Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 23
Page 1
Go To English Page
Nomor Surat 656/CSD/DIR/IV/2026
Nama Perusahaan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kode Emiten BBTN
Lampiran 7
Perihal Penyampaian Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG
Perseroan Menyampaikan Laporan Tahunan & Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 dengan periode tahun buku dari
01 Januari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris
Apakah Perseroan akan/telah melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan? (Ya)
Perseroan melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 01 April 2026
Informasi sebagaimana dimaksud di atas telah dimuat pada Situs Web Perseroan di alamat link www.btn.co.id pada
tanggal 31 Maret 2026
Apakah Perseroan tercatat di Bursa lain? (Tidak)
A. Kinerja Lingkungan (Environmental Performance)
Perseroan menyampaikan Keberlanjutan dan ESG Tahunan :
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Laporan Emisi GRK Konsolidasi? Ya
Batasan Organisasi Operasional/Finansial
Adakah anak perusahaan yang tidak diikutsertakan dalam
Tidak
laporan ini?
Name Total Emisi (tCO2e)
Kategori 1: Emisi GRK langsung dan pembuangan
Emisi langsung dari pembakaran stasioner 271
Emisi langsung dari pembakaran bergerak 7.692
Emisi langsung dari proses pengolahan 0
Emisi fugitive langsung 5.028
Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung (Scope 1) 12.992
Page 2
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi Listrik yang
40.292
diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang
0
diimpor/dibeli (diluar listrik)
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2) 40.292
Kategori 3: Emisi GRK tidak langsung dari transportasi
Transportasi dan distribusi hulu 0
Perjalanan dinas 711
Transportasi dari klien dan pengunjung 0
Transportasi dan distribusi hilir 0
Perjalanan Karyawan 0
Kategori 4: Emisi GRK tidak langsung dari produk yang digunakan oleh perusahaan
Kegiatan yang berhubungan dengan energi yang tidak
termasuk dalam emisi langsung dan emisi energi tidak 0
langsung
Pembelian Barang dan Jasa 4.922
Capital equipment/goods 0
Limbah yang dihasilkan dalam kegiatan operasional 0
Aset Sewaan hulu 0
Kategori 5: Emisi GRK tidak langsung yang terkait dengan penggunaan produk dari perusahaan
Investasi 3.734.612
Penggunaan produk yang dijual 0
Perawatan akhir masa pakai produk yang dijual 0
Waralaba hilir 0
Aset Sewaan Hilir 0
Pengolahan produk yang dijual 0
Page 3
Kategori 6: Emisi GRK tidak langsung dari sumber lainnya
Emisi atau pembuangan tidak langsung lainnya 0
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3) 3.740.245
Total Emisi GRK (Scope 1 and 2) 53.284
Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3) 3.793.529
Offsets/Credits 0
Pembelian Renewable Energy Certificate (REC) (kWh) 0
Total emisi dari Scope 1 dan 2 per unit
E-02 Intensitas Emisi GRK 0
pendapatan Perusahaan Tercatat
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
45.171.211
langsung (kWh or J)
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
E-03 Konsumsi Energi listrik 0
tidak langsung (kWh or J))
Total konsumsi energi (kWh or J) 45.171.211
E-04 Konsumsi Air Total konsumsi air (m3) 952.344
E-05 Limbah yang dihasilkan Total limbah yang dihasilkan (ton) 145,25
E-06 Komitmen Perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission
Apakah Perusahaan memiliki komitmen pencapaian target net zero? Ya
Tahun berapa Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero emission yang
2060
dipublikasi?
Mohon berikan deskripsi ringkas penjelasan dan tautan ke dokumentasi yang menjelaskan komitmen
pencapaian target Net zero emission Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan BBTN halaman 73-74)
Sejalan dengan komitmen tersebut, BTN tengah memperkuat pengelolaan emisi melalui penyusunan
targetnNet Zero Emission (NZE) yang lebih komprehensif serta pengembangan strategi dekarbonisasi yang
selaras dengan kerangka Science Based Target Initiatives (SBTi). Komitmen ini dituangan dalam jalur
dekarbonisasi yang terukur dan berjangka waktu (Net Zero Path), yang mencangkup horizon jangka pendek
hingga jangka panjang sebagai pedoman penurunan emisi secara bertahap dan konsisten menuju NZE
pada tahun 2050.
Jalur dekarbonasi tersebut menjadi kernagka acuan bagi implementasi berbagai inisiatif pengurangan emisi
dalam operasional Bank (Cakupan 1 dan 2), termasuk peningkatan efisiensi energi, optimalisasi digitalisasi
untuk mengurangi penggunaan kertas, serta penguatan efisiensi operasional. Inisiatif ini juga dilaksanakan
sejalan dengan Roadmap ESG BTN 2023-2029 serta mendukung kontribusi Bank terhadap pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). khususnya Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan
Iklim
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Initiatives/ESG-Initiatives
E-07 Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (Emission Reduction)
Apakah Perusahaan memiliki komitmen mengurangi emisi? Ya
Page 4
42 %
Target pengurangan emisi GRK
0 (tCO2e)
Tahun target untuk penurunan emisi GRK? 2030
Apakah perusahaan memiliki manajemen yang mengawasi pengendalian iklim?
Ya
Langkah-langkah yang sudah dilakukan dan penurunan emisi yang telah dicapai dibandingkan tahun
sebelumnya.
Penjelasan:
Laporan Keberlanjutan BBTN halaman 73-74)
Sejalan dengan komitmen tersebut, BTN tengah memperkuat pengelolaan emisi melalui penyusunan
targetnNet Zero Emission (NZE) yang lebih komprehensif serta pengembangan strategi dekarbonisasi yang
selaras dengan kerangka Science Based Target Initiatives (SBTi). Komitmen ini dituangan dalam jalur
dekarbonisasi yang terukur dan berjangka waktu (Net Zero Path), yang mencangkup horizon jangka pendek
hingga jangka panjang sebagai pedoman penurunan emisi secara bertahap dan konsisten menuju NZE
pada tahun 2050.
Jalur dekarbonasi tersebut menjadi kernagka acuan bagi implementasi berbagai inisiatif pengurangan emisi
dalam operasional Bank (Cakupan 1 dan 2), termasuk peningkatan efisiensi energi, optimalisasi digitalisasi
untuk mengurangi penggunaan kertas, serta penguatan efisiensi operasional. Inisiatif ini juga dilaksanakan
sejalan dengan Roadmap ESG BTN 2023-2029 serta mendukung kontribusi Bank terhadap pencapaian
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs). khususnya Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan
Iklim
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Initiatives/ESG-Initiatives
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Kesetaraan Gender
Laki-Laki Perempuan
Level Jabatan
Jumlah pegawai Persentasi pegawai Jumlah pegawai Persentasi pegawai
Entry-level 2.950 51.78 % 4.143 72.28 %
Mid-level 2.358 41.39 % 1.485 25.91 %
Senior-level 376 6.6 % 102 1.78 %
Executive-level 13 0.23 % 2 0.03 %
Total Pegawai 5.697 100 % 5.732 100 %
S-02 Jumlah level pegawai yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan berdasarkan kelompok umur
Level Jabatan
Rentang Usia Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Jumlah
(tahun) Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 440 1.070 145 185 0 0 0 0 1.840
Page 5
25-35 1.959 2.325 1.042 659 3 2 0 0 5.990
35-45 525 712 829 481 110 48 2 1 2.708
45-55 26 36 334 157 256 51 8 0 868
>55 0 0 8 3 7 1 3 1 23
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai
resign/Pemutusan Hubungan 224 Pegawai 1,96 %
Kerja
Jumlah Pegawai Baru/pengganti 802 Pegawai 7,02 %
S-04 Jumlah Pegawai Sementara
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai perusahaan
yang dipegang oleh kontraktor 8.092 Pegawai 41,48 %
dan/atau konsultan
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
Rata-rata jam pelatihan per
Jumlah pegawai yang ikut serta Persentase jumlah pegawai yang
pegawai dalam tahun
dalam program pelatihan ikut serta dalam pelatihan (%)
Pelaporan
69,9 jam/pegawai 34.411 100 %
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat
Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai
cedera serius dan fatal dari total pegawai (%)
0 0%
S-07 Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Jumlah pelanggaran hak asasi manusia dalam tahun
0
Pelaporan
Kebijakan Perusahaan terkait Pekerja
S-08 Perusahaan memiliki kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau
Ya
non-diskriminasi?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 96)
BTN berkomitmen membangun lingkungan kerja yang aman, saling menghormati, serta menghargai harkat
dan martabat setiap individu. Komitmen tersebut mencakup pencegahan segala bentuk diskriminasi,
pengucilan atau pembatasan, perundungan, pelecehan, serta berbagai bentuk kekerasan baik fisik maupun
Page 6
mental. Prinsip ini selaras dengan penerapan Respectful Workplace Policy (RWP) sebagaimana diatur
dalam Surat Edaran BUMN No. SE-3/MBU/04/2022 tentang Berperilaku Saling Menghargai di Tempat Kerja
di Lingkungan BUMN, serta diinternalisasikan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.3-C Tahun 2024 tentang
Regulasi dan Administrasi Kepegawaian, khususnya Bab III mengenai Hubungan Antar Pegawai.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Commitment/Management-Sustainability-Commitment/Respectful-
Workplace-DEI
S-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai hak asasi manusia? Ya
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 89)
Penerapan keberagaman, kesetaraan, dan inklusi menjadi fondasi pengelolaan sumber daya manusia di
BTN. Prinsip ini dijalankan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Ketenagakerjaan serta komitmen Bank dalam menjunjung hak asasi manusia. Seluruhnya diperkuat melalui
Kebijakan Umum Nomor KU.3 tentang Sumber Daya Manusia dan Perjanjian Kerja Bersama.
Pelaksanaannya mencakup seluruh siklus ketenagakerjaan, mulai dari rekrutmen, pengembangan
kompetensi, penataan karier, hingga pemberian remunerasi dan kesejahteraan. BTN memastikan setiap
pegawai memperoleh kesempatan yang adil tanpa diskriminasi berdasarkan gender, agama, suku, ras,
maupun latar belakang pribadi lainnya. Pendekatan ini membentuk lingkungan kerja yang inklusif, aman,
dan mendukung produktivitas pegawai.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Commitment/Management-Sustainability-Commitment/Respectful-
Workplace-DEI
S-10 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pekerja anak dan/atau
Ya
pekerja paksa?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 96)
BTN berkomitmen membangun lingkungan kerja yang aman, saling menghormati, serta menghargai harkat
dan martabat setiap individu. Komitmen tersebut mencakup pencegahan segala bentuk diskriminasi,
pengucilan atau pembatasan, perundungan, pelecehan, serta berbagai bentuk kekerasan baik fisik maupun
mental. Prinsip ini selaras dengan penerapan Respectful Workplace Policy (RWP) sebagaimana diatur
dalam Surat Edaran BUMN No. SE-3/MBU/04/2022 tentang Berperilaku Saling Menghargai di Tempat Kerja
di Lingkungan BUMN, serta diinternalisasikan melalui Kebijakan Khusus Nomor KK.3-C Tahun 2024 tentang
Regulasi dan Administrasi Kepegawaian, khususnya Bab III mengenai Hubungan Antar Pegawai.
Kebijakan tersebut menjadi dasar pelaksanaan manajemen ketenagakerjaan di seluruh unit kerja BTN untuk
memastikan terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, kondusif, dan produktif, sekaligus mendukung
keberlanjutan Bank dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Dalam penerapannya, kebijakan ini juga
mencakup upaya pencegahan praktik-praktik tidak etis, termasuk perdagangan manusia, kerja paksa, dan
eksploitasi pekerja anak.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Commitment/Management-Sustainability-Commitment/Respectful-
Workplace-DEI
S-11 Perusahaan memiliki kebijakan perusahaan mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja serta lingkungan kerja yang aman dan layak diberikan Ya
kepada seluruh karyawan?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 117)
Penerapan pelindungan ini dilakukan melalui Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(SMK3), yang berfungsi sebagai kerangka terintegrasi untuk mengelola risiko keselamatan dan kesehatan di
seluruh unit kerja. Kerangka tersebut mencakup kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, serta
evaluasi berkelanjutan, dan dituangkan dalam:
1. Kebijakan Khusus Nomor 9 AG mengenai Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja; serta
2. Petunjuk Teknis Nomor 9 AG.1 mengenai Pedoman Pelaksanaan SMK3.
Seluruh kebijakan mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan No. 48 Tahun 2016, yang mewajibkan
setiap perkantoran menerapkan sistem K3 secara terstruktur untuk mencegah kecelakaan maupun penyakit
akibat kerja.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Commitment/Management-Sustainability-Commitment/Respectful-
Workplace-DEI
Page 7
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Perusahaan memiliki aktivitas CSR, investasi atau sumbangan
Ya
terhadap komunitas atau organisasi nirlaba terdaftar?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 122-128)
Kontribusi sosial bagi BTN bukan sekadar pemenuhan kewajiban, melainkan bagian dari komitmen untuk
tumbuh dan memberikan nilai tambah bersama masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL), BTN menjalankan berbagai inisiatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat,
peningkatan kualitas hidup, serta dukungan terhadap pelestarian lingkungan di wilayah operasional.
Agar setiap program memberi manfaat yang terukur, pelaksanaannya mengacu pada standar ISO 26000
tentang Tanggung Jawab Sosial. Kerangka ini memastikan setiap kegiatan dirancang secara tepat sasaran,
menghasilkan dampak yang terukur, serta menciptakan nilai tambah bagi masyarakat, karyawan, serta
lingkungan. Melalui pendekatan tersebut, BTN terus memperkuat perannya dalam mendukung
pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Pada tahun pelaporan, realisasi dana TJSL mencapai Rp119,91 miliar.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Event/Event
https://www.btn.co.id/id/About/ESG/ESG-Commitment/Management-Sustainability-
Commitment/Implementation-of-Social-and-Environmental-Responsibility-Policy
C. Kinerja Tata Kelola (Governance Performance)
G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi (Board Diversity and Independence)
Tipe Manajemen
Jumlah Laki-laki Perempuan Pihak Independen
Perusahaan
Komisaris 0 5 1 3
Direksi 0 10 2 0
G-02 Total kehadiran direksi dan komisaris ke rapat dewan
Jumlah rapat dewan (di tahun Rata-rata persentase kehadiran
pelaporan) direksi/komisaris dalam rapat dewan
Jumlah kehadiran direksi ke rapat
183 85,23 %
dewan
Jumlah kehadiran komisaris ke
53 100 %
rapat dewan
Kebijakan mengenai manajemen lainnya
G-03 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pemisahan Chairman of
Ya
The Board dan CEO?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 192)
BTN menerapkan struktur tata kelola yang dibangun sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun
2007 tentang Perseroan Terbatas, yang menetapkan tiga organ utama, yaitu Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS), Dewan Komisaris, dan Direksi. Pembentukan organ-organ tersebut memastikan adanya
pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas, sekaligus mendukung mekanisme check and balance
yang dibutuhkan untuk menjalankan praktik tata kelola perusahaan yang baik, efektif, dan akuntabel.
Page 8
Dalam kerangka tersebut, Dewan Komisaris mengawasi pengelolaan Bank dan memberikan arahan
strategis kepada Direksi, termasuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan dan kebijakan serta
perlindungan kepentingan pemegang saham. Direksi bertanggung jawab atas pengurusan dan operasional
harian, perumusan serta pelaksanaan strategi, serta pelaporan kinerja kepada Dewan Komisaris. Secara
kolektif, Direksi memimpin pencapaian visi dan misi BTN sesuai amanat pemegang saham dan pemangku
kepentingan, sementara Dewan Komisaris memastikan penerapan prinsip GCG dan ESG secara konsisten
melalui fungsi pengawasan dan pengendalian Bank.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-04 Perusahaan memiliki kebijakan penilaian dewan direksi dan
Ya
komisaris
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 212-213)
Dalam rangka menjaga kualitas penerapan tata kelola, Bank secara berkala melakukan evaluasi kinerja
guna memastikan kesesuaiannya dengan praktik terbaik dan dinamika bisnis. Penilaian kinerja badan tata
kelola tertinggi atas penerapan GCG serta pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial dilakukan
melalui mekanisme penilaian diri (self-assessment). Proses ini dilaksanakan secara rutin setiap tahun pada
akhir Juni dan Desember tanpa melibatkan pihak ketiga, dengan penilaian yang mencakup kinerja Dewan
Komisaris, Direksi, serta unit kerja terkait berdasarkan faktor penilaian yang telah ditetapkan.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-05 Perusahaan memiliki kebijakan pelatihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 103-105)
Guna memperkuat peran pengawasan dan pemahaman atas isu keberlanjutan, Dewan Komisaris BTN
mengikuti berbagai pelatihan, lokakarya, konferensi, dan seminar terkait tata kelola dan ESG sepanjang
tahun pelaporan.
Selama periode pelaporan 2025, anggota Direksi BTN turut mengikuti berbagai program peningkatan
kompetensi yang mencakup pelatihan, lokakarya, konferensi, dan seminar dengan fokus pada tata kelola
serta aspek ESG.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-06 Kriteria khusus yang digunakan untuk pemilihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
(Laporan Keberlanjutan BBTN: hal. 208)
Proses nominasi anggota badan tata kelola tertinggi dilaksanakan dengan melibatkan pemegang saham
melalui mekanisme RUPS yang diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.6-F tentang Prosedur Tata
Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance). Proses seleksi dan nominasi dilakukan secara
transparan dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Komite Remunerasi dan Nominasi. Pengangkatan
dan pemberhentian anggota Dewan Komisaris dan Direksi dilaksanakan berdasarkan keputusan RUPS.
Pada proses penilaian calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi, Bank mengacu pada beberapa kriteria
yang mencakup integritas, kejujuran, profesionalisme, pengalaman kepemimpinan, loyalitas, serta
ketersediaan waktu untuk mendukung kemajuan Bank. Selain itu, aspek keberagaman, keahlian, dan
pengalaman di bidang ekonomi, lingkungan, dan sosial turut menjadi pertimbangan penting. Bank
memastikan bahwa calon yang diajukan tidak memiliki hubungan keuangan, keluarga, maupun bisnis
dengan anggota Dewan Komisaris, Direksi, dan Pemegang Saham Pengendali yang dapat memengaruhi
independensinya.
Berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris Nomor 18/KOM/BTN/2024, Bank
menetapkan kriteria dan persyaratan bagi calon anggota Dewan Komisaris yang mengacu pada Anggaran
Dasar Bank dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Calon anggota Dewan Komisaris
wajib memenuhi penilaian kemampuan dan kepatutan sesuai ketentuan OJK serta memperoleh persetujuan
dari OJK dengan sekurang-kurangnya satu anggota berdomisili di Indonesia. Selama menjabat, anggota
Dewan Komisaris harus memiliki integritas, kompetensi, dan reputasi yang baik.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-07 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kode etik dan/atau anti-
Ya
korupsi?
Page 9
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 248)
Untuk memastikan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan mencerminkan komitmen terhadap prinsip-prinsip
yang baik, BTN menetapkan standar etika dan perilaku yang selaras dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya
Bank. Penerapan standar ini diwujudkan melalui Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris Nomor 01/
SKPB/KOM/BTN/2024 dan Direksi Nomor SKPB-01/DIR/ BTN/2024 tentang Pedoman Etika Bisnis dan
Perilaku (Code of Conduct) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Pedoman ini memberikan panduan
yang jelas bagi seluruh anggota Bank untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang, serta
menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap aspek operasional.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-08 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai perlakuan adil terhadap
Ya
Pemegang Saham?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 256)
BTN menetapkan pengaturan khusus terkait transaksi orang dalam (insider trading) sebagai bagian dari
pengendalian benturan kepentingan. Ketentuan ini diatur dalam Kebijakan Khusus Nomor KK.9-EE tentang
Aktivitas Hubungan Investor, Pedoman Tata Tertib Kerja Direksi, serta Pedoman Tata Tertib Kerja Dewan
Komisaris. Melalui kebijakan tersebut, Orang dalam Bank dilarang melakukan pembelian atau penjualan
efek BTN maupun perusahaan lain yang memiliki transaksi dengan BTN. Yang dimaksud sebagai orang
dalam meliputi:
1. Komisaris, Direktur, atau pegawai Bank;
2. Pemegang saham utama Bank;
3. Orang perseorangan yang karena kedudukan atau profesinya atau karena hubungan usahanya dengan
Bank memungkinkan orang tersebut memperoleh informasi orang dalam; atau
4. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir tidak lagi menjadi pihak sebagaimana dimaksud pada
butir 1, 2, dan 3 di atas.
https://www.btn.co.id/About/Investor-Relation/Investor-Information/Investor-Relations-Policy-Guidelines
G-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kewajiban
Ya
direksi/komisaris untuk mencegah adanya konflik kepentingan?
(Laporan Keberlanjutan BBTN: halaman 254-255)
BTN menetapkan Kebijakan Khusus Nomor KK.6-H tentang Prosedur Penanganan Benturan Kepentingan
(Conflict of Interest) sebagai pedoman utama dalam mengelola potensi benturan kepentingan di seluruh
lingkungan Bank. Kebijakan ini berlaku bagi Direksi, pegawai, serta pihak terkait, dengan pengaturan yang
difokuskan pada area sumber daya manusia (SDM), proses pengadaan (procurement), dan kredit, guna
memastikan penerapan pengendalian yang konsisten dan selaras dengan prinsip GCG.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
Page 10
D. Lain-lain
Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan dengan Metrik ESG
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik
Keberlanjutan/Tahunan
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca 76-77
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 76
E-03 Konsumsi Energi Listrik 71
E-04 Konsumsi Air 79
Lingkungan
E-05 Limbah yang Dihasilkan 81
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai
E-06 73-74
Target Net Zero Emission
Komitmen Perusahaan untuk
E-07 73-75
mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
S-01 Kesetaraan Gender 94
Pegawai Berdasarkan Gender dan
S-02 92
Kelompok Umur
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai 99
S-04 Jumlah Pegawai Sementara 95
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 106
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja 118
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi
S-07 116
Manusia
Sosial Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau
S-08 96
Non-diskriminasi
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia 89
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau
S-10 96
Pekerja Paksa
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan
Keselamatan Kerja serta Lingkungan
S-11 117
Kerja yang Aman dan Layak diberikan
Kepada Seluruh Karyawan
S-12 Pencegahan Konflik Kepentingan 122-128
Page 11
Keberagaman Manajemen dan
G-01 89-90
Independensi
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke
G-02 194-195
Rapat Dewan
Kebijakan Pemisahan Chairman of the
G-03 192
Board dan CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan
G-04 212-213
Komisaris
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan
Tata-kelola G-05 103-105
Komisaris
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan 208
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi 248
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap
G-08 256
Pemegang Saham
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan 254-255
Standar Internasional yang Diacu dan Verifikasi Pihak Ketiga
Keselarasan dengan kerangka pelaporan keberlanjutan
X Ya Tidak
X GRI
X TCFD
CDP
X IFRS S1
X IFRS S2
X SASB
Others, please specify
Assurance dan validasi pihak ketiga
X Ya
Nama pihak ketiga Lingkup pekerjaan
CBC Global Indonesia Independence Assurance Statement
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 12
Ramon Armando
Corporate Secretary Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Gedung Menara BTN, Jl.Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130
Telepon : 021-6336789, Fax : -, www.btn.co.id
Nama Pengirim Ramon Armando
Jabatan Corporate Secretary Division Head
Tanggal dan Waktu 01-04-2026 18:15
Lampiran 1. SR BTN 2025_Eng_Final_Low.pdf
2. SR BTN 2025_Ind_Final_Low.pdf
3. 652.CSD.DIR.III.2026.pdf
4. AR 2025 BBTN IND Part 1.pdf
5. AR 2025 BBTN IND Part 2.pdf
6. AR 2025 BBTN ENG Part 1.pdf
7. AR 2025 BBTN ENG Part 2.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang tidak memerlukan tanda
tangan karena dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 13
Go To Indonesian Page
Letter / Announcement No. 656/CSD/DIR/IV/2026
Issuer Name PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Issuer Code BBTN
Attachment 7
Subject Submission of Annual And Sustainability Report
The Company hereby submit Annual And Sustainability Report Report 2025 for the period of 01 Januari 2025 to 31
Desember 2025 in Indonesia dan Inggris
Will the Company be/has summons for the Annual General Meeting of Shareholders? (Yes)
The Company made invitations to the Annual General Meeting of Shareholders on 01 April 2026
The information referred above has been published on the Company’s website www.btn.co.id at 31 Maret 2026
Is the Company listed on another Stock Exchange? (No)
A. Environmental Performance
The Company submits its Annual Sustainability and ESG Report:
E-01 Greenhouse Gas (GHG) Emission Report
Consolidated GHG Emission Report? Yes
Organizational Boundaries Operasional/Finansial
Any subsidiaries that are not included in the report? No
Name Total emission (tCO2e)
Category 1: Direct GHG emissions and removals
Direct emissions from stationary combustion 271
Direct emissions from mobile combustion 7.692
Direct emissions from processes 0
Direct fugitive emissions 5.028
Direct emissions from Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Direct Emissions (Scope 1) 12.992
Category 2: Indirect GHG emissions from imported energy
Page 14
Indirect emissions from imported/purchased electricity
40.292
consumption
Indirect emissions from imported/purchased network energy
0
consumption (excluding electricity)
Total Indirect Emissions (Scope 2) 40.292
Category 3: Indirect GHG emissions from transportation
Upstream transport and distribution 0
Business travels 711
Transportation of clients and visitors 0
Downstream transportation and distribution 0
Employee commuting 0
Category 4: Indirect GHG emissions from products used by Organization
Energy related activities not included in direct emissions and
0
energy indirect emissions
Purchased goods and services 4.922
Capital equipment/goods 0
Waste generated in operations 0
Upstream leased assets 0
Category 5: Indirect GHG Emissions associated with the use of products from the Organization
Investments 3.734.612
Use of sold products 0
End of life treatment of sold products 0
Downstream franchises 0
Downstream leased assets 0
Processing of sold products 0
Category 6: Indirect GHG emissions from other sources
Page 15
Other indirect emissions or removals 0
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 3.740.245
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 53.284
Total GHG Emissions (Scope 1, 2 and 3) 3.793.529
Offsets/Credits 0
REC Purchases (kWh) 0
Total scope 1 and 2 emissions produced per
E-02 GHG Emissions Intensity 0
revenue of listed compant (tCO2e/Rp)
Total amount of energy directly consumed
45.171.211
(kWh or J)
Total amount of energy indirectly consumed
E-03 Electricity Consumption 0
(kWh or J)
Total energy consumption (kWh or J) 45.171.211
E-04 Water Consumption Total water consumed (m3) 952.344
E-05 Waste Generation Total waste generated (ton) 145,25
E-06 Company commitment to Net Zero Emission Target
Does the Company have a net zero emission target commitment? Yes
What year is the Company’s net zero emission published target? 2060
Please provide a brief description and a link to documentation explaining the Company’s commitment in
achieving net zero emission target.
(BBTN Sustainability Report: page 73-74)
In line with this commitment, BTN is strengthening its emissions management by developing more
comprehensive Net Zero Emission (NZE) targets and advancing a decarbonization strategy aligned with the
Science Based Targets initiative (SBTi) framework. This commitment is reflected in a time-bound and
measurable decarbonization pathway (Net Zero Path), covering short- to long-term horizons as a guideline
for gradual and consistent emissions reduction toward achieving NZE by 2050.
The decarbonization pathway serves as a reference framework for implementing various emission reduction
initiatives in the Bank's operations (Scope 1 and 2), including improving energy efficiency, optimizing
digitalization to reduce paper consumption, and strengthening operational efficiency. These initiatives are
implemented in line with BTN's ESG Roadmap 2023-2029 and support the Bank's contribution to the
Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 13 on Climate Action.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Initiatives/ESG-Initiatives
E-07 Company Commitment to GHG Emission Reduction Target
Does the Company commit to reducing GHG emission? Ya
42 %
What is the Company’s GHG emission reduction target?
0 (tCO2e)
Targeted year in achieving GHG reduction target? 2030
Page 16
Does the Listed Company has measures on monitoring in enacting climate policy?
Yes
Steps that have been taken and emission reductions that have been achieved compared to the previous year
(BBTN Sustainability Report: page 73 - 77)
Based on the results of emissions measurement and analysis, BTN has implemented various initiatives to reduce
GHG emissions, both from direct operations and through portfolio and supply chain management:
1. Energy efficiency and renewable energy
Installation of solar panels at 12 offices and the use of 48 electric vehicles to support low-carbon operations.
2. Sustainable procurement and sustainable waste management
Reducing emissions from purchased goods and services while minimizing the environmental impact of
operational waste.
3. ESG-based Portfolio Guidelines
Safeguarding the credit portfolio by avoiding financing to sectors with high environmental risk, while also
managing financed emissions.
4. Engagement with business partners
Encouraging the disclosure of GHG values associated with products transacted with the Bank to enhance value
chain transparency and accountability.
https://www.btn.co.id/About/ESG/ESG-Initiatives/ESG-Initiatives
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Gender Diversity
Men Women
Job positions Number of Percentage of Percentage of
Number of employees
employees employees employees
Entry-level 2.950 51.78 % 4.143 72.28 %
Mid-level 2.358 41.39 % 1.485 25.91 %
Senior-level 376 6.6 % 102 1.78 %
Executive-level 13 0.23 % 2 0.03 %
Total Pegawai 5.697 100 % 5.732 100 %
S-02 Employees Level by Gender and Age Group
Job levels
Age group Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Number of
(years) employees
Men Women Men Women Men Women Men Women
18-25 440 1.070 145 185 0 0 0 0 1.840
25-35 1.959 2.325 1.042 659 3 2 0 0 5.990
Page 17
35-45 525 712 829 157 110 48 2 1 2.708
45-55 26 36 334 157 256 51 8 0 868
>55 0 0 8 3 7 1 3 1 23
S-03 Employees Turnover
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Number of employees resigned 224 Employees 1,96 %
Number of newly appointed
802 Employees 7,02 %
Employees
S-04 Temporary Worker
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Total company headcount held
by contractors and/or 8.092 Employees 41,48 %
consultants
S-05 Employee Training and Development
Average training hour per
Total employee attending company Percentage of employee attending
employee
training program company training program (%)
(in reporting year)
69,9 hours/employee 34.411 100 %
S-06 Injury Rate
Frequency of work-related accidents of total
Percentage of serious work-related accidents resulting in
Employees
serious and fatal injuries from total employees (%)
(in reporting year)
0 0%
S-07 Incidents Regarding Human Rights Abuse
Number of incidents regarding human rights
0
abuse (in reporting year)
Company Policy Regarding Employees
S-08 Does the company has a policy regarding sexual harassment and/or
Yes
non-discrimination?
S-09 Does the company has a policy regarding human rights? Yes
Page 18
S-10 Does the company have a policy regarding child labor and/or forced
Yes
labor?
S-11 Does the company have a company policy regarding occupational
health and safety as well as a safe working environment for all Yes
employees?
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Does the company have CSR activities, investments or donations to
Yes
the community or registered non-profit organizations?
C. Governance Performance
G-01 Board Diversity and Independence
Type of Company Number of seats Seats Occupied by Seats Occupied by Seats Occupied by
Board on Company Men Women Independent Party
Commissioners 0 5 1 3
Directors 0 10 2 0
G-02 Board Meeting Attendance
Number of board meetings Percentage of board meeting
(in reporting year) attendances (in reporting year)
Director Attendance to
183 85,23 %
Board Meetings
Comissioner Attendance to
53 100 %
Board Meetings
Other governmental-related policy
G-03 Does the company has a policy regarding separation of the
Yes
Chairman of the Board and CEO?
(BBTN Sustainability Report: page 192)
BTN implements a governance structure established in accordance with Law No. 40 of 2007 on Limited
Liability Companies, which stipulates three main governing bodies, namely the General Meeting of
Shareholders (GMS), the Board of Commissioners, and the Board of Directors. The establishment of these
bodies ensures a clear division of duties and responsibilities, while supporting the checks and balances
mechanism required to implement good, effective, and accountable corporate governance practices.
Within this framework, the Board of Commissioners supervises the Bank's management and provides
strategic guidance to the Board of Directors, including ensuring compliance with applicable regulations and
internal policies and safeguarding shareholders' interests. The Board of Directors is responsible for the
Bank's overall management and day-to-day operations, the formulation and execution of strategy, and
performance reporting to the Board of Commissioners. Collectively, the Board of Directors leads the
Page 19
achievement of BTN's vision and mission in line with the mandates of shareholders and stakeholders, while
the Board of Commissioners ensures the consistent application of GCG and ESG principles through its
oversight and control functions
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-04 Does the company has a policy regarding board appraisal? Yes
(BBTN Sustainability Report: page 212-213)
In order to maintain the quality of governance implementation, the Bank conducts periodic performance
evaluations to ensure alignment with best practices and business dynamics. The performance assessment
of the highest governance body in relation to the implementation of GCG and the management of economic,
environmental, and social impacts is carried out through a self-assessment mechanism. This process is
conducted regularly each year at the end of June and December without the involvement of third parties,
and covers the performance of the Board of Commissioners, the Board of Directors, and relevant work units
based on the established assessment factors.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-05 Does the company has a policy regarding board training and
Yes
development?
(BBTN Sustainability Report: page 103-105)
To strengthen their oversight role and enhance understanding of sustainability issues, the Board of
Commissioners joined various training programs, workshops, conferences, and seminars related to
governance and ESG throughout the reporting year.
During 2025, members of the Board of Directors participated in various competency development programs,
including training, workshops, conferences, and seminars focusing on governance and ESG aspects.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-06 Does the company has a criteria regarding board appointment and
Yes
re-election?
(BBTN Sustainability Report: page 208)
The nomination process for members of the highest governance body is carried out with the involvement of
shareholders through the GMS mechanism, as regulated under Special Policy Number KK.6-F on Corporate
Governance Procedures. The selection and nomination process is conducted transparently, taking into
account recommendations from the Remuneration and Nomination Committee. The appointment and
dismissal of members of the Board of Commissioners and the Board of Directors are determined through
resolutions of the GMS. In assessing candidates for the Board of Commissioners and the Board of Directors,
the Bank refers to a set of criteria that includes integrity, honesty, professionalism, leadership experience,
loyalty, and the availability of time to support the Banks progress. In addition, diversity, as well as expertise
and experience in economic, environmental, and social fields, are also key considerations. The Bank
ensures that proposed candidates do not have financial, familial, or business relationships with members of
the Board of Commissioners, the Board of Directors, or the Controlling Shareholder that could impair their
independence.
Based on the Board of Commissioners Charter and Rules of Procedure Number 18/KOM/BTN/2024, the
Bank has established criteria and requirements for candidates for the Board of Commissioners in
accordance with the Banks Articles of Association and prevailing laws and regulations. Candidates for the
Board of Commissioners are required to pass the fit and proper test in accordance with OJK provisions and
obtain approval from OJK, with at least one member domiciled in Indonesia. During their tenure, members of
the Board of Commissioners are required to demonstrate integrity, competence, and a good reputation.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-07 Does the company has a policy regarding ethics and/or anti-
Yes
corruption?
(BBTN Sustainability Report: page 248)
To ensure that all activities reflect a strong commitment to sound principles, BTN has established ethical and
conduct standards that are aligned with the Bank's vision, mission, and cultural values. The implementation
Page 20
of these standards is formalized through the Joint Decree of the Board of Commissioners Number
01/SKPB/KOM/BTN/2024 and the Board of Directors Number SKPB-01/DIR/BTN/2024 concerning the
Business Ethics and Code of Conduct of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. This Code of Conduct
provides clear guidance for all members of the Bank to act in accordance with the values upheld by the
Bank and to maintain integrity and professionalism in every aspect of its operations.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
G-08 Does the company has a policy regarding equitable treatment of
Yes
shareholders?
BTN has established specific provisions on insider trading as part of its conflict of interest controls. These
provisions are stipulated in Special Policy Number KK.9-EE on Investor Relations Activities, the Board of
Directors Rules of Procedure, and the Board of Commissioners Rules of Procedure. Under these policies,
Bank insiders are prohibited from purchasing or selling BTN securities or the securities of other companies
that have transactions with BTN.
Bank insiders are defined as:
Commissioners, Directors, or employees of the Bank;
The Banks principal shareholders;
Individuals who, due to their position, profession, or business relationship with the Bank, may obtain inside
information; or
Parties who, within the last six months, are no longer included in the categories referred to in points 1, 2,
and 3 above.
https://www.btn.co.id/About/Investor-Relation/Investor-Information/Investor-Relations-Policy-Guidelines
G-09 Does the company have a policy regarding the obligations of
Yes
directors/commissioners to prevent conflicts of interest?
(BBTN Sustainability Report: page 254-255)
BTN has established Special Policy No. KK.6-H on Conflict of Interest Handling Procedures as the primary
guideline for managing potential conflicts of interest throughout the Bank. This policy applies to the Board of
Directors, employees, and related parties, with provisions focused on human resources, procurement
processes, and credit activities, to ensure the consistent implementation of controls in line with the principles
of GCG.
https://www.btn.co.id/About/Governance/Governance-Policy
Page 21
D. Other
Alignment of Sustainability/Annual Reports with ESG Metrics
Pages in the Sustainability/Annual
Kinerja Kode Metric Name
Report
E-01 Greenhouse Gas Emission Report 76-77
E-02 Greenhouse Gas Emission Intensity 76
E-03 Electricity Consumption 71
E-04 Water Consumption 79
Environment
E-05 Waste Generated 81
Company Commitment to Achieving Net
E-06 73-74
Zero Emission Target
Company Commitment to Reduce
E-07 73-75
Emission
S-01 Gender Equality 94
S-02 Employees by Gender and Age Group 92
S-03 Employee Turnover Rate 99
S-04 Number of Temporary Officers 95
S-05 Employee Training and Development 106
S-06 Number of Work Accidents 118
S-07 Human Rights Violation Incidents 116
Social Sexual Harassment and/or Non-
S-08 96
Discrimination Policy
S-09 Policy on Human Rights 89
S-10 Child Labor and/or Forced Labor Policy 96
Occupational Health and Safety Policy
S-11 and Safe and Secure Work Environment 117
are provided to all employees.
S-12 Corporate Social Responsibility 122-128
Page 22
Management Diversity and
G-01 89-90
Independence
Total Attendance of Directors and
G-02 194-195
Commissioners to Board Meetings
Chairman of the Board and CEO
G-03 192
Separation Policy
Board of Directors and Commissioners
G-04 212-213
Assessment Policy
Board of Directors and Commissioners
Governance G-05 103-105
Training Policy
G-06 Special Criteria for Election of the Board 208
G-07 Code of Ethics and/or Anti-Corruption 248
G-08 Fair Treatment Policy for Shareholders 256
G-09 Conflict of Interest Prevention Policy 254-255
Referenced International Standards and Third Party Verification
Alignment with sustainability reporting framework
X Yes No
X GRI
X TCFD
CDP
X IFRS S1
X IFRS S2
X SASB
Others, please specify
null
Third-party assurance and/or validation
X Yes
Name of third-party service provider Scope of Work
CBC Global Indonesia Independence Assurance Statement
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 23
Ramon Armando
Corporate Secretary Division Head
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Gedung Menara BTN, Jl.Gajah Mada No. 1, Jakarta 10130
Phone : 021-6336789, Fax : -, www.btn.co.id
Sender Name Ramon Armando
Function Corporate Secretary Division Head
Date and Time 01-04-2026 18:15
Attachment 1. SR BTN 2025_Eng_Final_Low.pdf
2. SR BTN 2025_Ind_Final_Low.pdf
3. 652.CSD.DIR.III.2026.pdf
4. AR 2025 BBTN IND Part 1.pdf
5. AR 2025 BBTN IND Part 2.pdf
6. AR 2025 BBTN ENG Part 1.pdf
7. AR 2025 BBTN ENG Part 2.pdf
This is an official document of PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk that does not require a signature as it was
generated electronically by the electronic reporting system. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk is fully
responsible for the information contained within this document.
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Emisi langsung dari pembakaran stasioner
p.1
unresolved
—
Emisi fugitive langsung
p.1
unresolved
—
Total Emisi Langsung (Scope 1)
p.1
unresolved
org
Menteri Kesehatan
p.6
unresolved
—
Ramon Armando
· Corporate Secretary Division Head
p.12 ×2
unresolved
—
Direct emissions from stationary combustion
p.13
unresolved
—
Direct emissions from mobile combustion
p.13
unresolved
—
Direct emissions from processes
p.13
unresolved
—
Direct fugitive emissions
p.13
unresolved
—
Total Direct Emissions (Scope 1)
p.13
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.