Back to announcement
20260401_BTPN_Pemanggilan RUPS_32057032_lamp8.pdf
RUPS notice Text extracted BTPNSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 714
Page 1
Laporan
Tahunan
2025
Integrating Strength
Empowering Growth
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK C
Page 2
Ikhtisar Utama
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab
Untuk penyajian Laporan Tahunan 2025 yang lebih baik,
apabila dianggap perlu, kami akan mengunggah kembali
Laporan Tahunan 2025, pada 8 April 2026.
D LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 3
Tema ini mencerminkan perjalanan SMBC dalam
mengarungi lanskap keuangan Indonesia menuju
masa depan berkelanjutan. Pada tahun 2025, Bank
telah melangkah lebih jauh, setelah penunjukannya
sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
(PIKK) di Indonesia. Peran baru ini menuntut Bank untuk
melakukan berbagai inisiatif yang dapat menghasilkan
pertumbuhan yang lebih bermakna – dengan
menyempurnakan tata kelola, menguatkan manajemen
risiko di seluruh entitas, hingga membangun keunggulan
operasional. Tidak berhenti sampai di situ, Bank juga
menjelajahi peluang-peluang baru dengan memadukan
teknologi dengan keterlibatan nasabah demi tercapainya
ekosistem keuangan inklusif sekaligus memperkuat
kehadirannya di pasar yang terus bergerak dinamis.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 1
Page 4
Daftar Isi
Pertumbuhan Progresif Jenius
Pertumbuhan Pendapatan yang Kuat
Menjaga Likuiditas, Kualitas Portofolio Kredit, dan
4
5
5
03 Profil Perusahaan 65
Permodalan yang Sehat Informasi Umum Perusahaan 66
Langkah Strategis ke Masa Depan 6 Riwayat Singkat Perusahaan 67
Peran Baru sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi 7 Jejak Langkah 68
Keuangan (PIKK) Bidang Usaha 72
Produk dan Layanan 73
Visi dan Misi 74
01 Ikhtisar Utama 9
Nilai-Nilai Utama
Struktur Organisasi
Profil Dewan Komisaris
75
76
80
Kinerja 2025 10 Profil Direksi 86
Laporan Keuangan 12 Perubahan Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi 94
Ikhtisar Saham 16 Profil Pejabat Eksekutif 95
Aksi Korporasi 17 Statistik Karyawan 98
Informasi Penghentian Sementara 17 Pemegang Saham Akhir dan Pengendali 100
Perdagangan Saham Pemegang Saham Akhir 101
Penerbitan Obligasi dan Sukuk 17 Pemegang Saham Pengendali 102
Ikhtisar Obligasi dan Sukuk 18 Daftar Entitas Anak 105
Peringkat Obligasi SMBC Indonesia 18 Wilayah Operasional 106
Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2025 19 Keanggotaan pada Asosiasi 109
Peristiwa Penting 2025 22 Kronologi Pencatatan Saham 109
Penghargaan & Sertifikasi 28 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya 110
Kantor Akuntan Publik 2025 110
Nama dan Alamat Lembaga dan/atau 111
02
Penunjang Pasar Modal
Laporan Manajemen 35 Informasi pada Website Perusahaan 112
04
Laporan Dewan Komisaris 36
Analisis dan
Dewan Komisaris 42
Pembahasan Manajemen 115
Laporan Direksi 44
Direksi 54
Board of Management 56 Tinjauan Ekonomi dan Industri Perbankan 116
Pejabat Eksekutif 58 Tinjauan Ekonomi 117
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi 62 Tinjauan Industri Perbankan 118
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025 Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha 120
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Retail Banking 121
Jenius 122
Retail Lending Business 124
Wealth Management Business 127
Business Banking 128
Corporate Banking 129
Treasury 133
Perbankan Syariah 135
Profitabilitas Per Segmen Usaha 137
Tinjauan Kinerja Keuangan 138
Neraca Keuangan 139
2 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 5
Kinerja Laba Rugi
Arus Kas
Kemampuan Membayar Utang
143
143
144
07 Tata Kelola Perusahaan 269
Suku Bunga Dasar Kredit 145 Prinsip Penerapan GCG 271
Struktur Modal 145 Dasar Hukum Pelaksanaan 274
Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal 146 Tujuan Penerapan GCG 275
Realisasi Investasi Barang Modal 146 Struktur GCG 276
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Setelah 146 Penilaian Penerapan GCG Tahun 2025 276
Tanggal Laporan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) 286
Target, Realisasi, dan Proyeksi 147
Pemegang Saham Akhir dan Pengendali 296
Prospek Usaha 147
Dewan Komisaris 297
Dividen 147
Direksi 306
Kompensasi Jangka Panjang: Program Kepemilikan 148
Saham Karyawan dan Manajemen Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi 315
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum 148 Komite di Bawah Dewan Komisaris 329
Informasi Material Terkait Investasi, Ekspansi, Divestasi, 149 Komite di Bawah Direksi 355
Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/Modal Sekretaris Perusahaan 379
Transaksi Material yang Mengandung Benturan 149
Kepentingan dan/atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
Fungsi Kepatuhan 384
Berelasi Fungsi Kepatuhan Terintegrasi 389
Kebijakan Penelaahan dan Persetujuan Transaksi 151 Internal Fraud 391
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan yang 152 Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan 393
Berpengaruh Signifikan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi
Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM)
Perubahan Kebijakan Akuntansi 153
Ketaatan Sebagai Wajib Pajak 153
Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Politik 395
Aspek Pemasaran 154
Transparansi Kondisi Keuangan dan 395
Non Keuangan Bank
Strategi Pemasaran 155 Pembelian Kembali Saham atau Obligasi Subordinasi 396
Pangsa Pasar 157 Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan 396
Penyediaan Dana dalam Jumlah Besar
Audit Eksternal 397
05
Satuan Kerja Audit Internal 398
Manajemen Risiko 159 Sistem Pengendalian Intern (SPI) 403
Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan Entitas 405
Anak, Anggota Dewan Komisaris, dan Anggota Direksi
Kebijakan Manajemen Risiko 161 Sanksi Administrasi 405
Penerapan Manajemen Risiko 163 Akses Informasi dan Data Perusahaan 406
Organisasi Manajemen Risiko 163 Kode Etik 406
Uraian Penerapan Manajemen Risiko 164 Price Sensitive Information Personal Account Dealing 408
Tinjauan/Review atas Efektivitas 167 Tata Kelola Pengadaan Barang dan Jasa 408
Sistem Manajemen Risiko
Sistem Pelaporan Pelanggaran 409
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau 167
Komite Audit atas Kecukupan Manajemen Risiko Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan 410
Sistem Pengendalian Internal 168 Kebijakan Pencegahan Informasi Orang Dalam 411
Pengungkapan Permodalan 168 Keterbukaan dalam Praktik Bad Governance 412
Pengungkapan Eksposur Risiko 185
06 Tinjauan
Pendukung Bisnis 253
08 Tanggung Jawab Sosial
Dan Lingkungan 415
Ikhtisar Keberlanjutan 416
Pengembangan Sumber Daya Manusia 254 Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko 424
Operasional
Operasional dan Teknologi Informasi 260
Laporan Keuangan Konsolidasian 433
Audit Tahun Buku 2025
Referensi SEOJK Nomor 16-SEOJK.04-2021: Laporan 700
Tahunan Emiten dan Perusahaan Publik
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 3
Page 6
Ikhtisar Utama
Pertumbuhan
Progresif Jenius
Didorong oleh permintaan yang kuat
terhadap produk pembiayaannya,
Jenius platform perbankan digital
PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Jenius
juga berencana untuk meningkatkan
produk kartu kreditnya, yaitu Kartu
Kredit Tambahan (s-Card). Kartu ini
berfungsi sebagai perpanjangan dari
akun kartu kredit yang sudah ada,
untuk anggota keluarga atau
orang-orang kepercayaan.
Fitur-fitur baru
Peluncuran s-Card, kartu kredit
tambahan
Maxi Saver Jenius tersedia untuk mata
uang USD, GBP, CNY, SGD, AUD, EUR
Mata uang asing Riyal Arab Saudi
QRIS Cross Border di beberapa negara
Sumber dana dari kartu kredit untuk
pembayaran QRIS
Jenius Bisniskit => aplikasi tambahan
gratis dari Jenius yang dirancang khusus
untuk membantu pelaku usaha UMKM
Nasabah Terdaftar Penghimpunan Dana Pihak Ketiga Penyaluran Pendanaan
6,3 Juta Rp 27,6 triliun Rp 3,6 triliun
6,3 juta Nasabah terdaftar pada tahun Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) tahun Untuk penyaluran pendanaan, nilainya
2025, naik 5,9% dibandingkan tahun 2025 sebesar Rp27,6 triliun, lebih tinggi 18,3% pada tahun 2025 mencapai Rp3,6 triliun,
2024 yaitu 5.9 juta. dibandingkan tahun 2024 yaitu Rp23,3 triliun. naik 11,4% dibandingkan tahun 2024
yaitu Rp3,2 triliun.
4 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 7
Pertumbuhan
Pendapatan yang Kuat
Pendapatan operasional konsolidasi SMBC Indonesia sebesar Rp18,4 triliun,
meningkat 6% yoy. Didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan
konsolidasi dari Grup OTO. Serta didukung oleh kenaikan fee dari pendapatan dari
komisi bancassurance, asuransi, dan produk investasi, kartu kredit, dan trade.
Aset Pendapatan Bunga Bersih Net Interest Margin (NIM)
Rp 245,8 triliun Rp 15,9 triliun 7%
Tumbuh 5% YoY Naik 5% Stabil di level 7,0%
Menjaga Likuiditas, Kualitas Portofolio
Kredit, dan Permodalan yang Sehat
01 LCR, 229,42%
*rata-rata Triwulan 4-2025
NSFR, 122,96% 02
03 Rasio CASA 41%
Meningkat dari 38% pada tahun 2024
Total Kredit 3%
Meningkat mencapai Rp185,4 triliun 04
Kredit tumbuh 3%
05 dikontribusikan oleh: Segmen Korporasi dan
Komersial 7% yoy, Jenius di luar Digital Mikro 11% yoy
NPL (bruto), 2,59%
(termasuk piutang pembiayaan) 06
07 CAR, 29,31%
Memperlihatkan kekuatan permodalan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 5
Page 8
Ikhtisar Utama
Langkah
Strategis ke
Masa Depan
Didukung oleh jaringan global
Sumitomo Mitsui Banking Corporation,
SMBC Indonesia akan terus
memperkuat posisinya sebagai
penyedia jasa keuangan yang inovatif
dan komprehensif yang didukung
teknologi digital terkini.
• SMBC Indonesia: 6,1 Juta
01 • BTPN Syariah: 3,8 Juta
• OTO & SOF: 1,3 juta
Jumlah Nasabah
• SMBC Indonesia: 221*
02 • BTPN Syariah: 41**
(Mobile Marketing Syariah: 1.511)
Jumlah Kantor Cabang • OTO & SOF: 9.048
* Jumlah Kantor Cabang Utama & Kantor
Cabang Pembantu
** Jumlah Kantor Cabang, Kantor Fungsional,
dan Kantor Fungsional Non Operasional
• Jenius (in-App): Rp287 triliun
03 (+4,5% YoY)
• Touchbiz: Rp32 triliun
Volume Transaksi (+106% YoY)
Platform Digital
• SMBC Indonesia: 6.139
04 • BTPN Syariah: 14.224
• OTO & SOF: 9.048
Sumber Daya
Tangguh
6 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 9
Peran Baru sebagai Perusahaan
Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK)
Pada pertengahan 2025, OJK menyetujui penunjukan SMBC Indonesia sebagai
PIKK Operasional atas Konglomerasi Keuangan Sumitomo Mitsui Banking
Corporation (“KK SMBC”) dengan struktur yaitu PT Bank SMBC Indonesia Tbk
sebagai PIKK dan PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT BTPN Syariah Ventura,
PT Oto Multiartha, PT Summit Oto Finance sebagai anggota KK SMBC. Struktur ini
memperkuat tata kelola, manajemen risiko, serta kepatuhan di seluruh entitas,
sekaligus menciptakan sinergi operasional, meningkatkan transparansi, dan
memperkuat posisi grup untuk pertumbuhan jangka panjang.
PT Bank BTPN PT BTPN
Syariah Tbk Syariah
Ventura
PT Bank SMBC
Indonesia Tbk
PT Oto
Multiartha PT Summit Oto
Finance
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 7
Page 10
Ikhtisar Utama 8 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 11
Ikhtisar
Utama
Kinerja 2025 10
Laporan Keuangan 12
Ikhtisar Saham 16
Aksi Korporasi 17
Informasi Penghentian Sementara 17
Perdagangan Saham
Penerbitan Obligasi dan Sukuk 17
Ikhtisar Obligasi dan Sukuk 18
Peringkat Obligasi SMBC Indonesia 18
Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2025 19
Peristiwa Penting 2025 22
Penghargaan & Sertifikasi 28
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 9
Page 12
Ikhtisar Utama
Kinerja
2025
Kinerja konsolidasi SMBC Indonesia periode 2025
mencerminkan strategi kami yang berfokus pada
fundamental bisnis yang didasari oleh tata kelola yang
baik
Pendapatan Bunga Bersih Laba Bersih yang dapat diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
Rp 15,9 triliun
Bank berhasil membukukan kenaikan Pendapatan Bunga
sebesar 5% dengan margin bunga bersih (net interest margin/
NIM) terjaga di level 7,0% di tengah suku bunga kredit yang
kompetitif, kenaikan biaya pendanaan, dan volatilitas pasar
yang terus berjalan.
Pendapatan Operasional
Rp 18,4 triliun Rp 506 miliar
Laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada Pemilik
Pendapatan operasional naik 6% dari Rp17,4 triliun di tahun Entitas Induk, Rp506 miliar. Hasil tersebut terutama
2024, dikontribusikan oleh kenaikan bunga bersih sebesar 5% dipengaruhi oleh peningkatan provisi kredit di Bank dan
dan kenaikan pendapatan operasional lainnya sebesar 14%. di anak perusahaan multifinance dikarenakan adanya
tambahan pencadangan kredit sebagai hasil peninjauan
portofolio yang lebih intensif oleh perusahaan induk di
dalam framework konglomerasi.
10 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 13
Kantor Cabang
57 Kantor SMBC Indonesia terus
berupaya memberikan
kemudahan layanan
kepada para nasabah
Kantor Cabang Pembantu ATM melalui ketersediaan
jaringan kantor cabang
164 Kantor 208 Unit maupun ATM
Keterangan Jumlah
Kantor Pusat Operasional 1
Kantor Wilayah Non Operasional 9
Kantor Cabang 57
Kantor Cabang Pembantu 164
Kantor Fungsional
• Kantor Fungsional Operasional 0
• Kantor Fungsional Non Operasional 0
Total Jaringan Kantor 231
ATM 208
TCR 0
Payment Point 0
Total Jaringan Kantor & ATM 439
Pemberdayaan yang Berkelanjutan
DAYA
37 juta
Dengan visi untuk memberikan perubahan berarti dalam kehidupan
jutaan orang, SMBC Indonesia memanifestasikannya dengan
menjalankan program Daya yang merupakan progam pemberdayaan
bagi nasabah yang terukur dan berdampak.
Sepanjang 2025, lebih dari 37 juta peserta telah menerima manfaat
dari program Daya melalui 12.804 aktivitas pemberdayaan yang
mencakup dari 4 pillar daya, yang meliputi:
Pengembangan Kapasitas Diri
Literasi Keuangan
Peningkatan Kapasitas Usaha
Kehidupan Berkelanjutan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 11
Page 14
Ikhtisar Utama
Laporan
Keuangan
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Keterangan 2025 2024 2023 2022
Neraca Keuangan
Jumlah Aset 245.848.165 241.096.427 201.448.392 209.169.704
Aktiva Produktif 1)
242.001.763 236.185.309 197.325.929 204.169.669
Pinjaman yang Diberikan 2) 185.387.869 179.404.617 156.561.297 146.123.516
Simpanan Nasabah 3)
131.001.080 121.317.811 108.198.576 114.866.548
Pinjaman yang Diterima 41.905.179 52.632.885 34.283.897 48.025.106
Efek-efek yang Diterbitkan 6.794.041 2.939.924 200.569 200.134
Penyertaan Saham 26.572 75.285 102.586 103.473
Jumlah Liabilitas 3) 192.392.451 186.350.388 160.165.288 169.756.680
Jumlah Ekuitas 4) 53.455.714 54.746.039 41.283.104 39.413.024
Jumlah Lembar Saham yang Disetor dan Dibayar Penuh 10.645.945.748 10.645.945.748 8.149.106.869 8.149.106.869
(dalam satuan)
Informasi Hasil Usaha
Pendapatan Bunga 24.235.160 23.588.335 18.815.673 15.898.376
Beban Bunga (8.323.257) (8.380.053) (6.771.610) (4.221.331)
Pendapatan Bunga Bersih 15.911.903 15.208.282 12.044.063 11.677.045
Pendapatan Operasional Lainnya 2.527.119 2.221.078 1.689.372 1.664.162
Beban Operasional Lainnya (10.068.560) (9.428.203) (7.222.481) (6.843.364)
Biaya CKPN (8.046.544) (3.897.140) (3.049.919) (1.840.167)
Pendapatan Operasional - Bersih 323.918 4.104.017 3.461.035 4.657.676
Laba Tahun Berjalan Sebelum Pajak 281.327 4.120.473 3.457.682 4.657.319
Laba Bersih Tahun Berjalan (102.129) 3.216.240 2.682.484 3.629.564
Laba Tahun Berjalan Diatribusikan kepada
• Pemilik Entitas Induk 505.557 2.812.986 2.358.334 3.095.701
• Kepentingan Non Pengendali (607.686) 403.254 324.150 533.863
Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan, Setelah Pajak (377.647) 74.756 18.348 (154.602)
Penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Tahun Berjalan, Setelah Pajak (479.776) 3.290.996 2.700.832 3.474.962
Penghasilan
Jumlah Laba Komprehensif Diatribusikan kepada
• Pemilik Entitas Induk 248.351 2.868.590 2.376.847 2.939.728
• Kepentingan Non Pengendali (728.127) 422.406 323.985 535.234
Laba Bersih per Saham (Nilai Penuh) 47 279 293 384
Catatan:
1. Termasuk pinjaman pembiayaan/piutang syariah yang diberikan, giro pada BI dan bank-bank lain, penempatan pada BI dan bank-bank lain, efek-efek,
penyertaan saham, tagihan akseptasi, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo), piutang pembiayaan dan tagihan derivatif.
2. Termasuk pembiayaan/piutang Syariah dan piutang pembiayaan.
3. Termasuk dana syirkah temporer.
4. Termasuk kepentingan non-pengendali.
12 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 15
(dalam %)
Keterangan 2025 2024 2023 2022
Rasio Keuangan
Permodalan
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 5) 29,3 30,0 29,9 27,3
Aset Produktif
Aset produktif bermasalah dan aset nonproduktif bermasalah terhadap 1,2 1,2 0,7 0,7
total aset produktif dan aset nonproduktif
Aset produktif bermasalah terhadap total aset produktif 1,2 1,2 0,7 0,7
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) aset keuangan terhadap 3,1 2,6 2,5 1,8
aset produktif
NPL-Bruto 2,6 2,5 1,4 1,4
NPL-Neto 0,8 1,1 0,4 0,4
Profitabilitas
Imbal Hasil Aset (ROA) 6) 0,1 1,8 1,7 2,4
Imbal Hasil Ekuitas (ROE) 1,1 6,8 6,5 9,1
Margin Pendapatan Bunga Bersih (NIM) 7,0 7,1 6,5 6,3
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 97,7 83,2 83,7 75,1
Biaya Dana 4,1 4,4 4,4 2,7
Cost to Income Ratio (CIR) 54,3 53,9 52,7 49,8
Laba (rugi) terhadap Pendapatan/Penjualan 1,0 17,1 16,6 26,0
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 7) 140,3 147,0 142,7 126,7
Rasio Lancar 36,1 43,7 33,7 45,3
Solvabilitas
Liabilitas terhadap Aktiva 78,3 77,3 79,5 81,2
Liabilitas terhadap Ekuitas 359,9 340,4 414,2 460,0
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
• Pihak Terkait - - - -
• Pihak Tidak Terkait - - - -
Persentase Pelampauan BMPK
• Pihak Terkait - - - -
• Pihak Tidak Terkait - - - -
Giro Wajib Minimum Utama Rupiah (Bank only) 7,0 6,9 8,3 8,2
Giro Wajib Minimum Utama Valuta Asing (Bank only) 4,0 4,0 4,0 4,0
Posisi Devisa Neto (Bank only) 0,7 1,4 0,5 0,3
Lain-lain
Jumlah Kantor Cabang 8) 2.203 719 333 358
Jumlah ATM dan TCR 222 231 228 221
Jumlah Karyawan 9) 29.411 29.382 20.933 19.740
Catatan:
5. Termasuk risiko kredit, operasional dan pasar.
6. RoA sebelum pajak.
7. LDR (tidak termasuk Pinjaman kepada Bank).
8. Termasuk Payment Points & Kantor Fungsional. Pada 31 Desember 2025, MMS pada
PT Bank BTPN Syariah Tbk dianggap sebagai Kantor Fungsional sesuai rekomendasi OJK pada Juni 2025.
9. Termasuk karyawan PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT OTO Multiartha dan PT Summit Oto Finance.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 13
Page 16
Ikhtisar Utama
Laporan Keuangan
01
Simpanan Nasabah
(termasuk dana syirkah temporer)
Rp 131,0 Triliun
02
Total Ekuitas
Rp 53,5 Triliun
03
Rasio KPMM
29,3%
04
Return on Equity (RoE)
1,1%
05
Total Aset
Rp 246,0 Triliun
14 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 17
Pendapatan Bunga Bersih Penyaluran Pinjaman
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
24,4 185,4
23,5 179,4
156,6
12,0
2023 2024 2025 2023 2024 2025
Pendapatan Operasional Lainnya Beban Operasional Lainnya
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
2,5 2023 2024 2025
2,2
1,7
(10,1)
(10,3)
2023 2024 2025 (13,3)
Pinjaman yang Diberikan
termasuk Piutang Pembiayaan Dana Pihak Ketiga
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
185,4 131,0
179,4
121,3
156,6 108,2
2023 2024 2025 2023 2024 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 15
Page 18
Ikhtisar Utama
Ikhtisar
Saham
PENAWARAN UMUM PERDANA
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, “Bank”) melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 8 Juni
2007. Pada aksi korporasi itu, jumlah saham yang ditawarkan kepada publik sebanyak 267.960.220 lembar saham
dengan nilai nominal Rp100 (nilai penuh) per saham. Harga penawaran setiap saham sebesar Rp2.850 (nilai penuh).
Saham-saham tersebut dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 Maret 2008.
Tertinggi Terendah Penutupan Volume Perdagangan Jumlah Saham Kapitalisasi Pasar
Periode
(Rp) (Rp) (Rp) (Saham) Tercatat (Lembar) (Rp)
2025
Kuartal I (Maret) 2.230 1.960 2.000 1.308.100 10.645.945.748 21.291.891.496.000
Kuartal II (Juni) 2.520 1.915 2.520 5.190.700 10.645.945.748 26.827.783.284.960
Kuartal III (September) 2.180 2.040 2.040 2.723.600 10.645.945.748 21.717.729.325.920
Kuartal IV (Desember) 2.260 2.050 2.120 1.687.400 10.645.945.748 22.569.404.985.760
2024
Kuartal I (Maret) 2.620 2.558 2.370 2.557.870 10.645.945.748 25.230.891.422.760
Kuartal II (Juni) 2.630 2.210 2.370 1.491.500 10.645.945.748 25.230.891.422.760
Kuartal III (September) 2.490 2.240 2.260 1.638.800 10.645.945.748 24.059.837.390.480
Kuartal IV (Desember) 2.400 2.220 2.610 1.638.800 10.645.945.748 27.785.918.402.280
PERKEMBANGAN SAHAM SMBC INDONESIA
Harga Saham (Rp/Saham) Volume Perdagangan (Saham)
3.000 1.000.000
2.400 800.000
1.800 600.000
1.200 400.000
600 200.000
0 0
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des
Harga Saham 2025 Volume Perdagangan 2025
16 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 19
Aksi
Korporasi
PENERBITAN OBLIGASI BERKELANJUTAN V PERUBAHAN HARGA SAHAM DARI AKSI
BANK SMBC INDONESIA TAHAP III TAHUN KORPORASI
2025
Aksi korporasi tersebut tidak mengakibatkan perubahan
Pada September 2025, Bank menerbitkan Obligasi pada harga saham Bank.
Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap III Tahun
2025 dengan nominal sebesar Rp816.050.000.000
(delapan ratus enam belas miliar lima puluh juta rupiah).
Informasi Penghentian Sementara
Perdagangan Saham
Sepanjang tahun 2025, saham SMBC Indonesia tidak
mengalami penghentian sementara perdagangan
saham di bursa saham.
Penerbitan
Obligasi dan Sukuk
Selama tahun 2025, SMBC Indonesia telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap III Tahun
2025 dengan nominal sebesar Rp816.050.000.000 (delapan ratus enam belas miliar lima puluh juta rupiah), dengan
rincian sebagai berikut:
Keterangan Tanggal Pencatatan Jumlah Obligasi (Rp) Tingkat Bunga (%) Tanggal Jatuh Tempo
Seri A 3 September 2025 670.650.000.000 6,10 2 September 2028
Seri B 3 September 2025 145.400.000.000 6,20 2 September 2030
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 17
Page 20
Ikhtisar Utama
Ikhtisar
Obligasi dan Sukuk
Keterangan Tanggal Pencatatan Jumlah Obligasi (Rp) Tingkat Bunga (%) Tanggal Jatuh Tempo Outstanding (Rp)
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
Seri A 8 Juli 2024 114.755.000.000 7,00 5 Juli 2027 114.755.000.000
Seri B 8 Juli 2024 240.305.000.000 7,10 5 Juli 2029 240.305.000.000
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024
Seri A 18 Desember 2024 429.910.000.000 6,70 17 Desember 2027 429.910.000.000
Seri B 18 Desember 2024 966.505.000.000 6,95 17 Desember 2029 966.505.000.000
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2025
Seri A 3 September 2025 670.650.000.000 6,10 2 September 2028 670.650.000.000
Seri B 3 September 2025 145.400.000.000 6,20 2 September 2030 145.400.000.000
Peringkat Obligasi
SMBC Indonesia
Obligasi Peringkat 2025 Peringkat 2024 Peringkat 2023
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN dengan Tingkat AAA (idn) AAA (idn) AAA (idn)
Bunga Tetap Tahap I Tahun 2019
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat idAAA idAAA -
Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia idAAA idAAA -
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024
Penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia idAAA - -
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahan III Tahun 2025.
18 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 21
Pembayaran Bunga dan
Pokok Tahun 2025
Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2024 seri A
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran – Bersih (Rp)
Bunga ke-2 5 Januari 2025 2.008.212.500
Bunga ke-3 5 April 2025 2.008.212.500
Bunga ke-4 5 Juli 2025 2.008.212.500
Bunga ke-5 5 Oktober 2025 2.008.212.500
Bunga ke-6 5 Januari 2026 2.008.212.500
Bunga ke-7 5 April 2026 2.008.212.500
Bunga ke-8 5 Juli 2026 2.008.212.500
Bunga ke-9 5 Oktober 2026 2.008.212.500
Bunga ke-10 5 Januari 2027 2.008.212.500
Bunga ke-11 5 April 2027 2.008.212.500
Bunga ke-12 5 Juli 2027 116.763.212.500
Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2024 seri B
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran – Bersih (Rp)
Bunga ke-2 5 Januari 2025 4.265.413.750
Bunga ke-3 5 April 2025 4.265.413.750
Bunga ke-4 5 Juli 2025 4.265.413.750
Bunga ke-5 5 Oktober 2025 4.265.413.750
Bunga ke-6 5 Januari 2026 4.265.413.750
Bunga ke-7 5 April 2026 4.265.413.750
Bunga ke-8 5 Juli 2026 4.265.413.750
Bunga ke-9 5 Oktober 2026 4.265.413.750
Bunga ke-10 5 Januari 2027 4.265.413.750
Bunga ke-11 5 April 2027 4.265.413.750
Bunga ke-12 5 Juli 2027 4.265.413.750
Bunga ke-13 5 Oktober 2027 4.265.413.750
Bunga ke-14 5 Januari 2028 4.265.413.750
Bunga ke-15 5 April 2028 4.265.413.750
Bunga ke-16 5 Juli 2028 4.265.413.750
Bunga ke-17 5 Oktober 2028 4.265.413.750
Bunga ke-18 5 Januari 2029 4.265.413.750
Bunga ke-19 5 April 2029 4.265.413.750
Bunga ke-20 5 Juli 2029 244.570.413.750
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 19
Page 22
Ikhtisar Utama
Pembayaran Bunga dan Pokok Tahun 2025
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap II Tahun 2024 seri A
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran – Bersih (Rp)
Bunga ke-1 17 Maret 2025 7.200.992.500
Bunga ke-2 17 Juni 2025 7.200.992.500
Bunga ke-3 17 September 2025 7.200.992.500
Bunga ke-4 17 Desember 2025 7.200.992.500
Bunga ke-5 17 Maret 2026 7.200.992.500
Bunga ke-6 17 Juni 2026 7.200.992.500
Bunga ke-7 17 September 2026 7.200.992.500
Bunga ke-8 17 Desember 2026 7.200.992.500
Bunga ke-9 17 Maret 2027 7.200.992.500
Bunga ke-10 17 Juni 2027 7.200.992.500
Bunga ke-11 17 September 2027 7.200.992.500
Bunga ke-12 17 Desember 2027 121.955.992.500
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap II Tahun 2024 seri B
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran – Bersih (Rp)
Bunga ke-1 17 Maret 2025 16.793.024.375
Bunga ke-2 17 Juni 2025 16.793.024.375
Bunga ke-3 17 September 2025 16.793.024.375
Bunga ke-4 17 Desember 2025 16.793.024.375
Bunga ke-5 17 Maret 2026 16.793.024.375
Bunga ke-6 17 Juni 2026 16.793.024.375
Bunga ke-7 17 September 2026 16.793.024.375
Bunga ke-8 17 Desember 2026 16.793.024.375
Bunga ke-9 17 Maret 2027 16.793.024.375
Bunga ke-10 17 Juni 2027 16.793.024.375
Bunga ke-11 17 September 2027 16.793.024.375
Bunga ke-12 17 Desember 2027 16.793.024.375
Bunga ke-13 17 Maret 2028 16.793.024.375
Bunga ke-14 17 Juni 2028 16.793.024.375
Bunga ke-15 17 September 2028 16.793.024.375
Bunga ke-16 17 Desember 2028 16.793.024.375
Bunga ke-17 17 Maret 2029 16.793.024.375
Bunga ke-18 17 Juni 2029 16.793.024.375
Bunga ke-19 17 September 2029 16.793.024.375
Bunga ke-20 17 Desember 2029 257.098.024.375
20 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 23
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap III Tahun 2025 seri A
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran – Bersih (Rp)
Bunga ke-1 2 Desember 2025 10.227.412.500
Bunga ke-2 2 Maret 2026 10.227.412.500
Bunga ke-3 2 Juni 2026 10.227.412.500
Bunga ke-4 2 September 2026 10.227.412.500
Bunga ke-5 2 Desember 2026 10.227.412.500
Bunga ke-6 2 Maret 2027 10.227.412.500
Bunga ke-7 2 Juni 2027 10.227.412.500
Bunga ke-8 2 September 2027 10.227.412.500
Bunga ke-9 2 Desember 2027 10.227.412.500
Bunga ke-10 2 Maret 2028 10.227.412.500
Bunga ke-11 2 Juni 2028 10.227.412.500
Bunga ke-12 2 September 2028 680.877.412.500
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap III Tahun 2025 seri B
Keterangan Tanggal Pembayaran Jumlah Pembayaran – Bersih (Rp)
Bunga ke-1 2 Desember 2025 2.253.700.000
Bunga ke-2 2 Maret 2026 2.253.700.000
Bunga ke-3 2 Juni 2026 2.253.700.000
Bunga ke-4 2 September 2026 2.253.700.000
Bunga ke-5 2 Desember 2026 2.253.700.000
Bunga ke-6 2 Maret 2027 2.253.700.000
Bunga ke-7 2 Juni 2027 2.253.700.000
Bunga ke-8 2 September 2027 2.253.700.000
Bunga ke-9 2 Desember 2027 2.253.700.000
Bunga ke-10 2 Maret 2028 2.253.700.000
Bunga ke-11 2 Juni 2028 2.253.700.000
Bunga ke-12 2 September 2028 2.253.700.000
Bunga ke-13 2 Desember 2028 2.253.700.000
Bunga ke-14 2 Maret 2029 2.253.700.000
Bunga ke-15 2 Juni 2029 2.253.700.000
Bunga ke-16 2 September 2029 2.253.700.000
Bunga ke-17 2 Desember 2029 2.253.700.000
Bunga ke-18 2 Maret 2030 2.253.700.000
Bunga ke-19 2 Juni 2030 2.253.700.000
Bunga ke-20 2 September 2030 147.653.700.000
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 21
Page 24
Ikhtisar Utama
Peristiwa
Penting 2025
22 Januari 24 Januari
SMBC Indonesia dan PT Sucorinvest Asset Jenius dari SMBC Indonesia mengadakan kelas edukasi finansial bertajuk
Management (Sucor AM) mengadakan “Financial Resolutions: Build a Better Financial Reputation” bersama Ully
konferensi pers di The Raffles Hotel Jakarta Safitri, Certified Financial Planner dan konsultan dari OneShildt Financial
tentang peluncuran empat produk reksa dana Independence. Dalam acara yang dihadiri oleh para wartawan media massa
melalui SMBC Indonesia. Produk tersebut ini, Jenius juga memperkenalkan inovasi terbaru, yakni Creditbility, sebuah
adalah Sucorinvest Sharia Money Market fitur yang membantu pengguna mengetahui nilai kelayakan kredit mereka
Fund (SSMMF), Sucorinvest Sharia Sukuk Fund dan berfungsi sebagai alat yang praktis untuk mengajukan dan mengelola
(SSSF), Sucorinvest Premium Fund (SPF), dan produk kredit di Jenius secara lebih mudah dan terintegrasi.
Sucorinvest Equity Fund (SEF).
5 Februari 18 Februari 3 Maret
SMBC Indonesia meresmikan SMBC Indonesia kembali menyelenggarakan SMBC Indonesia mencatat
transformasi kantor cabang di SMBC Indonesia Economic Outlook 2025 kinerja positif dalam laporan
Jl. Diponegoro, Surabaya, Jawa di Hotel Indonesia Kempinski, dengan tajuk keuangan periode tahun 2024.
Timur, kantor pertama dari “Peluang dan Tantangan 2025: Sinergi Sektor Bank berhasil membukukan
enam kantor cabang utama Publik dan Swasta”. Acara ini menghadirkan peningkatan laba bersih,
yang mengalami transformasi pejabat pemerintahan, ahli ekonomi, penyaluran kredit, dana
menyeluruh pascaperubahan pemerhati politik, dan pelaku industri hadir pihak ketiga, dan aset yang
merek. Lima kantor cabang untuk mendiskusikan prospek ekonomi, membuktikan kekuatan
berikutnya yang mengalami potensi investasi, dan kondisi politik di fundamental bisnis SMBC
transformasi berlokasi Indonesia. Seminar merupakan respons Indonesia untuk terus
di Bandung, Yogyakarta, atas peluang dan tantangan ekonomi yang mendorong pertumbuhan
Semarang, Medan, dan nasabah dan publik secara luas akan hadapi berkelanjutan bagi masyarakat.
Makassar. di tengah dinamika geopolitik dan kebijakan
dalam negeri tahun ini.
SMBC Indonesia yang
sebelumnya hadir untuk Narasumber dalam acara tersebut adalah
melayani segmen nasabah Dedi Latip, Deputi Bidang Perencanaan
tertentu, kini mengintegrasikan Penanaman Modal, Kementerian Investasi
produk dan layanannya ke dan Hilirisasi/BKPM; Parjiono, Staf Ahli Bidang
setiap kantor cabang di seluruh Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional,
penjuru negeri untuk menjawab Kementerian Keuangan; Chatib Basri, Anggota
kebutuhan seluruh nasabah. Dewan Ekonomi Nasional; Burhanudin
Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik
Indonesia; dan Ekonom SMBC Bohan Zhang.
22 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 25
10 Maret 22 April
SMBC Indonesia bersama anak Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SMBC Indonesia menyetujui
perusahaan, yaitu PT Bank BTPN Syariah pengangkatan Wakil Direktur Utama Michellina Laksmi Triwardhany yang
Tbk (BTPN Syariah) serta menggantikan Darmadi Sutanto; Wakil Direktur Utama Jun Saito yang
PT Oto Multiartha (OTO) dan menggantikan Kaoru Furuya; serta Direktur Yuki Terayama yang menggantikan
PT Summit Oto Finance (SOF) atau Grup Keishi Kobata.
OTO, memaknai bulan suci Ramadan
1446 H dengan menggelar silaturahmi RUPST mengumumkan penetapan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris
bersama rekan-rekan media di Jakarta. dan memutuskan penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada
Para pemimpin dari masing-masing tanggal 31 Desember 2024 untuk dibagikan kepada pemegang saham dalam
anak perusahaan turut hadir dalam bentuk dividen tunai.
momen yang bertujuan mendorong
semangat kolaborasi berkelanjutan Para pemegang saham juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris
dalam menghadirkan solusi finansial yang menerima keinginan untuk tidak diangkat kembali dari Edmund Tondobala
bagi masyarakat dari berbagai segmen. dan Ongki Wanadjati Dana, sekaligus mengangkat Komisaris Independen
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono.
20 Maret 25 April
Jenius dari SMBC Indonesia SMBC Indonesia melalui program Daya sukses membawa tiga UMKM produsen
meluncurkan dua inovasi terbaru, dan prosesor kopi lokal ke panggung internasional melalui partisipasi dalam gelaran
yaitu Cash Cow dan Bayar & Nabung Amsterdam Coffee Festival 2025 pada 3-5 April 2025. Kata & Rasa, Delawa Coffee,
bersamaan dengan program dan Kopi Lasi menjadi wakil Indonesia dalam memperkenalkan cita rasa kopi
#JagainRamadan bareng Jenius. Melalui Nusantara yang autentik, dan berhasil menarik perhatian para pecinta kopi dunia.
peluncuran ini, Jenius ingin menjawab
kebutuhan masyarakat digital savvy Amsterdam Coffee Festival menghadirkan 250 eksibitor dari berbagai belahan
yang semakin dinamis, cerdas, dan dunia serta dihadiri oleh lebih dari 15.000 pengunjung. Booth Roemah Indonesia
terintegrasi antara kebutuhan transaksi (RIBV) yang juga menaungi sejumlah prosesor kopi UMKM binaan SMBC Indonesia,
harian dan menumbuhkan dana dikunjungi sekitar 3.000 pengunjung selama acara berlangsung dengan membawa
tabungan. nilai transaksi senilai total 6.000 euro untuk penjualan secara ritel.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 23
Page 26
Ikhtisar Utama
Peristiwa Penting 2025
29 April 30 April 8 Mei
SMBC Indonesia melalui program SMBC Indonesia melanjutkan Jenius dari SMBC Indonesia
Daya menjalin kerja sama strategis kinerja positif melalui pertumbuhan meluncurkan inovasi terbaru yaitu
dengan Womanpreneur Community/ pendapatan operasional Kartu Kredit Tambahan Jenius
SheTrades Hub Indonesia (WPC). dan penyaluran kredit retail (s-Card). Sama dengan Kartu Kredit
Melalui kolaborasi ini, kedua pihak selama Triwulan I-2025 berkat Utama Jenius (d-Card), s-Card tidak
berkomitmen untuk memperkuat kekuatan fundamental bisnis dan hanya tersedia dalam kartu fisik
kapasitas bisnis perempuan, pertumbuhan signifikan di segmen untuk transaksi offline, namun juga
membuka akses ke pasar baru, serta bank digital. Catatan positif tersebut dalam kartu virtual di aplikasi Jenius
mendorong produk-produk UMKM juga menegaskan perkembangan untuk melakukan transaksi daring.
perempuan agar mampu bersaing bisnis SMBC Indonesia yang baru
secara global dan berkelanjutan. saja membagikan dividen sebesar
Rp562,6 miliar, atau sekitar Rp52,85
per lembar saham.
23 Mei 28 Mei 10 Juli
Jenius dari SMBC Indonesia Komitmen SMBC Indonesia untuk Jenius dari SMBC Indonesia
menghadirkan produk investasi mendorong pertumbuhan ekonomi berkolaborasi dengan Wise Platform,
terbaru, yaitu obligasi pasar berkelanjutan kembali ditegaskan infrastruktur pembayaran global
sekunder. Solusi ini memungkinkan melalui keterlibatan aktif dalam Wise untuk bank dan perusahaan
masyarakat digital savvy untuk program Entrepreneur Hub Financial internasional, menetapkan standar
lebih mudah melakukan diversifikasi 2025, sebuah inisiatif kolaboratif baru dalam layanan transfer
investasi, mengelola risiko dengan bersama Kementerian Usaha Mikro, internasional yang lebih cepat,
lebih baik, dan tetap menikmati Kecil dan Menengah (UMKM) serta terjangkau, dan transparan bagi
pendapatan rutin, tanpa perlu terus- Universitas Agung Podomoro untuk jutaan masyarakat Indonesia. Melalui
menerus memantau pergerakan memperluas akses pembiayaan kolaborasi bersama Wise Platform,
pasar. wirausaha di Indonesia. Dalam Jenius memberikan kemudahan
program ini, SMBC Indonesia tidak bagi para penggunanya dengan
hanya berperan sebagai penyedia menghadirkan layanan transfer
pembiayaan, tetapi juga menjadi internasional dalam berbagai mata
mitra strategis dalam menyusun uang, termasuk USD, EUR, GBP, SGD,
modul pelatihan, memberikan AUD, dan HKD, yang dapat langsung
pembekalan keuangan, serta dilakukan dari aplikasi Jenius kapan
melakukan asesmen kelayakan saja selama 24 jam 7 hari tanpa libur.
usaha secara menyeluruh. Inisiatif
ini sejalan dengan fokus SMBC Selain itu, pengguna Jenius kini
Indonesia pada pengembangan dapat menikmati proses transfer
sektor UMKM sebagai tulang internasional yang lebih cepat,
punggung perekonomian nasional. transparan, dapat dipantau secara
real-time, dan dikirim langsung dari
saldo mata uang asing yang dimiliki
pengguna pada aplikasi Jenius.
24 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 27
30 Juli 21 Agustus 27 Agustus
SMBC Indonesia berhasil SMBC Indonesia bekerja SMBC Indonesia menggelar Daya Fest 2025 pada
menjaga pertumbuhan sama dengan TNI Angkatan 27-29 Agustus 2025 di Menara SMBC, Jakarta.
bisnis sepanjang Semester Udara, PT ASABRI (Persero), Melalui tema “Growing Collaboration, Sustainable
I-2025 di tengah dan mitra strategis lainnya Impact”. Daya Fest 2025 mengukuhkan komitmen
ketidakpastian ekonomi untuk menyelenggarakan SMBC Indonesia dalam mendukung pembangunan
global. Kinerja positif kegiatan Sosialisasi berkelanjutan di Indonesia.
tersebut di antaranya Persiapan Pensiun bagi
tercermin dari peningkatan anggota TNI AU di Gedung Daya Fest 2025 hadir dengan rangkaian kegiatan yang
pendapatan operasional Suharmoko Harbani, Mabes meliputi: 1) Selendang Mayang, bazar tahunan yang
dan penyaluran kredit baik TNI AU Cilangkap. membuka akses pasar lebih luas bagi UMKM binaan
segmen retail maupun SMBC Indonesia; dan 2) Kelas Pemberdayaan Inspiratif,
korporat. guna menambah wawasan dengan menghadirkan
figur-figur ternama yakni: penulis, komedian, aktor,
dan sutradara Raditya Dika, CEO dan Founder
Waste4Change M. Bijaksana Junerosano, Co-Founder
dan CEO Kata.ai Irzan Raditya, dan pengusaha, investor,
dan kreator konten Theo Derick.
23 September 10 Oktober 29 Oktober
Jenius dari SMBC Indonesia Direktur Operasional & Teknologi SMBC Indonesia berhasil
menghadirkan sederet inovasi SMBC Indonesia Merisa Darwis menghadapi lanskap makroekonomi
unthinkable terbaru, mulai dari berbicara sebagai salah satu dan mikroekonomi yang menantang
QRIS Cross Border di Jepang, narasumber dalam acara “Women pada periode Januari–September
Malaysia, dan Thailand; fitur Rewards Empowerment Exhibition: SHEnergy 2025 dengan menjaga fondasi
Kamu untuk pengguna dapat cek in Action” yang diselenggarakan yang solid dan beradaptasi secara
beragam reward, benefit, dan oleh PT PLN (Persero) pada cepat terhadap perubahan pasar.
penawaran dari Jenius dalam satu Jumat (10/10) di Jakarta. Acara Ketangguhan ini mendorong
halaman; fitur tagihan/Billers yang ini merupakan wadah bagi para peningkatan laba operasional serta
semakin lengkap; tampilan baru pemimpin perempuan dari berbagai pertumbuhan penyaluran kredit.
aplikasi Jenius; hingga reksa dana bidang untuk saling berbagi
dalam mata uang dollar. Inovasi inspirasi dan pengalamannya dalam
ini dikembangkan melalui proses mengembangkan diri, karier, dan
kokreasi bersama masyarakat digital kapasitas kepemimpinannya.
savvy di Indonesia untuk dapat terus
relevan dengan kebutuhan mereka.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 25
Page 28
Ikhtisar Utama
Peristiwa Penting 2025
6 November 20 November
SMBC Indonesia mempertemukan Hendra Gunawan, pemilik usaha legendaris asal SMBC Indonesia memaparkan bukti
Bandung yaitu Tahu Talaga Yunsen yang telah berdiri sejak tahun 1923 dan kini dikelola komitmennya dalam mendorong
oleh generasi ketiga, dengan sejumlah wartawan di Bandung, Jawa Barat. Program ini kemajuan usaha kecil dan
merupakan wujud penguatan komitmen Bank dalam mendorong pertumbuhan usaha menengah (UKM) baik di Pekanbaru,
kecil dan menengah (UKM) di Indonesia, termasuk di Bandung, melalui beragam solusi Riau, maupun secara nasional.
pembiayaan dan layanan digital yang inovatif. Komitmen ini terus diperkuat
dengan menghadirkan TOUCHBIZ,
Sebagai bank universal yang melayani berbagai segmen nasabah, SMBC Indonesia solusi digital yang dirancang khusus
menghadirkan TOUCHBIZ. Inovasi ini merupakan solusi digital agar transaksi bisnis untuk menyederhanakan aktivitas
menjadi lebih mudah, lebih aman, dan lebih praktis bagi para pelaku UKM, melalui finansial bisnis UKM.
sentuhan inovasi untuk kemajuan bisnis yang lebih bermakna.
24 November 11 Desember 12 Desember
SMBC Indonesia kembali Jenius dari SMBC Indonesia SMBC Indonesia terus memperkuat
mendorong pemahaman industri menghadirkan produk Proteksi dukungan terhadap integritas
terhadap inovasi-inovasi teknologi Perjalanan terbaru, Zurich Travel dan keberlanjutan bisnis melalui
yang kian memengaruhi sektor Guard dan Zurich Visa Protection partisipasi dalam ajang “Indeks
keuangan melalui SMBC Indonesia di aplikasi Jenius yang didukung Integritas Bisnis Lestari (INSTAR)
TechConnect di Ice Palace, Lotte oleh Zurich Edge Platform, melalui 2025”. Acara yang diselenggarakan
Shopping Avenue, Jakarta. Forum kolaborasi dengan PT Zurich Asuransi oleh Tempo Data Science,
ini membahas perkembangan dan Indonesia Tbk (Zurich). Produk Transparency International Indonesia
peran teknologi terkini, khususnya proteksi terbaru ini dihadirkan untuk (TII), dan Institute for Strategic
kecerdasan buatan (AI) dalam memberikan rasa tenang bagi Initiatives (ISI), merupakan ajang
industri keuangan dan pengalaman masyarakat digital savvy Indonesia diskusi sekaligus bentuk apresiasi
nasabah. Rangkaian kegiatan dalam merencanakan perjalanan, kepada perusahaan-perusahaan
SMBC Indonesia TechConnect mulai dari proses pengurusan visa yang telah menerapkan prinsip
meliputi Tech Sharing Session hingga menghadapi situasi tidak integritas dan keberlanjutan dalam
yang menghadirkan pemaparan terduga saat bepergian. operasional bisnis.
mengenai tren AI dan perbankan
digital. Selain itu, diskusi panel Dalam diskusi tersebut, Syndications
membahas tantangan dan peluang & ESG Solutions Head SMBC
dalam adopsi teknologi di sektor Indonesia Denti Irman membahas
keuangan. tentang inisiatif dan strategi SMBC
Indonesia dalam meningkatkan
portofolio investasi di sektor-sektor
ramah lingkungan sebagai bentuk
kontribusi terhadap penerapan
prinsip lingkungan, sosial, dan
tata kelola dalam setiap aspek
operasional dan bisnis.
26 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 29
18 Desember
SMBC Indonesia melalui program Daya menegaskan komitmen Perseroan terhadap pelestarian lingkungan melalui Program BerDaya
untuk Bumi. SMBC Indonesia bersama Yayasan Tanah Air Semesta menanam 1.971 pohon di Desa Lembang, Kecamatan Leles,
Kabupaten Garut, Jawa Barat. Acara penanaman dilakukan secara simbolis dan dihadiri oleh sejumlah anggota direksi SMBC Indonesia.
Program BerDaya untuk Bumi mengajak para karyawan SMBC Indonesia dan anak perusahaannya, yaitu Grup OTO dan BTPN Syariah
untuk berkontribusi melalui aktivitas berjalan kaki dan berlari. Hasil dari program ini bertujuan untuk memberdayakan para petani kopi
lokal dengan tanaman yang mampu memberi nilai keekonomian, juga mendukung upaya konservasi keanekaragaman hayati yang
mencakup perlindungan ekosistem, pemulihan habitat, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan
sumber daya alam di Garut.
Secara kolektif, seluruh peserta mengumpulkan langkah yang setara dengan 1.971 pohon; 1.637 pohon kopi dan 334 pohon tanaman
hutan sebagai naungan selama periode Oktober–November 2025. Jumlah tersebut juga termasuk donasi pohon yang diberikan dari
sejumlah nasabah Sinaya Prioritas.
19 Desember 23 Desember
Jenius dari SMBC Indonesia menggelar kelas finansial dengan SMBC Indonesia menunjukkan komitmen kepedulian
tema “Cara Jenius Kelola Keuangan untuk Pekerja Lepas”. sosialnya dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp218,9
Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi finansial Juta bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir di
yang praktis dan mudah dipahami agar pekerja lepas dapat wilayah Sumatra Utara. Penyaluran bantuan ini dilakukan
mengelola finansial dengan lebih cerdas. Beberapa hal melalui kolaborasi strategis dengan Lions Club Indonesia
yang dibahas seputar pentingnya membangun kebiasaan Distrik 307-A2, sebuah organisasi pengabdian yang memiliki
finansial dengan disiplin, mulai dari menghitung biaya atau jaringan kuat di komunitas profesional perbankan setempat.
pengeluaran tetap per bulan, mengelola arus kas, menyiapkan Donasi ini dibuka untuk karyawan SMBC Indonesia dan juga
dana darurat dan proteksi, hingga memilih instrumen investasi anak perusahaannya-BTPN Syariah dan Grup OTO-untuk
sesuai dengan profil risiko. membantu warga yang terdampak banjir di wilayah Sumatra
Utara dan sekitarnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 27
Page 30
Ikhtisar Utama
Penghargaan &
Sertifikasi
PENGHARGAAN
Penghargaan
No.
Nama Penghargaan Kategori Institusi Pemberi
1. PR INDONESIA Awards 1. Kategori Kanal Digital, Sub Kategori Media Sosial (GOLD WINNER) PR INDONESIA
(PRIA) 2025 2. Kategori Program Public Relations, Sub Kategori Digital Public
Relations (GOLD WINNER)
2. 500 Most Outstanding Dini Herdini (Direktur Kepatuhan), Hanna Tantani (Direktur Infobank
Women 2025 Keuangan), Merisa Darwis (Direktur Operasional), Ninik Herlani Masli
Ridhwan (Komisaris Independen)
3. Indonesia Regulatory Sapphire - Best Enterprise in Regulatory Compliance dalam sektor Hukumonline
Compliance Awards Financial Services (Bank)
2025
4. Bank Service Excellence Jenius dari SMBC Indonesia memperoleh: Infobank dan Marketing Research
Monitor 2025 1. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik layanan surel bank Indonesia
dengan layanan digital tahun 2024-2025
2. Peringkat 2 dalam kategori performa terbaik mobile banking
dengan layanan digital tahun 2024-2025
3. Peringkat 3 dalam kategori performa terbaik chatbot bank
dengan layanan digital tahun 2024-2025
4. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik live chat bank
dengan layanan digital tahun 2024-2025
5. Peringkat 4 dalam kategori performa terbaik media sosial bank
dengan layanan digital tahun 2024-2025
6. Peringkat 3 dalam kategori performa terbaik call center bank
dengan layanan digital tahun 2024-2025
7. Peringkat 1 dalam kategori performa terbaik website bank
dengan layanan digital tahun 2024-2025
8. Peringkat 2 dalam kategori performa terbaik untuk pembukaan
rekening bank melalui mobile application/mobie browser
dengan layanan digital tahun 2024-2025
28 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 31
Tipe
Waktu Keterangan Tambahan
Penghargaan
26 Februari Piala Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja kehumasan di kementerian, lembaga,
pemerintah daerah, perusahaan swasta nasional dan multinasional, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
dan anak usahanya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga perguruan tinggi.
Jenius dari SMBC Indonesia menerima penghargaan "Gold Winner" dalam 2 (dua) kategori:
1. Kategori Kanal Digital, Sub Kategori Media Sosial atas pembaruan tampilan akun Instagram @
JeniusConnect pada bulan Agustus 2024.
2. Kategori Program Public Relations, Sub Kategori Digital Public Relations atas kampanye Think
Unthinkable, yang telah diluncurkan pada bulan Januari 2024.
16 April NA Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin perempuan di jajaran Direksi dan
Dewan Komisaris yang telah memberikan kontribusi signifikan terhadap industri perbankan, asuransi
jiwa, asuransi umum, perusahaan pembiayaan (multifinance), perusahaan sekuritas, perusahaan
teknologi keuangan (fintech), serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sejumlah tokoh perempuan dari
lembaga negara dan politisi yang dinilai memiliki prestasi luar biasa juga termasuk di dalamnya.
9 Mei Plakat Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan dan pemimpin perusahaan
atas prestasi, kemajuan, serta upaya mereka dalam mendorong kepatuhan terhadap hukum dan
peraturan perundang-undangan di Indonesia. Kriteria penilaian berdasarkan strategi perusahaan dan
performa pemimpin perusahaan dalam memastikan kepatuhan terhadap hukum sehingga dapat
meminimalisasi risiko hukum dan menjaga reputasi perusahaan.
8 Mei NA Penilaian dilakukan terhadap lebih dari 50 bank yang terdiri dari 19 bank umum, 11 bank pembangunan
daerah, 12 bank syariah, dan 10 bank digital.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 29
Page 32
Ikhtisar Utama
Penghargaan & Sertifikasi
Penghargaan
No.
Nama Penghargaan Kategori Institusi Pemberi
5. 1 Indonesia Operations
st
Dua penghargaan Gold untuk kategori “Cost Effective Forum Komunikasi Direktur
Banking Summit (IOBS) Implementation” melalui dua tim inovator: OTC ISME dan Green Operasional Perbankan (FKDOP)
2025 Great SMBC.
6. Penghargaan Mitra Kerja Excellence in Customer Satisfaction & Cooperation PT ASABRI (Persero)
Pembayaran PT ASABRI
(Persero)
7. CXtraordinary Tech Jeny Mustopha (Head of Information Technology) Majalah Marketing dan Carre CX
Executive Award 2025 Kategori: Security & Compliance
8. HR Asia Awards 2025 1. Best Companies to Work for in Asia 2025 HR Asia dan Business Media
2. Most Caring Company Awards 2025 International
3. Diversity, Equity & Inclusion Awards 2025
9. HR Excellence Award 1. Predikat “Excellent” dalam kategori Wellbeing Management SWA Media Group bersama
2025 2. Predikat “Very Good” dalam kategori Learning & Development Lembaga Manajemen Fakultas
(L&D) Ekonomi dan Bisnis Universitas
3. 3. Predikat “Very Good” dalam kategori Employer Branding and Indonesia
Talent Acquisition
10. Customer Engagement Always Customer-first Moengage
Excellence Awards
Indonesia 2025
11. Rating 105 Bank Versi Predikat "Sangat Bagus" dalam kategori: Majalah Infobank
Infobank 2025 1. KBMI 3 per Desember 2023-2024
2. Bank Devisa per Desember 2023-2024
3. Bank Swasta Nasional Devisa
4. Rating Bank Go Public
Predikat "Sangat Bagus" selama 25 tahun berturut-turut
12. Fortune Indonesia 100 Peringkat 53 dari 100 (naik dari peringkat 56 tahun sebelumnya) Fortune Indonesia
13. The 16th IICD Corporate 1. 50 Big Capitalization Public Listed Company Indonesian Institute for Corporate
Governance Conference 2. Best Financial Sector dalam kategori Big Cap Directorship
and Award
14. Bisnis Indonesia Champion of Growth Bank - Kategori KBMI 3 Bisnis Indonesia
Financial Awards 2025
15. Malam Apresiasi Emiten High Growth dan High Dividend Tempo Media Group dan
2025 IDNFinancials
16. Satya JKN Awards 2025 Badan Usaha Swasta dengan Jumlah Tenaga Kerja 5.000 hingga Badan Penyelenggara Jaminan
<10.000 Jiwa Sosial (BPJS) Kesehatan
17. Marketing Technology Best Use of Customer Engagement Platform (Jenius) MARKETECH APAC
Awards 2025
18. PRIMA Awards 2025 Titanium Awards – Best Issuing Bank (All Features) PT Rintis Sejahtera (RINTIS) dan
Biro Riset Infobank
19. Top 20 Financial 1. Top 20 Financial Institution 2025 dalam kategori Bank Beraset The Finance
Institution & The Finance Rp100 Triliun hingga <Rp500 Triliun dengan predikat ""Sangat
Awards 2025 Bagus”.
2. The Finance Golden Star Award 2025 atas keberhasilan bank
meraih penghargaan Top 20 Financial Institution selama lima
tahun berturut-turut.
3. The Finance Best Chief Financial Officer (CFO) 2025 dalam
kategori Bank, diberikan kepada Direktur Keuangan dan
Perencanaan SMBC Indonesia Hanna Tantani.
30 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 33
Tipe
Waktu Keterangan Tambahan
Penghargaan
28 Mei Sertifikat Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para bankir berbakat di unit operasional yang
berhasil menciptakan inovasi dalam industri perbankan di Indonesia. Pencapaian ini diperoleh berkat
keberhasilan kedua tim dalam menciptakan solusi internal berbasis teknologi untuk mewujudkan
efisiensi dan layanan unggul.
28 Mei Piagam Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para mitra pembayaran ASABRI atas kerja sama
dan kinerja yang baik sepanjang tahun 2024.
3 Juni Plakat Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemimpin yang telah berhasil menunjukkan
kepemimpinan visioner serta memberikan dampak strategis melalui inovasi teknologi dan transformasi
digital di perusahaan yang dipimpinnya.
20 Juni Piala dan Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada perusahaan-perusahaan di Asia yang berhasil
sertifikat menerapkan praktik manajemen sumber daya manusia yang unggul, menciptakan budaya kerja yang
positif, dan memiliki keterlibatan karyawan yang tinggi.
16 Juli Sertifikat Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang berhasil
mengimplementasikan strategi dan inisiatif sumber daya manusia yang inovatif dan relevan dengan era
transformasi digital.
7 Agustus Plakat Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai berhasil
dalam meningkatkan keterlibatan dan kepuasan pelanggan. Jenius dari SMBC Indonesia meraih
penghargaan ini berkat upaya Jenius dalam memaksimalkan pengalaman nasabah melalui strategi
personalisasi pemasaran digital yang sesuai dengan kebutuhan dan perilaku nasabah.
11 Agustus NA Predikat ini berdasarkan hasil studi yang dilakukan oleh Biro Riset Infobank terhadap kinerja 105 bank
umum di Indonesia sepanjang tahun 2024. SMBC Indonesia berada di peringkat dua dari 11 bank yang
menerima predikat “Sangat Bagus” selama 25 tahun berturut-turut.
12 September Plakat Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan terhadap 100 perusahaan terbesar di
Indonesia berdasarkan pendapatan.
15 September Piala dan Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang telah mengimplementasikan
sertifikat tata kelola perusahaan yang baik.
17 September Plakat Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pelaku industri jasa keuangan, meliputi
perbankan, asuransi, dan pembiayaan yang mampu menunjukkan kinerja unggul dan konsisten, serta
menciptakan inovasi yang berdampak dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan sektor
keuangan nasional.
19 September Piagam Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan publik yang termasuk
dalam Indeks Tempo-IDNFinancials 52 atas keberhasilannya mencatatkan kinerja positif dalam
pertumbuhan bisnis.
14 Oktober Piagam dan Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan
piala swasta atas kepatuhan dan komitmennya dalam memenuhi kewajiban dan dalam rangka mendukung
keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Indonesia.
15 Oktober Piala Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan di kawasan Asia
Pasifik yang berhasil menciptakan inovasi dan mendorong transformasi industri pemasaran dengan
dukungan teknologi. Jenius dari SMBC Indonesia meraih penghargaan dalam kategori “Best Use of
Customer Engagement Platform” atas kolaborasi Jenius dengan Perx Technologies dalam meningkatkan
keterlibatan pelanggan melalui program Yay Points, sistem poin berbasis gamifikasi yang menyesuaikan
kebutuhan dan perilaku nasabah.
23 Oktober NA Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan penyedia jasa pembayaran
(PJP) yang bermitra dengan RINTIS, baik bank maupun nonbank, yang dinilai memiliki kontribusi dan
kinerja unggul dalam mengembangkan sistem pembayaran digital serta dedikasi dalam memperkuat
kerja sama dengan RINTIS, pengelola layanan switching yang mengoperasikan Jaringan PRIMA.
28 Oktober Piagam dan Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan dari sektor perbankan,
piala asuransi jiwa, asuransi umum, pembiayaan, dan reasuransi yang berhasil menjaga kinerja yang stabil
dan mencatatkan pertumbuhan positif selama tiga periode keuangan terakhir. Penghargaan khusus
juga diberikan kepada para Chief Financial Officer (CFO) yang dinilai memberikan kontribusi signifikan
terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan perusahaan yang dipimpinnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 31
Page 34
Ikhtisar Utama
Penghargaan & Sertifikasi
Penghargaan
No.
Nama Penghargaan Kategori Institusi Pemberi
20. Indonesia Indonesia Environmental, Social, and Governance (ESG) Leadership Bumi Global Karbon Foundation
Environmental, Social, Awards 2025
and Governance (ESG)
Leadership Awards
2025
21. Mitra Pembayaran Top 3 Terbaik Mitra Kerja Pembayaran Pensiun ASABRI Direktorat Jenderal
ASABRI 2025 Perbendaharaan Kementerian
Keuangan bersama PT TASPEN
(Persero) dan PT ASABRI
(Persero)
22. Asia Sustainability Peringkat Platinum National Center for Corporate
Reporting Rating Reporting (NCCR) dan Institute
(ASRRAT) 2025 of Certified Sustainability
Practitioners (ICSP)
23. Top CEO Indonesia "The Innovative Leader in the Digital Banking Vanguard" diberikan IDNFinancials dan MetroTV
Awards 2025 kepada Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar
24. Investing on Climate by Best Emission Reduction dan Best Climate Financing Investing on Climate
Editors Choice Award
2025
25. Top 100 CEO & the 200 1. Top 100 CEO, diberikan kepada Direktur Utama SMBC Indonesia Infobank Media Group
Future Leaders 2025 Henoch Munandar
2. Top 200 Future Leaders, diberikan kepada Direktur Corporate
Banking Japanese SMBC Indonesia Atsushi Hino
26. Annual Report Award Juara tiga dalam kategori “Non-BUMN/Non-BUMD Go Publik Komite Nasional Kebijakan
2024 Keuangan” Governansi
27. Indeks Integritas Bisnis INSTAR Verified Company Tempo Data Science,
Lestari (INSTAR) 2025 Transparency International
Indonesia (TII), dan Institute for
Strategic Initiatives (ISI)
28. Peluncuran Studi Peringkat “A” sebagai salah satu perusahaan publik dengan laporan Foundation for International
Laporan Keberlanjutan keberlanjutan tahun 2024 terbaik Human Rights Reporting
Perusahaan Publik Standards (FIHRRST) dan Moores
Indonesia Tahun 2024 Rowland
29. Indonesian Sustainable 1. Predikat Platinum untuk SDGs (4.3) Pendidikan Berkualitas Corporate Forum for CSR
Development Goals melalui program “Pemberdayaan Keterampilan dan Development (CFCD)
Awards (ISDA) 2025 Kewirausahaan Digital melalui Program Daya SMBC Indonesia”
2. Predikat Gold untuk SDGs (8.3(b)) Pekerjaan Layak dan
Pertumbuhan Ekonomi melalui program “Pemberdayaan
Masyarakat secara Digital melalui Daya.id”
SERTIFIKASI
No. Nama Sertifikasi Waktu Pemberian Akhir Masa Berlaku Pihak Pemberi
1. Sertifikasi SNI ISO 9001:2015 7 Januari 2022 6 Januari 2025 TUV Rheinland
PT Bank BTPN Tbk. Pengadaan Barang dan Jasa
2. Sertifikasi SNI ISO 9001:2015 20 November 2025 28 Oktober 2028 SGS United Kingdom Ltd
PT Bank BTPN Tbk. Pengadaan Barang dan Jasa
3. Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 1 Juli 2023 30 Juni 2026 BSI British Standards
Information Security Management Systems Institution
(ISMS).
32 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 35
Tipe
Waktu Keterangan Tambahan
Penghargaan
12 November Piala Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan dan organisasi yang telah
menjunjung transparansi dan konsistensi dalam penerapan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola
(ESG) di Indonesia. SMBC Indonesia menerima penghargaan ini berkat inisiatif ESG bank sepanjang tahun
2024 yang meliputi pembiayaan berkelanjutan, pemanfaatan energi terbarukan, penurunan emisi, dan
pemberdayaan melalui program Daya.
13 November Plakat SMBC Indonesia mendapat apresiasi sebagai salah satu dari tiga mitra pembayaran pensiun terbaik
PT ASABRI (Persero). Penghargaan ini berdasarkan evaluasi kinerja layanan, ketepatan pembayaran
manfaat pensiun, serta kepatuhan terhadap standar operasional yang ditetapkan oleh PT ASABRI
(Persero).
28 November Piala Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan dan organisasi dari dalam
maupun luar negeri, yang dinilai memiliki keunggulan dalam pelaporan keberlanjutan dan menunjukkan
komitmen terhadap praktik terbaik dalam tata kelola keberlanjutan. Tahun ini merupakan tahun kelima
SMBC Indonesia menerima peringkat tertinggi tersebut secara berturut-turut dalam 6 (enam) tahun
kepesertaannya dalam ajang ini.
4 Desember NA Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para pemimpin perusahaan dari berbagai
sektor industri yang berhasil menunjukkan ketangguhan dan memiliki visi strategis dalam mewujudkan
transformasi bisnis berkelanjutan di perusahaan yang dipimpinnya.
5 Desember NA Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Investing on Climate, organisasi independen yang
didirikan oleh para jurnalis ekonomi dan lingkungan dan berfokus pada investasi perubahan iklim,
merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang telah berkontribusi secara signifikan dalam
memitigasi dampak perubahan iklim melalui berbagai inisiatif serta investasi berkelanjutan.
8 Desember Plakat Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap para pemimpin di sektor perbankan,
asuransi, perusahaan pembiayaan, badan usaha milik negara (BUMN), dan lembaga pendukung jasa
keuangan yang telah memberikan kontribusi besar bagi perusahaan yang dipimpinnya.
8 Desember Plakat dan Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan yang telah menunjukkan
sertifikat integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyampaian laporan tahunan perusahaan. Tahun ini,
sebanyak 206 perusahaan dari berbagai sektor industri, mencakup perusahaan publik dan non-publik,
lembaga keuangan dan non-keuangan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta Badan Usaha Milik
Daerah (BUMD), berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini.
12 Desember Piagam Acara yang diselenggarakan oleh Tempo Data Science, Transparency International Indonesia (TII),
dan Institute for Strategic Initiatives (ISI), merupakan ajang diskusi sekaligus bentuk apresiasi kepada
perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan prinsip integritas dan keberlanjutan dalam operasional
bisnis. SMBC Indonesia menerima penghargaan tersebut atas keberhasilannya dalam mempertahankan
komitmen terhadap etika dan budaya antikorupsi, perlindungan tenaga kerja, serta pengelolaan dan
pelaporan dampak lingkungan yang terstruktur dan transparan.
16 Desember Sertifikat Studi dilakukan terhadap 263 perusahaan publik di Indonesia, dengan menilai kualitas dan kedalaman
pengungkapan praktik keberlanjutan dalam aspek antikorupsi, hak asasi manusia, serta risiko dan
peluang terkait perubahan iklim.
17 Desember Piala Ajang penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap perusahaan dari berbagai sektor, seperti
energi, pertambangan, manufaktur, keuangan, infrastruktur, dan jasa yang berhasil menunjukkan
konsistensi dan komitmennya dalam menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan,
selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penghargaan ini diperoleh
berkat komitmen SMBC Indonesia melalui program Daya dalam meningkatkan kemampuan dan
edukasi digital terkait kewirausahaan, keuangan, hingga gaya hidup melalui platform Daya.id dan
beragam program lainnya dalam memberdayakan individu, nasabah, usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM), dan masyarakat Indonesia.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 33
Page 36
Laporan Manajemen 34 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 37
Laporan
Manajemen
Laporan Dewan Komisaris 36
Dewan Komisaris 42
Laporan Direksi 44
Direksi 54
Board of Management 56
Pejabat Eksekutif 58
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan Direksi 62
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 35
Page 38
Laporan Manajemen
Laporan
Dewan
Komisaris
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
36 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 39
Pada tahun 2025, Bank terus mengintegrasikan aspek keberlanjutan
ke dalam strategi bisnis dan kegiatan operasional, termasuk
pengelolaan aspek sosial dan lingkungan guna menciptakan nilai
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
Para Pemegang saham dan pemangku
kepentingan yang terhormat,
Laporan ini menyajikan pelaksanaan fungsi dan tanggung jawab Dewan
Komisaris PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, “Bank) selama
tahun buku 2025, sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari laporan
tahunan Bank.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris menilai bahwa kebijakan strategis
dan pengelolaan strategi Bank telah dijalankan secara efektif dan berhati-
hati (prudent). Hal tersebut menjadi fondasi penting bagi SMBC Indonesia
untuk terus memperkuat daya saing dan menciptakan pertumbuhan yang
berkelanjutan di tengah dinamika lingkungan eksternal.
Tinjauan Kondisi Ekonomi Dan Industri
Dewan Komisaris mengamati bahwa lanskap ekonomi global pada tahun
2025 terus menghadapi ketidakpastian, yang memerlukan penilaian cermat
terhadap potensi risiko dan tantangan, termasuk dampak berkelanjutan dari
kebijakan moneter global dan konflik geopolitik yang terus berlanjut.
Ketidakpastian global tersebut antara lain dipengaruhi oleh konflik Rusia
dan Ukraina, konflik Israel-Palestina, meningkatnya ketegangan diplomatik
dan ekonomi antara Tiongkok dan sejumlah negara lain, serta penerapan
kebijakan tarif resiprokal oleh Amerika Serikat yang memengaruhi
perdagangan global.
Di tengah kondisi tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan
ketahanan yang solid dan tetap mencatatkan pertumbuhan positif. Badan
Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)
pada tahun 2025 tumbuh 5,11%, meningkat dibandingkan pertumbuhan
tahun sebelumnya sebesar 5,03%.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 37
Page 40
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
Terkait dengan kinerja perekonomian yang positif sehingga memperkuat kepercayaan pemangku
tersebut, Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa kepentingan dan memposisikan organisasi untuk
pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh kesuksesan jangka panjang dalam lanskap keuangan
penguatan permintaan domestik sejalan dengan yang dinamis.
berbagai kebijakan pemerintah dan berlanjutnya
dampak positif, sejalan dengan berbagai kebijakan Dewan komisaris memandang bahwa Direksi telah
pemerintah, serta berlanjutnya dampak positif bauran menjalankan pengelolaan kegiatan usaha untuk
kebijakan moneter dan makroprudensial BI dalam menghasilkan kinerja yang berkelanjutan dengan
mendorong pertumbuhan ekonomi. Sepanjang tahun mengacu pada strategi korporasi yang tercantum
2025, BI telah beberapa kali menurunkan suku bunga dalam rencana bisnis bank beserta revisinya, seraya
acuan secara bertahap dari 5,75% di awal tahun menjadi melakukan penyesuaian sebagai respon atas dinamika
4,75% pada akhir tahun 2025. ekonomi pada tahun 2025, bersamaan dengan upaya
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK)
Penilaian Atas Kinerja Direksi dalam dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dan menjaga
Pengelolaan Bank permodalan tetap kokoh.
Dewan Komisaris memandang bahwa Direksi telah
merespons dinamika kondisi eksternal secara tepat Hal ini mencerminkan kondisi fundamental Bank yang
dan terukur, Direksi dinilai berhasil memimpin SMBC terkelola secara konsisten serta koordinasi yang selaras
Indonesia dalam menavigasi tantangan yang dihadapi, antara Dewan Komisaris dan Direksi dalam mendukung
sekaligus tetap fokus pada upaya untuk meningkatkan penciptaan nilai jangka panjang bagi para pemangku
kinerja dan membangun sinergi usaha dengan kepentingan.
mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Kinerja Bank pada tahun 2025 tercermin dari
Sepanjang tahun buku 2025, Dewan Komisaris menilai pertumbuhan positif pada total aset dan penyaluran
bahwa Direksi telah menunjukkan kepemimpinan yang kredit, rentabilitas yang lebih rendah akibat penambahan
efektif dan strategis melalui pengelolaan sumber daya biaya kredit, kualitas aset yang terjaga, kecukupan
yang optimal, pengambilan keputusan yang prudent, atas pencadangan kerugian kredit, serta didukung oleh
serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan posisi likuiditas dan rasio permodalan yang kuat. Namun
lingkungan bisnis dan regulasi. Hal ini tercermin dari demikian, Bank masih menghadapi tantangan dalam
penerapan manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian meningkatkan dana murah melalui rasio Current Account,
dalam membukukan pertumbuhan yang berfokus pada Saving Account (CASA) dan menjaga Cost of Funds (CoF)
fundamental bisnis yang didasari oleh tata kelola yang baik. di tengah persaingan suku bunga yang ketat.
Pada tahun 2025, Direksi berhasil memimpin Bank Dengan mempertimbangkan kondisi eksternal dan
untuk membentuk SMBC Indonesia sebagai Perusahaan pencapaian RBB sebagai dasar penilaian, Dewan
Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) yang terdiri dari Komisaris memandang bahwa secara keseluruhan
PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT BTPN Syariah Ventura, Direksi telah berhasil mencapai kinerja yang baik pada
PT Oto Multiartha, dan PT Summit Oto Finance sebagai tahun 2025, meskipun lingkungan usaha masih penuh
anggotanya. Hal ini menandai tonggak penting bagi tantangan. Bank tetap berupaya meningkatkan kinerja
Grup SMBC di Indonesia, yang membawa peningkatan keuangan melalui pengelolaan biaya dana, pertumbuhan
dan penyelarasan tata kelola dan risk appetite yang dana pihak ketiga, perbaikan rasio Loan to Deposit
terus menerus untuk mendukung pertumbuhan Ratio (LDR) dan CASA, pengelolaan yield, peningkatan
berkelanjutan dan kepatuhan terhadap peraturan di pendapatan berbasis biaya (fee base) dan transaksi
seluruh anak perusahaan. Dengan mengkonsolidasikan valuta asing (foreign exchange), serta pertumbuhan
pengawasan dalam struktur induk konglomerasi yang kredit yang tetap memperhatikan efisiensi biaya kredit.
terpadu, SMBC Indonesia dapat menstandarisasi dan
memperkuat kerangka kerja tata kelola perusahaan, Selain itu, Bank secara konsisten menjaga rasio
meningkatkan praktik manajemen risiko, dan Non-Performing Loan (NPL) dalam batas yang telah
memungkinkan penerapan kebijakan yang konsisten ditetapkan, menerapkan disiplin biaya operasional, serta
yang selaras dengan tujuan strategis Grup. Selain terus melakukan optimalisasi sinergi antarunit bisnis Bank
itu, pendekatan terintegrasi ini akan memfasilitasi dan dengan anak perusahaan serta perusahaan dalam
sinergi operasional yang lebih efisien, dan mendorong Grup SMBC, dengan tetap berpedoman pada manajemen
transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar, risiko yang memadai serta tata kelola konglomerasi.
38 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 41
Penerapan strategi dan kebijakan Direksi pada tahun Dewan Komisaris untuk dijalankan oleh Direksi. Selain
2025 turut mendukung kinerja operasional Bank antara itu, pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris juga
lain tercermin dari peningkatan pendapatan operasional dilakukan di luar rapat apabila diperlukan, dengan tetap
(konsolidasi) sebesar 5,8% year-on-year (yoy) yang memperhatikan prinsip efektivitas dan akuntabilitas.
didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih dan
konsolidasi dari Grup OTO. Serta didukung oleh kenaikan Pandangan atas Prospek Usaha
fee dari pendapatan dari komisi bancassurance, Dewan Komisaris menilai bahwa dalam menetapkan
asuransi, dan produk investasi, kartu kredit, dan trade. prospek usaha, Direksi telah mempertimbangkan
berbagai indikator penting, termasuk kondisi internal
Pengawasan Dewan Komisaris atas Perumusan dan dan eksternal, tantangan ketidakpastian yang berlanjut,
Implementasi Strategi serta rencana aksi korporasi dan target usaha Bank.
Pengawasan Dewan Komisaris terhadap jalannya
pengurusan Bank oleh Direksi dilakukan sejak dari Direksi telah melakukan analisa dampak atas perubahan
proses perumusan hingga penerapan strategi. Kegiatan lingkungan terhadap bisnis, produk dan teknologi;
tersebut dipantau melalui indikator realisasi Rencana analisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman
Bisnis Bank serta Laporan Pengawasan Rencana Bisnis. atau tantangan (Strengths, Weaknesses, Opportunities,
and Threats/ SWOT) terkait posisi daya saing Bank di
Dewan Komisaris melakukan pengawasan dan industri perbankan, kinerja keuangan, struktur organisasi,
penilaian atas kinerja Direksi dengan mengacu pada infrastruktur, kemampuan manajerial serta ketersediaan
Rencana Bisnis Bank (RBB) dan revisinya yang telah sumber daya manusia; serta menganalisis seluruh
disusun Direksi dan disetujui oleh Dewan Komisaris alternatif strategi dengan mempertimbangkan tujuan
serta disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan strategis dan toleransi risiko Bank maupun tujuan jangka
(OJK). Dalam menjalankan fungsi pengawasan dan panjang Bank.
memberikan nasihat kepada Direksi, Dewan Komisaris
dan Direksi SMBC Indonesia menyelenggarakan rapat Berdasarkan pertimbangan tersebut, Dewan Komisaris
bersama yang dilakukan secara berkala maupun sesuai memandang bahwa prospek usaha yang disusun oleh
dengan kebutuhan (adhoc). Direksi telah disusun secara komprehensif dan realistis,
dengan tetap memperhatikan n manajemen risiko dan
Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi tersebut tata kelola perusahaan yang baik. Dewan Komisaris
membahas implementasi dan evaluasi terhadap memberikan dukungan penuh agar target yang telah
strategi Bank, serta memastikan tindak lanjut atas ditetapkan dapat tercapai.
rekomendasi yang disampaikan oleh Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris juga memberikan rekomendasi untuk Pandangan Terhadap Penerapan Tata
dijalankan oleh Direksi. Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris menilai bahwa SMBC Indonesia telah
Pelaksanaan fungsi pengawasan Dewan Komisaris menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan
turut didukung oleh komite-komite di bawah Dewan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG)
Komisaris. Rekomendasi yang dikeluarkan oleh komite- sepanjang tahun buku 2025. Komitmen tersebut
komite ini disampaikan kepada Dewan Komisaris tercermin dari upaya berkelanjutan dalam menjunjung
yang selanjutnya dijadikan rekomendasi berupa saran tinggi transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan
ataupun nasihat kepada Direksi dalam menjalankan dalam kegiatan usaha.
kegiatan usaha. Seluruh rekomendasi Dewan Komisaris
selama tahun 2025 telah ditindaklanjuti seluruhnya oleh Komitmen tersebut sangat penting, mengingat GCG
Direksi. merupakan pondasi yang kokoh dalam menjaga
kepercayaan para pemangku kepentingan dan
Frekuensi dan Mekanisme Pemberian Nasihat mendukung kesinambungan usaha Bank. Oleh karena
Selain melakukan pengawasan, Dewan Komisaris secara itu Bank secara konsisten menyajikan laporan tahunan
berkelanjutan memantau dan memberikan nasihat yang informatif dan komprehensif sebagai wujud
kepada Direksi, baik yang disampaikan secara langsung komitmen terhadap praktik tata kelola perusahaan yang
melalui rapat Dewan Komisaris bersama dengan Direksi baik.
maupun melalui rapat dengan komite di bawah Dewan
Komisaris. Komitmen penerapan GCG secara menyeluruh juga
dilakukan dalam Konglomerasi Keuangan SMBC dan
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris telah Bank bertindak sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi
melaksanakan rapat bersama Direksi sebanyak 7 Keuangan. Lebih lanjut mengenai hal ini akan dijabarkan
(tujuh) kali. Rapat-rapat tersebut membahas beragam secara terperinci dalam Laporan Tahunan Pelaksanaan
agenda dan di dalamnya termasuk masukan dari Tata Kelola Terintegrasi.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 39
Page 42
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
Pada tahun 2025, Bank terus mengintegrasikan aspek apresiasi terhadap perusahaan dan organisasi dari
keberlanjutan ke dalam strategi dan operasional, dalam maupun luar negeri, yang dinilai memiliki
termasuk pengelolaan aspek sosial dan lingkungan, keunggulan dalam pelaporan keberlanjutan
guna menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh dan menunjukkan komitmen terhadap praktik
pemangku kepentingan. Evaluasi penerapan GCG terbaik dalam tata kelola keberlanjutan.
dilakukan secara berkala melalui penilaian mandiri Tahun ini merupakan tahun kelima SMBC
semesteran dan tahunan. Pada tahun 2025, hasil self- Indonesia menerima peringkat tertinggi tersebut
assessment penerapan GCG memperoleh peringkat 2 secara berturut-turut dalam 6 (enam) tahun
dengan predikat “Baik”. keikutsertaannya dalam ajang ini.
Selain itu, penilaian GCG juga dilakukan oleh pihak 4. Indonesian Sustainable Development Goals
independen yang mengacu pada standar ASEAN Awards (ISDA) 2025
Corporate Governance Scorecard (ACGS). Untuk SMBC Indonesia meraih penghargaan dalam ajang
pelaksanaan tahun 2024-2025, SMBC Indonesia “Indonesian Sustainable Development Goals
memperoleh skor keseluruhan sebesar 107,15 poin, Awards (ISDA) 2025” dari Corporate Forum for CSR
dengan predikat “Leadership in Corporate Governance” Development (CFCD). Dalam ajang penghargaan
(Level 5). tersebut SMBC Indonesi berhasil meraih dua
penghargaan:
Berbagai penghargaan eksternal yang diterima • Predikat Platinum untuk SDGs (4.3) Pendidikan
sepanjang tahun 2025 semakin mencerminkan kualitas Berkualitas melalui program “Pemberdayaan
penerapan GCG dan pelaporan keberlanjutan Bank, Keterampilan dan Kewirausahaan Digital
yang di antaranya mencakup: melalui Program Daya SMBC Indonesia”;
• Predikat Gold untuk SDGs (8.3(b)) Pekerjaan
1. Annual Report Award (ARA) 2024 Layak dan Pertumbuhan Ekonomi melalui
SMBC Indonesia menerima penghargaan sebagai program “Pemberdayaan Masyarakat secara
juara tiga dalam kategori “Non-BUMN/Non-BUMD Digital melalui Daya.id.”
Go Publik Keuangan” dalam acara Annual Report
Award (ARA) 2024 yang diselenggarakan oleh Penilaian yang baik pada penerapan GCG serta
Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) pengakuan pihak eksternal melalui beragam
pada tanggal 8 Desember 2025. Penghargaan penghargaan mencerminkan keberhasilan SMBC
ini merupakan pencapaian atas komitmen dan Indonesia dalam menerapkan GCG secara efektif
dedikasi SMBC Indonesia dalam menyusun laporan sepanjang tahun 2025. Dengan fokus pada transparansi,
tahunan yang berkualitas dan transparan. akuntabilitas, dan keberlanjutan, SMBC Indonesia
berhasil membangun kepercayaan dan reputasi yang
2. Top 50 Big Capitalization Public Listed Company solid di industri perbankan Indonesia.
pada The 16th IICD Corporate Governance
Conference and Award Selain itu, sebagai bagian dari penerapan GCG, SMBC
SMBC Indonesia berhasil memperoleh penghargaan Indonesia telah memiliki whistleblowing channel sebagai
dari Indonesian Institute for Corporate Directorship sarana pelaporan atas indikasi kejadian fraud maupun
(IICD) pada ajang The 16th IICD Corporate tindakan fraud yang terjadi di lingkungan Bank. Atas
Governance Conference and Award yang setiap laporan yang diterima, Divisi Anti Financial Crime
diselenggarakan pada 15 September 2025 sebagai akan senantiasa menindaklanjuti laporan tersebut
Top 50 Big Capitalization Public Listed Company, dengan menjaga kerahasiaan identitas pelapor.
yaitu perusahaan dengan kapitalisasi aset besar.
Bank secara berkala mengingatkan kepada setiap
3. Peringkat Platinum pada Asia Sustainability karyawan untuk melakukan pelaporan melalui
Reporting Rating (ASRRAT) 2025 whistleblowing channel terhadap indikasi kejadian
Pada 28 November 2025, SMBC Indonesia fraud maupun tindakan fraud. Selain itu, Bank telah
kembali meraih peringkat Platinum dalam ajang mencantumkan dalam website korporasi dan setiap
ASSRAT 2025 yang diselenggarakan oleh National perjanjian kerja sama dengan pihak ketiga (vendor
Center for Corporate Reporting (NCCR) dan maupun mitra bisnis) atas whistleblowing channel yang
Institute of Certified Sustainability Practitioners dimiliki oleh Bank.
(ICSP). Ajang penghargaan ini merupakan bentuk
40 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 43
Dewan Komisaris berharap agar penerapan GCG di Perubahan Komposisi Dewan Komisaris
lingkungan SMBC Indonesia yang sudah sangat baik Masa jabatan Dewan Komisaris Bank yang dimulai
dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan sesuai sejak pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham
dinamika di industri maupun perundang-undangan (RUPS) Tahunan 2022 berakhir pada RUPS Tahunan
yang relevan. Dewan Komisaris memberikan apresiasi 2025. Karenanya, melalui RUPS Tahunan yang
yang sangat tinggi, karena implementasi GCG diselenggarakan pada tanggal 22 April 2025, seluruh
akan meningkatkan kepercayaan para pemangku anggota Dewan Komisaris diangkat kembali, terkecuali
kepentingan, sekaligus mendukung pertumbuhan Ongki Wanadjati Dana dan Edmund Tondobala, serta
kinerja Bank secara berkelanjutan. mengangkat Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono
sebagai Komisaris Independen.
Penilaian Komite Di Bawah Dewan
Komisaris Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris hingga
Hingga akhir tahun buku 2025, secara individual SMBC akhir tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:
Indonesia, Dewan Komisaris memiliki 4 (empat) komite
di bawahnya yaitu: Komite Audit, Komite Remunerasi Nama Jabatan
& Nominasi, Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
Kelola Terintegrasi. Seluruh komite bertanggung jawab
Takeshi Kimoto Komisaris
untuk melakukan kajian dan pengawasan berdasarkan
tugas dan tanggung jawab yang telah ditetapkan dalam Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen
pedoman dan tata tertib kerja masing-masing komite. Onny Widjanarko Komisaris Independen
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Komisaris Independen
Setiap tahun, Dewan Komisaris memberikan penilaian Marita Alisjahbana Komisaris Independen
terhadap kinerja komite-komite tersebut. Parameter atau
kriteria dan prosedur yang digunakan dalam penilaian
mandiri (self-assessment), antara lain mencakup Apresiasi
kehadiran dalam rapat dan pelaksanaan aktivitas kerja Dewan Komisaris menyampaikan apresiasi yang tinggi
sesuai pedoman kerja dan tata tertib kerja untuk masing- kepada Direksi dan seluruh jajaran manajemen serta
masing komite. Hal ini penting, karena rekomendasi yang karyawan Bank atas pencapaian kinerja dan dedikasi di
disampaikan dalam pertemuan tersebut selanjutnya dalam mengelola Bank sepanjang tahun 2025.
digunakan sebagai masukan bagi Dewan Komisaris
dalam menjalankan fungsi pengawasan. Dewan Komisaris juga menyampaikan terima kasih
kepada para Pemegang Saham yang telah memberikan
Selain itu, penilaian terhadap komite juga dengan kesempatan kepada Dewan Komisaris menjadi bagian
mempertimbangkan hasil rekomendasi. Hal ini dari perjalanan kegiatan usaha Bank. Begitu pun dengan
menunjukkan kompetensi komite. Dalam pelaksanaan regulator atas bimbingan dan pengawasannya, sehingga
parameter penilaian tersebut di tahun 2025, komite juga usaha Bank berjalan dengan baik sesuai dengan regulasi
telah melakukan kunjungan ke kantor cabang untuk yang telah ditetapkan dan praktik bisnis terbaik.
memastikan pelaksanaan kepatuhan akuntabilitas dan
tata kelola SMBC Indonesia. Kepada para nasabah, mitra usaha, serta para
pemangku kepentingan lainnya, Dewan Komisaris
Mengacu pada sejumlah parameter tersebut, Dewan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan
Komisaris memandang bahwa komite-komite yang kerja sama yang telah berjalan. Dengan dukungan para
merupakan organ di bawah Dewan Komisaris telah pemangku kepentingan, Bank mampu menyajikan
menjalankan tugasnya dengan baik. Komite-komite kinerja usaha yang baik untuk tahun buku 2025.
tersebut telah memberikan dukungan secara maksimal
dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Dewan Komisaris.
Jakarta, 31 Maret 2026
Atas nama Dewan Komisaris,
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 41
Page 44
Laporan Manajemen
Dewan
Komisaris
Marita Alisjahbana Ninik Herlani Masli Ridhwan Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
42 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 45
Chow Ying Hoong Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Onny Widjanarko Komisaris Utama Komisaris Independen Komisaris Independen LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 43
Page 46
Laporan Manajemen
Laporan
Direksi
Henoch Munandar
Direktur Utama
44 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 47
Di tengah faktor eksternal yang dinamis, seperti suku bunga kredit
yang kompetitif, kenaikan biaya pendanaan, maupun volatilitas pasar
yang terus berjalan, kinerja Bank tetap solid. Di antaranya, ditunjukkan
melalui margin bunga bersih yang terjaga sesuai target.
Para Pemegang Saham dan Pemangku
Kepentingan yang Terhormat,
Laporan Tahunan 2025 PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”,
“Bank”) disusun sebagai wujud komitmen Bank dalam menerapkan prinsip
tata kelola perusahaan yang baik, khususnya pada aspek transparansi dan
akuntabilitas kepada para pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Laporan ini menyajikan kinerja pengelolaan dan pencapaian Bank sepanjang
tahun buku 2025, yang tidak terlepas dari dinamika lingkungan eksternal,
baik global maupun domestik, yang turut memengaruhi kinerja dan arah
strategis Bank.
KONDISI EKONOMI GLOBAL DAN DOMESTIK
Ekonomi global pada tahun 2025 masih diwarnai ketidakpastian yang perlu
diantisipasi. Kendati demikian, perekonomian tetap tangguh, terutama
didorong oleh kenaikan ekonomi Jepang dan India yang ditopang oleh
konsumsi rumah tangga serta kebijakan stimulus fiskal.
Prospek ekonomi kawasan Eropa juga tetap positif berkat konsumsi rumah
tangga, investasi, dan kondisi ketenagakerjaan yang baik. Sementara
ekonomi Amerika Serikat pada 2025 masih melambat akibat dampak
sementara dari government shutdown dan pelemahan pasar tenaga kerja.
Di sisi lain, ekonomi Tiongkok terus melemah karena permintaan domestik
yang masih rendah. Di pasar keuangan global, sepanjang tahun 2025 Federal
Funds Rate (FFR) turun sebesar 75 bps, sehingga pada Desember 2025
FFR berada pada kisaran 3,50-3,75%, dengan ruang penurunan yang lebih
terbatas ke depan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 45
Page 48
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Dari sisi domestik, pertumbuhan ekonomi Indonesia Per Desember 2025, kinerja penyaluran kredit tumbuh
membaik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, 3,3% (yoy), menjadi Rp185,4 triliun. Pertumbuhan
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai tersebut, terutama ditopang segmen korporasi dan
5,11% secara tahunan atau year on year (yoy). komersial yang meningkat 6,5% yoy dan realisasi kredit
Sementara tahun sebelumnya tumbuh sekitar 5,03%. Jenius di luar Digital Micro yang tumbuh 11,3% yoy.
Pertumbuhan kredit dikontribusikan juga oleh entitas
Dari sisi pengeluaran, kinerja konsumsi rumah tangga anak usaha Bank, yakni Grup OTO, yang realisasinya
masih menjadi kontributor terbesar, yakni 53,88% meningkat sebesar 3,2% (yoy) dan BTPN Syariah
terhadap PDB. Komponen ini mengalami pertumbuhan sebesar 1,8% (yoy).
4,98%. Sedangkan investasi atau Pembentukan Modal
Tetap Bruto (PMTB) yang berkontribusi 28,77% terhadap
PDB tumbuh 5,09%. PENCAPAIAN KINERJA TAHUN 2025
Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan masih Kendala dan Tantangan yang Dihadapi
menjadi kontributor terbesar terhadap PDB. Pada Pada tahun 2025, Bank dapat mengatasi tantangan
tahun 2025, kontribusinya sebesar 19,07%, dengan dalam implementasi strategi perkembangan bisnis.
pertumbuhan 5,30%. Sedangkan lapangan usaha Tantangan yang dihadapi Bank telah diperhitungkan/
jasa keuangan dan asuransi mengalami pertumbuhan dipertimbangkan dalam Rencana Bisnis Bank, di
3,96%. Sektor ini berkontribusi 4,11% terhadap PDB. antaranya:
• Ketidakpastian global di pasar yang mempengaruhi
Ketahanan perbankan tetap kuat didukung oleh ekonomi domestik pada tahun 2025-2027.
likuiditas perbankan yang memadai, kapasitas • Tekanan inflasi pangan tetap ada-food inflation
permodalan yang terjaga pada level tinggi, dan risiko global menjadi perhatian utama sepanjang 2025,
kredit yang rendah. Rasio kecukupan modal (Capital disebabkan oleh gangguan iklim dan geopolitik.
Adequacy Ratio/CAR) perbankan pada Desember 2025 • Risiko stagflasi tetap ada di radar Federal Reserve,
tercatat tinggi sebesar 25,89%, tergolong kuat dalam yang mencermati inflasi tertahan dan pertumbuhan
menyerap risiko dan mendukung pertumbuhan kredit. menurun.
Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) • Perlambatan yang tajam pada perekonomian
perbankan secara agregat tetap rendah sebesar 2,05% Tiongkok akibat terjadi pelemahan konsumsi,
(bruto) dan 0,79% (neto) pada Desember 2025. Hasil tekanan utang, masalah di sektor properti, serta
stress test Bank Indonesia menunjukkan ketahanan ketergantungan pada stimulus fiskal dan moneter.
perbankan yang tetap kuat dalam menghadapi • Di paruh pertama 2025, Amerika Serikat mengalami
berbagai risiko, ditopang oleh kemampuan bayar dan tekanan inflasi dari tarif dan energi, sehingga
profitabilitas korporasi yang terjaga. kebijakan moneter masih ketat, sehingga bank
sentralnya, yakni The Fed menahan suku bunga
Pertumbuhan kredit/pembiayaan pada Desember 2025 di kisaran 4,25-4,5%. Namun, seiring dengan
mencapai 9,69% (yoy), di tengah perilaku dunia usaha lemahnya laju pertumbuhan di pasar tenaga kerja,
yang wait and see, optimalisasi pembiayaan internal pemangkasan suku bunga akhirnya berlanjut
oleh korporasi, serta penurunan suku bunga kredit yang sehingga pada akhir 2025, Fed Rate berada pada
masih lambat. Fasilitas pinjaman yang belum dicairkan kisaran 3,50-3,75%.
(undisbursed loan) pada Desember 2025 masih besar, • Fragmentasi perdagangan global semakin jelas
yaitu mencapai Rp2.439 triliun dari plafon kredit yang pada 2025, dengan peningkatan drastis tarif dan
tersedia. pembentukan blok dagang baru.
Di tengah situasi yang masih dinamis tersebut, SMBC Bank senantiasa memantau dengan cermat dinamika
Indonesia mencatat pertumbuhan kinerja pada tahun yang terjadi di industri perbankan dan perekonomian,
2025 melalui penerapan manajemen risiko yang baik di tingkat nasional maupun global. Bank
kuat serta prinsip kehati‑hatian yang mencerminkan memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi
strategi yang berfokus pada penguatan fundamental nasional yang didukung oleh permintaan domestik,
bisnis, yang dijalankan dengan landasan tata kelola belanja konsumen dan investasi serta ekspor komoditas
perusahaan yang baik. yang kuat untuk melakukan pertumbuhan bisnis
dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
46 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 49
Target Pasar, Strategi dan Kebijakan 2. Meningkatkan basis pelanggan ritel dan
Strategis, serta Implementasinya pendapatan dengan meningkatkan kemampuan
Komitmen SMBC Indonesia adalah hadir untuk Jenius sebagai platform dan wealth management,
menciptakan lebih banyak pertumbuhan bermakna mengoptimalkan saluran distribusi, kolaborasi lintas
bagi masyarakat melalui beragam solusi keuangan lini bisnis (Line of Business/LOB), dan kemitraan
inovatif dan komprehensif yang berorientasi pada strategis dengan ekosistem pasar.
kebutuhan nasabah di berbagai segmen. Untuk itu, 3. Meningkatkan dana murah (Current Account
Bank menyediakan produk dan layanan seperti Saving Account/CASA) dan pendapatan fee base
pembiayaan hijau, produk dan layanan untuk nasabah dan foreign exchange dengan mengembangkan
pensiunan, bagi nasabah usaha mikro, kecil, dan proposisi nilai pelanggan, kapabilitas, produk dan
menengah, maupun nasabah perusahaan besar layanan.
nasional, multinasional, dan Jepang, layanan wealth 4. Berinvestasi pada talenta, menanamkan budaya
management melalui Sinaya, serta layanan perbankan berbasis kepercayaan yang berkinerja tinggi.
digital untuk masyarakat digital savvy melalui Jenius. 5. Menerapkan keunggulan operasional secara bank
wide dengan menerapkan digitalisasi dan process
Melalui anak usaha, yakni PT Bank BTPN Syariah Tbk, excellence.
Bank melayani nasabah dari komunitas prasejahtera 6. Mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan
produktif. Sedangkan perusahaan pembiayaan PT Oto return on assets.
Multiartha (OTO) memberikan layanan pembiayaan 7. Mengembangkan proposisi nilai dan kolaborasi
untuk kendaraan roda empat dan PT Summit Oto yang dioptimalkan ke tingkat yang diperbolehkan
Finance (SOF) untuk kendaraan roda dua. oleh regulator dengan entitas anak, yakni BTPN
Syariah dan Grup OTO, serta jaringan global SMBC.
Komitmen Bank memberikan dampak positif secara 8. Membangun keunggulan operasional TI dan terus
berkelanjutan bagi masyarakat luas juga tertuang membangun kapabilitas keamanan digital dan siber.
melalui Daya, program pemberdayaan yang
berkelanjutan dan terukur melalui pelatihan secara Selain itu, Bank juga menerapkan prinsip-prinsip
reguler. Layanan ini bertujuan mengembangkan manajemen modern dan penciptaan nilai. Dalam
kapabilitas serta kapasitas diri untuk kehidupan yang mencapai tujuan, Bank telah mengidentifikasi tantangan
lebih bermakna. bisnis dan tantangan fungsional yang dihadapi sehingga
fokus Bank diarahkan pada area-area tersebut.
Strategi dan Kebijakan Strategis
Pada tahun 2025, fokus strategi dan kebijakan Peran Direksi dalam Perumusan Strategi
strategis yang diterapkan SMBC Indonesia untuk dan Kebijakan Strategis serta Upaya
mendukung pencapaian target usaha, antara lain terus Memastikan Implementasi Strategi
meningkatkan keunggulan operasional. Inisiatif tersebut Direksi SMBC Indonesia terlibat langsung dalam
dilakukan melalui penerapan digitalisasi dan keunggulan perumusan strategi dan kebijakan strategis, seperti
proses, optimalisasi penggunaan sumber daya, dan tertuang dalam Rencana Bisnis Bank (RBB), mengingat
investasi talenta, serta optimalisasi sinergi dengan anak tanggung jawab penyusunan RBB berada dalam lingkup
perusahaan SMBC Indonesia dan Grup SMBC. tanggung jawab Direksi untuk disetujui oleh Dewan
Komisaris, sesuai Peraturan OJK No. 5/POJK.03/2016
Selain itu, Bank membangun keunggulan operasional tentang Rencana Bisnis Bank.
Teknologi Informasi (TI), kemampuan keamanan digital
dan siber, serta memperkuat kapabilitas transaction Bahkan dalam prosesnya, penyusunan RBB
banking. Pada saat bersamaan, SMBC Indonesia melibatkan rapat Direksi yang membahas kajian
senantiasa memperkuat Sumber Daya Manusia (SDM), atas target bisnis dan anggaran, serta risiko dan
manajemen risiko, kepatuhan terhadap tata kelola kesesuaian antara strategi terhadap anggaran dan
perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/ target bisnis serta kesesuaian strategi dengan risk
GCG) untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang appetite SMBC Indonesia. Kajian dilakukan untuk
berkelanjutan. menghasilkan rekomendasi dan strategi prioritas
dengan mempertimbangkan prinsip kehati-hatian dan
Rincian strategi yang diterapkan Bank pada tahun 2025, penerapan manajemen risiko yang memiliki cakupan
antara lain mencakup: komprehensif.
1. Meningkatkan pinjaman melalui rantai nilai, dengan
menetapkan risk appetite yang sejalan dengan
tujuan dan kebijakan Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 47
Page 50
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Setelah perencanaan bisnis, anggaran dan strategi Kenaikan CKPN secara konsolidasi merupakan upaya
ditentukan serta disetujui, selanjutnya adalah Bank sebagai PIKK untuk senantiasa meningkatkan
perumusan Key Performance Indicators (KPI) Bank standar penerapan tata kelola perusahaan yang baik,
dan anak perusahaan untuk membantu manajemen serta menjaga kualitas aset dan ketahanan bank.
dalam memantau kinerja perusahaan melalui indikator- Dengan demikian, laba bersih konsolidasi SMBC
indikator (kualitatif dan kuantitatif) yang lebih praktis dan Indonesia yang diatribusikan kepada pemilik entitas
mudah untuk dipantau. Direksi memantau KPI Bank dan induk yang tercatat sebesar Rp506 miliar untuk tahun
anak perusahaan secara berkala. Perkembangan atas 2025.
KPI keuangan tercakup dalam materi rapat Board of
Management (BOM) yang dilakukan 1 (satu) bulan sekali. Komitmen kuat SMBC Indonesia tercermin dari
penyaluran kredit secara konsolidasi yang meningkat
Secara triwulanan, pemantauan dan evaluasi 3,3% (yoy), menjadi Rp185,4 triliun. Pertumbuhan
pencapaian RBB dituangkan dalam Laporan Realisasi tersebut, terutama ditopang segmen korporasi dan
Rencana Bisnis yang mencakup tindak lanjut atau upaya komersial yang meningkat 6,5% yoy dan realisasi kredit
yang akan dilakukan untuk memperbaiki pencapaian Jenius di luar Digital Micro yang tumbuh 11,3% yoy.
realisasi Rencana Bisnis. Semua proses tersebut Pertumbuhan kredit dikontribusikan juga oleh entitas
merupakan bagian dari upaya Direksi untuk memastikan anak usaha Bank, yakni Grup OTO, yang realisasinya
seluruh rumusan strategi dan kebijakan strategis yang meningkat sebesar 3,2% (yoy) dan BTPN Syariah
telah ditetapkan dapat diimplementasikan dengan baik. sebesar 1,8% (yoy).
Perbandingan antara Realisasi dan Target Rasio NPL bruto tercatat sebesar 2,59% (vs. 2,50%
Penerapan strategi dan kebijakan strategis yang tepat tahun sebelumnya) dan membaik dibandingkan dengan
telah menghasilkan kinerja usaha SMBC Indonesia 2,79% pada kuartal ketiga tahun 2025. SMBC Indonesia
yang baik, di tengah kondisi eksternal yang dinamis. akan secara konsisten menerapkan manajemen risiko
Pada tahun 2025, Bank berhasil mencatatkan kenaikan kredit yang sehat. Rasio NPL bruto rata-rata industri
pendapatan operasional (konsolidasi) sebesar 5,8% tercatat sebesar 2,05% pada akhir Desember 2025.
secara tahunan (year on year/yoy), sehingga menjadi
Rp18,4 triliun yang didukung oleh kenaikan pendapatan SMBC Indonesia membukukan laba bersih konsolidasi
bunga bersih dan konsolidasi dari Grup OTO. Serta setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas
didukung oleh kenaikan fee dari pendapatan dari komisi induk sebesar Rp506 miliar untuk tahun 2025. Hasil
bancassurance, asuransi, dan produk investasi, kartu tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan provisi
kredit, dan trade. kredit di Bank dan di anak perusahaan multifinance
dikarenakan adanya tambahan pencadangan kredit
Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) terjaga di sebagai hasil peninjauan portofolio yang lebih
level 7,0% di tengah suku bunga kredit yang kompetitif, intensif oleh perusahaan induk di dalam framework
kenaikan biaya pendanaan, dan volatilitas pasar yang konglomerasi, yang mengakibatkan peningkatan biaya
terus berjalan. Biaya operasional tercatat sebesar Rp10,1 kredit untuk tahun 2025. Cadangan tersebut merupakan
triliun, sesuai dengan dikonsolidasinya biaya operasional respon kehati-hatian terhadap kondisi ekonomi yang
Grup OTO. melemah pada tahun 2025. Pre-Provision Operating
Profit Konsolidasi SMBC Indonesia meningkat sebesar
Secara konsolidasi, SMBC Indonesia memperkuat 5% dari Rp8 triliun pada Desember 2024 menjadi
pencadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), Rp8,4 triliun pada Desember 2025.
terutama di anak perusahaan, yaitu Grup OTO. SMBC
Indonesia menilai pencadangan tersebut merupakan Dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga
respons yang bijaksana terhadap dinamika ekonomi naik 8% yoy menjadi Rp131 triliun. Saldo Rekening Giro
pada tahun 2025, serta upaya Perusahaan Induk & Tabungan (CASA) meningkat sebesar 17% secara
Konglomerasi Keuangan (PIKK) dalam menerapkan tahunan menjadi Rp53,2 triliun, sehingga rasio CASA
prinsip kehati-hatian dan menjaga permodalan tetap Bank naik dari 37,6% pada Desember 2024 menjadi
kokoh. 40,6% pada Desember 2025. Deposito berjangka
meningkat sebesar 3% secara tahunan menjadi
Rp77,8 triliun
48 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 51
KOMITMEN TERHADAP PENGEMBANGAN PROSPEK USAHA
UMKM
Pada tahun 2026, pemerintah melalui Anggaran
SMBC Indonesia juga senantiasa berupaya memenuhi Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026
komitmen terhadap pemberdayaan Usaha Mikro, menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4%.
Kecil, dan Menengah (UMKM) atau Small and Medium Dari sisi perbankan, hasil survei Bank Indonesia (BI)
Enterprises (SME). Untuk itu, Bank menerapkan rencana mengungkapkan, outstanding kredit hingga akhir 2026
strategis dalam rangka memenuhi Rasio Pembiayaan diperkirakan lebih tinggi dibandingkan tahun 2025.
Inklusif Makroprudensial (RPIM) RPIM berdasarkan 3 pilar
yang telah ditetapkan sebagai berikut: Kondisi tersebut, antara lain ditopang oleh prospek
kondisi ekonomi dan moneter yang tetap baik
1. Direct Financing & Supply Chain serta risiko penyaluran kredit yang tetap terjaga. BI
Financing memperkirakan kredit perbankan akan tumbuh di
• Scale up bisnis mikro dan SME dengan kisaran 8-12% pada tahun 2026.
meningkatkan layanan dan penawaran produk
yang ada, serta mengoptimalkan jaringan Pada akhir 2025, Bank Indonesia mempertahankan BI
cabang. Rate di angka 4,75%, suku bunga Deposit Facility dan
• Memberikan pinjaman kepada nasabah SME, Lending Facility berada pada 3,75% dan 5,50%. Hal ini
Komersial & Korporasi yang menyalurkan konsisten dengan tetap rendahnya perkiraan inflasi
pinjaman ke jaringan pemasok/pembeli UMKM. pada tahun 2025 dan 2026 yang terkendali dalam
• Pembiayaan melalui supply chain financing, sasaran 2,5±1%.
melalui kerja sama internal dengan segmen
Wholesale Banking dan Corporate Japanese. Kendati demikian, BI juga menyadari bahwa kondisi
• Memberikan pinjaman kepada target pasar perekonomian global pada tahun 2026 masih akan
baru, SME massal secara digital, melalui melambat. Ketidakpastian pasar keuangan global
platform SME Digital (telah diluncurkan sejak juga meningkat terutama dipicu oleh kebijakan tarif
triwulan I-2022). resiprokal Amerika Serikat serta meluasnya eskalasi
• Melalui Portofolio Pensiun, memberikan ketegangan geopolitik. Untuk mendukung kinerja
pinjaman kepada nasabah berpenghasilan perekonomian nasional, BI menetapkan arah bauran
rendah, yang memenuhi kriteria dalam kebijakan BI pada yang difokuskan pada stabilitas dan
perhitungan RPIM. pertumbuhan ekonomi (pro stability and growth).
2. Pembiayaan melalui Lembaga Seiring dengan gambaran situasi eksternal yang
Keuangan mungkin berkembang pada tahun 2026, SMBC
• Pembiayaan melalui Bank Perekonomian Indonesia telah menetapkan sejumlah fokus bisnis.
Rakyat (BPR) dengan skema “pelaksana” Di antaranya, menumbuhkan kredit dengan tetap
pinjaman untuk UMKM. menjaga dan meningkatkan efisiensi biaya kredit dan
• Pembiayaan melalui perusahaan multifinance rasio NPL, menumbuhkan basis pelanggan ritel dengan
dan peer-to-peer (P2P) melalui skema loan mengoptimalkan saluran distribusi, serta kolaborasi
channeling. lintas lini bisnis dan kemitraan strategis dengan
ekosistem pasar serta optimalisasi sinergi dengan anak
3. Pembiayaan melalui Surat Berharga perusahaan dan Grup SMBC.
Pembiayaan Inklusif (SBPI)
Melalui Divisi Treasury, SMBC Indonesia akan Bank juga melanjutkan strategi pertumbuhan CASA
menjajaki penerbitan atau pembelian SBPI/obligasi. serta peningkatan fee based income antara lain melalui
foreign exchange (forex). Sementara untuk solusi digital
Dengan melakukan inisiatif-inisiatif di tersebut, SMBC dan wealth management didorong melalui Jenius
Indonesia berhasil membukukan rasio RPIM sebesar untuk nasabah ritel, trade dan cash management untuk
30,8% untuk tahun 2025. nasabah korporasi. Selain itu, SMBC Indonesia juga akan
terus membangun kapabilitas transaksi, peningkatan
kesadaran merek, peningkatan kapabilitas teknologi
informasi dan optimalisasi biaya, serta peningkatan
kapabilitas dan produktivitas sumber daya manusia.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 49
Page 52
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Pada tahun 2026, dengan memanfaatkan potensi mencerminkan bahwa praktik GCG yang dilakukan
pertumbuhan ekonomi dan kredit industri perbankan, SMBC Indonesia telah mampu melampaui standar
Bank juga akan mempercepat pertumbuhan dan minimum ACGS dan menempatkan Bank sebagai salah
transformasi bisnis serta memaksimalkan nilai satu emiten terdepan dalam penerapan tata kelola
perusahaan. Bank SMBC Indonesia akan berpedoman perusahaan di Indonesia.
kepada 4 (empat) kebijakan inti, yaitu alokasi aset yang
berfokus pada Return on Aset (ROE), pengambilan Konsistensi dan kualitas penerapan GCG oleh SMBC
keputusan berbasis data, pengelolaan bank yang sehat, Indonesia juga mendapatkan pengakuan dari pihak
serta sinergi dan kolaborasi. eksternal, salah satunya berupa penghargaan sebagai
“Top 50 Big Capitalization Public Listed Company”
dalam kategori sektor keuangan terbaik pada The 16th
PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN IICD Corporate Governance Conference and Award yang
diselenggarakan pada tanggal 15 September 2025.
SMBC Indonesia memiliki komitmen yang kuat dalam Selain itu, Bank juga meraih penghargaan Annual Report
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan Award 2024 sebagai juara 3 dalam kategori Non-BUMN/
yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) Non-BUMD Go Publik Sektor Keuangan, atas kualitas
secara konsisten dan berkelanjutan pada seluruh level dan transparansi Laporan Tahunan tahun buku 2024,
organisasi serta kelompok usaha Bank. Komitmen yang diselenggarakan pada tanggal 8 Desember 2025.
tersebut diwujudkan melalui penyesuaian dan
penyempurnaan Pedoman Tata Kelola Perusahaan,
Pedoman Tata Tertib dan Kerja Direksi dan Dewan PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Komisaris, Pedoman Tata Tertib dan Kerja Komite di DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Bawah Direksi dan Dewan Komisaris, serta kebijakan dan
prosedur pendukung lainnya yang dikaji ulang secara Pada tahun 2025, SMBC Indonesia terus menegaskan
berkala. komitmen dan perannya untuk menjadi mitra strategis
bagi pemangku kepentingan Bank dalam penyediaan
Bank secara proaktif menyesuaikan penerapan GCG layanan keuangan yang inovatif, bertanggung jawab
dengan perkembangan regulasi yang berlaku, termasuk dan berkelanjutan. Sebagai bank dengan jaringan global,
ketentuan terbaru yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa SMBC Indonesia memanfaatkan keunggulan reputasi
Keuangan (OJK) terkait penerapan tata kelola bagi dan jaringan luas SMBC Group untuk mendorong
bank umum. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk pertumbuhan ekonomi nasional dengan semangat
memastikan bahwa praktik tata kelola Bank senantiasa #BersamaLebihBermakna yang mencerminkan
selaras dengan standar regulator serta mendukung komitmen untuk membangun nilai kolaborasi dan
pengelolaan Bank yang dilakukan dengan kehati-hatian kepedulian. Dengan demikian, setiap langkah bersama
(prudent), transparan, dan akuntabel. nasabah, karyawan, dan masyarakat memberikan arti
yang lebih luas.
Sebagai bagian dari komitmen untuk terus
meningkatkan kualitas penerapan GCG, SMBC Indonesia Komitmen SMBC Indonesia terhadap keberlanjutan
secara berkala melakukan penilaian atas penerapan tata diwujudkan melalui berbagai inisiatif dan program
kelola perusahaan. Berdasarkan penilaian secara mandiri yang bertujuan mendukung pencapaian komitmen
terhadap penerapan tata kelola, Bank menilai peringkat global SMBC Group untuk mencapai emisi nol
2 (Baik) untuk penerapan tata kelola pada semester bersih pada tahun 2030 untuk operasional dan bagi
kedua (per 31 Desember 2025). portofolio pinjaman serta investasi pada tahun 2050.
Komitmen keberlanjutan tersebut telah dituangkan
Penerapan GCG di lingkungan SMBC Indonesia juga dalam Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
telah mengikuti standar regional, yang implementasinya sebagai pedoman rencana dan langkah strategis yang
dinilai oleh konsultan independen dengan terarah untuk memperkuat tata kelola keberlanjutan,
menggunakan acuan ASEAN Corporate Governance mengintegrasikan prinsip Environtmental, Social,
Scorecard (ACGS). Hasil penilaian untuk tahun 2025, Governance (ESG) dalam kegiatan usaha, serta
Bank mendapatkan skor 107,15 poin. Pencapaian ini memperluas portofolio pembiayaan hijau di berbagai
menempatkan Bank dalam predikat “Leadership in sektor ramah lingkungan. Pencapaian ini tentunya tidak
Corporate Governance” atau Level 5 (>100) yang dapat diraih tanpa dukungan dan kerja sama dengan
berbagai pihak, termasuk para pemangku kepentingan.
50 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 53
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia juga telah lingkungan juga dilakukan SMBC Indonesia melalui
memperkuat struktur Tata Kelola Keberlanjutan dengan pemanfaatan energi terbarukan seperti pemasangan
menetapkan Komite Keberlanjutan yang bertanggung solar panel dan penggunaan kendaraan listrik untuk
jawab dan memastikan implementasi prinsip kendaraan dinas jajaran senior manajemen.
keberlanjutan sesuai dengan standar global maupun
arahan regulator berada di bawah Wakil Presiden
Direktur. Selain itu, penguatan tata kelola juga dilakukan PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
melalui pembentukan Departemen Sustainability
Business Strategy sebagai unit khusus yang membantu Di tahun 2025, fokus Bank tetap melanjutkan
pelaksanaan tugas Komite Keberlanjutan untuk inisiatif utama untuk menarik, mengembangkan dan
memastikan pelaksanaan agenda keberlanjutan oleh mempertahankan talenta yang dijalankan melalui
masing-masing Line of Business (LOB) dan fungsi inisiatif di bawah ini:
pendukung yang relevan dapat berjalan secara
terintegrasi. 1. Pengembangan organisasi
Pengembangan organisasi Bank bertujuan untuk
Dari sisi pembiayaan, SMBC Indonesia berkomitmen memastikan bank memiliki sumber daya manusia
mengambil peran aktif dengan menyediakan berbagai yang memadai dan memiliki kapabilitas untuk
instrumen pembiayaan berbasis keberlanjutan, antara menjalankan strategi Bank dalam pengembangan
lain ESG Deposit yang memberi pilihan investasi ramah talenta dan rencana suksesi internal Bank. Untuk
lingkungan bagi nasabah, sustainable linked loan menjalankan strategi tersebut, Bank melakukan
yang mendorong perusahaan meningkatkan kinerja kolaborasi dengan Grup SMBC dalam inisiatif
keberlanjutannya, serta green loan untuk mendukung global talent development dan melanjutkan
proyek-proyek hijau seperti energi terbarukan dan program pengembangan talenta hingga posisi
infrastruktur berkelanjutan. SL-3 serta program akselerasi pengembangan
talenta Pegawai melalui program LEAD (Leadership
Di bidang sosial, SMBC Indonesia melalui berbagai Acceleration Development). Sejalan dengan
inisiatif pemberdayaan, salah satunya melalui Daya. program pembelajaran kolaborasi dengan Grup
Program ini berupaya mendorong pertumbuhan SMBC, hingga September 2025, Bank telah
ekonomi yang inklusif, meningkatkan kemajuan dan mengirimkan 10 (sepuluh) Pegawai untuk mengikuti
daya saing UMKM, memperkuat literasi keuangan program pengembangan global Grup SMBC di
di masyarakat dan meningkatkan kapasitas dan Tokyo, Jepang dan Singapura.
pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
2. Learning & Development
Bagi para karyawan, SMBC Indonesia terus Untuk mengembangkan talenta Pegawai SMBC
meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui Indonesia, Bank berkomitmen melakukan
implementasi nilai-nilai Employee Value Proposition pengelolaan SDM dan pengembangan kualitasnya
(EVP) Perusahaan. Bank juga mengelola sumber daya secara berkelanjutan, dimana dilakukan melalui
manusia dan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan kompetensi kerja SDM baik di bidang
pengembangan personal dan profesional, kolaborasi teknis, non-teknis dan kepemimpinan, dan dengan
lintas budaya, jalur karier yang terstruktur, serta memperhatikan asas prioritas dan pemerataan
membangun ekosistem kerja yang inklusif dan kompetensi kerja SDM untuk mengembangkan
berorientasi pada pertumbuhan. kompetensi Pegawai. Untuk mendukung model
konglomerasi SMBC Indonesia, pada periode ini
SMBC Indonesia memastikan peningkatan kapasitas Bank juga berfokus pada kolaborasi program
karyawan melalui pelaksanaan program pelatihan pembelajaran lintas entitas, mencakup BTPN
bagi karyawan yang difokuskan pada pengembangan Syariah dan OTO & SOF.
kompetensi berkelanjutan. Hal ini dilakukan agar selaras
dengan kebutuhan bisnis dan perubahan lingkungan 3. Implementasi Teknologi HR
kerja. Pada tahun 2025, Bank melanjutkan proses
transformasi digital HR, diantaranya dengan
Komitmen keberlanjutan dalam aspek lingkungan melakukan pengembangan berkelanjutan
diwujudkan melalui aksi penanaman 1.971 pohon kopi atas fitur- fitur yang dimiliki HRIS Bank, serta
di Garut, Jawa Barat yang didukung oleh kontribusi menjalankan inisiatif automasi dengan tujuan
karyawan dalam program “Berdaya untuk Bumi” untuk meningkatkan proses bisnis HR secara
serta melibatkan dukungan SMBC Group. Selain itu, berkelanjutan.
penguatan implementasi operasional Bank yang ramah
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 51
Page 54
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
4. Employee Engagement
Bank berfokus untuk meningkatkan keterikatan 2. Penguatan keamanan siber
Pegawai (Employee Engagement) diantaranya Melalui implementasi teknologi Extended Detection
melalui program Employee Engagement termasuk and Response (XDR) untuk mempercepat deteksi
di dalamnya Employee Engagement Survey yang dan respons terhadap ancaman, serta penerapan
diluncurkan pada bulan September 2025, program Web Application Firewall guna melindungi aplikasi
Employee Wellbeing dan Employer Branding web yang diakses melalui internet.
SMBC Indonesia yang dilakukan melalui kolaborasi
dengan Grup SMBC dan anak perusahaan SMBC 3. Konsolidasi dan standardisasi aplikasi
Indonesia. Yang berhasil menyederhanakan kompleksitas
operasional melalui integrasi sistem monitoring
5. Diversity, Equity, & Inclusion (DE&I) layanan digital banking, e-form pendaftaran
Program keberagaman, kesetaraan dan inklusi nasabah, sistem telefoni, dan pengembangan
(Diversity, Equity & Inclusion) bertujuan untuk sistem anti pencucian uang.
menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, dimana
pada tahun 2025, Bank berfokus pada kolaborasi 4. Strategi peningkatan Core Banking
dengan SMBC group dan anak perusahaan SMBC System
Indonesia, desain dan implementasi program DE&I Yang telah siap memasuki fase implementasi pada
yang berfokus pada dampak sosial, dan lingkungan tahun 2026.
kerja yang ramah keluarga (family friendly
workplace). 5. Peningkatan Kualitas Data Laporan
Melalui tinjauan menyeluruh atas proses
6. Rewards & Performance Management pelaporan (beberapa perbaikan telah berhasil
Bank secara berkelanjutan melakukan peninjauan diimplementasikan), implementasi kamus data,
atas remunerasi dan manfaat Pegawai dengan serta pengelolaan silsilah data untuk memperkuat
market saat ini, sehingga Bank dapat merumuskan tata kelola dan kepatuhan.
formula remunerasi yang kompetitif dan sesuai
dengan strategi Bank. Selain itu, Bank juga memperkuat sinergi dengan
anggota konglomerasi melalui optimasi biaya TI,
pemanfaatan teknologi bersama, serta proses
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI pembelian dan negosiasi kolektif untuk meningkatkan
daya tawar dan efisiensi dari skala ekonomi di tingkat
Sepanjang tahun 2025, pengembangan Teknologi grup.
Informasi (TI) SMBC Indonesia diarahkan untuk
mendukung inovasi di setiap lini bisnis, dengan tujuan Langkah-langkah strategis ini mencerminkan komitmen
menyediakan produk dan layanan perbankan yang kami untuk terus berinovasi, menjaga keamanan, dan
relevan bagi kebutuhan nasabah serta memberikan meningkatkan kualitas layanan, sehingga mampu
peluang tumbuh bagi masyarakat Indonesia. Strategi ini memberikan nilai tambah bagi nasabah, pemegang
menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi kami saham, dan masyarakat luas.
untuk memberikan perubahan berarti dalam kehidupan
jutaan orang, terutama dengan dukungan teknologi
digital.
Fokus utama pengembangan TI mencakup 5 (lima) area
strategis:
1. Peningkatan kapabilitas strategis
Termasuk pemanfaatan teknologi berbasis
Generative Artificial Intelligence (AI) untuk
pengelolaan pengetahuan internal dan layanan
pelanggan, serta adopsi komputasi awan guna
memastikan kesiapan infrastruktur, proses bisnis,
dan organisasi dalam mendukung operasional
berbasis cloud.
52 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 55
PENILAIAN KINERJA KOMITE DI BAWAH Dengan demikian, susunan Direksi hingga 31 Desember
DIREKSI 2025 dan laporan tahunan ini terbit adalah sebagai
berikut:
Dalam rangka memastikan efektivitas fungsi pendukung
Direksi, Bank melakukan penilaian atas kinerja Komite di Nama Jabatan
bawah Direksi selama tahun 2025.
Henoch Munandar Direktur Utama
Jun Saito Wakil Direktur Utama
Penilaian dilakukan berdasarkan kesesuaian
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing- Michellina Laksmi Triwardhany Wakil Direktur Utama
masing komite terhadap mandat yang telah ditetapkan. Dini Herdini Direktur Kepatuhan
Daftar penilaian mandiri dibagikan kepada seluruh Atsushi Hino Direktur
anggota komite untuk diisi dan dievaluasi sebagai dasar Yuki Terayama Direktur
penarikan kesimpulan. Merisa Darwis Direktur
Hanna Tantani Direktur
Berdasarkan penilaian yang dilakukan pada tahun 2025
4 (empat) dari 10 (sepuluh) Komite di bawah Direksi
dinilai secara bulat memenuhi ekspektasi. Sedangkan
6 (enam) komite lainnya secara mayoritas memenuhi APRESIASI BAGI PARA PEMANGKU
ekspektasi. Direksi akan melakukan peninjauan dan KEPENTINGAN
tindak lanjut terhadap kinerja komite yang belum
mencapai nilai optimal guna mendorong peningkatan Direksi menyampaikan apresiasi dan terima kasih
efektivitas fungsi komite ke depan. kepada Dewan Komisaris dan para Pemegang Saham
atas arahan, dukungan dan kepercayaan yang diberikan
dalam pengelolaan kegiatan usaha Bank. Direksi
PERUBAHAN KOMPOSISI DIREKSI DAN juga menyampaikan penghargaan kepada regulator
ALASANNYA bimbingan dan pengawasan yang diberikan, termasuk
kepada seluruh nasabah, mitra usaha, dan para
Masa jabatan anggota Direksi berakhir pada Rapat pemangku kepentingan lainnya, atas dukungan dan
Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang kerja sama yang terjalin dengan baik.
diselenggarakan pada tahun 2025. Melalui RUPS
Tahunan tanggal 22 April 2025, seluruh anggota Direksi Penghargaan tertinggi disampaikan kepada
diangkat kembali, kecuali Darmadi Sutanto, Kaoru seluruh karyawan SMBC Indonesia atas dedikasi,
Furuya, Keishi Kobata, dan mengangkat 3 (tiga) anggota profesionalisme, dan kontribusi yang telah diberikan
Direksi baru, yaitu: dalam mendukung pencapaian kinerja Bank sepanjang
1. Jun Saito sebagai Wakil Direktur Utama tahun 2025. Direksi berharap sinergi dan kolaborasi
2. Michellina Laksmi Triwardhany sebagai Wakil dengan seluruh pemangku kepentingan dapat terus
Direktur Utama terjaga dan berkembang di masa mendatang.
3. Yuki Terayama sebagai Direktur
Jakarta, 31 Maret 2026
Atas nama Direksi,
Henoch Munandar
Direktur Utama
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 53
Page 56
Laporan Manajemen
Direksi
Dini Herdini Henoch Munandar
Direktur Kepatuhan Direktur Utama
Yuki Terayama Merisa Darwis
Direktur Direktur
54 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 57
Michellina Laksmi Triwardhany Hanna Tantani
Wakil Direktur Utama Direktur
Jun Saito Atsushi Hino
Wakil Direktur Utama Direktur
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 55
Page 58
Laporan Manajemen
Board
of Management
Wiwig Anke Irwan Sutjipto Mira Fitria
Santoso Subandy Tisnabudi Head of Human
Head of Head of Internal Head of Digital Resources
Treasury Audit Banking
56 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 59
Nathan Sendiaty Helena Purnomo B. Jeffrey C.
Christianto Sondy SE Head of Wealth Management Soetadi Tjoeng
Head of Wholesale, Head of Risk Business and Network & Head of Retail Head of Business
Commercial & Management Distribution Banking
Transaction Banking Lending Business
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 57
Page 60
Laporan Manajemen
Pejabat
Eksekutif
58 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 61
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 59
Page 62
Laporan Manajemen
Pejabat Eksekutif
60 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 63
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 61
Page 64
Laporan Manajemen
Surat Pernyataan Dewan Komisaris dan
Direksi tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan 2025
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 31 Maret 2026
DEWAN KOMISARIS
Chow Ying Hoong
Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Ninik Herlani Masli Ridhwan Onny Widjanarko
Komisaris Komisaris Independen Komisaris Independen
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Marita Alisjahbana
Komisaris Independen Komisaris Independen
62 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 65
DIREKSI
Henoch Munandar
Direktur Utama
Jun Saito Michellina Laksmi Triwardhany
Wakil Direktur Utama Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Atsushi Hino Yuki Terayama
Direktur Kepatuhan Direktur Direktur
Merisa Darwis Hanna Tantani
Direktur Direktur
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 63
Page 66
Profil Perusahaan 64 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 67
Profil
Perusahaan
Informasi Umum Perusahaan 66
Riwayat Singkat Perusahaan 67
Jejak Langkah 68
Bidang Usaha 72
Produk dan Layanan 73
Visi dan Misi 74
Nilai-Nilai Utama 75
Struktur Organisasi 76
Profil Dewan Komisaris 80
Profil Direksi 86
Perubahan Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi 94
Profil Pejabat Eksekutif 95
Statistik Karyawan 98
Pemegang Saham Akhir dan Pengendali 100
Pemegang Saham Akhir 101
Pemegang Saham Pengendali 102
Entitas Induk Terakhir 101
Pemegang Saham Utama 102
Daftar Entitas Anak 105
Wilayah Operasional 106
Keanggotaan pada Asosiasi 109
Kronologi Pencatatan Saham 109
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya 110
Kantor Akuntan Publik 2025 110
Nama dan Alamat Lembaga dan/atau 111
Penunjang Pasar Modal
Informasi pada Website Perusahaan 112
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 65
Page 68
Profil Perusahaan
Informasi Umum
Perusahaan
Nama Perusahaan Modal Dasar
PT Bank SMBC Indonesia Tbk Rp300.000.000.000
(SMBC Indonesia)
Modal Ditempatkan dan Dibayar Penuh
Rp212.918.914.960
Nama Bursa Efek dan Tanggal
Pencatatan
Informasi Perubahan Nama Bursa Efek Indonesia
12 Maret 2008
• 1958: Nama awal adalah Bank Pegawai
Pensiunan Militer (Bapemil)
Kode Saham
• 1985: Bapemil berubah menjadi PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional BTPN
• 2019: PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk berubah menjadi ISIN Code
PT BANK BTPN Tbk
101000118508
• 2024: PT BANK BTPN Tbk berubah menjadi
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Bidang Usaha
Layanan Perbankan
Tanggal Pendirian Komposisi Pemegang Saham
5 Februari 1958 • Sumitomo Mitsui Banking Corporation (91,05%)
• PT Bank Central Asia Tbk (1,03%)
Peringkat (Fitch) • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (0,11%)
• Peringkat oleh PT Fitch Ratings Indonesia • Masyarakat (<5%) (7,81%)
AAA (idn), outlook stabil dan F1+ (idn)
• Peringkat oleh PEFINDO idAAA (Triple A,
Stable Outlook)
Dasar Hukum Pendirian Alamat Kantor Pusat
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Menara SMBC
Indonesia) didirikan berdasarkan Akta Notaris CBD Mega Kuningan
No. 21 tanggal 6 Oktober 1959 dari Notaris Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung, Kav. 5.5-5.6
Noezar S.H. Akta ini mengalami perubahan Jakarta Selatan 12950, Indonesia
yang termuat pada Akta tanggal 31 Mei 1960 Telepon : +62 21 300 26 200
No. 203 dan akta tertanggal 7 November 1960 Fax : +62 21 300 26 309
No. 53 Notaris Noezar S.H.,telah diumumkan
pada Berita Negara Republik Indonesia
Website dan E-mail
tertanggal 14 Februari 1961 No. 13, tambahan
No. 5. www.smbci.com
info@smbci.com
smbcicare@smbci.com
66 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 69
Riwayat Singkat
Perusahaan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia” atau INFORMASI PERUBAHAN NAMA
“Bank”) didirikan pada tahun 1958 di Bandung, Jawa
Barat dengan nama Bank Pegawai Pensiunan Militer Nama yang digunakan pertama kali pada tahun 1958
(Bapemil). Bank bertransformasi menjadi PT Bank adalah Bank Pegawai Pensiunan Militer (Bapemil).
Tabungan Pensiunan Nasional pada tahun 1985. Setelah itu, Bank mengalami beberapa kali perubahan
nama, yakni:
Pada tahun 2008, Bank menjadi perusahaan publik • Bapemil bertransformasi menjadi PT Bank
setelah TPG Nusantara S.à.r.l. mengakuisisi saham Bank Tabungan Pensiunan Nasional dengan izin usaha
sebesar 71,6% melalui pembelian saham perdana (IPO) sebagai Bank Tabungan dalam rangka memenuhi
di Bursa Efek Jakarta yang sekarang menjadi Bursa ketentuan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1967
Efek Indonesia (BEI). Selanjutnya, Bank memperluas tentang Pokok-Pokok Perbankan yang berlaku
bisnisnya dengan melayani nasabah mikro dan kecil pada waktu itu.
pada 2009. • Setelah resmi merger dengan PT Bank Sumitomo
Mitsui Indonesia, nama PT Bank Tabungan
Pada 2011, Bank melahirkan Daya, sebuah program Pensiunan Nasional Tbk berubah menjadi PT BANK
pemberdayaan yang berkelanjutan serta menjadi BTPN Tbk.
bagian integral dari aktivitas bisnis perusahaan. Selain • Pada tahun 2024, Bank berubah nama menjadi
itu, Bank juga meluncurkan bisnis pendanaan, yaitu PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Perubahan nama
Sinaya (sinar yang memberdayakan). ini efektif berlaku sejak tanggal 2 Oktober 2024.
Persetujuan perubahan nama diperoleh dari
SMBC Indonesia terus bertumbuh. Pada 2013, Bank Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar
mengakuisisi PT Bank Sahabat Purba Danarta (Bank Biasa tanggal 29 Agustus 2024, yang dituangkan
Sahabat) dan memisahkan unit usaha syariahnya dan dalam Akta Nomor 43 tanggal 29 Agustus 2024
menjadikannya entitas anak usaha, PT Bank BTPN yang dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H.,
Syariah pada tahun 2014. M.Kn dan disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat
Pada 2016, SMBC Indonesia meluncurkan Jenius, Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
layanan perbankan digital pertama di Indonesia yang Republik Indonesia Nomor AHU-0054625.AH.01.02.
memungkinkan nasabah cukup menggunakan ponsel TAHUN 2024 tentang Persetujuan Perubahan
pintar untuk menghubungkan rekening nasabah dengan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Bank SMBC
Bank dan melakukan berbagai transaksi perbankan. Indonesia Tbk tanggal 29 Agustus 2024, serta dari
Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”) melalui surat Nomor
Bank merger dengan PT Bank Sumitomo Mitsui S-195/PB.31/2024 tanggal 24 September 2024
Indonesia (BSMI) yang efektif sejak tanggal 1 Februari mengenai Rencana Perubahan Logo
2019 dan menambah portofolio bisnisnya di segmen PT BANK BTPN Tbk, dan Keputusan Anggota
korporasi untuk menjadi bank universal. Dengan Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-73/D.03/2024
demikian, Bank tidak hanya melayani nasabah retail, tanggal 25 September 2024 mengenai Penetapan
tetapi juga nasabah korporasi. Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT BANK BTPN
Tbk menjadi atas nama PT Bank SMBC Indonesia
Pada 2024, Bank kembali mencatatkan sejarah melalui Tbk.
dua peristiwa besar, yaitu akuisisi OTO Group, yang
menyediakan pembiayaan roda dua dan roda empat
di Indonesia, dan transformasi merek dari Bank BTPN
menjadi SMBC Indonesia.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 67
Page 70
Profil Perusahaan
Jejak
Langkah
1958-
1985 2008 2009 2010
• Bank didirikan di Pada 2008, TPG • Bank meluncurkan bisnis Nilai aset Bank tumbuh
Bandung, Jawa Barat, Nusantara S.à.r.l. usaha mikro dan kecil (UMK) menjadi Rp34,5 triliun
dengan nama Bank mengakuisisi saham dengan nama BTPN Mitra Usaha dibandingkan Rp13,7
Pegawai Pensiunan Bank sebesar 71,6% Rakyat dengan membuka 539 triliun dua tahun
Militer (Bapemil). melalui pembelian kantor cabang dan berhasil sebelumnya. Menjadi
saham di Bursa Efek mencatatkan pertumbuhan bank ke-10 terbesar
• Pada 1960, Bank Indonesia. Bank menjadi kredit yang mencapai Rp2,3 dalam kapitalisasi
memperoleh izin sebagai bank publik dengan nilai triliun. pasar, serta menduduki
bank komersial. aset Rp13,7 triliun. peringkat ke-5 dalam
• Bank menerbitkan obligasi jumlah cabang dan
• Pada 1985, Bank berganti rupiah jangka panjang yang
nama menjadi PT Bank peringkat ke-6 dalam
pertama, dengan peringkat A+ jumlah karyawan.
Tabungan Pensiunan (National Scale Rating) dari
Nasional. Fitch Ratings dan memperoleh
fasilitas pinjaman jangka
panjang dalam mata uang
rupiah dari International Finance
Corporation, anak perusahaan
Bank Dunia.
2014 2015 2016 2017
Sumitomo Mitsui Bank memperluas • Bank mulai beroperasi sebagai Bank telah memperluas
Banking Corporation jaringan BTPN Wow! bank devisa pada 16 Februari fitur aplikasi mobile banking
(SMBC) Jepang dengan 21.000 2016 setelah memperoleh BTPN Wow! dan Jenius untuk
telah meningkatkan agen di daerah dan izin pada bulan Desember mengembangkan basis nasabah
kepemilikan sahamnya desa-desa terpencil, 2015, yang memungkinkan dan meningkatkan transaksi
di Bank dan menjadi terutama di pulau Bank untuk melakukan perbankan. Fokus kepada
pemegang saham Jawa dan Sumatra. transaksi dalam valuta asing customer-centric dari dua
pengendali dengan dan lebih fleksibel untuk mulai layanan mobile banking ini telah
kepemilikan 40,0%. menawarkan produk simpanan membawa perubahan yang
SMBC merupakan liabilitas dalam mata uang signifikan pada pengalaman
bank terbesar kedua asing. nasabah (customer experience)
di Jepang berdasarkan dan berdampak pada
nilai pasar dengan aset • Jenius, yang merupakan operasional unit pendukung.
sebesar US$1,3 triliun. platform mobile phone Transformasi yang disebut
kedua diluncurkan. Layanan “Gemilang” meliputi transformasi
perbankan digital Jenius di struktur organisasi Bank,
menggunakan ponsel pintar teknologi, sumber daya manusia
untuk menghubungkan dan pengendalian risiko.
rekening nasabah dengan Jaringan cabang Bank telah
Bank dan melakukan transaksi mengalami transformasi yang
perbankan. Hingga Desember cukup besar, yaitu seluruh
2016, Jenius telah memiliki cabang dapat menyediakan
70.000 pengikut di situs media layanan perbankan kepada
sosial dan ditonton lebih dari 3 semua segmen nasabah.
juta kali di YouTube.
68 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 71
2011 2012 2013
• Bank meluncurkan Daya, • BTPN Syariah - Tunas Usaha Rakyat • Pembiayaan BTPN Syariah – Tunas
program pemberdayaan tumbuh pesat, sampai akhir tahun telah Usaha Rakyat tumbuh dua kali lipat
mass market yang melayani 28.927 sentra komunitas di mencapai sekitar Rp1,4 triliun dan
berkelanjutan serta Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur serta menyumbang 3% dari total kredit
menjadi bagian integral dari memberdayakan 444.000 nasabah di Bank. Jaringan Unit Usaha Syariah
aktivitas bisnis Bank. Bisnis sentra komunitas. mencapai 69.500 sentra di seluruh
Pendanaan memperkenalkan nusantara, yang memberdayakan
brand Sinaya (Sinar yang • Bank menyelesaikan program uji coba lebih dari 931.500 nasabah di daerah
memberdayakan), yang mobile banking baru yang diberi nama pedesaan.
terhubung dengan inisiatif BTPN Wow!. Program ini kemudian
Daya. diluncurkan pada 2013. BTPN Wow! • Bank mengakuisisi PT Bank Sahabat
merupakan sebuah layanan perbankan Purba Danarta (Bank Sahabat) yang
• Menyelesaikan uji coba bagi mass market yang memanfaatkan dikonversikan menjadi bank syariah
bisnis Perbankan Komunitas telepon seluler dan didukung jasa agen sebelum Bank memisahkan unit
Syariah (BTPN Syariah – sebagai perpanjangan tangan Bank untuk syariah ke dalam entitas baru di 2014.
Tunas Usaha Rakyat). meningkatkan jangkauan layanan kepada
masyarakat yang selama ini belum • Sumitomo Mitsui Banking Corporation
• Bank memperluas jaringan tersentuh layanan perbankan. Transaksi (SMBC) dari Jepang memiliki 24,3%
layanan ATM dengan jaringan yang dapat dilakukan yaitu simpanan, saham Bank melalui transaksi
ATM Prima selain jaringan tarik tunai, transfer dana, pembayaran pembelian saham yang sebelumnya
ATM Bersama yang sudah tagihan dan pengajuan permohonan dimiliki oleh TPG Nusantara S.à r.l. dan
ada. Total jaringan yang kredit mikro serta pembelian produk pemegang saham lainnya.
terhubung mencapai lebih asuransi mikro.
dari 57.331 ATM di seluruh
Indonesia.
2018 2019 2020 2021
Bank berhasil menyelesaikan dua Bank resmi merger dengan Bank meluncurkan • Bank memberikan fasilitas
aksi korporasi penting. Pertama, BSMI menjadi Bank SINAYA PRIORITAS pinjaman hijau senilai
pencatatan saham perdana (IPO) BTPN pada 1 Februari. dan bekerja sama Rp1,06 triliun kepada
BTPN Syariah, anak usaha dengan Penggabungan usaha ini dengan Jenius yang PT Kepland Investama
kepemilikan saham mayoritas. memperkuat kemampuan meluncurkan Sinaya sebagai bentuk perwujudan
Kedua, proses merger Bank Bank dalam menyediakan Prioritas Apps. komitmen terhadap
BTPN dengan BSMI. Sebagai hasil layanan perbankan yang pembiayaan berkelanjutan.
proses merger tersebut, Bank lebih lengkap untuk basis Fasilitas pinjaman hijau
kini menawarkan ragam layanan nasabah yang lebih luas dalam mata uang rupiah ini
keuangan yang lebih luas ke seluruh sebagai bank universal. merupakan salah satu yang
spektrum nasabah, mulai dari pertama di pasar Indonesia.
nasabah individu hingga nasabah
perusahaan, yang meliputi nasabah • Sepanjang tahun 2021,
korporasi besar sampai usaha-usaha Bank BTPN meraih 19
mikro dan masyarakat di daerah. penghargaan dari pihak
Hasil dari proyek Gemilang yang eksternal, sebagai bukti
dilakukan tahun lalu serta platform dan pengakuan pemangku
perbankan mobile BTPN Wow! dan kepentingan terhadap
Jenius mulai dapat dinikmati pada kinerja Bank.
tahun berikutnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 69
Page 72
Profil Perusahaan
Jejak Langkah
2022 2023
• Bank mendapat predikat “The Best Contact Center • Bank dan International Finance Corporation (IFC)
Indonesia 2022” oleh Indonesia Contact Center menjalin kerja sama dalam kesepakatan obligasi sosial
Assosiation (ICCA), sekaligus mendapatkan pengakuan dan hijau untuk memperkuat aksi iklim dan mendorong
oleh organisasi internasional Contact Center Association pembangunan inklusif di Indonesia. Penerbitan obligasi
of Asia Pacific (CC-APAC). Bank menempati posisi 10 besar sejumlah US$500 juta ini akan menjadi yang pertama
terbaik dengan memenangkan 14 penghargaan, yang bagi Bank dan memperkuat komitmennya dalam
meliputi tiga penghargaan Platinum, tiga penghargaan mendukung sektor usaha mikro, kecil, dan menengah
Gold, tiga penghargaan Silver, dan lima penghargaan (UMKM) di Indonesia, khususnya bisnis-bisnis yang
Bronze. dipimpin oleh perempuan serta aksi adaptasi terhadap
perubahan iklim.
• Bank meraih LPS Banking Awards 2022 dari Lembaga
Penjamin Simpanan (LPS). Bank SMBC Indonesia • Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
memperoleh penghargaan dalam kategori “Bank Terbaik (RUPSLB) Bank pada 7 Desember 2023, pemegang
dalam Menyampaikan Informasi Mengenai Program saham resmi menyetujui rencana penarikan saham-
Penjaminan Simpanan” dari kelompok bank swasta. saham Perseroan hasil pembelian kembali (”Treasury
Stock”) dan rencana Penambahan Modal dengan
• Penghargaan “Transparansi Penurunan dan Perhitungan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II
Emisi Korporasi Terbaik 2022” oleh majalah Investor. (“PMHMETD II”) atau Right Issue II.
Bank mendapatkan penghargaan untuk “Transparansi
Penurunan Emisi Korporasi Sektor Emiten Kategori Green” • Bank kembali meraih peringkat Platinum dalam
dan “Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Sektor ajang “Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT)
Emiten Kategori Platinum”. 2023”. Ini merupakan tahun ketiga Bank menerima
peringkat tertinggi tersebut secara berturut-turut dalam
• Bank meraih penghargaan “Indonesian Sustainable empat tahun kepesertaannya dalam ajang ini. Ajang
Development Awards 2022” dari Corporate Forum for penghargaan yang diikuti oleh 68 perusahaan dan
CSR Development (CFCD). Bank merupakan satu-satunya organisasi ini diselenggarakan oleh National Center for
bank yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini dan Corporate Reporting (NCCR) sebagai bentuk apresiasi
memperoleh Gold Award, karena dinilai berhasil dalam terhadap kontribusi perusahaan dalam mencapai
menjalankan program-program yang berkontribusi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan melalui penerapan
akselerasi 17 tujuan Sustainable Development Goals prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam
(SDGs). menjalankan operasional bisnisnya.
• Bank berhasil meraih dua penghargaan dalam kategori
Sustainable Finance 2022, yaitu “Best Green Loan” dan
“Best Local Currency Green Loan”, dalam ajang “Triple
A Country Awards 2022” yang diselenggarakan oleh
The Asset di Hong Kong. Bank SMBC Indonesia meraih
penghargaan “Best Green Loan” melalui program
pembiayaan hijau senilai total US$750 juta kepada
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Desember
2022 untuk mendukung aktivitas PLN dalam upaya
transisi energi menuju energi terbarukan. Sementara,
Bank menerima penghargaan “Best Local Currency Green
Loan” melalui pemberian fasilitas pembiayaan hijau senilai
Rp1,06 triliun kepada PT Kepland Investama sejak Oktober
2021.
70 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 73
2024 2025
• Bank mengakuisisi OTO • Bank meresmikan transformasi 6 (enam) kantor cabang utama sepanjang Februari-
Group, penyedia pembiayaan Maret di Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Semarang, dan Makassar.
roda dua dan roda empat Transformasi cabang secara menyeluruh merupakan bagian dari langkah strategis
di Indonesia, sebagai upaya pascaperubahan merek. Bank yang sebelumnya hadir untuk melayani segmen
untuk melayani lebih banyak nasabah tertentu, kini mengintegrasikan produk dan layanannya ke setiap kantor
lagi masyarakat Indonesia. cabang di seluruh penjuru negeri untuk menjawab kebutuhan seluruh nasabah.
• Bank BTPN bertransformasi • Jenius dari SMBC Indonesia kembali meluncurkan dua inovasi terbaru, yaitu Cash
merek menjadi SMBC Cow dan Bayar & Nabung untuk menjawab kebutuhan masyarakat digital savvy
Indonesia untuk merespons yang semakin dinamis, cerdas, dan terintegrasi antara kebutuhan transaksi harian dan
dinamika pasar dan portofolio menumbuhkan dana tabungan.
yang terus berkembang
demi pertumbuhan yang • Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) SMBC Indonesia menyetujui
lebih bermakna. pengangkatan Michellina Laksmi Triwardhany sebagai Wakil Direktur Utama
menggantikan Darmadi Sutanto; Jun Saito sebagai Wakil Direktur Utama menggantikan
Kaoru Furuya; serta Yuki Terayama sebagai Direktur menggantikan Keishi Kobata.
RUPST mengumumkan penetapan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris, serta
memutuskan penggunaan laba bersih Bank tahun buku yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2024 untuk dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen
tunai. Para pemegang saham juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris
yang menerima keinginan Edmund Tondobala dan Ongki Wanadjati Dana untuk tidak
diangkat kembali sebagai Komisaris Independen dan Komisaris, sekaligus mengangkat
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono sebagai Komisaris Independen.
• Bank melalui program Daya sukses membawa 3 (tiga) UMKM produsen dan prosesor
kopi lokal, yaitu Kata & Rasa, Delawa Coffee, dan Kopi Lasi, ke gelaran Amsterdam
Coffee Festival 2025 pada 3-5 April 2025 untuk memperkenalkan cita rasa kopi
Nusantara yang autentik.
• Bank melalui program Daya menegaskan komitmennya terhadap pelestarian
lingkungan melalui Program BerDaya untuk Bumi dengan menanam 1.971 pohon di
Desa Lembang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Program BerDaya
untuk Bumi mengajak para karyawan SMBC Indonesia dan anak perusahaannya,
yaitu Grup OTO dan BTPN Syariah untuk berkontribusi melalui aktivitas berjalan kaki
dan berlari. Hasil dari program ini bertujuan untuk memberdayakan para petani kopi
lokal dengan tanaman yang mampu memberi nilai keekonomian, juga mendukung
upaya konservasi keanekaragaman hayati yang mencakup perlindungan ekosistem,
pemulihan habitat, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam rangka
menjaga keberlanjutan sumber daya alam di Garut.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 71
Page 74
Profil Perusahaan
Bidang
Usaha
Bidang Usaha Sesuai Anggaran Dasar 7. Melakukan kegiatan penitipan untuk
A. Kegiatan Usaha Utama: kepentingan pihak lain berdasarkan surat
1. Menghimpun dana dari masyarakat dalam kontrak dan/atau perjanjian;
bentuk simpanan berupa giro, deposito 8. Melakukan penempatan dana dari nasabah
berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan/ kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat
atau bentuk lainnya yang dipersamakan berharga, baik yang tercatat maupun yang
dengan itu, baik dalam mata uang Rupiah tidak tercatat di Bursa Efek;
maupun mata uang asing; 9. Melakukan pembelian agunan melalui
2. Menyalurkan dana yang dihimpun dari pelelangan atau dengan cara lain, baik
masyarakat dalam bentuk kredit, baik jangka seluruhnya maupun sebagian, dalam hal
panjang, jangka menengah maupun jangka debitur tidak memenuhi kewajibannya kepada
pendek, atau pinjaman dalam bentuk lainnya Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli
yang lazim diberikan dalam dunia perbankan, tersebut wajib dicairkan secepatnya;
baik dalam mata uang rupiah maupun mata 10. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu
uang asing. kredit, dan kegiatan wali amanat;
11. Melakukan penyertaan modal pada bank yang
B. Kegiatan Usaha Penunjang: melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan
1. Menerbitkan surat pengakuan hutang; prinsip syariah, sesuai dengan ketentuan yang
2. Membeli, menjual atau menjamin atas risiko ditetapkan oleh instansi yang berwenang
sendiri maupun untuk kepentingan dan atas dalam bidang perbankan;
perintah nasabah: 12. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
a. Surat wesel, termasuk wesel yang memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh
diakseptasi oleh bank yang masa pihak yang berwenang;
berlakunya tidak lebih lama dari pada 13. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada
kebiasaan dalam perdagangan surat bank (termasuk bank syariah) atau perusahaan
dimaksud; lain di bidang keuangan seperti sewa guna
b. Surat pengakuan hutang dan kertas usaha, modal ventura, Perusahaan Efek,
dagang lainnya yang masa berlakunya asuransi, serta lembaga kliring penyelesaian
tidak lebih lama dari kebiasaan dalam dan penyimpanan, dengan memenuhi
perdagangan surat dimaksud; ketentuan yang ditetapkan oleh pihak yang
c. Kertas perbendaharaan Negara dan surat berwenang;
jaminan Pemerintah; 14. Melakukan kegiatan penyertaan modal
d. Sertifikat Bank Indonesia (SBI); sementara untuk mengatasi akibat kegagalan
e. Obligasi; kredit dan/atau kegagalan pembiayaan
f. Surat Dagang dan/atau surat promes lainnya, dengan syarat harus menarik kembali
berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) penyertaannya sesuai dengan ketentuan yang
tahun; ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan;
g. Instrumen surat berharga lain yang 15. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun
berjangka waktu sampai dengan 1 (satu) dan pengurus dana pensiun sesuai dengan
tahun; ketentuan dalam peraturan perundang-
3. Memindahkan uang, baik untuk kepentingan undangan;
sendiri maupun untuk kepentingan nasabah; 16. Menerbitkan kredit berdokumen (letter of
4. Menempatkan dana pada, meminjam dana credit) dalam berbagai bentuk dan bank
dari, atau meminjamkan dana kepada bank garansi;
lain, baik dengan menggunakan surat, sarana 17. Melakukan kegiatan lain yang lazim dilakukan
telekomunikasi maupun wesel unjuk, cek, atau oleh Bank sepanjang tidak bertentangan
sarana lainnya; dengan peraturan perundang-undangan.
5. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat
berharga dan melakukan perhitungan dengan Bidang Usaha Dijalankan pada Tahun Buku
atau antar pihak ketiga; Bidang usaha pada tahun buku sesuai dengan yang
6. Menyediakan tempat untuk menyimpan tercantum pada Anggaran Dasar terakhir.
barang dan surat berharga;
72 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 75
Produk dan
Layanan
3. Produk pendanaan: GIRO,
Corporate/Wholesale Banking Wealth Management Business Tabungan Bisnis, Deposito Bisnis
4. Transfer (BIFAST, RTOL, SKN, RTGS)
Produk Lindung Nilai • Tabungan Sinaya (Rupiah, Valas, 5. Pembayaran Gaji (Payroll)
IRS/CCS dan transaksi valas Bisnis) 6. Pembayaran Tagihan (top up
• Deposito Berjangka (Rupiah, Valas, e-wallet, telepon, listrik)
Fleksi, On Call) 7. Pemesanan buku warkat (cek &
Produk Pinjaman • Reksa Dana bilyet GIRO)
• Bilateral, Syndication Loans & Agency • Bancassurance 8. Akses soft token untuk otorisasi
Services (IDR, USD, EUR, dan JPY) • Obligasi Pemerintah transaksi
• Kredit Modal Kerja • Kartu ATM/Debit 9. Informasi rekening GIRO, Tabungan
• Kredit Investasi • Safe Deposit Box Bisnis & Pinjaman
• Project/Structured Finance • Layanan Sinaya Prioritas 10. Riwayat transaksi dan bukti
• ECA
transaksi elektronik
• Green/SocialLoan
11. Laporan Konsolidasi Rekening
• Sustainability-Linked Loan Retail Lending Business 12. Notifikasi & pengingat
• Kredit Lainnya
13. Manajemen Akun: modifikasi Akses
Pension Business user & matrix persetujuan
Produk Pendanaan • Kredit Pensiun
• ESG Deposit • Kredit Pra Pensiun
• Kredit Pegawai Aktif
Transaction Banking &
• Tabungan Citra Pensiun Supply Chain
Layanan Kustodian & Securities
Services Cash & Digital Solution
• Core Custody Micro Business • Giro & Deposito Berjangka
1. Administrasi Rekening Efek • Kredit Usaha Rakyat • Pengiriman Uang (SKN/RTGS, BI-FAST,
2. Penyimpanan Efek • Tabungan Mitra Usaha Payroll, Overbooking, Telegraphic
3. Penyelesaian Transaksi Efek • Pinjaman Maxi Micro (secured loan): Transfer)
4. Pemrosesan Tindakan Korporasi 1. Pinjaman Rekening Koran • Penerimaan Uang (SKN/RTGS, BI-
dan Pendistribusian Pendapatan 2. Pinjaman Angsuran Berjangka FAST, Telegraphic Transfer, Cheque/
5. Konfirmasi dan Pelaporan 3. Pinjaman Berjangka Cash Deposit)
• Pinjaman Digital Micro Flexicash • e-Tax Payment
• Fund Administration (Unsecured loan): • Virtual Account
1. Fund Accounting 1. Pinjaman Angsuran berjangka • Internet Banking
2. Transfer Agent • Host to Host (SFTP)
Joint Finance • Open API SNAP
• Joint Financing • Manajemen Likuiditas (Domestic Cash
Jenius 1. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Pooling, Auto TD Placement, Cross
2. Alat Kesehatan Border Pooling)
• Aplikasi Jenius dengan verifikasi 3. Durable Goods • Auto Debit
nasabah berbasis biometrik 4. Multiguna
• Tabungan (Flexi Saver, Dream Saver & • Chanelling
Valuta Asing) Trade
1. Short term loan • Import & Export Letter of Credit &
• Deposito (Maxi Saver) (tenor max 1 bulan)
• Pembayaran Tagihan SKBDN
2. Medium term loan • Import & Export Bill Collection
• ATM Card/Debit Jenius (tenor max 12 bulan)
• Transfer (BIFAST, RTOL, SKN, RTGS & • Import & Export Documentary
3. Long term loan Collection
Remittance) (tenor max 60 bulan)
• Top-up e-Wallet • Bank Guarantee & SBLC & Counter
• Pinjaman (Flexicash, Buy Now Pay Guarantee
Later & Credit Card) Business Banking • Trade Loan & TR
• Jenius Pay • Foreign Bills Bought & Forfaiting
• Jenius QRIS • Produk Dasar/Generik • Account Receivable Purchase
• Jenius for Business 1. PRK (Pinjaman Rekening Koran) • Import Avalization & LC Confirmation
• Bisniskit by Jenius 2. PB (Pinjaman Berjangka) • BL Endorsement & Shipping
• Moneytory 3. PAB (Pinjaman Angsuran Guarantee
• Sinaya Prioritas di Aplikasi Jenius Berjangka)
• Aplikasi Jenius untuk lini bisnis ritel • ABF (Asset Based Financing) Supply Chain
SMBCI (Jenius as a Platform) • BPR Financing • Supply Chain Financing (Distributor
• Reksa Dana • Giro Bisnis Financing/ Supplier Financing)
• Asuransi Jiwa Sekoci with Allianz • Giro Karya • Contract Financing
• Platform TOUCHBIZ (Aplikasi Mobile &
Web):
Treasury 1. Registrasi dan aktivasi Nasabah
secara online
• Foreign Exchange 2. Aplikasi Mobile TOUCHBIZ dengan
• Derivatif verifikasi Nasabah berbasis
• Pasar Uang biometric
• Fixed Income
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 73
Page 76
Profil Perusahaan
VISI
Menjadi bank pilihan utama di Indonesia,
yang dapat memberikan perubahan berarti
dalam kehidupan jutaan orang, terutama
dengan dukungan teknologi digital.
MISI
• Menawarkan solusi dan layanan keuangan yang lengkap
ke berbagai segmen ritel, mikro, UKM, dan bisnis korporasi
di Indonesia, serta Bangsa dan Negara Indonesia secara
keseluruhan;
• Memberikan kesempatan berharga bagi pertumbuhan
profesional karyawan SMBC Indonesia;
• Menciptakan nilai yang signifikan dan berkesinambungan bagi
stakeholder termasuk masyarakat Indonesia;
• Memanfaatkan inovasi teknologi sebagai pembeda utama
untuk memberikan kualitas dan pengalaman terbaik di kelasnya
kepada nasabah dan mitra SMBC Indonesia.
• Menjadi bank universal yang unik yang berkontribusi terhadap
pertumbuhan perekonomian Indonesia
Penjelasan Visi dan Misi
Landasan dasar dari integrasi Visi dan Misi Bank adalah untuk melayani nasabah SMBC Indonesia dengan cara yang
terbaik guna mencapai tujuan dan aspirasi mereka untuk tumbuh bersama lebih bermakna dan memberikan dampak
positif kepada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Bank akan menjadi mitra yang dapat diandalkan dan dipercaya,
mampu memahami dan memenuhi secara efektif kebutuhan finansial nasabah yang terus berkembang.
Visi dan Misi yang ditetapkan telah melalui proses kajian oleh Dewan Komisaris dan Direksi.
74 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 77
Nilai-Nilai
Utama
Nilai-nilai yang kami anut merupakan pedoman kami dalam menjalankan
bisnis. Ada 5 (lima) nilai, seperti dijelaskan berikut ini:
Integrity
01 Sebagai profesional selalu berlaku
secara tulus dengan standar etika
yang tinggi.
Customer First
02 Selalu melihat dari perspektif
nasabah untuk memberikan nilai
lebih.
Proactive & Innovative
03 Berani bertindak dan berinovasi
tanpa henti.
Speed & Quality
04 Menjadikan kecepatan dan kualitas
dari pengambilan keputusan juga
pemberian layanan sebagai faktor
pembeda.
Synergy
05 Berkolaborasi sebagai satu tim
dalam konglomerasi keuangan
SMBC Indonesia.
75
Page 78
Profil Perusahaan
Struktur
Organisasi
Direksi
Komite Aset dan Liabilitas Komite Pengarah Komite Komite Komite
atau ALCO Teknologi Informasi Kredit Human Resources Keberlanjutan
Komite Komite Manajemen Komite Komite Komite Manajemen
Kebijakan Kredit Risiko Non-Keuangan Manajemen Risiko Fraud Risiko Terintegrasi
Wakil Direktur Utama 1
Jun Saito
Direktur Direktur Direktur Direktur
Corporate Direktur Operasional & Kepatuhan & Keuangan &
Banking Treasury Teknologi Legal Perencanaan
Japanese Yuki Terayama Merisa Darwis Dini Herdini Hanna Tantani
Atsushi Hino
Head of
Head of Wholesale,
Business Head of
Commercial &
Banking Treasury
Transaction
Jeffrey Banking Wiwig Wahyu
Cheanandro Santoso
Ir. Nathan
Tjoeng Christianto
Wholesale
Chief Strategy Corporate Treasury ALM & Shared Services IT Data
Business Banking Group AML & CFT Financial
Officer Office Banking 2 Planning Operations Management
Banking Digital Moses Ronald Hari S. Yuliastuti Planning &
- Kohei Suwa So Hirahara Ridwan Nugraha Jufri
Charles Anthony Supardi Performance
Bunaidi Elsa A. Setyadi
Sustainable Wholesale Corporate Treasury Operations IT Corporate
Business Banking Banking 3 Trading 1 Transactions Banking Compliance
Strategy Business Business Karinda Listyani Rhendy S. Center Enablement Butet S. Sitepu
Yuki Katsuhara Banking Credit Planning Rachmana Zoro Arif M. Fatwaddin Akihiro Financial Control
Risk Ahmad Z. Nishimura Arif Suseno
Ririn Rianti Hendarman Corporate Treasury Corporate
Reporting,
Banking 4 Trading 2 Settlement Secretary
Naoki Takeshita - IT Retail Banking Eneng Y. Andriani
SME & Access Tax
Structured & Corporate
Margaretha P. Management Management
Finance Functions
Santosa Puri A. Agustinar Kamaluddin
Adityo Haryono Corporate Treasury Enablement
Andi F. Cahyo General Counsel
Banking 5 Marketing 1
Argo Wibowo Finance Risk
Hideakki Asatsu Slamet Riyadi Operations
Business Syndications & Control &
Banking Cross Development IT Digital
ESG Solutions Governance
Collaboration Radhar H. Service
Denti I. Irman Corporate Treasury Communications Lia Asoka
Takeshi Handajani Enablement
Banking 6 Marketing 2 & Daya
Nishimura Hilman S. Gumay Dadang Suryana Joko Kurniawan Andrie Darusman Retail Banking
Commercial Strategic and Operations
Banking & WFB Planning IT Governance & Technology
Business Warni KYC Operations
Banking Management AML Group Business
Onboarding Control
Governance, Akira Kuwata Governance Finance
Virni Anggia Joko
Process & Transaction Nezu Emiri Hendra Gunawan
Septiranti
Middle Office Banking &
Novri Irza Supply Chain Corporate IT Transaction Anti Financial
Hidayatullah Jevan Purnawan Banking Business Management Crime
Planning Iman Triono Heru Rustanto,
Business Chandra M. Mudjib SE
Banking
Strategy Corporate
Anita Natalia Digital Banking
Banking Loan
Solution
Reviewer
Business -
Riyanthi Annisaa
Banking Product
& Program Corporate
Ngo Yuliana Banking Credit
Analyst
Business Fifi
Banking
Remedial
Dicky Deniawan Corporate Credit
Middle Office
Hendra K. Jati
Corporate
Banking Solution
Wibowo
Kurinawan
76 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 79
RAPAT UMUM Dewan Komisaris
PEMEGANG SAHAM (RUPS)
Komite Audit
Komite Pemantau Risiko
Komite Remunerasi dan Nominasi
Direktur Utama
Henoch Munandar Komite Tata Kelola Terintegrasi
Wakil Direktur Utama 2
Michellina Laksmi Triwardhany
Head of Wealth
Head of Retail
Head of Risk Management Head of Digital
Head of Human Head of Internal Lending
Management Business Banking
Resources Audit Business
Sendiaty Sondy & Network Irwan Sutjipto
Mira Fitria Anke Subandy Purnomo B. Distribution
SE. Tisnabudi
Soetadi Helena
Portfolio
Strategic HR Pension Business Sales Branch Service Jenius Business
Credit Audit Management &
Management Retail Banking RLB Management WMB Distribution Stream
Dessy Natalia Policy
Denty Avianty Risk - Rudyanto Kemal Enrico Novian Anita Ekasari
Wahyu Nugroho
-
HRBP Digital Banking
IT, Digital Banking Operational Risk Micro Business & Liabilities & Digital Customer Contact
Corporate Banking Platform
& Analytics Audit Management Joint Finance Management WMB Center
Deni Yudi Enablement
Willy J. Widjaja - Retail Banking Ari Purnomo Elvie Iskandar Bambang J. Susilo
Syahputra Frenky Guslove
Strategy &
HRBP Retail Operations Market & Planning Customer Digital Banking
Erliana Tandoko; Wealth Product Customer
Banking Audit Liquidity Risk Experience Product &
Jacqueline Management WMB Experience
Debbie G. Stefanus R. Management Management RLB Innovation
Wirawan Aegeus H. Soewito Ayudia I. Binarso
Retnoningsih Kristianto Deni - Febri
HRBP Support Wealth Digital Banking
Integrated Risk Sales Management Customer Operation
Functions & Talent Management Business
Management & Capability RLB Experience WMB Excellence
Acquisition & Corporate Performance &
Keisuke Heima Alfin Mufianto Sanny Kumalasari Fajar Septianto
Mirna R. Harahap Functions Audit Customer Value
Bernanta B. Management
Danardana Sales Distribution Salvy Gunawan
HR Shared Cyber Security Digital & Business Network
WMB & National
Services Risk Management Solution RLB Management
Distribution
Paskalius Buyung Bachtiar Tri Sujatioadi Rio Y. Lopa
Professional Chairul Sani
Practices &
Digital Banking
Integrated Internal
Partnership
HR Project Audit Credit Risk Product & Neni Veronica
Myrna M. Witarka Stephannie S. Tasuku Tanaka Portfolio
Winanta Management RLB
Astri P. Rini;
Rolly Y. Dimassetya
Retail Banking
Digital Strategy
Citra Paramita
Digital Banking
Alignment &
Synergy
-
Direktur
Board of Management
Komite Dewan Komisaris & Komite Direksi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 77
Page 80
Profil Perusahaan
Struktur Organisasi
DEWAN KOMISARIS Komite Manajemen Ketua : Sendiaty Sondy
Risiko
Anggota Tetap Dengan Hak Suara:
Nama Jabatan • Henoch Munandar
• Jun Saito
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
• Michellina Laksmi Triwardhany
Takeshi Kimoto Komisaris • Dini Herdini
• Atsushi Hino
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen • Yuki Terayama
Onny Widjanarko Komisaris Independen • Merisa Darwis
• Hanna Tantani
Marita Alisjahbana Komisaris Independen • Jeffrey Cheanandro Tjoeng
• Purnomo B. Soetadi
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono Komisaris Independen
• Helena
• Irwan Sutjipto Tisnabudi
• Mira Fitria
• Nathan Christianto
• Wiwig Wahyu Santoso
KOMITE DI BAWAH DEWAN KOMISARIS
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara:
• Anke Subandy
Komite Audit Ketua : Onny Widjanarko • Wahyu Nugroho
• Deni Djalil
Anggota
: • Kusumaningtuti • Buyung Bachtiar
Sandriharmy Soetiono • Keisuke Heima
• Marita Alisjahbana • Tasuku Tanaka
• Aria Kanaka
• Jacobus Sindu Adisuwono Komite Pengarah Ketua : Merisa Darwis
Teknologi Informasi
Komite Pemantau Ketua : Marita Alisjahbana Anggota Tetap Dengan Hak Suara:
Risiko • Henoch Munandar
Anggota : • Takeshi Kimoto • Jun Saito
• Kusumaningtuti • Michellina Laksmi Triwardhany
Sandriharmy Soetiono • Dini Herdini
• Sofyan Rambey • Sendiaty Sondi
• Nurhajati Soerjo Hadi
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara:
Komite Remunerasi Ketua : Ninik Herlani Masli Ridhwan
• Atsushi Hino
dan Nominasi
• Hanna Tantani
Anggota : • Chow Ying Hoong
• Yuki Terayama
• Mira Fitria Soetjipto
• Irwan S. Tisnabudi
Komite Tata Kelola Ketua : Onny Widjanarko • Helena
Terintegrasi • Nathan Christianto
Anggota : • Ninik Herlani Masli Ridhwan • Jeffrey Cheanandro Tjoeng
• Dewie Pelitawati • Purnomo B. Soetadi
• Muhamad Faiz • Mira Fitria
• Dharma Putera • Anke Subandy
• Murniaty Santoso • Akira Kuwata
• Doddy Susanto • Buyung Bachtiar
• Ivan Purnama Sanoesi • Jufri Fan
• Sofyan Rambey • Iman Triono
• Joko Kurniawan
• Andi Febri Cahyo
• Akihiro Nishimura
KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Komite Aset dan Ketua : Yuki Terayama
Liabilitas
Anggota : • Henoch Munandar
• Jun Saito
• Michellina Laksmi
Triwardhany
• Hanna Tantani
• Sendiaty Sondy
Sekretaris : Wiwig Santoso
78 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 81
Komite Kebijakan Ketua : Henoch Munandar Komite Ketua : Jun Saito
Kredit Keberlanjutan
Anggota Tetap Dengan Hak Suara: Anggota : • Dini Herdini
• Jun Saito • Hanna Tantani
• Michellina Laksmi Triwardhany • Merisa Darwis
• Dini Herdini • Atsushi Hino
• Atsushi Hino • Yuki Terayama
• Yuki Terayama • Sendiaty Sondy
• Nathan Christianto • Anke Subandy
• Irwan S. Tisnabudi • Jeffrey C. Tjoeng
• Jeffrey Cheanandro Tjoeng • Nathan Christianto
• Purnomo B. Soetadi • Purnomo B. Soetadi
• Sendiaty Sondy • Helena
• Wiwig Santoso • Irwan S. Tisnabudi
• Wiwig Santoso
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara: • Mira Fitria
• Anke Subandy (pengamat) • Andrie Darusman
• Tasuku Tanaka
• Ririn Rianti Sekretaris : • Yuki Katsuhara
• Adil Pamungkas • Vinny Herianti
• Argo Wibowo
• Butet Sondang Sitepu Komite Manajemen Ketua : Henoch Munandar
• Wahyu Nugroho Risiko Terintegrasi
Anggota : • Sendiaty Sondy
Komite Kredit Ketua : Henoch Munandar • Arief Ismail
• Antonius B. Priyadi
Anggota : • Jun Saito • Victoria Rusna
• Atsushi Hino • Nobuhiro Moroo
• Nathan Christianto
• Tasuku Tanaka Komite Manajemen Ketua : Sendiaty Sondy
• Jenny Susanto Risiko Non
• Eddy Satria Nugraha Keuangan Anggota Tetap dengan Hak Suara:
Sembiring • Henoch Munandar
• Kohei Suwa • Jun Saito
• Moses Supardi • Michellina Laksmi Triwardhany
• Warni Chai • Dini Herdini
• Karinda Rachmana • Atsushi Hino
• Naoki Takeshita • Yuki Terayama
• Hideaki Asatsu • Merisa Darwis
• Hilman Gumay • Hanna Tantani
• Sendiaty Sondy (pengamat) • Jeffrey C. Tjoeng
• Purnomo B. Soetadi
Komite Human Ketua : Henoch Munandar • Helena
Resource • Irwan S. Tisnabudi
Anggota : • Jun Saito • Mira Fitria
• Michellina Laksmi • Nathan Christianto
Triwardhany • Wiwig Santoso
• Hanna Tantani
• Merisa Darwis Anggota Tetap Tanpa Hak Suara:
• Anke Subandy
Sekretaris : Mira Fitria • Heru Rustanto
• Buyung Bachtiar
Komite Fraud Ketua : • Henoch Munandar • Hari Suci Yuliastuti
• Jun Saito • Argo Wibowo
• Michellina Laksmi • Andrie Darusman
Triwardhany • Butet Sondang Sitepu
• Dini Herdini • Eneng Yulie Andriani
• Atsushi Hino • Paskalius
• Yuki Terayama • Lia Asoka
• Merisa Darwis • Bambang Joko Susilo
• Hanna Tantani • Jufri Fan
• Sendiaty Sondy • Radhara Hasti Handajani
• Jeffrey C. Tjoeng • Erliana Tandoko
• Purnomo B. Soetadi
• Helena Sekretaris : Heru Rustanto
• Irwan S. Tisnabudi
• Mira Fitria
• Nathan Christianto
• Wiwig Santoso
Anggota : • Heru Rustanto
• Denty Avianty
• Jimmy SA Hutapea
Sekretaris : Heru Rustanto
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 79
Page 82
Profil Perusahaan
Profil
Dewan Komisaris
Business Administration bidang Finance dari
National University of Singapore (1984).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 23 April 2027.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Komisaris
Utama SMBC Indonesia sejak tanggal efektif
penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan
Riwayat diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
Jabatan dan 15 Februari 2019. Diangkat sebagai Komisaris
Dasar Hukum Utama melalui RUPS Luar Biasa tanggal 18
November 2020, dan diangkat kembali melalui
RUPS Tahunan pada tanggal 21 April 2022 dan
22 April 2025.
Chow Ying Hoong • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
SMBC Indonesia.
• Senior Regional Advisor, Asia Growing Market
Rangkap Department of Sumitomo Mitsui Banking
Komisaris Utama Corporation.
Jabatan
• General Manager of Planning Department Asia
Pacific Division of SMBC (2011-2013).
Warga Negara
• General Manager, Debt Capital Market
Singapura
Pengalaman Department and Joint General Manager of
Domisili Kerja SMBC, Singapore (2005-2010).
Singapura • Head of Syndication S.E. Asia of Sumitomo
Bank Singapore Branch (2000-2005).
Usia • Branch Manager/Managing Director dari
65 Tahun Societe Generale Bank, cabang Malaysia
pada akhir Tahun Buku 2025 (1997-2000).
• Head of Syndication for Asia of ABN Amro
Bank Asia HQ (1996-1997).
• Team Head of Offshore Corporates of ABN
AMRO Bank N.V., Singapore Branch (1993-
1996).
• Senior Manager of The Sanwa Bank Ltd,
Singapore Branch (1989-1993).
• Account Manager of ABN Bank N.V., Singapore
Branch (1987-1989).
• Bank Officer, United Overseas Bank (1984-
1987).
Memiliki hubungan kepengurusan dengan
Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
80 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 83
Bachelor of Arts in Business and Commerce dari
KEIO University (1989-1993).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 27 Juni 2027.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris SMBC
Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan,
yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
Riwayat melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019,
Jabatan dan 21 April 2022 dan 22 April 2025.
Dasar Hukum
• Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC
Indonesia.
• Managing Executive Officer, Head of Asia
Takeshi Kimoto Rangkap Business Development Division and Deputy
Jabatan Head of APAC Division of Sumitomo Mitsui
Banking Corporation and Sumitomo Mitsui
Komisaris Financial Group.
• Member of the Board of Directors of Vietnam
Prosperity Joint Stock Commercial Bank.
• Senior Vice President for Emerging Markets
Warga Negara
Business Division (“EMBD”) Singapore, Joint
Jepang
General Manager for EMBD Tokyo and Joint
Domisili Pengalaman General Manager for Business Development
Jepang Kerja Department at the International Banking Unit
of SMBC (2013-2018).
Usia • Vice President for Global Institutional Banking
55 Tahun Department (“GIBD”) of SMBC, Vice President
pada akhir Tahun Buku 2025 for GIBD Singapore, Group Head & Senior
Vice President for Global Trade Finance
Department Singapore (2002-2013).
• Vice President, International Finance
Department, Sumitomo Bank Ltd (2000-
2001).
Memiliki hubungan kepengurusan dengan
Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 81
Page 84
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
• Magister bidang Keuangan dari Universitas
Indonesia (2018).
• Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti
Riwayat (1983).
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 20 Mei 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris
Independen SMBC Indonesia sejak tanggal
efektif penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan
Riwayat diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
Jabatan dan 15 Februari 2019, 21 April 2022, dan 22 April
Dasar Hukum 2025.
• Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
SMBC Indonesia.
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Ninik Herlani Masli Rangkap SMBC Indonesia.
Ridhwan Jabatan
• Komisaris Independen PT Bank Sumitomo
Mitsui Indonesia (2013-2019).
Komisaris Independen • Bergabung pada PT Bank Central Asia
Pengalaman Tbk dengan jabatan terakhir Kepala
Kerja Pengembangan Audit dan Pengendalian Mutu
(1985-2012).
Warga Negara • Senior Auditor di Kantor Akuntan Utomo (SGV
Indonesia - Utomo) (1981-1985).
Domisili Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Jakarta Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Usia
68 Tahun Hubungan
pada akhir Tahun Buku 2025 Afiliasi
82 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 85
• Master in Management dari Asian Institute of
Management (1999).
• Sarjana Manajemen Keuangan dari STIE
Riwayat Malangkucecwara (1989).
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 11 September 2027.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris
Independen SMBC Indonesia secara efektif
sejak 8 Mei 2023 berdasarkan keputusan RUPS
Riwayat Tahunan tanggal 13 April 2023 dan diangkat
Jabatan dan kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 22 April
Dasar Hukum 2025.
• Ketua Komite Audit SMBC Indonesia.
• Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi SMBC
Indonesia.
Onny Widjanarko Rangkap
Jabatan
• Komisaris Utama PT Artajasa Pembayaran
Komisaris Independen
Elektronis (September 2020-April 2023).
• Bergabung dengan Bank Indonesia
Pengalaman dengan jabatan terakhir sebagai Kepala
Warga Negara Kerja Perwakilan Bank Indonesia Jakarta (Januari
Indonesia 1992-September 2022).
• Management Trainee dan Staf Keuangan
Domisili Komatsu Indonesia (PT United Tractors)
Jakarta (Oktober 1989-Desember 1990).
Usia Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
61 Tahun Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
pada akhir Tahun Buku 2025 Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 83
Page 86
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
• Master of Architecture, University of California,
Los Angeles, USA (1986).
• Bachelor of Architecture, Bandung Institute of
Riwayat Technology, Indonesia (1982).
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 6,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 14 Juni 2027.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris
Independen SMBC Indonesia efektif sejak
tanggal 2 September 2024 berdasarkan
Riwayat Keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus
Jabatan dan 2024 serta diangkat kembali melalui RUPS
Dasar Hukum Tahunan tanggal 22 April 2025.
• Ketua Komite Pemantau Risiko SMBC
Indonesia.
• Anggota Komite Audit SMBC Indonesia
Marita Alisjahbana Rangkap • Komisaris Independen PT Vale Indonesia Tbk
Jabatan
• Chief Risk Officer, Indonesia Investment
Komisaris Independen
Authority (2021-2024).
• Country Risk Manager, Citibank Indonesia
Pengalaman (2007-2021).
Warga Negara Kerja • Country Risk Manager, Citibank Philippines
Indonesia (2010-2012).
• Deputy Country Risk Manager, Citibank
Domisili Thailand/Vietnam (2003-2004).
Jakarta • Group Head, Institutional Remedial
Management Group, Citibank (1999-2003).
Usia • Unit Head, Institutional Remedial
69 Tahun Management Group, Citibank (1998-1999).
pada akhir Tahun Buku 2025 • Unit Head, Local Corporate Group, Citibank
(1996-1998).
• Originator, Local Corporate Group, Citibank
(1993-1996).
• Risk Manager, Local Corporate Group, Citibank
(1991-1993).
• Risk Manager, Financial Institution Group,
Citibank (1989-1991).
• Executive Development Program, Citibank
(1988-1989).
• Architect, Fega Marikultura (1986-1988).
• Project Coordinator for BITA Engineering on
The Bukit Asam Coal Mining Facilities, BITA
Engineering (1982).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
84 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 87
• Doktor Hukum dari Universitas Indonesia
(2008).
• Master of Law dari Washington College of Law
Riwayat University, Washington D.C., Amerika Serikat
Pendidikan (1984).
• Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia
(1979).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Kualifikasi
6, diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai dengan 24 September 2027
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Komisaris
Independen melalui RUPS Tahunan pada tanggal
22 April 2025.
Riwayat
Jabatan dan
Dasar Hukum
• Anggota Komite Audit SMBC Indonesia.
Kusumaningtuti • Anggota Komite Pemantau Risiko SMBC
Sandriharmy Soetiono Indonesia.
Rangkap
Jabatan
Komisaris Independen • Ketua STIE Indonesia Banking School (2020-
2024)
• Komisaris PT Dompet Anak Bangsa (GOPAY)
Pengalaman (2017-2023)
Warga Negara Kerja • Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Indonesia Keuangan (2012-2017).
• Bergabung dengan Bank Indonesia dengan
Domisili jabatan terakhir sebagai Chief of Bank
Jakarta Indonesia New York Office (1980-2012)
Usia Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
71 Tahun Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
pada akhir Tahun Buku 2025 Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 85
Page 88
Profil Perusahaan
Profil
Direksi
Sarjana Ekonomi dari Universitas Atma Jaya,
Jakarta (1989).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 20 Maret 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Direktur sejak
tanggal efektif penggabungan, yaitu 1 Februari
2019 dan diangkat kembali melalui RUPS
Riwayat Tahunan tanggal 15 Februari 2019 dan 21 April
Jabatan dan 2022. Diangkat sebagai Direktur Utama melalui
Dasar Hukum RUPS Luar Biasa tanggal 29 September 2022
dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan
tanggal 22 April 2025.
Tidak memiliki rangkap jabatan
Henoch Munandar
Rangkap
Direktur Utama Jabatan
• Direktur PT BANK BTPN Tbk
(2019-September 2022).
• Direktur PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
Warga Negara
Pengalaman (2014-Januari 2019).
Indonesia
Kerja • Deputy Head of Credit/Credit Risk
Domisili Management Head SMEC Bank DBS
Jakarta Indonesia (2010-2013).
• Deputy SMEC Risk + Remedial Head PT Bank
Usia Danamon Indonesia Tbk (2006-2010).
59 Tahun • Co-Dept Head of Corporate Banking, Bank of
pada akhir Tahun Buku 2025 Tokyo Mitsubishi UFJ (2006-2006).
• Local Corporate Head-Senior Manager, Sanwa
Bank Indonesia/Bank United Financial of
Japan (UFJ) (1995-2006).
• Account Manager PT Bogor Multifinance
(1995-1995).
• Account Manager Panin Bank (1993-1995).
• Sub-Branch Manager Bank Susila Bakti (1991-
1993).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
86 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 89
Sarjana Hukum dari Gakushuin University,
Jepang (1992).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 7 November 2027.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur
Utama SMBC Indonesia efektif sejak tanggal 21
Mei 2025 berdasarkan keputusan RUPS Tahunan
Riwayat pada tanggal 22 April 2025.
Jabatan dan
Dasar Hukum
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jun Saito Rangkap
Jabatan
• Deputy Head of EMEA, SMBC Bank
Wakil Direktur Utama
International (2022-2025)
• Regional Head for Middle East, EMEA Division,
Pengalaman SMBC (2021-2022)
Warga Negara Kerja • Senior Executive Officer, DIFC Branch – Dubai,
Jepang SMBC (2019-2021)
• Joint General Manager, International &
Domisili Structured Finance Department, SMBC Bank
Jakarta International, London (2016-2019)
• Deputy General Manager, Corporate Banking
Usia Department, SMBC Tokyo (2010-2016)
56 Tahun • Deputy General Manager, SMBC Hanoi
pada akhir Tahun Buku 2025 (2008-2010)
• Chief Representative, SMBC Hanoi
Representative Office (2004-2008)
• Vice President Corporate Banking
Department, SMBC Tokyo (1997-2004)
• Bergabung dengan Sumitomo Bank pada
April 1992
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 87
Page 90
Profil Perusahaan
Profil Direksi
• Master of Business Administration dari
University of Texas, Amerika Serikat (1990).
• Bachelor of Science di Bidang Computer
Riwayat Science dari University of North Texas,
Pendidikan Amerika Serikat (1987).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 14 Maret 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Wakil Direktur
Utama SMBC Indonesia efektif sejak tanggal
26 Juni 2025 berdasarkan keputusan RUPS
Riwayat Tahunan pada tanggal 22 April 2025.
Jabatan dan
Dasar Hukum
Tidak memiliki rangkap jabatan
Michellina Laksmi Rangkap
Triwardhany Jabatan
• Direktur Utama PT Prudential Life Assurance
(2021-2024)
Wakil Direktur Utama • Jabatan terakhir sebagai Wakil Direktur Utama
Pengalaman PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2009-
Kerja 2021)
• Wakil Komisaris Utama PT Asuransi Adira
Warga Negara Dinamika Tbk (2014-2015)
Indonesia • Jabatan terakhir sebagai Country Business
Head Citibank Berhard, Kuala Lumpur,
Domisili Malaysia, Citibank (2003-2009)
Jakarta
• General Manager Unsecured Lending,
Usia Manhattan Credit Card Company (A
59 Tahun Subsidiary of Standard Chartered Bank),
pada akhir Tahun Buku 2025 Hongkong (2001-2003)
• Jabatan terakhir sebagai Card Business
Director Citibank, N.A, Indonesia (1991-2001)
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
88 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 91
Sarjana Hukum dari Universitas Trisakti,
Jakarta (1987).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 20 Maret 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Direktur
Kepatuhan SMBC Indonesia sejak tanggal efektif
penggabungan, yaitu 1 Februari 2019 dan
Riwayat diangkat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
Jabatan dan 15 Februari 2019, 21 April 2022 dan 22 April
Dasar Hukum 2025.
Tidak memiliki rangkap jabatan
Dini Herdini Rangkap
Jabatan
• Direktur yang membawahkan Fungsi
Direktur Kepatuhan
Kepatuhan PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia (2014-Januari 2019).
Pengalaman • General Counsel & Corporate Secretary
Warga Negara Kerja PT Bank Danamon Indonesia Tbk (2004-2014).
Indonesia • Partner/Konsultan Hukum di Firma Hukum
Herdini & Partners (2000-2004).
Domisili • Kepala Divisi Hukum Bank Danamon (1999-
Jakarta 2000)
• Kepala Divisi Legal PT Bank PDFCI Tbk (1996-
Usia 1999).
60 Tahun • Legal Manager PT ING Bank (1993-1996).
pada akhir Tahun Buku 2025 • Legal Officer PT Bank Sumitomo Niaga (1989-
1993).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 89
Page 92
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Bachelor of Business and Commerce dari Keio
University (1999).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 2 Oktober 2027.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC
Indonesia efektif sejak 15 Mei 2023 berdasarkan
keputusan RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023
Riwayat dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan
Jabatan dan tanggal 22 April 2025.
Dasar Hukum
Tidak memiliki rangkap jabatan
Atsushi Hino Rangkap
Jabatan
• Group Head/Joint General Manager of
Direktur
Asia Markets Growing Department, SMBC
Singapura (September 2018-April 2023).
Pengalaman • Head of Corporate Banking Department,
Warga Negara Kerja PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (Oktober
Jepang 2014-September 2018).
• Vice President/Senior Vice President, SMBC
Domisili cabang Hongkong (April 2009-Agustus
Jakarta 2014).
• Vice President Tokyo Corporate Banking
Usia Department 4, SMBC (April 2006-April 2009).
49 Tahun • Junior Staff Tohoku Corporate Business
pada akhir Tahun Buku 2025 Office, SMBC (Juli 2001-April 2006).
• Bergabung pertama kali dengan SMBC
sebagai Junior Staf (April 1999-Juli 2001).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
90 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 93
Sarjana Ilmu Matematika dari Waseda University
(1995)
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 18 Januari 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC
Indonesia efektif sejak tanggal 27 Mei 2025
berdasarkan keputusan RUPS Tahunan tanggal
Riwayat 22 April 2025.
Jabatan dan
Dasar Hukum
Tidak memiliki rangkap jabatan
Yuki Terayama Rangkap
Jabatan
• Jabatan terakhir sebagai Joint General
Direktur
Manager/Chief Risk Officer di SMBC Seoul
Branch, SMBC (2001-2024)
Pengalaman • Officer, Simbashi Branch Sumitomo Bank,
Warga Negara Kerja Tokyo (1995-2000)
Jepang
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Domisili Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Jakarta Pengendali.
Hubungan
Usia Afiliasi
54 Tahun
pada akhir Tahun Buku 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 91
Page 94
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Sarjana Teknik Informatika dari Institut Teknologi
Bandung (ITB) (1991).
Riwayat
Pendidikan
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 20 Maret 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC
Indonesia sejak tanggal efektif penggabungan,
yaitu 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
Riwayat melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019,
Jabatan dan 21 April 2022 dan 22 April 2025.
Dasar Hukum
Tidak memiliki rangkap jabatan
Merisa Darwis Rangkap
Jabatan
• Direktur Operasional, PT BANK BTPN Tbk
Direktur
(Februari 2019-September 2024).
• Head of Operation, PT Bank Tabungan
Pengalaman Pensiunan Nasional Tbk (Januari 2017-Januari
Warga Negara Kerja 2019).
Indonesia • Head of Operation, PT Bank Tabungan
Pensiunan Nasional Tbk (Januari 2017-Januari
Domisili 2019).
Jakarta • Kepala Satuan Kerja Audit Internal, PT Bank
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (2011-
Usia 2016).
58 Tahun • HR & Internal Control Director, Bank Barclays
pada akhir Tahun Buku 2025 Indonesia (2010-2011).
• Citibank, N.A., Indonesia (1996-2009):
- Operation - Control & Reporting Head,
Transaction Services Head, Control &
Support Head.
- IT - Consumer IT Head & Country IT
Financial Head.
- QA - IT QA Head, Privacy Officer and BISO
(Business Information Security Officer).
• Programmer/Analyst, USI/IBM Jakarta (1992-
1993).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
92 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 95
• Master of Business Administration dari
Australian Graduate School of Management,
University of New South Wales, Australia
Riwayat (1993).
Pendidikan • Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas
Airlangga (1990).
Sertifikasi Manajemen Risiko (SMR) Jenjang 7,
diterbitkan oleh BSMR dengan masa berlaku
sampai 20 Maret 2028.
Sertifikasi
Pertama kali menjabat sebagai Direktur SMBC
Indonesia berdasarkan keputusan RUPS Luar
Biasa tanggal 11 September 2019 dan diangkat
Riwayat kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April
Jabatan dan 2022 dan 22 April 2025.
Dasar Hukum
Komisaris PT Summit Oto Finance
Hanna Tantani
Rangkap
Jabatan
Direktur • Chief Financial Officer, PT Bank Tabungan
Pensiunan Nasional Tbk (2018-2019).
• Direktur Keuangan, PT Bank HSBC Indonesia
Pengalaman (2014-2018).
Warga Negara
Kerja • SVP MI Planning & Analysis, KCBA HSBC
Indonesia
Indonesia (2009-2014).
Domisili • Financial Controller, Standard Chartered Bank
Jakarta (2008-2009).
• Market Controller, American Express Bank
Usia (2004-2008).
58 Tahun • Staff, Credit Operations & Trade Services,
pada akhir Tahun Buku 2025 Management Accountant, Manager Treasury
Operations, AVP Treasury Services, VP Global
Payment & Cash Management, VP Credit
Operation VP Area Finance, HSBC (1990-
2004).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi,
Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham
Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 93
Page 96
Profil Perusahaan
Perubahan Komposisi
Dewan Komisaris dan Direksi
KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Sebelum Perubahan Setelah Perubahan Dasar Perubahan Alasan Perubahan
Chow Ying Hoong Chow Ying Hoong - -
(Komisaris Utama) (Komisaris Utama)
Takeshi Kimoto Takeshi Kimoto - -
(Komisaris) (Komisaris)
Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan - -
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
Onny Widjanarko Onny Widjanarko - -
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
Marita Alisjahbana Marita Alisjahbana - -
(Komisaris Independen) (Komisaris Independen)
Edmund Tondobala Kusumaningtuti Sandriharmy Keputusan RUPS Tahunan
(Komisaris Independen) Soetiono tanggal 22 April 2025
(Komisaris Independen) Masa jabatan berakhir.
Ongki Wanadjati Dana - Keputusan RUPS Tahunan
(Komisaris) tanggal 22 April 2025
KOMPOSISI DIREKSI
Sebelum Perubahan Setelah Perubahan Dasar Perubahan Alasan Perubahan
Henoch Munandar Henoch Munandar - -
(Direktur Utama) (Direktur Utama)
Kaoru Furuya Jun Saito Keputusan RUPS Tahunan Masa jabatan berakhir.
(Wakil Direktur Utama) (Wakil Direktur Utama) tanggal 22 April 2025
Darmadi Sutanto Michellina Laksmi Triwardhany Keputusan RUPS Tahunan Masa jabatan berakhir.
(Wakil Direktur Utama) (Wakil Direktur Utama) tanggal 22 April 2025
Dini Herdini Dini Herdini - -
(Direktur Kepatuhan) (Direktur Kepatuhan)
Atsushi Hino Atsushi Hino - -
(Direktur) (Direktur)
Keishi Kobata Yuki Terayama Keputusan RUPS Tahunan Masa jabatan berakhir.
(Direktur) (Direktur) tanggal 22 April 2025
Merisa Darwis Merisa Darwis - -
(Direktur) (Direktur)
Hanna Tantani Hanna Tantani - -
(Direktur) (Direktur)
94 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 97
Profil
Pejabat Eksekutif
Awal
Bergabung
No Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di SMBC
Indonesia
1 Kohei Suwa S1 Sophia University 2025 Corporate Banking Head
2 Karinda Listyani Rachmana S1 Ritsumeikan Asia Pacific 2019 Corporate Banking Head
University
3 Naoki Takeshita S1 Osaka University 2024 Corporate Banking Head
4 Hideaki Asatsu S1 Osaka University 2022 Corporate Banking Head
5 Hilman Salahudin Gumay S2 Universitas Indonesia 2019 Corporate Banking Head
6 Virni Anggia Septiranti S1 Institut Ilmu Sosial Ilmu Politik 2019 KYC Onboarding Head
Jakarta
7 Chandra Murprabowo S1 Institut Teknologi Sepuluh 2019 Corporate Banking Business
Mudjib Nopember Planning Head
8 Riyanthi Annisaa S2 Macquarie University 2019 Corporate Banking Loan Reviewer
Head
9 Fifi S1 Tokyo International University 2019 Credit Analyst Corporate Banking
Head
10 Hendra Kuncoro Jati S2 University of Technology 2019 Corporate Credit Middle Office Head
Sydney
11 Theodora Ikke Gratcia S1 Universitas Indonesia 2021 Transaction Legal Team Head
12 Wibowo Kurniawan S1 Universitas Bina Nusantara 2019 Corporate Banking Solution Head
13 Ir Nathan Christianto S2 University of Tokyo 2019 Head of Wholesale, Commercial &
Transaction Banking
14 Jevan Purnawan S2 University of Manchester 2019 Transaction Banking & Supply Chain
Head
15 Moses Ronald Supardi S3 Leiden University 2019 Wholesale Banking Head
16 Warni S1 STBA Persada Bunda Pekanbaru 2019 Commercial Banking & WFB Head
17 Ahmad Zacky Hendarman S1 Institut Teknologi Bandung 2019 Wholesale Banking Business
Planning Head
18 Adityo Haryono S1 Boston University 2020 Structured Finance Head
19 Denti Irfiano Irman S2 Monash University 2019 Syndications & ESG Solutions Head
20 Wiwig Wahyu Santoso S2 CSU Fullerton 2019 Head of Treasury
21 So Hirahara S1 Kyushu University 2023 Treasury ALM & Planning Head
22 Adi Erianto S2 Monash University 2019 Treasury Assets & Liabilities
Management Head
23 Rhendy Soemitro Zoro S2 Institut Teknologi Bandung 2023 Treasury Trading Head
24 Slamet Riyadi S. S1 Perbanas Institute 2019 Treasury Marketing Head
25 Dadang Suryana S2 Institut Teknologi Bandung 2024 Treasury Marketing Head
26 Sutan Alamsaputra Ad S1 Universitas Indonesia 2019 Treasury Planning Head
27 Iman Nurman S2 Institut Teknologi Bandung 2022 Treasury Products Management
Head
28 Jeffrey Cheanandro Tjoeng S1 Oklahoma State University 2020 Head of Business Banking
29 Ririn Rianti S1 Institut Pertanian Bogor 2014 Business Banking Credit Risk Head
30 Novri Irza Hidayattullah S1 Universitas Gadjah Mada 2019 Business Banking Governance,
Process & Middle Office Head
31 Margareth P. Santosa S2 Universitas Indonesia 2019 SME Head
32 Anita Natalia S1 Universitas Trisakti 2013 Business Banking Strategy Head
33 Charles Anthony Bunaidi S1 Pensacola Christian College 2022 Business Banking Digital Head
34 Dicky Deniawan S1 Universitas Indonesia 2019 Business Banking Remedial Head
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 95
Page 98
Profil Perusahaan
Profil Pejabat Eksekutif
Awal
Bergabung
No Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di SMBC
Indonesia
35 Ngo Yuliana S1 Unika Atma Jaya 2025 Business Banking Product & Program
Head
36 Takeshi Nishimura S1 Ritsumeikan University 2023 Business Banking Cross
Collaboration Head
37 Kamaluddin S1 Universitas Indonesia 2021 Tax Management Head
38 Arif Suseno S1 Universitas Indonesia 2019 Financial Controller
39 Hendra Gunawan S1 Universitas Tarumanagara 2021 Retail Banking and O&T Business
Finance Head
40 Lia Asoka S1 Unika Atma Jaya 2021 Finance Risk, Control & Governance
Head
41 Elsa Ariany Setyadi S1 Universitas Tarumanagara 2023 Financial Planning & Performance
Head
42 Yuki Katsuhara S1 Ritsumeikan University 2024 Sustainable Business Strategy Head
43 Sendiaty Sondy Se S1 Universitas Trisakti 2012 Head of Risk Management
44 Wahyu Nugroho Y.A.S S2 Perbanas 2021 Portfolio Management & Policy Head
45 Heru Rustanto, SE S2 Universitas Tarumanagara 2014 Anti Financial Crime Head
46 Deni S2 Universitas Indonesia 2019 Market & Liquidity Risk Management
Head
47 Keisuke Heima S2 Kyoto University 2022 Integrated Risk Management Head
48 Buyung Bachtiar S1 Universitas Bina Nusantara 2019 Cyber Security Risk Management
Head
49 Tasuku Tanaka S1 The University of Tokyo 2023 Credit Risk Head
50 Jenny Susanto S1 Monash University 2019 Credit Head
51 Eddy Satria Nugraha S2 Universitas Prasetiya Mulya 2019 Commercial Banking Credit Risk
Sembiring Head
52 Bambang Harjono S2 National University of Singapore 2025 Commercial Banking Credit Risk
Head
53 Tubagus Dimas Andriadie S2 Institut Pertanian Bogor 2019 Risk Management Consolidation
Head
54 Hari Suci Yuliastuti, SH S1 Universitas Gadjah Mada 2019 Anti Money Laundering & CFT Head
55 Butet Sondang Sitepu S2 Universitas Gadjah Mada 2009 Compliance Head
56 Eneng Yulie Andriani S2 Universitas Indonesia 2019 Corporate Secretary Head
57 Argo Wibowo S2 Universitas Indonesia 2011 General Counsel
58 Andrie Darusman S1 Universitas Indonesia 2015 Communications & Daya Head
59 Nezu Emiri S1 Ritsumeikan University 2024 AML Group Governance Head
60 Arif Muhammad Fatwaddin S1 Universitas Mataram 2013 Operations Transaction Center Head
61 Radhar Hasti Handayani S1 Universitas Katolik Parahyangan 2008 Operations Development Head
62 Ridwan Nugraha S2 Unika Atma Jaya 2011 Shared Services Operations Head
63 Joko S2 Institut Teknologi Bandung 2015 Strategic Planning & Operations
Control Head
64 Puri Andiyapuri Agustinar S1 Universitas Padjadjaran 2019 Reporting, Settlement & Access
Management Head
65 Jufri D3 Alexander College 2013 IT Data Management Head
66 Andi Febri Cahyo S2 Universitas Indonesia 2008 IT Retail Banking & Corporate
Functions Enablement Head
67 Akihiro Nishimura S2 Institute of Science Tokyo 2025 IT Corporate Banking Enablement
Head
68 Joko Kurniawan S1 Universitas Bina Nusantara 2010 IT Digital Service Enablement Head
69 Akira Kuwata S2 Keio University 2023 IT Governance Management Head
96 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 99
Awal
Bergabung
No Nama Pendidikan Perguruan Tinggi Jabatan
di SMBC
Indonesia
70 Iman Triono S2 Gunma University 2019 IT Transaction Management Head
71 Frenky Guslove S1 President University 2015 Digital Banking Platform Enablement
Head
72 Mira Fitria S2 The London School of Economic 2020 Head of Human Resources
and Political Science
73 Deni Yudi Syahputra S2 London Metropolitan University 2025 HRBP Head
74 Denty Avianty S2 Universitas Indonesia 2015 Strategic HR Management Head
75 Mirna Reniwati Harahap S1 University of Missouri 2025 HRBP Support Functions & Talent
Acquisition Head
76 Paskalius S1 Universitas Bina Nusantara 2021 HR Shared Services Head
77 Debbie Gracia Retnoningsih S2 Arizona State University 2015 HRBP Head
78 Myrna May Witarka S2 Strathclyde University 2022 HR Project Specialist
79 Anke Subandy S2 Edith Cowan University 2024 Head of Internal Audit
80 Willy Johan Widjaja S. S2 Bina Nusantara 2016 Audit Head
81 Stephannie Sally Winata S1 Universitas Pelita Harapan 2025 Professional Practices & Integrated
Internal Audit Head
82 Dessy Natalia S1 STIE Malangkucecwara 2012 Audit Head
83 Stefanus Rudy Kristianto S1 Institut Pertanian Bogor 2013 Audit Head
84 Bernanta Budi Danardana S1 Universitas Indonesia 2019 Audit Head
85 Purnomo B. Soetadi S3 Universitas Padjadjaran 2022 Head of Retail Lending Business
86 Tri Sujatioadi S1 Institut Teknologi Bandung 2010 Digital & Business Solution Head RLB
87 Ari Purnomo S2 Royal Melbourne Institute of 2024 Micro Business & Joint Finance Head
Technology
88 Alfin Mufianto S1 Universitas Padjajaran 2012 Sales Management & Capability
Head RLB
89 Rolly Yudhistira Dimassetya S2 Erasmus University Rotterdam 2025 Product & Portfolio Management
Head RLB
90 Helena S1 Institut Pertanian Bogor 2008 Head of WM Business and Network &
Distribution
91 Rudyanto Kemal S1 Universitas Gadjah Mada 2009 Sales Management Head WMB
92 Aegeus Hutama Soewito S2 Universitas Indonesia 2020 Wealth Product Management Head
WMB
93 Chairul Sani S1 Universitas Islam Sumatera 2009 Sales Distribution WMB & National
Utara Distribution Head
94 Elvie Iskandar S1 Universitas Tarumanagara 2008 Liabilities & Digital Management
Head WMB
95 Sanny Kumalasari S2 Unika Atma Jaya 2019 Customer Experience Head WMB
96 Jacqueline Wirawan S1 Universitas Trisakti 2025 Network & Distribution Head
97 Irwan Sutjipto Tisnabudi S1 The University of New South 2016 Head of Digital Banking
Wales
98 Neni Veronica S1 Universitas Katolik Parahyangan 2024 Digital Banking Partnership Head
99 Salvy Gunawan S1 Curtin University 2021 Digital Banking Business
Performance & Cust Value Mgmt
Head
100 Anita Ekasari. C S2 Universitas Bina Nusantara 2016 Jenius Business Stream Head
101 Febri S2 Universitas Prasetiya Mulya 2015 Digital Banking Product & Innovation
Head
102 Citra Paramita S2 Universitas Prasetiya Mulya 2022 Retail Banking Digital Strategy Head
103 Erliana Tandoko S1 Institut Pertanian Bogor 2015 Retail Banking Strategy & Planning
Head
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 97
Page 100
Profil Perusahaan
Statistik
Karyawan
Sampai akhir tahun buku 2025, total karyawan SMBC Indonesia berjumlah 6.139 orang, dengan rincian sebagai
berikut:
Jumlah Karyawan berdasarkan Status Kepegawaian
Status Kepegawaian 2025 2024 2023
Tetap 5.903 6.196 6.346
Kontrak 236 295 290
Total 6.139 6.491 6.636
Jumlah Karyawan berdasarkan Gender
Gender 2025 2024 2023
Laki-laki 3.388 3.570 3.695
Perempuan 2.751 2.921 2.941
Total 6.139 6.491 6.636
Jumlah Karyawan berdasarkan Jenjang Pendidikan
Pendidikan 2025 2024 2023
< D1-D3/Akademi 661 760 844
S1/Sarjana 5.107 5.379 5.467
S2-S3/Master 371 352 325
Total 6.139 6.491 6.636
Jumlah Karyawan berdasarkan Level Jabatan
Jabatan 2025 2024 2023
Grade 2-7 (Clerical) 734 961 1.224
Grade 8-9 (Officer/Supervisor) 1.444 1.600 1.590
Grade 10-13 (Management) 2.980 2.983 2.891
Grade 14-15 (Senior Management) 783 750 743
Grade 16-18 (Top Management) 189 187 178
Grade BOM (Board Management) 9 10 10
Total 6.139 6.491 6.636
Jumlah Karyawan berdasarkan Masa Kerja
Masa Kerja 2025 2024 2023
0 - < 1 Tahun 790 918 1.222
> 1 - < 3 Tahun 938 1.033 758
> 3 - < 5 Tahun 586 830 933
> 5 - < 10 Tahun 1.474 1.407 1.758
> 10 - < 20 Tahun 2.228 2.134 1.763
> 20 Tahun 123 169 202
Total 6.139 6.491 6.636
98 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 101
Jumlah Karyawan berdasarkan Direktorat/Divisi
Direktorat/Divisi 2025 2024 2023
Alignment & Synergy Planning - 8 -
Chief Strategy Officer Office 11 - -
Business Banking 509 511 559
Corporate Banking - Japanese 173 162 115
Credit Risk - - 74
Digital Banking 302 458 461
Executive Secretary to Retail Banking Director - - 1
Human Resources 135 136 107
Internal Audit 70 63 59
Kepatuhan & Legal 138 117 119
Keuangan & Perencanaan 84 85 88
Manajemen Risiko 90 97 56
Network & Distribution 1.393 - -
Operations - - 2.367
Operasional & Teknologi 1.058 948 -
Retail Banking Analytics, Planning & Process Excellence - - 38
Retail Banking Risk 783 769 632
Retail Banking Strategy & Planning 55 43 -
Retail Lending Business 774 895 935
Secretary to Deputy President Director - - 1
Sustainable Business Strategy 5 2 -
Teknologi Informasi - - 475
Treasury 44 42 40
Wealth Management Business and Network & Distribution - 1.970 331
Wealth Management Business 319 - -
Wholesale Banking 196 185 178
Total 6.139 6.491 6.636
Jumlah Karyawan berdasarkan Usia
Usia 2025 2024 2023
< 25 tahun 176 235 228
25-29 tahun 801 907 1.000
30-34 tahun 1.163 1.325 1.443
35-39 tahun 1.456 1.571 1.655
40-44 tahun 1.390 1.339 1.272
45-49 tahun 724 672 601
50-54 tahun 403 417 417
55-59 tahun 25 23 19
> 60 tahun 1 2 1
Total 6.139 6.491 6.636
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 99
Page 102
Profil Perusahaan
Pemegang Saham Akhir
dan Pengendali
Sumitomo Mitsui Financial Group
(SMFG)
Masyarakat Sumitomo Mitsui Banking PT Bank Negara PT Bank Central
(< 5%) Corporation (SMBC) Indonesia (Persero) Tbk Asia Tbk
7,81% 91,05% 0,11% 1,03%
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
1,00%
70,00% 51,00% 51,00%
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT Oto Multiartha PT Summit Oto Finance
99,00%
PT BTPN Syariah Ventura
Posisi per 31 Desember 2025
Note:
Pemegang Saham Akhir
Pemegang Saham Pengendali
100 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 103
Pemegang
Saham Akhir
SUMITOMO MITSUI FINANCIAL GROUP Berkantor pusat di Tokyo, Jepang, SMFG bergerak
dalam bidang manajemen anak perusahaan perbankan
Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. (“SMFG”) yang dan perusahaan lain yang dapat diperlakukan sebagai
didirikan pada bulan Desember tahun 2002 dan anak perusahaan berdasarkan ketentuan Undang-
merupakan induk perusahaan Sumitomo Mitsui Banking Undang Perbankan Jepang. Selain itu, SMFG melakukan
Corporation (“SMBC”) adalah Pemegang Saham Akhir fungsi-fungsi terkait (ancillary functions), serta fungsi-
SMBC Indonesia. Saham SMFG terdaftar di Tokyo Stock fungsi yang dapat dilakukan oleh perusahaan holding
Exchange (First Section) dan Nagoya Stock Exchange perbankan di bawah ketentuan Undang-Undang
(First Section). Perbankan Jepang.
Misi usaha SMFG adalah untuk tumbuh dan sejahtera Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam
bersama nasabah dengan menyediakan layanan yang kelompok usaha SMFG terutama bergerak di bidang
memiliki nilai lebih besar bagi mereka; memaksimalkan perbankan komersial melalui layanan keuangan:
nilai pemegang saham melalui pertumbuhan bisnis leasing, sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan,
yang berkelanjutan; serta menciptakan lingkungan pemrosesan data pengembangan sistem, dan
kerja yang mendorong dan menghargai karyawan yang manajemen aset.
tekun dan mempunyai motivasi yang tinggi.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi
www.smfg.co.jp.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 101
Page 104
Profil Perusahaan
Pemegang Saham
Pengendali
SUMITOMO MITSUI BANKING jaringan usaha yang telah menyebar ke beberapa
CORPORATION wilayah di dunia, seperti Australia, Eropa, Kanada, Brasil,
dan Indonesia. SMBC dan kelompok perusahaannya
Sumitomo Mitsui Banking Corporation (“SMBC”) didirikan menawarkan berbagai jasa keuangan yang berpusat
pada bulan April 2001 melalui penggabungan dua pada perbankan.
bank terkemuka: The Sakura Bank Limited dan The
Sumitomo Bank Limited. Sumitomo Mitsui Financial SMBC memiliki bisnis perbankan di negara-negara
Group, Inc. Bank hasil penggabungan tersebut didirikan selain negara asalnya Jepang. Mereka juga bergerak
pada bulan Desember 2002 sebagai perusahaan induk dalam bidang usaha leasing, sekuritas, kartu kredit,
bank melalui transfer saham, dan SMBC menjadi anak dan pembiayaan konsumen serta bisnis kredit terkait
perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh SMFG. Pada lainnya.
Maret 2003, SMBC melakukan penggabungan usaha
(merger) dengan The Wakashio Bank, Ltd. Di Indonesia, selain SMBC Indonesia, SMBC juga memiliki
penyertaan pada beberapa perusahaan lainnya yaitu
Berkantor pusat di Tokyo, Jepang, saat ini SMBC PT SMFL Leasing Indonesia, PT Ina Sekuritas Indonesia
merupakan salah satu bank terbesar di Jepang dengan (sebelumnya bernama PT Nikko Sekuritas Indonesia),
dan PT SBCS Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi
www.smbc.co.jp.
KOMPOSISI PEMEGANG SAHAM PER 31 DESEMBER 2025
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Sumitomo Mitsui Banking Corporation 9.692.826.975 91,05
PT Bank Central Asia Tbk 109.742.058 1,03
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,11
Masyarakat (<5%) 831.369.578 7,81
Total 10.645.945.748 100,00
102 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 105
KOMPOSISI 20 PEMEGANG SAHAM TERBESAR
No Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
1 Sumitomo Mitsui Banking Corporation 9.692.826.975 91,05
2 UBS AG London Branch Equities House -214 400.000.000 3,76
3 Barclays Capital Securities Limited SBL 200.012.900 1,88
4 Citigroup Global Market LTD S/A CGML PRO 200.000.000 1,88
5 PT Bank Central Asia Tbk 109.742.058 1,03
6 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,11
7 Christian Santoso 1.673.600 0,02
8 Henry Gunawan Cahyono Putro 1.600.100 0,02
9 Caceis Bank, Ireland Branch / NICHEJUNGL 1.461.566 0,01
10 Jany Candra 1.202.400 0,01
11 Cayuga Pacific Group Limited 1.177.500 0,01
12 Engelbert Winoto 1.173.700 0,01
13 Kamajaya 934.700 0,01
14 Ir Ongki Wanadjati Dana 860.804 0,01
15 Linda Sulistyaningsih, BCS 665.000 0,01
16 Liong Juen Fat 603.300 0,01
17 PT Bank BTPN Tbk 550.000 0,01
18 Djoko Susanto 542.500 0,01
19 PT Timur Nusa Niagajaya 472.100 0,00
20 Yansen Lokanata 364.100 0,00
JUMLAH PEMEGANG SAHAM ≥ 5%
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Sumitomo Mitsui Banking Corporation 9.692.826.975 91,05
JUMLAH PEMEGANG SAHAM < 5%
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
PT Bank Central Asia Tbk 109.742.058 1,03
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 12.007.137 0,11
Masyarakat (<5%) 831.369.578 7,81
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 103
Page 106
Profil Perusahaan
Pemegang Saham Pengendali
JUMLAH PEMEGANG SAHAM BERDASARKAN KLASIFIKASI
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%)
Kepemilikan Asing 10.496.008.649 98,59
• Badan Usaha Asing 10.495.816.649 98,59
• Perorangan Asing 192.000 0,00
Kepemilikan Lokal 149.937.099 1,41
• Bank 122.299.195 1,15
• Dana Pensiun 117.500 0,00
• Perorangan Indonesia 26.226.545 0,25
• Perseroan Terbatas 1.093.559 0,01
• Reksadana 200.300 0,00
Total 10.645.945.748 100
KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Secara Langsung
Seluruh anggota Dewan Komisaris Bank tidak memiliki saham SMBC Indonesia. Namun demikian, terdapat anggota
Direksi Bank yang memiliki saham SMBC Indonesia secara langsung dan kepemilikan saham secara langsung tersebut
berasal dari program Material Risk Taker.
Nama Jumlah Saham Persentase (%) Status
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong 0 0 Komisaris Utama
Takeshi Kimoto 0 0 Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan 0 0 Komisaris Independen
Onny Widjanarko 0 0 Komisaris Independen
Marita Alisjahbana 0 0 Komisaris Independen
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono 0 0 Komisaris Independen
Direksi
Henoch Munandar 176.756 0,002 Direktur Utama
Jun Saito 0 0 Wakil Direktur Utama
Michellina Laksmi Triwardhany 0 0 Wakil Direktur Utama
Dini Herdini 121.572 0,001 Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino 3.000 0,000 Direktur
Merisa Darwis 225.358 0,002 Direktur
Hanna Tantani 151.154 0,001 Direktur
Yuki Terayama 0 0 Direktur
Secara Tidak Langsung
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Bank tidak memiliki saham SMBC Indonesia melalui cara tidak langsung.
Namun demikian, terdapat anggota Direksi Bank yang memiliki kepemilikan saham secara langsung sebagaimana
yang diungkapkan pada tabel di atas.
104 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 107
Daftar
Entitas Anak
Nama Perusahaan Nama Perusahaan
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT BTPN Syariah Ventura
Kepemilikan Kepemilikan
70% • Kepemilikan Langsung : 1%
(berdasarkan Akta Notaris No. 02,
Bidang Usaha tertanggal 2 Juni 2022)
Perbankan Syariah • Kepemilikan Tidak Langsung melalui
PT Bank BTPN Syariah Tbk : 69,3%
Jenis Badan Hukum
Perseroan Terbatas (PT) Bidang Usaha
Modal Ventura
Alamat Kantor Pusat
Menara SMBC, Lantai 12 Jenis Badan Hukum
CBD Mega Kuningan Perseroan Terbatas (PT)
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung,
Kav. 5.5-5.6 Jakarta Selatan 12950 Alamat Kantor Pusat
Jl. Radio Dalam No. 100
Total Aset 2025 Kebayoran Baru
Rp22.751.076.000.892 Jakarta Selatan
Status Operasi Total Aset 2025
Masih Beroperasi Rp262.161.911.360
Status Operasi
Masih Beroperasi
Nama Perusahaan Nama Perusahaan
PT Oto Multiartha PT Summit Oto Finance
Kepemilikan Kepemilikan
51% 51%
Bidang Usaha Bidang Usaha
Pembiayaan Pembiayaan
Jenis Badan Hukum Jenis Badan Hukum
Perseroan Terbatas (PT) Perseroan Terbatas (PT)
Alamat Kantor Pusat Alamat Kantor Pusat
Gedung Summitmas II Lt. 18 Gedung Summitmas II Lt. 8
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 61-62
Jakarta 12190 Jakarta 12190
Total Aset 2025 Total Aset 2025
Rp13.463.293.589.554 Rp16.584.896.254.102
Status Operasi Status Operasi
Masih Beroperasi Masih Beroperasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 105
Page 108
Profil Perusahaan
Wilayah
Operasional
JARINGAN KANTOR
Keterangan Jumlah
Kantor Pusat Operasional 1 Kantor Cabang
Kantor Wilayah Non Operasional 9
Kantor Cabang 57 57 Kantor
Kantor Cabang Pembantu 164
Kantor Fungsional Kantor Cabang Pembantu
• Kantor Fungsional Operasional 0
• Kantor Fungsional
Non Operasional
0 164 Kantor
Total Jaringan Kantor 231
ATM
ATM 208
TCR
Payment Point
0
0
208 Unit
Total Jaringan Kantor & ATM 439
ALAMAT KANTOR CABANG
No Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
1 Ahmad Yani Jl. Ahmad Yani No. 618, Kel. Babakan Surabaya, 0227231129 (022) 7278900,
Kec. Kiara Condong, Bandung 7278901
2 Bandung Jl. Lengkong Besar No. 38, Kel. Cikawao, 0224205397 (022) 4207583
Kec. Lengkong, Bandung
3 Garut Jl. Merdeka No. 84, Blok A, Kel. Haur Panggung, 0262232092 (0262) 235447
Kec. Tarogong Kidul, Garut
4 Tasikmalaya Jl. KH.Z.Mustofa No. 289, Kel. Kahuripan, 0265336786 (0265) 332049
Kec. Tawang, Tasikmalaya
5 Sukabumi Jl. R.E. Martadinata No. 53, Kel. Cikole, 0266221053 (0266) 221184
Kec. Cikole, Sukabumi
6 Cirebon Jl. Dr Wahidin Sudirohusodo No. 72, 0231208224 (0231) 209591
Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan, Cirebon
7 Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 8, Kel. Citarum, 0224268100 (022) 4206749
Kec. Bandung Wetan, Bandung
8 Jakarta Jl. Gunung Sahari Raya No. 87, Kel. Gunung 02129226200 (021) 4204150
Sahari Selatan, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat
9 Wisma Indomobil 2 Wisma Indomobil 2, Jl. MT Haryono Kav 9, 0218573535 (021)8573535
Kel. Bidara Cina, Kec. Jatinegara, Jakarta Timur
10 Bogor Jl. Raya Pajajaran No. 63, Kel. Bantarjati, 02518373148 (0251) 373151/2
Kec. Bogor Utara, Bogor
11 Serang Jl. KH. Tb. A. Khatib No. 43, Kel. Cipare, 0254208794 (0254) 208794
Kec. Serang, Serang
106 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 109
No Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
12 Kebayoran Baru Jl. Petogogan II No. 6-8, Blok A, Kel. Pulo, 0212702682 (021) 2702782,
Kec. Kby. Baru, Jakarta Selatan 72795313
13 Cililitan Jl. Dewi Sartika No. 46 Kel. Cililitan, 02180875106 (021) 80875106
Kec. Kramat Jati, Jakarta Timur
14 Panglima Polim Jl. Panglima Polim Raya No. 67 A-B, 02172788135 (021) 7234377
Kel. Melawai, Kec. Kebayoran Baru, Jakarta
Selatan
15 Pontianak Jl. Gajah Mada No. 153-157, Kel. Benua Melayu 0561748236 (0561) 761529, 760058
Darat, Kec. Pontianak Selatan, Pontianak
16 Depok Jl. Margonda Raya No. 77, Kel. Pancoran Mas, 0217777357 (021) 7777358
Kec. Pancoran Mas, Depok
17 Banjarmasin Jl. Jend A. Yani No. 240 Km 3,5, Kel. Karang 05113256913/ (0511) 3256916
Mekar, Kec. Banjarmasin Timur, Banjarmasin 05113256915
18 Samarinda Jl. Pahlawan No. 88 - 89, Kel. Dadi Mulya, 0541201030/ (0541) 200930
Kec. Samarinda Ulu, Samarinda 0541202526
19 Palangkaraya Jl. Cilik Riwut KM. 1 No. 30, Kel. Palangka, 05363242679 (0536) 3242492
Kec. Jekan Raya, Palangkaraya
20 Balikpapan Jl. Ahmad Yani No. 10, Kel. Gunung Sari Ilir, 0542428100/ (0542) 417676
Kec. Balikpapan Tengah, Balikpapan 0542420699
21 Magelang Jl. Diponegoro No. 18, Kel. Magelang, 0293362425 (0293) 363431
Kec. Magelang Tengah, Magelang
22 Semarang Jl. MT. Haryono No. 715, Kel. Wonodri, 0248454593/ (024) 8454591, 8319135
Kec. Semarang Selatan, Semarang 0248416744
23 Kudus Jl. Jend Sudirman No. 117 A, Kel. Nganguk, 0291439286/ (0291) 435002
Kec. Kota Kudus, Kudus 0291437329
24 Tegal Jl. Dr. Soetomo No. 24, Kel. Pekauman, 0283352520 (0283) 352522
Kec. Tegal Barat, Tegal
25 Yogyakarta Jl. Jenderal Sudirman No. 3, Kel. 02745059131/ (0274) 370137
Cokrodiningratan, Kec. Jetis, Yogyakarta 02745059132
26 Surakarta Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 526, Kel. Kerten, 0271719203/ (0271) 724580, 715668,
Kec. Laweyan, Surakarta 0271743467/ 0271724582 722630
27 Purwokerto Jl. Wiriaatmaja No. 16, Kel. Kedungwuluh, 0281640680 (0281) 632037
Kec. Purwokerto Barat, Banyumas
28 Surabaya Jl. Indrapura No. 1 EFG, Kel. Krembangan 0313533054 (031) 3532035
Selatan, Kec. krembangan, Surabaya
29 Kertajaya Jl. Kertajaya No. 30, Kel. Kertajaya, 0315029416 (031) 5019484
. Gubeng, Surabaya
30 Denpasar Rukan Dewata Square No. A21-A23 Dangin Puri 0361237144/ (0361) 233336
Klod Denpasar Timur, Jl. Letda Tantular No. 1, 0361233344
Denpasar
31 Mataram Jl. Pejanggik No. 86, Kel. Cakranegara, 0370629844/ (0370) 629847
Kec. Mataram, Mataram 0370629845
32 Kupang Jl. Tompelo No. 21, Kel. Oetete, 0380825576 (0380) 833368
Kec. Oebobo, Kupang
33 Diponegoro Jl. Ciliwung No. 9, Kel. Darmo, 0315621080/ (031) 5621080,5621030
Kec. Wonokromo, Surabaya 0315664202
34 Malang Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 63, 0341362963 (0341) 340413
Kel. Samaan, Kec. Klojen, Malang
35 Madiun Jl. Salak Raya No. 65, Kel. Taman, 0351453310/ (0351) 453311
Kec. Taman, Madiun 0351467466/ 0351453311
36 Jember Jl. Kalimantan No. 18-A, Kel. Sumbersari, 0331321717 (0331) 335701
Kec. Sumbersari, Jember
37 Kediri Jl. Brigjen Katamso No. 32, Kel. Kampung 0354683901/ (0354) 673553
Dalem, Kec. Kota, Kediri 0354685990
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 107
Page 110
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional
No Kantor Cabang Alamat Telepon Faksimile
38 Medan Jl. Putri Hijau No. 20, Kel. Kesawan, 0614151655 (061) 4151711, 4522566
Kec. Medan Barat, Medan
39 Pematang Siantar Jl. Sutomo No. 5/II, Kel. Proklamasi, 062221762 (0622) 431957
Kec. Siantar Barat, Pematang Siantar
40 Sibolga Jl. Putri Runduk No. 10, Kel. Pasar Belakang, 063121112
Kec. Sibolga Kota, Sibolga
41 Padang Jl. Khatib Sulaiman No. 45, Kel. Lolong Belanti, 07517050655 (0751) 446360
Kec. Padang Utara, Padang
42 Bukittinggi Jl. Profesor M. Yamin No. 9 A/B/C/D, Kel. Aur 07528100568 (0752) 8100568
Kuning, Kec. Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi
43 Batam Kota Komplek Raflesia Business Centre Blok G No. 1, 07784173224 (0778) 4173224,
Jl. Raja Haji Filsabillillah, Batam 4173225, 4173226
44 Pekanbaru Jl. Jenderal Sudirman No. 484 C,D,E,F, 0761839680 (0761) 839609
Kel. Jadirejo, Kec. Sukajadi, Pekanbaru
45 Jambi Jl. Prof. M Yamin, SH No. 32-34, Kel. Payo lebar, 0741668661/ (0741) 668596
Kec. Jelutung, Jambi 0741668849
46 Zainul Arifin Jl. K.H. Zainul Arifin No. 25, Kel. Madras Hulu, 0614574034 (061) 4574022
Kec. Medan Polonia, Medan
47 Bandar Lampung Jl. Wolter Mongonsidi No. 15, Kel. Gotong 0721267445/ 0721267447 (0721) 267448
Royong, Kec. Tanjung Karang Pusat, Bandar
Lampung
48 Palembang Jl. Jend. Sudirman No. 16, Kel. 20 Ilir D.IV, 0711360548/ 0711361911 (0711) 360549
Kec. Ilir Timur I, Palembang
49 Bengkulu Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 925, Kel. Jitra, 073627692 (0736) 28769
Kec. Teluk Segara, Bengkulu
50 Makassar Jl. Gunung Bawakaraeng No. 170-176, 0411458585
Kel. Barana, Kec. Makassar, Makassar
51 Parepare Jl. Sultan Hasanuddin No. 12 & 13, 042124582 (0421) 22943
Kel. Ujung Sabbang, Kec. Ujung, Parepare
52 Manado Jl. Dr. Samratulangi No. 100-102, 0431854102 (0431) 864401, 866615
Kel. Tanjung Batu, Kec. Wanea, Manado
53 Ternate Jl. Hasan Esa No. 87, Kel. Tanah Tinggi, 09213110787
Kec. Ternate Selatan, Ternate
54 Kendari Jl. Dr. Samratulangi No. 10, Kel. Mandonga, 04013123819 (0401) 3129111
Kec. Mandonga, Kendari
55 Palu Jl. Prof. M Yamin No. 114, Kel. Taturu Utara, 0451454565 (0451) 454054
Kec. Palu Selatan, Palu
56 Ambon Jl. Anthony Rhebok No. 41, Kel. Honipopu, 09113828453/
Kec. Sirimau, Ambon 09113839725
57 Jayapura Jl. Raya Abepura – Kotaraja No. 51A – 51B, 0967583246/ (0967) 531323
Kel. Wahno, Kec. Abepura, Jayapura 0967583245
JARINGAN MITRA USAHA
Jumlah
Mitra Usaha
Penunjukan Langsung Tender
Individual
• Dalam Negeri 20 9
• Luar Negeri 0 0
Institusional
• Dalam Negeri 178 215
• Luar Negeri 14 3
Sub Total 212 227
108 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 111
Keanggotaan
pada Asosiasi
Asosiasi Posisi
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota
Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FPDKP) Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran (ASPI) Anggota
Indonesian Corporate Secretary Association (ICSA) Anggota
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Anggota
Koalisi Bisnis Indonesia untuk Pemberdayaan Perempuan Anggota
Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP) Anggota
Kronologi
Pencatatan Saham
Kronologi pencatatan saham SMBC Indonesia di Bursa Efek Indonesia diuraikan melalui tabel di bawah ini:
Tanggal Pencatatan Aksi Korporasi Nominal/Saham (Rp) Harga Pelaksanaan Tambahan Saham Jumlah Saham
12 Maret 2008 Penawaran Perdana 100 2.850 267.960.220 943.936.190
10 Desember 2010 Penawaran Umum 100 - 188.787.238 1.132.723.428
dengan Right Issue I
28 Maret 2011 Stock Split 20 - - 5.663.617.140
14 Maret 2012 Penambahan Saham 20 - 176.670.117 5.840.287.257
dari Konversi Utang IFC
23 Mei 2016 Pembelian Saham 20 - - 5.840.287.257
Kembali (Buy Back)
1 Februari 2019 Total Tambahan dari 20 - - 8.148.916.869
Pemegang Saham BSMI
26 Agustus 2019 Pemenuhan Ketentuan 20 3.600 400.000.000 8.148.928.869
Saham Free Float
31 Desember 2019 MESOP 2015: - -
Tahap I 20 - -
Tahap II 20 - -
Tahap III 20 - -
Tahap IV 20 - -
Tahap V 20 - -
Tahap VI 20 - -
31 Desember 2021 MESOP 2016:
Tahap I 20 2.617 10.670.600
Tahap II 20 2.617 1.112.900
Tahap III 20 2.617 12.000
Tahap IV 20 2.617 3.000 8.148.931.869
Tahap V 20 2.617 -
Tahap VI 20 2.617 175.000 8.149.106.869
22 Februari 2024 Penarikan Saham 20 - - 8.056.814.671
Treasuri
26 Februari 2024 Penawaran Umum 20 2.600 2.589.131.077 10.645.945.748
dengan Right Issue II
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 109
Page 112
Profil Perusahaan
Kronologi Pencatatan
Efek Lainnya
Tanggal Mata Peringkat Periode
Nama Obligasi Nilai Pokok Bunga Jatuh Tempo
Penerbitan Uang 2025 2024 Pemeringkatan
Penawaran Umum Obligasi 8 Juli 2024 114.755.000.000 7,00 IDR 5 Juli 2027 idAAA idAAA 7 Maret 2025 –
Berkelanjutan V Bank BTPN 1 Maret 2026
dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2024 Seri A
Penawaran Umum Obligasi 8 Juli 2024 240.305.000.000 7,10 IDR 5 Juli 2029 idAAA idAAA 7 Maret 2025 –
Berkelanjutan V Bank BTPN 1 Maret 2026
dengan Tingkat Bunga Tetap
Tahap I Tahun 2024 Seri B
Penawaran Umum Obligasi 18 429.910.000.000 6,70 IDR 17 Desember idAAA idAAA 7 Maret 2025 –
Berkelanjutan V Bank SMBC Desember 2027 1 Maret 2026
Indonesia dengan Tingkat 2024
Bunga Tetap Tahap II Tahun
2024 Seri A
Penawaran Umum Obligasi 18 966.505.000.000 6,95 IDR 17 Desember idAAA idAAA 7 Maret 2025 –
Berkelanjutan V Bank SMBC Desember 2029 1 Maret 2026
Indonesia dengan Tingkat 2024
Bunga Tetap Tahap II Tahun
2024 Seri B
Penawaran Umum Obligasi 3 670.650.000.000 6,10 IDR 2 September idAAA - 7 Maret 2025 –
Berkelanjutan V Bank SMBC September 2028 1 Maret 2026
Indonesia dengan Tingkat 2025
Bunga Tetap Tahap III Tahun
2025 Seri A
Penawaran Umum Obligasi 3 145.400.000.000 6,20 IDR 2 September idAAA - 7 Maret 2025 –
Berkelanjutan V Bank SMBC September 2030 1 Maret 2026
Indonesia dengan Tingkat 2025
Bunga Tetap Tahap III Tahun
2025 Seri B
Kantor
Akuntan Publik 2025
Nama KAP Siddharta Widjaja & Rekan
(a member firm of KPMG International Limited)
Alamat Jakarta Mori Tower Lantai 35
Jl. Jend. Sudirman Kav. 40-41, Jakarta 10210
Telepon +62 (0) 21 574 2333 / 2888
Periode Penugasan Tahun 2025
Jasa Audit yang Diberikan Audit Laporan Keuangan 31 Desember 2025
Biaya*) Rp9.200.000.000
Jasa Non Audit yang Diberikan Jasa atas Prosedur yang Disepakati dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Bank Kustodian
Biaya*) Rp85.000.000
Catatan:
*)
di luar PPN dan out-of-pocket
110 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 113
Nama dan Alamat Lembaga
dan/atau Penunjang Pasar Modal
AUDITOR INDEPENDEN WALI AMANAT
Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan PT Bank Mega Tbk
(anggota dari KPMG International) Menara Bank Mega
Jakarta Mori Tower Lantai 35 Jl. Kapten P Tendean No. 12-14A
Jl. Jend. Sudirman No. 40-41 Jakarta 10210 Jakarta 12790 – Indonesia
Tel : +62 (0) 21 574 2333 / 2888 Tel : +62 21 791 75000
Fax : +62 (0) 21 574 1777 / 2777 Fax : +62 21 799 0720
BIRO ADMINISTRASI EFEK NOTARIS & PPAT
PT Datindo Entrycom Ashoya Ratam, SH, MKn
Jl. Hayam Wuruk No. 28 Jakarta 10120 Kota Administrasi Jakarta Selatan
Tel : +62 21 350 8077 (Hunting) Jl. Suryo No. 54 Jakarta 12180 – Indonesia
Fax : +62 21 350 8078 Tel : +62 21 2923 6060
Fax : +62 21 2923 6070
PERUSAHAAN PEMERINGKAT EFEK
PT Fitch Ratings Indonesia
DBS Bank Tower, Lt 24, Suite 2403
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 3-5 Jakarta 12940
Tel : +62 21 2988 6800
Fax : +62 21 2988 6822
PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO)
Equity Tower Lantai 30
Sudirman Central Business Disctrict Lot 9
Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53
Jakarta 12190 - Indonesia
Tel : +62 21 509 684 69
Fax : +62 21 509 684 68
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 111
Page 114
Profil Perusahaan
Informasi pada
Website Perusahaan
Informasi yang termuat dalam website SMBC Indonesia
telah memenuhi ketentuan yang diatur oleh Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 8/POJK.04/2015
tentang Situs Web Emiten atau Perusahaan Publik.
Seluruh informasi tersebut dapat diakses oleh publik
melalui situs web www.smbci.com.
112 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 115
Informasi yang tersedia, antara lain:
Informasi Link
Tentang Kami https://www.smbci.com/id/tentang-kami
• Sekilas SMBC Indonesia
• Manajemen
• Visi, Misi, dan Nilai-nilai
• Daya
• Keberlanjutan
• Segmen Usaha
• Hubungi Kami
• BTPN Syariah
Produk dan Layanan https://www.smbci.com/id/produk-dan-pelayanan/simpanan
• Simpanan
• Pinjaman
• Transaksi Perbankan
• Produk Investasi dan Bancassurance
• Solusi Treasury & Pasar Keuangan
• Tarif & Biaya Produk dan Transaksi
• Informasi Produk & Layanan Cabang
Berita dan Media https://www.smbci.com/id/berita-media
• Siaran Pers
• Peristiwa
• Cerita Sukses Nasabah
• Blog
• Edukasi Keuangan
Karir https://www.smbci.com/id/karir
Hubungan Investor https://www.smbci.com/id/hubungan-investor
• Publikasi Eksposur Risiko & Permodalan per Kategori
• Laporan Tahunan dan Laporan Berkelanjutan
• Laporan Keuangan
• Ikhtisar Keuangan
• Leverage Ratio & Pengungkapan Permodalan Sesuai
Kerangka Basel
• Info Investor & Public Expose
• Komposisi Pemegang Saham dan Struktur Organisasi Grup
• Rapat Umum Pemegang Saham
• Tata Kelola Perusahaan
• Keterbukaan Informasi
• Aksi Korporasi
• Lembaga & Profesi Penunjang Pasar Modal
• Laporan LCR & NSFR
Suku Bunga & Kurs https://www.smbci.com/id/prime-lending-rate/kurs
https://www.smbci.com/id/prime-lending-rate/sukubunga-
• Kurs dasar-kredit
• Suku Bunga Dasar Kredit
Tata Kelola https://www.smbci.com/id/governance
• Manajemen
• Struktur GCG (Good Corporate Governance)
• Rapat Umum Pemegang Saham
• Keterbukaan
• Laporan
• ASEAN Scorecard
SMAR&TS https://finglobelogin.smbc.co.jp/AuthServer/AuthRequest
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 113
Page 116
Analisis dan Pembahasan Manajemen 114 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 117
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
Tinjauan Ekonomi dan Industri 116 Informasi dan Fakta Material yang 146
Perbankan Terjadi Setelah Tanggal Laporan
Tinjauan Ekonomi 117 Target, Realisasi, dan Proyeksi 147
Tinjauan Industri Perbankan 118 Prospek Usaha 147
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha 120 Dividen 147
Retail Banking 121 Kompensasi Jangka Panjang: Program 148
Kepemilikan Saham Karyawan dan
Jenius 122
Manajemen
Retail Lending Business 124
Realisasi Penggunaan Dana Hasil 148
Wealth Management Business 127 Penawaran Umum
Business Banking 128 Informasi Material Terkait Investasi, 149
Corporate Banking 129 Ekspansi, Divestasi, Akuisisi, dan
Restrukturisasi Utang/Modal
Treasury 133
Transaksi Material yang Mengandung 149
Perbankan Syariah 135 Benturan Kepentingan dan/atau
Profitabilitas Per Segmen Usaha 137 Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
Berelasi
Tinjauan Kinerja Keuangan 138
Neraca Keuangan 139
Kebijakan Penelaahan dan 151
Persetujuan Transaksi
Kinerja Laba Rugi 143 Perubahan Peraturan Perundang- 152
Arus Kas 143 Undangan yang Berpengaruh
Kemampuan Membayar Utang 144 Signifikan
Suku Bunga Dasar Kredit 145 Perubahan Kebijakan Akuntansi 153
Struktur Modal 145 Ketaatan Sebagai Wajib Pajak 153
Ikatan Material Terkait Investasi 146 Aspek Pemasaran 154
Barang Modal Strategi Pemasaran 155
Realisasi Investasi Barang Modal 146 Pangsa Pasar 157
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 115
Page 118
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Ekonomi dan
Industri Perbankan
Kondisi perekonomian global masih dalam tahap
penyesuaian, antara lain karena dampak dari
kebijakan tarif resiprokal Amerika Serikat. Kondisi
tersebut masih menimbulkan ketidakpastian,
sehingga menimbulkan proteksionisme yang lebih
besar dari sebelumnya.
116 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 119
Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan dana pihak ketiga
tahun 2025 YoY perbankan tahun 2025 YoY
5,11% Rp 9.899,1 triliun
Pertumbuhan ekonomi nasional yang Per November 2025, OJK mencatat dana pihak ketiga di
sebesar 5,11% lebih tinggi dibandingkan bank umum tumbuh 12,03% (yoy).
tahun sebelumnya, yakni 5,03%.
TINJAUAN EKONOMI Di tengah perkembangan situasi global yang belum
stabil tersebut, perekonomian Indonesia pada tahun
Dalam laporannya pada Januari 2026 yang 2025 masih tumbuh positif. Badan Pusat Statistik (BPS)
bertajuk “World Economic Outlook: Steady amid mencatat, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)
Divergent Forces”, Dana Moneter Internasional pada tahun 2025 mencapai 5,11% secara tahunan atau
(IMF) mengungkapkan bahwa ekonomi global terus year on year (yoy), lebih tinggi dibandingkan tahun
menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Ekonomi sebelumnya yang sebesar 5,03%.
dunia mampu beradaptasi dengan perubahan lanskap
di mana momentum bervariasi antar negara dan sektor, Dari sisi pengeluaran, kinerja konsumsi rumah tangga
di tengah meredanya ketegangan perdagangan dan masih menjadi kontributor terbesar, yakni 53,88%
kondisi keuangan yang mendukung. terhadap PDB. Komponen ini mengalami pertumbuhan
4,98 yoy. Sedangkan investasi atau Pembentukan
Pertumbuhan global diproyeksikan akan stabil pada Modal Tetap Bruto (PMTB) yang berkontribusi 28,77%
angka 3,3% di tahun 2026 dan 3,2% di tahun 2027. terhadap PDB tumbuh 5,09%.
Meskipun sektor teknologi tinggi (high-tech) yang mulai
meredup mungkin kehilangan sebagian kecepatan Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan
pertumbuhannya, sektor ini diperkirakan masih akan masih menjadi kontributor terbesar terhadap PDB.
memberikan dorongan yang cukup untuk melawan Pada tahun 2025, kontribusinya sebesar 19,07%,
kelesuan di bidang lainnya. Selain itu, dampak negatif dengan pertumbuhan 5,30% yoy. Lapangan usaha
dari tarif dan ketidakpastian pasar diperkirakan akan perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan
berkurang secara bertahap selama dua tahun ke depan, sepeda motor, masih menjadi kontributor terbesar
sehingga pemulihan ekonomi yang lebih luas dapat kedua terhadap PDB, yakni 13,17% Sektor ini mengalami
berjalan lebih kokoh. Di kelompok negara-negara maju, pertumbuhan 5,49%.
pertumbuhan diantisipasi mencapai 1,8% pada tahun
2026 sebelum menetap di angka 1,7% pada tahun Sedangkan lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi
berikutnya. 3,96% Sektor ini berkontribusi 4,11% terhadap PDB..
.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 117
Page 120
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Ekonomi dan Industri Perbankan
Perkembangan Beberapa Indikator Ekonomi
Indikator Satuan 2025 2024 2023
Pertumbuhan PDB Nasional (%, (yoy)) 5,11 5,03 5,05
PDB Per Kapita (USD) – Nominal 5.083,4 4.960,3 4.919,7
Neraca Berjalan Eksternal % dari PDB (0,01) (0,62) (0,15)
Utang Pemerintah Pusat % dari PDB 39,9 39,7 38,11
Cadangan Devisa-IRFCL (USD Miliar) 150,1 155,7 146,4
Kemampuan Cadangan Devisa (Jumlah bulan impor & utang eksternal) 6,0 6,5 6,5
Kebijakan suku bunga BI (% akhir tahun) 4,75 6,0 6,0
Indeks Harga Konsumen (% akhir tahun) 2,72 1,57 2,61
Neraca Fiskal (% dari PDB; Tahun Fiskal) (1,56) (2,29) (1,65)
Peringkat S&P – Valuta Asing - BBB BBB BBB
TINJAUAN INDUSTRI PERBANKAN
Sepanjang tahun 2025, Bank Indonesia (BI) tercatat sudah 5 (lima) kali menurunkan suku bunga acuan atau BI rate.
Pertama dilakukan pada Januari sebesar 25 bps menjadi 5,75%. Kemudian, penurunan kedua terjadi pada bulan
Mei, dari 5,75% menjadi 5,50%. Lalu, Bank Sentral memutuskan untuk menurunkan lagi jadi 5,25% pada bulan
Juli, kemudian ketiga, menjadi 5,00% pada Agustus. Penurunan suku bunga terakhir di tahun 2025 terjadi pada
September, yakni menjadi 4,75%.
Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia tersebut belum banyak berpengaruh terhadap kinerja penyaluran kredit
perbankan. Seperti dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan penyaluran kredit per Desember
2025 sebesar 9,69% (yoy). Sementara pada Desember 2024, penyaluran kredit tumbuh 10,39%.
Kendati demikian, rasio Non Performing Loan (NPL) bruto masih tetap terjaga, yakni 2,05%. Sedangkan NPL neto ada
di posisi 0,79%.
Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat tumbuh 13,81%, jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang
tumbuh 4,48%.
Likuiditas industri perbankan pada Desember 2025 memadai, dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD)
dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing sebesar 126,15% dan 28,57%. Kondisi tersebut masih di
atas threshold, yaitu masing-masing sebesar 50% dan 10%.
Sementara Liquidity Coverage Ratio (LCR) berada di level 200,97%. Selanjutnya, Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar
83,37%.
Kinerja Bank Umum Konvensional
Indikator Satuan 2025 2024 2023
Rasio Kecukupan Modal (CAR) % 25,9 26,7 27,7
Marjin Bunga Bersih (NIM) % 4,7 4,6 4,8
Rasio Kredit terhadap Simpanan (LDR) % 85,4 88,6 83,8
Kredit Bermasalah (NPL) % 2,1 2,1 2,2
Special Mention (SM) % 3,9 4,2 4,3
Pertumbuhan Kredit % 9,7 10,4 10,4
Pertumbuhan Simpanan % 13,8 4,5 3,7
Keuntungan Bersih Setelah pajak Rp Triliun 326,7 255,2 243,3
Sumber: OJK
118 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 121
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 119
Page 122
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja
Per Segmen Usaha
Bank terus melanjutkan agenda strategis
untuk membangun fondasi masa depan melalui
pengembangan sejumlah bisnis baru. Inisiatif ini
dijalankan baik secara internal maupun melalui
optimalisasi sinergi dengan SMBC Indonesia selaku
Bank Induk, khususnya melalui eksplorasi
kerja sama strategis yang lebih erat. Langkah
tersebut diambil untuk memperkuat posisi kompetitif
Bank di pasar sekaligus mendorong pertumbuhan
yang berkelanjutan di tengah dinamika dan
tantangan yang terus berkembang.
120 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 123
Pengguna Terdaftar Jenius Corporate Banking
5,89% Rp 105,4 triliun
Pengguna terdaftar Jenius pada tahun Total penyaluran pembiayaan di segmen corporate
2025 mencapai 6,3 juta orang, bertambah banking tumbuh 6,54% dibandingkan tahun sebelumnya,
348,9 ribu dibandingkan tahun 2024. sehingga menjadi Rp105,4 triliun.
RETAIL BANKING internasional, serta memperkuat kolaborasi dengan
sesama grup SMBC.
Segmen usaha Retail Banking PT Bank SMBC Indonesia 2. Mengembangkan aplikasi Jenius sebagai
Tbk (“SMBC Indonesia”, “Bank”) memiliki beberapa platform digital untuk berbagai bidang bisnis di
unit bisnis utama, yaitu Digital Banking melalui Retail Banking, seperti peningkatan digitalisasi
Jenius, Wealth Management Business dan Retail penawaran produk investasi. Selain itu, Bank
Lending Business yang mencakup Pension Business, juga meningkatkan kapabilitas layanan sistem
Micro Business, dan Joint Finance. Unit-unit bisnis pembayaran melalui Jenius.
tersebut menyediakan beragam produk dan jasa, baik 3. Mengembangkan digitalisasi proses secara end-
konvensional maupun digital. to-end secara berkesinambungan, terutama pada
kebijakan kredit, proses underwriting, serta fraud
Sebagai bisnis yang dinamis, Retail Banking akan terus management.
beradaptasi terhadap dinamika yang berkembang, 4. Mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga
khususnya dalam rangka meningkatkan pertumbuhan melalui produk deposito berjangka dan tabungan,
portofolio lending, funding dan produk wealth. Upaya serta memperkuat penawaran produk investasi
tersebut terus dilakukan melalui pengembangan inovasi pada bisnis retail yang didukung secara digital.
serta peningkatan di bidang digitalisasi dan branding. 5. Turut meningkatkan diversifikasi pada produk retail
loan, penambahan produk CASA, serta akuisisi
Retail Banking juga akan meningkatkan partisipasi berbasis komunitas dan kemitraan.
dan kerja sama di lingkungan ekosistem online/offline, 6. Menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan
menyediakan tambahan produk baru serta investasi berbasis bunga dan non-bunga, serta pengelolaan
untuk mendukung pertumbuhan jumlah nasabah. Selain kualitas portofolio yang baik, guna mencapai
itu, guna meningkatkan transaksi dan pendapatan non- profitabilitas yang diharapkan.
bunga (fee-based income).
Pencapaian Kinerja
Inisiatif dan Strategi Tahun 2025 Pada tahun 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang
Sepanjang tahun 2025, inisiatif dan strategi yang berhasil dibukukan SMBC Indonesia mencapai Rp47,9
diterapkan segmen usaha Retail Banking, di antaranya triliun, tumbuh 2,4% dibandingkan tahun 2024 sebesar
adalah: Rp46,8 triliun. Sementara penyaluran pinjaman pada
1. Meningkatkan usage dan loyalty layanan bisnis ritel mengalami penurunan dibandingkan tahun
perbankan, misalnya melalui fitur gamification, sebelumnya, terutama disebabkan oleh bisnis Pensiun
memberikan akses mudah travel & transaksi atas kebijakan baru dari PT Taspen (Persero).
Kinerja Operasional Retail Banking Tahun 2025
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Dana Pihak Ketiga (Rp Triliun) 47,9 46,8 37,9
Pinjaman yang Diberikan (Rp Triliun) 30,5 32,2 26,7
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 121
Page 124
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Rencana Strategis Tahun 2026 untuk transaksi online maupun offline di seluruh dunia
Pada tahun 2026, secara keseluruhan Retail Banking dengan simpel, cerdas, dan aman.
akan melanjutkan beberapa inisiatif yang telah berjalan
pada tahun buku 2025 guna membangun stabilitas Inisiatif dan Strategi Tahun 2025
bisnis, di antaranya adalah: Beberapa inisiatif dan strategi lini bisnis Jenius yang
1. Meningkatkan pengembangan produk dan layanan direalisasikan, antara lain mencakup:
yang komprehensif dengan memperkuat proposisi 1. Peluncuran s-Card, kartu kredit tambahan
mata uang asing, kartu kredit dan jumlah transaksi s-Card merupakan kartu kredit tambahan di Jenius
serta produk investasi lainnya, baik melalui kantor yang diperkenalkan pada Mei 2025. Bank dapat
cabang maupun fitur dari platform digital. memberikan kartu ini hingga 5 (lima) kartu bagi
2. Memperkuat manajemen penjualan dan akuisisi 1 (satu) pengaju untuk diberikan ke orang yang
melalui pemberian pelatihan kemampuan advisory dipercaya. Kartu tambahan tersebut tersedia dalam
yang berkelanjutan termasuk dan tidak terbatas bentuk fisik maupun virtual. s-Card memberikan
pada penambahan alat bantu berbasis digital untuk kemudahan bagi pemberi maupun penerima kartu
Relationship Manager dalam menawarkan produk dalam mengatur cashflow, mulai dari transaksi,
penjualan dan layanan sesuai kebutuhan nasabah. kelola limit, kendali penggunaan kartu, hingga
3. Memperluas kerja sama dengan mitra-mitra mempercepat pengumpulan Yay Points dari tiap
usaha strategis di dalam maupun luar negeri guna transaksi.
memperkuat ekosistem perbankan digital dengan
memanfaatkan penggunaan teknologi kecerdasan 2. Maxi Saver Jenius tersedia untuk mata uang
buatan dan benefit international dengan jaringan USD, GBP, CNY, SGD, AUD, EUR
layanan yang terintegrasi. Maxi Saver di Jenius menawarkan fitur deposito
4. Menjaga kualitas portofolio kredit yang sehat valuta asing (valas) dengan 6 (enam) pilihan
dengan menerapkan prinsip kehati-hatian melalui mata uang: USD, SGD, CNY, EUR, AUD, dan GBP,
pendekatan berbasis risiko, pengembangan sehingga memungkinkan pengguna menabung
kapabilitas sistem dan strategi collection. dengan bunga kompetitif hingga 4% per tahun (per
5. Menjalankan disiplin manajemen biaya melalui annum/p.a.), memiliki tenor yang bisa dipilih (3-6
optimalisasi sumber daya termasuk infrastruktur bulan untuk valas), dan setoran awal yang bervariasi
untuk meningkatkan produktivitas serta sesuai jenis mata uang, menjadikannya opsi
menghasilkan biaya yang lebih efektif dan efisien. deposito valas praktis langsung dari aplikasi Jenius.
3. Mata uang asing Riyal Arab Saudi kini tersedia di
JENIUS Jenius
Mata uang SAR (Saudi Riyal) adalah mata uang
Jenius merupakan satu unit bisnis dalam segmen usaha Kerajaan Arab Saudi, dan Jenius mendukungnya
Retail Banking SMBC Indonesia yang memberikan sebagai salah satu dari 10 mata uang asing yang
layanan perbankan digital (digital banking). Platform bisa diaktifkan, ditukar, dan digunakan untuk
digital banking Jenius dapat diakses melalui aplikasi transaksi 24/7. Layanan ini sangat berguna untuk
smartphone berbasis Android maupun iOS. kebutuhan seperti ibadah umroh/haji, dengan
kurs real-time yang bisa dicek langsung di aplikasi
Dengan Jenius, nasabah dapat mengelola kehidupan Jenius. Pengguna dapat mengaktifkan SAR melalui
dan keuangannya dengan simpel, cerdas, dan aman menu Mata Uang Asing di aplikasi Jenius untuk
secara digital. Jenius menawarkan pengalaman menabung, transfer (remittance) atau bertransaksi,
perbankan yang revolusioner dan unthinkable bagi dengan berbagai kemudahan seperti tarik tunai ATM
nasabah melalui fitur yang beragam dan dapat diakses dan transaksi offline/online tanpa biaya konversi
di mana saja dan kapan saja. Mulai dari transaksi, kurs.
menabung, investasi, hingga layanan prioritas semua
tersedia di aplikasi tanpa perlu ke kantor cabang. Selain 4. Transaksi nyaman dengan QRIS Cross Border di
itu, Jenius juga tersedia untuk kebutuhan personal beberapa negara
maupun bisnis. Jenius QRIS Cross Border adalah fitur inovatif yang
memungkinkan nasabah Jenius bertransaksi di luar
Jenius juga dilengkapi dengan fitur Kartu Debit dan Kartu negeri (seperti Jepang, Malaysia, Thailand) dengan
Kredit dengan jaringan Visa, sehingga dapat digunakan memindai kode QR merchant (misal JPQR, DuitNow,
122 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 125
PromptPay) menggunakan aplikasi Jenius, langsung untuk keuangan pribadi. Aplikasi ini bertujuan
memotong saldo rupiah dengan kurs kompetitif, mempermudah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
tanpa perlu tukar uang tunai atau konversi manual, (UMKM) dalam mencatat penjualan, memantau
sangat memudahkan pembayaran saat jalan-jalan performa bisnis, dan mengembangkan usaha
ke luar negeri. dengan fitur kasir sederhana, notifikasi pembayaran
real-time, serta manajemen cabang.
5. Sumber dana dari kartu kredit untuk
pembayaran QRIS Pencapaian Kinerja 2025
Saat ini Jenius memungkinkan pengguna Hingga akhir tahun buku 2025, nasabah Jenius
membayar transaksi QRIS menggunakan mencapai 6,3 juta, naik 5,9% dibandingkan tahun 2024.
sumber dana dari kartu kredit Jenius. Layanan ini Sedangkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK)
memberikan kemudahan pada pengguna untuk sebesar Rp32,8 triliun, lebih tinggi 11,2% dibandingkan
mengelola pengeluaran harian ke dalam satu tahun sebelumnya.
tagihan bulanan, seperti di restoran atau jajanan
kaki lima, cukup dengan memilih kartu kredit untuk Untuk penyaluran pendanaan, nilainya pada tahun 2025
sumber dana saat scan QRIS. mencapai Rp3,7 triliun, naik 9,8% dibandingkan tahun
sebelumnya. Volume transaksi QRIS 2025 naik 42,9%
6. Jenius memperkuat kapabilitas kebutuhan dibandingkan tahun 2024. Jumlah transaksi QRIS 2025
bisnis dengan Bisniskit naik 37,9% dibandingkan tahun 2024.
Jenius Bisniskit adalah aplikasi tambahan gratis dari
Jenius yang dirancang khusus untuk membantu Volume transaksi jual dan beli mata uang asing di
pelaku usaha mengelola operasional bisnis harian, aplikasi Jenius (buy & sell) 2025 naik 8,2% dibandingkan
seperti menerima pembayaran QRIS, mengelola 2024. Sementara jumlah transaksi mata uang asing di
stok, pencatatan transaksi, hingga manajemen aplikasi Jenius (buy & sell) 2025 naik 3,9% dibandingkan
karyawan, terpisah dari aplikasi Jenius utama 2024.
Kinerja Produk Jenius Tahun 2025
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Pengguna Terdaftar Orang 6.274.560 5.925.640 5.238.842
Dana Pihak Ketiga (Rp Juta) 32.781.803 29.487.721 25.491.621
Kredit (Rp Juta) 3.664.406 3.338.170 2.210.521
Rencana Strategis Tahun 2026 kode QR, nasabah nantinya akan dapat
1. Integrasi layanan Jenius dan Visa untuk kartu menampilkan kode QR saat bertransaksi untuk
kredit pengalaman yang lebih praktis. Khusus nasabah
Pengembangan integrasi layanan antara Jenius dan pengguna Android, akan ada penambahan
Visa yang memungkinkan pemegang kartu kredit fitur QRIS Tap yang memungkinkan nasabah
Jenius untuk memilih pembayaran dengan metode bertransaksi cukup dengan “tap”.
cicilan (installments) di lebih banyak merchant/
rekanan yang berpartisipasi, menawarkan 4. x-Card bagi yang belum jadi pengguna Jenius
kemudahan untuk nasabah dalam mengelola cash Untuk memudahkan pengaturan pengeluaran
flow sesuai kebutuhan. bersama orang terpercaya yang belum memiliki
akun Jenius (pasangan, anak, asisten rumah
2. Mata uang asing baru di Jenius: Lira turki tangga, dan lainnya), x-Card, kartu debit tambahan
Penambahan mata uang lira Turki sebagai mata Jenius akan dilengkapi akses ke aplikasi untuk
uang asing ke-11. Penambahan ini bertujuan untuk penerima akses. Dengan demikian, penerima akses
memperluas kemudahan transaksi dalam mata akan dapat melihat saldo x-Card miliknya dan
uang asing untuk nasabah agar bisa menikmati bertransaksi menggunakan QRIS langsung dari
transaksi bebas konversi dan juga berbagai aplikasi Jeniusnya.
kemudahan fitur mata uang asing lainnya.
5. Pengembangan daftar Biller yang semakin
3. Memperkuat kapabilitas QRIS di Jenius lengkap
Seiring QRIS yang semakin menjadi metode Pengembangan layanan Bayar Tagihan/Pay Bills
transaksi sehari-hari, kami terus mengembangkan di Jenius yang memungkinkan nasabah untuk
kapabilitasnya. Selain memindai dan mengunggah melakukan pembayaran tagihan atau pembelian
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 123
Page 126
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
voucher di lebih banyak merchant/rekanan. Jenius Joint financing merupakan bentuk penyaluran kredit
menambahkan beragam merchant/rekanan seperti bank kepada nasabah yang bekerja sama dengan
pembelian voucher games, layanan streaming, perusahaan multifinance dengan syarat dan ketentuan
BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, dan tertentu serta porsi pembiayaan yang telah disepakati
lainnya. bersama. Sedangkan, channeling merupakan bentuk
penyaluran kredit bank kepada nasabah yang bekerja
sama dengan perusahaan multifinance atau fintech.
RETAIL LENDING BUSINESS Syarat dan ketentuan tertentu serta seluruh dana
pembiayaan berasal dari SMBC Indonesia.
Retail Lending Business (RLB) SMBC Indonesia
menyediakan layanan dan akses pendanaan untuk Insiatif dan Strategi Tahun 2025
tujuan konsumtif maupun produktif bagi nasabah
individu. Lini bisnis ini terdiri dari 3 (tiga) unit layanan, Pension Business
yaitu: Pension Business sebagai mitra PT Taspen (Persero),
PT Asabri (Persero) dan Dana Pensiun BUMN terus
Pension Business berupaya meningkatkan dan menjaga kualitas
Unit ini memberikan layanan pembayaran manfaat pelayanan dalam hal pembayaran Manfaat Pensiun
pensiun melalui rekening tabungan Citra Pensiun yang dengan berpegang pada prinsip:
menyediakan berbagai fitur dan kemudahan serta didesain 1. Tepat orang
khusus bagi para nasabah pensiunan. Layanan tersebut 2. Tepat waktu dan tepat jumlah
disajikan melalui berbagai kanal SMBC Indonesia, seperti 3. Tepat administrasi
jaringan cabang; ATM SMBC Indonesia, ATM Bersama, dan
ATM PRIMA; serta jaringan Kantor Pos Indonesia. Posisi sebagai mitra strategis PT Taspen (Persero) tidak
berubah walaupun PT Taspen (Persero) melakukan
Sedangkan untuk produk pinjaman, yang disediakan perubahan kebijakan terkait bank yang menjadi kantor
berupa produk pinjaman multiguna yang dapat bayar untuk pembayaran manfaat pensiun. Selain itu
digunakan bagi segala macam kebutuhan konsumtif Pension Business juga telah lama menjadikan
oleh pegawai aktif, pra-pensiun dan pensiun. Produk ini PT Pos Indonesia sebagai mitra strategisnya. Salah satu
disesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan setiap ruang lingkup kerja sama tersebut adalah pemotongan
nasabah. angsuran nasabah yang memiliki kredit pensiun.
Sebagai bagian dari inisiatif inovasi layanan, Retail Terkait dengan penyediaan fasilitas pembiayaan melalui
Lending Business telah mengembangkan aplikasi Jenius produk-produk kredit konsumtif, selama 2025 Pension
Daya. Aplikasi ini digunakan oleh nasabah Pension Business telah melakukan sejumlah hal, antara lain:
Business untuk melakukan transaksi perbankan. 1. Melanjutkan usaha untuk memberikan pelayanan
kepada nasabah melalui berbagai kemudahan,
Micro Business Pension Business telah kembali melakukan
Unit usaha ini fokus pada jasa pelayanan dan pemberian penyederhanaan dan simplifikasi dokumen
kredit kepada para pelaku usaha ekonomi produktif persyaratan kredit. Selain untuk memberikan
sektor mikro dan kecil beserta komunitasnya di pengalaman yang lebih baik kepada nasabah, hal
Indonesia. Unit bisnis tersebut menyediakan 2 (dua) ini juga dilakukan untuk memenuhi prinsip-prinsip
produk layanan: Maxi Micro (pinjaman dengan agunan – perlindungan konsumen.
secured loan) dan produk Digital Micro (pinjaman tanpa 2. Bersama mitra asuransi, Pension Business juga
agunan berbasis digital – unsecured loan). telah melakukan perbaikan dalam proses asuransi
nasabah yang mengajukan kredit. Mulai tahun 2025
Joint Financing Business proses penutupan asuransi sudah bisa dilakukan
Unit bisnis ini fokus pada jasa pelayanan dan pemberian secara paperless, sehingga mempercepat proses
kredit kepada debitur perorangan maupun badan usaha persetujuan asuransi dan menghindari risiko
melalui kerja sama dengan perusahaan multifinance nasabah tidak terlindungi asuransi.
dan fintech. SMBC Indonesia menyediakan 2 (dua) 3. Dalam rangka perubahan kebijakan yang dilakukan
bentuk layanan kerja sama berupa joint financing dan oleh PT Taspen (Persero), Pension Business telah
channeling. melakukan beberapa langkah yang ditujukan untuk
menjamin kondisi dan kualitas portofolio kredit agar
124 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 127
tetap sehat. Memanfaatkan kerja sama dengan 7. Mengembangkan variasi program pembiayaan
PT Pos Indonesia, Pension Business telah mikro sesuai kebutuhan segmen, melalui evaluasi
melakukan beberapa penyempurnaan di sisi proses berkala dan penyempurnaan model bisnis, guna
dan pengawasan untuk menjaga tingkat akuisisi meningkatkan relevansi dan daya saing solusi
sambil tetap memitigasi risiko. pembiayaan.
4. Untuk memperbesar portofolio kredit pada segmen
pensiunan TNI/Polri beberapa hal juga telah Joint Finance Business
dilakukan Pension Business yang meliputi program- Joint Finance Business terus fokus pada pertumbuhan
program taktikal, pemeran dan acara-acara bisnis perusahaan multifinance dan fintech yang telah
sosialisasi. ada dan memastikan kualitas portofolio tetap terjaga.
Dalam mencapai target tersebut, beberapa strategi
Micro Business yang telah dijalankan sebagai berikut:
Berbagai strategi telah dijalankan untuk menjawab 1. Menjalin hubungan yang lebih erat dengan rekan
tantangan sepanjang tahun 2025, antara lain: kerja sama yang telah ada dengan tujuan untuk
1. Mengakselerasi pertumbuhan Micro Business memperluas pertumbuhan bisnis melalui supply
melalui penguatan kompetensi dan peningkatan chain ecosystem.
produktivitas sumber daya manusia, dengan 2. Memantau portfolio secara intensif & periodik
optimalisasi sales model yang selaras dengan terkait variasi produk masing-masing rekan kerja
potensi dan kondisi pasar agar dapat memastikan sama agar dapat mengelola resiko konsentrasi
kualitas layanan dan pertumbuhan bisnis yang portfolio pada produk tertentu dan terhadap
berkelanjutan. kualitas/kinerja rekan kerja sama.
2. Melanjutkan pengembangan kapabilitas nasabah 3. Mengikuti dan mengamati kondisi pasar
Micro Business melalui program pendampingan pembiayaan yang dilakukan oleh rekan kerja sama
usaha, pelatihan, dan webinar yang didukung oleh untuk dapat memonitor perkembangan usaha
Daya.id dari SMBC Indonesia, untuk mendorong rekan kerja sama.
peningkatan kapasitas dan keberlanjutan usaha. 4. Melakukan pengkinian biaya akuisisi terhadap mitra
3. Menjaga kualitas portofolio melalui pendekatan multifinance/fintecth sesuai dengan hasil penilaian
komunitas yang disiplin dengan memperhatikan Bank berdasarkan level risiko pembiayaan.
cakupan area geografis serta kesesuaian model 5. Terus mengembangkan kemampuan sistem
pembiayaan dengan kebutuhan dan siklus usaha aplikasi bank untuk dapat memenuhi kebutuhan
nasabah. operasional rekan kerja sama.
4. Optimalisasi platform digital micro untuk supply
chain financing (pembiayaan rantai pasok) Pencapaian Kinerja
melalui kerja sama dengan mitra (distributor)
dengan jaringan ritelnya untuk memperluas akses Pension Business
pembiayaan UMKM serta meningkatkan kontrol Pada tahun 2025, total nasabah Pension Business
atas kualitas portofolio. mencapai 321.923 orang, lebih rendah 23,6% dibanding
5. Mengembangkan kolaborasi lintas unit bisnis tahun 2024 yang sebanyak 421.679 orang. Penurunan
dalam membangun ekosistem pembiayaan mikro terutama disebabkan karena pemindahan rekening
berbasis rantai pasok sebagai sumber pertumbuhan gaji pensiunan ke PT Pos Indonesia akibat perubahan
baru yang berkelanjutan. kebijakan PT Taspen (Persero).
6. Mengakselerasi transformasi proses bisnis melalui
pengembangan sistem proses aplikasi (Loan Sedangkan dana pihak ketiga (DPK) yang dikelola
Originating System - Chronos) untuk memastikan tercatat sebesar Rp1.271 miliar, turun 44,3%
proses pengajuan, analisis hingga persetujuan dibandingkan tahun 2024. Untuk portofolio pendanaan
pembiayaan secara end-to-end dilakukan secara tercatat sebesar Rp19.681 miliar, lebih kecil 8,7%
akurat dan sesuai dengan batas waktu yang dibanding tahun 2024.
diharapkan.
Kinerja Operasional Pension Business Tahun 2025
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Nasabah Orang 321.923 421.679 446.937
Dana Pihak Ketiga (Rp Miliar) 1.271 2.282 2.155
Pendanaan (Rp Miliar) 19.681 21.564 22.222
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 125
Page 128
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Micro Business
Pada tahun 2025, inisiatif dan strategi Micro Business difokuskan pada percepatan pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan melalui penguatan ekosistem pembiayaan mikro, optimalisasi transformasi digital, serta peningkatan
kualitas portofolio kredit. Berbagai langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ekspansi bisnis berjalan seimbang
dengan pengelolaan risiko, sekaligus memperluas akses pembiayaan UMKM secara terukur dan efisien.
Kinerja Operasional Micro Business Tahun 2025
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Nasabah Orang 12.746 13.190 13.929
Pinjaman (Rp Juta) 1.691.452 1.827.048 1.306.173
Joint Finance Business
Kinerja tahun 2025 strategi untuk bisnis Joint Finance berfokus pada penguatan kualitas portofolio kredit selain
adanya tantangan pada industri otomotif dan fintech produktif. Hal tersebut menyebabkan adanya sedikit penurunan
outstanding loan dibanding tahun 2024.
Kinerja Operasional Joint Finance Business Tahun 2025
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Nasabah Orang 346.597 354.718 158.325
Pinjaman (termasuk OTO & SOF) (Rp Juta) 5.543.613 5.569.352 1.140.648
Rencana Strategis Tahun 2026
Pension Business
Strategi Penjelasan
Monitoring Portofolio 1. Salah satu yang mempengaruhi tingkat kesehatan dan keuntungan bank adalah komponen biaya
kredit.
2. Tingkat persaingan yang makin ketat harus diimbangi dengan mitigasi risiko yang cukup.
Mempertahankan portofolio Program-program dan kebijakan-kebijakan yang terus dilakukan dan dikembangkan untuk
yang sudah ada mempertahankan nasabah yang sudah ada.
Optimalisasi biaya akuisisi 1. Tingkat persaingan yang makin tinggi mendorong pendapatan bunga yang makin lama makin
rendah, sehingga diperlukan inisiatif lain untuk menjaga tingkat keuntungan bank.
2. Perkembangan teknologi saat ini memungkinkan dilakukannya cara-cara baru dan teknologi untuk
memproses pengajuan kredit.
Pengembangan saluran 1. Untuk mengantisipasi perubahan kebijakan pada salah satu Dana Pensiun (Dapen) diperlukan
penjualan baru langkah strategis untuk mengompensasi dampak dari perubahan kebijakan tersebut.
2. Pengalaman dan pengetahuan di bisnis pensiun selama ini akan dimanfaatkan untuk membangun
kemitraan strategis dengan pihak lainnya.
Optimalisasi kemitraan Dapen 1. Kemampuan akuisisi akan tetap dijaga dengan memanfaatkan posisi strategis dalam kemitraan
dengan Dapen besar lain seperti ASABRI dan Dapen BUMN.
2. Program-program dan kebijakan-kebijakan yang dapat mendorong optimalisasi akuisisi pada Dapen
tersebut
Micro Business
Micro Business berfokus pada jasa layanan dan pemberian kredit kepada pelaku usaha ekonomi produktif beserta
komunitasnya di Indonesia, dengan mengedepankan pertumbuhan berkelanjutan, penguatan kualitas portofolio, serta
perluasan inklusi keuangan.
Micro Business menawarkan dua Solusi pembiayaan utama, yaitu Maxi Micro sebagai pembiayaan beragunan untuk
penguatan kapasitas usaha, dan Digital Micro sebagai platform pembiayaan berbasis digital yang dikembangkan
melalui pendekatan Supply Chain Financing untuk mempeluas akses permodalan UMKM.
126 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 129
Joint Finance Business
Strategi Penjelasan
Pengelolaan Kinerja Bisnis 1. Tantangan Makro Ekonomi maka Bank perlu mengelola rekan kerja sama yang sudah ada dan
khususnya yang memiliki kinerja yang baik di SMBCI dapat ditingkatkan volume pembiayaannya
secara selektif sesuai dengan kualitas pinjaman yang dikelola oleh rekan kerja sama.
2. Menggali bentuk kerja sama baru dengan rekan kerja sama lain dengan tetap memperhatikan
ketentuan/peraturan OJK yang ada.
3. Melakukan kerjasama pembiayaan secara proposional termasuk pemilihan atas variasi produk pada
rekan kerjasama guna menghindari adanya resiko konsentrasi portfolio pada produk dan/atau rekan
kerjasama tertentu.
4. Melakukan pertemuan periodik dengan rekan kerja sama untuk membahas performa portofolio
yang dikelola oleh Bank dan melaksanakan tindak lanjut bersama antara Mitra & Bank. Hal ini
untuk menjaga kualitas portofolio pada Joint Finance namun tidak terbatas pada peninjauan atas
penetapan cap & trigger dan peninjauan atas kinerja finansial Mitra, melakukan kunjungan sampling
ke nasabah rekan kerjasama yang dilakukan secara periodik.
Program Pembiayaan Tetap menggali program pembiayaan yang telah dilakukan rekan kerja sama untuk dapat juga dibiayai
oleh SMBCI dengan memperhatikan volume pembiayaan dan kualitas pembiayaan yang telah berjalan
di rekan kerja sama
Optimalisasi Sistem dan Proses 1. Melanjutkan pengembangan sistem untuk dapat memenuhi kebutuhan dan layanan operasional dari
rekan kerja sama.
2. Berkoordinasi dan bekerja sama dengan tim operasional Bank atas adanya proses operasional baru
yang terjadi di rekan kerja sama.
WEALTH MANAGEMENT BUSINESS 2. Pengembangan produk Wealth Management
berupa:
Unit bisnis di segmen usaha Retail Banking yang lain a. Penambahan 1 manajer investasi Sucorinvest
adalah Wealth Management Business (WMB). Unit ini Asset Management disertai dengan peluncuran
disediakan untuk melayani nasabah individu segmen 4 produk reksa dana baru.
affluent, fokus pada pengembangan produk simpanan b. Penambahan 2 produk reksa dana syariah dari
dan investasi serta layanan nasabah prima melalui Syailendra Capital.
layanan Sinaya Prioritas yang tersedia di 58 kantor
cabang SMBC Indonesia, tersebar di 37 kota. Layanan 3. Menjadi mitra distribusi penawaran perdana surat
juga dapat diakses juga melalui platform digital berharga negara untuk investor ritel yang dapat
(Jenius) yang memberikan keleluasaan nasabah dalam dipesan melalui microsite esbn.smbci.com. yaitu:
bertransaksi kapan saja dan di mana saja. a. Sukuk Negara Ritel (SR022).
b. Sukuk Negara Ritel (SR023).
Inisiatif dan Strategi Tahun 2025 c. Obligasi Retail (ORI018).
Sepanjang tahun 2025, sejalan dengan rencana bisnis d. Sukuk Tabungan (ST015).
Bank, unit WMB telah merealisasikan sejumlah inisiatif
strategis, yaitu: 4. Penambahan manfaat layanan Nasabah Prima
1. Pengembangan fitur untuk produk investasi dan berbasis digital berlanjut dengan terintegrasinya
bancassurance dalam aplikasi Jenius berupa: program loyalitas prioritas melalui Jenius Yay Points.
a. Implementasi fitur pemasaran Surat Berharga
Negara pasar sekunder dan Surat Berharga Pencapaian Kinerja
Negara pasar primer. Hingga akhir tahun 2025, nasabah Prioritas mencapai
b. Implementasi Modul Penerimaan Negara 21.193, meningkat 8% dibandingkan tahun 2024.
(MPN). Modul ini berfungsi untuk memfasilitasi
transaksi pembayaran penerimaan pendapatan Penghimpunan dana investasi mencapai Rp9,6 triliun,
negara, antara lain pembelian pasar perdana lebih tinggi 26% dari tahun sebelumnya.
surat berharga negara, pajak, bea cukai dan
penerimaan negara bukan pajak.
c. Implementasi fitur transaksi reksa dana
berdenominasi USD.
d. Penambahan 3 (tiga) produk bancassurance
berbasis digital, yaitu Zurich Travel Guard, Zurich
Visa Protection dan PruLindungi Syariah
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 127
Page 130
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Kinerja Produk Wealth Management
Uraian Satuan 2025 2024 2023
Jumlah Nasabah Prioritas Orang 21.193 19.538 16.200
Produk Investasi Rp Miliar 9.600 7.621 6.653
Rencana Strategis Tahun 2026 BUSINESS BANKING
Di tahun 2026, WMB akan melakukan rencana
pengembangan produk dan layanan sebagai berikut: Segmen usaha Business Banking SMBC Indonesia
1. Pengembangan lanjutan layanan digital untuk menawarkan produk dan layanan lengkap, dari
Nasabah Sinaya Prioritas meliputi dan tidak terbatas kredit, pendanaan hingga layanan perbankan lain
pada: dan pelatihan. Kebutuhan utama dari kegiatan usaha
a. Pengembangan fitur dalam aplikasi Jenius Mitra Bisnis adalah ketepatan waktu dan ketersediaan
untuk meningkatkan kenyamanan bertansaksi modal kerja setiap saat dalam menjalankan perputaran
dan mendapatkan edukasi produk dan layanan. bisnisnya, kebutuhan akses ke pasar, hubungan
b. Penambahan manfaat layanan Nasabah berkelanjutan dan jangka panjang dengan pemasok,
Prioritas berbasis digital. serta kebutuhan peningkatan kompetensi dan informasi
c. Pengembangan alat bantu berbasis digital bisnis.
untuk Relationship Manager dalam proses
advisory, penjualan dan layanan. Business Banking menjawab kebutuhan-kebutuhan
tersebut dengan menyediakan paket keuangan “3 in 1”
2. Pengembangan produk Investasi, termasuk namun yang meliputi:
tidak terbatas pada penambahan rekanan manajer 1. Pengembangan produk-produk dan transaksi
investasi, produk reksa dana, penambahan produk perbankan yang disesuaikan dengan kebutuhan
bancassurance dan produk obligasi, serta secara nasabah.
aktif menjadi mitra penawaran perdana surat 2. Pengembangan produk supply chain untuk
berharga negara untuk investor ritel. menjawab kebutuhan akses pasar yang didukung
dengan sistem.
3. Penambahan manfaat Layanan Nasabah 3. Program-program peningkatan kapasitas dan
Prima meliputi dan tidak terbatas pada layanan pengembangan bisnis nasabah.
transaksional dan non-transaksional yang diberikan
melalui pihak ketiga, dengan menghadirkan Selain itu, Business Banking telah mengembangkan
Layanan Virtual Prioritas. electronic channel melalui Digital SME yang saat ini
telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities)
4. Pengembangan kemampuan advisory Relationship pendanaan, pembayaran, transaksi, dan pengelolaan
Manager, termasuk dan tidak terbatas pada kas sederhana.
penambahan alat bantu untuk Relationship
Manager dalam menyampaikan advisory,
penjualan dan layanan.
128 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 131
Inisiatif dan Strategi 2025 5. Melanjutkan kerja sama strategis melalui
Sejumlah inisiatif dan strategi yang dikembangkan pengembangan produk supply chain dan institusi/
sepanjang tahun buku guna meningkatkan kinerja bisnis lainnya guna membangun ecosystem
Business Banking, antara lain: partnership untuk menjawab kebutuhan akses
1. Meningkatkan pertumbuhan bisnis baik melalui pasar yang didukung dengan sistem.
optimalisasi tim layanan/jaringan kantor cabang
Bank maupun electronic channel melalui aplikasi
TOUCHBIZ. CORPORATE BANKING
2. Melanjutkan pengembangan fitur di aplikasi
TOUCHBIZ baik dari layanan pendanaan maupun Segmen usaha Corporate Banking (korporasi) terdiri dari
akses pembiayaan agar dapat mendukung lini bisnis korporasi Jepang dan korporasi non Jepang.
peningkatan transaksi dan operasional nasabah Lini bisnis korporasi non Jepang melayani nasabah
serta peningkatan jumlah nasabah baru. perusahaan besar Indonesia dan multinasional (Multi
3. Memperluas layanan dan produk dalam valuta National Company/MNC), institusi keuangan (Financial
asing, baik berupa produk simpanan maupun Institution/FI) dan perbankan komersial (Commercial
pinjaman (termasuk pembiayaan trade finance). Banking). Sedangkan lini bisnis korporasi Jepang
4. Melanjutkan kolaborasi internal guna menyediakan melayani nasabah perusahaan besar Jepang dan Korea
produk dan jasa manajemen kas secara dengan mayoritas pemegang kepemilikan perusahaan
komprehensif sebagai one-bank solutions. tersebut adalah entitas Jepang maupun Korea.
5. Melanjutkan kerja sama strategis melalui skema
supply chain dan institusi/bisnis lainnya guna Layanan yang disediakan oleh segmen ini, antara lain
membangun ecosystem partnership untuk pembiayaan, penghimpunan dana, serta pengelolaan
mendapatkan nasabah potensial baik untuk kas. Di bidang pembiayaan, SMBC Indonesia tidak
simpanan maupun pinjaman. terbatas pada pembiayaan modal kerja untuk jangka
pendek, tetapi juga pembiayaan investasi yang
Pencapaian Kinerja berjangka menengah dan panjang dalam denominasi
Hingga akhir tahun 2025, total rekening nasabah rupiah maupun valuta asing.
yang dilayani oleh Business Banking mencapai 3.200
nasabah. Untuk penyaluran pembiayaan, realisasi tahun Segmen korporasi juga aktif berpartisipasi dalam
2025 sekitar Rp13 triliun. Dibandingkan tahun 2024 pembiayaan sindikasi, khususnya proyek infrastruktur;
yang sebesar Rp14 triliun, terjadi penurunan 6,1%. energi baru terbarukan; pembiayaan terkait
Environment, Social, Governance (ESG) termasuk
Rencana Strategis Tahun 2026 green financing; dan industri pendukung termasuk
Sejumlah inisiatif strategis untuk menunjang industri pendukung ekspor, yang sejalan dengan
pertumbuhan bisnis tahun 2026 di antaranya: program pembangunan pemerintah Indonesia. Layanan
1. Melanjutkan pertumbuhan bisnis baik melalui pendukung juga terus ditingkatkan seperti trade finance
optimalisasi tim layanan/jaringan kantor cabang dan foreign exchange.
Bank maupun electronic channel melalui aplikasi
TOUCHBIZ. Di bidang penghimpunan dana, Bank menyediakan
2. Pengembangan fitur dan optimalisasi aplikasi layanan corporate account dalam bentuk rekening
TOUCHBIZ baik dari layanan pendanaan maupun giro, termasuk di dalamnya manajemen kas. Layanan
akses pembiayaan agar dapat mendukung rekening giro ini dapat diakses melalui teknologi digital,
peningkatan transaksi dan operasional nasabah, sehingga tidak membatasi ruang dan waktu nasabah.
peningkatan jumlah nasabah baru, serta akses
informasi pinjaman dan layanan yang lebih lengkap Terkait dengan Environment, Social, Governance (ESG),
untuk mendukung operasional usaha nasabah. segmen korporasi telah menyediakan fitur Carbon
3. Memperluas layanan dan produk dalam valuta Calculator untuk nasabah korporasi. Segmen korporasi
asing, baik berupa produk simpanan maupun terus mengupayakan pada peningkatan penggunaan
pinjaman (termasuk pembiayaan trade finance) fitur ini kepada nasabah guna membantu pencatatan
untuk mendukung proposisi go international dan dan pemantauan emisi karbon secara lebih efektif.
transaksi cross-border. Selain berfungsi sebagai alat pengukur dan pencatatan
4. Meningkatkan kolaborasi internal berbasis customer karbon emisi, fitur ini juga memberikan wawasan yang
centricity approach guna menyediakan produk berguna untuk mendorong pengambilan keputusan
dan jasa yang holistik kepada nasabah. yang lebih berkelanjutan, meningkatkan kesadaran
akan dampak lingkungan, serta mendukung pencapaian
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 129
Page 132
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
target ESG (Environments, Social and Governance) dengan sistem KSEI. Inisiatif ini dilakukan agar mampu
Perusahaan. Penggunaan fitur ini turut berkontribusi menyediakan layanan yang lebih efisien dan efektif bagi
pada komitmen nasional dalam mencapai target Net pengguna jasa kustodian.
Zero Emissions pada tahun 2060, melalui transparansi,
akuntabilitas, dan perubahan perilaku menuju masa Pengembangan produk terkait ESG termasuk,
depan rendah karbon. green, social, sustainability linked loan, dan blended
finance. Tujuannya adalah ikut mempromosikan
Melalui kolaborasi erat antar unit, segmen korporasi keuangan berkelanjutan di berbagai sektor sebagai
fokus kepada perluasan portofolio nasabah. Secara bentuk dukungan pencapaian Nationally Determined
bersamaan, insiatif yang terarah juga diharapkan dapat Contributions (NDC) Indonesia, dan selaras dengan
mendorong implementasi dan pertumbuhan terhadap strategi SMBC Group untuk mencapai net zero emission.
layanan host-to-host dan payroll, yang semakin
memperkuat nilai tambah yang ditawarkan kepada Melakukan pendekatan proaktif untuk menangkap
nasabah korporasi. peluang investasi langsung asing dari Jepang yang akan
masuk ke Indonesia. Serta menyelenggarakan kegiatan
Inisiatif dan Strategi Tahun 2025 acara business matching dan inisiatif lainnya untuk
Secara umum, penerapan inisiatif dan strategi tahun menghubungkan Nasabah dengan para investor.
2025 merupakan kelanjutan dari realisasi tahun
sebelumnya. Segmen korporasi memproyeksikan Berkenaan dengan teknologi perbankan, dilakukan
perluasan target segmen, menambah produk baru, dan melalui pengembangan Transaction Banking
penguatan di sisi teknologi serta pengembangan sektor and Supply Chain dalam rangka meningkatkan
baru. layanan, meningkatkan utilisasi transaksi perbankan,
meningkatkan pengendapan dana pihak ketiga Nasabah
Dari sisi target segmen, segmen korporasi memperluas dan meningkatkan efisiensi layanan, meliputi:
basis nasabah perusahaan-perusahaan Indonesia 1. Menyederhanakan sistem, produk dan prosedur
di segmen Tier 1 dan Tier 2. Selain itu, basis nasabah yang ada saat ini, guna menghindari adanya proses
Commercial Banking juga diperluas dengan yang berulang serta meningkatkan efisiensi dan
menargetkan pemasok atau distributor dari nasabah- meningkatkan pengalaman perbankan Nasabah
nasabah Tier 1 dan Tier 2. Bank juga terus meningkatkan secara keseluruhan.
transaksi fee based. Hal itu, antara lain dilakukan melalui 2. Mengimplementasikan platform digital yang
transaksi trade finance, structured finance (project terintegrasi untuk memenuhi kebutuhan Nasabah
finance dan ECA), sindikasi, layanan agensi & layanan secara komprehensif untuk produk dan layanan
kustodian serta peningkatan dari sisi treasury (sistem, cash management, pembiayaan perdagangan &
produk, dan trading capability). pembiayaan rantai pasok (supply chain financing).
3. Meningkatkan kapabilitas dan fitur sistem Financial
Penyeimbangan pertumbuhan funding dan lending Supply Chain Management (FSCM) dan mampu
dilakukan dengan menciptakan ekosistem dan untuk integrasi dengan front-end-system ataupun
konektivitas untuk pembiayaan secara end to end yang API serta dapat beradaptasi untuk mengakomodasi
mencakup pinjaman, cash management dan foreign produk dan variasi layanan sesuai dengan
exchange (forex). Pengembangan ekosistem tersebut kebutuhan Nasabah.
dilakukan melalui beberapa strategi sebagai berikut: (i) 4. Bekerja sama dengan perusahaan jasa pembayaran
peningkatan kapabilitas sistem termasuk interkoneksi ataupun financial technology yang membantu
antar sistem (ii) meningkatkan transaksi digital trade (iii) nasabah dalam hal layanan transaksional harian.
eksplorasi peluang trade flow dan cash management Bentuk layanan ini adalah layanan yang belum atau
yang memerlukan skema LCS (iv) meningkatkan tidak tersedia di SMBC Indonesia dan dalam hal ini
kolaborasi dengan unit bisnis lainnya. SMBC Indonesia bertindak hanya sebagai pemberi
referensi.
Peningkatan peran SMBC Indonesia selaku Bank 5. Pengembangan layanan Open API berbasis Standar
Kustodian dalam upaya meningkatkan nilai aset dalam Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dengan
penitipan. Untuk itu, Bank mengembangkan sistem mengintegrasikan sistem keuangan nasabah serta
kustodian, seperti penambahan fungsi administrasi membuka penggunaan Open API untuk layanan
produk investasi yang dikelola Manajer Investasi dan Banking-as-a-Service (BaaS)
penambahan fungsi antarmuka antara sistem kustodian
130 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 133
Pencapaian Kinerja
Penjelasan mengenai pencapaian segmen usaha Corporate Banking disampaikan berdasarkan layanan berikut ini:
1. Penghimpunan Dana
Di tahun 2025, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tercatat untuk segmen usaha Corporate Banking mencapai
Rp69,9 triliun mengalami kenaikan sebesar 12% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp62,6 triliun.
Kinerja DPK Korporasi Tahun 2025
(Rp Miliar)
Segmen 2025 2024 2023
Corporate Banking Japanese 43.241 40.404 34.630
Wholesale Banking 25.698 21.371 21.952
Commercial 966 844 835
Total 69.905 62.619 57.416
2. Pembiayaan
Total pembiayaan yang diberikan oleh segmen usaha Corporate Banking pada tahun 2025 mencapai Rp105,4
triliun, meningkat 7% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp98,9 triliun .
Kinerja Pembiayaan Korporasi Tahun 2025
(Rp Miliar)
Segmen 2025 2024 2023
Corporate Banking Japanese 30.539 30.363 38.873
Wholesale Banking 67.965 62.178 61.047
Commercial 6.863 6.355 4.624
Total 105.367 98.896 104.544
3. Trade Finance
Pada tahun 2025, total realisasi trade finance tercatat sebesar Rp10,3 triliun. Jika dibandingkan dengan tahun
2024 yang mencapai Rp6,8 triliun, terjadi kenaikan sebesar 51%.
Kinerja Trade Finance
(Rp Miliar)
Segmen 2025 2024 2023
Corporate Banking Japanese 1.168 164 289
Wholesale Banking 5.278 2.882 3.967
Commercial 3.841 3.780 2.711
Total 10.286 6.826 6.966
4. Cash Management
Sampai akhir Desember 2025, pengelolaan cash management korporasi tercatat sebesar Rp69,9 triliun,
mengalami kenaikan 12% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp62,6 triliun.
Dari pengelolaan dana tersebut, rasio CASA SMBC Indonesia tercatat mencapai 38,6%, mengalami penurunan
sebesar 0,6% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 39,1%.
Kinerja Cash Management Tahun 2025
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Segmen 2025 2024 2023
Corporate Banking Japanese 43.241 40.404 34.629
Wholesale Banking 25.698 21.371 21.951
Commercial 966 844 835
Total 69.905 62.619 57.416
Rasio CASA 38,6% 39,1% 45,6%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 131
Page 134
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
5. Foreign Exchange
Hingga 31 Desember 2025, pengelolaan foreign exchange mencapai Rp408,3 miliar. Dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp449,3 miliar, terjadi penurunan 9%.
Kinerja Foreign Exchange Tahun 2025
(Rp Miliar)
Segmen 2025 2024 2023
Corporate Banking Japanese 365 400 521
Wholesale Banking 39 48 35
Commercial 4 2 1
Total 408 449 557
Rencana Strategis Tahun 2026 Menciptakan ekosistem dan konektivitas untuk
Secara umum, rencana strategi tahun 2026 merupakan pembiayaan secara end to end yang mencakup
kelanjutan dari yang telah dilakukan pada tahun pinjaman, cash manajemen dan valuta asing dengan
sebelumnya. Segmen korporasi memproyeksikan mengimplementasikan platform digital yang terintegrasi
perluasan target segmen, menambah produk baru, dan untuk memenuhi kebutuhan nasabah korporasi
penguatan di sisi teknologi serta pengembangan sektor secara komprehensif untuk produk dan layanan cash
baru. management, pembiayaan perdagangan & pembiayaan
rantai pasok (supply chain financing), platform transaksi
Dari sisi target segmen, segmen korporasi memperluas valuta asing.
basis nasabah perusahaan-perusahaan Indonesia
di segmen Tier 1 dan Tier 2. Selain itu, basis nasabah Meningkatkan kolaborasi antara berbagai lini bisnis di
Commercial Banking juga diperluas dengan dalam Bank (kolaborasi lintas segmen) dan dengan
menargetkan pemasok atau distributor dari nasabah- perusahaan-perusahaan dalam grup SMBC (kolaborasi
nasabah Tier 1 dan Tier 2. grup) untuk mendorong peluang penjualan silang dan
sinergi guna menciptakan pendekatan yang lebih
Bank juga terus meningkatkan transaksi fee based. Hal terintegrasi dalam melayani nasabah dan mendorong
itu, antara lain dilakukan melalui transaksi trade finance, pertumbuhan.
structured finance (project finance dan ECA), sindikasi,
perluasan layanan agensi & layanan kustodian serta Meningkatkan produktivitas pemasaran melalui optimasi
peningkatan dari sisi treasury (sistem, produk, dan strategis aktivitas tim pemasaran, memungkinkan
trading capability). fokus yang lebih besar pada inisiatif promosi bisnis
yang berdampak tinggi disertai dengan memperkuat
Memanfaatkan keunggulan SMBC Indonesia sebagai keterlibatan nasabah, keunggulan layanan, dan
bank utama untuk transaksi bagi banyak perusahaan penyampaian solusi.
Jepang, serta memperluas kemampuan B2B dan B2C
guna mempertahankan pertumbuhan CASA melalui Meningkatkan peran SMBC Indonesia sebagai bank
layanan dan solusi transaksi yang ditingkatkan. Bank kustodian dengan cara memberikan solusi bagi semua
akan terus meningkatkan sistem manajemen kas dan jenis Investor lokal dan asing termasuk bagi Manager
kemampuan pengumpulan kas sebagai bagian dari Investasi yang ingin mengembangkan produk investasi
strategi meningkatkan penggunaan rekening yang dengan menggunakan prinsip Syariah. SMBC Indonesia
mendorong nasabah meningkatkan volume transaksi juga memberikan layanan kepada semua jenis lembaga
mereka, sehingga menghasilkan pemanfaatan yang asing (lembaga keuangan dan/atau non-lembaga
lebih besar secara keseluruhan. keuangan) termasuk kustodian atau broker dealer luar
negeri, kustodian global dan sub-kustodian/agen bank
di luar negeri yang tidak memiliki kustodian lokal di
pasar Indonesia.
132 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 135
TREASURY likuiditas dan transmisi kebijakan moneter yang pada
akhirnya akan berkontribusi positif bagi perekonomian
SMBC Indonesia selalu berupaya untuk memberikan nasional.
solusi treasury yang inovatif, selaras dengan tujuan
strategis nasabah. Insiatif ini diwujudkan dengan Inisiatif dan Strategi Tahun 2025
dukungan keahlian dan posisi keuangan yang kuat di Menghadapi situasi yang berkembang pada tahun
tingkat global untuk meningkatkan efisiensi operasional 2025, SMBC Indonesia telah mengimplementasikan
dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan. Dalam sejumlah inisiatif strategis, yaitu:
menjalankan kegiatan usahanya, segmen Treasury 1. Untuk menjaga tingkat likuiditas pada level yang
bersinergi dengan seluruh lini bisnis Bank agar dapat aman, SMBC Indonesia telah melakukan beberapa
memberikan layanan terbaik kepada nasabah. langkah strategis, di antaranya:
a. Menjaga indikator-indikator likuiditas berada
Segmen usaha Treasury menawarkan berbagai macam pada kondisi aman yaitu lebih tinggi dari
produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan. Hingga 31
kebutuhan nasabah serta melakukan aktivitas trading Desember 2025, Liquidity Coverage Ratio
yang antara lain mencakup: Foreign exchange (LCR) sebesar 204,31% dan Net Stable
(termasuk FX Today, FX Tomorrow, FX Spot, FX Forward, Funding Ratio (NSFR) sebesar 118,84%.
FX Swap, dan Domestic Non-Deliverable Forward), b. Melakukan diversifikasi sumber pendanaan
interest rate swap, cross currency swap, surat berharga melalui pengembangan pendanaan dari sektor
(Obligasi pemerintah, baik konvensional maupun wholesale, retail funding dan public sector/
syariah, dan sekuritas rupiah Bank Indonesia), pasar financial institutions.
uang (instrumen antarbank & Bank Indonesia), dan repo/ c. Terus memantau perkembangan pasar
reverse repo. pendanaan jangka panjang (long-term
funding), seperti penerbitan obligasi rupiah,
Hingga saat ini, SMBC Indonesia terus mengembangkan fasilitas pinjaman bilateral jangka panjang
produk untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Bank dalam rupiah maupun valuta asing dari bank
juga bermitra dengan nasabah dalam menghadapi lokal dan bank asing/institusi keuangan
pasar yang dinamis dan terus berubah dengan tetap internasional, termasuk pendanaan dari SMBC
mengedepankan tunduk pada regulasi yang berlaku. Group.
Sejak tahun 2021, SMBC Indonesia terpilih menjadi 2. Kecukupan kebijakan dan pengelolaan likuiditas
salah satu Appointed Cross Currency Dealer Bank (ALMA) Bank relatif memadai dan selalu dilakukan
(Bank ACCD) untuk melakukan transaksi Local Currency pemutakhiran melalui indikator pendukung sebagai
Transaction (LCT) bagi mata uang JPY-IDR dan THB-IDR berikut:
serta sejak sejak tahun 2024 bagi mata uang KRW- a. Meningkatkan ALMA dengan pemantauan
IDR. Selain itu, sejak Desember 2025, Bank Indonesia suku bunga yang lebih baik melalui Funding
menunjuk SMBC Indonesia sebagai bank Appointed Lending Meeting dan pertemuan ALCO.
Cross Currency Dealer (ACCD) untuk melakukan b. Memiliki kebijakan yang menyeluruh untuk
transaksi Local Currency Transaction (LCT) bagi mata menjaga ketersediaan likuiditas sesuai dengan
uang MYR-IDR. struktur profil aset dan liabilitas Bank. Bank
juga telah memiliki prosedur limit kewenangan
Melalui penunjukan sebagai bank ACCD ini, diharapkan pengelolaan likuiditas. Akuntabilitas dan jenjang
memberikan kontribusi positif kinerja Bank, khususnya delegasi wewenang telah diterapkan sesuai
melalui platform digital Jenius. Dengan adanya layanan dengan kebutuhan Bank.
tersebut, nasabah Bank dapat menikmati kurs valas c. Telah memiliki program contingency plan
yang lebih kompetitif dan pengiriman dana ke institusi dalam penyediaan back-up likuiditas.
atau individu di negara partner bank ACCD dengan lebih
efisien dan cepat. 3. Pengembangan produk dan layanan untuk
mendukung sektor bisnis wholesale, retail dan
SMBC Indonesia juga telah mendapat persetujuan sektor publik/lembaga keuangan sebagai berikut:
dari Bank Indonesia untuk menjadi salah satu primary a. Pengembangan layanan dan produk valuta
dealer dalam Operasi Pasar Terbuka (OPT) sejak Mei asing yaitu dengan penambahan mata uang
2024. Implementasi Primary Dealer merupakan upaya asing yang dapat ditransaksikan secara real
mendukung penguatan repo dalam rangka integrasi time selama 24 jam setiap harinya misalnya
pengelolaan moneter dan pengembangan pasar uang. mata uang Riyal Arab Saudi (SAR) ke dalam
Hal ini diharapkan dapat lebih memperkuat pengelolaan aplikasi digital Jenius, diversifikasi produk
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 133
Page 136
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
terkait dengan transaksi FX dan derivatif seperti (NCCD). CCP dan NCCD, merupakan
transaksi menggunakan skema Local Currency mandatory requirement yang harus dipenuhi
Transaction (LCT), Domestic Non-Deliverable oleh Bank terkait dengan transaksi FX dan
Forward (DNDF), FX Option (FXO), Call Spread Derivative.
Option (CSO) dan Range Forward. b. Sejalan dengan inisiatif tersebut, maka Bank
b. Pengembangan produk Obligasi baik IDR akan melakukan update sistem dan melakukan
maupun USD. Pengembangan tersebut pengembangan produk Put Spread Option dan
termasuk didalamnya transaksi perdagangan Call Spread Option serta mempertimbangkan
repo dan reverse repo dengan Bank lain untuk melakukan pengembangan lanjutan atas
dan obligasi dengan nasabah, baik nasabah produk Overnight Index Swap (OIS).
business banking maupun korporasi. c. Bank berencana untuk mengembangkan
c. Mengembangkan layanan investasi Bank Structured Product Callable Deposit dan Swap
seperti Obligasi secara online melalui Deposit sebagai alternatif pilihan investasi bagi
aplikasi digital Jenius yang bertujuan untuk nasabah dan Range Forward dan Guaranteed
menyediakan one stop access bagi aktivitas FX untuk melayani kebutuhan derivatif. Selain
investasi obligasi nasabah. itu, Bank juga berencana untuk menawarkan
d. Sejalan dengan program pendalaman pasar produk baru FX NDF Major sebagai salah
keuangan yang dilakukan oleh Bank Indonesia satu alternatif produk FX untuk nasabah. FX
dan otoritas terkait, Bank juga turut serta dalam NDF Major memungkinkan nasabah untuk
program Central Counterparty (CCP) dan melakukan transaksi non deliverable forward
mengembangkan layanan untuk mendukung (NDF) mata uang non-IDR terhadap mata uang
aktivitas Primary Dealer melalui instrumen non-IDR.
Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI). d. Bank berencana untuk mengembangkan
transaksi produk pasar uang Syariah seperti
Pencapaian Kinerja Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank
Pada tahun 2025, nilai transaksi mata uang asing yang (SIMA) dan Sertifikat Pengelolaan Dana
direalisasikan naik sebesar 31,8% dibandingkan transaksi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiPA).
tahun 2024. Kenaikan ini dikontribusi oleh segmen e. Bank berencana untuk mengembangkan
usaha Wholesale Business dan Corporate Banking instrumen Sertifikat Valas Bank Indonesia
Japanese. Untuk transaksi derivatif, terjadi kenaikan (SVBI) dan Floating Rate Notes (FRN) untuk
nilai transaksi sebesar 6,4% dibandingkan transaksi mendukung aktivitas Primary Dealer.
tahun 2024, dikontribusi oleh segmen usaha Wholesale 2. Sebagai salah satu bank yang terpilih oleh Bank
Business. Sedangkan peningkatan transaksi obligasi Indonesia sebagai Primary Dealer, SMBC Indonesia
sebesar 93,9% dibandingkan transaksi tahun 2024, turut berpartisipasi aktif dalam lelang instrumen
dikontribusi oleh segmen usaha Financial Institution. Sertifikat Rupiah Bank Indonesia (SRBI), pembelian
dan penjualan SRBI di pasar sekunder, transaksi
Kinerja Operasional Treasury Tahun 2025 repo dan reverse repo maupun dalam transaksi
Pertumbuhan Overnight Index Swap (OIS) matchmaking.
Uraian
YoY (%) 3. Selain melalui produk, segmen usaha Treasury
Total Volume Transaksi FX 31,8% SMBC Indonesia bersama lini bisnis lain akan terus
Total Volume Transaksi Derivatif 6,4% menyelenggarakan seminar ekonomi secara
Total Volume Transaksi Obligasi 93,9% rutin baik dalam skala besar maupun kecil, secara
online maupun offline dengan tujuan memberi
update perkembangan pasar, membahas regulasi
Rencana Strategis Tahun 2026 baru, memasarkan produk yang sesuai dalam
Di tahun 2026, fokus pengembangan terkait dengan setiap situasi, menambah pemahaman kebutuhan
treasury meliputi: nasabah dan diseminasi pengetahuan produk.
1. Bank Indonesia policy mengenai Blueprint
Pengembangan Pasar Uang (BPPU) 2030:
a. Bank akan melakukan pengembangan sistem
terkait dengan Central Clearing Counterparty
(CCP) dan Non-Centrally Cleared Derivative
134 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 137
4. Dalam rangka meminimalisasi maturity mismatch, 2. Sinergi untuk Pertumbuhan Masa Depan
SMBC Indonesia terus menjaga dan meningkatkan Menekankan pentingnya kolaborasi strategis
sumber pendanaan jangka-panjang. Di tahun 2026, dengan SMBC Indonesia (Bank Induk) dan
Bank akan melanjutkan rencana untuk melakukan perusahaan afiliasi lainnya untuk memperkuat
penerbitan obligasi dalam mata uang rupiah dengan posisi dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan
jumlah dan waktu penerbitan mempertimbangkan melalui pemanfaatan keahlian dan jaringan yang
pertumbuhan kredit, kondisi likuiditas dan kondisi luas dan diversifikasi segmen bisnis.
pasar. Selain itu, SMBC Indonesia juga akan
terus mengeksplorasi kerja sama bilateral untuk 3. Eksplorasi Produk Lanjutan dan Baru
mendapatkan fasilitas pendanaan segar dari Fokus pada inovasi produk untuk memperkenalkan
Lembaga Keuangan domestik maupun luar negeri, solusi yang lebih maju untuk segmen inklusi
termasuk dengan Grup SMBC. dan menciptakan produk baru yang dapat
mengakses segmen pasar yang lebih tinggi, serta
memanfaatkan peluang-peluang baru di segmen
PERBANKAN SYARIAH syariah guna memperluas jangkauan dan dampak
Bank.
Segmen usaha perbankan syariah dijalankan oleh
entitas anak, yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Adapun langkah-langkah strategis yang ditempuh
Syariah). Perusahaan ini telah menjadi perusahaan adalah:
publik yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia Pilar 1: Memperkuat Proses Bisnis Saat Ini dengan
sejak tahun 2018. Perbaikan Kualitas Portofolio serta Peningkatan
Layanan Nasabah.
Inisiatif dan Strategi Tahun 2025 Pilar 2: Mengembangkan Bisnis Baru melalui Sinergi
Terkait inisiatif dan Strategi di tahun 2025, di tengah dengan Induk dan Produk Lanjutan.
faktor ketidakpastian atas perkembangan ekonomi Pilar 3: Membangun Proses Operational Excellence.
di dunia, kondisi perekonomian Indonesia dalam Pilar 4: Memperkuat Kapabilitas Organisasi.
proses stabilisasi, serta kondisi segmen masyarakat
pra-inklusi keuangan yang dilayani oleh Bank masih
banyak tantangan, BTPN Syariah memilih menstabilkan
pembiayaan pra-inklusi sambil mendorong
pertumbuhan masa depan melalui sinergi strategis dan
inovasi produk lanjutan, dengan menekankan:
1. Stabilisasi Pembiayaan Pra-Inklusi
Menunjukkan komitmen Bank untuk memastikan
capaian 2025 sesuai dengan Rencana Bisnis Bank,
yaitu memastikan konsistensi perbaikan kualitas
pembiayaan dan menahan slope penurunan
growth agar semakin mengecil, sehingga tercapai
keseimbangan yang optimal antara kualitas dan
pertumbuhan pembiayaan, demi mempertahankan
dan menguatkan bisnis di segmen pra-inklusi
keuangan dengan tetap menjalankan prinsip
kehati-hatian yang baik.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 135
Page 138
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Per Segmen Usaha
Pencapaian Kinerja
Kinerja konsolidasi BTPN Syariah pada tahun 2025 menunjukkan tren positif, dengan laba setelah pajak tercatat
meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Sejalan dengan strategi Bank untuk menjaga stabilitas
bisnis, pertumbuhan pembiayaan pada kuartal ke-empat 2025 mengalami sedikit peningkatan, yakni sebesar 1,8%.
Pendekatan ini merupakan bagian dari upaya Bank untuk menjaga kualitas portofolio di tengah kondisi eksternal yang
menantang.
Kinerja Operasional Perbankan Syariah Tahun 2025
(bank only)
(Rp Miliar)
Uraian 2025 2024 2023
Total Aset 22.786 21.737 21.413
Dana Pihak Ketiga 12.210 11.725 12.143
Pembiayaan 10.353 10.172 11.388
(konsolidasi)
(Rp Miliar)
Uraian 2025 2024 2023
Total Aset 22.751 21.748 21.435
Dana Pihak Ketiga 12.209 11.724 12.143
Pembiayaan 10.353 10.172 11.388
Rencana Strategis 2026
Di luar fokus utama pada segmen pra-sejahtera produktif, pada tahun 2026 BTPN Syariah melanjutkan agenda
strategis untuk membangun fondasi masa depan melalui pengembangan sejumlah bisnis baru. Inisiatif ini dijalankan
baik secara internal maupun melalui optimalisasi sinergi dengan SMBC Indonesia selaku Perusahaan Induk, khususnya
melalui eksplorasi kerja sama strategis yang lebih erat. Langkah tersebut diambil untuk memperkuat posisi kompetitif
Bank di pasar sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di tengah dinamika dan tantangan yang terus
berkembang.
Berikut adalah strategi pertumbuhan berkelanjutan 2026:
1. Inisiatif Bisnis Pembiayaan.
2. Inisiatif Bisnis Treasury.
3. Inisiatif Bisnis Pendanaan.
4. Inisiatif Membangun Proses Operational Excellence.
5. Inisiatif Memperkuat Kapabilitas Organisasi.
136 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 139
Penghimpunan Dana dan Treasury
PROFITABILITAS PER SEGMEN USAHA (Rp Juta)
Indikator 2025 2024 2023
Kinerja profitabilitas per segmen usaha yang tercatat
oleh Bank disajikan dalam tabel berikut ini: Penghasilan/(Beban) 1.333.151 1.483.530 1.505.131
Bunga Bersih
Pembiayaan/Financing Pendapatan/(Beban) (566.346) (839.486) (855.280)
(Rp Juta) Operasional Bersih
Laba/(Rugi) Sebelum 766.816 648.374 643.106
Indikator 2025 2024 2023 Pajak Penghasilan
Penghasilan/(Beban) 3.937.079 2.876.053 - Laba/(Rugi) Bersih 644.982 527.605 524.326
Bunga Bersih
Pendapatan/(Beban) (6.639.293) (2.595.597) -
Operasional Bersih
Syariah (Individu)
Laba/(Rugi) Sebelum (2.699.662) 287.723 - (Rp Juta)
Pajak Penghasilan
Laba/(Rugi) Bersih (2.420.137) 212.179 - Indikator 2025 2024 2023
Penghasilan/(Beban) 4.718.335 4.881.923 5.248.947
Bunga Bersih
Retail Banking
(Rp Juta) Pendapatan/(Beban) (3.109.160) (3.513.725) (3.878.191)
Operasional Bersih
Indikator 2025 2024 2023
Laba/(Rugi) Sebelum 1.609.475 1.370.762 1.371.161
Penghasilan/(Beban) 2.384.325 2.308.078 1.965.935 Pajak Penghasilan
Bunga Bersih Laba/(Rugi) Bersih 1.249.265 1.072.722 1.071.723
Pendapatan/(Beban) (2.578.036) (2.142.038) (1.752.782)
Operasional Bersih
Laba/(Rugi) Sebelum (190.946) 167.269 213.998 Syariah (Konsolidasi)
Pajak Penghasilan
(Rp Juta)
Laba/(Rugi) Bersih (160.608) 136.113 174.473
Indikator 2025 2024 2023
Penghasilan/(Beban) 4.730.260 4.894.273 5.259.750
Bunga Bersih
Korporasi
(Rp Juta) Pendapatan/(Beban) (3.113.601) (3.543.618) (3.880.680)
Operasional Bersih
Indikator 2025 2024 2023
Laba/(Rugi) Sebelum 1.566.319 1.353.196 1.379.895
Penghasilan/(Beban) 2.604.405 2.765.734 2.774.433 Pajak Penghasilan
Bunga Bersih Laba/(Rugi) Bersih 1.200.730 1.061.160 1.080.589
Pendapatan/(Beban) (1.155.926) (650.184) (1.091.442)
Operasional Bersih
Laba/(Rugi) Sebelum 1.448.500 2.115.550 1.682.971
Pajak Penghasilan
Laba/(Rugi) Bersih 1.218.359 1.721.497 1.372.131
UMKM
(Rp Juta)
Indikator 2025 2024 2023
Penghasilan/(Beban) 653.217 648.122 538.814
Bunga Bersih
Pendapatan/(Beban) (946.428) (840.222) (504.029)
Operasional Bersih
Laba/(Rugi) Sebelum (290.811) (190.412) 36.527
Pajak Penghasilan
Laba/(Rugi) Bersih (244.606) (154.945) 29.780
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 137
Page 140
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja
Keuangan
Uraian kinerja keuangan PT Bank SMBC Indonesia
Tbk (“SMBC Indonesia”, “Bank”) disusun sesuai
dengan laporan keuangan konsolidasian yang telah
mengikuti Standar Akuntansi Keuangan (SAK) untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
2025. Laporan tersebut juga menjadi bagian dari
Laporan Tahunan ini.
138 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 141
NPL Pendapatan Bunga Bersih
1,54% Rp 15,9 triliun
Kredit bermasalah Bank pada tahun 2025 Pendapatan bunga bersih Bank pada tahun 2025
yang ditunjukkan melalui NPL bruto pada mencapai Rp15,9 triliun, sementara tahun 2024 Rp15,2
tahun 2025 sebesar 1,54%, lebih baik triliun.
dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 1,60%.
NERACA KEUANGAN
Aset
SMBC Indonesia membukukan total aset pada akhir tahun buku 2025 mencapai Rp245,8 triliun. Dibandingkan tahun
2024 yang sebesar Rp241,1 triliun, terjadi kenaikan 2,0%. Kenaikan aset didorong oleh peningkatan pinjaman yang
diberikan dan piutang pembiayaan, serta penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain.
Perkembangan Aset
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Kas 1.246.542 1.379.647 1.428.683
Giro pada Bank Indonesia 7.915.463 9.443.461 9.276.598
Giro pada Bank-bank Lain 1.306.952 1.035.001 962.387
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank-bank Lain 14.922.235 12.694.705 8.961.654
Efek-efek 25.684.516 27.981.308 17.038.501
Reverse Repo 1.683.826 468.188 -
Pinjaman yang Diberikan dan Pembiayaan/piutang Syariah 155.010.839 149.971.995 156.561.297
Piutang pembiayaan 30.377.030 29.432.622 -
Aset Tetap – Net 2.305.591 2.284.422 2.047.812
Aset tak Berwujud – Net 2.657.982 2.809.116 1.089.384
Aset lain-lain 2.737.189 3.595.962 4.082.076
Total Aset 245.848.165 241.096.427 201.448.392
Aset Keuangan
Aset keuangan SMBC Indonesia terdiri atas kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada Bank lain, penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain, efek-efek, reverse repo, tagihan derivatif, tagihan akseptasi dan pinjaman yang disalurkan,
serta piutang pembiayaan. Pada tahun buku 2025, total aset keuangan Bank tercatat Rp238,1 triliun, lebih tinggi 2,5%
dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan pinjaman yang diberikan dan
piutang pembiayaan, serta penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank lain.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 139
Page 142
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Komponen terbesar dalam aset keuangan adalah triliun. Dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebesar
pinjaman yang diberikan dan piutang pembiayaan. Pada Rp179,4 triliun, mengalami kenaikan 3,3%. Kenaikan
tahun 2025, total nilainya mencapai Rp185,4 triliun atau tersebut dikontribusikan oleh kenaikan di segmen
77,8% dari total aset keuangan. korporasi sebesar 6,5%, piutang pembiayaan oleh
entitas anak usaha Bank, yaitu PT Oto Multiartha (OTO)
Penyaluran Kredit dan PT Summit Oto Finance (SOF) sebesar 3,2%, serta
SMBC Indonesia mengelompokkan nasabah kredit Jenius sebesar 11,3%.
menjadi 2 (dua) segmen: pertama growing business
yang mencakup korporasi dan komersial, pembiayaan Dari sisi segmentasi, sebagian besar realisasi pendanaan
syariah, UKM, Jenius Joint finance dan OTO SOF; dan diserap oleh segmen growing business yang mencapai
kedua transforming business yang mencakup retail Rp163,5 triliun atau 88,2% dari total kredit. Kredit kepada
lending dan mikro. korporasi dan komersial merupakan komponen utama
dalam segmen tersebut, yang pada tahun 2025 nilainya
Hingga tahun 2025, total kredit dan piutang Rp105,4 triliun atau 64,5% dari total kredit di segmen
pembiayaan yang disalurkan Bank mencapai Rp185,4 growing business.
Penyaluran Kredit Berdasarkan Segmen
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Growing Business
Korporasi dan Komersial 105.366.464 98.895.945 104.904.359
Usaha Kecil dan Menengah 13.487.613 14.361.516 13.255.054
Joint Finance 5.540.544 5.565.442 1.138.955
Pembiayaan/Piutang Syariah 10.352.755 10.171.759 11.387.861
Jenius 3.558,219 3.197.554 2.049.171
Piutang Pembiayaan OTO SOF 30.377.030 29.432.622 -
Eliminasi atas kredit intragroup (5.217.537) (6.137.816) -
Transforming Business
Pensiun 20.118.553 21.980.167 22.403.012
Mikro 1.683.219 1.827.048 1.306.173
Lain-Lain 121.010 110.378 116.712
Jumlah 185.387.869 179.404.616 156.561.297
Bank senantiasa menjaga kualitas kredit yang disalurkan sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko. Pada
tahun 2025, rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) kotor secara konsolidasi ada di posisi 2,59%,
lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang berada di level 2,50%. Sementara untuk NPL bersih secara konsolidasi, ada
di level 0,85%.
140 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 143
Penyaluran Kredit Berdasarkan Kolektibilitas
(tidak termasuk piutang pembiayaan OTO dan SOF)
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2025 2024 2023
Lancar 145.488.554 140.484.471 147.614.238
Dalam Perhatian Khusus 7.155.289 7.100.200 6.850.490
Total Kredit Tidak Bermasalah 152.643.843 147.584.671 154.464.728
Kurang Lancar 341.176 500.108 477.678
Diragukan 418.399 319.920 118.169
Macet 1.607.421 1.567.296 1.500.722
NPL 2.366.996 2.387.324 2.096.569
Total Kredit 155.010.839 149.971.995 156.561.297
NPL-Kotor 1,54% 1,60% 1,34%
NPL-Bersih 0,69% 0,44% 0,39%
LLP/NPL 148,5% 164,3% 220,3%
Liabilitas
Total liabilitas SMBC Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp192,4 triliun, lebih tinggi 3,2% dibandingkan tahun
2024 yang sebesar Rp186,4 triliun. Kenaikan tersebut dikontribusikan oleh peningkatan di simpanan nasabah sebesar
8,4%, simpanan dari bank bank lain sebesar 491,2%, dan efek-efek yang diterbitkan sebesar 131,1%. Sementara,
pinjaman yang diterima menurun sebesar 21,9%.
Perkembangan Liabilitas
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Simpanan nasabah 121.071.329 111.718.459 98.277.756
Dana syirkah temporer 9.929.751 9.599.352 9.920.820
Simpanan dari bank-bank lain 4.479.648 757.714 10.814.638
Efek-efek yang diterbitkan 6.794.041 2.939.924 200.569
Pinjaman diterima 38.570.179 49.413.885 31.204.497
Liabilitas lain-lain 11.547.503 11.921.054 9.747.008
Total Liabilitas 192.392.451 186.350.388 160.165.288
Simpanan Nasabah
Total simpanan nasabah (termasuk dana syirkah temporer) pada tahun 2025 mencapai Rp131 triliun, mengalami
kenaikan 8,0% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp121,3 triliun. Peningkatan tersebut dikontribusikan oleh
peningkatan giro, tabungan, dan deposito.
Saldo CASA (Current Account and Saving Account) lebih tinggi 16,7% dibandingkan tahun sebelumnya, terutama
dari nasabah korporasi. Dengan demikian, pada tahun 2025 rasio CASA ada di posisi 40,6%, meningkat dari akhir
Desember 2024 yang sebesar 37,6%.
Sebagian besar dana nasabah Bank dalam bentuk deposito, yang pada tahun 2025 nilainya mencapai Rp77,8 triliun
atau 59,4% terhadap total simpanan, menurun dari tahun 2024 yang sebesar 62,4%. Sedangkan simpanan dalam
bentuk giro 22,0% dan tabungan 18,6%.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 141
Page 144
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Rincian Simpanan Nasabah (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Giro 28.853.960 25.585.492 26.628.683
Tabungan 24.368.716 20.004.408 17.558.817
Deposito 77.778.404 75.727.911 64.011.076
Jumlah 131.001.080 121.317.811 108.198.576
Rincian Simpanan Nasabah Berdasarkan Mata Uang (Termasuk Dana Syirkah Temporer)
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Rupiah 102.831.660 99.471.769 85.397.073
Valuta Asing 28.169.420 21.846.042 22.801.503
Jumlah 131.001.080 121.317.811 108.198.576
Pinjaman Diterima
Hingga akhir Desember 2025, pinjaman yang diterima Bank mencapai Rp38,6 triliun, lebih rendah 21,9% dibandingkan
tahun 2024 yang sebesar Rp49,4 triliun. Penurunan tersebut dilakukan dalam rangka mengurangi beban bunga
dengan mengurangi saldo pinjaman diterima dan menggantikannya dengan sumber pendanaan yang lebih murah
baik dari dana pihak ketiga maupun simpanan bank-bank lain.
Ekuitas
Komponen ekuitas terdiri atas modal saham, tambahan modal disetor, cadangan revaluasi aset tetap, dan lain-lain.
Hingga berakhirnya tahun buku 2025, total ekuitas Bank mencapai Rp53,5 triliun, lebih rendah 2,4% dibandingkan
posisi tahun 2024 yang sebesar Rp54,7 triliun.
Perubahan tersebut terjadi akibat penurunan pada lindung nilai arus kas, saldo laba, dan penurunan pada kepentingan
non-pengendali terkait penurunan laba akibat penambahan pencadangan kerugian penurunan nilai. Pencadangan
tersebut merupakan respons bijaksana yang dilakukan Bank dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis pada
tahun 2025, serta upaya perusahaan induk konglomerasi keuangan (PIKK) dalam menerapkan prinsip kehati-hatian
dan menjaga permodalan tetap kokoh.
Perkembangan Ekuitas
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Modal Saham 212.919 212.919 162.982
Tambahan Modal Disetor 17.562.271 17.561.631 11.162.238
Cadangan Revaluasi Aset Tetap 940.515 940.515 954.224
Cadangan Pembayaran Berbasis Saham - - -
Lindung Nilai Arus Kas (194.749) 9.266 -
Cadangan Nilai Wajar – Bersih 45.191 12.646 2.906
Transaksi dengan Kepentingan Non-Pengendali (24.267) (24.267) (24.267)
Saldo Laba (Dicadangkan & Tidak Dicadangkan) 28.651.087 28.793.863 26.402.237
Saham Treasuri - - (254.695)
Kepentingan Non-Pengendali 6.001.946 6.978.665 2.616.678
Komponen Ekuitas Lainnya 260.801 260.801 260.801
Total Ekuitas 53.455.714 54.746.039 41.283.104
142 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 145
KINERJA LABA RUGI
SMBC Indonesia membukukan laba bersih konsolidasi setelah pajak yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk
sebesar Rp505,5 miliar untuk tahun 2025. Hasil tersebut terutama dipengaruhi oleh peningkatan provisi kredit di Bank
dan anak perusahaan multifinance, karena adanya tambahan pencadangan kredit sebagai hasil peninjauan portofolio
yang lebih intensif oleh perusahaan induk di dalam framework konglomerasi, yang mengakibatkan peningkatan
biaya kredit untuk tahun 2025. Cadangan tersebut merupakan respons kehati-hatian terhadap kondisi ekonomi yang
dinamis pada tahun 2025.
Perkembangan Laba-Rugi
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Pendapatan bunga 24.235.160 23.588.335 18.815.673
Beban Bunga (8.323.257) (8.380.053) (6.771.610)
Pendapatan Bunga Bersih 15.911.903 15.208.282 12.044.063
Pendapatan Operasional Lainnya 2.527.119 2.221.078 1.689.372
Beban Operasional (18.115.104) (13.325.343) (10.272.400)
Laba Tahun Berjalan – Sebelum Pajak 281.327 4.120.473 3.457.682
Laba bersih tahun berjalan (102.129) 3.216.240 2.682.484
Laba Bersih (net profit after tax/NPAT) yang Diatribusikan kepada 505.557 2.812.986 2.358.334
Pemilik Entitas Induk
Pendapatan Usaha
SMBC Indonesia membukukan total pendapatan usaha (pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional
lainnya) pada tahun 2025 sebesar Rp18,4 triliun, meningkat 5,8% secara tahunan (yoy). Pendapatan bunga bersih
tumbuh sebesar 4,6% secara tahunan, didukung oleh pendapatan bunga yang lebih tinggi, dan pada saat yang sama
Bank mencatatkan beban bunga yang lebih rendah karena didorong oleh biaya pendanaan yang lebih rendah.
Beban Usaha
Total beban usaha yang direalisasikan oleh Bank pada tahun 2025 mencapai Rp18,1 triliun. Dibandingkan tahun
2024 yang sebesar mencapai Rp13,3 triliun, terjadi kenaikan 35,9%. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
naiknya provisi kredit pada Bank dan entitas anak di sektor multifinance, seiring dengan penambahan pencadangan
kredit yang dilakukan berdasarkan peninjauan portofolio yang lebih intensif oleh perusahaan induk dalam kerangka
konglomerasi. Penyesuaian tersebut mengakibatkan bertambahnya biaya kredit pada tahun 2025.
ARUS KAS
Kas dan setara kas Bank pada akhir tahun 2025 tercatat mencapai Rp26,8 triliun, lebih besar 2,5% dibandingkan tahun
2024 yang sebesar Rp26,2 triliun.
Kinerja Arus Kas
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 4.882.236 10.829.769 (2.397.197)
Arus Kas Bersih (Digunakan untuk) Diperoleh dari Aktivitas Investasi 2.034.390 (16.764.391) 394.010
Arus Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan (6.267.376) 8.624.877 (13.887.114)
Dampak Perubahan Selisih Kurs terhadap Kas dan Setara Kas (4.454) 4.759 (14.462)
Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara Kas 649.250 2.690.255 (15.890.301)
Saldo Kas dan Setara Kas Awal Tahun 26.168.004 23.472.990 39.377.753
Saldo Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 26.812.800 26.168.004 23.472.990
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 143
Page 146
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Arus Kas untuk Aktivitas Operasi Funding Ratio (LFR), Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada Net Stable Funding Ratio (NSFR). Pada tahun 2025,
tahun 2025 tercatat Rp4,9 triliun, mengalami penurunan tingkat LDR Bank mencakup piutang pembiayaan OTO
54,9% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp10,8 dan SOF mencapai 140,3%, lebih rendah dibandingkan
triliun. tahun 2024 yang sebesar 147,0%, dikontribusikan oleh
peningkatan dana pihak ketiga.
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi pada Sumber pendanaan Bank bukan hanya dari dana pihak
tahun 2025 mencapai Rp2 triliun. Dibandingkan tahun ketiga, tetapi juga pinjaman yang sebagian besar dari
2024 yang sebesar minus Rp16,8 triliun, terjadi kenaikan perusahaan induk serta pinjaman dari bank lain dan
88%. surat berharga yang diterbitkan. Rasio LCR dan NSFR
per 31 Desember 2025 adalah 229,4% dan 122,9%,
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan berada di atas batas ketentuan yang ditetapkan oleh
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada OJK, yaitu sebesar 100%. Dengan demikian, secara
tahun 2025 tercatat minus Rp6,3 triliun. Sementara keseluruhan tingkat likuiditas Bank sangat sehat.
pada tahun 2024 sebesar Rp8,6 triliun, terjadi
penurunan 172,7% Rasio Solvabilitas
Parameter lain terkait dengan kemampuan membayar
utang adalah rasio permodalan yang diukur melalui
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG rasio solvabilitas. Bank senantiasa menjaga permodalan
yang sehat, antara lain dengan memenuhi rasio Capital
SMBC Indonesia memiliki tingkat likuiditas dan Adequacy Ratio (CAR) atau Kecukupan Penyediaan
solvabilitas yang sangat baik. Hal ini tercermin pada Modal Minimum (KPMM) sesuai dengan yang ditentukan
kemampuan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh oleh regulator. Rasio tersebut berguna untuk menutupi
tempo secara tepat waktu, baik terhadap pembayaran risiko-risiko kredit, pasar dan operasional.
pokok utang ataupun beban bunga.
Pada tahun 2025, rasio KPMM Bank mencapai
Indikator kemampuan Bank yang sangat baik dalam 29,3%, lebih rendah dibandingkan posisi tahun 2024
memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka yang sebesar 30,0%. Posisi tersebut jauh di atas
panjang juga selaras dengan penilaian lembaga ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan
pemeringkat eksternal. PT Fitch Rating Indonesia mencerminkan tersedianya ruang untuk pertumbuhan
memberikan peringkat AAA (idn), outlook stabil dan F1+ ke depan.
(idn). Sementara dari PT Pemeringkat Efek Indonesia
(PEFINDO) idAAA (Triple A, outlook stabil). Kolektibilitas Kredit
Bank senantiasa menjaga kualitas aset produktif demi
Rasio Likuiditas mempertahankan kinerja usaha yang berkualitas secara
Kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek, berkesinambungan. Hal itu, antara lain ditunjukkan
antara lain ditunjukkan melalui rasio likuiditas yang melalui tingkat kolektibilitas kredit, yang rinciannya
tercermin pada Loan to Deposit Rasio (LDR), Loan to diuraikan melalui tabel di bawah ini.
Rincian Kolektibilitas Kredit
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2025 2024 2023
Belum jatuh tempo 145.488.554 140.454.478 147.614.238
Tunggakan 1-90 hari 7.155.289 7.130.193 6.850.490
Tunggakan >90 hari 2.366.996 2.387.324 2.096.569
Jumlah kredit yang menunggak 9.522.285 9.517.517 8.947.059
Jumlah kredit yang diberikan – kotor 155.010.839 149.971.995 156.561.297
% Jumlah tunggakan terhadap jumlah kredit yang diberikan – kotor 6,14% 6,35% 5,71%
144 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 147
SUKU BUNGA DASAR KREDIT
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13 tahun 2024 tentang Transparansi dan Publikasi
Suku Bunga Dasar Kredit bagi Bank Umum, seluruh bank umum memiliki kewajiban untuk melaporkan dan
mempublikasikan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK). Publikasi ini, antara lain untuk memberikan kejelasan dan
memudahkan nasabah dalam menimbang manfaat, biaya, dan risiko kredit yang ditawarkan.
Selain itu, SBDK juga merupakan upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang baik serta mendorong persaingan
yang sehat dalam industri perbankan. Bank mengelompokkan SBDK berdasarkan segmentasi kredit menjadi 4
(empat) kelompok, yaitu korporasi, retail, mikro, dan konsumsi.
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah Berdasarkan Segmen Kredit
Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)
Periode Data:
Kredit Non-UMKM Kredit UMKM KPR/ Non-KPR/
31 Desember 2025
Korporasi Retail Menengah Kecil Mikro KPA Non-KPA
Suku Bunga Dasar Kredit 7,70% 9,41% 9,41% 14,65% 11,78% N/A 12,35%
(SBDK)
STRUKTUR MODAL Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 11/
POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal
Kebijakan Struktur Modal Minimum Bank Umum berikut Peraturan Otoritas Jasa
Kebijakan menjaga kecukupan modal merupakan upaya Keuangan No. 34/POJK.03/2016 tentang perubahan
untuk mendukung pertumbuhan usaha Bank, sekaligus pertama dari POJK No. 11/ POJK.03/2016 dan Peraturan
melindungi Bank dari gejolak pasar. Kebijakan ini Otoritas Jasa Keuangan No. 27/2022 tentang perubahan
diterapkan melalui keseimbangan antara efisiensi modal kedua dari POJK No. 11/ POJK.03/2016, Bank wajib
serta tingkat pengembalian investasi pemegang saham, menyediakan modal minimum sesuai dengan profil risiko.
dengan menjaga tersedianya modal tambahan yang Penyediaan modal minimum Bank berdasarkan profil risiko
mencukupi guna menutupi potensi risiko yang dihadapi. saat ini untuk SMBC Indonesia sebagaimana ketentuan
yang berlaku adalah 9% sampai dengan kurang dari 10%
Sehubungan dengan proses yang dilakukan Bank untuk dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR).
menetapkan kecukupan modal (ICAAP), Bank telah
menyampaikan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan Selain kebutuhan untuk memenuhi modal minimum
(OJK) sesuai dengan peraturan yang berlaku. Bank berdasarkan profil risiko, Bank juga berkewajiban untuk
juga terus memastikan tersedianya modal yang cukup menyediakan tambahan modal penyangga (buffer)
sejalan dengan profil risikonya. dengan rincian: (1) Capital Conservation Buffer, (2)
Countercyclical Buffer, dan (3) Capital Surcharge untuk
Bank menggunakan Pendekatan Standar dalam Bank Sistemik.
mengelola modal atas risiko kredit. Perhitungan ATMR
secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot Pengawasan Dewan Komisaris atas
risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat Kebijakan Struktur Modal
yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah Direksi bertanggung jawab untuk menyusun, mengelola,
ditetapkan oleh pihak regulator. dan melaksanakan rencana pemenuhan kebutuhan
permodalan serta pengelolaan utang Bank secara
Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko berkelanjutan, berdasarkan kajian dan analisis yang
operasional dengan menggunakan metode Pendekatan komprehensif. Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris
Standar (SA). Berdasarkan metode tersebut, Bank menjalankan fungsi pengawasan, pemberian arahan
mengalokasikan modal minimum untuk risiko strategis, serta evaluasi berkala atas kebijakan dan
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen implementasi struktur permodalan dan pendanaan Bank.
Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian
Internal (FPKI). Sebagai bagian dari fungsi pengawasan tersebut,
Dewan Komisaris melakukan penelaahan tahunan
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank (annual review) atas kecukupan permodalan dan
menggunakan metode standar sesuai dengan ketentuan strategi pendanaan dengan mempertimbangkan tujuan
OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko Pasar. strategis Bank, risk appetite, serta proyeksi kondisi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 145
Page 148
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
usaha. Penelaahan ini antara lain dilakukan melalui Kebijakan terkait struktur modal dan utang yang telah
review atas Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Medium ditetapkan selanjutnya menjadi tanggung jawab Direksi
Term Plan (MTP), serta pembahasan dan rekomendasi untuk ditindaklanjuti melalui langkah operasional
melalui Komite Manajemen Risiko. Review meliputi yang prudent, dengan memastikan pemantauan
penilaian atas keselarasan antara rencana pertumbuhan, berkelanjutan dan pelaporan perkembangan secara
kebutuhan modal, profil risiko, serta ketahanan berkala kepada Dewan Komisaris.
permodalan Bank berdasarkan hasil stress testing dan
target rasio permodalan yang ditetapkan. Rincian Struktur Modal
Hingga akhir tahun buku 2025, total modal Bank
Dalam rangka memastikan kesiapan Bank menghadapi mencapai Rp49,2 triliun relatif sama dengan posisi tahun
kondisi tekanan (stress condition), Dewan Komisaris 2024 yang sebesar Rp49,2 triliun, yang dipengaruhi
juga melakukan penelaahan terhadap Recovery oleh penurunan laba bersih tahun berjalan.
Plan dan Resolution Plan, termasuk mengevaluasi
kecukupan opsi pemulihan, strategi penanganan krisis, Rincian struktur modal Bank diuraikan melalui tabel di
serta implikasinya terhadap struktur permodalan dan bawah ini
pendanaan Bank.
Perkembangan Struktur Modal
(Rp Juta, kecuali dinyatakan lain)
Uraian 2025 2024 2023
Modal Tier 1 44.027.008 44.187.414 36.613.893
Modal Tier 2 5.166.874 4.995.432 4.543.487
Total Modal 49.193.882 49.182.846 41.157.380
Aset Tertimbang Menurut Risiko:
• Risiko Kredit 155.113.928 151.246.559 125.294.554
• Risiko Kredit dan Operasional 166.368.179 161.976.039 135.795.396
• Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar 167.846.136 163.826.500 137.651.897
Rasio Kecukupan Modal:
• Risiko Kredit 31,71% 32,5% 32,8%
• Risiko Kredit dan Operasional 29,57% 30,3% 30,3%
• Risiko Kredit, Operasional, dan Pasar 29,31% 30,0% 29,9%
IKATAN MATERIAL TERKAIT INVESTASI Realisasi Investasi Barang Modal Tahun 2025
BARANG MODAL (Rp Juta)
Nama Barang Modal Tujuan Investasi Nilai Investasi
Pada tahun buku 2025, SMBC Indonesia tidak memiliki
Aset Tetap Keperluan kantor 307.848
ikatan/komitmen yang material terkait investasi barang
Aset Tak Berwujud Pengembangan 353.295
modal. piranti lunak
Jumlah 661.143
REALISASI INVESTASI BARANG MODAL
Uraian tentang investasi barang modal yang INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL YANG
direalisasikan pada tahun buku diuraikan melalui tabel di TERJADI SETELAH TANGGAL LAPORAN
bawah ini.
Selama akhir tahun buku 2025 hingga laporan tahunan
ini terbit tidak ada informasi maupun fakta material yang
terjadi pada SMBC Indonesia.
146 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 149
TARGET, REALISASI, DAN PROYEKSI dan penguatan respons kebijakan guna menjaga
ketahanan perekonomian domestik serta mendukung
Perbandingan antara Target dan Realisasi pertumbuhan yang lebih kuat.
Uraian Target 2025 Realisasi 2025 Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan
ekonomi nasional pada 2026 berada dalam kisaran
Struktur Modal >29% 29,3%
(Rasio Kecukupan Modal) 4,9–5,7% (yoy), sejalan dengan berbagai kebijakan
Pertumbuhan Kredit >3% 3,3%
Pemerintah dan Bank Indonesia yang diarahkan untuk
memperkuat momentum pertumbuhan. Bank Indonesia
Pertumbuhan Simpanan >5% 8,0%
akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter,
ROA >1% 0,1%
makroprudensial, dan sistem pembayaran dalam sinergi
ROE >4% 1,1%
dengan kebijakan fiskal dan sektor riil Pemerintah.
NPL (gross) <2% 2,6%
Bank Indonesia juga memperkirakan inflasi tahun 2026
dan 2027 akan tetap terjaga dalam kisaran sasaran
Proyeksi Tahun 2026 2,5±1%. Inflasi inti diperkirakan tetap rendah, sejalan
dengan pemulihan ekonomi yang masih berada di
Indikator Target bawah kapasitas dan konsistensi kebijakan suku bunga
dalam menjaga ekspektasi inflasi serta terkendalinya
NIM 6-7%
imported inflation. Inflasi volatile food (VF) diperkirakan
Struktur Modal (Rasio Kecukupan Modal) >24%
tetap stabil berkat sinergi erat antara Bank Indonesia,
ROA >1% Tim Pengendalian Inflasi Pusat/Daerah (TPIP/TPID), serta
ROE >4% penguatan implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi
NPL (gross) 2-2,5% dan Pangan Sejahtera (GPIPS).
Kebijakan Dividen (keputusan akhir akan ≤55%
diputuskan dalam RUPST berdasarkan kinerja Untuk sektor perbankan, pertumbuhan kredit pada
Bank)
2026 diproyeksikan berada pada kisaran 8–12%.
Bank Indonesia akan melanjutkan koordinasi dengan
Pemerintah dan KSSK guna memperbaiki struktur
PROSPEK USAHA suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit/
pembiayaan perbankan, serta memperkuat sinergi
Prospek perekonomian global menunjukkan tren kebijakan dalam memitigasi berbagai risiko yang dapat
perlambatan dengan ketidakpastian di pasar keuangan memengaruhi stabilitas sistem keuangan.
yang tetap tinggi. Pertumbuhan ekonomi dunia pada
2026 diperkirakan melemah menjadi 3,2% dari 3,3%
pada 2025, disertai dengan perbedaan pertumbuhan DIVIDEN
antarnegara.
Kebijakan Dividen
Perlambatan tersebut terutama dipengaruhi oleh Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
dampak tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) serta No. 17 Tahun 2023 dan Surat Edaran OJK No. 14/
berlanjutnya ketegangan geopolitik serta perang Timur SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
Tengah yang berdampak pada krisis energi global. Bank Umum, Bank harus memiliki kebijakan dividen.
Namun, ekonomi AS diproyeksikan tetap meningkat, Sesuai regulasi tersebut, penetapan pembagian
ditopang oleh stimulus fiskal yang besar dan tingginya dividen SMBC Indonesia ditentukan oleh Rapat Umum
investasi, termasuk pada sektor artificial intelligence (AI). Pemegang Saham (RUPS).
Di kawasan lain, ekonomi Eropa dan Jepang diperkirakan Kebijakan tersebut ditetapkan dengan
melambat seiring pelemahan kinerja ekspor akibat mempertimbangkan kecukupan saldo laba ditahan.
perlambatan global, serta permintaan domestik yang Begitu juga dengan peraturan perundang-undangan
masih terbatas meskipun investasi terkait AI meningkat. yang berlaku seperti persyaratan modal jangka panjang
Ekonomi Tiongkok juga tetap berada pada tren dan jangka pendek, serta ekspektasi pertumbuhan Bank
perlambatan karena konsumsi rumah tangga belum dan kondisi pasar.
pulih sepenuhnya.
Secara prosedur, usulan pembagian dividen diajukan
Sementara itu, India diperkirakan tumbuh lebih lemah oleh Direksi kepada Direktur Utama dan disetujui oleh
akibat penurunan permintaan domestik dan kinerja Dewan Komisaris. Selanjutnya, usulan tersebut dibawa
sektor eksternal. Ke depan, tingkat ketidakpastian ke dalam RUPS Tahunan untuk disetujui oleh Pemegang
global yang masih tinggi memerlukan kewaspadaan Saham.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 147
Page 150
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Realisasi Dividen
Pada tahun 2025, Bank membagikan dividen sebesar Rp562 miliar atau setara dengan Rp52,85 per lembar saham.
Rincian penyaluran dividen diuraikan melalui tabel di bawah ini.
Tanggal Dividen yang Dividen per Lembar Rasio Dividen terhadap
Tahun Buku Tahun Dividen
Pembayaran Dibagikan (Rp juta) Saham (Rp) Laba Bersih (%)
2024 2025 23 Mei 2025 562.597 52,85 20
2023 2024 19 April 2024 471.667 44,30 20
2022 2023 11 Mei 2023 619.140 76,85 20
KOMPENSASI JANGKA PANJANG: PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM KARYAWAN DAN
MANAJEMEN
Bank menjalankan program kepemilikan saham bagi karyawan pada tahun 2016. Program ini merupakan salah satu
bentuk kompensasi jangka panjang. Seluruh rangkaian program telah direalisasikan secara bertahap dan berakhir
pada tahun 2021.
Bank juga memberikan remunerasi yang bersifat variabel kepada Direksi dan Board of Management dalam bentuk
saham sebagaimana diatur dalam POJK No. 45/POJK.03/2015. Uraian tentang hal ini disampaikan pada bab “Tata
Kelola Perusahaan” yang terdapat pada Laporan Tahunan ini.
REALISASI PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
Rencana dan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum Bank tidak ada yang mengalami perubahan
dibandingkan saat penerbitan. Rincian penerbitan hasil penawaran umum Bank serta realisasi pemanfaatan dananya
diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Penerbitan Obligasi Tahun Buku
Nama Obligasi Nominal (Rp) Tanggal Penerbitan Tanggal Jatuh Tempo
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan 114.755 8 Juli 2024 5 Juli 2027
Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 Seri A
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN dengan 240.305 8 Juli 2024 5 Juli 2029
Tingkat Bunga Tetap Tahap I Tahun 2024 Seri B
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia 429.910 18 Desember 2024 17 Desember 2027
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 Seri A
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia 966.505 18 Desember 2024 17 Desember 2029
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap II Tahun 2024 Seri B
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia 670.650 3 September 2025 2 September 2028
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2025 Seri A
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia 145.400 3 September 2025 2 September 2030
dengan Tingkat Bunga Tetap Tahap III Tahun 2025 Seri B
148 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 151
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
(Rp Juta)
Nilai Realisasi Hasil
Realisasi Penggunaan Dana Sisa Dana
Penawaran Umum
Tanggal Hasil
No Jenis Penawaran Umum Jumlah Hasil Biaya Rencana Realisasi
Efektif Hasil Penawaran
Penawaran Penawaran Penggunaan Penggunaan Umum
Bersih
Umum Umum Dana Dana
1. Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni 355.060 3.993 351.067 351.067 351.067 0
Bank BTPN dengan Tingkat 2024
Bunga Tetap Tahap I Tahun
2024 (seri A dan seri B)
2. Penambahan Modal 19 Februari 6.731.741 29.466 6.702.275 6.702.275 6.702.275 0
Dengan Memberikan Hak 2024
Memesan Efek Terlebih
Dahulu II
3. Obligasi Berkelanjutan 27 Juni 1.396.415 4.271 1.392.144 1.392.144 1.392.144 0
V Bank SMBC Indonesia 2024
dengan Tingkat Bunga
Tetap Tahap II Tahun 2024
(seri A dan seri B)
4. Obligasi Berkelanjutan 27 Juni 816.050 2.768 813.282 813.282 813.282 0
V Bank SMBC Indonesia 2024
dengan Tingkat Bunga
Tetap Tahap III Tahun 2025
(seri A dan seri B)
Rincian Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Nilai Nominal
Realisasi Pemberian Kredit Selama 2025 Kegiatan Usaha
(Rp Juta)
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Perdagangan Besar 454.396
Tahun 2024 Seri A dan B
Manufaktur 143.846
Pembiayaan 793.641
Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap III Industri Makanan 17.450
Tahun 2025 Seri A dan B
Keuangan Non Bank 15.391
Konstruksi 104.120
Pengelolaan Air 82.644
Perdagangan Besar 186.775
Pertambangan 50.000
Telekomunikasi 87.335
Transportasi 269.564
INFORMASI MATERIAL TERKAIT INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI, AKUISISI, DAN
RESTRUKTURISASI UTANG/MODAL
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia tidak melakukan kegiatan investasi, ekspansi, divestasi, akuisisi, dan restrukturisasi
utang/modal. Dengan demikian, rincian informasi terkait tujuan, nilai transaksi dan sumber dana kegiatan tidak dapat
disajikan.
TRANSAKSI MATERIAL YANG MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN DAN/ATAU
TRANSAKSI DENGAN PIHAK AFILIASI/BERELASI
Transaksi Material yang Mengandung Benturan Kepentingan
Selama tahun 2025, tidak terdapat transaksi material antara SMBC Indonesia dengan anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi yang mengandung benturan kepentingan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 149
Page 152
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau Berelasi
Pencatatan transaksi pihak berelasi SMBC Indonesia telah sesuai dengan PSAK No. 224 mengenai “Pengungkapan
Pihak-pihak Berelasi.” Penjelasan tentang rincian transaksi tersebut hingga periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2025 diuraikan dalam tabel di bawah ini.
Realisasi Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Tokyo Pemegang saham pengendali Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
transaksi derivatif; liabilitas akseptasi
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapura Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
liabilitas akseptasi; pinjaman yang diterima;
pinjaman subordinasi; transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
Hong Kong transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Bank Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
International plc, London
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Cabang Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Dusseldorf
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Malaysia Perusahaan afiliasi Simpanan dari bank lain
Berhad
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Bangkok Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain; simpanan dari bank lain;
transaksi derivatif
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Seoul Perusahaan afiliasi Efek-efek
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New York Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, New Delhi Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Osaka Perusahaan afiliasi Giro pada bank lain
PT SMFL Leasing Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah; pinjaman yang diberikan;
transaksi derivative; penyertaan saham
PT INA Sekuritas Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah
(dahulu Bernama PT Nikko Sekuritas Indonesia)
PT SBCS Indonesia Perusahaan afiliasi Simpanan nasabah
Personil manajemen kunci Direktur, Komisaris dan pejabat Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
eksekutif pembayaran kompensasi dan remunerasi,
imbalan pascakerja
Alasan Dilakukannya Transaksi
Aktivitas transaksi dengan pihak-pihak berelasi terutama dilakukan untuk kepentingan dan keberlanjutan bisnis
SMBC Indonesia. Transaksi tersebut berkaitan dengan pinjam-meminjam dana dalam kegiatan usaha, menghasilkan
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.
Nilai Transaksi Pihak Berelasi
Rincian saldo transaksi dengan pihak berelasi telah diungkapkan pada Catatan 40 Laporan Keuangan Konsolidasian 31
Desember 2025 yang merupakan bagian dari Laporan Tahunan ini.
150 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 153
KEBIJAKAN PENELAAHAN DAN Pernyataan Direksi bahwa Transaksi telah
PERSETUJUAN TRANSAKSI Memenuhi Prosedur Memadai dan Sesuai
Praktik Bisnis yang Berlaku Umum
SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan di bidang Pernyataan Direksi terkait dengan transaksi afiliasi,
penelaahan dan persetujuan transaksi dengan pihak antara lain mengacu pada Peraturan OJK Nomor 42/
berelasi/afiliasi, yang antara lain merujuk pada Peraturan POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
OJK Nomor 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Benturan Kepentingan. Selaras dengan ketentuan
Pemberian Kredit Dan Penyediaan Dana Besar Bagi tersebut, Direksi menyatakan bahwa seluruh transaksi
Bank Umum serta perubahannya, yakni POJK Nomor afiliasi yang dilaksanakan oleh Bank sebagai bagian dari
38/OJK.03/2019. kegiatan usaha, telah memenuhi prosedur yang berlaku
dan memadai.
Dalam regulasi tersebut ditegaskan: (1) Bank dilarang
memberikan Penyediaan Dana kepada Pihak Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
Terkait yang bertentangan dengan prosedur umum untuk Memastikan Transaksi Dilakukan
Penyediaan Dana. (2) Bank dilarang memberikan sesuai Praktik Bisnis yang Berlaku umum,
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait tanpa yang antara lain Dilakukan dengan
persetujuan Dewan Komisaris Bank. (3) Bank dilarang Memenuhi Prinsip Transaksi yang wajar
membeli aset berkualitas rendah dari pihak terkait. (Arms-Length Principle)
Sesuai dengan tugas dan fungsinya, Komite Audit
Uraian di bawah ini juga menjadi bagian dalam proses selalu melakukan review terhadap kegiatan usaha
penelaahan dan pemberian persetujuan terhadap Bank, terutama di bidang keuangan termasuk transaksi
transaksi berelasi/afiliasi. dengan pihak afiliasi/berelasi. Dewan Komisaris
mendapatkan laporan sebagai bagian dari fungsi
Kewajaran, Mekanisme Review dan pengawasan sekaligus untuk memastikan bahwa
Pemenuhan Peraturan Transaksi dengan transaksi afiliasi dilakukan dengan memenuhi prinsip
Pihak Afiliasi transaksi yang wajar.
Bank telah memiliki kebijakan untuk memberikan
persetujuan sebagai mekanisme review terhadap Dewan Komisaris menilai bahwa transaksi yang
transaksi dengan pihak yang berelasi. Transaksi dilakukan oleh Bank sepanjang tahun 2024 telah
tersebut dilakukan secara adil dan wajar sesuai dengan memenuhi unsur kepatuhan terhadap regulasi, antara
ketentuan dan peraturan yang berlaku. Transaksi lain Surat Edaran OJK Nomor 42/POJK.04/2020.
dengan pihak berelasi juga memiliki persyaratan dan
kondisi yang sama dengan yang berlaku bagi pihak Rujukan dalam Laporan Keuangan
ketiga. Informasi terkait dengan transaksi dengan pihak afiliasi/
berelasi ini diuraikan lebih rinci pada laporan keuangan
Bank melakukan transaksi dengan pihak berelasi karena yang telah diaudit, pada Catatan 40 atas laporan
hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. Semua keuangan konsolidasian yang juga terdapat dalam
transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan Laporan Tahunan ini.
dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati
bersama.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 151
Page 154
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Kinerja Keuangan
PERUBAHAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN
Pada tahun 2025, terdapat beberapa peraturan baru yang telah terbit dan dapat memberikan pengaruh terhadap
kegiatan usaha SMBC Indonesia dan entitas anak, di antaranya:
Dampak terhadap Laporan
No Peraturan Pokok Peraturan
Keuangan (jika ada)
1. SEOJK No. 14/SEOJK.03/2025 perihal Penerapan Tata Kelola pada industri perbankan harus Tidak memiliki dampak yang
Penerapan Tata Kelola Bagi Bank senantiasa berlandaskan pada 5 prinsip dasar Tata signifikan terhadap laporan
Umum Kelola yang Baik pada Bank sebagai berikut: keuangan untuk periode berjalan
• Keterbukaan atau periode tahun sebelumnya
• Akuntabilitas
• Tanggung Jawab
• Independensi
• Kewajaran
2. PADG No. 19 Tahun 2025 perihal • Infrastruktur Operasi Moneter Tidak memiliki dampak yang
Infrastruktur dan Kepesertaan Operasi • Kepesertaan Operasi Moneter signifikan terhadap laporan
Moneter • Proses Kepesertaan Operasi Moneter keuangan untuk periode berjalan
• Pengawasan Kepesertaan Operasi Moneter atau periode tahun sebelumnya
• Kepesertaan Operasi Moneter dalam penanganan
Bank
3. POJK No 19 Tahun 2025 perihal Mendorong penyaluran pembiayaan oleh Bank dan Tidak memiliki dampak yang
Kemudahan Akses Pembiayaan perlu diringi dengan ketentuan yang menegaskan Tata signifikan terhadap laporan
Kepada Usaha Mikro, Kecil dan Kelola dan Manajemen Risiko yang memadai dalam keuangan untuk periode berjalan
Menengah pemberian akses pembiayaan kepada Usaha Mikro, atau periode tahun sebelumnya
Kecil dan Menengah
4. SEOJK No 29/SEOJK.03/2025 perihal Ketentuan payung terkait dengan Laporan Bank yang Tidak memiliki dampak yang
Transparansi dan Publikasi Laporan diumumkan kepada Masyarakat serta penguatan signifikan terhadap laporan
Bank Umum Konvensional integritas dan kompetensi penyusun laporan keuangan keuangan untuk periode berjalan
yaitu Pejabat Eksekutif penyusun laporan keuangan dan atau periode tahun sebelumnya
anggota penyusun laporan keuangan.
5. PADK No 37/PADK,08/2025 • Penyediaan informasi produk dan layanan Tidak memiliki dampak yang
perihal Penyediaan Informasi dan • Penyampaian informasi untuk pemasaran produk signifikan terhadap laporan
Penyampaian Informasi untuk dan layanan keuangan untuk periode berjalan
Pemasaran Produk dan Layanan Jasa • Kerja sama PUJK dengan pihak ketiga dalam atau periode tahun sebelumnya
Keuangan penyediaan dan penyampaian informasi untuk
pemasaran produk dan layanan; dan
• Pendokumentasian materi informasi produk dan
layanan oleh PUJK
152 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 155
PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI
Pada tahun 2025, tidak terdapat perubahan Kebijakan Akuntansi, namun SMBC Indonesia melakukan perubahan
estimasi akuntansi sebagai berikut:
1. Penentuan hari jatuh tempo atas piutang pembiayaan konsumen.
2. Masa manfaat aset tetap kelompok Inventaris Kantor berupa Network dan Server, perubahan ini diterapkan
secara prospektif.
Alasan Perubahan
Alasan dari perubahan estimasi akuntansi tersebut adalah:
1. Untuk menyesuaikan penurunan pemulihan atas kontrak-kontrak yang direstrukturisasi serta penyesuaian yang
dibentuk atas kontrak-kontrak yang direstrukturisasi dengan hari jatuh tempo lebih dari 180 hari.
2. Aset tetap dalam kelompok aset tersebut memiliki masa manfaat lebih panjang dari estimasi semula.
Dampak terhadap Laporan Keuangan
Dampak terhadap Laporan Keuangan adalah sebagai berikut:
1. Dampak perubahan estimasi pada perhitungan Kerugian Kredit Ekspektasian SMBC Indonesia sebesar 1.195.134
juta, dan overlay manajemen sebesar Rp730.625 juta.
2. Tidak memiliki dampak material pada laporan keuangan.
KETAATAN SEBAGAI WAJIB PAJAK
Kebijakan Pengelolaan dan Pembayaran Pajak
Kebijakan SMBC Indonesia dalam pengelolaan dan kepatuhan perpajakan, termasuk pembayaran pajak, telah
tertuang dalam prosedur standar operasi perpajakan Bank. Pelaksanaan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan
sebagai wajib pajak merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Karena itu, Bank selalu
memenuhi kewajiban-kewajiban tersebut.
Realisasi Pembayaran Pajak
(Rp Juta)
Uraian 2025 2024 2023
Pajak Penghasilan Badan 271.332 514.201 515.697
Pajak Penghasilan Karyawan 406.065 377.713 345.134
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 153
Page 156
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Aspek
Pemasaran
SMBC Indonesia menyadari bahwa aktivitas
pemasaran merupakan bagian yang sangat penting
dalam kegiatan operasional Bank, yang bertujuan
untuk mencapai target usaha. Ekspektasi nasabah
yang terus berkembang menjadi salah satu
pendorong meningkatnya persaingan di industri
keuangan, khususnya perbankan.
154 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 157
Karena itu, aktivitas pemasaran menjadi sangat Guna melayani nasabah SME, SMBC Indonesia Business
penting. Bank secara terus-menerus meningkatkan Banking akan fokus pada pengembangan layanan
mutu pelayanan dan strategi pemasaran yang efektif yang ada melalui optimalisasi jaringan kantor beserta
menghadapi pertumbuhan kebutuhan nasabah yang infrastrukturnya. Selain itu, SMBC Indonesia Business
semakin bervariasi. Banking telah mengembangkan electronic channel
melalui mobile platform dan website TouchBiz yang saat
Bagi SMBC Indonesia, mempertahankan sekaligus ini telah memiliki kemampuan digital (digital capabilities)
meningkatkan pangsa pasar menjadi sangat pembayaran, transaksi dan pengelolaan kas sederhana.
penting demi menjaga pertumbuhan usaha yang
berkesinambungan. Begitu pun dengan inisiatif SMBC Indonesia Business Banking juga melakukan
memberikan layanan terbaik bagi nasabah. kerjasama dengan beberapa mitra strategis
untuk meningkatkan akuisisi nasabah. Kerja sama
yang dilakukan juga mencakup edukasi pelatihan
STRATEGI PEMASARAN pengembangan bisnis pada nasabah dan atau calon
nasabah bank.
Pada tahun 2025, SMBC Indonesia telah menetapkan
dan melaksanakan strategi pemasaran untuk Bank juga terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi
meningkatkan kinerja produk dan layanan. Hal ini antar lini bisnis, seperti segmen Korporasi, Retail Banking
dilakukan bukan sekadar untuk meningkatkan kinerja dan Business Banking untuk meningkatkan aktifitas
usaha Bank, tetapi juga memberikan kepuasan cross sell bagi SMBC Indonesia.
maksimum terhadap nasabah.
Di segmen Retail Lending, untuk melayani para
Terkait layanan Korporasi, SMBC Indonesia senantiasa pensiunan yang berada di lokasi terpencil, SMBC
melakukan kolaborasi bisnis dengan segmen Business Indonesia terus mengembangkan jaringan payment
Banking dan Retail Banking untuk aktivitas cross sell point bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, dan juga
bagi Nasabah dengan menawarkan layanan penggajian dengan para pihak ketiga, seperti penyedia perangkat
(payroll) dengan tujuan rekening Jenius bagi karyawan pembayaran melalui media elektronik dan pihak lain
perusahaan serta pemberian pinjaman modal kerja yang telah memiliki jaringan layanan/outlet yang luas.
yang berhubungan dengan rantai pasok (supply
chain) dan akan terus berlanjut di tahun 2026. Dalam Selain itu, pengembangan disektor mikro tetap berfokus
hal digitalisasi transaksi perbankan, SMBC Indonesia pada pembiayaan berupa pinjaman akses modal
sudah melengkapi dengan kapabilitas integrasi sistem dan layanan perbankan kepada para pelaku usaha
menggunakan API berbasis SNAP antara lain: API Inkuiri ekonomi produktif (UMKM) beserta komunitasnya.
Saldo, API Transfer (pemindahbukuan dan ke Bank lain Pembiayaan yang diberikan kepada nasabah berupa
menggunakan BI-FAST) dan API Virtual Account. pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha
nasabah untuk meningkatkan kapasitas usaha nasabah
Dari segi sistem, Bank memiliki beberapa electronic tersebut. Nasabah mikro diberikan pilihan produk yang
Banking (e-Banking) platform antara lain SMAR&TS, disesuaikan juga dengan siklus usaha, tujuan pinjaman
Jenius, AksesBisnis, dan TouchBiz. Bank SMBC Indonesia dan saat ini, pengembangan potensi produk mikro
bertujuan untuk terus menciptakan platform inovatif tidak hanya dilakukan melalui penawaran langsung
untuk meningkatkan layanan kami, menjajaki peluang kepada pelaku usaha UMKM, tetapi juga dengan
bisnis baru, dan memulai perhitungan emisi finansial mengembangkan model bisnis kerja sama dengan
Efek Gas Rumah Kaca (Financed Emission Green House para mitra SMBC Indonesia (community partnership).
Gases) di seluruh rantai pasok nasabah korporasi kami, Nasabah mikro diberikan program peningkatan
yang sejalan dengan protokol Green House Gases. kapasitas mengelola usaha melalui program SMBC
Indonesia Daya.id secara online sehingga nasabah
tersebut akan tumbuh skala usahanya.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 155
Page 158
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Aspek Pemasaran
SMBC Indonesia juga terus meningkatkan kerjasama Dalam momen perubahan nama menjadi SMBC
baru dengan pihak ketiga dalam memberikan Indonesia, Jenius turut memperkenalkan desain Kartu
pembiayaan kepada debitur perorangan maupun Debit Jenius Visa dan booth Jenius yang baru. Desain
badan usaha baik dalam skema joint financing maupun baru Kartu Debit Jenius Visa hadir dengan warna
chanelling. putih sebagai simbol lembar baru sebuah perjalanan
yang semakin bermakna, baik nasional maupun
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi internasional. Desain baru ini merepresentasikan
pada industri keuangan termasuk perbankan, Bank semangat Think Unthinkable Jenius yang selalu berpikir
juga telah menerapkan strategi pemasaran berbasis dan menciptakan sesuatu dengan keluar dari pola pikir
online kepada nasabah, seperti dalam bentuk web yang sama. Sementara itu, dengan tampilan booth
meeting untuk menangkap setiap kebutuhan finansial yang baru, Jenius mengajak nasabah untuk berinteraksi
yang nasabah perlukan secara cepat dan tepat. Selain dan menjadi bagian dari transformasi BANK BTPN
itu, Bank juga memberikan layanan edukasi kepada menjadi SMBC Indonesia. Kedua inovasi ini memberikan
nasabah secara berkala mengenai beberapa hal di luar pengalaman baru yang seru di dalam perbankan digital.
produk perbankan, seperti: seminar, pelatihan, program
Tanggung Jawab Sosial Korporasi (CSR). Jenius terus menggandeng mitra untuk menghadirkan
layanan yang semakin lengkap seperti untuk kategori
Terkait Jenius, untuk meningkatkan dan menghadirkan penukaran Yay Points Kartu Kredit Jenius kategori
layanan yang semakin relevan kepada nasabah, e-wallet, travel, dan lifestyle yang dapat ditukarkan
Bank terus mengembangkan fitur-fitur revolusioner secara real-time langsung dari aplikasi. Selain itu,
pada aplikasi Jenius. Proses pengembangan fitur dan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, Jenius
layanan ini, baik meningkatkan yang telah ada dan juga masih berkolaborasi dengan ajang lari ternama di
menghadirkan inovasi, Jenius lakukan melalui proses Indonesia sebagai co-title sponsor dan official banking
kokreasi yaitu dengan mendengarkan ide dan masukan partner serta mengadakan beragam aktivitas dengan
pengguna dan calon pengguna. komunitas di kota-kota di Indonesia.
Pengalaman nasabah menggunakan Jenius semakin Selain itu, dalam rangka pemenuhan kewajiban Bank
maksimal untuk transaksi di dalam dan luar negeri. atas peraturan OJK no 51/POJK.03/2017 tentang
Nasabah dapat menjual dan membeli mata uang penerapan keuangan berkelanjutan bagi Lembaga
asing di Jenius tanpa batasan waktu, 24 jam dalam 7 Jasa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik, SMBC
hari dalam seminggu. Di dalam negeri, nasabah dapat Indonesia berkerjasama dengan SMBC dan agensi
mengirim dana dari Jenius ke bank lain yang tergabung lainnya dalam menyelenggarakan workshop/sosialisasi
dalam jaringan BI-FAST tanpa biaya, tanpa kuota, terkait Environment, Social, Governance (ESG) kepada
dan dilakukan setiap hari. Selain itu, setiap cashback nasabah korporasi, sehingga dapat membantu
yang didapatkan dari promo akan ditampung dalam nasabah untuk menambah pengetahuan/kesadaran
Cash Cow, sebuah fitur tabungan khusus yang dapat terkait ESG, yang kemudian akan membantu nasabah
digunakan pada saat nasabah melakukan transaksi. dalam bertransisi menuju net zero emission. SMBC
Indonesia juga terpilih menjadi salah satu bank dalam
Di sisi kredit, Jenius juga menghadirkan Creditbility pelaksanaan pilot project pelaporan Taksonomi Hijau
sebagai fitur yang memudahkan nasabah mengakses Indonesia (THI). Hal ini membuka peluang pembiayaan
produk-produk kredit di Jenius sekaligus dalam satu kali dan peluang lainnya terkait ESG/sustainability
pengajuan. Nasabah juga dapat mengelola produk kredit (termasuk pengembangan fasilitas pembiayaan
dengan lebih praktis dan aman dalam satu aplikasi, yang Berkelanjutan (Sustainable) - green, social and
dengan fleksibilitas alokasi limit kredit yang terdapat sustainaibility linked loan) kepada nasabah korporasi.
di tiga produk kredit Jenius yaitu Jenius Paylater, Flexi Sebagai bagian dari Grup SMBC, SMBC Indonesia akan
Cash, dan Kartu Kredit Jenius. mengenali dan mengendalikan emisi yang dibiayai di
seluruh portofolio pinjamannya, terutama untuk sektor-
sektor yang telah ditetapkan target pengurangannya
oleh SMBC.
156 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 159
Selain itu, seiring dengan meningkatnya kesadaran Strategi ini bertujuan untuk memaksimalkan peluang
nasabah korporasi terhadap isu-isu lingkungan dan diferensiasi di tengah persaingan dengan menawarkan
sosial, terjadi kecendrungan yang semakin kuat di produk pendanaan yang tidak hanya memberikan
kalangan nasabah korporasi untuk mencari produk keuntungan finansial, tetapi juga memberikan
keuangan yang sejalan dengan nilai-nilai tersebut. dampak positif secara nyata, Dengan memfokuskan
Ini mencakup tidak hanya pembiayaan, tetapi juga pada prinsip-prinsip ESG, SMBC Indonesia dapat
pendanaan melalui produk deposito. Melalui ESG meningkatkan reputasi sebagai agen perubahan positif
Deposit, SMBC Indonesia mengajak nasabah korporasi dalam masyarakat, meningkatkan loyalitas nasabah,
untuk berpartisipasi dalam menciptakan keberlanjutan dan menarik perhatian calon nasabah yang berbagi
di sektor keuangan. ESG Deposit ini mencerminkan nilai-nilai tersebut. Untuk mendukung layanan yang
komitmen terhadap tata Kelola perusahaan yang maksimal kepada nasabah, Bank senantiasa mengukur
baik, dengan menekankan integritas dan etika dalam Service Level Agreement (SLA). Bank menangani
pengelolaan dana. Pendekatan ini didukung dengan keluhan nasabah dengan baik, terutama agar dapat
transparasi, dimana sektor-sektor yang dapat didukung direspons dengan cepat dan tepat.
oleh kerangka kerja ESG Deposit dapat diungguh
melalui website resmi SMBC Indonesia.
PANGSA PASAR
Informasi mengenai pangsa pasar SMBC Indonesia pada tahun 2025 disajikan dalam tabel berikut.
Pangsa Pasar Bank SMBC Indonesia
(Rp Miliar, kecuali dinyatakan lain)
Kriteria Keterangan 2025 2024
Aset Bank Umum 13.646.417 12.460.955
SMBC Indonesia 245.848 241.096
Pangsa Pasar 1,9% 1.9%
Jumlah Dana Pihak Ketiga Bank Umum 10.057.543 8.837.242
SMBC Indonesia 131.001 121.318
Pangsa Pasar 1,3% 1.4%
Jumlah Kredit yang Diberikan Bank Umum 8.585.829 7.827.148
SMBC Indonesia 185.388 179.405
Pangsa Pasar 2,2% 2.33%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 157
Page 160
Manajemen Risiko 158 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 161
Manajemen
Risiko
Kebijakan Manajemen Risiko 161
Penerapan Manajemen Risiko 163
Organisasi Manajemen Risiko 163
Uraian Penerapan Manajemen Risiko 164
Tinjauan/Review atas Efektivitas 167
Sistem Manajemen Risiko
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau 167
Komite Audit atas Kecukupan Manajemen Risiko
Sistem Pengendalian Internal 168
Pengungkapan Permodalan 168
Pengungkapan Eksposur Risiko 185
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 159
Page 162
Manajemen Risiko
Manajemen
Risiko
SMBC Indonesia telah memiliki proses penerapan
manajemen risiko yang ditetapkan dalam Kebijakan
Manajemen Risiko Bank serta Kebijakan Manajemen
Risiko dan Kecukupan Permodalan Terintegrasi untuk
Konglomerasi Keuangan.
160 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 163
Penerapan manajemen risiko PT Bank SMBC Indonesia 2. Identifikasi dan mitigasi risiko secara jelas dan
Tbk (“SMBC Indonesia”, “Bank”) merupakan proses terkontrol, khususnya terkait dengan produk dan
untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan transaksi Bank.
mengendalikan risiko-risiko yang dihadapi SMBC 3. Garis tanggung jawab dan pertanggungjawaban
Indonesia dan Entitas Anak. Proses tersebut dilakukan yang jelas dalam mengelola masing-masing jenis
agar kegiatan usaha Bank tidak menimbulkan kerugian risiko.
yang melebihi risk appetite yang telah ditentukan atau 4. Metodologi dan sistem informasi manajemen yang
bahkan mengganggu kelangsungan usaha Bank. digunakan dapat mengukur risiko dan mendukung
bisnis.
Aktivitas manajemen risiko Bank dilakukan, baik secara 5. Penerapan kewenangan dan besaran limit
individual maupun konsolidasi. Seluruh kegiatan menggambarkan maksimum risiko kerugian yang
tersebut berpedoman pada peraturan, regulasi, dan dapat diterima selaras dengan Risk Appetite dan
perundangan-undangan yang berlaku, terutama risk tolerance Bank.
dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatur 6. Pengelolaan rencana kelangsungan usaha
penerapan manajemen risiko bagi bank umum serta (Business Continuity Management).
regulasi Basel yang diterbitkan oleh Basel Committee 7. Pengelolaan risiko keamanan Siber dan Informasi.
on Banking Supervision (BCBS). 8. Kebijakan yang mengatur produk dan aktivitas
Bank, yang mengatur mekanisme pengajuan
Kerangka manajemen risiko diimplementasikan melalui hingga penghentian produk dan/atau layanan.
kecukupan kebijakan, prosedur, perangkat manajemen 9. Kebijakan kredit yang merupakan pedoman kredit
risiko, penetapan limit, dan kewenangan. Bank dan yang mengatur pemberian kredit yang sehat,
Entitas Anak melakukan pengembangan manajemen analisa, persetujuan dan batas wewenang memutus
risiko secara berkesinambungan sejalan dengan kredit, pencatatan, penetapan limit, dan pelaporan.
meningkatnya kompleksitas bisnis dan perkembangan 10. Pengukuran dan penetapan peringkat risiko Bank
organisasi, strategi, dan manajemen sistem informasi. disajikan dalam bentuk profil risiko.
11. Kebijakan treasury yang mencakup pengelolaan
Penerapan manajemen risiko di lingkungan SMBC risiko likuiditas dan kebijakan terkait Manajemen
Indonesia mencakup: Aset dan Liabilitas (ALMA).
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris;
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen Acuan peraturan perundang-undangan yang menjadi
risiko, serta penetapan limit risiko; dasar pelaksanaan manajemen risiko Bank, antara lain:
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 1. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2025
pemantauan, dan pengendalian risiko serta sistem tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
informasi manajemen risiko; dan 2. Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2025 tentang
4. Sistem pengendalian intern yang menyeluruh. Pelaporan Bank Umum Melalui Sistem Pelaporan
Otoritas Jasa Keuangan.
3. Peraturan Bank Indonesia Nomor 2 Tahun
KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 2024 tentang Keamanan Sistem Informasi dan
Ketahanan Siber bagi Penyelenggara Sistem
SMBC Indonesia mengimplementasikan kebijakan Pembayaran, Pelaku Pasar Uang dan Pasar Valuta
manajemen risiko secara konsisten, sejalan dengan visi, Asing, serta Pihak Lain yang Diatur dan Diawasi
misi, dan rencana strategis Bank. Kebijakan tersebut Bank Indonesia.
disusun untuk memastikan bahwa eksposur risiko Bank 4. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 24
sejalan dengan kebijakan dan prosedur internal serta Tahun 2024 tentang Penjelasan atas Peraturan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bank Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 tentang
Keamanan Sistem Informasi dan Ketahanan Siber
Beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam bagi Penyelenggara Sistem Pembayaran, Pelaku
penerapan kebijakan manajemen risiko adalah sebagai Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing, serta Pihak Lain
berikut: yang Diatur dan Diawasi Bank Indonesia.
1. Jenis usaha dan produk yang dijalankan sesuai
dengan visi, misi, dan strategi bisnis Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 161
Page 164
Manajemen Risiko
5. Peraturan OJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang 26. Surat Edaran OJK Nomor 34/SEOJK.03/2016
Integritas Pelaporan Keuangan Bank. tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
6. Peraturan OJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Umum.
Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa 27. Peraturan OJK Nomor 34/POJK.03/ 2016 tentang
Keuangan. Perubahan atas Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/
7. Peraturan OJK Nomor 5 Tahun 2024 tentang 2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Kewajiban
Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Penyediaan Modal Minimum.
Permasalahan Bank Umum. 28. Surat Edaran OJK Nomor 26/SEOJK.03/ 2016
8. Peraturan OJK Nomor 30 Tahun 2024 tentang tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk sesuai Profil Risiko dan Pemenuhan Capital
Konglomerasi Keuangan. Equivalency Maintained Assets
9. Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang 29. Peraturan OJK Nomor 4/POJK.03/2016 tentang
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum. Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum.
10. Peraturan OJK Nomor 21 Tahun 2023 tentang 30. Surat Edaran OJK Nomor 15/SEOJK.03/2015
Layanan Digital oleh Bank Umum. tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi
11. Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Konglomerasi Keuangan.
Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor 31. Surat Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2015
Jasa Keuangan. tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi
12. Peraturan Bank Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 bagi Konglomerasi Keuangan.
tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia. 32. Peraturan OJK Nomor 26/POJK.03/ 2015 tentang
13. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Terintegrasi
Perlindungan Data Pribadi. Bagi Konglomerasi Keuangan
14. Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang 33. Peraturan OJK Nomor 18/POJK.02/2014
Penyelenggaraan Teknologi Informasi oleh Bank tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi
Umum. Konglomerasi Keuangan.
15. Surat Edaran OJK Nomor 29/SEOJK.03/2022 34. Peraturan OJK Nomor 17/POJK.03/2014 tentang
tentang Ketahanan dan Keamanan Siber bagi Bank Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi bagi
Umum. Konglomerasi Keuangan.
16. Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/ 07/PBI/2021 35. Basel Committee on Banking Supervision (BCBS)
tentang Penyelenggara Infrastruktur Sistem
Pembayaran. Bank juga telah memiliki sejumlah ketentuan internal
17. Peraturan OJK Nomor 12/POJK.03/2021 tentang terkait dengan penerapan manajemen risiko, yang di
Bank Umum. antaranya adalah:
18. Peraturan OJK Nomor 13/POJK.03/ 2021 tentang 1. Pedoman Tata Kelola Perusahaan.
Penyelenggaraan Produk Bank Umum. 2. Kebijakan Manajemen Risiko.
19. Peraturan OJK Nomor 1/POJK.03/2019 tanggal 28 3. Kebijakan Kepatuhan.
Januari 2019 tentang Penerapan Fungsi Audit Intern 4. Kebijakan Internal Audit dan Internal Audit Charter.
pada Bank Umum. 5. Kebijakan Perkreditan.
20. Surat Edaran OJK Nomor 21/SEOJK.03/ 2017 6. Kebijakan Manajemen Risiko Operasional.
tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam 7. Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Siber &
Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Informasi.
21. Peraturan OJK Nomor 38/POJK.03/ 2017 tentang 8. Kebijakan Manajemen Kelangsungan Usaha.
Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi 9. Kebijakan Manajemen Asuransi.
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap 10. Kebijakan Strategi Anti-Fraud.
Perusahaan Anak. 11. Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga.
22. Surat Edaran OJK Nomor 35/ SEOJK.03/2017 12. Kebijakan Penggunaan Teknologi Informasi.
tanggal 7 Juli 2017 tentang Pedoman Standar 13. Kebijakan Pengendalian Internal atas Informasi
Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum. Keuangan Dan/Atau Laporan Keuangan.
23. Peraturan OJK Nomor 46/POJK.03/ 2017 tanggal 14. Kebijakan Manajemen Risiko dan Kecukupan
12 Juli 2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Permodalan Terintegrasi untuk Konglomerasi
Bank Umum. Keuangan.
24. Surat Edaran OJK Nomor 14/ SEOJK.03/2017 15. Kebijakan Produk dan Layanan.
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. 16. Kebijakan Tata Kelola dan Manajemen Data.
25. Peraturan OJK Nomor 18/SEOJK.03/2016 tentang 17. Kebijakan Manajemen Risiko Pasar dan Likuiditas.
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum.
162 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 165
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO Rapat secara berkala tersebut juga memberikan
rekomendasi terhadap tindak lanjut perbaikan dan
Regulasi yang menjadi acuan SMBC Indonesia dalam penyempurnaan pelaksanaan manajemen risiko di Bank.
penerapan manajemen risiko, antara lain Peraturan OJK Selain itu, Direktorat Manajemen Risiko secara berkala
No. 18/2016 dan Surat Edaran No. 34/SEOJK.03/2016 mengkaji ulang kebijakan, prosedur dan perangkat kerja
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum manajemen risiko, termasuk memberikan sosialisasi
serta Peraturan OJK No. 38/POJK.03/2017 tentang dan pemahaman kepada seluruh unit kerja untuk
Penerapan Manajemen Risiko secara Konsolidasi pengelolaan risiko-risiko yang ada.
bagi Bank yang Melakukan Pengendalian terhadap
Perusahaan Anak, serta Peraturan OJK No. 30 Tahun
2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan ORGANISASI MANAJEMEN RISIKO
Induk Konglomerasi Keuangan. Bank menyampaikan
Laporan Profil Risiko setiap triwulan, baik secara individu Organisasi manajemen risiko Bank dan Entitas Anak
maupun secara konsolidasi, serta Laporan Profil Risiko melibatkan pengawasan dari Direksi dan Dewan
Terintegrasi setiap semesteran. Komisaris. Bank dan Entitas Anak juga telah membentuk
Komite Pemantau Risiko sebagai pengawas tertinggi di
Penerapan manajemen risiko di SMBC Indonesia dikelola tingkat Komisaris dan Komite Manajemen Risiko dan/
oleh Direktorat Manajemen Risiko yang independen atau Komite Non-Financial Risk Management di tingkat
dari unit bisnis dan operasional. Komite Manajemen Direksi yang merupakan bagian yang sangat penting
Risiko dan Komite Non-Financial Risk Management dalam pengendalian risiko, sebagai unit kontrol yang
yang beranggotakan Direksi dan Dewan Komisaris serta, memantau seluruh risiko yang terdapat pada kegiatan
Komite Pemantau Risiko yang beranggotakan Dewan operasional Bank dan Entitas Anak.
Komisaris secara berkala mengadakan rapat untuk
membahas risiko dan permasalahan yang dihadapi oleh Selain itu, Bank dan Entitas Anak telah membentuk
Bank. Selain itu, untuk penerapan manajemen risiko Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang memiliki
di dalam Konglomerasi Keuangan, Bank membentuk tanggung jawab untuk memberikan rekomendasi
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang kepada Direksi Bank (Entitas Utama) mengenai hal-hal
menyelenggarakan rapat setidaknya satu kali setiap yang berkaitan dengan penerapan Manajemen Risiko
semester. Terintegrasi termasuk penetapan dan penyempurnaan
Kebijakan, Strategi dan Kerangka Manajemen Risiko
yang relevan. Komite menjadi unit kontrol yang
memantau seluruh risiko yang terdapat pada kegiatan
operasional Bank dan Entitas Anak.
Direktur Utama
Head of Risk Management
Portfolio Operational Risk Market & Liquidity
Cyber Security Risk Integrated Risk
Management Management Risk Management Credit Risk Head
Management Head Management Head
& Policy Head Head Head
Dalam menjalankan tugasnya berkenaan dengan penerapan manajemen risiko, Dewan Komisaris dan Direksi dibantu
oleh komite dan satuan kerja, yaitu:
1. Komite Pemantau Risiko
2. Komite Manajemen Risiko
3. Komite Non-Financial Risk Management
4. Komite Fraud
5. Komite Kebijakan Perkreditan
6. Asset and Liabilities Committee (ALCO)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 163
Page 166
Manajemen Risiko
7. Komite Pengarah Teknologi Informasi Dalam hal penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi,
8. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (KMRT) terdapat fungsi Satuan Manajemen Risiko Terintegrasi
9. Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMRT) yang berada dibawah SKMR.
10. Internal Audit
11. Risk Taking Unit SKMRT berfungsi membantu Direksi (PIKK) dalam:
1. Memberikan masukan dalam penyusunan dan
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) merupakan penyempurnaan kebijakan Manajemen Risiko
unit independen terhadap Risk Taking Unit yang Terintegrasi baik kepada Direksi maupun KMRT.
melaksanakan fungsi manajemen risiko. SKMR dipimpin 2. Memantau pelaksanaan kebijakan Manajemen
oleh Head of Risk Management dan bertanggung jawab Risiko Terintegrasi termasuk mengembangkan
langsung kepada Direktur Utama. prosedur dalam melakukan proses Manajemen
Risiko Terintegrasi.
SKMR berfungsi membantu Direksi dalam: 3. Melakukan penilaian atau perhitungan kecukupan
1. Memberikan masukan kepada Direksi dalam modal terintegrasi.
penyusunan kebijakan, strategi dan kerangka 4. Melakukan pemantauan risiko pada Konglomerasi
manajemen risiko serta peta jalan keamanan siber dengan melakukan pemantauan terhadap
Bank. hasil penilaian profil risiko setiap Lembaga Jasa
2. Melakukan proses identifikasi, pengukuran, Keuangan (LJK) anggota Konglomerasi, tingkat
pemantauan serta pengendalian risiko terkait risiko secara terintegrasi dan profil risiko secara
dengan aktivitas bisnis Bank termasuk yang terintegrasi dari Konglomerasi.
berkaitan dengan risiko keamanan siber & informasi. 5. Melakukan stress test terhadap kemampuan
3. Memantau pelaksanaan kebijakan, strategi, dan Konglomerasi dalam menghadapi situasi stress
kerangka manajemen risiko. yang spesifik pada Konglomerasi atau pada pasar
4. Memantau posisi/eksposur risiko secara secara umum.
keseluruhan, per jenis risiko, serta melakukan stress 6. Melaksanakan kaji ulang secara berkala terhadap
testing. keakuratan metodologi penilaian risiko; kecukupan
5. Melakukan kajian terhadap proses manajemen implementasi sistem informasi manajemen risiko;
risiko. ketepatan kebijakan, prosedur dan penetapan limit
6. Melakukan kajian risiko terhadap usulan inisiatif, risiko secara terintegrasi.
produk dan layanan baru, termasuk pengembangan 7. Mengkaji ulang dampak masuknya lini bisnis baru
atau perubahannya. dalam Konglomerasi yang dapat berpengaruh
7. Memberikan rekomendasi kepada Risk Taking signifikan terhadap eksposur risiko Konglomerasi.
Unit dan Komite Manajemen Risiko sesuai dengan 8. Memberikan informasi kepada KMRT terhadap hal-
kewenangannya. hal yang perlu ditindaklanjuti terkait hasil evaluasi
8. Menyusun dan menyampaikan laporan profil risiko terhadap penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
bank kepada Direksi dan Komite Manajemen Risiko 9. Menyusun dan menyampaikan Laporan Profil Risiko
secara triwulanan serta melaporkan ke OJK sesuai Terintegrasi dan Laporan Kecukupan Permodalan
ketentuan. Terintegrasi secara berkala kepada Direksi PIKK,
9. Menetapkan pelaksanaan penerapan perangkat KMRT dan Regulator.
manajemen risiko serta mengevaluasi akurasi
model dan validitas data yang digunakan untuk
mengukur risiko bagi Bank. URAIAN PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
10. Mengkoordinir fungsi pengendalian internal kontrol
dan risiko Bank untuk memastikan ketersediaan SMBC Indonesia telah memiliki proses penerapan
serta kecukupan pengendalian atas seluruh risiko manajemen risiko yang telah ditetapkan dalam
dari setiap proses yang dijalankan oleh seluruh Kebijakan Manajemen Risiko Bank serta Kebijakan
unit kerja di seluruh unit kerja lini bisnis dan fungsi Manajemen Risiko dan Kecukupan Permodalan
pendukung. Terintegrasi untuk Konglomerasi Keuangan. Rangkaian
11. Melakukan penilaian maturitas keamanan siber proses tersebut disampaikan melalui tabel di bawah ini.
dan pengujian keamanan siber secara berkala
sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali termasuk
pelaporan ke regulator.
12. Melakukan pelaporan insiden keamanan siber yang
terjadi kepada regulator dalam jangka waktu sesuai
tertuang pada regulasi serta mengkoordinasikan
penanganan insiden yang terjadi (jika ada).
13. Memastikan konsistensi implementasi manajemen
risiko atas 8 (delapan) jenis risiko.
164 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 167
No. Proses Uraian
1. Identifikasi Risiko Seluruh jenis risiko yang melekat (inheren) pada setiap aktivitas produk, layanan dan kegiatan
usaha harus diidentifikasi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui potensi risiko dan dampak yang
diakibatkan agar Bank dapat menyiapkan mekanisme kontrol. Identifikasi risiko wajib dilakukan
oleh setiap Risk Taking Unit sebagai lini pertahanan pertama dan diperkuat dengan pengawasan
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan, serta
Human Resource sebagai lini pertahanan kedua, dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Melakukan identifikasi risiko secara berkala.
b. Memiliki kebijakan dan perangkat untuk melakukan identifikasi risiko pada seluruh produk dan
aktivitas bisnis Bank.
c. Proses identifikasi dilakukan dengan menganalisis seluruh sumber risiko dari produk, layanan
dan kegiatan Bank serta memastikan pengelolaan risiko telah melalui proses manajemen
risiko yang memadai sebelum dijalankan.
2. Pengukuran Risiko Seluruh risiko yang telah diidentifikasi harus diukur sebagai salah satu bahan evaluasi hasil
pelaksanaan penerapan manajemen risiko dan dasar penentuan langkah perbaikan. Salah satu
cara untuk mengukur eksposur risiko adalah dengan menentukan parameter risiko. Parameter ini
harus disesuaikan jika terjadi perubahan yang material dari produk, proses, atau faktor risiko.
3. Pemantauan dan Limit Risiko Risk Taking Unit dan Satuan Kerja Manajemen Risiko wajib melakukan pemantauan terhadap
eksposur risiko dan limit risiko, serta melaporkannya kepada Direksi dan Dewan Komisaris secara
berkala.
4. Pengendalian Risiko Pengendalian risiko wajib dilakukan terhadap produk, layanan dan kegiatan Bank. Pengendalian
risiko mengacu pada model three lines of defense, yaitu Risk Taking Unit dan Business Risk /
ICR sebagai lini pertahanan pertama. Satuan Kerja Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Legal,
Keuangan dan Perencanaan serta Human Resource sebagai lini pertahananan kedua, dan Audit
Internal (SKAI) sebagai lini pertahanan ketiga.
5. Sistem Informasi Manajemen Sistem Informasi Manajemen Risiko dapat mengakomodasi strategi mitigasi risiko secara akurat
Risiko dan informatif, mengenai kondisi keuangan, kinerja fungsional dan eksposur risiko yang terkini,
secara aman, konsisten, tersedia, tepat waktu serta memiliki jejak audit.
6. Penerapan Manajemen Risiko Penerapan manajemen risiko secara konsolidasi dilakukan pada perusahaan anak yang
Konsolidasi melakukan kegiatan usaha di bidang keuangan, dengan mengacu pada ketentuan OJK yang
meliputi:
a. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris.
b. Kecukupan kebijakan dan, prosedur manajemen risiko, serta penetapan limit risiko.
c. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko serta
informasi manajemen risiko.
d. Sistem Pengendalian Internal yang menyeluruh.
7. Penerapan Manajemen Risiko Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dilakukan berdasarkan Kebijakan Manajemen
Terintergrasi Risiko Terintegrasi yang disusun oleh Bank sebagai Entitas Utama. Kebijakan ini merupakan
pedoman bagi Entitas Utama dan Lembaga Jasa Keuangan anggota Konglomerasi Keuangan
dalam melakukan aktivitas manajemen risiko dan permodalan khususnya yang terkait dengan
Konglomerasi Keuangan.
Untuk mendukung efektifitas penerapan Manajemen Risiko dan Permodalan Terintegrasi, Bank
membentuk Komite Manajemen Risiko Terintegrasi (“KMRT”) serta fungsi SKMRT.
Manajemen Risiko Iklim risiko iklim yang terintegrasi dengan manajemen risiko
Sesuai POJK nomor 17 tahun 2023 serta arahan dari yang saat ini dikelola oleh Bank, mencakup tata kelola,
OJK, SMBC Indonesia mulai melakukan identifikasi risiko strategi, manajemen risiko, serta metrik dan target,
terkait iklim baik terhadap risiko transisi maupun risiko serta mempersiapkan proses pelaksanaan CRMS sesuai
fisik. Proses identifikasi dilakukan melalui pelaksanaan uji arahan OJK.
coba Climate Risk Management and Scenario Analysis
(CRMS) yang dilakukan secara bertahap. Pelaksanaan uji Budaya Manajemen Risiko
coba CRMS tahap 1 dilaksanakan di tahun 2024 untuk SMBC Indonesia memandang penting bagi seluruh
cakupan 50% portfolio Bank terhadap pembiayaan karyawan untuk mengetahui dan mengerti beragam
produktif pada sektor priotitas OJK, dan dilanjutkan risiko yang dihadapi dalam aktivitas Bank. Karena itu,
dengan pelaksanaan uji coba CRMS tahap 2 pada tahun budaya manajemen risiko diimplementasikan dengan
2025 dengan cakupan 100% portfolio Bank baik untuk membangun suatu kepercayaan, pelaksanaan, dan
pembiayaan produktif dan konsumtif. pengawasan manajemen yang akan memastikan
bahwa aktivitas Bank telah berjalan dengan menganut
Skenario yang digunakan dalam menjalankan Climate prinsip kehati-hatian.
Risk Management and Scenario Analysis (CRMS)
merujuk pada skenario sesuai dengan arahan OJK Budaya risiko ditetapkan melalui:
yang dituangkan ke dalam panduan Climate Risk 1. Pengarahan dan pengawasan dari Direksi dan
Management and Scenario Analysis (CRMS). Dewan Komisaris.
Berdasarkan hasil uji coba CRMS tahap kedua, SMBC 2. Pengenalan manajemen risiko sebagai bagian yang
Indonesia mulai mempersiapkan kerangka manajemen utuh dari pelaksanaan bisnis.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 165
Page 168
Manajemen Risiko
3. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur, 9. Menyempurnakan penerapan manajemen risiko
hukum dan peraturan yang berlaku. terkait keamanan siber, termasuk di dalamnya
pengelolaan keamanan informasi yang mengacu
Kesadaran dan budaya risiko dibangun pada semua pada ketentuan regulator dan standar yang berlaku
tingkatan organisasi, melalui: melalui prosedur dan tools yang digunakan dalam
1. Pengelolaan risiko oleh Direksi dan Dewan mengelola risiko tersebut.
Komisaris dilakukan melalui proses pemantauan 10. Secara berkelanjutan melakukan proses
dan pengawasan pada rapat Komite Pemantau pemantauan terhadap anak Perusahaan oleh Bank
Risiko dan Komite Manajemen Risiko. SMBC Indonesia sebagai perusahan induk dalam
2. Komunikasi tingkat profil risiko yang diharapkan, pengelolaan manajemen risiko.
dilakukan melalui penetapan berbagai batasan 11. Meningkatkan pengetahuan Sumber Daya Manusia
risiko dan pengelolaan portofolio. melalui training internal atau eksternal.
3. Pemberian kewenangan kepada karyawan
untuk menangani risiko secara hati-hati dalam Rencana Tahun 2026
pelaksanaan kegiatan bisnis bank. Pengawasan 1. Bank secara berkelanjutan menyusun kerangka
atas penerapan manajemen risiko dilakukan antara kerja untuk proses penerapan manajemen risiko
lain dengan metode self-assessment dan sistem iklim serta melanjutkan pelaksanaan Climate Risk
pengawasan internal. Stress Test sesuai dengan arahan regulator.
4. Pelaksanaan pelatihan dan/atau kampanye 2. Melanjutkan proses stabilisasi data flow yang akan
kesadaran risiko yang dilakukan secara berkala dan digunakan untuk monitoring serta menambahkan
berkelanjutan. kelengkapan data non konvensional untuk
5. Kepatuhan terhadap semua kebijakan, prosedur, kebutuhan analisa/identifikasi risiko iklim.
hukum dan peraturan yang berlaku. 3. Melanjutkan inisiatif pengembangan Financial
6. Pemantauan terhadap efektivitas manajemen risiko Risk Analytics Framework dengan meningkatkan
di seluruh area. kapabilitas sistem.
4. Menjaga profil risiko Bank sejalan dengan risk
Fokus Tahun 2025 appetite Bank.
1. Bank mulai mengidentifikasi risiko iklim melalui 5. Mengembangkan kerangka pemantauan risiko
pelaksanaan Climate Risk Stress Test serta untuk memperkuat penerapan manajemen
melaksanakan inisiatif-inisiatif terkait iklim sesuai risiko terintegrasi serta fungsi pengawasan pada
dengan arahan regulator. Konglomerasi Keuangan SMBC.
2. Bank dalam proses stabilisasi atas pengintegrasian 6. Melakukan pengembangan aplikasi Internal
data-data untuk keberlanjutan atas pengembangan Control & Risk System (ICRS) guna memperkuat
otomasi beberapa laporan. pengelolaan risiko operasional, pelaksanaan inisiatif
3. Menjaga profil risiko Bank sejalan dengan risk untuk memperkuat sistem pengendalian internal
appetite Bank. Bank serta persiapan implementasi ketahanan
4. Mengembangkan dan mengimplementasikan operasional.
kerangka kerja serta kebijakan penerapan 7. Melanjutkan penerapan manajemen risiko
Manajemen Risiko Terintegrasi dalam rangka keamanan siber dan informasi di Bank selaras
konglomerasi keuangan. dengan roadmap Keamanan Siber & Informasi,
5. Meningkatkan kerangka kerja analisa finansial melakukan peningkatan terhadap mekanisme
melalui implementasi otomasi simulasi stress pengelolaan keamanan siber dan informasi,
testing berbasis skenario sesuai arahan regulator. memperkuat kemampuan deteksi dan respon Bank
6. Bank akan memperkuat sistem pengendalian dalam menghadapi ancaman keamanan siber yang
internal dalam memerangi kejahatan finansial mungkin terjadi dan secara berkesinambungan
(financial crime) untuk meminimalisir kerugian yang melakukan penyempurnaan terhadap penerapan
terjadi. manajemen risiko keamanan siber dan informasi
7. Pembentukan Divisi AFC (Anti Financial Crime) Bank.
dengan tujuan untuk memperkuat pengelolaan Di samping itu, Bank juga akan melanjutkan
risiko yang lebih luas terhadap kejahatan keuangan pengembangan mekanisme dan penerapan
(financial crime) guna melindungi integritas dan perlindungan data pribadi. Pelaksanaan aktivitas
reputasi Bank. tersebut di atas dilakukan selaras dengan regulasi
8. Pembentukan Komite Manajemen Risiko Non dan ketentuan internal yang berlaku.
Keuangan untuk memperkuat fungsi pengawasan 8. Bank melanjutkan kaji ulang secara berkala atas
Direksi terhadap Risiko Operasional, Risiko Siber limit eksposur Risiko Pasar dan Likuiditas.
dan Keamanan Informasi, Risiko Kepatuhan, Risiko
Hukum, dan Risiko Reputasi.
166 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 169
9. Bank akan melanjutkan peningkatan tools 7. Divisi AFC (Anti Financial Crime) telah dibentuk pada
maupun sistem untuk menunjang analisa dan bulan Juli 2025 di bawah Direktorat Kepatuhan &
pelaporan terkait risiko pasar dan likuiditas Hukum dengan Kepala Divisi melapor langsung
melalui pengembangan sistem, termasuk sistem kepada Direktur Kepatuhan & Hukum dengan tujuan
pendukung penerapan ILAAP. untuk memperkuat pengelolaan risiko yang lebih
10. Meningkatkan pengetahuan Sumber Daya Manusia luas terhadap kejahatan keuangan (financial crime)
khususnya Credit Officer melalui training internal guna melindungi integritas dan reputasi Bank.
atau eksternal. 8. Bank telah membentuk Komite Manajemen Risiko
Non Keuangan dengan tujuan untuk meningkatkan
fungsi pengawasan Direksi terhadap Risiko
TINJAUAN/REVIEW ATAS EFEKTIVITAS Operasional, Risiko Siber dan Keamanan Informasi,
SISTEM MANAJEMEN RISIKO Risiko Kepatuhan, Risiko Hukum, dan Risiko
Reputasi.
SMBC Indonesia melakukan peninjauan atau review 9. Bank telah melakukan beberapa inisiatif dan
terhadap efektivitas penerapan sistem manajemen pengembangan untuk pengelolaan risiko siber
risiko yang digunakan setidaknya 1 (satu) tahun sekali. termasuk dalam pengelolaan keamanan informasi
Untuk tahun buku 2025, hasil review tersebut adalah: serta memulai penerapan inisiatif baru untuk
1. Bank telah melaksanakan Climate Risk memperkuat penerapan keamanan siber dan
Management and Scenario Analysis (CRMS) sesuai informasi Bank.
dengan arahan regulator serta mulai menyusun 10. Bank telah melakukan pemantauan berdasarkan
kerangka penerapan manajemen terkait risiko iklim. laporan-laporan yang diberikan oleh Anak
2. Bank masih melakukan proses stabilisasi data flow Perusahaan melalui Prosedur Alur Komunikasi.
dan menambahkan informasi yang baru tersedia 11. Bank telah melakukan sertifikasi dan training
untuk memastikan proses otomasi laporan dapat internal maupun eksternal untuk pengembangan
berjalan dengan baik. SDM.
3. Bank telah menyampaikan laporan Profil Risiko
sesuai dengan ketentuan OJK.
4. Bank telah menerbitkan Kebijakan Manajemen PERNYATAAN DIREKSI DAN/ATAU DEWAN
Risiko Terintegrasi yang telah disesuaikan dengan KOMISARIS ATAU KOMITE AUDIT ATAS
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) terkini KECUKUPAN MANAJEMEN RISIKO
terkait dengan Penerapan Manajemen Risiko
Terintegrasi. Dalam organisasi manajemen risiko, pengawasan aktif
5. Bank dalam proses pengembangan aplikasi Dewan Komisaris dilakukan melalui Komite Pemantau
Financial Risk Analytics Framework melalui proses Risiko dan Direksi melalui Komite Manajemen Risiko
otomasi untuk menjalankan stress testing. dan Komite Manajemen Risiko Non Keuangan. Direksi
6. Bank melakukan beberapa inisiatif guna memerangi langsung memimpin penerapan manajemen risiko di
kejahatan keuangan diantaranya pemantauan lingkungan Bank.
terhadap transaksi mencurigakan atau fraud di
seluruh segmen bisnis, memberikan edukasi dan Untuk pelaksanaan manajemen risiko pada tahun
sosialisasi kepada pihak internal dan eksternal 2025, Dewan Komisaris dan Direksi memandang bahwa
terkait kewaspadaan akan risiko kejahatan kecukupan manajemen risiko Bank telah memadai.
keuangan, memperkuat analitik data sebagai upaya Penerapannya juga telah diselaraskan dengan
untuk mendeteksi fraud secara proaktif, dan secara perkembangan kondisi perekonomian dan bisnis Bank.
bekelanjutan memperkuat sistem pengendalian Kebijakan internal Bank terkait dengan manajemen
internal terutama pada proses-proses yang berisiko risiko telah mengacu pada perundang-undangan yang
tinggi: berlaku, termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
• Utilisasi sistem deteksi dan pemantauan Keuangan, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin
transaksi fraud untuk diimplementasi pada Simpanan. Bank juga memiliki mekanisme review yang
seluruh segmen bisnis. dilakukan secara berkala terhadap efektivitas penerapan
• ORM & AFC bekerja sama dengan unit manajemen risiko.
kerja terkait dalam memperkuat proses
pengendalian internal atas kejadian risiko
operasional berulang dan kejahatan keuangan,
termasuk kejadian fraud.
• Penyusunan kerangka kerja proses analisa data
dalam rangka peningkatan berkelanjutan untuk
deteksi dini kejadian fraud melalui analisa data.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 167
Page 170
Manajemen Risiko
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL
Pendekatan Sistem Pengendalian Internal SMBC Indonesia menggunakan model 3 (tiga) lini pertahanan (Three Lines
of Defense). Masing-masing lini bekerja secara independen dengan peran dan tanggung jawab yang terintegrasi
secara rinciannya diuraikan sebagai berikut:
Lini Pertahanan Pertama (First Line of Defense)
Merupakan Risk Taking Unit (RTU) yang dibantu oleh Business Risk/ICR terkait untuk menegakkan praktik manajemen
risiko sehari-hari secara disiplin.
Lini Pertahanan Kedua (Second Line of Defense)
Satuan Kerja Manajemen Risiko bersama dengan Kepatuhan dan Legal, Keuangan dan Perencanaan dan Human
Resource, untuk mendefinisikan, menyempurnakan dan memastikan terlaksananya pengelolaan risiko melalui proses
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian yang memadai disertai kebijakan, prosedur dan perangkat
yang memadai serta mengoordinasikan/memfasilitasi kegiatan pengelolaan risiko secara keseluruhan.
Lini Pertahanan Ketiga (Third Line of Defense)
Sebagai lini pertahanan ketiga dalam Sistem Pengendalian Internal, Internal Audit memiliki fungsi untuk mengevaluasi
penerapan manajemen risiko dan melakukan penilaian atas efektivitas pengendalian intern terhadap seluruh aspek
kegiatan Bank dengan menggunakan pendekatan berbasis risiko.
Model Tiga Lini Pertahanan Untuk Sistem Pengendalian Internal
Risk Monitoring Functions & Audit Committees
Board of Directors (BoD)/Board of Management BoM)
Coordination & Collaboration
External Auditors
Regulators
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense
Risk Taking Unit Risk Management Internal Audit
Business Risk/ICR Compliance & Legal
Finance & Planning
Human Resources
PENGUNGKAPAN PERMODALAN
Struktur Permodalan
Kompleksitas produk dan kegiatan usaha Bank terus berkembang. Begitu pun metode dan teknik pengukuran risiko
pada industri perbankan. Sebagai respons, SMBC Indonesia harus selalu menjaga kecukupan modal agar dapat
mengantisipasi beragam risiko yang berpotensi dihadapi Bank.
Bank juga harus melakukan pengelolaan modal untuk memastikan bahwa modal yang dimiliki saat ini berada di
atas tingkat minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Permodalan juga harus memadai guna
mengantisipasi risiko-risiko yang dihadapi serta mendukung rencana bisnis serta rencana strategis Bank di masa yang
akan datang.
168 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 171
Posisi permodalan Bank per tanggal 31 Desember 2025 berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, adalah sebagai
berikut:
Laporan Key Metrics Secara Konsolidasi per 31 Desember 2025
(dalam jutaan Rupiah)
No. Deskripsi T T–1 T–2 T–3 T–4
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 44.027.008 45.294.747 44.788.769 44.750.201 44.187.414
2 Modal Inti (Tier 1) 44.027.008 45.294.747 44.788.769 44.750.201 44.187.414
3 Total Modal 49.193.882 50.434.397 49.835.897 49.926.088 49.182.846
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 167.846.136 169.071.747 167.882.878 173.443.086 163.826.500
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 26,23% 26,79% 26,68% 25,80% 26,97%
6 Rasio Tier 1 (%) 26,23% 26,79% 26,68% 25,80% 26,97%
7 Rasio Total Modal (%) 29,31% 29,83% 29,69% 28,78% 30,02%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer (2.5% dari ATMR) (%) 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
9 Countercyclical Buffer (0 - 2.5% dari ATMR) (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
10 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (1% - 2,5%) (%) 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 8 + Baris 9 + Baris 10) 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50%
12 Komponen CET1 untuk buffer 20,08% 20,65% 20,50% 19,60% 20,84%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 275.569.111 263.738.316 259.133.318 265.714.086 267.196.511
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 15,98% 17,17% 17,28% 16,84% 16,54%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 15,98% 17,17% 17,28% 16,84% 16,54%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari 15,94% 17,16% 17,28% 16,84% 16,55%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction (SFT) secara gross
14d Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari 15,94% 17,16% 17,28% 16,84% 16,55%
penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas
penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika ada), yang telah
memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas Tinggi (HQLA) 45.723.921 36.098.129 34.952.303 34.852.429 41.697.340
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash outflow) 19.291.444 13.664.153 11.514.729 14.091.842 17.060.915
17 LCR (%) 237,02% 264,18% 303,54% 247,32% 244,40%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF) 175.554.124 173.748.862 173.487.498 178.159.002 180.332.951
19 Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan (RSF) 142.775.894 144.905.031 145.928.334 150.420.445 144.245.411
20 NSFR (%) 122,96% 119,91% 118,89% 118,44% 125,02%
ANALISIS KUALITATIF
• Modal inti Bank per posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp44 triliun, menurun dibandingkan dengan Modal inti pada periode sebelumnya.
Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan cadangan tambahan modal lainnya dari laba tahun berjalan, terutama dipengaruhi oleh
peningkatan provisi kredit di Bank dan di anak perusahaan multifinance dikarenakan adanya tambahan pencadangan kredit sebagai hasil
peninjauan portofolio yang lebih intensif oleh perusahaan induk di dalam framework konglomerasi, yang mengakibatkan peningkatan
biaya kredit di Triwulan- IV 2025.
• Total Modal Bank per posisi 31 Desember 2025 sebesar Rp 49,2 triliun, menurun dibandingkan dengan Total Modal pada periode
sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan pada modal inti
• Total ATMR mengalami penurunan di bulan Desember 2025 menjadi Rp 167,8 triliun disebabkan oleh penurunan ATMR untuk Risiko Pasar
• Penurunan modal inti menyebabkan Rasio CET1, Rasio Tier 1 & Rasio Total Modal menurun. Pada Desember 2025 Rasio Total Modal
berada di posisi 29,31`%.
Catatan:
T adalah periode triwulanan, T-1 adalah periode 1 triwulan sebelumnya
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 169
Page 172
Manajemen Risiko
Perbedaan antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
Kategori Risiko sesuai dengan Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka risiko kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi kredit sekuritisasi risiko pasar atau
kehati-hatian credit risk
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
ASET
Kas 1.246.542 1.246.542 - - - 23.934 1.246.542
Penempatan pada Bank 20.430.799 20.430.799 20.430.799 - - 3.510.029 20.430.799
Indonesia
Penempatan pada bank lain 3.713.851 3.713.851 3.713.851 - - 1.046.031 3.713.851
Tagihan spot dan derivatif/ 1.280.872 1.280.872 - 1.280.872 - 609.636 1.280.872
forward
Surat berharga yang dimiliki 25.684.516 25.684.516 25.684.516 - - 1.647.646 25.684.516
Surat berharga yang dijual - - - - - - -
dengan janji dibeli kembali (repo)
Tagihan atas surat berharga 1.683.826 1.683.826 - 1.683.826 - - 1.683.826
yang dibeli dengan janji dijual
kembali (reverse repo)
Tagihan akseptasi 3.793.458 3.793.458 3.793.458 - - 1.901.176 3.793.458
Kredit yang diberikan 175.035.114 175.035.114 175.035.114 - - 47.812.922 175.035.114
Pembiayaan syariah 10.352.755 10.352.755 10.352.755 - - - 10.352.755
Penyertaan modal 26.572 26.572 22.522 - - 4.050 22.522
Aset keuangan lainnya 1.349.948 1.349.948 1.349.948 - - 511.009 1.349.948
Cadangan kerugian penurunan (7.161.342) (7.161.342) (7.161.342) - - (173.464) (7.161.342)
nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (71) (71) (71) - - (37) (71)
b. Kredit yang diberikan dan (7.159.830) (7.159.830) (7.159.830) - - (172.915) (7.159.830)
pembiayaan syariah
c. Lainnya (1.441) (1.441) (1.441) - - (513) (1.441)
Aset tidak berwujud 6.373.786 6.373.786 - - - - -
Akumulasi amortisasi aset tidak (3.715.804) (3.715.804) - - - - -
berwujud -/-
Aset tetap dan inventaris 6.220.651 6.220.651 6.220.651 - - - 6.220.651
Akumulasi penyusutan aset (3.915.060) (3.915.060) (3.915.060) - - - (3.915.060)
tetap dan inventaris -/-
Aset non produktif 229.716 229.716 229.716 - - - 229.716
a. Properti terbengkalai 27.070 27.070 27.070 - - - 27.070
b. Agunan yang diambil alih 202.646 202.646 202.646 - - - 202.646
c. Rekening tunda - - - - - - -
d. Aset antarkantor - - - - - - -
Aset lainnya 3.217.965 3.217.965 - - - 14.742 2.514.707
TOTAL ASET 245.848.165 245.848.165 235.756.928 2.964.698 - 56.907.711 242.482.875
LIABILITAS
Giro 28.853.961 28.853.961 - - - 12.900.892 28.853.961
Tabungan 24.368.716 24.368.716 - - - 1.699.200 24.368.716
Deposito 77.778.404 77.778.404 - - - 13.569.329 77.778.404
Uang Elektronik - - - - - - -
Liabilitas kepada Bank Indonesia - - - - - - -
Liabilitas kepada bank lain 4.479.647 4.479.647 - - - 3.473.250 4.479.647
170 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 173
(dalam jutaan Rupiah)
Carrying values of items
Carrying Tidak
values mengacu
Carrying
sebagaimana pada
values Sesuai
tercantum Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
berdasarkan kerangka
dalam kerangka risiko kerangka kerangka permodalan
prinsip counterparty
publikasi kredit sekuritisasi risiko pasar atau
kehati-hatian credit risk
laporan berdasarkan
keuangan pengurangan
modal
Liabilitas spot dan derivatif/ 1.113.660 1.113.660 - - - 203.345 1.113.660
forward
Liabilitas atas surat berharga - - - - - - -
yang dijual dengan janji dibeli
kembali (repo)
Liabilitas akseptasi 3.214.540 3.214.540 - - - 1.332.096 3.214.540
Surat berharga yang diterbitkan 6.794.041 6.794.041 - - - - 6.794.041
Pinjaman/Pembiayaan yang 41.905.179 41.905.179 - - - 36.355.397 38.570.179
diterima
Setoran jaminan 620 620 - - - - 620
Liabilitas antarkantor - - - - - - -
Liabilitas lainnya 3.883.683 3.883.683 - - - 498.653 3.883.683
Kepentingan minoritas (minority 6.001.946 6.001.946 - - - - 6.001.946
interest)
TOTAL LIABILITAS 198.394.397 198.394.397 - - - 70.032.161 195.059.397
EKUITAS
Modal disetor 212.919 212.919 - - - - -
a. Modal dasar 300.000 300.000 - - - -
b. Modal yang belum disetor (87.081) (87.081) - - - -
-/-
c. Saham yang dibeli kembali - - - - - -
(treasury stock) -/-
Tambahan modal disetor 17.798.805 17.798.805 - - - - 236.534
a. Agio 17.562.271 17.562.271 - - - - -
b. Disagio -/- - - - - - - -
c. Dana setoran modal - - - - - - -
d. Lainnya 236.534 236.534 - - - - 236.534
Penghasilan komprehensif lain 802.004 802.004 - - - - (183.702)
a. Keuntungan 1.173.506 1.173.506 - - - - 187.800
b. Kerugian -/- (371.502) (371.502) - - - - (371.502)
Cadangan 42.953 42.953 - - - - -
a. Cadangan umum 42.953 42.953 - - - - -
b. Cadangan tujuan - - - - - - -
Laba/rugi 28.597.087 28.597.087 - - - - -
a. Tahun-tahun lalu 28.654.127 28.654.127 - - - - -
b. Tahun berjalan 505.557 505.557 - - - - -
c. Dividen yang dibayarkan -/- (562.597) (562.597) - - - - -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT 47.453.768 47.453.768 - - - - 52.832
DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK
TOTAL EKUITAS 47.453.768 47.453.768 - - - - 52.832
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 245.848.165 245.848.165 - - - 70.032.161 195.112.229
ANALISA KUALITATIF
Pada jenis aset keuangan, pemberian kredit dan pembiayaan syariah merupakan aset dengan ekposur terbesar yang memiliki risiko kredit
dan risiko pasar. Terkait dengan risiko kredit, atas ekposur tersebut telah diperhitungkan pencadangannya sebagaimana ketentuan yang
berlaku. Sementara terkait dengan risiko pasar, Bank telah menetapkan metode pengukuran risiko dan melakukan pemantauan risiko suku
bunga di Banking Book yang dilaporkan secara berkala di rapat komite ALCO.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 171
Page 174
Manajemen Risiko
Perbedaan Utama antara Nilai Tercatat sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
Nilai Eksposur sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
(dalam jutaan rupiah)
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka Kerangka Kerangka
Counterparty
risiko kredit sekuritisasi risiko pasar
credit risk
Nilai asset carrying value sesuai dengan cakupan konsolidasi 245.848.165 235.756.928 - 2.964.698 56.907.711
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana dilaporkan pada
template LI1)
Nilai liabilities carrying value sesuai lingkup sesuai dengan 245.848.165 - - - 70.032.161
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan cakupan konsolidasi ketentuan - 235.756.928 - 2.964.698 (13.124.450)
kehati-hatian
Nilai rekening administratif 156.630.084 156.630.084
Perbedaan valuasi
Perbedaan antara netting rules, selain dari yang termasuk pada
baris 2.
Perbedaan provisi
Perbedaan prudential filters
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, sesuai dengan cakupan
konsolidasi ketentuan kehati-hatian
Format Standar Pengungkapan Perhitungan Basel III (CC1)
31 Desember 2025
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Modal Inti Utama (Common Equity Tier I) /CET 1: Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham biasa (termasuk stock surplus) 17.778.846 17.775.190
2 Laba ditahan 24.164.090 28.597.087
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 1.019.307 1.028.659
4 Modal yang yang termasuk phase out dari CET1 N/A N/A
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan - -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 42.962.243 47.400.936
CET 1: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading - -
book
8 Goodwill - (1.098.208)
9 Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights) (689.577) (1.559.774)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability N/A N/A
11 Cash-flow hedge reserve N/A N/A
12 Shortfall on provisions to expected losses N/A N/A
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi - -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas liabilitas keuangan (DVA) - -
15 Aset pensiun manfaat pasti N/A N/A
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di neraca) N/A N/A
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain - -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi N/A N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, di mana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
atas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights - -
172 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 175
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah di atas batasan N/A N/A
10%, net dari kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari: N/A N/A
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials N/A N/A
24 Mortgage servicing right N/A N/A
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer N/A N/A
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional (9.088.333) (715.946)
26.a Selisih PPKA dan CKPN (1.096.263) -
26.b PPA atas aset non produktif (8.638) (8.638)
26.c Aset Pajak Tangguhan (146.727) (703.258)
26.d Penyertaan (7.836.705) (4.050)
26.e Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - -
26.f Eksposur sekuritisasi - -
26.g Lainnya - -
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya - -
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1 (9.777.910) (3.373.928)
29 Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang 33.184.333 44.027.008
Modal Inti Tambahan (AT 1) : Instrumen
30 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) - -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi - -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi - -
33 Modal yang yang termasuk phase out dari AT1 N/A N/A
34 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui dalam perhitungan KPMM - -
secara konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out N/A N/A
36 Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment - -
Modal Inti Tambahan: Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT1 sendiri N/A N/A
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain - -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi N/A N/A
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki
lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah di
atas batasan 10%)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
41.a Penempatan dana pada instrumen AT1 pada bank lain - -
42 Penyesuaian pada AT1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya - -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT1 - -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang - -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) = (CET1 + AT 1) 33.184.333 44.027.008
Modal Pelengkap (Tier 2): Instumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank (termasuk stock surplus) 3.335.000 3.335.000
47 Modal yang yang termasuk phase out dari Tier 2 N/A N/A
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan - -
KPMM secara konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out N/A N/A
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling 1.573.881 1.831.874
tinggi sebesar 1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 4.908.881 5.166.874
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 173
Page 176
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
No Komponen Bank Konsolidasi
Modal Pelengkap (Tier 2): Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri N/A N/A
53 Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain - -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar N/A N/A
cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana
Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya
ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi kriteria (untuk Bank
Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC bank, entitas keuangan N/A N/A
dan asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang
diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional - -
56.a Sinking fund - -
56.b Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain - -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap - -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 4.908.881 5.166.874
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 38.093.214 49.193.882
60 Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 137.841.864 167.846.136
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio CET1 – persentase terhadap ATMR 24,07% 26,23%
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) – persentase terhadap ATMR 24,07% 26,23%
63 Rasio Total Modal – persentase terhadap ATMR 27,64% 29,31%
64 Tambahan modal (buffer) – persentase terhadap AMTR 8,00% 8,00%
65 Capital Conservation Buffer 2,50% 2,50%
66 Countercyclical Buffer 0,00% 0,00%
67 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 1,00% 1,00%
68 CET 1 yang tersedia untuk memenuhi Buffer – persentase terhadap ATMR 18,07% 20,08%
National minimal (jika berbeda dengan Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) N/A N/A
Jumlah di bawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain N/A N/A
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan N/A N/A
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak) N/A N/A
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A N/A
pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar N/A N/A
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan N/A N/A
pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB N/A N/A
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d. 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET 1 yang temasuk phase out N/A N/A
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang temasuk phase out N/A N/A
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang temasuk phase out N/A N/A
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan di atas cap setelah N/A N/A
redemptions dan maturities)
174 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 177
Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Konsolidasi
dengan cakupan
Neraca Publikasi konsolidasi
No POS POS berdasarkan ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2025 31 Desember 2025
ASET
1. Kas 611.173 1.246.542
2. Penempatan pada Bank Indonesia 18.952.557 20.430.799
3. Penempatan pada bank lain 3.226.477 3.713.851
4. Tagihan spot dan derivatif 957.383 1.280.872
5. Surat berharga 15.795.918 25.684.516
6. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) - -
7. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (Reverse Repo) 1.683.826 1.683.826
8. Tagihan akseptasi 3.793.458 3.793.458
9. Kredit 149.875.621 175.035.114
10. Pembiayaan syariah - 10.352.755
11. Penyertaan 7.859.227 26.572
12. Aset keuangan lainnya 1.180.930 1.349.948
13. Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/- (2.635.569) (7.161.342)
a. Surat berharga (71) (71)
b. Kredit (2.634.057) (7.159.830)
c. Lainnya (1.441) (1.441)
14. Aset tidak berwujud 3.379.047 6.373.786
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (2.689.470) (3.715.804)
15. Aset tetap dan inventaris 3.900.483 6.220.651
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.329.959) (3.915.060)
16. Aset non produktif 134.087 229.716
a. Properti terbengkalai 27.070 27.070
b. Aset yang diambil alih 107.017 202.646
c. Rekening tunda - -
d. Aset antar kantor - -
17. Aset lainnya 1.921.307 3.217.965
TOTAL ASET 205.616.496 245.848.165
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 175
Page 178
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Konsolidasi
dengan cakupan
Neraca Publikasi konsolidasi
No POS POS berdasarkan ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2025 31 Desember 2025
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1. Giro 28.819.134 28.853.961
2. Tabungan 21.245.057 24.368.716
3. Simpanan berjangka 69.437.938 77.778.404
4. Dana investasi revenue sharing - -
5. Pinjaman dari Bank Indonesia - -
6. Pinjaman dari bank lain 4.486.056 4.479.647
7. Liabilitas spot dan derivatif 895.033 1.113.660
8. Utang atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo) - -
9. Utang akseptasi 3.214.540 3.214.540
10. Surat berharga yang diterbitkan 2.558.152 6.794.041
11. Pinjaman yang diterima 29.793.253 41.905.179
12. Setoran jaminan 620 620
13. Liabilitas antar kantor - -
14. Liabilitas pajak tangguhan 2.112.637 3.883.683
15. Liabilitas lainnya - 6.001.946
TOTAL LIABILITAS 162.562.420 198.394.397
176 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 179
(dalam jutaan rupiah)
Neraca Konsolidasi
dengan cakupan
Neraca Publikasi konsolidasi
No POS POS berdasarkan ketentuan
kehati-hatian
31 Desember 2025 31 Desember 2025
EKUITAS
16. Modal disetor 212.919 212.919
a. Modal dasar 300.000 300.000
b. Modal yang belum disetor -/- (87.081) (87.081)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- - -
17. Tambahan modal disetor 17.826.728 17.798.805
a. Agio 17.565.927 17.562.271
b. Disagio -/- - -
c. Dana setoran modal - -
d. Lainnya 260.801 236.534
18. Penghasilan komprehensif lain 807.386 802.004
a. Keuntungan 976.354 1.173.506
b. Kerugian -/- (168.968) (371.502)
19. Cadangan 42.953 42.953
a. Cadangan umum 42.953 42.953
b. Cadangan tujuan - -
20. Laba/rugi 24.164.090 28.597.087
a. Tahun-tahun lalu 23.268.559 28.654.127
b. Tahun berjalan 1.458.128 505.557
c. Dividen yang dibayarkan -/- (562.597) (562.597)
Total Ekuitas yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik 43.054.076 47.453.768
TOTAL EKUITAS 43.054.076 47.453.768
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 205.616.496 245.848.165
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 177
Page 180
Manajemen Risiko
Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan (CCA)
31 Desember 2025
Bank
No Pertanyaan
Modal Disetor Pinjaman Subordinasi
1 Penerbit PT Bank SMBC Indonesia, Tbk. SMBC
2 Nomor identifikasi ISIN : 101000118508 N/A
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia Hukum Indonesia
3a Sarana yang memungkinkan kewajiban pelaksanaan
pada Bagian 13 dari Lembar Istilah TLAC tercapai (untuk
instrumen TLAC sah lainnya diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A N/A
5 Setelah masa transisi CET1 T2
6 Apakah instrumen eligible untuk Individu/Konsolidasi Individu Individu
atau Konsolidasi dan Individu
7 Jenis instrumen Saham Biasa Pinjaman Subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM 17.778.846 3.335.000
9 Nilai Par dari instrumen 212.919 -
10 Klasifikasi sesuai Standar Akuntansi Keuangan Ekuitas Liabilitas – Amortised Cost
11 Tanggal penerbitan - 26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27 Sep
2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100 juta),
& 23 Nov 2018 dan diperbaharui pada tanggal 22
Nov 2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100
juta)
12 Tidak ada jatuh tempo (perpertual) atau dengan jatuh Perpetual Dengan Jatuh Tempo
tempo
13 Tanggal Jatuh tempo - 31 Juli 2031
14 Eksekusi Call Option atas persetujuan Otoritas Jasa Tidak Tidak
Keuangan
15 Tanggal call option, jumlah penarikan dan persyaratan - N/A
call option lainnya (bila ada)
16 Subsequent call option Kupon/deviden - N/A
17 Dividen / Kupon dengan bunga tetap atau floating - N/A
18 Tingkat dari coupon rate atau index lain yang menjadi - N/A
acuan
19 Ada atau tidaknya dividend stopper - N/A
20 Fully discretionary; partial or mandatory - N/A
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain - N/A
22 Non kumulatif atau kumulatif - N/A
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Tidak dapat dikonversi N/A
24 Jika dikonversi, sebutkan trigger point-nya. - N/A
25 Jika dikonversi, apakah seluruh atau sebagaian - N/A
26 Jika dikonversi, bagaimana rate konversinya - N/A
27 Jika dikonversi; apakah mandatory atau optional - N/A
28 Jika dikonversi, sebutkan jenis instrumen konversinya - N/A
29 Jika dikonversi, sebutkan issuer of instrument it converts - N/A
into
30 Fitur Write-down Tidak N/A
31 Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-nya - N/A
32 Jika terjadi write down, apakah penuh atau sebagian - N/A
33 Jika terjadi write down; permanent atau temporer - N/A
34 Jika terjadi write down temporer, jelaskan mechanisme - N/A
write-up
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi - Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
36 Apakah terdapat fitur yang non-compliant Tidak N/A
37 Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant - N/A
178 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 181
Konsolidasi
Modal Disetor Pinjaman Subordinasi
PT Bank SMBC Indonesia, Tbk. SMBC
ISIN : 101000118508 N/A
Hukum Indonesia Hukum Indonesia
N/A N/A
CET1 T2
Individu Individu
Saham Biasa Pinjaman Subordinasi
17.775.190 3.335.000
212.919
-
Ekuitas Liabilitas – Amortised Cost
- 26 Sep 2018 dan diperbaharui pada tanggal 27 Sep
2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100 juta),
& 23 Nov 2018 dan diperbaharui pada tanggal 22
Nov 2021 dan pada tanggal 31 Jul 2024 (USD 100
juta)
Perpetual Dengan Jatuh Tempo
- 31 Juli 2031
Tidak Tidak
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
Tidak dapat dikonversi N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
Tidak N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- N/A
- Setelah hutang kepada kreditur dilunasi
Tidak N/A
- N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 179
Page 182
Manajemen Risiko
Laporan Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Triwulanan Bank Umum Konvensional
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 Diaudit 31 Desember 2024 Diaudit
No Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
I Modal Inti (Tier 1) 33.184.333 44.027.008 32.641.997 44.187.414
1 CET 1 33.184.333 44.027.008 32.641.997 44.187.414
1.1 Modal Disetor (setelah dikurangi Treasury Stock) 212.919 212.919 212.919 212.919
1.2 Cadangan Tambahan Modal 41.644.423 47.179.379 41.153.729 47.206.777
1.2.1 Faktor Penambah 42.749.324 47.188.017 41.821.227 47.211.872
1.2.1.1 Pendapatan komprehensif lainnya 976.354 985.706 943.788 953.161
1.2.1.1.1 Selisih lebih penjabaran laporan - - - -
keuangan
1.2.1.1.2 Potensi keuntungan dari 44.977 45.191 12.410 12.646
peningkatan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.1.1.3 Saldo surplus revaluasi aset 931.377 940.515 931.378 940.515
tetap
1.2.1.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other 41.772.970 46.202.311 40.877.439 46.258.711
disclosed reserves)
1.2.1.2.1 Agio 17.565.927 17.562.271 17.565.927 17.561.631
1.2.1.2.2 Cadangan umum 42.953 42.953 42.953 42.953
1.2.1.2.3 Laba tahun-tahun lalu 22.705.962 28.091.530 21.038.289 25.841.141
1.2.1.2.4 Laba tahun berjalan 1.458.128 505.557 2.230.270 2.812.986
1.2.1.2.5 Dana setoran modal - - - -
1.2.1.2.6 Lainnya - - - -
1.2.2 Faktor Pengurang (1.104.901) (8.638) (667.498) (5.095)
1.2.2.1 Pendapatan komprehensif lainnya - - - -
1.2.2.1.1 Selisih kurang penjabaran - - - -
laporan keuangan
1.2.2.1.2 Potensi kerugian dari - - - -
penurunan nilai wajar aset
keuangan yang diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain
1.2.2.2 Cadangan tambahan modal lainnya (other (1.104.901) (8.638) (667.498) (5.095)
disclosed reserves)
1.2.2.2.1 Disagio - - - -
1.2.2.2.2 Rugi tahun-tahun lalu - - - -
1.2.2.2.3 Rugi tahun berjalan - - - -
1.2.2.2.4 Selisih kurang antara (1.096.263) - (662.403) -
Penyisihan Penilaian Kualitas
Aset (PPKA) dan Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) atas aset produktif
1.2.2.2.5 Selisih kurang jumlah - - - -
penyesuaian nilai wajar dari
instrumen keuangan dalam
Trading Book
1.2.2.2.6 PPKA non-produktif (8.638) (8.638) (5.095) (5.095)
1.2.2.2.7 Lainnya - - - -
1.3 Kepentingan Non-Pengendali yang dapat diperhitungkan - - - -
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (8.673.009) (3.365.290) (8.724.651) (3.232.282)
1.4.1 Pajak tangguhan (146.727) (703.258) (129.036) (370.403)
1.4.2 Goodwill - (1.098.208) - (1.098.208)
180 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 183
(dalam jutaan rupiah)
31 Desember 2025 Diaudit 31 Desember 2024 Diaudit
No Komponen Modal
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
1.4.3 Aset tidak berwujud (689.577) (1.559.774) (758.910) (1.710.908)
1.4.4 Penyertaan yang diperhitungkan sebagai faktor (7.836.705) (4.050) (7.836.705) (52.763)
pengurang
1.4.5 Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi - - - -
1.4.6 Eksposur sekuritisasi - - - -
1.4.7 Faktor pengurang modal inti utama lainnya - - - -
1.4.7.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 - - - -
dan/atau Tier 2 pada bank lain
1.4.7.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang - - - -
diperoleh berdasarkan peralihan karena
hukum, hibah, atau hibah wasiat
1.4.7.3 Eksposur yang menimbulkan Risiko Kredit - - - -
akibat kegagalan settlement (settlement
risk) - Non Delivery Versus Payment
1.4.7.4 Eksposur di Perusahaan Anak yang - - - -
melakukan kegiatan usaha berdasarkan
prinsip syariah (apabila ada)
2 Modal Inti Tambahan/Additional Tier 1 (AT 1) - - - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT 1 - - - -
2.2 Agio/Disagio - - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - - -
2.3.1 Penempatan dana pada instrumen AT 1 dan/atau - - - -
Tier 2 pada bank lain
2.3.2 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau
hibah wasiat
II Modal Pelengkap (Tier 2) 4.908.881 5.166.874 4.734.951 4.995.432
1 Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya yang 3.335.000 3.335.000 3.219.000 3.219.000
memenuhi persyaratan Tier 2
1.1 Saham preferen (perpetual kumulatif, non perpetual), - - - -
setelah dikurangi pembelian kembali
1.2 Surat berharga subordinasi (perpetual kumulatif, non - - - -
perpetual), setelah dikurangi pembelian kembali
1.3 Pinjaman subordinasi (perpetual kumulatif, non perpetual), 3.335.000 3.335.000 3.219.000 3.219.000
setelah dikurangi pembelian kembali
1.4 Mandatory convertible bond - - - -
1.5 Penerbitan tier 2 oleh perusahaan anak berupa bank dan - - - -
non bank yang dibeli oleh pihak lain (konsolidasi)
1.6 Amortisasi berdasarkan jangka waktu tersisa (-) - - - -
2 Agio/Disagio - - - -
3 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung 1.573.881 1.831.874 1.515.951 1.776.432
(paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4 Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
4.1 Sinking Fund - - - -
4.2 Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada bank lain - - - -
4.3 Kepemilikan silang pada entitas lain yang diperoleh - - - -
berdasarkan peralihan karena hukum, hibah, atau hibah
wasiat
TOTAL MODAL 38.093.214 49.193.882 37.376.948 49.182.846
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 181
Page 184
Manajemen Risiko
31 Desember 2023 Diaudit 31 Desember 2024 Diaudit
Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR Risiko Kredit 125.869.579 155.113.928 121.209.907 151.246.559
ATMR Risiko Pasar 1.477.957 1.477.957 1.850.461 1.850.461
ATMR Risiko Operasional 10.494.328 11.254.251 10.491.515 10.729.480
Total ATMR 137.841.864 167.846.136 133.551.883 163.826.500
Rasio KPMM Sesuai Profil Risiko (%) 9,23% 9,23% 9,20% 9,18%
Alokasi Pemenuhan KPMM Sesuai Profil Risiko
Dari CET 1 (%) 6,00% 6,15% 6,00% 6,13%
Dari AT 1 (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Dari Tier 2 (%) 3,23% 3,08% 3,20% 3,05%
Rasio KPMM
Rasio CET 1 (%) 24,07% 26,23% 24,44% 26,97%
Rasio Tier 1 (%) 24,07% 26,23% 24,44% 26,97%
Rasio Tier 2 (%) 3,56% 3,08% 3,55% 3,05%
Rasio KPMM (%) 27,63% 29,31% 27,99% 30,02%
CET 1 Untuk Buffer (%) 18,07% 20,08% 18,44% 20,84%
Persentase Buffer yang Wajib Dipenuhi oleh Bank (%)
Capital Conservation Buffer (%) 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Countercyclical Buffer (%) 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Capital Surcharge untuk Bank Sistemik (%) 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan rupiah)
Jumlah
No. Keterangan
Individu Konsolidasi
1 Total aset di neraca pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 208.252.067 253.009.507
Penyesuaian:
2 Penyesuaian untuk nilai investasi pada bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi dan/ - -
atau entitas lain berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di
luar cakupan konsolidasi secara ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan atau aset syariah yang mendasari - -
(underlying) yang telah dialihkan dalam sekuritisasi aset yang memenuhi persyaratan jual
putus sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan OJK mengenai prinsip
kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.
Dalam hal aset keuangan atau aset syariah yang mendasari (underlying) dimaksud telah
dikurangkan dari total aset pada neraca maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada).
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen neraca berdasarkan standar
akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio
Leverage.
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian dan penjualan aset keuangan secara reguler dengan - -
menggunakan metode akuntansi tanggal perdagangan.
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana - -
diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif. 2.732.446 2.408.956
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur Securities Financing Transaction (SFT) sebagai contoh 2.116.094 2.116.094
transaksi Reverse Repo.
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) yang telah dikalikan 27.863.452 27.880.450
dengan Faktor Konversi Kredit (FKK).
11 Prudent valuation adjustments berupa faktor pengurang modal dan Cadangan Kerugian (11.184.374) (9.845.896)
Penurunan Nilai (CKPN).
12 Penyesuaian lainnya - -
13 Total eksposur dalam perhitungan Rasio Leverage (Penjumlahan baris 1 + baris 2 s.d baris 12) 229.779.685 275.569.111
182 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 185
Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan rupiah)
Individu Konsolidasi
No Keterangan
T T-1 T T-1
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, 207.294.685 194.795.389 251.728.635 238.346.551
namun tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT.
(Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan - - - -
kepada pihak lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur
aset dalam neraca karena adanya penerapan standar akuntansi
keuangan.
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi - - - -
derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam - - - -
eksposur SFT yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (2.635.570) (2.845.015) (7.161.342) (5.426.867)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (8.548.804) (8.568.901) (2.684.554) (2.740.884)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 196.110.311 183.381.473 241.882.739 230.178.800
Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat 1.333.572 1.592.530 1.333.572 1.592.530
variation margin yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian
saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi 2.356.256 2.434.608 2.356.256 2.434.608
derivatif
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan - - - -
melalui central counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional yang efektif dari derivatif kredit - - - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus - - - -
dan pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 3.689.828 4.027.138 3.689.828 4.027.138
Penjumlahan dari baris 8 sampai dengan baris 12
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 1.683.826 1.336.141 1.683.826 1.336.141
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - - - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang 432.268 121.880 432.268 121.880
mengacu pada perhitungan current exposure sebagaimana diatur
dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - - - -
18 Total Eksposur SFT 2.116.094 1.458.021 2.116.094 1.458.021
Penjumlahan dari baris 14 sampai dengan baris 17
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 156.460.086 157.188.008 156.630.084 157.488.878
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen (128.575.678) (129.118.694) (128.728.678) (129.389.477)
atau kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (20.956) (25.044) (20.956) (25.044)
22 Total Eksposur TRA 27.863.452 28.044.270 27.880.450 28.074.357
Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 33.184.333 32.674.340 44.027.008 45.294.747
24 Total Eksposur (7+13+18+22) 229.779.685 216.910.902 275.569.111 263.738.316
Rasio Pengungkit
25 Nilai Rasio pengungkit termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 14,44% 15,06% 15,98% 17,17%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
25a Nilai Rasio Pengungkit tidak termasuk dampak dari penyesuaian 14,44% 15,06% 15,98% 17,17%
terhadap pengecualisan sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi kentetnuan giro wajib minumum
(jika ada)
26 Nilai Mininum Rasio Pengungkit 3% 3% 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit N/A N/A N/A N/A
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 183
Page 186
Manajemen Risiko
(dalam jutaan rupiah)
Individu Konsolidasi
No Keterangan
T T-1 T T-1
Pengungkapan Nilai Rata - Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah 2.730.802 1.732.759 2.730.802 1.732.759
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting
transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan liabilitas kas
dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, 1.683.826 1.336.141 1.683.826 1.336.141
setelah penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale
accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett) dengan
liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 230.394.393 217.185.640 276.183.819 264.013.054
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 230.394.393 217.185.640 276.183.819 264.013.054
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 14,40% 15,04% 15,94% 17,16%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika ada), yang
telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara
gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian 14,40% 15,04% 15,94% 17,16%
terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank
Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan Giro Wajib Minimum (jika
ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
Secara umum, komponen permodalan didominasi oleh dengan rencana pertumbuhan kredit di masa depan.
modal yang bersifat permanen. Modal inti merupakan Modal Bank diproyeksikan meningkat sejalan dengan
unsur terbesar dari modal Bank. Pada Desember 2025, akumulasi laba.
posisi rasio modal inti terhadap ATMR adalah sebesar
26,23% (konsolidasi). Rasio tersebut jauh di atas Total modal Bank per 31 Desember 2025 sebesar
ketentuan KPMM minimum dari Otoritas Jasa Keuangan. Rp49,2 triliun, relatif stabil dibandingkan tahun 2024
Bank juga akan berupaya terus untuk mempertahankan yang sebesar Rp49,2 triliun.
KPMM pada tingkat yang sehat.
Kecukupan Modal
Struktur permodalan Bank secara konsolidasi SMBC Indonesia menggunakan standar rasio
didominasi oleh modal inti (89% dari total modal permodalan untuk memantau kecukupan modal
SMBC Indonesia secara konsolidasi). Permodalan sesuai dengan standar industri. Pendekatan OJK
tersebut terdiri dari modal disetor dan cadangan modal untuk mengukur modal tersebut terutama didasarkan
tambahan di antaranya agio dan laba ditahan. pada pemantauan kebutuhan modal yang diwajibkan
terhadap modal yang tersedia dan Bank secara
Sumber-sumber permodalan yang diharapkan dapat berkesinambungan menerapkan Proses Penilaian
ditempuh oleh Bank untuk merealisasikan rencana Kecukupan Modal Internal (ICAAP) sesuai peraturan
permodalan ataupun memenuhi kebutuhan permodalan yang berlaku.
Bank adalah berasal dari Laba Ditahan dan tambahan
modal dari pemegang saham, baik melalui rights Hal itu berkenaan dengan penetapan kecukupan modal
issue ataupun penawaran umum. Akumulasi Laba sesuai dengan ketentuan profil risiko Bank. Proses ini
Ditahan dipengaruhi oleh besarnya dividen yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas Bank dalam
dibayarkan Bank kepada para pemegang saham penerapan manajemen risiko.
yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang
Saham. Dalam menentukan pembayaran dividen, Untuk mengelola modal atas risiko kredit, Bank juga
Bank selalu mempertimbangkan kecukupan modal, menggunakan Pendekatan Standar. Perhitungan ATMR
baik dari segi pemenuhan KPMM maupun pemenuhan secara umum dilakukan dengan mengacu pada bobot
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) sesuai risiko sesuai dengan ketentuan OJK dan hasil peringkat
184 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 187
yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang telah Rasio permodalan Bank termasuk sangat baik, yaitu di
ditetapkan oleh pihak regulator. atas persyaratan yang ditentukan oleh Otoritas Jasa
Keuangan. Tren pertumbuhan modal berdasarkan
Bank menghitung kecukupan modal untuk risiko Rencana Bisnis Bank (RBB) juga menunjukkan
operasional dengan menggunakan metode kemampuan untuk mendukung ekspansi usaha Bank ke
Pendekatan Standar. Berdasarkan metode tersebut, depan.
Bank mengalokasikan modal minimum untuk risiko
operasional berdasarkan perkalian antara Komponen Demikian pula jika dikaitkan dengan insentif untuk
Indikator Bisnis (KIB) dengan Faktor Pengali Kerugian kebutuhan Giro Wajib Minimum (GWM) untuk Rasio
Internal (FPKI). Intermediasi Makroprudensial (RIM). Nilai KPMM
Bank telah memenuhi ketentuan minimum yang
Dalam penghitungan ATMR untuk Risiko Pasar, Bank dipersyaratkan OJK, yakni 8,0%-14,0%. Sesuai dengan
menggunakan metode standar sesuai dengan hasil penilaian mandiri atas profil risiko Bank, posisi
ketentuan OJK mengenai perhitungan ATMR Risiko KPMM berdasarkan profil risiko per Desember 2025
Pasar. Manajemen Bank memiliki pemahaman yang adalah 9,23%.
baik dalam mengelola permodalan. Bank memandang
perencanaan permodalan sebagai elemen penting
untuk mewujudkan tujuan strategis. PENGUNGKAPAN EKSPOSUR RISIKO
Bank dengan melakukan analisis atas kecukupan A. Risiko Kredit
modal Bank untuk saat ini dan masa yang akan datang Pengelolaan risiko kredit pada SMBC Indonesia
melalui proses perencanaan strategis. Hal ini ditunjukkan merupakan pelaksanaan prinsip kehati-hatian untuk
dengan mempertahankan kinerja Bank dan perusahaan mencegah risiko yang timbul akibat kegagalan pihak lain
induknya melalui pengawasan yang berkesinambungan dalam memenuhi kewajiban kepada Bank, dalam hal ini
terhadap kualitas manajemen risiko, audit berkala risiko kredit akibat terkonsentrasinya penyediaan dana
oleh Satuan Kerja Internal Audit, kebijakan yang (Risiko Konsentrasi Kredit), risiko kredit akibat kegagalan
memadai tentang pembagian dividen, serta komitmen pihak lawan (counterparty credit risk), risiko kredit akibat
manajemen terhadap strategi dan target Bank kegagalan settlement (settlement risk), dan risiko kredit
sebagaimana yang telah dituangkan dalam Rencana akibat country risk (termasuk transfer risk).
Bisnis Bank (RBB).
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kredit
Head of Risk Management
Portfolio Management
& Policy Head
Portfolio Management &
Credit Risk Policy Credit Climate Risk Industry Portfolio Research
Methodology
Strategi Manajemen Risiko Kredit
Penerapan strategi manajemen risiko SMBC Indonesia sejalan dengan strategi bisnis secara keseluruhan, dengan
memerhatikan Credit Risk Appetite Framework serta melakukan monitoring secara berkala sesuai dengan Rencana
Bisnis Bank. Strategi manajemen risiko disusun untuk memastikan bahwa eksposur kredit Bank dikelola secara
terkendali sesuai dengan kebijakan kredit, prosedur internal, peraturan dan perundang-undangan, serta ketentuan lain
yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 185
Page 188
Manajemen Risiko
Strategi manajemen risiko kredit yang terstruktur POJK.03/2017 tentang Kewajiban Penyusunan dan
disusun berdasarkan prinsip-prinsip umum berikut: Pelaksanaan Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan
1. Berorientasi jangka panjang untuk memastikan bagi Bank Umum.
kelangsungan usaha Bank dengan
mempertimbangkan kondisi/siklus ekonomi. Bank senantiasa melakukan kaji ulang atas kebijakan
2. Komprehensif untuk dapat mengendalikan dan dan prosedur di bidang kredit secara berkala, terutama
mengelola risiko beserta mitigasinya. jika terdapat perubahan kondisi perekonomian,
perubahan peraturan dan/atau pendekatan bisnis.
Strategi manajemen risiko disusun dengan
mempertimbangkan faktor-faktor berikut: Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan manajemen
1. Perkembangan ekonomi dan bisnis serta dampak risiko kredit yang sesuai dengan standar global sebagai
yang mungkin terjadi akibat risiko yang dihadapi Bank yang aktif secara internasional dan menjalankan
oleh Bank. kredit secara wajar dan terorganisir demi budaya kredit
2. Struktur organisasi Bank termasuk kecukupan Bank yang lebih baik.
sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung
dalam menjalankan bisnis bank dan kemampuan Bank secara aktif terus mengelola dan mengawasi
Bank untuk mengelola risiko. penerapan manajemen risiko dan secara efektif
3. Komposisi serta diversifikasi portofolio Bank. melakukan penyempurnaan kebijakan, prosedur, dan
pengembangan sistem manajemen risiko.
Bank dikategorikan sebagai salah satu bank sistemik
di Indonesia. Oleh karena itu, SMBC Indonesia telah Selain menetapkan kebijakan dan prosedur, Bank
menyusun Laporan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery juga menetapkan batasan (limit) untuk menjaga agar
Plan Document), termasuk aspek kualitas aset. Rencana eksposur risiko kredit sesuai dengan Risk Appetite
pemulihan tersebut mengidentifikasi pilihan-pilihan Bank. Limit tersebut, antara lain meliputi limit untuk
untuk memulihkan kekuatan dan kelayakan finansial jika kewenangan pengambilan keputusan kredit yang
Bank menghadapi tekanan yang berat, terutama dalam disesuaikan dengan kompetensi pengambil keputusan
hal kualitas aset serta telah membuat dokumen rencana dan tingkat risikonya serta memastikan bahwa tidak
resolusi. ada benturan kepentingan dalam proses kredit yang
diberikan kepada nasabah.
Kebijakan Pengelolaan Risiko Konsentrasi Kredit
Bank mengelola dan mengendalikan konsentrasi Sementara penetapan BMPK dilaksanakan
risiko kredit di mana pun risiko tersebut teridentifikasi. sesuai dengan ketentuan OJK yaitu POJK No. 32/
Khususnya, terhadap debitur individu dan kelompok, POJK.03/2018 berikut perubahannya pada POJK No.
serta pemantauan portfolio berdasarkan klasifikasi 38/POJK/.03/2019 dengan memperhatikan peraturan
industri serta sektor geografis. terkini.
Dalam mengelola risiko konsentrasi kredit, yang Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
dipantau secara ketat oleh Bank, antara lain eksposur Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
sektor industri, jenis kredit tertentu serta eksposur Informasi Manajemen Risiko
perorangan dan grup usaha. Hasil pemantauan selalu Kerangka kerja pengelolaan risiko kredit SMBC Indonesia
dievaluasi sebagai bagian dari deteksi dini. diimplementasikan melalui proses terintegrasi yang
terdiri dari proses identifikasi, pengukuran, pemantauan,
Kerangka Manajemen Risiko Kredit dan pengendalian/mitigasi risiko. Proses identifikasi,
Pengukuran risiko kredit dilakukan berdasarkan antara lain mulai dari penentuan sektor industri atau
portofolio dan transaksional. Pengukuran tersebut dapat segmen nasabah yang akan dibiayai, analisis atas
menggunakan metode kuantitatif atau kualitatif sesuai pengajuan kredit nasabah serta analisis atas produk
ketentuan standar dari OJK dan/atau best practice yang dan aktivitas yang berpotensi menimbulkan risiko
diadopsi atau model internal yang dikembangkan oleh kredit dengan melakukan kajian risiko terhadap Produk
Bank. Pengukuran risiko kredit, antara lain dilakukan Program Kredit serta potensi kenaikan eksposur risiko
melalui dua hal yaitu peringkat risiko dan stress test. kreditnya.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Berdasarkan proses identifikasi tersebut, Bank
Limit mengukur risiko kredit dengan indikator utama yang
Kebijakan perkreditan merupakan pedoman dalam menunjukkan kualitas kredit debitur, seperti rasio kredit
pelaksanaan proses kredit yang dilakukan oleh Bank. bermasalah atau NPL. Bank secara berkala mengukur
Kebijakan perkreditan SMBC Indonesia mengacu kualitas aset berkualitas rendah serta melakukan
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/
186 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 189
pengawasan terhadap debitur yang termasuk dalam Definisi Aset Non-Performing
watchlist account pada segmen bisnis yang relevan Penggolongan aset harus dilaksanakan untuk aktiva
untuk melakukan pengawasan debitur secara individu produktif dan aktiva nonproduktif. Pada prinsipnya
yang mengalami perubahan tingkat risiko. Sebagai ketentuan mengenai kualitas aktiva mengikuti
bagian dari pengukuran risiko kredit, stress testing ketentuan yang diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
diterapkan untuk menilai ketahanan Bank dalam Keuangan No. 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian
menghadapi kondisi ekstrem. Kualitas Aset Bank Umum.
Sistem pengukuran risiko kredit harus Penetapan kualitas kredit untuk kredit segmen retail
mempertimbangkan karakteristik produk, jangka dan Small Medium Enterprise (SME) di bawah Rp5
waktu, aspek jaminan, potensi gagal bayar (default) Miliar*) berdasarkan ketepatan pembayaran. Sedangkan
dan kemampuan Bank untuk menyerap potensi untuk segmen SME di atas Rp5 Miliar*), komersial, dan
kegagalan. Bank juga melakukan proses kuantifikasi, korporasi berdasarkan faktor penilaian 3 pilar.
antara lain atas komposisi portofolio aset meliputi
*) dapat berubah sesuai dengan ketentuan OJK yang berlaku.
jenis, fitur eksposur, pertumbuhan kredit, kecukupan
pencadangan, tingkat konsentrasi dan kualitas
penyediaan dana, termasuk tingkat aset bermasalah Definisi Tagihan yang Melewati Jatuh Tempo
dan aset yang telah diambil alih. Tagihan yang telah melewati jatuh tempo adalah
seluruh tagihan yang telah tertunggak lebih dari 90
Bank memantau eksposur risiko kredit aktual (sembilan puluh) hari, baik atas pembayaran pokok dan/
dibandingkan limit risiko kredit. Selain itu, memantau atau pembayaran bunga.
juga pengelolaan kredit yang bermasalah serta
memantau kesesuaian antara kebijakan dengan Definisi Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
penerapan manajemen risiko kredit. Bank melakukan evaluasi aset keuangan/kelompok
aset keuangan yang mengalami penurunan nilai
Pengembangan sistem informasi manajemen dilakukan pada setiap tanggal neraca. Tagihan yang mengalami
secara berkesinambungan untuk dapat menyajikan penurunan nilai/impairment ditentukan berdasarkan
informasi risiko kredit secara berkala. Sistem Informasi aset keuangan/kelompok aset keuangan yang
Manajemen yang tersedia mencakup tingkat yang terdapat bukti objektif mengenai penurunan nilai
cukup rinci untuk mendeteksi setiap perkembangan sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi
yang kurang baik sedini mungkin, sehingga setelah pengakuan awal aset tersebut (peristiwa yang
memungkinkan dilakukannya tindakan secara tepat merugikan). Peristiwa yang merugikan itu berdampak
waktu untuk memperbaiki kualitas kredit yang menurun pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan
atau untuk meminimalisasi kerugian kredit. atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi
secara akurat.
SMBC Indonesia secara seksama memantau
perkembangan portofolio kredit yang memungkinkan Pendekatan untuk Pembentukan Cadangan
Bank untuk melakukan tindakan pencegahan secara Kerugian Penurunan Nilai
tepat waktu apabila terjadi penurunan kualitas kredit. Hal Bank telah menerapkan PSAK 109 untuk mengestimasi
itu dilakukan melalui deteksi dini terhadap permasalahan cadangan kerugian penurunan nilai atas aset keuangan.
dan melakukan pemantauan yang ketat. Ketentuan itu mengharuskan cadangan kerugian diakui
sebesar kerugian kredit ekspektasian (ECL 12 bulan)
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Kredit atau kerugian kredit ekspektasian sepanjang umur aset
Sistem Pengendalian Internal dilakukan untuk keuangan (ECL lifetime).
mengelola risiko yang membahayakan kelangsungan
usaha Bank. Contohnya adalah penerapan prosedur ECL lifetime adalah ekspektasi kerugian yang
penanganan kredit bermasalah yang efektif, yaitu berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal
dengan memisahkan fungsi penyelesaian kredit bayar sepanjang umur ekspektasi suatu instrument
bermasalah dari fungsi pemutus kredit. keuangan. Sedangkan ECL 12 bulan merupakan porsi
dari ekspektasi kerugian kredit yang berasal dari
Hasil dari penanganan kredit yang bermasalah kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan
harus didokumentasikan agar dapat dijadikan setelah tanggal pelaporan.
bahan pertimbangan dalam menyalurkan atau
merestrukturisasi kredit. Risiko kredit juga dapat Kerugian kredit ekspektasian ialah estimasi probabilitas
dikendalikan melalui mitigasi risiko, pengelolaan posisi tertimbang dari kerugian kredit (yaitu nilai kini dari
dan risiko portofolio secara aktif melalui monitoring seluruh kekurangan kas) selama perkiraan umur
komposisi portofolio. instrumen keuangan. Kekurangan kas merupakan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 187
Page 190
Manajemen Risiko
selisih antara arus kas yang diperkirakan akan diterima Pendekatan Standar yang Digunakan untuk Risiko
entitas. Mengingat kerugian kredit ekspektasian Kredit
mempertimbangkan jumlah dan waktu pembayaran, Dalam menghitung Aset Tertimbang Menurut Risiko
kerugian kredit tetap timbul meskipun entitas (ATMR) untuk risiko kredit, Bank menggunakan
mengharapkan untuk dibayar penuh namun setelah pendekatan standar sesuai dengan ketentuan yang
jatuh tempo. berlaku, yaitu Surat Edaran OJK No. 24/SEOJK.03/2021
tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang
Kerugian kredit ekspektasian atau Expected Credit Loss Menurut Risiko Kredit dengan Menggunakan
(ECL) diakui untuk seluruh instrumen utang keuangan, Pendekatan Standar bagi Bank Umum. Melalui
komitmen pinjaman dan jaminan keuangan yang pendekatan tersebut, Aset Tertimbang Menurut Risiko
diklasifikasikan sebagai hold to collect atau hold to kredit dihitung berdasarkan jenis kategori portofolio
collect and sell serta memiliki arus kas SPPI. ECL tidak dan bobot risiko. Bobot risiko ditetapkan antara lain
diakui untuk instrumen keuangan yang ditetapkan berdasarkan hasil peringkat debitur atau pihak lawan
sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang ditetapkan yang diterbitkan oleh lembaga pemeringkat yang
sebagai FVOCI. diakui Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan mengenai lembaga
Estimasi eksposur kredit untuk tujuan manajemen risiko pemeringkat dan peringkat yang diakui Otoritas Jasa
bersifat kompleks dan membutuhkan penggunaan Keuangan, serta berdasarkan persentase tertentu untuk
model, karena eksposur yang bervariasi terkait dengan kategori portofolio tertentu.
perubahan kondisi pasar, arus kas yang diharapkan dan
berjalannya waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio Portofolio kelompok tagihan dibagi dalam kategori
aset memerlukan estimasi lebih lanjut mengenai tagihan antara lain kepada pemerintah, tagihan
kemungkinan terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian kepada bank pembangunan multilateral dan lembaga
yang terkait dan korelasi gagal bayar antar pihak. internasional, tagihan berupa covered bond, kredit
beragun rumah tinggal, kredit beragun properti
Bank mengukur risiko kredit menggunakan Probability komersial, tagihan kepada entitas sektor publik, tagihan
of Default (PD), Exposure at Default (EAD), Loss Given kepada bank, tagihan kepada pegawai dan pensiun,
Default (LGD) dan variabel makroekonomi untuk tagihan kepada usaha mikro, kecil dan portofolio retail,
estimasi yang bersifat perkiraan masa depan (forward- tagihan kepada korporasi dan tagihan yang telah jatuh
looking). tempo, tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga
jasa keuangan lain; tagihan berupa surat berharga/
Sesuai PSAK 109, Bank menerapkan model “Tiga Tahap” piutang subordinasi, ekuitas, dan instrumen modal
untuk penurunan nilai berdasarkan perubahan kualitas lainnya: kredit untuk pengadaan tanah, pengolahan
kredit sejak pengakuan awal seperti dirangkum di tanah, dan konstruksi
bawah ini:
1. Instrumen keuangan yang tidak mengalami Pengungkapan Mitigasi Risiko Kredit
penurunan nilai kredit sejak pengakuan awal Bank mengadopsi serangkaian kebijakan dan praktik
diklasifikasikan dalam “Tahap 1”. untuk memitigasi risiko kredit. Dalam menghitung ATMR
2. Jika peningkatan signifikan dalam risiko kredit Risiko Kredit Pendekatan Standar, keberadaan agunan,
(“SICR”) sejak pengakuan awal diidentifikasi, garansi, penjaminan, atau asuransi kredit dapat diakui
instrumen keuangan dipindahkan ke “Tahap 2” sebagai teknik mitigasi risiko kredit sesuai dengan
tetapi belum dianggap mengalami penurunan nilai ketentuan regulator.
kredit.
3. Jika instrumen keuangan mengalami penurunan Kriteria Agunan yang Diterima
nilai kredit, instrumen keuangan kemudian Jenis-jenis agunan yang diterima antara lain adalah
dipindahkan ke “Tahap 3” PSAK 109 tidak berlaku sebagai berikut:
terhadap Entitas Anak yang merupakan suatu 1. Tanah dan/atau bangunan
entitas berbasis syariah. 2. Kendaraan
3. Peralatan (termasuk mesin dan alat berat)
4. Cash collateral
5. SBLC
6. Piutang
7. Persediaan
188 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 191
Pengelolaan Agunan oleh SMBC Indonesia debitur dengan mempergunakan data historis atau
Bagi Bank agunan merupakan second way out untuk referensi data yang diperoleh dari sumber data yang
mengurangi risiko kerugian. Bank hanya menerima lain baik dari sumber eksternal maupun internal. Credit
agunan yang dapat dinilai dan dijual, dengan biaya scoring dan grading merujuk kepada perangkat yang
yang wajar dan bebas dari segala bentuk perikatan sama. Terminologi scoring secara internal digunakan
lainnya dan bebas dari sengketa. Penilaian agunan untuk kredit mikro ke bawah dan grading digunakan
wajib dilakukan sebelum persetujuan dan perpanjangan untuk kredit SME, komersial dan korporasi.
fasilitas atau dalam rangka upaya penyelamatan kredit.
Pembuatan dan penggunaan scoring model/grading
Selama jangka waktu kredit berlangsung harus sudah dituangkan dalam SOP masing-masing bisnis.
dilakukan penilaian dan peninjauan kembali agunan Manajemen Risiko sebagai unit yang independen
yang frekuensi dan kriterianya ditetapkan dalam aturan melakukan monitoring dan review atas pengembangan
perkreditan. Pengikatan perjanjian agunan adalah suatu & pelaksanaan credit scoring/grading yang dilakukan
prasyarat bagi peralihan hukum dari sebuah agunan dan oleh unit bisnis.
wajib dilakukan sebelum pencairan kredit.
Kebijakan Penggunaan Lembaga Pemeringkat
Kebijakan dalam Penggunaan Peringkat Terhadap beberapa transaksi yang dilakukan Bank,
Credit Scoring & Grading merupakan model yang terutama terkait surat berharga dan penempatan, Bank
digunakan untuk memprediksi kemampuan calon wajib telah menetapkan limit yang mempertimbangkan
debitur dalam memenuhi kewajibannya dan analisa peringkat atau rating oleh lembaga pemeringkat yang
diakui oleh Bank Indonesia/OJK.
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
No Keterangan Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 1 (a+b-c)
Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 2.098.670 147.776.952 2.634.058 2.072.824 561.234 147.241.564
2 Surat Berharga - 15.795.917 71 - 71 15.795.846
3 Transaksi Rekening - 156.460.085 20.955 282 20.673 156.439.130
Administratif
Total 2.098.670 320.032.954 2.655.084 2.073.106 581.978 319.476.540
Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN Stage 2 dan (Pendekatan
No Keterangan Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 1 (a+b-c)
Stage 3 IRB)
Tempo Tempo
a b c d e f g
1 Kredit 4.756.053 185.924.464 7.159.831 5.378.421 1.781.410 183.520.686
2 Surat Berharga - 25.825.266 71 - 71 25.825.195
3 Transaksi Rekening - 156.460.085 20.955 282 20.673 156.439.130
Administratif
Total 4.756.053 368.209.815 7.180.857 5.378.703 1.802.154 365.785.011
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 189
Page 192
Manajemen Risiko
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
No Keterangan a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 2.462.719
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 854.373
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 49.704
4 Nilai hapus buku 4.719.625
5 Perubahan lain 3.550.907
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan 2.098.670
(1+2-3-4+5)
Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
No Keterangan a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 4.846.111
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 1.631.139
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo 58.986
4 Nilai hapus buku 8.524.580
5 Perubahan lain 6.862.369
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan 4.756.053
(1+2-3-4+5)
190 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 193
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
dengan Garansi,
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
No Keterangan Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 130.640.653 15.540.150 15.531.445 8.705
2 Surat Berharga 15.795.846 - -
3 Total 146.436.499 15.540.150 15.531.445 8.705
4 Kredit dan Surat 991.199 69.562 69.562 -
Berharga yang Telah
Jatuh Tempo
Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan yang Dijamin
Tagihan yang Tidak Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
dengan Garansi,
Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
No Keterangan Penjaminan dan/atau
Teknik MRK Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
Asuransi Kredit
a b c d e
1 Kredit 166.419.642 15.540.150 15.531.445 8.705
2 Surat Berharga 25.825.195 - - -
3 Total 192.244.837 15.540.150 15.531.445 8.705
4 Kredit dan Surat 1.491.332 69.562 69.562 -
Berharga yang Telah
Jatuh Tempo
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 191
Page 194
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank Secara Individu
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
No Kategori Portofolio Rata-rata
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 34.441.420 2.000.000 34.441.420 200.000 - 0.00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 12.607.991 5.843.838 12.607.991 1.738.835 9.585.075 66,81%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - 0.00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 4.973.931 49.502 4.973.931 4.950 2.463.056 49,47%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 20.471.886 31.424.720 20.471.886 3.847.976 9.242.523 38.00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0.00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 73.948.477 107.929.383 73.948.477 16.592.432 72.971.610 80,60%
Eksposure Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek - - - - - 0.00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 3)
Eksposure Pembiayaan Khusus 4) 565.613 1.074.185 565.613 429.674 602.546 60,54%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 22.522 - 22.522 - 56.305 250.00%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 13.295.843 3.791.332 13.295.843 400.733 9.488.388 69,28%
Usaha Kecil, dan Portofolio Retail
9 Kredit Pegawai atau Pensiunan 17.643.230 - 17.643.230 - 8.821.615 50.00%
10 Kredit Beragun Properti 11.734.273 4.346.842 11.734.273 562.156 6.415.471 52,17%
Kredit Beragun Properti Rumah 4.043.201 1.023.838 4.043.201 102.384 1.745.861 42.11%
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - - - - - 0.00%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 7.691.072 3.323.004 7.691.072 459.772 4.669.610 57,29%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti - - - - - 0.00%
Komersial yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - 0.00%
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.060.762 - 1.060.762 - 954.620 89.99%
12 Aset Lainnya 4.136.027 - 4.136.027 - 3.578.363 86,52%
13 Total 194.901.975 156.459.802 194.901.975 23.776.756 124.179.572 56,79%
192 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 195
Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan rupiah)
Tagihan Bersih Sebelum Tagihan Bersih Setelah
ATMR dan Rata-Rata
Penerapan FKK dan penerapan FKK dan Teknik
Bobot Risiko
Teknik MRK MRK
No Kategori Portofolio Rata-rata
Laporan Posisi Laporan Posisi
TRA TRA ATMR Bobot Risiko
Keuangan Keuangan
e/(c+d))
a b c d e f
1 Tagihan kepada Pemerintah 44.877.553 2.000.000 44.877.553 200.000 - 0,00%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor 13.507.958 5.843.838 13.507.958 1.738.835 9.765.068 64,05%
Publik
3 Tagihan kepada Bank - - - - - 0,00%
Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 6.949.585 49.502 6.949.585 4.950 2.858.187 41,10%
Tagihan kepada Perusahaan Efek 20.471.886 31.424.720 20.471.886 3.847.976 9.242.523 38,00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - 0,00%
6 Tagihan kepada Korporasi - 74.512.790 107.929.383 74.512.790 16.592.432 73.325.462 80,48%
Eksposure Korporasi Umum 2)
Tagihan kepada Perusahaan Efek - 170.000 - - - 0,00%
dan Lembaga Jasa Keuangan
Lain 3)
Eksposure Pembiayaan Khusus 4) 565.613 1.074.185 565.613 429.674 602.546 60,54%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/ 22.522 - 22.522 - 56.305 250,00%
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, 46.019.317 3.791.332 46.019.317 400.733 34.030.993 73,31%
Usaha Kecil, dan Portofolio Retail
9 Kredit Pegawai atau Pensiunan 17.643.230 - 17.643.230 - 8.821.615 50,00%
10 Kredit Beragun Properti 11.734.273 4.346.842 11.734.273 562.156 6.415.471 52,17%
Kredit Beragun Properti Rumah 4.043.201 1.023.838 4.043.201 102.384 1.745.861 42,11%
Tinggal yang Pembayarannya
Tidak Bergantung Secara Material
pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah - - - - - 0,00%
Tinggal yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial 7.691.072 3.323.004 7.691.072 459.772 4.669.610 57,29%
yang Pembayarannya Tidak
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti - - - - - 0,00%
Komersial yang Pembayarannya
Bergantung Secara Material pada
Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, - - - - - 0,00%
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 3.451.573 - 3.451.573 - 2.150.903 62,32%
12 Aset Lainnya 7.148.060 - 7.148.060 - 6.002.843 83,98%
13 Total 246.904.360 156.629.802 246.904.360 23.776.756 153.271.916 56,62%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 193
Page 196
Manajemen Risiko
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5) - Bank Secara Individu
No Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 34.641.420 - -
No Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 459.139 11.233.272
No Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
No Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 2.510.676 - - 1.247.696
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 15.071.092 904.691 - 199.827
Lembaga Jasa Keuangan Lain1)
No Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
No Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum2) 6.417.263 1.638.026 - 6.090.130 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - 169.679
No Kategori Portofolio 100% 150% 250%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
No Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 755.971 11.674.578
dan Portofolio Retail
No Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti - 681.372 - 1.072.019 - 469.170 - 4.267.600 2.321.606
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 681.372 - 1.072.019 469.170 430.754
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - 8.996
dengan menggunakan pendekatan 681.372
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - 1.072.019 469.170 421.758
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - 3.836.846 2.321.606
Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 2.321.606
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - - - 3.836.846
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi5)
No Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 97.544 938.834
No Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 611.173 - 3.417.837
194 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 197
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 34.641.420
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
210.026 2.444.390 - 14.346.827
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.220.509 - - - 4.978.881
8.144.253 - - - 24.319.862
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
594.282 75.222.953 - 578.254 - 90.540.908
- - - - -
825.608 - - - 995.287
400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 22.522
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
39.689 1.225.620 718 13.696.576
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.704.958 176.239 - - - - - 1.603.464 12.296.429
- - 72.447 - - - 1.419.822 4.145.585
- - 72.447 - - - - 81.443
1.419.822 2.101.195
- - - - - - 1.962.947
- - - - -
- 1.632.511 176.239 - - 183.642 8.150.844
183.642 183.642
- 2.321.606
- 1.632.511 176.239 - - - 5.645.596
- - - - - -
- - - -
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
24.384 - 1.060.762
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
107.017 - - 4.136.027
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 195
Page 198
Manajemen Risiko
Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA
No Bobot Risiko Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan
Posisi Keuangan (sebelum pengenaan FKK)
Teknik MRK)
1 < 40% 58.892.904 29.619.626 70,86% 62.715.705
2 40% - 70% 38.467.461 13.371.724 78,99% 40.946.904
3 75% 26.473.447 16.667.806 67,26% 29.018.070
4 80% 169.679 - 100,00% 169.679
5 85% 783.171 267.762 77,09% 810.210
6 90% - 100% 67.039.845 95.402.754 50,38% 81.840.878
7 105% - 130% 612 1.056 43,05% 718
8 150% 3.052.334 1.129.074 75,43% 3.154.045
9 250% 22.522 - 100,00% 22.522
10 400% - - 0,00% -
11 1250% - - 0,00% -
Total Tagihan Bersih 194.901.975 156.459.802 62,24% 218.678.731
Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
No Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah 45.077.551 - -
No Kategori Portofolio 20% 50%
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.359.106 11.233.272
No Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
No Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank 4.486.330 - - 1.247.696
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 15.071.092 904.691 - 199.827
Lembaga Jasa Keuangan Lain1)
No Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - -
No Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75% 80%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum 2)
6.680.339 1.638.026 - 6.090.130 -
Tagihan kepada perusahaan efek dan - - - -
lembaga jasa keuangan lain3)
Eksposur Pembiayaan Khusus4) - - - 169.681
No Kategori Portofolio 100% 150% 250%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen Modal
Lainnya
No Kategori Portofolio 45% 75%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, 755.971 44.398.052
dan Portofolio Retail
196 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 199
(dalam jutaan rupiah)
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - 45.077.551
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
210.026 2.444.390 - 15.246.794
100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - -
75% 100% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
1.220.509 - - - 6.954.535
8.144.253 - - - 24.319.862
35% 50% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - - - -
85% 100% 130% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
594.282 75.524.190 - 578.254 - 91.105.221
- - - - -
825.608 - - - 995.289
400% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 22.522
85% 100% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
39.689 1.225.620 718 46.420.050
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 197
Page 200
Manajemen Risiko
No Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
9 Kredit Beragun Properti - 681.372 - 1.072.019 - 469.170 - 4.267.600 2.321.606
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - 681.372 - 1.072.019 469.170 430.754
yang Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - 8.996
dengan menggunakan pendekatan 681.372
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - 1.072.019 469.170 421.758
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal - - - -
yang Pembayarannya Bergantung
Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang - - - - 3.836.846 2.321.606
Pembayarannya Tidak Bergantung
Secara
Material pada Arus Kas Properti
tanpa pendekatan pembagian kredit5) - - - - - -
dengan menggunakan pendekatan 2.321.606
pembagian kredit (dijamin)5)
dengan menggunakan pendekatan - - - - 3.836.846
pembagian kredit (dijamin)5)
Kredit Beragun Properti Komersial yang
Pembayarannya Bergantung Secara
Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan
Tanah, dan Konstruksi5)
No Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.486.599 940.590
No Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 1.246.541 - 5.698.872
Tagihan Bersih (Setelah
Tagihan Bersih Laporan Tagihan Bersih TRA
No Bobot Risiko Rata-Rata FKK pengenaan FKK dan
Posisi Keuangan (sebelum pengenaan FKK)
Teknik MRK)
1 < 40% 73.103.102 29.619.626 73,75% 75.762.860
2 40% - 70% 40.856.516 13.541.724 81,32% 44.235.926
3 75% 59.196.921 16.667.806 81,38% 61.741.544
4 80% 169.679 - 100,00% 169.679
5 85% 783.171 267.762 77,09% 810.210
6 90% - 100% 69.623.873 95.402.754 51,32% 84.687.982
7 105% - 130% 612 1.056 43,05% 718
8 150% 3.147.964 1.129.074 75,98% 3.249.675
9 250% 22.522 - 100,00% 22.522
10 400% - - 0,00% -
11 1250% - - 0,00% -
Total Tagihan Bersih 246.904.360 156.629.802 67,08% 270.681.116
198 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 201
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
- - 1.704.958 176.239 - - - - - 1.603.464 12.296.429
- - 72.447 - - - 1.419.822 4.145.585
- - 72.447 - - - - 81.443
1.419.822 2.101.195
- - - - - - 1.962.947
- - - - -
- 1.632.511 176.239 - - 183.642 8.150.844
183.642 183.642
- - 2.321.606
- 1.632.511 176.239 - - - 5.645.596
- - - - - -
- - - -
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
24.384 - 3.451.573
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
202.647 - - 7.148.060
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 199
Page 202
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank Secara Individu
31 Desember 2025
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 35.255.320 - - - - 35.255.320
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 14.135.252 - 238.390 - - 14.373.642
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 7.041.757 3.494 78.116 - 1.432.853 8.556.220
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 24.651.022 - 220.113 - - 24.871.135
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 22.522 - - - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.064.693 97.985 688.200 294.707 - 4.145.585
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.883.008 152.512 1.259.397 855.927 - 8.150.844
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 8.139.279 1.281.274 3.826.184 4.396.493 - 17.643.230
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 8.596.306 506.411 2.668.503 1.925.337 19 13.696.576
Kecil dan Portofolio Retail
13 Tagihan kepada Korporasi 75.976.409 73.290 11.889.370 3.437.834 764.492 92.141.395
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 762.720 10.452 166.482 121.108 - 1.060.762
15 Aset Lainnya 4.136.027 - - - - 4.136.027
Total 187.664.315 2.125.418 21.034.755 11.031.406 2.197.364 224.053.258
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
No Kategori Portofolio
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 45.691.453 - - - - 45.691.453
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 15.035.219 - 238.390 - - 15.273.609
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 9.573.038 3.494 78.116 - 1.432.853 11.087.501
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 24.651.022 - 220.113 - - 24.871.135
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang 22.522 - - - - 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 3.064.693 97.985 688.200 294.707 - 4.145.585
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.883.008 152.512 1.259.397 855.927 - 8.150.844
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 8.139.279 1.281.274 3.826.184 4.396.493 - 17.643.230
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 26.532.902 1.794.840 10.605.629 7.486.660 19 46.420.050
Kecil dan Portofolio Retail
13 Tagihan kepada Korporasi 76.540.722 73.290 11.889.370 3.437.834 764.492 92.705.708
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 2.210.940 68.309 600.504 571.819 - 3.451.572
15 Aset Lainnya 6.659.994 51.894 299.579 136.593 - 7.148.060
Total 224.004.792 3.523.598 29.705.482 17.180.033 2.197.364 276.611.269
200 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 203
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
36.224.225 - - - - 36.224.225
14.806.907 - 347.785 - - 15.154.692
- - - - - -
7.479.454 820 71.724 - 1.373.257 8.925.255
- - - - - -
26.273.760 - 105.024 - - 26.378.784
22.522 - - - - 22.522
3.262.706 93.613 761.458 374.637 749 4.493.163
6.378.971 178.840 1.346.564 869.830 - 8.774.205
- - - - - -
9.354.654 1.427.324 4.200.876 4.900.774 - 19.883.628
8.335.208 542.069 2.567.651 1.845.421 117.939 13.408.288
68.919.377 149.983 6.987.328 4.212.205 829.540 81.098.433
437.402 8.383 144.662 65.239 1.265 656.951
4.341.481 - - - - 4.341.481
185.836.667 2.401.032 16.533.072 12.268.106 2.322.750 219.361.627
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
45.777.620 - - - - 45.777.620
14.806.907 - 347.785 - - 15.154.692
- - - - - -
10.309.779 820 71.724 - 1.373.257 11.755.580
- - - - - -
26.273.760 - 105.024 - - 26.378.784
22.522 - - - - 22.522
3.262.706 93.613 761.458 374.637 749 4.493.163
6.378.971 178.840 1.346.564 869.830 - 8.774.205
- - - - - -
9.354.654 1.427.324 4.200.876 4.900.774 - 19.883.628
27.819.365 1.852.528 10.437.605 7.528.797 117.939 47.756.234
69.823.987 149.983 6.987.328 4.212.205 829.540 82.003.043
1.763.517 53.305 521.458 385.403 1.265 2.724.948
6.456.385 43.105 256.447 109.532 - 6.865.469
222.050.173 3.799.518 25.036.269 18.381.178 2.322.750 271.589.888
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 201
Page 204
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Bank Secara Individu
31 Desember 2025
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 21.235.593 4.688.675 1.424.748 196.473 7.709.831 35.255.320
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 1.949.775 5.877.416 4.159.329 2.387.122 - 14.373.642
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.352.037 1.246.576 646.235 234.895 1.076.477 8.556.220
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 5.218.312 4.530.172 13.503.271 1.619.380 - 24.871.135
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 22.522 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 2.880.856 403.492 721.539 139.698 - 4.145.585
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.443.351 1.451.561 722.459 533.473 - 8.150.844
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 254.872 1.944.919 2.798.265 12.645.174 - 17.643.230
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 1.817.197 4.075.017 2.963.310 4.841.052 - 13.696.576
Kecil dan Portofolio Retail
13 Tagihan kepada Korporasi 47.763.671 21.730.439 16.866.962 5.780.323 - 92.141.395
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 692.942 128.187 87.517 152.116 - 1.060.762
15 Aset Lainnya - - - - 4.136.027 4.136.027
Total 92.608.606 46.076.454 43.893.635 28.529.706 12.944.857 224.053.258
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
No Kategori Portofolio Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan kepada Pemerintah 26.428.992 7.760.384 3.071.878 514.637 7.915.562 45.691.453
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 2.849.742 5.877.416 4.159.329 2.387.122 - 15.273.609
3 Tagihan kepada Bank Pembangunan - - - - - -
Multilateral dan Lembaga Internasional
4 Tagihan kepada Bank 7.621.607 1.501.139 646.235 234.895 1.083.625 11.087.501
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
6 Tagihan kepada Perusahaan Efek dan 5.218.312 4.530.172 13.503.271 1.619.380 - 24.871.135
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya
7 Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang - - - - 22.522 22.522
Subordinasi, Ekuitas, dan Instrumen
Modal Lainnya
8 Kredit Beragun Rumah Tinggal 2.880.856 403.492 721.539 139.698 - 4.145.585
9 Kredit Beragun Properti Komersial 5.443.351 1.451.561 722.459 533.473 - 8.150.844
10 Kredit untuk Pengadaan Tanah, - - - - - -
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai/Pensiunan 254.872 1.944.919 2.798.265 12.645.174 - 17.643.230
12 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha 19.199.187 17.598.965 4.780.846 4.841.052 - 46.420.050
Kecil dan Portofolio Retail
13 Tagihan kepada Korporasi 48.326.189 21.732.234 16.866.962 5.780.323 - 92.705.708
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 1.865.071 1.198.455 235.930 152.116 - 3.451.572
15 Aset Lainnya 884.643 331.440 143.676 271.678 5.516.623 7.148.060
Total 120.972.822 64.330.177 47.650.390 29.119.548 14.538.332 276.611.269
202 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 205
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
26.021.798 1.080.240 216.163 131.892 8.774.132 36.224.225
1.757.741 5.619.943 5.065.039 2.711.969 - 15.154.692
- - - - - -
6.094.443 1.008.869 757.925 350.871 713.147 8.925.255
- - - - - -
4.083.496 7.654.574 13.026.386 1.614.328 - 26.378.784
- - - - 22.522 22.522
3.384.401 315.195 664.647 128.703 217 4.493.163
6.064.886 1.009.127 1.183.963 516.229 - 8.774.205
- - - - - -
254.396 2.129.685 3.144.983 14.354.564 - 19.883.628
2.861.084 4.787.194 2.199.328 3.560.682 - 13.408.288
35.445.103 25.887.985 11.225.881 8.539.464 - 81.098.433
401.548 89.407 46.200 119.796 - 656.951
- - - - 4.341.481 4.341.481
86.368.896 49.582.219 37.530.515 32.028.498 13.851.499 219.361.627
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Tagihan Bersih berdasarkan Sisa Jangka waktu
<1 Tahun 1-3 Tahun 3-5 Tahun >5 Tahun Tanpa Kontrak Total
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
31.848.233 2.825.633 1.486.734 173.559 9.443.461 45.777.620
1.757.741 5.619.943 5.065.039 2.711.969 - 15.154.692
- - - - - -
8.374.729 1.553.951 757.925 350.871 718.104 11.755.580
- - - - - -
4.083.496 7.654.574 13.026.386 1.614.328 - 26.378.784
- - - - 22.522 22.522
3.384.401 315.195 664.647 128.703 217 4.493.163
6.064.886 1.009.127 1.183.963 516.229 - 8.774.205
- - - - - -
254.396 2.129.685 3.144.983 14.354.564 - 19.883.628
20.287.744 19.287.077 4.620.731 3.560.682 - 47.756.234
36.349.713 25.887.985 11.225.881 8.539.464 - 82.003.043
1.379.248 930.484 195.905 219.311 - 2.724.948
608.452 337.954 151.186 269.127 5.498.750 6.865.469
114.393.039 67.551.608 41.523.380 32.438.807 15.683.054 271.589.888
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 203
Page 206
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank Secara Individu
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada Tagihan
Tagihan kepada Pembangunan Tagihan kepada
No Sektor Ekonomi Entitas Sektor berupa
Pemerintah Multilateral Bank
Publik Covered Bond
dan Lembaga
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
Desember 2025
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.504.682 - - -
3 Industri pengolahan - 316.727 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 3.578.311 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.444.390 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.952.510 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 35.255.320 1.550.207 - 8.542.119 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - 14.101 -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya - 26.815 - - -
Total 35.255.320 14.373.642 - 8.556.220 -
Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.858.419 - - -
3 Industri pengolahan - 331.537 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.906.542 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.689.724 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - 23.022 -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.152.983 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 36.224.225 1.215.487 - 8.902.233 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya - - - - -
Total 36.224.225 15.154.692 - 8.925.255 -
204 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 207
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada Kredit untuk
Berharga/ Tagihan kepada
Perusahaan Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Efek dan Beragun Beragun Tanah,
Subordinasi, Pegawai/ Usaha Kecil kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Lembaga Jasa Rumah Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Pensiunan dan Portofolio Korporasi Tempo
Keuangan Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Retail
Lainnya Konstruksi
Modal
Lainnya
(h) (i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- - 61.969 87.063 - - 271.074 4.077.973 7.377 -
- - 6.386 25.931 - - 26.300 1.152.260 11.659 -
- - 956.921 3.115.426 - - 1.169.180 40.811.808 411.142 -
- - 23.699 6.151 - - 4.268 764.544 2.601 -
- - 38.514 54.141 - - 21.127 642.718 173 -
- - 394.451 435.456 - - 116.197 1.754.442 38.188 -
22.327 - 2.178.798 3.770.437 - - 1.025.508 15.701.655 289.071 -
- - 206.944 173.968 - - 65.186 3.778.452 23.253 -
- - 63.146 68.363 - - 142.418 25.544 10.629 -
- - 17.619 75.763 - - 7.318 6.026.344 182 -
24.833.822 22.514 - - - - 66.959 618.207 477 -
- - 3.758 3.500 - - 28.209 1.807.135 93 -
- - 11.557 45.809 - - 16.909 2.515.695 - -
- - 54.654 211.623 - - 99.658 5.853.912 9.957 -
- - - - - - 8.945 - 329 -
- - - 5.048 - - 21.032 - 319 -
- - 11.879 6.318 - - 33.357 32.630 578 -
- - 282 3.123 - - 4.859 1.222.509 347 -
- - 91.226 38.273 - - 902.549 15.932 34.190 -
- - 2.496 - - - 56.906 - 3.145 -
- - - - - - 206 - 131 -
- - 21.286 24.451 - 17.643.230 9.607.161 48.550 216.921 -
- - - - - - - - - -
14.986 8 - - - - 1.250 5.291.085 - 4.136.027
24.871.135 22.522 4.145.585 8.150.844 - 17.643.230 13.696.576 92.141.395 1.060.762 4.136.027
- - 58.618 83.706 - - 38.169 4.144.066 4.685 -
- - 15.300 32.558 - - 10.435 1.989.742 4.790 -
- - 1.043.891 3.150.965 - - 1.161.939 29.732.424 187.574 -
- - 22.122 234.557 - - 2.441 600.768 101 -
- - 29.284 55.270 - - 1.617 611.566 2.578 -
- - 401.603 466.811 - - 119.809 1.850.093 38.565 -
61.290 - 2.457.218 4.159.617 - - 777.520 13.352.349 217.715 -
- - 203.958 216.206 - - 36.494 2.747.874 10.527 -
- - 63.319 37.096 - - 16.710 55.261 9.326 -
- - 16.078 54.801 - - 2.396 8.867.464 - -
26.302.515 22.514 - - - - 2.900 169.420 - -
- - - 3.500 - - 1.728 1.517.076 - -
- - 12.219 40.734 - - 1.020 3.873.080 - -
- - 49.194 176.643 - - 67.658 6.174.919 8.544 -
- - - - - - - - - -
- - - 5.625 - - - - - -
- - 13.611 7.252 - - 12.242 - - -
- - 535 3.473 - - 89 191.367 - -
- - 87.679 25.439 - - 1.895.210 36.857 7.364 -
- - 1.597 52 - - 5.694 - - -
- - - - - - - - - -
- - 16.937 19.900 - 19.883.628 9.226.317 9.138 165.182 -
- - - - - - - - - -
14.979 8 - - - - 27.900 5.174.969 - 4.341.481
26.378.784 22.522 4.493.163 8.774.205 - 19.883.628 13.408.288 81.098.433 656.951 4.341.481
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 205
Page 208
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi - Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Tagihan
kepada Bank
Tagihan kepada Tagihan
Tagihan kepada Pembangunan Tagihan kepada
No Sektor Ekonomi Entitas Sektor berupa
Pemerintah Multilateral Bank
Publik Covered Bond
dan Lembaga
Internasional
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g)
Desember 2025
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.504.682 - - -
3 Industri pengolahan - 316.727 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 3.578.311 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.444.390 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - - -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.952.510 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 35.255.320 2.450.174 - 10.037.337 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - 14.101 -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya 10.436.133 26.815 - 1.036.063 -
Total 45.691.453 15.273.609 - 11.087.501 -
Desember 2024
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 1.858.419 - - -
3 Industri pengolahan - 331.537 - - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin - 4.906.542 - - -
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, Pengelolaan dan Daur - - - - -
Ulang Sampah, dan Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 2.689.724 - - -
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil - - - 23.022 -
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - 4.152.983 - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum - - - - -
10 Informasi dan Komunikasi - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 36.224.225 1.215.487 - 10.663.569 -
12 Real Estat - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, - - - - -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan, dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - - - - -
16 Pendidikan - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial - - - - -
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - -
20 ktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi Kerja; Aktivitas yang - - - - -
Menghasilkan Barang dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha - - - - -
24 Lainnya 9.553.395 - - 1.068.989 -
Total 45.777.620 15.154.692 - 11.755.580 -
206 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 209
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
berupa Surat
Tagihan kepada Kredit untuk
Berharga/ Tagihan kepada
Perusahaan Kredit Kredit Pengadaan
Piutang Kredit Usaha Mikro, Tagihan Tagihan yang
Efek dan Beragun Beragun Tanah,
Subordinasi, Pegawai/ Usaha Kecil kepada Telah Jatuh Aset Lainnya
Lembaga Jasa Rumah Properti Pengolahan
Ekuitas, dan Pensiunan dan Portofolio Korporasi Tempo
Keuangan Tinggal Komersial Tanah, dan
Instrumen Retail
Lainnya Konstruksi
Modal
Lainnya
(h) (i) (j) (k) (l) (m) (n) (o) (p) (q)
- - 61.969 87.063 - - 4.117.831 4.077.973 125.704 -
- - 6.386 25.931 - - 388.227 1.152.260 44.846 -
- - 956.921 3.115.426 - - 5.041.268 40.811.808 657.407 -
- - 23.699 6.151 - - 184.474 764.544 25.465 -
- - 38.514 54.141 - - 21.127 642.718 173 -
- - 394.451 435.456 - - 465.239 1.754.442 87.825 -
22.327 - 2.178.798 3.770.437 - - 11.909.581 15.703.450 992.940 -
- - 206.944 173.968 - - 509.906 3.778.452 74.677 -
- - 63.146 68.363 - - 143.772 25.544 10.629 -
- - 17.619 75.763 - - 7.318 6.026.344 182 -
24.833.822 22.514 - - - - 66.959 881.283 477 -
- - 3.758 3.500 - - 28.209 1.807.135 93 -
- - 11.557 45.809 - - 16.932 2.515.695 - -
- - 54.654 211.623 - - 99.671 5.853.912 9.957 -
- - - - - - 8.945 - 329 -
- - - 5.048 - - 21.052 - 319 -
- - 11.879 6.318 - - 33.357 32.630 578 -
- - 282 3.123 - - 1.539.306 1.222.509 126.190 -
- - 91.226 38.273 - - 9.764.661 15.932 895.145 -
- - 2.496 - - - 545.267 - 3.250 -
- - - - - - 206 - 131 -
- - 21.286 24.451 - 17.643.230 9.607.786 48.550 216.921 -
- - - - - - 97 - - -
14.986 8 - - - - 1.898.859 5.590.527 178.334 7.148.060
24.871.135 22.522 4.145.585 8.150.844 - 17.643.230 46.420.050 92.705.708 3.451.572 7.148.060
- - 58.618 83.706 - - 3.613.052 4.155.096 119.502 -
- - 15.300 32.558 - - 368.463 1.989.742 28.528 -
- - 1.043.891 3.150.965 - - 5.017.184 29.732.424 420.447 -
- - 22.122 234.557 - - 208.737 600.768 16.908 -
- - 29.284 55.270 - - 1.617 611.566 2.578 -
- - 401.603 466.811 - - 549.059 1.850.093 83.544 -
61.290 - 2.457.218 4.159.617 - - 12.812.357 13.367.221 784.285 -
- - 203.958 216.206 - - 571.461 2.747.874 47.297 -
- - 63.319 37.096 - - 16.733 55.261 9.327 -
- - 16.078 54.801 - - 2.396 8.867.464 - -
26.302.515 22.514 - - - - 2.901 699.935 5 -
- - - 3.500 - - 1.728 1.517.076 - -
- - 12.219 40.734 - - 1.020 3.873.080 - -
- - 49.194 176.643 - - 67.659 6.174.919 8.544 -
- - - - - - - - - -
- - - 5.625 - - - - - -
- - 13.611 7.252 - - 12.248 - - -
- - 535 3.473 - - 1.726.113 191.367 96.433 -
- - 87.679 25.439 - - 10.996.356 36.857 756.961 -
- - 1.597 52 - - 487.602 - 131 -
- - - - - - - - - -
- - 16.937 19.900 - 19.883.628 9.226.317 9.138 165.182 -
- - - - - - 56 - - -
14.979 8 - - - - 2.073.175 5.523.162 185.276 6.865.469
26.378.784 22.522 4.493.163 8.774.205 - 19.883.628 47.756.234 82.003.043 2.724.948 6.865.469
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 207
Page 210
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Bank Secara Individual
31 Desember 2025
Wilayah
No Keterangan
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan 309.860.920 2.318.573 24.163.483 15.315.858 1.777.019 353.435.853
2 Tagihan yang mengalami peningkatan -
dan pemburukan risiko kredit (Stage 2
dan 3)
a. Belum jatuh tempo 8.533.757 28.573 2.009.997 160.761 12.619 10.745.707
b. Telah jatuh tempo 1.494.457 26.268 332.664 245.280 - 2.098.669
3 Cadangan kerugian penurunan nilai 368.857 18.686 112.636 82.109 161 582.449
(CKPN) - Stage 1
4 Cadangan kerugian penurunan nilai 131.131 5.749 39.348 20.460 12 196.700
(CKPN) - Stage 2
5 Cadangan kerugian penurunan nilai 1.510.686 15.820 226.695 124.173 - 1.877.374
(CKPN) - Stage 3
6 Tagihan yang dihapus buku 3.198.903 127.748 892.430 500.544 - 4.719.625
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
31 Desember 2025
Wilayah
No Keterangan
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h)
1 Tagihan 345.411.518 3.822.925 33.653.190 22.105.698 1.777.019 406.770.350
2 Tagihan yang mengalami peningkatan - - - - - -
dan pemburukan risiko kredit (Stage 2
dan 3)
a. Belum jatuh tempo 8.545.299 29.188 2.013.858 164.747 12.619 10.765.711
b. Telah jatuh tempo 4.345.436 142.242 1.157.889 1.055.266 - 6.700.833
3 Cadangan kerugian penurunan nilai 1.067.851 62.874 470.965 200.773 161 1.802.624
(CKPN) - Stage 1
4 Cadangan kerugian penurunan nilai 165.165 7.136 52.447 31.551 12 256.311
(CKPN) - Stage 2
5 Cadangan kerugian penurunan nilai 3.555.314 92.975 770.322 704.749 - 5.123.360
(CKPN) - Stage 3
6 Tagihan yang dihapus buku 10.725.442 518.344 2.380.143 1.233.724 - 14.857.653
208 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 211
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
298.594.161 3.264.743 19.970.260 18.528.724 1.649.475 342.007.363
-
9.408.983 27.527 1.279.247 165.034 521.611 11.402.402
1.431.597 18.388 323.731 140.196 3.450 1.917.362
454.159 18.768 123.758 101.115 1.378 699.178
210.432 4.354 42.214 38.127 15.449 310.576
1.701.318 10.034 257.037 79.633 2.186 2.050.208
2.256.056 107.877 744.698 480.306 - 3.588.937
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2024
Wilayah
Bali & Nusa Kalimantan &
Jawa Sumatera Luar Negeri Total
Tenggara Sulawesi
(i) (j) (k) (l) (m) (n)
333.166.992 4.728.342 28.946.799 24.960.168 1.649.475 393.451.776
- - - - - -
9.723.471 40.554 1.367.971 259.157 521.611 11.912.764
4.966.572 140.602 1.297.616 982.933 3.450 7.391.173
1.270.665 65.409 389.418 209.353 1.378 1.936.223
258.293 6.279 60.082 57.867 15.449 397.970
2.724.178 44.834 533.092 316.683 2.186 3.620.973
8.013.326 372.513 1.636.692 846.584 - 10.869.115
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 209
Page 212
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank Secara Individual
Desember 2025
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
No Sektor Ekonomi CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum
Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Buku
Tempo
Tempo
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 7.328.534 1.680.236 14.721 6.347 2.237 7.344 11
2 Pertambangan dan Penggalian 6.357.584 210 20.905 2.671 28 9.246 -
3 Industri pengolahan 96.865.337 1.430.527 751.540 92.685 34.355 406.898 375
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan 6.140.307 1.443 4.699 1.639 262 2.098 -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 1.471.164 463 364 1.601 79 190 -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 8.222.223 3.281.948 73.329 22.420 2.818 721.338 56
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi 52.197.438 1.320.760 533.629 132.481 39.332 306.631 171
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 11.503.238 158.545 42.216 20.317 3.434 18.963 4
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 344.380 6.009 20.008 4.984 1.387 9.379 34
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 9.219.395 26 431 2.976 2 252 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 96.122.507 1.675.401 830 7.166 1.458 354 -
12 Real Estat 1.981.668 351.284 162 706 135 24.725 -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis 4.062.045 3.508 604 2.041 1.281 604 -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha 7.297.776 15.174 18.424 13.321 3.474 8.468 1
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan 9.584 68 632 123 7 302 28
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 27.686 650 599 298 92 280 37
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas 88.072 6.903 1.199 1.210 1.850 621 20
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 1.194.981 404 950 1.862 90 602 -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 1.176.252 41.348 90.650 15.723 8.673 56.460 821
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi 66.484 1.837 6.769 761 308 3.624 3
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan 433 - 227 2 - 97 -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 31.102.151 324.378 515.781 249.359 94.370 298.898 32.883
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya - - - - - - -
24 Lainnya 10.656.614 444.585 - 1.756 1.028 - 4.685.181
Total 353.435.853 10.745.707 2.098.669 582.449 196.700 1.877.374 4.719.625
210 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 213
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2024
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum
Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Buku
Tempo
Tempo
(j) (k) (l) (m) (n) (o) (p)
7.387.137 808.203 9.639 8.876 376 4.954 -
10.927.406 - 9.284 3.089 - 4.493 -
82.733.696 1.623.314 177.877 123.298 91.428 150.349 26
7.449.671 - 230 2.288 - 130 -
1.520.850 - 5.227 1.916 - 2.649 -
8.259.155 3.262.276 78.794 24.432 7.646 539.065 -
48.683.183 1.472.440 835.724 194.724 59.995 627.196 133
7.907.109 139.929 20.856 22.823 13.115 11.048 -
200.630 1.573 18.684 3.998 434 9.396 -
10.938.241 6.841 - 6.626 - 3.308 -
94.881.176 766.093 244.089 9.526 937 244.088 -
1.717.567 574.247 - 340 - 117.490 -
5.704.912 16.253 - 3.119 1.339 - -
7.950.237 1.429.572 16.558 19.391 3.412 8.014 -
- - - - - - -
5.625 - - 156 - - -
33.412 124 - 694 - 53 -
195.464 - - 250 - - -
2.085.101 22.707 13.679 18.382 3.440 6.376 55
8.733 - - 103 - - -
- - - - - - -
32.700.469 336.935 486.721 250.757 102.605 321.599 9.006
- - - - - - -
10.717.589 941.895 - 4.390 25.849 - 3.579.717
342.007.363 11.402.402 1.917.362 699.178 310.576 2.050.208 3.588.937
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 211
Page 214
Manajemen Risiko
Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
Desember 2025
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
No Sektor Ekonomi CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum
Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Buku
Tempo
Tempo
(a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i)
1 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 11.629.882 1.681.648 279.203 225.653 5.712 167.211 691.437
2 Pertambangan dan Penggalian 6.799.710 848 78.533 6.978 803 51.177 35.496
3 Industri pengolahan 101.440.113 1.432.071 1.227.322 241.048 40.685 738.983 777.658
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan 6.380.445 1.516 47.268 4.165 722 36.182 24.894
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah, 1.471.164 463 364 1.601 79 190 -
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi 8.689.054 3.282.259 152.544 27.569 3.794 783.366 76.818
7 Perdagangan besar dan eceran; Reparasi 65.244.295 1.326.080 2.022.529 745.999 56.249 1.311.380 6.273.997
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 12.082.277 159.025 138.431 26.412 4.446 94.752 58.691
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan 345.819 6.009 20.008 5.069 1.387 9.379 63.869
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 9.219.395 26 431 2.976 2 252 753
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 97.285.793 1.675.401 830 7.166 1.458 597 524
12 Real Estat 1.981.668 351.284 162 706 135 24.725 144
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah, dan Teknis 4.062.069 3.508 604 2.042 1.281 604 560
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha 7.297.790 15.174 18.424 13.322 3.474 8.468 2.106
Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan, Agen
Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan 9.584 68 632 123 7 302 28
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan 27.707 650 599 299 92 280 37
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas 88.072 6.903 1.199 1.210 1.850 621 775
Sosial
18 Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi 3.050.360 1.516 225.236 21.777 2.820 173.042 155.038
19 Aktivitas Jasa Lainnya 12.148.962 48.843 1.610.605 141.191 31.375 1.157.932 1.334.210
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi 591.061 1.837 20.296 50.398 308 3.624 343.119
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan 433 - 227 2 - 97 -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga 31.102.805 324.378 515.781 249.388 94.370 298.898 34.441
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 97 - - - - - 55
24 Lainnya 25.821.795 446.204 339.605 27.530 5.262 261.298 4.983.003
Total 406.770.350 10.765.711 6.700.833 1.802.624 256.311 5.123.360 14.857.653
212 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 215
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2024
Tagihan yang Mengalami
Penurunan Nilai Tagihan
CKPN - CKPN - CKPN - yang
Tagihan Belum
Telah Jatuh Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Jatuh Buku
Tempo
Tempo
(j) (k) (l) (m) (n) (o) (p)
11.305.619 833.367 337.683 195.962 4.573 89.485 422.904
11.332.359 6.069 72.740 6.919 1.489 22.362 7.183
87.097.790 1.679.685 779.289 251.139 100.552 325.618 426.726
7.689.413 3.688 46.223 4.706 736 13.617 7.060
1.520.850 - 5.227 1.916 - 2.649 1
8.774.113 3.271.744 188.100 29.690 9.535 572.648 29.761
62.189.482 1.617.915 2.551.085 893.645 84.683 1.062.876 5.102.962
8.516.152 155.399 114.995 29.041 14.867 40.384 19.749
200.666 1.573 18.720 4.047 434 9.396 63.993
10.938.241 6.841 - 6.626 - 3.308 758
95.411.744 766.093 244.095 9.529 937 244.140 525
1.717.567 574.247 - 340 - 117.490 144
5.704.912 16.253 - 3.119 1.339 - 561
7.950.238 1.429.572 16.558 19.391 3.412 8.014 2.115
- - - - - - -
5.625 - - 156 - - -
33.422 124 - 698 - 53 753
2.116.929 25.179 258.449 20.285 5.163 73.809 62.922
12.646.575 204.599 1.806.074 132.519 34.779 571.634 522.832
519.825 - 17.795 46.951 - - 303.793
- - - - - - -
32.700.469 336.935 486.722 250.758 102.605 321.599 10.570
56 - - - - - 55
25.079.729 983.481 447.418 28.786 32.866 141.891 3.883.748
393.451.776 11.912.764 7.391.173 1.936.223 397.970 3.620.973 10.869.115
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 213
Page 216
Manajemen Risiko
Upaya mengatasi Tunggakan dan Penurunan Nilai
Untuk menjaga kualitas kredit tetap terpelihara dengan baik, maka pemantauan terhadap debitur yang mengalami
tunggakan dan penurunan nilai dilakukan secara rutin. Pemantauan direalisasikan pada setiap kategori kredit
(Korporasi, Komersial, Small and Medium Enterprise atau SME, Retail Lending, danDigital Lending) serta sektor industri
maupun portofolio kredit secara keseluruhan.
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. s.d. > 180 hari Total s.d. s.d. > 180 hari Total
120 hari 180 hari 120 hari 180 hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam 164.173 327.075 1.607.421 2.098.669 229.516 211.055 1.565.315 2.005.886
Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - - - - -
dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
Total 164.173 327.075 1.607.421 2.098.669 229.516 211.055 1.565.315 2.005.886
Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposure
> 90 hari > 120 hari > 90 hari > 120 hari
s.d. s.d. > 180 hari Total s.d. s.d. > 180 hari Total
120 hari 180 hari 120 hari 180 hari
a b c d e f g h i j
1 Kredit yang termasuk dalam 998.948 1.383.048 2.374.056 4.756.052 1.059.491 1.293.661 2.098.862 4.452.014
Tagihan yang Telah Jatuh
Tempo
2 Surat Berharga yang termasuk - - - - - - - -
dalam Tagihan yang Telah
Jatuh Tempo
Total 998.948 1.383.048 2.374.056 4.756.052 1.059.491 1.293.661 2.098.862 4.452.014
214 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 217
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Performing Tagihan yang Tidak Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
No
> 90 Hari ≤ 90 hari
Nilai Nilai Nilai
Nilai
CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Tercatat Bruto
Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
31 Desember 2025
1 Surat Berharga 15.795.918 71 - - - - - -
2 Kredit 147.776.952 1.596.150 2.098.669 1.037.907 - - - -
a. Korporasi 102.248.170 886.288 492.879 217.267 - - - -
b. Retail 45.528.783 709.862 1.605.790 820.641 - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 156.460.085 20.956 - - - - - -
31 Desember 2024
1 Surat Berharga 19.332.166 593 - - - - - -
2 Kredit 143.932.165 1.649.451 1.917.363 1.348.933 88.523 22 - -
a. Korporasi 95.023.416 744.118 487.941 480.057 88.523 22 - -
b. Retail 48.908.748 905.334 1.429.422 868.876 - - - -
3 Transaksi Rekening Administratif 147.058.112 43.266 - - - - - -
Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Non Perfoming
(Kualitas KL, D, M)
Performing Tagihan yang Tidak Mengalami
(Kualitas L dan DPK) Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
Penurunan Nilai Memiliki Tunggakan Memiliki Tunggakan
No
> 90 Hari ≤ 90 hari
Nilai Nilai Nilai
Nilai
CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Tercatat Bruto
Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h
31 Desember 2025
1 Surat Berharga 25.825.267 71 - - - - - -
2 Kredit 175.758.182 3.349.772 4.487.722 2.928.585 - - - -
a. Korporasi 103.413.642 886.922 492.879 217.267 - - - -
b. Retail 54.529.594 1.324.128 1.605.790 820.641 264.689 264.471 3.639 2.101
3 Transaksi Rekening Administratif 156.460.085 20.956 - - - - - -
31 Desember 2024
1 Surat Berharga 28.381.457 593 - - - - - -
2 Kredit 171.461.132 2.796.100 1.917.363 1.348.933 2.153.215 824.303 27.528.967 1.146.649
a. Korporasi 95.580.035 744.320 487.941 480.057 88.523 22 - -
b. Retail 58.244.597 1.451.274 1.429.422 868.876 375.039 374.129 6.398 4.003
3 Transaksi Rekening Administratif 147.058.112 43.266 - - - - - -
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 215
Page 218
Manajemen Risiko
Definisi Aset yang Direstrukturisasi
Dalam rangka meminimalkan kerugian kredit, Bank mempertimbangkan restrukturisasi atas kredit untuk peminjam
yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kewajibannya namun masih dapat bekerja sama, sepanjang hal ini
memberi keuntungan bagi kedua belah pihak.
Restrukturisasi Kredit adalah upaya perbaikan yang dilakukan Bank dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang
mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya.
Bank hanya diperbolehkan melakukan restrukturisasi kredit untuk peminjam yang memiliki kriteria sebagai berikut:
i. Debitur mengalami penurunan kemampuan pembayaran pokok dan atau bunga kredit; dan
ii. Debitur masih memiliki prospek usaha yang baik dan mampu memenuhi kewajiban setelah restrukturisasi
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
Performing Non Perfoming
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
No
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
31 Desember 2025
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 4.668.342 910.088 337.648 138.722 494.600 32.814 139.967 37.809 4.371.423 978.188
a. Korporasi 4.027.482 836.674 - - - - - - 4.027.482 836.674
b. Retail 640.860 73.413 337.648 138.722 494.600 32.814 139.967 37.809 343.941 141.513
3 Transaksi 25.671 94 - - 7.665 94 - - - -
Rekening
Administratif
31 Desember 2024
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 4.196.189 739.695 975.222 771.565 438.466 54.641 256.651 101.269 4.476.293 1.355.350
a. Korporasi 3.435.351 551.230 487.941 480.057 - - 444 2 3.922.848 1.031.285
b. Retail 760.838 188.465 487.281 291.508 438.466 54.641 256.207 101.267 553.445 324.065
3 Transaksi 42.353 265 - - 4.802 43 2.020 221 - -
Rekening
Administratif
216 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 219
Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non Performing
Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Performing Non Perfoming
Stage 1 Stage 2 Stage 3
(Kualitas L dan DPK) (Kualitas KL, D, M)
Nilai Nilai Nilai Nilai Nilai
No
Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN Tercatat CKPN
Bruto Bruto Bruto Bruto Bruto
a b c d e f g h i j
31 Desember 2025
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 6.073.022 2.254.799 1.581.451 1.381.781 551.771 33.483 143.543 37.885 6.959.159 3.565.213
a. Korporasi 4.029.668 836.674 - - - - - - 4.027.482 836.674
b. Retail 954.074 162.876 340.584 141.423 494.600 32.814 139.967 37.809 343.941 141.513
3 Transaksi 25.671 94 - - 7.665 94 - - - -
Rekening
Administratif
31 Desember 2024
1 Surat Berharga - - - - - - - - - -
2 Kredit 6.904.718 1.477.218 2.029.237 1.142.312 493.773 55.258 294.370 101.911 8.145.811 2.462.361
a. Korporasi 3.435.351 551.230 487.941 480.057 - - 444 2 3.922.848 1.031.285
b. Retail 829.556 216.580 496.090 299.380 438.466 54.641 256.207 101.267 553.445 324.065
3 Transaksi 42.353 265 - - 4.802 43 2.020 221 - -
Rekening
Administratif
Pengungkapan Risiko Kredit Counterparty
Risiko kredit counterparty bagi Bank adalah risiko yang timbul dari kegagalan pembayaran counterparty atas suatu
kontrak dengan pihak Bank yang menyebabkan potensi kerugian bagi Bank untuk menggantikan kontrak tersebut.
Counterparty credit risk pada umumnya timbul dari transaksi derivative, seperti namun tidak terbatas atas transaksi FX
swap dan transaksi repo/reverse repo. Mitigasi counterparty credit risk dilakukan sesuai SE OJK 24/SEOJK.03/2021,
yaitu dengan pengakuan keberadaan agunan, garansi, penjaminan, atau asuransi kredit dan dilengkapi dengan
kebijakan Bank untuk mengelola risiko kredit dari counterparty.
Tabel CCR1: Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk
Alpha
Digunakan
Replacement Cost Potential Future untuk
EEPE Tagihan Bersih ATMR
No (RC) Exposure (PFE) Perhitungan
Regulatory
EAD
a b c d e f
1 SA-CCR 952.551.211.196 1.683.039.942.642 1,4 3.689.827.615.374 1.730.788.300.000
(untuk derivatif)
2 Metode Internal N/A N/A
Model (untuk derivatif
dan SFT)
3 Pendekatan N/A N/A
sederhana untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
4 Pendekatan 1.684.697.000.000 432.267.500.000
komprehensif untuk
mitigasi risiko kredit
(untuk SFT)
5 VaR untuk SFT N/A N/A
Total
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 217
Page 220
Manajemen Risiko
Definisi
Replacement Cost adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman
perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit
dengan menggunakan pendekatan standar.
Potential Future Exposure adalah sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
pedoman perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko
kredit dengan menggunakan pendekatan standar.
Tagihan bersih adalah Perhitungan Tagihan Bersih untuk transaksi derivatif dengan menggunakan pendekatan standar
merupakan penjumlahan dari Replacement Cost (RC) dan Potential Futures Exposures (PFE) yang kemudian dikalikan
dengan 1,4 (satu koma empat) sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai pedoman
perhitungan tagihan bersih transaksi derivatif dalam perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit
dengan menggunakan pendekatan standar.
Tabel CCR3: Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko
Kategori Portofolio 0% 10% 20% 50%
Tagihan kepada Pemerintah dan Bank Sentral 106.473.222.862
Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 26.815.100.581
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
Tagihan kepada Bank Lain 575.431.000.000 711.206.000.000
Tagihan kepada perusahaan sekuritas
Tagihan kepada Korporasi 502.887.485.468 -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio
Retail
Aset lainnya
Total 106.473.222.862 1.105.133.586.049 711.206.000.000
Definisi
Pembagian berdasarkan bobot risiko dan regulatory portfolio termasuk dalam tabel untuk keperluan gambaran. Bank
dapat melengkapi tabel dengan pembagian kelas aset berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
pedoman perhitungan aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan menggunakan pendekatan standar.
Total eksposur kredit adalah nilai yang relevan untuk menghitung modal dengan memperhitungkan teknik mitigasi
risiko kredit.
Tabel CCR2: Credit valuation adjustment (CVA) capital charge
No. Tagihan bersih ATMR
Total portfolios berdasarkan Advanced CVA capital charge N/A N/A
1 (i) komponen VaR (termasuk 3× multiplier) N/A
2 (ii) komponen Stressed VaR (termasuk 3× multiplier) N/A
3 Semua Portfolio sesuai Standardised CVA Capital Charge 842.224.430.299
4 Total sesuai CVA Capital Charge 842.224.430.299
218 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 221
75% 100% 150% Lainnya Total Tagihan Bersih
106.473.222.862
26.815.100.581
370.321.000.000 10.361.106.503 732.749.902.662 2.400.069.009.165
653.582.797.299 1.156.470.282.767
370.321.000.000 663.943.903.802 732.749.902.662 3.689.827.615.374
Tabel CCR6: Tagihan Bersih Derivatif Kredit
Proteksi yang Dibeli Proteksi yang DIjual
Nilai Notional NULL NULL
Single-name credit default swaps
Index credit default swaps
Total return swaps
Credit options
Derivatif kredit lainnya
Total Nilai Notional NULL NULL
Nilai wajar NULL NULL
Nilai wajar positif (aset)
Nilai wajar negatif (kewajiban)
B. Risiko Pasar
Risiko pasar merupakan risiko pada posisi neraca dan rekening administratif, termasuk transaksi derivatif akibat
perubahan dari kondisi pasar. Perubahan kondisi pasar dimaksud mencakup pergerakan nilai tukar, suku bunga, harga
opsi, termasuk di dalamnya perubahan dari credit spread dan potensi gagal bayar. Risiko pasar terdapat pada posisi
trading book dan banking book yang berasal dari eksposur valuta asing, surat berharga, derivatif, dan instrumen
keuangan/pasar uang.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 219
Page 222
Manajemen Risiko
Risiko suku bunga pada banking book dapat timbul 3. Satuan Kerja Internal Audit/SKAI (third line of
dari perbedaan eksposur aktiva dan pasiva Bank dan defense)
pergerakan suku bunga yang akan mempengaruhi
pendapatan dan nilai ekonomis modal Bank. Penetapan limit risiko pasar ditinjau secara berkala untuk
menjamin kesesuaian dengan perkembangan bisnis
Kerangka Manajemen Risiko Pasar serta kondisi ekonomi dan pasar terbaru berdasarkan
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian faktor-faktor risiko nilai tukar dan suku bunga.
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
adalah: Informasi Manajemen Risiko
1. Kebijakan dan Prosedur Identifikasi risiko pasar senantiasa dilakukan melalui
Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas analisis setiap produk, transaksi atau layanan yang
semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi ditawarkan oleh Bank melalui program hingga produk,
operasional dan organisasi di Bank terkait transaksi atau layanan tersebut menjadi eksposur risiko
manajemen risiko pasar. pasar yang diukur, dipantau, dan dikontrol secara harian.
2. Limit Eksposur Untuk setiap pengembangan fitur dan pertumbuhan
Memberikan batasan yang jelas terkait dengan yang signifikan, risiko pasar senantiasa diidentifikasi
risiko pasar. Limit/Toleransi risiko pasar disesuaikan kembali secara terus menerus dan didiskusikan
dengan regulasi terkait, kebijakan global dan bersama antara Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR),
kebijakan lokal di Bank. dalam hal ini adalah unit kerja Manajemen Risiko Pasar
dan Likuiditas, dengan unit-unit bisnis terkait.
3. Pendelegasian Wewenang Risiko
Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas Saat ini portofolio Surat berharga yang dimiliki Bank
risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu dikategorikan sebagai trading book dan banking book.
atau unit kerja tertentu yang telah mendapat Surat berharga trading book terutama digunakan untuk
persetujuan dari komite manajemen di Bank. memenuhi permintaan dari nasabah. Sedangkan surat
berharga banking book dikelola untuk tujuan sebagai
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan cadangan likuiditas dan untuk mendapatkan imbal hasil
Limit yang optimal sesuai dengan rencana bisnis dan tingkat
Bank secara berkala melakukan peninjauan terhadap risiko tertentu yang diterima oleh Manajemen.
kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit
dalam mengelola risiko pasar, sehingga selaras dengan Eksposur valuta asing Bank sebagian besar berasal dari
peraturan eksternal seperti Peraturan Otoritas Jasa transaksi FX yang dilakukan untuk kepentingan nasabah
Keuangan (OJK) No. 18/POJK.03.2016 dan Surat dan swap atas sumber dana yang diperoleh dalam
Edaran OJK No. 34/SEOJK.03/2016 tentang penerapan mata uang asing. Pengukuran eksposur risiko nilai tukar
manajemen risiko. Selain itu, kebijakan ini juga disusun dilakukan atas posisi devisa neto Bank. Posisi devisa
sejalan dengan kebijakan global risiko pasar dan risiko neto Bank per Desember 2025 adalah sebesar 0,71%
likuiditas dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation dari modal, atau jauh di bawah ketentuan ambang batas
(SMBC) karena SMBC Indonesia merupakan grup SMBC. maksimum Bank Indonesia, yaitu 20,0% dari modal.
Kebijakan dan prosedur risiko pasar Bank menetapkan Bank melakukan proses revaluasi (mark to market)
aturan dan standar yang jelas atas semua aktivitas berdasarkan harga pasar setiap akhir hari. Bank juga
bisnis, pengendalian, strategi operasional dan organisasi mengamati eksposur risiko pasar secara harian sebagai
di Bank terkait risiko pasar. Bank memiliki metodologi bagian dari mitigasi risiko serta memastikan eksposur
berikut langkah-langkah yang terukur dan jelas untuk tersebut tidak melebihi limit yang telah ditetapkan oleh
mengidentifikasi, mengukur dan memantau risiko pasar. asset liabilities committee (ALCO).
Untuk memastikan pengendalian risiko berjalan dengan Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
baik, Bank juga check dan balances serta melakukan untuk risiko pasar dan kebutuhan modal atas eksposur
pemisahan front office, middle office, dan back office, risiko pasar dilakukan berdasarkan pendekatan standar
serta penerapan kerangka kerja Three Lines of Defense, sesuai dengan regulasi yang berlaku.
yaitu:
1. Pimpinan Unit Kerja (PUK) (first line of defense)
2. Market and Liquidity Risk Management
Departement dan Unit Kepatuhan (second line of
defense)
220 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 223
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (MR1)
Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember 2025
Risiko GIRR 24.975,22
Risiko CSR Non Sekuritisasi 8.519,70
Risiko CSR Sekuritisasi Non CTP
Risiko CSR Sekuritisasi CTP
Risiko Ekuitas
Risiko Komoditas
Risiko Nilai Tukar 20.431,35
DRC – Non Sekuritisasi
DRC Sekutitisasi Non CTP
DRC Sekuritisasi CTP
RRAO
Total 53.926,27
Pengungkapan Tambahan (Kualitatif)
Sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum,
Bank menggunakan pendekatan metode standar dalam perhitungan ATMR Risiko Pasar terhitung sejak periode
pelaporan Januari 2025. Komponen beban modal risiko pasar mencakup:
• Kelas Risiko General Interest Rate Risk (GIRR)
• Kelas Risiko Credit Spread Risk (CSR) non-sekuritisasi
• Kelas Risiko Nilai Tukar
Pengungkapan ATMR untuk Risiko Pasar dengan Menggunakan Pendekatan Standar (MR1)
Bank secara konsolidasi dengan Entitas Anak
(dalam jutaan Rupiah)
Beban Modal Pendekatan Standar
Risiko
Posisi Desember 2025
Risiko GIRR 24.975,22
Risiko CSR Non Sekuritisasi 8.519,70
Risiko CSR Sekuritisasi Non CTP
Risiko CSR Sekuritisasi CTP
Risiko Ekuitas
Risiko Komoditas
Risiko Nilai Tukar 20.431,35
DRC – Non Sekuritisasi
DRC Sekutitisasi Non CTP
DRC Sekuritisasi CTP
RRAO
Total 53.926,27
Pengungkapan tambahan (Kualitatif)
Pada periode laporan Desember 2025, tidak terdapat perpindahan antar regulatory book. Entitas Anak dari Bank tidak
memiliki portfolio Trading Book
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 221
Page 224
Manajemen Risiko
BA-CVA yang Disederhanakan (CVA1) - Bank secara individu
(dalam jutaan Rupiah)
ATMR
Komponen
BA-CVA
a b
Agregasi komponen sistematis risiko CVA 148.284,17
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 75.647,09
Total 803.878,75
BA-CVA yang Disederhanakan (CVA1) - Bank secara konsolidasi dengan entitas anak
(dalam jutaan Rupiah)
ATMR
Komponen
BA-CVA
a b
Agregasi komponen sistematis risiko CVA 148.284,17
Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA 75.647,09
Total 803.878,75
Pengungkapan Tambahan (Kualitatif)
Sesuai dengan SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang perhitungan ATMR untuk Risiko Pasar Bagi Bank Umum,
Bank menggunakan pendekatan CVA dasar yang disederhanakan (Basic Approach CVA – reduced version) dalam
perhitungan ATMR CVA, pendekatan dimaksud tidak mengakui adanya lindung nilai.
Pengelolaan risiko pasar dilakukan dengan melaporkan hasil pengukuran dan pemantauan limit risiko pasar yang telah
ditetapkan ALCO secara harian. Bank juga secara rutin melakukan perhitungan PV01 dan simulasi proyeksi perubahan
Net Interest Income (NII) dan Economic Value of Equity (EVE) yang dilaporkan dalam rapat yang diselenggarakan oleh
komite ALCO dan Komite Manajemen Risiko (KMR).
Setiap tahun, atau bila ada penambahan fitur atau produk, Bank melakukan validasi atas hasil pengukuran dari sistem
yang digunakan. Sistem informasi yang ada saat ini telah dapat memfasilitasi proses revaluasi (mark to market),
memberikan informasi terkini atas eksposur risiko pasar Bank, serta memonitor pergerakan faktor risiko pasar Bank.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Pasar
Pemantauan terhadap Risiko Pasar dilakukan melalui Asset Liabilities Committee (ALCO) dan Komite Manajemen
Risiko. Sistem Pengendalian Internal telah efektif dalam mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Pasar. Internal
Audit melakukan audit secara berkala terhadap kecukupan kebijakan, prosedur, limit, serta toleransi dan kepatuhan
dari setiap pihak yang terkait dengan penerapan manajemen risiko pasar sesuai dengan rencana audit Bank yang
telah ditetapkan.
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Pasar
Head of Risk Management
Market & Liquidity Risk Management Head
Market & Liquidity Risk Market & Liquidity Risk Market & Liquidity Risk
Development Analytics & Reporting Monitoring
222 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 225
Pengungkapan Risiko Suku Bunga dalam Banking memutuskan strategi bisnis maupun strategi lindung
Book nilai yang harus dilakukan untuk mengembalikan angka
Eksposur banking book atas aset dan liabilitas Bank IRRBB ke tingkatan yang diinginkan.
diukur menggunakan analisis sensitivitas berdasarkan
profil kesenjangan repricing suku bunga untuk Market and Liquidity Risk Management bertanggung
menghitung dampak perubahan suku bunga terhadap jawab melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB
laba bersih Bank dengan menggunakan pendekatan secara berkala untuk dilaporkan kepada Direksi dan
Net Interest Income (NII), dan dampak perubahan ALCO/KMR. Sedangkan unit bisnis dan treasury yang
suku bunga terhadap modal Bank, atau dengan bertanggung jawab untuk melakukan strategi bisnis dan
menggunakan pendekatan Economic Value of Equity lindung nilai yang telah dirumuskan tersebut.
(EVE).
Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk
Risiko suku bunga dalam Banking Book posisi Desember 2025 dapat dilihat bahwa perubahan
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individu) EVE tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock
Posisi Laporan : Desember 2025 Up, yaitu sebesar Rp3.34 triliun atau 10.05% dari CET1.
Sementara dari perspektif perubahan NII, pada skenario
Analisis Kualitatif secara individu Parallel Shock Up, NII Bank diproyeksikan mengalami
Pengukuran IRRBB dilakukan menggunakan metode penurunan sebesar Rp0.41 triliun atau 5.78% dari
standar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proyeksi NII Bank yang disetahunkan.
melakukan pengelolaan IRRBB, Bank telah menetapkan
Risk Appetite yang diwujudkan dalam bentuk Laporan Perhitungan IRRBB
internal buffer atas maksimum perubahan EVE yang Nama Bank : Bank SMBC Indonesia Tbk (individu)
harus dijaga. Apabila tingkat IRRBB telah mendekati Posisi Laporan : Desember 2025
atau melampaui angka buffer tersebut, ALCO akan Mata Uang : Total dalam Rupiah
Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
(dalam jutaan Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Desember 2025 Desember 2024 Desember 2025 Desember 2024
Parallel up (3.337.036,02 ) (2.329.208,31) (407.925,53 ) (187.966,88)
Parallel down 3.607.391,60 2.484.311,65 375.758,57 140.798,88
Steepener 172.966,57 228.641,25
Flattener (956.345,28 ) (736.828,07)
Short rate up (1.913.720,64 ) (1.372.907,81)
Short rate down 1.973.939,13 1.373.477,98
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 3.337.036,02 2.329.208,31 407.925,53 187.966,88
Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income 33.218.319,66 32.425.450,04 7.056.967,31 2.258.829,42
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau 10,05% 7,18% 5,78% 8,32%
Projected Income (untuk ∆ NII)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 223
Page 226
Manajemen Risiko
Risiko suku bunga dalam Banking Book
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2025
Analisis Kualitatif secara Konsolidasi
Terhitung efektif pada 27 Maret 2024 Bank SMBC Indonesia melakukan akuisisi terhadap PT. OTO Multiartha (OTO)
dan PT. Summit Oto Finance (SOF), dengan demikian Perusahaan Anak SMBCI saat ini terdiri dari BTPNS sebagai
perusahaan perbankan serta OTO dan SOF sebagai perusahaan pembiayaan. Sesuai dengan ketentuan, Bank
melakukan pengukuran dan pemantauan IRRBB secara konsolidasi dengan menggunakan metode EVE (Economic
Value of Equity) dan NII (Net Interest Income).
Analisis kuantitatif dari hasil pengukuran IRRBB untuk posisi Desember 2025 dapat dilihat bahwa perubahan EVE
tertinggi Bank terjadi pada skenario Parallel Shock Up, yaitu sebesar Rp 4,05 triliun atau 9,12% dari CET1. Sementara
dari perspektif perubahan NII, pada skenario Parallel Shock Down, NII Bank diproyeksikan mengalami kenaikan
sebesar Rp 0,15 triliun atau 1,39% dari proyeksi NII Bank yang disetahunkan
Laporan Perhitungan IRRBB
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
Posisi Laporan : Desember 2025
Mata Uang : Total dalam Rupiah
Tabel Laporan Perhitungan IRRBB
(dalam jutaan Rupiah)
∆ EVE ∆ NII
Desember 2025 Desember 2024 Desember 2025 Desember 2024
Parallel up (4.053.304,78 ) (3.016.704,90) (151.542,54) 189.554,84
Parallel down 4.365.715,60 3.229.904,06 116.130,26 (218.318,48)
Steepener 405.031,88 369.066,57
Flattener (1.341.258.74) (1.028.531,80)
Short rate up (2.539.816,23) (1.910.310,29)
Short rate down 2.624.033,76 1.933.839,35
Nilai Maksimum Negatif (absolut) 4.053.304,78 3.016.704,90 151.542,54 218.318,48
Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau Projected Income 44.455.177,93 43.905.358,09 10.912.177,55 7.617.423,19
(untuk ∆ NII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE) atau 9,12% 6,87% 1,39% 2,87%
Projected Income (untuk ∆ NII)
224 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 227
C. Risiko Likuiditas Untuk menerapkan kebijakan, prosedur dan
Risiko likuiditas adalah risiko yang mungkin timbul akibat menetapkan batasan-batasan pada risiko likuiditas
ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kewajiban secara efektif, Bank juga telah secara jelas menetapkan
yang jatuh tempo dengan menggunakan arus kasnya pemisahan tugas, tanggung jawab dan wewenang
dan/atau aset likuidnya yang berkualitas tinggi yang yang jelas antara unit yang bertanggung jawab dalam
dapat diagunkan, tanpa mengganggu aktivitas dan pengelolaan risiko likuiditas yaitu unit kerja yang kerja
kondisi keuangan Bank. yang memiliki aktivitas yang terekspos terhadap risiko
likuiditas. Direktorat Manajemen Risiko memberikan
Risiko likuiditas juga berkaitan dengan optimalisasi masukan dan analisis yang independen dan objektif
struktur neraca dan risiko struktural terhadap dalam proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
ketergantungan pada sumber pendanaan tertentu. pengelolaan risiko likuiditas.
Pengelolaan risiko likuiditas Bank berupaya agar dapat
mengelola risiko likuiditas dalam perspektif jangka Kebijakan dan prosedur yang saat ini diterapkan juga
pendek maupun struktural. telah mengatur pengelolaan risiko likuiditas dimasa krisis
Dalam perspektif jangka pendek, Bank memastikan dimulai dengan aktivasi rencana pendanaan darurat
kecukupan likuiditas yang dimonitor berdasarkan (contingency funding plan/CFP), dan implementasinya
Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan early warning hingga kembali ke kondisi normal (business as usual/
indicators lainnya. Dalam perspektif jangka panjang, BAU).
risiko likuiditas dikelola dan dimonitor melalui Net Stable
Funding Ratio (NSFR). Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
Kerangka Manajemen Risiko Likuiditas Informasi Manajemen Risiko
Bank menggunakan kerangka kerja pengendalian Identifikasi risiko likuiditas dilakukan terhadap seluruh
sebagai pedoman yang jelas dan tegas mengenai sumber, baik dari sisi produk dan aktivitas perbankan
batasan dalam pengambilan risiko. Tiga komponen yang baru, maupun sisi pertumbuhan yang signifikan
kunci dalam kerangka pengendalian risiko tersebut dari sumber dan hasil pendanaan tertentu, baik berupa
adalah: posisi aset, kewajiban maupun rekening administratif.
1. Kebijakan dan Prosedur Identifikasi juga dilakukan setiap munculnya potensi
Menetapkan aturan dan standar yang jelas atas peningkatan risiko, baik risiko suku bunga, risiko kredit,
semua aktivitas bisnis, pengendalian, strategi risiko operasional, risiko hukum dan risiko karena
operasional dan organisasi di Bank terkait adanya peraturan baru dari Bank Indonesia.
manajemen risiko likuiditas.
Bank mengukur dan memantau indikator risiko
2. Limit Eksposur likuiditas untuk mengidentifikasi potensi permasalahan
Memberikan batasan yang jelas terkait dengan likuiditas melalui Indikator Peringatan Dini (Early
risiko likuiditas. Limit/Toleransi risiko likuiditas Warning Indicators/EWI) yang memonitor tingkat
disesuaikan dengan regulasi terkait, kebijakan roll-over, konsentrasi pendanaan, peringkat publik
global dan kebijakan lokal di Bank. Bank, tingkat likuiditas pasar uang, dan pemenuhan
kewajiban ratio regulatory. Bank juga secara struktural
3. Pendelegasian Wewenang Risiko mengukur risiko likuiditas dengan menggunakan rasio
Memastikan bahwa pengambilan keputusan atas seperti rasio kecukupan alat likuid, Rasio Intermediasi
risiko utama hanya boleh dilakukan oleh individu Makroprudensial (RIM) serta perhitungan dana keluar
atau unit kerja tertentu yang telah mendapat dan melakukan stress testing.
persetujuan dari komite manajemen di Bank.
Kebijakan internal menetapkan agar Bank selalu patuh
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan terhadap peraturan atau regulasi yang telah ditetapkan,
Limit seperti Giro Wajib Minimum dan Liquidity Coverage
Bank secara berkala menelaah kecukupan Ratio (LCR). Bank juga telah menerapkan regulasi Net
kebijakan, prosedur dan batasan risiko likuiditas dan Stable Funding Ratio (NSFR).
kesesuaiannya dengan risk appetite. Selain itu, sejalan
juga dengan strategi bisnis dan pertumbuhan bisnis,
kompleksitas transaksi, serta kondisi ekonomi serta
kondisi pasar.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 225
Page 228
Manajemen Risiko
Laporan LCR per akhir triwulan IV/2025:
Tabel Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio)
Individual
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
(Desember 2025) (Desember 2024)
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai pengurangan nilai
(haircut), outstanding (haircut), outstanding
No Komponen kewajiban dan kewajiban dan
Nilai outstanding Nilai outstanding
komitmen dikalikan komitmen dikalikan
kewajiban dan kewajiban dan
tingkat penarikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai
(run-off rate) atau (run-off rate) atau
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat dikalikan tingkat
penerimaan penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
1 Jumlah data Poin yang digunakan dalam 64 Hari 63 Hari
perhitungan LCR
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 33.195.584 31.204.662
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan 32.724.402 2.472.256 29.096.321 2.180.567
yang berasal dari nasabah Usaha Mikro dan
Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 16.003.676 800.184 14.581.293 729.065
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 16.720.725 1.672.073 14.515.027 1.451.503
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah 68.476.244 29.952.482 57.019.360 26.403.043
korporasi, terdiri dari:
a. Simpanan operasional - - - -
b. Simpanan non-operasional dan/atau 68.476.244 29.952.482 57.019.360 26.403.043
kewajiban lainnya yang bersifat non-
operasional
c. surat berharga berupa surat utang yang - - - -
diterbitkan oleh bank
5 Pendanaan dengan agunan (secured funding) - -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement), 150.702.209 3.932.990 154.587.913 4.907.485
terdiri dari:
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 1.316.786 1.316.786 1.232.331 1.232.331
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan - - - -
likuiditas
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - - - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen 11.989.920 1.811.639 17.705.474 2.441.948
fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual - - - -
lainnya terkait penyaluran dana
f. arus kas keluar atas kewajiban kontinjensi 136.646.755 55.817 134.862.772 445.870
pendanaan lainnya
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 748.748 748.748 787.336 787.336
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW) 36.357.729 33.491.095
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)
8 Pinjaman dengan agunan Secured lending - - - -
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) 27.751.233 17.486.747 29.575.188 17.745.860
10 Arus kas masuk lainnya 2.075.536 1.701.162 2.076.346 1.656.809
11 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW) 29.826.769 19.187.908 31.651.534 19.402.670
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
12 TOTAL HQLA 33.195.584 31.204.662
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH 17.169.820 14.088.426
(NET CASH OUTFLOWS)
14 LCR (%) 193,34% 221,49%
Keterangan :
Adjusted value¹ dihitung setelah pengenaan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
komponen hQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
226 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 229
Konsolidasian
Posisi Tanggal Laporan Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya
(Desember 2025) (Desember 2024)
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan nilai pengurangan nilai
(haircut), outstanding (haircut), outstanding
kewajiban dan kewajiban dan
Nilai outstanding Nilai outstanding
komitmen dikalikan komitmen dikalikan
kewajiban dan kewajiban dan
tingkat penarikan tingkat penarikan
komitmen/nilai komitmen/nilai
(run-off rate) atau (run-off rate) atau
tagihan kontraktual tagihan kontraktual
nilai tagihan kontraktual nilai tagihan kontraktual
dikalikan tingkat dikalikan tingkat
penerimaan penerimaan
(inflow rate). (inflow rate).
64 Hari 63 Hari
44.443.221 40.228.849
38.688.969 2.891.680 35.195.724 2.616.211
19.544.346 977.217 18.067.233 903.362
19.144.623 1.914.462 17.128.491 1.712.849
73.619.663 33.573.930 61.362.475 29.635.342
- - - -
73.594.533 33.548.800 61.356.372 29.629.239
25.130 25.130 6.103 6.103
- -
151.062.723 4.293.504 155.036.522 5.356.095
1.677.300 1.677.300 1.680.940 1.680.940
- - - -
- - - -
11.989.920 1.811.639 17.705.474 2.441.948
- - - -
136.646.755 55.817 134.862.772 445.870
748.748 748.748 787.336 787.336
40.759.113 37.607.647
- - - -
30.774.216 19.339.797 32.774.275 19.716.210
2.422.016 2.047.642 2.454.465 2.034.929
33.196.231 21.387.439 35.228.741 21.751.139
TOTAL ADJUSTED TOTAL ADJUSTED
VALUE1 VALUE1
44.443.221 40.228.849
19.371.674 15.856.508
229,42% 253,71%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 227
Page 230
Manajemen Risiko
Analisis Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Analisis secara Konsolidasi
Kecukupan Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) LCR Bank secara konsolidasi dengan perusahaan anak
per akhir triwulan IV/2025 sebesar 229,42%, turun
Analisis secara Individu sebesar 24,28% dibanding per akhir triwulan IV/2024
Liquidity Coverage Ratio (LCR) Bank secara individu per sebesar 253,71%. Penurunan LCR disebabkan oleh
akhir triwulan IV/2025 sebesar 193,34%, turun sebesar kenaikan nilai rata-rata rata-rata net cash outflows
28,15 % dibanding per akhir triwulan IV/2024 sebesar sebesar Rp3,52 triliun dimana nilai rata-rata HQLA juga
221,49%. Penurunan LCR disebabkan oleh kenaikan nilai mengalami kenaikan sebesar Rp4,21 triliun.
rata-rata net cash outflows sebesar Rp3,08 triliun yang
lebih besar dari kenaikan nilai rata-rata high quality liquid Nilai rata-rata cash outflows secara konsolidasi naik
assets (HQLA) sebesar Rp1,99 triliun. sebesar Rp3,15 triliun, sementara nilai rata-rata cash
inflows secara konsolidasi juga turun sebesar Rp0,36
Nilai rata-rata cash outflows naik sebesar Rp2,87 triliun, triliun. Kenaikan proyeksi cash outflows terutama
sementara nilai rata-rata cash inflows juga turun sebesar berasal dari nasabah korporasi, sedangkan penurunan
Rp0,21 triliun. Kenaikan proyeksi cash outflows terutama proyeksi cash inflows terutama berasal tagihan dari
berasal dari nasabah korporasi, sedangkan penurunan pihak lawan (counterparty).
proyeksi cash inflows terutama berasal dari tagihan
kepada pihak lawan (counterparty). Baik Bank maupun perusahaan anak senantiasa
memenuhi ketentuan LCR untuk memastikan
ketahanan likuiditas
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individual)
Posisi Laporan : 31 Desember 2025
Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Individual
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2025)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
Komponen ASF
1 Modal: 44.525.796 - - 3.335.000 47.860.796
2 Modal sesuai POJK KPMM 44.525.796 - - 3.335.000 47.860.796
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 22.743.364 20.850.834 748.263 514 40.779.361
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 15.171.743 2.197.547 43.366 - 16.542.024
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 7.571.622 18.653.287 704.896 514 24.237.338
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 28.165.763 54.082.730 1.544.596 25.078.775 47.710.492
8 Simpanan operasional - - - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 28.165.763 54.082.730 1.544.596 25.078.775 47.710.492
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 3.923.920 7.177.840 190.631 - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 3.923.920 7.177.840 190.631 - -
kategori di atas
14 Total ASF 136.350.649
228 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 231
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
43.562.483 - - 3.219.000 46.781.483
43.562.483 - - 3.219.000 46.781.483
- - - - -
17.556.185 21.649.124 1.133.969 21.466 37.192.528
13.559.954 3.639.764 114.506 5.021 16.453.533
3.996.232 18.009.360 1.019.463 16.445 20.738.995
24.939.838 47.007.642 1.667.559 36.247.419 57.383.710
- - - - -
24.939.838 47.007.642 1.667.559 36.247.419 57.383.710
- - - - -
4.192.840 3.938.368 320.239 - -
- - -
4.192.840 3.938.368 320.239 - -
141.357.721
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 229
Page 232
Manajemen Risiko
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2025)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 367.162
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 1.062.136 - - - 531.068
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian 10.743.716 55.742.605 11.590.138 73.595.602 87.808.477
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - - - - -
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan 40.498 10.350.689 2.237.554 10.345.479 13.022.934
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan 10.703.219 42.436.839 8.424.445 53.508.391 66.979.809
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 1.271.500 928.140 9.741.733 7.431.946
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - 513.576 - - 256.788
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 12.710.645 6.395.310 53.653 12.023.706 25.032.045
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - - - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 62.350 - - 62.350
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 179.007 - - 179.007
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 12.710.645 6.147.083 53.653 12.023.706 24.784.848
diatas
32 Rekening Administratif 24.701.170 58.116.732 74.168.697 996.068
33 Total RSF 114.734.820
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 118,84%
(Net Stable Funding Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.
Analisis NSFR Individu Porsi terbesar ASF berupa pendanaan yang berasal
dari modal sebesar 35,10%, nasabah korporasi sebesar
Analisis secara Individu 34.99% dan simpanan yang berasal dari nasabah
Net Stable Funding Ratio (NSFR) Bank secara individu perorangan sebesar 29,91% dari total ASF. Sedangkan
per akhir triwulan IV/2025 sebesar 118,84%, turun komposisi ASF berdasarkan sisa jangka waktu terbesar
sebesar 3,39 % dibanding per akhir triwulan IV/2024 berasal dari pendanaan tanpa jangka waktu sebesar
sebesar 122,23%. Penurunan NSFR disebabkan oleh 48,22 %, tenor < 6 bulan sebesar 29,88 % dan tenor ≥ 1
penurunan Available Stable Funds (ASF) sebesar tahun sebesar 20,84 % dari total ASF.
Rp5,01 triliun sedangkan Required Stable Funds (RSF)
mengalami penurunan sebesar Rp0,91 triliun.
230 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 233
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
155.912
677.345 - - - 338.672
- 69.084.581 15.328.642 75.265.524 95.796.505
- - - - -
- 12.109.774 1.658.075 11.315.918 13.961.421
- 55.253.716 13.570.654 61.930.728 79.799.586
- 160.000 - 2.018.878 1.392.271
- - - - -
- - - - -
- 1.092.903 99.913 - 596.408
- - - - -
4.754.588 2.945.013 58.410 12.932.663 18.334.851
- -
- - - -
96.555 - - 96.555
264.179 - - 264.179
4.754.588 2.584.278 58.410 12.932.663 17.974.116
9.066.105 23.088.183 114.903.824 1.021.375
115.647.316
122,23%
Porsi terbesar RSF adalah berupa pinjaman dengan
kategori lancar dan dalam perhatian khusus
(performing) sebesar 76,53% dan aset lainnya sebesar
21,82% dari total RSF. Sedangkan komposisi RSF
berdasarkan sisa jangka waktu terbesar berupa aset
dengan tenor ≥ 1 tahun sebesar 65,47% dan aset
dengan tenor < 6 bulan sebesar 19,65% dari total RSF.
Bank senantiasa memantau dan menjaga pemenuhan
NSFR dan memasukkan aspek sumber dan tenor
pendanaan dalam penetapan strategi pendanaan Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 231
Page 234
Manajemen Risiko
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (konsolidasi)
Posisi Laporan : 31 Desember 2025
Tabel Pengungkapan Net Stable Funding Ratio (NSFR) Konsolidasi
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2025)
No Komponen Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
Komponen ASF
1 Modal : 62.164.621 - - 3.335.000 65.499.621
2 Modal sesuai POJK KPMM 62.164.621 - - 3.335.000 65.499.621
3 Instrumen modal lainnya - - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah perorangan dan 25.538.261 24.897.296 752.895 533 47.182.175
pendanaan yang berasal dari nasabah usaha mikro dan
usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 17.835.473 4.357.253 47.999 19 21.128.707
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 7.702.788 20.540.042 704.896 514 26.053.468
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi: 28.537.063 64.015.999 6.737.667 36.509.790 62.872.329
8 Simpanan operasional - - - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah korporasi 28.537.063 64.015.999 6.737.667 36.509.790 62.872.329
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang saling - - - - -
bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya: 4.919.636 7.177.840 190.631 - -
12 NSFR liabilitas derivatif - - -
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk dalam 4.919.636 - - - -
kategori di atas
14 Total ASF 175.554.124
Komponen RSF
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR 709.312
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk tujuan 1.305.764 - - - 652.882
operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan dalam Perhatian 10.743.716 66.871.992 22.834.121 90.126.959 111.713.318
Khusus (performing)
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan HQLA - - - - -
Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan dengan 40.498 12.240.230 2.470.840 10.345.479 13.423.007
HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga keuangan
tanpa jaminan
20 kepada korporasi non-keuangan, nasabah retail dan 10.703.219 50.796.686 19.270.142 69.311.676 89.335.016
nasabah usaha mikro dan kecil, pemerintah pusat,
pemerintah negara lain, Bank Indonesia, bank sentral
negara lain dan entitas sektor publik, yang di antaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 1.271.500 928.140 9.741.733 7.431.946
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - - -
dijaminkan, yang di antaranya:
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
24 Surat Berharga dengan kategori Lancar dan Kurang - 1.393.576 165.000 728.071 1.406.349
Lancar (performing) yang tidak sedang dijaminkan, tidak
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - - -
bergantung
26 Aset lainnya: 12.710.645 7.098.910 572.275 14.473.753 28.698.473
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk - -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat - - - -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 191.805 - - 299.088
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 237.409 - - 289.547
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori 12.710.645 6.662.825 572.275 14.473.753 28.269.259
diatas
32 Rekening Administratif 24.701.170 58.116.732 74.168.697 996.068
33 Total RSF 142.770.054
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih 122,96%
(Net Stable Funding Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara lain:
instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam kategori HQLA dan komoditas.
232 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 235
Posisi Tanggal Laporan
(Desember 2024)
Nilai Tercatat berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Total Nilai
Tanpa Jangka ≥6 Bulan-<1 Tertimbang
<6 Bulan ≥1 Tahun
Waktu1 Tahun
60.568.668 - - 3.219.000 63.787.668
60.568.668 - - 3.219.000 63.787.668
- - - - -
20.215.828 25.773.786 1.159.240 21.490 43.557.202
16.078.086 5.830.519 126.276 5.044 20.938.181
4.137.742 19.943.268 1.032.963 16.445 22.619.021
25.381.868 55.246.026 4.570.484 49.255.743 72.988.080
- - - - -
25.381.868 55.246.026 4.570.484 49.255.743 72.988.080
- - - - -
4.822.099 3.938.368 320.239 - -
- - -
4.822.099 - - - -
180.332.951
402.577
1.013.936 - - - 506.968
- 80.609.839 26.927.617 92.637.067 120.423.818
- - - - -
- 13.638.639 1.728.075 11.315.918 14.225.751
- 64.289.679 24.829.629 79.005.256 103.286.644
- 160.000 - 2.018.878 1.392.271
- - - - -
- - - - -
- 2.053.334 369.913 297.015 1.472.333
- - - - -
4.754.588 3.459.512 397.703 15.634.693 21.890.674
- -
- - - -
189.541 - - 299.088
332.916 - - 289.547
4.754.588 2.937.055 397.703 15.634.693 21.368.218
9.066.105 23.088.183 114.903.824 1.021.375
144.245.411
125,02%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 233
Page 236
Manajemen Risiko
Analisis NSFR Konsolidasi Bank juga secara berkala melaporkan kondisi dan
perkembangan liquidity key risk indicators dalam rapat
Analisis secara Konsolidasi Komite ALCO serta Komite Manajemen Risiko (KMR).
NSFR Bank secara konsolidasi per akhir triwulan IV/2025
sebesar 122,96 %, turun sebesar 2,06% dibanding per Direktorat Manajemen Risiko melalui Unit Manajemen
akhir triwulan IV/2024 sebesar 125,02%. Penurunan Risiko Pasar dan Likuiditas, melakukan pemantauan
NSFR disebabkan oleh penurunan ASF sebesar Rp4,78 terhadap indikator risiko likuiditas, sumber dan hasil
triliun, sementara RFS turun Rp1,47 triliun. pendanaan dan posisi likuiditas. Hal itu meliputi strategi
penetapan suku bunga, perubahan perilaku nasabah,
Porsi terbesar ASF berasal dari modal sebesar 37,31%, termasuk perubahan struktur dan volatilitas sumber
nasabah korporasi sebesar 35,81%, dan simpanan yang pendanaan.
berasal dari nasabah perorangan dan nasabah usaha
mikro dan kecil sebesar 26,88%. Sedangkan komposisi Untuk setiap pelampauan atau kejadian risiko (risk
ASF berdasarkan sisa jangka waktu terbesar berasal dari event) tertentu, SKMR melakukan komunikasi dan
pendanaan tanpa jangka waktu sebesar 49,01%, tenor meminta tindak lanjut dari unit bisnis terkait, termasuk
< 6 bulan sebesar 25,99% dan tenor ≥ 1 tahun sebesar meneruskan masalah tersebut ke manajemen yang
22,70% dari total ASF. lebih tinggi. Sistem informasi yang digunakan saat ini
dapat menyajikan informasi tentang kondisi likuiditas
Porsi terbesar RSF berupa pinjaman dengan kategori secara harian untuk kebutuhan proses pengukuran,
lancar dan dalam perhatian khusus (performing) sebesar pemantauan dan pengendalian risiko likuiditas.
78,24% dan aset lainnya sebesar 20,10% dari total RSF.
Sedangkan komposisi RSF berdasarkan sisa jangka Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Likuiditas
waktu terbesar berupa aset dengan tenor ≥ 1 tahun Pemantauan terhadap risiko likuiditas dilakukan oleh
sebesar 64,33% dan tenor < 6 bulan sebesar 19,38% ALCO dan Komite Manajemen Risiko. Pengelolaan
dari total RSF. risiko likuiditas juga dilakukan dengan menyiapkan
contingency funding plan sebagai antisipasi jika terjadi
Baik Bank maupun anak perushaan senantiasa kondisi likuiditas yang buruk.
memantau dan menjaga pemenuhan NSFR dan
memasukkan aspek sumber dan tenor pendanaan Sistem Pengendalian Internal telah secara efektif
dalam penetapan strategi pendanaan Bank. mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas.
Internal Audit juga telah melakukan audit secara berkala
Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan atas kecukupan kebijakan, prosedur, limit transaksi, dan
melaporkan hasil pemantauan atas Early Warning toleransi yang berlaku serta kepatuhan dari setiap pihak
Indicators dan Batasan Risiko Likuiditas secara harian. terkait sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam
rencana audit Bank.
Head of Risk Management
Market & Liquidity Risk Management Head
Market & Liquidity Risk Market & Liquidity Risk Market & Liquidity Risk
Development Analytics & Reporting Monitoring
234 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 237
Kebijakan di Bidang Strategi Pendanaan Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
Dalam mengantisipasi adanya potensi tekanan likuiditas Limit
yang mungkin terjadi, Bank dan Entitas Anak telah Satuan kerja ORM bertanggung jawab dalam
mempersiapkan strategi pendanaan dan cadangan pembuatan dan pengembangan kebijakan Manajemen
likuiditas yang memadai. Kebijakan itu disesuaikan Risiko Operasional, Manajemen Kelangsungan Usaha
dengan kebutuhan operasional dan profil likuiditas agar (Business Continuity Management), Manajemen
selalu memenuhi regulasi terkait. Asuransi, Manajemen Risiko Pihak Ketiga, Pengendalian
Internal atas Informasi Keuangan dan atau Laporan
Profil Maturitas Kontraktual Rupiah dan Valas SMBC Keuangan dan Tata Kelola & Manajemen Data dan
Indonesia prosedur diantaranya Fungsi Pengendalian Internal Dan
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu Risiko (ICR) yang kemudian akan dikaji ulang secara
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset berkala, dengan mempertimbangkan setiap perubahan
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian besar signifikan, baik secara internal maupun eksternal. Setiap
dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh tempo unit kerja wajib berpedoman kepada kebijakan dan
yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan tingkat prosedur yang dibuat oleh Satuan Kerja ORM dalam
kepercayaan terhadap Bank dan Entitas Anak. Untuk menjalankan aktivitas bisnis dan operasionalnya sehari-
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, maka hari.
Bank dan Entitas Anak menetapkan strategi yang
sesuai dan jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki, Bank juga telah memiliki sistem dan metode
yang dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada pengendalian untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis
kebutuhan likuiditas yang mendesak. dan operasional, seperti dual control, pemisahan tugas,
penetapan limit dan wewenang, pelaksanaan cuti wajib
Pengukuran dan Pengendalian Risiko Likuiditas dan tahunan, proses rekonsiliasi dan lainnya.
Stress Testing
Bank mengukur dan memantau indikator risiko likuiditas Kecukupan Proses Manajemen Risiko Operasional
untuk mengidentifikasi potensi permasalahan likuiditas Proses manajemen risiko operasional yang mencakup
melalui Indikator Peringatan Dini (Early Warning identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
Indicators/EWI) yang memonitor tingkat roll-over, risiko berjalan secara terstruktur dan konsisten. Proses
konsentrasi pendanaan, peringkat publik Bank, tingkat Manajemen Risiko Operasional di Bank diterapkan
likuiditas pasar uang, dan pemenuhan kewajiban ratio berdasarkan praktik terbaik yang efektif.
regulatory. Bank juga secara struktural mengukur risiko
likuiditas dengan menggunakan rasio kecukupan AL, Tahapan proses manajemen risiko operasional yang
RIM serta perhitungan dana keluar dan melakukan mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
stress testing. pengendalian atas risiko operasional adalah sebagai
berikut:
D. Risiko Operasional 1. Tahapan identifikasi risiko operasional meliputi
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko akibat penyusunan Process Risk Control (PRC), Risk
ketidakcukupan atau tidak berfungsinya proses internal, Grading Matrix (RGM), kajian Risiko operasional
kesalahan manusia, kegagalan sistem, atau adanya yang dilakukan atas seluruh proses, produk,
kejadian-kejadian eksternal yang mempengaruhi layanan, sistem, inisiatif dan struktur organisasi baru
aktivitas operasional Bank. maupun perubahannya, penetapan parameter Key
Risk Indicator (KRI) dan pelaporan Risk Acceptance
Tata Kelola Manajemen Risiko Operasional (RA).
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan pengawasan 2. Tahapan pengukuran risiko operasional meliputi
secara aktif terhadap manajemen risiko operasional. analisa kejadian dan kerugian risiko operasional,
Dewan Komisaris melakukan pengawasan melalui kegiatan penilaian mandiri (self-assessment)
Komite Pemantau Risiko dan Direksi melakukan secara berkala terhadap efektifitas kecukupan
pengawasan melalui Komite Manajemen Risiko dan kontrol melalui Key Control Self Assessment (KCSA),
Komite Manajemen Risiko Non Keuangan. Pemantauan pelaksanaan aktivitas Fungsi Internal Control & Risk
dilakukan secara berkala sesuai terms of reference (ICR), penetapan ambang batas KRI dan penetapan
masing-masing untuk membahas risiko operasional. Non Financial Risk (NFR) Appetite yang dilaporkan
secara berkala dalam rapat Komite Manajemen
Satuan Kerja Operational Risk Management (ORM) Risiko (KMR) dan Komite Manajemen Risiko Non
setingkat Divisi yang ada di dalam Direktorat Keuangan.
Manajemen Risiko, bertanggung jawab di dalam
penerapan Manajemen Risiko Operasional di Bank
dengan Kepala Divisi memiliki pelaporan secara
langsung kepada Kepala Manajemen Risiko.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 235
Page 238
Manajemen Risiko
3. Tahapan Pemantauan risiko operasional dilakukan Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Operasional
melalui pelaporan internal kepada manajemen Pengendalian internal atas risiko operasional dilakukan
senior dan kepada pihak eksternal regulator dan melalui penerapan model 3 (tiga) lini pertahanan
pihak terkait lainnya, baik secara rutin ataupun (three lines of defense). Pada lini pertahanan pertama,
ad hoc. Pada tahapan ini juga mengatur proses Risk Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business Risk/ICR
pelaporan kejadian dengan kategori signifikan dalam melaksanakan pengelolaan risiko operasional
melalui SINP (Significant Incident Notification sehari-hari. Pada lini pertahanan kedua, satuan kerja
Protocol). ORM bertugas untuk mengawasi pelaksanaan proses
4. Tahapan Pengendalian risiko operasional meliputi manajemen risiko operasional sesuai dengan kebijakan
ketersediaan kebijakan dan prosedur dalam yang ditetapkan.
menjalankan seluruh proses dan aktivitas,
penyelesaian tindak lanjut yang efektif atas Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara
setiap kejadian risiko atau permasalahan risiko independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi
operasional, ketersediaan program asuransi yang terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen risiko
mencukupi untuk meminimalkan dampak kerugian operasional. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Bank, ketersediaan kerangka kerja dan perangkat dari pihak-pihak yang terkait atas sistem pengendalian
untuk penerapan Manajemen Kelangsungan Bisnis internal Bank, dilakukan secara berkelanjutan dan
(BCM) yang komprehensif serta ketersediaan forum hasilnya akan dinilai melalui perangkat kerja ICR MSA
pertemuan dan pelatihan yang diperlukan untuk (Maturity Self-Assessment). Ketersediaan forum
penerapan manajemen risiko operasional Bank. pertemuan diselenggarakan oleh satuan kerja ORM
untuk senantiasa memberikan pemahaman dan
Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System pelatihan untuk penerapan sistem pengendalian internal
(ICRS) sebagai database di dalam penerapan di seluruh unit kerja.
manajemen risiko operasional dan sekaligus diharapkan
agar dapat menyajikan kebutuhan informasi secara Manajemen Risiko Fraud
akurat, tepat waktu dan terkini untuk memudahkan Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap
analisis dan pengambilan keputusan. kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti setiap
kejadian fraud termasuk memberikan sanksi kepada
Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum karyawan yang melakukan maupun yang terlibat dalam
(KPMM) untuk risiko operasional yang dilakukan oleh kejadian fraud sesuai dengan ketentuan yang berlaku
Bank menggunakan pendekatan standar (standardized termasuk melakukan pelaporan kepada pihak yang
approach) yang proses dan pelaporannya mengacu berwajib (bila diperlukan).
kepada ketentuan regulator.
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman strategi anti-fraud yang memadai dan senantiasa
pengelolaan kelangsungan usaha yang komprehensif disempurnakan secara berkesinambungan. Sesuai POJK
dan mengacu kepada standar industri ISO 22301, No 12 tahun 2024 yang mengharuskan fungsi anti-
dengan tujuan untuk mengantisipasi potensi risiko fraud bertanggung jawab kepada direksi, Bank telah
operasional yang dapat terjadi dari situasi ekstrem/ membentuk Divisi Anti Financial Crime (AFC) pada bulan
kritikal baik yang disebabkan oleh faktor bencana Juli 2025 yang berada di dalam Direktorat Kepatuhan
alam seperti banjir, gempa bumi, dan gunung meletus & Legal. Divisi AFC memastikan pembuatan dan
maupun faktor lainnya seperti demonstrasi, kebakaran, pengembangan kebijakan dan prosedur strategi anti-
gangguan sistem pasokan listrik, pandemi serta situasi fraud yang memadai dan senantiasa disempurnakan
bisnis yang kurang menguntungkan. Hal ini untuk secara berkesinambungan. Kedepannya Divisi AFC
memastikan keberlangsungan layanan kepada nasabah. akan berkoordinasi dengan unit kerja terkait dalam
pengelolaan 9 jenis risiko kejahatan keuangan yaitu
fraud, anti pencucian uang, anti penyuapan & korupsi,
insider trading, kejahatan siber, conduct, green financial
crime, penghindaran pajak, dan manipulasi pasar. Dalam
hal manajemen risiko fraud, Bank telah melakukan
pengelolaan secara sistematis melalui sejumlah proses
dan strategi.
236 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 239
Adapun terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, Bank telah menjalankan program anti-fraud awareness untuk
seluruh karyawan dan penandatanganan pakta integritas dan kode etik yang dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris,
dan seluruh karyawan Bank. Penyesuaian terhadap kebijakan dan prosedur pengelolaan strategi anti-fraud dilakukan
secara berkala sehingga tetap sesuai dengan kondisi terkini. Selain itu dilakukan kajian risiko fraud atas setiap produk,
layanan, proses, sistem, dan inisiatif baik baru maupun pengembangannya.
Sosialisasi anti-fraud awareness kepada pihak internal dilakukan melalui beberapa media, yaitu melalui e-newsletter
broadcast, email broadcast, wallpaper desktop PC/laptop, SMBC Indonesia Info, penayangan video animasi anti-
fraud, mandatory e-learning anti-fraud, in-class maupun virtual training kepada karyawan.
Bank juga memberikan berbagai sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran fraud kepada pihak ketiga baik nasabah
maupun vendor yang bekerja sama dengan Bank, termasuk melakukan pelatihan secara virtual perihal anti-fraud
maupun Entertainment & Gift kepada vendor secara berkala untuk turut serta membantu Bank dalam menjaga tata
kelola perusahaan yang baik.
Sejalan dengan strategi anti-fraud yang berlaku, Bank juga secara berkelanjutan terus melakukan sosialisasi pelaporan
fraud melalui whistleblowing channel sebagai salah satu media pendeteksian kejadian fraud, yang secara berkala
dikomunikasikan kepada seluruh karyawan melalui berbagai media internal Bank. Karyawan dapat mengungkap dan
melaporkan setiap tindakan pelanggaran (misconduct) melalui saluran e-mail (Ayo Lapor), Whatsapp, surat, maupun
pertemuan tatap muka.
Bank telah memiliki prosedur yang memadai terkait proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. Untuk setiap
kasus fraud yang terbukti, proses pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud dan melibatkan unit kerja terkait,
unit kerja Sumber Daya Manusia, dan AFC (Anti Financial Crime). Implementasi keputusan Komite Fraud dipantau dan
dievaluasi secara berkala untuk menentukan upaya perbaikan di masa yang akan datang.
Laporan Publikasi Eksposur Risiko – Operasional
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional
Bank Secara Individual
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Pendekatan Komponen Komponen
No Indikator Bisnis Beban Indikator Bisnis Beban
yang Digunakan ATMR ATMR
(Rata-rata 3 Modal (Rata-rata 3 Modal
Tahun Terakhir) Tahun Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Standar 839.546 839.546 10.494.328 839.321 839.321 10.491.516
Total 839.546 839.546 10.494.328 839.321 839.321 10.491.516
Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Pendekatan Komponen Komponen
No Indikator Bisnis Beban Indikator Bisnis Beban
yang Digunakan ATMR ATMR
(Rata-rata 3 Modal (Rata-rata 3 Modal
Tahun Terakhir) Tahun Terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8)
1 Pendekatan Standar 900.340 900.340 11.254.250 858.358 858.358 10.729.480
Total 900.340 900.340 11.254.250 858.358 858.358 10.729.480
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 237
Page 240
Manajemen Risiko
Laporan Data Kerugian Historis
Bank Secara Individual
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian 11.973,90 7.752,88 0,00 8.203,62 5.535,70 17.509,55 17.250,26 3.000,33 14.075,17 6.229,68 9.153,11
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
2 Jumlah terjadinya 6,00 9,00 0,00 9,00 7,00 12,00 4,00 7,00 9,00 5,00 6,80
kerugian risiko
operasional
3 Jumlah kerugian risiko 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
operasional yang
dikecualikan
4 Jumlah terjadinya 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
5 Jumlah kerugian 1.1973,90 7.752,88 0,00 8.203,62 5.535,70 17.509,55 17.250,26 3.000,33 14.075,17 6.229,68 9.153,11
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional
8 Jumlah kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
9 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
10 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian Y
digunakan dalam
perhitungan FPKI?
(Ya/Tidak)
12 Dalam hal baris 11
diisi "Tidak", apakah
tidak digunakannya
data kerugian intern
tersebut disebabkan
ketidaksesuaian
standar minimum
untuk data kerugian?
(Ya/Tidak)
13 Threshold yg 300.000.000,00
digunakan dalam
perhitungan modal
untuk risiko operasional
(dalam satuan rupiah
penuh)
14 Keterangan Tambahan
(jika ada)
238 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 241
Laporan Data Kerugian Historis
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
Indikator Bisnis (IB) Rata-rata
No T T-1 T-2 T-3 T-4 T-5 T-6 T-7 T-8 T-9
dan komponen IB 10 Tahun
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah) atau lebih
1 Jumlah kerugian 12.421,89 7.752,88 0,00 8.203,62 6.352,70 2.0952,55 17.879,26 3.000,33 14.075,17 6.450,68 9.708,91
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
2 Jumlah terjadinya 7,00 9,00 0,00 9,00 9,00 16,00 5,00 7,00 9,00 6,00 7,70
kerugian risiko
operasional
3 Jumlah kerugian risiko 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
operasional yang
dikecualikan
4 Jumlah terjadinya 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
5 Jumlah kerugian 12.421,89 7.752,88 0,00 8.203,62 6.352,70 20.952,55 17.879,26 3.000,33 14.075,17 6.450,68 9.708,91
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Batasan minimum untuk suatu kejadian kerugian operasional (loss event) sebesar Rp1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah) atau lebih
6 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan (tanpa
pengecualian)
7 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional
8 Jumlah kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
9 Jumlah terjadinya
kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
10 Jumlah kerugian
operasional
bersih setelah
memperhitungkan
nilai pemulihan
dan kerugian risiko
operasional yang
dikecualikan
Rincian perhitungan modal untuk risiko operasional
11 Apakah kerugian Y
digunakan dalam
perhitungan FPKI?
(Ya/Tidak)
12 Dalam hal baris 11
diisi "Tidak", apakah
tidak digunakannya
data kerugian intern
tersebut disebabkan
ketidaksesuaian
standar minimum
untuk data kerugian?
(Ya/Tidak)
13 Threshold yg 300.000.000,00
digunakan dalam
perhitungan modal
untuk risiko operasional
(dalam satuan rupiah
penuh)
14 Keterangan Tambahan
(jika ada)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 239
Page 242
Manajemen Risiko
Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Individual
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.797.169,34
2 Pendapatan Bunga 17.092.616,54 17.122.073,13 15.927.827,24
3 Beban Bunga 10.663.096,80 11.207.456,01 10.116.921,64
4 Aset Produktif 206.270.098,27 185.134.522,26 192.461.754,89
5 Pendapatan Dividen 422.705,94 498.815,29 332.993,33
6 Komponen Jasa (KJ) 1.341.780,51
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 1.033.350,91 822.113,37 801.571,39
8 Beban Jasa dan Komisi 327.083,61 104.654,94 59.689,33
9 Pendapatan operasional lainnya 274.561,41 196.649,52 897.094,93
10 Beban operasional lainnya 405.209,82 349.171,18 306.305,13
11 Komponen Keuangan (KK) 857.268,84
12 Laba Rugi Bersih Trading Book 29.673,01 (228.961,29) 218.426,41
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 557.140,87 938.739,70 598.865,23
14 IB 6.996.218,69
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 839.546,24
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 6.996.218,69
18 Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas 0,00
aktivitas yang didivestasi
19 Keterangan Tambahan
Laporan Rincian Indikator Bisnis - Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB T T-1 T-2
1 Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD) 4.993.762,59
2 Pendapatan Bunga 26.444.134,96 22.870.417,41 21.305.383,60
3 Beban Bunga 12.668.264,72 11.883.885,98 10.643.253,80
4 Aset Produktif 246.431.887,72 206.492.383,25 212.910.543,69
5 Pendapatan Dividen 2,83 0,72 0,90
6 Komponen Jasa (KJ) 1.662.526,02
7 Pendapatan Jasa dan Komisi 1.328.667,56 823.452,99 802.922,56
8 Beban Jasa dan Komisi 327.122,22 104.697,63 59.692,83
9 Pendapatan operasional lainnya 817.587,36 256.995,50 957.952,08
10 Beban operasional lainnya 570.735,01 390.740,04 372.568,33
11 Komponen Keuangan (KK) 846.545,07
12 Laba Rugi Bersih Trading Book (1.258,33) (228.961,29) 218.426,41
13 Laba Rugi Bersih Banking Book 549.556,24 938.739,70 602.693,23
14 IB 7.502.833,68
15 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 900.340,04
16 Pengungkapan IB
17 IB total termasuk aktivitas yang didivestasi 7.502.833,68
18 Pengurangan IB dikarenakan pengecualian atas 0,00
aktivitas yang didivestasi
19 Keterangan Tambahan
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Individual
No Rincian T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 839.546,24
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1.000.000,00
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 839.546,24
4 ATMR untuk Risiko Operasional 10.494.328,00
240 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 243
Laporan Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan pendekatan standar
Bank Secara Konsolidasi dengan Perusahaan Anak
No Rincian T
1 Komponen Indikator Bisnis (KIB) 900.340,04
2 Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI) 1.000.000,00
3 Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) 900.340,04
4 ATMR untuk Risiko Operasional 11.254.250,50
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Satuan kerja CSRM bertanggung jawab dalam
Operasional dapat dilihat pada halaman 424 sesuai pembuatan, pengembangan dan pelaksanaan tinjauan
dengan SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020 tentang dan pembaruan kebijakan dan prosedur manajemen
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk risiko keamanan siber yang pelaksanaannya dilakukan
Risiko Operasional dengan Menggunakan Pendekatan melalui kajian ulang berkala, sehingga setiap perubahan
Standar bagi Bank Umum. yang diperlukan dapat dicantumkan di dalam kebijakan
1. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional tersebut. Di samping itu satuan kerja CSRM juga
(Individu) – File terlampir melakukan tinjauan terhadap kecukupan kebijakan
2. Laporan Penerapan Manajemen Risiko Operasional dan prosedur terkait TI untuk memastikan kesesuaian
(Konsolidasi) – File terlampir ketentuan yang tertuang kebijakan dan prosedur
tersebut dengan proses penerapan manajemen risiko
Risiko Teknologi Informasi dan Keamanan Siber yang berlaku di Bank.
Risiko penggunaan Teknologi Informasi (TI) dan risiko
terkait keamanan siber mungkin terjadi sebagai akibat Setiap unit kerja wajib berpedoman kepada kebijakan
dari kegagalan TI maupun serangan siber. Proses dan prosedur terkait keamanan siber serta kebijakan
manajemen risiko penggunaan TI dan risiko keamanan dan prosedur terkait TI dalam menjalankan aktivitas
siber (termasuk manajemen risiko Keamanan Informasi) operasionalnya sehari-hari.
Bank dikoordinasikan dan dikelola oleh satuan Cyber
Security Risk Management (CSRM) yang memiliki garis Proses manajemen risiko TI dan Keamanan Siber
pelaporan secara langsung kepada Kepala Manajemen mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan
Risiko. pengendalian risiko yang berjalan secara terstruktur
dan konsisten. Tahapan proses manajemen risiko TI
Di samping itu, terdapat pelaksanaan pengawasan mencakup pelaksanaan proses identifikasi, pengukuran,
aktif terhadap risiko penggunaan TI dan keamanan pemantauan dan pengendalian atas risiko TI, antara lain:
siber yang dilakukan oleh Dewan Komisaris dan 1. Identifikasi Risiko Operasional TI yang dilakukan
Direksi pada setiap tahapan penggunaan, pengelolaan terhadap proses/produk/layanan TI melalui
sumber daya TI dan informasi sensitif Bank. Prosesnya penerapan proses penentuan Tingkat risiko
dilakukan melalui update dan pelaporan berkala yang operasional TI, registrasi risiko, pelaksanaan Kajian
disampaikan tim CSRM terkait dengan kondisi terkini Risiko dan lain sebagainya. Proses identifikasi risiko
risiko penggunaan TI dan keamanan siber Bank. ini juga dilengkapi dengan penerapan perangkat
manajemen risiko seperti aset register, Risk Grading
Pada saat ini, Bank telah memiliki Kebijakan Penggunaan Matrix (RGM), Process Risk Control (PRC), Key Risk
TI dan telah memiliki Kebijakan Manajemen Risiko Indonesia (KRI), Kajian Risiko Operasional (KRO) dan
Keamanan Siber & Informasi yang isinya memuat Risk Acceptance.
kerangka kerja dan standar penerapan keamanan siber 2. Pengukuran Risiko Operasional TI meliputi
Bank. Bank juga telah merumuskan dan menetapkan pelaksanaan pengukuran risiko Operasional
profil dan tingkat risiko terkait pengelolaan TI. TI dengan memperhatikan peringkat risiko,
Sedangkan profil dan tingkat risiko terkait keamanan pengukuran kinerja dan perencanaan kapasitas
siber Bank telah dirumuskan dan ditetapkan sejak sistem dan infrastruktur, pengukuran risiko
tahun 2024. Adapun pemantauan profil dan tingkat pengamanan informasi dengan menggunakan
risiko tersebut dilakukan melalui perangkat manajemen kriteria dan peringkat yang telah ditetapkan
risiko seperti Risk Appetite dan KRI. Bank juga telah maupun pelaksanaan pengukuran terhadap setiap
menetapkan strategi penerapan manajemen risiko kerugian yang terjadi (loss event). Pelaksanaan
keamanan siber dan informasi sejak 2024 selaras proses pengukuran Risiko Operasional TI ini
dengan strategi bisnis Bank dan juga kerangka kerja dilakukan dengan memanfaatkan perangkat
yang berlaku yang tertuang di dalam Peta Jalan manajemen risiko seperti Key Control Self-
Keamanan Siber dengan tinjauan berkala dilakukan Assessment (KCSA), pemeriksaan oleh Internal
setiap tahun.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 241
Page 244
Manajemen Risiko
Control & Risk (ICR), pengukuran KRI dan meningkatkan standar keamanan Bank serta di dalam
Operational Risk Appetite (ORA) yang dilaporkan ke rangka untuk meminimalkan risiko terkait keamanan
Rapat Komite Manajemen Risiko (KMR). informasi yang mungkin terjadi di Bank.
3. Pemantauan Risiko Operasional TI dilakukan melalui
pelaksanaan pemantauan rencana tindak lanjut Pengendalian intern atas risiko TI dan keamanan
perbaikan, kejelasan akuntabilitas dan tanggung siber dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini
jawab, serta pelaporan berkala yang dilakukan pertahanan (three lines of defense). Pada lini pertahanan
dengan memanfaatkan perangkat kerja seperti pertama, Risk Taking Unit (RTU) dibantu oleh Business
sistem manajemen risiko (Internal Control & Risk Risk (Fungsi ICR) dalam melaksanakan pengelolaan
System (ICRS)) maupun melalui pelaporan kejadian risiko operasional sehari-hari. Pada lini pertahanan
dengan kategori signifikan melalui SINP (Significant kedua, satuan kerja CSRM bertugas untuk mengawasi
Incident Notification Protocol). pelaksanaan proses manajemen risiko sesuai dengan
4. Pengendalian Risiko TI, meliputi pelaksanaan kebijakan yang ditetapkan. Pada lini pertahanan ketiga,
evaluasi dan pengujian atas DRP (Disaster Internal Audit secara independen bertanggung jawab
Recovery Plan), penerapan fungsi Internal Audit memastikan bahwa risiko yang tersisa (residual risks)
TI oleh Internal Audit dan auditor eksternal sesuai masih berada dalam batasan yang dapat ditoleransi
kebutuhan, pelaksanaan proses quality assurance oleh Bank.
dan self- assessment secara berkesinambungan
serta penyampaian kewajiban pelaporan tepat Penyelarasan kerja antara pihak-pihak bertanggung
waktu dan akurat kepada OJK dengan berpedoman jawab atas praktik pengendalian intern Bank dilakukan
kepada ketentuan terkini. secara berkelanjutan melalui ICR maturity self-
assessment yang terstandardisasi dan forum-forum
Sedangkan tahapan proses manajemen risiko yang diselenggarakan oleh satuan kerja CSRM untuk
Keamanan Siber meliputi pelaksanaan proses tata memfasilitasi fungsi Internal Control & Risk serta melalui
kelola, identifikasi, proteksi, deteksi, respons dan pelaksanaan penilaian risiko inherent Bank dan juga
pelaporan dan Pemulihan. Implementasinya dapat tingkat kematangan risiko keamanan siber terkait
dilakukan melalui penetapan dan implementasi serta manajemen risiko keamanan siber Bank.
peninjauan ulang secara berkala terhadap kerangka
kerja, kebijakan dan strategi manajemen risiko E. Risiko Hukum
keamanan siber Bank yang disesuaikan dengan regulasi Risiko hukum merupakan risiko yang terjadi akibat
yang berlaku dan kebutuhan bisnis Bank, penerapan tuntutan hukum dan/atau kelemahan aspek yuridis.
standar dan kontrol keamanan siber, pelaksanaan kajian Pengelolaannya bertujuan untuk memastikan bahwa
terhadap inisiatif, product program maupun rencana proses manajemen risiko hukum dapat meminimalkan
penggunaan dan pengembangan teknologi informasi, kemungkinan dampak negatif dari kelemahan aspek
pelaksanaan proses pengukuran dan penilaian terhadap yuridis, ketiadaan dan/atau perubahan peraturan
tingkat risiko inherent terkait keamanan siber serta perundang-undangan, serta proses litigasi.
pemantauan terhadap risk appetite dan risk tolerance
terkait keamanan siber. Kerangka Manajemen Risiko Hukum
Divisi Legal dan Litigasi berada langsung di bawah
Selain itu, Bank juga menerapkan penilaian kematangan Direktur Kepatuhan, sebagai Direktur yang independen,
keamanan siber dan juga tingkat risiko bank terkait sehingga tidak membawahi unit bisnis & operasional,
keamanan siber secara berkala maupun pelaporan treasury, keuangan, Internal Audit serta lainnya. Karena
hasil penerapan manajemen risiko keamanan siber itu, Divisi Legal dan Litigasi memberikan pendapat
dan insiden keamanan siber yang terjadi kepada hukum secara independen dengan memperhatikan
pihak berkepentingan seperti regulator, grup, dan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang
lain-lain sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk berlaku di Indonesia tanpa dipengaruhi satuan kerja
memperkuat kemampuan respons terhadap potensi lainnya.
insiden keamanan siber yang mungkin terjadi, Bank
juga melakukan pengujian keamanan siber berbasis Divisi Legal dan Litigasi juga memberikan jasa hukum,
skenario yang pelaksanaannya dilakukan secara berkala baik secara tertulis dan/atau lisan berupa pendapat
sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun sekali dengan hukum, pemeriksaan dokumen hukum, pembuatan
menggunakan skenario yang relevan dengan ancaman draft dokumen hukum, penelitian informasi hukum,
keamanan siber yang terjadi. pendampingan hukum. Selain itu, memberikan bantuan
hukum secara litigasi dan/atau penyelesaian sengketa
Bank juga telah menerapkan dan memperoleh standar hukum dengan mekanisme Alternative Dispute
sertifikasi keamanan informasi ISO/IEC 27001:2022 Resolution (ADR).
dengan cakupan sistem pembayaran utama Bank untuk
242 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 245
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Hukum
Compliance Director
General Counsel
Legal Legal
Transaction Function Function
Litigation Head Legal Head
Legal in Business in Retail
Banking Banking
Sr. Legal Legal Policy &
Litigation Sr. Litigation Legal Counsel
Counsel Support
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Hukum
Limit Sistem pengendalian internal yang menyeluruh pada
Divisi Legal dan Litigasi telah memiliki kebijakan, proses manajemen risiko hukum dilakukan melalui
prosedur dan batasan kewenangan atas fungsi kerjanya, pengawasan aktif dari Direksi dan Komisaris terhadap
sehingga dalam melaksanakan tugas telah terarah dan perkara-perkara di Bank melalui mekanisme sebagai
sesuai peraturan yang berlaku. Terhadap pemberian berikut:
kajian risiko hukum, dilakukan oleh Divisi Legal & Litigasi 1. Laporan Perkara Mingguan kepada Direktur
bagi transaksi yang sifatnya materiil, sehingga risiko Kepatuhan;
hukum yang mungkin terjadi telah dapat dimitigasi 2. Laporan Sosialisasi Peraturan Bulanan kepada
di awal transaksi. Misalnya, terkait penggunaan draf Direktur Kepatuhan;
perjanjian standar. 3. Laporan Perkara Bulanan kepada General Counsel
dan, Direktur Kepatuhan, serta Komisaris melalui
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran, Komite Komisaris;
Pemantauan dan Pengendalian Risiko, serta Sistem 4. Laporan Perkara Triwulanan kepada Komisaris
Informasi Manajemen Risiko melalui Komite Komisaris;
Bank memastikan kecukupan proses identifikasi, 5. Laporan Ad-Hoc kepada Komisaris (jika ada).
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko,
serta sistem informasi manajemen risiko guna Walaupun terdapat laporan reguler, namun General
menghindari kemungkinan litigasi atau gugatan hukum. Counsel setiap saat dapat memberikan laporan atau
Proses tersebut dilakukan oleh organisasi manajemen pendapat secara lisan untuk pengambilan keputusan
risiko hukum, yaitu berupa tindakan untuk mencegah yang sifatnya darurat. Pendapat atau laporan tersebut
dan/atau meminimalkan kemungkinan timbulnya risiko harus dikoordinasikan terlebih dulu Direktur Kepatuhan.
hukum dikemudian hari.
F. Risiko Strategis
Proses manajemen risiko hukum dilakukan melalui Risiko strategis merupakan risiko akibat tidak tepatnya
proses sebagai berikut: pengambilan dan/atau pelaksanaan suatu keputusan
1. Penyusunan kebijakan dan/atau sebelum strategis serta kegagalan dalam mengantisipasi
pelaksanaan suatu transaksi/perikatan sampai perubahan lingkungan bisnis, ketidakmampuan
dengan penyelesaian masalah hukum yang terjadi. untuk melaksanakan suatu keputusan stratejik, atau
2. Melakukan review dari aspek hukum atas suatu gabungan dari hal-hal tersebut. Risiko ini juga mencakup
produk dan/atau atas pelaksanaan suatu transaksi Kemampuan Bank dalam menciptakan keunggulan
maupun layanan bank. kompetitif di tengah kompetisi perbankan yang semakin
3. Proses penanganan hukum secara profesional ketat. Ketidakmampuan dalam menghadapi tantangan
dengan mempertimbangkan potensi kerugian. bisnis tersebut, yang terus mengalami perubahan dari
waktu ke waktu, akan mengakibatkan kegagalan dalam
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 243
Page 246
Manajemen Risiko
Kerangka Manajemen Risiko Strategis Sedangkan prosedur risiko strategis terkait dengan
Unit Kerja Risiko Strategis berperan dalam pengelolaan penetapan prosedur dan limit dengan berpedoman
risiko strategis dan berada di bawah pengawasan aktif pada kebijakan yang diterapkan. Limit risiko strategis
Dewan Komisaris dan Direksi. Kelompok kerja risiko yang ditetapkan dapat meliputi risiko akibat variance
strategis mencakup keseluruhan lini bisnis dan unit-unit dari rencana strategis karena adanya deviasi anggaran
pendukung yang bekerja sama dengan Divisi Investor dan target waktu penyelesaian.
Relations dari Direktorat Keuangan dalam menganalisis
dan memonitor risiko strategis. Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
Pertumbuhan bisnis Bank di masa depan erat Informasi Manajemen Risiko
kaitannya dengan pengambilan keputusan stratejik Identifikasi terhadap risiko strategis merupakan
yang dilakukan Bank. Oleh karena itu, Bank senantiasa hasil kajian terhadap karakteristik risiko tersebut.
berusaha untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Dalam proses identifikasi, Bank senantiasa mencatat
risiko strategis, sehingga risiko yang muncul dari dan menata usaha setiap data risiko strategis dan
ketidaktepatan dalam pengambilan dan pelaksanaan potensi dari kerugian akibat tidak terealisasi atau tidak
suatu keputusan strategis, serta kegagalan dalam efektifnya pelaksanaan strategi usaha atau rencana
mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis dapat bisnis yang telah ditetapkan, terutama yang berdampak
diminimalkan atau dihindari. Terlebih situasi yang signifikan terhadap permodalan Bank. Sistem informasi
masih penuh tantangan di tahun mendatang akibat manajemen risiko strategis Bank mencakup kegiatan:
ketidakpastian global yang timbul dari kebijakan 1. Menyajikan kebutuhan informasi secara akurat,
perdagangan internasional, arah suku bunga, dan konflik tepat waktu dan terkini.
geopolitik memicu volatilitas ekonomi. 2. Mendukung fungsi manajemen untuk memudahkan
proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Bank senantiasa melakukan review atas isu strategi 3. Memenuhi ketersediaan data sesuai rencana bisnis
yang timbul yang berdampak negatif pada kondisi Bank.
usaha atau keuangan Bank dengan mempertimbangkan 4. Mendukung pelaksanaan jejak audit atas data-data
keunggulan kompetitif, faktor daya saing, kondisi pasar, kejadian risiko strategis dalam hal pengelolaan dan
regulasi dan lingkungan bisnis. Seluruh implementasi pelaporannya, serta mendokumentasikan setiap
strategi dikembangkan secara berkala setelah kejadian risiko strategis untuk proyeksi potensi
melakukan evaluasi dan penyesuaian. kerugian periode tertentu.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Strategis
Limit Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur yang untuk manajemen risiko strategis dengan melakukan
mengatur proses perumusan dan penyusunan pemantauan secara berkala dengan membandingkan
Rencana Bisnis Bank yang termasuk kajian mengenai kinerja Bank dan hasil yang diharapkan atas strategi
arahan strategi dan aktivitas kunci untuk mendukung yang telah ditetapkan baik dari sisi kuantitatif maupun
pelaksanaan strategi yang telah dicanangkan. Kebijakan kualitatif. SMBC Indonesia senantiasa berusaha untuk
Manajemen Risiko Strategis mencakup: meningkatkan kualitas pengelolaan risiko strategis,
1. Kebijakan terkait risiko strategis sebagai pedoman sehingga risiko yang muncul dapat diminimalkan atau
bagi fungsi pengendalian strategis. dihindari.
2. Pengelolaan risiko strategis mencakup mitigasi
kemungkinan dampak negatif dari ketidaktepatan
pengambilan keputusan strategis dan kegagalan
dalam mengantisipasi perubahan lingkungan bisnis.
3. Kebijakan umum audit sebagai pedoman Audit
Internal Bank.
244 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 247
G. Risiko Kepatuhan
Risiko kepatuhan merupakan risiko yang timbul akibat Bank tidak mematuhi dan/atau tidak melaksanakan peraturan
perundang-undangan dan ketentuan.
Kerangka Manajemen Risiko Kepatuhan
Struktur Organisasi Manajemen Risiko Kepatuhan di Bank adalah sebagai berikut:
Direktur Kepatuhan & Legal
Compliance Head
Compliance Advisory Compliance Advisory Compliance & Regulatory Reporting & Integrated Compliance &
Corporate Retail Group Reporting Relations Policy
Bank memiliki kebijakan dan prosedur kepatuhan yang Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui
merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan tata Kebijakan Kepatuhan yang merupakan salah satu
kelola Fungsi Kepatuhan. Kaji ulang dan penyempurnaan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi
terhadap kebijakan kepatuhan Bank dilakukan secara Kepatuhan dan digunakan sebagai salah satu pedoman
berkelanjutan antara lain sejalan dengan terbitnya dalam penerapan Fungsi Kepatuhan Bank.
ketentuan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank
Indonesia (BI), - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), maupun POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
ketentuan perundangan lainnya serta ketentuan dari Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Group (SMBC aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan
Group) sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank
sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank. yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu
tahun, dan memberikan saran/rekomendasi untuk
Direksi dan Dewan Komisaris senantiasa melakukan meningkatkan kualitas pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
pengawasan aktif terhadap pelaksanaan Fungsi Bank.
Kepatuhan di antaranya melalui aktivitas-aktivitas
sebagai berikut: Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Limit
Unit Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan Bank telah memiliki Kebijakan dan Prosedur Kepatuhan
(bulanan), yang merupakan infrastruktur dasar dalam pelaksanaan
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab tata kelola Fungsi Kepatuhan. Kebijakan itu menjadi
Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan pedoman dalam penerapan Fungsi Kepatuhan
tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan), Bank. Secara berkelanjutan dilakukan kaji ulang dan
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab penyempurnaan terhadap Kebijakan dan Prosedur
Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada Kepatuhan dimaksud guna memastikan kepatuhan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan terhadap ketentuan yang berlaku, antara lain sejalan
kepada Direktur Utama dan Dewan Komisaris dengan terbitnya ketentuan baru Otoritas Jasa
(semesteran), Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin
4. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan terhadap Simpanan (LPS) dan Asosiasi Sistem Pembayaran
risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen Indonesia (ASPI) maupun ketentuan perundangan
risiko kepatuhan dalam operasional Bank yang lainnya serta ketentuan dari Sumitomo Mitsui Banking
disampaikan kepada Unit Manajemen Risiko Corporation Group (SMBC Group) sebagai pemegang
(triwulanan), saham mayoritas sekaligus sebagai Pemegang Saham
5. Laporan hasil pemantauan terhadap Risiko Pengendali Bank.
Kepatuhan kepada Direksi pada Rapat Direksi dan
kepada Dewan Komisaris pada forum pertemuan
Direksi dengan Dewan Komisaris (triwulanan) serta
pada rapat Komite Audit (semesteran).
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 245
Page 248
Manajemen Risiko
Mengoptimalkan penerapan Fungsi Kepatuhan pada lini Review (Branch Review) oleh AML Compliance
bisnis/support melalui penguatan fungsi Internal Control Champion (ACC) yang merupakan bagian dari
Risk (ICR) untuk melakukan pengendalian internal aktivitas Divisi Kepatuhan dan Divisi AML & CFT
atas risiko di masing-masing lini bisnis/support, melalui dalam melakukan proses pemantauan penerapan
aktivitas-aktivitas diantaranya: kepatuhan cabang.
• Melakukan monitoring parameter-parameter risiko 4. Proses pengendalian risiko kepatuhan dilakukan
melalui Key Risk Indicator (KRI) secara bulanan, melalui antara lain kaji ulang berkala terhadap
• Menerbitkan Compliance Risk Appetite Framework Kebijakan dan Prosedur Kepatuhan, juga melakukan
(CRAF) yang direview secara berkala, dan tindak lanjut hasil audit eksternal maupun internal.
• Monitoring kewajiban pelaporan kepada Regulator 5. Secara berkala dan berkelanjutan, laporan
dan pemenuhan tindak lanjut terhadap temuan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank disampaikan
pemeriksaan OJK dan/atau BI sesuai target waktu kepada Direktur Utama dengan tembusan kepada
yang disepakati melalui Operational System for Dewan Komisaris. Selain itu, disampaikan juga
Compliance Reporting (OSCAR). dalam forum rapat Direksi, rapat Direksi dengan
Dewan Komisaris serta pada rapat Komite Audit.
Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Kepatuhan
Informasi Manajemen Risiko Bank memiliki Sistem Pengendalian Internal yang
Pengelolaan risiko kepatuhan dilakukan melalui proses memadai guna memastikan kepatuhan terhadap
identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian ketentuan OJK, BI, LPS, dan ASPI maupun peraturan
risiko sesuai dengan penerapan manajemen risiko, perundang-undangan lainnya. Sistem Pengendalian
guna memastikan kepatuhan Bank terhadap peraturan Internal Bank menggunakan model pertahanan 3 (tiga)
perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku yaitu lapis (three lines of defense), yaitu terdiri dari unit kerja
sebagai berikut: Bisnis dan fungsi pendukung sebagai Risk Taking Unit
1. Proses identifikasi risiko kepatuhan, antara lain dan dibantu oleh Business Risk/Internal Control & Risk
dilakukan melalui uji kepatuhan terhadap kebijakan, (ICR) sebagai koordinator dalam pengelolaan risiko
produk program, aksi perusahaan yang akan kepatuhan di lapis pertahanan pertama.
dilaksanakan, termasuk terhadap transaksi yang
wajib memperoleh persetujuan Komite Kredit. Sebagai lapis pertahanan kedua adalah Direktorat
2. Proses pengukuran risiko kepatuhan dilakukan Manajemen Risiko, Direktorat Kepatuhan dan Legal,
melalui penilaian mandiri atas risiko kepatuhan Direktorat Keuangan dan Direktorat Human Resources.
sebagai bagian dari penyusunan profil risiko Divisi Kepatuhan sebagai bagian dari lapis pertahanan
Bank. Kegiatan itu dilakukan secara berkala kedua berperan dalam pengembangan kerangka kerja
menggunakan pendekatan risiko (Risk Based Bank dan kebijakan terkait kepatuhan, dan Satuan Kerja
Rating). Disamping itu dilakukan Compliance Self Audit Internal (SKAI) sebagai lapis pertahanan ketiga
Assessment (CSA) yang dilakukan setiap semester bekerja secara independen dalam menilai efektivitas
yang bertujuan untuk memastikan agar kebijakan, pengelolaan risiko kepatuhan.
sistem, prosedur, dan kegiatan usaha yang
dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) melakukan
OJK, BI, LPS, dan ASPI serta ketentuan peraturan pemeriksaan secara berkala atas kecukupan proses
perundang-undangan yang berlaku. Sebagai pengelolaan risiko kepatuhan serta kepatuhan dari
salah satu subsidiary dari SMBC Group, selain itu setiap pihak yang terkait sesuai dengan Rencana Audit
dilakukan juga pengukuran risiko berkala melalui yang telah ditetapkan.
pelaksanaan Compliance Risk Assesment (CRA)
berdasarkan ketentuan-ketentuan SMBC serta Dalam rangka pengembangan pengendalian internal
ketentuan perundang- undangan terkait lainnya. atas Risiko Kepatuhan juga dilakukan penyempurnaan
3. Proses pemantauan risiko kepatuhan dilakukan, compliance process antara lain melalui penguatan
antara lain melalui review terhadap kesesuaian infrastruktur pendukung pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
kebijakan Bank dengan ketentuan yang pada Divisi Kepatuhan berupa sistem monitoring
berlaku, pemenuhan rasio prinsip kehati-hatian, khusus melalui Operational System for Compliance
penyampaian laporan kepada OJK, BI, LPS, dan Reporting (OSCAR) terhadap pemenuhan tindak
otoritas lainnya yang berwenang, serta tindak lanjut lanjut peraturan OJK, BI, LPS, dan ASPI, pemenuhan
atas temuan regulator (antara lain OJK dan BI). temuan pemeriksaan Regulator dan lain-lain. Sistem
Selain itu dilaksanakan juga Compliance On-site tersebut juga secara terus menerus disesuaikan dan
dikembangkan agar senantiasa relevan dan sejalan
dengan kebutuhan organisasi.
246 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 249
Kerangka Manajemen Risiko Kepatuhan Terintegrasi Fungsi Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris
Berdasarkan Surat dari Otoritas Jasa Keuangan Nomor PIKK
SR-11/KS.13/2025 tertanggal 8 Juli 2025 perihal Direksi dan Dewan Komisaris senantiasa melakukan
Penyampaian Keputusan Persetujuan PT Bank SMBC pengawasan aktif terhadap pelaksanaan Fungsi
Indonesia Tbk sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Kepatuhan Terintegrasi di antaranya melalui aktivitas-
Keuangan (PIKK) Operasional atas Konglomerasi aktivitas sebagai berikut:
Keuangan (KK) SMBC, maka Bank SMBC Indonesia 1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
menjadi PIKK dari KK SMBC yang beranggotakan Unit Kepatuhan Terintegrasi kepada Direktur
BTPN Syariah (BTPNS), Oto Multiartha (OTO), Summit Kepatuhan Perusahaan Induk Konglomerasi
Oto Finance (SOF) dan BTPN Syariah Ventura (BTPNS Keuangan atau PIKK (semesteran)
Ventura). 2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Direktur Kepatuhan PIKK kepada Direksi dan
Proses pengelolaan Manajemen Risiko Kepatuhan Dewan Komisaris PIKK (semesteran), Kedua laporan
Terintegrasi dikoordinir oleh Fungsi Kepatuhan tersebut disampaikan kepada Divisi Corporate
Terintegrasi Divisi Kepatuhan PIKK dengan struktur Secretary sebagai bahan penyusunan Penilaian
organisasi sebagai berikut: Sendiri (Self-Assessment) Tata Kelola Terintegrasi
yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan
per semester dalam rangka pelaksanaan POJK
18/POJK.03/2014 perihal Penerapan Tata Kelola
Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan.
3. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan
Terintegrasi terhadap risiko inheren dan kualitas
penerapan manajemen risiko kepatuhan
dipersiapkan oleh Unit Manajemen Risiko
berdasarkan penyampaian masing-masing
hasil penilaian Risiko Kepatuhan baik dari Divisi
Kepatuhan PIKK maupun anggota Konglomerasi
Keuangan (semesteran),
4. Pelaporan hasil pemantauan Risiko Kepatuhan,
termasuk pengelolaan Risiko Kepatuhan
Terintegrasi menjadi salah satu agenda
pembahasan dalam pertemuan Komite Tata
Kelola Terintegrasi dengan PIKK dan anggota
Konglomerasi yang melaksanakan tugas dan
tanggung jawab dalam bidang Manajemen Risiko
Terintegrasi dan Tata Kelola Terintegrasi (termasuk
Audit Terintegrasi dan Kepatuhan Terintegrasi)
(semesteran)..
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 247
Page 250
Manajemen Risiko
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Kepatuhan
Limit Risiko Terintegrasi
Sebagai panduan khususnya dalam kegiatan Kepatuhan Bank SMBC Indonesia dan LJK Anggota Konglomerasi
Terintegrasi Bank telah memiliki kebijakan Kepatuhan telah memiliki sistem pengendalian internal untuk Risiko
Terintegrasi Nomor K.004/DIR/CCMP/00/2025. Kepatuhan yang baik dan cukup ideal, antara lain untuk
• Tata Kelola Risiko Kepatuhan memastikan tingkat responsif Bank SMBC Indonesia dan
Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas LJK Anggota Konglomerasi terhadap penyimpangan
Syariah pada Bank SMBC Indonesia dan LJK standar yang berlaku umum, ketentuan Regulator dan
Anggota Konglomerasi memiliki awareness dan peraturan perundangan yang berlaku. Internal Audit
pemahaman yang sangat baik mengenai Risiko melakukan pemeriksaan secara berkala atas kecukupan
Kepatuhan. Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan kontrol, governance, dan proses pengelolaan Risiko
Pengawas Syariah pada Bank SMBC Indonesia Kepatuhan serta memastikan kepatuhan setiap pihak
dan LJK Anggota Konglomerasi melaksanakan yang terkait sesuai dengan Rencana Audit yang telah
tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan ditetapkan. Bank SMBC Indonesia dan LJK Anggota
ideal, antara lain dalam merumuskan strategi Konglomerasi telah memiliki mekanisme monitoring
guna mendorong terciptanya budaya kepatuhan, untuk menindaklanjuti temuan audit, baik internal
memastikan seluruh kebijakan dan prosedur maupun eksternal sesuai dengan komitmen yang
telah sesuai dengan peraturan perundangan diberikan.
yang berlaku, meminimalkan Risiko Kepatuhan
dan lain-lain. Di samping itu, dalam menentukan Pengungkapan Eksposur Risiko dan Penerapan
arah kebijakan dan strategi, Bank SMBC Manajemen Risiko Tahun 2025
Indonesia dan LJK Anggota Konglomerasi tidak Sejalan dengan komitmen Bank untuk senantiasa
memiliki toleransi risiko sama sekali atas Risiko meningkatkan budaya kepatuhan pada semua lini
Kepatuhan dikarenakan budaya kepatuhan harus organisasi dan kegiatan usaha Bank, hal ini tercermin
diimplementasikan secara menyeluruh baik pada pemenuhan Fungsi kepatuhan yang telah dicapai
pada Bank SMBC Indonesia dan LJK Anggota Bank antara lain adalah sebagai berikut:
Konglomerasi. 1. Tingkat Kesehatan Bank berdasarkan risiko (Risk
Based Bank Rating/RBBR) per Desember 2025
• Kerangka Manajemen Risiko berada pada peringkat 2 (Sehat).
Bank SMBC Indonesia dan LJK Anggota 2. Pemenuhan terhadap Regulatory Parameter antara
Konglomerasi memiliki unit kerja independen lain:
atau satuan kerja yang memiliki kewenangan • Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
dan tanggung jawab dalam pengelolaan Risiko (KPMM), termasuk Rasio Penyediaan Modal Inti
Kepatuhan yang terintegrasi dalam implementasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajemen Risiko Kepatuhan yang berjalan • Tidak terdapat pelanggaran atau pelampauan
dengan baik dan ideal. Satuan Kerja Kepatuhan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
melaksanakan Fungsi Kepatuhan antara lain • NPL Netto yang berada di bawah level 1%.
membuat langkah-langkah untuk membudayakan • Pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) baik
kepatuhan pada setiap level organisasi, Rupiah maupun Valas sesuai ketentuan yang
memastikan pengkinian kebijakan dan prosedur berlaku.
sesuai dengan ketentuan Regulator serta peraturan • Pemenuhan Posisi Devisa Netto (PDN) sesuai
perundangan yang berlaku dan lain-lain. ketentuan yang berlaku.
• Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
• Proses Manajemen Risiko, Sistem Informasi (Liquidity Coverage Ratio) dan Rasio
Manajemen dan Sumber Daya Manusia Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
Bank SMBC Indonesia dan LJK Anggota Ratio) sesuai ketentuan yang berlaku.
Konglomerasi melakukan identifikasi, pengukuran, • Pemenuhan Rasio Pengungkit (Leverage Ratio)
pemantauan, dan pengendalian terhadap dan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial
parameter Risiko Kepatuhan dengan baik dan (RPIM) sesuai ketentuan yang berlaku.
ideal. Di samping itu Bank SMBC Indonesia dan 3. Sehubungan dengan penetapan Bank SMBC
LJK Anggota Konglomerasi memiliki sistem Indonesia sebagai Bank Sistemik, pemenuhan
informasi manajemen risiko yang memadai yang pembentukan capital surcharge dan implementasi
berjalan dengan baik dan cukup ideal dalam program Rencana Aksi Pemulihan yang telah Bank
rangka mendukung proses penerapan Budaya miliki, telah sesuai dengan ketentuan OJK.
Kepatuhan serta memiliki sumber daya manusia 4. Pemenuhan terhadap komitmen temuan
yang memadai baik dari sisi kuantitas maupun pemeriksaan OJK dan Bank Indonesia telah sesuai
kompetensi dalam mendukung efektivitas pada dengan target waktu yang ditetapkan.
fungsi manajemen Risiko Kepatuhan.
248 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 251
H. Risiko Reputasi Kecukupan Proses Identifikasi, Pengukuran,
Risiko reputasi adalah risiko akibat menurunnya tingkat Pemantauan, dan Pengendalian Risiko, serta Sistem
kepercayaan stakeholders yang bersumber dari Informasi Manajemen Risiko
persepsi negatif terhadap Bank. Proses identifikasi risiko reputasi dilakukan melalui
pembuatan kajian risiko reputasi terhadap produk,
Kerangka Manajemen Risiko Reputasi layanan atau inisiatif baru maupun pengembangannya,
Reputasi SMBC Indonesia merupakan aset yang sangat serta aksi korporasi yang akan dilaksanakan, termasuk
penting bagi kelangsungan bisnis. Oleh karena itu setiap terhadap transaksi material Bank. Proses pengukuran
kegiatan penyampaian pesan kepada pihak eksternal, risiko reputasi dilakukan melalui penilaian mandiri atas
baik yang melibatkan media massa konvensional risiko reputasi sebagai bagian dari penyusunan profil
dan media sosial , yang dinilai dapat memengaruhi risiko Bank yang dilakukan secara berkala.
reputasi perusahaan perlu dikoordinasikan kepada
Corporate Communications and Corporate Brand. Selain Proses pemantauan risiko reputasi dilakukan melalui
penyampaian pesan kepada pihak eksternal, parameter pemantauan media terkait dengan pemberitaan negatif
lain yang juga dalam memengaruhi reputasi bank dan pengaduan nasabah di media massa.
berasal dari complain nasabah yang masuk melalui
saluran resmi SMBCI Care yang dikelola oleh Divisi Terdapat 2 (dua) parameter utama dalam pengukuran
Customer Contact Center (CCC). risiko reputasi, yaitu (1) pemberitaan negatif dan
(2) frekuensi serta waktu penyelesaian pengaduan
Salah satu fungsi Corporate Communications adalah nasabah. Pemantauan terhadap 2 (dua) parameter
menjadi salah satu pilar dalam pengelolaan reputasi tersebut dilakukan secara berkesinambungan agar
Bank melalui serangkaian upaya publikasi dan respons atas pemberitaan negatif maupun keluhan
manajemen isu yang berkembang di publik. Upaya nasabah dapat dilakukan secara cepat dan tepat,
tersebut dilakukan dengan cara melakukan aktivitas sehingga tidak berdampak pada reputasi Bank. Proses
komunikasi (penyampaian informasi) kepada pihak pengendalian risiko reputasi dilakukan antara lain
internal dan eksternal yakni media massa secara efektif melalui laporan hasil pemeriksaan Internal Audit sebagai
dan efisien sesuai dengan strategi, visi, misi, dan nilai- bahan masukan untuk perbaikan proses operasional
nilai Bank. secara berkelanjutan.
Terkait dengan fungsi untuk mengelola reputasi Bank, Pemantauan atas risiko reputasi dilakukan antara
Corporate Communications bertanggung jawab dan lain melalui Komite Manajemen Risiko. Internal Audit
berperan sebagai pintu dalam penyampaian informasi melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap
internal dan eksternal melalui kanal komunikasi yang pengelolaan risiko reputasi dari setiap pihak yang terkait
relevan. Corporate Communications, dengan sinerginya sesuai dengan Rencana Audit yang telah ditetapkan.
bersama departemen pengampu risiko reputasi lainnya,
juga membantu melaksanakan fungsi pengawasan Pemeriksaan audit yang dilakukan atas pemberitaan
(kontrol & monitoring) pada seluruh aktivitas komunikasi negatif dan pengelolaan penanganan keluhan nasabah
Bank secara umum dan secara khusus yang meliputi pencatatan, tindak lanjut, dan pelaporan
dilaksanakan oleh setiap unit bisnis dan unit pendukung. untuk memitigasi risiko reputasi telah dikaji pada saat
pelaksanaan audit.
Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Limit
Dalam mengendalikan risiko reputasi, Bank memiliki Sistem Pengendalian Risiko Reputasi
kebijakan, prosedur, dan mekanisme dalam rangka Bank telah memiliki Sistem Pengendalian Internal untuk
meningkatkan kualitas pelayanan termasuk manajemen risiko reputasi, mencakup pengawasan
penanganan keluhan dari pemangku kepentingan secara berkala atas keluhan nasabah atau pemberitaan
(nasabah, dan stakeholder lainnya) yang dilakukan negatif yang material berdampak pada reputasi
secara melekat. Bank dan budaya pengendalian risiko reputasi yang
melibatkan seluruh lini bisnis.
Bank menyiapkan ketentuan langkah-langkah yang
tertuang di prosedur sebagai persiapan dan antisipasi
untuk merespons apabila ada pertanyaan dari
media massa atau nasabah terkait peristiwa yang
mengganggu reputasi Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 249
Page 252
Manajemen Risiko
Pengendalian Risiko Reputasi dan Manajemen Risiko
Reputasi di Kala Krisis
Mengacu pada Crisis Communication Manual, Divisi
Communications & Daya merupakan penanggung
jawab komunikasi krisis reputasi di pusat dan menunjuk
penanggung jawab komunikasi krisis reputasi di daerah
(regional). Divisi ini memberikan dukungan untuk semua
aspek komunikasi eksternal dan internal, mulai dari
perencanaan, pelaksanaan hingga monitor dan evaluasi
proses komunikasi di saat krisis reputasi.
Tugas utama dalam situasi krisis reputasi, antara lain:
1. Menyusun strategi komunikasi dan taktik
mengomunikasikannya;
2. Merancang dan menyusun pesan-pesan pokok;
3. Mempertimbangkan saluran (channel) komunikasi
yang digunakan;
4. Menentukan juru bicara dan penanggung jawab
komunikasi;
5. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab
komunikasi dan juru bicara yang ditunjuk;
6. Melaksanakan fungsi komunikasi secara intensif
kepada pihak eksternal dan internal;
7. Mengatur permintaan informasi atau wawancara
dengan media; dan
8. Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
efektivitas komunikasi.
250 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 253
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 251
Page 254
Tinjauan Unit Pendukung 252 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 255
Tinjauan
Pendukung
Bisnis
Pengembangan Sumber Daya Manusia 254
Operasional dan Teknologi Informasi 260
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 253
Page 256
Tinjauan Unit Pendukung
Pengembangan
Sumber Daya Manusia
Direktorat Human Resources berfokus kepada
pengembangan sumber daya talenta secara terus
menerus agar mampu mendukung pertumbuhan
organisasi di masa depan. Prinsip strategi Bank di
bidang SDM adalah menarik, mengembangkan dan
mempertahankan talenta (to attract, develop and
retain talents).
254 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 257
Selaras dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan b. Kolaborasi dengan SMBC grup dan anak
(POJK) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Pengembangan perusahaan.
Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Bank Umum, c. E-Learning Bank.
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“SMBC Indonesia”, “Bank”) d. Program sertifikasi wajib.
menilai bahwa pengembangan SDM memiliki nilai
strategis. Karena itu, Bank telah memiliki perencanaan 4. Pengembangan sistem sumber daya manusia
yang pengembangannya tertata dengan baik. (HRIS).
a. Implementasi fitur baru untuk HRIS Bank di
Mengacu pada regulasi OJK tersebut, pengembangan antaranya, fitur disciplinary untuk proses
SDM di lingkungan SMBC Indonesia diarahkan administrasi sanksi Pegawai dan fitur
agar memiliki daya saing tinggi, berintegritas, attendance untuk Pegawai yang berlokasi
kompeten, serta professional. Dengan demikian, kerja di kantor cabang.
kualitas SDM di lingkungan SMBC Indonesia dapat b. Implementasi UI/UX baru untuk meningkatkan
mendukung pencapaian kinerja usaha Bank secara pengalaman pegawai SMBC Indonesia.
berkesinambungan.
5. Pengkajian remunerasi dan manfaat karyawan.
Sejalan dengan strategi menarik, mengembangkan
FOKUS DAN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN dan mempertahankan talenta, Bank secara
konsisten melakukan pengkajian dalam hal
Inisiatif pengembangan SDM di lingkungan Bank remunerasi dan manfaat agar dapat terus
bertujuan untuk menarik, mengembangkan, serta kompetitif di pasar talenta dan sejalan dengan
mempertahankan talenta (to attract, develop and retain perubahan pasar.
talents). Dalam realisasinya, Fungsi Human Resources
Bank SMBC Indonesia telah merealisasikan beragam
inisiatif utama yang fokus pada 5 (lima) pilar berikut: INISIATIF DAN PENCAPAIAN KINERJA 2025
1. Pengembangan organisasi.
a. Inisiatif pengembangan talenta (talent) Bank Pada tahun 2025, Direktorat Human Resources telah
untuk posisi 1, 2, 3 di bawah BOD/BOM. menjalankan beberapa inisiatif penting, sejalan dengan
b. Program perencanaan suksesi talenta. fokus strategi Direktorat Human Resources dalam
c. Program pertukaran karyawan dan menarik, mengembangkan dan mempertahankan
pengembangan bersifat global yang dilakukan talenta (to attract, develop and retain talents), sebagai
baik di Singapura dan Jepang. berikut:
d. Program engagement karyawan.
e. Meningkatkan employer branding Bank. 1. Pengembangan Organisasi
f. Program akselerasi Bank. a. Pada tahun 2025, Direktorat Human Resources
berhasil menjalankan program pengembangan
2. Program keragaman dan inklusi (diversity and talenta Bank yang berfokus pada posisi 1, 2,
inclusion) dan 3 tingkat di bawah BOD/BOM.
a. Program yang berfokus pada dampak sosial, b. Kolaborasi dengan Group SMBC dalam inisiatif
dan lingkungan kerja yang ramah keluarga global talent development, dimana Bank
(family friendly workplace). mengirimkan 12 Pegawai untuk mengikuti
b. kolaborasi dengan SMBC grup dan anak program pengembangan global Group SMBC di
perusahaan. Tokyo, Jepang dan Singapura.
c. Menjalankan program akselerasi
3. Program pelatihan & pengembangan pegawai Bank. pengembangan talenta pegawai melalui
a. Pengembangan dan pelatihan di bidang program Leadership Acceleration Development
kepemimpinan, teknis dan nonteknis. Termasuk (LEAD). Hingga triwulan IV-2025, SMBC
pengembangan kurikulum program pelatihan Indonesia telah meluncurkan 2 (dua) batch
digital & analytics. LEAD program.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 255
Page 258
Tinjauan Unit Pendukung
Pengembangan Sumber Daya Manusia
d. Menjalankan employee engagement survey b. Mengadakan program kolaborasi dengan
bersama dengan konsultan Mercer, dengan anak perusahaan dalam bentuk Leadership
tingkat partisipasi sebanyak 98%. Survei Series yang meliputi penyesuaian stratejik dan
ini digunakan sebagai landasan Bank untuk kepemimpinan, Learning Festival, Diversity,
membantu manajemen mengetahui posisi Equity & Inclusion dan program Masa Persiapan
Bank dalam hal keterikatan pegawai dan Pensiun.
menentukan rencana selanjutnya untuk c. Mengimplementasikan program Service
meningkatkan keterikatan pegawai terhadap Curriculum yang mendukung transformasi
Bank. kultur agar selaras dengan strategi transformasi
e. Meningkatkan employer branding, bekerja Bank.
sama dengan organisasi yang memiliki reputasi d. Menjalankan Learning Festival yang diadakan di
yang baik termasuk di dalamnya partnership Kantor Pusat dan 3 kota lainnya yaitu Medan,
dengan universitas terkemuka, baik di tingkat Surabaya dan Yogyakarta.
nasional maupun internasional, termasuk e. Melanjutkan program sertifikasi wajib Pegawai,
universitas-universitas di Jepang. seperti sertifikasi Manajemen Risiko, SKSP
f. Sejalan dengan program employer branding, (Standarisasi Kompetensi Sistem Pembayaran),
Bank juga berhasil mendapatkan penghargaan WAPERD (Wakil Agen Penjual Reksadana),
dari HR Asia Awards untuk kategori Best WPPE-P (Wakil Perantara Perdagangan
Companies to Work for in Asia 2025, Diversity, Efek Pemasaran) dan Sertifikasi Treasury
Equity & Inclusion Award 2025 dan Most Caring bagi Pegawai yang dipersyaratkan untuk
Company Award 2025, serta HR Excellence memegang sertifikasi yang disebutkan di.atas,
Award & Best Employee Engagement Award serta sertifikasi kompetensi selain Sertifikasi
dari SWA Media Inc untuk kategori Wellbeing Kompetensi Kerja di sektor perbankan yaitu
Management, Learning & Development, dan sertifikasi Manajemen SDM, Kepatuhan,
Employer Branding & Talent. Teknologi Informasi, Internal Audit, dan
Keuangan.
2. Program Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi
(Diversity, Equity & Inclusion) 4. Implementasi Sistem Sumber Daya Manusia
a. Implementasi program DE&I yang berfokus (HRIS)
pada dampak sosial, dan lingkungan kerja yang Pada tahun 2025, Bank melanjutkan proses
ramah keluarga (family friendly workplace), di transformasi digital HR, di antaranya dengan
antaranya kelas bahasa isyarat untuk pegawai, melakukan pengembangan berkelanjutan
kesempatan magang untuk disabilitas, seminar, untuk fitur-fitur yang dimiliki HRIS Bank, serta
workshop dan program partnership dengan menjalankan inisiatif automasi dengan tujuan
DAYA dan Yayasan Helping Hand Indonesia untuk meningkatkan proses bisnis HR secara
untuk menjalankan program empowerment berkelanjutan. Hingga triwulan IV-2025, Bank telah
untuk pelajar tuna rungu, kolaborasi dengan mengimplementasikan fitur Disciplinary untuk
SMBC Indonesia Parents Club untuk membantu proses administrasi sanksi pegawai, fitur
mempromosikan tempat kerja ramah keluarga attendance untuk Pegawai yang berlokasi kerja
(family friendly workplace). di kantor cabang, serta implementasi UI/UX baru
b. Berkolaborasi dengan SMBC Group dan anak untuk meningkatkan pengalaman Pegawai SMBC
perusahaan, seperti berpartisipasi dalam Indonesia.
program “Beyond Disability Talk” yang
diselenggarakan oleh SMBC Group. 5. Rewards & Performance Management
Bank melakukan peninjauan secara berkelanjutan
3. Program Pelatihan & Pengembangan Pegawai terhadap remunerasi dan manfaat yang diterima
Bank pegawai dengan kondisi industri saat ini. Dengan
a. Menjalankan 1.035 program pelatihan yang demikian, Bank dapat merumuskan formula
diikuti oleh Pegawai Bank, Direksi, Komisaris, remunerasi yang kompetitif dan sesuai dengan
dan Komite Independen. strategi Bank.
256 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 259
Pada tahun 2025, Bank melakukan program manfaat PENGEMBANGAN KOMPETENSI
non-finansial kepada pegawai yang berfokus pada
kesehatan dan gaya hidup melalui berbagai program Pengembangan kompetensi SDM di lingkungan SMBC
wellness. Bank mempromosikan gaya hidup sehat dan Indonesia, antara lain dilakukan melalui peningkatan
kesehatan mental kepada karyawan, dimulai dengan kompetensi di bidang teknis, nonteknis, dan
Wellness Week, Program Mendadak Gerak dan Weight kepemimpinan. Realisasinya, antara lain:
Loss Challenge dan diakhiri dengan kolaborasi dengan 1. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi kerja di
tim Daya dengan program Berdaya untuk Bumi – sektor perbankan diantaranya melalui Sertifikasi
program yang dirancang untuk mengajak pegawai Manajemen Risiko, SKSP (Standarisasi Kompetensi
berlari dan mengonversi jumlah langkah lari pegawai Sistem Pembayaran), WAPERD (Wakil Agen
menjadi jumlah pohon yang ditanam oleh Bank. Penjual Reksa Dana), WPPE-P (Wakil Perantara
Perdagangan Efek-Pemasaran) dan Treasury bagi
Masih dalam rangka memberikan perhatian pada pegawai yang dipersyaratkan untuk memegang
kesehatan pegawai, SMBC Indonesia menyediakan sertifikasi yang disebutkan diatas.
fasilitas in-house clinic yang dapat diakses oleh Pegawai 2. Melanjutkan proses sertifikasi kompetensi selain
SMBC Indonesia di kantor pusat. Di lokasi tersebut, Bank Sertifikasi Kompetensi Kerja di sektor perbankan
menyediakan tenaga medis dan perawat yang akan diantaranya sertifikasi Manajemen SDM, Kepatuhan,
langsung membantu pegawai memeriksakan kondisi Teknologi Informasi, Internal audit, Keuangan.
kesehatannya. 3. Program Akselerasi Bank yang diperuntukan talenta
fresh graduates.
4. Melanjutkan proses peningkatan kompetensi
KEBIJAKAN REKRUTMEN lainnya melalui pelatihan yang disediakan bank
diantaranya melalui sistem e-learning Bank,
Kebijakan SMBC Indonesia dalam pelaksanaan akses MOOC (Massive Open Online Course) yang
rekrutmen senantiasa mengedepankan prinsip diberikan kepada pegawai Bank, serta melalui
inklusivitas, yakni terbuka bagi siapa pun yang berbagai pelatihan yang dilakukan baik online
memenuhi persyaratan dan ketentuan Bank. Karena maupun offline.
itu, guna memberikan kesempatan seluas-luasnya, 5. Mengadakan Learning Festival yang berfokus pada
Bank memanfaatkan beragam saluran komunikasi topik transformasi, pertumbuhan dan kualitas.
dan informasi untuk mengumumkan lowongan kerja, Dalam Learning Festival tahun ini serangkaian
sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat program yang dijalankan diantaranya adalah
mengakses informasinya. seminar dari para ahli, sharing session dari pimpinan
Bank SMBC Indonesia, area pembelajaran/studio,
Saluran untuk menyampaikan informasi lowongan kerja serta sesi pelatihan praktis.
yang dimanfaatkan, antara lain website karir SMBC 6. Melanjutkan kerjasama dengan Grup SMBC dalam
Indonesia dan situs pencarian kerja. Selain itu, Bank proses pengembangan pegawai yang dilakukan
juga bekerja sama dengan beberapa universitas untuk melalui beberapa program.
mendapatkan talenta terbaik. 7. Bank menyediakan learning management
system yang saat ini diakses dari platform HRIS
Namun demikian, pengisian jabatan tertentu ditujukan Darwinbox. Melalui implementasi ini diharapkan
untuk pegawai internal, dengan maksud memberikan dapat meningkatkan pengalaman pegawai dalam
kesempatan pengembangan pegawai SMBC Indonesia. mengakses e-learning Bank dimana saat ini materi
Sepanjang tahun 2025, Bank telah merekrut 428 e-learning Bank dapat diakses melalui mobile
pegawai baru. phone pengguna.
Ringkasan Pelaksanaan Pelatihan
Uraian 2025 2024
Jumlah Program Pelatihan 1.035 986
Jumlah Peserta 6.127 6.970
Total Man-Days 29.216 28.970
Jumlah Investasi Pelatihan (Rp Juta) 55.284 58.863
Rata-rata Investasi Pelatihan per Karyawan (Rp Juta) 8,998 8,4
Total Jam Pelatihan 233.726 231.760
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 257
Page 260
Tinjauan Unit Pendukung
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Pelatihan Berdasarkan Level Jabatan
Level Jabatan Jumlah Peserta Jenis Pelatihan Tujuan Pelatihan Penyelenggara
Top Management 189 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Senior Management 781 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Management 2.979 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Office/Supervisor 1.444 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
Clerical 734 In house & Public Pengembangan Diri Internal & Eksternal
REMUNERASI PENGHARGAAN MASA KERJA
Penerapan kebijakan remunerasi di SMBC Indonesia, SMBC Indonesia memberikan penghargaan masa kerja
mengacu pada peraturan perundang-undangan yang kepada karyawan yang telah mendedikasikan waktu
berlaku, antara lain Undang-Undang Nomor 13 tahun produktifnya kepada Bank. Penghargaan tersebut
2003 tentang Ketenagakerjaan serta perubahannya. diberikan kepada pegawai dengan masa kerja 30
Begitu juga dengan ketentuan tentang upah minimum tahun, 20 tahun dan 10 tahun di Bank. Hal ini dilakukan
provinsi (UMP) yang kebijakan induknya ditetapkan oleh sebagai apresiasi atas loyalitas yang diberikan kepada
Kementerian Ketenagakerjaan. perusahaan.
Bank menganut prinsip meritokrasi saat penerapan Pada tahun 2025, Bank memberikan penghargaan
remunerasi. Prinsip ini mengutamakan penilaian objektif masa kerja kepada 364 pegawai, dengan kategori
dari kinerja dan dampak yang dihasilkan oleh karyawan sebagai berikut: penghargaan masa kerja 30 tahun
bagi Bank. Dengan demikian, faktor-faktor dasar yang sebanyak 13 pegawai, 20 tahun sebanyak 39 pegawai,
digunakan untuk melakukan penyesuaian remunerasi dan 10 tahun sebanyak 312 pegawai.
karyawan mengacu pada kinerja Bank, unit kerja,
individu, serta mempertimbangkan kondisi ekonomi
serta kemampuan Bank. TINGKAT TURN OVER KARYAWAN
Penyesuaian remunerasi karyawan dan pemberian Tingkat turn over total karyawan Bank pada tahun
bonus kinerja (performance bonus) dilakukan pada awal 2025 adalah sebesar 11,1%. Realisasi tersebut lebih tinggi
tahun berdasarkan kinerja tahun sebelumnya. Untuk dibandingkan dengan tahun 2024 yaitu sebesar 8,5%.
itu, Bank menelaah penerapan benefit bagi karyawan Untuk Tingkat turn over voluntary pada tahun 2025
setiap tahun, antara lain mencakup perlindungan adalah sebesar 5,3%, terjadi penurunan dibandingkan
kesehatan yang saat ini diberikan dalam bentuk dengan tahun 2024 yang sebesar 5,8%.
asuransi kesehatan untuk karyawan dan keluarga.
Dalam kajian tersebut, Bank mempertimbangkan RENCANA STRATEGIS TAHUN 2026
rasio penggunaan fasilitas kesehatan dan
rasio kecukupannya. Selain itu, Bank juga Direktorat Human Resources berfokus kepada
mempertimbangkan fasilitas yang diberikan oleh Bank pengembangan sumber daya talenta dan secara terus
lain yang setara, yang datanya diperoleh melalui survei menerus agar mampu mendukung pertumbuhan
remunerasi yang dilakukan oleh konsultan. organisasi di masa depan. Fokus strategis Direktorat
Human Resources adalah menarik, mengembangkan
Kajian remunerasi untuk karyawan tersebut, antara lain dan mempertahankan talenta (to attract, develop and
dilaksanakan oleh Komite Human Resources yang terdiri retain talents).
dari 5 (lima) orang anggota Direksi dan 1 (satu) orang
pejabat Human Resources. Komite ini melakukan rapat Dalam penjabaran teknis, fokus strategis tahun 2026-
minimal 4 (empat) bulan sekali atau apabila dibutuhkan, 2028 dibagi menjadi 6 (enam) pilar utama (core pillars)
rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah yang terdiri dari:
satu anggota Komite mengikuti ruang lingkup pedoman 1. Pengembangan Organisasi
kerja Komite Human Resources. Pengembangan organisasi bertujuan untuk
memastikan Bank memiliki sumber daya manusia
yang memadai dan berkapabilitas untuk menjalankan
258 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 261
strategi Bank. Pada tahun 2026-2028, fokus strategi serta sertifikasi kompetensi di sektor perbankan,
Bank meliputi pengembangan talenta dan rencana yang antara lain mencakup sertifikasi Manajemen
suksesi internal Bank secara berkelanjutan. SDM, Kepatuhan, Teknologi Informasi, Internal Audit,
Keuangan.
Program pengembangan talenta Bank dibangun
dengan menggunakan berbagai pendekatan belajar, 3. Implementasi dan Pengembangan Teknologi HR
kesempatan ekposur dan simulasi tugas dan projek- Bank
projek inovasi. Hal ini dilakukan sejalan dengan Pada tahun 2026, Bank akan melakukan tinjauan
implementasi framework talent management. Selain terhadap sistem teknologi HR Bank saat ini. Tinjauan
ini, Bank juga berkolaborasi dengan SMBC Group akan dilakukan mencakup melihat keseluruhan
melalui program global talent development serta sistem saat ini dan analisa kesenjangan (gap) yang
penugasan talenta periode pendek. ada dibandingkan dengan proses dan kondisi saat
ini. Dari analisa tersebut, Bank akan menindaklanjuti
Upaya program pengembangan ini diharapkan dengan menelaah kemungkinan dilakukan
mendukung rencana suksesi, sehingga Bank peningkatan sistem (system enhancement) termasuk
memiliki sumber daya internal untuk promosi dari biaya dan mandays serta membandingkan dengan
dalam yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemungkinan apakah akan lebih efisien jika Bank
ketahanan organisasi Bank dan anak perusahaannya. mengganti dengan sistem teknologi HR yang baru.
Selain itu, Bank juga akan membuat strategi Talent
heatmaps, untuk memastikan keselarasan strategi 4. Peningkatan Motivasi dan Produktivitas Pegawai
pengembangan organisasi ini dengan strategi Bank Bank secara berkelanjutan akan terus meningkatkan
yang meliputi, analisis organisasi, perencanaan motivasi dan produktifitas pegawai (Employee
suksesi, dan strategi pengembangan Pegawai. Engagement), di antaranya melalui program-program
Employee Wellbeing serta kampanye program-
2. Learning & Development program Employer Branding. Sebagai upaya untuk
Untuk mengembangkan talenta pegawai, Bank terus meningkatkan branding SMBC Indonesia,
berkomitmen melakukan pengelolaan SDM dan baik melalui channel online dan offline, Bank turut
pengembangan kualitasnya secara berkelanjutan berpartisipasi dalam program penghargaan human
melalui peningkatan kompetensi kerja di bidang resources dengan skala lokal nasional maupun
teknis, non-teknis dan kepemimpinan, serta regional Asia.
memperhatikan asas prioritas dan pemerataan
kompetensi kerja untuk mengembangkan Selain itu, Bank juga melakukan kemitraan dengan
kompetensi para pegawai. Dalam pelaksanaannya, universitas, komunitas dan inisiatif employer
pegawai belajar dan berlatih dengan menggunakan branding lainnya. Program-program ini juga dilakukan
platform pembelajaran berbasis teknologi dan bersama-sama dengan anak perusahaan Bank SMBC
dapat dilakukan dengan fleksibel baik di dalam kelas Indonesia, sehingga dampak program lebih baik
ataupun sesuai waktu yang dimiliki pegawai. dan kuat untuk meningkatkan awareness terhadap
employer branding SMBC Indonesia.
Pada tahun 2026-2028, Bank akan berfokus pada
inisiatif utama di antaranya melalui kolaborasi dengan 5. Program Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi
SMBC Group dalam program Learning & Development, (Diversity, Equity & Inclusion)
meningkatkan program pembelajaran Bank agar Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan
selaras dengan strategi bisnis Bank, membuat rencana kerja yang inklusif. Untuk periode 2026-2028, agenda
pembelajaran secara ekstensif untuk para pimpinan program Keberagaman, Kesetaraan dan Inklusi adalah
Bank dan pegawai lintas geografis guna memastikan pemberdayaan perempuan (women empowerment),
mereka memiliki standar skill dan pengetahuan disabilitas (social impact) dan lingkungan kerja aman
yang merata. Selain itu, untuk mendukung model serta saling menghargai (respectable workplace).
konglomerasi Bank, pada periode ini Bank juga akan Program-program ini juga dilakukan bersama-sama
berfokus pada kolaborasi program pembelajaran lintas dengan anak perusahaan SMBC Indonesia untuk
entitas, yang mencakup BTPN Syariah dan OTO/SOF. memberikan dampak yang lebih besar serta budaya
kerja yang lebih kuat.
Bank juga akan melanjutkan proses sertifikasi
pegawai sesuai dengan peraturan yang berlaku 6. Rewards & Performance Management
dimana mencakup Manajemen Risiko, Sistem Bank secara berkelanjutan akan melakukan
Pembayaran, WAPERD (Wakil Agen Penjual Efek peninjauan atas remunerasi dan benefit pegawai
Reksa Dana), WPPE-P (Wakil Perantara Pedagang dengan kondisi pasar saat ini. Dengan demikian, Bank
Efek - Pemasaran), dan Treasury bagi pegawai yang dapat merumuskan formula remunerasi dan Pegawai
dipersyaratkan untuk memegang sertifikasi tersebut, yang kompetitif dan sesuai dengan strategi Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 259
Page 262
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan
Teknologi Informasi
Organisasi Operasional dan Teknologi di lingkungan
SMBC Indonesia merupakan penggabungan 2 unit
yang strategis dalam Upaya mendukung lini usaha
Bank untuk menjadi lebih kokoh dan fokus, sejalan
dengan visi menjadi mitra strategis dan kompeten
dalam penyelenggaraan layanan prima untuk
mendukung kinerja dan pertumbuhan Bank.
260 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 263
Di lingkungan SMBC Indonesia, organisasi operasional dan teknologi informasi bergabung menjadi satu organisasi.
Penggabungan ini membuat peran organ tersebut menjadi kokoh dalam mendukung lini usaha Bank, melalui visi dan
misi seperti disampaikan di bawah ini.
VISI
Menjadi mitra yang strategis
dan kompeten dalam
penyelenggaraan layanan
prima guna mendukung
kinerja dan pertumbuhan
Bank.
MISI
Bersinergi dengan seluruh
pemangku kepentingan dalam
mewujudkan inovasi yang berfokus
pada pelanggan melalui:
· Pembinaan lingkungan dan
budaya yang menumbuhkan
kompetensi dan kepemimpinan.
· Pemanfaatan teknologi digital
yang aman.
TEKNOLOGI INFORMASI digital yang menjadi keunggulan utama SMBC Indonesia
secara berkesinambungan.
Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di lingkungan
SMBC Indonesia terutama mengacu pada Peraturan Kebijakan penerapan TI di lingkungan Bank
OJK Nomor 11/POJK.03/2022 tentang Penyelenggaraan menitikberatkan pada inovasi yang berkelanjutan yang
Teknologi Informasi oleh Bank Umum. Selain itu, mendukung optimalisasi dan efektivitas sumber daya
pengembangan teknologi informasi dilakukan dalam TI, memperkuat tata kelola TI, dan juga memperkuat
rangka mendukung layanan kepada nasabah serta keamanan siber. Pengembangan TI yang diselaraskan
kegiatan operasional Bank. dengan prioritas-prioritas bank menjadikan SMBC
Indonesia mengelola investasi TI secara tepat sasaran.
Dalam hal layanan kepada nasabah, fokus utama SMBC
Indonesia dilakukan pada sektor bisnis retail, SME, Fokus Pengembangan Tahun 2025
komersial, dan korporasi. Pemanfaatan TI juga memiliki Sepanjang tahun 2025, pengembangan Teknologi
peran penting dalam mendukung kegiatan operasional Informasi (TI) di SMBC Indonesia senantiasa diarahkan
dan mengakselerasi pertumbuhan bisnis Bank. Karena untuk mendukung inovasi di setiap lini bisnis,
itu, SMBC Indonesia terus mengembangkan perbankan dengan tujuan menyediakan produk dan layanan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 261
Page 264
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan Teknologi
perbankan yang relevan bagi kebutuhan nasabah 5. Peningkatan Kualitas Data Laporan
serta memberikan peluang tumbuh bagi masyarakat Strategi ini diwujudkan melalui tinjauan menyeluruh
Indonesia. Strategi ini menjadi fondasi penting dalam atas proses pelaporan, dimana beberapa perbaikan
mewujudkan visi bank untuk memberikan perubahan telah berhasil diimplementasikan, termasuk
berarti dalam kehidupan jutaan orang, terutama dengan pengelolaan kamus dan silsilah data untuk
dukungan teknologi digital. memperkuat tata kelola dan kepatuhan.
Fokus utama pengembangan TI mencakup 5 (lima) area Selain itu, Bank juga memperkuat sinergi dengan
strategis: anggota konglomerasi Grup SMBCI melalui optimalisasi
1. Peningkatan Kapabilitas Strategis biaya TI, pemanfaatan teknologi bersama, serta proses
Termasuk dalam strategi ini adalah pemanfaatan pembelian dan negosiasi kolektif untuk meningkatkan
teknologi berbasis Generative AI untuk pengelolaan daya tawar dan efisiensi dari skala ekonomi di tingkat
pengetahuan internal dan layanan pelanggan, serta grup. Langkah-langkah strategis ini mencerminkan
adopsi komputasi awan guna memastikan kesiapan komitmen Bank untuk terus berinovasi, menjaga
infrastruktur, proses bisnis, dan organisasi dalam keamanan, dan meningkatkan kualitas layanan,
mendukung operasional berbasis cloud. sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi
nasabah, pemegang saham, dan masyarakat luas.
2. Penguatan Keamanan Siber
Penerapan strategi dilakukan melalui implementasi Rencana pengembangan teknologi informasi Bank
teknologi Extended Detection and Response (XDR) dituangkan dalam IT Strategic Planning (ITSP - IT
untuk mempercepat deteksi dan respons terhadap Roadmap) yang disusun dengan mempertimbangkan:
ancaman, serta penerapan Web Application Firewall 1. Visi dan Misi SMBC Indonesia.
guna melindungi aplikasi web yang diakses melalui 2. Tujuan strategis SMBC Indonesia.
internet. 3. Aspirasi dan strategi saat merger.
4. Tren industri dan perkembangan teknologi
3. Konsolidasi dan Standardisasi Aplikasi informasi, seperti: open source, cloud, open API, dan
Strategi ini untuk menyederhanakan kompleksitas lain-lain.
operasional melalui integrasi sistem monitoring 5. Key pain points serta tantangan utama.
layanan digital banking, e-form pendaftaran nasabah, 6. Turut juga mempertimbangkan IT Strategic Initiative
integrasi sistem telefoni pada contact center, dan yang dilakukan pada periode sebelumnya.
pengembangan sistem anti pencucian uang.
Organisasi Pengelolaan TI
4. Perencanaan Peningkatan Kinerja Core Banking Kegiatan TI di SMBC Indonesia dipimpin oleh Direktur
System Operasional & Teknologi yang melapor kepada Direktur
Strategi ini disiapkan dan direncanakan untuk Utama. Struktur organisasi yang berlaku sejak 1 Oktober
meningkatkan kinerja sistem dan merupakan 2025, disajikan sebagai berikut:
bagian dari persiapan Bank untuk mendukung
pertumbuhan bisnis.
Direktur Operasional
dan Teknologi
Executive Secretary to
Director of Operations &
Technology
Reporting, Strategic Planning &
Shared Service IT Corporate Banking Digital Banking IT Transaction
Settlement & Access Operations Control
Operations Head Enablement Head Solution Head Management Head
Management Head Head
Operations IT Retail Banking &
Operations IT Digital Service IT Data IT Governance
Transaction Center Corporate Function
Development Head Enablement Head Management Head Management Head
Head Enablement Head
262 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 265
Sumber Daya Manusia
SMBC Indonesia menyadari pentingnya keberadaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal untuk mendukung
pengembangan TI di lingkungan Bank. Dengan pertimbangan bahwa SMBC Indonesia merupakan Bank pertama
yang memiliki kemampuan digital (digital capabilities) serta memberikan solusi digital banking, maka Bank
perlu mengembangkan SDM secara berkelanjutan agar mampu mendukung pengembangan TI dan mengikuti
perkembangan termutakhir.
Hingga akhir Desember 2025, jumlah SDM Teknologi Informasi pada Direktorat Operasional & Teknologi adalah
sebanyak 606 orang, yang terbagi dalam 8 (delapan) divisi.
Sumber Daya Manusia TI
Jumlah
No. Organisasi Tanggung Jawab
(Orang)
1. Strategic Planning Memastikan fungsi manajemen dan organisasi TI berjalan dengan efisien dan efektif, termasuk 25
and Operations fungsi perencanaan strategis dan inovasi TI, pengelolaan anggaran, pengelolaan pengadaan
Control serta manajemen vendor, dan manajemen proyek yang sejalan dengan rencana dan arah
strategis Bank.
2. IT Retail Banking & Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Retail Banking & Corporate Functions 55
Corporate Function untuk mendukung solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan pendekatan Customer Centric.
Enablement
3. IT Corporate Banking Membangun relationship dan kolaborasi dengan bisnis Corporate Banking untuk mendukung 28
Enablement solusi bisnis, operasional, dan teknis dengan pendekatan Customer Centric.
4. IT Digital Service Melakukan pengembangan dan maintenance secara terus menerus untuk core system dan 158
Enablement payment systems agar dapat selalu memenuhi kebutuhan bisnis Bank, serta mendukung
kebutuhan Bank dalam hal integrasi sistem.
5. Digital Banking Melakukan pengembangan dan maintenance secara terus menerus untuk platform digital 144
Solution banking Bank agar dapat selalu memenuhi kebutuhan bisnis Bank.
6. IT Data Management Menkoordinasikan fungsi Data Management Office (DMO), dan meningkatkan kemampuan 43
digital capabilities, kualitas data Bank secara keseluruhan, tata kelola data, dan pengambilan
keputusan berbasis data.
7. IT Transaction Memastikan ketersediaan sistem melalui penyediaan infrastruktur IT untuk mendukung 135
Management operasional Bank, pengembangan bisnis, dan inisiatif strategis Bank, termasuk penyediaan dan
kesiapan Disaster Recovery dalam mengantisipasi kondisi kontijensi.
8. IT Governance Merencanakan, menetapkan, dan memastikan pelaksanaan tata kelola dan pengelolaan risiko 18
Management TI di Bank.
Untuk mendukung kemampuan SDM di bidang TI, Bank Tata Kelola Teknologi Informasi
telah merealisasikan sejumlah pelatihan di beberapa Penerapan tata kelola TI di lingkungan Bank wajib
area, antara lain: diselaraskan dengan rencana korporasi SMBC Indonesia
dan induk usaha dengan memperhatikan pula aspek
Kompetensi Jumlah Peserta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, baik dalam
bidang keuangan maupun bidang terkait lainnya.
Leadership 19
Soft Skills 18
Bank telah memiliki kebijakan, prosedur dan
Technical Skills 65 standar operasi, serta petunjuk pelaksanaan dalam
berbagai aspek, seperti perencanaan TI, anggaran TI,
Sertifikasi yang Dimiliki implementasi dan operasional TI. Selain itu, Bank secara
Sepanjang 2025, sertifikasi yang dilaksanakan adalah berkesinambungan menjalankan inisiatif dalam rangka
sebagai berikut: peningkatan tata kelola dengan mengacu kepada
• Sertifikasi Manajemen Risiko. standar tata kelola seperti common practice framework
• Mastering ITIL v4 Fundamental, yang COBIT 5.0.
mengedepankan Agile dan DevOps.
• CISA dan ISACA. Evaluasi terhadap hasil analisa kesenjangan dilakukan
secara konsisten dan merupakan bagian dari
pengembangan berkelanjutan yang diprioritaskan untuk
peningkatan tata kelola TI di SMBC Indonesia.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 263
Page 266
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan Teknologi
Mekanisme Identifikasi terhadap Disrupsi lainnya yang dibutuhkan SMBC Indonesia di dalam
SMBC Indonesia senantiasa mengantisipasi risiko mengelola risiko keamanan siber.
disrupsi bisnis dan teknologi informasi. Untuk itu 4. Pengendalian risiko keamanan siber melalui
SMBC Indonesia melakukan kajian terhadap teknologi penerapan mekanisme kontrol maupun penerapan
baru yang dapat diterapkan untuk mendukung Teknologi Informasi yang diperlukan untuk
pengembangan bisnis Bank melalui: mengendalikan risiko keamanan siber yang dapat
1. Riset yang dilakukan oleh TI Bank. terjadi di SMBC Indonesia.
2. Kolaborasi dengan induk usaha.
3. Kerjasama dengan pihak ketiga. Strategi/Proses Pemulihan Bencana
(Disaster Recovery)
Strategi Keamanan Sistem Siber (Cyber SMBC Indonesia mengantisipasi risiko bencana yang
Security) dapat mengganggu kegiatan operasional Bank. Upaya
Sebagai bank yang memanfaatkan penggunaan mitigasi dan strategi pemulihan bencana yang dilakukan
teknologi informasi dalam memberikan layanan digital oleh Bank mencakup:
bagi nasabah, SMBC Indonesia senantiasa berusaha 1. Ketersediaan Rencana Keberlanjutan Layanan TI
untuk meningkatkan penerapan standar manajemen 2. Ketersediaan pusat data untuk pemulihan
risiko keamanan siber. Risiko keamanan siber ini 3. Pelaksanaan kegiatan simulasi perpindahan pusat
semakin tinggi sejalan dengan semakin meningkatnya data secara rutin periode tahunan
ancaman keamanan dalam dunia digital.
Sistem/Mekanisme Pelaporan kepada
Penerapan manajemen risiko keamanan siber di Direksi
lingkungan Bank diselaraskan dengan peraturan Selaras dengan Peraturan OJK Nomor 11/OJK.03/2022
perundang-undangan dan regulasi yang berlaku, tentang Penyelenggaraan Teknologi Informasi
standar penerapan manajemen risiko keamanan oleh Bank Umum, SMBC Indonesia melakukan
siber induk usaha serta standar best practice yang pelaporan setiap semester kepada Direksi dan Dewan
tersedia. Oleh karena itu, SMBC Indonesia telah Komisaris terkait dengan Rencana Strategis Teknologi
menerapkan Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan Informasi. Pelaporan mencakup rencana strategis TI,
Siber yang memuat kerangka kerja, strategi dan anggaran rencana strategis TI, dan pelaksanaan serta
standar pengelolaan, dan penerapan manajemen risiko implementasi inisiatif rencana strategis TI.
keamanan siber Bank.
Selain itu, Bank menyampaikan pula laporan mengenai
Secara umum, Kebijakan Manajemen Risiko Keamanan implementasi inisiatif rencana strategis TI, anggaran
Siber memuat hal-hal berikut: TI, dan kinerja TI untuk periode triwulan dalam forum
1. Standar penerapan Tata Kelola risiko keamanan Komite Pengarah TI.
siber yang dirumuskan untuk memastikan
kecukupan tata kelola risiko keamanan siber Bank. Sistem Evaluasi
Proses Tata Kelola ini meliputi pengawasan aktif Pengukuran Kinerja TI pada tahun 2025, mencakup
oleh Dewan Komisaris dan Direksi, perumusan risk beberapa aspek meliputi keberhasilan pelaksanaan
appetite dan toleransi risiko serta penyelenggaraan proyek, pemenuhan tata kelola, dan keunggulan
kampanye kesadaran risiko keamanan siber secara operasional serta tingkat kepuasan pengguna layanan
berkala berkelanjutan. TI. Secara keseluruhan, Direktorat TI berhasil mencapai
2. Kerangka kerja manajemen risiko keamanan siber hasil yang sangat baik sepanjang tahun 2025, dengan
yang mencakup kecukupan ketersediaan strategi pencapaian melampaui target yang ditetapkan.
keamanan siber, kecukupan sumber daya dan
perangkat Bank serta ketersediaan dan kecukupan Keunggulan TI SMBC Indonesia
ketentuan internal yang mengatur standar Sebagai upaya menjaga kesinambungan dan
penerapan manajemen risiko keamanan siber peningkatan kapabilitas di bidang TI, SMBC Indonesia
SMBC Indonesia. telah memperkuat sejumlah aspek penting meliputi:
3. Pengelolaan sumber daya yang diperlukan dalam 1. Tata kelola TI yang kokoh mendukung
penerapan manajemen risiko keamanan siber penyelarasan antara tata kelola TI dengan tujuan
baik yang berupa Sumber Daya Manusia (SDM), bisnis, optimalisasi investasi, dan pengelolaan risiko.
kecukupan sistem manajemen informasi keamanan 2. Model operasional TI yang menjamin kestabilan,
siber maupun berbagai bentuk sumber daya serta menjaga momentum dalam mendukung
pengembangan aspirasi digital.
264 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 267
3. Penyelarasan rencana dan anggaran strategis TI OPERASIONAL
dengan rencana korporasi Bank guna memastikan
dukungan terhadap pencapaian dan pertumbuhan Kehadiran Lini Operasional SMBC Indonesia bertujuan
bisnis bank terutama melalui kapabilitas digital. untuk mendukung pencapaian bisnis yang telah
4. Pembangunan budaya TI yang dapat ditetapkan oleh Bank. Pada tahun 2025, secara
meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan inovasi konsisten dan berkesinambungan, Bank telah
dalam lingkungan TI. mengimplementasikan 3 (tiga) pilar strategi yang
5. Mengoptimalkan infrastruktur digital, arsitektur mengedepankan kualitas layanan, peningkatan
yang agile, manajemen data, serta keamanan siber pengendalian internal dan kepatuhan serta pencapaian
yang kuat untuk mendukung pencapaian bisnis. keunggulan lini operasional.
Investasi Teknologi Pelaksanaan tersebut sejalan dengan visi Lini
Pada tahun 2026, rencana pengembangan TI disusun Operasional: Menjadi mitra yang strategis dan kompeten
sejalan dengan rencana bisnis Bank dengan fokus dalam penyelenggaraan layanan yang terbaik guna
peningkatan meliputi: mendukung kinerja dan pertumbuhan bank.
1. Agenda transformasi bisnis.
2. Pemenuhan ketentuan regulator. Inisiatif dan Strategi Operasional
3. Pengembangan layanan atau produk baru. Sejalan dengan rencana strategis 5 (lima) tahun periode
4. Peningkatan efisiensi proses melalui otomasi. 2022-2026, Lini Operasional Bank melanjutkan
5. Pengkinian perangkat. pengembangan dengan tetap berfokus pada 3 (tiga)
6. Peningkatan kesiapan keamanan siber. pilar strategi yang mengedepankan kualitas layanan,
7. Modernisasi core banking system. peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan serta
pencapaian keunggulan lini operasional. Inisiatif tersebut
Roadmap Pengembangan TI dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut:
Roadmap pengembangan TI pada tahun 2026 sejalan 1. Bank akan menjalankan pengembangan pada
dengan implementasi rencana strategis TI tahun kualitas layanan nasabah yang berfokus pada
2025-2029, yaitu mendukung visi bank untuk menjadi digitalisasi layanan melalui pemanfaatan teknologi,
konglomerasi keuangan terkemuka di Indonesia, yang peningkatan kemampuan layanan yang menjamin
dapat memberikan perubahan berarti dalam kehidupan kelancaran dan pengalaman nasabah yang
jutaan orang, terutama dengan dukungan teknologi konsisten dengan tingkat ketersediaan layanan
digital. yang tinggi.
2. Peningkatan pengendalian internal dan kepatuhan
Dalam upaya terjadi keselarasan antara kapabilitas IT pada lini operasional melalui perbaikan terhadap
dengan tujuan strategis bisnis, 5 strategis imperatif akurasi dan keandalan dalam proses pelaporan
ditetapkan dalam RSTI tahun 2025-2029: regulator, transformasi yang berfokus pada
1. Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan pengawasan yang berkesinambungan dan
efisiensi, penyediaan layanan, dan transformasi pencapaian mekanisme pencegahan serta
bisnis (Digitalisasi). otomatisasi proses rekonsiliasi dan penyelesaian
2. Memberikan layanan yang konsisten, andal, dan transaksi.
berkualitas tinggi pada pemangku kepentingan 3. Pencapaian keunggulan lini operasional melalui
internal dan eksternal (Keunggulan Layanan). digitalisasi atas proses kerja secara berkelanjutan,
3. Memperbaharui infrastruktur penting dan dengan memperhatikan pula dampak lingkungan
menyederhanakan lanskap TI untuk mengurangi seperti less paper transaction, perluasan inisiatif
kompleksitas dan mendorong efisiensi biaya integrasi dan penerapan otomasi yang akan
(Keunggulan Operasional). meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
4. Membangun tata kelola yang kuat untuk through processing), serta perbaikan terhadap
memastikan akuntabilitas, kepatuhan dan akurasi dan kualitas data.
keselarasan strategis yang memenuhi standar
global (Keunggulan Tata kelola). Selain ketiga pilar tersebut, Bank akan melanjutkan
5. Menerapkan keamanan dan kepatuhan ke dalam pengembangan transaksi dengan menggunakan
setiap lapisan organisasi untuk mengurangi sistem layanan BI-FAST sesuai dengan strategi bisnis
risiko dan memastikan kesiapan cyber security dan sejalan dengan rencana pengembangan dari Bank
(Keamanan Informasi). Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan
layanan bagi nasabah.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 265
Page 268
Tinjauan Unit Pendukung
Operasional dan Teknologi
Pencapaian Tahun 2025 Rencana Strategis 2026 Operasional dan
Sepanjang tahun 2025, Lini Operasional melanjutkan Teknologi Informasi
implementasi berbagai inisiatif yang difokuskan pada 3 Sejalan dengan rencana strategis 3 (tiga) tahun periode
(tiga) pilar strategis, yaitu peningkatan kualitas layanan, 2026-2028, lini operasional dan teknologi bank akan
penguatan pengendalian internal dan kepatuhan, serta berfokus pada pembangunan fungsi pendukung
pencapaian keunggulan operasional. Seluruh inisiatif berorientasi bisnis yang mengedepankan kemudahan
yang direncanakan telah berhasil direalisasikan, dengan dan kualitas untuk mencapai 3 (tiga) tujuan, yaitu:
rincian sebagai berikut: 1. Lini operasional dan teknologi yang berfungsi
1. Peningkatan kualitas layanan bagi nasabah secara optimal.
dilakukan melalui penyelesaian beberapa inisiatif 2. Lini operasional dan teknologi yang andal dan
utama, antara lain: aman.
a. Penyediaan e-advice LC (Letter of Credit) 3. Lini operasional dan teknologi yang siap
sebagai upaya peningkatan digitalisasi dan mendukung pertumbuhan bisnis.
layanan ramah lingkungan (paperless) kepada
nasabah. Untuk mencapai ketiga tujuan tersebut, pembangunan
b. Integrasi sistem back-end dengan sistem fungsi pendukung Lini Operasional dan Teknologi
pemrosesan pinjaman untuk mempercepat dipusatkan pada pengembangan 3 (tiga) pilar utama:
proses layanan kredit kepada nasabah. Pilar Keunggulan Layanan (Service Excellence), Pilar
c. Penyempurnaan proses penanganan Keunggulan Operasional (Operational Excellence),
klaim asuransi kredit guna mempercepat dan Pilar Keunggulan Pengendalian dan Tata Kelola
penyelesaian klaim nasabah. (Governance Excellence); dan 2 (dua) pilar pendukung,
yaitu: Pilar Pengamanan Informasi (Information
2. Penguatan pengendalian internal dan kepatuhan Security); serta pilar Digitalisasi (Digitalization).
pada lini Operasional diwujudkan melalui beberapa
inisiatif, meliputi: Pengembangan strategis yang akan dijalankan meliputi:
a. Penyempurnaan proses pelaporan SLIK dan 1. Pencapaian keunggulan layanan melalui penerapan
Antasena untuk meningkatkan akurasi serta inteligensi artifisial (artificial intelligence) dalam
efektivitas pelaporan. peningkatan pengetahuan dan kapabilitas layanan,
b. Peningkatan proses pemetaan matriks pemanfaatan teknologi dan digitalisasi untuk
hak akses yang terintegrasi dengan sistem mempermudah layanan bagi nasabah serta
manajemen akses (straight-through pencapaian tingkat layanan nasabah yang baik,
processing) guna memperkuat akurasi konsisten dan tepat waktu.
penetapan hak akses dan pemberian akses
kepada pengguna. 2. Pencapaian keunggulan operasional melalui
c. Digitalisasi berbagai proses pelaporan kepada penggunaan otomasi berbasiskan robotic dan
regulator guna meningkatkan akurasi dan digitalisasi atas proses kerja yang dijalankan secara
percepatan pelaporan. berkesinambungan, perluasan inisiatif integrasi
proses dan sistem dengan memperhatikan
3. Dalam rangka mewujudkan keunggulan pula aspek keramahan lingkungan, yang akan
operasional, telah dilaksanakan berbagai inisiatif meningkatkan derajat kelancaran proses (straight
perbaikan proses dan konsolidasi sistem guna through processing) dan menjamin perbaikan
menciptakan proses yang lebih efisien, terkontrol, terhadap akurasi serta ketepatan proses.
dan ramah lingkungan (paperless), dengan capaian
sebagai berikut: 3. Pencapaian keunggulan pengendalian dan tata
a. Penyempurnaan proses pengadaan barang kelola melalui perbaikan menyeluruh atas kualitas
dan jasa yang mencakup pengajuan data dan keandalan proses pelaporan kepada
permintaan pembelian, pemilihan rekanan, regulator, transformasi pengendalian yang berfokus
hingga pengiriman barang. pada risiko dan pengawasan yang berkelanjutan
b. Perbaikan proses pengelolaan aset yang demi mencapai mekanisme pencegahan melalui
mencakup pencatatan aset dan perhitungan peningkatan proses rekonsiliasi serta memastikan
depresiasi aset. efektivitas pengendalian ganda.
266 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 269
Pembangunan pada ketiga pilar utama tersebut dijalankan dengan memperhatikan aspek yang ditekankan pada kedua pilar tambahan, yaitu pengamanan informasi dan digitalisasi. Selain itu, lini operasional dan teknologi memperhatikan pula pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang dijalankan secara sistematis dengan tujuan untuk menumbuhkan budaya yang mendorong perilaku layanan yang terbaik dan kolaborasi serta kepatuhan dan integritas. LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 267
Page 270
Tata Kelola Perusahaan 268 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 271
Tata Kelola
Perusahaan
Prinsip Penerapan GCG 271 Transparansi Kondisi Keuangan dan 395
Non Keuangan Bank
Dasar Hukum Pelaksanaan 274
Tujuan Penerapan GCG 275
Pembelian Kembali Saham atau 396
Obligasi Subordinasi
Struktur GCG 276 Penyediaan Dana Kepada Pihak 396
Penilaian Penerapan GCG Tahun 2025 276 Terkait dan Penyediaan Dana dalam
Rapat Umum Pemegang Saham 286 Jumlah Besar
(RUPS) Audit Eksternal 397
Pemegang Saham Akhir dan 296 Satuan Kerja Audit Internal 398
Pengendali
Sistem Pengendalian Intern (SPI) 403
Dewan Komisaris 297
Perkara Penting yang Dihadapi 405
Direksi 306 Perusahaan Entitas Anak, Anggota
Transparansi Informasi Dewan 315 Dewan Komisaris, dan Anggota Direksi
Komisaris dan Direksi Sanksi Administrasi 405
Komite di Bawah Dewan Komisaris 329 Akses Informasi dan Data Perusahaan 406
Komite di Bawah Direksi 355 Kode Etik 406
Sekretaris Perusahaan 379 Price Sensitive Information Personal 408
Fungsi Kepatuhan 384 Account Dealing
Fungsi Kepatuhan Terintegrasi 389 Tata Kelola Pengadaan Barang dan 408
Jasa
Internal Fraud 391
Sistem Pelaporan Pelanggaran 409
Anti Pencucian Uang, Pencegahan 393
Pendanaan Terorisme, dan Kebijakan Antikorupsi dan Penyuapan 410
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Kebijakan Pencegahan Informasi 411
Senjata Pemusnah Massal Orang Dalam
(APU PPT dan PPPSPM) Keterbukaan dalam Praktik Bad 412
Pemberian Dana Untuk Kegiatan 395 Governance
Sosial dan Politik
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 269
Page 272
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola
Perusahaan
Sejalan dengan nilai-nilai grup SMBC, penerapan GCG
di Bank diarahkan untuk mendukung pertumbuhan
yang berkelanjutan melalui pengambilan keputusan
yang bertanggung jawab, pengelolaan risiko yang
disiplin, serta integrasi aspek keberlanjutan ke dalam
strategi dan tata kelola Bank.
270 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 273
Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate Governance (GCG) PT Bank SMBC Indonesia Tbk
(“SMBC Indonesia” atau “Bank”) untuk posisi 31 Desember 2025 ini disusun salah satunya dengan mengacu pada
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum
beserta ketentuan pelaksanaannya, serta memperhatikan penguatan tata kelola melalui POJK Nomor 15 Tahun 2024
tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, serta POJK Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.
Sebagai entitas yang ditetapkan sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), Bank memiliki tanggung
jawab strategis untuk memastikan penerapan tata kelola yang efektif, terkoordinasi, dan konsisten di seluruh entitas
dalam konglomerasi keuangan.
Penerapan GCG merupakan pondasi utama dalam menjaga kepercayaan, ketahanan, dan keberlanjutan Bank. Bank
memandang GCG tidak hanya sebagai kewajiban kepatuhan terhadap ketentuan regulator, tetapi sebagai kerangka
strategis yang memastikan pengambilan keputusan yang penuh dengan kehati-hatian (prudent), pengelolaan risiko
yang efektif, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Prinsip
Penerapan GCG
Sepanjang tahun 2025, Bank secara konsisten 3. Responsibilitas
memperkuat penerapan GCG sejalan dengan Bank menjalankan kegiatan usaha sesuai dengan
meningkatnya kompleksitas usaha, penguatan peran peraturan perundang-undangan dan prinsip kehati-
Bank dalam struktur konglomerasi keuangan, serta hatian, serta bertanggung jawab terhadap dampak
perkembangan kerangka regulasi tata kelola perbankan. ekonomi, sosial, dan lingkungan dari aktivitas Bank.
Penguatan tersebut dilakukan dengan menjunjung
tinggi prinsip prinsip yang mencakup: 4. Independensi
Bank dikelola secara profesional tanpa benturan
1. Transparansi kepentingan dan pengaruh yang tidak semestinya
Bank memastikan keterbukaan informasi yang dari pihak manapun, guna menjaga objektivitas
relevan, akurat, dan tepat waktu kepada regulator pengambilan keputusan.
dan pemangku kepentingan, dengan tetap
memperhatikan kerahasiaan bank dan ketentuan 5. Kewajaran dan Kesetaraan
yang berlaku. Bank memperlakukan seluruh pemangku
kepentingan secara adil dan setara sesuai dengan
2. Akuntabilitas hak dan kewajibannya masing-masing.
Bank menetapkan kejelasan fungsi, peran, dan
tanggung jawab Direksi, Dewan Komisaris, serta Selain kelima prinsip tersebut, Bank juga mengacu
komite-komite pendukung, guna memastikan pada praktik terbaik di bidang penerapan GCG, antara
pengelolaan Bank yang efektif dan dapat lain sebagaimana dimuat dalam Pedoman Umum
dipertanggungjawabkan. Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021 yang
dikeluarkan oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi
(KNKG) serta ASEAN Corporate Governance Scorecard
(ACGS) yang berlaku secara internasional.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 271
Page 274
Tata Kelola Perusahaan
Prinsip Penerapan GCG
PERAN GCG UNTUK MENDUKUNG INTEGRITAS, ETIKA, DAN ANTI-
KEBERLANJUTAN KORUPSI (ETAK) DALAM TATA KELOLA
BERKELANJUTAN
Bank meyakini bahwa GCG yang kuat merupakan
prasyarat utama bagi keberlanjutan usaha. Tata Bank memandang bahwa Etika dan Anti-Korupsi
kelola yang efektif mendukung stabilitas keuangan, (ETAK) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan, pelaksanaan GCG dan menjadi fondasi utama bagi
serta meningkatkan kemampuan Bank dalam keberlanjutan usaha. Penerapan GCG yang efektif tidak
mengelola risiko jangka panjang, termasuk risiko hanya ditentukan oleh struktur dan mekanisme tata
strategis, operasional, kepatuhan, teknologi informasi, kelola, tetapi juga oleh kekuatan nilai etika, integritas,
dan keberlanjutan. serta pengendalian terhadap risiko korupsi dan fraud.
Sejalan dengan nilai-nilai grup SMBC, penerapan GCG Dalam konteks keberlanjutan, Bank meyakini bahwa
di Bank diarahkan untuk mendukung pertumbuhan pertumbuhan jangka panjang hanya dapat dicapai
yang berkelanjutan melalui pengambilan keputusan apabila seluruh aktivitas usaha dijalankan secara etis,
yang bertanggung jawab, pengelolaan risiko yang transparan, dan bertanggung jawab, sehingga menjaga
disiplin, serta integrasi aspek keberlanjutan ke dalam kepercayaan pemangku kepentingan, memperkuat
strategi dan tata kelola Bank. Dalam konteks ini, GCG ketahanan organisasi, serta memitigasi risiko hukum
berperan sebagai pendorong yang memastikan bahwa dan reputasi.
pertumbuhan bisnis dilakukan secara sehat dan selaras
dengan kepentingan jangka panjang. Sejalan dengan prinsip-prinsip GCG dan praktik tata
kelola yang direkomendasikan dalam pedoman
nasional, penerapan ETAK di Perseroan dijalankan secara
terstruktur melalui pilar-pilar berikut:
No Pilar ETAK Keterkaitan dengan GCG Keterkaitan dengan keberlanjutan
1 Nilai Etika dan Integritas Memperkuat budaya tata Membangun budaya jangka
kelola panjang yang konsisten dan
Bank menanamkan nilai etika dan integritas sebagai landasan resilient
perilaku seluruh insan perusahaan. Nilai-nilai tersebut dituangkan
dalam Kode Etik yang menjadi pedoman dalam pengambilan
keputusan dan pelaksanaan kegiatan usaha, serta diperkuat
melalui keteladanan pimpinan (tone from the top).
2 Pencegahan Korupsi dan Benturan Kepentingan Perlindungan terhadap Menjaga keberlangsungan usaha
akuntabilitas dan dari risiko hukum dan finansial
Bank menerapkan kebijakan anti-korupsi, anti-gratifikasi, independensi
dan pengelolaan benturan kepentingan guna mencegah
penyalahgunaan wewenang dan praktik yang bertentangan
dengan prinsip tata kelola yang sehat.
3 Sistem Pelaporan Pelanggaran dan Penegakan Memastikan fungsi Mendukung deteksi dini risiko dan
pengawasan berjalan ketahanan organisasi
Sebagai bagian dari penguatan pengendalian internal, efektif
Bank menyediakan mekanisme pelaporan pelanggaran
(whistleblowing system) yang independen, aman, dan menjamin
kerahasiaan serta perlindungan bagi pelapor. Setiap laporan
ditindaklanjuti secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
4 Edukasi, Internalisasi, dan Pemantauan Berkelanjutan Memastikan pelaksanaan Mendorong perbaikan
tata kelola yang konsisten berkelanjutan (continuous
Bank secara berkelanjutan melakukan sosialisasi, pelatihan, improvement)
serta pemantauan atas penerapan ETAK untuk memastikan
pemahaman dan kepatuhan seluruh insan perusahaan. Evaluasi
berkala dilakukan guna meningkatkan efektivitas kebijakan
sejalan dengan dinamika risiko dan perkembangan regulasi.
Melalui penerapan ETAK yang terintegrasi dalam kerangka GCG, Bank memastikan bahwa aspek keberlanjutan
tidak hanya tercermin dalam inisiatif lingkungan dan sosial, tetapi juga didukung oleh tata kelola yang kuat dan
berintegritas. ETAK berperan sebagai enabler yang menjaga agar pertumbuhan usaha dicapai melalui praktik yang
etis, akuntabel, dan bertanggung jawab.
272 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 275
Dengan demikian, ETAK bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan merupakan bagian strategis dari
komitmen Bank untuk menciptakan nilai jangka panjang dan menjaga keberlanjutan usaha.
Pedoman tersebut mencakup 4 (empat) pilar GCG yang mencakup perilaku beretika, akuntabilitas, transparansi, dan
keberlanjutan (ETAK), yang selanjutnya dibagi dalam 8 (delapan) penjabaran yang diuraikan dalam tabel berikut ini:
Uraian Prinsip dan Rekomendasi Penerapan di SMBC Indonesia
Prinsip 1: Peran dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris menjalankan peran dan tanggung Diterapkan (Apply)
jawabnya secara independen untuk menciptakan nilai yang Bank telah menetapkan rincian tugas dan tanggung jawab masing-
berkelanjutan untuk kepentingan terbaik jangka panjang masing organ perusahaan dan semua karyawan, termasuk Dewan
korporasi dan pemegang saham, dengan mempertimbangkan Komisaris dan Direksi secara jelas dan selaras dengan visi, misi, nilai- nilai
kepentingan para pemangku kepentingan. perusahaan (corporate values), serta strategi perusahaan.
Prinsip 2: Komposisi dan Remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris
Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dipilih dan Diterapkan (Apply)
ditetapkan sedemikian rupa sehingga komposisi Direksi sebagai Dalam penetapan Dewan Komisaris dan Direksi, Bank telah
organ pengelolaan dan komposisi Dewan Komisaris sebagai mempertimbangkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
organ pengawasan adalah beragam dan masing-masing terdiri antara lain:
dari para Direktur dan Komisaris yang memiliki komitmen, • Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 dan Surat Edaran OJK No. 14/
pengetahuan, kemampuan, pengalaman dan keahlian yang SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum.
dibutuhkan untuk memenuhi secara tepat peran pengelolaan • Surat Edaran OJK Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang Pedoman Tata
Direksi dan peran pengawasan Dewan Komisaris. Kelola Perusahaan Terbuka.
• Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.
Remunerasi dirancang untuk secara efektif menyelaraskan Diterapkan (Apply)
kepentingan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Dalam penerapan di Bank, selain mempertimbangkan kondisi dan
dengan kepentingan jangka panjang korporasi dan penciptaan kinerja, Bank juga mempertimbangkan Peraturan OJK Nomor 45/
nilai yang berkelanjutan. POJK.03/2015 tentang Pemberian Remunerasi Bank Umum.
Prinsip 3: Hubungan Kerja antara Direksi dan Dewan Komisaris
Direksi dan Dewan Komisaris memiliki hubungan kerja yang Diterapkan (Apply)
erat, terbuka, konstruktif, profesional dan saling percaya untuk Seluruh organ dalam Bank menghindari terjadinya dominasi oleh pihak
kepentingan terbaik korporasi. mana pun, tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu, bebas dari
benturan kepentingan (conflict of interest) dan dari segala pengaruh
atau tekanan, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secara
obyektif.
Prinsip 4: Perilaku Etis
Korporasi memiliki komitmen untuk bertindak secara etis Diterapkan (Apply)
dan bertanggung jawab, menegakkan nilai-nilai dan budaya Bank telah memiliki Kode Etik yang belaku bagi Dewan Komisaris,
organisasi. Direksi, seluruh karyawan, serta Pihak independen. Kode Etik ini
juga mengatur penciptaan lingkungan kerja yang kondusif sebagai
implementasi penegakan nilai-nilai dan budaya Bank.
Prinsip 5: Manajemen Risiko, Pengendalian Intern dan Kepatuhan
Korporasi menjalankan praktik governansi korporat yang Diterapkan (Apply)
terintegrasi dengan penerapan sistem pengendalian internal dan Setiap tahun, Bank melakukan kajian berkala terkait dengan kecukupan
manajemen risiko, serta sistem manajemen kepatuhan yang kebijakan manajemen risiko serta sistem pengendalian internal agar
efektif dalam rangka mendukung pencapaian sasaran, visi, misi, selalu relevan dengan perkembangan industri. Bank tidak hanya
tujuan, maupun target kinerja korporat dalam menjalankan bisnis memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi juga
secara berintegritas. menerapkan praktik bisnis terbaik di lingkungan industri.
Prinsip 6: Pengungkapan dan Transparansi
Korporasi membuat pengungkapan yang akurat dan tepat waktu Diterapkan (Apply)
mengenai semua hal yang material tentang korporasi. Bank melakukan keterbukaan informasi baik secara berkala maupun
insidentil yang mengungkapkan secara akurat informasi mengenai Bank
termasuk penjelasan kinerja Bank melalui situs web: https://www. smbci.
com ataupun situs web milik IDX dalam waktu sebagaimana diatur
dalam ketentuan & perundang-undangan yang berlaku.
Prinsip 7: Hak-hak Pemegang Saham
Korporasi melindungi dan memfasilitasi pelaksanaan hak Diterapkan (Apply)
pemegang saham dan memastikan perlakukan yang adil Bank telah memiliki acuan dan secara jelas menuangkan hak-hak
terhadap pemegang saham, termasuk pemegang saham pemegang saham dalam pedoman Tata Kelola Perusahaan (GCG
minoritas. Semua pemegang saham memiliki kesempatan untuk Manual) yang dikaji secara berkala dan diunggah ke situs web Bank.
mendapatkan ganti rugi yang efektif atas pelanggaran hak-hak
mereka.
Prinsip 8: Hak-hak Pemangku Kepentingan
Korporasi mengakui hak-hak pemangku kepentingan yang Diterapkan (Apply)
ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku Pengakuan hak-hak para pemangku kepentingan dibuktikan dengan
atau suatu perjanjian yang disepakati oleh korporasi dan menuangkan hal tersebut dalam GCG Manual dan Kode Etik Bank. GCG
mendorong kerja sama aktif dengan pemangku kepentingan Manual menempati posisi tertinggi dalam hierarki kebijakan sehingga
dalam menciptakan kekayaan, lapangan kerja, dan keberlanjutan sudah selayaknya menjadi dasar setiap kebijakan dan prosedur Bank.
usaha yang sehat secara finansial. Sedangkan kode etik menjadi panduan bagi setiap anggota Dewan
Komisaris, Direksi, Pihak Independen dan Karyawan dalam menjalankan
tugas dan tanggung jawabnya sehari-hari.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 273
Page 276
Tata Kelola Perusahaan
Dasar Hukum
Pelaksanaan
SMBC Indonesia selalu berpedoman pada peraturan • Kebijakan Operasional Bank
perundang-undangan yang berlaku dalam menerapkan Kebijakan Operasional Bank adalah kebijakan
prinsip-prinsip. Di antaranya adalah: yang mengatur setiap aktivitas di Bank yang
1. Undang-undang Nomor 11 tahun 2020 tentang mencerminkan strategi manajemen risiko Bank
Cipta Kerja yang mengubah, menghapus, atau termasuk di antaranya menjelaskan secara umum
menetapkan pengaturan baru beberapa ketentuan risk appetite Bank atas aktivitas tersebut.
yang diatur dalam:
a. Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 Yang termasuk dalam Kebijakan Operasional Bank
tentang Perseroan Terbatas; adalah Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi,
b. Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998 Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris,
tentang perubahan atas Undang-Undang dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Nomor 7 tahun 1992 tentang Perbankan. serta Ketentuan yang berlaku secara bankwide
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor atau suatu ketentuan yang disyaratkan oleh
17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi suatu ketentuan perundang-undangan untuk
Bank Umum yang menggantikan POJK Nomor 55/ diperlakukan sebagai kebijakan Bank.
POJK.03/2016.
3. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) • Standard Operational Procedures
Nomor 14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Standard Operational Procedures (SOP) adalah
Kelola Bank Umum. panduan yang mengatur secara detail atas suatu
4. POJK No.21/POJK.04/2015 tentang Penerapan proses dan menjelaskan tahapan dari suatu
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. kegiatan yang terstruktur dan sistematis yang
5. POJK lainnya termasuk yang mengatur mengenai wajib dilakukan, mencakup: siapa, bagaimana, di
Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, mana, kapan dilakukan dan mekanisme kontrolnya.
Dewan Komisaris dan Direksi, Pelaksanaan Rapat Pengaturan ini wajib menerapkan fungsi four eyes
Umum Pemegang Saham, Internal Audit, Akuntan principle secara tegas, fungsi internal kontrol yang
Publik dan Kantor Akuntan Publik, serta Direktur memadai serta mengacu pada kebijakan.
Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan.
6. Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia • User Manual/Petunjuk Teknis/Petunjuk Pelaksana/
(PUG-KI) 2021 yang dikeluarkan oleh Komite dokumen lain yang dipersamakan
Nasional Kebijakan Governansi. User Manual atau Petunjuk Teknis, disebut juga
7. Anggaran Dasar Bank. Petunjuk Pelaksana adalah:
8. Kebijakan dan Prosedur Bank. 1. Tahapan/cara penggunaan suatu sistem/aplikasi
yang menjelaskan secara rinci cara input/
Selanjutnya, kebijakan dan prosedur Bank pengisian data pada setiap screen dan field, atau
dikelompokkan dalam suatu hierarki kebijakan yang 2. Pedoman yang lebih rinci dari SOP bagi user,
terdiri dari: baik operator maupun supervisor, atau
• Kebijakan Utama Bank 3. Pengaturan mengenai suatu standar parameter
Kebijakan Utama Bank adalah kebijakan utama yang ada di sistem, atau
atau induk atas seluruh kebijakan Bank, merupakan 4. Suatu panduan ringkas yang dipergunakan
kebijakan yang menyangkut tata kelola, maupun sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada
hal strategis lainnya yang mempengaruhi nasabah mengenai produk dan layanan, dan
jalannya pengelolaan Bank secara baik, dan yang 5. Dibuat dengan mengacu pada SOP terkait.
merupakan prinsip dasar serta pedoman pokok
bagi semua ketentuan yang ada dan berlaku di
SMBC Indonesia.
Kebijakan Utama Bank adalah Pedoman Tata Kelola
Perusahaan dan Pedoman Tata Kelola Terintegrasi.
274 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 277
Tujuan
Penerapan GCG
Bagi Bank, penerapan GCG sangat signifikan dan Pentingnya penerapan GCG di Indonesia khususnya
dipercaya memiliki tujuan sebagai berikut: pada industri perbankan dan pasar modal, didukung
1. Mendukung pengelolaan Bank yang sehat, prudent, penuh oleh pemerintah melalui serangkaian peraturan
dan berkelanjutan. perundang-undangan yang bertujuan untuk
2. Meningkatkan kualitas pengambilan keputusan oleh mempromosikan transparansi, akuntabilitas, dan
Direksi dan Dewan Komisaris. kewajaran/keseteraan dalam tata kelola perusahaan.
3. Memastikan efektivitas fungsi manajemen risiko,
kepatuhan, dan pengendalian internal. Sebagai tambahan, Bank menaikan tingkat kepatuhan
4. Melindungi kepentingan pemegang saham dan akan penerapan GCG dengan merujuk pada standar
pemangku kepentingan lainnya. regional dengan benchmark ASEAN Corporate
5. Memperkuat kepercayaan regulator, investor, dan Governance Scorecard (ACGS) dengan harapan
masyarakat terhadap Bank. memperkuat signifikansi penerapan GCG oleh Bank
6. Menyelaraskan praktik tata kelola Bank dengan dalam lingkungan regional.
praktik terbaik nasional dan regional.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 275
Page 278
Tata Kelola Perusahaan
Struktur
GCG
Hingga berakhirnya tahun buku 2025, struktur GCG yang berlaku di SMBC Indonesia adalah sebagai berikut:
Rapat Umum Pemegang Saham
Dewan Komisaris Direktur Utama Direksi
Satuan Kerja
Komite Audit Komite Manajemen Risiko
Audit Internal (SKAI)
Komite Pemantau Risiko Komite Aset dan Liabilitas
Komite Remunerasi
Komite Kredit
& Nominasi
Komite Tata Kelola
Komite Kebijakan Kredit
Terintegrasi
Komite Manajemen Risiko
Non Keuangan
Komite Pengarah
Teknologi Informasi
Komite Human Resources
Komite Fraud
Komite Keberlanjutan
Komite Manajemen Risiko
Terintegrasi
Sekretaris Perusahaan Kepatuhan Manajemen Risiko
Penilaian
Penerapan GCG Tahun 2025
Penilaian penerapan GCG pada Bank dilakukan dengan disyaratkan oleh Penilaian Level 1 (Struktur ACGS) dan
bantuan konsultan independen dan secara mandiri (self merupakan emiten terdepan (Leader) dalam penerapan
assessment). GCG berdasarkan ACGS standard di Indonesia.
Penilaian oleh konsultan independen menggunakan Penilaian secara mandiri dilakukan dengan
acuan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ASEAN menggunakan kertas kerja sesuai Surat Edaran Otoritas
CG), dimana untuk penerapan pada tahun 2024-2025, Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 14/SEOJK.03/2025
Bank memperoleh skor 107,15 poin atau peringkat tentang Penerapan Tata Kelola Bank Umum. Adapun
“Leadership in Corporate Governance”. Pencapaian itu hasil penilaian sendiri untuk posisi 31 Desember 2025
setara dengan level 5 (>100), artinya praktik GCG yang adalah pada peringkat 2 (skala 1 sampai 3).
dilakukan Bank telah mampu melampaui kinerja yang
276 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 279
Peringkat 2 (Baik) menunjukkan bahwa secara umum 2. Perlakuan Setara terhadap Pemegang Saham
struktur, proses, dan hasil penerapan GCG telah berjalan (Equitable Treatment of Shareholders).
efektif dan memadai, serta mendukung kinerja dan 3. Peran Pemangku Kepentingan (Role of
keberlanjutan Bank. Area-area yang masih memerlukan Stakeholders)
penyempurnaan telah diidentifikasi secara jelas dan 4. Keterbukaan dan Transparansi (Disclosure and
ditindaklanjuti melalui rencana aksi yang terukur, Transparency)
sebagai bagian dari komitmen Bank terhadap perbaikan 5. Tanggung Jawab Dewan Komisaris dan Direksi
berkelanjutan (continuous improvement). (Responsibilities of the Board)
Proses penilaian dari kedua metode tersebut diuraikan Level 2 - Bonus dan Penalti
di bawah ini. Bonus diberikan apabila praktek GCG dilakukan di
atas standar minimum, menunjukan praktek ESG Dan
keberlanjutan yang kuat, serta menunjukan “leadership
PENILAIAN GCG BERDASARKAN ASEAN practises” pada industri/area yang sama.
CORPORATE GOVERNANCE SCORECARD
Penalti dikenakan apabila terdapat sanksi dari regulator
Sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan yang signifikan, terdapat kasus fraud atau kegagalan
kualitas dan objektivitas penerapan GCG, Bank GCG yang material, serta pelanggaran yang dinilai serius
menunjuk pihak independen eksternal untuk melakukan terhadap GCG.
penilaian GCG dengan menggunakan benchmark
ASEAN CG. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Bank
untuk menyelaraskan praktik tata kelola dengan PENILAIAN PENERAPAN GCG SECARA
standar regional dan praktik terbaik internasional, serta MANDIRI
memperkuat transparansi dan akuntabilitas.
Pelaksanaan penilaian merujuk pada Peraturan Otoritas
ASEAN CG merupakan alat ukur yang dikembangkan Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17 Tahun 2023 sebagai
oleh ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) untuk pengganti POJK Nomor 55/POJK.03/2016 dan Surat
menilai praktik tata kelola perusahaan dari perusahaan Edaran OJK Nomor 14/SEOJK.03/2025 tentang
terbuka di negara-negara anggota ASEAN. Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum, pengganti
peraturan yang sama Nomor 13/SEOJK.03/2017.
ASEAN CG mengevaluasi perusahaan berdasarkan
beragam indikator yang sejalan dengan praktik terbaik Pelaksanaan Penilaian
internasional dalam tata kelola perusahaan. Skor tinggi Penilaian sendiri atas pelaksanaan GCG dikordinasi
menunjukkan bahwa sebuah perusahaan memiliki praktik oleh Divisi Corporate Secretary, yang bekerja sama
tata kelola yang kuat, sehingga dapat meningkatkan dengan unit-unit kerja yaitu Divisi Kepatuhan, Satuan
kepercayaan investor dan berkontribusi pada stabilitas dan Kerja Manajemen Risiko, Satuan Kerja Audit Intern,
pertumbuhan pasar modal di wilayah tersebut. Pembaruan Divisi Perencanaan dan Keuangan, Divisi Corporate
ASEAN CG terakhir dilakukan pada tahun 2024. Communications & DAYA, Divisi Anti Financial Crime,
serta Divisi Human Resources.
Pelaksana Penilaian
Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) Kriteria Penilaian
Kriteria yang digunakan dengan mengacu pada
Kriteria Penilaian ketentuan OJK meliputi:
Instrumen penilaian ASEAN CG dikembangkan 1. Governance Structure
berdasarkan prinsip-prinsip corporate governance 2. Governance Process
berstandar internasional, terutama prinsip-prinsip 3. Governance Outcome
corporate governance yang dikeluarkan oleh OECD dan Pelaksanaan 3 (tiga) indikator tersebut dinilai pada
International Corporate Governance Network (ICGN). aspek:
Pada instrumen penilaian ASEAN CG versi terbaru terdapat a. Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan
beberapa penekanan pada pokok praktik tata kelola yang wewenang Direksi;
berkenaan dengan isu-isu lingkungan, keberlanjutan serta b. Pelaksanaan Tugas, Tanggung Jawab, dan
Ketangguhan yang banyak menjadi perhatian bagi dunia wewenang Dewan Komisaris;
usaha dalam menjalankan kegiatan usahanya. c. Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite;
d. Penanganan Benturan Kepentingan;
Penilaian ASEAN CG dikelompokkan sebagai berikut: e. Penerapan Fungsi Kepatuhan Bank;
Level 1 – Penilaian Utama f. Penerapan Fungsi Audit Intern;
1. Hak-hak Pemegang Saham (Rights of g. Penerapan Fungsi Audit Ekstern;
Shareholders)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 277
Page 280
Tata Kelola Perusahaan
Penilaian Penerapan GCG Tahun 2025
h. Penerapan Fungsi Manajemen Risiko termasuk Struktur tata kelola Bank mencakup Direksi, Dewan
Sistem Pengendalian Intern; Komisaris, komite, dan satuan kerja pada Bank.
i. Pemberian Remunerasi; Sedangkan infrastruktur tata kelola Bank, antara
j. Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan lain mencakup kebijakan dan prosedur Bank, sistem
Penyediaan Dana Besar; informasi manajemen serta tugas pokok dan fungsi
k. Integritas Pelaporan dan Sistem Teknologi masing-masing struktur organisasi.
Informasi;
l. Rencana Strategis Bank; Adapun aspek governance structure antara lain
m. Aspek Pemegang Saham mencakup faktor-faktor positif sebagai berikut:
n. Penerapan Strategi Anti Fraud, termasuk anti a. Struktur tata Kelola termasuk pelaksanaan
penyuapan; tugas, tanggung jawab dan wewenang Direksi
o. Penerapan keuangan berkelanjutan; dan dan Dewan Komisaris, telah diatur dalam
p. Penerapan tata kelola dalam Kelompok Usaha Anggaran Dasar, Pedoman Tata Kelola, serta
Bank (KUB). Pedoman dan Tata Tertib Kerja (Manual) Direksi
dan Dewan Komisaris, serta Kebijakan dan
Hasil Penilaian Prosedur Bank yang telah disusun sesuai
Hasil Penilaian sendiri untuk posisi 31 Desember 2025 dengan ketentuan perundang-undangan serta
adalah “2” dengan kategori “Baik”, yang berlaku bagi dikaji secara berkala.
individual Bank maupun konsolidasi. b. Seluruh Direksi dan Dewan Komisaris yang
menjabat telah mendapat persetujuan dari
Hasil Penilaian Sendiri (Self-assessment) Penerapan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
Tata Kelola untuk posisi 31 Desember 2025. dan lulus uji kemampuan dan kepatutan (fit &
proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”),
Peringkat Definisi Peringkat karenanya sah bertindak secara hukum.
c. Tugas, tanggung jawab dan wewenang masing-
Individual 2 Baik
masing anggota Direksi telah diatur dengan
Konsolidasi 2 Baik
jelas dan disetujui melalui Keputusan Rapat
Direksi mengenai pembagian bidang tugas di
Analisis antara sesama anggota Direksi serta dalam
Peringkat 2 (dua) mencerminkan manajemen Bank telah setiap Kebijakan dan Prosedur Bank.
melakukan penerapan tata kelola yang secara umum d. Untuk mendukung tugas dan tanggung
baik. Hal ini tercermin dari pemenuhan yang memadai jawabnya, Direksi dibantu oleh Komite, yaitu
atas prinsip tata kelola. Dalam hal terdapat kelemahan Komite Manajemen Risiko, Komite Kebijakan
penerapan prinsip tata kelola, secara umum kelemahan Kredit, Komite Pengarah Teknologi Informasi,
tersebut kurang signifikan dan dapat diselesaikan Komite Aset dan Liabilitas, Komite Kredit,
dengan tindakan normal oleh manajemen Bank. Komite Human Resources, Komite Fraud,
Komite Keberlanjutan, Komite Manajemen
Kesimpulan atas penilaian pelaksanaan tata kelola Risiko Non-Keuangan dan Komite Manajemen
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“Bank”) dengan Risiko Terintegrasi.
mempertimbangkan faktor-faktor penilaian tata kelola e. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite
secara komprehensif dan terstruktur adalah sebagai Direksi telah diatur dalam Charter masing-
berikut: masing komite, yang selalu dikaji secara
berkala, agar relevan dengan ketentuan
A. Governance Structure perundangan yang berlaku.
f. Seluruh anggota Direksi maupun Dewan
Faktor - faktor positif aspek governance Komisaris telah menyatakan komitmen untuk
structure Bank: selalu menjaga integritas, reputasi keuangan
Struktur dan infrastruktur tata kelola Bank dinilai dan kompetensinya.
cukup baik didalam mendukung berjalannya g. Mayoritas anggota Direksi (termasuk
proses penerapan prinsip Tata Kelola yang Baik, Direktur Utama dan Direktur Kepatuhan),
untuk menghasilkan outcome yang sesuai dengan Komisaris Independen dan Pihak Independen
harapan para Pemangku Kepentingan Bank. Bank adalah pihak yang independen dari
kepengurusan, hubungan keluarga, keuangan
278 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 281
dari Bank dan pemegang saham pengendali p. Bank telah memiliki kebijakan dan menerapkan
Bank sebagaimana dimuat dalam surat tata kelola dalam pemberian remunerasi bagi
pernyataan untuk posisi 31 Desember 2025. anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris
h. 1 (satu) orang Komisaris Independen dan Pegawai Bank yang tercantum dalam
yang menjabat lebih dari 2 periode telah kebijakan Human Resources.
mendapatkan penilaian dari Kepala Divisi q. Bank telah memiliki Kebijakan Manajemen
Human Resources, Kepala Satuan Kerja Audit Risiko, Kebijakan Perkreditan, Prosedur Batas
Intern, rekomendasi Komite Remunerasi Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Prosedur
dan Nominasi serta menyampaikan status Operasional Bisnis termasuk pemantauan serta
independensinya dalam RUPS Tahunan tanggal prosedur penanganan kredit bermasalah untuk
22 April 2025. semua penyediaan dana termasuk pihak terkait.
i. Untuk mendukung tugas dan tanggung r. Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
jawabnya, Dewan Komisaris dibantu oleh mengenai tata cara pelaksanaan transparansi
Komite, yaitu Komite Audit, Komite Pemantau kondisi keuangan dan non keuangan, dan
Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi serta dalam rangka memperkuat tata Kelola dan
Komite Tata Kelola Terintegrasi. pengendalian internal dalam proses pelaporan
j. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Komite keuangan, Bank melakukan Langkah-langkah
Dewan Komisaris telah diatur dalam Charter untuk memenuhi Peraturan OJK Nomor 15
masing-masing komite, yang selalu dikaji tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan
secara berkala, agar relevan dengan ketentuan Keuangan Bank, termasuk membentuk
perundangan yang berlaku. Komite Manajemen Risiko Non-Keuangan dan
k. Bank telah memiliki ketentuan berupa melakukan pengkinian kebijakan dan prosedur
kebijakan dan prosedur mengenai benturan terkait.
kepentingan, yang dikaji secara berkala. s. Bank telah menyusun Laporan Pelaksanaan
Pengkinian terakhir mengatur lebih lanjut Tata Kelola pada setiap akhir tahun buku,
benturan kepentingan yang timbul terkait terakhir untuk tahun buku 2024 dan telah
Chinese wall dan/atau above the wall. dipublikasikan pada tanggal 27 Maret 2025.
l. Satuan Kerja Kepatuhan didukung dengan t. Pelaporan internal telah dilakukan secara
sumber daya manusia yang berkualitas dan lengkap, akurat, dan tepat waktu dengan
independen terhadap operasional unit kerja dukungan sumber daya dan prosedur yang
lainnya, fungsi dan sistem kerja Kepatuhan memadai.
diatur secara jelas dalam Kebijakan dan u. Bank didukung dengan sistem informasi
Prosedur terkait, selain itu penunjukkan Direktur yang andal, yang didukung oleh sumber
Kepatuhan telah sesuai dengan ketentuan daya manusia yang kompeten dan teknologi
perundang-undangan. informasi (security system) yang memadai.
m. Fungsi Audit intern didukung dengan v. Rencana strategis Bank telah disusun dalam
sumber daya manusia yang berkualitas dan bentuk Rencana Korporasi (corporate plan) dan
independen terhadap operasional unit kerja Rencana Bisnis (business plan) sesuai dengan visi
lainnya. Struktur Satuan Kerja Audit Intern dan misi Bank, dan didukung oleh Pemilik Bank.
(SKAI) dan Panduan Kerja SKAI telah sesuai w. Bank telah memiliki Rencana Aksi Pemulihan
dengan ketentuan perundang-undangan. (Recovery Plan) yang dikinikan setiap tahun
n. Struktur organisasi untuk mendukung dan disetujui oleh RUPS.
penerapan manajemen risiko dan x. Bank memiliki kebijakan dividen yang bertujuan
pengendalian intern telah memadai didukung agar pengelolaan hak pemegang saham
dengan kebijakan, prosedur dan penetapan dalam pelaksanaan pembagian dividen sesuai
limit risiko yang memadai. dengan Pedoman Tata Kelola Bank dan sesuai
o. Penugasan Akuntan Publik (AP) dan Kantor ketentuan perundangan yang berlaku dengan
Akuntan Publik (KAP) sebagai pelaksana tetap memperhatikan kepentingan Bank.
fungsi audit ekstern telah dilakukan dengan y. Bank telah memiliki struktur organisasi yang
memperhatikan kapasitas KAP yang ditunjuk, memadai serta telah memiliki kebijakan dan/
legalitas perjanjian kerja, ruang lingkup audit, atau pedoman penerapan strategi anti fraud
standar profesional akuntan publik dan yang memadai untuk mendukung penerapan
komunikasi OJK dengan KAP dimaksud dengan strategi anti fraud sesuai dengan Peraturan
baik. Penugasan AP dan KAP untuk tahun OJK.
buku 2025 dilakukan dengan memperhatikan z. Bank telah memiliki kebijakan dan sistem
rekomendasi Komite Audit yang disetujui oleh manajemen anti penyuapan dan korupsi yang
RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. memadai.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 279
Page 282
Tata Kelola Perusahaan
Penilaian Penerapan GCG Tahun 2025
aa. Bank telah memiliki Kebijakan Keberlanjutan b. Pengelolaan Bank oleh Direksi serta
yang mengatur pelaksanaan dan praktek bisnis Pengawasan terhadap tindakan Direksi
yang selaras dengan nilai lingkungan, sosial Bank oleh Dewan Komisaris telah dilakukan
dan tata kelola. sesuai dengan tugas dan tanggung jawab
bb. Merujuk pada Keputusan Anggota Dewan sebagaimana diatur dalam pedoman Tata
Komisioner OJK Nomor KEP-6/KS.1/2025 Tertib masing-masing, Kebijakan dan Prosedur
tanggal 24 Juni 2025 yang disampaikan Bank, serta Anggaran Dasar Bank, yang secara
dengan Surat Nomor SR-11/KS.13/2025 berkala dikaji oleh Bank.
tanggal 8 Juli 2025, OJK telah menyetujui c. Penerapan tata kelola perusahaan secara
penunjukan Bank sebagai Perusahaan Induk menyeluruh telah dilakukan oleh Direksi dan
Konglomerasi Keuangan (PIKK) Operasional dipastikan oleh Dewan Komisaris.
dalam Konglomerasi Keuangan SMBC (KK d. Direksi mengangkat anggota Komite Dewan
SMBC) dengan struktur yaitu PT Bank SMBC komisaris berdasarkan Keputusan Dewan
Indonesia Tbk sebagai PIKK dan PT Bank BTPN Komisaris.
Syariah Tbk, PT BTPN Syariah Ventura, PT Oto e. Dewan Komisaris menyediakan waktu yang
Multiartha, PT Summit Oto Finance sebagai cukup untuk melakukan tugas dan tanggung
anggota KK SMBC. Bank telah melakukan jawabnya dalam melakukan pengawasan
perubahan Anggaran Dasar sebagaimana secara independen, diantaranya melakukan
dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan kunjungan berkala ke Bank, menyelenggarakan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan rapat Dewan Komisaris paling sedikit 1 (satu)
Perseroan No. 27 tanggal 14 Juli 2025, yang kali dalam 2 (dua) kali dalam dua bulan dan
dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris menyelenggrakan rapat dengan Direksi paling
di Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah sedikit 1 (satu) kali dalam 4 bulan.
diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum f. Komite-komite Dewan Komisaris telah masing-
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan masing menjalankan tugas dan tanggung
Nomor AHU-AH.01.03-0187261 tanggal 17 Juli jawabnya sesuai Pedoman dan Tata Tertib
2025. Kerja Komite. Didalam upaya meningkatkan
cc. Bank telah memiliki kebijakan dalam kinerjanya, masing-masing Komite telah
pelaksanaan koordinasi dan evaluasi terkait melakukan penilaian sendiri terhadap kinerja
penerapan tata kelola dalam Konglomerasi komite yang disampaikan ke Rapat Dewan
Keuangan, yaitu Pedoman Tata Kelola Komisaris, yang kemudian dibahas dalam
Terintegrasi yang dikaji secara berkala. rangka perbaikan kinerja komite. Penilaian juga
dilakukan terhadap pihak independen komite
Faktor - faktor negatif aspek governance secara individual, untuk menilai kapasitas dan
structure Bank adalah: independensi dari setiap pihak independen.
Tidak terdapat faktor Negatif. g. Direksi dan Dewan Komisaris selalu menjunjung
tinggi komitmennya dalam menjaga integritas,
B. Governance Process reputasi keuangan, kompetensi serta
independensinya. Direksi dan Dewan Komisaris
Faktor - faktor positif aspek governance process tidak ikut mengambil keputusan dalam hal
Bank: suatu hal yang akan diputuskan mengandung
Proses penerapan prinsip Tata Kelola yang Benturan Kepentingan. Di dalam melakukan
Baik dinilai telah efektif, karena didukung oleh pengelolaan transaksi yang mengandung
kecukupan struktur dan infrastruktur tata kelola Benturan Kepentingan, maka setiap pihak
Bank sehingga menghasilkan outcome yang sesuai wajib melakukan pemeriksaan atas transaksi
dengan harapan Pemangku Kepentingan Bank. yang akan dimasuki oleh Bank dengan
a. Penggantian dan/atau atau pengangkatan pihak yang berpotensi memiliki benturan
anggota Direksi dan Dewan Komisaris kepentingan dengan Direksi dan Dewan
dilakukan berdasarkan kepentingan utama Komisaris. Karenanya, Daftar Pihak Terkait Bank
Bank dengan memperhatikan rekomendasi dapat diakses dengan mudah oleh pihak yang
Komite Remunerasi dan Nominasi serta berkepentingan.
memperoleh persetujuan RUPS.
280 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 283
h. Komite Audit memantau dan mengevaluasi secara prudent. Diantaranya, Dewan Komisaris
perencanaan dan pelaksanaan audit baik dari dan Direksi telah mengawasi dan memastikan
regulator, internal dan eksternal auditor untuk implementasi kebijakan perkreditan untuk
kemudian memberikan rekomendasi kepada mendukung pemberian kredit yang sehat,
Dewan Komisaris. termasuk di dalamnya adalah pengelolaan
i. Komite Pemantau Risiko telah membantu country risk dan transfer risk.
Dewan Komisaris menjalankan tugas dan p. Bank telah secara berkala mengevaluasi dan
tanggung jawabnya di dalam melakukan mengkinikan kebijakan, sistem dan prosedur
pengawasan yang aktif atas manajemen risiko agar sesuai dengan ketentuan dan perundang-
Bank. undangan yang berlaku. Bank juga telah
j. Fungsi Direktur Kepatuhan dan satuan kerja memastikan proses yang memadai untuk
Kepatuhan telah dijalankan sesuai dengan penyediaan dana kepada pihak terkait (related
ketentuan perundang-undangan. party) dan penyediaan dana dalam jumlah
k. Pemegang Saham Bank tidak melakukan besar (large exposure) agar sesuai dengan
intervensi terhadap pengelolaan Bank yang prinsip kehati-hatian, serta pengambilan
dilakukan Direksi dalam rangka pelaksanaan keputusan terkait hal tersebut dilakukan secara
prinsip-prinsip GCG. Terkait dengan hal ini, independen tanpa intervensi dari pihak terkait
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur dan/atau pihak lainnya.
khusus serta melakukan kajian secara q. Bank menerapkan penyebaran atau
berkala terkait Alur Komunikasi antara Bank diversifikasi portfolio penyediaan dana yang
dengan pemegang saham mayoritas Bank, diberikan melalui beberapa Unit Bisnis yang
yaitu Sumitomo Mitsui Banking Corporation menyalurkan berbagai macam fasilitas kepada
(“SMBC”). Sebaliknya, Bank juga mengatur alur nasabah baik individu maupun badan usaha,
komunikasi dengan anak perusahaan yang dan untuk tujuan produktif maupun konsumtif
secara berkala dikaji oleh divisi terkait. r. Bank telah melakukan transparansi kondisi
l. Tugas dan tanggung jawab Direksi dalam keuangan dan non-keuangan kepada para
kaitan dengan pengendalian intern telah Pemangku Kepentingan, menyampaikan
sesuai dengan ketentuan perundang- laporan dengan isi yang sesuai dengan
undangan. Temuan audit telah ditindaklanjuti ketentuan dan perundang-undangan yang
dengan arahan Dewan Komisaris, dan untuk berlaku secara tepat waktu.
meningkatkan efektivitas pelaksanaan kerja s. Rencana Bisnis Bank tahun 2025-2027 serta
Internal Audit. Kaji ulang atas efektivitas perubahannya dan Rencana Bisnis tahun
pelaksanaan kerja Audit Intern telah dilakukan 2026-2028 telah disusun oleh Direksi dengan
pada tahun 2025 oleh oleh PwC Indonesia asumsi yang realistis, komprehensif, terukur
yang merupakan independent assessor. Hasil (achievable) dengan memperhatikan prinsip
dari kaji ulang tersebut adalah “Generally kehati-hatian, serta memiliki fleksibilitas yang
Conform”. Laporan Kaji Ulang Fungsi Satuan cukup sehingga responsif terhadap perubahan
Kerja Audit Intern Periode 1 Juli 2022 - 30 Juni internal dan eksternal dan telah disetujui oleh
2025 oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Dewan Komisaris.
Rianto & Rekan (“KAP PWC”) telah disampaikan t. Bank telah menyusun dan menerapkan
kepada OJK pada bulan Agustus 2025. Kaji strategi anti-fraud dengan berpedoman pada
ulang berikutnya akan dilakukan di tahun 2028. POJK No. 12/2024 tentang Penerapan Strategi
m. AP dan KAP yang ditunjuk, mampu bekerja Anti-Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan
secara independen, memenuhi standar dengan memperhatikan kondisi lingkungan
profesional akuntan publik dan perjanjian kerja internal dan eksternal, kompleksitas kegiatan
serta ruang lingkup audit yang ditetapkan. usaha, jenis dan risiko fraud, serta kecukupan
n. Dewan Komisaris telah melaksanakan sumber daya yang dibutuhkan.
pengawasan terhadap penerapan kebijakan u. SMBC Indonesia mengintegrasikan aspek
remunerasi dan melakukan evaluasi secara lingkungan dan sosial dalam aktivitas bisnis
berkala atas kebijakan remunerasi Bank. perbankan, baik dari sisi lending maupun
o. Tugas Direksi dan Dewan Komisaris terkait funding.
dengan penerapan manajemen risiko
dinyatakan dengan jelas dalam prosedur
internal sesuai ketentuan perundang-
undangan yang berlaku dan telah dijalankan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 281
Page 284
Tata Kelola Perusahaan
Penilaian Penerapan GCG Tahun 2025
v. Terkait dengan penunjukkan Bank sebagai e. Kegiatan operasional Bank bebas dari
PIKK, Bank telah melakukan kajian atas intervensi pemegang saham/pihak terkait/
kebijakan dan prosedur yang terkait, serta pihak lainnya yang dapat menimbulkan
menyiapkan langkah antisipatif sehubungan benturan kepentingan yang dapat merugikan
dengan rencana OJK mengeluarkan peraturan Bank atau mengurangi keuntungan Bank.
pelaksana terbaru terkait dengan tata Kelola f. Budaya kepatuhan terus menerus digaungkan
terintegrasi. Bank akan menuangkan hal ini dan pendekatan dilakukan secara aktif.
lebih lanjut dalam laporan penilaian tata Kelola g. Sejalan dengan komitmen dalam Kebijakan
terintegrasi yang disajikan terpisah. Tata Kelola terkait kepatuhan terhadap
Hukum dan Peraturan Perundangan, setiap
Faktor - faktor negatif aspek governance pengambilan keputusan dan kegiatan
process Bank adalah: operasional Bank senantiasa merujuk kepada
Tidak terdapat faktor-faktor negatif dari aspek ini. ketentuan yang berlaku.
h. Internal Audit selalu menjaga obyektivitas atau
C. Governance Outcome independensi dalam menjalankan fungsinya.
Seluruh cakupan dan temuan audit dikaji dalam
Faktor - faktor positif aspek governance rapat Komite Audit secara berkala.
outcome Bank adalah: i. Bank telah menerapkan manajemen risiko
a. Kinerja Direksi dan laporan pengawasan Dewan secara efektif. Tingkat kesehatan Bank baik
Komisaris telah dituangkan dalam Laporan secara individu maupun konsolidasi berada
Tahunan untuk tahun buku 2024, yang telah pada level 2 selama beberapa periode yang
disampaikan kepada RUPS Tahunan tanggal terdiri atas penilaian terhadap risiko inheren
22 April 2025, yang telah menyetujui untuk dan kualitas penerapan manajemen risiko
mengesahkan laporan pertanggungjawaban (dengan profil risiko level 2).
dimaksud, serta menerima dan memberikan j. Direksi dan Dewan Komisaris melalui Komite
acquit et de charge bagi Direksi dan Dewan Manajemen Risiko, Komite Kredit, dan Komite
Komisaris yang menjabat selama tahun Kebijakan Kredit melakukan pengawasan
buku 2024. Pertanggungjawaban Direksi atas pelaksanaan kebijakan dan strategi
atas pelaksanaan tugasnya dan laporan manajemen risiko, termasuk yang berkaitan
pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun dengan country risk dan transfer risk serta
2025 akan disampaikan kepada pemegang pengelolaan aset bermasalah, penyisihan, dan
saham melalui RUPS Tahunan yang akan pencadangan dalam pengelolaan risiko kredit.
diselenggarakan pada tahun 2026. k. Dalam pemberian remunerasi, Bank selalu
b. Berita acara Rapat Direksi atau Rapat Dewan mempertimbangkan prudent risk taking.
Komisaris telah didokumentasikan dengan baik, l. Penyediaan dana kepada pihak terkait dan
selain itu keputusan atau rekomendasi yang dana dalam jumlah besar dilakukan sesuai
dihasilkan dari Rapat tersebut telah dan dalam dengan ketentuan perundang-undangan, dan
proses tindak lanjut. telah dilaporkan secara tepat waktu kepada
c. Seluruh anggota Direksi telah mengungkapkan OJK.
kepemilikan saham, hubungan keluarga dan m. Kewajiban penyusunan laporan dan
keuangan serta remunerasi dan fasilitas lain penyampaian laporan kepada OJK telah
dalam laporan pelaksanaan tata kelola yang dilakukan dengan isi yang sesuai dengan
merupakan bagian dari Laporan Tahunan Bank ketentuan perundang-undangan.
d. Kinerja Komite Dewan Komisaris mengalami n. Revisi RBB untuk tahun 2025-2027 telah
peningkatan dari sisi pembahasan yang variatif, disusun oleh Direksi dan disetujui oleh Dewan
frekuensi Rapat yang meningkat dengan Komisaris, serta disampaikan kepada OJK pada
materi Rapat yang relevan, sehingga Dewan tanggal 26 Juni 2025.
Komisaris dapat memberikan masukan yang o. Sebagai bentuk keseriusan terhadap
tepat guna. penerapan GCG, Bank telah menunjuk
konsultan terkait untuk melakukan penilaian
atau kajian atas penerapan GCG dengan
pedoman pembanding yang berlaku di
kawasan Asia Tenggara. Hasil penilaian (overall
282 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 285
score) penerapan GCG tahun 2024 yang TINJAUAN PELAKSANAAN GCG TAHUN
diperoleh Bank (ASEAN CG Scorecard 2025) 2025
adalah 107,15 poin dengan predikat “Leadership
in Corporate Governance” atau berada pada Sebagai wujud dari komitmen terhadap penerapan atau
Level 5 (>100). Penilaian tersebut bermakna pelaksanaan tata Kelola yang baik, Bank selalu berupaya
bahwa praktek GCG yang dilakukan Bank telah meningkatkan pelaksanaan prinsip-prinsip GCG dari
mampu melampaui kinerja yang disyaratkan tahun ke tahun. Selama tahun 2025, Bank melakukan
oleh Penilaian Level 1 (Struktur ACGS) dan beberapa langkah yang signifikan dengan tujuan untuk
merupakan emiten terdepan (Leader) dalam menyelaraskan operasional bank dengan standar global
penerapan GCG berdasarkan standar ASEAN sebagai bagian dari kelompok keuangan SMBC, yaitu
Corporate Governance Scorecard (ACGS). yang terkait dengan peningkatan kualitas transparansi,
p. Sebagai bentuk komitmen atas Transparansi dan kepastian akan pertumbuhan yang berkelanjutan.
dan Tata Kelola, pada 8 Desember 2025 Bank
meraih penghargaan dalam ajang Annual Langkah-langkah tersebut antara lain:
Report Award 2024 yang diselenggarakan oleh 1. Penguatan efektivitas organ tata kelola, termasuk
Komite Nasional Kebijakan Governansi. Direksi, Dewan Komisaris, dan komite-komite
q. Pada 28 November 2025, Bank kembali pendukung, guna memastikan pengawasan dan
meraih peringkat platinum dalam ajang Asia pengurusan Bank berjalan optimal, baik berupa
Sustainability Reporting Rating 2024 yang pembuatan ataupun kajian berkala terhadap
diselenggarakan oleh National Center for GCG Manual, Panduan Tata Tertib Kerja Direksi
Corporate Reporting dan Institute of Certified dan Dewan Komisaris serta Komite komite
Sustainability Practitioners sebagai bentuk pendukungnya, serta Kebijakan dan Prosedur Bank.
apresiasi terhadap perusahaan dan organisasi 2. Peningkatan integritas pelaporan, sejalan dengan
dari dalam maupun luar negeri yang dinilai penerapan POJK 15/2024, melalui penguatan tata
memiliki keunggulan dalam pelaporan kelola data, sistem pelaporan, dan fungsi assurance.
keberlanjutan dan menunjukkan komitmen 3. Penguatan tata kelola terintegrasi, sesuai peran
terhadap praktik terbaik dalam tata kelola Bank sebagai PIKK, memastikan konsistensi
keberlanjutan. penerapan manajemen risiko, kepatuhan, dan
r. Pada 12 Desember 2025, Bank memperoleh pengendalian internal di seluruh entitas dalam
penghargaan Indeks Integritas Bisnis Lestari konglomerasi keuangan.
2025 dari TEMPO Data Science atas penerapan 4. Penguatan budaya integritas dan kepatuhan,
prinsip-prinsip ESG dan komitmen dalam termasuk pengelolaan benturan kepentingan dan
meningkatkan integritas bisnis. pencegahan fraud.
5. Integrasi aspek keberlanjutan ke dalam tata kelola,
Faktor - faktor negatif aspek governance guna mendukung pertumbuhan jangka panjang
outcome Bank adalah: yang seimbang dan bertanggung jawab.
Masih terdapat sanksi denda yang dikenakan
regulator terhadap keterlambatan dan/atau
kesalahan penyampaian laporan. Bank dalam PENERAPAN PEDOMAN TATA KELOLA
hal ini terus menerus melakukan sosialisasi PERUSAHAAN TERBUKA
atas komitmen Bank akan “Zero Penalties” dan
penerapan budaya kepatuhan yang lebih aktif. Sesuai dengan Peraturan Jasa Keuangan (POJK)
Bank juga menerapkan penyusunan Root Cause Nomor 21/POJK.04/2015 dan Surat Edaran Otoritas
Analysis atas setiap denda yang dikenakan dan Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 32/SEOJK.04/2015
melakukan tindak lanjut serta langkah perbaikan tentang Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka,
dan pencegahan agar kesalahan serupa tidak berikut adalah penerapan aspek dan prinsip tata kelola
terulang atau dapat dihindari semaksimal perusahaan berdasarkan pendekatan “comply or
mungkin. explain” oleh Bank:
Pengungkapan Penerapan Pedoman Tata Kelola
Perusahaan Terbuka
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 283
Page 286
Tata Kelola Perusahaan
Penilaian Penerapan GCG Tahun 2025
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
Prinsip 1 1.1 Perusahaan Terbuka memiliki cara atau Comply Prosedur teknis pemungutan suara diatur dalam
Meningkatkan Nilai prosedur teknis pengumpulan suara Anggaran Dasar Bank serta pedoman setiap
Penyelenggaraan RUPS (voting) baik secara terbuka maupun kali Bank berencana mengadakan Rapat Umum
tertutup yang mengedepankan Pemegang Saham. Kedua dokumen tersebut
independensi, dan kepentingan dipublikasikan di situs web Bank dan di KSEI
pemegang saham. platform e-proxy.
1.2 Seluruh anggota Direksi dan Comply Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang
anggotaDewan Komisaris Perusahaan diselenggarakan 22 April 2025 dihadiri oleh seluruh
Terbuka hadir dalam RUPS Tahunan. anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
yang menjabat, baik secara fisik maupun virtual.
1.3 Ringkasan risalah RUPS tersedia dalam Comply Ringkasan risalah RUPS telah tersedia di situs web
Situs Web Perusahaan Terbuka paling SMBC Indonesia.
sedikit selama 1 tahun.
Prinsip 2 2.1 Perusahaan Terbuka memiliki suatu Comply SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan
Meningkatkan Kualitas kebijakan komunikasi dengan komunikasi dengan pemegang saham atau
Komunikasi Perusahaan pemegang saham atau investor. investor yang di dalamnya mencakup:
Terbuka dengan 1. Strategi
Pemegang Saham atau 2. Program
Investor 3. Waktu pelaksanaan komunikasi
2.2 Perusahaan Terbuka mengungkapkan Comply Kebijakan komunikasi dengan Pemegang Saham
kebijakan komunikasi Perusahaan telah diungkapkan dalam situs web Bank. Kebijakan
Terbuka dengan pemegang saham komunikasi tersebut diatur dalam Pedoman Tata
atau investor dalam situs web. Kelola Perusahaan.
Prinsip 3 3.1 Penentuan jumlah anggota Dewan Comply Penetapan jumlah anggota Dewan Komisaris
Memperkuat Komisaris mempertimbangkan kondisi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan
Keanggotaan dan Perusahaan Terbuka. dan kompleksitas Bank.
Komposisi Dewan
Komisaris 3.2 Penentuan komposisi anggota Comply Komposisi Dewan Komisaris didasarkan pada
Dewan Komisaris memperhatikan keahlian, pengalaman profesional, latar belakang
keberagaman keahlian, pengetahuan, untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas
dan pengalaman yang dibutuhkan. Dewan Komisaris.
Prinsip 4 4.1 Dewan Komisaris mempunyai Comply SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan self-
Meningkatkan Kualitas kebijakan penilaian sendiri (self- assessment untuk menilai kinerja Dewan Komisaris,
Pelaksanaan Tugas dan assessment) untuk menilai kinerja dengan cakupan antara lain:
Tanggung Jawab Dewan Dewan Komisaris. 1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
Komisaris 2. Waktu pelaksanaannya
3. Tolok ukur atau kriteria penilaian yang
digunakan
Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
4.2 Kebijakan Penilaian Sendiri (self- Comply Kebijakan self-assessment diatur dalam Pedoman
assessment) untuk menilai kinerja dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan
Dewan Komisaris, diungkapkan melalui Nominasi dan diungkapkan dalam Laporan Tahunan
Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka. 2025 ini pada bagian Penilaian Kinerja Dewan
Komisaris.
4.3 Dewan Komisaris mempunyai Comply Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Dewan
kebijakan terkait pengunduran diri Komisaris apabila terlibat kejahatan keuangan
anggota Dewan Komisaris apabila diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
terlibat dalam kejahatan keuangan. Komisaris.
4.4 Dewan Komisaris atau Komite yang Comply Kebijakan suksesi dalam proses nominasi anggota
menjalankan fungsi Nominasi dan Direksi diatur dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja
Remunerasi menyusun kebijakan Komite Remunerasi dan Nominasi.
suksesi dalam proses nominasi
anggota Direksi.
Prinsip 5 5.1 Penentuan jumlah anggota Direksi Comply Penetapan jumlah anggota Direksi dilakukan
mempertimbangkan kondisi dengan mempertimbangkan kebutuhan dan
Perusahaan Terbuka serta efektivitas kompleksitas Bank.
dalam pengambilan keputusan.
5.2 Penentuan komposisi anggota Direksi Comply Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
memperhatikan, keberagaman perbankan, keahlian, pengalaman profesional,
keahlian, pengetahuan, dan latar belakang untuk mendukung efektivitas
pengalaman yang dibutuhkan. pelaksanaan tugas Direksi.
5.3 Anggota Direksi yang membawahi Comply Direktur Keuangan SMBC Indonesia memiliki
bidang akuntansi atau keuangan kompetensi di bidang akuntansi dan keuangan.
memiliki keahlian dan/atau Rinciannya diungkapkan dalam Laporan Tahunan
pengetahuan di bidang akuntansi. 2025 ini pada bagian “Profil Direksi”.
284 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 287
Prinsip Rekomendasi Pemenuhan Implementasi
Prinsip 6 6.1 Direksi mempunyai kebijakan penilaian Comply SMBC Indonesia telah memiliki kebijakan self-
sendiri (self-assessment) untuk assessment untuk menilai kinerja Direksi, dengan
menilai kinerja Direksi. cakupan antara lain:
1. Maksud dan tujuan kegiatan beserta penilaian
2. Waktu pelaksanaannya
3. Tolak ukur atau kriteria Penilaian yang
digunakan
Kebijakan tersebut diatur dalam Pedoman dan Tata
Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.
6.2 Kebijakan penilaian sendiri (self- Comply Kebijakan self-assessment telah diungkapkan
assessment) untuk menilai kinerja dalam Laporan Tahunan 2025 ini pada bagian
Direksi diungkapkan melalui laporan Penilaian Kinerja Direksi.
tahunan Perusahaan Terbuka.
6.3 Direksi mempunyai kebijakan terkait Comply Ketentuan terkait pengunduran diri anggota Direksi
pengunduran diri anggota Direksi apabila terlibat dalam kejahatan keuangan diatur
apabila terlibat dalam kejahatan dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi.
keuangan.
Prinsip 7 7.1 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Ketentuan mengenai pencegahan insider trading
Meningkatkan Aspek kebijakan untuk mencegah terjadinya diatur dalam Prosedur Kepemilikan atas Informasi
Tata Kelola Perusahaan insider trading. yang Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi,
melalui Partisipasi dan Kepemilikan Pribadi.
Pemangku Kepentingan
7.2 Ketentuan mengenai pencegahan Comply SMBC Indonesia memiliki prosedur mengenai
insider trading diatur dalam Prosedur Informasi Orang Dalam dan Transaksi & Investasi
Kepemilikan atas Informasi yang Pribadi yang juga mengatur pencegahan
Sensitif terhadap Harga, Transaksi insider trading, Kepemilikan atas Informasi yang
Investasi dan Kepemilikan Pribadi. Sensitif terhadap Harga, Transaksi Investasi dan
Kepemilikan Pribadi.
7.3 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan tersebut meliputi antara lain:
kebijakan tentang seleksi dan 1. Kriteria dalam pemilihan vendor
peningkatan kemampuan pemasok 2. Upaya peningkatan kemampuan vendor
atau vendor. 3. Pemenuhan hak-hak yang berkaitan dengan
vendor
Ketentuan terkait seleksi dan peningkatan
kemampuan pemasok atau vendor telah
diungkapkan di dalam situs web Bank.
7.4 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan mencakup pertimbangan dalam
kebijakan untuk pemenuhan hak-hak melakukan perjanjian serta tindak lanjut dalam
kreditur. pemenuhan kewajiban terhadap kreditur. Kebijakan
tersebut telah diungkapkan di dalam situs web
Bank.
7.5 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan sistem whistleblowing mencakup:
kebijakan sistem whistleblowing 1. Jenis pelanggaran yang dapat dilaporkan
melalui sistem whistleblowing.
2. Cara pengaduan.
3. Perlindungan dan jaminan kerahasiaan pelapor.
4. Penanganan pengaduan
5. Pihak yang mengelola aduan.
6. Hasil penanganan dan tindak lanjut pengaduan.
Ketentuan tersebut telah diungkapkan dalam situs
web Bank.
7.6 Perusahaan Terbuka memiliki Comply Kebijakan insentif jangka panjang kepada Direksi
kebijakan pemberian insentif jangka dan Karyawan diatur dalam SOP MESOP.
panjang kepada Direksi dan Karyawan.
Prinsip 8 8.1 Perusahaan Terbuka memanfaatkan Comply SMBC Indonesia memiliki akun resmi sosial media:
Meningkatkan penggunaan teknologi informasi Facebook : SMBCI
Pelaksanaan secara lebih luas selain situs web Twitter : @smbc_indonesia
Keterbukaan Informasi sebagai media keterbukaan informasi. Youtube : @smbc.indonesia
LinkedIn : PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Instagram : @smbc.indonesia
8.2 Laporan Tahunan Perusahaan Terbuka Comply Laporan Tahunan Bank telah mengungkapkan
mengungkapkan pemilik manfaat akhir pemilik manfaat akhir dalam kepemilikan saham
dalam kepemilikan saham Perusahaan Perusahaan Terbuka paling sedikit 5%. Informasi
Terbuka paling sedikit 5%, selain tersebut juga diungkapkan di dalam situs web Bank.
pengungkapan pemilik manfaat akhir
dalam kepemilikan saham Perusahaan
Terbuka melalui pemegang saham
utama dan pengendali.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 285
Page 288
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS)
DASAR HUKUM jumlah saham yang dimiliki.
4. Setiap pemegang saham tunduk dan patuh
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan terhadap Anggaran Dasar Bank serta peraturan
organ Perseroan yang memiliki semua kewenangan perundang-undangan yang berlaku.
yang tidak didelegasikan kepada Dewan Komisaris dan 5. Pemegang saham pengendali wajib
Direksi. Melalui RUPS, Pemegang Saham menggunakan mempertimbangkan kepentingan pemegang
haknya dalam pengambilan keputusan. saham minoritas dan pemegang saham lainnya
sesuai dengan peraturan perundang-undangan
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, RUPS Bank terbagi yang berlaku.
menjadi 2 (dua), yaitu RUPS Tahunan dan RUPS lainnya 6. Pemegang saham minoritas bertanggung jawab
atau disebut juga RUPS Luar Biasa. Adapun dasar hukum untuk menggunakan haknya sesuai dengan
penyelenggaraan RUPS mengacu pada: peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Anggaran Dasar Bank.
Perseroan Terbatas. 7. Mengungkapkan daftar pihak terkait, apabila
2. Peraturan Otoritas Jasa Nomor 15/POJK.04/2020 pemegang saham bertindak sebagai pemegang
tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat saham pengendali pada Bank.
Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14 Tahun
2025 tentang Rapat Umum Pemegang Saham, PERLAKUAN YANG SAMA TERHADAP
Rapat Umum Pemegang Obligasi dan Rapat Umum PEMEGANG SAHAM
Pemegang Sukuk Secara Elektronik.
4. Anggaran Dasar PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Bank memperhatikan kepentingan atau hak pemegang
saham termasuk pelindungan terhadap pemegang
saham minoritas. Hak pemegang saham tersebut antara
HAK DAN TANGGUNG JAWAB PEMEGANG lain:
SAHAM 1. Memperoleh laporan mengenai kondisi keuangan
Bank secara tepat waktu;
SMBC Indonesia memberikan perlakuan yang adil 2. Penyelesaian jika pemegang saham tidak setuju
terhadap seluruh pemegang saham, sesuai yang terhadap aktivitas dan aksi korporasi Bank;
diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan, 3. Memberikan suara dalam RUPS; dan
seperti POJK Nomor 17/2023 tentang Penerapan 4. Memperoleh dividen berdasarkan keputusan RUPS
Tata Kelola Bank Umum. Kebijakan tersebut tercermin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
melalui uraian hak dan tanggung jawab Pemegang undangan.
Saham, yang antara lain mencakup:
1. Pemegang saham berhak untuk hadir dalam RUPS Untuk mendukung pelindungan terhadap pemegang
baik sendiri maupun diwakili berdasarkan surat saham minoritas, Bank telah memiliki suatu kebijakan
kuasa, memberikan tanggapan terhadap agenda komunikasi yang memfasilitasi pemegang saham untuk
RUPS serta turut berpartisipasi dalam pengambilan melakukan konsultasi mengenai hak pemegang saham
keputusan sesuai dengan jumlah saham yang tersebut. Selain itu, bertujuan sebagai upaya pemegang
dimiliki. saham mendukung kesinambungan usaha Bank.
2. Pemegang saham berhak untuk memperoleh
informasi yang akurat, memadai dan tepat
waktu berkaitan dengan Perseroan sepanjang PELAKSANAAN RUPS TAHUN BUKU 2025
berhubungan dengan agenda RUPS dan tidak
bertentangan dengan kepentingan Perseroan, Sepanjang tahun 2025, SMBC Indonesia telah
sehingga pemegang saham dapat mengambil menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPS, yaitu 1 (satu) kali
keputusan yang tepat di dalam RUPS. RUPS Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 22
3. Pemegang saham berhak untuk memperoleh April 2025 dihadiri baik secara fisik maupun virtual oleh
pembagian laba bersih dalam bentuk dividen dan para Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi.
pembagian laba dalam bentuk lain sesuai dengan
286 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 289
Mekanisme Pemungutan dan Perhitungan saham atau kuasa pemegang saham yang menyatakan
Suara RUPS tidak setuju atau abstain terhadap usul yang diajukan
Mekanisme pengambilan keputusan dan tata cara dimohon mencantumkan nama dan jumlah suara yang
pemungutan serta perhitungan suara diatur dalam tata dikeluarkan dalam kartu suara yang disediakan oleh Biro
tertib RUPS yang diungkapkan dalam situs web Bank, Administrasi Efek.
situs web PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan situs web
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Seluruh Petugas dari Notaris akan mengumpulkan kartu suara
informasi tersebut telah disampaikan kepada Pemegang yang telah diisi, untuk kemudian dihitung. Notaris akan
Saham. melaporkan hasil perhitungan kepada Ketua Rapat. Pada
saat pelaksanaan RUPS ini, Bank juga telah menerapkan
Setiap Pemegang Saham atau kuasa Pemegang pelaksanaan pemberian kuasa secara elektronik atau
Saham memiliki hak bertanya dan/atau mengajukan E-Proxy.
pendapat kepada Pemimpin rapat sebelum diadakan
pemungutan suara untuk setiap agenda rapat. Dalam Pemegang Saham dapat memberikan suara atas usulan
perhitungan suara, 1 (satu) saham memberi hak kepada mata acara yang diusulkan oleh Bank tanpa kedatangan
pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara, secara fisik ke tempat pelaksanaan RUPS. Kesempatan
apabila seorang pemegang saham mempunyai lebih memberikan suara diberikan kepada pemegang
dari 1 (satu) saham, yang bersangkutan hanya diberikan saham dari sejak tanggal panggilan sampai dengan
suara 1 (satu) kali saja dan suaranya itu mewakili seluruh pelaksanaan RUPS dan dijumlahkan dengan suara dari
jumlah saham yang dimilikinya. pemegang saham yang hadir secara fisik atau datang
ke tempat pelaksanaan RUPS.
Mekanisme pengambilan keputusan melalui
pengumpulan suara (voting) secara terbuka, Keterlibatan Pihak Independen dalam
dilakukan dengan cara Ketua Rapat meminta kepada Penghitungan Suara
Pemegang Saham atau Kuasa Pemegang Saham Pada Pelaksanaan RUPS, Perseroan telah menunjuk
yang menyatakan tidak setuju atau abstain terhadap pihak independen untuk melakukan penghitungan
usul yang diajukan agar mengangkat tangan masing- kuorum dan pengambilan suara, yaitu Ashoya Ratam,
masing. Untuk memudahkan penghitungan, pemegang SH, Mkn selaku Notaris Publik serta PT Datindo
Entrycom selaku Biro Administrasi Efek.
RUPS Tahunan: 22 April 2025
Tahapan Penyelenggaraan
No. Tahapan Penyelenggaraan Tanggal
1. Penyampaian Rencana Penyelenggaraan Rapat 11 Februari 2025
2. Pengumuman 19 Februari 2025
3. Pencatatan dalam Daftar Pemegang Saham 26 Maret 2025
4. Pemanggilan 27 Maret 2025 dan 16 April 2025
5. Pelaksanaan 22 April 2025
6. Penyampaian Hasil 23 April 2025
Peserta RUPS Tahunan
Peserta yang menghadiri rapat secara fisik adalah:
Nama Jabatan
Dewan Komisaris
Chow Ying Hoong Komisaris Utama
Takeshi Kimoto Komisaris
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen
Onny Widjanarko Komisaris Independen
Edmund Tondobala Komisaris Independen
Marita Alisjahbana Komisaris Independen
Ongki Wanadjati Dana Komisaris
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 287
Page 290
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Nama Jabatan
Direksi
Henoch Munandar Direktur Utama
Kaoru Furuya Wakil Direktur Utama
Darmadi Sutanto Wakil Direktur Utama
Dini Herdini Direktur Kepatuhan
Atsushi Hino Direktur
Keishi Kobata Direktur
Merisa Darwis Direktur
Hanna Tantani Direktur
Agenda, Keputusan, dan Realisasi RUPS Tahunan
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengesahan dan Persetujuan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024;
Laporan Keuangan dan 2. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2024;
Laporan Tahunan tahun buku 3. Menyetujui Laporan Tugas Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2024;
2024, termasuk namun tidak 4. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2024 yang telah diaudit
terbatas pada: oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini wajar, dalam laporannya Nomor
a. Laporan Pelaksanaan Tata 00048/2.1005/AU.I/07/1212-3/I/II/2025 tertanggal 28 Februari 2025; dan
Kelola Perusahaan; 5. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et de charge) kepada
b. Laporan Tugas Pengawasan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
Dewan Komisaris; dan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2024 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
c. Pelunasan dan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024
Pembebasan Tanggung tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jawab (volledig acquit
et de charge) untuk
anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang
menjabat untuk tahun buku
2024.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 2
Penetapan Penggunaan Laba Menyetujui penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2024 yang berjumlah
Bersih Perseroan untuk tahun Rp2.812.985.939.605,00 (dua triliun delapan ratus dua belas miliar sembilan ratus delapan puluh lima juta
buku yang berakhir pada sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu enam ratus lima rupiah) sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2024. 1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari Laba
Bersih atau kurang lebih sebesar Rp562.597.188.162,00 (lima ratus enam puluh dua milyar lima ratus
sembilan puluh tujuh juta seratus delapan puluh delapan ribu seratus enam puluh dua rupiah) atau
kurang lebih sebesar Rp52,846144577 (lima puluh dua koma delapan empat enam satu empat empat
lima tujuh tujuh rupiah) per lembar saham (gross). Selanjutnya, memberikan kuasa dan wewenang
kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian
dividen tahun buku 2024 sesuai ketentuan yang berlaku.
2. Tidak menyisihkan cadangan, mengingat persyaratan minimum cadangan wajib sebagaimana diatur
dalam UUPT, yaitu minimum 20% (dua puluh persen) dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
Perseroan telah terpenuhi.
3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2024 setelah dikurangi penyisihan Dana
Dividen, akan dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
288 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 291
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 3
Perubahan susunan anggota 1. Pengangkatan Kembali
Direksi Perseroan. (1) Mengangkat kembali HENOCH MUNANDAR sebagai Direktur Utama Perseroan;
(2) Mengangkat kembali DINI HERDINI sebagai Direktur Kepatuhan Perseroan;
(3) Mengangkat kembali ATSUSHI HINO sebagai Direktur Perseroan;
(4) Mengangkat kembali MERISA DARWIS sebagai Direktur Perseroan; dan
(5) Mengangkat kembali HANNA TANTANI sebagai Direktur Perseroan;
Masing-masing untuk masa jabatan yang dimulai dari sejak penutupan RUPS Tahunan pada tahun
2025 dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan
pada tahun 2028, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundangundangan yang berlaku
lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatan mereka masing-masing
berakhir.
2. Tidak Diangkat Kembali
(1) Menerima pernyataan KAORU FURUYA untuk tidak diangkat kembali sebagai Wakil Direktur Utama
Perseroan;
(2) Menerima pernyataan DARMADI SUTANTO untuk tidak diangkat kembali sebagai Wakil Direktur
Utama Perseroan; dan
(3) Menerima pernyataan KEISHI KOBATA untuk tidak diangkat kembali sebagai Direktur Perseroan;
Masing-masing efektif sejak penutupan RUPS Tahunan pada tahun 2025, dan karenanya Perseroan
menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi, kontribusi, dan kepemimpinan yang
telah diberikan oleh mereka masing-masing selama menjabat di Perseroan.
3. Pengangkatan Baru
(1) Mengangkat JUN SAITO sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan efektif setelah memperoleh izin
kerja dan izin tinggal terbatas secara lengkap;
(2) Mengangkat MICHELLINA LAKSMI TRIWARDHANY sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan efektif
setelah memperoleh persetujuan OJK; dan
(3) Mengangkat YUKI TERAYAMA sebagai Direktur Perseroan efektif setelah memperoleh izin kerja dan
izin tinggal terbatas secara lengkap;
Masing-masing untuk masa jabatan yang akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan
Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2028, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan
perundang-undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa
jabatannya berakhir.
Dengan demikian, susunan anggota Direksi Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah sebagai berikut:
Jabatan Nama
Direktur Utama Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama Jun Saito*
Wakil Direktur Utama Michellina Laksmi Triwardhany**
Direktur Kepatuhan Dini Herdini
Direktur Atsushi Hino
Direktur Yuki Terayama***
Direktur Merisa Darwis
Direktur Hanna Tantani
* Jun Saito akan efektif menjabat sebagai Wakil Direktur Utama setelah memperoleh izin kerja dan izin tinggal
terbatas secara lengkap.
** Michellina Laksmi Triwardhany akan efektif menjabat sebagai Wakil Direktur Utama setelah memperoleh
persetujuan OJK.
*** Yuki Terayama akan efektif menjabat sebagai Direktur setelah memperoleh izin kerja dan izin tinggal terbatas
secara lengkap.
4. Memberikan kuasa dan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif
pengangkatan JUN SAITO, MICHELLINA LAKSMI TRIWARDHANY dan YUKI TERAYAMA, setelah seluruh
persyaratan terpenuhi dan tanpa perlu melalui keputusan RUPS;
5. Memberikan kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Ketiga Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun OJK.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 289
Page 292
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Perubahan susunan anggota 1. Pengangkatan Kembali
Dewan Komisaris Perseroan. (1) Mengangkat kembali CHOW YING HOONG sebagai Komisaris Utama Perseroan;
(2) Mengangkat kembali TAKESHI KIMOTO sebagai Komisaris Perseroan;
(3) Mengangkat kembali NINIK HERLANI MASLI RIDHWAN sebagai Komisaris Independen Perseroan;
(4) Mengangkat kembali ONNY WIDJANARKO sebagai Komisaris Independen Perseroan; dan
(5) Mengangkat kembali MARITA ALISJAHBANA sebagai Komisaris Independen Perseroan;
Masing-masing untuk masa jabatan yang dimulai dari sejak penutupan RUPS Tahunan pada tahun
2025 dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan
pada tahun 2028, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundangundangan yang berlaku
lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatan mereka masing-masing
berakhir.
2. Tidak Diangkat Kembali
(1) Menerima pernyataan EDMUND TONDOBALA untuk tidak diangkat kembali sebagai Komisaris
Independen Perseroan; dan
(2) Menerima pernyataan ONGKI WANADJATI DANA untuk tidak diangkat kembali sebagai Komisaris
Perseroan;
Masing-masing efektif sejak penutupan RUPS Tahunan pada tahun 2025, dan karenanya Perseroan
menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas dedikasi, kontribusi, dan kepemimpinan yang
telah diberikan oleh mereka masing-masing selama menjabat di Perseroan.
3. Pengangkatan Baru
(1) Mengangkat KUSUMANINGTUTI SANDRIHARMY SOETIONO sebagai Komisaris Independen
Perseroan;
Efektif sejak penutupan RUPS Tahunan pada tahun 2025 dan akan berakhir pada saat ditutupnya
RUPS Tahunan Perseroan yang akan diselenggarakan pada tahun 2028, tanpa mengurangi hak RUPS
atau peraturan perundangundangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu
sebelum masa jabatan mereka masing-masing berakhir.
Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat adalah
sebagai berikut:
Jabatan Nama
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen Onny Widjanarko
Komisaris Independen Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono
Komisaris Independen Marita Alisjahbana
4. Memberikan kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Keempat Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun OJK.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
290 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 293
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 5
Penetapan besarnya gaji, 1. Menyetujui dan menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris
tunjangan, tantiem dan/atau Perseroan tahun buku 2025 seluruhnya tidak melebihi Rp37.000.000.000,00 (tiga puluh tujuh miliar
bonus kepada anggota Direksi rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan;
dan penetapan besarnya 2. Menyetujui dan menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun buku 2025 serta bonus bagi Direksi
honorarium dan tunjangan untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember
kepada anggota Dewan 2024, yang akan dibayarkan dalam tahun 2025, seluruhnya tidak melebihi Rp. 152.000.000.000,00
Komisaris Perseroan. (seratus lima puluh dua miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan;
3. Memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan bagian honorarium
dan tunjangan tahun buku 2024 untuk masingmasing anggota Dewan Komisaris Perseroan.
Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi;
4. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan tunjangan,
bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2025 serta tantiem dan/atau bonus
bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, yang dibayarkan pada tahun 2025. Kewenangan ini
dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 6
Penunjukan Akuntan Publik 1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (“KAP”), dan Novie
dan/atau Kantor Akuntan Publik sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan dan akan melaksanakan
untuk tahun buku 2025 dan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.
penetapan honorarium serta 2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan
persyaratan lain berkenaan serta biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dengan
dengan penunjukan tersebut. memperhatian rekomendasi Komite Audit Perseroan.
Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik
Pengganti dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan
Publik yang telah ditunjuk sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham karena alasan apapun
tidak dapat menyelesaikan/melaksanakan audit Laporan Keuangan 31 Desember 2025 termasuk
menetapkan besarnya honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor
Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 7
Persetujuan Rencana Aksi 1. Menyetujui Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan Bank tahun 2024 sebagaimana yang ditayangkan
(Recovery Plan) Perseroan. dalam Rapat;
2. Memberikan kuasa kepada Komisaris Utama Perseroan untuk menandatangani Pengkinian Rencana
Aksi Pemulihan Bank tahun 2024, bersamasama dengan Direktur Utama dan Pemegang Saham
Pengendali Perseroan;
3. Memberikan kewewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melakukan tindakan-tindakan yang
dianggap baik dan perlu terkait dengan mata acara ini.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 8
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dengan menambahkan ketentuan mengenai
Perseroan. Konglomerasi Keuangan sebagaimana yang ditayangkan dalam Rapat, yang akan berlaku efektif
setelah OJK menyetujui penunjukan dan menetapkan Perseroan sebagai Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan Operasional;
2. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak subsitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Rapat ke dalam akta (akta) Notaris serta
mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak
terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan
tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia
maupun OJK.
Pengambilan Suara Suara Setuju : 9.814.660.170 = 99,9955519%
Suara Tidak Setuju : 135.485 = 0,0013804%
Suara Abstain : 301.100 = 0,0030677%
Pengambilan Keputusan : Suara terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 291
Page 294
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 9
Laporan-laporan Perseroan: Tidak diambil keputusan karena mata acara ini adalah penyajian laporan, yaitu:
a. Laporan Rencana Bisnis 1. Rencana Bisnis Bank;
Bank; 2. Rencana Resolusi (Resolution Plan);
b. Laporan Rencana Resolusi; 3. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan; dan
c. Laporan Rencana Aksi 4. Realisasi Penggunaan Dana Hasil:
Keuangan Berkelanjutan; 1) Pelaksanaan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II;
d. Laporan Realisasi 2) Pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank BTPN Tahap I Tahun 2024; dan
Penggunaan Dana Hasil: 3) Pelaksanaan Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap II Tahun
1) Pelaksanaan 2024.
Penambahan Modal
dengan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu II;
2) Pelaksanaan Penawaran
Umum Obligasi
Berkelanjutan V Bank
BTPN Tahap I Tahun
2024; dan
3) Pelaksanaan Penawaran
Umum Obligasi
Berkelanjutan V Bank
SMBC Indonesia Tahap II
Tahun 2024.
Pengambilan Suara Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara.
RUPS Tahun Sebelumnya
Keputusan dan Realisasi RUPS Tahunan 21 Maret 2024
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Pengesahan dan Persetujuan 1. Menyetujui Laporan Tahunan Direksi Perseroan untuk tahun buku 2023;
Laporan Keuangan dan 2. Menyetujui Laporan Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan (GCG) untuk tahun buku 2023;
Laporan Tahunan tahun buku 3. Menyetujui Laporan Pengawasan Tahunan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku 2023;
2023, termasuk namun tidak 4. Mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2023 yang telah diaudit
terbatas pada: oleh Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan, dengan opini tanpa modifikasian, dalam
a. Laporan Pelaksanaan Tata laporannya No. 00037/2.1005/AU.1/07/1212-2/I/II/2024 tertanggal 22 Februari 2024; dan
Kelola Perusahaan (GCG); 5. Memberikan Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab (volledig acquit et de charge) kepada
b. Laporan Tugas Pengawasan seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan
Dewan Komisaris; yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2023 sejauh tindakan kepengurusan dan pengawasan
c. Pelunasan dan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2023
Pembebasan Tanggung tersebut dan memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jawab (volledig acquit
et de charge) untuk
anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan yang
menjabat untuk tahun buku
2023.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak Setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
292 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 295
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 2
Penetapan Penggunaan Laba Menyetujui penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 yang berjumlah
Bersih Perseroan untuk tahun Rp2.358.334.505.526,00 (dua triliun tiga ratus lima puluh delapan miliar tiga ratus tiga puluh empat juta
buku yang berakhir pada lima ratus lima ribu lima ratus dua puluh enam rupiah) sebagai berikut:
tanggal 31 Desember 2023. 1. Dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen sejumlah 20% (dua puluh persen) dari Laba
Bersih atau kurang lebih sebesar Rp471.666.901.105,00 (empat ratus tujuh puluh satu miliar enam
ratus enam puluh enam juta sembilan ratus satu ribu seratus lima rupiah) atau kurang lebih sebesar
Rp44,304837942 (empat puluh empat koma tiga nol empat delapan tiga tujuh sembilan empat dua
Rupiah) per lembar saham (gross);
2. Menyisihkan atau membukukan dana sebesar Rp10.356.524.308,00 (sepuluh miliar tiga ratus lima
puluh enam juta lima ratus dua puluh empat ribu tiga ratus delapan rupiah) sebagai Dana Cadangan
Wajib untuk memenuhi ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas. Dengan demikian,
Dana Cadangan Wajib Perseroan yang semula sebesar Rp32.596.427.476,00 (tiga puluh dua miliar
lima ratus sembilan puluh enam juta empat ratus dua puluh tujuh ribu empat ratus tujuh puluh enam
rupiah), akan meningkat menjadi sebesar Rp42.952.951.784,00 (empat puluh dua miliar sembilan ratus
lima puluh dua juta sembilan ratus lima puluh satu ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah), atau
sama dengan 20% (dua puluh persen) dari modal ditempatkan dan modal disetor Perseroan untuk
tahun 2024;
3. Menetapkan sisa Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2023 setelah dikurangi penyisihan Dana
Dividen dan Dana Cadangan Wajib, akan dibukukan sebagai Laba Ditahan Perseroan.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak Setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 3
Penetapan besarnya gaji, 1. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total honorarium dan tunjangan untuk Dewan Komisaris
tunjangan, tantiem dan/atau Perseroan tahun 2024 seluruhnya tidak melebihi Rp35.000.000.000,00 (tiga puluh lima miliar rupiah)
bonus kepada anggota Direksi bruto sebelum dipotong Pajak Penghasilan;
dan penetapan besarnya 2. Menyetujui untuk menetapkan jumlah total gaji dan tunjangan tahun buku 2024 serta bonus
honorarium dan tunjangan bagi Direksi untuk jasa-jasa yang telah diberikan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal
kepada anggota Dewan 31 Desember 2023, yang akan dibayarkan dalam tahun 2024, seluruhnya tidak melebihi
Komisaris Perseroan. Rp143.000.000.000,00 (seratus empat puluh tiga miliar rupiah) bruto sebelum dipotong Pajak
Penghasilan;
3. Menyetujui memberikan wewenang kepada Komisaris Utama Perseroan di dalam menentukan
bagian honorarium dan tunjangan tahun buku 2024 untuk masing-masing anggota Dewan Komisaris
Perseroan. Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi;
4. Menyetujui memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan gaji dan
tunjangan, bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk tahun buku 2024 serta tantiem
dan/atau bonus bagi masing-masing anggota Direksi Perseroan untuk jasa-jasa yang telah diberikan
dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023, yang dibayarkan pada tahun 2024.
Kewenangan ini dijalankan dengan memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.415.142 saham atau 99,9996873%
Suara Tidak Setuju : 19.800 saham atau 0,0002740%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 4
Penunjukan Akuntan Publik 1. Menyetujui penunjukan Siddharta Widjaja & Rekan sebagai Kantor Akuntan Publik (KAP), dan Novie
dan/atau Kantor Akuntan Publik sebagai Akuntan Publik yang telah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan. KAP Siddharta Widjaja &
untuk tahun buku 2024 dan Rekan yang akan melaksanakan audit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku 2024.
penetapan honorarium serta 2. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menentukan syarat dan ketentuan
persyaratan lain berkenaan serta biaya jasa audit dari Kantor Akuntan Publik sebagaimana dimaksud pada angka 1 di atas dengan
dengan penunjukan tersebut. memperhatikan rekomendasi Komite Audit Perseroan.
3. Memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Kantor Akuntan Publik Pengganti
dan/atau Akuntan Publik Pengganti dalam hal Kantor Akuntan Publik yang telah ditunjuk sesuai
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham karena alasan apa pun tidak dapat menyelesaikan/
melaksanakan audit Laporan Keuangan 31 Desember 2024 termasuk menetapkan besarnya
honorarium dan persyaratan lainnya sehubungan dengan penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau
Akuntan Publik Pengganti tersebut.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak Setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 293
Page 296
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 5
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan
Perseroan dalam rangka Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum
penyesuaian dengan Peraturan dengan mengubah beberapa pasal dalam Anggaran Dasar Perseroan, sebagaimana yang ditayangkan
Otoritas Jasa Keuangan dalam Rapat;
Nomor 17 Tahun 2023 tentang 2. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
Penerapan Tata Kelola Bagi menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Rapat termasuk menyusun kembali seluruh
Bank Umum. ketentuan Anggaran Dasar Perseroan ke dalam akta (akta) Notaris serta mengajukan semua dokumen
yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak terbatas kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut melakukan tindakan yang diperlukan
sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank Indonesia maupun OJK.
Pengambilan suara Suara Setuju : 7.227.434.842 saham atau 99,9999599%
Suara Tidak Setuju : 100 saham atau 0,0000014%
Suara Abstain : 2.800 saham atau 0,0000387%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
Mata Acara 6
Laporan-laporan Perseroan: Tidak diambil keputusan karena mata acara ini adalah penyajian laporan, yaitu :
a. Rencana Bisnis Bank; a. Rencana Bisnis Bank;
b. Rencana Aksi Keuangan b. Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan;
Berkelanjutan; c. Rencana Aksi (Recovery Plan) Perseroan; dan
c. Rencana Aksi (Recovery d. Rencana Investasi Perseroan dan/atau Penerapan CXO Sistem.
Plan) Perseroan; dan
d. Rencana Investasi
Perseroan dan/atau
Penerapan CXO Sistem.
Pengambilan suara Mata Acara ini merupakan Laporan sehingga tidak dilakukan perhitungan suara
Keputusan dan Realisasi RUPS Luar Biasa 29 Agustus 2024
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 1
Perubahan Anggaran Dasar 1. Menyetujui perubahan nama Perseroan dari “PT BANK BTPN Tbk” menjadi “PT Bank SMBC Indonesia
Perseroan. Tbk”, dan karenanya mengubah Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan;
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk melakukan hal-hal yang dipandang baik
dan perlu terkait dengan pelaksanaan transformasi branding Perseroan, termasuk namun tidak
terbatas pada:
a. Menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Pertama RUPS Luar Biasa serta menyusun
kembali AD Perseroan ke dalam akta (akta) Notaris serta mengajukan semua dokumen yang
terkait kepada instansi yang berwenang termasuk namun tidak terbatas kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia;
b. Menentukan tanggal pelaksanaan penggunaan nama Perseroan setelah diperolehnya persetujuan
dari OJK dan/atau otoritas lainnya.
Dan untuk maksud tersebut melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar
Perseroan, Peraturan Bank Indonesia maupun OJK, serta, sepanjang dijalankan dengan sepenuhnya
memperhatikan ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku.
Pengambilan suara Suara Setuju : 9.814.623.575 saham atau 99,9969434%
Suara Tidak Setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 300.000 saham atau 0,0030566%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
294 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 297
Mata Acara Keputusan
Mata Acara 2
Perubahan susunan anggota 1. Mengangkat MARITA ALISJAHBANA sebagai Komisaris Independen Perseroan, efektif setelah
Dewan Komisaris Perseroan memperoleh persetujuan OJK dan akan berakhir pada saat ditutupnya RUPS Tahunan Perseroan yang
akan diselenggarakan pada tahun 2025, tanpa mengurangi hak RUPS atau peraturan perundang
undangan yang berlaku lainnya untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum masa jabatannya
berakhir.
Dengan demikian, susunan anggota Dewan Komisaris Perseroan sejak ditutupnya RUPS Luar Biasa
akan menjadi sebagai berikut:
Jabatan Nama
Komisaris Utama Chow Ying Hoong
Komisaris Takeshi Kimoto
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan
Komisaris Independen Onny Widjanarko
Komisaris Independen Edmund Tondobala
Komisaris Ongki Wanadjati Dana
Komisaris Independen Marita Alisjahbana*
* Marita Alisjahbana akan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan setelah memperoleh
persetujuan OJK.
2. Memberikan kewenangan kepada Direksi Perseroan untuk menentukan tanggal efektif pengangkatan
MARITA ALISJAHBANA sehubungan dengan persetujuan OJK yang bersangkutan tanpa perlu melalui
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
3. Memberi kuasa dan kewenangan penuh kepada Direksi Perseroan dengan hak substitusi untuk
menyatakan kembali keputusan dalam Mata Acara Kedua RUPS Luar Biasa ke dalam akta (akta)
Notaris serta mengajukan semua dokumen yang terkait kepada instansi yang berwenang termasuk
namun tidak terbatas kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan untuk maksud tersebut
melakukan tindakan yang diperlukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan, Peraturan Bank
Indonesia maupun OJK.
Pengambilan suara Suara Setuju : 9.814.623.575 saham atau 99,9969434%
Suara Tidak Setuju : 0 saham atau 0,0000000%
Suara Abstain : 300.000 saham atau 0,0030566%
Pengambilan Keputusan : Suara Terbanyak
Realisasi/Tindak Lanjut Sudah dilakukan dan ditindaklanjuti sesuai keputusan RUPS.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 295
Page 298
Tata Kelola Perusahaan
Pemegang Saham Akhir
dan Pengendali
Sumitomo Mitsui Financial Group
(SMFG)
Masyarakat Sumitomo Mitsui Banking PT Bank Negara PT Bank Central
(< 5%) Corporation (SMBC) Indonesia (Persero) Tbk Asia Tbk
7,81% 91,05% 0,11% 1,03%
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
1,00%
70,00% 51,00% 51,00%
PT Bank BTPN Syariah Tbk PT Oto Multiartha PT Summit Oto Finance
99,00%
PT BTPN Syariah Ventura
Posisi per 31 Desember 2025
Note:
Pemegang Saham Akhir
Pemegang Saham Pengendali
296 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 299
Dewan
Komisaris
Dewan Komisaris merupakan organ Perseroan yang KRITERIA DEWAN KOMISARIS
memiliki tanggung jawab di bidang pengawasan atas
kebijakan Perseroan serta memberi nasihat kepada Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, anggota
Direksi. Tugas, tanggung jawab, dan kewenangan lain Dewan Komisaris wajib menjalani Uji Kemampuan dan
yang dimiliki oleh Dewan Komisaris telah diatur oleh Kepatutan (Fit and Proper Test) sebelum menjalankan
perundang-undangan yang berlaku, di antaranya tugas. Pengurus Bank wajib memenuhi persyaratan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ integritas, kompetensi dan reputasi keuangan sesuai
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris dengan peraturan OJK Nomor 27/POJK.03/2016
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. bagi Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan. Per 31
Desember 2025, seluruh anggota Dewan Komisaris
Dewan Komisaris diangkat dan diberhentikan oleh telah memenuhi persyaratan lulus uji kemampuan dan
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berdasarkan kepatutan.
rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.
Pemberlakuannya sejak tanggal yang ditetapkan dalam
RUPS yang mengangkat anggota Dewan Komisaris INDEPENDENSI DEWAN KOMISARIS
tersebut serta berakhir pada saat ditutupnya RUPS
tahunan yang ke-3 (tiga) setelah tanggal pengangkatan. Terkait dengan independensi Dewan Komisaris, SMBC
Penetapan komposisi Dewan Komisaris dilakukan Indonesia telah memenuhi peraturan perundang-
melalui pertimbangan kebutuhan dan kompleksitas undangan yang berlaku, yang antara lain mencakup:
Bank. Komposisi Dewan Komisaris didasarkan pada 1. Anggota Dewan Komisaris SMBC Indonesia
keahlian, pengalaman profesional serta latar belakang. telah memenuhi jumlah, komposisi, kriteria dan
independensi sesuai ketentuan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
DASAR HUKUM 2. Jumlah anggota Dewan Komisaris adalah 6 (enam)
orang, yang 4 (empat) orang atau lebih dari 50%
Ketentuan mengenai Dewan Komisaris antara lain di antaranya adalah Komisaris Independen. Jumlah
diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tersebut telah memenuhi ketentuan regulasi, yang
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Otoritas Jasa antara lain diatur dalam Peraturan OJK Nomor 17
Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi
dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, Bank Umum yang menyatakan bahwa jumlah
termasuk Anggaran Dasar Perseroan. minimal Komisaris Independen sebanyak 50% dari
total anggota Dewan Komisaris.
Seluruh ketentuan tersebut mengharuskan perusahaan 3. Penggantian dan pengangkatan anggota Dewan
yang bernaung di bawah hukum Indonesia untuk Komisaris telah memperhatikan rekomendasi dari
memiliki Dewan Komisaris. Adapun tugasnya adalah Komite Remunerasi dan Nominasi.
mengawasi kebijakan manajemen, proses manajemen 4. Setiap anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
di dalam perusahaan sekaligus mengawasi dan hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua
memberikan saran/nasihat kepada Direksi. dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan/atau
anggota Direksi.
Selain itu, SMBC Indonesia juga telah menyusun 5. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Dewan
kode etik serta Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris melebihi yang diperkenankan dalam
Komisaris (BOC Manual) sebagai acuan bagi anggota Peraturan OJK.
Dewan Komisaris dalam menjalankan tugas dan
tanggung jawabnya, selain peraturan perundang- Anggota Dewan Komisaris Bank menandatangani
undangan sebagaimana tersebut di atas. pernyataan terkait pelaksanaan tata kelola perusahaan
pada saat proses uji kemampuan dan kepatutan.
Pernyataan ini selalu diperbarui setiap tahun, dan
terakhir dilakukan untuk posisi akhir Desember 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 297
Page 300
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA 6. Pembentukan Komite-komite
DEWAN KOMISARIS (BOC MANUAL) 7. Nilai-nilai Etika Anggota Dewan Komisaris
8. Rapat
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, 9. Pertanggungjawaban Dewan Komisaris
Dewan Komisaris berpedoman pada Pedoman dan 10. Pelatihan
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (BOC Manual). 11. Larangan terhadap Dewan Komisaris
Pedoman tersebut secara berkala dilakukan kaji ulang 12. Evaluasi Kinerja Dewan Komisaris
dan penyempurnaan mengacu pada peraturan dan 13. Pola Hubungan kerja Direksi dan Dewan Komisaris
ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib Kerja 14. Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan
Dewan Komisaris telah dilakukan kajian terakhir pada 31 15. Kaji Ulang Pedoman
Desember 2025.
Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS
Tata Tertib Dewan Komisaris adalah:
1. Organisasi Jumlah anggota Dewan Komisaris Bank adalah 6 (enam)
2. Komisaris Independen orang dan tidak melebihi jumlah anggota Direksi yang
3. Fungsi Komisaris Utama sebanyak 8 (delapan) orang. Sebanyak 4 (empat) dari
4. Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang 6 (enam) orang atau lebih dari 50% anggota Dewan
5. Pengaturan Kewenangan dan Prosedur Keputusan Komisaris merupakan Komisaris Independen. Mayoritas
Dewan Komisaris anggota dari Dewan Komisaris adalah warga negara
Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 2019-2022 • Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sejak 1 Februari
2022-2025 2019 dan diangkat kembali melalui RUPS Tahunan
2025-2028 tanggal 15 Februari 2019.
• Diangkat sebagai Komisaris Utama melalui RUPS Luar
Biasa tanggal 18 November 2020 dan diangkat kembali
melalui RUPS Tahunan tanggal 21 April 2022 dan 22 April
2025.
Takeshi Kimoto Komisaris 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat Kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019, 21 April
2025-2028 2022 dan 22 April 2025.
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen 2019-2022 Efektif menjabat sejak 1 Februari 2019 dan diangkat kembali
2022-2025 melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari 2019, 21 April
2025-2028 2022 dan 22 April 2025.
Onny Widjanarko Komisaris Independen 2023-2025 • Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023
2025-2028 dan efektif menjabat sejak tanggal 8 Mei 2023.
• Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen melalui
RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025.
Kusumaningtuti Sandriharmy Komisaris Independen 2025-2028 Diangkat sebagai Komisaris Independen melalui RUPS
Soetiono Tahunan tanggal 22 April 2025.
Marita Alisjahbana Komisaris Independen 2024-2025 • Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus
2025-2028 2024 dan efektif menjabat sejak tanggal 2 September
2024.
• Diangkat kembali sebagai Komisaris Independen melalui
RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025.
ORIENTASI BAGI ANGGOTA DEWAN KOMISARIS BARU
SMBC Indonesia memastikan setiap anggota Dewan Komisaris yang baru menjabat mendapatkan informasi yang
diperlukan terkait Bank agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris Perusahaan
bertugas menyediakan informasi yang diperlukan oleh anggota Dewan Komisaris tersebut.
298 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 301
Untuk kepentingan tersebut, Bank memiliki program 5. Melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut
orientasi bagi anggota Dewan Komisaris baru. Program Direksi atas temuan audit atau pemeriksaan dan
ini bertujuan memberikan gambaran atas aktivitas rekomendasi dari satuan kerja audit internal Bank,
bisnis, rencana Bank ke depan, pedoman kerja serta auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa
hal lainnya yang menjadi bagian dari tanggung jawab Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan
Dewan Komisaris. Lembaga lainnya.
6. Dewan Komisaris berwenang menyetujui Rencana
Melalui program orientasi tersebut, anggota Dewan Bisnis yang disampaikan oleh Direksi dan wajib
Komisaris baru diharapkan dapat bekerja selaras dengan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap
organ Tata Kelola Bank yang lain. Selanjutnya, sebagai pelaksanaan Rencana Bisnis Bank.
bagian dari program orientasi, unit kerja Sekretaris 7. Dewan Komisaris wajib melakukan pengawasan
Perusahaan menyediakan dokumen-dokumen yang atas penerapan kebijakan dan prosedur
dibutuhkan, misalnya: pengendalian internal dalam proses pelaporan
1. Visi dan Misi Bank. keuangan Bank yang hasilnya dituangkan dalam
2. Kode Etik Bank. Laporan Pengawasan Rencana Bisnis Bank dua kali
3. Struktur Organisasi Bank. dalam setahun (semesteran).
4. Anggaran Dasar Bank. 8. Dalam melakukan pengawasan sebagaimana
5. Kebijakan dan Prosedur Bank. dimaksud pada poin b, Dewan Komisaris dilarang
6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris terlibat dalam pengambilan keputusan kegiatan
(BOC Manual) dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja operasional Bank, kecuali:
Komite Dewan Komisaris. a. Penyediaan dana kepada pihak terkait
7. Laporan Tahunan Bank. sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas
8. Rencana Bisnis Bank. Jasa Keuangan tentang Batas Maksimum
Pemberian Kredit Bank Umum; dan
Pada tahun 2025, terdapat 1 (satu) orang anggota b. Hal-hal lain yang ditetapkan dalam Anggaran
Dewan Komisaris baru, yaitu Kusumaningtuti Dasar Bank atau peraturan perundangan yang
Sandriharmy Soetiono yang diangkat dan efektif berlaku.
menjabat sebagai Komisaris Independen SMBC 9. Pengambilan keputusan kegiatan operasional
Indonesia sejak RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. Bank oleh Dewan Komisaris merupakan bagian dari
Anggota Dewan Komisaris dimaksud telah menjalankan tugas pengawasan oleh Dewan Komisaris sehingga
kegiatan orientasi sesuai ketentuan Bank. tidak meniadakan tanggung jawab Direksi atas
pelaksanaan kepengurusan Bank.
10. Dewan Komisaris wajib melaporkan kepada Otoritas
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN Jasa Keuangan paling lama 5 (lima) hari kerja sejak
KOMISARIS ditemukan:
a. Pelanggaran ketentuan peraturan perundang-
Secara umum, Dewan Komisaris memiliki tugas dan undangan di bidang keuangan, perbankan, dan
tanggung jawab antara lain: yang terkait dengan kegiatan usaha Bank; dan/
1. Dewan Komisaris wajib memastikan atau
terselenggaranya pelaksanaan Good Corporate b. Keadaan atau perkiraan keadaan yang dapat
Governance (“GCG”) dalam setiap usaha Bank pada membahayakan kelangsungan usaha Bank.
seluruh tingkatan atau jenjang organisasi. 11. Terkait dengan pelaksanaan manajemen risiko,
2. Dewan Komisaris bertugas melakukan pengawasan Dewan Komisaris sekurang-kurangnya:
untuk kepentingan Bank atas kebijakan dan a. Wajib memastikan penerapan manajemen
jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan risiko telah mencakup country risk dan transfer
nasihat kepada Direksi dan bertanggung jawab risk sesuai dengan Peraturan OJK mengenai
atas pengawasan tersebut sesuai dengan maksud penerapan manajemen risiko bagi bank umum,
dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan dengan melakukan paling sedikit:
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar • evaluasi strategi dan kebijakan terkait
dan Keputusan RUPS. country risk dan transfer risk yang
3. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi ditetapkan oleh Direksi; dan
pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan • evaluasi pertanggungjawaban Direksi
kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan dan memberikan arahan perbaikan atas
strategis Bank. penerapan kebijakan terkait country risk
4. Menyediakan waktu yang cukup untuk dan transfer risk secara berkala.
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
secara optimal.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 299
Page 302
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
• Melalui Komite Pemantau Risiko, f. Menunjuk pengendali mutu independen
melakukan pengawasan terhadap dari pihak ekstern untuk melakukan kaji
penerapan manajemen risiko terkait ulang terhadap kinerja SKAI, dengan
country risk dan transfer risk yang mempertimbangkan rekomendasi Komite
dilakukan Bank termasuk pelaksanaan Audit.
evaluasi dan pengujian (stress testing) 14. Terkait dengan pelaksanaan manajemen risiko
b. Menyetujui dan mengevaluasi kebijakan dalam penggunaan teknologi informasi, Dewan
manajemen risiko Perseroan; Komisaris akan melakukan pengawasan secara
c. Evaluasi tanggung jawab Direksi dalam aktif sebagai berikut:
menerapkan kebijakan manajemen risiko; a. Memberikan bimbingan, memantau dan
d. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan mengevaluasi rencana strategis dan kebijakan
Direksi yang berkaitan dengan transaksi yang Perseroan sehubungan dengan penggunaan
memerlukan persetujuan Dewan Komisaris; Teknologi Informasi;
e. Wajib secara aktif melakukan pengawasan b. Mengevaluasi tanggung jawab Direksi atas
terhadap pelaksanaan pengelolaan aset pelaksanaan penggunaan Teknologi Informasi.
bermasalah, penyisihan, dan pencadangan yang 15. Terkait dengan tata laksana sebagai Perusahaan
dilakukan Bank dalam pengelolaan risiko kredit. Induk Konglomerasi Keuangan (“PIKK”), maka:
12. Terkait dengan pengawasan aktif terhadap Fungsi a. Dewan Komisaris menjalankan tugas sebagai
Kepatuhan Perseroan (sebagaimana dijelaskan pengurus PIKK sesuai kewenangan yang diatur
dalam Peraturan OJK yang berlaku pada Fungsi dalam Anggaran Dasar, Piagam Korporasi, dan
Kepatuhan), Dewan Komisaris akan: Pedoman Tata Kelola Terintegrasi dengan itikad
a. Mengevaluasi pelaksanaan Fungsi Kepatuhan baik dan aspek kehati-hatian.
Perseroan sedikitnya 2 (dua) kali dalam b. Dewan Komisaris melaksanakan pengawasan
setahun; untuk kepentingan PIKK atas kebijakan dan
b. Memberikan saran dalam rangka jalannya pengurusan oleh Direksi, memberikan
meningkatkan kualitas pelaksanaan Fungsi nasihat kepada Direksi, dan bertanggung jawab
Kepatuhan Perseroan. atas pengawasan tersebut.
Berdasarkan evaluasi di atas, Dewan Komisaris c. Dewan Komisaris mengarahkan, memantau,
akan memberikan nasihat kepada Direktur dan mengevaluasi pelaksanaan tata kelola,
Utama dengan tembusan kepada Direktur yang manajemen risiko, dan kepatuhan secara
membawahi Fungsi Kepatuhan untuk peningkatan terintegrasi serta kebijakan strategis
kualitas Fungsi Kepatuhan Perseroan. PIKK, sesuai dengan ketentuan peraturan
13. Terkait dengan fungsi Audit Internal Perseroan perundang-undangan, anggaran dasar, dan/
(“SKAI”), Dewan Komisaris bertanggung jawab: atau keputusan rapat umum pemegang
a. Memastikan Direksi untuk menindaklanjuti saham.
temuan audit dan rekomendasi yang diberikan 16. Duty of care
oleh SKAI; Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam
b. Menyetujui pengangkatan dan pemberhentian melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
kepala SKAI yang diusulkan oleh Direksi, dengan itikad baik dan berdasarkan prinsip kehati-
dengan memperhatikan rekomendasi Komite hatian serta secara profesional. Dalam hal ini Dewan
Audit; Komisaris wajib antara lain:
c. Mengevaluasi efektivitas pelaksanaan fungsi a. Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
SKAI; itikad baik.
d. Memastikan Direksi menyusun dan b. Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
memelihara sistem pengendalian intern yang dalam pengambilan Keputusan.
memadai, efektif, dan efisien; c. Tidak menyebabkan Bank melanggar
e. Mengkaji efektivitas dan efisiensi sistem ketentuan yang berlaku.
pengendalian intern berdasarkan informasi d. Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
yang diperoleh dari SKAI paling sedikit sekali Rapat Dewan Komisaris.
dalam 1 (satu) tahun; e. Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian.
300 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 303
17. Duty of loyalty 18. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
Dewan Komisaris dalam pengambilan keputusan rencana strategis Teknologi Informasi (TI).
wajib dilakukan hanya untuk kepentingan Bank, 19. Mengevaluasi, mengarahkan, dan memantau
dalam hal ini wajib mengesampingkan kepentingan penerapan tata Kelola TI.
pribadi atau golongan di atas kepentingan 20. Dewan Komisaris wajib melakukan evaluasi
perusahaan. Dalam hal ini, Dewan Komisaris tidak terhadap kinerja komite Dewan Komisaris
diperkenankan untuk: sekurang-kurangnya pada setiap akhir tahun buku.
a. Memiliki transaksi dengan Bank secara 21. Dewan Komisaris dapat melaksanakan tugas dan
langsung maupun tidak langsung, tanpa kewenangan pengawasan lain.
terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
keterkaitannya serta mendapatkan Selain itu, Dewan Komisaris juga mengimplementasikan
persetujuan Dewan Komisaris dan atau RUPS. kewajibannya terkait dengan pelaksanaan Peraturan
b. Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 tahun 2024
terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, yang
Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/ antara lain mencakup:
atau pihak lain yang dapat merugikan atau 1. Memiliki itikad baik dalam pelaksanaan pengawasan
mengurangi keuntungan Bank. serta menerapkan prinsip kehati-hatian.
c. Menyampaikan informasi yang bukan 2. Hasil pengawasan yang dilaksanakan telah
merupakan informasi publik kepada pihak disampaikan dalam laporan pengawasan rencana
ketiga. bisnis sesuai Peraturan Otoritas Kasa Keuangan
d. Mengambil dan/atau menerima keuntungan mengenai Rencana Bisnis Bank.
pribadi dari Bank selain remunerasi dan fasilitas
lainnya yang ditetapkan RUPS. Masing-masing anggota Dewan Komisaris telah memiliki
e. Menggunakan informasi internal untuk tugas secara khusus. Rinciannya dijelaskan dalam tabel
keuntungan pribadi. di bawah ini:
Pembagian Tugas Dewan Komisaris
Nama Jabatan Tugas
Chow Ying Hoong Komisaris Utama Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi
Takeshi Kimoto Komisaris Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Komite
Pemantau Risiko
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
b. Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Onny Widjanarko Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Audit
b. Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi
Marita Alisjahbana Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
a. Ketua Komite Pemantau Risiko
b. Anggota Komite Audit
Kusumaningtuti Sandriharmy Komisaris Independen Menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai:
Soetiono a. Anggota Komite Pemantau Risiko
b. Anggota Komite Audit
KEPUTUSAN YANG MEMERLUKAN 2. Meminjamkan uang atau memberikan fasilitas
PERSETUJUAN DEWAN KOMISARIS kredit atau fasilitas perbankan lain yang
menyerupai atau mengakibatkan timbulnya
1. Menyetujui Rencana Bisnis Termasuk: pinjaman uang:
• Menyetujui pembukaan atau penutupan suatu • Kepada pihak terkait/terafiliasi dengan SMBC
kantor cabang atau kantor perwakilan SMBC Indonesia sebagaimana diatur dalam Peraturan
Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (POJK) tentang Batas
• Untuk menyetujui pendirian atau pembubaran Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Bank
departemen dari struktur organisasi SMBC Umum; atau
Indonesia. • Dalam jumlah melebihi jumlah yang dari
waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan
Komisaris
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 301
Page 304
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
3. Mengikat SMBC Indonesia sebagai penjamin atau Evaluasi Kinerja Komite, Laporan Dewan Komisaris
penanggung hutang (borgtocht) atau dengan mengenai Evaluasi fungsi kepatuhan, laporan
cara lain bertanggung jawab atas kewajiban tahunan pelaksanaan GCG, dan lain-lain).
pembayaran pihak lain: 12. Menyampaikan laporan dan menyetujui hal lain
• yang merupakan pihak terkait sebagaimana terkait Konglomerasi Keuangan/KUB.
diatur dalam POJK tentang Batas Maksimum 13. Pembayaran atau Investasi yang Sangat Besar dan
Pemberian Kredit (BMPK) Bank Umum; atau Luar biasa. Kategori Pembayaran atau Investasi
• dalam jumlah melebihi jumlah yang dari yang sangat besar dan luar biasa ditentukan oleh
waktu ke waktu akan ditetapkan oleh Dewan Dewan Komisaris dari Waktu ke waktu.
Komisaris. 14. Rencana pemulihan dan rencana resolusi.
4. Mendirikan perseroan baru, membuat atau
memperbesar penyertaan modal (kecuali
penambahan penyertaan modal sehubungan PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DEWAN
dengan penerbitan dividen saham atau saham KOMISARIS
bonus atau sehubungan dengan upaya
penyelamatan kredit), atau mengurangi penyertaan Hingga berakhirnya tahun buku 2025, Dewan Komisaris
modal dalam perseroan lain, dengan tidak memiliki 4 (empat) komite: Komite Audit, Komite
mengurangi persetujuan instansi yang berwenang. Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko, serta
5. Meminjam uang dari pihak lain (yang tidak termasuk Komite Tata Kelola Terintegrasi.
dalam huruf B2) atau menerima fasilitas kredit
atau fasilitas perbankan lain yang mengakibatkan Dewan Komisaris menilai, secara umum komite-
peminjaman uang kepada pihak lain dalam komite telah menjalankan tugas dan fungsinya dengan
jumlah melebihi jumlah yang dari waktu ke waktu baik. Seluruh komite, terutama menjalankan tugas
ditetapkan oleh Dewan Komisaris. pengawasan untuk kemudian memberikan masukan
6. Menghapus bukukan atau mengeluarkan piutang dan rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
SMBC Indonesia dari pembukuan melebihi jumlah
yang dari waktu ke waktu ditentukan oleh Dewan Prosedur Penilaian
Komisaris. Pelaksanaan penilaian terhadap komite di bawah
7. Mengalihkan atau melepaskan hak SMBC Indonesia Dewan Komisaris dilaksanakan melalui 2 (dua) metode:
untuk menagih piutang SMBC Indonesia yang telah penilaian kinerja komite secara keseluruhan dan
dihapus bukukan melebihi jumlah yang dari waktu penilaian anggota komite secara individual.
ke waktu ditentukan oleh Dewan Komisaris.
8. Membeli, menjual atau mengalihkan atau Penilaian komite secara kolegial dilakukan melalui
melepaskan hak, atau mengagunkan atau prosedur penilaian secara mandiri atau self-assessment.
menjaminkan, kekayaan SMBC Indonesia baik Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh masing-masing
dalam satu transaksi maupun dalam beberapa komite dengan memperhatikan pemenuhan item atau
transaksi yang berdiri sendiri ataupun yang parameter penilaian yang telah disusun.
berkaitan satu sama lain, dalam jumlah melebihi
jumlah yang dari waktu ke waktu ditetapkan Adapun penilaian secara individual dilakukan oleh ketua
oleh Dewan Komisaris (dengan tidak mengurangi komite yang bersangkutan atas seperangkat parameter
ketentuan dalam Pasal 15 ayat 4 Anggaran Dasar penilaian yang telah ditetapkan terkait kinerja anggota
SMBC Indonesia). komite yang bersangkutan. Hasil penilaian diserahkan
9. Menyetujui kebijakan utama SMBC Indonesia dan kepada Komite Remunerasi dan Nominasi untuk
kebijakan lain sesuai dengan peraturan perundang- menjadi bahan pertimbangan penyusunan rekomendasi
undangan. nominasi bagi Dewan Komisaris.
10. Melaksanakan tindakan atau transaksi yang
bersifat strategis yang secara signifikan akan Kriteria Penilaian
mempengaruhi kelangsungan SMBC Indonesia, Parameter atau kriteria yang digunakan dalam penilaian,
sebagaimana yang ditetapkan dari waktu ke waktu antara lain mencakup pelaksanaan tugas komite sesuai
oleh Dewan Komisaris. Pedoman dan Tata Tertib Kerja komite terkait.
11. Menyetujui laporan berkala yang disyaratkan oleh
otoritas setempat (Laporan Pengawasan Dewan Selain itu, penilaian terhadap komite juga mencakup
Komisaris, Laporan Dewan Komisaris mengenai parameter independensi dari anggota komite terkait
302 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 305
agar dapat memberikan masukan yang profesional 2. Tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
dan independen bagi Bank. Bank menetapkan batas kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
waktu penugasan anggota komite (selain Komite Audit). dengan sesama anggota Dewan Komisaris lainnya,
Tujuannya adalah dalam rangka menjaga independensi anggota Direksi dan/atau pemegang saham
anggota komite yang bersangkutan. pengendali termasuk pemegang saham pengendali
terakhir, atau hubungan dengan Bank yang dapat
Kriteria penilaian lainnya adalah kehadiran dalam rapat. mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak
Dewan Komisaris menilai parameter ini penting, karena independen.
menjadi bagian dari sistem pelaporan komite pada 3. Bukan merupakan orang yang bekerja atau
Dewan Komisaris. mempunyai wewenang dan tanggung jawab untuk
merencanakan, memimpin, mengendalikan, atau
mengawasi kegiatan Bank dalam waktu 6 (enam)
KOMISARIS INDEPENDEN bulan terakhir, kecuali untuk pengangkatan kembali
sebagai Komisaris Independen pada periode
Mengacu pada Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023 berikutnya;
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum, 4. Tidak memiliki saham baik langsung maupun tidak
jumlah Komisaris Independen sedikitnya berjumlah langsung pada Bank;
50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris. Pada tahun 5. Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Bank,
2025, jumlah Komisaris Independen SMBC Indonesia anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, atau
sebanyak 4 (empat) orang dari 6 (enam) anggota pemegang saham utama Bank; dan
Dewan Komisaris. Dengan demikian, jumlah tersebut 6. Tidak memiliki hubungan usaha baik langsung
telah memenuhi ketentuan OJK. maupun tidak langsung yang berkaitan dengan
kegiatan usaha Bank.
Kriteria Komisaris Independen
Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Independensi Komisaris Independen
Komisaris, peran Komisaris Independen sangat penting. Sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014
Terutama berkenaan dengan upaya mencegah tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
terjadinya benturan kepentingan serta meningkatkan Perusahaan Publik, Komisaris Independen adalah
independensi dan objektivitas. anggota Dewan Komisaris yang berasal dari luar Emiten
atau Perusahaan Publik dan memenuhi persyaratan
Komisaris Independen wajib memenuhi persyaratan sebagai Komisaris Independen.
antara lain sebagai berikut:
1. Memiliki pengetahuan di bidang perbankan yang Bank melakukan pencatatan dan kontrol atas masa
memadai dan relevan dengan jabatan sebagai jabatan komisaris independen agar tidak melebihi 9
Komisaris Independen dan memiliki pengalaman di (sembilan) tahun. Uraian tentang independensi Komisaris
bidang perbankan dan/atau bidang keuangan. Independen disampaikan melalui tabel di bawah.
Kusumaningtuti
Ninik Herlani Onny Marita
Aspek Independensi Sandriharmy
Masli Ridhwan Widjanarko Alisjahbana
Soetiono
Tidak memiliki saham, baik langsung maupun tidak langsung √ √ √ √
pada Bank.
Tidak mempunyai hubungan usaha baik langsung maupun tidak √ √ √ √
langsung yang berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
Tidak memilik rangkap jabatan sebagai: Direksi atau Pejabat √ √ √ √
Eksekutif yang melaksanakan pengawasan.
Tidak memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua √ √ √ √
dengan sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi.
RENCANA DAN REALISASI PROGRAM Pengawasan Dewan Komisaris difokuskan kepada
KERJA 2025 pencapaian target bisnis dengan memperhatikan
pengelolaan risiko dan kepatuhan terhadap peraturan
Dewan Komisaris telah secara aktif mengawasi yang berlaku. Pengawasan tersebut dilakukan secara
pengelolaan dan operasional Bank serta memberikan langsung melalui pemantauan terhadap tindak lanjut
nasihat dan masukan kepada Direksi. Pelaksanaan atas rekomendasi Dewan Komisaris kepada Direksi,
pengawasan tersebut untuk memastikan bahwa maupun melalui komite-komite yang dibentuk.
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
diimplementasikan pada seluruh aktivitas Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 303
Page 306
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Selama tahun 2025, Dewan Komisaris telah melakukan keuangan, Tingkat Kesehatan Bank - RBBR,
pengawasan terhadap aspek-aspek strategis Bank, penerapan APU PPT dan penerapan manajemen
antara lain: risiko.
1. Kajian atas kinerja keuangan Bank dan Perusahaan 9. Melakukan fungsi pengawasan atas penerapan Tata
Anak. Kelola Perusahaan dan Konglomerasi Keuangan
2. Melalui Komite Pemantau Risiko, Dewan Komisaris melalui Komite Tata Kelola Terintegrasi.
juga melakukan kajian terhadap manajemen risiko,
kecukupan sistem pengendalian internal dan
penerapan budaya kepatuhan. PENGEMBANGAN KOMPETENSI
3. Memastikan Direksi telah menindaklanjuti temuan
Internal Audit, SMBC Audit dan Audit Eksternal dan Kebijakan
rekomendasi dari Internal Audit melalui Komite Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman Kerja dan
Audit. Tata Tertib Dewan Komisaris, pelaksanaan program
4. Dewan Komisaris memberikan persetujuan atas pengembangan kompetensi Dewan Komisaris, antara
rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi lain untuk mendukung pelaksanaan tugas serta
dalam penetapan remunerasi anggota Dewan mendung pencapaian pertumbuhan kinerja Bank yang
Komisaris dan Direksi. berkelanjutan serta pengelolaan Bank yang efektif.
5. Persetujuan atas revisi Rencana Bisnis Bank (RBB)
untuk tahun 2025-2027. Karena itu, SMBC Indonesia memfasilitasi dilakukannya
6. Mengkaji dan menyetujui Rencana Bisnis Bank pengembangan kompetensi anggota Dewan Komisaris
untuk tahun 2025-2027 dan Perubahan Rencana melalui program pelatihan. Pengembangan kompetensi
Penyelenggaraan Produk Bank untuk tahun 2025. tersebut direalisasikan sejalan dengan industri dan tata
7. Persetujuan Dewan Komisaris sehubungan kelola yang terus berkembang.
dengan Rencana Kerja Tahunan Komite Audit,
Komite Pemantau Risiko, dan Komite Tata Kelola Pengembangan kompetensi Dewan Komisaris juga
Terintegrasi. dilakukan sebagai wujud komitmen SMBC Indonesia
8. Dewan Komisaris senantiasa melakukan untuk menunjang pelaksanaan fungsi pengawasan
pemantauan penerapan tata kelola dan kepatuhan Dewan Komisaris. Komitmen tersebut juga tercermin
terhadap regulasi yang berlaku antara lain rasio dari pelatihan yang diikuti oleh masing-masing anggota
Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel realisasi di
bawah ini.
Realisasi
No. Nama dan Jabatan Pelatihan Waktu
1 Chow Ying Hoong 1. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 1. 25 – 26 April 2025
Komisaris Utama 2. Privacy Notice & Consent 2025 2. 6 Agustus 2025
3. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 3. 9 September 2025
Indonesia
4. Refreshment Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 4. 18 September 2025
5. Directorship Program for Commissioner by IICD (Indonesia Institute for 5. 21 November 2025
Corporate Directorship)
6. Anti Fraud Awareness – 2025 6. 15 Desember 2025
7. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 7. 17 Desember 2025
Townhall
2 Takeshi Kimoto 1. SMBC Indonesia: Economic Outlook 2025 1. 8 Februari 2025
Komisaris 2. Privacy Notice & Consent 2025 2. 6 Agustus 2025
3. Refreshment Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 3. 18 September 2025
4. Directorship Program for Commissioner by IICD (Indonesia Institute for 4. 21 November 2025
Corporate Directorship)
5. SMBC Indonesia Leadership Series: Developing People, Not Just Players : 5. 2 Desember 2025
The Mindset Behind Great Teams
6. Anti Fraud Awareness – 2025 6. 15 Desember 2025
7. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 7. 17 Desember 2025
Townhall
304 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 307
No. Nama dan Jabatan Pelatihan Waktu
3 Ninik Herlani Masli 1. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 1. 25 – 26 April 2025
Ridhwan 2. Refreshment Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 2. 29 April 2025
Komisaris Independen 3. Resertifikasi Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 3. 20 Mei 2025
4. Surat Autorisasi dan Persetujuan Pemrosesan Data Pribadi dan 4. 17 September 2025
Pemberitahuan Privasi 2025
5. Directorship Program for Commissioner by IICD (Indonesia Institute for 5. 21 November 2025
Corporate Directorship)
6. Anti Fraud Awareness 2025 6. 15 Desember 2025
7. Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 2025 7. 15 Desember 2025
8. Manajemen Risiko Operasional 2025 8. 17 Desember 2025
9. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 9. 17 Desember 2025
Townhall
10. Cyber & Information Security Awareness 2025 10. 29 Desember 2025
4 Onny Widjanarko 1. Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025 1. 11 Februari 2025
Komisaris Independen 2. SMBC Indonesia Economic Outlook 2025 2. 18 Februari 2025
3. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 3. 25 – 26 April 2025
4. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Beyond Borders Through 4. 23 Juli 2025
Diplomacy by Ms. Retno LP Marsudi
5. Surat Autorisasi dan Persetujuan Pemrosesan Data Pribadi dan 5. 21 Agustus 2025
Pemberitahuan Privasi 2025
6. Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 2025 6. 7 September 2025
7. Manajemen Risiko Operasional 2025 7. 7 September 2025
8. Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik PT 8. 10 September 2025
Bank SMBC Indonesia Tbk 2025
9. Refreshment Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 9. 18 September 2025
10. Anti Fraud Awareness 2025 10. 22 September 2025
11. Directorship Program for Commissioner by IICD (Indonesia Institute for 11. 21 November 2025
Corporate Directorship)
12. Leadership Series - Developing People, Not Just Players: The Mindset 12. 2 Desember 2025
Behind Great Teams by David Singleton (Head coach of the indonesian
Men's National Basketball Team) and Muhamad Arighi (Indonesia
Professional Basketball Player)
13. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 13. 17 Desember 2025
Townhall
5 Kusumaningtuti 1. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 1. 25 – 26 April 2025
Sandriharmy Soetiono 2. Leadership Series - Leading Beyond Borders Through Diplomacy by 2. 23 Juli 2025
Komisaris Independen Retno Marsudi (Minister for Foreign Affairs (2019-20124)
3. Surat Autorisasi dan Persetujuan Pemrosesan Data Pribadi dan 3. 4 Agustus 2025
Pemberitahuan Privasi 2025
4. Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik PT 4. 4 Agustus 2025
Bank SMBC Indonesia Tbk 2025
5. Anti Fraud Awareness 2025 5. 4 Agustus 2025
6. Manajemen Risiko Operasional 2025 6. 4 Agustus 2025
7. Leadership Series - Leading Conglomerate Companies in Indonesia by 7. 9 September 2025
Frans Kesuma (President Director of PT United Tractors Tbk)
8. Refreshment Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 8. 18 September 2025
9. Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 2025 9. 17 November 2025
10. Cyber & Information Security Awareness 2025 10. 17 November 2025
11. Directorship Program for Commissioner by IICD (Indonesia Institute for 11. 21 November 2025
Corporate Directorship)
12. Complaint Handling 12. 21 November 2025
13. Information Security Awareness 13. 23 November 2025
14. Compliance 14. 23 November 2025
15. APU PPT 15. 23 November 2025
16. Daya - Memberdayakan untuk Tumbuh 16. 23 November 2025
17. SMBCI Code of Conduct 17. 23 November 2025
18. SMBCI Overview 18. 23 November 2025
19. Risk Management Awareness 19. 23 November 2025
20. SMBC Indonesia Leadership Series - Developing People, Not Just Players 20. 2 Desember 2025
21. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 21. 17 Desember 2025
Townhall
6 Marita Alisjahbana 1. SMBC Indonesia: Code of Conduct 1. 3 Januari 2025
Komisaris Independen 2. SMBC Indonesia: Compliance Induction 2025 2. 3 Januari 2025
3. SMBC Indonesia: Economic Outlook 2025 3. 18 Februari 2025
4. SMBC Indonesia Senior Leader Alliance Strategy Workshop 4. 25 – 26 April 2025
5. Surat Autorisasi dan Persetujuan Pemrosesan Data Pribadi dan 5. 6 Agustus 2025
Pemberitahuan Privasi 2025
6. Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik PT 6. 6 Agustus 2025
Bank SMBC Indonesia Tbk 2025
7. Leadership Series - Leading Conglomerate Companies in Indonesia by 7. 9 September 2025
Frans Kesuma (President Director of PT United Tractors Tbk)
8. Refreshment Seminar Penyelarasan Manajemen Risiko Jenjang 6 8. 18 September 2025
9. Penanganan Pengaduan & Pelindungan Konsumen 2025 9. 13 November 2025
10. Cyber & Information Security Awareness 2025 10. 13 November 2025
11. Manajemen Risiko Operasional 2025 11. 13 November 2025
12. Anti Fraud Awareness 2025 12. 13 November 2025
13. Directorship Program for Commissioner by IICD (Indonesia Institute for 13. 21 November 2025
Corporate Directorship)
14. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 14. 17 Desember 2025
Townhall
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 305
Page 308
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Direksi merupakan organ penting dalam tata kelola KRITERIA DIREKSI
perusahaan, yang memiliki tanggung jawab penuh atas
pengelolaan Bank, sesuai dengan maksud dan tujuan Merujuk pada Peraturan OJK No.27/POJK.03/2016
Bank. Wewenang tersebut digunakan demi kepentingan tentang Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Bagi
dan pencapaian tujuan Bank. Hal ini sejalan dengan Pihak Utama Lembaga Jasa Keuangan, setiap anggota
yang ditetapkan oleh regulasi bahwa Direksi dapat Direksi wajib memenuhi kriteria dan lulus uji kemampuan
mewakili Bank, baik di dalam maupun di luar pengadilan dan kepatutan sebelum menjalankan tugasnya.
sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Penetapan kriteria Direksi, antara lain bersandar pada
Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang
Di antara regulasi yang mengatur tentang Direksi Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan
adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/ Publik. Saat diangkat, Direksi minimal harus memenuhi
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris sejumlah persyaratan, yaitu:
Emiten atau Perusahaan Publik serta Undang-Undang 1. Mempunyai akhlak, moral, dan integritas yang baik.
Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. 2. Cakap melakukan perbuatan hukum.
3. Dalam 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan dan
Masing-masing anggota Direksi melaksanakan selama menjabat:
tanggung jawab sesuai dengan pembagian tugas dan a. Tidak pernah dinyatakan pailit
wewenangnya. Tujuannya adalah demi mencapai b. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/atau
efektivitas pengelolaan dan pencapaian hasil yang anggota Dewan Komisaris yang dinyatakan
maksimal. Direksi SMBC Indonesia senantiasa bersalah menyebabkan suatu perusahaan
menjunjung tinggi sikap profesional, obyektif, berpikiran dinyatakan pailit
strategis dan mengedepankan kepentingan Bank. c. Tidak pernah dihukum karena melakukan
tindak pidana yang merugikan keuangan
negara dan/atau yang berkaitan dengan sektor
DASAR HUKUM keuangan
d. Tidak pernah menjadi anggota Direksi dan/
Ketentuan mengenai Direksi, antara lain diatur dalam atau anggota Dewan Komisaris yang selama
Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang menjabat:
Perseroan Terbatas dan Peraturan OJK Nomor 33/ • Pernah tidak menyelenggarakan RUPS
POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris tahunan
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk Anggaran • Pertanggungjawabannya sebagai
Dasar Bank. anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
Komisaris pernah tidak diterima oleh
Selain itu, Bank juga mengacu pada Peraturan OJK RUPS atau pernah tidak memberikan
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata pertanggungjawaban sebagai anggota
Kelola bagi Bank Umum yang menetapkan bahwa Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
Direksi bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan kepada RUPS
kepengurusan Bank. Oleh karenanya, Direksi wajib • Pernah menyebabkan perusahaan
menerapkan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dalam yang memperoleh izin, persetujuan,
setiap pelaksanaan kegiatan usaha Bank pada seluruh atau pendaftaran dari Otoritas Jasa
tingkatan atau jenjang organisasi. Keuangan tidak memenuhi kewajiban
menyampaikan laporan tahunan dan/atau
Bank juga menyusun kode etik serta Pedoman dan laporan keuangan kepada Otoritas Jasa
Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual) sebagai acuan Keuangan.
anggota Direksi dalam menjalankan tugas dan tanggung 4. Memiliki komitmen untuk mematuhi peraturan
jawabnya, selain peraturan perundang-undangan perundang-undangan.
sebagaimana tersebut di atas. 5. Memiliki pengetahuan dan/atau keahlian di bidang
yang dibutuhkan Emiten atau Perusahaan Publik.
306 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 309
Pemenuhan persyaratan tersebut wajib dimuat PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA
dalam surat pernyataan dan disampaikan kepada DIREKSI (BOD MANUAL)
Bank. Selanjutnya, Bank wajib meneliti dan
mendokumentasikannya. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
Direksi berpedoman pada Pedoman dan Tata Tertib
Kerja Direksi (BOD Manual). Pedoman tersebut secara
INDEPENDENSI DIREKSI berkala dilakukan kaji ulang mengacu pada peraturan
dan ketentuan yang berlaku. Pedoman dan Tata tertib
Seluruh anggota Direksi Bank tidak memiliki hubungan Kerja Direksi telah dilakukan kaji ulang terakhir pada 31
kepemilikan, keuangan dan kepengurusan dengan Desember 2025.
pemegang saham pengendali Bank, sesama anggota
Direksi maupun anggota Dewan Komisaris. SMBC Berdasarkan hasil kajian tersebut, isi dari Pedoman dan
Indonesia juga telah memenuhi peraturan perundang- Tata Tertib Direksi adalah:
undangan yang berlaku yang berkaitan dengan 1. Organisasi
independensi Direksi, seperti mencakup: 2. Independensi
1. Anggota Direksi SMBC Indonesia telah memenuhi 3. Tugas dan Tanggung Jawab
kriteria dan independensi sesuai ketentuan 4. Direktur Utama
regulator. 5. Direktur Kepatuhan
2. Penggantian dan pengangkatan anggota Direksi 6. Nilai-nilai Etika Anggota Direksi
telah memperhatikan rekomendasi dari Komite 7. Rapat
Remunerasi dan Nominasi. 8. Pertanggungjawaban Direksi
3. Setiap anggota Direksi tidak memiliki hubungan 9. Hubungan dengan Stakeholders
keluarga sampai dengan derajat kedua dengan 10. Pelatihan
anggota Direksi lainnya dan/atau anggota Dewan 11. Larangan terhadap Direksi
Komisaris. 12. Evaluasi Kinerja Direksi
4. Tidak terdapat rangkap jabatan anggota Direksi 13. Pola Hubungan Kerja Direksi dan Dewan Komisaris
kecuali terhadap hal yang telah ditetapkan dalam 14. Kewenangan Otoritas Jasa Keuangan
Peraturan OJK mengenai Penerapan Tata Kelola 15. Kaji Ulang Pedoman
Bank Umum.
Anggota Direksi Bank menandatangani pernyataan KOMPOSISI DIREKSI
terkait pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan pada saat
proses uji kemampuan dan kepatutan. Pernyataan ini Penetapan komposisi Direksi dilakukan melalui
selalu diperbarui setiap tahun, dan terakhir dilakukan mempertimbangkan kebutuhan dan kompleksitas
untuk posisi akhir Desember 2025. Bank. Komposisi Direksi didasarkan pada pengetahuan
perbankan, keahlian, pengalaman profesional, latar
belakang untuk mendukung efektivitas pelaksanaan
tugas Direksi tanpa membedakan jenis kelamin, suku, ras,
dan agama. Anggota Direksi Bank berjumlah 8 (delapan)
orang, yang 3 (tiga) di antaranya adalah perempuan.
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Henoch Munandar Direktur Utama 2019-2022 • Menjabat sebagai Direktur sejak 1 Februari 2019 dan
2022-2025 diangkat Kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15
2025-2028 Februari 2019 dan 21 April 2022.
• Diangkat sebagai Direktur Utama melalui RUPS Luar
Biasa Tanggal 29 September 2022.
• Diangkat kembali sebagai Direktur Utama melalui RUPS
Tahunan tanggal 22 April 2025.
Jun Saito Wakil Direktur Utama 2025-2028 Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama melalui RUPS
Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak
tanggal 23 Mei 2025.
Michellina Laksmi Wakil Direktur Utama 2025-2028 Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama melalui RUPS
Triwardhany Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak
tanggal 26 Juni 2025.
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 2019-2022 Efektif menjabat sebagai Direktur Kepatuhan sejak 1 Februari
2022-2025 2019 dan diangkat Kembali melalui RUPS Tahunan tanggal
2025-2028 15 Februari 2019, 21 April 2022 dan 22 April 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 307
Page 310
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
Nama Jabatan Periode Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Atsushi Hino Direktur 2023-2025 • Diangkat melalui RUPS Tahunan tanggal 13 April 2023
2025-2028 dan efektif menjabat sejak tanggal 15 Mei 2023.
• Diangkat kembali sebagai Direktur melalui RUPS Tahunan
tanggal 22 April 2025.
Yuki Terayama Direktur 2025-2028 Diangkat sebagai Direktur melalui RUPS Tahunan tanggal 22
April 2025 dan efektif menjabat sejak tanggal 27 Mei 2025.
Merisa Darwis Direktur 2019-2022 Efektif menjabat sebagai Direktur sejak 1 Februari 2019 dan
2022-2025 diangkat Kembali melalui RUPS Tahunan tanggal 15 Februari
2025-2028 2019, 21 April 2022 dan 22 April 2025.
Hanna Tantani Direktur 2019-2022 • Diangkat melalui RUPS Luar Biasa tanggal 11 September
2022-2025 2019.
2025-2028 • Diangkat kembali sebagai Direktur melalui RUPS Tahunan
tanggal 21 April 2022 dan 22 April 2025.
ORIENTASI BAGI ANGGOTA DIREKSI BARU menjabat pada tanggal 23 Mei 2025 untuk Jun Saito, 27
Mei 2025 untuk Yuki Terayama dan 26 Juni 2025 untuk
Direktur Utama memastikan anggota Direksi yang baru Michellina Laksmi Triwardhany.
menjabat mendapatkan informasi yang diperlukan
terkait Bank agar dapat menjalankan tugas dan Seluruhnya telah menjalankan kegiatan orientasi sesuai
tanggung jawabnya dengan baik. Sekretaris Perusahaan ketentuan Bank.
dalam hal ini mengundang fungsi kepatuhan,
manajemen risiko dan keuangan untuk menyediakan TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DIREKSI
informasi yang diperlukan oleh anggota Direksi tersebut.
Secara umum, Direksi memiliki tugas dan tanggung
SMBC Indonesia memiliki dan menjalankan program jawab, antara lain:
orientasi bagi anggota Direksi baru yang bertujuan 1. Menjalankan dan bertanggung jawab atas
memberikan gambaran atas aktivitas bisnis, rencana pengurusan Bank untuk kepentingan Bank serta
Bank ke depan, pedoman kerja serta hal lainnya yang berwenang mewakili Bank sesuai dengan maksud
menjadi tanggung jawab Direksi. dan tujuan Bank yang ditetapkan dalam ketentuan
peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar
Melalui program orientasi ini, diharapkan anggota dan Keputusan RUPS;
Direksi baru dapat bekerja selaras dengan organ Tata 2. Menerapkan Tata Kelola yang Baik pada
Kelola Bank yang lain. Materi program orientasi tersebut Bank, manajemen risiko dan Kepatuhan
berupa dokumen-dokumen yang disiapkan unit kerja secara terintegrasi yang disesuaikan dengan
Sekretaris Perusahaan, antara lain meliputi: perkembangan ekosistem perbankan terkini serta
1. Visi dan Misi Bank didukung dengan digitalisasi dan inovasi teknologi
2. Kode Etik Bank pada seluruh tingkatan atau jenjang organisasi;
3. Struktur Organisasi Bank 3. Menindaklanjuti temuan audit atau pemeriksaan
4. Anggaran Dasar Bank dan rekomendasi dari Satuan Kerja Audit Internal,
5. Kebijakan dan Prosedur Perusahaan auditor eksternal, hasil pengawasan Otoritas Jasa
6. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi (BOD Manual) Keuangan dan/atau hasil pengawasan otoritas dan
dan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Direksi lembaga lain;
7. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar Modal yang 4. Dalam menerapkan tata Kelola yang baik pada
berlaku Perseroan, Direksi wajib membentuk Satuan Kerja
8. Laporan Tahunan Bank Audit Internal, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan
9. Rencana Bisnis Bank Satuan Kerja Kepatuhan serta satuan kerja lain yang
diwajibkan sesuai dengan Peraturan OJK;
Pada tahun 2025, terdapat 3 (tiga) orang anggota Direksi 5. Mengungkapkan kepada pegawai mengenai
baru, yaitu Jun Saito yang diangkat sebagai Wakil Direktur kebijakan internal Perseroan yang bersifat strategis
Utama, Michellina Laksmi Triwardhany sebagai Wakil di bidang kepegawaian;
Direktur Utama, dan Yuki Terayama sebagai Direktur. 6. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas
Pengangkatan anggota Direksi baru tersebut ditetapkan kepada pemegang saham melalui RUPS;
melalui RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif
308 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 311
7. Dalam pengelolaan data dan informasi terkait Bank, 15. Terkait dengan tata laksana sebagai Perusahaan
Direksi wajib: Induk Konglomerasi Keuangan, maka:
a Memiliki dan menyediakan data dan informasi a. Direksi menjalankan tugas dan tanggung
yang akurat, relevan, dan tepat waktu, jawab sebagai pengurus Perusahaan Induk
termasuk kepada Dewan Komisaris; dan Konglomerasi Keuangan sesuai kewenangan
b. Melaksanakan pengelolaan data dan informasi yang diatur dalam Anggaran Dasar, Piagam
sesuai dengan Tata Kelola yang Baik pada Korporasi, Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
Bank dan ketentuan peraturan perundang- serta Keputusan Rapat Direksi mengenai
undangan. pembidangan tugas dan tanggung jawab
8. Dalam rangka penguatan pengendalian internal Anggota Direksi, dengan iktikad baik dan aspek
dalam proses pelaporan keuangan Bank, Direksi kehati-hatian.
bertanggung jawab atas: b. Direksi melaksanakan tata kelola, manajemen
a. Memastikan penyusunan dan penyajian risiko, dan pemenuhan permodalan
Informasi Keuangan dan Laporan Keuangan Konglomerasi Keuangan secara terintegrasi.
sesuai dengan standar akuntansi keuangan c. Menyusun rencana strategis Konglomerasi
dan ketentuan OJK mengenai pencatatan Keuangan dalam bentuk rencana korporasi
transaksi keuangan; Konglomerasi Keuangan, dengan persetujuan
b. Kelengkapan dan kebenaran isi Laporan Dewan Komisaris, dan memastikan anggota
Keuangan; Konglomerasi Keuangan menyelaraskan
c. Penerapan pengendalian internal dalam proses penyusunan rencana bisnis dan rencana
pelaporan keuangan Bank. korporasi anggota Konglomerasi Keuangan
9. Menyampaikan laporan pengendalian internal dalam dengan rencana korporasi Konglomerasi
proses pelaporan keuangan Bank kepada OJK; Keuangan.
10. Memastikan transparansi atas informasi material d. Mendukung pelaksanaan tugas OJK,
terkait dengan keadaan usaha Perseroan; kementerian, dan/atau lembaga terkait.
11. Dalam pelaksanaan fungsi audit intern, Direksi e. Menyampaikan laporan dan informasi yang
bertanggung jawab atas: diperlukan OJK.
a. Mengembangkan kerangka pengendalian 16. Duty of care
intern untuk mengidentifikasi, mengukur, Direksi bertanggung jawab dalam melaksanakan
memantau, mengendalikan semua risiko yang tugas dan tanggung jawabnya dengan itikad baik
dihadapi Bank; dan berdasarkan prinsip kehati-hatian serta secara
b. Memastikan SKAI memperoleh informasi profesional. Dalam hal ini Direksi wajib antara lain:
terkait perkembangan yang terjadi, inisiatif, • Senantiasa bertindak secara jujur dan dengan
proyek, produk, dan perubahan operasional itikad baik
serta risiko yang telah diidentifikasi dan • Senantiasa menggunakan prinsip kehati-hatian
diantisipasi; dalam pengambilan keputusan
c. Memastikan telah dilakukan tindakan perbaikan • Tidak menyebabkan Bank melanggar
yang tepat dalam waktu yang cepat terhadap ketentuan yang berlaku
semua temuan dan rekomendasi SKAI; dan • Menghadiri dan terlibat secara aktif dalam
d. Memastikan kepala SKAI memiliki sumber Rapat Direksi
daya serta anggaran yang diperlukan untuk • Memastikan pelaksanaan sistem pengendalian
menjalankan tugas dan fungsi sesuai dengan internal secara efisien dan efektif
rencana audit tahunan. 17. Duty of loyalty
12. Dalam rangka menerapkan Keuangan Direksi dalam pengambilan keputusan wajib
Keberlanjutan, Direksi wajib menyusun Rencana dilakukan hanya untuk kepentingan Bank, dalam
Aksi Keuangan Berkelanjutan. hal ini wajib mengesampingkan kepentingan pribadi
13. Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan atau golongan di atas kepentingan perusahaan.
tugas dan tanggung jawabnya, Direksi dapat Dalam hal ini, Direksi tidak diperkenankan untuk:
membentuk komite-komite Direksi yang • Memiliki transaksi dengan Bank secara
keanggotaan dan tugas serta tanggung jawabnya langsung maupun tidak langsung, tanpa
diatur lebih lanjut dalam Pedoman dan Tata Tertib terlebih dahulu menyampaikan keterbukaan
Kerja Komite terkait. keterkaitannya serta mendapatkan
14. Dalam hal dibentuk komite, Direksi wajib melakukan persetujuan Dewan Komisaris dan atau RUPS
evaluasi terhadap kinerja komite setiap akhir tahun
buku.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 309
Page 312
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
• Memanfaatkan Bank termasuk tapi tidak 20. Mengevaluasi tujuan strategis, mengarahkan
terbatas pada menggunakan aset dan fasilitas pejabat eksekutif Bank dan memantau seluruh
Bank untuk kepentingan pribadi, keluarga dan/ kegiatan penyelenggaraan TI;
atau pihak lain yang dapat merugikan atau 21. Direksi wajib melakukan evaluasi terhadap kinerja
mengurangi keuntungan Bank Komite Direksi sekurang-kurangnya pada setiap
• Menyampaikan informasi yang bukan akhir tahun buku.
merupakan informasi publik kepada pihak
ketiga Selain itu, Direksi juga mengimplementasikan
• Mengambil dan/atau menerima keuntungan kewajibannya terkait dengan pelaksanaan Peraturan
pribadi dari Bank selain remunerasi dan fasilitas Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 tahun 2024
lainnya yang ditetapkan RUPS tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank, yang
• Menggunakan informasi internal untuk antara lain mencakup:
keuntungan pribadi • Penyusunan dan penyajian Informasi Keuangan
18. Menetapkan rencana strategis TI; dan Laporan Keuangan.
19. Menetapkan kebijakan, standar, dan prosedur • Kesesuaian penyusunan dan penyajian Laporan
terkait penyelenggaraan dan pengunaan TI yang Keuangan dengan standar akuntansi keuangan
memadai dan mengkomunikasikan secara efektif, dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
baik kepada satuan kerja penyelenggara maupun pencatatan transaksi keuangan.
pengguna TI; • Kelengkapan dan kebenaran isi Laporan Keuangan.
• Penerapan pengendalian internal dalam proses
pelaporan keuangan Bank.
Pembidangan Tugas Masing-masing Direksi
No Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
1 Direktur Utama • Mengkoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab seluruh anggota
Direksi, yang membawahi termasuk namun tidak terbatas pada:
a. Corporate Banking (Japanese)
b. Wholesale Banking
c. Retail Banking
d. Treasury
e. Operasional & Teknologi
f. Kepatuhan & Legal
g. Keuangan
h. Human Resources atau Chief Human Resources Officer (CHR)
i. Internal Audit atau Chief Audit Executive (CAE)
j. Manajemen Risiko atau Chief Risk Officer (CRO)
• Dalam sistem CXO, Direktur Utama bertindak sebagai Chief Executive Officer (CEO).
• Direktur Utama bertindak sebagai kordinator dalam pengelolaan Konglomerasi Keuangan.
2 Wakil Direktur Utama • Mengkoordinasikan dan secara umum membawahi tugas dan tanggung jawab:
a. Corporate Banking (Japanese)
b. Treasury
• Secara khusus membawahi
a. Business Banking*)
- Digital & Product
- Business Banking Credit Risk
- SME
- Business Banking Cross Collaboration
- Governance, Process & Middle Office
- Business Banking Strategy
- Partnership & Acquisition
- Business Banking Remedial
b. Wholesale, Commercial & Transaction Banking*)
- Wholesale Banking
- Wholesale Banking Business Planning
- Structured Finance
- Wholesale Banking Project Management
- Syndications & ESG Solutions
- Commercial Banking & WFB
- Transaction Banking and Supply Chain
310 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 313
No Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
c. Chief Strategy Officer Office
d. Sustainable Business Strategy
• Dalam sistem CXO, Wakil Direktur Utama bertindak sebagai Chief Strategic Officer (CSO) dan
dalam sistem Unit Bisnis bertindak sebagai Head of Corporate Business Unit.
3 Wakil Direktur Utama • Secara khusus membawahi
a. Retail Lending Business
- Pension Business
- Micro Business & Joint Finance
- Customer Experience Management RLB
- Sales Management & Capability RLB
- Digital & Business Solution RLB
- Product & Portfolio Management RLB
b. Wealth Management Business and Network & Distribution
- Sales Management WMB
- Liabilities & Digital Management WMB
- Wealth Product Management WMB
- Customer Experience WMB
- Sales Distribution WMB & National Distribution
- Network Management
- Branch Service Distribution
- Customer Contact Center
- Customer Experience
- Operation Excellence
c. Digital Banking atau Chief Digital Innovation Officer (CDIO) .
- JENIUS Business Stream
- Digital Banking Solution
- Digital Banking Product & Innovation
- Digital Banking Business Performance & Customer Value Management
- Digital Banking Partnership
- Retail Banking Digital Strategy
- Digital Banking Alignment & Synergy
d. Retail Banking Risk
e. Retail Banking Strategy & Planning
• Dalam sistem Unit Bisnis, Wakil Direktur Utama bertindak sebagai Head of Retail Business Unit.
4 Direktur Kepatuhan • Secara khusus membawahi:
a. AML&CFT
b. Compliance
c. Corporate Secretary
d. Legal & Litigation
e. Communications & DAYA
f. AML Group Governance
g Anti Financial Crime
• Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Compliance Officer (CCO).
5 Direktur Corporate Banking Secara khusus membawahi:
(Japanese) a. Corporate Banking 2
b. Corporate Banking 3
c. Corporate Banking 4
d. Corporate Banking 5
e. Corporate Banking 6
f. KYC Onboarding
g. Corporate Banking Business Planning
h. Corporate Banking Loan Reviewer
i. Corporate Banking Credit Analyst
j. Corporate Credit Middle Office
k. Corporate Banking Solution
6 Direktur Operasional & • Secara khusus membawahi:
Teknologi a. Shared Services Operations
b. Operations Transaction Center
c. Reporting, Settlement & Access Management
d. Operations Development
e. Strategic Planning & Operations Control
f. IT Data Management
g. IT Corporate Banking Enablement
h. IT Retail Banking & Corporate Functions Enablement
i. IT Digital Service Enablement
j. IT Governance Management
k. IT Transaction Management
• Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Business Operation Officer (CBOO).
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 311
Page 314
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
No Jabatan Bidang Tugas dan Tanggung Jawab
7 Direktur Tresuri • Secara khusus membawahi:
Treasury*)
a. Treasury ALM & Planning
b. Treasury Trading 1
c. Treasury Trading 2
d. Treasury Marketing 1
e. Treasury Marketing 2
• Dalam sistem Unit Bisnis, bertindak sebagai Head of Global Markets Business Unit.
8 Direktur Keuangan & • Secara khusus membawahi:
Perencanaan a. Financial Planning & Performance
b. Financial Controller
c. Tax Management
d. Finance Risk Control & Governance
e. Retail Banking and Operations & Technology Business Finance
• Dalam sistem CXO bertindak sebagai Chief Financial Officer (CFO).
Keterangan:
* Tugas dan tanggung jawab terkait dibawahi oleh seorang anggota Board of Management (BOM).
SUKSESI DIREKSI Pada tahun 2025, beberapa insiatif program
pengembangan telah dilaksanakan oleh Bank untuk
Kebijakan suksesi Direksi difasilitasi oleh organisasi populasi pejabat 1 tingkat di bawah BOD/BOM dalam
Human Resources di lingkungan Bank, yang dilakukan bentuk kelas Executive Development Program, Business
melalui proses talent management & succession Mentoring dan Executive Coaching, Benchmarking,
planning. Terkait dengan hal itu, Human Resource serta CEO Talk. Selain itu, Bank juga bekerja sama
melakukan penilaian terhadap ketersediaan calon dengan SMBC group untuk mengirimkan talent Bank
anggota Direksi dan potensi pengembangannya di untuk berpartisipasi dalam program pengembangan
masa depan. talent global yang diselenggarakan oleh SMBC Group.
Pelaksanaan suksesi dilakukan melalui identifikasi
pejabat-pejabat eksekutif yang memiliki potensi PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIREKSI
tersebut. Masing-masing anggota Direksi
menyampaikan calon penggantinya yang akan Kebijakan
dievaluasi oleh Komite Remunerasi dan Nominasi. Sebagaimana diatur juga di dalam Pedoman dan
Selanjutnya disampaikan kepada Dewan Komisaris Tata Tertib Kerja Direksi, program pengembangan
untuk disetujui melalui RUPS. kompetensi Direksi dilakukan di antaranya untuk
mendukung pelaksanaan tugas serta mencapai
pertumbuhan yang berkelanjutan dan pengelolaan
RENCANA DAN REALISASI PROGRAM Bank yang efektif. SMBC Indonesia memfasilitasi
KERJA 2025 dilakukannya pengembangan kompetensi anggota
melalui program pelatihan bagi Direksi, sejalan dengan
Sebagai bagian dari pelaksanaan kebijakan suksesi industri dan Tata Kelola yang terus berkembang.
Direksi, Bank telah menjalankan berbagai program
pengembangan talenta yang difokuskan pada populasi Pengembangan kompetensi Direksi juga dilakukan
pejabat 1 (satu) tingkat di bawah jajaran BOD/BOM. melalui program pelatihan bagi anggota Direksi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kesinambungan Program ini merupakan komitmen SMBC Indonesia
organisasi serta mempersiapkan calon pemimpin Bank untuk meningkatkan kompetensi dalam rangka
di masa depan. menunjang pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Direksi sehari-hari. Pelatihan yang diikuti oleh masing-
masing anggota Direksi dapat dilihat pada Bab Profil
Perusahaan pada Laporan Tahunan ini.
312 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 315
Realisasi
No. Nama dan Jabatan Pelatihan Waktu
1. Henoch Munandar 1. Ernst & Young: Indonesia Forensics Thought Leadership - Corporate 1. 16 Januari 2025
Direktur Utama Criminal Liability
2. PERBANAS CEO Forum 2025 Banking Beyond Growth: Powering a 2. 22 Januari 2025
Sustainable and Inclusive Economy for 2025 Onward
3. SMBC Indonesia: Economic Outlook 2025 3. 18 Februari 2025
4. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 4. 20 Februari 2025
5. Jakarta Post: The Fiscal Tightrope: Funding Indonesia’s Bold Ambitions. 5. 27 Februari 2025
6. Senior Leaders Briefing Q1 2025 6. 13 Maret 2025
7. SMBC Indonesia: Economic Outlook Update by Mr. Raden Pardede & 7. 31 Juli 2025
Townhall of SMBC Financial Conglomeration
8. Senior Leaders Briefing Q3 2025 8. 6 Agustus 2025
9. Indonesia–Japan Executive Dialogue 2025 – A Private Leadership Forum 9. 6 Agustus 2025
on Outlook, Innovation & Collaboration
10. BI Seminar Nasional: Penguatan Energi Pembiayaan Hijau dlm 10. 8 Agustus 2025
Mendukung Transisi Ekonomi Berkelanjutan.
11. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 11. 9 September 2025
Indonesia
12. OJK: Kegiatan the 3rd OJK International Research Forum 12. 7 Oktober 2025
13. SMBC Indonesia Leadership Series: Developing People, Not Just Players : 13. 2 Desember 2025
The Mindset Behind Great Teams
14. Senior Leaders Briefing (SLB) 4Q25 14. 8 Desember 2025
15. PERBANAS: CEO Forum 15. 8 Desember 2025
16. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 16. 17 Desember 2025
Townhall
2. Jun Saito 1. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 1. 25 – 26 April 2025
Wakil Direktur Utama 2. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Beyond Borders Through 2. 23 Juli 2025
Diplomacy by Ms. Retno LP Marsudi (Minister for Foreign Affairs 2019-
2024)
3. SMBC Indonesia: Economic Outlook Update by Mr. Raden Pardede & 3. 31 Juli 2025
Townhall of SMBC Financial Conglomeration
4. Mastering Facilitation: Driving-Knowledge Sharing in SMBC Indonesia 4. 10 dan 19 November
2025
5. SMBC Indonesia Leadership Series: Developing People, Not Just Players : 5. 2 Desember 2025
The Mindset Behind Great Teams
6. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 6. 17 Desember 2025
Townhall
3. Michellina Laksmi 1. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 1. 25 – 26 April 2025
Triwardhany 2. SMBC Indonesia: Economic Outlook Update by Mr. Raden Pardede & 2. 31 Juli 2025
Wakil Direktur Utama Townhall of SMBC Financial Conglomeration
3. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 3. 9 September 2025
Indonesia
4. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 4. 17 Desember 2025
Townhall
4. Dini Herdini 1. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 1. 20 Februari 2025
Direktur Kepatuhan 2. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 2. 25 – 26 April 2025
3. The Asian Banker Summit 2025, dengan tema “AI is Here to Stay” 3. 21 Mei 2025
4. SMBC Indonesia: Economic Outlook Update by Mr. Raden Pardede & 4. 31 Juli 2025
Townhall of SMBC Financial Conglomeration
5. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 5. 9 September 2025
Indonesia
6. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 6. 17 Desember 2025
Townhall
5. Atsushi Hino 1. Seminar Sustainability & GHG Accounting: Navigating Climate Regulations 1. 11 April 2025
Direktur in Indonesia
2. Building Bridges: Intercultural Communication for Better Collaboration 2. 23 Juni 2025
3. Refresher SMR Training Grade 7 3. 20 Agustus 2025
4. Expat Refresher Program – Mastering Facilitation 4. 10 November 2025
dan 19 November
2025
5. Table Top Exercise - Cyber Incident Response Program 5. 11 November 2025
6. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group Townhall 6. 17 Desember 2025
6. Yuki Terayama 1. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy Workshop 1. 25 – 26 April 2025
Direktur 2. Treasury Certification Training 2. 20 Juni 2025
3. High-Level Campaign Local Currency Transaction (LCT) dan QRIS 3. 25 Agustus 2025
Antarnegara Indonesia – Jepang (Bank Indonesia)
4. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 4. 9 September 2025
Indonesia
5. Tri-Party Agent Repo and Expansion of Global Master Repo Agreement 5. 6 Oktober 2025
Signings fwor the Development of Indonesia's Financial Markets (Bank
Indonesia)
6. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 6. 17 Desember 2025
Townhall
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 313
Page 316
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
No. Nama dan Jabatan Pelatihan Waktu
7. Merisa Darwis 1. SMBC Indonesia: Workshop Bahasa Isyarat Indonesia 1. 6 Februari – 12
Direktur Maret 2025
2. SMBC Indonesia: Economic Outlook 2. 18 Februari 2025
3. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 3. 1 Maret 2025
4. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 4. 20 Maret 2025
5. BEYOND COMPLIANCE IN 2025: Navigate regulatory shifts & gain a 5. 21 Maret 2025
competitive edge
6. SMBC Indonesia: Senior Leader Alliance Strategy 6. 25 – 26 April 2025
7. INSEAD: Strategic Decision Making for Leaders 7. 2 – 5 Juni 2025
8. FORTUNE Indonesia Brainstorm 8. 12 Juni 2025
9. Workshop Indonesia AI Day for Security 9. 1 Juli 2025
10. SMBC Indonesia: Economic Outlook Update by Mr. Raden Pardede & 10. 31 Juli 2025
Townhall of SMBC Financial Conglomeration
11. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 11. 9 September 2025
Indonesia
12. SMBC Indonesia Leadership Series: Developing People, Not Just Players : 12. 2 Desember 2025
The Mindset Behind Great Teams
13. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 13. 17 Desember 2025
Townhall
8. Hanna Tantani 1. SMBC Indonesia: Economic Outlook 2025 1. 18 Februari 2025
Direktur 2. Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Stabilitas 2. 25 Februari 2025
Sektor Keuangan
3. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 3. 12 Maret 2025
4. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 4. 20 Maret 2025
5. The Trump Effect and Asia’s Fundamentals 5. 10 April 2025
6. The Coupa - AI-driven Total Spend Management- Indonesia 6. 10 April 2025
7. GITEX Asia x AI 7. 23 April 2025
8. Deloitte SEA CFO Agenda 2025: The Rise of the Exponential CFO 8. 22 Mei 2025
9. Webinar OJK: Agentic AI in Finance: A New Era of Autonomous Decision- 9. 3 Juli 2025
Making
10. PERBANAS: CFO Forum 10. 24 – 25 Juli 2025
11. APPI: Seminar Economic Outlook 2026 11. 2 September 2025
12. SMBC Indonesia Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 12. 9 September 2025
Indonesia
13. KPMG: Board Governance Forum 2025 13. 18 September 2025
14. IGNITE–Danantara Partnership 14. 25 September 2025
15. Afternoon Tea #23 Kompas Collaboration Forum 15. 26 September 2025
16. SMBC Indonesia: Economic Outlook by Mr. Chatib Basri & SMBC Group 16. 17 Desember 2025
Townhall
PENILAIAN KOMITE DI BAWAH DIREKSI
Kriteria dan Prosedur Penilaian
Dalam memberikan penilaian terhadap komite di bawah Direksi, yang dijadikan pertimbangan, antara lain kehadiran
dalam rapat serta pelaksanaan tugas. Terutama, memastikan bahwa seluruh strategi dan inisiatif utama telah
ditindaklanjuti.
Hasil Penilaian
Atas dasar pertimbangan dalam memberikan penilaian tersebut, Direksi memandang bahwa pada tahun 2025, seluruh
komite telah menjalankan tugas dengan baik. Dengan demikian, komite-komite dalam pengawasan Direksi telah
terlibat secara aktif dalam mendukung pelaksanaan tugas Direksi.
314 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 317
Transparansi Informasi
Dewan Komisaris dan Direksi
KEBERAGAMAN KOMPOSISI DEWAN rangka pelaksanaan fungsi pengawasan yang dilakukan
KOMISARIS DAN DIREKSI dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang lebih
luas.
Kebijakan keberagaman komposisi Dewan Komisaris
dan Direksi Bank mengacu pada Surat Edaran Otoritas Seperti halnya Dewan Komisaris, keberagaman
Jasa Keuangan Nomor 32/SEOJK.04/2015 tentang komposisi anggota Direksi merupakan kombinasi
Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka. Selaras karakteristik yang diinginkan, baik dari segi organ Direksi
dengan regulasi tersebut, pengangkatan Dewan maupun anggota Direksi secara individu, sesuai dengan
Komisaris dan Direksi telah mempertimbangkan dan kebutuhan Bank. Kombinasi tersebut ditentukan dengan
memenuhi faktor keberagaman. cara memperhatikan keahlian, pengetahuan dan
pengalaman yang sesuai pada pembagian tugas dan
Keberagaman pada Dewan Komisaris tercermin dalam fungsi jabatan Direksi dalam mencapai tujuan Bank.
penentuan keahlian, pengetahuan, dan pengalaman
yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Dengan adanya pertimbangan kombinasi karakteristik
dan pemberian nasihat oleh Dewan Komisaris Bank. pada Dewan Komisaris, akan berdampak dalam
Komposisi yang telah memperhatikan kebutuhan ketepatan proses pencalonan dan penunjukan individual
Perusahaan Terbuka merupakan suatu hal yang positif, anggota Direksi ataupun Direksi secara kolegial. Begitu
khususnya terkait pengambilan keputusan dalam pun halnya dengan Dewan Komisaris.
Aspek Keberagaman Dewan Komisaris Direksi
Kewarganegaraan • Warga Negara Indonesia • Warga Negara Indonesia
• Warga Negara Singapura • Warga Negara Jepang
• Warga Negara Jepang
Pendidikan • Bidang Ilmu Ekonomi • Bidang Ilmu Ekonomi
• Bidang Manajemen Keuangan • Bidang Manajemen Keuangan
• Bidang Moneter • Bidang Hukum
Pengalaman Kerja • Praktisi Perbankan • Perbankan Internasional
• Auditor • Manajemen Risiko
• Eksekutif Keuangan
Jenis Kelamin • 3 Perempuan • 4 Perempuan
• 3 Laki-laki • 4 Laki-laki
PELAKSANAAN RAPAT DEWAN KOMISARIS 3. Dewan Komisaris wajib mengadakan rapat bersama
DAN DIREKSI Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali
dalam 4 (empat) bulan.
Rapat Dewan Komisaris 4. Dewan Komisaris harus menjadwalkan rapat untuk
tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
Kebijakan Rapat 5. Rapat Dewan Komisaris dipimpin oleh Komisaris
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Dewan Utama atau dalam hal berhalangan, oleh Komisaris
Komisaris telah tercantum dalam Pedoman dan lain yang ditunjuk di dalam rapat tersebut.
Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, yang antara lain 6. Rapat Dewan Komisaris adalah sah dan berhak
mencakup: mengambil keputusan yang mengikat apabila
1. Rapat Dewan Komisaris wajib diselenggarakan lebih dari 1/2 (satu per dua) dari jumlah anggota
secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 2 Komisaris hadir atau diwakili dalam rapat.
(dua) bulan. 7. Pengambilan keputusan Rapat Dewan Komisaris
2. Rapat Dewan Komisaris wajib dihadiri oleh seluruh dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat.
anggota Dewan Komisaris secara fisik paling kurang 8. Jika keputusan musyawarah untuk mufakat tidak
2 (dua) kali dalam setahun. tercapai, maka keputusan adalah sah jika diambil
dengan pemungutan suara berdasarkan suara
setuju paling sedikit 2/3 (dua per tiga) dari jumlah
suara yang dikeluarkan dalam rapat.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 315
Page 318
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
9. Segala keputusan yang diputuskan secara sah di dalam Rapat Dewan Komisaris bersifat mengikat bagi seluruh
anggota Dewan Komisaris.
10. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang terjadi dalam Rapat Dewan Komisaris wajib dicantumkan secara
jelas dalam risalah beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Dewan Komisaris
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Dewan Komisaris Kehadiran di RUPS
Komisaris & Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran RUPS Kehadiran
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 7 7 100% 7 7 100% 1 1 100%
Takeshi Kimoto Komisaris 7 7 100% 7 7 100% 1 1 100%
Ninik Herlani Masli Komisaris 7 6 86% 7 7 100% 1 1 100%
Ridhwan Independen
Onny Widjanarko Komisaris 7 7 100% 7 7 100% 1 1 100%
Independen
Marita Alisjahbana Komisaris 7 6 86% 6 7 86% 1 1 100%
Independen
Kusumaningtuti Komisaris 6 5 83% 5 6 83% 1 1 100%
Sandriharmy Soetiono Independen
Edmund Tondobala* Komisaris 1 1 100% 1 1 100% 1 1 100%
Independen
Ongki Wanadjati Dana* Komisaris 1 1 100% 1 1 100% 1 1 100%
* efektif menjabat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 (22 April 2025).
Agenda Rapat Dewan Komisaris
No No. Risalah Rapat Tanggal Agenda
1 MOM.0001/BOC/II/2025 4 Februari 2025 1. Laporan Komite Audit Kuartal 4/2024
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 4/2024
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 4/2024
4. Laporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Kuartal 4 2024
2 MOM.0002/BOC/IV/2025 30 April 2025 1. Laporan Komite Audit Kuartal 1/2025
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 1/2025
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 1/2025
4. Laporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Kuartal 1/2025
3 MOM.0003/BOC/VI/2025 26 Juni 2025 1. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Audit
2. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Pemantau Risiko
3. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Remunerasi dan Nominasi
4. Laporan Penilaian Mandiri untuk Kinerja Komite Tata Kelola Terintegrasi
4 MOM.0004/BOC/VIII/2025 4 Agustus 2025 1. Laporan Komite Audit Kuartal 2 tahun 2025
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 2 tahun 2025
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 2 tahun 2025
4. Laporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Kuartal 2 tahun 2025
5 MOM.0005/BOC/X/2025 30 Oktober 2025 1. Laporan Komite Audit Kuartal 3 tahun 2025
2. Laporan Komite Pemantau Resiko Kuartal 3 tahun 2025
3. Laporan Komite Nominasi dan Remunerasi Kuartal 3 tahun 2025
4. Laporan Komite Tata Kelola Terintegrasi Kuartal 3 tahun 2025
6 MOM.0006/BOC/XI/2025 10 November 2025 Pembahasan mengenai Hasil Pemeriksaan - Exit Meeting OJK
7 MOM.0007/BOC/XI/2025 27 November 2025 1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Audit untuk tahun
2026
2. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Pemantau Risiko
untuk tahun 2026
3. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Komite Tata Kelola
Terintegrasi untuk tahun 2026
316 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 319
Rapat Direksi 7. Dalam hal terdapat rapat yang diselenggarakan
di luar jadwal yang telah disusun sebagaimana
Kebijakan Rapat dimaksud, bahan rapat disampaikan kepada
Ketentuan yang mengatur mengenai rapat Direksi telah peserta rapat paling lambat sebelum rapat
tercantum dalam Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi, diselenggarakan.
yaitu antara lain mencakup: 8. Setiap kebijakan dan keputusan strategis
1. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi secara wajib diputuskan melalui rapat Direksi dengan
berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam setiap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
bulan. 9. Rapat Direksi dipimpin oleh Direktur Utama, atau
2. Rapat Direksi dapat dilangsungkan apabila dihadiri dalam hal berhalangan oleh Direktur lain yang
atau diwakili mayoritas dari seluruh anggota Direksi. ditunjuk dalam rapat tersebut yang tidak perlu
3. Direksi wajib mengadakan rapat Direksi bersama dibuktikan pada pihak ke-3.
Dewan Komisaris secara berkala paling kurang 1 10. Pengambilan keputusan rapat Direksi dilakukan
(satu) kali dalam 4 (empat) bulan. berdasarkan musyawarah mufakat.
4. Direksi harus menjadwalkan rapat untuk tahun 11. Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku. maka keputusan adalah sah jika diambil degan
5. Pada rapat yang telah dijadwalkan, bahan rapat pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih
disampaikan kepada peserta paling lambat 5 (lima) dari ½ (satu per dua) dari jumlah seluruh suara yang
hari sebelum rapat diselenggarakan. dikeluarkan dalam rapat.
6. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil 12. Segala keputusan yang diputuskan secara sah
keputusan yang mengikat apabila lebih dari 1⁄2 dalam Rapat Direksi bersifat mengikat bagi seluruh
(satu per dua) dari jumlah anggota Direksi hadir atau anggota Direksi.
diwakili dalam rapat. 13. Perbedaan pendapat yang terjadi dalam rapat
Direksi, wajib dicantumkan secara jelas dalam
risalah rapat beserta alasan perbedaan pendapat
tersebut.
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Direksi
Rapat Gabungan Dewan
Rapat Direksi Kehadiran di RUPS
Komisaris & Direksi
Nama Jabatan
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
% % %
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran RUPS Kehadiran
Henoch Munandar Direktur Utama 35 34 97% 7 7 100% 1 1 100%
Jun Saito Wakil Direktur 20 20 100% 5 5 100% - - -
Utama
Michellina Laksmi Wakil Direktur 17 15 88% 5 5 100% - - -
Triwardhany Utama
Dini Herdini Direktur 35 29 83% 7 7 100% 1 1 100%
Kepatuhan
Atsushi Hino Direktur 35 34 97% 7 7 100% 1 1 100%
Merisa Darwis Direktur 35 31 89% 7 6 86% 1 1 100%
Hanna Tantani Direktur 35 34 97% 7 7 100% 1 1 100%
Yuki Terayama Direktur 20 20 100% 5 5 100% - - -
Kaoru Furuya* Wakil Direktur 12 8 67% 1 1 100% 1 1 100%
Utama
Darmadi Sutanto* Wakil Direktur 12 8 67% 1 1 100% 1 1 100%
Utama
Keishi Kobata* Direktur 12 12 100% 1 1 100% 1 1 100%
* efektif menjabat sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 (22 April 2025).
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 317
Page 320
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
Agenda Rapat Direksi
No. No Risalah Rapat Tanggal Agenda Rapat
1 MOM.0001/BOD/I/2025 14 Januari 2025 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Desember 2024
2. Pengkinian Audit Internal
3. Pengkinian Tata Kelola - Pengkinian terkait Peraturan OJK tentang
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
4. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK dan Peluncuran Proyek Antasena
5. Kerangka Pemantauan Implementasi Strategis
2 MOM.0002/BOD/I/2025 21 Januari 2025 1. Pengkinian Business Banking Q4 2024
2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q4 2024
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Network & Distribution Q4 2024
5. Pengkinian terkait PIKK
6. Pengkinian Tresuri
7. Pengkinian terkait Next Gen Core
3 MOM.0003/BOD/I/2025 30 Januari 2025 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q4 2024
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q4 2024
3. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q4 2024
4. Pengkinian CLCS Q4 2024
i. Pengkinian Kepatuhan
ii. Pengkinian APU PPT
iii. Pengkinian Communications & DAYA
5. Pengkinian Operasional dan Teknologi Tahun 2024
4 MOM.0004/BOD/II/2025 11 Februari 2025 1. Pengkinian Kemajuan Proyek Perbaikan SLIK & Antasena
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Januari 2025
4. Pengkinian Network & Distribution Q4 2024 (lanjutan)
5 MOM.0005/BOD/II/2025 14 Februari 2025 Pengkinian Human Resource
6 MOM.0006/BOD/II/2025 25 Februari 2025 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian Transformasi Merk
4. Pengkinian terkait Kinerja Keuangan yang diaudit
7 MOM.0007/BOD/III/2025 11 Maret 2025 1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah tahun 2024
2. Pengkinian Kinerja OTO Group tahun 2024
3. Pengkinian Tata Kelola
8 MOM.0008/BOD/III/2025 11 Maret 2025 Pengkinian Human Resource
9 MOM.0009/BOD/III/2025 18 Maret 2025 1. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Februari 2025
ii. Proposal Pembayaran Dividend
iii. Kontra Pendapatan
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian SOX - CLC, PLC & ITGC Roll Forward Result
4. Pengkinian Tata Kelola
10 MOM.0010/BOD/IV/2025 8 April 2025 Pengkinan terkait Situasi Ekonomi Terkini
11 MOM.0011/BOD/IV/2025 15 April 2025 1. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Maret 2025
ii. Persetujuan Rencana Korporasi
2. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Network & Distribution Q1 2025
3. Pengkinian Audit Internal
4. Pengkinian Alihdaya Bank tahun 2024
12 MOM.0012/BOD/IV/2025 21 April 2025 1. Pengkinian Business Banking Q1 2025
2. Grup Kerja Analisis Data RBB
3. Pengkinian Tresuri
4. Pengkinian Tata Kelola
13 MOM.0013/BOD/IV/2025 29 April 2025 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q1 2025
2. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q1 2025
3. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q1 2025
4. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q1 2025
5. Pengkinian Kepatuhan, APU PPT & Communications DAYA Q1 2025
14 MOM.0014/BOD/V/2025 6 Mei 2025 1. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q1 2025
2. Pengkinian Operasional dan Teknologi Q1 2025
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
318 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 321
No. No Risalah Rapat Tanggal Agenda Rapat
15 MOM.0015/BOD/V/2025 20 Mei 2025 1. Pengkinian Kinerja OTO Group Q1 2025
2. Pengkinian dari Keuangan:
i. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD April 2025
ii. Pengkinian terkait KPI 2025
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
5. Pengkinian dari Grup Kerja Cross Sell
6. Pengkinian terkait Next Gen Core
16 MOM.0016/BOD/V/2025 27 Mei 2025 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian terkait Pengaturan Rapat Direksi
17 MOM.0017/BOD/VI/2025 17 Juni 2025 1. Pengkinian Human Resource
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Mei 2025
4. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
18 MOM.0018/BOD/VI/2025 24 Juni 2025 1. Rencana Bisnis Bank untuk Persetujuan Direksi
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian Kinerja Bisnis Bulanan
4. Pengkinian Tata Kelola
19 MOM.0019/BOD/VII/2025 15 Juli 2025 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Juni 2025
2. Pengkinian Audit Internal
3. Pengkinian Tata Kelola
4. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
20 MOM.0020/BOD/VII/2025 22 Juli 2025 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q2 2025
2. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Network & Distribution Q2 2025
3. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q2 2025
4. Pengkinian Tata Kelola
21 MOM.0021/BOD/VII/2025 29 Juli 2025 1. Pengkinian Business Banking Q2 2025
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q2 2025
3. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q2 2025
4. Pengkinian Tresuri
5. Pengkinian Kepatuhan, APU PPT & Communications DAYA Q2 2025
22 MOM.0022/BOD/VIII/2025 05 Agustus 2025 1. Pengkinian Operasional dan Teknologi Q2 2025
2. Pengkinian Kinerja BTPN Syariah Q2 2025
3. Pengkinian Kinerja OTO Group Q2 2025
4. Pengkinian Tata Kelola
23 MOM.0023/BOD/VIII/2025 19 Agustus 2025 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Juli 2025
2. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
24 MOM.0024/BOD/VIII/2025 26 Agustus 2025 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Kinerja Bisnis Bulanan
3. Pembukaan Rencana Bisnis Bank 2026-2028
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Pengkinian SOX - CLC Pertengahan Tahun dan Hasil PLC DE
25 MOM.0025/BOD/IX/2025 16 September 2025 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Agustus 2025
2. Pengkinian Tata Kelola
3. Pengkinian SOX - IT CLC dan Hasil ITGC
26 MOM.0026/BOD/IX/2025 30 September 2025 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Kinerja Bisnis Bulanan (Corporate & Business Banking)
3. Pengkinian Tata Kelola
27 MOM.0027/BOD/X/2025 14 Oktober 2025 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD September 2025
2. Pengnkinian Kinerja Bisnis Bulanan (Perbankan Ritel)
3. Program Respons Insiden Keamanan Siber SMBC 2025
4. Pengkinian Audit Internal
5. Pengkinian Tata Kelola
6. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
28 MOM.0028/BOD/X/2025 20 Oktober 2025 Proposal Penjualan Aset Properti
29 MOM.0029/BOD/X/2025 21 Oktober 2025 1. Pengkinian Bisnis Digital Banking Q3 2025
2. Pengkinian Bisnis Wealth Management dan Network & Distribution Q3 2025
3. Pengkinian Bisnis Retail Lending Q3 2025
30 MOM.0030/BOD/X/2025 28 Oktober 2025 1. Pengkinian Business Banking Q3 2025
2. Pengkinian Bisnis Corporate Banking Japanese Q3 2025
3. Pengkinian Bisnis Grup Wholesale Banking Q3 2025
4. Pengkinian Tresuri
5. Pengkinian CLCS Q3 2025:
i. Pengkinian Kepatuhan
ii. Pengkinian APU PPT
iii. Pengkinian Communications & DAYA
iv. Pengkinian Anti-Financial Crime
31 MOM.0031/BOD/XI/2025 04 November 2025 1. Pengkinian dari OTO Group:
i. Pengkinian Rencana Bisnis
ii. Pengkinian Kinerja Q3 2025
2. Pengkinian dari BTPN Syariah:
i. Pengkinian Rencana Bisnis
ii. Pengkinian Kinerja Q3 2025
3. Pengkinian Operasional & Teknologi Q3 2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 319
Page 322
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
No. No Risalah Rapat Tanggal Agenda Rapat
32 MOM.0032/BOD/XI/2025 18 November 2025 1. Pengkinian Kinerja Keuangan YTD Oktober 2025
2. Pengkinian Cross Sell Q3 dan Proyeksi Q4
3. Rencana Bisnis Bank 2026-2028 untuk Persetujuan Direksi
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
33 MOM.0033/BOD/XI/2025 25 November 2025 1. Pengkinian Tresuri
2. Pengkinian Kinerja Bisnis Bulanan
3. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
4. Pengkinian SOX
5. Perpanjangan Sistem Core Banking - BFEQ
6. Pengkinian terkait Rencana Bisnis Bank
34 MOM.0034/BOD/XII/2025 09 Desember 2025 Penyampaian NBO Proyek Helios
35 MOM.0035/BOD/XII/2025 16 Desember 2025 1. Pengkiniaan Kinerja Keuangan YTD November 2025
2. Pengkinian Tresuri
3. Pengkinian Human Resource
4. Pengkinian Tata Kelola
5. Pengkinian Kemajuan Proyek SLIK & Antasena
Pelaksanaan Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah ditetapkan secara reguler bersamaan dengan jadwal Rapat Dewan
Komisaris serta Rapat Direksi selama setahun penuh. Bahan rapat serta risalah rapat telah didistribusikan kepada para
peserta rapat dan telah didokumentasikan dengan baik.
Dewan Komisaris mengadakan pertemuan secara berkala dengan Direksi sebagai bagian dari fungsi pengawasan
yang efektif terhadap aspek-aspek strategis, keuangan, operasi, sistem pengendalian internal, kepatuhan, manajemen
risiko, dan tata kelola.
Rapat dihadiri baik secara fisik maupun melalui teknologi telekonferensi oleh para anggota Dewan Komisaris. Selama
tahun 2025, Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi telah dilakukan sebanyak 7 (tujuh) kali. Seluruh frekuensi
dan tingkat kehadiran telah disampaikan pada bagian “Rapat Dewan Komisaris” dan “Rapat Direksi”.
Pengambilan keputusan rapat dilakukan dengan musyawarah dan mufakat. Selama tahun 2025, tidak terdapat
dissenting opinion dalam keputusan rapat yang diselenggarakan.
Agenda Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi
No. No Risalah Rapat Tanggal Agenda Rapat
1 MOM.0001/BOC-BOD/I/2024 4 Februari 2025 1. Laporan Peniliain Sendiri Tata Kelola Perusahaan untuk posisi
Desember 2024
2. Laporan Kinerja Keuangan untuk tahun 2024 (belum diaudit)
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 4
Tahun 2024
4. Pemantauan Rekomendasi dari Komite Dewan Komisaris untuk
Semester 2 Tahun 2024
2 MOM.0002/BOC-BOD/IV/2025 30 April 2025 1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 1 tahun 2025
2. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Kerja Konglomerasi
Keuangan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK) SMBC
Indonesia Tahun 2025-2029
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 1
Tahun 2025
3 MOM.0003/BOC-BOD/VI/2025 26 Juni 2025 1. Persetujuan Dewan Komisaris untuk Revisi Rencana Bisnis Bank untuk
tahun 2025 - 2027.
2. Pengkinian terkait PERLINKOS Committee
4 MOM.0004/BOC-BOD/VIII/2025 4 Agustus 2025 1. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 2 tahun 2025
2. Laporan Penilaian Mandiri atas Tata Kelola untuk posisi Juni 2025
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 2
Tahun 2025
4. Pemantauan atas Rekomendasi Dewan Komisaris Semester 1 Tahun
2025
320 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 323
No. No Risalah Rapat Tanggal Agenda Rapat
5 MOM.0005/BOC-BOD/X/2025 30 Oktober 2025 1. Pengkinian terkait OJK Exit Meeting
2. Laporan Kinerja Keuangan untuk posisi Kuartal 3 tahun 2025
3. Laporan Kepatuhan dan Anti Pencucian Uang untuk posisi Kuartal 3
Tahun 2025
6 MOM.0006/BOC-BOD/XI/2025 17 November 2025 Tindak Lanjut Atas OJK Exit Meeting dan Proyeksi Biaya Kredit dan Margin
Bunga Bersih
7 MOM.0007/BOC-BOD/XI/2025 27 November 2025 1. Persetujuan Dewan Komisaris atas Rencana Bisnis Bank untuk tahun
2026-2028
2. Pengkinian dari Komite PERLINKOS
HUBUNGAN AFILIASI DEWAN KOMISARIS, DIREKSI, PEMEGANG SAHAM PENGENDALI
Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Nama Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Chow Ying Hoong - √ - √ √ - - √ - √ - √
Takeshi Kimoto - √ - √ √ - - √ - √ - √
Ninik Herlani Masli Ridhwan - √ - √ - √ - √ - √ - √
Onny Widjanarko - √ - √ - √ - √ - √ - √
Marita Alisjahbana - √ - √ - √ - √ - √ - √
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono - √ - √ - √ - √ - √ - √
Direksi
Hubungan Keuangan dengan Hubungan Keluarga dengan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Nama Direksi Saham Direksi Saham
Komisaris Komisaris
Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Henoch Munandar - √ - √ - √ - √ - √ - √
Jun Saito - √ - √ - √ - √ - √ - √
Michellina Laksmi Triwardhany - √ - √ - √ - √ - √ - √
Dini Herdini - √ - √ - √ - √ - √ - √
Atsushi Hino - √ - √ - √ - √ - √ - √
Yuki Terayama - √ - √ - √ - √ - √ - √
Merisa Darwis - √ - √ - √ - √ - √ - √
Hanna Tantani - √ - √ - √ - √ - √ - √
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 321
Page 324
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
KEBIJAKAN PERUBAHAN KEPEMILIKAN SAHAM DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Rujukan Ketentuan
Bank telah memiliki kebijakan mengenai kewajiban Dewan Komisaris dan Direksi untuk melakukan pengungkapan
kepada Bank terkait kepemilikan saham dan setiap perubahan kepemilikan saham wajib diungkapkan dalam waktu 3
hari kerja setelah transaksi.
Prosedur tersebut mengacu pada Peraturan OJK Nomor 4 tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Setiap
Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka dan Laporan Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan
Terbuka serta SEOJK Nomor 10/SEOJK.04/2025 tentang Penyampaian Laporan Kepemilikan atau Setiap Perubahan
Kepemilikan Saham Perusahaan.
Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Dewan Komisaris
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Kebijakan Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Dewan Komisaris, selama tahun 2024 terdapat kepemilikan saham SMBC
Indonesia oleh Dewan Komisaris dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut sesuai
dengan peraturan yang berlaku.
Berikut ini tabel kepemilikan saham Dewan Komisaris dan perubahannya per 31 Desember 2025:
Tahun 2025 Tahun 2024
Nama Jabatan Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Saham Kepemilikan Saham Kepemilikan
Chow Ying Hoong Komisaris Utama 0 0,000% 0 0,000%
Takeshi Kimoto Komisaris 0 0,000% 0 0,000%
Ninik Herlani Masli Ridhwan Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Onny Widjanarko Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Marita Alisjahbana Komisaris Independen 0 0,000% 0 0,000%
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono* Komisaris Independen 0 0,000% - -
* Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono diangkat dan efektif menjabat sebagai Komisaris Independen pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025.
Dalam rangka menjaga independensi untuk memberikan pertimbangan yang obyektif bagi kepentingan perusahaan
serta terlepas dari potensi benturan kepentingan, tidak ada Komisaris Independen yang memiliki saham Bank maupun
anak perusahaan Bank, ataupun memperoleh insentif atau bonus berupa saham dari Bank.
322 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 325
Pengungkapan Kepemilikan Saham dan Perubahannya oleh Direksi
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Pedoman Tata Kelola Perusahaan terkait laporan Kepemilikan
Saham atau Perubahan Kepemilikan Saham Direksi, selama tahun 2025 terdapat kepemilikan saham SMBC Indonesia
oleh Direksi dan telah dilakukan pengungkapan laporan kepemilikan saham tersebut sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Berikut ini tabel kepemilikan saham Direksi dan perubahannya per 31 Desember 2025:
Kepemilikan Saham Perubahan Kepemilikan Saham selama tahun 2025
Per 31 Desember 2024 Per 31 Desember 2025
Nama Jabatan Jumlah Harga Per Status Tanggal
Tanggal Tujuan
Jenis Transaksi Saham yang Saham Kepemilikan Pelaporan
Jumlah Persentase Jumlah Persentase Transaksi Transaksi
Ditransaksikan (Rp) Saham ke OJK
Saham Kepemilikan Saham Kepemilikan
Henoch Direktur 175.256 0,002% 176.756 0,002% Pelaksanaan 1.500 2.240 9 Program Langsung 10
Munandar Utama Kepemilikan Oktober Material Oktober
saham dalam 2025 Risk 2025
Program Taker
Material Risk
Taker
Jun Saito* Wakil - - 0 0,000% - - - - - - -
Direktur
Utama
Michellina Wakil - - 0 0,000% - - - - - - -
Laksmi Direktur
Triwardhany** Utama
Dini Herdini Direktur 120.072 0,001% 121.572 0,001% Pelaksanaan 1.500 2.240 9 Program Langsung 10
Kepatuhan Kepemilikan Oktober Material Oktober
saham dalam 2025 Risk 2025
Program Taker
Material Risk
Taker
Atsushi Hino Direktur 1.500 0,000% 3.000 0,000% Pelaksanaan 1.500 2.240 9 Program Langsung 10
Kepemilikan Oktober Material Oktober
saham dalam 2025 Risk 2025
Program Taker
Material Risk
Taker
Yuki Direktur - - 0 0,000% - - - - - - -
Terayama***
Merisa Darwis Direktur 223.858 0,002% 225.358 0,002% Pelaksanaan 1.500 2.240 9 Program Langsung 10
Kepemilikan Oktober Material Oktober
saham dalam 2025 Risk 2025
Program Taker
Material Risk
Taker
Hanna Tantani Direktur 149.654 0,001% 151.154 0,001% Pelaksanaan 1.500 2.240 9 Program Langsung 10
Kepemilikan Oktober Material Oktober
saham dalam 2025 Risk 2025
Program Taker
Material Risk
Taker
* Jun Saito diangkat sebagai Wakil Direktur Utama pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak tanggal 23 Mei 2025.
** Michellina Laksmi Triwardhany diangkat sebagai Wakil Direktur Utama pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak tanggal 26 Juni 2025.
*** Yuki Terayama diangkat sebagai Direktur pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak tanggal 27 Mei 2025.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 323
Page 326
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
NOMINASI DEWAN KOMISARIS DAN ketiga (search firms) yang ditunjuk oleh Bank akan
DIREKSI membantu dalam proses seleksi, termasuk:
1. Mencari kandidat-kandidat di pasar yang
Dewan Komisaris memenuhi persyaratan dan kualifikasi;
2. Memberikan daftar rekomendasi kandidat-kandidat
Kebijakan dan Prosedur setelah melakukan wawancara dan seleksi kandidat
Kebijakan nominasi anggota Dewan Komisaris dilakukan (termasuk pengecekan latar belakang, referensi dan
dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota evaluasi); dan
Dewan Komisaris yang selanjutnya akan disampaikan 3. Memberikan konsultasi yang diperlukan kepada
di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses Komite Remunerasi dan Nominasi.
seleksi kandidat dilakukan oleh Komite Remunerasi dan
Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan
kualifikasi individu dan kebutuhan organisasi seperti kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk
antara lain terkait dengan komposisi Komisaris mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang
Independen dan keragaman latar belakang keahlian dan Saham. Namun sebelumnya, Dewan Komisaris telah
pengalaman tanpa membeda-bedakan ras, etnis, jenis lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and
kelamin, warga negara dan agama. proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus Bank
wajib memenuhi persyaratan integritas, kompetensi
Bank dapat menggunakan jasa pihak ketiga independen dan reputasi keuangan. Per Desember 2025, seluruh
yang memiliki reputasi baik (search firms) dalam proses anggota Dewan Komisaris telah memenuhi persyaratan
seleksi kandidat untuk anggota Dewan Komisaris. Pihak lulus penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and
proper test).
Alur Proses Nominasi Dewan Komisaris
Usulan Seleksi & Keputusan
Rekomendasi
1. Usulan calon anggota Dewan 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas pengajuan
Komisaris dari Pemegang Remunerasi & Nominasi meliputi: calon anggota Dewan Komisaris.
Saham/Direksi/Komisaris. a. Analisis kompetensi dan latar 6. Penyampaian rekomendasi
2. Penyampaian usulan calon belakang kandidat. Komite Remunerasi & Nominasi
anggota Dewan Komisaris ke b. Interview (apabila diperlukan). ke Dewan Komisaris.
Komite Remunerasi & Nominasi. 4. Pengajuan proses Fit & Proper 7. Dewan Komisaris mengusulkan
Test ke OJK. kepada RUPS calon
anggota Komisaris dengan
memperhatikan rekomendasi dari
Komite Remunerasi & Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Dewan
Komisaris.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Dewan
Komisaris ke OJK.
Direksi
Kebijakan dan Prosedur
Kebijakan nominasi anggota Direksi dilakukan dalam rangka pemilihan dan/atau penggantian anggota Direksi yang
selanjutnya akan disampaikan di dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Proses seleksi kandidat dilakukan oleh
Komite Remunerasi dan Nominasi. Komite tersebut akan mempertimbangkan kualifikasi individu dan kebutuhan
organisasi seperti antara lain terkait dengan komposisi dan keragaman latar belakang keahlian dan pengalaman tanpa
membeda-bedakan ras, etnis, jenis kelamin, warga negara dan agama.
324 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 327
Bank dapat menggunakan jasa pihak ketiga independen yang memiliki reputasi baik (search firms) dalam proses
seleksi kandidat untuk anggota Direksi. Pihak ketiga (search firms) yang ditunjuk oleh Bank akan membantu dalam
proses seleksi, termasuk:
i. Mencari kandidat-kandidat di pasar yang memenuhi persyaratan dan kualifikasi;
ii. Memberikan daftar rekomendasi kandidat-kandidat setelah melakukan wawancara dan seleksi kandidat
(termasuk pengecekan latar belakang, referensi dan evaluasi); dan
iii. Memberikan konsultasi yang diperlukan kepada Komite Remunerasi dan Nominasi.
Komite Remunerasi dan Nominasi mengusulkan kandidat yang terpilih kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
persetujuan dan pengesahan dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Namun sebelumnya, Direksi telah lulus penilaian
kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) sebelum menjalankan tugas. Pengurus Bank wajib memenuhi
persyaratan integritas, kompetensi dan reputasi keuangan. Per Desember 2025, seluruh anggota Direksi telah
memenuhi persyaratan lulus penilaian kemampuan dan kepatutan.
Alur Proses Nominasi Direksi
Usulan Seleksi & Keputusan
Rekomendasi
1. Usulan calon anggota Direksi 3. Proses Seleksi oleh Komite 5. Persetujuan OJK atas pengajuan
dari Pemegang Saham/Direksi/ Remunerasi & Nominasi meliputi: calon anggota Direksi.
Komisaris. a. Analisis kompetensi dan latar 6. Penyampaian rekomendasi
2. Penyampaian usulan calon belakang kandidat. Komite Remunerasi & Nominasi
anggota Direksi ke Komite b. Interview (apabila diperlukan). ke Dewan Komisaris.
Remunerasi & Nominasi. 4. Pengajuan proses Fit & Proper 7. Dewan Komisaris mengusulkan
Test ke OJK. kepada RUPS calon anggota
Direksi dengan memperhatikan
rekomendasi dari Komite
Remunerasi & Nominasi.
8. Keputusan RUPS tentang
susunan anggota Direksi.
9. Pemberitahuan perubahan
susunan anggota Direksi ke OJK.
PENILAIAN KINERJA DEWAN KOMISARIS pengendalian internal
DAN DIREKSI 3. Struktur, jumlah, dan komposisi Direksi
4. Efektivitas rapat Direksi
Prosedur Penilaian 5. Unit kerja dan komite penunjang Direksi
Penilaian kinerja atas Dewan Komisaris dan Direksi
melalui metode penilaian mandiri (self-assessment). Pelaksana Penilaian
Penilaian kinerja dilaksanakan setiap tahun secara Penilaian kinerja terhadap Dewan Komisaris secara
kolegial. kolegial. Dewan Komisaris secara bersama-sama
melakukan penilaian mandiri (self-assessment). Hasil
Kriteria Penilaian penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian Komisaris.
terhadap Dewan Komisaris mencakup:
1. Tanggung jawab Dewan Komisaris Penilaian kinerja terhadap Direksi juga dilakukan secara
2. Tata Kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan kolegial. Direksi secara bersama-sama melakukan
pengendalian internal penilaian mandiri (self-assessment) dan kemudian
3. Struktur, ukuran dan komposisi Dewan Komisaris hasil penilaian tersebut dievaluasi dalam Rapat Dewan
4. Rapat Dewan Komisaris Komisaris.
5. Komite di bawah Dewan Komisaris
Hasil Penilaian
Kriteria yang digunakan untuk melakukan penilaian Pada tahun 2025, rata-rata hasil penilaian kinerja Dewan
terhadap Direksi mencakup: Komisaris secara kolegial adalah “Baik”. Sementara rata-
1. Tugas dan tanggung jawab Direksi rata hasil penilaian kinerja Direksi secara kolegial adalah
2. Tata Kelola perusahaan, manajemen risiko, dan “Baik”.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 325
Page 328
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
REMUNERASI DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Kebijakan
Penetapan remunerasi dan fasilitas lain kepada anggota Dewan Komisaris dan Direksi mengacu kepada keputusan
Pemegang Saham yang ditetapkan melalui RUPS. Penetapan tersebut memperhatikan saran yang diberikan oleh
Komite Remunerasi dan Nominasi.
Dalam menetapkan remunerasi masing-masing Dewan Komisaris dan Direksi, Bank mempertimbangkan kinerja
secara umum, evaluasi kinerja individu, kewajaran dengan peer group dalam bank dan di industri perbankan, serta
kemampuan Bank. Kinerja Bank yang merupakan salah satu faktor dalam penentuan remunerasi anggota Dewan
Komisaris dan Direksi, antara lain digambarkan pada harga saham perusahaan di bursa.
Prosedur Penetapan Remunerasi
Proses penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi di lingkungan Bank, dijelaskan dalam alur di bawah ini:
Usulan Seleksi & Keputusan
Rekomendasi
1. Survei untuk memperoleh data 4. Berdasarkan data patokan 5. Keputusan Dewan Komisaris
yang digunakan sebagai patokan (eksternal) dan data kinerja tentang remunerasi bagi anggota
untuk Dewan Komisaris dan perusahaan (internal), Komite Dewan Komisaris dan Direksi.
Direksi pada beberapa bank dapat memberikan saran/ 6. Persetujuan RUPS atas total
di Indonesia. Jika dibutuhkan rekomendasi remunerasi remunerasi Dewan Komisaris dan
Komite dapat menunjuk/bekerja masing-masing anggota Dewan Direksi.
dengan konsultan atau pihak- Komisaris dan Direksi.
pihak yang independen di dalam
memperoleh data yang valid.
2. Komite melakukan kajian atas
hasil dari data hasil survei/
patokan yang telah diperoleh.
3. Komite mengkaji kinerja
Perusahaan yang juga dapat
mencerminkan kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi.
Struktur Remunerasi Dewan Komisaris
Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Dewan Komisaris
Jumlah Penerima Per 31 Desember 2025 Rp Juta
Honorarium dan/atau Tunjangan1) 6 22.700
Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi
kesehatan, dan sebagainya, yang:
• Dapat dimiliki 6 128
• Tidak dapat dimiliki 6 15
Total 6 22.843
1) Termasuk remunerasi anggota Dewan Komisaris yang bekerja sampai dengan 22 April 2025
326 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 329
Jumlah Remunerasi dan Pengukuran Kinerja Dikaitkan dengan Remunerasi
Jumlah Dewan Komisaris
Benefit dalam 1 Tahun
Keterkaitan antara kinerja dengan remunerasi dijelaskan
Di atas Rp2 Miliar 5
sebagai berikut:
Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar 1 1. Bank menganut prinsip meritokrasi dalam
Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar 0 memberikan remunerasi kepada Direksi dan
Di bawah Rp500 juta 0 pegawai, baik untuk remunerasi yang bersifat tetap
maupun variabel. Kaji ulang remunerasi individu
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris, dan Paegawai dilakukan setiap tahun dan penyesuaian remunerasi
Penerima Remunerasi Bersifat Tetap dan Variabel mempertimbangkan kinerja Bank, kinerja unit kerja
selama 1 (satu) tahun dan Total Nominalnya. dan kinerja individu serta kemampuan Bank.
2. Dalam manajemen kinerja Bank, setiap anggota
Kategori Tetap Direksi dan pegawai memiliki target individu sebagai
dasar untuk menilai kinerja individu. Target individu
(Rp Juta)
Direksi yang juga merupakan target unit kerja/
Detail 2025 2024 direktoratnya, diturunkan dari target Bank, dan
Direksi 104.803 59.043
kemudian secara berjenjang diturunkan menjadi
target unit kerja terkecil dan target individu pegawai
Dewan Komisaris 16.819 15.724
pada lapisan paling bawah. Setiap anggota Direksi
Karyawan 1.639.595 1.506.787
memiliki target individual yang berhubungan
dengan finansial maupun non-finansial, termasuk
Kategori Variabel Key Performance Indicator (KPI) yang berkaitan
dengan Sustainable Growth dimana menyumbang
(Rp Juta)
sekitar 30% dari total KPI.
2025 2024 3. Dalam penilaian kinerja unit maupun individu,
Detail
Headcount Jumlah Headcount Jumlah berdasarkan realisasi dari target unit kerja maupun
Direksi 10 35.618 10 31.878 individu. Kinerja unit dalam kategori: Melampaui
Dewan - - - - Target, Mencapai target atau Tidak Mencapai Target.
Komisaris Kinerja unit juga mempengaruhi kinerja pimpinan
Bonus Karyawan - 253.524 - 231.831 unit kerja tersebut.
Insentif - 20.223 - 23.338
Karyawan Kinerja individu dinilai berdasarkan realisasi dari
target individu, dan dinilai dalam kategori: Istimewa
(Outstanding); Sangat baik (Very Good); Baik (Good);
Shares Option Direksi, Dewan Komisaris, Perlu perbaikan (Need Improvement); Kurang (Poor).
dan Pejabat Eksekutif
SMBC Indonesia saat ini tidak memiliki program shares Bank juga mengatur kebijakan remunerasi variabel
option. dengan mempertimbangkan kinerja dan risiko. Bank
menerapkan strategi remunerasi yang disertai dengan
Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah evaluasi kinerja jangka panjang dan potensi risiko yang
dihadapi. Jenis risiko yang dihadapi akan disesuaikan
Detail 2025 dengan profil risiko Bank dan akan ditinjau setiap tahun
Karyawan Tertinggi - Karyawan Terendah 117,71 dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kinerja
Direktur Tertinggi - Direktur Terendah 5,42
dan kemampuan Bank. Saat ini Bank mengidentifikasi
beberapa posisi yang memiliki dampak signifikan
Komisaris Tertinggi - Komisaris Terendah 1,15
terhadap profil risiko bank (Material Risk Takers)
Direktur Tertinggi - Karyawan Tertinggi 2,17
yaitu Direksi dan Pejabat Eksekutif seperti Board of
Management.
Total Remunerasi Bersifat Variabel Ditangguhkan
Kebijakan remunerasi variabel yang diberikan kepada
(Rp Juta)
Material Risk Taker diatur sebagai berikut:
2025 2024 a. 80% dari remunerasi variabel diberikan dalam
Detail
Headcount Jumlah Headcount Jumlah bentuk tunai;
Direksi 19 13.133 18 12.013 b. 20% dari remunerasi variabel ditangguhkan
(deferred) dan diberikan dalam bentuk tunai
maupun saham.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 327
Page 330
Tata Kelola Perusahaan
Transparansi Informasi Dewan Komisaris dan Direksi
Jabatan dan Jumlah Pihak yang Menjadi Material Risk Takers
Jabatan yang termasuk dalam kategori material risk takers adalah Direksi sejumlah 8 (delapan) orang dan Board of
Managements sejumlah 10 (sepuluh) orang. Jumlah tersebut merupakan Material Risk Takers (MRT) selama tahun
2025.
Jumlah Rupiah Diterima (Kotor) dalam 1 (satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Direksi
Jumlah Penerima Per 31 Desember 2025 Rp Juta
Gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem dan fasilitas lainnya dalam 8 121.705
bentuk non natura1)
Fasilitas lain dalam bentuk natura: perumahan, asuransi
kesehatan, dan sebagainya, yang:
• Dapat dimiliki 8 3.723
• Tidak dapat dimiliki 8 44
Total 8 125.471
1) Termasuk remunerasi anggota Direksi yang bekerja sampai dengan 13 April 2023, 22 Juni 2023 dan 22 April 2025
Jumlah Remunerasi dan Benefit dalam 1 Tahun Jumlah Direksi
Di atas Rp2 Miliar 9
Di atas Rp1 Miliar – Rp2 Miliar 2
Di atas Rp500 Juta – Rp1 Miliar 0
Di bawah Rp500 juta 2
Remunerasi Bersifat Variabel
Remunerasi yang bersifat variabel di lingkungan Bank terdiri dari: Insentif dan Bonus Kinerja. Insentif tersebut diberikan
berdasarkan kinerja individu pegawai dengan jabatan penjual (sales), service dan Collection. Insentif diberikan bulanan
dan triwulanan.
Bonus kinerja diberikan berdasarkan kinerja perusahaan, kinerja unit kerja terkait dan kinerja individu. Pembayarannya
direalisasikan pada tahun berikutnya. Bonus kinerja merupakan diskresi manajemen dan diberikan sesuai dengan
kinerja dan kondisi keuangan Bank. Bonus kinerja diberikan tahunan kepada pegawai yang tidak menerima insentif
dan Direksi.
Program Pinjaman
Bank tidak memiliki program khusus pemberian pinjaman bagi anggota Direksi atau anggota Dewan Komisaris.
Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dapat mengajukan pinjaman dari produk komersial Bank yang
ada dengan suku bunga yang wajar, serta syarat dan kondisi yang berlaku umum.
Selanjutnya, transaksi ini akan dilaporkan oleh Bank sebagai bagian dari Transaksi Pihak Terkait.
328 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 331
Komite di Bawah
Dewan Komisaris
Hingga berakhir tahun buku 2025, Dewan Komisaris tanggung jawab, wewenang, etika kerja, rapat, tanggung
memiliki 4 (empat) komite, yaitu Komite Audit, Komite jawab pelaporan, masa tugas, serta penilaian kinerja.
Remunerasi & Nominasi, Komite Pemantau Risiko
dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Setiap komite Pedoman kerja tersebut dikaji secara berkala untuk
bertanggung jawab untuk melakukan kajian dan memastikan cakupannya sesuai dengan ketentuan
pengawasan berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang berlaku dan perkembangan bisnis Bank. Kajian
yang telah ditetapkan di dalam Pedoman dan Tata Tertib terakhir telah disetujui oleh anggota Komite Audit pada
Kerja masing-masing komite. tanggal 19 Desember 2025.
Tanggung Jawab Komite Audit dalam
KOMITE AUDIT Pemberian Rekomendasi Penunjukan dan
Pemberhentian Auditor Eksternal
Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komite Audit memberikan rekomendasi kepada Dewan
Komisaris. Komite ini dibentuk untuk mendukung Komisaris mengenai penunjukan Akuntan Publik (AP)
pelaksanaan tugas Dewan Komisaris yang terkait dan/atau Kantor Akuntan Publik (KAP) kepada Dewan
dengan informasi keuangan, sistem pengendalian Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat Umum
internal, efektivitas pemeriksaan internal dan eksternal Pemegang Saham (”RUPS”). Penyusunan rekomendasi
serta pelaksanaan kepatuhan Bank terhadap hukum ini didasarkan kepada independensi, ruang lingkup
dan peraturan yang berlaku. penugasan dan imbalan jasa.
Dasar Hukum Dalam hal AP dan/atau KAP yang telah diputuskan oleh
Pembentukan Komite Audit di Bank didasarkan pada RUPS tidak dapat menyelesaikan pemberian jasa audit
sejumlah peraturan perundang-undangan, yaitu: atas informasi keuangan historis tahunan pada Periode
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Penugasan Profesional, Komite wajib memberikan
Tahun 2023 tanggal 14 September 2023 tentang rekomendasi terhadap penunjukan AP dan/atau KAP
Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum dan Surat pengganti yang disampaikan kepada Dewan Komisaris.
Edaran OJK Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal 7
Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Pemberian rekomendasi oleh Komite diberikan
Bank Umum. mempertimbangkan paling sedikit:
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 9 Tahun a. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP;
2023 tanggal 11 Juli 2023 tentang Penggunaan b. Ruang lingkup audit;
Jasa Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik c. Imbalan jasa audit;
dalam Kegiatan Jasa Keuangan. d. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim Audit
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 1/ dari KAP;
POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019 tentang e. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang
Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank Umum. digunakan KAP;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 55/ f. Manfaat sudut pandang baru yang akan diperoleh
POJK.04/2015 tanggal 23 Desember 2015 tentang melalui penggantian AP, KAP, dan Tim Audit dari
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja KAP;
Komite Audit. g. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh KAP
5. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate yang sama secara berturut-turut untuk kurun waktu
Governance Manual) SMBC Indonesia. yang cukup panjang; dan/atau;
h. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pemberian jasa
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan audit atas informasi keuangan historis tahunan oleh
Tata Tertib Kerja (Board Charter) AP dan KAP pada periode sebelumnya, apabila ada.
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
Komite Audit memiliki Pedoman dan Tata Tertib Selain itu, sebagai implementasi Peraturan Otoritas
Kerja yang isinya mengatur sejumlah hal, termasuk: Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15 tahun 2024 tentang
organisasi, syarat keanggotaan, independensi, tugas dan Integritas Pelaporan Keuangan Bank, Komite Audit
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 329
Page 332
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
juga melaksanakan tugas, antara lain mencakup Bank dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir,
pemantauan dan evaluasi terhadap: kecuali untuk pengangkatan kembali sebagai
- Penerapan kebijakan dan prosedur pengendalian Komisaris Independen Bank pada periode
internal dalam proses pelaporan keuangan Bank; berikutnya;
dan 2) tidak mempunyai saham baik langsung
- Kesesuaian Laporan Keuangan dengan standar maupun tidak langsung pada Bank;
akuntansi keuangan dan ketentuan Otoritas 3) tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan
Jasa Keuangan mengenai pencatatan transaksi Bank, anggota Dewan Komisaris, anggota
keuangan. Direksi, atau pemegang saham utama Bank;
dan
Independensi 4) tidak mempunyai hubungan usaha baik
Komite Audit SMBC Indonesia bekerja dan mengambil langsung maupun tidak langsung yang
keputusan secara independen, yang ditunjukkan antara berkaitan dengan kegiatan usaha Bank.
lain melalui keanggotaan dalam komite, yakni: b. Pihak Independen adalah pihak di luar Bank yang
a. Komisaris Independen adalah anggota Dewan tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
Komisaris yang: kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga
1) bukan merupakan orang yang bekerja dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau
atau mempunyai wewenang dan tanggung pemegang saham pengendali atau hubungan lain
jawab untuk merencanakan, memimpin, yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk
mengendalikan, atau mengawasi kegiatan bertindak independen.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1. Ninik Herlani Masli Ridhwan Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019- 21
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/IV/2022. • 21 April 2022-22 April
2025
2. Edmund Tondobala Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 18 November 2020-
(Komisaris Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 21 April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/IV/2022 • 21 April 2022-22 April
2025
3. Onny Widjanarko Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 22 April 2025 – RUPST
(Komisaris Independen) PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan 2028
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/IV/2025
4. Marita Alisjahbana Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 22 April 2025 – RUPST
(Komisaris Independen) PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan 2028
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/IV/2025
5. Kusumaningtuti Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 22 April 2025 – RUPST
Sandriharmy Soetiono (Komisaris Independen) PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan 2028
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/IV/2025
6. Aria Kanaka Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 21 April 2022 - 22 April
(Pihak Independen) Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan Surat 2025
Keputusan Direksi Nomor SK.003/DIR/ • 22 April 2025 – RUPST
CCS/IV/2022. 2028
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat
Keputusan Direksi Nomor SK.008/DIR/
CCS/IV/2025
7. Ivan Purnama Sanoesi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor • 1 Februari 2019 - 21
(Pihak Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan April 2022
Direksi Nomor SK.003/DIR/CCS/IV/2022 • 21 April 2022- 22 April
2025
8. Jacobus Sindu Adisuwono Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 20 Juni 2025-RUPST
(Pihak Independen) PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan 2028
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/IV/2025
330 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 333
Profil Anggota Komite Audit
Onny Widjanarko
Ketua Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Marita Alisjahbana
Anggota Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono
Anggota Komite Audit (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
• Magister Akuntansi dari Universitas Indonesia (2010)
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi dari Universitas
Indonesia (1997)
Riwayat
Pendidikan
• Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite
Audit (Pihak Independen) sejak 21 April 2022
berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris
Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan
Riwayat Direksi Nomor 003/DIR/CCS/IV/2022.
Jabatan, Dasar • Diangkat kembali tanggal 22 April 2025 berdasarkan
Hukum & Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
Masa Jabatan BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
Nomor SK.008/DIR/CCS/IV/2025
• Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member
firm Forvis Mazars Group SC).
• Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
Indonesia
Rangkap • Anggota Komite Audit dan Komisaris Independen di
Jabatan beberapa perusahaan publik non-bank
Aria Kanaka • Partner pada KAP Aria Kanaka & Rekan (member
firm Forvis Mazars Group SC) 2013-sekarang
Anggota Komite Audit • Dosen pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas
(Pihak Independen) Indonesia 2000-sekarang
Pengalaman • Partner pada beberapa KAP berbeda selama 2003-
Kerja 2013
Warga Negara • Auditor pada KAP Prasetio, Sarwoko & Sandjaja
Indonesia (member firm Ernst & Young) – 2002
• Auditor pada KAP Prasetio Utomo & Co (member
Domisili firm AndersenWorldwide) 1997-2002
Jakarta
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Usia Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
51 Tahun
pada akhir Tahun Buku 2025 Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 331
Page 334
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Katolik
Parahyangan
Riwayat
Pendidikan
Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite Audit
(Pihak Independen) sejak 20 Juni 2025 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
BOC/024/VI/2025 dan Surat Keputusan Direksi Nomor
Riwayat SK.014/DIR/CCS/VI/2025
Jabatan, Dasar
Hukum &
Masa Jabatan
• Komisaris PT Asuransi Umum BCA
• Pihak Independen Anggota Komite Audit PT Bank
BCA Syariah
• Pihak Independen Anggota Komite Audit PT Bank
Rangkap KB Indonesia, Tbk
Jabatan • Pihak Independen Anggota Komite Pemantau Risiko
PT Bank Ina Perdana Tbk
• Pihak Independen Anggota Komite Audit PT Inti
Jacobus Sindu Bangun Sejahtera Tbk.
• Pihak Independen Anggota Komite Audit PT
Adisuwono Indomarco Financial Services.
Anggota Komite Audit
• Presiden Komisaris PT BCA Finance (2018-2021)
(Pihak Independen) • Ketua Dewan Pengawas Dana Pensiun BCA (2009-
2018)
Warga Negara • Ketua Dewan Pengawas Yayasan Bhakti BCA (2009-
Pengalaman 2018);
Indonesia
Kerja • Kepala Divisi Audit Internal PT Bank Central Asia, Tbk
(1987-2017)
Domisili
Jakarta Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Usia
63 Tahun
pada akhir Tahun Buku 2025 Hubungan
Afiliasi
Sertifikasi Profesi
Jumlah
No. Sertifikasi Profesi
Pemilik
1. Register Negara untuk Akuntan dari Departemen Keuangan Republik Indonesia No. D-20.826 1
2. Sertifikasi Akuntan Publik (USAP) dari Ikatan Akuntan Indonesia 1
3. Qualified Internal Auditor (QIA), dari Dewan Sertifikasi Internal Audit, Yayasan Pendidikan Internal Audit 1
4. Certified Internal Auditor (CIA), dari The Institute of Internal Auditors Global 1
5. Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP), dari the Institute of Internal Auditors Indonesia 1
6. Certification in Audit Committee Practitioner (CACP), dari Ikatan Komite Audit Indonesia 1
7. Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan jenjang 7, dari Lembaga Sertifikasi Profesional Perbankan 1
332 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 335
Rapat Komite Audit Nama
Jumlah
Kehadiran Persentase
Rapat
Marita Alisjahbana 4 24 23 96%
Kebijakan Rapat
Kusumaningtuti 24 23 96%
Ketentuan rapat telah diatur dalam pedoman dan tata
Sandriharmy Soetiono 4
tertib Komite Audit:
Aria Kanaka 28 28 100%
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling
Ivan Purnama Sanoesi 2
8 8 100%
sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
2. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun Jacobus Sindu Adisuwono 4 18 17 94%
melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat 1. Efektif menjabat sebagai Ketua Komite Audit sampai dengan 22 April 2025
2. Efektif menjabat sebagai Anggota Komite Audit sampai dengan 22 April
Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila 2025
dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang- 3. Efektif menjabat sebagai Ketua Komite Audit sejak tanggal 22 April 2025
4. Efektif menjabat sebagai Anggota Komite Audit sejak tanggal 20 Juni 2025
kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari seluruh
anggota Komite. Pernyataan Komite Audit atas Efektivitas
3. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan Sistem Pengendalian Internal
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai Komite Audit telah melakukan evaluasi dan memastikan
musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Bank
dilakukan berdasarkan suara terbanyak. dinilai sudah berjalan efektif dan memadai mencakup
4. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite. pengendalian keuangan, operasional, dan kepatuhan
5. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu terhadap peraturan perundang-undangan.
anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
untuk memimpin rapat. Pelaksanaan Kegiatan tahun 2025
6. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang Sepanjang tahun 2025, kegiatan yang telah
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan direalisasikan oleh Komite Audit adalah sebagai berikut:
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari 1. Melakukan penelaahan atas informasi keuangan
perbedaan pendapat tersebut. yang akan dikeluarkan Bank kepada publik dan/
7. Komite dapat juga mengambil keputusan yang atau pihak otoritas antara lain laporan keuangan,
sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan proyeksi dan laporan lainnya terkait dengan
ketentuan semua anggota komite telah diberitahu informasi keuangan Bank.
secara tertulis dan semua anggota Komite 2. Memantau dan melakukan evaluasi atas penerapan
memberikan persetujuan mengenai usul yang kebijakan dan prosedur pengendalian internal
diajukan secara tertulis dengan menandatangani dalam proses pelaporan keuangan Bank dan
persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang kesesuaian Laporan Keuangan dengan standar
diambil dengan cara demikian mempunyai akuntansi keuangan dan ketentuan Otoritas
kekuatan yang sama dengan keputusan yang Jasa Keuangan mengenai pencatatan transaksi
diambil dengan sah dalam Rapat Komite. keuangan. Hasil pemantauan dan evaluasi tersebut
8. Pertemuan antara Komite dan Internal Audit tanpa digunakan untuk memberikan rekomendasi kepada
kehadiran anggota Direksi dilaksanakan paling Dewan Komisaris guna meyakini integritas dari
kurang 1 (satu) kali dalam setahun. proses pelaporan keuangan pada Bank.
9. Pertemuan antara Komite dan Auditor Eksternal 3. Memantau dan mengkaji pemeriksaan audit
tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan intern Bank tahun 2024 dan 2025 dan efektivitas
paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun setelah pelaksanaan pemeriksaan audit intern Bank serta
penutupan laporan keuangan. pemantauan atas tindak lanjut hasil audit dalam
10. Pertemuan antara Komite dan unit kerja Kepatuhan rangka menilai kecukupan pengendalian internal,
tanpa kehadiran anggota Direksi dilaksanakan termasuk kecukupan dalam proses pelaporan
paling kurang 1 (satu) kali dalam setahun. keuangan
4. Meninjau laporan audit termasuk audit terhadap
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Audit penyelengaraan Teknologi Informasi
Selama tahun 2025, Komite Audit mengadakan 28 5. Mengkaji metodologi rencana audit, rencana audit,
(dua puluh delapan) kali rapat dan rincian tingkat ruang lingkup dan anggaran SKAI
kehadirannya disampaikan sebagai berikut: 6. Mengevaluasi kinerja SKAI.
7. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Jumlah mengenai penunjukan pihak eksternal yang
Nama Kehadiran Persentase
Rapat independen untuk melaksanakan kaji ulang (Quality
Ninik Herlani Masli Ridhwan 1 8 8 100% Assurance Review) atas kinerja audit intern.
Edmund Tondobala 2 8 8 100%
Onny Widjanarko 3 24 24 100%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 333
Page 336
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
8. Meninjau rencana tindak lanjut hasil kaji ulang 14. Melakukan penelaahan atas ketaatan Bank
(Quality Assurance Review) pihak eksternal atas terhadap peraturan perundang-undangan yang
kinerja audit intern dan hasil penilaian maturitas berhubungan dengan kegiatan usaha Bank dan
fungsi audit intern. peraturan perundang-undangan yang berlaku
9. Menganalisa kecukupan pemeriksaan yang lainnya.
dilakukan oleh AP dan/atau KAP untuk memastikan 15. Melakukan penelaahan atas tuntunan yang timbul
semua risiko penting telah dipertimbangkan. terkait Bank dan perkembangan penanganan isu-
10. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan isu hukum.
pemberian jasa audit atas informasi keuangan 16. Memantau dan mengkaji penerapan dan efektivitas
historis tahunan oleh AP dan/atau KAP. Strategi Anti-Fraud.
11. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris 17. Menyusun rencana kerja dan kegiatan Komite Audit
mengenai penunjukan AP dan/atau KAP tahun 2026.
12. Memantau pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi 18. Mengkaji Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
atas hasil temuan auditor ekstern dan hasil Audit.
pengawasan OJK, dan/atau hasil pengawasan
otoritas dan lembaga lain. Pengembangan Kompetensi Komite Audit
13. Melakukan kajian dan memberikan rekomendasi Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya
kepada Dewan Komisaris mengenai penyediaan untuk anggota independen, karena untuk anggota
jasa non-assurance yang dapat diberikan oleh AP Komite Audit yang berasal dari Dewan Komisaris telah
dan KAP. disajikan pada bab “Dewan Komisaris” yang terdapat
dalam Laporan Tahunan ini.
Waktu
Nama Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
Aria Kanaka 1. Aspek Akuntansi dan Audit Atas Laporan Keuangan BLU dan BLUD 21 Februari 2025 Institut Akuntan
Publik Indonesia
(IAPI)
2. Sosialisasi PMK 37 Tahun 2025 2 September 2025 Ikatan Konsultan
Pajak Indonesia
(IKPI)
3. Pertimbangan Akuntansi dan Audit Serta Regulasi Pasar Modal Dalam 16 September 2025 IAPI
Proses Merger dan Akuisisi, Serta Update Perkembangan Pasar
Modal Syariah di Indonesia
4. Penerapan SAK Entitas Privat Dalam Penyusunan Laporan Keuangan 8 Oktober 2025 IAPI
Perusahaan
5. Workshop Aspek Akuntansi dan Audit - Laporan Keuangan Koperasi – 15 Oktober 2025 IAPI
Konvensional
6. Aspek Akuntansi dan Audit - Laporan Keuangan Koperasi – Syariah 16 Oktober 2025 IAPI
7. Aspek Akuntansi dan Audit Dalam Lembaga Keuangan Mikro 17 Oktober 2025 IAPI
(Konvensional/Syariah), Lembaga Jasa Keuangan Khusus Serta
Regulasinya
8. Aspek Akuntansi dan Audit Atas Kredit yang Diberikan; Surat 31 Oktober 2025 IAPI
Berharga yang Dimiliki; dan Trade Finance (Untuk Bank
Konvensional) serta Akad Transaksi Syariah
9. SPT Tahunan PPh Badan dan Orang Pribadi 2025: Rekonsiliasi Fiskal, 25 November 2025 IKPI
Strategi Kepatuhan, dan Mitigasi Risiko Pelaporan di Era Coretax DJP
10. Perlakuan Pajak Penghasilan terhadap Keluarga sebagai Satu 26 November 2025 IKPI
Kesatuan Ekonomis, Termasuk Hubungannya Dengan Pemberian
Nomor Pokok Wajib Nomor Induk Kependudukan
11. Tax Holiday Pasca Global Minimum Tax 13 Desember 2025 IKPI
12. Cross-Border VAT in Indonesia 15 Desember 2025 IKPI
Jacobus Sindu 1. Meningkatkan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko dalam 10 Oktober 2025 Strategic
Adisuwono Penguatan Tata Kelola Risiko: Strategi Menyusun Risk Appetite, Development Group
Sistem Pengendalian, Budaya Risiko, dan Respons Risiko
2. Implementasi Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR) 15-16 Oktober 2025 The Institute of
Internal Auditors
Indonesia
334 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 337
KOMITE REMUNERASI DAN NOMINASI 2. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian
kinerja dengan kesesuaian Remunerasi yang
Komite Remunerasi dan Nominasi adalah komite diterima masing-masing anggota Direksi dan/atau
yang dibentuk oleh dan bertanggung jawab kepada anggota Dewan Komisaris;
Dewan Komisaris dalam membantu melaksanakan 3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
fungsi dan tugas Dewan Komisaris terkait remunerasi mengenai:
dan nominasi terhadap anggota Direksi dan anggota a. Struktur, kebijakan dan besaran atas
Dewan Komisaris. Remunerasi adalah imbalan yang remunerasi bagi Dewan Komisaris dan Direksi
ditetapkan dan diberikan kepada anggota Direksi dan untuk disampaikan kepada Rapat Umum
anggota Dewan Komisaris karena kedudukan dan peran Pemegang Saham;
yang diberikan sesuai dengan tugas, tanggung jawab, b. Kebijakan remunerasi bagi pegawai untuk
dan wewenang anggota Direksi dan anggota Dewan disampaikan kepada Direksi.
Komisaris. Nominasi adalah pengusulan seseorang 4. Komite wajib memastikan bahwa kebijakan
untuk diangkat dalam jabatan sebagai anggota Direksi remunerasi untuk Dewan Komisaris dan Direksi
atau anggota Dewan Komisaris. paling kurang sesuai dengan:
a. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan
Dasar Hukum sebagaimana diatur dalam perundang-
Dasar hukum yang digunakan dalam pembentukan undangan yang berlaku;
Komite Remunerasi dan Nominasi, yaitu: b. Prestasi kerja individual;
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun c. Kewajaran dengan peer group di dalam dan di
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran luar Bank; dan
OJK Nomor 14/SEOJK.03/2025 tanggal 24 Juni d. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka
2025 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank panjang Bank.
Umum; dan
2. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate Terkait Kebijakan Nominasi
Governance Manual) SMBC Indonesia. 1. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
mengenai komposisi anggota Direksi dan/atau
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan Dewan Komisaris.
Tata Tertib Kerja (Committee Charter) 2. Menyusun dan memberikan rekomendasi
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, mengenai sistem serta prosedur pemilihan dan/
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki Pedoman atau penggantian anggota Dewan Komisaris dan
dan Tata Tertib Kerja yang isinya mengatur sejumlah Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
hal, termasuk: organisasi, syarat keanggotaan, kepada Rapat Umum Pemegang Saham.
independensi, tugas dan tanggung jawab, kebijakan 3. Memberikan rekomendasi mengenai calon anggota
remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, kebijakan Dewan Komisaris dan/atau Direksi kepada Dewan
penilaian diri sendiri (self assessment) untuk Direksi dan Komisaris untuk disampaikan kepada Rapat
Dewan Komisaris, penilaian komite, wewenang Komite Umum Pemegang Saham. Khususnya untuk calon
Remunerasi dan Nominasi, etika kerja, rapat, tanggung anggota Direksi, Human Resources membantu
jawab pelaporan, serta masa tugas. memfasilitasi melalui proses talent management
& succession planning, dengan dilakukan penilaian
Pedoman dan tata tertib kerja tersebut dikaji secara terhadap ketersediaan calon anggota, dan potensi
berkala untuk memastikan cakupannya sesuai dengan pengembangannya di masa depan. Pelaksanaan
ketentuan yang berlaku dan perkembangan bisnis suksesi dilakukan melalui identifikasi pejabat-
Bank. Kajian terakhir telah disetujui oleh anggota Komite pejabat eksekutif yang memiliki potensi tersebut.
Remunerasi dan Nominasi pada tanggal 22 Desember Masing-masing anggota Direksi menyampaikan
2025. calon penggantinya yang akan dievaluasi oleh
Komite.
Tugas dan Tanggung Jawab 4. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak
Rincian tugas dan tanggung jawab Komite adalah: Independen yang akan menjadi anggota Komite
Audit, Komite Pemantau Risiko dan Komite Tata
Terkait Kebijakan Remunerasi Kelola Terintegrasi kepada Dewan Komisaris.
1. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap 5. Menyusun mekanisme dan melakukan penilaian
kebijakan remunerasi bagi: kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
a. Direksi dan Dewan Komisaris, dan disampaikan Komisaris.
kepada Rapat Umum Pemegang Saham; 6. Menyusun program pengembangan kemampuan
b. Pejabat eksekutif dan pegawai, dan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan
disampaikan kepada Direksi. Komisaris.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 335
Page 338
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
7. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja pihak independen dengan cara:
• Komite menentukan faktor-faktor penilaian kinerja perorangan.
• Komite menerima hasil penilaian terhadap anggota komite-komite yang berada di bawah Dewan Komisaris,
yang diperoleh dari Ketua Komite terkait.
• Komite menyusun rekomendasi atas dasar penilaian tersebut, untuk diserahkan kepada Dewan Komisaris,
sebagai dasar untuk keperluan pengangkatan kembali atau pemberhentian anggota Komite
Independensi
Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi telah sesuai dengan ketentuan
OJK. Komite Remunerasi dan Nominasi diketuai oleh Komisaris Independen dengan anggota satu orang Komisaris
Independen, dua orang Komisaris dan satu orang Pejabat Eksekutif yang memiliki pengetahuan sistem remunerasi
dan nominasi serta sucession plan. Komposisi anggota komite yang telah berjalan di Bank dalam rangka mendukung
prinsip independensi dalam melaksanakan tugas.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1. Ninik Herlani Masli Ridhwan Ketua • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 1 Maret 2020- 21 April
(Komisaris Independen) Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan Surat 2022
Keputusan Direksi Nomor SK.006/DIR/ • 21 April 2022-22 April
CCS/IV/2022. 2025
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.010/DIR/
CCS/IV/2025
2. Chow Ying Hoong Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 1 Februari 2019- 21
(Komisaris Utama) Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan Surat April 2022
Keputusan Direksi Nomor SK.006/DIR/ • 21 April 2022-22 April
CCS/IV/2022. 2025
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.010/DIR/
CCS/IV/2025
3. Mira Fitria Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 1 Juli 2020-21 April
(Pejabat Eksekutif HR) Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan Surat 2022
Keputusan Direksi Nomor SK.006/DIR/ • 21 April 2022-22 April
CCS/IV/2022. 2025
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.010/DIR/
CCS/IV/2025
Profil Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Chow Ying Hoong
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi (Komisaris Utama)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
336 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 339
• Post Graduate Research dari The London School of
Economics and Political Science (LSE) (2006)
• Master of Arts (MA) dari Lancaster University (2001)
• Bachelor of Arts (BA) dari Universitas Indonesia
Riwayat (2000)
Pendidikan
• Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi sejak 1 Juli 2020
berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris
Nomor PS/BOC/031/VII/2020 dan Surat Keputusan
Riwayat Direksi Nomor SK.002/DIR/CCS/VII/2020.
Jabatan, Dasar • Diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Hukum & Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
Masa Jabatan BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan Direksi
Nomor 006/DIR/CCS/IV/2022.
• Diangkat kembali tanggal 22 April 2025 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
Nomor SK.010/DIR/CCS/IV/2025
Head of Human Resources SMBC Indonesia
Mira Fitria Soetjipto Rangkap
Anggota Komite Remunerasi dan Jabatan
Nominasi (Pejabat Eksekutif HR)
• VP of Human Resources Danone Waters Indonesia
(2019-2020).
Warga Negara • CHRO - Corporate Affairs & Sustainability, Human
Indonesia Resources, Technology, and Strategy Management
Pengalaman The Body Shop Indonesia (2017-2019).
Domisili Kerja • Human Resources Director Microsoft Indonesia
Jakarta (2014-2016).
• Senior HR Business Partner Microsoft Indonesia
Usia (2013-2014).
48 Tahun • HR Generalist for Retail Bank, Consumer Finance,
pada akhir Tahun Buku 2025 Risk Management and Financial Control CITI
Indonesia (2008-2013).
• Leadership, Talent and Performance Management
Head CITI Indonesia (2006-2008).
• Regional Management Associate: Consumer Bank
Training & Development Manager Citibank Asia
Pacific Consumer Bank, Singapore (2003-2004).
• Investment, Treasury and Insurance Compliance
Manager Citibank Indonesia (2002-2003).
• Management Associate Citibank Indonesia (2001-
2002).
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 337
Page 340
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Sertifikasi Profesi Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2025
Jumlah Tanggal Agenda
No. Sertifikasi Profesi
Pemilik
15 Januari 2025 1. Wawancara Kandidat Anggota Direksi
1. Sertifikasi Manajemen Resiko Level 7 1
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan
2. Sertifikasi Manajemen Resiko Level 6 2 Anggota Direksi
3. Sertifikasi General Manager MSDM 1 3 Februari 2025 1. Wawancara Kandidat Anggota Direksi
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan
Anggota Direksi
Rapat Komite Remunerasi dan Nominasi 4 Februari 2025 1. Wawancara Kandidat Anggota Direksi
2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan
Anggota Direksi
Kebijakan Rapat
Ketentuan terkait dengan rapat Komite Remunerasi 18 Maret 2025 1. Evaluasi Kinerja Anggota Direksi
2. Penilaian Kolegial Direksi, Dewan
dan Nominasi yang telah ditetapkan di lingkungan Bank Komisaris & Anggota Komite
adalah sebagai berikut:
24 Maret 2025 1. Usulan Remunerasi untuk Direksi,
1. Komite Remunerasi Nominasi mengadakan rapat
Dewan Komisaris & Anggota Komite
secara berkala paling sedikit 1 (satu) kali dalam 4 Tahun 2025
(empat) bulan. 2. Usulan Fasilitas bagi Anggota Direksi &
Dewan Komisaris
2. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan 3. Material Risk Taker
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
28 Mei 2025 1. Wawancara Kandidat Anggota Komite
musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan Audit
dilakukan berdasarkan suara terbanyak. 2. Penetapan Rekomendasi Penunjukan
Anggota Komite Audit
3. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan 3 September 2025 Pelaporan Kerangka Program Pelatihan
dan Pengembangan bagi Karyawan,
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari
Direksi dan Dewan Komisaris
perbedaan pendapat tersebut.
3 November 2025 1. Wawancara Kandidat Anggota
Komisaris Independen
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite 2. Penetapan Rekomendasi Penunjukkan
Remunerasi dan Nominasi Anggota Komisaris Independen
Selama tahun 2025, Komite Remunerasi dan Nominasi
mengadakan 8 (delapan) kali rapat dan rincian tingkat
kehadirannya disampaikan sebagai berikut: Pengembangan Kompetensi Komite
Remunerasi dan Nominasi
Jumlah Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya untuk
Nama Kehadiran Persentase
Rapat anggota independen, karena untuk anggota Komite
Ninik Herlani Masli Ridhwan 8 8 100% Remunerasi dan Nominasi yang berasal dari Dewan
Chow Ying Hoong 8 8 100% Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris”
Mira Fitria 8 8 100% yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
338 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 341
Waktu
Nama Peserta Jenis Pelatihan Penyelenggara
Penyelenggaraan
Mira Fitria Risk Management Certification Refreshment Grade 7 20 Agustus 2025 In House SMBC
Indonesia
Mira Fitria Leadership Series - Leading Beyond Borders Through Diplomacy by 23 Juli 2025 In House SMBC
Retno Marsudi (Minister for Foreign Affairs (2019-20124) Indonesia
Mira Fitria HR Strategy in Transforming Organisations 21 November 2025 London Business
School
Mira Fitria Leadership Series - Developing People, Not Just Players: The Mindset 2 Desember 2025 In House SMBC
Behind Great Teams by David Singleton (Head coach of the indonesian Indonesia
Men's National Basketball Team) and Muhamad Arighi (Indonesia
Professional Basketball Player)
KOMITE PEMANTAU RISIKO disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris serta
mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan perhatian
Komite Pemantau Risiko membantu Dewan Komisaris Dewan Komisaris, yang antara lain meliputi:
dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya 1. Membuat rencana kegiatan tahunan Komite dan
di dalam melakukan pengawasan yang aktif atas diajukan kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
manajemen risiko Bank. persetujuan Dewan Komisaris.
2. Memberikan pendapat profesional yang
Dasar Hukum independen kepada Dewan Komisaris terhadap
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan laporan atau hal-hal terkait pengelolaan risiko yang
pembentukan Komite Pemantau Risiko adalah: disampaikan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ serta mengidentifikasi hal-hal yang memerlukan
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen perhatian Dewan Komisaris.
Risiko bagi Bank Umum. 3. Melakukan evaluasi atas kesesuaian antara
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17 Tahun kebijakan manajemen risiko Perseroan dengan
2023 tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran pelaksanaannya guna memberikan rekomendasi
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/SEOJK.03/2025 kepada Dewan Komisaris.
tanggal 24 Juni 2025 tentang Penerapan Tata 4. Melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
Kelola bagi Bank Umum. tugas Komite Manajemen Risiko dan unit kerja
3. Pedoman Tata Kelola Perusahaan (Corporate Manajemen Risiko guna memberikan rekomendasi
Governance Manual) SMBC Indonesia. kepada Dewan Komisaris.
5. Di dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Komite
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan dapat melakukan investigasi terhadap hal-hal yang
Tata Tertib Kerja (Committee Charter) terkait dengan tugas dan tanggung jawab Komite,
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta penelusuran kepada konsultan, akuntan publik
Komite Pemantau Risiko telah memiliki Pedoman dan atau pihak eksternal lainya yang ditunjuk oleh
Tata Tertib Kerja, yang mengatur antara lain: Tugas Perseroan dalam rangka memperoleh informasi
dan tanggung jawab, wewenang, organisasi, syarat sebagai dasar rekomendasi bagi Dewan Komisaris.
keanggotaan, independensi, rapat, masa tugas, penilaian 6. Apabila diminta oleh Dewan Komisaris, Komite
komite, kajian charter, etika kerja, risalah rapat dan dapat menjalankan tugas-tugas selain yang
laporan, tanggung jawab pelaporan, dan lain lain. disebutkan dalam pedoman dan tata tertib kerja
komite, yang sesuai dengan fungsi dan peran serta
Pedoman dan tata tertib kerja tersebut dikaji secara tugas Komite sesuai kebutuhan Dewan Komisaris
berkala untuk memastikan cakupan kerja Komite dari waktu ke waktu.
Pemantau Risiko sesuai dengan ketentuan yang berlaku 7. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen data dan
dan perkembangan bisnis Bank. Kajian terakhir disetujui informasi Perseroan.
oleh anggota Komite Pemantau Risiko pada tanggal 22
Desember 2025. Independensi
Komposisi, kualifikasi dan independensi anggota Komite
Tugas dan Tanggung Jawab Pemantau Risiko telah sesuai dengan ketentuan yang
Dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan berlaku. Komite Pemantau Risiko diketuai oleh Komisaris
tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris, Komite Independen dengan anggota 2 (dua) orang Komisaris
bertugas untuk memberikan rekomendasi atau Independen, 1 (satu) orang Komisaris, dan 2 (orang)
pendapat profesional yang independen kepada Pihak Independen yang memiliki keahlian di bidang
Dewan Komisaris terhadap laporan atau hal-hal yang manajemen risiko dan bidang keuangan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 339
Page 342
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Penjelasan tentang Komisaris Independen dan Pihak Independen dimaksud adalah:
1. Komisaris Independen adalah anggota Dewan Komisaris yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan hubungan lain yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk bertindak independen.
2. Pihak Independen adalah pihak di luar Perseroan yang tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga dengan Dewan Komisaris, Direksi dan/atau pemegang saham
pengendali atau hubungan lain yang dapat mempengaruhi kemampuannya untuk bertindak independen.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1. Onny Widjanarko Ketua Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 8 Mei 2023-22 April 2025
(Komisaris Independen) PS/BOC/026/V/2023 dan Surat Keputusan
Direksi Nomor SK.008/DIR/CCS/V/2023.
2. Takeshi Kimoto Anggota (Komisaris) • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 1 Februari 2019-21
Nomor PS/BOC/021/III/2022 dan Surat April 2022
Keputusan Direksi Nomor SK.004/DIR/ • 21 April 2022-22 April
CCS/IV/2022. 2025
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025-RUPST
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.009/DIR/
CCS/IV/2025
3. Edmund Tondobala Anggota (Komisaris Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022-22 April
Independen) PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/IV/2022.
4. Ongki Wandjati Dana Anggota (Komisaris) Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 21 April 2022-22 April
PS/BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan 2025
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/IV/2022
5. Sofyan Rambey Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 1 Februari 2019 – 21
(Pihak Independen) Nomor PS/BOC/006/II/2019 dan Surat April 2022
Keputusan Direksi Nomor 003/DIR/CCS/
II/2019.
• Diangkat kembali berdasarkan Keputusan • 21 April 2022 - 22 April
Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/ 2025
BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan
Direksi Nomor SK.004/DIR/CCS/IV/2022.
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.009/DIR/
CCS/IV/2025
6. Marita Alisjahbana • Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 September 2024-
(Komisaris Nomor PS/BOC/041/IX/2024 dan Surat 22 April 2025
Independen) Keputusan Direksi Nomor SK.007/DIR/
• Ketua CCS/IX/2024
(Komisaris • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025-RUPST
Independen) Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.009/DIR/
CCS/IV/2025
7. Nurhajati Soerjo Hadi Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 September 2024-
(Pihak Independen) Nomor PS/BOC/026/VI/2024 dan Surat 22 April 2025
Keputusan Direksi Nomor SK.007/DIR/
CCS/IX/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025-RUPST
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat 2028
Keputusan Direksi Nomor SK.009/DIR/
CCS/IV/2025
8. Kusumaningtuti Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor 22 April 2025-RUPST
Sandriharmy Soetiono (Komisaris Independen) PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan 2028
Direksi Nomor SK.009/DIR/CCS/IV/2025
340 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 343
Profil Anggota Komite Pemantau Risiko
Marita Alisjahbana
Ketua Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Takeshi Kimoto
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono
Anggota Komite Pemantau Risiko (Komisaris Independen)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
• MBA di bidang Finance dari John. M. Olin School
of Business, Washington University, St. Louis, USA
(1993)
• Gelar profesi Financial Risk Manager (FRM®) dari
Riwayat Global Association of Risk Professional (“GARP”)
Pendidikan • Gelar Profesi Sustainability and Climate (SCR) dari
Global Association of Risk Professional (GARF)
• Certified Management Accountants dari CMA
Australia
• Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite
Pemantau Risiko (Pihak Independen) sejak 1 Februari
2019 berdasarkan Keputusan Sirkuler Dewan
Komisaris Nomor PS/BOC/006/II/2019 dan Surat
Riwayat Keputusan Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/II/2019.
Jabatan, Dasar • Diangkat kembali tanggal 21 April 2022 berdasarkan
Hukum & Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
Masa Jabatan BOC/021/III/2022 dan Surat Keputusan Direksi
Nomor SK.004/DIR/CCS/IV/2022.
• Diangkat kembali tanggal 22 April 2025 berdasarkan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
Nomor SK.009/DIR/CCS/IV/2025
Sofyan Rambey • Director GReenZONES Society
Anggota Komite Pemantau • CEO & Presiden Director The Risk Forum
Risiko (Pihak Independen)
Rangkap
Jabatan
Warga Negara
Indonesia • Direktur Regional GARP (2005)
• EVP PT Mandiri Sekuritas (2003-2005)
Domisili • Group Head PT Bank Mandiri (2001-2003)
Jakarta • Komisaris PT Exim Securities (1998-2001)
Pengalaman • Kepala Biro PT Bank Exim (1998-2000)
Usia Kerja • Kepala Bagian PT Bank Exim (1994-1998)
67 Tahun • Kepala Seksi PT Bank Exim (1988-1991)
pada akhir Tahun Buku 2025 • Account Officer PT Bank Exim (1984-1987)
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 341
Page 344
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Bachelor of Arts in Business Finance and Banking from
Oregon State University, – Oregon, USA (1991)
Riwayat
Pendidikan
• Pertama kali menjabat sebagai Anggota Komite
Pemantau Risiko (Pihak Independen) sejak 2
September 2024 berdasarkan Keputusan Sirkuler
Dewan Komisaris Nomor PS/BOC/026/VI/2024 dan
Riwayat Surat Keputusan Direksi Nomor SK.007/DIR/CCS/
Jabatan, Dasar IX/2024.
Hukum & • Diangkat kembali tanggal 22 April 2025 berdasarkan
Masa Jabatan Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris Nomor PS/
BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
Nomor SK.009/DIR/CCS/IV/2025
-
Rangkap
Jabatan
Nurhajati Soerjo Hadi
• Head of Internal Audit PT. Bank BTPN, Tbk (2017-
Anggota Komite Pemantau 2024)
Risiko (Pihak Independen) • Fraud Management Unit Head at PT Bank BTPN, Tbk
(2015 - 2016)
Pengalaman • Quality Assurance and Corporate Client Execution
Warga Negara Kerja Head at PT ANZ Bank Indonesia (2015)
Indonesia • Business Development Director (Business Manager)
of International Banking at The Royal Bank of
Domisili Scotland N.V., Jakarta Branch (2008 – 2013)
Jakarta • Director at PT. RBS Finance Indonesia (2008 – 2012)
• Credit Portfolio Management Head at ABN AMRO
Usia Bank N.V., Jakarta Branch (2005 - 2008)
57 Tahun • Deputy Head of Financial Restructuring & Recovery
pada akhir Tahun Buku 2025 (FRR) at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch
(2003 - 2005)
• Financial Restructuring & Recovery Officer at ABN
AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1999 - 2005)
• Development Director (Business Manager) to
Executive Country at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta
Branch (1996 – 2008)
• Relationship Manager of Special Credits Group at
ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1999)
• Team Leader/Relationship Manager of Indonesian
Corporate Banking for Medium Companies at ABN
AMRO Bank N.V., Jakarta Branch (1997-1999)
• Relationship Manager of Indonesian Corporate
Banking at ABN AMRO Bank N.V., Jakarta Branch
(1996-1997)
• Corporate Credit Account Officer at PT IBJ Indonesia
Bank, Jakarta (1991 – 1995)
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
342 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 345
Sertifikasi Profesi Rapat Komite Pemantau Risiko
Jumlah Kebijakan Rapat
No. Sertifikasi Profesi
Pemilik Ketentuan rapat Komite Pemantau Risiko yang telah
1. Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat I s/d III 2 ditetapkan di lingkungan Bank adalah sebagai berikut:
2. Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat IV 2 1. Komite menyelenggarakan rapat paling sedikit 1
3. Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat V 2 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
4. Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VI 2 2. Agenda Rapat Komite termasuk, akan tetapi tidak
5. Sertifikasi Manajemen Risiko Tingkat VII 2 terbatas pada:
6. Sertifikasi Financial Risk Manager (FRM) 1
a. Profil Risiko;
b. Tingkat Kesehatan Bank;
7. Trainer untuk pelatihan Sertifikasi Manajemen 1
Risiko Tingkat I-V c. Risk Appetite;
8. Sertifikasi CFA (Chartered Financial Analyst) L 1 1 d. Kebijakan, Pedoman, dan Prosedur Manajemen
9. Sertifikasi Wakil Manajer Investasi (WMI) 1 Risiko;
10. Sertifikasi Wakil Penjamin Emisi Efek (WPEE) 1
e. Stress Testing;
f. Key Risk Indicators;
11. Sertifikasi Wakil Perantara Perdagangan Efek 1
(WPPE) g. Masalah-masalah yang terkait dengan Fraud;
12. Sertifikasi Wakil Pialang Berjangka (WPB) 1 h. Masalah yang bersifat signifikan terhadap
13. Fellowship in Nutritional and Environmental 1 posisi Bank.
Medicine; India, 2018 3. Rapat-rapat Komite dapat dihadiri secara fisik
14. Master in Advanced Nutritional Medicine; 1 ataupun melalui fasilitas video conference. Rapat
Malaysia 2019
komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila
15. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 5 1 dihadiri oleh sekurang-kurangnya 51% (lima puluh
16. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 1 satu persen) dari seluruh jumlah anggota termasuk
17. Training Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 1 satu orang Komisaris Independen dan satu Pihak
18. Training of Trainer (ToT) jenjang 4 BSMR 1 Independen.
19. Training of Trainer (ToT) jenjang 5 BSMR 1 4. Keputusan Rapat Komite dilakukan berdasarkan
20. Training of Trainer (ToT) jenjang 6 BSMR 1 musyawarah mufakat. Dalam hal tidak terjadi
21. Training of Trainer (ToT) jenjang 7 BSMR 1 musyawarah mufakat, pengambilan keputusan
22. Training of Trainer (ToT) jenjang 4 LSPP 1
dilakukan berdasarkan hasil suara terbanyak.
5. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite.
23. Sertifikasi GRCP (Governance, Risk, Compliance 1
Professional 6. Jika Ketua Komite tidak hadir, maka salah satu
24. Sertifikasi GRCA (Governance, Risk, Compliance 1 anggota Komite yang hadir dalam rapat ditunjuk
Auditor) untuk memimpin rapat.
25. Sertifikasi IAAP (Integrated Audit & Assurance 1 7. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
Professional
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan
26. Sertifikasi ICEP (Integrated Compliance & 1
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
Ethics Professional)
perbedaan pendapat tersebut.
27. Sertifikasi IPMP (Integrated Policy 1
Management Professional) 8. Komite dapat juga mengambil keputusan yang
28. Sertifikasi IRMP (Integrated Risk Management 1 sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan
Professional) ketentuan semua anggota Komite telah diberitahu
29. Sertifikasi IDPP (Integrated Data Privacy 1 secara tertulis dan semua anggota Komite
Professional) memberikan persetujuan mengenai usul yang
30. Training GRI (Global Reporting Initiative) 1 diajukan secara tertulis dengan menandantangani
31. Training ESG (Environmental, Social, 1 persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
Governance)
diambil dengan cara demikian mempunyai
32. Training SROI (Social Return On Investment 1
kekuatan yang sama dengan keputusan yang
33. 32nd A4M Annual Longevity Fest 2024, 1 diambil dengan sah dalam Rapat Komite.
“Advancing Longevity Medicine
34. Qualified Internal Auditor (QIA) Certification 1
35. Indonesian Internal Audit Practitioner (IIAP) 1
36. Refreshment (Pemeliharaan) Sertifikasi 1
Manajemen Risiko Jenjang 7
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 343
Page 346
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite • Laporan mengenai Konglomerasi dan Anak
Pemantau Risiko Perusahaan:
Selama tahun 2025, Komite Pemantau Risiko - Laporan wajib kepada Regulator (Profil
mengadakan 24 (dua puluh empat) kali rapat dan rincian Risiko Terintegrasi dan Kecukupan Modal
tingkat kehadirannya disampaikan sebagai berikut: Terintegrasi)
- Status setiap area risiko yang dikelola oleh
Jumlah Unit Manajemen Risiko Terintegrasi (risiko
Nama Kehadiran Persentase
Rapat kredit, risiko pasar, risiko likuiditas, risiko
Onny Widjanarko 1 8 8 100% operasional, risiko keamanan siber)
Takeshi Kimoto 24 23 96% - Hal-hal lain terkait Manajemen Risiko
Edmund Tondobala 2 8 8 100% Terintegrasi.
Ongki Wanadjati Dana 2 8 8 100% - Pelaksanaan Tugas dan Tanggung jawab
Komite Manajemen Risiko
Sofyan Rambey 24 24 100%
• Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko
Marita Alisjahbana 3 24 22 91%
tahun 2025
Nurhajati Soerjo Hadi 24 23 96%
Kusumaningtuti 16 15 93% Dalam melakukan pemantauan dan evaluasi,
Sandriharmy Soetiono
Komite Pemantau Risiko juga membahas topik-
1 Efektif menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sampai dengan
22 April 2025. topik tambahan terkait dengan risiko yang
2 Efektif menjabat sebagai Anggota Komite Pemantau Risiko sampai dengan berhubungan dengan Bank:
22 April 2025
3 Efektif menjabat sebagai Ketua Komite Pemantau Risiko sejak tanggal 22 • Kondisi portofolio, biaya kredit, yield pinjaman
April 2025
dan kinerja keuangan semua segmen, serta
strategi dan langkah-langkah perbaikan untuk
Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2025 menjaga kualitas aset agar sesuai dengan risk
Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan sepanjang appetite yang ditetapkan.
tahun 2025: • Tinjauan Manajemen Risiko terkait
1. Melakukan evaluasi atas kesesuaian antara pertumbuhan dan proses pemberian kredit
kebijakan manajemen risiko dengan Retail Banking.
pelaksanaannya dan evaluasi pelaksanaan • Implementasi Strategi Anti-Fraud
tugas Komite Manajemen Risiko dan unit kerja • Laporan Terkini mengenai Fraud AI liveness
Manajemen Risiko melalui pembahasan terkait • Pemantauan dampak situasi global dengan
topik-topik berikut: tarif baru Amerika Serikat pada debitur dan
• Pelaksanaan manajemen risiko untuk berbagai stress test terkait tarif baru Amerika Serikat
aspek risiko antara lain Risiko Kredit, Risiko • Pendekatan unit bisnis untuk mengantisipasi
Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, pertumbuhan EV - Kendaraan Listrik
Risiko Keamanan Siber, Risiko Kepatuhan, • Perkembangan Network Distribution
Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan Risiko (Transformasi Kantor Cabang) dan Tinjauan
Reputasi. Manajemen Risiko terkait Tata Kelola Kantor
• Non-Financial Risk (selain Risiko Operasional, Cabang
Risiko Kepatuhan, Risiko Hukum, Risiko • Perkembangan terkini proyek dan inisiatif-
Reputasi) antara lain Anti-Fraud Management, inisiatif perbaikan dan efektifitasnya.
Conduct Risk, Pengendalian Internal atas 2. Menyusun rencana kerja dan agenda tahun 2026
Laporan Keuangan, Risiko Keamanan Siber 3. Melakukan kaji ulang Pedoman dan Tata Tertib Kerja
dan Informasi, Risiko Kepatuhan, Risiko Anti Komite Pemantau Risiko.
Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
Terorisme, Corporate Secretary dan Data Pengembangan Kompetensi Komite
Management. Pemantau Risiko
• Rencana Aksi Pemulihan, kondisi permodalan, Pengembangan kompetensi yang disajikan hanya
likuiditas, rentabilitas dan kualitas asset. untuk anggota independen, karena untuk anggota
• Laporan wajib kepada Regulator antara Komite Pemantau Risiko yang berasal dari Dewan
lain Laporan Profil Risiko, Laporan Tingkat Komisaris telah disajikan pada bab “Dewan Komisaris”
Kesehatan Bank dan Stress Test. yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
344 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 347
Nama Peserta Jenis Pelatihan Waktu Penyelenggaraan Penyelenggara
Sofyan Rambey 1. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 6-7 Agustus 2024 BSMR
2. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 29 Agustus 2024 BSMR
3. Global Reporting Initiative 24-26 September 2024 Kharisman Consulting
4. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 4 Oktober 2024 BSMR
5. ESG (Environment, Social, Governance) 7 November 2024 Kharisman Consulting
6. SRO (Social Return on Investmen 18-19 November 2024 Kharisman Consulting
7. 32nd Longevity Fest 2024 13-15 Desember 2024 American Academy for
Anti Aging Medicine
8. Sustainability and Climate Risk (SCR) 22 Mei 2025 Global Association of
Risk Professional (GARF)
9. Certified Management Accountants 3-5 Agustus 2025 CMA Australia
Nurhajati Soerjo 1. YPIA Annual Conference Juni 2024 YPIA
Hadi
2. Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 4 Oktober 2024 BSMR
3. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 11 Oktober 2024 BSMR
4. Refreshment (Pemeliharaan) Sertifikasi Manajemen Risiko 20 Agustus 2025 PT. GPS & Partners
Jenjang 7
KOMITE TATA KELOLA TERINTEGRASI Pedoman dan Tata Tertib Kerja dikaji secara berkala
untuk memastikan cakupan kerja Komite Tata Kelola
Komite dibentuk untuk mendukung efektivitas Terintegrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kaji
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris ulang terakhir Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Tata
di dalam membantu Dewan Komisaris PIKK antara Kelola Terintegrasi telah disetujui oleh Anggota Komite
lain untuk memantau dan mengevaluasi fungsi audit, Tata Kelola Terintegrasi pada 28 November 2025.
manajemen risiko, keuangan, kepatuhan dan tata Kelola
dalam satu Konglomerasi Keuangan SMBC. Tugas dan Tanggung Jawab
Komite memiliki tugas dan tanggung jawab paling
Dasar Hukum sedikit:
Dasar hukum yang digunakan terkait dengan a. Mengevaluasi pelaksanaan Tata Kelola Terintegrasi
pembentukan Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah: paling sedikit melalui penilaian kecukupan
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/ pengendalian intern dan pelaksanaan fungsi
POJK.03/2014 tanggal 18 November 2014 kepatuhan secara terintegrasi;
tentang Penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi b. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris
Konglomerasi Keuangan PIKK untuk penyempurnaan Pedoman Tata Kelola
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 28/ Terintegrasi; dan
POJK.03/2019 tanggal 14 November 2019 tentang c. Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
Sinergi Perbankan Dalam Satu Kepemilikan Untuk Sinergi Perbankan.
Pengembangan Perbankan Syariah.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Terkait dengan hal-hal tersebut di atas, maka:
Tahun 2024 tanggal 23 Desember 2024 tentang a. Di dalam rangka mendukung efektivitas
Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan
Konglomerasi Keuangan. Komisaris PIKK, Komite membuat rencana kegiatan
4. Pedoman Tata Kelola Terintegrasi (Integrated tahunan yang disetujui oleh Dewan Komisaris.
Governance Manual) SMBC Indonesia. b. Komite menerima laporan secara berkala atas
5. Piagam Korporasi pelaksanaan fungsi audit, risiko, keuangan,
kepatuhan dan tata Kelola pada entitas yang
Pernyataan Telah Memiliki Pedoman dan berada dalam Konglomerasi Keuangan.
Tata Tertib Kerja (Committee Charter) c. Komite memberikan rekomendasi kepada Dewan
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Komisaris (jika diperlukan) atas laporan yang
Komite Tata Kelola Terintegrasi telah memiliki Pedoman diterima sesuai huruf b tersebut di atas.
dan Tata Tertib Kerja, yang mengatur antara lain: d. Komite memberikan laporan kepada Dewan
Organisasi, syarat keanggotaan, independensi, tugas Komisaris mengenai aktivitas yang dilakukan secara
dan tanggung jawab, etika kerja, rapat, tanggung jawab berkala.
pelaporan, masa tugas, serta penilaian komite.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 345
Page 348
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
e. Menjaga kerahasiaan seluruh dokumen, data dan informasi yang diperoleh dan dimilikinya dari seluruh entitas
yang berada dalam Konglomerasi Keuangan.
Komposisi dan Masa Jabatan
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
1. Onny Widjanarko Ketua (Komisaris • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
Independen PT Bank Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
SMBC Indonesia Tbk) Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
2. Ninik Herlani Masli Ridhwan Anggota (Komisaris • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
Independen PT Bank Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
SMBC Indonesia Tbk) Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
3. Dewie Pelitawati Anggota (Komisaris • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
Independen PT Bank Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
BTPN Syariah Tbk) Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
4. Muhamad Faiz Anggota (Dewan • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
Pengawas Syariah PT Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
Bank BTPN Syariah Tbk) Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
5. Dharma Putera Anggota (Komisaris PT Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC 22 April 2025 – RUPST
BTPN Syariah Ventura) Indonesia Nomor PS/BOC/032/VIII/2025 2028
dan Surat Keputusan Direksi SMBC Indonesia
Nomor SK.015/DIR/CCS/VIII/2025.
6. Murniaty Santoso Anggota (Komisaris • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
Independen PT Oto Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
Multiartha) Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
7. Doddy Susanto Anggota (Komisaris • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
Independen PT Summit Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
Oto Finance) Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
8. Ivan Purnama Sanoesi Anggota Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC 22 April 2025 – RUPST
(Pihak Independen) Indonesia Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan 2028
Surat Keputusan Direksi SMBC Indonesia
Nomor SK.011/DIR/CCS/IV/2025
346 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 349
No. Nama Jabatan Dasar Penunjukan Periode Jabatan
9. Sofyan Rambey Anggota • Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 2 Agustus 2024-22
(Pihak Independen) Nomor PS/BOC/038/VIII/2024 dan Surat April 2025
Keputusan Direksi Nomor SK.006A/DIR/
CCS/VIII/2024
• Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris • 22 April 2025 – RUPST
SMBC Indonesia Nomor PS/BOC/019/ 2028
IV/2025 dan Surat Keputusan Direksi
SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
Profil Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi
Onny Widjanarko
Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi (Komisaris Independen SMBC Indonesia)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Ninik Herlani Masli Ridhwan
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (Komisaris Independen SMBC Indonesia)
Profil disampaikan pada bagian “Profil Dewan Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
• Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran (1984)
• Magister Hukum dari Universitas Padjadjaran (2005)
Riwayat
Pendidikan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC Indonesia
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan
Direksi SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
Riwayat
Jabatan, Dasar Masa Jabatan: 22 April 2025 – RUPST 2028
Hukum &
Masa Jabatan
• Lembaga Keuangan: Komisaris Independen PT Bank
BTPN Syariah Tbk (2014-saat ini)
• Lembaga Non Keuangan: Anggota Komite Audit
Universitas Padjadjaran
Rangkap
Jabatan
• Senior GM Corporate Legal, Governance and
Dewie Pelitawati Compliance dan Advisor to CEO XL-Axiata Tbk
(2013-2018)
Anggota Komite Tata Kelola • Partners pada Bahar and Partners Attorney at Law
Terintegrasi (Komisaris Pengalaman (2010-2013)
Kerja • Komisaris PT Indosat Mega Media Mobile (2002-
Independen PT Bank BTPN
2003)
Syariah Tbk) • Komisaris PT Satelindo (2002-2003)
• SPV Legal/General Counsel PT Indosat (2002-2008)
• Secretary to Junior Minister pada Minister for
Warga Negara National Economic Restructuring-RI (2001)
Indonesia • Head of Chairman Office dari Indonesia Bank
Restructuring Agency (1999-2000)
Domisili • Legal Manager PT Indosat (1985-1999)
Jakarta
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Usia Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
66 Tahun
pada akhir Tahun Buku 2025
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 347
Page 350
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
• Sarjana Syariah dari Universitas Islam Madinah
(1997)
• Master Daarul Ulum dari Universitas Kairo (2013)
Riwayat
Pendidikan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC Indonesia
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan
Direksi SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
Riwayat
Jabatan, Dasar Masa Jabatan: 22 April 2025 – RUPST 2028
Hukum &
Masa Jabatan
• Lembaga Keuangan
1. Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank
BTPN Syariah Tbk (2017-saat ini)
2. Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha
Rangkap Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jabatan (2023-saat ini)
3. Ketua Dewan Pengawas Syariah PT IMFI Syariah
(2012-saat ini)
Muhamad Faiz
Anggota Komite Tata Kelola • Lembaga Non Keuangan
1. Ketua Umum MUI DKI Jakarta (2023-2028)
Terintegrasi (Anggota Dewan 2. Katib Syariah PBNU (2022-2027)
Pengawas Syariah PT Bank 3. Anggota Pleno DSN MUI (2020-2025)
4. Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail di PBNU
BTPN Syariah Tbk) (2015-sekarang)
5. Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010-saat ini)
Warga Negara 6. Wakil Pengasuh PP Darul Rohman (2008-saat
ini)
Indonesia
Sesuai informasi yang tertuang pada kolom
Domisili pengungkapan rangkap jabatan (masih aktif)
Jakarta
Usia Pengalaman
51 Tahun Kerja
pada akhir Tahun Buku 2025
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
348 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 351
S2 – Toyohashi Institute of Technology
Riwayat
Pendidikan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC Indonesia
Nomor PS/BOC/032/VIII/2025 dan Surat Keputusan
Direksi SMBC Indonesia Nomor SK.015/DIR/CCS/
VIII/2025
Riwayat
Jabatan, Dasar Masa Jabatan: 22 Juli 2025 – RUPST 2028
Hukum &
Masa Jabatan
• Risk Management Head PT Bank BTPN Syariah Tbk
• Komisaris PT BTPN Syariah Ventura (2 Februari
2024-saat ini)
Rangkap
Jabatan
1. PT Bank BTPN Syariah Tbk
Dharma Putera Jabatan : Head of Sales and Distribution Region 1
Masa Kerja : Januari 2017 s/d 31 Mei 2020
Anggota Komite Tata Kelola
Terintegrasi (Komisaris Pengalaman 2. PT Bank BTPN Syariah Tbk
Kerja Jabatan : Head of Business Risk in BTPN Syariah
PT BTPN Syariah Ventura)
Masa Kerja : 7 Juli 2014 s/d 31 Desember 2016
Warga Negara 3. Adira Quantum Collection division
Indonesia Jabatan : Strategic Development Unit Head
Masa Kerja : 1 Maret 2013 s/d 30 Juni 2014
Domisili
Jakarta 4. Citibank Credit Initiation (CI) department
Jabatan : Strategic Development Unit Head
Masa Kerja : 1 Juli 2008 s/d 24 Februari 2013
Usia
47 Tahun 5. Citibank Collection – Recovery
pada akhir Tahun Buku 2025 Jabatan : Management Information System
(MIS) Head
Masa Kerja : 1 Oktober 2006 s/d 30 Juni 2008
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 349
Page 352
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Master of Science dari MIT-Sloan School, Boston,
Amerika Serikat (1989)
Riwayat
Pendidikan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC Indonesia
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan
Direksi SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
Riwayat
Jabatan, Dasar Masa Jabatan: 22 April 2025 – RUPST 2028
Hukum &
Masa Jabatan
• Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
• Komisaris Independen PT Oto Multiartha
Rangkap
Jabatan
• Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
Murniaty Santoso (2005 – Saat Ini)
• Komisaris Independen PT Oto Multiartha (2003 –
Anggota Komite Tata Kelola Saat Ini)
Terintegrasi (Komisaris Pengalaman • Komisaris Utama PT Verena Multifinance Tbk (2003
Kerja – 2021)
Independen PT Oto Multiartha)
• Presiden Direktur PT Tunas Sepadan Investama
(1999 - 2001)
Warga Negara • Direktur Bentala Sanggrahan Group (1995 - 1998)
Indonesia • Komisaris PT Oto Multiartha (1994 - 2003)
• Presiden Komisaris PT Manunggal Multi Finance
Domisili (menjadi: PT Oto Multiartha) (April 1994 - November
Jakarta 1994)
• Chief Financial Officer (CFO) Argo Manunggal (1993-
1995)
Usia
• Chief Financial Officer (CFO) – Automotive Group II,
72 Tahun PT Astra Internasional (1986 - 1993)
pada akhir Tahun Buku 2025 • General Manager of Budget and Business
Development di PT Astra International (1981 - 1986)
• Finance Manager PT Broken Hill Proprietary
Indonesia (1975-1981)
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
350 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 353
Sosial Politik Administrasi Niaga dari Universitas Katholik
Parahyangan (1984)
Riwayat
Pendidikan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC Indonesia
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan
Direksi SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025
Riwayat
Jabatan, Dasar Masa Jabatan: 22 April 2025 – RUPST 2028
Hukum &
Masa Jabatan
• Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
• Komisaris PT Karya Dosan Mandiri
Rangkap
Jabatan
• Komisaris Independen PT Summit Oto Finance
Doddy Susanto (2022 – Saat Ini)
• Komisaris PT Karya Dosan Mandiri (2015 – Saat Ini)
Anggota Komite Tata Kelola • Direktur PT Sinartama Gunita (2017 – 2021)
Terintegrasi (Komisaris Pengalaman • Komisaris PT Sinar Mas Multifinance (2017 – 2021)
Kerja • Komisaris PT Pasar Dana Pinjaman (2016 – 2021)
independen PT Summit Oto
• Presiden Direktur di PT Sinar Mas Multiartha, Tbk
Finance) (2009 – 2021)
• Presiden Direktur di PT Sinar Mas Multifinance (2000
– 2017)
Warga Negara • Direktur di PT Sinar Mas Multiartha, Tbk (2000 –
Indonesia 2009)
• Presiden Komisaris PT Sinarmas Asset Management
Domisili (2011 – 2021)
Jakarta • Komisaris PT Asuransi Sinar Mas (2003 – 2014)
• Komisaris PT AB Sinar Mas Multifinance (2002 –
Usia 2020)
65 Tahun • Chief Operating Officer PT Asuransi Jiwa Sinarmas
pada akhir Tahun Buku 2025 (1999 – 2000)
• Direktur PT Bank International Indonesia, Tbk (1997 –
1999)
• Head of Sumatra Region PT Bank International
Indonesia, Tbk (1994 – 1997)
• Deputy Regional Manager for East Java and Eastern
Indonesia PT Bank International Indonesia, Tbk (1991
– 1994)
• Head of Central Java Region PT Bank International
Indonesia, Tbk (1990 – 1991)
• Branch Manager PT Bank International Indonesia,
Tbk (1987 – 1990)
• Account Officer PT Bank International Indonesia, Tbk
(1987)
• Management Development Program PT Bank
International Indonesia, Tbk (1986 – 1987)
• Credit Administration Staff PT Bankap (1985 – 1986)
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 351
Page 354
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
• Master Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi PPM
(2004)
• Sarjana Ekonomi jurusan Akuntansi, Universitas
Tarumanegara (1988)
Riwayat
Pendidikan
Keputusan Sirkuler Dewan Komisaris SMBC Indonesia
Nomor PS/BOC/019/IV/2025 dan Surat Keputusan
Direksi SMBC Indonesia Nomor SK.011/DIR/CCS/
IV/2025.
Riwayat
Jabatan, Dasar Masa Jabatan: 22 April 2025 – RUPST 2028
Hukum &
Masa Jabatan
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Mega
Tbk.
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Ina
Perdana Tbk.
Rangkap • Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Hibank
Jabatan Indonesia
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT BCA Digital
Ivan Purnama Sanoesi • Anggota Komite Audit PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Anggota Komite (2019-2025)
• Anggota Komite Audit PT Bank Sumitomo Mitsui
Tata Kelola Terintegrasi Indonesia (Juli 2018-Februari 2019).
Pengalaman
(Pihak Independen) • Advisor PT Central Santosa Finance (September
Kerja 2016-Agustus 2018).
• Wakil Kepala Divisi Divisi Audit PT Bank Central Asia,
Warga Negara Tbk (1999-Mei 2016).
Indonesia • Kepala Biro Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1992-
1999).
Domisili • Kepala Bagian/Urusan Audit PT Bank Central Asia,
Jakarta Tbk (1989-1992).
• Staf Divisi Audit PT Bank Central Asia, Tbk (1986–
Usia 1989).
64 Tahun
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan
pada akhir Tahun Buku 2025 Komisaris dan Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
Sofyan Rambey Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi (Pihak
Independen) Kebijakan Rapat
Profil disampaikan pada bagian “Profil Komite Pemantau Ketentuan terkait pelaksanaan rapat Komite Tata Kelola
Risiko” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini. Terintegrasi telah diatur dalam pedoman dan tata tertib
Komite Tata Kelola Terintegrasi:
1. Komite mengadakan rapat secara berkala paling
Sertifikasi Profesi sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan.
2. Komite dapat mengundang pihak lain selain
Jumlah anggota Komite yang berasal dari Konglomerasi
No. Sertifikasi Profesi
Pemilik Keuangan SMBC untuk hadir dan memberikan
1. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 6 keterangan dalam Rapat, apabila berhubungan
2. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 4 dengan agenda Rapat.
3. Sertifikasi Wakil Perantara Perdagangan Efek 1
(WPPE)
352 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 355
3. Atas undangan Ketua Komite, anggota Dewan Frekuensi dan Tingkat Kehadiran Rapat Komite Tata
Komisaris yang bukan anggota Komite dapat Kelola Terintegrasi
menghadiri Rapat Komite sebagai peninjau yang Selama tahun 2025, Komite Tata Kelola Terintegrasi
tidak memiliki hak suara dalam pengambilan mengadakan 3 (tiga) kali rapat dan rincian tingkat
keputusan Rapat. kehadirannya disampaikan sebagai berikut:
4. Rapat Komite dapat dihadiri secara fisik ataupun
melalui fasilitas video conference. Rapat-rapat Jumlah
Nama Kehadiran Persentase
Komite tersebut hanya dapat dilaksanakan apabila Rapat
dihadiri baik fisik maupun virtual oleh sekurang- Onny Widjanarko 3 3 100%
kurangnya 51% (lima puluh satu persen) dari jumlah Ninik Herlani Masli Ridhwan 3 3 100%
seluruh anggota Komite termasuk Ketua Komite Dewie Pelitawati 3 3 100%
atau Komisaris Independen dari PIKK. Muhamad Faiz 3 3 100%
5. Keputusan rapat Komite diambil berdasarkan
Dharma Putera* 2 2 100%
musyawarah mufakat. Dalam hal tidak tercapai
Murniaty Santoso 3 3 100%
musyawarah dan mufakat, pengambilan keputusan
Doddy Susanto 3 3 100%
dilakukan berdasarkan suara terbanyak.
6. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua Komite. Ivan Purnama Sanoesi** 2 2 100%
7. Dalam hal jabatan Ketua Komite lowong, maka Sofyan Rambey 3 3 100%
Komisaris Independen dari PIKK dapat untuk * Menjabat sebagai anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi sejak tanggal 22
Juli 2025
sementara menggantikan kedudukan ketua komite ** Menjabat sebagai anggota Komite Tata kelola Terintegrasi sejak tanggal 22
sebagai pimpinan Rapat. April 2025
8. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang
terjadi dalam rapat Komite, wajib dicantumkan Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2025
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan dari Pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan selama
perbedaan pendapat tersebut. tahun 2025 oleh Komite Tata Kelola Terintegrasi adalah:
9. Komite dapat juga mengambil keputusan yang
sah tanpa mengadakan Rapat Komite, dengan Tanggal Kegiatan Kegiatan
ketentuan semua anggota komite telah diberitahu
13 Februari 2025 Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
secara tertulis dan semua anggota Komite
7 Agustus 2025 Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
memberikan persetujuan mengenai usul yang
diajukan secara tertulis dengan menandatangani 28 November 2025 Rapat Komite Tata Kelola Terintegrasi
persetujuan sirkular tersebut. Keputusan yang
diambil dengan cara demikian mempunyai Pengembangan Kompetensi Komite Tata
kekuatan yang sama dengan keputusan yang Kelola Terintegasi
diambil dengan sah dalam Rapat Komite. Pengembangan kompetensi untuk anggota Komite Tata
Kelola Terintegrasi yang berasal dari Dewan Komisaris
SMBC Indonesia telah disajikan pada bab “Dewan
Komisaris” yang terdapat dalam Laporan Tahunan ini.
Nama Peserta Jenis Pelatihan Waktu Penyelenggaraan Penyelenggara
Dewie Pelitawati 1. Update Climate Risk 1. 16 Januari 2025 1. Albidin Linda
2. Executive Refreshment Session – Keamanan dan 2. 23 Mei 2025 2. Hendro & Eryk Budi
Ketahanan Siber
3. Economic Outlook & Townhall 2025 3. 31 Juli 2025 3. Creco Research and
Consulting; AGMD SMBC
dan SMBC Indonesia
4. Leadership Series - Leading Conglomerate Companies in 4. 9 September 2025 4. Frans Kesuma
Indonesia
5. Sertifikasi Manajemen Risiko Refreshment (1 UK) Jenjang 5. 9 Oktober 2025 5. BARA
6 dan Jenjang 7 & Risk Awareness
6. Keuangan Berkelanjutan 6. 16 Desember 2025 6. RIZKY WISNOENTORO
(CEO & Co-Founder
Impac+ Indonesia)
7. Economic Outlook, Indonesia Economy Policy and 7. 17 Desember 2025 7. Chatib Basri
Strategy in 2026
Muhamad Faiz Mandatory Refreshment (APU PPT, Compliance, Anti Fraud, 1 Oktober 2025 E- Learning (Pembelajaran
UPPK, Perbankan Syariah, Information Security Awareness Mandiri)
(ISA), E&G, Risk Awareness & Kode Etik)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 353
Page 356
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Dewan Komisaris
Nama Peserta Jenis Pelatihan Waktu Penyelenggaraan Penyelenggara
Dharma Putera 1. Climate Risk Management & Scenario Analysis - CRMS 1. 10-11 Februari 2025 1. Manaek Robert
Perbankan (Climate Risk Stress Testing)
2. Training Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) 2. 05-06 Maret 2025 2. Reinhard Silaban,
“IFRS 9: Financial Instrument Andreas
3. Updates on Climate Risk 3. 16 Januari 2025 3. EY Indonesia: Albidin
Linda
4. Executive Refreshment Session - Keamanan & 4. 23 Mei 2025 4. Hendro & Eryk Budi
Ketahanan Siber
5. Pembekalan Sertifikasi Likuidator 5. 25-29 Agustus 5. PPLI
2025
6. Ujian Sertifikasi Likuidator 6. 30 Agustus 2025 6. PPLI
7. Leadership Series: Leading Conglomerate Companies in 7. 09 September 2025 7. Frans Kesuma
Indonesia
8. Refreshment Mandatory 8. 04 September 2025 8. Pembelajaran Mandiri
9. Sulistyoningsih
9. Webinar Sadarisiko "Jangan Jadi Pelaku Fraud ! Aksi Fraud 9. 25 September 2025
dan Dampaknya Bagi Reputasi Karier" 10. BARA Institute
10. Sertifikasi Manajemen Risiko Refreshment (1 UK) Jenjang 10. 09 Oktober 2025
6 dan Jenjang 7 & Risk Awareness 11. Bapak Rizky Wisnoentoro
11. Keuangan Berkelanjutan 11. 16 Desember 2025 (CEO & Co-Founder
Impac+ Indonesia)
Murniaty Santoso 1. Seminar Nasional “Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan 1. 4 Februari 2025 1. APPI
Strategi Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Baru”
2. Seminar Nasional “Will Trade War Create Financial 2. 6 Mei 2025 2. APPI
Turmoil?”
3. Seminar Online “Economic Outlook 2026” 3. 2 September 2025 3. APPI
Doddy Susanto Seminar Nasional “Arah Kebijakan OJK Tahun 2025 dan 4 Februari 2025 APPI
Strategi Pertumbuhan Ekonomi Pemerintah Baru”
Ivan Purnama 1. How To Achieve Peak Performance 1. 17 Januari 2025 1. OJK Institute
Sanoesi 2. Transformasi Digital di Sektor Keuangan 2. 23 Januari 2025 2. OJK Institute
3. Outlook Ekonomi dan Keuangan 2025 3. 20 Februari 2025 3. OJK Institute
4. Peran GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor & 4. 25 Februari 2025 4. OJK Institute
Stabilitas Sektor Keuangan
5. Efek Domino Tarif Trump 5. 15 Mei 2025 5. OJK Institute
6. The Future of Cybersecurity 6. 5 Juni 2025 6. OJK Institute
7. Perlindungan Data Pribadi dan Dampak Teknologi 7. 19 Juni 2025 7. OJK Institute
Biometrik di Indonesia
8. Agentic AI in Finance 8. 3 Juli 2025 8. OJK Institute
9. Prinsip-prinsip Penerapan AI pada Bank di Indonesia 9. 9 Juli 2025 9. Intellectual Business
10. Building the Global Sustainable Islamic Finance 10. 24 Juli 2025 10. Community
Ecosystem
11. Mid-Year Capital Market Review 2025 11. 7 Agustus 2025 11. OJK Institute
12. Transformasi Generative AI 12. 25 Agustus 2025 12. OJK Institute
13. Strategi Peningkatan Daya Saing serta Pendalaman 13. 28 Agustus 2025 13. OJK Institute
Perbankan dan Pasar Modal Syariah
14. Tren Modus dan Skema Pencucian Uang Terbaru 14. 18 September 2025 14. OJK Institute
15. Oversight in the Digital Bank 15. 3 Oktober 2025 15. OJK Institute
16. Risk Appetite and Risk Culture; Pilar Utama dalam 16. 9 Oktober 2025 16. LPPI
Penguatan Manajemen Risiko di Sektor Keuangan
17. Peran Digital Forensik dalam Penanganan dan 17. 16 Oktober 2025 17. OJK Institute
Pengungkapan Kejahatan Keuangan
18. Auditing Culture and Ethics 18. 1 Desember 2025 18. IIA Indonesia
Sofyan Rambey 1. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5 1. 6-7 Agustus 2024 1. BSMR
2. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 6 2. 29 Agustus 2024 2. BSMR
3. Global Reporting Initiative 3. 24-26 September 3. Kharisman Consulting
2024
4. Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7 4. 4 Oktober 2024 4. BMSR
5. ESG (Environment, Social, Governance) 5. 7 November 2024 5. Kharisman Consulting
6. SRO (Social Return on Investment 6. 18-19 November 6. Kharisman Consulting
2024
7. 32nd Longevity Fest 2024 7. 13-15 Desember 7. American Academy for
2024 Anti Aging Medicine
8. Sustainability and Climate Risk (SCR) 8. 22 Mei 2025 8. Global Association of Risk
Professional (GARF)
9. Certified Management Accountants 9. 3-5 Agustus 2025 9. CMA Australia
354 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 357
Komite di Bawah
Direksi
Sesuai dengan ketentuan, Bank diwajibkan memiliki KOMITE ASET DAN LIABILITAS (ALCO)
minimal 3 (tiga) komite yang membantu tugas Direksi
yaitu Komite Manajemen Risiko, Komite Aset dan Struktur dan Keanggotaan
Liabilitas serta Komite Pengarah Teknologi Informasi. Susunan anggota Komite Aset dan Liabilitas (“ALCO”) per
Komite-komite tersebut bertanggung jawab kepada 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
Direksi guna mendukung pelaksanaan tugas dan
tanggung jawab Direksi. Ketua: Direktur Treasury
Namun, melihat kompleksitas usaha yang dijalankan Anggota:
SMBC Indonesia, membutuhkan pengelolaan serta 1. Direktur Utama
peningkatan kualitas penerapan tata kelola perusahaan 2. Wakil Direktur Utama 1
yang baik. Untuk itu, Bank membentuk 11 (sebelas) 3. Wakil Direktur Utama 2
komite sebagai berikut: 4. Head of Risk Management
1. Komite Aset dan Liabilitas 5. Direktur Keuangan dan Perencanaan
2. Komite Manajemen Risiko
3. Komite Manajemen Risiko Non-Keuangan Sekretaris: Head of Treasury
4. Komite Pengarah Teknologi Informasi
5. Komite Kebijakan Kredit Pedoman Kerja
6. Komite Kredit Pedoman Kerja Komite ALCO disusun sebagai panduan
7. Komite Pengarah Tata Kelola Informasi atau rujukan bagi anggota ALCO antara lain untuk:
8. Komite Human Resource 1. Memantau dan mengelola aset dan liabilitas.
9. Komite Fraud 2. Memantau perkembangan pasar dan faktor-faktor
10. Komite Keberlanjutan yang mungkin akan mempengaruhi keadaan
11. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi pendanaan dan likuiditas Bank.
3. Memantau eksposur risiko Bank seperti risiko suku
bunga dan nilai tukar.
4. Memutuskan dan memberikan arahan dalam
pengelolaan suku bunga baik suku bunga funding
maupun lending.
5. Dan hal-hal terkait lainnya.
Tugas dan Tanggung Jawab
Komite Aset dan Liabilitas memiliki tugas dan tanggung
jawab, antara lain mencakup:
1. Mengkaji ulang, mengawasi dan menyetujui strategi
neraca secara keseluruhan, atas likuiditas, harga,
dan manajemen permodalan.
2. Memberikan gambaran keadaan perekonomian
domestik dan dunia, serta analisis implikasi dari
kebijakan moneter dan fiskal yang telah dan atau
akan diambil oleh pemerintah.
Pernyataan Independensi Komite
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 355
Page 358
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Pelaksanaan Tugas 2025
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1 Menyetujui inisiatif green asset pipeline dan pricing Januari 2025
2 Menyetujui: Februari 2025
• Metodologi baru untuk IoC (Income on Capital) berupa insentif untuk Deposit;
• Insentif untuk Non-sensitif CASA (Current Account Saving Account);
• Skema special SLR (Special Loan Rate) untuk nasabah korporasi
3 Pembahasan mengenai: Maret 2025
• Definisi Sensitive Deposit
• Back-to-Back Special FTP untuk nasabah Business Banking;
Menyetujui:
• Back-to-Back Special Rate untuk nasabah Wholesale Business Group
4 Pembahasan mengenai: April 2025
• Penyesuaian Short Term FTP (Fund Transfer Pricing) IDR;
Menyetujui:
• Simulasi Rencana Pendanaan Kontijensi/Contigency Funding Plan (CFP);
• Definisi Sensitive Deposit
5 Update mengenai: Mei 2025
• Hasil pelaksanaan simulasi Rencana Pendanaan Kontinjensi/Contigency Funding Plan (CFP);
• Dampak Alokasi IoC (Income on Capital) pada RBB 2025 menggunakan metodologi IoC yang baru
Menyetujui:
• Rencana penerbitan Obligasi Bank SMBC Indonesia V Tahap III
6 Menyetujui: Juni 25
• Review Tahunan untuk asumsi IRRBB (Interest Rate Risk in Banking Book);
• Review Tahunan untuk internal limit LCR (Loan Coverage Ratio) dan NSFR (Net Stable Funding Ratio);
• Penyesuaian formula FTP untuk tenor sampai 1 minggu dan tambahan allowance untuk pengurangan marjin
SLR bagi nasabah Korporasi dengan tenor pinjaman kurang dari 1 minggu.
7 Update mengenai: Juli 25
• Hasil diskusi dengan Bank Indonesia dan bank-bank lainnya terkait alokasi BI TD (Time Deposit Bank
Indonesia) secara proporsional;
• Hasil Evaluasi Efektivitas IoC Deposit Non‑Sensitif Pasca Implementasi;
Menyetujui:
• Publikasi harian FTP Singapore Dollar untuk nasabah Retail.
8 Update mengenai: Agustus 25
• Hasil penerbitan Obligasi Bank SMBC Indonesia V Tahap III;
Menyetujui:
• Rencana pinjaman bilateral dengan BCA dan Bank of America
9 Pembahasan mengenai: September 2025
• Project Vulcan,
• Insentif untuk proposal green asset
10 Menyetujui: Oktober 2025
• CASA Core Balance untuk RBB (Rencana Bisnis Bank) 2026-2028
• IRRBB Premium 2026
11 Pembahasan mengenai: November 2025
• Perubahan metodologi alokasi Income on Capital dan perhitungan RWA Credit menggunakan sistem
Menyetujui:
• Proyeksi FTP pada RBB 2026-2028 & Corporate Plan 2025-2029;
• FTP deposit dalam mata uang asing (EUR, AUD, GBP and CNH);
• Melanjutkan Project Vulcan sampai dengan tahun 2025
12 Menyetujui: Desember 2025
• Perubahan metodologi alokasi Income on Capital dan perhitungan RWA Credit menggunakan sistem
Pembahasan mengenai:
• IoC untuk inisiatif stratejik dan IoC yang belum dialokasikan untuk Deposit Non-Sensitif
13 Menyetujui Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Januari 2025 – Desember 2025 Januari 2025 –
Desember 2025
356 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 359
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sepanjang tahun 2025, Komite ALCO mengadakan 12 (dua belas) kali pertemuan, yang rincian kehadiran anggotanya
adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Keishi Kobata1) Ketua/Direktur Treasury 4 4 100%
Yuki Terayama 2)
8 8 100%
Henoch Munandar Anggota/Direktur Utama 12 11 92%
Kaoru Furuya3) Anggota/Wakil Direktur Utama 1 4 3 75%
Jun Saito 4)
8 8 100%
Darmadi Sutanto5) Anggota/Wakil Direktur Utama 2 4 3 75%
Michellina Laksmi Triwardhany6) 6 5 83%
Sendiaty Sondy Anggota/Head of Risk Management 12 12 100%
Hanna Tantani Anggota/Direktur Keuangan & Perencanaan 12 12 100%
Wiwig Santoso Sekretaris/Head of Treasury 12 12 100%
Tanggal efektif:
1) Efektif menjabat hingga 22 April 2025
2) Efektif menjabat sejak 27 Mei 2025
3) Efektif menjabat hingga 22 April 2025
4) Efektif menjabat sejak 23 Mei 2025
5) Efektif menjabat hingga 22 April 2025
6) Efektif menjabat sejak 26 Juni 2025
Pengembangan Kompetensi • Anggota Tetap Tanpa Hak Suara:
Pengembangan kompetensi anggota komite level 1. Head of Internal Audit
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan 2. Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko
kompetensi Direksi. (Sekretaris)
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan
KOMITE MANAJEMEN RISIKO jabatan).
Struktur dan Keanggotaan Prosedur Rapat
Susunan anggota Komite Manajemen Risiko 31 Pedoman pelaksanaan rapat Komite Manajemen Risiko
Desember 2025 adalah sebagai berikut: adalah sebagai berikut:
1. Rapat Komite dilaksanakan sekurang-kurangnya 8
Ketua: Head of Risk Management (delapan) kali dalam setahun sesuai dengan agenda
rapat yang telah ditentukan. Bilamana dibutuhkan,
Anggota: rapat dapat dilakukan setiap saat atas permintaan
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: salah satu Anggota Tetap (Permanent Voting
1. Direktur Utama Members).
2. (Para) Wakil Direktur Utama 2. Rapat dipimpin oleh Ketua. Dalam hal Ketua
3. Direktur Kepatuhan & Legal berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh salah
4. Direktur Corporate Banking (Japanese) satu anggota Komite yang menjabat sebagai
5. Direktur Treasury Direktur dan ditunjuk dalam rapat.
6. Direktur Operasional & Teknologi 3. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat
7. Direktur Keuangan & Perencanaan mengundang pihak lain selain Anggota Komite
8. Head of Business Banking untuk hadir dalam rapat, termasuk namun tidak
9. Head of Information Technology terbatas pada Perusahaan Anak.
10. Head of Retail Lending Business 4. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap
11. Head of Wealth Management Business and (Permanent Voting Members);
Network & Distribution 5. Anggota Tetap Tanpa Hak Suara (Permanent
12. Head of Digital Banking Non-Voting Members) tidak diperhitungkan dalam
13. Head of Human Resources kuorum kehadiran.
14. Head of Wholesale, Commercial & Transaction 6. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/
Banking atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah
15. Head of Treasury anggota Komite yang memiliki hak suara.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 357
Page 360
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
7. Keputusan rapat Komite harus diambil berdasarkan 15. Pada pelaksanaannya, materi yang sudah
musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan disampaikan dalam Komite Manajemen Risiko Non
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak Keuangan pada periode data dan penyampaian
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan yang sama, maka tidak disampaikan kembali dalam
pemungutan suara berdasarkan suara setuju Komite Manajemen Risiko.
lebih dari 50% dari jumlah suara yang sah yang
dikeluarkan dalam rapat yang bersangkutan, Tugas dan Wewenang
termasuk ketua Komite. Komite Manajemen Risiko memiliki tugas dan
Apabila hasil pemungutan suara imbang antara wewenang, antara lain:
setuju dan suara tidak setuju, maka Ketua Komite 1. Penyusunan kebijakan, strategi dan pedoman
dapat menentukan keputusan akhir yang akan penerapan Manajemen Risiko.
diambil oleh Komite. 2. Perbaikan atau penyempurnaan pelaksanaan
8. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan pelaksanaan Manajemen Risiko; dan
ketentuan tentang benturan kepentingan yang 3. Penetapan hal-hal yang terkait dengan keputusan
diatur dalam Kode Etik dan Kebijakan Compliance bisnis yang menyimpang dari prosedur normal.
terkait.
9. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang Pernyataan Independensi Komite
terdapat dalam rapat Komite, wajib dicantumkan Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
secara jelas dalam Risalah Rapat beserta serta fungsinya secara independen demi kepentingan
alasan perbedaan pendapat tersebut. Head of Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Risk Management memiliki wewenang untuk
menyampaikan eskalasi terkait dengan perbedaan Pelaksanaan Tugas 2025
pendapat di dalam Komite kepada Komite Selama tahun 2025 Komite Manajemen Risiko telah
Pemantau Risiko untuk mendapatkan rekomendasi. melaksanakan 11 kali pertemuan dengan agenda
10. Laporan/materi Komite Manajemen Risiko disiapkan pembahasan hasil pelaksanaan proses manajemen
oleh Satuan Kerja Manajemen Risiko. Unit terkait risiko diantaranya sebagai berikut:
diwajibkan menyampaikan materi/data setiap bulan 1. Monitoring terkait hasil pengawasan dan
kepada pihak yang ditunjuk (PIC) Satuan Kerja pengelolaan risiko kredit mencakup Baki Debet,
Manajemen Risiko selambat-lambatnya 8 hari kerja Kualitas Kredit, Top 10 Loan Outstanding and
setelah akhir bulan. Impairment, Biaya Kredit (CoC) termasuk
11. Satuan Kerja Manajemen Risiko dapat meminta Hapus buku dan Recovery serta pemantauan
informasi/data tambahan dari unit lain di Bank implementasi Credit Risk Appetite and Risk
untuk dicantumkan kedalam laporan/materi Komite Tolerance serta penyampaian informasi terkini
Manajemen Risiko. sehubungan dengan debitur dalam status
12. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam Risalah pemantauan pada segment tertentu.
Rapat dan didokumentasikan dengan baik. 2. Penyampaian informasi terkait stress test dan FX
13. Keputusan rapat berupa risalah rapat di-review stress test dalam rangka pemenuhan permintaan
oleh Operational Risk Management Head, Market regulator.
& Liquidity Risk Management Head, Integrated 3. Penyampaian informasi terkait hasil review
Risk Management Head, Cyber Security Risk model tahunan PSAK 109 serta Back-Testing atas
Management Head, Credit Risk Head dan kecukupan CKPN.
ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris 4. Penyampaian informasi terkait Indonesia Economic
Rapat. Outlook dan monitoring konsentrasi kredit
14. Komite dapat mengambil keputusan yang sah berdasarkan sektor ekonomi.
tanpa mengadakan rapat dengan melalui media 5. Penyampaian informasi terkait hasil pengawasan
sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota dan pengelolaan risiko kredit kwartalan terhadap
Tetap (Permanent Voting Members). Proses anak perusahaan.
ini dapat dilakukan sepanjang proposal yang 6. Hasil pemantauan atas Risk Appetite Measure untuk
diajukan telah disampaikan dalam sirkuler tersebut risiko pasar dan likuiditas dan pemantauan ratio
kepada semua Anggota Tetap (Permanent Voting asset likuid.
Members). 7. Penyampaian informasi terkait hasil monitoring
terhadap indikator Rencana Aksi Pemulihan secara
bulanan.
358 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 361
8. Penyampaian informasi terkait pengelolaan risiko atas risiko operasional, pengaduan nasabah, Top
lainnya yaitu Risiko Kepatuhan, Risiko Strategis, & Emerging Risk terkait NFR, hasil pelaksanaan
Risiko Reputasi, dan Risiko Hukum. Key-Control Self Assessment (KCSA), program
9. Penyampaian informasi dalam rangka pemantauan dan inisiatif manajemen kontinuitas bisnis (BCM),
risiko dengan anak perusahaan secara kwartalan laporan hasil Internal Control & Risk Maturity
yang disampaikan melalui konsolidasi Bank dengan Self Assessment (MSA), dan hasil pelaksanaan
anak perusahaan serta pelaporan konsolidasi Profil mandatory e-learning.
Risiko, RBBR dan ICAAP sesuai ketentuan BI/OJK. 16. Penyampaian atas hasil pelaksanaan kajian
10. Penyampaian laporan mengenai peninjauan terhadap Kebijakan dan Prosedur Manajemen Risiko
kebocoran informasi SLIK dan informasi rahasia Operasional.
lainnya secara triwulanan. 17. Memberikan persetujuan atas pembuatan Prosedur
11. Penyampaian informasi terkait hasil monitoring baru tentang Manajemen Risiko Non-Keuangan.
terhadap Indikator Risiko Keamanan Siber atau 18. Penyampaian hasil implementasi 4 (empat) pillar
(Cyber Security Key Risk Indicator). strategi anti-fraud seperti pelatihan, sosialisasi
12. Memberikan beberapa persetujuan diantaranya, dan kampanye kesadaran anti-fraud, mekanisme
pengkinian Indikator Risiko Keamanan, pembaruan pelaporan indikasi atau kejadian fraud, pelaksanaan
kerangka Keamanan Siber dan pembaruan investigasi atas kejadian fraud/staff misconduct,
Roadmap Keamanan Siber. pemberian sanksi kepada pelaku fraud atau
13. Penyampaian informasi insiden Siber secara pihak yang terlibat di dalam kejadian fraud, serta
internal dan eksternal termasuk pembelajaran dan melakukan kajian terhadap hasil pelaksanaan
tindakan pencegahan yang diambil. strategi anti-fraud.
14. Penyampaian informasi terkait monitoring oleh 19. Penyampaian hasil pelaksanaan kajian terhadap
SOC (Security Operation Center), Peta Percobaan Kebijakan dan Prosedur Strategi Anti Fraud,
Serangan (Threat Map Dashboard), hasil scanning pedoman kerja komite fraud dan significant fraud
tingkat kerentanan dan laporan hasil uji kemanan threshold.
siber (Cyber Security Drill) serta Tingkat Maturitas 20. Penyampaian hasil pelaksanaan inisiatif Strategi
Kemananan Siber. Anti Fraud terhadap mengenal karyawan secara
15. Penyampaian hasil implementasi atas pelaksanaan berkelanjutan (Know Your Employee).
operational risk tools seperti Non-Financial Risk
(NFR) appetite termasuk ikhtisar utama atas Frekuensi dan Kehadiran Rapat
kejadian risiko operasional, nominal kerugian Sepanjang tahun 2025, Komite Manajemen Risiko
risiko operasional termasuk fraud, pemulihan atas mengadakan 11 (sebelas) kali pertemuan, yang rincian
kejadian risiko operasional, Key Risk Indicator (KRI) kehadiran anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 11 11 100%
Anggota Tetap dengan Hak Suara
Henoch Munandar Direktur Utama 11 10 91%
Kaoru Furuya 1)
3 3 100%
Wakil Direktur Utama 1
Jun Saito2) 8 8 100%
Darmadi Sutanto 3)
3 3 100%
Wakil Direktur Utama 2
Michellina Laksmi Triwardhany4) 8 6 75%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan & Legal 11 10 91%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 11 9 82%
Keishi Kobata5) 3 3 100%
Direktur Treasury
Yuki Terayama6) 8 8 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 11 9 82%
Hanna Tantani Direktur Keuangan & Perencanaan 11 11 100%
Jeffrey Cheanandro Tjoeng Head of Business Banking 11 9 82%
Jeny Mustopha 7)
Head of Information Technology 7 7 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 11 9 82%
Helena Head of Wealth Management Business and 11 9 82%
Network & Distribution Head
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 359
Page 362
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 11 9 82%
Mira Fitria Head of Human Resources 11 9 82%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction 11 10 91%
Banking
Wiwig Wahyu Santoso Head of Treasury 11 11 100%
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara
Anke Subandy Head of Internal Audit 11 8 73%
Wahyu Nugroho Pejabat Eksekutif Bidang Manajemen Risiko 11 11 100%
(Sekretaris)
Tanggal Efektif
1) Efektif menjabat hingga 22 April 2025
2) Efektif menjabat sejak 23 Mei 2025
3) Efektif menjabat hingga 22 April 2025
4) Efektif menjabat sejak 26 Juni 2025
5) Efektif menjabat hingga 22 April 2025
6) Efektif menjabat sejak 27 Mei 2025
7) Efektif menjabat hingga 4 Agustus 2025
Pengembangan Kompetensi • Anggota Tetap Tanpa Hak Suara:
Pengembangan kompetensi anggota komite level 1. Head of Internal Audit
direksi disampaikan pada bagian pengembangan 2. Operational Risk Management Head
kompetensi Direksi. 3. Anti Financial Crime Head
4. Cyber Security Risk Management Head
5. Anti Money Laundering & CFT Head
KOMITE MANAJEMEN RISIKO 6. General Counsel/Legal & Litigation Head
NON-KEUANGAN 7. Communications & Daya Head
8. Compliance Head
Struktur dan Keanggotaan 9. Corporate Secretary Head
Keanggotaan komite bersifat ex officio (berdasarkan 10. Human Resource Technology & Services Head
jabatan) yang terdiri dari: 11. Finance Risk, Control & Governance Head
12. Customer Contact Center Head
Ketua: Head of Risk Management 13. IT Strategic Planning & Data Management Head
14. Operations Development Head
Anggota: 15. Retail Banking Strategy & Planning Head
• Anggota Tetap dengan Hak Suara:
1. Direktur Utama Sekretaris: Operational Risk Management Head
2. (Para) Wakil Direktur Utama
3. Direktur Kepatuhan Prosedur Rapat
4. Direktur Corporate Banking (Japanese) Pedoman pelaksanaan rapat Komite Manajemen Risiko
5. Direktur Treasury Non-Keuangan adalah sebagai berikut:
6. Direktur Operasional & Teknologi 1. Rapat Komite diselenggarakan sekurang-
7. Direktur Keuangan & Perencanaan kurangnya 6 (enam) kali dalam setahun sesuai
8. Head of Business Banking dengan cakupan agenda rapat yang telah
9. Head of Retail Lending Business ditentukan di dalam prosedur Komite Manajemen
10. Head of Wealth Management Business and Risiko Non Keuangan. Bilamana dibutuhkan, rapat
Network & Distribution komite dapat dilakukan setiap saat atas permintaan
11. Head of Digital Banking salah satu Anggota Tetap dengan Hak Suara.
12. Head of Human Resources 2. Rapat Komite dipimpin oleh Ketua. Dalam hal
13. Head of Wholesale, Commercial & Transaction Ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh
Banking Operational Risk Management Head.
14. Head of Treasury
360 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 363
3. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat 14. Komite dapat mengambil keputusan yang yang
mengundang pihak lain selain Anggota Komite sah tanpa mengadakan rapat dengan melalui
untuk hadir dalam rapat. media sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh
4. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap Anggota Tetap dengan Hak Suara. Proses ini dapat
dengan Hak Suara. dilakukan sepanjang proposal yang diusulkan telah
5. Kehadiran Anggota Tetap Tanpa Hak Suara tidak disampaikan kepada semua Anggota Tetap dengan
diperhitungkan dalam kuorum kehadiran. Hak Suara.
6. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/ 15. Berdasarkan jadwal dari Corporate Secretary, Divisi
atau diwakili lebih dari 50% dari Anggota Tetap ORM bertanggung jawab untuk mendistribusikan
dengan Hak Suara. undangan rapat ke peserta yang terkait.
7. Keputusan rapat Komite harus diambil berdasarkan
musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan Tugas dan Wewenang
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak Komite Manajemen Risiko Non-Keuangan memiliki
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan tugas dan wewenang, antara lain:
pemungutan suara berdasarkan suara setuju 1. Menyetujui serta mereview secara berkala strategi,
lebih dari 50% bagian dari seluruh jumlah anggota kerangka kerja, perangkat kerja dan kebijakan
Komite yang memiliki hak suara yang hadir dalam terkait manajemen risiko non-keuangan yang
rapat. mencakup Manajemen Risiko Operasional termasuk
8. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka Manajemen Risiko Perilaku, Manajemen Risiko
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan Siber dan Keamanan Informasi, Manajemen Risiko
ketentuan tentang benturan kepentingan yang Kepatuhan termasuk AMLCFT, Manajemen Risiko
diatur dalam Kebijakan perusahaan (Corporate Hukum, Manajemen Risiko Reputasi, Pengendalian
Policy). Internal atas Informasi Keuangan dan/atau Laporan
9. Perbedaan pendapat (dissenting opinions) yang Keuangan, tata Kelola dan Manajemen data.
terdapat dalam rapat Komite, wajib dicantumkan 2. Memastikan penerapan pengawasan melalui
secara jelas dalam Risalah Rapat beserta penetapan Non-Financial Risk (NFR) Appetite
alasan perbedaan pendapat tersebut. Head of dan limit risiko untuk setiap indikator risiko utama
Risk Management memiliki wewenang untuk terkait dengan manajemen risiko non-keuangan
menyampaikan eskalasi terkait dengan perbedaan agar selalu berada dalam batas risiko yang telah
pendapat di dalam Komite kepada Komite ditentukan.
Manajemen Risiko ataupun Komite Pemantau Risiko 3. Membuat keputusan mengenai metode yang
untuk mendapatkan rekomendasi. akan diterapkan dalam melakukan identifikasi,
10. Materi presentasi Komite Manajemen Risiko pengukuran/penilaian, pemantauan dan
Non Keuangan disiapkan oleh Divisi ORM pengendalian/mitigasi manajemen risiko non-
(Operational Risk Management) termasuk juga keuangan.
mengkonsolidasikan materi presentasi dari anggota 4. Memberikan rekomendasi serta memonitor tindak
tetap tanpa hak suara. Adapun materi dari anggota lanjut penyelesaian terhadap kejadian risiko non-
tetap tanpa hak suara akan dipresentasikan oleh keuangan dan/atau penyelesaian masalah risiko
masing-masing Kepala Divisi atau perwakilannya. non-keuangan yang dapat memengaruhi kegiatan
11. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam Risalah bisnis atau operasional Bank.
Rapat dan didokumentasikan dengan baik. 5. Melakukan evaluasi dan memberikan arahan
12. Risalah Rapat dibuat oleh Operational Risk terhadap perbaikan atas penerapan manajemen
Management Head dan disetujui oleh Head of risiko non-keuangan.
Risk Management. Dalam hal ketua berhalangan 6. Mengembangkan budaya organisasi yang sadar
hadir, Operational Risk Management Head akan terhadap risiko non-keuangan dan menumbuhkan
memimpin rapat, Risalah rapat akan disiapkan komitmen dalam mengelola risiko non-keuangan.
oleh Operational Risk Governance, Subsidiary &
Development Head dan disetujui oleh Operational Pernyataan Independensi Komite
Risk Management Head. Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
13. Salinan risalah rapat yang telah disetujui akan serta fungsinya secara independen demi kepentingan
didistribusikan kepada seluruh Anggota Tetap Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Komite, peserta rapat, maupun fungsi kerja terkait
untuk ditindaklanjuti.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 361
Page 364
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Pelaksanaan Tugas 2025
Area Pelaksanaan Tugas 2025
Manajemen Risiko 1. Implementasi atas pelaksanaan perangkat kerja ORM seperti Non-Financial Risk (NFR) appetite termasuk
Operasional ikhtisar utama atas kejadian risiko operasional, nominal kerugian risiko operasional termasuk fraud, pemulihan
atas kejadian risiko operasional, Key Risk Indicator (KRI) atas risiko operasional, pengaduan nasabah, Top
& Emerging Risk terkait NFR, hasil pelaksanaan Key-Control Self Assessment (KCSA), program dan inisiatif
manajemen kontinuitas bisnis (BCM), laporan hasil Internal Control & Risk Maturity Self Assessment (MSA), dan
hasil pelaksanaan mandatory e-learning.
2. Pelaksanaan inisiatif baru seperti pembuatan:
• Kebijakan Tata Kelola & Manajemen Data
• Prosedur Produk Pendanaan & Layanan
3. Pengkinian Capital Protected Funds dengan TCI sebagai underlying
4. Kajian evaluasi kinerja Komite Manajemen Risiko Non Keuangan
Manajemen Risiko Fraud 1. Implementasi atas 4 (empat) pillar strategi anti fraud seperti pelatihan, sosialisasi dan kampanye kesadaran
Anti-Fraud, mekanisme pelaporan indikasi atau kejadian fraud, pelaksanaan investigasi atas kejadian fraud/
staff misconduct, pemberian sanksi kepada pelaku fraud atau pihak yang terlibat di dalam kejadian fraud, hasil
pelaksanaan mandatory e-learning serta melakukan kajian terhadap hasil pelaksanaan strategi anti fraud.
2. Pelaksanaan kajian terhadap Kebijakan dan Prosedur Strategi Anti Fraud and evaluasi kinerja komite fraud
3. Pelaksanaan inisiatif Strategi Anti Fraud seperti:
• Proses mengenal karyawan secara berkelanjutan (Know Your Employee) dan proposal sanksi.
• Pembentukan Anti Financial Crime.
• Kajian significant fraud threshold dan penyelarasan kerangka kerja dan tata kelola anak perusahan
Manajemen Risiko 1. Laporan RCCI (Risk, Compliance and Conduct Incidents)
Perilaku 2. Pelaksanaan conduct event
Manajemen Risiko 1. Cyber Risk Security Key Risk Indicators
Siber dan Keamanan 2. SMBCI Threat Map Dashboard & Cyber Incident Report
Informasi 3. Cyber & Information Security Awareness Training or e-Learning Update
Manajemen Risiko 1. Compliance Risk Appetite
Kepatuhan 2. Laporan pengenaan sanksi Regulator
AML & CFT AML & CFT issues
Manajemen Risiko Laporan kasus litigasi
Hukum
Manajemen Risiko Laporan pengaduan nasabah
Reputasi
Pengendalian Internal 1. Laporan penerapan pengendalian internal atas laporan/informasi keuangan (ICoFR)
atas Informasi 2. Laporan penanganan tata kelola GL (General Ledger)
Keuangan dan/atau
Laporan Keuangan
Tata Kelola dan 1. Tata Kelola Data
Manajemen data 2. Manajemen Data
3. Kualitas Data
4. Analitik Data
5. Keamanan Data
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sepanjang tahun 2025, Komite Manajemen Risiko Non Keuangan telah mengadakan 6 (enam) kali pertemuan, yang
rincian kehadiran anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 6 6 100%
Anggota Tetap dengan Hak Suara
Henoch Munandar Direktur Utama 6 6 100%
Jun Saito Wakil Direktur Utama 1 6 6 100%
Michellina Laksmi Triwardhany Wakil Direktur Utama 2 6 4 66.7%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan & Legal 6 5 83.3%
362 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 365
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 6 6 100%
Yuki Terayama Direktur Treasury 6 6 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 6 6 100%
Hanna Tantani Direktur Keuangan & Perencanaan 6 6 100%
Jeffrey Cheanandro Tjoeng Head of Business Banking 6 5 83.3%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 6 4 66.7%
Helena Head of Wealth Management Business and 6 5 83.3%
Network & Distribution Head
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 6 4 66.7%
Mira Fitria Head of Human Resources 6 4 66.7%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction 6 6 100%
Banking
Wiwig Wahyu Santoso Head of Treasury 6 6 100%
Anggota Tetap Tanpa Hak Suara
Anke Subandy Head of Internal Audit 6 6 100%
Heru Rustanto (Pjs.) Operational Risk Management Head 6 6 100%
Heru Rustanto Anti Financial Crime Head 6 6 100%
Buyung Bachtiar Cyber Security Risk Management Head 6 6 100%
Hari Yuliastuti Anti Money Laundering & CFT Head 6 6 100%
Argo Wibowo General Counsel/Legal & Litigation Head 6 6 100%
Andrie Darusman Communications & Daya Head 6 6 100%
Butet Sondang Sitepu Compliance Head 6 6 100%
Eneng Andriani Corporate Secretary Head 6 6 100%
Paskalius Human Resource Technology & Services Head 6 6 100%
Lia Asoka Finance Risk, Control & Governance Head 6 6 100%
Bambang Joko Susilo Customer Contact Center Head 6 6 100%
Jufri Fan IT Strategic Planning & Data Management 3 3 100%
Head
Radhar Hasti Handayani Operations Development Head 3 3 100%
Erliana Tandoko Retail Banking Strategy & Planning Head 3 3 100%
Pengembangan Kompetensi • Anggota Tetap tanpa Hak Suara:
Pengembangan kompetensi anggota komite level 1. Direktur Corporate Banking (Japanese)
direksi disampaikan pada bagian pengembangan 2. Direktur Treasury/Head of Global Markets
kompetensi Direksi. Business Unit
3. Direktur Keuangan & Perencanaan/Chief
Financial Officer
KOMITE PENGARAH TEKNOLOGI 4. Head of Business Banking
INFORMASI 5. Head of Retail Lending Business
6. Head of Wealth Management Business and
Struktur dan Keanggotaan Network & Distribution
7. Head of Digital Banking/Chief of Digital
Ketua: Direktur Operasional & Teknologi Innovation Officer
8. Head of Wholesale, Commercial and
Anggota: Transaction Banking
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: 9. Head of Human Resources
1. Direktur Utama/Chief Executive Officer 10. Head of Internal Audit/Chief Audit Executive
2. Wakil Direktur Utama/Chief Strategy Officer & 11. Head of IT Governance Management
Head of Corporate Business Unit 12. Information Technology Executive Officer
3. Wakil Direktur Utama/Head of Retail Business (Sekretaris)
Unit
4. Direktur Kepatuhan/Chief Compliance officer
5. Head of Risk Management/Chief Risk Officer
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 363
Page 366
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Pedoman Kerja 10. Lebih dari 50% rapat Komite dihadiri oleh lebih
Pedoman Kerja yang telah disusun oleh Bank adalah: dari 70% anggota komite secara fisik atau secara
1. Rapat Komite Pengarah TI dilaksanakan sekurang- virtual dengan menggunakan sarana teknologi
kurangnya 3 (tiga) bulan sekali sesuai dengan telekonferensi, yang memungkinkan para peserta
agenda rapat yang telah ditentukan. Bilamana Rapat saling mendengar secara langsung serta
dibutuhkan, rapat Komite Pengarah TI dapat berpartisipasi dan berkomunikasi satu sama lain.
dilakukan setiap saat atas permintaan salah satu Kehadiran peserta Rapat secara virtual dianggap
Anggota Tetap (Permanent Voting Members); dan dihitung sebagai kehadiran langsung dalam
2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal Ketua Rapat;
berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh salah 11. Bilamana dipandang perlu, Komite Pengarah TI
satu anggota Komite yang menjabat sebagai dapat mengundang pihak lain selain anggota
Direktur dan ditunjuk dalam rapat; termasuk Perusahaan Anak untuk hadir dalam
3. Komite dapat mengundang Anggota Tidak Tetap, rapat;
konsultan, ahli, atau pihak yang relevan untuk 12. Keputusan rapat berupa Risalah Rapat
menghadiri rapat jika diperlukan; ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris
4. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap Rapat. Risalah Rapat kemudian disirkulasikan
dengan Hak Suara (Permanent Voting Members) kepada anggota Komite;
atau wakilnya yang hadir dalam rapat; 13. Komite dapat mengambil keputusan yang yang sah
Penunjukan wakil atau pengganti dari para Anggota tanpa mengadakan rapat dengan melalui media
Tetap yang hadir dalam rapat dilakukan melalui sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
dokumen pendelegasian wewenang berupa surat Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini
kuasa atau surat penugasan atau email atau media dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan
tertulis yang dapat dibuktikan lainnya. disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua
5. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/ Anggota Tetap (Permanent Voting Members).
atau diwakili lebih dari 50% dari seluruh jumlah
anggota Komite yang memiliki hak suara dengan Tugas dan Tanggung Jawab
ketentuan salah satunya adalah Ketua Komite; Memberikan rekomendasi kepada Direksi paling sedikit
6. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan terkait dengan:
musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan 1. Rencana strategis Teknologi Informasi (TI) yang
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak sejalan dengan rencana korporasi Perseroan dan
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan rencana strategis kegiatan usaha Group Perseroan.
pemungutan suara berdasarkan suara setuju 2. Perumusan kebijakan dan prosedur TI yang
lebih dari 50% dari jumlah suara yang sah yang mengatur mengenai pengamanan TI dan
dikeluarkan dalam rapat yang bersangkutan, manajemen risiko terkait penggunaan TI (termasuk
termasuk Ketua Komite; AI) pada Perseroan dan Group Perseroan, serta
Apabila hasil pemungutan suara imbang antara kebijakan dan prosedur lain yang dianggap
suara setuju dan suara tidak setuju, maka Ketua signifikan.
Komite dapat menentukan Keputusan akhir yang 3. Menyetujui kesesuaian antara rencana
akan diambil oleh Komite. pengembangan TI (termasuk AI) dengan rencana
7. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka strategis TI.
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan 4. Menyetujui dan memastikan kesesuaian proyek-
ketentuan tentang benturan kepentingan yang proyek TI (termasuk AI) dengan Rencana Strategis
diatur dalam Kebijakan Perseroan (Corporate TI, termasuk proyek yang tidak direncanakan
Policy); di Rencana Tahunan Perseroan. Termasuk
8. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang memperoleh laporan dan/atau rekomendasi dari
terdapat dalam rapat Komite wajib dicantumkan komite proyek TI terutama proyek utama (key
secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan project).
perbedaan pendapat tersebut; 5. Kesesuaian antara pelaksanaan proyek-proyek
9. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam Risalah TI (termasuk AI) dengan rencana proyek (project
Rapat dan didokumentasikan dengan baik; charter) yang disepakati.
364 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 367
6. Kesesuaian TI (termasuk AI) dengan kebutuhan 11. Kecukupan dan alokasi sumber daya terkait TI
sistem informasi manajemen yang mendukung (termasuk AI) yang dimiliki Perseroan dan Group
pengelolaan kegiatan usaha Perseroan dan Group Perseroan
Perseroan.
7. Evaluasi atas efektivitas langkah-langkah Pernyataan Independensi Komite
minimalisasi risiko atas investasi Perseroan pada Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
sektor TI (termasuk AI) dan bahwa investasi tersebut serta fungsinya secara independen demi kepentingan
memberikan kontribusi terhadap tercapainya tujuan Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
bisnis Perseroan dan Group Perseroan.
8. Evaluasi atas efektivitas biaya TI (termasuk AI) Pelaksanaan Tugas 2025
terhadap pencapaian manfaat yang direncanakan. 1. ITSC Q1 2025 - Selasa, 11 Maret 2025
9. Pemantauan atas kinerja TI (termasuk AI), dan 2. ITSC Q2 2025 – Selasa, 17 Juni 2025
upaya peningkatan kinerja TI dan GenAI. 3. ITSC Q3 2025 – Selasa, 16 September 2025
10. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait 4. ITSC Q4 2025 – Selasa, 09 Desember 2025
TI (termasuk AI), yang tidak dapat diselesaikan
oleh satuan kerja pengguna dan satuan kerja Frekuensi dan Kehadiran Rapat
penyelenggara TI dan GenAI secara efektif, efisien, Sepanjang tahun 2025, Komite Pengarah Teknologi
dan tepat waktu. Informasi mengadakan 4 (Empat) kali pertemuan, yang
rincian kehadiran anggotanya adalah sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 4 4 100%
Jun Saito**** Wakil Direktur Utama 3 3 100%
Michellina Laksmi Triwardhany***** Wakil Direktur Utama 2 2 100%
Kaoru Furuya* Wakil Direktur Utama 1 1 100%
Darmadi Sutanto** Wakil Direktur Utama 1 1 100%
Keishi Kobata*** Direktur 1 1 100%
Atsushi Hino Direktur 4 4 100%
Merisa Darwis Direktur 4 4 100%
Hanna Tantani Direktur 4 4 100%
Yuki Terayama****** Direktur 2 2 100%
Irwan S. Tisnabudi Head of Digital Banking 4 4 100%
Helena Head of Wealth Management Business and 4 3 75%
Network & Distribution
Ir. Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction 4 2 50%
Banking
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 4 4 100%
Anke Subandy Head of Internal Audit 4 4 100%
Jeny Mustopha******* Head of Information Technology 2 2 100%
* Kaoru Furuya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025
** Darmadi Sutanto menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025
*** Keishi Kobata menjabat sebagai Direktur sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025
**** Jun Saito efektif menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak 23 Mei 2025
***** Michellina Laksmi Triwardhany efektif menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak 26 Juni 2025
****** Yuki Terayama efektif menjabat sebagai Direktur sejak 27 Mei 2025
******* Jeny Mustopha menjabat sebagai Head of Information Technology sampai dengan 04 Agustus 2025
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 365
Page 368
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
KOMITE KEBIJAKAN KREDIT 3. Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan pada Komite Kebijakan
Struktur dan Keanggotaan Perkreditan dilakukan berdasarkan musyawarah
Susunan anggota Komite Kebijakan Kredit per 31 dan mufakat. Dalam hal musyawarah dan mufakat
Desember 2025 adalah sebagai berikut: tidak dapat dicapai, pengambilan keputusan harus
dilakukan berdasarkan suara terbanyak, yaitu suara
Ketua: Direktur Utama setuju lebih dari 50% jumlah Anggota Tetap dengan
Hak Suara yang hadir dalam Rapat, termasuk suara
Anggota: setuju Ketua Komite.
· Anggota Tetap dengan Hak Suara:
1. (Para) Wakil Direktur Utama Apabila hasil pemungutan suara imbang antara
2. Direktur Corporate Banking (Japanese) suara setuju dan suara tidak setuju, maka Ketua
3. Direktur Tresuri Komite dapat menentukan keputusan akhir yang
4. Head of Wholesale,Commercial and Transaction akan diambil oleh Komite.
Banking
5. Head of Retail Lending Business 4. Pengambilan Keputusan Tanpa Mengadakan
6. Head of Digital Banking Rapat Formal
7. Head of Business Banking Komite Kebijakan Perkreditan dapat mengambil
8. Head of Treasury keputusan yang sah tanpa mengadakan rapat
9. Head of Risk Management komite secara formal (Keputusan Sirkuler Komite),
10. Direktur Kepatuhan & Legal dengan ketentuan semua Anggota Tetap dengan
Hak Suara menyetujui keputusan tersebut secara
· Anggota tetap tanpa Hak Suara: tertulis.
1. Kepala Divisi Portfolio Management & Policy
2. Credit Risk Head Tugas dan Tanggung Jawab
3. Retail Banking Risk Head Tugas dan tanggung jawab yang dijalankan oleh Komite
4. Business Banking Credit Risk Kebijakan Kredit adalah sebagai berikut:
5. Kepala Divisi Audit Internal*) 1. Memberikan masukan kepada Direksi Bank
6. Kepala Divisi Kepatuhan dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan Bank
7. Kepala Divisi Hukum dan Litigasi (General (termasuk yang terkait dengan perumusan prinsip
Counsel) kehati-hatian dalam perkreditan atau pembiayaan)
*) pengamat serta melakukan kajian secara berkala terhadap
Kebijakan Perkreditan Bank, dan memberikan saran
Pedoman Kerja kepada Direksi dalam hal diperlukan perubahan
Komite Kebijakan Kredit telah memiliki pedoman kerja atau perbaikan atas Kebijakan Perkreditan Bank.
(charter) yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain: 2. Mengawasi penerapan dan pelaksanaan Kebijakan
1. Rapat Perkreditan Bank, agar dilaksanakan secara
• Rapat Komite Kebijakan Perkreditan diadakan konsekuen dan konsisten serta merumuskan
paling sedikit 2 (dua) kali dalam setahun. pemecahan masalah dalam hal terdapat hambatan
• Rapat dipimpin oleh ketua komite. Dalam hal atau kendala dalam penerapan Kebijakan
ketua berhalangan hadir, maka rapat dipimpin Perkreditan Bank.
oleh salah satu Anggota Tetap dengan Hak 3. Melakukan pemantauan dan evaluasi atas:
Suara dan ditunjuk dalam rapat a. Perkembangan dan analisa kualitas portofolio
kredit atau pembiayaan secara keseluruhan
2. Kuorum terkait Kebijakan Perkreditan yang dilakukan
• Rapat Komite Kebijakan Perkreditan hanya melalui Rapat Komite Manajemen Risiko yang
dapat diselenggarakan apabila dihadiri oleh dilaksanakan secara berkala, dimana Anggota
lebih dari 50% anggota tetap dengan hak suara Komite Kebijakan Perkreditan juga merupakan
termasuk ketua komite Anggota Komite Manajemen Risiko.
• Apabila anggota komite berhalangan hadir, b. Kebenaran pelaksanaan kewenangan
maka kehadiran yang bersangkutan dapat memutus Kredit atau Pembiayaan.
digantikan oleh perwakilannya. c. Kebenaran proses pemberian, perkembangan,
dan kualitas kredit atau pembiayaan yang
366 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 369
diberikan kepada pihak terkait dengan Bank 3) Saran-saran untuk perbaikan kebijakan
dan debitur besar tertentu. (jika diperlukan).
d. Kebenaran pelaksanaan ketentuan Batas
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK). 5. Melakukan review/penelaahan terhadap kebijakan
e. Ketaatan terhadap ketentuan peraturan kredit agar tetap sejalan dengan kebijakan internal
perundang-undangan dan peraturan lain dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
dalam pelaksanaan pemberian kredit atau
pembiayaan. Pernyataan Independensi Komite
f. Penyelesaian kredit atau pembiayaan Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
bermasalah sesuai dengan yang ditetapkan serta fungsinya secara independen demi kepentingan
dalam Kebijakan Perkreditan Bank; dan Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
g. Upaya Bank dalam memenuhi kecukupan
jumlah penyisihan penghapusan kredit atau Pelaksanaan Tugas 2025
pembiayaan. Komite Kebijakan Kredit telah melakukan rapat pada
semester I (satu) pada tanggal 17 Juni 2025 dan pada
4. Bertanggung jawab menyampaikan laporan tertulis semester II (dua) tanggal 9 Desember 2025. Rincian
secara berkala kepada Direksi dengan tembusan pelaksanaan tugas yang dijalankan antara lain:
kepada Dewan Komisaris mengenai: 1. Memberikan informasi dan masukan kepada Direksi
a. Hasil pengawasan atas penerapan dan Bank dalam penyusunan Kebijakan Perkreditan
pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank. Bank serta melakukan kajian secara berkala
b. Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai terhadap Kebijakan Perkreditan Bank melalui
hal-hal sebagaimana dimaksud, termasuk akan penyampaian materi terkait Hierarki Dokumen
tetapi tidak terbatas pada: Kredit dan pengkinian Kebijakan Perkreditan.
1) Rangkuman dari hasil pengawasan 2. Melakukan pengawasan penerapan dan
atas penerapan dan pelaksanaan pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank melalui
Kebijakan Perkreditan Bank, termasuk penyampaian materi terkait implementasi
pelaksanaan kewenangan memutus Batas Wewenang Memutus Kredit (BWMK) dan
kredit, pemberian fasilitas terhadap pihak pengelolaan Batas Maksimum Pemberikan Kredit
terkait, pelaksanaan ketentuan BMPK, dan (BMPK), termasuk pelaporan Pihak Terkait.
kepatuhan terhadap regulasi. 3. Melakukan evaluasi dan analisa kualitas portfolio
2) Hasil pemantauan/tinjauan dan evaluasi perkreditan melalui materi Portfolio Kredit.
mengenai kualitas dan kondisi portofolio
kredit yang dilaporkan pada Rapat Komite Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Manajemen Risiko, serta Rapat Komite Kebijakan Perkreditan dilaksanakan 2
(dua) kali dalam tahun 2025 yaitu pada tanggal 17
Juni 2025 dan 9 Desember 2025 dengan frekuensi
kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Henoch Munandar Direktur Utama 2 2 100%
Anggota Tetap dengan Hak Suara
Jun Saito Wakil Direktur Utama 2 2 100%
Michellina Laksmi Triwardhany Wakil Direktur Utama 2 2 100%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 2 2 100%
Yuki Terayama Direktur Treasury 2 2 100%
Ir Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction 2 1 50%
Banking
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 2 1 50%
Irwan Sutjipto Trisnabudi Head of Digital Banking 2 2 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 2 2 100%
Wiwig Santoso Head of Treasury 2 2 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 2 1 50%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan & Legal 2 2 100%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 367
Page 370
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Anggota Tetap tanpa Hak Suara
Wahyu Nugroho Portfolio Management & Policy Head 2 2 100%
Tasuku Tanaka Credit Risk Head 2 0*) 0%*)
Adil Pamungkas/Adhitya Bayu W. Retail Banking Risk Head 2 0*) 0%*)
Ririn Rianti Business Banking Credit Risk Head 2 0*) 0%*)
Anke Subandy Head of Internal Audit (Pengamat) 2 2 100%
Butet Sondang Sitepu Compliance Head 2 0*) 0%*)
Argo Wibowo General Counsel 2 0*) 0%*)
*) Catatan:
Anggota Komite Kebijakan Perkreditan dimaksud menyetujui risalah rapat Komite Kebijakan Perkreditan melalui sirkuler.
Pengembangan Kompetensi Tugas dan Wewenang
Pengembangan kompetensi anggota komite level Memberikan rekomendasi kepada Direksi paling kurang
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan mencakup, sebagai berikut:
kompetensi Direksi. 1. Perumusan kebijakan dan prosedur tata kelola
data dan informasi yang utama seperti kebijakan
kualitas data dan manajemen risiko terkait data dan
KOMITE PENGARAH TATA KELOLA informasi Bank, mencakup standar yang hendak
INFORMASI dicapai (target-state).
2. Perencanaan dan menetapkan skala prioritas
Struktur dan Keanggotaan proyek-proyek yang dibutuhkan untuk
menerapkan kebijakan dan prosedur yang telah
Ketua: Head of Risk Management ditetapkan, serta mencapai standar yang telah
ditetapkan.
Anggota: 3. Kesesuaian proyek-proyek yang disetujui dengan
• Anggota Tetap dengan Hak Suara: rencana tata kelola informasi, kebijakan dan
1. Direktur Kepatuhan prosedur tata kelola data dan informasi, serta
2. Direktur Operasional & Teknologi standar yang hendak dicapai.
3. Direktur Keuangan & Perencanaan 4. Kesesuaian pelaksanaan proyek-proyek tata kelola
4. Head of Information Technology data dan informasi serta data analytics dengan
rencana proyek (project charter) yang disepakati.
• Anggota Tetap tanpa Hak Suara: 5. Kesesuaian tata kelola informasi dengan Rencana
1. Head of Internal Audit Strategis Teknologi Informasi (TI) guna mendukung
2. IT Strategic Planning & Data Management pengelolaan kegiatan usaha Bank.
(Sekretaris) 6. Pemantauan atas kondisi tata kelola data dan
informasi Bank serta upaya peningkatannya,
Undangan Tetap (Standing Invitee) misalnya dengan mendeteksi permasalahan
1. Direktur Corporate Banking (Japanese) kualitas data dan mengukur efektivitas dan efisiensi
2. Direktur Treasury penggunaan aset data dan informasi.
3. Head of Treasury 7. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait
4. Head of Business Banking data dan informasi, yang tidak dapat diselesaikan
5. Head of Wholesale, Commercial and Transaction dan dieskalasikan oleh forum tata kelola data dan
Banking informasi.
6. Head of Retail Lending Business 8. Membangun kultur organisasi yang bekerja
7. Head of Wealth Management Business and berbasis data dan informasi (data driven
Network & Distribution organization).
8. Head of Digital Banking
9. Retail Banking Analytics, Planning & Process Pernyataan Independensi Komite
Excellence Head Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
368 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 371
Pedoman Kerja 7. Perbedaan pendapat (dissenting opinion) yang
Pedoman Kerja yang telah disusun oleh Bank adalah: terdapat dalam rapat komite wajib dicantumkan
1. Rapat Komite Pengarah Tata Kelola Informasi secara jelas dalam risalah rapat beserta alasan
dilaksanakan sekurang-kurangnya 4 (empat) kali perbedaan pendapat tersebut.
dalam setahun dengan agenda rapat yang telah 8. Hasil rapat komite wajib dituangkan dalam risalah
ditentukan. Bilamana dibutuhkan, rapat Komite rapat dan didokumentasikan dengan baik.
dapat dilakukan setiap saat atas permintaan salah 9. Bilamana dipandang perlu, Komite dapat
satu Anggota Tetap (Permanent Voting Members); mengundang pihak lain selain anggota termasuk
2. Rapat dipimpin oleh Ketua Komite. Dalam hal Ketua Perusahaan Anak untuk hadir dalam rapat.
berhalangan hadir, maka rapat dipimpin oleh salah 10. Keputusan rapat berupa risalah rapat
satu anggota Komite yang menjabat sebagai ditandatangani oleh Ketua Rapat dan Sekretaris
Direktur dan ditunjuk dalam rapat; Rapat. Risalah rapat kemudian disirkulasikan kepada
3. Hak suara hanya dimiliki oleh para Anggota Tetap anggota Komite.
(Permanent Voting Members) atau wakilnya yang 11. Komite dapat mengambil keputusan yang yang sah
hadir dalam rapat. tanpa mengadakan rapat dengan melalui media
4. Rapat hanya dapat dilakukan apabila dihadiri dan/ sirkuler Komite yang disetujui oleh seluruh Anggota
atau diwakili lebih dari 1⁄2 (satu per dua) bagian Tetap (Permanent Voting Members). Proses ini
dari seluruh jumlah anggota Komite yang memiliki dapat dilakukan sepanjang proposal yang diajukan
hak suara dengan ketentuan salah satunya adalah disampaikan dalam sirkuler tersebut kepada semua
Ketua Komite dan/atau Direktur Kepatuhan. Anggota Tetap (Permanent Voting Members).
5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan
musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan Pada rapat tanggal 15 April 2025 diputuskan bahwa
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak untuk selanjutnya fungsi Komite Pengarah Tata Kelola
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan Informasi akan digabung dengan fungsi Komite
pemungutan suara berdasarkan suara setuju lebih Risiko Non-Keuangan. Keputusan ini dituangkan
dari 1⁄2 (satu per dua) bagian dari jumlah suara pada Keputusan Sirkuler Direksi Sebagai Pengganti
yang sah yang dikeluarkan dalam rapat yang Keputusan yang Diambil dalam Rapat Direksi PT Bank
bersangkutan, termasuk Ketua Komite dan/atau SMBC Indonesia TBK, No. PS/BOD/025/IX/2025
Direktur Kepatuhan;
6. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka Pelaksanaan Tugas 2025
pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan Pada tahun 2025, Komite Pengarah Tata Kelola
ketentuan tentang tentang benturan kepentingan Informasi mengadakan 1 (satu) kali rapat, dengan rincian
yang diatur dalam Kebijakan Perusahaan penyelenggaraan sebagai berikut:
(Corporate Policy).
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 1 1 100%
Jeny Mustopha Head of Information Technology 1 1 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan 1 0 0%
Hanna Tantani Direktur Keuangan dan Perencanaan 1 1 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 1 1 100%
Anke Subandy Head of Internal Audit 1 1 100%
Jufri Fan Sekretaris 1 1 100%
Erliana Tandoko Undangan Tetap (Standing Invitee) 1 0 0%
Helena Head of Wealth Management Business and 1 1 100%
Network & Distribution
Keishi Kobata Direktur Tresuri 1 1 100%
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 1 1 100%
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 1 1 100%
Jeffrey Tjoeng Head of Business Banking 1 1 100%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial and 1 0 0%
Transaction Banking
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 1 0 0%
Wiwig Santoso Head of Treasury 1 1 100%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 369
Page 372
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Pengembangan Kompetensi • Anggota komite yang bukan merupakan
Pengembangan kompetensi anggota komite level peserta rapat yang wajib hadir, dapat hadir
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan akan tetapi kehadirannya tidak dihitung
kompetensi Direksi. sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak
dihitung dalam pengambilan keputusan.
KOMITE KREDIT 3. Pengambilan Keputusan
• Pengambilan Keputusan pada Rapat Komite
Struktur dan Keanggotaan Kredit dilakukan berdasarkan suara terbanyak,
Susunan anggota Komite Kredit Per 31 Desember 2025 yaitu suara setuju minimal 51% (lima puluh satu
adalah sebagai berikut: persen) dari jumlah total anggota yang hadir
dalam rapat sudah termasuk suara Direktur
Ketua: Direktur Utama Utama atau Wakil Direktur Utama.
• Suara Head of Risk Management sebagai
Anggota: pengamat tidak akan dihitung dalam
1. Wakil Direktur Utama pengambilan keputusan Rapat Komite, namun
2. Direktur Bisnis/Kepala Bisnis setiap keputusan Rapat Komite harus diketahui
3. Kepala Risiko Kredit oleh Head of Risk Management.
4. Kepala Risiko Kredit Korporasi/Komersial • Dalam hal pengambilan keputusan dalam
5. Kepada Divisi atau Departemen Bisnis Rapat Komite menghasilkan perhitungan
6. Head of Risk Management (Pengamat) jumlah suara setuju yang sama dengan jumlah
suara tidak setuju, maka Ketua Komite dapat
Pedoman Kerja menentukan keputusan akhir yang akan
Komite Kredit telah memiliki pedoman kerja (charter) diambil oleh Komite.
yang telah disahkan Direksi, berisi antara lain: • Komite Kredit dapat mengambil keputusan
1. Rapat yang sah tanpa mengadakan rapat komite
• Komite Kredit menyelenggarakan Rapat pada secara formal dalam bentuk (“Keputusan
saat kapan pun sesuai dengan kebutuhan Sirkuler Komite”), dengan ketentuan semua
Komite. anggota Komite terkait memberikan suara
• Rapat Komite Kredit diselenggarakan untuk secara tertulis dan menandatangani Keputusan
menghasilkan suatu rekomendasi atau opini Sirkuler Komite tersebut.
kepada Direktur Utama atau Wakil Direktur • Komite Kredit juga dapat mengambil
Utama yang akan memberikan keputusan keputusan dalam bentuk persetujuan melalui
akhir untuk menyetujui kredit, termasuk sistem Global Business Re-engineering (GBR).
kondisi dan instruksi yang berkaitan dengan Keputusan demikian dapat dianggap sebagai
Persetujuan Kredit. Keputusan Sirkuler Komite atau sebagai
• Pada rekomendasi atau opini Komite Kredit, keputusan yang diambil dalam suatu Rapat
Direktur bisnis/Kepala Bisnis terkait akan Komite, selama seluruh anggota Komite
turut menandatangani lembar rekomendasi/ memberikan persetujuan.
opini bersama-sama dengan anggota komite • Head of Risk Management dalam hal ini
lainnya. menandatangani Keputusan Sirkuler Komite
dalam kapasitas mengetahui atau mengetahui
2. Kuorum melalui sistem GBR.
• Rapat Komite Kredit dapat diselenggarakan
apabila dihadiri oleh paling sedikit 51% dari Tugas dan Tanggung Jawab
peserta rapat yang wajib hadir dengan Dalam rangka membantu tugas dan tanggung jawab
minimum 1 (satu) perwakilan dari Divisi Credit Direksi untuk melakukan pengelolaan dan perencanaan
Risk, khusus untuk segmen Wholesale Banking, kredit, Komite Kredit memiliki tugas paling sedikit
Corporate Banking Japanese dan Commercial meliputi hal-hal sebagai berikut:
Banking . Kehadiran pengamat tidak akan 1. Menganalisis secara independen dan menyetujui
dihitung dalam kuorum rapat. atau memberikan penolakan atas pemberian kredit
atau pembiayaan sesuai dengan batas wewenang
370 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 373
atau jenis kredit atau pembiayaan yang ditetapkan 2. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak
oleh Direksi (keputusan yang diambil harus bersifat yang berkepentingan dengan pemohon kredit atau
objektif, dilakukan dengan analisa secara hati-hati pembiayaan untuk memberikan persetujuan kredit
dan terhindar dari kepentingan pribadi). atau pembiayaan yang hanya bersifat formalitas.
2. Melakukan koordinasi dengan Assets and Liabilities
Committee (ALCO) dalam aspek pendanaan kredit Pernyataan Independensi Komite
atau pembiayaan. Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
3. Memastikan bahwa bisnis yang dilakukan sesuai serta fungsinya secara independen demi kepentingan
dengan standar dan praktik kebijakan manajemen Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
risiko Bank.
Pelaksanaan Tugas 2025
Tanggung jawab Komite Kredit paling Sepanjang tahun 2025, keputusan kredit dari Komite
sedikit meliputi: Kredit Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese
1. Melaksanakan tugas terutama dalam pemberian dan Commercial Banking telah diberikan secara sirkuler
persetujuan kredit atau pembiayaan berdasarkan sebanyak 7 (tujuh) kali, dan melalui rapat sebanyak 23
kompetensinya secara jujur, objektif, cermat, serta (dua puluh tiga) kali, yang rincian kehadirannya adalah
seksama; dan sebagai berikut:
Agenda Peserta yang Wajib Hadir
Kredit terkait segmen Wholesale Banking, Corporate Banking 1. Direktur Utama atau Wakil Direktur Utama 1
Japanese dan Commercial Banking 2. Direktur Corporate Banking Japanese atau Kepala Wholesale
Banking, Commercial Banking dan Transaction Banking
3. Kepala Risiko Kredit
4. Kepala Corporate Banking Credit Risk atau Kepala Commercial
Banking Credit Risk
5. Kepala Divisi atau Departemen Wholesale, Corporate dan
Commercial Banking terkait
6. Kepala Manajemen Risiko (Pengamat)
Catatan:
Rapat dipimpin oleh Ketua Komite (Direktur Utama). Dalam hal Ketua
Komite tidak hadir maka Wakil Direktur Utama 1 bertindak selaku Ketua
Komite.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2025, Komite Kredit segmen Wholesale Banking, Corporate Banking Japanese, dan Commercial Banking
mengadakan 23 (dua puluh tiga) kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 23 7 30%
Jun Saito Wakil Direktur Utama 23 10 43%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial and 23 20 87%
Transaction Banking
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 23 3 13%
Tasuku Tanaka Kepala Risiko Kredit 23 23 100%
Jenny Susanto Kepala Corporate Banking Credit Risk 23 17 74%
Eddy Satria Nugraha Sembiring Kepala Commercial Banking Credit Risk 23 5 22%
Moses Supardi Kepala Wholesale Banking 23 17 74%
Warni Chai Kepala Commercial Banking 23 3 13%
Kohei Suwa Kepala Corporate Banking Japanese 2 23 1 4%
Karinda Rachmana Kepala Corporate Banking Japanese 3 23 0 0%
Naoki Takeshita Kepala Corporate Banking Japanese 4 23 1 4%
Hideaki Asatsu Kepala Corporate Banking Japanese 5 23 1 4%
Hilman Gumay Kepala Corporate Banking Japanese 6 23 0 0%
Sendiaty Sondy 1) Kepala Manajemen Risiko 23 5 22%
1) Pengamat (Tidak memiliki Hak Suara)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 371
Page 374
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Pengembangan Kompetensi 2. Dalam hal terdapat benturan kepentingan maka
Pengembangan kompetensi anggota komite level pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan
direksi disampaikan pada bagian pengembangan ketentuan tentang benturan kepentingan yang
kompetensi Direksi diatur lebih lanjut dalam kebijakan atau prosedur
Perseroan.
3. Dalam perbedaan pendapat (dissenting opinions)
KOMITE HUMAN RESOURCE yang terdapat dalam Rapat Komite, wajib
dicantumkan secara jelas dalam risalah rapat
Struktur dan Keanggotaan beserta alasan perbedaan pendapat tersebut.
Ketua: Direktur Utama Tugas dan Wewenang
Rincian tugas dan wewenang Komite adalah sebagai
Anggota: berikut:
1. (Para) Wakil Direktur Utama 1. Melakukan evaluasi kebijakan, strategi dan sasaran
2. Direktur Keuangan & Perencanaan dalam bidang Human Resource dan selanjutnya
3. Direktur Operasional & Teknologi merekomendasikan kepada Direksi untuk
ditetapkan. Kebijakan yang dimaksud khususnya
Sekretaris: Head of Human Resources adalah kebijakan yang sifatnya strategis.
2. Melakukan evaluasi pelaksanaan program
Pedoman Kerja remunerasi Human Resources dan selanjutnya
Dalam melaksanakan tugasnya, Komite berpedoman merekomendasikan kepada Direksi untuk disetujui.
pada ketentuan: 3. Menyetujui penyimpangan dari Prosedur atau
1. Keputusan Rapat Komite harus diambil berdasarkan peraturan Perseroan yang berlaku di bidang Human
musyawarah untuk mufakat. Jika keputusan Resources yang melebihi kewenangan Kepala
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak Divisi dan/atau Direktur yang membawahi dan/atau
tercapai, maka keputusan harus diambil dengan dengan bidang tugas Human Resources, dengan
pemungutan suara berdasarkan suara setuju paling memperhatikan hierarki kebijakan Perseroan.
sedikit 51% dari jumlah suara yang sah yang hadir
dalam Rapat, termasuk Ketua Komite. Pernyataan Independensi Komite
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Pelaksanaan Tugas 2025
Tanggal Agenda
24 Januari 2025 1. Usulan Cuti Bersama 2025
2. Nominasi Promosi Eksekutif 2025
6 Februari 2025 1. Skema Penyesuaian Gaji 2025
2. Anggaran Bonus Kinerja 2024
11 Februari 2025 Distribusi Anggaran Bonus 2024
10 Maret 2025 1. Hasil Promosi Eksekutif 2025
2. Hasil Distribusi Kajian Kompensasi 2024/2025
3. Usulan Struktur Skala Upah 2025/2026
16 Juli 2025 Nominasi Promosi Eksekutif Mid-Year 2025
11 Agustus 2025 1. Hasil Promosi Eksekutif Mid-Year 2025
2. Hasil Distribusi Mid-Year 2025
15 Desember 2025 Nominasi Promosi Eksekutif 2026
372 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 375
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Pada tahun 2025, Komite Human Resources mengadakan 7 (tujuh) kali rapat, dengan rincian kehadiran sebagai
berikut:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henoch Munandar Direktur Utama 7 7 100%
Kaoru Furuya* Wakil Direktur Utama 4 4 100%
Darmadi Sutanto* Wakil Direktur Utama 4 4 100%
Jun Saito Wakil Direktur Utama 3 2 66,7%
Michellina Laksmi Triwardhany Wakil Direktur Utama 3 3 100%
Hanna Tantani Direktur Keuangan dan Perencanaan 7 6 85,7%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 7 5 71,4%
Mira Fitria Head of Human Resources 7 7 100%
Catatan:
* Efektif tidak menjabat setelah ditutupnya RUPS Tahunan 2025 (22 April 2025)
Pengembangan Kompetensi 2. Wajib dihadiri oleh Ketua Komite dan seluruh
Pengembangan kompetensi anggota komite Anggota Komite Fraud. Dalam hal Ketua Komite,
disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi dan/atau Anggota Komite Fraud berhalangan hadir
Direksi. (yang ketidakhadirannya tidak diperlukan adanya
pembuktian apa pun), maka untuk Ketua Komite
Fraud yang berhak & berwenang mewakilinya
KOMITE FRAUD adalah pihak yang ditunjuk oleh Ketua Komite
sebagai delegasinya, dan minimal adalah kepala
Struktur dan Keanggotaan divisi terkait, dan untuk Anggota Komite Fraud,
sebagai delegasinya minimal adalah karyawan satu
Ketua: Direksi atau Board of Management yang terkait tingkat di bawahnya.
atau delegasinya. 3. Dalam hal tertentu, rapat Komite Fraud dapat
dilakukan setiap waktu apabila dipandang perlu
Anggota: oleh Ketua Komite Fraud atau lebih dari satu
a. Memiliki hak suara: Anggota Komite Fraud atau atas permintaan dari
1. Anti Financial Crime (AFC) Head seorang Direksi/Board of Management.
2. Human Resources Employee & Industrial 4. Komite Fraud dapat mengundang Pimpinan Unit
Relations Head/Strategic Human Resources Kerja (PUK) yang bersangkutan dan/atau pihak
Management Head lainnya yang bukan anggota komite untuk hadir
b. Tidak memiliki hak suara: dalam rapat, namun PUK dan/atau pihak lainnya
Human Resources Business Partner (HRBP) Head tersebut dalam rapat komite tidak memiliki voting
atau HRBP Lead sebagai delegasinya rights (hak suara) karena hanya berfungsi untuk
memberikan saran, pertimbangan dan masukan.
Sekretaris: Anti Financial Crime (AFC) Head 5. Rapat Komite Fraud sah dan berhak mengambil
keputusan apabila dalam rapat hadir dan/atau
Apabila pelaku Fraud dan/atau pihak terkaitnya adalah diwakili lebih dari ½ (satu per dua) bagian dari
Direktur, atau Komisaris dan/atau Pejabat Eksekutif, seluruh jumlah Anggota Komite (termasuk Ketua
maka pelaksanaan Komite Fraud wajib dipimpin oleh Komite) yang memiliki hak suara. Rapat Komite
2 (dua) anggota Direksi/Board of Management (Wakil Fraud dapat dilakukan melalui media telekonferensi,
Direktur Utama atau Kepala Manajemen Risiko atau video konferensi, atau sarana media elektronik
Direktur Kepatuhan), atau pihak lain yang tidak memiliki lainnya yang memungkinkan semua peserta
benturan kepentingan, seperti anggota Komite Audit. saling melihat dan/mendengar serta berpartisipasi
langsung dalam rapat sesuai kesepakatan anggota
Pedoman Kerja Komite Fraud.
Pedoman pelaksanaan rapat Komite Fraud adalah 6. Keputusan rapat komite harus diambil berdasarkan
sebagai berikut: musyawarah untuk mufakat. Jika tidak ada
1. Tata cara pelaksanaan dapat dilakukan melalui kesepakatan mengenai sanksi, maka akan
tatap muka atau sirkulasi memo. dieskalasikan kepada Head of Risk Management
dan Compliance Director. Apabila setelah dilakukan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 373
Page 376
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
eskalasi tetap tidak ada kesepakatan mengenai langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
sanksi/belum memperoleh keputusan, maka kejadian fraud, dan memutuskan kejadian fraud untuk
akan dieskalasikan kepada Direksi melalui Risk menentukan langkah hukum yang akan dilakukan
Management Committee (RMC). Pada tingkat kemudian.
terakhir, apabila tetap tidak ada kesepakatan
mengenai sanksi/belum memperoleh keputusan, Wewenang Komite Fraud
maka akan dieskalasikan kepada Dewan Komisaris 1. Memanggil, meminta klarifikasi, meminta laporan-
melalui Risk Monitoring Committee (RMONC). laporan kepada berbagai pihak (karyawan dan/atau
7. Segala keputusan yang diputuskan secara sah unit-unit kerja lainnya) yang menurut pertimbangan
didalam rapat bersifat kolektif kolegial. Apabila Komite Fraud dianggap secara langsung maupun
terjadi perbedaan pendapat (dissenting opinion) tidak langsung memiliki hubungan dengan fraud.
wajib dicantumkan/dicatat dalam risalah rapat 2. Menetapkan pengenaan jenis sanksi kepada (para)
komite berikut alasannya . karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara
8. Rapat Komite Fraud atas kasus fraud yang pelaku langsung maupun tidak langsung terlibat dalam
nya telah berpindah/mutasi ke Line of Business kejadian fraud.
(LoB)/Support Function (SF) lain maka Komite Fraud 3. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan unit-
diselenggarakan bersama antara Line of Business unit kerja lainnya, serta dalam rangka perbaikan
(LoB)/Support Function (SF) dimana pelaku fraud dan upaya preventif maka komite fraud berhak
menjabat saat ini dan Line of Business (LoB)/ memberikan rekomendasi konstruktif bagi unit-unit
Support Function (SF) saat terjadinya fraud. Dalam kerja tersebut.
hal ini Ketua Komite Fraud adalah BoD/BoM yang
bertanggung jawab atas Direktorat dari pelaku Pernyataan Independensi Komite
karyawan bekerja. Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
serta fungsinya secara independen demi kepentingan
Tugas dan Tanggung Jawab Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
Tugas Komite Fraud Pelaksanaan Tugas 2025
Menindaklanjuti laporan hasil investigasi yang terkait Sepanjang tahun 2025 keputusan dari Komite Fraud
dengan adanya suatu kejadian fraud di masing-masing telah diberikan melalui rapat virtual/offline sebanyak 41
unit bersangkutan, menetapkan sanksi kepada (para) (empat puluh satu) sesi dan secara sirkuler sebanyak 23
karyawan (termasuk karyawan vendor) yang secara (dua puluh tiga) sesi.
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Berikut adalah informasi kehadiran peserta Komite Fraud yang telah dilakukan selama tahun 2025:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 2 2 100%
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 16 16 100%
Enrico Novian Pension Business Head RLB (Delegasi) 3 3 100%
Adil Pamungkas Retail Banking Risk Head (Delegasi) 26 26 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 2 2 100%
Helena Head of Wealth Management Business and Network 11 11 100%
& Distribution
Chairul Sani Sales Distribution WMB & National Distribution Head 1 1 100%
(Delegasi)
Irradiatie Pierenika Sales Distribution Pension Business & National 15 15 100%
Distribution Head (Delegasi)
Heru Rustanto Anti Financial Crime Head 60 60 100%
Ida Bagus Dwi Kencana Sales Distribution Head Pension Business (Delegasi) 3 3 100%
Syafiar Marsiyanto Sales Distribution Head Pension Business (Delegasi) 4 4 100%
374 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 377
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Jimmy SA Hutapea Employee & Industrial Relations Head 63 63 100%
Rosowarsito Dwihatmoko D.S Collection & Recovery Head (Delegasi) 1 1 100%
Novri Irza Hidayatullah Business Banking Governance, Process & Support 1 1 100%
Head (Delegasi)
Christian Adrian Fraud Risk Management Head (Delegasi) 4 4 100%
Sonny Sibuea HR Employee Industrial Relations (Delegasi) 1 1 100%
Jeny Mustopha IT Advisor (Delegasi) 1 1 100%
Ari Purnomo Micro Business & Joint Finance Head (Delegasi) 1 1 100%
Pengembangan Kompetensi Pedoman & Tata Tertib Kerja
Pengembangan kompetensi anggota komite level Dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya,
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan Komite Keberlanjutan wajib senantiasa menjalankan
kompetensi Direksi. sesuai dengan ketentuan, peraturan perundangan-
undangan yang berlaku dan/atau peraturan/ketentuan
internal SMBC Indonesia. Sedangkan Mekanisme dan
KOMITE KEBERLANJUTAN Tata Cara Kerja Komite Keberlanjutan sebagaimana
dijabarkan pada Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite
Struktur dan Keanggotaan Keberlanjutan.
Ketua: Wakil Direktur Utama Tugas dan Tanggung Jawab
Rincian tugas dan tanggung jawab Komite Keberlanjutan
Anggota: adalah sebagai berikut:
1. Direktur Kepatuhan 1. Menyusun strategi, kebijakan, target terkait dengan
2. Direktur Keuangan & Perencanaan keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia
3. Direktur Operasional & Teknologi 2. Melakukan pemantauan, evaluasi dan rekomendasi
4. Direktur Corporate Banking (Japanese) terkait dengan implementasi keuangan
5. Direktur Tresuri berkelanjutan di SMBC Indonesia
6. Head of Risk Management
7. Head of Business Banking Pernyataan Independensi Komite
8. Head of Wholesale, Commercial & Transaction Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas
Banking serta fungsinya secara independen demi kepentingan
9. Head of Retail Lending Business Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun.
10. Head of Wealth Management Business and
Network & Distribution Pelaksanaan Tugas 2025
11. Head of Digital Banking Sepanjang pelaksanaan tugas kepengurusannya di
12. Head of Treasury tahun 2025, Komite Keberlanjutan telah memberikan
13. Head of Human Resources rekomendasi dan arahan terkait target dan inisiatif
14. Sustainable Business Strategy Head keuangan berkelanjutan di SMBC Indonesia.
15. Head of Internal Audit
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Sekretaris: Sustainable Business Strategy Pada tahun 2025, Komite Keberlanjutan mengadakan 3
(Tiga) kali rapat:
• 11 Maret 2025
• 15 April 2025
• 18 November 2025
Berikut rincian kehadiran anggota Komite Keberlanjutan pada tabel dibawah ini:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Jun Saito1 Wakil Direktur Utama 1 1 100%
Dini Herdini Direktur Kepatuhan dan Legal 3 2 66,67%
Hanna Tantani Direktur Keuangan 3 3 100%
Merisa Darwis Direktur Operasional & Teknologi 3 3 100%
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 375
Page 378
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Atsushi Hino Direktur Corporate Banking (Japanese) 3 3 100%
Keishi Kobata 2
Direktur Treasury 2 2 100%
Yuki Terayama3 Direktur Treasury 1 1 100%
Sendiaty Sondy Head of Risk Management 3 3 100%
Jeffrey C. Tjoeng Head of Business Banking 3 3 100%
Nathan Christianto Head of Wholesale, Commercial & Transaction 3 3 100%
Banking
Purnomo B. Soetadi Head of Retail Lending Business 3 1 33,33%
Helena Head of Wealth Management Business and 3 3 100%
Network &
Distribution
Irwan Sutjipto Tisnabudi Head of Digital Banking 3 2 66,67%
Wiwig Santoso Head of Treasury 3 3 100%
Mira Fitria Head of Human Resources 3 2 66,67%
Yuki Katsuhara4 Sustainable Business Startegy Head 1 1 100%
Anke Subandy5 Head of Internal Audit 1 1 100%
Vinny Herianti6 Sustainable Business Strategy Team Head 1 1 100%
Andrie Darusman 7
Communications & Daya Head 2 2 100%
Keterangan:
1. Jun Saito (Wakil Direktur Utama) efektif menjadi Ketua Komite Keberlanjutan sejak 1 September 2025
2. Keishi Kobata menjabat sebagai Direktur sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025
3. Yuki Terayama efektif menjabat sebagai Direktur sejak 27 Mei 2025 dan efektif menjadi anggota Komite Keberlanjutan sejak 1 September 2025
4. Yuki Katsuhara efektif menjadi anggota Komite Keberlanjutan sejak 1 September 2025
5. Anke Subandy efektif menjadi anggota Komite Keberlanjutan sejak 1 September 2025
6. Vinny Herianti efektif menjadi sekretaris Komite Keberlanjutan sejak 1 September 2025
7. Andrie Darusman sudah tidak menjadi sekretaris Komite Keberlanjutan sejak 1 September 2025
Pengembangan Kompetensi 3. Direktur yang membawahkan fungsi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Manajemen Risiko atau pihak yang mewakili
Direksi disampaikan pada bagian pengembangan dan ditunjuk oleh PT Bank BTPN Syariah Tbk
kompetensi Direksi. 4. Direktur yang membawahkan fungsi
Manajemen Risiko atau pihak yang mewakili
dan ditunjuk oleh PT BTPN Syariah Ventura
KOMITE MANAJEMEN RISIKO 5. Direktur yang membawahkan fungsi
TERINTEGRASI Manajemen Risiko atau pihak yang mewakili
dan ditunjuk oleh PT Oto Multiartha
Struktur dan Keanggotaan 6. Direktur yang membawahkan fungsi
Susunan anggota Komite Manajemen Risiko Terintegrasi Manajemen Risiko atau pihak yang mewakili
posisi 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut : dan ditunjuk oleh PT Summit Oto Finance
Ketua: Direktur PIKK yang membawahkan fungsi • Anggota Tidak Tetap:
Manajemen Risiko dari PT Bank SMBC Indonesia Tbk Direktur dan/atau Pejabat Eksekutif PIKK dan
Anak Perusahaan yang diundang sesuai dengan
Anggota: kebutuhan Konglomerasi.
• Anggota tetap:
1. Direktur PIKK yang membawahkan fungsi
Manajemen Risiko dari PT Bank SMBC
Indonesia Tbk
2. Head of Risk Management dari PT Bank SMBC
Indonesia Tbk
376 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 379
Tugas dan Tanggung Jawab 2. Kuorum
Komite bertanggung jawab dalam memberikan • Rapat Komite dapat diselenggarakan apabila
rekomendasi kepada Direksi PIKK mengenai hal-hal dihadiri oleh setidaknya 51% dari jumlah
yang terkait dengan Manajemen Risiko khususnya Anggota Tetap dan 1 (satu) perwakilan dari
dalam: setiap anggota Konglomerasi.
1. Penyusunan dan kaji ulang atas Kebijakan • Anggota Tidak Tetap dapat hadir dalam rapat.
Manajemen Risiko Terintegrasi Akan tetapi, kehadirannya tidak dihitung
2. Perbaikan atau penyempurnaan Kebijakan sebagai kuorum rapat dan suaranya tidak
Manajemen Risiko Terintegrasi antara lain berupa dihitung dalam pengambilan keputusan.
penyempurnaan strategi dan kerangka risiko
berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan. 3. Pengambilan Keputusan
• Pengambilan keputusan di dalam rapat
Pernyataan Independensi Komite Komite dilakukan berdasarkan musyawarah
Seluruh anggota komite mampu menjalankan tugas untuk mufakat. Jika keputusan berdasarkan
serta fungsinya secara independen demi kepentingan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai,
Bank, tanpa dipengaruhi oleh pihak mana pun. maka keputusan harus diambil dengan
pemungutan suara berdasarkan suara setuju
Pedoman Kerja lebih dari 50% dari jumlah suara yang sah yang
Komite Manajemen Risiko Terintegrasi telah memiliki dikeluarkan dapat rapat yang bersangkutan,
pedoman dan tata tertib kerja (charter), berisi antara termasuk Ketua Komite.
lain: • Apabila hasil pemungutan suara imbang antara
1. Rapat suara setuju dan suara tidak setuju, maka Ketua
• Komite akan menyelenggarakan rapat Komite dapat menentukan Keputusan akhir
setidaknya satu kali setiap semester atau lebih yang akan diambil oleh Komite.
sering apabila diperlukan. • Komite dapat mengambil keputusan yang sah
• Komite dapat mengundang Anggota Tidak tanpa mengadakan rapat Komite secara formal
Tetap untuk menghadiri rapat jika diperlukan. dalam bentuk Keputusan Sirkuler Komite,
• Rapat Komite dapat diselenggarakan melalui dengan ketentuan semua Anggota Tetap
media telekonferensi atau media elektronik Komite memberikan suara secara tertulis dan
lain yang memungkinkan semua peserta rapat menandatangani Keputusan Sirkuler Komite
saling melihat dan mendengar secara langsung tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara
serta berpartisipasi dalam rapat. Anggota demikian mempunyai kekuatan yang sama
Komite yang berpartisipasi dalam rapat melalui dengan keputusan yang diambil dengan sah
media dan dengan cara tersebut di atas dalam rapat Komite.
dianggap turut hadir dalam rapat dan dihitung
dalam perhitungan kuorum kehadiran maupun Pelaksanaan Tugas 2025
keputusan rapat. Pada tahun 2025, Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
• Rapat Komite akan membahas Laporan telah melakukan rapat pada semester 1 (satu) pada
Penilaian Profil Risiko Terintegrasi dan tanggal 10 Februari 2025 dan rapat pada semester 2
Kecukupan Modal Terintegrasi dari (dua) pada tanggal 8 Agustus 2025.
Konglomerasi. Selain itu, Satuan Kerja
Manajemen Risiko Terintegrasi juga akan
mengumpulkan agenda rapat tambahan dari
anggota Konglomerasi.
• Hasil rapat Komite harus dituangkan dalam
risalah rapat termasuk perbedaan pendapat
yang terjadi, yang ditandatangani oleh seluruh
Anggota Tetap untuk diketahui. Risalah rapat
akan diedarkan kepada seluruh Anggota Tetap
untuk diketahui.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 377
Page 380
Tata Kelola Perusahaan
Komite di Bawah Direksi
Frekuensi dan Kehadiran Rapat
Berikut adalah rincian kehadiran dari pertemuan Komite Manajemen Risiko Terintegrasi yang diadakan pada tahun
2025:
Nama Jabatan Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ketua
Henoch Munandar(1) Direktur Utama - - N/A
Sendiaty Sondy(2) Head of Risk Management 2 2 100%
Anggota Tetap
Sendiaty Sondy(3) Head of Risk Management - - N/A
Heru Rustanto(4) Acting as Operational Risk Management Head 1 1 100%
Deni Djalil(4) Market & Liquidity Risk Management Head 1 1 100%
Keisuke Heima(5) Integrated Risk Management Head 2 2 100%
Wahyu Nugroho(4) Portfolio Management & Policy Head 1 1 100%
Buyung Bachtiar (6)
Cyber Security Risk Management Head 1 1 100%
Tasuku Tanaka(4) Credit Risk Head 1 1 100%
Arief Ismail Direktur Kepatuhan - PT Bank BTPN Syariah 2 2 100%
Tbk
Antonius B. Priyadi(7) Direktur – PT BTPN Syariah Ventura 1 1 100%
Victoria Rusna(8) Presiden Direktur - PT Summit Oto Finance 2 2 100%
Nobuhiro Moroo Direktur - PT Oto Multiartha 2 2 100%
Catatan:
(1) Efektif menjabat sebagai Ketua Komite sejak 23 September 2025
(2) Efektif menjabat sebagai Ketua Komite hingga 23 September 2025
(3) Efektif sebagai Anggota Tetap sejak 23 September 2025
(4) Efektif sebagai Anggota Tetap hingga 22 Juli 2025
(5) Efektif sebagai Anggota Tetap hingga 23 September 2025
(6) 1) Efektif sebagai Anggota Tetap hingga 22 Juli 2025
2) Diwakili oleh pejabat yang ditunjuk dan berwenang untuk mewakili pada rapat tanggal 8 Agustus 2025
(7) Efektif sebagai Anggota Tetap sejak 22 Juli 2025
(8) Diwakili oleh pejabat yang ditunjuk dan berwenang untuk mewakili pada rapat tanggal 10 Februari dan 8 Agustus 2025
Pengembangan Kompetensi
Pengembangan kompetensi anggota komite level Direksi1) disampaikan pada bagian pengembangan kompetensi
Direksi.
1) Direksi PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebagai PIKK.
378 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 381
Sekretaris
Perusahaan
PROFIL SEKRETARIS PERUSAHAAN
• Magister Ilmu Hukum Universitas Indonesia (2012)
• Sarjana Hukum dengan Program Kekhususan Hukum mengenai
Kegiatan Ekonomi dari Universitas Indonesia (1997)
Eneng Yulie Riwayat
Pendidikan
Andriani
Sekretaris Perusahaan Keputusan sirkuler Direksi Nomor PS/BOD/001/I/2020 tertanggal 10
Januari 2020.
Warga Negara Dasar
Indonesia
Penunjukan
Domisili Corporate Secretary Head
Jakarta
Usia Rangkap
51 Tahun
Jabatan
pada akhir Tahun Buku 2025
• Head of Corporate Legal Department PT Bank Sumitomo Mitsui
Indonesia (2014-2019)
• Corporate Action & Stakeholder Management Head of Corporate
Pengalaman Secretariat Division PT Bank Danamon Indonesia Tbk (1997-2014)
Kerja
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris,
maupun Pemegang Saham Pengendali
Hubungan
Afiliasi
MASA JABATAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
Periode jabatan Sekretaris Perusahaan terhitung sejak Rincian tugas dan tanggung jawab Sekretaris
10 Januari 2020. Perusahaan di lingkungan Bank adalah sebagai berikut:
1. Menjaga hubungan baik dengan Otoritas Jasa
Keuangan, Bursa Efek Indonesia dan pemangku
DASAR HUKUM kepentingan lainnya.
2. Bertanggung jawab untuk memberikan informasi
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan mengacu pada penting yang perlu diketahui publik mengenai
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.35/POJK.04/2014 kondisi Bank kepada seluruh pemangku
tentang Pembentukan Sekretaris Perusahaan juncto kepentingan.
Peraturan Pencatatan Efek PT Bursa Efek Indonesia 3. Mengikuti perkembangan pasar modal termasuk
Nomor 1-A lampiran II Keputusan Direksi PT Bursa Efek peraturan-peraturan yang berlaku di pasar modal.
Indonesia Nomor Kep-00001/BEI/01- 2014 tanggal 4. Melakukan pemenuhan kewajiban Perseroan
30 Januari 2014. Bank telah memiliki Sekretaris sebagai perusahaan terbuka berdasarkan prinsip-
Perusahaan, yaitu Eneng Yulie Andriani terhitung prinsip Tata Kelola Perusahaan.
sejak tanggal 10 Januari 2020, yang telah ditunjuk 5. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
berdasarkan Keputusan Sirkuler Direksi Nomor PS/ Komisaris untuk mematuhi ketentuan Undang-
BOD/001/I/2020 tanggal 10 Januari 2020. undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal
dan peraturan pelaksanaannya.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 379
Page 382
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
6. Bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS.
7. Mengkoordinasikan pelaksanaan rapat Direksi dan Dewan Komisaris.
8. Membuat risalah rapat Direksi serta menyimpan risalah rapat tersebut.
9. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
RANGKAP JABATAN DAN STRUKTUR ORGANISASI
Fungsi Sekretaris Perusahaan dijabat oleh pejabat eksekutif yang mengepalai Divisi Corporate Secretary. Jabatan ini
berada di bawah pengawasan/koordinasi Direktur Kepatuhan, dan tidak dirangkap dengan jabatan lain.
Direktur Utama
Direktur Kepatuhan
Corporate Secretary Head
• Board & Stakeholder Management
• Group Governance & Subsidiary Management
• Corporate Action & Regulatory Reporting
• Executive Secretary for President Director
• Executive Secretary for Board of
Commissioners
Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, mendukung kinerja dari organ dimaksud untuk
Sekretaris Perusahaan/Corporate Secretary Head menjalankan proses, sehingga dapat mencapai hasil
membawahi dan menangani fungsi Group Governance & yang memuaskan.
Subsidiary Management, Corporate Action & Regulatory
Reporting, serta Board & Stakeholder Management. Penguatan GCG tidak hanya atas Bank melainkan
juga penyelarasan tata Kelola dalam group atau
konglomerasi keuangan, termasuk mengkaji dan
PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG melakukan penyesuaian kebijakan tata kelola antara
JAWAB Perseroan dan entitas anak, termasuk pembaruan
Pedoman Tata Kelola (GCG) pada Bank maupun secara
Laporan Kegiatan Corporate Secretary terintegrasi, Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan
Tahun 2025 Komisaris dan Direksi, serta charter komite-komite
Berikut ini adalah resume kegiatan Corporate Secretary Dewan Komisaris dan Direksi, agar sesuai dengan
selama tahun 2025 perkembangan regulasi dan kebijakan grup. Koordinasi
lintas entitas dilakukan untuk memastikan konsistensi
Penguatan Governance dalam Grup dan standar pelaporan, mekanisme pengambilan keputusan,
Penyelarasan Anak Perusahaan serta dokumentasi tata kelola pada konglomerasi
Corporate Secretary memfasilitasi penguatan tata keuangan.
Kelola pada Bank, penilaian tata Kelola dari struktur,
proses dan hasil, menjadi panduan bagi Coporate Melalui dukungan terhadap penyusunan dan
Secretary untuk memberikan masukan atas penerapan pembaruan pedoman Tata Kelola Terintegrasi, Corporate
tata Kelola Perusahaan yang baik. Secretary membantu memastikan bahwa struktur
pengawasan dan pelaporan di tingkat grup berjalan
Struktur tata kelola mencakup tidak hanya kecukupan efektif, terukur, dan selaras dengan tata Kelola dan
organ Perseroan, namun juga pedoman yang ketentuan regulator.
380 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 383
Kepatuhan terhadap Ketentuan Pasar Dukungan terhadap Inisiatif Strategis
Modal dan Keterbukaan Informasi Corporate Secretary turut mendukung berbagai inisiatif
Sepanjang tahun 2025, Corporate Secretary strategis Perseroan, termasuk penguatan kerangka tata
memastikan pemenuhan seluruh kewajiban pelaporan Kelola serta pemenuhan ketentuan regulator.
kepada Otoritas Jasa Keuangan di bidang pasar modal,
Bursa Efek Indonesia, serta regulator terkait lainnya Corporate Secretary juga memberikan penilaian dari
secara tepat waktu dan akurat. Corporate Secretary juga sisi tata Kelola terhadap Transaksi Afiliasi yang akan
mengoordinasikan penyampaian keterbukaan informasi dilakukan oleh Bank untuk membantu memastikan
atas transaksi material, transaksi afiliasi, aksi korporasi, bahwa transaksi dilakukan dalam prinsip yang wajar,
dan informasi relevan lainnya yang dapat memengaruhi tidak terdapat benturan kepentingan, serta keterbukaan
keputusan pemegang saham atau persepsi pasar. atau laporan yang disampaikan tidak mengandung
informasi yang menyesatkan.
Mekanisme internal review dan clearance dilakukan
secara disiplin untuk memitigasi risiko keterlambatan Corporate Secretary secara berkala menyampaikan
pelaporan maupun ketidakakuratan informasi, sehingga laporan kegiatan selama setahun secara detail kepada
menjaga integritas Perseroan di mata regulator dan Direksi dan Dewan Komisaris.
investor.
Transaksi Afiliasi
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan Pelaksanaan transaksi afiliasi oleh Perseroan, tidak
dan dukungan terhadap Dewan Komisaris hanya harus memenuhi aspek kepatuhan terhadap
dan Direksi regulasi, tetapi juga mencerminkan prinsip transparansi,
Corporate Secretary menjalankan peran strategis akuntabilitas, dan perlindungan kepentingan pemegang
sebagai penghubung Perseroan dengan pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya.
saham, regulator dan SRO di bidang pasar modal, dan
para pemangku kepentingan lainnya. Setiap inisiatif transaksi afiliasi dijalankan melalui
prosedur yang berlaku di Perseroan, yaitu terlebih
Corporate Secretary memberikan dukungan kepada dahulu dikaji secara komprehensif dari sudut bisnis,
Dewan Komisaris dan Direksi serta komite-komitenya komersial, hukum, kepatuhan, manajemen risiko,
dalam penyelenggaraan rapat, penyusunan agenda, keuangan, tata Kelola serta aspek lain yang relevan
dokumentasi risalah, serta pemantauan tindak lanjut sesuai dengan karakteristik transaksi, termasuk
rekomendasi Dewan Komisaris atau Keputusan Direksi kewajaran nilai transaksi, serta potensi benturan
(apabila ada). Corporate Secretary Bersama-sama kepentingan. Hasil kajian ini dikonsolidasikan sebagai
dengan HR juga memformulasikan workshop atau dasar pengambilan keputusan manajemen
training yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota
Direksi dan Dewan Komisaris, untuk menambah Direksi dan Dewan Komisaris menyatakan bahwa
informasi dan wawasan. mereka tidak memiliki benturan kepentingan terhadap
Transaksi Afiliasi dimaksud dan seluruh informasi
Pendekatan ini mendukung terciptanya hubungan material telah diungkapkan dan tidak mengandung
yang konstruktif dengan pemangku kepentingan serta informasi yang menyesatkan atau potensi yang
memperkuat reputasi dan kepercayaan terhadap merugikan Perseroan.
Perseroan.
Selanjutnya, hasil kajian menentukan bagaimana
Pengelolaan Aksi Korporasi Transaksi Afiliasi ini diperlakukan sesuai dengan POJK
Corporate Secretary mendukung pelaksanaan Rapat No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan
Umum Pemegang Saham Tahunan dan/atau Luar Biasa Transaksi Benturan Kepentingan
serta aksi korporasi lainnya yang dilakukan Perseroan
sepanjang tahun 2025. Seluruh proses dilaksanakan Untuk Transaksi Afiliasi yang merupakan kegiatan
dengan memperhatikan ketentuan regulasi pasar modal usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
dan prinsip perlindungan pemegang saham, termasuk pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang
pemegang saham minoritas. dan/atau berkelanjutan, telah diungkapkan dalam
Laporan Keuangan Tahunan tahun buku 2025 catatan
Dalam setiap aksi korporasi, Corporate Secretary 40.
memastikan terpenuhinya ketentuan terkait,
diperolehnya persetujuan Korporasi yang tepat,
keterbukaan informasi yang memadai, dokumentasi
hukum yang lengkap, serta pelaporan kepada regulator
dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 381
Page 384
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Dalam kegiatan mendukung usaha Perseroan, Perseroan melakukan kerjasama dengan pihak terafiliasi sebagai
berikut:
Pihak Terafiliasi Sifat hubungan Sifat transaksi
The Japan Research Institute, The Japan Research Institute, Kolaborasi di bidang IT yang mendukung kegiatan usaha Bank
Limited Limited
Keterbukaan Informasi
Sebagai bagian dari tanggung jawab dan kepatuhan Bank sebagai perusahaan terbuka, berikut ini adalah daftar
keterbukaan informasi yang disampaikan sepanjang tahun 2025.
Nomor Dokumen Tanggal Perihal
S.001/CCS/I/2025 6 Januari 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.006/CCS/I/2025 24 Januari 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: Jenius Perkenalkan Credibility: Bangun Reputasi Keuangan
yang Lebih Baik bagi Masyarakat Digital Savvy
S.009/CCS/II/2025 5 Februari 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: SMBC Indonesia Dorong Pertumbuhan yang Lebih Bermakna
di Seluruh Penjuru Negeri dengan Transformasi Kantor Cabang
S.013/CCS/II/2025 13 Februari 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: Bijak Kelola Keuangan Selama Ramadan dan Idulfitri dengan
Creditbility dari Jenius
S.013/CCS/III/2025 3 Maret 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: SMBC Indonesia Raih Peningkatan Aset dan Laba pada 2024,
Buktikan Komitmen Bersama Lebih Bermakna
S.019/CCS/III/2025 3 Maret 2025 Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan Tahunan
S.023/CCS/III/2025 11 Maret 2025 Keterbukaan Informasi Hasil Pemeringkatan atas Obligasi Berkelanjutan PT Bank SMBC
Indonesia Tbk (”Perseroan”) Tahun 2024
S.024/CCS/III/2025 17 Maret 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.030/CCS/III/2025 8 April 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.035/CCS/IV/2025 22 April 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: RUPST SMBC Indonesia 2025 Putuskan Susunan Direksi dan
Dewan Komisaris Baru
S.040/CCS/IV/2025 29 April 2025 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Dewan
Komisaris dan Anggota Direksi PT Bank SMBC Indonesia Tbk (“Perseroan”)
S.042/CCS/IV/2025 30 April 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: SMBC Indonesia Raih Pertumbuhan Pendapatan Operasional
dan Kredit Retail pada Triwulan I 2025 untuk Tumbuh Bersama Lebih Bermakna
S.050/CCS/V/2025 28 Mei 2025 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Direksi PT Bank SMBC
Indonesia Tbk (“Perseroan”)
S.051/CCS/VI/2025 4 Juni 2025 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Direksi PT Bank SMBC
Indonesia Tbk (“Perseroan”)
S.055/CCS/VI/2025 17 Juni 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.058/CCS/VII/2025 1 Juli 2025 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Susunan Anggota Direksi PT Bank SMBC
Indonesia Tbk (“Perseroan”)
S.061/CCS/VII/2025 7 Juli 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.063/CCS/VII/2025 17 Juli 2025 Keterbukaan Informasi mengenai Perubahan Anggaran Dasar PT Bank SMBC Indonesia
Tbk (“Perseroan”)
S.065/CCS/VII/2025 30 Juli 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: SMBC Indonesia Menunjukkan Resiliensi Semester I-2025
yang Penuh Tantangan; Pendapatan Operasional dan Penyaluran Kredit Tumbuh Solid
S.594/DIR/CCS/ 13 Agustus 2025 Penyampaian Informasi Tambahan Ringkas dalam rangka Penawaran Umum
VIII/2025 Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia Tahap III Tahun 2025
382 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 385
Nomor Dokumen Tanggal Perihal
S.595/DIR/CCS/ 13 Agustus 2025 Informasi Tambahan atas Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia
VIII/2025 Tahap III Tahun 2025
S.634/DIR/CCS/ 27 Agustus 2025 Informasi Tambahan atas Penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Bank SMBC Indonesia
VIII/2025 Tahap III Tahun 2025
S.077/CCS/IX/2025 17 September 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.080/CCS/X/2025 6 Oktober 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.090/CCS/X/2025 29 Oktober 2025 Keterbukaan Informasi yang perlu Diketahui Publik
Siaran Pers yang berjudul: SMBC Indonesia
Catat Pertumbuhan Laba Operasional, Kredit yang Kuat Januari–September 2025
melalui Strategi yang Adaptif
S.100/CCS/XII/2025 2 Desember 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
S.104/CCS/XII/2025 17 Desember 2025 Keterbukaan Informasi Pembayaran Bunga Obligasi
Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi
Rincian pengembangan kompetensi yang diikuti oleh Sekretaris Perusahaan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai
berikut:
No. Tanggal Penyelenggara Materi Tempat
1. 28 April 2025 PT Raharja Duta Jenjang 5 - Manajemen Risiko Perbankan Jakarta
Solusindo
2. 15 Mei 2025 ICSA Pendalaman Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29 Tahun Jakarta
2023 tentang Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan
Oleh Perusahaan Terbuka
3. 20 Mei 2025 ICSA Kesiapan Perusahaan dalam Menghadapi Volatilitas Pasar Global: Jakarta
Perspektif Investor Relations dan Corporate Secretary
4. 28 Mei 2025 ICSA “Extended Producer Responsibility: Jakarta
Managing the End-of-Life Products”
5. 19 Juni 2025 ICSA Digital Governance: Automating Compliance and Disclosure with AI Jakarta
Tools
6. 17-18 Juli 2025 ICSA Industry Visit to Bandung & Bursa Efek Kantor Perwakilan Jawa Bandung
Barat: Strengthening Governance & Innovation through Technology
Transformation and Operational Excellence
7. 23 Juli 2025 SMBCI Learning Learning Festival 2025: Retno Marsudi "Leading Beyond Borders Jakarta
Through Diplomacy"
8. 23 Juli 2025 SMBCI Learning Learning Festival 2025: Bintang Emon "Building Connection & Jakarta
Influence with Comedy
9. 28 Juli 2025 SMBCI Learning SMBCI Mandatory Learning: Pernyataan Mengenai Anti-Fraud & Pakta Jakarta
Integritas dan Kode Etik
10. 29 Juli 2025 SMBCI Learning SMBCI Mandatory Learning: APU PPT & PPPSPM Jakarta
11. 19 September 2025 ICSA Tax for Non Tax: Peran Corporate Secretary dalam Kewajiban Pajak Jakarta
Emiten, M&A dan Transaksi
12. 23-25 September ICSA Industry Visit to Malaysia: Learning from the Region: Malaysia’s Kuala Lumpur
2025 Approach to Governance and Sustainability
Practice"*
13. 26 September 2025 SMBCI Learning Workshop Corporate Secretary with BOC-BOD-BOM Secretaries Jakarta
14. 29 Oktober 2025 SMBCI Learning SMBCI Mandatory Learning: Anti Fraud Awareness Jakarta
15. 25 Desember 2025 SMBCI Learning SMBCI Mandatory Learning: Cyber & Information Security Awareness Jakarta
2025
16. 25 Desember 2025 SMBCI Learning SMBCI Mandatory Learning: Manajemen Risiko Operasional 2025 Jakarta
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 383
Page 386
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi
Kepatuhan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan di SMBC Indonesia, dengan misi publik dan tanggung jawab Bank dalam hal
terutama merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa pengelolaan dana masyarakat.
Keuangan (OJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Regulasi Selain itu, penerapan yang ketat atas Fungsi Kepatuhan
tersebut menjelaskan bahwa Fungsi Kepatuhan juga sejalan dengan perkembangan teknologi informasi
merupakan serangkaian tindakan atau langkah-langkah dan digitalisasi saat ini yang begitu pesat yang tentunya
yang bersifat preventif (ex-ante) untuk memastikan dapat meningkatkan potensi risiko kepatuhan bagi
bahwa kebijakan, ketentuan, sistem, dan prosedur, serta Bank. Sehingga terciptanya budaya kepatuhan dapat
kegiatan usaha yang dilakukan oleh Bank telah sesuai terwujud melalui peningkatan peran dan tanggung
dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank jawab kepatuhan pada setiap jenjang organisasi serta
Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan efektivitas peran fungsi Satuan Kerja Kepatuhan yang
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), maupun ada pada Bank. Dengan demikian, segala potensi risiko
ketentuan perundangan lainnya serta ketentuan dari kegiatan usaha Bank dapat dimitigasi dan diantisipasi.
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Group (SMBC
Group) sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus Selain hal tersebut di atas, pelaksanaan Fungsi
sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank. Selain Kepatuhan Bank juga dilakukan secara komprehensif
itu memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen dan terstruktur, yang bertujuan sebagai upaya
yang dibuat oleh Bank kepada OJK, BI dan/atau otoritas pencegahan untuk memastikan bahwa pelaksanaan
pengawas lain yang berwenang. proses bisnis telah sejalan dengan ketentuan yang
berlaku.
SMBC Indonesia memiliki komitmen untuk senantiasa
menerapkan kepatuhan terhadap ketentuan OJK,
Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan STRUKTUR ORGANISASI
(LPS), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
maupun peraturan perundangan yang berlaku. Hal itu Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dalam organisasi SMBC
telah tertuang dalam Pedoman Tata Kelola Perusahaan Indonesia dilakukan oleh Satuan Kerja Kepatuhan
(Corporate Governance Manual) Bank dan Kebijakan yaitu Divisi Kepatuhan (Divisi Compliance) yang
Kepatuhan. independen sebagaimana peraturan OJK tentang
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. Sesuai ketentuan
Pentingnya penerapan Fungsi Kepatuhan merupakan regulator, Bank juga telah memiliki Direktur Kepatuhan
bentuk kesadaran bahwa perbankan merupakan industri yang membawahkan Fungsi Kepatuhan (Compliance
yang diwajibkan menerapkan Fungsi Kepatuhan lebih Director).
ketat (highly regulated) dibandingkan industri lainnya.
Tingkat kepatuhan yang ketat itu, terutama berkenaan Berikut disampaikan struktur organisasi Divisi
Kepatuhan:
Direktur Kepatuhan & Legal
Compliance Head
Compliance Advisory Compliance Advisory Compliance & Group Regulatory Reporting Integrated
Corporate Retail Reporting & Relations Compliance & Policy
384 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 387
DASAR HUKUM 2. Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh Direksi;
Pedoman utama Bank dalam menjalankan fungsi 3. Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan
kepatuhan adalah Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang digunakan untuk menyusun ketentuan dan
(POJK) Nomor 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan pedoman internal Bank;
Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Selain itu, Bank juga 4. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, ketentuan,
memperhatikan: sistem, dan prosedur, serta kegiatan usaha yang
1. Perkembangan teknologi informasi, globalisasi, dilakukan Bank telah sesuai dengan ketentuan
dan integrasi pasar keuangan yang dapat Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
menyebabkan peningkatan kompleksitas kegiatan perundang-undangan;
usaha Bank yang akan memberikan dampak 5. Meminimalkan Risiko Kepatuhan Bank;
yang sangat besar terhadap eksposur risiko yang 6. Melakukan tindakan pencegahan agar kebijakan
dihadapi oleh Bank; dan/atau keputusan yang diambil Direksi Bank
2. Upaya untuk memitigasi risiko kegiatan usaha Bank, atau pimpinan kantor cabang dari bank yang
baik yang bersifat preventif (ex-ante) maupun berkedudukan di luar negeri tidak menyimpang dari
kuratif (ex-post); ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
3. Upaya yang bersifat preventif (ex-ante) peraturan perundang-undangan; dan
dapat ditempuh dengan mematuhi peraturan 7. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
perundangan yang berlaku untuk memitigasi atau Kepatuhan.
memperkecil risiko kegiatan usaha Bank;
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja
Kepatuhan
FUNGSI, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB
1. Membuat langkah untuk mendukung terciptanya
Fungsi, tugas dan tanggung jawab atas Kepatuhan Budaya Kepatuhan pada seluruh kegiatan usaha
di SMBC Indonesia adalah mendukung penerapan Bank pada setiap jenjang organisasi;
Fungsi Kepatuhan sesuai Peraturan OJK Nomor 46/ 2. Melakukan identifikasi, pengukuran, pemantauan,
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dan pengendalian terhadap Risiko Kepatuhan
Bank Umum yang meliputi tindakan untuk: dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa
1. Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan Keuangan yang mengatur mengenai penerapan
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan manajemen risiko bagi bank umum;
usaha Bank; 3. Menilai dan mengevaluasi efektivitas, kecukupan,
2. Mengelola Risiko Kepatuhan yang dihadapi oleh dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem
Bank; maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank dengan
3. Memastikan agar kebijakan, ketentuan, sistem, dan ketentuan peraturan perundang-undangan;
prosedur serta kegiatan usaha yang dilakukan oleh 4. Melakukan kaji ulang dan/atau merekomendasikan
Bank telah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa pemutakhiran dan penyempurnaan kebijakan,
Keuangan dan ketentuan peraturan perundang- ketentuan, sistem maupun prosedur yang
undangan; dan dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan
4. Memastikan kepatuhan Bank terhadap komitmen Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan peraturan
yang dibuat oleh Bank kepada Otoritas Jasa perundang-undangan;
Keuangan dan/atau otoritas pengawas lain yang 5. Melakukan upaya untuk memastikan bahwa
berwenang. kebijakan, ketentuan, sistem dan prosedur
serta kegiatan usaha Bank telah sesuai dengan
Agar penerapan Fungsi Kepatuhan dapat berjalan efektif, ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan ketentuan
Bank telah memiliki Direktur yang membawahkan peraturan perundang-undangan; dan
Fungsi Kepatuhan. Dalam pelaksanaan tugasnya, 6. Melakukan tugas lain yang terkait dengan Fungsi
dibantu oleh Satuan Kerja Kepatuhan yang independen Kepatuhan.
sebagaimana ketentuan OJK tentang Pelaksanaan
Fungsi Kepatuhan Bank Umum. Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris
Merujuk pada kewajiban pemenuhan POJK Nomor
Mengacu pada POJK Nomor 46/POJK.03/2017 tentang 46/POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Tugas dan Kepatuhan Bank Umum, Direksi wajib menumbuhkan
Tanggung Jawab Direktur yang Membawahkan Fungsi dan mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan
Kepatuhan paling sedikit adalah sebagai berikut: pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan usaha
1. Merumuskan strategi guna mendorong terciptanya Bank serta wajib memastikan terlaksananya Fungsi
Budaya Kepatuhan Bank; Kepatuhan Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 385
Page 388
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi Kepatuhan
Sehubungan hal tersebut, guna memastikan FOKUS FUNGSI KEPATUHAN TAHUN 2025
terlaksananya Fungsi Kepatuhan, Direksi dan Dewan
Komisaris senantiasa melakukan pengawasan aktif Berikut disampaikan fokus penerapan Fungsi
terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank yang Kepatuhan tahun 2025 melalui strategi kepatuhan yang
antara lain dilakukan melalui aktivitas-aktivitas sebagai dilaksanakan sejalan dengan komitmen pemenuhan
berikut: kepatuhan, meminimalisir potensi pelanggaran terhadap
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab peraturan OJK, BI, dan LPS serta peraturan perundangan
Satuan Kerja Kepatuhan kepada Direktur Kepatuhan yang berlaku , juga sebagai upaya untuk menjaga dan
(bulanan); mengelola tingkat risiko kepatuhan bank antara lain
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut:
Direktur Kepatuhan kepada Direktur Utama dengan • Meningkatkan pendampingan dan monitoring
tembusan kepada Dewan Komisaris (triwulanan); terhadap pelaksanaan kepatuhan pada semua
3. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab lini bisnis/support. Dalam hal ini terutama pada
Direktur Kepatuhan yang disampaikan kepada area unit bisnis yang akan menyelenggarakan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tembusan produk/inisiatif baru, unit yang terkait dengan
kepada Dewan Komisaris dan Direktur Utama regulatory reporting, serta unit yang terkait dengan
(semesteran); pemenuhan prudential ratio seperti rasio Kewajiban
4. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan terhadap Penyediaan Modal Minimum (KPMM), Giro Wajib
risiko inheren dan kualitas penerapan manajemen Minimum (GWM), Posisi Devisa Netto (PDN), Kredit
risiko kepatuhan dalam operasional Bank yang Bermasalah (NPL), Batas Maksimum Pemberian
disampaikan kepada Unit Managemen Risiko Kredit (BMPK), Rasio Pendanaan Stabil Netto
(triwulanan); (NSFR), Rasio Cakupan Likuiditas (LCR) dan Rasio
5. Laporan hasil pemantauan terhadap risiko Pengungkit
Kepatuhan dan pengkinian atas isu-isu kepatuhan • Meningkatkan Budaya Kepatuhan pada semua
yang disampaikan kepada Direksi pada Rapat tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank
Direksi dan kepada Dewan Komisaris pada forum melalui antara lain:
pertemuan Direksi dengan Dewan Komisaris 1) Sosialisasi ketentuan OJK, BI dan LPS, baik
(triwulanan) serta pada rapat Komite Audit ketentuan baru maupun ketentuan lama yang
(semesteran); berdampak kepada produk dan aktivitas Bank,
6. Pelaksanaan Rapat Komite Kepatuhan Internal termasuk kepada karyawan di kantor cabang
(In Office Compliance Committee Meeting) yang melalui AML Compliance Champion (ACC).
antara lain dihadiri oleh: Direktur Utama, Direktur 2) Pemberian pelatihan kepada semua staff
Kepatuhan, BOD dan BOM terkait, juga perwakilan dan kesadaran akan Budaya Kepatuhan, baik
dari SMBC (dua bulanan). di kantor pusat ataupun di cabang melalui
AML Compliance Champion (ACC) yang
Direksi dan Dewan Komisaris juga telah menyetujui berkedudukan di regional yang merupakan
kebijakan kepatuhan yang merupakan infrastruktur bagian dari aktivitas Divisi Kepatuhan dalam
dasar dalam pelaksanaan tata kelola Fungsi Kepatuhan. melakukan proses meningkatkan kesadaran
Kebijakan tersebut digunakan sebagai pedoman dalam dan pemantauan penerapan kepatuhan
penerapan Fungsi Kepatuhan Bank. cabang, termasuk menyelenggarakan
mandatory e-learning untuk meningkatkan
Sebagai pemenuhan terhadap POJK Nomor 46/ Budaya Kepatuhan yang wajib diikuti oleh
POJK.03/2017 tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan seluruh karyawan.
Bank Umum, Dewan Komisaris melakukan pengawasan 3) Memastikan dokumen hukum yang digunakan
aktif terhadap Fungsi Kepatuhan melalui pelaksanaan di seluruh kantor Bank telah di kaji ulang dan
evaluasi terhadap pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank diverifikasi oleh Kantor Pusat Bank.
yang dilaksanakan minimal 2 (dua) kali dalam satu • Meningkatkan pengawasan dan kesadaran atas
tahun, termasuk memberikan saran/rekomendasi untuk Risiko Kepatuhan dengan menyelenggarakan
meningkatkan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank. Compliance Self-Assessment (CSA), Compliance
Self-Review (CSR), Thematic Review, Compliance
on-site Review (Branch Review) dan juga diskusi
internal dalam rangka memberikan masukan
kepada unit terkait.
386 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 389
• Meningkatkan kemampuan dan kapasitas sumber • Melakukan kajian mengenai memadainya struktur
daya manusia di Satuan Kerja Kepatuhan, termasuk GCG dan melakukan follow up dengan memperbaiki
advisor dalam rangka mengantisipasi perubahan atau membangun infrastruktur untuk mendukung
peraturan OJK yang mengarah kepada principal optimalisasi pelaksanaan GCG, misalnya dengan
based termasuk perkembangan produk dan menambah/menyesuaikan bidang tugas pada
aktivitas baru di industri perbankan. komite di bawah Dewan Komisaris atau Direksi
• Membantu unit bisnis dalam melakukan kolaborasi yang telah ada.
bisnis dengan perusahaan-perusahaan yang • Meneruskan upaya pengelolaan database daftar
termasuk dalam Konglomerasi Keuangan SMBC. Pihak Terkait (Related Party) dan daftar Pihak
• Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, dan Terafiliasi (Affiliated Party) agar lebih mudah
prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan Bank digunakan sebagai rujukan di dalam mengelola
telah sesuai dengan ketentuan regulator lokal serta baik transaksi dengan Pihak terkait maupun Pihak
ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya Terafiliasi, yang pada akhirnya dapat menunjang
yang berlaku melalui evaluasi terhadap kebijakan upaya Bank di dalam melakukan transaksi
internal, tindakan korporasi maupun keputusan dengan pihak terafiliasi secara wajar, atau dalam
transaksional (kredit) yang wajib memperoleh nilai yang wajar (arm’s length basis) dan dengan
persetujuan Komite Kredit dan fungsi advisory. memperhatikan benturan kepentingan yang
• Meminimalkan potensi sanksi denda dari Regulator mungkin terjadi.
(OJK, BI, LPS dan Kantor Pajak) dengan melakukan • Meningkatkan pengawasan dan tata laksana
evaluasi dan kajian atas penyebab timbulnya sanksi terhadap karyawan yang memiliki Informasi Orang
denda dari unit terkait, termasuk pemantauan atas Dalam atau Price Sensitive Information (PSI) atas
langkah perbaikan yang dilakukan dan menerapkan nasabah Perseroan termasuk akan tetapi tidak
tindakan pencegahan. terbatas pada pengawasan dan tata laksana
• Mengoptimalkan penerapan Fungsi Kepatuhan Transaksi Orang Dalam atau Personal Account
pada lini bisnis/support melalui penguatan fungsi Dealing (PAD).
Internal Control Risk (ICR) untuk melakukan • Meningkatkan penerapan prinsip independensi
pengendalian internal dan risiko di masing-masing dengan Pemegang Saham Pengendali (PSP)
lini bisnis/support, melalui antara lain monitoring melalui mekanisme komunikasi yang sesuai
kewajiban pelaporan kepada Regulator, pemenuhan dengan tatanan hukum yang berlaku, termasuk
tindak lanjut terhadap temuan pemeriksaan OJK melakukan kajian serta sosialisasi secara berkala
dan/atau BI sesuai target waktu yang disepakati. terhadap kebijakan dan prosedur yang terkait
• Melakukan kaji ulang berkala atas Kebijakan Utama dengan hal ini. Sebagai perusahaan terbuka,
Bank berupa Corporate Governance Manual agar Bank akan tetap menjaga kepentingan seluruh
makin relevan dengan perkembangan penerapan pemegang saham.
prinsip GCG dan sedekat mungkin merujuk pada • Mengelola keterbukaan informasi sebagaimana
prinsip governansi yang dikeluarkan oleh the diatur dalam ketentuan OJK Pasar Modal.
Organization for Economic Cooperation and • Memastikan penerapan tata kelola perusahaan
Development (OECD) melalui ASEAN Corporate yang baik (GCG) dalam Konglomerasi Keuangan
Governance Scorecard. Pengkinian Pedoman Tata termasuk dengan melakukan harmonisasi
Kelola Bank juga membuka opsi penerapan tata kebijakan dan prosedur antara Bank dengan anak
kelola tidak hanya di bank saja melainkan dalam perusahaan, melalui koordinasi dan komunikasi
konglomerasi keuangan. anak perusahaan khususnya pada area tata kelola,
• Meningkatkan pelaksanaan GCG dalam setiap keuangan, internal audit, manajemen risiko, dan
level organisasi dan dalam lingkup Konglomerasi kepatuhan dalam Konglomerasi Keuangan.
Keuangan,, termasuk anti suap dan korupsi serta • Mengkaji dan memperkuat kebijakan dan
benturan kepentingan di semua proses Bank, prosedur mengenai alur komunikasi dengan induk
antara lain dalam proses penunjukan vendor Perusahaan dan anak Perusahaan dalam standar
pengadaan barang dan jasa, serta pemberian yang dapat diterima oleh semua pihak.
hiburan dan hadiah kepada pihak ketiga, guna • Mengkaji dan memperkuat kebijakan dan prosedur
memastikan pemenuhan terhadap ketentuan OJK, terkait Transaksi Afiliasi baik di bank maupun
khususnya terkait Alih Daya maupun Kebijakan yang berlaku di anak perusahaan, dalam rangka
Global SMBC. meminimalisir konflik benturan kepentingan.
• Meneruskan penilaian GCG dengan standar • Melakukan review terhadap UI/UX dari website
ASEAN Corporate Governance Scorecard serta www.smbci.com dan kemudian revamping untuk
melakukan perbaikan yang mungkin dilakukan memastikan bahwa website Bank SMBC Indonesia
dari sisi ketentuan dan perundangan yang berlaku merepresentasikan bank secara baik.
di Indonesia termasuk melakukan penyesuaian
Anggaran Dasar jika diperlukan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 387
Page 390
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi Kepatuhan
• Memastikan pengelolaan risiko reputasi Bank SMBC ASPI serta peraturan SMBC yang dilaksanakan secara
Indonesia, termasuk dalam menjalin hubungan daring maupun luring oleh AML Compliance Champion
strategis yang baik dengan media dalam mengelola (ACC) yang merupakan bagian dari aktivitas Satuan
pemberitaan negatif. Kerja Kepatuhan dalam meningkatkan compliance
awareness dan pemantauan penerapan Budaya
Kepatuhan di Kantor Cabang.
STRATEGI PENERAPAN KEPATUHAN
Bank telah memiliki strategi untuk menciptakan Budaya REALISASI INISIATIF KEPATUHAN TAHUN
Kepatuhan secara berkesinambungan di lingkungan 2025
organisasi Bank. Rincian strategi tersebut dijelaskan
sebagai berikut: Sepanjang tahun 2025, Bank telah merealisasikan
1. Pendampingan dan monitoring pelaksanaan sejumlah inisiatif terkait dengan kepatuhan, di
kepatuhan pada semua lini bisnis/support. antaranya:
a. Peningkatan Budaya Kepatuhan pada semua 1 Pelaksanaan evaluasi terhadap kajian yang
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha Bank dilakukan oleh unit terkait atas penyebab timbulnya
melalui sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS dan serta tindak lanjut atas sanksi dari Regulator
ASPI. (OJK dan/atau BI) guna memitigasi timbulnya
b. Pemberian pelatihan kepada semua staff dan sanksi berulang dan dalam rangka peningkatan
peningkatan awareness akan compliance internal kontrol Bank, termasuk pemantauan atas
culture, baik di kantor pusat ataupun di cabang. penyelesaian tindak lanjut atau langkah perbaikan
2. Peningkatan pengawasan dan awareness atas risiko yang dilakukan sesuai hasil kajian. Selain itu
kepatuhan dengan menyelenggarakan Compliance diterbitkan pengaturan internal terkait Kerangka
Self-Assessment, Compliance Self Review, Kerja Pelaporan Potensial & Aktual Sanksi Regulator
Compliance On-Site Review (Branch Review) dan (mulai dari identifikasi potensi sanksi, presentasi
juga diskusi internal dalam rangka memberikan kepada BOD/BOM terkait sampai dengan proses
masukan kepada unit terkait. pembuatan memo kajian sanksi dan monitoring
3. Memastikan seluruh kebijakan, ketentuan, sistem, tindak lanjut korektif dan preventif).
dan prosedur, serta kegiatan usaha yang dilakukan 2 Melakukan tematik review terhadap prosedur
Bank telah sesuai dengan ketentuan (OJK, BI, LPS, dan aktivitas bisnis juga operasional di unit-
dan ASPI) dan ketentuan peraturan perundang- unit terkait. Selain itu sebagai upaya untuk
undangan lainnya yang berlaku. Hal itu dilakukan meningkatkan compliance awareness di unit-unit
dengan melakukan evaluasi terhadap pedoman terkait, dilakukan sosialisasi ulang atas ketentuan-
internal, tindakan korporasi maupun keputusan ketentuan regulator yang berdampak langsung
transaksional (kredit) yang wajib memperoleh kepada produk dan aktivitas Bank.
persetujuan Komite Kredit serta pelaksanaan fungsi 3 Penyempurnaan compliance process antara
advisory. lain melalui penguatan infrastruktur pendukung
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan pada Divisi
Kepatuhan berupa sistem monitoring khusus
SOSIALISASI BIDANG KEPATUHAN melalui Operational System for Compliance
Reporting (OSCAR) terhadap pemenuhan tindak
Sepanjang tahun 2025 Bank telah melaksanakan lanjut peraturan OJK, BI, LPS, dan ASPI, pemenuhan
sosialisasi ketentuan baru OJK, BI, LPS dan ASPI temuan pemeriksaan Regulator dan lain-lain.
melalui media email maupun virtual kepada Direksi, Sistem tersebut juga secara terus menerus
Dewan Komisaris dan unit terkait, termasuk diseminasi disesuaikan dan dikembangkan agar senantiasa
peraturan baru kepada unit terkait. Hal ini dilakukan agar relevan dan sejalan dengan kebutuhan organisasi.
Bank dapat mengikuti dan menetapkan tindak lanjut 4 Menetapkan Program Kepatuhan Terintegrasi
atas berlakunya ketentuan-ketentuan baru tersebut. dengan Anak Perusahaan, termasuk penyelarasan
aktivitas Culture & Conduct.
Selain itu, Fungsi Kepatuhan juga melakukan sosialisasi 5 Pelaksanaan Sertifikasi ISO 37001, yang merupakan
kepada unit terkait untuk ketentuan-ketentuan lama standar internasional untuk Sistem Manajemen Anti
yang berdampak kepada produk dan aktivitas Bank. Penyuapan (SMAP) atau Anti-Bribery Management
Guna meningkatkan pemahaman karyawan cabang, System (ABMS).
dilaksanakan pula sosialisasi ketentuan OJK, BI, LPS dan
388 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 391
Fungsi
Kepatuhan Terintegrasi
Fungsi Kepatuhan Terintegrasi adalah fungsi yang DASAR HUKUM
dijalankan oleh Satuan Kerja Kepatuhan Perusahaan
Induk Konglomerasi Keuangan (PIKK), untuk Referensi dalam pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
melaksanakan aktivitas evaluasi dan pemantauan Terintegrasi mengacu kepada antara lain ketentuan
fungsi kepatuhan pada setiap lembaga keuangan dalam Regulator sebagaimana yang disebutkan di bawah ini
Konglomerasi Keuangan. antara lain:
1. POJK No. 30 tahun 2024 tentang Konglomerasi
Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi
STRUKTUR ORGANISASI Keuangan;
2. POJK No. 18/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Terintegrasi dalam Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi
organisasi SMBC Indonesia dilakukan oleh Satuan Kerja Keuangan;
Kepatuhan Terintegrasi yaitu Divisi Kepatuhan (Divisi 3. SEOJK No. 15 tahun 2015 tentang Penerapan Tata
Compliance). Sesuai ketentuan regulator, Bank juga Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan;
telah memiliki Direktur Kepatuhan yang membawahkan
Fungsi Kepatuhan (Compliance Director).
FUNGSI, TUGAS, DAN TANGGUNG JAWAB
Fungsi Kepatuhan Terintegrasi Divisi Kepatuhan PIKK
dengan struktur organisasi sebagai berikut: Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi dilaksanakan
oleh Divisi Kepatuhan PIKK, yang independen dan
bertanggung jawab langsung kepada Direktur
Kepatuhan PIKK, sesuai dengan Struktur Organisasi
pada bagan diatas.
Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi bertanggungjawab
melakukan serangkaian aktivitas-aktivitas sebagai
berikut:
1. Memastikan kesesuaian tugas dan fungsi
kepatuhan dari Anggota Konglomerasi dengan
ketentuan yang berlaku, antara lain melalui
aktivitas:
a. Sosialisasi Ketentuan Grup SMBC kepada
Anggota Konglomerasi;
b. Koordinasi melalui Meeting per dua bulan
dengan Anggota Konglomerasi, terkait
Kepatuhan Terintegrasi.
2. Memastikan pengelolaan risiko kepatuhan
terintegrasi yang dijalankan oleh Anggota
Konglomerasi telah sesuai dengan merujuk kepada
Prinsip Kehati-hatian sesuai dengan ketentuan
yang berlaku, termasuk identifikasi potensi risiko
kepatuhan dimasa mendatang dan mitigasi risiko
yang dijalankan.
Satuan Kerja Kepatuhan Terintegrasi membuat
program, membantu, dan memastikan penerapan
rangkaian Program Kepatuhan Terintegrasi oleh Anggota
Konglomerasi, untuk membangun budaya kepatuhan
terintegrasi KK SMBC dan alignment sebagai bagian dari
Grup SMBC.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 389
Page 392
Tata Kelola Perusahaan
Fungsi Kepatuhan Terintegrasi
PENGAWASAN DIREKSI DAN DEWAN STRATEGI PENERAPAN KEPATUHAN
KOMISARIS TERINTEGRASI
Direksi dan Dewan Komisaris senantiasa melakukan Strategi penerapan Kepatuhan Terintegrasi dilakukan
pengawasan aktif terhadap pelaksanaan Fungsi untuk menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi
Kepatuhan Terintegrasi diantaranya melalui aktivitas- PIKK terhadap Anggota KK SMBC. Strategi yang
aktivitas sebagai berikut: diterapkan adalah melalui periodik meeting, membuat
1. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab program kepatuhan terintegrasi untuk dijalankan
Unit Kepatuhan Terintegrasi kepada Direktur Anggota KK SMBC, dan penentuan KPI bagi Anggota
Kepatuhan Perusahaan Induk Konglomerasi KK SMBC untuk memastikan implementasi budaya
Keuangan atau PIKK (semesteran) kepatuhan.
2. Laporan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab
Direktur Kepatuhan PIKK kepada Direksi dan Dewan
Komisaris PIKK (semesteran). SOSIALISASI BIDANG KEPATUHAN
Kedua laporan tersebut selanjutnya merupakan TERINTEGRASI
bagian dari Penilaian Sendiri (Self-Assessment)
Tata Kelola Terintegrasi yang disampaikan kepada Sosialisasi di bidang Kepatuhan Terintegrasi meliputi
Otoritas Jasa Keuangan per semester dalam sosialisasi peraturan Grup SMBC, sosialisasi peraturan-
rangka pelaksanaan POJK 18/POJK.03/2014 peraturan dari regulator yang berkaitan dengan Anggota
perihal Penerapan Tata Kelola Terintegrasi Bagi KK SMBC yang memerlukan pengawasan dari PIKK,
Konglomerasi Keuangan. serta sosialisasi dari PIKK terhadap peraturan-peraturan
3. Laporan hasil penilaian Risiko Kepatuhan regulator yang berkaitan dengan PIKK dan berpengaruh
Terintegrasi terhadap risiko inheren dan kualitas terhadap Anggota KK SMBC.
penerapan manajemen risiko kepatuhan
terintegrasi (semesteran),
INISIATIF KEPATUHAN TERINTEGRASI
Pelaporan hasil pemantauan Risiko Kepatuhan, TAHUN 2025
termasuk pengelolaan Risiko Kepatuhan Terintegrasi
menjadi salah satu agenda pembahasan dalam Sepanjang tahun 2025, Bank telah merealisasikan
pertemuan Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan PIKK sejumlah inisiatif terkait dengan kepatuhan terintegrasi,
dan anggota Konglomerasi yang melaksanakan tugas di antaranya:
dan tanggung jawab dalam bidang Manajemen Risiko 1. Penentuan Compliance Risk Appetite Framework
Terintegrasi dan Tata Kelola Terintegrasi (termasuk Audit 2. Pelaksanaan Induction Compliance untuk staf baru
Terintegrasi dan Kepatuhan Terintegrasi) (semesteran). dan Annual/Refreshment Compliance Training
(termasuk aspek ABC dan Entertainment & Gift
(E&G))
FOKUS FUNGSI KEPATUHAN 3. Pemenuhan Deklarasi Kepatuhan oleh BOD dan
TERINTEGRASI TAHUN 2025 seluruh karyawan
4. Pelaksanaan Conduct & Culture
Pada bulan Juli 2025, Bank SMBC Indonesia ditetapkan 5. Membangun Compliance Self-Assessment (CSA)
oleh OJK sebagai PIKK, atas Konglomerasi Keuangan framework
SMBC. Sepanjang tahun 2025, fungsi Kepatuhan 6. Townhall untuk meningkatkan Compliance
Terintegrasi Konglomerasi Keuangan SMBC berfokus Awareness.
pada agenda penyelarasan (alignment) dari kebijakan
dan prosedur dari Bank SMBC Indonesia kepada
Anggota Konglomerasi Keuangan dalam rangka
meningkatkan dan menyelaraskan implementasi
budaya kepatuhan di Konglomerasi Keuangan SMBC.
390 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 393
Internal
Fraud
Pada bulan Juli 2025 Bank membentuk Divisi AFC PENERAPAN STRATEGI ANTI-FRAUD
(Anti Financial Crime) yang berada di bawah Direktorat
Kepatuhan & Hukum. Tujuan pembentukan divisi Pengendalian risiko fraud dilakukan secara sistematis
tersebut untuk memperkuat pengelolaan risiko yang melalui penerapan strategi anti-fraud yang diwujudkan
lebih luas terhadap kejahatan keuangan (financial crime) dalam 4 (empat) pilar sebagai berikut:
guna meminimalisir kerugian bagi nasabah maupun 1. Pencegahan
Bank. Program pencegahan anti-fraud dalam rangka
mengurangi potensi adanya kejadian fraud, yang
Divisi AFC saat ini berfokus pada pengelolaan risiko sekurang-kurangnya meliputi:
fraud, namun ke depan akan berkoordinasi dengan • Penandatanganan Pakta Integritas Anti-fraud
masing-masing divisi terkait dalam pengelolaan risiko dan Kode Etik;
kejahatan finansial yang meliputi penipuan (fraud), anti • Pelatihan Kesadaran Anti Fraud (Hybrid
pencucian uang & pendanaan terorisme, kejahatan maupun dalam bentuk e-learning) kepada
keuangan hijau, anti penyuapan & korupsi, risiko seluruh karyawan, Direksi dan Dewan Komisaris
perilaku, perdagangan orang dalam, kejahatan siber, serta pelatihan kepada vendor/mitra yang
penghindaran pajak dan manipulasi pasar. bekerjasama dengan Bank secara berkala;
• Melakukan pengkinian kebijakan dan prosedur
pengelolaan strategi anti-fraud secara berkala;
DASAR PENCEGAHAN TINDAKAN • Divisi Operational Risk Management (ORM)
KECURANGAN (FRAUD) melakukan kajian risiko Operasional termasuk
fraud atas setiap produk, proses, sistem dan
SMBC Indonesia menerapkan zero tolerance terhadap inisiatif baik baru maupun pengembangannya
setiap kejadian fraud. Karena itu, Bank senantiasa serta Divisi ORM dapat berkoordinasi dengan
menindaklanjuti setiap dugaan atau tindakan fraud, Divisi AFC untuk melakukan identifikasi risiko
termasuk memberikan sanksi kepada karyawan yang spesifik terkait dengan pengelolaan fraud;
terbukti melakukan serta yang terlibat dalam kejadian • Melakukan pelatihan kesadaran anti-fraud;
fraud, sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk • Menambahkan klausul di setiap perjanjian kerja
melakukan pelaporan kepada pihak yang berwajib sama serta mengirimkan surat pemberitahuan
(bilamana diperlukan). kepada vendor dan mitra yang bekerja
sama dengan Bank secara berkala, agar
Bank juga berkomitmen untuk melakukan pencegahan melaporkan melalui saluran whistleblowing
terhadap segala bentuk kejadian fraud dan segera apabila menemukan indikasi/kejadian fraud.
menindaklanjutinya untuk mengurangi dampak Hal ini dilakukan agar vendor dan mitra yang
kerugian bagi nasabah, dan/atau Bank, termasuk bekerja sama dengan Bank dapat turut serta
mengelola reputasi Bank atas adanya publikasi negatif membantu Bank dalam menjaga tata kelola
yang dapat berdampak kepada hilangnya kepercayaan perusahaan terutama dalam aspek penerapan
masyarakat kepada Bank. manajemen risiko fraud dengan baik.
• Bekerjasama dengan lini bisnis untuk
Bank mewajibkan seluruh karyawan untuk bertindak melakukan edukasi kepada nasabah terkait
secara jujur, memiliki integritas serta profesionalisme kehati-hatian terhadap ancaman bahaya fraud
yang tinggi untuk ikut berperan secara aktif melindungi, melalui media sosial, e-poster dan lain-lain;
menjaga aset, dana nasabah dan kepentingan • Dalam rangka menindaklanjuti dan
stakeholders dengan mematuhi seluruh ketentuan menuntaskan setiap kejadian Fraud yang
internal Bank dan peraturan perundang-undangan yang dilaporkan melalui proses investigasi secara
berlaku. komprehensif, Bank menjalin kontrak
kerjasama dengan pihak ketiga yang ditunjuk
sebagai Subject Matter Expert (SME)/konsultan
Investigator.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 391
Page 394
Tata Kelola Perusahaan
Internal Fraud
2. Deteksi Divisi AFC menyampaikan laporan atas penerapan
Program dan perangkat dalam rangka mendeteksi strategi anti-fraud di Bank kepada Komite Manajemen
kejadian fraud yang paling kurang meliputi Risiko (KMR) ataupun Komite Manajemen Risiko Non-
mekanisme whistleblowing, surprise audit, dan Keuangan (NFRC) pada tingkatan Direksi dan Komite
surveillance system. Audit beserta Komite Pemantau Risiko (KPR) pada
tingkatan Dewan Komisaris. Selain itu, Divisi AFC juga
3. Investigasi melakukan pelaporan atas penerapan strategi anti-
Proses investigasi, pelaporan dan sanksi atas fraud kepada Regulator (BI/OJK/LPS) sesuai dengan
kejadian fraud yang paling kurang meliputi standar ketentuan yang berlaku.
investigasi, mekanisme pelaporan dan mekanisme
pengenaan sanksi.
PELAKSANAAN DI BANK
4. Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut
Memantau, mengevaluasi dan memonitor Berikut ini jumlah dari kejadian internal fraud yang
penyelesaian tindak lanjut atas kejadian fraud oleh memiliki dampak signifikan dan telah dilaporkan kepada
Divisi AFC bekerja sama dengan seluruh satuan OJK berdasarkan kriteria yang diatur dalam ketentuan
kerja terkait lainnya. SMBC Indonesia.
Jumlah kasus yang dilakukan oleh
Internal Fraud dalam 1 tahun Pengurus Pegawai Tetap Pegawai Tidak Tetap
2025 2024 2025 2024 2025 2024
Telah diselesaikan - - - 1 - -
Dalam proses penyelesaian di internal bank - - - - - -
Belum diupayakan penyelesaikannya - - - - - -
Telah ditindaklanjuti melalui proses hukum - - - 1 - -
Total Fraud - - - 1 - -
392 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 395
Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM)
SMBC Indonesia menyusun program APU PPT PPPSPM UNIT KERJA KHUSUS APU PPT DAN
sebagai upaya pencegahan risiko menjadi sarana PPPSPM
Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana
Pendanaan Teroris (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Divisi Anti Money Laundering/Combating Financing
Senjata Pemusnah Massal (PPSPM). Penerapan program of Terrorism (AML CFT) ditunjuk sebagai Unit Kerja
APU PPT PPPSPM tersebut mengacu pada sejumlah Khusus yang bertanggung jawab terhadap penerapan
regulasi, antara lain: program APU PPT dan PPPSPM di SMBC Indonesia. Divisi
1. Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 mengenai AML CFT bersifat independen dan secara struktural
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana bertanggung jawab secara langsung kepada direktur
Pencucian Uang; yang membawahkan fungsi kepatuhan (Direktur
2. Undang-Undang Nomor 9 tahun 2013 mengenai Kepatuhan).
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana
Pendanaan Terorisme; Divisi AML CFT melakukan pemantauan secara
3. Peraturan OJK Nomor 8 Tahun 2023 tentang berkesinambungan dan melakukan pengujian
Penerapan Program Anti Pencucian Uang, terhadap pemenuhan seluruh program APU PPT dan
Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan PPPSPM oleh Bank, serta melakukan pelaporan untuk
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata menginformasikan manajemen atas kualitas penerapan
Pemusnah Massal di Sektor Jasa Keuangan; program APU PPT dan PPPSPM. Divisi AML CFT juga
4. Surat Edaran OJK terkait Penerapan Program APU mendapatkan dukungan dari perwakilan staf AML (AML
PPT di Sektor Perbankan dan Sektor Pasar Modal; Compliance Champion/ACC) yang ditempatkan di 6
dan region untuk memudahkan supervisi atas pelaksanaan
5. Best practice yang berlaku pada SMBC Group program APU PPT dan PPPSPM yang dilakukan di
global. kantor-kantor cabang di seluruh Indonesia.
Struktur Organisasi Divisi AML CFT
Compliance Director
AML & CFT Division Head
AML CFT Transaction AML CFT
AML CFT Due Diligence AML CFT Technology
Monitoring & Reporting Risk Monitoring
SOSIALISASI PROGRAM APU PPT DAN PPPSPM
Pelaksanaan program APU PPT dan PPPSPM memerlukan komitmen bersama dengan seluruh stakeholder, dari
jenjang karyawan hingga jajaran manajerial. Karena itu, SMBC Indonesia terus melakukan sosialisasi penerapan
program APU PPT dan PPPSPM secara berkala kepada semua karyawan, serta secara dinamis kepada unit kerja
tertentu dalam bentuk materi spesifik yang relevan.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 393
Page 396
Tata Kelola Perusahaan
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan PPPSPM)
Upaya tersebut terus dilakukan secara Pemeriksaan secara independen dilakukan Tim
berkesinambungan di lingkungan Bank dalam rangka Quality Assurance (Direktorat Operations) dan
meningkatkan budaya kepatuhan di seluruh level Divisi AML CFT sebagai lini pertahanan kedua.
organisasi Bank. Selain itu, meningkatkan kesadaran Tim Quality Assurance memastikan mutu proses
akan dampak risiko terjadinya Tindak Pidana Pencucian pada semua cabang termasuk proses APU PPT
Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Teroris (TPPT), dan PPPSPM. Divisi AML CFT melakukan evaluasi
dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal berkelanjutan terhadap penerapan kebijakan APU
(PPSPM) terhadap kegiatan usaha Bank. PPT dan PPPSPM serta perkembangan risiko TPPU
TPPT dan PPSPM. Divisi AML CFT juga memberikan
kajian risiko serta rekomendasi mitigasi risiko atas
PELAKSANAAN PROGRAM APU PPT DAN pengembangan produk dan jasa, mekanisme
PPPSPM DI TAHUN 2025 distribusi, teknologi, kebijakan dan prosedur,
serta inisiatif yang akan dikembangkan. Internal
Sebagai bagian dari penerapan manajemen risiko secara Audit, sebagai lini pertahanan ketiga, melakukan
komprehensif dan mendukung integritas penerapan pemeriksaan kualitas penerapan program APU PPT
prinsip tata kelola perusahaan, sepanjang tahun 2025, dan PPPSPM Bank yang dilakukan oleh lini pertama
Bank menerapkan program APU PPT dan PPPSPM dan lini kedua.
antara lain:
1. Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris 4. Sistem Informasi Manajemen
Pelaksanaan penerapan program APU PPT dan Bank memiliki sistem informasi manajemen
PPPSPM diinformasikan secara berkala kepada yang memadai untuk mendukung penerapan
Direksi dan Dewan Komisaris dalam rapat berkala program APU PPT dan PPPSPM, meliputi sistem
Direksi dan Dewan Komisaris, maupun melalui yang digunakan untuk proses: identifikasi dan
laporan berkala/ad hoc. Dalam kesempatan penyaringan nasabah, penilaian profil risiko
tersebut, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris nasabah, pemantauan dari pemutakhiran data
memberikan pandangan dan rekomendasi terkait nasabah, pemantauan transaksi nasabah, serta
langkah-langkah yang dapat diambil oleh Divisi sistem pelaporan kepada semua pemangku
AML CFT untuk meningkatkan tata kelola serta kepentingan.
pemenuhan program APU PPT dan PPPSPM Bank.
Bank telah melakukan sejumlah pengembangan
2. Kebijakan dan Prosedur sistem pendukung program APU PPT PPPSPM
Bank telah melakukan kajian berkala untuk tersebut, agar dapat berjalan secara lebih optimal
menyempurnakan kebijakan dan prosedur dan efektif. Kajian skenario alert pemantauan
APU PPT PPPSPM Bank, baik di level bank wide transaksi telah diselesaikan di tahun 2025, untuk
maupun untuk Unit Kerja di Divisi AML CFT. Bank memastikan efektifitas sistem terhadap modus
juga melakukan sinergi dengan anak perusahaan operandi TPPU TPPT dan PPSPM yang terus
dalam rangka keselarasan penyusunan tata kelola berkembang. Pengujian berkala juga dijadwalkan
program APU PPT PPPSPM dan pengawasan untuk mengkaji keandalan dan efektivitas sistem
penerapannya. pendukung penerapan program APU PPT dan
PPPSPM Bank.
3. Pengendalian Internal
Untuk memastikan adanya sistem pengendalian 5. Sumber Daya Manusia dan Pelatihan
intern yang efektif, Bank menetapkan batasan Divisi AML CFT secara berkala memantau,
wewenang dan tanggung jawab unit kerja terkait menganalisis dan merekomendasikan kebutuhan
pelaksanaan program APU PPT dan PPPSPM pelatihan serta pengembangan materi pelatihan
serta melakukan pemeriksaan secara independen Program APU PPT dan PPPSPM bagi karyawan Bank.
untuk memastikan efektivitas penerapan program Pelatihan program APU PPT dan PPPSPM wajib
tersebut. Unit Bisnis dan kantor cabang bertindak diselesaikan oleh karyawan existing setiap tahun,
sebagai garis terdepan/lini pertahanan pertama serta pada tahap orientasi bagi karyawan baru.
pelaksana aktivitas bisnis Bank dengan tetap
mematuhi kebijakan dan prosedur APU PPT dan Bekerja sama dengan Divisi Human Resources,
PPPSPM Bank. Divisi AML CFT memantau pemenuhan pelatihan
berkesinambungan terkait yang wajib diikuti
394 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 397
karyawan baru dan karyawan existing. Bank juga menyampaikan konten edukasi anti judi online
melakukan prosedur penyaringan karyawan baru lewat media komunikasi internal dan eksternal,
(pre-eployment screening) dan pemantauan berkoordinasi dengan Kominfo terhadap terhadap
terhadap profil karyawan (know your employee), website teridentifikasi perjudian online, serta
untuk memitigasi risiko TPPU TPPT dan PPSPM mendeklarasikan pakta integritas edukasi anti judi
yang melibatkan pihak internal Bank. online.
c) Mengirimkan himbauan kepada Nasabah
Bank juga telah berperan aktif mendukung insiatif Perusahaan/Agen Properti dan Pedagang
regulator serta otoritas terkait dalam memitigasi risiko Kendaraan Bermotor untuk melakukan kewajiban
TPPU TPPT dan PPPSPM di Indonesia, antara lain: registrasi goAML sesuai dengan permintaan
a) Menindaklanjuti permintaan tertulis dari otoritas PPATK berdasarkan amanat Undang-undang
untuk melakukan tindakan pembokiran ataupun Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan
penutupan rekening yang teridentifikasi terkait Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.
dengan TPPU TPPT dan PPPSPM. d) Ikut serta dalam penilaian integritas lembaga
b) Menindaklanjuti rangkaian inisiatif dari regulator keuangan (Financial Integrity Rating on Money
terkait dengan pemberantasan rekening Laundering/Terrorism Financing (FIR on ML/TF)
yang terkait dengan fenomena judi online, yang dilaksanakan oleh PPATK di tahun 2025.
Pemberian Dana untuk Kegiatan
Sosial dan Politik
SMBC Indonesia tidak terlibat dalam kegiatan politik dan tidak memberikan donasi untuk kepentingan politik.
Sebaliknya dengan melaksanakan panggilan sosialnya, Bank dapat terus mempertahankan kinerja usahanya.
Transparansi Kondisi Keuangan dan
Non Keuangan Bank
Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Subjek Transparansi Publikasi
Nomor 55/POJK.03/2016 tentang Penerapan Tata Laporan Keuangan Bulanan kepada Situs web
Kelola bagi Bank Umum, SMBC Indonesia telah regulator
memenuhi kewajiban berkenaan dengan transparansi Laporan Keuangan Triwulan kepada Media cetak, situs web
regulator dan saluran informasi
kondisi keuangan dan non keuangan. Mekanisme
lain
penyampaiannya dilakukan melalui beragam saluran
Laporan Tahunan kepada regulator, Situs web dan saluran
komunikasi dari mengunggah melalui situs SMBC lembaga pemeringkat, pemegang informasi lain
Indonesia, hingga disampaikan langsung kepada saham, serta pihak berkepentingan lain
regulator dan pihak berkepentingan. Informasi Tata Kelola Situs web
Informasi Produk dan Layanan Bank Situs web
Selain itu, transparansi juga dilakukan melalui publikasi termasuk jaringan kantor
pada media nasional. Berikut ini, di antara rincian Pengumuman penyelenggaraan RUPS Situs web dan saluran
informasi lain
transparansi di bidang keuangan dan non keuangan:
Informasi lainnya yang berkenaan Situs web dan saluran
dengan keterbukaan informasi informasi lain
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 395
Page 398
Tata Kelola Perusahaan
Pembelian Kembali Saham atau
Obligasi Subordinasi
Pembelian kembali saham dan obligasi merupakan Selama tahun 2025, SMBC Indonesia tidak melakukan
upaya mengurangi jumlah saham atau obligasi pembelian kembali saham dan obligasi (share buy back
yang telah diterbitkan. Tata cara pembayarannya dan buy back obligasi).
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan
Penyediaan Dana dalam Jumlah Besar
Penyediaan dana kepada Pihak Terkait dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta wajib mendapatkan
persetujuan Dewan Komisaris. Berikut adalah tabel penyediaan dana kepada pihak terkait dan eksposur besar per 31
Desember 2025.
Realisasi Penyedia Dana kepada Pihak Ketiga dan Eksposur Besar
Jumlah
Penyedia Dana
Debitur Nominal (Rp Juta)
1. Kepada Pihak Terkait 13 8.005.294
2. Kepada Debitur Inti 25 77.485.071,30
Individu 1 1.000.000,00
Grup 24 76.485.071,30
396 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 399
Audit
Eksternal
KEBIJAKAN Total biaya yang dikeluarkan untuk audit Laporan
Keuangan Konsolidasi selama tahun 2025 adalah Rp
SMBC Indonesia menunjuk Akuntan Publik (AP) dan 9.200 juta sebelum OPE (out of pocket expense) dan
Kantor Akuntan Publik (KAP) yang terdaftar pada PPN 11%.
Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk
penyusunan laporan keuangan yang diaudit setiap Akuntan Publik dan KAP tersebut telah menyelesaikan
tahun. Untuk tahun buku 2025, yang ditunjuk adalah tugas secara independen sesuai dengan pedoman
KAP Siddharta Widjaja & Rekan (a member firm of standar profesi akuntan publik serta sesuai dengan
KPMG International Limited). Penunjukan tersebut persyaratan kerja dan ruang lingkup audit yang telah
telah memperoleh persetujuan RUPS Tahunan pada 22 ditentukan.
April 2025 berdasarkan rekomendasi dari Komite Audit
melalui Dewan Komisaris.
KAP Pelaksana Audit Laporan Keuangan SMBC Indonesia
Tahun Akuntan Penanggung Biaya
Kantor Akuntan Publik Jasa yang Diberikan
Pemeriksaan Jawab (Rp Juta)
2025 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan Tahunan 9.200
2024 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan Tahunan 9.580
2023 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan Tahunan dan Interim 15.900
2022 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Novie, S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.553
2021 KAP Siddharta Widjaja & Rekan Liana Lim S.E., CPA Audit Laporan Keuangan 8.351
JASA LAIN NON AUDIT KEUANGAN
SMBC Indonesia menunjuk KAP Siddharta Widjaja & Rekan yang terdaftar pada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa
Keuangan untuk beberapa Jasa Lain Non Audit Keuangan.
Jasa Lain Non Audit Keuangan yang diberikan selama tahun 2025 adalah sebagai berikut:
• Jasa atas Prosedur yang Disepakati (AUP) dalam Rangka Pemenuhan Peraturan Bank Kustodian
Total biaya untuk penugasan Jasa Lain Non Audit Keuangan adalah sebesar Rp85 juta sebelum OPE (out of pocket
expense) dan PPN 11%.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 397
Page 400
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja
Audit Internal
Internal Audit memiliki visi untuk menjadi mitra strategis manajemen dalam mendukung pertumbuhan Bank guna
mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Dalam menjalankan tugasnya, Internal Audit memiliki 2 (dua) fungsi.
Pertama adalah fungsi penjaminan (assurance). Terkait dengan fungsi ini, Internal Audit mengevaluasi proses tata
kelola, pengelolaan risiko dan efektivitas pengendalian internal pada semua aspek kegiatan Bank melalui pendekatan
berbasis risiko.
Kedua, fungsi konsultatif. Melalui fungsi ini, Internal Audit memberikan masukan atas pengendalian internal kepada
direktorat lainnya, seperti pemberian rekomendasi atau saran perbaikan dalam berbagai pemeriksaan yang dilakukan,
masukan atas draft kebijakan atau prosedur, masukan atas inisiatif utama Bank, dan lainnya.
PROFIL
Diangkat oleh Direktur Utama atas persetujuan Dewan
Komisaris sejak 1 Juni 2024, melalui Surat Keputusan
Nomor PS/BOC/025V/2024 tanggal 22 Mei 2024
Dasar tentang Persetujuan Dewan Komisaris terkait dengan
Penunjukan Penggantian Internal Audit Head PT Bank SMBC Indonesia
Tbk.
• 1994-1995 Edith Cowan University, Western Australia
- Master of Business Administration.
• 1989-1993 Universitas Tarumanegara, Jakarta -
Riwayat Bachelor of Economic majoring in accountancy.
Pendidikan
PT Bank Permata Tbk Agustus 2017-Mei 2024
• Januari 2023–Mei 2024
Chief of Internal Audit
Pengalaman • Agustus 2017-Desember 2022
Kerja Executive Vice President – Division Head of Internal
Audit
Citibank Indonesia
• September 2015-Agustus 2017
Senior Vice President – Country Head of Operational
Anke Subandy Risk Management
Kepala Internal Audit PT Bank CIMB Niaga Indonesia Maret 2012-Agustus 2015
• Januari 2014-Agustus 2015
Senior Vice President Internal Audit - Deputy Chief
Warga Negara Audit Executive To assist CAE in overall responsibility
Indonesia as Head of Internal Audit CIMB Niaga. Oversight Audit
Groups:
Domisili • Maret 2012-Desember 2013
Jakarta Senior Vice President Internal Audit – Credit Audit
Group Head Responsible for all audits on products,
Usia operations and supports related to the following:
54 Tahun
pada akhir Tahun Buku 2025 The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation -
Jakarta Juli 2005-Maret 2012
• Desember 2009-Maret 2012
Senior Vice President Internal Audit
• November 2007-November 2009
Vice President Operational Risk and Controls
• Juni 2007-Oktober 2007
Assistant Vice President Management Internal Control
• Juli 2005-Juni 2007
Management Internal Control Manager
398 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 401
ABN AMRO BANK NV. Indonesia
• April 2004-Juli 2005
Internal Audit Manager
Pengalaman
Kerja The Hong Kong and Shanghai Banking Corporation – Jakarta
• Maret 2001-Maret 2002
Credit Audit Manager
Bank Credit Lyonnais Indonesia – Jakarta June 1996 - April 2001
• Agustus 1998-April 2001
Internal Auditor
• Juni 1997-Juli 1998
Assistant Manager Corporate Banking
• Juni 1996-Mei 1997
Management Trainee
• Certified Internal Auditor (CIA)
• Certified Data Protection Officer (CDPO)
• Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
Sertifikasi • SNI ISO 37001:2016
• Certified Teal Agilist (CTA)
• Certified Associate Scrum Master (CASM)
Tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Direksi, Dewan Komisaris dan
Pemegang Saham Pengendali.
Hubungan
Afiliasi
PENGANGKATAN DAN PEMBERHENTIAN
Kepala Internal Audit diangkat dan diberhentikan oleh Direktur Utama dengan persetujuan Dewan Komisaris dengan
mempertimbangkan rekomendasi Komite Audit. Pengangkatan dan pemberhentian Kepala Internal Audit dilaporkan
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
ORGANISASI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDIT DALAM STRUKTUR PERUSAHAAN
Internal Audit merupakan direktorat independen yang bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Utama
dan secara fungsional kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Hingga tahun buku 2025, struktur organisasi
Internal Audit seperti tergambar di bawah:
Direktur Utama
Head of Internal Audit
Wealth
Professional
IT, Digital Banking & Management & Executive Secretary
Operations Audit Credit Audit Practices &
Analytics Audit Corporate to Head of Internal
Head Head Integrated Internal
Head Functions Audit Audit
Audit Head
Head
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 399
Page 402
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja Audit Internal
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite Audit dan
Direksi.
Internal Audit melaporkan seluruh hasil pelaksanaan 9. Memastikan fungsi Internal Audit pada Bank
audit, termasuk rekomendasi untuk perbaikan kepada berjalan dengan efektif, serta melakukan
Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris pengawasan terhadap fungsi Internal Audit pada
dengan tembusan kepada Direktur Kepatuhan. Secara anak perusahaan.
berkala, Internal Audit mempresentasikan hasil audit 10. Bekerja sama dengan fungsi pengendalian intern
kepada Direksi dan Komite Audit, serta memberikan lainnya, termasuk audit ekstern, untuk tercapainya
rangkuman atas hasil audit kepada Direktur Utama, hasil audit yang komprehensif.
Direksi, dan Komite Audit. 11. Menyusun dan mengkaji piagam, kebijakan serta
prosedur Internal Audit secara periodik.
Setiap tahun Internal Audit juga menyusun Rencana 12. Dalam hal Tata Kelola Terintegrasi dan peran Bank
Audit Tahunan berbasis risiko terkait aktivitas utama sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
Bank. Rencana Audit didiskusikan juga bersama Direktur (PIKK) Operasional atas Konglomerasi Keuangan
terkait dan Departemen Internal Audit Asia Pasifik SMBC, implementasi fungsi IA Terintegrasi yang
Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC IADAP) dilakukan oleh IA memiliki tugas dan tanggung
dalam kaitannya dengan rencana kolaborasi audit agar jawab, namun tidak terbatas pada informasi berikut:
selaras dengan arah pengembangan bisnis secara • Memantau pelaksanaan fungsi IA pada seluruh
keseluruhan dan mendapatkan persetujuan dari Direktur Anggota Konglomerasi Keuangan.
Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris. • Menyusun dan menyampaikan laporan
pelaksanaan fungsi IA Terintegrasi kepada
Rincian tugas dan tanggung jawab Internal Audit secara Direktur Utama, Dewan Komisaris dan Direktur
umum adalah sebagai berikut: Kepatuhan PIKK.
1. Membuat rencana audit tahunan berbasis risiko dan
mendapatkan kajian serta persetujuan dari Direktur
Utama, Komite Audit, dan Dewan Komisaris. PIAGAM INTERNAL AUDIT
2. Mengkomunikasikan kepada Direktur Utama dan
Komite Audit jika terdapat keterbatasan sumber Fungsi Internal Audit mendapatkan mandat dari Dewan
daya yang berdampak pada rencana audit tahunan. Komisaris (Board) yang menetapkan wewenang,
3. Mengkaji ulang dan menyesuaikan rencana audit peran, dan tanggung jawab fungsi Internal Audit
tahunan jika terdapat perubahan bisnis, risiko, dan didokumentasikan dalam Piagam Internal Audit
operasional, program, sistem, dan kontrol yang (Charter). Mandat ini memberdayakan fungsi Internal
signifikan. Perubahan tersebut harus mendapatkan Audit untuk memberikan assurance, saran, wawasan,
persetujuan kembali dari Direktur Utama, Komite dan pandangan ke depan yang objektif Dewan
Audit, dan Dewan Komisaris. Komisaris (melalui Komite Audit) dan Manajemen.
4. Melaksanakan rencana audit tahunan yang telah
disetujui dengan melakukan analisa dan evaluasi Fungsi Internal Audit menjalankan mandatnya dengan
efektivitas Governance, Risk Management, and menerapkan pendekatan sistematis dan disiplin untuk
Internal Control (GRC) guna mendukung tujuan dan mengevaluasi dan meningkatkan efektivitas proses tata
sasaran Bank secara maksimal. kelola, manajemen risiko, dan pengendalian di seluruh
5. Melakukan audit konsultatif/kajian terhadap inisiatif/ organisasi. Piagam Internal Audit ini disetujui oleh
produk baru Bank apabila diperlukan baik oleh Direktur Utama, Komite Audit dan Dewan Komisaris.
manajemen maupun Regulator.
6. Mengidentifikasi kemungkinan-kemungkinan untuk Penyusunan Piagam Internal Audit mengacu pada
perbaikan dan meningkatkan efisiensi penggunaan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.1/POJK.03/2019
sumber daya. tentang Penerapan Fungsi Audit Intern Pada Bank
7. Menyampaikan laporan audit secara berkala Umum dan Standard professional Internal Audit yang
kepada Direktur Utama, Dewan Komisaris, Komite dikeluarkan oleh The Institute Internal Audit (the IIA)
Audit dan Direksi, jika relevan, yang berisi ikhtisar Secara berkala, Internal Audit telah melakukan kaji ulang
hasil kegiatan audit, dengan tembusan kepada dan penyelarasan Piagam, serta dokumen-dokumen
Direktur Kepatuhan. turunannya seperti kebijakan dan prosedur Internal
8. Memantau dan melaporkan perkembangan Audit sesuai dengan ketentuan dan standar yang
pelaksanaan hasil tindak lanjut hasil audit kepada berlaku.
400 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 403
SUMBER DAYA MANUSIA Partisipasi dalam Perhimpunan Profesi
Dalam rangka memperluas wawasan dan kompetensi
Hingga berakhirnya tahun buku 2025, jumlah sumber profesional auditor dan sharing best practices, Internal
daya manusia Internal Audit sebanyak 70 orang. Audit mengikutsertakan auditor dalam berbagai
perhimpunan profesi Internal Audit antara lain, Institute
Jumlah Sumber of Internal Auditor (IIA)-Indonesia Chapter, Information
Direktorat/Divisi
Daya Manusia Systems Audit and Control Association (ISACA), dan
Head of Internal Audit 1 Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB).
Secretary to Head of Internal Audit 1
Credit Audit 13 Internal Audit juga berpartisipasi aktif dalam struktur
IT, Digital Banking and Data Analytics Audit 18 kepengurusan perhimpunan IAIB. Berdasarkan
Musyawarah Nasional tanggal 5 Desember 2023,
Operations Audit 17
Kepala SKAI SMBC Indonesia telah terpilih sebagai
Wealth Management and Corporate 14
Functions Audit Sekretaris Jenderal IAIB dan Kepala Divisi Professional
Professional Practices and Integrated Internal 6
Practices and Integrated Internal Audit (PPIIA) telah
Audit terpilih sebagai Bendahara IAIB untuk periode tahun
Total 70 2023–2026.
PELAKSANAAN KEGIATAN TAHUN 2025
KUALIFIKASI DAN SERTIFIKASI
Sebagai fungsi lini ketiga dari internal control Bank,
Kepemilikan Sertifikasi Profesi Internal Audit (IA) melaksanakan tugasnya melalui
pemeriksaan asurans dan advisory. Sampai dengan
Jumlah Karyawan 31 Desember 2025, IA telah menyelesaikan 27
Sertifikasi Profesi
Pemilik Sertifikat pemeriksaan asurans (100%) dan 1 (satu) pemeriksaan
CIA (Certified Internal Auditor) 3 advisory.
CISA (Certified Information Systems Auditor) 4
CGEIT (Certified in the Governance of 1 Kaji ulang kesesuaian praktik IA telah dilaksanakan oleh
Enterprise IT) Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan
CRISC (Certified in Risk & Information System 1 pada tahun 2025 dengan hasil “Umumnya Sesuai”
Control)
dengan POJK dan Standar IIA.
CSX (Cyber Security Nexus) 1
ITIL (Information Technology Infrastructure 1
Library)
CTA (Certified Teal Agilist) 1
GRCP&A (Certified GRC Professional & Audit) 1
ISC (International Cyber Security) 3
ISO 27001: 2013 1
CFIP (Certified Fraud Investigator 1
Professional)
Scrum Master 2
QIA (Qualified Internal Auditor) 8
CBIA (Certified Bank Internal Audit) 18
IIAP (Indonesia Internal Audit Practitioner) 1
CDPO (Certified Data Protection Officer) 3
SMR (Sertifikasi Manajemen Risiko) 69
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 401
Page 404
Tata Kelola Perusahaan
Satuan Kerja Audit Internal
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN RENCANA STRATEGIS 2026
KOMPETENSI
Rencana Kerja Tahunan Internal Audit disusun dengan
Selama tahun 2025, seluruh staf Internal Audit mempertimbangkan strategi dan rencana bisnis Bank
seluruhnya telah menyelesaikan pelatihan wajib SMBC Indonesia di tahun 2026. Rencana Kerja Tahunan
(mandatory training) yang ditentukan oleh Bank. Internal Audit mengambil pendekatan audit berbasis
Pelatihan Wajib ini dilaksanakan melalui pelatihan risiko dengan fokus pengawasan seluruh kegiatan
eLearning. operasional Bank.
Selain itu, untuk meningkatkan kompetensi seluruh Berdasarkan POJK No. 01/POJK.03/2019 tentang
staf Internal Audit, pelatihan dan sharing knowledge Penerapan Fungsi Internal Audit pada Bank Umum
internal juga secara rutin dilakukan, antara lain terkait yang berlaku sejak tahun 2019, Kepala Internal Audit
Global Internal Audit Standard (GIAS), Implementasi memastikan Rencana Kerja Tahunan Internal Audit
Internal Control over Financial Reporting (ICoFR), dan direncanakan, dilaksanakan, disupervisi, dan dipantau
Perlindungan Data Pribadi (PDP). Pengembangan untuk kemudian dilaporkan secara berkala kepada
kompetensi yang diikuti oleh Internal Audit sepanjang Direktur Utama, Dewan Komisaris dan Komite Audit.
tahun 2025 meliputi pelatihan terkait topik di bawah ini: Untuk merealisasikan rencana kerjanya, Internal
1. Teknologi dan Analisa Data: Audit akan terus melakukan peningkatan kompetensi
• ISO/IEC 27001:2022 Awareness auditor dengan mengikuti pelatihan, pengembangan
• Leading Digital Transformation with AI proses dengan mengembangkan continuous audit,
• Data-Driven Analytical Thinking serta pemanfaatan teknologi dengan penggunaan
audit management system untuk proses end to end
2. Bisnis dan Operasional: penugasan audit.
• Multi-Finance Audit
• Anti-Fraud Management Di tahun 2026, Internal Audit akan melaksanakan
• Trade Finance penugasan audit asurans dan advisory sesuai dengan
• Corporate Business rencana audit tahunan yang telah ditetapkan.
• Syariah Banking
3. Soft Skill:
• Communicate with Impact
• Building Confidence through Professional
Grooming & Business Etiquette
• Lean Six Sigma White Belt
• Leadership
402 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 405
Sistem
Pengendalian Intern
Penerapan sistem pengendalian intern (SPI) di PELAKSANAAN PENGENDALIAN INTERNAL
lingkungan SMBC Indonesia merupakan bentuk
pengawasan secara berkesinambungan oleh Bidang Keuangan
manajemen Bank. Sistem tersebut ditujukan untuk Penyediaan laporan keuangan Bank yang dapat
menjamin semua kegiatan usaha Bank dilaksanakan dipercaya berpedoman pada sistem pengendalian
sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang- intern yang efektif. Kecukupan kebijakan, prosedur dan
undangan, baik yang dikeluarkan oleh pemerintah, standar akuntansi yang dapat mencerminkan kondisi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun kebijakan dan aktual saat ini, termasuk pemisahan tugas, pencatatan
prosedur internal Bank. dan pengadministrasian transaksi menjadi faktor-faktor
pengendalian yang dapat mendukung terwujudnya
Sistem pengendalian intern juga turut berperan dalam laporan keuangan yang andal dan terpercaya.
rangka tersedianya informasi keuangan dan manajemen
yang lengkap, akurat, tepat guna, dan tepat waktu. Hal Bidang Operasional
ini dilakukan dalam rangka: Direksi dan Dewan Komisaris juga berkewajiban untuk
1. Mendukung pengambilan keputusan yang tepat meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)
dan dapat dipertanggungjawabkan; dan disiplin pada organisasi Bank dan memastikan hal
2. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi atas tersebut melekat di setiap jenjang organisasi. Dengan
penggunaan aset dan sumber daya lainnya dalam demikian, dapat mendorong terciptanya pelaksanaan
rangka melindungi Bank dari risiko kerugian; kegiatan operasional yang sehat dan aman.
3. Meningkatkan efektivitas budaya risiko (risk culture)
dan kedisiplinan pada organisasi Bank secara
menyeluruh untuk mengidentifikasi kelemahan dan KEPATUHAN TERHADAP PERUNDANG-
menilai penyimpangan secara dini; dan UNDANGAN
4. Menilai kembali kewajaran kebijakan dan prosedur
yang ada di Bank secara berkesinambungan. Sistem pengendalian intern yang diterapkan oleh Bank
mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan
Terselenggaranya sistem pengendalian intern yang (SEOJK) Nomor 35/SEOJK.03/2017 tentang Pedoman
andal dan efektif menjadi tanggung jawab dari seluruh Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum.
pihak yang terlibat dalam organisasi Bank, antara lain: Selain menjadi pedoman dalam pengendalian di
1. Dewan Komisaris bidang keuangan dan operasional, pelaksanaan sistem
2. Direksi pengendalian intern Bank juga bertujuan untuk menjaga
3. Komite Audit kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
4. Komite Manajemen Risiko
5. Komite Manajemen Risiko Non Keuangan
6. Komite Pemantau Risiko
7. Komite Fraud
8. Satuan Kerja Kepatuhan
9. Satuan Kerja Manajemen Risiko
10. Satuan Kerja Keuangan
11. Satuan Kerja Audit Intern (SKAI)
12. Pejabat dan Pegawai Bank
13. Pihak Eksternal
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 403
Page 406
Tata Kelola Perusahaan
Sistem Pengendalian Intern
PERNYATAAN DEWAN KOMISARIS ATAS PERNYATAAN DIREKSI ATAS KECUKUPAN
KECUKUPAN SISTEM PENGENDALIAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL ATAS
INTERNAL INFORMASI KEUANGAN DAN LAPORAN
KEUANGAN BANK
Dewan Komisaris senantiasa melakukan pengawasan
dan memberikan saran kepada Direksi dalam upaya Direksi senantiasa melakukan pengawasan terhadap
meningkatkan penerapan sistem pengendalian internal. penerapan pengendalian internal atas informasi
Berdasarkan hasil pembahasan dari laporan yang keuangan dan laporan keuangan Bank. Berdasarkan
disampaikan oleh Direksi melalui Komite Pemantau hasil pengawasan, Direksi memandang Bank telah
Risiko dan Komite Audit, Dewan Komisaris menilai bahwa memiliki proses pengendalian internal atas informasi
sistem pengendalian internal di SMBC Indonesia (“Bank”) keuangan dan laporan keuangan yang berjalan baik
telah berjalan dengan baik dan efektif sesuai dengan dan efektif. Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur
ketentuan dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan pengendalian internal atas informasi keuangan dan
Nomor 36/SEOJK.03/2017 tentang Penerapan laporan keuangan sesuai dengan ketentuan Otoritas
Standar Sistem Pengendalian Intern bagi Bank Umum Jasa Keuangan dan Standar Akuntansi Keuangan yang
dan berdasarkan Internal Control Framework yang berlaku serta memastikan penyusunan dan penyajian
diterbitkan Committee of Sponsoring Organizations of laporan keuangan Bank tidak terindikasi mengandung
the Treadway Commission (COSO). informasi atau fakta material yang tidak benar yang
secara sengaja dilakukan dan terbebas dari salah saji
yang material.
LAPORAN PENGENDALIAN INTERNAL ATAS
INFORMASI KEUANGAN DAN LAPORAN
KEUANGAN BANK
Bank berkomitmen untuk mematuhi ketentuan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 15 Tahun 2024
tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank. Dalam hal
ini, Bank telah:
• Menetapkan kebijakan dan prosedur Pengendalian
Internal atas Informasi Keuangan dan atau Laporan
Keuangan yang bertujuan untuk memastikan
Informasi keuangan dan Laporan keuangan Bank
telah disusun dan disajikan berdasarkan kebenaran,
keakuratan, dan transparansi, serta memastikan
laporan keuangan telah disusun sesuai dengan
SAK (Standar Akuntansi Keuangan) yang berlaku
dan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
pencatatan transaksi keuangan.
• Menetapkan UKK (Unit Kerja Khusus) yang
bertanggung jawab untuk memastikan penerapan
kebijakan dan prosedur pengendalian internal atas
Informasi keuangan dan Laporan keuangan Bank
dapat berjalan dengan baik.
404 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 407
Perkara Penting yang Dihadapi Perusahaan
Entitas Anak, Anggota Dewan Komisaris,
dan Anggota Direksi
PERUSAHAAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI
Selama tahun 2025 tidak terdapat perkara penting Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi SMBC
yang bersifat material dapat mempengaruhi laporan Indonesia yang sedang menjabat tidak pernah
keuangan dan likuiditas terhadap SMBC Indonesia. tersangkut atau terlibat dalam suatu kasus dan/atau
perselisihan perdata dan/atau pidana, termasuk perkara
penting lain yang bersifat material.
ENTITAS ANAK
Selama tahun 2025 tidak terdapat perkara penting DAMPAK PERMASALAHAN HUKUM BAGI
yang bersifat material dapat mempengaruhi laporan SMBC INDONESIA DAN ENTITAS ANAK
keuangan dan likuiditas terhadap entitas anak usaha
SMBC Indonesia. Seluruh permasalahan hukum yang dihadapi pada
tahun 2025 secara material tidak berpengaruh terhadap
status, kedudukan dan kelangsungan kegiatan usaha
SMBC Indonesia dan Entitas Anak.
Sanksi
Administrasi
Selama tahun 2025 terdapat sanksi yang diuraikan dalam tabel di bawah ini:
No. Penerima Sanksi Otoritas Sanksi/Denda
1 Perusahaan 1. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Rp83.120.000
2. Bank Indonesia (BI) Rp127.400.000
3. Kementerian Keuangan Rp1.300.000
2 Direksi - -
3 Dewan Komisaris - -
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 405
Page 408
Tata Kelola Perusahaan
Akses Informasi dan
Data Perusahaan
SMBC Indonesia telah menyediakan akses dan kemudahan akses informasi terkait dengan Bank bagi para pemangku
kepentingan melalui beragam media komunikasi. Di antaranya melalui:
Saluran Informasi Alamat
Situs web (Bahasa Indonesia dan Inggris) www.smbci.com
Call Center 1500365 (SMBC Indonesia Care)
+622180605299/+622124505599 (International Call)
E-mail Sekretaris Perusahaan corporate.secretary@smbci.com
E-mail Komunikasi Korporasi corporate.communications@smbci.com
E-mail Pengaduan Nasabah smbcicare@smbci.com
Keterbukaan Informasi melalui website Bank dan Bursa Efek www.smbci.com dan www.idx.co.id
Indonesia
Siaran Pers www.smbci.com dan distribusi melalui media
Media Sosial Facebook : SMBCI
Twitter : @smbc_indonesia
Youtube : @smbc.indonesia
LinkedIn : PT Bank SMBC Indonesia Tbk
Instagram : @smbc.indonesia
Kode
Etik
Kode etik berfungsi sebagai pedoman dasar bagi KOMUNIKASI LINK & HELP
anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pihak Independen
dan seluruh karyawan dalam bersikap dan berperilaku. Dalam berkomunikasi, seluruh jajaran SMBC Indonesia
Bank selalu melakukan kajian secara terhadap kode diharapkan menggunakan prinsip LInK dan HELP. LInK
etik agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan yang merupakan singkatan dari Laporkan, Informasikan,
peraturan perundang-undangan, praktik terbaik di dan Konsultasikan, serta HELP yang merupakan
industri, serta kondisi eksternal yang relevan. singkatan dari Hargai, Evaluasi, Lakukan dan Petunjuk,
memiliki tujuan dan manfaat mempromosikan
Prinsip-prinsip moral yang digariskan dalam kode transparansi, pemutakhiran yang tepat waktu, tidak
etik merupakan elemen utama dari budaya di SMBC adanya kejadian yang mengejutkan yang tidak bisa
Indonesia, yang antara lain memuat: ditangani bersama, menegakkan rasa saling percaya
dan meningkatkan keandalan, memperoleh manfaat
dari kebijaksanaan dan pengalaman di masa lalu.
SPEAK YOUR MIND
Saluran pelaporan yang aman dan terjamin POKOK-POKOK KODE ETIK
kerahasiaannya, sehingga karyawan dapat
mengungkapkan permasalahan berkaitan dengan 1. Kepatuhan & Manajemen Risiko
perilaku yang tidak baik (misconduct) dan/atau kejadian 2. Benturan Kepentingan
fraud.
406 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 409
3. Menciptakan Lingkungan Kerja yang Kondusif UPAYA PENEGAKAN KODE ETIK
3.1 Perlakuan Adil kepada Seluruh Karyawan
3.2 Anti Diskriminasi dan Pelecehan Sejalan dengan upaya untuk menerapkan tata kelola
3.3 Keamanan di tempat kerja perusahaan yang baik sekaligus membangun perilaku
3.4 Penggunaan Fasilitas Perusahaan yang sesuai standar etika Bank, SMBC Indonesia telah
3.5 Aktivitas di luar Perusahaan melaksanakan induction program untuk eksekutif
3.6 Penggunaan Sosial Media dan karyawan baru terkait kode etik. Selain itu, secara
3.7 Komunikasi dengan LInK dan HELP berkala, dilakukan sosialisi kode etik untuk memberikan
3.8 Penerapan KYE pemahaman bagi karyawan serta memberikan sanksi
4. Pengelolaan & Pengamanan Informasi yang tegas bagi setiap pelanggaran Kode Etik.
5. Hubungan dengan Para Pemangku Kepentingan
5.1 Hubungan dengan Nasabah, Calon Nasabah Pernyataan Kode Etik Berlaku pada
dan Masyarakat Pengguna Jasa Keuangan Seluruh Level Organisasi
5.2 Hubungan dengan Rekanan atau Mitra Usaha Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pihak
5.3 Hubungan dengan Regulator Independen yang berada di bawah Dewan Komisaris,
5.4 Hubungan dengan Pemegang Saham dan semua karyawan tanpa terkecuali wajib untuk
Anak Perusahaan membaca, mempelajari, dan memahami isi kode etik.
5.5 Hubungan dengan Komunitas Sosial dan Seluruh organisasi di internal Bank harus bersedia
Lingkungan Hidup menaati dan melaksanakan kode etik dengan sebaik-
5.6 Anti Pencucian Uang baiknya.
5.7 Penyuapan dan Korupsi
5.8 Pemberian dan Penerimaan Hiburan dan Apabila terbukti melakukan pelanggaran atas kode
Hadiah etik, maka bersedia dikenakan sanksi sesuai dengan
5.9 Informasi Orang Dalam dan Transaksi Investasi peraturan yang berlaku pada Bank.
dan Kepemilikan Pribadi
5.10 Perlindungan Konsumen Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik
Sosialisasi kode etik dilakukan melalui e-mail blast
dan penyegaran melalui sistem e-learning. Kegiatan
ini berlaku bagi seluruh jenjang di Bank, baik yang baru
bergabung maupun yang lama.
JENIS SANKSI PELANGGARAN KODE ETIK
Beberapa jenis pelanggaran yang diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama adalah Kelalaian Pelanggaran Indispliner,
Pelanggaran Gagal Kompetensi, Pelanggaran Berulang Gagal Kompetensi, Pelanggaran Ringan, Pelanggaran Berulang,
Pelanggaran Berat Umum, Pelanggaran Berat Kategori Fraud.
Jumlah Pelanggaran Kode Etik
Jenis Pelanggaran Jumlah Pelanggaran Kategori Sanksi
Pelanggaran Yang Bersifat Mendesak atau 4 Surat Peringatan 1
Pelanggaran Terkait Fraud
0 Surat Peringatan 2
13 Surat Peringatan Pertama dan Terakhir (SPPT)
Pelanggaran Indisipliner 485 Surat Teguran
(Pelanggaran bersifat kelalaian,
pelanggaran hasil pencapaian kinerja, & 296 Surat Peringatan 1
pelanggaran lainnya) 81 Surat Peringatan 2
46 Surat Peringatan Pertama & Terakhir dan Surat Peringatan 3
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 407
Page 410
Tata Kelola Perusahaan
Price Sensitive Information
Personal Account Dealing
SMBC Indonesia memiliki kebijakan dan prosedur terkait dengan pengelolaan informasi yang mempunyai dampak
material pada harga atau nilai dari suatu surat berharga yang tidak tersedia secara umum (rahasia/non publik), yang
berlaku terhadap Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan.
Perlakuan ini tidak hanya mencakup pada surat berharga milik Bank, namun juga surat berharga induk perusahaan
atau pemegang saham pengendali, juga perusahaan lain baik yang merupakan nasabah, mitra bisnis atau perusahaan
lain dalam suatu aksi korporasi.
Tindakan yang harus diambil oleh Dewan Komisaris, Direksi dan karyawan dengan pendekatan berdasarkan obyek
surat berharganya yaitu sebagai berikut:
Jenis Surat Berharga Pendekatan yang diambil
Obyek Surat Berharga yang mengandung informasi Tindakan yang diambil sehubungan dengan Investasi/Kepemilikan Pribadi (PAD)
non publik (PSI)
• SMFG Dilarang melakukan jual beli surat berharga SMFG dan SMBC, kecuali karena suatu
• SMBC perintah perusahaan
• SMBC Indonesia Memperhatikan kategori Pihak Tertentu yang memiliki akses pada informasi non
• BTPN Syariah publik (Covered Person) dan dalam periode tertentu (Black Out Period)
Perusahaan Lain Menjalankan prosedur PSI antara lain melaporkan nama perusahaan serta karyawan
yang memiliki akses, karenanya terikat PSI dalam masa tertentu sampai dengan PSI
dicabut. Untuk perusahaan yang terkait dengan suatu proyek, meminta pihak yang
terlibat menandatangani NDA.
Tata Kelola Pengadaan
Barang dan Jasa
Pengadaan barang dan/atau jasa pada Bank merupakan MEKANISME PENGADAAN
kegiatan untuk memperoleh barang dan/atau jasa yang
prosesnya dimulai dari perencanaan kebutuhan sampai Pengadaan barang dan/atau jasa korporasi disentralisasi
diselesaikannya seluruh kegiatan untuk memperoleh di Kantor Pusat. Sedangkan untuk pengadaan barang
barang dan/atau jasa. dan/atau jasa dengan limit tertentu dapat dilakukan oleh
Kantor Cabang atau Kantor Wilayah.
PRINSIP PENGADAAN
Prinsip yang diterapkan dalam pengadaan barang dan
jasa adalah bersifat efektif, efisien, terbuka, transparan,
bersaing, adil, dan akuntabel.
408 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 411
Sistem Pelaporan
Pelanggaran
SMBC Indonesia berkomitmen untuk selalu menjaga Mekanisme pelaporan WBS secara umum mencakup:
integritas dan kepercayaan yang diberikan oleh 1. Pelaporan oleh Whistleblower (penyampaian
nasabah. Untuk tujuan tersebut, Bank telah memiliki laporan/informasi dalam 1x24 jam sejak
sarana dan sistem penyampaian laporan apabila terjadi diketahuinya dugaan/tindakan fraud);
pelanggaran, yaitu whistleblowing System (WBS). 2. Tindak lanjut Laporan (identifikasi, analisa,
Whistleblowing system SMBC Indonesia merupakan investigasi);
media pelaporan untuk menyampaikan adanya dugaan 3. Dokumentasi (Laporan indikasi fraud, Laporan Hasil
atau kejadian yang berhubungan dengan tindakan Investigasi); dan
kecurangan (fraud), pelanggaran hukum, peraturan 4. Menjaga kerahasiaan (semua pihak bertanggung
perusahaan, kode etik dan benturan kepentingan yang jawab menjaga kerahasiaan identitas pelapor).
dilakukan oleh pihak internal Bank.
Laporan yang disampaikan disertai dengan itikad baik PERLINDUNGAN BAGI PELAPOR
dan tidak bersifat keluhan pribadi (personal grievance)
maupun fitnah. Dengan demikian, sistem ini dapat Dalam kondisi tertentu, Bank dapat memberikan
menciptakan sebuah lingkungan bisnis yang bersih dan perlindungan hukum kepada pelapor sebagai bentuk
transparan. keamanan dan keselamatan terhadap segala bentuk
tekanan, ancaman atau intimidasi (misalnya pemecatan,
perlakuan yang tidak adil, dan lainnya) sehubungan
MEKANISME PELAPORAN dengan pelaporan yang disampaikannya melalui saluran
WBS. Perlindungan hukum dapat diberikan kepada
Bank memiliki saluran WBS yang dapat diakses pihak keluarga inti dari pelapor (suami/istri dan anak) dengan
internal dan eksternal untuk menyampaikan laporan pertimbangan tertentu oleh Bank.
sebagai berikut :
• Pihak internal: Tatap muka, telepon, surat, e-mail
dan aplikasi pesan WhatsApp. PENGELOLA PENGADUAN
• Pihak eksternal: Surat, e-mail dan aplikasi pesan
WhatsApp. Divisi Anti Financial Crime (AFC) merupakan
penanggung jawab di Bank yang mengelola pengaduan
dari pelapor. Divisi tersebut juga menindaklanjuti
bersama dengan unit kerja terkait serta melakukan
pengawasan atas tindak lanjutnya.
JENIS SANKSI BAGI PELANGGAR
Pelanggaran terhadap kerahasiaan dan perlindungan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan peraturan yang
berlaku.
Penanganan Pengaduan Terkait Fraud yang Diterima Melalui Saluran WBS dan Tindaklanjut Tahun 2025
Status
Jumlah Pengaduan
Sudah Ditindaklanjuti Sedang Ditindaklanjuti Belum Ditindaklanjuti Tidak Layak Ditindaklanjuti
61 56 5 0 0
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 409
Page 412
Tata Kelola Perusahaan
Kebijakan Antikorupsi dan
Penyuapan
SMBC Indonesia tidak mentolerir (zero tolerance) dan pengawasan terkait aktivitas pemberian dan
atas tindakan Korupsi dan segala bentuk Penyuapan penerimaan E&G yang wajib dideklarasikan dan
(termasuk kepada atau dari nasabah, mitra usaha, dimintakan persetujuan kepada Pejabat terkait melalui
pejabat pemerintah, karyawan). Tindak pelanggaran atas sistem aplikasi E&G tersebut.
hal tersebut dapat diproses secara perdata atau pidana
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Divisi Compliance atau unit kerja lain yang berkordinasi
dengan Divisi Compliance mengadakan pemeriksaan
atas aktivitas E&G di dalam sistem aplikasi E&G secara
PROGRAM DAN PROSEDUR MENGATASI berkala dan melaporkan hasil pemeriksaan atau
PRAKTIK KORUPSI DAN PENYUAPAN pemantauannya.
Bank telah memiliki Kebijakan Anti Penyuapan dan Bank juga telah menyediakan saluran Whistleblowing
Korupsi yang telah memuat komitmen Bank terhadap yang dikelola oleh Divisi Anti Financial Crime untuk
tindakan anti Korupsi dan anti Penyuapan. Selanjutnya, menerima pelaporan indikasi Fraud termasuk Korupsi
setiap unit kerja dapat menetapkan ketentuan khusus dan Penyuapan dan mengkajinya sebagai langkah
pada prosedurnya dalam upaya pencegahan tindakan tindak lanjut untuk penyelesaiannya apabila indikasi
Korupsi dan Penyuapan sesuai dengan masing-masing Fraud tersebut termasuk kasus Fraud.
bidang kerjanya, antara lain:
1. Pengelolaan pemberian dan penerimaan Hiburan
dan atau Hadiah PELATIHAN/SOSIALISASI ANTIKORUPSI
2. Penetapan klausul perjanjian dengan pihak ketiga/ DAN ANTI PENYUAPAN KEPADA
pemberi jasa KARYAWAN
3. Proses pengadaan barang dan jasa oleh vendor
4. Proses rekrutmen karyawan/Know Your Employee Bank telah melaksanakan e-learning, baik secara
5. Pelaksanaan uji tuntas terhadap Mitra Usaha langsung atau tidak langsung berisi materi dalam rangka
6. Pencegahan fraud pada proses identifikasi sosialisasi untuk menerapkan budaya anti Korupsi dan
kerawanan/Fraud Risk Assessment oleh Divisi anti Penyuapan kepada seluruh karyawan, antara lain:
Anti-Financial Crime (AFC) dengan menjalankan 1. e-Learning Compliance Awareness dan
koordinasi dengan unit kerja lainnya Entertainment & Gift (E&G)
2. e-Learning Fraud Awareness
Bank telah meminta pernyataan serta komitmen 3. e-Learning Operational Risk Management
dari semua karyawan untuk tidak melakukan Korupsi
dan Penyuapan serta tidak melakukan pelanggaran Bank juga telah melaksanakan publikasi/kampanye
terhadap peraturan internal perusahaan dan peraturan anti Korupsi dan anti Penyuapan terkait fraud maupun
perundangan-undangan yang berlaku terkait anti pemberian dan/atau penerimaan hiburan/hadiah. Hal
korupsi dan anti penyuapan yang tercantum dalam itu dilakukan melalui media elektronik (e-mail) kepada
Deklarasi Anti-Fraud & Pakta Integritas dan Kode Etik seluruh karyawan yang dituangkan di dalam Patuh Yuk
serta Deklarasi Kepatuhan setiap tahunnya. maupun SMBC Indonesia Info
Bank juga telah menjalankan komunikasi untuk
KEBIJAKAN ANTI KORUPSI DAN meningkatkan pemahaman terhadap anti Penyuapan
PENYUAPAN dan Korupsi kepada pihak eksternal Bank yaitu dengan
menyampaikan surat pengingat Anti Penyuapan dan
Terkait pencegahan anti penyuapan/gratifikasi, Korupsi yang ditandatangani oleh anggota Direksi
Bank telah memiliki Prosedur Entertainment & Gift kepada Pemasok dan Mitra Usaha yang telah terdaftar
(E&G) dan sistem aplikasi Entertainment & Gift (E&G) pada Divisi terkait di Bank yang juga berisikan informasi
yang dapat dipergunakan sebagai alat pemantauan perihal saluran Whistleblowing Bank.
410 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 413
Kebijakan Pencegahan Informasi
Orang Dalam
SMBC Indonesia telah memiliki pedoman terkait dengan kebijakan transaksi dan informasi orang dalam (insider
trading), yang mencakup: Direksi, Dewan Komisaris, Pihak Independen dan karyawan Bank.
Pedoman tersebut mengatur pengelolaan informasi rahasia dan sensitif terhadap suatu harga surat berharga (Insider
Information/Price Sensitive Information) dari nasabah korporasi, perusahaan milik nasabah maupun Bank serta
anak perusahaan. Dalam prosedur tersebut juga diatur jual beli atas surat berharga untuk kepentingan investasi atau
kepemilikan pribadi (personal account dealing).
Bank memberlakukan larangan kepada orang dalam untuk melakukan jual beli atas saham SMBC Indonesia.
Sedangkan terhadap saham-saham anak perusahaan diberlakukan larangan kepada orang dalam dengan kategori
tertentu (Covered Person) untuk melakukan transaksi jual beli pada suatu periode yang ditetapkan oleh Direksi Bank
(Black Out Period).
SMFG Dilarang
SMBCI/BTPN
Syariah/anak
Transaksi perusahaan/ Covered Person &
Pengecualian Laporan
Pribadi perusahaan Black Out Period
terafiliasi dalam
SMBC Group
Informasi Sensitif
Perusahaan lain
terhadap Harga
Pada prinsipnya prosedur tersebut mengatur bahwa:
• Anggota Dewan Komisaris, Direksi, pihak independen dan seluruh karyawan Bank dilarang melakukan
perdagangan saham atau surat berharga perusahaan induk, yaitu SMBC dan SMFG.
• Covered Person dilarang melakukan perdagangan saham atau surat berharga SMBC Indonesia maupun BANK
BTPN Syariah selama periode black out.
• Anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan seluruh karyawan Bank yang menerima informasi orang dalam/informasi
yang sensitif terhadap harga dari nasabah atau calon nasabah dilarang melakukan perdagangan saham atau
surat berharga dari nasabah atau calon nasabah tersebut.
SMBC Indonesia juga memberikan pengecualian terhadap transaksi orang dalam sesuai dengan Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan (OJK) Nomor 78/POJK.04/2017 tentang Transaksi Efek yang Tidak Dilarang Bagi Orang Dalam. Bagi
Bank, kebijakan tata kelola ini dibuat sebagai perlindungan bagi para pemangku kepentingan Bank, sekaligus menjaga
integritas dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 411
Page 414
Tata Kelola Perusahaan
Keterbukaan dalam Praktik
Bad Governance
Pengungkapan Penjelasan
Ketepatan waktu publikasi laporan keuangan & Laporan tahunan
Tanggal penerbitan Laporan Keuangan Tahunan 3 Maret 2026
Perusahaan menerbitkan Laporan Keuangan Tahunan tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
Tanggal penerbitan Laporan Tahunan 1 April 2026
Perusahaan menerbitkan Laporan Tahunan selalu tepat waktu
seperti ditetapkan oleh regulasi.
Opini auditor independen atas laporan keuangan perusahaan Opini Tanpa Modifikasian
Apakah terjadi perdagangan orang dalam yang melibatkan direksi/ Tidak
komisaris, manajemen dan karyawan dalam tiga tahun terakhir?
Perusahaan, termasuk Dewan Komisaris/Direksi, Manajemen
maupun karyawan tidak pernah terlibat kasus perdagangan orang
dalam (insider trading) dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, aturan dan Tidak
peraturan yang berkaitan dengan transaksi pihak berelasi yang
signifikan atau material dalam tiga tahun terakhir? Perusahaan selalu mematuhi ketentuan peraturan perundang-
undangan dalam transaksi dengan pihak berelasi.
Apakah telah terjadi pelanggaran hukum apa pun yang berkaitan Tidak
dengan masalah perburuhan/ketenagakerjaan/konsumen/
kepailitan/komersial/persaingan atau lingkungan Perusahaan belum pernah melakukan pelanggaran hukum yang
berkaitan dengan perburuhan/ketenagakerjaan/konsumen/
kepailitan/komersial/persaingan atau lingkungan
Apakah perusahaan menghadapi sanksi dari regulator karena tidak Tidak
membuat pengumuman dalam jangka waktu yang ditentukan untuk
peristiwa penting (material event)? Perusahaan selalu menyampaikan informasi material kepada
regulator.
Apakah perusahaan memperoleh putusan bersalah dari pengadilan Tidak
pajak tertinggi terkait masalah perpajakan apa pun selama tiga tahun
terakhir Perusahaan tidak pernah mengalami sengketa atau permasalahan
pajak apa pun dalam 3 (tiga) tahun terakhir.
Apakah ada bukti bahwa perusahaan tidak mematuhi aturan dan Perusahaan telah mematuhi seluruh peraturan termasuk di luar
peraturan pencatatan apa pun selama setahun terakhir selain dari aturan pengungkapan Laporan Tahunan.
aturan pengungkapan?
412 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 415
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 413
Page 416
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan 414 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 417
Tanggung
Jawab Sosial
dan
Lingkungan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 415
Page 418
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Ikhtisar
Keberlanjutan
EKONOMI
IKHTISAR KINERJA ASPEK EKONOMI
Pendapatan Operasional
Perusahaan* Laba Bersih* Aset*
(dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah) (dalam triliun rupiah)
4,10 3,22 241,10 245,85
3,46 2,68 201,45
0,32
0,10
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Nasabah* Pembayaran Dividen* Pembayaran Pajak*
(dalam juta rupiah) (dalam miliar rupiah) (dalam miliar rupiah)
11,2 619 892
861
9,9 563
9,5
472 677
2023 2024 2025 2023 2024 2025 2023 2024 2025
Pembiayaan Jumlah Pemasok Lokal
(dalam triliun rupiah)
2025 2025
149,9 110
2024 145,94 2023 145,17 2024 187 2023 273
Catatan
* Data keuangan konsolidasi SMBC Indonesia, yang termasuk dengan tiga entitas anak usaha lainnya
yaitu PT Bank BTPN Syariah Tbk, PT Oto Multiartha (OTO), PT Summit Oto Finance (SOF).
416 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 419
KINERJA KEUANGAN BERKELANJUTAN
Pembiayaan Berkelanjutan Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) POJK
Pembiayaan Berkelanjutan dari Total Pinjaman (Bank Only)
Rp17,8 triliun Rp18,1 triliun Rp13,8 triliun
2025 2024 2023
Persentase Total Pembiayaan Berkelanjutan dari Total Pinjaman (Bank Only)
12% 12% 9%
2025 2024 2023
Pembiayaan Berwawasan Usaha Kecil dan Mikro
Lingkungan (KUBL) Menengah Rp Miliar
Rp Miliar Rp Miliar
7.635 7.602 2025 2.584
2025 2025
2024 7.514 2024 8.361 2024 2.252
2023 7.682 2023 5.977 2023 115
Produk Pendanaan Produk Investasi Produk Pembiayaan
Berkelanjutan Berkelanjutan Berkelanjutan
Rp799 miliar
Sustainability
ESG Deposit Reksadana ESG Linked
(ESG Mutual Fund) Loan (SLL)
Rp1,3 triliun
Rp66,9 Rp21,4 Green Loan
miliar miliar
Social Loan
Rp1,1 triliun
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 417
Page 420
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Pembiayaan Berkelanjutan Berdasarkan Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan
(Rp miliar)
691 193
Energi Terbarukan Efisiensi Energi
4.009 331 337
Pengelolaan Sumber Daya Pengelolaan Air dan Limbah
Transportasi Ramah
Alam Hayati dan Penggunaan yang Berkelanjutan
Lingkungan
Lahan yang Berkelanjutan
250 510 215
Produk yang Dapat Mengurangi Bangunan Berwawasan
Kegiatan Usaha dan/
Penggunaan Sumber Daya dan Lingkungan yang Memenuhi
atau Kegiatan Lain yang
Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi Standar atau Sertifikasi yang
Berwawasan Lingkungan
(Eco-Efficient) Diakui Secara Nasional, Regional
Lainnya
atau Internasional
10.185,88 1.100
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah UMKM – Pembiayaan Tidak
(UMKM) –Pembiayaan Langsung Langsung
418 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 421
SOSIAL
KARYAWAN
Jumlah Karyawan Perekrutan Karyawan
(Karyawan) (Karyawan)
6.139 428
2025 2025
6.491 514
2024 2024
6.636 609
2023 2023
Persentasi Karyawan Perempuan
(%) Tingkat Turnover Karyawan Tetap
(%)
45%
2025 2024
8,5%
45%
11,1% 2023
12,4%
44%
2023
2024
2025
78 Skor Survei
Employee Engagement
PELATIHAN DAN SOSIALISASI
Rata-Rata Jam Jumlah Peserta Pelatihan
Pelatihan Pelatihan Anti-fraud Keberlanjutan
(Jam/Karyawan) (Karyawan) (Kegiatan)
2025 38 2025 6.022 2025 72
35 6.162 2024 53
2024 2024
39 6.359 2023 6
2023 2023
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 419
Page 422
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
KEGIATAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN (TJSL)
Jumlah Peserta Literasi Pengunjung Website
Keuangan Daya.id
(Peserta) (Pengunjung)
2025 >31,4 Juta 2025 >2,5 Juta
2024 >8,6 Juta 2024 >1,9 Juta
2023 >2,7 Juta 2023 >2,3 Juta
Total Dana Corporate Penerima
Social Responsibility (CSR) Manfaat CSR
(Rp miliar) (Peserta)
2025 3,19 2025 >36,9 Juta*
2024 3,42
2024 >10,3 Juta
2023 2,88
2023 >5,6 Juta
INKLUSI KEUANGAN
Jumlah Nasabah Jumlah Nasabah Total Donasi Via
UMKM Perempuan Aplikasi Jenius
(Nasabah) (Nasabah) (Transaksi)
2025 18.209 2025 945 2025 25.880
2024 896 2024 26.270
2024 17.880
2023 39.458
2023 965
Tingkat Kepuasan Tingkat Penyelesaian
Nasabah Keluhan Nasabah
(%)
2025 91% 2025 48.059 (99%)
2024 91% 2024 62.759 (99%)
2023 75% 2023 63.215 (97%)
SMBC Indonesia mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pembiayaan
KKUB, pemberdayaan UMKM dan perempuan, literasi keuangan, serta penciptaan lapangan kerja. Menyadari potensi
dampak negatif, seperti keterbatasan akses pembiayaan dan dampak emisi atau limbah bagi komunitas, SMBC
Indonesia menerapkan kebijakan dan praktik perbankan berkelanjutan untuk mendorong nasabah menjalankan
kegiatan ekonomi secara bertanggung jawab
420 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 423
LINGKUNGAN
Penggunaan Intensitas Konsumsi Intensitas Emisi*
Energi Energi/Karyawan (tonCO2eq)
(GJ) (GJ/Karyawan)
2025 2,26
2025 2025 2024 2,32
2023 2,85
76.281,05 12,43
Pengurangan Emisi*
(tonCO2eq)
2024 2024
2025 1.131,96
94.863,48 14,61
2024 3.908,17**
2023 304,00
2023 2023 * Perhitungan intensitas dan pengurangan emisi mencakup emisi GRK
Cakupan 1 dan Cakupan 2 setelah disesuaikan dengan penggunaan
100.404.04 15,13 REC pada Cakupan 2.
** Pembaruan data tahun 2024 karena perubahan data emisi cakupan 2
Emisi Cakupan 1 Emisi Cakupan 2
(tonCo2eq) (tonCo2eq)
16.437,87
2.506,91
2.474,82 14.106,92*
13.394,83
1.345,90
* Pembaruan data
tahun 2024 dilakukan
karena peninjauan
dan koreksi atas
proses penghitungan
sebelumnya, sehingga
menghasilkan penurunan
yang tidak material
dibandingkan dengan
data yang dilaporkan
2023 2024 2025 sebelumnya.
2023 2024 2025
Emisi Cakupan 3 Emisi Cakupan 3
Non-Emisi Pembiayaan Emisi Pembiayaan*
(tonCo2eq) (tonCo2eq)
13.530,32* 1.586.802,5 **
10.282,79
1.353.246,16
* Pada tahun 2024, * Data emisi pembiayaan disajikan
SMBC Indonesia mulai dengan jeda satu tahun dari
menghitung emisi Cakupan periode pelaporan karena
173,17 3 pada beberapa kategori keterbatasan ketersediaan data
tambahan, yaitu Cakupan debitur.
3 Kategori 1, 2, 3, 5, dan 7. ** Emisi pembiayaan tahun
Hal ini dilakukan sebagai 2024 mengalami kenaikan
bagian dari peningkatan dikarenakan perluasan cakupan
2023 2024 2025 penghitungan. 2024 2025 portofolio Bank.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 421
Page 424
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Penggunaan Pengurangan
Kertas Penggunaan Kertas
(Rim) (Rim)
2025 2025
46.356 -13.005
2024 2024
59.361 +10.157
2023 2023
49.204 1.644
PENANAMAN POHON
2025 2024 2023
1.971 1.500 625
10%
3
dari total biaya listrik
bankwide (961 unit) Unit
Kendaraan
Total Penggunaan Renewable
Listrik
Energy Certificate (REC)
1 1
Unit Panel Surya Stasiun Pengisian Kendaraan
di KC Gunung Sahari Listrik (SPKL) di Kantor
Jakarta Cabang Diponegoro,
Surabaya, Jawa Timur
Terpasang efektif sejak 2024
422 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 425
TATA KELOLA
Jumlah Pengaduan (Whistleblowing) Persentase Pengaduan
yang Diterima yang Diselesaikan
(Kasus) (%)
2025 61%
92%
2024
24%
2023 87,5%
42%
98%
2023
2024 * Terdapat perubahan data
pada tahun 2024 karena
penghitungan ulang, di mana
2025 data 2024 yang dilaporkan
tahun ini lebih rendah dari
laporan tahun lalu.
ASEAN Corporate Governance Sertifikasi dan
Scorecard Keamanan Data
(Poin)
2025 2025
107,15 Poin ISO/IEC 27001:2022
Predikat “Leadership in Corporate Governance” Cakupan sesuai SOA:
atau Level 5 (lebih dari 100) The Information Security Management in
the Development and Operation in Provision of
JENIUS System
2024 2024
108,22 Poin ISO/IEC 27001:2022
Cakupan Sesuai SOA:
Predikat “Leadership in Corporate Governance” The Information Security Management in
atau Level 5 (lebih dari 100) the Development and Operations of
JENIUS System
2023
99,19 Poin
Predikat “Very Good” atau Level 4 (90-99,99)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 423
Page 426
Tata Kelola Perusahaan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko
untuk Risiko Operasional
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Individu)
Laporan Tahun : 2025/(telah diaudit)
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau • Prosedur Manajemen Inisiatif
pedoman terkait manajemen risiko untuk Risiko • Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD
Operasional. • Prosedur Pengendalian Internal atas Informasi
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) Keuangan dan atau Laporan Keuangan
selanjutnya disebut sebagai “Bank” telah memiliki • Prosedur Produk Pendanaan & Layanan
kebijakan dan prosedur untuk manajemen risiko
operasional. Kebijakan dan prosedur tersebut dikaji 2 Penjelasan struktur dan organisasi atas
ulang secara berkala dengan mempertimbangkan manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko
setiap perubahan di internal Bank maupun faktor Operasional.
eksternal terutama terkait peraturan regulator. Bank menggunakan model 3 lini pertahanan
Seluruh unit kerja di Bank wajib berpedoman (three line of defense) untuk membagi peran
kepada kebijakan dan prosedur tersebut dalam dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang
menjalankan aktivitas operasionalnya sehari hari. ada di dalam organisasi Bank untuk penerapan
Manajemen Risiko Operasional.
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
Operasional antara lain mencakup: Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional unit kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha pemilik risiko yang bertanggung jawab secara
• Kebijakan Manajemen Asuransi langsung untuk pelaksanaan manajemen risiko
• Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga operasional. Dalam pelaksanaannya, setiap lini
• Kebijakan Pengendalian Internal atas Informasi bisnis/pendukung telah memiliki Business Risk/
Keuangan dan atau Laporan Keuangan ICR (Internal Control & Risk) yang berperan untuk
• Kebijakan Tata Kelola dan Manajemen Data membantu unit kerja terkait dalam pengelolaan
• Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA) risiko operasional sehari-hari.
• Prosedur Key Risk Indicator (KRI)
• Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan
Risiko Operasional (RLED) fungsi pendukung antara lain mencakup:
• Prosedur Significant Incident Notification • Mengidentifikasi dan mengukur seluruh potensi
Protocol (SINP) risiko operasional yang melekat pada setiap
• Prosedur Kajian Risiko Operasional (KRO) produk, layanan, proses dan inisiatif
• Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal • Melakukan pencatatan kejadian dan
dan Risiko (ICR) pembukuan kerugian risiko operasional serta
• Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan pemulihannya (recovery)
Process Risk Control (PRC) • Melaporkan indikasi atau kejadian fraud sesuai
• Prosedur Non Financial Risk Appetite ketentuan yang berlaku
• Prosedur Risk Acceptance (RA) • Menyusun rencana tindak lanjut atas kejadian
• Prosedur Pengelolaan dan Pengamanan risiko operasional/fraud serta memonitor
Informasi penyelesaiannya
• Prosedur Risk Control Meeting (RCM) • Menjalankan seluruh program manajemen
• Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan risiko operasional yang dibuat oleh Divisi ORM
Business Continuity Plan (BCP)
• Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP)
424 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 427
Peran dan tanggung jawab fungsi Business Risk/ICR Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
(Internal Control & Risk) antara lain mencakup: pengawasan terhadap penerapan Manajemen
• Berperan sebagai koordinator di dalam Risiko Operasional. Dewan Komisaris melalui
pelaksanaan dan penyelesaian program Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui Komite
pelaksanaan manajemen risiko operasional di Manajemen Risiko atau Komite Manajemen Risiko
areanya masing-masing. Non Keuangan yang dilakukan secara berkala
• Membantu unit kerja di dalam memberikan sesuai Charter yang berlaku.
kajian risiko operasional.
• Membantu unit kerja di dalam penyelesaian Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris
dan tindak lanjut atas permasalahan atau antara lain mencakup:
kejadian risiko operasional • Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan
• Melakukan pemeriksaan terhadap kecukupan serta rencana strategis terhadap penerapan
kontrol atas setiap proses yang dilakukan manajemen risiko operasional
di areanya masing-masing dan melaporkan • Memonitor Non Financial Risk Appetite
setiap temuan kepada pihak-pihak yang terkait • Memberikan arahan terhadap penerapan
• Memantau rencana tindak lanjut dan manajemen risiko operasional
penyelesaian atas setiap permasalahan atau
kejadian risiko operasional Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain
• Sebagai PIC untuk berkoordinasi dengan Divisi mencakup:
ORM dan Internal Audit serta unit kerja terkait • Memastikan kecukupan struktur organisasi
lainnya di dalam penerapan manajemen risiko dan SDM untuk pelaksanaan penerapan
operasional manajemen risiko operasional di area masing-
masing
Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi • Memastikan telah dilakukan pelaksanaan
Operational Risk Management (ORM) yang memiliki seluruh program manajemen risiko operasional
garis pelaporan secara langsung kepada Kepala yang telah ditetapkan
Manajemen Risiko, bertanggung jawab atas • Memonitor penerapan manajemen risiko
manajemen risiko operasional. operasional dan memastikan tindak lanjut
penyelesaian terhadap setiap permasalahan/
Peran dan tanggung jawab dari Divisi ORM antara kejadian risiko operasional
lain mencakup: • Mengembangkan budaya kesadaran terhadap
• Membuat dan mengembangkan kebijakan, risiko operasional
prosedur dan perangkat kerja manajemen
risiko operasional. 3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
• Membuat program pelaksanaan manajemen Operasional (mencakup sistem dan data yang
risiko operasional. digunakan untuk menghitung Risiko Operasional
• Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas agar dapat memperkirakan beban modal untuk
manajemen risiko operasional kepada unit Risiko Operasional).
kerja. Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
• Membantu unit kerja di dalam memberikan risiko operasional menggunakan pendekatan
kajian terhadap risiko operasional. standar (standardized Approach) dimulai sejak
• Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko tahun 2023 sesuai dengan ketentuan regulator.
operasional kepada manajemen dan regulator. Bank memiliki RWA (Risk Weighted Asset) sistem
• Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan untuk membantu di dalam perhitungan beban
manajemen risiko operasional di Bank. modal untuk risiko operasional. Berdasarkan
• Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal sumber data yang ada, RWA system akan
Risk & Control system) sebagai aplikasi yang menghitung secara otomatis beban modal untuk
digunakan untuk pengelolaan risiko operasional risiko opersional berdasarkan formula yang
di Bank. telah ditentukan oleh regulator berdasarkan
hasil perkalian komponen indikator bisnis dan
Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal data historis kerugian risiko operasional. Hasil
Audit yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi perhitungan dari sistem juga dapat dilakukan
terhadap tata Kelola dan penerapan manajemen penyesuaian secara manual bilamana diperlukan.
risiko operasional secara menyeluruh. Pemeriksaan
dan evaluasi dilakukan terhadap lini pertahanan
pertama dan juga lini pertahanan kedua.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 425
Page 428
Tata Kelola Perusahaan
4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan utama 5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
dari kerangka laporan untuk Risiko Operasional yang digunakan dalam manajemen untuk Risiko
untuk pejabat eksekutif dan direksi Bank. Operasional. Hal tersebut mencakup mitigasi
Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan dengan penerbitan kebijakan (seperti kebijakan
kepada BoM (Board of Management) dan Direksi untuk budaya risiko, risiko yang dapat diterima,
Bank dalam memonitor risiko operasional Baik dan alih daya), dengan divestasi bisnis yang
secara tingkatan Bank maupun di Direktorat berisiko tinggi, dan dengan membentuk fungsi
Masing-masing. Sumber data dalam pembuatan kontrol. Sisa eksposur dapat diserap oleh Bank
laporan-laporan tersebut sebagian besar telah atau untuk dilakukan transfer risiko. Sebagai
didukung dengan adanya aplikasi ICRS (Internal contoh, dampak dari kerugian operasional dapat
Control & Risk System) yang dimiliki oleh Bank dimitigasi dengan asuransi.
yang berfungsi sebagai pusat database dan Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko terhadap
sekaligus digunakan untuk pengelolaan risiko manajemen untuk Risiko Operasional, Bank telah
operasional di seluruh unit kerja. memiliki beberapa metode pengendalian risiko
yang dilakukan secara berkesinambungan untuk
Pada tingkatan Bank, pembahasan mengenai risiko memastikan setiap potensi risiko operational yang
operasional akan disampaikan kepada Direksi dan timbul dari aktivitas bisnis dan operasional telah
BoM melalui Komite Manajemen Risiko dan/atau dikelola secara tepat dan tidak melebihi batasan
Komite Manajemen Risiko Non Keuangan serta yang ditetapkan.
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau
Risiko. Pada tingkatan Direktorat, pembahasan Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
terkait risiko operasional akan disampaikan kepada yang digunakan antara lain mencakup:
Direksi/BoM serta Kepala Divisi di Direktorat terkait • Melakukan identifikasi dan pengukuran
melalui rapat RCM (Risk Control Meeting) yang terhadap risiko operasional yang melekat pada
dilakukan secara kuartal. seluruh proses di setiap unit kerja
• Melakukan kajian risiko operasional terhadap
Adapun pembahasan mengenai risiko operasional produk, layanan, sistem dan inisiatif baik
yang disampaikan melalui Komite Manajemen yang baru maupun pengembangan sebelum
Risiko, Komite Manajemen Risiko Non Keuangan dipasarkan atau diimplementasikan untuk
dan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut memastikan adanya kecukupan kontrol
(namun tidak terbatas): • Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
• Non Financial Risk Appetite untuk menjalankan setiap proses yang
• Key Highlights atas Kejadian risiko operasional/ dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan fungsi
fraud beserta dengan kerugian dan pendukung
pemulihannya • Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
• Key Risk Indicators (KRI) menilai efektifitas kecukupan pengendalian
• Risk Acceptance serta mencatat dan memperbaiki setiap
• Top & Emerging Risk (Non Financial Risk) penyimpangan yang terjadi
• Hasil pelaksanaan Key Control Self-
Assessment (KCSA) • Melakukan analisa transfer risiko untuk
memindahkan potensi risiko operasional yang
mungkin terjadi kepada pihak lain seperti
melalui perlindungan asuransi
• Melakukan proses screening & due diligence
terhadap setiap pelaksanaan Kerjasama yang
dilakukan Bank dengan pihak ketiga (Mitra
usaha dan Vendor)
• Memastikan kesiapan Manajemen
Kelangsungan Usaha (BCM) untuk seluruh unit
kerja kritikal
426 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 429
Nama Bank : PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Konsolidasi)
Laporan Tahun : 2025/(telah diaudit)
1 Penjelasan peraturan, kebijakan, dan/atau • Prosedur Pengendalian Internal atas Informasi
pedoman terkait manajemen risiko untuk Risiko Keuangan dan atau Laporan Keuangan
Operasional. • Prosedur Produk Pendanaan & Layanan
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia)
selanjutnya disebut sebagai “Bank” sebagai Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
perusahaan induk beserta BTPN Syariah Operasional di BTPNS (termasuk BTPNS Ventura)
(selanjutnya disebut sebagai “BTPNS”), PT Oto antara lain mencakup:
Multiartha (selanjutnya disebut sebagai “OTO”) • Kebijakan Pengelolaan Risiko Operasional
dan PT Summit Oto Finance (selanjutnya disebut • Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha/
sebagai “SOF”) sebagai perusahaan anak Business Continuity Management
telah memiliki kebijakan dan prosedur untuk • Kebijakan Strategi Anti Fraud
manajemen risiko operasional. Kebijakan dan • Prosedur Business Impact Analysis
prosedur tersebut dikaji ulang secara berkala • Prosedur Business Continuity Plan
dengan mempertimbangkan setiap perubahan di • Prosedur Process Risk Control (PRC)
internal Bank maupun faktor eksternal terutama • Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA)
terkait peraturan regulator. Seluruh unit kerja di • Prosedur Key Risk Indicator (KRI)
Bank dan anak perusahaan wajib berpedoman • Prosedur Pengelolaan Kejadian Risiko
kepada kebijakan dan prosedur tersebut dalam Operasional
menjalankan aktivitas operasionalnya sehari hari. • Prosedur Kerangka Kerja Quality Assurance
(QA)
Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko • Prosedur Strategi Anti Fraud
Operasional di Bank antara lain mencakup: • Prosedur Investigasi
• Kebijakan Manajemen Risiko Operasional • Prosedur Whistleblowing
• Kebijakan Pengelolaan Kelangsungan Usaha
• Kebijakan Manajemen Asuransi Kebijakan dan prosedur terkait Manajemen Risiko
• Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga Operasional di OTO SOF antara lain mencakup:
• Kebijakan Pengendalian Internal atas Informasi • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
Keuangan dan atau Laporan Keuangan Strategi Anti-Fraud
• Kebijakan Tata Kelola dan Manajemen Data • Kebijakan tentang Penerapan Anti Penyuapan/
• Prosedur Key Control Self-Assessment (KCSA) Gratifikasi dan Korupsi
• Prosedur Key Risk Indicator (KRI) • Kebijakan Deklarasi Anti Penyuapan/Gratifikasi
• Prosedur Pencatatan Kejadian dan Pembukuan dan Korupsi
Risiko Operasional (RLED) • Kebijakan tentang Komite Investasi
• Prosedur Significant Incident Notification • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
Protocol (SINP) Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
• Prosedur Kajian Risiko Operasional (KRO) Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan
• Prosedur Pelaksanaan Pengendalian Internal Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
dan Risiko (ICR) Massal
• Prosedur Risk Grading Matrix (RGM) dan • Kebijakan tentang Business Quality Control
Process Risk Control (PRC) Department
• Prosedur Non Financial Risk Appetite • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
• Prosedur Risk Acceptance (RA) Manajemen Risiko
• Prosedur Pengelolaan dan Pengamanan • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
Informasi Manajemen Risiko Dalam Penggunaan
• Prosedur Risk Control Meeting (RCM) Teknologi Informasi
• Prosedur Business Impact Analysis (BIA) dan • Kebijakan tentang Pedoman Penerapan
Business Continuity Plan (BCP) Whistleblowing System
• Prosedur Rencana Pengelolaan Insiden (IMP) • Kebijakan tentang Business Continuity Plan
• Prosedur Manajemen Inisiatif (BCP)
• Prosedur Peran dan tanggung jawab 2nd LoD • Kebijakan tentang IT Disaster Recovery Plan
(DRP)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 427
Page 430
Tata Kelola Perusahaan
• Kebijakan tentang Security Operation Center • Membantu unit kerja di dalam penyelesaian
(SOC) dan tindak lanjut atas permasalahan atau
• Kebijakan tentang Penetapan Limit Risiko kejadian risiko operasional
dalam Rangka Penerapan Manajemen Risiko • Melakukan pemeriksaan terhadap kecukupan
• Kebijakan tentang Surveillance kontrol atas setiap proses yang dilakukan
• Kebijakan tentang Perubahan Jumlah dan Limit di areanya masing-masing dan melaporkan
Risk Appetite dan Risk Tolerance pada Key Risk setiap temuan kepada pihak-pihak yang terkait
Indicator (KRI) • Memantau rencana tindak lanjut dan
• Kebijakan tentang Pedoman Pencatatan penyelesaian atas setiap permasalahan atau
Kejadian dan Pembukuan Risiko Operasional kejadian risiko operasional
• Sebagai PIC untuk berkoordinasi dengan Divisi
2 Penjelasan struktur dan organisasi atas ORM dan Internal Audit serta unit kerja terkait
manajemen dan fungsi kontrol terkait Risiko lainnya di dalam penerapan manajemen risiko
Operasional. operasional
Bank menggunakan model 3 lini pertahanan
(three line of defense) untuk membagi peran Pada Lini pertahanan kedua, adalah Divisi
dan tanggung jawab dari seluruh pihak yang Operational Risk Management (ORM) yang memiliki
ada di dalam organisasi Bank untuk penerapan garis pelaporan secara langsung kepada Kepala
Manajemen Risiko Operasional. Manajemen Risiko, bertanggung jawab atas
manajemen risiko operasional.
Pada Lini pertahanan pertama, adalah seluruh
unit kerja bisnis dan fungsi pendukung sebagai Peran dan tanggung jawab dari Divisi ORM antara
pemilik risiko yang bertanggung jawab secara lain mencakup:
langsung untuk pelaksanaan manajemen risiko • Membuat dan mengembangkan kebijakan,
operasional. Dalam pelaksanaannya, setiap lini prosedur dan perangkat kerja manajemen
bisnis/pendukung telah memiliki Business Risk/ risiko operasional.
ICR (Internal Control & Risk) yang berperan untuk • Membuat program pelaksanaan manajemen
membantu unit kerja terkait dalam pengelolaan risiko operasional.
risiko operasional sehari-hari. • Memberikan sosialisasi dan pelatihan atas
manajemen risiko operasional kepada unit
Peran dan tanggung jawab dari unit kerja bisnis dan kerja.
fungsi pendukung antara lain mencakup: • Membantu unit kerja di dalam memberikan
• Mengidentifikasi dan mengukur seluruh potensi kajian terhadap risiko operasional.
risiko operasional yang melekat pada setiap • Membuat laporan-laporan terkait dengan risiko
produk, layanan, proses dan inisiatif operasional kepada manajemen dan regulator.
• Melakukan pencatatan kejadian dan • Melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan
pembukuan kerugian risiko operasional serta manajemen risiko operasional di Bank.
pemulihannya (recovery) • Membuat dan mengembangkan ICRS (Internal
• Melaporkan indikasi atau kejadian fraud sesuai Risk & Control system) sebagai aplikasi yang
ketentuan yang berlaku digunakan untuk pengelolaan risiko operasional
• Menyusun rencana tindak lanjut atas kejadian di Bank.
risiko operasional/fraud serta memonitor
penyelesaiannya Pada Lini pertahanan ketiga, adalah Internal
• Menjalankan seluruh program manajemen Audit yang melakukan pemeriksaan dan evaluasi
risiko operasional yang dibuat oleh Divisi ORM terhadap tata Kelola dan penerapan manajemen
risiko operasional secara menyeluruh. Pemeriksaan
Peran dan tanggung jawab fungsi Business Risk/ICR dan evaluasi dilakukan terhadap lini pertahanan
(Internal Control & Risk) antara lain mencakup: pertama dan juga lini pertahanan kedua.
• Berperan sebagai koordinator di dalam
pelaksanaan dan penyelesaian program Dewan Komisaris dan Direksi melakukan
pelaksanaan manajemen risiko operasional di pengawasan terhadap penerapan Manajemen
areanya masing-masing. Risiko Operasional. Dewan Komisaris melalui
• Membantu unit kerja di dalam memberikan Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui Komite
kajian risiko operasional. Manajemen Risiko atau Komite Manajemen Risiko
Non Keuangan yang dilakukan secara berkala
sesuai Charter yang berlaku.
428 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 431
Peran dan tanggung jawab dari Dewan Komisaris Lini pertahanan pertama, yaitu fungsi bisnis dan
antara lain mencakup: operasional (risk-taking function). Dilaksanakan
• Mengevaluasi dan menyetujui kebijakan oleh unit/fungsi yang merupakan garis terdepan
serta rencana strategis terhadap penerapan dalam penerapan Manajemen Risiko, yang memiliki
manajemen risiko operasional wewenang dan tanggung jawab antara lain:
• Memonitor Non Financial Risk Appetite • Menyampaikan eksposur Risiko yang melekat
• Memberikan arahan terhadap penerapan (risiko inheren) yang terdapat dalam masing-
manajemen risiko operasional masing unit bisnis dan operasional kepada
fungsi Manajemen Risiko secara berkala.
Peran dan tanggung jawab dari Direksi antara lain • Memastikan adanya lingkungan pengendalian
mencakup: Risiko yang kondusif di masing-masing unit
• Memastikan kecukupan struktur organisasi bisnis dan operasional.
dan SDM untuk pelaksanaan penerapan • Menerapkan kebijakan Manajemen Risiko yang
manajemen risiko operasional di area masing- telah ditetapkan dalam menjalankan kegiatan
masing bisnis dan operasional.
• Memastikan telah dilakukan pelaksanaan • Menjalankan rekomendasi dari fungsi
seluruh program manajemen risiko operasional Manajemen Risiko dalam rangka pengendalian
yang telah ditetapkan Risiko di masing-masing unit bisnis dan
• Memonitor penerapan manajemen risiko operasional.
operasional dan memastikan tindak lanjut
penyelesaian terhadap setiap permasalahan/ Lini pertahanan kedua, yaitu fungsi Manajemen
kejadian risiko operasional Risiko. Dilaksanakan oleh fungsi/bagian Manajemen
• Mengembangkan budaya kesadaran terhadap Risiko dalam melakukan pemantauan atas
risiko operasional pelaksanaan strategi Manajemen Risiko, yang
memiliki wewenang dan tanggung jawab antara
Kecukupan struktur dan organisasi atas manajemen lain:
dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional di • Mengidentifikasi Risiko termasuk Risiko yang
BTPNS dilakukan dengan memisahkan peran dan melekat (risiko inheren) pada kegiatan usaha.
tanggung jawab unit-unit kerja dengan penerapan • Menyusun metode pengukuran Risiko yang
model 3 lini pertahanan (3rd line of defense), sesuai dengan ukuran dan kompleksitas
yaitu : (Lini pertahanan pertama) unit kerja bisnis usaha, termasuk mendesain dan menerapkan
dan fungsi pendukung bersama dengan fungsi perangkat yang dibutuhkan dalam penerapan
Quality Assurance (QA) memastikan aktivitas Manajemen Risiko.
yang dilakukan sesuai dengan kebijakan dan • Melakukan pemantauan atas pelaksanaan
prosedur Bank. (Lini pertahanan kedua), Satuan strategi Manajemen Risiko yang telah
Kerja Manajemen Risiko (SKMR) melaksanakan disetujui oleh Direksi, termasuk diantaranya
pemeliharaan metodologi pengelolaan risiko pemantauan strategi Manajemen Risiko pada
operasional dan memastikan aktivitas BTPNS sesuai fungsi bisnis dan operasional.
dengan ketentuan regulator termasuk kepatuhan • Melakukan pemantauan atas posisi Risiko
terhadap prinsip syariah. (Lini pertahanan ketiga), secara keseluruhan (komposit), per jenis Risiko,
Internal Audit memastikan seluruh risiko yang dan per jenis aktivitas fungsional terhadap
tersisa (residual risk) dikelola dengan baik sesuai risk toleransi Risiko dan limit yang telah ditetapkan.
appetite & risk tolerance. • Melakukan kaji ulang secara berkala terhadap
proses Manajemen Risiko.
Kecukupan struktur dan organisasi atas manajemen • Menyusun dan menyampaikan laporan profil
dan fungsi kontrol terkait Risiko Operasional di Risiko kepada Direksi yang membawahkan
OTO & SOF menggunakan pendekatan Tiga Lini fungsi Manajemen Risiko dan komite
Pertahanan (Three Lines of Defense) yang masing- Manajemen Risiko secara berkala, dimana
masingnya bekerja secara independen, yaitu: frekuensi laporan dapat ditingkatkan dalam hal
kondisi pasar berubah dengan cepat.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 429
Page 432
Tata Kelola Perusahaan
Lini pertahanan ketiga, yaitu fungsi pengendalian 3 Penjelasan sistem pengukuran untuk Risiko
internal atau fungsi audit internal. Dilaksanakan oleh Operasional (mencakup sistem dan data yang
Satuan Kerja Internal Audit Internal (SKAI), yang digunakan untuk menghitung Risiko Operasional
memiliki wewenang dan tanggung jawab antara agar dapat memperkirakan beban modal untuk
lain: Risiko Operasional).
• Memastikan kepatuhan seluruh jenjang Bank melakukan perhitungan beban modal untuk
organisasi Perseroan terhadap kebijakan risiko operasional menggunakan pendekatan
dan prosedur Manajemen Risiko yang telah standar (standardized Approach) dimulai sejak
ditetapkan. tahun 2023 sesuai dengan ketentuan regulator.
• Memastikan efektivitas penerapan Manajemen Bank memiliki RWA (Risk Weighted Asset) sistem
Risiko telah sesuai dengan strategi dan untuk membantu di dalam perhitungan beban
kebijakan Manajemen Risiko. modal untuk risiko operasional. Berdasarkan
• Memastikan efektivitas budaya Risiko pada sumber data yang ada, RWA system akan
Perseroan secara menyeluruh. menghitung secara otomatis beban modal untuk
risiko opersional berdasarkan formula yang
Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung telah ditentukan oleh regulator berdasarkan
jawab atas efektivitas penerapan Manajemen hasil perkalian komponen indikator bisnis dan
Risiko dengan melakukan pengawasan terhadap data historis kerugian risiko operasional. Hasil
penerapan Manajemen Risiko melalui Komite perhitungan dari sistem juga dapat dilakukan
Pemantau Risiko dan Komite Manajemen Risiko penyesuaian secara manual bilamana diperlukan.
yang dilakukan secara berkala.
BTPNS sebagai Bank Syariah, sesuai dengan
Kewenangan dan Tanggung Jawab Direksi & Dewan ketentuan OJK sampai dengan saat ini masih
Komisaris, meliputi: melakukan perhitungan beban modal untuk risiko
• Direksi dan Dewan Komisaris harus operasional dengan menggunakan Pendekatan
memastikan bahwa penerapan Manajemen indikator dasar (Basic Indicator Approach). Dalam
Risiko untuk Risiko Operasional dilakukan hal keperluan perhitungan beban modal secara
secara efektif dan terintegrasi dengan konsolidasi, Bank akan memintakan data indikator
penerapan Manajemen Risiko untuk lainnya bisnis dan data historis kerugian risiko operasional
yang dapat berdampak pada profil Risiko ke BTPNS.
secara keseluruhan.
• Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung OTO & SOF sebagai perusahaan pembiayaan belum
jawab mengembangkan budaya organisasi dipersyaratkan oleh regulator untuk menghitung
yang sadar terhadap Risiko Operasional dan beban modal untuk risiko operasional.
menumbuhkan komitmen dalam mengelola
Risiko Operasional sesuai dengan strategi 4 Penjelasan ruang lingkup dan cakupan utama
bisnis. dari kerangka laporan untuk Risiko Operasional
• Direksi menciptakan kultur pengungkapan untuk pejabat eksekutif dan direksi Bank.
secara objektif atas Risiko Operasional pada Bank telah memiliki laporan-laporan yang ditujukan
seluruh elemen organisasi sehingga Risiko kepada BoM (Board of Management) dan Direksi
Operasional dapat diidentifikasi dengan cepat Bank dalam memonitor risiko operasional Baik
dan di mitigasi dengan tepat. secara tingkatan Bank maupun di Direktorat
• Direksi memastikan bahwa menetapkan Masing-masing. Sumber data dalam pembuatan
kebijakan reward termasuk remunerasi dan laporan-laporan tersebut sebagian besar telah
punishment yang efektif yang terintegrasi didukung dengan adanya aplikasi ICRS (Internal
dalam sistem penilaian kinerja dalam rangka Control & Risk System) yang dimiliki oleh Bank
mendukung pelaksanaan Manajemen Risiko yang berfungsi sebagai pusat database dan
yang optimal. sekaligus digunakan untuk pengelolaan risiko
• Direksi harus memastikan bahwa pelaksanaan operasional di seluruh unit kerja.
wewenang dan tanggung jawab yang dialihkan
kepada penyedia jasa telah dilakukan dengan
baik dan bertanggung jawab.
• Dewan Komisaris memastikan bahwa kebijakan
remunerasi sesuai dengan strategi Manajemen
Risiko.
430 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 433
Pada tingkatan Bank, pembahasan mengenai risiko 5 Penjelasan mitigasi risiko dan transfer risiko
operasional akan disampaikan kepada Direksi dan yang digunakan dalam manajemen untuk Risiko
BoM melalui Komite Manajemen Risiko dan/atau Operasional. Hal tersebut mencakup mitigasi
Komite Manajemen Risiko Non Keuangan serta dengan penerbitan kebijakan (seperti kebijakan
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Pemantau untuk budaya risiko, risiko yang dapat diterima,
Risiko. Pada tingkatan Direktorat, pembahasan dan alih daya), dengan divestasi bisnis yang
terkait risiko operasional akan disampaikan kepada berisiko tinggi, dan dengan membentuk fungsi
Direksi/BoM serta Kepala Divisi di Direktorat terkait kontrol. Sisa eksposur dapat diserap oleh Bank
melalui rapat RCM (Risk Control Meeting) yang atau untuk dilakukan transfer risiko. Sebagai
dilakukan secara kuartal. contoh, dampak dari kerugian operasional dapat
dimitigasi dengan asuransi.
Adapun pembahasan mengenai risiko operasional Dalam hal mitigasi risiko dan transfer risiko terhadap
yang disampaikan melalui Komite Manajemen manajemen untuk Risiko Operasional, Bank telah
Risiko, Komite Manajemen Risiko Non Keuangan memiliki beberapa metode pengendalian risiko
dan Komite Pemantau Risiko adalah sebagai berikut yang dilakukan secara berkesinambungan untuk
(namun tidak terbatas): memastikan setiap potensi risiko operational yang
• Non Financial Risk Appetite timbul dari aktivitas bisnis dan operasional telah
• Key Highlights atas Kejadian risiko operasional/ dikelola secara tepat dan tidak melebihi batasan
fraud beserta dengan kerugian dan yang ditetapkan.
pemulihannya
• Key Risk Indicators (KRI) Beberapa metode mitigasi risiko dan transfer risiko
• Risk Acceptance yang digunakan antara lain mencakup:
• Top & Emerging Risk (Non Financial Risk) • Melakukan identifikasi dan pengukuran
• Hasil pelaksanaan Key Control Self- terhadap risiko operasional yang melekat pada
Assessment (KCSA) seluruh proses di setiap unit kerja
• Melakukan kajian risiko operasional terhadap
BTPNS juga telah memiliki laporan-laporan yang produk, layanan, sistem dan inisiatif baik
ditujukan kepada Direksi, BoM serta Kepala Divisi yang baru maupun pengembangan sebelum
dalam memonitor risiko operasional. Sumber dipasarkan atau diimplementasikan untuk
data yang digunakan untuk pembuatan laporan memastikan adanya kecukupan kontrol
telah didukung dengan adanya aplikasi ORBAS • Memastikan terdapat kebijakan dan prosedur
(Operational Risk Based System). untuk menjalankan setiap proses yang
dilakukan di seluruh unit kerja bisnis dan fungsi
OTO & SOF juga telah memiliki laporan-laporan pendukung
yang ditujukan kepada Direksi di dalam memonitor • Melakukan evaluasi secara berkelanjutan untuk
risiko operasional. menilai efektifitas kecukupan pengendalian
serta mencatat dan memperbaiki setiap
penyimpangan yang terjadi
• Melakukan analisa transfer risiko untuk
memindahkan potensi risiko operasional yang
mungkin terjadi kepada pihak lain seperti
melalui perlindungan asuransi
• Melakukan proses screening & due diligence
terhadap setiap pelaksanaan Kerjasama yang
dilakukan Bank dengan pihak ketiga (Mitra
usaha dan Vendor)
• Memastikan kesiapan Manajemen
Kelangsungan Usaha (BCM) untuk seluruh unit
kerja kritikal
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 431
Page 434
Tata Kelola Perusahaan 432 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 435
Laporan
Keuangan
2025
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 433
Page 436
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN/ CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS 31 DESEMBER 2025/ 31 DECEMBER 2025 DAN/AND TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025/ YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025
Page 437
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
HAL/
ISI PAGE CONTENTS
PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS’ STATEMENT
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025: YEAR ENDED 31 DECEMBER 2025:
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ------------------------------------------ 1-4 ---------------------------- FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 5-6 ------------------- COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 7-8 ---------------------------- CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN ----------------------------------------- 9 - 10 --------------------------------------- CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN ---------------------------------------- 11 - 243 ---------------------- FINANCIAL STATEMENTS
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN ----------------- 244 - 252 ---SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Page 438
Page 439
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 2h, 4 1,246,542) 1,379,647) Cash
Giro pada Bank Indonesia 2h, 2j, 5 7,915,463) 9,443,461) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain: Current accounts with other banks
- Pihak ketiga 717,515) 509,209) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 589,437) 525,792) Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (81) (37) losses
2h, 2j, 6 1,306,871) 1,034,964)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank-bank lain 14,922,235) 12,694,705) and other banks
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 661) 1,033) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (69) (582) losses
2h, 2k, 7 14,922,827) 12,695,156)
Efek-efek 25,684,516) 27,981,308) Securities
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 250,428) 193,642) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (71) (593) losses
2h, 2l, 8 25,934,873) 28,174,357)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) 1,683,826) 468,188) agreements (reverse repo)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 2i 871) 594) Accrued interest income
2h, 2m, 9 1,684,697) 468,782)
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak ketiga 1,058,395) 1,372,880) Third parties -
- Pihak berelasi 2g,40 222,477) 375,245) Related parties -
2h, 2o, 10 1,280,872) 1,748,125)
Tagihan akseptasi 3,793,458) 3,334,619) Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (1,272) (17,078) losses
2h, 2p, 11 3,792,186) 3,317,541)
Pinjaman yang diberikan: Loans:
- Pihak ketiga 144,226,759) 139,362,461) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 431,325) 437,775) Related parties -
Pembiayaan/piutang syariah: Sharia financing/receivables:
- Pihak ketiga 10,352,755) 10,171,759) Third parties -
Pendapatan bunga/marjin yang masih akan
diterima 814,384) 762,335) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (3,515,530) (3,922,680) losses
2h, 2q, 12 152,309,693) 146,811,650)
Piutang pembiayaan: Financing receivables:
- Pihak ketiga 30,377,030) 29,432,622) Third parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (3,644,300) (1,970,930) losses
2r,13 26,732,730) 27,461,692)
Dipindahkan 237,126,754) 232,535,375) Carry forward
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
1
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 437
Page 440
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Pindahan 237,126,754) 232,535,375) Carried forward
Penyertaan saham Investment in shares
- Pihak ketiga 4,072) 52,785) Third parties -
- Pihak berelasi 2g,40 22,500) 22,500) Related parties -
2h, 2s 26,572) 75,285)
Beban dibayar dimuka 2t, 2ak, 14 978,169) 1,075,266) Prepayments
Klaim pengembalian pajak 2ae, 15a 568,409) 525,930) Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 2ae, 15f 703,259) 370,403) Deferred tax assets
Aset tetap 6,220,651) 6,058,147) Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (3,915,060) (3,773,725) Less: Accumulated depreciation
2u, 2aj, 16 2,305,591) 2,284,422)
Aset takberwujud dan goodwill Intangible assets and goodwill
- Aset takberwujud 5,275,577) 5,097,520) Intangible assets -
- Goodwill 1,098,209) 1,098,209) Goodwill -
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (3,715,804) (3,386,613) Less: Accumulated amortization
2v, 17 2,657,982) 2,809,116)
Aset lain-lain 1,638,506) 1,609,959) Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan Less: Allowance for impairment
nilai 2i (157,077) (189,329) losses
2h, 2w, 18 1,481,429) 1,420,630)
JUMLAH ASET 245,848,165) 241,096,427) TOTAL ASSETS
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS FUNDS AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2h, 19 84,995) 48,898) Obligations due immediately
Bagi hasil yang belum dibagikan 2af 19,019) 18,825) Undistributed revenue sharing
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Pihak ketiga 120,758,859) 111,396,668) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 312,470) 321,791) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 212,699) 267,398) Accrued interest expenses
2h, 2x, 20 121,284,028) 111,985,857)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
- Pihak ketiga 841,831) 58,472) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 3,637,817) 699,242) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,364) -) Accrued interest expenses
2h, 2x, 21 4,490,012) 757,714)
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak ketiga 1,079,112) 1,537,568) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 34,548) 21,273) Related parties -
2h, 2o, 10 1,113,660) 1,558,841)
Dipindahkan 126,991,714) 114,370,135) Carry forward
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
2
438 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 441
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS (lanjutan) FUNDS AND EQUITY (continued)
LIABILITAS (lanjutan) LIABILITIES (continued)
Pindahan 126,991,714) 114,370,135) Carried forward
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak ketiga 2,593,524) 2,998,823) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 621,016) 163,558) Related parties -
2h, 2p, 11 3,214,540) 3,162,381)
Utang pajak: Taxes payables:
- Pajak penghasilan badan 59,067) 78,170) Corporate income tax -
- Pajak lain-lain 147,794) 147,690) Other taxes -
2ae, 15b 206,861) 225,860)
Efek-efek yang diterbitkan: Securities issued:
- Utang obligasi 22 6,794,041) 2,939,924) Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar 29,416) 21,117) Accrued interest expenses
1d, 2h, 2y 6,823,457) 2,961,041)
Pinjaman yang diterima: Borrowings:
- Pihak ketiga 26,143,984) 27,074,681) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 12,506,250) 22,452,525) Related parties -
Biaya transaksi yang belum diamortisasi (80,055) (113,321) Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 166,705) 244,342) Accrued interest expenses
2h, 2z, 23 38,736,884) 49,658,227)
Akrual 2h, 24 462,934) 561,383) Accruals
Pinjaman subordinasi 3,335,000) 3,219,000) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,621) 10,069) Accrued interest expenses
2g, 2h,
2ab, 25, 40 3,345,621) 3,229,069)
Liabilitas imbalan kerja karyawan: Employee benefits liabilities:
- Imbalan kerja jangka pendek 632,186) 613,452) Short-term employee benefits -
- Imbalan pascakerja dan Post-employment benefits and -
imbalan kerja jangka panjang lainnya 611,710) 452,955) other long-term employee benefits))
2aa, 26 1,243,896) 1,066,407)
Liabilitas sewa 2ai 408,940) 335,275) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 2h, 2i, 27 1,027,853) 1,181,258) Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 182,462,700) 176,751,036) TOTAL LIABILITIES
DANA SYIRKAH TEMPORER TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Bukan bank Non-bank
Tabungan mudharabah Mudharabah saving deposits
- Pihak ketiga 881,717) 972,327) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 4,918) 4,295) Related parties -
886,635) 976,622)
Deposito mudharabah Mudharabah time deposits
- Pihak ketiga 9,015,221) 8,593,793) Third parties -
- Pihak berelasi 2g, 40 27,895) 28,937) Related parties -
9,043,116) 8,622,730)
JUMLAH DANA SYIRKAH TEMPORER 2ac, 28 9,929,751) 9,599,352) TOTAL TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
3
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 439
Page 442
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December
Notes 2025 2024
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER LIABILITIES, TEMPORARY SYIRKAH
DAN EKUITAS (lanjutan) FUNDS AND EQUITY (continued)
EKUITAS SHAREHOLDERS’ EQUITY
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik Equity attributable to owners
entitas induk of the parent
Modal saham: Share capital:
Modal dasar Rp 300.000 Authorized capital of Rp 300,000
terdiri dari: 15.000.000.000 saham consists of: 15,000,000,000 shares
dengan nilai nominal with par value of
Rp 20 (nilai penuh) per saham Rp 20 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh Issued and fully paid-up capital
sebesar 10.645.945.748 saham of 10,645,945,748 shares
(31 Desember 2024: 10.645.945.748 (31 December 2024: 10,645,945,748
saham) 2ad, 29 212,919) 212,919) shares)
Tambahan modal disetor 1b 17,562,271) 17,561,631) Additional paid-in capital
Reserve on revaluation of fixed
Cadangan revaluasi aset tetap 2s 940,515) 940,515) assets
Lindung nilai arus kas 10 (194,749) 9,266) Cash flow hedge
Cadangan nilai wajar - bersih 2l 45,191) 12,646) Fair value reserve - net
Transaksi dengan kepentingan-non- Transaction with non-controlling
pengendali 1f (24,267) (24,267) interest
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 42,953) 42,953) Appropriated -
- Belum dicadangkan 28,608,134) 28,750,910) Unappropriated -
28,651,087) 28,793,863)
Komponen ekuitas lainnya 2ac 260,801) 260,801) Other equity components
47,453,768) 47,767,374)
Kepentingan non-pengendali 2f 6,001,946) 6,978,665) Non-controlling interest
JUMLAH EKUITAS 53,455,714) 54,746,039) TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TOTAL LIABILITIES, TEMPORARY
TEMPORER DAN EKUITAS 245,848,165) 241,096,427) SYIRKAH FUNDS AND EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
4
440 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 443
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2025 2024
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME
OPERASIONAL AND EXPENSES
Pendapatan bunga 19,015,916) 18,189,958) Interest income
Pendapatan syariah 5,219,244) 5,398,377) Sharia income
2g, 2af,
31, 40 24,235,160) 23,588,335)
Beban bunga (7,834,273) (7,875,949) Interest expenses
Beban syariah (488,984) (504,104) Sharia expenses
2g, 2af,
32, 40 (8,323,257) (8,380,053)
PENDAPATAN BUNGA DAN NET INTEREST
SYARIAH BERSIH 15,911,903) 15,208,282) AND SHARIA INCOME
Provisi dan komisi: Fee and commission:
Pendapatan provisi dan komisi 2ag,33 2,081,194) 1,897,296) Fee and commission income
Beban provisi dan komisi 2ag,34 (589,132) (667,642) Fee and commission expense
1,492,062) 1,229,654)
Pendapatan operasional: Operating income:
Pendapatan operasional lainnya 2ag, 35 596,787) 448,733) Other operating income
Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi Net gains on foreign exchange and
derivatif bersih 2e, 2o 438,270) 542,691) derivative transactions
1,035,057) 991,424)
Beban operasional: Operating expenses:
2g, 2y, 36,
Beban kepegawaian 40 (5,523,545) (4,850,251) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi 37 (3,887,349) (3,951,282) General and administrative expenses
Pembentukan cadangan kerugian
penurunan nilai 2i, 38 (8,046,544) (3,897,140) Allowance for impairment losses
Beban operasional lainnya 39 (657,666) (626,670) Other operating expenses
(18,115,104) (13,325,343)
PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH 323,918) 4,104,017) NET OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING INCOME
NON-OPERASIONAL (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 15,503) 20,510) Non-operating income
Beban non-operasional (58,094) (4,054) Non-operating expenses
(42,591) 16,456)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 281,327) 4,120,473) INCOME BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 2ae, 15c (383,456) (904,233) INCOME TAX EXPENSE
(RUGI) LABA BERSIH (102,129) 3,216,240) NET (LOSS) INCOME
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
5
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 441
Page 444
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/ OPERATING INCOME
C Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2025 2024
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Gain on revaluation of
Keuntungan revaluasi aset tetap -) 7,814) fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurements of employee
karyawan (110,120) 53,366) benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang Income tax relating to items that will not be
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi 15f 24,225) (11,740) reclassified to profit or loss
(85,895) 49,440)
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Lindung arus kas: 10 Cash flow hedge:
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar (274,313) 54,698) Effective portion of changes in fair value
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi (115,729) (30,094) Amount transferred to profit or loss
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealized gains on fair value
perubahan nilai wajar efek-efek yang changes of securities measured
diukur pada nilai wajar melalui at fair value through
penghasilan komprehensif lain 2l 41,714) 12,563) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang Income tax relating to items that will be
akan direklasifikasi ke laba rugi 2ae,15f 56,576) (11,851) reclassified to profit or loss
(291,752) 25,316)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK INCOME FOR THE
PENGHASILAN (377,647) 74,756) YEAR, NET OF INCOME TAX
TOTAL COMPREHENSIVE
JUMLAH (RUGI) LABA KOMPREHENSIF (LOSS) INCOME FOR THE
TAHUN BERJALAN, SETELAH PAJAK (479,776) 3,290,996) YEAR, NET OF INCOME TAX
(RUGI) LABA BERSIH YANG
DIATRIBUSIKAN KEPADA: NET (LOSS) PROFIT ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 505,557) 2,812,986) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali (607,686) 403,254) Non-controlling interest
(102,129) 3,216,240)
JUMLAH (RUGI) LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA: (LOSS) INCOME ATTRIBUTABLE TO:
Pemilik entitas induk 248,351) 2,868,590) Owners of the parent
Kepentingan non-pengendali (728,127) 422,406) Non-controlling interest
(479,776) 3,290,996)
LABA BERSIH PER SAHAM EARNINGS PER SHARE
(NILAI PENUH) 2ah, 43 (FULL AMOUNT)
Dasar 47) 279) Basic
Dilusian 47) 279) Diluted
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
6
442 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 445
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Modal
ditempatkan Cadangan
dan disetor revaluasi Transaksi dengan Saldo laba yang Saldo laba yang Kepentingan
penuh/ Tambahan aset tetap/ Lindung kepentingan non- sudah ditentukan belum ditentukan Komponen non-
Issued and modal Reserve on Cadangan nilai nilai arus pengendali/ penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas pengendali/
fully disetor/ revaluation wajar - bersih/ kas/ Transaction with Appropriated Unappropriated lainnya/ Non- Jumlah
Catatan/ paid-up Additional of fixed Fair value Cash flow non-controlling retained retained Other equity Jumlah/ controlling ekuitas/
Notes share capital paid-in capital assets reserve - net hedge interest earnings earnings components Total interest Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2025 212,919) 17,561,631) 940,515) 12,646 9,266) (24,267) 42,953) 28,750,910) 260,801 47,767,374) 6,978,665) 54,746,039) Balance as of 1 January 2025
Laba (rugi) bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) -) -) 505,557) -) 505,557) (607,686) (102,129) Net profit (loss) for the year
Penghasilan komprehensif lainnya, bersih Other comprehensive income,
setelah pajak: net of tax:
Lindung nilai arus kas -) -) -) -) (204,015) -) -) -) -) (204,015) (120,274) (324,289) Cash flow hedge
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Changes in fair value of financial
Perubahan nilai wajar atas aset keuangan assets measured at fair value
yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 2l -) -) -) 32,545 -) -) -) -) -) 32,545) (8) 32,537) income
Pengukuran kembali liablitas imbalan kerja Remeasurement of employee
karyawan -) -) -) -) -) -) -) (85,736) -) (85,736) (159) (85,895) benefits liabilities
Jumlah laba komprehensif selama Total comprehensive
tahun berjalan -) -) -) 32,545 (204,015) -) -) 419,821) -) 248,351) (728,127) (479,776) income during the year
Pembayaran dividen - - - - -) -) -) (562,597) - (562,597) (248,616) (811,213) Dividend payment
Payments of compensation from
Pembayaran kompensasi dari saham tresuri 1c,2ad treasury shares
Entitas Anak -) 640) -) -) -) -) -) -) -) 640 24) 664) Subsidiary
Saldo tanggal 31 Desember 2025 212,919) 17,562,271) 940,515) 45,191 (194,749) (24,267) 42,953) 28,608,134) 260,801 47,453,768) 6,001,946) 53,455,714) Balance as of 31 December 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan integral part of these consolidated financial statements
7
443
Page 446
444
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Diatribusikan kepada pemilik entitas induk/Attributable to owners of the parent
Modal Transaksi
ditempatkan Cadangan dengan
dan disetor revaluasi kepentingan Saldo laba yang Saldo laba yang Kepentingan
penuh/ Tambahan aset tetap/ Lindung non-pengendali/ sudah ditentukan belum ditentukan Komponen non-
Issued and modal Reserve on Cadangan nilai nilai arus Transaction penggunaannya/ penggunaannya/ ekuitas Saham pengendali/
fully disetor/ revaluation wajar - bersih/ kas/ with non- Appropriated Unappropriated lainnya/ tresuri/ Non- Jumlah
Catatan/ paid-up Additional of fixed Fair value Cash flow controlling retained retained Other equity Treasury Jumlah/ controlling ekuitas/
Notes share capital paid-in capital assets reserve - net hedge interest earnings earnings components shares Total interest Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2024 162,982) 11,162,238) 954,224) 2,906) -) (24,267) 32,596) 26,369,641) 260,801) (254,695) 38,666,426) 2,616,678) 41,283,104) Balance as of 1 January 2024
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) -) -) 2,812,986) -) -) 2,812,986) 403,254) 3,216,240) Net profit for the year
Penghasilan komprehensif lainnya, Other comprehensive income,
bersih setelah pajak: net of tax:
Lindung nilai arus kas -) -) -) -) 9,266 -) -) -) -) -) 9,266) 6,252) 15,518) Cash flow hedge
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada assets measured at fair value
nilai wajar melalui through other comprehensive
penghasilan komprehensif lain 2l -) -) -) 9,740 -) -) -) -) -) -) 9,740) 58 9,798 income
Revaluasi dan penjualan Revaluation and sales of
aset tetap -) -) (13,709) -) -) -) -) 19,179) -) -) 5,470) 2,344 7,814 fixed assets
Pengukuran kembali liablitas Remeasurement of employee
imbalan kerja karyawan -) -) -) -) -) -) -) 31,128) -) 31,128) 10,498 41,626 benefits liabilities
Jumlah laba komprehensif selama Total comprehensive
tahun berjalan -) -) (13,709) 9,740 9,266 -) -) 2,863,293) -) -) 2,868,590) 422,406 3,290,996 income during the year
Addition of appropriated retained
Penambahan cadangan wajib 30 -) -) -) -) -) -) 10,357) (10,357) -) -) -) - - earnings
Pembayaran dividen 30 -) -) -) -) -) -) -) (471,667) -) -) (471,667) (212,316) (683,983) Dividend payment
Akuisisi Entitas Anak -) -) -) -) -) -) -) -) -) -) -) 4,151,860 4,151,860 Acquisition of Subsidiaries
Right issues 1c 51,783) 6,651,061) -) -) -) -) -) -) -) -) 6,702,844) - 6,702,844 Right issues
Penarikan saham tresuri 1c (1,846) (252,849) -) -) -) -) -) -) -) 254,695 -) - - Withdrawal of treasury shares
Pembayaran kompensasi dari Payments of compensation from
saham tresuri 1c,2ac treasury shares
Entitas Anak -) 1,181) -) -) -) -) -) -) -) -) 1,181) 37 1,218 Subsidiary
Saldo tanggal 31 Desember 2024 212,919) 17,561,631) 940,515) 12,646 9,266 (24,267) 42,953) 28,750,910) 260,801 -) 47,767,374) 6,978,665 54,746,039 Balance as of 31 December 2024
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the consolidated financial statements form an
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan integral part of these consolidated financial statements
8
Page 447
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2025 2024
CASH FLOWS FROM OPERATING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI ACTIVITIES
Penerimaan bunga 18,904,206) 18,490,546) Receipt from interest
Penerimaan dari pendapatan syariah 5,222,214) 5,466,791) Receipt from sharia income
Pembayaran beban bunga (9,557,350) (8,199,894) Payments of interest expense
Pembayaran hak pihak ketiga atas bagi hasil Payments of third parties’ shares on return of
dana syirkah temporer (488,790) (507,230) temporary syirkah funds
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 3,227,372) 2,815,370) Receipt from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
dihapusbukukan 181,324) 293,357) Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian (5,456,176) (4,857,185) Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya (6,326,810) (6,598,078) Payments of other operating expenses
Penerimaan (pembayaran) lain-lain (39,756) 36,433) Other receipts (payments)
Pembayaran pajak penghasilan badan (709,303) (890,297) Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset Cash flows before changes in operating
operasi, liabilitas operasi dan dana syirkah assets, operating liabilities and
temporer 4,956,931) 6,049,813) temporary syirkah funds
Perubahan dalam aset operasi, liabilitas operasi, Changes in operating assets, operating
dan dana syirkah temporer: liabilities, and temporary syirkah funds:
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Tagihan derivatif 77,211) (259,166) Derivative receivables
Tagihan akseptasi (458,839) (44,862) Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan (7,412,457) 3,859,784) Loans
Pembiayaan/piutang syariah (1,058,034) (458,285) Sharia financing/receivables
Piutang pembiayaan (4,270,854) (2,436,082) Financing receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera 36,097) (22,708) Obligations due immediately
Simpanan nasabah 9,352,870) 13,440,703) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 3,721,934) (10,056,924) Deposits from other banks
Liabilitas derivatif (445,181) 240,216) Derivative payables
Liabilitas akseptasi 52,159) 838,748) Acceptance payables
Kenaikan (penurunan) dana syirkah temporer 330,399) (321,468) Increase (decrease) in temporary syirkah funds
Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas Net cash flows provided from
operasi 4,882,236) 10,829,769) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (25,493,425) (28,008,140) Purchase of securities
Penjualan efek-efek 28,180,422) 17,302,756) Proceeds from sale of securities
Akuisisi entitas anak – setelah dikurangi kas Acquisition of subsidiaries - net of cash
yang diperoleh -) (5,519,887) obtained
Pembelian aset tetap (307,848) (228,206) Purchases of fixed assets
Perolehan aset hak guna -) (18,040) Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud 17 (353,295) (334,594) Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap 16 8,536) 41,720) Proceeds from sale of fixed assets
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan Net cash flows provided from (used in)
untuk) aktivitas investasi 2,034,390) (16,764,391) investing activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
9
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 445
Page 448
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR YEARS ENDED
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Catatan/ Years ended 31 December
Notes 2025 2024
)
CASH FLOWS FROM FINANCING
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN ACTIVITIES
Penerimaan atas efek yang diterbitkan 4,116,050) 2,451,475) Proceeds of securities issued
Pelunasan atas efek yang diterbitkan (255,270) (681,000) Settlement of securities issued
Pembayaran biaya emisi atas surat berharga Payments of emission cost of securities
yang diterbitkan (10,097) (10,797) issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 13,828,511) 14,020,604) Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan Installment payments and settlement
pinjaman yang diterima (23,058,827) (13,100,624) of borrowings
Hasil right issues 1c -) 6,731,742) Proceeds from right issues
Biaya emisi right issues 1c -) (28,898) Right issues emission fee
Penjualan saham tresuri ke publik 664) 1,218) Sales of treasury shares to public
Pembayaran dividen (811,190) (683,958) Payments of dividend
Pembayaran pokok liabilitas sewa (77,217) (74,885) Payments of lease liabilities principals
Arus kas bersih (digunakan untuk) Net cash flows (used in) provided from
diperoleh dari aktivitas pendanaan (6,267,376) 8,624,877) financing activities
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA NET INCREASE IN CASH AND
KAS 649,250) 2,690,255) CASH EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES
TERHADAP KAS DAN SETARA KAS (4,454) 4,759) ON CASH AND CASH EQUIVALENTS
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
TAHUN 26,168,004) 23,472,990) BEGINNING OF THE YEAR
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
TAHUN 26,812,800) 26,168,004) END OF THE YEAR
Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:
Kas 4 1,246,542) 1,379,647) Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 7,915,463) 9,443,461) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 6 1,306,952) 1,035,001) )Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 7a 14,922,235) 12,694,705) other banks
Efek-efek 8i 1,421,608) 1,615,190) Securities
26,812,800) 26,168,004)
SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS INFORMATION
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI
ARUS KAS ACTIVITIES NOT AFFECTING CASH FLOWS
Pembelian aset tetap yang Purchases of fixed assets which are still
masih terutang (410) (371) payable
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan The accompanying notes to the consolidated financial statements form
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian an integral part of these consolidated financial statements
secara keseluruhan
10
446 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 449
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM 1. GENERAL INFORMATION
a. Pendirian dan informasi umum a. Establishment and general information
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (secara individu PT Bank SMBC Indonesia Tbk (individually
disebut ”SMBCI” atau “Bank”) yang berdomisili referred to as ”SMBCI” or the “Bank”) domiciled
di Jakarta Selatan sebelumnya bernama PT in South Jakarta formerly under the name of
BANK Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk.
Perubahan nama ini dituangkan dalam akta This name change is stated in notarial deed No.
notaris No. 43 tanggal 29 Agustus 2024 yang 43 dated 29 August 2024 made by Notary
dibuat oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn Ashoya Ratam, S.H., M.Kn and has been
dan telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak approved by the Minister of Law and Human
Asasi Manusia melalui Surat Keputusan Nomor Rights through Decree Number AHU-
AHU-0054625.AH.01.02.Tahun 2024 tanggal 0054625.AH.01.02.Year 2024 dated 29 August
29 Agustus 2024, di mana Bank resmi 2024, where the Bank formally changed its
mengubah namanya menjadi PT Bank SMBC name to PT Bank SMBC Indonesia Tbk,
Indonesia Tbk efektif pada tanggal 2 Oktober effective on 2 October 2024.
2024.
PT BANK SMBC Indonesia Tbk sebelumnya PT BANK SMBC Indonesia Tbk, formerly under
bernama PT Bank Tabungan Pensiunan the name of PT Bank Tabungan Pensiunan
Nasional berdasarkan akta notaris No. 31 Nasional based on notarial deed No. 31 dated
tanggal 16 Februari 1985 dari Notaris Komar 16 February 1985 of Notary Komar
Andasasmita, S.H. Akta ini telah diubah dengan Andasasmita, S.H. The deed was amended by
akta notaris No. 12 tanggal 13 Juli 1985 dari notarial deed No. 12 dated 13 July 1985 of
Notaris Dedeh Ramdah Sukarna, S.H. Notary Dedeh Ramdah Sukarna, S.H. The
Anggaran Dasar telah disahkan oleh Menteri Articles of Association was approved by the
Kehakiman Republik Indonesia dengan surat Minister of Justice of the Republic of Indonesia
No. C2-4583HT01.01TH.85 tanggal 25 Juli in its decision letter No. C2-4583HT01.01TH.85
1985, dan diumumkan dalam Tambahan No. dated 25 July 1985 and published in
1148 Berita Negara Republik Indonesia No. 76 Supplement No. 1148 to State Gazette No. 76
tanggal 20 September 1985. dated 20 September 1985.
Bank diberikan izin untuk melanjutkan usaha The Bank was given permission to carry on the
bank sebagai kelanjutan usaha dari bank business as a continuity from Association
Perkumpulan Bank Pegawai Pensiunan Militer of Bank Pegawai Pensiunan Militer
(”BAPEMIL”) yang berkantor pusat di Bandung ("BAPEMIL") which having head office at
dan didirikan sejak tanggal 5 Februari 1958, Bandung and established since 5 February
berdasarkan Akta nomor 21 tanggal 6 Oktober 1958, according to the Deed number 21 dated
1959, yang diperbaiki dengan Akta nomor 203 6 October 1959, amended by Deed number 203
tanggal 31 Mei 1960 dan Akta nomor 53 tanggal dated 31 May 1960 and Deed number 53 dated
7 November 1960, dari Noezar, notaris di 7 November 1960, from Noezar, notary in
Bandung, yang dimuat dalam Berita Negara Bandung, which has been stipulated into the
Nomor 5 Tahun 1961 Anggaran Dasar Serikat State Gazzette Number 5 Year 1961 Anggaran
serikat Tambahan Berita Negara Republik Dasar Serikat serikat Supplement of State
Indonesia tanggal 14 Februari 1961 Nomor Gazzette of the Republic of Indonesia dated
13.Bank memperoleh izin usaha sebagai bank 14 February 1961 Number 13. The Bank
umum berdasarkan Keputusan Menteri obtained its license to operate as a commercial
Keuangan Republik Indonesia No. Kep- bank based on the Decree of Ministry of
055/KM.17/1993 tanggal 22 Maret 1993 dan Finance of the Republic Indonesia No. Kep-
surat Bank Indonesia No. 26/5/UPBD/PBD2/Bd 055/KM.17/1993 dated 22 March 1993 and the
tanggal 22 April 1993. Bank juga memperoleh letter of Bank Indonesia No.
izin untuk menjalankan Unit Usaha Syariah 26/5/UPBD/PBD2/Bd dated 22 April 1993. The
melalui surat Bank Indonesia No. Bank also obtained a license to operate its
10/2/DPIP/Prz/Bd tanggal 17 Januari 2008 Sharia Business Unit by the letter of Bank
yang telah dipindahkan ke PT Bank Tabungan Indonesia No. 10/2/DPIP/Prz/Bd dated
Pensiunan Nasional Syariah Tbk (anak 17 January 2008 which has been transferred to
perusahaan Bank) setelah pemisahan pada PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
tanggal 14 Juli 2014. Syariah Tbk (the Bank’s subsidiary) after a
spin-off on 14 July 2014.
Bank memperoleh izin melakukan kegiatan The Bank obtained its license to conduct
usaha dalam valuta asing berdasarkan surat foreign exchange activities based on the
Keputusan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. Decree of Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No.
382/PB.12/2015 tanggal 22 Desember 2015 382/PB.12/2015 dated 22 December 2015
tentang pemberian izin melakukan kegiatan regarding approval in conducting foreign
usaha dalam valuta asing. Bank mulai exchange activities. The Bank started to
melakukan kegiatan usaha sebagai bank operate as a foreign exchange bank on 16
devisa pada tanggal 16 Februari 2016. February 2016.
11
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 447
Page 450
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Bank memperoleh persetujuan dari OJK The Bank obtained approval from the OJK as a
sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Financial Conglomerate Holding Company
Keuangan (Operasional) berdasarkan surat (Operational) based on the OJK Board of
Keputusan Dewan Komisioner OJK No, KEP- Commissioners Decree No. KEP-6/KS.1/2025
6/KS.1/2025 tanggal 24 Juni 2025 tentang dated 24 June 2025 regarding the Approval of
Persetujuan Bank sebagai Perusahaan Induk the Bank as an Operational Financial
Konglomerasi Keuangan Operasional atas Conglomerate Holding Company for the SMBC
Konglomerasi Keuangan SMBC, yang Financial Conglomerate, which was submitted
disampaikan oleh OJK dengan surat No. SR- by the OJK in letter No. SR-11/KS.13/2025
11/KS.13/2025 tanggal 8 Juli 2025 dengan dated 8 July 2025, with the following structure
struktur Konglomerasi Keuangan SMBC of the SMBC Financial Conglomerate:
sebagai berikut:
a. PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebagai a. PT Bank SMBC Indonesia Tbk as the
Perusahaan Induk Konglomerasi Holding Company of the Financial
Keuangan (”PIKK”); Conglomerate (”PIKK”);
b. PT Bank BTPN Syariah Tbk sebagai Anggota; b. PT Bank BTPN Syariah Tbk as a Member;
c. PT BTPN Syariah Ventura sebagai Anggota; c. PT BTPN Syariah Ventura as a Member;
d. PT Oto Multiartha sebagai Anggota; dan d. PT Oto Multiartha as a Member; and
e. PT Summit Oto Finance sebagai Anggota. e. PT Summit Oto Finance as a Member.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami The Bank’s Articles of Association have been
beberapa kali perubahan. Perubahan Anggaran amended several times. The latest amendment
Dasar terakhir sehubungan dengan penunjukan to the Articles of Association in connection with
Bank sebagai PIKK Operasional dituangkan the appointment of the Bank as an Operational
dalam Akta Nomor 27 tanggal 14 Juli 2025 yang PIKK as specified into the Deed Number 27
dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di dated 14 July 2025 made by Ashoya Ratam,
Kota Administrasi Jakarta Selatan dan telah SH, MKn, Notary in Administrative City of South
diterima dan dicatat oleh Kementerian Hukum Jakarta and has been received and recorded by
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan the Ministry of Law of the Republic of Indonesia
Nomor AHU-AH.01.03-0187261 tanggal 17 Juli through Decree Letter Number AHU-AH.01.03-
2025. 0187261 dated 17 July 2025.
Perubahan Anggaran Dasar Bank dalam The amendment of Articles of Association of the
rangka Peningkatan Modal Disetor dan Bank in order to Increase of the Issued and Paid
Ditempatkan Bank sehubungan dengan Up Capital in relation with the implementation
Pelaksanaan Penambahan Modal dengan of the Capital Increase Plan by Granting Pre-
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih emptive Rights II according to the Resolution of
Dahulu II sesuai dengan Keputusan RUPS Luar the Extraordinary GMS dated 7 December 2023
Biasa Bank tanggal 7 Desember 2023 as specified in the Deed of the Board of
sebagaimana dituangkan dalam Akta Commissioners Resolution Number 55 dated
Pernyataan Keputusan Rapat Dewan 21 March 2024 made by Ashoya Ratam, SH,
Komisaris Nomor 55 tanggal 21 Maret 2024 MKn, Notary in Administrative City of South
yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Jakarta and has been received and recorded in
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan Legal Entity Administration System through
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Decree Letter of Minister of Law and Human
Administrasi Badan Hukum melalui Surat right of the Republic of Indonesia No. AHU-
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi AH.01.03-0069408 dated 21 March 2024
Manusia Republik Indonesia Nomor AHU- regarding Acceptance of Notification of
AH.01.03-0069408 tanggal 21 Maret 2024 Amendment of Articles of Association of
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan PT BANK BTPN Tbk.
Anggaran Dasar PT BANK BTPN Tbk.
Susunan Dewan Komisaris terakhir Bank The latest composition of the Board of
sebagaimana dituangkan ke dalam Akta Commissioners of the Bank as specified into
Nomor 25 tanggal 22 April 2025 yang dibuat the Deed Number 25 dated 22 April 2025 made
oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, Notaris di Kota by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
Administrasi Jakarta Selatan dan telah diterima Administrative City of South Jakarta and has
dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan been received and recorded in Legal Entity
Hukum melalui Surat Keputusan Menteri Administration System through Decree Letter of
Hukum Republik Indonesia Nomor AHU- Minister of Laws of the Republic of Indonesia
AH.01.09-0210284 tanggal 28 April 2025 Number AHU-AH.01.09-0210284 dated
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan 28 April 2025 regarding Acceptance of
Data Perseroan PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Notification of the Company’s Data Changes of
PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
12
448 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 451
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Susunan Direksi terakhir Bank sebagaimana The latest composition of the Board of Directors
dituangkan ke dalam Akta Nomor 101 tanggal of the Bank as specified into the Deed Number
30 Juni 2025 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, 101 dated 30 June 2025 made by Ashoya
SH, MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Ratam, SH, MKn, Notary in Administrative City
Selatan dan telah diterima dan dicatat di dalam of South Jakarta and has been received and
Sistem Administrasi Badan Hukum melalui recorded in Legal Entity Administration System
Surat Keputusan Menteri Hukum Republik through Decree Letter of Minister of Laws of the
Indonesia Nomor AHU-AH.01.09-0304714 Republic of Indonesia Number AHU-AH.01.09-
tanggal 1 Juli 2025 perihal Penerimaan 0304714 dated 1 July 2025 regarding
Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan Acceptance of Notification of the Company’s
PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Data Changes of PT Bank SMBC Indonesia
Tbk.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, In accordance with Article 3 of the Bank’s
maksud dan tujuan serta kegiatan Bank adalah Articles of Association, the Bank’s scope of
melakukan kegiatan dalam jasa bank umum activities is to engage in general banking
termasuk melakukan penyertaan modal pada services including capital investment in bank
bank yang melaksanakan kegiatan usaha conducting business based on sharia
berdasarkan prinsip syariah, sesuai dengan principles, in accordance with the prevailing
undang-undang dan peraturan yang berlaku di laws and regulations in Indonesia.
Indonesia.
Pemegang Saham Utama Bank adalah Majority Shareholder’s of the Bank is Sumitomo
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Mitsui Banking Corporation (“SMBC”). SMBC
(“SMBC”). SMBC didirikan pada bulan April was established in April 2001. Sumitomo Mitsui
2001. Sumitomo Mitsui Financial Group, Inc. Financial Group, Inc. (“SMFG”) was established
(“SMFG”) didirikan pada bulan Desember 2002 in December 2002 and SMBC became a
dan SMBC menjadi anak perusahaan yang subsidiary fully owned by SMFG. SMFG is the
sepenuhnya dimiliki oleh SMFG. SMFG controlling shareholder and ultimate
merupakan pemegang saham pengendali dan shareholder of SMBCI.
pemegang saham terakhir (ultimate
shareholder) dari SMBCI.
SMBC berkantor pusat di Tokyo, Jepang dan SMBC’s Head Office is in Tokyo, Japan and
saat ini merupakan salah satu bank terbesar di currently one of the biggest banks in Japan with
Jepang dengan jaringan usaha yang telah a business network vastly spread throughout
menyebar ke beberapa wilayah di dunia. the world.
Berkantor Pusat di Tokyo, Jepang, SMFG With the Head Office in Tokyo, SMFG operates
bergerak dalam bidang manajemen anak in the management of banking subsidiaries and
perusahaan perbankan dan perusahaan lain other companies that can be treated as
yang dapat diperlakukan sebagai anak subsidiaries based on the provisions of
perusahaan berdasarkan ketentuan Undang- Japanese Banking Laws. In addition, SMFG
Undang Perbankan Jepang. Selain itu, SMFG carries out ancillary functions, as well as
melakukan fungsi-fungsi terkait (ancillary functions that can be executed by banking
functions), serta fungsi-fungsi yang dapat holding companies under the regulations of the
dilakukan oleh perusahaan holding perbankan Japanese Banking Laws.
di bawah ketentuan Undang-Undang
Perbankan Jepang.
Perusahaan-perusahaan yang tergabung Companies within the SMFG business group
dalam kelompok usaha SMFG terutama are mainly operating in commercial banking
bergerak di bidang perbankan komersial through such financial services as follows:
melalui layanan keuangan berikut: leasing, leasing, securities, consumer financing,
sekuritas, pembiayaan konsumen, keuangan, finance, system development data processing
pemrosesan data pengembangan sistem, dan and asset management.
manajemen aset.
Kantor pusat Bank berlokasi di Menara SMBC, The Bank’s head office is located at Menara
CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung SMBC, CBD Mega Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak
Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6, Jakarta
12950. Selatan 12950.
13
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 449
Page 452
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
a. Pendirian dan informasi umum (lanjutan) a. Establishment and general information
(continued)
Jumlah karyawan PT Bank SMBC Indonesia Tbk As of 31 December 2025 and 2024, PT Bank
dan entitas anaknya (secara bersama-sama SMBC Indonesia Tbk and its subsidiaries
disebut “Grup”) pada tanggal 31 Desember 2025 (together referred to as “the Group”) had 29,411
dan 2024, masing-masing adalah 29.411 dan and 29,382 employees, respectively
29.382 karyawan (tidak diaudit). (unaudited).
Jaringan distribusi Bank dan entitas anak pada The Bank and subsidiaries’ distribution network
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 as of 31 December 2025 and 2024 was
diungkapkan pada Catatan 49. disclosed in Note 49.
b. Penggabungan usaha dengan PT Bank b. Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
Sumitomo Mitsui Indonesia Indonesia
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Based on the resolution of Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal General Meeting of Shareholders dated
5 Oktober 2018 sebagaimana dinyatakan 5 October 2018 as stipulated in the Deed of
dalam Akta Risalah Rapat Umum Pemegang Minutes of Extraordinary General Meeting of
Saham Luar Biasa No. 09 tertanggal 5 Oktober Shareholders No. 09 dated 5 October 2018
2018 yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
MKn, Notaris di Kota Administrasi Jakarta Administrative City of South Jakarta, it has
Selatan, telah disetujui Rencana approved the Proposed Merger of PT Bank
Penggabungan Usaha PT Bank Sumitomo Sumitomo Mitsui Indonesia (“BSMI”) and the
Mitsui Indonesia (“BSMI”) dengan Bank, Bank whereby BSMI acted as the Merging Bank
dimana BSMI bertindak sebagai bank yang and the Bank acted as the Merger-Recipient
menggabungkan diri dan Bank bertindak Bank or surviving bank, effective as of all the
sebagai bank penerima penggabungan, yang required approval being obtained (“Effective
berlaku sejak seluruh persetujuan yang Merger Date”).
disyaratkan diperoleh (“Tanggal Efektif
Penggabungan”).
Penggabungan menjadi efektif pada tanggal The Merger became effective on 1 February
1 Februari 2019, setelah diperolehnya 2019, after obtaining the approval from (i) OJK
persetujuan dari (i) OJK melalui surat through Decree of Board of Commissioners of
Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor OJK Number 35/KDK.03/2018 dated
35/KDK.03/2018 tanggal 20 Desember 2018 20 December 2018 regarding the Merger
tentang Pemberian Izin Penggabungan Usaha Approval of BSMI into the Bank; (ii) Japan
(Merger) BSMI ke dalam Bank; (ii) Japan Financial Services Agency (JFSA) through the
Financial Services Agency (JFSA) melalui surat Banking Supervisory letter No. 1788 and
Pengawas Perbankan No. 1788 dan No. 1789 No. 1789 dated 18 January 2019 regarding the
tertanggal 18 Januari 2019 perihal Persetujuan approval of Subsidiarization; and (iii) Minister
Subsidiarization; dan (iii) Menteri Hukum dan of Law and Human Rights of the Republic of
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia Directorate of Administration of
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum General Law by letter dated 22 January 2019
melalui surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor Number AHU-0006169.AH.01.10.Year 2019
AHU-0006169.AH.01.10. Tahun 2019 regarding the Approval of Amendment of
mengenai Persetujuan Perubahan Anggaran Articles of Association of Limited Liability
Dasar Perseroan Terbatas PT BANK BTPN Tbk Company PT BANK BTPN Tbk and letter dated
dan surat tertanggal 22 Januari 2019 Nomor 22 January 2019 Number AHU-AH.01.03-
AHU-AH.01.03-0044411 mengenai 0044411 regarding the Acceptance of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Notification of Company Data Submission of
Perseroan PT BANK BTPN Tbk serta surat PT BANK BTPN Tbk as well as letter dated
tertanggal 22 Januari 2019 Nomor 22 January 2019 Number
AHU-AH.01.10-0006176 mengenai AHU-AH.01.10-0006176 regarding
Penerimaan Pemberitahuan Penggabungan Acceptance on Notification of Merger of
Perseroan PT BANK BTPN Tbk. PT BANK BTPN Tbk.
14
450 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 453
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
b. Penggabungan usaha dengan PT Bank b. Merger with PT Bank Sumitomo Mitsui
Sumitomo Mitsui Indonesia (lanjutan) Indonesia (continued)
Sehubungan dengan penggabungan usaha In relation with merger between PT Bank
antara PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tabungan Pensiunan Nasional Tbk ("BTPN")
Tbk (“BTPN”) dan PT Bank Sumitomo Mitsui and PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
Indonesia (“BSMI”), penggabungan usaha ("BSMI"), the merger was conducted through
dilakukan melalui penerbitan instrumen ekuitas the issuance of equity instrument of BTPN to
BTPN kepada Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking Corporation (the
Corporation (pemegang saham BTPN dan shareholder of both BTPN and BSMI) of
BSMI) sebesar 2.296.846.112 lembar saham 2,296,846,112 fully paid ordinary shares of
biasa disetor penuh dengan nilai nominal BTPN with nominal value amounting to Rp 20
sebesar Rp 20 (nilai penuh) per saham. (full amount) per share.
Nilai wajar saham BTPN pada tanggal The fair value of BTPN’s shares as of
1 Februari 2019 adalah Rp 4.282 (nilai penuh) 1 February 2019 was Rp 4,282 (full amount)
per lembar saham. Rasio konversi atas per share. Conversion ratio of the conversion
konversi saham BSMI menjadi saham BTPN of BSMI’s share into BTPN’s share was
adalah sebesar 799,1971. 799.1971.
Penggabungan usaha antara BTPN dan BSMI The merger between BTPN and BSMI is a
merupakan transaksi penggabungan usaha business combination under common control
entitas sepengendali. Pada tanggal efektif transaction. As at the effective date of merger,
merger, baik BTPN dan BSMI merupakan both BTPN and BSMI are entites under
entitas sepengendalian dan hubungan common control and the common control
sepengendalian tersebut tidak bersifat relationship is not transitory. Business
sementara. Transaksi kombinasi bisnis antara combination transaction between entites under
entitas sepengendali dilakukan dalam rangka common control is done in the event of
reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam reorganisation of entities under the same
suatu kelompok yang sama dan bukan group which does not constitute change in
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti ownership by economic substance. Therefore,
substansi ekonomi. Oleh karena itu, transaksi the transaction is recognized at carrying
ini diakui pada jumlah tercatat berdasarkan amount under pooling of interest method.
metode penyatuan kepemilikan (pooling of
interest).
Selisih nilai transfer entitas sepengendali Net transfer under common control entities
di atas dicatat sebagai tambahan modal disetor. above was recorded as additional paid-in
Atas transaksi ini, Bank mencatat tambahan capital. As a result of this transaction, the Bank
modal disetor dan agio saham masing-masing recorded additional share capital and paid-in
sebesar Rp 45.937 dan Rp 9.708.197. capital amounting to Rp 45,937 and
Rp 9,708,197, respectively.
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
Actions
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Based on Extraordinary General Meeting of
Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 8 Juni 2007, para Shareholders (EGMS) dated 8 June 2007, the
pemegang saham menyetujui rencana shareholders approved the Initial Public
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa Offering of Ordinary Shares plan to public
kepada masyarakat melalui pasar modal serta through capital market and listing of the Bank’s
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa shares at Indonesia Stock Exchange.
Efek Indonesia.
15
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 451
Page 454
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Penawaran Umum Perdana Saham (lanjutan) Initial Public Offering (continued)
Bank melakukan penawaran umum perdana The Bank undertook an initial public offering of
atas 267.960.220 saham dengan nilai nominal 267,960,220 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham price of Rp 2,850 (full amount) per share to the
sebesar Rp 2.850 (nilai penuh) kepada public in Indonesia. The shares were listed at
masyarakat di Indonesia. Saham tersebut Indonesia Stock Exchange on 12 March 2008.
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal
12 Maret 2008.
Persetujuan atas Penawaran Umum Perdana Approval of the Initial Public Offering based on
Saham berdasarkan Surat dari Bapepam Letter from Bapepam No.S-1253/BL/2008
No. S-1253/BL/2008 tanggal 29 Februari 2008 dated 29 February 2008 regarding Notification
perihal Pemberitahuan Efektifnya Penyataan of the Effectiveness of the Registration
Pendaftaran. Statement.
Penambahan modal melalui Hak Memesan Increase of capital through Pre-Emptive
Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) Right (“HMETD”)
Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 November Based on the EGMS dated 25 November 2010,
2010, para pemegang saham menyetujui the shareholders approved the Bank’s plan to
rencana Bank untuk menambah modal increase the Bank’s share capital through the
sahamnya melalui penerbitan Hak Memesan issuance of Pre-Emptive Right I (“HMETD I”),
Efek Terlebih Dahulu I (“HMETD I”), dengan by issuing shares from the Bank’s portfolio
cara mengeluarkan saham dari portepel Bank. shares.
Pada tanggal 10 Desember 2010 telah On 10 December 2010, the Bank’s shares were
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia listed at the Indonesia Stock Exchange
sebanyak 188.787.238 saham baru dengan with 188,787,238 new registered shares with
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham value of Rp 100 (full amount) per share;
sehingga jumlah saham yang ditempatkan dan accordingly, the number of shares issued and
disetor penuh yang semula sebesar fully paid changed from 943,936,190 shares to
943.936.190 saham menjadi sejumlah 1,132,723,428 shares.
1.132.723.428 saham.
Persetujuan atas Penerbitan HMETD I Approval of the Issuance of HMETD I based on
berdasarkan Surat dari Bapepam Letter from Bapepam No.S-10615/BL/2010
No.S-10615/BL/2010 tanggal 24 November dated 24 November 2010 regarding Notification
2010 perihal Pemberitahuan Efektifnya of the Effectiveness of the Registration
Penyataan Pendaftaran. Statement.
Bank mendapatkan tambahan modal disetor The Bank obtained Rp 18,878 additional share
sebesar Rp 18.878 dan agio saham sebesar capital and Rp 1,293,458 additional paid-in
Rp 1.293.458. capital.
16
452 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 455
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Penambahan modal melalui Hak Memesan Increase of capital through Pre-Emptive
Efek Terlebih Dahulu (“HMETD”) (lanjutan) Right (“HMETD”) (continued)
Berdasarkan RUPSLB tanggal 7 Desember Based on the EGMS dated 7 December 2023,
2023, para pemegang saham menyetujui the shareholders approved the Bank’s plan to
rencana Bank untuk melakukan Penambahan increase the Bank’s share capital by granting
Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek pre-emptive rights II ("PMHMETD II"). The
Terlebih Dahulu II (“PMHMETD II”). Bank telah Bank has obtained an effective statement
memperoleh pernyataan efektif atas regarding PMHMETD II from the Financial
PMHMETD II tersebut dari Otoritas Jasa Services Authority with letter Number S-
Keuangan melalui surat Nomor S-29/D.04/2024 29/D.04/2024 dated 19 February 2024. Based
tanggal 19 Februari 2024. Berdasarkan on the disclosure of information to shareholders
keterbukaan informasi kepada pemegang regarding PMHMETD II on 11 December 2023,
saham dalam rangka PMHMETD II pada the Bank has disclosed its plan to use the
tanggal 11 Desember 2023, Bank telah proceed from the PMHMETD II fund to expand
mengungkapkan rencana penggunaan dana and invest through the acquisition of financing
PMHMETD II tersebut adalah untuk melakukan business companies namely PT Oto Multiartha
ekspansi dan investasi usaha melalui and PT Summit Oto Finance, from SMBC and
pengambilalihan perusahaan-perusahaan yang PT Summit Auto Group (which was a joint
bergerak di kegiatan usaha pembiayaan yaitu venture of PT Summit Auto Group, SMBC and
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance, PT Sinar Mas Multiartha Tbk).
dari SMBC dan PT Summit Auto Group (yang
saat itu merupakan joint venture dari PT Summit
Auto Group, SMBC dan PT Sinar Mas
Multiartha Tbk).
Pada tanggal 26 Februari 2024 telah dicatatkan On 26 February 2024, the Bank’s shares were
pada Bursa Efek Indonesia sebanyak listed at the Indonesia Stock Exchange with
2.589.131.077 saham baru dengan nominal 2,589,131,077 new registered shares with
Rp20,00 (nilai penuh) per saham sehingga value of Rp20.00 (full amount) per share;
jumlah saham yang ditempatkan dan disetor accordingly, the number of shares issued and
penuh yang semula sebesar 8.056.814.671 fully paid changed from 8,056,814,671 shares
saham menjadi sejumlah 10.645.945.748 to 10,645,945,748 shares. The Bank obtained
saham. Bank mendapatkan tambahan modal Rp 51,783 additional share and Rp 6,651,061
disetor sebesar Rp 51.783 dan agio saham additional paid-in capital.
sebesar Rp 6.651.061.
Pemecahan saham Stock split
Berdasarkan RUPSLB tanggal 25 Februari j Based on EGSM dated 25 February 2011, the
2011, para pemegang saham menyetujui n shareholders approved the Bank’s plan to split
rencana Bank untuk melakukan pemecahan n share from nominal value of Rp 100 (full
nilai nominal saham dari Rp 100 (nilai penuh) n amount) per share to Rp 20 (full amount) per
per saham menjadi Rp 20 (nilai penuh) per j share; accordingly, it changed the number of
saham, sehingga jumlah saham yang n shares issued and fully paid from
ditempatkan dan disetor penuh yang semula j 1,132,723,428 shares with nominal value of
sebesar 1.132.723.428 saham dengan nilai n Rp 100 (full amount) per share to
nominal Rp 100 (nilai penuh) per saham akan s 5,663,617,140 shares with nominal value of
menjadi sejumlah 5.663.617.140 saham j Rp 20 (full amount) per share.
dengan nilai nominal Rp 20 (nilai penuh) per n
saham.
Pada tanggal 28 Maret 2011, saham Bank On 28 March 2011, the Bank’s shares were
dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia listed at the Indonesia Stock Exchange for
sebanyak 5.606.980.970 saham dengan nilai 5,606,980,970 shares with nominal value of
nominal Rp 20 (nilai penuh) per saham. Rp 20 (full amount) per share.
17
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 453
Page 456
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Peningkatan modal melalui Convertible Capital increase through Convertible Loan
Loan
Pada tanggal 14 Maret 2012, Bank telah On 14 March 2012, the Bank obtained
mendapatkan persetujuan untuk meningkatkan an approval to increase issued and paid-up
modal ditempatkan dan modal disetor dengan capital by issuing 176,670,117 shares from the
mengeluarkan 176.670.117 saham baru dari Bank’s unissued shares to International
portepel kepada International Finance Finance Corporation (“IFC”) in accordance with
Corporation (“IFC”) sesuai dengan syarat dan terms and condition in the Convertible Loan
ketentuan Convertible Loan Agreement. Agreement. Afterwards, those Bank’s shares
Setelah itu, saham tersebut telah tercatat pada were listed at Indonesia Stock Exchange. Total
Bursa Efek Indonesia. Total modal disetor dan issued and paid-up capital of the Bank after the
ditempatkan Bank setelah Penambahan Modal Capital Increases without Pre-Emptive Rights
Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu was 5,840,287,257 shares.
menjadi 5.840.287.257 saham.
Bank mendapatkan tambahan modal disetor The Bank obtained Rp 3,533 additional share
sebesar Rp 3.533 dan agio saham sebesar capital and Rp 135,927 additional paid-in
Rp 135.927. capital.
Pembelian kembali saham Shares buyback
Melalui surat OJK No. S-20/PB.31/2016 The Bank was approved by OJK to conduct
tanggal 18 Februari 2016, Bank telah shares buyback by letter No. S-20/PB.31/2016
memperoleh persetujuan OJK untuk melakukan dated 18 February 2016. In the implementation
pembelian kembali (buyback) saham. Dalam of shares buyback by the Bank, the allocated
pelaksanaan pembelian kembali saham yang fund up to Rp 535,500 to buy up to 150,000,000
dikeluarkan oleh Bank, jumlah alokasi dana shares or 2.57% of the Bank’s issued and fully
tidak melebihi Rp 535.500 untuk membeli paid-up capital shall be done between
sebanyak-banyaknya 150.000.000 saham atau 23 February 2016 and 23 May 2016. Up to
2,57% dari modal ditempatkan dan disetor 23 May 2016, the Bank had repurchased
penuh Bank, yang akan dilakukan dalam 95,198,900 shares using total purchasing fund
periode dari tanggal 23 Februari 2016 sampai amounting to Rp 262,874.
dengan 23 Mei 2016. Sampai dengan tanggal
23 Mei 2016, Bank telah membeli kembali
saham Bank sebanyak 95.198.900 lembar
saham dengan total dana pembelian sebesar
Rp 262.874.
Tujuan dari pembelian kembali saham adalah The objective of conducting shares buyback is
untuk memberikan fleksibilitas untuk mencapai to provide flexibility to achieve an efficient
struktur permodalan yang efisien dan capital structure and enable the Bank to lower
memungkinkan untuk menurunkan keseluruhan the overall cost of capital, increasing the
biaya modal, meningkatkan laba per saham Earnings per Share (EPS) and Return on Equity
(EPS), serta Return on Equity (ROE) secara (ROE) on an on-going basis.
berkelanjutan.
18
454 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 457
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
c. Perubahan Modal Karena Aksi Korporasi c. Changes in Capital Due to Corporate
(lanjutan) Actions (continued)
Pengalihan Saham Tresuri Transfer of Treasury Shares
Di dalam rangka memenuhi Peraturan OJK In compliance with OJK Regulation
No.02/POJK.04/2013 tanggal 26 Agustus 2013 No.02/POJK.04/2013 dated 26 August 2013
mengenai Pembelian Kembali Saham yang regarding the Buyback of Issued Shares by
Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Issuers or Public Companies in Significantly
Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Fluctuating Market Conditions and the
secara signifikan dan keputusan Rapat Umum resolution of the Annual General Meeting of
Pemegang Saham Tahunan tanggal 22 April Shareholders dated 22 April 2021 on the sixth
2021 atas agenda keenam mengenai agenda regarding the transfer of shares
pengalihan saham hasil pembelian kembali resulted from the buy back which are retained
yang disimpan sebagai saham tresuri untuk as treasury shares to be utilized for variable
pemberian remunerasi yang bersifat variable, remuneration, hence on 31 August 2021, the
maka pada tanggal 31 Agustus 2021, Bank Bank has transferred 2,633,202 shares
telah mengalihkan sebanyak 2.633.202 saham registered under treasury shares to Material
yang dicatat sebagai saham tresuri kepada Risk Takers. While the remaining 92,565,698
para Material Risk Takers. Sementara itu, shares registered under treasury shares will be
sebanyak 92.565.698 sisa saham yang dicatat sold back to the market through Stock
sebagai saham tresuri akan dijual kembali ke Exchange starting 14 October 2021.
pasar melalui Bursa Efek mulai tanggal
14 Oktober 2021.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of Shareholders
tanggal 7 Desember 2023 telah menyetujui dated 7 December 2023 approved the
penarikan 92.292.198 saham tresuri atau withdrawal of 92,292,198 treasury shares or
sebesar Rp 1.846 (untuk nominal Rp 20 (nilai amounted Rp 1,846 (for nominal Rp 20 (full
penuh) per saham) dan karenanya akan amount) per share) and therefore will reduce
mengurangi modal Diterbitkan serta Modal the Issued as well as Paid-up Capital and
Disetor Bank dan menambah Modal Dalam increase the Portfolio Capital, subject to the
Portepel, apabila Kreditur tidak keberatan Creditor’s objection within particular time limit
dengan rencana ini dalam batas jangka waktu according to the Law of Republic of Indonesia
tertentu sesuai dengan Undang-undang on Limited Liability Company No.40 year 2007.
Republik Indonesia tentang Perseroan
Terbatas No.40 tahun 2007.
Dengan lewatnya jangka waktu penyampaian By the lapsing of the time period on Creditor’s
keberatan dari Kreditur atas perubahan modal objection filing in regards to the capital changes
sebagaimana dimaksud dalam Undang- as meant by the Law No. 40 of 2007 on Limited
undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Liability Company, the changes in the articles
Terbatas, maka perubahan anggaran dasar of association has been stipulated in the Deed
sebagaimana dituangkan dalam Akta No. 07 No. 7 dated 7 December 2023 which was made
tanggal 7 Desember 2023 yang dibuat oleh by Notary Ashoya Ratam SH, MKn,
Ashoya Ratam, SH, MKn, telah mendapat and has been approved by the Minister of Law
persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak and Human Rights No.AHU-
Asasi Manusia Republik Indonesia melalui surat 0082757.AH.01.02.Tahun 2023 dated
nomor AHU 0082757.AH.01.02 tahun 2023 7 February 2024.
tanggal 7 Februari 2024.
d. Efek-efek yang diterbitkan d. Securities issued
Utang obligasi Bonds payable
Bank Bank
Tanggal
Pernyataan Jumlah jatuh Tingkat bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate per
Nama/Name registration Approval value Tenor date annum
Obligasi Berkelanjutan 27 Dinyatakan efektif oleh OJK,
IV Bank BTPN Tahap I November/ melalui suratnya
Tahun 2019 Dengan November No. S-168/D.04/2019 tanggal
Tingkat Bunga Tetap 2019 15 November 2019/
(“Obligasi Berkelanjutan Became effective by OJK Seri/Series 26 7.75%
Seri/Series
IV Tahap I”)/ Bank through its letter No.S- B: 5 tahun/ November/
B: 201,000
BTPN Shelf Registered 168/D.04/2019 dated years November
Bonds IV Phase I Year 15 November 2019 2024
2019 with a fixed
interest rate (“Shelf
Registered Bonds IV
Phase I”)
19
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 455
Page 458
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan) d. Securities issued (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni/ Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Seri/Series
Bank BTPN Tahap I Tahun June 2024 melalui suratnya A: 3 tahun/ 5 Juli/ July 7.00%
A: 114,755
2024 Dengan Tingkat No. S-82/D.04/2024 tanggal years 2027
Bunga Tetap (“Obligasi 27 Juni 2024/
Berkelanjutan V Tahap I”)/ Became effective by OJK
Bank BTPN Shelf through its letter No.
Seri/Series
Registered Bonds V S-82/D.04/2024 dated Seri/Series
B: 5 tahun/ 5 Juli/ July 7.10%
Phase I Year 2024 with a 27 June 2024 B: 240,305
years 2029
fixed interest rate (“Shelf
Registered Bonds V
Phase I”)
Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni/ Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series 17
Seri/Series
Bank SMBC Indonesia June 2024 melalui suratnya A: 3 tahun/ Desember/ 6,70%
A: 429,910
Tahap II Tahun 2024 No. S-82/D.04/2024 tanggal years December
Dengan Tingkat Bunga 27 Juni 2024/ 2027
Tetap (“Obligasi Became effective by OJK
Berkelanjutan V Tahap II”)/ through its letter No.
Bank SMBC Indonesia S-82/D.04/2024 dated Seri/Series 17
Seri/Series
Shelf Registered Bonds V 27 June 2024 B: 5 tahun/ Desember/ 6.95%
B: 966,505
Phase II Year 2024 with a years December
fixed interest rate (“Shelf 2029
Registered Bonds V
Phase II”)
Obligasi Berkelanjutan V 27 Juni/ Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series 2
Seri/Series
Bank SMBC Indonesia June 2024 melalui suratnya A: 3 tahun/ September/ 6,10%
A: 670,650
Tahap III Tahun 2025 No. S-82/D.04/2024 tanggal years September
Dengan Tingkat Bunga 27 Juni 2024/ 2028
Tetap (“Obligasi Became effective by OJK
Berkelanjutan V Tahap through its letter No.
III”)/ Bank SMBC S-82/D.04/2024 dated
Seri/Series 2
Indonesia Shelf 27 June 2024 Seri/Series
B: 5 tahun/ September/ 6.20%
Registered Bonds V B: 145,400
years September
Phase III Year 2025 with a
2030
fixed interest rate (“Shelf
Registered Bonds V
Phase III”)
Seluruh utang obligasi yang diterbitkan Bank All bonds issued by the Bank were listed at the
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan Indonesia Stock Exchange and the funds are
dananya dipergunakan untuk pertumbuhan used for business growth in form of credit
usaha dalam bentuk ekspansi kredit. expansion.
PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali PT Bank Mega Tbk acts as the Trustee for Shelf
Amanat atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Registered Bonds IV Phase I Year 2019, Shelf
Tahun 2019, Obligasi Berkelanjutan V Tahap I Registered Bonds V Phase I and II Year 2024,
dan II Tahun 2024 dan Obligasi Berkelanjutan and Shelf Registered Bonds V Phase III Year
V Tahap III Tahun 2025. 2025.
PT Oto Multiartha PT Oto Multiartha
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan I 26 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Seri/Series
Oto Multiartha Tahap I 2023 melalui suratnya A: 3 tahun/ 7 Juli/July
A: 315,000 6.35%
Tahun 2023/ Oto No.S-142/D.04/2023 tanggal years 2026
Multiartha Shelf 26 Juni 2023 / Became
Registered Bonds I Phase effective by OJK through its Seri/Series
Seri/Series
I Year 2023 letter No.S-142/D.04/2023 B: 5 tahun/ 7 Juli/July
B: 185,000 6.50%
dated 26 June 2023 years 2028
20
456 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 459
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan) d. Securities issued (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi Berkelanjutan I Oto 26 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series 14
Multiartha Tahap II Tahun 2023 Seri/Series
melalui suratnya A: 370 hari/ September/
2024/ Oto Multiartha Shelf A: 255,270 6.55%
No.S-142/D.04/2023 tanggal days September
Registered Bonds I Phase II 26 Juni 2023 / Became 2025
Year 2024 effective by OJK through its Seri/Series 4
Seri/Series
letter No.S-142/D.04/2023 B: 3 tahun/ September/
B: 114,705 6.90%
dated 26 June 2023 years September
2027
Seri/Series 4
Seri/Series
C: 5 tahun/ September/
C: 330,025 7.10%
years September
2029
Obligasi Berkelanjutan I Oto 26 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Multiartha Tahap III Tahun 2023 Seri/Series
melalui suratnya A: 370 hari/ 7 April/
2025/ Oto Multiartha Shelf A: 438,300 6.40%
No.S-142/D.04/2023 tanggal days April 2026
Registered Bonds I Phase 26 Juni 2023 / Became
III Year 2025 effective by OJK through its Seri/Series
Seri/Series
letter No.S-142/D.04/2023 B: 3 tahun/ 27 Maret/
B: 29,500 6.80%
dated 26 June 2023 years March 2028
Seri/Series
Seri/Series
C: 5 tahun/ 27 Maret/
C: 332,200 7.00%
years March 2030
Obligasi Berkelanjutan I Oto 26 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Multiartha Tahap IV Tahun 2023 Seri/Series
melalui suratnya A: 3 tahun/ 18 Juni/
2025/ Oto Multiartha Shelf A: 300,000 7.00%
No.S-142/D.04/2023 tanggal years June 2028
Registered Bonds I Phase 26 Juni 2023 / Became
IV Year 2025 effective by OJK through its Seri/Series
Seri/Series
letter No.S-142/D.04/2023 B: 5 tahun/ 18 Juni/
B: 700,000 7.20%
dated 26 June 2023 years June 2030
Semua obligasi yang beredar telah terdaftar di All of the bonds issued were listed at the
Bursa Efek Indonesia. Indonesia Stock Exchange.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk acts as the
sebagai Wali Amanat atas Obligasi Trustee for Oto Multiartha Shelf Registered
Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap I Tahun Bonds I Phase I Year 2023, Oto Multiartha Shelf
2023, Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Registered Bonds I Phase II Year 2024, Oto
Tahap II Tahun 2024, Obligasi Berkelanjutan I Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase III
Oto Multiartha Tahap III Tahun 2025 dan Year 2025, and Oto Multiartha Shelf Registered
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap Bonds I Phase IV Year 2025
IV Tahun 2025.
PT Summit Oto Finance PT Summit Oto Finance
Tanggal Tingkat
Pernyataan Jumlah jatuh bunga
efektif/ pokok/ Jangka tempo/ setahun/
Effective Persetujuan/ Nominal waktu/ Maturity Interest rate
Nama/Name registration Approval value Tenor date per annum
Obligasi I Summit Oto 19 Juni/June Dinyatakan efektif oleh OJK, Seri/Series
Finance Tahun 2025/ 2025 Seri/Series
melalui suratnya A: 370 hari/ 5 Juli/
Summit Oto Finance Bond I A: 581,500 6.55%
No.S-39/D.04/2025 tanggal days July 2026
Year 2025 19 Juni 2025 / Became
effective by OJK through its Seri/Series
Seri/Series
letter No.S-39/D.04/2025 B: 3 tahun/ 25 Juni/
B: 548,400 7.35%
dated 19 June 2025 years June 2028
Seri/Series Seri/Series
25 Juni/
C: 370,100 C: 4 tahun/ 7.45%
June 2029
years
21
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 457
Page 460
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
d. Efek-efek yang diterbitkan (lanjutan) d. Securities issued (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
PT Summit Oto Finance PT Summit Oto Finance
Semua obligasi yang beredar telah terdaftar di All of the bonds issued were listed at the
Bursa Efek Indonesia. Indonesia Stock Exchange.
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bertindak PT Bank Mandiri (Persero) Tbk acts as the
sebagai Wali Amanat atas Obligasi I Summit Trustee for Summit Oto Finance Bond I Year
Oto Finance Tahun 2025. 2025.
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Directors, Audit Committee, Corporate
Audit Internal Secretary and Internal Audit Unit
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of 31 December 2025 and 2024, the
2024, susunan Dewan Komisaris dan Direksi composition of Board of Commissioners and
Bank adalah sebagai berikut: Board of Directors was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Chow Ying Hoong Chow Ying Hoong President Commissioner
Komisaris Takeshi Kimoto Takeshi Kimoto Commissioner
Komisaris Independen Ninik Herlani Masli Ridhwan Ninik Herlani Masli Ridhwan Independent Commissioner
Komisaris Independen Onny Widjanarko Onny Widjanarko Independent Commissioner
Komisaris Independen Kusumaningtuti Sandriharmy Edmund Tondobala1) Independent Commissioner
Soetiono3)
Komisaris - Ongki Wanadjati Dana2) Commissioner
Komisaris Independen Marita Alisjahbana Marita Alisjahbana Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Henoch Munandar Henoch Munandar President Director
Wakil Direktur Utama Jun Saito7) Kaoru Furuya4) Deputy President Director
Wakil Direktur Utama Michellina Laksmi Darmadi Sutanto5) Deputy President Director
Triwardhany8)
Direktur Kepatuhan Dini Herdini Dini Herdini Compliance Director
Direktur Atsushi Hino Atsushi Hino Director
Direktur Yuki Terayama9) Keishi Kobata6) Director
Direktur Merisa Darwis Merisa Darwis Director
Direktur Hanna Tantani Hanna Tantani Director
1) Edmund Tondobala habis masa jabatannya dan tidak diangkat kembali 1) Term of office of Edmund Tondobalas has ended and he was not
sebagai Komisaris Independen pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. reappointed as an Independent Commissioner at Annual GMS on 22 April
2025.
2) Ongki Wanadjati Dana habis masa jabatannya dan tidak diangkat kembali 2) Term of office of Ongki Wanadjati Dana has ended and he was not
sebagai Komisaris pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. reappointed as a Commissioner at Annual GMS on 22 April 2025.
3) Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono diangkat dan efektif menjabat 3) Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono was appointed and effectively
sebagai Komisaris Independen pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. assume the office as Independent Commissioner at Annual GMS on
22 April 2025.
4) Kaoru Furuya habis masa jabatannya dan tidak diangkat kembali sebagai 4) Term of office of Kaoru Furuya has ended and he was not reappointed as
Wakil Direktur Utama pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. Deputy President Director at the Annual GMS on 22 April 2025.
5) Darmadi Sutanto habis masa jabatannya dan tidak diangkat kembali 5) Term of office of Darmadi Sutanto has ended and he was not reappointed
sebagai Wakil Direktur Utama pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. as Deputy President Director at Annual GMS on 22 April 2025.
6) Keishi Kobata habis masa jabatannya dan tidak diangkat kembali sebagai 6) Term of office of Keishi Kobata has ended and he was not reappointed as
Direktur pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025. Director at Annual GMS on 22 April 2025.
7) Jun Saito diangkat sebagai Wakil Direktur Utama pada RUPS Tahunan 7) Jun Saito was appointed as Deputy President Director at Annual GMS on
tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak tanggal 23 Mei 2025. 22 April 2025 and effectively assume the office on 23 May 2025.
8) Michellina Laksmi Triwardhany diangkat sebagai Wakil Direktur Utama 8) Michellina Laksmi Triwardhany was appointed as Deputy President
pada RUPS Tahunan tanggal 22 April 2025 dan efektif menjabat sejak Director at Annual GMS on 22 April 2025 and effectively assume the office
tanggal 26 Juni 2025. on 26 June 2025.
9) Yuki Terayama diangkat sebagai Direktur pada RUPS Tahunan tanggal 9) Yuki Terayama was appointed as Director at Annual GMS on 22 April
22 April 2025 dan efektif menjabat sejak tanggal 27 Mei 2025. 2025 and effectively assume the office on 27 May 2025.
Susunan Komite Audit Bank pada tanggal The composition of the Audit Committee as of
31 Desember 2025 dan 2024 terdiri dari: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Ketua Onny Widjanarko Ninik Herlani Masli Ridhwan Chairman
Kusumaningtuti
Anggota Sandriharmy Soetiono Edmund Tondobala Member
Anggota Aria Kanaka Aria Kanaka Member
Anggota Marita Alisjahbana Ivan Purnama Sanoesi Member
Anggota Jacobus Sindu Adisuwono - Member
22
458 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 461
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
e. Dewan Komisaris, Direksi, Komite Audit, e. Board of Commissioners, Board of
Sekretaris Perusahaan dan Satuan Kerja Directors, Audit Committee, Corporate
Audit Internal (lanjutan) Secretary and Internal Audit Unit (continued)
Sekretaris Perusahaan Corporate Secretary
Sekretaris Perusahaan pada tanggal The Corporate Secretary as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah Eneng 31 December 2025 and 2024 was Eneng Yulie
Yulie Andriani. Andriani.
Satuan Kerja Audit Internal Internal Audit Unit
Kepala Satuan Kerja Audit Internal pada Head of Internal Audit as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah 31 December 2025 and 2024 was Anke
Anke Subandy. Subandy.
f. Entitas Anak f. Subsidiaries
Bank mempunyai kepemilikan pada entitas The Bank has ownership in the following
anak sebagai berikut: subsidiaries:
Tahun
Persentase kepemilikan/ mulai operasi Jumlah aset/
Percentage of ownership komersial/ Total assets
year of
Bidang usaha/ starting
Entitas Anak/ Domisili/ Business 31 Desember/ 31 Desember/ commercial 31 Desember/ 31 Desember/
Subsidiaries Domicile activities December 2025 December 2024 operations December 2025 December 2024
Perbankan/
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk Jakarta Banking 70.0% 70.0% 2014 22,786,134 21,736,656
PT BTPN SYARIAH Modal Ventura/
VENTURA* Jakarta Venture Capital 70.3% 70.3% 2022 262,162 308,421
Pembiayaan/
PT Oto Multiartha Jakarta Financing 51.0% 51.0% 1994 13,463,259 15,680,599
Pembiayaan/
PT Summit Oto Finance Jakarta Financing 51.0% 51.0% 1990 16,584,898 15,065,078
Kepemilikan tidak langsung melalui PT BANK BTPN SYARIAH Tbk Indirect ownership through PT BANK BTPN SYARIAH Tbk of 69.3% and
sebesar 69,3% dan kepemilikan langsung sebesar 1,0%. direct ownership of 1.0%.
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (”BTPNS”) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (“BTPNS”)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk berkantor pusat PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s head office is
di Menara SMBC, lantai 12, CBD Mega located at Menara SMBC 12th floor, CBD Mega
Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kuningan, Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950. Kav 5.5 - 5.6, Jakarta Selatan 12950.
Pada tanggal 19 Juli 2013, Bank Indonesia On 19 July 2013, Bank Indonesia approved the
menyetujui rencana Bank untuk melakukan Bank’s plan to acquire 70% shares of PT Bank
akuisisi sebesar 70% saham PT Bank Sahabat Sahabat Purba Danarta (“BSPD”) through its
Purba Danarta (”BSPD”) melalui suratnya letter No. 15/10/DPBI/PBI-5/rahasia which is
No. 15/10/DPBI/PBI-5/Rahasia dengan syarat subject to the change of BSPD’s business
dilakukan perubahan atas kegiatan usaha dari activites from a conventional bank into a
BSPD yang semula merupakan bank commercial bank under sharia principles.
konvensional menjadi bank umum berdasarkan
prinsip syariah.
Berdasarkan Akta Notaris No. 26 dan No. 27 Based on Notarial Deed No. 26 and No. 27
tanggal 30 Januari 2014 yang dibuat di dated 30 January 2014 before Hadijah S.H.,
hadapan Hadijah S.H., M.Kn, notaris di Jakarta, M.Kn., notary in Jakarta, the Bank has acquired
Bank telah melakukan akuisisi atas BTPNS dan BTPNS and has become the majority
menjadi pemegang saham mayoritas. Hal ini shareholder. It was acknowledged by the
telah diketahui oleh Kementerian Hukum dan Ministry of Law and Human Rights of Republic
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Indonesia through its letter No. AHU-AH.01.10-
surat No. AHU-AH.01.10-04338 tertanggal 04338 dated 12 February 2014.
12 Februari 2014.
23
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 459
Page 462
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Pemisahan Unit Usaha Syariah Spin off of Sharia Business Unit
Pada tanggal 20 Januari 2014, Rapat Umum On 20 January 2014, the Bank’s Extraordinary
Pemegang Saham Luar Biasa Bank yang General Meeting of Shareholders which was
diaktakan dengan Akta Notaris No. 8 tanggal notarised by Notarial Deed No. 8 dated 4 July
4 Juli 2014 di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., 2014 before Hadijah, S.H., M.Kn., notary in
notaris di Jakarta dan telah menyetujui Jakarta approved the spin-off of the sharia
pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank business unit of PT Bank Tabungan Pensiunan
Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“UUS Nasional Tbk (“UUS BTPN”) from PT Bank
BTPN”) dari PT Bank Tabungan Pensiunan Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (“BTPN”).
Nasional Tbk (“BTPN”). Pemisahan dilakukan The spin-off was made with reference to Bank
dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia Regulation No.11/10/PBI/2009 which
Indonesia No. 11/10/PBI/2009 yang telah has been amended by PBI No. 15/14/PBI/2013
diubah dengan PBI No. 15/14/PBI/2013 tentang regarding Sharia Business Unit. The
Unit Usaha Syariah. Pendirian tersebut telah establishment has been approved by Bank
disetujui oleh Bank Indonesia melalui dua Indonesia in two stages, i.e. the approval of the
tahap, yaitu persetujuan izin konversi dan izin conversion permit and spin-off permit.
pemisahan.
Proses Konversi Izin Usaha Conversion of Business License
Pada tanggal 22 Mei 2014, Bank mendapatkan On 22 May 2014, the Subsidiary received its
izin dari Bank Indonesia untuk melaksanakan permit from Bank Indonesia regarding
konversi BSPD berdasarkan Surat Keputusan conversion of BSPD based on the Decision
Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Letter of Board of Commissioner of Otoritas
(“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014. Izin tersebut Jasa Keuangan (“OJK”) No.Kep-49/D-03/2014.
mengubah kegiatan usaha BTPNS dari bank The permit changed BTPNS’s business
umum konvensional menjadi bank umum yang activities from conventional commercial bank to
melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan commercial bank which conducts business
prinsip syariah. activities based on sharia principles.
Pada tanggal 23 Juni 2014, BTPNS On 23 June 2014, BTPNS received its spin-off
memperoleh izin pemisahan dari OJK permit from OJK based on the Letter
berdasarkan Surat No: S-17/PB.1/2014. No: S - 17/PB.1/2014. The spin-off of UUS
Pemisahan UUS BTPN dilakukan dengan Akta BTPN was made under Spin-off Deed No. 8
Pemisahan No. 8 tanggal 4 Juli 2014 yang dated 4 July 2014 and was notarised by
dibuat di hadapan Hadijah, S.H., M.Kn., notaris Hadijah, S.H., M.Kn., notary in Jakarta.
di Jakarta. Selanjutnya, pemisahan terjadi Furthermore, the spin-off became effective on
secara efektif pada tanggal 14 Juli 2014 dan 14 July 2014 and BTPNS started its operational
BTPNS memulai kegiatan usaha berdasarkan activity based on sharia principles, as reported
prinsip syariah, sebagaimana yang dilaporkan to Bank Indonesia through
kepada Bank Indonesia dengan surat its letter No. S.031/DIR/LG/VII/2014 dated
No. S.031/DIR/LG/VII/2014 tanggal 17 Juli 17 July 2014 regarding the Report on the
2014 perihal Laporan Pelaksanaan Pembukaan Implementation of the Opening of Sharia
Bank Umum Syariah Hasil Pemisahan. Commercial Bank Resulting from the Spin-Off.
24
460 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 463
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Perubahan Nama PT BANK BTPN SYARIAH PT BANK BTPN SYARIAH Tbk’s Change of
Tbk Name
Berdasarkan Akta Notaris No. 25 tanggal Pursuant to the Notarial Deed No. 25 dated
27 Agustus 2013 juncto Akta Notaris No. 30 27 August 2013 juncto Notarial Deed No. 30
tanggal 25 September 2013 keduanya dibuat di dated 25 September 2013 before Hadijah, S.H.,
hadapan Notaris Hadijah, S.H., M.Kn., BSPD M.Kn., BSPD changed its name to PT Bank
mengubah namanya menjadi PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. The
Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. above change was approved by the Minister of
Perubahan di atas telah mendapat persetujuan Law and Human Rghts of the Republic of
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia through its letter No. AHU-
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan 50529.AH.01.02 Year 2013 dated
No. AHU-50529.AH.01.02 Tahun 2013 tanggal 1 October 2013 and has been published in State
1 Oktober 2013 dan telah diumumkan dalam Gazette No.94 year 2013, in supplement of the
Berita Negara Republik Indonesia Nomor 94 State Gazette No. 124084 dated
tahun 2013, tambahan Berita Negara Republik 22 November 2013.
Indonesia No. 124084 tanggal 22 November
2013.
BTPNS mengubah kembali namanya menjadi BTPNS further changed its name to
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk sebagaimana PT BANK BTPN SYARIAH Tbk pursuant to the
didasarkan pada Akta No. 26 tanggal 16 April Notarial Deed No. 26 dated 16 April 2020,
2020, yang dibuat di hadapan Ashoya Ratam, before Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary in
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Selatan, yang Administrative City of South Jakarta, which was
telah mendapat persetujuan dari Kementerian approved by the Minister of Law and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Rights of the Republic of Indonesia through its
Indonesia berdasarkan Surat No. AHU- letter No. AHU- 0034666.AH.01.02.TAHUN
0034666.AH. 01.02.TAHUN 2020 tanggal 8 Mei 2020 dated 8 May 2020 and the Letter of
2020, dan Surat Penerimaan Pemberitahuan Acceptance of the amendment to the Articles of
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- Association No. No. AHU-AH.01.03-0214020
AH.01.03-0214020 tanggal 8 Mei 2020, dan dated 8 May 2020, The change of name of the
telah mendapatkan persetujuan Perubahan BTPNS has been approved based on the letter
Nama ini berdasarkan Surat dari Otoritas Jasa from the Financial Services Authority (“OJK”)
Keuangan (OJK) nomor number S-66/PB.101/2020 dated 4 June 2020
S-66/PB.101/2020 tanggal 4 Juni 2020 perihal concerning the determination of the use of
Permohonan Penetapan Penggunaan Izin Business License on behalf PT Bank Tabungan
Usaha karena Perubahan Nama PT Bank Pensiunan Nasional Syariah Tbk into PT BANK
Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk BTPN SYARIAH Tbk and the Copy of Approval
menjadi PT BANK BTPN SYARIAH Tbk dan of Deputi Komisioner Pengawas Perbankan I
Salinan Keputusan Deputi Komisioner OJK Number KEP-99/PB.1/2020 dated 4 June
Pengawas Perbankan I OJK Nomor KEP- 2020.
99/PB.1/2020 tanggal 4 Juni 2020.
Anggaran Dasar Articles of Association
Setelah menjadi Bank Umum Syariah, BTPNS Upon becoming Sharia Commercial Bank, of
telah melakukan beberapa kali perubahan BTPNS had amended its Articles of Association
Anggaran Dasar. Perubahan terakhir Anggaran several times. The latest amendment to the
Dasar BTPNS sebagaimana tercantum dalam Articles of Association of BTPNS is stated in
Akta No. 14 tanggal 17 April 2025, yang dibuat deed No. 14 dated 17 April 2025, which was
di hadapan Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris notarised by Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary
di Jakarta, penyesuaian dengan Undang- in Jakarta adjustment to Law No.4 of the Year
undang No.4 tahun 2023 tentang 2023 concerning the Expansion of Banking
Pengembangan dan Penguatan Sektor Business Activities in conjuction with Financial
Keuangan juncto POJK No.26 tahun 2024 Services Authority Regulation No. 26 of the
tentang Perluasan Usaha Perbankan juncto Year 2024 concerning the Expansion of Banking
POJK No.2 tahun 2024 tentang Penerapan Tata Business Activities in conjunction with Financial
Kelola Syariah bagi Bank Umum Syariah dan Services Authority Regulation No.2 of the Year
Unit Usaha Syariah. Akta tersebut telah 2024 concerning the Implementation of Sharia
memperoleh persetujuan Menteri Hukum Governance in Sharia Commercial Bank and
Republik Indonesia No. AHU- Sharia Business Unit, .The deed was approved
0031617.AH.01.02. Tahun 2025 tanggal 16 Mei by Minister of Law of the Republic of Indonesia
2025 dan Surat Penerimaan Pemberitahuan through the Decree of the Minister of Law of the
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- Republic of Indonesia No. AHU-
AH.01.03-0132293 tanggal 16 Mei 2025. 0031617.AH.01.02.Tahun 2025 dated 16 May
2025 and letter of Acceptance of the
amendment to the Articles of Association No.
AHU-AH.01.03-0132293 dated 16 May 2025.
25
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 461
Page 464
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Susunan Direksi, Dewan Komisaris dan Board of Directors, Board of Commissioners
Dewan Pengawas Syariah and Sharia Supervisory Board
Susunan terkini Direksi, Dewan Komisaris dan The latest composition of the Board of Directors,
Dewan Pengawas Syariah BTPNS the Board of Commissioners and the Sharia
sebagaimana dituangkan ke dalam Akta Supervisory Board of BTPNS as specified in the
Pernyataan Keputusan Rapat Umum Deed of Statement of Resolutions of the Annual
Pemegang Saham Tahunan PT BANK BTPN General Meeting of Shareholders of PT BANK
SYARIAH Tbk Nomor 44 tanggal 18 Juli 2025 BTPN SYARIAH Tbk Number 44 dated 18 July
yang dibuat oleh Ashoya Ratam, SH, MKn, 2025 made by Ashoya Ratam, SH, MKn, Notary
Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan in Administrative City of South Jakarta and has
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem been received and recorded in Legal Entity
Administrasi Badan Hukum melalui Surat Administration System through Decree Letter of
Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Minister of Law of the Republic of Indonesia No.
Nomor No. AHU-AH.01.09-0313448 tanggal 18 AHU-AH.01.09-0313448 dated 18 July 2025
Juli 2025 perihal Penerimaan Pemberitahuan regarding Receipt of Notification on the Change
Perubahan Data Perseroan PT BANK BTPN of Data of Company of PT BANK BTPN
SYARIAH Tbk SYARIAH Tbk.
Maksud dan Tujuan serta Kegiatan Usaha The Objectives and Scope of Activities
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with article 3 of the Articles of
BTPNS, maksud dan tujuan serta kegiatan Association of BTPNS, the objective and scope
BTPNS adalah melakukan kegiatan usaha di of activities of BTPNS is to engage in banking
bidang perbankan berdasarkan prinsip syariah. industry based on sharia principles.
Penawaran Umum Perdana Saham Initial Public Offering
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Pursuant to the Circular Resolution of the
Luar Biasa (RUPSLB) BTPNS yang dilakukan Shareholders in lieu of the Extraordinary
melalui surat edaran resolusi pemegang saham General Meeting of Shareholders (EGMS) of
pada tanggal 16 November 2017, para BTPNS dated 16 November 2017, the
pemegang saham menyetujui rencana shareholders approved the plan to conduct
Penawaran Umum Saham Perdana Biasa Initial Public Offering of Ordinary Shares to
kepada masyarakat melalui pasar modal serta public through capital market and listing of the
melakukan pencatatan saham Bank di Bursa Subsidiary’s shares at the Indonesia Stock
Efek Indonesia. Pada tanggal 25 April 2018, Exchange. On 25 April 2018, BTPNS obtained
BTPNS memperoleh pernyataan efektif dari the effective notification from OJK through letter
OJK dengan surat No. S-36/D-04/2018 untuk No. S-36/D-04/2018 for this initial public
penawaran umum saham perdana tersebut. offering.
BTPNS melakukan penawaran umum perdana BTPNS undertook an initial public offering of
atas 770.370.000 saham dengan nilai nominal 770,370,000 shares with a nominal value of
sebesar Rp 100 (nilai penuh) setiap saham Rp 100 (full amount) per share with offering
dengan harga penawaran setiap saham price of Rp 975 (full amount) per share to the
sebesar Rp 975 (nilai penuh) kepada public in Indonesia. The shares were listed at
masyarakat di Indonesia. Saham tersebut the Indonesia Stock Exchange on
dicatat di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 May 2018. The funds received by BTPNS
8 Mei 2018. Dana yang diterima oleh BTPNS from the initial public offering amounting to
atas penawaran umum perdana adalah sebesar Rp 735,020 (net of issuance costs and tax).
Rp 735.020 (setelah biaya emisi dan pajak).
26
462 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 465
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Akuisisi dari kepentingan non-pengendali Acquisition of non-controlling interest of
pada PT BANK BTPN SYARIAH Tbk PT BANK BTPN SYARIAH Tbk
Pada tanggal 11 Mei 2018, Bank mengakuisisi On 11 May 2018, the Bank acquired 7% shares
7% saham atas BTPNS dengan imbalan of BTPNS for a purchase consideration of
pembelian sebesar Rp 550.045. Kepentingan Rp 550,045. The non-controlling interest in
non-pengendali BTPNS pada tanggal akuisisi BTPNS on the date of acquisition was
adalah Rp 525.778. Dengan demikian, Rp 525,778. Therefore, the Bank’s ownership in
kepemilikan Bank atas BTPNS kembali menjadi BTPNS became 70%. The effect of changes in
70%. Dampak perubahan atas kepemilikan the ownership interest of BTPNS was as follows:
saham BTPNS adalah sebagai berikut:
2018
Kepentingan non-pengendali yang diakuisisi 525,778) Non-controlling interest acquired
Imbalan yang dibayarkan kepada kepentingan
non-pengendali (550,045) Consideration paid to non-controlling interest
Selisih lebih imbalan uang dibayarkan yang Excess of consideration
(24,267)
diakui pada ekuitas Bank paid as recorded in the Bank’s equity
Dampak transaksi dengan kepentingan non- Effects of transactions with non-controlling
pengendali pada ekuitas adalah sebagai interests on the equity was as follows:
berikut:
2018
Perubahan pada ekuitas: ) Changes in equity:
- Dampak atas penawaran umum
Perdana 209,242) Effect on initial public offering -
- Akuisisi saham tambahan pada Acquisition of additional interest in -
BTPNS (24,267) BTPNS
Dampak bersih pada ekuitas 184,975) Net effect in equity
Pembagian dividen tunai oleh PT BANK Cash dividend distribution by PT BANK
BTPN SYARIAH Tbk BTPN SYARIAH Tbk
BTPNS membagikan dividen untuk tahun buku BTPNS distributed dividend for financial year
2024 kepada para pemegang saham sebesar 2024 to shareholders amounting Rp 265,778 or
Rp 265.778 atau Rp 34,5 (nilai penuh) per Rp 34.5 (full amount) per share. Cash dividend
lembar saham. Dividen tunai yang dibayarkan was paid at the amount of Rp 259,604 with tax
senilai Rp 259.604 dengan pajak dividen on dividend amounting to Rp 6,173. On 16 May
sebesar Rp 6.173. Pada tanggal 16 Mei 2025, 2025, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia has
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia telah distributed cash dividends to Shareholders
melakukan distribusi dividen tunai kepada based on the recording date of 30 April 2025.
Pemegang Saham berdasarkan tanggal
pencatatan tanggal 30 April 2025.
BTPNS membagikan dividen untuk tahun buku BTPNS distributed dividend for financial year
2023 kepada para pemegang saham sebesar 2023 to shareholders amounting Rp 540,397 or
Rp 540.397 atau Rp 70,15 (nilai penuh) per Rp 70.15 (full amount) per share. Cash dividend
lembar saham. Dividen tunai yang dibayarkan was paid at the amount of Rp 525,231 with tax
senilai Rp 525.231 dengan pajak dividen on dividend amounting to Rp 15,166. On 19 April
sebesar Rp 15.166. Pada tanggal 19 April 2024, 2024, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia has
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia telah distributed cash dividends to Shareholders
melakukan distribusi dividen tunai kepada based on the recording date of 2 April 2024.
Pemegang Saham berdasarkan tanggal
pencatatan tanggal 2 April 2024.
27
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 463
Page 466
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (lanjutan) PT BANK BTPN SYARIAH Tbk (continued)
Pembagian dividen interim oleh PT BANK Interim dividend distribution by PT BANK
BTPN SYARIAH Tbk BTPN SYARIAH Tbk
Sesuai Keputusan Sirkular Direksi sebagai In accordance with the Circular Resolution of the
Pengganti Keputusan Yang Diambil Dalam Board of Directors in Lieu of the Resolution
Rapat Direksi PT Bank BTPN Syariah Tbk Adopted at the Board of Directors
No.011/CIR/DIR/XI/2025 tanggal 10 November Meeting of PT Bank BTPN Syariah Tbk
2025 tentang Usulan Pembagian Dividen No.011/CIR/DIR/XI/2025 dated 10 November
Interim tahun 2025 dan Keputusan Sirkuler 2025 concerning the Proposed Distribution of
Dewan Komisaris Pengganti Keputusan Interim Dividends for 2025 and the Circular
Yang Diambil Dalam Rapat Dewan Resolution of the Board of Commissioners in
Komisaris PT Bank BTPN Syariah Tbk Lieu of the Resolution Adopted at the Board of
No.011/CIR/DEKOM/XI/2025 tanggal Commissioners Meeting of PT Bank BTPN
17 November 2025 tentang Persetujuan Dewan Syariah Tbk No.011/CIR/DEKOM/XI/2025 dated
Komisaris sehubungan Usulan Direksi atas 17 November 2025 concerning the Approval of
pembagian Dividen Interim tahun 2025, Direksi the Board of Commissioners regarding the
dan Dewan Komisaris menetapkan bahwa Board of Directors Proposal for the Distribution
Bank akan membayarkan dividen interim of Interim Dividends for 2025, the Board of
kepada pemegang saham berdasarkan Directors and the Board of Commissioners have
Laporan Keuangan posisi 30 September 2025 determined that the Bank will pay an interim
sebesar Rp 304.296 atau Rp 39,5 (nilai penuh) dividend to shareholders based on financial
per saham Dividen tunai yang dibayarkan statement as of 30 September 2025 amounting
senilai Rp 296.086 dengan pajak dividen Rp 304,296 or Rp 39.5 (full amount) per share.
sebesar Rp 8.210. Pada tanggal 18 Desember Cash dividend was paid at the amount of
2025, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Rp 296,086 with tax on dividend amounting to
telah melakukan distribusi dividen tunai kepada Rp 8.210. On 18 December 2025, PT Kustodian
Pemegang Saham berdasarkan tanggal Sentral Efek Indonesia has distributed cash
pencatatan tanggal 1 Desember 2025. dividends to Shareholders based on the
recording date of 1 December 2025.
PT BTPN SYARIAH VENTURA PT BTPN SYARIAH VENTURA
PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS PT BTPN SYARIAH VENTURA (BTPNS
Ventura) berkantor di Jl. Radio Dalam No.100, Ventura)’s office is located at Jl. Radio Dalam
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12140. No.100, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
12140.
Berdasarkan Akta Pendirian Nomor 36 tanggal Based on the Deed of Establishment Number
21 Oktober 2021 yang dibuat dihadapan Notaris 36 dated 21 October 2021, drawn up before
Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notaris di Jakarta Notary Ashoya Ratam, S.H., Mkn, Notary in
dan telah mendapat persetujuan dari Menteri Jakarta and has received approval from the
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Minister of Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan No. Republic of Indonesia in Decree No.
AHU-0066702.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal AHU-0066702.AH.01.01.Year 2021 dated
22 Oktober 2021, telah dibentuk entitas anak 22 October 2021, a subsidiary of PT BANK
dari PT BANK BTPN SYARIAH Tbk. BTPN SYARIAH Tbk.
Susunan Pemegang Saham terakhir BTPNS The latest composition of the Shareholders of
Ventura adalah sebagaimana dituangkan ke BTPNS Ventura is as specified in the Deed No.
dalam Akta No. 10 tanggal 10 Maret 2022 yang 10 dated 10 March 2022 made by Ashoya
dibuat oleh Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris Ratam, S.H., M.Kn., notary in Jakarta and has
di Jakarta dan telah diterima dan dicatat di been received and recorded in Legal Entity
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Administration System through Decree Letter of
melalui Surat Keputusan Menteri Hukum dan Ministry of Law and Human Rights of the
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. Republic of Indonesia Number No.
AHU-AH.01.03-0158924 tanggal 10 Maret AHU-AH.01.03-0158924 dated 10 March 2022.
2022.
28
464 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 467
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT BTPN SYARIAH VENTURA (lanjutan) PT BTPN SYARIAH VENTURA (continued)
Sedangkan Susunan Dewan Komisaris, Direksi Whereas the latest composition of the Board of
dan Dewan Pengawas Syariah BTPNS Ventura Commissioners, the Board of Directors and the
terakhir adalah sebagaimana dituangkan Sharia Supervisory Board of BTPNS Ventura is
kedalam akta Pernyataan Keputusan diluar as specified in the in the Deed of Circular
Rapat Umum Pemegang Saham nomor 4 Resolution of the General Meeting of
tanggal 1 Agustus 2025 yang dibuat oleh Shareholders number 4 dated 1 August 2025,
Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta made by Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., notary in
dan telah diterima dan dicatat di dalam Sistem Jakarta and has been received and recorded in
Administrasi Badan Hukum melalui Surat Legal Entity Administration System through
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Decree Letter of Ministry of Law and Human
Manusia Republik Indonesia No. Rights of the Republic of Indonesia Number No.
AHU-AH.01.09-0328020 tanggal 21 Agustus AHU-AH.01.09-0328020 dated 21 August
2025. 2025.
BTPNS Ventura telah mendapatkan perijinan BTPNS Ventura has obtained operational
operasional dari Otoritas Jasa Keuangan permits from the Financial Services Authority by
melalui Surat Keputusan Anggota Dewan means of letter Number KEP-23/D.05/2022
Komisaris Nomor KEP-23/D.05/2022 tanggal dated 20 May 2022, regarding the Granting of
20 Mei 2022 tentang Pemberian Izin Usaha Business Permit of Sharia Venture Capital
Perusahaan Modal Ventura Syariah kepada Company to PT BTPN SYARIAH VENTURA
PT BTPN SYARIAH VENTURA dan efektif and effectively carried out its operational
menjalankan kegiatan operasionalnya pada activities on 30 May 2022.
tanggal 30 Mei 2022.
Tujuan pendirian BTPNS Ventura adalah untuk The purpose of establishing BTPNS Ventura is
menunjang kegiatan usaha dan aspirasi Entitas to support the business activities and aspiration
Anak dalam mewujudkan digital ekosistem bagi of the Subsidiary in realizing a digital ecosystem
segmen yang dilayaninya. for the segment it served.
BTPNS Ventura merupakan perusahaan yang BTPNS Ventura is a company that carries out
melakukan kegiatan usaha modal ventura the sharia venture capital business activities,
syariah, pengelolaan dana ventura, dan venture fund management, and other business
kegiatan usaha lain dengan persetujuan activities upon approval from relevant
Otoritas terkait yang seluruhnya dilaksanakan authorities, all of which are carried out based on
berdasarkan prinsip syariah. sharia principles.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa The Extraordinary General Meeting of
yang dinotariskan dengan Akta No.04 tanggal Shareholders notarized by Deed No.04 dated
1 Agustus 2025 oleh Notaris Ashoya Ratam, 1 August 2025 by Notary Ashoya Ratam, SH.,
SH., MKn. di Jakarta, menyetujui rencana MKn. in Jakarta, approved the planned
likuidasi BTPNS Ventura. Akta ini telah dissolution of the BTPNS Ventura. This deed
mendapatkan persetujuan dari Menteri Hukum has been approved by the Minister of Law and
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Human Rights of the Republic of Indonesia
No. AHU-AH.01.09-0328020 tanggal under No. AHU-AH.01.09-0328020 dated
21 Agustus 2025. Untuk menindaklanjuti 21 August 2025. To follow up on shareholder
keputusan pemegang saham, BTPNS Ventura decisions, BTPNS Ventura has submitted an
telah mengirimkan permohonan pencabutan application for revocation of its Business
Izin Usaha dan Pembubaran BTPNS Ventura License and Dissolution of the BTPNS Ventura
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) to the Financial Services Authority (OJK)
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Financing Institutions, Venture Capital
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Companies, Microfinance Institutions,and Other
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Financial Services Institutions (PVML) Sharia
Syariah melalui surat nomor through letter number S.071/DIR/HK/IX/2025
S.071/DIR/HK/IX/2025 tanggal 8 September dated 8 September 2025. Based on this letter,
2025. Atas surat ini, OJK telah menyampaikan the OJK has conveyed its approval in principle
persetujuan prinsip melalui surat nomor through letter number S-41/D.06/2025 dated
S-41/D.06/2025 tanggal 19 Desember 2025 19 December 2025 regarding the Approval of
perihal Persetujuan Rencana Pembubaran the Plan to Dissolve PT BTPN Syariah Ventura
PT BTPN Syariah Ventura melalui Keputusan through the Decision of the General Meeting of
Rapat Umum Pemegang Saham. Shareholders.
29
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 465
Page 468
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Oto Multiartha PT Oto Multiartha
PT Oto Multiartha (”OTO") berkantor di Gedung PT Oto Multiartha (“OTO”) is located at
Summitmas II, Lantai 18, Jl. Jendral Sudirman Summitmas Tower II, Floor 18, Jl. Jendral
Kav.61-62, Jakarta, Indonesia Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia
OTO didirikan dengan nama PT Manunggal OTO, formerly PT Manunggal Multi Finance,
Multi Finance berdasarkan akta No. 245 was established by virtue of notarial deed
tanggal 28 Maret 1994 yang dibuat di hadapan No. 245 dated 28 March 1994 of Wiwiek
Widjajanti, S.H., candidate notary, a substitute
Wiwiek Widjajanti, S.H., selaku notaris notary of Ny. Erly Soehandjojo, S.H., notary
kandidat, pengganti dari Ny. Erly Soehandjojo, public in Jakarta. This notarial deed was
S.H., notaris di Jakarta. Akta notaris ini telah approved by Minister of Justice of the Republic
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik of Indonesia (currently Minister of Law and
Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak Human Rights) in its Decision Letter
Asasi Manusia) melalui Surat Keputusan No. C2-6033.HT.01.01.Th.94 dated 16 April
1994, and was published in Supplement
No. C2-6033.HT.01.01.Th.94 tanggal 16 April No. 4902 to State Gazette of the Republic of
1994, dan telah diumumkan dalam Tambahan Indonesia No. 60 dated 29 July 1994.
No. 4902 pada Berita Negara Republik
Indonesia No. 60 tanggal 29 Juli 1994.
OTO memperoleh izin usaha sebagai lembaga OTO obtained its business license as a
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik financing company from the Minister of Finance
Indonesia melalui Surat Keputusan of the Republic Indonesia in its Decision Letter
No. 556/KMK.017/1994 dated 10 November
No. 556/KMK.017/1994 tanggal 10 November 1994, which has been changed based on letter
1994, yang telah diubah berdasarkan surat No. No. S-6316/LK/1995 dated 5 December 1995.
S-6316/LK/1995 tanggal 5 Desember 1995. OTO OTO commenced its commercial operations in
memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1994, 1994, and is currently engaged in consumer
dan saat ini bergerak dalam bidang pembiayaan financing.
konsumen.
Berdasarkan perubahan anggaran dasar yang Based on the latest amendment Articles of
terakhir sebagaimana disebutkan dalam akta Association as stated in the notarial deed No.
No. 23 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di 23 dated 27 March 2024 of Aryanti Artisari,
hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.KN, notaris di S.H., M.KN, notary public in Jakarta, concerning
Jakarta, mengenai perubahan pemegang the change shareholder of OTO, therefore the
saham OTO sehingga komposisi pemegang shareholder composition is consist of PT BANK
saham OTO menjadi PT BANK BTPN Tbk BTPN Tbk (currently PT Bank SMBC Indonesia
(sekarang PT Bank SMBC Indonesia Tbk) Tbk) with ownership of shares series B
dengan kepemilikan saham seri B sebanyak amounted 473,640,735 shares or 51%,
473.640.735 lembar atau 51%, PT Summit PT Summit Auto Group with ownership of
Auto Group dengan kepemilikan saham seri B shares series B amounted 315,760,490 shares
sebanyak 315.760.490 lembar atau 34% dan or 34% and PT Sinar Mas Multiartha Tbk with
PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan ownership of shares series A amounted
kepemilikan saham seri A sebanyak 139,306,099 shares or 15%. This Articles of
139.306.099 atau 15%. Pada anggaran dasar Association also change the term of office of
ini juga terdapat perubahan masa jabatan Board of Directors to 3 years and changes in
direksi menjadi 3 tahun dan perubahan interim dividend. This amendment has been
ketentuan dividen interim. Akta perubahan ini informed and received by the Minister of Law
telah diberitahukan dan diterima oleh Menteri and Human Rights of the Republic of Indonesia
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik based on Receipt Letter No. AHU-AH.01.03-
Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan 0075020 and AHU-AH.01.09-124682, both
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.03-0075020 dated 27 March 2024.
dan AHU-AH.01.09-124682, keduanya masing-
masing tertanggal 27 Maret 2024.
30
466 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 469
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Akuisisi PT Oto Multiartha Acquisition of PT Oto Multiartha
Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank On 27 March 2024, the Bank acquired 51% of
mengakuisisi 51% saham biasa (saham seri B) OTO’s ordinary shares (series B shares) for a
OTO dengan nominal pembelian sebesar purchase amounted to Rp 3,926,955.
Rp 3.926.955.
Saham preferen tidak diperhitungkan dalam The preference shares are not taken into account in
pembagian laba bersih antara entitas induk dengan the distribution of net profit between the parent entity
kepentingan non-pengendali sehingga pembagian and non-controlling interests so that the distribution
laba bersih hanya untuk 85% saham biasa (saham of net profit is only for 85% ordinary shares (series
seri B). Oleh karena itu, Bank berhak atas laba B shares). Therefore, the Bank is entitled for OTO’s
bersih OTO sebesar 60% (yang merupakan hasil net profit of 60% (which represents the divided
pembagian antara 51% kepemilikan dari total 85% amount of 51% ownership of total 85% ordinary
saham biasa). Dampak perubahan atas shares). The effect of changes in the ownership
kepemilikan saham OTO adalah sebagai berikut: interest of OTO was as follows:
2024
Jumlah aset bersih yang teridentifikasi 5,598,214) Total identifiable net assets
Kepentingan non pengendali (2,325,485) Non-controlling interests
Total nilai aset neto yang diakuisisi 3,272,729) Total net asset acquired
Penyesuaian nilai wajar: Fair value adjustment:
Piutang pembiayaan 20,916) Financing receivables
Aset takberwujud: Intangible assets:
- Merek dagang 33,827) Trademarks -
- Hubungan pelanggan 55,418) Customer relationship -
- Piranti lunak 32,929) Software -
Aset pajak tangguhan (31,480) Deferred tax asset
Nilai wajar aset neto 3,384,339) Fair value of net assets
Imbalan yang dibayarkan (3,926,955) Consideration paid
Goodwill - posisi bersih (542,616) Goodwill - net basis
Tabel berikut ini merangkum jumlah aset yang The following table summarized the amounts of
diperoleh dan liablitas yang diambil alih pada the assets required and liabilities assumed on
tanggal akuisisi: the acquisition date:
2024
ASET ) ASSETS
Kas 5,554 Cash
Giro pada bank-bank lain 267,593 Curent accounts with other banks
Penempatan pada bank-bank lain 281,414 Placement with other banks
Tagihan derivatif 144,200 Derivative receivables
Piutang pembiayaan 13,841,631 Financing receivables - net
Beban dibayar dimuka 44,531 Prepaid expense
Pajak dibayar dimuka 140,863 Prepaid taxes
Aset pajak tangguhan 9,344 Deferred tax assets
Aset tetap 369,192 Fixed assets
Aset takberwujud 176,009 Intangible assets
Aset lain-lain 279,617 Other assets
Jumlah aset 15,559,948 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liablitas derivatif 110,017 Derivative payables
Utang pajak 32,127 Taxes payables
Efek-efek yang diterbitkan 994,355 Securities issued
Pinjaman yang diterima 8,432,707 Borrowings
Akrual 22,028 Accruals
Liabilitas imbalan kerja karyawan 156,592 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 34,131 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 179,777 Other liabilities
Jumlah liabilitas 9,961,734 Total liabilities
Jumlah aset bersih yang teridentifikasi 5,598,214 Total identifiable net assets
31
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 467
Page 470
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Pembagian dividen tunai oleh PT Oto Multiartha Cash dividend distribution by PT Oto Multiartha
OTO memiliki 2 jenis saham yaitu saham seri A OTO has 2 types of shares, which are series A
dan saham seri B. Saham seri A adalah jenis share and series B share. Series A shares are
saham preferen sedangkan saham seri B preference shares while series B shares are
adalah jenis saham biasa. Pemegang saham common shares. The shareholders of series A
seri A berhak untuk menerima dividen non- shares are entiled to receive a non-cumulative
kumulatif lebih dahulu dari pemegang saham dividend earlier than other shareholders in the
klasifikasi lain dalam jumlah yang akan amount that will be determined by the general
ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang meeting of shareholders.
Saham.
Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler Based on the Circular Resolution In Lieu of The
Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of the Shareholders of
Tahunan PT Oto Multiartha tanggal 30 Juni PT Oto Multiartha on 30 June 2025, the
2025, pemegang saham setuju untuk shareholders approved to declare and
mengumumkan dan membagikan dividen kas distributes cash dividends amounting to
sebesar Rp 28.558. Rp 28,558.
Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler Based on the Circular Resolution In Lieu of The
Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of the Shareholders of
Tahunan PT Oto Multiartha tanggal 20 Juni PT Oto Multiartha on 20 June 2024, the
2024, pemegang saham setuju untuk shareholders approved to declare and
mengumumkan dan membagikan dividen kas distributes cash dividends amounting to
sebesar Rp 27.890. Rp 27,890.
PT Summit Oto Finance PT Summit Oto Finance
PT Summit Oto Finance (“SOF”) berkantor di PT Summit Oto Finance (“SOF”)’s office is located
Gedung Summitmas II, Lantai 8, Jl. Jendral at Summitmas Tower II, Floor 8, Jl. Jendral
Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia. Sudirman Kav.61-62, Jakarta, Indonesia.
SOF didirikan dengan nama PT Summit Sinar SOF was established formerly under name of
Mas Finance, berdasarkan akta No. 214 PT Summit Sinar Mas Finance based on notarial
tanggal 20 September 1990, yang diubah deed No. 214 dated 20 September 1990 as
dengan akta No. 194 tanggal 22 Oktober 1990
yang keduanya dibuat di hadapan Mudofir Hadi, amended by notarial deed No. 194 dated
S.H., notaris di Jakarta. Akta notaris ini telah 22 October 1990 of Mudofir Hadi, S.H., notary
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik public in Jakarta. This notarial deed of
Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak establishment was approved by the Ministry of
Asasi Manusia) dengan Surat Keputusan Justice of the Republic of Indonesia (currently
No..C2-6214.HT.01.01.TH.90 tanggal Ministry of Law and Human Rights) in its Decision
30 Oktober 1990, didaftarkan di Kantor
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dibawah Letter No. C2-6214.HT.01.01.TH.90 dated
No..865/Not/1990/PN.JKT.SEL tanggal 30 October 1990, registered at the South Jakarta
7 November 1990 serta telah dimuat dalam District Court under No. 865/Not/1990/
Tambahan No. 5041 pada Berita Negara PN.JKT.SEL dated 7 November 1990 and was
Republik Indonesia No. 99 tanggal published in Supplement No. 5041 to State
11 Desember 1990. Gazette of the Republic of Indonesia No. 99 dated
11 December 1990.
SOF memperoleh izin usaha sebagai lembaga SOF obtained its business license as a
pembiayaan dari Menteri Keuangan Republik financing company from the Ministry of Finance
Indonesia melalui Surat Keputusan of the Republic of Indonesia in its Decision
No. 1601/KMK.013/1990 tanggal 28 Desember
1990 yang telah diubah dengan Surat Letter No. 1601/KMK.013/1990 dated
Keputusan No. KEP-243/KM.6/2003 tanggal 28 December 1990 which was changed with
30 Juni 2003. SOF saat ini bergerak dalam Decision Letter No. KEP-243/KM.6/2003 dated
bidang pembiayaan konsumen, dan memulai 30 June 2003. SOF is currently engaged in
kegiatan pembiayaan sepeda motor pada tahun consumer financing, and commenced
2003. motorcycles financing operation in 2003.
32
468 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 471
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Summit Oto Finance (lanjutan) PT Summit Oto Finance (continued)
Berdasarkan perubahan anggaran dasar Based on the latest amendment of Articles of
terakhir sebagaimana disebutkan dalam akta Association which was effected by notarial deed
No. 22 tanggal 27 Maret 2024 yang dibuat di No. 22 dated 27 March 2024 of Aryanti Artisari,
hadapan Aryanti Artisari, S.H., M.KN, notaris di S.H., M.KN, notary public in Jakarta, concerning
Jakarta, mengenai perubahan pemegang the change shareholder of SOF, therefore the
saham SOF sehingga komposisi pemegang shareholder composition is consist of PT BANK
saham SOF menjadi PT BANK BTPN Tbk BTPN Tbk (currently PT Bank SMBC Indonesia
(sekarang PT Bank SMBC Indonesia Tbk) Tbk) with ownership of shares series B
dengan kepemilikan saham seri B sebanyak amounted 2,490,901 shares or 51%,
2.490.901 lembar atau 51%, PT Summit Auto PT Summit Auto Group with ownership of
Group dengan kepemilikan saham seri B shares series B amounted 1,660,601 shares or
sebanyak 1.660.601 lembar atau 34% dan 34% and PT Sinar Mas Multiartha Tbk with
PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan ownership of shares series A amounted
kepemilikan saham seri A sebanyak 732.618 732,618 shares or 15%. This Articles of
atau 15%. Pada anggaran dasar ini juga Association also change the term of office of
terdapat perubahan masa jabatan direksi Board of Directors to 3 years and changes in
menjadi 3 tahun dan perubahan ketentuan interim dividend provisions. This amendment
dividen interim. Akta perubahan ini telah has been informed and received by the Minister
diberitahukan dan diterima oleh Menteri Hukum of Law and Human Rights of the Republic of
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Indonesia based on Receipt Letter No.
berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan AHU-AH.01.03-0075025 dan AHU-AH.01.09-
No. AHU-AH.01.03-0075025 dan 124689, both dated 27 March 2024.
AHU-AH.01.09-124689, keduanya masing-
masing tertanggal 27 Maret 2024.
Akuisisi PT Summit Oto Finance Acquisition of PT Summit Oto Finance
Pada tanggal 27 Maret 2024, Bank mengakuisisi On 27 March 2024, the Bank acquired 51% SOF’s
51% saham biasa (saham seri B) SOF dengan ordinary shares (series B shares) for a purchase
imbalan pembelian dengan nominal sebesar amounted to Rp 2,623,788.
Rp 2.623.788.
The preference shares are not taken into account in
Saham preferen tidak diperhitungkan dalam the distribution of net profit between the parent entity
pembagian laba bersih antara entitas induk dengan and non-controlling interests so that the distribution
kepentingan non-pengendali sehingga pembagian of net profit is only for 85% ordinary shares (series B
laba bersih hanya untuk 85% saham biasa (saham shares). Therefore, the Bank is entitled for SOF’s net
seri B). Oleh karena itu, Bank berhak atas laba profit of 60% (which represents the divided amount
bersih SOF sebesar 60% (yang merupakan hasil
pembagian antara 51% kepemilikan dari total 85% of 51% ownership of total 85% ordinary shares). The
saham biasa). Dampak perubahan atas effect of changes in the ownership interest of SOF
kepemilikan saham SOF adalah sebagai berikut: was as follows:
2024
Jumlah aset bersih yang teridentifikasi 4,009,775) Total identifiable net assets
Kepentingan non pengendali (1,827,005) Non-controlling interests
Total nilai aset neto yang diakuisisi 2,182,770) Total net asset acquired
Penyesuaian nilai wajar: Fair value adjustment:
Piutang pembiayaan (351,719) Financing receivables
Aset takberwujud: Intangible assets:
- Merek dagang 27,233) Trademarks -
- Hubungan pelanggan 269,643) Customer relationship -
- Piranti lunak (13,691) Software -
Aset pajak tangguhan 15,078) Deferred tax asset
Nilai wajar aset neto 2,129,314) Fair value of net assets
Imbalan yang dibayarkan (2,623,788) Consideration paid
(494,474)
Goodwill - posisi bersih Goodwill - net basis
33
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 469
Page 472
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
PT Summit Oto Finance (lanjutan) PT Summit Oto Finance (continued)
Akuisisi PT Summit Oto Finance (lanjutan) Acquisition of PT Summit Oto Finance
(continued)
Tabel berikut ini merangkum jumlah aset yang The following table summarized the amounts of
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih pada the assets acquired and liabilities assumed on
tanggal akuisisi: the acquisition date:
2024
ASET ASSETS
Kas 6,354 Cash
Giro pada bank-bank lain 188,115 Curent accounts with other banks
Penempatan pada bank-bank lain 282,157 Placement with other banks
Tagihan derivatif 187,006 Derivative receivables
Piutang pembiayaan - bersih 12,770,844 Financing receivables - net
Beban dibayar dimuka 87,678 Prepayments
Aset pajak tangguhan 93,919 Deferred tax assets
Aset tetap 90,757 Fixed assets
Aset takberwujud 205,313 Intangible assets
Aset lain-lain 260,671 Other assets
Jumlah aset 14,172,814 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas derivatif 136,504 Derivative payables
Utang pajak 21,286 Taxes payable
Pinjaman yang diterima 9,358,270 Borrowings
Akrual 23,571 Accruals
Liabilitas imbalan kerja karyawan 288,823 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa 37,122 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 297,463 Other liabilities
Jumlah liabilitas 10,163,039 Total liabilities
Jumlah aset bersih teridentifikasi 4,009,775 Total identifiable net assets
Pembagian dividen tunai oleh PT Summit Oto Cash dividend distribution by PT Summit Oto
Finance Finance
SOF memiliki 2 jenis saham yaitu saham seri A SOF has 2 types of shares, which are series A
dan saham seri B. Saham seri A adalah jenis share and series B share. Series A shares are
saham preferen sedangkan saham seri B preference shares while series B shares are
adalah jenis saham biasa. Pemegang saham common shares. The shareholders of series A
seri A berhak untuk menerima dividen non- shares are entiled to receive a non-cumulative
kumulatif lebih dahulu dari pemegang saham dividend earlier than other shareholders in the
klasifikasi lain dalam jumlah yang akan amount that will be determined by the general
ditentukan oleh Rapat Umum Pemegang meeting of shareholders.
Saham.
Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler Based on the Circular Resolution In Lieu of The
Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of the Shareholders of
Tahunan PT Summit Oto Finance tanggal PT Summit Oto Finance on 30 June 2025, the
30 Juni 2025, pemegang saham setuju untuk shareholders approved to declare and
mengumumkan dan membagikan dividen kas distributes cash dividends amounting to
sebesar Rp 134.527. Rp 134,527.
Berdasarkan Keputusan Secara Sirkuler Based on the Circular Resolution In Lieu of The
Menggantikan Rapat Umum Pemegang Saham Annual General Meeting of the Shareholders of
Tahunan PT Summit Oto Finance tanggal 20 PT Summit Oto Finance on 20 June 2024, the
Juni 2024, pemegang saham setuju untuk shareholders approved to declare and
mengumumkan dan membagikan dividen kas distributes cash dividends amounting to
sebesar Rp 66.730. Rp 66,730.
34
470 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 473
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
1. INFORMASI UMUM (lanjutan) 1. GENERAL INFORMATION (continued)
f. Entitas Anak (lanjutan) f. Subsidiaries (continued)
Biaya terkait Akuisisi PT Oto Multiartha dan Cost related to acquisition of PT Oto
PT Summit Oto Finance Multiartha and PT Summit Oto Finance
Biaya yang terkait dengan akuisisi telah Acquisition-related cost are charged to general
dibebankan pada beban umum dan and administrative expenses in the consolidated
administrasi pada laporan laba rugi statements of profit or loss amounted of
konsolidasian masing-masing sebesar Rp 7,543 and Rp 63,952 for the years ended
Rp 7.543 dan Rp 63.952 untuk tahun-tahun 31 December 2024 and 2023, respectively.
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024
dan 2023.
Penggunaan informasi keuangan PT Oto Use of financial information PT Oto
Multiartha and PT Summit Oto Finance Multiartha and PT Summit Oto Finance for
untuk laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements
Bank menggunakan laporan keuangan OTO The Bank use the OTO and SOF financial
dan SOF pada tanggal 31 Maret 2024 sebagai statements as of 31 March 2024 as the
saldo awal untuk keperluan penyusunan beginning balance for the purposes of preparing
laporan keuangan konsolidasian. Manajemen the consolidated financial statements.
berpendapat bahwa dampak atas penggunaan Management believes that the impact of using
periode pelaporan ini tidak material jika this reporting period is immaterial when
dibandingkan dengan penggunaan tanggal compared to using the acquisition date as the
akuisisi sebagai saldo awal. beginning balance.
Penghasilan yang termasuk dalam laporan laba Revenue includes in the consolidated statement
rugi komprehensif konsolidasian yang of profit or loss and other comprehensive
dikontribusikan oleh PT Oto Multiartha dan income which contributed by PT Oto Multiartha
PT Summit Oto Finance masing-masing dan PT Summit Oto Finance amounted
sebesar Rp 1.838.560 dan Rp 3.037.849. Rp 1,838,560 and Rp 3,037,849, respectively.
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance
juga mengkontribusikan laba bersih sebesar also contributed net income in the same period
Rp 30.940 dan Rp 181.238 selama periode amounted Rp 30,940 and Rp 181,238,
yang sama. respectively.
Jika PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto If PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
Finance telah dikonsolidasikan sejak 1 Januari have been consolidated since 1 January 2024,
2024, maka penghasilan yang termasuk dalam then the revenue includes in the consolidated
laporan laba rugi komprehensif konsolidasian statement of profit or loss and other
yang dikontribusikan oleh PT Oto Multiartha comprehensive income which contributed by
dan PT Summit Oto Finance masing-masing PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
sebesar Rp 2.456.502 dan Rp 3.982.714 dan will be Rp 2,456,502 and Rp 3,982,714,
laba bersih masing-masing sebesar sebesar respectively and the net income will be
Rp 53.509 dan Rp 252.062. Rp 53,509 and Rp 252,062, respectively.
Akuisisi PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto The acquisition of PT Oto Multiartha and
Finance telah dilaksanakan sesuai Peraturan PT Summit Oto Finance has been conducted in
Bapepam-LK No. KEP-347/BL/2012 tanggal accordance with Bapepam-LK Regulation No.
25 Juni 2012 yaitu Peraturan VIII.G.7 tentang KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012,
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan Regulation No. VIII.G.7 regarding “Presentation
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. and Disclosure of Public Company’s Financial
Statements”.
35
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 471
Page 474
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL POLICIES
Kebijakan-kebijakan akuntansi yang material, yang The material accounting policies, consistently
diterapkan secara konsisten dalam penyusunan applied in the preparation of the consolidated
laporan keuangan konsolidasian Bank dan Entitas financial statements of the Bank and its
Anaknya (secara bersama-sama disebut “Grup”) subsidiaries (together referred to as the “Group”)
adalah sebagai berikut: are as follows:
a. Pernyataan Kepatuhan a. Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian Grup disusun The consolidated financial statements of the
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Group has been prepared and presented in
Keuangan (“SAK”) Indonesia. accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards (“SAK”).
Laporan keuangan konsolidasian juga disusun These consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan peraturan Badan also been prepared and presented in
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga accordance with Capital Market and Financial
Keuangan (“BAPEPAM-LK” yang fungsinya Institutions Supervisory Agency (“BAPEPAM-
dialihkan kepada OJK sejak tanggal LK”, whose function has been transferred to
1 Januari 2013) No. VIII.G.7 yang merupakan OJK starting 1 January 2013) rule No. VIII.G.7,
lampiran keputusan ketua BAPEPAM-LK No. Appendix of the Decree of the Chairman of the
KEP 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang BAPEPAM-LK No. KEP-347/BL/2012 dated
“Penyajian dan Pengungkapan Laporan 25 June 2012 regarding “Financial Statements
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Presentation and Disclosure of the Issuer or
Public Company”.
Laporan keuangan konsolidasian ini yang These consolidated financial statements which
merupakan konsolidasian dari laporan represent the consolidation of the financial
keuangan Grup telah disetujui untuk diterbitkan statements of the Group, were authorized for
oleh direksi pada tanggal 27 Februari 2026. issuance by the Board of Directors on 27 February
2026.
Laporan keuangan konsolidasi ini disajikan These consolidated financial statements are
dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Dalam hal presented in Indonesian and English languages.
terdapat perbedaan penafsiran akibat Should there be any difference in interpretation
penerjemahan bahasa, maka yang digunakan due to translation, the Indonesian version shall
sebagai acuan adalah dalam Bahasa Indonesia. prevail.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis for Preparation of Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian ini disajikan Figures in these consolidated financial
dalam Rupiah, yang merupakan mata uang statements are presented in Rupiah, which is
fungsional Grup. Kecuali dinyatakan secara the Group’s functional currency. Unless
khusus, informasi keuangan yang disajikan otherwise stated, financial information
telah dibulatkan menjadi jutaan Rupiah presented in Rupiah has been rounded to the
terdekat. nearest million.
Laporan keuangan konsolidasian disusun atas The consolidated financial statements have been
basis akrual dengan menggunakan konsep nilai prepared on the accrual basis using the historical
historis, kecuali jika standar akuntansi cost concept, except where the accounting
mensyaratkan pengukuran nilai wajar. standards require fair value measurement.
Laporan arus kas konsolidasian menyajikan The consolidated statements of cash flows
perubahan dalam kas dan setara kas dari present the changes in cash and cash equivalents
aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. from operating, investing and financing activities.
Laporan arus kas disusun dengan metode The statements of cash flows are prepared using
langsung. Untuk tujuan laporan arus kas, kas the direct method. For the purpose of the
dan setara kas meliputi kas, giro pada Bank statements of cash flows, cash and cash
Indonesia, giro pada bank-bank lain, equivalents consist of cash, current accounts with
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- Bank Indonesia, current accounts with other
bank lain, dan efek-efek yang jatuh tempo banks, placements with Bank Indonesia and
dalam waktu tiga bulan sejak tanggal other banks, and securities that mature within
perolehan, sepanjang tidak digunakan sebagai three months from the date of acquisition, as long
jaminan atas pinjaman yang diterima serta tidak as they are not being pledged as collateral for
dibatasi penggunaannya. borrowings nor restricted.
36
472 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 475
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Penggunaan pertimbangan dan estimasi c. Use of judgments and estimates
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian The preparation of consolidated financial
sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan statements in conformity with SAK requires
manajemen untuk membuat pertimbangan dan management to make judgments and estimates
estimasi yang mempengaruhi penerapan that affect the application of accounting policies
kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas, and the reported amounts of assets, liabilities,
pendapatan dan beban yang dilaporkan. income and expenses. Although these
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan estimates are based on management’s best
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian knowledge of current events and activities,
dan kegiatan saat ini, hasil aktual dapat berbeda actual results may differ from those estimates.
dari estimasi tersebut.
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah Estimates and underlying assumptions are
secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi reviewed on an ongoing basis. Revisions to
akuntansi diakui pada periode dimana estimasi accounting estimates are recognized in the
tersebut direvisi dan periode-periode yang akan periods in which the estimate is revised and in
datang yang dipengaruhi oleh revisi estimasi any future periods affected.
tersebut.
Informasi mengenai hal-hal penting yang terkait Information about significant areas of
dengan ketidakpastian estimasi dan estimation uncertainty and critical judgments in
pertimbangan-pertimbangan penting dalam applying accounting policies that have
penerapan kebijakan akuntansi yang memiliki significant effect on the amount recognized in
dampak yang signifikan terhadap jumlah yang the consolidated financial statements are
diakui dalam laporan keuangan konsolidasian described in Note 3.
dijelaskan di Catatan 3.
d. Perubahan kebijakan akuntansi d. Changes in accounting policies
Berikut ini adalah standar dan interpretasi The following standards and interpretation of
standar yang berlaku efektif tanggal standards became effective on
1 Januari 2025, memiliki pengaruh atas laporan 1 January 2025, have an effect on the Group’s
keuangan konsolidasian Grup, dan mungkin consolidated financial statements, and may
akan membutuhkan penerapan secara require retrospective application under
retrospektif sebagaimana diatur dalam PSAK 208, “Accounting Policies, Changes in
PSAK 208, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Accounting Estimates, and Errors”:
Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”:
- Amandemen PSAK 221 “Pengaruh - Amendments to PSAK 221 “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing: Changes in Foreign Exchange Rates:
Kekurangan Ketertukaran” Lack of Exchangeability”
- PSAK 117 “Kontrak Asuransi” - PSAK 117 “Insurance Contract”
Penerapan standar akuntansi yang disebutkan di The implementation of the above-mentioned
atas tidak memiliki dampak yang signifikan accounting standards did not have significant
terhadap laporan keuangan konsolidasian. impacts to the consolidated financial
statements.
e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam e. Foreign Currency Transactions and
Valuta Asing Balances Translation
Transaksi-transaksi dalam valuta asing Transactions in foreign currencies are
dijabarkan ke dalam Rupiah, yang merupakan translated into Rupiah, the Group’s functional
mata uang fungsional Grup, dengan currency, at the exchange rates prevailing at
menggunakan kurs pada tanggal transaksi. the transaction date.
Saldo akhir tahun aset moneter dan liabilitas Year-end balances monetary assets and
moneter dalam valuta asing dijabarkan ke dalam liabilities denominated in foreign currencies are
Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal translated into Rupiah using exchange rate as
laporan (penutupan) yang ditetapkan oleh Bank of the reporting date (closing) as determined by
Indonesia, yaitu kurs tengah yang merupakan Bank Indonesia, i.e. middle rates which are the
rata-rata kurs beli dan kurs jual berdasarkan average of buying rates and selling rates per
Reuters pada pukul 16.00 WIB. Reuters at 16.00 WIB.
37
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 473
Page 476
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
e. Penjabaran Transaksi dan Saldo dalam Valuta e. Foreign Currency Transactions and
Asing (lanjutan) Balances Translation (continued)
Kurs valuta asing utama yang digunakan pada The major exchange rates used as of the
tanggal pelaporan adalah sebagai berikut (nilai reporting date were as follows (full amount):
penuh):
31 Desember/December
2025 2024
1 Dolar Amerika Serikat (USD) 16,675.00 16,095.00 1 United States Dollar (USD)
1 Dolar Australia (AUD) 11,152.24 10,013.51 1 Australian Dollar (AUD)
1 Dolar Singapura (SGD) 12,965.05 11,844.58 1 Singapore Dollar (SGD)
1 Dolar Hong Kong (HKD) 2,142.30 2,073.11 1 Hong Kong Dollar (HKD)
1 Poundsterling Inggris (GBP) 22,439.55 20,218.54 1 British Poundsterling (GBP)
1 Yen Jepang (JPY) 106.50 103.03 1 Japanese Yen (JPY)
1 Euro (EUR) 19,571.45 16,758.12 1 Euro (EUR)
1 Franc Swiss (CHF) 21,026.42 17,815.04 1 Swiss Franc (CHF)
1 Yuan China (CNY) 2,385.00 2,198.50 1 China Yuan (CNY)
1 Baht Thailand (THB) 529.20 469.79 1 Thailand Baht (THB)
1 Ringgit Malaysia (MYR) 4,108.16 3,597.86 1 Malaysian Ringgit (MYR)
1 Rupee India (INR) 185.50 187.98 1 Indian Rupee (INR)
1 Riyal Arab Saudi (SAR) 4,446.50 - 1 Saudi Arabia Riyal (SAR)
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang The exchange gains and losses arising from
timbul dari transaksi dalam valuta asing dan dari transactions in foreign currencies and from the
penjabaran aset moneter dan liabilitas moneter translation of monetary assets and monetary
dalam valuta asing diakui pada laba rugi. liabilities denominated in foreign currencies are
recognized in profit or loss.
Laba atau rugi kurs valuta asing atas aset dan The foreign currency gains or losses on
liabilitas moneter merupakan selisih antara biaya monetary assets and liabilities are the
perolehan diamortisasi dalam Rupiah pada awal difference between amortized cost in Rupiah at
tahun, disesuaikan dengan tingkat suku bunga the beginning of the year, adjusted for effective
efektif dan pembayaran selama tahun berjalan, interest rate and payments during the year, and
dan biaya perolehan diamortisasi dalam valuta the amortized cost in foreign currency
asing yang dijabarkan ke dalam Rupiah dengan translated into Rupiah using the exchange rate
menggunakan kurs pada akhir tahun. at the end of the year.
f. Prinsip Konsolidasi f. Basis of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian mencakup The consolidated financial statements include
laporan keuangan Bank dan entitas anak. the accounts of the Bank and its subsidiaries.
Suatu pengendalian atas entitas anak dianggap Control over a subsidiary is presumed to exist if
ada bilamana Bank terekspos atau memiliki hak the Bank is exposed to, or has rights to, variable
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya returns from its involvement with the subsidiaries
dengan entitas anak dan memiliki kemampuan and has the ability to affect those returns through
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui its power over the subsidiaries. The Bank
kekuasaannya atas entitas anak. Bank akan reassesses whether it has control if there are
menilai kembali apakah memiliki kendali jika ada changes to one or more of the elements of the
perubahan atas satu atau lebih unsur control. This includes circumstances in which
pengendalian. Ini termasuk situasi dimana hak protective rights held (e.g. those resulting from a
protektif yang dimiliki (seperti yang dihasilkan lending relationship) become substantive and
dari hubungan pinjaman) menjadi substantif dan lead to the Bank having power over a subsidiary.
mengakibatkan Bank memiliki kekuasaan atas
entitas anak.
Laporan keuangan dari entitas anak dimasukkan The financial statements of the subsidiaries are
ke dalam laporan keuangan konsolidasian sejak included in the consolidated financial statements
tanggal pengendalian dimulai sampai dengan from the date on which control commences until
tanggal pengendalian berakhir. the date when control ceases.
38
474 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 477
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Prinsip Konsolidasi (lanjutan) f. Basis of Consolidation (continued)
Ketika Bank kehilangan kendali atas entitas anak, When the Bank loses control over a subsidiary,
Bank menghentikan pengakuan aset dan it derecognises the assets and liabilities of the
liabilitas entitas anak, dan kepentingan non- subsidiary, and any related non-controlling
pengendali terkait dan komponen ekuitas lainnya. interests and other components of equity. Any
Laba atau rugi yang timbul diakui dalam laba rugi. resulting gain or loss is recognized in profit or
Kepentingan yang dipertahankan di entitas anak loss. Any interest retained in the former
sebelumnya diukur sebesar nilai wajar ketika subsidiary is measured at fair value when the
pengendalian hilang. control is lost.
Seluruh transaksi dan saldo antar perusahaan All inter-company transactions and balances are
dieliminasi dalam laporan keuangan eliminated in the consolidated financial
konsolidasian, sehingga laporan keuangan statements; accordingly, the consolidated
konsolidasian hanya mencakup transaksi dan financial statements include only transactions and
saldo dengan pihak lain. balances with other parties.
Akuisisi entitas anak oleh Bank dicatat dengan The acquisition method is used to account for the
menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan acquisition of subsidiary by the Bank. The cost of
akuisisi diukur pada nilai wajar aset yang acquisition is measured at the fair value of the
diberikan, instrumen ekuitas yang diterbitkan, assets given, equity instruments issued, liabilities
liabilitas yang terjadi atau diambil dan incurred or assumed and contingent
penyesuaian harga beli kontinjensi, jika ada, consideration, if any, at the transaction date.
pada tanggal transaksi. Goodwill yang timbul dari Goodwill arising from the acquisition of subsidiary
akuisisi entitas anak diuji penurunan nilainya is tested at least annually for impairment. Any
minimal secara tahunan. Keuntungan yang gain on bargain purchase is recognized in profit
dihasilkan atas pembelian dengan diskon diakui or loss immediately. Transaction costs incurred in
langsung pada laba rugi. Biaya-biaya transaksi the acquisition of Subsidiary are directly
yang timbul dari akuisisi entitas anak dibebankan expensed in the current year profit or loss.
langsung pada laba rugi tahun berjalan.
Kepentingan non-pengendali diakui pada Non-controlling interest is recognized at the date
tanggal kombinasi bisnis dan selanjutnya of initial business combination and subsequently
disesuaikan dengan proporsi atas perubahan adjusted by proportion of change in identifiable
aset bersih teridentifikasi entitas anak. net assets of subsidiaries.
Perubahan dalam bagian kepemilikan Bank Changes in ownership interest in subsidiary that
pada entitas anak yang tidak mengakibatkan do not result in a loss of control are treated as
hilangnya pengendalian diperlakukan sebagai transaction between equity holders and are
transaksi antara pemegang ekuitas dan dicatat accounted for as equity transactions.
sebagai transaksi ekuitas.
Kepentingan non-pengendali disajikan di ekuitas Non-controlling interest is presented as part of
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian equity in the consolidated statements of financial
dan dinyatakan sebesar proporsi pemegang position and represents the non-controlling
saham non-pengendali atas laba tahun berjalan shareholders’ proportionate share in the net
dan ekuitas entitas anak tersebut berdasarkan income for the year and equity of the subsidiary
persentase kepemilikan pemegang saham non- based on the percentage of ownership of the non-
pengendali pada entitas anak tersebut. controlling shareholders in the subsidiary.
g. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi g. Transactions with Related Parties
Dalam laporan keuangan konsolidasian ini, In these consolidated financial statements, the
istilah pihak-pihak berelasi digunakan sesuai term related parties is used as defined in PSAK
dengan PSAK No. 224 mengenai No. 224 regarding “Related Party Disclosures”.
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
39
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 475
Page 478
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
Aset keuangan Grup terdiri dari kas, giro pada The Group’s financial assets consist of cash,
Bank Indonesia, giro pada bank-bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- accounts with other banks, placements with Bank
bank lain, efek-efek, efek-efek yang dibeli Indonesia and other banks, securities, securities
dengan janji dijual kembali (reverse repo), purchased under resale agreements (reverse
tagihan derivatif, tagihan akseptasi, pinjaman repo), derivative receivables, acceptance
yang diberikan, pembiayaan/piutang syariah, receivables, loans, sharia financing/receivables,
piutang pembiayaan, penyertaan saham dan financing receivables, investment in shares and
tagihan lainnya (yang disajikan sebagai bagian other receivables (presented as part of other
dari aset lain-lain). assets).
Liabilitas keuangan Grup terdiri dari liabilitas The Group’s financial liabilities consist of
segera, simpanan dari nasabah, simpanan dari obligations due immediately, deposits from
bank-bank lain, efek-efek yang dijual dengan customers, deposits from other banks, securities
janji dibeli kembali (repo), liabilitas derivatif, sold under repurchase agreements (repo),
liabilitas akseptasi, efek-efek yang diterbitkan, derivative payables, acceptance payables,
pinjaman yang diterima, akrual, liabilitas sewa, securities issued, borrowings, accruals, lease
pinjaman subordinasi, dan liabilitas lain-lain. liabilities, subordinated loans, and other liabilities.
h.1. Klasifikasi h.1. Classification
Aset keuangan Financial assets
Grup mengklasifikasikan aset The Group classified its financial assets into
keuangannya ke dalam kategori sebagai the following categories on initial
berikut pada saat pengakuan awal: recognition:
i. Biaya perolehan diamortisasi; i. At amortized cost;
ii. Nilai wajar melalui penghasilan ii. Fair value through other comprehensive
komprehensif lain (“FVOCI”); income (“FVOCI”);
iii. Nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”) iv. iii. Fair value through profit or loss
(“FVTPL”)
v.
Aset keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial asset is classified into one of
salah satu dari kategori ini pada saat these categories on initial recognition based
pengakuan awal berdasarkan model bisnis on the business model within which it is
dimana aset keuangan tersebut dimiliki held, and its contractual cash flow
serta karakteristik arus kas kontraktualnya. characteristics. The business model reflects
Model bisnis merefleksikan bagaimana how groups of financial assets are managed
kelompok aset keuangan dikelola untuk to achieve a particular business objective.
mencapai tujuan bisnis tertentu.
vi.
Aset keuangan diukur dengan biaya A financial asset is measured at amortized
perolehan diamortisasi hanya jika cost only if it meets both of the following
memenuhi kedua kondisi berikut dan tidak conditions and is not designated as at
ditetapkan sebagai FVTPL: FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset business model whose objective is to
keuangan untuk tujuan mendapatkan hold the asset to collect contractual cash
arus kas kontraktual (hold to collect); dan flows (hold to collect); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - Its contractual terms of the financial
keuangan yang pada tanggal tertentu asset give rise on specified dates to
menghasilkan arus kas yang merupakan cash flows that are solely payments of
pembayaran pokok dan bunga semata principal and interest on the principal
dari jumlah pokok terutang. amount outstanding.
40
476 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 479
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Aset keuangan diukur pada FVOCI hanya A financial asset is measured at FVOCI only
jika memenuhi kedua kondisi berikut dan if it meets both of the following conditions
tidak ditetapkan sebagai FVTPL: and is not designated as at FVTPL:
- Aset keuangan dikelola dalam model - The financial asset is held within a
bisnis yang bertujuan untuk business model whose objective is
mendapatkan arus kas kontraktual dan achieved by both collecting contractual
menjual aset keuangan (hold to collect cash flows and selling the financial asset
and sell); dan (hold to collect and sell); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - Its contractual terms of financial asset
keuangan yang pada tanggal tertentu give rise on specified dates to cash flows
menghasilkan arus kas yang merupakan that are solely payments of principal and
pembayaran pokok dan bunga semata interest on the principal amount
dari jumlah pokok terutang. outstanding.
Seluruh aset keuangan yang tidak All financial assets not classified as
diklasifikasikan sebagai diukur dengan biaya measured at amortized cost or FVOCI as
perolehan diamortisasi atau FVOCI described above are measured at FVTPL.
sebagaimana ketentuan di atas diukur
dengan FVTPL.
Aset keuangan tidak direklasifikasi setelah Financial assets are not reclassified
pengakuan awal, kecuali dalam periode subsequent to their initial recognition, except
setelah Grup mengubah model bisnis yang in the period after the Group changes its
mengelola aset keuangan. business model for managing financial
assets.
Penilaian model bisnis Business model assessment
Model bisnis Grup ditentukan pada level The Group's business model is defined at a
yang mencerminkan bagaimana kelompok level that reflects how group of financial
aset keuangan dikelola bersama-sama assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. Model certain business objectives. The Group’s
bisnis Grup tidak bergantung pada intensi model does not depend on management's
manajemen untuk instrumen individu. intention for individual instruments.
Sejalan dengan hal tersebut, kondisi ini Accordingly, this condition is not an
bukan merupakan pendekatan instrumen- instrument-by-instrument approach to
per-instrumen untuk klasifikasi dan classification and is determined at a higher
ditentukan pada level agregasi yang lebih level of aggregation, which is at portfolio
tinggi yaitu pada level portfolio. level.
Model bisnis Grup mengacu pada The Group’s business model refers to
pengelolaan aset keuangan untuk managing financial assets to generate cash
menghasilkan arus kas. Arus kas akan flows. Cash flows will result from obtaining
dihasilkan dari memperoleh arus kas contractual cash flows, selling financial
kontraktual, menjual aset keuangan atau assets or both. This assessment is not made
keduanya. Penilaian ini tidak dilakukan atas based on a scenario where the Group does
dasar skenario bahwa Grup tidak not expect a “worst condition” scenario or a
mengharapkan terjadinya skenario “kondisi “stress condition” scenario to occur. In a
terburuk” atau skenario “kondisi stres”. situation where the Group sells certain
Dalam kondisi Grup menjual portofolio aset portfolios of financial assets in a worst-case
keuangan tertentu dalam skenario kondisi scenario, that scenario will not affect the
terburuk, skenario itu tidak akan assessment of the business model for that
mempengaruhi penilaian terhadap model asset if the Group reasonably expects that
bisnis untuk aset tersebut jika Grup secara such a scenario will not occur.
wajar mengharapkan bahwa skenario
seperti itu tidak akan terjadi.
41
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 477
Page 480
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment (continued)
Akan tetapi, ketika Grup menilai model bisnis However, when the Group assesses the
untuk aset keuangan yang baru diterbitkan business model for newly issued or recently
atau baru dibeli, Grup harus purchased financial assets, it must consider
mempertimbangkan informasi tentang information about how cash flows were
bagaimana arus kas direalisasikan di masa realized in the past, along with all other
lalu, bersama dengan semua informasi yang relevant information.
relevan lainnya.
Model bisnis untuk mengelola aset The business model for managing financial
keuangan adalah kenyataan dan bukan assets is a reality and not just an assertion.
hanya sebuah asersi. Hal ini biasanya This is usually observed through the
diobservasi melalui aktivitas yang dilakukan activities the entity carries out to achieve the
Grup untuk mencapai tujuan dari model objectives of the business model. The Group
bisnis. Grup mempertimbangkan semua considers all relevant evidence available at
bukti yang relevan yang tersedia pada the valuation date. The relevant evidence
tanggal penilaian. Bukti yang relevan includes, but is not limited to:
tersebut termasuk, tetapi tidak terbatas
pada:
- kebijakan dan tujuan yang dinyatakan - the stated policies and objectives for the
untuk portofolio dan pengoperasian portfolio and the operation of those
kebijakan tersebut dalam praktiknya. policies in practice. In particular, whether
Secara khusus, apakah strategi management’s strategy focusses on
manajemen berfokus pada menghasilkan earning contractual interest income,
pendapatan bunga kontraktual, maintaining a particular interest rate
mempertahankan profil suku bunga profile, matching the duration of the
tertentu, mencocokkan durasi aset financial assets to the duration of the
keuangan dengan durasi liabilitas yang liabilities that are funding those assets or
mendanai aset tersebut atau mewujudkan realising cash flows through sale of the
arus kas melalui penjualan aset; assets;
- bagaimana kinerja portofolio dievaluasi - how the performance of the portfolio is
dan dilaporkan kepada personil evaluated and reported to key
manajemen kunci; management personnel;
- risiko yang memengaruhi kinerja dari - the risks that affect the performance of
model bisnis (dan aset keuangan yang the business model (and the financial
dimiliki dalam model bisnis tersebut) dan assets held within that business model)
strategi mengenai bagaimana risiko and its strategy for how those risks are
tersebut dikelola; dan managed; and
- bagaimana manajer bisnis dikompensasi - how the business manager is
(sebagai contoh, apakah kompensasi compensated (for example, whether the
berdasarkan nilai wajar dari aset yang compensation is based on the fair value
dikelola atau arus kas kontraktual yang of assets under management or the
diperoleh). contractual cash flows obtained).
42
478 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 481
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial assets (continued)
Penilaian apakah arus kas kontraktual Assessment of whether contractual cash
hanya merupakan pembayaran pokok dan flows are solely payments of principal and
bunga semata (SPPI) interest (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, ‘pokok’ For the purposes of this assessment,
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset ‘principal’ is defined as the fair value of the
keuangan pada pengakuan awal. ‘Bunga’ financial asset on initial recognition.
didefinisikan sebagai imbalan untuk nilai ‘Interest’ is defined as consideration for the
waktu atas uang dan untuk risiko kredit yang time value of money and for the credit risk
terkait dengan jumlah pokok yang terutang associated with the principal amount
selama periode waktu tertentu dan untuk outstanding during a particular period of
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya time and for other basic lending risks and
(misalnya risiko likuiditas dan biaya costs (e.g. liquidity risk and administrative
administrasi), serta marjin keuntungan. costs), as well as profit margin.
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual In assessing whether the contractual cash
adalah SPPI, Grup mempertimbangkan flows are SPPI, the Group considers the
ketentuan kontraktual instrumen tersebut. contractual terms of the instrument. This
Hal ini termasuk menilai apakah aset includes assessing whether the financial
keuangan mengandung ketentuan asset contains a contractual term that could
kontraktual yang dapat mengubah waktu change the timing or amount of contractual
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga cash flows such that it would not meet this
tidak memenuhi kondisi ini. Dalam condition. In making the assessment, the
melakukan penilaian, Grup Group considers:
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingent events that would change
mengubah jumlah dan waktu arus kas; the amount and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Ketentuan percepatan pelunasan dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan;
- Ketentuan yang membatasi klaim Grup - Terms that limit the Group’s claim to
atas arus kas dari aset tertentu (seperti cash flows from specified assets (e.g.
pinjaman non-recourse); dan non-recourse loans); and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai - Features that modify consideration of
waktu atas uang (seperti penetapan the time value of money (e.g. periodical
ulang suku bunga berkala). reset of interest rates).
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori pengukuran sebagai berikut following measurement categories at initial
pada saat pengakuan awal berdasarkan recognition based on their nature and
sifat dan tujuannya: purpose:
i. Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, i. Fair value through profit or loss, which has
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, 2 (two) sub-classifications, i.e. financial
yaitu liabilitas keuangan yang ditetapkan liabilities designated as such upon initial
demikian pada saat pengakuan awal dan recognition and financial liabilities
liabilitas keuangan yang diklasifikasikan classified as held for trading;
dalam kelompok diperdagangkan;
ii. Liabilitas keuangan yang diukur pada ii. Financial liabilities measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi. cost.
43
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 479
Page 482
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.1. Klasifikasi (lanjutan) h.1. Classification (continued)
Liabilitas keuangan (lanjutan) Financial liabilities (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai A financial liability is classified as held for
diperdagangkan jika diperoleh atau dimiliki trading if it is acquired or incurred principally
terutama untuk tujuan dijual atau dibeli for the purpose of selling or repurchasing it
kembali dalam waktu dekat atau jika in the near term or if it is part of a portfolio of
merupakan bagian dari portofolio instrumen identified financial instruments that are
keuangan tertentu yang dikelola bersama managed together and for which there is
dan terdapat bukti mengenai pola ambil evidence of a recent actual pattern of short-
untung dalam jangka pendek (short-term term profit-taking. Derivatives are also
profit-taking) yang terkini. Derivatif categorised as held for trading instrument
diklasifikasikan sebagai instrumen unless they are designated and effective as
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan hedging instruments.
efektif sebagai instrumen lindung nilai.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari Gains and losses arising from changes in fair
perubahan nilai wajar liabilitas keuangan value of financial liabilities are recognized in
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. current year profit or loss.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortized
perolehan diamortisasi terdiri dari liabilitas cost consist of non-derivative financial
keuangan non-derivatif yang tidak dimiliki liabilities that are not held for trading purpose
untuk diperdagangkan dan tidak ditetapkan and not designated at fair value through
pada nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
h.2. Pengakuan h.2. Recognition
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan A financial asset or financial liability is initially
atau liabilitas keuangan diukur pada nilai measured at fair value plus/less (for financial
wajar ditambah/dikurangi (untuk instrumen instruments not subsequently measured at
keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar fair value through profit or loss) transaction
melalui laba rugi setelah pengakuan awal) costs that are directly attributable to the
biaya transaksi yang dapat diatribusikan acquisition of a financial asset or issuance of
secara langsung atas perolehan aset a financial liability. The subsequent
keuangan atau penerbitan liabilitas measurement of financial assets and
keuangan. Pengukuran aset keuangan dan financial liabilities depends on their
liabilitas keuangan setelah pengakuan awal classification.
tergantung pada klasifikasi aset keuangan
dan liabilitas keuangan tersebut.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya Transaction costs include only those costs
yang dapat diatribusikan secara langsung that are directly attributable to the acquisition
untuk perolehan suatu aset keuangan atau of a financial asset or issuance of a financial
penerbitan suatu liabilitas keuangan dan liability and are incremental costs that would
merupakan biaya tambahan yang tidak akan not have been incurred if the instrument had
terjadi apabila instrumen keuangan tersebut not been acquired or issued. In the case of
tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset financial assets, transaction costs are added
keuangan, biaya transaksi ditambahkan to the amount recognized initially, while for
pada jumlah yang diakui pada awal financial liabilities, transaction costs are
pengakuan aset, sedangkan untuk liabilitas deducted from the amount of debt
keuangan, biaya transaksi dikurangkan dari recognized initially. Such transaction costs
jumlah utang yang diakui pada awal are amortized over the terms of the
pengakuan liabilitas. Biaya transaksi tersebut instruments based on the effective interest
diamortisasi selama umur instrumen method and are recorded as part of interest
berdasarkan metode suku bunga efektif dan income for transaction costs related to
dicatat sebagai bagian dari pendapatan financial assets or interest expense for
bunga untuk biaya transaksi sehubungan transaction costs related to financial
dengan aset keuangan atau sebagai bagian liabilities.
dari beban bunga untuk biaya transaksi
sehubungan dengan liabilitas keuangan.
44
480 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 483
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.2. Pengakuan (lanjutan) h.2. Recognition (continued)
Grup pada awalnya mengakui The Group initially recognizes
pinjaman/pembiayaan yang diberikan dan loans/financing and deposits on the date of
simpanan pada tanggal perolehan. origination.
Pembelian dan penjualan aset keuangan Regular way purchases and sales of
yang lazim (reguler) diakui pada tanggal financial assets are recognized on the trade
perdagangan dimana Grup memiliki date at which the Group commits to
komitmen untuk membeli atau menjual aset purchase or sell those assets.
tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya All other financial assets and liabilities are
pada awalnya diakui pada tanggal initially recognized on the trade date at
perdagangan dimana Grup menjadi suatu which the Group becomes a party to the
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen contractual provisions of the instrument.
tersebut.
h.3. Biaya perolehan diamortisasi dan nilai h.3. Amortized cost and gross carrying
tercatat bruto amount
‘Biaya perolehan diamortisasi’ aset keuangan The ‘amortized cost’ of a financial asset or
atau liabilitas keuangan merupakan suatu financial liability is the amount at which the
nilai dimana aset keuangan atau liabilitas financial asset or financial liability is measured
keuangan diukur pada saat pengakuan awal on initial recognition minus the principal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau repayments, plus or minus the cumulative
dikurangi amortisasi kumulatif menggunakan amortization using the effective interest methof
metode suku bunga efektif atas selisih antara of any difference between that initial amount
nilai awal dan nilai jatuh temponya dan, untuk and the maturity amount and, for financial
aset keuangan, disesuaikan dengan assets, adjusted for any allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. ‘Nilai impairment losses. The ‘gross carrying
tercatat bruto aset keuangan’ merupakan amount of financial asset’ is the amortized cost
biaya perolehan diamortisasi aset keuangan of a financial asset before adjusting for any
sebelum dikurangi cadangan kerugian allowance for impairment losses.
penurunan nilai.
h.4. Penghentian pengakuan h.4. Derecognition
Grup menghentikan pengakuan aset The Group derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual atas when the contractual rights to the cash flows
arus kas yang berasal dari aset keuangan from the financial asset expire, or when the
tersebut kadaluwarsa, atau Grup mentransfer Group transfers the rights to receive the
seluruh hak untuk menerima arus kas contractual cash flows on the financial asset in
kontraktual dari aset keuangan dalam a transaction in which substantially all the risks
transaksi dimana Grup secara substansial and rewards of ownership of the financial
telah mentransfer seluruh risiko dan manfaat asset are transferred. Any interest in
atas kepemilikan aset keuangan yang transferred financial assets that is created or
ditransfer. Setiap hak atau liabilitas atas aset retained by the Group is recognized as a
keuangan yang ditransfer yang timbul atau separate asset or liability.
yang masih dimiliki oleh Grup diakui sebagai
aset atau liabilitas secara terpisah.
Grup menghentikan pengakuan liabilitas The Group derecognizes a financial liability
keuangan pada saat liabilitas yang ditetapkan when its contractual obligations are
dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan discharged or cancelled or expired.
atau kadaluwarsa.
45
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 481
Page 484
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
h. Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan h. Financial Assets and Financial Liabilities
(lanjutan) (continued)
h.4. Penghentian pengakuan (lanjutan) h.4. Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana Grup secara In transactions in which the Group neither
substansial tidak memiliki atau tidak retains nor transfers substantially all the risks
mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas and rewards of ownership of a financial asset,
kepemilikan aset keuangan, Grup the Group derecognizes the asset if it does not
menghentikan pengakuan aset tersebut jika retain control over the asset. The rights and
Grup tidak lagi memiliki pengendalian atas aset obligations retained in the transfer are
tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki recognized separately as assets and liabilities
dalam transfer tersebut diakui secara terpisah as appropriate. In transfers in which control over
sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer the asset is retained, the Group continues to
dimana pengendalian atas aset masih dimiliki, recognise the asset to the extent of its
Grup tetap mengakui aset yang ditransfer continuing involvement, determined by the
tersebut sebesar keterlibatan berkelanjutan, extent to which it is exposed to changes in the
dimana tingkat keberlanjutan Grup dalam aset value of the transferred asset.
yang ditransfer adalah sebesar perubahan nilai
aset yang ditransfer.
Grup menghapusbukukan aset keuangan dan The Group writes off a financial asset and any
cadangan kerugian penurunan nilai terkait, related allowance for impairment losses, when
pada saat Grup menentukan bahwa aset the Group determines that the financial asset is
keuangan tersebut tidak dapat ditagih. uncollectible. This determination is reached
Keputusan ini diambil setelah after considering information such as the
mempertimbangkan informasi seperti telah occurrence of significant changes in the
terjadinya perubahan signifikan pada posisi financial position of borrower/financial asset’s
keuangan debitur/penerbit aset keuangan issuer such that the borrower/financial asset’s
sehingga debitur/penerbit aset keuangan tidak issuer can no longer pay the obligation, or that
lagi dapat melunasi kewajibannya, atau hasil proceeds from collateral will not be sufficient to
penjualan agunan tidak akan cukup untuk pay back the credit exposure.
melunasi seluruh eksposur kredit yang
diberikan.
h.5. Saling hapus h.5. Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and liabilities are offset and
disalinghapuskan dan jumlah netonya the net amount reported in the consolidated
dilaporkan pada laporan posisi keuangan statements of financial position when there is
konsolidasian ketika terdapat hak yang a legally enforceable right to offset the
berkekuatan hukum untuk melakukan saling recognized amounts and there is an intention
hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut to settle on a net basis, or realise the asset
dan adanya niat untuk menyelesaikan and settle the liability simultaneously. The
liabilitas secara bersamaan. Hak saling legally enforceable right must not be
hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa contingent on future events and must be
depan dan dapat dipaksakan secara hukum enforceable in the normal course of business
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam and in the event of default insolvency or
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa bankruptcy of the Group or the counterparty.
kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak
lawan.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a net
jumlah bersih hanya jika diperkenankan oleh basis only when permitted by accounting
standar akuntansi. standards.
46
482 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 485
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi
Dalam mengestimasi cadangan kerugian To estimate impairment loss allowance on
penurunan nilai atas aset keuangan, Grup financial assets, the Group has implemented
telah menerapkan PSAK 109 sejak tanggal PSAK 109 since 1 January 2020. PSAK 109
1 Januari 2020. PSAK 109 mengharuskan requires a loss allowance to be recognized at
cadangan kerugian diakui sebesar kerugian an amount equal to either 12-month Expected
kredit ekspektasian (“KKE”) 12 bulan atau Credit Losses (“ECL”) or lifetime ECL.
kerugian kredit ekspektasian sepanjang Lifetime ECL is the ECL that results from all
umur aset keuangan (KKE lifetime). KKE possible default events over the expected life
lifetime adalah kerugian ekspektasian yang of a financial instrument, whereas 12-month
berasal dari semua kemungkinan kejadian ECL is the portion of ECL that results from
gagal bayar sepanjang umur ekspektasian default events that are possible within the 12-
suatu instrumen keuangan, sedangkan month after reporting date.
KKE 12 bulan adalah porsi dari kerugian
kredit ekspektasian yang berasal dari
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Kerugian kredit ekspektasian merupakan Expected credit losses are a probability-
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted estimate of credit losses (i.e the
kerugian kredit (yaitu nilai kini dari seluruh present value of all cash shortfalls) over the
kekurangan kas) selama perkiraan umur expected life of the financial instrument. A
instrumen keuangan. Kekurangan kas cash shortfall is the difference between the
adalah selisih antara arus kas yang cash flows that are due to an entity in
diperkirakan akan diterima entitas. Karena accordance with the contract and the cash
kerugian kredit ekspektasian flows that the entity expects to receive.
mempertimbangkan jumlah dan waktu Because expected credit losses consider the
pembayaran, kerugian kredit tetap timbul amount and timing of payments, a credit loss
meskipun entitas mengharapkan untuk arises even if the entity expects to be paid in
dibayar penuh namun setelah jatuh tempo full but later than when contractually due.
kontraktual.
KKE diakui untuk seluruh instrumen utang ECL are recognized for all financial debt
keuangan, komitmen pinjaman dan jaminan instruments, loan commitments and financial
keuangan yang diklasifikasikan sebagai hold guarantees that are classified as hold to
to collect atau hold to collect and sell dan collect or hold to collect and sell and have
memiliki arus kas SPPI. KKE tidak diakui SPPI cash flows. ECL is not recognized for
untuk instrumen keuangan yang detetapkan financial instruments designated as FVTPL
sebagai FVTPL dan instrumen ekuitas yang and equity instruments designated as FVOCI.
ditetapkan sebagai FVOCI.
Sesuai dengan ISAK 102, khusus untuk In accordance to ISAK 102, particularly for
transaksi berbasis syariah, pengukuran sharia-based transactions, the allowance for
penurunan nilai dari aset keuangan tidak impairment losses of financial assets does
mengadopsi PSAK 109. not adopt PSAK 109.
47
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 483
Page 486
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pada setiap tanggal pelaporan, Grup akan At each reporting date, the Group shall
mengukur cadangan kerugian instrumen measure the loss allowance for a financial
keuangan sebesar kerugian kredit instrument at an amount equal to the lifetime
sepanjang umur (lifetime) instrumen credit losses, except in the following
keuangan, kecuali dalam kondisi berikut, condition, for which the amount recognized
dimana cadangan kerugian yang akan diakui will be 12-month ECL:
sebesar KKE 12 bulan:
• instrumen keuangan dengan risiko kredit • financial instruments with low credit risk;
rendah; dan and
• instrumen keuangan dengan risiko kredit • financial instruments for which credit risk
yang belum meningkat secara signifikan has not increased significantly since initial
sejak pengakuan awal. recognition.
Estimasi eksposur kredit untuk tujuan The estimation of credit exposure for risk
manajemen risiko adalah kompleks dan management purpose is complex and
membutuhkan penggunaan model, requires the use of models, as the exposure
dikarenakan eksposur yang bervariasi varies with changes in market conditions,
terkait dengan perubahan kondisi pasar,
arus kas yang diharapkan dan berjalannya expected cash flows and the passage of time.
waktu. Penilaian risiko kredit dari portofolio The assessment of credit risk of a portfolio of
aset memerlukan estimasi lebih lanjut assets entails further estimations as to the
mengenai kemungkinan terjadinya gagal likelihood of defaults occurring, of the
bayar, dari rasio kerugian yang terkait dan associated loss ratios and of default
korelasi gagal bayar antar pihak. Grup correlations between counterparties. The
mengukur risiko kredit menggunakan Group measures credit risk using Probability
Probability of Default (PD), Exposure at of Default (PD), Exposure at Default (EAD),
Default (EAD), Loss Given Default (LGD) Loss Given Default (LGD) and
dan variabel makroekonomi untuk estimasi
yang bersifat perkiraan masa depan macroeconomic variables for forward looking
(forward-looking). perspective.
Untuk menentukan kerugian kredit To determine the expected credit loss (ECL),
ekspektasian (KKE), komponen-komponen these components are multiplied together
tersebut akan diperhitungkan bersama- and discounted to the reporting date using
sama dan didiskontokan ke tanggal the effective interest rate. The basis of inputs,
pelaporan menggunakan suku bunga efektif.
Dasar input, asumsi dan teknik estimasi assumptions and the estimation technique
diungkapkan di Catatan 3. are disclosed in Note 3.
Untuk portofolio korporasi, risiko kredit For corporate portfolio, credit risk is
diukur berdasarkan pada pengelompokkan measured based on grouping grade of
tingkat peringkat internal. internal grading.
Untuk portofolio tresuri, risiko kredit diukur For the treasury portfolio, credit risk is
berdasarkan pada pengelompokkan tingkat measured based on grouping grade of
peringkat internal. Apabila tidak terdapat internal grading. If there is no information of
informasi peringkat internal untuk pihak internal grading for counterparty, the
lawan, pengelompokkan didasarkan pada
peringkat kredit dari pihak lawan. Untuk categorizing is based on credit rating from
perhitungan PD, Bank menggunakan counterparty issuer. For PD calculation, the
struktur jangka waktu (term structure) PD Bank uses PD term structure issued by
yang dikeluarkan oleh peringkat eksternal. external rating.
48
484 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 487
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Untuk kategori portofolio ritel, risiko kredit For retail portfolio category, the credit risk is
diukur berdasarkan pada kelompok hari measured based on days past due buckets to
tunggakan untuk membentuk term structure create PD term structure used to compute
PD yang akan digunakan untuk menghitung ECL calculation by statistical model
perhitungan KKE dengan pendekatan model approach.
statistik.
Grup menganggap efek-efek investasi yang The Group considers a Rupiah denominated
diterbitkan oleh pemerintah (seperti obligasi government investment securities (such as
pemerintah) dalam mata uang Rupiah dan government bonds) and funds placed with
dana yang ditempatkan pada Bank Bank Indonesia are having low credit risk,
Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, since the principal and interest of
karena pokok dan bunga efek-efek government investment securities are
pemerintah tersebut dijamin oleh pemerintah guaranteed by the government and there is
dan tidak ada kerugian yang pernah terjadi. no historical loss experience. The Group
Grup tidak menerapkan pengecualian risiko does not apply the low credit risk exemption
kredit yang rendah atas instrumen keuangan to any other financial instruments.
lainnya.
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Expected credit loss measurement
Sesuai PSAK 109, Grup menerapkan model In accordance with PSAK 109, the Group
"Tiga-Tahap" untuk penurunan nilai applied “Three-Stage” model for impairment
berdasarkan perubahan kualitas kredit sejak based on changes in credit quality since initial
pengakuan awal seperti dirangkum di bawah recognition as summarised below:
ini:
- Instrumen keuangan yang tidak - A financial instrument that is not credit-
mengalami penurunan nilai kredit sejak impaired since initial recognition is
pengakuan awal diklasifikasikan dalam classified in “Stage 1”.
“Tahap 1”.
- Jika peningkatan signifikan dalam risiko - If a significant increase in credit risk
kredit ("SICR") sejak pengakuan awal (“SICR”) since initial recognition is
diidentifikasi, instrumen keuangan identified, the financial instrument is
dipindahkan ke "Tahap 2" tetapi belum moved to “Stage 2” but is not yet deemed
dianggap mengalami penurunan nilai to be credit-impaired.
kredit.
- Jika instrumen keuangan mengalami - If the financial instrument is credit-
penurunan nilai kredit/memburuk, impaired, the financial instrument is then
instrumen keuangan kemudian moved to “Stage 3”.
dipindahkan ke "Tahap 3"
49
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 485
Page 488
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian (lanjutan) (continued)
Instrumen keuangan - Tahap 1 Financial instruments - Stage 1
Kerugian kredit ekspektasian instrumen Stage 1 expected credit losses are
keuangan Tahap 1 diakui sebesar recognized at the amount of cash shortfalls
kekurangan kas yang timbul dari arising from possible default events up to 12
kemungkinan gagal bayar di masa depan months into the future from the reporting
dalam kurun waktu 12 bulan sejak tanggal date. Expected credit losses continue to be
pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian determined on this basis until there is either
terus ditentukan oleh dasar ini sampai a significant increase in the credit risk of an
terjadi peningkatan risiko kredit yang instrument or the instrument becomes credit-
signifikan pada instrumen tersebut atau impaired where the expected credit losses
instrumen tersebut telah mengalami will be determined based on lifetime. If an
penurunan nilai kredit dimana kerugian instrument is no longer considered to exhibit
kredit ekspektasian akan dihitung a significant increase in credit risk, expected
berdasarkan basis lifetime. Jika suatu credit losses will revert to being determined
instrumen tidak lagi dianggap menunjukkan on a 12-month basis.
peningkatan risiko kredit yang signifikan,
maka kerugian kredit ekspektasian dihitung
kembali berdasarkan basis 12 bulan.
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk (SICR) -
(SICR) - Tahap 2 Stage 2
Grup menganggap instrumen keuangan telah The Group considers a financial instrument to
mengalami peningkatan risiko kredit yang have experienced a significant increase in
signifikan ketika kriteria di bawah ini telah credit risk when the below criteria have been
dipenuhi: met:
- Untuk segmen korporasi menggunakan - For corporate segments use watchlist
parameter daftar pantauan (watchlist) parameters and 12-month PD change by
dan perubahan nilai PD 12 bulan 100% resulted from internal grading
sebesar 100% sebagai akibat movement from its initial recognition.
perpindahan peringkat internal sejak
pengakuan awal.
- Untuk instrumen keuangan di tresuri - For treasury financial instruments use 3
menggunakan pergerakan 3 titik (notch) notch movements from origination rating
dari peringkat pada saat pengakuan at its initial recognition.
awal.
- Untuk segmen ritel menggunakan - For retail segment use days past due
informasi jumlah hari tunggakan dalam information in month in arrears grouping.
sebulan dalam kelompok tunggakan. SICR incurred if the days past due
SICR terjadi ketika jumlah hari reached more than 30 days.
tunggakan mencapai lebih dari 30 hari.
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3
Aset keuangan yang mengalami penurunan Financial assets that are credit impaired (or in
nilai (atau gagal bayar) merupakan aset yang default) represent those that are at least 90
setidaknya telah memiliki tunggakan lebih days past due in respect of principal and/or
dari 90 hari atas pokok dan/atau bunga. Aset interest. Financial assets are also considered
keuangan juga dianggap mengalami to be credit impaired where the debtors are
penurunan nilai kredit dimana debitur unlikely to pay on the occurrence of one or
kemungkinan besar tidak akan membayar more observable events that have a
dengan terjadinya satu atau lebih kejadian detrimental impact on the estimated future
yang teramati yang memiliki dampak cash flows of the financial asset.
menurunkan jumlah estimasi arus kas masa
depan dari aset keuangan tersebut.
50
486 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 489
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Expected credit loss measurement
(lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3 (continued)
(lanjutan)
Pinjaman korporasi Corporate loans
Pinjaman korporasi yang dikategorikan Corporate loans that are categorised as
mengalami penurunan nilai adalah pinjaman impaired are loans from debtors with internal
dari debitur dengan peringkat internal 7R atau grading at 7R or lower.
lebih rendah.
Pinjaman non-korporasi Non-corporate loans
Pinjaman non-korporasi yang dikategorikan Non-corporate loans that are categorised as
mengalami penurunan nilai adalah pinjaman impaired are loans that satisfy at least one of
yang memenuhi setidaknya satu dari kriteria the following criteria:
berikut:
a. Hari tunggakan lebih dari 90 hari a. Days past due over 90 days
b. Kolektibilitas OJK 3, 4 dan 5 b. OJK Grading 3, 4 and 5
Cadangan kerugian penurunan nilai Loss provisions against credit-impaired
terhadap aset keuangan yang mengalami financial assets are determined based on an
penurunan nilai ditentukan berdasarkan assessment of the recoverable cash flows
penilaian terhadap arus kas yang dapat under a range of scenarios with weighted
dipulihkan berdasarkan sejumlah skenario probabilities, including the realisation of any
dengan probabilitas tertimbang, termasuk collateral held where appropriate. The loss
realisasi jaminan yang dimiliki jika provisions held represent the difference
memungkinkan. Cadangan kerugian between the present value of the cash flows
penurunan nilai merupakan selisih antara expected to be recovered, discounted at the
nilai sekarang dari arus kas yang instrument’s original effective interest rate, and
diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan the gross carrying value of the instrument prior
pada suku bunga efektif awal, dan nilai to any credit impairment.
tercatat bruto instrumen sebelum penurunan
nilai kredit.
Pengukuran KKE di seluruh tahapan aset The measurement of ECL across all stages is
diperlukan untuk mencerminkan jumlah yang required to reflect an unbiased and probability-
tidak bias dan probabilitas tertimbang yang weighted amount that is determined by
ditentukan dengan mengevaluasi evaluating a range of reasonably possible
serangkaian kemungkinan yang dapat outcomes using reasonable and supportable
terjadi menggunakan informasi yang wajar information about past events, current
dan terdukung dengan peristiwa masa conditions and forecasts of future economic
lampau, kondisi saat ini, dan proyeksi terkait conditions.
dengan kondisi ekonomi di masa depan.
51
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 487
Page 490
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.1. Aset keuangan yang dicatat pada biaya i.1. Financial assets carried at amortized cost
perolehan diamortisasi (lanjutan) (continued)
Pengukuran kerugian kredit Expected credit loss measurement
ekspektasian (lanjutan) (continued)
Eksposur yang mengalami penurunan nilai Credit-impaired (or defaulted) exposures -
kredit/memburuk (gagal bayar) - Tahap 3 Stage 3 (continued)
(lanjutan)
Periode yang diperhitungkan ketika The period considered when measuring ECL
mengukur KKE adalah periode yang lebih is the shorter of the expected life and the
pendek antara umur ekspektasian dan contractual term of the financial asset. The
periode kontrak aset keuangan, Umur expected life may be impacted by
ekspektasian dapat dipengaruhi oleh prepayments and the maximum contractual
pembayaran dimuka dan periode kontrak term by extension options. For certain
maksimum melalui opsi perpanjangan revolving portfolios, the expected life is
kontrak. Untuk portfolio revolving tertentu, assessed over the period that the Group is
umur ekspektasian dinilai sepanjang periode exposed to credit risk, not the contractual term
dimana Grup terekspos dengan risiko kredit, of contract.
bukan sepanjang periode kontrak.
KKE atas komitmen pinjaman dan jaminan ECL on loan commitments and financial
keuangan diakui pada liabilitas lain-lain. Jika guarantees is recognized as other liabilities.
intrumen keuangan mencakup komponen Where a financial instrument includes both a
yang telah ditarik dan yang belum ditarik, drawn and an undrawn component, and the
dan Bank tidak dapat mengidentifikasi KKE Bank cannot identify the ECL on the loan
pada komponen pinjaman secara terpisah commitment component separately from
dari komponen yang telah ditarik, Bank those on the drawn component, the Bank
menyajikan cadangan kerugian gabungan presents a combined loss allowance for both
untuk kedua komponen. Jumlah gabungan components. The combined amount is
cadangan kerugian disajikan sebagai presented as a deduction from the gross
pengurang dari nilai tercatat bruto carrying amount of the drawn component. Any
komponen yang telah ditarik. Kelebihan dari excess of the loss allowance over the gross
cadangan kerugian atas nilai tercatat carrying amount of the drawn component is
komponen yang telah ditarik disajikan presented as other liabilities.
sebagai liabilitas lain-lain.
Penyajian kerugian kredit ekspektasian Presentation of expected credit losses
Untuk aset keuangan yang diukur pada For financial assets measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi, saldo di cost, the balance at consolidated statement of
laporan posisi keuangan konsolidasian financial position reflects the gross carrying
mencerminkan nilai tercatat bruto dikurangi amount less ECL. Changes in expected credit
KKE. Perubahan atas kerugian kredit losses are recognized in the current year profit
ekspektasian diakui pada laba rugi tahun or loss.
berjalan.
52
488 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 491
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.2. Aset keuangan yang diukur pada nilai i.2. Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain
Pengukuran KKE untuk aset keuangan The ECL measurement for debt instrument
instrumen utang yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income uses
(FVOCI) menggunakan pendekatan dan the same approach and calculation model in
model perhitungan yang sama dengan measuring ECL for financial assets carried at
pengukuran KKE untuk aset keuangan yang amortized cost. For debt instrument financial
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. assets in FVOCI category, the balance in
Untuk aset keuangan instrumen utang dalam consolidated statement of financial position
kategori FVOCI, saldo di laporan posisi reflects the instrument’s fair value, with the
keuangan konsolidasian mencerminkan nilai ECL held as a separate reserve within other
wajar instrumen, dengan KKE dibukukan comprehensive income. Changes in
terpisah sebagai cadangan pada penghasilan expected credit losses are recognized in the
komprehensif lain. Perubahan atas kerugian current year profit or loss.
kredit ekspektasian diakui pada laba rugi
tahun berjalan.
i.3. Piutang murabahah i.3. Murabahah receivables
Entitas Anak melakukan evaluasi penurunan The Subsidiary performs impairment
nilai secara kolektif karena seluruh piutang evaluation collectively as all murabahah
murabahah memiliki nilai tidak signifikan receivables have individually insignificant
secara individu. value.
Untuk penurunan nilai secara kolektif ini, For this collective impairment, the Subsidiary
Entitas Anak mengelompokkan portofolio classifies the receivables portfolio based on
piutang berdasarkan kesamaan karakteristik the similarity of credit risk characteristics, that
risiko kredit yaitu antara nasabah yang is between customers who were given
diberikan restrukturisasi dan nasabah yang restructuring and customers who were not
tidak direstrukturisasi, dimana metode yang restructured, where the method used follows
digunakan mengikuti incurred loss atau the incurred losses or reporting regulations.
regulatory reporting.
Entitas Anak menggunakan model analisa The Subsidiary uses statistical analysis
statistik dalam perhitungan cadangan models in determining the collective
kerugian penurunan nilai secara kolektif, yaitu impairment loss allowance, that is the
metode migration analysis. migration analysis method.
53
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 489
Page 492
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Cadangan kerugian penurunan nilai aset i. Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
i.3. Piutang murabahah (lanjutan) i.3. Murabahah receivables (continued)
Pada metode migration analysis, Entitas Anak In the migration analysis method, the
menentukan tingkat kerugian dari portofolio Subsidiary determines the loss rate of the
selama periode antara terjadinya peristiwa portfolio from the period between the
gagal bayar dengan saat kerugian occurrence of an default event and the
teridentifikasi untuk setiap portofolio yang identification of a loss for each identified
teridentifikasi dalam jangka waktu portfolio witthin 12 months. Impairment losses
12 bulan. Kerugian penurunan nilai atas on murabahah receivables are measured at
piutang murabahah diukur sebesar selisih the difference between the carrying amount of
antara nilai tercatat piutang murabahah the murabahah receivables and present value
dengan nilai kini estimasi arus kas masa of estimated future cash flows.
datang.
Ketika pembiayaan yang diberikan tidak When a financing is uncollectible, it is written-
tertagih, pembiayaan tersebut off against the related allowance for
dihapusbukukan dengan menjurnal balik impairment losses. Such financing is written-
cadangan kerugian penurunan nilai. off after all necessary procedures have been
Pembiayaan tersebut dapat dihapusbuku completed and the amount of the loss has
setelah semua prosedur yang diperlukan telah been determined.
terpenuhi dan jumlah kerugian telah
ditentukan.
Penerimaan kembali atas pembiayaan yang Subsequent recoveries of financing written off
telah dihapusbukukan pada tahun berjalan in the current year are credited to the
dikreditkan pada akun pembentukan provision for allowance for impairment losses
cadangan kerugian penurunan nilai. account. Subsequent recoveries of financing
Penerimaan kembali atas pembiayaan yang written off in previous year are recognized as
telah dihapusbukukan pada tahun other operating income.
sebelumnya dicatat sebagai pendapatan
operasional lainnya.
j. Giro pada Bank Indonesia dan bank-bank j. Current accounts with Bank Indonesia and
lain other banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank Subsequent to initial recognition, current
Indonesia dan bank-bank lain diukur pada biaya accounts with Bank Indonesia and other banks
perolehan diamortisasi dengan menggunakan are measured at amortized cost using the
metode bunga efektif. effective interest method.
Giro pada Bank Indonesia termasuk giro wadiah Current accounts with Bank Indonesia include
Entitas Anak yang disajikan sebesar biaya the Subsidiary’s wadiah current accounts which
perolehan. Giro pada bank-bank lain termasuk are stated at acquisition cost. Current accounts
giro pada bank-bank lain Entitas Anak yang with other banks include the Subsidiary’s current
dinyatakan sebesar saldo giro dikurangi dengan accounts with other banks which are stated at
cadangan kerugian penurunan nilai. their outstanding balances, net of allowance for
impairment losses.
54
490 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 493
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank- k. Placements with Bank Indonesia and other
bank lain banks
Setelah pengakuan awal, penempatan pada Subsequent to initial recognition, placements
Bank Indonesia dan bank-bank lain disajikan with Bank Indonesia and other banks are stated
sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan at amortized cost using the effective interest
menggunakan metode bunga efektif. method.
Penempatan pada Bank Indonesia termasuk Placements with Bank Indonesia include
penanaman dana pada Bank Indonesia berupa placements of funds with Bank Indonesia in the
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia (“FASBI”), form of Bank Indonesia Deposit Facilities
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (“FASBI”), Bank Indonesia Sharia Deposit
(“FASBIS”), Deposito Berjangka Bank Indonesia Facilities (“FASBIS”), Bank Indonesia Term
dan call money. FASBIS merupakan sertifikat Deposit and call money. FASBIS are certificates
yang diterbitkan Bank Indonesia sebagai bukti issued by Bank Indonesia as a proof of short-
penitipan dana berjangka pendek dengan akad term fund deposits under wadiah agreements.
adalah wadiah. Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia and other
Indonesia dan bank-bank lain dari Entitas Anak banks of the Subsidiaries are stated at
disajikan sebesar biaya perolehan. acquisition cost.
l. Efek-efek l. Securities
Efek-efek terdiri dari Sertifikat Investasi Securities consist of Certificate of Interbank
Mudharabah Antar bank (“SIMA”), Sukuk Bank Mudharabah Investment (“SIMA”), Bank
Indonesia, sukuk korporasi, obligasi korporasi, Indonesia Sukuk, corporate sukuk, corporate
Surat Berharga Syariah Negara, reksa dana bonds, Sovereign Sharia Securities, sharia
syariah, obligasi pemerintah yang mutual funds, government bonds traded in the
diperdagangkan di pasar uang dan pasar modal, money market and capital market, and export
dan wesel ekspor. bills.
Efek-efek (selain sukuk, SIMA, reksa dana Securities (other than sukuk, SIMA, sharia
syariah, dan surat berharga lainnya berdasarkan mutual funds and other securities based on
prinsip syariah) pada awalnya dinilai sharia principles) are initially measured at fair
berdasarkan nilai wajar ditambah dengan (untuk value plus (for securities not subsequently
efek-efek yang tidak diukur pada nilai wajar measured at fair value through profit or loss)
melalui laba rugi) biaya transaksi yang dapat directly attributable transaction costs and
diatribusikan secara langsung dan pengukuran subsequent measurement will depend on their
selanjutnya tergantung pada klasifikasinya. Lihat classification. Refer to Note 2h.3 for the
Catatan 2h.3 untuk kebijakan akuntansi aset accounting policy of financial assets measured at
keuangan diukur pada biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Untuk efek-efek yang diukur dengan FVOCI, For securities measured at FVOCI, gains and
keuntungan dan kerugian diakui dalam losses are recognized in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk income, except for the following, which are
beberapa hal di bawah ini yang diakui dalam recognized in profit or loss in the same manner
laba rugi sama seperti aset keuangan yang as for financial asset measured at amortized
diukur dengan biaya perolehan amortisasi: costs:
- pendapatan bunga menggunakan metode - interest amount using effective interest rate
suku bunga efektif; method;
- kerugian kredit ekspektasian dan pemulihan; - expected credit losses and reversal; and
dan
- keuntungan dan kerugian selisih kurs. - foreign exchange gain and losses.
55
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 491
Page 494
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Ketika efek-efek yang diukur pada FVOCI When securities measured at FVOCI are
dihentikan pengakuannya, keuntungan dan derecognized, the cumulative gain or loss
kerugian yang terakumulasi yang sebelumnya previously recognized in other comprehensive
diakui dalam penghasilan komprehensif lain di income is reclassified from equity to profit or
reklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi. loss.
Efek-efek yang diukur dengan FVTPL saat Securities measured at FVTPL are initially
pengakuan awal dan setelah pengakuan awal recognized and subsequently measured at fair
diakui dan diukur pada nilai wajar di laporan value in the statement of financial position, with
posisi keuangan, dengan biaya transaksi yang transaction costs recognized directly in profit or
terjadi diakui langsung pada laba rugi. loss.
Seluruh perubahan nilai wajar diakui sebagai All changes in fair value are recognized as part
bagian dari pendapatan operasional lainnya of other operational income in the statement of
dalam laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive income.
komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian Gains or losses which are realized when the
yang direalisasi pada saat penjualan atau securities measured at FVTPL are sold or settled
penyelesaian efek-efek yang diukur dengan are recognized in profit or loss.
FVTPL diakui pada laba rugi.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi dan Premium and/or discount is amortized and
dilaporkan sebagai pendapatan bunga dengan reported as interest income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest method.
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia marketable are proof of investments
investasi berdasarkan prinsip syariah yang lazim based on sharia principles that are commonly
diperdagangkan di pasar uang syariah dan/atau traded in the sharia money market and/or sharia
pasar modal syariah antara lain obligasi syariah capital markets, including sharia bonds (sukuk),
(sukuk), Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Interbank Mudharabah Investment
Antarbank (SIMA), reksa dana syariah, investasi (SIMA), sharia mutual funds, investment in
pada efek ekuitas dan surat berharga lainnya equity securities and other securities based on
berdasarkan prinsip syariah. sharia principles.
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK characteristic with sukuk, in accordance with
No. 410 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai PSAK No. 410 regarding “Accounting for Sukuk”
berikut: as follows:
1) Diukur pada biaya perolehan. Investasi 1) Measured at acquisition cost. The
tersebut dimiliki dalam suatu model usaha investment is held in a business model
yang bertujuan utama untuk memperoleh whereby the primary goal is to collect
arus kas kontraktual dan terdapat contractual cash flows and has contractual
persyaratan kontraktual dalam menentukan terms in determining the specific date of
tanggal tertentu atas pembayaran pokok principal payments and or the margin. At the
dan atau hasilnya. Pada saat pengakuan initial recognition, investments in sukuk are
awal, investasi pada sukuk diukur pada nilai measured at fair value plus directly
wajar termasuk biaya transaksi yang dapat attributable transaction costs. Subsequent to
diatribusikan secara langsung untuk initial recognition, investments in sukuk are
memperoleh investasi tersebut. Setelah stated at acquisition cost, plus unamortized
pengakuan awal, investasi pada sukuk portion of transaction costs that are amortized
dinyatakan sebesar biaya perolehan, using straight-line method, minus allowance
ditambah biaya transaksi yang belum for impairment losses, if any.
diamortisasi dengan menggunakan metode
garis lurus, dikurangi cadangan kerugian
penurunan nilai, jika ada.
56
492 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 495
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Efek-efek (lanjutan) l. Securities (continued)
Grup menentukan klasifikasi investasi pada The Group determines the classification of
sukuk dan efek lain berprinsip syariah yang investments in sukuk and other securities under
mempunyai karakteristik yang serupa dengan sharia principles which have similar
sukuk, sesuai dengan PSAK characteristic with sukuk, in accordance with
No. 410 tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai PSAK No. 410 regarding “Accounting for Sukuk”
berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
2) Diukur pada nilai wajar melalui penghasilan 2) Measured at fair value through other
komprehensif lain. Investasi tersebut dimiliki comprehensive income. The investment is
dalam suatu model usaha yang bertujuan held in a business model whereby the primary
utama untuk memperoleh arus kas goal is to obtain contractual cash flows and to
kontraktual dan melakukan penjualan sell the sukuk, and has contractual terms in
sukuk, dan terdapat persyaratan determining the specific date of principal
kontraktual dalam menentukan tanggal payments and/or the results.
tertentu atas pembayaran pokok dan/atau
hasilnya.
Pada saat pengakuan awal, investasi pada At the initial recognition, investments in sukuk
sukuk diukur pada nilai wajar termasuk are measured at fair value plus directly
biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable transaction costs. Subsequent to
secara langsung untuk memper investasi initial recognition, investments in sukuk are
tersebut. Setelah pengakuan awal, investasi stated at fair value. All changes in fair value
pada sukuk dicatat sebesar nilai wajar. are recognized in other comprehensive
Seluruh perubahan nilai wajar diakui pada income. When sukuk is derecognized,
penghasilan komprehensif lain. Ketika accumulated gain or loss which has
investasi sukuk dihentikan pengakuannya, previously recognized in other comprehensive
akumulasi keuntungan atau kerugian yang income is reclassified to profit or loss.
sebelumnya diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dipindahkan ke laba rugi.
3) Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. 3) Measured at fair value through profit or loss.
Pada saat pengakuan awal, investasi pada At the initial recognition, investments in sukuk
sukuk diukur pada nilai wajar tidak termasuk are measured at fair value excluding
biaya transaksi. Biaya transaksi langsung transaction costs. Transaction costs are
diakui pada laba rugi. Setelah pengakuan directly recognized in profit or loss.
awal, investasi pada sukuk dicatat sebesar Subsequent to initial recognition, investments
nilai wajar. Seluruh perubahan nilai wajar in sukuk are stated at fair value. All changes
diakui pada laba rugi tahun berjalan. in fair value are recognized in the current year
profit or loss.
Investasi dalam unit reksa dana syariah Investment in sharia mutual funds are presented
dinyatakan sebesar nilai wajar yang ditentukan at fair value which is measured based on net
berdasarkan nilai aset bersih dari reksa dana asset value of mutual funds at reporting date. All
pada tanggal pelaporan. Seluruh perubahan changes in net asset value are recognized in
nilai aset bersih diakui pada penghasilan other comprehensive income. Investments in
komprehensif lain. Investasi dalam unit reksa protected sharia mutual funds are presented at
dana syariah terproteksi dinyatakan sebesar acquisition cost.
biaya perolehan.
57
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 493
Page 496
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual m. Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) agreement (reverse repo)
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual Securities purchased under resale agreements
kembali (reverse repo) disajikan sebagai aset (reverse repo) are presented as an asset in the
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statement of financial position at the
sebesar harga beli ditambah dengan purchase price added with interest income
pendapatan bunga yang sudah diakui tapi belum recognised but not yet received, less allowance
diterima, dikurangi dengan cadangan kerugian for impairment losses, where appropriate.
penurunan nilai, jika diperlukan.
Pada pengukuran awal, efek-efek yang dibeli Securities purchased under resale agreement
dengan janji dijual kembali (reverse repo) (reverse repo) are initially measured at fair value
disajikan sebesar nilai wajar ditambah dengan plus directly attributable transaction costs.
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara
langsung.
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreement
(reverse repo) diklasifikasikan sebagai aset (reverse repo) are classified as financial asset at
keuangan yang diukur pada biaya perolehan amortised cost. Refer to Note 2h for the
diarmotisasi. Lihat Catatan 2h untuk kebijakan accounting policy of financial assets and financial
akuntansi aset keuangan dan liabilitas liabilities.
keuangan.
n. Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli n. Securities sold under repurchase agreement
kembali (repo) (repo)
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk dibeli Securities sold under repurchase agreement are
kembali disajikan sebagai liabilitas dalam presented as an liability in the consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian sebesar statement of financial position at initial
biaya perolehan atas kewajiban repo yang recognition minus principal payments, added or
diukur pada saat pengakuan awal dikurangi reduced by cumulative amortization using the
pembayaran pokok, ditambah atau dikurangi effective interest rate method.
dengan amortisasi kumulatif menggunakan
metode suku bunga efektif.
Pada pengukuran awal, efek-efek yang dijual Securities sold under repurchase agreement
dengan janji dibeli kembali (repo) disajikan (repo) are initially measured at fair value plus or
sebesar nilai wajar ditambah atau dikurangi minus directly attributable transaction costs.
dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung.
Efek-efek yang dijual tetap dicatat sebagai aset Securities sold are still recorded as assets in the
dalam laporan posisi keuangan konsolidasian consolidated statements of financial position
karena secara substansi kepemilikan efek tetap because the securities ownership remains
berada pada pihak Bank sebagai penjual. substantially with the Bank as a seller.
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali Securities sold under repurchase agreement
(repo) diklasifikasikan sebagai liabilitas (repo) are classified as financial liabilities at
keuangan yang diukur pada biaya perolehan amortised cost. Refer to Note 2h for the
diamortisasi. Lihat Catatan 2h untuk kebijakan accounting policy of financial assets and financial
akuntansi aset keuangan dan liabilitas liabilities.
keuangan.
58
494 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 497
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Tagihan dan liabilitas derivatif o. Derivative receivables and payables
Dalam melakukan usaha bisnisnya, Bank In the normal course of business, the Bank enters
melakukan transaksi instrumen keuangan into transactions involving derivative financial
derivatif seperti swap mata uang asing, cross instruments such as foreign currency swap, cross
currency swap, dan swap suku bunga. currency swap, and interest rate swap.
Instrumen keuangan derivatif diakui pada nilai Derivative financial instruments are recognized
wajar, dengan biaya transaksi yang terjadi diakui at their fair value, with transaction costs
langsung pada laba rugi. Derivatif dicatat recognized directly in profit or loss. Derivative are
sebagai aset apabila memiliki nilai wajar positif carried as assets when the fair value is positive
dan sebagai liabilitas apabila memiliki nilai wajar and as liabilities when the fair value is negative.
negatif.
Keuntungan atau kerugian yang terjadi dari Gains or losses as a result of fair value changes
perubahan nilai wajar diakui sebagai laba rugi are recognized as current year profit or loss.
tahun berjalan.
Instrumen derivatif yang dimiliki Entitas Anak Derivative instruments held by the Subsidiaries
digunakan untuk tujuan manajemen risiko. are for risk management purposes. These
Instrumen derivatif ini digunakan untuk lindung derivative instruments are used to hedge the
nilai terhadap eksposur Entitas Anak terhadap Subsidiaries’ exposures to variability in cash
variabilitas arus kas yang diatribusikan dari flows that is attributable to interest rate risk and
risiko tingkat suku bunga dan risiko mata uang currency risk associated with recognized
yang timbul dari liabilitas yang dapat liabilities that could affect profit or loss. Derivative
mempengaruhi laba rugi. Instrumen derivatif instruments are recognized in the financial
diakui dalam laporan keuangan pada nilai wajar. statements at fair value. To qualify for hedge
Untuk memenuhi persyaratan akuntansi lindung accounting, certain criteria are to be met,
nilai, beberapa kriteria tertentu harus dipenuhi, including formal documentation to be in place at
termasuk adanya dokumentasi formal pada awal the inception of the hedge.
lindung nilai.
Pada penetapan awal lindung nilai, Entitas Anak On initial designation of the hedge, the
mendokumentasikan secara formal hubungan Subsidiaries formally documents the relationship
antara instrumen lindung nilai dan item yang between the hedging instruments and hedged
dilindung nilai, termasuk tujuan manajemen items, including the risk management objective
risiko dan strategi dalam melaksanakan and strategy in undertaking the hedge
transaksi lindung nilai, bersamaan dengan transaction, as well as the method to be used to
metode yang akan digunakan untuk menilai assess the effectiveness of the hedging
efektivitas hubungan lindung nilai. Entitas Anak relationship. The Subsidiaries make an
menilai, pada awal hubungan lindung nilai dan assessment, both at the inception of the hedge
juga secara berkesinambungan, apakah relationship as well as on an ongoing basis, as to
instrumen lindung nilai diharapkan akan sangat whether the hedging instruments are expected to
efektif dalam rangka saling hapus atas be ‘highly effective’ in offsetting the changes in
perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas the fair value or cash flows of the respective
dari item yang dilindung nilai sepanjang periode hedged items during the period for which the
di mana lindung nilai tersebut ditetapkan, dan hedge is designated, and whether the
apakah efektivitas dari setiap lindung nilai effectiveness of each hedge is within a range of
berada dalam kisaran 80-125 persen. 80-125 percent.
Perubahan nilai wajar instrumen derivatif yang Changes in fair value of derivative instruments
tidak memenuhi kriteria lindung nilai dicatat that do not qualify for hedge accounting are
dalam laba rugi tahun berjalan. Jika instrumen recognized in the current year profit or loss. If
derivatif dirancang dan memenuhi syarat derivative instruments are designated and qualify
akuntansi lindung nilai, perubahan nilai wajar for hedge accounting, changes in fair value of
instrumen derivatif lindung nilai diakui sebagai derivative instruments designated for hedging
penyesuaian terhadap item yang dilindungi are recorded as adjustments to the items being
nilainya dalam laba rugi tahun berjalan atau hedged in the current year profit or loss or in the
disajikan dalam ekuitas, tergantung pada jenis equity, depending on the type of hedge
transaksi dan efektivitas dari lindung nilai transactions represented and the effectiveness
tersebut. of the hedge.
59
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 495
Page 498
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
o. Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan) o. Derivative receivables and payables
(continued)
Entitas Anak menetapkan derivatif sebagai The Subsidiaries designate derivatives as
instrumen lindung nilai atas arus kas. Bagian hedging instruments of cash flow hedges. The
efektif dari perubahan nilai wajar derivatif yang effective portion of changes in the fair value of the
ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai atas derivatives designated as hedging instruments of
arus kas dalam hubungan lindung nilai yang cash flows hedges in qualifying hedging
memenuhi persyaratan, diakui pada relationships is recognized in other
penghasilan komprehensif lain sebagai comprehensive income as cumulative gains
keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen (losses) on derivative instruments for cash flows
derivatif untuk lindung nilai arus kas yang hedges which are part of equity. The amount
merupakan bagian dari ekuitas. Jumlah yang recognized in other comprehensive income is
diakui pada penghasilan komprehensif lain reclassified to profit or loss as a reclassification
direklasifikasi ke dalam laba rugi sebagai adjustment in the same period as the hedged
penyesuaian reklasifikasi dalam periode yang cash flows affect profit or loss, and in the same
sama dimana arus kas yang dilindung nilai line item in the statement of profit or loss and
mempengaruhi laba rugi, dan pada line item other comprehensive income. Any ineffective
yang sama dalam laporan laba rugi dan portion of changes in the fair value of the
penghasilan komprehensif lain. Bagian yang derivatives is recognized immediately in the profit
tidak efektif atas perubahan nilai wajar or loss
instrumen derivatif diakui segera pada laba rugi.
Ketika instrumen lindung nilai kadaluwarsa atau If the hedging derivative expires or is
dijual, dihentikan atau dilaksanakan, atau tidak sold,terminated or exercised, or the hedge no
lagi memenuhi kriteria akuntansi lindung nilai longer meets the criteria for cash flow hedge
atau lindung nilai dibatalkan, akuntansi lindung accounting, or the hedge designation is revoked,
nilai tidak dilanjutkan secara prospektif. then hedge accounting is discontinued
Keuntungan (kerugian) kumulatif atas instrumen prospectively. The cumulative gains (losses) on
derivatif untuk lindung nilai arus kas tetap diakui derivative instruments for cash flows hedges
di ekuitas, dan direklasifikasi ke laba rugi remain in the equity, and is subsequently
sebagai penyesuaian reklasifikasi ketika item reclassified to profit or loss as a reclassification
yang dilindung nilai diakui dalam laba rugi. adjustment when the hedged item affects profit or
loss.
p. Tagihan dan liabilitas akseptasi p. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi disajikan sebesar biaya Acceptance receivables are stated at amortized
perolehan diamortisasi dengan menggunakan cost using the effective interest method less
metode bunga efektif dikurangi cadangan allowance for impairment losses, where
kerugian penurunan nilai, jika diperlukan. appropriate.
Liabilitas akseptasi pada awalnya diakui sebesar Acceptance payables are recognized initially at
nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya fair value and subsequently measured at
perolehan diamortisasi dengan menggunakan amortized cost using the effective interest
metode bunga efektif. method.
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
biaya perolehan diamortisasi. Lihat Catatan 2h amortized cost. Refer to Note 2h for the
untuk kebijakan akuntansi mengenai biaya accounting policy of amortized cost.
perolehan diamortisasi.
60
496 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 499
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ q. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah
Pinjaman yang diberikan adalah penyediaan Loans represent disbursement of cash or cash
uang atau tagihan yang dapat disetarakan equivalent based on agreements with borrowers,
dengan kas, berdasarkan persetujuan atau where borrowers are required to repay their debts
kesepakatan pinjam-meminjam dengan debitur with interest after a specified period.
yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang
berikut bunganya setelah jangka waktu tertentu.
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang All joint financing contracts entered by the Bank
dilakukan oleh Bank merupakan pembiayaan are joint financing without recourse in which joint
bersama tanpa tanggung renteng (without financing is recorded according to the proportion
recourse) di mana pembiayaan bersama dicatat of risks borne by the Bank and stated at
sesuai dengan porsi kredit yang risikonya amortized cost.
ditanggung oleh Bank, dan dinyatakan sebesar
biaya perolehan diamortisasi.
Pinjaman yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost. Refer to
sebagai biaya perolehan diamortisasi. Lihat Note 2h for the accounting policy of amortized
Catatan 2h untuk kebijakan akuntansi mengenai cost.
biaya perolehan diamortisasi.
Termasuk dalam pinjaman yang diberikan Included in the loans are sharia financing/
adalah pembiayaan/piutang syariah yang terdiri receivables which consist of murabahah
dari piutang murabahah, pembiayaan receivables, musyarakah financing and funds of
musyarakah dan pinjaman qardh. qardh.
Murabahah adalah akad jual beli antara Murabahah is a sale and purchase contract
nasabah dengan Entitas Anak, dimana Entitas between the customer and the Subsidiary,
Anak membiayai kebutuhan barang untuk whereby the Subsidiary finances the goods for
konsumsi, investasi dan modal kerja nasabah, consumption, investment and working capital
yang dijual dengan harga pokok ditambah needs of the customer, sold with a principle price
dengan marjin yang diketahui dan disepakati plus a certain margin that is mutually informed
bersama. Pembayaran atas pembiayaan ini and agreed. Repayment on this financing is
dilakukan dengan cara mengangsur dalam made in installments within a specified period.
jangka waktu yang ditentukan.
Piutang murabahah pada awalnya diukur pada Murabahah receivables are initially measured at
nilai bersih yang dapat direalisasi ditambah net realisable value plus directly attributable
dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan transaction costs and additional costs to obtain
secara langsung dan biaya tambahan untuk the respective murabahah receivables.
memperoleh piutang murabahah tersebut. Subsequent to the initial recognition, they are
Setelah pengakuan awal, piutang murabahah measured at amortized cost using the effective
diukur pada biaya perolehan diamortisasi rate of return method less deferred margin
menggunakan metode imbal hasil efektif income and allowance for impairment losses.
dikurangi pendapatan margin yang
ditangguhkan dan cadangan kerugian
penurunan nilai.
Pembiayaan musyarakah adalah akad Musyarakah financing is an agreement between
kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk two or more parties for a particular business, in
suatu usaha tertentu, dimana masing-masing which each party contributes funds with the terms
pihak memberikan kontribusi dana dengan that profits are shared according to the
ketentuan bahwa keuntungan dibagi agreement, while losses are borne by each party
berdasarkan kesepakatan, sedangkan kerugian proportionate to the amount of fund contributions.
berdasarkan porsi kontribusi dana. Dana The fund consists of cash or non-cash assets
tersebut meliputi kas atau aset non-kas yang allowed by sharia.
diperkenankan oleh syariah.
61
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 497
Page 500
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ q. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Pembiayaan musyarakah dinyatakan sebesar Musyarakah financing is stated at outstanding
saldo pembiayaan dikurangi dengan saldo balance, net of allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai. Entitas The Subsidiary provides allowance for
Anak menetapkan cadangan kerugian impairment losses based on the financing quality
penurunan nilai sesuai dengan kualitas as determined by a review of each account.
pembiayaan berdasarkan penelaahan atas
masing-masing saldo pembiayaan.
Pinjaman qardh adalah penyaluran dana Funds of qardh represent a distribution of funds
dengan akad qardh. with qardh agreement.
Pinjaman qardh adalah penyediaan dana atau Funds of qardh represent funds provided or
tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu similar claims based on an agreement or contract
berdasarkan persetujuan atau kesepakatan between the borrower and the Subsidiary,
antara peminjam dan Entitas Anak yang wherein the borrower should repay the loan after
mewajibkan peminjam melunasi utangnya a specified period of time.
setelah jangka waktu tertentu.
Pinjaman qardh diakui sebesar total dana yang Funds of qardh are recognized in the amount lent
dipinjamkan pada saat terjadinya. Entitas Anak to the borrower at the transaction date. The
dapat menerima imbalan namun tidak Subsidiary may receive a fee, however, this
diperkenankan untuk dipersyaratkan di dalam should not be stated in the agreement. The fee is
perjanjian. Imbalan tersebut diakui pada saat recognized upon receipt.
diterima.
Pinjaman qardh disajikan sebesar saldonya Funds of qardh are stated at its outstanding
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. balance less allowance for impairment losses.
Modifikasi pinjaman yang diberikan Modification of loans
Skema modifikasi pinjaman yang diberikan Modification schemes for loans can be in the
dapat berupa penyesuaian pada suku bunga, form of adjustment on interest rate, loan principal
pokok bunga dan tunggakan bunga, and past due interest, extension of repayment
perpanjangan jangka waktu jatuh tempo, period, rescheduling of installments and other
penjadwalan kembali pembayaran angsuran modification of the terms of the loans.
serta modifikasi persyaratan kredit lainnya.
Jika persyaratan perjanjian suatu pinjaman If the terms of a loan are modified, then the Bank
dimodifikasi, maka Bank mengevaluasi apakah evaluates whether the contractual cash flows of
arus kas kontraktual dari pinjaman yang the modified asset are substantially different.
termodifikasi berbeda secara signifikan.
62
498 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 501
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ q. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Modifikasi pinjaman yang diberikan (lanjutan) Modification of loans (continued)
Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka If the cash flows are substantially different, then
hak kontraktual atas arus kas dari aset the contractual rights to cash flows from the
keuangan yang original sebenarnya telah original financial asset are deemed to have
kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang expired. In this case the original financial asset is
original dihentikan pengakuannya dan aset derecognized and a new financial asset is
keuangan yang baru diakui pada nilai wajar recognized at fair value plus any eligible
ditambah biaya transaksi yang memenuhi transaction costs. Any fees received as part of
syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian the modification are accounted for as follows:
dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:
- imbalan yang dipertimbangkan sewaktu - fees that are considered in determining that
menentukan nilai wajar dari aset baru dan fair value of the new asset and fees
imbalan yang merupakan pembayaran represent reimbursement of eligible
kembali (reimbursement) dari biaya transaction costs are included in the initial
transaksi yang memenuhi syarat akan measurement of the asset; and
dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
dan
- imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba - other fees are included in profit or loss as
rugi sebagai bagian dari keuntungan atau part of the gain or loss derecognition.
kerugian dari penghentian pengakuan.
Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada If the modification of a financial asset measured
biaya perolehan diamortisasi tidak at amortized cost does not result in derecognition
mengakibatkan penghentian pengakuan aset of the financial asset, then the Bank first
keuangan, maka Bank terlebih dahulu recalculates the gross carrying amount of the
menghitung kembali nilai tercatat bruto aset financial asset using the original effective interest
keuangan menggunakan suku bunga efektif rate of the asset and recognizes the resulting
awal aset tersebut dan mengakui selisih adjustment as modification gain or loss in profit
penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian or loss. Any costs or fees incurred and
modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau imbalan modification fees received are adjusted to the
yang terjadi dan imbalan modifikasi yang gross carrying amount of the modified financial
diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto dan asset and are amortized over the remaining term
diamortisasi selama sisa jangka waktu aset of the modified financial asset.
keuangan yang dimodifikasi.
Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko If a modification is carried out because of credit-
kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan risk reason, then the gain or loss is presented
sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena together with impairment losses. In other cases,
alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan it is presented as interest income calculated
sebagai pendapatan bunga yang dihitung using the effective interest method.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
Dalam keadaan yang tidak biasa, setelah In some unusual circumstances, after changes or
perubahan atau modifikasi yang mengakibatkan modifications that result in de-recognition of the
penghentian pengakuan aset keuangan awal, original financial asset, there may be evidence
mungkin terdapat bukti bahwa aset modifikasian that the modified asset is credit-impaired at initial
memburuk pada pengakuan awal. Dengan recognition. Accordingly, the financial asset
demikian, aset keuangan tersebut diakui should be recognized as an originated credit-
sebagai aset keuangan yang memburuk pada impaired financial asset.
pengakuan awal.
63
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 499
Page 502
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ q. Loans and sharia financing/receivables
piutang syariah (lanjutan) (continued)
Modifikasi pinjaman yang diberikan (lanjutan) Modification of loans (continued)
Perubahan atau modifikasi yang dilakukan Changes or modifications that were made on the
karena resiko kredit, dapat dipertimbangkan basis of credit risk reason can be considered as
sebagai indikasi aset keuangan yang berasal an indication of originated credit-impaired
dari aset keuangan yang memburuk pada financial assets. Meanwhile changes or
pengakuan awal. Sedangkan perubahan atau modifications that were made on the basis of
modifikasi yang dilakukan dengan dasar business’ considerations, may not be recognized
pertimbangan bisnis, mungkin tidak diakui as originated credit-impaired financial assets.
sebagai aset keuangan yang memburuk pada However, comprehensive valuation should be
pengakuan awal. Namun, penilaian ini perlu performed to determine whether initial
dilakukan secara menyeluruh untuk recognition of financial assets has deteriorated at
menentukan apakah pengakuan awal aset initial recognition.
keuangan telah memburuk pada saat
pengakuan awal.
r. Piutang pembiayaan r. Financing receivables
Setelah pengakuan awal, piutang pembiayaan Subsequest to initial recognition, financing
dicatat pada biaya perolehan diamortiasai receivables are stated to amortized cost using
dengan menggunakan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
Pendapatan pembiayaan yang belum diakui Unearned financing revenue represents the
merupakan selisih antara jumlah keseluruhan difference between total installment to be
pembayaran angsuran yang akan diterima dari received from borrower and the principal amount
debitur dan jumlah pokok pembiayaan, yang financed, which is recognized as revenue over
diakui sebagai pendapatan sepanjang jangka the term of the contract, based on the effective
waktu kontrak berdasarkan tingkat suku bunga interest rate of the related financing contract.
efektif dari kontrak pembiayaan.
Penyelesaian sebelum masa pembiayaan Early termination is treated as cancellation of the
berakhir diperlakukan sebagai pembatalan existing financing contract and resulting gains or
kontrak pembiayaan dan keuntungan atau losses are recognized in the current year profit
kerugian yang timbul diakui dalam laba rugi or loss.
tahun berjalan.
Modifikasi piutang pembiayaan Modification of financing receivables
Skema modifikasi putang pembiayaan dapat Modification schemes for financing receivables
berupa penyesuaian pada suku bunga, pokok can be in the form of adjustment on interest rate,
bunga dan tunggakan bunga, perpanjangan loan principal and past due interest, extension of
jangka waktu jatuh tempo, penjadwalan kembali repayment period, rescheduling of installments
pembayaran angsuran serta modifikasi and other modification of the terms of the
persyaratan piutang pembiayaan lainnya. financing receivables.
Jika persyaratan perjanjian suatu piutang If the terms of a loan are modified, then the
dimodifikasi, maka Grup mengevaluasi apakah Group evaluates whether the contractual cash
arus kas kontraktual dari pinjaman yang flows of the modified asset are substantially
termodifikasi berbeda secara signifikan. different.
64
500 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 503
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Piutang pembiayaan (lanjutan) r. Financing receivables (continued)
Modifikasi piutang pembiayaan (lanjutan) Modification of financing receivables
(continued)
Jika arus kas berbeda secara signifikan, maka If the cash flows are substantially different, then
hak kontraktual atas arus kas dari aset the contractual rights to cash flows from the
keuangan yang original sebenarnya telah original financial asset are deemed to have
kadaluarsa. Dalam hal ini, aset keuangan yang expired. In this case the original financial asset is
original dihentikan pengakuannya dan aset derecognized and a new financial asset is
keuangan yang baru diakui pada nilai wajar recognized at fair value plus any eligible
ditambah biaya transaksi yang memenuhi transaction costs. Any fees received as part of
syarat. Imbalan yang diterima sebagai bagian the modification are accounted for as follows:
dari modifikasi diperhitungkan sebagai berikut:
- imbalan yang dipertimbangkan sewaktu - fees that are considered in determining that
menentukan nilai wajar dari aset baru dan fair value of the new asset and fees
imbalan yang merupakan pembayaran represent reimbursement of eligible
kembali (reimbursement) dari biaya transaction costs are included in the initial
transaksi yang memenuhi syarat akan measurement of the asset; and
dimasukkan sebagai pengakuan awal aset;
dan
- imbalan lainnya dimasukkan ke dalam laba - other fees are included in profit or loss as
rugi sebagai bagian dari keuntungan atau part of the gain or loss derecognition.
kerugian dari penghentian pengakuan.
Jika modifikasi aset keuangan yang diukur pada If the modification of a financial asset measured
biaya perolehan diamortisasi tidak at amortized cost does not result in
mengakibatkan penghentian pengakuan aset derecognition of the financial asset, then the
keuangan, maka Entitas Anak terlebih dahulu Subsidiary first recalculates the gross carrying
menghitung kembali nilai tercatat bruto aset amount of the financial asset using the original
keuangan menggunakan suku bunga efektif effective interest rate of the asset and
awal aset tersebut dan mengakui selisih recognizes the resulting adjustment as
penyesuaian sebagai keuntungan atau kerugian modification gain or loss in profit or loss. Any
modifikasi di dalam laba rugi. Biaya atau costs or fees incurred and modification fees
imbalan yang terjadi dan imbalan modifikasi received are adjusted to the gross carrying
yang diterima disesuaikan ke nilai tercatat bruto amount of the modified financial asset and are
dan diamortisasi selama sisa jangka waktu aset amortized over the remaining term of the
keuangan yang dimodifikasi. modified financial asset.
Jika modifikasi dilakukan karena alasan risiko If a modification is carried out because of credit-
kredit, maka keuntungan atau kerugian disajikan risk reason, then the gain or loss is presented
sebagai kerugian penurunan nilai. Selain karena together with impairment losses. In other cases,
alasan ini, keuntungan atau kerugian disajikan it is presented as interest income calculated
sebagai pendapatan bunga yang dihitung using the effective interest method.
dengan menggunakan metode bunga efektif.
65
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 501
Page 504
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Piutang pembiayaan (lanjutan) r. Financing receivables (continued)
Pembiayaan bersama Joint financing
Seluruh kontrak pembiayaan bersama yang All joint financing contracts entered by the
dilakukan oleh Entitas Anak merupakan Subsidiary are joint financing without recourse in
pembiayaan bersama tanpa tanggung renteng which only the Subsidiary’s financing portion of
(without recourse) di mana hanya porsi jumlah the total installments is recorded as consumer
angsuran piutang yang dibiayai Entitas Anak financing receivables in the statement of
yang dicatat sebagai piutang pembiayaan financial position. Consumer financing income is
konsumen di laporan posisi keuangan. presented in the income statement net of the
Pendapatan pembiayaan konsumen disajikan portion attributable to other parties participating
pada laporan laba rugi setelah dikurangi dengan in the joint financing.
bagian yang merupakan hak pihak-pihak lain
yang berpartisipasi pada pembiayaan bersama
tersebut.
Dalam pembiayaan bersama, Entitas Anak For joint financing, the Subsidiary has the right
berhak menentukan tingkat bunga yang lebih to set higher interest rates to customers than
tinggi kepada pelanggan dari tingkat bunga those as stated in the joint financing agreements
yang ditetapkan dalam perjanjian dengan with joint financing providers. The difference is
pemberi pembiayaan bersama. Selisihnya, recognized as part of unearned consumer
diakui sebagai pendapatan pembiayaan financing income and recognized as consumer
konsumen yang belum diakui dan diakui financing income over the term of the contract
sebagai pendapatan pembiayaan konsumen using the effective interest rate method.
sesuai dengan jangka waktu kontrak dengan
menggunakan metode suku bunga efektif.
s. Penyertaan saham s. Investment in shares
Penyertaan saham dengan persentase Investment in shares with an ownership interest
kepemilikan di bawah 20% dan tidak memiliki below 20% and have no significant influence is
pengaruh signifikan pada awalnya diakui initially recognized at fair value and
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada subsequently measured at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Dividen kas yang diterima dari penyertaan Cash dividend received from investment in
saham diakui sebagai pendapatan operasional shares is recognized as other operating income.
lainnya.
t. Beban dibayar dimuka t. Prepayments
Beban dibayar dimuka adalah beban yang telah Prepayments are expenses which have been
dibayarkan tetapi belum diakui sebagai beban paid but not yet recognized as an expense in the
pada periode terjadinya. Beban dibayar dimuka related period. Prepayments are recognized as
akan diakui sebagai beban pada laba rugi pada expenses in the profit or loss when it is
saat diamortisasi sesuai dengan masa amortized in accordance with the expected
manfaatnya. period of benefit.
66
502 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 505
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Aset tetap u. Fixed assets
Tanah disajikan sebesar nilai wajar, Land is presented at fair value based on
berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh valuations performed by certified external
penilai independen eksternal yang telah independent valuers which are registered with
terdaftar di OJK. Penilaian atas aset tersebut OJK. Valuations are performed on a regular
dilakukan secara berkala dan apabila terdapat basis and if there is significant change in fair
perubahan nilai wajar yang signifikan untuk value to ensure that the fair value of a revalued
memastikan bahwa nilai wajar aset yang asset does not differ materially from its carrying
direvaluasi tidak berbeda secara material amount.
dengan jumlah tercatatnya.
Tanah yang diperoleh dengan Hak Guna Land acquired under Hak Guna Bangunan
Bangunan (“HGB”) oleh Entitas Anak (OTO dan (“HGB”) title by Subsidiaries (OTO and SOF) is
SOF) diukur sebesar biaya perolehan (termasuk measured at acquisition cost (including legal and
biaya legal dan administrasi yang muncul dalam administrative cost incurred in transaction to
transaksi untuk memperoleh tanah) dan tidak acquire the land) and is not amortized.
diamortisasi.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi The increases in the carrying amount arising
tanah dikreditkan pada “cadangan revaluasi aset from revaluation of land is credited to the
tetap” sebagai bagian dari penghasilan “reserve on revaluation of fixed assets” as part
komprehensif lainnya. Penurunan yang of other comprehensive income. The decreases
menghapus nilai kenaikan yang sebelumnya that offset the previous increases are debited
atas aset tetap yang sama dibebankan terhadap against “reserve on revaluation of fixed assets”
“cadangan revaluasi aset tetap” sebagai bagian as part of other comprehensive income; all other
dari penghasilan komprehensif lainnya; decreases are charged to the current year profit
penurunan lainnya dibebankan pada laba rugi or loss.
tahun berjalan.
Tanah tidak disusutkan. Jika aset yang Land is not depreciated. When revalued assets
direvaluasi dijual, jumlah yang dicatat di dalam are sold, the amounts included in equity are
ekuitas dipindahkan ke saldo laba. transferred to retained earnings.
Aset tetap selain tanah diakui sebesar harga Fixed assets other than land are recognized at
perolehan setelah dikurangi akumulasi cost less accumulated depreciation.
penyusutan.
Harga perolehan termasuk pengeluaran yang Acquisition cost includes expenditure that is
dapat diatribusikan secara langsung atas directly attributable to the acquisition of the
perolehan aset tersebut. assets.
Aset tetap, selain tanah, disusutkan selama Fixed assets, except land, are depreciated over
taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap their expected useful lives using straight-line
dengan metode garis lurus dan diakui sebesar method and are stated at cost less accumulated
harga perolehan setelah dikurangi dengan depreciation.
akumulasi penyusutan.
Taksiran masa manfaat ekonomis aset tetap The expected useful lives of fixed assets are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun/Years
Gedung 20 Buildings
Kendaraan bermotor 3-5 Vehicles
Perlengkapan kantor 4 - 10 Office equipment
sesuai masa sewa/according to
Leasehold improvement lease period Leasehold improvement
67
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 503
Page 506
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Aset tetap (lanjutan) u. Fixed assets (continued)
Kendaraan bermotor adalah sepeda motor, Motor vehicles are motorcycles, operational
kendaraan operasional dan kendaraan dinas vehicles and office vehicles for directors or
untuk direktur atau komisaris. commissioners.
Perlengkapan kantor adalah mebel dan Office equipment are furniture and office
peralatan dari kayu dan rotan, mesin kantor equipment made from wood, office machine
seperti mesin tik, mesin fotokopi, komputer, such as typing machine, photocopy machine,
laptop, alat komunikasi, alat dapur dan computer, laptop, communication tools, kitchen
perlengkapan lain seperti CCTV, mebel dan set and other equipment such as CCTV,
peralatan dari logam seperti brankas, pendingin furniture and office equipment made from metal
ruangan, dan generator listrik. such as safes, air conditioning and electrical
generator.
Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui Subsequent costs are included in the asset’s
sebagai bagian dari nilai tercatat aset atau carrying amount or recognized as a separate
sebagai aset yang terpisah sebagaimana asset, as appropriate, only when it is probable
mestinya, hanya jika kemungkinan besar Grup that future economic benefits associated with the
akan mendapatkan manfaat ekonomis masa item will flow to the Group and the cost of the
depan berkenaan dengan aset tersebut dan item can be measured reliably. The carrying
biaya perolehan aset dapat diukur dengan amount of the replaced part is derecognized.
handal. Nilai tercatat komponen yang diganti Repairs and maintenance costs are charged to
dihapuskan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan the current year profit or loss.
dibebankan ke dalam laba rugi tahun berjalan.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When fixed assets are no longer in use or
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi disposed of, their costs and the related
penyusutannya dihapuskan dari laporan accumulated depreciation are written off in the
keuangan konsolidasian. Keuntungan atau consolidated financial statements. Net gains or
kerugian bersih atas pelepasan aset tetap losses on disposals are determined by
ditentukan dengan membandingkan hasil yang comparing the proceeds with the carrying
diterima dengan nilai tercatat dan diakui pada amount and are recognized in the current year
laba rugi tahun berjalan. profit or loss.
Akumulasi biaya konstruksi bangunan serta The accumulated costs of the construction of
pemasangan peralatan kantor, dikapitalisasi buildings and the installation of office equipment
sebagai aset dalam penyelesaian. Biaya are capitalized as construction in progress.
tersebut direklasifikasi ke akun aset tetap pada These costs are reclassified to fixed assets
saat proses konstruksi atau pemasangan accounts when the construction or installation is
selesai. Penyusutan dimulai pada saat aset completed. Depreciation is charged from the
tersebut siap untuk digunakan dengan tujuan date the assets are ready for use in the manner
yang diinginkan manajemen. intended by management.
Nilai tercatat aset segera diturunkan menjadi S The asset’s carrying amount is written down
sebesar jumlah yang dapat dipulihkan ketika e immediately to its recoverable amount when the
nilai tercatat aset lebih besar dari estimasi asset’s carrying amount is greater than its
jumlah yang dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
Nilai sisa aset, masa manfaat dan metode The assets’ residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika perlu disesuaikan, depreciation method are reviewed and adjusted
pada setiap akhir periode pelaporan. if appropriate, at the end of each reporting
period.
68
504 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 507
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Aset takberwujud dan goodwill v. Intangible assets and goodwill
Goodwill Goodwill
Goodwill dinyatakan sebesar nilai perolehan Goodwill is carried at cost less accumulated
dikurangi akumulasi kerugian penurunan nilai. impairment losses. Goodwill impairment reviews
Peninjauan atas penurunan nilai pada goodwill are undertaken annually or more frequently if
dilakukan setahun sekali atau lebih sering events or changes in circumstances indicate a
apabila terdapat peristiwa atau perubahan potential impairment.
keadaan yang mengindikasikan adanya potensi
penurunan nilai.
Merek Dagang Trademarks
Merek dagang memiliki masa manfaat yang Trademarks have a finite useful life and
terbatas dan diakui sebesar nilai perolehan, recognized at acquisition cost, subsequently
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan carried at cost less accumulated amortization
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian and accumulated impairment losses.
penurunan nilai.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat merek dagang tersebut, sejak of the trademarks, from the date it is acquired.
tanggal merek dagang tersebut diperoleh. The estimated useful life of trademarks is up-to
Estimasi masa manfaat dari merek dagang 20 years.
adalah sampai dengan 20 tahun.
Peninjauan atas penurunan nilai pada merek Trademarks impairment reviews are undertaken
dagang dilakukan setahun sekali atau lebih annually or more frequently if events or changes
sering apabila terdapat peristiwa atau in circumstances indicate a potential impairment.
perubahan keadaan yang mengindikasikan
adanya potensi penurunan nilai.
Hubungan Pelanggan Customer Relationship
Hubungan pelanggan memiliki masa manfaat Customer relationship have a finite useful life
yang terbatas dan diakui sebesar nilai and recognized at acquisition cost, subsequently
perolehan, selanjutnya dicatat sebesar harga carried at cost less accumulated amortization
perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan and accumulated impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat hubungan pelanggan tersebut, of the customer relationship, from the date it is
sejak tanggal hubungan pelanggan tersebut acquired. The estimated useful life of customer
diperoleh. Estimasi masa manfaat dari relationship is 5-9 years.
hubungan pelanggan adalah 5-9 tahun.
Peninjauan atas penurunan nilai pada hubungan Customer relationship impairment reviews are
pelanggan dilakukan setahun sekali atau lebih undertaken annually or more frequently if events
sering apabila terdapat peristiwa atau or changes in circumstances indicate a potential
perubahan keadaan yang mengindikasikan impairment.
adanya potensi penurunan nilai.
Piranti lunak Software
Piranti lunak memiliki masa manfaat yang Software have a finite useful life and recognized
terbatas dan diakui sebesar harga perolehan, at acquisition cost, subsequently carried at cost
selanjutnya dicatat sebesar harga perolehan less accumulated amortization and accumulated
dikurangi akumulasi amortisasi dan kerugian impairment losses.
penurunan nilai.
69
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 505
Page 508
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
v. Aset takberwujud dan goodwill (lanjutan) v. Intangible assets and goodwill (continued)
Piranti lunak (lanjutan) Software (continued)
Biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh The costs incurred to acquire software license
lisensi piranti lunak dan mempersiapkan piranti and bring that software to use are capitalized.
lunak tersebut siap untuk digunakan
dikapitalisasi.
Biaya yang terkait dengan pemeliharaan Costs associated with maintaining software
program piranti lunak diakui sebagai beban pada programs are recognized as expense when
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang incurred. Development costs that are directly
dapat secara langsung diatribusikan dalam attributable to the design and testing of
pembuatan dan pengujian produk piranti lunak identifiable and unique software products
yang dapat diidentifikasi dan unik yang controlled by the Group is recognized as
dikendalikan oleh Grup diakui sebagai aset intangible assets.
takberwujud.
Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung Directly attributable costs that are capitalized as
dan dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti part of the software product include the software
lunak mencakup beban pekerja pengembang development employee costs and an
piranti lunak dan bagian overhead yang relevan. appropriate portion of relevant overheads.
Pengeluaran pengembangan lain yang tidak Other development expenditures that do not
memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada meet these criteria are recognized as expense
saat terjadinya. Biaya pengembangan yang when incurred. Development costs previously
sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat recognized as expense are not recognized as
diakui sebagai aset pada periode berikutnya. asset in a subsequent period.
Amortisasi diakui dalam laba rugi dengan Amortization is recognized in profit or loss on a
menggunakan metode garis lurus sepanjang straight-line basis over the estimated useful life
masa manfaat piranti lunak tersebut, sejak of the software, from the date it is ready for use.
tanggal piranti tersebut siap untuk dipakai. The estimated useful life of software is 4-10
Estimasi masa manfaat dari piranti lunak adalah years.
4-10 tahun.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya Intangible assets shall be derecognized or
atau dilepas ketika tidak lagi terdapat manfaat disposed when no future economic benefits are
masa depan yang diharapkan dari penggunaan expected from its use or disposal.
atau pelepasannya.
w. Aset lain-lain w. Other assets
Aset lain-lain sebagian besar terdiri dari tagihan Other assets mainly consists of other credit
kredit lainnya, wesel ekspor lainnya, agunan receivables, other export bills, foreclosed
yang diambil alih, jaminan kontrak, uang muka, collaterals, security deposits, advance payment,
transaksi ATM dan transfer, persediaan ATM transaction and transfer, office supplies,
keperluan kantor, dan tagihan kepada asuransi. and receivables from insurance company.
70
506 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 509
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
w. Aset lain-lain (lanjutan) w. Other assets (continued)
Grup mengakui kerugian penurunan nilai untuk The Group recognizes impairment losses of
aset lain-lain apabila taksiran jumlah yang dapat other assets if the recoverable amount of the
diperoleh kembali dari suatu aset lebih rendah assets is lower than the carrying value. At each
dari nilai tercatatnya. Pada setiap tanggal reporting date, the Group evaluates the
pelaporan, Grup melakukan penelaahan untuk recoverable amount of the assets to determine
menentukan apakah terdapat indikasi whether there is an indication of impairment.
penurunan nilai. Pemulihan penurunan nilai Reversal of impairment losses is recognized as
diakui sebagai keuntungan dalam laba rugi pada gain in the profit or loss when incurred.
saat terjadinya.
x. Simpanan nasabah dan simpanan dari bank- x. Deposits from customers and deposits from
bank lain other banks
Simpanan nasabah adalah dana yang Deposits from customers are the funds placed by
dipercayakan oleh masyarakat kepada Grup customers to the Group based on fund deposits
berdasarkan perjanjian penyimpanan dana. agreements. Included in these accounts are
Termasuk didalamnya adalah giro, tabungan, current accounts, saving deposits, time deposits,
deposito berjangka, deposito on call dan deposits on call and sharia deposits from
simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah. customers.
Simpanan nasabah berdasarkan prinsip syariah Sharia deposits consist of wadiah demand
terdiri dari giro dan tabungan wadiah. Giro deposits and saving deposits. Wadiah demand
wadiah merupakan giro wadiah yadh-dhamanah deposits are wadiah yadh-dhamanah demand
yakni titipan dana pihak lain dimana pemilik dana deposits in which the funds owner will get a
mendapatkan bonus berdasarkan kebijakan bonus based on the Subsidiary’s policy. Wadiah
Entitas Anak. Giro wadiah dicatat sebesar saldo demand deposits are stated at the amount
titipan pemegang giro wadiah. Tabungan wadiah entrusted by depositors. Wadiah saving deposits
merupakan simpanan pihak lain yang bisa represent third party funds which can be taken at
diambil kapan saja (on call) atau berdasarkan any time (on call) or by an agreement which
kesepakatan dimana tidak ada imbalan yang required no reward except in the form of
disyaratkan kecuali dalam bentuk pemberian voluntary bonus (‘Athaya’) on the part of the
(‘Athaya’) sukarela dari Entitas Anak. Subsidiary.
Simpanan dari bank-bank lain terdiri dari Deposits from other banks represent liabilities to
liabilitas terhadap bank lain, dalam bentuk call other domestic banks, in the form of call money,
money, giro, dan deposito berjangka. current accounts, and time deposits.
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank- Deposits from customers and deposits from
bank lain diklasifikasikan sebagai liabilitas other banks are classified as financial liabilities
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan measured at amortized cost. Incremental costs
diamortisasi. Biaya tambahan yang dapat directly attributable to the acquisition of deposits
diatribusikan secara langsung dengan from customers and deposits from other banks
perolehan simpanan nasabah dan simpanan are deducted from the amount of deposits from
dari bank-bank lain dikurangkan dari jumlah customers and deposits from other banks.
simpanan nasabah dan simpanan dari bank-
bank lain.
Simpanan dari bank-bank lain disajikan sebesar Deposits from other banks are stated at the
jumlah liabilitas terhadap bank-bank lain. amounts due to other banks.
71
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 507
Page 510
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
y. Efek-efek yang diterbitkan y. Securities issued
Efek-efek yang diterbitkan terdiri dari utang Securities issued consist of bonds payable.
obligasi.
Utang obligasi dicatat sebesar nilai nominal Bonds payable are stated at nominal value net
dikurangi dengan biaya emisi yang belum of unamortized bond issuance cost. Costs
diamortisasi. Biaya emisi adalah biaya yang incurred in connection with the bonds payable,
terjadi sehubungan dengan utang obligasi, are recognized as a deferred expense and offset
diakui sebagai beban yang ditangguhkan dan directly from the proceeds derived from such
dikurangkan langsung dari hasil emisi dan offerings and amortized over the period of the
diamortisasi selama jangka waktu utang obligasi bonds payable using the effective interest
tersebut dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
z. Pinjaman yang diterima z. Borrowings
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui Borrowings are initially recognized at fair value,
sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya- net of transaction costs incurred. Borrowings are
biaya transaksi yang terjadi. Selanjutnya, subsequently carried at amortized cost; any
pinjaman yang diterima diukur sebesar biaya difference between the proceeds (net of
perolehan diamortisasi; selisih antara transaction costs) and the redemption value is
penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai recognized in the profit or loss over the period of
pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode the borrowings using the effective interest
pinjaman dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas Fees paid on the establishment of loan facilities
pinjaman diakui sebagai biaya transaksi are recognized as transaction costs of the loan
pinjaman sepanjang besar kemungkinan to the extent that it is probable that some or all
sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. of the facility will be drawdown. In this case, the
Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman fee is deferred until the draw-down occurs. To
ditangguhkan sampai penarikan pinjaman the extent that there is no evidence that it is
terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa probable that some or all of the facility will be
besar kemungkinan sebagian atau seluruh drawdown, the fee is capitalised as a pre-
fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh payment for liquidity services and amortized
pinjaman dikapitalisasi sebagai pembayaran over the period of the facility to which it relates.
dimuka untuk jasa likuiditas dan diamortisasi
selama periode fasilitas yang terkait.
aa. Imbalan kerja karyawan aa. Employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan. when they are payable to the employees.
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Liabilitas imbalan pascakerja dihitung sebesar The post-employment benefits liabilities are
nilai kini dari estimasi jumlah liabilitas imbalan calculated at present value of estimated future
pascakerja di masa depan yang timbul dari jasa benefits that the employees have earned in
yang telah diberikan oleh karyawan tersebut return for their services in the current and prior
pada masa kini dan masa lalu. Perhitungan periods. The calculation is performed by an
dilakukan oleh aktuaris berkualifikasi dengan qualified actuary using the projected unit credit
metode projected unit credit. method.
72
508 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 511
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Imbalan kerja karyawan (lanjutan) aa. Employee benefits (continued)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari Gains or losses arising from actuarial
pengukuran kembali aktuarial atas liabilitas remeasurements of the net defined benefit
imbalan pasti neto diakui segera dalam liability are recognized immediately in other
penghasilan komprehensif lain. Ketika manfaat comprehensive income. When the benefits of a
suatu program diubah atau terjadi kurtailmen, plan are changed or when a plan is curtailed, the
perubahan manfaat yang terkait dengan jasa resulting change in benefit that relates to past
lalu atau keuntungan atau kerugian dari service or the gain or loss on curtailment is
kurtailmen diakui segera dalam laba rugi. recognized immediately in profit or loss.
Liabilitas imbalan pascakerja untuk karyawan Specific Time Employment Agreements (PKWT)
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) Entitas employee post-employment benefit obligations
Anak dihitung secara internal dengan metode of the Subsidiary are calculated internally using
historical stay rate. the historical stay rate method.
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya berupa cuti Other long-term benefits such as long service
berimbalan jangka panjang dihitung dengan leave are calculated using the projected unit
menggunakan metode projected unit credit dan credit method and discounted to present value.
didiskontokan ke nilai kini. Keuntungan dan Actuarial gains and losses arising from
kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian experience adjustments and changes in
dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial actuarial assumption are recognized to the
diakui dalam laba rugi tahun berjalan. current year profit or loss.
ab. Pinjaman subordinasi ab. Subordinated loans
Pinjaman subordinasi pada awalnya diakui Subordinated loans are recognized initially at fair
sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada value and subsequently measured at amortized
biaya perolehan diamortisasi dengan cost using the effective interest method.
menggunakan metode bunga efektif.
ac. Dana syirkah temporer ac. Temporary syirkah funds
Dana syirkah temporer adalah dana yang Temporary syirkah funds represent investment
diterima oleh Entitas Anak. received by Subsidiary.
Dana syirkah temporer merupakan investasi Temporary syirkah funds represent investments
dengan akad mudharabah mutlaqah, yaitu from other parties conducted on the basis
pemilik dana (shahibul maal) memberikan mudharabah mutlaqah contract in which the
kebebasan kepada pengelola dana (mudharib/ owners of the funds (shahibul maal) grant
Entitas Anak) dalam pengelolaan investasinya freedom to the fund manager
sesuai prinsip syariah dengan keuntungan (mudharib/Subsidiary) in the management of
dibagikan sesuai kesepakatan. Dana syirkah their investments according to sharia principle
temporer terdiri dari tabungan mudharabah dan with profit distributed based on the agreement.
deposito mudharabah. Temporary syirkah funds consist of mudharabah
saving deposits and mudharabah time deposits.
Tabungan mudharabah merupakan investasi Mudharabah saving deposits represent
yang bisa ditarik kapan saja (on call) atau sesuai investment which could be withdrawn anytime
dengan persyaratan tertentu yang disepakati. (on call) or can be withdrawn based on certain
Tabungan mudharabah dinyatakan sebesar agreed terms. Mudharabah saving deposits are
saldo tabungan nasabah di Entitas Anak. stated based on the customer’s savings deposit
balance at the Subsidiary.
73
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 509
Page 512
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ac. Dana syirkah temporer (lanjutan) ac. Temporary syirkah funds (continued)
Deposito mudharabah merupakan investasi Mudharabah time deposits represent investment
yang hanya bisa ditarik pada waktu tertentu which can only be withdrawn at a certain time
sesuai dengan perjanjian antara pemegang based on the agreement between the customer
deposito mudharabah dengan Entitas Anak. and the Subsidiary. Mudharabah time deposits
Deposito mudharabah dinyatakan sebesar nilai are stated at nominal amount as agreed
nominal sesuai dengan perjanjian antara between the deposit holder and the Subsidiary.
pemegang deposito dengan Entitas Anak.
Dana syirkah temporer tidak dapat digolongkan Temporary syirkah funds cannot be classified as
sebagai liabilitas karena Entitas Anak tidak liability because the Subsidiary does not have
berkewajiban untuk menjamin pengembalian any obligation to return the initial funds to the
jumlah dana awal dari pemilik dana bila Entitas owners if the Subsidiary experiences losses,
Anak merugi kecuali kerugian akibat kelalaian except for losses due to the Subsidiary’s
atau wanprestasi. Di sisi lain, dana syirkah management negligence or default. On the other
temporer tidak dapat digolongkan sebagai hand, temporary syirkah fund cannot be
ekuitas karena mempunyai waktu jatuh tempo classified as equity because of the maturity
dan pemilik dana tidak mempunyai hak period and the depositors do not have the same
kepemilikan yang sama dengan pemegang rights as the shareholders such as voting rights
saham seperti hak voting dan hak atas realisasi and the rights of realised gain from current
keuntungan yang berasal dari aset lancar dan assets and other non-investment accounts.
aset non-investasi.
Pemilik dana syirkah temporer mendapatkan The owner of temporary syirkah funds receives a
imbalan bagi hasil sesuai dengan nisbah yang return from the profit sharing based on a
ditetapkan. predetermined ratio.
ad. Modal saham ad. Share capital
Saham biasa diklasifikasikan sebagai ekuitas. Ordinary shares are classified as equity.
Tambahan biaya yang secara langsung terkait Incremental costs directly attributable to the
dengan penerbitan saham biasa atau opsi baru issuance of new ordinary shares or options are
disajikan pada bagian ekuitas sebagai shown in equity as a deduction, net of tax, from
pengurang, sebesar jumlah yang diterima bersih the proceeds.
setelah dikurangi pajak.
Saham tresuri Treasury shares
Ketika Bank membeli modal saham ekuitas When the Bank purchases the equity share capital
(saham tresuri), imbalan yang dibayar, termasuk (treasury shares), the consideration paid,
biaya tambahan yang secara langsung dapat including any directly attributable incremental
diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) costs (net of income taxes) is deducted from
dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan equity attributable to the Bank’s equity holders
kepada pemilik ekuitas Bank sampai saham until the shares are cancelled or reissued. Where
tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. such ordinary shares are subsequently reissued,
Ketika saham biasa tersebut selanjutnya any consideration received, net of any directly
diterbitkan kembali, imbalan yang diterima, attributable incremental transaction costs and the
dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait related income tax effects, is included in equity
dan dampak pajak penghasilan yang terkait attributable to the Bank’s equity holders.
dimasukkan kepada ekuitas yang dapat
diatribusikan kepada pemilik ekuitas Bank.
ae. Perpajakan ae. Taxation
Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini Income tax expense consists of current and
dan pajak tangguhan. Beban pajak penghasilan deferred tax. Income tax expenses are recognized
diakui pada laba rugi, kecuali untuk komponen in profit or loss except to the extent that they relate
yang diakui secara langsung di ekuitas atau di to items recognized directly in equity or in other
comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
74
510 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 513
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ae. Perpajakan (lanjutan) ae. Taxation (continued)
Beban pajak kini merupakan jumlah pajak yang Current tax expense is the amount of tax paid, or
dibayar, atau terutang atas laba atau rugi kena payable on taxable income or loss for the year
pajak untuk tahun yang bersangkutan dengan using tax rates substantively enacted as of the
menggunakan tarif pajak yang secara substantif reporting date. Current tax also includes true-up
adjustments made to the previous years’ tax
telah berlaku pada tanggal pelaporan. Pajak kini provisions either to reconcile them with the
juga termasuk penyesuaian yang dibuat untuk income tax reported in annual tax returns, or to
penyisihan pajak tahun sebelumnya, baik untuk account for differences arising from tax
merekonsiliasi pajak penghasilan dengan pajak assesments.
yang dilaporkan di surat pemberitahuan tahunan,
atau untuk memperhitungkan perbedaan yang
muncul dari pemeriksaan pajak.
Beban pajak kini diukur menggunakan estimasi Current tax expense is measured using the best
terbaik atas jumlah yang diperkirakan akan estimate of the amount expected to be paid or
dibayar atau diterima, dengan received, taking into consideration the
mempertimbangkan ketidakpastian terkait uncertainty associated with the complexity of tax
dengan kompleksitas peraturan pajak. regulations.
Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer Deferred tax is recognized in respect of
antara nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tujuan temporary differences between the carrying
pelaporan keuangan dan nilai yang digunakan amounts of assets and liabilities for financial
untuk tujuan perpajakan. Pajak tangguhan diukur reporting purposes and the amounts used for
dengan menggunakan tarif pajak yang taxation purposes. Deferred tax is measured at
diharapkan untuk ditetapkan atas perbedaan the tax rates that are expected to be applied to
temporer pada saat pembalikan, berdasarkan temporary differences when they reverse, based
peraturan yang telah berlaku atau secara on the laws that have been enacted or
substantif berlaku pada tanggal pelaporan. substantively enacted as of the reporting date.
Kebijakan akuntansi ini juga mengharuskan This accounting policy also requires the
pengakuan manfaat pajak, seperti rugi fiskal yang recognition of tax benefits, such as tax loss
belum dikompensasi, yang timbul dari periode carryforwards, which are originated in the current
berjalan yang diharapkan akan direalisasi pada period that are expected to be realized in the
masa mendatang, apabila besar kemungkinan future periods, to the extent that realisation of
manfaat pajak tersebut dapat direalisasi. such benefits is probable.
Aset pajak tangguhan merupakan saldo bersih Deferred tax assets represent the net remaining
atas manfaat pajak tangguhan yang timbul dan balance of deferred tax benefits that have been
dipergunakan sampai dengan tanggal pelaporan. originated and utilized through the reporting date.
Aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada setiap Deferred tax assets are reviewed at each
tangal pelaporan dan dikurangkan dengan reporting date and are reduced to the extent that
manfaat pajak sejumlah nilai yang besar it is no longer probable that the related tax benefit
kemungkinan yang tidak dapat terealisasi; will be realised; such reductions are reversed
pengurangan tersebut akan dibalik ketika when the probability of their realisation through
kemungkinan realisasi melalui laba kena pajak di future taxable profits improves.
masa depan meningkat.
Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai Unrecognized deferred tax assets are
kembali pada setiap tanggal pelaporan dan diakui reassessed at each reporting date and
sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak recognized to the extent that it has become
masa depan akan tersedia untuk digunakan. probable that future taxable income will be
available against which they can be used.
75
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 511
Page 514
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ae. Perpajakan (lanjutan) ae. Taxation (continued)
Grup telah menentukan bahwa bunga dan penalti The Group has determined that interest and
sehubungan dengan pajak penghasilan, penalties related to income taxes, including those
termasuk yang mungkin diterima dalam kaitannya that may materialize in connection with uncertain
dengan posisi pajak yang mengandung tax positions, do not meet the definition of income
ketidakpastian, tidak memenuhi definisi pajak taxes, and therefore are accounted for in
penghasilan, dan dengan demikian diperlakukan accordance with PSAK 237, Provisions,
sesuai dengan PSAK 237, Provisi, Liabilitas Contingent Liabilities and Contingent Assets.
Kontinjensi dan Aset Kontinjensi.
Koreksi atas kewajiban pajak diakui pada saat Amendments to tax obligations are recognized
surat ketetapan pajak diterima, atau apabila when an assessment is received, or if objection
diajukan keberatan dan atau banding, maka and or appeal is applied, when the results of the
koreksi diakui pada saat keputusan atas objection or the appeal are received.
keberatan atau banding itu diterima.
af.((Pendapatan dan beban bunga dan af. Interest income and expense and sharia
((pendapatan syariah dan hak pihak ketiga income and third parties’ shares on return of
((atas bagi hasil dana syirkah temporer temporary syirkah funds
(i). Pendapatan dan beban bunga (i). Interest income and expense
Pendapatan bunga atas aset keuangan baik Interest income on financial assets held at
yang diukur dengan nilai wajar melalui either fair value through other
penghasilan komprehensif lain atau biaya comprehensive income or amortized cost,
perolehan diamortisasi, dan beban bunga and interest expense on financial liabilities
atas liabilitas keuangan yang diukur dengan held at amortized cost are recognized in
biaya perolehan diamortisasi, diakui pada profit or loss using the effective interest
laba rugi menggunakan metode suku bunga method.
efektif.
Metode suku bunga efektif adalah metode The effective interest method is a method
yang digunakan untuk menghitung biaya of calculating the amortized cost of a
perolehan diamortisasi dari aset atau financial asset or liability and of allocating
liabilitas keuangan dan metode untuk the interest income or expense over the
mengalokasikan pendapatan atau beban relevant period. The effective interest rate
bunga selama periode yang relevan. Suku is the rate that exactly discounts estimated
bunga efektif adalah suku bunga yang future cash payments or receipts through
secara tepat mendiskontokan estimasi the expected life of the financial instrument,
pembayaran atau penerimaan kas masa to the gross carrying amount of the financial
depan sepanjang umur yang diperkirakan asset or to the amortized cost of the
atas instrumen keuangan, pada nilai tercatat financial liability. When calculating the
bruto dari aset keuangan atau pada biaya effective interest rate for financial
perolehan diamortisasi untuk liabilitas instruments other than purchased or
keuangan. Saat menghitung suku bunga originated credit-impaired assets, the Bank
efektif intrumen keuangan selain aset yang estimates future cash flows considering all
dibeli atau yang berasal dari aset keuangan contractual terms of the financial instrument
memburuk, Bank melakukan estimasi arus but not expected credit losses.
kas masa depan dengan
mempertimbangkan seluruh perjanjian
kontraktual atas instrumen keuangan tapi
tidak mempertimbangkan kerugian kredit
ekspektasian.
76
512 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 515
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
af.(Pendapatan dan beban bunga dan af. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas income and third parties’ shares on return of
bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
(i). Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) (i). Interest income and expense (continued)
Untuk aset keuangan yang dibeli atau yang For purchased or originated credit-impaired
berasal dari aset keuangan memburuk, financial assets, a credit-adjusted effective
suku bunga efektif yang disesuaikan interest rate is calculated using estimated
dengan risiko kredit dihitung dengan future cash flows including expected credit
menggunakan estimasi arus kas masa losses. The calculation of the effective
depan termasuk kerugian kredit interest rate includes transaction costs and
ekspektasian. Perhitungan suku bunga fees that are an integral part of the effective
efektif termasuk biaya transaksi dan interest rate.
imbalan yang merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
Suku bunga efektif aset atau liabilitas The effective interest rate of a financial
keuangan dihitung pada saat pengakuan asset or financial liability is calculated on
awal aset atau liabilitas keuangan tersebut. initial recognition of a financial asset or
Dalam menghitung pendapatan dan beban financial liability. In calculating interest
bunga, suku bunga efektif diterapkan atas income and expense, the effective interest
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika rate is applied to the gross carrying amount
aset tidak mengalami penurunan nilai) atau of the asset (when the asset is not credit-
atas biaya perolehan diamortisasi dari impaired) or to the amortized cost of the
liabilitas keuangan. Suku bunga efektif financial liability. The effective interest rate
direvisi sebagai hasil dari perhitungan ulang is revised as a result of periodic re-
estimasi arus kas dari instrumen dengan estimation of cash flows of floating-rate
suku bunga mengambang secara berkala instruments to reflect movements in market
untuk merefleksikan perubahan suku bunga rates of interest. For financial assets that
pasar. Untuk aset keuangan yang telah have become credit-impaired subsequent
mengalami penurunan nilai setelah to initial recognition, interest income is
pengakuan awal, pendapatan bunga calculated by applying the effective interest
dihitung dengan menerapkan suku bunga rate to the amortized cost of the financial
efektif atas biaya perolehan diamortisasi asset. If the asset is no longer credit-
aset keuangan tersebut. Jika aset tersebut impaired, then the calculation of interest
tidak lagi mengalami penurunan nilai, maka income reverts to the gross carrying
perhitungan pendapatan bunga kembali amount.
menggunakan nilai tercatat bruto.
(ii). Pendapatan syariah (ii). Sharia income
Pendapatan pengelolaan dana oleh Entitas Income from fund management by the
Anak sebagai mudharib terdiri atas Subsidiary as mudharib consist of income
pendapatan dari jual beli-margin from sales and purchases-murabahah
murabahah, pendapatan bagi hasil- margin, income from profit sharing-
pembiayaan musyarakah, dan pendapatan musyarakah financing and other main
usaha utama lainnya. operating income.
Pengakuan pendapatan atas piutang The revenue recognition of murabahah
murabahah yang tidak memiliki risiko yang receivables, which do not have significant
signifikan terkait dengan kepemilikan risk in relation with the ownership of
persediaan diakui pada laba rugi dengan inventory, are recognized in profit or loss
menggunakan metode tingkat imbal hasil using the effective rate of return method.
efektif.
77
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 513
Page 516
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
af.(Pendapatan dan beban bunga dan af. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga atas income and third parties’ shares on return of
bagi hasil dana syirkah temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
(ii). Pendapatan syariah (lanjutan) (ii). Sharia income (continued)
Tingkat imbal hasil efektif merupakan Effective rate of return is an allocation method
metode alokasi pengakuan pendapatan dan of revenue recognition and the rate which
merupakan tingkat imbal hasil yang secara exactly discounts the estimated future cash
tepat mendiskontokan estimasi penerimaan receipts through the expected life of the
kas di masa depan selama perkiraan umur murabahah receivables to obtain the carrying
dari piutang murabahah untuk memperoleh amount of murabahah receivables. When
nilai tercatat piutang murabahah. Pada saat calculating the effective rate of return, the
menghitung tingkat imbal hasil efektif, Subsidiary estimates future cash flows by
Entitas Anak mengestimasi arus kas di masa considering all contractual terms of the
datang dengan mempertimbangkan seluruh murabahah receivables, but does not
persyaratan kontraktual dalam piutang consider the loss of receivables in the future.
murabahah tersebut, tetapi tidak This calculation includes all commissions,
mempertimbangkan kerugian piutang di provisions and other forms received by the
masa mendatang. Perhitungan ini mencakup parties in a contract which are an integral part
seluruh komisi, provisi dan bentuk lain yang of the effective rate of return, transaction
diterima oleh para pihak dalam akad yang costs and all other premiums or discounts.
merupakan bagian tidak terpisahkan dari
tingkat imbal hasil efektif, biaya transaksi,
dan seluruh premi atau diskon lainnya.
Untuk pengakuan pendapatan atas piutang For the recognition of income on restructured
murabahah yang telah direstrukturisasi murabahah receivables with payment
dengan payment holiday atau skema holidays or scheme to postpone installment
penundaan pembayaran cicilan, Entitas payments, the Subsidiary will only recognise
Anak hanya mengakui pendapatan marjin margin income if the Subsidiary has a
apabila Entitas Anak cukup yakin bahwa reasonable certainty that an installment
pembayaran angsuran akan diterima sesuai payment will be received in accordance with
dengan kesepakatan dengan nasabah. the agreement with the customers.
Pendapatan bagi hasil - pembiayaan Income from profit sharing - musyarakah
musyarakah diakui dalam periode terjadinya financing is recognized during the period of
hak bagi hasil sesuai nisbah yang profit sharing in accordance with the pre-
disepakati. determined ratio.
(iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah (iii). Third parties’ shares on return of temporary
temporer syirkah funds
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah Third parties’ share on returns of temporary
temporer merupakan bagian bagi hasil milik syirkah funds represents customer’s share on
nasabah yang didasarkan pada prinsip the Subsidiary’s income derived from the
mudharabah atas hasil pengelolaan dana management of their funds by the Subsidiary
mereka oleh Entitas Anak. Pendapatan yang under mudharabah principles. Distributable
dibagikan adalah yang telah diterima (cash income will be distributed from the cash
basis). received (cash basis).
78
514 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 517
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
af. Pendapatan dan beban bunga dan af. Interest income and expense and sharia
pendapatan syariah dan hak pihak ketiga income and third parties’ shares on return of
atas bagi hasil dana syirkah temporer temporary syirkah funds (continued)
(lanjutan)
(iii). Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah (iii). Third parties’ shares on return of
temporer (lanjutan) temporary syirkah funds (continued)
Pendapatan marjin atas pembiayaan yang Margin income on financing facilities and
diberikan dan atas aset produktif lainnya other earning assets (placements with
(penempatan pada Bank Indonesia, Bank Indonesia, placements with other
penempatan pada bank lain dan investasi banks and investments in securities) are
pada surat berharga) akan dibagikan distributed to fund owners and the
kepada nasabah pemilik dana dan Entitas Subsidiary based on proportion of funds
Anak sesuai dengan proporsi dana yang used in the financing and other earning
dipakai dalam pembiayaan yang diberikan assets. Likewise, the available margin
dan aset produktif lainnya. Selanjutnya, income is then distributed to fund owners
pendapatan marjin yang tersedia tersebut as shahibul maal and the Subsidiary as
kemudian didistribusikan ke nasabah mudharib based on a pre-determined ratio
pemilik dana sebagai shahibul maal dan (nisbah).
Entitas Anak sebagai mudharib sesuai
porsi nisbah bagi hasil yang telah
disepakati bersama sebelumnya.
Pendapatan marjin dari pembiayaan dan Margin income from financing facilities and
aset produktif lainnya yang memakai dana other earning assets using the Subsidiary's
Entitas Anak, seluruhnya menjadi milik funds, are entirely belong to the Subsidiary,
Entitas Anak, termasuk pendapatan dari including income from the Subsidiary’s fee-
transaksi Entitas Anak berbasis imbalan. based transactions.
ag. Pendapatan dan beban provisi dan komisi ag. Fee and commission income and expenses
Pendapatan provisi dan komisi yang dapat Fees and commissions income directly
diatribusikan secara langsung kepada aktivitas attributable to lending activity are recognized as
peminjaman diakui sebagai pengurang biaya a deduction of lending cost and will be
pinjaman dan nilai tercatat atas pinjaman recognized as interest income by amortizing the
tersebut akan diamortisasi sebagai pendapatan carrying value of loan using effective interest
bunga dengan menggunakan metode bunga method.
efektif.
Pada umumnya pendapatan dan beban provisi Fees and commissions income and expenses
dan komisi diakui menggunakan basis akrual are generally recognized on an accrual basis
pada saat jasa telah diberikan. when the service has been provided.
Pendapatan provisi atas komitmen memberikan Loan commitment fees for loans that are likely to
pinjaman yang kemungkinan besar akan be drawn down are (together with related direct
dicairkan (bersama-sama dengan biaya costs) recognized as an adjustment to the
transaksi lain yang terkait langsung) diakui effective interest rate on the loan.
sebagai penyesuaian atas suku bunga efektif
atas pinjaman yang diberikan.
Pendapatan dan beban atas transaksi jasa Income and expenses from banking service
perbankan diklasifikasikan secara gross di transactions are classified gross into fee and
dalam pendapatan provisi dan komisi dan beban commission income and fee and commission
provisi dan komisi expenses.
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak Fees and commissions income which are not
berkaitan langsung dengan kegiatan pemberian directly related to lending activities are
kredit diakui sebagai pendapatan pada saat recognized as revenue on the transaction date
terjadinya transaksi dan diklasifikasikan sebagai and classified under other operating income.
pendapatan operasional lainnya.
79
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 515
Page 518
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ah. Laba per saham ah. Earnings per share
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share are computed by
membagi laba bersih yang diatribusikan kepada dividing net profit attributable to owners of the
pemilik entitas induk dengan rata-rata parent with the weighted average number of
tertimbang jumlah saham biasa yang beredar ordinary shares outstanding during the year.
pada tahun berjalan.
Laba bersih per saham dilusian dihitung dengan Diluted earnings per share is calculated by
membagi jumlah rata-rata tertimbang saham dividing the weighted average number of
biasa yang beredar dengan dampak dari semua ordinary shares outstanding plus the assumed
efek berpotensi saham biasa yang dilutif yang conversion of all dilutive potential ordinary
dimiliki Bank, yaitu opsi saham. shares owned by Bank, which is stock option.
Ketika opsi dieksekusi, Bank menerbitkan When the options are exercised, the Bank issues
sejumlah saham baru atau menerbitkan new shares or reissues its treasury shares (if
kembali saham treasurinya (jika ada). Nilai kas any). The proceeds received, net of any directly
yang diterima, dikurangi dengan biaya transaksi attributable transaction costs, are credited to
yang dapat diatribusikan, dikreditkan ke modal share capital (nominal value) and share
saham (nilai nominal) dan agio saham. premium.
ai. Segmen operasi ai. Operating segment
Segmen operasi adalah komponen dari Grup An operating segment is a component of the
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Group that engages in business activities from
menghasilkan pendapatan dan menimbulkan which it may earn revenues and incur expenses,
beban, termasuk pendapatan dan beban yang including revenues and expenses that relate to
terkait dengan transaksi dengan komponen transactions with any of the Group’s other
lain Grup, dimana hasil operasinya dikaji ulang components, whose operating results are
secara berkala oleh pengambil keputusan reviewed regularly by the operating decision
operasional untuk membuat keputusan makers to make decisions about resources
mengenai sumber daya yang akan allocated to the segment and assess its
dialokasikan pada segmen tersebut dan performance, and for which discrete financial
menilai kinerjanya, serta tersedia informasi information is available. Segment results that are
keuangan yang dapat dipisahkan. Hasil reported to the operating decision makers
segmen yang dilaporkan kepada pengambil include items directly attributable to a segment,
keputusan operasional meliputi komponen- as well as those that can be allocated on a
komponen yang dapat diatribusikan secara reasonable basis.
langsung kepada suatu segmen, dan
komponen-komponen yang dapat dialokasikan
dengan dasar yang wajar.
aj. Transaksi sewa aj. Lease transaction
Grup sebagai penyewa The Group as a lessee
Pada tanggal insepsi suatu kontrak, Grup At inception of a contract, the Group determines
menilai apakah suatu kontrak merupakan, atau if a contract is, or contains, a lease by considering
mengandung, sewa dengan whether the contract conveys the right to control
mempertimbangkan apakah kontrak tersebut the use of an identified asset for a period of time
memberikan hak untuk mengendalikan in exchange for a consideration.
penggunaan suatu aset identifikasian selama
suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
80
516 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 519
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Transaksi sewa (lanjutan) aj. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Suatu kontrak memberikan hak untuk A contract conveys the right to control the use of
mengendalikan penggunaan suatu aset an identified asset if all of the following conditions
identifikasian jika semua kondisi di bawah are met:
dipenuhi:
- kontrak tersebut melibatkan penggunaan - the contract involves the use of substantially
secara substansial seluruh kapasitas dari all of the capacity of an identified asset that is
aset identifikasian yang secara fisik physically distinct (as specified explicitly or
berbeda (sebagaimana ditentukan secara implicitly in the contract). If the supplier has a
eksplisit atau implisit dalam kontrak). Jika substantive substitution right, then the asset
pemasok memiliki hak substitusi yang cannot be considered as identifiable;
substantif, maka aset tersebut tidak dapat
dianggap dapat diidentifikasi;
- Grup memiliki hak untuk memperoleh - the Group have the right to obtain
secara substansial semua manfaat substantially all of the economic benefits from
ekonomi dari penggunaan aset selama the use of the asset throughout the period of
periode penggunaan; dan use; and
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - the Group have the right to direct the use of
penggunaan aset: yaitu memiliki hak the asset: i.e. they have decision-making
pengambilan keputusan yang paling rights that are most relevant to changing how
relevan untuk mengubah bagaimana dan and for what purpose the asset is used.
untuk tujuan apa aset tersebut digunakan.
Pada saat insepsi atau penilaian kembali At inception or on reassessment of a contract that
sebuah kontrak yang berisi komponen sewa, contains a lease component, the Group allocates
Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak the consideration in the contract to each lease
tersebut kepada setiap komponen sewa atas component on the basis of their relative stand-
dasar harga relatif yang berdiri sendiri. alone prices.
Grup mengakui aset hak guna dan liabilitas The Group recognizes a right-of-use asset and a
sewa pada tanggal dimulainya sewa. Aset hak lease liability at the lease commencement date.
guna awalnya diukur pada biaya perolehan, The right-of-use asset is initially measured at
yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari cost, which comprises the initial amount of the
liabilitas sewa disesuaikan dengan lease liability adjusted for any lease payments
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau made at or before the commencement date, plus
sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan any initial direct costs incurred and an estimate
biaya langsung awal yang dikeluarkan dan of costs to dismantle and remove the underlying
estimasi biaya untuk membongkar dan asset or to restore the underlying asset or the site
memindahkan aset pendasar atau untuk on which it is located, less any lease incentives
merestorasi aset pendasar atau tempat di received.
mana aset berada, dikurangi insentif sewa
yang diterima.
81
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 517
Page 520
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Transaksi sewa (lanjutan) aj. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Setelah tanggal permulaan, aset hak guna After commencement date, right-of-use asset is
diukur dengan model biaya. Aset hak guna measured using cost model. The right-of-use
selanjutnya disusutkan dengan menggunakan asset is subsequently depreciated using the
metode garis-lurus dari tanggal permulaan straight-line method from the commencement
hingga tanggal yang lebih awal antara akhir date to the earlier of the end of the useful life of
masa manfaat aset hak guna atau akhir masa the right-of-use asset or the end of the lease
sewa. Taksiran masa manfaat aset hak guna term. The estimated useful lives of right-of-use
ditentukan dengan basis yang sama dengan asset are determined on the same basis as
aset tetap. Selain itu, aset hak guna secara those of fixed asset. In addition, the right-of-use
berkala dikurangi dengan kerugian penurunan asset is periodically reduced by impairment
nilai, jika ada, dan disesuaikan dengan losses, if any, and adjusted for certain
pengukuran kembali liabilitas sewa. remeasurements of the lease liability.
Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini The lease liability is initially measured at the
pembayaran sewa yang belum dibayar pada present value of the lease payments that are not
tanggal permulaan, didiskontokan dengan yet paid at the commencement date, discounted
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa using the interest rate implicit in the lease or, if
atau jika suku bunga tersebut tidak dapat that rate cannot be readily determined, using the
ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman Group’s incremental borrowing rate. Generally,
inkremental Grup. Umumnya, Grup the Group uses their incremental borrowing rate
menggunakan suku bunga pinjaman as the discount rate.
inkremental sebagai suku bunga diskonto.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam Lease payments included in the measurement of
pengukuran liabilitas sewa terdiri dari: the lease liability consist of:
- pembayaran tetap, termasuk pembayaran - fixed payments, including in-substance fixed
tetap secara-substansi, dikurangi insentif payments, less lease incentives receivable;
sewa yang belum diterima;
- pembayaran sewa secara variabel yang - variable lease payments that depend on an
bergantung pada indeks atau suku bunga, index or a rate, initially measured using the
yang pada awalnya diukur menggunakan index or rate as at the commencement date;
indeks atau suku bunga pada tanggal
permulaan;
- jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan - amounts expected to be payable under a
berdasarkan jaminan nilai residual; dan residual value guarantee; and
- harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup - the exercise price under a purchase option
pasti untuk mengeksekusi opsi, that the Group is reasonably certain to
pembayaran sewa dalam opsi periode exercise, lease payments in an option
perpanjangan jika Grup cukup pasti untuk renewal period if the Group is reasonably
melaksanakan opsi perpanjangan, dan certain to exercise an extension option, and
denda untuk penghentian sewa lebih awal penalties for early termination of a lease
kecuali Grup yakin tidak menghentikan unless the Group is reasonably certain not to
lebih awal. terminate early.
Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan The lease liability is measured at amortized cost
diamortisasi dengan menggunakan metode using the effective interest method. It is
suku bunga efektif. Liabilitas sewa diukur remeasured when there is a change in future
kembali ketika ada perubahan pembayaran lease payments arising from a change in an
sewa masa depan yang timbul dari perubahan index or rate, if there is a change in the Group’s
indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimate of the amount expected to be payable
estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan under a residual value guarantee, or if the Group
akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau changes its assessment of whether it will
jika Grup mengubah penilaiannya apakah exercise a purchase, extension, or termination
akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan option.
atau penghentian.
82
518 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 521
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Transaksi sewa (lanjutan) aj. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan When the lease liability is remeasured in this
cara ini, penyesuaian terkait dilakukan way, a corresponding adjustment is made to the
terhadap jumlah tercatat aset hak guna, atau carrying amount of the right-of-use asset or is
dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat aset recorded in profit or loss if the carrying amount of
hak guna telah berkurang menjadi nol. the right-of-use asset has been reduced to zero.
Grup menyajikan aset hak guna dalam aset The Group presents right-of-use assets in fixed
tetap. assets.
Grup memilih untuk tidak mengakui aset hak The Group has elected not to recognize right-of-
guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka use assets and lease liabilities for short-term
pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan leases that have a lease term of 12 months or
atau kurang dan sewa atas aset bernilai less and leases of low-value assets. The Group
rendah. Grup mengakui pembayaran sewa recognize the leases payments associated with
atas sewa tersebut sebagai beban dengan these leases as an expense on a straight-line
dasar garis lurus selama masa sewa. basis over the lease term.
Modifikasi sewa Lease modification
Grup mencatat modifikasi sewa sebagai sewa The Group accounts for a lease modification as
terpisah jika: a separate lease if both:
- modifikasi meningkatkan ruang lingkup - the modification increases the scope of the
sewa dengan menambahkan hak untuk lease by adding the right to use one or more
menggunakan satu aset pendasar atau underlying assets; and
lebih; dan
- imbalan sewa meningkat sebesar jumlah - the consideration for the lease increases by
yang setara dengan harga tersendiri untuk an amount commensurate with the stand-
peningkatan dalam ruang lingkup dan alone price for the increase in scope and
penyesuaian yang tepat pada harga any appropriate adjustments to that stand-
tersendiri tersebut untuk merefleksikan alone price to reflect the circumstances of
kondisi kontrak tertentu. the particular contract.
Untuk modifikasi sewa yang tidak dicatat For a lease modification that is not accounted for
sebagai sewa terpisah, pada tanggal efektif as a separate lease, at the effective date of the
modifikasi sewa, Grup: lease modification, the Group:
- mengukur kembali dan mengalokasikan - remeasures and allocates the consideration
imbalan kontrak modifikasian; in the modified contract;
- menentukan masa sewa dari sewa - determines the lease term of the modified
modifikasian; lease;
83
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 519
Page 522
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aj. Transaksi sewa (lanjutan) aj. Lease transaction (continued)
Grup sebagai penyewa (lanjutan) The Group as a lessee (continued)
Modifikasi sewa (lanjutan) Lease modification (continued)
- mengukur kembali liabilitas sewa dengan - remeasures the lease liability by
mendiskontokan pembayaran sewa discounting the revised lease payments
revisian pada tingkat diskonto revisian using a revised discount rate on the basis of
berdasarkan sisa umur sewa dan sisa the remaining lease term and the remaining
pembayaran sewa dengan melakukan lease payment with a corresponding
penyesuaian terhadap aset hak guna. adjustment to the right-of-use assets. The
Tingkat diskonto revisian ditentukan revised discount rate is determined as the
sebagai suku bunga pinjaman inkremental Group’s incremental borrowing rate at the
Grup pada tanggal efektif modifikasi; effective date of the modification;
- menurunkan jumlah tercatat aset hak guna - decreases the carrying amount of the
untuk merefleksikan penghentian right-of-use asset to reflect the partial or full
sebagian atau seluruh sewa untuk termination of the lease for lease
modifikasi sewa yang menurunkan ruang modifications that decrease the scope of
lingkup sewa. Grup mengakui setiap laba the lease. The Group recognizes any gain
rugi yang terkait dengan penghentian or loss relating to the partial or full
sebagian atau seluruh sewa tersebut termination of the lease in profit or loss; and
dalam laba rugi; dan
- membuat penyesuaian terkait dengan aset - makes a corresponding adjustment to the
hak guna untuk seluruh modifikasi sewa right-of-use asset for all other lease
lainnya. modifications.
ak. Pengukuran nilai wajar ak. Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received to
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan sell an asset or paid to transfer a liability in an
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas orderly transaction between market participants
dalam transaksi teratur antara pelaku pasar at the measurement date in the principal market
pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, or, in its absence, the most advantageous
jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang market to which the Group has access at that
paling menguntungkan dimana Grup memiliki date. The fair value of a liability reflects its non-
akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar performance risk.
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Grup mengukur nilai wajar di When available, the Group measures the fair
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu value in an active market for that instrument. A
pasar dianggap aktif jika transaksi atas aset market is regarded as active if transactions for
dan liabilitas terjadi dengan frekuensi dan the asset or liability take place with sufficient
volume yang memadai untuk menyediakan frequency and volume to provide pricing
informasi penentuan harga secara information on an ongoing basis.
berkelanjutan.
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar If there is no quoted price in an active market,
aktif, Grup menggunakan teknik penilaian then the Group uses valuation techniques that
dengan memaksimalkan penggunaan input maximize the use of relevant observable inputs
yang dapat diobservasi yang relevan dan and minimize the use of unobservable inputs.
meminimalkan penggunaan input yang tidak The chosen valuation technique incorporates all
dapat diobservasi. Teknik penilaian yang dipilih of the factors that market participants would take
menggabungkan semua faktor yang into account in pricing a transaction.
diperhitungkan oleh pelaku pasar dalam
penentuan harga transaksi.
84
520 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 523
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
ak. Pengukuran nilai wajar (lanjutan) ak. Fair value measurement (continued)
Bukti terbaik atas nilai wajar pada saat The best evidence of the fair value at initial
pengakuan awal adalah harga transaksi, yaitu recognition is normally the transaction price, i.e.,
nilai wajar dari pembayaran yang diberikan the fair value of the consideration given or
atau diterima. Jika Grup menetapkan bahwa received. If the Group determines that the fair
nilai wajar pada pengakuan awal berbeda value at initial recognition differs from the
dengan harga transaksi dan nilai wajar tidak transaction price and the fair value is evidenced
dapat dibuktikan dengan harga kuotasian di neither by a quoted price in an active market for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik an identical asset or liability nor based on a
atau berdasarkan teknik penilaian yang hanya valuation technique that uses only data from
menggunakan data dari pasar yang dapat observable markets, then the financial
diobservasi, maka nilai wajar instrumen instrument is initially measured at fair value,
keuangan pada saat pengakuan awal adjusted to defer the difference between the fair
disesuaikan untuk menangguhkan perbedaan value at initial recognition and the transaction
antara nilai wajar pada saat pengakuan awal price. Subsequently, that difference is
dan harga transaksi. Setelah pengakuan awal, recognized in profit or loss on an appropriate
perbedaan tersebut diakui dalam laba rugi basis over the life of the instrument but no later
berdasarkan umur dari instrumen tersebut than when the valuation is wholly supported by
namun tidak lebih lambat dari saat penilaian observable market data or the transaction is
tersebut didukung sepenuhnya oleh data pasar closed out.
yang dapat diobservasi atau saat transaksi
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai If an asset or a liability measured at fair value has
wajar memiliki harga penawaran dan harga a bid price and an ask price, then the Group
permintaan, maka Grup mengukur aset dan measures assets and liabilities at its mid price.
liabilitas berdasarkan harga tengahnya.
Kelompok aset keuangan dan liabilitas Portfolios of financial assets and financial
keuangan yang diukur pada nilai wajar, yang liabilities measured at fair value, that are
terekspos risiko pasar dan risiko kredit yang exposed to market risk and credit risk that are
dikelola oleh Grup berdasarkan eksposur managed by the Group on the basis of the net
netonya, baik terhadap risiko pasar ataupun exposure to either market or credit risk, are
risiko kredit, diukur berdasarkan harga yang measured on the basis of a price that would be
akan diterima untuk menjual posisi net long received to sell a net long position (or paid to
(atau dibayar untuk mengalihkan posisi net transfer a net short position) for a particular risk
short) untuk eksposur risiko tertentu. exposure. Those portfolio-level adjustments
Penyesuaian pada level kelompok tersebut are allocated to the individual assets and
dialokasikan pada aset dan liabilitas individual liabilities based on the relative risk adjustment
berdasarkan penyesuaian risiko relatif dari of each of the individual instruments in the
masing-masing instrumen individual di dalam portfolio.
kelompok.
al. Kombinasi bisnis al. Business combinations
Grup mencatat kombinasi bisnis menggunakan The Group accounts for business combinations
metode akuisisi. Dalam menentukan apakah under the acquisition method. In determining
serangkaian aktivitas dan aset merupakan whether a particular set of activities and assets
suatu bisnis, Grup menilai apakah serangkaian in a business, the Group assess whether the set
aktivitas dan aset yang diperoleh mencakup, of assets and activities acquired includes, at a
minimum, input dan proses substantif dan minimum, an input and substantive process and
apakah serangkaian aktivitas dan aset yang whether the acquired set has the ability to
diperoleh memiliki kemampuan menghasilkan produce outputs.
output.
85
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 521
Page 524
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
al. Kombinasi bisnis (lanjutan) al. Business combinations (continued)
Imbalan yang dialihkan dalam akuisisi The consideration transferred in the acquisition
umumnya diukur pada nilai wajar, begitu juga is generally measured at fair value, as are the
dengan aset neto teridentifikasi yang diperoleh. indentifiable net assets acquired. Any goodwill
Setiap goodwill yang timbul diuji penurunan that arises is tested annually for impairment.
nilainya setiap tahun. Keuntungan dari Any gain on a bargain purchase is recognized in
pembelian dengan diskon diakui langsung profit or loss immediately. Transaction costs are
dalam laba rugi. Biaya transaksi dibebankan expensed as incurred, except if related to the
saat terjadi, kecuali jika terkait dengan issue of debt or equity securities.
penerbitan efek utang atau ekuitas.
Imbalan yang dialihkan tidak termasuk jumlah The consideration transferred does not include
yang terkait dengan penyelesaian hubungan amounts related to the settlement of pre-existing
yang telah ada sebelumnya. Jumlah tersebut relationships. Such amounts are generally
umumnya diakui dalam laba rugi. recognized in profit or loss.
Grup mengukur goodwill pada tanggal akuisisi The Group measures goodwill at the acquisition
sebesar: date as:
- Nilai wajar dari imbalan yang dialihkan, - The fair value of the consideration
ditambah; transferred, plus;
- Jumlah setiap kepentingan - The recognized amount of any non-
nonpengendali pada pihak yang controlling interest in the acquiree, plus;
diakuisisi, ditambah;
- Untuk kombinasi bisnis yang dilakukan - If the business combination is achieved in
secara bertahap, nilai wajar pada tanggal stages, the fair value of the pre-existing
akuisisi dari kepentingan ekuitas yang equity interest in the acquiree, less;
sebelumnya dimiliki oleh pihak
pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi,
dikurangi;
- Jumlah neto yang diakui (umumnya apda - The net recognized amount (generally fair
nilai wajar) dari aset teridentifikasi yang value) of the identifiable assets acquired
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. and liablity assumed.
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING JUDGMENTS
Sumber utama ketidakpastian estimasi Key sources of estimation uncertainty
Informasi mengenai asumsi dan ketidakpastian Information about the assumptions and estimation
estimasi dijelaskan di bawah ini dan pada catatan- uncertainties is set out below and in the following
catatan di bawah ini: notes:
• Catatan 15 – pengakuan dan pengukuran klaim • Note 15 – recognition and measurement of
pengembalian pajak: asumsi-asumsi claims for tax refund: likelihood of recoverable
kemungkinan atas jumlah yang dapat amount assumptions.
dikembalikan.
• Catatan 26 – pengukuran liabilitas imbalan • Note 26 – measurement of post-employment
pascakerja dan imbalan jangka panjang benefits liabilities and other long-term benefits:
lainnya: asumsi-asumsi aktuarial. actuarial assumptions.
86
522 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 525
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan assets
Bank Bank
Bank melakukan peninjauan kembali atas aset The Bank reviews their financial assets at
keuangan pada setiap tanggal pelaporan untuk reporting date to evaluate the allowance for
melakukan penilaian atas cadangan kerugian impairment losses. Management’s judgement is
penurunan nilai yang telah dicatat. applied in determining the level of allowance
Pertimbangan manajemen diperlukan dalam required.
menentukan tingkat cadangan yang
dibutuhkan.
Sesuai dengan PSAK 109, Bank mengestimasi In accordance with PSAK 109, the Bank
kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) atas estimated the expected credit losses (“ECL”) on
pinjaman yang diberikan. Estimasi KKE loans. The ECL estimation involves use of
melibatkan penggunaan model dan asumsi models and assumptions which are the key
yang merupakan sumber utama ketidakpastian sources of estimation uncertainty.
dalam estimasi.
Penilaian risiko kredit dari portofolio aset The assessment of credit risk of an asset
memerlukan estimasi mengenai kemungkinan portfolio entails further estimations as to the
terjadinya gagal bayar, dari rasio kerugian yang likelihood of defaults occurring, of the
terkait dan korelasi gagal bayar antarpihak. associated loss ratios and of default correlations
Bank menggunakan model yang kompleks between counterparties. The Bank primarily
yaitu menggunakan matriks Probability of uses sophisticated models that utilize the
Default (PD), Loss Given Default (LGD) dan Probability of Default (PD), Loss Given Default
Exposure at Default (EAD), dan variabel (LGD) and Exposure at Default (EAD), and
makroekonomi untuk estimasi yang bersifat macroeconomic variables for forward looking
perkiraan masa depan, yang didiskontokan perspective, which are discounted using the
menggunakan suku bunga efektif, yang dapat effective interest rate, as described as follows:
dijelaskan sebagai berikut:
- PD merupakan kemungkinan pada suatu - PD represents the probability at a point in
waktu (point in time) dimana debitur time that debtor will default, calibrated over
mengalami gagal bayar, dikalibrasikan up to 12 months from the reporting date
sampai dengan periode 12 bulan dari (Stage 1) or over the lifetime of the asset
tanggal pelaporan (Tahap 1) atau (Stage 2) and incorporating the impact of
sepanjang umur aset (Tahap 2) dan forward looking economic assumptions that
memperhitungkan dampak asumsi have an effect on credit risk. PD is estimated
ekonomi masa depan yang memiliki at point in time that means it will fluctuate in
dampak terhadap risiko kredit. PD line with the economic cycle.
diestimasikan pada suatu waktu yang
berarti PD akan berfluktuasi sejalan dengan
siklus ekonomi.
87
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 523
Page 526
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
- LGD merupakan kerugian yang - LGD represents the loss that is expected to
diperkirakan akan timbul dari debitur yang arise on default, incorporating the impact of
gagal bayar dengan memperhitungkan forward looking economic assumptions
dampak dari asumsi ekonomi masa depan where relevant, which represents the
yang relevan, yaitu perbedaan antara arus difference between the contractual cash
kas kontraktual yang seharusnya diterima flows due and those that the Bank expects to
dengan arus kas yang diharapkan Bank receive. The Bank estimates LGD based on
untuk diterima. Bank mengestimasikan the history of recovery rates and considers
LGD berdasarkan data historis tingkat the recovery of any collateral that is integral
pemulihan dan memperhitungkan to the loans, taking into account forward
pemulihan yang berasal dari jaminan yang looking economic assumptions where
merupakan bagian yang tidak terpisah dari relevant.
pinjaman yang diberikan dengan
mempertimbangkan asumsi ekonomi di
masa depan yang relevan.
- EAD merupakan perkiraan nilai eksposur - EAD represents the expected exposure at
pada saat gagal bayar dengan the time of default, taking into account the
mempertimbangkan perubahan eksposur expected change in exposure over the
yang diharapkan selama masa eksposur. lifetime of the exposure. This incorporates
EAD memperhitungkan dampak penarikan the impact of drawdowns of committed
fasilitas kredit (committed) yang dilakukan, facilities, repayments of principals and
pembayaran pokok dan bunga, amortisasi interest, amortization and prepayments,
dan pembayaran dimuka, serta dampak together with the impact of forward looking
dari asumsi ekonomi di masa depan yang economic assumptions where relevant,
relevan, yang dipilih berdasarkan which are chosen based on the collation of
pengumpulan data makroekonomi yang macroeconomics data obtained from various
diperoleh dari berbagai sumber seperti, sources such as, but not limited to,
namun tidak terbatas pada, regulator, regulators, government as well as
pemerintah serta organisasi penelitian independent research organisation.
independen.
Variabel makroekonomi yang digunakan terdiri The macroeconomic variables used, among
dari tingkat pertumbuhan pendapatan domestik others, consisted of gross domestic product
bruto (PDB), tingkat inflasi, nilai valuta asing, (GDP) growth rate, inflation rate, foreign
tingkat bunga antarbank, dan tingkat exchange rates, interbank rate, and
pengangguran. Untuk perhitungan KKE pada unemployment rate. In the calculation of ECL as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank of 31 December 2025 and 2024, the Bank used
menggunakan variabel makroekonomi sebagai macroeconomic variables as follows:
berikut:
31 Desember/December 2025
Tingkat Nilai tukar
pertumbuhan Tingkat Rupiah per
PDB per Tingkat bunga 1 USD/
tahun/ inflasi per antarbank per Exchange Tingkat
GDP growth tahun/ tahun/ rate of pengangguran/
Skenario/ rate per Inflation rate Interbank rate Rupiah Unemployment
Scenario annum per annum per annum per 1 USD rate
Terbaik/Best 4.9% 2.4% 4.3% 15,592 4.8%
Dasar/Base 4.7% 2.5% 4.5% 16,413 5.1%
Terburuk/Worst 4.5% 2.6% 4.7% 17,234 5.4%
88
524 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 527
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
31 Desember/December 2024
Tingkat Nilai tukar
pertumbuhan Tingkat Rupiah per
PDB per Tingkat bunga 1 USD/
tahun/ inflasi per antarbank per Exchange Tingkat
GDP growth tahun/ tahun/ rate of pengangguran/
Skenario/ rate per Inflation rate Interbank rate Rupiah Unemployment
Scenario annum per annum per annum per 1 USD rate
Terbaik/Best 5.3% 2.9% 4.8% 16,016 4.8%
Dasar/Base 5.0% 3.0% 5.0% 16,859 5.1%
Terburuk/Worst 4.8% 3.2% 5.3% 17,702 5.4%
Dalam menentukan probabilitas tertimbang In determining the probability weighted of each
dari skenario yang akan terjadi di masa depan, scenario that will occur in the future, the Bank has
Bank telah melakukan analisis berdasarkan conducted an analysis based on historical GDP
informasi historis PDB yang meliputi insiden information which includes the major incident that
besar yang terjadi pada rentang waktu happened in the last 44 years.
44 tahun terakhir.
Bank menerapkan tiga skenario makroekonomi The Bank applied the following three
berikut untuk mencerminkan jumlah yang tidak macroeconomic scenarios to reflect an unbiased
bias dan probabilitas tertimbang yang probability-weighted range of possible future
ditentukan dengan mengevaluasi serangkaian outcomes in estimating ECL:
hasil yang kemungkinan dapat terjadi dalam
mengestimasi KKE:
- Skenario Dasar: Skenario ini - Base scenario: This scenario reflects that
mencerminkan bahwa kondisi current macroeconomic condition continues to
makroekonomi saat ini terus berlanjut; dan prevail; and
- Skenario Terbaik dan Terburuk: Skenario - Best and Worst scenarios: These scenarios
ini ditetapkan relatif terhadap skenario are set relative to the base scenario; reflecting
dasar; mencerminkan kondisi best and worst case macroeconomic
makroekonomi terbaik dan terburuk conditions based on combination of statistical
berdasarkan kombinasi pendekatan approach and subject matter expert’s
statistik dan penilaian dari subject matter assessment from current economic conditions.
expert berdasarkan kondisi ekonomi saat
ini.
Permodelan dilakukan dengan Modelling is done by segmenting the credit
mengelompokkan portofolio kredit ke dalam portfolio into 8 categories for non-corporate loans
8 kategori untuk pinjaman non-korporasi dan and 1 category for corporate loans.
1 kategori untuk pinjaman korporasi.
Asumsi yang mendasari permodelan akan The assumptions underlying modelling is
dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada monitored and reviewed on an annual basis.
perubahan signifikan dalam teknik estimasi There have been no significant changes on
yang dibuat selama periode pelaporan. estimation techniques made during the reporting
period.
89
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 525
Page 528
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Khusus untuk pinjaman korporasi dan mitra Specifically for corporate and certain material
bisnis tertentu yang material, ketika pinjaman business banking loans, when the loans have
yang diberikan mengalami penurunan nilai, been impaired, the allowance for credit losses is
cadangan kerugian kredit dihitung secara calculated individually. In individual assessment,
individu. Dalam penilaian individu, kondisi the specific debtors' conditions are evaluated
spesifik debitur dievaluasi secara individu individually based on management's best
berdasarkan estimasi terbaik manajemen atas estimate of the present value of the cash flows that
nilai kini arus kas yang diharapkan akan are expected to be received. Evaluation over the
diterima. Evaluasi penilaian individu atas arus individual assessment is determined based on
kas yang diharapkan akan diterima ditentukan probability weighted of multiple scenarios.
berdasarkan probabilitas tertimbang beberapa
skenario.
Dalam mengestimasi arus kas tersebut, Probability-weighted estimation is performed by
manajemen membuat pertimbangan mengenai taking into account weighting for each scenario
situasi keuangan debitur dan nilai realisasi and uses minimum of 2 (two) scenarios to reflect
bersih dari setiap agunan yang ada. Setiap at least normal scenario and worst scenario. In
aset yang mengalami penurunan nilai dinilai estimating these cash flows, management makes
sesuai dengan keadaan dan strategi judgments about the debtors' financial situation
penyelesaian masing-masing. Estimasi arus and the net realizable value of any underlying
kas ekspektasian dari skenario-skenario collateral. Each impaired asset is assessed on its
estimasi disetujui secara independen oleh merits and the workout strategy. The estimated
Business Risk masing-masing segmen bisnis. expected cash flows from estimation scenarios
are independently approved by the Business Risk
from each business segment.
Entitas Anak Subsidiary
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk PT BANK BTPN SYARIAH Tbk
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif Collectively assessed impairment allowances
meliputi kerugian kredit yang melekat dalam cover credit losses inherent in portfolios of the
portofolio piutang murabahah BTPNS. Dalam murabahah receivables of BTPNS. In assessing
menilai kebutuhan untuk cadangan penurunan the need for collective impairment allowances,
nilai kolektif, manajemen mempertimbangkan management considers factors such as financing
faktor-faktor seperti kualitas pembiayaan, quality, characteristic of products and whether the
karakteristik produk dan apakah pembiayaan financing has been restructured.
tersebut telah direstrukturisasi.
Dalam mengestimasi cadangan yang In order to estimate the required allowance,
diperlukan, asumsi-asumsi dibuat untuk assumptions are made to define the way inherent
menentukan model kerugian bawaan dan losses are modeled and to determine the required
untuk menentukan parameter input yang input parameters, based on historical experience
diperlukan, berdasarkan pengalaman historis and current economic conditions. The accuracy of
dan kondisi ekonomi saat ini. Ketepatan dari the calculated allowances depends on how well
cadangan yang dihitung ini tergantung pada the estimates and assumptions on the model and
seberapa tepat estimasi dan asumsi pada parameters used in determining collective
model dan parameter yang digunakan dalam allowances.
menentukan cadangan kolektif.
Basis evaluasi atas cadangan kerugian Basis of evaluation of impairment for financial
penurunan nilai aset keuangan dan piutang assets and murabahah receivables is described in
murabahah dijelaskan pada Catatan 2i. Note 2i.
90
526 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 529
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty (continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
Finance
Peningkatan risiko kredit yang signifikan Significant increase in credit risk
Dalam pengukuran KKE, pertimbangan In the measurement of ECL, judgment is involved
diperlukan dalam penerapan aturan untuk in setting the rules to determine whether there
menentukan apakah telah terdapat peningkatan has been a significant increase in credit risk
signifikan atas risiko kredit (SICR) sejak (SICR) since initial recognition of a loan, resulting
pengakuan awal atas pinjaman yang diberikan, the financial asset moving from "Stage 1” to
yang mengakibatkan aset keuangan berpindah “Stage 2”. In determining what constitutes SICR,
dari “Tahap 1” ke “Tahap 2”. Dalam menentukan OTO and SOF use 30 days or more past due
apa yang merupakan SICR, OTO dan SOF information and recognizes lifetime expected
menggunakan informasi tunggakan 30 hari atau credit losses. This is a key area of judgment as
lebih untuk mengakui kerugian kredit transition from Stage 1 and Stage 2 increases
ekspektasian sepanjang umurnya. Ini the ECL calculation from an allowance based on
merupakan hal yang utama dalam the probability of default in the next 12 months,
pertimbangan karena perpindahan dari Tahap 1 to an allowance for lifetime expected credit
dan Tahap 2 meningkatkan perhitungan KKE losses. Subsequent decreases in credit risk
atas penyisihan berdasarkan probability of combined with transition from Stage 2 to Stage 1
default dalam 12 bulan mendatang, menjadi may simillarly result in significant changes in the
cadangan kerugian kredit ekspektasian ECL allowance. OTO and SOF monitor the
sepanjang umur. Penurunan selanjutnya atas effectiveness of SICR criteria on an ongoing
risiko kredit yang digabungkan dengan basis.
perpindahan dari Tahap 2 ke Tahap 1 mungkin
akan memberikan hasil yang sama atas
perubahan signifikan dalam penyisihan KKE.
OTO dan SOF memantau efektivitas kriteria
SICR secara berkelanjutan.
Informasi forward looking Forward looking information
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian The measurement of expected credit losses
mencerminkan jumlah rata-rata probabilitas reflects an unbiased probability-weighted range
tertimbang yang tidak bias dari rentang hasil of possible future outcomes.
akhir masa depan yang mungkin terjadi.
Dalam menetapkan informasi forward looking In applying forward looking information in OTO
dalam model PSAK 109 OTO dan SOF and SOF’s PSAK 109 credit models, OTO and
menggunakan variabel makroekonomi dalam SOF use macroeconomics variables. The
menentukan KKE. Variabel makroekonomi yang macroeconomic variables used by OTO as of
digunakan OTO pada tanggal 31 Desember 31 December 2025 are Gross Domestic
2025 adalah pertumbuhan Pendapatan Bruto Products (GDP) growth and Brent crude oil price
Nasional (PDB) dan harga minyak mentah Brent (2024: GDP and unemployment rate). The
(2024: PDB dan tingkat pengangguran). macroeconomic variables used by SOF as of
Variabel makroekonomi yang digunakan SOF 31 December 2025 and 31 December 2024 are
pada tanggal 31 Desember 2025 dan Gross Domestic Products (GDP) growth and
31 Desember 2024 adalah pertumbuhan unemployment rate.
Pendapatan Bruto Nasional (PDB) dan tingkat
pengangguran.
Dalam menentukan probabilitas tertimbang dari In determining the probability weighted of each
skenario yang akan terjadi di masa depan, OTO scenario that will occur in the future, OTO has
telah melakukan analisis berdasarkan informasi conducted an analysis based on historical GDP
historis PDB dan harga minyak mentah Brent and Brent crude oil price information, while SOF
serta SOF telah melakukan analisis has conducted an analysis based on historical
berdasarkan informasi historis PDB dan tingkat GDP and unemployment rate information which
pengangguran yang meliputi insiden besar yang includes the major incidents that happened in the
terjadi pada rentang waktu 5 tahun terakhir. last 5 years.
91
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 527
Page 530
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty
(continued)
• Cadangan kerugian penurunan nilai aset • Allowance for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance
Finance (lanjutan) (continued)
OTO dan SOF menerapkan tiga skenario OTO dan SOF applied the following three
makroekonomi berikut untuk mencerminkan macroeconomic scenarios to reflect an
jumlah yang tidak bias dan probabilitas unbiased probability-weighted range of possible
tertimbang yang ditentukan dengan future outcomes in estimating ECL:
mengevaluasi serangkaian hasil yang
kemungkinan dapat terjadi dalam mengestimasi
KKE:
- Skenario dasar: Skenario ini mencerminkan - Base scenario: This scenario reflects that
bahwa kondisi makroekonomi saat ini terus current macroeconomic condition continue
berlanjut; dan to prevail; and
- Skenario optimistik dan pesimistik: Skenario - Optimistic and pessimistic scenarios: These
ini ditetapkan relatif terhadap skenario scenarios are set relative to the base
dasar; mencerminkan kondisi scenario; reflecting best and worst case
makroekonomi terbaik dan terburuk macroeconomic conditions based on
berdasarkan kombinasi pendekatan statistik combination of statistical approach and
dan penilaian dari subject matter expert subject matter expert’s assessment from
berdasarkan kondisi ekonomi saat ini. current economic conditions.
Pada tanggal 31 Desember 2025, probabilitas As of 31 December 2025, probability-weighting
tertimbang skenario dasar adalah sebesar 40% for base scenario is 40% (2024: 40%), optimistic
(2024: 40%), skenario optimis sebesar 10% scenario 10% (2024: 10%) and pessimistic
(2024: 10%) dan skenario pesimis sebesar scenario 50% (2024: 50%). The assumptions
50% (2024: 50%). Asumsi yang mendasari underlying the ECL calculation are monitored
perhitungan ECL akan dipantau dan ditinjau and reviewed on annual basis. Management has
setiap tahun. Manajemen telah melakukan performed a sensitivity analysis and the
analisis sensitivitas dengan hasil tidak ada assessment do not result a material impact to the
dampak material pada laporan keuangan Subsidiaries’ financial statement.
Entitas Anak.
Pada tanggal 31 Desember 2025, terdapat As at 31 December 2025, there were changes in
perubahan estimasi yang terjadi dalam estimates in determining the days past due to
penentuan hari jatuh tempo atas piutang reflect declining recovery performance for
pembiayaan konsumen untuk menyesuaikan restructured contracts and incorporate
penurunan pemulihan atas kontrak-kontrak adjustments established for restructured
yang direstrukturisasi serta penyesuaian yang contracts with days past due more than 180
dibentuk atas kontrak-kontrak yang days.
direstrukturisasi dengan hari jatuh tempo lebih
dari 180 hari.
Jika memungkinkan, penyesuaian dapat Where applicable, adjustments may be made to
dilakukan untuk situasi dimana risiko yang account for situations where known or expected
diketahui atau yang diharapkan belum risks have not been adequately addressed in the
ditangani secara memadai dalam proses modelling process. Risk Management Division is
permodelan. Divisi Manajemen Risiko responsible for recommending such
bertanggungjawab untuk mengusulkan adjustments.
penyesuaian tersebut.
Tingkat keseluruhan kerugian kredit The overall level of expected credit losses and
ekspektasian dan area pertimbangan areas of significant management judgement will
manajemen yang signifikan akan dilaporkan be reported to and oversighted by the
kepada, dan diawasi oleh Komite Pemantau Subsidiaries’ Risk Monitoring Committee.
Risiko Entitas Anak.
Asumsi yang mendasari pemodelan akan The assumptions underlying modelling is
dipantau dan ditinjau setiap tahun. Tidak ada monitored and reviewed on an annual basis.
perubahan signifikan dalam teknik estimasi There have been no significant changes on
yang dibuat selama periode pelaporan. estimation techniques made during the reporting
period.
92
528 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 531
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Sumber utama ketidakpastian estimasi (lanjutan) Key sources of estimation uncertainty
(continued)
• Penentuan nilai wajar • • Determining fair values
Dalam menentukan nilai wajar atas aset The determination of fair value for financial assets
keuangan dan liabilitas keuangan dimana tidak and financial liabilities for which there is no
terdapat harga pasar yang dapat diobservasi, observable market price, the Group has to use
Grup harus menggunakan teknik penilaian valuation techniques as described in Note 2h. For
seperti dijelaskan pada Catatan 2h. Untuk financial instruments that trade infrequently and
instrumen keuangan yang jarang have little price transparency, fair value is less
diperdagangkan dan tidak memiliki harga yang objective, and therefore, it requires varying
transparan, nilai wajarnya menjadi kurang degrees of judgment depending on liquidity,
obyektif dan karenanya, membutuhkan tingkat concentration, uncertainty of market factors,
pertimbangan yang beragam, tergantung pada pricing assumptions and other risks affecting the
likuiditas, konsentrasi, ketidakpastian faktor specific instrument.
pasar, asumsi penentuan harga, dan risiko
lainnya yang mempengaruhi instrumen
tersebut.
• Nilai wajar atas instrumen keuangan • • Fair value of financial instruments
Kebijakan akuntansi Grup untuk pengukuran The Group’s accounting policy on fair value
nilai wajar dibahas di Catatan 2h. measurements is discussed in Note 2h.
Informasi mengenai penentuan nilai wajar dari Information about the determination of fair value of
instrumen keuangan diungkapkan pada financial instruments is disclosed in Note 45.
Catatan 45.
• Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan serta • • Financial assets and liabilities as well as sharia
efek-efek syariah securities classification
Kebijakan akuntansi Grup memberikan pilihan The Group’s accounting policies provides choices
untuk mengklasifikasikan aset dan liabilitas to classify financial assets and liabilities into
keuangan ke dalam berbagai kategori pada different categories at initial recognition based on
saat pengakuan awal berdasarkan kondisi certain circumstances requiring management’s
tertentu yang membutuhkan pertimbangan judgement.
manajemen.
Dalam menentukan klasifikasi aset dan In determining the classification of financial assets
liabilitas keuangan, Bank telah menetapkan and liabilities, the Bank has determined that
bahwa aset dan liabilitas keuangan telah financial assets and liabilities have already met
memenuhi persyaratan klasifikasi the requirements of such classification as set out
sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2h. in Note 2h.
Dalam mengklasifikasikan investasi pada efek- In classifying investment in sharia securities as
efek syariah sebagai ”diukur pada biaya “measured at acquisition cost” and “measured at
perolehan” dan ”diukur pada nilai wajar melalui fair value through other comprehensive income”,
penghasilan komprehensif lain”, Entitas Anak the Subsidiary has determined that the investment
telah menetapkan bahwa investasi tersebut in sharia securities have already met the
telah memenuhi persyaratan klasifikasi requirements of such classification as set out in
sebagaimana dijabarkan dalam Catatan 2l. Note 2l.
• Sewa • Leases
Penentuan apakah suatu perjanjian Determining whether an arrangement is or
mengandung unsur sewa membutuhkan contains a lease requires careful judgement to
pertimbangan yang cermat untuk menilai assess whether the arrangement conveys a right
apakah perjanjian tersebut memberikan hak to obtain substantially all the economic benefits
untuk mendapatkan secara substansial seluruh from use of the asset throughout the period of use
manfaat ekonomi dari penggunaan aset and right to direct the use of the asset, even if the
identifikasian dan hak untuk mengarahkan right is not explicitly specified in the arrangement.
penggunaan aset identifikasian, bahkan jika
hak tersebut tidak dijabarkan secara eksplisit di
perjanjian.
Karena Grup tidak dapat dengan mudah Since the Group could not readily determine the
menentukan suku bunga implisit, manajemen implicit rate, management uses the Group's
menggunakan suku bunga pinjaman incremental borrowing rate as a discount rate.
inkremental Grup sebagai tingkat diskonto.
93
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 529
Page 532
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Sewa (lanjutan) • Leases (continued)
Ada beberapa faktor yang perlu There are several factors to consider in
dipertimbangkan dalam menentukan suku determining an incremental borrowing rate, many
bunga pinjaman inkremental, yang banyak di of which need judgement in order to be able to
antaranya memerlukan pertimbangan untuk reliably quantify any necessary adjustments to
dapat secara andal mengukur penyesuaian arrive at the final discount rates.
yang diperlukan untuk sampai pada tingkat
diskonto akhir.
Dalam menentukan suku bunga pinjaman In determining incremental borrowing rate, the
inkremental, Grup mempertimbangkan faktor- Group considers the following main factors; the
faktor utama sebagai berikut; risiko kredit Grup, Group’s credit risk, the lease term, the lease
jangka waktu sewa, jangka waktu pembayaran payment term, the economic environment, the
sewa, lingkungan ekonomi, waktu di mana time at which the lease is entered, and the
sewa dimasukkan, dan mata uang di mana currency in which the lease payments are
pembayaran sewa ditentukan. denominated.
Dalam menentukan jangka waktu sewa, Grup In determining the lease term, the Group
mempertimbangkan semua fakta dan keadaan considers all facts and circumstances that create
yang menimbulkan insentif ekonomi untuk an economic incentive to exercise an extension
menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak option or not exercise a termination option.
menggunakan opsi penghentian. Opsi Extension options (or periods after termination
perpanjangan (atau periode setelah opsi options) are only included in the lease term if the
penghentian kontrak kerja) hanya dimasukkan lease is reasonably certain to be extended (or not
dalam jangka waktu sewa jika sewa cukup pasti terminated).
akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).
• Pengujian penurunan nilai untuk Entitas Anak • Impairment testing for Subsidiaries containing
yang mengandung goodwill goodwill
Entitas Anak yang dilakukan pengujian dalam Subsidiaries tested for the impairment testing are
penurunan nilai adalah OTO dan SOF. OTO and SOF.
Pendekatan yang digunakan dalam pengujian The approach used for impairment testing is
penurunan nilai adalah pendekatan income approach – discounted cash flow with
pendapatan – arus kas yang didiskonto dengan projection period used is 5 years, started from
periode proyeksi yang digunakan adalah 2026 until 2030.
5 tahun, dimulai sejak 2026 sampai dengan
2030.
Asumsi ekonomi makro yang digunakan Macroeconomics assumptions used based on
berdasarkan Economist Intelligent Unit (”EIU”) Economist Intelligent Unit (”EIU”), along with other
dengan asumsi lainnya sebagai berikut general assumptions as follows:
2026F 2027F 2028F 2029F 2030F
Tingkat inflasi 2.7% 2.7% 2.9% 3.3% 3.0% Inflation rate
Pajak penghasilan badan 25% Corporate income tax
Periode kompensasi rugi fiskal 5 tahun/years Tax loss carry forward period
Pajak penghasilan badan yang digunakan Corporate income tax used amounted to 25% to
sebesar 25% agar menjaga pendekatan yang maintain a conservative approach.
konservatif.
94
530 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 533
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI 3. CRITICAL ACCOUNTING ESTIMATES AND
YANG PENTING (lanjutan) JUDGMENTS (continued)
Pertimbangan akuntansi yang penting dalam Critical accounting judgments in applying the
menerapkan kebijakan akuntansi Grup (lanjutan) Group’s accounting policies (continued)
• Pengujian penurunan nilai untuk Entitas Anak • Impairment testing for Subsidiaries containing
yang mengandung goodwill (lanjutan) goodwill (continued)
Asumsi lainnya yang digunakan dalam The other assumptions used in impairment
pengujian penurunan nilai adalah sebagai testing were as follows:
berikut:
OTO SOF
Rasio permodalan (periode perkiraan) 12.0% 12.0% Capital ratio (forecast period)
Rasio permodalan (periode terminal) 13.0% 13.0% Capital ratio (terminal period)
Aset tertimbang risiko 70.4% 72.9% Risk adjusted asset
Tingkat pertumbuhan terminal 2.0% 2.0% Terminal growth rate
Tingkat diskonto 11.0% - 12.5% 11.0% - 14.5% Discount rate
Rasio permodalan sebesar 10% sesuai dengan Capital ratio amounted to 10% is in accordance
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan with Cirlcular Letter (“SEOJK”) of No. 1 Tear
(”SEOJK”) No. 1 Tahun 2016 dan Peraturan 2016 and Financial Service Authority (“FSA”)
Otoritas Jasa Keuangan (”OJK”) No 35 Tahun Regulation No. 35 Year 2018.
2018.
Aset tertimbang risiko merupakan aset Entitas Risk adjusted asset is the Subsidiaries’ asset
Anak dikalikan dengan risiko tertimbang multiplied by the risk weighting set by the
menurut OJK dalam SEOJK No. Indonesian FSA in SEOJK No.
1/SEOJK.05/2016. 1/SEOJK.05/2016.
Tingkat pertumbuhan terminal diasumsikan Terminal growth rate is assumed for the terminal
untuk tahun terminal berdasarkan rata-rata year based on the average long-term inflation
perkiraan inflasi jangka panjang untuk forecast for Indonesia published by Bank
Indonesia yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia, EIU and International Monetary Fund
Indonesia, EIU dan International Monetary (”IMF”)
Fund (”IMF”).
Tingkat diskonto berdasarkan biaya ekuitas, The discount rate is based on the cost of equity,
menggunakan rata-rata 10-15 tahun atas using the average of 10-15 years interest rate of
tingkat suku bunga surat utang negara dalam government bonds in Rupiah as the risk-free
Rupiah sebagai tingkat bebas risiko sebesar rate amounted 6.3%
6,3%
Estimasi nilai valuasi OTO dan SOF melebihi The estimated value of OTO and SOF is above
jumlah tercatatnya, sehingga tidak terdapat the carrying amount, so there is no impairment
penurunan nilai atas goodwill. of the goodwill.
Goodwill terutama berkaitan dengan sinergi Goodwill is attributable mainly to synergies
yang diharapkan dari integrasi bisnis yang expected from integrating the business acquired
diakuisisi ke dalam bisnis Grup yang ada. into the Group’s existing business. The goodwill
Goodwill yang diakui tidak diharapkan dapat recognized is not expected to be deductible for
dikurangkan untuk tujuan perpajakan. tax purposes.
95
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 531
Page 534
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 1,222,608 1,351,013 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 20,510 25,378 United States Dollar
Yen Jepang 2,626 1,905 Japanese Yen
Dolar Singapura 798 1,351 Singapore Dollar
1,246,542 1,379,647
Saldo dalam mata uang Rupiah termasuk uang pada The Rupiah balance includes cash in ATMs
mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) pada tanggal (Automatic Teller Machines) as of 31 December
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 2025 and 2024 amounting to Rp 56,433 and
sebesar Rp 56.433 dan Rp 73.908. Rp 73,908, respectively.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kas telah As of 31 December 2025 and 2024, cash has been
diasuransikan kepada perusahaan asuransi pihak insured by the third-party insurance companies
ketiga (disajikan sebesar nilai pertanggungan): (presented at sum insured):
31 Desember/December
2025 2024
PT Asuransi Sinarmas 3,830,573 3,541,664 PT Asuransi Sinarmas
PT Zurich General Takaful Indonesia 832,650 812,500 PT Zurich General Takaful Indonesia
PT Asuransi MSIG Indonesia 512,850 661,875 PT Asuransi MSIG Indonesia
Jumlah 5,176,073 5,016,039 Total
Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan The Group believes that the insurance coverage is
asuransi cukup untuk menutup kemungkinan adequate to cover possible losses arising from the
kerugian dari aset tersebut. assets.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 5,389,259 7,057,619 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 2,526,204 2,385,842 United States Dollar
7,915,463 9,443,461
Termasuk dalam saldo giro pada Bank Indonesia Included in the balance of current accounts with
adalah giro berdasarkan prinsip syariah dengan akad Bank Indonesia are current accounts based on
wadiah masing-masing sebesar Rp 205.731 dan sharia principles under wadiah contract amounting to
Rp 669.329 pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rp 205,731 and Rp 669,329 as of 31 December
2024. 2025 and 2024, respectively.
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota accordance with Bank Indonesia (BI) Regulation and
Dewan Gubernur (PADG) diungkapkan pada Regulation of Members of the Board of Governors
Catatan 49. (PADG) was disclosed in Note 49.
96
532 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 535
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 260,921) 325,884) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 503,632) 210,159) United States Dollar
Yen Jepang 275,341) 202,300) Japanese Yen
Dolar Singapura 86,827) 110,267) Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 48,795) 31,681) British Poundsterling
Dolar Australia 33,223) 32,654) Australian Dollar
Baht Thailand 32,645) 18,460) Thailand Baht
Yuan China 26,812) 49,087) China Yuan
Euro Eropa 24,280) 42,530) European Euro
Dolar Hong Kong 9,411) 10,482) Hong Kong Dollar
Mata uang asing lainnya 5,065) 1,497) Other foreign currencies
1,046,031) 709,117)
Cadangan kerugian penurunan nilai (81) (37) Allowance for impairment losses
1,306,871) 1,034,964)
b. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan b. By relationship with counterparties
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Rupiah 260,921) 325,884) Rupiah
Mata uang asing 456,594) 183,325) Foreign currencies
717,515) 509,209)
Pihak berelasi Related party
Mata uang asing 589,437) 525,792) Foreign currencies
Cadangan kerugian penurunan nilai (81) (37) Allowance for impairment losses
1,306,871) 1,034,964)
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga Third parties
Wells Fargo Bank N.A., New York 338,805) 67,493) Wells Fargo Bank N.A., New York
PT Bank Permata Tbk 171,252) 155,577) PT Bank Permata Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 80,444) 58,175) PT Bank Central Asia Tbk
National Australia Bank Limited, National Australia Bank Limited,
Melbourne 33,223) 32,654) Melbourne
Citibank N.A., New York 24,712) 29,534) Citibank N.A., New York
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 23,653) 17,807) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 14,736) 7,602) (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk 5,016) 7,798) PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3,942) 4,725) PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Sinarmas Tbk 3,698) 5,562) PT Bank Sinarmas Tbk
PT Bank DBS Indonesia 3,152) 109,282) PT Bank DBS Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 2,870) 2,387) (Persero) Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 2,607) 4,023) PT Bank Mizuho Indonesia
Deutsche Bank AG - Cabang Deutsche Bank AG -
Indonesia 2,076) 322) Indonesia Branch
Lain-lain 7,329) 6,268) Others
717,515) 509,209)
Pihak berelasi Related party
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 589,437) 525,792) Corporation
Cadangan kerugian penurunan nilai (81) (37) Allowance for impairment losses
1,306,871) 1,034,964)
97
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 533
Page 536
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK-BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
Giro pada bank-bank lain berdasarkan kolektibilitas Current accounts with other banks based on OJK
OJK diungkapkan pada Catatan 49. collectability was disclosed in Note 49.
Tidak terdapat saldo giro pada bank-bank lain yang There were no current accounts with other banks
diblokir atau digunakan sebagai agunan untuk which were blocked or used as collateral for years
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas giro The average interest rates per annum of current
pada bank-bank lain untuk tahun-tahun yang accounts with other banks for years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024 were as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 3.11% 3.80% Rupiah
Mata uang asing 0.37% 0.71% Foreign currencies
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan The movement of the allowance for impairment
nilai adalah sebagai berikut: losses was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal (37) (158) Beginning balance
(Penyisihan) pemulihan selama (Provision) reversal during the
periode/tahun berjalan (Catatan 38) (40) 124) period/year (Note 38)
Lainnya (4) (3) Others
Saldo akhir (81) (37) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai yang dibentuk cukup untuk menutup impairment losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai atas losses for current accounts with other banks as of
giro pada bank-bank lain pada tanggal 31 December 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
98
534 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 537
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK-BANK LAIN OTHER BANKS
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, seluruh As of 31 December 2025 and 2024, all placements
penempatan pada Bank Indonesia dan bank-bank with Bank Indonesia and other banks were placed at
lain ditempatkan pada pihak ketiga. third parties.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 13,938,410) 8,719,240) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 983,825) 3,975,465) United States Dollar
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 661) 1,033) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (69) (582) Allowance for impairment losses
14,922,827) 12,695,156)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, total
jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan placements with Bank Indonesia and other
bank-bank lain yang digolongkan sebagai banks that were classified as cash equivalents
setara kas adalah masing-masing sebesar amounted to Rp 14,922,235 and
Rp 14.922.235 dan Rp 12.694.705. Rp 12,694,705, respectively.
b. Berdasarkan jenis b. By type
31 Desember/December
2025 2024
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia
(“FASBI”) dan Fasilitas Simpanan
Bank Indonesia Syariah Bank Indonesia’s Deposit Facilities
(“FASBIS”), bersih setelah (“FASBI”) and Bank Indonesia
dikurangi dengan diskonto yang Sharia’s Deposit Facility (“FASBIS”),
belum diamortisasi 11,531,510) 6,212,240) net of unamortized discount
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and mudharabah
mudharabah 1,240,725) 4,222,465) time deposits
Call money 2,150,000) 2,260,000) Call money
14,922,235) 12,694,705)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 661) 1,033) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan nilai (69) (582) Allowance for impairment losses
14,922,827) 12,695,156)
99
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 535
Page 538
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK-BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
c. Berdasarkan pihak lawan c. By counterparties
31 Desember/December
2025 2024
Deposito berjangka dan Time deposits and mudharabah
deposito mudharabah: time deposits:
Bank Indonesia 983,825) 3,975,465) Bank Indonesia
PT Bank Aceh Syariah 87,000) -) PT Bank Aceh Syariah
PT Bank Muamalat PT Bank Muamalat
Indonesia Tbk 74,400) 100,500) Indonesia Tbk
PT Bank Mega Syariah 72,500) 47,000) PT Bank Mega Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk -) 80,000) PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Lainnya 23,000) 19,500) Others
1,240,725) 4,222,465)
Fasilitas Simpanan Bank Bank Indonesia’s Deposit
Indonesia (“FASBI”) dan Facilities (“FASBI”) and Bank
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Sharia’s Deposit
Indonesia Syariah Facility (“FASBIS”):
(“FASBIS”):
Bank Indonesia - bersih setelah
dikurangi dengan diskonto Bank Indonesia - net of unamortized
yang belum diamortisasi 11,531,510) 6,212,240) discount
Call money: Call money:
PT Bank UOB Indonesia 400,000) 400,000) PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Mega Tbk 400,000) -) PT Bank Mega Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 400,000) -) PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Danamon Tbk 200,000) 200,000) PT Bank Danamon Tbk
PT Bank HSBC Indonesia 250,000) 250,000) PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank OCBC NISP Tbk 275,000) 250,000) PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk -) 400,000) (Persero) Tbk
PT Bank KEB Hana Indonesia -) 200,000) PT Bank KEB Hana Indonesia
Lainnya 225,000) 560,000) Others
2,150,000) 2,260,000)
14,922,235) 12,694,705)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 661) 1,033) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (69) (582) Allowance for impairment losses
14,922,827) 12,695,156)
d. Berdasarkan jangka waktu d. By time period
31 Desember/December
2025 2024
Hingga 1 bulan 14,665,335) 12,447,705) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 256,900) 247,000) More than 1 - 3 months
14,922,235) 12,694,705)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 661) 1,033) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (69) (582) Allowance for impairment losses
14,922,827) 12,695,156)
100
536 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 539
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK-BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
e. Berdasarkan sisa periode sampai dengan e. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
f. Tingkat suku bunga f. Interest rate
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas The average interest rates per annum of
penempatan pada Bank Indonesia dan bank- placements with Bank Indonesia and other
bank lain untuk tahun-tahun yang berakhir pada banks for the years ended
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah 31 December 2025 and 2024 were as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 4.67% 5.61% Rupiah
Mata uang asing 4.12% 5.16% Foreign currencies
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai adalah sebagai berikut: losses was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal (582) -) Beginning balance
Pemulihan (penyisihan) selama Reversal (provision) during the year
tahun berjalan (Catatan 38) 513) (582) (Note 38)
Saldo akhir (69) (582) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that allowance for
kerugian penurunan nilai cukup untuk menutup impairment losses was adequate to cover
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai impairment losses for placement with Bank
atas penempatan pada Bank Indonesia dan Indonesia and other banks as of 31 December
bank-bank lain pada tanggal 31 Desember 2025 and 2024.
2025 dan 2024.
101
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 537
Page 540
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK 8. SECURITIES
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer
31 Desember/December 2025
Premium
Keuntungan (diskonto) yang
(kerugian) yang belum
belum diamortisasi/
direalisasi/ Unamortized Nilai tercatat/
Nilai nominal/ Unrealized premium Carrying
Nominal value gains (losses) (discount) amount
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 1,293,545) (22,275) -) 1,271,270)
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 112,848) 1,696) -) 114,544)
1,406,393) (20,579) -) 1,385,814)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Obligasi pemerintah/Government bonds 13,937,477) 57,663) (47,557) 13,947,583)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 295,000) 392) -) 295,392)
14,232,477) 58,055) (47,557) 14,242,975)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 203,246) -)) (2,558) 200,688)
203,246) -)) (2,558) 200,688)
Diukur pada biaya perolehan/
Measured at acquisition cost
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 6,716,514) -)) 56,526) 6,773,040)
Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
sukuk 1,397,152) -)) -) 1,397,152)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 651,000) -)) -) 651,000)
Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank
(SIMA)/Certificate of Interbank
Mudharabah Investment (SIMA) 465,000) -)) -) 465,000)
Sukuk korporasi/Corporate sukuk 307,000) -)) 15) 307,015)
9,536,666) -)) 56,541) 9,593,207)
)
25,378,782) 37,476) 6,426) 25,422,684)
Mata uang asing/Foreign currency
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 41,138) 391) -) 41,529)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 222,652) -) (2,349) 220,303)
263,790) 391) (2,349) 261,832)
Jumlah/Total 25,684,516)
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima/Accrued interest/margin
income 250,428)
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment losses (71)
Jumlah/Total 25,934,873)
102
538 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 541
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer (continued)
(lanjutan)
31 Desember/December 2024
Premium
Keuntungan (diskonto) yang
(kerugian) yang belum
belum diamortisasi/
direalisasi/ Unamortized Nilai tercatat/
Nilai nominal/ Unrealized premium Carrying
Nominal value gains (losses) (discount) amount
Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 1,096,231 (35,665) -) 1,060,566)
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 225,000 (1,835) -) 223,165)
1,321,231 (37,500) -) 1,283,731)
Diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/
Measured at fair value through other
comprehensive income
Obligasi pemerintah/Government bonds 16,971,900 15,972) (355,928) 16,631,944)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 295,000 430) -) 295,430)
Obligasi korporasi/Corporate bonds 100,000 (87) -) 99,913)
17,366,900 16,315) (355,928) 17,027,287)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 164,192 -) (2,322) 161,870)
164,192 -) (2,322) 161,870)
Diukur pada biaya perolehan/
Measured at acquisition cost
Surat Berharga Syariah Negara/Sovereign
Sharia Securities 4,991,472 -) (28,314) 4,963,158)
Sukuk Bank Indonesia/Bank Indonesia
sukuk 2,413,521 -) -) 2,413,521)
Sertifikat Investasi Mudharabah Antarbank
(SIMA)/Certificate of Interbank
Mudharabah Investment (SIMA) 560,000 -) -) 560,000)
Reksa dana syariah/Sharia mutual funds 360,000 -) -) 360,000)
Sukuk korporasi/Corporate sukuk 257,000 -) 32) 257,032)
8,581,993 -) (28,282) 8,553,711)
27,434,316 (21,185) (386,532) 27,026,599)
Mata uang asing/Foreign currency
Diukur pada nilai wajar melalui laba rugi/
Measured at fair value through profit or
loss
Obligasi pemerintah/Government bonds 24,577 (902) -) 23,675)
Diukur pada biaya perolehan diamortisasi/
Measured at amortized cost
Wesel ekspor/Export bills 940,416 -) (9,382) 931,034)
964,993 (902) (9,382) 954,709)
)
Jumlah/Total 27,981,308)
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima/Accrued interest/margin
income 193,642)
Cadangan kerugian penurunan
nilai/Allowance for impairment losses (593)
Jumlah/Total 28,174,357)
103
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 539
Page 542
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
a. Berdasarkan jenis mata uang dan penerbit a. By currency and issuer (continued)
(lanjutan)
Perubahan atas keuntungan yang belum The movement of unrealized gains from changes
direalisasi dari perubahan nilai wajar atas efek- in fair value of securities measured at fair value
efek yang diukur pada nilai wajar melalui through other comprehensive income during the
penghasilan komprehensif lain selama tahun- years ended 31 December 2025 and 2024 were
tahun yang berakhir pada tanggal as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal, sebelum pajak Beginning balance,
penghasilan 16,341) 3,778) before income tax
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gains during
selama tahun berjalan - bersih 41,714) 12,563) the year - net
Jumlah sebelum pajak penghasilan 58,055) 16,341) Total before income tax
Efek pajak penghasilan (12,773) (3,595) Income tax effect
45,282) 12,746)
Kepentingan non-pengendali (91) (100) Non-controlling interest
Saldo akhir, bersih 45,191) 12,646) Ending balance, net
b. Berdasarkan akad syariah b. By sharia contract
Termasuk di dalam efek-efek adalah efek-efek Included in securities are securities under sharia
dengan akad syariah: contracts:
31 Desember/December
2025 2024
Ijarah 6,773,040 4,963,158 Ijarah
Musyarakah muntahiyah bittamlik 1,397,152 2,413,521 Musyarakah muntahiyah bittamlik
Wakalah 946,392 655,430 Wakalah
Mudharabah 772,015 817,032 Mudharabah
9,888,599 8,849,141
Pendapatan yang masih akan diterima 136,701 147,387 Accrued income
10,025,300 8,996,528
c. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan c. By relationship with counterparties
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga 25,684,516) 27,981,308) Third parties
Pendapatan bunga/marjin yang Accrued interest/margin
masih akan diterima 250,428) 193,642) income
Cadangan kerugian penurunan nilai (71) (593) Allowance for impairment losses
25,934,873) 28,174,357)
104
540 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 543
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
d. Berdasarkan jangka waktu d. By time period
31 Desember/December
2025 2024
Sampai dengan 1 bulan 656,875) 874,123) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 764,733) 741,067) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 599,813) 719,950) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan 935,630) 1,105,852) More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 310,607) 783,774) More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 22,416,858) 23,756,542) More than 12 months
25,684,516) 27,981,308)
Pendapatan bunga/marjin yang Accrued interest/margin
masih akan diterima 250,428) 193,642) income
Cadangan kerugian penurunan nilai (71) (593) Allowance for impairment losses
25,934,873) 28,174,357)
e. Berdasarkan sisa periode sampai dengan e. By remaining period of maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date are disclosed in Note 45.
Catatan 45.
f. Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per f. Average interest rate/margin per annum
tahun
31 Desember/December
2025 2024
Obligasi pemerintah 6.37% 6.63% Government bonds
Obligasi korporasi 6.48% 6.45% Corporate bonds
Surat Berharga Syariah Negara 6.11% 5.98% Sovereign Sharia Securities
Sertifikat Investasi Mudharabah Certificate of Interbank Mudharabah
Antarbank (SIMA) 5.65% 6.32% Investment (SIMA)
Reksa dana syariah 5.90% 5.87% Sharia mutual funds
Sukuk korporasi 6.74% 7.23% Corporate sukuk
Sukuk Bank Indonesia 6.16% 6.54% Bank Indonesia sukuk
g. Berdasarkan peringkat g. By rating
Peringkat penerbit obligasi dan sukuk korporasi Rating of issuers of corporate bonds and sukuk
adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December 2025
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying amount
Sukuk korporasi/Corporate sukuk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pefindo id AAA 307,015
31 Desember/December 2024
Pemeringkat/ Peringkat/ Nilai tercatat/
Agencies Rating Carrying amount
Obligasi korporasi/Corporate bonds
PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) Pefindo id AAA 99,913
Sukuk korporasi/Corporate sukuk
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Pefindo id AAA 247,032
PT BPD Kalimantan Selatan
Unit Usaha Syariah Fitch A idn 10,000
105
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 541
Page 544
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. SECURITIES (continued)
g. Berdasarkan peringkat (lanjutan) g. By rating (continued)
Pada 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat As of 31 December 2025 and 2024, the rating of
atas seluruh efek yang diterbitkan oleh all securities issued by Republic of Indonesia
pemerintah Republik Indonesia adalah BBB was BBB based on Fitch Ratings Indonesia
berdasarkan pemeringkat Fitch Ratings agency.
Indonesia.
h. Cadangan kerugian penurunan nilai h. Allowance for impairment losses
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
kerugian yang dibentuk cukup untuk menutup losses was adequate to cover impairment losses
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai for securities as of 31 December 2025 and 2024.
atas efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024.
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai efek-efek adalah sebagai losses for securities was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal (593) (799) Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan Reversal during
(Catatan 38) 555) 186) the year (Note 38)
Lainnya (33) 20) Others
Saldo akhir (71) (593) Ending balance
i. Informasi penting lainnya sehubungan i. Other significant information relating to
dengan efek-efek securities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah As of 31 December 2025 and 2024, total securities
efek-efek yang digolongkan sebagai setara kas that were classified as cash equivalents amounted
adalah masing-masing sebesar Rp 1.421.608 dan to Rp 1,421,608 and Rp 1,615,190, respectively.
Rp 1.615.190.
106
542 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 545
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) AGREEMENTS (REVERSE REPO)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
(reverse repo) adalah dalam mata uang Rupiah dan (reverse repo) were denominated in Rupiah and were
ditempatkan pada Bank Indonesia. placed at Bank Indonesia.
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December 2025
Pendapatan yang
Rentang tanggal Rentang tanggal akan diterima Harga
mulai/ jatuh tempo/ Nilai pokok/ reverse repo/ Nilai tercatat/ penjualan
Range of starting Range of Principal Accrued income Carrying kembali/
date1) maturity date2) amount from reverse repo amount3) Reselling price
Rupiah
31 Desember/ 7 Januari/
Obligasi/Bonds VR070 December 2025 January 2026 507,361 66 507,427 507,829
29-30
Desember/ 2-12 Januari/
Obligasi/Bonds FR086 December 2025 January 2026 293,155 106 293,261 293,452
30 Desember/ 13 Januari/
Obligasi/Bonds FR056 December 2025 January 2026 205,829 55 205,884 206,216
22-30
Desember/ 5-13 Januari/
Obligasi/Bonds FR090 December 2025 January 2026 192,379 154 192,533 192,740
24 Desember/ 7 Januari/
Obligasi/Bonds FR071 December 2025 January 2026 107,891 116 108,007 108,093
19 Desember/ 2 Januari/
Obligasi/Bonds FR073 December 2025 January 2026 106,638 185 106,823 106,837
30 Desember/ 13 Januari/
Obligasi/Bonds BI646 December 2025 January 2026 96,545 26 96,571 96,726
24 Desember/ 7 Januari/
Obligasi/Bonds FR101 December 2025 January 2026 50,349 54 50,403 50,443
23 Desember/ 6 Januari/
Obligasi/Bonds FR059 December 2025 January 2026 49,191 59 49,250 49,283
18-31
Desember/ 5-14 Januari/
Obligasi/Bonds FR064 December 2025 January 2026 48,846 47 48,893 48,943
31 Desember/ 14 Januari/
Obligasi/Bonds FR080 December 2025 January 2026 25,642 3 25,645 25,691
Jumlah/Total 1,683,826 871 1,684,697 1,686,253
31 Desember/December 2024
Pendapatan yang
Rentang tanggal Rentang tanggal akan diterima Harga
mulai/ jatuh tempo/ Nilai pokok/ reverse repo/ Nilai tercatat/ penjualan
Range of Range of Principal Accrued income Carrying kembali/
starting date1) maturity date2) amount from reverse repo amount3) Reselling price
Rupiah
24-31
Desember/ 7-14 Januari/
Obligasi/Bonds FR090 December 2024 January 2025 276,424 314 276,738 277,116
23 Desember/ 6 Januari/
Obligasi/Bonds FR086 December 2024 January 2025 94,206 152 94,358 94,442
19-30
Desember/ 2-13 Januari/
Obligasi/Bonds FR078 December 2024 January 2025 30,182 50 30,232 30,259
23 Desember/ 6 Januari/
Obligasi/Bonds FR056 December 2024 January 2025 19,916 32 19,948 19,966
27 Desember/ 10 Januari/
Obligasi/Bonds FR081 December 2024 January 2025 19,612 18 19,630 19,661
31 Desember/ 14 Januari/
Obligasi/Bonds FR091 December 2024 January 2025 18,053 3 18,056 18,098
18 Desember/ 2 Januari/
Obligasi/Bonds FR084 December 2024 January 2025 9,795 25 9,820 9,822
468,188 594 468,782 469,364
Jumlah/Total
1) 1)
Tanggal dimulai merupakan tanggal yang sama dengan tanggal Start date is the same as the securities purchase date.
pembelian efek.
2) 2)
Tanggal jatuh tempo merupakan tanggal yang sama dengan Maturity date is the same as the securites resale date.
tanggal penjualan kembali efek.
3) 3)
Nilai tercatat merupakan harga pembelian efek ditambah dengan Carrying amount is securities purchase price added with interest
pendapatan bunga yang sudah diakui. income recognised.
107
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 543
Page 546
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER RESALE
DIJUAL KEMBALI (REVERSE REPO) (lanjutan) AGREEMENTS (REVERSE REPO) (continued)
b. Berdasarkan periode jatuh tempo b. By maturity period
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale agreements
akan diselesaikan dalam waktu tidak lebih dari will be settled no more than 12 months after the
12 bulan setelah tanggal laporan posisi date of the consolidated financial positions.
keuangan konsolidasian.
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun c. Average interest rate per annum
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun atas efek- The average interest rate per annum of securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali purchased under resale agreements (reverse
(reverse repo) untuk tahun-tahun yang berakhir repo) for the years ended 31 December 2025
pada 31 Desember 2025 dan 2024 berkisar di and 2024 is between 4.35% - 4.87% and 6.45%
antara 4,35% - 4,87% dan 6,45% - 6,50%. - 6.50%.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Kolektibilitas efek-efek yang dibeli dengan janji The collectability of all securities purchased
dijual kembali (reverse repo) berdasarkan under resale agreements (reverse repo) based
peraturan OJK yang berlaku diungkapkan pada on the prevailing OJK regulations was disclosed
Catatan 49. in Note 49.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there were
terdapat efek-efek yang dibeli dengan janji dijual no impairment of securities purchased under
kembali yang mengalami penurunan nilai. resale agreements.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan Management believes that no allowance for
adanya cadangan penurunan nilai pada efek- impairment losses is necessary on securities
efek yang dibeli dengan janji dijual kembali. purchased under resale agreements.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
a. Berdasarkan jenis dan hubungan dengan a. By type and relationship with counterparties
pihak lawan
31 Desember/December 2025
Nilai wajar/Fair value
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Nilai kontrak/nosional/ Derivative receivables Derivative payables
Contract/notional Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Instrumen/Instruments amount Related parties Third parties Related parties Third parties
Kontrak tunai mata
uang asing/Foreign
currency spot 4,242,423 1,577 3,254 425 9,145
Kontrak berjangka mata
uang asing/Foreign
currency forward 7,776,182 586 58,304 3,816 10,623
Swap mata uang asing/
Foreign currency
swap 31,079,808 6,430 107,434 20,071 132,461
Cross currency swap 46,324,711 1,124 880,838 1,644 723,038
Swap suku
bunga/Interest rate
swap 11,768,881 212,760 8,565 8,592 203,845
101,192,005 222,477 1,058,395 34,548 1,079,112
108
544 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 547
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
a. Berdasarkan jenis dan hubungan dengan a. By type and relationship with counterparties
pihak lawan (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2024
Nilai wajar/Fair value
Tagihan derivatif/ Liabilitas derivatif/
Nilai kontrak/nosional/ Derivative receivables Derivative payables
Contract/notional Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Instrumen/Instruments amount Related parties Third parties Related parties Third parties
Kontrak tunai mata
uang asing/Foreign
currency spot 2,272,478 1,974 2,519 - 5,379
Kontrak berjangka mata
uang asing/Foreign
currency forward 5,870,994 4,025 35,510 1,948 42,922
Swap mata uang asing/
Foreign currency
swap 33,979,771 - 221,191 9,195 191,422
Cross currency swap 42,908,763 - 1,113,660 10,112 950,405
Swap suku
bunga/Interest rate
swap 8,248,512 369,246 - 18 347,440
93,280,518 375,245 1,372,880 21,273 1,537,568
Bank menyediakan produk derivatif untuk The Bank provides derivative products to its
nasabahnya seperti kontrak pembelian atau customers such as forward exchange contracts,
penjualan berjangka mata uang asing, perjanjian cross-currency swap agreements and interest rate
swap mata uang asing dan perjanjian swap/cap swap/cap agreements to enable its customers to
tingkat suku bunga yang memungkinkan transfer, modify or reduce their foreign exchange
nasabahnya untuk memindahkan, memodifikasi and/or interest rate risks. As part of its risk
atau mengurangi risiko atas kurs nilai tukar management policy, the Bank covers most of these
dan/atau risiko tingkat suku bunga. Sebagai bagian derivative contracts with customers with back-to-
dari kebijakan manajemen risiko, Bank melindungi back derivative contracts with the same notional
sebagian besar transaksi derivatif dengan amount and maturity with its foreign affiliates and
nasabahnya dengan membuat transaksi derivatif other banks. Also, the Bank uses derivative
timbal balik dengan jumlah dan waktu jatuh tempo instruments as an end-user in connection with its
yang sama dengan perusahaan afiliasi di luar risk management activities. Derivatives are used
negeri dan bank lain. Bank juga menggunakan by the Bank mainly to manage foreign exchange
instrumen derivatif sebagai sarana sehubungan risk on its foreign currency denominated assets
dengan kegiatan manajemen risiko. Derivatif and liabilities and to manage interest rate risk
digunakan oleh Bank terutama untuk mengatasi relating to specific groups of assets and liabilities in
risiko kurs nilai tukar atas aset dan liabilitas dalam the consolidated statement of financial position.
mata uang asing, dan untuk mengatasi risiko
tingkat suku bunga yang berhubungan dengan
aset dan liabilitas tertentu di dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian.
b. Lindung nilai arus kas b. Cash flow hedge
Entitas anak mengadakan kontrak cross The Subsidiaries entered into cross currency
currency swap dengan tujuan lindung nilai atas swap contracts to hedge the risks of variability in
risiko variabilitas pada arus kas yang cash flows arising from foreign exchange rates
ditimbulkan oleh kurs mata uang asing dan and interest rates on its borrowings denominated
tingkat suku bunga atas pinjaman yang diterima in foreign currencies which bear floating interest
dalam mata uang asing dengan tingkat suku rates.
bunga mengambang.
109
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 545
Page 548
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND PAYABLES
(continued)
b. Lindung nilai arus kas (lanjutan) b. Cash flow hedge (continued)
Perubahan penghasilan komprehensif lain Movement of other comprehensive income
berkaitan dengan lindung nilai arus kas related with cash flow hedges based on risk
berdasarkan kategori risiko adalah sebagai category was as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal 24,145) -) Beginning balance
Tambahan atas akuisisi -) (459) Addition due to acquisition
Lindung nilai arus kas Cash flow hedge
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar Effective portion of changes in fair value
Cross currency and interest rate swap Cross currency and interest rate swap
USD (210,579) 51,376) USD
Cross currency and interest rate swap Cross currency and interest rate swap
JPY (63,734) 3,322) JPY
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi Net amount reclassified to profit or loss
Cross currency and interest rate swap Cross currency and interest rate swap
USD (94,068) (60,126) USD
Cross currency and interest rate swap Cross currency and interest rate swap
JPY (21,661) 30,032) JPY
Aset pajak tangguhan 57,123) (8,627) Others
Kepentingan non-pengendali 114,025) (6,252) Non-controlling interest
Saldo akhir (194,749) 9,266) Ending balance
Perubahan keuntungan/(kerugian) kumulatif The movement of the cumulative gains/(losses)
atas instrumen derivatif untuk lindung nilai arus on derivative instruments for cash flows hedges
kas yang merupakan bagian efektif dari which was the effective portion of the cumulative
akumulasi perubahan bersih nilai wajar net change in the fair value of cash flows hedging
instrumen lindung nilai arus kas yang terkait instruments related to hedged transactions that
dengan transaksi lindung nilai yang belum have not yet affected the profit or loss as at
mempengaruhi laba rugi pada tanggal 31 December 2025 and 2024 was as follows:
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Beginning balance – before deferred
Saldo awal – sebelum pajak tangguhan 24,145) -) income tax
Tambahan atas akuisisi -) (459) Addition due to acquisition
Bagian efektif dari perubahan nilai wajar (274,313) 54,698) Effective portion of changes in fair value
Jumlah yang ditransfer ke laba rugi (115,729) (30,094) Amounts reclassified to profit or loss
Jumlah – sebelum pajak tangguhan (365,897) 24,145) Total – before deferred income tax
Aset pajak tangguhan 57,123) (8,627) Deferred tax assets
Kepentingan non-pengendali 114,025) (6,252) Non-controlling interest
Saldo akhir (194,749) 9,266) Ending balance
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectability
Informasi mengenai kolektibilitas tagihan Information regarding collectability of derivative
derivatif sesuai peraturan OJK diungkapkan receivables in accordance with OJK regulations
pada Catatan 49. was disclosed in Note 49.
d. Berdasarkan sisa periode sampai dengan d. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
110
546 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 549
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Semua tagihan akseptasi adalah transaksi dengan All acceptance receivables transactions were with
pihak ketiga. third parties.
a. Berdasarkan mata uang a. By currency
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 1,892,282) 1,971,799) Rupiah
Mata uang asing 1,901,176) 1,362,820) Foreign currencies
3,793,458) 3,334,619)
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (1,272) (17,078) losses
3,792,186) 3,317,541)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
Hingga 1 bulan 8,373) -) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 59,386) 46,279) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 215,369) 442,170) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 1,609,154) 1,483,350) More than 6 months
1,892,282) 1,971,799)
Mata uang asing Foreign currencies
Hingga 1 bulan 532,000) 426) Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 249,750) 292,289) More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 1,107,500) 819,902) More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 11,926) 250,203) More than 6 months
1,901,176) 1,362,820)
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (1,272) (17,078) losses
3,792,186) 3,317,541)
111
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 547
Page 550
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
(lanjutan) (continued)
c. Berdasarkan kolektibilitas c. By collectability
Informasi mengenai kolektibilitas tagihan Information regarding collectability of acceptance
akseptasi sesuai peraturan OJK diungkapkan receivables in accordance with OJK regulations
pada Catatan 49. was disclosed in Note 49.
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Perubahan dalam cadangan kerugian The movement of the allowance for impairment
penurunan nilai tagihan akseptasi adalah losses for acceptance receivables was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal (17,078) (8,637) Beginning balance
Pemulihan (penyisihan) selama Reversal (provision) during
tahun berjalan (Catatan 38) 16,142) (7,252) the year (Note 38)
Lainnya (336) (1,189) Others
Saldo akhir (1,272) (17,078) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance for
yang dibentuk cukup untuk menutup losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai losses on acceptance receivables as of
tagihan akseptasi pada tanggal 31 December 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
a. Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan a. By relationship with counterparties and
dan mata uang currency
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
- Pihak ketiga 1,882,444 1,917,316 Third parties -
Mata uang asing Foreign currencies
- Pihak ketiga 711,080 1,081,507 Third parties -
- Pihak berelasi 621,016 163,558 Related parties -
1,332,096 1,245,065
3,214,540 3,162,381
112
548 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 551
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
11. TAGIHAN DAN LIABILITAS AKSEPTASI 11. ACCEPTANCE RECEIVABLES AND PAYABLES
(lanjutan) (continued)
Liabilitas akseptasi (lanjutan) Acceptance payables (continued)
b. Berdasarkan jangka waktu b. By time period
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
Hingga 1 bulan 8,373 - Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 59,386 5,793 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 205,531 428,171 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 1,609,154 1,483,352 More than 6 months
1,882,444 1,917,316
Mata uang asing Foreign currencies
Hingga 1 bulan 532,000 426 Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 249,750 292,289 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 538,420 702,147 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 bulan 11,926 250,203 More than 6 months
1,332,096 1,245,065
3,214,540 3,162,381
c. Berdasarkan sisa periode sampai dengan c. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai dengan Information regarding remaining period to
tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/ PIUTANG SYARIAH RECEIVABLES
31 Desember/December
2025 2024
Pinjaman yang diberikan: Loans:
Pihak ketiga Third parties
- Rupiah 96,749,310) 97,506,134) Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 45,692,773) 41,247,844) United States Dollar -
- Yuan China 1,199,890) -) China Yuan -
- Yen Jepang 415,027) 454,642) Japanese Yen -
- Dolar Australia 156,570) 134,080) Australian Dollar -
- Euro Eropa 13,189) 19,761) European Euro -
Pihak berelasi Related parties
- Dolar Amerika Serikat 335,473) 288,732) United States Dollar -
- Rupiah 95,852) 149,043) Rupiah -
Pembiayaan/piutang syariah: Sharia financing/receivables:
Pihak ketiga Third parties
- Rupiah 10,352,755) 10,171,759) Rupiah -
Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima Accrued interest/margin income
- Rupiah 573,120) 576,130) Rupiah -
- Dolar Amerika Serikat 236,977) 184,517) United States Dollar -
- Yuan China 3,913) -) China Yuan -
- Dolar Australia 228) 1,455) Australian Dollar -
- Yen Jepang 144) 230) Japanese Yen -
- Euro Eropa 2) 3) European Euro -
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (3,515,530) (3,922,680) losses
152,309,693) 146,811,650)
113
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 549
Page 552
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
a. Berdasarkan jenis dan mata uang a. Based on type and currency
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
Korporasi 52,051,379) 49,143,810) Corporates
Pensiunan 19,804,827) 21,552,769) Pensioners
Usaha Kecil Menengah 13,739,477) 15,574,369) Small Medium Enterprises
Pembiayaan/piutang syariah 10,352,755) 10,171,759) Sharia financing/Receivables
Kredit kendaraan bermotor 4,618,978) 4,366,360) Motor vehicle loans
Umum 3,892,782) 3,752,947) General purpose
Usaha Mikro Kecil 1,581,940) 1,686,432) Micro business
Keperluan rumah tangga 767,652) 1,087,323) Household goods
Pegawai instansi lain 267,117) 380,789) Other institutions’ Employees
Karyawan 121,010) 110,378) Employee loans
107,197,917) 107,826,936)
Mata uang asing Foreign Currencies
Korporasi 47,812,922) 42,145,059) Corporates
155,010,839) 149,971,995)
Pendapatan bunga/ marjin yang
masih akan diterima 814,384) 762,335) Accrued interest/ margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3,515,530) (3,922,680) impairment losses
152,309,693) 146,811,650)
Pembiayaan/piutang syariah terdiri atas Sharia financing/receivables consists of
piutang murabahah, pembiayaan musyarakah, murabahah receivables, musyarakah financing,
pembiayaan mudharabah dan pinjaman qardh mudharabah financing and funds of qardh
masing-masing sebesar Rp 9.189.373, amounted to Rp 9,189,372, Rp 963,286,
Rp 963.285, Rp 200.000 dan Rp 97 pada Rp 200,000 and Rp 97, respectively, as of
tanggal 31 Desember 2025 dan masing-masing 31 December 2025 and Rp 9,641,128,
sebesar Rp 9.641.128, Rp 530.567, Rp nihil Rp 530,567, Rp nil and Rp 64, respectively, as
dan Rp 64 pada tanggal 31 Desember 2024. of 31 December 2024.
Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans extended to Micro, Small and
Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as
jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal of 31 December 2025 and 2024 was disclosed
31 Desember 2025 dan 2024 diungkapkan in Note 49.
pada Catatan 49.
Informasi mengenai kolektibilitas pinjaman Information regarding collectability of loans and
yang diberikan dan pembiayaan/piutang sharia financing/receivables in accordance with
syariah sesuai dengan peraturan OJK OJK regulation was disclosed in Note 49.
diungkapkan pada Catatan 49.
114
550 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 553
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
b. Berdasarkan sektor ekonomi b. By economic sector
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
Rumah tangga 27,349,925) 29,136,625) Household
Perindustrian 23,491,317) 20,659,092) Manufacturing
Perdagangan 20,624,168) 21,277,866) Trading
Jasa lainnya 18,618,045) 17,882,767) Other services
Transportasi & komunikasi 6,647,944) 8,635,866) Transportation & communication
Konstruksi 5,119,867) 5,136,862) Construction
Pertanian 3,820,379) 3,811,880) Agriculture
Jasa akomodasi 316,644) 189,672) Accomodation services
Pertambangan 97,070) 137,846) Mining
Lainnya 1,112,558) 958,460) Others
107,197,917) 107,826,936)
Mata uang asing Foreign Currencies
Perindustrian 17,653,144) 9,877,160) Manufacturing
Jasa lainnya 12,694,023) 13,323,689) Other services
Transportasi & komunikasi 6,711,967) 6,951,779) Transportation & communication
Perdagangan 2,863,646) 2,039,278) Trading
Pertanian 2,567,385) 2,182,511) Agriculture
Pertambangan 1,317,792) 2,266,507) Mining
Konstruksi 169,420) 254,427) Construction
Lainnya 3,835,545) 5,249,708) Others
47,812,922) 42,145,059)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 814,384) 762,335) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for
penurunan nilai (3,515,530) (3,922,680) impairment losses
152,309,693) 146,811,650)
c. Berdasarkan jangka waktu c. By time period
31 Desember/December
2025 2024
Hingga 1 tahun 72,130,117) 63,458,562) Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 10,302,096) 8,952,282) More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 3 tahun 6,609,508) 9,610,984) More than 2 - 3 years
Lebih dari 3 - 4 tahun 10,800,134) 9,816,427) More than 3 - 4 years
Lebih dari 4 - 5 tahun 20,703,112) 21,610,598) More than 4 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 34,465,872) 36,523,142) More than 5 years
155,010,839) 149,971,995)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 814,384) 762,335) Accrued interest/margin income
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
penurunan nilai (3,515,530) (3,922,680) losses
152,309,693) 146,811,650)
115
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 551
Page 554
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
d. Berdasarkan sisa periode sampai dengan d. By remaining period to maturity date
tanggal jatuh tempo
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
e. Berdasarkan hubungan dengan pihak e. By relationship with counterparties/debtors
lawan/debitur
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga 154,579,514) 149,534,220) Third parties
Pihak berelasi 431,325) 437,775) Related parties
155,010,839) 149,971,995)
Pendapatan bunga/marjin yang
masih akan diterima 814,384) 762,335) Accrued interest/margin income
Cadangan kerugian penurunan
nilai (3,515,530) (3,922,680) Allowance for impairment losses
152,309,693) 146,811,650)
f. Tingkat suku bunga/marjin rata-rata per f. Average interest/margin rate per annum
tahun
31 Desember/December
2025 2024
Tingkat suku bunga rata-rata per
tahun: Average interest rate per annum:
Rupiah 9.47% 9.82% Rupiah
Mata uang asing 5.17% 6.26% Foreign currencies
31 Desember/December
2025 2024
Tingkat marjin rata-rata per
tahun: Average margin rate per annum:
Piutang murabahah 25% - 30% 25%-30% Murabahah receivables
Tingkat imbal hasil per tahun: Rate of return per annum:
Pembiayaan mudharabah 4.80% - Mudharabah financing
Pembiayaan musyarakah 4.90% - 6.50% 6.20%-11.00% Musyarakah financing
116
552 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 555
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the allowance for impairment
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ losses for loans and sharia financing/receivables
piutang syariah adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal (3,922,680) (4,618,047) Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan Provision during the year
(Catatan 38) (2,940,846) (2,450,103) (Note 38)
Penerimaan kembali pinjaman
yang telah dihapusbukukan (123,316) (58,150) Recoveries from loans written-off
Penghapusbukuan 3,212,573) 2,413,271) Write-off
Kerugian modifikasi 219,074) 774,532) Modification loss
Lain-lain 39,665) 15,817) Others
Saldo akhir (3,515,530) (3,922,680) Ending balance
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the Bank’s allowance for
pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan impairment losses for loans based on Stages
Tahap (Stage) adalah sebagai berikut: was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (666,981) (281,217) (2,050,208) (2,998,406) Beginning balance
Transfer ke Tahap 1 (277,240) 213,187) 64,053) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 521,634) (553,662) 32,028) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 672) 950,643) (951,315) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih Net change in
pada eksposur exposures
dan pengukuran kembali 94,519) (602,908) (1,461,085) (1,969,474) and remeasurements
Pinjaman yang baru diperoleh (463,853) (40,103) (51,554) (555,510) New originated loans
Pinjaman yang Loans which
telah dilunasi 213,717) 118,443) 37,794) 369,954) have been repaid
Changes in model
Perubahan parameter model 16,298) 168) 24,013) 40,479) parameter
Penerimaan kembali
pinjaman yang telah Recoveries from
dihapusbukukan -) -) (115,374) (115,374) loans written-off
Penghapusbukuan selama Write-off during
tahun berjalan -) -) 2,335,535) 2,335,535) the year
Kredit modifikasian -) -) 219,074) 219,074) Modification loan
Lain-lain* -) -) 39,665) 39,665) Others*
Saldo akhir - kerugian Ending balance –
kredit ekspektasian expected credit losses
Bank (561,234) (195,449) (1,877,374) (2,634,057) Bank
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment
pembiayaan/piutang losses – sharia
syariah (881,473) financing/receivables
Saldo akhir (3,515,530) Ending balance
*Lain-lain termasuk keuntungan/kerugian atas selisih kurs Others include foreign exchange gain/loss and *
dan dampak amortisasi kredit modifikasian. unwinding amortization of modification loss.
117
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 553
Page 556
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movement of the Bank’s allowance for
pinjaman yang diberikan Bank berdasarkan impairment losses for loans based on Stages
Tahap (Stage) adalah sebagai berikut: was as follows: (continued)
(lanjutan)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (631,482) (168,947) (2,603,702) (3,404,131) Beginning balance
Transfer ke Tahap 1 (151,223) 122,358) 28,865) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 449,084) (531,386) 82,302) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 9,090) 631,056) (640,146) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net change in
eksposur exposures
dan pengukuran kembali 85,271) (381,659) (536,039) (832,427) and remeasurements
Pinjaman yang baru diperoleh (684,251) (50,275) (448,895) (1,183,421) New originated loans
Pinjaman yang Loans which
telah dilunasi 240,735) 99,521) 622,425) 962,681) have been repaid
Changes in model
Perubahan parameter model 15,795) (1,885) (51,080) (37,170) parameter
Penerimaan kembali
pinjaman yang telah Recoveries from
dihapusbukukan -) -) (33,171) (33,171) loans written-off
Penghapusbukuan selama Write-off during
tahun berjalan -) -) 738,884) 738,884) the year
Kredit modifikasian 774,532) 774,532) Modification loan
Lain-lain -) -) 15,817) 15,817) Others
Saldo akhir - kerugian Ending balance –
kredit ekspektasian expected credit losses
Bank (666,981) (281,217) (2,050,208) (2,998,406) Bank
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai – impairment
pembiayaan/piutang losses – sharia
syariah (924,274) financing/receivables
Saldo akhir (3,922,680) Ending balance
Pergerakan cadangan kerugian penurunan nilai Movement in the Bank’s allowance for
(CKPN) pinjaman yang diberikan Bank dari impairment losses (CKPN) for loans from
Rp 2.998.406 posisi 31 Desember 2024 menjadi Rp 2,998,406 as of 31 December 2024 to
Rp 2.634.057 posisi 31 Desember 2025 adalah Rp 2,634,057 as of 31 December 2025 was due
sebagai dampak dari beberapa kejadian berikut to the impact of following events:
ini:
- Pengurangan CKPN yang dibentuk pada - Reversal of CKPN booked for corporate
segmen korporasi sebesar Rp 53.874. segment amounted to Rp 53,874.
- Pengurangan CKPN yang dibentuk pada - Reversal of CKPN booked for non-corporate
segmen non-korporasi sebesar Rp 50.922. segment amounted to Rp 50,922.
- Terdapat modifikasi pinjaman (sesuai ikhtisar - There are loan modifications (according to
kebijakan akuntansi pada catatan 2.q) the summary of accounting policies in the
sebesar Rp 219.074 yang menyebabkan Notes 2.q) amounted Rp 219,074 which
penurunan nilai CKPN dibandingkan tahun caused decrement in value of CKPN
sebelumnya. compared to the previous year.
- Review tahunan model CKPN telah dilakukan - Annual model assessment was conducted in
di September 2025 yang menyebabkan September 2025 which resulted in an
pengurangan CKPN sebesar Rp 40.479. reversal CKPN of Rp 40,479.
118
554 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 557
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) RECEIVABLES (continued)
g. Cadangan kerugian penurunan nilai g. Allowance for impairment losses (continued)
(lanjutan)
Manajemen berpendapat bahwa cadangan Management believes that the allowance
yang dibentuk cukup untuk menutup for losses was adequate to cover impairment
kemungkinan kerugian akibat penurunan nilai losses on loans and sharia financing/
pinjaman yang diberikan dan receivables as of 31 December 2025 and 2024.
pembiayaan/piutang syariah pada tanggal
31 Desember 2025 dan 2024.
h. Pembiayaan bersama h. Joint financing
Bank mengadakan perjanjian pembiayaan The bank has entered into joint financing
bersama dengan beberapa lembaga agreements with several multifinance
pembiayaan untuk membiayai kepemilikan companies for financing retail purchase of
kendaraan bermotor. vehicles.
i. Batas Maksimum Pemberian Kredit i. Legal Lending Limit (“LLL”)
(“BMPK”)
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Legal Lending Limit (LLL) in compliance with
sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan OJK’s regulation was disclosed in Note 49.
OJK diungkapkan pada Catatan 49.
j. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ j. Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah financing/receivables
Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah sesuai dengan financing/receivables in compliance with OJK’s
peraturan yang telah ditetapkan OJK regulation was disclosed in Note 49.
diungkapkan pada Catatan 49.
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/receivables are
pembiayaan/piutang syariah pada umumnya generally collateralised by registered
dijamin dengan agunan yang diikat dengan mortgages, mortgages or powers of attorney to
hipotik, hak tanggungan atau surat kuasa untuk sell and other guarantees.
menjual dan jaminan lainnya.
Pada tanggal 31 Desember 2025, pinjaman As of 31 December 2025, loans and sharia
yang diberikan dan pembiayaan/piutang financing/receivables secured by cash
syariah yang dijamin dengan jaminan uang collateral were Rp 32,096,758
tunai adalah Rp 32.096.758 (31 December 2024: Rp 28,236,255).
(31 Desember 2024: Rp 28.236.255).
119
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 555
Page 558
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
k. Kredit penerusan k. Channeling loans
Bank juga menyalurkan fasilitas kredit yang The Bank also provides loan facilities funded by
dananya bersumber dari Pemerintah Indonesia the Government of Indonesia or Bank Indonesia
atau Bank Indonesia melalui kredit penerusan through channeling loans in the form of Kredit
(channeling loan) dalam bentuk Kredit Usaha Usaha Tani (KUT) and Kredit Pengusaha Kecil
Tani (KUT) dan Kredit Pengusaha Kecil
Menengah (KPKM). Menengah (KPKM).
Saldo dari kredit penerusan tidak diakui pada These chanelling loans are not recognized in the
laporan keuangan konsolidasian. Rincian saldo consolidated financial statements.
kredit penerusan adalah sebagai berikut: The balances were as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Kredit Penerusan KUT 24,687 24,687) KUT Channeling Loans
Kredit Penerusan KPKM 16,061 16,061) KPKM Channeling Loans
40,748 40,748)
l. Kredit sindikasi l. Syndicated loans
Kredit sindikasi merupakan kredit yang Syndicated loans represent loans provided to
diberikan kepada nasabah berdasarkan customers under syndication agreements with
perjanjian pembiayaan bersama (sindikasi) other banks and are generally used to support
dengan bank-bank lain dan umumnya the working capital needs and investment. In
digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal
kerja dan investasi. Dalam kredit sindikasi, syndicated loans, the Bank may act as a
Bank dapat bertindak sebagai anggota member and/or arranger and/or Facility Agent
dan/atau arranger dan/atau Agen Fasilitas and/or Security Agent. Syndication is done with
dan/atau Agen Jaminan. Sindikasi dilakukan several banks in Indonesia and/or offshore.
dengan bank-bank di Indonesia dan/atau luar
negeri.
Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau Total participation of the Bank in syndicated
arranger dalam kredit sindikasi diungkapkan loans, in which the Bank acted as a member
pada Catatan 49. and/or arranger was disclosed in Note 49.
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
PT Asuransi Allianz Life Indonesia PT Asuransi Allianz Life Indonesia
Pada tanggal 26 November 2008, Bank On 26 November 2008, the Bank entered into an
melakukan perjanjian (“PKS”) dengan agreement (“PKS”) with PT Asuransi Allianz Life
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”), Indonesia (“Allianz”), a third party, to cover the
pihak ketiga, untuk melindungi Bank dari risiko Bank from the mortality risk of pension loan
kematian atas debitur kredit pensiunan dengan
asuransi jiwa. Perjanjian Kerjasama ini debtors through life insurance. The insurance
mencakup 2 bagian (asuransi untuk debitur agreement consists of 2 sections (insurance for
Kredit Pensiun sebelum tanggal 1 Desember pension loan debtors before 1 December 2008
2008 dan asuransi untuk debitur Kredit Pensiun and insurance for pension loan debtors since
sejak tanggal 1 Desember 2008) dan berlaku 1 December 2008 onwards) and is effective for
hingga 5 (lima) tahun sejak tanggal perjanjian, 5 (five) years since the date of the agreement,
dan kemudian dengan sendirinya diperbaharui and shall then be automatically renewed for
untuk jangka waktu berikutnya masing-masing further successive periods of each of 5 (five)
5 (lima) tahun atau sebagaimana disepakati years or as mutually agreed by both parties.
bersama oleh para pihak.
120
556 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 559
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (lanjutan) PT Asuransi Allianz Life Indonesia (continued)
Pada tanggal 1 April 2013 dilakukan perubahan On 1 April 2013, the PKS has been amended in
atas PKS yang dibuat dalam bentuk PKS Induk the form of Master Agreement (Bancassurance
(Perjanjian Bancassurance untuk Kegiatan Agreement for Referral Activities) and Sub PKS
Referensi) dan PKS turunan yang dibuat untuk which were provided for each product of Pension
masing-masing produk Kredit Pensiun dan Loan and Employee Loan.
Kredit Pegawai.
Sesuai Perjanjian Kerja Sama As per Agreement No.020/RLBPM/V/2022 dated
No.020/RLBPM/V/2022 pada tanggal 20 June 2022 Bank and Allianz started new
20 Juni 2022 Bank dan Allianz mulai scheme insurance product for Pension Loan.
memberlakukan skema produk asuransi yang
baru untuk Kredit Pensiun.
Dengan mulai berlakunya produk asuransi With the implementation of this Pension Loan
Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk insurance product, referencing existing Pension
asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak Loan insurance product will be discontinued
dilakukan lagi sejak tanggal 1 Juli 2022, namun starting from 1 July 2022. Existing Pension Loan
masih digunakan untuk perlindungan debitur insurance still cover the debtors existed before
yang sudah ada sebelum 1 Juli 2022. 1 July 2022.
PT Avrist Assurance PT Avrist Assurance
Pada tanggal 23 Juni 2011 Bank melakukan On 23 June 2011, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Avrist Assurance agreement with PT Avrist Assurance (“Avrist”), a
(“Avrist”), pihak ketiga, untuk melindungi Bank third party, to cover the Bank from the risk of
dari risiko kerugian tidak tertagihnya kredit uncollectible pensioners loan. The agreement is
pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini berlaku effective for one year and shall then be
selama satu tahun dan kemudian dengan automatically renewed for further successive
sendirinya diperbaharui untuk jangka waktu periods of each of one year or as mutually
berikutnya masing-masing satu tahun atau agreed by both parties.
sebagaimana disepakati bersama oleh kedua
belah pihak.
Pada tanggal 17 September 2015, Bank dan On 17 September 2015, Bank and Avrist agreed
Avrist sepakat untuk memperluas kerja sama to expand the agreement for Active Employee
untuk Kredit Pegawai Aktif dan kerja sama Loan and this agreement was last emphasized
tersebut ditegaskan terakhir pada on 17 September 2019.
17 September 2019.
Sesuai Perjanjian Kerja Sama As per Agreement No.017/RLBPM/III/2023 and
No.017/RLBPM/III/2023 dan No.018/RLBPM/III/2023 dated 1 February 2023
No.018/RLBPM/III/2023 pada tanggal Bank and Avrist started new scheme insurance
1 Februari 2023 Bank dan Avrist mulai product for Pension Loan.
memberlakukan skema produk Asuransi yang
baru untuk Kredit Pensiun.
Dengan mulai berlakunya produk asuransi With the implementation of this Pension Loan
Kredit Pensiun ini pemberian referensi produk insurance product, referencing existing Pension
asuransi Kredit Pensiun yang lama sudah tidak Loan insurance product will be discontinued
dilakukan lagi sejak tanggal 1 Februari 2023, starting from 1 February 2023. Existing Pension
namun masih digunakan untuk perlindungan
debitur yang sudah ada sebelum Loan insurance still cover the debtors existed
1 Februari 2023. before 1 February 2023.
121
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 557
Page 560
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
12. PINJAMAN YANG DIBERIKAN DAN 12. LOANS AND SHARIA FINANCING/ RECEIVABLES
PEMBIAYAAN/PIUTANG SYARIAH (lanjutan) (continued)
m. Perjanjian dengan perusahaan asuransi m. Agreements with insurance companies
(lanjutan) (continued)
PT Heksa Solution Insurance PT Heksa Solution Insurance
Pada tanggal 22 Juni 2023, Bank melakukan On 22 June 2023, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Heksa Solution Insurance agreement with PT Heksa Solution Insurance
(“Heksa”) sesuai Perjanjian Kerja Sama (“Heksa”) as per agreement
No.037/RLBSA/VI/2023, pihak ketiga, untuk No.037/RLBSA/VI/2023, a non-related party, to
melindungi Bank dari risiko kerugian tidak cover the Bank from the risk
tertagihnya kredit pensiunan dan kredit pegawai. of uncollectible pension loan and employee loan.
Perjanjian Kerjasama ini berlaku sampai salah The agreement is effective untill either party
satu pihak menghendaki sebaliknya atau wishes otherwise or required by the regulation.
dikehendaki sesuai ketentuan yang belaku.
PT Asuransi Jiwa Generali PT Asuransi Jiwa Generali
Pada tanggal 22 Juni 2011, Bank melakukan On 22 June 2011, the Bank entered into an
perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Generali agreement with PT Asuransi Jiwa Generali
(“Generali”), pihak ketiga, untuk melindungi (“Generali”), a third party, to cover the Bank from
Bank dari risiko kerugian tidak tertagihnya kredit the risk of uncollectible pension loans. The
pensiunan. Perjanjian Kerjasama ini berlaku agreement is effective for one year and shall then
selama satu tahun dan kemudian dengan be automatically renewed for further successive
sendirinya diperbaharui untuk jangka waktu periods of each of one year or as mutually agreed
berikutnya masing-masing satu tahun atau by both parties.
sebagaimana disepakati bersama oleh kedua
belah pihak.
Pada tanggal 9 Oktober 2015, Bank juga On 9 October 2015, the Bank also entered into an
melakukan perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa agreement with PT Asuransi Jiwa Generali
Generali (“Generali”), pihak ketiga, untuk (“Generali”), a third party, to cover the Bank from
melindungi Bank dari risiko kredit dari pinjaman the credit risk of active employee loans.
pegawai aktif.
Perjanjian kerjasama ini berlaku selama lima The agreement is effective for five years and will
tahun dan kemudian secara otomatis akan be automatically extended for the next five years
diperpanjang untuk 5 tahun berikutnya atau or may be terminated earlier as agreed by both
dapat dihentikan lebih awal sebagaimana parties. The agreement is expired on 9 October
disepakati bersama oleh kedua belah pihak. 2025.
Perjanjian kerjasama ini telah berakhir pada
tanggal 9 Oktober 2025.
PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk
Pada tanggal 12 Januari 2022, Bank melakukan On 12 January 2022, the Bank entered an
perjanjian dengan PT Asuransi Jiwa Sinarmas agreement with PT Asuransi Jiwa Sinarmas
MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), pihak ketiga, MSIG Tbk (“Sinarmas MSIG”), a non-related
untuk melindungi Bank dari risiko kredit party, to cover the Bank from the risk
dari Kredit Pemilikan Rumah. Perjanjian of uncollectible mortgage loan. The agreement is
kerjasama ini berlaku selama tiga tahun dan effective for three years and can be
sewaktu-waktu dapat ditinjau kembali oleh reviewed whenever necessary by both
masing-masing pihak. Perjanjian kerja sama ini parties. The agreement was launched at
mulai diimplementasikan pada tanggal 24 March 2022. The agreement is expired on
24 Maret 2022. Perjanjian kerjasama ini telah 12 January 2025.
berakhir pada tanggal 12 Januari 2025.
n. Pinjaman yang diberikan dan n. Restructured loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah yang financing/receivables
direstrukturisasi
Jumlah pinjaman yang diberikan dan Total restructured loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah yang telah receivables based on OJK grading was disclosed
direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK in Note 49.
diungkapkan pada Catatan 49.
122
558 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 561
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN 13. FINANCING RECEIVABLES
Piutang pembiayaan dari PT Oto Multiartha dan Financing receivables from PT Oto Multiartha and
PT Summit Oto Finance pada tanggal 31 Desember PT Summit Oto Finance as of 31 December 2025
2025 dan 2024 setelah penyesuaian nilai wajar and 2024 after fair value adjustment due to the
dampak dari akuisisi (sesuai catatan 1f) adalah impact of the acquisition (as per Notes 1f) are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Piutang pembiayaan yang dibiayai
sendiri 38,702,072) 37,431,575) Self financing
Bagian pembiayaan yang dibiayai
bersama pihak berelasi without Share in joint financing with related party
recourse 1,363,379) 1,226,292) without recourse
Piutang pembiayaan – bruto 40,065,451) 38,657,867) Gross financing receivables
Pendapatan pembiayaan konsumen
yang belum diakui (9,688,421) (9,225,245) Unearned consumer financing income
Piuatang pembiayan – sebelum Financing receivables – before allowance
cadangan kerugian penurunan nilai 30,377,030) 29,432,622) for impairment losses
Dikurangi: Cadangan kerugian
penurunan nilai (3,644,300) (1,970,930) Less: Allowance for impairment losses
Jumlah 26,732,730) 27,461,692) Total
Tingkat suku bunga efektif setahun: Effective interest rate per annum:
31 Desember/December
2025 2024
Mobil 16.60% 17.63% Cars
Motor 26.99% 27.48% Motorcycles
Berdasarkan jenis objek pembiayaan: By type of financing object:
31 Desember/December
2025 2024
Mobil 14,739,187 15,013,816 Cars
Motor 15,637,843 14,418,806 Motorcycles
Jumlah 30,377,030 29,432,622 Total
Entitas Anak memberikan kontrak pembiayaan The Subsidiaries extend financing contracts with
dengan jangka waktu 1 tahun sampai dengan 5 terms ranging from 1 year to 5 years.
tahun.
Untuk memastikan kelancaran penyelesaian To ensure settlement of consumer financing
piutang pembiayaan konsumen yang diberikan, receivables, the customers of Subsidiaries give the
konsumen Entitas Anak memberikan Bukti Certificates of Ownerhip (BPKB) of the motor
Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) atas vehicles financed.
kendaraan bermotor yang dibiayai.
Piutang pembiayaan pada tanggal 31 Desember Financing receivables as of 31 December 2025 and
2025 dan 2024 masing-masing sebesar 2024 amounting to Rp 4,187,725 and
Rp 4.187.725 dan Rp 4.862.626, dijadikan sebagai Rp 4,862,626, respectively, were pledged as
jaminan atas pinjaman yang diterima (Catatan 23). collateral for borrowings (Notes 23).
Informasi mengenai sisa periode sampai dengan Information regarding remaining period to
tanggal jatuh tempo diungkapkan pada Catatan 45. maturity date was disclosed in Notes 45.
123
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 559
Page 562
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCING RECEIVABLES (continued)
Berdasarkan Tahap By stage
Berikut adalah ringkasan perubahan nilai tercatat The following summarizes the movement of the
piutang pembiayaan yang diberikan (sebelum carrying amount of financing receivables (before
penyisihan kerugian kredit ekspektasian) dengan allowance for expected credit losses) based on
klasifikasi biaya perolehan diamortisasi berdasarkan stages during the years ended
tahap (stage) selama tahun - tahun yang berakhir 31 December 2025 and 2024:
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 23,950,182) 854,113) 4,628,327) 29,432,622) Beginning balances
Transfer ke Tahap 1 75,717) (69,474) (6,243) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (721,530) 723,272) (1,742) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (2,233,386) (564,331) 2,797,717) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali 227,639) 6,862) 149,366) 383,867) measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh 18,416,575) -) -) 18,416,575) originated
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan -) -) (3,494,207) (3,494,207) Write-off during the year
Piutang pembiayaan yang Financing receivables that
telah dilunasi (13,739,471) (392,095) (398,023) (14,529,589) have been repaid
Lain-lain 67,616) 27,024) 73,122) 167,762) Others
Saldo akhir 26,043,342) 585,371) 3,748,317) 30,377,030) Ending balances
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal -)) -)) -)) -)) Beginning balances
Penambahan atas akuisisi 23,702,467 1,152,477 3,451,194 28,306,138 Addition due to acquisition
Transfer ke Tahap 1 (9,700) 11,184) (1,484) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 59,527) (60,163) 636) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (2,494,914) (70,615) 2,565,529) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali 2,402,565) 271,070) 37,311) 2,710,946) measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh 10,500,706) -) -) 10,500,706) originated
Piutang pembiayaan yang Financing receivables that
telah dilunasi (10,169,750) (413,862) (191,957) (10,775,569) have been repaid
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan -) -) (1,148,583) (1,148,583) Write-off during the year
Lain-lain (40,719) (35,978) (84,319) (161,016) Others
Saldo akhir 23,950,182) 854,113) 4,628,327) 29,432,622) Ending balances
Lain-lain termasuk penyesuaian nilai wajar dampak Others include fair value adjustments due to the
dari akuisisi dan amortisasi dari nilai wajar tersebut. impact of the acquisitions and amortization of the
Estimasi masa manfaat adalah 18 - 31 bulan. fair value. Estimated useful life is 18 - 31 months.
124
560 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 563
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
13. PIUTANG PEMBIAYAAN (lanjutan) 13. FINANCING RECEIVABLES (continued)
Berdasarkan Tahap (lanjutan) By stage (continued)
Perubahan penyisihan kerugian penurunan nilai The movement of allowance for impairment losses
atas piutang pembiayaan selama tahun-tahun yang of financing receivables during the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024 was as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal (312,821) (87,393) (1,570,716) (1,970,930) Beginning balances
Transfer ke Tahap 1 (7,711) 5,939) 1,772) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 37,757) (38,212) 455) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 795,645) 364,506) (1,160,151) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali* (436,028) (304,451) (4,010,921) (4,751,400) measurements*
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh (416,178) -) -) (416,178) originated
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan -) -) 3,494,208) 3,494,208) Write-off during the year
Saldo akhir (339,336) (59,611) (3,245,353) (3,644,300) Ending balances
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal -) -) -) -) Beginning balances
Penambahan atas akuisisi (352,305)) (121,316) (1,220,042) (1,693,663) Addition due to acquisition
Transfer ke Tahap 1 898) (1,495) 597) -) Transfer to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 28,259) (27,875) (384) -) Transfer to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 310,908) 42,279) (353,187) -) Transfer to Stage 3
Perubahan bersih pada Net changes in
eksposur dan exposures and
pengukuran kembali 63,361) 21,014) (1,146,283) (1,061,908) measurements
Piutang pembiayaan yang New financing receivables
baru diperoleh (363,942) -) -) (363,942) originated
Penghapusbukuan selama
tahun berjalan -) -) 1,148,583) 1,148,583) Write-off during the year
Saldo akhir (312,821) (87,393) (1,570,716) (1,970,930) Ending balances
*Termasuk dalam perubahan bersih pada eksposur adalah Included in the net change in exposure is the impact on changes*
dampak perubahan estimasi pada perhitungan KKE dan in estimates used to calculate the ECL and management overlay.
overlay manajemen
Manajemen yakin bahwa jumlah penyisihan Management believes that the allowance for
kerugian penurunan nilai yang dibentuk telah cukup. impairment losses is adequate.
125
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 561
Page 564
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
14. BEBAN DIBAYAR DIMUKA 14. PREPAYMENTS
31 Desember/December
2025 2024
Asuransi kredit 484,148 679,889 Loans insurance
Pemeliharaan dan pembaharuan TI 152,366 139,272 IT maintenance and renewal
Promosi 113,352 105,609 Promotion
Sewa bangunan 95,033 83,730 Building rental
Mitra bisnis kredit pensiun 93,950 16,325 Pension loan business partner
Beban lisensi dibayar dimuka 21,694 25,485 Prepaid license fee
Lainnya 17,626 24,956 Others
978,169 1,075,266
Beban dibayar dimuka lainnya termasuk asuransi Other prepayments primarily includes bank
restrukturisasi perbankan, beban dibayar dimuka untuk restructurisation insurance, prepayments for life
asuransi jiwa, tunjangan perumahan, asuransi uang insurance, housing allowance, cash insurance,
tunai, asuransi kesehatan karyawan dan asuransi employee health insurance and building insurance.
gedung.
15. PERPAJAKAN 15. TAXATION
a. Klaim pengembalian pajak a. Claims for tax refund
31 Desember/December
2025 2024
Bank Bank
Klaim pengembalian pajak - 2016 101 10,358 Claim for tax refund - 2016
Klaim pengembalian pajak - 2017 8,008 8,008 Claim for tax refund - 2017
Klaim pengembalian pajak - 2020 22,688 - Claim for tax refund - 2020
Klaim pengembalian pajak - 2021 3,544 3,544 Claim for tax refund - 2021
Klaim pengembalian pajak - 2022 2,471 6,905 Claim for tax refund - 2022
Pajak penghasilan badan - 2024 309,934 309,934 Corporate income tax - 2024
Pajak lainnya 95 95 Other taxes
346,841 338,844
Entitas anak Subsidiary
Klaim pengembalian pajak - 2016 119,461 119,461 Claim for tax refund - 2016
Klaim pengembalian pajak - 2017 21,402 21,402 Claim for tax refund - 2017
Klaim pengembalian pajak - 2019 17,835 17,835 Claim for tax refund - 2019
Klaim pengembalian pajak - 2020 7,066 7,066 Claim for tax refund - 2020
Klaim pengembalian pajak - 2021 10,319 - Claim for tax refund - 2021
Klaim pengembalian pajak - 2022 21,322 21,322 Claim for tax refund - 2022
Pajak penghasilan badan - 2025 24,163 - Corporate income tax - 2025
221,568 187,086
568,409 525,930
b. Utang pajak b. Taxes payable
31 Desember/December
2025 2024
Pajak penghasilan badan: Corporate income taxes:
Bank Bank
- Pasal 25 23,903 45,090 Article 25 -
- Pasal 29 5,847 - Article 29 -
Entitas anak Subsidiary
- Pasal 25 27,066 9,710 Article 25 -
- Pasal 29 2,251 23,370 Article 29 -
59,067 78,170
Dipindahkan 59,067 78,170 Carry forward
126
562 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 565
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
b. Utang pajak (lanjutan) b. Taxes payable (continued)
31 Desember/December
2025 2024
Pindahan 59,067 78,170 Carried forward
Pajak lainnya: Other taxes:
Bank Bank
- Pasal 23, 26 dan 4(2) 92,995 97,785 Article 23, 26 and 4(2) -
- Pasal 21 6,773 8,353 Article 21 -
- Pajak pertambahan nilai 6,159 10,637 Value added tax -
Entitas anak Subsidiary
- Pasal 23, 26 dan 4(2) 22,360 14,096 Article 23, 26 and 4(2) -
- Pasal 21 14,177 10,521 Article 21 -
- Pajak pertambahan nilai 5,330 6,298 Value added tax -
147,794 147,690
206,861 225,860
c. Beban pajak penghasilan c. Income tax expense
31 Desember/December
2025 2024
Pajak penghasilan: Income taxes:
- Kini Current -
Bank 277,180) 204,267) Bank
Entitas anak 358,278) 291,843) Subsidiary
- Penyesuaian terhadap beban Adjustment to prior -
pajak tahun-tahun sebelumnya tax expense
Bank 53) 100) Bank
- Tangguhan – Pembentukan Deferred – Origination of temporary -
perbedaan temporer differences
Bank (1,801) 306,144) Bank
Entitas anak (272,212) 75,736) Subsidiary
Estimasi dampak penyesuaian nilai Elimination the impact of
wajar 21,958) 26,143) fair value adjustment
Jumlah beban pajak penghasilan 383,456) 904,233) Total income tax expenses
Rekonsiliasi antara laba akuntansi The reconciliation between consolidated
konsolidasian sebelum pajak penghasilan dikali accounting profit before income tax multiplied by
tarif pajak yang berlaku dengan beban pajak the prevailing tax rate and consolidated income
penghasilan konsolidasian adalah sebagai tax expense was:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba akuntansi konsolidasian sebelum Consolidated accounting profit before
pajak penghasilan 281,327) 4,120,473) income tax
Ditambah: Add:
Pendapatan dividen 484,545) 422,706) Dividend income
765,872) 4,543,179)
Tarif pajak 22%) 22%) Tax rate
Pajak dihitung dengan tarif pajak 168,493) 999,500) Tax calculated at tax rate
Perbedaan permanen dengan tarif pajak Permanent differences at tax rate:
- Bank (106,005) (92,561) Bank -
- Entitas anak 19,525) (2,806) Subsidiary -
Penyesuaian atas aset pajak tangguhan Adjustment to deferred tax assets
atas rugi fiskal yang tidak diakui* 301,390) -) for unrecognized fiscal loss*
Penyesuaian terhadap beban pajak tahun- Adjustments to prior year’s
tahun sebelumnya 53) 100) tax expense
Beban pajak penghasilan konsolidasian 383,456) 904,233) Consolidated income tax expense
*Akan kadaluarsa pada tahun 2030 Will be expired in 2030*
127
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 563
Page 566
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
c. Beban pajak penghasilan (lanjutan) c. Income tax expense (continued)
Rekonsiliasi antara laba akuntansi konsolidasian The reconciliation between consolidated
sebelum pajak penghasilan dan penghasilan accounting profit before income tax and taxable
kena pajak Bank adalah sebagai berikut: income of the Bank was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Laba akuntansi konsolidasian sebelum Consolidated accounting profit before
pajak penghasilan 281,327) 4,120,473) income tax
Ditambah (dikurangi): Add (less):
Pendapatan dividen 484,545) 422,706) Dividend income
Laba Entitas Anak sebelum pajak
penghasilan 967,688) (1,802,398) Subsidiary’s profit before income tax
Laba akuntansi sebelum pajak Accounting profit before income
penghasilan (Bank saja) 1,733,560) 2,740,781) tax (Bank only)
Perbedaan temporer: Temporary differences:
Penyisihan kerugian aset produktif - Allowance for impairment losses on
pinjaman yang diberikan (64,204) (1,021,375) earning assets - loans
Modifikasi arus kas kontraktual Modification of loans contractual
pinjaman yang diberikan -) (294,907) cash flows
Beban penyusutan 83,604) (2,920) Depreciation expenses
Bonus direksi (12,066) 8,277) Bonus for directors
Beban atas imbalan pascakerja (4,729) (98,128) Post-employment benefit expenses
Akrual, bonus, tantiem dan imbalan Accruals, bonus, tantiem and other
jangka panjang lainnya 5,580) 17,486) long-term - employee benefits
Jumlah perbedaan temporer 8,185) (1,391,567) Total temporary differences
Perbedaan permanen: Permanent differences:
Beban/(penghasilan) yang tidak
dapat dikurangkan/dikenakan - Non-deductible/(non-taxable)
pajak - bersih (481,839) (420,726) expenses/incomes - net
Penghasilan kena pajak Bank 1,259,906) 928,488) Taxable income of the Bank
d. Perhitungan beban pajak kini dan d. The computation of current tax expense and
kekurangan pembayaran pajak penghasilan corporate income tax underpayment was as
badan adalah sebagai berikut: follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Penghasilan kena pajak: Taxable income:
Bank 1,259,906) 928,488 Bank
Entitas Anak 1,628,535) 1,326,558 Subsidiary
2,888,441) 2,255,046
Beban pajak kini: Current tax expense:
Bank 277,180) 204,267 Bank
Entitas Anak 358,278) 291,843 Subsidiary
635,458) 496,110
Dikurangi: Less:
Pajak dibayar dimuka pasal 25: Prepaid taxes article 25:
Bank 271,332) 514,201 Bank
Entitas Anak 372,188) 258,966 Subsidiary
643,520) 773,167
(Kelebihan) kekurangan pembayaran Corporate income tax
pajak penghasilan badan (over) under payment
pasal (28) 29: article (28) 29:
Bank 5,848) (309,934) Bank
Entitas anak (13,910) 32,877) Subsidiary
(8,062) (277,057)
128
564 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 567
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
e. Sesuai dengan peraturan perpajakan di e. Under the taxation laws of Indonesia, the Group
Indonesia, Grup menghitung dan calculates and submits individual company tax
melaporkan/menyetorkan pajak untuk setiap returns (submission of consolidated income tax
perusahaan sebagai suatu badan hukum yang computation is not allowed) on a
terpisah (pelaporan pajak penghasilan self-assessment basis. The tax authorities may
konsolidasian tidak diperbolehkan) assess/amend taxes within the statute of
berdasarkan sistem self-assessment. Fiskus limitations under prevailing regulations.
dapat menetapkan/mengubah pajak-pajak
tersebut dalam jangka waktu tertentu sesuai
peraturan yang berlaku.
Manajemen mempertahankan posisi Management vigorously defends the Group’s tax
perpajakan Grup yang diyakini berdasarkan positions which are believed to be grounded on
pada teknik dasar yang kuat, sesuai dengan sound technical basis, in compliance with the tax
peraturan perpajakan dan upaya manajemen regulations and management’s efforts to
dalam mengantisipasi kemungkinan risiko anticipate possible future tax exposure.
timbulnya pajak di masa depan.
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The above calculation of income tax for the year
tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2025 was a preliminary
31 Desember 2025 di atas adalah suatu estimate made for accounting purposes.
perhitungan sementara yang dibuat untuk
tujuan akuntansi.
Laba kena pajak yang diperoleh dari laba Taxable income which was obtained from
sebelum pajak secara komersial setelah commercial profit before tax after fiscal
dilakukan koreksi fiskal sesuai dengan correction in accordance with applicable tax
ketentuan perpajakan yang berlaku akan regulation will be the basis for calculating and
menjadi dasar dalam perhitungan dan preparing the Bank’s and Subsidiaries’ Annual
pengisian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Corporate Income Tax Returns (SPT).
PPh Badan Bank dan Entitas Anak.
Peraturan Menteri Keuangan No.136 Tahun Minister of Finance Regulation No. 136 Year
2024 (“PMK-136/2024”) tentang ”Pengenaan 2024 (“MOF-136/2024”) regarding “Imposition of
Pajak Minimum Global Berdasarkan Global Minimum Tax Based on International
Kesepakatan Internasional” telah diundangkan Agreement” was enacted on 31 December 2024
tanggal 31 Desember 2024 dan berlaku efektif and effective starting 1 January 2025. The
1 Januari 2025. Peraturan tersebut regulation imposes Global Minimum Tax under
memberlakukan Pajak Minimum Global BEPS 2.0 Pillar Two framework.
berdasarkan kerangka kerja BEPS 2.0 Pilar
Dua.
Grup telah melakukan penilaian terhadap pajak The Group has conducted an assessment
tambahan minimum global berdasarkan regarding the global minimum top up tax under
peraturan perpajakan Pilar Dua, untuk tahun Pillar Two tax legislation for 2025 fiscal year
Pajak 2024 yang berakhir di 31 Maret 2025 ended 31 March 2025. There is no additional tax
untuk level group. Tidak ada kewajiban pajak obligation for Constituent Entities in the
tambahan untuk Entitas Konsituen untuk Jurisdiction of Indonesia, as they have an
Yurisdiksi di Indonesia, karena memiliki Tingkat Effective Tax Rate ("ETR") exceeding 15%.
Pajak Efektif (”ETR”) melebihi 15%.
SMBCI sebagai Entitas Konstituen juga telah SMBCI as Constituent Entity has conducted an
melakukan penilaian terkait pajak tambahan assessment regarding the global minimum
minimum global berdasarkan peraturan pajak top¬up tax under the Pillar Two tax legislation
Pilar Dua dan menegaskan bahwa berdasarkan and confirmed that based on the most recent
informasi terbaru yang tersedia mengenai information available regarding the financial
kinerja keuangan entitas konstituen dari Grup performance of the constituent entities of SMBCI
SMBCI, Indonesia memenuhi salah satu Uji Group, Indonesia meets one of the Transitional
Safe Harbour CbCR Transisional, yang menilai CbCR Safe Harbour Tests, deeming the entities
entitas di Indonesia tidak memiliki kewajiban in Indonesia do not having a top-up tax liability
pajak tambahan berdasarkan aturan Pilar Dua under the relevant Pillar Two rules as of
yang relevan per 31 Desember 2025. 31 December 2025"
Perhitungan perpajakan untuk tahun yang Tax calculation for the year ended
berakhir 31 Desember 2024 sesuai dengan 31 December 2024 is in accordance with Bank’s
SPT tahunan Bank. annual tax return (SPT).
129
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 565
Page 568
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan f. Deferred tax assets (liabilities)
Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan Details of deferred tax assets (liabilities) of the
Grup adalah sebagai berikut: Group was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Dikreditkan
(Dibebankan) ke Dikreditkan
laba rugi/ (Dibebankan) ke
Saldo awal/ Credited ekuitas/
Beginning (Charged) to Credited (Charged) Saldo akhir/
balance profit or loss to equity Ending balance
Bank Bank
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment
atas aset keuangan 43,196) (14,125) -) 29,071) losses on financial assets
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 72,447) 4,765) -) 77,212) benefits
Post-employment
Imbalan pascakerja dan imbalan benefits and other long-term
kerja jangka panjang 3,414) (1,130) 25,075) 27,359) employee benefits
(Keuntungan) kerugian yang belum Unrealized (gains) losses
direalisasi dari efek-efek yang on securities measured at
diukur pada nilai wajar melalui fair value through other
penghasilan komprehensif lain (3,500) -) (9,185) (12,685) comprehensive income
Fixed assets (including
Aset tetap (termasuk aset hak guna) (53,506) 18,060) -) (35,446) right-of-use assets)
Liabilitas sewa 58,959) 333) -) 59,292) Lease liabilities
Lain-lain 8,026) (6,102) -) 1,924) Others
Aset (liabilitas) pajak tangguhan – Deferred tax assets
bersih 129,036) 1,801) 15,890) 146,727) (liabilities)- net
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bank BTPN Syariah Tbk 226,709) (7,312) (3,835) 215,562) PT Bank BTPN Syariah Tbk
PT Oto Multiartha 3,796) 143,959) 21,448) 169,203) PT Oto Multiartha
PT Summit Oto Finance 53,406) 135,565) 47,298) 236,269) PT Summit Oto Finance
Aset (liabilitas) pajak tangguhan – Deferred tax assets
bersih 283,911) 272,212) 64,911) 621,034) (liabilities)- net
Eliminasi dampak penyesuaian nilai Elimination the impact of
wajar (42,544) (21,958) (64,502) fair value adjustment
Total aset (liablitas) pajak Total deferred tax assets
370,403) 703,259)
tangguhan - bersih (liabilities)- net
130
566 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 569
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan (lanjutan) f. Deferred tax assets (liabilities) (continued)
Rincian dari aset (liabilitas) pajak tangguhan Details of deferred tax assets (liabilities) of the
Grup adalah sebagai berikut: (lanjutan) Group was as follows: (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Dikreditkan Dikreditkan
Penambahan (Dibebankan) (Dibebankan) ke
Saldo atas akuisisi/ ke laba rugi/ ekuitas/
awal/ Addition Credited Credited Saldo akhir/
Beginning due to (Charged) to (Charged) to Ending
balance acquisition profit or loss equity balance
Bank Bank
Cadangan kerugian
penurunan nilai atas aset Allowance for impairment
keuangan 267,898) -) (224,702) -) 43,196) losses on financial assets
Modifikasi arus kas kontraktual Modification of loans
pinjaman yang diberikan 64,880) -) (64,880) -) -) contractual cash flows
Short-term employee
Imbalan kerja jangka pendek 71,047) -) 1,400) -) 72,447) benefits
Imbalan pascakerja dan Post-employment
imbalan kerja jangka benefits and other long-term
panjang 28,178) -) (21,094) (3,670) 3,414) employee benefits
(Keuntungan) kerugian yang
belum direalisasi dari efek- Unrealized (gains) losses
efek yang diukur pada nilai on securities measured at
wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain (790) -) -) (2,710) (3,500) comprehensive income
Aset tetap (termasuk aset hak Fixed assets (including
guna) (59,948) -) 6,442) -) (53,506) right-of-use assets)
Liabilitas sewa 66,043) -) (7,084) -) 58,959) Lease liabilities
Lain-lain 4,252) -) 3,774) -) 8,026) Others
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets
tangguhan – bersih 441,560) -) (306,144) (6,380) 129,036) (liabilities)- net
Entitas Anak Subsidiaries
PT Bank BTPN Syariah Tbk 273,592) -) (44,156) (2,727) 226,709) PT Bank BTPN Syariah Tbk
PT Oto Multiartha -) 9,344) 1,368) (6,916) 3,796) PT Oto Multiartha
PT Summit Oto Finance -) 93,919) (32,948) (7,565) 53,406) PT Summit Oto Finance
Aset (liabilitas) pajak Deferred tax assets
tangguhan – bersih 273,592) 103,263) (75,736) (17,208) 283,911) (liabilities)- net
Eliminasi dampak Elimination the impact of
penyesuaian nilai wajar -) 17,252 (59,796) (42,544) fair value adjustment
Total aset (liablitas) pajak Total deferred tax assets
715,152) 370,403)
tangguhan - bersih (liabilities)- net
g. Surat ketetapan pajak g. Tax assessment letters
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), BSMI had the
1.b), BSMI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun pajak 2017 Fiscal year 2017
Pada tanggal 4 Februari 2021, Bank menerima On 4 February 2021, the Bank received tax audit
surat pemberitahuan pemeriksaan pajak untuk notice for fiscal year 2017. On 9 August 2022, the
tahun pajak 2017. Pada tanggal 9 Agustus Directorate General of Taxes issued
2022, Direktorat Jenderal Pajak mengeluarkan Underpayment Tax Assessment Letter (SKPKB)
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) amounting to Rp 8,074 along with Tax
untuk seluruh jenis pajak dengan jumlah Collection Letter (STP) amounting to
sebesar Rp 8.074, dan Surat Tagihan Pajak Rp 1.5. The Bank has paid the amount on
(STP) sebesar Rp 1,5. Atas SKPKB tersebut 7 September 2022. The Bank has submitted tax
Bank telah melakukan pembayaran seluruhnya objection letter on 7 November 2022 amounting
pada tanggal 7 September 2022. Bank telah to Rp 8,008.
mengajukan permohonan surat keberatan
pajak pada tanggal 7 November 2022 dengan
jumlah Rp 8.008.
131
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 567
Page 570
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessment letters (continued)
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), BSMI had the
1.b), BSMI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
Tahun pajak 2017 (lanjutan) Fiscal year 2017 (continued)
Pada tanggal 31 Agustus 2023, DJP telah On 31 August 2023, DJP has issued objection
mengeluarkan surat keputusan penolakan decision letter which rejected Bank’s objection.
keberatan. Pada tanggal 29 November 2023 On 29 November 2023, the Bank has submitted
Bank mengajukan surat banding atas appeal letter against such decsion letter to the tax
keputusan keberatan tersebut ke pengadilan court.
pajak.
Pada tanggal 20 November 2025, Pengadilan On 20 November 2025, the Tax Court announced
Pajak mengumumkan Keputusan yang the Decision granting all the Bank's application
mengabulkan seluruh permohonan banding for all tax cases.
yang diajukan Bank untuk seluruh jenis pajak
Pada tanggal 5 Desember 2025, Bank On 5 December 2025, the Bank received the Tax
menerima hasil Keputusan Pengadilan Pajak Court Decision for all tax cases. The Bank is
untuk semua kasus pajak. Saat ini Bank sedang currently awaiting tax refunds from DJP.
menunggu pengembalian pajak dari DJP.
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), SMBCI had the
1.b), SMBCI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun pajak 2016 Fiscal year 2016
Pada tanggal 28 Januari 2021, DJP On 28 January 2021, DGT issued an
menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang underpayment tax assessment (SKPKB)
Bayar (SKPKB) sebesar Rp 13.155. Pada amounting to Rp 13,155. On 26 April 2021, the
tanggal 26 April 2021, Bank mengajukan Bank submited an objection letter on the SKPKB
keberatan atas SKPKB tersebut kepada DJP. to the DGT.
Pada tanggal 10 Maret 2022, Direktorat On 10 March 2022, the Directorate General of
Jenderal Pajak telah menerbitkan 2 (dua) Taxes has issued 2 (two) decision regarding tax
putusan sehubungan dengan keberatan atas objection of tax assessment letter (SKPKB) which
SKPKB yang diajukan sebelumnya, adapun the Bank has applied, the result of the decision
hasil keputusan mengabulkan sebagian grants part of the objection therefore the amount
keberatan sehingga pajak yang terhutang yang of tax payable is reduced from
sebelumnya Rp 13.155 menjadi Rp 10.358, Rp 13,155 to Rp 10,358, with regards to the
atas keputusan ini, Bank mengajukan proses objection decision, the Bank has applied for
banding pada pengadilan pajak yang appeal process in tax court on 8 June 2022.
telah disampaikan pada tanggal
8 Juni 2022.
Pada tanggal 26 Maret 2025, Bank menerima On 26 March 2025, the Bank received a tax
putusan pajak atas kasus banding. Hasil dari decision regarding the appeal case, in which the
putusan banding tersebut menerima sebagian outcome of the appeal decision accepted part of
besar dengan nominal sebesar Rp 10.255. it with an amount of Rp 10,255.
Pada 6 Mei 2025, Bank telah menerima On 6 May 2025, the Bank has received the tax
pengembalian pajak untuk PPh Pasal 4(2) refund for Inc. Tax Art 4(2) for amounting to Rp
sebesar Rp 629 , sedangkan untuk PPh Badan 629 while for the Corporate Income Tax has
telah diterima pada 15 Mei 2025 sebesar been received on 15 May 2025 for amounting to
Rp 9.627. Rp 9,627.
132
568 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 571
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessment letters (continued)
Sebelum penggabungan usaha (Catatan Before the merger (Note 1.b), SMBCI had the
1.b), SMBCI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
Tahun pajak 2016 (lanjutan) Fiscal year 2016 (continued)
Pada 18 Juni 2025, DJP mengajukan On 18 June 2025, DGT submit Judicial Review to
Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung Supreme Court in regards with the Corporate
terkait Pajak Penghasilan Badan Tahun 2016. Income Tax FY2016. Bank received the Memory
Bank menerima Memori Peninjauan Kembali of Judicial Review on 2 July 2025 which been
pada 2 Juli 2025 yang dikirimkan oleh sent by Tax Court on 1 July 2025. Bank has to
Pengadilan Pajak pada 1 Juli 2025. Bank harus submit the Contra Memory of Judicial Review at
menyampaikan Kontra Memori Peninjauan the latest on 30 July 2025 to the tax court.
Kembali selambat-lambatnya pada 30 Juli 2025
ke pengadilan pajak .
Pada 25 Juli 2025, Bank telah menyampaikan On 25 July 2025, Bank has submitted the Contra
Kontra Memori Peninjauan Kembali oleh Memory of Judicial Review by Directorate
Direktorat Jenderal Pajak kepada Mahkamah General of Taxes to Supreme Court.Until now
Agung. sampai saat ini Bank menunggu Bank is awaiting for the announcement of the
pengumuman Putusan Mahkamah Agung. Supreme Court Decision.
Setelah penggabungan usaha (Catatan 1.b), After the merger (Note 1.b), SMBCI had the
SMBCI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments:
sebagai berikut:
Tahun Pajak 2022 Fiscal Year 2022
Pada tanggal 19 Maret 2024, Kantor Pajak On 19 March 2024, Tax office issued a Corporate
menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Income Tax Determination Letter (SKPLB) to
Bayar (SKPLB) PPh Badan sebesar Rp 26.542 amounting to Rp 26,542 and Value added Tax
dan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar PPN Determination letter amounting of Rp 1,328 and
sebesar Rp 1.328 dan Pajak Penghasilan other income tax amounting to Rp 290 and VAT
lainnya sebesar Rp 290 serta Surat Tagihan Tax Bill (STP) amounting of Rp 25.
Pajak (STP) PPN sebesar Rp 25.
Pada tanggal 4 Juni 2024, Bank telah On 4 June 2024, the Bank has paid such tax
melakukan pembayaran pajak atas surat assessment letter (SKPKB).
ketetapan pajak kurang bayar (SKPKB)
tersebut.
Pada tanggal 7 Juni 2024, Bank mengajukan On 7 June 2024, the Bank submited objection
keberatan atas surat ketetapan pajak di atas. letters on the tax assesssments.
Pada tanggal 4 Maret 2025, Bank telah On 4 March 2025, the Bank has received a
menerima putusan keberatan, adapun hasil decision on objections, as a result of the decision
keputusan mengabulkan sebagian keberatan granting part of the objection to Corporate Income
PPh Badan sebesar Rp 31.347, PPN sebesar Tax amounting to Rp 31,347, VAT amounting to
Rp 1.979 dan mengabulkan seluruhnya Rp 1,979 and grant the entire Income Tax Article
PPh Pasal 4(2) sebesar Rp 288. 4(2) amounting to Rp 288.
Pada 2 Juni 2025, Bank mengajukan surat On 2 June 2025, Bank submitted appeal letters to
banding ke Pengadilan Pajak terhadap surat Tax Court against Corporate Income Tax and
keputusan keberatan Pajak Penghasilan Badan Value Added Tax Period February, March, April
dan Pajak Pertambahan Nilai untuk periode and May objection decision letters.
Februari, Maret, April, dan Mei.
Pada tanggal 24 Desember 2025, Pengadilan On 24 December 2025, the Court announced its
mengumumkan Keputusan mengabulkan decision granting the Bank's request.
permohonan Bank.
Saat ini, Bank sedang menunggu keputusan The Bank is currently awaiting an official decision
resmi yang dikeluarkan oleh pengadilan pajak. from the tax authority.
133
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 569
Page 572
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)
g. Surat ketetapan pajak (lanjutan) g. Tax assessment letters (continued)
Setelah penggabungan usaha (Catatan 1.b), After the merger (Note 1.b), SMBCI had the
SMBCI memiliki surat ketetapan pajak following tax assessments: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
Tahun Pajak 2021 Fiscal Year 2021
Pada tanggal 9 Desember 2024, Bank telah On 9 December 2024, Bank has received Tax
menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Assessment Letter on Corporate Income Tax,
atas PPh Badan, Pemotongan PPh Pasal 4 ayat Withhodling Tax article 4 (2) and Value Added
(2) dan Pajak Pertambahan Nilai. Pada tanggal Tax. On 19 December 2024, Bank has paid the
19 Desember 2024, Bank telah membayar tax underpayment for amounting to Rp 3,684.
kurang bayar pajak sebesar Rp 3.684.
On 7 March 2025, the Bank submitted objection
Pada tanggal 7 Maret 2025, Bank mengajukan letters on the tax assesssments.
keberatan atas surat ketetapan pajak di atas.
Bank menerima Keputusan Keberatan yang The Bank received the Objection Decision was
diterbitkan pada tanggal 15 Desember 2025 issued on 15 December 2025, for Corporate
untuk PPh Badan, 4 Desember 2025 untuk Income Tax, on 4 December 2025, for Final
Pajak Final, 5 Desember 2025 untuk PPN Income Tax, on 5 December 2025, for VAT for the
Periode Juni 2021, dan untuk PPN periode June 2021 period, and on 8 December 2025, for
September dan November 2021, diterbitkan VAT for the September and November 2021
pada tanggal 8 Desember 2025. periods.
Bank berencana akan mengajukan surat The Bank plan to submit a tax appeal letters for
permohonan banding atas surat keputusan di the above decisions.
atas.
Tahun Pajak 2020 Fiscal Year 2020
Pada tanggal 7 Maret 2025, Bank telah On 7 March 2025, Bank received Notification for
menerima surat perintah pemeriksaan pajak Tax Audit for year 2020.
untuk tahun 2020.
Pada tanggal 27 October 2025, Direktorat On 27 October 2025, the Directorate General of
Jenderal Pajak mengeluarkan Surat Ketetapan Taxes issued a Tax Underpayment Assessment
Pajak Kurang Bayar (SKPKB) untuk seluruh Letter (SKPKB) for all types of taxes amounting
jenis pajak dengan jumlah sebesar Rp 29.140 to Rp 29,140 for Corporate Income Tax
yaitu untuk PPh Badan sebesar Rp 21.058 dan amounting to Rp 21,058 and Article 23 Income
PPh Pasal 23 sebesar Rp 180 dan PPh Pasal Tax amounting to Rp 180 and Article 26 Income
26 sebesar Rp 1.703 dan PPh Pasal 4(2) Tax amounting to Rp 1,703 and Article 4(2)
sebesar Rp 3 serta PPN sebesar Rp 6.195 Atas Income Tax amounting to Rp 3 and VAT
SKPKB tersebut Bank telah melakukan amounting to Rp 6,195. The Bank has made full
pembayaran seluruh SKPKB pada tanggal payment of the SKPKB on 26 November 2025.
26 November 2025.
Bank berencana akan mengajukan surat The Bank plan to submit a tax objection letter
permohonan keberatan pajak atas SKPKB. against the SKPKB.
Tahun Pajak 2024 Fiscal Year 2024
Pada bulan September 2025, Bank telah On September 2025, Bank has received Tax
menerima Surat Pemberitahuan Pemeriksaan Audit Notification Letter.
Pajak.
Sampai saat ini proses pemeriksaan sedang Until now, the tax audit process is still on going.
berlangsung.
134
570 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 573
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP 16. FIXED ASSETS
Aset tetap terdiri dari: Fixed assets consist of the following:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Saldo awal/ Pengukuran Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan Reklasifikasi/ kembali/ Ending
balance Additions / Deductions Reclassification Remeasurement balance
Model revaluasi Revaluation model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 1,049,011) -) -) (26,113)* - 1,022,898) Land
Model biaya Cost model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 28,023) -) -) -) - 28,023) Land
Gedung 468,977) 2,670) (658) 24,030* - 495,019) Buildings
Kendaraan bermotor 511,340) 53,109) (51,634) (36,290)** - 476,525) Motor vehicles
Perlengkapan kantor 1,960,652) 89,895) (156,336) 115,544***) - 2,009,755) Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement 647,116) 21,572) (35,805) 9,806) - 642,689) improvement
Aset dalam Construction in
pembangunan 36,295) 139,764) (22,364) (137,853) - 15,842) progress
3,652,403) 307,010) (266,797) (24,763) - 3,667,853)
Aset hak guna 1,356,733) 155,945) (92,694) -) 109,916 1,529,900) Right-of-use assets
6,058,147) 462,955) (359,491) (50,876) 109,916 6,220,651)
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Gedung (334,183) (20,080) 658) 4,089*) - (349,516) Buildings
Kendaraan bermotor (257,124) (66,030) 50,348) -) - (272,806) Motor vehicles
Perlengkapan kantor (1,645,296) (154,159) 155,323) -) - (1,644,132) Office equipments
Leasehold
Leasehold improvement (608,589) (46,990) 35,805) -) - (619,774) improvement
(2,845,192) (287,259) 242,134) 4,089) - (2,886,228)
Aset hak guna (928,533) (191,997) 91,698) -) - (1,028,832) Right-of-use assets
(3,773,725) (479,256) 333,832) 4,089) - (3,915,060)
2,284,422) 2,305,591)
Nilai buku bersih Net book value
*) Termasuk reklasifikasi aset tetap Bank yang terdiri atas tanah dan bangunan Included reclassification of the Bank’s fixed assets consisting of *)
ke aset lain-lain dengan nilai buku sebesar Rp 27.070. land and building to other assets with book value amounted Rp 27,070
**) Reklasifikasi aset tetap Entitas anak yang terdiri atas kendaraan bermotor ke Reclassification of the Subsidiaries’ fixed assets consisting of motor vehicles **)
aset lain-lain dengan nilai buku sebesar Rp 36.290. to other assets with book value amounted Rp 36,290
***) Termasuk reklasifikasi aset tetap Bank anak yang terdiri atas perlengkapan Included reclassification of the Bank’s fixed assets consisting of ***)
kantor dari aset takberwujud dengan nilai buku sebesar Rp 16.573. office equipments from intangible assets with book value amounted Rp 16,573
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Penambahan
dari akuisisi/
Saldo awal/ Additions Saldo akhir/
Beginning from Penambahan/ Pengurangan Reklasifikasi/ Revaluasi/ Ending
balance acquisition Additions / Deductions Reclassification Revaluation balance
Model revaluasi Revaluation model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 1,041,197) - - - -) 7,814 1,049,011 Land
Model biaya Cost model
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah - 28,765 - (742) -) - 28,023 Land
Gedung 418,901) 40,885 623 (2,413) 10,981) - 468,977 Buildings
Kendaraan
bermotor 254,306) 328,068 33,841 (117,344) 12,469* - 511,340 Motor vehicles
Perlengkapan
kantor 1,476,348) 430,217 78,871 (87,780) 62,996** - 1,960,652 Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement 589,914) 71,999 22,079 (40,715) 3,839) - 647,116 improvement
Aset dalam Construction in
pembangunan 43,875) - 91,915 (29,829) (69,666) - 36,295 progress
2,783,344) 899,934 227,329 (278,823) 20,619) - 3,652,403
Right-of-use
Aset hak guna 1,215,709) 218,561 149,359 (226,896) -) - 1,356,733 assets
5,040,250) 1,118,495 376,688 (505,719) 20,619) 7,814 6,058,147
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Gedung (287,315) (30,998) (18,223) 2,353 -) - (334,183) Buildings
Kendaraan
bermotor (167,309) (69,523) (63,360) 43,068 -) - (257,124) Motor vehicles
Perlengkapan
kantor (1,216,486) (350,491) (165,315) 86,996 -) - (1,645,296) Office equipments
Leasehold Leasehold
improvement (543,069) (63,393) (42,708) 40,581 -) - (608,589) improvement
(2,214,179) (514,405) (289,606) 172,998 -) - (2,845,192)
Right-of-use
Aset hak guna (778,259) (144,141) (197,217) 191,084 -) - (928,533) assets
(2,992,438) (658,546) (486,823) 364,082 -) - (3,773,725)
2,047,812) 2,284,422
Nilai buku bersih Net book value
*) Reklasifikasi aset tetap Entitas anak yang terdiri atas kendaraan bermotor ke Reclassification of the Subsidiaries’ fixed assets consisting of motor vehicles *)
aset lain-lain dengan nilai buku sebesar Rp 12.469 to other assets with book value amounted Rp 12,469
**) Termasuk reklasifikasi aset tetap Bank anak yang terdiri atas perlengkapan Included reclassification of the Bank’s fixed assets consisting of **)
kantor dari aset takberwujud dengan nilai buku sebesar Rp 8.150. office equipments from intangible assets with book value amounted Rp 8,150
135
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 571
Page 574
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Rincian keuntungan penjualan aset tetap adalah Detail of the gain on sale of fixed assets was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Hasil atas penjualan aset tetap 8,536) 41,720) Proceeds from sale of fixed assets
Nilai buku bersih (1,230) (23,170) Net book value
Keuntungan penjualan aset tetap 7,306) 18,550) Gains on sale of fixed assets
Aset hak-guna meliputi transaksi sewa yang The right-of-use assets include the Bank’s lease
dilakukan Bank dimana Bank menyewa bangunan transactions whereby the Bank leases buildings for
untuk ruang kantor. Sewa ruang kantor secara its office. The leases of office space typically run for
umum berlaku untuk periode 3 - 10 tahun. a period of 3 - 10 years. Some leases include an
Beberapa sewa termasuk opsi untuk option to renew the lease for an additional period of
memperbaharui periode sewa dengan tambahan the same duration after the end of the contract term.
durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Bank The Bank also leases vehicles and equipment with
juga menyewa kendaraan dan peralatan dengan contract terms of 2 - 5 years, apartments, and
periode kontrak 2 - 5 tahun, apartemen dan rumah employee residences with contract terms of 2 years
dinas dengan periode kontrak 2 tahun, dan and IT equipment and machinery with contract terms
peralatan IT dan mesin dengan periode kontrak of 3 - 5 years.
3 - 5 tahun.
Aset hak-guna juga meliputi transaksi sewa yang The right-of-use assets also include the Subsidiary’s
dilakukan Entitas Anak dimana Entitas Anak lease transactions whereby the Subsidiary
menyewa bangunan untuk ruang kantor. Sewa leases buildings for its office. The leases of
ruang kantor secara umum berlaku untuk periode office space typically run for a period of
3 - 10 tahun. Beberapa sewa termasuk opsi untuk 3 - 10 years. Some leases include an option to renew
memperbaharui periode sewa dengan tambahan the lease for an additional period of the same
durasi yang sama setelah kontrak berakhir. Entitas duration after the end of the contract term. The
Anak juga menyewa kendaraan dan peralatan Subsidiary also leases vehicles and equipment with
dengan periode kontrak 3 - 5 tahun dan peralatan contract terms of 3 - 5 years and IT equipment and
IT dan mesin dengan periode kontrak 3 - 5 tahun. machinery with contract terms of 3 - 5 years.
Aset dalam pembangunan pada tanggal Assets under construction as of 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing and 2024 amounted to Rp 15,842 and
sebesar Rp 15.842 dan Rp 36.295 merupakan Rp 36,295, respectively, related to buildings that
gedung yang disewa dari pihak ketiga dan masih were rented from third parties but was still in the
dalam tahap renovasi dan perlengkapan kantor renovation progress and office equipments that were
yang masih dalam tahap konstruksi. Konstruksi still under construction. Those constructions are
tersebut diperkirakan akan selesai pada tahun estimated to be completed in 2026 with current
2026 dengan persentase penyelesaian adalah percentages of completion between 1% - 83% as of
antara 1% - 83% pada tanggal 31 Desember 2025 31 December 2025 (31 December 2024: 15% - 93%).
(31 Desember 2024: 15% - 93%).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of 31 December 2025 and 2024, fixed assets,
tetap, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada except for land, have been insured by the third party
perusahaan asuransi pihak ketiga (disajikan insurance companies (presented at sum insured):
sebesar nilai pertanggungan):
31 Desember/December
2025 2024
PT Asuransi MSIG Indonesia 786,107 820,156 PT Asuransi MSIG Indonesia
PT Asuransi Sinar Mas 222,373 213,247 PT Asuransi Sinar Mas
PT Zurich General Takaful Indonesia 180,846 180,846 PT Zurich General Takaful Indonesia
PT Asuransi Tokio Marine 229 2,602 PT Asuransi Tokio Marine
Jumlah 1,189,555 1,216,851 Total
Nilai buku untuk aset yang diasuransikan pada The book value of the assets insured as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- 31 December 2025 and 2024 is Rp 541,162 and
masing sebesar Rp 541.162 dan Rp 540.474. Rp 540,474, respectively.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the year ended 31 December 2025,the Bank’s
31 Desember 2025, terdapat aset tetap Bank yang fixed assets consisting of land and building were
terdiri atas tanah dan bangunan telah direklasifikasi reclassified as abandoned property with book value
ke properti terbengkalai dengan nilai buku sebesar amounted Rp 27,070.
Rp 27.070.
136
572 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 575
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan The Group believes that the insurance coverage is
asuransi cukup untuk menutup kemungkinan kerugian adequate to cover possible losses arising from the
dari aset tetap tersebut. fixed assets.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank melakukan As of 31 December 2025, the Bank performed a review
peninjauan kembali atas masa manfaat, metode on useful life, depreciation method and residual value
penyusutan dan nilai residu aset tetap dan of fixed assets and concluded that a change in the
menyimpulkan bahwa diperlukan perubahan untuk useful life of Network and Server which previously had
masa manfaat atas Network dan Server yang a useful life of 4 years to 6 years. The change was
merupakan kelompok aset Inventaris Kantor yang made because the Bank’s management concluded
sebelumnya memiliki masa manfaat selama 4 tahun that the the asset group could still capable of providing
menjadi 6 tahun. Perubahan tersebut dilakukan karena future economic benefits as long as vendor support is
manajemen Bank melihat bahwa kelompok aset available, which is generally provided for 6 years.
tersebut masih dapat terus digunakan selama masih
menerima support dari vendor yang pada umumnya
masih diberikan selama 6 tahun.
Perubahan estimasi umur manfaat ini merupakan This change in estimated useful lives represent a
perubahan estimasi akutansi dan diterapkan secara change in accounting estimate and had been applied
prospektif sesuai dengan PSAK 208 Kebijakan prospectively in accordance with PSAK 208
Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Accounting Policies, Changes in Accounting Estimate,
Kesalahan. Dengan demikian, perubahan tersebut and Errors. Therefore, this change has no impact on
tidak berdampak terhadap laporan keuangan periode the financial statements of prior peiods.
sebelumnya.
Sebagai dampak dari perpanjangan umur manfaat As a result of the extension of the useful lives of the
aset tersebut, beban penyusutan pada periode assets, depreciation expenses for the current and
berjalan dan periode mendatang akan menurun atas future periods will decrease for Network and Server
aset Network dan Server yang merupakan kelompok assets, which are part of the Office Inventory asset
aset Inventaris Kantor. Dampak pada nilai beban group. The impact on the previously recorded
penyusutan yang sudah dibukukan sebelumnya dan depreciation expense that needs to be adjusted
perlu dilakukan penyesuaian sebesar Rp 973. amounts to Rp 973.
Pada tanggal 31 Desember 2025, Entitas Anak As of 31 December 2025, the Subsidiaries performed
melakukan peninjauan kembali atas masa manfaat, a review on useful life, depreciation method and
metode penyusutan dan nilai residu aset tetap dan residual value of fixed assets and concluded that no
menyimpulkan bahwa tidak diperlukan perubahan atas change in these method and assumptions was
metode dan asumsi tersebut. necessary.
Pada tanggal 31 Desember 2024, Grup melakukan As of 31 December 2024, the Group performed a
peninjauan kembali atas masa manfaat, metode review on useful life, depreciation method and residual
penyusutan dan nilai residu aset tetap dan value of fixed assets and concluded that no change in
menyimpulkan bahwa tidak diperlukan perubahan atas these method and assumptions was necessary.
metode dan asumsi tersebut.
Penyusutan aset tetap untuk tahun-tahun yang The depreciation of fixed assets for the periods ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024 amounting to
masing-masing sebesar Rp 287.259 dan Rp 289.606 Rp 287,259 and Rp 289,606, was charged to general
dibebankan pada beban umum dan administrasi and administrative expenses (Note 37).
(Catatan 37).
Penyusutan aset hak guna untuk tahun-tahun yang The depreciation of right-of-use asset for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ended 31 December 2025 and 2024 amounting to
masing-masing sebesar Rp 191.997 dan Rp 197.217 Rp 191,997 and Rp 197,217, respectively, was
dibebankan pada beban umum dan administrasi charged to general and administrative expenses
(Catatan 37). (Note 37).
137
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 573
Page 576
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025, aset tetap yang As of 31 December 2025, fixed assets that have been
sudah disusutkan penuh namun masih digunakan fully depreciated but were still in use to support the
untuk menunjang aktivitas operasi Grup adalah Group’s operational activities amounted to
sebesar Rp 2.262.855 (31 Desember 2024: Rp 2,262,855 (31 December 2024: Rp 2,140,637).
Rp 2.140.637).
Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat The Group’s management believes that there was no
indikasi adanya penurunan nilai atas aset tetap pada indication of impairment in the value of fixed assets as
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. of 31 December 2025 and 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of 31 December 2025 and 2024, there was no fixed
terdapat aset tetap yang digunakan sebagai jaminan asset pledged as collateral and no limitation on the
dan semua aset tetap tidak dibatasi kepemilikannya. ownership of fixed assets.
Revaluasi tanah Revaluation of land
Penilaian terakhir atas tanah terakhir dilakukan oleh The latest valuations of land were last perfomed by the
Bank untuk periode berakhir 30 September 2023 oleh Bank for the period ended 30 September 2023 by
KJPP Susan Widjojo dan Rekan, penilai properti KJPP Susan Widjojo dan Rekan, an external
independen eksternal yang telah terdaftar di OJK, independent property appraiser which are registered
yang memenuhi kualifikasi profesional dan with OJK, who fulfills the professional qualifications
berpengalaman di lokasi dan kategori aset yang and experience in the location and category of the
dinilai, dengan nomor laporan 00341/2.0068- assets being valued, with report number
00/PI/07/0525/1/XII/2023 tanggal 7 Desember 2023. 00341/2.0068-00/PI/07/0525/1/XII/2023 dated 7
December 2023.
Penilaian atas tanah dilakukan oleh Entitas Anak The valuations of land were perfomed by Subsidiary
pada tahun 2024 oleh KJPP Susan Widjojo dan for period 2024 by KJPP Susan Widjojo dan Rekan, an
Rekan, penilai properti independen eksternal yang external independent property appraiser which are
telah terdaftar di OJK, yang memenuhi kualifikasi registered with OJK, who fulfills the professional
profesional dan berpengalaman di lokasi dan kategori qualifications and experience in the location and
aset yang dinilai. Dilakukan pembukuan atas surplus category of the assets being valued. The surplus on
revaluasi aset tanah pada tahun 2024. revaluation of land recorded in 2024.
Penilaian dilakukan berdasarkan POJKRI No. Valuations were performed based on POJKRI No.
28/POJK.04/2021 tentang Penilaian dan Penyajian 28/POJK.04/2021 about Valuation and Presentation of
Laporan Penilaian Properti di Pasar Modal, serta Property Valuation Reports in the Capital Market, as
Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian well as the Indonesian Appraisal Code of Ethics and
Indonesia Edisi VII tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII- Indonesian Valuation Standards VII Edition 2018
2018). Metode penilaian yang dipakai adalah metode (KEPI & SPI VII Edition-2018). The valuation method
data pasar. Elemen-elemen yang digunakan dalam used was market value approach. Elements used in
perbandingan data untuk menentukan nilai wajar aset data comparison to determine fair value of assets,
antara lain: among others were as follows:
a) Jenis dan hak yang melekat pada properti a) Types and rights attached to the property
b) Karakteristik tanah b) Land characteristics
c) Kondisi pasar c) Market condition
d) Kondisi ekonomi d) Economy condition
e) Letak dan waktu e) Location and time
138
574 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 577
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
16. ASET TETAP (lanjutan) 16. FIXED ASSETS (continued)
Revaluasi tanah (lanjutan) Revaluation of land (continued)
Nilai wajar ditentukan dengan menggunakan Fair values are determined using the following
hierarki dan input-input yang digunakan dalam hierarchy of input used in the valuation techniques for
teknis penilaian untuk aset non-keuangan: non-financial assets:
- Level 1: Input yang berasal dari harga kuotasian - Level 1: Inputs that are derived from quoted prices
(tanpa penyesuaian) dalam pasar aktif untuk aset (unadjusted) in active markets for identical assets.
yang identik.
- Level 2: Input selain harga kuotasian pasar dalam - Level 2: Inputs other than quoted market price
level 1 yang dapat diobservasi baik secara langsung included in level 1 that are observable either directly
maupun tidak langsung. or indirectly.
- Level 3: Input yang tidak dapat diobservasi. - Level 3: Inputs that are unobservable
Pengukuran nilai wajar diatas dikategorikan sebagai The above fair value measurement has been
nilai wajar Level 2 berdasarkan input-input dalam categorized as Level 2 fair value based on the inputs
teknik penilaian yang digunakan. to the valuation technique used.
Selisih penilaian kembali tanah pada tanggal The differences arising on land of revaluation as of
31 Desember 2024 dicatat sebagai keuntungan 31 December 2024 were recorded as gain on
revaluasi aset tetap dan disajikan pada penghasilan revaluation of fixed assets and presented in other
komprehensif lain sebesar Rp 7.814. Sampai comprehensive income amounting to Rp 7,814,
dengan 31 Desember 2024, terdapat reklasifikasi respectively. Until 31 December 2024, there were
revaluasi aset tetap ke saldo laba sebesar reclassification from revaluation of fixed assets to
Rp 19.179 yang disebabkan oleh penjualan aset retained earnings of Rp 19,179 caused by sale of
terbengkalai. Pada tanggal 31 Desember 2025, abandoned assets. As of 31 December 2025, there is
tidak terdapat perubahan revaluasi aset tetap. no changes in land of revaluation.
Jumlah harga perolehan tanah Grup pada tanggal The acquisition cost of the Group’s land as of
31 Desember 2025 dan 2024 sebesar Rp 79.519. 31 December 2025 and 2024 amounting to
Rp 79,519.
17. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL 17. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification* balance
Harga perolehan Cost
Piranti lunak 4,559,707) 141,590) (158,151) 220,971) 4,764,117) Software
Pengembangan piranti lunak 151,692) 211,705) (514) (237,544) 125,339) Software development
Merek dagang 61,060) -) -) -) 61,060) Trademarks
Hubungan pelanggan 325,061) -) -) -) 325,061) Customer relationship
Total aset takberwujud 5,097,520) 353,295) (158,665) (16,573) 5,275,577) Total intangible assets
Goodwill 1,098,209) -) -) -) 1,098,209) Goodwill
Akumulasi amortisasi Accumulated amortization
Piranti lunak (3,339,258) (424,203) 158,151) -) (3,605,310) Software
Merek dagang (2,290) (3,053) -) -) (5,343) Trademarks
Hubungan pelanggan (45,065) (60,086) -) -) (105,151) Customer relationship
(3,386,613) (487,342) 158,151) -) (3,715,804)
2,809,116) 2,657,982)
Nilai buku bersih Net book value
*) Reklasifikasi mengurangi nilai aset takberwujud dan menambah nilai aset tetap Reclassification deduction of intangible assets balance and *)
addition to fixed asset balances
139
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 575
Page 578
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
17. ASET TAKBERWUJUD DAN GOODWILL 17. INTANGIBLE ASSETS AND GOODWILL
(lanjutan) (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Penambahan Saldo
Saldo awal/ dari akuisisi/ akhir/
Beginning Additions from Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance acquisition Additions Deductions Reclassification* balance
Harga perolehan Cost
Piranti lunak 3,232,014) 986,055) 97,400) (81,138) 325,376) 4,559,707) Software
Pengembangan piranti
lunak 248,025) -) 237,193) -) (333,526) 151,692) Software development
Merek dagang -) 61,060) -) -) -) 61,060) Trademarks
Hubungan pelanggan -) 325,061) -) -) -) 325,061) Customer relationship
Total aset takberwujud 3,480,039) 1,372,176) 334,593) (81,138) (8,150) 5,097,520) Total intangible assets
Goodwill 61,116 1,037,093) -) -) -) 1,098,209) Goodwill
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Piranti lunak (2,451,771) (585,495) (376,585) 74,593) -) (3,339,258) Software
Merek dagang -) -) (2,290) -) -) (2,290) Trademarks
Hubungan pelanggan -) -) (45,065) -) -) (45,065) Customer relationship
(2,451,771) (585,495) (423,940) 74,593) -) (3,386,613)
Nilai buku bersih 1,089,384) 2,809,116) Net book value
*) Reklasifikasi mengurangi nilai aset takberwujud dan menambah nilai aset tetap Reclassification deduction of intangible assets balance and *)
addition to fixed asset balances
Sisa periode amortisasi untuk piranti lunak adalah The remaining amortization period of software is
1 sampai dengan 8 tahun. 1 to 8 years.
Goodwill merupakan selisih antara nilai perolehan Goodwill represents the difference between the cost of
dengan nilai wajar dari aset Entitas Anak yang acquisition and the fair value of Subsidiary’s assets
diakuisisi. acquired.
Pada 27 Maret 2024, terdapat penambahan merek On 27 March 2024, there is additional trademarks,
dagang, hubungan pelanggan, piranti lunak dan customer relationship, software and goodwill.
goodwill. Merek dagang, hubungan pelanggan dan Trademarks, customer relationship and software
piranti lunak berasal dari nilai valuasi atas akuisisi derived from valuation amount of acquisition of PT Oto
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance. Multiartha dan PT Summit Oto Finance. Goodwill
Goodwill merupakan selisih antara nilai perolehan represents the difference between the cost of
dengan nilai wajar dari aset PT Oto Multiartha dan PT acquisition and the fair value of PT Oto Multiartha and
Summit Oto Finance yang masing-masing diakuisisi PT Summit Oto Finance assets acquired by the Bank
oleh Bank sebesar 51%. amounted 51%, respectively.
Manajemen Grup berpendapat bahwa tidak terdapat The Group’s management believes that there was no
indikasi adanya penurunan nilai aset takberwujud dan impairment in the value of intangible assets and
goodwill pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. goodwill as of 31 December 2025 and 2024.
Amortisasi aset takberwujud untuk tahun-tahun yang The amortization of intangible assets for the periods
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 ended 31 December 2025 and 2024 amounted to
masing-masing sebesar Rp 487.342 dan Rp 487,342 and Rp 423,940, respectively, and was
Rp 423.940 dan dibebankan sebagai beban umum charged to general and administrative expenses (Note
dan administrasi (Catatan 37). 37).
140
576 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 579
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH 18. OTHER ASSETS – NET
31 Desember/December
2025 2024
Tagihan kredit lainnya 347,889) 306,328) Other credit receivables
Agunan yang diambil alih 283,303) 245,620) Foreclosed collaterals
Wesel ekspor lainnya 276,635) 260,408) Other export bills
Uang muka 176,733) 165,962) Advance payment
Jaminan kontrak 174,950) 159,467) Security deposits
Transaksi ATM dan transfer 59,183) 72,881) ATM transaction and transfer
Tagihan penyelesaian surat berharga 45,993) 85,780) Receivables from sales of securities
Properti terbengkalai 27,070) -) Abandoned property
Aset dimiliki untuk dijual 5,602) 11,352) Asset held for sale
Aset imbalan kerja -) 17,147) Employee benefit assets
Lain-lain 241,149) 284,614) Others
1,638,507) 1,609,959)
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan
nilai (157,077) (189,329) Less: Allowance for impairment losses
1,481,430) 1,420,630)
Tagihan kredit lainnya terdiri dari tagihan bunga Other credit receivables consist of overdue interest
yang masih tertunggak dari debitur sebelum receivables from debtors prior to restructuring and
restrukturisasi dan penalti keterlambatan bayar penalty for late payments of loans.
untuk pinjaman yang diberikan.
Wesel ekspor lainnya adalah tagihan yang timbul Other export bills are receivables from negotiation of
dari negosiasi dokumen wesel ekspor dalam export bills in usance L/C transactions which have
transaksi usance L/C yang belum diakseptasi. not been accepted.
Uang muka merupakan uang muka pembelian Advance payment consists of advances for purchace
inventaris, beban perjalanan dinas dan uang muka on office supplies, business trip allowances and other
operasional lainnya. operational advances.
Jaminan kontrak merupakan pembayaran atas uang Security deposits represent security deposits
jaminan sewa gedung, sewa IT dan setoran jaminan payment on building rent, IT rent and switching agent
lembaga switching untuk transaksi real time transfer. pre-fund deposits for real time transfer transactions.
Transaksi ATM dan transfer terdiri dari piutang atas ATM transaction and transfer consists of receivables
transaksi ATM dan transfer antar bank yang akan from ATM transaction and transfer from other banks
diselesaikan pada hari kerja berikutnya. that will be settled on the following working day.
Tagihan penyelesaian surat berharga merupakan Receivables from sales of securities represent
tagihan yang akan diterima dari pihak ketiga atas receivables from third parties for sales of securities
penjualan surat berharga yang belum diselesaikan which have not been settled at the end of the day.
pada akhir hari.
Aset imbalan kerja merupakan kelebihan Employee benefit assets derived from overfunding in
pendanaan pada aset program di mana terdapat plan asset program which provide future economic
manfaat ekonomik masa depan untuk entitas. benefit to the entity.
Lain-lain terdiri dari berbagai macam tagihan dari Others mainly consist of various receivables from
transaksi kepada pihak ketiga. transactions with third parties.
141
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 577
Page 580
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
18. ASET LAIN-LAIN – BERSIH (lanjutan) 18. OTHER ASSETS – NET (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset lain-lain Allowance for impairment losses for other assets as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dibentuk of 31 December 2025 and 2024 was made mainly
sebagian besar untuk tagihan kredit lainnya. made for other credit receivables. The movement of
Perubahan dalam cadangan kerugian penurunan the allowance for impairment losses for other assets
nilai aset lain-lain adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Saldo awal (189,329) (105,572) Beginning balance
Penambahan dari akuisisi -) (59,862) Addition due to acquisition
Pemulihan (penyisihan) selama Reversal (provision) during
tahun berjalan (Catatan 38) 22,228) (23,895) the year (Note 38)
Penghapusbukuan selama tahun berjalan 10,135) -) Write-off during the year
Lainnya (111) -) Others
Saldo akhir (157,077) (189,329) Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa cadangan yang Management believes that the allowance for losses
dibentuk cukup untuk menutup kemungkinan was adequate to cover impairment losses on other
kerugian akibat penurunan nilai aset lain-lain pada assets as of 31 December 2025 and 2024.
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
19. LIABILITAS SEGERA 19. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
Seluruh liabilitas segera dengan pihak ketiga. All obligations due immediately were to third parties.
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah: Rupiah:
Titipan transaksi surat berharga 42,104 20,771 Unsettled securities transaction
Hutang kepada pihak ketiga 12,873 15,935 Payables to third parties
Titipan bagi hasil deposito 2,666 2,142 Unsettled profit-sharing of time deposits
Titipan uang notaris 418 3,032 Unsettled notary transactions
Kiriman uang yang belum diselesaikan 212 45 Unsettled remittance transactions
Lain-lain 2,082 5,931 Others
60,355 47,856
Mata uang asing: Other currencies:
Titipan transaksi surat berharga 1,274 946 Unsettled securities transaction
Kiriman uang yang belum diselesaikan 23,366 96 Unsettled remittance transactions
24,640 1,042
84,995 48,898
Titipan transaksi surat berharga merupakan Unsettled securities transaction represent the
tampungan atas uang penjualan surat berharga payment of securities that have not been settled.
yang belum diselesaikan.
142
578 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 581
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
- Giro 28,817,277 25,495,855 Current accounts -
- Tabungan 23,307,003 18,955,433 Savings deposits -
- Deposito berjangka 43,286,645 49,265,819 Time deposit -
- Deposito on call 25,347,934 17,679,561 Deposits on call -
120,758,859 111,396,668
Pihak berelasi: Related parties:
- Giro 36,683 89,637 Current accounts -
- Tabungan 175,078 72,353 Savings deposits -
- Deposito berjangka 94,709 134,801 Time deposits -
- Deposito on call 6,000 25,000 Deposits on call -
312,470 321,791
121,071,329 111,718,459
Beban bunga yang masih harus dibayar 212,699 267,398 Accrued interest expenses
121,284,028 111,985,857
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2025 2024
Simpanan nasabah: Deposits from customers:
Rupiah 92,901,909 89,872,417 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 25,661,566 19,420,933 United States Dollar
Yen Jepang 1,715,577 1,903,548 Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 792,277 521,561 Other foreign currencies
121,071,329 111,718,459
Beban bunga yang masih harus dibayar 212,699 267,398 Accrued interest expenses
121,284,028 111,985,857
a. Giro a. Current accounts
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 15,953,069 16,496,150 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 11,330,126 7,386,936 United States Dollar
Yen Jepang 1,393,221 1,565,974 Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 177,544 136,432 Other foreign currencies
28,853,960 25,585,492
Beban bunga yang masih harus
dibayar 1,548 1,986 Accrued interest expenses
28,855,508 25,587,478
Giro Wadiah yang dikelola oleh Entitas Anak Wadiah current account managed by Subsidiary
masing-masing sebesar Rp 42.562 dan amounted to Rp 42,562 and Rp 6,792 as of
Rp 6.792 pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 December 2025 and 2024, respectively.
2024.
143
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 579
Page 582
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
a. Giro (lanjutan) a. Current accounts (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata giro per tahun: The average interest rate per annum for current
accounts:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 1.64% 2.04% Rupiah
Mata uang asing 1.76% 1.66% Foreign currencies
Saldo giro yang diblokir masing-masing Total current accounts which were blocked
sebesar Rp 1.151.999 dan Rp 455.495 pada amounted to Rp 1,151,999 and Rp 455,495 as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024, respectively. The
Pemblokiran giro sebagian besar dikarenakan blocking of current accounts is mainly because
giro tersebut diperuntukkan sebagai akun the current accounts are designated as escrow
tampungan untuk cicilan pinjaman yang accounts for loan installments and as collaterals
diberikan dan sebagai agunan pinjaman yang for loans.
diberikan.
b. Tabungan b. Saving deposits
Berdasarkan jenis: By type:
31 Desember/December
2025 2024
Tabungan “Jenius” 19,250,307 13,832,695 “Jenius” Savings
Tabungan “Tepat Tabungan “Tepat Tabungan Kelompok Syariah”
Kelompok Syariah” 2,183,103 2,062,460 Savings
Tabungan “Citra Pensiun” 1,271,032 2,281,503 “Citra Pensiun” Savings
Tabungan “Se To” 593,588 647,240 “Se To” Savings
Tabungan “Pasti” 107,171 131,140 “Pasti” Savings
Tabungan “Tepat Tabungan” 53,376 55,559 “Tepat Tabungan” Savings
Lain-lain 23,504 17,189 Others
23,482,081 19,027,786
Beban bunga yang masih harus
dibayar 2,411 1,737 Accrued interest expenses
23,484,492 19,029,523
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2025 2024
Simpanan nasabah Deposits from customers
Rupiah 21,782,880 17,543,742 Rupiah
Dolar Amerikat Serikat 911,278 806,392 United States Dollar
Yen Jepang 306,899 315,975 Japanese Yen
Mata uang asing lainnya 481,024 361,677 Other foreign currencies
23,482,081 19,027,786
Beban bunga yang masih harus
dibayar 2,411 1,737 Accrued interest expenses
23,484,492 19,029,523
144
580 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 583
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Tabungan (lanjutan) b. Saving deposits (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata tabungan per Average interest rate per annum for saving
tahun: deposits:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 3.39% 2.56% Rupiah
Mata uang asing 1.54% 1.50% Foreign currencies
Saldo tabungan yang diblokir pada tanggal Total saving deposits which were blocked as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 31 December 2025 and 2024 amounted to
sebesar Rp 9.379.809 dan Rp 5.772.910. Rp 9,379,809 and Rp 5,772,910, respectively.
Pemblokiran tabungan sebagian besar The blocking of saving accounts is mainly
dikarenakan tabungan tersebut diperuntukkan because the saving accounts are designated as
sebagai dana nasabah yang tidak dapat ditarik customer funds that cannot be withdrawn until the
hingga tanggal jatuh tempo yang telah specified maturity date.
ditentukan.
c. Deposito berjangka c. Time deposits
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2025 2024
Deposito berjangka Time Deposits
Rupiah 39,464,772 42,661,896 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 3,774,902 6,705,975 United States Dollar
Dolar Singapura 122,724 23,452 Singapore dollar
Yen Jepang 7,971 9,297 Japanese Yen
Lainnya 10,985 - Others
43,381,354 49,400,620
Beban bunga yang masih harus
dibayar 165,679 194,118 Accrued interest expenses
43,547,033 49,594,738
Berdasarkan jangka waktu: By time period:
31 Desember/December
2025 2024
Hingga 1 bulan 19,448,067 23,320,389 Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 14,862,872 16,197,359 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 6,146,105 5,872,338 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 12 bulan 2,909,471 3,995,992 More than 6 - 12 months
Lebih dari 1 tahun 14,839 14,542 More than 1 year
43,381,354 49,400,620
Beban bunga yang masih harus
dibayar 165,679 194,118 Accrued interest expenses
43,547,033 49,594,738
145
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 581
Page 584
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
c. Deposito berjangka (lanjutan) c. Time deposits (continued)
Berdasarkan tingkat suku bunga: By interest rate:
31 Desember/December
2025 2024
Hingga 3% 606,667 1,466,679 Up to 3%
Lebih dari 3 - 5% 29,216,294 19,361,515 More than 3 - 5%
Lebih dari 5 - 7% 13,558,393 28,572,426 More than 5 - 7%
43,381,354 49,400,620
Beban bunga yang masih harus
dibayar 165,679 194,118 Accrued interest expenses
43,547,033 49,594,738
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average interest rate per annum for time
deposito: deposits:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 5.32% 5.30% Rupiah
Mata uang asing 4.11% 4.65% Foreign currencies
Saldo deposito berjangka yang diblokir atau Total time deposits blocked or pledged for
dijadikan jaminan kredit pada tanggal collaterals of loans as of 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, masing-masing 2024 amounted to Rp 1,293,211 and
sebesar Rp 1.293.211 dan Rp 503.134. Rp 503,134, respectively. The blocking of time
Pemblokiran deposito berjangka sebagian deposits is mainly because the time deposits are
besar dikarenakan deposito berjangka tersebut designated as collateral for loans and escrow
diperuntukkan sebagai agunan pinjaman yang accounts for loan installments.
diberikan dan sebagai akun tampungan untuk
cicilan pinjaman yang diberikan.
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
d. Deposito on call d. Deposits on call
Berdasarkan mata uang: By currency:
31 Desember/December
2025 2024
Deposito on call Deposits on call
Rupiah 15,701,188 13,170,629 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 9,645,260 4,521,630 United States Dollar
Yen Jepang 7,486 12,302 Japanese Yen
25,353,934 17,704,561
Beban bunga yang masih harus
dibayar 43,061 69,557 Accrued interest expenses
25,396,995 17,774,118
146
582 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 585
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
20. SIMPANAN NASABAH (lanjutan) 20. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
d. Deposito on call (lanjutan) d. Deposits on call (continued)
Tingkat suku bunga rata-rata per tahun untuk Average interest rate per annum for deposits on call:
deposito on call:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah 5.02% 5.19% Rupiah
Mata uang asing 3.63% 4.38% Foreign currencies
21. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga 841,831 58,472 Third parties
Pihak berelasi 3,637,817 699,242 Related parties
4,479,648 757,714
Beban bunga yang masih harus
dibayar 10,364 - Accrued interest expenses
4,490,012 757,714
a. Berdasarkan jenis: a. By type:
31 Desember/December
2025 2024
Giro 974,087 752,714 Current accounts
Deposito berjangka 32,311 5,000 Time deposits
Call money 3,473,250 - Call money
4,479,648 757,714
Beban bunga yang masih harus
dibayar 10,364 - Accrued interest expenses
4,490,012 757,714
Tidak ada saldo simpanan dari bank-bank lain There were no deposits from other banks which
yang diblokir atau dijadikan jaminan pada were blocked or pledged as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31 December 2025 and 2024.
b. Berdasarkan mata uang: b. By currency:
31 Desember/December
2025 2024
Dolar Amerika Serikat 3,401,700 - United States Dollar
Rupiah 1,006,398 757,714 Rupiah
Yuan China 71,550 - China Yuan
4,479,648 757,714
Beban bunga yang masih harus
dibayar 10,364 - Accrued interest expenses
4,490,012 757,714
147
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 583
Page 586
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
21. SIMPANAN DARI BANK-BANK LAIN (lanjutan) 21. DEPOSITS FROM OTHER BANKS (continued)
c. Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: c. Average interest rate per annum:
31 Desember/December
2025 2024
Rupiah Rupiah
Call money 5.89% 6.69% Call money
Deposito berjangka 4.20% 4.06% Time deposits
Giro 0.00% 0.00% Current accounts
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Call money 4.53% 6.06% Call money
d. Jangka waktu: d. Time period:
31 Desember/December
2025 2024
Sesuai permintaan 974,087 752,714 On demand
Kurang dari 1 bulan 1,734,200 - Less than 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 1,750,161 5,000 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 16,000 - More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 – 9 bulan 200 - More than 6 – 9 months
Lebih dari 1 tahun 5,000 - More than 1 year
4,479,648 757,714
Beban bunga yang masih harus
dibayar 10,364 - Accrued interest expenses
4,490,012 757,714
Informasi mengenai sisa periode sampai Information regarding remaining period to
dengan tanggal jatuh tempo diungkapkan pada maturity date was disclosed in Note 45.
Catatan 45.
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN 22. SECURITIES ISSUED
Utang obligasi Bonds payable
Peringkat/ 31 Desember/December
Rating 2025 2024
Nilai nominal: Nominal value:
Bank Bank
- Obligasi Berkelanjutan V Shelf Registered Bonds V -
Tahap I AAA(idn)* 355,060) 355,060) Phase I
- Obligasi Berkelanjutan V Shelf Registered Bonds V -
Tahap II AAA(idn)* 1,396,415) 1,396,415) Phase II
- Obligasi Berkelanjutan V Shelf Registered Bonds V -
Tahap III AAA(idn)* 816,050) -) Phase III
2,567,525) 1,751,475)
Entitas Anak Subsidiaries
- Obligasi Berkelanjutan I Oto Oto Multiartha Shelf
Multiartha Tahap I Tahun Registered Bonds I -
2023 idAAA** 500,000) 500,000) Phase I Year 2023
- Obligasi Berkelanjutan I Oto Oto Multiartha Shelf
Multiartha I Tahap II Tahun Registered Bonds I -
2024 idAAA** 444,730) 700,000) Phase II Year 2024
- Obligasi Berkelanjutan I Oto Oto Multiartha Shelf
Multiartha I Tahap III Tahun Registered Bonds I -
2025 idAAA** 800,000) -) Phase III Year 2025
- Obligasi Berkelanjutan I Oto Oto Multiartha Shelf
Multiartha I Tahap IV Registered Bonds I -
Tahun 2025 idAAA** 1,000,000) -) Phase IV Year 2025
Obligasi Berkelanjutan I Summit Summit Oto Finance Shelf
Oto Finance I Tahap I Registered Bonds I -
Tahun 2025 idAAA** 1,500,000) -) Phase I Year 2025
4,244,730) 1,200,000)
Dikurangi: Less:
Biaya emisi yang belum Unamortized bonds
diamortisasi (18,214) (11,551) issuance costs
6,794,041) 2,939,924)
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 29,416) 21,117 Accrued interest expenses
6,823,457) 2,961,041
*) Berdasarkan peringkat dari PT Fitch Ratings Indonesia *) Based on rating by PT Fitch Ratings Indonesia
**) Berdasarkan peringkat dari PT Pemeringkat Efek Indonesia **) Based on rating by PT Pemeringkat Efek Indonesia
148
584 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 587
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
Utang obligasi (lanjutan) Bonds payable (continued)
31 Desember/December
2025 2024
Utang obligasi sesuai dengan Bonds payable based on
jangka waktunya: time period:
Kurang dari 1 tahun - 255,270 Less than 1 year
1 – 3 tahun 3,542,720 429,705 1 – 3 years
Lebih dari 3 tahun 3,269,535 2,266,500 More than 3 years
6,812,255 2,951,475
Informasi lain mengenai utang obligasi pada tanggal Other information relating to bonds payable as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 was as follows:
Tingkat bunga
Nilai tetap/ Tanggal
nominal/ Fixed penerbitan/
Seri/ Nominal interest Date of Jatuh tempo/ Cicilan pokok obligasi/
Series value rate issuance Due date Bonds principal installment
Obligasi Berkelanjutan V Tahap I/Shelf Registered Bonds V Phase I:
Seri/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 114,755 7.00% 5 Juli/July 2024 5 Juli/July 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 240,305 7.10% 5 Juli/July 2024 5 Juli/July 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan V Tahap II/Shelf Registered Bonds V Phase II:
Seri/ 17 Desember/ 17 Desember/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 429,910 6.70% December 2024 December 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 17 Desember/ 17 Desember/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 966,505 6.95% December 2024 December 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan V Tahap III/Shelf Registered Bonds V Phase III:
Seri/ 2 September/ 2 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 670,650 6.10% September 2025 September 2028 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 2 September/ 2 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 145,400 6.20% September 2025 September 2030 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap I/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase I:
Seri/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 315,000 6.35% 7 Juli/July 2023 7 Juli/July 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 185,000 6.50% 7 Juli/July 2023 7 Juli/July 2028 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap II/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase II:
Seri/ 4 September/ 14 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 255,270 6.55% September 2024 September 2025 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 4 September/ 4 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 114,705 6.90% September 2024 September 2027 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 4 September/ 4 September/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series C 330,025 7.10% September 2024 September 2029 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap III/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase III:
Seri/ 27 Maret/ 7 April/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 438,300 6.40% March 2025 April 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 27 Maret/ 27 Maret/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 29,500 6.80% March 2025 March 2028 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 27 Maret/ 27 Maret/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series C 332,200 7.00% March 2025 March 2030 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Oto Multiartha Tahap IV/Oto Multiartha Shelf Registered Bonds I Phase IV:
Seri/ 18 Juni/ 18 Juni/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 300,000 7.00% June 2025 June 2028 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 18 Juni/ 18 Juni/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 700,000 7.20% June 2025 June 2030 tempo/Bullet payment on due date
Obligasi Berkelanjutan I Summit Oto Finance Tahap I/Summit Oto Finance Shelf Registered Bonds I Phase I:
Seri/ 25 Juni/ 5 Juli/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series A 581,500 6.55% June 2025 July 2026 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 25 Juni/ 25 Juni/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series B 548,400 7.35% June 2025 June 2028 tempo/Bullet payment on due date
Seri/ 25 Juni/ 25 Juni/ Pembayaran penuh pada saat jatuh
Series C 370,100 7.45% June 2025 June 2029 tempo/Bullet payment on due date
149
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 585
Page 588
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
Pembayaran bunga obligasi dilakukan setiap Bonds interests are paid every 3 months and bonds
3 bulan dan pembayaran pokok dilakukan pada saat principals are paid on the maturity date. The Group
jatuh tempo. Grup telah melakukan pembayaran has paid the bonds principal and interest based on
pokok dan bunga obligasi sesuai dengan jadwal. the schedule.
Bank Bank
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreements provide several negative
pembatasan yang harus dipenuhi oleh Bank, yaitu covenants that should be complied by the Bank, that
antara lain bahwa sebelum dilunasinya obligasi, among others, prior to the repayment of the bonds,
Bank tanpa ijin tertulis dari wali amanat, tidak the Bank, without the written permission from the
diperkenakan melakukan hal-hal sebagai berikut: trustee, is not allowed to do the followings:
1. Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 1. Decrease the authorized capital, issued capital
dan modal disetor, kecuali untuk kondisi and paid-up capital, except for the certain
tertentu sebagaimana yang disebutkan dalam conditions as sated in the Trustee Agreement;
Perjanjian Perwaliamanatan;
2. Melakukan penggabungan dan/atau 2. Conducting merger and/or separation and/or
pemisahan dan/atau peleburan dengan acquisition with other companies that cause the
perusahaan lain yang menyebabkan bubarnya dissolution of the Bank, which will materially
Bank, yang secara material akan berdampak negatively affect the continuity of the Bank's
negatif terhadap kelangsungan usaha Bank business or the Bank's ability to fulfill the Bank's
atau kemampuan Bank dalam pemenuhan obligations to the Bonds, except for the certain
kewajiban Bank terhadap obligasi, kecuali conditions as stated in the Trustee Agreement;
untuk kondisi tertentu sebagaimana yang
disebutkan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan;
3. Melakukan transaksi dengan pihak Afiliasi 3. Conduct transactions with affiliated parties
kecuali bila transaksi tersebut tidak melanggar except if the transaction does not comply with
ketentuan BI dan/atau ketentuan OJK; BI regulations and/or OJK regulations;
4. Menerbitkan obligasi atau instrumen surat 4. Issuing bonds or other debt instruments that is
utang lain yang sejenis dengan obligasi yang similar with bonds that have a higher position,
mempunyai kedudukan lebih tinggi, dan and the payment is prior to the bonds;
pembayarannya didahulukan dari obligasi;
5. Melakukan kegiatan usaha selain yang 5. Conducting business activities other than those
disebutkan dalan anggaran dasar Bank pada stated in the articles of association of the Bank
saat ditandatanganinya Perjanjian at the time of signing the Trustee Agreement;
Perwaliamanatan;
6. Melakukan penjualan atau pengalihan aktiva 6. To sell or transfer assets belonging to the Bank
milik Bank kepada pihak manapun, baik to any party, either in whole or in part, which
seluruhnya atau sebagian besar, yang exceeds 50% of all assets belonging to the
melebihi 50% dari seluruh aktiva milik Bank Bank based on the latest audited financial
bedasarkan laporan keuangan terakhir yang statements by a public accounting firm.
telah diaudit oleh kantor akuntan publik.
PT Oto Multiartha PT Oto Multiartha
PT Oto Multiartha tidak menyelenggarakan PT Oto Multiartha does not put up a sinking fund for
penyisihan dana untuk pelunasan obligasi ini. the repayment of bonds. These bonds are not
Obligasi ini tidak dijamin dengan piutang khusus secured by any special guarantee as documented in
sebagaimana termuat dalam Perjanjian Trustee Agreement between PT Oto Multiartha and
Perwaliamanatan antara PT Oto Multiartha dan PT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., as the trustee
Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sebagai wali amanat which was prepared by Aulia Taufani, S.H., notary in
yang dibuat oleh Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta.
Jakarta.
PT Oto Multiartha dapat membeli kembali (buy PT Oto Multiartha can buy back or sell part or all the
back) atau menjual obligasi baik seluruhnya bonds issued in the market. Buy back can be made
maupun sebagian di pasar terbuka. Pembelian at any time 1 (one) year after the allotment date as
kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) mentioned in the prospectus.
tahun setelah tanggal penjatahan sebagaimana
disebutkan dalam prospektus.
150
586 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 589
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
PT Oto Multiartha (lanjutan) PT Oto Multiartha (continued)
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreement provides several restrictive
pembatasan termasuk pembatasan keuangan (rasio covenants as well as financial covenant (debt to equity
utang terhadap modal) yang harus dipenuhi oleh PT ratio) that should be complied by PT Oto Multiartha,
Oto Multiartha yaitu antara lain bahwa sebelum that among others, prior to the repayment of the bonds
dilunasinya obligasi, PT Oto Multiartha tanpa ijin payable, without the written consent from the trustee,
tertulis dari wali amanat, tidak diperkenankan PT Oto Multiartha is not allowed to:
melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan penggabungan atau peleburan atau 1. Conduct merger or acquisition or take over
pengambilalihan kecuali penggabungan, except for merger or acquisition or take overheld
peleburan atau pengambilalihan yang dilakukan by PT Summit Oto Finance or with other
dengan atau pada PT Summit Oto Finance atau company under similar business activities with no
pada perusahaan lain dengan bidang usaha negative impact to the PT Oto Multiartha’s going
yang sama dan tidak mempunyai dampak concern or its ability to pay its bonds obilgations;
negatif terhadap jalannya usaha
atau kemampuan PT Oto Multiartha dalam
melakukan pembayaran kewajiban obligasinya;
2. Memperoleh pinjaman baru yang memiliki 2. Obtain a new loan which has higher ranking than
kedudukan lebih tinggi dari kedudukan utang the bonds payable, except for the borrowing for
yang timbul dalam obligasi, kecuali pinjaman financing PT Oto Multiartha’s business activities,
untuk pembiayaan kegiatan usaha PT Oto refinancing of existing borrowing and existing
Multiartha, refinancing utang yang telah ada dan borrowings from the other company that
pinjaman yang telah ada sebelumnya oleh conducted merger or acquisition or take over
perusahaan yang diambil alih, digabung atau with;
dilebur oleh PT Oto Multiartha;
3. Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara 3. Pledge and/or encumber in any manner the
apapun aset termasuk hak atas pendapatan PT assets of PT Oto Multiartha, both for the existing
Oto Multiartha, baik yang ada sekarang maupun and future assets, except for security related to
yang akan diperoleh di masa yang akan datang, the allowed borrowings as stated in the trustee
kecuali jaminan sehubungan dengan pinjaman agreement;
yang diperbolehkan sesuai dengan Perjanjian
Perwaliamanatan;
4. Memberikan pinjaman kepada pihak manapun 4. Provide loan to any party except for the
kecuali pinjaman yang telah ada sebelumnya, previously existing loans receivable, loans
pinjaman yang diberikan dalam rangka receivable arising from PT Oto Multiartha’s
menjalankan kegiatan usaha PT Oto Multiartha, business activities, and loans to the employees of
dan pinjaman kepada karyawan PT Oto Multiartha for the welfare program;
PT Oto Multiartha untuk program kesejahteraan
pegawai PT Oto Multiartha;
5. Mengubah bidang usaha PT Oto Multiartha 5. Change PT Oto Multiartha’s business activities
sesuai dengan Anggaran Dasar terkecuali dalam from the Articles of Association, except in relation
kaitannya dengan perubahan undang-undang to amendment to prevailing acts or law and
atau peraturan perundang-undangan; regulations;
6. Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 6. Decrease PT Oto Multiartha’s authorized, issued
dan modal disetor. and paid-up capital.
PT Summit Oto Finance PT Summit Oto Finance
PT Summit Oto Finance tidak menyelenggarakan PT Summit Oto Finance does not put up a sinking
penyisihan dana untuk pelunasan obligasi ini. fund for the repayment of these bonds. These bonds
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus are not secured by special guarantee documented
sebagaimana termuat dalam Perjanjian in Trustee Agreement between PT Summit Oto
Perwaliamanatan antara PT Summit Oto Finance Finance and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., as the
dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., sebagai trustee which was prepared by Aulia Taufani, S.H.,
wali amanat yang dibuat oleh Aulia Taufani S.H., notary in Jakarta.
notaris di Jakarta.
151
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 587
Page 590
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
22. EFEK-EFEK YANG DITERBITKAN (lanjutan) 22. SECURITIES ISSUED (continued)
PT Summit Oto Finance (lanjutan) PT Summit Oto Finance (continued)
PT Summit Oto Finance dapat membeli kembali PT Summit Oto Finance can buy back or sell part or
(buy back) atau menjual obligasi baik seluruhnya all the bonds issued in the market. Buy back can be
maupun sebagian di pasar terbuka. Pembelian made at any time 1 (one) year after the allotment
kembali dapat dilakukan setiap saat setelah 1 (satu) date as mentioned in the prospectus.
tahun setelah tanggal penjatahan sebagaimana
disebutkan dalam prospektus.
Perjanjian perwaliamanatan mengatur beberapa The trustee agreement provides several restrictive
pembatasan termasuk pembatasan keuangan (rasio covenants as well as financial covenant (debt to equity
utang terhadap modal) yang harus dipenuhi oleh PT ratio) that should be complied by PT Summit Oto
Summit Oto Finance yaitu antara lain bahwa sebelum Finance, that among others, prior to the repayment of
dilunasinya obligasi, PT Summit Oto Finance tanpa the bonds payable, without the written consent from the
ijin tertulis dari wali amanat, tidak diperkenankan trustee, PT Summit Oto Finance is not allowed to:
melakukan hal-hal sebagai berikut:
1. Melakukan penggabungan atau peleburan atau 1. Conduct merger or acquisition or take over
pengambilalihan kecuali penggabungan, except for merger or acquisition or take overheld
peleburan atau pengambilalihan yang dilakukan by PT Oto Multiartha or with other company
dengan atau pada PT Oto Multiartha atau pada under similar business activities with no negative
perusahaan lain dengan bidang usaha yang impact to the PT Summit Oto Finance’s going
sama dan tidak mempunyai dampak negatif concern or its ability to pay its bonds obilgations;
terhadap jalannya usaha atau kemampuan
PT Summit Oto Finance dalam melakukan
pembayaran kewajiban obligasinya;
2. Memperoleh pinjaman baru, kecuali pinjaman 2. Obtain a new loan, except for the borrowing for
untuk pembiayaan kegiatan usaha PT Summit financing PT Summit Oto Finance’s business
Oto Finance; activities;
3. Menjaminkan dan/atau membebani dengan cara 3. Pledge and/or encumber in any manner the
apapun aset termasuk hak atas pendapatan PT assets of PT Summit Oto Finance, both for the
Summit Oto Finance, baik yang ada sekarang existing and future assets, except for security
maupun yang akan diperoleh di masa yang akan related to the allowed borrowings pursuant to the
datang, kecuali jaminan sehubungan dengan trustee agreement;
pinjaman yang diperbolehkan sesuai perjanjian
perwaliamanatan;
4. Memberikan pinjaman kepada pihak manapun 4. Provide loan to any party except for the
kecuali pinjaman yang telah ada sebelumnya, previously existing loans receivable, loans
pinjaman yang diberikan dalam rangka receivable arising from PT Summit Oto Finance’s
menjalankan kegiatan usaha PT Summit Oto business activities, and loans to the employees of
Finance, dan pinjaman kepada karyawan PT Summit Oto Finance for the welfare program;
PT Summit Oto Finance untuk program
kesejahteraan pegawai PT Summit Oto Finance;
5. Mengubah bidang usaha PT Summit Oto 5. Change PT Summit Oto Finance’s business
Finance sesuai dengan Anggaran Dasar activities from the Articles of Association, except
terkecuali dalam kaitannya dengan perubahan in relation to amendment to prevailing acts or law
undang-undang atau peraturan perundang- and regulations;
undangan;
6. Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 6. Decrease PT Summit Oto Finance’s authorized,
dan modal disetor; issued and paid-up capital;
Grup telah memenuhi pembatasan-pembatasan The Group was in compliance with covenants in
penting sehubungan dengan perjanjian utang obligasi relation to the bonds payable agreements and
dan memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan complied with all the requirements stated in the trustee
dalam perjanjian perwaliamanatan. agreement.
Beban bunga atas utang obligasi untuk tahun-tahun The interest expenses of bonds payable for the years
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan ended 31 December 2025 and 2024 amounted to
2024 masing-masing sebesar Rp 353.771 dan Rp 353,771 and Rp 74,585, respectively (Note 32).
Rp 74.585 (Catatan 32).
Informasi mengenai jatuh tempo utang obligasi Information in respect of maturities of bonds payable
diungkapkan di Catatan 45. was disclosed in Note 45.
152
588 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 591
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA 23. BORROWINGS
Pinjaman yang diterima terdiri dari pinjaman bank Borrowings consists of bank borrowings and non-
dan pinjaman bukan bank yang dilakukan dengan bank borrowings with related parties and third parties.
pihak berelasi dan pihak ketiga.
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
Rupiah Rupiah
Pinjaman bank: Bank borrowings:
PT Bank Central Asia Tbk 4,481,597) 5,822,569) PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero)Tbk 500,000) 500,000) (Persero) Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 150,000) 180,000) PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank DBS Indonesia 100,000) 180,000) PT Bank DBS Indonesia
Deutsche Bank AG - Deutsche Bank AG -
Cabang Indonesia 100,000) -) Indonesia Branch
PT Bank HSBC Indonesia 100,000) -) PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Permata Tbk 72,222) 277,777) PT Bank Permata Tbk
PT Bank CTBC Indonesia 50,000) -) PT Bank CTBC Indonesia
5,553,819) 6,960,346)
Pinjaman bukan bank: Non-bank borrowings:
International Finance Corporation -) 1,364,600) International Finance Corporation
5,553,819) 8,324,946)
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman bank: Bank borrowings:
Sumitomo Mitsui Trust Bank Sumitomo Mitsui Trust Bank Limited –
Limited – Cabang Singapura 2,167,750) 2,165,708) Singapore Branch
The Norinchukin Bank - Cabang The Norinchukin Bank -
Singapura 2,032,498) 1,295,661) Singapore Branch
Bank of America, N.A – Cabang Bank of America, N.A –
Jakarta 1,917,625) 145,459) Jakarta Branch
Mizuho Bank, Ltd. 1,707,050) 1,862,952) Mizuho Bank, Ltd.
Bank of America, N.A – Cabang Bank of America, N.A –
Tokyo 1,500,750) 1,454,580) Tokyo Branch
Deutsche Bank AG - Deutsche Bank AG –
Cabang Tokyo 1,357,875) 1,151,550) Tokyo Branch
PT Bank Permata Tbk 626,980) -) PT Bank Permata Tbk
MUFG Bank, Ltd. – Cabang
Jakarta 541,937) 2,141,465) MUFG Bank, Ltd. – Jakarta Branch
The Chiba Bank, Ltd. - Cabang The Chiba Bank, Ltd. –
Hong Kong 400,200) 484,860) Hong Kong Branch
12,252,665) 10,702,235)
Pinjaman bukan bank: Non-bank borrowings:
International Finance Corporation 8,337,500) 8,047,500) International Finance Corporation
20,590,165) 18,749,735)
Jumlah pihak ketiga 26,143,984) 27,074,681) Total third parties
Pihak berelasi: Related party:
Mata uang asing Foreign currencies
Pinjaman bank: Bank borrowings:
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 12,506,250) 22,452,525) Corporation
38,650,234) 49,527,206)
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (80,055) (113,321) Unamortized transaction costs
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 166,705) 244,342) Accrued interest expenses
38,736,884) 49,658,227)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
153 589
Page 592
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank a. Bank borrowings
Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka Borrowing principals amount based on time
waktu: period:
31 Desember/December
2025 2024
Hingga 1 tahun 16,888,611 4,605,134) Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 10,296,885 11,642,256) More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 – 3 tahun 934,488 15,462,900) More than 2 - 3 years
Lebih dari 3 tahun 2,192,750 8,404,816) More than 3 years
30,312,734 40,115,106)
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (27,058) (45,835) Unamortized transaction costs
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih harus
dibayar 139,051 170,960) Accrued interest expenses
30,424,727 40,240,231)
Bank Bank
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
Asia Tbk
Bank memiliki Pinjaman Bilateral dari The Bank had Bilateral Borrowing facilities from
PT Bank Central Asia Tbk, dengan PT Bank Central Asia Tbk, with total facilities as of
total fasilitas pada tanggal 31 Desember 2025 31 December 2025 amounted to Rp 5,500,000
sebesar Rp 5.500.000 (31 Desember 2024: (31 December 2024: Rp 5,000,000), with details as
Rp 5.000.000), dengan detil sebagai berikut: follows:
a) Perjanjian pinjaman revolving Term Loan I a) The facility agreement of revolving Term Loan
sebesar Rp 500.000 yang ditandatangani I amounting to Rp 500,000 was signed on 15
pada tanggal 15 Mei 2009 dan telah May 2009 and had been extended several
diperpanjang beberapa kali dengan times with the latest extension was signed on
perpanjangan terakhir kali ditandatangani 12 May 2022.
pada tanggal 12 Mei 2022.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas waktu Based on the facility agreement, the availability
penggunaan fasilitas kredit adalah sampai period will be ended within
dengan 18 (delapan belas) bulan dari 18 (eighteen) months from the date of
tanggal perjanjian kredit. agreement.
Fasilitas harus ditarik dalam 18 (delapan The facility should be fully drawndown within
belas) bulan sejak tanggal perjanjian kredit. 18 (eighteen) months from the date of
Periode bunga adalah setiap agreement. The interest period is
3 (tiga) bulan berdasarkan suku bunga 3 (three) months based on JIBOR interest rate
JIBOR, dengan pembayaran bunga and the interest will be paid every due date.
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku The interest rate for this facility is JIBOR +
bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR + 0.40% shall be calculated from
0,40% berlaku terhitung sejak tanggal 13 Mei 13 May 2022 until the final maturity date.
2022 hingga tanggal jatuh tempo terakhir.
Pada tanggal 28 Desember 2023, Bank On 28 December 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar Rp 500.000, withdrawal of Rp 500,000, with a maturity date
dengan jatuh tempo pada 13 Mei 2025. on 13 May 2025. This loan was paid off on 9
Pinjaman ini telah dilunasi pada 9 Mei 2025 May 2025 and the loan was not extended.
dan pinjaman tidak diperpanjang.
b. Perjanjian pinjaman Revolving Term Loan III b) The facility agreement of Revolving Term
sebesar Rp 1.000.000 yang ditandatangani Loan III amounting to Rp 1,000,000 was
pada tanggal 1 April 2015 dan telah signed on 1 April 2015 and had been
diperpanjang beberapa kali dengan extended several times with the latest
perpanjangan terakhir kali ditandatangani extension was signed on 27 September 2023.
pada tanggal 27 September 2023.
590 154 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 593
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
b) Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas b) Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) month of the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah The facility should be fully drawndown
18 (delapan belas) bulan sejak tanggal within 18 (eighteen) months from the date
Perjanjian Kredit. Periode bunga adalah of agreement. The interest period is
setiap 3 (tiga) bulan berdasarkan suku 3 (three) months based on JIBOR interest
bunga JIBOR, dengan pembayaran bunga rate and the interest will be paid of every
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku due date. The interest rate for this facility is
bunga terhadap pinjaman ini adalah JIBOR JIBOR + 0.40% and calculated from
+ 0,40% terhitung sejak tanggal 1 Oktober 1 October 2023 until the final maturity date.
2023 hingga tanggal jatuh tempo terakhir.
Pada tanggal 22 Desember 2023, Bank On 22 December 2023, the Bank made an
melakukan penarikan kembali atas fasilitas another withdrawal amounted
ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh Rp 1,000,000, with a maturity date on 1 April
tempo pada 1 April 2025. Pinjaman ini 2025. This loan was paid off on 27 March
telah dilunasi pada 27 Maret 2025 dan 2025 and the loan was not extended.
pinjaman tidak diperpanjang.
c) Perjanjian pinjaman Non-revolving Term c) The facility agreement of Non-revolving
Loan IV sebesar Rp 1.000.000 Term Loan IV amounting Rp 1,000,000 was
ditandatangani pada tanggal signed on 10 June 2015 and had been
10 Juni 2015 dan telah diperpanjang extended several times with the latest
beberapa kali dengan perpanjangan extension was signed on 24 November
terakhir kali ditandatangani pada tanggal 2024.
24 November 2024.
Berdasarkan perjanjian fasilitas terakhir, Based on the latest facility agreement, the
batas waktu penggunaan fasilitas kredit availability period will be ended within
adalah sampai dengan 1 (satu) bulan dari 1 (one) month from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit. Suku bunga The interest rate for this facility is JIBOR +
terhadap pinjaman ini adalah JIBOR + 0.4%.
0,4%.
Pada tanggal 24 November 2024, Bank On 24 November 2024, the Bank made an
melakukan penarikan kembali atas fasilitas another withdrawal on this facility amounted
ini sebesar Rp 1.000.000, dengan jatuh Rp 1,000,000, with a maturity date on
tempo pada 24 Mei 2026. 24 May 2026.
Pada bulan Desember 2025, Bank telah In December 2025, the Bank has signed an
menandatangani override agreement override agreement regarding the change in
terkait perubahan suku bunga acuan dari the benchmark interest rate from JIBOR 3-
JIBOR 3 bulan + 0,4% menjadi month + 0,4% to Compounded IndONIA 90-
Compounded IndONIA 90 hari + 1,1% p.a. day + 1,1% p.a. This interest rate
Penyesuaian suku bunga ini akan berlaku adjustment will become effective on
efektif pada tanggal 24 Februari 2026. 24 February 2026.
d) Perjanjian pinjaman Non-revolving Term d) The facility agreement of Non-revolving
Loan II sebesar Rp 2.500.000 Term Loan II amounting Rp 2,500,000 was
ditandatangani pada tanggal 29 April 2020 signed on 29 April 2020 and had been
dan telah diperpanjang dengan amended with the latest amendment signed
perpanjangan terakhir kali ditandatangani on 4 November 2024.
pada tanggal 4 November 2024.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) months from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
155 591
Page 594
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Central Asia Tbk Bilateral Borrowing with PT Bank Central
(lanjutan) Asia Tbk (continued)
d) Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan, d) The interest period is 3 (three) months and
dengan pembayaran bunga dilakukan the interest will be paid every due date. The
setiap tanggal jatuh tempo. Suku bunga interest rate for this facility is JIBOR + 0.4%.
terhadap pinjaman ini adalah
JIBOR + 0,4%.
Pada tanggal 4 November 2024, Bank On 4 November 2024, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of Rp 2,500,000, with a maturity
Rp 2.500.000, dengan jatuh tempo pada date on 4 May 2026.
4 Mei 2026.
Pada bulan Desember 2025, Bank telah In December 2025, the Bank has signed an
menandatangani override agreement override agreement regarding the change in
terkait perubahan suku bunga acuan dari the benchmark interest rate from JIBOR 3-
JIBOR 3 bulan + 0,4% menjadi month + 0,4% to Compounded IndONIA 90-
Compounded IndONIA 90 hari + 1,1%. day + 1,1%. This interest rate adjustment
Penyesuaian suku bunga ini akan berlaku will become effective on 4 February 2026.
efektif pada tanggal 4 Februari 2026.
e) Perjanjian pinjaman Revolving Time Loan e) The facility agreement of Revolving Time
VI sebesar Rp 2.000.000 ditandatangani Loan VI amounting Rp 2,000,000 was
pada tanggal 20 Oktober 2025. signed on 20 October 2025.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas Based on the facility agreement, the
waktu penggunaan fasilitas kredit adalah availability period will be ended within
sampai dengan 6 (enam) bulan dari 6 (six) months from the date of agreement.
tanggal perjanjian kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah The facility should be fully drawndown
18 (delapan belas) bulan sejak tanggal within 18 (eighteen) months from the date
Perjanjian Kredit. of agreement.
Periode bunga adalah setiap 3 (tiga) bulan The interest period is
berdasarkan suku bunga Compounded 3 (three) months based on Compounded
IndONIA, dengan pembayaran bunga IndONIA interest rate and the interest will be
dilakukan setiap tanggal jatuh tempo. Suku paid of every due date. The interest rate for
bunga terhadap pinjaman ini adalah this facility is Compounded IndONIA 90-day
Compounded IndONIA 90 hari + 1,1%. + 1,1%.
Pada tanggal 31 Desember 2025, total fasilitas As of 31 December 2025, the total unused
PT Bank Central Asia Tbk yang belum facilities of PT Bank Central Asia Tbk amounted
digunakan adalah sebesar Rp 2.000.000. Pada to Rp 2,000,000. As of 31 December 2024, the
tanggal 31 Desember 2024, Bank telah Bank has utilized all borrowing facility.
menggunakan seluruh fasilitas yang ada.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, there was
tidak terdapat pembatasan-pembatasan no certain covenant which was required to be
tertentu yang dipersyaratkan. maintained.
592 156 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 595
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral PT Bank Rakyat Bilateral Borrowing with PT Bank Rakyat
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
Bank mendapatkan fasilitas Pinjaman Bilateral The Bank obtained a Bilateral Loan facility with
dengan PT Bank Rakyat Indonesia, dengan PT Bank Rakyat Indonesia, with a total facility of
total fasilitas sebesar Rp 500.000. Fasilitas ini Rp 500,000. This facility was signed on
ditandatangani pada tanggal 20 Desember 20 December 2024.
2024.
Berdasarkan perjanjian fasilitas, batas waktu Based on the facility agreement, the credit facility
penggunaan fasilitas kredit adalah sampai usage deadline is up to 1 (one) month from the
dengan 1 (satu) bulan dari tanggal perjanjian date of the credit agreement.
kredit.
Jangka waktu pinjaman adalah 18 (delapan The loan term is 18 (eighteen) months from the
belas) bulan sejak tanggal Perjanjian Kredit. date of the Credit Agreement.
Pada tanggal 27 Desember 2024, Bank On 27 December 2024, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar Rp 500.000, withdrawal of Rp 500,000, with an interest rate of
dengan suku bunga 7,5% per tahun dan jatuh 7.5% per annum and due on 26 June 2026.
tempo pada tanggal 26 Juni 2026. Pembayaran Interest payments are made every 3 (three)
bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 27 March 2025 and ending
dimulai pada tanggal 27 Maret 2025 dan akan on 26 June 2026.
berakhir pada tanggal 26 Juni 2026.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, On 31 December 2025 and 2024, the Bank has
Bank telah menggunakan seluruh fasilitas yang utilized all existing facilities.
ada.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, On 31 December 2025 and 2024, there are no
tidak terdapat pembatasan-pembatasan specific restrictions required.
tertentu yang dipersyaratkan.
Pinjaman Bilateral Sumitomo Mitsui Bilateral Borrowing with Sumitomo Mitsui
Banking Corporation - Cabang Singapura Banking Corporation - Singapore Branch
Bank mendapatkan revolving long-term The Bank entered into revolving long-term
borrowings dengan Sumitomo Mitsui Banking borrowings with Sumitomo Mitsui Banking
Corporation - Cabang Singapura, dengan total Corporation - Singapore Branch, with total facility
fasilitas setara dengan USD 3.625.000.000 amounting to equivalent of USD 3,625,000,000
(nilai penuh). Fasilitas ini dapat ditarik dalam (full amount). The facility can be drawn in US
mata uang Dolar AS atau jumlah yang setara Dollars or the amount equivalent thereof in any
dari jumlah tersebut dalam mata uang selain other currencies other than US Dollars and
dari Dolar AS dan Dolar Singapura. Singapore Dollars.
Total pinjaman yang ditarik dari fasilitas ini pada Total outstanding amount drawn from this facility
tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar as of 31 December 2025 amounted to
USD 750.000.000 (nilai penuh) (31 Desember USD 750,000,000 (full amount) (31 December
2024: USD 1.395.000.000 (nilai penuh)). 2024: USD 1,395,000,000 (full amount)).
Pinjaman ini akan jatuh tempo berkisar antara This borrowing will mature ranging from
tanggal 21 Oktober 2026 sampai 29 Maret 21 October 2026 until 29 March 2027.
2027.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
157 593
Page 596
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bank (lanjutan) b. Bank borrowings (continued)
Bank (lanjutan) Bank (continued)
Pinjaman Bilateral Sumitomo Mitsui Bilateral Borrowing with Sumitomo Mitsui
Banking Corporation - Cabang Singapura Banking Corporation - Singapore Branch
(lanjutan) (continued)
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas Contractual interest rate per annum on long-term
pinjaman jangka panjang ini adalah cost of fund borrowings is cost of fund plus certain margin.
ditambah margin tertentu. Untuk posisi pada For position as of 31 December 2025, the
tanggal 31 Desember 2025, marjin yang applied margin was 0.50% (for total outstanding
diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman amount of USD 750,000,000 (full amount)). For
USD 750.000.000 (nilai penuh)). Untuk posisi position as of 31 December 2024, the applied
pada tanggal 31 Desember 2024, marjin yang margin was 0.50% (for total outstanding amount
diterapkan adalah 0,50% (untuk total pinjaman of USD 1,395,000,000 (full amount)).
USD 1.395.000.000 (nilai penuh)).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, there was
tidak terdapat pembatasan-pembatasan no certain covenant which was required to be
tertentu yang disyaratkan dalam pinjaman maintainted in this long-term borrowing.
jangka panjang ini.
Pinjaman Bilateral Bank of America, N.A – Bilateral Borrowing with Bank of America,
Cabang Jakarta N.A – Jakarta Branch
Bank mendapatkan fasilitas long-term The Bank obtained long-term borrowings facility
borrowings dari Bank of America, N.A – Cabang from Bank of America, N.A – Jakarta Branch,
Jakarta, dengan total fasilitas sebesar USD with total facility amounting to USD 100,000,000
100.000.000 (nilai penuh). Fasilitas ini (full amount). This facility was signed on 12
ditandatangani pada tanggal 12 Desember December 2025.
2025.
Pada tanggal 18 Desember 2025, Bank On 18 December 2025, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar USD withdrawal of USD 100,000,000 (full amount),
100.000.000 (nilai penuh), dengan tingkat suku with an interest rate of Term SOFR 3-month + 85
bunga Term SOFR 3 bulan + 85 bps dan jatuh bps and due on 18 December 2028. Interest
tempo pada tanggal 18 Desember 2028. payments are made every 3 (three) months,
Pembayaran bunga dilakukan setiap 3 (tiga) starting on 25 March 2026 and ending on 18
bulan, yang dimulai pada tanggal 25 Maret December 2028.
2026 dan akan berakhir pada tanggal 18
Desember 2028
Pada tanggal 31 Desember 2025, Bank telah On 31 December 2025, the Bank has utilized all
menggunakan seluruh fasilitas yang ada. existing facilities.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan/kondisi keuangan yang covenants required from the Bank, such as:
harus dipenuhi oleh Bank antara lain:
- Rasio NPL tidak melebihi 5 persen; - NPL Ratio does not exceed 5 per cent;
- Rasio Kecukupan Modal tidak kurang dari - Capital Adequacy Ratio is not less than 9
9 persen; per cent.;
- Kekayaan Bersih Berwujud harus lebih - Tangible Net Worth shall be greater than
besar dari nol; dan zero; and
tetap mematuhi persyaratan peraturan Bank remains in compliance with any applicable
Indonesia dan OJK yang berlaku serta semua regulatory requirements of Bank Indonesia and
peraturan perundang-undangan lainnya yang OJK and all other applicable laws and
berlaku, termasuk yang berkaitan dengan regulations, including with respect to capital,
pengendalian modal, likuiditas, dan keuangan. liquidity and financial controls.
594 158 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 597
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak Subsidiaries
Pembayaran untuk
fasilitas-fasilitas jangka
Jangka waktu penarikan/ Panjang/ Repayment for
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount Jaminan/ Collateral Availability Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type 31 Desember/ 31 Desember/
No. Lender of facility December 2025 December 2024
PT Oto Multiartha
1 PT Bank Permata Tbk Modal kerja tidak Rp 600,000 Rp 850,000 Piutang pembiayaan 6 Mei/May 2020 – 29 Agustus/August 2025: Rp 105,556
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 29 Agustus/ 2028 USD 1,350,000
Non-revolving Financing receivables August 2025 2024: Rp 87,500
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
working capital (see Notes 13)
2 PT Bank Central Asia Tbk Modal kerja berulang/ Rp 450,000 Rp 450,000 Piutang pembiayaan 10 April/April 2023 – 30 Juli/July 2031 2025: Rp 127,083
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 30 Juni/June 2027 2024: Rp 93,750
capital Financing receivables
(see Notes 13)
Cerukan/Overdraft Rp 25,000 Rp 25,000 Piutang pembiayaan
(lihat Catatan 13)/
Financing receivables
(see Notes 13)
Modal kerja tidak Rp 1,500,000 Rp 1,000,000 Piutang pembiayaan
berulang/Non- (lihat Catatan 13)/
Revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
3 MUFG Bank, Ltd – Cabang Modal kerja tidak USD 100,000,000 USD 100,000,000 Piutang pembiayaan 5 Maret/March 2021 – 15 September/ 2025: USD 50,000,000
Jakarta/Jakarta Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 15 September/ September 2026 2024: USD 32,500,000
Non-revolving Financing receivables September 2023
working capital (see Notes 13)
4 Bank of America, N.A. – Modal kerja tidak USD 50,000,000 USD 50,000,000 Piutang pembiayaan 19 Mei/May 2023 – 19 November/ 2025: -
Cabang Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 19 November/November November 2026 2024: -
Non-revolving Financing receivables 2023
working capital (see Notes 13)
5 Sumitomo Mitsui Trust Bank Modal kerja berulang/ USD 20,000,000 USD 20,000,000 Tidak dijamin oleh 4 Juni/June 2020 – 28 Mei/May 2027 2025: USD 2,000,000
Limited – Cabang Revolving working apapun/Unsecured 27 Februari/February 2024: USD 1,000,000
Singapura/Singapore Branch capital 2026
Modal kerja berulang/ JPY 500,000,000 JPY 500,000,000 Tidak dijamin oleh
Revolving working apapun/Unsecured
capital
Modal kerja tidak USD 80,000,000 USD 140,000,000 Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
159
595
Page 598
596
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
No Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of 31 Desember/ 31 Desember/ penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
. Lender facility December 2025 December 2024 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Oto Multiartha (lanjutan/continued)
6 Mizuho Bank Ltd. Modal kerja tidak JPY 14,000,000,000 JPY 14,000,000,000 Piutang pembiayaan 30 Juli/July 2020 – 15 Januari/January 2025: JPY 5,600,000,000
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 15 Januari/January 2027 2024: JPY 1,800,000,000
Non-revolving working Financing receivables 2024
capital (see Notes 13)
7 The Norinchukin Bank – Modal kerja berulang/ JPY 1,000,000,000 JPY 3,000,000,000 Tidak dijamin oleh 31 Mei/May 2023 – 31 Maret/March 2028 2025: -
Cabang Singapura/ Revolving working apapun/Unsecured 30 April/April 2026 2024: -
Singapore Branch capital
Modal kerja tidak JPY 7,500,000,000 JPY 7,500,000,000 Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
8 Deutsche Bank, AG – Cabang Modal kerja tidak JPY 5,000,000,000 JPY 5,000,000,000 Piutang pembiayaan 29 Maret/March 2023 – 17 April/April 2028 2025: JPY 2,500,000,000
Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 17 April/April 2026 2024: JPY 1,250,000,000
Non-revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
Modal kerja tidak JPY 5,000,000,000 - Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
9 PT Bank DBS Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 300,000 Rp 300,000 Piutang pembiayaan 1 Maret/March 2025 – 31 Maret/March 2026 2025: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 31 Maret/ 2024: -
capital Financing receivables March 2026
(see Notes 13)
10 Bank of America, N.A. – Modal kerja berulang/ USD 20,000,000 USD 20,000,000 Tidak dijamin oleh 5 April/April 2025 – 5 April/April 2027 2025: -
Cabang Jakarta/Jakarta Branch Revolving working apapun/Unsecured 5 April/April 2026 2024: -
capital
11 The Chiba Bank,Ltd. - cabang Modal kerja tidak USD 15,000,000 USD 15,000,000 Tidak dijamin oleh 30 September 31 Maret/March 2028 2025: -
Hongkong/Hongkong Branch berulang/ apapun/Unsecured /September 2024 – 2024: -
Non-revolving working 31 Maret/March 2025
capital
12 Standard Chartered Bank - Modal kerja berulang/ USD 15,000,000 USD 15,000,000 Piutang pembiayaan 31 Desember 31 Januari/ 2025: -
Cabang Indonesia/Indonesia Revolving working (lihat Catatan 13)/ /December 2025 – January 2029 2024: -
Branch capital Financing receivables 31 Desember/
(see Notes 13) December 2026
Modal kerja berulang/ Rp 150,000 Rp 150,000 Piutang pembiayaan
Revolving working (lihat Catatan 13)/
capital Financing receivables
(see Notes 13)
Modal kerja berulang/ Rp 160,000 Rp 160,000 Tidak dijamin oleh
Revolving working apapun/Unsecured
capital
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
160
Page 599
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman Bank (lanjutan) b. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
No Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of 31 Desember/ 31 Desember/ penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
. Lender facility December 2025 December 2024 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Oto Multiartha (lanjutan/continued)
13 Deutsche Bank AG - Cabang Modal kerja berulang/ - Rp 200,000 Jaminan perusahaan 30 November/ 31 Mei/May 2027 2025: -
Indonesia/Indonesia Branch Revolving working dari / Corporate November 2025 – 2024: -
capital Guarantee from 30 November/
Sumitomo Corporation November 2026
Jepang / Japan
Modal kerja berulang/ Rp 200,000 - Piutang pembiayaan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Revolving working (lihat Catatan 13)/
capital Financing receivables
(see Notes 13)
14 PT Bank Mizuho Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 450,000 Rp 450,000 Tidak dijamin oleh 31 Juli/July 2025 – 31 Juli/July 2026 2025: -
Revolving working apapun/Unsecured 31 Juli/July 2026 2024: -
capital
15 PT Bank Sinarmas Tbk Cerukan/Overdraft Rp 7,500 Rp 7,500 Tidak dijamin oleh 15 Juni/June 2025 – 15 Juni/June 2026 2025: -
apapun/Unsecured 15 Juni/June 2026 2024: -
16 Sumitomo Mitsui Banking Modal kerja berulang/ USD 345,000,000 USD 345,000,000 Tidak dijamin oleh 10 September/ - 2025: -
Corporation - Cabang Revolving working apapun/Unsecured September 2025 – 2024: -
Singapura/Singapore Branch capital 10 September/
September 2026
17 PT Bank HSBC Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 250,000 - Piutang pembiayaan 21 Agustus/ 21 Agustus/ 2025: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ August 2025 – August 2028 2024: -
capital Financing receivables 21 Agustus/August 2026
(see Notes 13)
18 PT Bank CTBC Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 100,000 - Piutang pembiayaan 15 Oktober/ 15 Oktober/ 2025: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ October 2025 – October 2026 2024: -
capital Financing receivables 15 Oktober/
(see Notes 13) October 2026
161
597
Page 600
598
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of 31 Desember/ 31 Desember/ penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
No. Lender facility December 2025 December 2024 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Summit Oto Finance
1 PT Bank Central Asia Tbk Modal kerja berulang/ Rp 325,000 Rp 325,000 Piutang pembiayaan 27 Juli/July 2023 – 21 April/April 2030 2025: Rp 313.888
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 21 April/April 2027 2024: Rp 124,999
capital Financing receivables
(see Notes 13)
Cerukan/Overdraft Rp 25,000 Rp 25,000 Piutang pembiayaan
(lihat Catatan 13)/
Financing receivables
(see Notes 13)
Modal kerja tidak Rp 2,000,000 Rp 1,000,000 Piutang pembiayaan
berulang/Non- (lihat Catatan 13)/
Revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
2 PT Bank Permata Tbk Modal kerja tidak Rp 800,000 Rp 800,000 Piutang pembiayaan 30 Maret/March 2023 – 29 Agustus/August 2028 2025: Rp 100,000
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 29 Agustus/August USD 4,550,000
Non-revolving working Financing receivables 2025 2024: Rp 75,000
capital (see Notes 13)
3 PT Bank Mizuho Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 280,000 Rp 280,000 Tidak dijamin oleh 31 Juli/July 2025 – 31 Juli/July 2026 2025: -
Revolving working apapun/Unsecured 31 Juli/July 2026 2024: -
capital
4 PT Bank DBS Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 150,000 Rp 150,000 Piutang pembiayaan 1 Maret/March 2025 – 31 Maret/March 2026 2025: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ 31 Mei/May 2026 2024: -
capital Financing receivables
(see Notes 13)
5 MUFG Bank, Ltd – Cabang Modal kerja tidak USD 100,000,000 USD 100,000,000 Piutang pembiayaan 5 Maret/March 2021 – 15 September/ 2025: USD 50,000,000
Jakarta/Jakarta Branch berulang/Non- (lihat Catatan 13)/ 15 September/ September 2026 2024: USD 30,000,000
revolving working Financing receivables September 2023
capital (see Notes 13)
6 Sumitomo Mitsui Trust Bank Modal kerja berulang/ JPY 500,000,000 JPY 500,000,000 Tidak dijamin oleh 23 Desember/ 26 Februari/February 2025: USD 2.000.000
Limited – Cabang Revolving working apapun/Unsecured December 2020 – 2027 2024: USD 1.000.000
Singapura/Singapore Branch capital 27 Februari/February
2026
Modal kerja berulang/ USD 20,000,000 USD 20,000,000 Tidak dijamin oleh
Revolving working apapun/Unsecured
capital
Modal kerja tidak USD 50,000,000 USD 100,000,000 Tidak dijamin oleh
berulang/Non- apapun/Unsecured
revolving working
capital
7 Bank of America, N.A. – Modal kerja tidak USD 40,000,000 USD 40,000,000 Piutang pembiayaan 19 Mei/May 2023 – 19 November/ 2025: -
Cabang Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 19 November/ November 2026 2024: -
Non-revolving working Financing receivables November 2023
capital (see Notes 13)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
162
Page 601
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman Bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of 31 Desember/ 31 Desember/ penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
No. Lender facility December 2025 December 2024 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Summit Oto Finance (lanjutan/continued)
8 Bank of America, N.A. – Modal kerja berulang/ USD 10,000,000 USD 10,000,000 Tidak dijamin oleh 1 Agustus/August 2025 1 Agustus/August 2027 2025: -
Cabang Jakarta/Jakarta Branch Revolving working apapun/Unsecured – 1 Agustus/August 2024: -
capital 2026
9 Mizuho Bank, Ltd. Modal kerja tidak JPY 11,000,000,000 JPY11,000,000,000 Piutang pembiayaan 30 Juli/July 2020 – 3 Juni/June 2030 2025: JPY 4,400,000,000
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
berulang/ (lihat Catatan 13)/ 3 Juni/June 2026 2024: JPY 1,200,000,000
Non-revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
Modal kerja tidak USD 90,000,000 - Piutang pembiayaan
berulang/ (lihat Catatan 13)/
Non-revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
10 Deutsche Bank AG – Cabang Modal kerja tidak JPY 10,000,000,000 JPY10,000,000,000 Piutang pembiayaan 29 Maret/March 2023 – 17 April/April 2028 2025: JPY 5,000,000,000
Tokyo/Tokyo Branch berulang/ (lihat Catatan 13)/ 17 April/April 2026 2024: JPY 2,500,000,000
Non-revolving working Financing receivables
capital (see Notes 13)
Modal kerja tidak JPY 10,000,000,000 - Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
11 The Norinchukin Bank – Modal kerja berulang/ JPY 1,000,000,000 JPY 2,000,000,000 Tidak dijamin oleh 31 Mei/May 2023 – 28 April/April 2029 2025: -
Cabang Singapura/ Revolving working apapun/Unsecured 30 April/April 2026 2024: -
Singapore Branch capital
Modal kerja tidak JPY 13,500,000,000 JPY 6,500,000,000 Tidak dijamin oleh
berulang/ apapun/Unsecured
Non-revolving working
capital
12 The Chiba Bank Ltd, - Cabang Modal kerja tidak USD 15,000,000 USD 15,000,000 Tidak dijamin oleh 30 September/ 31 Maret/March 2028 2025: USD 3,000,000
Hong Kong/Hong Kong Branch berulang/ apapun/Unsecured September 2024 – 2024: -
Non-revolving working 31 Maret/March 2025
capital
13 Deutsche Bank, AG, Cabang Modal kerja berulang/ Rp 200,000 - Piutang pembiayaan 30 November/ 31 Mei/May 2027 2025: -
Jakarta/Jakarta Branch Revolving working (lihat Catatan 13)/ November 2025 – 2024: -
capital Financing receivables 30 November/
(see Notes 13) November 2026
Modal kerja berulang/ - Rp 200,000 Jaminan perusahaan
Revolving working dari/Corporate
capital guarantee from
Sumitomo Corporation
(SC), Jepang/Japan
163
599
Page 602
600
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman Bank (lanjutan) b. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Jumlah Fasilitas/ Facility Amount Pembayaran untuk
Jangka waktu fasilitas-fasilitas jangka
Pemberi pinjaman/ Tipe Fasilitas/ Type of 31 Desember/ 31 Desember/ penarikan/ Availability Panjang/ Repayment for
No. Lender facility December 2025 December 2024 Jaminan/ Collateral Period Jatuh Tempo/ Maturity long-term facility
PT Summit Oto Finance (lanjutan/continued)
14 Standard Chartered Bank Modal kerja berulang/ - USD 15,000,000 Jaminan perusahaan 31 Maret/March 2025 – 31 Januari/ 2025: -
Indonesia Revolving working dari/Corporate 31 Maret/March 2026 January 2028 2024: -
capital guarantee from
Sumitomo Corporation
(SC), Jepang/Japan
Modal kerja berulang/ Rp 100,000 Rp 100,000 Piutang pembiayaan
Revolving working (lihat Catatan 13)/
capital Financing receivables
(see Notes 13)
15 Sumitomo Mitsui Banking Modal kerja berulang/ USD 345,000,000 USD 345,000,000 Tidak dijamin oleh 10 September/ - 2025: -
Corporation, Singapore Branch Revolving working apapun/Unsecured September 2025 – 2024: -
capital 10 September/
September 2026
16 PT Bank HSBC Indonesia Modal kerja berulang/ Rp 250,000 - Piutang pembiayaan 21 Agustus/ 21 Agustus/ 2025: -
Revolving working (lihat Catatan 13)/ August 2025 – August 2028 2024: -
capital Financing receivables 21 Agustus/
(see Notes 13) August 2026
17 PT Bank CTBC Indonesia, Modal kerja berulang/ Rp 100,000 - Piutang pembiayaan 15 Oktober/ 15 Oktober/ 2025: -
Jakarta Branch Revolving working (lihat Catatan 13)/ October 2025 – October 2026 2024: -
capital Financing receivables 15 Oktober/
(see Notes 13) October 2026
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
164
Page 603
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
a. Pinjaman bank (lanjutan) a. Bank borrowings (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiaries (continued)
Untuk tahun- tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, tingkat suku 2024, the contractual interest rates per annum
bunga kontraktual setahun atas pinjaman bank for PT Oto Multiartha and PT Summit Oto
yang diterima oleh PT Oto Multiartha dan Finance bank borrowings ranging from 1.35% -
PT Summit Oto Finance masing-masing 7.90% and 1.04% - 8.50%, respectively.
sebesar antara 1,35% - 7,90% dan 1,04% -
8,50%.
Seluruh perjanjian pinjaman di atas mencakup y All loan agreements include certain restrictive
adanya pembatasan-pembatasan tertentu a covenants which are normally required for such
yang umumnya diharuskan untuk fasilitas- n credit facilities, such as limitations to initiate
fasilitas kredit tersebut, antara lain, g merger or consolidation with other parties,
pembatasan untuk melakukan penggabungan borrowing from other parties except in the normal
usaha atau konsolidasi dengan pihak lain, course of business, or change its capital
mengadakan perjanjian pinjaman dengan structure and/or Articles of Association without
pihak lain kecuali yang timbul dalam kegiatan prior written approval from the creditors, and
usaha yang normal atau melakukan perubahan compliance with agreed financial ratios,
atas struktur modal dan/atau Anggaran Dasar principally debt to equity ratio. As of
tanpa adanya persetujuan tertulis dari kreditur 31 December 2025 and 2024, the Subsidiaries
dan kepatuhan terhadap rasio-rasio keuangan complied with the covenants.
tertentu, terutama rasio utang terhadap modal.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024,
Entitas Anak telah mematuhi pembatasan-
pembatasan yang ada.
Tidak ada beban jasa penjaminan atas There were no guarantee fees on borrowings
pinjaman yang diterima oleh Entitas Anak yang which were guaranteed by corporate guarantee
dijamin oleh jaminan Perusahaan (corporate during the years ended 31 December 2025 and
guarantee) untuk tahun-tahun yang berakhir 2024.
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024.
Saldo pinjaman yang diterima oleh PT Oto The outstanding balance of borrowings received
Multiartha dan PT Summit Oto Finance dalam by PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto
mata uang Dolar Amerika Serikat dan Yen Finance denominated in US Dollar and Japanese
Jepang masing-masing sebesar Yen amounting to USD 703,300,000 (full
USD 703.300.000 (nilai penuh) dan amount) and JPY 36,950,000,000 (full amount)
JPY 36.950.000.000 (nilai penuh) pada as of 31 December 2025 and amounting to
tanggal 31 Desember 2025 dan sebesar USD 783,000,000 (full amount) and
USD 783.000.000 (nilai penuh) dan JPY 40,450,000,000 (full amount) as of
JPY 40.450.000.000 (nilai penuh) pada 31 December 2024, were hedged by cross
tanggal 31 Desember 2024 telah dilindung nilai currency swap contracts.
oleh kontrak cross currency swap.
b. Pinjaman bukan bank b. Non-bank borrowings
Jumlah pokok pinjaman berdasarkan jangka Borrowing principals amount based on time
waktu: period:
31 Desember/December
2025 2024
Lebih dari 3 tahun 8,337,500) 9,412,100) More than 3 years
Dikurangi: Less:
Biaya transaksi yang belum
diamortisasi (52,997) (67,486) Unamortized transaction costs
Ditambah: Add:
Beban bunga yang masih
harus dibayar 27,654) 73,382) Accrued interest expenses
8,312,157) 9,417,996)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
165 601
Page 604
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
Pembayaran bunga pinjaman telah dibayarkan Payments of interest on borrowings had been
oleh Bank sesuai dengan jadwal. paid by the Bank in accordance with the
schedule.
Pinjaman bukan bank adalah fasilitas pinjaman Non-bank borrowings are borrowing facilities
dengan International Finance Corporation from International Finance Corporation (IFC),
(IFC), bukan pihak berelasi yang terdiri dari non-related party, consist of some agreements
beberapa perjanjian sebagai berikut: as follows:
(i) Perjanjian Pinjaman 2019 (i) Borrowing Agreement 2019
Tujuan pinjaman tersebut adalah untuk The purpose of borrowing was to finance
mendanai pembiayaan kredit mikro, usaha the Women-Owned Micro, Small Medium
kecil menengah yang dimiliki perempuan, Enterprise (MSME) loans, Green loans and
green loans, pinjaman Supply Chain Supply Chain Finance (SCF) loans. The
Finance (SCF). Bank akan melakukan Bank will use its best efforts to ensure that
upaya terbaiknya untuk memastikan the aggregated amount of the
bahwa jumlah agregat dari pencairan yang disbursements made to each loans was at
diberikan untuk setiap pinjaman setidaknya least equal to 25% of the maximum loan
sama dengan 25% dari jumlah maksimum amount.
pinjaman.
Pada tanggal 28 Januari 2020, Bank On 28 January 2020, the Bank drawdown
melakukan penarikan sebesar this loan at amount of Rp 1,364,600,
Rp 1.364.600, ekuivalen USD 100.000.000 equivalent to USD 100,000,000 (full
(nilai penuh) dengan suku bunga 7,30% amount) with interest rate 7.30% per annum
per tahun dan jatuh tempo pada tanggal and maturity date on 28 January 2025.
28 Januari 2025. Pembayaran bunga Interest payment will be paid every 6 (six)
dilakukan setiap 6 (enam) bulan, yang months, which is started on 28 July 2021
dimulai pada tanggal 28 Juli 2021 dan akan and will be ended on 28 January 2025. This
berakhir pada tanggal 28 Januari 2025. loan was paid off on 28 January 2025.
Pinjaman ini telah dilunasi pada 28 Januari
2025.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain:
- tidak diperkenankan melakukan - no substantial change is made to the
perubahan bisnis secara substansial general nature of its business without
tanpa persetujuan tertulis dari pemberi prior written consent of the lender;
pinjaman;
- tidak melakukan penggabungan - not undertake or permit any merger,
usaha, demerger, restrukturisasi demerger, corporate restructuring,
korporasi, yang dapat memberikan which has or could reasonably be
dampak merugikan yang material; expected to have material adverse
effect;
- tidak menerbitkan saham tambahan - not issue any additional shares and shall
dan tidak akan melakukan transfer not have its existing shares transferred,
saham, penjualan, perjanjian yang sold, pledged or otherwise encumbered
akan mengubah SMBC menjadi such that action would make the SMBC
pemegang saham non-pengendali to become a non-controlling shareholder
sesuai dengan ketentuan Peraturan under the Indonesia’s Banking or
Perbankan atau Keuangan di Financial Regulations;
Indonesia;
602 166 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 605
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
(ii) Perjanjian Pinjaman 2023 (ii) Borrowing Agreement 2023
Pada tanggal 20 Juni 2023, Bank telah On 20 June 2023, the Bank has signed a
menandatangani perjanjian Fasilitas loan facility agreement of USD 500,000,000
pinjaman sebesar USD 500.000.000 (nilai (full amount). The form of this loan is a
penuh). Bentuk pinjaman ini adalah Privately Placed Senior Sustainability Bond.
Privately Placed Senior Sustainability The purpose of these loans is to finance
Bond. Tujuan pinjaman tersebut adalah small and medium enterprises owned by
untuk pembiayaan usaha kecil menengah women, construction of environmentally
yang dimiliki perempuan, pembangunan friendly buildings, and Social Bonds.
bangunan ramah lingkungan, dan Social
Bond.
Pada tanggal 25 Agustus 2023, Bank On 25 August 2023, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar withdrawal of USD 300,000,000 (full
USD 300.000.000 (nilai penuh) dengan amount) with interest rates based on the
suku bunga berdasarkan suku bunga 3-month benchmark interest rate + 0.846%.
acuan 3 bulan + 0,846%. Pembayaran Interest payments are made every 3 (three)
bunga dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 27 November 2023 and
dimulai pada tanggal 27 November 2023 ending on 25 August 2028.
dan akan berakhir pada tanggal
25 Agustus 2028.
Pada tanggal 23 Desember 2024, Bank On 23 December 2024, the Bank made a
melakukan penarikan sebesar USD withdrawal of USD 200,000,000 (full
200.000.000 (nilai penuh) dengan suku amount) with an interest rate based on the
bunga berdasarkan suku bunga acuan 3 3-month benchmark interest rate + 0.846%.
bulan + 0,846%. Pembayaran bunga Interest payments are made every 3 (three)
dilakukan setiap 3 (tiga) bulan, yang months, starting on 23 March 2025 and
dimulai pada tanggal 23 Maret 2025 dan ending on 23 December 2029.
akan berakhir pada tanggal 23 Desember
2029.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of 31 December 2025 and 2024, the
2024, Bank telah menggunakan seluruh Bank has used all existing facilities.
fasilitas yang ada.
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain:
- Menyatakan atau membayarkan - Declare or pay any dividend or make
dividen apa pun atau melakukan any distributions on its share capital
pembagian apa pun atas modal (other than dividends or distributions
sahamnya (selain dividen atau payable in shares of the Issuer), unless
pembagian yang harus dibayar dalam the proposed payment or distribution is
saham Emiten), kecuali pembayaran out of net income of the relevant
atau pembagian yang diusulkan Financial Year.
diambil dari penghasilan bersih dari
Tahun Buku yang relevan.
- Membuat atau memungkinkan utang - Create or allow any indebtedness that is
apa pun yang dijamin atau berperingkat secured or ranks prior or senior to the
di atas atau senior terhadap Obligasi, Bonds, except for the leasing
kecuali untuk transaksi sewa guna transactions or other asset-backed
usaha (leasing) atau transaksi lain transactions in the ordinary course of
yang didukung aset dalam operasional banking business.
bisnis perbankan pada umumnya.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
167 603
Page 606
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
23. PINJAMAN YANG DITERIMA (lanjutan) 23. BORROWINGS (continued)
b. Pinjaman bukan bank (lanjutan) b. Non-bank borrowings (continued)
(ii) Perjanjian Pinjaman 2023 (lanjutan) (ii) Borrowing Agreement 2023 (continued)
Dalam perjanjian pinjaman tersebut, diatur The borrowing agreements provide several
beberapa pembatasan yang harus covenants required from the Bank, such as:
dipenuhi oleh Bank antara lain: (lanjutan) (continued)
- Membentuk atau memiliki Anak - Form or have any Material Subsidiary
Perusahaan Utama apa pun (selain (other than PT BANK BTPN SYARIAH
PT BANK BTPN SYARIAH Tbk, Tbk, PT BTPN SYARIAH VENTURA,
PT BTPN SYARIAH VENTURA, PT Oto Multiartha and PT Summit Oto
PT Oto Multiartha dan PT Summit Oto Finance).
Finance).
- Tidak melakukan perubahan mendasar - No substantial change of its Charter in
atas Anggaran Dasar dengan cara apa any manner which would be inconsistent
pun yang dapat tidak sesuai dengan with the provisions of this Agreement.
ketentuan pada perjanjian.
- Tidak melakukan atau mengizinkan - Not undertake Merger, Consolidation or
penggabungan, pemekaran, peleburan Reorganization. Undertake or permit
atau reorganisasi apa pun; atau any merger, spin-off, consolidation or
menjual, memindahkan, menyewakan reorganization; or sell, transfer, lease or
atau dengan cara lain melepaskan otherwise dispose of all or a substantial
seluruh atau suatu bagian substansial part of its assets, other than assets
dari aset-asetnya selain aset-aset yang acquired in the enforcement of security
diambil alih dalam mengeksekusi created in Favor of the Issuer in the
jaminan yang dibuat untuk kepentingan ordinary course of its banking business,
Emiten dalam usaha perbankannya. whether in a single transaction or in a
series of transactions, related or
otherwise.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of 31 December 2025 and 2024, the
2024, Bank telah memenuhi persyaratan Bank managed to fulfill the requirement
terkait penarikan fasilitas IFC. related with disbursement of IFC facility.
24. AKRUAL 24. ACCRUALS
31 Desember/December
2025 2024
Akrual beban operasional 263,064 386,205 Accrued operational expenses
Akrual beban promosi 100,078 106,444 Accrued promotion expenses
Akrual jasa profesional 99,792 68,734 Accrued professional fees
462,934 561,383
Akrual jasa profesional merupakan akrual untuk Accrued professional fees are accrual for the costs of
biaya konsultan yang bekerjasama dengan Bank consultants who collaborate with the Bank to
untuk menyelesaikan proyek tertentu, termasuk complete certain projects, including accrual for the
akrual untuk biaya konsultan hukum, konsultan costs of legal consultant, business consultant, public
bisnis, akuntan publik dan lainnya. accountant and others.
25. PINJAMAN SUBORDINASI 25. SUBORDINATED LOANS
Pinjaman subordinasi merupakan pinjaman The outstanding subordinated loans represent loans
dari SMBC Cabang Singapura sejumlah obtained from SMBC Singapore Branch amounted to
USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen dengan USD 200,000,000 (full amount), equivalent to
Rp 3.335.000 pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rp 3,335,000 as of 31 December 2025 and
sejumlah USD 200.000.000 (nilai penuh), ekuivalen amounted to USD 200,000,000 (full amount),
dengan Rp 3.219.000 pada tanggal 31 Desember equivalent to Rp 3,219,000 as of 31 December 2024.
2024.
604 168 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 607
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
25. PINJAMAN SUBORDINASI (lanjutan) 25. SUBORDINATED LOANS (continued)
Pinjaman subordinasi sebesar USD 100.000.000 Subordinated loans of USD 100,000,000 (full
(nilai penuh) dan USD 100.000.000 (nilai penuh) amount) and USD 100,000,000 (full amount) were
masing-masing diperoleh pada tanggal obtained on 26 September 2018 and 23 November
26 September 2018 dan 23 November 2018 dan 2018 respectively and will mature on 31 July 2031.
akan jatuh tempo pada tanggal 31 Juli 2031.
Untuk fasilitas USD 100.000.000 (nilai penuh) dan For the USD 100,000,000 (full amount) facility and
USD 100.000.000 (nilai penuh) yang masing-masing the USD 100,000,000 (full amount) facility obtained
diperoleh pada tanggal 26 September 2018 dan on 26 September 2018 and 23 November 2018
23 November 2018, telah terdapat Perjanjian respectively, Supplemental Agreements have been
Tambahan yang ditandatangani pada tanggal signed on 31 July 2024, so that the maturity date has
31 Juli 2024, sehingga tanggal jatuh tempo berubah changed from previously 26 September 2028 and
dari masing-masing tanggal 26 September 2028 dan 21 November 2028 to 31 July 2031 for the two
21 November 2028 menjadi tanggal 31 Juli 2031 facilities.
untuk kedua fasilitas tersebut.
Pinjaman subordinasi memiliki opsi pembayaran These subordinated loans have early repayment
lebih awal dengan pemberitahuan 20 hari option by 20 days notification in advance with
sebelumnya dan dengan persetujuan dari kreditur. lender’s approval.
Tingkat suku bunga kontraktual setahun atas Contractual interest rate per annum on subordinated
pinjaman subordinasi ini adalah cost of fund loans is cost of fund plus certain margin. For position
ditambah margin tertentu. Untuk posisi pada tanggal as of 31 December 2025, the applied margin was
31 Desember 2025, marjin yang diterapkan adalah 1.25% (for total outstanding amount of USD
1,25% (untuk total pinjaman subordinasi USD 200,000,000 (full amount)).
200.000.000 (nilai penuh)).
Pinjaman subordinasi digunakan untuk memperkuat Subordinated loans are used to strengthen the
struktur modal Bank sebagai Modal Pelengkap Bank's capital structure as Supplementary Capital
(Tier 2). (Tier 2).
Sesuai Peraturan OJK Nomor 11/POJK.03/2016 In accordance with the Regulation of OJK Number
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 11/POJK.03/2016 and Circular Letter of OJK Number
Bank Umum dan Surat Edaran OJK Nomor 20/SEOJK.03/2016 regarding Feature of Conversion
20/SEOJK.03/2016 tentang Fitur Konversi Menjadi to Common Stock or Write Down The Instruments of
Saham Biasa atau Write Down terhadap instrumen Additional Tier 1 and Tier 2, Lender and Borrower
Modal Inti Tambahan dan Modal Pelengkap, acknowledge the trigger events that will cause the
Kreditur dan Debitur memahami bahwa terdapat loan provided under this Agreement to be converted
kondisi yang menyebabkan (trigger events) to common stock or written down, particulary in the
pinjaman yang diberikan sesuai dengan Perjanjian event when the business continuity of the debtor is
ini harus dikonversi menjadi saham biasa atau potentially disrupted (point of non viability) and
dilakukan write down, yaitu dalam hal kelangsungan therefore affecting the liabilities of borrower to the
usaha debitur berpotensi terganggu (point of non lender, in the term of:
viability) sehingga mempengaruhi kewajiban debitur
kepada kreditur, yaitu dapat berupa:
(i) rasio Modal Inti Utama (Common Equity Tier (i) Common Equity Tier 1 (CET 1) is lower than or
1/CET 1) lebih rendah atau sama dengan equal to 5.125% of Risk-Weighted Assets
5,125% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (RWA), both individually and consolidated with
(ATMR) baik secara individu maupun its Subsidiaries; and/or
konsolidasi dengan Entitas Anak; dan/atau
(ii) terdapat rencana dari otoritas yang berwenang (ii) there is a plan of the competent authority to
untuk melakukan penyertaan modal kepada make capital injection to the Borrower which
Debitur yang dinilai berpotensi terganggu continuity of its business is evaluated to have
kelangsungan usahanya; dan the potential to be disrupted; and
(iii) terdapat perintah dari OJK untuk melakukan (iii) There is an order from OJK to convert into
konversi menjadi saham biasa dan/atau write- common stock and/or write-down.
down.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank As of 31 December 2025 and 2024, the Bank
memenuhi seluruh persyaratan yang disebutkan complied with all the requirements mentioned in the
dalam perjanjian pinjaman subordinasi. subordinated loan agreements.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
169 605
Page 608
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES
Liabilitas imbalan kerja karyawan terdiri dari: Employee benefits liabilities consist of:
31 Desember/December
2025 2024
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Akrual bonus karyawan, THR, tantiem, dan Accrual of employee bonus,
liabilitas jangka pendek lainnya THR, tantiem, and other short-term liabilities
- Bank 351,556 339,069 Bank -
- Entitas Anak 280,630 274,383 Subsidiaries -
632,186 613,452
Imbalan pascakerja dan imbalan kerja Post-employment benefits and other
jangka panjang lainnya long-term employee benefits
- Bank 124,366 32,669 Bank -
- Entitas Anak 487,344 420,286 Subsidiaries -
611,710 452,955
1,243,896 1,066,407
Pada tanggal 31 Desember 2024, Bank mengalami As of 31 December 2024, the Bank experienced
kelebihan pendanaan pada aset program untuk funding surplus on post-employment benefit plan
imbalan pascakerja, sehingga Bank mencatat aset assets, so the Bank recorded employee benefit
imbalan kerja sebesar Rp 17.147 pada Catatan 18. assets amounted Rp 17,147 in Notes 18.
Grup menerapkan kebijakan program manfaat The Group implements post-employment benefits
imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-Undang policy based on Job Creation Law (“UUCK”) No. 11
Cipta Kerja (“UUCK”) No. 11 Tahun 2020, Peraturan Year 2020, Government Regulation No. 35 Year
Pemerintah No. 35 Tahun 2021 dan Perjanjian 2021 and Collective Labor Agreement applied by the
Kerjasama yang berlaku di Grup. Dasar perhitungan Group. The calculation basis of benefits is based on
manfaat ini menggunakan gaji pokok terkini. current basic salary. The Bank’s defined benefits
Program pensiun manfaat pasti ini dikelola oleh pension plan is managed by PT Asuransi Allianz Life
PT Asuransi Allianz Life Indonesia. Indonesia.
Program tersebut memberikan manfaat pensiun The program calls for benefits to be paid to eligible
yang akan dibayarkan kepada karyawan yang employees at retirement or when the employees
berhak pada saat karyawan pensiun atau pada saat resign according to the prevailing regulations. The
karyawan tersebut berhenti sesuai dengan funding of the pension plan is conducted by the
peraturan yang berlaku. Pendanaan program Group through payments of annual contributions
pensiun ini dilakukan oleh Grup dengan membayar which are sufficient to meet the minimum
iuran tahunan yang setidaknya memenuhi jumlah requirements set forth in applicable laws.
minimum seperti yang diharuskan oleh peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Perhitungan imbalan kerja jangka panjang Bank dan The calculation of the long-term employee benefits of
Entitas Anak menggunakan hasil perhitungan the Bank and Subsidiary use the results of the
Aktuari periode 31 Desember 2025 dengan calculation of the Actuarial period
informasi komparatif 31 Desember 2024. 31 December 2025 with comparative information
31 December 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2025, jumlah karyawan As of 31 December 2025, the total number of the
Bank yang memiliki hak atas manfaat ini adalah Bank’s employees eligible for this benefit was 5,824
5.824 karyawan (31 Desember 2024: 6.105 employees (31 December 2024: 6,105 employees)
karyawan) (tidak diaudit). (unaudited).
Pada tanggal 31 December 2025, jumlah karyawan As of 31 December 2025, the total number of the
Entitas Anak yang memiliki hak atas imbalan ini Subisidiaries’ employees eligible for this benefit was
adalah sebanyak 11.736 karyawan (31 Desember 11,736 employees (31 December 2024: 11,129
2024: 11.129 karyawan) (tidak diaudit). employees) (unaudited).
Selain memberikan manfaat yang disebutkan In addition to the benefits mentioned above, the Bank
di atas, Bank juga memberikan manfaat cuti panjang also provides its employees with long leave benefits.
kepada karyawannya.
606 170 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 609
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja Post-employment benefits
Perhitungan aktuaria atas liabilitas imbalan kerja The actuarial calculation for the Bank’s employee
karyawan Bank pada tanggal 31 Desember 2025 benefits liabilities as of 31 December 2025 and 2024
dan 2024 dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria was performed by Kantor Konsultan Aktuaria I Gde
I Gde Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan, aktuaris Eka Sarmaja, FSAI dan Rekan, an independent
independen, dengan menggunakan metode actuary, using the “Projected Unit Credit” method
“Projected Unit Credit” berdasarkan laporannya based on its reports dated 11 February 2026
tertanggal 11 Februari 2026 (31 Desember 2024: (31 December 2024: dated 30 January 2025).
tanggal 30 Januari 2025).
Perhitungan aktuaria Bank tersebut menggunakan The Bank’s actuarial valuations were carried out
asumsi-asumsi sebagai berikut: using the following assumptions:
31 Desember/December
2025 2024
Asumsi ekonomi: Economic assumptions:
Tingkat diskonto per tahun 6.25% 7.00% Interest discount rate per annum
Tingkat kenaikan gaji per tahun 7.00% 7.00% Salary increment rate per annum
Asumsi lainnya: Other assumptions:
Usia pensiun normal 55 55 Normal pension age
Tabel mortalitas/ Tabel mortalitas/
Mortality table Mortality table
Indonesia 2019 Indonesia 2019
Tingkat kematian (TMI 2019) (TMI 2019) Mortality rate
Tingkat cacat 10% TMI 2019) 10% TMI 2019) Disability rate
Status pendanaan atas program pensiun pada The funding status of the pension plan as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan 31 December 2025 and 2024 based on the actuarial
laporan aktuaria adalah sebagai berikut: reports was as follows:
31 Desember/December
2025 2024
Bank Bank
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined benefits
manfaat pasti 807,649) 718,722) liabilities
Nilai wajar aset program (715,544) (735,869) Fair value of plan assets
(Surplus) defisit pendanaan 92,105) (17,147) Funding (surplus) deficit
Entitas Anak Subsidiaries
Defisit pendanaan 443,403) 383,949) Funding deficit
535,508) 366,803)
Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama The movement in the defined benefits liabilities
tahun berjalan adalah sebagai berikut: during the year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of defined
imbalan manfaat pasti - Bank: benefits liabilities - Bank:
Nilai kini kewajiban imbalan manfaat Present value of defined benefits
pasti, awal tahun 718,722 732,177 liabilities, beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 90,546 89,220 Current service cost
Beban bunga 47,423 42,266 Interest expense
Kerugian atas penyelesaian 1,306 1,371 Loss on settlements
Dipindahkan 857,997 865,034 Carry forward
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
171 607
Page 610
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Perubahan liabilitas imbalan manfaat pasti selama The movement in the defined benefits liabilities
tahun berjalan adalah sebagai berikut: (lanjutan) during the year was as follows: (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Dipindahkan 857,997) 865,034) Carry forward
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Kerugian/keuntungan aktuaria yang
timbul dari: Actuarial losses/gains arising from:
- Asumsi keuangan 36,973) (12,683) Financial assumption -
- Penyesuaian pengalaman 47,494) (25,361) Experiences adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayarkan oleh aset Benefits paid by the plan assets
program selama tahun berjalan (133,509) (106,897) during the year
Pembayaran penyelesaian dari aset
program (1,306) (1,371) Settlement payments from plan assets
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun - Bank 807,649) 718,722) benefits liabilities, end of year - Bank
Present value of defined
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat benefits liabilities, end of year -
pasti, akhir tahun – Entitas Anak 657,196) 586,496) Subsidiaries
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined
pasti, akhir tahun 1,464,845) 1,305,218) benefits liabilities, end of year
Perubahan nilai wajar aset program selama tahun The movement of fair value of plan assets during the
berjalan adalah sebagai berikut: year was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Perubahan nilai wajar aset program - Movement in the fair value of
Bank: plan assets - Bank:
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
awal tahun 735,869) 634,515) beginning of year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Pendapatan bunga atas aset
program 52,102) 41,776) Interest income on plan assets
Termasuk dalam penghasilan Included in other comprehensive
komprehensif lain income
Imbal hasil atas aset program di Return on plan assets
luar pendapatan bunga (29,514) (21,363) excluding interest income
Lain-lain Others
Kontribusi yang dibayarkan
kepada program 91,902) 189,209) Contributions paid into the plan
Imbalan yang dibayarkan oleh
program (133,509) (106,897) Benefits paid by the plan
Pembayaran penyelesaian dari
aset program (1,306) (1,371) Settlement payments from plan assets
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun - Bank 715,544) 735,869) end of year - Bank
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun – Entitas Anak 213,793) 202,547) end of year – Subsidiaries
Nilai wajar aset program, Fair value of plan assets,
akhir tahun 929,337) 938,416) end of year
608 172 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 611
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Jumlah yang diakui di laba rugi: The amounts recognised in profit/loss are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Bank Bank
Biaya jasa kini 90,546) 89,220) Current service cost
Biaya bunga 47,423) 42,266) Net interest
Pembayaran penyelesaian dari aset
program 1,306) 1,371) Settlement payments from plan assets
Pendapatan bunga atas aset program (52,102) (41,776) Interest income on plan assets
87,173) 91,081)
Entitas Anak 95,904) 90,070) Subsidiaries
Jumlah, disajikan sebagai bagian Total, included in personnel
dari beban tenaga kerja 183,077) 181,151) expenses
Jumlah yang diakui di penghasilan komprehensif The amounts recognised in other comprehensive
lain: income are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Bank Bank
Kerugian/keuntungan aktuaria yang
timbul dari: Actuarial losses/gains arising from:
- Asumsi keuangan 36,973) (12,683) Financial assumption -
- Penyesuaian pengalaman 47,494) (25,361) Experience adjustment -
Imbal hasil atas aset program di luar Return on plan assets
pendapatan bunga 29,514) 21,363) excluding interest income
113,981) (16,681)
Entitas Anak (3,861) (36,685) Subsidiaries
Jumlah, disajikan sebagai bagian
dari penghasilan komprehensif Total, included in other
lain 110,120) (53,366) comprehensive income
Seluruh aset program pensiun ditempatkan pada All of the pension plan assets are placed on cash with
kas di Bank Kustodian dan deposito berjangka di the Custodian Bank and time deposits with the Bank.
Bank.
Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui The Bank is exposed to a number of risks through its
program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan defined benefit pension plans. The most significant
adalah sebagai berikut: risks are as follows:
Volatilitas aset Asset volatility
Liabilitas program dihitung menggunakan tingkat The plan liabilities are calculated using a discount
diskonto yang merujuk kepada tingkat imbal hasil rate set with reference to government bond yields. If
obligasi pemerintah. Jika imbal hasil aset program plan assets underperform this yield, then this will
lebih rendah, maka akan menghasilkan defisit create a deficit.
program.
Perubahan imbal hasil obligasi Changes in bond yields
Kenaikan pada liabilitas program disebabkan oleh An increase in plan liabilities is caused by the
penurunan imbal hasil obligasi pemerintah, decrease in government bond yields, although this
walaupun hal ini akan saling hapus dengan pilihan will be partially offset by the Bank’s investment
jenis investasi Bank. choices.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
173 609
Page 612
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Bank terekspos dengan beberapa risiko melalui The Bank is exposed to a number of risks through its
program imbalan pasti. Risiko yang paling signifikan defined benefit pension plans. The most significant
adalah sebagai berikut: (lanjutan) risks are as follows: (continued)
Perubahan imbal hasil obligasi (lanjutan) Changes in bond yields (continued)
Hasil yang diharapkan dari aset program ditentukan The expected return on plan assets is determined by
dengan mempertimbangkan imbal hasil yang considering the expected returns available on the
diharapkan atas aset dengan mengacu pada assets underlying the current investment policy.
kebijakan investasi. Hasil investasi bunga tetap Expected yields on fixed interest investments are
didasarkan pada hasil pengembalian bruto pada based on gross redemption yields as of the reporting
tanggal pelaporan. date.
Nilai kini liabilitas imbalan pascakerja, nilai wajar The Bank’s present value of post-employment
aset program, defisit/surplus pada program dan benefits liabilities, fair value of plan assets,
penyesuaian pada liabilitas program dan aset deficit/surplus of program and adjustment on plan
program Bank untuk 5 tahun terakhir adalah sebagai liabilities and plan assets for the last 5 years were as
berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024 2023 2022 2021
Nilai kini liabilitas imbalan Present value of defined
manfaat pasti 807,649) 718,722) 732,177) 674,325)) 671,934) benefits liabilities
Nilai wajar aset program (715,544) (735,869) (634,515) (657,834) (657,951) Fair value of plan assets
The effect of the
Dampak batas atas aset -) -) -) -)) -) asset ceiling
92,105) (17,147) 97,662) 16,491)) 13,983)
Defisit (surplus) Deficit (surplus)
Penyesuaian pada 84,467) (38,044) 59,459) 8,856)) (2,829)) Adjustments on
liabilitas program plan liabilities
Penyesuaian pada aset (29,514) 21,363) 32,115) 34,244)) 22,272))
program Adjustments on plan assets
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi liabilitas Management believes that the estimated post-
atas imbalan pascakerja pada tanggal employment benefit liabilities as of
31 Desember 2025 dan 2024 telah memenuhi 31 December 2025 and 2024 have fulfilled the
persyaratan minimum UUCK. minimum requirements of UUCK.
Durasi rata-rata tertimbang dari liabilitas program The Bank’s weighted average duration of the defined
pensiun imbalan pasti Bank pada tanggal benefit pension obligation as of 31 December 2025
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah and 2024 was 6.40 years and 6.32 years,
6,40 tahun dan 6,32 tahun. respectively.
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat The Bank’s expected maturity analysis of
pensiun yang tidak didiskontokan Bank adalah undiscounted pension benefits are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ December
2024 2024
Hingga 1 tahun 111,742 82,501 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 94,370 101,567 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 276,681 273,204 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 2,722,434 2,690,632 More than 5 years
610 174 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 613
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Sensitivitas liabilitas imbalan pascakerja untuk The Bank’s sensitivity of the post-employment
perubahan asumsi aktuarial utama Bank adalah benefits liabilities to changes in the key actuarial
sebagai berikut: assumptions was as follows:
2025
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (48,639) (6,615)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 54,367) 7,495) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 59,070) 9,089)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (53,646) (8,112) Salary increase rate
2024
Kenaikan Kenaikan
(penurunan) nilai (penurunan)
kini kewajiban beban jasa kini/
imbalan kerja/ Increase
Increase (decrease) (decrease) in
Perubahan asumsi/ in present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (42,690) (6,022)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 47,660) 7,160) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 42,733) 8,548)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (57,651) (7,355) Salary increase rate
Analisis sensitivitas didasarkan pada perubahan The sensitivity analysis is based on a change in an
atas satu asumsi aktuarial dimana asumsi lainnya assumption while holding all other assumptions
dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang constant. In practice, this is unlikely to occur and
terjadi dan perubahan beberapa asumsi mungkin changes in some of the assumptions may be
saling berkorelasi. Dalam perhitungan sensitivitas correlated. When calculating the sensitivity of the
kewajiban imbalan pascakerja atas asumsi aktuarial post-employment benefits liabilities to significant
utama, metode yang sama (perhitungan nilai kini actuarial assumptions, the same method (present
kewajiban imbalan pasti dengan menggunakan value of the defined benefits liabilities calculated with
metode projected unit credit di akhir periode the projected unit credit method at the end of the
pelaporan) telah diterapkan seperti dalam reporting period) has been applied as when
penghitungan liabilitas imbalan pascakerja. calculating the post-employment benefits liabilities.
Pada 31 Desember 2025 dan 2024, imbalan As of 31 December 2025 and 2024, post-employment
pascakerja untuk karyawan dengan Perjanjian Kerja benefits for the Subsidiary (BTPNS)'s employees
Waktu Tertentu (PKWT) Entitas Anak (BTPNS) with Fixed Time Employment Agreements (PKWT)
dihitung secara internal dengan metode historical are calculated internally using the historical stay rate
stay rate masing-masing sebesar Rp 28.516 dan method amounted to Rp 28,516 and Rp 22,685,
Rp 22.685. respectively.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long term employee benefits
Grup juga memberikan manfaat cuti panjang kepada The Group also provides its employees with long
karyawannya. leave benefit.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
175 611
Page 614
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long term employee benefits (continued)
Perubahan liabilitas yang timbul dari imbalan kerja The movement in the Bank’s liabilities arising from
jangka panjang lainnya adalah sebagai berikut: other long-term employee benefits was as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Perubahan nilai kini liabilitas Movement in present value of defined
imbalan manfaat pasti - Bank: benefits liabilities - Bank:
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of defined liabilities,
pasti, awal tahun 32,669) 30,423) beginning of the year
Termasuk dalam laba rugi Included in profit or loss
Beban jasa kini 5,814) 5,515) Current service cost
Beban bunga 1,986) 1,767) Interest expense
Pengukuran kembali: Remeasurement:
- Penyesuaian asumsi keuangan 1,734) (1,032) Changes in financial assumptions -
- Penyesuaian pengalaman 1,522) 464 ) Experience adjustment -
Lain-lain Others
Imbalan yang dibayarkan dari
pemberi kerja selama tahun Benefits paid by the employer
berjalan (11,464) (4,468) during year
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun - Bank 32,261) 32,669 benefits liabilities, end of year - Bank
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun – Entitas Anak benefits liabilities, end of year -
15,425) 13,652) Subsidiaries
Nilai kini liabilitas imbalan manfaat Present value of net defined
pasti, akhir tahun 47,686) 46,321) benefits liabilities, end of year
Jumlah yang diakui di laba rugi: The amounts recognised in profit/loss are as follows:
Tahun berakhir 31 Desember/
Year ended 31 December
2025 2024
Bank Bank
Biaya jasa kini 5,814) 5,515) Current service cost
Biaya bunga 1,986) 1,767) Net interest
Pengukuran kembali manfaat jangka Remeasurement of long term
panjang 3,256) (568) employee benefit
11,056) 6,714)
Entitas Anak 3,676) 2,131) Subsidiaries
Jumlah, disajikan sebagai bagian Total, included in personnel
dari beban tenaga kerja 14,732) 8,845) expenses
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari imbalan The Bank’s expected maturity analysis of
jangka panjang lainnya tidak didiskontokan Bank undiscounted other long-term employee benefits was
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ December
2025 2024
Hingga 1 tahun 4,904 8,583 Up to 1 year
Lebih dari 1 - 2 tahun 6,497 4,592 More than 1 - 2 years
Lebih dari 2 - 5 tahun 13,419 15,584 More than 2 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 27,024 25,311 More than 5 years
612 176 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 615
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
26. LIABILITAS IMBALAN KERJA KARYAWAN 26. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)
(lanjutan)
Imbalan kerja jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long term employee benefits (continued)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan jangka panjang The Bank’s sensitivity of the other long term
lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria utama employee benefit obligation to changes in the
Bank adalah sebagai berikut: principal actuarial assumptions was as follows:
2025
Kenaikan
(penurunan) nilai
kini kewajiban Kenaikan
imbalan kerja/ (penurunan) beban
increase jasa kini/ Increase
(decrease) in (decrease) in
Perubahan asumsi/ present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (1,402) (217)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 1,536) 239) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 1,593) 303)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (1,480) (280) Salary increase rate
2024
Kenaikan
(penurunan) nilai
kini kewajiban Kenaikan
imbalan kerja/ (penurunan) beban
increase jasa kini/ Increase
(decrease) in (decrease) in
Perubahan asumsi/ present value of current service
Change in assumption benefit obligation cost
Kenaikan/Increase 1% (1,223) (191)
Tingkat diskonto Penurunan/Decrease 1% 1,335) 229) Discount rate
Kenaikan/Increase 1% 1,770) 291)
Tingkat kenaikan gaji Penurunan/Decrease 1% (999) (251) Salary increase rate
27. LIABILITAS LAIN-LAIN 27. OTHER LIABILITIES
31 Desember/December
2025 2024
Utang kepada pihak ketiga 294,930 298,397 Payable to third parties
Beban Standby Letter of Credit Accrued Standby Letter of
yang masih harus dibayarkan 111,277 169,166 Credit fee
Transaksi ATM, transfer dan ATM transaction, transfer and
tagihan merchant 75,189 93,803 merchant bills
Transaksi kartu kredit 74,991 45,995 Credit card transaction
Pendapatan ditangguhkan 70,411 71,491 Unearned income
Insentif kepada nasabah 58,909 34,202 Incentive to customer
Setoran konsumen 52,964 39,641 Customer deposit
Utang premi asuransi lainnya 41,178 41,104 Other insurance premium payable
Loan insurance premium
Utang premi asuransi kredit 26,992 57,765 payable
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses -
- komitmen 20,956 43,266 commitment
Komisi asuransi diterima dimuka 8,107 26,276 Up-front insurance commission
Lainnya 191,949 260,152 Others
1,027,853 1,181,258
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
177 613
Page 616
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
27. LIABILITAS LAIN-LAIN (lanjutan) 27. OTHER LIABILITIES (continued)
Utang kepada pihak ketiga sebagian besar Payables to third parties mainly represent operational
merupakan utang operasional kepada mitra bisnis payable to the business partner of the Bank and
Bank dan Entitas Anak dalam menjalankan kegiatan Subsidiaries in carrying out operational activities.
operasional.
Beban standby letter of credit yang masih harus Accrued standby letter of credit fees are expense for
dibayarkan merupakan beban yang masih harus standby letter of credit related to loans that has not
dibayar atas standby letter of credit terkait dengan been paid.
pinjaman yang diberikan.
Transaksi ATM, transfer dan tagihan merchant ATM transaction, transfer and merchant bills consist
merupakan hutang atas transaksi ATM dan transfer of payables from Bank ATM transaction and transfer
antar bank yang akan diselesaikan pada hari kerja to other banks that will be settled on the next working
berikutnya, serta transaksi dengan merchant melalui day and transactions with merchants via payment
gerbang pembayaran. gateway.
Pendapatan ditangguhkan terdiri atas pendapatan Unearned income consists of deferred income from
dari pembelian wesel ekspor yang ditangguhkan. export bills purchase.
Utang premi asuransi lainnya merupakan premi Other insurance premium payables are employees
terutang atas asuransi karyawan Grup. insurance premium payables of the Group.
Utang premi asuransi kredit terdiri dari pembayaran Loan insurance premium payable consists of
premi asuransi yang telah diterima dari debitur insurance premium payment from debtors but not yet
namun belum dibayarkan kepada perusahaan paid to the insurance companies.
asuransi.
Komisi asuransi diterima dimuka merupakan komisi Up-front insurance commission represents
yang diterima dari Allianz atas penjualan produk- commission received from Allianz for the sales of
produk asuransi kepada nasabah Bank melalui insurance products to the Bank’s customers through
seluruh saluran distribusi Bank. all Bank’s distribution channels.
Lainnya terutama terdiri dari akun tampungan Others mainly consist of temporary account for
sementara atas penerimaan pembayaran dimuka upfront funds received from debtors, which will be
dari debitur, yang akan didebitkan pada waktu debited upon future contract settlement period.
penyelesaian kewajiban kontrak dengan debitur di
masa mendatang.
614 178 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 617
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. DANA SYIRKAH TEMPORER 28. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS
Grup menyajikan dana syirkah temporer The Group presented temporary syirkah funds in
sehubungan dengan kepemilikan Bank atas Entitas relation to the Bank’s ownership in the Subsidiary
Anak yang bergerak di bidang perbankan syariah. which engages in sharia banking industry.
31 Desember/December
2025 2024
Simpanan nasabah: Deposits from customer:
Tabungan mudharabah 886,635 976,622 Mudharabah saving deposits
Deposito mudharabah 9,043,116 8,622,730 Mudharabah time deposits
9,929,751 9,599,352
a. Tabungan mudharabah a. Mudharabah savings deposits
Berdasarkan hubungan dengan pihak lawan: By relationship with counterparties:
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga 881,717 972,327 Third parties
Pihak berelasi 4,918 4,295 Related parties
886,635 976,622
Berdasarkan jenis produk: By product type:
31 Desember/December
2025 2024
Tepat Tabungan Platinum Bisnis 438,454 553,060 Tepat Tabungan Platinum Bisnis
Tepat Tabungan Platinum 395,297 410,084 Tepat Tabungan Platinum
Tepat Tabungan Platinum Reward 35,380 - Tepat Tabungan Platinum Reward
Tepat Tabungan Payroll 12,742 8,528 Tepat Tabungan Payroll
Tepat Tabungan Rencana 4,762 4,950 Tepat Tabungan Rencana
886,635 976,622
Kisaran tingkat bagi hasil untuk tabungan The range of profit sharing rate for mudharabah
mudharabah untuk tahun-tahun yang berakhir savings deposits for the years ended
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 31 December 2025 and 2024 were as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 2025
Tingkat bagi hasil (%) 0.76% - 4.00% Profit sharing rate (%)
31 Desember/December 2024
Tingkat bagi hasil (%) 1.00% - 4.00% Profit sharing rate (%)
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada As of 31 December 2025, there were no
tabungan mudharabah yang diblokir dan mudharabah saving deposits which were
dijadikan sebagai jaminan atas pembiayaan. blocked and used as collateral for financing. As
Pada tanggal 31 Desember 2024, terdapat of 31 December 2024, there were mudharabah
tabungan mudharabah yang diblokir dan saving deposits which were blocked and used as
dijadikan sebagai jaminan atas pembiayaan collateral for financing amounted to Rp 2,750.
sebesar Rp 2.750.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 179 615
Page 618
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
28. DANA SYIRKAH TEMPORER (lanjutan) 28. TEMPORARY SYIRKAH FUNDS (continued)
b. Deposito mudharabah b. Mudharabah time deposits
31 Desember/December
2025 2024
Pihak ketiga 9,015,221 8,593,793 Third parties
Pihak berelasi 27,895 28,937 Related parties
9,043,116 8,622,730
Berdasarkan jangka waktu By time period
31 Desember/December
2025 2024
Bukan Bank Non-Bank
Lebih dari 1 - 3 bulan 8,869,755 8,362,894 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 160,384 216,247 More than 3 - 6 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 12,934 43,566 More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 43 23 More than 12 months
9,043,116 8,622,730
Berdasarkan sisa umur sampai jatuh tempo By remaining period to maturity date
31 Desember/December
2025 2024
Bukan Bank Non-Bank
Hingga 1 bulan 7,535,356 7,325,763 Up to 1 month
Lebih dari 1 - 3 bulan 1,398,728 1,127,204 More than 1 - 3 months
Lebih dari 3 - 6 bulan 104,113 144,231 More than 3 - 6 months
Lebih dari 6 - 9 bulan 1,191 18,498 More than 6 - 9 months
Lebih dari 9 - 12 bulan 3,709 7,011 More than 9 - 12 months
Lebih dari 12 bulan 19 23 More than 12 months
9,043,116 8,622,730
Kisaran tingkat bagi hasil untuk deposito The range of profit sharing rate for mudharabah time
mudharabah selama tahun-tahun berakhir deposits during the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 31 December 2025 and 2024 were as follows:
berikut:
31 Desember/December 2025
Tingkat bagi hasil (%) 2.22% - 6.03% Profit sharing rate (%)
31 Desember/December 2024
Tingkat bagi hasil (%) 2.76% - 6.51% Profit sharing rate (%)
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat As of 31 December 2025, there were no mudharabah
deposito mudharabah yang diblokir dan dijadikan time deposits which were blocked and used as
sebagai jaminan atas pembiayaan (31 Desember collateral for financing (31 December 2024:
2024: Rp 16.250). Rp 16,250).
616 180 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 619
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. MODAL SAHAM 29. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal Based on the share registrant record from Biro
31 Desember 2025 dan 2024 berdasarkan catatan Administrasi Efek, the composition of the Bank’s
yang dibuat oleh Biro Administrasi Efek adalah shareholders composition as of 31 December 2025
sebagai berikut: and 2024 was as follows:
31 Desember/December 2025
Lembar saham/ Persentase/
Pemegang saham Number of shares Percentage Jumlah/Total Shareholder
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 9,692,826,975 91.047% 193,857 Corporation
PT Bank Central Asia Tbk 109,742,058 1.031% 2,195 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 12,007,137 0.113% 240 (Persero) Tbk
Direksi The Board of Directors
Merisa Darwis 225,358 0.002% 5 Merisa Darwis
Henoch Munandar 176,756 0.002% 4 Henoch Munandar
Hanna Tantani 151,154 0.001% 3 Hanna Tantani
Dini Herdini 121,572 0.001% 2 Dini Herdini
Atsushi Hino 3,000 0.000% 0 Atsushi Hino
Publik 830,691,738 7.803% 16,613 Public
10,645,945,748 100.000% 212,919
31 Desember/December 2024
Lembar saham/ Persentase/
Pemegang saham Number of shares Percentage Jumlah/Total Shareholder
Sumitomo Mitsui Banking Sumitomo Mitsui Banking
Corporation 9,692,826,975 91.047% 193,857 Corporation
PT Bank Central Asia Tbk 109,742,058 1.031% 2,195 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 12,007,137 0.113% 240 (Persero) Tbk
Direksi The Board of Directors
Merisa Darwis 223,858 0.002% 4 Merisa Darwis
Henoch Munandar 175,256 0.002% 3 Henoch Munandar
Hanna Tantani 149,654 0.001% 3 Hanna Tantani
Dini Herdini 120,072 0.001% 2 Dini Herdini
Darmadi Sutanto 90,620 0.001% 2 Darmadi Sutanto
Kaoru Furuya 4,500 0.000% 0 Kaoru Furuya
Atsushi Hino 1,500 0.000% 0 Atsushi Hino
Keishi Kobata 1,500 0.000% 0 Keishi Kobata
Dewan Komisaris The Board of Commissioners
Ongki Wanadjati Dana* 860,804 0.008% 17 )Ongki Wanadjati Dana*
Publik 829,741,814 7.794% 16,596 Public
10,645,945,748 100.000% 212,919
*Kepemilikan saham berasal dari program Material Risk Taker saat yang *Share ownership comes from the Material Risk Taker program when he
bersangkutan menjabat sebagai anggota Direksi Bank served as a member of the Board of Directors of the Bank.
Pemegang saham publik terdiri dari pemegang Public shareholders consist of shareholders whose
saham yang memiliki kurang dari 5% jumlah saham ownership are less than 5% of outstanding shares.
beredar. Seluruh saham yang beredar adalah All the outstanding shares are ordinary shares.
saham biasa.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 181 617
Page 620
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
29. MODAL SAHAM (lanjutan) 29. SHARE CAPITAL (continued)
Perubahan komposisi kepemilikan saham Changes in share ownership composition
Pada tanggal 20 Maret 2024, Bank telah On 20 March 2024, Bank completed the Capital
menyelesaikan proses Penambahan Modal dengan Increase process by Granting Pre-emptive Rights II
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (Right Issue II) which resulted in a change in the
(Right Issue II) yang menyebabkan perubahan Bank's paid-up capital to Rp 212,919 or
Modal disetor Bank menjadi Rp 212.919 atau 10,645,945,748 shares (full amount). The Bank has
10.645.945.748 saham (nilai penuh). Bank telah disclosed its plan to use the proceed from the Rights
mengungkapkan rencana penggunaan dana Rights Issue fund to expand and invest through the
Issue II tersebut adalah untuk melakukan ekspansi acquisition of financing business companies namely
dan investasi usaha melalui pengambilalihan PT Oto Multiartha and PT Summit Oto Finance, from
perusahaan-perusahaan yang bergerak di kegiatan SMBC and PT Summit Auto Group (a subsidiary of
usaha pembiayaan yaitu PT Oto Multiartha dan Sumitomo Corporation).
PT Summit Oto Finance, dari SMBC dan PT Summit
Auto Group (anak perusahaan dari Sumitomo
Corporation).
Dalam rangka pemenuhan Peraturan Bursa Efek In order to comply with the Indonesia Stock
Indonesia mengenai kepemilikan saham oleh Exchange Regulation on the shares ownership by
pemegang saham bukan pengendali dan bukan non controlling shareholders and non majority
pemegang saham utama sebesar minimum 7,5% shareholders totalling at the minimum of 7.5% of
dari jumlah saham yang diterbitkan oleh Bank total issued shares of the Bank (Free Float Shares),
(Saham Free Float), Bank telah melakukan Bank has sold back the Treasury Stock to public and
pengalihan Treasury Stock kepada publik dan then withdraw the Treasury Stock to become the
kemudian menarik saham tersebut ke dalam Modal Bank’s Issued Capital, and in addition there were
Ditempatkan Bank, dan dengan selain itu pengalihan twice shares transfer by SMBC in December 2023 to
saham yang dilakukan SMBC sebanyak 2 kali pada become 7,332,311,297 shares or around 89.977%
bulan Desember 2023 menjadi 7.332.311.297 and in January 2024 to become 7,132,311,297
saham atau sekitar 89,977% dan bulan Januari 2024 shares or around 87.522%, also by the completion
menjadi 7.132.311.297 saham atau sekitar 87,522%, of the Rights Issue II process, the total of Bank's Free
serta dengan rampungnya proses Right Issue II Float Shares as of the end of December 2025 are
Jumlah Saham Free Float Bank per akhir Desember 7.884%, therefore this Free Float Shares
2025 adalah sebesar 7,884% sehingga ketentuan requirement has been met.
Saham Free Float ini telah terpenuhi.
30. PENGGUNAAN LABA BERSIH 30. APPROPRIATION OF NET INCOME
Melalui RUPS tanggal 22 April 2025, para In the GMS dated 22 April 2025, the shareholders of
pemegang saham Bank menyetujui penggunaan the Bank approved the appropriation of net income
laba bersih untuk tahun buku 2024 sesuai akta for the financial year of 2024 according to notarial
notaris No. 24 tanggal 22 April 2025 yang dibuat deed No. 24 dated 22 April 2025 made by Notary
oleh Notaris Ashoya Ratam, S.H., Mkn dengan Ashoya Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank
rincian sebagai berikut: (1) Bank akan membagikan shall distribute dividend to the shareholders for 20%
dividen kepada para pemegang saham sejumlah of Net Profit or more or less Rp 562,597 or estimated
20% dari Laba Bersih atau kurang lebih sebesar at Rp 52.8 per share (full amount); (2) the Bank not
Rp 562.597 atau kurang lebih sebesar Rp 52,8 per allocate any appropriated retained earnings, in
lembar saham (nilai penuh); (2) Bank tidak regards to the minimum appropriated retained
menyisihkan saldo laba yang sudah ditentukan earnings as stipulated in the Article 70 of the Limited
penggunaannya, mengingat persyaratan minimum Liability Company Law, i.e. minimum 20% of the
saldo laba yang sudah ditentukan penggunaannya Issued and Fully Paid-Up Capital of the Bank has
sebagaimana diatur dalam UUPT, yaitu minimum been complied; and (3) the remaining balance of the
20% dari Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh net income earned by the Bank in financial year of
Bank telah terpenuhi; dan (3) sisa dari total laba 2024 after being deducted with the allocation for
bersih yang diperoleh Bank untuk tahun buku 2024 Dividend shall be declared as unappropriated
setelah dikurangi penyisihan Dana Dividen, akan retained earnings.
dibukukan sebagai saldo laba yang belum
ditentukan penggunaannya.
Pada tanggal 23 Mei 2025, pembayaran dividen On 23 May 2025, the Bank’s cash dividends
tunai Bank didistribusikan kepada pemegang saham payments are distributed to the Shareholders based
sesuai Daftar Pemegang Saham pada tanggal 5 Mei on Shareholders Registry as of 5 May 2025
2025 (tanggal pencatatan). (recording date).
618 182 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 621
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
30. PENGGUNAAN LABA BERSIH (lanjutan) 30. APPROPRIATION OF NET INCOME (continued)
Melalui RUPS tanggal 21 Maret 2024, para In the GMS dated 21 March 2024, the shareholders
pemegang saham menyetujui penggunaan laba approved the appropriation of net income for the
bersih untuk tahun buku 2023 sesuai akta notaris financial year of 2023 according to the notarial deed
No. 56 tanggal 21 Maret 2024 yang dibuat oleh No. 56 dated 21 March 2024 made by Notary Ashoya
Notaris Ashoya Ratam, S.H., Mkn sebagai berikut: Ratam, S.H., Mkn as follows: (1) the Bank shall
(1) Bank akan membagikan dividen kepada para distribute dividend to the shareholders for 20% of Net
pemegang saham sejumlah 20% dari Laba Bersih Profit or more or less Rp 471,667 or estimated at
atau kurang lebih sebesar Rp 471.667 atau kurang Rp 44.3 per share (full amount); (2) the Bank booked
lebih sebesar Rp 44,3 per lembar saham (nilai appropriated retained earnings amounting to
penuh); (2) Bank membukukan saldo laba yang Rp 10,357; and (3) the remaining balance of the net
sudah ditentukan penggunaannya sebesar income earned by the Bank in financial year of 2023
Rp10.357; dan (3) sisa dari total laba bersih yang after being deducted with the allocation for Dividend
diperoleh Bank untuk tahun buku 2023 setelah and appropriated retained earnings shall be declared
dikurangi penyisihan Dana Dividen dan saldo laba as unappropriated retained earnings.
yang sudah ditentukan penggunaannya, akan
dibukukan sebagai saldo laba yang belum
ditentukan penggunaannya
Pada tanggal 19 April 2024, distribusi dividen tunai On 19 April 2024, the Bank’s cash dividends have
Bank dibayarkan kepada pemegang saham sesuai been paid to Shareholders based on Shareholders
Daftar Pemegang Saham pada tanggal 3 April 2024 Registry as of 3 April 2024 (recording date).
(tanggal pencatatan).
31. PENDAPATAN BUNGA DAN PENDAPATAN 31. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
SYARIAH
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Pendapatan bunga Interest income
Pihak ketiga: Third parties:
Pinjaman yang diberikan 11,871,591 12,290,673 Loans
Piutang pembiayaan 5,464,091 4,029,323 Financing receivables
Efek-efek 961,575 1,067,243 Securities
Giro dan penempatan pada Bank Current accounts and placements with
Indonesia 413,630 464,840 Bank Indonesia
Giro dan penempatan pada bank-bank Current accounts and placements with
lain 59,806 73,935 other banks
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under resale
janji dijual kembali (reverse repo) 50,925 2,532 agreements (reverse repo)
18,821,618 17,928,546
Pihak berelasi: Related parties:
Pinjaman yang diberikan 194,298 261,412 Loans
19,015,916 18,189,958
Pendapatan syariah Sharia income
Pihak ketiga: Third parties:
Pendapatan dari jual beli - marjin Income from sales and purchases -
murabahah 4,559,651 4,816,480 murabahah margin
Pendapatan dari bagi hasil - pembiayaan Revenue from profit sharing -
musyarakah 34,564 13,330 musyarakah financing
Pendapatan usaha utama lainnya 625,029 568,567 Other main operating income
5,219,244 5,398,377
24,235,160 23,588,335
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 183 619
Page 622
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31. PENDAPATAN BUNGA DAN PENDAPATAN 31. INTEREST INCOME AND SHARIA INCOME
SYARIAH (lanjutan) (continued)
Pendapatan usaha utama lainnya dari pendapatan Other main operating income from sharia income are
syariah merupakan pendapatan dari investasi pada income from investment in marketable securities,
surat berharga, SBIS, FASBIS, SIMA dan SBIS, FASBIS, SIMA and placement in deposits .
penempatan pada deposito.
32. BEBAN BUNGA DAN HAK PIHAK KETIGA ATAS 32. INTEREST EXPENSE AND THIRD PARTIES’
BAGI HASIL DANA SYIRKAH TEMPORER SHARES ON RETURN OF TEMPORARY SYIRKAH
FUNDS
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Beban bunga Interest expenses
Pihak ketiga: Third parties:
Simpanan nasabah Customer deposits
Deposito berjangka 2,364,987 2,454,894 Time deposits
Deposito on call 910,000 844,164 Deposits on call
Giro 440,452 485,846 Current accounts
Tabungan 594,950 349,714 Saving deposits
4,310,389 4,134,618
Pinjaman yang diterima 1,863,739 1,730,926 Borrowings
Simpanan dari bank-bank lain 55,817 35,825 Deposits from other banks
Utang obligasi 353,771 74,585 Bonds payables
Liabilitas sewa 15,456 18,234 Lease liabilities
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli
kembali 2,711 9 Repo
6,601,883 5,994,197
Pihak berelasi: Related parties:
Simpanan nasabah Customer deposits
Deposito berjangka 4,541 7,533 Time deposits
Deposito on call 373 3,260 Deposits on call
Tabungan 101 377 Saving deposits
Giro 440 32 Current accounts
5,455 11,202
Pinjaman yang diterima 917,874 1,572,941 Borrowings
Pinjaman subordinasi 118,528 214,131 Subordinated loans
Simpanan dari bank-bank lain 190,533 83,478 Deposits from other banks
1,232,390 1,881,752
7,834,273 7,875,949
Beban syariah Sharia expenses
Hak pihak ketiga atas bagi hasil dana Third parties’ shares on return of
syirkah temporer temporary syirkah funds
Pihak ketiga 487,357 502,226 Third parties
Pihak berelasi 1,627 1,878 Related parties
488,984 504,104
8,323,257 8,380,053
620 184 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 623
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
33. PENDAPATAN PROVISI DAN KOMISI 33. FEE AND COMMISSION INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Pendapatan administrasi piutang Financing receivables administration
pembiayaan 476,006 338,598 income
Pendapatan dari komisi bancassurance, Bancassurance, insurance and investment
asuransi dan produk investasi 408,990 369,361 product commission income
Pendapatan jasa transfer 340,720 358,132 Transfer fees income
Pendapatan komisi atas pinjaman
yang diberikan 256,498 273,161 Loan commission income
Denda pelunasan dipercepat dan Early termination penalty and late
keterlambatan 247,169 194,989 penalty income
Pendapatan komisi atas dana pihak Third party fund
ketiga 150,039 169,369 commission income
Insentif dari kerja sama dengan pihak
ketiga 125,916 118,032 Incentive from cooperation with third parties
Komisi akseptasi 58,987 54,689 Acceptance commissions
Pendapatan komisi lainnya 16,869 20,965 Other commission income
2,081,194 1,897,296
Pendapatan dari komisi bancassurance, asuransi Bancassurance, insurance and investment product
dan produk investasi adalah pendapatan atas komisi commission income are income from commission
yang diterima oleh Grup berdasarkan perjanjian received by the Grup based on agreements with
yang telah disepakati dengan perusahaan asuransi insurance companies and insurance of collateral.
dan asuransi jaminan.
Pendapatan komisi atas pinjaman yang diberikan Loan and third party fund commission income are
dan dana pihak ketiga adalah pendapatan administration income received from bank’s loans
administrasi yang diperoleh dari pinjaman yang and third party fund.
diberikan oleh bank dan dana pihak ketiga.
Pendapatan komisi lainnya adalah imbalan atas jasa Other commission income are fee income from
penanganan dokumen, seperti konfirmasi audit dan documents handling, such as audit confirmation and
jasa pengiriman kurir. courier services.
34. BEBAN PROVISI DAN KOMISI 34. FEE AND COMMISSION EXPENSE
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Beban jasa transfer 287,219 330,685 Transfer fees expense
Beban reward transaksi 176,358 213,872 Transaction reward expense
Beban akuisisi kredit 54,536 68,036 Credit acquisition expense
Beban pemasaran 38,171 9,515 Marketing expenses
Beban komisi transaksi tresuri 31,160 43,433 Treasury transaction commission expense
Other administration and
Beban administrasi dan komisi lainnya 1,688 2,101 commission expense
589,132 667,642
Beban jasa transfer adalah beban atas jasa transfer Transfer fee expense is interbank transfer service
antar bank yang dilakukan oleh nasabah dan carried out by customers and borne by the Bank.
ditanggung oleh Bank.
Beban reward transaksi adalah beban atas Transaction reward expense is an expense for the
pencadangan reward point yang nasabah dapatkan provision of reward points that customers receive in
sehubungan dengan transaksi kartu kredit, promosi, connection with credit card transactions, promotions,
dan aktivitas transaksi perbankan lainnya. and other banking transaction activities.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 185 621
Page 624
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
35. PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA 35. OTHER OPERATING INCOME
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Pendapatan dari penerimaan kembali Income from recovery of written-off
kredit yang dihapusbukukan 245,273 235,207 loans
Pendapatan transaksi perdagangan efek-
efek - bersih 163,969 68,828 Securities trading income - net
Pendapatan sewa operasional 58,187 75,335 Operating lease income
Penerimaan kembali dari kerugian
operasional 6,889 8,740 Operational loss recovery
Lain-lain 122,469 60,623 Others
596,787 448,733
Lain-lain termasuk jasa cash handling dan jasa Others consist of cash handling services and
payment point. payment point service.
36. BEBAN KEPEGAWAIAN 36. PERSONNEL EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Gaji, upah, bonus dan tantiem 3,277,925 2,904,146 Salaries, wages, bonus and tantiem
Tunjangan hari raya 557,324 478,859 Holiday allowances
Tunjangan pajak 376,862 310,731 Tax allowances
Tunjangan kesehatan 297,377 260,718 Medical benefits
Tunjangan representasi 208,481 178,068 Representation allowance
Imbalan pascakerja 183,077 181,151 Post-employment benefits
Pendidikan dan latihan 145,528 129,850 Training and education
Jamsostek 144,239 128,267 Jamsostek
Tunjangan program kepemilikan Car ownership program
kendaraan 130,366 96,807 allowance
Tunjangan telepon 40,465 41,001 Telephone allowance
Tunjangan perumahan 21,728 21,477 Housing allowance
Imbalan kerja jangka panjang lainnya 14,732 8,845 Other long term employee benefits
Lain-lain 125,441 110,331 Others
5,523,545 4,850,251
Termasuk dalam beban kepegawaian adalah gaji dan Included under personnel expenses are salaries and
kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Direksi, other compensations paid to the Board of Directors,
Dewan Komisaris dan Komite Audit. Board of Commissioners and Audit Committee.
Lain-lain terdiri dari tunjangan marketing, akomodasi Others consist of marketing allowances, employees
karyawan dan lainnya. accomodation and others.
622 186 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 625
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
37. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 37. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Jasa dari pihak ketiga dan perlengkapan Services from third parties and office
kantor 1,465,471 1,577,183 supplies
Amortisasi piranti lunak (Catatan 17) 487,342 423,940 Amortization of software (Note 17)
Beban asuransi 449,660 471,390 Insurance expense
Penyusutan aset tetap (Catatan 16) 287,259 289,606 Depreciation of fixed assets (Note 16)
Jasa profesional 284,910 269,222 Professional fees
Pemeliharaan dan perbaikan 216,063 161,268 Repairs and maintenance
Promosi dan iklan 211,643 287,932 Promotion and advertising
Penyusutan aset hak guna Depreciation of right-of-use assets
(Catatan 16) 191,997 197,217 (Note 16)
Sewa 153,473 138,178 Rent
Lain-lain 139,531 135,346 Others
3,887,349 3,951,282
38. PEMBENTUKAN CADANGAN KERUGIAN 38. ALLOWANCE FOR IMPAIRMENT LOSSES
PENURUNAN NILAI
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Piutang pembiayaan (Catatan 13) 5,167,578) 1,425,850) Financing receivables (Note 13)
Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ Loans and sharia financing/
piutang syariah (Catatan 12g)* 2,940,846) 2,450,103) receivables (Note 12g)*
Giro pada bank-bank lain (Catatan 6) 40) (124) Current accounts with other banks (Note 6)
Efek-efek (Catatan 8h) (555) (186) Securities (Note 8h)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain (Catatan 7g) (513) 582) other banks (Note 7g)
Tagihan akseptasi (Catatan 11d) (16,142) 7,252) Acceptance receivables (Note 11d)
Aset lain-lain (Catatan 18) (22,228) 23,895) Other assets (Note 18)
Komitmen pinjaman yang diberikan (22,482) (10,232) Loan commitments issued
8,046,544) 3,897,140)
* Termasuk efek dari kerugian modifikasi awal sebesar Included initial modification loss effect amounted*
Rp 219.074 Rp 219,074
39. BEBAN OPERASIONAL LAINNYA 39. OTHER OPERATING EXPENSES
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Kerugian penyelesaian agunan 449,211 413,098) Loss on collateral settlements
Iuran tahunan OJK 122,104 106,366) OJK annual fee
Beban pengembangan komunitas 16,559 46,907) Community development expenses
Kerugian terkait risiko operasional 8,451 19,185) Loss from operational risk
Rekrutmen 5,297 4,605) Recruitment
Lain-lain 56,044 36,509) Others
657,666 626,670)
Lain-lain termasuk beban jamuan, beban Others consist of entertainment expenses,
keanggotaan dan beban penyelesaian kredit. membership fees and credit settlement charges.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 187 623
Page 626
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION
Dalam kegiatan usahanya, Grup melakukan In the normal course of business, the Group engages
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, terutama in transactions with related parties, primarily
meliputi transaksi-transaksi keuangan. consisting of financial transactions.
Di bawah ini adalah ikhtisar pihak-pihak berelasi The following is a summary of related parties who
yang bertransaksi dengan Grup, termasuk sifat have transactions with the Group, including the
hubungan dan sifat transaksinya: nature of the relationships and transactions:
Pihak berelasi/ Sifat hubungan/ Sifat transaksi/
Related parties Nature of relationships Nature of transactions
Sumitomo Mitsui Banking Pemegang saham pengendali/ Giro pada bank lain; simpanan dari
Corporation Controlling shareholders bank lain; liabilitas akseptasi; pinjaman yang
diterima; pinjaman subordinasi; transaksi
derivatif; efek-efek/ Current accounts with other
banks; deposits from other banks; acceptance
payables; borrowings; subordinated loans;
derivative transactions; securities
PT SMFL Leasing Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated Simpanan nasabah; pinjaman yang
company diberikan; transaksi derivatif; penyertaan saham/
Deposits from customers; loans;
derivative transactions; investment in shares
PT INA Sekuritas Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated Simpanan nasabah/
(dahulu bernama PT Nikko company Deposits from customers
Sekuritas Indonesia)
PT SBCS Indonesia Perusahaan afiliasi/affiliated Simpanan nasabah/
company Deposits from customers
Personil manajemen kunci/ Direktur, Komisaris dan pejabat Pinjaman yang diberikan, simpanan nasabah,
Key Management eksekutif/Directors, Commissioners pembayaran kompensasi dan remunerasi,
Personnel and executive employees imbalan pascakerja/
Loans, deposits from customers, payments of
compensation and remuneration, post-
employment benefits
Transaksi dengan pihak berelasi Transactions with related parties
Saldo dan rincian transaksi dengan pihak berelasi The outstanding balances and detail transactions
adalah sebagai berikut: with related parties were as follows:
(a) Giro pada bank-bank lain (a) Current accounts with other banks
31 Desember/December
2025 2024
Giro pada bank-bank lain Current accounts with other banks
Pihak berelasi 589,437 525,792 Related party
Persentase terhadap jumlah aset 0.24% 0.22% Percentage to total assets
(b) Tagihan derivatif (b) Derivative receivables
31 Desember/December
2025 2024
Tagihan derivatif Derivative receivables
Pihak berelasi 222,477 375,245 Related party
Persentase terhadap jumlah aset 0.09% 0.16% Percentage to total assets
624 188 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 627
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(c) Pinjaman yang diberikan (c) Loans
31 Desember/December
2025 2024
Pinjaman yang diberikan Loans
Personil manajemen kunci 19,178 19,517 Key management personnel
Pihak berelasi 412,147 418,258 Related parties
431,325 437,775
Pendapatan bunga
yang masih akan diterima 820 889 Accrued interest income
432,145 438,664
Persentase terhadap jumlah aset 0.18% 0.18% Percentage to total assets
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Pendapatan bunga: Interest income:
Personil manajemen kunci 6,712 554 Key management personnel
Pihak berelasi 187,586 260,858 Related parties
194,298 261,412
Persentase terhadap jumlah
pendapatan bunga 1.02% 1.44% Percentage to total interest income
Suku bunga atas pinjaman yang diberikan Interest rate charged on loan to key
kepada personil manajemen kunci adalah management personnel amounting 5% - 8% per
sebesar 5% - 8% per tahun dengan jangka annum with term between 1 - 20 years. Such
waktu pinjaman antara 1 - 20 tahun. Pinjaman loan is given without any specific collateral.
tersebut diberikan tanpa adanya jaminan
tertentu.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 There was no impairment on the loan to key
tidak terdapat penurunan nilai atas pinjaman management personnel as of 31 December
yang diberikan kepada personil manajemen 2025 and 2024.
kunci.
(d) Simpanan nasabah (d) Deposits from customers
31 Desember/December
2025 2024
Dana pihak ketiga Third party funds
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Giro 1 1 Current accounts
Tabungan 175,078 72,353 Savings deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and deposits
on call 94,684 134,776 on call
269,763 207,130
Pihak berelasi: Related parties:
Giro 36,682 89,636 Current accounts
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and deposits
on call 6,025 25,025 on call
42,707 114,661
312,470 321,791
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 459 892 Accrued interest expense
312,929 322,683
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.17% 0.18% Percentage to total liabilities
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 189 625
Page 628
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(d) Simpanan nasabah (lanjutan) (d) Deposits from customers (continued)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Beban bunga 5,455 11,202 Interest expense
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 0.07% 0.14% Percentage to total interest expenses
Dana pihak ketiga ditempatkan dalam giro, Third party funds are placed on current account,
tabungan maupun deposito berjangka. Tingkat saving accounts and time deposits. Interest rate
suku bunga yang diberikan oleh Bank adalah given by the Bank for the placement amounting
sebesar 0,01% - 6,00%. Untuk deposito to 0.01% - 6.00%. For time deposit depends on
berjangka tergantung tenor dan jumlah pokok tenor and principal amount.
deposito.
(e) Simpanan dari bank-bank lain (e) Deposits from other banks
31 Desember/December
2025 2024
Simpanan dari bank-bank lain 3,637,817 699,242 Deposits from other banks
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 8,927 - Accrued interest expenses
3,646,744 699,242
Persentase terhadap jumlah liabilitas 2.00% 0.40% Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Beban bunga 118,528 83,478 Interest expense
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 1.51% 1.06% Percentage to total interest expenses
(f) Liabilitas derivatif (f) Derivative payables
31 Desember/December
2025 2024
Liabilitas derivatif Derivative payables
Pihak berelasi 34,548 21,273 Related party
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.02% 0.01% Percentage to total liabilities
(g) Liabilitas akseptasi (g) Acceptance payables
31 Desember/December
2025 2024
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Pihak berelasi 621,016 163,558 Related party
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0.34% 0.09% Percentage to total liabilities
626 190 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 629
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(h) Pinjaman yang diterima (h) Borrowings
31 Desember/December
2025 2024
Pinjaman yang diterima 12,506,250 22,452,525 Borrowings
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 4,985 17,139 Accrued interest expenses
12,511,235 22,469,664
Persentase terhadap jumlah liabilitas 6.85% 12.71% Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Beban bunga Interest expense
Pihak berelasi 917,874 1,572,941 Related party
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 11.72% 19.97% Percentage to total interest expenses
(i) Pinjaman subordinasi (i) Subordinated loans
31 Desember/December
2025 2024
Pinjaman subordinasi 3,335,000 3,219,000 Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus
dibayarkan 10,621 10,069 Accrued interest expenses
3,345,621 3,229,069
Persentase terhadap jumlah liabilitas 1.83% 1.83% Percentage to total liabilities
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Beban bunga Interest expense
Pihak berelasi 190,533 214,131 Related party
Persentase terhadap jumlah
beban bunga 2.43% 2.72% Percentage to total interest expenses
(j) Dana syirkah temporer (j) Temporary syirkah funds
31 Desember/December
2025 2024
Simpanan nasabah Deposits from customers
Personil manajemen kunci: Key management personnel:
Tabungan mudharabah 4,918 4,295 Mudharabah saving deposits
Deposito mudharabah 27,895 28,937 Mudharabah time deposits
32,813 33,232
Persentase terhadap jumlah dana Percentage to total temporary
syirkah temporer 0.33% 0.35% syirkah funds
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
Hak atas bagi hasil dana syirkah Shares on return of temporary
temporer 1,627 1,878 syirkah funds
Persentase terhadap jumlah beban
syariah 0.33% 0.37% Percentage to total sharia expense
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 191 627
Page 630
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 40. RELATED PARTY INFORMATION (continued)
(lanjutan)
Transaksi dengan pihak berelasi (lanjutan) Transactions with related parties (continued)
(k) Kompensasi dan remunerasi personil (k) Compensation and remuneration of key
manajemen kunci management personnel
Kompensasi yang dibayar atau terutang pada The compensation paid or payable to key
manajemen kunci atas jasa kepegawaian management for employee services is shown
adalah sebagai berikut: below:
31 Desember/December 2025
Personil manajemen kunci
Dewan Komisaris/Board of lainnya/Other key
Direksi/Board of Directors Commissioners management personnel
%* Rp %* Rp %* Rp
Gaji dan imbalan karyawan Salaries and other short-term
jangka pendek lainnya 4.66% 257,139 0.79% 43,846 7.54% 416,624 employee benefits
Imbalan pascakerja - - - - 0.41% 22,618 Post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya - - - - 0.04% 1,946 Other long-term benefits
Jumlah 4.66% 257,139 0.79% 43,846 7.99% 441,188 Total
31 Desember/December 2024
Personil manajemen kunci
Dewan Komisaris/Board of lainnya/Other key
Direksi/Board of Directors Commissioners management personnel
%* Rp %* Rp %* Rp
Gaji dan imbalan karyawan Salaries and other short-term
jangka pendek lainnya 4.51% 218,730 0.72% 34,756 8.31% 402,923 employee benefits
Imbalan pascakerja - - - - 0.53% 25,614 Post-employment benefits
Imbalan jangka panjang lainnya - - - - 0.03% 1,594 Other long-term benefits
Jumlah 4.51% 218,730 0.72% 34,756 8.87% 430,131 Total
*) terhadap jumlah beban kepegawaian *) % to total personnel expenses
(l) Komitmen dan kontinjensi (l) Commitments and contingencies
31 Desember/December
2025 2024
Aset komitmen Committed assets
Fasilitas pinjaman yang belum
ditarik 47,940,625 35,891,850 Unused borrowing facilities
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to
uncommitted 10,015,999 4,828,736 Customers - uncommitted
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diberikan 30,000 32,547 Guarantees provided
41. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 41. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
a. Berdasarkan jenis a. By type
31 Desember/December
2025 2024
Aset komitmen Committed assets
Fasilitas pinjaman yang belum ditarik Unused borrowing facilities
- Pihak ketiga 30,415,275 21,167,658 Third parties -
- Pihak berelasi 47,940,625 35,891,850 Related parties -
78,355,900 57,059,508
Contingent assets -
Aset kontinjensi - Pihak ketiga Third parties
Garansi yang diterima 32,630,272 31,051,406 Guarantees received
32,630,272 31,051,406
628 192 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 631
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
41. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 41. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
(continued)
a. Berdasarkan jenis (lanjutan) a. By type (continued)
31 Desember/December
2025 2024
Liabilitas komitmen Committed liabilities
Fasilitas kredit kepada nasabah yang Unused credit facilities to
belum digunakan - committed customers - committed
- Pihak ketiga 14,297,829 11,762,750 Third parties -
Fasilitas kredit kepada nasabah yang Unused credit facilities to
belum digunakan - uncommitted customers – uncommitted
- Pihak ketiga 123,419,707 121,262,479 Third parties -
- Pihak berelasi 10,015,999 4,828,736 Related parties -
Fasilitas kredit kepada bank yang Unused credit facilities to
belum digunakan - uncommitted - banks - uncommitted -
Pihak ketiga 50,502 76,563 Third parties
Letters of credit yang tidak dapat Irrevocable letters of credit -
dibatalkan - Pihak ketiga 1,639,627 1,582,162 Third parties
149,423,664 139,512,690
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Garansi yang diberikan Guarantees provided
- Pihak ketiga 7,176,420 7,682,903 Third parties -
- Pihak berelasi 30,000 32,547 Related parties -
7,206,420 7,715,450
b. Berdasarkan kolektibilitas b. By collectability
Informasi mengenai kolektibilitas komitmen dan Information regarding collectability of
kontinjensi sesuai peraturan OJK diungkapkan commitment and contingencies in accordance
pada Catatan 49. with OJK regulations was disclosed in Note 49.
c. Kasus hukum c. Litigation cases
Grup menghadapi beberapa tuntutan hukum, The Group is a party to various unresolved legal
pengurusan administrasi dan klaim yang belum actions, administrative proceedings, and claims
terselesaikan, yang berhubungan dengan in the ordinary course of its business. It is not
kegiatan usaha Grup. Adalah tidak mungkin possible to predict with certainty whether or not
untuk memastikan apakah Grup akan the Group will ultimately be successful or not
memenangkan atau tidak menang atas successful in any of these legal matters.
masalah atau tuntutan hukum tersebut. Namun However, the Group’s management does not
demikian, manajemen Grup yakin bahwa hasil expect that the results in any of these
keputusan masalah atau tuntutan hukum proceedings will have a material adverse effect
tersebut tidak akan membawa dampak yang on the Group’s results of operations, financial
signifikan pada hasil usaha, posisi keuangan position or liquidity.
atau likuiditas Grup.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 193 629
Page 632
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI 42. OPERATING SEGMENT
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan laporan Operating segments are reported in accordance with
internal yang disiapkan untuk Direksi, yang the internal reporting provided to the Directors, as the
bertindak sebagai pengambil keputusan operasi, chief operating decision maker, who are responsible
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan for allocating resources to the reportable segments
sumber daya ke segmen dan melakukan penilaian and assesses its performance. All operating
atas performanya. Seluruh segmen operasi yang segments used by the Group meet the definition of a
digunakan oleh Grup telah memenuhi kriteria reportable segment under PSAK 108, “Operating
pelaporan berdasarkan PSAK 108, “Segmen Segment”.
Operasi”.
Grup memiliki 6 (enam) pelaporan segmen, The Group has 6 (six) reportable segments, in
berdasarkan produk usaha, sebagaimana disajikan accordance with the business product, as set out in
dalam tabel di bawah ini. the table below.
Ritel Retail
Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada Consists of loans to pensioners and other individual
nasabah pensiunan dan nasabah individual lainnya. customers.
Kredit Usaha Mikro, Kecil & Menengah (UMKM) Micro, Small & Medium Enterprises (MSME)
Terdiri dari pinjaman yang diberikan kepada Consists of loans to micro, small & medium enterprise
nasabah usaha mikro, kecil dan menengah yang customers for commercial purpose.
digunakan untuk kegiatan usaha.
Penghimpunan dana dan tresuri Funding and treasury
Terdiri dari aktivitas penghimpunan dana dari pihak Consists of funding business activity in raising funds
ketiga dan bank lain, serta aktivitas tresuri termasuk from third party and other banks, and centralised
pinjaman yang diterima dan surat berharga yang treasury operations including borrowings and
diterbitkan. securities issued.
Korporasi Corporate
Terdiri dari pinjaman dan layanan yang diberikan Consists of loans and services from corporate
dari nasabah korporasi yang digunakan untuk customers which related to commercial purpose.
kegiatan usaha.
Syariah Sharia
Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak Represents a line of operating segments of
yang beroperasi sebagai bank umum syariah Subsidiaries which operate as a sharia commercial
bank.
Terdiri dari pembiayaan syariah, dana pihak ketiga Consists of sharia financing, third party funds from
dari nasabah syariah yang digunakan untuk sharia customers which related to commercial
kegiatan usaha. purpose.
Pembiayaan Financing
Merupakan lini segmen operasi atas Entitas Anak Represents a line of operating segments of
yang beroperasi sebagai perusahaan pembiayaan. Subsidiaries which operate as a financing companies.
Terdiri dari piutang pembiayaan yang digunakan Consists of financing receivables which related to
untuk kegiatan usaha. commercial purpose.
Dalam mengalokasikan beban operasional, In allocating operating expenses, management
manajemen mengatribusikan beberapa pos beban attributed some of its expenses based on Group’s
operasional sesuai dengan kebijakan pelaporan internal reporting policy.
internal Grup.
630 194 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 633
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Penyesuaian
Penghimpunan dan
dana dan eliminasi/
tresuri/ Adjustment
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Pembiayaan/ and Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia Financing elimination Consolidated
Pendapatan dan Operating income
beban operasional and expenses
Pendapatan bunga
dan syariah dari External interest and
pihak eksternal 4,196,668) 1,429,816) 1,395,207) 6,627,511) 5,219,244)) 5,512,638) (145,924) 24,235,160) sharia income
Pendapatan bunga Inter-segment interest
antar segmen (1,887,304) (828,155) 7,596,731) (4,881,272) -) -) -) -)) income
Beban bunga antar Inter-segment interest
segmen 84,567) 101,477) (3,362,851) 3,176,807) -) -) -) -) expense
Interest expense and
Beban bunga dan bagi sharia profit
hasil syariah (9,606) (49,921) (4,295,936) (2,318,641) (488,984) (1,575,559) 415,390) (8,323,257) sharing
Pendapatan bunga Net reportable
dan syariah segment interest
segmen and sharia
dilaporkan-bersih 2,384,325) 653,217) 1,333,151) 2,604,405) 4,730,260) 3,937,079) 269,466) 15,911,903) income
Pendapatan Operating
operasional: income:
Pendapatan Other operating
operasional lainnya 535,564) 195,623) 1,144,312) 151,398) 39,676) 1,095,951) (484,543) 2,677,981) income
Keuntungan dari Net gain on
selisih kurs dan foreign exchange
transaksi derivatif – and derivative
bersih -) 777) 41,258) 408,290) 1,918) 14,404) (28,377) 438,270) transactions
Pendapatan Operating
operasional 535,564) 196,400) 1,185,570) 559,688) 41,594) 1,110,355) (512,920) 3,116,251) income
Operating
Beban operasional expenses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,928,922) (791,677) (1,751,454) (1,195,738) (2,328,900) (2,585,566) (75,435) (10,657,692) expenses
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,184,678) (351,151) (462) (519,876) (826,295) (5,164,082) -) (8,046,544) impairment losses
Operating
Beban operasional (3,113,600) (1,142,828) (1,751,916) (1,715,614) (3,155,195) (7,749,648) (75,435) (18,704,236) expenses
Beban operasional Net reportable
segmen dilaporkan operational
- bersih (2,578,036) (946,428) (566,346) (1,155,926) (3,113,601) (6,639,293) (588,355) (15,587,985) segment expense
Pendapatan (beban) Non-operating
non-operasional 2,765) 2,400) 11) 21) (50,340) 2,552) -) (42,591) income (expenses)
Laba (rugi) segmen Segment income
sebelum pajak (loss) before
penghasilan (190,946) (290,811) 766,816) 1,448,500) 1,566,319) (2,699,662) (318,889) 281,327) income tax
Beban pajak
penghasilan 30,338) 46,205) (121,834) (230,141) (365,589) 279,525) (21,960) (383,456) Income tax expense
Laba (rugi) bersih (160,608) (244,606) 644,982) 1,218,359) 1,200,730) (2,420,137) (340,849) (102,129) ) Net income (loss)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 195 631
Page 634
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember /December 2025
Penghimpunan
dana dan Penyesuaian
tresuri/ dan eliminasi/
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Pembiayaan/ Adjustment Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia Financing and elimination Consolidated
Aset Assets
Pinjaman/
pembiayaan yang
diberikan-bersih 30,171,712 12,840,621 - 104,229,231 9,471,283 - (5,217,538) 151,495,309 Net loans/financing
Pendapatan
bunga/marjin
yang masih akan
diterima dari Accrued interest/
pinjaman/ margin income
pembiayaan yang from loans/
diberikan 352,587 30,336 - 399,144 81,856 - (49,539) 814,384 financing
Piutang Financing
pembiayaan - - - - - 26,725,983 6,747) 26,732,730 receivables
Aset lain-lain yang Other allocated
dialokasikan - - 40,269,730 - 12,263,017 946,419 (719,853) 52,759,313 assets
Pendapatan
bunga/marjin
yang masih akan Accrued interest/
diterima - - 115,259 - 136,701 461 (461) 251,960 margin income
Jumlah aset yang Total allocated
dialokasikan 30,524,299 12,870,957 40,384,989 104,628,375 21,952,857 27,672,863 (5,980,644) 232,053,696 assets
Aset yang tidak
dialokasikan* 13,794,469 Unallocated assets*
Jumlah aset 245,848,165 Total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 1,271,033 2,647,445 45,678,411 69,905,240 2,279,586 - (710,386) 121,071,329 Customer deposits
Beban bunga/bagi
hasil yang Accrued interest
masih harus - expense/revenue
dibayar - - 213,159 - 19,019 (460) 231,718 sharing
Liabilitas lain-lain Other allocated
yang dialokasikan - - 36,837,461 - - 21,565,352 (5,223,945) 53,178,868 liabilities
Beban bunga yang
masih harus Accrued
dibayar - - 100,767 - - 165,878 (49,539) 217,106 interest expenses
Jumlah liabilitas
yang Total allocated
dialokasikan 1,271,033 2,647,445 82,829,798 69,905,240 2,298,605 21,731,230 (5,984,330) 174,699,021 liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dialokasikan* 7,763,679 liabilities*
Jumlah liabilitas 182,462,700 Total liabilities
Dana syirkah Temporary syirkah
temporer - - - - 9,929,751 - -) 9,929,751 fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
632 196 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 635
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Penyesuaian
Penghimpunan dan
dana dan eliminasi/
tresuri/ Adjustment
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Pembiayaan/ and Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia Financing elimination Consolidated
Pendapatan dan Operating income
beban operasional and expenses
Pendapatan bunga
dan syariah dari External interest and
pihak eksternal 4,054,849) 1,460,055) 1,494,220) 7,238,985) 5,398,377) 4,060,783) (118,934) 23,588,335) sharia income
Pendapatan bunga Inter-segment interest
antar segmen (1,841,983) (848,562) 8,255,157) (5,564,612) -) -) -) -)) income
Beban bunga antar Inter-segment interest
segmen 105,775) 57,665) (3,723,130) 3,559,690) -) -) -) -) expense
Interest expense and
Beban bunga dan bagi sharia profit
hasil syariah (10,563) (21,036) (4,542,717) (2,468,329) (504,104) (1,184,730) 351,426) (8,380,053) sharing
Pendapatan bunga Net reportable
dan syariah segment interest
segmen and sharia
dilaporkan-bersih 2,308,078) 648,122) 1,483,530) 2,765,734) 4,894,273) 2,876,053) 232,492) 15,208,282) income
Pendapatan Operating
operasional: income:
Pendapatan Other operating
operasional lainnya 172,830) 192,953) 1,299,062) 267,350) 40,075) 802,902) (422,703) 2,352,469) income
Keuntungan dari Net gain on
selisih kurs dan foreign exchange
transaksi derivatif – and derivative
bersih -) 496) 100,394) 449,386) 3,651) 5,457) (16,693) 542,691) transactions
Pendapatan Operating
operasional 172,830) 193,449) 1,399,456) 716,736) 43,726) 808,359) (439,396) 2,895,160) income
Operating
Beban operasional expenses
Beban operasional Other operating
lainnya (1,584,201) (748,991) (2,240,290) (1,260,249) (2,227,577) (1,987,252) (54,324) (10,102,884) expenses
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (730,667) (284,680) 1,348) (106,671) (1,359,766) (1,416,704) -) (3,897,140) impairment losses
Operating
Beban operasional (2,314,868) (1,033,671) (2,238,942) (1,366,920) (3,587,343) (3,403,956) (54,324) (14,000,024) expenses
Beban operasional Net reportable
segmen dilaporkan operational
- bersih (2,142,038) (840,222) (839,486) (650,184) (3,543,617) (2,595,597) (493,720) (11,104,864) segment expense
Pendapatan (beban) Non-operating
non-operasional 1,229) 1,688) 4,330) -) 2,541) 7,267) -) 17,055) income (expenses)
Laba (rugi) segmen Segment income
sebelum pajak (loss) before
penghasilan 167,269) (190,412) 648,374) 2,115,550) 1,353,197) 287,723) (261,228) 4,120,473) income tax
Beban pajak
penghasilan (31,156) 35,467) (120,769) (394,053) (292,036) (75,544) (26,142) (904,233) Income tax expense
Laba (rugi) bersih 136,113) (154,945) 527,605) 1,721,497) 1,061,161) 212,179) (287,370) 3,216,240) ) Net income (loss)
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 197 633
Page 636
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
42. SEGMEN OPERASI (lanjutan) 42. OPERATING SEGMENT (continued)
Informasi pelaporan segmen adalah sebagai The reportable segment information was as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 2024
Penghimpunan Penyesuaian
dana dan dan eliminasi/
tresuri/ Adjustment
Ritel/ UMKM/ Funding and Korporasi/ Syariah/ Pembiayaan/ and Konsolidasian/
Retail MSME Treasury Corporate Sharia Financing elimination Consolidated
Aset Assets
Pinjaman/
pembiayaan yang
diberikan-bersih 31,898,025 13,553,914 - 97,487,706 9,247,485 - (6,137,815) 146,049,315 Net loans/financing
Pendapatan
bunga/marjin
yang masih akan
diterima dari Accrued interest/
pinjaman/ margin income
pembiayaan yang from loans/
diberikan 311,836 34,844 - 391,054 102,146 - (77,545) 762,335 financing
Piutang Financing
pembiayaan - - - - - 27,622,708 (161,016) 27,461,692 receivables
Aset lain-lain yang 1,156,733 Other allocated
dialokasikan - - 41,511,476 - 11,416,101 (1,083,212) 53,001,098 assets
Pendapatan
bunga/marjin
yang masih akan Accrued interest/
diterima - - 47,882 - 147,387 647 (647) 195,269 margin income
Jumlah aset yang Total allocated
dialokasikan 32,209,861 13,588,758 41,559,358 97,878,760 20,913,119 28,780,088 (7,460,235) 227,469,709 assets
Aset yang tidak
dialokasikan* 13,626,718 Unallocated assets*
Jumlah aset 241,096,427 Total assets
Liabilitas Liabilities
Simpanan nasabah 2,281,503 1,683,783 43,838,425 62,618,843 2,125,081 - (829,176) 111,718,459 Customer deposits
Beban bunga/bagi
hasil yang Accrued interest
masih harus expense/revenue
dibayar - - 268,045 - 18,825 - (647) 286,223 sharing
Liabilitas lain-lain 19,476,860 Other allocated
yang dialokasikan - - 43,019,647 - 200,000 (6,365,984) 56,330,523 liabilities
Beban bunga yang
masih harus Accrued
dibayar - - 150,480 - - 202,915 (77,867) 275,528 interest expenses
Jumlah liabilitas
yang Total allocated
dialokasikan 2,281,503 1,683,783 87,276,597 62,618,843 2,343,906 19,679,775 (7,273,674) 168,610,733 liabilities
Liabilitas yang tidak Unallocated
dialokasikan* 8,140,303 liabilities*
Jumlah liabilitas 176,751,036 Total liabilities
Dana syirkah Temporary syirkah
temporer - - - - 9,599,352 - - 9,599,352 fund
*) Komponen yang tidak dapat dialokasikan terutama terdiri dari aset dan liabilitas *) Unallocated items mainly comprise of income tax assets and liabilities, including
pajak penghasilan, termasuk pajak kini dan pajak tangguhan, aset dan liabilitas current and deferred taxes, derivative assets and liabilities, fixed assets, intangible
derivatif, aset tetap, aset takberwujud, liabilitas lainnya dan akrual. assets, other liabilities and accruals.
Berdasarkan informasi geografis Geographical information
Pada tanggal 31 Desember 2025, segmen berdasarkan As of 31 December 2025, geographical segment consists
geografis terdiri dari 500 cabang yang terbagi menjadi of 500 branches that are located into 4 areas, which are
4 area yaitu Jawa, Sumatera, Bali dan Nusa Tenggara, Java, Sumatera, Bali and Nusa Tenggara, also
serta, Kalimantan dan Sulawesi (31 Desember 2024: Kalimantan and Sulawesi (31 December 2024:
489 cabang). 489 branches).
Segmen informasi berdasarkan geografis adalah Information concerning geographical segments is as
sebagai berikut: follows:
Penyesuaian
Kalimantan dan eliminasi/
Jawa/ Bali dan/and dan/and Adjustment and Konsolidasian/
Java Sumatera Nusa Tenggara Sulawesi elimination Consolidated
31 Desember 2025 31 December 2025
Pendapatan bunga 18,008,807 3,521,036 621,452 2,229,790 (145,925) 24,235,160 Interest income
Jumlah aset 220,031,116 20,059,719 3,582,113 14,742,815 (12,567,598) 245,848,165 Total assets
31 Desember 2024 31 December 2024
Pendapatan bunga 17,925,773 3,199,890 596,999 1,984,607 (118,934) 23,588,335 Interest income
Jumlah aset 218,019,971 18,996,010 3,609,868 14,410,847 (13,940,269) 241,096,427 Total assets
634 198 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 637
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
43. LABA BERSIH PER SAHAM 43. EARNINGS PER SHARE
a. Laba per saham dasar a. Basic earnings per share
31 Desember/December
2025 2024
Jumlah laba per saham dasar yang Total basic earnings per share
tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary equity
biasa Bank 47 279 holders of the Bank
b. Laba per saham dilusian b. Diluted earnings per share
31 Desember/December
2025 2024
Jumlah laba per saham dilusian yang Total diluted earnings per share
tersedia bagi pemegang saham attributable to the ordinary equity
biasa Bank 47 279 holders of the Bank
c. Laba yang digunakan dalam perhitungan c. Earnings used in calculating earnings per
laba per saham share
31 Desember/December
2025 2024
Laba per saham dasar Basic earnings per share
Laba yang tersedia bagi pemegang
saham biasa Bank yang digunakan Profit attributable to the ordinary
dalam perhitungan laba per saham equity holders of the Bank used in
dasar 505,557 2,812,986 calculating basic earnings per share
Laba per saham dilusian Diluted earnings per share
Laba yang tersedia bagi pemegang
saham biasa Bank yang digunakan Profit attributable to the ordinary
dalam perhitungan laba per saham equity holders of the Bank used in
dilusian 505,557 2,812,986 calculating diluted earnings per share
d. Jumlah rata-rata tertimbang saham yang d. Weighted average number of shares used as
digunakan sebagai penyebut the denominator
31 Desember/December
2025 2024
Jumlah rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham yang digunakan sebagai ordinary shares used as the
penyebut dalam perhitungan laba denominator in calculating basic
per saham dasar 10,645,945,748 10,087,089,587 earnings per share
Jumlah rata-rata tertimbang saham Weighted average number of
yang digunakan sebagai penyebut shares used as the denominator in
dalam perhitungan laba per saham calculation diluted earnings per
dilusian 10,645,945,748 10,087,089,587 share
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 199 635
Page 638
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN COMMITMENTS
a. PT Taspen (Persero) a. PT Taspen (Persero)
Sejak tahun 2007, Bank telah bekerja sama Since 2007, the Bank has been cooperating with
dengan PT Taspen (Persero) dimana Bank PT Taspen (Persero) in which the Bank become
menjadi salah satu mitra untuk penanganan one of the partners for handling the payments of
pembayaran uang pensiun kepada para pension to retired government employees.
pensiunan pegawai Pemerintah.
b. PT Pos Indonesia (Persero) b. PT Pos Indonesia (Persero)
Sejak bulan Maret 2012 Bank telah bekerja Since March 2012, the Bank has been
sama dengan PT Pos Indonesia (Persero) cooperating with PT Pos Indonesia (Persero) in
dimana PT Pos Indonesia (Persero) membantu which PT Pos Indonesia (Persero) assists the
Bank dalam melakukan pemotongan uang Bank in deducting the pension benefits of retired
pensiun para pegawai pemerintah untuk government employees for pension loan
angsuran kredit pensiun dan memasarkan installments and marketing the Bank’s pension
produk kredit pensiunan Bank. loan products.
Perjanjian kerjasama Bank dengan The Bank’s cooperation agreement with
PT Pos Indonesia (Persero) diperbaharui PT Pos Indonesia (Persero) is renewed regularly
secara berkala dan berdasarkan perjanjian and based on the latest agreement, the
terakhir, kerjasama ini akan terus berlangsung cooperation will be continuing until 25 July 2026.
sampai dengan tanggal 25 Juli 2026.
c. Perjanjian Kerjasama Bancassurance c. Bancassurance Agreement
Pada bulan Agustus 2014, Bank melakukan In August 2014, the Bank entered into
kerjasama bancassurance dengan a bancassurance agreement with PT Asuransi
PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”). Allianz Life Indonesia (“Allianz”). The Bank will
Bank akan mendistribusikan produk-produk distribute life insurance products of Allianz to its
asuransi jiwa dari Allianz kepada nasabah Bank customers through the Bank’s distribution
melalui seluruh jalur distribusi Bank. Perjanjian channels. The agreement is effective for
ini berlaku selama 10 tahun. 10 years.
Pada tanggal 10 Januari 2024, Bank telah On 10 January 2024, Bank has extended
memperpanjang perjanjian kerjasama dengan bancassurance agreement with Allianz, which is
Allianz yang berlaku selama 5 tahun dari effective for 5 years starting from 9 August 2024
tanggal 9 Agustus 2024 sampai dengan until 8 August 2029.
8 Agustus 2029.
d. Entitas Anak d. Subsidiaries
Pada tanggal 24 Juli 2014, PT Oto Multiartha On 24 July 2014, PT Oto Multiartha (“OTO”) and
("OTO”) dan PT Summit Oto Finance (“SOF”) PT Summit Oto Finance (“SOF”) entered into
mengadakan perjanjian dengan Netsol agreement with Netsol Technologies Ltd
Technologies Ltd (“NetSolTech”) terkait (“NetSolTech”) regarding the conversion of the
konversi sistem operasi bisnis OTO dan SOF. OTO and SOF’s business operational system.
Selanjutnya, pada bulan Juni 2025, Subsequently, in June 2025, based on deed of
berdasarkan perjanjian pengalihan antara assignment between Netsol Tech with Netsol
NetSolTech dengan NetSol Ascent Middle East Ascent Middle East Computer Equipment
Computer Equipment Trading LLC. ("Netsol"), Trading LLC. ("Netsol"), OTO, and SOF,
OTO, dan SOF, NetSolTech mengalihkan NetsolTech assign the agreement together with
perjanjian tersebut beserta seluruh hak, all of the NetsolTech's rights, title, and
kepemilikan, dan kewajiban NetsolTech obligations therein to Netsol. Based on the
kepada Netsol. Berdasarkan perjanjian ini agreement, NetSol is required to deliver
NetSol berkewajiban untuk memberikan jasa consultation services, development, licensing
konsultasi, pengembangan, lisensi dan and implementation of the system to OTO dan
pengimplementasian sistem kepada OTO dan SOF. Accordingly, NetSol is entitled for the
SOF. Oleh karena itu, NetSol berhak atas service fee and OTO and SOF are obliged to pay
imbalan jasa dan OTO dan SOF berkewajiban the service fee.
untuk membayar imbalan jasa tersebut.
200
636 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 639
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
44. PERJANJIAN KERJASAMA, KONTRAK DAN 44. SIGNIFICANT AGREEMENTS, CONTRACTS AND
KOMITMEN YANG SIGNIFIKAN (lanjutan) COMMITMENTS (continued)
e. Komitmen signifikan lainnya e. Other significant commitment
Bank menyewa kantor dengan perjanjian sewa The Bank leases offices under non-cancellable
yang tidak dapat dibatalkan. Masa sewa antara lease agreements. The lease terms are between
5 – 11 tahun dengan mayoritas perjanjian jasa 5 – 11 years, and the majority of lease
dapat diperbarui pada akhir periode dengan harga agreements are renewable at the end of the lease
pasar. Bank diharuskan memberitahukan enam period at the market rate. The Bank is required to
bulan lebih awal apabila berniat mengakhiri give a six-month notice for the termination of these
perjanjian sewa. Beban terkait transaksi sewa yang agreements. The expenses related with lease
dibebankan pada laba rugi selama periode berjalan transactions charged to the profit or loss during
diungkapkan dalam Catatan 32 dan 37. the period was disclosed in Notes 32 and 37.
Berikut ini adalah pihak-pihak yang The following are counterparties of the Bank’s
mengadakan perjanjian sewa dengan Bank: lease commitments:
Pihak dalam perjanjian/ Item yang disewa/ Periode perjanjian/
Counterparties Leased items Period of agreement
PT Bahana Semesta Citra Ruang Kantor/Office Space 5 Oktober/October 2015 –
Nusantara 14 Juni/June 2032
Jumlah pembayaran sewa minimum di masa The future aggregate minimum lease payments
depan dalam perjanjian sewa yang tidak dapat under non-cancellable leases were as follows:
dibatalkan adalah sebagai berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Kurang dari 1 tahun 13,671 - Less than 1 year
Lebih dari 1 - 5 tahun 243,694 293,201 More than 1 - 5 years
Lebih dari 5 tahun 8,192 8,196 More than 5 years
265,557 301,397
45. MANAJEMEN RISIKO 45. RISK MANAGEMENT
Kerangka manajemen risiko Risk management framework
Grup mengutamakan penerapan manajemen risiko The Group focuses on the risk management
baik pada Bank dan Entitas Anak. Bank memiliki implementation for the Bank and Subsidiaries. The
segmen yang lengkap mulai dari segmen pinjaman Bank has complete segments starting from loans with
dengan plafon kecil di BTPN Syariah, Digital, small limit at BTPN Syariah, Digital, Pension, Micro
Pensiun, Micro Business, SME, Komersial sampai Business, SME, Commercial up to Corporate
dengan Korporasi serta piutang pembiayaan dari segment, as well as financing receivables from
entitas anak lembaga pembiayaan. Dalam hal multifinance subsidiaries. In term of portfolio
konsentrasi portofolio, segmen Korporasi menjadi concentration, Corporate segment is the largest
portofolio terbesar yaitu di kisaran 64% pada posisi portfolio at around 64% as of 31 December 2025 and
31 Desember 2025 dan 61% pada posisi 61% as of 31 December 2024 followed by Pensioners
31 Desember 2024 diikuti oleh segmen Pensiunan segment at around 13% as of 31 December 2025
di kisaran 13% pada posisi 31 Desember 2025 (31 December 2024: 14%).
(31 Desember 2024: 14%).
Pengembangan manajemen risiko keuangan di Financial risk management development in the Group
Grup berpedoman pada peraturan OJK yang is guided by OJK regulations which govern risk
mengatur penerapan manajemen risiko bagi bank management implementation by commercial banks
umum yang beroperasi di Indonesia. operating in Indonesia.
201
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 637
Page 640
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
(Kerangka manajemen risiko (lanjutan) (Risk management framework (continued)
Kerangka manajemen risiko Grup The Group’s risk management framework is
diimplementasikan melalui kebijakan-kebijakan, implemented through policies, procedures,
prosedur, limit-limit transaksi dan kewenangan, transactions and authorisation limits, risk tolerance as
toleransi risiko serta perangkat manajemen risiko. well as risk management tools. The Group carries out
Grup melakukan pengembangan manajemen risiko continuous risk management development in line with
secara berkesinambungan sesuai dengan the increasing business complexity and the
meningkatnya kompleksitas bisnis dan development organisation, strategies and
perkembangan organisasi, strategi dan manajemen management information systems.
sistem informasi.
Penerapan manajemen risiko mencakup: The implementation of risk management covers:
- Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris - Active supervision from Board of Directors and
- Kecukupan kebijakan dan prosedur Board of Commissioners
manajemen risiko, serta penetapan limit risiko - Sufficient policies and risk management
- Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, procedures, and limit sets
pemantauan dan pengendalian risiko serta - Sufficient process of identification,
sistem informasi manajemen risiko measurement, risk oversight and control and risk
- Sistem pengendalian internal yang menyeluruh management information
- Overall internal control system
Organisasi manajemen risiko Grup melibatkan The risk management organization of the Group
pengawasan dari Direksi dan Dewan Komisaris. involves the oversight from the Board of Directors
Grup telah membentuk Komite Pemantau Risiko and Board of Commissioners. The Group has
sebagai pengawas tertinggi di tingkat komisaris dan established Risk Monitoring Committee as the
Komite Manajemen Risiko dan/atau Komite highest risk authority in the commissioner level and
Manajemen Risiko Non Keuangan di tingkat direksi Risk Management Committee and/or Non-Financial
yang merupakan bagian yang sangat penting dalam Management Risk Committee at the director level,
pengendalian risiko, sebagai unit kontrol yang which constitutes a crucial element in risk control, as
memantau seluruh risiko yang terdapat pada a control unit to monitor all of the risks in the Group’s
kegiatan operasional Grup. operating activities.
Risiko yang timbul dari instrumen keuangan Grup The risks arising from the Group’s financial
adalah risiko keuangan, termasuk diantaranya instruments are financial risks, which include credit
adalah risiko kredit dan pembiayaan, risiko and financing risk, liquidity risk, market risk and
likuiditas, risiko pasar dan risiko operasional. operational risk.
Entitas Anak telah menerapkan manajemen risiko, Subsidiary has implemented risk management,
antara lain dengan membentuk unit risiko pada among others by establishing a risk unit in Subsidiary.
Entitas Anak. Manajemen risiko pada Entitas Anak Risk management in Subsidiary is operating
secara operasional dilakukan terpisah dari unit separately from the business unit and conducting its
bisnis dan menjalankan fungsinya secara function independently.
independen.
Disamping itu, Dewan Komisaris dan Direksi pada In addition, the Subsidiary’s Board of Commissioners
Entitas Anak secara aktif juga melakukan and Board of Directors actively monitor and evaluate
pemantauan, dan evaluasi terhadap pengendalian the internal controls, through the reports, as a basis
internal melalui laporan-laporan untuk digunakan in formulating and developing appropriate policies for
sebagai dasar untuk merumuskan dan the Subsidiary.
mengembangkan kebijakan yang tepat pada Entitas
Anak.
Bank selaku Entitas Utama telah menerapkan As the Lead Entity, the Bank has implemented
manajemen risiko konsolidasian sesuai ketentuan consolidated risk management in accordance with
OJK. Penerapan manajemen risiko konsolidasian OJK regulation. The Implementation of consolidated
antara lain mencakup laporan perhitungan risk management among others include report of
Kecukupan Penyediaan Modal Minimum (KPMM) consolidated minimum Capital Adequacy Ratio
konsolidasian, Batas Maksimum Pemberian Kredit (CAR), Legal Lending Limit (LLL), risk profile, Risk-
(BMPK) konsolidasian, laporan Profil Risiko Based Bank Rating and Internal Capital Adequacy
konsolidasian, Tingkat Kesehatan Bank (Risk- Assessment Process (ICAAP).
Based Bank Rating) konsolidasian dan Internal
Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
konsolidasian.
202
638 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 641
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
(Kerangka manajemen risiko (lanjutan) (Risk management framework (continued)
Sehubungan dengan aksi korporasi yang telah In relation with the corporate action that have been
dilakukan Bank pada tahun 2024 dengan carried out by the Bank in 2024 by acquiring 2 Multi
mengakuisisi 2 Perusahaan Multi Finance yaitu Finance Companies, namely PT Oto Multiartha
PT Oto Multiartha (“OTO”) dan PT Summit Oto ("OTO") and PT Summit Oto Finance ("SOF") as
Finance (“SOF”) sebagai entitas anak, Bank telah subsidiaries, the Bank have obtained approval from
memperoleh persetujuan dari regulator untuk regulatory to implement Financial Conglomeration
pelaksanaan Konglomerasi Keuangan dimana Bank with Bank SMBC Indonesia appointed as the Lead
SMBC Indonesia ditunjuk sebagai Entitas Utama. Entity.
Sebagai Entitas Utama, Bank SMBC Indonesia As Lead Entity, Bank SMBC Indonesia is
menerapkan Manajemen Risiko dan Permodalan implementing Integrated Risk and Capital
Terintegrasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Management in accordance with applicable
Bank SMBC Indonesia bersama-sama dengan regulation. Bank SMBC Indonesia together with
Entitas Anak juga telah membentuk Komite Subsidiaries have also established Integrated Risk
Manajemen Risiko Terintegrasi yang mempunyai Management Committee which have the
tanggung jawab untuk memberikan rekomendasi responsibilities to provide recommendation to Board
kepada Direksi di Entitas Utama mengenai hal-hal of Directors in Lead Entity on matters related to the
yang berkaitan dengan penerapan Manajemen implementation of Integrated Risk Management,
Risiko Terintegrasi, termasuk penetapan dan including establishment and enhancement of relevant
penyempurnaan Kebijakan, Strategi dan Kerangka Risk Management Policy, Strategy and Framework.
Kerja Manajemen Risiko yang relevan.
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan yang Credit risk is the risk of financial loss, from the failure
timbul akibat kegagalan pihak lain dalam memenuhi of other parties to fulfill their obligations to the Group,
kewajiban kepada Grup, termasuk Risiko Kredit including Credit Risk due to the concentration of
akibat terkonsentrasinya penyediaan dana (Risiko funding provision (Credit Concentration Risk), Credit
Konsentrasi Kredit), Risiko Kredit akibat kegagalan Risk due to counterparty failure (counterparty credit
pihak lawan (counterparty credit risk), Risiko Kredit risk), Credit Risk due to settlement failure (settlement
akibat kegagalan settlement (settlement risk), dan risk), and Credit Risk due to country risk (including
Risiko Kredit akibat country risk (termasuk transfer transfer risk). Credit risk arises mainly from loans and
risk). Risiko kredit terutama berasal dari pinjaman financing receivables and/or sharia financing.
yang diberikan serta piutang pembiayaan dan/atau
pembiayaan syariah.
Grup juga terekspos risiko kredit yang muncul dari The Group is also exposed to credit risks arising from
investasi pada efek-efek utang. investment in debt securities.
Dalam hal Bank menyediakan bank garansi kepada The Bank also provides bank guarantee to its
nasabah yang mengharuskan Bank melakukan customers which require the Bank to make payments
pembayaran untuk kepentingan nasabah, maka Bank for customer interests. This causes the Bank to face
menghadapi risiko yang sama dengan kredit yang the same risks as the loans granted and these risks
diberikan kepada nasabah dan risiko tersebut juga are also mitigated by the same policies and
dimitigasi dengan kebijakan dan prosedur yang sama procedures.
Grup melakukan kaji ulang atas kebijakan kredit The Group reviews the credit policies periodically,
secara periodik terutama jika terdapat perubahan especially if there are any changes in market
kondisi perekonomian, perubahan peraturan conditions, changes in regulations and/or business
dan/atau pendekatan bisnis. approach.
Batas pemberian kredit ditetapkan dan ditelaah Lending limits are set and reviewed in the light of
mengikuti perubahan pada kondisi pasar dan changing market and economic conditions. Periodic
ekonomi. Penelaahan kredit secara periodik dan credit reviews and assessments of probability of
penilaian atas kemungkinan wanprestasi juga default are also conducted. Credit approval is
dilakukan. Proses persetujuan kredit dilakukan processed by credit committee and credit authority
melalui komite kredit dan kewenangan memutus as determined.
kredit sebagaimana ditetapkan.
203
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 639
Page 642
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(i) Manajemen risiko kredit (i) Credit risk management
Grup mengelola dan mengawasi secara aktif The Group actively manages and monitors the
kualitas portofolio pinjaman yang diberikan loan portfolio quality by implementation of credit
dengan cara menerapkan kebijakan manajemen and financing risk management policies
risiko kredit dan pembiayaan secara efektif, effectively, improving procedures and systems
serta melakukan penyempurnaan prosedur dan
pengembangan sistem. development.
Sistem Informasi Manajemen telah tersedia dan Management Information Systems (MIS) are in
akan terus dikembangkan serta telah mencakup place and continously developed and have
tingkat yang cukup rinci untuk mendeteksi setiap covered sufficient level of detail to detect any
perkembangan yang kurang baik sedini adverse development at an early stage, allowing
mungkin sehingga memungkinkan dilakukannya
tindakan yang tepat waktu untuk mengatasi timely measurement to be taken to counteract
kemungkinan penurunan kualitas kredit atau any possible deterioration in credit quality or to
untuk meminimalisasi kerugian kredit. minimise credit losses.
Agunan Collaterals
Bank menerapkan berbagai kebijakan dan The Bank employs a range of policies and
praktik untuk memitigasi risiko kredit, Bank practices to mitigate credit risk. The Bank
menerapkan berbagai panduan atas jenis-jenis implements guidelines on the acceptability of
agunan yang dapat diterima dalam rangka specific classes of collateral to mitigate credit
memitigasi risiko kredit. Jenis-jenis agunan atas risk. The collateral types for loans are as follows:
pinjaman yang diberikan antara lain adalah:
• Kas/deposito • Cash/Time deposits
• Tanah dan/atau Bangunan • Lands and/or Buildings
• SBLC • SBLC
• Kendaraan • Vehicles
• Peralatan (termasuk mesin dan alat berat) • Equipment (including machines and heavy
equipment)
• Persediaan • Inventories
• Piutang • Accounts receivable
Untuk kredit korporasi, Bank mendapatkan For corporate loans, the Bank received collateral
jaminan dalam bentuk standby letters of credit dari in the form of standby letters of credit from
bank afiliasi untuk membatasi risiko kredit bank. controlling banks to restrict the Bank’s credit risk.
Selain agunan yang disebutkan di atas, Bank In addition to the collateral mentioned above, the
juga menerima agunan lainnya yang terdiri dari Bank also accept other collaterals mainly
jaminan yang diterima dari perusahaan induk consists of guarantees received from the parent
debitur, penjaminan kredit korporasi dan entitas company of the debtor, corporate credit
publik lainnya, lembaga keuangan dan guarantees and other public entities, financial
perusahaan lain serta jaminan berupa efek- institutions and other companies as well as
efek. collateral in the form of securities.
Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan The portion of loans that benefits from such
manfaat dari agunan secara parsial atau penuh partial or full collateralization was disclosed in
diungkapkan pada Catatan 49. Note 49.
204
640 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 643
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa (ii) Maximum exposure to credit risk (without
memperhitungkan agunan dan perlindungan taking into account collateral held or other
kredit lainnya) credit enhancements)
Untuk aset keuangan yang diakui di laporan For financial assets recognized in the
posisi keuangan konsolidasian, eksposur consolidated statement of financial position, the
maksimum terhadap risiko kredit sama dengan maximum exposure to credit risk is equal to its
nilai tercatatnya. Untuk bank garansi dan carrying value. For bank guarantees and
irrevocable L/C yang diterbitkan, eksposur irrevocable L/C issued, maximum exposure to
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai credit risk is the value that must be paid by the
yang harus dibayarkan oleh Bank jika kewajiban Bank if the liabilities on the bank guarantee and
atas bank garansi dan irrevocable L/C yang irrevocable L/C issued has been occurred. For
diterbitkan terjadi. Untuk komitmen kredit, credit commitments, the maximum exposure to
eksposur maksimum atas risiko kredit adalah credit risk is equal to the amount of committed
sebesar jumlah komitmen fasilitas kredit credit facilities that have not been used by
(committed) yang belum digunakan oleh nasabah. customers.
Tabel berikut menyajikan eksposur maksimum The following table presents the Group’s
Grup terhadap risiko kredit untuk instrumen maximum exposure to credit risk of financial
keuangan pada laporan posisi keuangan instruments in the consolidated statement of
konsolidasian dan rekening administratif, tanpa financial position and off-balance sheet
memperhitungkan agunan yang dimiliki atau accounts, without taking into account any
perlindungan kredit lainnya: collateral held or other credit enhancements:
31 Desember/December
2025 2024
Giro pada Bank Indonesia 7,915,463 9,443,461 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 1,306,871 1,034,964 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 14,922,827 12,695,156 other banks
Efek-efek 25,934,873 28,174,357 Securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Securities purchased under resale
kembali (reverse repo) 1,684,697 468,782 agreements (reverse repo)
Tagihan derivatif 1,280,872 1,748,125 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,792,186 3,317,541 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah - bersih receivables - net
- Korporasi 99,011,692 91,349,890 Corporates -
- Pensiunan 19,883,350 21,782,822 Pensioners -
- Usaha Mikro Kecil dan Menengah Micro Small and Medium -
(“UMKM”) 14,591,630 15,265,130 Enterprises ("MSME")
- Pembiayaan/piutang syariah 9,471,283 9,247,485 Sharia financing/receivables -
- Lainnya 8,537,354 8,403,988 Others -
- Pendapatan bunga/marjin yang masih
akan diterima 814,384 762,335 Accrued interest/margin income -
Piutang pembiayaan 26,732,730 27,461,692 Financing receivables
Penyertaan saham 26,572 75,285 Investment in shares
Aset lain-lain 1,254,496 626,819 Other assets
237,161,280 231,857,832
Komitmen dan kontinjensi dengan Commitments and contingencies with
risiko kredit: credit risk:
Garansi yang diberikan 7,206,420 7,715,450 Guarantees provided
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum Unused credit facilities to customers -
digunakan - committed 14,297,829 11,762,750 committed
Letters of credit yang tidak dapat dibatalkan 1,639,627 1,582,162 Irrevocable letters of credit
205
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 641
Page 644
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(ii) Eksposur maksimum risiko kredit (tanpa (ii) Maximum exposure to credit risk (without
memperhitungkan agunan dan perlindungan taking into account collateral held or other
kredit lainnya) (lanjutan) credit enhancements) (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan eksposur The table below shows the net maximum
maksimum neto atas risiko kredit untuk exposure to credit risk on securities purchased
efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali under resale agreements (reverse repo) on
(reverse repo) pada tanggal 31 Desember 2025 31 December 2025 and 2024:
dan 2024:
31 Desember/December 2025
Eksposur
maksimum / Agunan/ Eksposur neto/
Keterangan Maximum exposure Collateral Net exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali resale agreements
(reverse repo) 1,684,697 (1,722,349) - (reverse repo)
31 Desember/December 2024
Eksposur
maksimum / Agunan/ Eksposur neto/
Keterangan Maximum exposure Collateral Net exposure Description
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali resale agreements
(reverse repo) 468,187 (487,678) - (reverse repo)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit credit risk exposure
Grup mengelola dan mengendalikan The Group manages and controls concentrations
konsentrasi risiko kredit dimanapun risiko of credit risk wherever they are identified - in
tersebut teridentifikasi - secara khusus, particular, to individual and group counterparties,
terhadap debitur individu dan kelompok, dan and to industries and geographical sectors.
industri serta sektor geografis.
Dalam pengelolaan dan pengendalian risiko In managing and controlling concentration risk,
konsentrasi tersebut, Grup menetapkan batas the Group sets limits of concentration risk that
jumlah risiko konsentrasi yang dapat diterima can be accepted for one debtor or group of
untuk satu debitur atau kelompok debitur. debtors.
206
642 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 645
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur (iii) Concentration of risks of financial assets with credit
risiko kredit (lanjutan) risk exposure (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor Credit risk concentration by geographical sectors
geografis adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December 2025
Bali
dan/and Kalimantan
Nusa dan/and Jumlah/
Jawa/Java* Sumatera Tenggara Sulawesi Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 7,915,463 - - - 7,915,463 Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 1,304,754 267 60 1,790 1,306,871 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank-bank lain 14,922,827 - - - 14,922,827 Indonesia and other banks
Efek-efek 25,934,873 - - - 25,934,873 Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali resale agreements
(reverse repo) 1,684,697 - - - 1,684,697 (reverse repo)
Tagihan derivatif 1,280,872 - - - 1,280,872 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,792,186 - - - 3,792,186 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah – Loans and sharia financing/
bersih 131,308,508 11,555,810 2,202,776 7,242,599 152,309,693 receivables - net
Piutang pembiayaan - bersih 10,398,835 7,945,611 1,296,381 7,091,903 26,732,730 Financing receivables - net
Penyertaan saham 26,572 - - - 26,572 Investment in shares
Aset lain-lain - bersih 1,194,599 25,610 2,395 31,892 1,254,496 Other assets- net
199,764,186 19,527,298 3,501,612 14,368,184 237,161,280
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan 7,206,420 - - - 7,206,420 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to
committed 13,677,629 620,200 - - 14,297,829 customers - committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 1,639,627 - - - 1,639,627 Irrevocable letters of credit
31 Desember/December 2024
Bali
dan/and Kalimantan
Nusa dan/and Jumlah/
Jawa/Java* Sumatera Tenggara Sulawesi Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia 9,443,461 - - - 9,443,461 Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 1,034,135 676 60 93 1,034,964 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank-bank lain 12,695,156 - - - 12,695,156 Indonesia and other banks
Efek-efek 28,174,357 - - - 28,174,357 Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased under
janji dijual kembali resale agreements
(reverse repo) 468,782 - - - 468,782 (reverse repo)
Tagihan derivatif 1,748,125 - - - 1,748,125 Derivative receivables
Tagihan akseptasi 3,317,541 - - - 3,317,541 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah – Loans and sharia financing/
bersih 125,164,955 11,509,767 2,346,032 7,790,896 146,811,650 receivables - net
Piutang pembiayaan - bersih 13,077,145 6,944,576 1,177,917 6,262,054 27,461,692 Financing receivables - net
Penyertaan saham 75,263 8 - 14 75,285 Investment in shares
Aset lain-lain - bersih 595,430 12,473 1,699 17,217 626,819 Other assets- net
195,794,350 18,467,500 3,525,708 14,070,274 231,857,832
Komitmen dan kontinjensi Commitments and contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan 7,715,450 - - - 7,715,450 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada nasabah
yang belum digunakan - Unused credit facilities to
committed 11,253,895 406,860 - 101,995 11,762,750 customers - committed
Letters of credit yang tidak dapat
dibatalkan 1,582,162 - - - 1,582,162 Irrevocable letters of credit
*) Termasuk Kantor Pusat *) Including Head Office
207
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 643
Page 646
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan (iii) Concentration of risks of financial assets with
eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan sektor Credit risk concentration by industry sectors was
industri adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/December 2025
Lembaga
keuangan/ Jasa/
Pemerintah/ Financial Perdagangan/ Business Perindustrian/ Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Trading services Manufacturing Others Total
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 7,915,463 - - - - - 7,915,463 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain - 1,306,871 - - - - 1,306,871 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain 12,515,447 2,407,380 - - - - 14,922,827 banks
Efek-efek 22,358,541 1,798,005 1,433,069 - 345,258 - 25,934,873 Securities
Securities purchased
Efek-efek yang dibeli under resale
dengan janji dijual agreements
kembali (reverse repo) - 1,684,697 - - - - 1,684,697 (reverse repo)
Tagihan derivatif - 1,191,843 9,227 36,308 43,494 - 1,280,872 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - - 3,792,186 - - - 3,792,186 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - financing/receivables -
bersih - 20,002,083 22,590,204 29,551,365 40,633,744 39,532,297 152,309,693 net
Piutang pembiayaan - Financing receivables –
bersih - - - - - 26,732,730 26,732,730 net
Penyertaan saham - 26,572 - - - - 26,572 Investment in shares
Aset lain-lain 1,823 34,563 276,635 - - 941,475 1,254,496 Other assets
42,791,274 28,452,014 28,101,321 29,587,673 41,022,496 67,206,502 237,161,280
Commitments and
Komitmen dan kontinjensi contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan - - 7,206,420 - - - 7,206,420 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada Unused credit facilities
nasabah yang belum to customers –
digunakan - committed - 2,105,053 1,684,343 5,103,900 1,611,062 3,793,471 14,297,829 committed
Letters of credit yang Irrevocable letters of
tidak dapat dibatalkan - - 1,639,627 - - - 1,639,627 credit
31 Desember/December 2024
Lembaga
keuangan/ Jasa/
Pemerintah/ Financial Perdagangan/ Business Perindustrian/ Lain-lain/ Jumlah/
Government institution Trading services Manufacturing Others Total
Giro pada Bank Current accounts with
Indonesia 9,443,461 - - - - - 9,443,461 Bank Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain - 1,034,964 - - - - 1,034,964 other banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain 9,188,205 3,506,951 - - - - 12,695,156 banks
Efek-efek 25,969,583 1,900,866 - 784 303,124 - 28,174,357 Securities
Securities purchased
Efek-efek yang dibeli under resale
dengan janji dijual agreements
kembali (reverse repo) - 468,782 - - - - 468,782 (reverse repo)
Tagihan derivatif - 1,714,451 987 379 32,308 - 1,748,125 Derivative receivables
Tagihan akseptasi - - 3,317,541 - - - 3,317,541 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/ Loans and sharia
piutang syariah - financing/receivables -
bersih - 19,029,077 21,930,556 32,442,142 30,176,855 43,233,020 146,811,650 net
Piutang pembiayaan - Financing receivables –
bersih - - - - - 27,461,692 27,461,692 net
Penyertaan saham - 75,285 - - - - 75,285 Investment in shares
Aset lain-lain 686 11,668 - - - 614,465 626,819 Other assets
44,601,935 27,742,044 25,249,084 32,443,305 30,512,287 71,309,177 231,857,832
Commitments and
Komitmen dan kontinjensi contingencies
dengan risiko kredit: with credit risk:
Garansi yang diterbitkan - - 7,715,450 - - - 7,715,450 Guarantees issued
Fasilitas kredit kepada Unused credit facilities
nasabah yang belum to customers –
digunakan - committed - 967,450 726,074 3,339,868 1,754,451 4,974,907 11,762,750 committed
Letters of credit yang Irrevocable letters of
tidak dapat dibatalkan - - 1,582,162 - - - 1,582,162 credit
208
644 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 647
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iii) Konsentrasi risiko aset keuangan dengan eksposur (iii) Concentration of risks of financial assets with credit
risiko kredit (lanjutan) risk exposure (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis kredit The credit risk concentration by type of credit or
atau pembiayaan, mata uang, sektor ekonomi dan financing, currency, economic sector and
hubungan dengan debitur diungkapkan pada relationship with debtors is disclosed in Note 12 and
Catatan 12 dan Catatan 13. Note 13.
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (iv) Credit quality of financial assets
Proses penentuan kualitas kredit Bank mengacu Process of determining the Bank’s credit quality
pada kolektibilitas sesuai peraturan OJK. refers to collectability in accordance with the OJK
regulations.
Segmen korporasi Corporate segment
Untuk segmen korporasi, kualitas kredit dikelola For corporate segment, the quality of credit is
oleh Bank dengan menggunakan peringkat kredit managed by the Bank using internal credit ratings.
internal. Bank menentukan peringkat suatu debitur The Bank determines the rating of a debtor by first
dengan terlebih dahulu menetapkan peringkat determining the financial grade using a rating model
keuangan (financial grade) dengan menggunakan from financial aspects and data obtained from the
model peringkat dari aspek keuangan dan data debtor's financial statements, including net worth and
yang diperoleh dari laporan keuangan debitur, cash flows. This financial grade is then adjusted by
termasuk kekayaan bersih dan arus kas. Peringkat considering the conditions of the debtor's financial
keuangan ini kemudian disesuaikan dengan position and qualitative factors to determine the
mempertimbangkan kondisi dari posisi keuangan grade of the debtor.
debitur dan faktor kualitatif untuk menentukan
peringkat debitur.
Faktor kualitatif terutama mencakup arus kas masa Qualitative factors mainly cover expected future cash
depan yang diharapkan dengan flows with considering some factors such as
mempertimbangkan faktor-faktor seperti informasi historical loss information, conformity of the debtor's
kerugian historis, kesesuaian rencana bisnis business plan or operational improvement plan,
debitur atau rencana perbaikan operasional, status status of developments in the business plan and
perkembangan rencana bisnis dan dukungan overall support from financial institutions.
menyeluruh dari lembaga keuangan.
Selain prosedur peringkat di atas, dalam hal debitur In addition of grading procedure above, in the event
dianggap sebagai anak perusahaan yang that the debtor is considered as a subsidiary that is
dikonsolidasi oleh induk perusahaan di luar negeri, consolidated by a parent company abroad, the
peringkat debitur bisa ditentukan dengan debtor's grading can be determined by adopting an
mengadopsi peringkat obligor berdasarkan obligor grading based on credit grading provided by
peringkat kredit yang diberikan induk perusahaan the Bank's parent company. Debtor grading and
Bank terhadap induk perusahaan tersebut. facility grading are reviewed at least once a year, or
Peringkat debitur dan peringkat fasilitas ditelaah if needed, when there are changes in credit.
paling sedikit setahun sekali, atau bila diperlukan,
ketika ada perubahan kredit.
Peringkat internal untuk segmen korporasi Internal grading for corporate segment is
digolongkan sebagai berikut: categorized as follows:
• Debitur Grading 1-3 memiliki kemampuan • Grading 1-3 debtors have very strong ability to
membayar kewajiban yang tinggi. pay their obligations.
• Debitur Grading 4-6 tidak mengalami kesulitan • Grading 4-6 debtors do not experience
pembayaran kewajiban, namun terdapat faktor difficulties to pay their obligations; however,
bisnis atau ekonomi yang dapat menyebabkan there are business or economy factors that may
masalah dalam pembayaran kewajiban. cause difficulties to pay the obligations.
• Debitur Grading 7A dan 7B memerlukan • Grading 7A and 7B debtors need special
pemantauan khusus karena bisnis yang observation as they experience
lesu/tidak stabil, atau masalah keuangan. sluggish/unstable business, or financial issues.
• Debitur Grading 7R atau lebih rendah • Grading 7R or lower debtors represent debtors
merupakan debitur yang telah mengalami which are credit-impaired (default).
penurunan nilai (default).
209
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 645
Page 648
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut: was as follows:
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia Bank Indonesia
Grade 1-3 7,709,732 - - - 7,709,732 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 205,731 205,731 Non-graded
7,709,732 - - 205,731 7,915,463
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain other banks
Grade 1-3 489,152 - - - 489,152 Grade 1-3
Tanpa peringkat 816,070 - - 1,730 817,800 Non-graded
1,305,222 - - 1,730 1,306,952
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain banks
Grade 1-3 12,868,486 525,000 - - 13,393,486 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 1,529,410 1,529,410 Non-graded
12,868,486 525,000 - 1,529,410 14,922,896
Efek-efek Securities
Grade 1-3 15,909,645 - - - 15,909,645 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 10,025,299 10,025,299 Non-graded
15,909,645 - - 10,025,299 25,934,944
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual resale agreements
kembali (reverse repo) (reverse repo)
Grade 1-3 1,684,697 - - - 1,684,697 Grade 1-3
Tagihan derivatif Derivative receivables
Belum jatuh tempo 1,280,872 - - - 1,280,872 Not yet overdue
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/
syariah: receivables:
Korporasi Corporates
Grade 1-3 81,131,981 2,380,341 - - 83,512,322 Grade 1-3
Grade 4-6 9,683,223 2,403,220 - - 12,086,443 Grade 4-6
Default - - 4,550,161 - 4,550,161 Default
90,815,204 4,783,561 4,550,161 - 100,148,926
Non-korporasi Non-corporates
Belum jatuh tempo 41,372,855 518 13,702 - 41,387,075 Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due up to
sampai dengan 90 hari 903,508 649,992 9,849 - 1,563,349 90 days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari - - 171,347 - 171,347 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due for
121-180 hari - - 340,152 - 340,152 121-180 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 180 hari - - 1,047,235 - 1,047,235 than 180 days
42,276,363 650,510 1,582,285 - 44,509,158
Dipindahkan 133,091,567 5,434,071 6,132,446 - 144,658,084 Carry forward
210
646 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 649
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember/December 2025
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
(lanjutan): (continued):
Pindahan 133,091,567) 5,434,071) 6,132,446) -) 144,658,084) Carried forward
Syariah Sharia
Belum jatuh tempo -) -) -) 9,924,477) 9,924,477) Not yet overdue
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 1-30 hari -) -) -) 52,857) 52,857) 1-30 days
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 31-60 hari -) -) -) 54,969) 54,969) 31-60 days
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 61-90 hari -) -) -) 52,125) 52,125) 61-90 days
Mengalami penurunan nilai -) -) -) 268,327) 268,327) Impaired
-) -) -) 10,352,755) 10,352,755)
Pendapatan bunga/marjin Accrued interest/
yang masih akan diterima 685,192) 29,383) 17,953) 81,856) 814,384) margin income
133,776,759) 5,463,454) 6,150,399) 10,434,611) 155,825,223)
Piutang pembiayaan* Financing receivables*
Belum jatuh tempo 21,054,686) 9,984) 10,019) -) 21,074,689) Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due for
1-30 hari 4,988,654) 10,386) 10,835) -) 5,009,875) 1-30 days
Telah jatuh tempo Past due for
31-90 hari -) 565,002) 5,723) -) 570,725) 31-90days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari -) -) 214,116) -) 214,116) 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 120 hari -) -) 3,507,625) -) 3,507,625) than 120 days
26,043,340) 585,372) 3,748,318) -) 30,377,030)
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Grade 1-3 3,346,851) -) -) -) 3,346,851) Grade 1-3
Grade 4-6 46,113) 400,264) -) -) 446,377) Grade 4-6
Tanpa peringkat 230) -) -) -) 230) Non-graded
3,393,194) 400,264) -) -) 3,793,458)
Penyertaan saham Investment in shares
Tanpa peringkat 26,572) -) -) -) 26,572) Non-graded
Aset lain-lain Other assets
Tanpa peringkat 1,087,391) -) 142,849) 24,256) 1,254,496) Non-graded
205,085,910) 6,974,090) 10,041,566) 22,221,037) 244,322,603)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (901,095) (256,030) (5,122,726) (881,472) (7,161,323) impairment losses
204,184,815) 6,718,060) 4,918,840) 21,339,565) 237,161,280)
*Termasuk kontrak yang direstrukturisasi pada tahap 3,
dengan penyisihan kerugian penurunan nilai yang telah Including restructured contracts in stage 3, that has been fully*
dilakukan secara penuh provided with allowance for impairment loss*
211
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 647
Page 650
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember / December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia Bank Indonesia
Grade 1-3 8,774,132 - - - 8,774,132 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 669,329 669,329 Non-graded
8,774,132 - - 669,329 9,443,461
Current accounts with
Giro pada bank-bank lain other banks
Grade 1-3 187,354 - - - 187,354 Grade 1-3
Tanpa peringkat 843,972 - - 3,675 847,647 Non-graded
1,031,326 - - 3,675 1,035,001
Penempatan pada Bank Placement with Bank
Indonesia dan bank- Indonesia and other
bank lain banks
Grade 1-3 11,448,738 - - - 11,448,738 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 1,247,000 1,247,000 Non-graded
11,448,738 - - 1,247,000 12,695,738
Efek-efek Securities
Grade 1-3 19,378,421 - - - 19,378,421 Grade 1-3
Tanpa peringkat - - - 8,796,529 8,796,529 Non-graded
19,378,421 - - 8,796,529 28,174,950
Efek-efek yang dibeli Securities purchased under
dengan janji dijual resale agreements
kembali (reverse repo) (reverse repo)
Grade 1-3 468,782 - - - 468,782 Grade 1-3
Tagihan derivatif Derivative receivables
Belum jatuh tempo 1,748,125 - - - 1,748,125 Not yet overdue
Pinjaman yang diberikan Loans and sharia
dan pembiayaan/piutang financing/
syariah: receivables:
Korporasi Corporates
Grade 1-3 75,253,160 997,138 - - 76,250,298 Grade 1-3
Grade 4-6 8,748,996 2,309,162 - - 11,058,158 Grade 4-6
Grade 7A-7B - 806,253 - - 806,253 Grade 7A-7B
Default - - 4,643,421 - 4,643,421 Default
84,002,156 4,112,553 4,643,421 - 92,758,130
Non-korporasi Non-corporates
Belum jatuh tempo 44,202,211 121,246 64,960 - 44,388,417 Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due up to
sampai dengan 90 hari 733,170 660,519 9,504 - 1,403,193 90 days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari - - 142,570 - 142,570 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due for
121-180 hari - - 216,865 - 216,865 121-180 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 180 hari - - 891,061 - 891,061 than 180 days
44,935,381 781,765 1,324,960 - 47,042,106
Dipindahkan 128,937,537 4,894,318 5,968,381 - 139,800,236 Carry forward
212
648 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 651
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, the carrying
nilai tercatat aset keuangan berdasarkan amount of financial assets based on credit quality
kualitas kredit adalah sebagai berikut (lanjutan): was as follows (continued):
31 Desember / December 2024
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah financing/receivables
(lanjutan): (continued):
Pindahan 128,937,537) 4,894,318) 5,968,381) -) 139,800,236) Carried forward
Syariah Sharia
Belum jatuh tempo -) -) -) 9,558,038) 9,558,038) Not yet overdue
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 1-30 hari -) -) -) 75,555) 75,555) 1-30 days
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 31-60 hari -) -) -) 77,494) 77,494) 31-60 days
Telah jatuh tempo tetapi Past due but not
tidak mengalami impaired for
penurunan nilai 61-90 hari -) -) -) 79,234) 79,234) 61-90 days
Mengalami penurunan nilai -) -) -) 381,438) 381,438) Impaired
-) -) -) 10,171,759) 10,171,759)
Pendapatan bunga/marjin Accrued interest/
yang masih akan diterima 582,947) 36,223) 41,018) 102,147) 762,335) margin income
129,520,484) 4,930,541) 6,009,399) 10,273,906) 150,734,330)
Piutang pembiayaan Financing receivables
Belum jatuh tempo 18,933,589) 29,475) 480,888) -) 19,443,952) Not yet overdue
Telah jatuh tempo Past due for
1-30 hari 5,016,591) 27,704) 685,982) -) 5,730,277) 1-30 days
Telah jatuh tempo Past due for
31-90 hari -) 796,936) 1,481,085) -) 2,278,021) 31-90days
Telah jatuh tempo Past due for
91-120 hari -) -) 726,730) -) 726,730) 91-120 days
Telah jatuh tempo Past due more
lebih dari 120 hari -) -) 1,253,642) -) 1,253,642) than 120 days
23,950,180) 854,115) 4,628,327) -) 29,432,622)
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Grade 1-3 2,617,607) -) -) -) 2,617,607) Grade 1-3
Grade 4-6 71,410) 645,290) -) -) 716,700) Grade 4-6
Tanpa peringkat 312) -) -) -) 312) Non-graded
2,689,329) 645,290) -) -) 3,334,619)
Penyertaan saham Investment in shares
Tanpa peringkat 75,285) -) -) -) 75,285) Non-graded
Aset lain-lain Other assets
Tanpa peringkat 455,927) -) 157,658) 13,234) 626,819) Non-graded
199,540,729) 6,429,946) 10,795,384) 21,003,673) 237,769,732)
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (983,317) (383,386) (3,620,923) (924,274) (5,911,900) impairment losses
198,557,412) 6,046,560) 7,174,461) 20,079,399) 231,857,832)
*) Termasuk aset keuangan syariah dengan kualitas kredit lancar Include sharia financial assets with current credit quality *)
213
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 649
Page 652
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
(iv) Kualitas kredit aset keuangan (lanjutan) (iv) Credit quality of financial assets (continued)
Penjelasan mengenai Tahap 1, Tahap 2 dan The explanation of Stage 1, Stage 2 and
Tahap 3 dapat dilihat pada Catatan 2i. Stage 3 can be referred to Note 2i.
Perubahan pada penyisihan kerugian Movement of the allowance for impairment
penurunan nilai berdasarkan jenis portofolio losses by credit/financing and financing
kredit/pembiayaan dan piutang pembiayaan receivables portfolio types was as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun berakhir 31 Desember 2025/
Year ended 31 December 2025
Pensiunan/ UMKM/ Korporasi/ Syariah/ Lainnya/ Jumlah/
Pension* MSME Corporate Sharia Others Total
Saldo awal 197,345) 923,436) 1,408,239) 924,274) 2,440,316) 5,893,610) Beginning balance
Penambahan 198,751) 317,699) 573,308) 826,295) 6,192,371) 8,108,424) Addition
Penerimaan kembali 5,207) 81,017) -) 7,941) 29,150) 123,315) Recovery
Penghapusbukuan (166,099) (568,740) (585,577) (877,038) (4,509,326) (6,706,780) Write-off
Kerugian modifikasi -) -) (219,074) -) -) (219,074) Modification loss
Lainnya -) -) (39,665) -) -) (39,665) Others
Saldo akhir 235,204) 753,412) 1,137,231) 881,472) 4,152,511) 7,159,830) Ending balance
Tahun berakhir 31 Desember 2024/
Year ended 31 December 2024
Pensiunan/ UMKM/ Korporasi/ Syariah/ Lainnya/ Jumlah/
Pension* MSME Corporate Sharia Others Total
Saldo awal 212,329) 891,829) 2,122,909) 1,213,916) 177,064) 4,618,047) Beginning balance
Penambahan dari Addition due to
akuisisi -) -) -) -) 1,693,663) 1,693,663) acquisition
Penambahan 76,945) 245,277) 75,679) 1,359,766) 2,118,286) 3,875,953) Addition
Penerimaan kembali 5,390) 12,895) -) 24,979) 14,886) 58,150) Recovery
Penghapusbukuan (97,319) (226,565) -) (1,674,387) (1,563,583) (3,561,854) Write-off
Kerugian modifikasi -) -) (774,532) -) -) (774,532) Modification loss
Lainnya -) -) (15,817) -) -) (15,817) Others
Saldo akhir 197,345) 923,436) 1,408,239) 924,274) 2,440,316) 5,893,610) Ending balance
*) Termasuk Kredit Pegawai Aktif Include Active Employee Loan*)
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi jika Grup Liquidity risk is the risk that the Group is unable to
tidak dapat memenuhi pembayaran kewajiban pada meet their payment obligations as they fall due,
saat jatuh tempo, termasuk pencairan simpanan including withdrawal of customer deposits. One of the
nasabah. Salah satu parameter yang digunakan parameters used is by analysing the maturity profile
adalah dengan menganalisa profil jatuh tempo dari from the funding sources, which are usually short
sumber pendanaan yang pada umumnya berjangka term, while most of the assets which were distributed
pendek dan sebagian besar aset yang disalurkan in the form of loans, are usually long-term. A relatively
dalam bentuk kredit dengan jangka waktu yang wide gap can increase liquidity risk.
pada umumnya berjangka panjang. Terjadinya
kesenjangan yang cukup besar akan dapat
meningkatkan risiko likuiditas.
Dalam mengantisipasi potensi tekanan likuiditas In anticipating potential liquidity pressures that may
yang mungkin terjadi, Grup telah mempersiapkan occur, the Group has prepared the funding strategy
strategi pendanaan dan cadangan likuiditas yang and adequate liquidity reserves which are adjusted to
memadai yang disesuaikan dengan kebutuhan the operational needs and the liquidity profile in order
operasional dan profil likuiditas agar selalu to always comply with the relevant regulations.
memenuhi regulasi terkait.
214
650 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 653
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Profil jatuh tempo diproyeksikan atas jangka waktu This maturity profile is projected based on the
yang tersisa berdasarkan tanggal kontraktual aset remaining period to the contractual maturity date of
dan liabilitas tertentu. Secara historis, sebagian assets and liabilities. Historically, a significant portion
besar dari simpanan diperpanjang pada saat jatuh of deposits are rolled-over on the maturity date which
tempo yang dipengaruhi oleh perilaku nasabah dan is affected by customer behaviour and confidence
tingkat kepercayaan terhadap Grup. Untuk level to the Group. To manage the liquidity risk of this
mengelola risiko likuiditas atas kondisi tersebut, condition, the Group establishes appropriate
maka Grup menetapkan strategi yang sesuai dan strategies and sufficient amount of cash and liquid
jumlah kas dan aset likuid yang perlu dimiliki, yang assets that can be liquidated or used as collateral
dapat dicairkan atau dijadikan jaminan jika ada should there be an urgent need for liquidity.
kebutuhan likuiditas yang mendesak.
Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode The following tables provide detail of remaining
sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan period to maturity date of financial assets (before
(sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan allowance for impairment losses) and financial
liabilitas keuangan. liabilities.
31 Desember/December 2025
Sesuai
Jumlah/ permintaan/ ≤ 1 bulan/ > 1-3 bulan/ > 3-6 bulan/ > > 6-12 bulan/ > 12 bulan/
Total On demand ≤ 1 month > 1-3 months 3-6 months > 6-12 months > 12 months
Aset Assets
Kas 1,246,542) 1,246,542) -) -) -) -) -) Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia 7,915,463) 7,915,463) -) -) -) -) -) Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts
lain 1,306,952) 1,306,952) -) -) -) -) -) with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain 14,922,896) -) 14,870,996) 51,900) -) -) -) and other banks
Efek-efek 25,934,944) -) 2,426,609) 2,758,566) 2,591,089) 6,726,429) 11,432,251) Securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali agreements
(reverse repo) 1,684,697) -) 1,684,697) -) -) -) -) (reverse repo)
Derivative
Tagihan derivatif 1,280,872) -) 111,914) 140,393) 173,389) 264,998) 590,178) receivables
Acceptance
Tagihan akseptasi 3,793,458) -) 897,715) 1,001,069) 1,894,674) )- ) -) receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah 155,825,223) -) 25,138,690) 29,385,704) 8,549,525) 15,365,581) 77,385,723) receivables
Financing
Piutang pembiayaan 30,377,030) -) 1,096,673) 2,314,758) 3,406,086) 6,309,533) 17,249,980) Receivables
Penyertaan saham 26,572) 26,572) -) -) -) -) -)) Investment in shares
Aset lain-lain 1,254,496) 14,208) 1,117,670) 11,757) 17,335) 16,310) 77,216) Other assets
Jumlah aset 245,569,145) 10,509,737) 47,344,964) 35,664,147) 16,632,098) 28,682,851) 106,735,348) Total assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera (84,995) -) (69,391) (15,604) -) -) -) Immediately
Bagi hasil yang Undistributed
belum dibagikan (19,019) -) (19,019) -) -) -) -) revenue sharing
Giro (28,855,508) (28,853,960) (1,548) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (23,484,492) (23,482,081) (2,411) -) -) -) -) Saving deposits
Deposito berjangka Time deposits and
dan deposito on call (68,944,028) -) (43,308,999) (20,649,384) (2,795,093) (1,968,538) (222,014) deposits on call
Simpanan dari bank- Deposits from other
bank lain (4,490,012) (984,451) (3,062,486) (437,875) (200) (5,000) -) Banks
Liabilitas derivatif (1,113,660) -) (102,848) (81,256) (31,444) (129,269) (768,843) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (3,214,540) -) (733,554) (856,337) (1,624,649) - -) Acceptance payables
Surat berharga yang
diterbitkan (6,823,457) -) (21,401) (7,626) (438,374) (895,442) (5,460,614) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (38,736,884) -) (778,181) (1,654,695) (5,677,771) (3,757,364) (26,868,873) Borrowings
Pinjaman subordinasi (3,345,621) -) (10,621) - -) -) (3,335,000) Subordinated loans
Liabilitas sewa (408,940) -) (11,749) (8,389) (27,454) (61,079) (300,269) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain (644,713) (50,154) (501,405) (37,792) (12,335) (19,052) (23,975) Other liabilities
Jumlah liabilitas (180,165,869) (53,370,646) (48,623,613) (23,748,958) (10,607,320) (6,835,744) (36,979,588) Total liabilities
65,403,276) (42,860,909) (1,278,649) 11,915,189) 6,024,778) 21,847,107) 69,755,760)
Aset (liabilitas) bersih Net assets (liabilities)
215
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 651
Page 654
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menyajikan rincian sisa periode The following tables provide detail of remaining period
sampai dengan tanggal jatuh tempo aset keuangan to maturity date of financial assets (before allowance
(sebelum cadangan kerugian penurunan nilai) dan for impairment losses) and financial liabilities
liabilitas keuangan (lanjutan). (continued).
31 Desember/December 2024
Sesuai
Jumlah/ permintaan/ ≤ 1 bulan/ > 1-3 bulan/ > 3-6 bulan/ > > 6-12 bulan/ > 12 bulan/
Total On demand ≤ 1 month > 1-3 months 3-6 months > 6-12 months > 12 months
Aset Assets
Kas 1,379,647) 1,379,647) -) -) -) -) -) Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia 9,443,461) 9,443,461) -) -) -) -) -) Indonesia
Giro pada bank-bank Current accounts
lain 1,035,001) 1,035,001) -) -) -) -) -) with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain 12,695,738) -) 12,634,738) 61,000) -) -) -) and other banks
Efek-efek 28,174,950) -) 1,870,528) 9,021,201) 7,720,427) 5,051,381) 4,511,413) Securities
Efek-efek yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual under resale
kembali agreements
(reverse repo) 468,782) -) 468,782) -) -) -) -) (reverse repo)
Derivative
Tagihan derivatif 1,748,125) -) 246,870) 166,861) 51,131) 192,520) 1,090,743) receivables
Acceptance
Tagihan akseptasi 3,334,619) -) 207,422) 737,415) 1,849,495) 529,294) 10,993) receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and sharia
pembiayaan/piutang financing/
syariah 150,734,330) -) 23,955,642) 24,472,684) 7,054,648) 17,837,042) 77,414,314) receivables
Financing
Piutang pembiayaan 29,432,622) -) 1,030,518) 2,163,173) 3,187,115) 5,969,631) 17,082,185) Receivables
Penyertaan saham 75,285) 75,285) -) -) -) -) -) Investment in shares
Aset lain-lain 626,819) 3,367) 508,101) 6,486) 7,457) 15,223) 86,185) Other assets
Jumlah aset 239,149,379) 11,936,761) 40,922,601) 36,628,820) 19,870,273) 29,595,091) 100,195,833) Total assets
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera (48,898) -) (30,285) (18,613) - - - Immediately
Bagi hasil yang Undistributed
belum dibagikan (18,825) -) (18,825) -) -) -) -) revenue sharing
Giro (25,587,478) (25,585,492) (1,986) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (19,029,523) (19,027,786) (1,737) -) -) -) -) Saving deposits
Deposito berjangka Time deposits and
dan deposito on call (67,368,856) -) (48,514,180) (12,821,570) (3,355,463) (2,653,627) (24,016) deposits on call
Simpanan dari bank- Deposits from other
bank lain (757,714) (752,714) - (5,000) Banks
Liabilitas derivatif (1,558,841) -) (265,138) (127,552) (17,714) (195,719) (952,718) Derivative payables
Liabilitas akseptasi (3,162,381) -) (182,428) (711,582) (1,728,084) (529,294) (10,993) Acceptance payables
Surat berharga yang
diterbitkan (2,961,041) -) (17,378) (3,739) -) (254,689) (2,685,235) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (49,658,227) -) (2,225,641) (1,320,747) (2,047,789) (2,082,566) (41,981,484) Borrowings
Pinjaman subordinasi (3,229,069) -) (10,069) -) -) -) (3,219,000) Subordinated loans
Liabilitas sewa (335,275) -) (11,527) (10,372) (10,592) (32,299) (270,485) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain (647,755) (51,641) (500,981) (28,388) (28,483) (13,302) (24,960) Other liabilities
Jumlah liabilitas (174,363,883) (45,417,633) (51,780,175) (15,047,563) (7,188,125) (5,761,496) (49,168,891) Total liabilities
64,785,496) (33,480,872) (10,857,574) 21,581,257) 12,682,148) 23,833,595) 51,026,942)
Aset (liabilitas) bersih Net assets (liabilities)
216
652 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 655
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) 0 Liquidity risk (continued)
Tabel berikut ini menunjukkan arus kas kontraktual The following table shows the contractual
yang tidak didiskonto dari liabilitas keuangan dan undiscounted cash flows of the Group’s financial
rekening administratif Grup berdasarkan periode liabilities and administrative accounts based on the
tersisa sampai dengan jatuh tempo kontraktual: remaining period to contractual maturity:
31 Desember/December 2025
Nilai nominal
bruto arus kas
masuk Hingga
(keluar)/Gross 1 bulan/
Nilai tercatat/ nominal inflow Up to >1 - 3 bulan/ >3 - 12 bulan/ >1 - 2 tahun/ >2 tahun/
Carrying amount (outflow) 1 month months months years years
Liabilitas non-derivatif Non-derivative liabilities
Liabilitas segera (84,995) (84,995) (84,995) -) -) -) )- Obligations due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan (19,019) (19,019) (19,019) -) -) -) -) sharing
Giro (28,855,508) (28,914,651) (28,914,651) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (23,484,492) (23,496,394) (23,490,867) (1,121) (2,976) (1,430) -) Saving deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and
on call (68,944,028) (69,449,262) (43,563,422) (20,826,119) (4,837,186) (222,535) -) deposits on call
Simpanan dari bank-bank lain (4,490,012) (4,490,012) (4,490,012) -) -) -) -) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (3,214,540) (3,214,540) (733,554) (856,337) (1,624,649) -) -) Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan (6,823,457) (8,078,118) (14,332) (92,247) (1,636,188) (1,611,090) (4,724,261) Securities issued
Pinjaman yang diterima (38,736,884) (41,715,654) (773,080) (1,993,756) (10,594,804) (16,254,505) (12,099,509) Borrowing
Pinjaman subordinasi (3,345,621) (4,366,427) -) (44,845) (134,534) (179,379) (4,007,669) Subordinated loans
Liabilitas sewa (408,940) (433,818) (33,023) (9,109) (66,287) (116,637) (208,762) Lease liability
Liabilitas lain-lain (644,713) (644,713) (577,651) (25,707) (27,141) (14,214) -) Other liabilities
(179,052,209) (184,907,603) (102,694,606) (23,849,241) (18,923,765) (18,399,790) (21,040,201)
Liabilitas derivatif (1,113,660) Derivative payables
Arus kas masuk -) 47,329,438) 15,453,481) 8,530,894) 7,658,287) 8,765,497) 6,921,279) Cash inflow
Arus kas keluar -) (48,780,322) (15,609,535) (8,725,951) (8,073,729) (9,126,164) (7,244,943) Cash outflow
(1,113,660) (1,450,884) (156,054) (195,057) (415,442) (360,667) (323,664)
L/C yang tidak dapat dibatalkan -) (1,639,627) (629,887) (824,900) (184,840) -) -) Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang belum Unused credit
digunakan - committed -) (14,192,829) -) -) (4,344,243) (2,115,412) (7,733,174) facilities - committed
Garansi yang diterbitkan -) (7,206,420) (233,063) (669,877) (2,792,311) (3,511,169) -) Guarantees issued
-) (23,038,876) (862,950) (1,494,777) (7,321,394) (5,626,581) (7,733,174)
(180,165,869) (209,397,362) (103,713,610) (25,539,075) (26,660,601) (24,387,038) (29,097,039)
Jumlah Total
31 Desember/December 2024
Nilai nominal
bruto arus kas
masuk Hingga
(keluar)/Gross 1 bulan/
Nilai tercatat/ nominal inflow Up to >1 - 3 bulan/ >3 - 12 bulan/ >1 - 2 tahun/ >2 tahun/
Carrying amount (outflow) 1 month months months years years
Liabilitas non-derivatif Non-derivative liabilities
Liabilitas segera (48,898) (48,898) (48,898) -) -) -) -) Obligations due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan (18,825) (18,825) (18,825) -) -) -) -) sharing
Giro (25,587,478) (25,622,125) (25,622,125) -) -) -) -) Current accounts
Tabungan (19,029,523) (19,038,398) (19,032,657) (1,264) (3,164) (1,313) -) Saving deposits
Deposito berjangka dan deposito Time deposits and
on call (67,368,856) (68,467,914) (49,946,270) (12,788,759) (5,718,301) (14,584) -) deposits on call
Simpanan dari bank-bank lain (757,714) (760,687) (760,687) -) -) -) -) Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi (3,162,381) (3,162,381) (182,428) (711,582) (2,257,378) (10,993) -) Acceptance payables
Surat berharga yang diterbitkan (2,961,041) (3,186,323) (8,007) (21,744) (311,161) (378,374) (2,467,037) Securities issued
Pinjaman yang diterima (49,658,227) (55,128,176) (2,262,705) (1,989,198) (6,803,237) (34,312,615) (9,760,421) Borrowing
Pinjaman subordinasi (3,229,069) (4,505,964) -) (47,665) (142,996) (190,661) (4,124,642) Subordinated loans
Liabilitas sewa (335,275) (439,897) (13,953) (16,673) (94,120) (61,231) (253,920) Lease liability
Liabilitas lain-lain (647,755) (647,755) (590,939) (17,224) (25,768) (13,824) -) Other liabilities
(172,805,042) (181,027,343) (98,487,494) (15,594,109) (15,356,125) (34,983,595) (16,606,020)
Liabilitas derivatif (1,558,841) Derivative payables
Arus kas masuk -) 31,905,732) 1,373,209) 749,259) 5,652,652) 4,912,984) 19,217,628) Cash inflow
Arus kas keluar -) (33,913,100) (1,518,816) (888,831) (6,091,589) (5,370,236) (20,043,628) Cash outflow
(1,558,841) (2,007,368) (145,607) (139,572) (438,937) (457,252) (826,000)
L/C yang tidak dapat dibatalkan -) (1,582,162) (691,176) (561,080) (329,906) -) -) Irrevocable L/C
Fasilitas kredit yang belum Unused credit
digunakan - committed -) (11,762,750) -) -) (2,365,763) (1,200,312) (8,196,675) facilities - committed
Garansi yang diterbitkan -) (7,715,450) (1,326,685) (697,002) (1,569,609) (4,122,154) -) Guarantees issued
-) (21,060,362) (2,017,861) (1,258,082) (4,265,278) (5,322,466) (8,196,675)
(174,363,883) (204,095,073) (100,650,962) (16,991,763) (20,060,340) (40,763,313) (25,628,695)
Jumlah Total
217
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 653
Page 656
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel sebelumnya menyajikan arus kas yang tidak The previous table shows the undiscounted cash
didiskontokan dari liabilitas keuangan Grup flows on the Group’s financial liabilities on the basis of
berdasarkan periode jatuh tempo kontraktual yang their earliest possible contractual maturity. The Group
paling dekat. Arus kas yang diharapkan atas expected cash flows on these instruments may vary
instrumen keuangan Grup mungkin berbeda from this analysis. For example, deposits are
dengan analisis ini. Sebagai contoh, simpanan expected to maintain a stable or increasing balance
diharapkan memiliki saldo yang stabil atau or unused credit facilities to customer-committed are
meningkat atau fasilitas kredit kepada nasabah not all expected to be drawn down immediately.
yang belum digunakan (committed) tidak
seluruhnya diharapkan untuk segera digunakan.
Nilai nominal arus kas masuk/(keluar) yang The nominal inflow/(outflow) disclosed in the above
diungkapkan pada tabel di atas menyajikan arus kas tables represents the contractual undiscounted cash
kontraktual yang tidak didiskontokan terkait dengan flows relating to the principal and interest on the
nilai pokok dan bunga dari liabilitas keuangan. financial liabilities. The disclosure for derivatives
Pengungkapan instrumen derivatif menunjukkan shows the net amount of derivatives that are net
nilai bersih derivatif yang dapat diselesaikan secara settled, and a gross inflow and outflow amount for
neto, juga nilai bruto arus kas masuk dan keluar derivatives that have simultaneous gross settlement.
untuk derivatif yang diselesaikan secara bruto. Arus The cash flows of derivatives liabilities in the table
kas liabilitas derivatif seperti yang ditunjukkan di represent the cash flows based on contractual
tabel di atas merupakan arus kas berdasarkan jatuh maturities which the Group believes is essential for an
tempo kontraktual yang menurut Grup adalah understanding of the timing of the cash flows.
penting untuk memahami jadwal dari arus kas.
Kebijakan yang dijalankan Grup dalam Policies adopted by the Group in managing its liquidity
mengendalikan risiko likuiditas adalah: risk include:
- Menetapkan kebijakan pengendalian risiko - Application of a liquidity risk control policy that is
likuiditas yang telah disesuaikan dengan misi, suited to the mission, business strategy, capital
strategi bisnis, kecukupan permodalan, sumber adequacy, human resources and appetite for risk
daya manusia dan risk appetite Grup. of the Group.
- Menetapkan kebijakan dan prosedur penetapan - Application of a liquidity risk limit policies and
limit risiko likuiditas secara tertulis, lengkap, procedures that are written, complete, adequate
memadai dan cukup mudah ditelusuri. and easy to follow.
- Menjaga cadangan likuiditas agar sesuai - Maintain liquidity reserves to match the ALCO’s
dengan rekomendasi ALCO. recommendation.
- Mengelola portofolio pendanaan untuk - Managing it’s funding portfolio to avoid
menghindari risiko konsentrasi dan concentration risk and dependence on single
ketergantungan pada sumber pendanaan source of funding. It is monitored by ALCO and
tertentu. Hal ini dimonitor secara bulanan oleh Risk Management Committee (RMC).
ALCO dan Risk Management Committee (RMC).
- Fungsi pengawasan yang independen dari - The independent monitoring function of the risk
satuan kerja manajemen risiko. management working unit.
Untuk menjaga ketahanan likuiditas, Bank To maintain its liquidity resilience, the Bank monitor
melakukan pemantauan terhadap rasio kecukupan the Liquidity Coverage Ratio (LCR) and a Net Stable
likuiditas (Liquidity Coverage Ratio/LCR) dan rasio Funding Ratio (NSFR). Apart of being the
pendanaan stabil bersih (Net Stable Funding requirements that must be complied with, internally
Ratio/NSFR). Selain sebagai bagian dari ketentuan Bank also set those ratios as part of the early
yang wajib dipatuhi, secara internal Bank juga warning indicator and the recovery plan indicators
menetapkan rasio-rasio tersebut ditetapkan sebagai which are monitored on a daily basis.
bagian dari indikator peringatan dini (early warning
indicators) dan indikator rencana pemulihan
(recovery plan) yang dimonitor secara harian.
218
654 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 657
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
LCR dikelola dengan memelihara asset likuid yang LCR is managed by maintaining high quality liquid
berkualitas tinggi (High Quality Liquid Assets/HQLA) assets (HQLA) which enables Bank to cover the
untuk dapat memenuhi potensi dana keluar bersih potential net outflows within the next 30 days in
dalam 30 hari kedepan sesuai dengan skenario accordance with the scenario determined based on
yang ditetapkan berdasarkan regulasi dari Otoritas regulations from Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Jasa Keuangan (OJK). Sedangkan NSFR bertujuan Meanwhile, the NSFR aims to maintain a stable
untuk memelihara profil pendanaan stabil yang funding profile that is adjusted to the composition of
disesuaikan dengan komposisi aset dan transaksi assets and administrative account transactions of the
rekening administratif Bank sesuai dengan Bank in accordance with regulations from OJK.
peraturan dari OJK.
Laporan LCR dan NSFR disampaikan secara LCR and NSFR reports are submitted periodically to
berkala kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) and published in
dipublikasikan sesuai dengan ketentuan yang accordance with applicable regulations.
berlaku.
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah potensi timbulnya kerugian Market risk is the potential loss in book value or future
dalam nilai buku atau fluktuasi arus kas di masa cash flows fluctuation due to changes in interest rates
mendatang yang diakibatkan oleh perubahan suku or exchange rates.
bunga atau nilai tukar.
Bank secara internal berupaya memastikan Bank internally seeks to ensure exposures, as well as
eksposur, transaksi dan ekspansi dalam valuta asing foreign exchange and interest rates based
dan berdasarkan suku bunga yang dilakukan bisnis transactions and expansion undertaken by the
telah sesuai dengan limit dan risk appetite Bank. business is in accordance with the Bank's limits and
risk appetite.
Secara keseluruhan, risiko pasar dibagi menjadi In overall, market risk is divided into two following
dua risiko sebagai berikut: risks:
(i) Risiko mata uang asing (i) Foreign currency risk
Risiko mata uang asing timbul dari adanya Foreign exchange risk arises from on and off-
posisi neraca dan komitmen dan kontinjensi balance sheet positions both on the asset and
(off-balance sheet) baik di sisi aset maupun liability sides through transactions in foreign
liabilitas yang timbul melalui transaksi mata currencies.
uang asing.
Bank mengukur risiko nilai tukar untuk melihat The Bank measures the foreign exchange risk to
dampak perubahan nilai tukar pada pendapatan understand the impact of the exchange rate
dan modal Bank. Untuk mengelola dan movement on the Bank’s revenue and capital. In
memitigasi risiko nilai tukar, pembatasan posisi order to manage and mitigate the foreign
secara internal ditetapkan jauh di bawah limit exchange risk, predefined internal limits are set
posisi devisa neto yang ditetapkan regulator. below net open position limit that is defined by
Bank juga memonitor stop loss limit untuk regulator. The Bank also monitors stop loss limit
menjaga tingkat kerugian yang disebabkan oleh to maintain the loss rate caused by movement in
pergerakan pada nilai pasar tidak melebihi market value do not not exceed the specified
kisaran yang telah ditetapkan. range.
Entitas Anak memiliki giro pada bank lain dan The Subsidiaries has current accounts in other
pinjaman yang diterima dalam mata uang asing. banks and borrowings which are denominated in
Entitas Anak telah memiliki transaksi derivatif foreign currencies. Subsidiaries has derivative
untuk memitigasi risiko nilai tukar terhadap aset transactions to mitigate foreign currency risks on
dan liabilitas tersebut. such assets and liabilities.
219
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 655
Page 658
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(i) Risiko mata uang asing (lanjutan) (i) Foreign currency risk (continued)
Posisi Devisa Neto Net Open Position
Posisi Devisa Neto diungkapkan pada Net Open Position was disclosed in Note 49.
Catatan 49.
Sensitivitas Bank terhadap mata uang asing The Bank’s sensitivity to foreign currency is
diperhitungkan dengan menggunakan calculated using net difference between assets
informasi selisih bersih aset dan liabilitas dalam and liabilities in the statement of financial position
laporan posisi keuangan untuk setiap mata for each foreign currency and the net difference of
uang asing dan selisih bersih tagihan dan receivables and commitments and contingent
kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam liabilities in the off-balance sheet accounts for
rekening administratif untuk setiap mata uang each foreign currency information.
asing.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Bank (linier) pada tanggal Bank’s net income (linear) to movement of foreign
31 Desember 2025 dan 2024 atas perubahan exchange rates as of 31 December 2025 and
nilai tukar mata uang asing yaitu: 2024:
Menambah (mengurangi)
laba bersih/
Increase (decrease) net income
2025 2024
lIDR melemah 1% 930) (3,029) IDR weakening by 1%
lIDR menguat 1% (930) 3,029) IDR strengthening by 1%
Proyeksi di atas mengasumsikan bahwa The above projection assumes that foreign
perubahan nilai tukar mata uang asing exchange rates move by the same amount and,
bergerak pada jumlah yang sama sehingga therefore, do not reflect the potential impact on
tidak mencerminkan perubahan potensial profit of some rates changing while others remain
kepada laba atas perubahan beberapa nilai unchanged. The projections also assume that all
tukar mata uang asing sementara lainnya tidak other variables are held constant and are based
berubah. Proyeksi juga mengasumsikan on a constant reporting date position and that all
bahwa seluruh variabel lainnya adalah konstan positions run to maturity.
dan berdasarkan tanggal pelaporan yang
konstan serta seluruh posisi berjalan hingga
jatuh tempo.
(ii) Risiko suku bunga (ii) Interest rate risk
Pendapatan Bank yang berasal dari kegiatan The Bank’s income from conventional activities
konvensional merupakan selisih antara bunga are derived from the difference between the
yang dihasilkan dari sisi aset dengan bunga interest generated on the asset side and the
yang dibayarkan kepada dana pihak ketiga. interest paid to third party funds. If not
Perubahan tingkat bunga jika tidak diantisipasi anticipated, changes in interest rates can result in
dapat menyebabkan penurunan pendapatan a decrease in the Bank’s income.
Bank.
Risiko suku bunga berdampak pada fluktuasi Interest rate risk has an effect to future cash flows
arus kas di masa mendatang baik pada aset fluctuation of both assets and liabilities. It can
maupun liabilitas. Hal ini dapat mempengaruhi affect the Bank’s interest income and fair value of
pendapatan bunga Bank maupun nilai wajar the financial instruments.
dari instrumen keuangan yang dimiliki Bank.
Bisnis utama Entitas Anak adalah memberikan The Subsidiary’s main business is to provide
pembiayaan dengan akad murabahah. financing with murabahah contracts. The
Pendapatan marjin murabahah dipengaruhi murabahah margin income is affected by the
oleh harga pembiayaan atau suku bunga di financing price or interest rate in the conventional
pasar konvensional. market.
656 220 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 659
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko suku bunga Interest rate risk management
Kebijakan yang dijalankan Grup dalam Policies adopted by the Group in managing its
pengendalian terhadap risiko suku bunga interest rate risk include:
mencakup:
- Memantau limit risiko suku bunga. - Monitoring of interest rate risk limit.
- Mengelola risiko suku bunga sesuai regulasi - Managing interest rate risk in accordance with
terkait dan kebijakan internal Bank. relevant regulations and Bank's internal
policies.
- Melakukan simulasi perhitungan pendapatan - Conduct simulation of net margin income
marjin bersih terhadap semua kemungkinan calculation toward all possible market interest
perubahan tingkat suku bunga di pasar. rate changes.
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarise the exposures of
instrumen keuangan Grup terhadap risiko tingkat financial instruments of the Group to interest rate
suku bunga. risks.
31 Desember/December 2025
Suku bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
dikenakan
bunga/
>3-6 > 6 -12 >3-6 > 6 - 12 Non-
≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ ≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ > 12 bulan/ interest Jumlah/
month months months months month Months months months months bearing Total
Aset Assets
Kas -) -) - -) -) -) -) -) -) 1,246,542) 1,246,542) Cash
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia -) -) - -) 7,915,463 -) -) -) -) -) 7,915,463) Indonesia
Giro pada bank- Current accounts
bank lain -) -) - -) 1,306,952 -) -) -) -) -) 1,306,952) with other banks
Penempatan
pada Bank
Indonesia Placements with
dan bank- Bank Indonesia
bank lain -) -) - -) 14,870,336 51,900) -) -) -) 660) 14,922,896) and other banks
Efek-efek -) -) - -) 2,312,882 2,758,566) 2,591,089) 6,726,429) 11,432,251) 113,727) 25,934,944) Securities
Efek-efek yang Securities
dibeli dengan purchased under
janji dijual resale
kembali agreements
(reverse repo) -) -) - -) 1,683,826 -) -) -) -) 871) 1,684,697) (reverse repo)
Derivative
Tagihan derivatif -) -) - -) -) -) -) -) -) 1,280,872) 1,280,872) receivables
Tagihan Acceptance
akseptasi -) -) - -) -) -) -) -) -) 3,793,458) 3,793,458) receivables
Pinjaman yang
diberikan
dan
pembiayaan/ Loans and sharia
piutang financing/
syariah 40,956,036) 17,886,641) 5,754,353 -) 31,936,348) 13,192,009) 7,761,950) 12,414,093) 23,920,694) 2,003,099) 155,825,223) receivables
Piutang Financing
pembiayaan -) -) - -) 1,096,673) 2,314,758) 3,406,086) 6,309,533) 17,249,980) -) 30,377,030) receivables
Penyertaan Investment in
saham -) -) - -) -) -) -) -) -) 26,572) 26,572) shares
Aset lain-lain -) -) - -) -) -) -) -) -) 1,254,496) 1,254,496) Other assets
Jumlah aset
keuangan,
sebelum
cadangan Total financial
kerugian assets before
penurunan allowance for
nilai 40,956,036) 17,886,641) 5,754,353 -) 61,122,480) 18,317,233) 13,759,125) 25,450,055) 52,602,925) 9,720,297) 245,569,145) impairment losses
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera -) -) - -) -) -) -) -) -) (84,995) (84,995) immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah -) -) - -) (95,436,300) (20,649,384) (2,795,093) (1,968,538) (222,014) (212,699) (121,284,028) customers
Simpanan dari
bank-bank Deposits from
lain -) -) - -) (4,458,448) (16,000) (200) (5,000) -) (10,364) (4,490,012) other banks
Liabilitas
derivatif -) -) - -) -) -) -) -) -) (1,113,660) (1,113,660) Derivative payables
Liabilitas Acceptance
akseptasi -) -) - -) -) -) -) -) -) (3,214,540) (3,214,540) payables
Surat berharga
yang
diterbitkan -) -) - -) -) -) (437,985) (895,442) (5,460,614) (29,416) (6,823,457) Securities issued
Pinjaman yang
diterima (14,058,553) (18,110,169) - (4,351,674) (259,696) (218,318) (500,000) (530,815) (540,954) (166,705) (38,736,884) Borrowings
Pinjaman
subordinasi -) (3,335,000) - -) -) -) -) -) -) (10,621) (3,345,621) Subordinated loans
Liabilitas sewa -) -) - -) -) -) -) -) -) (408,940) (408,940) Lease liabilities
Liabilitas lain-
lain -) -) - -) -) -) -) -) -) (644,713) (644,713) Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (14,058,553) (21,445,169) - (4,351,674) (100,154,444) (20,883,702) (3,733,278) (3,399,795) (6,223,582) (5,896,653) (180,146,850) liabilities
Jumlah gap
repricing 26,897,483 (3,558,528) 5,754,353 (4,351,674) (39,031,964) (2,566,469) 10,025,847) 22,050,260) 46,379,343) 3,823,644) 65,422,295) Total interest
suku bunga repricing gap
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 221 657
Page 660
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk management (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan eksposur The tables below summarise the exposures of
instrumen keuangan Grup terhadap risiko financial instruments of the Group to interest rate
tingkat suku bunga (lanjutan). risks (continued).
31 Desember/December 2024
Suku bunga mengambang/Floating rate Bunga tetap/Fixed rate
Tidak
dikenakan
bunga/
>3-6 > 6 -12 > 12 >3-6 > 6 - 12 Non-
≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ bulan/ ≤ 1 bulan/ 1 - 3 bulan/ bulan/ bulan/ > 12 bulan/ interest Jumlah/
month months months months months month Months months months months bearing Total
Aset Assets
Kas - - - - - - - - - - 1,379,647 1,379,647 Cash
Current
accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia - - - - - 9,443,461 - - - - - 9,443,461 Indonesia
Current
accounts
Giro pada bank- with other
bank lain - - - - - 1,035,001 - - - - - 1,035,001 banks
Penempatan
pada Bank Placements with
Indonesia Bank
dan bank- Indonesia and
bank lain - - - - - 12,633,257 61,000 1,481 12,695,738 other banks
Efek-efek - - - - - 1,711,958 9,021,201 7,720,428 5,304,144 4,258,650 158,569 28,174,950 Securities
Efek-efek yang Securities
dibeli dengan purchased
janji dijual under resale
kembali agreements
(reverse repo) - - - - - 468,188 - - - - 594 468,782 (reverse repo)
Tagihan Derivative
derivatif - - - - - - - - - - 1,748,125 1,748,125 receivables
Tagihan Acceptance
akseptasi - - - - - - - - - - 3,334,619 3,334,619 receivables
Pinjaman yang
diberikan dan Loans and
pembiayaan/ sharia
piutang financing/
syariah 39,147,541 21,601,344 7,592,649 - - 24,740,723 10,112,546 6,928,763 13,916,817 24,652,311 2,041,636 150,734,330 receivables
Piutang Financing
pembiayaan - - - - - 1,030,518 2,163,173 3,187,115 5,969,631 17,082,185 - 29,432,622 receivables
Penyertaan Investment in
saham - - - - - - - - - - 75,285 75,285 shares
Aset lain-lain - - - - - - - - - - 626,819 626,819 Other assets
Jumlah aset
keuangan,
sebelum Total financial
cadangan assets before
kerugian allowance for
penurunan impairment
nilai 39,147,541 21,601,344 7,592,649 - - 51,063,106 21,357,920 17,836,306 25,190,592 45,993,146 9,366,775 239,149,379 losses
Liabilitas Liabilities
Obligations due
Liabilitas segera - - - - - - - - - - (48,898) (48,898) immediately
Simpanan dari Deposits from
nasabah - - - - - (92,863,783) (12,821,569) (3,355,464) (2,653,627) (24,016) (267,398) (111,985,857) customers
Simpanan dari
bank-bank Deposits from
lain - - - - - (754,714) (3,000) - - - - (757,714) other banks
Liabilitas Derivative
derivatif - - - - - - - - - - (1,558,841) (1,558,841) payables
Liabilitas Acceptance
akseptasi - - - - - - - - - - (3,162,381) (3,162,381) payables
Surat berharga
yang Securities
diterbitkan - - - - - - - - (254,689) (2,685,235) (21,117) (2,961,041) issued
Pinjaman yang
diterima (22,648,059) (20,731,362) - (2,713,237) - (1,589,492) (269,235) - (394,152) (1,068,348) (244,342) (49,658,227) Borrowings
Pinjaman Subordinated
subordinasi - (3,219,000) - - - - - - - - (10,069) (3,229,069) loans
Liabilitas sewa - - - - - - - - - - (335,275) (335,275) Lease liabilities
Liabilitas lain-
lain - - - - - - - - - - (647,755) (647,755) Other liabilities
Jumlah liabilitas Total financial
keuangan (22,648,059) (23,950,362) - (2,713,237) - (95,207,989) (13,093,804) (3,355,464) (3,302,468) (3,777,599) (6,296,076) (174,345,058) liabilities
Jumlah gap
repricing 16,499,482 (2,349,018) 7,592,649 (2,713,237) (44,144,883) 8,264,116 14,480,842 21,888,124 42,215,547 3,070,699 64,804,321 Total interest
-
suku bunga repricing gap
658 222 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 661
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
(ii) Risiko tingkat bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Manajemen risiko tingkat bunga (lanjutan) Interest rate risk management (continued)
Tabel di bawah ini mengikhtisarkan sensitivitas The table below shows the sensitivity of the
laba bersih Grup selama tahun-tahun yang Group’s net profit during the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 December 2025 and 2024 due to an increase
2024 atas kenaikan atau penurunan tingkat or decrease in market interest rates, assuming no
suku bunga pasar, dengan asumsi bahwa tidak assymetrical movement in yield curves:
ada pergerakan asimetris di kurva imbal hasil:
(Penurunan) peningkatan
laba bersih/
(Decrease) increase net profit
2025 2024
Peningkatan 100 bps 174,318) 147,093) Increased by 100 bps
Penurunan 100 bps (184,816) (156,877) Decreased by 100 bps
Manajemen Risiko Permodalan Capital Risk Management
Modal regulasi Regulatory capital
Tujuan manajemen permodalan Grup adalah untuk The Group capital management objectives is to
mempertahankan posisi modal yang kuat untuk maintain a strong capital position to support business
mendukung pertumbuhan bisnis dan growth and to sustain investors, depositors,
mempertahankan investor, deposan, pelanggan dan customers and market confidence. In managing its
kepercayaan pasar. Dalam pengelolaan capital, the Group considers factors such as:
permodalan, Grup mempertimbangkan faktor-faktor providing optimal capital rate of return to
seperti: pengembalian modal yang optimal pada shareholders and maintaining a balance between
pemegang saham, menjaga keseimbangan antara high return gearing ratio and safety provided by a
keuntungan yang lebih tinggi dengan gearing ratio sound capital position.
serta keamanan yang diberikan oleh posisi modal
yang sehat.
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under the
OJK yang berlaku diungkapkan pada Catatan 49. prevailing OJK regulation was disclosed in Note 49.
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
Untuk aset dan liabilitas keuangan yang diukur For financial assets and liabilities measured at fair
menggunakan nilai wajar, berikut ini adalah hirarki value, the following is the hierarchy of the fair values:
nilai wajar:
a. Level 1 a. Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active markets for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identical assets or liabilities;
identik;
b. Level 2 b. Level 2
Input selain harga kuotasian yang termasuk Inputs other than quoted prices included within
dalam level 1 yang dapat diobservasi untuk aset level 1 that are observable for the assets or
atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya liabilities, either directly (that is as prices) or
harga) maupun tidak langsung (misalnya indirectly (that is derived from prices); and
turunan harga); dan
c. Level 3 c. Level 3
Input untuk aset atau liabilitas yang bukan Inputs for the assets or liabilities that are not
berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi based on observable market data (unobservable
(input yang tidak dapat diobservasi). inputs).
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 223 659
Page 662
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
(lanjutan) (continued)
Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan The tables below show the Group’s financial assets
Grup yang diukur sebesar nilai wajar pada tanggal and liabilities that were measured at fair value as of
31 Desember 2025 dan 2024: 31 December 2025 and 2024:
31 Desember/December 2025
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 15,784,045) 421,262) 15,362,783) -) 15,784,045) Securities
Tagihan derivatif 1,280,872) -) 1,280,872) -) 1,280,872) Derivative receivables
Penyertaan saham 26,572) -) -) 26,572) 26,572) Investment in shares
17,091,489) 421,262) 16,643,655) 26,572) 17,091,489)
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,113,660) -) 1,113,660) -) 1,113,660) Derivative payables
31 Desember/December 2024
Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/
value Level 1 Level 2 Level 3 Fair value
Aset Assets
Efek-efek 18,380,770 395,343 17,985,427 - 18,380,770 Securities
Tagihan derivatif 1,748,125 - 1,748,125 - 1,748,125 Derivative receivables
Penyertaan saham 75,285 - - 75,285 75,285 Investment in shares
20,204,180 395,343 19,733,552 75,285 20,204,180
Liabilitas Liabilities
Liabilitas derivatif 1,558,841 - 1,558,841 - 1,558,841 Derivative payables
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai tercatat The table below summarizes the carrying amounts
dan nilai wajar dari instrumen keuangan yang tidak and fair values of those financial instruments not
disajikan pada nilai wajarnya: stated at their fair values:
31 Desember/ 31 Desember/
December 2025 December 2024
Nilai tercatat/ Nilai tercatat/
Carrying Nilai wajar/ Carrying Nilai wajar/
value Fair value value Fair value
Aset Assets
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 7,915,463 7,915,463 9,443,461 9,443,461 Bank Indonesia
Current accounts with other
Giro pada bank-bank lain 1,306,871 1,306,871 1,034,964 1,034,964 banks
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia
Indonesia dan bank-bank lain 14,922,827 14,922,827 12,695,156 12,695,156 and other banks
Efek-efek 10,150,828 10,094,288 9,793,587 9,768,942 Securities
Efek-efek yang dibeli dengan Securities purchased
janji dijual kembali under resale agreements
(reverse repo) 1,684,697 1,684,697 468,782 468,782 (reverse repo)
Tagihan akseptasi 3,792,186 3,792,186 3,317,541 3,317,541 Acceptance receivables
Pinjaman yang diberikan dan Loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah 152,309,693 153,407,744 146,811,650 149,852,324 receivables
Piutang pembiayaan 26,732,730 25,292,503 27,461,692 26,665,381 Financing receivables
Aset lain-lain 1,254,496 1,215,716 576,104 557,870 Other assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera 84,995 84,995 48,898 48,898 Obligation due immediately
Bagi hasil yang Undistributed revenue
belum dibagikan 19,019 19,019 18,825 18,825 sharing
Simpanan nasabah 121,284,028 121,284,028 111,985,857 111,985,857 Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 4,490,012 4,490,012 757,714 757,714 Deposits from other banks
Liabilitas akseptasi 3,214,540 3,214,540 3,162,381 3,162,381 Acceptance payables
Efek-efek yang diterbitkan 6,823,457 6,958,571 2,961,041 2,951,567 Securities issued
Pinjaman yang diterima 38,736,884 38,660,560 49,658,227 49,575,074 Borrowings
Liabilitas lain-lain 644,678 644,678 647,755 647,755 Other liabilities
660 224 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 663
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Estimasi nilai wajar instrumen keuangan Fair value estimation of financial instruments
(lanjutan) (continued)
Nilai wajar dari efek-efek yang memiliki jatuh tempo The fair value for securities, which maturity date is
lebih dari 1 tahun diestimasi menggunakan nilai more than 1 year, are estimated using the last quoted
kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai wajar). market price (level 2 - fair value hierarchy).
Estimasi nilai wajar dari pinjaman yang diberikan The estimated fair value of loans represents the
mencerminkan jumlah diskonto dari estimasi kini discounted amount of estimated future cash flows
dari arus kas masa depan yang diharapkan akan expected to be received. Estimated cash flows are
diterima. Arus kas masa depan yang diharapkan discounted at current market rates to determine fair
didiskontokan pada tingkat suku bunga pasar terkini value (level 3 - fair value hierarchy).
untuk menentukan nilai wajar (level 3 - hirarki nilai
wajar).
Nilai tercatat dari pembiayaan syariah merupakan Carrying value of sharia financing approximates the
perkiraan yang layak atas nilai wajar dikarenakan estimates fair value since sharia financing have short-
pinjaman tersebut memiliki tenor jangka pendek. term tenure.
Nilai wajar utang obligasi diestimasi menggunakan The fair value of bonds payable is estimated by using
nilai kuotasi pasar terakhir (level 2 - hirarki nilai the last quoted market price (level 2 - fair value
wajar). hierarchy).
Nilai wajar dari pinjaman yang diterima dinilai The fair value of borrowings is estimated by using
dengan menggunakan diskonto arus kas discounted cash flows applying the effective interest
berdasarkan tingkat suku bunga efektif yang rate charged by the lender for the last utilization of
dikenakan pada pinjaman terakhir yang digunakan borrowings (level 2 - fair value hierarchy).
(level 2 - hirarki nilai wajar).
Nilai tercatat aset keuangan dan liabilitas keuangan The carrying amount of remaining financial assets
lainnya mendekati nilai wajarnya karena instrumen and financial liabilities are reasonable approximation
keuangan bersifat jangka pendek atau yang ditinjau of fair value because they are short term in nature or
ulang menggunakan harga pasar secara berkala. re-price to current market rates frequently.
Perhitungan nilai wajar dilakukan hanya untuk The fair values calculated are for disclosure purposes
kepentingan pengungkapan dan tidak berdampak only and do not have any impact on the Group’s
pada pelaporan posisi atau kinerja keuangan Grup. reported financial performance or position. The fair
Nilai wajar yang dihitung oleh Grup mungkin values calculated by the Group may be different from
berbeda dengan jumlah aktual yang akan the actual amount that will be received/paid on the
diterima/dibayar pada saat penyelesaian atau jatuh settlement or maturity of the financial instruments. As
tempo instrumen keuangan. Mengingat kategori certain categories of financial instruments are not
tertentu instrumen keuangan yang tidak traded, there is management’s judgment involved in
diperdagangkan, maka terdapat pertimbangan calculating the fair values.
manajemen dalam perhitungan nilai wajar.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 225 661
Page 664
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko Operational risk is defined as the risks of loss
akibat ketidakcukupan atau tidak berfungsinya resulting from inadequate or failed internal
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan processes, people, systems failure or external events
sistem, atau adanya kejadian-kejadian eksternal that impacted to the Bank’s operational activities.
yang mempengaruhi aktivitas operasional Bank.
Tata Kelola Pengelolaan Risiko Operasional Operational Risk Management Governance
Dewan Komisaris dan Direksi melakukan The Board of Commissioners and the Board of
pengawasan secara aktif terhadap Manajemen Directors actively supervise Operational Risk
Risiko Operasional dimana Dewan Komisaris Management where the Board of Commissioners
melalui Komite Pemantau Risiko dan Direksi melalui through the Risk Monitoring Committee and the
Komite Manajemen Risiko / Komite Manajemen Board of Directors through the Risk Management
Risiko Non Keuangan yang dilakukan secara Committee / Non-Financial Risk Management
berkala sesuai terms of reference masing-masing. Committee are carried out periodically in accordance
with their respective terms of reference.
Satuan Kerja Operational Risk Management (ORM) Operational Risk Management (ORM) Work Unit has
memiliki tanggung jawab secara langsung kepada direct responsibility to Head of Risk Management, for
Kepala Manajemen Risiko, atas manajemen risiko operational risk management. Bank had determined
operasional. Bank telah menetapkan profil dan the profile and level of operational risk sufficiently to
tingkat risiko operasional secara memadai agar be in line with overall business goals and strategies
sejalan dengan sasaran dan strategi bisnis Bank of the Bank. Monitoring the operational risk level and
secara keseluruhan. Pemantauan tingkat dan profil profile is carried out by determining Non Financial
risiko operasional dilakukan melalui penetapan Non Risk (NFR) Appetite and Key Risk Indicators as part
Financial Risk (NFR) Appetite dan Key Risk of the operational risk management tools.
Indicator yang menjadi bagian dalam perangkat
kerja manajemen risiko operasional.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Adequacy of Policies, Procedures, and
Limit Determination of Limits
Operational Risk Management (ORM) bertanggung Operational Risk Management (ORM) is responsible
jawab dalam menyusun, mengembangkan dan for the formulation, development and conducting
melakukan kaji ulang secara berkala atas kebijakan periodic reviews of policies including BCM (Business
ORM (Operational Risk Management) mencakup Continuity Management), Insurance Management,
BCM (Business Continuity Management), Third Party Risk Management, Internal Control over
Manajemen Asuransi, Manajemen Risiko Pihak Financial Information and/or Financial Report, Data
Ketiga, Pengendalian Internal atas Informasi Governance & Management and procedures that
Keuangan dan/atau Laporan Keuangan, Tata Kelola support the ORM policy, including ICR (Internal
& Manajemen Data dan prosedur yang mendukung Control & Risk) Function procedure, KCSA (Key
kebijakan ORM antara lain prosedur Fungsi ICR Control Self Assessment), and KRI (Key Risk
(Internal Control & Risk), KCSA (Key Control Self Indicator) by considering every change, both
Assessment), dan KRI (Key Risk Indikator) dengan internally and externally.
mempertimbangkan setiap perubahan, baik secara
internal maupun eksternal.
Seluruh unit kerja wajib berpedoman kepada All work unit must be guided by the ORM policies and
kebijakan dan prosedur ORM dalam menjalankan procedures in carrying out its daily business and
aktivitas bisnis dan operasional sehari-hari. Selain operational activities. In addition, the Bank also has
itu, Bank juga telah memiliki sistem pengendalian internal control system to carry out every business
internal untuk menjalankan setiap aktivitas bisnis and daily operational activity, such as dual control,
dan operasional sehari-hari, seperti dual control, separation of roles & responsibilities, setting limits,
pemisahan tugas & tanggung jawab, penetapan delegation of authority, implementing annual
limit, pemberian wewenang, pelaksanaan cuti wajib mandatory leave, reconciliation process, user access
tahunan, proses rekonsiliasi, manajemen user management and others.
akses dan lainnya.
662 226 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 665
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Kecukupan Proses Manajemen Risiko Adequacy of Operational Risk Management
Operasional Process
Proses manajemen risiko operasional di Bank Bank's operational risk management process
mencakup identifikasi, pengukuran, pemantauan including identification, measurement, monitoring
dan pengendalian risiko yang berjalan secara and risk control runs in a structured and consistent
terstruktur, konsisten dan mengacu pada ketentuan manner based regulator regulation and effective best
regulator dan penerapan praktik terbaik yang efektif. practices.
Penyediaan aplikasi Internal Control & Risk System The existence of the Internal Control & Risk System
(ICRS) untuk digunakan di dalam penerapan (ICRS) application to be used in the implementation
manajemen risiko operasional Bank dan sekaligus of the Bank's operational risk management and at the
diharapkan sebagai database guna menyajikan same time is expected as a database to present
kebutuhan informasi secara akurat, tepat waktu dan accurate, timely and up-to-date information needs for
terkini untuk analisis dan pengambilan keputusan. analysis and decision-making.
Bank dan Entitas Anak telah memiliki pedoman The Bank and its Subsidiaries already have
pengelolaan kelangsungan usaha yang comprehensive business continuity management
komprehensif dan mengacu kepada standar industri guidelines which refer to the ISO 22301 industry
ISO 22301, dengan tujuan untuk mengantisipasi standard, with the aim of anticipating operational
potensi risiko operasional yang dapat terjadi dari risks that may occur from extreme/critical situations
situasi ekstrem/kritikal baik yang disebabkan oleh either caused by natural disasters such as floods,
faktor bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan earthquakes and volcanic eruptions or other factors
gunung meletus maupun faktor lainnya seperti such as demonstration, fires, disruptions to the
demonstrasi, kebakaran, gangguan sistem pasokan power supply system, pandemic and unfavorable
listrik, pandemi serta situasi bisnis yang kurang business situations. This is to ensure continuity of
menguntungkan. Hal ini untuk memastikan service to customers.
keberlangsungan layanan kepada nasabah.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Internal Control System for Operational Risk
Operasional
Sistem pengendalian internal atas risiko operasional Internal control system for operational risk is carried
dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini out through the implementation of three lines of
pertahanan (three lines of defense). Pada lini defense models. In the first line of defense, the Risk
pertahanan pertama, Risk Taking Unit (RTU) Taking Unit (RTU) assisted by Business Risk/ICR in
dibantu oleh Business Risk/ICR dalam pengelolaan carried out day-to-day operational risk management.
risiko operasional sehari hari. Pada lini pertahanan In the second line of defense, the ORM work unit is
kedua, satuan kerja ORM bertugas untuk tasked with supervising the implementation of the
mengawasi pelaksanaan proses manajemen risiko operational risk management process in accordance
operasional sesuai dengan kebijakan dan prosedur with established policies and procedures.
yang ditetapkan.
Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara In the third line of defence, Internal Audit
independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi independently examines and evaluates the
terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen governance and effectiveness of operational risk
risiko operasional. management.
Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab dari pihak- The implementation of role and responsibilities of
pihak yang terkait atas sistem pengendalian related parties for the Bank's internal control system
internal Bank, dilakukan secara berkelanjutan dan is carried out continuously and the results will be
hasilnya akan dinilai melalui perangkat kerja ICR assessed through the ICR MSA (Maturity Self-
MSA (Maturity Self-Assessment). Ketersediaan Assessment) work tool. The availability of meeting
forum pertemuan yang diselenggarakan oleh ORM forums organized by ORM to continuously provide
untuk senantiasa memberikan pemahaman dan understanding and training for the implementation of
pelatihan untuk penerapan sistem pengendalian the internal control system in RTU.
internal di RTU.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 227 663
Page 666
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Manajemen Risiko Fraud Fraud Risk Management
Pada bulan Juli 2025 Bank membentuk Divisi AFC In July 2025, the Bank established Anti-Financial
(Anti Financial Crime) yang berada di bawah Crime (AFC) Division under Compliance & Legal
Direktorat Kepatuhan & Hukum. Tujuan Directorate. The purpose of establishing AFC
pembentukan Divisi AFC untuk memperkuat Division was to strengthen broader risk management
pengelolaan risiko yang lebih luas terhadap against financial crimes to minimize losses for both
kejahatan keuangan (financial crime) guna customers and the Bank. Furthermore, in October
meminimalisir kerugian bagi nasabah maupun 2025, the investigation function was centralized
Bank. Selanjutnya pada bulan Oktober 2025, fungsi under AFC Division to optimize and improve the
investigasi telah disentralisasi di bawah Divisi AFC effectiveness of the investigation process.
untuk mengoptimalkan dan meningkatkan
efektivitas dari proses investigasi.
Divisi AFC saat ini berfokus pada pengelolaan risiko AFC Division currently focuses on fraud risk
fraud namun kedepannya akan berkoordinasi management, but in the future, it will coordinate with
dengan masing-masing Divisi terkait dalam each relevant Division in managing financial crime
pengelolaan risiko kejahatan financial yang meliputi risks, including Fraud, Anti-Money Laundering &
Penipuan (fraud), Anti Pencucian Uang & Counter-Terrorism Financing, Green Financial Crime,
Pendanaan Terorisme, Kejahatan Keuangan Hijau, Anti-Bribery & Corruption, Conduct Risk, Insider
Anti Penyuapan & Korupsi, Risiko Perilaku, Trading, Cybercrime, Tax Evasion, and Market
Perdagangan Orang Dalam, Kejahatan Siber, Manipulation.
Penghindaran Pajak dan Manipulasi Pasar.
Bank menerapkan zero tolerance terhadap setiap The Bank has no tolerance towards any fraud
kejadian fraud. Bank senantiasa menindaklanjuti incident. Bank always take action on every fraud
setiap kejadian fraud termasuk memberikan sanksi incident including imposing sanctions to employees
kepada karyawan yang melakukan maupun yang who commit or are involved in fraud incidents as per
terlibat dalam kejadian fraud sesuai dengan prevailing regulations including reporting to the
ketentuan yang berlaku termasuk melakukan authorities (if necessary).
pelaporan kepada pihak yang berwajib (bila
diperlukan).
Terkait dengan proses pencegahan risiko fraud, In relation to fraud risk prevention process, the Bank
Bank telah menjalankan program anti fraud has implemented anti fraud awareness program for
awareness untuk seluruh karyawan dan all employees and the signing of Anti Fraud & Code
penandatanganan pakta integritas Anti Fraud dan of Ethics integrity pact by the Board of Directors,
Kode Etik yang dilakukan oleh Direksi, Dewan Board of Commissioners, and every Bank employee.
Komisaris, dan setiap pegawai bank.
Bank telah memiliki kebijakan yang memadai terkait The Bank has adequate policies regarding
proses investigasi dan pelaporan kejadian fraud. investigation process and reporting of fraud. For
Untuk setiap kasus fraud yang terbukti, proses each proven fraud case, the process of imposing
pemberian sanksi diputuskan oleh Komite Fraud sanctions is decided by Fraud Committee involving
dan melibatkan unit kerja terkait, Business Risk/ICR the relevant work units, related Business Risk/ICR,
terkait, satuan kerja Sumber Daya Manusia dan Human Resources and AFC unit. The
AFC. Implementasi keputusan Komite Fraud implementation of Fraud Committee’s decisions is
dipantau dan dievaluasi secara berkala untuk monitored and evaluated periodically to determine
menentukan upaya perbaikan di masa yang akan future improvement efforts.
datang.
664 228 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 667
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Manajemen Risiko Keamanan Siber Cyber Security Risk Management
Di dalam rangka meningkatkan ketahanan In order to improve the Bank's cybersecurity resilience
keamanan siber bank dan pemenuhan ketentuan and fulfil the applicable regulatory requirements, the
regulasi berlaku, Bank menerapkan manajemen Bank implements cybersecurity risk management.
risiko keamanan siber.
Tata Kelola Manajemen Risiko Keamanan Siber Cybersecurity Risk Management Governance
Dalam pelaksanaan Tata Kelola manajemen risiko In the implementation of cybersecurity risk
keamanan siber, Direksi dan Dewan Komisaris management governance, Board of Directors and
melakukan pengawasan aktif terhadap kecukupan Board of Commissioners actively supervise the
penerapan keamanan siber. Adapun pelaksanaan adequacy of the implementation of cybersecurity. The
pengawasan aktif tersebut dilakukan melalui: Komite implementation of active supervision is carried out
Manajemen Risiko dan Komite Pemantau Risiko through: the Risk Management Committee and the
yang pelaksanaannya dilakukan secara berkala, Risk Monitoring Committee which are carried out
perumusan dan penetapan tingkat risiko keamanan periodically, the formulation and determination of the
siber (Risk Appetite dan juga Risk Tolerance) yang level of cybersecurity risk (Risk Appetite and Risk
tinjauannya dilakukan secara berkala sekurang- Tolerance) which are reviewed periodically at least
kurangnya setahun sekali serta penyelenggaraan once a year as well as the implementation of periodic
pelatihan berkala untuk menanamkan budaya dan training to instill a culture and awareness of risks
kesadaran risiko terkait keamanan siber. related to cybersecurity.
Di samping itu, penerapan tata kelola manajemen In addition, the implementation of cybersecurity risk
risiko keamanan siber juga mengacu kepada management governance also refers to the standard
standar baku yang berlaku di Bank seperti tertuang standards applicable at the Bank as stated in the
pada kerangka kerja dan kebijakan manajemen Bank's cybersecurity risk management framework
risiko keamanan siber Bank yang penerapannya and policy which is implemented through 6 stages of
dilakukan melalui 6 tahapan implementasi proses, process implementation, namely: Governance,
yaitu: Tata Kelola, Identifikasi, Proteksi, Deteksi, Identification, Protection, Detection, Response &
Respon & Pelaporan dan Pemulihan. Reporting and Recovery.
Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Penetapan Adequacy of Policies, Procedures, and
Limit Determination of Limits
Satuan kerja Cyber Security Risk Management (CSRM) Cyber Security Risk Management (CSRM) work unit
yang bertanggung jawab langsung kepada Kepala that is directly responsible to Head of the Risk
Satuan Kerja Manajemen Risiko untuk melakukan Management to develop Cybersecurity and
pengembangan Kebijakan dan Prosedur Manajemen Information Risk Management Policies and
Risiko Keamanan Siber dan Informasi serta strategi Procedures as well as cybersecurity risk
manajemen risiko keamanan siber. Di mana kajian management strategies. Where the review of
terhadap kebijakan dan strategi manajemen risiko cybersecurity risk management policies and
keamanan siber ini dilaksanakan secara berkala dan strategies is carried out periodically and continuously
berkesinambungan untuk memastikan kesesuaiannya to ensure their compliance with applicable
dengan regulasi berlaku dan strategi serta arah bisnis regulations and the Bank's business strategies and
Bank. directions.
Dalam pelaksanaan aktivitas bisnis dan kegiatan In the implementation of its business activities and
operasionalnya, setiap unit kerja di Bank wajib operational activities, each work unit in the Bank is
menerapkan manajemen risiko keamanan siber dan required to implement cybersecurity and information
informasi pada saat melakukan pengelolaan risk management when managing the Bank's
Informasi Bank, maupun saat mengakses dan Information, as well as when accessing and
mengelola sistem yang digunakan di Bank. Dengan managing the systems used in the Bank. With its
pelaksanaannya wajib mengacu dan berpedoman implementation, it is mandatory to refer to and be
kepada Kebijakan, Prosedur dan Strategi guided by the applicable cybersecurity and
manajemen risiko keamanan siber dan informasi information risk management policies, procedures
yang berlaku. and strategies.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 229 665
Page 668
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
45. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) 45. RISK MANAGEMENT (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Manajemen Risiko Keamanan Siber (lanjutan) Cyber Security Risk Management (continued)
Kecukupan Proses Manajemen Risiko Adequacy of the Cybersecurity Risk Management
Keamanan Siber Process
Untuk memastikan kecukupan proses penerapan To ensure the adequacy of the cybersecurity risk
manajemen risiko keamanan siber, Bank management implementation process, the Bank
menerapkan pelaksanaan tata kelola risiko implements cybersecurity risk governance through
keamanan siber melalui pelaksanaan pengawasan the implementation of active supervision from the
aktif dari direksi dan dewan komisaris, penentuan board of directors and board of commissioners,
risk appetite dan risk tolerance serta determination of risk appetite and risk tolerance and
penyelenggaraan program untuk peningkatan the implementation of programs to improve the
budaya dan kesadaran risiko keamanan siber. culture and awareness of cybersecurity risks.
Selain itu, Bank melakukan pengembangan In addition, the Bank is developing a risk
kerangka kerja manajemen risiko terkait keamanan management framework related to cybersecurity,
siber termasuk penetapan strategi manajemen risiko including establishing a cybersecurity risk
keamanan siber selaras dengan strategi dan arah management strategy in line with the Bank's
bisnis Bank, dan juga penerapan sistem business strategy and direction, and also
pengendalian internal guna memastikan penerapan implementing an internal control system to ensure
manajemen resiko keamanan siber & informasi di the implementation of cybersecurity & information
Bank serta memastikan ketersediaan Sumber Daya risk management in the Bank as well as managing &
Manusia (SDM) yang bertanggung jawab. ensuring the availability of responsible Human
Resources (HR).
Bank juga memastikan penerapan ketahanan The Bank also ensures the implementation of the
keamanan siber Bank melalui pelaksanaan tahapan- Bank's cyber security resilience through the
tahapan manajemen risiko keamanan, yaitu tata implementation of the stages of cyber security risk
kelola, identifikasi, proteksi (perlindungan aset), management, such as governance, identification,
deteksi, respon & pelaporan dan pemulihan. protection (asset protection), detection, response &
reporting and recovery.
Sistem Pengendalian Internal atas Risiko Internal Control System for Cybersecurity Risks
Keamanan Siber
Sistem pengendalian internal atas risiko keamanan The internal control system for cybersecurity risks is
siber dilakukan melalui penerapan model 3 (tiga) lini carried out through the application of the 3 (three)
pertahanan (three lines of defense). Pada lini lines of defense model. On the first line of defense,
pertahanan pertama, Risk Taking Unit (RTU) the Risk Taking Unit (RTU) assisted by Business
dibantu oleh Business Risk/ICR memastikan Risk/ICR ensures the application of cybersecurity risk
penerapan manajemen risiko keamanan siber pada management in the implementation of daily business
pelaksanaan proses bisnis sehari-hari. Pada lini processes. On the second line of defense, Cyber
pertahanan kedua, Satuan kerja Cyber Security Risk Security Risk Management (CSRM) work unit is in
Management (CSRM) bertugas untuk mengawasi charge of to supervise the implementation of the risk
pelaksanaan proses manajemen risiko sesuai management process in accordance with the
dengan kebijakan yang ditetapkan. established policies.
Pada lini pertahanan ketiga, Internal Audit secara In the third line of defense, Internal Audit
independen melakukan pemeriksaan dan evaluasi independently conducts an examination and
terhadap tata kelola dan efektivitas manajemen evaluation of the governance and effectiveness of
risiko keamanan siber. Pelaksanaan pengendalian cybersecurity risk management. The implementation
risiko pada lini pertahanan ketiga ini juga dapat of risk control on this third line of defense can also
melibatkan audit eksternal independen pada saat involve independent external audits when needed.
dibutuhkan.
Proses pengendalian manajemen risiko keamanan The Bank's cyber security risk management control
siber Bank dilakukan secara berkesinambungan process is carried out continuously by all relevant
oleh seluruh pihak terkait di Bank. Di samping itu, parties in the Bank. In addition, the cybersecurity risk
proses pengendalian risiko keamanan siber juga control process is also carried out through the
dilakukan melalui pelaksanaan pengukuran tingkat implementation of periodic measurement of
kematangan keamanan siber secara berkala untuk cybersecurity maturity levels to measure the level of
mengukur tingkat penerapan manajemen risiko implementation of cybersecurity risk management.
keamanan siber. Hasil dari pengukuran tingkat The results of this measurement of cybersecurity
kematangan keamanan siber ini dimanfaatkan untuk maturity level are used to review the adequacy of the
melakukan kaji ulang terhadap kecukupan implementation and control of cybersecurity risk
penerapan dan pengendalian manajemen risiko management implemented at the Bank.
keamanan siber yang diimplementasikan di Bank.
666 230 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 669
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 46. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING CURRENCIES
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang The balances of monetary assets and liabilities in
asing adalah sebagai berikut: foreign currencies are as follows:
Mata uang asing Rupiah
(dalam ribuan)/ (dalam jutaan)/
Foreign currency Rupiah
(In thousand) (In million)
31 Desember/December
2025 2024 2025 2024
ASET ASSETS
Kas Cash
Dolar Amerika Serikat 1,230 1,577 20,510) 25,378) United States Dollar
Yen Jepang 24,659 114 2,626) 1,905) Japanese Yen
Dolar Singapura 62 18,488 798) 1,351) Singapore Dollar
23,934) 28,634)
Giro pada Bank Indonesia Current accounts with Bank Indonesia
Dolar Amerika Serikat 151,497 148,235 2,526,204) 2,385,842) United States Dollar
Giro pada bank-bank lain Current accounts with other banks
Dolar Amerika Serikat 30,203 13,057 503,632) 210,159) United States Dollar
Yen Jepang 2,585,363 1,963,509 275,341) 202,300) Japanese Yen
Dolar Singapura 6,697 9,309 86,827) 110,267) Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 2,174 1,567 48,795) 31,681) British Poundsterling
Dolar Australia 2,979 3,261 33,223) 32,654) Australian Dollar
Baht Thailand 61,688 39,294 32,645) 18,460) Thailand Baht
Yuan China 11,242 22,327 26,812) 49,087) China Yuan
Euro Eropa 1,241 2,538 24,280) 42,530) European Euro
Dolar Hong Kong 4,393 5,056 9,411) 10,482) Hong Kong Dollar
Lain-lain 304 93 5,065) 1,497) Others
1,046,031) 709,117)
Penempatan pada Bank Placements with Bank Indonesia and
Indonesia dan bank-bank lain other banks
Dolar Amerika Serikat 59,007 247,064 983,936) 3,976,498) United States Dollar
Efek-efek Securities
Dolar Amerika Serikat 15,749 59,344 262,619) 955,144) United States Dollar
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
Dolar Amerika Serikat 110,357 77,364 1,840,200) 1,245,175) United States Dollar
Yen Jepang 458,416 451,885 48,821) 46,558) Japanese Yen
Yuan China 5,096 32,334 12,155) 71,087) China Yuan
1,901,176) 1,362,820)
Pinjaman yang diberikan Loans
Dolar Amerika Serikat 2,774,526 2,596,988 46,265,223) 41,798,523) United States Dollar
Yuan China 504,739 - 1,203,803) -) Australian Dollar
Yen Jepang 3,898,315 4,414,947 415,171) 454,872) Japanese Yen
Dolar Australia 14,060 13,535 156,798) 135,535) China Yuan
Euro Eropa 674 1,179 13,191) 19,764) European Euro
48,054,186) 42,408,694)
Penyertaan saham Investment in shares
Dolar Amerika Serikat 243 3,278 4,050) 52,763) United States Dollar
Aset lain-lain Other assets
Dolar Amerika Serikat 13,697 13,000 228,394) 209,233) United States Dollar
Euro Eropa 100 - 1,957) - European Euro
Dolar Singapura 100 - 1,297) - Singapore Dollar
Poundsterling Inggris 50 - 1,122) -) British Poundsterling
Dolar Australia 100 - 1,115) - Australian Dollar
Lain-lain 16 9 265) 152) Others
234,150) 209,385)
Jumlah aset 55,036,286) 52,088,897) Total assets
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 231 667
Page 670
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
46. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG 46. ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN
ASING (lanjutan) CURRENCIES (continued)
Saldo aset dan liabilitas moneter dalam mata uang The balances of monetary assets and liabilities in
asing adalah sebagai berikut: (lanjutan) foreign currencies are as follows: (continued)
Mata uang asing Rupiah
(dalam ribuan)/ (dalam jutaan)/
Foreign currency Rupiah
(In thousand) (In million)
31 Desember/December
2025 2024 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera Liabilities due immediately
Dolar Amerika Serikat 1,478 65 24,640) 1,042) United States Dollar
Giro Current accounts
Dolar Amerika Serikat 679,468 458,959 11,330,132) 7,386,940) United States Dollar
Yen Jepang 13,081,889 15,199,204 1,393,221) 1,565,974) Japanese Yen
Yuan China 38,406 5,406 91,598) 11,885) China Yuan
Euro Eropa 1,856 5,481 36,330) 91,857) European Euro
Dolar Singapura 2,068 1,745 26,814) 20,672) Singapore Dollar
Baht Thailand 31,617 17,384 16,732) 8,167) Thailand Baht
Lain-lain 364 239 6,070) 3,851) Others
12,900,897) 9,089,346)
Tabungan Savings deposits
Dolar Amerika Serikat 54,665 50,118 911,542) 806,642) United States Dollar
Yen Jepang 2,881,682 3,066,825 306,899) 315,975) Japanese Yen
Dolar Singapura 14,145 9,536 183,389) 112,948) Singapore Dollar
Euro Eropa 6,366 6,228 124,596) 104,366) European Euro
Lain-lain 10,377 8,969 173,039) 144,363) Others
1,699,465) 1,484,294)
Deposito berjangka dan deposito on Time deposits and deposits on call
call
Dolar Amerika Serikat 806,445 697,583 13,447,478) 11,227,605) United States Dollar
Dolar Singapura 9,470 1,980 122,782) 23,452) Singapore Dollar
Yen Jepang 145,153 209,639 15,459) 21,599) Japanese Yen
Lain-lain 659 - 10,992) -) Others
13,596,711) 11,272,656)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
Dolar Amerika Serikat 204,617 - 3,411,983) -) United States Dollar
Yuan China 30,034 - 71,631) -) China Yuan
3,483,614) -)
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
Dolar Amerika Serikat 76,229 70,048 1,271,120) 1,127,421) United States Dollar
Yen Jepang 458,416 451,885 48,821) 46,558) Japanese Yen
Yuan China 5,096 32,334 12,155) 71,087) China Yuan
1,332,096) 1,245,066)
Pinjaman yang diterima Borrowings
Dolar Amerika Serikat 1,747,679 2,301,024 29,142,555) 37,034,980) United States Dollar
Yen Jepang 36,920,009 40,054,382 3,931,981) 4,126,803) Japanese Yen
33,074,536) 41,161,783)
Pinjaman subordinasi Subordinated loans
Dolar Amerika Serikat 200,637 200,626 3,345,621) 3,229,069) United States Dollar
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Dolar Amerika Serikat 13,784 14,442 229,856) 242,336) United States Dollar
Yen Jepang 21,449 9,893 2,284) 1,019) Japanese yen
Euro Eropa 42 4 829) 66) European Euro
Lain-lain 15 25 246) 401) Others
233,215) 243,822)
Jumlah liabilitas 69,690,795) 67,727,078) Total liabilities
(Liabilitas) aset bersih (14,654,509) (15,638,181) Net (liabilities) assets
668 232 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 671
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
47. STANDAR AKUNTANSI YANG DITERBITKAN 47. ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE ACCOUNTING
NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF STANDARDS
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) The relevant Statements of Financial Accounting
relevan yang telah disahkan oleh Dewan Standar Standards (PSAK) issued by the Board of Financial
Akuntansi Keuangan (DSAK) namun belum berlaku Accounting Standards (DSAK) but not yet effective for
efektif untuk laporan keuangan konsolidasian untuk the consolidated financial statements for the yeard
tahun yang berakhir pada tanggal ended 31 December 2025 are as follows:
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2026:
1 Januari 2026:
- Amandemen PSAK 109 dan PSAK 107 - Amendments to PSAK 109 and PSAK 107
“Amandemen atas Klasifikasi dan Pengukuran “Amendments to the Classification and
Instrumen Keuangan” Measurement of Financial Instruments”
- Amandemen Tahunan 2024 “Amandemen - Annual Improvements 2024 “Amendments to
PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, dan PSAK PSAK 107, PSAK 109, PSAK 110, and PSAK 207”
207”
PSAK yang akan berlaku sejak tanggal PSAK that will become effective on 1 January 2026:
1 Januari 2027:
- PSAK 413 “Penurunan Nilai” - PSAK 413 “Impairment Losses”
- PSAK 118 “Penyajian dan Pengungkapan dalam - PSAK 118 “Presentation and Disclosure in
Laporan Keuangan” Financial Statements”
Pada saat penerbitan laporan keuangan As at the authorization date of these consolidated
konsolidasian, Grup masih mengevaluasi dampak financial statements, the Group is still evaluating the
yang mungkin timbul dari penerapan standar baru potential impact of the new standard to the
tersebut serta pengaruhnya terhadap laporan consolidated financial statements.
keuangan konsolidasian.
48. REKONSILIASI UTANG BERSIH 48. NET DEBT RECONCILIATION
Pinjaman
Pinjaman yang Utang obligasi/ subordinasi/ Liabilitas
diterima/ Bonds Subordinated sewa/Lease Jumlah/
Borrowings payable loans liabilities Total
Utang bersih tanggal Net debt as of
1 Januari 2024 31,355,517) 202,083) 3,090,360) 353,990) 35,001,950) 1 January 2024
Arus kas 3,887,259) 1,705,615) (270,587) (74,885) 5,247,402) Cash flows
Perubahan lain*) 14,415,451) 1,053,343) 409,296) 56,170) 15,934,260) Other changes *)
Utang bersih tanggal Net debt as of
31 Desember 2024 49,658,227) 2,961,041) 3,229,069) 335,275) 56,183,612) 31 December 2024
Arus kas (13,018,403) 3,507,410) (190,895) (77,217) (9,779,105) Cash flows
Perubahan lain*) 2,097,060) 355,006) 307,447) 150,882) 2,910,395) Other changes *)
Utang bersih tanggal Net debt as of
31 Desember 2025 38,736,884) 6,823,457) 3,345,621) 408,940) 49,314,902) 31 Decemmber 2025
*) Perubahan lain termasuk pergerakan non-kas yang merupakan *) Other changes include non-cash movements which are effect of
dampak perubahan selisih kurs, amortisasi biaya transaksi, akrual exchange rate, amortization of transaction cost, accrued interest
beban bunga, dan penambahan dari akuisisi Entitas Anak. expenses and addition from acquisition of Subsidiaries.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 233 669
Page 672
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA STANDARDS
Informasi tambahan berikut yang disajikan di bawah r following additional information presented below
The
ini merupakan informasi yang disyaratkan oleh ise information required by applicable regulations as
regulasi yang berlaku sesuai catatan 2b dan per Notes 2b and is not information required by
bukan/tidak merupakan informasi yang Indonesian Accounting Standards:
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Indonesia:
a. Jaringan distribusi a. Distribution network
Jaringan distribusi Bank dan Entitas Anak pada The Bank and Subsidiaries distribution network
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah as of 31 December 2025 and 2024 was as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Kantor Cabang 500 489 Branches
Kantor Cabang Pembantu 164 198 Sub-Branches
ATM dan TCR 222 231 ATM and TCR
Kantor Fungsional 1,539 1,575 Functional Branches
2,425 2,493
b. Aset keuangan berdasarkan kolektibilitas b. Financial assets based on OJK collectablity
OJK
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai The table below summarizes the carrying
tercatat (sebelum cadangan kerugian amounts (before allowance for impairment
penurunan nilai) dari aset keuangan losses) of financial assets based on OJK
berdasarkan kolektibilitas OJK: collectability:
31 Desember/December 2025
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Giro pada Bank Current accounts
Indonesia with Bank Indonesia
(Catatan 5) 7,915,463 - - - - 7,915,463 (Note 5)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 6) 1,306,952 - - - - 1,306,952 (Note 6)
Penempatan pada
Bank Indonesia dan Placements with
bank-bank lain Bank Indonesia and
(Catatan 7) 14,922,235 - - - - 14,922,235 other banks (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 25,684,516 - - - - 25,684,516 Securities (Note 8)
Securities
Efek-efek yang dibeli purchased under
dengan janji dijual resale agreements
kembali (reverse (reverse repo) (Note
repo) (Catatan 9) 1,683,826 - - - - 1,683,826 9)
Derivative
Tagihan derivatif receivables
(Catatan 10) 1,279,538 1,334 - - - 1,280,872 (Note 10)
Acceptance
Tagihan akseptasi receivables
(Catatan 11) 3,793,458 - - - - 3,793,458 (Note 11)
Pinjaman yang Loans and sharia
diberikan dan financing/
pembiayaan/piutang receivables
syariah (Catatan 12) 145,488,554 7,155,289 341,176 418,399 1,607,421 155,010,839 (Note 12)
Investment in
Penyertaan saham 22,522 4,050 - - - 26,572 shares
202,097,064 7,160,673 341,176 418,399 1,607,421 211,624,733
Komitmen dan Commitments and
155,362,711 1,267,373 - - - 156,630,084
kontinjensi contingencies
670 234 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 673
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
b. Aset keuangan berdasarkan kolektibilitas b. Financial assets based on OJK collectablity
OJK (lanjutan) (continued)
Tabel di bawah ini menggambarkan nilai The table below summarizes the carrying
tercatat (sebelum cadangan kerugian amounts (before allowance for impairment
penurunan nilai) dari aset keuangan losses) of financial assets based on OJK
berdasarkan kolektibilitas OJK: (lanjutan) collectability: (continued)
31 Desember/December 2024
Dalam
Perhatian
Khusus/ Kurang
Lancar/ Special Lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Mention Substandard Doubtful Loss Total
Current accounts
Giro pada Bank with Bank
Indonesia Indonesia
(Catatan 5) 9,443,461 - - - - 9,443,461 (Note 5)
Current accounts
Giro pada bank-bank with other banks
lain (Catatan 6) 1,035,001 - - - - 1,035,001 (Note 6)
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan Bank Indonesia
bank-bank lain and other banks
(Catatan 7) 12,694,705 - - - - 12,694,705 (Note 7)
Efek-efek (Catatan 8) 27,981,308 - - - - 27,981,308 Securities (Note 8)
Securities
purchased under
resale
Efek-efek yang dibeli agreements
dengan janji dijual (reverse repo)
kembali (Catatan 9) 468,188 - - - - 468,188 (Note 9)
Derivative
Tagihan derivatif receivables
(Catatan 10) 1,747,123 1,002 - - - 1,748,125 (Note 10)
Acceptance
Tagihan akseptasi receivables
(Catatan 11) 3,334,619 - - - - 3,334,619 (Note 11)
Pinjaman yang Loans and sharia
diberikan dan financing/
pembiayaan/piutang receivables
syariah (Catatan 12) 140,454,478 7,130,193 500,108 319,920 1,567,296 149,971,995 (Note 12)
Investment in
Penyertaan saham 22,522 52,763 - - - 75,285 shares
197,181,405 7,183,958 500,108 319,920 1,567,296 206,752,687
Komitmen dan Commitments and
155,362,711 1,267,373 - - - 156,630,084
kontinjensi contingencies
c. Giro Wajib Minimum (GWM) c. Statutory Reserves
Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal As of 31 December 2025 and 2024, the statutory
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai reserves were as follows:
berikut:
31 Desember/December
2025 2024
Bank Bank
Rupiah Rupiah
- GWM Bank Konvensional 6.97% 6.91% Average Conventional Bank -
Rata-rata Statutory Reserves
- GWM Penyangga Likuiditas Statutory Reserve Macroprudential -
Makroprudensial (“PLM”) 16.84% 19.44% Liquidity Buffer (“PLM”)
- GWM Rasio Intermediasi Statutory Reserve Macroprudential -
Makroprudensial (“RIM”)* - - Intermediation Ratio (“RIM”)*
Mata uang asing Foreign currencies
- GWM Rata-rata 4.02% 4.02% Average Statutory Reserves -
*) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, rasio RIM Bank berada di atas *) As of 31 December 2025 and 2024, the Bank’s RIM ratio is above the
batas yang ditentukan. Walaupun demikian, Bank tidak dikenakan GWM RIM specified limit. Nevertheless the Bank is not subject to the Statutory
dikarenakan rasio KPMM Bank berada di atas 14%. Reserves RIM as the Bank’s CAR is above 14%.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 235 671
Page 674
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
c. Giro Wajib Minimum (GWM) (lanjutan) c. Statutory Reserves (continued)
Giro Wajib Minimum (GWM) pada tanggal As of 31 December 2025 and 2024, the statutory
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai reserves were as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/December
2025 2024
Entitas Anak Subsidiary
Rupiah Rupiah
- GWM Total (Bank Syariah) 6.69% 5.86% Total Statutory Reserves (Sharia Bank) -
Pemenuhan GWM Bank dan Entitas Anak Compliance of Group’s GWM in Rupiah and
dalam mata uang Rupiah dan Valuta Asing Foreign Currency is inline with Bank Indonesia
sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 11 Regulation (PBI) PBI No 11 Year 2024
Tahun 2024 terkait Pengendalian Moneter regarding Monetary Policy and its
serta peraturan-peraturan pelaksanaannya. implementation regulations. Compliance of
Pemenuhan Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) is inline
Makroprudensial (PLM) sesuai PBI with PBI No.20/4/PBI/2018 with the latest
No.20/4/PBI/2018 dan perubahan terakhirnya amendment in PBI No.24/16/PBI/2022 and its
dalam PBI No.24/16/PBI/2022 serta peraturan- implementation regulations.
peraturan pelaksanaannya.
d. Batas Maksimum Pemberian Kredit d. Legal Lending Limit (“LLL”)
(“BMPK”)
Berdasarkan laporan Batas Maksimum Based on the Group’s Legal Lending Limit (LLL)
Pemberian Kredit (BMPK) Grup yang report to OJK, as of 31 December 2025 and
disampaikan kepada OJK, pada tanggal 2024 there was no violation or excess of LLL to
31 Desember 2025 dan 2024 tidak terdapat both third parties and related parties in
pelanggaran ataupun pelampauan BMPK compliance with OJK’s regulation.
kepada pihak ketiga dan pihak berelasi sesuai
dengan peraturan yang telah ditetapkan OJK.
e. Rasio pinjaman yang diberikan kepada e. Ratios of loans extended to Micro, Small and
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) Medium Enterprises (“UMKM”)
Rasio pinjaman yang diberikan kepada Usaha Ratios of loans extended to Micro, Small and
Mikro, Kecil dan Menengah (“UMKM”) terhadap Medium Enterprises (“UMKM”) to total loans as of
jumlah pinjaman yang diberikan pada tanggal 31 December 2025 and 2024 were 12.50% and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 13.49%, respectively. These ratios were calculated
sebesar 12,50% dan 13,49%. Rasio tersebut based on the prevailing Bank Indonesia
dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia regulations.
yang berlaku.
f. Kredit sindikasi f. Syndicated loans
Keikutsertaan Bank sebagai anggota dan/atau Total participation of the Bank in syndicated
arranger dalam kredit sindikasi berkisar antara loans, in which the Bank acted as a member
0,80% sampai dengan 86,19% dari fasilitas and/or arranger, ranged from 0.80% up to
kredit sindikasi pada tanggal 31 Desember 86.19% of syndicated loan facility as of
2025 dan 0,80% sampai dengan 82,98% dari
fasilitas kredit sindikasi pada tanggal 31 December 2025 and 0.80% up to 82.98% of
31 Desember 2024. syndicated loan facility as of 31 December 2024.
672 236 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 675
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
g. Pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ g. Non-performing loans and sharia
piutang syariah bermasalah financing/receivables
Berdasarkan peraturan OJK yang berlaku, rasio Based on prevailing OJK regulations, the
bruto pinjaman yang diberikan dan maximum gross non-performing loans and
pembiayaan/piutang syariah bermasalah sharia financing/receivables ratio for a bank is
setinggi-tingginya adalah 5% dari jumlah 5% from total loans and sharia
pinjaman yang diberikan dan pembiayaan/ financing/receivables given. The gross and net
piutang syariah. Rasio kredit bermasalah bruto non-performing loan ratios of the Group was as
dan bersih Grup adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December
2025 2024
Kurang lancar 341,176 500,108) Substandard
Diragukan 418,399 319,920) Doubtful
Macet 1,607,421 1,567,296) Loss
Jumlah pinjaman yang
diberikan dan Total non-performing loans and
pembiayaan/piutang syariah sharia
bermasalah - kotor 2,366,996 2,387,324) financing/receivables - gross
Cadangan kerugian penurunan
nilai (1,304,481) (1,727,088) Allowance for impairment losses
Jumlah pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Total non-performing loans and
bermasalah - bersih 1,062,515 660,236) sharia financing/receivables - net
Jumlah pinjaman yang
diberikan dan
pembiayaan/piutang syariah Total loans and sharia financing/
yang diberikan 155,010,839 149,971,995) receivables
Jumlah pinjaman kepada Bank
lain (1,557,657) (1,017,761) Total loans to other banks
153,453,182 148,954,234)
Rasio pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/piutang Non-performing loans and sharia
syariah bermasalah - kotor 1.54% 1.60% financing/receivables ratio - gross
Rasio pinjaman yang diberikan
dan pembiayaan/piutang Non-performing loans and sharia
syariah bermasalah - bersih 0.69% 0.44% financing/receivables ratio - net
Rasio pemenuhan cadangan kerugian The Group’s ratio of allowance for impairment
penurunan nilai aset keuangan Grup losses on financial assets (percentage of
(persentase cadangan kerugian penurunan allowance for impairment losses on financial
nilai aset keuangan yang telah dibentuk assets recorded to the minimum allowance for
terhadap jumlah minimum cadangan kerugian
penurunan nilai aset keuangan sesuai impairment losses on financial assets as
ketentuan Bank Indonesia) pada tanggal required by Bank Indonesia) as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 31 December 2025 and 2024 were 97.89% and
adalah sebesar 97,89% dan 110,70%. 110.70%, respectively.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 237 673
Page 676
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
h. Pinjaman yang diberikan dan h. Restructured loans and sharia
pembiayaan/piutang syariah yang financing/receivables
direstrukturisasi
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of 31 December 2025 and 2024, total
jumlah pinjaman yang diberikan dan restructured loans and sharia financing/
pembiayaan/piutang syariah yang telah receivables based on OJK grading was as
direstrukturisasi berdasarkan kolektibilitas OJK follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 2025
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard /Doubtful Loss Total
Korporasi - 4,027,482 - - - 4,027,482 Corporates
Pensiunan 156 - - - - 156 Pensioners
Umum 1,655 563 172 46,692 30 49,112 General purpose
Usaha kecil Small medium
menengah 453,423 118,473 4,780 8,898 268,620 854,194 enterprises
Usaha mikro kecil 40,302 26,287 4,942 162 3,352 75,045 Micro business
Pembiayaan/ Sharia financing/
piutang syariah 308,874 3,153 1,772 1,164 - 314,963 receivables
804,410 4,175,958 11,666 56,916 272,002 5,320,952
31 Desember/December 2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan Macet/ Jumlah/
Current mention Substandard /Doubtful Loss Total
Korporasi 444 3,434,907 - - 487,942 3,923,293 Corporates
Pensiunan 197 - - - - 197 Pensioners
Umum 351 562 20 86 46,631 47,650 General purpose
Usaha kecil Small medium
menengah 578,412 142,272 6,055 7,578 424,488 1,158,805 enterprises
Usaha mikro kecil 23,017 16,027 656 1,081 685 41,466 Micro business
Pembiayaan/ Sharia financing/
piutang syariah 62,145 5,999 7,301 1,035 473 76,953 receivables
664,566 3,599,767 14,032 9,780 960,219 5,248,364
674 238 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 677
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
i. Risiko Kredit i. Credit Risk
Porsi kredit yang diberikan yang mendapatkan The portion of loans that benefits from such
manfaat dari agunan, baik sebagian maupun partial or full collateralization as credit risk
penuh, sebagai mitigasi dari risiko kredit pada mitigation as of 31 December 2025 and 2024
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- were 45.45% and 43.00% of total outstanding
masing sebesar 45,45% dan 43,00% dari loans, respectively.
jumlah kredit yang diberikan.
j. Posisi Devisa Neto j. Net Open Position
Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia Based on the prevailing Bank Indonesia
mengenai Posisi Devisa Neto yang berlaku, Regulation relating with Net Open Position, the
maksimum Posisi Devisa Neto adalah 20% dari maximum Net Open Position is at 20% of capital.
modal.
Posisi Devisa Neto adalah jumlah dari nilai Net Open Position is the sum of the absolute
absolut selisih bersih aset dan liabilitas dalam values of the net difference between assets and
laporan posisi keuangan untuk setiap mata liabilities in the statement of financial position for
uang asing dan selisih bersih tagihan dan each foreign currency and the net difference of
kewajiban komitmen dan kontinjensi dalam receivables and commitments and contingent
rekening administratif untuk setiap mata uang liabilities in the administrative accounts for each
asing, yang semuanya dinyatakan dalam foreign currency, which are all stated in Rupiah.
Rupiah.
Berikut adalah Posisi Devisa Neto Bank pada Below is the Net Open Position of Bank as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dalam 31 December 2025 and 2024 in currency
mata uang (ekuivalen Rupiah). Nilai ini adalah (Rupiah equivalent). These amounts are
yang dilaporkan kepada Bank Indonesia pada reported to Bank Indonesia on the statement of
tanggal laporan posisi keuangan sebagai financial position’s date as part of daily reporting.
bagian dari laporan harian.
31 Desember/December 2025
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Net Open
Mata Uang Assets Liabilities Position Currencies
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
rekening administratif and off-balance sheet
Dolar Amerika Serikat 103,582,932 103,531,546 51,386 United States Dollar
Yen Jepang 4,096,628 4,265,095 168,467 Japanese Yen
Dolar Singapura 347,363 333,772 13,591 Singapore Dollar
Euro Eropa 645,768 657,500 11,732 European Euro
Baht Thailand 32,815 36,485 3,670 Thailand Baht
Poundsterling Inggris 50,424 52,288 1,864 British Poundsterling
Dolar Australia 190,999 188,527 2,472 Australian Dollar
Yuan China 1,892,592 1,880,439 12,153 China Yuan
Dolar Hong Kong 9,555 11,801 2,246 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 1,701 - 1,701 Swiss Franc
Riyal Saudi Arabia 3,353 1,829 1,524 Saudi Arabia Riyal
Rupee India 97 7 90 Indian Rupee
Ringgit Malaysia 1 - 1 Malaysia Ringgit
jJumlah 270,897 Total
Jumlah Modal Tier I dan II 38,093,214 Total Tier I and II Capital
Rasio PDN 0.71% NOP Ratio
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 239 675
Page 678
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
j. Posisi Devisa Neto (lanjutan) j. Net Open Position (continued)
31 Desember/December 2024
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Net Open
Mata Uang Assets Liabilities Position Currencies
Laporan posisi keuangan dan Statement of financial position
rekening administratif and off-balance sheet
Dolar Amerika Serikat 100,282,026 99,911,496 370,530 United States Dollar
Yen Jepang 2,694,733 2,789,078 94,345 Japanese Yen
Dolar Singapura 155,124 158,546 3,422 Singapore Dollar
Euro Eropa 213,614 196,501 17,113 European Euro
Baht Thailand 18,790 21,095 2,305 Thailand Baht
Poundsterling Inggris 32,053 36,515 4,462 British Poundsterling
Dolar Australia 198,003 195,577 2,426 Australian Dollar
Yuan China 600,544 606,063 5,519 China Yuan
Dolar Hong Kong 10,530 12,571 2,041 Hong Kong Dollar
Franc Swiss 1,413 - 1,413 Swiss Franc
Rupee India 83 10 73 Indian Rupee
Ringgit Malaysia 1 - 1 Malaysia Ringgit
jJumlah 503,650 Total
Jumlah Modal Tier I dan II 37,376,948 Total Tier I and II Capital
Rasio PDN 1.35% NOP Ratio
k. Manajemen Risiko Permodalan k. Capital Risk Management
Sesuai dengan Peraturan OJK (POJK) According to OJK Regulation No.
No. 11/POJK.03/2016 tentang kewajiban 11/POJK.03/2016 dated 12 December 2013
penyediaan modal minimum bank umum dan regarding Capital Adequacy Ratio (CAR) for
SEOJK No. 26/SEOJK.03/2016 tentang KPMM Commercial Bank and SEOJK No.
sesuai Profil Risiko dan Pemenuhan Capital 26/SEOJK.03/2016 regarding Capital Adequacy
Equivalency Maintained Assets (CEMA), Bank Ratio based on Risk Profile and Fullfillment of
wajib melakukan perhitungan KPMM minimum Capital Equivalency Maintained Assets
berdasarkan profil risiko dan melakukan (CEMA), the Bank is required to calculate
Internal Capital Adequacy Assessment Process minimum CAR in accordance to its risk profile
(ICAAP). Peraturan ini juga mengatur tentang and to perform Internal Capital Adequacy
pemenuhan rasio modal inti (Tier 1) paling Assessment Process (ICAAP). This regulation
rendah sebesar 6% dan rasio modal inti utama also stipulates minimum Tier 1 ratio at the
(Common Equity Tier 1) paling rendah sebesar minimum of 6% and common equity Tier 1 ratio
4,5%, efektif sejak tanggal at the minimum of 4.5%, effective on 1 January
1 Januari 2014. 2014.
Grup telah memenuhi semua persyaratan The Group has complied with all externally
modal yang diwajibkan sepanjang tahun. imposed capital requirements throughout the
year.
676 240 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 679
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
k. Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan) k. Capital Risk Management (continued)
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under
OJK yang berlaku pada 31 Desember 2025 dan the prevailing OJK regulation as of
2024 adalah sebagai berikut: 31 December 2025 and 2024 were as follows:
31 Desember/December
2025 2024
KONSOLIDASI CONSOLIDATED
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 155,113,928 151,246,559 With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 166,368,179 161,976,039 charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 167,846,136 163,826,500 risk charge
Modal Capital
- Modal inti 44,027,008 44,187,414 Core capital -
- Modal pelengkap 5,166,874 4,995,432 Supplementary capital -
49,193,882 49,182,846
Rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Capital adequacy ratio
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 31.71% 32.52% With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 29.57% 30.36% charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 29.31% 30.02% risk charge
9% sampai 9% sampai
dengan kurang dengan kurang
Rasio kewajiban penyediaan modal dari 10%/9% to dari 10%/9% to Minimum capital adequacy ratio
minimum yang diwajibkan less than 10% less than 10% required
- Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum 29.31% 30.02% Capital Adequacy Ratio -
- Rasio CET 1 26.23% 26.97% CET 1 ratio -
- Rasio tier 1 26.23% 26.97% Tier 1 ratio -
- Rasio tier 2 3.08% 3.05% Tier 2 ratio -
BANK BANK
Aset tertimbang menurut risiko Risk weighted assets
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 125,869,579 121,209,907 With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 136,363,907 131,701,422 charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 137,841,864 133,551,883 risk charge
Modal Capital
- Modal inti 33,184,333 32,641,997 Core capital -
- Modal pelengkap 4,908,881 4,734,951 Supplementary capital -
38,093,214 37,376,948
Rasio kewajiban penyediaan modal
minimum Capital adequacy ratio
- Dengan memperhitungkan risiko kredit 30.26% 30.84% With credit risk charge -
- Dengan memperhitungkan risiko kredit With credit, operational risk -
dan operasional 27.93% 28.38% charge
- Dengan memperhitungkan risiko kredit, With credit, operational and market -
operasional dan pasar 27.63% 27.99% risk charge
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 241 677
Page 680
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
k. Manajemen Risiko Permodalan (lanjutan) k. Capital Risk Management (continued)
Posisi permodalan Grup berdasarkan peraturan The Group’s regulatory capital position under
OJK yang berlaku pada 31 Desember 2025 dan the prevailing OJK regulation as of
2024 adalah sebagai berikut: (lanjutan) 31 December 2025 and 2024 were as follows:
(continued)
31 Desember/December
2025 2024
BANK (lanjutan) BANK (continued)
9% sampai 9% sampai
dengan kurang dengan kurang
Rasio kewajiban penyediaan modal dari 10%/9% to dari 10%/9% to Minimum capital adequacy ratio
minimum yang diwajibkan less than 10% less than 10% required
- Rasio Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum 27.63% 27.99% Capital Adequacy Ratio -
- Rasio CET 1 24.07% 24.44% CET 1 ratio -
- Rasio tier 1 24.07% 24.44% Tier 1 ratio -
- Rasio tier 2 3.56% 3.55% Tier 2 ratio -
l. Jaminan pemerintah terhadap liabilitas l. Government guarantee on obligations of
pembayaran bank umum commercial banks
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tanggal Based on Law No. 24 dated 22 September 2004,
22 September 2004 yang berlaku efektif sejak effective on 22 September 2005, which was
tanggal 22 September 2005, sebagaimana diubah amended by the Government Regulation as
dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Substitution of Law No. 7 Year 2009 dated
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 13 January 2009 regarding with the Determination
2009 tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan of Government Regulation as Substitution of Law
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- No. 3 Year 2008, Deposit Insurance Agency
Undang No. 3 Tahun 2008, dibentuk untuk (“LPS”) was formed to guarantee certain liabilities
menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum of commercial banks under the applicable
berdasarkan program penjaminan yang berlaku, guarantee program, which the amount of
yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika guarantee can be amended if the situation
memenuhi kriteria tertentu yang berlaku. complies with the valid particular criterias.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Based on Government Regulation No. 66 Year
Indonesia No. 66 Tahun 2008 tanggal 2008 dated 13 October 2008 regarding The
13 Oktober 2008 mengenai Besarnya Nilai Amount of Deposit Guaranteed by Indonesia
Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjaminan Deposit Insurance Agency (LPS), the amount of
Simpanan (LPS), maka pada tanggal deposits covered by LPS is customer deposits up
31 Desember 2025 dan 2024 jumlah simpanan to Rp 2,000 per depositor per bank as of
yang dijamin LPS adalah simpanan sampai 31 December 2025 and 2024.
dengan Rp 2.000 untuk per nasabah per bank.
Berdasarkan Siaran Pers yang terakhir dilakukan Based on the latest Press Release made dated
pada tanggal 22 September 2025, tingkat bunga 22 September 2025, the guaranteed interest rate
penjaminan LPS menjadi sebesar 3,50% untuk by LPS is 3.50% for deposits denominated in
simpanan dalam Rupiah dan 2,00% untuk Rupiah and 2.00% for deposits denominated in
simpanan dalam mata uang asing. foreign currency.
Grup adalah peserta dari program penjaminan The Group both are participants of the guarantee
tersebut. Premi yang telah dibayarkan selama program. Premium paid for the years ended
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 2025 and 2024 were Rp 234,805
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing and Rp 233,771, respectively.
adalah Rp 234.805 dan Rp 233.771.
678 242 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 681
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
DAN ENTITAS ANAK/AND SUBSIDIARIES
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
TAHUN-TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
49. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 49. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DISYARATKAN OLEH STANDAR AKUNTANSI REQUIRED BY INDONESIAN ACCOUNTING
INDONESIA (lanjutan) STANDARDS (continued)
m. Jasa kustodian m. Custodial services
PT Bank SMBC Indonesia menyelenggarakan PT Bank SMBC Indonesia provides Custodian
Jasa Kustodian (Bank Kustodian) sejak Juni 2024 Services (Custodian Bank) since June 2024 based
berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner on Decree of the Board of Commissioners of The
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. KEP- Financial Services Authority (OJK) No. KEP-
31/PM.02/2024 tanggal 7 Mei 2024. 31/PM.02/2024 dated 7 May 2024.
Secara umum, layanan utama dari Bank In general, the main services of Custodian Bank
Kustodian terdiri dari: consist of:
• Administrasi rekening efek • Security account administration
• Penyimpanan efek • Securities safekeeping
• Penyelesaian transaksi efek • Settlement securities transaction
• Pemrosesan tindakan korporasi dan • Processing corporate action and income
pengumpulan pendapatan collections
• Konfirmasi dan pelaporan • Confirmation and report
• Fund administration yang terdiri dari Fund • Fund administration that consists of Fund
accounting dan Transfer agent untuk produk account and Transfer agent for mutual funds,
reksa dana, kontrak pengelolaan dana, dan discretionary funds, and unit link
unit link.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of 31 December 2025 and 2024, customer
milik nasabah yang diadministrasikan oleh Bank owned assets administered by Custodian Bank
Kustodian terdiri dari saham, deposito, surat consist of shares, deposits, government bonds
berharga negara (SBN), dan obligasi korporasi. (SBN), and corporate bonds.
Aset yang diadministrasikan oleh Bank Kustodian Assets administered by Custodian Bank are not
tidak termasuk dalam laporan keuangan included in the consolidated statement of financial
konsolidasian ini. position.
50. INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN 50. SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Bank menerbitkan laporan keuangan konsolidasian The Bank issued the consolidated financial
yang merupakan laporan keuangan utama. Informasi statements as its primary financial statements. The
keuangan tambahan PT Bank SMBC Indonesia Tbk supplementary financial information of
(Entitas Induk) ini, dimana investasi pada Entitas PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Parent Entity) which
Anak dicatat dengan metode harga perolehan, account for investments in Subsidiaries using the cost
disajikan untuk dapat menganalisis hasil usaha method, have been prepared in order that the parent
entitas induk saja. Informasi keuangan tambahan entity’s results of operations can be analysed. The
PT Bank SMBC Indonesia Tbk (Entitas Induk) following supplementary financial information of
(halaman 244-252) berikut ini harus dibaca PT Bank SMBC Indonesia Tbk (pages 244-252)
bersamaan dengan laporan keuangan konsolidasian should be read in conjunction with the consolidated
PT Bank SMBC Indonesia Tbk dan Entitas Anak. financial statements of PT Bank SMBC Indonesia Tbk
and Subsidiaries.
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 243 679
Page 682
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.1 APPENDIX 1.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2025 2024
ASET ASSETS
Kas 611,173) 777,352) Cash
Giro pada Bank Indonesia 7,709,732) 8,774,132) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain: Current accounts with other banks
- Pihak ketiga 487,040) 187,353) Third parties -
- Pihak berelasi 589,437) 525,792) Related parties -
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (81) (37) Less: Allowance for impairment losses
1,076,396) 713,108)
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank-bank lain 13,392,825) 11,447,705) and other banks
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 661) 1,033) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (69) (582) Less: Allowance for impairment losses
13,393,417) 11,448,156)
Efek-efek Securities
- Pihak ketiga 15,795,918) 19,332,166) Third parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 113,727) 46,255) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (71) (593) Less: Allowance for impairment losses
15,909,574) 19,377,828)
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali Securities purchased under resale
(reverse repo) 1,683,826) 468,188) agreements (reverse repo)
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 871) 594) Accrued interest income
1,684,697) 468,782)
Tagihan derivatif Derivative receivables
- Pihak ketiga 710,279) 1,020,268) Third parties -
- Pihak berelasi 247,104) 397,184) Related parties -
957,383) 1,417,452)
Tagihan akseptasi 3,793,458) 3,334,619) Acceptance receivables
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (1,272) (17,078) Less: Allowance for impairment losses
3,792,186) 3,317,541)
Pinjaman yang diberikan: Loans:
- Pihak ketiga 144,226,759) 139,362,461) Third parties -
- Pihak berelasi 5,648,862) 6,575,590) Related parties -
Pendapatan bunga yang masih akan diterima 782,067) 737,734) Accrued interest income
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2,634,057) (2,998,406) Less: Allowance for impairment losses
148,023,631) 143,677,379)
Penyertaan saham Investment in shares
- Pihak ketiga 22) 22) Third parties -
- Pihak berelasi 7,859,205) 7,859,205) Related parties -
7,859,227) 7,859,227)
Beban dibayar dimuka 826,127) 941,323) Prepayments
Klaim pengembalian pajak 346,841) 338,844) Claims for tax refund
Aset pajak tangguhan 146,727) 129,036) Deferred tax assets
Aset tetap 3,900,483) 3,893,607) Fixed assets
Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2,329,959) (2,300,746) Less: Accumulated depreciation
1,570,524) 1,592,861)
Aset takberwujud 3,379,047) 3,204,551) Intangible assets
Dikurangi: Akumulasi amortisasi (2,689,470) (2,445,641) Less: Accumulated amortization
689,577) 758,910)
Aset lain-lain 1,128,973) 1,089,955) Other assets
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (109,689) (138,445) Less: Allowance for impairment losses
1,019,284) 951,510)
JUMLAH ASET 205,616,496) 202,543,441) TOTAL ASSETS
244
680 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 683
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.2 APPENDIX 1.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
Liabilitas segera 68,836) 25,935) Liabilities due immediately
Simpanan nasabah Deposits from customers
- Pihak ketiga 118,479,884) 109,272,202) Third parties -
- Pihak berelasi 1,022,245) 1,150,352) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 213,159) 268,045) Accrued interest expenses
119,715,288) 110,690,599)
Simpanan dari bank-bank lain Deposits from other banks
- Pihak ketiga 841,830) 61,382) Third parties -
- Pihak berelasi 3,644,226) 699,242) Related parties -
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,364) -) Accrued interest expenses
4,496,420) 760,624)
Liabilitas derivatif Derivative payables
- Pihak ketiga 811,725) 1,215,917) Third parties -
- Pihak berelasi 83,308) 104,980) Related parties -
895,033) 1,320,897)
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
- Pihak ketiga 2,593,524) 2,998,823) Third parties -
- Pihak berelasi 621,016) 163,558) Related parties -
3,214,540) 3,162,381)
Utang pajak: Taxes payable:
- Pajak penghasilan 29,750) 45,090) Income taxes -
- Pajak lain-lain 105,927) 116,776) Other taxes -
135,677) 161,866)
Efek-efek yang diterbitkan: Securities issued:
- Utang obligasi 2,558,152) 1,742,884) Bonds payable -
Beban bunga yang masih harus dibayar 13,749) 9,727) Accrued interest expenses
2,571,901) 1,752,611)
Pinjaman yang diterima Borrowings
- Pihak ketiga 14,005,000) 14,912,100) Third parties -
- Pihak berelasi 12,506,250) 22,452,525) Related parties -
Beban transaksi yang belum diamortisasi (52,997) (67,486) Unamortized transaction costs
Beban bunga yang masih harus dibayar 66,033) 130,684) Accrued interest expenses
26,524,286) 37,427,823)
Akrual 337,797) 431,289) Accruals
Pinjaman subordinasi 3,335,000) 3,219,000) Subordinated loans
Beban bunga yang masih harus dibayar 10,621) 10,069) Accrued interest expenses
3,345,621) 3,229,069)
Liabilitas imbalan kerja karyawan: Employee benefits liabilities:
- Imbalan kerja jangka pendek 351,556) 339,069) Short-term employee benefits -
- Imbalan pascakerja dan imbalan jangka panjang Post-employment and other long-term -
lainnya 124,366) 32,669) employees benefits
475,922) 371,738)
Liabilitas sewa 269,515) 267,999) Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 511,584) 725,726) Other liabilities
JUMLAH LIABILITAS 162,562,420) 160,328,557) TOTAL LIABILITIES
245
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 681
Page 684
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 1.3 APPENDIX 1.3
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 DAN 2024 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December
2025 2024
EKUITAS SHAREHOLDERS’ EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar Rp 300.000 Authorised capital of Rp 300,000
terdiri dari: consists of:
15.000.000.000 saham 15,000,000,000 shares
dengan nilai nominal with par value of
Rp 20 (nilai penuh) per saham Rp 20 (full amount) per share
Modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Issued and fully paid-up capital is
10.645.945.748 saham 10,645,945,748 shares
(31 Desember 2024: 10.645.945.748 saham) 212,919) 212,919 (31 December 2024:10,645,945,748 shares)
Tambahan modal disetor 17,565,927) 17,565,927 Additional paid-in capital
Cadangan revaluasi aset tetap 931,378) 931,378 Reserve on revaluation of fixed assets
Cadangan nilai wajar - bersih 44,977) 12,410 Fair value reserve – net
Saldo laba Retained earnings
- Dicadangkan 42,953) 42,953 Appropriated -
- Belum dicadangkan 23,995,121) 23,188,496 Unappropriated -
24,038,074) 23,231,449
Komponen ekuitas lainnya 260,801) 260,801 Other equity components
JUMLAH EKUITAS 43,054,076) 42,214,884 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 205,616,496) 202,543,441 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
246
682 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 685
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 2.1 APPENDIX 2.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
PENDAPATAN (BEBAN) BUNGA INTEREST INCOME (EXPENSES)
Pendapatan bunga 13,649,202) 14,248,109) Interest income
Beban bunga (6,674,104) (7,042,645) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA BERSIH 6,975,098) 7,205,464) NET INTEREST INCOME
Provisi dan komisi: Fee and commission:
Pendapatan provisi dan komisi 1,210,852) 1,280,342) Fee and commission income
Beban provisi dan komisi (589,101) (667,292) Fee and commission expense
621,751) 613,050)
Pendapatan operasional: Operating income:
Pendapatan operasional lainnya 816,045) 645,413) Other operating income
Keuntungan dari selisih kurs dan transaksi derivatif Net gains on foreign exchange and
bersih 450,325) 550,276) derivative transactions
1,266,370) 1,195,689)
Beban operasional: Operating expenses:
Beban kepegawaian (2,655,196) (2,497,575) Personnel expenses
Beban umum dan administrasi (2,286,117) (2,537,316) General and administrative expenses
Pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai (2,056,167) (1,120,670) Allowance for impairment losses
Beban operasional lainnya (137,377) (124,510) Other operating expenses
(7,134,857) (6,280,071)
PENDAPATAN OPERASIONAL BERSIH 1,728,362) 2,734,132) NET OPERATING INCOME
PENDAPATAN (BEBAN) NON-OPERATING
NON-OPERASIONAL INCOME (EXPENSES)
Pendapatan non-operasional 6,987) 8,235) Non-operating income
Beban non-operasional (1,789) (1,586) Non-operating expenses
5,198) 6,649)
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 1,733,560) 2,740,781) INCOME BEFORE INCOME TAX
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (275,432) (510,511) INCOME TAX EXPENSE
LABA BERSIH 1,458,128) 2,230,270) NET INCOME
247
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 683
Page 686
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 2.2 APPENDIX 2.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: OTHER COMPREHENSIVE INCOME:
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi Items that will not be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Gain on revaluation of
Keuntungan revaluasi aset tetap -)) -)) fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement of employee
karyawan (113,981)) 16,681)) benefits liabilities
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang tidak akan Income tax relating to items
direklasifikasikan ke laba rugi 25,075)) (3,670)) that will not be reclassified to profit or loss
(88,906)) 13,011))
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi to profit or loss
Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan Unrealized gains on fair value changes of
nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar securities measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain 41,752) 12,316) other comprehensive income
Pajak penghasilan terkait pos-pos yang akan Income tax relating to items that will be
direklasifikasi ke laba rugi (9,185) (2,710) reclassified to profit or loss
32,567) 9,606)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN TAHUN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN (56,339) 22,617) FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE INCOME
BERJALAN, SETELAH PAJAK PENGHASILAN 1,401,789) 2,252,887) FOR THE YEAR, NET OF INCOME TAX
LABA BERSIH PER SAHAM (NILAI PENUH) EARNINGS PER SHARE (FULL AMOUNT)
Dasar 137) 221) Basic
Dilusian 137) 221) Diluted
248
684 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 687
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 3.1 APPENDIX 3.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal Saldo laba yang Saldo laba yang
ditempatkan
dan disetor Tambahan Cadangan sudah belum
penuh/ modal revaluasi Cadangan ditentukan ditentukan Komponen
Issued and disetor/ asset tetap/ nilai wajar - penggunaannya/ penggunaanya/ ekuitas
fully Additional Reserve on bersih/ Appropriated Unappropriated lainnya/ Saham tresuri/ Jumlah
paid-up paid in revaluation of Fair value retained retained Other equity Treasury ekuitas/
share capital capital fixed assets reserve – net earnings earnings components shares Total equity
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Saldo tanggal 1 Januari 2025 212,919) 17,565,927) 931,378) 12,410) 42,953 23,188,496) 260,801 -) 42,214,884) Balance as of 1 January 2025
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) 1,458,128) -) -) 1,458,128) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan -) -) -) -) -) (113,981) -) -) (113,981) benefit liabilities
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain -) -) -) 41,752) -) -) -) -) 41,752) income
Efek pajak terkait -) -) -) (9,185) -) 25,075) -) -) 15,890) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income during
berjalan -) -) -) 32,567) -) 1,369,222) -) -) 1,401,789) the year
Pembayaran dividen -) -) -) -) -) (562,597) -) -) (562,597) Dividend payment
Saldo tanggal 31 Desember 2025 212,919 17,565,927) 931,378) 44,977) 42,953) 23,995,121) 260,801) -) 43,054,076) Balance as of 31 December 2025
249
685
Page 688
686
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 3.2 APPENDIX 3.2
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Modal Saldo laba yang Saldo laba yang
ditempatkan
dan disetor Tambahan Cadangan sudah belum
penuh/ modal revaluasi Cadangan ditentukan ditentukan Komponen
Issued and disetor/ asset tetap/ nilai wajar - penggunaannya/ penggunaanya/ ekuitas
fully Additional Reserve on bersih/ Appropriated Unappropriated lainnya/ Saham tresuri/ Jumlah
paid-up paid in revaluation of Fair value retained retained Other equity Treasury ekuitas/
share capital capital fixed assets reserve – net earnings earnings components shares Total equity
Saldo tanggal 1 Januari 2024 162,982) 11,167,715) 950,557) 2,804) 32,596 21,408,060) 260,801 (254,695) 33,730,820) Balance as of 1 January 2024
Laba bersih tahun berjalan -) -) -) -) -) 2,230,270) -) -) 2,230,270) Net income for the year
Penghasilan komprehensif lainnya: Other comprehensive income:
Penjualan aset tetap -) -) (19,179) -) -) 19,179) -) -) -) Sales of fixed assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of employee
kerja karyawan -) -) -) -) -) 16,681 -) -) 16,681) benefit liabilities
Perubahan nilai wajar atas aset Changes in fair value of financial
keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain -) -) -) 12,316) -) -) -) -) 12,316) income
Efek pajak terkait -) -) -) (2,710) -) (3,670) -) -) (6,380) Related tax effect
Jumlah laba komprehensif selama tahun Total comprehensive income during
berjalan -) -) (19,179) 9,606) -) 2,262,460) -) -) 2,252,887 the year
Addition of appropriated
Penambahan cadangan wajib -) -) -) -) 10,357 (10,357) -) -) -) retained earnings
Pembayaran dividen -) -) -) -) -) (471,667) -) -) (471,667) Dividend payment
Right issue 51,783) 6,651,061) -) -) -) -) -) -) 6,702,844) Right issue
Penarikan saham tresuri (1,846) (252,849) -) -) -) -) -) 254,695) -) Withdrawal of treasury shares
Saldo tanggal 31 Desember 2024 212,919) 17,565,927) 931,378) 12,410) 42,953 23,188,496) 260,801 - 42,214,884) Balance as of 31 December 2024
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
250
Page 689
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 4.1 APPENDIX 4.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI CASH FLOWS FROM OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 13,537,492) 14,548,366) Receipts from interest
Pembayaran beban bunga (9,072,755) (7,420,099) Payments of interest expense
Penerimaan pendapatan operasional lainnya 1,963,166) 2,185,454) Receipts from other operating income
Penerimaan kembali kredit yang telah
dihapusbukukan 265,861) 35,464) Recovery from written-off loans
Pembayaran beban kepegawaian (3,254,094) (3,228,451) Payments of personnel expenses
Pembayaran beban operasional lainnya (3,860,992) (4,336,016) Payments of other operating expenses
Penerimaan lain-lain 14,703) 37,366) Other receipts
Pembayaran pajak penghasilan badan (312,781) (542,340) Payments of corporate income tax
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan Cash flows before changes in operating
liabilitas operasi (719,400) 1,279,744) assets and liabilities
(Kenaikan) penurunan aset operasi: (Increase) decrease in operating assets:
Pinjaman yang diberikan (6,492,179) (2,278,031) Loans
Tagihan akseptasi 460,069) (44,862) Acceptance receivables
Tagihan derivatif (458,839) (284,303) Derivative receivables
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi: Increase (decrease) in operating liabilities:
Liabilitas segera 42,901) (16,326) Obligation due immediately
Simpanan nasabah 9,079,575) 14,366,795) Deposits from customers
Simpanan dari bank-bank lain 3,725,432) (10,057,820) Deposits from other banks
Liabilitas derivatif (425,864) 248,793) Derivative payables
Liabilitas akseptasi 52,159) 838,748) Acceptance payables
Net cash flows provided from
Arus kas diperoleh dari aktivitas operasi 5,263,854) 4,052,738) operating activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI CASH FLOWS FROM INVESTING ACTIVITIES
Pembelian efek-efek (18,569,090) (20,365,414) Purchase of securities
Penjualan efek-efek 22,034,715) 11,672,559) Proceeds from sale of securities
Perolehan aset tetap (141,173) (107,397) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset hak guna -) (18,040) Acquisition of right-of-use assets
Perolehan aset takberwujud (191,068) (196,129) Acquisition of intangible assets
Hasil dari penjualan aset tetap 1,247) 29,160) Proceeds from sale of fixed assets
Penerimaan dividen 484,545) 422,706) Dividend received
Akuisisi Entitas Anak -) (6,550,743) Acquisition of Subsidiaries
Arus kas bersih diperoleh dari (digunakan untuk) Net cash flows provided from (used in)
aktivitas investasi 3,619,176) (15,113,298) investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN CASH FLOWS FROM FINANCING ACTIVITIES
Pelunasan atas efek yang diterbitkan -) (201,000) Settlement of securities issued
Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan 816,050) 1,751,475) Proceeds form issuance of securities issued
Pembayaran biaya emisi atas surat berharga yang Payment of emission cost of securities
diterbitkan (3,066) (9,080) issued
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 5,816,250) 11,793,287) Proceeds from borrowings
Pembayaran angsuran dan pelunasan pinjaman yang Installment payments and settlement
diterima (14,358,800) (5,254,370) of borrowings
Pembayaran dividen (562,574) (471,642) Dividend paid
Pembayaran pokok liabilitas sewa (77,217) (74,885) Payments of lease liabilities principals
Biaya emisi right issue -) (28,898) Rights issue emission fee
Hasil Right Issue -) 6,731,742) Proceeds from Right Issue
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari Net cash flows (used in) provided from
aktivitas pendanaan (8,369,357) 14,236,629) financing activities
251
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 687
Page 690
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN 4.1 APPENDIX 4.1
PT BANK SMBC INDONESIA Tbk
ENTITAS INDUK/PARENT ENTITY
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOWS
TAHUN BERAKHIR 31 DESEMBER 2025 DAN 2024 YEARS ENDED 31 DECEMBER 2025 AND 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Tahun berakhir 31 Desember/
Years ended 31 December
2025 2024
NET INCREASE IN CASH AND CASH
KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 513,673) 3,176,069) EQUIVALENTS
DAMPAK PERUBAHAN SELISIH KURS TERHADAP EFFECT OF EXCHANGE RATE CHANGES ON
KAS DAN SETARA KAS (4,976) 5,178) CASH AND CASH EQUIVALENTS
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 22,396,905) 19,215,658) BEGINNING OF YEAR
CASH AND CASH EQUIVALENTS AT THE
SALDO KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 22,905,602) 22,396,905) END OF YEAR
Cash and cash equivalents
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari: at end of the year consists of:
Kas 611,173) 777,352) Cash
Giro pada Bank Indonesia 7,709,732) 8,774,132) Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain 1,076,477) 713,145) Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan Placements with Bank Indonesia and
bank-bank lain 13,392,825) 11,447,705) other banks
Efek-efek 115,395) 684,571) Securities
22,905,602) 22,396,905)
SUPPLEMENTAL CASH FLOWS
INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS: INFORMATION:
AKTIVITAS YANG TIDAK MEMPENGARUHI ACTIVITIES NOT AFFECTING
ARUS KAS CASH FLOWS
Pembelian aset tetap yang masih terhutang (410) (371) Acquisition of fixed assets still unpaid
252
688 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 691
Page 692
Page 693
Page 694
Page 695
Page 696
Page 697
Page 698
Page 699
Page 700
Page 701
Page 702
Referensi SEOJK Nomor
16-SEOJK.04-2021: Laporan Tahunan
Emiten dan Perusahaan Publik
Keterangan Hal
I. Ketentuan Umum
1. Dalam Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: √
a. Laporan Tahunan adalah laporan pertanggungjawaban Direksi dan Dewan Komisaris dalam melakukan √
pengurusan dan pengawasan terhadap emiten atau perusahaan publik dalam kurun waktu 1 (satu) tahun buku
kepada rapat umum pemegang saham yang disusun berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan mengenai Laporan Tahunan emiten atau perusahaan publik.
b. Emiten adalah pihak yang melakukan penawaran umum. √
c. Perusahaan Publik adalah perseroan yang sahamnya telah dimiliki paling sedikit oleh 300 (tiga ratus) √
pemegang saham dan memiliki modal disetor paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) atau suatu
jumlah pemegang saham dan modal disetor yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan.
d. Perusahaan Terbuka adalah Emiten yang telah melakukan penawaran umum efek bersifat ekuitas atau √
Perusahaan Publik.
e. Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) adalah laporan yang diumumkan kepada masyarakat yang √
memuat kinerja ekonomi, keuangan, sosial, dan lingkungan hidup suatu lembaga jasa keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik dalam menjalankan bisnis berkelanjutan.
f. Direksi: √
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Direksi sebagaimana √
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau
Perusahaan Publik; dan
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang √
melaksanakan pengurusan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-
undangan mengenai badan hukum tersebut.
g. Dewan Komisaris: √
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah Dewan Komisaris √
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Direksi dan Dewan Komisaris
Emiten atau Perusahaan Publik; dan
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ yang √
melakukan pengawasan badan hukum tersebut sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-
undangan mengenai badan hukum tersebut.
h. Rapat Umum Pemegang Saham yang selanjutnya disingkat RUPS: √
1) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum perseroan terbatas adalah RUPS sebagaimana √
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum
Pemegang Saham Perusahaan Terbuka; dan
2) Bagi Emiten atau Perusahaan Publik berbentuk badan hukum selain perseroan terbatas adalah organ √
yang mempunyai wewenang yang tidak diberikan kepada organ yang melaksanakan fungsi pengurusan
dan fungsi pengawasan, dalam batas yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau
anggaran dasar yang mengatur badan hukum tersebut.
2. Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik merupakan sumber informasi penting bagi investor atau √
pemegang saham sebagai salah satu dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi dan sarana
pengawasan terhadap Emiten atau Perusahaan Publik.
3. Seiring dengan perkembangan pasar modal dan meningkatnya kebutuhan investor atau pemegang saham atas √
keterbukaan informasi, Direksi dan Dewan Komisaris dituntut untuk menyajikan informasi yang berkualitas, akurat,
dan akuntabel melalui Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
4. Laporan Tahunan yang disusun secara teratur dan informatif dapat memberikan kemudahan bagi investor atau √
pemegang saham dan pemangku kepentingan dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan.
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini merupakan pedoman bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang wajib √
diterapkan dalam menyusun Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan.
700 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 703
Keterangan Hal
II. Bentuk Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan disajikan dalam bentuk dokumen cetak dan salinan dokumen elektronik. √
2. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk dokumen cetak, dicetak pada kertas yang berwarna terang, √
berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak dengan kualitas yang baik.
3. Laporan Tahunan dapat menyajikan informasi berupa gambar, grafik, tabel, dan/atau diagram dengan √
mencantumkan judul dan/atau keterangan yang jelas, sehingga mudah dibaca dan dipahami.
4. Laporan Tahunan yang disajikan dalam bentuk salinan dokumen elektronik merupakan Laporan Tahunan yang √
dikonversi dalam format pdf.
III. Isi Laporan Tahunan
1. Laporan Tahunan paling sedikit memuat informasi mengenai:
a. Ikhtisar data keuangan penting; √
b. Informasi saham (jika ada); √
c. Laporan Direksi; √
d. Laporan Dewan Komisaris; √
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik; √
f. Analisis dan pembahasan manajemen; √
g. Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; √
h. Tanggung jawab sosial dan lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik; √
i. Laporan keuangan tahunan yang telah diaudit; dan √
j. Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan √
Tahunan;
2. Uraian Isi Laporan Tahunan
a. Ikhtisar Data Keuangan Penting 12
Ikhtisar Data Keuangan Penting memuat informasi keuangan yang disajikan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika Emiten atau Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan usahanya kurang dari 3 (tiga) tahun, paling sedikit memuat:
1) pendapatan/penjualan; 12
2) laba bruto; 12
3) laba (rugi); 12
4) jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non pengendali; 12
5) total laba (rugi) komprehensif; 12
6) jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non 12
pengendali;
7) laba (rugi) per saham; 12
8) jumlah aset; 12
9) jumlah liabilitas; 12
10) jumlah ekuitas; 12
11) rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; 13
12) rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; 13
13) rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan; 13
14) rasio lancar; 13
15) rasio liabilitas terhadap ekuitas; 13
16) rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan 13
17) informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis 13
industrinya;
b. Informasi Saham 16
Informasi Saham (jika ada) paling sedikit memuat:
1) Saham yang telah diterbitkan untuk setiap masa triwulan (jika ada) yang disajikan dalam bentuk 16
perbandingan selama 2 (dua) tahun buku terakhir, paling sedikit meliputi:
a) Jumlah saham yang beredar; 16
b) Kapitalisasi pasar berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; 16
c) Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan berdasarkan harga pada Bursa Efek tempat saham 16
dicatatkan; dan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 701
Page 704
Keterangan Hal
d) Volume perdagangan pada Bursa Efek tempat saham dicatatkan; 16
Informasi pada huruf a) diungkap oleh Emiten yang merupakan Perusahaan Terbuka yang sahamnya 16
tercatat maupun tidak tercatat di Bursa Efek;
Informasi pada huruf b), c), dan huruf d) hanya diungkapkan jika Emiten merupakan Perusahaan Terbuka 16
dan sahamnya tercatat di Bursa Efek;
2) Dalam hal terjadi aksi korporasi, seperti pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse 17
stock), dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal saham, informasi saham sebagaimana
dimaksud pada angka 1) ditambahkan penjelasan paling sedikit mengenai:
a) Tanggal pelaksanaan aksi korporasi; -
b) Rasio pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), dividen saham, saham -
c) Jumlah saham beredar sebelum dan sesudah aksi korporasi; dan -
d) Jumlah efek konversi yang dilaksanakan (jika ada); dan -
e) Harga saham sebelum dan sesudah aksi korporasi; -
3) Dalam hal terjadi penghentian sementara perdagangan saham (suspension), dan/atau penghapusan 17
pencatatan saham (delisting) dalam tahun buku, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan alasan
penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
(delisting) tersebut; dan
4) Dalam hal penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan -
saham (delisting) sebagaimana dimaksud pada angka 3) masih berlangsung hingga akhir periode Laporan
Tahunan, Emiten atau Perusahaan Publik menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk menyelesaikan
penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham
(delisting) tersebut;
c. Laporan Direksi 44
Laporan Direksi paling sedikit memuat:
1) Uraian singkat mengenai kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit meliputi: 46
a) Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik; 47
b) Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan Publik ; 47-48
c) Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik; 47-48
d) Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang ditargetkan; dan 48
e) Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; 46
2) Gambaran tentang prospek usaha; 49-50
3) Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; dan 50
4) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya (jika ada); 53;94
d. Laporan Dewan Komisaris 36
Laporan Dewan Komisaris paling sedikit memuat:
1) Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan Emiten atau Perusahaan Publik; 38
2) Pengawasan terhadap implementasi strategi Emiten atau Perusahaan Publik; 38-39
3) Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan Publik yang disusun oleh Direksi; 39
4) Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik; 39-41
5) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya (jika ada); dan 41;94
e. Profil Emiten atau Perusahaan Publik 66
Profil Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat:
1) Nama Emiten atau Perusahaan Publik termasuk apabila terdapat perubahan nama, alasan perubahan, dan 66; 67
tanggal efektif perubahan nama pada tahun buku;
2) Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk kantor cabang atau kantor perwakilan yang 66
memungkinkan masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten atau Perusahaan Publik,
meliputi:
a) Alamat; 66
b) Nomor telepon; 66
c) Nomor faksimile; 66
d) Alamat surat elektronik; dan 66
e) Alamat Situs Web; 66
3) Riwayat singkat Emiten atau Perusahaan Publik; 67
4) Visi dan misi Emiten atau Perusahaan Publik; 74-75
5) Kegiatan usaha menurut anggaran dasar terakhir, kegiatan usaha yang dijalankan pada tahun buku, serta 72-73
jenis barang dan/atau jasa yang dihasilkan;
702 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 705
Keterangan Hal
6) Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; 106-108
7) Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan 76-79
struktur 1 (satu) tingkat di bawah Direksi, disertai dengan nama dan jabatan;
8) Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala nasional maupun internasional yang berkaitan 109
dengan penerapan keuangan berkelanjutan
9) Profil Direksi, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab; 86-93
b) Foto terbaru; 86-93
c) Usia; 86-93
d) Kewarganegaraan; 86-93
e) Riwayat pendidikan; 86-93
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Direksi pada Emiten atau Perusahaan Publik yang 86-93
bersangkutan;
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/atau anggota komite 86-93
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 86-93
Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota Dewan Komisaris, pemegang saham utama, 86-93
dan pengendali baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama
pihak yang terafiliasi;
h) Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan 94
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
10) Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 80-85
a) Nama; 80-85
b) Foto terbaru; 80-85
c) Usia; 80-85
d) Kewarganegaraan; 80-85
e) Riwayat pendidikan; 80-85
f) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota Dewan Komisaris yang bukan merupakan Komisaris 80-85
Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(2) Dasar hukum penunjukan pertama kali sebagai anggota Dewan Komisaris yang merupakan 80-85
Komisaris Independen pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan;
(3) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 80-85
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(4) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 80-85
Publik;
g) Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya, pemegang saham utama, dan pengendali 80-85
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu, meliputi nama pihak yang
terafilias
h) Pernyataan independensi Komisaris Independen dalam hal Komisaris Independen telah menjabat lebih 297; 303
dari 2 (dua) periode (jika ada);
i) Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan perubahannya. Dalam hal tidak terdapat 94
perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
11) Dalam hal terdapat perubahan susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang terjadi 94
setelah tahun buku berakhir sampai dengan batas waktu penyampaian Laporan Tahunan, susunan yang
dicantumkan dalam Laporan Tahunan adalah susunan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
yang terakhir dan sebelumnya;
12) Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan 98-99
(tetap/kontrak) dalam tahun buku;
13) Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan pada akhir tahun buku, yang terdiri dari: 100
a) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik; 103
b) Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki saham Emiten atau Perusahaan Publik;
dan
c) Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok pemegang saham yang masing-masing 103
memiliki kurang dari 5% (lima persen) saham emiten atau perusahaan publik;
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 703
Page 706
Keterangan Hal
14) Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan 104
anggota Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk informasi mengenai pemegang saham
yang terdaftar dalam daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak langsung anggota
Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
15) Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi: 104
a) Kepemilikan institusi lokal; 104
b) Kepemilikan institusi asing; 104
c) Kepemilikan individu lokal; dan 104
d) Kepemilikan individu asing; 104
16) Informasi mengenai pemegang saham utama dan pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik 100-102
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu, yang disajikan dalam bentuk skema atau
bagan;
17) Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura bersama di mana Emiten atau Perusahaan 105-
Publik memiliki pengendalian bersama entitas, beserta persentase kepemilikan saham, bidang usaha, total
aset, dan status operasi Emiten atau Perusahaan Publik tersebut (jika ada);
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat entitas anak tersebut;
18) Kronologi pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal, dan harga penawaran dari awal pencatatan 109
hingga akhir tahun buku serta nama Bursa Efek di mana saham Emiten atau Perusahaan Publik dicatatkan
(jika ada);
19) Informasi pencatatan efek lainnya selain efek sebagaimana dimaksud pada angka 18), yang belum jatuh 18-21; 110
tempo pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun penerbitan, tingkat suku bunga/imbal
hasil, tanggal jatuh tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada);
20) Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/ 110
aliansinya meliputi:
a) Nama dan alamat; 110
b) Periode penugasan; 110
c) Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; 110
d) Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-masing penugasan yang diberikan selama tahun 110
buku; dan
e) Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/aliansinya, yang ditunjuk tidak memberikan jasa non 110
audit, maka diungkapkan mengenai informasi tersebut; dan
21) Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP; 111
f. Analisis dan Pembahasan Manajemen 116
Analisis dan pembahasan manajemen memuat analisis dan pembahasan mengenai laporan keuangan dan
informasi penting lainnya dengan penekanan pada perubahan material yang terjadi dalam tahun buku, yaitu
paling sedikit memuat:
1) Tinjauan operasi per segmen operasi sesuai dengan jenis industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling 120-135
sedikit mengenai:
a) Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan perkembangannya; 120-135
b) Pendapatan/penjualan; dan 120-135
c) Profitabilitas; 136
2) Kinerja keuangan komprehensif yang mencakup perbandingan kinerja keuangan dalam 2 (dua) tahun buku 138
terakhir, penjelasan tentang penyebab adanya perubahan dan dampak perubahan tersebut, paling sedikit
mengenai:
a) Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset; 139-141
b) Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang, dan total liabilitas; 141-142
c) Ekuitas; 142
d) Pendapatan/penjualan, beban, laba (rugi), penghasilan komprehensif lain, dan total laba (rugi) 143
komprehensif; dan
e) Arus kas 143-144
3) Kemampuan membayar utang dengan menyajikan perhitungan rasio yang relevan; 144
4) Tingkat Kolektibilitas Piutang Emiten Atau Perusahaan Publik Dengan Menyajikan Perhitungan Rasio Yang 144
Relevan;
5) Struktur Modal (Capital Structure) Dan Kebijakan Manajemen Atas Struktur Modal (Capital Structure) 145-146
Tersebut Disertai Dasar Penentuan Kebijakan Dimaksud;
6) Bahasan Mengenai Ikatan yang Material Untuk Investasi Barang Modal Dengan Penjelasan Paling Sedikit 146
Meliputi:
a) Tujuan Dari Ikatan Tersebut; -
704 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 707
Keterangan Hal
b) Sumber Dana Yang Diharapkan Untuk Memenuhi Ikatan Tersebut; -
c) Mata Uang Yang Menjadi Denominasi; Dan -
d) Langkah Yang Direncanakan Emiten Atau Perusahaan Publik Untuk Melindungi Risiko Dari Posisi Mata -
Uang Asing Yang Terkait;
7) Bahasan mengenai investasi barang modal yang direalisasikan dalam tahun buku terakhir, paling sedikit 146
meliputi:
a) Jenis Investasi Barang Modal; 146
b) Tujuan Investasi Barang Modal; Dan 146
c) Nilai Investasi Barang Modal Yang Dikeluarkan; 146
8) informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan (jika ada); 146
9) Prospek Usaha Dari Emiten Atau Perusahaan Publik Dikaitkan Dengan Kondisi Industri, Ekonomi Secara 147
Umum Dan Pasar Internasional Disertai Data Pendukung Kuantitatif Dari Sumber Data Yang Layak
Dipercaya;
10) Perbandingan Antara Target/Proyeksi Pada Awal Tahun Buku Dengan Hasil Yang Dicapai (Realisasi), 147
Mengenai:
a) Pendapatan/penjualan; 147
b) Laba (rugi); 147
c) Struktur modal (capital structure); 147
d) Kebijakan dividen; atau 147
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 147
11) Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, 147
mengenai:
a) Pendapatan/penjualan; 147
b) Laba (rugi); 147
c) Struktur modal (capital structure); 147
d) Kebijakan dividen; atau 147
e) Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau Perusahaan Publik; 147
12) Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai 154-157
strategi pemasaran dan pangsa pasar;
13) Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir (jika ada), paling sedikit: 147
a) Kebijakan dividen; 147-148
b) Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi dividen non kas; 148
c) Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); dan 148
d) Jumlah dividen per tahun yang dibayar; 148
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka 148
diungkapkan mengenai hal tersebut.
14) Realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum, dengan ketentuan: 148-149
a) Dalam hal selama tahun buku, Emiten memiliki kewajiban menyampaikan laporan realisasi penggunaan 148-149
dana, maka diungkapkan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum secara kumulatif sampai
dengan akhir tahun buku; dan
b) Dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas -
Jasa Keuangan tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, maka Emiten
menjelaskan perubahan tersebut;
15) Informasi material (jika ada), antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan 149
usaha, akuisisi, restrukturisasi utang/modal, transaksi Afiliasi, dan transaksi yang mengandung benturan
kepentingan, yang terjadi pada tahun buku, antara lain memuat:
a) Tanggal, nilai, dan objek transaksi; 149
b) Nama pihak yang melakukan transaksi; 150
c) Sifat hubungan Afiliasi (jika ada); 150
d) Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; dan 151
e) Pemenuhan ketentuan terkait; 151
f) dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam 151
huruf a) sampai dengan huruf e), Emiten atau Perusahaan Publik juga mengungkapkan informasi:
(1) Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui prosedur yang memadai untuk memastikan 151
bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum antara
laindilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length principle); dan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 705
Page 708
Keterangan Hal
(2) Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan prosedur yang memadai untuk 151
memastikan bahwa transaksi afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum
antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arms- length principle);
g) Dalam hal transaksi afiliasi atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam laporan keuangan 151
tahunan, ditambahkan informasi mengenai rujukan pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut.
h) Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang merupakan hasil -
pelaksanaan transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS yang menyetujui
transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan tersebut;
i) Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan, maka diungkapkan -
mengenai hal tersebut;
16) Perubahan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap Emiten atau 152
Perusahaan Publik dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); dan
17) Perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan (jika ada); 153
g. Tata Kelola Emiten atau Perusahaan Publik 270
Tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik paling sedikit memuat uraian singkat mengenai:
1) RUPS, paling sedikit memuat: 286
a) Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi: 286-388
(1) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang direalisasikan pada 288-298
tahun buku; dan
(2) Keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum tahun buku yang belum direalisasikan 292-295
beserta alasan belum direalisasikan;
b) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan pihak independen dalam pelaksanaan 287
RUPS untuk melakukan perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
2) Direksi, mencakup antara lain: 306
a) Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
b) Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam (charter) Direksi; 307
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Direksi, termasuk rapat bersama Dewan Komisaris, 315-316
dan tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk tingkat kehadiran dalam RUPS;
d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi: 312
(1) Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi, termasuk program orientasi 312;308
bagi anggota Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Direksi dalam tahun buku (jika 313-314
ada);
e) Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku 314
paling sedikit memuat:
(1) Prosedur penilaian kinerja; dan 314
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam 314
rapat; dan
f) Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki komite yang mendukung pelaksanaan tugas -
Direksi, maka diungkapkan mengenai hal tersebut.
3) Dewan Komisaris, mencakup antara lain: 297
a) Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; 299-302
b) Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau piagam (charter) Dewan Komisaris; 298
c) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Dewan Komisaris, termasuk rapat bersama Direksi, 315-316
dan tingkat kehadiran anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk tingkat kehadiran dalam
RUPS;;
d) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris: 304
(1) Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan Komisaris, termasuk program 304;298
orientasi bagi anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
(2) Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti anggota Dewan Komisaris dalam tahun 304-305
buku (jika ada);
e) Penilaian terhadap kinerja anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris dan pelaksanaannya, paling 325
sedikit memuat:
(1) Prosedur pelaksanaan penilaian kinerja; 325
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam 325
rapat; dan
(3) Pihak yang melakukan penilaian; 325
706 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 709
Keterangan Hal
f) Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang mendukung pelaksanaan tugas Dewan 302
Komisaris pada tahun buku meliputi:
(1) Prosedur penilaian kinerja; dan 302
(2) Kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam 302-303
rapat;
4) Nominasi dan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, paling sedikit memuat: 324
a) Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi 324-325
dan/ atau anggota Dewan Komisaris; dan
b) Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, antara lain: 326
(1) Prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris; 326
(2) Struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti, gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; 326
dan
(3) Besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris; 327-328
5) Dewan Pengawas Syariah, bagi Emiten atau Perusahaan Publik yang menjalankan kegiatan usaha -
berdasarkan prinsip syariah sebagaimana tertuang dalam anggaran dasar, paling sedikit memuat:
a) Nama; -
b) Dasar hukum pengangkatan dewan pengawas syariah; -
c) Periode penugasan dewan pengawas syariah; -
d) Tugas dan tanggung jawab Dewan Pengawas Syariah; dan -
e) Frekuensi dan cara pemberian nasihat dan saran serta pengawasan pemenuhan Prinsip Syariah di Pasar -
Modal terhadap Emiten atau Perusahaan Publik;
6) Komite Audit, mencakup antara lain: 329
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 330-332
b) Usia; 330-332
c) Kewarganegaraan; 330-332
d) Riwayat pendidikan; 330-332
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 330-332
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 330-332
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 330-332
Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota Komite Audit; 330
g) Pernyataan independensi Komite Audit; 330
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 334
i) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat Komite Audit dan tingkat kehadiran anggota Komite 333
Audit dalam rapat tersebut;
j) Pelaksanaan kegiatan Komite Audit pada tahun buku sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman 333-334
atau piagam (charter) Komite Audit;
7) Komite atau fungsi nominasi dan remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: 335
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 336-337
b) Usia; 336-337
c) Kewarganegaraan; 336-337
d) Riwayat pendidikan; 336-337
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi: 336-337
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 336-337
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 336-337
serta jabatan lainnya (jika ada); dan
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 336-337
Publik;
f) Periode dan masa jabatan anggota komite; 336
g) independensi komite; 336
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 338-339
i) Uraian tugas dan tanggung jawab; 335-336
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 707
Page 710
Keterangan Hal
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; 335
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam 338
rapat tersebut;
l) Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan 338
m) Dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi, Emiten atau Perusahaan Publik cukup -
mengungkapkan informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf i) sampai dengan huruf l) dan
mengungkapkan:
(1) Alasan tidak dibentuknya komite; dan -
(2) Pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi; -
8) Komite lain yang dimiliki Emiten atau Perusahaan Publik dalam rangka mendukung fungsi dan tugas Direksi 339;345-378
(jika ada) dan/atau komite yang mendukung fungsi dan tugas Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
a) Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; 340-343;
345-378
b) Usia; 340-343;
345-378
c) Kewarganegaraan; 340-343;
345-378
d) Riwayat pendidikan; 340-343;
345-378
e) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; 340-343;
345-378
(2) Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan/atau anggota komite 340-343;
serta jabatan lainnya (jika ada); dan 345-378
(3) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 340-343;
Publik; 345-378
f) Periode dan masa jabatan anggota komite; 340;345-378
g) Pernyataan independensi komite; 339-340;
345-378
h) Pendidikan dan/atau pelatihan yang telah diikuti dalam tahun buku (jika ada); dan 344-345;
345-378
i) Uraian tugas dan tanggung jawab; 339;345-378
j) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) komite; 339;345-378
k) Kebijakan dan pelaksanaan tentang frekuensi rapat komite dan tingkat kehadiran anggota komite dalam 343-344;
rapat tersebut; 345-378
l) Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan 344;345-378
9) Sekretaris Perusahaan, mencakup antara lain: 379
a) Nama; 379
b) Domisili; 379
c) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Sekretaris Perusahaan; dan 379
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 379
Publik;
d) Riwayat pendidikan; 379
e) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; dan 383
f) Uraian singkat pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan pada tahun buku; 380-383
10) Unit Audit Internal, mencakup antara lain: 398
a) Nama kepala Unit Audit Internal; 398-399
b) Riwayat jabatan, meliputi informasi:
(1) Dasar hukum penunjukan sebagai Kepala Audit Internal; dan 398-399
(2) Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan 398-399
Publik;
c) Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal (jika ada); 401
d) Pendidikan dan/atau pelatihan yang diikuti dalam tahun buku; 402
e) Struktur dan kedudukan Unit Audit Internal; 399
708 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 711
Keterangan Hal
f) Uraian tugas dan tanggung jawab; 400
g) Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam (charter) Unit Audit Internal; dan 400
h) Uraian singkat pelaksanaan tugas Unit Audit Internal pada tahun buku termasuk kebijakan da 401
pelaksanaan frekuensi rapat dengan Direksi, Dewan Komisaris, dan/atau Komite Audit.
11) Uraian mengenai sistem pengendalian internal (internal control) yang diterapkan oleh Emiten atau 403
Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai:
a) Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan 403
lainnya; dan
b) Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal; 333;403
c) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan sistem pengendalian internal; 403
12) Sistem manajemen risiko yang diterapkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai: 160
a) Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; 161-167
b) Jenis risiko dan cara pengelolaannya; dan 168-250
c) Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau Perusahaan Publik; 168
d) Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite audit atas kecukupan sistem manajemen 169
risiko;
13) Perkara hukum yang berdampak material yang dihadapi oleh Emiten atau Perusahaan Publik, entitas anak, 405
anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris (jika ada), antara lain meliputi:
a) Pokok perkara/gugatan; 405
b) Status penyelesaian perkara/gugatan; dan 405
c) Pengaruhnya terhadap kondisi Emiten atau Perusahaan Publik; 405
14) Informasi tentang sanksi administratif yang dikenakan kepada Emiten atau Perusahaan Publik, anggota 405
Dewan Komisaris dan Direksi, oleh otoritas Pasar Modal dan otoritas lainnya pada tahun buku (jika ada);
15) Informasi mengenai kode etik Emiten atau Perusahaan Publik meliputi: 406
a) Pokok-pokok kode etik; 406
b) Bentuk sosialisasi kode etik dan upaya penegakannya; dan 407
c) Pernyataan bahwa kode etik berlaku bagi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan karyawan 407
Emiten atau Perusahaan Publik;
16) Uraian singkat mengenai kebijakan pemberian kompensasi jangka panjang berbasis kinerja kepada 148
manajemen dan/atau karyawan yang dimiliki oleh Emiten atau Perusahaan Publik (jika ada), antara lain
berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management stock ownership program/MSOP)
dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock ownership program/ESOP);
Dalam hal pemberian kompensasi berupa program kepemilikan saham oleh manajemen (management
stock ownership program/MSOP) dan/atau program kepemilikan saham oleh karyawan (employee stock
ownership program/ESOP), informasi yang diungkapkan paling sedikit memuat:
a) Jumlah saham dan/atau opsi; 148
b) Jangka waktu pelaksanaan; 148
c) Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang berhak; dan 148
d) Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan; 148
17) Uraian singkat mengenai kebijakan pengungkapan informasi mengenai: 322
a) Kepemilikan saham anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja 322-323
setelah terjadinya kepemilikan atau setiap perubahan kepemilikan atas saham Perusahaan Terbuka; dan
b) Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud; 322-323
18) Uraian mengenai sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system) di Emiten atau Perusahaan Publik 409
(jika ada), antara lain meliputi:
a) Cara penyampaian laporan pelanggaran; 409
b) Perlindungan bagi pelapor; 409
c) Penanganan pengaduan; 409
d) Pihak yang mengelola pengaduan; dan 409
e) Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit meliputi:
(1) Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses dalam tahun buku; dan 409
(2) Tindak lanjut pengaduan; 409
19) Uraian mengenai kebijakan anti korupsi Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat: 410
a) Program dan prosedur yang dilakukan dalam mengatasi praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, 410
suap dan/atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 709
Page 712
Keterangan Hal
b) Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten atau Perusahaan Publik; 410
20) Penerapan atas Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka bagi Emiten yang menerbitkan Efek Bersifat 283
Ekuitas atau Perusahaan Publik, meliputi:
a) Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan; dan/atau 283-285
b) penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan, disertai alasan dan alternatif pelaksanaannya 283-285
(jika ada);
h. Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik 415
1) Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan 415-423; buku
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan terpisah
Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
a) Penjelasan strategi keberlanjutan; -
b) Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup); -
c) Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik; -
d) Penjelasan Direksi; -
e) Tata kelola keberlanjutan; -
f) Kinerja keberlanjutan; -
g) Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada; -
h) Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan -
i) Anggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan balik laporan tahun sebelumnya; -
2) Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka 1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis -
Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan Perusahaan Publik
sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan ini;
3) Informasi Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) pada angka 1) dapat: -
a) Diungkapkan pada bagian lain yang relevan di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan, seperti -
penjelasan Direksi terkait Laporan Keberlanjutan diungkapkan dalam bagian terkait Laporan Direksi; dan/
atau
b) Merujuk pada bagian lain di luar bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan tetap mengacu -
pada Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan
dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini, seperti profil Emiten atau Perusahaan Publik;
4) Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana dimaksud pada angka 1) merupakan bagian -
yang tidak terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan secara terpisah dengan Laporan
Tahunan;
5) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, informasi yang -
diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
a) Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada angka 1); dan -
b) Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten -
dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
6) Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah dengan Laporan Tahunan, maka dalam bagian -
tanggung jawab sosial dan lingkungan memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung jawab social
dan lingkungan telah diungkapkan dalam Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari Laporan
Tahunan; dan
7) Penyampaian Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) yang disajikan secara terpisah dengan Laporan -
Tahunan harus disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan Tahunan.
i. Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit 433
Laporan keuangan tahunan yang dimuat dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan Standar Akuntansi 433
Keuangan di Indonesia dan telah diaudit oleh Akuntan. Laporan keuangan dimaksud memuat pernyataan
mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan di sector Pasar Modal yang mengatur mengenai tanggung jawab Direksi atas laporan keuangan atau
peraturan perundangundangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai laporan berkala Perusahaan
Efek dalam hal Emiten merupakan Perusahaan Efek; dan
j. Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas Laporan 62
Tahunan
Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang tanggung jawab atas Laporan 62-63
Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan
bagian tidak terpisahkan dari Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
710 LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK
Page 713
LAPORAN TAHUNAN 2025 PT BANK SMBC INDONESIA TBK 711
Page 714
Laporan Tahunan 2025 Integrating Strength Empowering Growth PT Bank SMBC Indonesia Tbk Menara SMBC CBD Mega Kuningan Jl. Dr Ide Anak Agung Gde Agung Kav 5.5 - 5.6 Jakarta 12950 Phone : +62 21 300 26 200 smbci.com
Names mentioned 192 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.8 ×10
unresolved
org
Konglomerasi Keuangan Sumitomo Mitsui Banking Corporation
p.9
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura
p.9 ×2
unresolved
org
PT BTPN Syariah Tbk
p.9
unresolved
org
Syariah Tbk
p.9
unresolved
org
Bank SMBC Indonesia Tahap III Tahun
p.19 ×2
unresolved
org
PT Sucorinvest Asset
p.24
unresolved
org
Kementerian Investasi
p.24
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.24 ×2
unresolved
org
Kementerian Usaha Mikro
p.26
unresolved
org
PT PLN (Persero)
p.27
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.28 ×3
unresolved
org
Yayasan Tanah Air Semesta
p.29
unresolved
person
Infobank
· Direktur
p.30
unresolved
org
Milik Negara
p.31 ×4
unresolved
org
Milik Daerah
p.31 ×2
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.32 ×3
unresolved
org
Bank Versi
p.32
unresolved
org
Bank Devisa
p.32
unresolved
org
Bank Swasta Nasional Devisa
p.32
unresolved
org
Bank Go Public Predikat
p.32
unresolved
org
Swasta
p.32
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan
p.32
unresolved
org
PT Rintis Sejahtera
p.32
unresolved
org
Bank Beraset
p.32
unresolved
org
Direktorat Jenderal ASABRI
p.34
unresolved
org
SGS United Kingdom Ltd
p.34
unresolved
org
Pusat Statistik
p.39 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.40 ×20
unresolved
org
PT Oto
p.49
unresolved
org
PT Summit Oto
p.49
unresolved
org
Departemen Sustainability Business Strategy
p.53
unresolved
org
Bank Pegawai Pensiunan Militer
p.68 ×3
unresolved
org
Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk
p.68 ×9
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.68
unresolved
person
CBD Mega Kuningan
· Notaris
p.68
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
· Notaris
p.68 ×2
unresolved
org
Bank Tabungan
p.69 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia
p.69 ×5
unresolved
org
Pensiunan Nasional Tbk
p.69 ×2
unresolved
org
PT Bank Sahabat Purba Danarta
p.69
unresolved
person
Ashoya Ratam
p.69 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.69
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.69
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Mitsui
p.69
unresolved
org
Banking Corporation
p.70
unresolved
org
PT Bank Sahabat
p.71 ×2
unresolved
org
PT Kepland Investama
p.71 ×2
unresolved
person
Ir. Nathan Tjoeng
p.78
unresolved
person
DI BAWAH
· KOMISARIS
p.80
unresolved
—
Yuki Terayama Liabilit
· Anggota
p.80 ×21
unresolved
org
Corporation.
· Komisaris Utama
p.82
unresolved
org
Bank Singapore Branch
p.82
unresolved
org
Bank Asia HQ
p.82
unresolved
org
ABN AMRO Bank N.V.
p.82
unresolved
org
Sanwa Bank Ltd
p.82
unresolved
org
ABN Bank N.V.
p.82
unresolved
org
Sumitomo Bank Ltd
p.83 ×2
unresolved
org
PT Bank Central Asia Pengalaman
p.84
unresolved
org
PT Artajasa Pembayaran
p.85
unresolved
org
PT Dompet Anak Bangsa
p.87
unresolved
org
Danamon Indonesia Tbk
p.88
unresolved
org
Bank United Financial
p.88
unresolved
org
PT Bogor Multifinance
p.88
unresolved
org
Bank Susila Bakti
p.88
unresolved
org
PT Prudential Life Assurance
p.90
unresolved
org
PT Asuransi Adira Warga Negara
p.90
unresolved
org
Dinamika Tbk
p.90
unresolved
org
Firma Hukum Herdini & Partners
p.91
unresolved
org
Bank PDFCI Tbk
p.91 ×2
unresolved
org
PT Bank Sumitomo Niaga
p.91
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pengalaman
p.94
unresolved
org
Bank Barclays
p.94
unresolved
org
PT Summit Oto Finance Hanna Tantani Rangkap
p.95
unresolved
org
PT Bank HSBC Indonesia Pengalaman
p.95
unresolved
person
Heru Rustanto
p.98
unresolved
person
Hari Suci Yuliastuti
p.98
unresolved
org
PT Bank Central
p.102
unresolved
org
Asia Tbk
p.102
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura Posisi
p.102
unresolved
org
Sakura Bank Limited
p.104
unresolved
org
PT SMFL Leasing Indonesia
p.104
unresolved
org
PT Ina Sekuritas Indonesia
p.104
unresolved
org
PT Nikko Sekuritas Indonesia
p.104
unresolved
org
UBS AG London Branch Equities House -214
p.105
unresolved
org
Barclays Capital Securities Limited SBL
p.105
unresolved
org
Barclays Capital Securities Limited
p.105
unresolved
org
Citigroup Global Market LTD S/A CGML PRO
p.105
unresolved
org
Citigroup Global Market LTD
p.105
unresolved
—
Christian Santoso
p.105
unresolved
—
Henry Gunawan Cahyono Putro
p.105
unresolved
org
Caceis Bank, Ireland Branch / NICHEJUNGL
p.105
unresolved
org
Cayuga Pacific Group Limited
p.105
unresolved
—
Engelbert Winoto
p.105
unresolved
—
Kamajaya
p.105
unresolved
—
Linda Sulistyaningsih, BCS
p.105
unresolved
—
Liong Juen Fat
p.105
unresolved
—
Djoko Susanto
p.105
unresolved
org
PT Timur Nusa Niagajaya
p.105
unresolved
—
Yansen Lokanata
p.105
unresolved
org
PT BTPN Syariah Ventura Kepemilikan
p.107
unresolved
org
Terbatas
p.107 ×2
unresolved
org
PT Summit Oto Finance Kepemilikan
p.107
unresolved
person
KH.Z.
p.108
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.108
unresolved
person
KH. Tb. A. Khatib
p.108
unresolved
person
Prof. M Yamin
p.110 ×3
unresolved
person
K.H. Zainul Arifin
p.110
unresolved
person
Dr. Samratulangi
p.110 ×2
unresolved
org
Siddharta Widjaja & Rekan
p.112
unresolved
org
Siddharta Widjaja
p.112
unresolved
org
KPMG International Limited
p.112
unresolved
org
WALI AMANAT Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan
p.113
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja
p.113
unresolved
org
Bank Mega Jakarta Mori Tower
p.113
unresolved
org
PT Datindo Entrycom
p.113
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia DBS Bank Tower
p.113
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia
p.113
unresolved
org
Bank Sistemik.
p.147
unresolved
org
Bank Indonesia Pertumbuhan Simpanan
p.149
unresolved
org
Bank SMBC Indonesia Tahap II
p.151
unresolved
org
Bank SMBC Indonesia Tahap III
p.151
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.