektasi              serta memperkuat
                                    yang transparan dapat       investor, serta sorotan publik    legitimasi dan keberlanjutan
                                    memperkuat integritas       dapat memengaruhi kinerja         operasional SMBC Indonesia
                                    dan keadilan ekonomi.       keuangan dan keberlanjutan        dalam mendukung
                                                                bisnis jangka panjang.            pembangunan berkelanjutan.
  8      302      Energi            Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk meningkatkan
                                    pada lingkungan dan         biaya operasional, reputasi,      efisiensi energi dalam
                                    transisi rendah karbon      dan akses pendanaan SMBC          operasional Perusahaan
                                    karena konsumsi energi      Indonesia karena tren harga       guna menekan biaya,
                                    internal. Misalnya          energi, regulasi efisiensi,       mengurangi jejak lingkungan,
                                    digitalisasi produk, ini    serta ekspektasi investor dan     serta mendukung komitmen
                                    dapat menekan jejak         publik dapat memengaruhi          SMBC Indonesia terhadap
                                    karbon dan meningkatkan     kinerja finansial dan             transisi menuju operasional
                                    keberlanjutan ekosistem.    ketahanan bisnis jangka           yang lebih ramah lingkungan.
                                                                panjang.
  9      305      Emisi             Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk mengelola
                  [ACGS B.1.2]      pada lingkungan dan         biaya kepatuhan, reputasi,        dan menurunkan emisi guna
                                    masyarakat karena           dan stabilitas finansial SMBC     memitigasi risiko transisi dan
                                    emisi GRK (Scope 1, 2,      Indonesia karena regulasi         risiko fisik perubahan iklim,
                                    dan 3) serta polutan        emisi, ekspektasi investor/       serta mendukung strategi
                                    udara lain berkontribusi    nasabah, serta risiko fisik       SMBC Indonesia dalam
                                    pada perubahan              dan transisi iklim dapat          pembiayaan berkelanjutan
                                    iklim dan kualitas          memengaruhi nilai SMBC            dan komitmen terhadap
                                    udara, sehingga perlu       Indonesia dan keberlanjutan       agenda iklim.
                                    strategi pengurangan        jangka panjang. Selain itu,
                                    melalui efisiensi, energi   faktor emisi akan berdampak
                                    terbarukan, dan inovasi     pada strategi pembiayaan.
                                    layanan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 159
158                                                                        Tentang Laporan




                                                                       Alasan Mengapa Topik Material

              Nomor                                                                                     Pentingnya Topik Material
        No                Topik Material
               GRI                            Impact Materiality           Financial Materiality           Keberlanjutan bagi
                                                (Inside-Out)                   (Outside-In)              Keberlangsungan SMBC
                                                                                                                Indonesia
        10      401      Kepegawaian       Berdampak signifikan        Berdampak signifikan            Penting untuk memastikan
                                           pada kualitas SDM,          pada produktivitas, biaya       pengelolaan SDM yang adil,
                                           kesejahteraan karyawan,     operasional, dan reputasi       inklusif, dan produktif sebagai
                                           dan kesetaraan sosial,      SMBC Indonesia karena           fondasi keberlanjutan
                                           sehingga selanjutnya        dinamika pasar tenaga kerja,    operasional, peningkatan
                                           SMBC Indonesia              ekspektasi karyawan, serta      kinerja, serta penguatan
                                           berkontribusi terhadap      regulasi ketenagakerjaan        kapasitas internal dalam
                                           inklusi dan keadilan di     memengaruhi ketahanan           implementasi strategi
                                           masyarakat.                 bisnis jangka panjang.          keberlanjutan SMBC
                                                                                                       Indonesia.
        11      404      Pendidikan dan    Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada       Penting untuk meningkatkan
                         pelatihan         pada peningkatan kualitas   daya saing, produktivitas,      kapabilitas SDM, termasuk
                                           SDM dan kesetaraan          dan akses pendanaan SMBC        pemahaman ESG dan
                                           peluang karir karena        Indonesia karena kebutuhan      keuangan berkelanjutan,
                                           program pelatihan,          talenta masa depan,             agar mendukung
                                           dukungan peralihan,         regulasi, dan ekspektasi        pengambilan keputusan
                                           serta tinjauan kinerja      ESG memengaruhi                 yang bertanggung jawab
                                           rutin memperkuat            kinerja keuangan serta          serta kesiapan Perusahaan
                                           kompetensi tenaga kerja     keberlanjutan bisnis jangka     dalam menghadapi tuntutan
                                           dan berkontribusi pada      panjang.                        regulasi dan ekspektasi
                                           pembangunan sosial.                                         pemangku kepentingan di
                                                                                                       masa depan.
        12      405      Keberagaman       Berdampak signifikan        Berdampak signifikan            Penting untuk meningkatkan
                         dan kesetaraan    pada inklusi sosial dan     pada reputasi, daya saing,      kinerja keuangan perusahaan
                                           kesetaraan gender karena    dan akses pembiayaan            karena diversitas gender
                                           kebijakan keberagaman       SMBC Indonesia karena           dan usia dapat memberikan
                                           serta pengelolaan           ekspektasi investor,            kontribusi pada inovasi dan
                                           kesetaraan remunerasi       regulasi, serta tuntutan        berbagai pemikiran yang
                                           memperkuat kesempatan       publik atas keberagaman         berbeda, untuk kemajuan
                                           setara dan kontribusi       dan kesetaraan gaji             Perusahaan.
                                           positif SMBC Indonesia      memengaruhi kepercayaan,
                                           bagi masyarakat.            inovasi, dan keberlanjutan
                                                                       bisnis jangka panjang.
        13      406      Non               Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada       Penting sebagai landasan
                         diskriminasi      pada perlindungan hak       reputasi, kepatuhan hukum,      etika bisnis dan kepatuhan
                                           asasi manusia (HAM) dan     dan stabilitas finansial SMBC   hukum untuk mencegah
                                           terciptanya lingkungan      Indonesia karena insiden        risiko litigasi, denda, dan
                                           kerja yang inklusif         diskriminasi berpotensi         kerugian reputasi yang
                                           karena pencegahan dan       menimbulkan tuntutan            dapat mengganggu stabilitas
                                           penanganan insiden          hukum, menurunkan               finansial jangka panjang. Ini
                                           diskriminasi menentukan     kepercayaan publik, serta       juga memupuk lingkungan
                                           keadilan dan kesetaraan     meningkatkan risiko bisnis      kerja yang adil dan
                                           sosial.                     jangka panjang.                 inklusif yang mendukung
                                                                                                       produktivitas.
        14      408      Pekerja anak      Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada       Penting untuk menjaga
                                           pada kepatuhan terhadap     reputasi dan kepatuhan          integritas dan kepatuhan
                                           standar HAM dan regulasi    terhadap ekspektasi             terhadap Prinsip HAM serta
                                           ketenagakerjaan,            regulator, khususnya OJK        regulasi ketenagakerjaan
                                           meskipun operasional        dan pemerintah, yang            internasional dan nasional.
                                           SMBC Indonesia tidak        menjadikan isu pekerja          Adanya isu pekerja anak
                                           melibatkan pekerja anak     anak sebagai topik prioritas    dapat merusak reputasi
                                           maupun kerja paksa.         dalam agenda keberlanjutan      bank dan memengaruhi
                                                                       nasional.                       kepercayaan regulator serta
                                                                                                       investor.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 160
                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                        Sustainable Growth          159




                                                                 Alasan Mengapa Topik Material

        Nomor                                                                                      Pentingnya Topik Material
 No                Topik Material
         GRI                             Impact Materiality          Financial Materiality            Keberlanjutan bagi
                                           (Inside-Out)                  (Outside-In)               Keberlangsungan SMBC
                                                                                                           Indonesia
  15     409      Kerja paksa        Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada        Penting untuk memastikan
                  atau wajib kerja   pada kepatuhan terhadap     reputasi dan kepatuhan           operasional bisnis yang etis
                                     prinsip HAM dan regulasi    terhadap ekspektasi              dan bebas dari eksploitasi
                                     ketenagakerjaan,            regulator, khususnya OJK         manusia, yang merupakan
                                     meskipun kegiatan           dan pemerintah, yang             pilar fundamental dari
                                     operasional SMBC            menetapkan isu kerja paksa       tanggung jawab sosial
                                     Indonesia tidak             sebagai prioritas dalam          perusahaan. Kepatuhan
                                     melibatkan praktik kerja    agenda keberlanjutan             terhadap isu ini vital
                                     paksa atau wajib kerja.     nasional.                        untuk mempertahankan
                                                                                                  kepercayaan masyarakat
                                                                                                  dan menghindari sanksi
                                                                                                  hukum
  16      410     Praktik-praktik    Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada        Penting untuk membangun
                  keamanan           pada perlindungan           reputasi, kepatuhan hukum,       kepercayaan publik
                                     hak asasi manusia dan       dan kepercayaan publik,          dan nasabah melalui
                                     terciptanya lingkungan      sehingga SMBC Indonesia          perlindungan data dan
                                     kerja yang aman,            akan meningkatkan layanan        keamanan operasional yang
                                     sehingga interaksi dengan   dan kepercayaan nasabah.         kuat. Tata kelola yang baik
                                     karyawan, nasabah, dan                                       menjadi dasar keberlanjutan
                                     masyarakat berlangsung                                       SMBC Indonesia.
                                     secara etis dan inklusif.
  17      413     Masyarakat         Berdampak signifikan        Berdampak signifikan             Penting untuk mendapatkan
                  lokal              pada kesejahteraan dan      pada reputasi, persetujuan       dukungan dari komunitas
                                     hubungan harmonis           sosial dari masyarakat dan       lokal agar operasional
                                     dengan masyarakat,          kelancaran operasional           bank berjalan lancar tanpa
                                     bahkan pengembangan         SMBC Indonesia.                  hambatan sosial. Kolaborasi
                                     produk untuk masyarakat                                      dengan masyarakat
                                     marginal.                                                    lokal dapat mendukung
                                                                                                  pembangunan berkelanjutan
                                                                                                  dan memperkuat strategi
                                                                                                  bisnis bank secara
                                                                                                  keseluruhan.
  18      414     Penilaian sosial   Berdampak signifikan        Berdampak signifikan             Penting untuk memitigasi
                  pemasok            pada pada penegakan         pada reputasi, kepatuhan,        risiko sosial di seluruh rantai
                                     dan penerapan konsep        dan daya saing SMBC              nilai bank dan memastikan
                                     keberlanjutan oleh relasi   Indonesia karena risiko sosial   seluruh ekosistem bisnis
                                     bisnis/vendor SMBC          dalam rantai pasok dapat         sejalan dengan prinsip
                                     Indonesia, serta praktik    memengaruhi kepercayaan          keberlanjutan. Ini membantu
                                     bisnis yang adil guna       regulator, investor, maupun      menjaga reputasi dan daya
                                     memastikan tanggung         nasabah serta menentukan         saing di mata regulator,
                                     jawab sosial sepanjang      keberlanjutan bisnis jangka      investor, dan nasabah yang
                                     rantai pasok.               panjang.                         semakin sadar akan isu
                                                                                                  keberlanjutan.
  19      417     Pemasaran dan      Berdampak signifikan        Berdampak signifikan             Penting untuk membangun
                  pelabelan          pada tingkat kepercayaan    pada peningkatan layanan,        transparansi dan
                                     nasabah, perlindungan       reputasi, kepatuhan hukum,       akuntabilitas dalam
                                     konsumen, literasi          dan kinerja finansial.           komunikasi bisnis, mencegah
                                     keuangan karena                                              risiko greenwashing, serta
                                     penyampaian informasi                                        memastikan bahwa produk
                                     produk/jasa yang                                             berkelanjutan dipasarkan
                                     akurat dan transparan                                        secara tepat sehingga
                                     mencegah kerugian                                            memperkuat kepercayaan
                                     serta membangun                                              konsumen dan mendukung
                                     kepercayaan masyarakat.                                      reputasi bank sebagai
                                                                                                  institusi yang bertanggung
                                                                                                  jawab.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 161
160                                                                             Tentang Laporan




                                                                            Alasan Mengapa Topik Material

              Nomor                                                                                            Pentingnya Topik Material
       No                Topik Material
               GRI                                Impact Materiality            Financial Materiality             Keberlanjutan bagi
                                                    (Inside-Out)                    (Outside-In)                Keberlangsungan SMBC
                                                                                                                       Indonesia
       20       418     Privasi               Berdampak signifikan          Berdampak signifikan              Penting untuk menempatkan
                        pelanggan             pada perlindungan             pada peningkatan layanan,         kepentingan dan
                                              hak konsumen dan              reputasi, kepatuhan, dan          kesejahteraan nasabah
                                              kepercayaan nasabah.          stabilitas finansial.             sebagai inti dari model bisnis
                                                                                                              berkelanjutan, yang tidak
                                                                                                              hanya memenuhi prinsip
                                                                                                              keadilan dan etika bisnis
                                                                                                              tetapi juga membangun
                                                                                                              loyalitas jangka panjang
                                                                                                              dan ketahanan operasional
                                                                                                              di tengah meningkatnya
                                                                                                              tuntutan regulasi
                                                                                                              perlindungan konsumen.




      DAFTAR TOPIK MATERIAL - SEKTOR SPESIFIK [GRI 3-2] [GRI 3-3]

                                                                                Alasan Mengapa Topik Material

              Nomor                                                                                                  Pentingnya Topik
       No                    Topik Material
               GRI                                     Impact Materiality           Financial Materiality          Material Keberlanjutan
                                                         (Inside-Out)                   (Outside-In)               bagi Keberlangsungan
                                                                                                                     SMBC Indonesia

        1       FS1     Kebijakan dengan            Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada        Penting untuk
                        komponen lingkungan         pada penerapan              stabilitas finansial hingga      memberikan arah
                        dan sosial yang             keuangan keberlanjutan,     reputasi karena kebijakan        strategis dalam
                        spesifik yang               khususnya pembiayaan        ESG yang diterapkan              alokasi pembiayaan
                        diaplikasikan pada lini     keberlanjutan yang          memperkuat portofolio            sehingga mendukung
                        bisnis.                     terarah agar dana           SMBC Indonesia sehingga          pencapaian TPB
                                                    dialirkan ke proyek         dapat meningkatkan               (Tujuan Pembangunan
                                                    yang bermanfaat             kepercayaan investor dan         Berkelanjutan) dan transisi
                                                    bagi masyarakat dan         regulator.                       ekonomi hijau, sekaligus
                                                    mengurangi dampak                                            memperkuat reputasi
                                                    negatif lingkungan.                                          sebagai bank yang
                                                                                                                 bertanggung jawab.
        2       FS2     Prosedur untuk              Berdampak signifikan        Berdampak signifikan             Penting untuk
                        memeriksa dan               pada pencegahan             pada stabilitas portofolio,      memastikan bahwa
                        menyaring risiko            dampak sosial dan           kepatuhan, dan reputasi          portofolio pembiayaan
                        lingkungan dan sosial       lingkungan negatif,         SMBC Indonesia karena            bebas dari risiko ESG
                        pada lini bisnis.           karena prosedur penilaian   penyaringan risiko ESG           yang material, sehingga
                                                    risiko ESG memastikan       mengurangi potensi               mendukung ketahanan
                                                    pembiayaan hanya            kerugian finansial serta         finansial jangka panjang
                                                    diberikan pada proyek       memperkuat kepercayaan           dan keselarasan dengan
                                                    yang bertanggung            regulator dan investor.          regulasi keberlanjutan
                                                    jawab, serta konsep                                          yang berkembang.
                                                    keberlanjutan juga dapat
                                                    diterapkan kepada relasi
                                                    bisnis/vendor SMBC
                                                    Indonesia.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 162
                                                                                                    Integrating Strength for
                                                                                                          Sustainable Growth          161




                                                                       Alasan Mengapa Topik Material

        Nomor                                                                                              Pentingnya Topik
 No                    Topik Material
         GRI                                   Impact Materiality          Financial Materiality         Material Keberlanjutan
                                                 (Inside-Out)                  (Outside-In)              bagi Keberlangsungan
                                                                                                           SMBC Indonesia

  3       FS3     Proses untuk              Berdampak signifikan       Berdampak signifikan pada        Penting untuk
                  memonitor                 pada pencegahan            kualitas portofolio, reputasi,   memastikan komitmen
                  implementasi dan          dampak negatif sosial-     dan stabilitas bisnis.           keberlanjutan tidak hanya
                  kepatuhan nasabah         lingkungan karena                                           di level kebijakan, tetapi
                  terhadap persyaratan      monitoring memastikan                                       juga diimplementasikan
                  lingkungan dan sosial.    relasi bisnis/vendor                                        di lapangan, sehingga
                                            menjalankan kewajiban                                       dampak positif sosial-
                                            keberlanjutan sesuai                                        lingkungan nyata tercapai
                                            standar.                                                    dan risiko reputasi dapat
                                                                                                        dikelola.
  4      FS4      Proses untuk              Berdampak signifikan       Berdampak signifikan             Penting untuk
                  meningkatkan              pada penerapan             pada manajemen risiko,           membangun kapasitas
                  kompetensi staf dalam     keuangan keberlanjutan     kepatuhan, dan reputasi          internal agar kebijakan
                  mengimplementasikan       melalui peningkatan        karena staf yang kompeten        dan prosedur
                  kebijakan lingkungan      kinerja dan kompetensi     dalam keberlanjutan              keberlanjutan dapat
                  dan sosial serta          karyawan dalam aspek       mampu mengurangi risiko          dijalankan secara efektif,
                  prosedur yang             keberlanjutan.             finansial dan meningkatkan       sehingga integrasi
                  diaplikasikan pada lini                              kepercayaan pemangku             keberlanjutan ke dalam
                  bisnis.                                              kepentingan.                     bisnis inti bank menjadi
                                                                                                        lebih kuat dan terdorong.
  5       FS5     Interaksi dengan          Berdampak signifikan       Berdampak signifikan             Penting untuk
                  nasabah/penanam           pada penguatan             pada reputasi, kepatuhan,        menciptakan ekosistem
                  modal/mitra bisnis        praktik keberlanjutan di   dan akses pendanaan              bisnis yang berkelanjutan
                  terkait risiko serta      masyarakat dan rantai      hijau karena interaksi           melalui kolaborasi dengan
                  kesempatan terkait        nilai karena interaksi     keberlanjutan memperkuat         pemangku kepentingan,
                  lingkungan dan sosial.    SMBC Indonesia             kepercayaan regulator,           sekaligus mengidentifikasi
                                            mendorong relasi bisnis/   investor, dan nasabah            peluang pembiayaan
                                            vendor mengelola risiko    sekaligus membuka                hijau dan inklusif yang
                                            sosial-lingkungan secara   peluang bisnis                   selaras dengan strategi
                                            lebih bertanggung jawab.   keberlanjutan.                   keberlanjutan bank.
  6      FS6      Persentase dari           Berdampak signifikan       Berdampak signifikan             Penting untuk mengukur
                  portofolio untuk          pada arah pembangunan      pada stabilitas finansial,       dan mengarahkan
                  lini bisnis menurut       ekonomi, sosial, dan       manajemen risiko,                portofolio pembiayaan
                  wilayah, menurut          lingkungan karena          dan kepatuhan karena             agar sejalan dengan
                  ukuran (contoh: Mikro/    distribusi portofolio      komposisi portofolio yang        komitmen keberlanjutan,
                  sme/besar), dan per       menentukan sektor yang     seimbang mendukung               mendukung inklusi
                  sektor.                   mendapat dukungan          ketahanan SMBC Indonesia         keuangan, serta
                                            pembiayaan serta           terhadap fluktuasi ekonomi       membangun ketahanan
                                            dampaknya terhadap         maupun tekanan regulasi.         terhadap risiko transisi
                                            masyarakat.                                                 dan fisik terkait iklim.
  7       FS7     Nilai moneter dari        Berdampak signifikan       Berdampak signifikan pada        Penting untuk mengukur
                  produk dan layanan        pada penerapan             reputasi, akses pasar, dan       kontribusi nyata bank
                  yang dirancang            keuangan keberlanjutan,    keberlanjutan bisnis karena      terhadap pembangunan
                  untuk memberikan          pertumbuhan                produk sosial meningkatkan       inklusif dan kesejahteraan
                  keuntungan sosial         ekonomi inklusif           loyalitas nasabah, menarik       masyarakat, yang
                  yang spesifik untuk       dan kesejahteraan          investor, serta memperkuat       sekaligus memperkuat
                  setiap lini bisnis.       masyarakat karena          posisi kompetitif SMBC           legitimasi sosial,
                                            produk/layanan             Indonesia..                      membuka segmen pasar
                                            keuangan yang                                               baru, dan membangun
                                            berfokus pada manfaat                                       ketahanan bisnis jangka
                                            sosial memperluas                                           panjang.
                                            akses pembiayaan
                                            bagi kelompok yang
                                            membutuhkan.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 163
162                                                                          Tentang Laporan




                                                                             Alasan Mengapa Topik Material

              Nomor                                                                                                Pentingnya Topik
       No                    Topik Material
               GRI                                  Impact Materiality           Financial Materiality           Material Keberlanjutan
                                                      (Inside-Out)                   (Outside-In)                bagi Keberlangsungan
                                                                                                                   SMBC Indonesia

        8      FS8      Nilai moneter dari       Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk
                        produk dan layanan       pada penerapan              akses pendanaan hijau,            mendemonstrasikan
                        yang dirancang           keuangan keberlanjutan,     kepatuhan regulasi, dan           peran bank dalam
                        untuk memberikan         pengurangan emisi dan       daya saing global karena          mendanai transisi
                        keuntungan               transisi menuju ekonomi     produk hijau memperkuat           ekonomi hijau, mengelola
                        lingkungan yang          hijau karena produk         portofolio SMBC Indonesia.        risiko transisi iklim, serta
                        spesifik untuk setiap    keuangan berorientasi       sekaligus memenuhi                menangkap peluang
                        lini bisnis.             lingkungan mendukung        tuntutan investor dan             pasar yang berkembang
                                                 proyek energi terbarukan    regulator.                        pesat di bidang keuangan
                                                 dan efisiensi sumber                                          berkelanjutan.
                                                 daya.
        9      FS9      Cakupan dan frekuensi Berdampak signifikan           Berdampak signifikan              Penting untuk
                        audit serta prosedur  pada penerapan                 pada stabilitas finansial,        memastikan integritas
                        penilaian risiko.     keuangan keberlanjutan,        kepatuhan, dan reputasi           dan akuntabilitas
                                              pengendalian dampak            karena audit keberlanjutan        sistem manajemen
                                              sosial dan lingkungan          membantu mendeteksi               keberlanjutan bank, yang
                                              karena bank memastikan         risiko lebih dini serta           menjadi fondasi untuk
                                              pembiayaan dan                 memperkuat kepercayaan            memitigasi risiko material,
                                              investasi sesuai standar       regulator dan investor.           dan mempertahankan
                                              keberlanjutan.                                                   dukungan masyarakat
                                                                                                               terhadap SMBC Indonesia.
        10     FS10     Persentase dan           Berdampak signifikan        Berdampak signifikan              Penting untuk
                        jumlah perusahaan        pada perluasan praktik      pada manajemen risiko,            memperluas pengaruh
                        dalam portofolio         bisnis keberlanjutan        kepatuhan, dan daya saing         positif bank dengan
                        institusi dengan mana    karena bank menegakan       karena portofolio dengan          mendorong praktik
                        organisasi pelapor       dan mendorong               cakupan keberlanjutan yang        berkelanjutan di seluruh
                        berinteraksi.            penerapan konsep            tinggi memperkuat stabilitas      rantai nilai, sehingga
                                                 keberlanjutan oleh relasi   finansial dan reputasi            menciptakan ekosistem
                                                 bisnis/vendor SMBC          perusahaan.                       bisnis yang lebih tangguh
                                                 Indonesia.                                                    dan mengurangi risiko
                                                                                                               reputasi maupun
                                                                                                               operasional yang bersifat
                                                                                                               tidak langsung.
        11     FS11     Persentase aset          Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk
                        di mana dilakukan        pada penerapan              stabilitas finansial, akses       mengoperasionalkan
                        penyaringan              keuangan keberlanjutan,     pendanaan, dan reputasi           komitmen keberlanjutan
                        lingkungan atau sosial   karena aset SMBC            global karena screening           ke dalam proses alokasi
                        secara positif dan       Indonesia difokuskan        keberlanjutan meningkatkan        kredit dan investasi inti,
                        negatif.                 pada proyek                 kepercayaan investor serta        sehingga portofolio bank
                                                 keberlanjutan dan           melindungi SMBC Indonesia         selaras dengan prinsip-
                                                 dijauhkan dari sektor       dari risiko regulasi dan pasar.   prinsip keberlanjutan
                                                 berisiko tinggi.                                              dan terlindung dari risiko
                                                                                                               terkait iklim.
        12     FS13     Titik akses pada         Berdampak signifikan        Berdampak signifikan pada         Penting untuk
                        wilayah dengan           pada pada penyediaan        peluang pertumbuhan               mewujudkan prinsip
                        populasi penduduk        akses perbankan             bisnis, reputasi, dan             inklusi keuangan sebagai
                        rendah atau keadaan      untuk seluruh               kepercayaan regulator             bagian integral dari
                        ekonomi yang kurang      kelompok masyarakat,        karena perbankan digital          keuangan berkelanjutan,
                        menguntungkan.           serta pengurangan           yang dapat diakses di             yang tidak hanya
                                                 kesenjangan sosial-         berbagai wilayah, dapat           memenuhi tanggung
                                                 ekonomi, melalui            memperkuat posisi                 jawab sosial tetapi
                                                 perbankan digital.          perusahaan sebagai                juga membangun
                                                                             lembaga keuangan yang             ketahanan bisnis dengan
                                                                             inklusif dan keberlanjutan.       meraih pasar yang
                                                                                                               belum terjangkau dan
                                                                                                               mendukung stabilitas
                                                                                                               ekonomi nasional.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 164
                                                                                                  Integrating Strength for
                                                                                                        Sustainable Growth         163




                                                                      Alasan Mengapa Topik Material

        Nomor                                                                                           Pentingnya Topik
 No                    Topik Material
         GRI                                  Impact Materiality          Financial Materiality       Material Keberlanjutan
                                                (Inside-Out)                  (Outside-In)            bagi Keberlangsungan
                                                                                                        SMBC Indonesia

  13     FS14     Inisiatif untuk          Berdampak signifikan       Berdampak signifikan           Penting untuk
                  meningkatkan akses       pada peningkatan           pada reputasi, loyalitas       pemenuhan hak asasi
                  layanan finansial bagi   kesetaraan sosial dan      nasabah, dan peluang bisnis    dan juga membangun
                  para penyandang          inklusi keuangan karena    karena layanan inklusif        ekosistem keuangan
                  cacat.                   penyandang disabilitas     memperkuat kepercayaan         yang lebih luas,
                                           memperoleh akses           stakeholder dan                memperkuat ketahanan
                                           yang lebih adil terhadap   mendukung keberlanjutan        bisnis, serta mendukung
                                           layanan keuangan.          SMBC Indonesia.                pencapaian Tujuan
                                                                                                     Pembangunan
                                                                                                     Berkelanjutan (TPB/
                                                                                                     SDGs).
  14     FS15     Kebijakan untuk          Berdampak signifikan       Berdampak signifikan pada      Penting untuk
                  rancangan dan            pada perlindungan          reputasi, loyalitas nasabah,   membangun fondasi
                  penjualan produk dan     konsumen dan               dan stabilitas bisnis karena   kepercayaan sebagai
                  layanan yang adil.       peningkatan                kebijakan adil mengurangi      inti dari bisnis perbankan
                                           kepercayaan publik         risiko hukum serta             yang berkelanjutan,
                                           karena produk dan          meningkatkan daya saing        memastikan praktik
                                           layanan yang adil          SMBC Indonesia.                bisnis yang etis dan
                                           mendorong literasi                                        bertanggung jawab, serta
                                           keuangan dan                                              melindungi bank dari
                                           mengurangi kerugian                                       risiko reputasi dan hukum
                                           masyarakat.                                               yang dapat mengganggu
                                                                                                     stabilitas finansial.
  15     FS16     Inisiatif untuk          Berdampak signifikan       Berdampak signifikan pada      Penting untuk
                  meningkatkan literasi    pada peningkatan           reputasi, kepercayaan          memberdayakan
                  keuangan menurut         inklusi keuangan           publik, dan penguatan pasar    masyarakat dan UMKM
                  tipe penerima.           dan kesejahteraan          karena literasi keuangan       sebagai bagian dari
                                           masyarakat karena          memperluas basis nasabah       ekosistem bisnis bank,
                                           literasi keuangan          dan mendukung ketahanan        menciptakan nasabah
                                           membantu kelompok          bisnis SMBC Indonesia.         yang cerdas dan
                                           penerima mengelola                                        tangguh secara finansial,
                                           keuangan dengan lebih                                     yang pada akhirnya
                                           baik.                                                     mendukung pertumbuhan
                                                                                                     pasar yang sehat dan
                                                                                                     keberlanjutan operasional
                                                                                                     SMBC Indonesia.




Terdapat beberapa topik yang tidak dianggap material dalam pelaporan ini. Namun demikian tidak berarti SMBC Indonesia
menganggap topik-topik tersebut tidak memiliki peran yang signifikan dalam mendukung keberlanjutan ataupun bagi
agenda keberlanjutan Perusahaan. Di masa depan, Perusahaan akan terus meningkatkan upaya dan inisiatifnya dalam
memperluas dampak keberlanjutan dari operasional dan aktivitas usahanya.




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 165
164                                                                                 Tentang Laporan




      DAFTAR TOPIK TIDAK MATERIAL
      [GRI 3-2] [GRI 3-3]

               Nomor
        No                             Topik Material                               Alasan Mengapa Topik Tidak Material
                GRI

         1       301        Material                          SMBC Indonesia tidak menggunakan material tertentu dalam bisnisnya.
         2       303        Air dan efluen                    SMBC Indonesia tidak menghasilkan efluen. Air limbah domestik dikelola oleh
                                                              pihak gedung.
         3       304        Keanekaragaman hayati             SMBC Indonesia tidak beroperasi di sebelah kawasan lindung dan kawasan
                                                              dengan keanekaragaman hayati yang tinggi
         4       306        Limbah                            SMBC Indonesia tidak menghasilkan limbah B3 dan limbah non B3 dalam jumlah
                                                              yang signifikan. Sebagian besar limbah hasil operasional hanya berupa limbah
                                                              domestik.

         5       308        Penilaian lingkungan pemasok      Pemasok SMBC Indonesia tidak secara langsung berkaitan dengan lingkungan.
         6       402        Hubungan tenaga kerja             SMBC Indonesia mematuhi seluruh peraturan perundangan yang berlaku di
                            manajemen                         Indonesia, termasuk dalam hubungan tenaga kerja dan manajemen.
         7       403        Keselamatan dan kesehatan         Operasional SMBC Indonesia tidak melibatkan alat berat atau keadaan bahaya
                            kerja                             tertentu.
         8       407        Kebebasan berserikat dan          SMBC Indonesia mematuhi setiap peraturan perundangan di bidang
                            perundingan kolektif              ketenagakerjaan. Tidak ada wilayah di mana kebebasan berserikat dalam SMBC
                                                              Indonesia dibatasi atau terancam.

         9       411        Hak-hak masyarakat adat           Wilayah kerja SMBC Indonesia tidak berdampingan dengan masyarakat adat
        10       415        Kebijakan publik                  SMBC Indonesia tidak terlibat dalam kegiatan politik
        11       416        Kesehatan dan keselamatan         Produk dan layanan SMBC Indonesia bukan merupakan produk fisik yang dapat
                            pelanggan                         membahayakan pelanggan.




      DAFTAR TOPIK TIDAK MATERIAL - SEKTOR SPESIFIK
      [GRI 3-2] [GRI 3-3]

       No      Nomor GRI                     Topik Material                             Alasan Mengapa Topik Tidak Material

        1         FS12          Kebijakan pemungutan suara             SMBC Indonesia tidak menerapkan pengambilan keputusan
                                yang diterapkan pada isu-isu           berdasarkan pemungutan suara.
                                lingkungan atau sosial untuk
                                saham di mana organisasi
                                pelapor memiliki hak untuk
                                memberikan suara atau
                                memberikan saran mengenai
                                pemungutan suara.




      SMBC Indonesia memastikan bahwa kegiatan operasional serta relasi usaha, termasuk pembiayaan nasabah, tidak
      menimbulkan dampak negatif terhadap keanekaragaman hayati dan integritas ekosistem. Meskipun interaksi langsung
      dari kegiatan operasional SMBC Indonesia dengan sumber daya alam bersifat terbatas, potensi dampak tidak langsung
      tetap menjadi perhatian melalui integrasi aspek lingkungan dalam proses analisis dan pemeriksaan pembiayaan guna
      memastikan perlindungan terhadap keanekaragaman hayati. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan terkait yang
      diterapkan, dapat dilihat pada halaman 48-52.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 166
                                                                                                                    Integrating Strength for
                                                                                                                          Sustainable Growth             165




TINGKAT MATERIALITAS
SMBC Indonesia mengadakan survei materialitas kepada                                 kuesioner, dan berikut ini grafik terkait tingkat materialitas
para pemangku kepentingan dengan menyebarkan                                         topik/isu yang dilaporkan.




                                                                                                                   Energi
                        Tinggi




                                                                                                                                 Emisi


                                                                                     Privasi
                                                                                     Pelanggan
                                                                                                         Kinerja
 External Stakeholder




                                                          Dampak Ekonomi                                 Ekonomi
                                                            Tidak Langsung
                                                                                       Antikorupsi
                        Sedang




                                              Keanekaragaman dan
                                                   Peluang Setara                    Pelatihan dan Pendidikan


                                 Praktik Pengadaan           Nondiskriminasi            Praktik Keamanan

                                                                                           Keberadaan Pasar
                                                                     Masyarakat
                                              Penilaian Sosial       Setempat                           Kepegawaian
                                                    Pemasok

                                     Pekerja Anak
                                                                  Kerja Paksa atau
                                                                  Wajib Kerja
                                  Perilaku Anti-          Pemasaran
                                    Persaingan            dan Pelabelan
                        Rendah




                                                     Pajak




                                         Rendah                                   Sedang                                    Tinggi

                                                                          Internal Stakeholder



SMBC Indonesia terus berupaya meningkatkan kualitas                                  menerima masukan untuk Laporan Keberlanjutan 2024
Laporan Keberlanjutan dan membuka kesempatan bagi                                    [OJK G.3]. Masukan dan saran dapat disampaikan dengan
pembaca untuk memberikan masukan bagi perbaikan                                      mengisi lembar umpan balik atau menghubungi SMBC
di masa mendatang. Namun, SMBC Indonesia tidak                                       Indonesia melalui: [GRI 2-3] [OJK G.2]


Narahubung                                                                           Tel. : (62-21) 300 26 200
PT Bank SMBC Indonesia Tbk                                                           Fax. : (62-21) 300 26 309
Menara SMBC, CBD Mega Kuningan                                                       Website : www.smbci.com
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.5-5.6 Jakarta                                Email : corporate.communications@smbci.com
Selatan - 12950 - Indonesia                                                          Linked in : PT SMBC Indonesia Tbk




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                                  PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 167

          
Page 168
                                                                                                                         167




LAPORAN KESESUAIAN DENGAN STANDAR GRI


                                                                                   IAC0542603SN




                           Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI dan
                                     SEOJK 16/OJK.04/2021
                      Statement of GRI Standards and SEOJK 16/OJK.04/2021
                                      in Accordance Check

                   National Center for Corporate            The National Center for Corporate
                   Reporting        (NCCR)     telah        Reporting      has     conducted       a
                   melakukan pengecekan kesesuaian          GRI Standards and SEOJK 16/
                   dengan Standar GRI dan SEOJK             OJK.04/2021 in Accordance Check
                   16 OJK.04/2021 atas Laporan              on PT Bank SMBC Indonesia Tbk
                   Keberlanjutan PT Bank SMBC               Sustainability Report 2025 (“Report”).
                   Indonesia Tbk 2025 (“Laporan”).          The check communicates the extent to
                   Pengecekan       dilakukan   untuk       which the GRI Standards and SEOJK
                   memberikan      gambaran   tentang       16/OJK.04/2021 have been applied
                   sejauh mana Standar GRI dan              in the Report. The check does not
                   SEOJK       16/OJK.04/2021    telah      provide an opinion on the sustainability
                   diterapkan dalam Laporan tersebut.       performance of the reporter or the
                   Pengecekan ini bukan merupakan           quality of the information provided in
                   opini atas kinerja keberlanjutan         the Report.
                   maupun kualitas informasi yang
                   dimuat dalam Laporan tersebut.

                   Kami menyimpulkan bahwa Laporan          We conclude that this report has
                   ini telah disusun sesuai dengan          been prepared in accordance with
                   Standar GRI dan SEOJK 16/                GRI Standards and SEOJK 16/
                   OJK.04/2021.                             OJK.04/2021.

                   Jakarta, 30 Maret, 2026                  Jakarta, March 30, 2026


                                      National Center for Corporate Reporting
                                          GRI Standards Aligning Service




                                Andrew K. Twohig, BCom, BA (Hons), MA, CSRA
                                                   Director




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                  PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 169
                                     Independent Assurance Statement
                                         No. 0288/KSP-II/INKO/2026

TO THE MANAGEMENT AND STAKEHOLDERS OF PT BANK                       In performing this engagement, our responsibility to the
SMBC INDONESIA TBK,                                                 management of SMBC Indonesia is solely to verify the
                                                                    statements it has made in relation to its sustainability
We were engaged by PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC                performance, specifically as described in the agreed scope, and
Indonesia”) to provide assurance regarding its Sustainability       to express our opinion on the conclusions reached.
Report 2025 (“the Report’”). The assurance engagement
was conducted by our assurance team, which possesses                METHODOLOGY
extensive relevant professional and technical competencies          In order to assess the veracity of certain assertions and specified
and experience. The team comprised certified sustainability         data sets included in the Report, as well as the systems and
reporting specialists and certified sustainability reporting        processes used to manage and report them, the following
assurer to ensure a high level of competency in executing the       methods were employed during the engagement process:
engagement.
                                                                    Reviews were conducted on the Report, internal policies,
INDEPENDENCE                                                        documentation, management and information systems,
We carried out all assurance engagement activities with             and included interviews with relevant staff responsible for
independence and autonomy, having not been involved in the          sustainability-related management and reporting. This also
preparation of any key part of the Report, nor have we provided     involved following data trails to the initial aggregated source
any services to SMBC Indonesia during 2025 that could conflict      and checking data samples in greater depth.
with the independence of the assurance engagement.
                                                                    SCOPE OF ASSURANCE
ASSURANCE STANDARDS, LEVELS, AND CRITERIA                           We provided a Type 2 assurance engagement under AA1000AS
Our work was carried out in accordance with the AA1000              v3. This involved:
Assurance Standard v3 (AA1000AS v3) issued by AccountAbility        1) Assessment of SMBC Indonesia’s adherence to the
and the International Standard on Assurance Engagements                 AA1000AP (2018); and
ISAE 3000 (Revised), ‘Assurance Engagements other than              2) Assessment of the accuracy and quality of the specified
Audits or Reviews of Historical Financial Information,’ issued by       sustainability performance information contained in the
the International Auditing and Assurance Standards Board.               Report, in relation to the agreed scope of the GRI Standards:
                                                                        203. Indirect Economic Impacts
By designing our evidence-gathering procedures to obtain a              302. Energy
moderate level of assurance as set out in AA1000AS v3, readers          305. Emissions
of the Report can be confident that all risks or errors have been       413. Local Communities
reduced to a very low level, although not necessarily to zero.
Moreover, SMBC Indonesia’s adherence to the AccountAbility          CONCLUSIONS
Principles (AP) was evaluated in accordance with the criteria       SMBC Indonesia’s adherence to the AA1000 AP (2018)
of AA1000AP (2018) on Inclusivity, Materiality, Responsiveness,     principles of Inclusivity, Materiality, Responsiveness, and
and Impact. In addition, the Report, within the agreed scope,       Impact is assessed as follows:
has been assessed against to the GRI Standards criteria.
                                                                    INCLUSIVITY
LIMITATIONS
                                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk has demonstrated a strong
Our scope of work was limited to a review of the accuracy and       commitment to inclusivity through leadership-driven
reliability of specified data and interviews with data providers,   strategies and governance embedded in its RAKB and RBB,
persons in charge of data collection and processing, as well        including expanded financing for women customers, micro-
as persons in charge of sustainability performance-related          entrepreneurs, and empowerment programs for MSMEs
information.                                                        and retirees. Stakeholder engagement is governed by a
                                                                    Sustainability Policy under Board oversight and supported by
RESPONSIBILITY                                                      transparent governance, whistleblowing mechanisms, ethical
SMBC Indonesia is responsible for the preparation of the            supplier management, measurable diversity indicators, and
Report and all information and claims therein, which include        inclusive access initiatives such as Jenius and Jenius Daya,
establishing sustainability management targets, performance         Program Daya financial literacy, and accessible service facilities.
management, data collection, and other performance activities.      To build on this progress, SMBC Indonesia is encouraged to
                                                                    strengthen the measurement and public disclosure of inclusivity
                                                                    outcomes by enhancing impact-based metrics, expanding
                                                                    inclusive product innovation, and deepening stakeholder co-
                                                                    creation, thereby reinforcing accountability, responsiveness,
                                                                    and long-term resilience.
Page 170
MATERIALITY                                                       To further strengthen impact management, we recommend
Our assessment found that SMBC Indonesia has a formal,            enhancing the measurement and public reporting of
structured materiality process applying a double materiality      environmental and social outcomes, including a clearer linkage
approach, supported by FGD with internal and external experts     between sectoral policies, financed emissions, and measurable
and stakeholder surveys to validate and prioritize topics.        climate-related targets.
Impact and financial materiality are assessed based on actual
and potential ESG impacts, risks, and opportunities, informed     CONCLUSION ON THE ACCURACY AND QUALITY OF THE
by regulations, benchmarking, and stakeholder input, then         SPECIFIED SUSTAINABILITY PERFORMANCE
categorized using defined thresholds and integrated into the      Based on our limited assurance engagement, nothing has come
Sustainability Report, core strategy, risk management, and        to our attention that causes us to believe that the data of the
RAKB under Sustainability Committee oversight.                    Report, in relation to the agreed scope, have been materially
                                                                  misstated.
To build on this foundation, we recommend periodic refinement
of the methodology with broader stakeholder representation,       All key assurance findings are included herein, while detailed
including vulnerable groups, and a stronger linkage between       observations and follow-up recommendations have been
materiality outcomes, measurable ESG targets, and long-term       submitted to SMBC Indonesia management in a separate report.
planning to enhance credibility, comparability, and strategic
relevance.
                                                                  Jakarta, February 25th, 2026
RESPONSIVENESS
SMBC Indonesia has demonstrated a strong commitment               PT Sucofindo
to responsiveness by proactively addressing stakeholder           Engagement Leader
concerns through a collaborative, inclusive, and impact-
oriented approach. The Bank manages material issues through
governance embedded in its RAKB and RBB, aligning ESG
priorities with measurable KPIs overseen by management and
the Sustainability Committee. Engagement is supported by          Syaeful Bahrie
accessible grievance channels (including WBS and customer         Certified Assurance Practitioner No. 10024117
care platforms), with transparent disclosure of WBS reports       Certified Sustainability Reporting Assurer No. A-PK213-2501-
and fraud cases, alongside ongoing social and environmental       008
initiatives such as Program Daya, green financing, and
conservation programs that support Indonesia’s Net Zero           Sucofindo is an independent and state-owned companybased
Emission transition.                                              in Indonesia that offers a wide range of inspection, testing of
                                                                  industrial products, marine survey, quality assurance and
To build on these strengths, SMBC Indonesia is encouraged to      quality control, certification of management system such as
strengthen continuous improvement by enhancing disclosure         ISO 9001, ISO 14001, and OHSAS 18001, as well as certification
regarding service quality audits, grievance trend analysis, and   of various product standards. Sucofindo is member of IDSurvey
follow-up actions.                                                Holding Company.

IMPACT                                                            Sucofindo is known for its high level of professionalism and
                                                                  competence, and its services are recognized not just in
SMBC Indonesia has demonstrated a strong commitment to
                                                                  Indonesia, but also internationally. Sucofindo has a variety of
assessing and managing the positive and negative impacts of
                                                                  technologies and equipment that helps them provide expertise
its operations across environmental, social, and governance
                                                                  and support their client’s business objectives. Over the years,
dimensions. The Bank has established comprehensive
                                                                  Sucofindo has gained a reputation for its reliability, integrity,
policies and procedures, including its Sustainability Policy,
                                                                  and consistency with delivering quality services.
Environmental and Social Risk Assessment Procedure, ESG-
Based Lending Procedure, and Corporate Banking Procedure to
ensure responsible financing and impact mitigation. These are
supported by a structured Three Lines of Defense framework,
periodic evaluation by the Sustainability Committee, and
strengthened governance through the establishment of a
dedicated Sustainable Business Strategy (SBS) unit.
Page 171
170




      TAUTAN TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN (TPB)
      DALAM STANDAR GRI
               TPB                 Tema Bisnis     Relevansi Standar GRI   Disclosure          Judul Indikator            Halaman
                              Penghasilan, upah,   GRI 202: Keberadaan     202-1        Rasio upah karyawan entry-          107
                              dan                  Pasar (2016)                         level standar Berdasarkan
                              tunjangan                                                 jenis kelamin terhadap upah
                                                                                        minimum regional.
                              Pembangunan          GRI 203: Dampak         203-2        Dampak ekonomi tidak              120, 124-
       Tanpa Kemiskinan       ekonomi              Ekonomi Tidak                        langsung yang signifikan           127, 133
                              di wilayah           Langsung (2016)
       Mengakhiri             kemiskinan
       kemiskinan di                               GRI 207: Pajak (2019)   207-1        Pendekatan terhadap pajak            74
                              tertinggi
       manapun dan                                                         207-2        Tata kelola, pengendalian, dan     74-75
       dalam semua                                                                      manajemen risiko pajak
       bentuk
                                                                           207-3        Keterlibatan pemangku                75
                                                                                        kepentingan dan pengelolaan
                                                                                        perhatian yang berkaitan
                                                                                        dengan pajak
                                                                           207-4        Laporan per negara                   75
                              Operasional yang     GRI 413: Masyarakat     413-2        Operasi yang secara aktual          133
                              berdampak pada       Lokal (2016)                         dan yang berpotensi memiliki
                              masyarakat                                                dampak negatif signifikan
                                                                                        terhadap masyarakat lokal
                              Kinerja Ekonomi      GRI 201: Kinerja        201-1        Nilai Ekonomi Langsung yang          70
                                                   Ekonomi (2016)                       Dihasilkan dan Didistribusikan

                              Pembangunan          GRI 203: Dampak         203-2        Dampak ekonomi tidak              120, 124-
                              ekonomi              Ekonomi Tidak                        langsung yang signifikan           127, 133
       Tanpa Kelaparan        di wilayah           Langsung (2016)
                              kemiskinan
       Mengakhiri             tertinggi
       kelaparan,
       mencapai               Operasional yang     GRI 413: Masyarakat     413-2        Operasi yang secara aktual          133
       ketahanan pangan       berdampak pada       Lokal (2016)                         dan yang berpotensi memiliki
       dan nutrisi yang       masyarakat                                                dampak negatif signifikan
       lebih baik dan                                                                   terhadap masyarakat lokal
       mendukung
       pertanian
       berkelanjutan
                              Pembangunan          GRI 203: Dampak         203-2        Dampak ekonomi tidak              120, 124-
                              ekonomi              Ekonomi Tidak                        langsung yang signifikan           127, 133
                              di wilayah           Langsung (2016)
                              kemiskinan
                              tertinggi
       Kehidupan Sehat        Kualitas udara       GRI 305: Emisi (2016)   305-1        Emisi GRK (Cakupan 1)                89
       dan Sejahtera                                                                    langsung

       Memastikan                                                          305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2)         89
       kehidupan                                                                        tidak langsung
       yang sehat dan                                                      305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak        89-91
       mendukung                                                                        langsung lainnya
       kesejahteraan
                                                                           305-6        Emisi zat perusak ozon (ODS)         90
       bagi semua untuk
       semua usia                                                          305-7        Nitrogen oksida (NOx), sulfur        90
                                                                                        oksida (SOx), dan emisi udara
                                                                                        yang signifikan lainnya
                              Kesejahteraan        GRI 401: Kepegawaian    401-2        Tunjangan yang diberikan            108
                                                   (2016)                               kepada karyawan purnawaktu
                                                                                        yang tidak diberikan kepada
                                                                                        karyawan sementara atau
                                                                                        paruh waktu




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 172
                                                                                               Integrating Strength for
                                                                                                     Sustainable Growth           171




         TPB                 Tema Bisnis      Relevansi Standar GRI   Disclosure           Judul Indikator            Halaman
                        Pelatihan dan         GRI 404: Pelatihan      404-1        Rata-rata jam pelatihan per           112
                        pendidikan            dan                                  tahun per karyawan
                                              Pendidikan (2016)
                                                                      404-2        Program untuk meningkatkan         109-111
                                                                                   keterampilan karyawan dan
                                                                                   program bantuan peralihan
 Pendidikan
 Berkualitas

 Memastikan
 pendidikan yang
 inklusif dan
 berkualitas setara,
 juga mendukung
 kesempatan belajar
 seumur hidup bagi
 semua
                        Kesempatan setara     GRI 2: Pengungkapan     2-9          Struktur dan komposisi badan       137, 139
                                              Umum (2021)                          tata kelola tertinggi dan
                                                                                   komitenya
                                                                      2-10         Menominasikan dan memilih            140
                                                                                   badan tata kelola tertinggi
 Kesetaraan Gender
                        Kesetaraan pria dan   GRI 202: Keberadaan     202-1        Rasio upah karyawan entry-           107
 Mencapai               wanita                Pasart (2016)                        level standar Berdasarkan
 kesetaraan                                                                        jenis kelamin terhadap upah
 gender dan                                                                        minimum regional.
 memberdayakan                                GRI 203: Dampak         203-1        Investasi infrastruktur dan        121, 129-
 semua perempuan                              Ekonomi Tidak                        dukungan layanan                     130
 dan anak                                     Langsung (2016)
 perempuan
                                              GRI 401: Kepegawaian    401-1        Perekrutan Karyawan Baru           102-104
                                              (2016)                               dan Pergantian Karyawan
                                                                      401-2        Tunjangan yang diberikan             108
                                                                                   kepada karyawan purnawaktu
                                                                                   yang tidak diberikan kepada
                                                                                   karyawan sementara atau
                                                                                   paruh waktu
                                                                      401-3        Cuti melahirkan                    108-109
                                              GRI 404: Pelatihan    404-3          Persentase karyawan yang           108-109
                                              dan Pendidikan (2016)                menerima tinjauan rutin
                                                                                   terhadap kinerja
                                                                                   dan pengembangan karier
                                              GRI 405-1:              405-1        Keberagaman badan tata             104-107
                                              Keanekaragaman                       kelola dan karyawan
                                              dan kesempatan
                                                                      405-2        Remunerasi pria dan wanita           105
                                              setara (2016)
                        Antidiskriminasi      GRI 406: Non-           406-1        Insiden diskriminasi dan             105
                                              Diskriminasi (2016)                  tindakan perbaikan yang
                                                                                   dilakukan
                        Dampak sosial dari    GRI 414: Penilaian      414-1        Seleksi pemasok baru dengan           74
                        pemasok               Sosial                               menggunakan kriteria sosial
                                              Pemasok (2016)
                                                                      414-2        Dampak sosial negatif dalam           74
                                                                                   rantai pasokan dan tindakan
                                                                                   yang telah diambil




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 173
172




               TPB                 Tema Bisnis     Relevansi Standar GRI    Disclosure           Judul Indikator              Halaman




       Air Bersih dan
       Sanitasi Layak

       Memastikan
       ketersediaan
       dan manajemen
       air bersih yang
       berkelanjutan dan
       sanitasi bagi semua
                              Efisiensi energi     GRI 302: Energi (2016)   302-1        Konsumsi energi dalam                   87
                                                                                         organisasi
                                                                            302-2        Konsumsi energi di luar                 87
                                                                                         organisasi

       Energi Bersih dan                                                    302-3        Intensitas Energi                       87
       Terjangkau                                                           302-4        Pengurangan konsumsi energi             88
                                                                            302-5        Pengurangan pada energi                 87
       Memastikan akses
                                                                                         yang dibutuhkan untuk
       terhadap energi
                                                                                         produk dan jasa
       yang terjangkau,
       dapat diandalkan,
       berkelanjutan
       dan modern bagi
       semua
                              Kesempatan bekerja   GRI 102:                 2-7          Karyawan                               102
                                                   Pengungkapan
                                                                            2-8          Pekerja yang bukan karyawan            102
                                                   Umum (2021)
                              Peningkatan          GRI 201: Kinerja         201-1        Nilai Ekonomi Langsung yang             70
                              ekonomi              Ekonomi (2016)                        Dihasilkan dan Didistribusikan
       Pekerjaan Layak
       dan Pertumbuhan
       Ekonomi                Penghasilan, upah,   GRI 202: Keberadaan      202-1        Rasio upah karyawan entry-             107
                              dan                  Pasar (2016)                          level standar Berdasarkan
       Mendukung              tunjangan                                                  jenis kelamin terhadap upah
       pertumbuhan                                                                       minimum regional.
       ekonomi yang                                                         202-2        Proporsi manajemen senior              107
       inklusif dan                                                                      yang berasal dari masyarakat
       berkelanjutan,                                                                    lokal
       tenaga kerja penuh
                                                   GRI 203: Dampak          203-2        Dampak ekonomi tidak                 120, 124-
       dan produktif dan
                                                   Ekonomi Tidak                         langsung yang signifikan              127, 133
       pekerjaan yang
                                                   Langsung (2016)
       layak bagi semua
                                                   GRI 204: Praktik         204-1        Proporsi pengeluaran untuk              74
                                                   Pengadaan (2016)                      pemasok lokal
                                                   GRI 302: Energi (2016)   302-1        Konsumsi energi dalam                   87
                                                                                         organisasi
                                                                            302-2        Konsumsi energi di luar                 87
                                                                                         organisasi
                                                                            302-3        Intensitas Energi                       87
                                                                            302-4        Pengurangan konsumsi energi             88
                                                                            302-5        Pengurangan pada energi                 87
                                                                                         yang dibutuhkan untuk
                                                                                         produk dan jasa




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 174
                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                  Sustainable Growth           173




         TPB                 Tema Bisnis   Relevansi Standar GRI   Disclosure          Judul Indikator             Halaman
                                           GRI 401: Kepegawaian    401-1        Perekrutan Karyawan Baru           102-104
                                           (2016)                               dan Pergantian Karyawan
                                                                   401-2        Tunjangan yang diberikan             108
                                                                                kepada karyawan purnawaktu
                                                                                yang tidak diberikan kepada
                                                                                karyawan sementara atau
                                                                                paruh waktu
                                                                   401-3        Cuti melahirkan                    108-109
                        Pelatihan dan      GRI 404: Pelatihan      404-1        Rata-rata jam pelatihan per        108-109
                        pendidikan         dan                                  tahun per karyawan
                                           Pendidikan (2016)
                                                                   404-2        Program untuk meningkatkan         109-111
                                                                                keterampilan karyawan dan
                                                                                program bantuan peralihan
                                                                   404-3        Persentase karyawan yang           108-109
                                                                                menerima tinjauan rutin
                                                                                terhadap kinerja
                                                                                dan pengembangan karier
                                           GRI 405:                405-1        Keanekaragaman badan tata          104-107
                                           Keberagaman                          kelola dan karyawan
                                           dan Kesetaraan
                                                                   405-2        Remunerasi pria dan wanita           105
                                           (2016)

                                           GRI 406: Non-           406-1        Insiden diskriminasi dan             105
                                           Diskriminasi                         tindakan perbaikan yang
                                                                                dilakukan
                                           GRI 408: Pekerja anak   408-1        Operasi dan pemasok yang             102
                                           (2016)                               berisiko signifikan terhadap
                                                                                insiden pekerja anak
                                           GRI 409: Kerja Paksa    409-1        Operasi dan pemasok yang             102
                                           atau                                 berisiko signifikan terhadap
                                           Wajib Kerja (2016)                   insiden kerja paksa atau wajib
                                                                                kerja
                                           GRI 414: Penilaian      414-1        Seleksi pemasok baru dengan           74
                                           Sosial                               menggunakan kriteria sosial
                                           Pemasok (2016)
                                                                   414-2        Dampak sosial negatif dalam           74
                                                                                rantai pasokan dan tindakan
                                                                                yang telah diambil
                        Kinerja ekonomi    GRI 201: Kinerja        201-1        Nilai Ekonomi Langsung yang           70
                                           Ekonomi                              Dihasilkan dan Didistribusikan

                        Pembangunan        GRI 203: Dampak         203-1        Dampak Ekonomi Tidak               121, 129-
                        ekonomi            Ekonomi Tidak                        Langsung                             130
 Industri, Inovasi      di wilayah         Langsung
 dan Infrastruktur      kemiskinan
                        tertinggi
 Membangun
 infrastruktur
 yang tahan lama,
 mendukung
 industrialisasi
 yang inklusif dan
 berkelanjutan
 dan membantu
 perkembangan
 inovasi




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 175
174




               TPB                 Tema Bisnis     Relevansi Standar GRI    Disclosure           Judul Indikator              Halaman
                              Kesempatan bekerja   GRI 2: Pengungkapan      2-7          Karyawan                               102
                                                   Umum (2021)
                                                                            2-8          Pekerja yang bukan karyawan            102
                              Pengembangan         GRI: Pajak (2019)        207-1        Pendekatan terhadap pajak               74
                              ekonomi di daerah
                                                                            207-2        Tata kelola, pengendalian, dan        74-75
       Berkurangnya           miskin
                                                                                         manajemen risiko pajak
       Kesenjangan
                                                                            207-3        Keterlibatan pemangku                   75
       Mengurangi                                                                        kepentingan dan pengelolaan
       ketimpangan di                                                                    perhatian yang berkaitan
       dalam dan antar                                                                   dengan pajak
       negara                                                               207-4        Laporan per negara                      75
                                                   GRI 401: Kepegawaian     401-1        Perekrutan karyawan baru             102-104
                                                   (2016)                                dan pergantian karyawan
                                                   GRI 404: Pelatihan       404-1        Rata-rata jam pelatihan per             112
                                                   dan                                   tahun per karyawan
                                                   Pendidikan (2016)
                                                                            404-3        Persentase karyawan yang             108-109
                                                                                         menerima tinjauan rutin
                                                                                         terhadap
                                                                                         kinerja dan pengembangan
                                                                                         karier
                                                   GRI 405:                 405-2        Rasio gaji pokok dan                   105
                                                   Keanekaragaman                        remunerasi perempuan
                                                   dan Kesempatan                        dibandingkan laki-laki
                                                   Setara
                              Investasi            GRI 203: Dampak          203-1        Dampak Ekonomi Tidak                 121, 129-
                              infrastruktur        Ekonomi Tidak                         Langsung                               130
                                                   Langsung


       Kota dan
       Pemukiman yang
       Berkelanjutan

       Membangun kota
       dan pemukiman
       inklusif, aman,
       tahan lama dan
       berkelanjutan
                              Pengunaan energi     GRI 302: Energi (2016)   302-1        Konsumsi energi dalam                   87
                                                                                         organisasi
                                                                            302-3        Intensitas Energi                       87
                                                                            302-4        Pengurangan konsumsi energi             88
       Konsumsi dan                                                         302-5        Pengurangan pada energi                 87
       Produksi yang                                                                     yang dibutuhkan untuk
       Bertanggung                                                                       produk dan jasa
       Jawab
                              Kualitas udara       GRI 305: Emisi (2016)    305-1        Emisi GRK (Cakupan 1)                   89
                                                                                         langsung
       Memastikan pola
       konsumsi dan                                                         305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2)            89
       Produksi yang                                                                     tidak langsung
       berkelanjutan
                                                                            305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak           89-91
                                                                                         langsung lainnya
                                                                            305-6        Emisi zat perusak ozon (ODS)            90
                                                                            305-7        Nitrogen oksida (NOx), sulfur           90
                                                                                         oksida (SOx), dan emisi udara
                                                                                         yang signifikan lainnya
                              Informasi dan        GRI 417: Pemasaran       417-1        Persyaratan untuk Pelabelan             81
                              pelabelan produk     dan                                   dan Informasi Produk dan Jasa
                              dan jasa             Pelabelan (2016)




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 176
                                                                                              Integrating Strength for
                                                                                                    Sustainable Growth             175




         TPB                 Tema Bisnis    Relevansi Standar GRI    Disclosure           Judul Indikator              Halaman
                        Dampak ekonomi      GRI 201: Kinerja         201-1        Nilai Ekonomi Langsung yang             70
                                            Ekonomi (2016)                        Dihasilkan dan Didistribusikan
                        Penggunaan energi   GRI 302: Energi (2016)   302-1        Konsumsi energi dalam                   87
                                                                                  organisasi

 Penanganan                                                          302-2        Konsumsi energi di luar                 87
 Perubahan Iklim                                                                  organisasi
                                                                     302-3        Intensitas Energi                       87
 Mengambil aksi
                                                                     302-4        Pengurangan konsumsi energi             88
 segera untuk
 memerangi                                                           302-5        Pengurangan pada energi                 87
 perubahan iklim                                                                  yang dibutuhkan untuk
 dan dampaknya                                                                    produk dan jasa
                        Kualitas udara      GRI 305: Emisi (2016)    305-1        Emisi GRK (Cakupan 1)                   89
                                                                                  langsung
                                                                     305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2)            89
                                                                                  tidak langsung
                                                                     305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak           89-91
                                                                                  langsung lainnya
                                                                     305-4        Intensitas emisi GRK                    89
                                                                     305-5        Pengurangan emisi GRK                   90
                        Kualitas udara      GRI 305: Emisi (2016)    305-1        Emisi GRK (Cakupan 1)                   89
                                                                                  langsung
                                                                     305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2)            89
                                                                                  tidak langsung

 Ekosistem Laut                                                      305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak           89-91
                                                                                  langsung lainnya
 Mengkonservasi                                                      305-4        Intensitas emisi GRK                    89
 dan memanfaatkan
                                                                     305-5        Pengurangan emisi GRK                   90
 secara
 berkelanjutan                                                       305-7        Nitrogen oksida (NOx), sulfur           90
 sumber daya                                                                      oksida (SOx), dan emisi udara
 laut, samudra dan                                                                yang signifikan lainnya
 maritim untuk
 pembangunan
 yang berkelanjutan
                        Kualitas udara      GRI 305: Emisi (2016)    305-1        Emisi GRK (Cakupan 1)                   89
                                                                                  langsung
                                                                     305-2        Emisi energi GRK (Cakupan 2)            89
                                                                                  tidak langsung

 Ekosistem Daratan                                                   305-3        Emisi GRK (Cakupan 3) tidak           89-91
                                                                                  langsung lainnya
 Melindungi,                                                         305-4        Intensitas emisi GRK                    89
 memulihkan
                                                                     305-5        Pengurangan emisi GRK                   90
 dan mendukung
 penggunaan yang                                                     305-7        Nitrogen oksida (NOx), sulfur           90
 berkelanjutan                                                                    oksida (SOx), dan emisi udara
 terhadap ekosistem                                                               yang signifikan lainnya
 daratan, mengelola
 hutan secara
 berkelanjutan,
 memerangi
 desertifikasi
 (penggurunan),
 dan menghambat
 dan membalikkan
 degradasi tanah
 dan menghambat
 hilangnya
 keanekaragaman
 hayati



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 177
176




               TPB               Tema Bisnis   Relevansi Standar GRI   Disclosure           Judul Indikator           Halaman
                            Tata kelola        GRI 2: Pengungkapan     2-9          Komposisi badan tata kelola        137, 139
                                               Umum (2021)                          tertinggi dan komitenya
                                                                       2-10         Menominasikan dan memilih            140
                                                                                    badan tata kelola tertinggi

      Perdamaian                                                       2-11         Ketua badan tata kelola              139
      Keadilan dan                                                                  tertinggi
      Kelembagaa yang                                                  2-15         Konflik kepentingan                  143
      Tangguh
                                                                       2-17         Pengetahuan kolektif badan           141
                                                                                    tata kelola tertinggi
      Mendukung
      masyarakat                                                       2-19         Kebijakan remunerasi                 141
      yang damai dan
                                                                       2-22         Pernyataan tentang strategi        4-5, 20-
      inklusif untuk
                                                                                    pembangunan berkelanjutan           22, 44,
      pembangunan
                                                                                                                        59-63
      berkelanjutan,
      menyediakan                                                      2-23         Komitemen kebijakan               47-50, 142
      akses terhadap                                                   2-24         Komitmen kebijakan dalam           142, 144
      keadilan bagi                                                                 Perusahaan
      semua dan
      membangun                                                        2-25         Proses untuk memulihkan               81
      institusi-institusi                                                           dampak negatif
      yang efektif,                                                    2-26         Mekanisme untuk                    147-148
      akuntabel dan                                                                 mendapatkan nasihat dan
      inklusif di semua                                                             kepedulian
      level.
                                                                       2-27         Kepatuhan pada peraturan             149
                                                                                    dan
                                                                                    perundangan
                            Anti korupsi       GRI 205: Anti Korupsi   205-1        Operasi-operasi yang dinilai       144-147
                                               (2016)                               memiliki risiko terkait korupsi
                                                                       205-2        Komunikasi dan Pelatihan           146-147
                                                                                    Tentang Kebijakan dan
                                                                                    Prosedur Anti Korupsi
                                                                       205-3        Insiden korupsi yang terbukti        147
                                                                                    dan tindakan yang diambil
                                               GRI 206: Perilaku       206-1        Langkah-langkah hukum                149
                                               Anti-Persaingan (2016                untuk perilaku anti-
                                                                                    persaingan, praktik anti-trust
                                                                                    dan monopoli
                                               GRI 408: Pekerja Anak   408-1        Operasi dan pemasok yang             102
                                               (2016)                               berisiko signifikan terhadap
                                                                                    insiden pekerja anak
                                               GRI 410: Praktik        410-1        Petugas keamanan yang                114
                                               Keamanan                             dilatih mengenai kebijakan
                                               (2016)                               atau prosedur hak asasi
                                                                                    manusia
                                               GRI 414: Penilaian      414-1        Seleksi pemasok baru dengan           74
                                               Sosial                               menggunakan kriteria sosial
                                               Pemasok (2016)
                                                                       414-2        Dampak sosial negatif dalam           74
                                                                                    rantai pasokan dan tindakan
                                                                                    yang telah diambil
                                               GRI 417: Pemasaran      417-2        Insiden ketidakpatuhan terkait        81
                                               dan Pelabelan (2016)                 informasi dan pelabelan
                                                                                    produk
                                                                                    dan jasa
                                                                       417-3        Insiden ketidakpatuhan terkait        81
                                                                                    komunikasi pemasaran
                                               GRI 418: Privasi        418-1        Pengaduan yang berdasar             78, 81
                                               Pelanggan (2016)                     mengenai pelanggaran
                                                                                    terhadap privasi pelanggan
                                                                                    dan hilangnya data pelanggan



         Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 178
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth            177




             TPB                 Tema Bisnis   Relevansi Standar GRI   Disclosure          Judul Indikator           Halaman
                             Pajak             GRI: Pajak (2019)       207-1        Pendekatan terhadap pajak           74
                                                                       207-2        Tata kelola, pengendalian, dan    74-75
                                                                                    manajemen risiko pajak
                                                                       207-3        Keterlibatan pemangku               75
     Kemitraan untuk                                                                kepentingan dan pengelolaan
     Mencapai Tujuan                                                                perhatian yang berkaitan
                                                                                    dengan pajak
     Menguatkan ukuran                                                 207-4        Laporan per negara                  75
     implementasi
     dan merevitalisasi
     kemitraan
     global untuk
     pembangunan
     yang berkelanjutan




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                      PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 179
178




      INDEKS STANDAR GRI
       Statement of use        SMBC Indonesia telah melaporkan sesuai (in accordance) dengan Standar GRI untuk periode 1 Januari 2025 –
                               31 Desember 2025
       GRI 1 used              GRI 1: Foundation 2021
       Applicable GRI          GRI G4 Financial Services Sector Disclosure
       Sector Standard



           Standar GRI                No.                                            Disclosure Title                               Halaman
       GRI 2                   ORGANISASI DAN PRAKTIK PELAPORAN
       Disclosure
                               2-1                 Detail organisasi                                                                  34-36
       Umum 2021
                               2-2                 Entitas yang termasuk dalam laporan keberlanjutan                                      35
                               2-3                 Periode pelaporan, frekuensi dan poin kontak                                      154, 165
                               2-4                 Pernyataan kembali                                                                     154
                               2-5                 Assurans eksteral                                                               155, 168-169
                               AKTIVITAS DAN PEKERJA
                               2-6                 Aktivitas, rantai nilai dan hubungan bisnis lainnya                             34-35, 38, 74
                               2-7                 Karyawan                                                                               102
                               2-8                 Pekerja yang bukan karyawan                                                            102
                               TATA KELOLA
                               2-9                 Struktur dan komposisi tata kelola                                                137, 139
                               2-10                Nominasi dan seleksi dewan tata kelola tertinggi                                       140
                               2-11                Pimpinan dari dewan tata kelola tertinggi                                              139
                               2-12                Peran dewan tata kelola tertinggi dalam mengawasi dampak manajemen               47, 139-140
                               2-13                Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak                                     46-47
                               2-14                Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan                        140
                               2-15                Konflik kepentingan                                                                    143
                               2-16                Mengomunikasikan hal-hal kritis                                                        142
                               2-17                Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi                                       141
                               2-18                Mengevaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi                                   47, 140
                               2-19                Kebijakan remunerasi                                                                   141
                               2-20                Proses untuk menentapkan remunerasi                                                    141
                               2-21                Rasio kompensasi total tahunan                                                         141
                               STRATEGI, KEBIJAKAN DAN PRAKTIK
                               2-22                Pernyataan tentang strategi pengembangan keberlanjutan                           4-5, 20-22,
                                                                                                                                    44, 59-63
                               2-23                Komitmen kebijakan                                                               47-50, 142
                               2-24                Komitmen kebijakan yang termasuk                                                  142, 144
                               2-25                Proses untuk mengelola dampak negatif                                                  81
                               2-26                Mekanisme untuk saran dan masalah etika                                           147-148
                               2-27                Kepatuhan pada peraturan dan perundangan                                               149
                               2-28                Keanggotaan asosiasi                                                                   38
                               KETERLIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN
                               2-29                Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan                              149-151
                               2-30                Perjanjian perundingan kolektif                                                        109
       GRI 3: Topik Material   TOPIK MATERIAL
       2021
                               3-1                 Proses penetapan topik material                                                        155
                               3-2                 Daftar topik material                                                             156-164
                               3-3                 Pengelolaan topik material                                                        156-164




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                     PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 180
                                                                                                              Integrating Strength for
                                                                                                                    Sustainable Growth           179




     Standar GRI                 No.                                        Disclosure Title                                      Halaman
                                                         Disclosure Topik Spesifik
 GRI 3: Topik Material   KINERJA EKONOMI
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 201:                201-1             Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan                                 70
 Kinerja Ekonomi
                         201-2             Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari perubahan iklim              57
 2016
                         201-3             Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun lainnya.                      109
                         201-4             Bantuan finansial yang diterima dari pemerintah                                            70
 GRI 3: Topik Material   KEBERADAAN PASAR
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 202:                202-1             Rasio upah karyawan entry-level standar berdasarkan jenis kelamin terhadap                107
 Keberadaan                                upah minimum regional.
 Pasar 2016
                         202-2             Proporsi manajemen senior yang berasal dari masyarakat lokal                              107
 GRI 3: Topik Material   DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 203:                203-1             Investasi infrastruktur dan dukungan layanan                                          121, 129-130
 Dampak
                         203-2             Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan                                         120, 124-127,
 Ekonomi Tidak
                                                                                                                                      133
 Langsung 2016
 GRI 3: Topik Material   PRAKTIK PENGADAAN
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 204: Praktik        204-1             Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal                                                   74
 Pengadaan
 2016
 GRI 3: Topik Material   ANTI KORUPSI
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 205:                205-1             Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi                            144-147
 Anti Korupsi
                         205-2             Komunikasi dan Pelatihan Tentang Kebijakan dan Prosedur Anti Korupsi                    146-147
 2016
                         205-3             Insiden korupsi yang terbukti dan tindakan yang diambil                                   147
 GRI 3: Topik Material   PERILAKU ANTI PERSAINGAN
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 206: Perilaku       206-1             Langkah-langkah hukum untuk perilaku anti-persaingan, praktik anti-trust dan              149
 Anti-Persaingan                           monopoli
 GRI 3: Topik Material   PAJAK
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 207: Pajak 2019     207-1             Pendekatan terhadap pajak                                                                  74
                         207-2             Tata kelola, pengontrolan, dan manajemen risiko pajak                                    74-75
                         207-3             Keterlibatan pemangku kepentingan dan pengelolaan kepedulian yang berkaitan                75
                                           dengan pajak
                         207-4             Laporan per negara                                                                         75
 GRI 3: Topik Material   ENERGI
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                                156-164
 GRI 302:                302-1             Konsumsi energi dalam organisasi                                                           87
 Energi
                         302-2             Konsumsi energi di luar organisasi                                                         87
 2016
                         302-3             Intensitas Energi                                                                          87
                         302-4             Pengurangan konsumsi energi                                                                88
                         302-5             Pengurangan pada energi yang dibutuhkan untuk produk dan jasa                              87




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 181
180




           Standar GRI                 No.                                        Disclosure Title                                     Halaman
       GRI 3: Topik Material   EMISI
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 305:                305-1              Emisi GRK (Cakupan 1) langsung                                                          89
       Emisi 2016
                               305-2              Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung                                             89
                               305-3              Emisi GRK (Cakupan 3) tidak langsung lainnya                                          89-91
                               305-4              Intensitas emisi GRK                                                                    89
                               305-5              Pengurangan emisi GRK                                                                   90
                               305-6              Emisi zat perusak ozon (ODS)                                                            90
                               305-7              Nitrogen Oksida (NOx), sulfur oksida (SOx), dan emisi udara signifikan lainnya          90
       GRI 3: Topik Material   KEPEGAWAIAN
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 401:                401-1              Perekrutan Karyawan Baru dan Pergantian Karyawan                                     102-104
       Kepegawaian
                               401-2              Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang tidak diberikan               108
       2016
                                                  kepada karyawan sementara atau paruh waktu
                               401-3              Cuti melahirkan                                                                      108-109
       GRI 3: Topik Material   PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 404:                404-1              Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan                                          112
       Pelatihan dan
                               404-2              Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan program bantuan                  109-111
       Pendidikan
                                                  peralihan
       2016
                               404-3              Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap kinerja dan                  108
                                                  pengembangan karier
       GRI 3: Topik Material   KEBERAGAMAN DAN KESETARAAN
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 405:                405-1              Keanekaragaman badan tata kelola dan karyawan                                         104-107
       Keberagaman
                               405-2              Rasio gaji pokok dan remunerasi perempuan dibandingkan laki-laki                        105
       dan Kesetaraan
       2016
       GRI 3: Topik Material   NON DISKRIMINASI
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 406: Non-           406-1              Insiden diskriminasi dan tindakan perbaikan yang dilakukan                              105
       Diskriminasi
       2016
       GRI 3: Topik Material   PEKERJA ANAK
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 408: Pekerja        408-1              Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden pekerja anak              102
       Anak 2016
       GRI 3: Topik Material   KERJA PAKSA ATAU WAJIB KERJA
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 409: Kerja Paksa    409-1              Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden kerja paksa atau          102
       atau Wajib Kerja 2016                      wajib kerja
       GRI 3: Topik Material   PRAKTIK-PRAKTIK KEAMANAN
       2021
                               3-3                Manajemen topik material                                                              156-164
       GRI 410:                410-1              Petugas keamanan yang dilatih mengenai kebijakan atau prosedur hak asasi                114
       Praktik-praktik                            manusia
       Keamanan 2016




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 182
                                                                                                         Integrating Strength for
                                                                                                               Sustainable Growth          181




     Standar GRI                  No.                                    Disclosure Title                                   Halaman
 GRI 3: Topik Material   KOMUNITAS LOKAL
 2016
                         3-3               Manajemen Topik Material                                                          156-164
 GRI 413:                413-1             Operasi dengan keterlibatan masyarakat lokal, penilaian dampak, dan program         133
 Masyarakat Lokal                          pengembangan
 2016
                         413-2             Operasi yang secara aktual dan yang berpotensi memiliki dampak negatif              133
                                           signifikan terhadap masyarakat lokal.
 GRI 3: Topik Material   PENILAIAN SOSIAL PEMASOK
 2016
                         3-3               Manajemen topik material                                                          156-164
 GRI 414:                414-1             Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria sosial                             74
 Penilaian Sosial
                         414-2             Dampak sosial negatif dalam rantai pasokan dan tindakan yang telah diambil          74
 Pemasok 2016
 GRI 3: Topik Material   PEMASARAN DAN PELABELAN
 2021
                         3-3               Manajemen topik material                                                          156-164
 GRI 417:                417-1             Persyaratan untuk pelabelan dan informasi produk dan jasa                           81
 Pemasaran dan
                         417- 2            Insiden ketidakpatuhan terhadap pelabelan dan informasi produk dan jasa             81
 Pelabelan 2016
                         417-3             Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran                                 81

 GRI 3: Topik Material   PRIVASI PELANGGAN
 2016
                         3-3               Manajemen topik material                                                          156-164

 GRI 418:                418-1             Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap privasi pelanggan            78, 81
 Privasi Pelanggan                         dan hilangnya data pelanggan
 2016




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                    PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 183
182




      INDEKS STANDAR GRI - FINANCIAL SECTOR (FS)

                                              Financial Sector Disclosure                                                Halaman

       Portfolio Produk

       FS1            Kebijakan dengan komponen lingkungan dan sosial yang spesifik yang diaplikasikan pada               48-50
                      lini bisnis.

       FS2            Prosedur untuk memeriksa dan menyaring risiko lingkungan dan sosial pada lini bisnis.               50-51

       FS3            Proses untuk memonitor implementasi dan kepatuhan klien terhadap persyaratan                          52
                      lingkungan dan sosial

       FS4            Proses untuk meningkatkan kompetensi staf dalam mengimplementasikan kebijakan                         113
                      lingkungan dan sosial serta prosedur yang diaplikasikan pada lini bisnis

       FS5            Interaksi dengan klien/penanam modal/mitra bisnis terkait risiko serta kesempatan terkait           51, 123
                      lingkungan dan sosial

       FS6            Persentase dari portfolio untuk lini bisnis menurut wilayah, menurut ukuran                         72-73
                      (contoh: mikro/SME/besar), dan menurut sektor

       FS7            Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan                      71
                      sosial yang spesifik untuk setiap lini bisnis.

       FS8            Nilai moneter dari produk dan layanan yang dirancang untuk memberikan keuntungan                      71
                      lingkungan yang spesifik untuk setiap lini bisnis.

       Audit

       FS9            Cakupan dan Frekuensi Audit serta Prosedur Penilaian Risiko                                       50-52, 144

       Kepemilikan yang Aktif

       FS10           Persentase dan jumlah perusahaan dalam porfolio institusi dengan mana organisasi                  68, 90-91
                      pelapor berinteraksi dalam isu lingkungan atau sosial

       FS11           Persentase aset di mana dilakukan penyaringan lingkungan atau sosial secara positif dan               50
                      negatif

       Komunitas Lokal

       FS13           Titik akses pada wilayah dengan populasi penduduk rendah atau keadaan ekonomi yang                  70, 78
                      kurang menguntungkan

       FS14           Inisiatif untuk meningkatkan akses layanan finansial bagi para penyandang cacat.                      78

       Tanggung Jawab Produk

       FS15           Kebijakan untuk rancangan dan penjualan produk dan layanan yang adil                                  78

       FS16           Inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan menurut tipe penerima.                            122-125, 131

       Keselamatan dan Kesehatan Kerja

       G4-DMA         Keselamatan dan Kesehatan Kerja                                                                       114

       Air Buangan dan Limbah

       G4-EN23        Berat total limbah berdasarkan jenis dan metode pembuangan                                            92




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                              PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 184
                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                      Sustainable Growth         183




INDEKS SE OJK NO. 16/2021
   Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                      Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik

  No Indeks                                                 Nama Indeks                                         Halaman

                                                        Strategi Keberlanjutan

 A.1             Penjelasan strategi keberlanjutan                                                            20-22, 44-45,
                                                                                                                   58

                                                   Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan

 B.1             Ikhtisar Kinerja Ekonomi                                                                      6-8, 34, 38,
                                                                                                                 69-70

 B.1.a           Kuantitas produksi atau jasa yang dijual                                                         6, 38

 B.1.b           Pendapatan atau penjualan                                                                        6, 38

 B.1.c           Laba atau rugi bersih                                                                              6

 B.1.d           Produk ramah lingkungan                                                                       7-8, 69-70

 B.1.e           Pelibatan pihak lokal yang berkaitan dengan proses bisnis Keuangan Berkelanjutan                   6

 B.2             Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup                                                               11-12, 94

 B.2.a           Penggunaan energi                                                                                  11

 B.2.b           Pengurangan emisi yang dihasilkan                                                                  11

 B.2.c           Pengurangan limbah dan efluen                                                                      12

 B.2.d           Pelestarian keanekaragaman hayati                                                                  94

 B.3             Ikhtisar Kinerja Sosial yang merupakan uraian mengenai dampak positif dan negatif dari          9-10, 68
                 penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan

                                                          Profil Perusahaan

 C.1             Visi, misi, dan nilai keberlanjutan                                                               4-5

 C.2             Alamat perusahaan                                                                                35-37

 C.3             Skala perusahaan                                                                              34-38, 102,
                                                                                                                104-107

 C.3.a           Total aset atau kapitalisasi aset, dan total kewajiban                                             38

 C.3.b           Jumlah karyawan menurut gender, jabatan, usia, pendidikan, dan status                        102, 104-107

 C.3.c           Persentase kepemilikan saham                                                                     34-35

 C.3.d           Wilayah operasional                                                                              36-37

 C.4             Produk, layanan, dan kegiatan usaha yang dijalankan                                            34, 69-70

 C.5             Keanggotaan pada asosiasi                                                                          38

 C.6             Perubahan organisasi yang bersifat signifikan                                                      35

                                                          Penjelasan Direksi

 D.1.a           Kebijakan untuk merespon tantangan dalam pemenuhan strategi Keberlanjutan                        25-26

 D.1.b           Penerapan keuangan berkelanjutan                                                                 26-27

 D.1.c           Strategi pencapaian target                                                                         28

                                                       Tata Kelola Keberlanjutan

 E.1             Penanggungjawab penerapan keuangan berkelanjutan                                                   47

 E.2             Pengembangan kompetensi terkait keuangan berkelanjutan                                        113, 141-142




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                          PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 185
184




        No Indeks                                              Nama Indeks                                               Halaman

       E.3             Penilaian risiko atas penerapan keuangan berkelanjutan                                              50-52

       E.4             Hubungan dengan pemangku kepentingan                                                               149-151

       E.5             Permasalahan terhadap penerapan keuangan berkelanjutan                                          28-29, 73-74

                                                           Kinerja Keberlanjutan

       F.1             Kegiatan membangun budaya keberlanjutan                                                            100-101

                       Kinerja Ekonomi

       F.2             Perbandingan target dan kinerja produksi, portofolio, target pembiayaan, atau investasi,          67-68, 71
                       pendapatan dan laba rugi

       F.3             Perbandingan target dan kinerja portofolio, target pembiayaan, atau investasi pada                  71-72
                       instrumen keuangan atau proyek yang sejalan dengan keberlanjutan

       F.4             Biaya lingkungan                                                                                      95

                       Aspek Energi

       F.6             Jumlah dan intensitas energi yang digunakan                                                           87

       F.7             Upaya dan pencapaian efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan                              87-88

                       Aspek Air

       F.8             Penggunaan air                                                                                        92

                       Aspek Emisi

       F.11            Jumlah dan intensitas emisi yang dihasilkan berdasarkan jenisnya                                      89

       F.12            Upaya dan pencapaian pengurangan emisi yang dilakukan                                                90

                       Aspek Limbah dan Efluen

       F.13            Jumlah limbah dan efluen yang dihasilkan berdasarkan jenis                                            92

       F.14            Mekanisme pengelolaan limbah dan efluen                                                               92

                       Kinerja Sosial

       F.17            Komitmen LJK, emiten, atau perusahaan publik untuk memberikan layanan atas produk dan/                78
                       atau jasa yang setara kepada konsumen

                       Aspek Ketenagakerjaan

       F.18            Kesetaraan kesempatan bekerja                                                                      104-107

       F.19            Tenaga kerja anak dan tenaga kerja paksa                                                             102

       F.20            Upah minimum regional                                                                              107-109

       F.21            Lingkungan bekerja yang layak dan aman                                                               114

       F.22            Pelatihan dan pengembangan kemampuan pegawai                                                       109-112

                       Aspek Masyarakat

       F.23            Dampak operasi terhadap masyarakat sekitar                                                         73, 120,
                                                                                                                          122-127

       F.24            Pengaduan masyarakat                                                                               83, 113

       F.25            Kegiatan tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL)                                                   120-127




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 186
                                                                                           Integrating Strength for
                                                                                                 Sustainable Growth            185




  No Indeks                                                Nama Indeks                                        Halaman

                 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan

 F.26            Inovasi dan pengembangan produk/jasa keuangan berkelanjutan                                  45, 68-70,
                                                                                                                77-78

 F.27            Produk/jasa yang sudah dievaluasi keamanannya bagi pelanggan                                     78

 F.28            Dampak produk/jasa                                                                               73

 F.29            Jumlah produk yang ditarik kembali                                                               78

 F.30            Survei kepuasan pelanggan terhadap produk dan/atau jasa keuangan berkelanjutan                   83

                                                              Lain-lain

 G.1             Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada                                         155, 167-169

 G.2             Lembar umpan balik                                                                            165, 193

 G.3             Tanggapan terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya                                         165

 G.4             Daftar pengungkapan sesuai POJK 51/2017                                                     154, 183-185




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 187
186




      INDEKS SASB - SEKTOR KEUANGAN

                                                            Keamanan Data                                                        Halaman

       FN-CB-230a.1             (1) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang melibatkan informasi yang dapat                     81
                                diidentifikasi secara pribadi (PII), (3) jumlah pemegang rekening yang terkena dampak

       FN-CB-230a.2             Deskripsi pendekatan untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko keamanan data                      80

       Inklusi Keuangan dan Pengembangan Kapasitas

       FN-CB-240a.1             (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang disalurkan yang memenuhi syarat untuk program-               72
                                program yang dirancang untuk mempromosikan usaha kecil dan pengembangan masyarakat

       FN-CB-240a.2             (1) Jumlah dan (2) jumlah pinjaman yang telah jatuh tempo dan nonakrual yang memenuhi                72
                                syarat untuk program-program yang dirancang untuk mempromosikan usaha kecil dan
                                pengembangan masyarakat

       FN-CB-240a.4             Jumlah peserta dalam inisiatif literasi keuangan untuk nasabah yang tidak memiliki rekening      120, 122-
                                bank, belum memiliki rekening bank, atau yang tidak terlayani                                      124

       Inkorporasi Tata Kelola, Sosial, dan Lingkungan di Analisis Kredit

       FN-CB-410a.1             Eksposur kredit komersial dan industri, berdasarkan industri                                       72-23

       FN-CB-410a.2             Deskripsi pendekatan untuk memasukkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST)             50-51
                                dalam analisis kredit

       Etika Bisnis

       FN-CB-510a.1             Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses hukum yang terkait dengan                  149
                                penipuan, perdagangan orang dalam, anti monopoli, anti persaingan perilaku anti persaingan,
                                manipulasi pasar, malpraktek, atau hukum atau peraturan industri keuangan terkait lainnya

       FN-CB-510a.2             Deskripsi kebijakan dan prosedur pelaporan pelanggaran                                             81-83,
                                                                                                                                  147-148

       Sistem Manajemen Risiko

       FN-CB-550a.1             Skor Global Systemically Important Bank (G-SIB), berdasarkan kategori                                70

       FN-CB-550a.2             Uraian mengenai pendekatan untuk memasukkan hasil stress test wajib dan sukarela ke                 56
                                dalam perencanaan kecukupan modal, strategi jangka panjang, strategi korporasi, dan
                                aktivitas bisnis lainnya

       Metrik Kegiatan

       FN-CB-000.A              (1) Jumlah dan (2) nilai rekening giro dan tabungan berdasarkan segmen: (a) perorangan dan           72
                                (b) usaha kecil

       FN-CB-000.B              (1) Jumlah dan (2) nilai kredit yang diberikan berdasarkan segmen: (a) perorangan, (b) usaha         72
                                kecil, dan (c) korporasi




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                                   PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 188
                                                                                                 Integrating Strength for
                                                                                                       Sustainable Growth          187




INDEKS SUSBA

                                                       Kriteria/ Pertanyaan                                         Halaman
1) Tujuan - Strategi Keberlanjutan
1.1.1.1           Apakah terdapat acuan yang jelas mengenai keberlanjutan dalam strategi dan visi jangka           25-26, 58
                  panjang bank?
1.1.1.2           Apakah bank secara jelas mengakui bahwa jejak Lingkungan dan Sosial (E&S) nya mencakup               73
                  dampak tidak langsung yang timbul dari kegiatan bisnisnya (misalnya, pembiayaan,
                  penjaminan, pemberian nasihat) dan portofolionya?
1.1.1.3           Apakah pernyataan pimpinan menyebutkan integrasi faktor E&S dalam strategi bisnis bank?              28
1.1.1.4           Apakah terdapat acuan yang jelas mengenai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)                   59-63
                  dalam strategi atau visi bank?
1.1.1.5           Apakah bank secara eksplisit mengakui risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan                20-22,
                  perubahan iklim?                                                                                   25-26
1.1.1.6           Apakah bank secara eksplisit mengakui risiko sosial dan ekonomi yang terkait dengan                24-29
                  degradasi lingkungan?
1.1.1.7           Apakah bank telah mengidentifikasi pembiayaan/peminjaman yang bertanggung jawab dan/                 48
                  atau isu-isu utama E&S lainnya sebagai hal yang material?
2) Tujuan - Keterlibatan dan Partisipasi Pemangku Kepentingan dalam Inisiatif Keuangan Berkelanjutan
1.1.2.1           Apakah bank mengungkapkan jenis pemangku kepentingan yang dilibatkannya dalam isu-isu            49, 149-151
                  E&S (Lingkungan dan Sosial)?

1.1.2.2           Apakah bank melibatkan masyarakat sipil dan/atau organisasi non-pemerintah untuk                 59, 149-151
                  memahami dampak E&S dari kegiatan bisnisnya?
1.1.2.3           Apakah bank mengungkapkan frekuensi dan cara komunikasi dengan pemangku                           149-151
                  kepentingan yang terlibat dalam isu-isu E&S?
1.1.2.4           Apakah bank terlibat dengan regulator dan pembuat kebijakan dalam topik integrasi E&S dan/        149-151
                  atau keuangan berkelanjutan?
1.1.2.5           Apakah bank berpartisipasi dalam inisiatif keuangan berkelanjutan berbasis komitmen yang           49-50
                  relevan seperti RSPO, PRB, EP, SBTi, atau SBEFP?
3) Kebijakan – Pernyataan Publik mengenai Isu-isu spesifik terkait Lingkungan dan Sosial (E&S)
1.2.1.1           Apakah bank memiliki prinsip-prinsip pengecualian yang mencakup kegiatan yang tidak akan             48
                  didukung oleh bank, dengan mempertimbangkan aspek Lingkungan dan Sosial (E&S)?
1.2.1.2           Apakah bank mewajibkan klien yang sangat terpapar risiko terkait iklim untuk                       49-50
                  mengembangkan rencana mitigasi dan pada akhirnya menyelaraskan kegiatannya dengan
                  tujuan Perjanjian Paris?
1.2.1.3           Apakah bank melarang pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga batu bara baru?                     48
1.2.1.4           Apakah bank mengakui risiko keuangan terkait lingkungan seperti hilangnya                            48
                  keanekaragaman hayati dan/atau risiko deforestasi dalam kegiatan kliennya?
1.2.1.5           Apakah bank mewajibkan klien di sektor-sektor yang sangat terpapar deforestasi (misalnya,          49-50
                  komoditas lunak, infrastruktur, industri ekstraktif) untuk mengadopsi komitmen "tanpa
                  deforestasi" baik dalam kegiatan operasional dan rantai pasokannya, sesuai dengan
                  pendekatan Nilai Konservasi Tinggi atau Stok Karbon Tinggi?
1.2.1.6           Apakah bank mewajibkan klien di sektor-sektor yang sangat terpapar konversi ekosistem                48
                  alami (misalnya, komoditas lunak, infrastruktur, industri ekstraktif) untuk mengadopsi
                  komitmen “tanpa konversi” baik dalam kegiatan operasi dan rantai pasokannya, sesuai
                  dengan prinsip Inisiatif Kerangka Akuntabilitas?
1.2.1.8           Apakah bank mewajibkan klien di industri terkait kelautan untuk memperoleh sertifikasi dari        49-50
                  atau mendukung standar keberlanjutan multi pemangku kepentingan terkait (misalnya,
                  ASC, MSC, SuRe) untuk memastikan pemanfaatan berkelanjutan terhadap lautan, laut, dan
                  sumber daya laut?
1.2.1.9           Apakah bank memiliki komitmen untuk tidak menyediakan produk dan layanan keuangan                    48
                  untuk proyek atau perusahaan yang berlokasi di, atau berdampak negatif terhadap, wilayah
                  keanekaragaman hayati dan kawasan lindung utama, termasuk Situs Warisan Dunia UNESCO,
                  Kawasan Lindung Kategori I-IV IUCN, dan Lahan Basah Penting Internasional yang ditetapkan
                  berdasarkan Konvensi Ramsar tentang Lahan Basah?
1.2.1.10          Apakah bank mengakui risiko air (banjir, kelangkaan, dan polusi) sebagai risiko dalam kegiatan       28
                  kliennya?
1.2.1.11          Apakah bank mewajibkan klien di sektor dan wilayah berisiko tinggi untuk melakukan                 49-51
                  penilaian risiko air dan berkomitmen pada pengelolaan air yang berkelanjutan?



Laporan Keberlanjutan 2025                                                                            PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 189
188




                                                             Kriteria/ Pertanyaan                                         Halaman
      1.2.1.12          Apakah bank mengakui risiko hak asasi manusia, termasuk yang terkait dengan masyarakat             48-50
                        setempat, dalam kegiatan kliennya?
      1.2.1.13          Apakah bank mewajibkan klien untuk berkomitmen menghormati hak asasi manusia, sejalan              49-50
                        dengan Prinsip-Prinsip Pedoman PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia?
      1.2.1.14          Apakah bank mengakui pelanggaran hak-hak pekerja sebagai risiko di semua sektor?                     144
      1.2.1.15          Apakah bank mewajibkan klien untuk mematuhi standar perburuhan internasional yang                  49-50
                        setara dengan Konvensi Fundamental ILO?
      1.2.1.18          Apakah bank mewajibkan klien untuk memperoleh Persetujuan Atas Dasar Informasi Tanpa              49-50, 52
                        Paksaan (PADIATAPA) dari masyarakat yang terkena dampak proyeknya dan memiliki
                        mekanisme pengaduan keluhan untuk menangani setiap masalah? [INDIKATOR BARU 2023]
      4) Kebijakan – Pernyataan Publik mengenai Sektor spesifik
      1.2.2.1           Apakah bank memiliki kebijakan sektoral untuk industri yang sensitif terhadap lingkungan           49-50
                        atau sosial, misalnya komoditas pertanian, energi, minyak & gas, pertambangan, perikanan,
                        infrastruktur?
      1.2.2.2           Apakah bank mengungkapkan kebijakannya untuk sektor yang sensitif terhadap lingkungan              49-50
                        atau sosial?
      1.2.2.3           Apakah kebijakan E&S sektor spesifik bank mencakup persyaratan minimum atau                        49-50
                        rekomendasi berdasarkan standar praktik E&S terbaik yang diakui secara internasional
                        (misalnya Standar Kinerja IFC, RSPO, FSC, dll.)?
      1.2.2.4           Apakah bank secara berkala meninjau kebijakan E&S-nya atau menyatakan bahwa tanggal                 50-51
                        peninjauan terakhirnya dalam 2 tahun terakhir?
      5) Proses - Penilaian Risiko E&S dalam Persetujuan Klien & Transaksi
      1.3.1.1           Apakah bank menggunakan kerangka kerja standar untuk uji tuntas E&S (misalnya,                       50
                        perangkat, daftar periksa, kuesioner, penyedia data eksternal) dalam proses peninjauan klien
                        atau transaksi yang terikat oleh kebijakannya?

      1.3.1.2           Apakah bank menilai kapasitas, komitmen, dan rekam jejak kliennya sebagai bagian dari                50
                        proses uji tuntas E&S?
      1.3.1.3           Apakah bank mengklasifikasikan klien dan transaksinya berdasarkan penilaian risiko E&S              51-52
                        sebagai bagian dari proses persetujuan?
      1.3.1.4           Apakah terdapat mekanisme eskalasi untuk kasus-kasus yang lebih kompleks atau                        52
                        kontroversial?
      1.3.1.5           Apakah hasil penilaian risiko E&S memengaruhi keputusan transaksi dan penerimaan klien?             51-52
      6) Proses - Pemantauan dan Keterlibatan Klien
      1.3.2.1           Apakah bank mengupayakan penyertaan klausul (misalnya, perjanjian, representasi &                   50-51
                        jaminan) terkait isu E&S dalam dokumentasi pinjaman untuk fasilitas kredit bilateral dan
                        sindikasi?
      1.3.2.2           Apakah bank mewajibkan klien yang belum sepenuhnya mematuhi kebijakan E&S bank                       52
                        untuk menyusun dan melaksanakan rencana aksi berbatas waktu?
      1.3.2.3           Apakah bank memantau kepatuhan klien terhadap rencana aksi E&S yang telah disepakati?               51-52
      1.3.2.4           Apakah bank melakukan peninjauan berkala atau menyatakan seberapa sering bank                         51
                        meninjau profil E&S kliennya?
      1.3.2.5           Apakah bank mengungkapkan proses untuk menangani ketidakpatuhan klien yang ada                       52
                        terhadap kebijakan bank atau terhadap rencana aksi E&S yang telah disepakati sebelumnya?
      1.3.2.6           Apakah bank secara berkala meninjau prosedur E&S internalnya atau menyatakan bahwa                   48
                        tanggal peninjauan terakhir berada dalam kurun waktu 2 tahun terakhir?
      7) Sumber Daya Manusia - Tanggung Jawab untuk E&S
      1.4.1.1           Apakah manajemen senior bertanggung jawab atas implementasi strategi ESG bank?                    28, 50-52
      1.4.1.2           Apakah tanggung jawab manajemen senior mencakup pengelolaan risiko dan peluang                      46-47
                        perubahan iklim yang relevan dengan aktivitas bank?
      1.4.1.3           Apakah bank menjelaskan peran dan tanggung jawab berbagai departemen, komite, atau tim              46-47
                        yang terlibat dalam pengembangan dan implementasi kebijakan E&S bank?
      1.4.1.4           Apakah bank telah menerapkan sistem pengendalian internal dengan pertahanan 3 lapis                  44
                        (three lines of defense) untuk mengelola isu-isu E&S?




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                             PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 190
                                                                                                Integrating Strength for
                                                                                                      Sustainable Growth          189




                                                       Kriteria/ Pertanyaan                                       Halaman
1.4.1.5           Apakah Kerangka Acuan Kerja Komite Nominasi mencakup kriteria terkait keberlanjutan untuk          140
                  pengangkatan anggota Dewan yang baru?
1.4.1.6           Apakah Kerangka Acuan Kerja komite Remunerasi mencakup kriteria terkait keberlanjutan              141
                  untuk penilaian kinerja dan tingkat remunerasi manajemen senior?
1.4.1.7           Apakah Kerangka Acuan Kerja Komite Audit mewajibkan isu-isu keberlanjutan untuk                    144
                  diikutsertakan dalam proses pengendalian internal dan audit?
1.4.1.8           Apakah bank melaksanakan audit berkala untuk menilai implementasi kebijakan dan prosedur           144
                  E&S?
8) Sumber Daya Manusia - Pelatihan dan Evaluasi Kinerja Staf E&S
1.4.2.1           Apakah bank memiliki tim ESG khusus untuk mengimplementasikan kebijakan dan prosedur              46-47
                  E&S?
1.4.2.2           Apakah bank melatih stafnya mengenai kebijakan dan proses implementasi E&S?                        113
1.4.2.3           Apakah bank menyediakan pelatihan khusus bagi manajemen seniornya, yang mencakup                   113
                  isu-isu keberlanjutan?
9) Produk - Integrasi E&S dalam Produk dan Layanan
1.5.1.2           Apakah bank menyediakan produk dan layanan keuangan khusus (misalnya, obligasi hijau,          49-50, 68-
                  pinjaman terkait keberlanjutan, pembiayaan dampak) yang mendukung mitigasi isu-isu E&S,           70
                  seperti perubahan iklim, kelangkaan air dan polusi, serta deforestasi?
1.5.1.4           Apakah bank menyelenggarakan kegiatan sosialisasi kepada klien untuk meningkatkan              69, 93-94,
                  kesadaran dan berbagi informasi tentang praktik E&S yang bermanfaat (misalnya, melalui             123
                  workshop, seminar)?
1.5.1.5           Apakah bank telah menerbitkan kerangka kerja untuk produk dan layanan keuangan                     68
                  berkelanjutannya, misalnya kerangka kerja obligasi hijau, yang selaras dengan standar
                  internasional yang kredibel?
1.5.1.6           Apakah bank menyediakan solusi dan program pengembangan kapasitas untuk UMKM guna             120, 124-127
                  membantu transisi ke praktik yang lebih berkelanjutan, termasuk klien ritel?
10) Portofolio - Penilaian dan Mitigasi Risiko E&S di Tingkat Portofolio
1.6.1.2           Apakah bank secara berkala meninjau eksposur portofolionya terhadap risiko fisik dan/              56
                  atau transisi terkait iklim, menggunakan analisis skenario, serta mengungkapkan hasil dan
                  metodologi yang digunakan?
11) Portofolio - Pengungkapan Eksposur dan Target Risiko E&S
1.6.2.1           Apakah bank mengungkapkan eksposur kreditnya berdasarkan sektor industri?                         71-72
1.6.2.7           Apakah bank memiliki target berbasis sains yang diterapkan untuk mengurangi dampak               54-56
                  negatif terkait alam atau meningkatkan dampak positif yang terkait dengan kegiatan
                  bisnisnya, di luar dampak langsung dari operasinya sendiri, dan mengungkapkan kemajuan
                  pencapaian target-target tersebut?
1.6.2.8           Apakah bank telah menetapkan target berbasis sains untuk menyelaraskan portofolionya             54-56
                  dengan tujuan Perjanjian Paris, dan mengungkapkan kemajuan pencapaian target tersebut?
1.6.2.9           Apakah bank berkomitmen untuk mencapai emisi GRK bersih nol dalam portofolio                       58
                  pinjamannya pada tahun 2050, dengan tonggak pencapaian sementara yang jelas, dan
                  mengungkapkan kemajuan pencapaian target tersebut?
1.6.2.10          Apakah bank melakukan penjaminan eksternal atas pengungkapan terkait ESG-nya?                 155, 168-169
1.6.2.11          Apakah bank mengungkapkan dampak positif dan negatif yang terkait dengan kegiatan                   73
                  bisnisnya, di luar dampak langsung dari kegiatan operasinya sendiri?




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                           PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 191
190




      INDEKS TCFD

        No                                              Pengungkapan TCFD                                                  Halaman

                                                             Tata Kelola

       G1      Jelaskan pengawasan Dewan Tata Kelola terhadap risiko dan peluang terkait iklim.                              46-47

       G2      Jelaskan peran manajemen dalam menilai dan mengelola risiko dan peluang terkait iklim.                         46

                                                              Strategi

       S1      Jelaskan risiko dan peluang terkait iklim yang telah diidentifikasi oleh perusahaan dalam jangka              54-57
               pendek, menengah, dan panjang.

       S2      Jelaskan dampak risiko dan peluang terkait iklim terhadap bisnis, strategi, dan perencanaan                    56
               keuangan perusahaan.

       S3      Jelaskan ketahanan strategi perusahaan, dengan mempertimbangkan berbagai skenario terkait                     54-57
               iklim, termasuk skenario 2°C atau lebih rendah.

                                                         Managemen Risiko

       R1      Jelaskan proses perusahaan untuk mengidentifikasi dan menilai risiko terkait iklim.                       49-50, 54-56

       R2      Jelaskan proses perusahaan dalam mengelola risiko terkait iklim.                                            50-51, 56

       R3      Jelaskan bagaimana proses identifikasi, penilaian, dan pengelolaan risiko terkait iklim diintegrasikan        51, 56
               ke dalam manajemen risiko perusahaan secara keseluruhan.

                                                         Metrik dan Target

       M1      Mengungkapkan metrik yang digunakan oleh perusahaan untuk menilai risiko dan peluang terkait                 58, 90
               iklim sesuai dengan strategi dan proses manajemen risiko.

       M2      Mengungkapkan emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan 1, Cakupan 2, dan, jika sesuai, Cakupan 3,                 58, 89-90
               serta risiko-risiko terkait.

       M3      Jelaskan target yang digunakan oleh perusahaan untuk mengelola risiko dan peluang terkait iklim              58, 90
               dan kinerja terhadap target.




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                               PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 192
                                                                                               Integrating Strength for
                                                                                                     Sustainable Growth        191




INDEKS METRIK ESG BURSA EFEK INDONESIA (IDX)

         Kinerja             Kode                             Nama Metrik                                 Halaman

Lingkungan             E-01         Laporan Emisi Gas Rumah Kaca                                           89-90

                       E-02         Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca                                        89-90

                       E-03         Konsumsi Energi Listrik                                                  87

                       E-04         Konsumsi Air                                                             92

                       E-05         Limbah yang Dihasilkan                                                   92

                       E-06         Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission            58, 90

                       E-07         Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca              58, 90

Sosial                 S-01         Kesetaraan Gender                                                     104-107

                       S-02         Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur                             107

                       S-03         Tingkat Pergantian Pegawai                                            103-104

                       S-04         Jumlah Pegawai Sementara                                                 102

                       S-05         Pelatihan dan Pengembangan Pegawai                                       112

                       S-06         Jumlah Kecelakaan Kerja                                                  114

                       S-07         Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia                                   149

                       S-08         Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi                 104-107

                       S-09         Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia                            49, 100-101, 114, 142

                       S-10         Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa                            102

                       S-11         Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta                 114
                                    Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak diberikan Kepada
                                    Seluruh Karyawan

                       S-12         Corporate Social Responsibility                                       120-133

Tata Kelola            G-01         Keberagaman Manajemen dan Independensi                              137, 139-140

                       G-02         Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan             Data Tersedia di AR

                       G-03         Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO                        139

                       G-04         Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris                       139-140

                       G-05         Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris                        141-142

                       G-06         Kriteria Khusus Pemilihan Dewan                                          140

                       G-07         Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi                                        144-147

                       G-09         Pencegahan Konflik Kepentingan                                         142-143




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                        PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 193
192




      INDEX ASEAN CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD (ACGS)

        Indikator                                     Prinsip dan Rekomendasi                                        Halaman

       Level 1

       B.B           Keberlanjutan dan Ketahanan

       B.1           Pengungkapan yang terkait dengan keberlanjutan harus konsisten, sebanding, dan dapat diandalkan, serta
                     mencakup informasi material retrospektif serta berwawasan ke depan sehingga akan dianggap penting oleh
                     investor dalam membuat keputusan investasi atau pemungutan suara.

       B.1.1         Apakah Perseroan mengidentifikasi/melaporkan topik ESG yang material terhadap strategi             155
                     organisasi?

       B.1.2         Apakah Perseroan mengidentifikasi perubahan iklim sebagai suatu isu?                               157

       B.1.3         Apakah Perseroan mengadopsi kerangka pelaporan atau standar keberlanjutan yang                     154
                     diakui secara internasional (yaitu GRI, Pelaporan Terpadu, SASB, Standar Pengungkapan
                     Keberlanjutan IFRS)?

       B.1.4         Apakah Perseroan mengungkapkan target keberlanjutan kuantitatif?                                   58

       B.1.5         Apakah Perseroan mengungkapkan pencapaian kinerja terkait keberlanjutan dalam kaitannya            90
                     dengan target yang ditetapkan sebelumnya?

       B.1.6         Apakah Perseroan menegaskan bahwa Laporan/Pelaporan Keberlanjutannya ditinjau dan/                 139
                     atau disetujui oleh Dewan atau Komite Dewan?

       B.2           Kerangka tata kelola perusahaan harus memfasilitasi dialog antara Perseroan, pemegang saham, dan pemangku
                     kepentingan agar dapat bertukar pandangan tentang masalah keberlanjutan.

       B.2.1         Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan internal untuk bertukar pandangan                 155
                     dan mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis
                     Perseroan?

       B.2.2         Apakah Perseroan melibatkan pemangku kepentingan eksternal untuk bertukar pandangan                155
                     dan mengumpulkan umpan balik tentang masalah keberlanjutan yang penting bagi bisnis
                     Perseroan?

       B.3           Kerangka tata kelola perusahaan harus memastikan bahwa Direksi telah cukup mempertimbangkan risiko dan
                     peluang keberlanjutan yang material ketika menjalankan fungsi utama mereka dalam meninjau, memantau, dan
                     membimbing praktik tata kelola, pengungkapan, strategi, manajemen risiko, dan sistem pengendalian internal,
                     termasuk yang berkaitan dengan risiko fisik dan transisi yang terkait dengan iklim.

       B.3.1         Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Direksi melakukan tinjauan tahunan untuk melihat              139
                     apakah struktur modal dan utang Perseroan sesuai dengan tujuan strategis dan selera risiko
                     terkait?

       B.4           Kerangka tata kelola perusahaan harus mengakui hak-hak pemangku kepentingan sebagaimana telah
                     ditetapkan oleh undang-undang atau melalui kesepakatan bersama dan mendorong kerja sama aktif antara
                     Perseroan dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan
                     Perseroan yang sehat secara finansial.

       B.4.1         Adanya upaya Perseroan serta ruang lingkupnya dalam memenuhi kesejahteraan pelanggan?

       B.4.2         Prosedur pemilihan pemasok/kontraktor?                                                         74, 143, 145

       B.4.3         Upaya Perseroan untuk memastikan bahwa rantai nilainya ramah lingkungan atau sejalan               69
                     dengan upaya mempromosikan pembangunan berkelanjutan?

       B.4.4         Upaya Perseroan untuk berinteraksi dengan masyarakat tempat mereka beroperasi?                120 - 133, 150

       B.4.5         Program dan prosedur antikorupsi Perseroan?                                                     144 - 147

       B.4.6         Bagaimana hak-hak kreditur dilindungi?                                                            78-83

       B.4.7         Apakah perusahaan memiliki laporan/bagian terpisah yang membahas upaya-upaya
                     Perseroan dalam bidang lingkungan/ekonomi dan sosial?




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                         PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 194
                                                                                            Integrating Strength for
                                                                                                  Sustainable Growth          193




  Indikator                                    Prinsip dan Rekomendasi                                       Halaman

 B.5           Jika kepentingan pemangku kepentingan dilindungi oleh hukum, maka pemangku kepentingan mesti memiliki
               kesempatan untuk memperoleh ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak mereka.

 B.5.1         Apakah Perseroan menyediakan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan             82
               Tahunan yang dapat digunakan oleh para pemangku kepentingan (misalnya pelanggan,
               pemasok, masyarakat umum, dll.) untuk menyuarakan keprihatinan dan/atau keluhan mereka
               atas kemungkinan pelanggaran hak-hak mereka?

 B.6           Mekanisme untuk partisipasi karyawan mesti diperbolehkan untuk dikembangkan.

 B.6.1         Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai                 109,114,
               kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan karyawannya?                                          115,116

 B.6.2         Apakah Perseroan secara eksplisit mengungkapkan kebijakan dan praktik mengenai program        109 - 112
               pelatihan dan pengembangan bagi karyawannya?

 B.6.3         Apakah Perseroan memiliki kebijakan penghargaan/kompensasi yang memperhitungkan
               kinerja Perseroan selain pengukuran finansial jangka pendek?

 B.7           Para pemangku kepentingan, termasuk karyawan perorangan dan badan perwakilan mereka, harus dapat
               dengan bebas mengomunikasikan keprihatinan mereka tentang praktik ilegal atau tidak etis kepada Dewan,
               sementara hak-hak mereka tidak boleh dikompromikan hanya karena mereka melakukan hal tersebut.

 B.7.1         Apakah Perseroan memiliki kebijakan whistleblowing yang mencakup prosedur pengaduan            145, 147,
               oleh karyawan dan pemangku kepentingan lainnya mengenai dugaan perilaku ilegal dan tidak
               etis dan memberikan rincian kontak melalui situs web Perseroan atau laporan tahunan?

 B.7.2         Apakah Perseroan memiliki kebijakan atau prosedur untuk melindungi karyawan/ orang yang          148
               mengungkapkan dugaan perilaku ilegal/tidak etis dari tindakan pembalasan?

 Level 2 - Bonus Items

 B.B           Keberlanjutan dan Ketahanan

 (B).B.1.1     Apakah Perseroan mengungkapkan bagaimana ia mengelola risiko dan peluang terkait iklim?           52

 (B).B.1.2     Apakah Perseroan mengungkapkan bahwa Laporan Keberlanjutan/Pelaporan                        154, 168-169
               Keberlanjutannya diverifikasi secara eksternal?

 (B).B.1.3     Apakah Perseroan mengungkapkan saluran keterlibatan dengan kelompok pemangku                   149-151
               kepentingan dan bagaimana Perseroan menanggapi masalah ESG para pemangku
               kepentingan?

 (B).B.1.4     Apakah Perseroan memiliki unit/divisi/komite yang secara khusus bertanggung jawab untuk          46
               mengelola masalah keberlanjutan?

 (B).B.1.5     Apakah Perseroan mengungkapkan pengawasan Dewan Komisaris dan Direksi terhadap risiko            140
               dan peluang terkait keberlanjutan?

 (B).B.1.6     Apakah Perseroan mengungkapkan hubungan antara remunerasi Direktur eksekutif dan              108, 139
               manajemen senior serta kinerja keberlanjutan untuk tahun sebelumnya?

 (B).B.1.7     Apakah Sistem Pengungkapan Pelanggaran (Whistleblowing System) Perseroan dikelola oleh
               pihak/lembaga independen?




Laporan Keberlanjutan 2025                                                                       PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 195
194




      LEMBAR UMPAN BALIK
      [OJK G.2]


      PROFIL ANDA (Mohon diisi bila berkenan)
      Nama:
      Institusi/perusahaan:
      E-mail:
      Telp/HP:




      Golongan Pemangku Kepentingan:

              Pemegang Saham/Investor               Nasabah                           Pegawai

              Serikat Pekerja                       Media                             Pemasok

              Organisasi Masyarakat/NGO             Pemerintah/OJK                    Organisasi Bisnis

              Lain-lain:


       Bagaimana penilaian Anda mengenai                 Tidak          Kurang    Tidak                       Sangat
                                                                                                Setuju
       penulisan laporan ini:                            setuju         setuju    tahu                        setuju

      Laporan ini mudah dimengerti

      Laporan ini bermanfaat

      Laporan ini sudah menggambarkan kinerja LJK
      dalam pembangunan berkelanjutan

      Bagaimana penilaian Anda mengenai tingkat           Tidak         Kurang    Tidak                       Sangat
                                                                                              Penting
      materialitas topik-topik di bawah ini:             penting        penting   tahu                        penting

      Kinerja ekonomi

      Dampak ekonomi tidak langsung

      Kinerja keuangan berkelanjutan

      Pendidikan dan pelatihan

      Ketenagakerjaan

      Privasi nasabah

      Anti korupsi

      Kinerja lingkungan



      Mohon berikan saran, usul, atau komentar Anda atas laporan ini:




      Laporan Keberlanjutan 2025                                                                PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Page 196
                                                                    Integrating Strength for
                                                                          Sustainable Growth




      Laporan
      Keberlanjutan

SMBC Indonesia
Menara SMBC - CBD Mega Kuningan
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6
Jakarta Selatan 12950, Indonesia




Laporan ini dicetak pada kertas daur ulang dan bersertifikasi FSC

File

File Open PDF
Source IDX
Size5.09 MB
Published1 Apr 2026
Pages196
Characters773,407
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank SMBC Indonesia Tbk p.2 ×388
linked org Bank BTPN Syariah Tbk p.7 ×20
linked org PT Oto Multiartha p.7 ×11
linked org PT Summit Oto Finance p.7 ×11
linked person Dini Herdini p.15 ×2
linked person Hanna Tantani p.15 ×2
linked person Merisa Darwis p.15 ×2
linked person Ninik Herlani Masli Ridhwan p.15 ×2
linked person Henoch Munandar · Direktur Utama p.16 ×4
linked person CHOW YING HOONG · Komisaris Utama p.21 ×3
linked org International Finance Corporation p.28 ×3
linked person Takeshi Kimoto p.31
linked person Onny Widjanarko p.31
linked person Marita Alisjahbana p.31
linked person Jun Saito p.32
linked person Michellina Laksmi Triwardhany p.32
linked person Atsushi Hino p.32
linked person Yuki Terayama p.32
linked org Bank Central Asia Tbk p.35 ×2
linked org Pohon Mangga p.95
linked org Dana Pensiun p.109
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.29 ×10
possible org Bursa Efek Indonesia p.35 ×3
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.35 ×2
possible org PT ASABRI (Persero) p.77 ×2
unresolved person Sambutan · Komisaris p.3 ×2
unresolved org PT Rintis Sejahtera p.16
unresolved org Mitsui Banking Corporation p.22
unresolved org PT BankKeberlanjutan p.25 ×2
unresolved org BankKeberlanjutan Laporan SMBC Indonesia Tbk p.25 ×2
unresolved person Komar Andasasmita p.35
unresolved person Sumitomo Mitsui Banking Ramdah Sukarna p.35 ×2
unresolved org PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia p.35 ×2
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gde Agung p.36
unresolved org PT BTPN Syariah Ventura. Kepemilikan Saham p.36
unresolved org PT BTPN Syariah Ventura p.36
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia p.36 ×2
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia p.36
unresolved — Filantropi p.39
unresolved person Forum Komunikasi · Direktur p.39 ×3
unresolved — Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) p.39
unresolved org Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS) p.39
unresolved org Perhimpunan Bank-bank Internasional Indonesia (PERBINA) p.39
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral p.45 ×2
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup p.52
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika p.60
unresolved org Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah p.60
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.60
unresolved org Yayasan Tanah Air Semesta p.60
unresolved org Bank Penghimpunan p.72
unresolved org Bank Indonesia p.77
unresolved org Bank KBMI p.77
unresolved org Bank Service Excellence Monitor p.77
unresolved org Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral p.88
unresolved org Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM p.90
unresolved org Kementerian ESDM p.90
unresolved org Yayasan Helping Hands p.106
unresolved org Tata Kelola dan Karyawan Menurut Jenis Kelamin p.107
unresolved org Tata Kelola dan Karyawan Menurut Usia p.108
unresolved org Dana Pensiun DUKUNGAN BAGI KARYAWAN PEREMPUAN SMBC Indonesia p.109
unresolved person KEBIJAKAN NOMINASI · KOMISARIS p.142

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result